Skip to content
Back to announcement

PT API Tbk 31 Maret 2026 (LK Q1).pdf

Financial statement Text extracted MYTX

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 49

Page 1
PT ASIA PACIFIC INVESTAMA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA

LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
Pada Tanggal dan Periode yang Berakhir Tanggal
31 Maret 2026 (Tidak Diaudit)
Page 2
                                 PT ASIA PACIFIC INVESTAMA Tbk
                                     DAN ENTITAS ANAKNYA


                                          DAFTAR ISI




                                                                    Halaman

SURAT PERNYATAAN DIREKSI


LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
PADA TANGGAL DAN PERIODE BERAKHIR 31 MARET 2026


LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                 1-2

LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN KONSOLIDASIAN      3

LAPORAN PERUBAHAN DEFISIENSI MODAL KONSOLIDASIAN                       4

LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASIAN                                         5

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                            6
Page 3

          
Page 4
 PT ASIA PACIFIC INVESTAMA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
 LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
 Tanggal 31 Maret 2026 (Tidak Diaudit)
 (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

                                                                                          Catatan                    31 Maret 2026                31 Desember 2025
ASET
ASET LANCAR
Kas dan bank                                                                           3g,3i,5,34,35                               16.101                    28.868
Piutang usaha - neto                                                                    3g,6,34,35
  Pihak ketiga                                                                                                                     63.706                    92.675
Aset keuangan lancar lainnya                                                             3g,7,34,35
  Pihak ketiga                                                                                                                        548                       585
Persediaan - neto                                                                            3j,8                                 401.095                   386.203
Uang muka pembelian
  Pihak ketiga                                                                                9                                    36.470                    15.392
Pajak dibayar dimuka                                                                         17a                                    5.598                    11.941
Beban dibayar dimuka                                                                          3j                                      997                        30
Total Aset Lancar                                                                                                                 524.515                   535.694
ASET TIDAK LANCAR
Aset tetap - neto                                                                           3l,10                               2.816.801                  2.789.652
Aset pajak tangguhan - neto                                                                3u,17e                                  19.609                     19.365
Uang jaminan                                                                              3g,34,35                                  3.100                      3.100
Total Aset Tidak Lancar                                                                                                         2.839.510                  2.812.117
TOTAL ASET                                                                                                                      3.364.025                  3.347.811

LIABILITAS DAN DEFISIENSI MODAL
LIABILITAS JANGKA PENDEK
Utang bank jangka pendek                                                                3g,15,34,35                                45.745                    43.615
Utang usaha                                                                             3g,11,34,35
  Pihak ketiga                                                                                                                     49.084                    50.359
Liabilitas keuangan jangka pendek lainnya                                               3g,12,34,35
  Pihak ketiga                                                                                                                       1.192                    1.077
Utang pajak                                                                                  17b                                       950                    4.176
Uang muka penjualan
  Pihak berelasi                                                                          3f,14,33                              1.568.584                  1.552.620
  Pihak ketiga                                                                                                                      4.445                      4.413
Beban akrual                                                                            3g,13,34,35                               150.389                    143.854
Liabilitas jangka panjang bagian
  jatuh tempo dalam satu tahun                                                            3g,34,35
    Utang bank                                                                               16                                    50.837                     42.695
Total Liabilitas Jangka Pendek                                                                                                  1.871.226                  1.842.809

LIABILITAS JANGKA PANJANG
Liabilitas jangka panjang - setelah dikurangi
  bagian jatuh tempo dalam satu tahun                                                     3g,34,35
    Utang bank                                                                               16                                 1.712.154                  1.709.423
Liabilitas keuangan
jangka panjang lainnya                                                                  3g,18,34,35
  Pihak berelasi                                                                           3f,33                                    1.282                      1.282
  Pihak ketiga                                                                                                                     14.382                     14.382
Liabilitas imbalan kerja                                                                   3r,19                                   46.677                     46.677
Liabilitas diestimasi                                                                 3g,3p,20,34,35                              208.914                    206.856
Utang subordinasi - pihak berelasi                                                   3f,3g,21,33,34,35                            109.605                    108.244
Total Liabilitas Jangka Panjang                                                                                                 2.093.014                  2.086.864

TOTAL LIABILITAS                                                                                                                3.964.240                  3.929.673




             Catatan atas laporan keuangan konsolidasian merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan.

                                                                                 1
Page 5
 PT ASIA PACIFIC INVESTAMA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
 LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
 Tanggal 31 Maret 2026 (Tidak Diaudit)
 (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

                                                                                        Catatan                    31 Maret 2026               31 Desember 2025
DEFISIENSI MODAL

Defisiensi modal yang dapat
diatribusikan kepada pemilik entitas induk
Modal saham
- saham seri A nilai nominal Rp 1.000 (nilai penuh) per saham
- saham seri B nilai nominal Rp 250 (nilai penuh) per saham
- saham seri C nilai nominal Rp 100 (nilai penuh) per saham
Modal dasar - 15.340.000.000 saham terdiri dari
   - 1.040.000.000 saham seri A
   - 4.000.000.000 saham seri B
   - 10.300.000.000 saham seri C
Modal ditempatkan dan disetor - pada tahun
   adalah 7.747.281.949 saham terdiri dari
   - 534.666.577 saham seri A
   - 932.000.000 saham seri B
   - 6.280.615.372 saham seri C                                                            22                                1.395.728                     1.395.728
Tambahan modal disetor                                                                     23                                 (48.125)                      (48.125)
Selisih transaksi dengan pihak nonpengendali                                              3,24                                 200.951                       200.951
Penghasilan komprehensif lain                                                                                                1.327.990                     1.333.497
Defisit
   Ditentukan penggunaannya                                                                                                      2.000                          2.000
   Belum ditentukan penggunaannya                                                                                          (3.463.668)                    (3.451.264)
Defisiensi modal yang dapat
   diatribusikan kepada pemilik entitas induk                                               3                                (585.124)                     (567.213)
Kepentingan nonpengendali                                                                 3,25                                (15.091)                      (14.649)
DEFISIENSI MODAL                                                                                                             (600.215)                     (581.862)

TOTAL LIABILITAS DAN DEFISIENSI MODAL                                                                                        3.364.025                     3.347.811




            Catatan atas laporan keuangan konsolidasian merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan.



                                                                                2
Page 6
 PT ASIA PACIFIC INVESTAMA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
 LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN KONSOLIDASIAN
 Untuk Periode yang Berakhir 31 Maret 2026 (Tidak Diaudit)
 (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


                                                                                                                    31 Maret 2026                 31 Maret 2025
                                                                                         Catatan                      (3 Bulan)                     (3 Bulan)

PENJUALAN NETO                                                                          3f,3s,26,33                             218.335                     243.878
BEBAN POKOK PENJUALAN                                                                   3f,3s,27,33                            (229.154)                   (245.636)
LABA (RUGI) BRUTO                                                                                                               (10.819)                     (1.758)

Beban penjualan                                                                            3s,28                                 (3.391)                     (2.771)
Beban umum dan administrasi                                                                3s,29                                 (3.298)                     (4.254)
Keuntungan (kerugian) selisih kurs - neto                                                   3e                                   17.762                      40.485
Penghasilan (beban) lain-lain                                                              3s,30                                     248                     (3.792)

LABA (RUGI) USAHA                                                                                                                    502                     27.910

Biaya keuangan                                                                             3s,31                                (13.348)                    (12.671)

LABA (RUGI) SEBELUM PAJAK PENGHASILAN                                                                                           (12.846)                     15.239

BEBAN PAJAK PENGHASILAN - NETO                                                            3u,17c                                      -                           -

LABA (RUGI) NETO TAHUN BERJALAN                                                                                                 (12.846)                     15.239

PENGHASILAN (RUGI) KOMPREHENSIF LAIN
 Pos yang akan direklasifikasi ke laba rugi
   Keuntungan (kerugian) dari penjabaran laporan keuangan                                    3e                                  (5.507)                       (952)
PENGHASILAN (RUGI) KOMPREHENSIF LAIN - NETO
                                                                                                                                 (5.507)                       (952)
SETELAH PAJAK

TOTAL LABA (RUGI) KOMPREHENSIF TAHUN BERJALAN                                                                                   (18.353)                     14.287

LABA (RUGI) NETO TAHUN BERJALAN YANG DAPAT
DIATRIBUSIKAN KEPADA
   Pemilik entitas induk                                                                                                        (12.404)                     14.325
   Kepentingan nonpengendali                                                                                                       (442)                        914
TOTAL                                                                                                                           (12.846)                     15.239

TOTAL LABA (RUGI) KOMPREHENSIF
TAHUN BERJALAN YANG DAPAT DIATRIBUSIKAN KEPADA
  Pemilik entitas induk                                                                      3                                  (17.911)                     13.407
  Kepentingan nonpengendali                                                                  3                                     (442)                        880
TOTAL                                                                                                                           (18.353)                     14.287

Laba (Rugi) per saham - dasar dan dilusian                                                 3q,32                                  (1,60)                       1,85




             Catatan atas laporan keuangan konsolidasian merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan.



                                                                                 3
Page 7
 PT ASIA PACIFIC INVESTAMA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
 LAPORAN PERUBAHAN DEFISIENSI MODAL KONSOLIDASIAN
 Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Maret 2026 (Tidak Diaudit)
 (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


                                                                         Defisiensi Modal yang Dapat Diatribusikan Kepada Pemilik Entitas Induk

                                                                                                Penghasilan Komprehensif Lain                           Defisit

                                                                                                Selisih Kurs
                                                                                                  Karena
                                                                        Selisih transaksi       Penjabaran                                                        Belum
                                                    Tambahan Modal       dengan pihak            Laporan                                  Ditentukan            Ditentukan                             Kepentingan      Total Defisiensi
                                  Modal Saham           Disetor          nonpengendali           Keuangan          Surplus Revaluasi    Penggunaannya         Penggunaannya             Total         Nonpengendali         Modal

Saldo 1 Januari 2026                   1.395.728            (48.125)              200.951               68.615             1.264.882                 2.000          (3.451.264)           (567.213)          (14.649)          (581.862)

Laba (Rugi) neto tahun berjalan                 -                   -                       -                 -                     -                     -            (12.404)           (12.404)             (442)             (12.846)
Rugi komprehensif lain - neto                   -                   -                       -           (5.507)                     -                     -                   -            (5.507)                 -              (5.507)

Saldo 31 Maret 2026                    1.395.728            (48.125)              200.951               63.108             1.264.882                 2.000          (3.463.668)           (585.124)          (15.091)          (600.215)



Saldo 1 Januari 2025                   1.395.728            (48.125)              200.951              102.814             1.264.882                 2.000          (3.399.074)           (480.824)          (12.723)          (493.547)

Laba (Rugi) neto tahun berjalan                 -                   -                       -                 -                     -                     -              18.686             18.686               711              19.397
Rugi komprehensif lain - neto                   -                   -                       -           (9.179)                     -                     -                   -             (9.179)            (338)              (9.517)

Saldo 31 Maret 2025                    1.395.728            (48.125)              200.951               93.635             1.264.882                 2.000          (3.380.388)           (471.317)          (12.350)          (483.667)




                                          Catatan atas laporan keuangan konsolidasian merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan.



                                                                                                               4
Page 8
PT ASIA PACIFIC INVESTAMA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASIAN
Untuk Periode yang Berakhir 31 Maret 2026 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


                                                                                          Catatan                 31 Maret 2026                   31 Maret 2025

ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI

Penerimaan kas dari pelanggan                                                                                                 263.300                      271.028
Pembayaran kas kepada pemasok                                                                                                (209.617)                    (240.344)
Pembayaran kas untuk karyawan                                                                                                 (44.658)                     (48.180)
Pembayaran untuk beban operasional                                                                                             (3.261)                      (4.724)
Pembayaran bunga                                                                                                               (6.850)                      (6.118)
Penerimaan (pembayaran) lain-lain - neto                                                                                       (3.602)                       9.674

Kas Neto Diperoleh dari Aktivitas Operasi                                                                                       (4.688)                    (18.664)

ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI

Perolehan aset tetap                                                                         10                                 (1.502)                     (3.993)
Penerimaan penjualan aset tetap                                                              10                                       -                       1.666

Kas Neto Digunakan untuk Aktivitas Investasi                                                                                    (1.502)                     (2.327)

ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN

Penerimaan (Pembayaran) dari utang bank jangka pendek - neto                                                                    1.569                      (63.825)
Penerimaan (Pembayaran) utang bank jangka panjang - neto                                                                      (10.582)                       68.291

Kas Neto Digunakan untuk Aktivitas Pendanaan                                                                                    (9.013)                      4.466

KENAIKAN (PENURUNAN) NETO KAS DAN BANK                                                                                        (15.203)                     (16.525)

Pengaruh perubahan kurs mata uang asing                                                                                          2.436                     18.919

KAS DAN BANK AWAL PERIODE                                                                                                       28.868                      31.751

KAS DAN BANK AKHIR PERIODE                                                                    5                                 16.101                      34.145




            Catatan atas laporan keuangan konsolidasian merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan.



                                                                                5
Page 9
 PT ASIA PACIFIC INVESTAMA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
 CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
 Pada dan untuk Periode yang Berakhir Tanggal 31 Maret 2026 (Tidak Diaudit)
 (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

1.   UMUM

     a. Pendirian dan Kegiatan Usaha Perusahaan

        PT Asia Pacific Investama Tbk (dahulu PT Apac Citra Centertex Tbk) (“Perusahaan”) didirikan di Republik
        Indonesia berdasarkan Akta Notaris No. 105 tanggal10 Februari 1987 dibuat di hadapan Misahardi Wilamarta
        S.H., Notaris di Jakarta, sebagaimana diperbaharui dengan Akta Notaris No. 561 tanggal 30 April 1987 dibuat di
        hadapan Misahardi Wilamarta S.H., Notaris di Jakarta, Akta Notaris No. 320 tanggal 25 Juni 1987 dibuat di
        hadapan Lieyono, S.H., sebagai notaris pengganti Misahardi Wilamarta S.H., Notaris di Jakarta, Akta Notaris No.
        250 tanggal 19 Oktober 1987 oleh Misahardi Wilamarta S.H., Notaris di Jakarta (“Akta Pendirian”). Akta
        Pendirian ini telah disahkan oleh Menteri Kehakiman Republik Indonesia dalam Surat KeputusannyaNo. C2-
        7337.HT.01.01.TH-87 tanggal 17 November 1987 serta diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No.
        76, Tambahan No. 2034 tanggal 22 September 1989.

        Anggaran Dasar Perusahaan telah beberapa kali mengalami perubahan, terakhir dengan Akta NotarisNo. 42
        tanggal 26 Juni 2023, oleh Joko Hanggono, S.H., M.M., M.Kn., M. Hum., Notaris di Kabupaten Tangerang,
        mengenai perubahan susunan Dewan Komisaris dan Direksi Perusahaan. Perubahan akta tersebut telah diterima
        dan dicatat dalam Sistem Administrasi Badan Hukum pada Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia
        Republik Indonesia dengan Surat No. AHU-AH.01.09-0133642 tanggal 27 Juni 2023.

        Sesuai dengan Pasal 3 Anggaran Dasar Perusahaan, ruang lingkup kegiatan usaha utama Perusahaan meliputi
        industri tekstil dan garmen. Perusahaan melalui entitas anaknya mulai berproduksi secara komersial pada tahun
        1987.

        Perusahaan didirikan di Indonesia dengan kantor pusat yang terdaftar berlokasi di Jalan Pajajaran 14 No. 62,
        Gandasari - Jatiuwung, Tangerang 15137 - Indonesia.

        Perusahaan dan entitas anaknya selanjutnya secara bersama-sama disebut sebagai “Grup”.

        PT Indah Jaya Investama adalah entitas induk langsung dan terakhir Perusahaan.

     b. Penawaran Umum Saham Perusahaan

        Pada tanggal 14 September 1989, Perusahaan mendapat izin dari Ketua Badan Pengawas Pasar Modal dan
        Lembaga Keuangan atau Bapepam dan LK atas nama Menteri Keuangan Republik Indonesia untuk melakukan
        penawaran umum atas 2.500.000 saham Perusahaan kepada masyarakat. Pada tanggal 2 Juli 1990, Perusahaan
        mencatatkan saham pendiri (company listing) sebanyak 6.000.000 saham pada Bursa Efek Jakarta (“BEJ”),
        (sekarang Bursa Efek Indonesia) (“BEI”).

        Pada tanggal 15 Agustus 1990, Perusahaan memeroleh surat dari Ketua Bapepam-LK No. S-1197/PM/1990
        perihal efektifnya pernyataan pendaftaran penawaran umum terbatas kepada para pemegang saham sebanyak
        8.500.000 saham. Saham-saham tersebut dicatatkan pada BEI pada tanggal 23 Agustus 1990.

        Pada tanggal 25 Juni 1996, Perusahaan memeroleh surat dari Ketua Bapepam-LK No. S-1034/PM/1996 perihal
        pemberitahuan efektifnya pernyataan pendaftaran emisi saham dalam rangka penawaran umum terbatas II
        Perusahaan kepada para pemegang saham sejumlah 408.000.000 saham disertai dengan waran lekat sebanyak
        76.500.000 waran yang diberikan secara cuma-cuma sebagai insentif. Saham-saham tersebut dicatatkan pada BEI
        pada tanggal 26 Juli 1996. Setiap pemegang satu waran berhak membeli satu saham Perusahaan dengan
        pelaksanaan sebesar Rp1.000 per saham. Pembelian dapat dilakukan selama masa pelaksanaan yaitu mulai
        tanggal 16 Januari 1997 sampai dengan tanggal 14 Juli 2001.

        Pada tanggal 13 Desember 2018, Perusahaan memeroleh surat dari Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan
        (”OJK”) No. S-183/D.04/2018 perihal Pemberitahuan Efektifnya Pernyataan Pendaftaran. Pernyataan efektif ini
        diberikan sehubungan dengan Penawaran Umum Terbatas Dalam Rangka Penerbitan Hak Memesan Efek
        Terlebih Dahulu Perusahaan (“PUT III”) kepada para pemegang saham sejumlah 6.966.666.241 saham. Saham-
        saham tersebut dicatatkan pada BEI pada tanggal 11 Januari 2019. Setiap pemegang empat saham berhak
        membeli sembilan belas saham baru Perusahaan dengan harga pelaksanaan sebesar Rp100 per saham (nilai
        penuh). Pembelian dapat dilakukan selama masa pelaksanaanya itu mulai tanggal 31 Desember 2018 sampai
        dengan tanggal8 Januari 2019 dan untuk pembayaran pemesanan saham tambahan dilakukan pada tanggal 11
        Januari 2019.



                                                           6
Page 10
PT ASIA PACIFIC INVESTAMA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Pada dan untuk Periode yang Berakhir Tanggal 31 Maret 2026 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

        Berdasarkan laporan kepemilikan efek dari Biro Administrasi Efek PT Adimitra Jasa Korpora pada
        tanggal 11 Januari 2019 dalam suratnya nomor OPR/060/AJK/012019 perihal komposisi kepemilikan saham
        Perusahaan, telah diterbitkan saham Seri C sebanyak 6.280.615.372 saham.

        Periode perdagangan PUT III Perusahaan dilaksanakan dari tanggal 31 Desember 2018 sampai dengan tanggal
        8 Januari 2019 dan untuk pembayaran dari pembeli siaga pada tanggal 11 Januari 2019. Jumlah dana yang
        diterima seluruhnya sebesar Rp628.061 untuk 6.280.615.372 saham seri C dengan nilai nominal Rp100 (nilai
        penuh) per saham.

        Penambahan saham seri C dengan nominal Rp100 per saham (nilai penuh) dilakukan melalui:
        - Inbreng saham oleh PT World Harvest Textile (“WHT”) di dalam PT Apac Inti Corpora (“AIC”) kepada
          Perusahaan sebesar Rp245.000 (nilai penuh);
        - Konversi utang PT Indah Jaya Investama (“IJI”) menjadi saham sebesar USD2.000.000 (nilai penuh);

        - Setoran tunai IJI untuk melunasi utang Perusahaan kepada IJI yang merupakan pengalihan utang WHT ke IJI
          sebesar USD3.063.871 (nilai penuh);
        - Setoran tunai IJI untuk melunasi utang Perusahaan kepada IJI yang berasal dari pembayaran utang Bank
          Mandiri sebesar USD18.000.000 (nilai penuh);
        - Setoran tunai PT Prima Graha Hiburan (“PGH”) untuk melunasi utang Perusahaan kepada PT Prima Graha
          Hiburan yang merupakan pengalihan utang dari WHT ke PGH sebesar USD1.644.776 (nilai penuh).

         Pada tanggal 27 Agustus 2021, seluruh saham Perusahaan sejumlah 7.747.281.949 saham terdiri dari
         534.666.577 saham seri A, 932.000.000 saham seri B dan 6.280.615.372 saham seri C telah tercatat di Bursa
         Efek Indonesia.

   c.   Dewan Komisaris dan Direksi, Komite Audit serta Karyawan

        Susunan Dewan Komisaris dan Direksi Perusahaan pada tanggal 31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025 adalah
        sebagai berikut:

                                            31 Mar 2026 dan 31 Des 2025
        Dewan Komisaris
        Presiden Komisaris          :                Johnny Pesik
        Komisaris                   :             Benny Soetrisno
        Komisaris Independen        :             Sintong Panjaitan

        Direksi
        Presiden Direktur           :                Ivan Pesik
        Direktur                    :            Kristina Bay Maca

        Susunan Komite Audit Perusahaan pada tanggal 31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025 adalah sebagai
        berikut:

                                            31 Mar 2026 dan 31 Des 2025
        Komite Audit
        Ketua                       :              Sintong Panjaitan
        Anggota                     :              Rakiyo Wibowo
        Anggota                     :               Gatot Hidayat

        Personel manajemen kunci Perusahaan terdiri dari Dewan Komisaris dan Direksi. Ruang lingkup Presiden
        Direktur mencakup bidang hukum, sumber daya manusia, pemasaran dan operasional, sementara ruang lingkup
        Direktur Keuangan mencakup bidang keuangan dan akuntansi.

        Pada tanggal 31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025, Grup memiliki masing-masing sebanyak 2.969 dan 2.876
        orang karyawan (tidak diaudit).




                                                          7
Page 11
 PT ASIA PACIFIC INVESTAMA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
 CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
 Pada dan untuk Periode yang Berakhir Tanggal 31 Maret 2026 (Tidak Diaudit)
 (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

      d. Struktur Entitas Anak

                                                        Tahun Awal                               Persentase Kepemilikan       Total Aset Sebelum
                      Entitas Anak           Domisili                    Kegiatan Usaha
                                                          Operasi                               31 Mar 26      31 Des 25   31 Mar 26      31 Des 25
              Kepemilikan langsung
              PT Apac Inti Corpora (“AIC”)   Jakarta       1995      Penenunan dan pemintalan    96,44%         96,44%      3.500.916     3.484.301



          AIC mendapatkan status badan hukum pada tanggal24 Juli 1995, berdasarkan Akta Notaris No. 1 tanggal 1 Juli
          1995 oleh Popie Savitri Martosuharjo Pharmanto, S.H., Notaris di Serang. Akta pendirian ini disahkan oleh
          Kementerian Kehakiman Republik Indonesia dalam Surat Keputusannya No. C2-8905.HT.01.01.TH 95 tanggal
          24 Juli 1995 serta diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 73 tanggal 12 September 1995,
          Tambahan No. 7571.

          Anggaran Dasar AIC telah beberapa kali mengalami perubahan, terakhir dengan Akta Notaris No. 22 tanggal 28
          Agustus 2020 oleh Edi Priyono, S.H., Notaris di Jakarta. Akta ini memuat kedudukan serta alamat Perusahaan;
          dan juga memuat persetujuan atas perubahan ketentuan Pasal 3 Anggaran Dasar AIC mengenai maksud dan
          tujuan serta kegiatan usaha AIC. Perubahan anggaran dasar ini telah mendapat persetujuan dari Kementerian
          Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia No. AHU-0066527.AH.01.02. Tahun 2020 tanggal 26
          September 2020. Perubahan tersebut telah diterima oleh Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik
          Indonesia No. AHU-AH.01.03-0391365 tanggal 26 September 2020.

          Pada tanggal 24 Januari 2019, Perusahaan menggadaikan saham yang dimiliki oleh Perusahaan dalam AIC
          sebanyak 8.326.294.136 saham kepada PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (Bank Mandiri) berdasarkan Akta
          Perjanjian Gadai Saham No. 29, tanggal 24 Januari 2019, oleh Sri Hidianingsih Adi Sugijanto, S.H., Notaris di
          Jakarta. Gadai saham ini diberikan untuk menjamin kewajiban utang AIC kepada Bank Mandiri berdasarkan
          Perjanjian Restrukturisasi. Dalam hal ini, Perusahaan menggantikan kedudukan WHT yang sebelumnya
          merupakan pemberi gadai atas Saham yang Dialihkan.


2.    PENERAPAN PERNYATAAN STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN (“PSAK”) DAN INTERPRETASI
      STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN (“ISAK”) BARU DAN REVISI

      a. Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) dan Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan (ISAK)
         yang Diterbitkan dan Berlaku Efektif dalam Tahun Berjalan

          Dalam periode berjalan, Grup telah menerapkan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (“PSAK”) dan
          Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan (“ISAK”) baru dan revisi termasuk pengesahan amendemen dan
          penyesuaian tahunan yang dikeluarkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia
          (“DSAK-IAI”) yang dianggap relevan dengan kegiatan operasinya dan memengaruhi laporan keuangan
          konsolidasian berlaku efektif untuk periode tahun buku yang dimulai pada atau setelah 1 Januari 2025.

          PSAK dan ISAK baru dan revisi termasuk pengesahan amendemen dan penyesuaian tahunan yang berlaku efektif
          dalam periode berjalan adalah sebagai berikut:

          -        Amendemen PSAK 221: Pengaruh Perubahan Kurs Valuta Asing. Amendemen tentang kekurangan
                   ketertukaran. Amendemen ini memperjelas pengaturan terkait kondisi ketika suatu mata uang tidak
                   tertukarkan serta pengungkapannya.

          -        PSAK 117 memperkenalkan Pendekatan Block Building, yang dimodifikasi untuk kontrak asuransi dengan
                   fitur partisipasi langsung, yang digambarkan sebagai Pendekatan Biaya Variabel. Terdapat penyederhanaan
                   jika kriteria tertentu terpenuhi dengan menggunakan Pendekatan Alokasi Premi.

          -        Amendemen PSAK 117: Kontrak Asuransi – Penerapan Awal PSAK 117 dan PSAK 109 - Informasi
                   Komparatif, berlaku efektif ketika entitas pertama kali menerapkan PSAK 117.

     b. Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) dan Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan (ISAK)
        yang Diterbitkan Namun Belum Berlaku Efektif dalam Tahun Berjalan

          -        PSAK 109: Instrumen Keuangan dan PSAK 107 Instrumen Keuangan: Pengungkapan terkait Klasifikasi dan
                   Pengukuran Instrumen Keuangan. Amandemen ini menambahkan dan mengklarifikasi ketentuan dalam


                                                                          8
Page 12
 PT ASIA PACIFIC INVESTAMA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
 CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
 Pada dan untuk Periode yang Berakhir Tanggal 31 Maret 2026 (Tidak Diaudit)
 (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

              PSAK 109 mengenai penghentian pengakuan liabilitas keuangan dan mengklarifikasi penilaian karakteristik
              arus kas untuk aset keuangan dengan fitur terkait lingkungan, sosial, dan tata kelola (LST), aset keuangan
              dengan fitur non-recourse, dan instrumen terkait kontraktual seperti tranche. Amandemen ini juga
              memodifikasi ketentuan dalam PSAK 107 terkait persyaratan pengungkapan untuk investasi dalam instrumen
              ekuitas yang diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain dan menambahkan ketentuan
              terkait instrumen keuangan dengan persyaratan kontraktual yang mengubah waktu atau jumlah arus kas
              kontraktual. Tanggal efektif1 Januari 2026 dan penerapan dini diperkenankan.

          -   PSAK 118 Penyajian dan Pengungkapan dalam Laporan Keuangan. PSAK 118 menggantikan PSAK 201,
              mempertahankan banyak prinsip yang ada tetapi secara signifikan mengubah cara entitas melaporkan "laba
              rugi operasi". PSAK 118 menetapkan struktur yang jelas untuk laporan laba rugi, mengkategorikan pos-pos
              menjadi operasi, investasi, pendanaan, pajak penghasilan, dan operasi yang dihentikan. Standar ini
              mengamanatkan pengungkapan spesifik, termasuk ukuran kinerja yang ditentukan manajemen (MPM), yang
              harus direkonsiliasi dengan subtotal yang paling mirip dalam laba rugi PSAK. Tanggal efektif 1 Januari 2027
              dan penerapan dini diperkenankan.

          Beberapa dari PSAK dan ISAK termasuk amendemen dan penyesuaian tahunan yang berlaku dalam tahun
          berjalan dan relevan dengan kegiatan Grup telah diterapkan sebagaimana dijelaskan dalam “Ikhtisar Informasi
          Kebijakan Akuntansi Material”.

          Beberapa PSAK dan ISAK lainnya yang tidak relevan dengan kegiatan Grup atau mungkin akan memengaruhi
          kebijakan akuntansinya dimasa depan sedang dievaluasi oleh manajemen potensi dampak yang mungkin timbul
          dari penerapan standar-standar ini terhadap laporan keuangan konsolidasian.


3.   INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL

     Kebijakan akuntansi diterapkan secara konsisten dalam penyajian laporan keuangan konsolidasian kecuali bagi
     penerapan beberapa SAK yang telah direvisi dan berlaku efektif sejak tanggal 1 Januari 2025, yaitu sebagai berikut:

     a. Pernyataan Kepatuhan

          Laporan keuangan konsolidasian telah disusun dan disajikan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di
          Indonesia ("SAK"), yang mencakup Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan ("PSAK") dan Interpretasi Standar
          Akuntansi Keuangan (“ISAK") yang dikeluarkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan
          Indonesia, serta Peraturan No. VIII.G.7 Lampiran Keputusan Ketua OJK No. KEP-347/BL/2012 tanggal 25 Juni
          2012 yang terdapat di dalam Peraturan dan Pedoman Penyajian dan Pengungkapan Laporan Keuangan yang
          diterbitkan oleh OJK. Kebijakan ini telah diterapkan secara konsisten terhadap seluruh tahun yang disajikan,
          kecuali jika dinyatakan lain.

     b. Dasar Penyusunan Laporan Keuangan Konsolidasian

          Laporan keuangan konsolidasian disusun berdasarkan asumsi kelangsungan usaha serta atas dasar akrual, kecuali
          laporan arus kas konsolidasian yang menggunakan dasar kas.

          Laporan arus kas konsolidasian disusun dengan menggunakan metode langsung dengan mengelompokkan arus
          kas dalam aktivitas operasi, investasi dan pendanaan.

          Dasar pengukuran dalam penyusunan laporan keuangan konsolidasian ini adalah konsep biaya perolehan
          (historical cost), kecuali untuk beberapa akun tertentu yang didasarkan pengukuran lain sebagaimana yang
          diungkapkan pada kebijakan akuntansi dalam masing-masing akun tersebut.

          Mata uang pelaporan yang digunakan dalam laporan keuangan konsolidasian adalah Rupiah (Rp) yang juga
          merupakan mata uang fungsional Grup.

     c.   Prinsip-prinsip Konsolidasi
          Grup menerapkan PSAK 110 "Laporan Keuangan Konsolidasian". PSAK ini mensyaratkan entitas induk (entitas
          yang mengendalikan satu atau lebih entitas lain) untuk menyajikan laporan keuangan konsolidasian. Investor
          menentukan apakah investor merupakan entitas induk dengan menilai apakah investor mengendalikan satu atau
          lebih investee. Investor mempertimbangkan seluruh fakta dan keadaan yang relevan ketika menilai apakah
          investor mengendalikan investee.

                                                            9
Page 13
PT ASIA PACIFIC INVESTAMA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Pada dan untuk Periode yang Berakhir Tanggal 31 Maret 2026 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


       Investor mengendalikan investee ketika investor terekspos atau memiliki hak atas imbal hasil variabel dari
       keterlibatannya dengan investee dan memiliki kemampuan untuk memengaruhi imbal hasil tersebut melalui
       kekuasaannya atas investee.

       Dengan demikian, investor mengendalikan investee jika dan hanya jika, investor memiliki seluruh hal berikut ini:
       a. kekuasaan atas investee (misalnya hak yang ada saat ini yang memberi investor tersebut kemampuan kini
          untuk mengarahkan aktivitas relevan investee);
       b. eksposur atau hak atas imbal hasil variabel dari keterlibatannya dengan investee; dan
       c. kemampuan untuk menggunakan kekuasaannya atas investee untuk memengaruhi jumlah imbal hasil.

       Pada umumnya, mayoritas hak suara menghasilkan pengendalian. Ketika Grup memiliki kurang dari mayoritas
       hak suara, atau serupa atas investee, investor mempertimbangkan semua fakta dan keadaan yang relevan dalam
       menilai apakah memiliki kekuasaan atas investee, termasuk:
       a. pengaturan kontraktual dengan pemegang suara lainnya dari investee;
       b. hak-hak yang timbul dari pengaturan kontraktual;
       c. hak suara dan hak suara potensial investor.

       Investor menilai kembali apakah investor mengendalikan investee jika fakta dan keadaan mengindikasikan
       adanya perubahan terhadap satu atau lebih dari tiga elemen pengendalian.

       Laporan keuangan konsolidasian:
       - menggabungkan item sejenis seperti aset, liabilitas, ekuitas, penghasilan, beban dan arus kas dari entitas induk
          dengan entitas anaknya;
       - menghapus (mengeliminasi) jumlah tercatat dari investasi entitas induk di setiap entitas anak dan bagian
          entitas induk pada ekuitas setiap entitas anak;
          mengeliminasi secara penuh aset dan liabilitas, ekuitas, penghasilan, beban dan arus kas dalam intra Grup
          yang berkaitan dengan transaksi antara entitas-entitas dalam Grup.

       Entitas pelapor memasukkan penghasilan dan beban entitas anak dalam laporan keuangan konsolidasian dari
       tanggal diperolehnya pengendalian sampai dengan tanggal ketika entitas kehilangan pengendalian atas entitas
       anak. Penghasilan dan beban entitas anak didasarkan pada jumlah aset dan liabilitas yang diakui dalam laporan
       keuangan konsolidasian pada tanggal akuisisi.

       Entitas induk dan entitas anak disyaratkan untuk mempunyai kebijakan akuntansi dan tanggal pelaporan yang
       sama, atau konsolidasian berdasarkan informasi keuangan tambahan yang dibuat entitas anak.

   d. Transaksi dan Saldo dalam Mata Uang Asing

       (a) Mata Uang Fungsional dan Penyajian
           Mata uang fungsional AIC adalah Dolar Amerika Serikat. Untuk tujuan penyajian laporan keuangan
           konsolidasian, aset dan liabilitas AIC pada tanggal laporan dijabarkan menggunakan kurs penutup yang
           berlaku pada tanggal laporan posisi keuangan, sedangkan pendapatan dan beban dijabarkan dengan
           menggunakan kurs rata-rata. Selisih kurs yang dihasilkan diakui dalam penghasilan komprehensif lain.
       (b) Transaksi dan Saldo

           Transaksi dalam mata uang asing dicatat ke mata uang Rupiah dengan menggunakan kurs yang berlaku pada
           tanggal transaksi. Pada tanggal laporan posisi keuangan konsolidasian, aset dan liabilitas moneter dalam mata
           uang asing dijabarkan dengan kurs yang berlaku saat itu. Pos non-moneter dalam mata uang asing yang
           diukur berdasarkan nilai historis tidak dijabarkan kembali. Selisih kurs yang timbul atas penyelesaian pos-
           pos moneter dan penjabaran kembali pos-pos moneter diakui pada laba rugi.

           Pada tanggal 31 Maret 2026 dan 2025 dan 31 Desember 2025 kurs tengah yang diterbitkan Bank Indonesia
           adalah sebagai berikut:
                                                         31 Mar 2026             31 Des 2025            31 Mar 2025

            1 Euro (“EUR”)                                         19.538                  19.753                 17.893
            1 Dolar Amerika Serikat (“USD”)                        16.993                  16.782                 16.588
            1 Franc Swiss (“CHF”)                                  21.245                  21.274                 18.771




                                                          10
Page 14
PT ASIA PACIFIC INVESTAMA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Pada dan untuk Periode yang Berakhir Tanggal 31 Maret 2026 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

   e.   Transaksi dengan Pihak-pihak Berelasi

        Sesuai dengan PSAK 224, “Pengungkapan Pihak-Pihak Berelasi”, suatu pihak yang dianggap berelasi jika salah
        satu pihak memiliki kemampuan untuk mengendalikan (dengan cara kepemilikan langsung maupun tidak
        langsung) atau mempunyai pengaruh signifikan (dengan cara partisipasi dalam kebijakan keuangan dan
        operasional) selama pihak lain berpartisipasi dalam keputusan kebijakan keuangan dan operasional.

        Seluruh transaksi yang signifikan dengan pihak-pihak berelasi telah diungkapkan dalam Catatan 33 atas laporan
        keuangan konsolidasian.

   f.   Instrumen Keuangan

        Aset Keuangan

        Grup menentukan klasifikasi aset keuangan tersebut pada pengakuan awal. Klasifikasi dan pengukuran aset
        keuangan harus didasarkan pada bisnis model dan arus kas kontraktual - apakah semata dari pembayaran pokok
        dan bunga.
        Aset keuangan diklasifikasikan dalam kategori sebagai berikut:
        • Aset keuangan yang diukur dengan biaya diamortisasi, dan
        • Aset keuangan yang diukur dengan nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain (“FVOCI”)
        • Aset keuangan yang diukur dengan nilai wajar melalui laba rugi (“FVTPL”)
        Aset keuangan Grup meliputi kas dan bank, piutang usaha, aset keuangan lancar lainnya, investasi saham, dan
        uang jaminan. Aset keuangan diklasifikasikan sebagai aset lancar, jika jatuh tempo dalam waktu 12 bulan, jika
        tidak maka aset keuangan ini diklasifikasikan sebagai aset tidak lancar.

        Pengukuran aset keuangan setelah pengakuan awal tergantung pada klasifikasinya sebagai berikut:

        (i) Aset keuangan yang diukur dengan biaya diamortisasi

            Grup mengukur aset keuangan pada biaya diamortisasi jika kedua kondisi berikut terpenuhi:
            (1) aset keuangan yang dimiliki dalam model bisnis dengan tujuan untuk mengumpulkan arus kas
            kontraktual; dan (2) persyaratan kontraktual dari aset keuangan menimbulkan pada tanggal yang ditentukan
            untuk arus kas yang semata-mata pembayaran pokok dan bunga atas jumlah pokok yang belum dibayar.

            Aset keuangan yang diukur dengan biaya diamortisasi selanjutnya diukur dengan menggunakan metode suku
            bunga efektif (Effective Interest Rate) (“EIR”), setelah dikurangi dengan penurunan nilai. Biaya perolehan
            yang diamortisasi dihitung dengan memperhitungkan diskonto atau premi atas biaya akuisisi atau biaya yang
            merupakan bagian integral dari EIR tersebut. Amortisasi EIR dicatat dalam laba rugi.. Kerugian yang timbul
            dari penurunan nilai juga diakui pada laba rugi.

            Kelompok aset keuangan ini meliputi kas dan bank, piutang usaha, aset keuangan lancar lainnya, dan uang
            jaminan.

        (ii) Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui OCI

            Instrumen utang

            Grup mengukur instrumen utang pada FVOCI jika kedua kondisi berikut terpenuhi: (1) aset keuangan yang
            dimiliki dalam model bisnis dengan tujuan untuk mengumpulkan arus kas kontraktual dan penjualan; dan (2)
            persyaratan kontraktual dari aset keuangan menimbulkan pada tanggal yang ditentukan untuk arus kas yang
            semata-mata pembayaran pokok dan bunga atas jumlah pokok yang belum dibayar.

            Untuk instrumen utang yang diukur pada FVOCI, pendapatan bunga, revaluasi selisih kurs, dan kerugian atau
            pembalikan penurunan nilai diakui dalam laba rugi dan dihitung dengan cara yang sama seperti aset
            keuangan yang diukur dengan biaya perolehan diamortisasi. Perubahan nilai wajar yang tersisa diakui dalam
            OCI. Setelah penghentian pengakuan, perubahan nilai wajar kumulatif yang diakui di OCI didaur ulang
            menjadi laba rugi.

            Grup tidak memiliki instrumen utang yang diklasifikasikan sebagai aset keuangan yang diukur pada FVOCI.



                                                         11
Page 15
PT ASIA PACIFIC INVESTAMA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Pada dan untuk Periode yang Berakhir Tanggal 31 Maret 2026 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


               Instrumen ekuitas

               Setelah pengakuan awal, Grup dapat memilih untuk mengklasifikasikan investasi ekuitasnya secara tidak
               dapat dibatalkan sebagai instrumen ekuitas yang ditetapkan pada FVOCI jika definisi ekuitas sesuai PSAK
               232: Instrumen Keuangan: Penyajian dan tidak dimiliki untuk diperdagangkan. Klasifikasi ditentukan
               berdasarkan instrumen per instrumen.

               Keuntungan dan kerugian dari aset keuangan ini tidak pernah didaur ulang menjadi laba rugi. Dividen diakui
               sebagai pendapatan lain-lain dalam laba rugi pada saat hak pembayaran telah ditetapkan, kecuali jika Grup
               memeroleh keuntungan dari hasil tersebut sebagai pemulihan sebagian biaya perolehan aset keuangan, dalam
               hal ini, keuntungan tersebut adalah dicatat dalam OCI. Instrumen ekuitas yang ditetapkan pada FVOCI tidak
               tunduk pada penilaian penurunan nilai.

               Kelompok aset keuangan ini meliputi investasi saham.
       (iii)      Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi (FVTPL)

               Aset keuangan pada FVTPL termasuk aset keuangan yang dimiliki untuk diperdagangkan, aset keuangan
               yang ditetapkan pada pengakuan awal pada nilai wajar melalui laba rugi, atau aset keuangan yang wajib
               diukur pada nilai wajar. Aset keuangan diklasifikasikan sebagai kelompok diperdagangkan jika mereka
               diperoleh untuk tujuan dijual atau dibeli kembali dalam waktu dekat. Derivatif, termasuk derivatif melekat
               yang dipisahkan, juga diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk diperdagangkan kecuali jika ditetapkan sebagai
               instrumen lindung nilai yang efektif.
               Aset keuangan dengan arus kas yang tidak semata-mata pembayaran pokok dan bunga diklasifikasikan dan
               diukur pada FVTPL, terlepas dari model bisnisnya. Terlepas dari kriteria untuk instrumen utang yang akan
               diklasifikasikan pada biaya perolehan diamortisasi atau pada FVOCI, seperti dijelaskan di atas, instrumen
               utang dapat ditetapkan pada FVTPL pada pengakuan awal jika hal tersebut menghilangkan, atau secara
               signifikan mengurangi, ketidaksesuaian akuntansi.

               Aset keuangan yang diukur pada FVTPL selanjutnya disajikan dalam laporan posisi keuangan konsolidasian
               sebesar nilai wajar, dengan perubahan nilai wajar yang diakui dalam laba rugi.

               Grup tidak memiliki aset keuangan yang diklasifikasikan sebagai FVTPL.
       Liabilitas Keuangan
       Liabilitas keuangan dalam lingkup PSAK 109 diklasifikasikan sebagai berikut:

       • Liabilitas keuangan yang diukur dengan biaya diamortisasi; dan
       • Liabilitas keuangan yang diukur dengan nilai wajar melalui laba rugi (FVTPL).

       Grup menentukan klasifikasi liabilitas keuangan mereka pada saat pengakuan awal.

       Seluruh liabilitas keuangan diakui pada awalnya sebesar nilai wajar dan, dalam hal pinjaman dan utang, termasuk
       biaya transaksi yang dapat diatribusikan secara langsung.

       Liabilitas keuangan Grup meliputi utang usaha, liabilitas keuangan jangka pendek lainnya, beban akrual, utang
       bank, liabilitas keuangan jangka panjang lainnya, liabilitas sewa, liabilitas diestimasi dan utang subordinasi -
       pihak berelasi. Liabilitas keuangan diklasifikasikan sebagai liabilitas jangka panjang jika jatuh tempo melebihi 12
       bulan dan sebagai liabilitas jangka pendek jika jatuh tempo yang tersisa kurang dari 12 bulan.

       Pengukuran liabilitas keuangan setelah pengakuan awal tergantung pada klasifikasinya sebagai berikut:

       (i) Liabilitas keuangan yang diukur dengan biaya diamortisasi

               Liabilitas keuangan yang diukur pada biaya amortisasi (misalnya pinjaman dan utang yang dikenakan bunga)
               selanjutnya diukur dengan menggunakan metode EIR. Amortisasi EIR termasuk di dalam biaya keuangan
               dalam laba rugi.

               Kelompok liabilitas keuangan Grup meliputi utang usaha, liabilitas keuangan jangka pendek lainnya, beban
               akrual, utang bank, liabilitas keuangan jangka panjang lainnya, liabilitas diestimasi dan utang subordinasi -
               pihak berelasi.

                                                              12
Page 16
PT ASIA PACIFIC INVESTAMA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Pada dan untuk Periode yang Berakhir Tanggal 31 Maret 2026 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


       (ii) Liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi (FVTPL)

           Liabilitas keuangan yang diukur pada (FVTPL) termasuk liabilitas keuangan untuk diperdagangkan dan
           liabilitas keuangan yang ditetapkan pada saat pengakuan awal untuk diukur pada (FVTPL).

           Liabilitas keuangan diklasifikasikan sebagai kelompok untuk diperdagangkan jika mereka diperoleh untuk
           tujuan dijual atau dibeli kembali dalam waktu dekat. Kategori ini termasuk instrumen keuangan derivatif
           yang diambil Grup yang tidak ditujukan sebagai instrumen lindung nilai dalam hubungan lindung nilai
           sebagaimana didefinisikan dalam PSAK 109. Derivatif melekat yang dipisahkan juga diklasifikasikan sebagai
           kelompok diperdagangkan kecuali mereka ditetapkan sebagai instrumen lindung nilai efektif.

           Keuntungan atau kerugian atas liabilitas yang dimiliki untuk diperdagangkan diakui dalam laba rugi.

           Grup tidak memiliki liabilitas keuangan yang diklasifikasikan sebagai FVTPL.

       Liabilitas keuangan dihentikan pengakuannya pada saat liabilitas tersebut berakhir atau dibatalkan atau
       kedaluwarsa.

       Dalam hal suatu liabilitas keuangan yang ada digantikan oleh liabilitas keuangan lain dari pemberi pinjaman yang
       sama dengan persyaratan yang berbeda secara substansial, atau modifikasi secara substansial atas persyaratan dari
       suatu liabilitas yang ada, pertukaran atau modifikasi tersebut diperlakukan sebagai penghentian pengakuan
       liabilitas awal dan pengakuan liabilitas baru, dan selisih antara nilai tercatat masing-masing liabilitas diakui
       dalam laba rugi.

       Saling Hapus Antar Aset dan Liabilitas Keuangan

       Aset dan liabilitas keuangan dapat saling hapus dan nilai bersihnya disajikan dalam laporan posisi keuangan
       konsolidasian jika, dan hanya jika, Grup saat ini memiliki hak yang berkekuatan hukum untuk melakukan saling
       hapus atas jumlah yang telah diakui tersebut dan berniat untuk menyelesaikan secara neto atau untuk
       merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitasnya secara simultan.

       Penurunan Nilai Aset Keuangan

       Grup menerapkan model kerugian kredit ekspetasian (“ECL”) untuk pengukuran dan pengakuan kerugian
       penurunan nilai.

       Pada setiap periode pelaporan, Grup menilai apakah risiko kredit dari instrumen keuangan telah meningkat secara
       signifikan sejak pengakuan awal. Ketika melakukan penilaian, Grup menggunakan perubahan atas risiko gagal
       bayar yang terjadi sepanjang perkiraan usia instrumen keuangan daripada perubahan atas jumlah ECL. Dalam
       melakukan penilaian, Grup membandingkan antara risiko gagal bayar yang terjadi atas instrumen keuangan pada
       saat periode pelaporan dengan risiko gagal bayar yang terjadi atas instrumen keuangan pada saat pengakuan awal
       dan mempertimbangkan kewajaran serta ketersediaan informasi, yang tersedia tanpa biaya atau usaha pada saat
       tanggal pelaporan terkait dengan kejadian masa lalu, kondisi terkini dan perkiraan atas kondisi ekonomi di masa
       depan, yang mengindikasikan kenaikan risiko kredit sejak pengakuan awal.

       Grup menerapkan metode yang disederhanakan untuk mengukur ECL tersebut terhadap piutang usaha dan aset
       keuangan lancar lainnya tanpa komponen pendanaan yang signifikan.

       Grup menilai ECL terhadap instrumen utang yang diukur dengan FVOCI berdasarkan basis forward-looking.
       Metode penurunan nilai dilakukan dengan mempertimbangkan apakah risiko kredit telah meningkat secara
       signifikan.

  g. Penentuan Nilai Wajar

      Nilai wajar adalah harga yang akan diterima untuk menjual suatu aset atau harga yang akan dibayar untuk
      mengalihkan suatu liabilitas dalam transaksi teratur antara pelaku pasar di pasar utama (atau pasar yang paling
      menguntungkan) pada tanggal pengukuran dalam kondisi pasar saat ini (yaitu harga keluar) terlepas apakah
      harga tersebut dapat diobservasi secara langsung atau diestimasi dengan menggunakan teknik penilaian lain
      pada tanggal pengukuran.



                                                          13
Page 17
PT ASIA PACIFIC INVESTAMA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Pada dan untuk Periode yang Berakhir Tanggal 31 Maret 2026 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

     Pengukuran nilai wajar mengasumsikan bahwa transaksi untuk menjual aset atau mengalihkan liabilitas terjadi:

      a) di pasar utama (principal market) untuk aset atau liabilitas tersebut; atau
      b) jika tidak terdapat pasar utama, di pasar yang paling menguntungkan (most advantageous market) untuk
         aset atau liabilitas tersebut.

     Grup mengukur nilai wajar suatu aset atau liabilitas menggunakan asumsi yang akan digunakan pelaku pasar
     ketika menentukan harga aset atau liabilitas tersebut, dengan asumsi bahwa pelaku pasar bertindak dalam
     kepentingan ekonomis terbaiknya.

     Pengukuran nilai wajar aset nonkeuangan memperhitungkan kemampuan pelaku pasar untuk menghasilkan
     manfaat ekonomis dengan menggunakan aset dalam penggunaan tertinggi dan terbaiknya (highest and best use)
     atau dengan menjualnya kepada pelaku pasar lain yang akan menggunakan aset tersebut dalam penggunaan
     tertinggi dan terbaiknya.

     Grup menggunakan teknik penilaian yang sesuai dalam keadaan dan dimana data yang memadai tersedia untuk
     mengukur nilai wajar, memaksimalkan penggunaan input yang dapat diobservasi yang relevan dan meminimalkan
     penggunaan input yang tidak dapat diobservasi.

     Hierarki nilai wajar dikategorikan dalam 3 (tiga) level input untuk teknik penilaian yang digunakan dalam
     pengukuran nilai wajar, sebagai berikut:

       a) Input Level 1 - harga kuotasian (tanpa penyesuaian) di pasar aktif untuk aset atau liabilitas yang identik
          yang dapat diakses entitas pada tanggal pengukuran.
       b) Input Level 2 - input selain harga kuotasian yang termasuk dalam Level 1 yang dapat diobservasi untuk
          aset atau liabilitas, baik secara langsung atau tidak langsung.
       c) Input Level 3 - input yang tidak dapat diobservasi untuk aset atau liabilitas.

       Untuk aset dan liabilitas yang diakui pada laporan keuangan konsolidasian secara berulang, Grup menentukan
       apakah terjadi transfer antara Level di dalam hierarki dengan cara mengevaluasi kategori (berdasarkan input
       level terendah yang signifikan dalam pengukuran nilai wajar) setiap akhir periode pelaporan.

     Grup menentukan kelas aset dan liabilitas yang sesuai dengan sifat, karakteristik, dan risiko aset dan liabilitas, dan
     level hierarki nilai wajar dimana pengukuran nilai wajar tersebut dikategorikan.

  h. Kas dan Bank

     Kas adalah alat pembayaran yang siap dan bebas dipergunakan untuk membiayai kegiatan Grup. Kas dan bank
     tidak dipergunakan sebagai jaminan serta tidak dibatasi penggunaannya.

  i. Persediaan

     Persediaan diakui sebesar nilai terendah antara biaya perolehan dan nilai realisasi neto (lower of cost and net
     realizable value).

     Biaya untuk memproses sampai dengan persediaan berada dalam kondisi dan tempat yang siap digunakan atau
     dijual, dicatat sebagai berikut:

     Bahan baku: Biaya pembelian dengan metode rata-rata (average method).

     Barang jadi dan barang dalam proses: Biaya bahan baku langsung dan tenaga kerja dan proporsi biaya overhead
     manufaktur berdasarkan kapasitas operasi normal, tidak termasuk biaya pinjaman.

     Nilai realisasi neto adalah taksiran harga jual dalam kegiatan usaha normal, dikurangi dengan estimasi biaya
     penyelesaian dan taksiran biaya yang diperlukan untuk melaksanakan penjualan.

  j. Beban Dibayar Dimuka

     Beban dibayar dimuka diamortisasi selama manfaat masing-masing biaya dengan menggunakan metode garis
     lurus (straight-line method).



                                                            14
Page 18
PT ASIA PACIFIC INVESTAMA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Pada dan untuk Periode yang Berakhir Tanggal 31 Maret 2026 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

   k. Aset Tetap

        Aset tetap awalnya dinyatakan sebesar biaya perolehan. Biaya perolehan aset terdiri harga pembelian dan biaya
        lainnya yang dapat diatribusikan secara langsung untuk membawa aset ke kondisi kerja dan lokasi untuk
        digunakan.

        Setelah pengakuan awal, aset tetap diukur pada biaya dikurangi akumulasi penyusutan dan akumulasi kerugian
        penurunan nilai.

        Efektif tanggal 31 Desember 2017, manajemen memutuskan untuk mengubah pengukuran selanjutnya atas aset
        tetap - tanah yang awalnya dari model biaya menjadi model revaluasi. Aset tetap tersebut diukur pada nilai
        wajar, berdasarkan penilaian yang dilakukan oleh penilai independen eksternal yang terdaftar di OJK.

        Akumulasi penyusutan pada tanggal revaluasi dieleminasi terhadap nilai tercatat bruto aset dan nilai netonya
        disajikan kembali sebesar jumlah revaluasi aset. Kenaikan nilai tercatat beberapa aset tetap tersebut dikreditkan
        pada “Surplus revaluasi aset tetap” sebagai bagian dari penghasilan komprehensif lain. Penurunan yang
        menghapus nilai kenaikan yang sebelumnya atas aset yang sama dibebankan terhadap “Surplus revaluasi aset
        tetap” sebagai bagian dari penghasilan komprehensif; penurunan lainnya dibebankan pada laba rugi.

         Revaluasi harus dilakukan dengan keteraturan yang cukup untuk memastikan bahwa jumlah tercatat tidak
         berbeda secara material dari yang akan ditentukan dengan menggunakan nilai wajar pada akhir periode
         pelaporan.

         Biaya setelah perolehan awal termasuk dalam jumlah tercatat aset atau diakui sebagai aset yang terpisah, mana
         yang lebih tepat, ketika terdapat kemungkinan bahwa manfaat ekonomi di masa depan berkenaan dengan aset
         tersebut akan mengalir ke Grup dan biaya tersebut dapat diukur secara andal. Jumlah tercatat komponen yang
         diganti dihentikan pengakuannya pada tahun dimana pada saat penggantian tersebut terjadi. Seluruh biaya
         perbaikan dan pemeliharaan dibebankan ke dalam laba rugi.

         Penyusutan dihitung menggunakan metode garis lurus untuk mengalokasikan jumlah tersusutkan selama
         estimasi masa manfaat aset tetap sebagai berikut:

                                                           Tahun
       Bangunan dan prasarana                              20 - 30
       Mesin dan peralatan                                  5 - 20
       Peralatan kantor                                      4-5
       Kendaraan                                            4–5

        Masa manfaat, nilai residu dan metode penyusutan aset tetap ditelaah setiap periode pelaporan dan pengaruh dari
        setiap perubahan estimasi akuntansi tersebut berlaku prospektif.

       Grup menganalisa fakta dan keadaan untuk masing-masing jenis hak atas tanah dalam bentuk Hak Guna Usaha
       (“HGU”), Hak Guna Bangunan (“HGB”) dan Hak Pakai (“HP”) dalam menentukan akuntansi untuk masing-
       masing hak atas tanah tersebut sehingga dapat merepresentasikan dengan tepat suatu kejadian atau transaksi
       ekonomik yang mendasarinya. Jika hak atas tanah tersebut tidak mengalihkan pengendalian atas aset pendasar
       kepada Grup, melainkan mengalihkan hak untuk menggunakan aset pendasar, Grup menerapkan perlakuan
       akuntansi atas transaksi tersebut sebagai sewa berdasarkan PSAK 116, “Sewa”. Jika hak atas tanah secara
       substansi menyerupai pembelian tanah, maka Grup menerapkan PSAK 216 “Aset tetap”.

       Aset tetap dihentikan pengakuannya pada saat dilepaskan atau tidak ada manfaat ekonomi masa depan yang
       diharapkan dari penggunaan atau pelepasannya. Keuntungan atau kerugian yang timbul dari penghentian
       pengakuan aset (dihitung sebagai perbedaan antara jumlah neto hasil pelepasan dan jumlah tercatat dari aset tetap)
       diakui dalam laba rugi pada periode aset tersebut itu dihentikan pengakuannya.

  l.   Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan

       Pada setiap akhir periode pelaporan, Grup menilai apakah terdapat indikasi suatu aset mengalami penurunan
       nilai. Jika terdapat indikasi tersebut atau pada saat pengujian secara tahunan penurunan nilai aset diperlukan,
       maka perusahaan membuat estimasi jumlah terpulihkan aset tersebut.




                                                          15
Page 19
PT ASIA PACIFIC INVESTAMA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Pada dan untuk Periode yang Berakhir Tanggal 31 Maret 2026 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

       Jumlah terpulihkan suatu aset atau Cash Generating Unit (CGU) adalah jumlah yang lebih tinggi antara nilai
       wajar dikurangi biaya pelepasan dan nilai pakainya. Jika jumlah terpulihkan suatu aset lebih kecil dari nilai
       tercatatnya, nilai tercatat harus diturunkan menjadi sebesar terpulihkan. Kerugian penurunan nilai diakui segera
       dalam laba rugi, kecuali berkaitan dengan aset revaluasian dimana rugi penurunan nilai diperlakukan sebagai
       penurunan revaluasi di penghasilan komprehensif lain.

       Jika jumlah terpulihkan adalah nilai wajar dikurangi biaya pelepasan, tingkat hirarki nilai wajar dimana
       pengukuran nilai wajar dikategorikan, teknik penilaian yang digunakan untuk mengukur nilai wajar dikurangi
       biaya pelepasan dan asumsi utama yang digunakan dalam pengukuran nilai wajar pengukuran dikategorikan
       dalam “level 2” dan “level 3” dari hirarki nilai wajar adalah dengan mengacu pada PSAK 113 “Pengukuran Nilai
       Wajar”.

       Kerugian penurunan nilai yang telah diakui dalam periode sebelumnya untuk aset selain goodwill dibalik jika,
       dan hanya jika, terdapat perubahan asumsi-asumsi yang digunakan untuk menentukan jumlah terpulihkan aset
       tersebut sejak rugi penurunan nilai terakhir diakui. Dalam hal ini, jumlah tercatat aset dinaikkan ke jumlah
       terpulihkannya. Pembalikan tersebut dibatasi sehingga jumlah tercatat aset tidak melebihi jumlah tercatat, neto
       setelah penyusutan, seandainya tidak ada rugi penurunan nilai yang telah diakui untuk aset tersebut pada tahun
       sebelumnya. Pembalikan rugi penurunan nilai diakui sebagai keuntungan dalam laba rugi kecuali terkait dengan
       aset revaluasian dimana pembalikan diperlakukan sebagai kenaikan revaluasi dalam penghasilan komprehensif
       lain.

       Setelah pembalikan tersebut, penyusutan aset tersebut disesuaikan dalam periode mendatang untuk
       mengalokasikan jumlah tercatat aset revisian, dikurangi nilai sisanya, dengan dasar yang sistematis selama sisa
       umur manfaatnya.

  m.   Provisi

       Provisi diakui jika Grup memiliki liabilitas kini (baik bersifat hukum maupun bersifat konstruktif), sebagai akibat
       peristiwa masa lalu, besar kemungkinan penyelesaian liabilitas tersebut mengakibatkan arus keluar sumber daya
       yang mengandung manfaat ekonomi dan estimasi yang andal mengenai jumlah liabilitas tersebut dapat dibuat.
       Ketika Grup mengharapkan sebagian atau seluruh provisi diganti, maka penggantian tersebut diakui sebagai aset
       yang terpisah tetapi hanya pada saat timbul keyakinan pengantian pasti diterima. Beban yang terkait dengan
       provisi disajikan secara neto pada laba rugi setelah dikurangi jumlah yang diakui sebagai penggantiannya.

       Provisi ditelaah pada setiap tanggal pelaporan dan disesuaikan untuk mencerminkan estimasi terbaik yang paling
       kini. Jika kemungkinan besar tidak terjadi arus keluar sumber daya yang mengandung manfaat ekonomi untuk
       menyelesaikan liabilitas tersebut, maka provisi dibatalkan.

   n. Laba (Rugi) per Saham

       Jumlah laba (rugi) per saham dasar dihitung dengan membagi laba (rugi) bersih tahun berjalan yang dapat
       diatribusikan kepada pemilik entitas induk dengan rata-rata tertimbang jumlah saham biasa yang beredar pada
       periode yang bersangkutan.

   o. Liabilitas Imbalan Kerja

       Pada tanggal 31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025, Grup menyediakan imbalan kerja pasti kepada karyawannya
       sesuai dengan Peraturan Pemerintah (“PP”) No. 35 tahun 2021 untuk Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020
       (Undang-Undang Cipta Kerja) yang diundangkan pada November 2020, sebagaimana diubah menjadi Undang-
       Undang Republik Indonesia No. 6 tahun 2023 tentang Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 2
       Tahun 2022 tentang Cipta Kerja menjadi Undang-Undang. Program imbalan pasti ini tidak didanai.

       Beban pensiun berdasarkan program dana pensiun manfaat pasti Grup ditentukan melalui perhitungan aktuaria
       secara periodik dengan menggunakan metode projected-unit credit dan menerapkan asumsi atas tingkat diskonto,
       hasil yang diharapkan atas aset program dan tingkat kenaikan manfaat pasti pensiun tahunan.

       Seluruh pengukuran kembali, terdiri atas keuntungan dan kerugian aktuarial dan hasil atas aset program (tidak
       termasuk bunga bersih) diakui langsung melalui penghasilan komprehensif lain dengan tujuan agar aset atau
       liabilitas pensiun neto diakui dalam laporan posisi keuangan konsolidasian untuk mencerminkan nilai penuh dari
       defisit dan surplus program. Pengukuran kembali tidak mereklasifikasi laba atau rugi pada periode berikutnya.

       Seluruh biaya jasa lalu diakui pada saat yang lebih dulu antara ketika amendemen/ kurtailmen terjadi atau ketika
       biaya restrukturisasi atau pemutusan hubungan kerja diakui.

                                                          16
Page 20
PT ASIA PACIFIC INVESTAMA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Pada dan untuk Periode yang Berakhir Tanggal 31 Maret 2026 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


       Bunga neto dihitung dengan menggunakan tingkat diskonto terhadap liabilitas atau aset imbalan pasti neto. Biaya
       jasa terdiri dari biaya jasa kini dan biaya jasa lalu, keuntungan dan kerugian kurtailmen dan penyelesaian tidak
       rutin, jika ada. Beban atau pendapatan bunga neto, dan biaya jasa diakui dalam laba rugi.

   p. Pengakuan Pendapatan dan Beban

       Pendapatan diakui menggunakan penilaian 5 langkah:

       1. Identifikasi Kontrak dengan Pelanggan

            Kontrak adalah kesepakatan antara dua pihak atau lebih yang menciptakan hak dan kewajiban yang dapat
            dipaksakan.

       2.   Identifikasi Kewajiban Pelaksanan dalam Kontrak

            Kewajiban pelaksanaan adalah janji kepada pelanggan untuk mengalihkan barang atau jasa (atau sekumpulan
            barang atau jasa) yang bersifat dapat dibedakan; atau serangkaian barang atau jasa bersifat dapat dibedakan
            yang secara substansial sama dan memiliki pola pengalihan yang sama kepada pelanggan. Bersifat dapat
            dibedakan artinya dapat dipisahkan, atau dapat diidentifikasi secara terpisah.

       3.   Penetapan Harga Transaksi

            Harga transaksi adalah jumlah imbalan yang diperkirakan menjadi hak Grup dalam pertukaran untuk
            mengalihkan barang atau jasa kepada pelanggan, tidak termasuk jumlah yang ditagih atas nama pihak ketiga
            (misalnya, pajak pertambahan nilai). Jika imbalan yang dijanjikan dalam kontrak mencakup jumlah variabel
            Grup mengestimasi jumlah imbalan yang diharapkan menjadi haknya dalam pertukaran untuk mengalihkan
            barang atau jasa yang dijanjikan kepada pelanggan dikurangi estimasi jumlah variabel yang akan dibayar
            selama kontrak.

       4.   Alokasi Harga Transaksi untuk Kewajiban Pelaksanaan

            Alokasikan harga transaksi untuk setiap kewajiban pelaksanaan berdasarkan harga jual berdiri sendiri relatif
            dari setiap barang atau jasa berbeda yang dijanjikan dalam kontrak. Jika hal ini tidak dapat diamati secara
            langsung, harga jual berdiri sendiri relatif perlu diestimasi.

       5.   Pengakuan Pendapatan ketika Kewajiban Pelaksanaan Dipenuhi

            Pendapatan dari penjualan diakui sebagai representasi penyerahan barang atau jasa dengan jumlah yang
            secara tepat mewakili kewajiban yang dilakukan dan hak untuk menerima imbalan sebagai imbalan atas
            barang dan/atau jasa tersebut. Pengakuan pendapatan tergantung pada apakah pengalihan diselesaikan
            sepanjang waktu atau pada waktu tertentu. Pengalihan kendali diperhitungkan.

       Biaya Mendapatkan Kontrak

       Biaya inkremental untuk mendapatkan kontrak dengan pelanggan diakui sebagai aset jika Grup mengharapkan
       untuk memulihkan biaya tersebut. Biaya inkremental tersebut adalah biaya yang timbul untuk mendapatkan
       kontrak dengan pelanggan yang tidak akan terjadi jika kontrak tersebut tidak berhasil diperoleh.

       Biaya Pemenuhan Kontrak

       Suatu aset diakui untuk biaya yang timbul untuk memenuhi kontrak hanya jika biaya tersebut memenuhi semua
       kriteria berikut:
       a) biaya terkait langsung dengan kontrak atau kontrak yang diantisipasi yang secara spesifik dapat diidentifikasi
           oleh Grup;
       b) biaya menghasilkan atau meningkatkan sumber daya Grup yang akan digunakan untuk memenuhi (atau terus
           memenuhi) kewajiban pelaksanaan di masa depan; dan biaya diharapkan dapat dipulihkan

       Aset yang dihasilkan akan diamortisasi secara sistematis selama periode kontrak. Ketika biaya yang timbul dalam
       memenuhi kontrak dengan pelanggan berada dalam lingkup Pernyataan lain, biaya tersebut diperhitungkan sesuai
       dengan Pernyataan lainnya.

       Beban diakui pada saat terjadinya dengan dasar akrual.

                                                          17
Page 21
 PT ASIA PACIFIC INVESTAMA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
 CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
 Pada dan untuk Periode yang Berakhir Tanggal 31 Maret 2026 (Tidak Diaudit)
 (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


     q. Informasi Segmen

          Segmen adalah komponen yang dapat dibedakan dari Grup yang terlibat baik dalam menyediakan produk-produk
          tertentu (segmen usaha), atau dalam menyediakan produk dalam lingkungan ekonomi tertentu (segmen
          geografis), yang memiliki risiko dan imbalan yang berbeda dari segmen lainnya.

          Pendapatan, beban, hasil, aset dan liabilitas segmen termasuk hal-hal yang dapat diatribusikan secara langsung
          kepada suatu segmen serta hal-hal yang dapat dialokasikan dengan dasar yang memadai untuk segmen tersebut.
          Segmen ditentukan sebelum saldo dan transaksi antar perusahaan dieliminasi sebagai bagian dari proses
          konsolidasi.

     r.   Pajak Penghasilan

           Beban pajak penghasilan terdiri dari jumlah beban pajak kini dan pajak tangguhan.

           Pajak diakui sebagai pendapatan atau beban dan termasuk dalam laba rugi untuk periode berjalan, kecuali pajak
           yang timbul dari transaksi atau kejadian yang diakui di luar laba rugi. Pajak terkait dengan pos yang diakui
           dalam penghasilan komprehensif lain, diakui dalam penghasilan komprehensif lain dan pajak terkait dengan
           pos yang diakui langsung di ekuitas, diakui langsung di ekuitas.

           Pajak terutang kini didasarkan pada laba kena pajak tahun berjalan. Laba kena pajak berbeda dari laba yang
           dilaporkan dalam masing-masing laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain perusahaan dalam Grup
           karena tidak termasuk pos-pos dari pendapatan atau beban yang dapat dikenakan pajak atau dikurangkan di
           tahun-tahun lainnya dan selanjutnya tidak termasuk pos-pos yang tidak dapat dikenakan pajak atau dikurangkan
           dari pajak. Liabilitas pajak kini masing-masing perusahaan di dalam Grup dihitung dengan menggunakan tarif
           pajak yang berlaku atau secara substansial berlaku pada tanggal periode pelaporan.

           Manajemen secara berkala mengevaluasi jumlah yang dilaporkan di dalam Surat Pemberitahuan Tahunan
           (“SPT”) terkait dengan keadaan dimana peraturan pajak yang berlaku memerlukan interpretasi dan, jika
           diperlukan, manajemen akan menghitung provisi atas jumlah yang mungkin timbul.

           Pajak tangguhan diakui dengan menggunakan metode liabilitas atas perbedaan temporer antara dasar
           pengenaan pajak dari aset dan liabilitas dan jumlah tercatatnya untuk tujuan pelaporan keuangan. Aset pajak
           tangguhan diakui untuk seluruh perbedaan temporer yang dapat dikurangkan dan akumulasi rugi fiskal belum
           dikompensasi, bila kemungkinan besar laba kena pajak akan tersedia sehingga perbedaan temporer dapat
           dikurangkan, dan rugi fiskal belum dikompensasi, dapat dimanfaatkan.

           Jumlah tercatat aset pajak tangguhan ditelaah pada setiap tanggal pelaporan dan jumlah tercatat aset pajak
           tangguhan tersebut diturunkan apabila laba kena pajak mungkin tidak memadai untuk mengompensasi sebagian
           atau semua manfaat aset pajak tangguhan. Pada setiap tanggal pelaporan, Grup menilai kembali aset pajak
           tangguhan yang tidak diakui. Grup mengakui aset pajak tangguhan yang sebelumnya tidak diakui apabila besar
           kemungkinan bahwa laba kena pajak pada masa yang akan datang akan tersedia untuk pemulihannya.

           Aset dan liabilitas pajak tangguhan diukur dengan menggunakan tarif pajak yang diharapkan berlaku pada
           tahun saat aset dipulihkan atau liabilitas diselesaikan berdasarkan tarif pajak dan peraturan pajak yang berlaku
           atau secara substantif telah berlaku pada tanggal pelaporan.

           Aset dan liabilitas pajak tangguhan dapat saling hapus jika, dan hanya jika, (a) memiliki hak yang dapat
           dipaksakan secara hukum untuk melakukan saling hapus antara aset dan liabilitas pajak kini dan (b) aset serta
           liabilitas pajak tangguhan tersebut terkait dengan pajak penghasilan yang dikenakan oleh otoritas perpajakan
           yang sama.


4.   ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN

     Pertimbangan, Estimasi dan Asumsi

     Penyusunan laporan keuangan konsolidasian mengharuskan manajemen Grup untuk membuat pertimbangan, estimasi
     dan asumsi yang mempengaruhi jumlah yang dilaporkan dari pendapatan, beban, aset dan liabilitas, dan pengungkapan
     atas liabilitas kontijensi, pada akhir periode pelaporan. Ketidakpastian mengenai pertimbangan, estimasi dan asumsi
     tersebut dapat mengakibatkan penyesuaian material terhadap nilai tercatat pada aset dan liabilitas dalam periode
     pelaporan berikutnya.

                                                             18
Page 22
PT ASIA PACIFIC INVESTAMA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Pada dan untuk Periode yang Berakhir Tanggal 31 Maret 2026 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


   Asumsi utama masa depan dan sumber utama estimasi ketidakpastian lain pada tanggal pelaporan yang memiliki risiko
   signifikan bagi penyesuaian yang material terhadap nilai tercatat aset dan liabilitas untuk periode berikutnya
   diungkapkan di bawah ini.

   Grup mendasarkan estimasi dan asumsi pada parameter yang tersedia pada saat laporan keuangan konsolidasian
   disusun. Asumsi dan situasi mengenai perkembangan masa depan mungkin berubah akibat perubahan pasar atau
   situasi diluar kendali Grup. Perubahan tersebut dicerminkan dalam asumsi terkait pada saat terjadinya.

   Pertimbangan, estimasi dan asumsi berikut ini dibuat oleh manajemen dalam rangka penerapan kebijakan akuntansi
   Grup yang memiliki pengaruh paling signifikan atas jumlah yang diakui dalam laporan keuangan konsolidasian:

   Menentukan Mata Uang Fungsional

   Mata uang fungsional adalah mata uang dari lingkungan ekonomi utama dimana Grup beroperasi. Manajemen
   mempertimbangkan mata uang yang paling memengaruhi pendapatan dan harga pokok penjualan dan indikator lainnya
   dalam menentukan mata uang yang paling sesuai mewakili dampak ekonomi yang mendasari transaksi, peristiwa dan
   kondisi.

   Menentukan Klasifikasi Aset Keuangan dan Liabilitas Keuangan

   Grup menetapkan klasifikasi atas aset dan liabilitas tertentu sebagai aset keuangan dan liabilitas keuangan dengan
   mempertimbangkan definisi yang ditetapkan PSAK 109 dipenuhi. Dengan demikian, aset keuangan dan liabilitas
   keuangan diakui sesuai dengan kebijakan akuntansi Grup.

   Menentukan Penilaian Model Bisnis

   Klasifikasi dan pengukuran aset keuangan bergantung pada hasil pengujian semata pembayaran pokok dan bunga
   (“SPPI”) atas jumlah pokok terutang dan model bisnis. Grup menentukan model bisnis pada tingkat yang
   mencerminkan bagaimana kelompok aset keuangan dikelola bersama untuk mencapai tujuan bisnis tertentu. Penilaian
   ini mencakup penilaian yang mencerminkan semua bukti yang relevan termasuk bagaimana kinerja aset dievaluasi
   dan kinerjanya diukur, risiko yang memengaruhi kinerja aset dan bagaimana pengelolaannya. Grup memantau aset
   keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi atau nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain yang
   dihentikan pengakuannya sebelum jatuh tempo untuk memahami alasan pelepasannya dan apakah alasan tersebut
   konsisten dengan tujuan bisnis dimana aset tersebut dimiliki. Pemantauan adalah bagian dari penilaian berkelanjutan
   Grup tentang apakah model bisnis yang memiliki aset keuangan yang tersisa masih sesuai dan jika tidak sesuai
   apakah telah terjadi perubahan model bisnis dan oleh karena itu terdapat perubahan prospektif terhadap klasifikasi
   aset keuangan tersebut.

   Menentukan Peningkatan Risiko Kredit yang Signifikan

   ECL diukur sebagai penyisihan yang setara dengan ECL 12-bulan (“12mECL”) untuk aset tahap 1, atau ECL
   sepanjang umur untuk aset tahap 2 atau tahap 3. Suatu aset bergerak ke tahap 2 ketika risiko kreditnya telah
   meningkat secara signifikan sejak pengakuan awal. Dalam menilai apakah risiko kredit suatu aset telah meningkat
   secara signifikan, Grup mempertimbangkan informasi berwawasan ke depan yang wajar dan dapat didukung secara
   kualitatif dan kuantitatif.

   Menentukan dan Menghitung Penyisihan Kerugian
   Ketika mengukur ECL, Grup menggunakan informasi berwawasan ke depan yang wajar dan dapat didukung, yang
   didasarkan pada asumsi untuk pergerakan masa depan dari berbagai pendorong ekonomi dan bagaimana pendorong
   ini akan saling memengaruhi.

   Loss given default adalah estimasi kerugian yang timbul karena gagal bayar (default). Hal ini didasarkan pada
   perbedaan antara arus kas kontraktual yang jatuh tempo dan yang diharapkan akan diterima pemberi pinjaman,
   dengan mempertimbangkan arus kas dari agunan dan peningkatan kredit integral.

   Probabilitas default merupakan input utama dalam mengukur ECL. Probabilitas gagal bayar (default) adalah estimasi
   kemungkinan gagal bayar (default) selama jangka waktu tertentu, yang penghitungannya mencakup data historis,
   asumsi, dan ekspektasi kondisi masa depan.




                                                         19
Page 23
PT ASIA PACIFIC INVESTAMA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Pada dan untuk Periode yang Berakhir Tanggal 31 Maret 2026 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

   Menentukan Nilai Wajar dan Menghitung Amortisasi Biaya Perolehan dari Instrumen Keuangan

   Grup mencatat aset keuangan dan liabilitas keuangan tertentu pada nilai wajar dan pada biaya perolehan yang
   diamortisasi, yang mengharuskan penggunaan estimasi akuntansi. Sementara komponen signifikan atas pengukuran
   nilai wajar dan asumsi yang digunakan dalam perhitungan amortisasi biaya perolehan ditentukan menggunakan bukti
   objektif yang dapat diverifikasi, jumlah nilai wajar atau amortisasi dapat berbeda bila Grup menggunakan metodologi
   penilaian atau asumsi yang berbeda. Perubahan tersebut dapat memengaruhi secara langsung laba atau rugi Grup.

   Penurunan Nilai Persediaan

   Grup telah membentuk penyisihan untuk persediaan usang dan perputarannya lambat berdasarkan perkiraan
   persediaan
   yang akan dijual di masa yang akan datang dengan mempertimbangkan nilai realisasi neto dari persediaan tersebut.

   Perhitungan penyisihan ini mempertimbangkan beberapa variabel, terutama waktu dimana persediaan tersebut
   diharapkan akan terjual dan tingkat harga dimana persediaan dapat dijual. Ketidakpastian yang terkait dengan faktor-
   faktor ini mengakibatkan jumlah realisasi akan berbeda dari jumlah tercatat persediaan yang dilaporkan.

   Masa Manfaat Aset Tetap

   Biaya perolehan aset tetap disusutkan dengan menggunakan metode garis lurus berdasarkan taksiran masa manfaat
   ekonomisnya. Manajemen mengestimasi masa manfaat ekonomis aset tetap 4 sampai dengan 30 tahun, suatu kisaran
   yang umumnya diperkirakan dalam industri sejenis. Perubahan dalam pola pemakaian dan tingkat perkembangan
   teknologi dapat memengaruhi masa manfaat ekonomis serta nilai sisa aset dan karenanya biaya penyusutan masa
   depan memiliki kemungkinan untuk diubah/direvisi.

   Liabilitas Imbalan Kerja

   Penentuan liabilitas imbalan kerja dan beban imbalan kerja Grup bergantung pada pemilihan asumsi yang digunakan
   oleh aktuaris independen dalam menghitung jumlah-jumlah tersebut.

   Asumsi tersebut termasuk antara lain, tingkat diskonto, tingkat kenaikan gaji tahunan, tingkat pengunduran diri
   karyawan tahunan, umur pensiun dan tingkat kematian.

   Sementara manajemen Grup berpendapat bahwa asumsi yang digunakan adalah wajar dan sesuai, perbedaan
   signifikan dari hasil aktual atau perubahan signifikan dalam asumsi yang ditetapkan secara material dapat
   memengaruhi perkiraan jumlah liabilitas atas imbalan kerja dan beban imbalan kerja karyawan.

   Menentukan Pajak Penghasilan

   Pertimbangan signifikan dilakukan dalam menentukan penyisihan atas pajak penghasilan badan. Grup mengakui
   liabilitas atas pajak penghasilan badan berdasarkan estimasi apakah akan terdapat tambahan pajak penghasilan badan.

   Dalam situasi tertentu, Grup tidak dapat menentukan secara pasti jumlah liabilitas pajak mereka pada saat ini atau
   masa depan karena proses pemeriksaan, atau negosiasi dengan otoritas perpajakan. Ketidakpastian timbul terkait
   dengan interpretasi dari peraturan perpajakan yang kompleks serta jumlah dan waktu dari penghasilan kena pajak di
   masa depan.
   Dalam menentukan jumlah yang harus diakui terkait dengan liabilitas pajak yang tidak pasti, Grup menerapkan
   pertimbangan yang sama yang akan mereka gunakan dalam menentukan jumlah cadangan yang harus diakui sesuai
   dengan PSAK 237 (Revisi 2009), “Provisi, Liabilitas Kontijensi dan Aset Kontijensi”. Grup membuat analisis untuk
   semua posisi pajak terkait dengan pajak penghasilan untuk menentukan jika liabilitas pajak untuk manfaat pajak yang
   belum diakui harus diakui.

   Grup menelaah aset pajak tangguhan pada setiap tanggal pelaporan dan mengurangi nilai tercatat sepanjang tidak ada
   kemungkinan bahwa laba kena pajak memadai untuk mengompensasi sebagian atau seluruh aset pajak tangguhan.
   Grup juga menelaah waktu yang diharapkan dan tarif pajak atas pemulihan perbedaan temporer dan menyesuaikan
   pengaruh atas pajak tangguhan yang sesuai.




                                                          20
Page 24
PT ASIA PACIFIC INVESTAMA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Pada dan untuk Periode yang Berakhir Tanggal 31 Maret 2026 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

5. KAS DAN BANK

                                                                             31 Mar 2026               31 De s 2025

  Kas
    Dolar Amerika Serikat                                                                      69                        68
    Rupiah                                                                                     26                        31
  Sub-total                                                                                    95                        99

  Bank
   Rupiah
     PT Bank Mandiri (Persero) T bk                                                         7.598                     15.505
     PT Bank Central Asia T bk                                                              4.548                     11.819
     PT Bank Artha Graha International T bk                                                 1.571                        355
   Sub-total                                                                               13.717                     27.679

    Dolar Amerika Serikat
      PT Bank Central Asia T bk                                                               953                       268
      PT Bank Mandiri (Persero) T bk                                                          656                       313
      PT Bank Artha Graha International T bk                                                  319                       152
    Sub-total                                                                               1.928                       733
    Euro
      PT Bank Mandiri (Persero) T bk                                                         361                        357

  Total                                                                                    16.101                     28.868


  Seluruh saldo Bank Grup pada tanggal 31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025 ditempatkan di rekening Bank pihak
  ketiga.


6. PIUTANG USAHA – NETO

                                                                               31 Mar 2026             31 Des 2025
  Pihak Ketiga
    PT Whtex Hendra Lestari                                                                 15.515                14.467
    PT Bina Karya Trimakmur                                                                 11.373                16.178
    PT Hendratex Indah Lestari                                                              10.500                13.991
    CV Gemilang Textile                                                                      3.341                 6.175
    PT Asia Multi Kreasi                                                                     2.259                 4.417
    PT Ria Indah Mandiri Abadi                                                                    -                5.338
    PT Bintang Asahi Textil Industri                                                              -                4.745
    Lain-lain (masing-masing dibawah Rp3.000)                                               29.993                36.524
    Sub-total                                                                              72.981               101.835
    Penyisihan penurunan nilai                                                             (9.275)               (9.160)
  Neto                                                                                     63.706                92.675



  Rincian piutang usaha berdasarkan umur piutang:
                                                                                31 Mar 2026             31 Des 2025
  Pihak ketiga
  Belum jatuh tempo                                                                          34.763                   61.003
  Jatuh tempo
    1 - 30 hari                                                                              25.606                31.063
    31 - 60 hari                                                                               2.069                   799
    61 - 90 hari                                                                               2.045                   131
    91 - 120 hari                                                                                202                   310
     > 120 hari                                                                                8.296                 8.529
  Sub-total                                                                                  72.981               101.835
  Dikurangi: Penyisihan penurunan nilai                                                      (9.275)               (9.160)
  Neto                                                                                       63.706                   92.675




                                                         21
Page 25
PT ASIA PACIFIC INVESTAMA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Pada dan untuk Periode yang Berakhir Tanggal 31 Maret 2026 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

  Rincian saldo piutang usaha berdasarkan mata uang adalah sebagai berikut:

                                                                              31 Mar 2026              31 Des 2025

  Rupiah                                                                                    71.823                  100.418
  Dolar Amerika Serikat                                                                      1.158                     1.417
  Sub-total                                                                                  72.981                  101.835
  Dikurangi: Penyisihan penurunan nilai                                                     (9.275)                   (9.160)
  Neto                                                                                       63.706                   92.675



  Mutasi penyisihan atas penurunan nilai adalah sebagai berikut:

                                                                              31 Mar 2026             31 Des 2025

  Saldo awal tahun                                                                           9.160                    23.398
  Selisih kurs                                                                                 115                  (14.238)
  Saldo akhir                                                                                9.275                     9.160



  Pada tanggal 31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025, piutang usaha digunakan sebagai jaminan sehubungan dengan
  fasilitas kredit yang diperoleh dari PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (Catatan 15 dan 16).

  Berdasarkan evaluasi manajemen terhadap kolektibilitas saldo masing-masing piutang pada tanggal 31 Maret 2026 dan
  31 Desember 2025, manajemen berpendapat bahwa penyisihan atas penurunan nilai memadai untuk menutup
  kemungkinan kerugian dari tidak tertagihnya piutang usaha tersebut

  Manajemen berpendapat bahwa tidak terdapat risiko yang terkonsentrasi secara signifikan atas piutang usaha - pihak
  ketiga.


7. ASET KEUANGAN LANCAR LAINNYA

  Pada tanggal 31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025, aset keuangan lancar lainnya dari pihak ketiga tercatat sebesar
  Rp548 dan Rp585.

  Manajemen berpendapat bahwa tidak terdapat penurunan nilai atas aset keuangan lancar lainnya.


8. PERSEDIAAN - NETO
                                                                              31 Mar 2026             31 Des 2025

  Barang jadi (Catatan 27)                                                              248.023                 243.427
  Barang dalam proses (Catatan 27)                                                       87.709                  84.388
  Bahan baku dan bahan pembantu                                                          71.835                  65.073
  Suku cadang                                                                            23.753                  23.255
  Lain-lain                                                                               2.367                   2.247
  Sub-total                                                                             433.687                 418.390
  Dikurangi:
  Penyisihan penurunan nilai                                                            (32.592)                (32.187)
  Neto                                                                                  401.095                 386.203



  Mutasi penyisihan atas penurunan nilai persediaan adalah sebagai berikut:
                                                                              31 Mar 2026             31 Des 2025

  Saldo awal tahun                                                                          32.187                   34.361
  Penyisihan penurunan nilai tahun berjalan (Catatan 30)                                         -                     (779)
  Selisih kurs                                                                                 405                   (1.395)
  Saldo akhir                                                                               32.592                   32.187




                                                           22
Page 26
 PT ASIA PACIFIC INVESTAMA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
 CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
 Pada dan untuk Periode yang Berakhir Tanggal 31 Maret 2026 (Tidak Diaudit)
 (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

  Grup membuat penyisihan penurunan nilai persediaan berdasarkan estimasi persediaan yang digunakan pada masa
  mendatang.

  Manajemen Grup berkeyakinan bahwa penyisihan kerugian penurunan nilai persediaan cukup untuk menutup
  kemungkinan kerugian persediaan.

  Persediaan telah diasuransikan kepada PT Lippo General Insurance Tbk, terhadap segala risiko kebakaran, kehilangan
  dan kerusakan dengan jumlah pertanggungan masing-masing sebesar USD50.000.000 (nilai penuh) atau setara dengan
  Rp849.650 dan Rp839.100 masing-masing pada 31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025.

  Pada tanggal 31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025, persediaan digunakan sebagai jaminan sehubungan dengan fasilitas
  kredit yang diperoleh dari PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (Catatan 15 dan 16).

  Manajemen berpendapat bahwa nilai pertanggungan tersebut cukup untuk menutupi kemungkinan kerugian atas aset
  yang dipertanggungkan.

  Manajemen berpendapat bahwa nilai tercatat dari persediaan telah mencerminkan nilai realisasi bersih dari persediaan
  pada tanggal 31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025.

9. UANG MUKA PEMBELIAN

                                                                                       31 Mar 2026                   31 Des 2025
   Pihak ketiga
     Olam Global Agri Pte Ltd                                                                      23.150                        1.257
     Pt Indo Bharat Rayon                                                                           4.416                          -
     Xuzhou Yinyu Textile Co., Ltd                                                                  3.544                          584
     Thai Polyester Co, Ltd                                                                         1.124                          -
     Mei Sheng Textiles Vietnam Co., Ltd                                                              793                          -
     A.Monforts Textilmaschinen Gmb                                                                   748                          809
     Pt Kalam Leverage Mulia                                                                            -                          905
     Cargill Cotton Ltd                                                                                 -                        9.654
     Lain-lain (masing-masing dibawah Rp 500)                                                       2.695                        2.183
   Total                                                                                           36.470                       15.392


   Uang muka pembelian merupakan uang muka pembelian bahan baku, mesin produksi dan lain-lain kepada pihak ketiga.


10. ASET TETAP

                                                                                             31 Mar 2026
                                                                             Penyesuaian
                                                              Saldo Awal                     Penambahan      Pengurangan       Saldo Akhir
                                                                              Translasi
    Biaya Perolehan
    Pemilikan Langsung:
    Tanah                                                        2.369.902          29.797               -                 -       2.399.699
    Bangunan dan prasarana                                         719.594           9.047           1.472                 -         730.113
    Mesin dan peralatan                                          2.611.032          32.841              30                 -       2.643.903
    Peralatan kantor                                                68.674             864               -                 -          69.538
    Kendaraan                                                       13.384             168               -                 -          13.552
    Total Biaya Perolehan                                        5.782.586          72.717           1.502                 -       5.856.805

    Akumulasi Penyusutan
    Pemilikan Langsung:
    Bangunan dan prasarana                                         555.696           7.010           3.022                 -         565.728
    Mesin dan peralatan                                          2.249.160          28.329           6.241                 -       2.283.730
    Peralatan kantor                                                68.448             863              27                 -          69.338
    Kendaraan                                                       12.528             158              73                 -          12.759

    Total                                                        2.885.832          36.360           9.363                 -       2.931.555
    Penurunan nilai                                                107.102           1.347               -                 -         108.449
    Total Akumulasi Penyusutan dan Kerugian Penurunan Nilai      2.992.934          37.707           9.363                 -       3.040.004

    Nilai Buku Neto                                              2.789.652                                                         2.816.801




                                                               23
Page 27
PT ASIA PACIFIC INVESTAMA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Pada dan untuk Periode yang Berakhir Tanggal 31 Maret 2026 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


                                                                                            31 Des 2025
                                                                            Penyesuaian
                                                             Saldo Awal                     Penambahan       Pengurangan       Saldo Akhir
                                                                             Translasi
   Biaya Perolehan
   Pemilikan Langsung:
   Tanah                                                        2.287.898          87.662                -           (5.658)       2.369.902
   Bangunan dan prasarana                                         689.369          26.515            3.710                 -         719.594
   Mesin dan peralatan                                          2.516.681          96.503            3.131           (5.283)       2.611.032
   Peralatan kantor                                                66.116           2.536               22                 -          68.674
   Kendaraan                                                       13.089             498                -             (203)          13.384
   Total Biaya Perolehan                                        5.573.153         213.714            6.863          (11.144)       5.782.586

   Akumulasi Penyusutan
   Pemilikan Langsung:
   Bangunan dan prasarana                                         523.618          20.306           11.771                -          555.695
   Mesin dan peralatan                                          2.146.248          77.839           25.073                -        2.249.160
   Peralatan kantor                                                65.795           2.525              129                -           68.449
   Kendaraan                                                       11.985             461              285            (203)           12.528

   Total                                                        2.747.646         101.131           37.258            (203)        2.885.832
   Penurunan nilai                                                103.145           3.957                -                -          107.102
   Total Akumulasi Penyusutan dan Kerugian Penurunan Nilai      2.850.791         105.088           37.258            (203)        2.992.934

   Nilai Buku Neto                                              2.722.362                                                          2.789.652



  AIC, entitas anak, melakukan penghapusan aset hak-guna sehubungan dengan pengakhiran perjanjian sewa sesuai dengan
  Akta Notaris No. 86 tanggal 27 Juni 2024 oleh Notaris Joko Hanggono, S.H., M.M., M.Kn., M. Hum.

  Beban penyusutan pada tahun 31 Maret 2026 dan 31 Maret 2025 dialokasikan pada akun-akun sebagai berikut:

                                                                                     31 Mar 2026                      31 Mar 2025
                                                                                      ( 3 bulan )                      ( 3 bulan )
   Beban pokok penjualan (Catatan 27)                                                               9.278                            9.024
   Beban penjualan (Catatan 28)                                                                        13                               12
   Beban umum dan administrasi (Catatan 29)                                                            72                               71
   Total                                                                                            9.363                            9.107


  AIC memiliki beberapa bidang tanah seluas ±1.030.912 m 2 yang terletak di Bawen, Semarang dengan hak kepemilikan
  atas tanah berupa Hak Guna Bangunan (“HGB”) yang akan jatuh tempo antara tahun 2027 dan 2050. AIC juga memiliki
  beberapa bidang tanah seluas ±33.742 m2 dengan status Hak Milik atas nama pihak ketiga, yang mana seluruhnya masih
  dalam proses balik nama ke AIC. Manajemen berpendapat tidak terdapat masalah dengan perpanjangan hak atas tanah
  karena seluruh tanah diperoleh secara sah dan didukung dengan bukti pemilikan yang memadai.

  Pada tanggal 31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025, tanah, bangunan, mesin dan peralatan digunakan sebagai jaminan
  sehubungan dengan fasilitas kredit yang diperoleh dari PT Bank Artha Graha International Tbk dan PT Bank Mandiri
  (Persero) Tbk (Catatan 15 dan 16).

  Seluruh aset tetap kecuali tanah, telah diasuransikan terhadap segala risiko kebakaran, kehilangan dan kerusakan kepada
  PT Lippo General Insurance Tbk dengan jumlah pertanggungan sebesar USD250.200.000 (nilai penuh) atau setara
  dengan Rp4.251.649 dan Rp4.198.856 masing-masing pada tanggal 31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025.

  Manajemen berpendapat bahwa nilai pertanggungan tersebut cukup untuk menutupi kemungkinan kerugian atas aset
  yang dipertanggungkan.

  Pada laporan keuangan tanggal 31 Desember 2020, tanah AIC dicatat berdasarkan nilai revaluasi dengan tanggal pisah
  batas 31 Desember 2020 telah direviuw oleh manajemen dan didukung dengan penilai independen yang terdaftar di OJK,
  KJPP Nirboyo Adiputro, Dewi Apriyanti & Rekan dalam laporannya tertanggal 25 Mei 2021. Metode penilaian yang
  digunakan adalah dengan pendekatan pasar dan kerugian atas revaluasi sebesar Rp170.473 telah dikreditkan pada
  penghasilan komprehensif lainnya dan disajikan sebagai “Surplus Revaluasi” pada laporan posisi keuangan
  konsolidasian. Pada tanggal 31 Desember 2025, nilai penjualan pajak tanah adalah sebesar Rp2.489.851. NJOP
  ditentukan oleh pemerintah daerah. Nilai ini termasuk dalam kategori pengukuran nilai wajar tingkat 2.


                                                              24
Page 28
PT ASIA PACIFIC INVESTAMA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Pada dan untuk Periode yang Berakhir Tanggal 31 Maret 2026 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


  Pada tanggal 31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025, Grup memiliki aset tetap dengan total biaya masing-masing sebesar
  Rp2.838.422dan Rp3.280.250 yang telah sepenuhnya disusutkan tetapi masih digunakan.


11. UTANG USAHA

                                                                             31 Mar 2026          31 Des 2025

  Pihak ketiga
    PT Laju Samudra Perkasa                                                            12.879               17.722
    PT Tja Maju Indonesia                                                              10.423                5.246
    Lain-lain (masing-masing dibawah Rp5.000)                                          25.782               27.391
  Total                                                                                49.084               50.359



  Rincian utang usaha berdasarkan mata uang:

                                                                             31 Mar 2026          31 Des 2025

  Rupiah                                                                               47.350               47.923
  Mata uang asing
   Dolar Amerika Serikat                                                                1.666                2.425
   Euro                                                                                    68                   11
  Total                                                                                49.084               50.359



  Jangka waktu kredit yang timbul dari pembelian bahan baku utama dan pembantu, baik dari pemasok dalam maupun
  luar negeri berkisar 14 sampai 180 hari.


12. LIABILITAS KEUANGAN JANGKA PENDEK LAINNYA

  Pada tanggal 31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025, liabilitas keuangan jangka pendek lainnya merupakan BPJS
  Ketenagakerjaan masing-masing sebesar Rp1.192 dan Rp1.077.


13. BEBAN AKRUAL

                                                                             31 Mar 2026           31 Des 2025

  Bunga                                                                                128.936              122.438
  Listrik                                                                                4.180                4.855
  Pengangkutan                                                                             964                  444
  Lain-lain (Masing-masing dibawah Rp 100)                                              16.309               16.117
  Total                                                                                150.389              143.854



  Rincian beban akrual berdasarkan mata uang:

                                                                             31 Mar 2026           31 Des 2025

  Dolar Amerika Serikat                                                                125.064              114.100
  Rupiah                                                                                25.325               29.754
  Total                                                                                150.389              143.854




                                                         25
Page 29
PT ASIA PACIFIC INVESTAMA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Pada dan untuk Periode yang Berakhir Tanggal 31 Maret 2026 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


14. UANG MUKA PENJUALAN

                                                                              31 Mar 2026                31 Des 2025
  Pihak berelasi (Catatan 33)
    PT Indah Jaya Textile Industry                                                      788.003                    768.675
    PT Spinmill Indah Industry                                                          780.581                    783.945
  Sub-total                                                                           1.568.584                  1.552.620

  Pihak ketiga
    PT Industri Sandang Nusantara                                                           665                        665
    CV Cassandra Textile                                                                    161                        622
    Lain-lain (masing masing dibawah Rp 500)                                              3.619                      3.126
  Sub-total                                                                               4.445                      4.413
  Total                                                                               1.573.029                  1.557.033



15. UTANG BANK JANGKA PENDEK


  Rincian utang bank berdasarkan kreditur adalah sebagai berikut:

                                                                             31 Mar 2026               31 Des 2025
  Dolar Amerika Serikat
  PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Fasilitas Non-Cash Loan                                 45.745                    43.615


  PT Apac Inti Corpora (“AIC” entitas anak)

  PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (“Bank Mandiri”)

  AIC memeroleh fasilitas Non-Cash Loan untuk penerbitan L/C Impor/SKBDN sebesar USD20.000.000 (nilai penuh)
  dari penurunan pokok fasilitas Tranche 2 yang merupakan initial payment tahap II. Fasilitas ini berjangka waktu 180
  hari terhitung sejak tanggal B/L atau tanggal pengiriman barang. Fasilitas ini dikenakan bunga sesuai counter rate yang
  berlaku di Bank Mandiri.

  Berdasarkan Surat No. CMB.EBO/TFW.SPPK/101/2024 tanggal 6 November 2024, fasilitas Non-Cash Loan sebesar
  USD20.000.000 menjadi USD3.000.000. Jangka waktu fasilitas sampai dengan 30 Juni 2025.

  Berdasarkan Surat No. CMB.EBO/TFW.SPPK/091/2025 tanggal 20 Juni 2025, fasilitas Non-Cash Loan sebesar
  USD10.000.000 (nilai penuh) menjadi USD3.000.000 (nilai penuh). Jangka waktu fasilitas sampai dengan
  30 Juni 2026.

  Saldo pinjaman bank pada tanggal 31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025 masing-masing sebesar USD2.692.016 (nilai
  penuh) dan USD2.598.923 (nilai penuh) atau setara dengan Rp45.745 dan Rp43.615.

  Pada tanggal 31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025, jumlah bunga yang dibayarkan oleh AIC adalah masing-masing
  sebesar Rp931 dan Rp3.761.




                                                          26
Page 30
PT ASIA PACIFIC INVESTAMA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Pada dan untuk Periode yang Berakhir Tanggal 31 Maret 2026 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

16.    UTANG BANK
                                                                             31 Mar 2026          31 Des 2025
       Utang bank
         PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
          LTL Tranche 1                                                               313.096              310.719
          LTL Tranche 2                                                             1.038.345            1.027.969
          LTL Tranche 3                                                               278.345              276.399
         PT Bank Artha Graha International Tbk
          Pinjaman Tetap - 1 (FL 1)                                                    95.107               97.413
          Pinjaman Tetap - 2 (FL 2)                                                    38.098               39.618
       Sub-total                                                                    1.762.991            1.752.118
       Bagian jatuh tempo dalam waktu satu tahun
       Utang bank
        PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
          LTL Tranche 1                                                                 7.137                6.042
          LTL Tranche 2                                                                10.706               10.069
          LTL Tranche 3                                                                 7.137                6.042
        PT Bank Artha Graha International Tbk
          Pinjaman Tetap - 1 (FL 1)                                                    17.707               13.947
          Pinjaman Tetap - 2 (FL 2)                                                     8.150                6.595
       Bagian jangka pendek                                                            50.837               42.695
       Bagian jangka panjang                                                        1.712.154            1.709.423



  PT Apac Inti Corpora (“AIC”, Entitas Anak)

  PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (Bank Mandiri)

  Berdasarkan Surat No. CMB.EBO/TFW.SPPK/101/2024 tanggal 6 November 2024, Bank Mandiri menyetujui
  restrukturisasi fasilitas Kredit Investasi (“KI”) dan Kredit Modal Kerja Non Revolving (”KMK”) menjadi sebagai
  berikut:

  1.   Tranche 1
       Fasilitas KI sebesar USD20.000.000 menjadi USD19.025.003. Jangka waktu fasilitas sampai dengan 23 Desember
       2028.

  2.   Tranche 2
       Fasilitas KMK sebesar USD63.969.092,45 menjadi USD62.671.941,31. Jangka waktu fasilitas sampai dengan
       23 Desember 2033.

  3.   Tranche 3
       Fasilitas KMK sebesar USD17.000.000. Fasilitas ini merupakan peralihan sebagian fasilitas Non-Cash Loan
       dengan tujuan penyelesaian kredit. Jangka waktu fasilitas sampai dengan 23 Desember 2028.

  Berdasarkan Surat No. CMB.EBO/TFW.SPPK/101/2024 tanggal 6 November 2024, menyatakan bahwa perubahan
  angsuran pokok dan tingkat suku bunga menjadi sebagai berikut:

  a.    Tranche 1, Kredit Investasi sebesar USD19.025.003 dengan tingkat bunga:
        •   3,56%/ tahun untuk periode tanggal 23 April 2021 sampai dengan 23 Maret 2023.
        •   4%/ tahun untuk periode 23 April 2023 sampai dengan 23 Desember 2024.
        •   4,5%/ tahun untuk periode 23 Januari 2025 sampai dengan 23 Desember 2028.

        Angsuran pokok fasilitas pinjaman ini menjadi:
        •  Oktober 2024 s.d. Desember 2024 sebesar USD150.000/ tahun
        •  Januari 2025 s.d. Desember 2025 sebesar USD360.000/ tahun
        •  Januari 2026 s.d. Desember 2026 sebesar USD360.000/ tahun
        •  Januari 2027 s.d. Desember 2027 sebesar USD600.000/ tahun
        •  Januari 2028 s.d. November 2028 sebesar USD550.000/ tahun
        •  Desember 2028 sebesar USD17.005.003,01/ tahun.


                                                         27
Page 31
PT ASIA PACIFIC INVESTAMA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Pada dan untuk Periode yang Berakhir Tanggal 31 Maret 2026 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

  b.        Tranche 2, Kredit Modal Kerja sebesar USD62.671.941,31 dengan tingkat bunga:
            •   2%/ tahun untuk periode tanggal 23 April 2021 sampai dengan 23 Desember 2026.
            •   4,5%/ tahun untuk periode 23 Januari 2027 sampai dengan 23 Desember 2033.

            Angsuran pokok fasilitas pinjaman ini menjadi:
            •  Oktober 2024 s.d. Desember 2024 sebesar USD179.113,47/ tahun
            •  Januari 2025 s.d. Desember 2025 sebesar USD600.000/ tahun
            •  Januari 2026 s.d. Desember 2026 sebesar USD600.000/ tahun
            •  Januari 2027 s.d. Desember 2027 sebesar USD720.000/ tahun
            •  Januari 2028 s.d. Desember 2028 sebesar USD720.000/ tahun
            •  Januari 2029 s.d. Desember 2029 sebesar USD3.960.000/ tahun
            •  Januari 2030 s.d. Desember 2030 sebesar USD13.680.000/ tahun
            •  Januari 2031 s.d. Desember 2031 sebesar USD13.680.000/ tahun
            •  Januari 2032 s.d. Desember 2032 sebesar USD13.680.000/ tahun
            •  Januari 2033 s.d. November 2033 sebesar USD12.540.000/ tahun
            •  Desember 2033 sebesar USD2.312.827,84/ tahun.

       c.       Tranche 3, Kredit Modal Kerja sebesar USD17.000.000 dengan tingkat bunga sampai dengan 23 Desember 2028
                sebesar 2%/ tahun.

        Angsuran pokok fasilitas pinjaman ini menjadi:
         •    Mei 2025 s.d Desember 2025 sebesar USD240.000/ tahun
         •    Januari 2026 s.d. Desember 2026 sebesar USD360.000/ tahun
         •    Januari 2027 s.d. Desember 2027 sebesar USD600.000/ tahun
         •    Januari 2028 s.d. November 2028 sebesar USD550.000/ tahun
         •    Desember 2028 sebesar USD15.250.000/ tahun.

         Seluruh fasilitas kredit Bank Mandiri dijamin dengan:
         a. Agunan tanah bangunan, mesin, piutang dan persediaan sesuai pengikatan
         b. Corporate Guarantee dari PT World Harvest Textile dan PT Asia Pasific lnvestama Tbk (dahulu PT Apac Citra
         Centertex)
         c. Gadai saham AIC yang dimiliki PT Asia Pacific lnvestama Tbk sejumlah 8.326.294.136 lembar

            Atas pinjaman tersebut, tanpa persetujuan tertulis dari Bank Mandiri, AIC tidak diperbolehkan untuk:
            a. Melakukan perubahan Anggaran Dasar Perusahaan, termasuk di dalamnya mengubah struktur modal, mengubah
                susunan pengurus dan/atau pemegang saham kecuali peningkatan modal tanpa mengubah komposisi kepemilikan
                saham.
            b. Membagikan dividen.
            c. Melakukan investasi dalam rangka pengembangan dan/atau ekspansi usaha diluar core business.
            d. Meminjamkan dan atau mengalihkan barang jaminan
            e. Memeroleh fasilitas kredit dari kreditur lain
            f. Menjual agunan

 Selain itu atas fasilitas pinjaman tersebut, AIC diharuskan antara lain:

       a. Melakukan upaya konkrit untuk memperbaiki kondisi keuangan dengan parameter sebagai berikut:
          • EBITDA positif, yang tercermin sejak laporan keuangan Desember 2025 dan seterusnya.
          • Ending cashflow tetap positif, baik dengan melalui hasil operasional, bantuan Group Usaha ataupun bantuan
            pemegang saham.

       b. Melakukan pelunasan sebagian /seluruhnya yang utamanya bersumber dari penjualan agunan termasuk namun tidak
          terbatas pada penjualan asset non agunan, dana group usaha, dan investor dengan ketentuan sebagai berikut:
          • Minimal penurunan/pelunasan sebagian baki debet diluar angsuran kewajiban pokok bulanan paling lambat 30
             Juni 2025 sebesar Rp5.580.
          • Total akumulasi penurunan/pelunasan sebagian baki debet diluar angsuran kewajiban pokok bulanan per 31
             Desember 2026 sebesar Rp16.216.
          • Total akumulasi penurunan/pelunasan sebagian baki debet diluar angsuran kewajiban pokok bulanan per 31
             Desember 2027 minimal sebesar Rp28.775.
          • Total akumulasi penurunan/pelunasan sebagian baki debet dilar angsuran kewajiban pokok bulanan per 31
             Desember 2028 minimal sebesar Rp64.024.

                                                           28
Page 32
PT ASIA PACIFIC INVESTAMA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Pada dan untuk Periode yang Berakhir Tanggal 31 Maret 2026 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

       • Total akumulasi penurunan/pelunasan sebagian baki debet diluar angsuran kewajiban pokok bulanan per 31
          Desember 2029 minimal sebesar Rp86.862.
       • Total akumulasi penurunan/pelunasan sebagian baki debet diluar angsuran kewajiban pokok bulanan per 31
          Desember 2030 minimal sebesar Rp236.862.
       • Total akumulasi penurunan/pelunasan sebagian baki debet per 31 Desember 2031 minimal sebesar Rp386.862.
       • Total akumulasi penurunan/pelunasan sebagian baki debet per 31 Desember 2032 minimal sebesar Rp536.862.
       • Total akumulasi penurunan/pelunasan sebagian baki debet per 31 Desember 2033 minimal sebesar Rp.1.994.102.

  Khusus penurunan/pelunasan sebagian baki debet yang bersumber dari luar operasional perusahaan tmt 2030 dapat
  dialokasikan untuk pembayaran kewajiban angsuran pokok pada tahun berjalan ataupun pembayaran angsuran pokok
  paling belakang.

  Saldo pinjaman bank pada tanggal 31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025 masing-masing sebesar USD95.909.231
  (nilai penuh) dan USD 96.239.231 (nilai penuh) atau setara dengan Rp1.629.786 dan Rp1.615.087.

  Pada tanggal 31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025, jumlah beban bunga yang dibayarkan oleh AIC adalah masing-
  masing sebesar Rp4.084dan Rp16.395.

  Sampai dengan tanggal penerbitan laporan keuangan konsolidasian ini, akta notaris untuk perubahan tersebut masih
  dalam proses.

  PT Bank Artha Graha International Tbk (BAG)

 Pada tanggal 4 Oktober 2019, BAG dan AIC menandatangani beberapa perjanjian dengan mengacu pada Surat BAG
 No. SK/0012/DKK2/IX/2019 tanggal 20 September 2019 perihal Penawaran Perpanjangan Plafond Fasilitas Kredit. Dalam
 hal ini, BAG menyetujui permohonan AIC atas perpanjangan dan perubahan fasilitas kredit dengan ketentuan dan syarat
 antara lain sebagai berikut:

 1.   Perubahan fasilitas Revolving Loan 2 Menurun Sublimit Sight/Usance/Upas Letter of Credit dan Surat Kredit
      Berdokumen Dalam Negeri (RL 2 Menurun Sublimit Sight/Usance/Upas LC dan SKBDN) menjadi fasilitas Fixed Loan
      1 sebesar USD9.199.250 (nilai penuh), dengan jangka waktu sampai dengan 7 (tujuh) tahun termasuk Grace Period
      sampai dengan Juni 2021 yang tertuang dalam Akta Perubahan Perjanjian Kredit (FL 1) No. 1, tanggal 4 Oktober 2019,
      dibuat di hadapan Aubertus Nugroho Satria, S.H., sebagai pengganti Nyonya Herlina Tobing Manullang, S.H.,
      Notaris/PPAT di Jakarta berkedudukan di Jakarta Selatan;

 2.   Perubahan fasilitas Revolving Loan 3 Sublimit Sight/Usance/Upas Letter of Credit dan Surat Kredit Berdokumen
      Dalam Negeri menjadi fasilitas Fixed Loan 2 sebesar Rp68.000 dengan jangka waktu sampai dengan 7 (tujuh) tahun
      termasuk Grace Period sampai dengan Juni 2021 yang tertuang dalam Akta Perubahan Perjanjian Kredit (FL 2) No. 2,
      tanggal 4 Oktober 2019, dibuat di hadapan Aubertus Nugroho Satria, S.H., sebagai pengganti Nyonya Herlina Tobing
      Manullang, S.H., Notaris/PPAT di Jakarta berkedudukan di Jakarta Selatan.

 Atas pinjaman tersebut, tanpa persetujuan tertulis dari Bank Artha Graha Internasional, AIC tidak diperbolehkan untuk:
 a. Menerima kredit dalam bentuk apapun dari bank lain atau pihak lain.
 b. Mengikatkan diri sebagai penjamin/penanggung terhadap utang pihak lain.
 c. Menjaminkan harta kekayaan Perusahaan kepada pihak lain.
 d. Menyewakan Perusahaan kepada pihak lain.
 e. Merubah susunan direksi, dewan komisaris dan pemegang saham.
 f. Membagikan deviden tanpa pemberitahuan kepada bank minimal 1 bulan (30 hari) sebelum dilakukan pembagian.
 g. Membayar utang kepada para pemegang saham sebelum pinjaman di bank dibayar lunas.

 Pada tanggal 31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025, AIC telah memenuhi syarat dan kondisi pinjaman yang ditetapkan
 bank

 Saldo utang bank pada tanggal 31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025 masing-masing sebesar Rp133.205 dan Rp137.030.

 Pembayaran yang dilakukan untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025
 masing-masing sebesar Rp5.021 dan Rp11.190.

 Seluruh fasilitas kredit BAG dijamin dengan tanah beserta bangunan dan mesin di atasnya (Catatan 10).



                                                          29
Page 33
PT ASIA PACIFIC INVESTAMA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Pada dan untuk Periode yang Berakhir Tanggal 31 Maret 2026 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

 17. PERPAJAKAN
  a.   Pajak Dibayar Dimuka
                                                                             31 Mar 2026               31 Des 2025
       Perusahaan
         Pajak Penghasilan Pasal 21                                                              -                        3
         Pajak Pertambahan Nilai                                                               647                      647
       Entitas Anak
         Pajak dibayar dimuka                                                                2.234                   10.648
         Pajak Penghasilan Pasal 22                                                          2.318                      576
         Pajak Penghasilan Pasal 23                                                            399                       67
       Total                                                                                 5.598                   11.941


  b.   Utang Pajak
                                                                             31 Mar 2026              31 Des 2025
        Perusahaan
        Pajak penghasilan
          Pasal 23                                                                              24                        2

        Entitas Anak
        Pajak penghasilan
          Pasal 4 (2)                                                                           -                        2
          Pasal 21                                                                            254                       63
          Pasal 22                                                                             41                       20
          Pasal 23                                                                             67                      168
        Pajak Pertambahan Nilai                                                               564                    3.921
        Total                                                                                 950                    4.176


  c.   Beban Pajak
       Beban pajak Grup untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025 adalah sebagai
       berikut:
                                                                             31 Mar 2026              31 Des 2025
        Pajak tangguhan
          Entitas anak                                                                  12.846                       3.478
        Total                                                                           12.846                       3.478


  d.   Pajak Kini

       Rekonsiliasi antara laba (rugi) sebelum pajak penghasilan menurut laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif
       lain konsolidasian dan taksiran rugi fiskal untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2026 dan
       31 Desember 2025 adalah sebagai berikut:

                                                                              31 Mar 2026              31 Des 2025
        Laba (rugi) sebelum pajak penghasilan laporan menurut laba
                                                                                        (12.846)                     21.251
        rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasi
        Laba (rugi) sebelum pajak entitas anak                                              12.423               (22.407)
        Laba (rugi) sebelum pajak Perusahaan                                                 (423)                (1.156)
        Beda temporer                                                                            -                      -
        Beda tetap                                                                               -                      -
        Taksiran rugi fiskal tahun berjalan - Perusahaan                                     (423)                (1.156)
        Akumulasi rugi fiskal:
         2021                                                                               (1.982)                  (1.982)
         2020                                                                               (3.731)                  (3.731)
        Akumulasi rugi fiskal Perusahaan                                                    (6.136)                  (6.869)
        Akumulasi rugi fiskal Entitas Anak                                                  (1.872)                  (1.872)
        Akumulasi rugi fiskal Grup                                                          (8.008)                  (8.741)




                                                                     30
Page 34
PT ASIA PACIFIC INVESTAMA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Pada dan untuk Periode yang Berakhir Tanggal 31 Maret 2026 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

       Rekonsiliasi antara beban pajak penghasilan dan jumlah pajak teoritis atas rugi sebelum pajak adalah sebagai
       berikut:
                                                                                                   31 Mar 2026                            31 Des 2025

        Laba (rugi) sebelum pajak penghasilan laporan menurut laba
                                                                                                                  (12.846)                              21.251
        rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasi
        Laba (rugi) sebelum pajak entitas anak                                                                     12.423                           (22.407)
        Laba (rugi) sebelum pajak Perusahaan                                                                        (423)                            (1.156)
        Pajak dihitung dengan tarif yang berlaku (Catatan 17g)                                                          -                                254
        Rugi fiskal yang tidak digunakan                                                                                -                              (254)
        Beban pajak penghasilan – Perusahaan                                                                             -                                    -
        Beban pajak penghasilan - Entitas anak                                                                           -                              (3.478)
        Beban Pajak Penghasilan - Neto                                                                                   -                              (3.478)


       Perusahaan tidak mengakui beban pajak kini pada tanggal 31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025 karena Perusahaan
       masih mengalami rugi fiskal.
       Besarnya pajak terutang ditetapkan berdasarkan perhitungan pajak yang dilakukan sendiri (self-assessment).
       Berdasarkan peraturan perundang- undangan yang berlaku, DJP dapat menetapkan atau mengubah jumlah pajak
       dalam jangka waktu lima tahun sejak saat terutangnya pajak.
  e.   Aset Pajak Tangguhan
                                                                                          31 Mar 2026
                                                                                 Dikredit
                                                          Manfaat Pajak
                                                                                Penghasilan
                                         Saldo Awal        Penghasilan                             Penyesuaian           Selisih kurs         Saldo Akhir
                                                                               Komprehensif
                                                             (Beban)
                                                                                   Lain
        AIC
        Imbalan kerja                            10.269                   -                  -                     -                    129             10.398
        Penurunan nilai piutang                   2.015                   -                  -                     -                     25              2.040
        Penurunan nilai persediaan                7.081                   -                  -                     -                     90              7.171
        Total                                    19.365                   -                  -                     -                    244             19.609

                                                                                          31 Des 2025
                                                                                 Dikredit
                                                          Manfaat Pajak
                                                                                Penghasilan
                                         Saldo Awal        Penghasilan                              Penyesuaian          Selisih kurs         Saldo Akhir
                                                                               Komprehensif
                                                             (Beban)
                                                                                   Lain
        AIC
        Imbalan kerja                             8.391               545                 981                      -                    352             10.269
        Penurunan nilai piutang                   5.148           (3.269)                   -                      -                    136              2.015
        Penurunan nilai persediaan                7.560             (754)                   -                      -                    275              7.081
        Total                                    21.099           (3.478)                 981                      -                    763             19.365



         Pada tanggal 31 Maret 2026, AIC, entitas anak, tidak mengakui aset pajak tagguhan atas rugi fiskal. Manajemen
         AIC, entitas anak, berkeyakinan bahwa aset pajak tangguhan tersebut tidak akan terpulihkan di masa mendatang.
  f.   Surat Ketetapan Pajak
       Apac Inti Corpora (AIC)
       Perusahaan menerima Surat Tagihan Pajak (“STP”) untuk tahun pajak 2023, 2024 dan 2025 dengan rincian sebagai
       berikut:
       Tahun pajak               Obje k pajak                        Nomor                            Tanggal            Pajak kurang bayar Rp ‘000
          2023             Pajak Penghasilan Pasal 21          00135/101/23/505/24                  03 April 2024                              1.366
          2023             Pajak Penghasilan Pasal 21          00137/101/23/505/24                  03 April 2024                              1.432
          2023             Pajak Penghasilan Pasal 21          00136/101/23/505/24                  03 April 2024                              1.352
          2023             Pajak Penghasilan Pasal 21          00134/101/23/505/24                  03 April 2024                                802
          2023             Pajak Penghasilan Pasal 21          00133/101/23/505/24                  03 April 2024                                939
          2024             Pajak Penghasilan Pasal 21          00194/101/24/415/25                11 Februari 2025                             1.625
          2024             Pajak Penghasilan Pasal 21          00195/101/24/415/25                11 Februari 2025                             1.438
          2024             Pajak Penghasilan Pasal 21          00196/101/24/415/25                11 Februari 2025                                12
          2024             Pajak Penghasilan Pasal 23          00008/103/24/415/25                 5 Agustus 2025                                720
          2024             Pajak Penghasilan Pasal 21          01034/101/24/415/25                 5 Agustus 2025                                 52
          2024             Pajak Penghasilan Pasal 21          01033/101/24/415/25                 5 Agustus 2025                                242
          2024             Pajak Penghasilan Pasal 21          01035/101/24/415/25                 5 Agustus 2025                              1.842
          2025              Pajak Pertambahan Nilai          00843/107/25/415/CT/25              27 November 2025                              3.000
          2025              Pajak Pertambahan Nilai          00844/107/25/415/CT/25              27 November 2025                              1.044
          2025              Pajak Pertambahan Nilai          00847/107/25/415/CT/25              27 November 2025                                500
          2025              Pajak Pertambahan Nilai          00849/107/25/415/CT/25              27 November 2025                                500



                                                                          31
Page 35
PT ASIA PACIFIC INVESTAMA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Pada dan untuk Periode yang Berakhir Tanggal 31 Maret 2026 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


       Pada tanggal 6 Mei 2024, Perusahaan telah membayar pajak kurang bayar yang berasal dari surat tagihan pajak
       tanggal 3 April 2024, atas pajak penghasilan Pasal 21 untuk Masa Pajak Januari, Februari, Maret, Mei dan Juni 2024
       sebesar Rp5.891 (nilai penuh). Pembayaran tersebut dicatat sebagai beban pajak pada laporan laba rugi.

       Pada tanggal 26 Februari 2025, 15 Agustus 2025 dan 13 Januari 2026, Perusahaan telah membayar pajak kurang
       bayar yang berasal dari surat tagihan pajak tanggal 11 Februari 2025, 05 Agustus 2025, dan 27 November 2025 atas
       pajak penghasilan Pasal 21, Pasal 23, dan PPN untuk Masa Pajak April 2024, Mei 2024, September 2024, Oktober
       2024, November 2024, Desember 2024, Mei 2025, Juni 2025, dan Juli 2025 sebesar Rp10.975 (nilai penuh).
       Pembayaran tersebut dicatat sebagai beban pajak pada laporan laba rugi..

  g.    Perubahan Peraturan Pajak

        Perubahan Tarif Pajak

        Pada tanggal 29 Oktober 2021, Pemerintah mengesahkan Rancangan Undang-Undang Harmonisasi Peraturan
        Perpajakan (RUU HPP) menjadi UU Nomor 7 Tahun 2021 yang menetapkan, antara lain, kenaikan tarif Pajak
        Pertambahan Nilai (PPN) dari semula 10% menjadi 11% mulai tanggal 1 April 2022 dan 12% mulai tanggal 1
        Januari 2025. Selain itu, membatalkan penurunan tarif pajak penghasilan wajib pajak badan dalam negeri dan bentuk
        usaha tetap dari semula turun ke 20% menjadi tetap sebesar 22% yang mulai berlaku pada tahun pajak 2022.

         Pada bulan Desember 2024, Pemerintah Indonesia mengesahkan Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia
         No. 131 Tahun 2024 tentang Perlakuan Pajak Pertambahan Nilai atas Impor Barang Kena Pajak, Penyerahan Barang
         Kena Pajak, Penyerahan Jasa Kena Pajak, Pemanfaatan Barang Kena Pajak Tidak Berwujud dari Luar Daerah
         Pabean di Dalam Daerah Pabean, dan Pemanfaatan Jasa Kena Pajak dari Luar Daerah Pabean di Dalam Daerah
         Pabean yang mengubah cara perhitungan pajak pertambahan nilai yang terutang dihitung dengan cara mengalikan
         tarif 12% dengan dasar pengenaan pajak berupa nilai lain sebesar 11/12 (sebelas per dua belas) dari harga jual mulai
         tanggal 1 Januari 2025.


18. LIABILITAS KEUANGAN JANGKA PANJANG LAINNYA

                                                                                31 Mar 2026                31 Des 2025
  Pihak berelasi (Catatan 35)
  Nation Soul Limited                                                                           677                        677
  PT Apac Century Corporation                                                                   320                        320
  PT Inti Sukses Garmindo                                                                       216                        216
  PT Apac Pavindo Lestari                                                                        69                         69
  Sub-total                                                                                   1.282                      1.282
  Pihak ketiga
  PT Lippo Pacific Finance                                                                 14.342                     14.342
  Savore                                                                                       40                         40
  Sub-total                                                                                14.382                     14.382

  Total                                                                                    15.664                     15.664

  Seluruh liabilitas keuangan jangka panjang lainnya adalah dalam mata uang rupiah.


 19. LIABILITAS IMBALAN KERJA

       Imbalan kerja jangka Panjang

       AIC membukukan imbalan kerja jangka panjang untuk karyawan sesuai dengan Undang-Undang Ketenagakerjaan No.
       6 Tahun 2023. Jumlah karyawan yang berhak atas imbalan kerja tersebut adalah 1.274 dan 1.274 pada tanggal 31
       Maret 2026 dan 31 Desember 2025 (tidak diaudit).

       Saldo liabilitas program imbalan kerja sampai pada 31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025 mengacu pada hasil
       perhitungan Aktuaria Independen KKA Tubagus Syafrial dan Amran Nangasan dalam laporannya tertanggal 13
       Januari 2025 dan 8 Januari 2024 sesuai dengan penerapan PSAK 24 (Revisi 2013) mengenai Imbalan Kerja, dengan
       menggunakan Projected Unit Credit Method.

                                                            32
Page 36
PT ASIA PACIFIC INVESTAMA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Pada dan untuk Periode yang Berakhir Tanggal 31 Maret 2026 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

   Asumsi utama yang digunakan dalam menentukan penilaian aktuaris adalah sebagai berikut:

                                                                                31 Mar 2026                 31 Des 2025
   Tingkat diskonto per tahun                                                      6,41%                      6,41%
   Kenaikan gaji rata-rata per tahun                                               5,00%                      5,00%
   Usia pensiun normal                                                         55 tahun/years             55 tahun/years
   Tingkat pengunduran diri                                                         10%                        10%
   Tingkat kematian                                                             TMI IV-2019                TMI IV-2019


  Liabilitas imbalan kerja di laporan posisi keuangan konsolidasian adalah sebagai berikut:

                                                                              31 Mar 2026                 31 Des 2025

  Saldo awal                                                                                46.677                     38.146
  Beban imbalan kerja karyawan (Catatan 29)                                                      -                       6.268
  Pembayaran tahun berjalan                                                                      -                     (2.196)
  Pengukuran kembali:
  Dampak perubahan asumsi keuangan                                                               -                      4.459
  Total                                                                                     46.677                     46.677


 Liabilitas imbalan kerja di laporan posisi keuangan konsolidasian adalah sebagai berikut:

                                                                              31 Mar 2026                31 Des 2025

 Biaya jasa kini                                                                                -                      3.556
 Biaya bunga                                                                                    -                      2.712
 Total Beban Imbalan Kerja Karyawan                                                             -                      6.268

  Program imbalan pasti memberikan eksposur Grup terhadap risiko tingkat bunga dan risiko gaji, sebagai berikut:

  Risiko tingkat bunga

  Penurunan suku bunga obligasi akan meningkatkan liabilitas program.

  Risiko kenaikan gaji

  Nilai kini kewajiban imbalan pasti dihitung dengan mengacu pada gaji masa depan peserta program. Dengan demikian,
  kenaikan gaji peserta program akan meningkatkan liabilitas program itu.

 Analisis sensitivitas
 Sensitivitas dari liabilitas imbalan pascakerja lainnya terhadap perubahan asumsi aktuaria adalah sebagai berikut:

                                                                                      31 Desember 2025
                                                                           Perubahan Asumsi    Dampak pada Liabilitas
 Tingkat diskonto
   Naik                                                                                        1%                     (4.445)
   Turun                                                                                      -1%                       4.911
 Tingkat gaji
   Naik                                                                                        1%                     (4.940)
   Turun                                                                                      -1%                       4.415




                                                           33
Page 37
 PT ASIA PACIFIC INVESTAMA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
 CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
 Pada dan untuk Periode yang Berakhir Tanggal 31 Maret 2026 (Tidak Diaudit)
 (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


20. LIABILITAS DIESTIMASI

                                                                              31 Mar 2026         31 Des 2025

   Bunga yang ditangguhkan                                                             165.709             163.651
   Utang bunga                                                                          43.205              43.205
   Total                                                                               208.914             206.856


   Berdasarkan Surat No. SAM.SA1/SPPK /LWO3.105/ 2016 tanggal 28 Oktober 2016, pihak Bank Mandiri menyetujui
   menjadwalkan kembali kewajiban tunggakan bunga yang ditangguhkan dengan ketentuan sebagai berikut:

   a.   Perusahaan harus menambah modalnya sebesar USD 4 juta (nilai penuh) dan diperpanjang sampai dengan 23
        Januari 2017;
   b.   Menyetujui keringanan Tunggakan Bunga Dijadwal Kembali (“TBYD) yang belum efektif sampai dengan akhir
        2013 dan TBYD dapat diimplementasikan sebesar Rp43.205 (setara dengan USD2.673.253 (nilai penuh) di
        tahun 2024 dan USD2.802.615 (nilai penuh) di tahun 2023) dan selanjutnya penghapusan TBYD dapat
        dilaksanakan sepanjang persyaratan pemenuhan modal telah terpenuhi dan tidak terdapat tunggakan kewajiban
        atas angsuran terjadwal; dan
   c.   Keringanan penghapusan TBYD dapat dilakukan secara proporsional dengan penurunan baki debit kredit,
        keringanan diefektifkan pada setiap akhir tahun berjalan.

   Berdasarkan Surat No. SAM.SA1/SPPK/LWO3.15/2017 tanggal 12 Mei 2017 berlaku ketentuan sebagai berikut:
   1. Atas tunggakan bunga/denda/TBYD/BYDT dan bunga serta denda berjalan sampai dengan efektif restrukturisasi
       atas fasilitas KI, KMK Aflopend, KMK Post Fin 1 dan KMK Post Fin 2 dan KJPOS serta TBYD fasilitas kredit
       Tranche 1 digabungkan menjadi TBYD fasiltas Kredit Tranche 2 (ex rekening KMK Aflopend);
   2. TBYD fasilitas KJPOS Rupiah dikonversi menjadi TBYD valuta USD dan digabungkan kedalam TBYD fasilitas
       kredit Tranche 2;
   2. Atas TBYD diberikan keringanan/dihapuskan dan akan berlaku efektif setelah seluruh pokok fasilitas kredit
       Tranche 1 dan Tranche 2 lunas.

  Berdasarkan Surat No. SAM.SA1/LWO3.210/2017 tanggal 21 Juni 2017 besarnya TBYD fasilitas Tranche 2 adalah
  sebagai berikut:

                                                                               31 Mar 2026        31 Des 2025
  Saldo awal                                                                           163.651            157.605
  Selisih Kurs                                                                           2.058              6.046
  Total                                                                                165.709            163.651




21. UTANG SUBORDINASI - PIHAK BERELASI

   Pada tanggal 28 Desember 2018, AIC dan PT Indah Jaya Textile Industry (“IJTI”) menandatangani Perjanjian
   Pinjaman Subordinasi No. 22 oleh Sri Hidianingsih Adi Sugijanto, S.H., notaris di Jakarta.

   Perjanjian tersebut dibuat sehubungan dengan Perjanjian Restrukturisasi dengan Bank Mandiri, yang mensyaratkan
   AIC untuk melakukan modernisasi mesin yang dapat berasal dari modal disetor dan/atau pinjaman subordinasi yang
   dapat berasal dari pemegang saham ataupun grup usaha.

   IJTI setuju untuk memberikan pinjaman subordinasi kepada AIC sebesar USD6.450.000 (nilai penuh) dengan bunga
   sebesar 4,2% per tahun. Pinjaman tersebut berlaku mulai tanggal 28 Desember 2018 dan berakhir saat Perjanjian
   Restrukturisasi berakhir, kecuali terjadinya perpanjangan waktu akibat tidak dapatnya AIC memenuhi pengembalian
   Utang Subordinasi.

   Pada tahun 31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025 total utang subordinasi masing-masing adalah sebesar Rp109.605
   dan Rp108.244 (Catatan 33).



                                                          34
Page 38
 PT ASIA PACIFIC INVESTAMA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
 CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
 Pada dan untuk Periode yang Berakhir Tanggal 31 Maret 2026 (Tidak Diaudit)
 (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

22. MODAL SAHAM
   Susunan pemegang saham sesuai dengan registrasi Biro Administrasi Efek Perusahaan dan PT Kustodian Sentral Efek
   Indonesia tanggal 31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025 adalah sebagai berikut:

                                            Jumlah saham Ditempatkan dan           Persentase
               Pemegang Saham                                                                              Total
                                                       Disetor                    Kepemilikan

   Saham seri A
   PT Indah Jaya Investama                                      178.871.966                     2,31               178.872
   PT Prima Graha Hiburan                                        96.315.674                     1,24                96.316
   PT Inti Perkasa Wira Sentosa                                  17.339.400                     0,22                17.339
   PT Krida Bumi Raya                                            14.783.500                     0,19                14.784
   PT Apac Century Corporation                                       50.000                        -                    50
   Masyarakat lainnya                                           227.306.037                     2,94               227.306
   Saham seri B
   PT Indah Jaya Investama                                      560.300.000                     7,23               140.075
   PT Prima Graha Hiburan                                       301.700.000                     3,89                75.425
   Masyarakat lainnya                                            70.000.000                     0,91                17.500
   Saham seri C
   PT Indah Jaya Investama                                     5.075.202.836                  65,51                507.520
   PT Prima Graha Hiburan                                      1.048.667.280                  13,54                104.867
   Masyarakat lainnya                                            156.745.256                   2,02                 15.674

   Total                                                       7.747.281.949                 100,00            1.395.728


 Rekonsiliasi jumlah saham beredar pada akhir dan awal tahun pelaporan adalah sebagai berikut:

                                                                               31 Mar 2026             31 Des 2025

   Saldo awal                                                                     7.747.281.949           7.747.281.949
   Penawaran umum terbatas III                                                                -                       -
   Total                                                                          7.747.281.949           7.747.281.949


   Manajemen Permodalan
   Tujuan utama dari pengelolaan modal Grup adalah untuk memastikan bahwa Grup mempertahankan rasio modal yang
   sehat dalam rangka mendukung bisnis dan memaksimalkan nilai pemegang saham. Grup tidak diwajibkan untuk
   memenuhi syarat-syarat modal tertentu.
   Grup mengelola struktur modal dan membuat penyesuaian terhadap struktur modal sehubungan dengan perubahan
   kondisi ekonomi. Grup memantau modalnya dengan menggunakan analisis gearing ratio (rasio utang terhadap modal),
   yakni membagi utang bersih terhadap jumlah modal.
   Rasio utang bersih terhadap ekuitas pada tanggal 31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025 adalah sebagai berikut:

                                                                               31 Mar 2026              31 Des 2025

   Total pinjaman yang dikenakan bunga                                                 1.808.736                   1.795.733
   Dikurangi: kas dan bank                                                              (16.101)                    (28.868)
   Pinjaman neto                                                                       1.792.635                   1.766.865
   Defisiensi modal neto                                                               (600.215)                   (581.862)
   Rasio utang neto terhadap ekuitas                                                       (2,99)                      (3,04)




                                                          35
Page 39
PT ASIA PACIFIC INVESTAMA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Pada dan untuk Periode yang Berakhir Tanggal 31 Maret 2026 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

23. TAMBAHAN MODAL DISETOR
                                                                              31 Mar 2026               31 Des 2025

  Pengeluaran 2.500.000 saham Perusahaan pada penawaran
  umum tahun 1989                                                                            25.000                  25.000
  Pengeluaran 8.500.000 saham melalui penawaran umum
  terbatas kepada para pemegang saham tahun 1990                                             62.050                  62.050
  Kapitalisasi agio saham ke saham
  1994                                                                                     (51.000)                 (51.000)
  1995                                                                                     (34.000)                 (34.000)
  Selisih nilai transaksi restrukturisasi entitas sepengendali
  2013                                                                                       14.044                   14.044
  2017                                                                                      (9.062)                  (9.062)
  2018                                                                                     (51.552)                 (51.552)
  Biaya emisi saham - PUT III                                                               (3.605)                  (3.605)
  Total                                                                                    (48.125)                 (48.125)


24. SELISIH TRANSAKSI DENGAN PIHAK NON PENGENDALI

  Dampak dari perubahan kepemilikan di entitas anak tanpa kehilangan pengendalian

                                                                              31 Mar 2026               31 Des 2025
  Peningkatan modal ditempatkan dan disetor:
  2003                                                                                      184.352                  184.352
  2006                                                                                       57.837                   57.837
  2008                                                                                        9.528                    9.528
  2013                                                                                     (50.766)                 (50.766)
  Total                                                                                    200.951                  200.951


  Pada tahun 2003, AIC meningkatkan modal disetor dan ditempatkan yang mengakibatkan persentase kepemilikan
  Perusahaan atas saham AIC terdilusi dari 94,12% menjadi 51%.
  Pada tahun 2006, AIC meningkatkan modal disetor dan ditempatkan yang merupakan hasil dari konversi utang AIC
  kepada Nation Soul Limited (“NSL”), salah satu pemegang saham entitas anak, yang mengakibatkan persentase
  kepemilikan Perusahaan atas saham AIC terdilusi dari 51% menjadi 42,69%.

  Pada tanggal 8 Agustus 2008 saldo utang restrukturisasi milik NSL sejumlah Rp33.000 dikonversi menjadi saham AIC.
  Sehingga kepemilikan Perusahaan di AIC turun dari 42,69% menjadi 41,68%.

  Pada tanggal 22 Oktober 2013, AIC meningkatkan modal disetor dan ditempatkan yang merupakan hasil dari konversi
  utang AIC kepada Perusahaan dan NSL, salah satu pemegang saham entitas anak, yang mengakibatkan persentase
  kepemilikan Perusahaan atas saham AIC meningkat dari 41,68% menjadi 45,16%.

25. KEPENTINGAN NONPENGENDALI

  Akun ini merupakan hak pemegang saham minoritas atas aset neto dan rugi neto AIC dengan rincian sebagai berikut:

                                                                             31 Mar 2026              31 Des 2025

  Saldo awal tahun                                                                      (14.649)                (15.158)
  Rugi neto tahun berjalan                                                                 (442)                     633
  Rugi komprehensif lain                                                                       -                   (124)
  Total                                                                                (15.091)                (14.649)




                                                                 36
Page 40
PT ASIA PACIFIC INVESTAMA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Pada dan untuk Periode yang Berakhir Tanggal 31 Maret 2026 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

26. PENJUALAN NETO

  Rincian dari penjualan bersih Grup menurut kelompok produk utama adalah sebagai berikut:

                                                                              31 Mar 2026            31 Mar 2025
                                                                                (3 bulan)              (3 bulan)

  Denim                                                                                 103.949               101.075
  Benang                                                                                 41.927                36.525
  Greige                                                                                 26.026                39.831
  Makloon                                                                                16.123                18.220
  Finished fabrics                                                                       12.757                12.703
  Garment                                                                                11.948                10.124
  Lain-lain                                                                                8.590               27.873
  Sub Total                                                                             221.320               246.351
  Retur                                                                                  (2.963)               (2.398)
  Diskon                                                                                    (22)                  (75)
  Penjualan Neto                                                                        218.335               243.878



  Rincian pembelian yang melebihi 10% jumlah penjualan Perusahaan sebagai berikut:

                                                                              31 Mar 2026            31 Mar 2025
                                                                                (3 bulan)              (3 bulan)
  Pihak berelasi (Catatan 33)
  PT Indah Jaya Textile Industry                                                         52.375                58.797
  PT Spinmill Indah Industry                                                             10.297                24.483
  Total                                                                                  62.672                83.280
  Persentase dari Total Penjualan                                                       28,70%                34,15%


  Tidak terdapat penjualan ke pihak ketiga dengan nilai lebih besar dari 10% dari total penjualan.


27. BEBAN POKOK PENJUALAN

                                                                               31 Mar 2026           31 Mar 2025
                                                                                (3 bulan)             (3 bulan)
  Pemakaian bahan baku                                                                   56.082               143.717
  Upah langsung                                                                          36.321                28.368
  Biaya overhead produksi                                                                72.823                73.556
  Total biaya produksi                                                                  165.226               245.641
  Barang dalam proses
  Saldo awal                                                                              84.388                77.142
  Saldo akhir (Catatan 8)                                                               (87.709)              (77.878)
  Harga pokok produksi                                                                  161.905               244.905
  Barang jadi
  Saldo awal                                                                             243.427               271.909
  Pembelian                                                                               71.845                29.033
  Saldo akhir (Catatan 8)                                                              (248.023)             (300.211)
  Beban pokok penjualan                                                                  229.154               245.636




                                                           37
Page 41
PT ASIA PACIFIC INVESTAMA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Pada dan untuk Periode yang Berakhir Tanggal 31 Maret 2026 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


  Rincian biaya overhead produksi adalah sebagai berikut:
                                                                             31 Mar 2026             31 Mar 2025
                                                                              (3 bulan)               (3 bulan)
  Biaya listrik dan utilitas                                                          23.105                  13.518
  Barang konsumsi                                                                     20.229                  24.516
  Penyusutan (Catatan 10)                                                              9.278                   9.024
  Perbaikan dan pemeliharaan                                                           5.518                   1.276
  Gaji dan upah                                                                        4.995                   4.593
  Asuransi                                                                             1.765                   1.713
  Material Pembungkus                                                                  1.271                   1.165
  Air                                                                                  1.213                   1.188
  Lain-lain                                                                            5.449                  16.563
  Biaya overhead produksi                                                             72.823                  73.556


  Rincian pemasok dengan jumlah pembelian yang melebihi 10% dari penjualan adalah sebagai berikut:

                                                                             31 Mar 2026             31 Mar 2025
                                                                              (3 bulan)               (3 bulan)
  Pihak berelasi (Catatan 33)
  PT Indah Jaya Textile Industry                                                       39.014                  21.725
  PT Spinmill Indah Industry                                                           30.592                  33.322
  Total                                                                                69.606                  55.047
  Persentase dari Total Beban Pokok Penjualan                                         30,38%                  22,41%


  Pada tahun 31 Maret 2026 dan 31 Maret 2025, Grup memiliki pembelian ke pihak berelasi masing-masing sebesar
  Rp69.606 dan Rp55.047(Catatan 33).


28. BEBAN PENJUALAN

                                                                             31 Mar 2026             31 Mar 2025
                                                                              (3 bulan)               (3 bulan)
  Pengangkutan                                                                         2.222                   1.531
  Gaji dan tunjangan                                                                     862                     766
  Iklan dan promosi                                                                       96                     134
  Perjalanan dinas                                                                        85                     125
  Asuransi                                                                                69                      47
  Komisi dan administrasi penjualan lokal dan ekspor                                      42                     152
  Penyusutan (Catatan 10)                                                                 13                      12
  Lain-lain (masing-masing dibawah Rp38)                                                   2                       4
  Total                                                                                 3.391                   2.771




                                                            38
Page 42
 PT ASIA PACIFIC INVESTAMA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
 CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
 Pada dan untuk Periode yang Berakhir Tanggal 31 Maret 2026 (Tidak Diaudit)
 (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

29. BEBAN UMUM DAN ADMINISTRASI

                                                                              31 Mar 2026               31 Mar 2025
                                                                               (3 bulan)                 (3 bulan)

   Gaji dan tunjangan                                                                    2.675                          2.456
   Jasa profesional                                                                        293                            428
   Sewa kantor                                                                              90                             90
   Penyusutan (Catatan 10)                                                                  72                             71
   Keanggotaan                                                                              20                              3
   Administrasi bank                                                                        10                            905
   Lain-lain                                                                               138                            179
   TOTAL                                                                                 3.298                          4.254




30. PENGHASILAN (BEBAN) LAIN-LAIN
                                                                                31 Mar 2026               31 Mar 2025
                                                                                 (3 bulan)                 (3 bulan)

   Penjualan produk sisa                                                                      133                        326
   Penghasilan bunga                                                                            40                        95
   Keuntungan penjualan aset tetap (Catatan 10)                                               -                        5.766
   Lain-lain                                                                                    75                    (9.979)
   Total                                                                                      248                     (3.792)



31. BIAYA KEUANGAN

  Biaya keuangan untuk periode yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2026 dan 2025 masing-masing sebesar Rp13.348
  dan Rp12.671.


32. LABA (RUGI) PER SAHAM

   Berikut ini adalah data yang digunakan untuk laba per saham yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk:
   a. PT Indah Jaya Investama merupakan pemegang saham terakhir Grup.
   b. PT Prima Graha Hiburan merupakan pemegang saham Perusahaan.

                                                                               31 Mar 2026              31 Mar 2025
                                                                                (3 bulan)                (3 bulan)
   Jumlah rugi neto tahun berjalan yang dapat diatribusikan
   kepada pemilik entitas induk                                                         (12.404)                  14.325
   Jumlah rata-rata tertimbang saham biasa untuk perhitungan
   laba neto per saham - dasar dan dilusian                                        7.747.281.949            7.747.281.949
   Rugi per saham - dasar dan dilusian                                                     (1,60)                    1,85


   Tidak ada saham yang memiliki potensi fitur dilusi. Dengan demikian, laba (rugi) per saham sama dengan laba (rugi) per
   saham dilusian.




                                                               39
Page 43
PT ASIA PACIFIC INVESTAMA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Pada dan untuk Periode yang Berakhir Tanggal 31 Maret 2026 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

33. INFORMASI PIHAK BERELASI

  Dalam kegiatan usahanya, Perusahaan melakukan beberapa transaksi dengan pihak-pihak berelasi yang dilakukan pada
  tingkat harga dan persyaratan tertentu. Rangkuman transaksi dan saldo dari transaksi-transaksi tersebut adalah sebagai
  berikut:

                                                                               31 Mar 26                31 Des 25
  Uang Muka Penjualan (Catatan 14)
  PT Indah Jaya Textile Industry                                                        788.003                     768.675
  PT Spinmill Indah Industry                                                            780.581                     783.945
  Total                                                                                1.568.584                1.552.620
  Persentase dari Total Liabilitas                                                       39,57%                   39,51%

  Liabilitas Keuangan Jangka Panjang Lainnya (Catatan 18)
  Nation Soul Limited                                                                         677                      677
  PT Apac Century Corporation                                                                 320                      320
  PT Inti Sukses Garmindo                                                                     216                      216
  PT Apac Pavindo Lestari                                                                      69                       69
  Total                                                                                      1.282                    1.282
  Persentase dari Total Liabilitas                                                          0,03%                    0,03%
  Utang Subordinasi (Catatan 21)
  PT Indah Jaya Textile Industry                                                        109.605                     108.244
  Persentase dari Total Liabilitas                                                       2,76%                       2,75%

                                                                               31 Mar 26                31 Mar 25
                                                                                (3 bulan)                (3 bulan)
  Penjualan (Catatan 26)
  PT Indah Jaya Textile Industry                                                            52.375                   58.797
  PT Spinmill Indah Industry                                                                10.297                   24.483
  Total                                                                                  62.672                      83.280
  Persentase dari Total Penjualan                                                       28,70%                      34,15%
  Pembelian Bahan Baku (Catatan 27)
  PT Indah Jaya Textile Industry                                                            39.014                   21.725
  PT Spinmill Indah Industry                                                                30.592                   33.322
  Total                                                                                  69.606                      55.047
  Persentase dari Total Beban Pokok Penjualan                                           30,38%                      22,41%



 Sifat transaksi pihak berelasi di atas adalah sebagai berikut:

              Pihak Berelasi                    Sifat Hubungan                        Sifat Transaksi

      PT Inti Sukses Garmindo             Entitas Sepengendali      Liabilitas keuangan jangka panjang lainnya
      PT Indah Jaya Textile               Entitas Sepengendali      Utang usaha, uang muka penjualan, utang subordinasi,
      Industry                                                      penjualan dan pembelian bahan baku
      PT Spinmill Indah Industry          Entitas Sepengendali      Uang muka penjualan, penjualan dan pembelian bahan
                                                                    baku
      PT Apac Century Corporation         Entitas Sepengendali      Liabilitas keuangan jangka panjang lainnya
      PT Apac Pavindo Lestari             Entitas Sepengendali      Liabilitas keuangan jangka panjang lainnya
      Nation Soul Limited                 Entitas Sepengendali      Liabilitas keuangan jangka panjang lainnya

  Jumlah imbalan yang diberikan Perusahaan untuk Dewan Komisaris dan Direksi pada tanggal 31 Maret 2026 dan 2025
  masing-masing sebesar Rp796 dan Rp597.




                                                             40
Page 44
PT ASIA PACIFIC INVESTAMA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Pada dan untuk Periode yang Berakhir Tanggal 31 Maret 2026 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

34. INSTRUMEN KEUANGAN

  Aset keuangan Grup meliputi kas dan bank, piutang usaha, aset keuangan lancar lainnya, investasi saham dan uang
  jaminan. Liabilitas keuangan Grup meliputi utang usaha, liabilitas keuangan jangka pendek lainnya, beban akrual,
  utang bank jangka pendek¸ liabilitas diestimasi, liabilitas keuangan jangka panjang lainnya, utang bank jangka panjang
  dan utang subordinasi.

  Aset dan liabilitas keuangan lancar

  Karena instrumen keuangan tersebut jatuh tempo dalam jangka pendek, maka nilai tercatat aset dan liabilitas keuangan
  lancar telah mendekati estimasi nilai wajarnya.

  Aset dan liabilitas keuangan tidak lancar

  1.   Instrumen keuangan tanpa kuotasi harga di pasar

       Investasi saham tanpa kuotasi harga pasar dengan kepemilikan kurang dari 20% dan nilai wajarnya tidak dapat
       ditentukan dengan pasti, maka dinyatakan pada biaya perolehan yang dianggap mendekati nilai wajarnya.

  2.   Liabilitas keuangan jangka panjang dengan suku bunga tetap dan variabel

       Terdiri dari utang bank, liabilitas jangka panjang lainnya, liabilitas diestimasi dan utang subordinasi. Nilai
       wajarnya ditentukan dengan mendiskontokan arus kas masa datang menggunakan suku bunga yang berlaku dari
       transaksi pasar yang dapat diamati untuk instrumen dengan persyaratan, risiko kredit dan jatuh tempo yang sama.

  3.   Uang jaminan, piutang dan utang pihak berelasi yang tidak memiliki masa jatuh tempo

       Grup memiliki uang jaminan yang tidak dikenakan bunga dan tanpa periode jatuh tempo yang pasti tetapi
       dibayarkan sesuai permintaan.


35. KEBIJAKAN DAN TUJUAN MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN

  Risiko utama yang timbul dari instrumen keuangan Grup adalah risiko kredit, risiko likuiditas, risiko mata uang dan
  risiko suku bunga. Tujuan manajemen risiko Grup secara keseluruhan adalah untuk secara efektif mengendalikan
  risiko-risiko ini dan meminimalisasi pengaruh merugikan yang dapat terjadi terhadap kinerja keuangan Grup.
  Manajemen meriviu dan menyetujui kebijakan untuk mengendalikan setiap risiko, yang diringkas dibawah ini, dan juga
  memantau risiko harga pasar dari semua instrumen keuangan.

  Direksi Grup menelaah dan menyetujui kebijakan untuk mengelola risiko-risiko yang dirangkum di bawah ini.

  a.   Risiko Kredit

       Risiko kredit adalah risiko bahwa Grup akan mengalami kerugian yang timbul dari pelanggan atau pihak lawan
       akibat gagal memenuhi kewajiban kontraktualnya. Manajemen melakukan evaluasi atas kondisi keuangan
       pelanggan dalam hal pemenuhan kewajiban pelanggan kepada Grup. Berdasarkan evaluasi tersebut pihak
       Manajemen Grup akan menentukan perkiraan jumlah yang tidak dapat ditagih atas aset keuangan tersebut.
       Berikut adalah eksposur maksimal Grup pada laporan posisi keuangan yang terkait risiko kredit pada tanggal
       31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025.

                                                                             31 Mar 2026              31 Des 2025
       Aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan
         Kas dan bank
         Piutang usaha - neto - Pihak ketiga                                           16.101                   28.868
         Aset keuangan lancar lainnya - neto - Pihak ketiga                            63.706                   92.675
         Uang jaminan                                                                     548                      585
         Aset keuangan yang diukur pada FVOCI                                           3.100                    3.100
       Total                                                                           83.455                  125.228




                                                              41
Page 45
PT ASIA PACIFIC INVESTAMA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Pada dan untuk Periode yang Berakhir Tanggal 31 Maret 2026 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


       Tabel di bawah ini menunjukkan analisis umur aset keuangan Grup pada tanggal 31 Maret 2026 dan 31 Desember
       2025:

                                                                                             31 Maret 2026
                                                       Belum jatuh               Jatuh tempo
                                                     tempo maupun              tetapi tidak ada            Penyisihan
                                                     penurunan nilai           penurunan nilai          Penurunan nilai                     Total
       Kas dan bank                                              16.101                              -                            -                   16.101
       Piutang usaha
         Pihak ketiga                                            34.763                         38.218                     (9.275)                    63.706
       Aset keuangan lancar lainnya
         Pihak ketiga                                                 -                            548                           -                       548
       Uang jaminan                                                   -                          3.100                           -                     3.100
       Total                                                     50.864                         41.866                     (9.275)                    83.455
                                                                                           31 Desember 2025
                                                       Belum jatuh               Jatuh tempo
                                                     tempo maupun              tetapi tidak ada           Penyisihan
                                                     penurunan nilai           penurunan nilai         Penurunan nilai                      Total
       Kas dan bank                                              28.868                              -                            -                   28.868
       Piutang usaha
         Pihak ketiga                                            61.003                         40.832                     (9.160)                    92.675
       Aset keuangan lancar lainnya
         Pihak ketiga                                                 -                            585                           -                      585
       Uang jaminan                                                   -                          3.100                           -                    3.100
       Total                                                     89.871                         44.517                     (9.160)                  125.228



  b.   Risiko Likuiditas

       Risiko likuiditas adalah risiko dimana Grup tidak dapat memenuhi liabilitas jangka pendek pada saat jatuh tempo.
       Manajemen melakukan evaluasi dan pengawasan yang ketat atas arus kas masuk dan kas keluar untuk memastikan
       tersedianya dana untuk memenuhi kebutuhan pembayaran liabilitas yang jatuh tempo. Secara umum, kebutuhan
       dana untuk pelunasan liabilitas jangka pendek maupun jangka panjang diperoleh dari penjualan kepada pelanggan.

        Pada tanggal 31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025, liabilitas keuangan Grup berdasarkan pembayaran kontraktual
        yang tidak didiskontokan:

                                                                                                   31 Maret 2026
                                                        Kurang dari 1
                                                                               1-2 tahun             3-5 tahun         Lebih dari 5 tahun     Total
                                                           tahun

        Utang usaha
           Pihak ketiga                                          49.084                    -                       -                    -             49.084
        Liabilitas keuangan jangka pendek lainnya
           Pihak ketiga                                           1.192                    -                     -                      -           1.192
        Beban akrual                                            150.389                     -                    -                      -         150.389
        Utang bank jangka pendek                                 45.745                     -                    -                      -          45.745
        Utang bank                                               50.837               73.384               624.378              1.014.392       1.762.991
        Liabilitas keuangan jangka panjang lainnya
           Pihak berelasi                                               -              1.282                       -                    -             1.282
           Pihak ketiga                                                 -                  -                       -               14.382            14.382
        Liabilitas diestimasi                                           -                  -                       -              208.914           208.914
        Utang subordinasi – pihak berelasi                              -                  -                       -              109.605           109.605

        Total                                                   297.247               74.666               624.378              1.347.293       2.343.584




                                                                          42
Page 46
PT ASIA PACIFIC INVESTAMA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Pada dan untuk Periode yang Berakhir Tanggal 31 Maret 2026 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

                                                                                                                     31 Desember 2025
                                                                             Kurang dari 1                                                   Lebih dari 5
                                                                                                   1-2 tahun             3-5 tahun                                    Total
                                                                                tahun                                                           tahun

       Utang usaha
          Pihak ketiga                                                               50.359                      -                     -                     -             50.359
       Liabilitas keuangan jangka pendek lainnya
          Pihak ketiga                                                                1.077                    -                      -                      -              1.077
       Beban akrual                                                                 143.854                     -                     -                      -            143.854
       Utang bank jangka pendek                                                      43.615                     -                     -                      -             43.615
       Utang bank                                                                    42.695               72.625                607.305              1.029.493          1.752.118
       Liabilitas keuangan jangka panjang lainnya
          Pihak berelasi                                                                     -              1.282                      -                     -              1.282
          Pihak ketiga                                                                       -                  -                      -                14.382             14.382
       Liabilitas diestimasi                                                                 -                  -                      -               206.856            206.856
       Utang subordinasi – pihak berelasi                                                    -                  -                      -               108.244            108.244

       Total                                                                        281.600               73.907                607.305              1.358.975          2.321.787



  c.   Risiko Mata Uang

       Risiko nilai tukar adalah risiko dimana nilai wajar atau arus kas kontraktual masa datang dari suatu instrumen
       keuangan akan terpengaruh akibat perubahan nilai tukar. Grup memiliki eksposur yang terpengaruh risiko nilai
       tukar. Eksposur akan timbul apabila transaksi dilakukan dalam berbagai mata uang asing dibandingkan jika
       menggunakan mata uang fungsional untuk operasional Perusahaan atau transaksi kepada pihak ketiga.

       Berikut adalah posisi aset dan liabilitas dalam mata uang asing.

                                                                                                                              31 Maret 2026
                                                                                                                        Mata uang asli (Nilai Penuh)
                                                                                             Dolar Amerika Serikat                Euro                    Total setara Rupiah
       Aset Keuangan
       Kas dan bank                                                                                         117.519                         15.559                         2.358
       Piutang usaha                                                                                         68.146                              -                         1.158
       Total                                                                                                185.665                         15.559                         3.516

       Liabilitas Keuangan
       Utang usaha                                                                                           98.040                          3.480                         1.734
       Beban akrual                                                                                       7.359.736                              -                       125.064
       Utang bank                                                                                         2.692.016                              -                        45.745
       Utang bank jangka panjang                                                                        101.506.066                              -                     1.724.893
       Liabilitas diestimasi                                                                             12.294.121                              -                       208.914
       Utang subordinasi                                                                                  6.450.000                              -                       109.605
       Total                                                                                            130.399.979                          3.480                     2.215.955
       Aset (liabilitas) keuangan didenominasi dalam mata uang asing -neto                             (130.214.314)                        12.079                    (2.212.439)



                                                                                                                            31 Desember 2025
                                                                                                                        Mata uang asli (Nilai Penuh)
                                                                                             Dolar Amerika Serikat                Euro                     Total setara Rupiah
       Aset Keuangan
       Kas dan bank                                                                                            46.362                        18.072                           1.158
       Piutang usaha                                                                                           84.421                             -                           1.417

       Total                                                                                                 130.783                         18.072                           2.575
       Liabilitas Keuangan
       Utang usaha                                                                                           144.483                            547                         2.436
       Beban akrual                                                                                        6.798.932                              -                       114.100
       Utang bank                                                                                          2.598.923                              -                        43.615
       Utang bank jangka panjang                                                                         102.043.834                              -                     1.712.500
       Liabilitas diestimasi                                                                               9.751.583                              -                       163.651
       Utang subordinasi                                                                                   6.450.000                              -                       108.244
       Total                                                                                             127.787.755                            547                     2.144.546
       Aset (liabilitas) keuangan didenominasi dalam mata uang asing -neto                             (127.656.972)                         17.525                   (2.141.971)




                                                                                   43
Page 47
PT ASIA PACIFIC INVESTAMA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Pada dan untuk Periode yang Berakhir Tanggal 31 Maret 2026 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

        Pada tanggal 31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025, jika mata uang melemah/menguat sebesar 1% terhadap Dolar
        Amerika Serikat dengan variabel lain konstan, laba setelah pajak untuk tahun berjalan akan lebih tinggi/rendah
        sebesar Rp17.198 dan Rp16.711, terutama diakibatkan keuntungan/(kerugian) serta keuntungan/(kerugian)
        penjabaran pinjaman dalam mata uang Dolar Amerika Serikat.

  d.    Risiko Suku Bunga

        Risiko suku bunga adalah risiko dimana nilai wajar atau arus kas masa datang dari suatu instrumen keuangan akan
        berfluktuasi akibat perubahan suku bunga pasar. Risiko ini sebagian besar timbul dari pinjaman bank.

        Untuk meminimalkan risiko suku bunga, manajeman menelaah berbagai suku bunga yang ditawarkan kreditur
        untuk mendapatkan suku bunga yang paling menguntungkan sebelum melakukan perikatan utang.

        Tabel berikut menunjukkan sensitivitas terhadap perubahan yang mungkin terjadi pada suku bunga pinjaman bank.
        Dengan semua variabel lainnya dianggap tetap, laba Grup setelah pajak dipengaruhi dampak atas utang dengan
        suku bunga mengambang. Tidak ada dampak lain pada ekuitas Grup selain yang sudah memengaruhi laporan laba
        rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian.

                                                               31 Maret 2026                                             31 Maret 2025
                                                    Kenaikan                                                  Kenaikan
                                                                       Dampak Laba Setelah                                       Dampak Laba Setelah
                                                (Penurunan) Dalam                                         (Penurunan) Dalam
                                                                             Pajak                                                     Pajak
                                                    Basis Poin                                                Basis Poin

           Utang bank jangka panjang                   -1%                                   13.751                -1%                                  14.788




36. INFORMASI SEGMEN USAHA

   Segmen operasi dilaporkan sesuai dengan pelaporan internal kepada pembuat keputusan operasional, yang
   bertanggung jawab atas alokasi sumber daya ke masing-masing segmen yang dilaporkan serta menilai kinerja masing-
   masing segmen tersebut. Grup dibagi kelompok segmen, masing-masing sesuai dengan kegiatan usahanya, yaitu (a)
   pemintalan, (b) penenunan, (c) garmen, dan (d) makloon.

   Berikut ini adalah informasi segmen berdasarkan segmen usaha:

                                                                                          31 Maret 2026 (3 Bulan) (Tidak Diaudit)
                                                        Kantor Pusat       Pemintalan    Penenunan          Garmen        Makloon       Eliminasi       Jumlah

   PENJUALAN                                                           -        49.891        140.373          11.948        16.123                 -     218.335
   BEBAN POKOK PENJUALAN                                               -      (56.676)      (135.768)        (17.861)      (18.849)                 -   (229.154)
   RUGI BRUTO                                                          -       (6.785)          4.605         (5.913)       (2.726)                 -    (10.819)
   Beban penjualan                                                  -          (1.390)         (1.952)             -          (49)                  -     (3.391)
   Beban umum dan administrasi                                  (422)            (579)         (2.139)             -         (158)                  -     (3.298)
   Keuntungan selisih kurs                                          -            3.497         11.907            993         1.365                  -     17.762
   Penghasilan lain-lain - neto                                     -               48             167            14            19                  -         248
   LABA US AHA                                                  (422)          (5.209)         12.588         (4.906)       (1.549)                 -         502
   Biaya keuangan                                                 (1)          (2.628)         (8.947)          (746)       (1.026)                 -    (13.348)
   LABA S EBELUM PAJAK PENGHAS ILAN                             (423)          (7.837)          3.641         (5.652)       (2.575)                 -    (12.846)
   BEBAN PAJAK PENGHAS ILAN -NETO                                   -                -              -               -             -                 -           -
   RUGI NETO TAHUN BERJALAN                                     (423)          (7.837)          3.641         (5.652)       (2.575)                 -    (12.846)
   LABA (RUGI) KOMPREHENS IF LAIN
   Pos yang akan direklasifikasi ke laba rugi
   Kerugian dari penjabaran laporan keuangan                           -             -               -              -               -        (5.507)      (5.507)
   RUGI KOMPREHENS IF LAIN NETO - S ETELAH PAJAK                       -             -               -              -               -        (5.507)      (5.507)
   TOTAL RUGI KOMPREHENS IF TAHUN BERJALAN                      (423)          (7.837)          3.641         (5.652)       (2.575)          (5.507)     (18.353)
   AS ET                                                          773         737.083       2.077.135         173.205      238.165          137.663     3.364.025
   LIABILITAS                                                 152.724         839.517       2.365.797         197.276      271.263          137.663     3.964.240




                                                                              44
Page 48
PT ASIA PACIFIC INVESTAMA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Pada dan untuk Periode yang Berakhir Tanggal 31 Maret 2026 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

                                                                                       31 Maret 2025 (3 Bulan) (Tidak Diaudit)
                                                 Kantor Pusat       Pemintalan       Penenunan           Garmen           Lainnya       Eliminasi       Jumlah

   PENJUALAN                                                    -         63.697           156.235            10.124          13.822                -      243.878
   BEBAN POKOK PENJUALAN                                        -       (68.226)         (144.274)          (15.191)        (17.945)                -    (245.636)
   RUGI BRUTO                                                   -        (4.529)            11.961           (5.067)         (4.123)                -      (1.758)
   Beban penjualan                                            -          (1.270)           (1.405)                 -           (96)                 -      (2.771)
   Beban umum dan administrasi                            (448)            (635)           (2.886)                 -          (285)                 -      (4.254)
   Keuntungan selisih kurs                                    -            6.907           28.983              1.976          2.619                 -      40.485
   Penghasilan lain-lain - neto                               -            (991)           (2.429)             (157)          (215)                 -      (3.792)
   LABA USAHA                                             (448)            (518)           34.224            (3.248)         (2.100)                -       27.910
   Biaya keuangan                                           (1)          (3.309)           (8.117)             (526)           (718)                -     (12.671)
   LABA SEBELUM PAJAK PENGHASILAN                         (449)          (3.827)            26.107           (3.774)         (2.818)                -      15.239
   BEBAN PAJAK PENGHASILAN -NETO                              -                -                 -                 -               -                -           -
   RUGI NETO TAHUN BERJALAN                               (449)          (3.827)            26.107           (3.774)         (2.818)                -      15.239
   LABA (RUGI) KOMPREHENSIF LAIN
   Pos yang akan direklasifikasi ke laba rugi
   Kerugian dari penjabaran laporan keuangan                    -                -               -                 -                -          (952)         (952)
   RUGI KOMPREHENSIF LAIN NETO - SETELAH PAJAK                  -                -               -                 -                -          (952)         (952)
   TOTAL RUGI KOMPREHENSIF TAHUN BERJALAN                 (449)          (3.827)            26.107           (3.774)         (2.818)           (952)       14.287
   ASET                                                    761          914.289          2.242.554          145.317         198.397        (136.524)     3.364.794
   LIABILITAS                                           151.585        1.022.642         2.508.321          162.539         221.909        (136.524)     3.930.472




   Grup berdomisili di Indonesia dan tidak ada aktivitas signifikan di luar negeri sehingga tidak ada pendapatan dan
   pengeluaran modal dari aktivitas luar negeri.

37. PERJANJIAN PENTING

  1.    AIC dengan IJTI menandatangani adendum kedua perjanjian sewa menyewa tertanggal 30 September 2023
        dimana dalam hal ini IJTI menyewa lahan bangunan milik AIC yang berada di Jl. Soekarno Hatta KM 32, Kel.
        Harjosari, Kecamatan Bawen, Semarang, untuk keperluan operasional IJTI dengan nilai sewa sebesar
        Rp5.000.000/tahun dan untuk jangka waktu 2 tahun terhitung sejak tanggal 1 Oktober 2023 sampai dengan tanggal
        30 September 2025.

  2.    Perusahaan menyewa ruang kantor seluas 489,7 m2 milik IJTI untuk jangka waktu 10 tahun berdasarkan
        Perjanjian Sewa Menyewa No. 01/LEG/AIC- IJTI/II/2020 tanggal 28 Februari 2020. Ruang kantor ini digunakan
        Perusahaan untuk melaksanakan kegiatan usahanya dan sebagai kantor pusat.


38. KELANGSUNGAN USAHA

  Grup telah mencatat Rugi neto, untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2026 sebesar Rp12,8 miliar, yang
  mengakibatkan defisit pada tanggal 31 Maret 2026 sebesar Rp3,46 miliar dan defisiensi modal sebesar Rp600 miliar.
  Pada tanggal tersebut, total liabilitas jangka pendek telah melebihi total aset lancarnya sebesar Rp1.347 miliar. Kondisi
  tersebut mengindikasikan adanya suatu ketidakpastian material yang dapat menyebabkan keraguan signifikan atas
  kemampuan Grup untuk mempertahankan kelangsungan usahanya.

  Untuk menghadapi faktor-faktor ekonomi yang merugikan tersebut, Grup mempersiapkan langkah-langkah sebagai
  berikut:
  a. Grup menciptakan peluang pasar bagi produk-produk Grup, peningkatan kualitas dan efisiensi produksi, melakukan
     diversifikasi dan inovasi produk sehingga dapat meningkatkan kapasitas produksi dan keuntungan;
  b. Grup selalu memantau eksposur dalam mata uang dan memberlakukan kebijakan yang tepat untuk mengurangi
     risiko yang merugikan Grup;
  c. Grup melakukan langkah-langkah untuk mengurangi biaya operasional yang tidak memberikan nilai tambah bagi
     produk serta berupaya untuk terus meningkatkan keuntungan;

  Pemegang saham senantiasa mendukung kegiatan operasional AIC dengan memberikan bantuan yang memadai dan
  memastikan proses produksi berjalan lancar.

  Manajemen Grup berkeyakinan bahwa AIC mampu untuk melanjutkan operasinya dengan dukungan penuh dari para
  pemegang saham. Manajemen juga berpendapat rencana ini mampu terlaksana secara efektif namun faktor eksternal
  lainnya, seperti peraturan pemerintah, kebijakan fiskal, iklim usaha dan lain-lain berada diluar kendali Grup
  sebagaimana tersebut dalam suratnya tertanggal 18 Februari 2026.

                                                                      45
Page 49
PT ASIA PACIFIC INVESTAMA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Pada dan untuk Periode yang Berakhir Tanggal 31 Maret 2026 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


39. INFORMASI TAMBAHAN ARUS KAS

  Aktivitas yang tidak memengaruhi arus kas adalah sebagai berikut:

                                                                                            31 Mar 2026            31 Des 2025

  Penjualan aset tetap melalui uang muka                                                              -                  17.881

  Perubahan pada liabilitas yang timbul dari aktivitas pendanaan:


                                                                               31 Maret 2026
                                                                 Arus Kas-        Selisih Mata
                                              Saldo Awal           neto           Uang Asing       Lain-lain       Saldo Akhir

  Utang bank jangka pendek                         43.615             1.569               561                  -         45.745
  Utang bank jangka panjang                     1.752.118           (10.582)           21.455                  -      1.762.991

                                                                             31 Desember 2025
                                                                 Arus Kas-       Selisih Mata
                                              Saldo Awal           neto           Uang Asing       Lain-lain       Saldo Akhir

  Utang bank jangka pendek                        101.487            17.633             3.894        (79.399)            43.615
  Utang bank jangka panjang                     1.660.863           (55.086)           61.834         84.507          1.752.118


40. PENYELESAIAN LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN

   Manajemen Perusahaan bertanggung jawab atas penyusunan laporan keuangan konsolidasian ini yang telah diotorisasi
   oleh Direksi untuk diterbitkan pada tanggal 24 April 2026.




                                                            46

File

File Open PDF
Source IDX
Size1.18 MB
Published24 Apr 2026
Pages49
Characters214,011
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 72 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org ASIA PACIFIC INVESTAMA Tbk p.1 ×146
linked org Bank Mandiri p.10 ×53
linked org Prima Graha p.10 ×6
linked person Johnny Pesik p.10
linked person Benny Soetrisno p.10
linked person Sintong Panjaitan p.10 ×2
linked person Ivan Pesik p.10
linked person Kristina Bay Maca p.10
linked org Bank Central Asia p.24 ×2
linked org Artha Graha p.24 ×6
linked org Lippo General Insurance Tbk p.26 ×5
linked org Indah Jaya p.29 ×9
possible org Negara Republik Indonesia p.9 ×2
possible org PT Indah Jaya Investama p.9 ×11
possible org Bursa Efek Indonesia p.9 ×2
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.9
possible org PT Bank Central Asia T p.24 ×2
unresolved org Apac Citra Centertex Tbk p.9 ×3
unresolved person Misahardi Wilamarta S.H. · Notaris p.9 ×3
unresolved person Lieyono p.9
unresolved org Menteri Kehakiman Republik Indonesia p.9
unresolved person Joko Hanggono p.9 ×2
unresolved org Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia p.9
unresolved org Pengawas Pasar Modal p.9
unresolved org Bapepam p.9 ×2
unresolved org Menteri Keuangan Republik Indonesia p.9 ×2
unresolved org Bapepam-LK p.9 ×4
unresolved org PT Adimitra Jasa Korpora p.10
unresolved org PT World Harvest Textile p.10 ×2
unresolved org PT Apac Inti Corpora p.10 ×4
unresolved org PT Prima Graha Hiburan p.10 ×6
unresolved person Popie Savitri Martosuharjo Pharmanto · Notaris p.11
unresolved org Kementerian Kehakiman Republik Indonesia p.11
unresolved person Edi Priyono · Notaris p.11
unresolved org Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia No. AHU- p.11
unresolved org Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia No. AHU-AH. p.11
unresolved person Sri Hidianingsih Adi Sugijanto · Notaris p.11 ×2
unresolved org Bank Indonesia p.13
unresolved org PT Bank Artha Graha International T p.24 ×2
unresolved org PT Whtex Hendra Lestari p.24
unresolved org PT Bina Karya Trimakmur p.24
unresolved org PT Hendratex Indah Lestari p.24
unresolved org PT Asia Multi Kreasi p.24
unresolved org PT Ria Indah Mandiri Abadi p.24
unresolved org PT Bintang Asahi Textil Industri p.24
unresolved org Olam Global Agri Pte Ltd p.26
unresolved org Xuzhou Yinyu Textile Co., Ltd p.26
unresolved org Sheng Textiles Vietnam Co., Ltd p.26
unresolved org Cargill Cotton Ltd p.26
unresolved org Bank Artha Graha International Tbk p.27 ×8
unresolved org KJPP Nirboyo Adiputro p.27
unresolved org Dewi Apriyanti & Rekan p.27
unresolved org PT Laju Samudra Perkasa p.28
unresolved org PT Tja Maju Indonesia p.28
unresolved org PT Indah Jaya Textile Industry p.29 ×8
unresolved org PT Spinmill Indah Industry p.29 ×7
unresolved org PT Industri Sandang Nusantara p.29
unresolved org Bank Mandiri. Berdasarkan Surat No. CMB. p.29
unresolved org PT Asia Pasific p.31
unresolved org PT Asia Pacific p.31
unresolved person Aubertus Nugroho Satria p.32 ×2
unresolved person Herlina Tobing Manullang p.32 ×3
unresolved org Nation Soul Limited p.35 ×4
unresolved org PT Apac Century Corporation p.35 ×4
unresolved org PT Inti Sukses Garmindo p.35 ×3
unresolved org PT Apac Pavindo Lestari p.35 ×3
unresolved org PT Lippo Pacific Finance p.35
unresolved org PT Kustodian Sentral Efek Indonesia p.38
unresolved org PT Inti Perkasa Wira Sentosa p.38
unresolved org PT Krida Bumi Raya p.38
unresolved org PT Indah Jaya Textile p.43

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 7

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result