Skip to content
Back to announcement

AnnualReport2025-TUFI-att2.pdf

Other Text extracted TUFI

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 188

Page 1
 2025
    Laporan Keberlanjutan
    Sustainability Report
PT Mandiri Tunas Finance




                                   Sustaining Progress,
                                   Empowering the Future




PT Mandiri Tunas Finance Berizin dan Diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK)
PT Mandiri Tunas Finance is Licensed and Supervised by the Indonesia Financial Service Authority (OJK)   mtf.co.id
Page 2
      Pendahuluan / Introduction            Sustaining Progress, Empowering the Future                               www.mtf.co.id




Penjelasan Tema
Theme Explanation




                            Sustaining Progress,
                                         Empowering the Future




Sepanjang tahun 2025, Mandiri Tunas Finance terus memperkuat           Throughout 2025, Mandiri Tunas Finance continued to strengthen
kinerja dan ketahanan bisnis melalui pengelolaan operasional yang      business performance and resilience through more structured and
semakin terarah dan terukur, penerapan tata kelola yang baik,          measurable operational management, the implementation of good
serta kepatuhan yang konsisten terhadap ketentuan regulasi yang        corporate governance, and consistent compliance with prevailing
berlaku. Konsistensi tersebut menjadi landasan dalam menjaga           regulations. This consistency forms the foundation for maintaining
mutu layanan, meningkatkan efisiensi proses, dan memastikan            service quality, improving process efficiency, and ensuring that
kegiatan usaha dijalankan secara bertanggung jawab. Di tengah          business activities are conducted responsibly. Amid the dynamics
dinamika industri pembiayaan serta perubahan kebutuhan                 of the financing industry and changing market needs, adaptive
pasar, upaya adaptasi juga dilakukan secara berkelanjutan agar         efforts were carried out continuously to keep the Company
perusahaan tetap relevan, kompetitif, dan mampu menciptakan            relevant, competitive, and capable of creating long-term value.
nilai jangka panjang.

Sejalan dengan itu, Perseroan menempatkan pemberdayaan                 In line with this, the Company places stakeholder empowerment
pemangku kepentingan sebagai bagian penting dari strategi dan          as a key element of its strategic growth direction. This is
arah pertumbuhan. Hal ini diwujudkan melalui perluasan akses           realized through expanding access to more inclusive financing,
pembiayaan yang lebih inklusif, penguatan layanan pelanggan            strengthening equitable customer services, and developing
yang setara, serta pengembangan solusi berbasis digital yang           digital solutions that are increasingly accessible. Investments in
semakin mudah dijangkau. Investasi pada peningkatan kapabilitas        enhancing employee capabilities, fostering an ethical and inclusive
karyawan, penguatan budaya kerja yang etis dan inklusif, serta         work culture, and implementing socially impactful responsibility
pelaksanaan program tanggung jawab sosial yang berdampak               programs further demonstrate the Company’s contribution to
bagi masyarakat turut mempertegas kontribusi Perseroan dalam           building a more sustainable future. All these initiatives reflect a
membangun masa depan yang lebih berkelanjutan. Seluruh inisiatif       commitment to sustaining the progress achieved while enhancing
tersebut mencerminkan komitmen untuk menjaga keberlanjutan             readiness to face future challenges and leverage emerging
kemajuan yang telah diraih sekaligus meningkatkan kesiapan             opportunities.
menghadapi tantangan dan memanfaatkan peluang ke depan.

                                                                                                      PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                       Sustainability Report 2025     1
Page 3
                 Pendahuluan / Introduction




Daftar Isi
Table of Contents


Penjelasan Tema                                                              Keanggotaan Asosiasi
                                                                        01                                                                       61
Theme Explanation                                                            Association Memberships

Daftar Isi                                                                   Penghargaan dan Sertifikasi
                                                                        02                                                                       62
Table of Contents                                                            Awards and Certifications

IKHTISAR KEBERLANJUTAN
Summary of Sustainability Performance                                   04   Peristiwa Penting
                                                                             Event Highlights
                                                                                                                                                 64

                                                                             TATA KELOLA KEBERLANJUTAN
                                                                                                                                                 68
Kinerja Aspek Ekonomi
                                                                        06
Economic Performance                                                         Sustainability Governance

Kinerja Aspek Lingkungan                                                     Struktur Tata Kelola
                                                                        08                                                                       70
Environmental Performance                                                    Governance Structure

Kinerja Aspek Sosial                                                         Nominasi dan Remunerasi
                                                                        09                                                                       73
Social Performance                                                           Nomination and Remuneration

TENTANG LAPORAN KEBERLANJUTAN
About the Sustainability Report                                         10   Evaluasi Kinerja Badan Tata Kelola
                                                                             Governing Body Performance Evaluation
                                                                                                                                                 77

Prinsip pelaporan                                                            Penanggung Jawab Penerapan Keuangan Berkelanjutan
                                                                        13                                                                       78
Reporting Principles                                                         Person In Charge Of Sustainable Finance Implementation

Proses Penentuan Topik Material                                              Peran Badan Tata Kelola Tertinggi dalam Pelaporan Keberlanjutan
                                                                        14                                                                       80
Process For Determining Material Topics                                      Role of the Highest Governance Body in Sustainability Reporting

STRATEGI KEBERLANJUTAN
Sustainability Strategy                                                 18   Pengembangan Kompetensi Terkait Keuangan Berkelanjutan
                                                                                                                                                 80
                                                                             Competency Development Related to Sustainable Finance
Prinsip Penerapan Keuangan Berkelanjutan                                     Pengelolaan Risiko Atas Penerapan Keuangan Berkelanjutan
                                                                        20                                                                       83
Principles for the Implementation of Sustainable Finance                     Risk Management in the Implementation of Sustainable Finance
Visi, Misi, dan Tujuan Penerapan Keuangan Berkelanjutan                      Benturan Kepentingan
                                                                        25                                                                       84
Vision, Mission, and Objectives of Sustainable Finance Implementation        Conflict of Interest
Pilar dan Komitmen Keberlanjutan Mandiri Tunas Finance                       Komunikasi Masalah Penting, Serta Mekanisme Untuk Mencari Nasihat
                                                                        25
Mandiri Tunas Finance Sustainability Pillars and Commitments                 dan Mengemukakan Masalah
                                                                                                                                                 85
Penerapan Keuangan Berkelanjutan                                             Communication of Critical Concerns and Mechanisms for Seeking
                                                                        28   Advice and Raising Concerns
Implementation of Sustainable Finance

Membangun Budaya Keberlanjutan                                               Etika dan Integritas
                                                                        33                                                                       85
Building a Sustainability Culture                                            Ethics and Integrity

LAPORAN DIREKSI                                                              Kebijakan Antikorupsi
Board Of Directors’ Report                                              34   Anti-Corruption Policy
                                                                                                                                                 86


PROFIL PERUSAHAAN                                                            Perkara Penting
Company Profile                                                         42   Material Legal Cases
                                                                                                                                                 91


Informasi Umum                                                               Perselisihan Hubungan Industrial
                                                                        44                                                                       91
General Information                                                          Industrial Relations Disputes

Profil Singkat                                                               Menjalin Hubungan Harmonis dengan Pemangku Kepentingan
                                                                        46                                                                       91
Brief Profile                                                                Building Harmonious Relationships With Stakeholders

Visi, Misi, dan Budaya Kerja                                                 Tantangan dalam Penerapan Keuangan Berkelanjutan
                                                                        48                                                                       95
Corporate Vision, Mission, and Culture                                       Challenges In Implementing Sustainable Finance

                                                                             MENGAKSELERASI KEUANGAN BERKELANJUTAN
Wilayah Operasional
Operational Area
                                                                        50   Accelerating Sustainable Finance                                    96
Struktur Organisasi                                                          Sekilas Ekonomi Global dan Nasional
                                                                        52                                                                       98
Organization Structure                                                       Overview of the Global and National Economy

Kegiatan Usaha, Produk, dan Layanan                                          Kondisi Industri Perusahaan Pembiayaan
                                                                        54                                                                       98
Business Activities, Products, and Services                                  Conditions in the Financing Industry

Demografi Karyawan                                                           Strategi Usaha
                                                                        57                                                                       99
Employee Demographic                                                         Business Strategy

Skala Perusahaan                                                             Pencapaian Kinerja Ekonomi
                                                                        59                                                                       100
Company Scale                                                                Economic Performance Achievement

Rantai Pasokan dan Pelibatan Pihak Lokal                                     Kinerja Pembiayaan
                                                                        60                                                                       103
Supply Chain and Engagement of Local Parties                                 Financing Performance




2                PT Mandiri Tunas Finance
                 Laporan Keberlanjutan 2025
Page 4
                                                                                                                                        www.mtf.co.id




Kinerja Keuangan Berkelanjutan                                                 Kepuasan dan Keterikatan Karyawan
                                                                         105                                                                            144
Sustainable Finance Performance                                                Employee Satisfaction and Engagement

Dukungan Industri Otomotif Kendaraan Listrik                                   Keselamatan dan Kesehatan Kerja
                                                                         108                                                                            145
Support for the Electric Vehicle Automotive Industry                           Occupational Health and Safety

Pengembangan Teknologi Informasi                                               Keseimbangan Kehidupan Kerja
                                                                         108                                                                            148
Information Technology Development                                             Work–Life Balance

Pengungkapan Kerangka Governansi, Pengelolaan dan Pengendalian                 MENCIPTAKAN DAMPAK BERKELANJUTAN UNTUK
Aspek Perpajakan
                                                                         111
                                                                               MASYARAKAT                                                               150
Disclosure of the Governance, Management, and Control Framework                Creating Sustainable Impact For Society
for Taxation Aspects
                                                                               Komitmen dan Kebijakan Commitment and Policy                             152
Bantuan Finansial dari Pemerintah
                                                                         112   Dampak Operasi Terhadap Masyarakat Sekitar
Financial Assistance from the Government                                                                                                                152
                                                                               Operational Impact On Surrounding Communities
Program Pensiun Manfaat Pasti dan Program Pensiun Lainnya
                                                                         112   Inisiatif Kegiatan Sosial Kemasyarakatan
Defined Benefit Pension Program and Other Pension Programs                                                                                              153
                                                                               Social And Community Initiatives
Implikasi Finansial Serta Risiko dan Peluang Lain Akibat Dari
                                                                                  Literasi dan Inklusi Keuangan
Perubahan Iklim                                                                                                                                         153
                                                                         113      Financial Literacy and Inclusion
Financial Implications as well as Other Risks and Opportunities Due to
Climate Change                                                                    Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan
                                                                                                                                                        159
                                                                                  Social and Environmental Responsibility
MENGELOLA DAMPAK LINGKUNGAN UNTUK MASA DEPAN
Managing Environmental Impact for the Future                             116   Titik Akses pada Wilayah Rendah Populasi atau Ekonomi Kurang
                                                                               Menguntungkan                                                            164
Komitmen dan Kebijakan                                                         Access Points in Low-Population or Economically Disadvantaged Areas
                                                                         118
Commitment and Policy
                                                                               Mekanisme Pengaduan Masyarakat
Biaya Lingkungan Hidup                                                                                                                                  165
                                                                         120   Public Complaint Mechanism
Environmental Costs
                                                                               MENGHADIRKAN PRODUK DAN LAYANAN YANG
Penggunaan Material Ramah Lingkungan
                                                                         120   BERTANGGUNG JAWAB                                                        166
Use of Environmentally Friendly Materials                                      Delivering Responsible Products and Services

Pengelolaan Energi dan Emisi                                                   Komitmen dan Kebijakan
                                                                         121                                                                            168
Energy and Emissions Management                                                Commitment and Policies

Pengelolaan Air                                                                Akses Untuk Nasabah Penyandang Disabilitas
                                                                         126                                                                            169
Water Management                                                               Access for Customers with Disabilities

Pengelolaan Limbah Domestik                                                    Inovasi dan Pengembangan Produk dan Layanan
                                                                         127                                                                            169
Domestic Waste Management                                                      Innovation and Development of Products and Services

Pelestarian Lingkungan                                                         Dampak dan Kejelasan Informasi Produk dan Layanan
                                                                         128                                                                            171
Environmental Conservation                                                     Impact and Clarity of Product and Service Information

Pengaduan Lingkungan                                                           Satuan Keamanan yang Terintegrasi dengan Layanan
                                                                         129                                                                            172
Environmental Complaints                                                       Integrated Security Services
MEMBERDAYAKAN INSAN, MENUMBUHKAN KAPABILITAS                                   Kebijakan Privasi
MASA DEPAN                                                               130   Privacy Policy
                                                                                                                                                        172
Empowering People, Developing Future Capabilities
                                                                               Penarikan Produk dan Layanan
Komitmen dan Kebijakan                                                                                                                                  173
                                                                         132   Product And Service Withdrawals
Commitment and Policies
                                                                               Pengaduan Terkait Produk dan Layanan
Praktik Ketenagakerjaan                                                                                                                                 173
                                                                         133   Complaints Related to Products and Services
Employment Practices
                                                                               Kepuasan Pelanggan
   Kesetaraan dan Non-diskriminasi                                                                                                                      175
                                                                         133   Customer Satisfaction
   Equality and Non-Discrimination

   Tenaga Kerja Anak dan Kerja Paksa
                                                                         134
                                                                               LEMBAR UMPAN BALIK DAN INDEKS                                            176
   Child Labor and Forced Labor
                                                                               Lembar Umpan Balik                                                       178
   Remunerasi dan Kesejahteraan Karyawan
                                                                         134
   Remuneration and Employee Welfare                                           Indeks OJK                                                               180
   Tunjangan yang Diberikan Kepada Karyawan Tetap dan Karyawan Kontrak
                                                                         135   Indeks GRI                                                               183
   Benefits Provided to Permanent and Contract Employees

   Cuti Melahirkan
                                                                         136
   Maternity Leave

Rekrutmen dan Pergantian Karyawan
                                                                         137
Recruitment and Employee Turnover

Pelatihan dan Pengembangan Kompetensi
                                                                         141
Training and Competency Development

Penilaian Karyawan dan Jenjang Karier
                                                                         143
Employee Performance Assessment and Career Paths




                                                                                                                      PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                                          Sustainability Report 2025          3
Page 5
      Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan / Summary of Sustainability Performance




    Ikhtisar
    Kinerja
    Keberlanjutan
    Summary of Sustainability
    Performance




4     PT Mandiri Tunas Finance
      Laporan Keberlanjutan 2025
Page 6
Sustaining Progress, Empowering the Future                  www.mtf.co.id




                                             PT Mandiri Tunas Finance
                                              Sustainability Report 2025    5
Page 7
           Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan / Summary of Sustainability Performance




Kinerja Aspek Ekonomi
Economic Performance [OJK B.1]




    2025                                                 2024                               2023
    Total Pendapatan                                    Total Pendapatan                        Total Pendapatan
    Revenue                                             Revenue                                 Revenue
    4.635.522                                           5.579.315                               4.781.968
    Laba (Rugi) Bersih                                  Laba (Rugi) Bersih                      Laba (Rugi) Bersih
    Net Profit (Loss)                                   Net Profit (Loss)                       Net Profit (Loss)
    400.015                                             1.172.082                               1.161.101
    Jumlah Kontrak Baru                                 Jumlah Kontrak Baru                     Jumlah Kontrak Baru
    New Contract                                        New Contract                            New Contract
    58.295                                              111.786                                 121.871



                      Deskripsi                                         Satuan
                                                                                 2025                   2024                  2023
                      Description                                        Unit

                                                           Segmen Operasi
Segmen Pembiayaan
                                                           Operating Segment               2*                       2                  3
Financing segment

Pembiayaan Baru                                            Rp Juta
                                                                                 19.303.078             35.089.629            32.697.903
New Financing                                              Rp million

Keterlibatan pihak lokal yang berkaitan dengan proses
bisnis Keuangan Berkelanjutan
                                                           %                             100                   100                   100
Involvement of Local Parties in Sustainable Finance
Business Processes.

Pembiayaan Ramah Lingkungan                                Rp Juta
                                                                                    2.287.642             2.272.460            1.186.400
Green Financing                                            Rp million




                                                                                                   17,7
         Total pembiayaan
         kendaraan listrik (EV)
         dan kendaraan listrik hibrida (HEV)
         Total financing for
                                                                                                                        %
         electric vehicles (EV) and




                2,28
         hybrid electric vehicles (HEV)
                                                                                                    Porsi pembiayaan EV dan HEV

         Rp
                                                                                                    terhadap pembiayaan baru
                                                                                                    The proportion of EV and HEV
                                                                                                    financing to new financing
         triliun / trillion                                                                         Meningkat dari tahun
                                                                                                    sebelumnya sebesar 8,8%
         Meningkat 0,7% dari                                                                        Increased      by 8.8%
         tahun sebelumnya                                                                           from the previous year
         Increased      0.7%
         from the previous year.




6           PT Mandiri Tunas Finance
            Laporan Keberlanjutan 2025
Page 8
Sustaining Progress, Empowering the Future                                                                                     www.mtf.co.id




Kinerja Aspek Ekonomi Terkait Keberlanjutan
Sustainability-Related Economic Performance


 Jenis produk yang memenuhi Kriteria Kegiatan
 Usaha Berkelanjutan (KKUB)/ produk ramah
 lingkungan                                                            Unit produk
                                                                                                    2**           2                           2
                                                                       Product unit
 Types of products that meet the Sustainable Business
 Activity Criteria (KKUB) / green products

 Nominal produk dan/atau jasa yang memenuhi
 Kriteria Kegiatan Usaha Berkelanjutan (KKUB)
                                                                         Rp Juta
                                                                                                 12.923.935   23.667.324              22.586.366
                                                                        Rp million
 Value of Products and/or Services that Meet the
 Sustainable Business Activity Criteria (KKUB).


*Retail (pembiayaan kendaraan bagi perorangan) dan Fleet (pembiayaan kendaraan bagi korporasi)
Retail (vehicle financing for individuals) and fleet (vehicle financing for corporations).
** UMKM dan kendaraan listrik
MSME and electric vehicle




                                                                                                                PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                                 Sustainability Report 2025        7
Page 9
            Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan / Summary of Sustainability Performance




Kinerja Aspek Lingkungan
Environmental Performance [OJK B.2]

                              Deskripsi                        Satuan
                                                                               2025             2024            2023
                              Description                       Unit

                                                          Liter                  17.136,03        20.172,47      29.006,69*
 Penggunaan BBM
 Gasoline Consumption
                                                          GJ                          586,05         689,90         992,03*

                                                          kWh                 4.022.249,35      4.174.484,24    3.897.082,43
 Penggunaan Listrik
 Electricity Consumption
                                                          GJ                     14.480,10        15.028,14        14.029,5

                                                          Liter                  10.523,21        13.506,54       15.401,79
 Solar Diesel
 Diesel Fuel
                                                          GJ                         1.541,86      1.978,98        2.256,67

 Avtur Perjalanan Dinas Pesawat
                                                          GJ                          47.152         57.804          66.165
 Jet Fuel from Business Air Travel

 Total Penggunaan Energi
                                                          GJ                     65.785,01        77.525,02       85.466,20
 Total Energy Consumption

 Emisi cakupan 1
                                                          Ton CO2                      69,82           85,28         111,54
 Scope 1 Emissions

 Emisi cakupan 2
                                                          Ton CO2                    3.230,96       3.621,53        3.089,40
 Scope 2 Emissions

 Emisi cakupan 3
                                                          Ton CO2                      16,49           21,02           22,37
 Scope 3 Emissions

 Total Emisi
                                                          Ton CO2                    3.317,27       3.727,83        3.223,31
 Total Emissions

 Penambahan (Pengurangan) emisi cakupan 1
                                                          Ton CO2                     (15,46)        (26,26)           61,28
 Increase (Decrease) in Scope 1 Emissions

 Penambahan (Pengurangan) emisi cakupan 2
                                                          Ton CO2                    (390,57)        532,13            14,93
 Increase (Decrease) in Scope 2 Emissions

 Penambahan (Pengurangan) emisi cakupan 3
                                                          Ton CO2                      (4,53)          (1,35)           6,09
 Increase (Decrease) in Scope 3 Emissions

 Total Penggunaan Air
                                                          Liter                 25.161.237       22.538.491      19.479.418
 Total Water Consumption

 Total Penggunaan Kertas                                  Rim
                                                                                      19.725         21.763          25.344
 Total Paper Consumption                                  Ream




8               PT Mandiri Tunas Finance
                Laporan Keberlanjutan 2025
Page 10
Sustaining Progress, Empowering the Future                                                                www.mtf.co.id




Kinerja Aspek Sosial
Social Performance [OJK B.3]

                        Deskripsi                             Satuan
                                                                           2025           2024                     2023
                        Description                            Unit

                                                       Laki-laki (Orang)
                                                                                  2.160           2.347                   2.315
                                                       Male (people)
 Jumlah Total Pegawai
 Total employees
                                                       Perempuan (Orang)
                                                                                   982            1.037                   1.013
                                                       Female (people)

 Tingkat Perputaran Karyawan
                                                       %                          10,25            6,65                    7,99
 Employee Turnover

 Total Jam Pelatihan untuk Karyawan                    Jam
                                                                              159.896          141.119                  213.888
 Total Employee’s Training Hours                       Hour

 Rata-rata Jam Pelatihan Karyawan                      Jam
                                                                                  50,89           41,70                   64,27
 Average employee’s training hours                     Hour

 Penyaluran Biaya Pemberdayaan Sosial Kemasyarakatan   Rp Juta
                                                                                   124              152                    291
 Distribution of Community Social Empowerment Funds    Rp million

 Tingkat Kepuasan Nasabah
                                                       Rating                      4,76            4,76                    4,73
 Customer Satisfaction Index




                                                                                          PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                           Sustainability Report 2025        9
Page 11
     Tentang Laporan Keberlanjutan / About the Sustainability Report




 Tentang
 Laporan
 Keberlanjutan
 About the
 Sustainability Report




 Pada     tahun     2025,    Perseroan
 melaksanakan materiality assessment
 untuk menentukan kembali topik-
 topik material serta mengidentifikasi,
 memprioritaskan, dan memetakan
 topik-topik Environmental, Social, and
 Governance (ESG) yang paling relevan
 serta signifikan bagi perusahaan dan
 para pemangku kepentingan.


 In 2025, the Company conducted a materiality
 assessment to reassess material topics and to identify,
 prioritize, and map the most relevant and significant
 Environmental,Social, and Governance (ESG) topics
 for both the Company and its stakeholders.




10   PT Mandiri Tunas Finance
     2025 Laporan Keberlanjutan
Page 12
Sustaining Progress, Empowering the Future                  www.mtf.co.id




                                             PT Mandiri Tunas Finance
                                              Sustainability Report 2025    11
Page 13
             Tentang Laporan Keberlanjutan / About the Sustainability Report




Keberlanjutan menjadi bagian penting dalam memastikan                            Sustainability has become an essential element in ensuring
ketahanan dan pertumbuhan usaha PT Mandiri Tunas                                 the resilience and business growth of PT Mandiri Tunas
Finance di tengah dinamika industri pembiayaan.                                  Finance amid the dynamics of the financing industry. As a
Sebagai bentuk komitmen terhadap pengelolaan usaha                               manifestation of its commitment to responsible business
yang bertanggung jawab, Perseroan menyusun Laporan                               management, the Company prepares a Sustainability
Keberlanjutan yang memuat pendekatan, kebijakan,                                 Report outlining its approaches, policies, and performance
serta kinerja dalam mengelola aspek ekonomi, sosial,                             in managing economic, social, and environmental aspects.
dan lingkungan. Laporan ini disajikan sebagai sarana                             This report is presented as a means of transparency and
transparansi dan akuntabilitas kepada para pemangku                              accountability to stakeholders.
kepentingan.

Laporan Keberlanjutan ini merupakan bagian integral                              This Sustainability Report becomes part of the Company’s
dari Laporan Tahunan Perseroan sekaligus disusun untuk                           Annual Report and is prepared to comply with Financial
memenuhi ketentuan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan                              Services Authority Regulation No. 51/POJK.03/2017
Nomor 51/POJK.03/2017 tentang Penerapan Keuangan                                 concerning the Implementation of Sustainable Finance,
Berkelanjutan, yang mengatur kewajiban lembaga jasa                              which governs the obligation of financial services institutions
keuangan dalam melaporkan pelaksanaan keuangan                                   to report on sustainable finance implementation. In
berkelanjutan. Selain pemenuhan ketentuan peraturan,                             addition to meeting regulatory requirements, the Company
Perseroan juga menyusun laporan ini berdasarkan Standar                          has prepared this report in accordance with the Global
Global Reporting Initiative (GRI) 2021 dan berupaya                              Reporting Initiative (GRI) 2021 Standards and seeks to
mengadopsi pendekatan International Financial Reporting                          adopt the approach of the International Financial Reporting
Standards (IFRS) S1 dan S2.                                                      Standards (IFRS) S1 and S2.




                                            • Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) No. 51/ POJK.03/2017 tentang Penerapan Keuangan
                                              Berkelanjutan bagi Lembaga Jasa Keuangan, Emiten, dan Perusahaan Publik
                                              Financial Services Authority Regulation (POJK) No. 51/POJK.03/2017 concerning the Implementation of
                                              Sustainable Finance for Financial Services Institutions, Issuers, and Public Companies
                                            • Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan (SEOJK) No.16/SEOJK.04/2021 tentang Bentuk dan Isi Laporan
 Standar dan Acuan                            Tahunan Emiten atau Perusahaan Publik
 Standard and References                      Financial Services Authority Circular Letter (SEOJK) No. 16/SEOJK.04/2021 concerning the Form and
                                              Content of Annual Reports of Issuers or Public Companies
                                            • Global Reporting Initiative (GRI) 2021 (In Accordance)
                                              Global Reporting Initiative (GRI) 2021 (In Accordance)
                                            • International Financial Reporting Standards (IFRS) S1 dan S2
                                              International Financial Reporting Standards (IFRS) S1 and S2

                                            • 1 Januari – 31 Desember 2025
                                              1 January – 31 December 2025
 Periode dan Siklus Pelaporan               • Diterbitkan setiap tahun
 Reporting Period and Cycle [GRI 2-3]         Published annually
                                            • Laporan sebelumnya diterbitkan pada April 2025
                                              The previous report was published in April 2025

                                            Informasi dan data kinerja keuangan, sosial, dan lingkungan mencakup PT Mandiri Tunas Finance di kantor
 Cakupan dan Batasan Laporan
                                            pusat dan seluruh kantor cabang.
 Scope and Boundaries of the Report
                                            Information and data on financial, social, governance, and environmental performance cover PT Mandiri
 [GRI 2-2]
                                            Tunas Finance at the head office and all branch offices.

 Perubahan Terkait Laporan                  Terdapat perubahan topik material berdasarkan materiality assessment yang dilakukan tahun 2025.
 Report-Related Changes [GRI 3-1]           There were changes to the material topics based on the materiality assessment conducted in 2025.

                                            Terdapat pernyataan kembali untuk konsumsi listrik, intensitas energi, emisi yang dihasilkan, intensitas emisi,
 Pernyataan Kembali                         serta penggunaan air tahun 2023 dan 2024, serta data perpajakan tahun 2023.
 Restatement [GRI 2-4]                      There are restatements for electricity consumption, energy intensity, emissions generated, emission
                                            intensity, as well as water consumption for 2023 and 2024, as well as tax data for 2023.

                                            Perseroan belum melakukan penjaminan terhadap laporan ini, namun kami menjamin keabsahan dan
 Verifikasi Pihak Eksternal                 kebenaran seluruh pengungkapan informasi dalam laporan ini.
 External Verification [OJK G.1][GRI 2-5]   The Company has not obtained external assurance for this report; however, we affirm the validity and
                                            accuracy of all information disclosed herein.




12           PT Mandiri Tunas Finance
             Laporan Keberlanjutan 2025
Page 14
Sustaining Progress, Empowering the Future                                                                                 www.mtf.co.id




 Tanggapan Terhadap Umpan Balik
 Laporan Tahun Sebelumnya               Tidak terdapat tanggapan dari umpan balik pada laporan sebelumnya.
 Response to Feedback on the Previous   There were no responses or feedback received regarding the previous report.
 Year’s Report [OJK G.3]

                                        Divisi Corporate Secretary
                                        Corporate Secretary Division
                                        PT Mandiri Tunas Finance
 Aksesibilitas dan Umpan Balik          Graha Mandiri Lt. 3A
 Accessibility and Feedback [GRI 2-3]   Jl. Imam Bonjol No. 61
                                        Jakarta 10310
                                        T : +62 21 2305608
                                        F : +62 21 2305618




Prinsip Pelaporan
Reporting Principles

Dalam penyusunan Laporan Keberlanjutan, Perseroan                          In preparing the Sustainability Report, the Company refers
merujuk pada delapan prinsip pelaporan yang ditentukan                     to the eight reporting principles set out in the GRI 2021
oleh Standar GRI 2021 sebagai berikut:                                     Standards as follows:

1.   Akurasi: perusahaan melaporkan informasi yang benar                   1.   Accuracy: The Company reports information that
     dan cukup terperinci agar dapat dilakukan penilaian                        is correct and sufficiently detailed to enable an
     dampak organisasi.                                                         assessment of the organization’s impacts.
2.   Keseimbangan: perusahaan melaporkan informasi                         2.   Balance: The Company presents information in a
     dengan cara netral dan menyediakan gambaran                                neutral manner and provides a balanced view of both
     yang seimbang tentang dampak negatif dan positif                           negative and positive impacts.
     organisasi.
3.   Kejelasan: Perusahaan menyajikan informasi dengan                     3.   Clarity: The Company presents information in a way
     cara yang dapat diakses dan dapat dipahami.                                that is accessible and understandable.
4.   Keterbandingan: Perusahaan memilih, menyusun, dan                     4.   Comparability: The Company selects, compiles, and
     melaporkan informasi secara konsisten agar mereka                          reports information consistently to enable analysis of
     dapat melakukan analisis mengenai perubahan dalam                          changes in the organization’s impacts over time and
     dampak organisasi seiring waktu dan analisis dampak                        in relation to other organizations.
     ini yang berkaitan dengan dampak organisasi lain.
5.   Kelengkapan: Perusahaan menyediakan informasi                         5.   Completeness: The Company provides sufficient
     yang memadai agar penilaian dampak organisasi                              information to allow assessment of its impacts during
     dapat dilakukan selama periode pelaporan.                                  the reporting period.
6.   Konteks keberlanjutan: Perusahaan melaporkan                          6.   Sustainability Context: The Company reports
     informasi tentang dampak mereka dalam konteks                              information about its impacts within the broader
     yang lebih luas dari pembangunan berkelanjutan.                            context of sustainable development.
7.   Ketepatan waktu: Perusahaan melaporkan informasi                      7.   Timeliness: The Company reports information on a
     secara rutin dan menyediakan informasi tersebut                            regular basis and makes it available in a timely manner
     secara tepat waktu bagi pengguna informasi untuk                           to support decision-making.
     mengambil keputusan.
8.   Keterverifikasian:    Perusahaan     mengumpulkan,                    8.   Verifiability: The Company collects, records, compiles,
     mencatat, menyusun, dan menganalisis informasi                             and analyzes information in a way that allows it to be
     dengan cara sedemikian rupa sehingga informasi                             examined to determine its quality.
     tersebut dapat diteliti untuk menentukan kualitasnya.




                                                                                                            PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                             Sustainability Report 2025    13
Page 15
          Tentang Laporan Keberlanjutan / About the Sustainability Report




Proses Penentuan Topik Material
Process For Determining Material Topics [GRI 3-1]

Perseroan menerapkan proses penentuan topik                     The Company implements a systematic and continuous
material secara sistematis dan berkesinambungan                 process to determine material topics, ensuring that the
untuk memastikan bahwa isu-isu keberlanjutan yang               sustainability issues disclosed in the Sustainability Report
diungkapkan dalam Laporan Keberlanjutan mencerminkan            reflect the most significant impacts of its business activities.
dampak paling signifikan dari kegiatan usaha Perseroan.         This process is designed to identify, assess, and prioritize
Proses ini dirancang untuk mengidentifikasi, menilai, dan       economic, social, and environmental impacts, both actual
memprioritaskan dampak ekonomi, sosial, dan lingkungan          and potential, by considering the organizational context
yang timbul, baik yang bersifat aktual maupun potensial,        and stakeholder expectations.
dengan mempertimbangkan konteks organisasi dan
ekspektasi pemangku kepentingan.

Pada tahun 2025, Perseroan melaksanakan materiality             In 2025, the Company conducted a materiality assessment
assessment untuk menentukan kembali topik-topik                 to reassess material topics and to identify, prioritize, and
material serta mengidentifikasi, memprioritaskan, dan           map the most relevant and significant Environmental,
memetakan topik-topik Environmental, Social, and                Social, and Governance (ESG) topics for both the Company
Governance (ESG) yang paling relevan serta signifikan bagi      and its stakeholders. Through this materiality assessment,
perusahaan dan para pemangku kepentingan. Melalui               the Company is able to focus on ESG issues with the
materiality assessment, Perseroan dapat memfokuskan             greatest impact, allocate resources more effectively to
perhatian pada isu ESG yang memiliki dampak paling              the most critical areas, and set appropriate sustainability
besar, mengalokasikan sumber daya secara lebih efektif          strategy priorities.
ke area yang paling krusial, serta menetapkan prioritas
strategi keberlanjutan secara tepat.

Pendekatan ini juga mendukung pemenuhan terhadap                This approach also supports compliance with various
berbagai standar pelaporan internasional, seperti Global        international reporting standards, such as the Global
Reporting Initiative (GRI), International Sustainability        Reporting Initiative (GRI), the International Sustainability
Standards Board (ISSB), Corporate Sustainability Reporting      Standards Board (ISSB), the Corporate Sustainability
Directive (CSRD), dan Sustainability Accounting Standards       Reporting Directive (CSRD), and the Sustainability
Board (SASB), sehingga pengungkapan keberlanjutan               Accounting Standards Board (SASB), thereby enhancing
dapat semakin berkualitas dan relevan dengan kebutuhan          the quality and relevance of sustainability disclosures in
industri.                                                       line with industry needs.

Pelaksanaan materiality assessment dilakukan pada tahun         The materiality assessment was conducted in 2025 as part
2025 sebagai bagian dari persiapan penyusunan strategi          of the preparation for the next sustainability strategy and
keberlanjutan dan pelaporan periode berikutnya. Dalam           reporting cycle. During the survey process, respondents
proses survei, para responden diasumsikan memberikan            were assumed to provide assessments based on conditions,
penilaian dengan merujuk pada kondisi, pengalaman, serta        experiences, and dynamics occurring throughout 2025,
dinamika yang terjadi sepanjang tahun 2025, sehingga            ensuring that the results reflect the Company’s actual
hasil yang diperoleh tetap mencerminkan konteks aktual          operational and business environment context. To enrich
operasional dan lingkungan bisnis perusahaan. Untuk             perspectives and enhance objectivity, the Company also
memperkaya perspektif serta meningkatkan objektivitas           conducted benchmarking against peer companies within
penilaian, Perseroan juga melakukan benchmarking                the same industry to ensure that identified topics remain
terhadap sejumlah perusahaan pada industri sejenis guna         aligned with best practices and sustainability trends in the
memastikan bahwa topik yang diidentifikasi tetap selaras        financing sector.
dengan praktik terbaik dan tren keberlanjutan di sektor
pembiayaan.

Dalam pelaksanaannya, penentuan topik material                  In its implementation, the determination of material
menggunakan kerangka double materiality yang                    topics applies a double materiality framework, which
mempertimbangkan dua perspektif utama. Perspektif               considers two primary perspectives. The first perspective
pertama menilai sejauh mana aktivitas perusahaan                assesses the extent to which the Company’s activities
memberikan dampak, baik positif maupun negatif,                 create positive or negative impacts on the environment,
terhadap lingkungan, masyarakat, pekerja, konsumen,             society, workers, consumers, and the economy. The



14        PT Mandiri Tunas Finance
          Laporan Keberlanjutan 2025
Page 16
Sustaining Progress, Empowering the Future                                                                                     www.mtf.co.id




dan ekonomi. Perspektif kedua mengevaluasi bagaimana                        second perspective evaluates how ESG issues may affect
isu ESG berpotensi memengaruhi kinerja keuangan                             the Company’s financial performance, including revenues,
perusahaan, termasuk pendapatan, biaya, risiko, aset,                       costs, risks, assets, liabilities, and overall corporate
kewajiban, serta nilai perusahaan secara keseluruhan.                       value. This approach ensures that prioritized topics truly
Pendekatan ini membantu memastikan bahwa topik                              represent the most relevant sustainability issues from both
yang diprioritaskan benar-benar merepresentasikan isu                       impact and business resilience standpoints.
keberlanjutan yang paling relevan, baik dari sisi dampak
maupun ketahanan bisnis.

Proses penentuan dilakukan melalui beberapa tahapan                         The determination process is carried out through several
yang terstruktur. Tahap awal dimulai dengan identifikasi                    structured stages. The initial stage involves identifying a
daftar topik material ESG yang mengacu pada berbagai                        list of ESG material topics based on applicable standards
standar dan praktik terbaik yang berlaku. Selanjutnya,                      and best practices. Next, internal perceptions are gathered
persepsi internal dikumpulkan untuk menilai besaran                         to assess the magnitude of impacts as well as potential
dampak serta potensi risiko dan peluang finansial dari                      financial risks and opportunities for each topic. The results
masing-masing topik. Hasil penilaian tersebut kemudian                      are then combined into a materiality matrix to determine
dikombinasikan dalam materiality matrix guna menentukan                     the priority level of each issue.
tingkat prioritas setiap isu.

Tahapan berikutnya mencakup penetapan topik                                 Subsequent stages include establishing priority material
material prioritas yang akan menjadi fokus pengelolaan                      topics that will become the focus of the Company’s
perusahaan, dilanjutkan dengan validasi oleh manajemen                      management efforts, followed by validation by
untuk memastikan relevansinya dengan arah strategis                         management to ensure alignment with the Company’s
perusahaan. Topik yang telah disepakati kemudian                            strategic direction. Agreed topics are then mapped to
dipetakan dengan inisiatif konkret agar implementasinya                     concrete initiatives to enable measurable implementation.
dapat berjalan secara terukur. Kemudian, hasil materiality                  Finally, the results of the materiality assessment are
assessment diintegrasikan ke dalam laporan keberlanjutan                    integrated into the Sustainability Report and the
serta rencana strategis perusahaan, sehingga mampu                          Company’s strategic plans to support long-term decision-
mendukung pengambilan keputusan jangka panjang.                             making.


          Proses untuk Menentukan Topik Material
          Process for Determining Material Topics

                                                       Menyusun daftar awal topik ESG yang relevan bagi perusahaan. (mengacu pada standar
           Identifikasi Daftar Topik Material ESG      GRI, POJK, IFRS, SASB, dll)
           Identification of ESG Material Topic List   Developing an initial list of ESG topics relevant to the Company (referring to GRI, POJK,
                                                       IFRS, SASB standards, etc.)

                                                       Mengumpulkan persepsi internal tentang seberapa besar impact dan financial risk/
           Survei Internal                             opportunity dari masing-masing topik
           Internal Survey                             Collecting internal perceptions regarding the magnitude of impact and financial risk/
                                                       opportunity of each topic


           Penyusunan Materiality Matrix               Menggabungkan skor Impact dan Financial untuk menentukan prioritas topik
           Preparation of Materiality Matrix           Combining impact and financial scores to determine topic priorities



           Penentuan Topik Material Prioritas          Menentukan topik ESG yang akan menjadi fokus Perusahaan
           Determination of Priority Material Topics   Identifying ESG topics that will become the Company’s focus



           Validasi Manajemen                          Memastikan hasil materialitas disetujui dan relevan dengan strategi perusahaan
           Management Validation                       Ensuring that the materiality results are approved and aligned with the Company’s strategy



           Mapping Inisiatif Topik Material            Menghubungkan topik material dengan inisiatif konkret perusahaan
           Mapping of Material Topic Initiatives       Linking material topics to the Company’s concrete initiatives



           Integrasi ke SR dan RAKB
                                                       Menggunakan hasil materialitas untuk pelaporan dan rencana strategis
           Integration into the Sustainability
                                                       Utilizing materiality results for reporting and strategic planning
           Report (SR) and RAKB



                                                                                                               PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                                Sustainability Report 2025         15
Page 17
            Tentang Laporan Keberlanjutan / About the Sustainability Report




Berdasarkan hasil materiality assessment tahun 2025,                           Based on the results of the 2025 materiality assessment,
Perseroan menetapkan dan memprioritaskan topik-                                the Company has identified and prioritized the ESG topics
topik ESG yang paling relevan dan signifikan. Topik-                           that are most relevant and significant. These material
topik material tersebut menjadi fokus pengelolaan dan                          topics serve as the focus of the Company’s management
pengungkapan Perseroan dalam Laporan Keberlanjutan                             and disclosure in the 2025 Sustainability Report, as
2025, sebagaimana disajikan pada tabel berikut:                                presented in the following table:

Daftar Topik Material
List of Material Topics [GRI 3-2]
                                                                                                                                  Batasan Topik
                                                                                                                                  Topic Boundary
           Topik Material                    Mengapa Topik Ini Material                      Nomor Pengungkapan
No.                                                                                                                          Di Dalam           Di Luar
           Material Topics                    Why This Topic Is Material                      Disclosure Number
                                                                                                                            Perusahaan        Perusahaan
                                                                                                                             Within the       Outside the
                                                                                                                             Company           Company

                                  Menjaga kerahasiaan dan integritas data
                                  pelanggan serta perusahaan menjadi krusial
                                  untuk mempertahankan kepercayaan pemangku
                                  kepentingan dan memitigasi risiko operasional
      Keamanan Data                                                                      GRI 418: Privasi Pelanggan
1.                                maupun hukum.
      Data Security                                                                      GRI 418: Customer Privacy
                                  Maintaining the confidentiality and integrity
                                  of customer and corporate data is crucial to
                                  preserving stakeholder trust and mitigating
                                  operational as well as legal risks.

                                  Menjaga kerahasiaan dan integritas data
                                  pelanggan serta perusahaan menjadi krusial
                                                                                         • GRI 2: Pengungkapan
      Tata Kelola Perusahaan      untuk mempertahankan kepercayaan pemangku
                                                                                           Umum;
      yang Baik                   kepentingan dan memitigasi risiko operasional
2.                                                                                         GRI 2: General Disclosures                     -
      Good Corporate              maupun hukum.
                                                                                         • GRI 205: Anti Korupsi
      Governance                  Ensure that the Company’s business operations are
                                                                                           GRI 205: Anti-Corruption
                                  conducted in accordance with Good Corporate
                                  Governance principles.

                                  Perlindungan informasi pribadi nasabah berperan
                                  penting dalam menjaga kepercayaan dan
      Privasi Nasabah             memenuhi ketentuan perlindungan data.                  GRI 418: Privasi Pelanggan
3.                                                                                                                      -
      Customer Privacy            The protection of customers’ personal information      GRI 418: Customer Privacy
                                  plays an important role in maintaining trust and
                                  complying with data protection regulations.

                                  Mendukung transisi menuju ekonomi berkelanjutan
      Pembiayaan Hijau            sekaligus membuka peluang pertumbuhan
      Berkelanjutan               portofolio pembiayaan yang bertanggung jawab.
4.                                                                                       -                              -
      Green and Sustainable       Supporting the transition toward a sustainable
      Financing                   economy while creating opportunities for
                                  responsible financing portfolio growth.

                                  Pengembangan kompetensi dan kesejahteraan              • GRI 401: Ketenagakerjaan;
      Pengembangan dan            karyawan berkontribusi pada produktivitas, retensi,      GRI 401: Employment
      Kesejahteraan Karyawan      serta daya saing perusahaan.                           • GRI 404: Pelatihan dan
5.                                                                                                                                        -
      Employee Development        Employee competency development and well-                Pendidikan
      and Wellbeing               being contribute to productivity, retention, and the     GRI 404: Training and
                                  Company’s competitiveness.                               Education

                                  Efisiensi penggunaan sumber daya membantu
      Efisiensi Lingkungan        menekan dampak lingkungan sekaligus
      Operasional                 meningkatkan efisiensi biaya operasional.              GRI 302: Energi
6.                                                                                                                                        -
      Operational Environmental   Efficient use of resources helps reduce                GRI 302: Energy
      Efficiency                  environmental impact while also improving
                                  operational cost efficiency.

                                  Memperluas akses layanan pembiayaan mendukung
                                  inklusi keuangan dan memperkuat basis pelanggan.
      Akses dan Keterjangkauan
7.                                Expanding access to financing services supports                                       -
      Access & Affordability
                                  financial inclusion and strengthens the customer
                                  base.




16          PT Mandiri Tunas Finance
            Laporan Keberlanjutan 2025
Page 18
Sustaining Progress, Empowering the Future                                                                                  www.mtf.co.id




                                                                                                                            Batasan Topik
                                                                                                                            Topic Boundary
           Topik Material                    Mengapa Topik Ini Material                 Nomor Pengungkapan
No.                                                                                                                    Di Dalam           Di Luar
           Material Topics                    Why This Topic Is Material                 Disclosure Number
                                                                                                                      Perusahaan        Perusahaan
                                                                                                                       Within the       Outside the
                                                                                                                       Company           Company

                                 Pengelolaan insiden kritis penting untuk menjaga
      Manajemen Risiko Insiden   kelangsungan operasional dan meminimalkan
      Kritis                     dampak terhadap bisnis.
8.                                                                                  -                                               -
      Critical Incident Risk     Effective management of critical incidents is
      Management                 essential to maintain operational continuity and
                                 minimize potential impacts on the business.

                                                                                   • GRI 405: Keberagaman dan
                                 Lingkungan kerja yang inklusif meningkatkan         Kesetaraan Kesempatan;
      Keterlibatan, Keragaman,
                                 keterlibatan karyawan dan mendorong inovasi         GRI 405: Diversity and
      dan Inklusi Karyawan
9.                               organisasi.                                         Equal Opportunity                              -
      Employee Engagement,
                                 An inclusive work environment enhances employee • GRI 406: Non-diskriminasi
      Diversity and Inclusion
                                 engagement and fosters organizational innovation.   GRI 406: Non-
                                                                                     Discrimination

                                 Pengelolaan pengadaan yang efisien membantu
                                 mengoptimalkan biaya dan mendorong praktik
      Efisiensi Pengadaan                                                           GRI 204: Praktik Pengadaan
                                 rantai pasok yang bertanggung jawab.
10.   Materials Sourcing and                                                        GRI 204: Procurement
                                 Efficient procurement management helps optimize
      Efficiency                                                                    Practices
                                 costs and promote responsible supply chain
                                 practices.

                                 Keterlibatan dengan masyarakat memperkuat
                                 hubungan sosial dan menciptakan dampak positif
      Keterlibatan Masyarakat    yang berkelanjutan.                                GRI 413: Masyarakat Lokal
11.                                                                                                               -
      Community Engagement       Community engagement strengthens social            GRI 413: Local Communities
                                 relationships and creates sustainable positive
                                 impact.

                                 Pengelolaan emisi mendukung kontribusi
                                 perusahaan terhadap mitigasi perubahan iklim serta
      Emisi Gas Rumah Kaca       ekspektasi regulator dan investor.
12.                                                                                  GRI 305: Emisi                                 -
      GHG Emissions              Emissions management supports the Company’s
                                 contribution to climate change mitigation and
                                 meets the expectations of regulators and investors.




Selanjutnya,   Perseroan   menguraikan     pengelolaan                      Furthermore, the Company elaborates on the management
atas masing-masing topik material tersebut, termasuk                        of each material topic, including the management
pendekatan manajemen, kebijakan, serta inisiatif yang                       approach, policies, and initiatives implemented to address
dijalankan untuk mengelola dampak, risiko, dan peluang                      relevant impacts, risks, and opportunities. Going forward,
yang relevan. Ke depan, Perseroan akan meninjau                             the Company will periodically review the relevance of
kembali relevansi topik material secara berkala dengan                      its material topics by considering business dynamics,
mempertimbangkan dinamika bisnis, perubahan regulasi,                       regulatory changes, and stakeholder feedback, to ensure
serta masukan pemangku kepentingan, agar strategi                           that its sustainability strategy and disclosures remain
dan pengungkapan keberlanjutan tetap selaras dengan                         aligned with evolving needs and expectations.
kebutuhan dan ekspektasi yang berkembang.




                                                                                                            PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                             Sustainability Report 2025        17
Page 19
        Strategi Keberlanjutan / Sustainability Strategy




 Strategi
 Keberlanjutan
     [OJK A.1][GRI 2-23][GRI 2-24]


     Sustainability Strategy




 Dalam mendorong implementasi
 aspek ESG, Perseroan memiliki visi
 “Leading in Sustainable Finance
 Company in Indonesia”. Visi tersebut
 didukung oleh tiga pilar utama yakni
 Sustainable Financing, Sustainable
 Operation, dan Sustainability Beyond
 Financing.

 In promoting the implementation of ESG aspects,
 the Company upholds the vision of becoming a
 “Leading Sustainable Finance Company in Indonesia”.
 This vision is supported by three main pillars, namely
 Sustainable Financing, Sustainable Operations, and
 Sustainability Beyond Financing.




18      PT Mandiri Tunas Finance
        Laporan Keberlanjutan 2025
Page 20
Sustaining Progress, Empowering the Future                  www.mtf.co.id




                                             PT Mandiri Tunas Finance
                                              2025 Sustainability Report    19
Page 21
          Strategi Keberlanjutan / Sustainability Strategy




Keberlanjutan merupakan konsep yang menekankan                            Sustainability is a concept that emphasizes the importance
pentingnya menjalankan usaha keberlanjutan dengan                         of conducting business in a sustainable manner by taking
memperhatikan dampak aktivitas bisnis dan operasional                     into account the impact of corporate business and
perusahaan terhadap lingkungan dan masyarakat.                            operational activities on the environment and society.
Sebagai bagian dari strategi pengembangan usaha jangka                    As part of its long-term business development strategy,
panjang, Mandiri Tunas Finance mengarahkan penerapan                      Mandiri Tunas Finance directs the implementation of
keberlanjutan melalui pendekatan Environmental, Social,                   sustainability through an Environmental, Social, and
and Governance (ESG).                                                     Governance (ESG) approach.

Pendekatan ini diwujudkan dalam langkah strategis pada                    This approach is realized through strategic initiatives,
penguatan tata kelola melalui penyusunan kerangka                         including strengthening governance through the
kerja (framework), peta jalan (roadmap), pembentukan                      development of a framework and roadmap, establishing
struktur organisasi ESG yang lebih terintegrasi, hingga                   a more integrated ESG organizational structure, and
pengembangan produk dan layanan pembiayaan                                developing financing products and services categorized
yang dikategorikan sebagai Kategori Kegiatan Usaha                        under the Sustainable Business Activity Category (KKUB).
Berkelanjutan (KKUB). Hal ini merupakan bentuk komitmen                   This reflects Mandiri Tunas Finance’s commitment to
bagi Mandiri Tunas Finance untuk mengintegrasikan                         integrating ESG aspects into all business strategies and
aspek ESG ke dalam seluruh strategi bisnis dan kegiatan                   operational activities.
operasional.




Prinsip Penerapan Keuangan Berkelanjutan
Principles For The Implementation of Sustainable Finance

Dalam menerapkan keuangan berkelanjutan melalui                           In implementing sustainable finance through the ESG
pendekatan ESG, Perseroan mengacu pada delapan                            approach, the Company refers to the eight Sustainable
Prinsip Keuangan Berkelanjutan sesuai pasal 2 Peraturan                   Finance Principles in accordance with Article 2 of Financial
Otoritas Jasa Keuangan Nomor 51/POJK.03/2017                              Services Authority Regulation No. 51/POJK.03/2017
tentang Penerapan Keuangan Berkelanjutan bagi                             concerning the Implementation of Sustainable Finance
Lembaga Jasa Keuangan, Emiten dan Perusahaan Publik.                      for Financial Services Institutions, Issuers, and Public
Adapun kedelapan prinsip keuangan berkelanjutan yang                      Companies. The eight sustainable finance principles
dikembangkan Perseroan adalah sebagai berikut:                            adopted by the Company are as follows:



                            8 Prinsip Keuangan Berkelanjutan / 8 Sustainable Finance Principles

                                                                            Prinsip Pengelolaan Risiko
          Prinsip Investasi              Prinsip Strategi & Praktik
                                                                            Sosial & Lingkungan Hidup
        Bertanggung Jawab                    Bisnis Berkelanjutan                                              Prinsip Tata Kelola
                                                                                Principles of Social &
      Principles of Responsible            Principles of Sustainable                                          Governance Principles
                                                                                 Environmental Risk
             Investment                 Business Strategies & Practices             Management



        Prinsip Komunikasi                                                    Prinsip Pengembangan               Prinsip Koordinasi
          yang Informatif                       Prinsip Inklusif             Sektor Unggulan Prioritas              & Kolaborasi
      Principle of Informative                Inclusive Principle           Principles of Priority Leading   Principles of Coordination
          Communication                                                         Sector Development                & Collaboration




20         PT Mandiri Tunas Finance
           Laporan Keberlanjutan 2025
Page 22
Sustaining Progress, Empowering the Future                                                                       www.mtf.co.id




01 Prinsip Investasi Bertanggung Jawab
             Principles of Responsible Investment
Investasi bertanggung jawab (responsible investment) adalah      Responsible investment is an investment approach that
pendekatan investasi yang mempertimbangkan faktor                considers economic, social, environmental, and governance
ekonomi, sosial, lingkungan hidup, dan tata kelola dalam         factors in investment decision-making. Through this approach,
keputusan investasi. Dengan demikian Lembaga Keuangan            Financial Institutions are able to manage risks more effectively
dapat mengelola risiko secara lebih baik dan menghasilkan        and generate sustainable long-term returns. This principle
keuntungan jangka panjang yang berkelanjutan. Prinsip ini        applies to both the mobilization and allocation of funds by
berlaku untuk penghimpunan dan penyaluran dana yang              considering the enhancement of economic benefits, social
mempertimbangkan peningkatan keuntungan ekonomi,                 welfare, environmental quality, and the strengthening of
kesejahteraan sosial, kualitas lingkungan hidup, dan             governance as the ultimate objectives.
penegakan tata kelola sebagai tujuan akhir.

Penerapan MTF / MTF Implementation
Perseroan menerapkan prinsip investasi bertanggung               The Company implements the principle of responsible
jawab dengan mengintegrasikan pertimbangan ekonomi,              investment by integrating economic, social, environmental,
sosial, lingkungan hidup, dan tata kelola dalam penyaluran       and governance considerations into its financing activities.
pembiayaan. Implementasi prinsip ini diwujudkan melalui          The implementation of this principle is reflected through
pembiayaan kendaraan bermotor dan pembiayaan multiguna           vehicle financing and multipurpose financing for MSMEs to
bagi UMKM untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan                support economic growth and social welfare, as well as the
kesejahteraan sosial, serta pengembangan pembiayaan              development of electric vehicle (EV) financing as part of its
kendaraan listrik (Electric Vehicle/EV) sebagai bagian dari      long-term commitment to environmental sustainability. To
komitmen jangka panjang terhadap keberlanjutan lingkungan.       support the quality of its financing portfolio, the Company
Dalam mendukung kualitas portofolio pembiayaan, Perseroan        is equipped with risk assessment and mapping tools that
dilengkapi dengan perangkat penilaian dan pemetaan risiko        consider potential environmental and social risk impacts in the
yang mempertimbangkan potensi dampak risiko lingkungan           management of assets and liabilities, ensuring that business
dan sosial dalam pengelolaan aset dan kewajiban, sehingga        processes are conducted in a prudent and sustainable manner.
proses bisnis dijalankan secara pruden dan berkelanjutan.




02 Prinsip Strategi dan Praktik Bisnis Berkelanjutan
             Principles of Sustainable Business Strategy & Practices
Lembaga Keuangan menekankan pencapaian tujuan jangka             Financial Institutions emphasize the achievement of long-
panjang dan penetapan strategi jangka pendek yang                term objectives and the formulation of short-term strategies
merupakan bagian dari upaya pencapaian tujuan jangka             as part of the effort to achieve those long-term goals. The
panjang. Strategi dan praktik bisnis dimaksud meliputi visi,     business strategies and practices referred to include the
misi, struktur organisasi, rencana strategis, standar prosedur   vision, mission, organizational structure, strategic plans,
operasional, program kerja sampai pada penetapan faktor          standard operating procedures, work programs, as well
risiko dalam penghimpunan atau penyaluran dana.                  as the determination of risk factors in the mobilization and
                                                                 allocation of funds.
Penerapan MTF / MTF Implementation
Perseroan telah merumuskan dan menerapkan strategi               The Company has formulated and implemented a five-year
berkelanjutan untuk periode lima tahun (2023–2027) yang          sustainability strategy (2023–2027) that is integrated with
terintegrasi dengan strategi bisnis perusahaan. Strategi         its corporate business strategy. The strategy encompasses
tersebut mencakup visi, misi, rencana strategis, struktur        the vision, mission, strategic plans, organizational structure,
organisasi, prosedur operasional, serta pengelolaan risiko,      operational procedures, and risk management, and is
dan diimplementasikan secara bertahap dalam jangka               implemented gradually across the short, medium, and long
pendek, menengah, dan panjang.                                   term.

Dalam implementasinya, Perseroan berfokus pada tiga pilar        In its implementation, the Company focuses on three main
strategi utama, yaitu pengembangan segmen bisnis captive         strategic pillars: the development of the captive business
yang berasal dari Bank Mandiri, penguatan segmen bisnis          segment originating from Bank Mandiri, strengthening the
dealer dan partner, serta optimalisasi pemanfaatan data          dealer and partner business segments, and optimizing the
untuk menciptakan nilai tambah bagi pelanggan. Pendekatan        use of data to create added value for customers. This phased
bertahap ini memungkinkan Perseroan membangun fondasi            approach enables the Company to build a strong business
bisnis yang kuat, meningkatkan daya saing, serta menjaga         foundation, enhance competitiveness, and sustain growth
pertumbuhan yang berkelanjutan dengan tetap memperhatikan        while maintaining the quality of its financing portfolio.
kualitas pembiayaan.


                                                                                                  PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                   Sustainability Report 2025    21
Page 23
         Strategi Keberlanjutan / Sustainability Strategy




 03          Prinsip Pengelolaan Risiko Sosial dan Lingkungan Hidup
             Principles of Social & Environmental Risk Management
 Setiap Lembaga Keuangan harus memiliki prinsip kehati-          Every Financial Institution must apply the principle of
 hatian dalam mengukur risiko sosial dan lingkungan hidup        prudence in assessing social and environmental risks arising
 dari aktivitas penghimpunan dan penyaluran dana. Aktivitas      from its fund mobilization and allocation activities. Such
 tersebut termasuk identifikasi, pengukuran, pengendalian,       activities include identification, measurement, control, and
 dan pemantauan. Risiko sosial dan lingkungan hidup dalam        monitoring. Social and environmental risks in the activities
 aktivitas Lembaga Keuangan mencakup dampak sosial dan           of Financial Institutions include potential negative social and
 lingkungan hidup yang bersifat negatif dari proyek atau         environmental impacts resulting from the projects or activities
 kegiatan yang dibiayai.                                         being financed.

 Penerapan MTF / MTF Implementation
 Perseroan menerapkan prinsip kehati-hatian dalam                The Company applies the principle of prudence in managing
 mengelola risiko sosial dan lingkungan hidup yang timbul        social and environmental risks arising from its financing
 dari aktivitas pembiayaan. Risiko tersebut terutama berkaitan   activities. These risks primarily relate to non-compliance with
 dengan ketidakpatuhan terhadap peraturan lingkungan dan         environmental and social regulations, which may potentially
 sosial yang berpotensi memengaruhi keberlanjutan proyek         affect the sustainability of projects and the debtor’s ability
 serta kemampuan debitur dalam memenuhi kewajiban                to fulfil repayment obligations. As a mitigation measure, the
 pembayaran. Sebagai langkah mitigasi, Perseroan melakukan       Company conducts feasibility assessments of prospective
 penilaian kelayakan calon debitur berdasarkan prinsip 5C        debtors based on the 5C principles (Character, Capital,
 (Character, Capital, Collateral, Capacity, dan Condition of     Collateral, Capacity, and Condition of Economy), taking into
 Economy) dengan mempertimbangkan keberlanjutan usaha            account the sustainability of the financed business, in order
 yang dibiayai, guna menjaga kualitas portofolio pembiayaan      to maintain the quality of its financing portfolio and minimize
 dan meminimalkan risiko jangka panjang.                         long-term risks.




 04             Prinsip Tata Kelola
                Principle of Good Corporate Governance
 Penegakan tata kelola bagi Lembaga Keuangan diterapkan          The implementation of governance within Financial
 melalui manajemen dan operasi bisnis yang mencakup,             Institutions is carried out through business management and
 antara lain transparansi, akuntabel, bertanggung jawab,         operations that encompass, among others, transparency,
 independen, setara, dan wajar.                                  accountability, responsibility, independence, fairness, and
                                                                 equality.
 Penerapan MTF / MTF Implementation
 Sebagai bagian dari Mandiri Group, Perseroan berkomitmen        As part of the Mandiri Group, the Company is committed
 menerapkan prinsip Tata Kelola Perusahaan yang Baik (Good       to consistently implementing Good Corporate Governance
 Corporate Governance/GCG) secara konsisten dalam seluruh        (GCG) principles across all business activities. The
 aktivitas usaha. Penerapan GCG dipandang sebagai fondasi        implementation of GCG is regarded as a fundamental
 utama dalam mendukung pencapaian visi dan misi Perseroan        foundation in supporting the sustainable achievement of the
 secara berkelanjutan. Perseroan secara berkelanjutan            Company’s vision and mission. The Company continuously
 memperkuat struktur, kebijakan, dan proses tata kelola di       strengthens its governance structure, policies, and
 seluruh tingkatan organisasi guna memastikan transparansi,      processes at all organizational levels to ensure transparency,
 akuntabilitas, dan perlindungan terhadap kepentingan            accountability, and the protection of the interests of
 pemegang saham serta pemangku kepentingan lainnya.              shareholders and other stakeholders.




22       PT Mandiri Tunas Finance
         Laporan Keberlanjutan 2025
Page 24
Sustaining Progress, Empowering the Future                                                                    www.mtf.co.id




05            Prinsip Komunikasi yang Informatif
              Principle of Informative Communication
                                                              Every Financial Institution must prepare and provide
Setiap Lembaga Keuangan harus menyiapkan dan
menyediakan laporan yang informatif mencakup strategi, tata   informative reports covering the company’s/institution’s
kelola, kinerja, dan prospek perusahaan/lembaga. Laporan      strategy, governance, performance, and prospects. The
harus mudah dipahami, dapat dipertanggungjawabkan             reports must be clear, understandable, accountable, and
dan disampaikan melalui media komunikasi yang efektif,        delivered through effective communication channels that are
dan dapat dijangkau oleh seluruh pemangku kepentingan.        accessible to all stakeholders. The mandatory reports to be
Pelaporan yang wajib disusun oleh Lembaga Keuangan            prepared by Financial Institutions are the Sustainable Finance
adalah RAKB dan Laporan Keberlanjutan.                        Action Plan (RAKB) and the Sustainability Report.

Penerapan MTF / MTF Implementation
Perseroan menyampaikan dan mempublikasikan informasi          The Company discloses and publishes information related
terkait kinerja dan kewajiban keuangan berkelanjutan secara   to its performance and sustainable finance obligations on a
rutin, non-rutin, dan insidental melalui saluran komunikasi   regular, non-regular, and incidental basis through its official
resmi Perseroan, termasuk website Perseroan serta pelaporan   communication channels, including the Company’s website
kepada regulator. Pelaporan tersebut mencakup penyusunan      and regulatory reporting. Such disclosures include the
dan penyampaian Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan           preparation and submission of the Sustainable Finance Action
(RAKB) dan Laporan Keberlanjutan sebagai bentuk komitmen      Plan (RAKB) and the Sustainability Report as a manifestation of
Perseroan terhadap transparansi, akuntabilitas, dan           the Company’s commitment to transparency, accountability,
keterbukaan informasi bagi pemangku kepentingan.              and information disclosure to stakeholders.




06 Prinsip Inklusif
              Principle of Inclusivity
Setiap Lembaga Keuangan harus berupaya untuk menjamin         Every Financial Institution must strive to ensure the availability
ketersediaan dan keterjangkauan produk dan/atau jasa          and affordability of its products and/or services so that they
sehingga dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat        can be accessed by all segments of society, including those
termasuk yang belum memiliki akses terhadap produk dan/       who do not yet have access to banking products and/or
atau jasa perbankan. Jenis produk dan/atau jasa Lembaga       services. The types of products and/or services offered by
Keuangan yang ditawarkan diharapkan mencakup seluruh          Financial Institutions are expected to cover all sectors of the
sektor ekonomi sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan         economy in accordance with public needs and Government
kebijakan Pemerintah.                                         policies.


Penerapan MTF / MTF Implementation
Perseroan berkomitmen menyediakan produk pembiayaan           The Company is committed to providing financing products
yang dapat diakses oleh berbagai lapisan masyarakat.          that are accessible to various segments of society. In addition
Selain pembiayaan kendaraan bermotor dan alat berat,          to vehicle and heavy equipment financing, the Company also
Perseroan juga menyediakan pembiayaan multiguna yang          offers multipurpose financing that can be utilized for various
dapat dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan konsumsi          household and business needs. To expand access to financial
rumah tangga dan usaha. Untuk memperluas akses layanan        services, the Company develops its distribution network
keuangan, Perseroan mengembangkan jaringan distribusi         through branch offices located across various regions of
melalui kantor cabang yang tersebar di berbagai wilayah       Indonesia, enabling its financing services to reach the public
Indonesia, sehingga layanan pembiayaan dapat menjangkau       more broadly and inclusively.
masyarakat secara lebih luas dan inklusif.




                                                                                               PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                Sustainability Report 2025    23
Page 25
        Strategi Keberlanjutan / Sustainability Strategy




 07 Prinsip Pengembangan Sektor Unggulan Prioritas
            Principles of Priority Sector Development

 Dalam menetapkan prioritas sektor, setiap Lembaga            In determining sector priorities, every Financial Institution
 Keuangan harus mempertimbangkan sektor-sektor                must consider priority leading sectors as established by
 unggulan prioritas yang telah ditetapkan oleh Pemerintah     the Government through the National Medium-Term
 melalui Rencana Pembangunan Jangka Menengah dan              Development Plan (RPJMN) and the National Long-Term
 Jangka Panjang (RPJMN dan RPJP). Hal ini dilakukan           Development Plan (RPJP). This is intended to support the
 untuk mendukung pencapaian tujuan pembangunan                achievement of sustainable development goals, including
 berkelanjutan, termasuk penanganan perubahan iklim.          efforts to address climate change.


 Penerapan MTF / MTF Implementation
 Perseroan menetapkan sektor unggulan prioritas dalam         The Company has identified priority sectors for financing
 penyaluran pembiayaan guna mendukung kebijakan               distribution to support national development policies
 pembangunan nasional dan tujuan pembangunan                  and sustainable development goals. These priority
 berkelanjutan. Sektor prioritas tersebut meliputi            sectors include working capital financing for micro-scale
 pembiayaan modal kerja untuk usaha berskala mikro            businesses through multipurpose financing, as well as
 melalui pembiayaan multiguna, serta pembiayaan moda          financing for environmentally friendly road transportation
 transportasi jalan ramah lingkungan seperti kendaraan        modes such as electric vehicles. The determination of
 listrik. Penetapan sektor prioritas ini bertujuan untuk      these priority sectors aims to balance business growth
 menyeimbangkan pertumbuhan bisnis dengan kontribusi          with contributions to climate change mitigation and the
 terhadap mitigasi perubahan iklim dan peningkatan            improvement of community welfare.
 kesejahteraan masyarakat.




 08         Prinsip Koordinasi & Kolaborasi
            Principles of Coordination & Collaboration
 Dalam rangka menyelaraskan strategi/kebijakan, peluang       In order to align strategies/policies, business opportunities,
 bisnis, dan inovasi produk dengan kepentingan nasional,      and product innovation with national interests, Financial
 Lembaga Keuangan berpartisipasi aktif dalam forum/           Institutions actively participate in forums, activities,
 kegiatan/kerja sama terkait keuangan berkelanjutan, baik     and collaborations related to sustainable finance at the
 dalam tingkat regional/nasional/lokal.                       regional, national, and local levels.


 Penerapan MTF / MTF Implementation
 Perseroan secara aktif melakukan koordinasi dan kolaborasi   The Company actively engages in coordination and
 dengan induk perusahaan, regulator, asosiasi industri,       collaboration with its parent company, regulators, industry
 serta mitra bisnis dalam rangka menyelaraskan strategi dan   associations, and business partners in order to align its
 pengembangan keuangan berkelanjutan. Implementasi            strategy and sustainable finance development initiatives.
 kolaborasi tersebut dilakukan melalui partisipasi            Such collaboration is implemented through participation
 dalam forum dan kegiatan sosialisasi, penyampaian            in forums and outreach activities, the periodic submission
 laporan keuangan berkelanjutan secara berkala, serta         of sustainable finance reports, and the development of
 pengembangan kerja sama pembiayaan pada sektor-              financing partnerships in priority sectors.
 sektor prioritas. Dalam pelaksanaannya, Perseroan            In practice, the Company establishes cooperation with
 menjalin kerja sama dengan berbagai mitra strategis,         various strategic partners, including Brand Holders
 termasuk Agen Pemegang Merek (APM) dan dealer                (APM) and affiliated dealers, particularly in supporting
 rekanan, khususnya dalam mendukung pengembangan              the development of environmentally friendly vehicle
 pembiayaan kendaraan ramah lingkungan, sebagai               financing, as part of its efforts to promote business growth
 bagian dari upaya mendorong pertumbuhan bisnis yang          in line with sustainability principles.
 selaras dengan prinsip keberlanjutan.




24      PT Mandiri Tunas Finance
        Laporan Keberlanjutan 2025
Page 26
Sustaining Progress, Empowering the Future                                                                                       www.mtf.co.id




Visi, Misi, dan Tujuan Penerapan Keuangan
Berkelanjutan
Vision, Mission, and Objectives of Sustainable Finance Implementation
Dalam mendorong implementasi aspek ESG, Perseroan                            In promoting the implementation of ESG aspects, the
memiliki visi “Leading in Sustainable Finance Company                        Company upholds the vision of becoming a “Leading
in Indonesia”, yang mencerminkan komitmen Perseroan                          Sustainable Finance Company in Indonesia,” which
untuk mengambil peran kepemimpinan dalam penerapan                           reflects its commitment to taking a leadership role in the
keuangan berkelanjutan di industri pembiayaan nasional.                      implementation of sustainable finance within the national
Visi tersebut didukung oleh tiga pilar utama yang selaras                    financing industry. This vision is supported by three main
dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor                                pillars aligned with Financial Services Authority Regulation
51/2017 dan MSMPG Bank Mandiri dengan fokus pada                             No. 51/2017 and Bank Mandiri’s MSMPG, focusing on
integrasi prinsip-prinsip ESG ke dalam seluruh aspek                         the integration of ESG principles into all aspects of the
operasional dan bisnis perusahaan. Ketiga pilar tersebut                     Company’s operations and business activities. The three
yakni Sustainable Financing, Sustainable Operation, dan                      pillars are Sustainable Financing, Sustainable Operations,
Sustainability Beyond Financing.                                             and Sustainability Beyond Financing.

Melalui visi dan pilar-pilar tersebut, Perseroan menegaskan                  Through this vision and its supporting pillars, the Company
bahwa aktivitas bisnis dan operasional tidak hanya berfokus                  affirms that its business and operational activities are not
pada pencapaian pertumbuhan ekonomi berkelanjutan,                           solely focused on achieving sustainable economic growth,
tetapi juga memiliki peran dalam menjaga kelestarian                         but also on preserving the environment and enhancing social
lingkungan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.                        welfare. Accordingly, Mandiri Tunas Finance’s sustainability
Dengan demikian, visi keberlanjutan Mandiri Tunas Finance                    vision serves as a strategic foundation for every business
menjadi landasan strategis dalam setiap keputusan bisnis                     decision and ensures that all business activities contribute
perusahaan dan memastikan bahwa semua aktivitas bisnis                       positively to environmental and social aspects.
berkontribusi positif bagi lingkungan dan sosial.



Pilar dan Komitmen Keberlanjutan
Mandiri Tunas Finance
Mandiri Tunas Finance Sustainability Pillars and Commitments

                 PILAR                                      ASPEK                                                    INISIATIF
                 PILLAR                                     ASPECT                                                  INITIATIVE
                                                                                       Melakukan identifikasi dan penilaian pada aktivitas
                                                                                       penyaluran pembiayaan terhadap aspek-aspek lingkungan
                                                                                       dan sosial seperti:
                                                                                       • Perlindungan hak asasi manusia
                                          Aspek Manajemen Risiko                       • Penerapan praktik ketenagakerjaan yang adil dan layak
                                          Melakukan identifikasi dan penilaian         • Keselamatan dan kesehatan karyawan
                                          terhadap dampak lingkungan dan sosial yang • Perlindungan terhadap nasabah
                                          dihasilkan melalui proses Environmental &    • Parameter spesifik lainnya sesuai dengan sektor atau usaha
                                          Social Due Dilligence (ESDD).                  yang dibiayai.
                                          Risk Management Aspect                       Conducting identification and assessment of financing
Pilar 1                                   Conducting identification and assessment of distribution activities in relation to environmental and social
Sustainable Financing: Leading in         environmental and social impacts through the aspects, such as:
Sustainable Financing                     Environmental & Social Due Diligence (ESDD) • Protection of human rights
Fokus dalam menjalankan aktivitas         process.                                     • Implementation of fair and decent labor practices
bisnis sebagai perusahaan pembiayaan                                                   • Employee health and safety
yang berkelanjutan dengan komitmen                                                     • Customer protection
“Leading in Sustainable Financing”.                                                    • Other specific parameters in accordance with the sector or
Pillar 1                                                                                 business being financed.
Sustainable Financing: Leading in
Sustainable Financing
Focus on conducting business activities   Aspek Pengembangan Bisnis
as a sustainable financing company,                                                       Fokus pengembangan bisnis pembiayaan berkelanjutan pada:
                                          Memanfaatkan potensi pengembangan bisnis
with the commitment of “Leading in                                                        The focus of sustainable financing business development
                                          pembiayaan berkelanjutan dengan mengacu
Sustainable Financing.”                                                                   includes
                                          pada KKUB (Kategori Kegiatan Usaha
                                                                                          • Pembiayaan kendaraan ramah lingkungan: pembiayaan
                                          Berkelanjutan) dan/atau klasifikasi taksonomi
                                                                                             untuk kendaraan yang mendukung mobilitas rendah emisi,
                                          keberlanjutan yang relevan.
                                                                                             seperti kendaraan listrik atau kendaraan berteknologi
                                          Business Development Aspect
                                                                                             low emission, sesuai ketentuan dan kriteria yang berlaku.
                                          Leveraging the potential for sustainable
                                                                                             Environmentally friendly vehicle financing: financing
                                          financing business development by
                                                                                             for vehicles that support low-emission mobility, such as
                                          referring to the Sustainable Business
                                                                                             electric vehicles or vehicles with low-emission technology,
                                          Activities Category (KKUB) and/or relevant
                                                                                             in accordance with applicable regulations and criteria.
                                          sustainability taxonomy classifications.

                                                                                                                 PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                                  Sustainability Report 2025       25
Page 27
            Strategi Keberlanjutan / Sustainability Strategy




                 PILAR                                          ASPEK                                                 INISIATIF
                 PILLAR                                         ASPECT                                               INITIATIVE

                                                                                            • Pembiayaan UMKM: pembiayaan untuk memperluas
                                                                                              akses kepemilikan kendaraan niaga dan/atau permodalan
                                                                                              bagi UMKM, guna mendukung pertumbuhan usaha yang
                                                                                              inklusif dan berkelanjutan.
                                                                                              MSME Financing: financing to expand access to ownership
                                                                                              of commercial vehicles and/or capital for MSMEs, in order
                                                                                              to support inclusive and sustainable business growth.

                                             Aspek Awareness
                                             Berkomitmen untuk menumbuhkan kesadaran
                                             di seluruh pemangku kepentingan termasuk
                                             karyawan, konsumen, dan pihak ketiga
                                             mengenai pentingnya aksi mitigasi dan
                                             adaptasi terkait dampak lingkungan dan
                                             sosial dari aktivitas ramah lingkungan.     Program internalisasi budaya ramah lingkungan
                                             Awareness Aspect                            Internal Program for the Institutionalization of an
                                             Committed to fostering awareness among      Environmentally Friendly Culture
                                             all stakeholders, including employees,
                                             customers, and third parties, regarding the
                                             importance of mitigation and adaptation
                                             actions related to the environmental and
                                             social impacts of environmentally friendly
                                             activities.
                                                                                            • Memiliki Business Continuity Management (BCM) yang
                                             Aspek Mitigasi Risiko Operasional atas
                                                                                              rutin menyusun strategi Business Continuity Plan.
                                             Perubahan Iklim
                                                                                              Having a Business Continuity Management (BCM) function
                                             Proaktif melakukan identifikasi dan mitigasi
                                                                                              that regularly develops and updates Business Continuity
                                             operasional yang muncul akibat perubahan
                                                                                              Plan (BCP) strategies.
                                             iklim.
                                                                                            • Memiliki data center di dua lokasi berbeda sebagai upaya
                                             Operational Risk Mitigation Aspect
                                                                                              mengurangi risiko dan sebagai manajemen risiko atas
                                             Related to Climate Change
                                                                                              kehilangan data yang diakibatkan perubahan iklim.
                                             Proactively conducting identification and
                                                                                              Having data centers in two different locations as an effort
Pilar 2                                      mitigation of operational risks arising from
                                                                                              to reduce risk and as part of risk management against data
Sustainable Operation: Contribute to         climate change.
                                                                                              loss caused by climate change.
Reduce Emissions in Operation
Mendukung pencapaian komitmen                Aspek Operasional Ramah Lingkungan         • Mengkonversi beberapa kendaraan operasional berbahan
“Contribute to Reduce Emissions              Berkomitmen menjalankan operasional ramah    bakar bensin menjadi kendaraan berbasis listrik.
in Operation” untuk menjalankan              lingkungan dengan tujuan menurunkan emisi    Converting several gasoline-powered operational vehicles
operasional yang tidak hanya efisien dan     karbon terutama pada Scope 1 dan Scope 2     into electric vehicles
inovatif tetapi juga bertanggung jawab       Environmentally Friendly Operational       • Melakukan kampanye penghematan listrik kantor seperti
terhadap lingkungan dan sosial.              Aspect                                       mematikan lampu pada jam istirahat dan mencabut kabel-
Pillar 2                                     Committed to conducting environmentally      kabel alat elektronik.
Sustainable Operation: Contribute to         friendly operations with the objective of    Conducting office electricity-saving campaigns, such
Reduce Emissions in Operation                reducing carbon emissions, particularly in   as turning off lights during break times and unplugging
Supporting the achievement of the            Scope 1 and Scope 2.                         electronic
commitment to “Contribute to Reduce
                                                                                      • Mengimplementasikan kebijakan yang menghargai
Emissions in Operation” by carrying out
                                                                                        keberagaman karyawan secara setara di seluruh proses
operations that are not only efficient and
                                                                                        rekrutmen, pelatihan, promosi, dan kegiatan kepegawaian
innovative, but also environmentally and
                                                                                        lainnya.
socially responsible.
                                                                                        Implementing policies that value employee diversity
                                             Aspek Pengelolaan SDM yang Memperluas      equally across all recruitment, training, promotion, and
                                             Keberagaman dan Kesetaraan                 other employment processes.
                                             Berkomitmen untuk menciptakan lingkungan • Menjamin pemenuhan setiap hak pegawai sesuai dengan
                                             kerja yang inklusif dan setara.            peraturan perundang-undangan termasuk hak atas jaminan
                                             Human Capital Management Aspect to         sosial, kesehatan, dan kecelakaan kerja.
                                             Promote Diversity and Equality             Ensure the fulfillment of every employee’s rights in
                                             Committed to creating an inclusive and     accordance with prevailing laws and regulations, including
                                             equitable work environment.                the right to social security, healthcare, and workplace
                                                                                        accident insurance.
                                                                                      • Melakukan penilaian berbasis performa dan
                                                                                        memprioritaskan umpan-balik dari karyawan.
                                                                                        Conduct performance-based evaluations and prioritize
                                                                                        feedback from employees.
                                             Aspek Keamanan Teknologi dan
                                                                                            • Memperkuat infrastruktur keamanan Teknologi Informasi
                                             Perlindungan Data Debitur
                                                                                              secara berkelanjutan.
                                             Berkomitmen untuk melindungi data debitur
                                                                                              Continuously strengthen Information Technology security
                                             dan memastikan sistem teknologi yang
                                                                                              infrastructure.
                                             digunakan selalu andal dan aman.
                                                                                            • Membangun IT Security Awareness ke seluruh karyawan
                                             Technology Security and Debtor Data
                                                                                              melalui publikasi poster atau sosialisasi.
                                             Protection Aspect
                                                                                              Build IT Security Awareness among all employees through
                                             Committed to protecting debtor data and
                                                                                              poster publications or awareness sessions.
                                             ensuring that the technology systems used
                                             are always reliable and secure.




26           PT Mandiri Tunas Finance
             Laporan Keberlanjutan 2025
Page 28
Sustaining Progress, Empowering the Future                                                                                      www.mtf.co.id




                PILAR                                       ASPEK                                                   INISIATIF
                PILLAR                                      ASPECT                                                 INITIATIVE
                                                                                         • Implementasi Undang-undang Perlindungan Data Pribadi
                                                                                           dan penerapan kebijakan keamanan data.
                                                                                           Implement the Personal Data Protection Law and enforce
                                                                                           data security policies.
                                                                                         • Pengembangan proses operasional dengan digitalisasi
                                                                                           dokumen-dokumen internal.
                                                                                           Develop operational processes through the digitalization
                                                                                           of internal documents.
                                                                                         • Penyediaan produk dan layanan yang terjangkau seperti
                                                                                           pilihan pembiayaan yang fleksibel.
                                                                                           Provide affordable products and services, such as flexible
                                                                                           financing options.
                                                                                         • Digitalisasi layanan keuangan yang memungkinkan
                                                                                           masyarakat mengakses pembiayaan lebih mudah seperti
                                          Aspek Inklusi Keuangan
                                                                                           MTF Mobile, MTF 1Access, integrasi pada Livin’ Mandiri.
Pilar 3                                   Berperan dalam mendukung pertumbuhan
                                                                                           Digitalize financial services to enable easier access to
Sustainability Beyond Financing:          ekonomi berkelanjutan melalui pendekatan
                                                                                           financing for the public, such as through MTF Mobile, MTF
Growth in Social Impacts                  inklusif yang menjangkau masyarakat
                                                                                           1Access, and integration with Livin’ Mandiri.
Memperluas komitmen terhadap              sehingga memungkinkan masyarakat
                                                                                         • Pembentukan agen keuangan dengan mengembangkan
keberlanjutan dengan memperluas           mendapatkan akses ke layanan keuangan
                                                                                           jaringan agen atau mitra seperti Agen Multiguna dan Agen
dampak sosial melalui kontribusi di       yang mendukung.
                                                                                           Referral.
luar aspek bisnis yang bertujuan untuk    Financial Inclusion Aspect
                                                                                           Establish financial agents by expanding agent or partner
meningkatkan kesejahteraan masyarakat     Playing a role in supporting sustainable
                                                                                           networks, such as Agen Multiguna and Referral Agents.
dan lingkungan untuk mencapai             economic growth through an inclusive
                                                                                         • Produk pembiayaan yang mendukung kendaraan listrik,
komitmen “Growth in Social Impacts”.      approach that reaches the broader
                                                                                           sejalan dengan praktik ESG.
Pillar 3                                  community, thereby enabling people to gain
                                                                                           Offer financing products that support electric vehicles, in
Sustainability Beyond Financing:          access to supportive financial services.
                                                                                           line with ESG practices.
Growth in Social Impacts                                                                 • Sistem pembayaran yang inklusif dengan menyediakan
Expanding the commitment to                                                                kemudahan bagi debitur untuk melakukan pembayaran
sustainability by broadening social                                                        melalui payment channel.
impact contributions beyond business                                                       Implement inclusive payment systems by providing
aspects, with the aim of enhancing                                                         convenient payment channels for debtors.
community and environmental welfare
in order to achieve the commitment of     Aspek Corporate Social Responsibility (CSR)
“Growth in Social Impacts.”               Berkomitmen mendukung implementasi ESG • Pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah
                                          melalui berbagai inisiatif CSR yang mencakup   (UMKM).
                                          berbagai aspek sosial dan lingkungan.          Empower Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs).
                                          Corporate Social Responsibility (CSR) Aspect • Program pelestarian lingkungan, peningkatan pendidikan,
                                          Committed to supporting the implementation     dan kesehatan masyarakat.
                                          of ESG through various CSR initiatives that    Environmental conservation programs, as well as initiatives
                                          encompass a wide range of social and           to improve education and public health.
                                          environmental aspects.
                                          Governance (Tata Kelola)
Enabler                                   Menuangkan komitmen terkait keberlanjutan ke dalam kerangka kerja, tata kelola, organisasi, dan proses
Untuk memastikan inisiatif tiga pilar     internal terkait implementasi aspek ESG sesuai dengan ketentuan regulasi atau standar yang berlaku.
strategi dapat berjalan dengan            Articulate sustainability commitments within the framework, governance, organizational structure, and
baik, maka diperlukan penguatan           internal processes related to the implementation of ESG aspects, in accordance with applicable regulations
inisiatif enabler terkait tata kelola,    or standards
pengembangan kapasitas, serta             Capacity Development
pengungkapan yang sesuai best             Mengembangkan dan meningkatkan sistem serta sumber daya manusia dalam aspek kinerja dan kapasitas
practices untuk memastikan praktik        ESG. Pengembangan kapasitas dilakukan melalui peningkatan awareness, pemahaman, dan kapabilitas
keberlanjutan terinternalisasi secara     karyawan baik dari segi operasional dan bisnis melalui aspek ESG. Peningkatan kemampuan dilaksanakan
efektif untuk mencapai tujuan “Leading    melalui kegiatan sosialisasi, internalisasi budaya, pelatihan, penyuluhan, dan/atau aktivitas peningkatan
in Sustainable Finance Company in         kemampuan lainnya.
Indonesia”.                               Develop and enhance systems and human resources in terms of ESG performance and capacity. Capacity
To ensure that the initiatives of the     development is carried out by increasing employees’ awareness, understanding, and capabilities in both
three strategic pillars are effectively   operational and business aspects through ESG integration. Capability enhancement is implemented through
implemented, it is necessary to           socialization programs, cultural internalization, training, workshops, and/or other competency development
strengthen enabling initiatives related   activities.
to governance, capacity development,
and disclosures in accordance with        Disclosure
best practices, so that sustainability    Dalam hal transparansi penerapan dan strategi keberlanjutan, MTF berkomitmen melakukan pemaparan
practices are effectively internalized    secara komprehensif sesuai dengan standar dan praktik yang berlaku melalui corporate website, Laporan
in achieving the goal of becoming the     Keberlanjutan, media sosial, dan sebagainya.
“Leading Sustainable Finance Company      In terms of transparency in the implementation and sustainability strategy, MTF is committed to providing
in Indonesia.”                            comprehensive disclosures in accordance with applicable standards and practices through its corporate
                                          website, Sustainability Report, social media, and other communication channels.




                                                                                                                 PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                                  Sustainability Report 2025      27
Page 29
          Strategi Keberlanjutan / Sustainability Strategy




Penerapan Keuangan Berkelanjutan
Implementation of Sustainable Finance


Penyusunan Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan (RAKB)        The preparation of the Sustainable Finance Action Plan
merupakan wujud nyata komitmen Perseroan dalam               (RAKB) represents the Company’s concrete commitment
menerapkan prinsip keuangan berkelanjutan melalui            to implementing sustainable finance principles through
penguatan tata kelola. RAKB disusun dengan mengacu           strengthened governance. The RAKB is developed in
pada ketentuan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan              reference to the Financial Services Authority Regulation
Nomor 51/POJK.03/2017 tentang Penerapan Keuangan             Number 51/POJK.03/2017 concerning the Implementation
Berkelanjutan bagi Lembaga Jasa Keuangan, Emiten, dan        of Sustainable Finance for Financial Services Institutions,
Perusahaan Publik.                                           Issuers, and Public Companies.

Dalam     perumusannya,      Perseroan    tidak  hanya       In its formulation, the Company does not solely focus
menitikberatkan pada pengembangan produk dan                 on the development of sustainable financial products
layanan keuangan berkelanjutan, tetapi juga mencakup         and services but also encompasses efforts to enhance
upaya peningkatan kapasitas internal serta penyesuaian       internal capacity and adjust organizational structures
struktur organisasi dan tata kelola, sebagaimana diatur      and governance, as stipulated under Article 7 of the
dalam Pasal 7 POJK Keuangan Berkelanjutan. Selain itu,       Sustainable Finance POJK. In addition, the RAKB
RAKB memuat inisiatif yang mencakup aspek Lingkungan,        includes initiatives covering Environmental, Social, and
Sosial, dan Tata Kelola (LST/ESG), sebagai bagian dari       Governance (ESG) aspects as part of the Company’s
komitmen Perseroan untuk mendorong pertumbuhan               commitment to promoting sustainable economic growth
ekonomi yang berkelanjutan sekaligus berkontribusi           while contributing to environmental preservation and
terhadap pelestarian lingkungan dan peningkatan              improving public welfare.
kesejahteraan masyarakat.

Adapun Program RAKB ini berfokus pada perencanaan            The RAKB Program focuses on short-term planning of 1
jangka pendek 1 (satu) tahun dan jangka panjang 5 (lima)     (one) year and long-term planning of 5 (five) years. The
tahun. Untuk program jangka pendek akan difokuskan           short-term program will focus on:
pada:
1. Peningkatan portofolio sustainable financing              1. Increasing the sustainable financing portfolio
2. Peningkatan awareness serta operasional ramah             2. Enhancing awareness and environmentally friendly
    lingkungan                                                  operations
3. Pengelolaan sumber daya manusia (SDM) yang                3. Managing human resources (HR) to promote equality
    memperluas kesetaraan dan keberagaman                       and diversity
4. Peningkatan kapasitas/kapabilitas internal                4. Strengthening internal capacity and capabilities
5. Penyesuaian kebijakan/pedoman internal perseroan.         5. Adjusting the company’s internal policies and
                                                                guidelines
Sedangkan untuk program jangka panjang difokuskan            Meanwhile, the long-term program focuses on:
pada:
6. Peningkatan mitigasi risiko operasional atas              6.   Strengthening operational risk mitigation related to
   perubahan iklim                                                climate change
7. Inklusi keuangan                                          7.   Financial inclusion
8. Tanggung jawab sosial lingkungan (TJSL).                  8.   Environmental and social responsibility (CSR).




28        PT Mandiri Tunas Finance
          Laporan Keberlanjutan 2025
Page 30
Sustaining Progress, Empowering the Future                                                                                      www.mtf.co.id




Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan Lima Tahun
Five-Year Sustainable Finance Action Plan
           Fase              Tahun                Target Kegiatan Prioritas                                   Indikator Keberhasilan
           Phase              Year                  Priority Activity Targets                                    Success Indicators
                                     • Pemenuhan Tata Kelola ESG
                                       Fulfillment of ESG Governance
                                                                                             • Struktur Organisasi pengelola ESG dan visi dan
                                     • Sosialisasi dan peningkatan awareness ESG di
                                                                                               framework ESG
                                       internal perusahaan
                                                                                               Organizational structure for ESG management, as well
                                       Socialization and enhancement of ESG awareness
                                                                                               as the ESG vision and framework
                                       within the Company
                                                                                             • Tingkat awareness ESG karyawan sebesar minimal 60%
                                     • Peningkatan kapasitas dan kapabilitas
                                                                                               berdasarkan survei internal
                                       internal melalui pelatihan ESG dan keuangan
                                                                                               Employee ESG awareness level of at least 60% based
                                       berkelanjutan
                                                                                               on internal survey results
                                       Strengthening internal capacity and capabilities
                                                                                             • 80% karyawan mengikuti pelatihan ESG
                                       through ESG and sustainable finance training
                                                                                               80% of employees participate in ESG training
                                     • Pengembangan portofolio sustainable financing,
                                                                                             • Pencapaian portofolio sustainable financing berdasarkan
                             2025      khususnya pembiayaan kendaraan ramah
                                                                                               target yang ditetapkan
                                       lingkungan, dan pembiayaan UMKM.
                                                                                               Achievement of the sustainable financing portfolio in
                                       Development of the sustainable financing
                                                                                               line with the established targets
                                       portfolio, particularly environmentally friendly
                                                                                             • Terdapat kebijakan kesetaraan dan keberagaman dalam
                                       vehicle financing and MSME financing
Planting the Seeds: Laying                                                                     SDM
                                     • Penyusunan strategi kesetaraan dan keberagaman
the Groundwork for ESG                                                                         Availability of equality and diversity policies in Human
                                       dalam SDM
                                                                                               Resources
                                       Formulation of equality and diversity strategies in
                                                                                             • Terdapat sistem monitoring implementasi dan baseline
                                       Human Resources
                                                                                               ESG
                                     • Pengembangan sistem monitoring pengukuran
                                                                                               Availability of an ESG implementation monitoring
                                       implementasi ESG
                                                                                               system and established ESG baseline
                                       Development of a monitoring system to measure
                                       ESG implementation
                                     • Optimalisasi operasional ramah lingkungan di
                                       kantor, termasuk program pengurangan energi           • Pengurangan emisi/limbah kantor sesuai target yang
                                       dan limbah (zero waste)                                 ditetapkan
                                       Optimization of environmentally friendly office         Reduction of office emissions/waste in line with the
                                       operations, including energy reduction and waste        established targets
                             2026
                                       minimization (zero waste) programs                    • Implementasi kebijakan keberagaman dan kesetaraan di
                                     • Implementasi kebijakan kesetaraan dan                   seluruh unit kerja
                                       keberagaman dalam SDM                                   Implementation of diversity and equality policies across
                                       Implementation of equality and diversity policies       all work units
                                       in Human Resources
                                     • Review dan penyesuaian kebijakan internal untuk       • 100% kebijakan relevan disesuaikan dengan standar
                                       mendukung keuangan berkelanjutan sesuai                 ESG
                                       standar ESG terbaru                                     100% of relevant policies aligned with ESG standards
                                       Review and adjustment of internal policies to         • Sistem dan proses operasional lebih ramah lingkungan
                                       support sustainable finance in accordance with          dengan target efisiensi energi yang ditetapkan (contoh:
                             2027
                                       the latest ESG standards                                kendaraan operasional listrik, green office)
                                     • Penguatan infrastruktur dan proses operasional          More environmentally friendly systems and operational
                                       berkelanjutan                                           processes with established energy efficiency targets
Nurturing Growth:                      Strengthening sustainable infrastructure and            (e.g., electric operational vehicles, green office
Cultivating ESG into                   operational processes                                   initiatives)
Operations                           • Peningkatan mitigasi risiko operasional terhadap
                                       perubahan iklim, seperti analisis risiko dan          • Laporan mitigasi risiko operasional terhadap iklim
                                       dampak pada aset pembiayaan                             disusun dan diimplementasikan
                                       Strengthening operational risk mitigation related       Climate-related operational risk mitigation report
                             2028      to climate change, such as risk analysis and            prepared and implemented
                                       impact assessment on financed assets                  • Kenaikan inklusi keuangan sebesar untuk segmen
                                     • Peningkatan inklusi keuangan untuk kelompok             UMKM
                                       UMKM                                                    Increase in financial inclusion for the MSME segment
                                       Enhancing financial inclusion for MSME groups

                                     • Pengembangan dan implementasi program
                                       Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) yang      • 100% alokasi dana TJSL digunakan untuk kegiatan sosial
                                       berdampak pada masyarakat                           dan lingkungan
                                       Development and implementation of Social and        100% of the TJSL fund allocation utilized for social and
Strengthening the Roots:               Environmental Responsibility (TJSL) programs that   environmental activities
                             2029
Deepening ESG Integration              create positive impact for the community          • Evaluasi menyeluruh dengan 90% target RAKB tercapai
                                     • Evaluasi dan peningkatan atas program keuangan      atau melampaui ekspektasi
                                       berkelanjutan                                       Comprehensive evaluation with 90% of RAKB targets
                                       Evaluation and enhancement of sustainable           achieved or exceeding expectations
                                       finance programs




                                                                                                                 PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                                  Sustainability Report 2025      29
Page 31
            Strategi Keberlanjutan / Sustainability Strategy




Pelaksanaan RAKB Tahun 2025 telah menjadi tonggak                           The implementation of the 2025 Sustainable Finance
penting dalam memperkuat penerapan prinsip keuangan                         Action Plan (RAKB) has marked an important milestone
berkelanjutan di lingkungan Perseroan. Program-program                      in strengthening the application of sustainable finance
yang dilaksanakan berfokus pada peningkatan portofolio                      principles within the Company. The programs carried out
pembiayaan berkelanjutan, optimalisasi operasional                          focused on increasing the sustainable financing portfolio,
ramah lingkungan, serta penguatan tata kelola dan                           optimizing environmentally friendly operations, and
kapasitas internal.                                                         reinforcing governance and internal capacity.


Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan Terperinci Satu Tahun
Detailed One-Year Sustainable Finance Action Plan

       Pilar            Aspek Keberlanjutan        Program/Inisiatif yang Dijalankan                               Uraian
       Pillar            Sustainable Aspect        Programs/Initiatives Implemented                              Description

                                                 Pembiayaan Kendaraan Ramah               Pembiayaan kendaraan ramah lingkungan (EV & HEV)
                                                 Lingkungan (EV & HEV)                    hingga Desember 2025 tercatat sebesar Rp2,28 triliun,
                                                 Financing for Environmentally Friendly   meningkat 0,7% dibandingkan periode yang sama
                                                 Vehicles (EV & HEV)                      tahun sebelumnya. Pembiayaan untuk UMKM mencapai
                                                                                          Rp10,63 triliun, mencerminkan komitmen Perseroan
Sustainable           Aspek Pengembangan                                                  dalam mendukung akses pembiayaan kendaraan bagi
Financing: Leading    Bisnis Berkelanjutan                                                pelaku usaha produktif.
in Sustainable        Sustainable Business       Pembiayaan Kendaraan bagi pelaku         Financing for environmentally friendly vehicles (EV &
Financing             Development Aspect         UMKM                                     HEV) as of December 2025 amounted to Rp 2.28 trillion,
                                                 Vehicle Financing for MSME               an increase of 0.7% compared to the same period
                                                 Entrepreneurs                            in the previous year. Financing for MSMEs reached
                                                                                          Rp10.63 trillion, reflecting the Company’s commitment
                                                                                          to supporting vehicle financing access for productive
                                                                                          business actors.

                                                                                          Terlaksana sejumlah aktivitas pada program internalisasi
                                                                                          budaya keberlanjutan dan kampanye green business
                                                                                          mindset yang dilaksanakan sepanjang 2025, seperti
                                                                                          Kompetisi ESG, MTF GreenSight, EcoSmart,
                                                                                          penyelenggaraan Podcast ESG, pemasangan poster
                                                 Internalisasi Budaya Ramah Lingkungan    ESG di Head Office, pemasangan wallpaper ESG pada
                                                 dan green business mindset campaign      laptop karyawan, serta pelaksanaan program pengelolaan
                                                 kepada karyawan internal Perseroan       lingkungan berupa pemisahan sampah plastik.
                      Aspek Awareness
                                                 Internalization of an environmentally    A number of activities under the sustainability culture
                      Awareness Aspect
                                                 friendly culture and green business      internalization program and green business mindset
                                                 mindset campaign among the               campaign were successfully carried out throughout
                                                 Company’s internal employees.            2025, including the ESG Competition, MTF GreenSight,
                                                                                          EcoSmart, the organization of an ESG Podcast, installation
                                                                                          of ESG posters at the Head Office, the use of ESG-
                                                                                          themed wallpapers on employees’ laptops, and the
                                                                                          implementation of an environmental management
Sustainable                                                                               program through plastic waste segregation.
Operation:
Contribute to                                    Sistem pengukuran emisi karbon scope     Sampai dengan akhir 2025, realisasi pengukuran emisi
Reduce Emissions                                 1 dan scope 2;                           Scope 1 tercatat sebesar 69,82 tCO2, sedangkan emisi
in Operation                                     Carbon emissions measurement system      Scope 2 tercatat sebesar 3.230,20 tCO2. Data perhitungan
                                                 for Scope 1 and Scope 2;                 bersumber dari seluruh cabang setiap bulan, sebagai
                                                                                          bagian dari upaya pemantauan emisi secara berkelanjutan
                                                 Pemasangan solar panel pada gedung
                                                                                          untuk memastikan konsistensi dan akurasi pelaporan.
                                                 kantor cabang;
                                                                                          Program pemilahan sampah juga telah diterapkan di
                                                 Installation of solar panels at branch
                      Aspek Operasional Ramah                                             sebagian besar kantor, sementara program pemasangan
                                                 office buildings;
                      Lingkungan                                                          solar panel masih dalam tahap kajian.
                      Environmentally Friendly                                            As of the end of 2025, the realization of Scope 1
                      Operational Aspect                                                  emissions was recorded at 69,82 tCO2, while Scope 2
                                                                                          emissions amounted to 3.230,20 tCO2.The calculation
                                                 Pengelolaan sampah berdasarkan           data were sourced from all branches on a monthly basis
                                                 kategori                                 as part of ongoing emissions monitoring efforts to
                                                 Waste management based on category.      ensure consistency and accuracy in reporting. The waste
                                                                                          segregation program has been implemented in most
                                                                                          offices, while the solar panel installation program remains
                                                                                          under review.




30          PT Mandiri Tunas Finance
            Laporan Keberlanjutan 2025
Page 32
Sustaining Progress, Empowering the Future                                                                                         www.mtf.co.id




        Pilar          Aspek Keberlanjutan          Program/Inisiatif yang Dijalankan                                  Uraian
        Pillar          Sustainable Aspect          Programs/Initiatives Implemented                                 Description

                                                  Implementasi UU Perlindungan Data         Perseroan telah melaksanakan program kepatuhan
                                                  Pelanggan (PDP);                          terhadap UU Perlindungan Data Pribadi (PDP) dengan
                                                  Implementation of the Personal Data       progres implementasi mencapai sampai dengan
                                                  Protection (PDP) Law;                     Desember 2025. Selain itu, pengelolaan keluhan dan
                                                                                            pengukuran kepuasan pelanggan menunjukkan hasil
                                                  Kepatuhan terhadap regulasi dan
                                                                                            Customer Satisfaction Index (CSI) sebesar 4,76 dari
                                                  pengelolaan keluhan dan kepuasan
                                                                                            skala 5, mencerminkan efektivitas sistem layanan dan
                     Aspek Keamanan               pelanggan.
                                                                                            perlindungan konsumen. Program penerapan kebijakan
                     Teknologi dan                Compliance with regulations and
                                                                                            keamanan data juga berjalan sesuai prosedur, memastikan
                     Perlindungan Konsumen        management of customer complaints
                                                                                            seluruh laporan terkait keamanan informasi pelanggan
                     Technology Security and      and satisfaction;
                                                                                            ditangani dengan baik dan konsisten.
                     Consumer
                                                                                            The Customer Satisfaction Index (CSI) reached 4.76 out
                                                                                            of 5, reflecting the effectiveness of the service system
                                                  Penerapan Kebijakan Keamanan Data         and consumer protection measures. The implementation
                                                  Implementation of Data Security           of data security policies has also been carried out in
                                                  Policies.                                 accordance with established procedures, ensuring that
                                                                                            all reports related to customer information security are
                                                                                            handled properly and consistently.

                                                  Gender diversity mapping.                 Proporsi karyawan perempuan mencapai 31,2% per
                     Aspek Pengelolaan            (% keterwakilan Wanita)                   Desember 2025, meningkat dari tahun sebelumnya.
                     SDM yang Memperluas          Gender diversity mapping                  Program talent management dan pengembangan karier
                     Keberagaman dan              (% representation of women)               tetap berjalan sebagai bagian dari strategi keberagaman
                     Keseteraan                                                             dan inklusi.
                     Human Resource                                                         The proportion of female employees reached 31.2% as
                     Management Aspect to         Pelaksanaan Talent Management.            of December 2025, representing an increase compared
                     Promote Diversity and        Implementation of Talent Management.      to the previous year. Talent management and career
                     Equality                                                               development programs continued to be implemented as
                                                                                            part of the Company’s diversity and inclusion strategy.

                                                                                            • Melaksanakan kegiatan MTF Mengajar di dua
                                                                                              universitas yakni Universitas Airlangga dan Universitas
                                                                                              Sebelas Maret.
                                                                                              Conducted the MTF Mengajar program at two
                                                                                              universities, namely Universitas Airlangga and
                                                                                              Universitas Sebelas Maret.
                                                                                            • Kegiatan inklusi keuangan bersamaan dengan kegiatan
                     Aspek Inklusi Keuangan       Program MTF Mengajar                        canvassing pada rangkaian event Bank Mandiri yakni
                     Financial Inclusion Aspect   “MTF Mengajar” Program                      Livin Fest di 10 kota.
                                                                                              Carried out financial inclusion activities in conjunction
                                                                                              with canvassing initiatives during Bank Mandiri’s event
                                                                                              series, Livin Fest, held in 10 cities.
Sustainability                                                                              • Kegiatan inklusi keuangan melalui MTF Fest dan MTF
Beyond Financing:                                                                             Autovaganza.
Growth in Social                                                                              Financial inclusion activities through MTF Fest and MTF
Impacts                                                                                       Autovaganza.

                                                                                            Sepanjang tahun 2025, Perseroan merealisasikan program
                                                                                            TJSL melalui penyaluran santunan sosial, pelaksanaan
                                                                                            kegiatan kurban, bantuan bagi masyarakat terdampak
                                                                                            bencana, serta dukungan pada kegiatan sosial di bidang
                                                  Program Tanggung Jawab Sosial dan
                                                                                            pendidikan dan kesehatan di sekitar wilayah operasional.
                     Aspek CSR                    Lingkungan (TJSL)
                                                                                            Throughout 2025, the Company realized its Social and
                     CSR Aspect                   Social and Environmental Responsibility
                                                                                            Environmental Responsibility (TJSL) programs through
                                                  (TJSL) Program
                                                                                            the distribution of social assistance, the implementation
                                                                                            of qurban activities, support for communities affected by
                                                                                            disasters, and contributions to social initiatives in the fields
                                                                                            of education and healthcare within its operational areas.




                                                                                                                  PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                                   Sustainability Report 2025          31
Page 33
               Strategi Keberlanjutan / Sustainability Strategy




          Pilar            Aspek Keberlanjutan        Program/Inisiatif yang Dijalankan                             Uraian
          Pillar            Sustainable Aspect        Programs/Initiatives Implemented                            Description

                                                    Program peningkatan kapasitas dan      Telah disusun dan disahkan kebijakan implementasi
                                                    kapabilitas internal Perseroan.        penerapan ESG melalui dokumen Ketentuan SOP
Enabler
                                                    Internal capacity and capability       Pengendalian No. 03/PGN/21/2024. Selain itu, pelatihan
                                                    enhancement program of the Company.    ESG telah dilaksanakan untuk seluruh level karyawan
                                                                                           sebagai upaya peningkatan kapasitas internal dalam
                                                                                           menerapkan prinsip keberlanjutan.
                                                    Penyesuaian kebijakan/pedoman          The ESG implementation policy has been prepared
                                                    internal Perseroan                     and formally enacted through SOP Control Regulation
                                                    Adjustment of the Company’s internal   Document No. 03/PGN/21/2024. In addition, ESG
                                                    policies/guidelines.                   training has been conducted for employees at all levels as
                                                                                           part of efforts to strengthen internal capacity in applying
                                                                                           sustainability principles.




 Realisasi RAKB 2025
 RAKB Realization 2025




                         Rp2,28                  triliun / trillion
                                                                        Pembiayaan kendaraan ramah lingkungan (EV & HEV)
                                                                        In environmentally friendly vehicle financing (EV & HEV)




                         Rp10,63                  triliun` / trillion
                                                                         Pembiayaan kepada UMKM
                                                                         In financing to MSMEs




                        11,01%
                                                                         Penurunan total emisi GRK cakupan 1, 2, dan 3 dari
                                                                         tahun sebelumnya
                                                                         Decrease in total Scope 1, 2, and 3 greenhouse gas
                                                                         (GHG) emissions compared to the previous year




                                      4,76                              Dari skala 5 hasil Customer Satisfaction Index
                                                                        Out of 5 Customer Satisfaction Index score




                                 31,2%                                  Proporsi karyawan perempuan
                                                                        Proportion of female employees




32             PT Mandiri Tunas Finance
               Laporan Keberlanjutan 2025
Page 34
Sustaining Progress, Empowering the Future                                                               www.mtf.co.id




Membangun Budaya Keberlanjutan
Building a Sustainability Culture [OJK F.1]


Mandiri Tunas Finance menempatkan sumber daya                Mandiri Tunas Finance places competent human resources
manusia yang kompeten dan memiliki pemahaman yang            with adequate knowledge of sustainable finance as a
memadai mengenai keuangan berkelanjutan sebagai              key factor in supporting the Company’s sustainability
faktor kunci dalam mendukung implementasi keberlanjutan      implementation. In addition to strengthening human
perusahaan. Selain penguatan kapasitas SDM, Perseroan        capital capacity, the Company consistently fosters a
secara konsisten membangun budaya keberlanjutan untuk        sustainability culture to raise awareness of responsible
menumbuhkan kesadaran akan pentingnya praktik usaha          business practices oriented toward creating economic,
yang bertanggung jawab dan berorientasi pada penciptaan      social, and environmental value. This commitment
nilai ekonomi, sosial, dan lingkungan. Komitmen tersebut     is realized through the consistent implementation of
diwujudkan melalui penerapan prinsip-prinsip Tata Kelola     Good Corporate Governance (GCG) principles across all
Perusahaan yang Baik (Good Corporate Governance/GCG)         operational activities.
secara konsisten di seluruh aktivitas operasional.

Pengembangan budaya keberlanjutan dijalankan selaras         The development of a sustainability culture is aligned
dengan budaya kerja PERWIRA yang dianut Perseroan, yaitu     with the Company’s PERWIRA work culture, which stands
Kepercayaan, Kewirausahaan, Inovatif, dan Kegembiraan.       for Trust, Entrepreneurship, Innovation, and Joy. These
Nilai-nilai tersebut menjadi landasan dalam mendorong        values serve as the foundation for promoting adaptive,
perilaku kerja yang adaptif, kolaboratif, dan berorientasi   collaborative, and sustainability-oriented work behavior,
pada keberlanjutan, sebagaimana dijelaskan lebih lanjut      as further described in the Company Profile chapter of this
dalam Bab Profil Perseroan pada laporan ini.                 report.

Sepanjang tahun 2025, Perseroan melaksanakan tujuh           Throughout 2025, the Company carried out seven initiatives
aktivitas dalam rangka internalisasi budaya keberlanjutan    to internalize a sustainability culture and strengthen a green
dan penguatan green business mindset di lingkungan kerja.    business mindset within the workplace. These activities
Kegiatan tersebut meliputi Kompetisi ESG, program MTF        included the ESG Competition, the MTF GreenSight
GreenSight, EcoSmart, penyelenggaraan Podcast ESG,           program, EcoSmart, the organization of an ESG Podcast,
pemasangan poster ESG di Kantor Pusat, penggunaan            the installation of ESG posters at the Head Office, the use
wallpaper ESG pada perangkat laptop karyawan, serta          of ESG-themed wallpapers on employees’ laptops, and the
pelaksanaan program pengelolaan lingkungan melalui           implementation of environmental management programs
pemisahan sampah plastik. Rangkaian inisiatif ini            through plastic waste segregation. This series of initiatives
mencerminkan upaya Perseroan dalam menanamkan                reflects the Company’s continuous efforts to embed
nilai keberlanjutan secara berkelanjutan dan mendorong       sustainability values and encourage active participation
partisipasi aktif seluruh karyawan dalam mendukung           from all employees in supporting Mandiri Tunas Finance’s
agenda keberlanjutan Mandiri Tunas Finance.                  sustainability agenda.




                                                                                          PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                           Sustainability Report 2025    33
Page 35
     Laporan DIreksi / Board of Directors’ Report




 Laporan
 Direksi
 Board of Directors’ Report




34   PT Mandiri Tunas Finance
     Laporan Keberlanjutan 2025
Page 36
Sustaining Progress, Empowering the Future                  www.mtf.co.id




                                             PT Mandiri Tunas Finance
                                              Sustainability Report 2025    35
Page 37
        Laporan DIreksi / Board of Directors’ Report




Laporan Direksi
Board of Directors’ Report
[OJK D.1][GRI 2-22]

                                                       Pinohadi G. Sumardi
                                                       Direktur Utama
                                                       President Director




36      PT Mandiri Tunas Finance
        Laporan Keberlanjutan 2025
Page 38
Sustaining Progress, Empowering the Future                                                            www.mtf.co.id




      Mandiri Tunas Finance terus menunjukkan komitmen terhadap keberlanjutan melalui
     berbagai pencapaian kinerja pada aspek ekonomi, lingkungan, dan sosial. Keseluruhan
        capaian ini mencerminkan langkah nyata perusahaan dalam menjaga kemajuan
      yang telah dibangun sekaligus meningkatkan kesiapan menghadapi tantangan dan
                              memanfaatkan peluang ke depan.
               Mandiri Tunas Finance continues to demonstrate its commitment to sustainability
               through various performance achievements across the economic, environmental,
              and social aspects. These accomplishments reflect the Company’s concrete steps in
             maintaining the progress that has been built while strengthening its readiness to face
                             future challenges and seize upcoming opportunities.


Para pemangku kepentingan yang terhormat,                  Dear Valued Stakeholders,
Tahun 2025 menjadi periode penting bagi Perseroan          The year 2025 marked an important period for the
dalam melanjutkan perjalanan keberlanjutan. Hal ini        Company in continuing its sustainability journey. This is
selaras dengan tema laporan ini “Sustaining Progress,      aligned with the theme of this report, “Sustaining Progress,
Empowering The Future”, di mana pada sepanjang tahun       Empowering the Future,” where throughout the year
Perseroan terus memperkuat kinerja dan ketahanan bisnis    the Company continued to strengthen its performance
melalui pengelolaan operasional yang semakin terarah       and business resilience through increasingly focused and
dan terukur, penerapan tata kelola perusahaan yang baik,   measurable operational management, the implementation
serta konsistensi dalam memenuhi ketentuan regulasi        of good corporate governance, and consistent compliance
yang berlaku.                                              with prevailing regulatory requirements.

Pendekatan ini menjadi fondasi dalam menjaga stabilitas    This approach forms the foundation for maintaining
usaha sekaligus memastikan bahwa pertumbuhan yang          business stability while ensuring that the growth achieved
dicapai tetap selaras dengan prinsip keberlanjutan dan     remains aligned with sustainability principles and long-term
penciptaan nilai jangka panjang.                           value creation.

Tantangan Keberlanjutan                                    Sustainability Challenges
Di tengah perjalanan ini, berbagai tantangan eksternal     Throughout this journey, various external challenges
masih mewarnai dinamika industri. Ketidakpastian           continued to shape the dynamics of the industry. Global
perekonomian global sepanjang tahun 2025 memberikan        economic uncertainty throughout 2025 exerted significant
tekanan yang cukup signifikan terhadap industri            pressure on the financing industry. Nevertheless, the
pembiayaan. Meski demikian, perekonomian Indonesia         Indonesian economy demonstrated relatively strong
menunjukkan ketahanan yang relatif baik dengan             resilience, with economic growth reaching 5.11% and
pertumbuhan ekonomi sebesar 5,11%, serta inflasi           national inflation recorded at 2.92%, which remained within
nasional sebesar 2,92% yang masih berada dalam kisaran     the target range set by Bank Indonesia.
sasaran Bank Indonesia.

Stabilitas makroekonomi tersebut memberikan ruang bagi     Such macroeconomic stability allowed economic activities
aktivitas ekonomi untuk tetap bergerak, walaupun tekanan   to continue, although pressure on people’s purchasing
terhadap daya beli masyarakat masih berlangsung.           power persisted. This condition was reflected in moderate
Kondisi ini tercermin dari pertumbuhan konsumsi rumah      household consumption growth and increasing prudence
tangga yang moderat serta meningkatnya kehati-hatian       among consumers in making financing decisions,
masyarakat dalam mengambil keputusan pembiayaan,           particularly for the purchase of durable goods.
terutama untuk pembelian barang tahan lama.

Situasi tersebut turut berdampak pada industri             This situation also affected the national financing industry,
pembiayaan secara nasional, khususnya pada segmen          especially in the motor vehicle segment, which experienced
kendaraan bermotor yang mengalami kontraksi penyaluran     a contraction in financing disbursement of approximately
pembiayaan sekitar 4% secara tahunan, sejalan dengan       4% year-on-year, in line with declining vehicle sales and a
penurunan penjualan kendaraan dan sikap hati-hati          more cautious stance among business actors. On the other



                                                                                       PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                        Sustainability Report 2025    37
Page 39
          Laporan DIreksi / Board of Directors’ Report




pelaku usaha. Di sisi lain, rasio pembiayaan bermasalah      hand, the industry’s non-performing financing (NPF) ratio
industri tetap terjaga di kisaran 2,5%, menandakan adanya    remained stable at around 2.5%, indicating a shift in industry
pergeseran fokus industri dari ekspansi agresif menuju       focus from aggressive expansion toward strengthening
penguatan kualitas aset dan disiplin manajemen risiko.       asset quality and risk management discipline.

Dari perspektif keberlanjutan, Perseroan juga menghadapi     From a sustainability perspective, the Company also faced
tantangan berupa kesiapan pasar dan tingkat pemahaman        several challenges, including uneven market readiness
yang belum merata, keterbatasan data dari berbagai           and levels of understanding, limitations in data availability
unit kerja untuk mendukung proses perencanaan dan            from various work units to support planning and reporting
pelaporan, serta kebutuhan penyesuaian berkelanjutan         processes, and the need for continuous adjustments to
terhadap perkembangan regulasi.                              evolving regulations.

Pada aspek operasional dan manajemen risiko,                 From an operational and risk management perspective,
keterbatasan skema pembiayaan berkelanjutan serta            the limited availability of sustainable financing schemes
kebutuhan peningkatan kapabilitas internal dalam analisis    as well as the need to strengthen internal capabilities
dan mitigasi risiko masih menjadi perhatian. Namun           in risk analysis and mitigation remain areas of attention.
demikian, seluruh tantangan tersebut dipandang sebagai       Nevertheless, these challenges are viewed as opportunities
bagian dari peluang dan penguatan fondasi keberlanjutan      to further strengthen the Company’s long-term sustainability
jangka panjang melalui penerapan yang bertahap, terukur,     foundation through gradual, measurable implementation
dan berbasis tata kelola yang semakin kuat.                  supported by increasingly robust governance.

Strategi Keberlanjutan                                       Sustainability Strategy
Bagi kami, keberlanjutan diposisikan sebagai bagian          For us, sustainability is positioned as an integral part of
integral dari strategi pengembangan usaha jangka             the Company’s long-term business development strategy,
panjang dengan memperhatikan dampak aktivitas bisnis         taking into account the impacts of business activities on
terhadap lingkungan dan masyarakat. Implementasi             the environment and society. The implementation of the
pendekatan Environmental, Social, and Governance (ESG)       Environmental, Social, and Governance (ESG) approach is
diarahkan melalui penguatan tata kelola, penyusunan          directed through strengthening governance, developing
kerangka kerja dan peta jalan keberlanjutan, pembentukan     sustainability frameworks and roadmaps, establishing
struktur organisasi ESG yang lebih terintegrasi, serta       a more integrated ESG organizational structure, and
pengembangan produk dan layanan yang masuk dalam             developing products and services classified under the
Kategori Kegiatan Usaha Berkelanjutan (KKUB).                Sustainable Business Activities Category (KKUB).

Langkah ini mempertegas integrasi prinsip ESG ke dalam       This step reinforces the integration of ESG principles into the
strategi bisnis dan operasional perusahaan. Visi untuk       Company’s business and operational strategies. The vision
menjadi “Leading in Sustainable Finance Company in           of becoming “a Leading Sustainable Finance Company
Indonesia” menjadi arah strategis yang didukung oleh         in Indonesia” serves as a strategic direction supported
tiga pilar utama, yaitu Sustainable Financing, Sustainable   by three main pillars: Sustainable Financing, Sustainable
Operation, dan Sustainability Beyond Financing, selaras      Operations and Sustainability Beyond Financing. These
dengan POJK No. 51/2017 dan MSMPG Bank Mandiri.              pillars are aligned with POJK No. 51/2017 and MSMPG
                                                             Bank Mandiri.

Melalui pendekatan tersebut, pertumbuhan bisnis tidak        Through this approach, business growth is directed not
hanya diarahkan pada pencapaian ekonomi, tetapi juga         only toward economic achievements but also toward
pada kontribusi terhadap pelestarian lingkungan dan          contributions to environmental preservation and the
peningkatan kesejahteraan masyarakat. Sebagai bentuk         improvement of community welfare. As part of strengthening
penguatan implementasi, kami juga telah menerbitkan          implementation, the Company has also issued Memo No.
Nota Nomor 028/NOTA-CPM.CTF/MTF/IX/2024 tentang              028/NOTA-CPM.CTF/MTF/IX/2024 on the ESG Framework
ESG Framework and Guideline Mandiri Tunas Finance            and Guideline of Mandiri Tunas Finance, which serves as
sebagai pedoman dalam mengintegrasikan aspek ESG ke          guidance for integrating ESG aspects into the Company’s
dalam strategi, kebijakan, dan operasional perusahaan.       strategy, policies, and operations.

Pencapaian Kinerja Keberlanjutan                             Sustainability Performance Achievements
Sepanjang tahun 2025, Perseroan terus menunjukkan            Throughout 2025, the Company continued to demonstrate
komitmen terhadap keberlanjutan melalui berbagai             its commitment to sustainability through various
pencapaian kinerja pada aspek ekonomi, lingkungan,           achievements across economic, environmental, and




38        PT Mandiri Tunas Finance
          Laporan Keberlanjutan 2025
Page 40
Sustaining Progress, Empowering the Future                                                              www.mtf.co.id




dan sosial. Pencapaian tersebut tercermin dari               social aspects. These achievements were reflected in the
pengembangan pembiayaan yang semakin berorientasi            development of financing increasingly oriented toward
pada keberlanjutan, peningkatan efisiensi operasional        sustainability, improvements in operational efficiency
dan pengelolaan dampak lingkungan, serta penguatan           and environmental impact management, as well as
kualitas sumber daya manusia, layanan pelanggan, dan         strengthening human capital quality, customer services,
kontribusi sosial kepada masyarakat.                         and social contributions to the community.

Keseluruhan capaian ini mencerminkan langkah nyata           All these achievements reflect the Company’s concrete
perusahaan dalam menjaga kemajuan yang telah                 efforts to maintain the progress already built while
dibangun sekaligus meningkatkan kesiapan menghadapi          enhancing readiness to face challenges and seize future
tantangan dan memanfaatkan peluang ke depan.                 opportunities.

Pada aspek ekonomi, dinamika perekonomian sepanjang          On the economic aspect, the economic dynamics
tahun 2025 turut memengaruhi daya beli masyarakat serta      throughout 2025 affected purchasing power and financing
permintaan pembiayaan di industri. Dalam hal tersebut,       demand in the industry. In response, the Company
Perseroan tetap menjalankan strategi bisnis secara adaptif   implemented adaptive business strategies to maintain
guna menjaga kinerja yang berkelanjutan. Sepanjang tahun     sustainable performance. During 2025, the Company
2025, Perseroan mencatatkan penyaluran pembiayaan            recorded new financing disbursement of Rp19.30 trillion,
baru sebesar Rp19,30 triliun dengan jumlah kontrak baru      with 58,295 new contracts.
mencapai 58.295 unit.

Meski demikian, kinerja keuangan berkelanjutan tetap         Nevertheless, sustainable financial performance still offered
memberikan hasil yang stabil dan positif. Pembiayaan         stable and positive results. Financing for environmentally
kendaraan ramah lingkungan menunjukkan pertumbuhan           friendly vehicles showed positive growth, reaching Rp 2.28
positif dengan nilai Rp2,28 triliun hingga Desember 2025,    trillion until December 2025, an increase of 0.7% from the
meningkat 0,7% dari tahun sebelumnya, serta memberikan       previous year, contributing 17.7% of total new financing,
kontribusi 17,7% terhadap total pembiayaan baru atau         up 8.8% year-on-year. Support for the productive sector
naik 8,8% dibandingkan tahun sebelumnya. Dukungan            also remained a priority, with MSME financing reaching Rp
terhadap sektor produktif juga tetap menjadi perhatian       10.63 trillion.
melalui pembiayaan UMKM sebesar Rp10,63 triliun.

Pada aspek lingkungan, upaya efisiensi terus dilakukan       On the environmental aspect, efficiency initiatives
dengan total penggunaan energi sebesar 65.785,01 GJ          continued with total energy consumption of 65,785.01
atau menurun 15,14% dibandingkan tahun sebelumnya.           GJ, representing a 15.14% decrease compared to the
Sejalan dengan penurunan konsumsi energi, kami juga          previous year. In line with reduced energy consumption, the
berhasil menurunkan total emisi GRK sebesar 11,01%           Company also successfully reduced total greenhouse gas
yang mencerminkan pencapaian komitmen “Contribute            (GHG) emissions by 11.01%, reflecting the achievement
to Reduce Emissions in Operation”, di mana Perseroan         of the commitment “Contribute to Reduce Emissions in
berupaya menjalankan operasional yang tidak hanya            Operation.” Under this commitment, the Company strives to
efisien dan inovatif, tetapi juga bertanggung jawab          operate in a manner that is not only efficient and innovative
terhadap lingkungan dan sosial.                              but also environmentally and socially responsible.

Adapun total emisi cakupan 1, 2, dan 3 tercatat sebesar      Total Scope 1, 2, and 3 emissions were recorded at 3,317.27
3.317,27 ton CO2, di mana penurunan terbesar terjadi         tons of CO2, with the largest reduction occurring in Scope 3
pada emisi cakupan 3 sebesar 21,55% karena pengurangan       emissions, which decreased by 21.55% due to reduced air
perjalanan dinas menggunakan pesawat.                        travel for business purposes.

Sebagai bagian dari penguatan pengelolaan dampak             As part of strengthening environmental impact
lingkungan, Perseroan menginisiasi pengelolaan sampah        management, the Company initiated waste management
berbasis prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle). Implementasi   based on the 3R principles (Reduce, Reuse, Recycle).
dilakukan melalui penyediaan fasilitas pemilahan sampah      Implementation includes providing waste-sorting facilities
di lingkungan kerja serta kerja sama dengan pihak ketiga     within the workplace and collaborating with competent
yang berkompeten dalam pengelolaan sampah dan                third parties in waste and waste-management processes to
limbah agar lebih terstruktur dan bertanggung jawab.         ensure more structured and responsible management.




                                                                                         PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                          Sustainability Report 2025    39
Page 41
           Laporan DIreksi / Board of Directors’ Report




Selain pengelolaan operasional, Perseroan juga                  Beyond operational management, the Company also
memprioritaskan pembangunan budaya kepedulian                   prioritizes the development of an environmentally conscious
lingkungan.     Internalisasi   prinsip   keberlanjutan         culture. The internalization of sustainability principles
dilaksanakan secara terstruktur kepada seluruh Perwira          is carried out in a structured manner for all MTF Officers
MTF melalui series informasi bertajuk EcoSmart                  through information series titled EcoSmart, delivered via
yang disampaikan melalui kanal komunikasi internal,             internal communication channels, the Sustainable Finance
penyelenggaraan Podcast Keuangan Berkelanjutan, serta           Podcast, and participatory activities such as the ESG
kegiatan partisipatif seperti Lomba Desain Poster ESG           Poster Design Competition to encourage active employee
guna mendorong keterlibatan aktif karyawan.                     engagement.

Komitmen tersebut juga diwujudkan melalui program               This commitment is also reflected through the internal
internal “Campaign Virtual Run – For Better Nature”, di         “Campaign Virtual Run – For Better Nature,” where
mana karyawan secara kolektif menempuh total jarak 17,8         employees collectively covered a total distance of 17.8 km,
km yang disertai kegiatan bersih lingkungan di sepanjang        accompanied by environmental clean-up activities along
rute masing-masing. Inisiatif ini menjadi bagian dari           their respective routes. This initiative forms part of efforts to
upaya menanamkan kesadaran bahwa keberlanjutan tidak            instil awareness that sustainability is not only implemented
hanya dijalankan melalui kebijakan, tetapi juga melalui         through policies but also through the active participation of
partisipasi nyata seluruh insan perusahaan.                     all employees.

Pada aspek sosial, komitmen terhadap pengembangan               On the social aspect, commitment to human capital
sumber daya manusia dan layanan pelanggan terus                 development and customer services continues to be
diperkuat. Proporsi karyawan perempuan mencapai                 strengthened. The proportion of female employees
31,2% pada akhir 2025, meningkat dibandingkan tahun             reached 31.2% by the end of 2025, an increase from
sebelumnya. Program pengembangan kompetensi                     the previous year. Competency development programs
menghasilkan total jam pelatihan sebesar 159.896 jam            recorded 159,896 total training hours, with an average of
dengan rata-rata 50,89 jam per karyawan. Angka tersebut         50.89 hours per employee. This figure increased compared
meningkat dari tahun sebelumnya meskipun total                  to the previous year, although the total employee training
biaya pelatihan karyawan pada tahun 2025 mengalami              cost in 2025 decreased compared to the previous period.
penurunan dibandingkan periode sebelumnya. Hal ini              This indicates that the Company has increasingly optimized
menunjukkan bahwa Perseroan semakin mengoptimalkan              the effectiveness of competency development programs
efektivitas program pengembangan kompetensi melalui             through more efficient and targeted training strategies.
strategi pelatihan yang lebih efisien dan tepat sasaran.

Dari sisi layanan, pengelolaan keluhan dan pengukuran           From a service perspective, complaint management
kepuasan pelanggan mencatat Customer Satisfaction               and customer satisfaction measurement recorded a
Index sebesar 4,76 dari skala 5, mencerminkan efektivitas       Customer Satisfaction Index of 4.76 out of 5, reflecting
sistem perlindungan konsumen. Perusahaan juga                   the effectiveness of the consumer protection system.
menjalankan berbagai inisiatif sosial, termasuk program         The Company also carried out various social initiatives,
MTF Mengajar di Universitas Airlangga dan Universitas           including: MTF Mengajar programs at Universitas Airlangga
Sebelas Maret, kegiatan inklusi keuangan melalui                and Universitas Sebelas Maret, financial inclusion initiatives
rangkaian Livin Fest di 10 kota, serta penyelenggaraan          through Livin Fest in 10 cities and events such as MTF Fest
MTF Fest dan MTF Autovaganza.                                   and MTF Autovaganza

Program TJSL sepanjang tahun turut direalisasikan melalui       Throughout the year, Corporate Social and Environmental
santunan sosial, kegiatan kurban, bantuan bagi masyarakat       Responsibility (TJSL) programs were also implemented
terdampak bencana, serta dukungan kegiatan pendidikan           through social donations, Qurban activities, assistance
dan kesehatan di sekitar wilayah operasional.                   for communities affected by disasters, and support for
                                                                education and health activities around operational areas.

Peluang ke Depan                                                Future Opportunities
Direksi menilai prospek usaha tetap positif meskipun industri   The Board of Directors believes that business prospects
pembiayaan masih menghadapi tantangan ekonomi dan               remain positive, although the financing industry continues
geopolitik. Pemulihan ekonomi nasional yang berlanjut           to face economic and geopolitical challenges. Continued
diharapkan mampu meningkatkan daya beli masyarakat              national economic recovery is expected to improve
dan memperluas permintaan pembiayaan, didukung oleh             purchasing power and expand financing demand, supported
inflasi yang terkendali dan stabilitas nilai tukar.             by controlled inflation and exchange rate stability.




40         PT Mandiri Tunas Finance
           Laporan Keberlanjutan 2025
Page 42
Sustaining Progress, Empowering the Future                                                                   www.mtf.co.id




Kebijakan pemerintah, termasuk perpanjangan insentif             Government policies, including the extension of automotive
otomotif, peningkatan Tingkat Komponen Dalam Negeri              incentives, the increase in Domestic Component Level
(TKDN), serta dorongan terhadap adopsi kendaraan listrik,        (TKDN), and encouragement for electric vehicle adoption,
menjadi katalis tambahan bagi pertumbuhan industri.              will serve as additional catalysts for industry growth. To
Untuk menangkap peluang tersebut, strategi pertumbuhan           capture these opportunities, growth strategies will focus on
akan difokuskan pada diversifikasi produk, penguatan             product diversification, strengthening used-car financing
pembiayaan mobil bekas, serta pengembangan produk                and developing multipurpose financing products to reach
multiguna guna menjangkau segmen pasar yang lebih                broader market segments
luas.

Peningkatan populasi kendaraan listrik di Indonesia yang         The growing population of electric vehicles (EV) in
didorong oleh insentif pemerintah, perluasan SPKLU, dan          Indonesia, driven by government incentives, expansion
meningkatnya minat konsumen juga membuka peluang                 of SPKLU charging infrastructure, and rising consumer
penguatan pembiayaan EV dan HEV. Seluruh peluang                 interest, also opens opportunities to strengthen EV and
tersebut akan kami respon dengan penyempurnaan                   HEV financing. All these opportunities will be addressed
implementasi keuangan berkelanjutan secara bertahap              through gradual improvements in sustainable finance
melalui penguatan tata kelola, peningkatan kapasitas             implementation by strengthening governance, enhancing
internal, serta adaptasi berkelanjutan terhadap dinamika         internal capabilities, and continuously adapting to market
pasar dan regulasi.                                              and regulatory dynamics.

Apresiasi dan Penutup                                            Appreciation and Closing
Direksi menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya           The Board of Directors expresses its highest appreciation to
kepada seluruh karyawan, pemegang saham, mitra                   all employees, shareholders, business partners, regulators,
bisnis, regulator, dan seluruh pemangku kepentingan              and all stakeholders for the continuous support and trust
atas dukungan dan kepercayaan yang terus diberikan.              provided. Strong collaboration remains key to maintaining
Kolaborasi yang kuat menjadi kunci dalam menjaga                 the Company’s resilience amid challenges while continuing
ketahanan perusahaan di tengah tantangan serta                   the journey toward sustainable growth.
dalam melanjutkan langkah menuju pertumbuhan yang
berkelanjutan.

Dengan semangat kebersamaan, Mandiri Tunas Finance               With a spirit of togetherness, Mandiri Tunas Finance will
akan terus melangkah maju untuk menciptakan nilai                continue to move forward to create long-term value for all
jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan                 stakeholders and deliver positive contributions to society
dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan            and the environment.
lingkungan.




                                                 Jakarta, 1 April April 1, 2026
                                        Atas Nama Direksi PT Mandiri Tunas Finance
                                    On Behalf of PT Mandiri Tunas Finance Board of Director




                                               Pinohadi G. Sumardi
                                                     Direktur Utama
                                                    President Director


                                                                                              PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                               Sustainability Report 2025    41
Page 43
     Profil Perusahaan / Company Profile




 Profil
 Perusahaan
 Company Profile




 PT Mandiri Tunas Finance merupakan
 perusahaan pembiayaan yang beroperasi
 di Indonesia dan memulai kegiatan
 usahanya pada 17 Mei 1989 dengan nama
 PT Tunas Financindo Corporation. Dalam
 perjalanannya, Perseroan melakukan
 perubahan nama pada tahun 2000
 menjadi PT Tunas Financindo Sarana dan
 menggunakan merek “Tunas Finance”.
 Hingga awal Februari 2009, kepemilikan
 saham Perseroan berada di bawah PT
 Tunas Ridean, sebelum kemudian PT Bank
 Mandiri (Persero) Tbk mengakuisisi 51%
 saham Perseroan pada 6 Februari 2009
 dan menetapkan nama PT Mandiri Tunas
 Finance.

 PT Mandiri Tunas Finance is a financing company
 operating in Indonesia that commenced its business
 activities on 17 May 1989 under the name PT Tunas
 Financindo Corporation. In 2000, the Company
 changed its name to PT Tunas Financindo Sarana
 and adopted the brand “Tunas Finance.” Until
 early February 2009, the Company’s shares were
 owned by PT Tunas Ridean, before PT Bank Mandiri
 (Persero) Tbk acquired 51% of the Company’s shares
 on 6 February 2009 and subsequently renamed it PT
 Mandiri Tunas Finance.




42   PT Mandiri Tunas Finance
     Laporan Keberlanjutan 2025
Page 44
Sustaining Progress, Empowering the Future                  www.mtf.co.id




                                             PT Mandiri Tunas Finance
                                              Sustainability Report 2025    43
Page 45
          Profil Perusahaan / Company Profile




Informasi Umum
General Information



            Nama                                                       Modal Ditempatkan
            Name [GRI 2-1]                                             Paid Up Capital



 PT Mandiri Tunas Finance                                   Rp250.000.000.000



             Tanggal Pendirian                                         Cikal Bakal
             Date of establishment                                     Formerly known as


 17 Mei 1989                                                PT Tunas Financindo Corporation (1989)
 17 May 1989                                                PT Tunas Financindo Sarana (2000)


             Status Hukum                                             Bidang Usaha
             Legal status                                             Line of Business [OJK C.4][GRI 2-6]


                                                            Pembiayaan investasi, modal kerja, multiguna,
 Perseroan Terbatas (PT), Emiten
                                                            dan kegiatan usaha pembiayaan lain berdasarkan
 Limited Liability, Issuer
                                                            persetujuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
                                                            Investment financing, working capital financing,
                                                            multipurpose financing, and other financing business
                                                            activities subject to approval by the Financial Services
            Dasar Hukum Pendirian                           Authority (OJK).
             Legal Basis for Establishment


  Akta No. 262 tanggal 17 Mei 1989 dari Notaris Misahardi
  Wilamarta, S.H., Notaris di Jakarta, dan telah disahkan              Produk dan Layanan
  oleh Menteri Kehakiman dalam Surat Keputusan No.
                                                                       Product & Service [OJK C.4]
  C2-4868.HT.01.01.TH.89 tanggal 1 Juni 1989 serta
  diumumkan dalam Lembaran Berita Negara Republik           Pembiayaan dengan pembelian secara angsuran,
  Indonesia No. 57, Tambahan No. 1369 tanggal 18 Juli       pembiayaan dengan cara sewa pembiayaan, pembiayaan
  1989                                                      dengan cara jual dan sewa balik, fasilitas dana dan
  Deed No. 262 dated 17 May 1989 of Notary Misahardi        fasilitas modal usaha.
  Wilamarta, S.H., Notary in Jakarta, which was approved    Financing through installment purchases, financing
  by the Minister of Justice through Decree No. C2-4868.    through finance leases, financing through sale and
  HT.01.01.TH.89 dated 1 June 1989 and published in         leaseback arrangements, as well as fund facilities and
  the State Gazette of the Republic of Indonesia No. 57,    working capital facilities.
  Supplement No. 1369 dated 18 July 1989.


                                                                      Jaringan Usaha
            Modal Dasar                                               Distribution Network
            Authorized Capital



 Rp1.000.000.000.000                                        125 10
                                                            Kantor Cabang       Kantor Selain Kantor Cabang (KSKC)
                                                            Branch Offices      10 offices Other Than Branch
                                                                                Offices (KSKC)




44        PT Mandiri Tunas Finance
          Laporan Keberlanjutan 2025
Page 46
Sustaining Progress, Empowering the Future                                                            www.mtf.co.id




                 Kepemilikan Saham                                     Jumlah Karyawan
                 Ownership [OJK C.3][GRI 2-1]                          Number of Employees




     51             %
      PT Bank Mandiri
                                         49           %
                                         PT Tunas Ridean
                                                             3.142 orang      people



      (Persero) Tbk.                                                  Mobile
                                                                      Application

                Kode Efek                                    1. MTF Mobile
                Stock Code                                   2. MTF 1Access
                                                             3. Mobile Collection
                                                             4. MTF Report
    TUFI                                                     5. MTF OSR
                                                             6. HC EAZY


               Bursa Pencatatan Obligasi
               Bond Listing on the Stock Exchange.           @ Media Sosial
                                                                      Social Media

    Bursa Efek Indonesia
                                                            • Facebook: Mandiri Tunas Finance
                                                            • Instagram: @mandiritunasfinance
                                                            • Linkedin: Mandiri Tunas Finance
                 Layanan Pelanggan                          • Whatsapp: 08111455740
                 Customer Service                           • X: @mandiritunasfin
                                                            • Youtube: Mandiri Tunas Finance
                                                            • Tiktok: @mandiritunasfinance
    Surel: customer.service@mtf.co.id                       • Website: www.mtf.co.id
    (Senin-Jumat, 08.30-17.30 WIB)
    Care Center: 1500059
    (Senin-Jumat, 08.00-17.00 WIB)
    Email: customer.service@mtf.co.id                                 Sekretaris Perusahaan
    (Monday-Friday, 08.30-17.30 WIB)                                  Corporate Secretary
    Care Center: 1500059
    (Monday-Friday, 08.00-17.00 WIB                          Dadan Hamdhani
                                                             Surel/email: corporate.secretary@mtf.co.id
                                                             Situs Web/website: www.mtf.co.id



                Kantor Pusat
                Head Office [OJK C.2][GRI 2-1]


     Graha Mandiri Lt. 3A Jl. Imam Bonjol No. 61 Menteng, Jakarta Pusat DKI Jakarta 10310, Indonesia.
     Telepon: +62 21 230 5608




                                                                                       PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                        Sustainability Report 2025    45
Page 47
          Profil Perusahaan / Company Profile




Profil Singkat
Brief Profile


PT Mandiri Tunas Finance merupakan perusahaan                  PT Mandiri Tunas Finance is a financing company
pembiayaan yang beroperasi di Indonesia dan memulai            operating in Indonesia that commenced its business
kegiatan usahanya pada 17 Mei 1989 dengan nama PT              activities on 17 May 1989 under the name PT Tunas
Tunas Financindo Corporation. Dalam perjalanannya,             Financindo Corporation. In 2000, the Company changed
Perseroan melakukan perubahan nama pada tahun 2000             its name to PT Tunas Financindo Sarana and adopted
menjadi PT Tunas Financindo Sarana dan menggunakan             the brand “Tunas Finance.” Until early February 2009,
merek “Tunas Finance”. Hingga awal Februari 2009,              the Company’s shares were owned by PT Tunas Ridean,
kepemilikan saham Perseroan berada di bawah PT Tunas           before PT Bank Mandiri (Persero) Tbk acquired 51% of the
Ridean, sebelum kemudian PT Bank Mandiri (Persero) Tbk         Company’s shares on 6 February 2009 and subsequently
mengakuisisi 51% saham Perseroan pada 6 Februari 2009          renamed it PT Mandiri Tunas Finance.
dan menetapkan nama PT Mandiri Tunas Finance.

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk merupakan institusi              PT Bank Mandiri (Persero) Tbk is the banking institution
perbankan dengan total aset terbesar di Indonesia yang         with the largest total assets in Indonesia, supported by
didukung oleh jaringan lebih dari 2.000 kantor, baik di        a network of more than 2,000 offices domestically and
dalam maupun luar negeri. Dengan jaringan tersebut,            internationally. Through this extensive network, Bank
Bank Mandiri menyediakan berbagai solusi keuangan yang         Mandiri provides comprehensive financial solutions to
komprehensif bagi nasabah perorangan dan korporasi.            both individual and corporate customers. Meanwhile, PT
Sementara itu, PT Tunas Ridean dikenal sebagai grup            Tunas Ridean is recognized as an integrated automotive
penyedia solusi otomotif terpadu yang memiliki reputasi        solutions group with a strong reputation and is one of the
kuat dan merupakan salah satu grup otomotif independen         largest independent automotive groups in Indonesia, with
terbesar di Indonesia, dengan lini usaha yang mencakup         business lines covering the sale of various vehicle brands,
penjualan berbagai merek kendaraan, mobil bekas, serta         used cars, and vehicle rental services.
layanan penyewaan kendaraan.

Kepemilikan saham Mandiri Tunas Finance yang terdiri           The shareholding structure of Mandiri Tunas Finance,
atas 51% oleh PT Bank Mandiri (Persero) Tbk dan 49%            consisting of 51% owned by PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
oleh PT Tunas Ridean Tbk menciptakan sinergi yang kuat         and 49% by PT Tunas Ridean Tbk, creates strong synergy
antara kedua entitas bisnis. Sinergi tersebut, didukung        between the two business entities. This synergy, supported
oleh aliansi strategis dan kolaborasi berkelanjutan,           by strategic alliances and continuous collaboration,
menempatkan Perseroan sebagai salah satu pemain utama          positions the Company as one of the key players in the
di industri multifinance nasional. Capaian ini juga didorong   national multifinance industry. This achievement is also
oleh komitmen Perseroan dalam menghadirkan solusi              driven by the Company’s commitment to delivering
pembiayaan yang mudah diakses, inovatif, dan kompetitif        accessible, innovative, and competitive financing solutions
bagi pembiayaan kendaraan baru, kendaraan niaga, serta         for new vehicles, commercial vehicles, and multipurpose
pembiayaan multiguna bagi nasabah perorangan maupun            financing for both individual and corporate customers.
korporasi.

Seiring konsistensi Perseroan dalam menjaga kualitas           In line with its consistent commitment to maintaining
layanan, Mandiri Tunas Finance terus memperluas                service quality, Mandiri Tunas Finance continues to
jangkauan operasionalnya. Hingga 31 Desember 2025,             expand its operational reach. As of 31 December 2025,
Perseroan mengoperasikan 125 kantor cabang dan 10              the Company operates 125 branch offices and 10 KSKC,
KSKC, selain kantor pusat, yang tersebar di berbagai           in addition to its head office, located across various
wilayah Indonesia, meliputi Sumatera, Jawa, Kalimantan,        regions of Indonesia, including Sumatra, Java, Kalimantan,
Sulawesi, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Papua.                Sulawesi, Bali, West Nusa Tenggara, and Papua.




46         PT Mandiri Tunas Finance
           Laporan Keberlanjutan 2025
Page 48
Sustaining Progress, Empowering the Future                  www.mtf.co.id




                                             PT Mandiri Tunas Finance
                                              Sustainability Report 2025    47
Page 49
           Profil Perusahaan / Company Profile




Visi, Misi, dan Budaya Perusahaan
Corporate Vision, Mission, and Culture [OJK C.1]


                                      Menjadi Mitra Pembiayaan Tepercaya Anda
 Visi/Vision                          To be your Trusted Financing Partner

Kepercayaan merupakan DNA yang harus dimiliki oleh               Trust is the DNA of a financing company, so the Company
Perusahaan Pembiayaan, oleh karena itu Perseroan                 is committed to continuously foster trust from its customers.
berkomitmen untuk terus menumbuhkan kepercayaan                  The Company understands that sustainable business growth
dari seluruh pelanggan Perseroan. Perseroan memandang            must be attentive to the needs and perspectives of all
bahwa pertumbuhan usaha yang berkelanjutan adalah                customers, so it positions itself as a true partner and friend at
pertumbuhan usaha yang memerhatikan kebutuhan serta              every step of the customer’s financial journey.
sudut pandang dari seluruh pelanggan, sehingga dalam hal
ini, Perseroan menempatkan diri sebagai mitra dan teman
sejati dalam setiap langkah perjalanan finansial pelanggan.


                                         Memberikan Pelayanan yang Cepat dan Mudah yang dapat
  Misi/Mission                           Diandalkan kepada Pelanggan
                                        Provide Reliable Fast & Easy Services to Customer

Perseroan berkeyakinan bahwa kepercayaan terbentuk               The Company believes that trust is built through responsive
melalui layanan yang responsif dan dapat diandalkan.             and reliable service. Through its mission, the Company
Melalui misi ini, Perseroan terus berupaya meningkatkan          continuously strives to improve the quality and speed of
kualitas serta kecepatan pelayanan, serta memastikan             service, ensuring that every interaction provides a satisfying
setiap interaksi memberikan pengalaman memuaskan bagi            customer experience.
pelanggan.



 Budaya Perusahaan/Corporate Culture
Mandiri Tunas Finance mengimplementasikan Budaya                 Mandiri Tunas Finance implements its Corporate Culture
Perusahaan melalui PERWIRA yang merupakan singkatan dari         through PERWIRA, an acronym for kePERcayaan (Trust),
kePERcayaan, keWirausahaan, Inovatif, dan kegembiRAan            keWirausahaan (Entrepreneurship), Inovatif (Innovation), and
yang merupakan 4 (empat) nilai-nilai dasar yang di dalamnya      kegembiRAan (Enthusiasm), which represent four (4) core
mengandung 13 (tiga belas) perilaku utama yang harus             values encompassing thirteen (13) key behaviors that must
diimplementasikan secara konsisten dan berkelanjutan oleh        be consistently and sustainably practiced by every employee.
setiap karyawan.

Budaya PERWIRA pertama kali dirumuskan pada 11                   The PERWIRA Culture was first formulated on 11 December
Desember 2009 dan mengalami peremajaan pada 18 Juni              2009 and was refreshed on 18 June 2019 in response to
2019 sebagai respon atas dinamika bisnis, tantangan industri,    business dynamics, industry challenges, and the Company’s
serta arah strategis perusahaan ke depan.                        future strategic direction

Budaya PERWIRA dikembangkan sebagai identitas budaya             The PERWIRA Culture was developed as the cultural
Mandiri Tunas Finance yang berdiri secara mandiri, sekaligus     identity of Mandiri Tunas Finance as an independent entity,
selaras dengan nilai-nilai tata kelola, profesionalisme, dan     while remaining aligned with the values of governance,
semangat kewirausahaan yang berlaku dalam ekosistem              professionalism, and entrepreneurial spirit upheld within the
grup serta pemegang saham.                                       group ecosystem and among its shareholders.

Melalui PERWIRA, Mandiri Tunas Finance membangun fondasi         Through PERWIRA, Mandiri Tunas Finance builds a cultural
budaya yang mendorong integritas, orientasi pelanggan,           foundation that promotes integrity, customer orientation,
inovasi berkelanjutan, kolaborasi, serta lingkungan kerja yang   continuous innovation, collaboration, and a productive
produktif dan positif, guna menciptakan organisasi yang          and positive work environment, in order to create a highly
berdaya saing tinggi dan berkelanjutan dalam jangka panjang.     competitive and sustainable organization in the long term.



48         PT Mandiri Tunas Finance
           Laporan Keberlanjutan 2025
Page 50
Sustaining Progress, Empowering the Future                                                  www.mtf.co.id




KePERcayaan
     Disiplin dan bertanggung jawab, menjunjung       Discipline and responsible, uphold principles
     tinggi prinsip kebenaran dalam berpikir,         of truth in employees’ thoughts, actions, and
     bertindak, dan berperilaku sesuai dengan yang    behaviors by what is promised, based on
     dijanjikan berlandaskan nurani, moral, etika     conscience, morals, ethics, and Company rules.
     dan aturan Perseroan. Setiap karyawan wajib      Every employee must uphold the following
     menjunjung tinggi nilai-nilai:                   values:
     1. Berintegritas                                 1. Integrity
     2. Jujur dan dapat dipercaya                     2. Honesty and trustworthiness
     3. Bertanggung Jawab                             3. Responsible
     4. Berkomitmen                                   4. Committed




KeWIRausahaan
     Tumbuh secara konsisten dengan cara benar        Growing consistently in the right way from the
     dari awal, didasari rasa memiliki, menciptakan   start, based on a sense of ownership to create
     nilai tambah dan layanan terbaik. Setiap         value and the best service. Every employee shall:
     karyawan wajib mempunyai:                        1. Have a sense of belonging
     1. Rasa memiliki                                 2. Grow healthily in the right way from the start
     2. Tumbuh sehat dengan cara benar dari awal      3. Focus on the customer
     3. Fokus pada pelanggan




Inovatif
     Terbuka terhadap perubahan dengan                Open to change by creating ideas through
     menciptakan ide melalui belajar terus menerus    continuous learning to come up with creative
     untuk menghasilkan solusi kreatif. Setiap        solutions. In performing their works, every
     karyawan wajib bekerja dengan:                   employee shall be:
     1. Adaptif                                       1. Adaptive
     2. Terus belajar                                 2. Continuously learning
     3. Kreatif                                       3. Creative




KegembiRAan
     Suasana kerja menyenangkan yang dibangun         Pleasant work atmosphere, built with
     dengan kebersamaan, rasa bangga serta            togetherness, a sense of pride, and an unyielding
     semangat pantang menyerah. Setiap                spirit. In performing their works, every employee
     karyawan harus bekerja:                          shall be:
     1. Antusias, tangkas, pantang menyerah           1. Enthusiastic, agile, unyielding
     2. Bersinergi                                    2. Synergistic
     3. Gembira                                       3. Excited




                                                                             PT Mandiri Tunas Finance
                                                                              Sustainability Report 2025    49
Page 51
             Profil Perusahaan / Company Profile




Wilayah Operasional
Operational Area [OJK C.3][GRI 2-6]




                             1
      Aceh




   Sumatra Utara         Medan



                                                                         Kepulauan Riau

                                                         Riau                                                                      Kalimantan Utara
                                                                                                                                                                   8
                                                                                                          Kalimantan Barat                             Kalimantan Timur


                                                     Jambi                  2
                         Sumatra Barat
                                                                                                                                                              Balikpapan

                                                                                      Kepulauan                                   Kalimantan Tengah
   Regional 1                                                                         Bangka Belitung

  Sumatra                                                             Palembang
                                          Bengkulu
  • MTF Medan                                                   Sumatra Selatan
                                                                                           4
  • MTF Medan II                                                                  3
  • MTF Medan Multiguna
  • MTF Rantau Prapat                                                Lampung
                                                                                                 5                      6
                                                                                                                                                   Kalimantan
                                                                                                                                                   Selatan
  • MTF Batam                                                                                                                            7
  • MTF Batam Multiguna                                                                DKI Jakarta
  • MTF Pekanbaru
  • MTF Pekanbaru II                                                                  Duren                 Jawa
                                                                                  BSD Tiga 2               Tengah
  • MTF Pekanbaru Multiguna
  • MTF Duri                                                           Banten               Bandung I
                                                                                                             Semarang                                         Nusa
                                                                                                                              Surabaya II                     Tenggara
                                                                                   Jawa Barat                                                                 Barat
                                                                                                     D. I. Yogyakarta

                                                                                                                            Jawa Timur
                                                                                                                                                       Bali

   Regional 2
                                                Regional 3                             Regional 4                            Regional 5
  Sumatra
                                               Jawa                                   Jawa                                  Jawa
  • MTF Padang
  • MTF Padang Multiguna                       • MTF Pecenongan                       • MTF Matraman                        • MTF Karawang
  • MTF Bukittinggi                            • MTF Kelapa Gading                    • MTF Fatmawati                       • MTF Sukabumi
  • MTF Jambi                                  • MTF Tanjung Duren                    • MTF Lebak Bulus                     • MTF Bandung I
  • MTF Jambi Multiguna                        • MTF Kebon Jeruk                      • MTF Duren Tiga 2                    • MTF Bandung II
  • MTF Muara Bungo                            • MTF Kebon Jeruk Multiguna            • MTF Duren Tiga Captive              • MTF Bandung III
  • MTF Bengkulu                               • MTF Kemayoran                        • MTF Bekasi                          • MTF Tasikmalaya
  • MTF Palembang                              • MTF Pluit                            • MTF Bekasi Multiguna                • MTF Cirebon
  • MTF Palembang II                           • MTF Cilegon                          • MTF Depok                           • MTF Garut
  • MTF Palembang Multiguna                    • MTF Serang                           • MTF Cibinong                        • MTF Karawang Multiguna
  • MTF Baturaja                               • MTF Tangerang                        • MTF Bogor                           • MTF Bandung Multiguna
  • MTF Lubuklinggau                           • MTF BSD                              • MTF Cibubur                         • MTF Subang
  • MTF Bandar Lampung                         • MTF Bintaro                          • MTF Cikarang
  • MTF Lampung Multiguna                      • MTF Rangkasbitung                    • MTF Pondok Gede
  • MTF Bandarjaya                             • MTF BSD Multiguna
  • MTF Pangkal Pinang                         • MTF Serang Multiguna




50           PT Mandiri Tunas Finance
             Laporan Keberlanjutan 2025
Page 52
             Sustaining Progress, Empowering the Future                                                                          www.mtf.co.id




                                                                      Kantor Wilayah                         Kantor Fleet
                                                                      • Regional 1 - MTF Medan                • Fleet Makassar
                                                                      • Regional 2 - MTF Palembang
                                                                      • Regional 3 - MTF BSD
                                                                      • Regional 4 - MTF Duren Tiga 2
                                                                      • Regional 5 - MTF Bandung I
                                                                      • Regional 6 - MTF Semarang
                                                                      • Regional 7 - MTF Surabaya II
                                                                      • Regional 8 - MTF Balikpapan
                                                                      • Regional 9 - MTF Makassar



                                 Sulawesi Utara    Maluku Utara

           Gorontalo




                                                                                    Papua Barat Daya
   Sulawesi Tengah




Sulawesi Barat
                                                                                                                                     Papua

       9
                                                                               Papua Barat
                                                            Maluku
Sulawesi Selatan Sulawesi Tenggara                                                                                           Papua Pegunungan
                                                                                                          Papua Tengah


    Makassar




Nusa                                                                                                                Papua Selatan
Tenggara
Timur




                 Regional 6                  Regional 7                Regional 8                            Regional 9

             Jawa                          Jawa, Bali &               Kalimantan                           Sulawesi,
             • MTF Tegal                   Nusa Tenggara              • MTF Pontianak
                                                                                                           Maluku & Papua
             • MTF Purwokerto                                         • MTF Sintang
                                           • MTF Surabaya I                                                • MTF Makassar
             • MTF Semarang                                           • MTF Banjarmasin
                                           • MTF Surabaya II                                               • MTF Makassar II
             • MTF Ungaran                                            • MTF Banjarbaru
                                           • MTF Malang                                                    • MTF Parepare
             • MTF Semarang Multiguna                                 • MTF Palangkaraya
                                           • MTF Kediri                                                    • MTF Kendari
             • MTF Solo                                               • MTF Kotawaringin Timur (Sampit)
                                           • MTF Jember                                                    • MTF Manado
             • MTF Solo Multiguna                                     • MTF Samarinda
                                           • MTF Madiun                                                    • MTF Kotamobagu
             • MTF Kudus                                              • MTF Balikpapan
                                           • MTF Tuban                                                     • MTF Palu
             • MTF Magelang                                           • MTF Tarakan
                                           • MTF Mojokerto                                                 • MTF Luwuk
             • MTF Pekalongan                                         • MTF Samarinda Multiguna
                                           • MTF Gresik                                                    • MTF Mamuju
             • MTF Yogyakarta                                         • MTF Banjarmasin Multiguna
                                           • MTF Banyuwangi                                                • MTF Gorontalo
             • MTF Yogyakarta Multiguna                               • MTF Bontang
                                           • MTF Denpasar                                                  • MTF Sorong
                                                                      • MTF Ketapang
                                           • MTF Gianyar                                                   • MTF Jayapura
                                                                      • MTF Pontianak Multiguna
                                           • MTF Surabaya Multiguna                                        • MTF Ambon
                                           • MTF Malang Multiguna                                          • MTF Makassar Multiguna
                                           • MTF Denpasar Multiguna                                        • MTF Manado Multiguna
                                           • MTF Mataram
                                           • MTF Kupang
                                                                                                               PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                                Sustainability Report 2025       51
Page 53
           Profil Perusahaan / Company Profile




Struktur Organisasi
Organization Structure


                                                                                    PRESIDENT DIRECTOR
                                                                                    Pinohadi G. Sumardi




                                  Corporate Finance
                                  & Risk Management Director
                                  R. Eryawan Nurhariadi




                                        Chief Risk Management      Chief Human Capital
                                        Devi Maladianti            & Legal
                                                                   (Vacant)



     Treasury & Finance
     Division                               Retail Risk           Human Capital                     Corporate Audit
     Ramdhan Safitri                        Management Division   Division                          Division
                                            Indra Budi Laksana    Makah Indra Purnomo               Bayu Mario



     Accounting & Tax
     Division                               Operational &         HC Learning Division              Corporate Secretary
     Rina Floriana Rustika                  Corporate Risk        Makah Indra Purnomo               Division
                                            Management Division                                     Dadan Hamdhani
                                            Vitriati Hartika T.

     Corporate Planning
     & Performance
                                                                  Legal & Litigation
     Management Division
                                                                  Arief Aphrian Lambri
     Citra Judith Lupitadevi




     Retail Credit Risk
     Division
     Ivan Ferdinand Thanta




     Corporate Credit Risk
     Division
     Tri Sakti Yulianto



     Executive
     Credit Officer
     Jekson Benardo
     Simanjuntak




                                                                                                    Corporate Compliance &
                                                                                                    AML-CFT
                                                                                                    Prista Vitali S.




52         PT Mandiri Tunas Finance
           Laporan Keberlanjutan 2025
Page 54
Sustaining Progress, Empowering the Future                                                                    www.mtf.co.id




                                                                  Sales & IT Director
                                                                  William Francis Indra




                                                                                                       Chief AR Management
                                         Chief Marketing            Chief Captive Business
                                                                                                       & General Service
                                         Afri Feder Fauzi           (Vacant)
                                                                                                       B. Perana Citra Ketaren




     Regional Division                   Strategic Marketing &      Mandiri Liaison 1                   Current AR
     • Elwis Tunendra                    Communication Division     Division                            Management Division
     • Ari Paisal Rohman                 Ruly Widyanto              Andre Tigor                         (Vacant)
     • Mardi Fahmi
     • Puji Biso Santoso
     • Sukandar
     • Dony Tri Sofyan Adi               Marketing Division         Mandiri Liaison 2                   SAM & Remedial
     • Ronald Rajagukguk                 Camar Sativa               Division                            Management Division
     • Gun Gun Wildan                                               Jarnawi                             Wicaksono Adi
     • Irianto Musdiono



                                         Multiguna Division         Corporate Fleet Division            Recovery Management
     Business & Operation
                                         Andes Saputra              Bragent Parlinggoman                Division
     Support Division
                                                                    Tambunan                            Indra Budi Laksana
     Yeremias



                                         Business Project Unit      Executive                           Credit Operation &
     Information                         (Vacant)                                                       General Service Division
                                                                    Business Officer
     Technology Division                                                                                Yeremias
                                                                    (Vacant)
     Kanda Octaviano



                                                                                                        Account Maintenance
     Digital Transformation                                                                             Head
     Division                                                                                           Rully Rianto F.
     Kanda Octaviano




                                                                                               PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                Sustainability Report 2025       53
Page 55
            Profil Perusahaan / Company Profile




Kegiatan Usaha, Produk, dan Layanan
Business Activities, Products, and Services [OJK C.4][GRI 2-6]


Kegiatan Usaha
Business Activities

Sesuai Anggaran Dasar terakhir yang penetapannya                                In accordance with the latest Articles of Association, the
mengacu pada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor                             stipulation of which refers to Financial Services Authority
46 Tahun 2024 tentang Pengembangan dan Penguatan                                Regulation No. 46 of 2024 concerning the Development
Perusahaan      Pembiayaan,  Perusahaan   Pembiayaan                            and Strengthening of Financing Companies, Infrastructure
Infrastruktur, dan Perusahaan Modal Ventura, kegiatan                           Financing Companies, and Venture Capital Companies,
usaha Perseroan per 31 Desember 2025 adalah sebagai                             the Company’s business activities as of 31 December 2025
berikut:                                                                        are as follows:

                                   Kegiatan Usaha Business Activities                                            Keterangan Status
                                           Pembiayaan Investasi                                                    Telah dijalankan
                                           Investment Financing                                                     Implemented
                                         Pembiayaan Modal Kerja                                                    Telah dijalankan
                                         Working Capital Financing                                                  Implemented
                                          Pembiayaan Multiguna                                                     Telah dijalankan
                                          Multi-purpose financing                                                   Implemented
            Kegiatan usaha pembiayaan lain berdasarkan persetujuan Otoritas Jasa Keuangan                          Telah dijalankan
    Other financing business activities based on the approval of the Financial Services Authority (OJK).            Implemented

Dalam mendukung pelaksanaan kegiatan usaha tersebut,                            In supporting the implementation of these business
Perseroan telah mendapatkan izin usaha pembiayaan                               activities, the Company has obtained a financing business
dari Menteri Keuangan Republik Indonesia sejak tanggal                          license from the Minister of Finance of the Republic of
7 September 1989 berdasarkan Surat Keputusan Nomor                              Indonesia since 7 September 1989 based on Decree
1021/KMK.13/1989. Izin tersebut selanjutnya diperbarui                          No. 1021/KMK.13/1989. The license was subsequently
dan disesuaikan melalui beberapa keputusan, yaitu Surat                         renewed and adjusted through several decisions, namely
Keputusan Nomor 54/KMK.013/1992 tanggal 15 Januari                              Decree No. 54/KMK.013/1992 dated 15 January 1992,
1992, Nomor 19/KMK.017/2001 tanggal 19 Januari                                  No. 19/KMK.017/2001 dated 19 January 2001, and most
2001, dan terakhir melalui Keputusan Nomor KEP-352/                             recently through Decree No. KEP-352/KM.10/2009 dated
KM.10/2009 tanggal 29 September 2009.                                           29 September 2009.



Kegiatan Usaha Penunjang
Supporting Business Activities

Selain kegiatan usaha yang disebutkan di atas, Perseroan                        In addition to the business activities mentioned above, the
dapat melakukan kegiatan berbasis imbal jasa sepanjang                          Company may conduct fee-based activities provided that
tidak bertentangan dengan ketentuan peraturan                                   such activities do not conflict with the prevailing laws and
perundang-undangan di sektor jasa keuangan.                                     regulations in the financial services sector.




Produk dan Layanan
Product and Services

Saat ini, Perseroan menjalankan kegiatan usaha sebagai                          Currently, the Company operates as a financing company
perusahaan pembiayaan sesuai ketentuan Otoritas Jasa                            in accordance with the regulations of the Financial
Keuangan (OJK), yang meliputi pembiayaan multiguna,                             Services Authority (OJK), covering multipurpose
pembiayaan investasi, pembiayaan modal kerja, anjak                             financing, investment financing, working capital financing,
piutang, dan kegiatan usaha lain berdasarkan persetujuan                        factoring, and other business activities based on OJK
OJK. Mengacu pada Pernyataan Standar Akuntansi                                  approval. Referring to Statement of Financial Accounting




54          PT Mandiri Tunas Finance
            Laporan Keberlanjutan 2025
Page 56
Sustaining Progress, Empowering the Future                                                              www.mtf.co.id




Jenis Pembiayaan
Types of Financing

Keuangan (PSAK) 5 (Revisi 2009) tentang “Segmen              Standards (PSAK) 5 (Revised 2009) regarding “Operating
Operasi”, segmen usaha Perseroan dikelompokkan               Segments,” the Company’s business segments are
berdasarkan kelompok nasabah utama dan produk, yaitu         classified based on main customer groups and products,
Retail (perorangan) dan Korporasi, serta segmen lainnya      namely Retail (individual) and Corporate, as well as
sebagai perhitungan yang tidak dapat dialokasikan ke         other segments representing calculations that cannot be
dalam kedua segmen tersebut.                                 allocated to either of these two segments.
• Pembiayaan Multiguna                                       • Multipurpose Financing
   Pembiayaan barang dan/atau jasa untuk pemakaian/             Financing for goods and/or services intended for
   konsumsi dan bukan untuk keperluan usaha atau aktivitas      use/consumption and not for business or productive
   produktif, dalam jangka waktu yang diperjanjikan.            activities, within the agreed period.
• Pembiayaan Investasi                                       • Investment Financing
   Pembiayaan Investasi adalah pembiayaan barang-               Investment Financing refers to financing for capital
   barang modal beserta jasa yang diperlukan untuk              goods along with services required for business/
   aktivitas usaha/investasi, rehabilitasi, modernisasi,        investment activities, rehabilitation, modernization,
   ekspansi atau relokasi tempat usaha/investasi yang           expansion, or relocation of business/investment
   diberikan kepada Debitur.                                    premises provided to Debtors.
• Pembiayaan Modal Kerja                                     • Working Capital Financing
   Pembiayaan Modal Kerja adalah pembiayaan untuk               Working Capital Financing refers to financing to meet
   memenuhi kebutuhan pengeluaran yang habis dalam              expenditure requirements that are consumed within one
   satu siklus aktivitas usaha Customer, dengan cara            business cycle of the Customer’s activities, by providing
   menyediakan batas pembiayaan kepada Customer                 a financing limit to the Customer on a committed and
   yang bersifat committed dan advised.                         advised basis.



Segmen
Segment

• Segmen Retail (Perorangan)                                 • Retail Segment (Individual Customers)
  Perseroan melayani pembiayaan kepada pelanggan               The Company provides financing services to individual
  perorangan, terutama untuk kebutuhan kendaraan               customers, primarily for vehicle needs (new and used
  (mobil penumpang baru maupun bekas), pembiayaan              passenger cars), as well as multipurpose financing,
  multiguna termasuk dana tunai sesuai ketentuan yang          including cash funds in accordance with applicable
  berlaku.Pembiayaan pada segmen retail bertujuan untuk        regulations. Financing in the retail segment aims
  memberikan kemudahan kepada Pelanggan perorangan             to provide convenience for individual customers in
  untuk memenuhi kebutuhan pembiayaan dengan produk            meeting their financing needs through competitive
  yang kompetitif serta pilihan beragam jenis produk yang      products and a diverse range of options tailored
  sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan Pelanggan              to customers’ needs and financial capabilities, with
  dengan pembayaran secara angsuran.                           instalment-based payment schemes.
• Segmen Korporasi                                           • Corporate Segment
  Perseroan melayani pembiayaan kepada nasabah                 The Company provides financing services to corporate/
  korporasi/institusi untuk mendukung kebutuhan                institutional customers to support operational needs
  operasional dan pengembangan usaha, antara lain              and business expansion, including financing for
  pembiayaan kendaraan operasional, alat berat dan             operational vehicles, heavy equipment and machinery,
  mesin, serta program kepemilikan kendaraan karyawan          as well as Employee Car Ownership Programs (COP/
  (COP/MOP) sesuai skema dan kebijakan Perseroan.              MOP) in accordance with the Company’s schemes
  Pembiayaan pada segmen korporasi bertujuan                   and policies. Financing in the corporate segment is
  membantu perusahaan memenuhi kebutuhan aset dan              intended to assist companies in fulfilling their asset
  fasilitas pendukung kegiatan usaha secara lebih efektif      and business-support facility needs more effectively
  dan terencana, sekaligus mendukung produktivitas             and systematically, while supporting productivity and
  dan kesinambungan operasional melalui skema                  operational sustainability through competitive and
  pembiayaan yang kompetitif dan fleksibel sesuai profil       flexible financing schemes tailored to the customer’s
  kebutuhan nasabah.                                           profile and requirements.




                                                                                         PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                          Sustainability Report 2025    55
Page 57
          Profil Perusahaan / Company Profile




Untuk menjaga kualitas portofolio dan meminimalkan                          To maintain portfolio quality and minimize financing
risiko pembiayaan, Perseroan menerapkan prinsip kehati-                     risks, the Company applies the prudential principle by
hatian melalui pemisahan peran antara fungsi penjualan                      separating the roles of the sales function and the financing
dan fungsi analisis pembiayaan. Aktivitas pemasaran                         analysis function. Marketing activities are carried out by
dilakukan oleh Sales Officer (SO) yang memperoleh                           Sales Officers (SO), who source financing applications.
sumber dari aplikasi pembiayaan. Setiap aplikasi yang                       Each application that has undergone a survey and initial
telah melalui proses survei dan penilaian awal oleh Sales                   assessment by the Sales Officer is subsequently submitted
Officer selanjutnya disampaikan kepada Credit Head untuk                    to the Credit Head for a financing feasibility analysis.
dilakukan analisis kelayakan pembiayaan. Berdasarkan                        Based on the results of this analysis, the financing decision
hasil analisis tersebut, keputusan pembiayaan kemudian                      is then determined by the authorized party in accordance
ditetapkan oleh pihak yang memiliki kewenangan sesuai                       with the applicable provisions.
dengan ketentuan yang berlaku.




                     Kanal Aplikasi                      Pra-survei            Survei                Verifikasi dan Rekomendasi
                   Application Channel                   Pre-survey            Survey              Verification and Recommendation




                      Pra-pencairan                 Pemutusan kredit             Analisa Kredit          Pengecekan dan Verifikasi
                     Pre-disbursement            Credit Approval Decision        Credit Analysis          Checking and Verification




            Verifikasi Agunan             Pencairan Kredit        Penguasaan Agunan          Post Go Live           Penagihan
           Collateral Verification       Credit Disbursement       Collateral Custody        Post Go Live           Collection




Dalam rangka meningkatkan kualitas layanan kepada                           In order to enhance service quality for customers, the
pelanggan, Perseroan secara berkelanjutan melakukan                         Company continuously develops and refines its financing
pengembangan dan penyempurnaan proses pembiayaan                            processes by leveraging technology. The implementation
dengan memanfaatkan teknologi. Penerapan teknologi                          of such technology is focused on accelerating the
tersebut difokuskan pada percepatan proses pembiayaan,                      financing process, without compromising the application
tanpa mengesampingkan penerapan prinsip kehati-                             of the prudential principle, thereby enabling the Company
hatian, sehingga Perseroan tetap mampu menjaga kualitas                     to maintain a healthy and sustainable financing portfolio
portofolio pembiayaan yang sehat dan berkelanjutan.                         quality.

Penerapan prinsip kehati-hatian Perseroan juga diwujudkan                   The Company’s implementation of the prudential principle
melalui penyusunan Risk Acceptance Criteria (RAC)                           is also reflected in the establishment of Risk Acceptance
yang digunakan sebagai pedoman dalam proses akuisisi                        Criteria (RAC), which serve as guidelines in the customer
pelanggan. Kriteria ini ditetapkan untuk memastikan                         acquisition process. These criteria are set to ensure that
kualitas pembiayaan tetap terjaga dan risiko dapat dikelola                 financing quality is maintained and risks are managed
secara optimal.                                                             optimally. [5.1]




56        PT Mandiri Tunas Finance
          Laporan Keberlanjutan 2025
Page 58
Sustaining Progress, Empowering the Future                                                                                                 www.mtf.co.id




Demografi Karyawan
Employee Demographic [OJK C.3][GRI 2-7][GRI 2-8]

Per 31 Desember 2025, jumlah karyawan Mandiri Tunas                             As of 31 December 2025, the total number of Mandiri
Finance tercatat sebanyak 3.142 orang, berkurang                                Tunas Finance employees was recorded at 3,142 people,
sebanyak 242 orang atau turun 7,2% dibandingkan tahun                           a decrease of 242 employees or 7.2% compared to 2024,
2024 dengan karyawan sebanyak 3.142 orang. Demografi                            when the total number of employees was 3,384. The
karyawan selengkapnya disajikan dalam tabel-tabel berikut                       complete employee demographics are presented in the
                                                                                following tables.


2025                                                                                                                                                  3.142

 2024                                                                                                                                                 3.384

 2023                                                                                                                                                 3.328


Jumlah Karyawan Berdasarkan Jenis Kelamin
Number of Employees by Gender
                                                  2025                                      2024                                           2023
            Status
                                  Jumlah Total           %                 Jumlah Total                 %                   Jumlah Total                  %
Laki-laki Male                              2.160             68,75                   2.347                     69,36                  2.315                      69,56
Perempuan Female                                 982          31,25                   1.037                     30,64                  1.013                      30,44

Jumlah Total                               3.142             100,00                  3.384                  100,00                     3.328                  100,00


Komposisi Karyawan Berdasarkan Status Ketenagakerjaan
Employee Composition Based on Employment Status
                                                  2025                                      2024                                           2023
            Status
                                  Jumlah Total           %                 Jumlah Total                 %                   Jumlah Total                  %
Karyawan Tetap
                                           2.630              83,70                  2.783                      82,24                  2.808                   84,38
Permanent employees
Karyawan Kontrak
                                             512              16,30                    599                      17,70                    517                   15,53
Contract employees
Probation                                         0            0,00                         2                    0,06                       3                     0,09

Jumlah Total                               3.142             100,00                  3.384                  100,00                     3.328                  100,00



Komposisi Karyawan Berdasarkan Tingkat Pendidikan
Employee Composition Based on Educational Background
                                                                       2025                                 2024                                  2023
                         Status
                                                         Jumlah Total            %              Jumlah Total            %           Jumlah Total              %
Doktor Doctorate (S-3)                                                0              0,00                   0                  0                 0                   0
Magister Master’s Degree (S-2)                                        72             2,29                62                 1,83                50                1,50
Sarjana Bachelor’s Degree (S-1)                                 2.310             73,52               2.510             74,17               2.446              73,50
Akademi Diploma 4 (D4)                                                12             0,38                13                 0,39                 0                   0
Akademi Diploma [D1,D2,D3]                                        487             15,50                 528                 15,6                537            16,14
SMA dan Sederajat Senior High School or Equivalent                261                8,31               271                 8,01                295               8,86

Jumlah Total                                                    3.142            100,00                3.384                 100           3.328                   100




                                                                                                                            PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                                             Sustainability Report 2025            57
Page 59
             Profil Perusahaan / Company Profile




Komposisi Karyawan Berdasarkan Usia
Employee Composition by Age
                                              2025                                              2024                                              2023
        Status                    Jumlah                                         Jumlah                                                Jumlah
                                                             %                                              %                                                    %
                                   Total                                          Total                                                 Total
> 50 tahun years                            145                       4,61                     129                     3,81                     107                      3,22
40-49 tahun years                           985                      31,35                     922                    27,25                     847                   25,45
30-39 tahun years                          1.498                     47,68                 1.662                      49,11                   1.701                   51,11
20-29 tahun years                           514                      16,36                     671                    19,83                     673                   20,22
< 20 tahun years                              0                            0                    0                           0                     0                         0
Jumlah Total                               3.142                   100,00                  3.384                     100,00                  3.328                   100,00




Komposisi Karyawan Berdasarkan Level Jabatan, Jenis Kelamin,
dan Kelompok Umur
Employee Composition by Job Level, Gender and Age
                                                                       Level Jabatan Position Level
 Rentang                                                                                                                                                          Jumlah
Usia (tahun)                 Entry-level                         Mid-level                       Senior-level                        Executive-level             Pegawai
Age Range                                                                                                                                                       Number of
                    Laki-Laki      Perempuan           Laki-Laki       Perempuan        Laki-Laki      Perempuan                Laki-Laki   Perempuan
   (years)                                                                                                                                                      employees
                      Male           Female              Male            Female           Male           Female                   Male        Female
18-25                        30                27                0                 0             0                      0              0                   0               57
25-35                     621                 443             42                27               0                      0              0                   0             1.133
35-45                     971                 364            105                28               9                      1              3                   0             1.481
45-55                     263                  66             66                15              17                      1              5                   1              434
>55                          10                    4          11                   4             3                      1              4                   0               37




Komposisi Karyawan Berdasarkan Status
Employee Composition by Status
                                                                      2025                                      2024                                     2023
                    Status
                                                       Jumlah Total             %                Jumlah Total                   %           Jumlah Total             %
Komisaris Commissioners                                                3                0,10                     4                   0,12                  3              0,09
Direksi Directors                                                      3                0,10                     3                   0,09                  3              0,09
Chief                                                                  3                0,10                     4                   0,12                  3              0,09
Komite/Organ Pendukung
                                                                       4                0,13                     4                   0,12                  4              0,12
Supporting Organs
Division Head                                                         32                1,02                    34                   1,00                34               1,02
Deputy Division Head                                                  13                0,41                    12                   0,36                  4              0,12
Manager                                                              285                9,07                308                      9,10               295               8,86
Supervisor                                                       1.214                 38,64              1.284                     37,94              1.196             35,94
Staf                                                             1.585                 50,45              1.731                     51,15              1.786             53,67
Jumlah Total                                                     3.142                  100               3.384                      100               3.328              100




58           PT Mandiri Tunas Finance
             Laporan Keberlanjutan 2025
Page 60
Sustaining Progress, Empowering the Future                                                                                                           www.mtf.co.id




Komposisi Karyawan Berdasarkan Jenis Kelamin dan Level Jabatan
Employee Composition by Gender and Job Level
                                                        Laki-Laki Male                                                           Perempuan Female
        Level Jabatan
        Position Level                Jumlah Karyawan                            Persentase (%)                  Jumlah Karyawan                         Persentase (%)
                                     Number of Employees                           Percentage                   Number of Employees                        Percentage
Entry-level                                                 1.895                               87,73                                     904                                 92,06
Mid-level                                                        224                            10,37                                       74                                 7,54
Senior-level                                                        29                            1,34                                      3                                  0,31
Executive-level                                                     12                            0,56                                      1                                  0,10
Total                                                       2.160                              100,00                                    982                              100,00



Komposisi Karyawan Berdasarkan Lokasi
Employee Composition by Location
                                             2025                                                 2024                                              2023
            Status
                                  Jumlah Total                  %                  Jumlah Total                    %                  Jumlah Total                        %
Corporate Fleet                                    96               3,06                            65                  1,92                             60                    1,80
Head Office                                      542              17,25                            694                 20,51                          630                     18,93
Regional 1                                       211                6,72                           213                  6,30                          211                      6,34
Regional 2                                       313                9,96                           350                 10,34                          370                     11,12
Regional 3                                       314                9,99                           331                  9,78                          323                      9,71
Regional 4                                       300                9,55                           301                  8,90                          303                      9,10
Regional 5                                       259                8,24                           260                  7,68                          259                      7,78
Regional 6                                       247                7,86                           260                  7,68                          268                      8,05
Regional 7                                       375              11,94                            376                 11,11                          373                     11,21
Regional 8                                       209                6,65                           244                  7,21                          244                      7,33
Regional 9                                       276                8,78                           290                  8,57                          287                      8,62
Jumlah Total                                  3.142             100,00                          3.384                 100,00                       3.328                  100,00


Jumlah Pekerja Bukan Karyawan
Number of Non-Employees
                                  2025                                                   2024                                                    2024
  Status         Laki-laki   Perempuan   Jumlah                   Laki-laki      Perempuan        Jumlah                  Laki-laki     Perempuan          Jumlah
                                                        %                                                         %                                                           %
                  Male         Female     Total                    Male            Female          Total                   Male           Female            Total
Pekerja alih
daya
                      887          148       1.035       99              1.194           190        1.384         99,00         1.026             190          1.216          99,18
Outsourced
Employees
Pekerja
magang                  7            3           10         1               7              7             14        1,00            4                 4               10        0,82
Intern
Jumlah
                     894           151      1.045       100          1.201               197        1.398       100,00         1.030             196           1.226      100,00
Total



Skala Perusahaan
Company Scale [OJK C.3]
              Deskripsi                   Satuan
                                                                                 2025                                  2024                                   2023
              Description                  Unit
Jumlah Karyawan                           Orang
                                                                                               3.142                                3.384                                     3.328
Number of employees                       People
                                                                      1 kantor pusat, 125 kantor              1 kantor pusat, 125 kantor         1 kantor pusat, 124 kantor
Jaringan Usaha                            Kantor                           cabang, dan 10 KSKC                    cabang, dan 10 KSKC                 cabang, dan 9 KSKC
Business Network                          Office                1 head office, 125 branch offcies              1 head office, 125 branch          1 head office, 125 branch
                                                                                    and 10 KSKC                     offcies and 10 KSKC                 offcies and 9 KSKC
Jumlah Liabilitas                         Rp Juta
                                                                                        23.092.234                             29.561.033                            25.697.732
Total liabilities                        Rp Million



                                                                                                                                   PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                                                    Sustainability Report 2025                 59
Page 61
               Profil Perusahaan / Company Profile




           Deskripsi                         Satuan
                                                          2025                       2024                       2023
           Description                        Unit
Jumlah Ekuitas                               Rp Juta
                                                                  4.916.497                  4.864.422                  4.029.660
Total equity                                Rp Million
Jumlah Aset                                  Rp Juta
                                                                 28.008.731                 34.425.455                 29.727.392
Total Assets                                Rp Million
Laba (Rugi) Tahun Berjalan                   Rp Juta
                                                                   400.115                   1.172.082                  1.161.101
Profit (loss) during the year               Rp Million




Rantai Pasokan dan Pelibatan Pihak Lokal
Supply Chain and Engagement of Local Parties [GRI 2-6][GRI 3-3]

Pengelolaan rantai pasok yang efektif dalam pengadaan            Effective supply chain management in the procurement of
barang dan jasa menjadi faktor penting dalam mendukung           goods and services is a key factor in supporting Mandiri
kinerja Mandiri Tunas Finance, khususnya dalam                   Tunas Finance’s performance, particularly in cost control and
pengendalian biaya dan peningkatan efisiensi operasional.        improving operational efficiency. The Company collaborates
Perseroan bekerja sama dengan berbagai pemasok untuk             with various suppliers to meet operational needs, including
memenuhi kebutuhan operasional, termasuk fasilitas               office facilities, information technology, and supporting
kantor, teknologi informasi, serta jasa pendukung. Kerja         services. Cooperation with suppliers is carried out through
sama dengan pemasok dilakukan melalui skema jangka               long-term, short-term, or project-based schemes in
panjang, jangka pendek, maupun berbasis proyek sesuai            accordance with the Company’s needs.
kebutuhan Perseroan.

Perseroan melaksanakan pengadaan barang dan jasa                 The Company conducts the procurement of goods and
dengan berpedoman pada Standar Operasional Prosedur              services in accordance with the Standard Operating
(SOP) Pengadaan Barang dan Jasa yang mengedepankan               Procedures (SOP) for Procurement of Goods and Services,
prinsip efektif dan efisien, terbuka dan bersaing,               which emphasize the principles of effectiveness and
transparan, adil serta tidak diskriminatif, akuntabel, dan       efficiency, openness and fair competition, transparency,
independen. Prinsip kehati-hatian diterapkan secara              fairness and non-discrimination, accountability, and
konsisten pada seluruh tahapan pengadaan, mulai dari             independence. The prudence principle is consistently
perencanaan hingga pengawasan pelaksanaan. Melalui               applied at all stages of procurement, from planning to
proses pengadaan ini, Perseroan memastikan ketersediaan          supervision of implementation. Through this procurement
barang dan jasa, baik strategis maupun non-strategis,            process, the Company ensures the availability of both
sesuai kualitas, kuantitas, waktu, dan harga yang optimal        strategic and non-strategic goods and services in the
dengan penerapan pengendalian risiko yang sehat.                 appropriate quality, quantity, timing, and optimal price,
                                                                 while maintaining sound risk control practices.

Dalam pengadaan barang dan jasa, Perseroan                       In procuring goods and services, the Company considers
mempertimbangkan jenis, karakteristik, dan nilai barang atau     the type, characteristics, and value of the goods or services,
jasa, serta kondisi lokasi dan ketersediaan penyedia. Metode     as well as location conditions and supplier availability. The
pengadaan ditetapkan terlebih dahulu oleh unit kerja terkait     procurement method is determined in advance by the
sesuai dengan kebutuhan. Pengadaan untuk mendukung               relevant work unit based on operational needs. Procurement
operasional regional atau cabang dapat dilaksanakan              to support regional or branch operations may be carried
langsung oleh masing-masing unit berdasarkan anggaran            out directly by each unit within the available budget up
yang tersedia dengan nilai maksimal Rp10.000.000,                to a maximum value of Rp 10,000,000, while procurement
sedangkan pengadaan dengan nilai di atas Rp10.000.000            exceeding Rp 10,000,000 must be conducted through the
wajib dilakukan melalui Unit Procurement Kantor Pusat.           Head Office Procurement Unit.

Selain itu, Mandiri Tunas Finance juga mengedepankan             In addition, Mandiri Tunas Finance prioritizes the use of local
penggunaan pemasok lokal sebagai bentuk dukungan                 suppliers as a form of support for the national economy. Local
terhadap perekonomian nasional. Pemasok lokal                    suppliers are given preference as long as they are able to
diprioritaskan sepanjang mampu memenuhi kebutuhan                meet the Company’s requirements. If such needs cannot be
Perseroan. Apabila kebutuhan tersebut tidak dapat dipenuhi       fulfilled or under certain considerations, the Company may
atau terdapat pertimbangan tertentu, Perseroan dapat             collaborate with foreign or international suppliers operating
bekerja sama dengan pemasok asing atau internasional             and domiciled outside Indonesia, while still complying with
yang beroperasi dan berdomisili di luar Indonesia, dengan        applicable laws and regulations in the supplier’s country of
tetap mematuhi ketentuan dan regulasi yang berlaku di            origin.
negara asal pemasok.




60             PT Mandiri Tunas Finance
               Laporan Keberlanjutan 2025
Page 62
Sustaining Progress, Empowering the Future                                                                                       www.mtf.co.id




Selain mendukung pertumbuhan ekonomi setempat,                                Beyond supporting local economic growth, the
pendekatan pemilihan pemasok berbasis geografi juga                           geographically based supplier selection approach also
bertujuan untuk meminimalkan jejak karbon. Kedekatan                          aims to minimize the carbon footprint. The proximity of
lokasi pemasok membantu mengurangi emisi yang                                 supplier locations helps reduce emissions generated from
dihasilkan dari proses distribusi dan transportasi barang                     the distribution and transportation processes of goods and
maupun jasa.                                                                  services.


Jumlah Pemasok dan Nilai Kontrak Number of Suppliers and Contract Value [GRI 204-1]
                                                                                                                          Kenaikan (Penurunan)
                            Perihal
                                                                       2025          2024            2023                  Increase (decrease)
                           Description
                                                                                                                         Total             Percentage
Nilai Pengadaan Barang dan Jasa (Rp Juta) Procurement Value of Goods and Services
Pengadaan Barang dan Jasa
                                                                          6.075         34.321          56.321                (28.235)            (82%)
Procurement of Goods and Services
Jumlah Pemasok Number of Suppliers
Jumlah Pemasok Nasional
                                                                              111          212              212                   101             (48%)
Number of National Suppliers
Jumlah Pemasok Internasional/Asing
                                                                                0            0                0                      0                  0
Number of International /Foreign Suppliers
Komposisi Pemasok Lokal Komposisi Pemasok Lokal
Rasio Nilai Pengadaan Barang/Jasa Bagi Pemasok Lokal
                                                                          100%           100%             100%                   100%               100
Ratio of Procurement Value of Goods/Services for Local Suppliers




Keanggotaan Asosiasi
Association Memberships [OJK C.5][GRI 2-28]

Sebagai bagian dari komitmen terhadap tata kelola,                            As part of its commitment to governance, industry
kepatuhan industri, dan pengembangan jaringan                                 compliance, and the development of professional
profesional, Mandiri Tunas Finance tergabung dan                              networks, Mandiri Tunas Finance is a member of
berkontribusi dalam berbagai organisasi dan asosiasi.                         and actively contributes to various organizations and
Hingga 31 Desember 2025, Perseroan tercatat sebagai                           associations. As of 31 December 2025, the Company is
anggota pada asosiasi berikut:                                                registered as a member of the following associations:



         Nama Organisasi                     Lingkup    Posisi MTF                                Peran dan Kontribusi MTF
         Organization Name                    Scope     MTF Position                             Role and Contribution of MTF
Asosiasi Perusahaan Pembiayaan           Nasional       Anggota         Meningkatkan perekonomian Indonesia dari sektor otomotif.
Indonesia (APPI)                         National       Member          Enhancing Indonesia’s economy through the automotive sector.
Indonesian Financing Companies
Association (APPI)
PT Rapi Utama Indonesia (RAPINDO)        Nasional       Anggota         Mendorong praktik bisnis di sektor jasa keuangan yang lebih sehat, transparan
                                         National       Member          dan akuntabel.
                                                                        Promoting healthier, more transparent, and accountable business practices in
                                                                        the financial services sector
Kamar Dagang dan Industri (KADIN)        Nasional       Anggota         Sebagai mitra yang sangat menarik dan strategis untuk kegiatan bisnis,
                                         National       Member          perdagangan dan investasi.
                                                                        As a highly attractive and strategic partner for business, trade, and investment
                                                                        activities.
Asosiasi Emiten Indonesia (AEI)          Nasional       Anggota         Wadah bagi emiten dan perusahaan publik ini mengemban misi besar dalam
                                         National       Member          mengembangkan pasar modal Indonesia ini dituntut membawa akselerasi
                                                                        pertumbuhan pasar modal.
                                                                        This organization, which serves as a forum for issuers and public companies,
                                                                        carries a significant mission in developing Indonesia’s capital market and is
                                                                        expected to drive the acceleration of capital market growth.
Lembaga Alternatif Penyelesaian          Nasional       Anggota         Wadah utama untuk bertukar pikiran terhadap penyelesaian sengketa
Sengketa Sektor Jasa Keuangan            National       Member          pembiayaan yang selalu mengedepankan upaya mediasi dengan tujuan agar
(LAPS SJK)                                                              tercapai perdamaian antara MTF dengan para pihak yang bersengketa.
                                                                        The primary forum for exchanging views on the resolution of financing
                                                                        disputes, prioritizing mediation efforts with the aim of achieving amicable
                                                                        settlement between MTF and the disputing parties.



                                                                                                                  PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                                   Sustainability Report 2025      61
Page 63
        Profil Perusahaan / Company Profile




Penghargaan                                                           06
                                                                           Industry Awards 2025
                                                                           Indonesia Best Consumer Financing Industry for

dan Sertifikasi 2025                                                       Providing Inclusive, Flexible and Competitive Credit
                                                                           Solution Kategori Multifinance
Awards and Certifications 2025 [OJK C.4][GRI 2-6]                          Tanggal Penghargaan 24 Juli 2025
                                                                           Award Date July 24, 2025
        Marketeers Youth Choice Award 2025                                 Penyelenggara Warta Ekonomi

 01     Silver Multifinance Company		

        Tanggal Penghargaan 24 Januari 2025
                                                                           Organizer Warta Ekonomi



        Award Date January 24, 2025                                        21st Infobank Multifinance Appreciation 2025
        Penyelenggara Marketeers
        Organizer Marketeers
                                                                      07   The Excellent Performance Multifinance Company
                                                                           (Asset Class >Rp10 Trillion)

        Mandiri Subsidiaries Award                                         Tanggal Penghargaan 1 Agustus 2025

 02     The Most Efficient Subsidiary of The Year 2024                     Award Date August 1, 2025
                                                                           Penyelenggara Infobank
        Tanggal Penghargaan 7 Februari 2025                                Organizer Infobank
        Award Date February 7, 2025
        Penyelenggara Bank Mandiri
        Organizer Bank Mandiri                                             Indonesia Customer Service Quality Award 2025


        Indonesia Digital Innovation Awards
                                                                      08   Customer Service Quality Award 2025
                                                                           predikat Very Good Kategori Car Financing
 03     The Most Innovative Digitalization of Multifinance 2025
                                                                           Tanggal Penghargaan 14 November 2025
        for Enhancing Performance and Services through Digital             Award Date November 14, 2025
        Technology Adoption                                                Penyelenggara SWA Media Group dan Business Digest
                                                                           Organizer SWA Media Group dan Business Digest
        Tanggal Penghargaan 28 Maret 2025
        Award Date March 28, 2025
        Penyelenggara Warta Ekonomi
        Organizer Warta Ekonomi


        Dream Workplace 2025
 04     Dream Workplace for Learning Multifinance

        Tanggal Penghargaan 25 Mei 2025
        Award Date May 25, 2025




                                                                                                       1
        Penyelenggara Marketeers
        Organizer Marketeers


        Anugerah ESG 2025
 05     “Navigating ESG In Global Economy Uncertainty”
        Penghargaan ESG dengan tema “Inisiatif Inovasi
        Membangun Keuangan Berkelanjutan”

        Tanggal Penghargaan 4 Juli 2025
        Award Date July 4, 2025
        Penyelenggara IDX Channel
        Organizer IDX Channel




                                                         2                                                  3
                   4
                                                                  5                                         6
62      PT Mandiri Tunas Finance
        Laporan Keberlanjutan 2025
Page 64
Sustaining Progress, Empowering the Future                                                    www.mtf.co.id




           Indonesia Good Corporate Governance Award 2025
 09        The Most Trusted Company based on Corporate
           Governance Perception Index (Skor 85,06)

           Tanggal Penghargaan 25 November 2025
           Award Date November 25, 2025
           Penyelenggara SWA Media Group dan IICG
                                                                      12
           Organizer SWA Media Group dan IICG
                                                                     Sistem Manajemen Anti Penyuapan
                                                                     (SMAP) ISO 37001 : 2016
           Top Digital Awards 2025
                                                                     Anti-Bribery Management System
 10        Top Digital Implementation 2025 #Stars 5,                 (Smap) Iso 37001 : 2016
           Golden Winner Medallion, Top Leader on Digital
                                                                     Masa Berlaku Hingga Februari 2028
           Implementation 2025
                                                                     Validity Period Until February 2028
           Tanggal Penghargaan 4 Desember 2025                       Otoritas/Penerbit PT TUV NORD Indonesia
           Award Date December 4, 2025                               Authority/Publisher PT TUV NORD Indonesia
           Penyelenggara IT Works
           Organizer IT Works



           Marketeers Digital Marketing Heroes 2025
 11        Engaging Social Media Marketing Heroes

           Tanggal Penghargaan 11 Desember 2025
           Award Date December 11, 2025
           Penyelenggara Marketeers                                   13
           Organizer Marketeers

                                                                     Sistem Manajemen Keamanan Informasi
                                                                     (SMKI) ISO 27001 : 2022
                                                                     Sistem Manajemen Keamanan Informasi
                                                                     (SMKI) ISO 27001 : 2022

                                                                     Masa Berlaku Hingga Mei 2026
                                                                     Validity Period Until May 2026
                                                                     Otoritas/Penerbit PT TUV SUD Indonesia
                                                                     Authority/Publisher PT TUV NORD Indonesia




                                                10
                                                            11
7
                                         8                       9
                                                                            PT Mandiri Tunas Finance
                                                                             Sustainability Report 2025          63
Page 65
           Profil Perusahaan / Company Profile




Peristiwa Penting 2025
Event Highlights 2025



                                                                           Penghargaan: Marketeers Youth Choice Award 2025,
                                                                           Silver Multifinance Company
                                                                           MTF kembali menunjukkan eksistensinya sebagai perusahaan multifinance
                                                                           pilihan anak muda. Dengan layanan yang inovatif dan fleksibel, MTF
                                                                           berhasil mendapatkan Silver Award dalam kategori Multifinance Company
                                                                           di ajang Marketeers Youth Choice Award 2025. Prestasi ini menjadi bukti
                                                                           komitmen MTF dalam mendukung kebutuhan finansial generasi muda.
                                                                           Award: Marketeers Youth Choice Award 2025,
                                                                           Silver Multifinance Company
                                                                           MTF once again demonstrated its existence as a preferred multifinance
                                                                           company among young customers. Through innovative and flexible
                                                                           services, MTF received the Silver Award in the Multifinance Company
                                                                           category at the Marketeers Youth Choice Award 2025. This achievement
                                                                           reflects MTF’s commitment to supporting the financial needs of the
                                                                           younger generation.
 24 Januari 2025 January 24, 2025
 CGV Grand Indonesia, Jakarta



  Penghargaan: Mandiri Subsidiaries Award 2024
  Atas kinerja yang dicatatkan sepanjang tahun 2024, MTF kembali meraih penghargaan
  dalam ajang Mandiri Subsidiaries Awards 2024 sebagai The Most Efficient Subsidiary of
  The Year 2024. Penghargaan ini merupakan bukti keberhasilan MTF dalam menerapkan
  startegi efisiensi yang optimal sepanjang tahun. Atas apresiasi yang diberikan, Manajemen
  MTF mengucapkan terima kasih kepada Bank Mandiri. Penghargaan ini menjadi semangat
  Perseroan untuk terus meningkatkan efisiensi dan resiliensi di tahun-tahun berikutnya.
  Penghargaan: Mandiri Subsidiaries Award 2024
  In recognition of its 2024 performance, MTF once again received the award of The
  Most Efficient Subsidiary of The Year 2024 at the Mandiri Subsidiaries Awards 2024. The
  award reflects the successful implementation of efficiency strategies across the year. MTF
  Management extends its gratitude to Bank Mandiri and views this award as encouragement
  for the Company to continue strengthening efficiency and resilience in the years ahead.
                                                                                                   7 Februari 2025 February 7, 2025
                                                                                                   R Hotel Rancamaya, Bogor



                                                               MTF Menyalurkan Santunan dan Berbuka Bersama Anak Yatim Piatu
                                                               Sebagai bagian dari komitmen tanggung jawab sosial kepada masyarakat, MTF menyalurkan
                                                               santunan kepada 25 anak yatim piatu dengan total dana sebesar Rp20.000.000. Kegiatan
                                                               ini dilaksanakan bersamaan dengan acara berbuka puasa bersama yang menjadi momen
                                                               kebersamaan antara Perseroan dan para penerima manfaat. Program ini merupakan
                                                               bagian dari pelaksanaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Perseroan yang
                                                               berfokus pada peningkatan kesejahteraan sosial di lingkungan sekitar.
                                                               Mandiri Tunas Finance Sharing and Break Fasting together with Orphans
                                                               As part of its social responsibility commitment to the community, MTF provided financial
                                                               assistance to 25 orphans, with a total amount of Rp20,000,000. The activity was carried
                                                               out in conjunction with a communal iftar gathering, serving as a moment of togetherness
                                                               between the Company and the beneficiaries. This program forms part of the Company’s
                                                               Social and Environmental Responsibility (CSR) initiatives, which focus on enhancing social
                                                               welfare within the surrounding community.
 20 Maret 2025 March 20, 2025
 Graha Mandiri, Jakarta



  Penghargaan: Indonesia Digital Innovation Awards (IDIA) 2025
  Pada Indonesia Digital Innovation Awards 2025, MTF memperoleh pengakuan atas
  komitmennya dalam mengembangkan ekosistem digital berbasis teknologi guna
  meningkatkan kualitas layanan kepada pelanggan. Penghargaan ini diberikan kepada
  perusahaan terpilih yang dinilai berhasil mengimplementasikan inovasi digital pada
  berbagai aspek bisnis dan layanan dengan dampak positif bagi masyarakat.
  Award: Indonesia Digital Innovation Awards (IDIA) 2025
  At the Indonesia Digital Innovation Awards 2025, MTF received recognition for
  its commitment to developing a technology-based digital ecosystem to enhance
  customer service quality. The award was presented to selected companies considered
  successful in implementing digital innovation across various aspects of business and
  services with positive impact for society.

                                                                                            28 Maret 2025 March 28, 2025
                                                                                            The Sultan Hotel & Residence, Jakarta




64         PT Mandiri Tunas Finance
           Laporan Keberlanjutan 2025
Page 66
Sustaining Progress, Empowering the Future                                                                                           www.mtf.co.id




   Penghargaan: Dream Workplace for Learning Multifinance
   MTF didapuk sebagai salah satu perusahaan multifinance dengan budaya
   pembelajaran terbaik di Indonesia, khususnya untuk generasi muda,
   pada ajang Dream Workplace for Learning. Apresiasi ini mencerminkan
   komitmen Perseroan dalam membangun lingkungan kerja yang
   mendukung pengembangan talenta, sekaligus mendorong inovasi
   pembelajaran secara berkelanjutan.
   Award: Dream Workplace for Learning-Multifinance
   MTF was honored as one of the multifinance companies with the best
   learning culture in Indonesia, particularly for the younger generation, at
   the Dream Workplace for Learning event. This appreciation reflects the
   Company’s commitment to building a work environment that supports
   talent development, while continuously encouraging learning innovation.
                                                                                        25 Mei 2025 May 25, 2025
                                                                                        Grand Atrium Kota Kasablanka, Jakarta




                                                             Penghargaan: Apresiasi atas Inovasi MTF dalam Membangun Keuangan Berkelanjutan
                                                             di tahun 2025
                                                             MTF mendapatkan apresiasi atas berbagai inisiatif inovatif dalam menerapkan prinsip
                                                             Environmental, Social, and Governance (ESG) yang menjawab tantangan ketidakpastian
                                                             ekonomi global. Dengan tema “Inisiatif Inovasi Membangun Keuangan Berkelanjutan”, MTF
                                                             dinilai berhasil menghadirkan program-program yang berdampak positif terhadap lingkungan,
                                                             sosial, serta penerapan tata kelola perusahaan yang baik.
                                                             Award: Appreciation for MTF’s Innovation in Building Sustainable Finance in 2025
                                                             MTF received appreciation for various innovative initiatives in implementing Environmental,
                                                             Social, and Governance (ESG) principles to navigate global economic uncertainty challenges.
                                                             Under the theme “Inisiatif Inovasi Membangun Keuangan Berkelanjutan,” MTF was assessed
                                                             as having successfully presented programs that generate positive impact on environmental
                                                             and social aspects, as well as the implementation of good corporate governance.
 4 Juli 2025 July 4, 2025
 Mainhall Bursa Efek Indonesia, Jakarta



  MTF Rilis Obligasi Rp2,5 Triliun
  Guna mendukung pertumbuhan bisnisnya, MTF resmi merilis Obligasi Berkelanjutan VII
  Tahap I Tahun 2025 senilai Rp2,5 triliun dengan peringkat idAAA dari PT Pemeringkat
  Efek Indonesia (Pefindo). Instrumen ini merupakan bagian dari Obligasi Berkelanjutan
  VII Perseroan yang menargetkan perolehan dana keseluruhan sebesar Rp10 triliun.
  Dana hasil penerbitan obligasi akan digunakan untuk mendukung kegiatan pembiayaan
  MTF, khususnya pembiayaan kendaraan bermotor dan modal kerja.
  MTF Issued Rp2.5 Trillion Bonds
  In order to support its business growth, MTF officially issued Sustainable Bonds VII Phase
  I Year 2025 amounting to Rp2.5 trillion, with an idAAA rating from PT Pemeringkat Efek
  Indonesia (Pefindo). This instrument forms part of the Company’s Sustainable Bonds
  VII program, targeting total proceeds of Rp10 trillion. The proceeds from the bond
  issuance will be utilized to support MTF’s financing activities, particularly motor vehicle   8 Juli 2025 July 8. 2025
  financing and working capital financing.                                                      Bursa Efek Indonesia, Jakarta




                                                          Penghargaan: Indonesia Best Consumer Financing Industry for Providing Inclusive, Flexible
                                                          and Competitive Credit Solution
                                                          MTF membuktikan performanya dalam menyediakan solusi pembiayaan yang inklusif, fleksibel,
                                                          dan kompetitif yang sejalan dengan semangat transformasi digital dan penerapan Industri 4.0.
                                                          Pada ajang Industry Award 2025 yang mengusung tema “Strengthening Resilience, Redefining
                                                          Standards: Championing Industry 4.0 and the Digital Shift”, MTF dianugerahi penghargaan
                                                          Indonesia Best Consumer Financing Industry for Providing Inclusive, Flexible and Competitive
                                                          Credit Solution dalam kategori Multifinance.
                                                          Award:Indonesia Best Consumer Financing Industry for Providing Inclusive, Flexible and
                                                          Competitive Credit Solution
                                                          MTF demonstrated its performance in providing inclusive, flexible, and competitive financing
                                                          solutions that conforms with the spirit of digital transformation and Industry 4.0 implementation.
                                                          At the Industry Award 2025 event under the theme “Strengthening Resilience, Redefining
                                                          Standards: Championing Industry 4.0 and the Digital Shift,” MTF was awarded as Indonesia Best
  24 Juli 2025 July 24, 2025                              Consumer Financing Industry for Providing Inclusive, Flexible and Competitive Credit Solution in
  The Sultan Hotel & Residence, Jakarta                   the Multifinance category.


                                                                                                                      PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                                       Sustainability Report 2025       65
Page 67
            Profil Perusahaan / Company Profile




  Penghargaan: 21st Infobank Multifinance Appreciation 2025
  MTF kembali memperoleh penghargaan atas kinerja keuangan yang sangat
  baik dan pertumbuhan berkelanjutan yang berhasil dicapai pada tahun
  2025. Penghargaan diberikan oleh Infobank dengan predikat “The Excellent
  Performance Multifinance Company (Asset >Rp10 trillion)”. Penghargaan ini
  merefleksikan komitmen MTF dalam menjaga kinerja keuangan yang sehat,
  memperkuat tata kelola perusahaan, serta memberikan layanan pembiayaan
  terbaik kepada masyarakat.
  Award: 21st Infobank Multifinance Appreciation 2025
  MTF once again received recognition for its very strong financial performance
  and sustainable growth achieved in 2025. The award was bestowed by Infobank,
  with the predicate “The Excellent Performance Multifinance Company (Asset
  > Rp10 trillion).” This award reflects MTF’s commitment to maintaining sound
  financial performance, strengthening corporate governance, and delivering the
  best financing services to the public.
                                                                                              1 Agustus 2025 August 01, 2025
                                                                                              Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta



                                                                               Kolaborasi MTF dalam Mendorong Sinergi Dunia Akademik dan Industri
                                                                               MTF berkolaborasi dengan Program Studi S1 Manajemen, Fakultas Ekonomi
                                                                               dan Bisnis Universitas Sebelas Maret dalam penyelenggaraan kegiatan
                                                                               Kuliah Praktisi untuk Mata Kuliah Minat Keuangan dengan topik “Manajemen
                                                                               Keuangan dalam Praktik Lapangan. Pemaparan Materi disampaikan langsung
                                                                               oleh Bapak William Francis Indra, selaku Direktur MTF, yang membagikan
                                                                               wawasan tentang dunia industri pembiayaan, Manajemen Keuangan dalam
                                                                               Praktik Lapangan dan memperkenalkan berbagai inovasi digital MTF.
                                                                               MTF collaborated with the Undergraduate Management Study Program,
                                                                               Faculty of Economics and Business Universitas Sebelas Maret in organizing a
                                                                               Practitioner Lecture for the Finance Interest Course under the topic “Manajemen
                                                                               Keuangan dalam Praktik Lapangan.” The lecture was conveyed by Mr. William
                                                                               Francis Indra, Director of MTF, who shared his insights on the financing industry,
                                                                               financial management in field practice, and various digital innovations of MTF.

 11 Oktober 2025 October 11, 2025
 Diselenggarakan secara daring



 MTF Mengajar Goes to Campus
 MTF berkolaborasi dengan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Airlangga (FEB
 UNAIR) dengan tema Empowering the Future: Mempersiapkan Karier dan Finansial Sejak
 Muda. Program ini merupakan bagian dari inisiatif MTF dalam mengedukasi mahasiswa
 tentang literasi finansial, kesiapan karier, serta memberikan kesempatan rekrutmen
 melalui MTF Campus Hiring Management Trainee Batch 20. Sesi utama disampaikan
 langsung oleh Bapak Pinohadi G. Sumardi, selaku Direktur Utama MTF, yang kemudian
 dilanjutkan dengan MTF Campicnic dan Leaderless Group Discussion (LGD).
 MTF Mengajar Goes to Campus
 MTF collaborated with the Faculty of Economics and Business Universitas Airlangga
 (FEB UNAIR) under the theme “Empowering the Future: Mempersiapkan Karier dan
 Finansial Sejak Muda.” This program forms part of MTF’s initiative to educate students
 on financial literacy and career readiness, while also providing recruitment opportunities
 through MTF Campus Hiring Management Trainee Batch 20. The main session was
 delivered directly by Mr. Pinohadi G. Sumardi, President Director of MTF, followed by
 MTF Campicnic and Leaderless Group Discussion (LGD).                                          23 Oktober 2025 October 23, 2025
                                                                                               Universitas Airlangga, Surabaya



                                                                            Partisipasi MTF dalam Livin’ Fest 2025 di 10 Kota Besar Indonesia
                                                                            MTF hadir memberikan dukungan penuh dalam penyelenggaraan Livin’ Fest 2025
                                                                            yang merupakan rangkaian peringatan HUT ke-27 Bank Mandiri di 10 kota besar
                                                                            di Indonesia. Dalam rangkaian kegiatan tersebut, MTF turut memperkuat sinergi
                                                                            Mandiri Group melalui program unggulan “Mandiri Auto”. Melalui program ini,
                                                                            pengunjung Livin’ Fest di setiap kota dapat menikmati berbagai promo menarik
                                                                            khusus bagi nasabah yang mengajukan pembiayaan selama periode acara
                                                                            berlangsung.
                                                                            MTF Participation in the Livin’ Fest 2025 in 10 Major Cities Across Indonesia
                                                                            MTF provided full support in the implementation of Livin’ Fest 2025 as part of the
                                                                            27th anniversary celebration series of Bank Mandiri held across 10 major cities in
                                                                            Indonesia. In this series of activities, MTF strengthened Mandiri Group synergy
 16 Oktober-14 Desember 2025                                                through its flagship program, “Mandiri Auto.” Through this program, visitors at
 October 16-December 14, 2025                                               each Livin’ Fest location were able to access various promotional offers specifically
 Jakarta Medan, Bandung, Palembang, Semarang,                               for customers who submitted financing applications during the event period.
 Balikpapan, Makassar, Denpasar, Jayapura, Surabaya




66          PT Mandiri Tunas Finance
            Laporan Keberlanjutan 2025
Page 68
Sustaining Progress, Empowering the Future                                                                                            www.mtf.co.id




  Penghargaan: Indonesia Customer Service Quality Award 2025
  MTF terus menegaskan komitmennya dalam memberikan layanan praktis, tepercaya, dan
  relevan dengan kebutuhan masyarakat saat ini. Komitmen tersebut dibuktikan dengan
  diraihnya penghargaan Indonesia Customer Service Quality Award 2025 pada Kategori Car
  Financing dengan predikat Very Good. Pada ajang ini, MTF dinilai unggul karena mampu
  memahami kebutuhan pelanggan dengan cepat, memberikan layanan yang responsif, serta
  memanfaatkan teknologi untuk membuat proses menjadi lebih mudah dan nyaman.
  Award: Indonesia Customer Service Quality Award 2025
  MTF consistently affirms its commitment in delivering practical, reliable, and relevant services
  aligned with current public needs. Such commitment was appreciated in the Indonesia
  Customer Service Quality Award 2025, the Car Financing category, with the predicate Very
  Good. In this event, MTF was assessed as having the capability to understand customer
  needs promptly, provide responsive services, and utilize technology to create processes                14 November 2025 November 14, 2025
  that are more efficient and convenient.                                                                Shangri-La Hotel, Jakarta




                                                               Penghargaan: The Most Trusted Company pada Indonesia Good Corporate
                                                               Governance Award 2025
                                                               MTF berhasil meraih penghargaan bergengsi sebagai “The Most Trusted Company based on
                                                               Corporate Governance Perception Index (CGPI)” dengan perolehan nilai 85,06. Penghargaan
                                                               ini diberikan berdasarkan hasil evaluasi dan penilaian mendalam terhadap penerapan prinsip-
                                                               prinsip GCG, mulai dari aspek transparansi, akuntabilitas, tanggung jawab, independensi,
                                                               hingga pengelolaan bisnis. Capaian tersebut menempatkan MTF sebagai salah satu dari
                                                               jajaran Perusahaan Sangat Terpercaya dalam implementasi GCG di Indonesia.
                                                               Award: The Most Trusted Company at the Indonesia Good Corporate Governance
                                                               Award 2025
                                                               MTF received the award as “The Most Trusted Company based on Corporate Governance
                                                               Perception Index (CGPI)” with a score of 85.06. The award was bestowed based on
                                                               comprehensive evaluation of the implementation of GCG principles, covering transparency,
                                                               accountability, responsibility, independence, and business management. This achievement
 25 November 2025 November 25, 2025                            places MTF among companies categorized as Highly Trusted in the implementation of GCG
 Shangri-La Hotel, Jakarta                                     in Indonesia.



  Aksi Peduli Kemanusiaan Perwira MTF, Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana
  di Sumatra
  MTF menyalurkan bantuan sebesar Rp172.500.000 bagi masyarakat terdampak bencana
  di Sumatra melalui donasi yang dihimpun dari Perwira MTF. Inisiatif ini merupakan wujud
  solidaritas dan kepedulian MTF dalam membantu warga yang mengalami masa sulit.
  Penyaluran bantuan dilakukan secara langsung kepada masyarakat terdampak di Sumatra
  Barat oleh jajaran manajemen dan perwakilan Perwira MTF. Pada hari berikutnya, Bapak
  Pinohadi G. Sumardi selaku Direktur Utama MTF juga hadir memberikan komitmen
  dukungan dan menyerahkan bantuan bagi warga terdampak bencana di Sumatra Utara.
  Perwira MTF Humanitarian Initiative: Assistance for Disaster-Affected Communities
  in Sumatra
  MTF distributed assistance amounting to Rp172,500,000 to communities affected by
  disaster in Sumatra, sourced from donations contributed by MTF Perwira. This initiative
  reflects MTF’s solidarity and social commitment in supporting communities facing difficult
  circumstances. The assistance was delivered directly to affected communities in West
  Sumatra by the Management and representatives of MTF Perwira. On the following day,
  Mr. Pinohadi G. Sumardi, President Director of MTF, led the assistance distribution in             10 Desember 2025 December 10. 2025
  North Sumatra and reaffirmed MTF’s support for disaster-affected communities.                      Sumatra Barat dan Sumatra Utara



                                                                    Penghargaan: Engaging Social Media Marketing Heroes
                                                                    Konsistensi MTF dalam memperkuat komunikasi digital melalui media sosial
                                                                    mengantarkan MTF meraih penghargaan untuk kategori Engaging Social Media
                                                                    Marketing Heroes. Pengakuan ini diberikan atas keberhasilan MTF menghadirkan
                                                                    program media sosial yang kreatif dan interaktif, seperti MTF Flash Sale, Unboxing
                                                                    by MTF, FYP with MTF, dan Talkin by MTF. Seluruh inisiatif tersebut dirancang untuk
                                                                    menyajikan konten yang relevan sekaligus menyampaikan informasi produk dan
                                                                    layanan MTF secara ringan, mudah dipahami, dan selaras dengan karakter audiens
                                                                    digital.
                                                                    Award: Engaging Social Media Marketing Heroes
                                                                    MTF’s consistency in strengthening digital communication through social media
                                                                    resulted in recognition in the Engaging Social Media Marketing Heroes category. The
                                                                    recognition was granted for MTF’s ability to present creative and interactive social
                                                                    media programs such as MTF Flash Sale, Unboxing by MTF, FYP with MTF, and Talkin by
                                                                    MTF. These initiatives were designed to deliver relevant content while communicating
  11 Desember 2025
  The Ritz-Carlton, Jakarta                                         MTF’s products and services in a clear, accessible, and digital audience-aligned manner.




                                                                                                                       PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                                        Sustainability Report 2025        67
Page 69
       Tata Kelola Keberlanjutan / Sustainability Governance




 Tata Kelola
 Keberlanjutan
     Sustainability Governance




 Melalui fondasi tata kelola yang
 kuat, Perseroan optimistis mampu
 menjawab tantangan bisnis, memenuhi
 ekspektasi pemangku kepentingan,
 dan membangun keberlanjutan usaha
 jangka panjang.


 Through a strong governance foundation, the
 Company remains confident in its ability to address
 business challenges, meet stakeholder expectations,
 and build long-term business sustainability.




                                                               85,06
                                                               Skor Corporate
                                                               Governance Perception
                                                               Index (CGPI)

                                                               85.06 Corporate
                                                               Governance Perception
                                                               Index (CGPI) Score




68     PT Mandiri Tunas Finance
       Laporan Keberlanjutan 2025
Page 70
Sustaining Progress, Empowering the Future                                www.mtf.co.id




   100%                                       100%
                                             Karyawan telah mengikuti
                                             sosialisasi anti-fraud
   Laporan melalui
   Whistleblowing System                     100% of employees have
   diselesaikan                              participated in anti-fraud
                                             awareness programs
   100% of reports submitted
   through the Whistleblowing
   System were resolved




                                                          PT Mandiri Tunas Finance
                                                           Sustainability Report 2025     69
Page 71
           Tata Kelola Keberlanjutan / Sustainability Governance




Tata Kelola Perusahaan yang Baik (Good Corporate                   The implementation of Good Corporate Governance
Governance/GCG)         yang     meliputi    transparansi,         (GCG), which encompasses transparency, accountability,
akuntabilitas, pertanggungjawaban, kemandirian, dan                responsibility, independence, and fairness in all operational
kewajaran dalam seluruh pengelolaan operasional dan                and business management, serves as a fundamental
bisnis menjadi prinsip bagi perusahaan dalam menerapkan            principle for the Company in conducting its business.
bisnis Penerapan GCG tersebut menjadi landasan                     The implementation of GCG provides a foundation
untuk menjaga keseimbangan fungsi pengendalian,                    for maintaining balanced control functions, minimizing
meminimalkan risiko pengelolaan, serta memperkuat                  management risks, and strengthening sustainable
keberlanjutan kinerja dan integritas di mata pemangku              performance and integrity in the eyes of stakeholders.
kepentingan.

Pelaksanaan GCG senantiasa diselaraskan dengan                     The implementation of GCG is consistently aligned with
ketentuan peraturan perundang-undangan dan mengacu                 applicable laws and regulations and refers to corporate
pada praktik terbaik korporasi. Melalui fondasi tata               best practices. Through a strong governance foundation,
kelola yang kuat, Perseroan optimistis mampu menjawab              the Company is confident in its ability to address business
tantangan bisnis, memenuhi ekspektasi pemangku                     challenges, meet stakeholder expectations, and build
kepentingan, dan membangun keberlanjutan usaha                     long-term business sustainability.
jangka panjang.




Struktur Tata Kelola
Governance Structure [DE1.1][PJ1.2]

Sebagaimana diatur dalam POJK No. 46 Tahun 2024,                   As regulated in POJK No. 46 of 2024, the governance
struktur tata kelola terdiri dari tiga Organ Utama Perseroan,      structure consists of three main corporate organs, namely:
yaitu:
   • Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS)                              •   General Meeting of Shareholders (GMS)
       Organ Perseroan yang mempunyai wewenang                         A corporate organ with authority not granted to the
       yang tidak diberikan kepada Direksi atau Dewan                  Board of Directors or the Board of Commissioners
       Komisaris dalam batas yang ditentukan dalam                     within the limits stipulated by Law No. 40 of 2007 on
       Undang-Undang Perseroan Terbatas No. 40 Tahun                   Limited Liability Companies and/or the Articles of
       2007 dan/atau Anggaran Dasar.                                   Association.
   • Dewan Komisaris                                               •   Board of Commissioners
       Organ Perseroan yang bertugas melakukan                         A corporate organ responsible for carrying out general
       pengawasan secara umum dan atau khusus sesuai                   and/or specific supervision in accordance with the
       dengan Anggaran Dasar serta memberikan nasihat                  Articles of Association and providing advice to the
       kepada Direksi.                                                 Board of Directors.
   • Direksi                                                       •   Board of Directors
       Organ Perseroan yang berwenang dan bertanggung                  A corporate organ authorized and fully responsible for
       jawab penuh atas pengurusan Perseroan untuk                     managing the Company for the benefit of the Company,
       kepentingan Perseroan, sesuai dengan maksud                     in accordance with the Company’s objectives and
       dan tujuan Perseroan serta mewakili Perseroan baik              purposes, and representing the Company both inside
       di dalam maupun di luar pengadilan sesuai dengan                and outside the court in accordance with the provisions
       ketentuan Anggaran Dasar.                                       of the Articles of Association.

Perseroan menganut sistem dua badan (two-tier system),             The Company adopts a two-tier system, consisting of
yaitu Dewan Komisaris dan Direksi yang masing-masing               the Board of Commissioners and the Board of Directors,
memiliki wewenang serta tanggung jawab yang jelas




70         PT Mandiri Tunas Finance
           Laporan Keberlanjutan 2025
Page 72
Sustaining Progress, Empowering the Future                                                                                    www.mtf.co.id




sesuai dengan fungsi sebagaimana diamanatkan dalam                          each with clearly defined authority and responsibilities in
Anggaran Dasar dan ketentuan perundang-undangan.                            accordance with their respective functions as mandated
                                                                            in the Articles of Association and prevailing laws and
                                                                            regulations.

Dalam menjalankan tugas pengawasan, Dewan Komisaris                         In carrying out its supervisory duties, the Board of
didukung oleh organ pendukung yang terdiri atas                             Commissioners is supported by several supporting organs,
Sekretaris Dewan Komisaris, Komite Audit, Komite                            namely the Board of Commissioners Secretary, Audit
Nominasi dan Remunerasi, serta Komite Pemantau Risiko.                      Committee, Nomination and Remuneration Committee,
[GRI 2-9][GRI 2-11]                                                         and Risk Monitoring Committee. [GRI 2-9][GRI 2-11]

Sedangkan dalam implementasinya, Direksi berperan                           In its implementation, the Board of Directors acts as
sebagai eksekutif senior yang dipilih langsung oleh                         senior executives elected directly by the shareholders and
pemegang saham dan mempunyai tanggung jawab                                 holds full responsibility for the overall management of the
penuh atas jalannya perusahaan secara keseluruhan.                          Company. The Board of Directors is supported by several
Direksi memperoleh dukungan dari organ pendukung                            supporting organs, including Corporate Secretary, Risk
berupa Corporate Secretary, Risk Management, Internal                       Management, Internal Audit, Legal & Compliance, AML–
Audit, Legal & Compliance, UKK APU PPT (Unit Kerja                          CFT Unit (Anti-Money Laundering and Counter-Terrorism
Khusus Anti Pencucian Uang dan Pencegahan Pendanaan                         Financing Unit), ALCO (Asset & Liability Committee),
Terorisme), ALCO (Asset & Liability Committee), Komite                      Credit Committee, Risk Management Committee, Anti-
Kredit, Komite Manajemen Risiko, Komite Anti-Fraud,                         Fraud Committee, and the Information Technology
serta Komite Pengarah Teknologi Informasi.                                  Steering Committee.

Di antara organ pendukung Dewan Komisaris dan Direksi,                      Among the supporting organs of the Board of
Divisi Corporate Planning & Performance Management                          Commissioners and the Board of Directors, the Corporate
memiliki peran strategis dalam pengambilan keputusan                        Planning & Performance Management Division plays a
dan pengawasan atas dampak Perseroan terhadap aspek                         strategic role in decision-making and oversight related to
ekonomi, lingkungan, dan sosial. [GRI 2-12][GRI 2-13]                       the Company’s impacts on economic, environmental, and
                                                                            social aspects. [GRI 2-12][GRI 2-13]

Adapun informasi lebih lanjut mengenai struktur tata                        Further information regarding the Company’s governance
kelola Perseroan dapat ditemukan pada Bab Tata Kelola                       structure can be found in the Corporate Governance
Perseroan dalam Laporan Tahunan 2025.                                       chapter of the 2025 Annual Report.




Komposisi Dewan Komisaris Periode 1 Januari 2025-25 Juli 2025
Composition of the Board of Commissioners from 1 January 2025-25 July 2025 [GRI 405-1]
                                                                                                                                            Periode
      Nama                Jabatan                            Dasar Pengangakatan                             Masa Jabatan
                                                                                                                                            Jabatan
      Name                Position                           Basis of Appointment                            Term of Office
                                                                                                                                             Tenure
                                                                                                      RUPS Tahunan Tahun 2023
                                             Akta Pernyataan Keputusan RUPS Tahunan PT Mandiri
                                                                                                      s.d. penutupan RUPS Tahunan
                                             Tunas Finance No. 138 tanggal 28 Juni 2023 yang dibuat
                   Komisaris Utama                                                                    Tahun 2026.                    Ke-3
Rico Adisurja                                di hadapan M. Kholid Artha, S.H., notaris di Jakarta.
                   President                                                                          Annual GMS of Financial        3rd
Setiawan*                                    Deed of Resolution of the Annual GMS of PT Mandiri
                   Commissioner                                                                       Year 2023 until the closing of
                                             Tunas Finance No. 138 Dated 28 June 2023 made before
                                                                                                      Annual GMS of Financial Year
                                             M. Kholid Artha, SH, a notary in Jakarta.
                                                                                                      2026.

                                                                                                      RUPS Tahunan Tahun 2024
                                             Akta Pernyataan Keputusan RUPS Tahunan PT Mandiri
                                                                                                      s.d. penutupan RUPS Tahunan
                                             Tunas Finance No. 236 tanggal 28 Juni 2024 yang dibuat
                                                                                                      Tahun 2027.                    Ke-1
                   Komisaris                 di hadapan M. Kholid Artha, S.H., notaris di Jakarta.
Saptari**                                                                                             Annual GMS of Financial        1st
                   Commissioner              Deed of Resolution of the Annual GMS of PT Mandiri
                                                                                                      Year 2024 until the closing of
                                             Tunas Finance No. 236 Dated 28 June 2024 made before
                                                                                                      Annual GMS of Financial Year
                                             M. Kholid Artha, S.H., a notary in Jakarta.
                                                                                                      2027.




                                                                                                              PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                               Sustainability Report 2025        71
Page 73
               Tata Kelola Keberlanjutan / Sustainability Governance




                                                                                                                                                             Periode
       Nama                     Jabatan                                Dasar Pengangakatan                                     Masa Jabatan
                                                                                                                                                             Jabatan
       Name                     Position                               Basis of Appointment                                    Term of Office
                                                                                                                                                              Tenure
                                                                                                                       RUPS Tahunan Tahun 2023
                                                    Akta Pernyataan Keputusan RUPS Tahunan PT Mandiri
                                                                                                                       s.d. penutupan RUPS Tahunan
                                                    Tunas Finance No. 138 tanggal 28 Juni 2023 yang dibuat
                       Komisaris Independen                                                                            Tahun 2026.                    Ke-1
 Fendy Eventius                                     di hadapan M. Kholid Artha, S.H., notaris di Jakarta.
                       Independent                                                                                     Annual GMS of Financial        1st
 Mugni                                              Deed of Resolution of the Annual GMS of PT Mandiri
                       Commissioner                                                                                    Year 2023 until the closing of
                                                    Tunas Finance No. 138 Dated 28 June 2023 made before
                                                                                                                       Annual GMS of Financial Year
                                                    M. Kholid Artha, S.H., a notary in Jakarta.
                                                                                                                       2026.

                                                                                                                       RUPS Tahunan Tahun 2024
                                                    Akta Pernyataan Keputusan RUPS Luar Biasa No. 16
                                                                                                                       s.d penutupan RUPS Tahunan
                                                    tanggal 5 November 2024 yang dibuat di hadapan M.
                       Komisaris Independen                                                                            Tahun 2027.                        Ke-1
                                                    Kholid Artha, S.H., notaris di Jakarta.
 Subarna               Independent                                                                                     Annual GMS of Financial            1st
                                                    Deed of Resolution of the Annual GMS of PT Mandiri
                       Commissioner                                                                                    Year 2024 until the closing of
                                                    Tunas Finance No. 16 Dated 5 November 2024 made
                                                                                                                       Annual GMS of Financial Year
                                                    before M. Kholid Artha, S.H., a notary in Jakarta.
                                                                                                                       2027.

*) Mengundurkan diri pada tanggal 25 Juni 2025 sebagai Komisaris Utama PT Mandiri Tunas Finance dan pengunduran diri disetujui melalui RUPST pada tanggal 30 Juni 2025
dengan pengunduran diri efektif pada tanggal 25 Juli 2025.
**) Mengundurkan diri pada tanggal 25 Maret 2025 sebagai Komisaris PT Mandiri Tunas Finance dan pengunduran diri disetujui melalui RUPS-LB pada tanggal 23 Juni 2025.
*) Resigned on 25 June 2025 as President Commissioner of PT Mandiri Tunas Finance and the resignation was approved through the Annual GMS on 30 June 2025, with the
resignation effective on 25 July 2025.
**) Resigned on 25 March 2025 as Commissioner of PT Mandiri Tunas Finance and the resignation was approved through the Extraordinary GMS on 23 June 2025.




Komposisi Dewan Komisaris Periode 25 Juli 2025-23 Desember 2025
Composition of the Board of Commissioners from 25 July 2025-23 December 2025

               Nama                                  Jabatan                          Dasar Pengangakatan                    Masa Jabatan            Periode Jabatan
               Name                                  Position                         Basis of Appointment                   Term of Office               Tenure
                                                                                                                          RUPS Tahunan
                                                                             Akta Pernyataan Keputusan RUPS
                                                                                                                          Tahun 2025 s.d.
                                                                             Tahunan PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                                          penutupan RUPS
                                                                             No. 174 tanggal 30 Juni 2025 yang
                                                                                                                          Tahunan Tahun
                                                                             dibuat di hadapan M. Kholid Artha,
                                                                                                                          2028.               Ke-1
                                       Komisaris Utama                       S.H., notaris di Jakarta.
 Nugraha Indra Permadi*                                                                                                   Annual GMS of       1st
                                       President Commissioner                Deed of Resolution of the Annual
                                                                                                                          Financial Year 2025
                                                                             GMS of PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                                          until the closing
                                                                             No. 174 Dated 30 June 2025 made
                                                                                                                          of Annual GMS
                                                                             before M. Kholid Artha, S.H., a notary
                                                                                                                          of Financial Year
                                                                             in Jakarta.
                                                                                                                          2028.
                                                                             Akta Pernyataan Keputusan RUPS               RUPS Tahunan
                                                                             Tahunan PT Mandiri Tunas Finance             Tahun 2023 s.d.
                                                                             No. 138 tanggal 28 Juni 2023 yang            penutupan RUPS
                                                                             dibuat di hadapan M. Kholid Artha,           Tahunan Tahun
                                       Komisaris Independen                  S.H., notaris di Jakarta.                    2026.               Ke-1
 Fendy Eventius Mugni                  Independent Commissioner              Deed of Resolution of the Annual             Annual GMS of       1st
                                                                             GMS of PT Mandiri Tunas Finance              Financial Year 2023
                                                                             No. 138 Dated 28 June 2023 made              until the closing
                                                                             before M. Kholid Artha, S.H., a notary       of Annual GMS
                                                                             in Jakarta.                                  of Financial Year
                                                                                                                          2026.
                                                                                                                          RUPS Tahunan
                                                                             Akta Pernyataan Keputusan RUPS Luar          Tahun 2024 s.d
                                                                             Biasa No. 16 tanggal 5 November              penutupan RUPS
                                                                             2024 yang dibuat di hadapan M.               Tahunan Tahun
                                                                             Kholid Artha, S.H., notaris di Jakarta.      2027.               Ke-1
                                       Komisaris Independen
 Subarna                                                                     Deed of Resolution of the Annual             Annual GMS of       1st
                                       Independent Commissioner
                                                                             GMS of PT Mandiri Tunas Finance No.          Financial Year 2024
                                                                             16 Dated 5 November 2024 made                until the closing
                                                                             before M. Kholid Artha, S.H., a notary       of Annual GMS
                                                                             in Jakarta.                                  of Financial Year
                                                                                                                          2027.
*) Diangkat sebagai Komisaris Utama PT Mandiri Tunas Finance melalui RUPST pada tanggal 30 Juni 2025 dengan efektif menjabat pada tanggal 25 Juli 2025.
*) Appointed as President Commissioner of PT Mandiri Tunas Finance through the Annual GMS on 30 June 2025, effective as of 25 July 2025.




72             PT Mandiri Tunas Finance
               Laporan Keberlanjutan 2025
Page 74
 Sustaining Progress, Empowering the Future                                                                                    www.mtf.co.id




 Komposisi Direksi per 31 Desember 2025
 Composition of the Board of Directors as of 31 December 2025 [GRI 405-1]
                                                                                                                                             Periode
      Nama          Jabatan                            Dasar Pengangakatan                                    Masa Jabatan
                                                                                                                                             Jabatan
      Name          Position                           Basis of Appointment                                   Term of Office
                                                                                                                                              Tenure

                                 Pengangkatan pertama kali sebagai Direktur Utama Mandiri Tunas        9 Oktober 2020 s.d.
                                 Finance pada RUPS Luar Biasa (Keputusan Sirkuler) berdasarkan Akta    penutupan RUPS Tahunan
                                 Pernyataan Keputusan Pemegang Saham No. 6 tanggal 9 Oktober           Tahun Buku 2022
                                                                                                                                         Ke-1
                                 2020.                                                                 9 October 2020 until the
                                                                                                                                         1st
                                 Appointed for the first time as President Director of Mandiri Tunas   closing of the Annual General
                                 Finance at the Extraordinary GMS (Circular Resolution) based on       Meeting of Shareholders for
                  Direktur       Deed of Shareholders’ Resolution No. 6 dated 9 October 2020.          the 2022 Financial Year.”
  Pinohadi G.     Utama          Diangkat kembali untuk periode kedua sebagai Direktur Utama
  Sumardi         President      Mandiri Tunas Finance pada Keputusan Pemegang Saham di Luar
                  Director                                                                             28 Juni 2023 s.d. penutupan
                                 RUPS untuk Menyelenggarakan RUPS Tahunan (Keputusan Sirkuler)
                                                                                                       RUPS Tahunan Tahun Buku
                                 berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan RUPS Tahunan No. 138
                                                                                                       2025                              Ke-2
                                 tanggal 28 Juni 2023.
                                                                                                       28 June 2023 until the closing    2nd
                                 Reappointed for the second period as President Director of Mandiri
                                                                                                       of the Annual GMS for
                                 Tunas Finance at the Shareholders’ Resolution Outside the GMS to
                                                                                                       Financial Year 2025
                                 Convene the Annual GMS (Circular Resolution) based on Deed of
                                 Annual GMS Resolution No. 138 dated 28 June 2023.

                                 Diangkat sebagai Direktur Mandiri Tunas Finance untuk pertama
                                 kalinya berdasarkan Keputusan Pemegang Saham di Luar RUPS
                                                                                                       29 Maret 2021 s.d.
                                 untuk Menyelenggarakan RUPS Tahunan (Keputusan Sirkuler)
                                                                                                       penutupan RUPS Tahunan
                                 berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan RUPS Tahunan No. 15
                                                                                                       Tahun Buku 2023                   Ke-1
                                 tanggal 29 Maret 2021.
                                                                                                       29 March 2021 until the           1st
                                 Appointed for the first time as Director of Mandiri Tunas Finance
                                                                                                       closing of the Annual GMS for
                                 based on the Shareholders’ Resolution Outside the GMS to
                                                                                                       Financial Year 2023
                                 Convene the Annual GMS (Circular Resolution) based on Deed of
  R. Eryawan      Direktur       Annual GMS Resolution No. 15 dated 29 March 2021.
  Nurhariadi      Director
                                 Diangkat kembali untuk periode kedua sebagai Direktur Mandiri
                                 Tunas Finance pada Keputusan Pemegang Saham di Luar RUPS              28 Juni 2024 s.d. penutupan
                                 untuk Menyelenggarakan RUPS Tahunan berdasarkan Akta                  RUPS Tahunan Tahun Buku
                                 Pernyataan Keputusan RUPS Tahunan No. 236 tanggal 28 Juni 2024.       2026                              Ke-2
                                 Reappointed for the second period as Director of Mandiri Tunas        28 June 2024 until the closing    2nd
                                 Finance at the Shareholders’ Resolution Outside the GMS to            of the Annual GMS for
                                 Convene the Annual GMS based on Deed of Annual GMS                    Financial Year 2026
                                 Resolution No. 236 dated 28 June 2024.

                                 Diangkat sebagai Direktur Mandiri Tunas Finance untuk pertama
                                 kalinya berdasarkan Keputusan Pemegang Saham di Luar RUPS
                                                                                                       29 Maret 2021 s.d.
                                 untuk Menyelenggarakan RUPS Tahunan (Keputusan Sirkuler)
                                                                                                       penutupan RUPS Tahunan
                                 berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan RUPS Tahunan No. 15
                                                                                                       Tahun Buku 2023                   Ke-1
                                 tanggal 29 Maret 2021.
                                                                                                       29 March 2021 until the           1st
                                 Appointed for the first time as Director of Mandiri Tunas Finance
                                                                                                       closing of the Annual GMS for
                                 based on the Shareholders’ Resolution Outside the GMS to
                                                                                                       Financial Year 2023
                                 Convene the Annual GMS (Circular Resolution) based on Deed of
  William         Direktur       Annual GMS Resolution No. 15 dated 29 March 2021.
  Francis Indra   Director
                                 Diangkat kembali untuk periode kedua sebagai Direktur Mandiri
                                 Tunas Finance pada Keputusan Pemegang Saham di Luar RUPS              28 Juni 2024 s.d. penutupan
                                 untuk Menyelenggarakan RUPS Tahunan berdasarkan Akta                  RUPS Tahunan Tahun Buku
                                 Pernyataan Keputusan RUPS Tahunan No. 236 tanggal 28 Juni 2024.       2026                              Ke-2
                                 Reappointed for the second period as Director of Mandiri Tunas        28 June 2024 until the closing    2nd
                                 Finance at the Shareholders’ Resolution Outside the GMS to            of the Annual GMS for
                                 Convene the Annual GMS based on Deed of Annual GMS                    Financial Year 2026
                                 Resolution No. 236 dated 28 June 2024.



Nominasi dan Remunerasi
Nomination and Remuneration [GRI 2-10][GRI 2-19][DE2.1][PJ2.2]
Kebijakan nominasi Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan                    The nomination policy for the Company’s Board of
mengikuti kebijakan dari PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                      Commissioners and Board of Directors follows the policy
selaku Pemegang Saham Utama/Pengendali Perseroan.                           of PT Bank Mandiri (Persero) Tbk as the Company’s
Mekanisme nominasi, pengangkatan dan pemberhentian                          Main/Controlling   Shareholder.     The     nomination,
Dewan Komisaris dan Direksi dilakukan melalui keputusan                     appointment, and dismissal mechanisms for the Board of
pemegang saham yang kemudian berlaku efektif melalui                        Commissioners and the Board of Directors are carried out
Penilaian Kemampuan dan Kepatutan (Fit and Proper                           through shareholder resolutions which become effective

                                                                                                               PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                                Sustainability Report 2025        73
Page 75
          Tata Kelola Keberlanjutan / Sustainability Governance




Test) sesuai dengan peraturan dari OJK selaku regulator           after passing the Fit and Proper Test in accordance with
di sektor keuangan. Mekanisme pemberhentian Dewan                 regulations issued by the Financial Services Authority
Komisaris dan Direksi dapat dilakukan sewaktu-waktu               (OJK) as the regulator in the financial sector. The dismissal
dengan persetujuan pemegang saham dan dinyatakan                  of members of the Board of Commissioners and the
tidak memenuhi kriteria dengan alasan sebagai berikut:            Board of Directors may be carried out at any time with the
                                                                  approval of the shareholders if the individual is deemed
                                                                  not to meet the required criteria for the following reasons:
  1. Terbukti tidak dapat memenuhi kewajibannya yang                   1. Proven inability to fulfill the obligations agreed
     telah disepakati dalam Kontrak Manajemen.                             upon in the Management Contract.
  2. Terbukti tidak dapat melaksanakan kewajibannya                    2. Proven inability to properly carry out their duties.
     dengan baik.                                                      3. Proven failure to comply with applicable laws and
  3. Terbukti tidak melaksanakan peraturan perundang-                      regulations and/or the provisions stipulated in
     undangan dan/atau ketentuan yang dimuat dalam                         the Company’s Articles of Association.
     Anggaran Dasar Perusahaan.                                        4. Proven involvement in actions that harm the
  4. Terbukti terlibat dalam tindakan yang merugikan                       Company and/or the State.
     Perseroan dan/atau Negara.
  5. Terbukti melakukan tindakan yang melanggar etika                 5.   Proven involvement in actions that violate ethics
     dan/atau kepatutan yang menjadi kewajiban seluruh                     and/or propriety, which are obligations for all
     anggota Direksi.                                                      members of the Board of Directors.
  6. Terbukti bersalah berdasarkan keputusan pengadilan               6.   Proven guilty based on a court decision that has
     yang memiliki kekuatan hukum yang tetap.                              obtained permanent legal force.
  7. Mengundurkan diri.                                               7.   Resignation.

Calon Anggota Dewan Komisaris dan Direksi melalui                 Candidates for members of the Board of Commissioners
beberapa rangkaian proses seleksi sebelum diusulkan               and the Board of Directors must go through several
oleh Pemegang Saham yang memiliki wewenang                        stages of the selection process before being proposed by
untuk mengusulkan dalam RUPS. Sebagai bagian dari                 shareholders who have the authority to nominate them at
Mandiri grup, pengangkatan Dewan Komisaris dan                    the General Meeting of Shareholders (GMS). As part of
Direksi Perusahaan mengacu kepada Peraturan Menteri               the Mandiri Group, the appointment of the Company’s
BUMN No. PER-04/MBU/06/2020 tentang Perubahan                     Board of Commissioners and Board of Directors refers to
atas Peraturan Menteri Negara BUMN No. PER-03/                    the Regulation of the Minister of State-Owned Enterprises
MBU/2012 tentang Pedoman Pengangkatan Anggota                     No. PER-04/MBU/06/2020 concerning Amendments to
Direksi dan Anggota Dewan Komisaris Anak Perusahaan               the Regulation of the Minister of State-Owned Enterprises
Badan Usaha Milik Negara. Prosedur dan mekanisme                  No. PER-03/MBU/2012 regarding Guidelines for the
seleksi calon Direksi berlandaskan pada prinsip-prinsip           Appointment of Members of the Board of Directors and
GCG, yaitu Transparansi, Kemandirian, Akuntabilitas,              Members of the Board of Commissioners of Subsidiaries
Pertanggungjawaban, dan Kewajaran.                                of State-Owned Enterprises. The procedures and
                                                                  mechanisms for selecting candidates for the Board of
                                                                  Directors are based on the principles of Good Corporate
                                                                  Governance (GCG), namely Transparency, Independence,
                                                                  Accountability, Responsibility, and Fairness.

Sedangkan untuk aspek remunerasi, penetapan                       In terms of remuneration, the determination of remuneration
remunerasi Direksi dan Dewan Komisaris mengacu pada               for the Board of Directors and the Board of Commissioners
keputusan pemegang saham sebagaimana ditetapkan                   refers to shareholder resolutions as stipulated in the
dalam RUPS. Dalam proses tersebut, Pemegang Saham                 General Meeting of Shareholders (GMS). In this process,
mempertimbangkan hasil kajian yang disusun oleh                   shareholders consider the results of a study prepared by the
Perseroan sebagai dasar usulan Dewan Komisaris. Sesuai            Company as the basis for proposals submitted by the Board
dengan ketentuan Pasal 96 ayat (1) Undang-Undang No.              of Commissioners. In accordance with Article 96 paragraph
40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas, besaran gaji            (1) of Law No. 40 of 2007 concerning Limited Liability
dan tunjangan Direksi ditetapkan berdasarkan keputusan            Companies, the amount of salary and allowances for the
RUPS. Selanjutnya, sebagaimana diatur dalam Pasal                 Board of Directors is determined by the GMS resolution.
96 ayat (2), kewenangan penetapan tersebut dapat                  Furthermore, as stipulated in Article 96 paragraph (2), such
dilimpahkan oleh RUPS kepada Dewan Komisaris sesuai               authority may be delegated by the GMS to the Board of
dengan ketentuan yang berlaku.                                    Commissioners in accordance with applicable regulations.




74        PT Mandiri Tunas Finance
          Laporan Keberlanjutan 2025
Page 76
Sustaining Progress, Empowering the Future                                                                         www.mtf.co.id




Kajian penetapan remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi                The study for determining the remuneration of the Board
disusun dengan mempertimbangkan berbagai aspek                         of Commissioners and the Board of Directors is prepared
yang relevan sebagai dasar pengambilan keputusan.                      by considering various relevant aspects as the basis for
Adapun aspek-aspek yang menjadi pertimbangan dalam                     decision-making. The aspects considered in determining
penetapan remunerasi tersebut antara lain sebagai                      such remuneration include the following:
berikut:

                                                                          Peraturan/perundang-
          Kinerja keuangan
                                                                         undangan yang berlaku,           Pertimbangan sasaran
         dan pencapaian Key
                                             Prestasi kerja individu     serta kewajaran dengan            dan strategi jangka
        Performance Indicator
                                                                           industri/perusahaan             panjang Perseroan
           (KPI) Perseroan
                                                                                 lainnya.



Dewan Komisaris menentukan dasar penetapan                             The Board of Commissioners determines the basis for
remunerasi bagi Direksi dengan menggunakan metode                      setting the remuneration of the Board of Directors using
balance scorecard yang berlandaskan parameter kinerja                  the balanced scorecard method, which is based on
yang telah ditentukan. [GRI 2-20]                                      predetermined performance parameters. [GRI 2-20]

Penilaian kinerja Direksi selama tahun 2025 dilakukan                  The performance evaluation of the Board of Directors
berdasarkan metode balance scorecard dengan                            during 2025 was conducted using the balanced scorecard
menggunakan parameter sebagai berikut:                                 method based on the following parameters:
  1. Pencapaian kinerja sesuai Rencana Kerja dan                         1. Achievement of performance targets in accordance
      Anggaran Perusahaan (RKAP) yaitu meliputi                             with the Company’s Work Plan and Budget (RKAP),
      pencapaian target angka- angka keuangan seperti                       including the achievement of financial targets such
      volume pembiayaan, profitabilitas, pembiayaan joint                   as financing volume, profitability, joint financing, cost
      financing, cost efficiency ratio, cost of credit dan                  efficiency ratio, cost of credit, and non-performing
      piutang pembiayaan bermasalah.                                        financing receivables
  2. Peningkatan sinergi dengan Perusahaan Induk                         2. Enhancement of synergy with the Parent Company
      melalui penggarapan segmen captive retail maupun                      through the development of both captive retail
      wholesales untuk meningkatkan pembiayaan yang                         and wholesale segments to increase high-quality
      berkualitas.                                                          financing.
  3. Penyempurnaan dan pengembangan proses bisnis                        3. Improvement and development of financing
      pembiayaan, meliputi antara lain proses kredit,                       business processes, including credit processes,
      proses operasional, proses pemasaran, dan proses                      operational processes, marketing processes, and
      collection.                                                           collection processes.
  4. Pengembangan sumber daya manusia dan                                4. Human capital development and strengthening of
      peningkatan corporate branding.                                       corporate branding.

Penetapan remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi                       The determination of remuneration for the Board of
didasarkan pada formula yang telah ditetapkan oleh                     Commissioners and the Board of Directors is based on
Pemegang Saham melalui RUPS. Formula tersebut                          a formula established by the Shareholders through the
disusun dengan memperhatikan berbagai aspek,                           General Meeting of Shareholders (GMS). The formula is
termasuk tanggung jawab jabatan, kinerja, serta kondisi                prepared by taking into account various aspects, including
dan kemampuan Perseroan. Seluruh keputusan terkait                     job responsibilities, performance, as well as the Company’s
remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi ditetapkan secara               financial condition and capacity. All decisions related to
resmi melalui Rapat Umum Pemegang Saham sebagai                        the remuneration of the Board of Commissioners and the
wujud penerapan prinsip akuntabilitas dan kewajaran.                   Board of Directors are formally determined through the
                                                                       GMS as part of the implementation of the principles of
                                                                       accountability and fairness.

Komponen penghasilan Dewan Komisaris dan Direksi                       The income components of the Board of Commissioners
terdiri dari Gaji/Honorarium, Tunjangan dan Komponen                   and the Board of Directors consist of salary/honorarium,
remunerasi bagi anggota Dewan Komisaris dan Direksi                    allowances, and other remuneration components. The
Perseroan terdiri dari gaji atau honorarium, tunjangan dan             remuneration components for members of the Board
fasilitas, serta tantiem atau insentif kinerja sebagai bentuk          of Commissioners and the Board of Directors include
penghargaan atas pencapaian kinerja. Struktur remunerasi               salary or honorarium, allowances and facilities, as well as



                                                                                                    PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                     Sustainability Report 2025    75
Page 77
             Tata Kelola Keberlanjutan / Sustainability Governance




dan komponen yang diterapkan bagi Dewan Komisaris                                 tantiem or performance incentives as a form of reward for
dan Direksi disajikan sebagai berikut:                                            performance achievements. The remuneration structure
                                                                                  and components applied to the Board of Commissioners
                                                                                  and the Board of Directors are presented as follows:

              Struktur Remunerasi Dewan Komisaris                                                    Struktur Remunerasi Direksi
           Board of Commissioners Remuneration Structure                                       Board of Directors Remuneration Structure
                                                                             Gaji Direksi
                                                                             Penghasilan tetap berupa uang yang diterima setiap bulan karena
                                                                             kedudukannya sebagai anggota Direksi Perseroan, dengan ketentuan sebagai
                                                                             berikut:
                                                                                 • Gaji Direktur Utama ditetapkan dengan menggunakan pedoman
Honorarium Dewan Komisaris
                                                                                    internal pemegang saham.
Penghasilan tetap berupa uang yang diterima setiap bulan karena
                                                                                 • Gaji anggota Direksi lainnya ditetapkan dengan komposisi Faktor
kedudukannya sebagai anggota Dewan Komisaris Perseroan, dengan
                                                                                    Jabatan sebesar 90% dari Gaji Direktur Utama.
ketentuan sebagai berikut:
                                                                                 • RUPS dapat menetapkan Faktor Besaran Jabatan yang berbeda
    • Perhitungan gaji Komisaris Utama sebesar 45% dari gaji
                                                                                    dengan ketentuan sebagaimana dimaksud apabila dipandang lebih
        Direktur Utama;
                                                                                    dapat merefleksikan keadilan dan kewajaran dalam pelaksanaan
    • Perhitungan gaji Komisaris sebesar 90% dari gaji Komisaris
                                                                                    tanggung jawab masing- masing anggota Direksi serta kemampuan
        Utama.
                                                                                    Perseroan.
Honorarium of the Board of Commissioners
                                                                             Board of Directors’ Salary
Fixed income in the form of money received monthly due to the
                                                                             Fixed income in the form of money received monthly due to the position as a
position as a member of the Company’s Board of Commissioners, with
                                                                             member of the Company’s Board of Directors, with the following provisions:
the following provisions:
                                                                                 • The salary of the President Director is determined based on the
    • The honorarium of the President Commissioner is calculated at
                                                                                    internal guidelines of the shareholders.
        45% of the President Director’s salary;
                                                                                 • The salary of other members of the Board of Directors is determined
    • The honorarium of a Commissioner is calculated at 90% of the
                                                                                    using a position factor of 90% of the President Director’s salary.
        President Commissioner’s honorarium.
                                                                                 • The General Meeting of Shareholders (GMS) may determine a different
                                                                                    position factor from the provisions above if deemed to better reflect
                                                                                    fairness and appropriateness in carrying out the responsibilities of each
                                                                                    member of the Board of Directors, as well as the Company’s financial
                                                                                    capability.
Tunjangan Dewan Komisaris
Penghasilan berupa uang atau yang dapat dinilai dengan uang yang             Tunjangan Direksi
diterima pada waktu tertentu oleh anggota Dewan Komisaris selain             Penghasilan berupa uang atau yang dapat dinilai dengan uang yang diterima
Honorarium.                                                                  pada waktu tertentu oleh anggota Direksi selain Gaji.
Board of Commissioners Allowances                                            Board of Directors Allowances
Income in the form of money or monetary-equivalent benefits                  Income in the form of money or monetary-equivalent benefits received at a
received at a certain time by members of the Board of Commissioners,         certain time by members of the Board of Directors, in addition to their Salary.
in addition to the Honorarium.
Fasilitas Dewan Komisaris
                                                                             Fasilitas Direksi
Penghasilan berupa sarana dan/atau kemanfaatan dan/atau
                                                                             Penghasilan berupa sarana dan/atau kemanfaatan dan/atau penjaminan yang
penjaminan yang digunakan/dimanfaatkan oleh anggota Dewan
                                                                             digunakan/dimanfaatkan oleh anggota Direksi dalam rangka pelaksanaan
Komisaris dalam rangka pelaksanaan tugas, wewenang, kewajiban dan
                                                                             tugas, wewenang, kewajiban dan tanggung jawab berdasarkan peraturan
tanggung jawab berdasarkan peraturan perundang-undangan yang
                                                                             perundang-undangan, yang dapat berupa:
dapat berupa:
                                                                                 • Fasilitas/Asuransi Kesehatan
     • Fasilitas/Asuransi Kesehatan
                                                                                 • Fasilitas Bantuan Hukum
     • Fasilitas Bantuan Hukum
                                                                             Board of Directors’ Facilities
Board of Commissioners’ Facilities
                                                                             Income in the form of facilities and/or benefits and/or guarantees utilized by
Income in the form of facilities and/or benefits and/or guarantees
                                                                             members of the Board of Directors in carrying out their duties, authorities,
utilized by members of the Board of Commissioners in carrying out
                                                                             obligations, and responsibilities in accordance with applicable laws and
their duties, authorities, obligations, and responsibilities in accordance
                                                                             regulations, which may include:
with applicable laws and regulations, which may include:
                                                                                 • Health Facilities/Insurance
     • Health Facilities/Insurance
                                                                                 • Legal Assistance Facilities
     • Legal Assistance Facilities
                                                                             Tantiem Direksi
                                                                             Tantiem diberikan sebagai tambahan berupa Penghargaan Jangka Panjang
                                                                             (Long Term/Incentive/LII)
Tantiem/Insentif Kinerja Dewan Komisaris
                                                                                 • Tantiem yaitu penghasilan yang merupakan penghargaan yang
Tantiem adalah Penghasilan yang merupakan penghargaan yang
                                                                                     diberikan kepada Direksi apabila memperoleh laba dan tidak
diberikan kepada anggota Dewan Komisaris apabila memperoleh laba
                                                                                     mengalami akumulasi kerugian.
dan tidak mengalami akumulasi kerugian.
                                                                                 • Insentif Kinerja, yaitu penghasilan yang merupakan penghargaan yang
    • Insentif Kinerja adalah Penghasilan yang merupakan
                                                                                     diberikan kepada anggota Direksi apabila terjadi peningkatan kinerja
       penghargaan yang diberikan kepada anggota Dewan
                                                                                     walaupun masih mengalami kerugian atau akumulasi kerugian.
       Komisaris.
                                                                             Directors’ Tantiem
Board of Commissioners’ Tantiem/ Performance Incentives
                                                                             Tantiem is granted as an additional reward in the form of a Long-Term
Tantiem is income granted as a form of reward to members of the
                                                                             Incentive (LTI).
Board of Commissioners when the Company records a profit and does
                                                                                 • Tantiem is income provided as a form of appreciation to members of
not experience accumulated losses.
                                                                                     the Board of Directors when the Company generates a profit and does
   • Performance Incentives are income provided as a form of
                                                                                     not experience accumulated losses.
       appreciation to members of the Board of Commissioners
                                                                                 • Performance Incentive is income granted as a form of appreciation
       based on their performance.
                                                                                     to members of the Board of Directors when there is an improvement
                                                                                     in performance, even if the Company is still experiencing losses or
                                                                                     accumulated losses.


76           PT Mandiri Tunas Finance
             Laporan Keberlanjutan 2025
Page 78
Sustaining Progress, Empowering the Future                                                                                 www.mtf.co.id




Pada tahun 2025, Perseroan telah menetapkan dan                             In 2025, the Company determined and realized
merealisasikan remunerasi bagi anggota Dewan Komisaris                      remuneration for members of the Board of Commissioners
dan Direksi sesuai dengan keputusan Pemegang Saham                          and the Board of Directors in accordance with the resolution
melalui RUPS serta ketentuan yang berlaku.                                  of the Shareholders through the General Meeting of
                                                                            Shareholders (GMS) and the applicable regulations.

Rincian remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi selama                       The details of the remuneration for the Board of
tahun 2025 disajikan sebagai berikut:                                       Commissioners and the Board of Directors during 2025
                                                                            are presented as follows:

                                                                                        Jabatan Title
         Komponen Remunerasi                         Dewan Komisaris (Posisi/Jabatan)                          Direksi (Posisi/Jabatan)
        Remuneration Component                      Board of Commissioners (Position/Title)             Board of Commissioners (Position/Title)
                                                                    Rp                                                    Rp
Gaji/Honorarium                                                                        3.042.817.596                                 6.070.752.000
Salary/Honorarium
Tunjangan                                                                              2.097.490.776                                 4.482.047.667
Allowances
Asuransi Kesehatan                                                                       148.999.967                                      158.278.973
Health Insurance
Jamsostek                                                                                          0                                      264.933.396
Social Security
Bonus/Tantiem                                                                                      0                                               0
Tunjangan Hari Raya                                                                      316.711.000                                      598.214.443
Religious Holiday Allowance

Berdasarkan data komponen remunerasi yang diterima oleh                     Based on the data on remuneration components received
Dewan Komisaris dan Direksi, berikut perhitungan nominal                    by the Board of Commissioners and the Board of Directors,
remunerasi berdasarkan jabatan sebagai berikut:                             the following is the calculation of remuneration amounts
                                                                            based on position:

                                            Perihal                                                                Jumlah (Rp)
                                           Description                                                              Total (Rp)
Jumlah Remunerasi Dewan Komisaris                                                                                                    5.606.019.339
Total Remuneration of the Board of Commissioners
Jumlah Remunerasi Direksi                                                                                                          11.574.226.479
Total Remuneration of the Board of Directors
Jumlah Remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi Tahun 2025                                                                           17.180.245.818
Total Remuneration of the Board of Directors



Sedangkan informasi mengenai rasio gaji Dewan Komisaris                     Meanwhile, the ratio between the highest salary of the
dan Direksi dengan bayaran tertinggi dibandingkan dengan                    Board of Commissioners and the Board of Directors and
nilai tengah karyawan adalah 1:33,75. [GRI 2-21]                            the median employee salary is 1:33.75. [GRI 2-21]

Informasi lebih detail mengenai nominasi dan remunerasi                     More detailed information regarding nomination and
dapat ditemukan pada Bab Tata Kelola Perseroan dalam                        remuneration can be found in the Corporate Governance
Laporan Tahunan 2025.                                                       chapter of the 2025 Annual Report.


Evaluasi Kinerja Badan Tata Kelola
Governing Body Performance Evaluation [GRI 2-18]

Evaluasi terhadap penerapan Tata Kelola Perusahaan yang                     The evaluation of the implementation of Good Corporate
Baik (GCG) dilakukan secara berkala untuk mengukur                          Governance (GCG) is conducted periodically to measure the
tingkat kepatuhan terhadap peraturan dan perundang-                         level of compliance with applicable laws and regulations.
undangan yang berlaku. Proses ini bertujuan menilai                         This process aims to assess the effectiveness of GCG
efektivitas implementasi GCG yang telah dijalankan,                         implementation while also serving as a basis for improving
sekaligus menjadi dasar dalam melakukan penyempurnaan                       governance policies and practices within the Company.
kebijakan dan praktik tata kelola di lingkungan Perseroan.


                                                                                                            PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                             Sustainability Report 2025         77
Page 79
            Tata Kelola Keberlanjutan / Sustainability Governance




Penilaian dilakukan melalui dua pendekatan, yaitu Self              The assessment is carried out through two approaches:
Assessment Tata Kelola Perusahaan Pembiayaan dan                    the Self-Assessment of Financing Company Governance
Kelompok Usaha Mandiri Group, serta penilaian eksternal             within the Mandiri Group Business Group, and an external
melalui Corporate Governance Perception Index (CGPI).               evaluation through the Corporate Governance Perception
Kombinasi antara evaluasi internal dan eksternal tersebut           Index (CGPI). The combination of these internal and
memastikan penerapan GCG dilakukan secara objektif,                 external evaluations ensures that GCG implementation is
transparan, dan berkelanjutan.                                      conducted objectively, transparently, and sustainably.

Secara konsisten, hasil penilaian menunjukkan adanya tren           Consistently, the assessment results indicate an increasing
peningkatan skor setiap tahunnya sebagai hasil dari upaya           trend in scores each year as a result of continuous
pembenahan berkelanjutan dalam penerapan GCG. Skor                  improvement efforts in the implementation of GCG.
CGPI Perseroan selama tiga tahun terakhir disajikan pada            The Company’s CGPI score over the past three years is
bagan berikut                                                       presented in the following chart.

                      Aspek & Indikator Penilaian
                                                                           2025                  2024                  2023
                     Assessment Aspects & Indicators
Aspek Struktur Governansi Governance Structure Aspect                              22,96                 28,04                 27,70
Aspek Proses Governansi Governance Process Aspect                                  31,06                 28,03                 27,28
Aspek Hasil Governansi Governance Outcome Aspect                                   31,04                 27,94                 28,12
Total Skor CGPI & Rating Total CGPI Score & Rating                                 85,06                 84,01                 83,10
Predikat                                                               (Sangat Tepercaya)           (Tepercaya)           (Tepercaya)
Rating                                                                     Highly Trusted               Trusted               Trusted


Evaluasi kinerja terkait pengelolaan dampak ekonomi,                Performance evaluation related to the management of
lingkungan, dan sosial juga dilakukan melalui mekanisme             economic, environmental, and social impacts is also carried
evaluasi kinerja tahunan yang terintegrasi dengan                   out through an annual performance evaluation mechanism
penerapan GCG. Proses evaluasi dilakukan melalui                    integrated with the implementation of Good Corporate
penelaahan laporan kinerja manajemen dan laporan                    Governance (GCG). The evaluation process is conducted
penerapan ESG, serta pembahasan dalam rapat Direksi                 through the review of management performance reports
dan rapat Dewan Komisaris, termasuk evaluasi atas                   and ESG implementation reports, as well as discussions
pencapaian target, efektivitas kebijakan, dan pengelolaan           in the Board of Directors and Board of Commissioners
risiko ekonomi, lingkungan, dan sosial.                             meetings, including evaluations of target achievements,
                                                                    policy effectiveness, and the management of economic,
                                                                    environmental, and social risks.

Evaluasi kinerja tersebut dilakukan sekurang-kurangnya              This performance evaluation is conducted at least once a
satu kali dalam satu tahun, dan dapat didukung oleh                 year and may also be supported by periodic discussions
pembahasan berkala sepanjang tahun sesuai kebutuhan                 throughout the year in accordance with the needs of the
manajemen dan tata kelola Perseroan.                                Company’s management and governance.



Penanggung Jawab Penerapan Keuangan
Berkelanjutan
Person In Charge Of Sustainable Finance Implementation
[OJK E.1][GRI 2-13]
                                                                    As a Financial Services Institution, Mandiri Tunas Finance is
Sebagai Lembaga Jasa Keuangan, Mandiri Tunas Finance                obligated to implement Financial Services Authority Regulation
memiliki kewajiban untuk menerapkan Peraturan Otoritas              Number 51/POJK.03/2017 concerning the Implementation of
Jasa Keuangan Nomor 51/POJK.03/2017 tentang Penerapan               Sustainable Finance for Financial Services Institutions, Issuers,
Keuangan Berkelanjutan bagi Lembaga Jasa Keuangan,                  and Public Companies, which has been effectively implemented
Emiten, dan Perusahaan Publik yang berlaku sejak 1 Januari          since 1 January 2020. In Appendix II, the regulation stipulates
2020. Dalam Lampiran II, peraturan tersebut mengatur                the appointment of employees, officials, and/or work units
penunjukan pegawai, pejabat, dan/atau unit kerja yang               responsible for implementing Sustainable Finance. As a follow-
bertanggung jawab atas penerapan Keuangan Berkelanjutan.            up, the Company issued Memorandum Number 028/NOTA-
Sebagai tindak lanjut, Perseroan menerbitkan Nota Nomor             CPM.CTF/MTF/IX/2024 regarding the ESG Framework and
028/NOTA-CPM.CTF/MTF/IX/2024 mengenai ESG Framework                 Guideline of Mandiri Tunas Finance.
and Guideline Mandiri Tunas Finance.



78          PT Mandiri Tunas Finance
            Laporan Keberlanjutan 2025
Page 80
Sustaining Progress, Empowering the Future                                                                         www.mtf.co.id




Nota tersebut menetapkan tata kelola dan organisasi ESG            The memorandum establishes ESG governance and
di MTF, dengan Divisi Corporate Planning & Performance             organizational structure within MTF, with the Corporate
Management sebagai unit penanggung jawab utama, serta              Planning & Performance Management Division as the
pembentukan satu fungsi khusus ESG pada level departemen           main responsible unit, along with the establishment of a
(Corporate Sustainability/ESG Department). Ketentuan ini           dedicated ESG function at the departmental level (Corporate
kemudian diperkuat melalui SOP Pengendalian Nomor 03/              Sustainability/ESG Department). This provision is further
PGN/21/2024 tentang Penerapan Environmental, Social, and           strengthened through Control SOP Number 03/PGN/21/2024
Governance (ESG).                                                  concerning the Implementation of Environmental, Social, and
                                                                   Governance (ESG).

Dalam mengoptimalkan kinerja penerapan Environmental,              In optimizing the performance of Environmental, Social, and
Social, and Governance (ESG), Divisi Corporate Planning            Governance (ESG) implementation, the Corporate Planning &
& Performance Management ditunjuk sebagai control                  Performance Management Division is appointed as the control
tower yang berperan menjalankan fungsi implementasi dan            tower responsible for carrying out implementation functions
monitoring kinerja ESG. Melakukan identifikasi, mengukur dan       and monitoring ESG performance. This includes identifying,
mengendalikan risiko atas penerapan usaha keberlanjutan            measuring, and managing risks related to sustainable business
terkait aspek-aspek ESG.                                           practices across ESG aspects.

Dari sisi badan tata kelola, Direksi berperan menetapkan           From a governance body perspective, the Board of Directors
dan mengesahkan kebijakan serta strategi keberlanjutan,            is responsible for establishing and approving sustainability
termasuk penetapan Framework dan Roadmap ESG,                      policies and strategies, including setting the ESG Framework
pengesahan Rencana Kerja ESG tahunan, serta penentuan              and Roadmap, approving the annual ESG Work Plan, and
topik keberlanjutan prioritas yang mencakup aspek ekonomi,         determining priority sustainability topics covering economic,
lingkungan, dan sosial. Direksi juga menugaskan unit kerja         environmental, and social aspects. The Board of Directors also
terkait untuk melaksanakan inisiatif ESG serta mengevaluasi        assigns relevant work units to implement ESG initiatives and
capaian penerapan ESG secara berkala.                              periodically evaluates ESG performance achievements.

Sedangkan Dewan Komisaris berperan mengawasi dan                   Meanwhile, the Board of Commissioners is responsible for
mengevaluasi penerapan kebijakan dan strategi keberlanjutan        overseeing and evaluating the implementation of sustainability
yang ditetapkan Direksi. Dewan Komisaris melakukan evaluasi        policies and strategies set by the Board of Directors. The Board
atas laporan kinerja ESG, memberikan arahan strategis, serta       of Commissioners reviews ESG performance reports, provides
memastikan pengelolaan dampak ekonomi, lingkungan, dan             strategic direction, and ensures that the management of
sosial telah selaras dengan tujuan jangka panjang dan tata         economic, environmental, and social impacts is aligned with
kelola Perseroan.                                                  the Company’s long-term objectives and governance practices.

Adapun komitmen Perseroan terhadap penerapan Tata Kelola           The Company’s commitment to implementing Sustainable
Keberlanjutan yang mencakup aspek ESG disajikan pada               Governance covering ESG aspects is presented in the following
gambar berikut:                                                    figure:



                                                                            Rapat Komisaris
                Board of Commissioner
                                                                    Board of Commissioners Meeting


                                                                             Rapat Direksi
                  Board of Director
                                                                       Board of Directors Meeting

                                                            Direktur Corporate Finance & Risk Management
                  Director in Charge
                                                            Director of Corporate Finance & Risk Management


                 Working Group Level                                   MTF ESG Working Group


                                                       Corporate Planning &Performance Management Division
                                                                       (as ESG Control Tower)


                                             ESG Contributors Members                           ESG Integration Units
                                             • Corp. Secretary Division                         • Regional II - IX Divisions
                                             • Business Operation Support Division              • Business Unit Divisions
                                             • Credit Operation & General Service Division      • Other Divisions
                                             • Digital Transformation Division
                                             • Human Capital Division
                                             • Human Capital Learning Division
                                             • Legal Division
                                             • Ops & Corp. Risk Mgmt Division
                                             • Retail Risk Mgmt Division
                                             • Strategic Marketing & Communication Division


                                                                                                    PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                     Sustainability Report 2025    79
Page 81
            Tata Kelola Keberlanjutan / Sustainability Governance




Peran Badan Tata Kelola Tertinggi dalam
Pelaporan Keberlanjutan
Role of the Highest Governance Body in Sustainability Reporting [GRI 2-14]

Pelaporan keberlanjutan Mandiri Tunas Finance                                Mandiri Tunas Finance’s sustainability reporting is
disampaikan melalui Laporan Keberlanjutan yang                               presented through the Sustainability Report, which is
diterbitkan bersamaan dengan Laporan Tahunan                                 published together with the Company’s Annual Report. In
Perseroan. Dalam kaitannya dengan pelaporan                                  relation to sustainability reporting, the Board of Directors,
keberlanjutan, Direksi sebagai organ tata kelola tertinggi                   as the highest governance body, is responsible for
bertanggung jawab untuk meninjau dan menyetujui                              reviewing and approving all information presented. The
seluruh informasi yang disajikan. Proses penyusunan                          report preparation process is carried out by the Corporate
laporan tersebut dilaksanakan oleh Corporate Planning                        Planning & Performance Management Division Head
& Performance Management Division Head selaku                                as the main person responsible for the Mandiri Tunas
penanggung jawab utama Laporan Keberlanjutan Mandiri                         Finance Sustainability Report.
Tunas Finance.


Pengembangan Kompetensi Terkait
Keuangan Berkelanjutan
Competency Development Related to Sustainable Finance [OJK E.2][GRI 2-17]

Sebagai bentuk komitmen keberlanjutan perusahaan,                            As part of the Company’s commitment to sustainability,
Mandiri Tunas Finance menyediakan fasilitas dan                              Mandiri Tunas Finance provides facilities and opportunities
kesempatan bagi Dewan Komisaris serta Direksi untuk                          for the Board of Commissioners and the Board of Directors
meningkatkan pengetahuan dan kompetensi yang relevan                         to enhance their knowledge and competencies relevant
dengan bisnis Perseroan, termasuk aspek keuangan dan                         to the Company’s business, including aspects of finance
kegiatan berkelanjutan.                                                      and sustainable activities.

Program pengembangan kompetensi tersebut mencakup                            The competency development program includes various
berbagai bentuk kegiatan, antara lain pelatihan, seminar,                    forms of activities such as training, seminars, conferences,
konferensi, kursus, dan lokakarya. Kesempatan serupa                         courses, and workshops. Similar opportunities are also
juga diberikan kepada Divisi Corporate Planning &                            provided to the Corporate Planning & Performance
Performance Management, yang berperan sebagai                                Management Division, which serves as the party
penanggung jawab ESG sekaligus pelaksana utama                               responsible for ESG and as the main implementer of
penerapan keuangan berkelanjutan di Perseroan. Rincian                       sustainable finance practices within the Company. Details
program pengembangan kompetensi terkait keuangan                             of the competency development program related to
berkelanjutan dapat dilihat pada tabel berikut.                              sustainable finance can be seen in the following table.

                  Topik Pelatihan                                       Peserta                                   Waktu      Penyelenggara
                   Training Topics                                     Participants                               Date         Organizer
Pelatihan dan Sertifikasi Dasar Komisaris            Komisaris                                          23 Januari 2025
                                                                                                                           LSPPI
Basic Training and Certification for Commissioners   Commissioner                                       23 January 2025

Arah Kebijakan OJK Tahun 2025 dan Strategi
                                                     Direktur Utama, Chief Marketing
Pertumbuhan Ekonomi Pemerintah Baru                                                                     4 Februari 2025
                                                                                                                           APPI
OJK Policy Direction for 2025 and the New                                                               4 February 2025
                                                     President Director, Chief Marketing
Government’s Economic Growth Strategy

                                                     Komisaris, Direktur Utama, Direktur Keuangan
                                                     dan Manajemen Risiko, Direktur Sales & IT, Chief
                                                     Marketing, Chief AR Management & General
Peran GRC dalam Meningkatkan Kepercayaan             Service, Chief Risk Management                     25 Februari 2025
                                                                                                                           OJK Institute
Investor & Stabilitas Sektor Keuangan                Commissioner, President Director, Finance and      25 February 2025
The Role of GRC in Enhancing Investor Confidence     Risk Management Director, Sales & IT Director,
and Financial Sector Stability                       Chief Marketing, Chief AR Management &
                                                     General Service, Chief Risk Management.
                                                     Chief Marketing                                    31 Juli
                                                                                                                           OJK Institute
                                                                                                        31 July




80          PT Mandiri Tunas Finance
            Laporan Keberlanjutan 2025
Page 82
Sustaining Progress, Empowering the Future                                                                                       www.mtf.co.id




                  Topik Pelatihan                                         Peserta                                 Waktu                Penyelenggara
                   Training Topics                                       Participants                             Date                   Organizer
                                                       Komisaris, Direktur Utama, Direktur Keuangan
                                                       dan Manajemen Risiko, Direktur Sales & IT, Chief
                                                       Marketing, Chief AR Management & General           6 Maret 2025
                                                       Service, Chief Risk Management
Sustainability Accounting and Reporting in the
                                                       Commissioner, President Director, Finance and                                 OJK Institute
Financial Services
                                                       Risk Management Director, Sales & IT Director,
                                                       Chief Marketing, Chief AR Management &             6 March 2025
                                                       General Service, Chief Risk Management.


                                                       Corporate Planning & Performance Management
PDP Learning Session                                   Division Head                               28 April 2025                     MTF


                                                         Komisaris, Direktur Utama, Chief Marketing,
                                                         Chief AR Management & General Service, Chief
Peran Strategis Industri Jasa Keuangan dalam                                                              8 Mei
                                                         Risk Management
Mendorong Pengembangan Ekonomi daerah                                                                      2025
                                                         Commissioner, President Director, Chief                                     OJK Institute
The Strategic Role of the Financial Services Industry in
                                                         Marketing, Chief AR Management & General
Promoting Regional Economic Development                                                                   8 May 2025
                                                         Service, Chief Risk Management.


                                                       Komisaris, Direktur Utama, Direktur Sales &
                                                       IT, Chief Marketing, Chief AR Management &
                                                                                                          3 Juni 2025
                                                       General Service, Chief Risk Management
Diorama Keuangan Berkelanjutan Indonesia
                                                       Commissioner, President Director, Chief                                       OJK Institute
Indonesian Sustainable Finance Diorama
                                                       Marketing, Chief AR Management & General
                                                                                                          3 June 2025
                                                       Service, Chief Risk Management.


                                                       Komisaris, Direktur Utama, Direktur Keuangan
                                                       dan Manajemen Risiko, Direktur Sales & IT, Chief
                                                       AR Management & General Service, Chief Risk
                                                       Management                                         5 Juni 2025
The Future of Cybersecurity: Threats, Challenge, and
                                                       Commissioner, President Director, Finance and                                 OJK Institute
Innovations
                                                       Risk Management Director,                          5 June 2025
                                                       Sales & IT Director, Chief AR Management &
                                                       General Service, Chief Risk Management.


                                                       Komisaris, Direktur Utama, Direktur Sales &
Strategi Aman Transaksi Aset Kripto dan Keuangan       IT, Chief Marketing, Chief AR Management &
                                                                                                          19 Juni 2025
Digital: Pelindungan Data Pribadi dan Dampak           General Service, Chief Risk Management
Teknologi Biometrik di Indonesia                       Commissioner, President Director, Finance and
                                                                                                                                     OJK Institute
Secure Transaction Strategies for Crypto Assets and    Risk Management Director, Sales & IT Director,
Digital Finance: Personal Data Protection and the      Chief Marketing, Chief AR Management &
                                                                                                          19 June 2025
Impact of Biometric Technology in Indonesia.           General Service, Chief Risk Management.


                                                       Komisaris, Direktur Utama, Chief Marketing,
Memutus Mata Rantai Scam: Sinergi dan Strategi         Chief AR Management & General Service, Chief
                                                                                                          26 Juni 2025
Pelindungan Konsumen Sektor Keuangan                   Risk Management
                                                       Commissioner, President Director, Chief                                       OJK Institute
Breaking the Scam Chain: Synergy and Strategies for    Marketing, Chief AR Management & General
                                                                                                          26 June 2025
Consumer Protection in the Financial Services Sector   Service, Chief Risk Management.


                                                       Corporate Planning & Performance Management
                                                                                                   9 Juli 2025
Perlindungan Konsumen                                  Division Head
                                                                                                                                     MTF
Consumer Protection                                    Corporate Planning & Performance Management
                                                                                                   9 July 2025
                                                       Division Head
                                                       Corporate Planning & Performance Management
                                                       Division Head, Corporate Transformation Dept. 11 Juli 2025
Sosialisasi Anti-Fraud "No More Bets"                  Head
                                                                                                                                     MTF
“No More Bets” Anti-Fraud Socialization                Corporate Planning & Performance Management
                                                       Division Head, Corporate Transformation Dept. 11 July 2025
                                                       Head




                                                                                                                  PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                                   Sustainability Report 2025        81
Page 83
            Tata Kelola Keberlanjutan / Sustainability Governance




                   Topik Pelatihan                                        Peserta                                 Waktu          Penyelenggara
                    Training Topics                                      Participants                             Date             Organizer
                                                       Komisaris, Direktur Utama, Direktur Keuangan
                                                       dan Manajemen Risiko, Direktur Sales & IT, Chief
                                                       AR Management & General Service, Chief Risk        24 Juli 2025
                                                       Management
Building The Global Sustainable Islamic Finance
                                                       Commissioner, President Director, Finance and                           OJK Institute
Ecosystem
                                                       Risk Management Director, Sales &IT Director,
                                                       Chief AR Management & General Service, Chief       24 July 2025
                                                       Risk Management.


                                                       Komisaris, Direktur Keuangan dan Manajemen
                                                       Risiko, Direktur Sales & IT, Chief AR
Peran Industri Jasa Keuangan dalam Mendukung
                                                       Management & General Service, Chief Risk
Proyek Strategis Nasional: Pembangunan 3 Juta                                                             31 Juli 2025
                                                       Management
Rumah
                                                       Commissioner, President Director, Finance and                           OJK Institute
The Role of the Financial Services Industry in
                                                       Risk Management Director, Sales &IT Director,
Supporting the National Strategic Project: The                                                            31 July 2025
                                                       Chief AR Management & General Service, Chief
Construction of 3 Million Houses
                                                       Risk Management.


                                                       Komisaris, Direktur Keuangan dan Manajemen
                                                       Risiko, Direktur Sales & IT, Chief Marketing, Chief
Mewujudkan Hari Tua yang Sejahtera: Strategi
                                                       AR Management & General Service, Chief Risk         21 Agustus 2025
Peningkatan Kepesertaan Dana Pensiun di Sektor
                                                       Management
Informal
                                                       Commissioner, President Director, Finance and                           OJK Institute
Achieving a Prosperous Old Age: Strategies to
                                                       Risk Management Director, Sales &IT Director,
Increase Pension Fund Participation in the Informal
                                                       Chief AR Management & General Service, Chief 21 August 2025
Sector
                                                       Risk Management


UMKM Mendunia: Strategi Peningkatan Skala Bisnis
                                                       Komisaris, Chief Marketing, Chief Risk
Menembus Pasar Nasional & Internasional
                                                       Management                                         9 September 2025
MSMEs Going Global: Strategies to Scale Up                                                                                     OJK Institute
                                                       Commissioner, Chief Marketing, Chief Risk
Businesses to Enter National and International
                                                       Management
Markets.
UMKM Mendunia: Strategi Peningkatan Skala Bisnis
                                                       Komisaris, Chief Marketing, Chief Risk
Menembus Pasar Nasional & Internasional
                                                       Management
MSMEs Going Global: Strategies to Scale Up                                                                9 September 2025     OJK Institute
                                                       Commissioner, Pchief Marketing, Chief Risk
Businesses and Penetrate National & International
                                                       Management
Markets
Risk Appetite & Risk Culture: Pilar Utama dalam
                                                       Komisaris, Direktur Keuangan dan Manajemen
Penguatan Manajemen Risiko di Sektor Keuangan                                                             9 Oktober 2025
                                                       Risiko, Direktur Sales & IT
Risk Appetite & Risk Culture: Key Pillars in                                                                                   OJK Institute
                                                       Commissioner, President Director, Finance and
Strengthening Risk Management in the Financial                                                            9 October 2025
                                                       Risk Management Director, Sales &IT Director
Sector.
                                                       Komisaris                                          17-18 Oktober 2025
Pelatihan Qualified Risk Oversight Professional                                                                                IKAI Indonesia
                                                       Commissioner                                       17-18 October 2025
                                                       Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko,
                                                       Direktur Sales & IT, Chief Marketing, Chief AR     2 Oktober 2025
                                                       Management & General Service, Chief Risk
The Sustainable Financing Opportunities in the
                                                       Management                                                              OJK Institute
Indonesian Insurance Industry
                                                       Finance and Risk Management Director, Sales
                                                       &I T Director, Chief AR Management & General       2 October 2025
                                                       Service, Chief Risk Management
Peran Digital Forensik dalam Penanganan dan            Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko,
                                                                                                          16 Oktober 2025
Pengungkapan Kejahatan Keuangan                        Direktur Sales & IT, Chief Marketing
                                                                                                                               OJK Institute
The Role of Digital Forensics in Handling and          Finance and Risk Management Director, Sales &
                                                                                                          16 October 2025
Uncovering Financial Crimes                            IT Director, Chief Marketing
                                                       Chief AR Management & General Service, Chief
                                                                                                          6-7 Oktober 2025
Advancing Financial Resilience in a Disrupted Global   Risk Management
                                                                                                                               OJK Institute
Landscape                                              Chief AR Management & General Service, Chief
                                                                                                          6-7 October 2025
                                                       Risk Management
                                                       Corporate Planning & Performance Management
                                                       Division Head
ESG Reporting                                                                                      6-7 November 2025           CRMS
                                                       Corporate Planning & Performance Management
                                                       Division Head




82          PT Mandiri Tunas Finance
            Laporan Keberlanjutan 2025
Page 84
Sustaining Progress, Empowering the Future                                                                   www.mtf.co.id




Pengelolaan Risiko atas Penerapan Keuangan
Berkelanjutan
Risk Management in the Implementation of Sustainable Finance [OJK E.3] [GRI 2-25]

Bagi Perseroan, manajemen risiko merupakan aspek                 For the Company, risk management is an important aspect
penting dalam mendukung keberlangsungan kegiatan                 in supporting the sustainability of business activities in the
usaha di industri pembiayaan. Perseroan secara proaktif          financing industry. The Company proactively implements
menerapkan pengelolaan risiko guna memastikan                    risk management to ensure healthy financing growth
pertumbuhan pembiayaan dan operasional yang sehat,               and operational activities while maintaining business
sekaligus menjaga keberlanjutan bisnis sesuai dengan             sustainability in accordance with the established risk
risk appetite yang telah ditetapkan. Dalam pelaksanaan           appetite. In carrying out its business activities, the
aktivitas bisnis, Perseroan menghadapi sejumlah risiko           Company faces several inherent risks, including:
melekat (inherent risk), antara lain:
1. Risiko strategis                                              1.   Strategic risk
2. Risiko operasional                                            2.   Operational risk
3. Risiko kredit                                                 3.   Credit risk
4. Risiko pasar                                                  4.   Market risk
5. Risiko likuiditas                                             5.   Liquidity risk
6. Risiko hukum                                                  6.   Legal risk
7. Risiko kepatuhan                                              7.   Compliance risk
8. Risiko reputasi                                               8.   Reputation risk

Dari 8 (delapan) jenis risiko yang melekat, terdapat 4           Among the eight inherent risks, there are four main risks
(empat) risiko utama yang dihadapi Perseroan, yaitu              faced by the Company, namely credit risk, operational
risiko kredit, risiko operasional, risiko strategi, dan risiko   risk, strategic risk, and liquidity risk. A more detailed
likuiditas. Penjabaran risiko-risiko yang melekat serta          explanation of these inherent risks and their management
pengelolaan atas risiko tersebut dapat dilihat lebih rinci di    can be found in the Corporate Governance Chapter of the
Bab Tata Kelola Perseroan dalam Laporan Tahunan 2025.            2025 Annual Report.

Upaya Mandiri Tunas Finance mengelola berbagai                   To manage the various risks inherent in its business
risiko yang melekat dalam kegiatan usaha, Perseroan              activities, the Company has established the Retail Risk
membentuk Divisi Retail Risk Management dan Divisi               Management Division and the Corporate Risk Management
Corporate Risk Management. Sesuai dengan ketentuan               Division. In accordance with OJK Regulation (POJK) No.
POJK Nomor 44/POJK.05/2020 tentang Penerapan                     44/POJK.05/2020 concerning the Implementation of Risk
Manajemen Risiko bagi Lembaga Jasa Keuangan Non-                 Management for Non-Bank Financial Institutions, the
Bank, penerapan manajemen risiko di Perseroan ditopang           implementation of risk management in the Company is
oleh empat pilar utama, yaitu:                                   supported by four main pillars:
    • Pengawasan Aktif Direksi dan Dewan Komisaris;                 • Active supervision by the Board of Directors and the
                                                                        Board of Commissioners
   • Kecukupan Kebijakan dan Prosedur Manajemen                     • Adequate risk management policies and procedures
     Risiko serta Penetapan Limit Risiko;                               and the establishment of risk limits
   • Kecukupan      Proses   Identifikasi, Pengukuran,              • Adequate processes for risk identification,
     Pengendalian, dan Pemantauan Risiko serta                          measurement, control, and monitoring, as well
     Sistem Informasi Manajemen Risiko; dan Sistem                      as Risk Management Information Systems; and A
     Pengendalian Internal yang Menyeluruh.                             comprehensive Internal Control System

Setiap tahun, Perseroan senantiasa melakukan evaluasi            Each year, the Company evaluates the effectiveness of
atas efektivitas sistem manajemen risiko yang diterapkan         the risk management system implemented throughout
sepanjang periode pelaporan. Sistem informasi                    the reporting period. The risk management information
manajemen risiko Mandiri Tunas Finance terbukti efektif          system of Mandiri Tunas Finance has proven effective and
dan terus dikembangkan untuk memastikan tersedianya              continues to be developed to ensure the availability of
informasi yang akurat, lengkap, relevan, tepat waktu, serta      information that is accurate, complete, relevant, timely,
dapat diandalkan. Informasi tersebut menjadi dasar bagi          and reliable. This information serves as the basis for the
Direksi, Dewan Komisaris, dan unit kerja terkait dalam           Board of Directors, the Board of Commissioners, and
menilai, memantau, serta memitigasi risiko yang dihadapi.        related work units to assess, monitor, and mitigate the
                                                                 risks faced.

                                                                                              PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                               Sustainability Report 2025    83
Page 85
           Tata Kelola Keberlanjutan / Sustainability Governance




Hasil penilaian profil risiko Perseroan sepanjang tahun            The results of the Company’s risk profile assessment
2025 menunjukkan bahwa seluruh risiko dapat dikelola               throughout 2025 indicate that all risks can be well managed,
dengan baik, sehingga mendukung pengembangan bisnis                thereby supporting further business development.
lebih lanjut. Dengan demikian, penerapan manajemen                 Accordingly, the implementation of risk management at
risiko di Mandiri Tunas Finance telah berjalan secara efektif      Mandiri Tunas Finance has been carried out effectively
dan berkesinambungan.                                              and sustainably.

Terkait pengelolaan risiko atas penerapan keuangan                 Regarding risk management in the implementation of
berkelanjutan, khususnya aspek sosial dan lingkungan,              sustainable finance, particularly social and environmental
Perseroan telah mengintegrasikan aspek manajemen risiko            aspects, the Company has integrated risk management
ke dalam Pilar dan Komitmen Keberlanjutan. Perseroan               aspects into its Sustainability Pillars and Commitments. The
telah melakukan identifikasi dan penilaian terhadap                Company has conducted identification and assessment
dampak lingkungan dan sosial yang dihasilkan melalui               of environmental and social impacts through the
proses Environmental & Social Due Dilligence (ESDD). Pada          Environmental & Social Due Diligence (ESDD) process. In
2025, Perseroan juga melakukan berbagai inisiatif, yakni:          2025, the Company also implemented several initiatives,
                                                                   including:
1. Tinjauan berkala atas portfolio guideline perusahaan            1. Periodic review of the Company’s portfolio guidelines
   di periode midyear 2025 untuk sektor-sektor industri                in mid-2025 for industry sectors with high social/
   berisiko tinggi sosial/lingkungan (misalnya: sektor                 environmental risks (e.g., nickel and coal industries).
   industri nikel, batu bara). Praktik pemberian pembiayaan            Financing practices will be recommended for mining
   akan direkomendasikan bagi perusahaan pertambangan                  companies and smelters that implement ESG practices.
   dan smelter yang menjalankan praktik ESG.
2. Melakukan identifikasi Risiko Sosial & Lingkungan pada          2. Identification of Social & Environmental Risks at the
   tahap awal proses pembiayaan melalui screening sektor              early stage of the financing process through screening
   usaha debitur.                                                     of the debtor’s business sector.
3. Menetapkan ketentuan dan prosedur Early Warning                 3. Establishment of Early Warning System procedures,
   System yaitu melalui monitoring debitur secara berkala             including periodic monitoring of debtors through
   melalui review debitur dan kunjungan lapangan serta                debtor reviews, field visits, and risk level assessments.
   melaksanakan assessment tingkat risiko debitur.
4. Penyesuaian credit policy mengenai pembiayaan                   4. Adjustment of credit policies related to financing for
   khusus UMKM dengan kemudahan skema pembiayaan.                     MSMEs by providing easier financing schemes.
5. Mengintegrasikan risiko Environmental ke dalam Risk             5. Integration of environmental risks into the Procurement
   Register Procurement, dimana proses pengadaan                      Risk Register, where procurement processes consider
   barang dan jasa mempertimbangkan aspek lingkungan                  environmental aspects and energy efficiency (integrated
   hidup dan efisiensi energi (terintegrasi dengan Audit              with the Anti-Bribery Management System Audit / SMAP).
   Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP).
6. Mengelola risiko lingkungan melalui Risk & Threat               6. Management of environmental risks through Risk
   Assessment bencana alam, pelaksanaan uji coba BCP                  & Threat Assessments related to natural disasters,
   (alternate site testing) dengan skenario bencana alam              implementation of Business Continuity Plan (BCP)
   dan non-alam, serta exercise call tree sebagai bagian              testing (alternate site testing) with natural and non-
   dari kesiapsiagaan.                                                natural disaster scenarios, and call tree exercises as part
                                                                      of preparedness measures.


Benturan Kepentingan
Conflict of Interest [GRI 2-15]
Benturan kepentingan merupakan perbedaan antara                    A conflict of interest refers to a situation where there is a
kepentingan ekonomis Perseroan dengan kepentingan                  difference between the economic interests of the Company
pribadi anggota Direksi, Dewan Komisaris, maupun                   and the personal interests of members of the Board of
pemegang saham yang berpotensi merugikan Perseroan.                Directors, the Board of Commissioners, or shareholders that
Untuk mencegah terjadinya benturan kepentingan,                    may potentially harm the Company. To prevent conflicts of
Perseroan telah menetapkan kebijakan tata kelola yang              interest, the Company has established good governance
baik, termasuk pengaturan khusus mengenai hal tersebut.            policies, including specific regulations regarding such
Berkat implementasi kebijakan tersebut, sepanjang tahun            matters. Through the implementation of these policies, no
2025 tidak terdapat laporan benturan kepentingan di                conflict of interest reports were recorded at Mandiri Tunas
Mandiri Tunas Finance.                                             Finance throughout 2025.




84         PT Mandiri Tunas Finance
           Laporan Keberlanjutan 2025
Page 86
Sustaining Progress, Empowering the Future                                                              www.mtf.co.id




Komunikasi Masalah Penting, serta
Mekanisme untuk Mencari Nasihat dan
Mengemukakan Masalah
Communication of Critical Concerns and Mechanisms for Seeking Advice and Raising Concerns
[GRI 2-16][GRI 2-26]


Mandiri Tunas Finance membuka akses terhadap berbagai        Mandiri Tunas Finance provides access to report
isu penting maupun kritis yang berpotensi menimbulkan        various significant or critical issues that may potentially
dampak negatif bagi pemangku kepentingan melalui             have negative impacts on stakeholders through the
mekanisme pengaduan Whistleblowing System (WBS),             Whistleblowing System (WBS) complaint mechanism,
termasuk isu tentang dampak ekonomi, lingkungan, dan         including issues related to economic, environmental, and
sosial.                                                      social impacts.

Senior eksekutif dan unit kerja terkait melaporkan dampak    Senior executives and related work units periodically
ekonomi, lingkungan, dan sosial secara berkala kepada        report economic, environmental, and social impacts to
Direksi melalui mekanisme pelaporan internal Perseroan.      the Board of Directors through the Company’s internal
Pelaporan mencakup capaian kinerja, realisasi program        reporting mechanisms. The reports include performance
keberlanjutan, serta isu dan risiko yang terkait dengan      achievements, realization of sustainability programs, as well
aspek ESG.                                                   as issues and risks related to ESG aspects.

Pelaporan dilakukan secara berkala (triwulanan) dan secara   Reporting is conducted periodically (quarterly) and annually,
tahunan, serta disampaikan kepada Dewan Komisaris            and is submitted to the Board of Commissioners through the
melalui Direksi dalam forum rapat dan pelaporan              Board of Directors in meetings and management reporting
manajemen untuk tujuan pengawasan, evaluasi, dan             forums for the purposes of supervision, evaluation, and
pengambilan keputusan strategis.                             strategic decision-making.

Hingga akhir tahun 2025, terdapat sejumlah isu penting       As of the end of 2025, several important issues were received
yang masuk dan diproses melalui WBS pada tahun 2025          and processed through the Whistleblowing System (WBS)
serta tindak lanjut dari pengaduan sebagai berikut:          during the year, along with the follow-up actions taken in
                                                             response to these complaints, as follows:

                   Status Laporan Whistleblowing                             Jumlah pada Tahun 2025
                     Whistlebloing Report Status                                  Total in 2025
Laporan Diterima                                                                                                        82
Report Received
Indikasi Fraud                                                                                                          10
Indication of Fraud
Tidak Terindikasi Fraud                                                                                                 72
No Indication of Fraud



Etika dan Integritas
Ethics and Integrity

Keselarasan antara perilaku dan tindakan seluruh             Alignment between the behavior and actions of all
karyawan serta manajemen dipandang sebagai pondasi           employees and management is viewed as an important
penting dalam mendukung pencapaian tujuan Perseroan.         foundation in supporting the achievement of the
Untuk itu, telah ditetapkan Kebijakan Standar Perilaku       Company’s objectives. Therefore, the PT Mandiri Tunas
PT Mandiri Tunas Finance (Corporate Code of Conduct)         Finance Code of Conduct Policy (Corporate Code of
pada 11 Maret 2013 oleh Dewan Komisaris dan Direksi.         Conduct) was established on March 11, 2013, by the Board
Kebijakan ini menjadi acuan bagi seluruh insan perusahaan    of Commissioners and the Board of Directors. This policy
dalam menjalankan tugas serta berinteraksi dengan para       serves as a guideline for all company personnel in carrying
pemangku kepentingan.                                        out their duties and interacting with stakeholders.




                                                                                         PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                          Sustainability Report 2025    85
Page 87
           Tata Kelola Keberlanjutan / Sustainability Governance




Penerapan dan penegakan kebijakan dilakukan melalui                The implementation and enforcement of the policy are
berbagai upaya, antara lain sosialisasi secara berkelanjutan,      carried out through various efforts, including continuous
pemberian penghargaan atas kepatuhan, serta penerapan              socialization, providing recognition for compliance,
sanksi terhadap pelanggaran yang terjadi. Informasi lebih          and imposing sanctions for any violations that occur.
lengkap mengenai Kebijakan Standar Perilaku dapat                  More detailed information regarding the Code of
diakses melalui situs resmi Perseroan: https://www.mtf.            Conduct Policy can be accessed through the Company’s
co.id/media/file/originals/post/2024/06/06/corporate-              official website: https://www.mtf.co.id/media/file/originals/
code-of-conduct-mtf_compressed.pdf                                 post/2024/06/06/corporate-code-of-conduct-mtf_
                                                                   compressed.pdf

Selain itu, Perseroan juga memiliki mekanisme pelaporan            In addition, the Company also has a violation reporting
pelanggaran melalui Whistleblowing System (WBS) yang               mechanism through a Whistleblowing System (WBS)
diatur berdasarkan Surat Direktur Utama Nomor 063/                 regulated under the President Director’s Letter No. 063/
MTF-DIR/VII/2011 tanggal 20 Juli 2011. Mekanisme                   MTF-DIR/VII/2011 dated July 20, 2011. This mechanism
ini memberikan saluran resmi bagi pelaporan berbagai               provides an official channel for reporting various forms of
bentuk pelanggaran yang terjadi di lingkungan Perseroan,           violations occurring within the Company, including:
antara lain:
1. Adanya dugaan atau indikasi pelanggaran prosedur.               1. Alleged or indicated violations of procedures.
2. Kecurangan (fraud).                                             2. Fraudulent activities.
3. Perbuatan melanggar hukum atau perbuatan tidak                  3. Unlawful acts or other unethical conduct that may
    etis lainnya yang merugikan keuangan Perseroan atau               harm the Company’s finances or reputation.
    nama baik Perseroan.

Informasi lebih rinci tentang saluran dan mekanisme                More detailed information regarding the reporting
pelaporan pelanggaran hingga jumlah laporan yang                   channels and mechanisms, including the number of
masuk dan jumlah laporan yang ditindaklanjuti di tahun             reports received and followed up in 2025, is presented in
2025 disampaikan pada Bab Tata Kelola Perseroan dalam              the Corporate Governance Chapter of the 2025 Annual
Laporan Tahunan 2025.                                              Report.




Kebijakan Anti-korupsi
Anti-corruption Policy

Korupsi dan praktik fraud dipandang sebagai risiko serius          Corruption and fraudulent practices are considered
yang berpotensi menimbulkan kerugian bagi perusahaan,              serious risks that may cause losses to the Company,
konsumen, maupun industri keuangan secara keseluruhan.             consumers, and the financial industry as a whole.
Oleh karena itu, Perseroan berkomitmen untuk menjunjung            Therefore, the Company is committed to upholding
tinggi prinsip transparansi dan integritas dalam seluruh           the principles of transparency and integrity in all
kegiatan operasional. Komitmen tersebut selaras dengan             operational activities. This commitment is aligned with
kebijakan pemerintah dalam upaya pemberantasan korupsi             the government’s policy in combating corruption and
serta fraud. Implementasi komitmen antikorupsi diwujudkan          fraud. The implementation of this anti-corruption
melalui penerapan berbagai ketentuan dan regulasi yang             commitment is carried out through the application of
berlaku sebagai landasan dalam menjalankan aktivitas               various applicable regulations as the foundation for
usaha secara bertanggung jawab dan beretika, antara lain:          conducting responsible and ethical business activities,
[GRI 3-3]                                                          including: [GRI 3-3]

•   Undang-Undang No. 8 tahun 2010 tentang Pencegahan              •   Law No. 8 of 2010 concerning the Prevention and
    dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang;                    Eradication of Money Laundering;
•   UU No. 20 tahun 2001 tentang Perubahan atas UU                 •   Law No. 20 of 2001, which amends Law No. 31 of 1999
    No. 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak                     concerning the Eradication of Corruption Crimes,
    Pidana Korupsi di manadefinisi korupsi diperluas                   where the definition of corruption is expanded to
    mencakup suap, gratifikasi, pemerasan, dan konflik                 include bribery, gratuities, extortion, and conflicts of
    kepentingan dalam pengadaan barang/jasa; dan                       interest in the procurement of goods/services; and
                                                                       OJK Regulation (POJK) No. 12 of 2024 concerning
                                                                       the Implementation of Anti-Fraud Strategies for
                                                                       Financial Services Institutions (LJK), which identifies



86         PT Mandiri Tunas Finance
           Laporan Keberlanjutan 2025
Page 88
Sustaining Progress, Empowering the Future                                                               www.mtf.co.id




    POJK No. 12 tahun 2024 tentang Penerapan Strategi             types of fraudulent acts including corruption, asset
    Anti-Fraud bagi Lembaga Jasa Keuangan (LJK)                   misuse, financial statement fraud, deception, leakage
    yang mengidentifikasi jenis-jenis perbuatan fraud di          of confidential information, and other acts equivalent
    antaranya: korupsi, penyalahgunaan aset, kecurangan           to fraud in accordance with applicable laws and
    laporan     keuangan,     penipuan,    pembocoran             regulations.
    informasi rahasia, dan tindakan lainnya yang dapat
    dipersamakan dengan fraud sesuai dengan peraturan
    perundang-undangan.

Sejalan dengan ketentuan POJK Nomor 12/2024, fraud             In line with POJK No. 12/2024, fraud is defined as
didefinisikan sebagai setiap tindakan penyimpangan             any act of deviation or omission intentionally carried
atau pembiaran yang dilakukan secara sengaja untuk             out to deceive, mislead, or manipulate the Company,
mengelabui, menipu, atau memanipulasi perusahaan,              consumers, or other parties. Such actions may potentially
konsumen, maupun pihak lain. Tindakan tersebut                 cause losses to the Company or related parties while
berpotensi menimbulkan kerugian bagi perusahaan                providing unlawful benefits to the perpetrators. In this
atau pihak terkait, sekaligus memberikan keuntungan            regard, the Company applies a zero-tolerance policy
yang tidak sah bagi pelaku. Dalam hal ini, Perseroan           toward all forms of corruption and fraud that may harm
menerapkan kebijakan zero tolerance terhadap segala            performance, reduce public trust, and damage the
bentuk korupsi dan fraud yang dapat merugikan kinerja,         reputation of the financial industry.
menurunkan kepercayaan masyarakat, serta mencederai
reputasi industri keuangan.

Pada praktiknya, komitmen anti-korupsi dan anti-               In practice, the commitment to anti-corruption and anti-
fraud diwujudkan melalui pemetaan proses bisnis yang           fraud is implemented through the mapping of business
memiliki risiko tinggi, antara lain pengadaan barang dan       processes that carry high risks, including the procurement
jasa, pemberian kredit atau pembiayaan, serta aktivitas        of goods and services, credit or financing approval, and
pemasaran dan penjualan. Untuk memitigasi risiko               marketing and sales activities. To mitigate these risks,
tersebut, Perseroan menerapkan kebijakan anti-korupsi          the Company implements anti-corruption and anti-
dan anti-fraud, memperkuat sistem pengendalian                 fraud policies, strengthens internal control systems, and
internal, serta menyelenggarakan pelatihan dan                 conducts training and socialization for employees and
sosialisasi bagi karyawan dan mitra bisnis. [GRI 205-1]        business partners. [GRI 205-1]

Perseroan juga menerapkan pendekatan yang terstruktur          The Company also adopts a structured and sustainable
dan berkelanjutan melalui kebijakan serta mekanisme            approach through comprehensive policies and internal
pengendalian internal yang komprehensif. Pendekatan            control mechanisms. This approach is designed to
tersebut dirancang untuk mencegah, mengidentifikasi,           prevent, identify, and handle potential violations
dan menangani potensi pelanggaran secara efektif,              effectively, while ensuring accountability and compliance
sekaligus memastikan akuntabilitas dan kepatuhan               with applicable regulations.
terhadap ketentuan yang berlaku.

Upaya ini dijalankan melalui empat pilar utama yang            These efforts are carried out through four main integrated
saling terintegrasi, yaitu pencegahan, deteksi, investigasi,   pillars: prevention, detection, investigation, reporting
pelaporan dan sanksi, serta pemantauan, evaluasi, dan          and sanctions, as well as monitoring, evaluation, and
tindak lanjut, sebagai bagian dari komitmen Perseroan          follow-up, as part of the Company’s commitment to
dalam menjaga tata kelola yang bersih dan beretika.            maintaining clean and ethical governance.




                                                                                          PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                           Sustainability Report 2025    87
Page 89
            Tata Kelola Keberlanjutan / Sustainability Governance




                                                                                                                             Pilar/Pillar 4
          Pilar/Pillar 1                       Pilar/Pillar 2                            Pilar/Pillar 3                Pemantauan, Evaluasi,
          Pencegahan                              Deteksi                       Investigasi, Pelaporan, Sanksi              Tindak Lanjut
           Prevention                           Detection                     Investigation, Reporting, Sanction      Monitoring, Evaluation, and
                                                                                                                              Follow-up

Pilar Pencegahan adalah upaya     Pilar Deteksi memuat langkah untuk          Pilar Investigasi, pelaporan         Pilar Pemantauan, evaluasi dan
dan langkah untuk mengurangi      mengidentifikasi dan menemukan fraud.       dan sanksi merupakan                 tindak lanjut adalah proses
risiko terjadinya fraud yang      Penerapan pilar ini memuat antara lain:     langkah Perusahaan dalam             identifikasi dan perbaikan atas
diterapkan oleh seluruh unit      The Detection Pillar includes measures      menindaklanjuti indikasi fraud       tindakan fraud yang terjadi
kerja. Penerapan pilar ini        to identify and detect fraud. The           yang dideteksi oleh perusahaan       dengan melakukan:
memuat antara lain:               implementation of this pillar includes,     dengan cara:                         The Monitoring, Evaluation,
The Prevention Pillar refers      among others:                               The Investigation, Reporting,        and Follow-up Pillar is a process
to efforts and measures           • Media Whistleblowing                      and Sanctions Pillar represents      of identifying and improving
implemented by all work units        Whistleblowing media                     the Company’s actions                actions related to fraud incidents
to reduce the risk of fraud       • Fraud Detection System pada kualitas      in following up on fraud             by carrying out the following
occurring. The implementation        pembiayaan serta pemantauan              indications detected by the
of this pillar includes, among       kesesuaian prosedur pembiayaan           Company through the following        • Mengidentifikasi kelemahan
others:                              Fraud Detection System applied to        measures:                              yang dimanfaatkan oleh
                                     financing quality and monitoring         • Pelaksanaan investigasi atas         pelaku fraud
• Kesadaran anti-fraud dengan        compliance with financing procedures        seluruh hasil deteksi fraud         Identifying weaknesses
  memberikan diseminasi dan • Pemeriksaan mendadak dengan                        yang ditemukan Perusahaan           exploited by fraud
  komunikasi anti-fraud kepada       pelaksanaan quick review atas unit          Conducting investigations           perpetrators
  seluruh karyawan serta             kerja yang berpotensi fraud                 on all detected fraud cases       • Melakukan evaluasi atas
  penerapan employee anti            Surprise inspections through the            identified by the Company           kelemahan dan tindak
  fraud statement                    implementation of quick reviews of       • Pelaksanaan pelaporan                lanjut perbaikan sehingga
  Anti-fraud awareness through       work units that have potential fraud        kepada Regulator serta pihak        kelemahan tersebut tidak
  the dissemination and              risks                                       terkait lainnya                     terulang kembali
  communication of anti-fraud • Surveilance system yang merupakan                Reporting to regulators and         Evaluating the identified
  policies to all employees, as      tindakan pemeriksaan yang dilakukan         other relevant parties              weaknesses and carrying out
  well as the implementation         tanpa diketahui ataupun disadari oleh    • Penetapan sanksi kepada              corrective follow-up actions to
  of an employee anti-fraud          pihak yang diuji                            pihak-pihak terlibat sehingga       prevent their recurrence.
  statement.                         Surveillance systems, which involve         memunculkan efek jera
• Identifikasi kerawanan             examination activities conducted            kepada pelaku fraud dan
  dengan menerapkan                  without the knowledge or awareness          mengurangi intensi oknum
  pemahaman karyawan                 of the parties being assessed               dalam melakukan fraud
  terhadap risiko fraud pada                                                     Imposing sanctions on the
  proses kerjanya                                                                parties involved to create
  Vulnerability identification by                                                a deterrent effect for fraud
  strengthening employees’                                                       perpetrators and reduce the
  understanding of fraud risks                                                   intention of individuals to
  within their respective work                                                   commit fraud
  processes.
• Kebijakan know your
  employee pada saat
  rekrutmen pegawai
  Know Your Employee (KYE)
  policy applied during the
  employee recruitment
  process




Sebagai bagian dari penerapan kebijakan antikorupsi dan                      As part of implementing the anti-corruption and anti-
anti-fraud serta upaya mitigasi risiko, penilaian risiko terkait             fraud policy and risk mitigation efforts, corruption-related
korupsi dilakukan secara berkala pada seluruh aktivitas                      risk assessments are conducted periodically across all
operasional. Proses ini bertujuan untuk mengidentifikasi                     operational activities. This process aims to identify potential
potensi risiko korupsi, suap, gratifikasi, maupun praktik                    risks of corruption, bribery, gratuities, and other fraudulent
fraud lainnya yang dapat muncul dalam kegiatan usaha,                        practices that may arise in business activities, while also
sekaligus menilai efektivitas pengendalian internal yang                     evaluating the effectiveness of the internal controls that




88          PT Mandiri Tunas Finance
            Laporan Keberlanjutan 2025
Page 90
Sustaining Progress, Empowering the Future                                                                           www.mtf.co.id




telah diterapkan. Melalui pendekatan ini, Perseroan                    have been implemented. Through this approach, the
berupaya memastikan pengelolaan risiko dilakukan secara                Company seeks to ensure that risk management is carried
proaktif dan berkelanjutan.                                            out proactively and sustainably.

Sepanjang tahun pelaporan, seluruh unit kerja dan wilayah              During the reporting year, all work units and operational
operasional Perseroan telah tercakup dalam proses                      areas of the Company were covered in the corruption risk
penilaian risiko korupsi. Hasil penilaian tersebut menjadi             assessment process. The results of this assessment serve
dasar bagi Perseroan dalam menetapkan langkah-langkah                  as the basis for the Company in determining appropriate
mitigasi yang sesuai, termasuk penyempurnaan kebijakan                 mitigation measures, including improving policies and
dan prosedur, peningkatan pengawasan, serta penguatan                  procedures, strengthening supervision, and enhancing
sosialisasi dan pelatihan anti-korupsi kepada karyawan.                anti-corruption socialization and training for employees.
[GRI 205-2]                                                            [GRI 205-2]

Selain melakukan penilaian risiko, Perseroan juga                      In addition to conducting risk assessments, the Company
melaksanakan sosialisasi kepada berbagai pemangku                      also carries out socialization activities for various
kepentingan, termasuk Dewan Komisaris, Direksi,                        stakeholders, including the Board of Commissioners, the
karyawan, serta mitra/vendor sebagai upaya pencegahan                  Board of Directors, employees, and partners/vendors as
risiko. Sosialisasi kepada mitra/vendor dilakukan dalam                a preventive measure against potential risks. Socialization
proses pengadaan melalui pemutaran video kebijakan                     for partners/vendors is conducted during the procurement
anti-fraud serta penandatanganan pakta integritas.                     process through the screening of an anti-fraud policy
Hingga akhir tahun 2025, seluruh mitra/vendor (100%)                   video and the signing of an integrity pact. As of the
telah memperoleh informasi mengenai kebijakan anti-                    end of 2025, all partners/vendors (100%) have received
korupsi dan anti-fraud yang diterapkan Perseroan. [GRI                 information regarding the anti-corruption and anti-fraud
205-2]                                                                 policies implemented by the Company. [GRI 205-2]




Total dan Persentase Pelatihan dan/atau Sosialisasi
Anti-korupsi Karyawan Tahun 2025
Total & Percentage of Employee Anti-Corruption Training and/or Socialization in 2025

                           Telah Dikomunikasikan oleh Perusahaan Mengenai Kebijakan       Telah Mengikuti Sosialisasi Anti-fraud
                                            dan Prosedur Anti-fraud                      Has participated in anti-fraud socialization.
          Lokasi            Has been communicated by the Company regarding anti-fraud
         Location                            policies and procedures


                                       Jumlah/Total                      %                Jumlah/Total                         %


Corporate Fleet                                            44                     1%                           57                        4%


Head Office                                               890                    23%                          195                        15%


Regional 1                                                255                     7%                           53                        4%


Regional 2                                                328                     9%                          120                        9%


Regional 3                                                397                    10%                           74                        6%


Regional 4                                                380                    10%                           40                        3%


Regional 5                                                312                     8%                          170                        13%


Regional 6                                                303                     8%                          239                        18%




                                                                                                     PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                      Sustainability Report 2025         89
Page 91
              Tata Kelola Keberlanjutan / Sustainability Governance




                               Telah Dikomunikasikan oleh Perusahaan Mengenai Kebijakan               Telah Mengikuti Sosialisasi Anti-fraud
                                                dan Prosedur Anti-fraud                              Has participated in anti-fraud socialization.
           Lokasi               Has been communicated by the Company regarding anti-fraud
          Location                               policies and procedures


                                           Jumlah/Total                         %                      Jumlah/Total                        %


 Regional 7                                                        375                 10%                                258                        19%


 Regional 8                                                        298                     8%                              88                         7%


 Regional 9                                                        232                     6%                              32                         2%


 Jumlah
                                                               3.814                  100%                               1.326                       100%
 Total




Sementara itu, bagi organ tata kelola (Dewan Komisaris                        Meanwhile, for governance bodies (the Board of
dan Direksi), sosialisasi dilakukan melalui partisipasi dalam                 Commissioners and the Board of Directors), the
pelatihan antikorupsi dan anti-fraud yang diselenggarakan                     socialization was carried out through participation in anti-
oleh regulator, dengan rincian sebagai berikut:                               corruption and anti-fraud training organized by regulators,
                                                                              with the details as follow:




Pelatihan Anti-korupsi Dewan Komisaris dan Direksi Tahun 2025
Anti-corruption Training for the Board of Commissioners and the Board of Directors in 2025
     Jenis                         Topik Pelatihan                           Waktu                Jumlah Peserta                 Penyelenggara
     Type                           Training Topic                           Date               Number of Participants             Organizer

                   Peran Digital Forensik dalam Penanganan dan
                   Pengungkapan Kejahatan Keuangan                       16 Oktober 2025
Webinar                                                                                                   1                       OJK Institute
                   The Role of Digital Forensics in Handling and         16 October 2025
                   Uncovering Financial Crimes



Berdasarkan hasil sosialisasi dan pelaksanaan berbagai                        Based on the results of socialization and the implementation
kegiatan pelatihan antikorupsi sepanjang tahun 2025,                          of various anti-corruption training activities throughout
rekapitulasi kepesertaan anggota Dewan Komisaris                              2025, the participation recap for members of the Board
dan Direksi, tercatat sebanyak 1 orang telah mengikuti                        of Commissioners and the Board of Directors recorded
pelatihan mengenai anti-fraud. Selain itu, 1.326 karyawan                     that 1 person attended anti-fraud training. In addition,
(42,20%), juga telah mengikuti sosialisasi anti-fraud.                        1,326 employees (42.20%) also participated in anti-fraud
[GRI 205-2]                                                                   socialization activities. [GRI 205-2]

Sepanjang tahun 2025, Perseroan telah melakukan                               Throughout 2025, the Company conducted special
investigasi khusus atas indikasi fraud yang terdeteksi                        investigations into 17 detected cases indicating fraud.
sebanyak 17 kasus. Seluruh kasus tersebut berkaitan                           All of these cases were related to violations of internal
dengan pelanggaran ketentuan internal, antara lain                            regulations, including unauthorized receipts, misuse of
penerimaan tidak sah, penyalahgunaan aset, penipuan,                          assets, fraud, and extortion. [GRI 205-3]
serta pemerasan. [GRI 205-3]




90            PT Mandiri Tunas Finance
              Laporan Keberlanjutan 2025
Page 92
Sustaining Progress, Empowering the Future                                                                                      www.mtf.co.id




Perkara Penting
Material Legal Cases

Sepanjang tahun 2025, Perseroan menghadapi 80 perkara                         Throughout 2025, the Company faced 80 civil legal
hukum perdata dan tidak terdapat perkara hukum pidana.                        cases and no criminal cases. All of these cases have been
Seluruh perkara tersebut telah ditangani dan diselesaikan                     handled and resolved as shown in the following table:
sebagaimana ditunjukkan pada tabel berikut:

Perselisihan Hubungan Industrial
Industrial Relations Disputes
                                                                       2025                            2024                            2023
                  Permasalahan Hukum
                      Legal Issues                           Perdata          Pidana         Perdata          Pidana         Perdata           Pidana
                                                              Civil           Criminal        Civil           Criminal        Civil            Criminal

Selesai dan telah mempunyai kekuatan hukum tetap
                                                                       33                0             68                0             56                 0
Resolved and has obtained final and legally binding status

Dalam Proses Penyelesaian
                                                                       47                0             22                0             26                 0
In the process of resolution

Jumlah
                                                                       80                0             90                0             82                 0
Total




Di luar perkara hukum yang telah disebutkan, Perseroan                        Outside of the legal cases previously mentioned, the
tidak menghadapi permasalahan signifikan maupun                               Company does not face any significant issues or major
perkara penting di luar aspek hukum dan lingkungan.                           cases outside legal and environmental aspects. For any
Terhadap perkara yang muncul, Perseroan mengambil                             cases that arise, the Company takes preventive measures
langkah berupa upaya pencegahan serta penyelesaian                            and seeks resolution through mediation mechanisms.
melalui mekanisme mediasi. [GRI 2-27]                                         [GRI 2-27]




Menjalin Hubungan Harmonis dengan
Pemangku Kepentingan
Building Harmonious Relationships With Stakeholders [OJK E.4][GRI 2-29]

Keberlanjutan bisnis didukung oleh peran aktif seluruh                        Business sustainability is supported by the active role of
pemangku kepentingan. Oleh karena itu, Perseroan                              all stakeholders. Therefore, the Company consistently
secara konsisten membangun hubungan yang harmonis                             builds harmonious and constructive relationships with
dan konstruktif dengan pemangku kepentingan internal                          both internal and external stakeholders through open
maupun eksternal melalui komunikasi yang terbuka dan                          and transparent communication. This approach enables
transparan. Pendekatan ini memungkinkan Perseroan                             the Company to understand the needs and expectations
memahami kebutuhan dan harapan para pemangku                                  of stakeholders while also building trust and long-term
kepentingan, sekaligus membangun kepercayaan dan                              cooperation that supports operational sustainability.
kerja sama jangka panjang yang mendukung keberlanjutan
operasional.

Hubungan yang efektif dengan pemangku kepentingan                             Effective relationships with stakeholders also help the
juga membantu Perseroan mengidentifikasi risiko sosial                        Company identify social and environmental risks early and
dan lingkungan secara dini serta merumuskan kebijakan                         formulate more responsive and responsible policies. The
yang lebih responsif dan bertanggung jawab. Perseroan                         Company strengthens stakeholder engagement through
memperkuat keterlibatan pemangku kepentingan                                  communication forums held regularly or as needed,
melalui forum komunikasi yang diselenggarakan secara                          and conducts stakeholder mapping to ensure targeted
berkala maupun sesuai kebutuhan, serta melakukan                              engagement and effective communication in supporting
pemetaan pemangku kepentingan (stakeholder mapping)                           the achievement of sustainability targets.



                                                                                                                 PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                                  Sustainability Report 2025        91
Page 93
          Tata Kelola Keberlanjutan / Sustainability Governance




untuk memastikan keterlibatan yang tepat sasaran dan
komunikasi yang efektif dalam mendukung pencapaian
target keberlanjutan.

Dalam proses identifikasi pemangku kepentingan,                   In the stakeholder identification process, the Company
Perseroan merujuk pada dokumen AA1000 Stakeholder                 refers to the AA1000 Stakeholder Engagement Standard
Engagement Standard versi 2015. Standar tersebut                  (2015 version). The standard categorizes stakeholders into
membagi pemangku kepentingan ke dalam lima indikator              five main indicators as follows:
utama sebagai berikut:
1. Dependency         (D),  jika    Perseroan    memiliki         1.   Dependency (D) – if the Company depends on a
   ketergantungan pada seseorang atau sebuah                           person or an organization, or vice versa.
   organisasi, atau sebaliknya.
2. Responsibility (R), jika Perseroan memiliki tanggung           2.   Responsibility (R) – if the Company has legal,
   jawab legal, komersial atau etika terhadap seseorang                commercial, or ethical responsibilities toward a
   atau sebuah organisasi.                                             person or an organization.
3. Tension (T), jika seseorang atau sebuah organisasi             3.   Tension (T) – if a person or organization requires the
   membutuhkan perhatian Perseroan terkait isu ekonomi,                Company’s attention regarding certain economic,
   sosial atau lingkungan tertentu.                                    social, or environmental issues.
4. Influence (I), jika seseorang atau sebuah organisasi           4.   Influence (I) – if a person or organization has influence
   memiliki pengaruh terhadap Perseroan atau strategi                  over the Company or over the strategies or policies of
   atau kebijakan pemangku kepentingan lain.                           other stakeholders.
5. Diverse Perspective (DP), jika seseorang atau sebuah           5.   Diverse Perspective (DP) – if a person or organization
   organisasi memiliki pandangan yang berbeda yang                     has different perspectives that may influence the
   dapat mempengaruhi situasi dan mendorong adanya                     situation and encourage actions that may not have
   aksi yang tidak ada sebelumnya.                                     previously existed.

Adapun interaksi dan pengelolaan hubungan dengan                  The Company’s interactions with and management of
pemangku kepentingan yang dilakukan Perseroan adalah              relationships with stakeholders are as follows:
sebagai berikut:




                                                       Pemegang Saham
                                                         (Shareholders)




                                                 Mandiri Tunas Finance




                 Lingkungan                                                                         Masyarakat
                 Environment                                                                          Public
                                                   Pemangku Kepentingan
                                                       Stakeholders
           Manajemen/Karyawan                                                                Pelanggan & Mitra Usaha
           Management/Employee                                                              Consumer & Business Partner




92        PT Mandiri Tunas Finance
          Laporan Keberlanjutan 2025
Page 94
Sustaining Progress, Empowering the Future                                                                                   www.mtf.co.id




                                                            Pengaruh/Dampak dari Kegiatan
 Kelompok Pemangku
                              Bentuk Pelibatan                          Perseroan                                Frekuensi Pelibatan
     Kepentingan
                             Form of Engagement             Influence/Impact of the Company’s                 Frequency of Engagement
  Stakeholder Groups
                                                                         Activities
                                                                                                    RUPST satu tahun sekali, RUPSLB sesuai dengan
                                                           Peningkatan kinerja dan peningkatan
                                                                                                    kebutuhan Perseroan dan para pemegang
                                                           nilai Perseroan serta dukungan pada
                                                                                                    saham, laporan Kinerja satu tahun sekali.
Pemegang               RUPS, Laporan Kinerja               kepentingan Pemegang Saham
                                                                                                    Annual General Meeting of Shareholders
Saham                  General Meeting of Shareholders     Improving the Company’s
                                                                                                    (AGMS) once a year, Extraordinary General
Shareholders           (GMS) and Performance Reports       performance and value while
                                                                                                    Meeting of Shareholders (EGMS) as required
                                                           supporting the interests of
                                                                                                    by the Company and its shareholders, and
                                                           Shareholders.
                                                                                                    Performance Reports issued once a year.
                       • Pemberian saran & masukan
                                                           • Terjamin kesejahteraan karyawan
                         atas draf Peraturan Perusahaan                                             • Perumusan dan perpanjangan peraturan
                                                             beserta keluarga
                         Providing suggestions                                                        perusahaan dilakukan setiap dua tahun sekali
                                                             Ensuring the welfare of employees
                         and feedback on the draft                                                    The formulation and renewal of company
                                                             and their families
                         Company Regulations                                                          regulations are carried out every two years.
                                                           • Suasana kerja yang kondusif, sehat,
                       • Kontrak kerja                                                              • Perumusan fasilitas kesehatan karyawan
                                                             dan aman
                         Employment contracts                                                         melalui jasa asuransi satu tahun sekali
Karyawan                                                     A conducive, healthy, and safe
                       • Pendidikan dan pelatihan                                                     The formulation of employee health benefits
Employees                                                    working environment
                         Education and Training                                                       through insurance services is carried out once
                                                           • Jenjang karier dan penilaian kinerja
                       • Dukungan sarana dan                                                          a year.
                                                             yang adil dan transparan
                         prasarana Kesehatan dan                                                    • Perumusan pelatihan dan Pendidikan
                                                             Fair and transparent career paths
                         Keselamatan kerja                                                            karyawan satu tahun sekali
                                                             and performance evaluations
                         Support for Occupational                                                     The formulation of employee training and
                                                           • Pemenuhan hak-hak karyawan
                         Health and Safety (OHS)                                                      education programs is carried out once a year.
                                                             Fulfillment of employees’ rights
                         facilities and infrastructure
                                                                                                    • Perseroan melaporkan setiap bulan untuk
                                                                                                      laporan bulanan kepada OJK sesuai Peraturan
                                                                                                      OJK No. 3/ POJK.05/2013 tentang Laporan
                                                                                                      Bulanan Lembaga Jasa Keuangan Non Bank
                                                                                                      dan Surat Edaran OJK No.26/SEOJK.05/2019
                                                                                                      tentang Perubahan atas Surat Edaran OJK
                                                                                                      No. 3/SEOJK.05/2016 tentang Laporan
                                                                                                      Bulanan Perseroan Pembiayaan.
                                                                                                      The Company submits monthly reports to
                                                                                                      the Financial Services Authority (OJK) in
                                                                                                      accordance with OJK Regulation No. 3/
                                                                                                      POJK.05/2013 concerning Monthly Reports
                                                                                                      of Non-Bank Financial Institutions and OJK
                                                                                                      Circular Letter No. 26/SEOJK.05/2019
                       Pelaporan sesuai kepatuhan                                                     regarding Amendments to OJK Circular Letter
                       industri dan pasar modal, serta                                                No. 3/SEOJK.05/2016 on Monthly Reports of
                       kepatuhan terhadap peraturan        Keberhasilan operasi Perseroan             Financing Companies.
                       dan perundang-undangan yang         dan risiko hukum maupun sanksi           • Kepada Otoritas Jasa Keuangan Departemen
                       berlaku                             administrasi                               Pengawasan Pasar Modal dan Bursa Efek
Regulator
                       Reporting in accordance with        The success of the Company’s               Indonesia, Perseroan melaporkan laporan
                       industry and capital market         operations and exposure to legal risks     bulanan berupa laporan hutang valas yang
                       compliance, as well as compliance   or administrative sanctions                dilaporkan setiap bulannya.
                       with applicable laws and                                                       To the Financial Services Authority (OJK) –
                       regulations.                                                                   Capital Market Supervision Department and
                                                                                                      the Indonesia Stock Exchange, the Company
                                                                                                      submits a monthly report on foreign currency
                                                                                                      liabilities.
                                                                                                    • Laporan keuangan triwulan yang dilaporkan
                                                                                                      setiap 3 (tiga) bulan dan laporan tahunan
                                                                                                      yang dilaporkan tiap tahun serta laporan
                                                                                                      insidental sesuai dengan peraturan OJK yang
                                                                                                      berlaku.
                                                                                                      Quarterly financial reports submitted every
                                                                                                      three (3) months, annual reports submitted
                                                                                                      once a year, and incidental reports submitted
                                                                                                      in accordance with the applicable OJK
                                                                                                      regulations.




                                                                                                              PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                               Sustainability Report 2025      93
Page 95
            Tata Kelola Keberlanjutan / Sustainability Governance




                                                               Pengaruh/Dampak dari Kegiatan
Kelompok Pemangku
                                 Bentuk Pelibatan                          Perseroan                                 Frekuensi Pelibatan
    Kepentingan
                                Form of Engagement             Influence/Impact of the Company’s                  Frequency of Engagement
 Stakeholder Groups
                                                                            Activities

                                                                                                        • Selain itu Perseroan juga melaporkan
                                                                                                          Laporan Kegiatan Penerapan Prinsip
                                                                                                          Kehati-hatian (KPPK) periode triwulanan dan
                                                                                                          tahunan serta Laporan Utang Luar Negeri –
                                                                                                          Lalu Lintas Devisa setiap bulannya kepada
                                                                                                          Bank Indonesia selama memiliki outstanding
                                                                                                          utang luar negeri dalam valuta asing.
                                                                                                          In addition, the Company also submits
                                                                                                          the Report on the Implementation of the
                                                                                                          Prudential Principle (KPPK) on a quarterly
                                                                                                          and annual basis, as well as the Foreign
                                                                                                          Debt – Foreign Exchange Traffic Report
                                                                                                          every month to Bank Indonesia, as long as
                                                                                                          the Company has outstanding foreign debt
                                                                                                          denominated in foreign currency.
                                                                                                        • Serta Perseroan melakukan kewajiban
                                                                                                          pelaporan kepada regulator secara tepat
                                                                                                          waktu untuk laporan lainnya yang bersifat
                                                                                                          bulanan, triwulan, semesteran dan tahunan.
                                                                                                          The Company also fulfills its reporting
                                                                                                          obligations to regulators in a timely manner
                                                                                                          for other reports that are submitted on a
                                                                                                          monthly, quarterly, semi-annual, and annual
                                                                                                          basis

                                                              Kontribusi ekonomi pada Pemerintah
                                                              melalui kepatuhan pajak dan kegiatan
                         Kontribusi pajak dan                 peningkatan ekonomi masyarakat
                                                                                                       Pelaporan pajak disampaikan secara berkala
                         pengembangan sosial                  melalui kegiatan CSR.
Pemerintah                                                                                             bulanan dan tahunan
                         kemasyarakatan                       Economic contributions to the
Government                                                                                             Tax reporting is submitted periodically on a
                         Tax contributions and social         Government through tax compliance
                                                                                                       monthly and annual basis.
                         community development.               and efforts to improve the
                                                              community’s economy through CSR
                                                              activities.
                         Kegiatan Community Involvement
                         & Development, khususnya terkait     Meningkatkan perekonomian
                         program inklusi keuangan serta       masyarakat seiring dengan
                         pelibatan masyarakat lokal sekitar   pemberdayaan masyarakat secara
                         operasi dan pengembangan             berkelanjutan melalui
Masyarakat dan           Komunitas berkelanjutan              berbagai program yang dilaksanakan       Program CSR yang dilakukan secara berkala dan
Komunitas                Community Involvement                Perseroan baik fisik maupun non-fisik.   sesuai kebutuhan.
Community and            & Development activities,            Improving the community’s economy        CSR programs are implemented periodically and
Society                  particularly related to financial    in line with sustainable community       as needed.
                         inclusion programs and the           empowerment through various
                         engagement of local communities      programs implemented by the
                         around operational areas, as         Company, both physical and non-
                         well as sustainable community        physical.
                         development
                         Kegiatan Community Involvement
                         & Development, khususnya terkait     Meningkatkan perekonomian
                         program inklusi keuangan serta       masyarakat seiring dengan
                                                                                                       Berdasarkan hasil pengukuran Tingkat kepuasan
                         pelibatan masyarakat lokal sekitar   pemberdayaan masyarakat secara
                                                                                                       pelanggan yang telah dilayani oleh perseroan
                         operasi dan pengembangan             berkelanjutan melalui berbagai
                                                                                                       selama periode tahun 2025, tercatat indeks
                         komunitas berkelanjutan              program yang dilaksanakan Perseroan
                                                                                                       kepuasan sebesar 4,76 (skala 5,00).
Pelanggan                Community Involvement                baik fisik maupun non-fisik.
                                                                                                       Based on the results of the customer satisfaction
Customers                & Development activities,            Improving the community’s economy
                                                                                                       measurement for services provided by
                         particularly related to financial    in line with sustainable community
                                                                                                       the Company during the 2025 period, the
                         inclusion programs and the           empowerment through various
                                                                                                       satisfaction index was recorded at 4.76 (on a
                         engagement of local communities      programs implemented by the
                                                                                                       scale of 5.00).
                         around operational areas, as         Company, both physical and non-
                         well as sustainable community        physical.
                         development.
                                                              Proses pengadaan yang adil,
                                                              transparan, evaluasi yang objektif,
                         Kontrak perjanjian kerja sama dan
                                                              dan hubungan yang harmonis
Mitra Kerja              proses operasional.                                                           Sesuai kebutuhan Perseroan
                                                              A procurement process that is fair,
Business partners        Cooperation agreement contracts                                               In accordance with the Company’s needs.
                                                              transparent, supported by objective
                         and operational processes.
                                                              evaluation, and fosters harmonious
                                                              relationships.




94           PT Mandiri Tunas Finance
             Laporan Keberlanjutan 2025
Page 96
Sustaining Progress, Empowering the Future                                                                           www.mtf.co.id




                                                       Pengaruh/Dampak dari Kegiatan
 Kelompok Pemangku
                              Bentuk Pelibatan                     Perseroan                              Frekuensi Pelibatan
     Kepentingan
                             Form of Engagement        Influence/Impact of the Company’s               Frequency of Engagement
  Stakeholder Groups
                                                                    Activities
                       Siaran pers/ keterbukaan       Memperoleh akses informasi yang        Ketertiban media massa sesuai dengan
Media Massa            informasi.                     akurat dan terkini                     kebutuhan Perseroan
Mass Media             Press releases / information   Obtaining access to accurate and up-   Orderly engagement with the mass media in
                       disclosure.                    to-date information.                   accordance with the Company’s needs.




Tantangan dalam Penerapan Keuangan
Berkelanjutan
Challenges In Implementing Sustainable Finance [OJK E.5]

Dalam menjalankan keuangan berkelanjutan, Perseroan                   In implementing sustainable finance, the Company faces a
menghadapi sejumlah tantangan yang perlu dikelola                     number of challenges that need to be managed gradually
secara bertahap dan terukur. Tantangan tersebut mencakup              and in a measured manner. These challenges include
kesiapan pasar serta tingkat pemahaman (awareness)                    market readiness and the uneven level of understanding
pelaku usaha yang belum merata. Selain itu, ketersediaan              (awareness) among business actors. In addition, the
data dan bukti pendukung (evidence) dari seluruh unit kerja           availability of data and supporting evidence from all work
masih terbatas untuk menunjang proses perencanaan,                    units is still limited to support the processes of sustainability
pelaksanaan, hingga pelaporan keberlanjutan. Di                       planning, implementation, and reporting. Amid these
tengah kondisi tersebut, perubahan regulasi yang terus                conditions, continuously evolving regulations also require
berkembang juga menuntut penyesuaian kebijakan dan                    ongoing adjustments to policies and business processes.
proses bisnis secara berkelanjutan.

Dari sisi operasional dan manajemen risiko, Perseroan                 From an operational and risk management perspective,
masih dihadapkan pada keterbatasan skema pembiayaan                   the Company still faces limitations in sustainable financing
berkelanjutan, risiko teknis, serta kebutuhan untuk                   schemes, technical risks, and the need to strengthen
memperkuat kemampuan internal dalam melakukan analisis                internal capabilities in conducting risk analysis and
dan mitigasi risiko. Upaya ini perlu didukung oleh data risiko        mitigation. These efforts must be supported by adequate
yang memadai dan dapat diandalkan. Penerapan keuangan                 and reliable risk data. The implementation of sustainable
berkelanjutan juga menuntut perubahan budaya dan                      finance also requires changes in employees’ work culture
perilaku kerja karyawan yang saat ini belum sepenuhnya                and behavior, which are currently not yet evenly adopted
merata di seluruh kantor, sekaligus memerlukan dukungan               across all offices, and also requires budget support for more
anggaran untuk sosialisasi dan kampanye internal yang                 intensive internal socialization and awareness campaigns.
lebih intensif.

Pada aspek lingkungan, tantangan utama meliputi                       From an environmental perspective, the main challenges
pengukuran dan pencatatan emisi yang belum optimal,                   include suboptimal measurement and recording of
kebutuhan biaya awal untuk menjalankan program                        emissions, the need for initial costs to implement efficiency
efisiensi, serta penyesuaian perilaku operasional harian. Di          programs, and adjustments in daily operational behavior.
samping itu, kesiapan teknis dan koordinasi antarunit juga            In addition, technical readiness and coordination among
masih perlu diperkuat. Terkait pengembangan produk,                   units still need to be strengthened. Regarding product
Perseroan masih menunda pembiayaan PLTS perumahan                     development, the Company is still postponing residential
dengan       mempertimbangkan       kompleksitas    produk,           solar power (PLTS) financing, considering product
karakteristik pasar, serta kesiapan manajemen risiko dan              complexity, market characteristics, and the readiness of
ekosistem pendukung, sambil terus memantau peluang                    risk management and the supporting ecosystem, while
pengembangan di masa mendatang.                                       continuing to monitor opportunities for development in the
                                                                      future.

Meski demikian, Perseroan menilai tantangan-tantangan                 Nevertheless, the Company views these challenges as
tersebut sebagai bagian dari proses pembelajaran                      part of the learning process as well as strengthening the
sekaligus penguatan fondasi keberlanjutan untuk jangka                foundation for long-term sustainability. Through measured
panjang. Melalui penerapan yang terukur, penguatan tata               implementation, strengthened governance, enhanced
kelola, peningkatan kapasitas internal, serta penyesuaian             internal capacity, and continuous adjustments to market
berkelanjutan terhadap dinamika pasar dan regulasi,                   and regulatory dynamics, the Company is committed to
Perseroan berkomitmen untuk terus menyempurnakan                      gradually improving the implementation of sustainable
implementasi keuangan berkelanjutan secara bertahap.                  finance.


                                                                                                      PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                       Sustainability Report 2025    95
Page 97
     Mengakselerasi Keuangan Berkelanjutan / Accelerating Sustainable Finance




 Mengakselerasi
 Keuangan
 Berkelanjutan
 Accelerating                                                                   Rp 4,64
 Sustainable Finance                                                            triliun
                                                                                Pendapatan
                                                                                Perseroan
                                                                                Rp 4.64 trillion in
                                                                                Company’s Revenue




 Saat ini isu perubahan iklim dan
 peningkatan emisi menjadi perhatian
 utama para pemangku kepentingan.
 Perseroan merespon hal ini dengan
 menghadirkan produk dan layanan
 ramah lingkungan melalui pembiayaan
 kendaraan roda empat berbasis
 listrik atau Electric Vehicle (EV) serta
 kendaraan listrik hibrida atau Hybrid
 Electric Vehicle (HEV), yang saat ini
 menunjukkan pertumbuhan cukup
 signifikan




 Currently, climate change issues and rising emissions
 have become key concerns for stakeholders. The
 Company responds to these concerns by offering
 environmentally friendly products and services
 through financing for electric four-wheel vehicles
 or Electric Vehicles (EV) as well as Hybrid Electric
 Vehicles (HEV), which are currently showing
 significant growth.




96   PT Mandiri Tunas Finance
     Laporan Keberlanjutan 2025
Page 98
Sustaining Progress, Empowering the Future                            www.mtf.co.id




                                             70,4%
                                             Pertumbuhan jumlah
                                             kontrak baru
                                             pembiayaan EV Roda 4
                                             70.4% growth in the
                                             number of new four-wheel
                                             EV financing contracts




                                                    176,7%
                                                      Pencapaian nilai
                                                      pembiayaan kendaraan
                                                      ramah lingkungan terhadap
                                                      pembiayaan mobil baru
                                                      176.7% achievement of
                                                      environmentally friendly
                                                      vehicle financing value
                                                      relative to new car financing




               Rp  400
              miliar

              Laba Perseroan
              Rp400 billion in
              Company’s Net Profit
                                                       PT Mandiri Tunas Finance
                                                        Sustainability Report 2025    97
Page 99
          Mengakselerasi Keuangan Berkelanjutan / Accelerating Sustainable Finance




Sekilas Ekonomi Global dan Nasional
Overview of the Global and National Economy


Pada tahun 2025, perekonomian global diperkirakan              In 2025, the global economy was projected to grow by
tumbuh sebesar 3,1% secara tahunan (YoY), mencerminkan         3.1% year-on-year (YoY), reflecting a slowdown amid rising
perlambatan seiring meningkatnya ketidakpastian di pasar       uncertainty in international financial markets. This condi-
keuangan internasional. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh      tion was influenced by escalating geopolitical conflicts
eskalasi konflik geopolitik serta dinamika perdagangan         and global trade dynamics, including tariff policies in the
global, termasuk kebijakan tarif di Amerika Serikat yang       United States that triggered market volatility. Amid these
memicu volatilitas pasar. Di tengah kondisi tersebut,          conditions, Indonesia’s economy continued to demon-
perekonomian Indonesia tetap menunjukkan resiliensinya         strate resilience, recording Gross Domestic Product (GDP)
dengan mencatat pertumbuhan Produk Domestik Bruto              growth of 5.11% YoY, an increase from 5.03% YoY in 2024.
(PDB) sebesar 5,11% year-on-year (YoY), meningkat              Household consumption remained the main driver of In-
dari 5,03% YoY di tahun 2024. Konsumsi rumah tangga            donesia’s economic growth, although its growth rate was
masih menjadi pendorong utama pertumbuhan ekonomi              slightly below the overall national economic growth.
Indonesia, meskipun laju pertumbuhannya berada di
bawah pertumbuhan ekonomi nasional.

Stabilitas makroekonomi juga tercermin dari tingkat            Macroeconomic stability was also reflected in the inflation
inflasi yang tetap berada dalam kisaran sasaran Bank           rate, which remained within Bank Indonesia’s target range
Indonesia sebesar 1,5%–3,5%. Hingga Desember 2025,             of 1.5%–3.5%. As of December 2025, inflation was record-
inflasi tercatat sebesar 2,92% YoY. Sejalan dengan kondisi     ed at 2.92% YoY. In line with this condition, Bank Indone-
tersebut, suku bunga acuan Bank Indonesia berada               sia’s benchmark interest rate showed a downward trend
dalam tren penurunan dan mencapai level 4,75% pada             and reached 4.75% at the end of December 2025, de-
akhir Desember 2025, turun sebesar 125 basis poin              creasing by 125 basis points compared to the previous pe-
dibandingkan periode sebelumnya. Penurunan suku                riod. This interest rate decline created a more conducive
bunga ini menciptakan lingkungan yang lebih kondusif           environment for domestic credit and financing growth.
bagi pertumbuhan kredit dan pembiayaan di dalam
negeri.



Kondisi Industri Perusahaan Pembiayaan
Conditions In The Financing Industry

Ketidakpastian perekonomian global sepanjang tahun             Global economic uncertainty throughout 2025 placed
2025 memberikan tekanan signifikan terhadap industri           significant pressure on the financing industry. Although
pembiayaan. Meskipun pertumbuhan ekonomi Indonesia             Indonesia’s economic growth remained relatively stable,
relatif terjaga, pelemahan daya beli masyarakat yang           weakening consumer purchasing power, partly due to
dipengaruhi antara lain oleh meningkatnya PHK pada             increased layoffs during the first half of 2025 and rising
semester I 2025 serta kenaikan inflasi harga bahan pokok       inflation in staple food prices, led to declining sales of
yang berdampak pada penurunan penjualan produk                 consumer products, particularly four-wheel vehicles, which
konsumen, khususnya kendaraan roda empat sebagai               represent the primary segment of financing.
segmen utama pembiayaan.

Kondisi tersebut mendorong kontraksi kinerja industri          These conditions drove a contraction in the financing in-
pembiayaan, tercermin dari penurunan total booking baru        dustry’s performance, reflected in a 4.14% YoY decline in
sebesar 4,14% YoY hingga November 2025. Penjualan              total new bookings as of November 2025. New car sales
mobil baru juga turun 8,37% YoY, seiring dengan                also fell 8.37% YoY, in line with the declining share of new
menurunnya porsi pembiayaan mobil baru. Di sisi lain,          car financing. On the other hand, demand for electric
permintaan kendaraan listrik mulai meningkat sejalan           vehicles began to increase with the entry of new, more
dengan masuknya merek baru berharga lebih terjangkau,          affordable brands, reflecting a shift in consumer prefer-
yang mencerminkan pergeseran preferensi konsumen.              ences. Meanwhile, motorcycle financing recorded limited
Sementara itu, pembiayaan sepeda motor mencatat                growth, indicating a tendency among consumers to shift
pertumbuhan terbatas, mengindikasikan kecenderungan            toward more economical vehicles.
masyarakat beralih ke kendaraan yang lebih ekonomis.




98        PT Mandiri Tunas Finance
          Laporan Keberlanjutan 2025
Page 100
Sustaining Progress, Empowering the Future                                                              www.mtf.co.id




Di tengah tekanan tersebut, industri pembiayaan              Despite these pressures, the financing industry still demon-
masih menunjukkan ketahanan dengan pertumbuhan               strated resilience, with outstanding receivables growing
outstanding piutang sebesar 1,07% dan perbaikan kualitas     by 1.07% and an improvement in asset quality, as reflect-
aset, tercermin dari penurunan NPL menjadi 2,47%.            ed in a decline in Non-Performing Loans (NPL) to 2.47%.
Struktur keuangan juga semakin konservatif dengan            The financial structure also became more conservative,
penurunan gearing ratio. Namun demikian, tekanan             with a decline in the gearing ratio. However, pressure on
terhadap profitabilitas masih terlihat melalui penurunan     profitability remained evident through declines in Return
ROA dan ROE. Secara keseluruhan, industri pembiayaan         on Assets (ROA) and Return on Equity (ROE). Overall, the
tetap menunjukkan kemampuan beradaptasi terhadap             financing industry continued to demonstrate its ability to
dinamika pasar, yang menjadi fondasi bagi pemulihan dan      adapt to market dynamics, providing a foundation for re-
penguatan kinerja di masa mendatang.                         covery and stronger performance in the future.



Strategi Usaha
Business Strategy [GRI 3-3]

Pada tahun 2025, Perseroan menjalankan berbagai              In 2025, the Company implemented various strategic ini-
inisiatif strategis yang difokuskan pada resegmentasi        tiatives focused on re-segmenting target markets based
target market berdasarkan risiko, penguatan proses           on risk, strengthening financing acquisition processes,
akuisisi pembiayaan, pengelolaan kualitas portfolio,         managing portfolio quality, optimizing profitability, and
optimalisasi profitabilitas, serta peningkatan efisiensi     improving operational efficiency. The implementation of
operasional. Implementasi strategi tersebut diarahkan        these strategies was aimed at maintaining business sus-
untuk menjaga keberlanjutan usaha di tengah dinamika         tainability amid challenging dynamics in the financing in-
industri pembiayaan yang menantang. Kebijakan dan            dustry. The policies and strategic initiatives implemented
inisiatif strategis yang dilaksanakan mengacu pada           were based on the 2025 Annual Business Plan (RBT), with
Rencana Bisnis Tahunan (RBT) Tahun 2025, dengan rincian      details as follows: [GRI 3-3].
sebagai berikut: [GRI 3-3]
      1. Pertumbuhan market share berdasarkan segmen,            1.     Increasing market share based on segments,
          yaitu segmen retail dan wholesale yang didorong               namely retail and wholesale segments, driv-
          dari pembiayaan bisnis yang berasal dari Mandiri              en by business financing originating from the
          Group.                                                        Mandiri Group.
      2. Pencapaian profit yang berkesinambungan                 2.     Achieving sustainable profit growth by main-
          dengan menjaga peningkatan pendapatan                         taining increases in margin income, both from
          margin, baik dari bunga maupun dari                           interest and from growth in fee-based income.
          pertumbuhan fee-based. Selain itu, Perseroan                  In addition, the Company continues to manage
          juga     tetap   memperhatikan      pengeluaran               expenses by maintaining the Cost Efficiency
          biaya dengan menjaga Cost Efficiency Ratio                    Ratio (CER). In line with the strategy to grow
          (CER). Sejalan dengan strategi pertumbuhan                    new financing, the Company also manages the
          pembiayaan baru, Perusahaan juga mengelola                    Cost of Credit (COC) more effectively to sup-
          Cost of Credit (COC) dengan lebih efektif                     port profit achievement.
          sehingga mendorong pencapaian profit.
      3. Percepatan proses bisnis dan layanan dengan cara        3.     Accelerating business processes and services
          mengimplementasikan hasil Business Process Re-                by implementing the results of Business Pro-
          engineering (BPR) yang berperan dalam evaluasi                cess Re-engineering (BPR), which plays a role
          dan perbaikan proses bisnis baik untuk segmen                 in evaluating and improving business process-
          retail maupun wholesale. Perseroan juga telah                 es for both retail and wholesale segments. The
          membangun kapabilitas digital melalui aplikasi                Company has also developed digital capabili-
          MTF 1Access dan MTF Mobile untuk mendorong                    ties through the MTF 1Access and MTF Mobile
          percepatan proses internal dan meningkatkan                   applications to accelerate internal processes
          kemudahan debitur dalam mengakses layanan                     and improve ease of access for debtors to avail-
          yang tersedia.                                                able services.




                                                                                         PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                          Sustainability Report 2025    99
Page 101
           Mengakselerasi Keuangan Berkelanjutan / Accelerating Sustainable Finance




     4.   Penerapan Tata Kelola Perusahaan dan                      4.     Implementation of Good Corporate Gover-
          Manajemen Risiko dilakukan dengan memastikan                     nance (GCG) and Risk Management by ensur-
          seluruh kegiatan bisnis berjalan sesuai prinsip                  ing that all business activities are conducted in
          tata kelola perusahaan yang baik. Perseroan                      accordance with good corporate governance
          mengedepankan penerapan lima prinsip utama                       principles. The Company upholds the five main
          GCG, yaitu:                                                      GCG principles:
               1. Keterbukaan;                                                 1. Transparency
               2. Akuntabilitas;                                               2. Accountability
               3. Tanggung jawab;                                              3. Responsibility
               4. Kemandirian;                                                 4. Independence
               5. Kesetaraan dan kewajaran.                                    5. Fairness and equality




 Pencapaian Kinerja Ekonomi
 Economic Performance Achievement [OJK F.2]

 Dalam     upaya    mewujudkan      pertumbuhan      yang       In an effort to achieve sustainable growth, the Company
 berkelanjutan, Perseroan telah menetapkan sejumlah             has established several operational and financial perfor-
 target kinerja operasional dan finansial yang dituangkan       mance targets outlined in the 2025 Corporate Business
 dalam Rencana Bisnis Perusahaan (RBP) 2025. Penetapan          Plan (RBP). These targets were determined by considering
 target tersebut dilakukan dengan mempertimbangkan              macroeconomic projections, the direction of policies in
 proyeksi kondisi makroekonomi, arah kebijakan industri         the financing industry, and the Company’s growth strategy.
 pembiayaan, serta strategi pertumbuhan Perseroan.

 Namun demikian, dinamika perekonomian sepanjang                However, economic dynamics throughout 2025 placed
 tahun 2025 memberikan tekanan terhadap daya                    pressure on consumer purchasing power and overall fi-
 beli masyarakat dan permintaan pembiayaan secara               nancing demand within the industry, which in turn affect-
 keseluruhan di industri, sehingga memengaruhi                  ed the Company’s performance achievement. The perfor-
 pencapaian kinerja Perseroan. Hasil kinerja pada akhir         mance results at the end of 2025 showed mixed outcomes,
 tahun 2025 menunjukkan capaian yang bervariasi, dengan         with working capital financing successfully exceeding the
 pembiayaan modal kerja berhasil melampaui target yang          established target. Meanwhile, other indicators—includ-
 ditetapkan. Sementara itu, indikator lainnya, termasuk         ing investment financing, multipurpose financing, new
 pembiayaan investasi, pembiayaan multiguna, penyaluran         financing disbursement, revenue, and profit for the year—
 pembiayaan baru, pendapatan, dan laba tahun berjalan           remained below the targeted levels.
 masih berada di bawah target.




100        PT Mandiri Tunas Finance
           Laporan Keberlanjutan 2025
Page 102
Sustaining Progress, Empowering the Future                                                                                           www.mtf.co.id




Pencapaian Kinerja Ekonomi Perseroan Tahun 2025
The Company’s Economic Performance Achievements in 2025
                                               Target 2025                            Realisasi 2025                  Pencapaian terhadap Target 2025
               Keterangan                      2025 Target                           2025 Realization                  Achievement of the 2025 Targets
               Description                                             Rp Juta                                                    Persentase
                                                                      Rp million                                                  Percentage
Pembiayaan Investasi
                                                           14.949.120                              11.129.697                                        74,45%
Investment Financing
Pembiayaan Modal Kerja
                                                                 264.045                                419.809                                     158,99%
Working Capital Financing
Pembiayaan Multiguna
                                                           16.786.835                               7.753.572                                        46,19%
Multi-purpose Financing
Jumlah Penyaluran Pembiayaan Baru
                                                           32.000.000                              19.303.078                                        60,32%
Total New Financing Disbursement
Pendapatan
                                                                6.176.031                           4.635.522                                        75,06%
Revenue
Laba Tahun Berjalan
                                                                 607.172                                400.015                                      65,88%
Profit for the Year
Aset
                                                           32.672.735                              28.008.731                                        85,73%
Asset
Liabilitas
                                                           27.547.113                              23.092.234                                        83,83%
Liabilities
Ekuitas
                                                                5.125.622                           4.916.497                                        95,92%
Equity



Komposisi Laba Rugi (Rp Juta)
Profit and Loss Composition
                                                                                                                                   Pertumbuhan
                                                                                                                                      Growth
                Uraian
                                             2025                       2024                      2023                              2025:2024
              Description
                                                                                                                                               Persentase
                                                                                                                           Nominal
                                                                                                                                               Percentage
Pendapatan
                                                    4.635.522                5.579.315                   4.781.968              (943.793)            -16,92%
Revenue
Beban-beban
                                                (4.121.912)                 (4.075.148)                 (3.290.742)              (46.764)               1,15
Expenses
Laba (Rugi) Sebelum Beban Final
dan Pajak Penghasilan
                                                     513.610                 1.504.167                   1.491.226              (990.557)             -65,85
Profit (Loss) Before Final Tax
Expense and Income Tax
Beban Pajak Final
                                                      (3.159)                   (3.495)                     (3.427)                   336              -9,61
Final Tax Expense
Laba (Rugi) sebelum beban pajak
Penghasilan
                                                     510.451                 1.500.672                   1.487.799              (990.221)             -65,99
Profit (Loss) Before Income Tax
Expenses
Beban Pajak Penghasilan
                                                    (110.436)                (328.590)                   (326.698)               218.154              -66,39
Income Tax Expense
Laba (Rugi) Tahun Berjalan
                                                     400.015                 1.172.082                   1.161.101              (772.067)             -65,87
Profit (Loss) for the Year
Penghasilan Komprehensif
                                                       3.685                    11.010                      (7.325)               (7.325)             -66,53
Comprehensive Income
Total Penghasilan Komprehensif
Tahun Berjalan
                                                     403.700                 1.183.092                   (779.392)              (779.392)             -65,88
Total Comprehensive Income for
the Year
Laba (Rugi) per Saham Dasar
(Rupiah penuh)
                                                         160                       469                         464                  (309)             -65,88
Basic Earnings (Loss) per Share (full
Rupiah)




                                                                                                                      PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                                       Sustainability Report 2025    101
Page 103
               Mengakselerasi Keuangan Berkelanjutan / Accelerating Sustainable Finance




 Pada tahun 2025, pencapaian kinerja ekonomi Perseroan                                   In 2025, the Company’s economic performance contrib-
 memberikan kontribusi terhadap nilai ekonomi yang                                       uted to the economic value generated, the economic
 dihasilkan, nilai ekonomi yang didistribusikan kepada                                   value distributed to all stakeholders, and the economic
 seluruh pemangku kepentingan, serta nilai ekonomi yang                                  value retained to support the Company’s development.
 ditahan untuk mendukung pengembangan Perseroan.                                         Details of these values can be seen in the following table:
 Rincian nilai tersebut dapat dilihat pada tabel berikut:                                [GRI 201-1].
 [GRI 201-1]



 Nilai Ekonomi yang Didapatkan, Didistribusikan, dan Ditahan (Rp Juta)
 Economic Value Generated, Distributed, and Retained (Rp Million)
                                                                                                                                  Pertumbuhan
                                                                                                                                     Growth
                     Keterangan
                                                                  2025                    2024               2023                  2025:2024
                     Description
                                                                                                                            Nominal           Persentase
                                                                                                                            Amount            Percentage
  Nilai Ekonomi yang Didapatkan
  Economic Value Generated
  Pendapatan
                                                                      4.635.522             5.579.315         4.781.968        (943.793)             -16,92
  Revenue
  Pembiayaan Konsumen
                                                                      2.884.128             3.453.490         3.000.350        (569.362)             -16,49
  Consumer Financing
 Sewa Pembiayaan
                                                                         572.631              678.704           652.751        (106.073)             15,63
 Finance Lease
 Anjak Piutang
                                                                               1                   438               909              (437)          -99,77
 Factoring
 Simpanan Bank
                                                                          15.797                17.473           17.134           (1.676)             -9,59
 Bank Deposit
 Lain-lain
                                                                      1.163.225             1.429.210         1.110.824        (265.985)             -18,61
 Others
 Total Nilai Ekonomi yang Didapatkan
                                                                      9.271.304            11.158.630         9.563.936       (1.887.326)           - 16,91
 Total Economic Value Generated
 Nilai Ekonomi yang Didistribusikan
 Economic Value Distributed
 Beban keuangan (termasuk bunga yang
 dibayarkan kepada Debitur dan Investor)
                                                                    (1.742.114)            (1.913.946)       (1.510.165)       (171.832)              -8,98
 Financial Expenses (including interest paid to
 Debtors and Investors)
 Gaji dan Tunjangan (termasuk imbalan pasca
 kerja dan pesangon)
                                                                      (656.012)              (775.231)         (802.194)       (119.219)             -15,38
 Salaries and Benefits (including post-
 employment benefits and severance pay)
 Biaya Umum dan Administrasi
                                                                      (437.019)              (413.178)         (349.836)          23.841              5,77
 General and Administration Expenses
 Kontribusi Terhadap Negara/Manfaat (Beban)
 Pajak Final dan Pajak Penghasilan
                                                                      (356.001)              (561.985)         (559.883)       (205.984)             -36,63
 Contribution to the Government / Final Tax and
 Income Tax Expense (Benefit)
 Biaya Pengembangan Masyarakat
                                                                           (124)                  (152)             (291)              (28)          -18,42
 Community Development Expenses
 Total Nilai Ekonomi yang Didistribusikan
                                                                    (3.191.270)            (3.664.492)       (3.222.369)       (473.222)             -12,91
 Total Economic Value Distributed
 Nilai Ekonomi yang Ditahan
                                                                      6.080.034             7.494.138         6.341.567       (1.414.104)            -18,87
 Economic Value Retained

 Restatement untuk Kontribusi Terhadap Negara/Manfaat (Beban) Pajak Final dan Pajak Penghasilan tahun 2023
 Restatement of Contribution to the Government / Final Tax and Income Tax Expense (Benefit) for 2023.




102             PT Mandiri Tunas Finance
                Laporan Keberlanjutan 2025
Page 104
Sustaining Progress, Empowering the Future                                                                         www.mtf.co.id




Kinerja Pembiayaan
Financing Performance

Pada tahun 2025, Perseroan mencatatkan penurunan                         In 2025, the Company recorded a decline in the number
jumlah unit kontrak baru dibandingkan tahun sebelumnya.                  of new contract units compared to the previous year. The
Penurunan terjadi pada sebagian besar jenis pembiayaan,                  decrease occurred across most financing types, particular-
terutama pada segmen kendaraan bermotor. Kondisi ini                     ly in the motor vehicle segment. This condition was in line
sejalan dengan tren penurunan penjualan kendaraan                        with the national trend of declining motor vehicle sales
bermotor nasional sepanjang tahun 2025, serta                            throughout 2025, as well as the Company’s policy of being
kebijakan Perseroan yang lebih selektif dalam penyaluran                 more selective in disbursing financing to maintain portfo-
pembiayaan guna menjaga kualitas portofolio.                             lio quality.

Di sisi lain, kategori lainnya (termasuk alat berat)                     On the other hand, the other categories (including heavy
menunjukkan pertumbuhan positif. Secara keseluruhan,                     equipment) showed positive growth. Overall, the Compa-
komposisi pembiayaan Perseroan masih didominasi oleh                     ny’s financing composition continued to be dominated by
segmen mobil baru, meskipun dengan volume yang lebih                     the new car segment, although with a lower volume com-
rendah dibandingkan tahun 2024. Berikut merupakan                        pared to 2024. The following presents the development
perkembangan nilai kontrak pembiayaan berdasarkan                        of financing contract values based on the composition
komposisi jenis kendaraan yang dibiayai oleh Perseroan                   of vehicle types financed by the Company over the past
dalam 3 tahun terakhir:                                                  three years:




Perkembangan Jumlah Unit Kontrak Baru Berdasarkan Jenis Pembiayaan
Growth in the Number of New Contract Units by Type of Financing
                                                         Kontrak Baru                                       Pertumbuhan
                                                         New Contract                                          Growth
         Jenis Pembiayaan
                                                             Unit                                             2025:2024
          Type of financing
                                                                                                                         Persentase
                                         2025               2024                  2023              Unit
                                                                                                                         Percentage
Mobil Baru
                                                43.476               83.987               86.927       (40.511)                   -48,23%
New Car
Mobil Bekas
                                                12.918               25.873               28.166       (12.955)                   -50,07%
Used Car
Motor
                                                  201                  437                  378            (236)                  -54,00%
Motorcycle
Lainnya (termasuk alat berat)
                                                 1.700                1.489                6.400            211                    14,17%
Others (including heavy equipment)
Jumlah
                                                58.295              111.786              121.871       (53.491)                   -47,85%
Total




                                                                                                    PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                     Sustainability Report 2025    103
Page 105
                Mengakselerasi Keuangan Berkelanjutan / Accelerating Sustainable Finance




 Perkembangan Nilai Kontrak Baru Berdasarkan Jenis Pembiayaan
 Growth of New Contract Value by type of Financing
                                                             Kontrak Baru                                                      Pertumbuhan
                                                             New Contract                                                         Growth
          Jenis Pembiayaan                                     Rp Juta
                                                                                                                                 2025:2024
          Type of Financing                                   Rp million
                                                                                                                                           Persentase
                                             2025               2024                        2023                       Unit
                                                                                                                                           Percentage
 Mobil Baru
                                               12.949.133          25.582.763                 25.493.390              (12.633.630)                  -49,38%
 New car
 Mobil Bekas
                                                2.899.849           5.524.591                     5.158.873            (2.624.742)                  -47,51%
 Used car
 Motor
                                                    33.757                69.887                     47.561               (36.130)                  -51,70%
 Motorcycle
 Lainnya (termasuk alat berat)
 Others (including heavy                        3.420.340           3.912.388                     1.998.078              (492.048)                  -12,58%
 equipment)
 Jumlah
                                               19.303.078          35.089.629                 32.697.903              (15.786.551)                  -44,99%
 Total




 Rekapitulasi Jumlah Unit Kontrak Baru dan Nilai Kontrak Pembiayaan
 Summary of New Contract Units and Financing Contract Value
                                                                                                                              Pertumbuhan
                                             2025              2024                        2023                                  Growth
          Jenis Pembiayaan
                                                                                                                               2025:2024
          Type of Financing
                                                              Rp Juta                                                                    Persentase
                                                                                                                    Nominal
                                                             Rp million                                                                  Percentage
 Jumlah Nilai Pembiayaan
 (Rp-juta)                                    19.303.078         35.089.629                 32.697.903               (15.786.551)                   -44,99%
 Total Financing Value (Rp million)
 Jumlah Kontrak Baru
                                                    58.295            111.786                     121.871                (53.491)                   -47,85%
 (Total New Contract)




 Komposisi Pendapatan Berdasarkan Kelompok Konsumen Utama dan Produk
 Revenue Composition by Key Customer Segments and Products.
                                                                                                            Tahun
                                                                                                             Year
                       Kelompok Konsumen
                         Consumer Group                                                                       %

                                                                          2025                              2024                             2023

 Retail Mobil
                                                                                   88,72                                 89,20                        83,14
 Car Retail

 Retail Motor
                                                                                    0,01                                  0,00                          0,01
 Motorcycle Retail

 Fleet Mobil
                                                                                   11,27                                 10,80                        16,85
 Car Fleet

 Fleet Motor
                                                                                    0,00                                  0,00                          0,00
 Motorcycle Fleet




104             PT Mandiri Tunas Finance
                Laporan Keberlanjutan 2025
Page 106
Sustaining Progress, Empowering the Future                                                               www.mtf.co.id




    Mandiri Tunas Finance Raih Penghargaan di Industry Award 2025: Wujud
    Komitmen dalam Inovasi Pembiayaan
    Mandiri Tunas Finance Wins Award at the 2025 Industry Award:
    A Demonstration of Commitment to Financing Innovation

   Mandiri Tunas Finance (MTF) menorehkan prestasi
   membanggakan dengan meraih penghargaan Indonesia
   Best Consumer Financing Industry for Providing Inclusive,
   Flexible and Competitive Credit Solution dalam kategori
   multifinance pada ajang Industry Award 2025 yang
   diselenggarakan oleh Warta Ekonomi di The Sultan
   Hotel & Residence Jakarta pada tanggal 24 Juli 2025.

   Penghargaan ini bentuk apresiasi kepada perusahaan
   yang menunjukkan ketangguhan, inovasi, dan
   transformasi digital dalam menghadapi tantangan
   global serta era disrupsi industri. Mandiri Tunas Finance
   dinilai berhasil menyediakan solusi pembiayaan yang
   inklusif, fleksibel, dan kompetitif yang sejalan dengan
   semangat transformasi digital dan penerapan Industri
   4.0. Mandiri Tunas Finance juga dinilai unggul dalam
   memperluas akses layanan pembiayaan kepada                  This award represents recognition for companies
   masyarakat, menyediakan beragam produk kredit               that demonstrate resilience, innovation, and digital
   yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan konsumen,           transformation in facing global challenges and the
   dan menawarkan nilai tambah melalui efisiensi serta         era of industrial disruption. Mandiri Tunas Finance
   digitalisasi layanan.                                       was recognized for successfully providing inclusive,
                                                               flexible, and competitive financing solutions, in
   Mandiri Tunas Finance (MTF) achieved a notable              line with the spirit of digital transformation and the
   accomplishment by receiving the “Indonesia Best             implementation of Industry 4.0. Mandiri Tunas Finance
   Consumer Financing Industry for Providing Inclusive,        was also acknowledged for its excellence in expanding
   Flexible and Competitive Credit Solution” award in          access to financing services for the public, offering a
   the multifinance category at the Industry Award 2025,       wide range of credit products tailored to consumer
   organized by Warta Ekonomi at The Sultan Hotel &            needs, and delivering added value through service
   Residence Jakarta on 24 July 2025.                          efficiency and digitalization.




Kinerja Keuangan Berkelanjutan
Sustainable Finance Performance
Saat ini, isu perubahan iklim dan peningkatan emisi            Currently, issues related to climate change and increasing
menjadi perhatian utama para pemangku kepentingan.             emissions have become a major concern for stakeholders.
Perseroan merespon hal ini dengan menghadirkan                 The Company responds to these challenges by offering
produk dan layanan ramah lingkungan, antara lain melalui       environmentally friendly products and services, including
pembiayaan kendaraan roda empat berbasis listrik atau          financing for electric four-wheel vehicles or Electric
Electric Vehicle (EV) serta kendaraan listrik hibrida atau     Vehicles (EV) and Hybrid Electric Vehicles (HEV), which are
Hybrid Electric Vehicle (HEV), yang saat ini menunjukkan       currently showing significant growth.
pertumbuhan cukup signifikan.

Produk pembiayaan kendaraan listrik sejalan dengan             Electric vehicle financing products are aligned with the
kebijakan pemerintah dalam mendorong peningkatan               government’s policy to promote the adoption of electric
peredaran kendaraan berbasis listrik di Indonesia, sekaligus   vehicles in Indonesia, while also reflecting the Company’s
mencerminkan komitmen Perseroan dalam mendukung                commitment to supporting the transition toward a low-
transisi menuju ekonomi rendah karbon. Selain itu, semakin     carbon economy. In addition, the increasing availability of
beragamnya ketersediaan mobil berbasis tenaga listrik          electric-powered vehicles from various manufacturers has
dari berbagai produsen turut mendorong peningkatan             further driven growing market demand for these products.
permintaan pasar terhadap produk ini.

                                                                                          PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                           Sustainability Report 2025    105
Page 107
             Mengakselerasi Keuangan Berkelanjutan / Accelerating Sustainable Finance




 Perseroan telah menetapkan target pembiayaan khusus                              The Company has set a specific financing target for
 bagi produk ramah lingkungan yaitu sebesar 10% dari                              environmentally friendly products at 10% of total new car
 total pembiayaan mobil baru. Penetapan target tersebut                           financing. The establishment of this target forms part of
 merupakan bagian dari komitmen Perseroan dalam                                   the Company’s commitment to supporting the growth of a
 mendukung pertumbuhan portofolio pembiayaan yang                                 more sustainable financing portfolio.
 lebih berkelanjutan.

 Berikut disajikan kinerja portofolio pembiayaan Perseroan                        The following presents the performance of the Company’s
 yang sejalan dengan prinsip keuangan berkelanjutan.                              financing portfolio that aligns with the principles of
 [OJK F.3][FS8]                                                                   sustainable finance. [OJK F.3][FS8]



 Kinerja Portofolio Keuangan Berkelanjutan (Rp Juta)
 Performance of the Sustainable Finance Portfolio (Rp million)
                                                                                                                                            Pertumbuhan
                                                                                                                                               Growth
                   Keterangan
                                                          2025                    2024                        2023                           2025:2024
                   Description
                                                                                                                                            Persentase
                                                                                                                                            Percentage
 Pembiayaan EV Roda 4
 Four-Wheel EV Financing.
 Nilai Pembiayaan (Rp-Juta)
                                                             1.331.984               944.062                         473.433                                  41,1
 Financing Value (Rp million)
 Jumlah Kontrak Baru (unit)
                                                                   4.300                 2.523                          937                                   70,4
 Total New Contract (unit)
 Pembiayaan HEV Roda 4
 Four-Wheeled Hybrid Electric Vehicle (HEV) Financing
 Nilai Pembiayaan (Rp-Juta)
                                                                 955.659           1.328.398                         712.968                                  -28,1
 Financing Amount (Rp million)
 Jumlah Kontrak Baru (unit)
                                                                   2.653                 3.257                         2.208                                  -18,5
 Total New Contract (unit)



 Kinerja Portfolio Kendaraan Ramah Lingkungan terhadap Target
 Green Vehicle Portfolio Performance Against Target.
                                     Keterangan                                                                   Realisasi 2025               Pencapaian
                                                                                            Target
                                     Description                                                                 2025 Realization              Achievement
 Nilai Pembiayaan Kendaraan Ramah Lingkungan terhadap Pembiayaan Mobil Baru
                                                                                            10,0%                      17,7%                     176,7%
 Green Vehicle Financing Value Relative to New Car Financing



 Realisasi Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan
 Realization of Sustainable Finance Action Plan
                                                                                                                                                Pertumbuhan
                                                                           2025                    2024                    2023                    Growth
         Keterangan
                                            Program                                                                                              2025:2024
         Description
                                                                                                  Rp Juta                                        Persentase
                                                                                                 Rp million                                      Percentage

                                 Pembiayaan kepemilikan
 UMKM                            kendaraan bermotor untuk UMKM
                                                                           10.636.293               21.394.864                 21.399.966                 -50,3
 MSMEs                           Motor Vehicle Ownership
                                 Financing for MSMEs.

 Transportasi Ramah
                                 Transportasi Ramah Lingkungan
 Lingkungan                                                                 2.287.642                2.272.460                  1.186.400                     0,7
                                 Green Transportation
 Green Transportation




106          PT Mandiri Tunas Finance
             Laporan Keberlanjutan 2025
Page 108
Sustaining Progress, Empowering the Future                                                                   www.mtf.co.id




                 Rp  2,28                    triliun   YoY 0,7%                   17,7%
    Total pembiayaan kendaraan listrik (EV) dan                        Porsi pembiayaan EV dan HEV terhadap
    kendaraan listrik hibrida (HEV), meningkat                         pembiayaan baru, meningkat 8,8% dari tahun
    0,7% dari tahun sebelumnya.                                        sebelumnya.

    Total financing for electric vehicles (EV) and                     The proportion of EV and HEV financing to new
    hybrid electric vehicles (HEV) rose by 0.7% from                   financing increased by 8.8% from the previous
    the previous year.                                                 year.




     Bangun Keuangan Berkelanjutan, Mandiri Tunas Finance Raih
     Penghargaan ESG
     Building Sustainable Finance, Mandiri Tunas Finance Wins ESG Award

    Mandiri Tunas Finance kembali menegaskan                      Mandiri Tunas Finance reaffirmed its commitment to
    komitmennya dalam mendukung praktik keuangan                  supporting sustainable finance practices by receiving
    berkelanjutan    dengan     meraih    penghargaan             an award at the “Navigating ESG in Global Economy
    pada ajang “Navigating ESG in Global Economy                  Uncertainty” event organized by IDX Channel on
    Uncertainty” yang diselenggarakan oleh IDX Channel            4 July 2025 at the Main Hall of the Indonesia Stock
    pada 4 Juli 2025 di Mainhall Bursa Efek Indonesia,            Exchange in Jakarta.
    Jakarta.

    Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi            This award was presented in recognition of MTF’s various
    atas berbagai inisiatif inovatif MTF dalam menerapkan         innovative initiatives in implementing Environmental,
    prinsip Environmental, Social, and Governance                 Social, and Governance (ESG) principles, while
    (ESG), sekaligus menjawab tantangan ketidakpastian            also addressing the challenges of global economic
    ekonomi global. Dengan tema “Inisiatif Inovasi                uncertainty. Under the theme “Innovation Initiatives
    Membangun Keuangan Berkelanjutan,” MTF dinilai                in Building Sustainable Finance,” MTF was recognized
    berhasil menghadirkan program-program yang                    for successfully introducing programs that generate
    berdampak positif terhadap lingkungan, sosial, serta          positive impacts on the environment, society, and the
    penerapan tata kelola perusahaan yang baik.                   implementation of good corporate governance.

    Sebagai bagian dari Mandiri Group, MTF senantiasa             As part of the Mandiri Group, MTF continues to strive
    berupaya menghadirkan solusi pembiayaan yang                  to provide financing solutions that are not only oriented
    tidak hanya berorientasi pada profitabilitas, tetapi          toward profitability but also deliver added value to all
    juga memberikan nilai tambah bagi seluruh pemangku            stakeholders, in line with the Indonesian government’s
    kepentingan, sejalan dengan visi pemerintah                   vision of transitioning toward a green economy.
    Indonesia menuju ekonomi hijau.




                                                                                              PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                               Sustainability Report 2025    107
Page 109
           Mengakselerasi Keuangan Berkelanjutan / Accelerating Sustainable Finance




 Dukungan Industri Otomotif Kendaraan Listrik
 Support for the Electric Vehicle Automotive Industry


 Mandiri Tunas Finance berkomitmen mendukung                    Mandiri Tunas Finance is committed to supporting the
 percepatan transisi energi melalui pembiayaan kendaraan        acceleration of the energy transition through electric
 listrik sebagai bagian dari upaya mendorong mobilitas          vehicle financing as part of efforts to promote sustainable
 berkelanjutan. Untuk meningkatkan minat konsumen               mobility. To increase consumer interest in electric vehicles,
 terhadap kendaraan listrik, Perseroan melaksanakan             the Company has implemented various programs,
 berbagai program, antara lain promo pembiayaan                 including electric vehicle financing promotions and product
 kendaraan listrik serta kegiatan pengenalan produk yang        introduction activities held in conjunction with National
 bertepatan dengan peringatan Hari Pelanggan Nasional           Customer Day and National Consumer Day.
 dan Hari Konsumen Nasional.

 Selain menyediakan pembiayaan, Perseroan juga berperan         In addition to providing financing, the Company also plays
 aktif dalam pengembangan ekosistem kendaraan listrik           an active role in developing the electric vehicle ecosystem
 melalui peningkatan literasi dan awareness masyarakat          by enhancing public literacy and awareness throughout
 sepanjang tahun 2025. Upaya tersebut dilakukan                 2025. These efforts are carried out through the provision
 melalui penyediaan konten edukatif pada kanal digital          of educational content on the Company’s official digital
 resmi Perseroan, partisipasi dalam talkshow dan sesi           channels, participation in talk shows and educational
 edukasi di berbagai event otomotif dan keuangan, serta         sessions at various automotive and financial events, as
 keikutsertaan dalam pameran bersama mitra dealer dan           well as participation in exhibitions with dealer partners
 prinsipal kendaraan listrik. Dalam kegiatan tersebut,          and electric vehicle principals. During these activities, the
 Perseroan menghadirkan unit display dan fasilitas test drive   Company provides display units and test drive facilities at
 di kantor pusat maupun kantor cabang guna memberikan           its head office and branch offices to offer direct experiences
 pengalaman langsung kepada masyarakat dan nasabah.             to the public and customers.

 Dari sisi layanan, Customer Care Mandiri Tunas Finance         From a service perspective, Mandiri Tunas Finance
 turut memberikan informasi dan edukasi terkait                 Customer Care also provides information and education
 pembiayaan kendaraan listrik untuk meningkatkan                related to electric vehicle financing to improve customer
 pemahaman dan kenyamanan nasabah dalam mengakses               understanding and convenience in accessing EV financing.
 pembiayaan EV.


 Pengembangan Teknologi Informasi
 Information Technology Development

 Pemanfaatan teknologi digital yang tepat merupakan             The appropriate use of digital technology is a key factor
 faktor kunci dalam mendorong kemajuan dan kesuksesan           in driving the Company’s progress and success, particularly
 Perseroan, khususnya dalam menghadapi persaingan               in responding to increasingly competitive conditions in
 industri pembiayaan yang semakin kompetitif. Oleh              the financing industry. Therefore, the Company continues
 karena itu, Perseroan senantiasa mengoptimalkan                to optimize the role of the Information Technology (IT)
 peran Divisi Teknologi Informasi (TI) sebagai business         Division as a business enabler that supports operational
 enabler yang mendukung kegiatan operasional melalui            activities through the provision of innovative IT services
 penyediaan layanan dan solusi TI yang inovatif. Rencana        and solutions. IT development and procurement plans are
 pengembangan dan pengadaan TI dirancang untuk                  designed to deliver added value to the Company while
 memberikan nilai tambah bagi Perseroan sekaligus               enhancing benefits for customers.
 meningkatkan manfaat bagi pelanggan.

 Pengembangan yang dilakukan Divisi TI mencakup                 Developments undertaken by the IT Division cover various
 berbagai aspek, antara lain peningkatan keamanan sistem        aspects, including strengthening system and data security,
 dan data, optimalisasi data warehouse untuk mendukung          optimizing the data warehouse to support managerial
 pengambilan keputusan manajerial, serta inisiatif lain yang    decision-making, and other relevant initiatives. Throughout
 relevan. Kemudian selama tahun 2025, Perseroan telah           2025, the Company implemented several Information
 melakukan beberapa program pengelolaan Teknologi               Technology management programs as follows:
 Informasi sebagai berikut:




108         PT Mandiri Tunas Finance
            Laporan Keberlanjutan 2025
Page 110
Sustaining Progress, Empowering the Future                                                               www.mtf.co.id




1. Keamanan Sistem                                           1. System Security
Perusahaan melihat bahwa kebutuhan akan keamanan             The Company recognizes that system security has become
sistem menjadi prioritas hal ini disebabkan semakin banyak   a priority due to the increasing number of cyberattacks
serangan cyber kepada perbankan dan perusahaan               targeting banks and financing companies. Therefore, the
pembiayaan. Oleh karena itu Perusahaan memutuskan            Company has decided to continuously increase investment
untuk terus meningkatkan investasi pada sisi security        in security through the following initiatives:
sebagai berikut:
a. Pembelian software atau tools security untuk Aplikasi     a. Procurement of security software or tools for Mobile
    Mobile yang dapat melindungi perusahaan terhadap            Applications to protect the Company from malware
    serangan malware dan serangan cyber lainnya seperti         and other cyberattacks, including Authentication on
    Authentication pada Wireless Access Point dan               Wireless Access Points and authentication on network
    Authentication pada perangkat network;                      devices.
b. Sebagai bentuk proses evaluasi dan mitigasi terhadap      b. As part of the evaluation and mitigation process for
    keamanan sistem atau aplikasi yang digunakan di             system and application security within the Company,
    Perusahaan, Penetration Testing baik untuk aplikasi         Penetration Testing for critical applications will continue
    critical akan tetap dilanjutkan, aplikasi baru maupun       to be conducted, covering both new and existing
    aplikasi yang sudah ada saat ini.                           applications.
c. Pemenuhan license tools Data Loss Prevention dan          c. Fulfillment of license requirements for Data Loss
    tools lainnya untuk menunjang kebutuhan antara lain:        Prevention tools and other supporting tools, including:

    1.   MultiFactor Authpoint MFA;                             1.   MultiFactor Authpoint MFA
    2.   Virtual Private Network (VPN);                         2.   Virtual Private Network (VPN)
    3.   Desktop Management;                                    3.   Desktop Management
    4.   IT Service Management (ITSM).                          4.   IT Service Management (ITSM)

2. Infrastruktur                                             2. Infrastructure
Dari sisi infrastruktur, akan dilakukan penambahan           From an infrastructure perspective, the Company plans to
kapasitas secara bertahap baik server dan storage pada       gradually increase capacity for both servers and storage
Data Center dan pada tahun Perusahaan juga berencana         in the Data Center. The Company also plans to expand
melakukan penambahan kapasitas pada Disaster                 capacity at the Disaster Recovery Center to ensure system
Recovery Center dimana hal ini dilakukan untuk menjamin      availability.
ketersediaan sistem.

a. Peningkatan kapasitas Server dan Storage                  a. Increasing Server and Storage Capacity
   Seiring dengan bisnis Perusahaan yang terus                  Along with the Company’s growing business and
   meningkat dan proses digitalisasi yang saat ini terus        ongoing digitalization processes, reliable infrastructure
   dilakukan, maka sangat diperlukan untuk menyediakan          and increased server and storage capacity are essential.
   infrastruktur yang handal dan peningkatan kapasitas
   server dan storage.
   1. Penambahan Kapasitas Storage dan pendukungnya            1. Expansion of storage capacity and supporting
        di Data Center;                                           systems at the Data Center
   2. Upgrade SQL Server 2022.                                 2. Upgrade to SQL Server 2022

b. Network                                                   b. Network
   1. Peremajaan untuk router dan switch network di            1. Replacement of branch routers and network switches
      cabang yang sudah end of support;                           that have reached end-of-support
   2. Peremajaan atau perangkat network Core Switch            2. Replacement of Core Switch network devices at the
      di Data Center & Disaster Recovery Center yang              Data Center and Disaster Recovery Center that have
      sudah habis masa asset dan support dari principal;          reached the end of their asset lifecycle and vendor
                                                                  support
   3. Peremajaan atau penggantian perangkat network            3. Replacement of network devices at all Company
      di seluruh cabang Perusahaan seperti penggantian            branches, including WiFi access points that have
      wifi access point yang sudah habis masa asset dan           reached the end of their asset lifecycle and vendor
      support dari principal;                                     support
   4. Peremajaan PABX ke IPPBX.                                4. Migration from PABX to IPPBX




                                                                                          PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                           Sustainability Report 2025    109
Page 111
               Mengakselerasi Keuangan Berkelanjutan / Accelerating Sustainable Finance




 c. Optimalisasi penggunaan Cloud                                   c. Optimization of Cloud Usage
    Strategi lainnya yang akan dilakukan adalah dengan                 Another strategy is optimizing the use of cloud
    melakukan optimalisasi penggunaan cloud dilakukan                  technology to accelerate digitalization processes and
    guna percepatan proses digitalisasi serta integrasi                integration with partners.
    dengan partner.

 3. Tata Kelola IT                                                  3. IT Governance
     a. Untuk tata kelola IT, sebelumnya Perusahaan                     a. In terms of IT governance, the Company previously
         telah melakukan audit berbasis ISO di tahun                        conducted an ISO-based audit in 2023. In 2025,
         2023 dan pada tahun 2025 Perusahaan akan                           the Company continues to review and improve
         terus melalukan proses review dan perbaikan                        applicable SOPs, PTOs, and IT regulations
         terhadap SOP/PTO, dan Ketentuan IT yang                            regularly, including adjustments to new regulatory
         berlaku secara rutin dan penyesuaian dengan                        requirements when necessary.
         ketentuan regulator yang baru jika diperlukan.

     b.       Meningkatkan     kompetensi,     keterampilan,          b.   To enhance competency, skills, knowledge, and
              pengetahuan, dan kinerja, Perusahaan terus                   performance, the Company continues to provide
              memberikan pelatihan kepada karyawan melalui                 training and knowledge-sharing programs for
              training & sharing knowladge. Peningkatan                    employees. These initiatives aim to strengthen IT
              kompetensi untuk menjaga operasional IT yang                 operational reliability and ensure better service
              semakin handal dan juga mampu memberikan                     delivery to the Company’s debtors.
              pelayanan yang baik kepada debitur Perusahaan.

     c.       Melakukan security awareness secara rutin               c.   The Company regularly conducts security awareness
              melalu Email Blast, Wallpaper, dan juga                      programs through Email Blasts, Wallpapers, and
              Phising Simulation akan dilakukan untuk terus                Phishing Simulations to continuously build and
              membangun       dan   meningkatkan   Security                improve security awareness among employees.
              Awareness di lingkungan karyawan Perusahaan.

 4. Development                                                     4. Development
 Pada pengembangan sistem di Perusahaan, Perusahaan                 In system development, the Company divides initiatives
 melakukan pembagiannya menjadi 2 (dua) kategori yakni              into two categories: internal support system development
 pengembangan system internal support.                              and business process development support.
    a. Pengembangan System internal support, Divsi IT                    a. Internal Support System Development
       melakukan beberapa hal untuk meningkatkan                            The IT Division has implemented several initiatives
       produktivitas dan kualitas support sebagai berikut:                  to improve productivity and support quality,
                                                                            including:
          •Membangun Infrastruktur Server staging                           • Developing a server staging infrastructure
           untuk support development proses. Hal ini                            to support development processes. This
           bertujuan sebagai Quality Control terhadap                           serves as a Quality Control mechanism before
           hasil development sebelum dilakukan delivery                         development results are delivered to business
           kepada bisnis user.                                                  users.
     b. Supporting development internal bisnis proses                    b. Supporting Internal Business Process Development
        melalui Change Request terhadap aplikasi yang                       through Change Requests for existing applications
        digunakan saat ini maupun inisiatif baru seperti :                  and new initiatives, including:
        • Supporting perubahan dan strategis bisnis                         • Supporting business changes and strategic
        • Supporting Sinergi dengan Bank Mandiri dan                           initiatives
           bisnis partner                                                   • Supporting synergy with Bank Mandiri and
                                                                               business partners
          •    Project internal dan strategic digital project               • Internal projects and strategic digital projects
                                                                               [PJ9.1]




110            PT Mandiri Tunas Finance
               Laporan Keberlanjutan 2025
Page 112
Sustaining Progress, Empowering the Future                                                                www.mtf.co.id




Pengungkapan Kerangka Governans,
Pengelolaan dan Pengendalian Aspek
Perpajakan
Disclosure of the Governance, Management, and Control Framework for Taxation Aspects

Mandiri Tunas Finance memandang kepatuhan perpajakan          Mandiri Tunas Finance views tax compliance as an integral
sebagai bagian integral dari tanggung jawab korporasi         part of corporate responsibility in supporting national
dalam mendukung pembangunan nasional. Dalam                   development. In fulfilling its tax obligations throughout
pelaksanaan kewajiban perpajakan sepanjang tahun 2025,        2025, the Company complied with all applicable laws and
Perseroan telah menjalankan seluruh ketentuan peraturan       regulations. As of 31 December 2025, the Company had
perundang-undangan yang berlaku. Hingga 31 Desember           not received any warnings or significant sanctions related
2025, Perseroan tidak menerima peringatan maupun              to taxation matters.
sanksi signifikan yang berkaitan dengan aspek perpajakan.

Kerangka pengelolaan dan pengendalian perpajakan              The Company’s tax management and control framework
Perseroan dilaksanakan melalui Divisi Accounting, Tax         is implemented through the Accounting, Tax & Financial
& Financial Planning yang berada di bawah koordinasi          Planning Division, which operates under the coordination
Direktur Corporate Finance & Risk Management. Divisi ini      of the Director of Corporate Finance & Risk Management.
bertanggung jawab dalam perumusan, peninjauan, serta          This division is responsible for formulating, reviewing,
persetujuan strategi perpajakan, sekaligus memastikan         and approving tax strategies, while ensuring their
penerapannya berjalan sesuai prinsip kepatuhan dan            implementation aligns with the principles of compliance
kehati-hatian. Perseroan secara konsisten menghindari         and prudence. The Company consistently avoids practices
praktik yang berpotensi melanggar ketentuan perpajakan        that may violate tax regulations in order to minimize the risk
guna meminimalkan risiko sanksi administratif maupun          of administrative or criminal sanctions.
sanksi pidana.

Sebagai bagian dari penguatan tata kelola perpajakan,         As part of strengthening tax governance, the Company
Perseroan juga secara aktif meningkatkan kesadaran            actively enhances internal awareness through tax risk
internal melalui sosialisasi manajemen risiko perpajakan      management socialization programs for all employees.
kepada seluruh karyawan. Sepanjang tahun 2025,                Throughout 2025, these programs were conducted through
kegiatan sosialisasi tersebut dilaksanakan melalui berbagai   various communication channels, including electronic
sarana komunikasi, antara lain media elektronik, rapat        media, online meetings, and face-to-face sessions, to
daring, serta pertemuan tatap muka, guna memastikan           ensure consistent understanding and implementation of
pemahaman yang selaras dan implementasi kepatuhan             tax compliance across the organization.
perpajakan yang konsisten di seluruh lini organisasi.

Dalam kaitannya dengan pelaporan pajak, Perseroan             With regard to tax reporting, the Company operates
hanya beroperasi di Indonesia dan tidak memiliki cabang       exclusively in Indonesia and does not have branches or
atau kantor operasional di luar negeri. Oleh karena itu,      operational offices overseas. Therefore, all tax obligations
seluruh kewajiban perpajakan dilaporkan di Indonesia.         are reported in Indonesia. As of 31 December 2025, the
Per 31 Desember 2025, Perseroan telah membayarkan             Company had paid taxes totaling Rp 356 billion, a decrease
pajak sebesar Rp356 miliar, menurun dibandingkan tahun        compared to Rp 562.35 billion in 2024.
2024 dengan pembayaran sebesar Rp562,35 miliar.




                                                                                           PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                            Sustainability Report 2025    111
Page 113
               Mengakselerasi Keuangan Berkelanjutan / Accelerating Sustainable Finance




 Tabel Pembayaran Pajak
 Tax Payment Table
                                                         2025                                 2024                                   2023
               Jenis Pajak
               Type of Tax                                                                   Rp Juta
                                                                                            Rp million

 PPH Badan
                                                                    183.153                                291.732                                 319.107
 Corporate Income Tax
 PPN
                                                                      82.654                               139.164                                 109.628
 Value Added Tax (VAT)
 PPH dengan Entitas Induk
                                                                      90.035                               130.919                                 131.021
 Income Tax with Parent Entity
 PBB
                                                                         159                                    169                                   127
 Land and Building Tax
 Jumlah Pembayaran
                                                                    356.001                                561.985                                 559.883
 Total Payments
 Restatement untuk PPN dan PBB tahun 2023.
 Restatement of VAT and Land and Building Tax for 2023




 Bantuan Finansial dari Pemerintah
 Financial Assistance from the Government

 Sepanjang tahun 2025, Mandiri Tunas Finance tidak                               Throughout 2025, Mandiri Tunas Finance did not receive any
 menerima bantuan finansial dari pemerintah, baik dalam                          financial assistance from the government, either in the form of
 bentuk pembebasan pajak, subsidi, hibah investasi, maupun                       tax exemptions, subsidies, investment grants, or other types of
 bentuk dukungan lainnya. [GRI 201-4]                                            support. [GRI 201-4]



 Program Pensiun Manfaat Pasti dan Program
 Pensiun Lainnya
 Defined Benefit Pension Program and Other Pension Programs [GRI 201-3]

 Sebagai bentuk apresiasi Mandiri Tunas Finance terhadap                         As a form of appreciation from Mandiri Tunas Finance to
 karyawan atas masa bakti dan loyalitasnya selama bekerja,                       its employees for their dedication and loyalty during their
 Perseroan memiliki program pensiun yang memiliki sejumlah                       employment, the Company provides a pension program that
 manfaat bagi karyawan yang memasuki masa usia pensiun.                          offers various benefits for employees who reach retirement
 Program pensiun mengatur tentang ketentuan program                              age. The pension program regulates provisions related to
 pensiun, khususnya terkait aspek kesejahteraan karyawan,                        employee welfare, in accordance with Law No. 13 of 2003 on
 dengan mengacu pada Undang-Undang No. 13 Tahun 2003                             Manpower.
 tentang Ketenagakerjaan.

 Pada praktiknya, program pensiun berdasarkan Undang-                            In practice, the pension program based on the Manpower
 Undang Ketenagakerjaan adalah imbalan pasti. Program                            Law is a defined benefit plan. A defined benefit pension plan
 pensiun imbalan pasti adalah program pensiun yang                               specifies the amount of pension benefits to be provided, which
 menentukan jumlah imbalan pensiun yang akan diberikan,                          is generally calculated based on age and years of service.
 yang biasanya dihitung berdasarkan usia dan masa kerja.

 Perseroan mengikutsertakan karyawan pada pemberian manfaat BPS Ketenagakerjaan dengan porsi iuran sebagai berikut:
 The Company enrolls employees in the BPJS Ketenagakerjaan benefits program with contribution portions as follows

 Jaminan Hari Tua: Porsi Perseroan 3,7% dari gaji pokok, dan porsi             Jaminan Pensiun: Porsi perseroan 2% dari gaji pokok, dan porsi karyawan
 Karyawan 2% dari gaji pokok                                                   1% dari gaji pokok
 Old Age Security: The Company’s contribution is 3.7% of the basic salary,     Pension Security: The Company’s contribution is 2% of the basic salary,
 and the Employee’s contribution is 2% of the basic salary.                    and the employee’s contribution is 1% of the basic salary
 Selain itu, Perseroan mengikutsertakan karyawan pada Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK) yang iuran bulanannya dibayarkan Perseroan
 untuk kriteria karyawan tertentu
 In addition, the Company enrolls certain eligible employees in a Financial Institution Pension Fund (DPLK), for which the monthly contributions
 are paid by the Company




112            PT Mandiri Tunas Finance
               Laporan Keberlanjutan 2025
Page 114
Sustaining Progress, Empowering the Future                                                                 www.mtf.co.id




Implikasi Finansial Serta Risiko dan Peluang
Lain Akibat dari Perubahan Iklim
Financial Implications as well as Other Risks and Opportunities Due to Climate Change
[GRI 201-2]

Perubahan iklim merupakan salah satu faktor eksternal           Climate change is one of the external factors that is
yang semakin relevan dalam mempengaruhi kinerja,                increasingly relevant in influencing the performance,
keberlangsungan usaha, serta profil risiko perusahaan           business continuity, and risk profile of financial services
jasa keuangan. Dampak perubahan iklim tidak hanya               companies. The impacts of climate change not only pose
berpotensi menimbulkan risiko terhadap aset dan                 potential risks to assets and operations but also present
operasional, tetapi juga menghadirkan peluang bagi              opportunities for the development of more sustainable
pengembangan produk dan strategi bisnis yang lebih              products and business strategies. Therefore, understanding
berkelanjutan. Oleh karena itu, pemahaman dan                   and managing climate-related risks have become important
pengelolaan risiko terkait perubahan iklim menjadi bagian       elements in supporting the Company’s long-term resilience
penting dalam mendukung ketahanan dan pertumbuhan               and growth.
usaha jangka panjang Perseroan.

Sebagai bagian dari komitmen terhadap keberlanjutan,            As part of its commitment to sustainability, Mandiri Tunas
Mandiri Tunas Finance melakukan evaluasi terhadap risiko        Finance evaluates climate change risks by referring to the
perubahan iklim dengan mengacu pada rekomendasi                 recommendations of the Task Force on Climate-related
Task Force on Climate-related Financial Disclosures             Financial Disclosures (TCFD), which are currently integrated
(TCFD), yang saat ini telah terintegrasi ke dalam standar       into the International Financial Reporting Standards (IFRS)
International Financial Reporting Standards (IFRS) S1           S1 and IFRS S2 standards related to sustainability and
dan IFRS S2 terkait keberlanjutan dan pengungkapan              climate-related risk disclosures. This approach ensures
risiko perubahan iklim. Pendekatan ini digunakan untuk          that the identification, management, and disclosure of
memastikan bahwa identifikasi, pengelolaan, serta               climate-related risks and opportunities are conducted in a
pengungkapan risiko dan peluang iklim dilakukan secara          structured manner and aligned with global best practices.
terstruktur dan sejalan dengan praktik terbaik global.

Sebagai langkah awal, Perseroan mengklasifikasikan              As an initial step, the Company classifies climate change
risiko perubahan iklim ke dalam dua kategori utama,             risks into two main categories: physical risks and transition
yaitu risiko fisik dan risiko transisi. Risiko fisik mencakup   risks. Physical risks include potential impacts from extreme
potensi dampak dari peristiwa cuaca ekstrem, seperti            weather events such as floods and droughts, as well as
banjir dan kekeringan, serta dampak jangka panjang              long-term effects resulting from rising global average
akibat peningkatan suhu rata-rata global yang dapat             temperatures that may affect economic activities and the
memengaruhi aktivitas ekonomi dan kemampuan bayar               repayment capacity of debtors. Transition risks relate to the
debitur. Sementara itu, risiko transisi berkaitan dengan        shift toward a low-carbon economy, including regulatory
pergeseran menuju ekonomi rendah karbon, termasuk               changes, technological developments, and innovations in
perubahan regulasi, perkembangan teknologi, serta               energy efficiency that may affect the Company’s business
inovasi dalam efisiensi energi yang dapat memengaruhi           model and financing portfolio.
model bisnis dan portofolio pembiayaan Perseroan.

Dalam mengelola risiko dan peluang tersebut, Perseroan          In managing these risks and opportunities, the Company
mendorong keterlibatan aktif seluruh pemangku                   encourages the active involvement of all stakeholders
kepentingan untuk bersama-sama mengurangi dampak                to jointly reduce environmental impacts arising from
lingkungan yang timbul dari kegiatan operasional dan            operational and financing activities. Through collaboration,
pembiayaan. Melalui kolaborasi, penguatan tata kelola,          strengthened governance, and increased awareness and
serta peningkatan kesadaran dan partisipasi pemangku            participation from stakeholders, the Company seeks to
kepentingan, Perseroan berupaya memastikan bahwa                ensure that the management of climate change risks
pengelolaan risiko perubahan iklim dapat berjalan selaras       remains aligned with its business strategy and the creation
dengan strategi bisnis dan penciptaan nilai jangka panjang      of sustainable long-term value.
yang berkelanjutan.




                                                                                            PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                             Sustainability Report 2025    113
Page 115
              Mengakselerasi Keuangan Berkelanjutan / Accelerating Sustainable Finance




 Identifikasi Risiko dan Peluang Perubahan Iklim bagi Mandiri Tunas Finance
 Identification of Climate Change Risks and Opportunities for Mandiri Tunas Finance

                                       Kemungkinan
                                                                                                              Langkah Mitigasi / Strategi Risiko
  Risiko Fisik    Pemicu Risiko       Terjadinya Risiko           Risiko    Potensi Dampak Finansial
                                                                                                            Mitigation Measures / Risk Management
 Physical Risks    Risk Drivers         Likelihood of              Risk     Potential Financial Impact
                                                                                                                           Strategy
                                         Occurrence

                                                                                                            1.Pemetaan risiko bencana berbasis
                                                                                                            lokasi cabang sebagai bagian dari Risk
                                                                                                            Threat Assessment.
                                                                           Kerusakan infrastruktur          Disaster risk mapping based on branch
                                                                           cabang dan aset dapat            locations as part of the Risk Threat
                                                                           menimbulkan kerugian             Assessment.
                                                                           material dan menghentikan
                  Aktivitas
                                                                           layanan sementara, serta         2. Penerapan Business Continuity
                  tektonik dan
                                                          1. Operasional   berdampak pada kemampuan         Management (ERP dan BCP) untuk
                  pergeseran
                                      Tinggi              Operational      debitur untuk memenuhi           menjaga keberlangsungan layanan
 Gempa Bumi       lempeng bumi
                                                          2. Finansial     kewajiban pembayaran             pasca-bencana.
                                                          Financial                                         Disaster risk mapping based on branch
 Earthquake       Tectonic activity
                                      High                3. Kredit        Damage to branch                 locations as part of the Risk Threat
                  and movement
                                                          Credit           infrastructure and assets        Assessment.
                  of the earth’s
                                                                           may result in material losses
                  plates
                                                                           and temporary service            3. Peningkatan kesiapsiagaan organisasi
                                                                           disruptions, as well as affect   melalui pembentukan tim respons krisis
                                                                           debtors’ ability to meet their   dan simulasi (Tabletop) berkala.
                                                                           payment obligations.             Enhancement of organizational
                                                                                                            preparedness through the establishment
                                                                                                            of a crisis response team and regular
                                                                                                            tabletop simulations.

                                                                                                            1.Identifikasi dan pemetaan risiko
                                                                                                            operasional pada wilayah pesisir dalam
                                                                                                            perencanaan dan operasional cabang.
                                                                                                            Identification and mapping of
                                                                           Kerusakan besar pada             operational risks in coastal areas in
                  Gempa                                                    cabang pesisir dan wilayah       branch planning and operations
                  bawah laut                                               ekonomi debitur berpotensi
                  dan aktivitas                                            menyebabkan gangguan             2. Penguatan Business Continuity Plan
                                                          1.Operasional
                  tektonik di                                              pembiayaan jangka                untuk memitigasi dampak gangguan
 Tsunami                                                  Operational
                  wilayah pesisir     Tinggi                               menengah hingga panjang          jangka menengah dan panjang.
                                                          2.Finansial
                                                                                                            Enhancement of the Business Continuity
                                                          Financial
                  Underwater          High                                 Major damage to coastal          Plan to address and mitigate medium- to
 Tsunami                                                  3. Kredit
                  earthquakes                                              branches and debtors’            long-term operational disruptions
                                                          Credit
                  and tectonic                                             economic areas could
                  activity in                                              potentially cause disruptions    3. Peningkatan kesiapsiagaan respons
                  coastal areas.                                           to medium- to long-term          darurat melalui mekanisme krisis dan
                                                                           financing                        latihan berkala.
                                                                                                            Strengthening emergency response
                                                                                                            readiness via crisis protocols and
                                                                                                            periodic simulation exercises.


                                                                                                            1.Pemetaan risiko banjir berdasarkan
                                                                                                            data historis dan kondisi geografis lokasi
                                                                           Kerusakan infrastruktur          operasional.
                                                                           cabang dan aset dapat            Flood risk mapping based on historical
                  1.Curah hujan
                                                                           menimbulkan kerugian             data and the geographical conditions of
                  tinggi
                                                                           material dan menghentikan        operational locations.
                  High Rainfall
                                                                           layanan sementara, serta
                                                                           berdampak pada kemampuan 2.Implementasi ERP dan BCP untuk
                  2.Deforestasi
                                                          1.Operasional    debitur untuk memenuhi         meminimalkan gangguan operasional
                  Deforestation
                                      Sedang              Operational      kewajiban pembayaran           dan mempercepat pemulihan layanan.
 Banjir
                                                          2.Finansial                                     Implementation of ERP and BCP to
                  3.Urbanisasi
                                                          Financial        Damage to branch               minimize operational disruptions and
 Flood            dan sistem
                                      Medium              3. Kredit        infrastructure and assets      accelerate service recovery.
                  drainase buruk
                                                          Credit           may result in material losses
                  Urbanization
                                                                           and temporary service          3.Peningkatan kesiapsiagaan karyawan
                  and Poor
                                                                           disruptions, as well as affect dan perlindungan aset melalui simulasi
                  Drainage
                                                                           debtors’ ability to meet their (Tabletop) dan standar keselamatan
                  Systems
                                                                           payment obligations.           kerja.
                                                                                                          Strengthening employee readiness and
                                                                                                          safeguarding assets through regular
                                                                                                          tabletop simulations and adherence to
                                                                                                          workplace safety standards.




114           PT Mandiri Tunas Finance
              Laporan Keberlanjutan 2025
Page 116
Sustaining Progress, Empowering the Future                                                                                 www.mtf.co.id




                                      Kemungkinan
                                                                                                           Langkah Mitigasi / Strategi Risiko
  Risiko Fisik    Pemicu Risiko      Terjadinya Risiko          Risiko    Potensi Dampak Finansial
                                                                                                         Mitigation Measures / Risk Management
 Physical Risks    Risk Drivers        Likelihood of             Risk     Potential Financial Impact
                                                                                                                        Strategy
                                        Occurrence

                                                                                                         1.Pemantauan risiko sosial dan keamanan
                                                                                                         sebagai bagian dari enterprise risk
                                                                                                         monitoring.
                                                                                                         Conducting social and security risk
                                                                         Kerusakan infrastruktur
                                                                                                         monitoring as an integral part of
                                                                         cabang dan aset dapat
Huru-hara /       Ketidakstabilan                                                                        enterprise risk oversight
                                                                         menimbulkan kerugian
Kerusuhan         sosial dan                                                                             2. Penerapan mekanisme respons krisis
                                                                         material dan menghentikan
Sosial            gangguan           Sedang              1.Operasional                                   dan perlindungan karyawan dalam
                                                                         layanan sementara.
                  keamanan                               Operational                                     kondisi gangguan keamanan.
Civil                                                    2.Finansial                                     Establishing crisis response protocols
                                                                         Damage to branch
Disturbances Social unrest           Medium              Financial                                       and safeguarding employees during
                                                                         infrastructure and assets
/ Social     and security                                                                                security incidents.
                                                                         could lead to material losses
Unrest       disruptions                                                                                 3. Penguatan Business Continuity Plan
                                                                         and temporary interruptions
                                                                                                         untuk menjaga kesinambungan layanan
                                                                         of services.
                                                                                                         kepada nasabah.
                                                                                                         Enhancing the Business Continuity Plan
                                                                                                         to maintain uninterrupted customer
                                                                                                         services.

                                                                                                       1.Pemetaan risiko bencana berbasis
                                                                                                       lokasi cabang sebagai bagian dari Risk
                                                                                                       Threat Assessment.
                                                                                                       Conducting disaster risk mapping by
                                                                         Kerusakan infrastruktur       branch location as part of the Risk Threat
                  Korsleting
                                                                         cabang dan aset dapat         Assessment.
                  listrik,
                                                                         menimbulkan kerugian          2. Penerapan ERP dan BCP untuk
                  kegagalan
                                                                         material dan menghentikan     memastikan keselamatan dan pemulihan
                  sistem, atau                           1.Operasional
Kebakaran                            Sedang                              layanan sementara.            operasional.
                  faktor eksternal                       Operational
                                                                                                       Applying ERP and BCP to safeguard
                                                         2.Finansial
Fire                                 Medium                              Damage to branch              safety and ensure operational continuity.
                  Electrical short                       Financial
                                                                         infrastructure and assets     3. Peningkatan kesadaran dan
                  circuit, system
                                                                         could lead to material losses kesiapsiagaan keselamatan kerja melalui
                  failure, or
                                                                         and temporary interruption of simulasi (Tabletop) dan campaign BCM
                  external factors
                                                                         services.                     secara berkala.
                                                                                                       Strengthening workplace safety
                                                                                                       awareness and preparedness via regular
                                                                                                       tabletop exercises and BCM campaigns.


                                                                                                         1. Pemantauan dan pemetaan risiko
                                                                                                         cuaca ekstrem sebagai bagian dari
                                                                                                         climate-related risk assessment.
                                                                                                         Conducting monitoring and mapping of
                                                                                                         extreme weather risks as an integral part
                  Pemanasan
Cuaca                                                                    Kerusakan infrastruktur         of climate-related risk assessment
                  suhu laut dan
Ekstrem                                                                  cabang dan aset dapat
                  siklus cuaca
/ Badai /                                                                menimbulkan kerugian            2. Penguatan Business Continuity dan
                  global yang
Topan                                                                    material dan menghentikan       Disaster Recovery untuk meminimalkan
                  tidak menentu                          1.Operasional
                                     Sedang                              layanan sementara.              gangguan layanan
                                                         Operational
Extreme                                                                                                  Reinforcing Business Continuity and
                  Rising sea                             2.Finansial
Weather                              Medium                              Damage to branch                Disaster Recovery plans to mitigate
                  temperatures                           Financial
Conditions,                                                              infrastructure and assets       service interruptions.
                  and
Including                                                                could lead to material losses
                  unpredictable
Storms and                                                               and temporary interruption of 3. Peningkatan kesiapsiagaan organisasi
                  global weather
Typhoons                                                                 services.                     melalui mekanisme respons krisis dan
                  patterns.
                                                                                                       simulasi (Tabletop) berkala.
                                                                                                       Improving organizational readiness via
                                                                                                       crisis response protocols and periodic
                                                                                                       tabletop exercises.




                                                                                                            PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                             Sustainability Report 2025     115
Page 117
      Mengelola Dampak Lingkungan untuk Masa Depan / Managing Environmental Impact for the Future




  Mengelola
  Dampak
  Lingkungan
  untuk Masa
  Depan
                                                                        15,14%
  Managing Environmental                                                 Penurunan
  Impact for the Future                                                  penggunaan energi
                                                                         15.14% reduction in
                                                                         energy consumption




  Penerapan      praktik   operasional
  berwawasan lingkungan difokuskan
  pada Pilar 2, yaitu Sustainable
  Operation: Contribute to Reduce
  Emissions in Operation. Melalui pilar
  ini, Perseroan berupaya menjalankan
  kegiatan operasional yang efisien,
  inovatif, serta bertanggung jawab
  terhadap lingkungan dan sosial.


  The implementation of environmentally responsible
  operational practices is focused on Pillar 2:
  Sustainable Operation: Contribute to Reduce
  Emissions in Operation. Through this pillar, the
  Company strives to conduct operational activities
  that are efficient, innovative, and responsible toward
  both the environment and society.




116   PT Mandiri Tunas Finance
      Laporan Keberlanjutan 2025
Page 118
Sustaining Progress, Empowering the Future                                            www.mtf.co.id




                                                           11,01%
                                                           Penurunan emisi GRK
                                                           yang dihasilkan
                                                           11.01% reduction in
                                                           GHG (greenhouse gas)
                                                           emissions generated




                                             9,36%
                                             Penurunan
                                             penggunaan kertas
                                             9.36% reduction in
                                             paper usage




                                                                       PT Mandiri Tunas Finance
                                                                        Sustainability Report 2025   117
Page 119
           Mengelola Dampak Lingkungan untuk Masa Depan / Managing Environmental Impact for the Future




 Mandiri Tunas Finance merupakan perusahaan pembiayaan         Mandiri Tunas Finance is a financing company serving both
 yang melayani segmen perorangan dan korporasi dengan          individual and corporate segments, with financing portfolios
 portofolio pembiayaan meliputi kendaraan bermotor, baik       covering motor vehicles, including both new and used cars,
 mobil baru maupun bekas, serta alat berat. Menyadari          as well as heavy equipment. Recognizing that such financing
 bahwa kegiatan pembiayaan tersebut memiliki dampak            activities may have environmental impacts, the Company is
 terhadap lingkungan, Perseroan berkomitmen untuk              committed to increasing environmentally friendly vehicle
 meningkatkan pembiayaan kendaraan ramah lingkungan            financing while implementing environmentally responsible
 serta menerapkan praktik operasional yang berwawasan          operational practices, including optimizing office operations
 lingkungan, antara lain melalui optimalisasi operasional      based on the 3R principles (Reduce, Reuse, and Recycle).
 kantor berbasis prinsip 3R (Reduce, Reuse, dan Recycle).

 Komitmen tersebut sejalan dengan ketentuan peraturan          This commitment aligns with prevailing laws and regulations
 perundang-undangan yang mendorong peran aktif                 that encourage financial service institutions to actively
 lembaga jasa keuangan dalam mendukung pelestarian             support environmental preservation, including Law No. 32
 lingkungan, termasuk Undang-Undang Nomor 32                   of 2009 and Financial Services Authority Regulation No.
 Tahun 2009 dan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan               51/POJK.03/2017 on the Implementation of Sustainable
 Nomor 51/POJK.03/2017 tentang Penerapan Keuangan              Finance. Since January 1, 2020, Mandiri Tunas Finance
 Berkelanjutan. Sejak 1 Januari 2020, Mandiri Tunas Finance    has been required to implement sustainable finance
 wajib menerapkan prinsip keuangan berkelanjutan yang          principles encompassing the balance of economic, social,
 mencakup keseimbangan aspek ekonomi, sosial, dan              and environmental aspects, the transition toward a low-
 lingkungan, pergeseran menuju ekonomi rendah karbon,          carbon economy, the promotion of environmentally friendly
 promosi investasi ramah lingkungan, serta dukungan            investment, and support for the national development
 terhadap prinsip pembangunan nasional 4P (pro-growth,         principles of 4P (pro-growth, pro-jobs, pro-poor, and pro-
 pro-jobs, pro-poor, dan pro-environment).                     environment).




 Komitmen dan Kebijakan
 Commitment and Policy [GRI 3-3]

 Dukungan terhadap penerapan keuangan berkelanjutan            Support for the implementation of sustainable finance
 di Indonesia diwujudkan melalui penyesuaian kebijakan         in Indonesia is realized through policy adjustments and
 serta penguatan tata kelola yang selaras dengan prinsip       strengthened governance aligned with Environmental,
 lingkungan, sosial, dan tata kelola (Environmental, Social,   Social, and Governance (ESG) principles. This step reinforces
 and Governance/ESG). Langkah ini menegaskan arah              the Company’s direction in integrating sustainability aspects
 perusahaan dalam mengintegrasikan aspek keberlanjutan         into decision-making processes and operational activities.
 ke dalam proses pengambilan keputusan serta aktivitas
 operasional.

 Sebagai bagian dari komitmen tersebut, Perseroan telah        As part of this commitment, the Company has issued
 menerbitkan Nota Nomor 028/NOTA-CPM.CTF/MTF/                  Memo No. 028/NOTA-CPM.CTF/MTF/IX/2024 on the
 IX/2024 tentang ESG Framework and Guideline Mandiri           ESG Framework and Guideline of Mandiri Tunas Finance,
 Tunas Finance sebagai pedoman dalam mengintegrasikan          which serves as guidance for integrating ESG aspects
 aspek ESG ke dalam strategi, kebijakan, dan operasional       into the Company’s strategies, policies, and operations.
 perusahaan. Kehadiran pedoman ini diharapkan dapat            The presence of this guideline is expected to strengthen
 memperkuat konsistensi penerapan keberlanjutan                the consistency of sustainability implementation while
 sekaligus mendukung penciptaan nilai jangka panjang           supporting the creation of long-term value for the Company
 bagi perusahaan dan para pemangku kepentingan.                and its stakeholders.




118        PT Mandiri Tunas Finance
           Laporan Keberlanjutan 2025
Page 120
Sustaining Progress, Empowering the Future                                                             www.mtf.co.id




Dalam mendorong implementasi ESG secara konsisten,          In promoting consistent ESG implementation, the
Perseroan mengusung visi “Leading in Sustainable Finance    Company adopts the vision “Leading in Sustainable
Company in Indonesia”, yang mencerminkan aspirasi           Finance Company in Indonesia,” reflecting its aspiration to
untuk mengambil peran kepemimpinan dalam penerapan          take a leadership role in implementing sustainable finance
keuangan berkelanjutan di industri pembiayaan nasional.     within the national financing industry. This vision serves as
Visi ini menjadi landasan dalam merumuskan arah strategis   the foundation for formulating the Company’s sustainability
keberlanjutan Perseroan agar sejalan dengan regulasi        strategic direction in line with applicable regulations and
yang berlaku serta praktik terbaik industri.                industry best practices.

Pencapaian visi tersebut didukung oleh tiga pilar           The achievement of this vision is supported by three
utama yang selaras dengan Peraturan Otoritas Jasa           main pillars aligned with Financial Services Authority
Keuangan Nomor 51/2017 dan MSMPG Bank Mandiri,              Regulation No. 51/2017 and MSMPG Bank Mandiri,
yaitu Sustainable Financing, Sustainable Operation, dan     namely Sustainable Financing, Sustainable Operation, and
Sustainability Beyond Financing. Ketiga pilar tersebut      Sustainability Beyond Financing. These pillars are designed
dirancang untuk memastikan integrasi prinsip ESG secara     to ensure comprehensive integration of ESG principles into
menyeluruh ke dalam aktivitas operasional maupun            both the Company’s operational activities and business
pengembangan bisnis Perseroan.                              development.

Penerapan praktik operasional berwawasan lingkungan         The implementation of environmentally responsible
difokuskan pada Pilar 2, yaitu Sustainable Operation:       operational practices focuses on Pillar 2: Sustainable
Contribute to Reduce Emissions in Operation. Melalui        Operation – Contribute to Reduce Emissions in Operation.
pilar ini, Perseroan berupaya menjalankan kegiatan          Through this pillar, the Company strives to conduct
operasional yang efisien, inovatif, serta bertanggung       operations that are efficient, innovative, and responsible
jawab terhadap lingkungan dan sosial. Pilar Sustainable     toward environmental and social aspects. The Sustainable
Operation mencakup beberapa aspek utama, antara             Operation pillar includes several key areas, such as
lain peningkatan awareness, mitigasi risiko operasional     increasing awareness, mitigating operational risks related
atas perubahan iklim, penerapan operasional ramah           to climate change, implementing environmentally friendly
lingkungan, serta pengelolaan sumber daya manusia yang      operations, and managing human resources in ways that
mendorong keberagaman dan kesetaraan.                       promote diversity and equality.

Pada aspek operasional ramah lingkungan, Perseroan          In terms of environmentally friendly operations, the
berupaya menurunkan emisi karbon, khususnya pada            Company seeks to reduce carbon emissions, particularly
cakupan Scope 1 dan Scope 2. Inisiatif yang dilakukan       within Scope 1 and Scope 2. Initiatives include converting
antara lain melalui konversi sebagian kendaraan             part of the gasoline-powered operational vehicle fleet into
operasional berbahan bakar bensin menjadi kendaraan         electric vehicles, as well as implementing energy-saving
berbasis listrik, serta pelaksanaan kampanye penghematan    campaigns within the office environment, such as turning
energi di lingkungan kantor, seperti mematikan lampu        off lights during break hours and unplugging electronic
pada jam istirahat dan mencabut sambungan listrik           equipment when not in use.
peralatan elektronik yang tidak digunakan.




                                                                                        PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                         Sustainability Report 2025    119
Page 121
            Mengelola Dampak Lingkungan untuk Masa Depan / Managing Environmental Impact for the Future




 Biaya Lingkungan Hidup
 Environmental Costs [OJK F.4]

 Pada tahun 2025, Mandiri Tunas Finance telah menghitung              In 2025, Mandiri Tunas Finance calculated environmental
 biaya pengelolaan dan mitigasi lingkungan yang terdiri dari          management and mitigation costs consisting of expenses
 biaya pelaksanaan program campaign Virtual Run. Adapun               related to the Virtual Run campaign program. The total
 total biaya yang dikeluarkan mencapai Rp2.456.000.                   expenditure amounted to Rp 2,456,000.




 Penggunaan Material Ramah Lingkungan
 Use of Environmentally Friendly Materials [OJK F.5]

 Kertas merupakan salah satu material pendukung                       Paper is one of the operational support materials used by
 operasional Mandiri Tunas Finance, terutama untuk                    Mandiri Tunas Finance, particularly for administrative and
 kegiatan administrasi dan perkantoran. Menyadari bahwa               office activities. Recognizing that paper originates from
 kertas berasal dari sumber daya alam berupa pohon,                   natural resources in the form of trees, the Company strives to
 Perseroan berupaya mengendalikan penggunaannya                       control its usage as part of its commitment to environmental
 sebagai bagian dari komitmen terhadap pelestarian                    preservation. Efforts to reduce paper consumption are
 lingkungan. Upaya pengurangan konsumsi kertas                        carried out through policies such as double-sided printing,
 dilakukan melalui kebijakan penggunaan kertas dua                    the reuse of paper that is still suitable for draft printing, and
 sisi, pemanfaatan kertas bekas yang masih layak untuk                the digitalization of several documents to reduce paper
 pencetakan draf, serta digitalisasi sejumlah dokumen                 demand.
 guna menekan kebutuhan kertas.

 Kertas yang sudah tidak dapat digunakan kembali                      Paper that can no longer be reused is managed through
 dikelola melalui kerja sama dengan pihak ketiga untuk                cooperation with third parties for recycling or repurposing.
 didaur ulang atau dimanfaatkan kembali. Sebelum                      Prior to this process, important documents are first
 proses tersebut, dokumen yang bersifat penting terlebih              shredded to ensure information security. Although paper is
 dahulu dihancurkan guna menjaga keamanan informasi.                  a recyclable material, the Company does not use recycled
 Meskipun kertas termasuk material yang dapat didaur                  paper products in its daily operational activities. In 2025,
 ulang, Perseroan tidak menggunakan produk hasil daur                 the Company used 19,725 reams of paper, representing a
 ulang tersebut dalam kegiatan operasional sehari-hari.               9.36% decrease compared to the previous year.
 Adapun pada tahun 2025, Perseroan menggunakan kertas
 sebanyak 19.725 rim, angka tersebut turun 9,36% dari
 tahun sebelumnya.

 Selain itu, Perseroan juga mengedukasi karyawan untuk                In addition, the Company encourages employees to use
 menggunakan tumbler air minum dan perlengkapan                       personal water tumblers and eating utensils as part of
 makan pribadi sebagai upaya mengurangi timbulan                      efforts to reduce plastic waste generation in the workplace.
 sampah plastik di lingkungan kerja.



 Penggunaan Material yang Ramah Lingkungan
 Use of Environmentally Friendly Materials.

           Material                      Satuan
                                                               2025                         2024                       2023
           Material                       Unit

  Kertas                       Rim
                                                                         19.725                     21.763                     25.344
  Paper                        Ream




120         PT Mandiri Tunas Finance
            Laporan Keberlanjutan 2025
Page 122
Sustaining Progress, Empowering the Future                                                              www.mtf.co.id




Pengelolaan Energi dan Emisi
Energy and Emissions Management

Perseroan menerapkan pendekatan manajemen energi            The Company implements a structured energy and
dan emisi yang terstruktur sebagai bagian dari upaya        emissions management approach as part of its
mendukung keberlanjutan operasional dan pengendalian        efforts to support sustainable operations and control
dampak lingkungan. Pengelolaan energi dilakukan             environmental impacts. Energy management is carried
dengan mengedepankan prinsip efisiensi, pengendalian        out by prioritizing efficiency principles, emissions control,
emisi, serta peningkatan kesadaran internal, sejalan        and the enhancement of internal awareness, in line with
dengan strategi keberlanjutan Perseroan dan ketentuan       the Company’s sustainability strategy and applicable
yang berlaku. [GRI 3-3]                                     regulations. [GRI 3-3]

Komitmen pengelolaan energi dan emisi Perseroan             The Company’s commitment to energy and emissions
tercermin dalam Pilar 2 Sustainable Operation, yang         management is reflected in Pillar 2: Sustainable Operation,
mendukung pencapaian komitmen “Contribute to                which supports the achievement of the commitment to
Reduce Emissions in Operation”. Melalui pilar ini,          “Contribute to Reduce Emissions in Operation.” Through
Perseroan berupaya menjalankan operasional yang tidak       this pillar, the Company strives to carry out operations
hanya efisien dan inovatif, tetapi juga bertanggung jawab   that are not only efficient and innovative but also
terhadap lingkungan dan sosial. Fokus utama diarahkan       environmentally and socially responsible. The main focus
pada upaya penurunan emisi karbon, khususnya pada           is directed toward efforts to reduce carbon emissions,
cakupan emisi Scope 1 dan Scope 2 yang berasal dari         particularly Scope 1 and Scope 2 emissions originating
aktivitas operasional Perseroan.                            from the Company’s operational activities.

Sebagai bagian dari implementasi komitmen tersebut,         As part of the implementation of this commitment,
Perseroan melaksanakan berbagai inisiatif pengelolaan       the Company carries out various energy management
energi, antara lain melakukan konversi sebagian             initiatives, including converting part of its gasoline-
kendaraan operasional berbahan bakar bensin menjadi         powered operational vehicles into electric vehicles. The
kendaraan berbasis listrik. Perseroan juga secara           Company also consistently conducts energy-saving
konsisten menjalankan kampanye penghematan energi           campaigns within the office environment, such as using
di lingkungan perkantoran, seperti penggunaan lampu         LED lighting, turning off lights and electronic equipment
LED, mematikan lampu dan peralatan elektronik pada jam      during break hours, regulating air-conditioning (AC)
istirahat, mengatur suhu pendingin ruangan (AC), hingga     temperatures, and using more environmentally friendly
menggunakan refrigeran AC yang lebih ramah lingkungan       AC refrigerants with a lower Global Warming Potential
dengan Global Warming Potential (GWP) lebih rendah,         (GWP), namely R32 refrigerant. [OJK F.7][OJK F.12]
yaitu menggunakan refrigeran tipe R32. [OJK F.7][OJK
F.12]

Meski demikian, Perseroan belum dapat menghitung            However, the Company has not yet been able to
angka absolut terkait pengurangan konsumsi energi           calculate absolute figures related to reductions in energy
dan emisi yang berasal dari sejumlah inisiatif tersebut.    consumption and emissions resulting from these initiatives.
Perseroan masih dalam tahap pengembangan metodologi         The Company is still in the process of developing
dan penyempurnaan sistem pemantauan dan ke depan            methodologies and improving monitoring systems and
akan terus mengembangkan proses pengumpulan                 will continue to enhance data collection and measurement
dan pengukuran data yang lebih akurat. [GRI 302-4]          processes to ensure more accurate reporting in the future.
[GRI 302-5][GRI 305-5]                                      [GRI 302-4][GRI 302-5][GRI 305-5]

Dalam menjalankan kegiatan operasional, Mandiri Tunas       In conducting its operational activities, Mandiri Tunas
Finance menggunakan dua sumber energi utama, yaitu          Finance utilizes two primary energy sources, namely
listrik dan bahan bakar minyak, yang seluruhnya diperoleh   electricity and fuel, both of which are entirely obtained
dari pihak ketiga. Listrik dimanfaatkan sebagai sumber      from third parties. Electricity is used as a source of lighting
penerangan dan energi untuk mendukung operasional           and energy to support the operation of various facilities
berbagai fasilitas dan peralatan elektronik, termasuk       and electronic equipment, including air-conditioning units,
perangkat AC, mesin fotokopi, lift, komputer, laptop, dan   photocopy machines, elevators, computers, laptops, and
perangkat elektronik lainnya.                               other electronic devices.




                                                                                         PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                          Sustainability Report 2025    121
Page 123
           Mengelola Dampak Lingkungan untuk Masa Depan / Managing Environmental Impact for the Future




 Selain listrik, Perseroan juga menggunakan Bahan Bakar       In addition to electricity, the Company also uses fuel,
 Minyak (BBM), terutama untuk kendaraan operasional           primarily for operational vehicles and generators as a
 dan genset sebagai sumber energi cadangan apabila            backup energy source in the event of a power supply
 terjadi gangguan pasokan listrik. Jenis bahan bakar          disruption. Gasoline (Pertamax/Pertalite) is used for
 bensin (Pertamax/Pertalite) digunakan untuk kendaraan        operational vehicles, while diesel fuel is used for
 operasional dan solar digunakan untuk genset.                generators.



 Adapun penghitungan energi dan emisi pada laporan            The calculation of energy consumption and emissions in
 ini mencakup seluruh kantor operasional Mandiri Tunas        this report covers all operational offices of Mandiri Tunas
 Finance, dari kantor pusat, kantor regional, hingga kantor   Finance, including the head office, regional offices, and
 cabang. Data perhitungan bersumber dari seluruh cabang       branch offices. Calculation data are sourced from all
 setiap bulan, sebagai bagian dari upaya pemantauan emisi     branches on a monthly basis as part of continuous emissions
 secara berkelanjutan untuk memastikan konsistensi dan        monitoring efforts to ensure reporting consistency and
 akurasi pelaporan. Khusus solar untuk penggunaan genset      accuracy. Diesel consumption for generator use was only
 baru dimasukkan ke dalam perhitungan pada tahun 2025,        included in the calculation starting in 2025, resulting in an
 sehingga terjadi penambahan total konsumsi BBM.              increase in total fuel consumption.

 Perseroan belum melaporkan konsumsi energi dan emisi         The Company has not yet reported indirect energy
 tidak langsung di luar organisasi seperti penggunaan         consumption and emissions outside the organization,
 BBM dan listrik oleh pemasok/mitra. Hal ini karena           such as fuel and electricity used by suppliers or partners.
 dalam perjanjian kerja sama dengan pemasok tidak             This is because cooperation agreements with suppliers
 terdapat klausul tentang pencatatan volume energi yang       do not include clauses regarding the recording of energy
 dikeluarkan oleh mitra. [GRI 302-2]                          volumes consumed by partners. [GRI 302-2]

 Meski demikian, sesuai dengan Standar Akuntansi dan          Nevertheless, in accordance with the Corporate Value
 Pelaporan Rantai Nilai Korporat (Cakupan 3) Protokol         Chain (Scope 3) Accounting and Reporting Standard of the
 GRK (Gas Rumah Kaca), Mandiri Tunas Finance melakukan        Greenhouse Gas (GHG) Protocol, Mandiri Tunas Finance
 identifikasi konsumsi energi di luar organisasi dan          has identified relevant energy consumption and indirect
 emisi tidak langsung yang relevan di luar organisasi,        emissions outside the organization, specifically upstream
 yaitu kategori hulu berupa perjalanan bisnis, terkhusus      activities in the form of business travel, particularly air




122        PT Mandiri Tunas Finance
           Laporan Keberlanjutan 2025
Page 124
Sustaining Progress, Empowering the Future                                                                                                           www.mtf.co.id




perjalanan dengan menggunakan pesawat terbang.                                                 travel. Air travel refers to travel undertaken by the Board
Perjalanan dengan pesawat terbang merujuk pada                                                 of Commissioners and the Board of Directors.
perjalanan Dewan Komisaris dan Direksi.

Adapun volume energi atau bahan bakar yang dikonsumsi                                          The volume of energy or fuel consumed from official
dari perjalanan dinas dengan pesawat terbang pada                                              travel by air in 2025 was calculated using the ICAO
tahun 2025 dihitung dengan kalkulator emisi karbon                                             carbon emissions calculator (International Civil Aviation
ICAO (International Civil Aviation Organization/Asosiasi                                       Organization).
Penerbangan Sipil Internasional).


Konsumsi Listrik
Electricity Consumption
            Material                           Satuan
                                                                                    2025                                  2024                             2023
            Material                            Unit

                                     kWh                                                 4.022.249,35                          4.174.484,24                     3.897.082,43
 Listrik
 Electricity
                                     GJ                                                      14.480,10                            15.028,14                          14.029,5

Catatan:
Notes
•    Konversi kWh ke Gigajoule: https://hextobinary.com/unit/energy
     Convertion of kWh to Gigajoule: https://hextobinary.com/unit/energy
•    Data mencakup kantor pusat, kantor regional, dan kantor cabang
     Data includes the head office, regional offices, and branch offices.
•    Restatement untuk tahun 2023 dan 2024 karena perubahan metode perhitungan.
     Restatement for 2023 and 2024 due to changes in the calculation methodology.



Penggunaan BBM
Fuel Consumption
       Sumber Energi                          Satuan
                                                                                   2025                                   2024                             2023
      Source of Energy                         Unit

                                   Liter                                                    17.136,03                            20.172,47                          29.006,69
 Bensin
 Gasoline
                                   GJ                                                           586,05                              689,90                            992,03

                                   Liter                                                    10.523,21                            13.506,54                          15.401,79
 Solar Diesel
 Diesel Fuel
                                   GJ                                                         1.541,86                             1.978,98                          2.256,67

Catatan:
Notes
•    Konversi liter BBM dan liter solar diesel ke Gigajoule: https://hextobinary.com/unit/energy
     Conversion of gasoline and diesel fuel (liters) to gigajoules is based on: https://hextobinary.com/unit/energy
•    Konversi liter solar diesel menggunakan Diesel Oil (US)
     Diesel conversion uses Diesel Oil (US) factors.
•    Data mencakup kantor pusat, kantor regional, dan kantor cabang
     Data covers the head office, regional offices, and branch offices.



Konsumsi Energi dari Perjalanan Dinas dengan Pesawat oleh Dewan Komisaris
dan Direksi
Energy Consumption from Business Air Travel by the Board of Commissioners and Board of Directors [GRI 302-2]
                                                                                                                                                      Total Energi
                                                                           Total Jarak                             Total BBM
        Tahun                   Total Perjalanan                                                                                                       (Gigajoule)
                                                                              (Km)                                   (Liter)
         Year                     Total Travel                                                                                                 Total Energy Consumption
                                                                       Total Distance (Km)              Total Fuel Consumption (Liters)
                                                                                                                                                       (Gigajoule)

 2025                                                    209                                167.948                              1.173.213                             47.152

 2024                                                    244                                209.590                              1.150.504                             57.804

 2023                                                    219                                223.548                              1.316.444                             66.165

Catatan:
Notes
•    Konversi kilogram ke liter: https://iataops.com/conversion/
     Convertion of kilogram to liter: https://iataops.com/conversion/
•    Konversi liter ke Gigajoules: https://www.unitconverters.net/energy/fuel-oil-equivalent-kiloliter-to-gigajoule.htm
     Conversion of liter to Gigajoules: https://www.unitconverters.net/energy/fuel-oil-equivalent-kiloliter-to-gigajoule.htm



                                                                                                                                      PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                                                       Sustainability Report 2025      123
Page 125
                 Mengelola Dampak Lingkungan untuk Masa Depan / Managing Environmental Impact for the Future




 Penggunaan dan Intensitas Energi
 Energy Consumption and Intensity. [OJK F.6][GRI 302-1][GRI 302-3]
                  Jenis Energi                               Satuan
                                                                                              2025                               2024               2023
                 Type of Energy                               Unit

  Listrik
                                                    GJ                                                14.480,10                         15.028,14      14.029,5
  Electricity

  BBM
                                                    GJ                                                   586,05                           689,90           992,03
  Gasoline

  Solar Diesel
                                                    GJ                                                 1.541,86                          1.978,98      2.256,67
  Diesel Fuel

  Avtur Perjalanan Dinas dengan Pesawat
                                                    GJ                                                   47.152                           57.804           66.165
  Jet Fuel from Business Air Travel.

  Jumlah Penggunaan Energi
                                                    GJ                                                65.785,01                         77.525,02     85.466,20
  Total Energy Consumption

  Pendapatan                                        Rp Juta
                                                                                                      4.635.522                         5.579.315     4.781.968
  Revenue                                           Rp Million

  Intensitas Energi                                 GJ/Rp Juta
                                                                                                           0,014                           0,014            0,018
  Energy Intensity                                  GJ/Rp Million

 Catatan:
 Notes:
      •   Restatement untuk total energi tahun 2023 dan 2024 karena penambahan cakupan perhitungan jenis BBM solar diesel.
          Restatement of total energy for 2023 and 2024 following the inclusion of diesel fuel consumption in the calculation scope.




124              PT Mandiri Tunas Finance
                 Laporan Keberlanjutan 2025
Page 126
Sustaining Progress, Empowering the Future                                                                                          www.mtf.co.id




Selain itu, Perseroan telah melakukan pemetaan untuk                            In addition, the Company has conducted mapping to
mengetahui ada atau tidaknya penggunaan zat ODS                                 identify whether there is any use of ODS substances
dan emisi udara lainnya yang signifikan. Hasil pemetaan                         (Ozone Depleting Substances) and other significant
menunjukkan tidak ada penggunaan BPO untuk pendingin                            air emissions. The mapping results indicate that there
AC dan kulkas, maupun zat pemadam api pada tabung                               was no use of ODS for air conditioning and refrigerator
pemadam api selama tahun 2025. Selanjutnya, sesuai                              cooling systems, nor for fire extinguishing agents in fire
dengan komitmen awal untuk mengurangi emisi gas                                 extinguisher cylinders during 2025. Furthermore, in
rumah kaca, termasuk emisi akibat BPO, Perseroan telah                          line with the Company’s initial commitment to reduce
menetapkan kebijakan untuk menggunakan refrigeran                               greenhouse gas emissions, including emissions resulting
yang ramah lingkungan serta zat pemadam api berupa                              from ODS, the Company has established a policy to use
CO2 (karbon dioksida). [GRI 302-5][GRI 305-5][GRI 305-                          environmentally friendly refrigerants as well as CO2(carbon
6][GRI 305-7]                                                                   dioxide) fire extinguishing agents. [GRI 302-5][GRI 305-5]
                                                                                [GRI 305-6][GRI 305-7]



Pengelolaan emisi yang juga mendapat perhatian Mandiri                          Another emission aspect receiving attention from
Tunas Finance adalah emisi terkait nitrogen oksida (NOX),                       Mandiri Tunas Finance is emissions related to nitrogen
sulfur oksida (SOX), dan emisi udara signifikan lainnya.                        oxides (NOx), sulfur oxides (SOx), and other significant
Langkah ini dilakukan Perseroan untuk mengurangi                                air emissions. These measures are undertaken by the
pencemaran udara dengan melakukan uji emisi kendaraan                           Company to reduce air pollution by conducting regular
operasional secara rutin serta membatasi usia kendaraan                         emission tests on operational vehicles and limiting the
operasional maksimal 5 (lima) tahun.                                            maximum operational vehicle age to five (5) years.



Emisi GRK yang Dihasilkan
GHG Emissions Generated. [OJK F.11][GRI 305-1][GRI 305-2]
         Cakupan                       Satuan
                                                                       2025                             2024                              2023
          Scope                         Unit

 Cakupan 1
                             Ton CO2                                               69,82                             85,28                          111,54
 Scope 1

 Cakupan 2
                             Ton CO2                                            3.230,96                         3.621,53                          3.089,40
 Scope 2


Faktor konversi 1 kWh = 3,6 Megajoule
Conversion Factor 1 kWh = 3.6 Megajoule
     •    Faktor konversi 1 mWh = 1.000 kWh
     •    Conversion factor 1mWh = 1,000 kWh
     •    Faktor konversi 1 Terajoule = 1.000.000 Megajoule
     •    Conversion factor 1 Terajoule = 1,000,000 Megajoule
     •    Nilai Faktor Emisi Listrik (tCO2e/mWh) ex-post = 0,87 (2023, 2024, 2025) - berdasarkan Faktor Emisi GRK Sistem Ketenagalistrikan Tahun 2019,
          Kementerian ESDM. Untuk kemudahan perhitungan menggunakan metode ex-post dengan menggunakan faktor emisi Jamali dengan asumsi
          asset yang paling signifikan ada di Pulau Jawa.
     •    Electricity Emission Factor Value (tCO2e/MWh) ex-post = 0.87 (2023, 2024, 2025) – based on the 2019 Greenhouse Gas (GHG) Emission Factor
          for the Electricity System issued by the Ministry of Energy and Mineral Resources. For ease of calculation, the ex-post method is applied using
          the Jamali emission factor, assuming that the most significant assets are located on the island of Java.
     •    Nilai Faktor Emisi Gasoline (Ton CO2/TJ) = 69,29 - berdasarkan 2006 IPCC Guidelines for National Greenhouse Gas Inventories. Menggunakan
          referensi Pertalite RON 90 dari Laporan Nilai Faktor Emisi CO₂ Nasional Bahan Bakar Minyak (Badan Penelitian dan Pengembangan Energi dan
          Sumber Daya Mineral Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral 2021).
     •    Gasoline Emission Factor Value (Ton CO2/TJ) = 69.29 – based on the 2006 IPCC Guidelines for National Greenhouse Gas Inventories. The refer-
          ence used is Pertalite RON 90 from the National CO2 Emission Factor for Petroleum Fuels Report (Energy and Mineral Resources Research and
          Development Agency, Ministry of Energy and Mineral Resources, 2021).
     •    Restatement untuk emisi GRK tahun 2023 dan 2024 karena perubahan metode perhitungan.
     •    Restatement of GHG emissions for 2023 and 2024 due to changes in the calculation methodology.




                                                                                                                     PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                                      Sustainability Report 2025     125
Page 127
              Mengelola Dampak Lingkungan untuk Masa Depan / Managing Environmental Impact for the Future




 Emisi Gas Rumah Kaca (Cakupan 3) Tidak Langsung Lainnya dari Perjalanan
 Dinas dengan Pesawat Terbang
 Other Indirect Greenhouse Gas (GHG) Emissions (Scope 3) from Business Air Travel. [GRI 305-3]


                      2025                                           2024                                           2023

                                                                          Jumlah Emisi Total                           Jumlah Emisi Total
   Jumlah Perjalanan         Jumlah Emisi Total      Jumlah Perjalanan                           Jumlah Perjalanan
                                                                             Emissions                                    Emissions
      Total Trips            Emissions (KgCO2)          Total Trips                                 Total Trips
                                                                               (KgCO2)                                      (KgCO2)

          209                     16.483                   244                   21.022                  219                22.361




 Total Emisi GRK yang Dihasilkan dan Intensitas Emisi GRK
 Total GHG Emissions Generated and GHG Emissions Intensity [OJK F.11][GRI 305-4]


                Indikator                         Satuan
                                                                         2025                     2024                     2023
                 Indicator                         Unit

 Total Emisi GRK Cakupan 1
                                           Ton CO2                                69,82                    85,28                     111,54
 Total Scope 1 GHG Emissions.

 Total Emisi GRK Cakupan 2
                                           Ton CO2                              3.230,96                 3.621,53                 3.089,40
 Total Scope 2 GHG Emissions.

 Total Emisi GRK Cakupan 3
                                           Ton CO2                                16,49                    21,02                      22,37
 Total Scope 3 GHG Emissions.

 Total Emisi GRK Keseluruhan
                                           Ton CO2                              3.317,27                 3.727,83                 3.223,31
 Total GHG Emissions

 Pendapatan                                Rp Juta
                                                                            4.635.522                 5.579.315                 4.781.968
 Revenue                                   Rp million

 Intensitas Energi                         Ton CO2 /Rp Juta
                                                                                0,00072                  0,00067                  0,00067
 Energy Intensity                          Ton CO2/Rp million

     •     Restatement untuk emisi GRK dan intensitas emisi GRK tahun 2023 dan 2024 karena perubahan metode perhitungan.
     •     Restatement of GHG emissions and GHG emissions intensity for 2023 and 2024 due to changes in the calculation methodology.




 Pengelolaan Air
 Water Management


 Ketersediaan air bersih yang semakin terbatas serta                             The increasingly limited availability of clean water
 proyeksi meningkatnya risiko krisis air mendorong Mandiri                       and projections of rising water crisis risks encourage
 Tunas Finance untuk mengelola penggunaan air secara                             Mandiri Tunas Finance to manage water use prudently
 bijaksana dan bertanggung jawab. Perseroan berupaya                             and responsibly. The Company seeks to increase
 meningkatkan kesadaran internal melalui imbauan                                 internal awareness through water-saving appeals while
 penghematan air, sekaligus menerapkan langkah-langkah                           implementing operational efficiency measures. These
 efisiensi yang bersifat operasional. Upaya tersebut antara                      efforts include regulating the water flow rate of faucets
 lain dilakukan melalui pengaturan debit aliran air pada                         and utilizing reusable water that is still suitable for watering
 kran serta pemanfaatan air bekas yang masih layak untuk                         plants within the office environment.
 kegiatan penyiraman tanaman di lingkungan kantor.

 Dalam kegiatan operasional sehari-hari, Mandiri Tunas                           In its daily operational activities, Mandiri Tunas Finance
 Finance menggunakan air untuk kebutuhan domestik                                uses water for office domestic purposes, including drinking
 perkantoran, antara lain sebagai air minum, pembilasan                          water, restroom flushing, ablution (wudu) activities, washing
 di kamar kecil, kegiatan wudu, pencucian peralatan dapur,                       kitchen utensils, and cleaning operational vehicles. The
 serta pencucian kendaraan operasional. Sumber air yang                          Company’s water sources include the regional water supply




126           PT Mandiri Tunas Finance
              Laporan Keberlanjutan 2025
Page 128
Sustaining Progress, Empowering the Future                                                                                        www.mtf.co.id




digunakan Perseroan berasal dari perusahaan daerah air                                company (PDAM), groundwater, and water supplied by
minum (PDAM), air tanah, serta pasokan air dari pihak ketiga                          third parties specifically for drinking water needs. Through
khusus untuk kebutuhan air minum. Melalui pengelolaan                                 structured water management practices, the Company is
air yang terukur tersebut, Perseroan berkomitmen untuk                                committed to supporting efficient use of water resources
mendukung efisiensi penggunaan sumber daya air dan                                    and minimizing its environmental impact.
meminimalkan dampak terhadap lingkungan.




Penggunaan Air
Water Consumption [OJK F.8]
                                     Sumber Air                                            Satuan
                                                                                                       2025             2024                 2023
                                   Source of Water                                          Unit
 Air PDAM – Kantor Pusat, Kantor Regional, Corporate Fleet, dan
 Cabang
                                                                                          Liter      24.079.432        21.310.850           18.392.688
 PDAM Water – Head Office, Regional Offices, Corporate Fleet, and
 Branch Offices
 Air dari pihak ketiga (air minum) – Kantor Pusat, Kantor Regional,
 Corporate Fleet, dan Cabang
                                                                                          Liter        1.079.780        1.225.618                1.084.706
 Third-Party Water (Drinking Water) – Head Office, Regional Offices,
 Corporate Fleet, and Branch Offices
 Total Penggunaan Air
                                                                                          Liter      25.161.237        22.538.491           19.479.418
 Total Water Consumption
Catatan: Restatement untuk tahun 2023 dan 2024 karena perubahan metode perhitungan.
Note: Restatement for 2023 and 2024 due to changes in the calculation methodology.




Pengelolaan Limbah Domestik
Domestic Waste Management

Kegiatan operasional kantor Mandiri Tunas Finance                                     The office operational activities of Mandiri Tunas Finance
menghasilkan berbagai jenis limbah, baik limbah padat                                 generate various types of waste, both solid and liquid,
maupun cair, yang mencakup limbah bahan berbahaya                                     including hazardous and toxic waste (B3) as well as non-
dan beracun (B3) serta non-B3. Limbah padat non-B3                                    hazardous waste (non-B3). Non-B3 solid waste generated
yang dihasilkan antara lain berupa sampah perkantoran                                 includes office waste such as food waste, paper, and
seperti sisa makanan, kertas, dan kardus. Sedangkan untuk                             cardboard. Meanwhile, B3 waste and liquid waste originate
pengelolaan limbah B3 dan limbah cair berasal dari lampu                              from used lamps, printer cartridges, used batteries, and used
bekas, cartridge printer, aki bekas, serta oli bekas dari                             oil from operational vehicles. The management of both B3
kendaraan operasional. Pengelolaan limbah B3 dan non-B3                               and non-B3 waste is carried out through cooperation with
dilakukan melalui kerja sama dengan pihak ketiga yang                                 third parties that have competence in waste management.
memiliki kompetensi dalam pengelolaan limbah.

Pada periode pelaporan ini, Perseroan belum                                           During this reporting period, the Company has not
menyampaikan data volume limbah yang dihasilkan karena                                disclosed data on the volume of waste generated due
keterbatasan ketersediaan data. Meski demikian, Perseroan                             to limited data availability. Nevertheless, the Company
tetap berupaya mengimplementasikan prinsip 3R (Reduce,                                continues to implement the 3R principles (Reduce, Reuse,
Reuse, dan Recycle) dalam pengelolaan limbah. Untuk                                   and Recycle) in its waste management practices. To reduce
mengurangi timbulan limbah plastik sekali pakai, Perseroan                            the generation of single-use plastic waste, the Company
mengimbau karyawan untuk menggunakan tempat minum                                     encourages employees to use personal drinking containers
pribadi seperti botol atau tumbler. [OJK F.13][OJK F.14]                              such as bottles or tumblers. [OJK F.13][OJK F.14]




                                                                                                                   PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                                    Sustainability Report 2025       127
Page 129
           Mengelola Dampak Lingkungan untuk Masa Depan / Managing Environmental Impact for the Future




 Selain itu, Perseroan menyediakan sarana pendukung            In addition, the Company provides supporting facilities in
 berupa tempat sampah dalam jumlah memadai, termasuk           the form of adequate waste bins, including special bins
 tempat sampah khusus botol plastik, serta melakukan           for plastic bottles, and carries out the segregation of B3
 pemilahan limbah B3 seperti limbah toner printer. Proses      waste such as printer toner waste. The disposal process
 pembuangan sampah ke tempat pembuangan akhir                  to the final waste disposal site is entirely handled by the
 sepenuhnya diserahkan kepada pengelola gedung atau            building management or third parties cooperating with
 pihak ketiga yang bekerja sama dengan Perseroan. Pada         the Company. In 2025, the Company collaborated with
 tahun 2025, Perseroan bekerja sama dengan Bank Sampah         Bank Sampah Kertabumi and delivered 134 kg of waste,
 Kertabumi dan telah mengirimkan 134 kg sampah yang            consisting of paper, bottles, and plastic.
 terdiri dari kertas, botol, dan plastik.

 Dalam menjalankan kegiatan usaha, Mandiri Tunas Finance       In conducting its business activities, Mandiri Tunas Finance
 tidak memanfaatkan zat kimia atau bahan-bahan lain yang       does not utilize chemical substances or other materials
 bisa berdampak negatif bagi kesehatan karyawan serta          that could negatively impact employee health or cause
 kerusakan lingkungan hidup apabila terjadi tumpahan.          environmental damage in the event of spills. Therefore, until
 Untuk itu, hingga akhir tahun pelaporan, tidak tercatat       the end of the reporting year, no significant spill incidents
 adanya insiden tumpahan signifikan yang berdampak bagi        were recorded that affected employees, the environment,
 karyawan, lingkungan maupun masyarakat. [OJK F.15]            or the surrounding community. [OJK F.15]



 Pelestarian Lingkungan
 Environmental Conservation [OJK F.9][OJK F.10]


 Mandiri Tunas Finance berkomitmen untuk mendukung             Mandiri Tunas Finance is committed to supporting
 upaya pelestarian lingkungan sebagai bagian dari tanggung     environmental conservation efforts as part of the Company’s
 jawab perusahaan dalam menjalankan kegiatan usaha yang        responsibility in conducting sustainable business activities.
 berkelanjutan. Perseroan menyadari bahwa keberlanjutan        The Company recognizes that environmental sustainability
 lingkungan merupakan elemen penting dalam menjaga             is an important element in maintaining ecosystem balance
 keseimbangan        ekosistem      sekaligus   mendukung      while supporting long-term business continuity. Therefore,
 keberlangsungan usaha jangka panjang. Oleh karena itu,        various environmental conservation initiatives continue to
 berbagai inisiatif pelestarian lingkungan terus diupayakan    be carried out through responsible operational approaches
 melalui pendekatan operasional yang bertanggung jawab         and increased internal awareness.
 serta peningkatan kesadaran internal.

 Seluruh lokasi operasional Mandiri Tunas Finance tidak        All operational locations of Mandiri Tunas Finance are
 berada di wilayah yang berdekatan dengan kawasan hutan        not located near protected forest areas or biodiversity
 lindung maupun area konservasi keanekaragaman hayati.         conservation areas. Therefore, the Company’s operational
 Dengan demikian, aktivitas operasional Perseroan tidak        activities do not have a direct impact on areas with high
 memberikan dampak langsung terhadap kawasan dengan            conservation value. Nevertheless, the Company remains
 nilai konservasi tinggi. Meski demikian, Perseroan tetap      committed to minimizing environmental impacts arising
 berkomitmen untuk meminimalkan dampak lingkungan              from daily operational activities through the implementation
 dari kegiatan operasional sehari-hari melalui penerapan       of environmentally friendly practices.
 praktik ramah lingkungan.

 Pada tahun 2025, Mandiri Tunas Finance melaksanakan           In 2025, Mandiri Tunas Finance carried out environmental
 inisiatif pelestarian lingkungan melalui rangkaian kegiatan   conservation initiatives through a series of internal activities
 internal yang mengusung tema kepedulian terhadap              themed around environmental awareness. One of the
 lingkungan. Salah satu program yang dijalankan adalah         programs implemented was the “Campaign Virtual Run”,
 “Campaign Virtual Run”, yang mengajak seluruh karyawan        which encouraged all employees to actively participate in
 untuk berpartisipasi aktif dalam menjaga kebersihan           maintaining environmental cleanliness as part of a healthy
 lingkungan sebagai bagian dari gaya hidup sehat dan           and sustainable lifestyle.
 berkelanjutan.




128        PT Mandiri Tunas Finance
           Laporan Keberlanjutan 2025
Page 130
Sustaining Progress, Empowering the Future                                                               www.mtf.co.id




   Campaign Virtual Run: Lari Bareng                         Campaign Virtual Run: Running Together
   Sambil Bersih-bersih                                      While Cleaning the Environment
   Pada tahun 2025, Mandiri Tunas Finance menginisiasi       In 2025, Mandiri Tunas Finance initiated a series
   rangkaian kegiatan internal bertema kepedulian            of internal activities themed around environmental
   lingkungan sebagai bagian dari komitmen Perseroan         awareness as part of the Company’s commitment
   terhadap pelestarian lingkungan dan penguatan             to environmental conservation and strengthening a
   budaya keberlanjutan. Salah satu program unggulan         culture of sustainability. One of the flagship programs
   yang dilaksanakan adalah “Campaign Virtual Run”,          implemented was the “Campaign Virtual Run,” an
   sebuah inisiatif yang mengajak seluruh karyawan untuk     initiative that encourages all employees to actively
   berpartisipasi secara aktif dalam menjaga kebersihan      participate in maintaining environmental cleanliness
   lingkungan melalui pendekatan yang menggabungkan          through an approach that combines a healthy lifestyle
   gaya hidup sehat dan aksi nyata pelestarian lingkungan.   with concrete environmental conservation actions.


   Melalui program ini, karyawan Mandiri Tunas Finance       Through this program, Mandiri Tunas Finance
   secara kolektif menempuh total jarak 17,8 km for          employees collectively covered a total distance of 17.8
   Better Nature, yang disertai dengan kegiatan bersih       km for Better Nature, accompanied by environmental
   lingkungan di sepanjang rute lari masing-masing.          clean-up activities along their respective running routes.
   Aksi tersebut tidak hanya mendorong kesadaran akan        This initiative not only promotes awareness of the
   pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, tetapi          importance of maintaining environmental cleanliness
   juga memperkuat rasa kepemilikan dan tanggung jawab       but also strengthens a sense of shared ownership and
   bersama terhadap keberlanjutan. Campaign Virtual Run      responsibility for sustainability. The Campaign Virtual
   menjadi simbol komitmen Perseroan dalam membangun         Run serves as a symbol of the Company’s commitment
   partisipasi aktif karyawan sekaligus menanamkan nilai-    to fostering active employee participation while
   nilai kepedulian lingkungan sebagai bagian dari praktik   instilling environmental awareness values as an integral
   keberlanjutan Mandiri Tunas Finance.                      part of Mandiri Tunas Finance’s sustainability practices.




Pengaduan Lingkungan
Environmental Complaints

Perseroan senantiasa memastikan bahwa seluruh kegiatan       The Company consistently ensures that all operational
operasional dijalankan sesuai dengan ketentuan peraturan     activities are conducted in compliance with applicable
perundang-undangan yang berlaku, khususnya yang              laws and regulations, particularly those related to
berkaitan dengan aspek lingkungan hidup. Dengan              environmental aspects. Through the implementation of
penerapan kepatuhan tersebut, sepanjang tahun 2025           such compliance, throughout 2025 the Company did not
Perseroan tidak menerima pengaduan yang berkaitan            receive any complaints related to environmental impacts
dengan dampak lingkungan dari kegiatan operasionalnya.       arising from its operational activities. [OJK F.16]
[OJK F.16]




                                                                                          PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                           Sustainability Report 2025    129
Page 131
      Memberdayakan Insan, Menumbuhkan Kapabilitas Masa Depan / Empowering People, Developing Future Capabilities




  Memberdayakan
  Insan,
  Menumbuhkan
  Kapabilitas Masa
  Depan
  Empowering People,
  Developing Future Capabilities




  Pengelolaan sumber daya manusia
                                                                   159.896
                                                                    Jam Pelatihan yang
  dilakukan    melalui    pendekatan                                diberikan
  yang terstruktur dan berkelanjutan                                159,896 training hours
  sebagai bagian dari upaya menjaga                                 delivered

  kualitas    kinerja,   mendukung
  keberlangsungan      usaha,   serta
  menciptakan nilai jangka panjang.


  Human resource management is carried out through
  a structured and sustainable approach as part of
  efforts to maintain performance quality, support
  business sustainability, and create long-term value.


                                                                             22,04%
                                                                             Peningkatan rata-rata
                                                                             jam pelatihan per
                                                                             karyawan
                                                                             22.04% increase in
                                                                             average training hours
                                                                             per employee




130   PT Mandiri Tunas Finance
      Laporan Keberlanjutan 2025
Page 132
Sustaining Progress, Empowering the Future                            www.mtf.co.id




                                             85%
                                             Indeks Kepuasan
                                             Karyawan
                                             85% Employee
                                             Satisfaction Index




                                                       PT Mandiri Tunas Finance
                                                        2025 Sustainability Report    131
Page 133
            Memberdayakan Insan, Menumbuhkan Kapabilitas Masa Depan / Empowering People, Developing Future Capabilities




 Sumber daya manusia dipandang sebagai aset strategis            Human resources are regarded as a strategic asset of Mandiri
 dalam menjaga keberlanjutan usaha sekaligus mendorong           Tunas Finance in maintaining business sustainability while
 pertumbuhan jangka panjang. Di tengah dinamika industri         driving long-term growth. Amid the dynamics of the financing
 pembiayaan dan kompleksitas lingkungan bisnis yang              industry and the increasing complexity of a continuously
 terus berkembang, Perseroan meyakini bahwa insan yang           evolving business environment, the Company believes that
 kompeten, adaptif, dan berintegritas menjadi fondasi            competent, adaptive, and integrity-driven people form the
 utama dalam mewujudkan kinerja yang berkelanjutan.              primary foundation for achieving sustainable performance.
 Oleh karena itu, pengembangan dan pemberdayaan insan            Therefore, the development and empowerment of MTF
 perusahaan dilakukan secara terencana untuk memastikan          personnel are carried out in a planned and systematic
 kesiapan organisasi dalam menghadapi tantangan di               manner to ensure organizational readiness in addressing
 masa depan.                                                     future challenges.

 Melalui pendekatan yang berfokus pada peningkatan               Through an approach focused on enhancing capabilities,
 kapabilitas, penguatan budaya kerja, serta penciptaan           strengthening work culture, and creating an inclusive
 lingkungan kerja yang inklusif dan berkelanjutan,               and sustainable work environment, the potential of each
 potensi setiap karyawan terus dikembangkan agar dapat           employee is continuously developed to enable optimal
 berkontribusi secara optimal. Upaya ini tidak hanya diarahkan   contribution. These efforts are directed not only at
 untuk mendukung pencapaian kinerja perusahaan, tetapi           supporting the achievement of the Company’s performance
 juga untuk membangun insan yang siap menghadapi                 targets, but also at building a workforce that is prepared to
 transformasi, selaras dengan prinsip keberlanjutan dan          face transformation, in line with sustainability principles and
 penerapan tata kelola perusahaan yang baik.                     the implementation of good corporate governance.




 Komitmen dan Kebijakan
 Commitment and Policies [GRI 3-3]


 Pengelolaan sumber daya manusia dilakukan melalui               Human resource management is implemented through
 pendekatan yang terstruktur dan berkelanjutan sebagai           a structured and sustainable approach as part of efforts
 bagian dari upaya menjaga kualitas kinerja, mendukung           to maintain performance quality, support business
 keberlangsungan usaha, serta menciptakan nilai jangka           continuity, and create long-term value. In this regard, the
 panjang. Sejalan dengan itu, penguatan tenaga kerja yang        strengthening of a professional, competent, and integrity-
 profesional, kompeten, dan berintegritas terus dilakukan        driven workforce is continuously pursued through human
 melalui praktik pengelolaan SDM yang menitikberatkan            resource management practices that emphasize compliance,
 pada kepatuhan, pengembangan kapabilitas, serta                 capability development, and the protection of employee
 perlindungan atas hak-hak karyawan.                             rights.

 Dalam mengelola sumber daya manusia, Perseroan                  In managing human resources, the Company adheres to
 berpedoman pada Undang-Undang Nomor 13 Tahun                    Law No. 13 of 2003 on Manpower, Law of the Republic of
 2003     tentang   Ketenagakerjaan,  Undang-Undang              Indonesia No. 24 of 2011 on the Social Security Administering
 Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2011 tentang Badan            Body, and Law No. 17 of 2023 on Health, which serve as the
 Penyelenggara Jaminan Sosial, serta Undang-Undang               basis for regulating employment relationships, social security,
 Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan, sebagai dasar            and the protection of employee welfare.
 dalam pengaturan hubungan kerja, jaminan sosial, dan
 perlindungan kesejahteraan karyawan.

 Seluruh karyawan Perseroan juga berada dalam                    All employees of Mandiri Tunas Finance are also protected
 perlindungan Peraturan Perusahaan (PP) yang telah               under the Company Regulation (Peraturan Perusahaan/PP),
 disahkan oleh Kementerian Ketenagakerjaan Republik              which has been ratified by the Ministry of Manpower of the
 Indonesia melalui Keputusan Direktur Jenderal Pembinaan         Republic of Indonesia through the Decree of the Director
 Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja             General of Industrial Relations Development and Manpower
 Nomor      Kep.4/HI.00.00/00.0000.220111027/B/IX/2022           Social Security No. Kep.4/HI.00.00/00.0000.220111027/B/
 tanggal 16 September 2022. Peraturan Perusahaan                 IX/2022 dated 16 September 2022. The Company
 ini diperbarui secara berkala setiap dua tahun untuk            Regulation is reviewed and updated every two years to
 memastikan kesesuaiannya dengan perkembangan regulasi           ensure alignment with developments in labour regulations
 ketenagakerjaan, dan saat ini berlaku untuk periode 2025–



132         PT Mandiri Tunas Finance
            Laporan Keberlanjutan 2025
Page 134
Sustaining Progress, Empowering the Future                                                                    www.mtf.co.id




2027. PP tersebut menjadi acuan utama dalam mengatur             and is currently effective for the 2025–2027 period. This
hak dan kewajiban karyawan serta menciptakan hubungan            regulation serves as the primary reference for governing
kerja yang adil dan harmonis. [GRI 2-30]                         employee rights and obligations and for fostering fair and
                                                                 harmonious employment relationships. [GRI 2-30]

Selain mengacu pada regulasi ketenagakerjaan umum,               In addition to referring to general labour regulations,
pendekatan manajemen SDM Perseroan juga selaras                  the Company’s human resource management approach
dengan ketentuan sektor jasa keuangan, antara lain               is also aligned with financial services sector regulations,
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 51/POJK.03/2017           including Financial Services Authority (OJK) Regulation No.
tentang Penerapan Keuangan Berkelanjutan bagi Lembaga            51/POJK.03/2017 on the Implementation of Sustainable
Jasa Keuangan, Emiten, dan Perusahaan Publik, serta POJK         Finance for Financial Services Institutions, Issuers, and Public
Nomor 43 Tahun 2024 tentang Pengembangan Kualitas                Companies, as well as OJK Regulation No. 43 of 2024 on
Sumber Daya Manusia Lembaga Pembiayaan, Perusahaan               the Development of Human Resource Quality in Financing
Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga               Institutions, Venture Capital Companies, Microfinance
Jasa Keuangan Lainnya. Regulasi tersebut menjadi landasan        Institutions, and Other Financial Services Institutions. These
dalam penguatan kompetensi, profesionalisme, dan                 regulations serve as the foundation for strengthening
integritas insan Perseroan untuk mendukung penerapan             the competence, professionalism, and integrity of the
keuangan berkelanjutan.                                          Company’s people to support the implementation of
                                                                 sustainable finance.


Praktik Ketenagakerjaan
Employment Practices

Praktik ketenagakerjaan yang adil, inklusif, dan bertanggung     Fair, inclusive, and responsible employment practices are
jawab dipandang sebagai fondasi penting dalam                    viewed as an essential foundation for building healthy and
membangun hubungan kerja yang sehat dan berkelanjutan.           sustainable employment relationships. These efforts are
Upaya tersebut diwujudkan melalui penciptaan lingkungan          realized through the creation of a work environment that
kerja yang menjunjung tinggi hak asasi manusia, kesetaraan       upholds human rights, equality and equal opportunity,
dan kesempatan yang sama, penolakan terhadap segala              rejection of all forms of child labour and forced labour, fair
bentuk tenaga kerja anak dan kerja paksa, pengelolaan            and competitive remuneration management, and fulfilment
remunerasi yang adil dan kompetitif, serta pemenuhan hak-        of employee rights, including maternity leave.
hak karyawan, termasuk cuti melahirkan.


Kesetaraan dan Non-diskriminasi
Equality and Non-Discrimination [OJK F.18]
Prinsip kesetaraan dan non-diskriminasi diterapkan secara        The principles of equality and non-discrimination are
konsisten dalam seluruh aspek pengelolaan sumber daya            consistently applied across all aspects of human resource
manusia. Lingkungan kerja yang inklusif terus dibangun           management. An inclusive work environment is continuously
dengan memastikan setiap karyawan memperoleh                     fostered by ensuring that every employee receives fair
kesempatan yang adil dan setara tanpa membedakan                 and equal opportunities regardless of background, and is
latar belakang, serta diperlakukan secara bermartabat dan        treated with dignity and professionalism in all workplace
profesional dalam setiap proses dan interaksi di tempat kerja.   processes and interactions.

Selaras dengan komitmen tersebut, Perseroan memberikan           In line with this commitment, the Company provides equal
kesempatan yang sama bagi karyawan laki-laki dan                 opportunities for both male and female employees to
perempuan untuk bekerja, mengembangkan karier, serta             work, develop their careers, and occupy various strategic
menempati berbagai posisi strategis, termasuk pada jajaran       positions, including at the top management level. The
manajemen puncak. Penerapan kesetaraan kesempatan ini            implementation of equal opportunity forms part of the
menjadi bagian dari upaya Perseroan dalam mendorong              Company’s efforts to promote diversity and ensure that
keberagaman dan memastikan bahwa pengembangan                    career development is based on competence, performance,
karier didasarkan pada kompetensi, kinerja, dan potensi          and individual potential.
individu.




                                                                                               PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                Sustainability Report 2025    133
Page 135
           Memberdayakan Insan, Menumbuhkan Kapabilitas Masa Depan / Empowering People, Developing Future Capabilities




 Prinsip kesetaraan dan non-diskriminasi yang diterapkan      The principles of equality and non-discrimination adopted
 Perseroan selaras dengan semangat Pasal 28I ayat (2)         by the Company are aligned with the spirit of Article 28I
 Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun          paragraph (2) of the 1945 Constitution of the Republic of
 1945, yang menjamin setiap orang bebas dari perlakuan        Indonesia, which guarantees that every person is free from
 diskriminatif atas dasar apa pun. Selain itu, komitmen       discriminatory treatment on any grounds. Furthermore, this
 tersebut juga mengacu pada Undang-Undang Republik            commitment also refers to Law of the Republic of Indonesia
 Indonesia Nomor 7 Tahun 1984 tentang Pengesahan              No. 7 of 1984 on the Ratification of the Convention on the
 Konvensi Penghapusan Segala Bentuk Diskriminasi              Elimination of All Forms of Discrimination Against Women
 terhadap Perempuan (Convention on the Elimination of All     (CEDAW), as well as Presidential Instruction No. 9 of 2000
 Forms of Discrimination Against Women), serta Instruksi      on Gender Mainstreaming in National Development.
 Presiden Republik Indonesia Nomor 9 Tahun 2000 tentang
 Pengarusutamaan Gender dalam Pembangunan Nasional.

 Melalui penerapan kebijakan dan praktik ketenagakerjaan      Through the consistent implementation of employment
 yang konsisten, Perseroan berupaya memastikan                policies and practices, the Company seeks to ensure
 kesetaraan dan non-diskriminasi terwujud secara nyata di     that equality and non-discrimination are tangibly realized
 seluruh lingkungan kerja Mandiri Tunas Finance. Selama       throughout the Mandiri Tunas Finance work environment.
 tahun 2025, Perseroan memastikan tidak terdapat kasus        Throughout 2025, the Company ensured that there were
 diskriminasi di lingkungan kerja. [GRI 406-1]                no cases of discrimination in the workplace. [GRI 406-1]

 Tenaga Kerja Anak dan Kerja Paksa
 Child Labor and Forced Labor [OJK F.19]
 Sebagai bagian dari penghormatan terhadap hak asasi          As part of its respect for human rights, the Company
 manusia, Perseroan menolak secara tegas segala bentuk        strictly rejects all forms of child labour and forced labour
 tenaga kerja anak dan kerja paksa dalam seluruh aktivitas    in all operational activities. Minimum age requirements
 operasional. Ketentuan usia minimum pekerja diterapkan       for employment are implemented in accordance with
 sesuai dengan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor         Law of the Republic of Indonesia No. 23 of 2002 on Child
 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, dengan              Protection, ensuring that individuals employed are at least
 memastikan bahwa individu yang dipekerjakan telah berusia    18 years of age. This requirement is also stipulated in Article
 sekurang-kurangnya 18 tahun. Persyaratan tersebut juga       5 of the Company Regulation (PP), which governs minimum
 ditegaskan dalam Pasal 5 Peraturan Perusahaan (PP) yang      age provisions in employment relationships.
 mengatur ketentuan usia minimum dalam hubungan kerja.

 Selain itu, Perseroan menerapkan pengaturan jam kerja        In addition, the Company applies working hour
 sesuai ketentuan Pasal 77 Undang-Undang Nomor 13             arrangements in accordance with Article 77 of Law No. 13
 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan, baik untuk skema         of 2003 on Manpower, for both five-day and six-day work
 lima hari kerja maupun enam hari kerja. Dalam hal terdapat   schemes. In cases where work exceeds normal working
 pekerjaan yang melebihi jam kerja normal, Perseroan          hours, the Company implements overtime mechanisms
 memberlakukan mekanisme lembur sesuai peraturan yang         in accordance with applicable regulations to ensure the
 berlaku untuk memastikan tidak adanya praktik kerja paksa    absence of forced labour practices and to safeguard
 dan perlindungan hak karyawan tetap terjaga.                 employee rights.

 Kepatuhan yang konsisten terhadap ketentuan perundang-       Consistent compliance with prevailing laws and regulations,
 undangan, termasuk Undang-Undang Nomor 13 Tahun              including Law No. 13 of 2003 on Manpower and Law No.
 2003 tentang Ketenagakerjaan dan Undang-Undang               19 of 1999 on the Ratification of the ILO Convention on
 Nomor 19 Tahun 1999 tentang Pengesahan Konvensi ILO          the Abolition of Forced Labour, has yielded positive results.
 mengenai Penghapusan Kerja Paksa, telah membuahkan           Throughout the reporting year, the Company recorded no
 hasil positif. Sepanjang tahun pelaporan, Perseroan tidak    incidents of child labour or forced labour within the Mandiri
 mencatatkan adanya insiden tenaga kerja anak maupun          Tunas Finance environment
 kerja paksa di lingkungan Mandiri Tunas Finance.


 Remunerasi dan Kesejahteraan Karyawan
 Remuneration and Employee Welfare
 Sistem remunerasi yang adil dan kompetitif diterapkan        A fair and competitive remuneration system is implemented
 sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan         as part of efforts to enhance employee welfare while
 karyawan sekaligus mendorong kinerja yang berkelanjutan.     encouraging sustainable performance. Salary structures and



134        PT Mandiri Tunas Finance
           Laporan Keberlanjutan 2025
Page 136
Sustaining Progress, Empowering the Future                                                                          www.mtf.co.id




Struktur gaji dan bonus kinerja ditetapkan berdasarkan                   performance bonuses are determined based on position
jenjang jabatan atau pangkat, dengan mempertimbangkan                    level or rank, taking into account performance achievements,
pencapaian kinerja, prestasi, serta kontribusi individu                  accomplishments, and individual contributions to the
terhadap pencapaian tujuan Perseroan. Melalui pendekatan                 attainment of the Company’s objectives. Through this
tersebut, remunerasi yang diberikan diupayakan selaras                   approach, the remuneration provided is aligned with the
dengan tanggung jawab dan hasil kerja yang dicapai.                      responsibilities assumed and the results achieved.

Selain gaji dan bonus kinerja, Perseroan juga menyediakan                In addition to salaries and performance bonuses, the
berbagai fasilitas dan tunjangan untuk mendukung                         Company provides various facilities and benefits to support
kesejahteraan karyawan dan keluarganya. Fasilitas tersebut               the welfare of employees and their families. These include
meliputi kepesertaan dalam Badan Penyelenggara Jaminan                   participation in the Social Security Administering Body for
Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan,                        Employment (BPJS Ketenagakerjaan) and Health (BPJS
pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) sesuai ketentuan                     Kesehatan), provision of religious holiday allowances (THR)
yang berlaku, penggantian biaya pengobatan rawat jalan                   in accordance with applicable regulations, reimbursement
dan rawat inap termasuk biaya persalinan bagi karyawan                   of outpatient and inpatient medical expenses including
dan keluarga, tunjangan komunikasi dan transportasi, serta               maternity costs for employees and their families,
penyediaan dana pensiun bagi karyawan.                                   communication and transportation allowances, and the
                                                                         provision of pension funds for employees.

Tunjangan yang Diberikan Kepada Karyawan Tetap dan Karyawan Kontrak
Benefits Provided to Permanent and Contract Employees [GRI 401-2]
                 Manfaat Benefit                    Karyawan Tetap Permanent Employee    Karyawan Kontrak Contract Employee
Gaji
Salary
BPJS Ketenagakerjaan
Social Security Administering Body for Employment
BPJS Kesehatan
Social Security Administering Body for Health
Tunjangan Hari Raya
Regilious Holiday Allowance
Asuransi Kesehatan
Health Insurance
Tunjangan Jabatan
Position-based allowance
Tunjangan Transportasi dan/ Service
Transportation and/ Service Allowance
Tunjangan Komunikasi
Communication Allowance
Tunjangan Penempatan
Placement allowance
Dana Pensiun
Pension Fund
Bantuan Kepemilikan Kendaraan Bermotor
Automotive ownership benefit


Dalam menetapkan besaran remunerasi, Perseroan                           In determining the level of remuneration, the Company
memperhatikan pemenuhan kebutuhan hidup layak                            takes into account the fulfillment of a decent standard of
dengan mengacu pada ketentuan upah minimum yang                          living by referring to the minimum wage provisions set by
ditetapkan pemerintah daerah. Penetapan upah dilakukan                   local governments. Wage determination is carried out by
dengan mempertimbangkan harga kebutuhan pokok,                           considering the prices of basic necessities, inflation rates,
tingkat inflasi, standar kelayakan hidup, serta variabel                 living standard benchmarks, and other relevant variables.
relevan lainnya.

Sejalan dengan prinsip tersebut, Perseroan memastikan                    In line with this principle, the Company ensures that
bahwa remunerasi bagi karyawan laki-laki dan perempuan                   remuneration for male and female employees is equal,
memiliki rasio yang sama yakni 1:1 untuk karyawan tetap                  with a ratio of 1:1 for both permanent and non-permanent
dan tidak tetap. Sedangkan pada karyawan level terendah                  employees. In addition, remuneration for employees at the
juga telah memenuhi bahkan melampaui ketentuan upah                      lowest employment level meets and, in some cases, exceeds
minimum regional di wilayah operasional Perseroan.                       the applicable regional minimum wage requirements in the
[GRI 405-2]                                                              Company’s areas of operation. [GRI 405-2]

                                                                                                     PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                      Sustainability Report 2025    135
Page 137
               Memberdayakan Insan, Menumbuhkan Kapabilitas Masa Depan / Empowering People, Developing Future Capabilities




 Perbandingan Upah Karyawan tetap Terendah dengan Upah Minimum
 Regional/Provinsi
 Comparison between the Lowest Permanent Employee Wage and the Regional/Provincial Minimum Wage [OJK F.20]
             Provinsi                           UMP                   Upah Karyawan Tetap Terendah            Persentase
             Provinces               Provincial Minimum Wage       The Lowest Permanent Employee Wage             %
                 1                               2                                  3                           4 =3:2
 Aceh                                                  3.685.615                                        -                   1:0,00
 Bali                                                  2.996.560                              3.119.080                     1:1,04
 Banten                                                2.905.119                              3.172.384                     1:1,09
 Bengkulu                                              2.670.039                              2.930.669                     1:1,10
 DKI Jakarta                                           5.396.760                              5.396.761                     1:1,00
 DI Yogyakarta                                         2.264.080                              2.691.517                     1:1,19
 Gorontalo                                             3.221.731                              3.221.731                     1:1,00
 Jambi                                                 3.234.533                              3.234.535                     1:1,00
 Jawa Barat                                            2.191.232                              2.328.555                     1:1,06
 Jawa Tengah                                           2.169.348                              2.416.560                     1:1,11
 Jawa Timur                                            2.305.984                              2.510.401                     1:1,09
 Kep. Bangka Belitung                                  3.876.600                              3.876.600                     1:1,00
 Kep. Riau                                             3.623.653                                        -                   1:0,00
 Kalimantan Barat                                      2.878.286                              3.024.820                     1:1,05
 Kalimantan Tengah                                     3.473.621                              3.525.154                     1:1,01
 Kalimantan Selatan                                    3.496.194                              3.496.195                     1:1,00
 Kalimantan Timur                                      3.579.313                              3.701.508                     1:1,03
 Lampung                                               2.893.069                              2.893.070                     1:1,00
 Maluku                                                3.141.699                              3.185.733                     1:1,01
 Maluku Utara                                          3.408.000                                        -                   1:0.00
 Nusa Tenggara Barat                                   2.602.931                              2,859,620                     1:1.10
 Nusa Tenggara Timur                                   2.328.969                              2,396,696                     1:1.03
 Papua                                                 4.285.848                              4,285,850                     1:1.00
 Papua Barat                                           3.615.000                              3,615,000                     1:1.00
 Riau                                                  3.508.775                              3,675,937                     1:1.05
 Sumatra Barat                                         2.994.193                              2,994,193                     1:1.00
 Sumatra Selatan                                       3.681.570                              3,681,571                     1:1.00
 Sumatra Utara                                         2.992.599                              3,438,181                     1:1.15
 Sulawesi Barat                                        3.104.430                              3,122,680                     1:1.01
 Sulawesi Selatan                                      3.657.527                              3,657,527                     1:1.00
 Sulawesi Tengah                                       2.914.583                              2,915,000                     1:1.00
 Sulawesi Tenggara                                     3.073.551                              3.314.389                     1:1,08
 Sulawesi Utara                                        3.775.425                              3,775,425                     1:1.00




 Cuti Melahirkan
 Maternity Leave
 Pemenuhan hak-hak normatif karyawan menjadi bagian                       The fulfilment of employees’ statutory rights is an
 penting dalam menciptakan lingkungan kerja yang adil,                    important part of creating a fair, inclusive, and
 inklusif, serta berorientasi pada kesejahteraan. Salah                   welfare-oriented work environment. One form of this
 satu bentuk implementasinya adalah pemberian hak cuti                    implementation is the provision of maternity leave, both
 melahirkan, baik bagi karyawan perempuan maupun                          for female employees and for male employees whose




136            PT Mandiri Tunas Finance
               Laporan Keberlanjutan 2025
Page 138
Sustaining Progress, Empowering the Future                                                                                  www.mtf.co.id




karyawan laki-laki yang istrinya melahirkan, sebagai                        wives give birth, as a means of supporting maternal
dukungan terhadap kesehatan ibu dan anak sekaligus                          and child health while promoting work–life balance.
mendorong keseimbangan antara kehidupan kerja dan                           The provisions on maternity leave are stipulated in the
keluarga. Ketentuan cuti melahirkan tersebut telah diatur                   Company Regulation for the 2024–2026 period, Article
dalam Peraturan Perusahaan periode 2024–2026 Pasal 13,                      13, with the following details:
dengan rincian sebagai berikut:

1. Istri melahirkan (s.d. anak ke-3)/keguguran: 3 hari kerja                1. Wife giving birth (up to the 3rd child) / miscarriage: 3
2. Istirahat melahirkan dan gugur kandungan:                                   working days
    a. Kepada karyawan wanita yang istirahat melahirkan                     2. Maternity leave and miscarriage leave:
       diberikan hak istirahat 45 hari kalender sebelum                     a. Female employees are entitled to maternity leave
       saatnya menurut perhitungan dokter akan melahirkan                        of 45 calendar days prior to the estimated date
       dan 45 hari kalender setelah melahirkan.                                  of delivery, as determined by a physician, and 45
    b. Istirahat karena gugur kandungan dapat diambil                            calendar days after childbirth.
       maksimal 45 hari kalender dengan berdasarkan                         b. Leave due to miscarriage may be taken for a maximum
       surat keterangan dokter kandungan atau bidan yang                         of 45 calendar days, based on a medical certificate
       merawatnya.                                                               issued by the attending obstetrician or midwife.
Istirahat melahirkan dan bersalin ini dapat diperpanjang                    Maternity and childbirth leave may be extended if deemed
apabila dokter atau bidan yang merawatnya memandang                         necessary by the attending physician or midwife. These
perlu. Hal ini juga sesuai dengan UU No. 13 tahun 2003                      provisions are also in accordance with Law No. 13 of 2003
tentang Ketenagakerjaan mengenai hak pekerja/buruh                          on Manpower, which stipulates the right of workers to take
untuk menggunakan hak waktu istirahat hamil dan                             pregnancy and maternity leave and to receive full wages
melahirkan serta hak untuk mendapatkan upah penuh                           during such leave. Accordingly, the Company provides
selama waktu tersebut, karenanya Perseroan memberikan                       maternity leave for female employees and paternity leave
fasilitas cuti melahirkan untuk karyawan perempuan                          for male employees whose wives give birth.
(maternity leave) dan cuti memiliki anak untuk karyawan
laki-laki bagi istrinya yang melahirkan (paternity leave)


Total Cuti Melahirkan Karyawan
Total Maternity Leave for Employees [GRI 401-3]
                                                                                   2025                                      2024
                           Keterangan
                           Description                             Laki - Laki   Perempuan                  Laki - Laki   Perempuan
                                                                                               Total                                       Total
                                                                     Male          Female                     Male          Female
Jumlah Karyawan yang Mengambil Cuti Melahirkan dan Cuti
Memiliki Anak                                                               44            46           90            14             78             92
Number of Employees Taking Maternity Leave and Parental Leave
Jumlah Karyawan yang kembali bekerja setelah cuti melahirkan dan
cuti memiliki anak
                                                                            44            46           90            14             78             92
Number of Employees Returning to Work After Maternity Leave and
Parental Leave
Jumlah Karyawan yang kembali bekerja setelah cuti melahirkan dan
cuti memiliki anak, yang masih bekerja 12 bulan setelahnya
Number of Employees Who Returned to Work After Maternity                    44            46           90            14             78             92
Leave and Parental Leave and Remained Employed 12 Months
Thereafter
Tingkat Pekerja Kembali Bekerja [%]
                                                                           100         100         100              100           100          100
Employee Return-to-Work Rate [%]
Tingkat Retensi [%]
                                                                           100         100         100              100           100          100
Retention Rate [%]




Rekrutmen dan Pergantian Karyawan
Recruitment and Employee Turnover [GRI 401-1]

Proses rekrutmen dan pengelolaan pergantian karyawan                        The recruitment process and the management of employee
dipandang sebagai elemen penting untuk menjaga                              turnover are regarded as important elements in maintaining
keberlanjutan organisasi serta memastikan kesiapan                          organizational sustainability and ensuring human resource
sumber daya manusia. Melalui rekrutmen yang terencana,                      readiness. Through planned, objective, and competency-
objektif, dan berbasis kompetensi, Perseroan berupaya                       based recruitment, the Company seeks to attract

                                                                                                             PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                              Sustainability Report 2025    137
Page 139
              Memberdayakan Insan Menumbuhkan Kapabilitas Masa Depan / Empowering People, Developing Future Capabilities




 memperoleh talenta yang profesional, berintegritas, serta           professional, integrity-driven talent aligned with its business
 selaras dengan kebutuhan bisnis dan budaya perusahaan. Di           needs and corporate culture. Meanwhile, employee
 sisi lain, pengelolaan pergantian karyawan dilakukan secara         turnover management is carried out on an ongoing basis
 berkesinambungan sebagai bagian dari evaluasi strategi              as part of the evaluation of human resource management
 pengelolaan SDM, guna menjaga stabilitas organisasi,                strategies, in order to maintain organizational stability,
 mendukung pengembangan karier, dan memastikan                       support career development, and ensure operational
 keberlangsungan operasional serta kinerja jangka panjang.           continuity as well as long-term performance.

 Dalam upaya mempertahankan karyawan, Perseroan                      In its efforts to retain employees, the Company implements
 menerapkan strategi retensi secara menyeluruh melalui               a comprehensive retention strategy through career
 pengelolaan      karier,  pengembangan        kapabilitas,          management, capability development, and the creation
 dan penciptaan lingkungan kerja yang mendukung                      of a work environment that supports talent sustainability.
 keberlanjutan talenta. Pada tahun 2025, salah satu inisiatif        In 2025, one of the initiatives implemented was an
 yang dijalankan adalah program beasiswa pendidikan S1               undergraduate (S1) and postgraduate (S2) education
 dan S2 bagi high potential talent, yang ditujukan untuk             scholarship program for high-potential talent, aimed at
 mendukung pengembangan akademis karyawan sekaligus                  supporting employees’ academic development while
 memperkuat kesiapan talenta jangka panjang.                         strengthening long-term talent readiness.

 Hingga 31 Desember 2025, jumlah karyawan baru yang                  As of 31 December 2025, the number of newly recruited
 direkrut tercatat sebanyak 71 orang, menurun dibandingkan           employees was recorded at 71 people, a decrease
 tahun 2024 yang mencapai 258 orang. Selain penambahan               compared to 258 people in 2024. In addition to additions
 melalui rekrutmen, terdapat pula pengurangan jumlah                 through recruitment, there was also a reduction in the
 karyawan seiring adanya pemutusan hubungan kerja                    number of employees due to terminations carried out in a
 secara wajar dan sesuai ketentuan perundang-undangan.               proper manner and in accordance with applicable laws and
 Sepanjang tahun 2025, jumlah karyawan yang meninggalkan             regulations. Throughout 2025, the number of employees
 Perseroan tercatat sebanyak 322 orang, lebih tinggi                 who left the Company totalled 322 people, higher than
 dibandingkan tahun 2024 yang berjumlah 225 orang.                   the 225 people recorded in 2024.

 Komposisi karyawan yang keluar berdasarkan gender, wilayah          The composition of departing employees by gender, work
 kerja, dan kelompok usia disajikan pada tabel berikut.              location, and age group is presented in the following table.


 Komposisi Karyawan Baru Berdasarkan Usia
 Composition of New Employees by Age Group [GRI 401-1]
             Kelompok Usia
                                               2025                               2024                            2023
               Age Group

 ≤30 tahun years                                                53                               199                           180

 31-50 tahun years                                              12                                54                             77

 ≥51 tahun years                                                 6                                 5                              6

 Jumlah Total                                                   71                               258                           263




 Komposisi Karyawan Baru Berdasarkan Jenis Kelamin
 Composition of New Employees by Gender [GRI 401-1]
             Jenis Kelamin
                                              2025                                2024                            2023
                Gender

 Pria Male                                                      52                               196                           188

 Wanita Female                                                  19                                62                             75

 Jumlah Total                                                   71                               258                           263




138             PT Mandiri Tunas Finance
                Laporan Keberlanjutan 2025
Page 140
Sustaining Progress, Empowering the Future                                                                                                           www.mtf.co.id




Komposisi Karyawan Baru Berdasarkan Wilayah Kerja Tahun
Composition of New Employees by Work Location [GRI 401-1]
              Wilayah Kerja
                                                                   2025                                          2024                                    2023
               Work Area

 Kantor Pusat Head Office                                                                38                                           74                             119

 Kantor di Daerah Regional Offices                                                       33                                       184                                144

 Jumlah Total                                                                            71                                       258                                263




Komposisi Karyawan Meninggalkan Perseroan Berdasarkan Usia
Composition of Employees Leaving the Company by Age Group [GRI 401-1]
             Kelompok Usia
                                                                   2025                                          2024                                    2023
               Age Group

 < 30 Tahun
                                                                                        105                                           78                              54
 < 30 Years

 31 - 50 Tahun
                                                                                        193                                       132                                204
 31 - 50 Years

 > 51 Tahun
                                                                                         24                                           15                               6
 > 51 Years

 Jumlah Total                                                                           322                                       225                                266




Komposisi Karyawan Meninggalkan Perseroan Berdasarkan Jenis Kelamin
Composition of Employees Leaving the Company by Gender [GRI 401-1]
              Jenis Kelamin
                                                                  2025                                           2024                                   2023
                 Gender

 Pria Male                                                                               233                                     176                                 210

 Wanita Female                                                                            89                                      49                                  56

 Jumlah Total                                                                            322                                     225                                 266




Komposisi Karyawan Meninggalkan Perseroaan Berdasarkan Wilayah Kerja
Composition of Employees Leaving the Company by Work Location [GRI 401-1]
              Wilayah Kerja
                                                                   2025                                         2024                                   2023
               Work Area

 Kantor Pusat
                                                                                          76                                     44                                   44
 Head Office

 Kantor di Daerah*
                                                                                         246                                    181                                  222
 Regional Offices

 Jumlah Total                                                                            322                                    225                                  266

*) Kantor di Daerah meliputi Kantor Cabang dan Kantor Satelit | Regional offices include Branch Offices and Satellite Offices




                                                                                                                                      PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                                                       Sustainability Report 2025    139
Page 141
            Memberdayakan Insan Menumbuhkan Kapabilitas Masa Depan / Empowering People, Developing Future Capabilities




 Tingkat Perputaran Karyawan
 Employee Turnover
                                                                                                       Pertumbuhan
                                                                                                          Growth
                      Perihal
                                                 2025           2024          2023                      2025 -2024
                     Description
                                                                                             Jumlah Orang        Persentase
                                                                                            Number of persons    Percentage
 Jumlah Karyawan
                                                        3.378      3.321         3.295                     57             1,7%
 Total employees
 Rekrutmen Karyawan Baru
                                                          71           258           263                 -187           -72,5%
 New Employees
 Karyawan yang Berakhir Hubungan Kerjanya
                                                          77            44            45                   33           75,0%
 Employees Whose Employment Has Ended
 Mengundurkan Diri
                                                         231           172           219                   59           34,3%
 Resign
 Memasuki Masa Pensiun
                                                          14             9             2                    5           55,6%
 Entering Retirement
 Jumlah Karyawan Keluar
                                                         322           225           266                   97           43,1%
 Number of Employees Leaving
 Jumlah Karyawan Akhir Tahun
                                                        3.142      3.384         3.328                   -242            -7,2%
 Total employees end of year
 Tingkat Perputaran Karyawan (%)                                                                                              -
                                                        10,25          6,65          7,99                   4
 Employee Turnover




140          PT Mandiri Tunas Finance
             Laporan Keberlanjutan 2025
Page 142
Sustaining Progress, Empowering the Future                                                             www.mtf.co.id




Pelatihan dan Pengembangan Kompetensi
Training and Competency Development


Pengembangan kompetensi karyawan merupakan                  Employee competency development is a key factor in
faktor penting untuk memperkuat daya saing perusahaan       strengthening the Company’s competitiveness while
sekaligus menjaga keberlanjutan usaha di tengah dinamika    ensuring business sustainability amid continuously evolving
industri yang terus berubah. Melalui program pelatihan      industry dynamics. Through well-planned, structured, and
dan pengembangan yang terencana, terstruktur, dan           sustainable training and development programs, the
berkelanjutan, Perseroan berupaya memastikan setiap         Company strives to ensure that every employee possesses
karyawan memiliki pengetahuan, keterampilan, dan            the knowledge, skills, and capabilities aligned with current
kapabilitas yang selaras dengan kebutuhan bisnis, baik      and future business needs.
saat ini maupun ke depan.

Upaya pengembangan tersebut tidak hanya diarahkan           These development efforts are directed not only toward
pada peningkatan kinerja individu, tetapi juga pada         improving individual performance, but also toward
penguatan kapasitas organisasi secara menyeluruh.           strengthening organizational capacity as a whole. By
Dengan mengintegrasikan pengembangan kompetensi             integrating competency development into its human
ke dalam strategi sumber daya manusia, Perseroan            resource strategy, the Company fosters the creation
mendorong terbentuknya insan yang adaptif, profesional,     of adaptive, professional individuals who are prepared
dan siap menghadapi tantangan, sehingga turut               to face challenges, thereby supporting the sustainable
mendukung pencapaian tujuan perusahaan secara               achievement of corporate objectives.
berkesinambungan.

Sebagai wujud komitmen tersebut, Perseroan secara           As a manifestation of this commitment, the Company
konsisten menyelenggarakan berbagai program pelatihan       consistently organizes various training programs tailored
yang disesuaikan dengan kebutuhan kompetensi pada           to the competency needs of each function and position
setiap fungsi dan jenjang jabatan. Program pelatihan        level. The training programs provided encompass technical
yang diberikan mencakup pengembangan kompetensi             competency development, leadership development,
teknis, pengembangan kepemimpinan, kepatuhan, serta         compliance, and the enhancement of other supporting
peningkatan kapasitas pendukung lainnya.                    capabilities.

Pada tahun 2025, Perseroan telah memberikan berbagai        In 2025, the Company delivered various types of training,
jenis pelatihan di antaranya sebagai berikut: [GRI 404-2]   including the following: [GRI 404-2]
1. Leadership                                               1. Leadership
2. Regulasi dan Kepatuhan                                   2. Regulation and Compliance
3. Risk Management, GRC & Business Continuity               3. Risk Management, GRC, and Business Continuity
4. Anti-Fraud, AML/CFT & Anti-Scam Awareness                4. Anti-Fraud, AML/CFT, and Anti-Scam Awareness
5. Digital & Data (AI, Analytics, IT Security, ISO 27001)   5. Digital and Data (AI, Analytics, IT Security, ISO 27001)
6. Sales, Marketing & Customer Experience                   6. Sales, Marketing, and Customer Experience
7. Credit Academy                                           7. Credit Academy
8. Product Knowledge & Internal Business Process            8. Product Knowledge and Internal Business Processes
9. Sustainability / ESG & Keuangan Berkelanjutan            9. Sustainability / ESG and Sustainable Finance
10. Personal Development & Well-being                       10. Personal Development and Well-being

Adapun selama tahun 2025, Perseroan telah memberikan        Throughout 2025, the Company delivered a total of
total jam pelatihan hingga 159.896 jam dengan rata-         159.896 training hours, with an average of 50,89 training
rata 50,89 jam per karyawan. Angka tersebut meningkat       hours per employee. This figure increased significantly
cukup signifikan dari tahun sebelumnya sebesar 41,70 jam    from the previous year’s average of 41.70 hours per
per karyawan, dan peningkatan ini tetap dapat dicapai       employee. The increase was achieved despite a decrease
meskipun total biaya pelatihan karyawan pada tahun 2025     in total employee training costs in 2025 compared to the
mengalami penurunan dibandingkan periode sebelumnya.        prior period. This demonstrates the Company’s improved
Hal ini menunjukkan bahwa Perseroan semakin                 optimization of competency development effectiveness
mengoptimalkan efektivitas program pengembangan             through more efficient and well-targeted training
kompetensi melalui strategi pelatihan yang lebih efisien    strategies.
dan tepat sasaran.



                                                                                        PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                         Sustainability Report 2025    141
Page 143
                   Memberdayakan Insan Menumbuhkan Kapabilitas Masa Depan / Empowering People, Developing Future Capabilities




Jam Pelatihan dan Pendidikan
Training and Education Hours [OJK F.22][GRI 404-1]

                                         2025                                                 2024                                                       2023

  Keterangan                      Jumlah                       Rata-                   Jumlah                          Rata-                  Jumlah
                     Jumlah                      Total Jam                                            Total Jam                                              Total Jam      Rata-rata Jam
                                 Karyawan                    rata Jam     Jumlah      Karyawan                       rata Jam   Jumlah       Karyawan
                    Karyawan                     Pelatihan                                            Pelatihan                                              Pelatihan      Pelatihan Per
                                 yang ikut                   Pelatihan   Karyawan     yang ikut                      Pelatihan Karyawan      yang ikut
                                                                                                                                                                             Karyawan
                                 Pelatihan                      Per                   Pelatihan                         Per                  Pelatihan
                                                             Karyawan                                                Karyawan
                                 Number of                    Average                 Number of                       Average                Number of
                      Total                         Total                                               Total                                                  Total           Average
  Description                    Employees                    Training     Total      Employees                       Training   Total       Employees
                    Employees                     Training                                            Training                                               Training       Training Hours
                                Participating                Hours per   Employees   Participating                   Hours per Employees    Participating
                                                   Hours                                               Hours                                                  Hours         per Employee
                                 in Training                 Employee                 in Training                    Employee                in Training
                                                                    Berdasarkan Jenis Kelamin | Based on Gender
 Perempuan
                          982            982        65.655       66,86       1.036          1.025        55.936           54,6      1.022          1.013        61.787               60,99
 Female
 Laki-laki
                        2.160          2.156        94.241       43,63       2.333          2.253        85.183           37,8      2.341          2.288      152.101                66,47
 Male
                                                              Berdasarkan Kategori Jabatan | Based on Position Category
 Komisaris
                            3                3         147          49           4                4        154             39           3                3         21                    7
 Commissioner
 Komite
                            4                4         159       39,75           -                -              -           -          -                -              -                    -
 Committee


 Direktur, Chief
                            6                6         450          75           7                7        474             68           6                6        132                   22
 Director, Chief


 Kepala Divisi/
 Kepala
 Wilayah,
 Deputi
 Kepala Divisi/
 Deputi Kepala
 Wilayah
                           45              43        1.039       24,16          46             45         1.279            28         333              33        1.695                51,3
 Head of
 Division/Head
 of Region.
 Deputy Head
 of Division/
 Deputy Head
 of Region
 Kepala
 Departemen,
 Kepala
 Cabang, Area
 Manager
 Division Head
 / Regional
 Head, Deputy
                          285            285        12.938       45,40         307            306        10.190            33         295            269         4.713               17,25
 Division Head
 / Deputy
 Regional
 Head
 Department
 Head, Branch
 Head, Area
 Manager
 Supervisor
                        1.214          1.212        70.086       57,83       1.280          1.254        66.908            53       1.231          1.330      137.820                103,6
 Supervisor
 Staff
                        1.585          1.585        75.077       47,37       1.725          1.662        64.522            39       1.776          1.669        69.508               41,64
 Officer




 2024                 50,89                         Rata-rata jam pelatihan per karyawan, meningkat 		
                                                                                                      22,04%
                                                 Average training hours per employee, an increase of 		
                                                                                                                                 dari tahun sebelumnya.
                                                                                                                                  compared to the previous year         2025
                      jam/hours

 Selain pendidikan dan pelatihan bagi karyawan aktif,                                         In addition to education and training for active employees,
 Perseroan juga menyediakan program pelatihan bagi                                            the Company also provides training programs for
 karyawan yang mendekati usia pensiun sebagai bagian dari                                     employees approaching retirement age as part of its
 bantuan peralihan. Program ini dirancang untuk membekali                                     transition assistance. This program is designed to equip
 karyawan dengan pengetahuan dan keterampilan agar                                            employees with the knowledge and skills needed to
 tetap produktif dan memiliki kesiapan yang lebih baik                                        remain productive and to be better prepared for the
 dalam memasuki masa pensiun. [GRI 404-2]                                                     transition into retirement. [GRI 404-2]



142                PT Mandiri Tunas Finance
                   Laporan Keberlanjutan 2025
Page 144
Sustaining Progress, Empowering the Future                                                                                     www.mtf.co.id




Pelatihan Menjelang Pensiun Tahun 2025
Pre-Retirement Training in 2025
 Materi Pelatihan                  Tujuan                    Waktu / Tempat                 Syarat Peserta                      Jumlah Peserta
  Training Topics                 Objectives                  Date / Place             Participant Requirement                  Total participants
                    Menavigasi perubahan identitas baru,
                                                                                 • Berusia 54 tahun (2 tahun sebelum
                    mempersiapkan pengetahuan dan
                                                                                   pensiun)
                    keterampilan karyawan menjelang
                                                                                 • Masa kerja 10 tahun
                    masa pensiun, memberi pengetahuan
                                                                                 • Bukan merupakan karyawan
                    mengenai keterampilan yang
Program Masa                                                                       penugasan Bank Mandiri                 18 peserta
                    dibutuhkan untuk berwirausaha.         Juli 2025 / Jakarta
Persiapan Pensiun                                                                • Aged 54 years (2 years prior to        18 participants
                    Navigating changes in personal
                                                                                   retirement)
                    identity, preparing employees’
                                                                                 • Length of service: 10 years
                    knowledge and skills ahead of
                                                                                 • Not an employee on assignment
                    retirement, and providing knowledge
                                                                                   from Bank Mandiri
                    on practical skills.



Untuk mendukung seluruh program pengembangan                                 To support all competency development programs, the
kompetensi tersebut, Perseroan mengalokasikan dana                           Company allocated funds amounting to IDR 12.78 billion
sebesar Rp12,78 miliar pada tahun 2025. Jumlah ini                           in 2025. This amount decreased compared to the previous
mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya                            year, which totalled IDR 21.13 billion.
yang mencapai Rp21,13 miliar.



Biaya Pendidikan dan Pelatihan
Education and Training Cost [GRI 404-1]
           Tahun Year                                      Biaya Pendidikan dan Pelatihan (Rp) Education and Training Cost
                           2025                                                                                                        12.781.493.819
                           2024                                                                                                        21.127.551.469
                           2023                                                                                                        24.553.791.515




Penilaian Karyawan dan Jenjang Karier
Employee Performance Assessment And Career Paths

Sistem penilaian kinerja karyawan diterapkan secara                          The employee performance appraisal system is implemented
objektif dan terstruktur sebagai dasar pengelolaan                           in an objective and structured manner as the basis for
sumber daya manusia serta pengembangan karier.                               human resource management and career development.
Evaluasi dilakukan secara berkala dengan mengacu pada                        Evaluations are conducted periodically by referring to the
pencapaian target kerja, kompetensi, serta perilaku kerja                    achievement of work targets, competencies, and work
yang sejalan dengan nilai serta budaya perusahaan.                           behaviour that are aligned with the Company’s values and
Melalui mekanisme ini, Perseroan memastikan setiap                           culture. Through this mechanism, the Company ensures
karyawan dinilai secara adil dan transparan.                                 that every employee is assessed fairly and transparently.

Hasil penilaian kinerja kemudian digunakan sebagai                           The results of performance assessments are then used
acuan dalam penyusunan rencana pengembangan karier,                          as a reference for the preparation of career development
pemberian promosi, serta pengembangan kompetensi.                            plans, the granting of promotions, and competency
Perseroan menyediakan jalur karier yang jelas dan                            development. The Company provides clear and open
terbuka bagi seluruh karyawan, disertai kesempatan                           career paths for all employees, accompanied by equal
yang setara untuk berkembang berdasarkan kinerja,                            opportunities for growth based on performance, individual
potensi, dan kesiapan individu. Pendekatan ini diharapkan                    potential, and readiness. This approach is expected to
dapat meningkatkan motivasi, performa, serta loyalitas                       enhance employee motivation, performance, and loyalty,
karyawan, sekaligus menjaga ketersediaan talenta yang                        while ensuring the sustainable availability of talent to
berkesinambungan guna mendukung pertumbuhan dan                              support business growth and sustainability.
keberlanjutan usaha.

Pada tahun pelaporan, penilaian kinerja telah dilaksanakan                   During the reporting year, performance assessments were
untuk seluruh karyawan (100%). Berdasarkan hasil                             conducted for all employees (100%). Based on the results,

                                                                                                             PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                                 Sustainability Report 2025     143
Page 145
           Memberdayakan Insan Menumbuhkan Kapabilitas Masa Depan / Empowering People, Developing Future Capabilities




 tersebut, tercatat sebanyak 21 karyawan memperoleh                21 employees received promotions, 1,753 employees
 promosi, 1.753 karyawan menjalani rotasi atau mutasi,             underwent rotation or transfer, and 4 employees received
 dan 4 karyawan menerima demosi. Data ini menunjukkan              demotions. These data demonstrate the implementation
 penerapan sistem pengelolaan kinerja yang transparan,             of a transparent, objective, and merit-based performance
 objektif, dan berbasis prestasi, serta menjadi bagian dari        management system, and became part of the Company’s
 upaya Perseroan dalam mengelola pengembangan karier               efforts to manage career development in a consistent and
 secara konsisten dan berkelanjutan.                               sustainable manner.


 Penilaian Kinerja dan Pengembangan Karier
 Performance Evaluation and Career Development [OJK F.22][GRI 404-3]
                                                                 Hasil Penilaian dan Relevansi Pengembangan Karir (Orang)
  Tahun   Jumlah Karyawan yang Mendapatkan Peninjauan           Assessment Results and Career Development Relevance (Persons)
   Year       Number of Employees Receiving a Review         Promosi                   Rotasi/Mutasi                   Demosi
                                                            Promotion                 Rotation / Transfer             Demotion
   2025                                         1.018                       21                              1.753                4
   2024                                         1.668                      154                              1.512                2
   2023                                         2.193                      134                              2.053                6




 Kepuasan dan Keterikatan Karyawan
 Employee Satisfaction and Engagement

 Karyawan dipandang sebagai salah satu pemangku                    Employees are regarded as one of the Company’s
 kepentingan strategis yang berperan penting dalam                 strategic stakeholders who play an important role in
 mendukung pertumbuhan dan keberlanjutan bisnis.                   supporting business growth and sustainability. As part of
 Sebagai bagian dari evaluasi berkelanjutan dalam                  ongoing evaluation in human resource management, an
 pengelolaan sumber daya manusia, survei kepuasan                  employee satisfaction and engagement survey (Employee
 dan keterikatan karyawan (Employee Satisfaction Index)            Satisfaction Index) is conducted annually. This survey aims
 dilaksanakan secara rutin setiap tahun. Survei ini dilakukan      to assess employees’ comfort levels, engagement, and
 untuk memahami tingkat kenyamanan, keterlibatan, serta            expectations regarding the work environment, and serves
 ekspektasi karyawan terhadap lingkungan kerja, sehingga           as the basis for developing more targeted improvement
 menjadi dasar bagi penyusunan langkah perbaikan yang              initiatives.
 lebih tepat sasaran.

 Pada tahun 2025, hasil pengukuran Employee Satisfaction           In 2025, the Employee Satisfaction Index reached 85%.
 Index mencapai 85%. Meskipun angka tersebut mengalami             Although this figure declined slightly compared to the
 penurunan dibandingkan capaian tahun 2024 yang berada             2024 level of 86%, it still reflects a generally positive
 pada level 86%, hasil ini masih menggambarkan tingkat             level of employee satisfaction. The survey results
 kepuasan yang cukup baik secara keseluruhan. Survei               provide important input for designing continuous quality
 tersebut menjadi masukan penting dalam merancang                  improvement and enhancement programs within the
 berbagai program peningkatan kualitas dan perbaikan               Company.
 secara berkelanjutan di Perseroan.

 Perseroan berkomitmen untuk menindaklanjuti hasil survei          The Company is committed to following up on the survey
 melalui pengembangan kompetensi, perbaikan fasilitas              results through competency development initiatives,
 dan ekosistem kerja, serta penguatan komunikasi internal.         improvements to facilities and the work ecosystem, and
 Upaya ini dilakukan untuk memastikan terciptanya suasana          the strengthening of internal communication. These efforts
 kerja yang lebih kondusif, inklusif, dan produktif bagi           aim to create a more conducive, inclusive, and productive
 seluruh karyawan.                                                 work environment for all employees.




144         PT Mandiri Tunas Finance
            Laporan Keberlanjutan 2025
Page 146
Sustaining Progress, Empowering the Future                                                               www.mtf.co.id




Keselamatan dan Kesehatan Kerja
Occupational Health and Safety [OJK F.21]

Keselamatan dan kesehatan kerja merupakan hal penting        Occupational Health and Safety (OHS) is a critical priority
dan menjadi perhatian Perseroan dalam menciptakan            for the Company in fostering a safe and productive
lingkungan kerja yang aman dan produktif. Oleh karena        working environment. Mandiri Tunas Finance is
itu, Mandiri Tunas Finance berkomitmen untuk memastikan      committed to ensuring employee protection through the
perlindungan terhadap karyawan melalui penerapan             implementation of policies, operational practices, and
ketentuan, praktik operasional, serta penguatan budaya       the strengthening of a safety culture that supports the
keselamatan kerja yang mendukung pencegahan                  prevention of workplace accidents, occupational illnesses,
kecelakaan kerja, kesehatan kerja, dan kesiapsiagaan         and preparedness in responding to emergency situations.
dalam menghadapi kondisi darurat.

Sejalan dengan komitmen tersebut, Perseroan menerapkan       In line with this commitment, the Company implements
Business Continuity Management (BCM) sebagai bagian          Business Continuity Management (BCM) as part of its
dari pengelolaan risiko operasional untuk memastikan         operational risk management framework to ensure the
keberlangsungan proses bisnis dan layanan Perusahaan         continuity of business processes and services during
dalam menghadapi gangguan, krisis, maupun kondisi            disruptions, crises, or emergency conditions. The
darurat. Penerapan BCM diatur secara formal melalui          implementation of BCM is formally governed under SOP
SOP No. 03/PGN/22/2024 tentang Business Continuity           No. 03/PGN/22/2024 concerning Business Continuity
Management (BCM), yang menjadi pedoman dalam                 Management (BCM), which serves as a guideline for
perencanaan, kesiapsiagaan, respons, dan pemulihan           planning, preparedness, response, and operational
operasional di kantor pusat maupun kantor cabang.            recovery at both the head office and branch offices.

Pengelolaan Business Continuity Management (BCM)             Business Continuity Management (BCM) Governance
Kerangka BCM Perseroan mencakup pengelolaan risiko           The Company’s BCM framework encompasses risk
dan kesiapan organisasi dalam menghadapi berbagai            management and organizational readiness in addressing
skenario gangguan operasional, baik yang bersumber           various operational disruption scenarios, whether arising
dari bencana alam, gangguan non-alam, maupun kondisi         from natural disasters, non-natural events, or other
darurat lainnya. Pengelolaan BCM tersebut antara lain        emergency situations. The management of BCM includes
meliputi:                                                    the following components:
1. Crisis and Emergency Response Plan                        1. Crisis and Emergency Response Plan
     Perseroan menerapkan Crisis and Emergency                    The Company has established a Crisis and Emergency
     Response Plan sebagai pedoman dalam penanganan               Response Plan as a guideline for handling crisis and
     kondisi krisis dan keadaan darurat yang berpotensi           emergency situations that may impact employee
     berdampak terhadap keselamatan karyawan, aset,               safety, assets, and business continuity. This plan
     serta kelangsungan operasional Perusahaan. Rencana           regulates decision-making mechanisms, reporting
     ini mengatur mekanisme pengambilan keputusan,                lines, command structures, and emergency response
     alur pelaporan, struktur komando, serta prosedur             procedures, including evacuation protocols, area
     respons darurat, termasuk evakuasi, pengamanan               security measures, and internal communication
     area, dan komunikasi internal, guna memastikan               processes, to ensure a swift, coordinated, and
     respons yang cepat, terkoordinasi, dan terstruktur.          structured response.

2.   Crisis and Emergency Response Team                      2.   Crisis and Emergency Response Team
     Untuk mendukung efektivitas pelaksanaan rencana              To ensure effective implementation of the plan, the
     tersebut, Perseroan membentuk Crisis and Emergency           Company has formed a Crisis and Emergency Response
     Response Team sebagai struktur organisasi yang               Team responsible for coordinating and executing
     bertanggung jawab atas koordinasi dan pelaksanaan            response measures during crisis and emergency
     respons pada saat terjadi krisis dan keadaan darurat.        situations. The team performs control and risk mitigation
     Tim ini menjalankan fungsi pengendalian dan mitigasi         functions, including risks related to occupational
     risiko, termasuk risiko terhadap keselamatan dan             health and safety, in accordance with the roles and
     kesehatan kerja, sesuai dengan peran dan tanggung            responsibilities defined within the BCM framework.
     jawab yang telah ditetapkan dalam kerangka BCM.




                                                                                          PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                           Sustainability Report 2025    145
Page 147
            Memberdayakan Insan Menumbuhkan Kapabilitas Masa Depan / Empowering People, Developing Future Capabilities




 3.   Disaster Recovery Plan (DRP) dan Emergency                 3.   Disaster Recovery Plan (DRP) and Emergency
      Response Plan (ERP)                                             Response Plan (ERP)
      Sebagai bagian dari kerangka BCM, Perseroan                     As part of the BCM framework, the Company
      secara konsisten menjalankan rencana pemulihan                  consistently implements operational recovery
      operasional dan respons darurat untuk memastikan                and emergency response plans to ensure service
      keberlangsungan layanan dan pemulihan proses                    continuity and the restoration of critical business
      bisnis kritikal. Rencana ini mencakup dukungan                  processes. These plans include infrastructure support,
      infrastruktur, sistem informasi, serta koordinasi lintas        information systems recovery, and cross-functional
      fungsi dalam menghadapi gangguan operasional.                   coordination in managing operational disruptions

 4. Risk Threat Assessment (RTA) dan Business Impact             4.   Risk Threat Assessment (RTA) and Business Impact
    Analysis (BIA)                                                    Analysis (BIA)
    Perseroan secara berkala melakukan identifikasi dan               The Company periodically conducts identification and
    evaluasi terhadap potensi risiko gangguan operasional             evaluation of potential operational disruption risks
    melalui Risk Threat Assessment serta analisis dampak              through Risk Threat Assessments, as well as assessments
    gangguan terhadap proses bisnis kritikal melalui                  of potential impacts on critical business processes
    Business Impact Analysis. Hasil asesmen tersebut                  through Business Impact Analysis. The results of
    digunakan sebagai dasar dalam penetapan prioritas                 these assessments serve as the basis for determining
    mitigasi dan strategi pemulihan.                                  mitigation priorities and recovery strategies.

 5. Business Continuity Exercise dan Awareness                   5.   Business Continuity Exercises and Awareness
    Program                                                           Programs
    Dalam rangka meningkatkan kesiapsiagaan organisasi                To enhance organizational preparedness and
    serta memperkuat budaya keselamatan dan kesehatan                 strengthen the occupational health and safety culture,
    kerja, Perseroan secara berkala melaksanakan Business             the Company regularly conducts Business Continuity
    Continuity Exercise yang mencakup berbagai bentuk                 Exercises, which include various forms of simulation
    simulasi dan pengujian kesiapan, antara lain Call Tree            and readiness testing such as Call Tree Exercises,
    Exercise, Table Top Exercise, serta Alternate Site                Table Top Exercises, and Alternate Site Testing. Table
    Testing. Table Top Exercise dilakukan untuk menguji               Top Exercises are conducted to assess decision-
    kesiapan pengambilan keputusan, alur pelaporan,                   making readiness, reporting lines, cross-functional
    koordinasi lintas fungsi, serta efektivitas prosedur              coordination, and the effectiveness of crisis and
    respons krisis dan darurat melalui simulasi berbasis              emergency response procedures through scenario-
    skenario. Sementara itu, Alternate Site Testing                   based simulations. Meanwhile, Alternate Site Testing
    dilaksanakan untuk memastikan kesiapan lokasi kerja               is performed to ensure the readiness of alternative
    alternatif dalam mendukung keselamatan karyawan                   work locations in supporting employee safety and
    dan keberlangsungan operasional apabila lokasi                    operational continuity when primary locations cannot
    utama tidak dapat digunakan akibat kondisi darurat.               be utilized due to emergency conditions.

      Selain itu, Perseroan juga melaksanakan program                 In addition, the Company conducts periodic
      sosialisasi dan refresher knowledge secara berkala              awareness programs and refresher training sessions
      guna meningkatkan pemahaman karyawan terhadap                   to improve employees’ understanding of their roles,
      peran, tanggung jawab, serta prosedur keselamatan               responsibilities, and safety and emergency response
      dan respons darurat sesuai dengan ketentuan BCM                 procedures in accordance with applicable BCM
      yang berlaku.                                                   provisions.

 Sementara itu, Business Continuity Plan (BCP) adalah suatu      Meanwhile, a Business Continuity Plan (BCP) is a structured
 perencanaan yang difokuskan untuk mempertahankan                plan focused on maintaining the continuity of business
 kelangsungan fungsi bisnis saat terjadi gangguan kritis         functions during critical disruptions caused by natural or
 yang disebabkan oleh bencana alam atau yang dibuat              human-induced disasters that may result in losses. The
 manusia yang berpotensi menyebabkan kerugian                    objective is to minimize the impact of such disruptions and
 sehingga dapat meminimalkan efek gangguan dan untuk             enable business operations to continue effectively.
 memungkinkan bisnis terus berlangsung.

 Sebagai bagian dari upaya menjaga ketangguhan                   As part of efforts to maintain operational resilience
 operasional dan keselamatan seluruh insan Perseroan,            and ensure the safety of all employees, the Company
 Perseroan telah menunjuk karyawan yang berkompeten              has appointed a competent employee as Head of the
 sebagai Ketua Tim Tanggap Darurat. Tim ini bertanggung          Emergency Response Team. The team is responsible



146         PT Mandiri Tunas Finance
            Laporan Keberlanjutan 2025
Page 148
Sustaining Progress, Empowering the Future                                                                 www.mtf.co.id




jawab untuk memastikan seluruh peralatan dan prosedur          for ensuring that all disaster response equipment and
dalam penanganan kejadian bencana, proses evakuasi,            procedures, evacuation processes, and operational
hingga keberlanjutan operasional dapat berjalan dengan         continuity measures function effectively and in accordance
baik dan sesuai standar. Di tingkat cabang, langkah            with established standards. At the branch level, risk
mitigasi risiko diperkuat melalui prosedur deklarasi apabila   mitigation measures are reinforced through formal disaster
terjadi bencana. Perseroan juga memastikan kesiapan            declaration procedures in the event of an incident. The
sarana keselamatan dengan melakukan pemeriksaan rutin          Company also ensures the readiness of safety facilities
terhadap Alat Pemadam Api Ringan (APAR) minimal dua            by conducting regular inspections of fire extinguishers at
kali dalam satu tahun, guna memastikan fungsinya dalam         least twice annually to ensure proper functionality during
keadaan darurat.                                               emergencies.

Sepanjang tahun 2025, Perseroan tidak mencatat adanya          Throughout 2025, the Company recorded no operational
kejadian gangguan operasional yang disebabkan oleh             disruptions caused by non-natural disasters within its
nonbencana alam di lingkungan operasional Perusahaan.          operational environment. This reflects the effectiveness
Kondisi ini mencerminkan efektivitas penerapan langkah-        of risk prevention measures and consistent emergency
langkah pencegahan risiko serta kesiapsiagaan dalam            preparedness across all business units. In line with this,
menghadapi kondisi darurat yang dijalankan secara              within the Occupational Health and Safety aspect, the
konsisten di seluruh unit kerja. Sejalan dengan hal            Company reported no workplace accidents or occupational
tersebut, dalam aspek Kesehatan dan Keselamatan Kerja          illnesses during the reporting period.
(K3), Perseroan juga tidak mencatat adanya kejadian
kecelakaan kerja maupun penyakit akibat kerja selama
periode pelaporan.

Pada periode yang sama, Perseroan secara konsisten             During the same period, the Company consistently
melakukan pemantauan dan evaluasi atas efektivitas             monitored and evaluated the effectiveness of its Business
penerapan BCM serta praktik keselamatan kerja yang             Continuity Management implementation and integrated
terintegrasi dalam aktivitas operasional. Upaya tersebut       safety practices within operational activities. These efforts
dilakukan untuk memastikan kesiapan organisasi dalam           are undertaken to ensure organizational readiness in facing
menghadapi potensi gangguan, memitigasi risiko                 potential disruptions, mitigating occupational safety risks,
keselamatan kerja, serta menjaga keberlangsungan               and maintaining sustainable operational continuity.
operasional Perusahaan secara berkelanjutan.


Kegiatan dan Pelatihan K3
OHS Activities and Training
Sebagai wujud tanggung jawab dalam menjamin                    As part of its responsibility to ensure occupational health
keselamatan dan kesehatan kerja, Perseroan membentuk           and safety, the Company has established a committee
komite yang beranggotakan manajemen dan karyawan               comprising management and employees from various
dari berbagai jenjang untuk mengelola aspek keselamatan        levels to manage workplace safety aspects. The committee
kerja di lingkungan perusahaan. Komite ini bertugas            is tasked with increasing employee awareness of workplace
meningkatkan kesadaran karyawan mengenai pentingnya            safety and ensuring preparedness for potential emergency
keselamatan kerja serta memastikan kesiapsiagaan dalam         situations.
menghadapi potensi keadaan darurat.

Sepanjang tahun pelaporan, perusahaan bekerja sama             Throughout the reporting year, the Company collaborated
dengan pihak ketiga untuk menyelenggarakan berbagai            with third parties to conduct various training activities,
agenda pelatihan, termasuk uji coba keadaan darurat            including emergency simulations such as earthquake and
seperti simulasi evakuasi gempa dan kebakaran. Kegiatan        fire evacuation drills. These activities aim to ensure that all
ini dilakukan untuk memastikan bahwa seluruh karyawan          employees understand safety procedures and are able to
memahami prosedur keselamatan dan mampu mengambil              take appropriate actions during emergency situations at
langkah tepat pada saat menghadapi kondisi darurat di          the head office, regional offices, and branch offices.
gedung baik di kantor pusat, kantor wilayah dan kantor
cabang.




                                                                                            PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                             Sustainability Report 2025    147
Page 149
            Memberdayakan Insan Menumbuhkan Kapabilitas Masa Depan / Empowering People, Developing Future Capabilities




 Fasilitas dan Jaminan Kesehatan
 Health Facilities and Coverage

 Perseroan menyediakan fasilitas dan jaminan kesehatan            The Company provides comprehensive health facilities
 yang komprehensif bagi seluruh karyawan. Jaminan                 and insurance coverage for all employees. Health and
 kesehatan dan kecelakaan kerja dilaksanakan melalui              work accident insurance is provided through BP Jamsostek
 program BP Jamsostek dengan nomor kepesertaan                    under membership number (NPP) JJ003582 and BPJS
 (NPP) JJ003582 dan BPJS Kesehatan dengan nomor                   Kesehatan under membership number 01144187. In
 kepesertaan 01144187. Selain program wajib tersebut,             addition to these mandatory programs, the Company also
 Perseroan juga menyediakan fasilitas tambahan melalui            offers supplementary coverage through Sunday health
 asuransi kesehatan Sunday. Pemeriksaan kesehatan                 insurance. Medical check-ups are conducted annually for
 juga dilakukan 1 tahun sekali melalui program medical            employees in certain categories.
 checkup untuk karyawan dengan kategori tertentu.

 Melalui tim Human Capital, Perseroan memberikan                  Through the Human Capital team, the Company provides
 pendampingan secara administrasi kepada karyawan yang            administrative assistance to employees who experience
 mengalami kecelakaan lalu lintas maupun yang memiliki            traffic accidents or have specific health conditions that
 kondisi kesehatan tertentu yang dapat menyebabkan                may pose risks while working. This support ensures that
 kecelakaan saat bekerja. Pendampingan ini bertujuan              employees receive optimal protection and care, enabling
 memastikan bahwa seluruh karyawan memperoleh                     them to perform their duties safely and comfortably.
 perlindungan dan penanganan yang optimal sehingga
 dapat menjalankan tugas dengan aman dan nyaman.




 Keseimbangan Kehidupan Kerja
 Work–Life Balance

 Keseimbangan antara kehidupan kerja dan kehidupan                Work–life balance is a key factor in supporting employee
 pribadi (work-life balance) merupakan faktor penting             well-being, productivity, and the sustainability of Company
 dalam mendukung kesejahteraan karyawan, produktivitas,           performance. Accordingly, the Company continues
 serta keberlanjutan kinerja perusahaan. Sejalan dengan           to foster a conducive work environment through the
 hal tersebut, Perseroan terus membangun lingkungan               provision of an Employee Assistance Program (EAP) in the
 kerja yang kondusif melalui penyediaan Employee                  form of counselling services, as well as Employee Well-
 Assistance Program (EAP) berupa layanan konseling, serta         Being programs covering social, financial, physical, and
 program Employee Well-Being yang mencakup aspek                  mental aspects.
 sosial, finansial, fisik, dan mental.

 Perseroan juga secara aktif memfasilitasi berbagai cabang        The Company also actively facilitates various sports and
 olahraga dan minat karyawan, antara lain lari, bulu              employee interest activities, including running, badminton,
 tangkis, futsal, mini soccer, tenis, bola basket, e-sport,       futsal, mini soccer, tennis, basketball, e-sports, and zumba.
 serta zumba. Inisiatif ini merupakan bagian dari upaya           These initiatives form part of the Company’s efforts to
 Perseroan dalam mendorong keseimbangan kehidupan                 promote work–life balance, improve physical health, and
 kerja, meningkatkan kesehatan fisik, serta memperkuat            strengthen social interaction among employees outside of
 interaksi sosial antar karyawan di luar aktivitas operasional.   operational activities.

 Perseroan turut memberikan ruang bagi pengembangan               In addition, the Company provides space for employees’
 spiritual dan keseimbangan batin karyawan melalui                spiritual development and inner balance through religious
 kegiatan keagamaan dan kerohanian, seperti pengajian             and spiritual activities, such as regular religious gatherings,
 rutin, perayaan hari besar keagamaan, serta pembinaan            celebrations of religious holidays, and interfaith community
 komunitas lintas agama. Seluruh program tersebut                 development. All of these programs are integral to creating
 menjadi bagian integral dalam menciptakan lingkungan             an inclusive, healthy, and sustainable work environment.
 kerja yang inklusif, sehat, dan berkelanjutan.




148         PT Mandiri Tunas Finance
            Laporan Keberlanjutan 2025
Page 150
Sustaining Progress, Empowering the Future                                                               www.mtf.co.id




  Salurkan Hobi Bareng MTF Club
  Pursue Your Hobbies with MTF Club
  Program olahraga serta pengembangan minat dan bakat        Sports programs as well as initiatives for the
  karyawan disediakan melalui MTF Club sebagai bagian        development of employees’ interests and talents are
  dari upaya mendukung keseimbangan kehidupan kerja          provided through MTF Club as part of the Company’s
  dan menjaga kesehatan fisik maupun mental. Inisiatif       efforts to support work–life balance and maintain both
  ini menjadi wadah bagi karyawan untuk tetap aktif,         physical and mental well-being. This initiative serves
  menyalurkan minat, serta membangun kesejahteraan           as a platform for employees to stay active, pursue
  secara menyeluruh di tengah dinamika pekerjaan.            their interests, and build holistic well-being amid the
                                                             dynamics of the workplace.
  Melalui MTF Club, Perseroan mendorong penerapan
  gaya hidup sehat yang berkelanjutan, tidak hanya           Through MTF Club, the Company encourages the
  sebagai aktivitas rekreasional, tetapi juga sebagai        adoption of a sustainable healthy lifestyle—not merely
  langkah membentuk lingkungan kerja yang positif            as a recreational activity, but also as a step toward
  dan produktif. MTF Club berfungsi sebagai sarana           fostering a positive and productive work environment.
  yang memungkinkan karyawan dari berbagai unit dan          MTF Club functions as a platform that enables
  jenjang jabatan untuk berinteraksi, berkolaborasi, serta   employees from various units and position levels to
  memperkuat kebersamaan melalui kesamaan minat dan          interact, collaborate, and strengthen solidarity through
  aktivitas.                                                 shared interests and activities.

  Ragam kegiatan dalam MTF Club mencakup 13 cabang           MTF Club offers a wide range of activities, encompassing
  olahraga dan 3 cabang seni. Sehingga karyawan              13 sports disciplines and 3 arts categories. This provides
  memiliki ruang bagi karyawan untuk menyalurkan             employees with opportunities to channel their interests
  minat dan bakat melalui beragam aktivitas fisik maupun     and talents through diverse physical activities as well as
  ekspresi kreatif. Keberagaman kegiatan ini mendukung       creative expression. The diversity of activities supports
  peningkatan employee engagement, memperkuat                increased employee engagement, strengthens a sense
  semangat kebersamaan, serta berkontribusi pada             of solidarity, and contributes to the creation of a healthy,
  terciptanya budaya kerja yang sehat, inklusif, dan         inclusive, and people-oriented workplace culture across
  berorientasi pada kesejahteraan insan Perseroan secara     the Company.
  menyeluruh.



                                                                                          PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                           Sustainability Report 2025    149
Page 151
      Menciptakan Dampak Berkelanjutan untuk Masyarakat / Creating Sustainable Impact for Society




  Menciptakan
  Dampak                                                                                  Rp124
  Berkelanjutan
                                                                                                                Juta

                                                                                          Penyaluran biaya
                                                                                          pemberdayaan sosial


  untuk
                                                                                          kemasyarakatan
                                                                                          Rp124 million allocated
                                                                                          for community social



  Masyarakat
                                                                                          empowerment programs




  Creating Sustainable Impact
  for Society




  Upaya memberikan kontribusi nyata
  yang berdampak positif, berkelanjutan,
  dan selaras dengan kebutuhan
  masyarakat terus dilakukan sebagai
  bagian dari komitmen Perseroan.
  Komitmen tersebut tercermin dalam
  Pilar 3 Sustainability Beyond Financing:
  Growth in Social Impacts, yang
  berfokus pada perluasan dampak
  sosial melalui berbagai kontribusi di
  luar aspek bisnis. Inisiatif ini diarahkan
  untuk meningkatkan kesejahteraan
  masyarakat dan lingkungan, sekaligus
  mendukung pencapaian komitmen
  “Growth in Social Impacts”.

  The Company continuously strives to provide
  tangible contributions that create positive, sustainable
  impacts aligned with the needs of society as part of its
  commitment. This commitment is reflected in Pillar


                                                                                    >475
  3 – Sustainability Beyond Financing: Growth in Social
  Impacts, which focuses on expanding social impact
  through various contributions beyond business
  activities. These initiatives are directed at improving                           Penerima manfaat
  the welfare of society and the environment while                                  kegiatan TJSL
  supporting the achievement of the Company’s                                       >475 beneficiaries of
  commitment to “Growth in Social Impacts.”                                         TJSL activities




150   PT Mandiri Tunas Finance
      Laporan Keberlanjutan 2025
Page 152
Sustaining Progress, Empowering the Future                  www.mtf.co.id




                                             PT Mandiri Tunas Finance
                                              2025 Sustainability Report    151
Page 153
           Menciptakan Dampak Berkelanjutan untuk Masyarakat / Creating Sustainable Impact for Society




 Masyarakat dipandang sebagai salah satu pemangku              The community is regarded as one of the key stakeholders
 kepentingan utama dalam menjalankan peran sebagai             in the Company’s efforts to operate not only as a business-
 perusahaan yang tidak hanya berorientasi pada kinerja         oriented organization but also as an entity that creates
 bisnis, tetapi juga pada penciptaan nilai bersama bagi        shared value for the surrounding social environment. The
 lingkungan sosial di sekitarnya. Perseroan meyakini bahwa     Company believes that business sustainability can be
 keberlanjutan usaha dapat terwujud apabila pertumbuhan        achieved when corporate growth goes hand in hand with
 perusahaan berjalan seiring dengan peningkatan                the improvement of community welfare.
 kesejahteraan masyarakat.



 Komitmen dan Kebijakan
 Commitment and Policy [GRI 3-3]

 Kontribusi sosial terus diarahkan untuk menciptakan           Social contributions continue to be directed toward
 dampak yang positif, berkelanjutan, serta relevan dengan      creating positive, sustainable impacts that are relevant
 kebutuhan masyarakat. Pelaksanaan tanggung jawab              to community needs. The implementation of social
 sosial difokuskan pada penguatan hubungan yang                responsibility focuses on strengthening harmonious
 harmonis dengan komunitas, pemberdayaan masyarakat,           relationships with communities, empowering society, and
 serta dukungan terhadap pembangunan sosial yang               supporting inclusive social development. All initiatives
 inklusif. Seluruh inisiatif dirancang dan dijalankan dengan   are designed and implemented by upholding prudence,
 mengedepankan prinsip kehati-hatian, kepatuhan                compliance with applicable regulations, and alignment with
 terhadap ketentuan yang berlaku, serta selaras dengan         the sustainability values embraced by the Company.
 nilai-nilai keberlanjutan yang diusung Perseroan.

 Komitmen tersebut tercantum dalam Pilar 3 Sustainability      This commitment is embedded in Pillar 3 – Sustainability
 Beyond Financing: Growth in Social Impacts yang               Beyond Financing: Growth in Social Impacts, which expands
 memperluas dampak sosial melalui kontribusi di luar aspek     social impact through contributions beyond business
 bisnis yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan        activities aimed at improving the welfare of society and
 masyarakat dan lingkungan untuk mencapai komitmen             the environment to achieve the commitment of “Growth in
 “Growth in Social Impacts”. Dalam pilar tersebut, terdapat    Social Impacts.” Within this pillar, the Company focuses on
 dua aspek yang menjadi fokus Perseroan yakni Inklusi          two key aspects: Financial Inclusion and Corporate Social
 Keuangan dan Corporate Social Responsibility (CSR).           Responsibility (CSR).

 Pada tingkatan implementasi, berbagai program                 At the implementation level, various social and community
 pengembangan sosial dan kemasyarakatan dilakukan              development programs are carried out based on Standard
 berdasarkan pada Standard Operating Procedure nomor           Operating Procedure No. 03/PGN/05/2023 concerning
 03/PGN/05/2023 tentang Corporate Communication.               Corporate Communication. Through CSR programs, the
 Melalui program CSR, Perseroan berupaya memberikan            Company strives to provide the broadest possible benefits
 manfaat seluas luasnya bagi masyarakat dan komunitas          to communities and society, thereby fostering harmonious
 sehingga tercipta hubungan timbal balik yang harmonis         and sustainable reciprocal relationships.
 dan berkelanjutan.



 Dampak Operasi Terhadap Masyarakat Sekitar
 Operational Impact On Surrounding Communities [OJK F.23][GRI 413-2]

 Kegiatan operasional Perseroan memiliki berbagai              The Company’s operational activities generate various
 dampak terhadap masyarakat di wilayah operasional,            impacts on communities within its operational areas,
 baik dampak positif maupun dampak negatif. Dalam              including both positive and negative impacts. In managing
 pengelolaan dampak negatif, Perseroan menetapkan              potential negative impacts, the Company implements risk
 strategi pengelolaan risiko untuk mengevaluasi dan            management strategies to evaluate and mitigate potential
 mengurangi potensi dampak tersebut dari aktivitas             risks arising from its operational activities.
 operasional.

 Pada dampak positif, operasional Perseroan turut              From a positive perspective, the Company’s operations
 mendorong pertumbuhan ekonomi dan membantu                    contribute to economic growth and help communities
 masyarakat menjalankan aktivitas produksi dan keuangan.       carry out productive and financial activities. The Company



152        PT Mandiri Tunas Finance
           Laporan Keberlanjutan 2025
Page 154
Perseroan juga memberikan kesempatan bagi pelaku            also provides opportunities for small and micro enterprises
usaha kecil dan mikro untuk mengembangkan usaha,            to develop their businesses, offers alternative financing
menyediakan pilihan alternatif pembiayaan yang              options that contribute to national economic growth, and
berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional,        expands employment opportunities for the community.
serta meningkatkan kesempatan kerja bagi masyarakat
tanpa terkecuali.

Sedangkan pada dampak negatifnya, Perseroan menyadari       However, the Company also recognizes potential negative
adanya potensi timbulnya ketergantungan terhadap            impacts, including the risk of financial dependency on
pembiayaan yang dapat menghambat kemandirian                financing, which may hinder financial independence if not
finansial masyarakat, risiko pertambahan utang apabila      managed properly, the risk of increasing debt, and the risk
tidak dikelola dengan baik, serta risiko penipuan yang      of fraud conducted under the Company’s name, which may
mengatasnamakan Perseroan dan dapat merugikan               harm the public.
masyarakat.

Untuk memitigasi berbagai risiko tersebut, Perseroan        To mitigate these risks, the Company implements various
melakukan berbagai langkah pengelolaan sosial dan           social and community management initiatives, including
kemasyarakatan, termasuk penyelenggaraan program            financial literacy programs and public awareness campaigns
literasi keuangan serta sosialisasi yang dilakukan secara   conducted regularly through various communication
rutin melalui berbagai saluran komunikasi.                  channels.



Inisiatif Kegiatan Sosial Kemasyarakatan
Social and Community Initiatives [OJK F.25][GRI 413-1][GRI G4 FS16]

Sepanjang tahun 2025, berbagai inisiatif Inklusi Keuangan   Throughout 2025, various Financial Inclusion and Corporate
dan Corporate Social Responsibility telah dilaksanakan      Social Responsibility initiatives were implemented as part
sebagai upaya memberikan dampak positif terhadap            of the Company’s efforts to create a positive impact on
peningkatan kesejahteraan masyarakat.                       improving community welfare.



Literasi dan Inklusi Keuangan
Financial Literacy and Inclusion
Upaya mendukung pertumbuhan ekonomi yang                    Efforts to support sustainable economic growth are carried
berkelanjutan dilakukan melalui pendekatan inklusif yang    out through inclusive approaches that reach broader
menjangkau masyarakat secara lebih luas. Melalui langkah    segments of society. Through these initiatives, access to
ini, akses terhadap layanan keuangan yang relevan dan       relevant financial services that support community needs
mendukung kebutuhan masyarakat dapat semakin                can be further expanded.
terbuka.

Selama tahun 2025, Perseroan telah melakukan berbagai       During 2025, the Company conducted various financial
inisiatif dalam memberikan literasi keuangan kepada         literacy initiatives targeting university students through the
mahasiswa yang masuk dalam rangkaian kegiatan               MTF Teaching program, which was implemented at public
MTF Mengajar di universitas negeri di Indonesia, yakni      universities in Indonesia, namely Universitas Airlangga and
Universitas Airlangga dan Universitas Sebelas Maret.        Universitas Sebelas Maret.




                                                                                         PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                          2025 Sustainability Report   153
Page 155
           Menciptakan Dampak Berkelanjutan untuk Masyarakat / Creating Sustainable Impact for Society




                                                     MTF Mengajar




      FEB Universitas Sebelas Maret                               FEB Universitas Airlangga


    MTF Mengajar: Membangun Literasi Keuangan                   MTF Teaching: Building Financial Literacy for Future
    untuk Generasi Masa Depan                                   Generations
    Sebagai bagian dari komitmen tanggung jawab sosial          As part of its social responsibility commitment to the
    kepada masyarakat, Perseroan menginisiasi program           community, the Company initiated the MTF Teaching
    MTF Mengajar, yaitu program edukasi yang ditujukan          program, an educational initiative aimed at university
    bagi mahasiswa sebagai kontribusi dalam mendukung           students as a contribution to supporting the improvement
    peningkatan kualitas sumber daya manusia.                   of human resource quality.

    Program ini sejalan dengan agenda Pemerintah                This program aligns with the Government’s agenda
    menuju Indonesia Emas 2045, khususnya dalam                 toward Indonesia Emas 2045, particularly in
    penguatan kompetensi dan literasi generasi muda,            strengthening the competencies and literacy of the
    dengan fokus pada pemahaman literasi keuangan               younger generation, with a focus on financial literacy
    dan praktik pembiayaan yang bertanggung jawab               and responsible and sustainable financing practices.
    serta berkelanjutan. Melalui program ini, Perseroan         Through this program, the Company seeks to bridge the
    berupaya menjembatani dunia industri dengan dunia           gap between the industry and the academic world, while
    akademik, sekaligus memberikan wawasan praktis              providing practical insights into the financing industry,
    mengenai industri pembiayaan, pengelolaan keuangan          sound financial management, and the application of
    yang sehat, serta penerapan prinsip keberlanjutan           sustainability principles in business activities.
    dalam aktivitas bisnis.

    Sepanjang tahun 2025, MTF Mengajar telah                    Throughout 2025, the MTF Teaching program was
    dilaksanakan di dua Perguruan Tinggi Negeri, yaitu          conducted at two public universities: the Faculty
    Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas             of Economics and Business at Universitas Sebelas
    Maret dan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas           Maret and the Faculty of Economics and Business at
    Airlangga. Melalui sesi pembelajaran interaktif, diskusi,   Universitas Airlangga. Through interactive learning
    dan pemaparan studi kasus, mahasiswa memperoleh             sessions, discussions, and case study presentations,
    pemahaman yang lebih komprehensif mengenai                  students gained a more comprehensive understanding
    literasi keuangan, peran lembaga pembiayaan, serta          of financial literacy, the role of financing institutions, and
    pentingnya integrasi aspek keberlanjutan dalam              the importance of integrating sustainability aspects into
    pengambilan keputusan ekonomi.                              economic decision-making.




 Selain itu, kegiatan inklusi keuangan dilakukan bersamaan      In addition, financial inclusion activities were conducted
 dengan kegiatan canvassing pada rangkaian kegiatan             alongside canvassing efforts as part of Bank Mandiri’s
 Bank Mandiri seperti Livin Fest di 10 Kota (Jakarta, Medan,    event series, such as Livin’ Fest in 10 cities (Jakarta,
 Bandung, Palembang, Semarang, Balikpapan, Denpasar,            Medan, Bandung, Palembang, Semarang, Balikpapan,
 Makassar, Jayapura dan Surabaya), GIIAS di 5 Kota              Denpasar, Makassar, Jayapura, and Surabaya), GIIAS in
 (Jakarta, Surabaya, Semarang, Bandung dan Makassar),           5 cities (Jakarta, Surabaya, Semarang, Bandung, and
 MTF Fest, dan MTF Autovaganza.                                 Makassar), as well as MTF Fest and MTF Autovaganza.




154        PT Mandiri Tunas Finance
           Laporan Keberlanjutan 2025
Page 156
                                                   MTF Fest




MTF Fest – Livin Auto special B16 Day                      MTF Fest – Jakarta Lebaran Fair 2025
MTF Fest Livin Auto Special B16 Day diselenggarakan        Partisipasi Perseroan pada Jakarta Lebaran Fair 2025
dalam rangka perayaan Hari Ulang Tahun MTF ke-             menjadi upaya perluasan inklusi keuangan pada
16 pada tahun 2025, sebagai momentum untuk                 periode dengan kebutuhan mobilitas yang meningkat.
memperluas inklusi keuangan melalui penguatan              Melalui event ini, akses pembiayaan kendaraan
akses pembiayaan kendaraan kepada nasabah dan              dihadirkan untuk mendukung kebutuhan masyarakat
masyarakat umum. Kegiatan ini mengintegrasikan             menjelang hingga pasca Hari Raya. Pelaksanaan
perayaan korporasi dengan penyediaan layanan               kegiatan tersebut menghasilkan 48 Surat Pemesanan
pembiayaan yang edukatif, informatif, dan mudah            Kendaraan (SPK), sebagai indikasi peningkatan akses
diakses.                                                   masyarakat terhadap layanan pembiayaan formal
                                                           yang responsif terhadap kebutuhan musiman.
MTF Fest Livin Auto Special B16 Day was organized
to commemorate MTF’s 16th Anniversary in 2025,             The Company’s participation in the Jakarta Lebaran
serving as a momentum to expand financial inclusion        Fair 2025 served as an effort to expand financial
by strengthening access to vehicle financing for           inclusion during a period when mobility needs
customers and the general public. This event               increase. Through this event, vehicle financing access
integrated a corporate celebration with the provision      was provided to support the public’s needs before and
of financing services that are educational, informative,   after the Eid holiday period. The implementation of
and easily accessible.                                     this activity resulted in 48 Vehicle Order Letters (SPK),
                                                           indicating increased public access to formal financing
                                                           services that are responsive to seasonal needs.




MTF Fest – SEA Indonesia
MTF Fest SEA Indonesia 2025 memberikan ruang bagi
MTF untuk menjangkau pelaku usaha, profesional,            MTF Fest Tunas Bazaar 2025
serta pemangku kepentingan lintas sektor industri          MTF Fest Tunas Bazaar 2025 menjadi sarana inklusi
yang membutuhkan solusi pembiayaan untuk                   keuangan bagi masyarakat dan pelaku UMKM
mendukung aktivitas operasional dan mobilitas usaha.       melalui penyediaan akses pembiayaan yang mudah
Kegiatan ini berperan sebagai saluran distribusi           dipahami dan terjangkau. Event ini mendorong
strategis yang memperluas akses terhadap lembaga           literasi serta pemanfaatan layanan pembiayaan formal
dan produk pembiayaan formal, sekaligus mendorong          di lingkungan komunitas. Melalui kolaborasi dengan
pemanfaatan layanan keuangan yang inklusif dalam           Tunas Ridean, sebanyak 75 orang masyarakat umum
mendukung pertumbuhan industri nasional.                   memperoleh informasi secara langsung mengenai
                                                           produk dan layanan pembiayaan. Kegiatan ini menjadi
                                                           wujud kontribusi Perseroan dalam memperluas akses
                                                           pembiayaan di tingkat komunitas.


                                                                                       PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                        2025 Sustainability Report   155
Page 157
         Menciptakan Dampak Berkelanjutan untuk Masyarakat / Creating Sustainable Impact for Society




 MTF Fest SEA Indonesia 2025 provided a platform                MTF Fest Tunas Bazaar 2025 served as a platform for
 for MTF to reach business owners, professionals,               financial inclusion for the community and MSMEs by
 and stakeholders across various industry sectors who           providing financing access that is easy to understand and
 require financing solutions to support their operational       accessible. The event encouraged financial literacy as
 activities and business mobility. This event served as         well as the utilization of formal financing services within
 a strategic distribution channel to expand access to           the community environment. Through collaboration
 formal financing institutions and products, while also         with Tunas Ridean, a total of 75 members of the public
 encouraging the utilization of inclusive financial services    received direct information about financing products
 to support the growth of national industries.                  and services. This activity represents the Company’s
                                                                contribution to expanding access to financing at the
                                                                community level.



                                                               terpapar informasi pembiayaan pembiayaan di lokasi
                                                               event, sekaligus menunjukkan peran Perseroan dalam
                                                               memperluas akses pembiayaan yang produktif.

                                                               Through Smart Business Outlook 2025, MTF supported
                                                               financial inclusion for entrepreneurs and professionals
  MTF Fest Smart Business Outlook 2025                         by providing financing solutions that support mobility
  Melalui Smart Business Outlook 2025, MTF                     and business development. The event served as both
  mendukung inklusi keuangan bagi pelaku usaha dan             an educational platform and a distribution channel
  profesional dengan menyediakan solusi pembiayaan             for financing services. The outcome of this activity was
  yang mendukung mobilitas dan pengembangan                    reflected in 100 members of the public being exposed to
  usaha. Event ini menjadi platform edukasi sekaligus          information about financing services at the event location,
  distribusi layanan pembiayaan. Hasil dari kegiatan           demonstrating the Company’s role in expanding access
  ini tercermin dari 100 orang masyarakat umum yang            to productive financing.



                                                  MTF Autovaganza




  MTF Fest Smart Business Outlook 2025                           MTF Autovaganza Pekan Raya Jakarta (PRJ) 2025
  Perseroan menghadirkan akses pembiayaan kendaraan              Keikutsertaan Perseroan dalam Pekan Raya Jakarta
  secara langsung kepada masyarakat umum dalam skala             2025 menjadi sarana untuk memperluas akses layanan
  nasional. Event ini menjadi saluran distribusi strategis       pembiayaan kepada masyarakat urban dan suburban
  untuk menjangkau calon debitur lintas segmen, dengan           dengan latar belakang ekonomi yang beragam.
  menyediakan edukasi pembiayaan, simulasi kredit, serta         Melalui pendekatan pameran terbuka dan interaktif,
  proses pengajuan yang mudah dan transparan di lokasi           kemudahan akses informasi produk pembiayaan
  pameran. Kegiatan ini berkontribusi pada peningkatan           kendaraan     disediakan,    disertai  pendampingan
  inklusi keuangan dengan menghasilkan 1.317 Surat               langsung bagi calon debitur. Sebagai bentuk nyata
  Pemesanan Kendaraan (SPK), mencerminkan tingginya              inklusi keuangan, event ini berhasil membukukan 424
  pemanfaatan layanan pembiayaan oleh masyarakat,                SPK, menjadikannya salah satu kanal distribusi paling
  termasuk segmen yang sebelumnya mungkin belum                  signifikan dalam memperluas kepemilikan kendaraan
  terjangkau layanan keuangan formal.                            melalui pembiayaan yang bertanggung jawab.




156      PT Mandiri Tunas Finance
         Laporan Keberlanjutan 2025
Page 158
The Company provided direct access to vehicle            The Company’s participation in the Pekan Raya
financing to the general public on a national scale.     Jakarta (PRJ) 2025 served as a platform to expand
This event served as a strategic distribution channel    access to financing services for urban and suburban
to reach potential debtors across various segments       communities with diverse economic backgrounds.
by offering financing education, credit simulations,     Through an open and interactive exhibition approach,
and a simple and transparent application process         easy access to information on vehicle financing
at the exhibition venue. This activity contributed to    products was provided, accompanied by direct
the increase of financial inclusion, generating 1,317    assistance for prospective debtors. As a tangible form
Vehicle Order Letters (SPK). This achievement reflects   of financial inclusion, this event successfully recorded
the strong utilization of financing services by the      424 Vehicle Order Letters (SPK), making it one of the
public, including segments that may have previously      most significant distribution channels in expanding
had limited access to formal financial services.         vehicle ownership through responsible financing.




MTF Autovaganza Crystalin RunXperience 2025              MTF Autovaganza Livin’ Fest 2025
Melalui Smart Business Outlook 2025, MTF                 Kehadiran Perseroan pada Livin’ Fest 2025 by Bank
mendukung inklusi keuangan bagi pelaku usaha dan         Mandiri (Persero) Tbk, memperkuat integrasi layanan
profesional dengan menyediakan solusi pembiayaan         pembiayaan dengan ekosistem perbankan digital.
yang mendukung mobilitas dan pengembangan                Event ini mempermudah masyarakat mengakses
usaha. Event ini menjadi platform edukasi sekaligus      layanan produk pembiayaan melalui saluran yang
distribusi layanan pembiayaan. Hasil dari kegiatan       lebih modern, praktis, dan relevan dengan kebutuhan
ini tercermin dari 100 orang masyarakat umum yang        nasabah saat ini. Sebagai wujud peningkatan akses
terpapar informasi pembiayaan pembiayaan di lokasi       keuangan, Perseroan berhasil membukukan 1.020
event, sekaligus menunjukkan peran Perseroan dalam       SPK dari total 10 Kota di Indonesia, mulai dari Jakarta,
memperluas akses pembiayaan yang produktif.              Bandung, Medan, Semarang, Palembang, Balikpapan,
                                                         Makassar, Jayapura, Denpasar, dan Surabaya. Capaian
Through Crystalin RunXperience 2025, the Company         tersebut menunjukkan efektivitas kolaborasi lintas
reached active communities and lifestyle segments        ekosistem dalam mendorong inklusi keuangan.
through a non-conventional approach. This event
opened access to financing services beyond traditional   The Company’s participation in Livin’ Fest 2025
automotive exhibition spaces, while also increasing      organized by Bank Mandiri (Persero) Tbk strengthened
awareness of formal financing services. Through          the integration of financing services with the digital
this collaboration, 33 participants were exposed         banking ecosystem. This event made it easier for
to information regarding financing services. This        the public to access financing products through
achievement reflects the Company’s efforts to promote    channels that are more modern, practical, and aligned
financial inclusion through a community-based            with current customer needs. As part of efforts to
approach.                                                enhance financial access, the Company successfully
                                                         recorded 1,020 Vehicle Order Letters (SPK) across
                                                         10 cities in Indonesia, namely Jakarta, Bandung,
                                                         Medan, Semarang, Palembang, Balikpapan, Makassar,
                                                         Jayapura, Denpasar, and Surabaya These achievements
                                                         demonstrate the effectiveness of cross-ecosystem
                                                         collaboration in promoting financial inclusion.




                                                                                    PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                     2025 Sustainability Report   157
Page 159
         Menciptakan Dampak Berkelanjutan untuk Masyarakat / Creating Sustainable Impact for Society




  MTF Autovaganza GJAW 2025                                   MTF Autovaganza BMRI x Suzuki Exhibition Day
  Partisipasi Perseroan pada GJAW 2025 memperluas             2025
  jangkauan layanan pembiayaan kendaraan bagi                 Melalui kolaborasi Bank Mandiri dan Suzuki Exhibition
  masyarakat pengunjung pameran otomotif regional.            Day 2025, Perseroan menghadirkan sinergi antara
  Melalui layanan on-site, kemudahan proses pembiayaan        pembiayaan dan ekosistem perbankan guna
  secara langsung, khususnya bagi masyarakat di wilayah       mempermudah masyarakat dalam mengakses produk
  Jabodetabek. Event ini berhasil mencatatkan 103 SPK,        pembiayaan kendaraan secara terintegrasi. Dalam
  yang menjadi indikator meningkatnya akses masyarakat        kesempatan ini, Perseroan berperan aktif dalam
  terhadap produk pembiayaan formal.                          ekosistem bersama induk perusahaan Bank Mandiri
                                                              (Persero) Tbk serta ATPM Suzuki.
  The Company’s participation in GJAW 2025 expanded
  the reach of vehicle financing services to visitors of      Through the collaboration in Bank Mandiri and Suzuki
  the regional automotive exhibition. Through on-site         Exhibition Day 2025, the Company established synergy
  services, the Company provided direct and convenient        between financing services and the banking ecosystem
  financing processes, particularly for communities in        to facilitate the public in accessing integrated vehicle
  the Greater Jakarta (Jabodetabek) area. This event          financing products. On this occasion, the Company
  successfully recorded 103 Vehicle Order Letters (SPK),      played an active role within the ecosystem together
  serving as an indicator of increased public access to       with its parent company, Bank Mandiri (Persero)
  formal financing products.                                  Tbk, and the authorized brand holder Suzuki Motor
                                                              Corporation.




  MTF Autovaganza - Jakarta Livin’ Mandiri 2025
  MTF Autovaganza Jakarta Livin’ Mandiri 2025                 MTF Autovaganza – IIMS Jakarta 2025
  diselenggarakan dalam rangkaian event olahraga voli         Keikutsertaan dalam IIMS Jakarta 2025 berperan
  yang disponsori oleh Bank Mandiri dan Mandiri Group,        sebagai kanal distribusi utama dalam menjangkau
  sebagai sarana perluasan inklusi keuangan melalui           masyarakat dengan kebutuhan kepemilikan kendaraan
  pendekatan berbasis komunitas dan sportainment.             yang beragam. Perseroan menghadirkan layanan
  Kehadiran Perseroan pada event ini membuka                  pembiayaan yang inklusif melalui pendampingan
  akses layanan pembiayaan kendaraan kepada                   langsung dan proses yang transparan di area pameran.
  masyarakat umum dan penggemar olahraga, melalui             Kontribusi terhadap peningkatan inklusi keuangan
  penyediaan informasi produk serta pendampingan              tercermin dari capaian 851 Surat Pemesanan Kendaraan
  pengajuan pembiayaan secara langsung. Partisipasi           (SPK), yang menunjukkan tingginya akses serta
  ini mencerminkan kontribusi nyata Perseroan dalam           kepercayaan masyarakat terhadap produk pembiayaan
  meningkatkan ketersediaan akses terhadap lembaga            yang ditawarkan.
  dan layanan pembiayaan formal melalui kolaborasi
  dalam ekosistem Mandiri Group.




158      PT Mandiri Tunas Finance
         Laporan Keberlanjutan 2025
Page 160
   MTF Autovaganza Jakarta Livin’ Mandiri 2025 was held         Participation in IIMS Jakarta 2025 served as a key
   as part of a volleyball sporting event sponsored by Bank     distribution channel for reaching the public with diverse
   Mandiri and the Mandiri Group, serving as a platform to      vehicle ownership needs. The Company provided
   expand financial inclusion through a community-based         inclusive financing services through direct assistance
   and sportainment approach. The Company’s presence            and transparent processes at the exhibition area. Its
   at this event opened access to vehicle financing             contribution to increasing financial inclusion was reflected
   services for the general public and sports enthusiasts       in the achievement of 851 Vehicle Order Letters (SPK),
   by providing product information and direct assistance       demonstrating strong public access to and trust in the
   in financing applications. This participation reflects the   financing products offered.
   Company’s tangible contribution to enhancing access
   to formal financing institutions and services through
   collaboration within the Mandiri Group ecosystem.




Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan
Social and Environmental Responsibility

Pelaksanaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan                The implementation of Corporate Social and Environmental
(TJSL) dilakukan sebagai wujud komitmen Perseroan dalam         Responsibility (TJSL) reflects the Company’s commitment
memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat dan               to making a tangible contribution to communities and
lingkungan di sekitar wilayah operasional. Program TJSL         the environment surrounding its operational areas. TJSL
diarahkan untuk mendukung pembangunan sosial dan                programs are directed toward supporting sustainable
lingkungan yang berkelanjutan, memperkuat hubungan              social and environmental development, strengthening
dengan pemangku kepentingan, serta menciptakan                  relationships with stakeholders, and creating measurable
dampak positif yang terukur bagi penerima manfaat.              positive impacts for beneficiaries.

TJSL Perseroan dilaksanakan dengan mengedepankan                The Company’s TJSL initiatives are carried out by prioritizing
prinsip kebermanfaatan, keberlanjutan program, serta            the principles of benefit creation, program sustainability,
akuntabilitas dalam perencanaan, pelaksanaan, dan               and accountability in planning, implementation, and
pelaporannya. Program TJSL difokuskan pada upaya                reporting. These programs focus on improving community
peningkatan kesejahteraan masyarakat, penguatan                 welfare, strengthening social capacity, and addressing
kapasitas sosial, serta kepedulian terhadap isu lingkungan      environmental issues relevant to stakeholder needs.
yang relevan dengan kebutuhan pemangku kepentingan.

Sebagai perusahaan pembiayaan dan bagian dari Mandiri           As a financing company and part of the Mandiri Group,
Group, Perseroan memandang keberlanjutan usaha                  the Company views business sustainability as the result of
sebagai hasil dari keseimbangan antara kinerja keuangan,        a balance between financial performance, management of
pengelolaan dampak sosial dan lingkungan, serta                 social and environmental impacts, and the implementation
penerapan tata kelola yang baik. Dalam kerangka tersebut,       of good corporate governance. Within this framework,
TJSL dirancang dan dilaksanakan secara terstruktur agar         TJSL programs are designed and implemented in a
program yang dijalankan tepat sasaran, memberikan               structured manner to ensure that initiatives are well-
manfaat yang nyata, dan dapat dipertanggungjawabkan             targeted, provide tangible benefits, and can be accounted
secara transparan.                                              for transparently.

Melalui integrasi kerangka kerja global Sustainable             Through the integration of the global Sustainable
Development Goals (SDGs), Perseroan berupaya                    Development Goals (SDGs) framework, the Company
memberikan kontribusi yang berarti dalam mendukung              strives to make meaningful contributions in supporting
peningkatan kualitas pendidikan, pelaksanaan aksi               improvements in education quality, implementing
sosial yang inklusif, serta pelestarian lingkungan hidup.       inclusive social initiatives, and promoting environmental
Integrasi SDGs ini menjadi landasan dalam memastikan            conservation. The integration of the SDGs serves as the
bahwa setiap program TJSL tidak hanya menjawab                  foundation to ensure that each TJSL program not only
kebutuhan masyarakat, tetapi juga berkontribusi pada            addresses current community needs but also contributes
pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan secara              to the achievement of sustainable development goals in
berkesinambungan.                                               the long term.




                                                                                             PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                              2025 Sustainability Report   159
Page 161
            Menciptakan Dampak Berkelanjutan untuk Masyarakat / Creating Sustainable Impact for Society




 Adapun pelaksanaan TJSL Perseroan berpedoman pada                The implementation of the Company’s TJSL programs
 ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku              refers to applicable laws and regulations, including:
 antara lain:
     1. Undang-Undang No. 40 Tahun 2007 tentang                       1.   Law No. 40 of 2007 on Limited Liability
           Perseroan Terbatas sebagaimana telah diubah                     Companies, as most recently amended by
           terakhir dengan Peraturan Pemerintah Pengganti                  Government Regulation in Lieu of Law No. 2 of
           Undang-Undang No. 2 Tahun 2022 tentang                          2022 on Job Creation;
           Cipta Kerja;
     2. Peraturan Pemerintah No. 47 Tahun 2012                        2.   Government Regulation No. 47 of 2012
           tentang Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan                    on Corporate Social and Environmental
           Perseroan Terbatas;                                             Responsibility of Limited Liability Companies;
     3. Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara                    3.   Regulation of the Minister of State-Owned
           Republik Indonesia No. PER-1/MBU/03/2023                        Enterprises of the Republic of Indonesia No. PER-
           tanggal 3 Maret 2023 tentang Penugasan                          1/MBU/03/2023 dated 3 March 2023 concerning
           Khusus dan Program Tanggung Jawab Sosial dan                    Special Assignments and Corporate Social and
           Lingkungan Badan Usaha Milik Negara.                            Environmental Responsibility Programs of State-
                                                                           Owned Enterprises.

 Landasan tersebut menjadi acuan Perseroan dalam                  These regulations serve as the Company’s reference in
 memastikan bahwa pelaksanaan TJSL dilakukan secara               ensuring that the implementation of TJSL is conducted
 tertib, akuntabel, dan sesuai dengan ketentuan yang              in an orderly, accountable, and compliant manner with
 berlaku.                                                         prevailing regulations.

 Sedangkan dalam menjalankan TJSL, Perseroan bepegang             In implementing TJSL, the Company adheres to the
 pada prinsip-prinsip sebagai berikut:                            following principles:
 1. Terintegrasi, berdasarkan analisa risiko dan proses           1. Integrated, based on risk analysis and business
    bisnis yang memiliki keterkaitan dengan pemangku                  processes that are connected with stakeholders;
    kepentingan;
 2. Kebermanfaatan, dengan memastikan program TJSL                2. Benefit-oriented, ensuring that TJSL programs create
    memberikan dampak nyata bagi penerima manfaat                    tangible impacts for beneficiaries;
 3. Akuntabilitas dan transparansi, dalam perencanaan,            3. Accountability and transparency, in the planning,
    pelaksanaan, serta pelaporan program;                            implementation, and reporting of programs;
 4. Kolaborasi,     dengan      melibatkan    pemangku            4. Collaboration, by involving stakeholders to expand
    kepentingan untuk memperluas dampak program.                     the impact of the programs.


 Pilar TJSL
 TJSL Pillars

 Mandiri Tunas Finance mengimplementasikan berbagai               Mandiri Tunas Finance implements various strategic TJSL
 inisiatif strategis TJSL yang dirancang secara terarah melalui   initiatives that are systematically designed through four
 empat pilar utama, yakni pilar sosial, lingkungan, ekonomi,      main pillars: social, environmental, economic, and legal &
 serta hukum dan tata kelola:                                     governance:
 1. Ekonomi, untuk tercapainya pertumbuhan ekonomi                1. Economic, aimed at achieving quality economic
      berkualitas melalui keberlanjutan peluang kerja dan              growth through sustainable employment and
      usaha, inovasi industri inklusif, infrastruktur memadai,         business opportunities, inclusive industrial innovation,
      energi bersih yang terjangkau dan didukung kemitraan.            adequate infrastructure, affordable clean energy, and
                                                                       strengthened partnerships.
 2. Sosial, untuk tercapainya pemenuhan hak dasar                 2. Social, aimed at ensuring the fulfillment of fundamental
    manusia yang berkualitas secara adil dan setara untuk              human rights in a fair and equitable manner in order to
    meningkatkan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat;                improve the welfare of all communities.
 3. Lingkungan, untuk pengelolaan sumber daya alam dan            3. Environmental, aimed at the sustainable management
    lingkungan yang berkelanjutan sebagai penyangga                    of natural resources and the environment as a
    seluruh kehidupan; dan                                             foundation that supports all forms of life.
 4. Hukum dan tata kelola, untuk terwujudnya kepastian            4. Legal and Governance, aimed at establishing legal
    hukum dan tata kelola yang efektif, transaparan,                   certainty and effective, transparent, accountable, and
    akuntabel dan partisipatif untuk menciptakan stabilitas            participatory governance in order to create security
    keamanan dan mencapai negara berdasarkan hukum.                    stability and uphold a rule-of-law-based state.



160         PT Mandiri Tunas Finance
            Laporan Keberlanjutan 2025
Page 162
Ruang lingkup TJSL Perseroan difokuskan pada kontribusi         The scope of the Company’s Corporate Social and
sosial dan lingkungan melalui program-program yang              Environmental Responsibility (TJSL) is focused on social and
ditujukan kepada masyarakat dan pemangku kepentingan            environmental contributions through programs aimed at
eksternal. Secara umum, ruang lingkup TJSL mencakup:            communities and external stakeholders. In general, the scope
                                                                of TJSL includes:
1. Pendidikan dan pengembangan kapasitas sumber daya            1. Education and human resource capacity development;
   manusia;
2. Pemberdayaan sosial dan kemanusiaan;                         2. Social empowerment and humanitarian assistance;
3. Kesehatan dan kesejahteraan masyarakat;                      3. Public health and community welfare;
4. Kepedulian terhadap lingkungan hidup.                        4. Environmental stewardship.

Perseroan menyusun berbagai Program TJSL untuk jangka           The Company develops various TJSL programs for the medium
menengah sebagai panduan pelaksanaan program secara             term as a guideline to ensure that program implementation
terstruktur, terukur, dan berkelanjutan guna menciptakan        is carried out in a structured, measurable, and sustainable
manfaat nyata bagi masyarakat dan lingkungan, sekaligus         manner in order to create tangible benefits for society and the
mendukung keberlanjutan usaha Perseroan. Strategi TJSL          environment, while also supporting the Company’s business
difokuskan pada 4 ruang lingkup, yaitu:                         sustainability. The TJSL strategy is focused on four key areas:
1. Pendidikan dan pengembangan kapasitas sumber daya            1. Education and human resource capacity development,
    manusia, melalui program Edukasi Literasi Keuangan, dan         through financial literacy education programs and
    peningkatan kompetensi;                                         competency improvement initiatives;
2. Pemberdayaan sosial dan kemanusiaan, melalui program         2. Social empowerment and humanitarian assistance,
    aksi sosial dan bantuan kemanusiaan;                            through social action and humanitarian aid programs;
3. Kesehatan dan kesejahteraan masyarakat, melalui              3. Public health and community welfare, through preventive
    program kesehatan preventif;                                    health programs;
4. Kepedulian terhadap lingkungan hidup, melalui program        4. Environmental stewardship, through environmental
    edukasi dan kegiatan pelestarian lingkungan.                    education and conservation activities.

Adapun pelaksanaan TJSL Perseroan berada di bawah               The implementation of the Company’s TJSL is carried
koordinasi Corporate Secretary Division (Sekretaris             out under the coordination of the Corporate Secretary
Perusahaan). Pelaksanaan kegiatan TJSL dilaksanakan secara      Division. TJSL activities are implemented directly by the
langsung oleh Departemen Corporate Communication                Corporate Communication Department as the responsible
sebagai unit kerja dengan dukungan lintas fungsi sesuai         work unit, with cross-functional support as needed. This
kebutuhan. Struktur pengelolaan ini bertujuan untuk             management structure is designed to ensure that the
memastikan perencanaan, pelaksanaan, serta pelaporan TJSL       planning, implementation, and reporting of TJSL activities are
berjalan secara efektif dan akuntabel.                          conducted effectively and accountably.


                                                  Corporate Secretary
                                                     Division Head


                                                                           Corporate Secretary Deputy
                                                                                 Division Head




                              Anti Fraud         Corporate Communication         Office of the Board
                           Department Head           Department Head             Department Head




Sepanjang tahun 2025, Perseroan merealisasikan berbagai         Throughout 2025, the Company implemented various
program TJSL yang difokuskan pada bidang pendidikan,            TJSL programs focused on education, social initiatives,
sosial, lingkungan, kesehatan dan kemanusiaan. Program-         environmental care, health, and humanitarian assistance.
program tersebut dirancang untuk memberikan manfaat             These programs were designed to provide direct benefits to
langsung kepada masyarakat dan memperkuat peran                 the community and to strengthen the Company’s role as part
Perseroan sebagai bagian dari komunitas.                        of the community.

Realisasi Program TJSL tahun 2025 disusun dengan mengacu        The realization of the 2025 TJSL Programs was developed
pada Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable              with reference to the Sustainable Development Goals (SDGs)
Development Goals/SDGs) sebagai kerangka global                 as a global framework for sustainable development. Through
pembangunan berkelanjutan, sehingga setiap inisiatif yang       this approach, each initiative implemented not only addresses
dijalankan tidak hanya menjawab kebutuhan masyarakat            current community needs but also contributes to achieving
saat ini, tetapi juga berkontribusi terhadap pencapaian         inclusive and sustainable long-term development.
pembangunan jangka panjang yang inklusif dan berkelanjutan.


                                                                                                 PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                  2025 Sustainability Report   161
Page 163
             Menciptakan Dampak Berkelanjutan untuk Masyarakat / Creating Sustainable Impact for Society




 Inisiatif Kegiatan TJSL
 TJSL Initiative Activities [OJK F.25][GRI 413-1]

                                                                                                                    Tujuan Pembangunan
   Jenis Kegiatan TJSL                    Penjelasan                                    Capaian
                                                                                                                        Berkelanjutan

                             Pada bulan Maret 2025, MTF
                             menyalurkan santunan kepada
                             anak yatim piatu dengan alokasi
                                                                       Penyaluran santunan kepada 25 anak yatim
                             dana sebesar Rp20.000.000 yang
                                                                       piatu dengan total dana Rp20.000.000
                             dilaksanakan bersamaan dengan
                                                                       serta pelaksanaan kegiatan berbuka puasa
                             kegiatan berbuka puasa bersama.
                                                                       bersama berhasil memberikan dukungan
                             Kegiatan ini merupakan wujud
 Mandiri Tunas Finance                                                 sosial dan meringankan kebutuhan
                             kepedulian sosial Perseroan kepada
 Berbagi dan Berbuka                                                   dasar penerima manfaat. Program ini
                             masyarakat serta bagian dari
 Bersama Anak Yatim                                                    memperkuat komitmen kepedulian MTF
                             komitmen pelaksanaan program
 Piatu                                                                 terhadap masyarakat dan peningkatan
                             TJSL Perseroan.
 Mandiri Tunas Finance                                                 kesejahteraan sosial.
                             In March 2025, Mandiri Tunas
 Sharing and Break                                                     By channeling aid totaling Rp20,000,000
                             Finance distributed financial
 Fasting together with                                                 to 25 orphans, and organizing a break
                             assistance to orphans with a total
 Orphans                                                               fasting together, MTF successfully
                             allocation of Rp 20,000,000 as
                                                                       provided social support to alleviate the
                             a form of the Company’s social
                                                                       basic needs of beneficiaries. This program
                             concern for the community,
                                                                       underscores the Company’s dedication to
                             in line with its commitment to
                                                                       improving social welfare.
                             implementing the Corporate Social
                             and Environmental Responsibility
                             (TJSL) program.

                             Pada bulan Juni 2025, melalui
                             program Mandiri Qurban Pelosok
                             Negeri, Mandiri Tunas Finance
                             menyalurkan hewan kurban sapi
                                                                       Pelaksanaan kurban pada Juni 2025
                             seberat 940 kg dengan alokasi
                                                                       berhasil memberikan manfaat nyata bagi
                             dana Rp89.000.000 sebagai wujud
 Penyembelihan Hewan                                                   masyarakat di wilayah pelosok. Distribusi
                             kepedulian perusahaan dalam
 Kurban Hari Raya Idul                                                 daging kurban sapi seberat 940 kg
                             berbagi manfaat qurban kepada
 Adha 1446 H                                                           tersalurkan dengan baik kepada penerima
                             masyarakat yang membutuhkan.
 Sacrificial Animal                                                    manfaat.
                             In June 2025, through the Mandiri
 Slaughter for Eid al-Adha                                             The Qurban program implemented in
                             Qurban Pelosok Negeri program,
 1446 H                                                                June 2025 provided tangible benefits for
                             Mandiri Tunas Finance distributed
                                                                       communities in remote areas. A total of
                             sacrificial cattle weighing 940
                                                                       940 kg of beef from sacrificial cattle was
                             kg with a total fund allocation
                                                                       successfully distributed to beneficiaries.
                             of Rp 89,000,000 as a form of
                             the Company’s commitment to
                             sharing the benefits of qurban with
                             communities in need.

                             Pada momentum Hari Pelanggan
                             Nasional di bulan September 2025,
                             Mandiri Tunas Finance menghadirkan
                             layanan cek kesehatan gratis bagi
                             50 pelanggan yang hadir di MTF
                                                                       Program cek kesehatan gratis pada
                             Customer Experience sebagai
                                                                       September 2025 berhasil memberikan
                             bentuk apresiasi atas loyalitas dan
                                                                       manfaat langsung bagi 50 pelanggan
                             kepercayaan yang terus tumbuh
                                                                       yang hadir di MTF Customer Experience.
                             bersama MTF. Program ini terlaksana
                                                                       Melalui layanan pemeriksaan kesehatan
                             dengan alokasi dana Rp3.250.000
                                                                       dasar, program ini memperkuat kepedulian
                             sebagai wujud komitmen perusahaan
 Cek Kesehatan Gratis                                                  perusahaan terhadap kesehatan
                             dalam meningkatkan kualitas layanan
 dalam Rangka Hari                                                     pelanggan sekaligus meningkatkan
                             dan kepedulian terhadap kesehatan
 Pelanggan Nasional                                                    kualitas pengalaman layanan dan loyalitas
                             pelanggan.
 Free Health Check-Up                                                  pelanggan.
                             During the National Customer
 in Commemoration of                                                   The free health check-up program in
                             Day in September 2025, Mandiri
 National Customer Day                                                 September 2025 successfully provided
                             Tunas Finance provided free health
                                                                       direct benefits to 50 customers who
                             check-up services for 50 customers
                                                                       attended the MTF Customer Experience.
                             attending the MTF Customer
                                                                       Through basic health screening services,
                             Experience as a form of appreciation
                                                                       the program reinforced the Company’s
                             for the loyalty and trust that continue
                                                                       concern for customers’ health and well-
                             to grow with MTF. This program
                                                                       being, while also enhancing the quality of
                             was implemented with a total fund
                                                                       service experience and customer loyalty.
                             allocation of Rp 3,250,000, reflecting
                             the Company’s commitment to
                             enhancing service quality and
                             demonstrating care for customers’
                             health and well-being.




162          PT Mandiri Tunas Finance
             Laporan Keberlanjutan 2025
Page 164
                                                                                                                           Tujuan Pembangunan
  Jenis Kegiatan TJSL                    Penjelasan                                   Capaian
                                                                                                                               Berkelanjutan

                            Pada Oktober 2025, Mandiri Tunas
                            Finance berkolaborasi dengan
                            FEB UNS melalui program MTF
                                                                     Program MTF Mengajar yang dilaksanakan
                            Mengajar. Direktur MTF, Bapak
                                                                     pada Oktober 2025 berhasil memberikan
                            William Francis Indra, menjadi
                                                                     akses pembelajaran praktis kepada
                            narasumber kuliah praktisi bertema
                                                                     200 mahasiswa FEB UNS melalui kuliah
                            “Manajemen Keuangan dalam
                                                                     daring. Kehadiran Direktur MTF sebagai
                            Praktik Lapangan” yang dihadiri
                                                                     narasumber memperkuat transfer
                            oleh 200 mahasiswa secara daring.
                                                                     pengetahuan langsung dari praktisi
                            Program ini bertujuan memperluas
                                                                     industri, sehingga meningkatkan wawasan
                            wawasan praktis mahasiswa dan
MTF Mengajar Bersama                                                 mahasiswa mengenai manajemen
                            mendukung peningkatan kualitas
FEB Universitas Sebelas                                              keuangan dalam praktik lapangan sebagai
                            pendidikan.
Maret                                                                bekal memasuki dunia kerja.
                            In October 2025, Mandiri Tunas
MTF Teaching Program                                                 The MTF Teaching program conducted
                            Finance collaborated with the
with the Faculty of                                                  in October 2025 successfully provided
                            Faculty of Economics and Business,
Economics and Business,                                              practical learning access to 200 students
                            Universitas Sebelas Maret (FEB UNS)
Universitas Sebelas                                                  of the Faculty of Economics and
                            through the MTF Teaching program.
Maret                                                                Business, Universitas Sebelas Maret
                            MTF Director, Mr. William Francis
                                                                     (FEB UNS) through an online lecture.
                            Indra, served as the guest lecturer
                                                                     The presence of the MTF Director as
                            for a practitioner lecture titled
                                                                     the keynote speaker strengthened the
                            “Financial Management in Field
                                                                     direct transfer of knowledge from industry
                            Practice,” attended online by 200
                                                                     practitioners, thereby enhancing students’
                            students.
                                                                     understanding of financial management in
                            This program aimed to broaden
                                                                     field practice as preparation for entering
                            students’ practical insights while
                                                                     the professional workforce.
                            supporting efforts to enhance the
                            quality of education.


                            Pada Oktober 2025, Mandiri Tunas
                            Finance berkolaborasi dengan
                            FEB UNAIR melalui program MTF
                            Mengajar dan MTF Campicnic.
                            Direktur Utama MTF, Bapak Pinohadi       Kolaborasi MTF Mengajar dan MTF
                            G. Sumardi, menjadi narasumber           Campicnic pada Oktober 2025 berhasil
                            kuliah praktisi bertema “Empowering      memberikan akses pembelajaran praktis
                            the Future: Mempersiapkan Karier         kepada 200 mahasiswa FEB UNAIR melalui
                            dan Finansial Sejak Muda.” yang          kuliah praktisi yang diisi langsung oleh
                            dihadiri oleh 200 mahasiswa di Aula      Direktur Utama MTF. Pemaparan mengenai
                            Fadjar Notonegoro. Program ini           persiapan karier dan pengelolaan finansial
                            bertujuan memperluas wawasan             sejak dini memperkuat literasi keuangan
                            praktis mahasiswa dan mendukung          serta pemahaman mahasiswa terkait
                            peningkatan kualitas pendidikan.         kesiapan memasuki dunia kerja. Program
                            Alokasi dana program MTF                 ini berkontribusi pada peningkatan kualitas
MTF Mengajar dan
                            Mengajar dan Campicnic sebesar           pendidikan dan kompetensi generasi
Campicnic Bersama FEB
                            Rp9.421.155.                             muda di tingkat perguruan tinggi.
Universitas Airlangga
                            In October 2025, Mandiri Tunas           The MTF Teaching and MTF Campicnic
MTF Teaching and
                            Finance collaborated with the            collaboration in October 2025 successfully
Campicnic Program with
                            Faculty of Economics and Business,       provided practical learning access to 200
the Faculty of Economics
                            Universitas Airlangga (FEB UNAIR)        students of the Faculty of Economics
and Business, Universitas
                            through the MTF Teaching and             and Business, Universitas Airlangga (FEB
Airlangga
                            MTF Campicnic programs. The              UNAIR) through a practitioner lecture
                            President Director of MTF, Mr.           delivered directly by the President Director
                            Pinohadi G. Sumardi, served as           of MTF. The presentation on career
                            the guest lecturer for a practitioner    preparation and financial management
                            lecture titled “Empowering the           from an early stage strengthened students’
                            Future: Preparing for Career and         financial literacy and enhanced their
                            Financial Readiness from a Young         understanding of workforce readiness.
                            Age,” attended by 200 students           This program contributed to improving the
                            at Fadjar Notonegoro Hall. The           quality of education and strengthening the
                            program aimed to broaden students’       competencies of the younger generation
                            practical insights and support efforts   at the university level.
                            to enhance the quality of education.
                            The total fund allocation for the MTF
                            Teaching and Campicnic programs
                            amounted to Rp 9,421,155.




                                                                                                                    PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                                     2025 Sustainability Report   163
Page 165
             Menciptakan Dampak Berkelanjutan untuk Masyarakat / Creating Sustainable Impact for Society




                                                                                                               Tujuan Pembangunan
    Jenis Kegiatan TJSL                   Penjelasan                              Capaian
                                                                                                                   Berkelanjutan

                            PT Mandiri Tunas Finance
                            menyalurkan bantuan bagi
                            masyarakat terdampak bencana
                            di Sumatra melalui donasi yang
                            dihimpun dari Perwira MTF. Inisiatif
                            ini merupakan wujud solidaritas        Bantuan sebesar Rp172.500.000 berhasil
  Aksi Peduli Perwira
                            dan kepedulian karyawan dalam          disalurkan kepada warga terdampak
  Mandiri Tunas Finance,
                            membantu warga yang mengalami          bencana di Sumatra, membantu memenuhi
  Salurkan Bantuan untuk
                            masa sulit. Total dana bantuan yang    kebutuhan dan memperkuat solidaritas
  Korban Bencana di
                            disalurkan sebesar Rp172.500.000.      serta kepedulian sosial Perwira MTF.
  Sumatra
                            PT Mandiri Tunas Finance distributed   Assistance totaling Rp 172,500,000 was
  Mandiri Tunas Finance
                            assistance to communities affected     successfully distributed to communities
  Officers’ Care Action:
                            by disasters in Sumatra through        affected by disasters in Sumatra,
  Delivering Aid for
                            donations collected from MTF           helping to meet essential needs while
  Disaster Victims in
                            Officers (Perwira MTF). This           strengthening the solidarity and social
  Sumatra
                            initiative reflects the solidarity     concern of MTF Officers (Perwira MTF).
                            and compassion of employees in
                            supporting communities facing
                            difficult circumstances.
                            The total amount of assistance
                            distributed reached Rp 172,500,000.




 Titik Akses pada Wilayah Rendah Populasi
 atau Ekonomi Kurang Menguntungkan
 Access Points in Low-Population or Economically Disadvantaged Areas [GRI FS13]


 Perluasan akses pembiayaan yang inklusif terus dilakukan                    The expansion of inclusive financing access continues
 di seluruh wilayah operasional, termasuk daerah                             to be carried out across all operational areas, including
 dengan tingkat kepadatan penduduk yang lebih rendah                         regions with lower population density as well as areas with
 maupun wilayah dengan potensi ekonomi yang masih                            developing economic potential. Through this approach,
 berkembang. Melalui pendekatan ini, pemerataan                              equitable access to financial services is expected to
 akses layanan keuangan diharapkan semakin meningkat                         improve while also encouraging sustainable local
 sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal secara                        economic growth.
 berkelanjutan.

 Upaya perluasan akses tersebut dilaksanakan melalui                         These efforts are implemented through the utilization
 pemanfaatan jaringan cabang Perseroan yang tersebar                         of the Company’s branch network located in various
 di berbagai daerah, kerja sama strategis dengan mitra                       regions, strategic partnerships with dealer partners, and
 dealer, serta optimalisasi kanal distribusi pembiayaan                      the optimization of financing distribution channels tailored
 yang disesuaikan dengan karakteristik sosial, ekonomi,                      to the social, economic, and local market characteristics.
 dan kebutuhan pasar lokal. Dengan strategi ini,                             Through this strategy, the Company ensures that financing
 Perseroan memastikan bahwa layanan pembiayaan dapat                         services can reach communities more effectively while
 menjangkau masyarakat secara lebih efektif, sekaligus                       continuing to apply prudential principles and responsible
 tetap menerapkan prinsip kehati-hatian dan pengelolaan                      risk management.
 risiko yang bertanggung jawab.

 Pelaksanaan komitmen ini merujuk pada Peraturan                             The implementation of this commitment refers to
 Presiden Nomor 63 Tahun 2020 mengenai penetapan                             Presidential Regulation No. 63 of 2020 concerning the
 daerah tertinggal untuk periode 2020 hingga 2025.                           designation of disadvantaged regions for the 2020–2025
 Berdasarkan data Direktorat Jenderal Kependudukan                           period. Based on data from the Directorate General
 dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri per Juni                      of Population and Civil Registration of the Ministry of
 2025, terdapat sepuluh provinsi dengan jumlah penduduk                      Home Affairs as of June 2025, there are ten provinces




164          PT Mandiri Tunas Finance
             Laporan Keberlanjutan 2025
Page 166
paling sedikit, yaitu Papua Selatan, Papua Barat, Papua       with the lowest population levels, namely South Papua,
Barat Daya, Kalimantan Utara, Papua, Gorontalo, Papua         West Papua, Southwest Papua, North Kalimantan, Papua,
Tengah, Maluku Utara, Sulawesi Barat, dan Papua               Gorontalo, Central Papua, North Maluku, West Sulawesi,
Pegunungan.                                                   and Highland Papua.

Pada tahun 2025, Mandiri Tunas Finance telah                  In 2025, Mandiri Tunas Finance has established service
menghadirkan kantor layanan di sebagian provinsi dengan       offices in several of these provinces with the lowest
jumlah penduduk paling sedikit tersebut. Kehadiran kantor     population levels. The presence of these service offices
layanan di wilayah ini berada di bawah koordinasi Regional    is under the coordination of Regional 9, which covers the
9 yang meliputi wilayah Sulawesi, Papua, dan Maluku.          regions of Sulawesi, Papua, and Maluku.




Mekanisme Pengaduan Masyarakat
Public Complaint Mechanism [OJK F.24]

Kepatuhan terhadap seluruh ketentuan peraturan                Compliance with all applicable laws and regulations is
perundang-undangan         yang      berlaku     senantiasa   consistently implemented in operational activities in order
diterapkan dalam pelaksanaan kegiatan operasional guna        to minimize potential social and environmental impacts.
meminimalkan potensi dampak sosial maupun lingkungan.         To further mitigate these potential impacts, the Company
Guna meminimalkan potensi dampak tersebut, Perseroan          provides a public complaint mechanism that allows
menyediakan mekanisme pengaduan bagi masyarakat               stakeholders to submit feedback or complaints related to
yang memungkinkan penyampaian masukan atau keluhan            operational impacts. Every complaint received is followed
terkait dampak operasional. Setiap pengaduan yang             up in an accountable, transparent, and timely manner, in
diterima akan ditindaklanjuti secara akuntabel, transparan,   accordance with established procedures.
dan tepat waktu sesuai dengan prosedur yang ditetapkan.



                                    www.mtf.co.id                             Youtube: Mandiri Tunas Finance
 Saluran Pengaduan                  customer.service@mtf.co.id                X: @mandiritunasfin
 Complaint Channel                  Care Center 1500059                       Instagram: @mandiritunasfinance
                                    Facebook: Mandiri Tunas Finance           LinkedIn: Mandiri Tunas Finance



Hingga tanggal 31 Desember 2025, Perseroan tidak              As of 31 December 2025, the Company did not receive
menerima pengaduan dari masyarakat terkait dampak sosial      any complaints from the public regarding social or
maupun lingkungan yang timbul dari kegiatan operasional       environmental impacts arising from the operational
Mandiri Tunas Finance. Kondisi ini menunjukkan efektivitas    activities of Mandiri Tunas Finance. This condition
pengelolaan operasional Perseroan serta hubungan yang         reflects the effectiveness of the Company’s operational
harmonis dengan masyarakat di lingkungan sekitar.             management as well as the harmonious relationship with
                                                              the surrounding communities.




                                                                                          PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                           2025 Sustainability Report   165
Page 167
      Menghadirkan Produk dan Layanan yang Bertanggung Jawab / Delivering Responsible Products and Services




  Menghadirkan
  Produk dan
  Layanan yang
  Bertanggung
  Jawab
  Delivering Responsible
  Products and Services




  Menyediakan produk dan layanan
  pembiayaan      yang     berkualitas,
  bertanggung jawab, serta sesuai
  dengan      ketentuan     peraturan
  perundang-undangan yang berlaku
  di sektor pembiayaan, dengan tetap
  mengedepankan       kepuasan    dan
  perlindungan    pelanggan    adalah
  komitmen Perseroan.

  Providing high-quality, responsible financing
  products and services in compliance with prevailing


                                                                              4,76
  laws and regulations in the financing sector—while
  prioritizing customer satisfaction and protection—is
  a commitment of the Company.
                                                                              Tingkat kepuasan
                                                                              nasabah
                                                                              4.76 Customer
                                                                              satisfaction level




166   PT Mandiri Tunas Finance
      Laporan Keberlanjutan 2025
Page 168
Sustaining Progress, Empowering the Future                   www.mtf.co.id




  25,80%
   Penurunan jumlah
   pengaduan nasabah
   25.80% reduction in the
   number of customer
   complaints




                                             95,64%
                                             Pengaduan nasabah telah
                                             diselesaikan, 4,36% masih
                                             dalam proses penyelesaian
                                             95.64% of customer
                                             complaints have been
                                             resolved, while 4.36% are
                                             still in progress




                                              PT Mandiri Tunas Finance
                                               2025 Sustainability Report   167
Page 169
            Menghadirkan Produk dan Layanan yang Bertanggung Jawab / Delivering Responsible Products and Services




 Komitmen dan Kebijakan
 Commitment and Policies [GRI 3-3][OJK F.17]

 Pelanggan atau debitur merupakan pemangku kepentingan            Customers or debtors are key stakeholders who directly
 utama yang menerima manfaat langsung dari produk dan             benefit from the Company’s products and services.
 layanan Perseroan. Sejalan dengan itu, penyediaan produk         Accordingly, the Company continuously strives to provide
 dan layanan pembiayaan yang berkualitas dan bertanggung          high-quality and responsible financing products and
 jawab senantiasa diupayakan dengan mengacu pada                  services by adhering to applicable laws and regulations in
 ketentuan peraturan perundang-undangan di sektor                 the financing sector, while remaining focused on customer
 pembiayaan, serta tetap berorientasi pada kepuasan dan           satisfaction and protection.
 perlindungan pelanggan.

 Dalam implementasinya, Perseroan memastikan bahwa                In its implementation, the Company ensures that all
 seluruh pelanggan memperoleh akses yang setara terhadap          customers are granted equal access to products and
 produk dan layanan tanpa adanya diskriminasi. Penerapan          services without discrimination. This principle of equality
 kesetaraan tersebut merupakan kepatuhan Perseroan                reflects the Company’s compliance with Article 7(c) of the
 terhadap Undang-Undang Perlindungan Konsumen pasal               Consumer Protection Law, which stipulates the obligation
 7, huruf c, “memperlakukan atau melayani konsumen secara         to “treat or serve consumers properly, honestly, and
 benar dan jujur serta tidak diskriminatif.”                      without discrimination.”

 Hal ini juga sejalan dengan Undang-Undang Perlindungan           This commitment is also aligned with the Consumer
 Konsumen serta Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor            Protection Law and Financial Services Authority (OJK)
 22 Tahun 2023 tentang Perlindungan Konsumen dan                  Regulation No. 22 of 2023 concerning Consumer and Public
 Masyarakat di Sektor Jasa Keuangan. Komitmen dalam               Protection in the Financial Services Sector. The Company’s
 memberikan layanan terbaik dan setara atas produk dan            commitment to providing the best and equitable services
 layanan pembiayaan kepada seluruh pelanggan juga                 for financing products is further reinforced through various
 diperkuat melalui berbagai regulasi internal Perseroan, yakni:   internal regulations, including:
 1. Kebijakan Pembiayaan No. 1 tanggal 29 Februari 2016.          1. Financing Policy No. 1 dated February 29, 2016.
 2. Kebijakan Operasional dan Support No. 2 tanggal 31            2. Operational and Support Policy No. 2 dated March
     Maret 2016, khususnya bagian Pengadaan Barang dan                  31, 2016, particularly concerning Procurement and
     Jasa (Procurement), Penerimaan Pembayaran Kewajiban                Customer Payment Acceptance.
     Customer.
 3. Standar Operating Procedure Pengendalian No. 03/              3.   Standard Operating Procedure (SOP) for Control No.
     PGN/02/2016 mengenai Customer Care.                               03/PGN/02/2016 regarding Customer Care.
 4. Standar Operating Procedure No. 02/PGA/01/2020                4.   SOP No. 02/PGA/01/2020 regarding Procurement.
     mengenai Procurement.
 5. Standar Operating Procedure No. 01/IT/02/2021                 5.   SOP No. 01/IT/02/2021 regarding Infrastructure.
     mengenai Infrastructure.
 6. Standar Operating Procedure No. 03/PGN/15/2022                6.   SOP   No.     03/PGN/15/2022     regarding     the
     mengenai Penerapan Perlindungan Konsumen dan                      Implementation of Consumer and Public Protection.
     Masyarakat.

 Seluruh kebijakan dan prosedur tersebut menjadi landasan         All of these policies and procedures serve as the
 bagi Perseroan dalam memastikan proses pelayanan berjalan        foundation for ensuring that service delivery is conducted
 secara adil, transparan, dan non-diskriminatif. Dengan           fairly, transparently, and without discrimination. Through
 demikian, keamanan, kenyamanan, serta kepercayaan                this approach, customer security, comfort, and trust in the
 pelanggan terhadap Perseroan dapat senantiasa terjaga.           Company are consistently maintained.




168         PT Mandiri Tunas Finance
            Laporan Keberlanjutan 2025
Page 170
Akses untuk Nasabah Penyandang Disabilitas
Access for Customers with Disabilities [GRI G4 FS14]

Selaras dengan prinsip penghormatan terhadap hak asasi         In line with the principles of respect for human rights
manusia dan komitmen terhadap kesetaraan, Perseroan            and commitment to equality, the Company ensures that
memastikan bahwa seluruh pelanggan, termasuk nasabah           all customers, including persons with disabilities, receive
penyandang disabilitas, memperoleh akses layanan yang          equal and fair access to its services. Customers with
setara dan adil. Kesempatan yang sama diberikan kepada         disabilities are provided the same opportunities to apply
nasabah penyandang disabilitas untuk mengajukan                for motor vehicle financing, provided that all applicable
pembiayaan kendaraan bermotor, sepanjang seluruh               requirements and conditions are fulfilled.
persyaratan dan ketentuan yang ditetapkan dapat dipenuhi.

Selain menyediakan akses terhadap produk pembiayaan,           In addition to providing access to financing products, the
Perseroan juga berupaya menyediakan layanan yang               Company also strives to deliver inclusive services through
inklusif melalui penyediaan fasilitas pendukung di kantor      the availability of supporting facilities at its operational
operasional. Fasilitas tersebut meliputi area parkir khusus,   offices. These facilities include designated parking
akses yang ramah bagi penyandang disabilitas, serta            areas, disability-friendly access, and frontliner assistance
dukungan layanan dari petugas frontliner apabila diperlukan.   when required. Through this approach, the Company is
Melalui pendekatan ini, Perseroan berkomitmen untuk            committed to creating a safe, comfortable, and equitable
menciptakan pengalaman layanan yang aman, nyaman, dan          service experience for all customers without exception.
setara bagi seluruh nasabah tanpa terkecuali.



Inovasi dan Pengembangan Produk dan
Layanan
Innovation and Development of Products And Services [OJK F.26]

Melalui pemanfaatan teknologi digital dan penguatan            Through the utilization of digital technology and the
kapabilitas internal, Perseroan terus mengembangkan            strengthening of internal capabilities, the Company
solusi pembiayaan yang relevan dengan kebutuhan                continues to develop financing solutions that are relevant
nasabah di era digital. Upaya inovasi ini tidak hanya          to customer needs in the digital era. These innovation
ditujukan untuk meningkatkan efisiensi operasional dan         initiatives are aimed not only at enhancing operational
daya saing perusahaan, tetapi juga sebagai bagian dari         efficiency and competitiveness, but also at delivering
komitmen Perseroan dalam memberikan nilai tambah yang          sustainable added value to customers and stakeholders.
berkelanjutan bagi pelanggan dan pemangku kepentingan.

Sejak tahun 2025, berbagai inovasi dan pengembangan            Since 2025, various innovations and developments in
pada produk serta layanan telah dilakukan untuk menjawab       products and services have been implemented to address
kebutuhan pelanggan yang terus berkembang di era digital.      the evolving needs of customers in the digital era. These
Berbagai inisiatif tersebut difokuskan pada peningkatan        initiatives focus on improving convenience, speed,
kemudahan, kecepatan, dan kenyamanan dalam proses              and comfort throughout the financing process, while
pembiayaan, sekaligus memperkuat posisi Perseroan              reinforcing the Company’s position as a trusted financing
sebagai mitra pembiayaan terpercaya di Indonesia.              partner in Indonesia.

1. Aplikasi MTF Mobile                                         1. MTF Mobile Application
Aplikasi MTF Mobile terus dikembangkan untuk                   The MTF Mobile application continues to be enhanced
memberikan layanan digital end-to-end kepada pelanggan,        to provide end-to-end digital services to customers,
mulai dari simulasi kredit, pengajuan pembiayaan,              including credit simulation, financing applications,
pembayaran dan informasi angsuran, perpanjangan STNK,          payment and instalment information, vehicle registration
dan layanan pengambilan BPKB. Dengan antarmuka yang            (STNK) renewal, and BPKB retrieval services. With a user-
ramah pengguna dan aksesibilitas yang tinggi, aplikasi ini     friendly interface and high accessibility, the application
menjadi solusi digital bagi konsumen dalam mengakses           serves as a digital solution that allows customers to access
layanan pembiayaan kapan pun dan di mana pun.                  financing services anytime and anywhere.



                                                                                           PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                            Sustainability Report 2025   169
Page 171
           Menghadirkan Produk dan Layanan yang Bertanggung Jawab / Delivering Responsible Products and Services




 2. Aplikasi MTF 1Access                                        2. MTF 1Access Application
 Sebagai platform processing leads yang terintegrasi,           As an integrated lead processing platform, MTF 1Access
 MTF 1Access mempermudah internal perusahaan dalam              facilitates internal processes by enabling easier access to
 memproses dan mengakses informasi progress aplikasi            and monitoring of credit application progress. The platform
 kredit. Platform ini dirancang untuk mempercepat               is designed to accelerate business processes, improve
 proses bisnis, meningkatkan efisiensi operasional, dan         operational efficiency, and deliver a more consistent and
 menciptakan pengalaman pengguna yang lebih konsisten           transparent user experience.
 serta transparan.

 3. Aplikasi MTF Flash                                          3. MTF Flash Application
 MTF Flash ini dikembangkan sebagai solusi akuisisi untuk       MTF Flash was developed as an acquisition solution for the
 segmen wholesale. Seluruh proses bisnis dilakukan secara       wholesale segment. All business processes are integrated
 terintegrasi dalam satu platform, termasuk pengelolaan         into a single platform, including debtor data management,
 data debitur, pengajuan plafon kredit, proses persetujuan,     credit limit applications, approval processes, fulfilment of
 pemenuhan persyaratan kredit, hingga proses pra                credit requirements, and pre-disbursement activities.
 pencairan kredit.

 Dengan pengembangan aplikasi ini Perseroan dapat               Through the development of these applications, the
 meningkatkan efisiensi operasional melalui otomatisasi         Company enhances operational efficiency through process
 proses, mengurangi ketergantungan pada proses manual,          automation, reduces reliance on manual procedures, and
 serta meminimalkan potensi kesalahan administrasi.             minimizes the potential for administrative errors. With the
 Dengan implementasi sistem ini, seluruh dokumen                implementation of these systems, all documents are fully
 terintegrasi secara menyeluruh sejak pengajuan hingga          integrated from application through pre-disbursement,
 pra pencairan kredit, sehingga proses bisnis menjadi lebih     resulting in more efficient, standardized, and measurable
 efisien, terstandarisasi, dan dapat dipantau secara terukur    business processes in accordance with established Service
 berdasarkan Service Level Agreement (SLA).                     Level Agreements (SLA).




 Mandiri Tunas Finance Raih Berbagai Penghargaan                Mandiri Tunas Finance Wins Multiple Awards for Product
 Inovasi Produk dan Layanan                                     and Service Innovation
 Mandiri Tunas Finance secara berkelanjutan mendorong           Mandiri Tunas Finance consistently drives innovation and
 inovasi dan pengembangan produk serta layanan                  the development of products and services through the
 melalui pemanfaatan teknologi digital guna membangun           utilization of digital technology to build an integrated,
 ekosistem pembiayaan yang terintegrasi dan berorientasi        customer-oriented financing ecosystem. This commitment
 pada pelanggan. Komitmen tersebut tercermin dari               is reflected in the Company’s achievement of the Indonesia
 diraihnya Indonesia Digital Innovation Awards atas             Digital Innovation Awards for the successful development
 keberhasilan    pengembangan      ekosistem   berbasis         of a technology-based ecosystem, as well as the Top Digital
 teknologi, serta Top Digital Awards 2025 sebagai               Awards 2025, where the Company was recognized as Top
 Top Digital Implementation #Stars 5, Golden Winner             Digital Implementation #Stars 5, Golden Winner Medallion,
 Medallion, dan Top Leader on Digital Implementation            and Top Leader on Digital Implementation 2025 for
 2025 atas keunggulan implementasi dan kepemimpinan             excellence in digital implementation and leadership.
 digital Perseroan.

 Dari sisi layanan, Perseroan memperoleh Indonesia              From a service perspective, the Company received the
 Customer Service Quality Award 2025 dengan predikat Very       Indonesia Customer Service Quality Award 2025 with a
 Good untuk kategori Car Financing, yang mencerminkan           Very Good rating in the Car Financing category, reflecting
 penerapan budaya layanan berfokus pada pelanggan secara        the consistent application of a customer-centric service
 konsisten. Selain itu, efektivitas inovasi pemasaran digital   culture. In addition, the effectiveness of the Company’s
 Perseroan diakui melalui Marketeers Digital Marketing          digital marketing innovation was acknowledged through



170         PT Mandiri Tunas Finance
            Laporan Keberlanjutan 2025
Page 172
Heroes 2025 sebagai Engaging Social Media Marketing             the Marketeers Digital Marketing Heroes 2025 award as
Heroes, yang menunjukkan keberhasilan Perseroan dalam           Engaging Social Media Marketing Heroes, demonstrating
meningkatkan keterlibatan dan pengalaman pelanggan              the Company’s success in continuously enhancing customer
secara berkelanjutan.                                           engagement and experience.




Dampak dan Kejelasan Informasi Produk dan
Layanan
Impact and Clarity of Product and Service Information [OJK F.27][OJK F.28]


Kebijakan kredit dan pembiayaan dirancang untuk                 Credit and financing policies are designed to generate
memberikan dampak positif, baik bagi Perseroan maupun           positive impacts for both the Company and its customers.
pelanggan. Bagi Perseroan, kebijakan tersebut berperan          For the Company, these policies play an important role in
dalam menjaga kualitas portofolio dan menekan tingkat           maintaining portfolio quality and reducing non-performing
piutang bermasalah. Sementara itu, bagi pelanggan,              receivables. For customers, prudent financing policies
kebijakan pembiayaan yang prudent memberikan                    provide protection by ensuring that financial obligations
perlindungan agar kewajiban keuangan tetap terkelola            remain manageable and sustainable.
secara sehat dan berkelanjutan.

Adapun potensi dampak negatif yang dapat timbul antara          Potential negative impacts that may arise include the risk
lain risiko penipuan oleh pihak tidak bertanggung jawab         of fraud committed by irresponsible parties claiming to
yang mengatasnamakan Perseroan. Untuk memitigasi                represent the Company. To mitigate such risks, the Company
risiko tersebut, Perseroan secara rutin melakukan sosialisasi   regularly conducts public outreach and education through
dan edukasi kepada masyarakat melalui berbagai kanal            various official communication channels.
komunikasi resmi.

Perseroan senantiasa memastikan kejelasan informasi produk      The Company consistently ensures the clarity of product
dan layanan sebelum pelanggan mengambil keputusan               and service information before customers make financing
pembiayaan. Informasi tersebut disampaikan secara               decisions. Such information is communicated transparently
transparan melalui berbagai saluran, antara lain situs web,     through multiple channels, including the Company’s
media sosial resmi, Care Center 1500059, materi promosi,        website, official social media platforms, Care Center
serta penjelasan langsung oleh petugas Perseroan.               1500059, promotional materials, and direct explanations
                                                                provided by Company officers.

Proses pengajuan pembiayaan dilakukan melalui pengisian         The financing application process is carried out through the
Formulir Aplikasi Permohonan Pembiayaan yang disertai           completion of a Financing Application Form, accompanied by
penjelasan lengkap dari Officer Perseroan. Setiap persetujuan   a comprehensive explanation from Company officers. Each
pembiayaan dilengkapi dengan ringkasan informasi produk         financing approval is supported by a summary of product
dan layanan serta perlindungan asuransi, termasuk asuransi      and service information as well as insurance coverage details,
jiwa dan asuransi kendaraan.                                    including life insurance and vehicle insurance.

Dalam pemberian pembiayaan kendaraan, Perseroan                 In providing vehicle financing, the Company establishes
menetapkan batasan yang jelas, antara lain ketentuan uang       clear limitations, including down payment requirements,
muka, batas usia kendaraan bekas, jangka waktu kredit           age limits for used vehicles, minimum and maximum loan
minimum hingga maksimum, serta kewajiban perlindungan           tenors, and mandatory insurance coverage throughout the
asuransi selama masa kredit. Selain itu, struktur biaya yang    financing period. In addition, the cost structure charged
dikenakan kepada pelanggan disampaikan secara terbuka,          to customers is disclosed transparently, including fixed-
meliputi bunga dengan angsuran tetap, biaya administrasi,       instalment interest, administrative fees, late payment
denda keterlambatan, serta biaya pembebanan fidusia.            penalties, and fiduciary registration fees.

Konsistensi Perseroan dalam memberikan informasi yang jelas     The Company’s consistency in providing clear and
dan akurat tercermin dari tidak adanya insiden ketidakpatuhan   accurate information is reflected in the absence of any
terkait informasi produk dan layanan sepanjang tahun 2025.      non-compliance incidents related to product and service
Perseroan juga menjalankan komunikasi pemasaran secara          information throughout 2025. The Company also conducts
etis dan bertanggung jawab dengan mematuhi ketentuan            ethical and responsible marketing communications by
periklanan, promosi, dan sponsor, serta menghindari klaim       complying with advertising, promotion, and sponsorship
yang menyesatkan atau berlebihan. [GRI 417-1][GRI 417-2]        regulations and avoiding misleading or exaggerated claims.
[GRI 417-3]                                                     [GRI 417-1][GRI 417-2][GRI 417-3]


                                                                                             PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                              Sustainability Report 2025   171
Page 173
           Menghadirkan Produk dan Layanan yang Bertanggung Jawab / Delivering Responsible Products and Services




 Satuan Keamanan yang Terintegrasi dengan
 Layanan
 Integrated Security Services


 Bagi Mandiri Tunas Finance, peran satuan pengamanan            For Mandiri Tunas Finance, the role of security personnel
 tidak hanya terbatas pada aspek keamanan, tetapi juga          extends beyond safety and security functions and forms
 menjadi bagian integral dari kualitas layanan kepada           an integral part of customer service quality. As personnel
 pelanggan. Sebagai pihak yang berinteraksi langsung            who interact directly with customers at the head office and
 dengan nasabah di kantor pusat maupun jaringan cabang,         branch network, security officers serve as the Company’s
 satuan pengamanan berperan sebagai representasi awal           first point of service representation. Accordingly, the
 layanan Perseroan. Oleh karena itu, Perseroan menekankan       Company emphasizes professionalism aligned with service
 pentingnya profesionalisme yang sejalan dengan prinsip         and hospitality principles.
 pelayanan (hospitality).

 Sejalan dengan peran strategis tersebut, Perseroan             In line with this strategic role, the Company ensures that
 memastikan bahwa satuan pengamanan menjalankan                 security personnel perform their duties with self-control, a
 tugasnya dengan menjunjung tinggi pengendalian diri,           human-centered approach, and respect for human rights
 sikap humanis, serta penghormatan terhadap hak asasi           in all situations. To support this commitment, Mandiri
 manusia dalam setiap situasi. Untuk mendukung hal              Tunas Finance places special emphasis on ensuring human
 tersebut, Mandiri Tunas Finance memberikan perhatian           rights training for third-party security service providers
 khusus pada pemenuhan pelatihan hak asasi manusia              operating within the Company’s environment, as part of
 bagi perusahaan penyedia jasa satuan pengamanan yang           its commitment to safe, ethical, and responsible service
 bekerja di lingkungan Perseroan, sebagai bagian dari           delivery.
 komitmen terhadap layanan yang aman, beretika, dan
 bertanggung jawab.



 Kebijakan Privasi
 Privacy Policy

 Kerahasiaan dan keamanan data pelanggan merupakan              The confidentiality and security of customer data are
 hak fundamental yang menjadi perhatian utama Perseroan.        fundamental rights and a primary concern of the Company.
 Penggunaan data dan/atau informasi pelanggan hanya             The use of customer data and/or information is carried out
 dilakukan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-         strictly in accordance with applicable laws and regulations.
 undangan yang berlaku. Komitmen ini tidak hanya bertujuan      This commitment aims not only to protect customer interests
 untuk melindungi kepentingan pelanggan, tetapi juga            but also to maintain public trust and safeguard the Company’s
 menjaga kepercayaan publik serta reputasi Perseroan sebagai    reputation as a responsible financial services institution.
 lembaga jasa keuangan yang bertanggung jawab.

 Pengelolaan dan perlindungan data pelanggan dilaksanakan       Customer data management and protection are implemented
 dengan mengacu pada Undang-Undang Republik Indonesia           in accordance with Law of the Republic of Indonesia No. 27
 Nomor 27 Tahun 2022 tentang Pelindungan Data Pribadi serta     of 2022 on Personal Data Protection and Financial Services
 Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No. 14/SEOJK.07/2014       Authority (OJK) Circular Letter No. 14/SEOJK.07/2014 on
 mengenai Kerahasiaan dan Keamanan Data dan/atau                the Confidentiality and Security of Consumer Personal Data
 Informasi Pribadi Konsumen. [GRI 3-3]                          and/or Information. [GRI 3-3]

 Kesungguhan Perseroan dalam menerapkan kebijakan privasi       The Company’s strong commitment to implementing its
 tersebut tercermin dari tidak adanya insiden pengaduan,        privacy policy is demonstrated by the absence of any
 baik dari pelanggan maupun regulator, terkait pelanggaran      complaints from customers or regulators regarding data
 kerahasiaan data sepanjang tahun pelaporan. Selama periode     confidentiality breaches during the reporting year. Throughout
 tersebut, Perseroan tidak mengalami kejadian kebocoran,        the period, the Company experienced no incidents of data
 pencurian, maupun kehilangan data pelanggan, serta tidak       leakage, theft, or loss, and no fines or sanctions related to
 dikenakan denda atau sanksi atas pelanggaran privasi,          privacy violations were imposed, reflecting the effectiveness
 yang menunjukkan efektivitas penerapan pengelolaan dan         of consistent data protection management and control.
 pengendalian perlindungan data secara konsisten. [GRI 418-1]   [GRI 418-1]




172         PT Mandiri Tunas Finance
            Laporan Keberlanjutan 2025
Page 174
Penarikan Produk dan Layanan
Product and Service Withdrawals [OJK F.29]


Sepanjang tahun pelaporan, tidak terdapat laporan,              Throughout the reporting year, there were no reports,
sanksi, maupun penarikan produk dan layanan akibat              sanctions, or withdrawals of products and services due to
ketidakpatuhan terhadap regulasi. Seluruh produk dan            regulatory non-compliance. All of the Company’s products
layanan Perseroan telah berada dalam pengawasan                 and services are under the supervision of the Financial
Otoritas Jasa Keuangan (OJK), yang menegaskan                   Services Authority (OJK), reaffirming the Company’s
komitmen Perseroan terhadap perlindungan konsumen               commitment to consumer protection and regulatory
dan kepatuhan regulasi.                                         compliance.


Pengaduan Terkait Produk dan Layanan
Complaints Related to Products and Services

Saluran pengaduan pelanggan disediakan sebagai wujud            Customer complaint channels are provided as part of
komitmen Perseroan dalam menjaga kualitas produk dan            the Company’s commitment to maintaining product and
layanan sekaligus melindungi kepentingan pelanggan.             service quality while protecting customer interests. Through
Melalui mekanisme pengaduan yang tersedia, pelanggan            the available complaint mechanisms, customers are given
diberikan ruang untuk menyampaikan pengaduan terkait            the opportunity to submit complaints related to financing
produk dan jasa pembiayaan, termasuk pengaduan atas             products and services, including alleged service procedure
dugaan pelanggaran prosedur layanan maupun potensi              violations and potential issues related to data security and
permasalahan terkait keamanan dan kerahasiaan data              confidentiality.
pelanggan.

Dalam penanganan pengaduan, Perseroan menerapkan                In handling complaints, the Company implements a
mekanisme yang terkoordinasi antara kantor cabang dan           coordinated mechanism between branch offices and the
kantor pusat. Proses ini melibatkan peran frontliner di         head office. This process involves the role of frontliners
cabang sebagai titik awal penerimaan pengaduan, serta           at branches as the initial point of complaint receipt, as
unit kerja Customer Care di kantor pusat yang memastikan        well as the Customer Care unit at the head office, which
pelaksanaan complaint handling berjalan dengan baik             ensures that complaint handling is carried out properly in
dengan mematuhi kebijakan yang ada.                             compliance with prevailing policies.

Melalui koordinasi yang terstruktur tersebut, Perseroan         Through this structured coordination, the Company seeks
berupaya memastikan setiap pengaduan ditangani secara           to ensure that every complaint is handled in a timely,
tepat waktu, transparan, dan bertanggung jawab, sekaligus       transparent, and accountable manner, while also serving as
menjadi masukan penting dalam peningkatan kualitas              valuable input for continuous service quality improvement.
layanan secara berkelanjutan. Adapun saluran-saluran            Information regarding the communication channels
komunikasi yang disediakan untuk pengaduan produk dan           available for product and service complaints is presented
layanan telah disampaikan di halaman 165.                       on page 165.




Jumlah Pengaduan Pelanggan Tahun
Number of Customer Complaints by Year
                                                                                                     Selisih
         Perihal                                                                                    Difference
                               2025              2024                2023
        Description                                                                     Jumlah                   Persentase
                                                                                         Total                   Percentage

Jumlah Pengaduan
                                      1.171             1.578               1.462                  407                        -25,79
Total Customer Complaint




                                                                                            PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                             Sustainability Report 2025       173
Page 175
               Menghadirkan Produk dan Layanan yang Bertanggung Jawab / Delivering Responsible Products and Services




 Jumlah Pengaduan Pelanggan Berdasarkan Jenis Produk dan Status
 Penyelesaian Tahun 2025
 Number of Customer Complaints by Product Type and Resolution Status in 2025
                                    Jumlah Pengaduan yang                                          Status
           Jenis Produk
                                            Diterima                    Selesai                 Dalam Proses            Tidak Selesai
          Type of Product
                                  Number of Complaint Received          Solved                   In Process               Unsolved
 KKB
                                                           149                     142                         7                            -
 Car Loans
 Multiguna
                                                           179                     169                         10                           -
 Multipurpose Loans
 Retail                                                    810                     776                         34                           -
 Fleet                                                       33                     33                          -                           -
 Total                                                    1.171                   1.120                        51                           -




 Jumlah Pengaduan Pelanggan Berdasarkan Kategori Pengaduan Tahun 2025
 Number of Customer Complaints by Complaint Category in 2025
                  Kategori Pengaduan
                                                                  Grand Total                                       %
                   Complaint category
 Collection                                                                               586                                           50,04
 Operation                                                                                506                                           43,21
 Credit                                                                                    29                                            2,48
 Marketing                                                                                 17                                            1,45
 Others                                                                                    20                                            1,71
 Service                                                                                   13                                            1,11




 Jumlah Pengaduan Pelanggan Berdasarkan Penyebab Pengaduan Tahun 2025
 Number of Customer Complaints by Cause of Complaint in 2025
                      Penyebab Terjadinya Pengaduan                                                   Jumlah
                           Causes of Complaints                                                        Total
 Kelalaian Pelanggan
                                                                                                                                          98
 Customer Negligence
 Pemahaman Karakteristik Produk oleh Pelanggan
                                                                                                                                         195
 Customer Understanding of Product Characteristics
 Informasi Produk Kurang Memadai
                                                                                                                                         143
 Inadequate Product Information
 Kelalaian MTF
                                                                                                                                           6
 MTF Negligence
 Proses
                                                                                                                                         329
 Process
 Kendala Sistem
                                                                                                                                         393
 System Issues
 Lain-lain
                                                                                                                                           7
 Others




 Jumlah Pengaduan Pelanggan Berdasarkan Tindak Lanjut Pengaduan Tahun
 2025
 Number of Customer Complaints by Follow-Up Action in 2025
                Status Tindak Lanjut
                                                                    Total                                           %
                  Follow-Up Status
 Proses Process                                                                           51                                             4,36
 Selesai Solved                                                                       1.120                                             95,64
 Tidak Selesai Unsolved                                                                    -                                                -




174            PT Mandiri Tunas Finance
               Laporan Keberlanjutan 2025
Page 176
Kepuasan Pelanggan
Customer Satisfaction [OJK F.30]

Kepuasan pelanggan dipandang sebagai faktor penting       Customer satisfaction is regarded as a key factor in
dalam menjaga keberlanjutan usaha serta meningkatkan      sustaining business continuity and enhancing the quality
kualitas produk dan layanan yang ditawarkan. Perseroan    of products and services offered. The Company believes
meyakini bahwa pemahaman yang menyeluruh terhadap         that a comprehensive understanding of customer needs,
kebutuhan, harapan, dan pengalaman pelanggan              expectations, and experiences is the primary foundation for
merupakan fondasi utama dalam membangun hubungan          building long-term, mutually beneficial relationships.
jangka panjang yang saling menguntungkan.

Untuk memperoleh pemahaman tersebut, Perseroan            To obtain such understanding, the Company actively
secara aktif melakukan pengukuran kepuasan pelanggan      measures customer satisfaction through survey methods
melalui metode survei yang memungkinkan pelanggan         that allow customers to share their experiences, feedback,
menyampaikan pengalaman, masukan, serta tantangan         and challenges encountered in accessing products and
yang dihadapi dalam mengakses produk dan layanan.         services. The information gathered from these surveys
Informasi yang dihimpun dari survei ini menjadi           serves as a basis for designing strategies to improve service
dasar dalam merancang strategi peningkatan kualitas       quality, develop more relevant products, and ensure that
layanan, pengembangan produk yang lebih relevan,          every initiative undertaken delivers a positive impact for
serta memastikan bahwa setiap inisiatif yang dijalankan   customers.
memberikan dampak positif bagi pelanggan.

Survei    kepuasan    pelanggan    dilakukan   dengan     Customer satisfaction surveys are conducted by leveraging
memanfaatkan ulasan pelanggan di kantor-kantor cabang     customer reviews at branch offices through Google
melalui Google Business Review, yang dipantau secara      Business Reviews, which are continuously monitored by the
berkelanjutan oleh Departemen Customer Care bersama       Customer Care Department in coordination with relevant
unit kerja terkait di cabang. Setiap ulasan pelanggan     branch units. Each customer review is followed up as
ditindaklanjuti sebagai bahan evaluasi untuk perbaikan    evaluation material to improve service standards and as a
standar layanan sekaligus menjadi tolok ukur tingkat      benchmark of customer satisfaction levels.
kepuasan pelanggan.

Hingga Desember 2025, nilai Google Business Review        As of December 2025, the Google Business Review score
tercatat sebesar 4,76 dari skala 5, yang mencerminkan     was recorded at 4.76 out of 5, reflecting the Company’s
komitmen Perseroan dalam memberikan layanan yang          commitment to delivering high-quality services and
berkualitas serta berorientasi pada kepuasan pelanggan.   maintaining a strong customer-oriented approach.



                                                                                      PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                       Sustainability Report 2025   175
Page 177
      Lembar Umpan Balik dan Indeks / Feedback Form and Index




  Lembar
  Umpan
  Balik dan
  Indeks
  Feedback Form and Index




176   PT Mandiri Tunas Finance
      Laporan Keberlanjutan 2025
Page 178
Sustaining Progress, Empowering the Future                  www.mtf.co.id




                                             PT Mandiri Tunas Finance
                                              Sustainability Report 2025   177
Page 179
              Lembar Umpan Balik dan Indeks / Feedback Form and Index




 Form Umpan Balik
 Feedback Form [OJK G.2]

 Silahkan pilih salah satu kelompok pemangku kepentingan yang paling mewakili Anda:
 Please tick the box for the stakeholder group that best describes you:


   Employee                                                           Regulator                          Others: ___________________
   Contractor/Sub-contractor/Vendor/Supplier                          NGO
   Customer                                                           Media
   Investor / Financial Analyst / Shareholders                        Student / Academics


 Bagaimana peniliaian Anda terhadap laporan ini:
 Please rate the report for:
                                                                                                (1 being POOR up to 5 being EXCELLENT)
                                             Parameter | Parameter                                       1         2      3       4      5

  Dapat memenuhi kebutuhan informasi yang anda butuhkan
  Meeting your information needs

  Konten yang lengkap
  Content completeness

  Transparan
  Transparency

  Jelas dan mudah dimengerti
  Clarity and easy to understand

  Kemudahan dalam mencari informasi tertentu
  Ease in finding information

  Keseluruhan Laporan
  Overall Report


 Laporan ini terdiri dari bagian-bagian berikut:
 The report has these following sections:
                                                                                                               Apakah bagian ini bermanfaat/
                                   Bagian                            Apakah anda mengakses bagian ini?
                                                                                                             memuat informasi yang mencukupi?
                                   Section                              Did you access this section?
                                                                                                                   Is it useful/insightful?

  Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan | Sustainability Performance

  Strategi Keberlanjutan | Sustainability Strategy

  Profil Perusahaan | Company Profile

  Sambutan Direksi | Message from Board of Directors

  Tata Kelola Keberlanjutan | Sustainability Governance

  Kinerja Ekonomi | Economic Performance

  Kinerja Lingkungan | Environmental Performance

  Kinerja SDM | Human Resources Performance

  Kinerja Sosial Masyarakat dan Tanggung Jawab Produk | Community
  Performance

  Kinerja Tanggung Jawab Produk | Product Responsibility




178           PT Mandiri Tunas Finance
              Laporan Keberlanjutan 2025
Page 180
Sustaining Progress, Empowering the Future                                                        www.mtf.co.id




Apa yang menjadi perhatian utama bagi Anda mengenai performa keberlanjutan kami?
Does the report address your main concerns about our sustainability performance?
Please elaborate:




Mohon berikan saran kepada kami untuk meningkatkan kualitas laporan berikutnya
How could we improve this report in the future




                                                  == THANK YOU ==




                                                                                   PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                    Sustainability Report 2025    179
Page 181
              Lembar Umpan Balik dan Indeks / Feedback Form and Index




 Daftar Pengungkapan Sesuai Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 51/POJK.03/2017 |
 List of Disclosure Based on POJK No.51/Pojk.03/2017 [OJK G.4]
 No. Indeks                    Nama Indeks                                                                                   Halaman
                               Strategi Keberlanjutan
                               Sustainability Strategy
                               Penjelasan Strategi Keberlanjutan
 A.1                                                                                                                         18
                               Explanation on Sustainability Strategies
                               Ikhtisar Kinerja Aspek Keberlanjutan
                               Overview of Sustainability Aspects Performance
                               Aspek Ekonomi
 B.1                                                                                                                         6
                               Economy Aspects
                               Aspek Lingkungan Hidup
 B.2                                                                                                                         8
                               Environmental Aspects
                               Aspek Sosial
 B.3                                                                                                                         9
                               Social Aspects
                               Profil Perusahaan
                               Company Profile
                               Visi, Misi, dan Nilai Keberlanjutan
 C.1                                                                                                                         48
                               Vision, Mission, Sustainable Values
                               Alamat Perusahaan
 C.2                                                                                                                         45
                               Company Address
                               Skala Usaha:
                                     a.    Total aset atau kapitalisasi dan total kewajiban;
                                     b.    Jumlah karyawan menurut jenis kelamin, jabatan, usia, pendidikan, dan status
                                           ketenagakerjaan;
                                     c.    Nama pemegang saham dan persentase kepemilikan saham; dan
 C.3                                 d.    Wilayah operasional                                                               45, 50, 57, 59
                               Business Scale:
                                     a.    Total assets or assets capitalizationm and total liabilities;
                                     b.    Total employee based on gender, position, age, education and employment status;
                                     c.    Percentage of share ownership; and
                                     d.    Operational area.
                               Produk, Layanan, dan Kegiatan Usaha yang Dijalankan
 C.4                                                                                                                         44, 54, 62
                               Product, Service and Business Activities
                               Keanggotaan pada Asosiasi
 C.5                                                                                                                         61
                               Member Association
                               Perubahan Emiten dan Perusahaan Publik yang Bersifat Signifikan                               Tidak Ada
 C.6
                               Significant Changes                                                                           None
                               Penjelasan Direksi
                               Director Explanation
                               Penjelasan Direksi
 D.1                                                                                                                         36
                               Director Explanation
                               Tata Kelola Keberlanjutan
                               Sustainable Corporate Governance
                               Penanggung Jawab Penerapan Keuangan Berkelanjutan
 E.1                                                                                                                         78
                               Person in Charge Responsibility for Sustainable Finance
                               Pengembangan Kompetensi Terkait Keuangan Berkelanjutan
 E.2                                                                                                                         80
                               Sustainable Finance Competency Development
                               Penilaian Risiko Atas Penerapan Keuangan Berkelanjutan
 E.3                                                                                                                         83
                               Sustainable Finance Risk Assessment Implementation
                               Hubungan dengan Pemangku Kepentingan
 E.4                                                                                                                         91
                               Stakeholders Relations
                               Permasalahan Terhadap Penerapan Keuangan Berkelanjutan
 E.5                                                                                                                         95
                               Sustainable Finance Implementation Problems
                               Kinerja Keberlanjutan
                               Sustainable Performance
                               Kegiatan Membangun Budaya Keberlanjutan
 F.1                                                                                                                         33
                               The Activities of Building a Culture of Sustainability
                               Kinerja Ekonomi
                               Economic Performance




180           PT Mandiri Tunas Finance
              Laporan Keberlanjutan 2025
Page 182
Sustaining Progress, Empowering the Future                                                                                           www.mtf.co.id




 No. Indeks                 Nama Indeks                                                                                               Halaman
                            Strategi Keberlanjutan
                            Sustainability Strategy
                            Perbandingan Target dan Kinerja Produksi, Portofolio, Target Pembiayaan, atau Investasi, Pendapatan
                            dan Laba Rugi
 F.2                                                                                                                                  100
                            Comparison of Production Targets and Performance, Portfolio, Financial Targets, or Investment, Revenue
                            and Profit
                            Perbandingan Target dan Kinerja Portofolio, Target Pembiayaan, atau Investasi pada Instrumen
                            Keuangan atau Proyek yang Sejalan dengan Keuangan Berkelanjutan
 F.3                                                                                                                                  106
                            Comparison of Portfolio Targets and Performance, Financing Targets, or Investments in Financial
                            Instruments or Projects in Line With the Implementation of Sustainable Finance
                            Kinerja Lingkungan Hidup
                            Environmental Performance
                            Biaya Lingkungan Hidup
 F.4                                                                                                                                  120
                            Environment Cost Incurred
                            Aspek Material
                            Material Aspect
                            Penggunaan Material yang Ramah Lingkungan
 F.5                                                                                                                                  120
                            Use of Environmentally Friendly Materials
                            Aspek Energi
                            Jumlah dan Intensitas Energi yang Digunakan
 F.6                                                                                                                                  124
                            The Amount and Intensity of Energy Used
                            Upaya dan Pencapaian Efisiensi Energi dan Penggunaan Energi Terbarukan
 F.7                                                                                                                                  121
                            Efforts and Achievement of Energy Efficiency Including Use of Renewable Energy Sources
                            Aspek Air
                            Water Aspect
                            Penggunaan Air
 F.8                                                                                                                                  127
                            Water Used
                            Aspek Keanekaragaman Hayati
                            Biodiversity Aspect
                            Dampak dari Wilayah Operasional yang Dekat atau Berada di Daerah Konservasi atau Memiliki
 F.9                        Keanekaragaman Hayati                                                                                     128
                            Impacts from Operational Areas Close to or in Conservation Areas or Having Biodiversity
                            Usaha Konservasi Keanekaragaman Hayati
 F.10                                                                                                                                 128
                            Biodiversity Conservation Efforts
                            Aspek Emisi
                            Emission Aspect
                            Jumlah dan Intensitas Emisi yang Dihasilkan Berdasarkan Jenisnya
 F.11                                                                                                                                 125
                            The Amount and Intensity of Emissions Produced by Type
                            Upaya dan Pencapaian Pengurangan Emisi yang Dilakukan
 F.12                                                                                                                                 121
                            Efforts and Achievement Emission Reduction Carried Out
                            Aspek Limbah dan Efluen
                            Waste and Effluent Aspect
                            Jumlah Limbah dan Efluen yang Dihasilkan Berdasarkan Jenis
 F.13                                                                                                                                 127
                            The Amount of Waste and Effluent Produced by Type
                            Mekanisme Pengelolaan Limbah dan Efluen
 F.14                                                                                                                                 127
                            Mechanism of Waste and Effluent Management
                            Tumpahan yang Terjadi (jika ada)
 F.15                                                                                                                                 128
                            Spills that Occur (if any)
                            Aspek Pengaduan Terkait Lingkungan Hidup
                            Environmental Complaint Aspect
                            Jumlah dan Materi Pengaduan Lingkungan Hidup yang Diterima dan Diselesaikan
 F.16                                                                                                                                 129
                            The Amount and Material of Environmental Complaints Received and Resolved
                            Kinerja Sosial
                            Social Aspect




                                                                                                                     PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                                      Sustainability Report 2025     181
Page 183
              Lembar Umpan Balik dan Indeks / Feedback Form and Index




 No. Indeks                    Nama Indeks                                                                                    Halaman
                               Strategi Keberlanjutan
                               Sustainability Strategy
                               Komitmen untuk Memberikan Layanan atas Produk dan/atau Jasa yang Setara kepada Konsumen
 F.17                                                                                                                         168
                               Commitment to Provide Services for Equivalent Products and/or Services to Consumers
                               Aspek Ketenagakerjaan
                               Employment Aspect
                               Kesetaraan Kesempatan Bekerja
 F.18                                                                                                                         133
                               Equality of Employment Opportunities
                               Tenaga Kerja Anak dan Tenaga Kerja Paksa
 F.19                                                                                                                         134
                               Child Labor and Forced Labor
                               Upah Minimum Regional
 F.20                                                                                                                         136
                               The Regional Minimum Wage
                               Lingkungan Bekerja yang Layak dan Aman
 F.21                                                                                                                         145
                               Decent and Safe Working Environment
                               Pelatihan dan Pengembangan Kemampuan Pegawai
 F.22                                                                                                                         142, 144
                               Training and Capacity Building of Employees
                               Aspek Masyarakat
                               Society Aspect
                               Dampak Operasi Terhadap Masyarakat Sekitar
 F.23                                                                                                                         152
                               Operational Impacts to the Surrounding Community
                               Pengaduan Masyarakat
 F.24                                                                                                                         165
                               Public Complaints
                               Kegiatan Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL)
 F.25                                                                                                                         153, 162
                               Environmental and Social Responsibility Activities
                               Tanggung Jawab Pengembangan Produk/Jasa Berkelanjutan
                               Responsibilities for Developing Sustainable Products/Services
                               Inovasi dan Pengembangan Produk/Jasa Keuangan Berkelanjutan
 F.26                                                                                                                         169
                               Innovation and Development of Sustainable Financial Products and/or Services
                               Produk/Jasa yang Sudah Dievaluasi Keamanannya bagi Pelanggan
 F.27                                                                                                                         171
                               Products/Services that have been Evaluated for Safety for Customers
                               Dampak Produk/Jasa
 F.28                                                                                                                         171
                               Products/Service Impacts
                               Jumlah Produk yang Ditarik Kembali
 F.29                                                                                                                         173
                               Number of Products Recalled
                               Survei Kepuasan Pelanggan Terhadap Produk dan/atau Jasa Keuangan Berkelanjutan
 F.30                                                                                                                         175
                               Customer Satisfaction Survey of Sustainable Finance and/or Services
                               Lain-lain
                               Verifikasi Tertulis dari Pihak Independen (jika ada)
 G.1                                                                                                                          12
                               Written Verification from an Independent Party (if any)
                               Lembar Umpan Balik
 G.2                                                                                                                          178
                               Feedback Form
                               Tanggapan Terhadap Umpan Balik Laporan Keberlanjutan Tahun Sebelumnya
 G.3                                                                                                                          13
                               Feedback on Previous Year’s Sustainability Report
                               Daftar Pengungkapan Sesuai Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 51/POJK.03/2017 tentang
                               Penerapan Keuangan Berkelanjutan bagi Lembaga Jasa Keuangan, Emiten, dan Perusahaan Publik
 G.4                                                                                                                          180
                               Disclosure List Based on POJK No.51/POJK.03/2017 regarding the Implementation of Sustainable
                               Finance for Financial Services Institutions, Listed Companies and Public Companies




182           PT Mandiri Tunas Finance
              Laporan Keberlanjutan 2025
Page 184
Sustaining Progress, Empowering the Future                                                                                             www.mtf.co.id




Indeks Isi GRI – IN ACCORDANCE
GRI Content Index – IN ACCORDANCE

                                                            PT Mandiri Tunas Finance telah melaporkan sesuai dengan Standar GRI untuk periode 1 Januari-31
                                                                                                   Desember 2025.
             Pernyataan penggunaan
                 Statement of use
                                                               PT Mandiri Tunas Finance has reported in accordance with the GRI Standards for the period
                                                                                          January 1st – December 31st 2025.
                   Penggunaan GRI 1
                                                                                                GRI 1: Foundation 2021
                      GRI 1 used
        Sektor Standar GRI yang Berlaku                                                                    -
        Applicable GRI Sector Standard(s)




                                                                                                  Hal Yang Tidak Dicantumkan               Gri Sektor
   Standar GRI/                                                                    Lokasi                   Omission                        Standar
   Referensi Lain                          Pengungkapan                           Halaman Persyaratan yang                                     No.
   Gri Standard /                            Disclosure                             Page   Tidak Dicantumkan Alasan         Penjelasan     Gri Sector
    Other Source                                                                  Location   Requirement(S)     Reason      Explanation     Standard
                                                                                                Omitted                                     Ref. No.
General Disclosures

GRI 2: General                 Informasi Organisasi
                        2-1                                                           44
Disclosures 2021               Organization Details

                               Entitas yang Termasuk dalam Laporan Keuangan
                               Dikonsolidasi
                        2-2                                                           12
                               Entities Included in the Consolidated Financial
                               Statement
                               Periode Pelaporan, Frekuensi, dan Titik Kontak
                        2-3                                                         12, 13
                               Reporting Period, Frequency and Contact Point
                               Pernyataan Kembali Informasi
                        2-4                                                           12
                               Restatement of Information

                               Verifikasi Pihak Eksternal
                        2-5                                                           12
                               External Assurance

                               Kegiatan, Rantai Pasokan, dan Hubungan Bisnis
                               Lainnya                                            44, 50, 54,
                        2-6
                               Activities, Value Chain and Other Business           60, 62
                               Relationships
                               Karyawan
                        2-7                                                           57
                               Employees
                               Pekerja Bukan Karyawan
                        2-8                                                           57
                               Workers Who Are Not Employees
                               Struktur Tata Kelola dan Komposisi
                        2-9                                                           71
                               Governance Structure and Composition
                               Nominasi dan Seleksi Badan Tata Kelola Tertinggi
                        2-10   Nomination and Selection of the Highest                73
                               Governance Body
                               Ketua Badan Tata Kelola Tertinggi
                        2-11                                                          71
                               Chair of the Highest Governance Body
                               Peran Badan Tata Kelola Tertinggi dalam
                               Mengawasi Pengelolaan Dampak
                        2-12                                                          71
                               Role of the Highest Governance Body in
                               Overseeing the Management of Impacts
                               Delegasi Tanggung Jawab untuk Mengelola
                               Dampak
                        2-13                                                        71, 78
                               Delegation of Responsibility for Managing
                               Impacts
                               Peran Badan Tata Kelola Tertinggi dalam Laporan
                               Keberlanjutan
                        2-14                                                          80
                               Role of the Highest Governance Body in
                               Sustainability Reporting
                               Konflik Kepentingan
                        2-15                                                          84
                               Conflict of Interest




                                                                                                                      PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                                         Sustainability Report 2025     183
Page 185
               Lembar Umpan Balik dan Indeks / Feedback Form and Index




                                                                                                       Hal Yang Tidak Dicantumkan           Gri Sektor
    Standar GRI/                                                                        Lokasi                   Omission                    Standar
    Referensi Lain                              Pengungkapan                           Halaman Persyaratan yang                                 No.
    Gri Standard /                                Disclosure                             Page   Tidak Dicantumkan Alasan      Penjelasan    Gri Sector
     Other Source                                                                      Location   Requirement(S)     Reason   Explanation    Standard
                                                                                                     Omitted                                 Ref. No.
 GRI 2: General                     Komunikasi Hal-hal Kritis
                          2-16                                                            85
 Disclosures 2021                   Communication of Critical Concern
                                    Pengetahuan Kolektif Badan Tata Kelola Tertinggi
                          2-17      Collective Knowledge of the Highest Governance        80
                                    Body
                                    Evaluasi Kinerja Badan Tata Kelola Tertinggi
                          2-18      Evaluation of the Performance of the Highest          77
                                    Governance Body
                                    Kebijakan Remunerasi
                          2-19                                                            73
                                    Remuneration Policies
                                    Proses Menentukan Remunerasi
                          2-20                                                            75
                                    Process to Determine Remuneration
                                    Rasio Kompensasi Total Tahunan
                          2-21                                                            77
                                    Annual Total Compensation Ratio
                                    Pernyataan Tentang Strategi Pembangunan
                          2-22      Berkelanjutan                                         36
                                    Statement on Sustainable Development Strategy
                                    Komitmen Kebijakan
                          2-23                                                            18
                                    Policy Commitments
                                    Menerapkan Komitmen Kebijakan
                          2-24                                                            18
                                    Embedding Policy Commitments
                                    Proses untuk Memulihkan Dampak Negatif
                          2-25                                                            83
                                    Processes to Remediate Negative Impacts
                                    Mekanisme untuk Mencari Saran dan
                                    Menyampaikan Kekhawatiran
                          2-26                                                            85
                                    Mechanism for Seeking Advice and Raising
                                    Concern
                                    Kepatuhan Terhadap Regulasi dan Hukum
                          2-27                                                            91
                                    Compliance with Laws and Regulations
                                    Keanggotaan Asosiasi
                          2-28                                                            61
                                    Membership Associations
                                    Pendekatan Pelibatan Pemangku Kepentingan
                          2-29                                                            91
                                    Approach to Stakeholder Engagement
                                    Perjanjian Perundingan Kolektif
                          2-30                                                           133
                                    Collective Bargaining Agreements
 Topik Material | Material Topics
                                    Proses Menentukan Topik Material
 GRI 3: Material Topics   3-1                                                           12, 14
                                    Process to Determine Material Topics
 2021
                                    Daftar Topik Material
                          3-2                                                             16
                                    List of Material Topics
 Efisiensi Pengadaan                 Materials Sourcing and Efficiency
 GRI 3: Material Topics             Pengelolaan Topik Material
                          3-3                                                             60
 2021                               Management of Material Topics
 GRI 204: Praktik
                                    Proporsi Pengeluaran untuk Pemasok Lokal
 Pengadaan                204-1                                                           61
                                    Proportion of Spending on Local Suppliers
 Procurement Practices
 Tata Kelola Perusahaan
                                     Good Corporate Governance
 yang Baik
 GRI 3: Material Topics             Pengelolaan topik material
                          3-3                                                             86
 2021                               Management of material topics
                                    Operasi-operasi yang Dinilai Memiliki Risiko
                                    Terkait Korupsi
                          205-1                                                           87
                                    Operations Assessed For Risks Related To
                                    Corruption
                                    Komunikasi dan Pelatihan Tentang Kebijakan dan
 GRI 205
                                    Prosedur Anti-korupsi
 Anti-korupsi             205-2                                                         89, 90
                                    Communication and Training About Anti-
 Anti-corruption
                                    corruption Policies and Procedures
                                    Insiden Korupsi yang Terbukti dan Tindakan yang
                                    Diambil
                          205-3                                                           90
                                    Confirmed Incidents of Corruption and Action
                                    Taken




184            PT Mandiri Tunas Finance
               Laporan Keberlanjutan 2025
Page 186
Sustaining Progress, Empowering the Future                                                                                              www.mtf.co.id




                                                                                                   Hal Yang Tidak Dicantumkan               Gri Sektor
   Standar GRI/                                                                     Lokasi                   Omission                        Standar
   Referensi Lain                            Pengungkapan                          Halaman Persyaratan yang                                     No.
   Gri Standard /                              Disclosure                            Page   Tidak Dicantumkan Alasan         Penjelasan     Gri Sector
    Other Source                                                                   Location   Requirement(S)     Reason      Explanation     Standard
                                                                                                 Omitted                                     Ref. No.
Efisiensi Lingkungan              Operational Environmental
Operasional                       Efficiency
GRI 3: Material Topics           Pengelolaan topik material
                         3-3                                                         121
2021                             Management of material topics
                                 Konsumsi Energi dalam Organisasi
                         302-1                                                       124
                                 Energy Consumption Within the Organization
                                 Konsumsi Energi di Luar Organisasi
                         302-2                                                     122, 123
                                 Energy Consumption Outside of The Organization
GRI 302                          Intensitas Energi
                         302-3                                                       124
Energi                           Energy Intensity
Energy                           Pengurangan Konsumsi Energi
                         302-4                                                       121
                                 Reduction of Energy Consumption
                                 Pengurangan Pada Energi yang Dibutuhkan untuk
                                 Produk dan Jasa
                         302-5                                                     124, 125
                                 Reduction In Energy Requirements of Products
                                 and Services
Emisi GRK                         GHG Emission
GRI 3: Material Topics           Pengelolaan topik material
                         3-3                                                         121
2021                             Management of material topics
                                 Emisi GRK Langsung (Cakupan 1)
                         305-1                                                       125
                                 Direct GHG Emissions (Scope1)
                                 Emisi Energi GRK (Cakupan 2) Tidak Langsung
                         305-2                                                       125
                                 Energy Indirect (Scope 2) GHG Emmisions
                                 Emisi GRK (Cakupan 3) Tidak Langsung Lainnya
                         305-3                                                       126
                                 Other Indirect (Scope 3) GHG Emmisions
GRI 305                          Intensitas Emisi GRK
                         305-4                                                       126
Emisi                            GHG Emissions Intensity
Emission                         Pengurangan Emisi GRK
                         305-5                                                       121
                                 Reduction of GHG Emissions
                                 Emisi Zat Perusak Ozon (ODS)
                         305-6                                                       125
                                 Emissions of Ozone-Depleting Subtance (ODS)
                                 Nitrogen Oksida (NOX), Sulfur Oksida (SOX), dan
                                 Emisi Udara Signifikan Lainnya
                         305-7                                                       125
                                 Nitrogen Oxides (NOX), Sulfur Oxides (SOX), and
                                 Other Significant Air Emissions
Pengembangan dan
                                  Employee Development and Wellbeing
Kesejahteraan Karyawan
GRI 3: Material Topics           Pengelolaan topik material
                         3-3                                                         132
2021                             Management of material topics
                                 Perekrutan Karyawan Baru dan Pengantian
                                                                                   137, 138,
                         401-1   Karyawan
                                                                                     139
                                 New Employee Hires and Employee Turnover
                                 Tunjangan yang Diberikan Kepada Karyawan
                                 Purnawaktu yang Tidak Diberikan Kepada
GRI 401
                                 Karyawan Sementara atau Paruh Waktu
Ketenagakerjaan
                         401-2   Benefits Provided to Full-time Employees That       135
Employment
                                 Are Not Provided to Temporary or Part-Time
                                 Employees


                                 Cuti Melahirkan
                         401-3                                                       137
                                 Parental Leave
GRI 3: Material Topics           Pengelolaan topik material
                         3-3                                                         132
2021                             Management of material topics




                                                                                                                      PT Mandiri Tunas Finance
                                                                                                                          Sustainability Report 2025     185
Page 187
               Lembar Umpan Balik dan Indeks / Feedback Form and Index




                                                                                                         Hal Yang Tidak Dicantumkan           Gri Sektor
     Standar GRI/                                                                         Lokasi                   Omission                    Standar
     Referensi Lain                               Pengungkapan                           Halaman Persyaratan yang                                 No.
     Gri Standard /                                 Disclosure                             Page   Tidak Dicantumkan Alasan      Penjelasan    Gri Sector
      Other Source                                                                       Location   Requirement(S)     Reason   Explanation    Standard
                                                                                                       Omitted                                 Ref. No.
                                    Rata-rata Jam Pelatihan Per Tahun Per Karyawan
                            404-1                                                        142, 143
                                    Average Hours of Training Per Year Per Employee
                                    Program untuk Meningkatkan Keterampilan
 GRI 404                            Karyawan dan Program Bantuan Peralihan
                            404-2                                                        141, 142
 Pelatihan & Pendidikan             Programs for Upgrading Employee Skills and
 Training & Education               Transition Assistance Programs
                                    Persentase Karyawan yang Menerima Tinjauan
                                    Rutin Terhadap Kinerja dan Pengembangan Karier
                            404-3                                                          144
                                    Percentage of Employees Receiving Regular
                                    Performance and Career Development Reviews
 Keterlibatan, Keragaman,
                                        Employee Engagement, Diversity and Inclusion
 dan Inklusi Karyawan
 GRI 3: Material Topics             Pengelolaan Topik Material
                            3-3                                                            132
 2021                               Management of Material Topics
                                    Keanekaragaman Badan Tata Kelola dan
 GRI 405: Keberagaman 405-1         Karyawan                                              71, 73
 dan Kesetaraan                     Diversity of Governance Bodies and Employees
 Kesempatan                         Rasio Gaji Pokok dan Remunerasi Perempuan
 Diversity and                      Dibandingkan Laki-laki
                      405-2                                                                135
 Equal Opportunity                  Ratio of Basic Salary and Remuneration of Women
                                    to Men
 GRI 3: Material Topics             Pengelolaan topik material
                            3-3                                                            132
 2021                               Management of material topics
                                    Insiden Diskriminasi dan Tindakan Perbaikan yang
 GRI 406
                                    Dilakukan
 Non-diskriminasi           406-1                                                          134
                                    Incidents of Discrimination and Corrective Actions
 Non-discrimination
                                    Taken
 Keterlibatan Masyarakat                Community Engagement
 GRI 3: Material Topics             Pengelolaan topik material
                            3-3                                                            152
 2021                               Management of material topics
                                    Operasi dengan Keterlibatan Masyarakat Lokal,
                                    Penilaian Dampak dan Program Pengembangan
                            413-1                                                        153, 162
                                    Operations with Local Community Engagement,
 GRI 413
                                    Impact Assessments, and Development Programs
 Masyarakat Lokal
                                    Operasi yang Secara Aktual dan yang Berpotensi
 Local Community
                                    Memiliki Dampak Negatif Signifikan Terhadap
                            413-2   Masyarakat Lokal Operations with Significant           152
                                    Actual and Potential Negative Impacts On Local
                                    Communities
 Keamanan Data dan Privasi
                                        Data Security and Customer Privacy
 Nasabah
 GRI 3: Material Topics             Pengelolaan topik material
                            3-3                                                            172
 2021                               Management of material topics
                                    Pengaduan yang Berdasar Mengenai Pelanggaran
 GRI 418
                                    Terhadap Privasi Pelanggan dan Hilangnya Data
 Privasi Pelanggan
                            418-1   Pelanggan                                              172
 Customer Privacy
                                    Substantiated Complaints Concerning Breaches
                                    of Customer Privacy and Losses of Customer Data
 Pembiayaan Hijau Berkelanjutan         Green and Sustainable Financing
 -                          -       -
 Pembiayaan Hijau Berkelanjutan         Green and Sustainable Financing
 -                          -       -
 Manajemen Risiko Insiden
                                        Critical Incident RiskManagement
 Kritis
 -                          -       -




186            PT Mandiri Tunas Finance
               Laporan Keberlanjutan 2025
Page 188
PT Mandiri Tunas Finance
Graha Mandiri Lt. 3A       Website: www.mtf.co.id
Jl. Imam Bonjol No.61      E-mail: customer.service@mtf.co.id
Jakarta 10310              Telephone: (62-21) 2305608




 2025
  Laporan Keberlanjutan
  Sustainability Report



Sustaining Progress,
Empowering the Future
                                                                mtf.co.id

File

File Open PDF
Source IDX
Size6.01 MB
Published24 Apr 2026
Pages188
Characters925,241
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 73 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org PT Mandiri Tunas Finance p.1 ×249
linked org Bank Mandiri p.22 ×52
linked person Menteng, Jakarta Pusat p.46
linked person R. Eryawan Nurhariadi · Direktur p.53 ×2
linked person Bayu Mario p.53
linked person William Francis Indra · Direktur p.54 ×4
linked org Grand Indonesia p.65
linked person Nugraha Indra Permadi p.73
linked person Fendy Eventius Mugni · Independent Commissioner p.73
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.1 ×11
possible org Bank Mandiri’s p.32
possible org Bursa Efek Indonesia p.46 ×3
possible org Bank Bank Mandiri p.47
possible — Subarna · Independent p.73
possible person William · Direktur p.74
unresolved org PT Mandiri Tunas Finance Sustaining Progress p.1
unresolved org PT Mandiri Tunas Finance Berizin p.1
unresolved org PT Mandiri Tunas Finance Sustainability p.2 ×43
unresolved org Tata Kelola Governing Body Performance Evaluation p.3 ×2
unresolved org Tata Kelola Tertinggi p.3 ×2
unresolved org PT Mandiri Tunas p.13 ×2
unresolved org Financial Services Authority p.13 ×8
unresolved org PT Mandiri p.13 ×7
unresolved org PT Mandiri Tunas Finance Aksesibilitas p.14
unresolved org Bank Mandiri’s MSMPG p.26
unresolved org Bank Indonesia p.38 ×2
unresolved org Bank Indonesia. Stabilitas p.38
unresolved org Bank Mandiri. Melalui p.39
unresolved org PT Mandiri Tunas Finance On Behalf p.42
unresolved org PT Mandiri Tunas Finance Board p.42
unresolved org PT Tunas Financindo Corporation. p.43 ×2
unresolved org PT Tunas Financindo Sarana p.43 ×5
unresolved org PT Tunas Ridean p.43 ×9
unresolved org PT Tunas Financindo Corporation. In p.43
unresolved — Pendirian p.45
unresolved — Dasar Hukum Pendirian p.45
unresolved person Misahardi Wilamarta p.45
unresolved person Wilamarta, S.H., Notaris di Jakarta, dan telah disahkan p.45
unresolved org Menteri Kehakiman p.45
unresolved — diumumkan dalam Lembaran Berita Negara p.45
unresolved person Wilamarta p.45
unresolved person Wilamarta, S.H., Notary in Jakarta, which was approved p.45
unresolved org Minister of Justice p.45
unresolved org State Gazette of the Republic of Indonesia No. 57, p.45
unresolved — Rp1.000.000.000.000 p.45
unresolved org Branch Offices p.45
unresolved org PT Tunas Tunas Financindo Corporation. p.47
unresolved org Financindo Corporation p.47
unresolved org PT Tunas p.47
unresolved org Menteri Keuangan Republik Indonesia p.55
unresolved org Minister of Finance p.55
unresolved person Enhancing Indonesia’s · Member p.62
unresolved org PT Rapi Utama Indonesia p.62
unresolved person Wadah · Anggota p.62 ×2
unresolved org Bank Mandiri Organizer Bank Mandiri p.63
unresolved org PT TUV NORD Indonesia Award p.64
unresolved org PT TUV NORD Indonesia Penyelenggara IT Works Organizer p.64
unresolved org PT TUV SUD Indonesia Authority p.64
unresolved org PT TUV NORD Indonesia p.64
unresolved org Bank Mandiri. Penghargaan p.65
unresolved org PT Pemeringkat Efek Indonesia p.66 ×2
unresolved person Pinohadi G. Sumardi · Direktur Utama p.67 ×5
unresolved person M. Kholid Artha p.72 ×8
unresolved org Financial Year M. Kholid Artha p.72 ×3
unresolved org PT Mandiri Year p.72
unresolved person Tahun Kholid Artha p.73
unresolved person Annual GMS Resolution · Direktur p.74 ×2
unresolved org Menteri Negara BUMN No. PER- p.75
unresolved org Minister of State-Owned Enterprises MBU p.75
unresolved org Minister of State-Owned Enterprises Badan Usaha Milik Negara. Prosedur p.75
unresolved person Meanwhile · Komisaris p.78 ×2
unresolved org Bank Financial Institutions p.84
unresolved person Pelatihan Anti-korupsi · Komisaris p.91

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 2

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result