Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 246
Page 1
PT Eagle High Plantations Tbk i
Page 2
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 3
Penjelasan Tema
Theme Explanation
ACCELERATING SUSTAINABILITY
FOR A BETTER TOMORROW
“Accelerating Sustainability for a Better Tomorrow” “Accelerating Sustainability for a Better Tomorrow”
mencerminkan komitmen kuat PT Eagle High underscores PT Eagle High Plantations Tbk’s
Plantations Tbk (“Perseroan”) untuk mempercepat (the “Company”) strong dedication to fostering a
perwujudan masa depan yang lebih baik dan more sustainable future across its entire business
berkelanjutan di seluruh rantai nilai bisnisnya. value chain. The Company continually advances
Perseroan senantiasa berupaya untuk mempercepat its sustainability efforts through responsible
transformasi keberlanjutan melalui inovasi agribisnis agribusiness innovation, improving Environmental,
yang bertanggung jawab, penguatan praktik ramah Social, and Governance (ESG) practices, and
lingkungan, sosial, dan tata kelola perusahaan increasing its positive social and environmental
(Environmental, Social, and Governance/ESG), impact. In response to industry shifts and climate
serta peningkatan dampak positif terhadap challenges, the Company prioritizes not only long-
masyarakat dan lingkungan. Dalam menghadapi term sustainability but also the swift deployment of
dinamika industri dan tantangan perubahan iklim, adaptive, innovative solutions, such as sustainable
Perseroan tidak hanya berfokus pada keberlanjutan farming, biodiversity conservation, and empowering
jangka panjang, tetapi juga mengedepankan local and farming communities. These efforts are
kecepatan dalam mengimplementasikan solusi supported by a skilled workforce dedicated to
yang adaptif dan progresif, seperti penerapan integrity and sustainability, working within a safe,
praktik budidaya berkelanjutan, pelestarian inclusive, and productive environment that is
keanekaragaman hayati, serta pemberdayaan central to the Company’s success.
komunitas petani dan masyarakat sekitar. Seluruh
langkah tersebut didukung oleh tenaga kerja yang
kompeten, berintegritas, dan berkomitmen tinggi
dalam menerapkan nilai-nilai keberlanjutan, dengan
lingkungan kerja yang aman, inklusif, dan produktif
sebagai fondasi utama keberhasilan Perseroan.
Perseroan menegaskan posisinya sebagai The Company reaffirms its responsibility not only to
perusahaan yang tidak hanya menjaga keberlanjutan sustain current efforts but also to actively promote
hari ini, tetapi juga secara proaktif mendorong an inclusive, responsible, and resilient future for the
percepatan kontribusi positif demi menciptakan palm oil sector. These initiatives are aligned with
masa depan agroindustri kelapa sawit yang inklusif, its long-term sustainability strategy, the Net Zero
bertanggung jawab, dan resilien. Upaya tersebut Emissions Roadmap, and its concrete contributions
sejalan dengan strategi keberlanjutan jangka toward achieving the Sustainable Development
panjang Perseroan, Roadmap Net Zero Emissions, Goals (SDGs) within its operational scope.
serta kontribusi nyata terhadap pencapaian Tujuan
Pembangunan Berkelanjutan (TPB) di sektor
bisnisnya.
PT Eagle High Plantations Tbk 1
Page 4
Kesinambungan Tema
Theme Continuity
STRENGTHENING SUSTAINABLE
DEVELOPMENT FOR THE FUTURE 2024
Perseroan memahami pentingnya menerapkan
konsep keberlanjutan pada kegiatan bisnisnya karena
dapat menumbuhkan citra baik bagi Perseroan dan
kepercayaan dari para pemangku kepentingan. Didasari
oleh pemahaman tersebut, EHP berkomitmen kuat
untuk memperkuat konsep keberlanjutan bagi masa
depan. Perseroan meningkatkan kinerja keberlanjutan
melalui program-program Tanggung Jawab Sosial
dan Lingkungan (TJSL) yang telah direncanakan
agar tepat sasaran dan memiliki kebermanfaatan
secara berkelanjutan bagi masyarakat dan Perseroan.
Perseroan mengedepankan keselarasan antara
aspek ekonomi, sosial, lingkungan, serta hukum
dan tata kelola. Perseroan bertekad untuk terus
melakukan pengembangan keberlanjutan sehingga
dapat meningkatkan nilai positif bagi para pemangku
kepentingan.
The Company understands the importance of
implementing the concept of sustainability in its
business activities as it can promote a good image
for the Company and trust from stakeholders.
Based on this understanding, EHP is determined to
strengthen its sustainability concept for the future. The
Company is improving its sustainability performance
through its Environmental and Social Responsibility
(TJSL) program designed to achieve precise goals
and bring sustainable benefits to the community
and the Company. The Company values harmony
between economic, social, environmental, legal, and
governance aspects. The Company is committed to
further enhancing sustainability to increase positive
value for stakeholders.
2 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 5
POSITIONED FOR
EXCELLENCE-LED GROWTH 2023
Setelah sukses mencatatkan “All Time High” pada Surpassing our previous year’s record-breaking “All
tahun sebelumnya, EHP semakin menegaskan posisi Time High”, EHP further reinforces its standing and
dan meningkatkan performa unggul. Pada tahun 2023, continues to exhibit exceptional performance. Despite
EHP berhasil menjaga produksi kebun sawit tetap the challenges resulting from El Nino in 2023, EHP
stabil serta meningkatkan volume penjualan CPO dan managed to maintain consistent palm oil production
PK meski dihadapkan pada tantangan El-Nino. while concurrently augmenting sales volumes of CPO
and PK.
Seiring dengan pencapaian tersebut, EHP terus Consistent with these achievements, EHP further
meningkatkan komitmen terhadap inisiatif yang fortifies its dedication to sustainability initiatives that
mendukung keberlanjutan bisnisnya diantaranya strengthen its business such as obtaining one RSPO
dengan menambah 1 sertifikasi RSPO di Pabrik certification, implementing good agronomic practices,
Kelapa Sawit (PKS) Kalimantan Timur, menerapkan expanding the development of a biogas power plant
praktik agronomi yang baik, meneruskan kerja sama (PLTBg), refurbishing mills and heavy equipment, and
pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Biogas improving employee welfare.
(PLTBg), meremajakan pabrik dan alat alat berat, serta
meningkatkan kesejahteraan karyawan.
EHP pun semakin memantapkan posisi untuk semakin EHP strengthens its commitment to achieving growth
meningkatkan keunggulan dan melebarkan ekspansi, and superiority by enhancing the use of digitalization
yaitu dengan meningkatkan utilisasi digitalisasi dalam in operational procedures and optimizing the
kegiatan operasional serta mengoptimalkan mekanisasi mechanization of machinery while maintaining natural
mesin tanpa melupakan metode tradisional seperti approaches such as the deployment of predator insects
pemanfaatan burung hantu dan serangga predator and owls to reduce chemical usage. Therefore, EHP is
sehingga mengurangi pemakaian bahan kimia. Dengan capable of maintaining consistent long-term growth
demikian, EHP dapat terus mencatatkan pertumbuhan that benefits all stakeholders.
jangka panjang yang memberikan dampak positif bagi
seluruh pemangku kepentingan.
PT Eagle High Plantations Tbk 3
Page 6
LEAPING FORWARD SUSTAINABLY 2022
Tahun 2022 menjadi momentum bagi Perseroan
untuk memperkuat fondasi pertumbuhan dan
mempercepat langkah menuju keberlanjutan yang
lebih matang. Didukung oleh sinergi yang solid di
seluruh lini usaha, Perseroan berhasil menjaga kinerja
yang positif di tengah tantangan global, sekaligus
menunjukkan komitmen terhadap pengelolaan
usaha yang bertanggung jawab dan berwawasan
lingkungan. Upaya peningkatan produktivitas, efisiensi
operasional, serta penguatan tata kelola dan kapasitas
sumber daya manusia terus diakselerasi untuk
memastikan keberlanjutan jangka panjang. Melalui
kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan,
Perseroan berupaya menciptakan nilai bersama yang
tidak hanya berfokus pada aspek ekonomi, tetapi
juga mencakup kesejahteraan sosial dan pelestarian
lingkungan. Perseroan melangkah mantap dalam
mewujudkan pertumbuhan yang tangguh, inklusif,
untuk masa depan yang berkelanjutan.
The year 2022 marked a momentum for the Company
to strengthen its growth foundations and accelerate its
journey toward more mature sustainability. Supported
by solid synergy across all business lines, the Company
successfully maintained positive performance amid
global challenges, while demonstrating its commitment
to responsible and environmentally sound business
practices. Efforts to enhance productivity, improve
operational efficiency, and strengthen governance
and human capital capacity were continuously
accelerated to ensure long-term sustainability. Through
collaboration with various stakeholders, the Company
sought to create shared value that not only focused on
economic performance but also encompassed social
welfare and environmental preservation. The Company
made steady progress toward achieving resilient and
inclusive growth for a sustainable future.
4 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 7
Sanggahan dan Batasan Tanggung Jawab
Disclaimer
Laporan Keberlanjutan PT Eagle High Plantations Tbk
tahun 2025 diterbitkan sebagai bentuk transparansi
sekaligus kepatuhan terhadap peraturan POJK
No.51/POJK.03/2017 tentang Penerapan Keuangan
Berkelanjutan Perusahaan Publik dan SEOJK No.
16/SEOJK.04/2021 tentang Bentuk dan Isi Laporan
Tahunan Emiten atau Perusahaan Publik.
Laporan Keberlanjutan ini diterbitkan bersamaan
dengan Laporan Tahunan Perseroan. Laporan
Keberlanjutan ini memuat kinerja ekonomi, sosial,
lingkungan, dan tata kelola Perseroan sepanjang tahun
2025.
Pada Laporan ini memuat kata “Perseroan”, “EHP”, dan
“Kami” yang merujuk pada PT Eagle High Plantations
Tbk. Laporan ini disajikan terpisah dari Laporan
Tahunan EHP namun diterbitkan bersamaan dan
menjadi satu kesatuan dengan Laporan Tahunan EHP.
The 2025 Sustainability Report of PT Eagle High
Plantations Tbk is published as a form of transparency
and compliance with POJK No. 51/POJK.03/2017 on
the Implementation of Sustainable Finance for Public
Companies and SEOJK No. 16/SEOJK.04/2021 on
the Form and Content of Annual Reports of Issuers or
Public Companies.
This Sustainability Report is published simultaneously
with the Company’s Annual Report. This Sustainability
Report consists of the Company’s economic, social,
environmental, and governance performance
throughout 2025.
This Report contains the words “Company”, “EHP”,
and “We” which refer to PT Eagle High Plantations Tbk.
This report is presented separately from EHP’s Annual
Report but is published together and is an integral part
of EHP’s Annual Report.
PT Eagle High Plantations Tbk 5
Page 8
Pencapaian Tahun 2025
Achievements in 2025
SPOTT
85,7%
81,4%
75,9% 5th
4th
3 rd
2025 2024 2023
Score Rank (Indonesia)
Carbon Disclosure Project
B Score of Carbon
Disclosure Project
- Forest
B Score of Carbon
Disclosure Project
- Climate
6 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 9
Sustainability Policy Sertifikat RSPO dan ISPO Pengurangan Emisi
Transparency Toolkit (SPOTT) RSPO and ISPO Certificate Emisi Reduction
85,67% 4
Skor | Score Sertifikat RSPO
RSPO Certifications 55.463 tCO₂e
11
Peringkat 3 Indonesia dan
dari Biogas Power Plant
18 dunia from Biogas Power Plant
Ranked 3 in Indonesia and 18
globally Sertifikat ISPO
ISPO Certifications
Keterlibatan Petani Swadaya Pelestarian Keanekaragaman
Penghargaan
Engagement with Independent Hayati
Awards
Smallholder Biodiversity Conservation
2.900 1
Orang | People
32.221 PT. Singaland Asetama
Wins 1st Place at the
53,68% Hektare | Hectares SDG Innovation Pitch
Showcase 2025 in
dari tahun 2024 | from 2024 New York
PT Eagle High Plantations Tbk 7
Page 10
05.
Proses Penentuan Topik Material
Daftar Isi
43 Material Topic Determination
Process
PROFIL PERUSAHAAN
Daftar Topik Material
Table of Contents 44 List of Material Topics
Company Profile
Pendekatan terhadap Topik Material
44 Approaches to the Material Topics
Penjelasan Tema
1 Theme Explanation Pernyataan Ulang Informasi
46 Information Restatement
Kesinambungan Tema Identitas Perusahaan
2 Theme Continuity 80
Periode Pelaporan, Frekuensi, Corporate Identity
dan Akses Informasi atas Laporan
Sanggahan dan Batasan Tanggung Visi, Misi, dan Tata Nilai Perusahaan
Keberlanjutan 82
5 Jawab 46 Reporting Period, Frequency, Vision, Mission, and Core Values
Disclaimer
and Access to Information on the
Tata Nilai Perusahaan
Pencapaian Tahun 2025 Sustainability Report 83 Core Values
6 Achievements in 2025
Wilayah Operasi dan Pasar Terlayani
04. 84 Operating Areas and Market Served
01. MEMPERKUAT PILAR
Kapasitas Produksi dan Skala Usaha
KEBERLANJUTAN: 86 Production Capacity and Business
IKHTISAR KINERJA STRATEGI DAN TATA KELOLA Scale
KEBERLANJUTAN Strengthening the Sustainability Pillar:
Sustainability Performance Highlights Strategy and Governance 86 Pangsa Pasar
Market Share
Perubahan Emiten atau Perusahaan
Strategi Keberlanjutan 87 Publik yang Bersifat Signifikan
50 Sustainability Strategies Significant Changes in Issuers or
Kinerja Aspek Ekonomi Public Companies
12 Economic Aspects Performance Membangun Budaya Keberlanjutan
54 Foster a Sustainability Culture Keanggotaan Asosiasi
Kinerja Aspek Lingkungan 87 Association Membership
13 Environmental Aspect Performance Struktur Tata Kelola
55 Governance Structure Sertifikasi
Kinerja Aspek Sosial 88 Certification
14 Social Aspect Performance Rapat Umum Pemegang Saham
55 General Meeting of Shareholders
Kinerja Aspek Tata Kelola 06.
15 Governance Aspect Performance Dewan Komisaris
56 Board of Commissioners MENGGERAKKAN
Peristiwa Penting Keberlanjutan
16 Sustainability Key Events Direksi
EKONOMI,
56 Board of Directors MENEBAR MANFAAT
Sustainability Roadmap Driving the Economy, Sharing Benefits
20 Sustainability Roadmap Penanggung Jawab Kinerja
Keberlanjutan
Sustainability Strategic Framework 58
21 Sustainability Strategic Framework
Responsible Person for
Sustainability Performance
Pendekatan Manajemen
22
Penghargaan Kebijakan dan Proses Penentuan 94 Management Approach
Award Remunerasi
63 Remuneration Policy and Target dan Progres
24
Sertifikasi
Determination Process
96 Target and Progress
Certification
Pengembangan Kompetensi Badan Nilai Ekonomi yang Diterima dan
Tata Kelola Tertinggi Didistribusikan
02. 64 Competency Development of the
96 Economic Value Received and
Highest Governance Body Distributed
IKHTISAR KINERJA
LAPORAN DIREKSI Evaluasi Kinerja Badan Tata Kelola Perbandingan Target dan Kinerja
KEBERLANJUTAN
Board of Directors’ Report 65 Governance Agency Performance Produksi, Pendapatan, dan Laba
Sustainability Performance Highlights Evaluation Rugi
97 Comparison of Target and
Pelibatan Pemangku Kepentingan Production Performance, Income,
66 Stakeholder Engagement and Profit or Loss
Komunikasi Kejadian Luar Biasa Perbandingan Target dan Realisasi
31
Laporan Direksi 68 Communication of Extraordinary Investasi pada Proyek Berwawasan
Board of Directors’ Report Events Lingkungan
98 Comparison of Investment Goals
Praktik Antikorupsi dan Pencegahan and Outcomes in Environmentally
03. Gratifikasi Focused Projects
68 Anti-Corruption Practices and
Gratification Prevention Luas Lahan Tertanam Tahun 2025
TENTANG LAPORAN 98 Total Planted Area in 2025
Tantangan Penerapan Keuangan
KEBERLANJUTAN Berkelanjutan Rantai Pasokan dan Rantai Nilai
About Sustainability Report 70 Challenges in Implementing 99 Supply and Value Chain
Sustainable Finance
Tantangan, Implikasi Finansial,
Perpajakan Risiko, dan Peluang Akibat
71 Taxation Perubahan Iklim
Kerangka dan Rujukan Pelaporan 102 Challenges, Financial Implications,
42 Reporting Framework and Sistem Pelaporan Pelanggaran Risks, and Opportunities Caused by
73 Whistleblowing System
References Climate Change
Entitas dalam Cakupan Pelaporan Manajemen Risiko Bantuan Finansial dari Pemerintah
76 Risk Management 104
43 Entity Covered by the Reporting Government Financial Support
Scope
8 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 11
07. 10.
Tingkat Perputaran Karyawan
164 Employee Turnover Level
MENJAGA BUMI,
MENJAWAB KEBUTUHAN,
MERAWAT MASA DEPAN 164
Keberagaman dan Kesetaraan
Protecting the Planet, Diversity and Equality MENJAGA KEPERCAYAAN
Safeguarding the Future Addressing Needs, Upholding Trust
Fasilitas dan Kesejahteraan
166 Karyawan
Employee Facilities and Welfare
Program Pensiun
Pendekatan Manajemen
170 Retirement Program Pendekatan Manajemen
108 210 Management Approach
Management Approach
Pelatihan dan Pengembangan
Target dan Progres 170 Karyawan Target dan Progres
111 211 Target and Progress
Target and Progress Employee Training and Development
Konsumsi Energi Tenaga Kerja Anak dan Tenaga Kerja Pelayanan Setara kepada Konsumen
112 211 Equal Services to Customers
Energy Consumption 174 Paksa
Child and Forced Labors
Pengendalian Emisi Inovasi dan Pengembangan Produk/
115 Emission Control Kebebasan Berserikat Jasa Keuangan Berkelanjutan
175 Freedom of Association 212 Innovation and Development of
Pengendalian Hama Terpadu Sustainable Financial Products/
121 Integrated Pest Management Implementasi Keselamatan dan Services
Kesehatan Kerja
Pengendalian dan Pengelolaan 175 Implementation of Occupational Meningkatkan Kualitas dan
Limbah Health and Safety Keamanan Produk
124 Management and Treatment of 212 Improving Product Quality and
Waste Safety
Penggunaan Air dan Pengelolaan 09. Produk yang Ditarik Kembali
128 Efluen 213 Recalled Products
Water Use and Effluent Management
MENGUATKAN KOMUNITAS, Dampak Produk dan Jasa
Manajemen Konservasi dan MENUMBUHKAN HARAPAN 213 Impact of Products and Services
Perlindungan Biodiversitas Strengthening the Community,
132 Biodiversity Conservation and Survei Kepuasan Pelanggan
Igniting Hope 214
Protection Management Customer Satisfaction Survey
Melindungi Hutan dan Lahan
Gambut 11.
133 Biodiversity Conservation and Pendekatan Manajemen
Protection Management 184 Management Approach
Melindungi Flora dan Fauna Target dan Progres LAMPIRAN
134 Protecting Flora and Fauna 185 Appendix
Target and Progress
Zona Penyangga dan Restorasi Program TJSL dalam Mendukung
Sempadan Sungai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan
135 Buffer Zones and Riparian 187 CSR Programs Supporting
Restoration Sustainable Development Goals
Lampiran
136
Pemantauan Area Konservasi Alokasi dan Realisasi Dana TJSL 216 Appendix
Conservation Area Monitoring
194 Allocation and Utilization of CSR
Funds
Inisiatif Perlindungan Habitat melalui
Pendekatan Landscape Penguatan Kapasitas dan
139 Habitat Protection Initiative Using a Produktivitas Petani
Landscape Approach 197 Enhancing Smallholders Capacity
and Productivity
Pengelolaan Risiko dan Dampak
Lingkungan Mendorong Petani Plasma yang
143 Environmental Risk and Impact Produktif
Management 197 Promoting Productive Scheme
Smallholders
Biaya Lingkungan Hidup
146 Environmental Costs Membangun Petani Swadaya yang
Pengungkapan Risiko dan Peluang 199 Mandiri
Building Independent Smallholders
Terkait Iklim
147 Disclosure of Climate-Related Risks Menghormati Budaya, Adat Istiadat,
and Opportunities dan Hak Masyarakat Setempat
200 Respect for Local Culture, Customs,
08. and Community Rights
Proses Pembebasan Lahan yang
Adil dan Transparan
MEMBANGUN KOMPETENSI, 202 Fair and Transparent Land
MEWUJUDKAN VISI Acquisition Process
Developing Skills, Achieving the Vision
Pelibatan Pemangku Kepentingan
untuk Harmoni Sosial
204 Stakeholder Engagement for Social
Harmony
Pendekatan Manajemen Mekanisme Penyampaian Keluhan
156 Management Approach 206 Grievance Mechanism
Target dan Progres Kasus Keluhan
159 Target and Progress 207 Complaint Cases
Demografi Karyawan
160 Employee Demography
PT Eagle High Plantations Tbk 9
Page 12
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan Economic Aspects Performance IKHTISAR KINERJA KEBERLANJUTAN Sustainability Performance Highlights Mencerminkan kinerja, menegaskan komitmen keberlanjutan Perseroan. Demonstrating performance and reaffirming the Company’s commitment to sustainability. 10 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 13
PT Eagle High Plantations Tbk 11
Page 14
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan
Sustainability Performance Highlights
Kinerja Aspek Ekonomi [OJK B.1]
Economic Aspects Performance
Deskripsi Satuan
2025 2024 2023
Description Unit
Pendapatan Rp (Juta)
5.761.296 4.302.676 4.204.612
Revenue Rp (Million)
Laba (Rugi) Tahun Berjalan Rp (Juta)
379.107 272.132 159.970
Profit (Loss) for the Current Year Rp (Million)
Volume Penjualan
Sales Volume
Minyak Kelapa Sawit
Ton 358.120 311.111 347.227
CPO
Inti Sawit
Ton 55.470 48.384 62.653
Palm Kernel
Total Produksi
Total Production
Minyak Kelapa Sawit
Ton 286.972 263.657 320.107
CPO
Inti Sawit
Ton 55.158 49.193 59.278
Palm Kernel
Harga Rata-rata
Average Price
CPO Rp/kg 14.113 12.515 11.015
PK Rp/kg 12.009 7.533 5.185
Produk Ramah Lingkungan
Eco-Friendly Products
Fresh Fruit Bunches (FFB) Crude Palm Oil (CPO) Palm Kernel (PK)
Pemasok dan Vendor Lokal
Local Suppliers and Vendors (orang | people)
338 2025
340
2024
373 2023
12 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 15
Kinerja Aspek Lingkungan [OJK B.2]
Environmental Aspect Performance
Pengurangan Intensitas Emisi GRK Emisi yang dihasilkan (Cakupan 1)
GHG Emission Intensity Reduction Total Produced Emission (Scope 1)
(tCO2e/ton CPO) (tCO2e) | (tCO2e)
1,37 1,34 1,42 393.726 389.043 427.064
2025 2024 2023 2025 2024 2023
Pelestarian Keanekaragaman Konsumsi Energi Bahan Bakar Pemanfaatan Limbah dan Efluen
Hayati-Area Konservasi Biodiesel Menjadi Pupuk Cair
Biodiversity Conservation Biodiesel Energy Consumption Waste and Effluent Utilization into
Liquid Fertilizer
(Ha) (ribu GJ) | (thousand GJ) (m3) | (m3)
2025 119 102 107 657.708 619.771 1.104.932
32.221
2024
32.221
2023
32.221 2025 2024 2023 2025 2024 2023
PT Eagle High Plantations Tbk 13
Page 16
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan
Sustainability Performance Highlights
Kinerja Aspek Sosial [OJK B.3]
Social Aspect Performance
Jumlah Petani Plasma
Total Scheme Smallholder
2025 2024 2023
7.791 Orang
People 7.791 Orang
People 7.791 Orang
People
Jumlah Petani Swadaya
Total Independent Smallholder
2025 2024 2023
2.900 Orang
People 1.887 Orang
People 1.000 Orang
People
Jumlah Karyawan
Total Employees
2025 2024 2023
16.153 Orang
People 15.927 Orang
People 16.445 Orang
People
Karyawan Perempuan
Female Employees
2025 2024 2023
4.493 Orang
People 4.358 Orang
People 4.452 Orang
People
Realisasi Anggaran Dana Tanggung Jawab Sosial
Realization of Corporate Social Responsibility (CSR) Budget
Rp
2025 2024 2023
2.401 Rp Juta
Rp Million 2.005 Rp Juta
Rp Million 957 Rp Juta
Rp Million
14 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 17
Kinerja Aspek Tata Kelola
Governance Aspect Performance
Komunikasi dan Kebijakan Prosedur Antikorupsi
Anti-Corruption Communication and Procedure Policy
Jumlah Sosialisasi dan Pelatihan Kebijakan Prosedur Antikorupsi
Number of Anti-Corruption Procedure Policy Socialization and Training Sessions
Kepada Badan Tata Kelola Kepada Karyawan Kepada Pemasok
To Governance Department To Employees To Suppliers
1 11 2
Pelatihan Antikorupsi
Anti-Corruption Training
Jumlah Sosialisasi dan Pelatihan Antikorupsi
Number of Anti-Corruption Socialization and Training Sessions
Kepada Badan Tata Kelola Kepada Karyawan
To Governance Department To Employees
1 1
Pembentukan Sustainability Steering Committee di tahun 2025
Establishment of the Sustainability Steering Committee in 2025
Peran Utama Fungsi Kunci
Main Roles Key Functions
1 Arah strategi, kebijakan & tata kelola 3 Inovasi & peningkatan kapasitas
1 Menetapkan arah strategis
Strategic directives, policies, and Innovation and capacity building
Determining strategic directives
governance
2 Mengawasi pelaksanaan kebijakan Pengawasan & evaluasi kinerja Penguatan Governance,
keberlanjutan Perseroan
2 4
Performance oversight Risk & Compliance (GRC)
Supervising the implementation of and evaluation Strengthening Governance,
the Company’s sustainability policies Risk, and Compliance (GRC)
PT Eagle High Plantations Tbk 15
Page 18
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan
Sustainability Performance Highlights
Peristiwa Penting Keberlanjutan
Sustainability Key Events
1.
Sustainable Sourcing Award untuk kategori
“Thrive to Change”
Sustainable Sourcing Award in the “Thrive to Change” category
26 Februari 2025
26 February 2025
EHP meraih Sustainable Sourcing Award kategori “Thrive to EHP received the Sustainable Sourcing Award in the
Change” dari Unilever sebagai pengakuan kepada pemasok “Thrive to Change” category from Unilever, recognizing
dan mitra atas keunggulan dalam praktik berkelanjutan, suppliers and partners for excellence in sustainable
terutama dalam mengurangi jejak lingkungan dan mendorong practices, especially in reducing their environmental
rantai pasok yang etis serta konsistensi penerapan prinsip footprint and promoting ethical supply chains. It also
NDPE (No Deforestation, No Peat, No Exploitation) dalam highlights the consistent implementation of NDPE (No
pengelolaan rantai pasok. Penghargaan ini diberikan sebagai Deforestation, No Peat, No Exploitation) principles in
apresiasi atas transparansi EHP dalam proses on-boarding supply chain management. This award acknowledges
pemasok serta upaya dalam memastikan bahan baku yang EHP’s transparency in its supplier onboarding process
tertelusur dan bebas deforestasi. Capaian ini merupakan and its efforts to ensure traceable, deforestation-free raw
bukti EHP merupakan Perusahaan yang transparan, layak materials. This achievement reflects EHP’s dedication to
dan patuh terhadap kebijakan NDPE dan senantiasa transparency, compliance, and NDPE principles, while
berinovasi dalam mewujudkan rantai pasok minyak sawit continually innovating to build a sustainable palm oil
yang berkelanjutan. EHP terus memperkuat kolaborasi supply chain. EHP remains committed to strengthening
strategis dengan para pemangku kepentingan termasuk strategic collaborations with stakeholders, including all
seluruh buyer untuk memperluas dampak keberlanjutan di buyers, to expand its sustainability impact both nationally
tingkat nasional maupun global. and globally.
2.
Kolaborasi Strategis
Cetak Pemimpin Agribisnis Masa Depan
Strategic Collaboration to Develop Future Agribusiness Leaders
14 Agustus 2025
14 August 2025
Sebagai wujud sinergi antara dunia akademik dan industri, To demonstrate the collaboration between academia
Perseroan menjalin kolaborasi strategis dengan Fakultas and industry, the Company has established a strategic
Ekonomi dan Manajemen (FEM) Institut Pertanian Bogor partnership with the Faculty of Economics and
(IPB) untuk mendukung pelaksanaan Mata Kuliah Capstone, Management (FEM) at Bogor Agricultural University (IPB)
Departemen Agribisnis. Kerja sama ini ditandai dengan to support the Capstone Course in the Department of
pelaksanaan kuliah umum dan penandatanganan perjanjian Agribusiness. This partnership was launched with a public
kerja sama (MoU) sebagai bentuk komitmen bersama dalam lecture and a Memorandum of Understanding (MoU),
mendukung pembelajaran yang praktis dan relevan. Melalui highlighting their shared goal of promoting practical and
inisiatif ini, Perseroan berupaya meningkatkan kompetensi relevant education. Through this initiative, the Company
mahasiswa di bidang agribisnis melalui keterlibatan aims to improve student skills in agribusiness by offering
langsung dengan dunia industri. Kolaborasi ini diharapkan direct industry engagement. This collaboration is designed
dapat mencetak talenta agribisnis masa depan yang to produce skilled, competitive, and sustainable future
kompeten, berdaya saing, dan berwawasan keberlanjutan, professionals in agribusiness while also strengthening
sekaligus memperkuat jejaring profesional di industri professional networks within the palm oil plantation sector.
perkebunan kelapa sawit.
16 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 19
3.
Indonesia Green and
Sustainable Company Awards 2025
Indonesia Green and Sustainable Company Awards 2025
10 September 2025
10 September 2025
EHP meraih penghargaan Indonesia Green and Sustainable EHP received the Indonesia Green and Sustainable
Company Awards 2025 yang diselenggarakan oleh SWA, Company Awards 2025, organized by SWA, for Best
dengan kategori Best Innovation in ESG Implementation. Innovation in ESG Implementation. This was notable
Pencapaian ini menjadi istimewa karena merupakan as EHP’s first time participating, and it was quickly
partisipasi pertama EHP dalam ajang tersebut dan langsung acknowledged by the jury. The award highlights EHP’s
memperoleh apresiasi dari dewan juri. Penghargaan ini strong commitment to embedding ESG principles into
menegaskan komitmen EHP dalam mengintegrasikan its business strategy and operations. Moving forward,
prinsip ESG ke dalam strategi dan operasional bisnis EHP aims to continually improve its sustainability efforts,
secara konsisten. Ke depan, EHP berkomitmen untuk terus creating long-term value for stakeholders and the
memperkuat kinerja keberlanjutan demi menciptakan environment.
nilai jangka panjang bagi pemangku kepentingan dan
lingkungan.
4.
Katadata Sustainability Action for the Future
Economy 2025 Kategori Gender
Katadata Sustainability Action for the Future Economy 2025
Gender Category
10 September 2025
10 September 2025
EHP kembali meraih penghargaan dalam ajang Katadata EHP has once again received an award at the Katadata
Sustainability Action for the Future Economy (SAFE) Sustainability Action for the Future Economy (SAFE)
2025 sebagai perusahaan dengan kinerja terbaik dalam 2025, acknowledging it as the leading performer in
implementasi Kesetaraan Gender. Penghargaan ini the implementation of Gender Equality. This accolade
diberikan berdasarkan hasil penilaian Katadata melalui was awarded based on Katadata’s assessment, which
Focus Group Discussion dan mencerminkan konsistensi encompassed Focus Group Discussions and underscored
EHP dalam memperkuat praktik keberlanjutan yang EHP’s continual dedication to promoting inclusive
inklusif. Capaian ini juga tercermin dari peningkatan sustainability initiatives. Furthermore, EHP’s position in the
signifikan peringkat EHP dalam Katadata ESG Index yang Katadata ESG Index has significantly advanced, ranking 9th
menembus posisi posisi 9 dengan skor 67,67 pada tahun with a score of 67.67 in 2025. This recognition highlights
2025. Pengakuan tersebut menegaskan komitmen EHP EHP’s steadfast commitment to fostering a fair, equal, and
dalam membangun budaya kerja yang adil, setara, dan sustainable workplace culture.
berkelanjutan.
PT Eagle High Plantations Tbk 17
Page 20
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan
Sustainability Performance Highlights
5.
PT Singaland Asetama Memenangkan Juara Pertama
dalam SDG Innovation Pitch Showcase 2025
PT Singaland Asetama Won First Place in SDG Innovation
Pitch Showcase 2025
23 September 2025
23 September 2025
PT Singaland Asetama (SGA), anak perusahaan EHP PT Singaland Asetama (SGA), a subsidiary of EHP,
menghadirkan inovasi berkelanjutan dan berhasil demonstrated a sustainable innovation and secured
meraih juara pertama dalam ajang SDG Innovation Pitch first place at the SDG Innovation Pitch Showcase during
Showcase, UN Global Compact Leaders’ Summit 2025, the 2025 UN Global Compact Leaders’ Summit in New
yang diselenggarakan di New York, Amerika Serikat. York, United States. This achievement was driven by
Penghargaan ini diraih melalui inovasi “Green Carbon the innovation “Green Carbon Black: Rewind - Recycling
Black: Rewind – Recycling Waste into Decarbonization”, Waste into Decarbonization,” which utilizes bio-pyrolysis
yang memanfaatkan teknologi bio-pirolisis untuk mengolah technology to convert palm oil biomass and plastic waste
limbah biomassa kelapa sawit dan plastik menjadi biooil into bio-oil as an alternative to fossil fuels in carbon black
sebagai pengganti bahan bakar fosil dalam proses produksi production. This innovation offers a practical solution for
karbon hitam. Inovasi ini menghadirkan solusi nyata untuk promoting industrial decarbonization while supporting the
mendorong dekarbonisasi industri sekaligus memperkuat implementation of a circular economy across the entire
penerapan ekonomi sirkular di sepanjang rantai nilai. value chain.
Kompetisi ini diikuti oleh lebih dari 15 perwakilan negara dan The competition, involving representatives from over 15
menjadi ajang seleksi inovasi berkelanjutan tingkat global countries, served as a global platform to select sustainable
dengan penilaian yang ketat terhadap relevansi, dampak innovations. It carefully assessed their relevance, impact
terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), on the Sustainable Development Goals (SDGs), business
keberlanjutan model bisnis, serta potensi skalabilitas. model sustainability, and potential for scalability. This
Keberhasilan tersebut menegaskan posisi Perseroan success confirms the Company’s position as an Indonesian
sebagai pelaku bisnis Indonesia yang mampu bersaing di firm capable of competing internationally with low-carbon
tingkat internasional dalam menghadirkan solusi rendah solutions. Additionally, it reinforces the Company’s
karbon. Pencapaian ini sekaligus memperkuat komitmen dedication to the ongoing development of sustainable
Perseroan untuk terus mengembangkan inovasi dan innovations and products that create long-term value for
produk berkelanjutan yang menciptakan nilai jangka industry, society, and the environment.
panjang bagi industri, masyarakat, dan lingkungan.
6.
Penghargaan Bisnis dan HAM 2025
Business and Human Rights Award 2025
25 November 2025
25 November 2025
EHP meraih penghargaan Anugerah Bisnis dan Hak Asasi EHP was awarded the 2025 Business and Human Rights
Manusia (BHAM) 2025 yang diselenggarakan oleh Setara Award (BHAM) by the Setara Institute for its responsible
Institute, sebagai pengakuan atas penerapan praktik business practices that follow human rights principles.
bisnis yang bertanggung jawab dan selaras dengan This recognition was based on the Responsible Business
prinsip HAM. Penghargaan ini diberikan berdasarkan hasil Conduct (RBC) Benchmark research, which assesses
riset Responsible Business Conduct (RBC) Benchmark how well companies incorporate UNGPs, ESG, and
yang menilai integrasi prinsip UNGPs, ESG, dan sustainability principles into their operations. This success
keberlanjutan dalam operasional perusahaan. Pencapaian underscores EHP’s commitment to making respect for
ini menegaskan komitmen EHP dalam menjadikan human rights a fundamental part of its governance and
penghormatan terhadap HAM sebagai bagian integral dari business approach. Moving forward, EHP aims to further
tata kelola dan strategi bisnis. Ke depan, EHP berkomitmen enhance its ethical, inclusive, and sustainable practices.
untuk terus memperkuat praktik bisnis yang beretika,
inklusif, dan berkelanjutan.
18 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 21
PT Eagle High Plantations Tbk 19
Page 22
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan
Sustainability Performance Highlights
Sustainability Roadmap
Eagle High Plantations’ Sustainability Roadmap
2030
Sustainable and Smallholder
Climate Change Empowering
Responsible Collaborations for
Mitigations People
Production Shared Growth
30% 100% Partnership with Human Rights
reduction of ISPO and RSPO 10.000 Smallholders Protection
greenhouse gas certification In Improving Upholding and
emissions productivity and promoting the rights
100% Compliance agriculture practices of all employees, local
Methane Capture achieved with communities, women,
Facilities NDPE commitment Strengthening and children through
are built and across our supply Smallholders inclusive engagement
optimized chain. Capabilities programs
to support small holders
Restore and Ethical Sourcing sustainable production Improve Local
Protect Natural Practices through Economies
Ecosystems 100% Traceability Improving the Well- by providing training
within plantations, to all subsidiaries being of Smallholders and development
conversation areas, and suppliers (by through multi support to communities
and vital landscape 2035) collaborative programs. surrounding our
concessions and
Promote Green operational areas.
and Sustainable
Practices Contributed to Food
Security
across all operations
20 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 23
Sustainability Strategic Framework
EHP Sustainability Strategy Framework
To be a dynamic plantation company of choice, reputed for our social, economic, and sustainability values.
Enhancing Sustainable Financial Performance for Business Resilience
Profitability Productivity Market Supply Chain Innovation and Digitalization
Environmental Sustainability
Biodiversity and Natural Renewable Energy/
NDPE Compliance GHG Emissions Water Efficiency
Ecosystem Conservation Energy Efficiency
Employee and Community Well-being
Employee Value Proposition Community Empowerment
Human Community
Occupational Partnership and Local Capacity
Rights and Employee Inclusion Social Welfare
Health and Community Economic Building
International Welfare and Equality and Food
Safety (OHS) Engagement Development
Relations Security
Employee and Community Well-being
Traceability and Compliance and
GCG and Code of Ethics Anti-Corruption Whistleblowing System Responsible Supply Chain Transparency
Partnership, Certification, and Verification
Sustainability Policy
PT Eagle High Plantations Tbk 21
Page 24
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan
Sustainability Performance Highlights
Penghargaan
Award
Pemberi
Tanggal Penerima Nama Penghargaan Ajang
No. Penghargaan
Date Awardee Award Name Award
Awarder
1. 3 Februari 2025 PT Adhyaksa Survei Perusahaan Perkebunan Piagam Penghargaan BPS BPS Kab.
3 February 2025 Dharmasatya 2024 Kabupaten Katingan Katingan
(Entitas Anak) 2024 Plantation Company Katingan Regency BPS
| (Subsidiaries) Survey Award Certificate
2. 3 Februari 2025 PT Bumi
3 February 2025 Hutani Lestari
(Entitas Anak) |
(Subsidiaries)
3. 10 April 2025 PT Program Penilaian Peringkat PROPER Nasional Menteri
10 April 2025 Bumilanggeng Kinerja Perusahaan dalam National PROPER Lingkungan
Perdanatrada - Pengelolaan Lingkungan Hidup Hidup
Estate Public Disclosure Program for Menteri
Environmental Compliance Lingkungan
4. 10 April 2025 PT Eagle High Hidup
10 April 2025 Plantations
Tbk
5. 10 April 2025 PT Jaya
10 April 2025 Mandiri Sukses
6. 23 Juni 2025 PT Jaya Program Penilaian Kinerja Dalam PROPER Daerah Pemerintah
23 June 2025 Mandiri Sukses Pengelolaan Lingkungan Hidup Regional PROPER Kalimantan
(Entitas Anak) | Provinsi Kalimantan Timur Timur
(Subsidiaries) Periode 2024-2025 Pemerintah
Environmental Management Kalimantan
Performance Assessment Timur
Program East Kalimantan
Province, 2024-2025
22 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 25
Pemberi
Tanggal Penerima Nama Penghargaan Ajang
No. Penghargaan
Date Awardee Award Name Award
Awarder
7. 31 Juli 2025 Perseroan Pemenang dengan inovasi SDG Innovation UN Global
31 July 2025 The Company REWIND: REcycling Waste INto Accelerator for Young Compact
Decarbonization Professionals 2025 Network
Winner with REWIND innovation: Indonesia
REcycling Waste INto (IGCN)
Decarbonization
8. 10 September 2025 Perseroan Katadata ESG Index 2025 Katadata ESG Index Katadata
10 September 2025 The Company Awarding Gender – Sektor Awards – Sustainability Indonesia
Perkebunan | Plantation Sector Action for the Future
Economy (SAFE) 2025
9. 23 September 2025 PT Singaland 1st Rank SDG Innovation Pitch UN Global Compact UN Global
23 September 2025 Asetama Showcase Session: Solutions for Leaders Summit 2025 Compact
(Entitas Anak) | Sustainable Business
(Subsidiaries)
10. 30 September 2025 Perseroan Merit Achievement Investortrust CSR Investortrust.id
30 September 2025 The Company Awards 2025
11. 23 Oktober 2025 Perseroan Sectoral Champion Awards – Investortrust ESG Investortrust.id
23 October 2025 The Company Consumer Non-Cylical Awards 2025
12. 25 November 2025 Perseroan B Rating – Sektor Perkebunan Anugerah Bisnis dan Hak Setara
25 November 2025 Sawit | Oil Palm Plantation Asasi Manusia (BHAM) Institute
Sector 2025
PT Eagle High Plantations Tbk 23
Page 26
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan
Sustainability Performance Highlights
Sertifikasi
Certification
Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO)
CERTIFICATE
Field of attention
RSPO
CERTIFICATE CODE: CU-RSPO-903212
Issued to
PT JAYA MANDIRI SUKSES
BANGKIRAI PALM OIL MILL
Control Union (Malaysia) Sdn Bhd declares to have inspected the processing unit/mill and
supply base(s) of the above-mentioned licensee, and have found them in accordance with the
standards mentioned below. This certificate covers the processing unit/mill and supply base(s)
as mentioned in the authenticated annex of this certificate.
Standards
The Indonesia National Interpretation (INANI 2020) of the RSPO Principles & Criteria 2018 for
Sustainable Palm Oil Production endorsed by the RSPO Board of Governors on 20th April 2020
This certificate is in force until further notice, provided that the above-mentioned licensee
continues meeting the conditions as laid down in the licensee contract with Control Union
(Malaysia) Sdn Bhd. Based on the annual inspections that Control Union (Malaysia) Sdn Bhd
performs, this certificate is updated and kept in force.
Valid until 07/09/2028
Date of certification: Declared by:
08/09/2023
Date of first RSPO certification: …..…………………………..
08/09/2023 Dayangku Mazrianah
Certifier
Place and date of issue:
Malaysia, 29/05/2024 On behalf of the Managing Director
Control Union (Malaysia) Sdn Bhd
RSPO Membership No: 8-0025-06-000-00
Control Union (Malaysia) Sdn Bhd is accredited by ASI for certification against
voluntary sustainability standards for scope of RSPO P&C (Single Site & Group),
RSPO ISH and SCCS worldwide since 05 November 2014 (ASI-ACC-069).
Ver 2_CERT_INDONESIA_OCT22 RSPO 8-0025-06-100-00
Sertifikasi | Certification Sertifikasi | Certification
PT Eagle High Plantations Tbk (EHPM) PT Jaya Mandiri Sukses (BKRM)
Penerbit | Issuer Penerbit | Issuer
Control Union (Malaysia) Control Union (Malaysia)
Masa Berlaku | Validity Period Masa Berlaku | Validity Period
10 Mei 2024 – 09 Mei 2029 08 September 2023 – 07 September 2028
10 May 2024 – 09 May 2029 08 September 2023 – 07 September 2028
Sertifikasi | Certification Sertifikasi | Certification
PT Bumihutani Lestari (BHLM) PT Pesonalintas Surasejati (SFRM)
Penerbit | Issuer Penerbit | Issuer
Control Union (Malaysia) Global Gateway Certifications (GGC)
Masa Berlaku | Validity Period Masa Berlaku | Validity Period
31 Januari 2024 – 30 Januari 2029 20 Maret 2025 – 19 Maret 2030
31 January 2024 – 30 January 2029 20 March 2025 – 19 March 2030
24 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 27
Indonesia Sustainable Palm Oil (ISPO)
Sertifikasi | Certification Sertifikasi | Certification Sertifikasi | Certification
PT Jaya Mandiri Sukses (JMS) PT Bumihutani Lestari (BHL) PT Singaland Asetama (SGA)
Penerbit | Issuer Penerbit | Issuer Penerbit | Issuer
PT Mutuagung Lestari Tbk PT Mutuagung Lestari Tbk PT Mutuagung Lestari Tbk
Masa Berlaku | Validity Period Masa Berlaku | Validity Period Masa Berlaku | Validity Period
30 September 2021 – 21 April 2023 – 20 April 2028 23 Maret 2023 - 22 Maret 2028
10 Desember 2025 21 April 2023 – 20 April 2028 23 March 2023 - 22 March 2028
30 September 2021 –
10 December 2025
Sertifikasi | Certification Sertifikasi | Certification Sertifikasi | Certification
PT Pesonalintas Surasejati (PLS) PT Eagle High Plantations (EHP) Mill PT Bumilanggeng Perdanatrada (BLP)
Penerbit | Issuer Penerbit | Issuer Penerbit | Issuer
PT Mutuagung Lestari Tbk PT Mutuagung Lestari Tbk PT Mutuagung Lestari Tbk
Masa Berlaku | Validity Period Masa Berlaku | Validity Period Masa Berlaku | Validity Period
26 Februari 2024 – 25 Februari 2029 25 Juli 2023 – 26 Juli 2028 27 Juli 2023 – 26 Juli 2028
26 February 2024 – 25 February 2029 25 July 2023 – 26 July 2028 27 July 2023 – 26 July 2028
PT Eagle High Plantations Tbk 25
Page 28
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan
Sustainability Performance Highlights
Sertifikasi | Certification Sertifikasi | Certification Sertifikasi | Certification
PT Suryabumi Tunggal Perkasa (STP) PT Tandan Sawita Papua (TSP) PT Karyapratama Agrisejahtera
(KAPAG)
Penerbit | Issuer Penerbit | Issuer
PT Global Inspeksi Sertifikasi (GIS) PT Global Inspeksi Sertifikasi (GIS) Penerbit | Issuer
PT Global Inspeksi Sertifikasi (GIS)
Masa Berlaku | Validity Period Masa Berlaku | Validity Period
21 Desember 2023 – 04 Juni 2024 – 03 Juni 2029 Masa Berlaku | Validity Period
20 Desember 2028 04 June 2024 – 03 June 2029 23 Juli 2024 - 22 Juli 2029
21 December 2023 – 23 July 2024 - 22 July 2029
20 December 2028
Sertifikasi | Certification Sertifikasi | Certification
PT Adhyaksa Dharmasatya PT Manunggal Adi Jaya (MAJ)
Penerbit | Issuer Penerbit | Issuer
PT Global Inspeksi Sertifikasi (GIS) Tropical Rainforest International
Certification (TRIC)
Masa Berlaku | Validity Period
20 Agustus 2025 - 19 Agustus 2030 Masa Berlaku | Validity Period
20 August 2025 - 19 August 2030 21 Desember 2023 –
20 Desember 2028
21 December 2023 –
20 December 2028
26 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 29
PT Eagle High Plantations Tbk 27
Page 30
Laporan Direksi Board of Directors Report LAPORAN DIREKSI Board of Directors Report Mengawal arah strategis dan memastikan keberlanjutan nilai jangka panjang. Managing strategic direction to ensure long-term value creation. 28 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 31
PT Eagle High Plantations Tbk 29
Page 32
Laporan Direksi
Board of Directors Report
Henderi
Djunaidi
Direktur Utama
President Director
30 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 33
Laporan Direksi [OJK D.1] Board of Directors’ Report Nilai keberlanjutan yang diinternalisasikan kepada seluruh karyawan berlandaskan pada keyakinan bahwa ESG merupakan fondasi utama bisnis Perseroan. Langkah-langkah strategis yang dijalankan sepanjang tahun 2025 diarahkan untuk menjaga keseimbangan antara kinerja ekonomi, pelestarian lingkungan, dan peningkatan kesejahteraan sosial, sebagai bagian dari kontribusi nyata Perseroan terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB/SDGs) dan sejalan dengan Sustainability Roadmap 2030. The sustainability principles adopted by all employees are grounded in the belief that ESG is the fundamental core of the Company’s operations. Strategic initiatives implemented throughout 2025 are designed to sustain a balance among economic performance, environmental preservation, and social development, serving as the Company’s concrete contribution to the Sustainable Development Goals (SDGs) and aligned with the 2030 Sustainability Roadmap. Para Pemegang Saham dan Pemangku Kepentingan Dear Shareholders and Stakeholders, yang Terhormat, Tahun 2025 menjadi periode penting bagi PT Eagle 2025 marks a pivotal year for PT Eagle High Plantations High Plantations Tbk (“Perseroan” atau "EHP") dalam Tbk (the “Company” or “EHP”) as it advances its memperkuat transformasi keberlanjutan yang telah sustainability efforts built over recent years. Amidst dibangun secara konsisten dalam beberapa tahun the dynamic changes in the global palm oil industry, terakhir. Di tengah dinamika industri kelapa sawit global, rising stakeholder expectations, and more complex peningkatan ekspektasi pemangku kepentingan, serta climate and social challenges, the Company reaffirms tantangan perubahan iklim dan sosial yang semakin its commitment to integrating sustainability as the key kompleks, Perseroan menegaskan komitmennya untuk foundation for generating long-term value. menjadikan keberlanjutan sebagai fondasi utama dalam menciptakan nilai jangka panjang. Melalui tema “Accelerating Sustainability for a Better Under the theme “Accelerating Sustainability for a Tomorrow”, Perseroan tidak hanya memandang Better Tomorrow,” the Company views sustainability keberlanjutan sebagai kewajiban kepatuhan, tetapi as beyond compliance; it is a fundamental business sebagai strategi bisnis yang terintegrasi dengan strategy woven into its operations, governance, and operasional, tata kelola, dan inovasi. Pendekatan ini innovation. This perspective drives the Company to act mendorong Perseroan untuk bergerak lebih cepat more quickly and adaptively in adopting responsible dan adaptif dalam mengimplementasikan praktik agribusiness practices, reinforcing ESG principles, and agribisnis yang bertanggung jawab, memperkuat creating positive environmental and social impacts prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG), across its value chain. Aligned with its sustainability serta memperluas dampak positif bagi lingkungan roadmap, strategic initiatives scheduled through 2025 dan masyarakat di seluruh rantai nilai. Sejalan dengan are designed to harmonize economic performance, roadmap keberlanjutan, langkah-langkah strategis environmental preservation, and social well-being, yang dijalankan sepanjang tahun 2025 diarahkan reflecting the Company’s genuine commitment to the untuk menjaga keseimbangan antara kinerja ekonomi, Sustainable Development Goals (SDGs). pelestarian lingkungan, dan peningkatan kesejahteraan sosial, sebagai bagian dari kontribusi nyata Perseroan terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB/ SDGs). PT Eagle High Plantations Tbk 31
Page 34
Laporan Direksi Board of Directors Report Kebijakan Merespons Tantangan Policies to Address Challenges Dalam merespons tantangan keberlanjutan yang In response to growing sustainability challenges, semakin kompleks, Perseroan memperkuat kebijakan the Company is enhancing policies that address yang tidak hanya berfokus pada aspek regulasi not only regulations and operations but also aim to dan operasional, tetapi juga pada penguatan nilai embed sustainability values and culture across the dan budaya keberlanjutan di seluruh organisasi. organization. The Board of Directors believes the Direksi meyakini bahwa keberhasilan implementasi alignment of policies, systems, and employee behavior keberlanjutan sangat ditentukan oleh keselarasan crucial for successful sustainability initiatives. antara kebijakan, sistem, dan perilaku karyawan Consequently, the Company prioritizes sustainability Perseroan. Oleh karena itu, Perseroan menempatkan values as the core foundation for generating long-term nilai keberlanjutan sebagai fondasi utama dalam value and sustainable growth. menciptakan nilai jangka panjang dan pertumbuhan usaha yang berkelanjutan. Nilai keberlanjutan yang diinternalisasikan kepada The sustainability principles adopted by all employees seluruh karyawan berlandaskan pada keyakinan are grounded in the belief that ESG is the fundamental bahwa ESG merupakan fondasi utama bisnis core of the Company’s operations. ESG is integrated Perseroan. ESG menjadi bagian dari cara kerja dan pola into business practices and corporate culture to ensure pikir dalam menjalankan usaha secara bertanggung responsible, transparent, and compliant operations. jawab, transparan, dan patuh terhadap peraturan. The principles of integrity and transparency are Prinsip integritas dan transparansi menjadi nilai inti fundamental values emphasized in every operational yang ditekankan dalam setiap aktivitas operasional, activity, including through sustainability performance termasuk melalui pelaporan kinerja keberlanjutan yang reporting that accurately reflects actual practices. mencerminkan praktik nyata di lapangan. Perseroan juga menanamkan nilai kepedulian terhadap The Company encourages environmental lingkungan sebagai tanggung jawab bersama. responsibility as a collective duty. Enhancing Peningkatan produktivitas dan efisiensi operasional productivity and efficiency should be balanced with harus dijalankan secara seimbang dengan upaya protecting environmental sustainability by adopting menjaga kelestarian lingkungan melalui penerapan responsible agricultural practices. This understanding praktik agrikultur yang bertanggung jawab dan is constantly cultivated, making sustainability grows berkelanjutan. Pemahaman ini dibangun secara naturally as an integral part of daily operations. berkesinambungan agar keberlanjutan tumbuh sebagai bagian alami dari proses kerja sehari-hari. Selain itu, Perseroan menekankan nilai penghormatan Furthermore, the Company emphasizes the terhadap manusia, baik karyawan maupun masyarakat significance of respecting human beings, including both di sekitar wilayah operasional. Budaya saling employees and the communities near its operations. menghargai, menjunjung tinggi hak asasi manusia, Fostering a culture of mutual respect, human rights, serta membangun hubungan sosial yang harmonis and robust social relationships underpins the creation menjadi landasan dalam menciptakan dampak positif of a lasting positive impact. The Company believes yang berkelanjutan. Perseroan meyakini bahwa that business success should be complemented by keberhasilan bisnis harus berjalan seiring dengan efforts to enhance the well-being of employees and peningkatan kesejahteraan karyawan dan masyarakat, the community, thereby promoting sustainable shared sehingga tercipta nilai bersama yang berkelanjutan. value. Keseluruhan nilai keberlanjutan tersebut selaras These sustainability values reflect the Company’s dengan nilai-nilai Perseroan yaitu pertumbuhan core principles of sustainable growth, integrity, berkelanjutan, integritas, komitmen pada keunggulan, excellence, respect, unity, caring, and innovation. hormat, kesatuan, kepedulian, dan inovasi. Untuk To effectively embed these values and culture, the memastikan nilai dan budaya tersebut terinternalisasi Company integrates them into policies, operational secara efektif, Perseroan mengintegrasikannya ke standards, and management systems, complemented dalam kebijakan, standar operasional, dan sistem by socialization programs, training, and initiatives manajemen, disertai dengan program sosialisasi, to enhance understanding across all organizational pelatihan, serta penguatan pemahaman di seluruh levels. jenjang organisasi. 32 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 35
Perseroan juga menerapkan mekanisme evaluasi The Company also implemented evaluation mechanism melalui indikator kinerja keberlanjutan, termasuk using sustainability performance indicators, including penerapan reward and punishment, guna mendorong rewards and penalties to ensure consistent application konsistensi implementasi di lapangan. Melalui in practice. This approach helps the Company to pendekatan ini, Perseroan membangun budaya cultivate a sustainability culture that is not only keberlanjutan yang tidak hanya dipahami, tetapi understood but actively embraced, supporting the juga dijalankan secara kolektif sebagai bagian dari Company’s long-term resilience and competitiveness. investasi jangka panjang bagi ketahanan dan daya saing Perseroan. Strategi dan Pencapaian Target Strategy and Target Achievement Perseroan merumuskan strategi keberlanjutan The Company developed its sustainability strategy dengan mengacu pada Sustainability Roadmap 2030 grounded in the Sustainability Roadmap 2030, a long- sebagai peta jalan jangka panjang dalam memastikan term roadmap aimed to ensure resilient, responsible, keberlanjutan usaha yang tangguh, bertanggung and competitive business practices. This roadmap jawab, dan berdaya saing. Roadmap ini dirancang untuk seeks to embed sustainability into business and mengintegrasikan keberlanjutan ke dalam strategi operational strategies gradually and measurably, while bisnis dan operasional secara bertahap, terukur, dan remaining adaptive to industry changes, regulations, adaptif terhadap dinamika industri, regulasi, serta and stakeholder expectations. Through this roadmap, ekspektasi pemangku kepentingan. Melalui roadmap the Company emphasizes that meeting sustainability tersebut, Perseroan menegaskan bahwa pencapaian goals is not a separate objective, but interconnected target keberlanjutan tidak berdiri sendiri, melainkan with the Company’s growth and transformation. berjalan seiring dengan pertumbuhan dan transformasi bisnis Perseroan. Sepanjang tahun 2025, Perseroan mendorong Throughout 2025, the Company is accelerating percepatan implementasi keberlanjutan pada semua its sustainability efforts across all aspects of its aspek kegiatan usaha, dengan fokus pada penguatan operations, focusing on strengthening foundational fondasi operasional, peningkatan kualitas tata kelola, practices, enhancing governance, implementing pengelolaan dampak yang lebih sistematis di seluruh more systematic impact management throughout the rantai nilai, serta terobosan inovasi yang mendukung value chain, and fostering innovations that support keberlanjutan. Strategi ini diwujudkan melalui sustainability. This strategy involves integrating penyelarasan kebijakan, proses, dan indikator kinerja sustainability policies, processes, and performance keberlanjutan ke dalam perencanaan bisnis tahunan, metrics into annual business planning, ensuring that sehingga target-target keberlanjutan menjadi bagian sustainability targets are systematically monitored by dari target korporasi yang dipantau secara rutin oleh management. This approach enables the Company manajemen. Pendekatan tersebut memungkinkan to ensure that every operational step aligns with the Perseroan untuk memastikan bahwa setiap langkah long-term objectives of the 2030 Roadmap. operasional memiliki arah yang jelas menuju tujuan jangka panjang yang telah ditetapkan dalam Roadmap 2030. Dalam konteks pencapaian target, Perseroan To reach its goals, the Company adopts a principle menerapkan prinsip progressive improvement, yaitu of progressive improvement, which involves setting menetapkan target tahunan yang realistis namun realistic yet evolving annual targets and regularly progresif, serta melakukan evaluasi berkala terhadap evaluating progress and challenges. During capaian dan tantangan yang dihadapi. Sepanjang the reporting year, the Company made notable tahun pelaporan, Perseroan mencatatkan kemajuan advances in several key areas outlined in the 2030 pada sejumlah indikator utama yang menjadi prioritas Roadmap, such as enhancing operational efficiency, dalam Roadmap 2030, termasuk peningkatan strengthening sustainable supply chain practices, efisiensi operasional, penguatan praktik rantai pasok and improving measurable environmental and social berkelanjutan, serta pengelolaan dampak lingkungan impact management. These progresses show that the dan sosial yang lebih terukur. Capaian tersebut strategic direction chosen remains relevant for the menunjukkan bahwa arah strategis yang ditetapkan long term and yields concrete results in the short and tidak hanya relevan secara jangka panjang, tetapi juga medium term. memberikan hasil nyata dalam jangka pendek dan menengah. PT Eagle High Plantations Tbk 33
Page 36
Laporan Direksi Board of Directors Report Perseroan juga menempatkan governance-driven The Company considers governance-driven sustainability sebagai pengungkit utama dalam sustainability a crucial factor in reaching its roadmap pencapaian target roadmap. Pengawasan aktif goals. The Board of Directors and the Board of oleh Direksi dan Dewan Komisaris, didukung oleh Commissioners, along with the Sustainability Steering Komite Pengarah Keberlanjutan, memastikan bahwa Committee, actively oversee to ensure that the strategy implementasi strategi berjalan selaras dengan arah execution aligns with the 2030 Roadmap. Roadmap 2030. Untuk memastikan pencapaian target berjalan efektif, To ensure effective achievement of targets, the Perseroan menerapkan mekanisme pemantauan dan Company regularly monitors and evaluates all evaluasi berkala terhadap seluruh indikator kinerja sustainability performance indicators. The Board keberlanjutan. Direksi secara aktif memantau progres of Directors consistently tracks progress, reviews capaian, menilai efektivitas strategi yang dijalankan, the effectiveness of current strategies, and adjusts serta melakukan penyesuaian apabila diperlukan agar them as needed to stay responsive to changes and tetap responsif terhadap perubahan dan ekspektasi stakeholder expectations. pemangku kepentingan. Pencapaian Kinerja Keberlanjutan Sustainability Performance Achievements Sepanjang tahun 2025, Perseroan mencatatkan In 2025, the Company demonstrated measurable realisasi kinerja keberlanjutan yang terukur pada sustainability achievements across economic, seluruh aspek ekonomi, lingkungan, sosial, dan environmental, social, and governance aspects. tata kelola. Capaian tersebut merupakan hasil dari This progress was a testament of the ongoing implementasi kebijakan dan program keberlanjutan implementation of sustainability policies and initiatives yang dijalankan secara konsisten di tingkat at the operational level, supported with regular operasional, serta pemantauan kinerja yang dilakukan performance tracking. The following performance secara berkala. Rincian kinerja berikut mencerminkan details demonstrate the Company’s actual progress progres aktual Perseroan dibandingkan periode compared to the previous period, as outlined in the sebelumnya sebagaimana disajikan dalam Ikhtisar Sustainability Performance Overview. Kinerja Keberlanjutan. Dari aspek ekonomi, Perseroan berhasil membukukan From an economic perspective, the Company peningkatan kinerja keuangan yang mencerminkan demonstrated strong financial growth, showing ketahanan usaha di tengah dinamika industri. Pada tahun resilience despite industry challenges. In 2025, 2025, pendapatan Perseroan tercatat sebesar Rp5.761 revenue rose to Rp5,761 billion, a 33.90% increase miliar, meningkat sebesar 33,90% dibandingkan tahun over 2024. This growth was driven by enhanced 2024. Kinerja ini didukung oleh peningkatan produktivitas plantation productivity, with total CPO production perkebunan, dengan total produksi CPO mencapai reaching 286,972 tons and sales volume reaching 286.972 ton dan volume penjualan sebesar 358.120 ton. 358,120 tons. Operational efficiencies also played a Efisiensi operasional yang diterapkan secara konsisten key role, boosting operating margins and resulting in juga tercermin dari peningkatan margin usaha dan laba a profit of Rp379 billion for the current year. These tahun berjalan yang mencapai Rp379 miliar. Capaian results highlight that business strategies centered tersebut menunjukkan bahwa pengelolaan usaha on sustainability can significantly contribute to the yang mengedepankan prinsip keberlanjutan mampu Company’s sustainable economic performance. memberikan kontribusi nyata terhadap kinerja ekonomi Perseroan secara berkelanjutan. Pada aspek lingkungan, Perseroan mencatatkan From an environmental perspective, the Company kemajuan signifikan dalam pengelolaan dampak made notable progress in minimizing its ecological lingkungan. Sepanjang tahun 2025, Perseroan footprint. In 2025, the Company recorded Scope 1 mencatat emisi gas rumah kaca Cakupan 1 sebesar greenhouse gas emissions of 393,726 tCo2e, from the 393.726 tCo2e, dengan intensitas emisi mencapai previous year, with an emissions intensity of 1.37 tCO2e/ 1,37 tCO₂e/ton CPO. Capaian ini didukung oleh tons of CPO. This success was driven by biodiesel penggunaan biodiesel, optimalisasi efisiensi energi, use, improved energy efficiency, and transforming serta pemanfaatan limbah dan efluen menjadi pupuk waste and effluent into 657,708 m³ of liquid fertilizer. cair sebanyak 657.708 m³. Selain itu, Perseroan Moreover, the Company also manages a protected mengelola dan melindungi area konservasi seluas conservation area spanning 32,221 hectares as part of 32.221 hektare sebagai bagian dari upaya pelestarian its biodiversity conservation efforts. keanekaragaman hayati. 34 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 37
Kinerja lingkungan tersebut memperkuat komitmen These achievements underscore the Company’s Perseroan terhadap prinsip NDPE dan pengelolaan ongoing commitment to the NDPE principle and sumber daya alam yang bertanggung jawab. sustainable resource management. Dari aspek sosial, Perseroan terus memperkuat From a social perspective, the Company continues to kontribusinya terhadap peningkatan kesejahteraan enhance its contribution to improve employee welfare karyawan dan masyarakat. Hingga akhir tahun 2025, and community well-being. By the end of 2025, Perseroan memberdayakan sebanyak 10.691 petani it had supported 10,691 scheme and independent plasma dan swadaya, meningkat 10,47% dibandingkan smallholders, marking a 10.47% increase from tahun sebelumnya. Jumlah tenaga kerja Perseroan the previous year. The Company’s total workforce tercatat sebanyak 16.153 orang, dengan tenaga kerja consisted of 16,153 employees, of which 8,475 were lokal mencapai 8.475 orang atau setara 52,47% local workers, representing 52.47% of the overall dari total karyawan. Perseroan juga merealisasikan staff. Additionally, the Company allocated a Social and anggaran Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Environmental Responsibility (TJSL) budget of Rp2.40 (TJSL) sebesar Rp2,40 miliar, yang dialokasikan untuk billion for community development, education, health program pemberdayaan masyarakat, pendidikan, initiatives, and local economic support programs. kesehatan, dan penguatan ekonomi lokal. Di bidang Regarding occupational health and safety, the kesehatan dan keselamatan kerja, Perseroan Company reported zero fatalities in 2025, attributable mencatatkan pencapaian zero fatality sepanjang to the ongoing implementation of an OHS system and tahun 2025, sebagai hasil dari penerapan sistem K3 a strengthened safety culture across all operational yang konsisten dan penguatan budaya keselamatan di units. seluruh unit operasional. Pada aspek tata kelola, Perseroan memastikan seluruh Regarding governance, the Company upheld kebijakan dan praktik keberlanjutan dijalankan secara transparent and accountable implementation of all transparan dan akuntabel. Sepanjang tahun 2025, sustainability policies and practices. During 2025, Perseroan mempertahankan dan meningkatkan the Company continued to strengthen adherence kepatuhan terhadap prinsip tata kelola perusahaan to good corporate governance principles, with yang baik, termasuk melalui pengawasan aktif oleh active oversight from the Board of Commissioners Dewan Komisaris dan Direksi serta peran Komite and Board of Directors, alongside the Sustainability Pengarah Keberlanjutan. Kinerja tata kelola juga Steering Committee. Governance effectiveness is tercermin dari peningkatan peringkat dan penilaian also demonstrated by better ratings and external eksternal, antara lain skor Sustainability Policy evaluations, such as a 85.7% score in the Sustainability Transparency Toolkit (SPOTT) yang mencapai 85,7% Policy Transparency Toolkit (SPOTT) and a B rating in serta perolehan peringkat B untuk CDP Forest dan B both CDP Forest and CDP Climate assessments. No untuk CDP Climate. Tidak terdapat temuan material significant issues related to governance violations, terkait pelanggaran tata kelola, konflik kepentingan, conflicts of interest, or anti-corruption measures were maupun praktik antikorupsi sepanjang tahun reported during the year. pelaporan. Secara keseluruhan, penerapan kinerja keberlanjutan Overall, the Company’s 2025 sustainability performance Perseroan pada tahun 2025 menunjukkan progres implementation showed tangible and quantifiable yang konkret dan terukur pada seluruh aspek utama. progress in all key areas. These accomplishments lay Capaian tersebut menjadi dasar yang kuat bagi a solid groundwork for ongoing enhancement of its Perseroan untuk melanjutkan peningkatan kinerja sustainability efforts, while also boosting its positive keberlanjutan secara berkelanjutan, sekaligus impact on stakeholders and ensuring the Company’s memperkuat kontribusi positif bagi pemangku future business stability. kepentingan dan keberlangsungan usaha Perseroan di masa depan. Penghargaan dan Inovasi Berkelanjutan Awards and Sustainable Innovation Sepanjang tahun 2025, Perseroan mencatatkan Throughout 2025, the Company achieved several berbagai capaian penting yang menegaskan bahwa key milestones that highlight how innovation inovasi dan keberlanjutan telah menjadi bagian integral and sustainability are now central to its business dari strategi dan praktik bisnis Perseroan. Berbagai strategy and operations. The many awards earned, penghargaan yang diterima, baik di tingkat nasional both nationally and internationally, recognize the maupun internasional, mencerminkan pengakuan atas Company’s consistent incorporation of sustainability PT Eagle High Plantations Tbk 35
Page 38
Laporan Direksi Board of Directors Report konsistensi Perseroan dalam mengintegrasikan prinsip principles into its activities, value chain, and corporate keberlanjutan ke dalam operasional, rantai nilai, serta governance. tata kelola perusahaan secara menyeluruh. Salah satu capaian strategis Perseroan adalah keberhasilan A major achievement was the success of its subsidiary, anak usaha, PT Singaland Asetama (SGA), meraih juara PT Singaland Asetama (SGA), which won first place in pertama dalam ajang SDG Innovation Pitch Showcase the SDG Innovation Pitch Showcase at the 2025 UN pada Leaders Summit 2025 UN Global Compact di New Global Compact Leaders Summit in New York. This York, Amerika Serikat. Penghargaan ini diraih melalui award was for its innovation, “Green Carbon Black: inovasi “Green Carbon Black: REWIND – Recycling Waste REWIND – Recycling Waste into Decarbonization,” into Decarbonization”, yang memanfaatkan teknologi which uses bio-pyrolysis technology to turn palm bio-pirolisis untuk mengolah limbah biomassa kelapa oil biomass and plastic waste into eco-friendly raw sawit dan plastik menjadi bahan baku ramah lingkungan materials as alternatives to fossil fuels. This innovation sebagai alternatif pengganti bahan bakar fosil. Inovasi cdemonstrates the Company’s capability to develop tersebut tidak hanya menunjukkan kapabilitas Perseroan circular economy solutions and reinforces its concrete dalam mengembangkan solusi berbasis ekonomi sirkular, contribution to global decarbonization and the tetapi juga menegaskan kontribusi nyata Perseroan dalam Sustainable Development Goals (SDGs). mendukung agenda dekarbonisasi global dan pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs). Di sisi rantai pasok berkelanjutan, Perseroan memperoleh In sustainable supply chain practices, the Company Sustainable Sourcing Award kategori “Thrive to Change” received the Sustainable Sourcing Award in the dari Unilever atas konsistensi penerapan prinsip NDPE (No “Thrive to Change” category from Unilever upon its Deforestation, No Peat, No Exploitation). Penghargaan consistency in applying NDPE (No Deforestation, No ini merupakan apresiasi atas transparansi Perseroan Peat, No Exploitation) policy. This award recognizes dalam proses on-boarding pemasok, penguatan sistem the Company’s transparency in supplier onboarding, ketertelusuran bahan baku, serta upaya berkelanjutan efforts to improve raw material traceability, and untuk memastikan rantai pasok yang bebas deforestasi. ongoing work to maintain a deforestation-free supply Capaian ini mencerminkan komitmen Perseroan dalam chain. The award reflects the Company’s commitment mendorong praktik perkebunan kelapa sawit yang to responsible palm oil cultivation and strategic bertanggung jawab dan memperkuat kolaborasi strategis partnerships with global partners. dengan mitra global. Sejalan dengan komitmen tersebut, Perseroan Aligned with this commitment, the Company is memperkuat inovasi sistem traceability melalui advancing its traceability system through supply chain digitalisasi rantai pasok yang memungkinkan digitization, allowing more accurate and integrated pemantauan asal bahan baku secara lebih akurat monitoring of raw material sources. This digital system dan terintegrasi. Penerapan sistem berbasis digital enhances transparency, ensures supplier compliance ini meningkatkan transparansi data, memperkuat with NDPE principles, and streamlines verification, pengawasan kepatuhan pemasok terhadap prinsip ensuring adherence to international sustainability NDPE, serta mendukung proses verifikasi yang lebih standards and meeting global partners’ expectations. efektif. Inovasi tersebut memastikan pengelolaan rantai pasok Perseroan selaras dengan standar keberlanjutan global dan ekspektasi mitra internasional. Pengakuan atas integrasi ESG secara menyeluruh Recognition of its comprehensive ESG efforts is also juga tercermin dari diraihnya Indonesia Green shown by its award as the Best Innovation in ESG and Sustainable Company Awards 2025 yang Implementation at the Indonesia Green and Sustainable diselenggarakan oleh SWA, dengan kategori Best Company Awards 2025, organized by SWA. This was Innovation in ESG Implementation. Partisipasi perdana the Company’s first time participating in the event, Perseroan dalam ajang ini langsung memperoleh and judges commended its consistent embedding of apresiasi dari dewan juri, yang menegaskan bahwa ESG into its strategy, policies, and operations. The pendekatan ESG yang dijalankan Perseroan telah award affirms the Company’s focus and efforts on terinternalisasi secara konsisten dalam strategi, sustainability as a tool for long-term value creation. kebijakan, dan operasional bisnis. Penghargaan ini menjadi validasi atas upaya Perseroan dalam menjadikan keberlanjutan sebagai sumber nilai tambah jangka panjang. 36 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 39
Selain itu, Perseroan kembali memperoleh pengakuan Furthermore, the Company was recognized again dalam ajang Katadata Sustainability Action for the at the Katadata Sustainability Action for the Future Future Economy (SAFE) 2025 sebagai perusahaan Economy (SAFE) 2025 as the top performer in gender dengan kinerja terbaik dalam implementasi kesetaraan equality. This highlights the Company’s ongoing gender. Capaian ini mencerminkan konsistensi commitment to an inclusive, fair, and equitable Perseroan dalam membangun lingkungan kerja workplace, with notable improvement reflected in its yang inklusif, adil, dan setara, serta tercermin dari 9th place ranking on the Katadata ESG Index in 2025. peningkatan signifikan peringkat Perseroan dalam The accolade emphasizes the importance of social Katadata ESG Index yang menembus posisi 9 pada factors like diversity and equal opportunity as part of tahun 2025. Pengakuan ini menegaskan bahwa aspek its culture and governance. sosial, khususnya keberagaman dan kesetaraan kesempatan, menjadi bagian penting dari budaya dan tata kelola Perseroan. Komitmen Perseroan terhadap praktik bisnis yang The Company’s commitment to ethical and responsible beretika dan bertanggung jawab juga diakui melalui business practices was also acknowledged with the perolehan Anugerah Bisnis dan Hak Asasi Manusia 2025 Business and Human Rights Award (BHAM) from (BHAM) 2025 dari Setara Institute. Penghargaan ini the Setara Institute. This recognized its Responsible diberikan berdasarkan hasil Responsible Business Business Conduct (RBC) Benchmark, which assesses Conduct (RBC) Benchmark yang menilai integrasi the integration of the UN Guiding Principles on Business prinsip UN Guiding Principles on Business and Human and Human Rights (UNGPs), ESG, and sustainability Rights (UNGPs), ESG, dan keberlanjutan dalam into its operations. This acknowledgment emphasizes operasional perusahaan. Pengakuan ini mempertegas the Company’s dedication to respecting human rights komitmen Perseroan dalam menjadikan penghormatan within its governance and decision-making. terhadap hak asasi manusia sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari tata kelola dan pengambilan keputusan bisnis. Pengakuan eksternal terhadap komitmen keberlanjutan External recognition also extended to the Merit Perseroan juga diperkuat melalui diraihnya Merit Achievement Award at the Investortrust CSR Awards Achievement pada Investortrust CSR Awards 2025 2025 and the Sectoral Champion Award for the serta Sectoral Champion Awards – Consumer Non- Consumer Non-Cyclical sector at the Investortrust Cyclical pada Investortrust ESG Awards 2025 yang ESG Awards 2025, organized by Investortrust.id. These diselenggarakan oleh Investortrust.id. Penghargaan ini accolades highlight the Company’s effective execution mencerminkan apresiasi atas konsistensi Perseroan of social responsibility initiatives and robust ESG dalam menjalankan program tanggung jawab practices. Taken together, these awards reinforce its sosial yang berdampak serta integrasi prinsip ESG reputation as an organization that balances business yang kuat. Capaian tersebut semakin menegaskan success with creating social and environmental value. posisi Perseroan sebagai entitas yang mampu menyeimbangkan kinerja bisnis dengan penciptaan nilai sosial dan lingkungan secara berkelanjutan. Rangkaian penghargaan dan inovasi yang dicapai Overall, the awards and innovations earned in 2025 sepanjang tahun 2025 mencerminkan konsistensi underline the Company’s ongoing commitment to Perseroan dalam mengakselerasi transformasi its sustainability journey. These milestones not only keberlanjutan. Capaian tersebut tidak hanya menjadi serve as external acknowledgments but also motivate pengakuan eksternal, tetapi juga menjadi pendorong continued innovation, strategic partnerships, and bagi Perseroan untuk terus menghadirkan solusi positive impacts on the environment, society, and inovatif, memperkuat kolaborasi strategis, serta stakeholder relationships in the future. meningkatkan dampak positif bagi lingkungan, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan di masa mendatang. PT Eagle High Plantations Tbk 37
Page 40
Laporan Direksi Board of Directors Report Prospek Usaha Business Prospects Memasuki periode mendatang, Perseroan As we approach the upcoming period, the Company memandang prospek usaha tetap positif dengan remains optimistic about its business prospects, didukung oleh fundamental operasional yang semakin supported by improving operational fundamentals, solid, penerapan tata kelola yang kuat, serta integrasi strong governance practices, and the incorporation of keberlanjutan sebagai bagian dari strategi bisnis sustainability into its long-term strategies. The global jangka panjang. Permintaan global terhadap minyak demand for responsibly produced palm oil continues sawit yang diproduksi secara bertanggung jawab to grow, reflecting increasing market awareness terus menunjukkan tren peningkatan, seiring dengan of sustainability, traceability, and compliance with meningkatnya kesadaran pasar terhadap aspek international environmental and social standards. keberlanjutan, ketertelusuran, dan kepatuhan terhadap standar lingkungan dan sosial internasional. Perseroan optimistis dapat memanfaatkan peluang The Company remains optimistic about capitalizing tersebut melalui penguatan produktivitas aset on these opportunities by improving the productivity perkebunan, peningkatan efisiensi operasional, of its plantation assets, enhancing operational serta optimalisasi rantai nilai yang berkelanjutan. efficiency, and optimizing the sustainable value chain. Implementasi praktik agronomi yang baik, didukung By adopting good agronomic practices supported by oleh inovasi dan pemanfaatan teknologi, diharapkan innovation and technology, it aims to maintain stable mampu menjaga stabilitas produksi sekaligus production and increase resource efficiency. This meningkatkan efisiensi penggunaan sumber daya. approach enables the Company to achieve business Pendekatan ini memberikan ruang bagi Perseroan growth while maintaining responsible environmental untuk menjaga keseimbangan antara pertumbuhan management. usaha dan pengelolaan dampak lingkungan secara bertanggung jawab. Dari sisi keberlanjutan, berbagai inisiatif yang telah From a sustainability standpoint, the initiatives carried dijalankan sepanjang tahun 2025 menjadi fondasi out in 2025 establish an essential foundation for penting bagi pencapaian target jangka menengah dan achieving medium- and long-term objectives. The panjang. Perseroan akan terus memperkuat penerapan Company will keep advancing the adoption of NDPE prinsip NDPE, meningkatkan cakupan sertifikasi principles, broaden sustainable certification coverage, berkelanjutan, serta mempercepat upaya penurunan and speed up emissions reduction aligned with its Net emisi sejalan dengan roadmap Net Zero Emissions. Zero Emissions roadmap. As global regulations evolve Di tengah dinamika regulasi global dan ekspektasi and stakeholder expectations shift, the Company pemangku kepentingan yang terus berkembang, is dedicated to staying flexible and proactive in Perseroan berkomitmen untuk tetap adaptif dan updating its policies and practices to stay relevant and proaktif dalam menyesuaikan kebijakan dan praktik competitive. operasional agar tetap relevan dan kompetitif. Perseroan juga melihat peluang pertumbuhan melalui Additionally, the Company sees growth opportunities pengembangan inovasi berkelanjutan dan kolaborasi in developing sustainable innovations and building strategis dengan berbagai pemangku kepentingan, strategic partnerships with stakeholders such as termasuk mitra usaha, institusi pendidikan, dan business partners, educational institutions, and local komunitas lokal. Kolaborasi tersebut diharapkan communities. These collaborations aim to increase the dapat memperkuat kapabilitas Perseroan dalam Company’s capacity to provide value-added solutions menghadirkan solusi bernilai tambah, sekaligus and generate wider social and environmental benefits. menciptakan dampak sosial dan lingkungan yang lebih Simultaneously, expanding human resources and luas. Seiring dengan itu, penguatan kapasitas sumber cultivating a sustainability-focused culture within the daya manusia dan budaya keberlanjutan di seluruh organization will remain key priorities for long-term lini organisasi akan terus menjadi prioritas untuk success. mendukung pencapaian kinerja jangka panjang. 38 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 41
Apresiasi Appreciation
Direksi menyampaikan apresiasi dan terima kasih The Board of Directors extends its sincere gratitude to
yang sebesar-besarnya kepada seluruh pemangku all stakeholders, including the Board of Commissioners,
kepentingan, termasuk Dewan Komisaris, karyawan, employees, scheme and independent smallholders,
petani plasma dan swadaya, mitra usaha, masyarakat business partners, local communities near operational
di sekitar wilayah operasional, serta pemerintah dan sites, as well as the government and regulators, for
regulator, atas kepercayaan, dukungan, dan kolaborasi their trust, support, and collaboration throughout
yang telah terjalin sepanjang tahun 2025. Capaian 2025. The Company’s achievements in sustainability
keberlanjutan yang diraih Perseroan merupakan hasil are attributable to the collective commitment, diligent
dari komitmen bersama, kerja keras, dan dedikasi effort, and dedication of all parties involved in
seluruh pihak dalam menjalankan prinsip keberlanjutan consistently and responsibly upholding sustainability
secara konsisten dan bertanggung jawab. Ke depan, principles. Looking ahead, the Company remains
Perseroan berkomitmen untuk terus memperkuat committed to strengthening collaborations with all
sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan guna stakeholders to generate sustainable, long-term value
menciptakan nilai jangka panjang yang berkelanjutan for the Company, society, and the environment.
bagi Perseroan, masyarakat, dan lingkungan.
Jakarta, 14 April 2026
Jakarta, April 14, 2026
Atas Nama Direksi,
On behalf of the Board of Directors,
HENDERI DJUNAIDI
Direktur Utama
President Director
PT Eagle High Plantations Tbk 39
Page 42
Tentang Laporan Keberlanjutan About Sustainability Report TENTANG LAPORAN KEBERLANJUTAN About Sustainability Report Mewujudkan komitmen, kinerja, dan transparansi Perseroan secara terukur. Delivering the Company’ commitments, performance, and transparency in a measurable way. 40 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 43
PT Eagle High Plantations Tbk 41
Page 44
Tentang Laporan Keberlanjutan About Sustainability Report Kerangka dan Rujukan Pelaporan Reporting Framework and References Penyusunan Laporan Keberlanjutan ini mengacu pada This Sustainability Report is prepared in accordance berbagai kerangka dan standar pelaporan yang diakui with various internationally and nationally recognized secara internasional maupun nasional sebagai berikut: reporting frameworks and standards, including: 1. GRI Standards 2021 – termasuk standar Universal 1. GRI Standards 2021- including Universal Standards (GRI 1, GRI 2, GRI 3) dan Standar Topik (GRI 13 - (GRI 1, GRI 2, GRI 3) and Topical Standards (GRI Agriculture, Aquaculture, and Fishing Sectors 13 - Agriculture, Aquaculture, and Fishing Sectors 2022); 2022); 2. POJK No. 51/POJK.03/2017 tentang Penerapan 2. OJK Regulation No. 51/POJK.03/2017 on the Keuangan Berkelanjutan; Implementation of Sustainable Finance; 3. Surat Edaran OJK No. 16/SEOJK.04/2021 tentang 3. OJK Circular Letter No. 16/SEOJK.04/2021 on the Bentuk dan Isi Laporan Tahunan Emiten atau Format and Content of Annual Reports of Issuers or Perusahaan Publik; Public Companies; 4. 10 Prinsip United Nations Global Compact (UNGC) 4. The 10 Principles of the United Nations Global sebagai rujukan etika dan prinsip keberlanjutan Compact (UNGC) as a reference for global ethics global; and sustainability principles; 5. Sasaran Tujuan Pembangunan Berkelanjutan 5. The Sustainable Development Goals (SDGs) as a (SDGs) sebagai pedoman pemetaan kontribusi guideline for mapping the Company’s contribution Perseroan terhadap agenda pembangunan nasional to the national and global development agenda. dan global. Kerangka tersebut digunakan untuk memastikan The framework is designed to ensure consistent report bahwa penyusunan laporan dilakukan secara preparation, strengthen governance, and clearly konsisten, kuat dari sisi tata kelola, serta mampu communicate the Company’s sustainability impact in menggambarkan dampak keberlanjutan Perseroan a transparent way. secara komprehensif dan transparan. 42 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 45
Entitas dalam Cakupan Pelaporan [GRI 2-2] Entity Covered by the Reporting Scope Laporan ini mencakup seluruh entitas yang berada This report covers all entities under the Company’s dalam pengendalian Perseroan dan memberikan control that impact its economic, social, environmental, kontribusi terhadap kinerja ekonomi, sosial, lingkungan, and governance performance. The scope covers serta tata kelola. Cakupan pelaporan meliputi seluruh all subsidiaries: PT Eagle High Plantations (EHP), anak usaha, yaitu PT Eagle High Plantations (EHP), PT Pesonalintas Surasejati (PLS), PT Jaya Mandiri PT Pesonalintas Surasejati (PLS), PT Jaya Mandiri Sukses (JMS), PT Suryabumi Tunggal Perkasa (STP), Sukses (JMS), PT Suryabumi Tunggal Perkasa (STP), PT Manunggal Adi Jaya (MAJ), PT Karyapratama PT Manunggal Adi Jaya (MAJ), PT Karyapratama Agrisejahtera (KAPAG), PT Saka Kencana Sejahtera Agrisejahtera (KAPAG), PT Saka Kencana Sejahtera (SKS), PT Singaland Asetama (SGA), PT Bumilanggeng (SKS), PT Singaland Asetama (SGA), PT Bumilanggeng Perdanatrada (BLP), PT Bumihutani Lestari (BHL), PT Perdanatrada (BLP), PT Bumihutani Lestari (BHL), PT Adhyaksa Dharmasatya (ADS), PT Satria Manunggal Adhyaksa Dharmasatya (ADS), PT Satria Manunggal Sejahtera (SMS), PT Tandan Sawita Papua (TSP), and Sejahtera (SMS), PT Tandan Sawita Papua (TSP), dan PT Multikarya Sawit Prima (MSP). PT Multikarya Sawit Prima (MSP). Jika terdapat perbedaan antara entitas yang If there are discrepancies between the entities listed in disertakan dalam laporan keberlanjutan dan laporan this sustainability report and the consolidated financial keuangan konsolidasian, hal tersebut disebabkan oleh statements, they stem from differences in materiality perbedaan tingkat materialitas dampak keberlanjutan, of sustainability impacts, the operational status of status operasional entitas, serta kontribusi terhadap the entities, and their contribution to non-financial kinerja non-finansial. Perseroan menggunakan performance. The Company uses a full consolidation pendekatan konsolidasi penuh, termasuk penyesuaian approach, including adjustments for non-controlling untuk kepentingan non-pengendali apabila relevan, interests when relevant, and accounts for structural serta mempertimbangkan perubahan struktur seperti changes such as mergers, acquisitions, divestitures, merger, akuisisi, divestasi, maupun penghentian or terminations of entity activities. kegiatan entitas. Proses Penentuan Topik Material [GRI 3-1] Material Topic Determination Process Proses penentuan topik material dilakukan melalui The process of identifying material topics follows a pendekatan sistematis yang mencakup identifikasi, systematic approach that involving the identification, penilaian, dan validasi dampak keberlanjutan. Pada assessment, and validation of sustainability impacts. tahun pelaporan, proses dilakukan melalui pengisian During the reporting year, this process was carried out kuesioner oleh pemangku kepentingan internal dan through questionnaires completed by both internal and eksternal, dilengkapi diskusi internal bersama unit external stakeholders, along with internal discussions terkait. with relevant departments. 1. Identifikasi Dampak 1. Impact Identification Perseroan mengidentifikasi dampak aktual dan The Company identifies actual and potential potensial baik positif maupun negatif terhadap impacts, both positive and negative on the economy, ekonomi, lingkungan, manusia, dan hak asasi environment, people, and human rights across manusia sepanjang rantai nilai, termasuk pada the entire value chain, including relationships with hubungan bisnis seperti pemasok dan kontraktor; suppliers and contractors; 2. Keterlibatan Pemangku Kepentingan melalui 2. Stakeholder Engagement via Questionnaires Kuesioner Kuesioner disampaikan kepada kelompok pemangku Questionnaires were distributed to stakeholder kepentingan yang mencakup pemasok, masyarakat groups such as suppliers, nearby communities, sekitar wilayah operasional, pelanggan, investor, customers, investors, shareholders, analysts, pemegang saham, analis, regulator dan lembaga regulators, government agencies, NGOs, pemerintah, lembaga swadaya masyarakat, peneliti sustainability experts, media, the Board of Directors, dan pakar keberlanjutan, media, Direksi, Dewan the Board of Commissioners, and operational Komisaris, dan manajemen operasional; management; PT Eagle High Plantations Tbk 43
Page 46
Tentang Laporan Keberlanjutan
About Sustainability Report
Melalui kuesioner tersebut, masing-masing Through these questionnaires, each group assessed
kelompok memberikan penilaian atas tingkat the relevance and importance of impacts from their
relevansi dan signifikansi dampak berdasarkan perspectives;
perspektif mereka;
3. Penilaian dan Prioritisasi Dampak 3. Impact Assessment and Prioritization
Dampak yang terkumpul dari kuesioner The impacts identified from the questionnaires were
diprioritaskan berdasarkan tingkat signifikansi, prioritized based on their significance, potential
potensi besarnya dampak, kemungkinan terjadinya, severity, likelihood, and stakeholder expectations;
serta ekspektasi pemangku kepentingan;
4. Validasi oleh Direksi 4. Validation by the Board of Directors
Hasil penilaian kemudian dibahas dalam forum The assessment results were discussed in an internal
internal dan disahkan oleh Direksi sebagai forum and approved by the Board of Directors, who
penanggung jawab penyusunan laporan. are responsible for report preparation.
Daftar Topik Material [GRI 3-2]
List of Material Topics
Berdasarkan hasil survei yang dilakukan dalam Based on a survey to identify key material topics,
penentuan topik material, Perseroan menetapkan 20 the Company has identified 20 topics for its
topik material untuk laporan keberlanjutan tahun 2025 2025 sustainability report, spanning economic,
yang mencakup aspek ekonomi, lingkungan, sosial, environmental, social, and governance aspects. This
dan tata kelola, terdapat perubahan dari 14 topik is an increase from the 14 topics identified last year.
material di tahun sebelumnya. Berikut adalah topik The topics are listed as follows:
tersebut:
1. Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3); 1. Occupational Health and Safety (OHS);
2. Pengelolaan Limbah; 2. Waste Management;
3. Keanekaragaman Hayati; 3. Biodiversity;
4. Dampak Penggunaan Lahan dan Perlindungan 4. Land Use Impacts and Ecosystem Protection;
Ekosistem;
5. Penarikan Air & Pengelolaan Air; 5. Water Withdrawal & Water Management;
6. Antikorupsi; 6. Anti-Corruption;
7. Pengelolaan Emisi Gas Rumah Kaca; 7. Greenhouse Gas Emission Management;
8. Kinerja Ekonomi; 8. Economic Performance;
9. Pengembangan Masyarakat; 9. Community Development;
10. Pelatihan & Pengembangan SDM; 10. Human Resource Training & Development;
11. Pengelolaan Energi; 11. Energy Management;
12. Dampak Ekonomi Tidak Langsung; 12. Indirect Economic Impacts;
13. Keanekaragaman & Kesetaraan Kesempatan Kerja; 13. Diversity & Equal Employment Opportunity;
14. Penerapan GCG dan Kepatuhan terhadap Hukum; 14. GCG Implementation and Legal Compliance;
15. Praktik Tenaga Kerja Adil; 15. Fair Labor Practices;
16. Pekerja Anak; 16. Child Labor;
17. Kerja Paksa; 17. Forced Labor;
18. Perpajakan; 18. Taxation;
19. Keberadaan Pasar; 19. Market Presence;
20. Penilaian Sosial Pemasok. 20. Supplier Social Assessment.
Pendekatan terhadap Topik Material [GRI 3-3]
Approaches to the Material Topics
Untuk setiap topik material, Perseroan mendeskripsikan For each material topic, the Company identifies both
dampak aktual dan potensial, mengidentifikasi apakah actual and potential impacts, evaluates whether
dampak tersebut berasal dari aktivitas Perseroan atau these arise from its activities or relationships, and
hubungan bisnis, menerapkan kebijakan dan komitmen applies appropriate policies and commitments.
yang relevan, serta menjalankan tindakan pengelolaan It also undertakes management actions such as
seperti pencegahan risiko, mitigasi, remediasi, serta risk prevention, mitigation, remediation, as well as
optimalisasi dampak positif. optimizing positive impacts.
44 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 47
Pemantauan efektivitas dilakukan melalui indikator The effectiveness of these initiatives is monitored
kinerja, target tahunan, audit internal, pemantauan through performance indicators, annual targets,
lapangan, serta evaluasi berkala oleh Komite internal audits, field monitoring, and regular reviews
Sustainability. Pelibatan pemangku kepentingan by the Sustainability Committee. Ongoing stakeholder
terus dilakukan untuk memastikan bahwa tindakan engagement ensures that management actions
pengelolaan berjalan efektif dan relevan terhadap are effective and align with stakeholder needs and
kebutuhan serta ekspektasi mereka. expectations.
Materiality Matrix EHP (Red-Orange-Green)
1.0
1
2
3
4
6
5
0.8
7
1
8
2
Kepentingan Pemangku Kepentingan
3
0.6
Stakeholder Priority
4
5
6
7
0.4
5
4
1
3
2
0.2
0.0
0.0 0.2 0.4 0.6 0.8 1.0
Dampak terhadap Perseroan
Impact on the Company
High Material Medium Material Low Material
1. K3 | OHS 1. Pengembangan Masyarakat | 1. Pekerja Anak | Child Labor
Community Development
2. Antikorupsi | Anti-Corruption 2. Pelatihan SDM | HR Development & 2. Perpajakan | Taxation
Training
3. Limbah | Waste 3. Kerja Paksa | Forced Labor
3. Energi | Energy
4. Emisi GRK | GHG Emissions 4. Penilaian Pemasok | Supplier
4. GCG & Kepatuhan | GCG & Compliance
Assessment
5. Kinerja Ekonomi | Economic 5. Kesetaraan Kesempatan | Equal 5. Keberadaan Pasar | Market Presence
Performance Opportunity
6. Keanekaragaman Hayati | Biodiversity 6. Dampak Ekonomi Tidak Langsung |
Indirect Economic Impacts
7. Lahan Ekosistem | Ecosystem and Land
7. Tenaga Kerja Adil | Fair Labor Practices
Use
8. Air | Water
PT Eagle High Plantations Tbk 45
Page 48
Tentang Laporan Keberlanjutan
About Sustainability Report
Pernyataan Ulang Informasi [GRI 2-4]
Information Restatement
Pada laporan tahun ini, Perseroan melakukan pernyataan In this year’s report, the Company restated previously
ulang (restatement) atas informasi laporan terkait disclosed information relating to employee composition
rincian komposisi karyawan dan total jam kerja. Hal ini and total working hours following a change in the
dikarenakan adanya perubahan metode penghitungan. calculation methodology. The restatement did not
Tidak terdapat dampak signifikan terhadap analisis data materially affect the analysis of historical data.
historis akibat adanya pernyataan ulang tersebut.
Periode Pelaporan, Frekuensi, dan Akses Informasi atas Laporan Keberlanjutan [GRI 2-3]
Reporting Period, Frequency, and Access to Information on the Sustainability Report
Laporan Keberlanjutan ini meliputi periode 1 Januari This Sustainability Report covers the period from
hingga 31 Desember 2025 dan diterbitkan setiap 1 January to 31 December 2025, and is published
tahun. Periode ini selaras dengan laporan keuangan annually. It aligns with the Company’s annual financial
tahunan Perseroan. Bila di periode berikutnya terdapat statements. If discrepancies emerge between this
perbedaan periode antara laporan keberlanjutan report and future financial statements, the Company
dan laporan keuangan, Perseroan akan memberikan will clarify the reasons and any adjustments.
penjelasan terkait alasan dan penyesuaiannya.
Laporan ini merupakan Laporan ke-9 yang diterbitkan This marks the 9th Report issued by the Company,
oleh Perseroan, yang melaporkan aspek ekonomi, covering economic, social, environmental, and
sosial, lingkungan dan tata kelola perusahaan. [GRI 2-3] governance aspects. [GRI 2-3]
Laporan ini dipublikasikan pada 23 April 2026 dan The report was published on April 23, 2026 and is
tersedia dalam Bahasa Indonesia serta Bahasa available in Indonesian and English on the official
Inggris melalui situs resmi Perseroan www. website www.eaglehighplantations.com.
eaglehighplantations.com.
Masukan, pertanyaan, atau permintaan informasi Feedback, questions, or information requests can be
dapat disampaikan kepada: submitted to:
Corporate Secretary
Kantor Pusat | Head Office: corsec@eaglehighplantations.com +62 (21) 8665 8828
Rajawali Place, 28th Floor investor@eaglehighplantations.com www.eaglehighplantations.com
Jl. HR Rasuna Said Kav. B/4 sustainability@eaglehighplantations.com
Jakarta 12910, Indonesia
46 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 49
PT Eagle High Plantations Tbk 47
Page 50
Memperkuat Pilar Keberlanjutan: Strategi dan Tata Kelola Strengthening the Sustainability Pillar: Strategy and Governance MEMPERKUAT PILAR KEBERLANJUTAN: STRATEGI DAN TATA KELOLA Strengthening the Sustainability Pillar: Strategy and Governance Membangun fondasi keberlanjutan melalui strategi yang terarah dan tata kelola yang kuat. Establishing a sustainability foundation through a targeted strategy and robust governance. 48 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 51
PT Eagle High Plantations Tbk 49
Page 52
Memperkuat Pilar Keberlanjutan: Strategi dan Tata Kelola
Strengthening the Sustainability Pillar: Strategy and Governance
Strategi Keberlanjutan [GRI 2-22, 2-24][OJK A.1]
Sustainability Strategies
E S G
Environmental Social and Economic Governance
Stewardship Responsibility Responsibility
50 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 53
EHP memandang keberlanjutan sebagai bagian EHP considers sustainability as a fundamental element integral dari strategi bisnis untuk memastikan of its business strategy to promote responsible long- pertumbuhan jangka panjang yang bertanggung term growth. Through its Sustainability Policy, the jawab. Melalui penerapan Kebijakan Keberlanjutan, Company is committed to embedding Environmental, Perseroan berkomitmen untuk mengintegrasikan Social, and Governance (ESG) considerations across all aspek Lingkungan (Environmental), Sosial (Social), operations, aligning with the Sustainable Development dan Tata Kelola (Governance) atau ESG dalam setiap Goals (SDGs), RSPO, ISPO, EUDR standards, and the lini operasi, selaras dengan Tujuan Pembangunan No Deforestation, No Peat, No Exploitation (NDPE) Berkelanjutan (TPB), standar RSPO, ISPO, EUDR, dan principles. prinsip No Deforestation, No Peat, No Exploitation (NDPE). Environmental Stewardship Environmental Stewardship Perseroan menempatkan perlindungan lingkungan The Company prioritizes environmental protection by sebagai prioritas utama melalui pendekatan yang focusing on preventing and reducing environmental mengutamakan pencegahan dan mitigasi dampak impacts at every stage of its operations. lingkungan di seluruh rantai operasi. Fokus utama tahun 2025 mencakup: Key priorities for 2025 include: 1. Praktik Sawit Berkelanjutan: 1. Sustainable Palm Oil Practices: Melanjutkan komitmen terhadap RSPO, ISPO, dan Maintaining commitments to RSPO, ISPO, and EUDR. Hingga akhir 2025, Perseroan memiliki EUDR. By the end of 2025, the Company has 4 sertifikat RSPO (setara 57%) dan 11 sertifikat owned 4 RSPO certificates (equally to 57%) and 11 ISPO (setara 79%), serta memperkuat penerapan ISPO certificates (equally to 79%), while enhancing traceability untuk meningkatkan transparansi traceability to improve supply chain transparency rantai pasok dan memastikan kesesuaian dengan and ensure EUDR compliance. ketentuan EUDR. 2. Komitmen NDPE: 2. NDPE Commitment: Implementasi No Deforestation, No Peat, No Strengthen the implementation of No Deforestation, Exploitation diperkuat dengan pemantauan hotspot No Peat, No Exploitation policy through satellite berbasis satelit, patroli lapangan, dan pelibatan hotspot monitoring, field patrols, and active supplier pemasok. engagement. 3. Pelestarian Keanekaragaman Hayati: 3. Biodiversity Conservation: Hingga 2025, EHP mengelola dan melindungi As of 2025, EHP manages and protects 32,221 area konservasi seluas 32.221 ha di dalam dan di hectares of conservation areas, both within and luar area operasi Perseroan, diantaranya restorasi beyond its operational zones, including peat gambut di Rimba Raya dan perlindungan mangrove restoration in Rimba Raya and mangrove protection di Dumaring. in Dumaring. 4. Komitmen Penurunan Emisi GRK: 4. GHG Emission Reduction: EHP menargetkan penurunan emisi sebesar 30% EHP targets to a 30% reduction in GHG emissions pada 2030 (baseline 2020). Pada tahun 2025, emisi by 2030 (with 2020 as the baseline). In 2025, GHG GRK berhasil diturunkan sebesar 55.463 ton CO2 emissions was managed to be reduced by 55,463 melalui proyek Biogas Power Plant. tons of CO2 through the Biogas Power Plant project. Social and Economic Responsibility Social and Economic Responsibility EHP percaya bahwa keberhasilan bisnis harus berjalan EHP believes that business success should align seiring dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat with improving the well-being of communities and dan karyawan. employees. PT Eagle High Plantations Tbk 51
Page 54
Memperkuat Pilar Keberlanjutan: Strategi dan Tata Kelola
Strengthening the Sustainability Pillar: Strategy and Governance
Arah strategis dan capaian utama 2025: Strategic direction and key achievements for 2025:
1. Penghormatan terhadap HAM: 1. Respect for Human Rights:
Mengacu pada Universal Declaration of Human Adhere to the Universal Declaration of Human
Rights (UDHR) dan prinsip ILO, serta memastikan Rights (UDHR) and ILO principles, and verify that
pemasok menerapkan standar yang sama. suppliers comply with these standards.
80%
Tingkat Kepatuhan HAM Pemasok
Supplier Human Rights Compliance Rate
2. Pelibatan dan Pemberdayaan Masyarakat Lokal: 2. Local Community Involvement and Empowerment:
Dilaksanakan melalui prinsip Free, Prior, and Implemented based on the principle of Free, Prior,
Informed Consent (FPIC), dengan fokus pada and Informed Consent (FPIC), this initiative aims
peningkatan ekonomi masyarakat sekitar melalui to enhance local economies through training and
pelatihan dan program kemandirian (pertanian, self-reliance programs in agriculture, livestock, and
peternakan, dan UMKM). MSMEs.
3. Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3): 3. Occupational Health and Safety (OHS):
Penerapan sistem keselamatan kerja terintegrasi, Establishment of an integrated occupational safety
pelatihan K3 rutin, serta penyediaan fasilitas system, regular OHS training sessions, and the
kesehatan dan peralatan keselamatan di seluruh provision of health facilities and safety gear across
unit. all units.
4. Program Kemitraan Petani Plasma dan Swadaya: 4. Scheme and Independent Smallholder Partnership
Program:
EHP mendampingi petani plasma dan swadaya EHP assists scheme and independent smallholders
melalui pelatihan teknis dan manajerial untuk by offering technical and managerial training to
meningkatkan produktivitas kebun, transparansi, boost plantation productivity, ensure transparency,
dan kesejahteraan ekonomi berkelanjutan. and promote sustainable economic stability.
5. Program Makan Bergizi Gratis: 5. Free Nutritious Meal Program:
EHP mengisiasi program penyediaan makanan EHP launches a program to provide nutritious meals
bergizi bagi anak-anak di area kebun dengan to children in the plantation area, using internal
memanfaatkan kebun pangan internal sebagai food gardens as sources of vegetables, fruits, and
sumber sayur, buah, dan protein. protein.
6. Program Beasiswa: 6. Scholarship Program:
EHP memberikan beasiswa berkelanjutan bagi EHP provides ongoing scholarships for children of
anak-anak karyawan dan juga masyarakat adat employees and indigenous Papuans to promote fair
Papua untuk mendorong pemerataan akses access to education and enhance human resources
pendidikan dan peningkatan kualitas SDM. quality.
Governance Responsibility Governance Responsibility
EHP menegakkan prinsip tata kelola yang baik dengan EHP enforces good governance by maintaining
memastikan integritas, transparansi, dan akuntabilitas integrity, transparency, and accountability in all
dalam setiap proses pengambilan keputusan. decision-making processes.
Fokus implementasi: Implementation Focus:
1. Pengawasan oleh Dewan Komisaris dan Direksi 1. Oversight by the Board of Commissioners and
terhadap kebijakan ESG serta capaian keberlanjutan; Board of Directors on ESG policies and sustainability
achievements;
2. Peningkatan peran Sustainability Steering 2. Enhancing the role of the Sustainability Steering
Committee dalam pemantauan implementasi dan Committee in monitoring and assessing
evaluasi kebijakan keberlanjutan; sustainability policies;
52 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 55
3. Partisipasi dalam inisiatif transparansi global, antara 3. Engaging in global transparency initiatives, such as:
lain:
a. SPOTT (Sustainability Policy Transparency a. SPOTT (Sustainability Policy Transparency
Toolkit) – skor EHP tahun 2025 mencapai 85,7%, Toolkit) – EHP’s 2025 score reached 85.7%, up
naik dari 81,4% pada 2024; from 81.4% in 2024;
b. Carbon Disclosure Project (CDP) – peringkat b. Carbon Disclosure Project (CDP) – rated B in the
B untuk kategori Forest dan B untuk kategori Forest category and B in the Climate category; and
Climate; dan
c. Audit pihak ketiga independen untuk memastikan c. Independent third-party audit to ensure NDPE
kepatuhan NDPE. compliance.
SPOTT Score CDP Forest CDP Climate
85,7% B B
Value Chain Value Chain
Sebagai bagian dari industri kelapa sawit yang As a part of the complex palm oil industry, EHP is
kompleks, EHP berkomitmen memastikan seluruh dedicated to making sure its entire supply chain
rantai pasok beroperasi sesuai prinsip keberlanjutan. follows sustainability principles.
Langkah strategis tahun 2025: Strategic steps for 2025:
1. Penerapan sistem due diligence terhadap seluruh 1. Implement a due diligence system for all new
pemasok baru untuk memastikan kesesuaian suppliers to ensure compliance with sustainability
dengan kebijakan keberlanjutan dan NDPE; and NDPE policies;
2. Peningkatan traceability bahan baku hingga 2. Achieve 100% raw material traceability by 2025,
mencapai 100% pada 2025, dan terus berupaya and continue to maintain full traceability 2026;
mempertahankan ketertelusuran penuh pada tahun
2026;
3. Program peningkatan kapasitas pemasok, petani 3. Develop a capacity-building program for suppliers,
plasma dan petani swadaya untuk menerapkan scheme smallholders and independent smallholders
kebijakan sustainabilty, komitmen NDPE, serta to implement sustainability policy, NDPE
memenuhi standar RSPO/ISPO; dan commitment, and meet RSPO/ISPO standards; and
4. Evaluasi rutin terhadap pemasok berdasarkan 4. Conduct regular evaluations of suppliers based on
aspek lingkungan, sosial dan tata kelola. environmental, social, and governance factors.
Ketelusuran Rantai Pasok | Supply Chain Traceability
100% 100% 100% 100%
93%
74%
2026 2025 2024 2023 2022 2021
Target | Target Realisasi | Actual
Mekanisme Keluhan dan Pelaporan Grievance Process and Reporting
Sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas, EHP The EHP has established a grievance process
mengembangkan mekanisme penanganan keluhan (Grievance Mechanism) to ensure transparency and
(grievance mechanism) yang mudah diakses oleh accountability, making it readily accessible to the
masyarakat, karyawan, dan mitra usaha. public, employees, and business partners.
PT Eagle High Plantations Tbk 53
Page 56
Memperkuat Pilar Keberlanjutan: Strategi dan Tata Kelola
Strengthening the Sustainability Pillar: Strategy and Governance
Penerapan tahun 2025 meliputi: Implementation by 2025 includes:
1. Peningkatan kanal pelaporan digital dan hotline; 1. Improved digital reporting channels and a hotline;
2. Tindak lanjut setiap laporan maksimal dalam waktu 2. Follow-up on each report within a maximum of 30
30 hari kerja setelah keluhan diterima; business days after receipt;
3. Publikasi laporan keluhan dan tindak lanjut di situs 3. Publishing grievance reports and follow-up actions
web keberlanjutan EHP; dan on the EHP sustainability website; and
4. Kolaborasi dengan lembaga independen untuk 4. Collaborating with independent institutions to
memastikan setiap keluhan ditangani secara adil ensure all complaints are addressed fairly and
dan transparan. transparently.
100% grievance cases handled transparently in 2025
Membangun Budaya Keberlanjutan [OJK F.1]
Foster a Sustainability Culture
Perseroan menyadari bahwa keberlanjutan tidak The Company acknowledges that sustainability is more
hanya menjadi strategi, tetapi juga bagian dari budaya than a strategy, it is a core part of its work culture. As
kerja. Karena itu, Perseroan terus menumbuhkan a result, it actively promotes a culture of sustainability
budaya keberlanjutan di setiap lini organisasi, agar throughout all organizational levels, making sure every
setiap karyawan EHP memahami bahwa keberhasilan EHP employee understands that business success
bisnis harus berjalan seiring dengan tanggung jawab must be achieved alongside environmental, social, and
terhadap lingkungan, sosial, dan tata kelola yang baik. governance responsibilities.
Internalisasi dan Peningkatan Kesadaran Internalization and Awareness
EHP menanamkan nilai keberlanjutan sejak hari pertama EHP fosters sustainability values from day one,
karyawan bergabung, dengan memperkenalkan Visi, introducing the Vision, Mission, and Core Values as
Misi, dan Core Value sebagai landasan perilaku kerja. the basis for work behavior. Through regular training,
Melalui pelatihan berkala, sesi sharing knowledge, knowledge-sharing sessions, and internal campaigns,
dan kampanye internal, seluruh karyawan diajak all employees are motivated to understand how
memahami dampak operasional terhadap lingkungan operations impact the environment and society, and
dan masyarakat serta perannya dalam menciptakan their role in generating positive value.
nilai positif.
Pemberdayaan dan Partisipasi Empowerment and Participation
Perseroan mendorong partisipasi aktif karyawan The Company promotes active employee engagement
dalam berbagai inisiatif keberlanjutan seperti in various sustainability efforts, including participating
partisipasi dalam kompetisi keberlanjutan tingkat in national and international sustainability competitions
nasional maupun internasional, serta kegiatan CSR and CSR activities within the community. By 2025, 19
bersama masyarakat. Selama tahun 2025, sebanyak 19 employees were expected to undergo training and
karyawan berpartisipasi dalam pelatihan dan kegiatan participate in activities that encourage sustainability
yang mendorong praktik keberlanjutan di tempat kerja. practices at work.
Kolaborasi dan Komunikasi Collaboration and Communication
EHP memperluas penerapan budaya keberlanjutan EHP is broadening its sustainability efforts to
hingga ke rantai pasok termasuk petani plasma dan encompass its supply chain including scheme and
swadaya. Melalui sosialisasi dan pendampingan, para independent smallholders. Through outreach and
mitra usaha diajak menerapkan praktik terbaik sesuai mentoring, business partners are encouraged to
prinsip NDPE dan standar RSPO–ISPO. Komunikasi adopt best practices aligned with NDPE principles and
dilakukan secara terbuka agar kesadaran keberlanjutan RSPO–ISPO standards. Open communication channels
tumbuh sebagai komitmen bersama. are maintained to foster sustainability awareness as a
shared responsibility.
54 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 57
Perbaikan Berkelanjutan Continuous Improvement
EHP memastikan budaya keberlanjutan menjadi EHP embeds a sustainability culture into its
bagian dari sistem manajemen dan pengambilan management and decision-making. This commitment
keputusan. Komitmen ini tercermin dalam cara is evident in its integration of ESG factors into work
Perseroan mengintegrasikan aspek ESG dalam target objectives, performance metrics, and annual reports.
kerja, pengukuran kinerja, hingga pelaporan tahunan.
Struktur Tata Kelola [GRI 2-9]
Governance Structure
Struktur tata kelola Perseroan disusun sesuai dengan The Company’s governance structure complies
Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang with Law Number 40 of 2007 on Limited Liability
Perseroan Terbatas. Struktur tersebut terdiri atas Companies. It features the Main Organ, the highest
Organ Utama, selaku badan tata kelola tertinggi, yang governance body, consisting of the General Meeting
terdiri dari Rapat Umum Pemegang Saham, Dewan of Shareholders, the Board of Commissioners, and the
Komisaris, dan Direksi, serta Organ Pendukung yaitu Board of Directors. Supporting organs include the Audit
Komite Audit, Komite Nominasi dan Remunerasi, Committee, Nomination and Remuneration Committee,
Sekretaris Perusahaan, Fungsi Tata Kelola, dan Audit Corporate Secretary, Governance Function, and
Internal. Seluruh organ ini berperan sinergis dalam Internal Audit. Together, these organs work to uphold
memastikan penerapan prinsip tata kelola perusahaan Good Corporate Governance (GCG) principles across
yang baik (Good Corporate Governance/GCG) secara the Company’s business.
konsisten di seluruh lini Perseroan.
Struktur Tata Kelola Perusahaan
Corporate Governance Structure
Rapat Umum Pemegang Saham
General Meeting of Shareholders
Komite Nominasi dan Remunerasi
Dewan Komisaris Komite Audit
Nomination & Remuneration
Board of Commissioners Audit Committee
Committee
Direksi
Board of Directors
Hubungan Investor Sekretaris Perusahaan Audit Internal
Investor Relation Corporate Secretary Internal Audit
Rapat Umum Pemegang Saham
General Meeting of Shareholders
Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) merupakan The General Meeting of Shareholders (GMS) serves as
organ tertinggi dalam struktur tata kelola Perseroan. the highest authority within the company’s governance.
Perseroan menyelenggarakan dua jenis RUPS, The company convenes two types of GMS: the Annual
yaitu RUPS Tahunan (RUPST) yang diadakan paling General Meeting of Shareholders (AGMS), held within
lambat enam bulan setelah tahun buku berakhir, dan six months after the fiscal year, and the Extraordinary
RUPS Luar Biasa (RUPSLB) yang dapat dilaksanakan General Meeting of Shareholders (EGMS), which can
sewaktu-waktu sesuai kebutuhan. [GRI 2-11] be called at any time as needed. [GRI 2-11]
PT Eagle High Plantations Tbk 55
Page 58
Memperkuat Pilar Keberlanjutan: Strategi dan Tata Kelola Strengthening the Sustainability Pillar: Strategy and Governance RUPS berwenang menetapkan keputusan penting The GMS’s responsibilities include key decisions such seperti pengangkatan dan pemberhentian anggota as appointing and removing members of the Board of Direksi dan Dewan Komisaris, penetapan remunerasi, Directors and Board of Commissioners, establishing pengesahan laporan tahunan, pembagian dividen, remuneration, ratifying the annual report, approving penunjukan auditor eksternal, serta perubahan dividend distribution, appointing external auditors, and Anggaran Dasar. Seluruh keputusan RUPS dilaksanakan amending the Articles of Association. All resolutions oleh Direksi dan Dewan Komisaris. Perseroan juga made by the GMS are implemented by the Board of menjamin perlakuan yang adil dan setara bagi seluruh Directors and Board of Commissioners. The company pemegang saham dalam pemberian hak suara, also guarantees fair treatment of all shareholders pembagian dividen, dan hak-hak lainnya sesuai in voting, dividend sharing, and other rights, in ketentuan yang berlaku. [IDX G-08] compliance with applicable regulations. [IDX G-08] Dewan Komisaris Board of Commissioners Dewan Komisaris memiliki tanggung jawab utama The Board of Commissioners primarily oversees the untuk menjalankan fungsi pengawasan terhadap Company’s management policies and operations, kebijakan pengelolaan serta jalannya kegiatan ensuring all actions follow established business operasional Perseroan, guna memastikan seluruh goals and objectives. In fulfilling its role, the Board of aktivitas berjalan selaras dengan strategi dan tujuan Commissioners regularly offers guidance, advice, and usaha yang telah ditetapkan. Dalam melaksanakan recommendations to the Board of Directors to improve perannya, Dewan Komisaris senantiasa memberikan management effectiveness and uphold good corporate arahan, nasihat, serta rekomendasi kepada Direksi governance. Through its independent and objective dalam rangka meningkatkan efektivitas pengelolaan oversight, the Board of Commissioners ensures that dan penerapan prinsip tata kelola perusahaan yang managerial decisions support the long-term interests baik. Melalui fungsi pengawasan yang independen dan of the Company and its stakeholders. objektif, Dewan Komisaris turut memastikan bahwa setiap keputusan manajerial senantiasa berorientasi pada kepentingan jangka panjang Perseroan dan para pemangku kepentingan. Dewan Komisaris terdiri atas Komisaris Utama dan The Board of Commissioners consists of a President Komisaris Independen, yang memiliki latar belakang Commissioner and Independent Commissioners with profesional di bidang keuangan, tata kelola, dan industri expertise in finance, governance, and the palm oil kelapa sawit. Seluruh anggota Dewan Komisaris tidak industry. All Board of Commissioners’ members are not memiliki hubungan afiliasi dengan Direksi dan berperan affiliated with the Board of Directors and participate aktif dalam pengawasan kebijakan keberlanjutan. actively in overseeing sustainability policies. [GRI 2-9] [GRI 2-9] Komisaris Utama yang berperan sebagai Chairman By holding a non-executive role, the President of the Board. Komisaris Utama bersifat non- Commissioner serves as Chairman of the Board and eksekutif, sehingga tidak terlibat dalam kegiatan does not partake in daily operations, maintaining operasional sehari-hari Perseroan. Pemisahan peran a clear separation of roles. This structure provides ini memastikan adanya check and balance yang jelas a strong check and balance between the Board of antara fungsi pengawasan oleh Dewan Komisaris dan Commissioners’ oversight and the management role fungsi pengelolaan oleh Direksi. [GRI 2-11][IDX G-03] of the Board of Directors. [GRI 2-11][IDX G-03] Direksi Board of Directors Direksi merupakan organ yang bertanggung jawab The Board of Directors is fully responsible for penuh atas pengelolaan Perseroan dan berwenang managing the Company and has the authority to mewakili Perseroan baik di dalam maupun di luar represent it both inside and outside of the court. Its pengadilan. Direksi bertugas merumuskan strategi, duties include developing strategies, implementing melaksanakan kebijakan operasional, serta mengelola operational policies, and managing resources to sumber daya untuk mencapai target kinerja yang achieve set performance goals. Each Board of telah ditetapkan. Setiap anggota Direksi menjalankan Directors’s members work within their specific area tugas sesuai bidang tanggung jawabnya dengan of responsibility while embodying professionalism, 56 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 59
menjunjung tinggi nilai profesionalisme, integritas, dan integrity, and accountability. The Board of Directors’
akuntabilitas. Dalam setiap pengambilan keputusan, decision-making process always prioritizes the
Direksi berkomitmen mengutamakan kepentingan Company’s interests, aims to create value for
Perseroan, menciptakan nilai tambah bagi pemegang shareholders and stakeholders, and focuses on the
saham dan pemangku kepentingan lainnya, serta business’s long-term sustainability.
menjaga keberlanjutan usaha di masa depan.
Direksi terdiri atas Direktur Utama dan beberapa The Board of Directors comprises the President
Direktur bidang operasional, keuangan, dan sumber Director and several Directors responsible for
daya manusia, yang bertanggung jawab langsung operations, finance, and human resources, overseeing
terhadap pengelolaan kinerja ekonomi, sosial, dan economic, social, and environmental performance.
lingkungan.
Penunjukan Dewan Komisaris dan Direksi dilakukan The appointment of the Board of Commissioners
melalui mekanisme Rapat Umum Pemegang Saham and the Board of Directors is conducted through the
berdasarkan usulan pemegang saham. Nominasi General Meeting of Shareholders based on shareholder
dan komposisi Dewan Komisaris dan Direksi proposals. Their nomination and composition
dilakukan dengan memperhatikan keberagaman consider gender diversity, competency, cross-
gender, kompetensi, pengalaman lintas disiplin yang disciplinary experience relevant to the Company’s
relevan terhadap strategi keberlanjutan Perseroan, sustainability strategy, as well as social diversity and
dan pertimbangan terhadap keberagaman sosial stakeholder representation. All Board members serve
dan representasi pemangku kepentingan. Seluruh independently, ensuring no conflicts of interest. In
anggota Dewan Komisaris dan Direksi melaksanakan 2025, there were no major changes to the governance
tugasnya dengan independen dan memastikan tidak structure. For more details on nomination procedures
terjadi konflik kepentingan. Selama tahun 2025, tidak can be found in the 2025 Annual Report, page 158.
terdapat perubahan signifikan dalam struktur tata [GRI 2-9, 2-10][IDX G-06]
kelola Perseroan. Informasi lebih rinci terkait prosedur
nominasi Perseroan dapat dilihat pada Laporan
Tahunan 2025 halaman 158. [GRI 2-9, 2-10][IDX G-06]
Pengangkatan Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan The appointment of the Board of Commissioners and
didasarkan pada Akta No. 2 tanggal 8 Mei 2023 Board of Directors was formalized through Deed No.
tentang Pernyataan Keputusan Rapat (RUPST Tahun 2 dated May 8, 2023, concerning the Statement of
Buku 2022) serta disahkan melalui Surat Keputusan Meeting Resolutions (AGMS for the 2022 Fiscal Year),
Menteri Hukum dan HAM Republik Indonesia No. ratified by the Minister of Law and Human Rights of
AHU-AH.01.09-0116320 tanggal 11 Mei 2023. Indonesia under Decree No. AHU-AH.01.09-0116320
on May 11, 2023.
Informasi lebih rinci mengenai komposisi, masa More detailed information about the composition,
jabatan, rangkap jabatan, latar belakang pendidikan, term, concurrent positions, educational background,
riwayat pekerjaan masing-masing anggota Dewan and work history of each Board member can be found
Komisaris dan Direksi disajikan pada Laporan Tahunan in the 2025 Annual Report, page 66. [GRI 2-9]
2025 halaman 66. [GRI 2-9]
Keberagaman dan Independensi Dewan Komisaris dan Direksi [IDX G-01]
Diversity and Independence of the Board of Commissioners and Directors
Deskripsi Laki-laki Perempuan Jumlah Pihak Independen
Description Male Female Total Independent Party
Dewan Komisaris
3 0 1
Board of Commissioners
Direksi
4 0 0
Board of Directors
PT Eagle High Plantations Tbk 57
Page 60
Memperkuat Pilar Keberlanjutan: Strategi dan Tata Kelola
Strengthening the Sustainability Pillar: Strategy and Governance
Jumlah Direksi Berdasarkan Kelompok Usia [GRI 405-1, 13.15.2]
Number of Directors by Age Group
2025 2024 2023
Kelompok Usia
Age Group Jumlah Jumlah Jumlah
% % %
Total Total Total
Di bawah 30
- - - - - -
Below 30
30-50 2 50,00 1 33,33 1 33,33
Di atas 50
2 50,00 2 66,67 2 66,67
Above 50
Jumlah
4 100 3 100 3 100
Total
Jumlah Senior Manajemen Berdasarkan Kelompok Usia [GRI 405-1, 13.15.2]
Number of Senior Management by Age Group
2025 2024 2023
Kelompok Usia
Age Group Jumlah Jumlah Jumlah
% % %
Total Total Total
Di bawah 30
- - - - - -
Below 30
30-50 25 37,31 32 45,71 31 46,97
Di atas 50
42 62,69 38 54,29 35 53,03
Above 50
Jumlah
67 100 70 100 66 100
Total
Total Kehadiran Dewan Komisaris dan Direksi ke Rapat Gabungan Tahun 2025 [IDX G-02]
Total Attendance of the Board of Commissioners and Directors at Joint Meetings in 2025
Rata-rata Persentase Kehadiran
Jumlah Rapat
Deskripsi dalam Rapat Gabungan
Gabungan
Description Average Percentage of Attendance in
Total Joint Meetings
Joint Meetings
Jumlah Kehadiran Direksi ke Rapat Gabungan
Total Board of Directors’ Attendance in Joint 7 100%
Meetings
Jumlah Kehadiran Dewan Komisaris ke Rapat
Gabungan
7 100%
Total Board of Commissioners’ Attendance in Joint
Meetings
Penanggung Jawab Kinerja Keberlanjutan [GRI 2-12, 2-13, 2-14][OJK E.1]
Responsible Person for Sustainability Performance
Perseroan menempatkan aspek keberlanjutan sebagai The Company views sustainability as a key element of
bagian penting dari tata kelola perusahaan. Dalam its corporate governance. To successfully achieve and
memastikan pelaksanaan dan pencapaian kinerja maintain sustainability goals, the Company integrates
keberlanjutan yang efektif, Perseroan mengintegrasikan oversight and management of these efforts into its
fungsi pengawasan dan pengelolaan keberlanjutan ke existing governance structure, involving the Board of
dalam struktur tata kelola yang ada, dengan peran aktif Commissioners, Board of Directors, Chief Operating
dari Dewan Komisaris, Direksi, Chief Operating Officer Officer (COO), and the Sustainability Division.
(COO), dan Divisi Sustainability.
58 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 61
COO
Andrew Haryono
Head - Sustainability
Budi Tri Prasetia
Head - Cert & Head - Stakeholder Head - Traceability Head - Tech &
Compl Std Engagement Fadli Dermawan Assurance
Samsul Rijal Winda Adelita Saragih Daan Widagdo H.
Manager
Manager
Sustain South
Sustain En.
Kalimantan
Coord.
Sustain Central
Kalimantan
SR. Staff -
Enviro. & GHG
Asst - Asst - Asst -
Asst -
Sustain Central Sustain Central Sustain South
Sustain Papua
Staff – Kalimantan 1 Kalimantan 1-2 Kalimantan 1
Staff - Cert &
Stakeholder
Compl Std
Engagement
Asst - Asst - Asst - Asst -
Sustain Central Sustain East Sustain South Sustain West
Kalimantan 2 Kalimantan 3 Kalimantan 2 Kalimantan
Asst - Asst -
Sustain Central Sustain South
Kalimantan 3 Kalimantan 3
Peran Dewan Komisaris dan Direksi dalam Strategi The Role of the Board of Commissioners and Board
Keberlanjutan of Directors in the Sustainability Strategy
Dewan Komisaris memiliki tanggung jawab strategis The Board of Commissioners is responsible for guiding
dalam memberikan arahan dan pengawasan terhadap and overseeing the Company’s sustainability policies
kebijakan serta implementasi strategi keberlanjutan and their implementation. The Board of Commissioners
Perseroan. Dewan Komisaris meninjau, menyetujui, reviews, approves, and monitors the execution of
dan mengawasi penerapan visi, misi, nilai, dan tujuan the sustainability vision, mission, values, and goals
keberlanjutan yang disusun oleh Direksi, memastikan established by the Board of Directors, making sure
keselarasan dengan arah bisnis dan prinsip these align with the company’s strategic direction and
keberlanjutan global. international sustainability standards.
Direksi bertanggung jawab atas pengembangan The Board of Directors is responsible for developing
dan pelaksanaan strategi keberlanjutan, termasuk and executing the sustainability strategy, which
penetapan target tahunan dan jangka panjang yang includes establishing both annual and long-term
terkait dengan aspek Lingkungan, Sosial, dan Tata goals for Environmental, Social, and Governance
Kelola (LST). Setiap kebijakan atau pembaruan strategi (ESG) factors. Any policies or updates to the strategy
keberlanjutan dibahas dan disetujui melalui Rapat are reviewed and approved during a meeting of the
Direksi maupun Rapat Gabungan Dewan Komisaris Board of Directors or a joint session with the Board of
dan Direksi yang diselenggarakan minimal 1 (satu) kali Commissioners, occurring at least once every 4 (four)
dalam 4 (empat) bulan. months.
PT Eagle High Plantations Tbk 59
Page 62
Memperkuat Pilar Keberlanjutan: Strategi dan Tata Kelola
Strengthening the Sustainability Pillar: Strategy and Governance
Pengawasan dan Pelaporan oleh COO dan Divisi Oversight and Reporting by the COO and the
Sustainability [GRI 2-13] Sustainability Division [GRI 2-13]
Perseroan membentuk Divisi Sustainability di bawah The Company has established a Sustainability Division
koordinasi Head of Sustainability, yang terdiri dari led by the Head of Sustainability, which includes four
empat sub-divisi strategis, yaitu: strategic subdivisions:
1. Technical & Assurance; 1. Technical & Assurance;
2. Certification, Compliance & Standard; 2. Certification, Compliance & Standard;
3. Stakeholder Engagement; dan 3. Stakeholder Engagement; and
4. Traceability. 4. Traceability.
Head of Sustainability bertanggung jawab langsung The Head of Sustainability reports directly to the COO,
kepada COO, yang memiliki kedudukan setara dengan who shares equal authority with the Board of Directors.
Direksi. COO berperan memantau dan mengawasi The COO’s responsibilities include overseeing
isu-isu keberlanjutan, meninjau hasil kinerja, serta sustainability issues, reviewing performance results,
memastikan implementasi berjalan sesuai target dan and ensuring that implementation aligns with the
kebijakan Perseroan. Dalam pelaksanaan tugasnya, company’s targets and policies. To fulfill these duties,
COO melakukan rapat evaluasi rutin dengan Divisi the COO holds regular evaluation meetings with the
Sustainability untuk membahas kemajuan, tantangan, Sustainability Division to discuss progress, challenges,
dan mitigasi risiko keberlanjutan. Hasil evaluasi and strategies to mitigate sustainability risks. The
kemudian dilaporkan kepada Direksi dan dalam rapat outcomes of these evaluations are then reported to the
pengawasan Dewan Komisaris. Board of Directors and discussed during the Board of
Commissioners’ oversight meetings.
Proses Due Diligence dan Keterlibatan Pemangku Due Diligence Process and Stakeholder Engagement
Kepentingan
Dewan Komisaris melakukan pengawasan The Board of Commissioners manages the
terhadap proses due diligence keberlanjutan, sustainability due diligence process, focusing on
termasuk identifikasi dan pengelolaan risiko serta identifying and addressing risks and the Company’s
dampak signifikan Perseroan terhadap ekonomi, significant impacts on the economy, environment,
lingkungan, dan masyarakat. Direksi bersama COO and society. The Board of Directors, together with the
mempertimbangkan hasil due diligence ini dalam COO, reviews these findings when making strategic
pengambilan keputusan strategis, terutama terkait decisions, particularly regarding plantation growth,
ekspansi perkebunan, efisiensi energi, pengelolaan energy efficiency, waste management, and community
limbah, dan hubungan dengan masyarakat. engagement.
Dewan Komisaris dan Direksi juga terlibat dalam dialog Additionally, both boards participate in strategic
strategis dengan para pemangku kepentingan, seperti discussions with stakeholders such as government
pemerintah, asosiasi industri, lembaga keuangan, dan agencies, industry groups, financial institutions,
lembaga sertifikasi seperti RSPO dan ISPO, untuk and certification bodies like RSPO and ISPO. These
memastikan praktik bisnis sejalan dengan standar dialogues help ensure that the Company’s practices
keberlanjutan nasional dan internasional. comply with national and international sustainability
standards.
Peninjauan Efektivitas dan Frekuensi Evaluasi Effectiveness Review and Evaluation Frequency
Efektivitas penerapan kebijakan dan strategi The effectiveness of implementing sustainability
keberlanjutan ditinjau secara berkala minimal 2 kali per policies and strategies is reviewed periodically at least
tahun, bersamaan dengan proses evaluasi manajemen twice per year alongside the corporate risk management
risiko korporat. Pada tahun 2025, Perseroan evaluation process. In 2025, the Company established
telah membentuk Komite Pengarah Keberlanjutan a Sustainability Steering Committee as a strategic
(Sustainability Steering Committee) sebagai wadah body responsible for coordinating and overseeing
koordinasi strategis dan pengawasan pelaksanaan the implementation of sustainability policies. The
kebijakan keberlanjutan. Komite Pengarah committee determines strategic direction, policies,
Keberlanjutan menentukan arah strategis, kebijakan governance, monitoring and evaluation, reporting and
dan tata Kelola, pengawasan dan evaluasi, pelaporan communication, as well as innovation and capacity
dan komunikasi, serta inovasi dan peningkatan building in sustainability areas.
kapasitas aspek keberlanjutan.
60 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 63
Melalui Steering Committee, Perseroan memastikan The Company, through the Steering Committee,
implementasi Governance, Risk, and Compliance guarantees the effective and focused implementation
(GRC) berjalan secara terarah dan efektif dalam of Governance, Risk, and Compliance (GRC),
mendukung penerapan tata kelola perusahaan, promoting corporate governance, risk management,
manajemen risiko, dan kepatuhan di seluruh unit bisnis. and compliance throughout all business units.
Komposisi Komite Pengarah Keberlanjutan: Composition of the Sustainability Steering Committee:
Jabatan Dijabat oleh
Position Held by
Ketua
Chief Executive Officer (CEO)
Chairperson
Wakil Ketua • Chief Financial Officer (CFO)
Vice Chairperson • Chief Operating Officer (COO)
• Chief Marketing & Engineering Officer (CMEO)
Koordinator Pelaksana
Head Sustainability
Implementation Coordinator
Sekretaris
Head Stakeholder Engagement
Secretary
Anggota • Group Head HCCS
Member • Group Head Estate Ops
• Group Head Social Capital
• Head Corporate Legal
• Head Permit & License
• Head Corporate Secretary & Communication
• Group Head IA & Governance
Anggota Teknis • Regional Controller
Technical Member • Head Mill Ops & Engineering
• Head CPO&PK Sales
Tanggung Jawab Komite Pengarah Keberlanjutan: Responsibilities of the Sustainability Steering Committee:
Jabatan Tugas dan Tanggung Jawab
Position Duties and Responsibilities
Dewan Direksi Bertanggung jawab penuh atas pelaksanaan kebijakan keberlanjutan dan
(Ketua dan Wakil Ketua Komite) integrasi strategi keberlanjutan dalam rencana bisnis Perseroan.
Board of Directors Fully responsible for the implementation of sustainability policies and the
(Chair and Vice Chair of the Committee) integration of sustainability strategies into the Company’s business plans.
Koordinator Pelaksana Mengembangkan, memonitor, dan melaporkan implementasi strategi
(Head Sustainability) keberlanjutan Perseroan.
Implementation Coordinator Develops, monitors, and reports on the implementation of the Company’s
(Head of Sustainability) sustainability strategy.
Sekretaris Mengkoordinasikan jadwal rapat, dokumentasi, pelaporan hasil, dan komunikasi
(Head Stakeholder Engagement) kepada pihak terkait.
Secretary Coordinates meeting schedules, documentation, reporting of outcomes, and
(Head of Stakeholder Engagement) communication with relevant parties.
Anggota Komite Melaksanakan kebijakan keberlanjutan dan memastikan kinerja keberlanjutan di
Committee Members unit kerja terkait.
Implement sustainability policies and ensure sustainability performance within
their respective functions.
Anggota Teknis Melaksanakan keberlanjutan di level operasional dan memberikan masukan dan
Technical Members pertimbangan teknis bagi pengembangan keberlanjutan.
Implement sustainability initiatives at the operational level and provide technical
input and recommendations for sustainability development.
PT Eagle High Plantations Tbk 61
Page 64
Memperkuat Pilar Keberlanjutan: Strategi dan Tata Kelola Strengthening the Sustainability Pillar: Strategy and Governance Peran Sekretaris Perusahaan dan Proses Peninjauan The Role of the Corporate Secretary and the Laporan Keberlanjutan [GRI 2-14] Sustainability Report Review Process [GRI 2-14] Sekretaris Perusahaan berperan dalam koordinasi The Corporate Secretary oversees the coordination of penyusunan Laporan Keberlanjutan, memastikan the Sustainability Report’s preparation, ensuring data konsistensi dan keakuratan data yang akan consistency and accuracy. The Sustainability Division dipublikasikan. Draft laporan disusun oleh Divisi drafts the report, which is then reviewed by the COO Sustainability dan dikaji oleh COO Direksi untuk of the Board of Directors to verify its alignment with memastikan kesesuaian dengan kebijakan dan kinerja company policies and actual performance. Following aktual Perseroan. Setelah dilakukan peninjauan an internal review, the report is submitted to the Board internal, laporan disampaikan kepada Dewan Komisaris of Commissioners and the Board of Directors, as dan Direksi sebagai badan tata kelola tertinggi untuk the highest governance bodies, for final review and ditinjau dan disetujui sebelum dipublikasikan kepada approval before publication to stakeholders. para pemangku kepentingan. Dewan Komisaris dan Direksi bertanggung jawab atas The final review and approval of the report, including peninjauan dan persetujuan akhir terhadap informasi key sustainability topics, is the responsibility of the yang dilaporkan, termasuk topik material keberlanjutan. Board of Commissioners and the Board of Directors. Proses ini dilakukan melalui Rapat Gabungan Dewan This process occurs during a Joint Meeting, Komisaris dan Direksi, yang memastikan seluruh ensuring that all information and material issues have informasi dan topik material telah melalui proses been internally verified and accurately reflect real verifikasi internal serta mencerminkan kondisi dan sustainability conditions and impacts. dampak keberlanjutan yang sesungguhnya. Apabila terdapat pembaruan signifikan atau In cases of major updates or policy changes, the penyesuaian kebijakan, laporan dapat dikaji ulang oleh report is reviewed again by these boards before public Dewan Komisaris dan Direksi sebelum publikasi akhir release to maintain transparency and correctness. untuk memastikan transparansi dan akurasi informasi. Pencegahan Konflik Kepentingan [GRI 2-15][IDX G-09] Prevention of Conflicts of Interest [GRI 2-15][IDX G-09] Perseroan menerapkan mekanisme pencegahan dan The Company has established a system to prevent pengendalian konflik kepentingan sebagai bagian and address conflicts of interest, aligned with its dari penerapan prinsip GCG. Dewan Komisaris dan GCG principles. The Board of Commissioners and the Direksi memiliki tanggung jawab untuk memastikan Board of Directors are charged with ensuring that all bahwa setiap keputusan dan kebijakan yang diambil decisions and policies are objective, independent, dilakukan secara objektif, independen, dan berorientasi and serve the best interests of the Company and its pada kepentingan terbaik Perseroan serta seluruh stakeholders. pemangku kepentingan. Untuk mencegah dan memitigasi potensi konflik To mitigate potential conflicts of interest, the Company kepentingan, Perseroan telah menetapkan komitmen commits to the standards outlined in its Code of melalui Kode Etik dan Pedoman Tata Kelola yang Ethics and Governance Guidelines. These require all mewajibkan seluruh anggota Dewan Komisaris, members of the Board of Commissioners, Board of Direksi, serta karyawan untuk: Directors, and employees to: 1. Menandatangani pakta integritas setiap tahun 1. Sign an integrity pact annually, pledging to uphold sebagai bentuk komitmen terhadap perilaku etis ethical conduct and independence; dan independensi dalam bekerja; 2. Mengungkapkan secara terbuka apabila terdapat 2. Transparently disclose any potential conflicts of potensi benturan kepentingan dalam pengambilan interest in business decisions; and keputusan bisnis; dan 3. Menjauhi tindakan yang dapat menimbulkan 3. Avoid actions that could create conflicts of interest konflik kepentingan dengan Perseroan, baik secara with the Company, whether directly or indirectly. langsung maupun tidak langsung. Proses identifikasi dan pengawasan atas potensi The process of identifying and monitoring potential konflik kepentingan dilakukan melalui rapat rutin Dewan conflicts of interest involves regular meetings of the Komisaris dan Direksi, serta pengawasan oleh Komite Board of Commissioners and the Board of Directors, Audit dan Unit Audit Internal. Jika ditemukan potensi along with oversight from the Audit Committee 62 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 65
konflik kepentingan, anggota yang bersangkutan and Internal Audit Unit. When a potential conflict wajib mengundurkan diri dari proses pengambilan is identified, the involved member must recuse keputusan dan hasil penanganannya dicatat dalam themselves from decision-making, and the incident is risalah rapat untuk memastikan transparansi. recorded in meeting minutes to ensure transparency. Informasi secara rinci terkait rangkap jabatan, Information about concurrent roles, share ownership, kepemilikan saham, hubungan dengan pemegang relationships with controlling shareholders, and saham pengendali, serta transaksi dengan pihak related-party transactions has been disclosed in berelasi telah dilaporkan pada Laporan Tahunan dan the 2025 Annual Report and consolidated financial laporan keuangan konsolidasian 2025. statements. Sepanjang tahun 2025, hasil evaluasi menunjukkan In 2025, evaluations indicated no conflicts of interest tidak terdapat konflik kepentingan yang teridentifikasi within the company. The implemented prevention di lingkungan Perseroan. Mekanisme pencegahan measures effectively preserved the independence of yang diterapkan berjalan efektif dalam menjaga governance bodies and ensured all business activities independensi setiap organ tata kelola serta memastikan remained transparent and responsible. seluruh aktivitas usaha dijalankan secara transparan dan bertanggung jawab. Kebijakan dan Proses Penentuan Remunerasi [GRI 2-19] Remuneration Policy and Determination Process Perseroan menerapkan kebijakan remunerasi yang The Company implements a remuneration policy that transparan, adil, dan selaras dengan prinsip GCG. emphasizes transparency, fairness, and alignment with Kebijakan ini dirancang untuk mendorong tercapainya GCG principles. This policy seeks to encourage optimal kinerja optimal dan memastikan keseimbangan antara performance while balancing the responsibilities, risks, tanggung jawab, risiko, serta kontribusi setiap anggota and contributions of each member of the Board of Dewan Komisaris dan Direksi terhadap pencapaian Commissioners and Board of Directors in reaching the tujuan bisnis dan keberlanjutan Perseroan. Company’s business goals and ensuring sustainability. Kebijakan remunerasi mencakup komponen The remuneration policy covers salary components, gaji, tunjangan, dan bonus kinerja, dengan allowances, and performance bonuses, considering mempertimbangkan kemampuan finansial Perseroan the Company’s financial capacity and other relevant dan faktor-faktor lain yang relevan dan wajar, factors, including economic, environmental, and termasuk pencapaian kinerja ekonomi, lingkungan, social performance. There are no variable pay, sign- dan sosial. Tidak terdapat variable pay, sign-on bonus on bonuses, recruitment incentives, termination atau recruitment incentive, termination payment, dan payments, or clawback clauses. clawback clause. Penetapan remunerasi dilakukan berdasarkan Remuneration is determined by the delegation of pelimpahan wewenang dari para Pemegang Saham authority from the Shareholders to the Board of kepada Dewan Komisaris melalui RUPS. Dengan Commissioners through the GMS. As a result, the demikian, Dewan Komisaris memiliki kewenangan Board of Commissioners has full authority to decide penuh untuk menetapkan besaran dan komposisi the amount and structure of fees for members of remunerasi bagi anggota Dewan Komisaris dan Direksi, both the Board of Commissioners and the Board of sesuai hasil persetujuan dalam RUPS dan ketentuan Directors, subject to approval at the GMS and relevant yang berlaku. regulations. Proses penyusunan dan penetapan kebijakan The process of developing and implementing the remunerasi dijalankan secara terstruktur, transparan, remuneration policy is conducted in a clear, structured dan diawasi oleh organ tata kelola independen, tanpa way and supervised by an independent governance menggunakan jasa konsultan eksternal, melalui body, without relying on external consultants. This is mekanisme berikut: achieved through several mechanisms: 1. Komite Nominasi dan Remunerasi bertindak 1. The Nomination and Remuneration Committee sebagai pihak independen yang melakukan kajian functions as an independent entity that reviews dan memberikan rekomendasi atas perhitungan and recommends the calculation of take-home pay penghasilan yang diterima (take home pay) oleh for the Board of Commissioners and the Board of Dewan Komisaris dan Direksi; Directors; PT Eagle High Plantations Tbk 63
Page 66
Memperkuat Pilar Keberlanjutan: Strategi dan Tata Kelola
Strengthening the Sustainability Pillar: Strategy and Governance
2. Dewan Komisaris menelaah hasil rekomendasi 2. The Board of Commissioners reviews these
Komite, kemudian menetapkan besaran remunerasi recommendations and then sets the remuneration
bagi Direksi dan Dewan Komisaris sesuai dengan amounts for both the Board of Directors and the
kewenangan yang telah diberikan dan disetujui oleh Board of Commissioners, within the authority
Pemegang Saham melalui RUPS; dan approved by Shareholders at the GMS; and
3. Dalam proses penetapan, pandangan pemangku 3. During this process, the views of stakeholders,
kepentingan, termasuk pemegang saham dan including shareholders and regulators, are
regulator, turut menjadi bahan pertimbangan agar considered to ensure the remuneration policy aligns
kebijakan remunerasi senantiasa selaras dengan with principles of compliance, fairness, and industry
prinsip kepatuhan, keadilan, dan daya saing industri. competitiveness.
Rincian mengenai kebijakan dan nominal remunerasi Details about the remuneration policy and amounts for
bagi Dewan Komisaris dan Direksi disajikan dalam the Board of Commissioners and the Board of Directors
Laporan Tahunan Perseroan halaman 159. [GRI 2-20, are disclosed in the Company’s Annual Report, page
2-21] 159. [GRI 2-20, 2-21]
Pengembangan Kompetensi Badan Tata Kelola Tertinggi [GRI 2-17][OJK E.2][IDX G-05]
Competency Development of the Highest Governance Body
Dalam rangka meningkatkan kapasitas dan efektivitas To enhance their capabilities and effectiveness,
pelaksanaan tugasnya, Perseroan memiliki kebijakan the Company consistently organizes various
untuk secara berkelanjutan menyelenggarakan competency development programs for the Board of
berbagai program pengembangan kompetensi bagi Commissioners and the Board of Directors. Each Board
Dewan Komisaris dan Direksi, sehingga masing- member is required to participate in these programs
masing anggota Dewan Komisaris dan Direksi harus annually. In 2025, both bodies attended multiple
mengikuti program pengembangan kompetensi training and capacity-building activities related to
setiap tahunnya. Sepanjang tahun 2025, kedua organ their responsibilities and business areas, including the
tersebut telah berpartisipasi dalam sejumlah kegiatan following:
pelatihan dan peningkatan kapasitas yang relevan
dengan tanggung jawab dan bidang usahanya, antara
lain sebagai berikut:
Program Pengembangan Kompetensi Dewan Komisaris dan Direksi
Competency Development Programs of the Board of Commissioners and the Board of Directors
Nama Kegiatan Penyelenggara
No.
Event Name Facilitator
1 SDG Innovation 2025 IGCN
2 United Nations Global Compact Leader Summit NYC UNGC
3 Future Pathways: Crafting Careers & Leadership for Indonesia’s Consulate General of the Republic of
Economic Transformation in New York Indonesia and IGCN
Program Pengembangan Kompetensi Divisi Sustainability
Competency Development Programs of the Sustainability Division
Jenis Pelatihan Penyelenggara
No.
Training Type Facilitator
1. SDG Innovation for Young Professional IGCN
2. United Nations Global Compact Leader Summit NYC UNGC
3. Public Speaking Training Toast Master Jakarta
4. SDGs Action Register Technical Workshop: Pertanian dan
IGCN
Kehutanan | Agriculture and Forestry
5. Pelatihan Pemahaman SNI ISO 14064-1:2018, SNI ISO 14064- Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia
2:2019, dan SNI ISO 14064-3:2019 Standardisasi dan Penilaian Kesesuaian
Training on the SNI ISO 14064-1:2018, SNI ISO 14064-2:2019, and Center for Human Resource Development for
SNI ISO 14064-3:2019 Standardization and Conformity Assessment
6. Implementation of Supply Chain practices in Agricultural Sector PT. Global Inspeksi Sertifikasi (GIS)
64 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 67
Program Pengembangan Kompetensi Divisi Sustainability
Competency Development Programs of the Sustainability Division
Jenis Pelatihan Penyelenggara
No.
Training Type Facilitator
7. Pemahaman Pelatihan Internal Audit Berbasis ISO 19011:2018
PT. Global Inspeksi Sertifikasi (GIS)
Internal Audit Training Based on ISO 19011:2018
8. GHG Protocol In Practice: Menguasai Strategi Perhitungan Emisi
Mandiri Perusahaan Secara Akurat Asosiasi Emiten Indonesia
Mastering Corporate Emissions Calculation Strategies with Indonesian Listed Companies Association
Accuracy
9. LLM-Based Tools and Gemini API Integration for Data Scientists Hactiv8 Indonesia
10. Implikasi Permen LH No.11 Tahun 2025 terhadap Teknologi IPAL
Domestik
PT. Pakar IPAL Indonesia
Implications of Minister of Environment Regulation No. 11 of 2025
on Domestic Wastewater Treatment Plant Technology
11. Responsible Business Conduct and Human Rights Due Diligence Unilever
12. Pelatihan Prisma dan Sosialisasi Standar Pekebun Swadaya RSPO
2024
RSPO
Prisma Training and Dissemination of the RSPO Independent
Smallholder Standard 2024
13. Sustainability Academy: A Business and Human Rights Approach to
UNDP
Net-Zero and Nature Positive Strategies
14. Hak Atas Tanah dan Uji Tuntas HAM untuk Industri Kelapa Sawit
Indonesia
Palm Oil Collaboration Group (POCG)
Land Rights and Human Rights Due Diligence for the Indonesian
Palm Oil Industry
15. ISPO Supply Chain PT. Global Inspeksi Sertifikasi (GIS)
16. GHG Emissions Scope 3 and IFRS APICAL
17. Guiding Principles on Business and Human Rights ERM
Evaluasi Kinerja Badan Tata Kelola [GRI 2-18] [IDX G-04]
Governance Agency Performance Evaluation
Penilaian terhadap kinerja Dewan Komisaris dan The Board of Commissioners and Board of Directors
Direksi dilaksanakan secara berkala setiap tahun oleh are evaluated annually by Shareholders during the
Pemegang Saham melalui RUPS, dengan mengacu GMS, in accordance with relevant laws, regulations,
pada ketentuan peraturan perundang-undangan dan and the Company’s Articles of Association. This
Anggaran Dasar Perseroan. Evaluasi ini dilakukan independent evaluation ensures the effectiveness of
secara independen yang bertujuan untuk memastikan the Company’s supervisory and management roles,
efektivitas fungsi pengawasan dan pengelolaan including oversight of business activities’ economic,
Perseroan, termasuk dalam mengarahkan dan environmental, and social impacts.
memantau dampak kegiatan usaha terhadap aspek
ekonomi, lingkungan, dan sosial.
Sepanjang tahun 2025, Dewan Komisaris dinilai telah Throughout 2025, the Board of Commissioners was
menjalankan fungsi pengawasan dan memberikan evaluated as consistently fulfilling its supervisory
arahan kepada Direksi secara konsisten, termasuk role and providing guidance to the Board of
melalui rapat gabungan triwulanan yang menjadi Directors, including through quarterly joint meetings
forum evaluasi kinerja Direksi. Penilaian tersebut that serve as a forum for assessing the Board of
mencakup pencapaian target, efektivitas pengambilan Directors’ performance. This evaluation includes
keputusan, serta kontribusi terhadap keberlanjutan target achievement, decision-making effectiveness,
kinerja Perseroan. and contribution to the Company’s sustainable
performance.
PT Eagle High Plantations Tbk 65
Page 68
Memperkuat Pilar Keberlanjutan: Strategi dan Tata Kelola
Strengthening the Sustainability Pillar: Strategy and Governance
Hasil evaluasi kemudian menjadi dasar dalam The evaluation results then form the basis for decisions
penetapan komposisi, insentif, dan pengembangan on the composition, incentives, and performance
kinerja Direksi, serta bahan pertimbangan bagi development of the Board of Directors. These results
Pemegang Saham dalam keputusan pengangkatan are also utilized by Shareholders when appointing or
atau pemberhentian anggota Direksi. Di sisi lain, dismissing Board members. Additionally, the Board of
Dewan Komisaris bersama Pemegang Saham juga Commissioners, in collaboration with Shareholders,
memberikan masukan strategis untuk mendukung offers strategic input to support future performance
peningkatan kinerja di masa mendatang. improvements.
Secara umum, Direksi dinilai telah melaksanakan tugas Generally, the Board of Directors is regarded as having
dan tanggung jawabnya dengan baik sepanjang tahun fulfilled its duties and responsibilities effectively
2025. Informasi lebih lanjut mengenai proses dan hasil during 2025. Additional details on the performance
evaluasi kinerja Dewan Komisaris dan Direksi dapat evaluations of both the Board of Commissioners and
dilihat pada Laporan Tahunan Perseroan halaman 157. the Board of Directors are available in the Company’s
Annual Report on page 157.
Pelibatan Pemangku Kepentingan [GRI 2-29][OJK E.4]
Stakeholder Engagement
Perseroan menyadari bahwa setiap kegiatan The Company understands that all its operational
operasional yang dijalankan memiliki keterkaitan activities are linked to and can impact the environment
dan potensi dampak terhadap lingkungan maupun and local communities. Consequently, the Company
masyarakat di sekitarnya. Oleh karena itu, Perseroan conducts stakeholder mapping to identify both those
melakukan pemetaan pemangku kepentingan guna who influence its sustainability and those affected by
mengidentifikasi pihak-pihak yang berpengaruh its actions.
terhadap keberlanjutan bisnis, serta yang turut
dipengaruhi oleh aktivitas Perseroan.
Adapun kelompok pemangku kepentingan tersebut These groups include:
meliputi:
Metode dan Frekuensi Topik Kunci dan Kebutuhan
Pemangku
Pendekatan Pemangku Kepentingan Respons dan Tindak Lanjut Perseroan
Kepentingan
Approach Method and Key Topics and Stakeholder Company Response and Follow-up
Stakeholders
Frequency Needs
Pemegang Rapat Umum Pemegang • Kenaikan nilai Perseroan Penyampaian laporan kinerja secara
saham Saham (RUPS) minimal satu • Kinerja ekonomi berkala
Shareholders tahun sekali • Increased Company Value Submitting regular performance reports
General Meeting of • Economic Performance
Shareholders (GMS) at least
once a year
Karyawan • Penilaian kinerja • Apresiasi kerja Kinerja • Memberikan apresiasi kepada
Employees karyawan (dua kali ekonomi, sosial, dan karyawan berdasarkan kinerja/prestasi
setahun) lingkungan Kesehatan, • Memastikan K3 yang optimal
• Pertemuan berkala Keselamatan kerja (K3) • Menyediakan lingkungan kerja yang
• Employee performance • Praktik pengadaan layak
appraisal (twice a year) • Work Appreciation • Memastikan seluruh hak pekerja
• Regular meetings of Economic, Social, terpenuhi
and Environmental • Recognizing employee achievements
Performance and performance
• Occupational Health and • Ensuring optimal OHS
Safety (OHS) • Providing a proper work environment
• Procurement Practices • Making sure all workers' rights are
protected
66 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 69
Metode dan Frekuensi Topik Kunci dan Kebutuhan
Pemangku
Pendekatan Pemangku Kepentingan Respons dan Tindak Lanjut Perseroan
Kepentingan
Approach Method and Key Topics and Stakeholder Company Response and Follow-up
Stakeholders
Frequency Needs
Mitra bisnis/ Proses jual beli TBS (base • Tata niaga TBS • Membuat kontrak kerja yang adil dan
pemasok on contract) • Praktik pengadaan transparan
Business FFB sales and purchase Kesehatan, Keselamatan • Memberikan pelatihan dan sosialisasi
partners/ process (based on contract) Kerja (K3) secara berkala
suppliers • Fresh Fruit Bunch Trading • Mengelola hubungan baik
System • Creating equitable and transparent
• Occupational Health and employment contracts
Safety (OHS) Procurement • Providing regular training and
Practices outreach
• Maintaining good relationships
Masyarakat • Social Impact • Meningkatkan ekonomi • Menjalankan program pemberdayaan
Community Assessment untuk masyarakat masyarakat
memetakan kondisi • Kondisi lingkungan yang • Memberikan kesempatan kerja sama
sosial masyarakat sekitar sehat • Program kolaborasi dengan
• Pengelolaan, • Strengthening the masyarakat
pemantauan dan community's economy • Memberikan pelatihan dan sosialisasi
evaluasi • Promoting healthy secara berkala
• Pelaksanaan program environment • Implementing community
pemberdayaan empowerment programs
masyarakat (1 kali • Offering opportunities for collaboration
setahun) • Partnering with the community
• Social Impact • Providing ongoing training and
Assessment to map outreach
the social conditions of
surrounding communities
• Monitoring and
evaluation
• Implementation
of community
empowerment programs
(annually)
Pemerintah Pelaporan sesuai peraturan Kinerja ekonomi Ketaatan • Memastikan seluruh kegiatan
Government Perundangan pada peraturan lingkungan operasional sesuai peraturan
Reporting in accordance Economic performance pemerintah
with laws and regulations Compliance with • Mengirimkan laporan-laporan
environmental regulations pemantauan lingkungan
• Menjalin hubungan baik melalui
pertemuan berkala
• Mematuhi seluruh peraturan
• Ensuring all operational activities
adhere to government regulations
• Submitting environmental monitoring
reports
• Maintaining good relationships
through regular meetings
• Complying with all applicable
regulations
Lembaga Kerja sama dalam proyek Memperhatikan dampak • Konsultasi pengelolaan sosial dan
Swadaya sosial dan lingkungan (tidak sosial dan lingkungan dari lingkungan yang berdampak terhadap
Masyarakat ditentukan) kegiatan operasional kegiatan operasional
Non- Collaboration on social and Focus on the social and • Pelibatan dan kolaboratif untuk
governmental environmental projects environmental effects of peningkatan pengelolaan sosial dan
Organization (unspecified) operational activities lingkungan
• Providing consulting on social and
environmental management issues
affecting operational activities
• Engaging and collaborating to
enhance social and environmental
management
PT Eagle High Plantations Tbk 67
Page 70
Memperkuat Pilar Keberlanjutan: Strategi dan Tata Kelola
Strengthening the Sustainability Pillar: Strategy and Governance
Metode dan Frekuensi Topik Kunci dan Kebutuhan
Pemangku
Pendekatan Pemangku Kepentingan Respons dan Tindak Lanjut Perseroan
Kepentingan
Approach Method and Key Topics and Stakeholder Company Response and Follow-up
Stakeholders
Frequency Needs
Media • Media relation Informasi kegiatan • Pertemuan berkala dengan media
Media • Siaran pers (bersifat Activity information untuk memberikan informasi terkait
insidental sesuai kinerja Perseroan
kebutuhan) • Meningkatkan kinerja lebih baik untuk
• Media relations meningkatkan reputasi Perseroan
• Press releases • Mengelola hubungan baik
(occasionally as needed) • Holding regular meetings with the
media to share information about the
Company's performance
• Improving performance to boost the
Company's reputation
• Managing good relationships
Komunikasi Kejadian Luar Biasa [GRI 2-16]
Communication of Extraordinary Events
Perseroan menegaskan komitmennya terhadap The Company reaffirms its commitment to
prinsip transparansi dan akuntabilitas dalam transparency and accountability across all operations,
setiap kegiatan operasional sebagaimana diatur as detailed in the Sustainability Policy. When dealing
dalam Kebijakan Keberlanjutan. Dalam menangani with public complaints or grievances, the Company
pengaduan atau keluhan dari masyarakat, Perseroan assigns CSR & HCCS Department as the responsible
menugaskan Departemen CSR & HCCS sebagai unit unit for receiving, reviewing, reporting, and resolving
yang bertanggung jawab untuk menerima, meninjau, any significant issues.
melaporkan, serta menindaklanjuti setiap isu yang
bersifat kritis.
Sebagai bagian dari pendekatan partisipatif, Perseroan In line with its participatory approach, the Company
juga menerapkan mekanisme Pemberian Informasi di also employs a Prior Information and Free, Prior, and
Awal dan Persetujuan Tanpa Paksaan (PADIATAPA) Informed Consent (FPIC) process to promote open
guna memastikan proses komunikasi yang terbuka and respectful communication with traditional leaders
dan saling menghormati antara Perseroan, tokoh adat, and communities near its operational areas.
dan masyarakat di sekitar wilayah operasional.
Langkah-langkah ini dilakukan untuk mencegah These initiatives aim to prevent and mitigate potential
dan meminimalkan potensi dampak negatif yang negative impacts from operational activities, enabling
mungkin timbul akibat kegiatan operasional, sekaligus the Company to respond swiftly and effectively. Any
memungkinkan Perseroan merespons permasalahan strategic or critical issues are escalated to the Board
secara cepat dan tepat. Setiap isu yang bersifat of Directors for appropriate action. In 2025, there were
strategis atau kritis akan dilaporkan kepada Direksi no extraordinary events that markedly affected the
untuk mendapatkan tindak lanjut yang sesuai. Company’s operations or its relationship with the local
Sepanjang tahun 2025, tidak terdapat kejadian luar community.
biasa yang berdampak signifikan terhadap operasional
maupun hubungan Perseroan dengan masyarakat
sekitar.
Praktik Antikorupsi dan Pencegahan Gratifikasi [GRI 3-3, 205-1, 205-2, 205-3]
Anti-Corruption Practices and Gratification Prevention
Perseroan menegaskan komitmennya terhadap The Company reaffirms its commitment to ethical
perilaku etis dan larangan terhadap praktik korupsi conduct and strictly bans corrupt practices across
pada seluruh unit operasional dan yang berlaku bagi all operational units, extending this policy to all
seluruh pemasok, sehingga dapat menjalankan bisnis suppliers to ensure business is conducted honestly,
secara bersih, transparan, dan berintegritas tinggi. transparently, and with high integrity.
68 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 71
Dalam setiap kegiatan operasional, Perseroan secara In all operational activities, the Company firmly rejects tegas menolak segala bentuk praktik korupsi, suap, any form of corrupt practices, bribery, gratuities, or gratifikasi, maupun tindakan yang dapat menimbulkan actions that could create conflicts of interest, including konflik kepentingan, termasuk Korupsi, Kolusi, dan Corruption, Collusion, and Nepotism (KKN). Nepotisme (KKN). Sebagai wujud nyata dari komitmen tersebut, As a tangible example of this commitment, the Perseroan telah menetapkan kebijakan antikorupsi dan Company has implemented an anti-corruption and pengendalian gratifikasi yang menjadi pedoman bagi gratification control policy. This policy guides all seluruh karyawan Perseroan serta pihak eksternal, employees and external stakeholders, including termasuk mitra dan pemasok. Kebijakan ini mengatur partners and suppliers, by outlining prevention and mekanisme pencegahan dan penanganan atas potensi response procedures for potential violations. It also pelanggaran, serta menegaskan kewajiban bagi emphasizes the duty of everyone to adhere to the seluruh pihak untuk mematuhi Kode Etik Perusahaan Company’s Code of Ethics and to be aware of the dan memahami konsekuensi atas setiap pelanggaran. consequences of violations. [GRI 2-15] [GRI 2-15] Untuk memastikan kebijakan tersebut berjalan efektif, To ensure the effective implementation of this policy, Perseroan menunjuk Internal Audit di bawah koordinasi the Company has assigned Internal Audit, under Komite Audit sebagai unit yang bertanggung jawab the coordination of the Audit Committee, as the unit dalam pengawasan dan implementasi kebijakan responsible for overseeing and enforcing the anti- antikorupsi. Melalui fungsi ini, Perseroan berupaya corruption policy. Through this function, the Company menciptakan lingkungan kerja yang etis dan bebas strives to foster an ethical work environment free from dari praktik penyimpangan. irregularities. Pada tahun 2025, Perseroan mencatat adanya insiden In 2025, the Company reported incidents related terkait dugaan praktik korupsi yang telah ditangani to alleged corruption, which were handled through melalui proses investigasi dan mekanisme penegakan investigations and internal policy enforcement. The kebijakan internal. Perseroan terus memperkuat Company is also continuously improving its anti- implementasi kebijakan antikorupsi serta sistem corruption policies and internal controls to maintain pengendalian internal guna menjaga integritas dalam integrity across all operations. [GRI 205-3] seluruh kegiatan operasional. [GRI 205-3] Pelatihan dan Sosialisasi Antikorupsi dan Gratifikasi Anti-Corruption and Gratuity Training and Employee kepada Karyawan Socialization Untuk menanamkan nilai-nilai integritas dan To promote values of integrity and foster an anti- memperkuat budaya antikorupsi di seluruh lini corruption culture across the organization, the organisasi, Perseroan secara konsisten melaksanakan Company regularly conducts anti-corruption program sosialisasi dan pelatihan antikorupsi bagi socialization and training programs for all EHP seluruh karyawan EHP. Karena kebijakan mengenai employees. Since anti-bribery and illegal commission anti suap dan komisi ilegal merupakan bagian dari policies are included in the Company’s Code of Ethics, Kode Etik Perseroan, kegiatan sosialisasi dilakukan these sessions are integrated with the dissemination secara terpadu dengan penyampaian Kode Etik of the Code of Conduct to all employees. kepada seluruh karyawan. Sepanjang tahun 2025, Perseroan telah Throughout 2025, the Company organized various menyelenggarakan berbagai kegiatan yang bertujuan activities to enhance understanding of business untuk meningkatkan pemahaman mengenai etika ethics, corruption prevention, and bribery prohibition. bisnis, pencegahan korupsi, dan larangan suap. Additionally, the Company participated in external Perseroan juga berpartisipasi aktif dalam sejumlah training programs, sending employee representatives pelatihan eksternal dengan mengirimkan perwakilan to deepen their knowledge of ethical business karyawan guna memperdalam wawasan tentang practices. penerapan praktik bisnis yang berintegritas. PT Eagle High Plantations Tbk 69
Page 72
Memperkuat Pilar Keberlanjutan: Strategi dan Tata Kelola
Strengthening the Sustainability Pillar: Strategy and Governance
Adapun bentuk kegiatan sosialisasi dan pelatihan The anti-corruption socialization and training activities
antikorupsi yang telah diikuti karyawan selama tahun involving employees in 2025 are listed below:
2025 adalah sebagai berikut:
Sosialisasi Antikorupsi dan Gratifikasi
Anti-Corruption and Gratification Socialization
Informasi Antikorupsi Metode Komunikasi Frekuensi Jumlah Jangkauan
Anti-Corruption Information Communication Method Frequency Number of Reaches
Sosialisasi antikorupsi dan Kegiatan Management 2 kali dalam 1 Tahun 60 karyawan
gratifikasi kepada setiap Development Program twice a year 60 employees
karyawan baru (entry level) (MDP) di Training Center
melalui Kode Etik Management Development
Anti-corruption and gratification Program (MDP) Activities at
socialization for all new the Training Center
employees (entry level) through
the Code of Conduct
Sosialisasi dengan Karyawan • Intranet (e-learning) 1 kali dalam 1 tahun 800 karyawan
Socialization with Employees • Lisan melalui briefing dan once a year 800 employees
pertemuan tatap muka
• Intranet (e-learning)
• Verbal through briefings
and face-to-face
meetings
Estate/Mill Compliance Index Lisan melalui Regular Audit 2-3 kali dalam setahun Seluruh Management
Estate/Mill Compliance Index Verbal through Regular 2-3 times in a year Estate, Mill & Bulking
Audits All Management
Estate, Mill & Bulking
Pengumuman Pelaku Tindakan E-mail Jika ada Rekomendasi dari Seluruh Karyawan EHP
Pelanggaran Email internal audit All EHP employees
Announcement of Violators If there is a recommendation
from the internal audit
Pelatihan Antikorupsi [GRI 205-2, 13.26.3][OJK E.2]
Anti-corruption Training
Nama Pelatihan Frekuensi Durasi Jumlah Peserta
Training Name Frequency Duration Total Participants
Badan Tata Kelola Tertinggi (Dewan Komisaris dan Direksi)
Highest Governance Body (Board of Commissioners and Board of Directors)
Sosialisasi Antikorupsi oleh
UN Global Compact
1 2 jam | hours 7
Anti-Corruption Socialization
by UN Global Compact
Karyawan
Employees
Sosialisasi Antikorupsi oleh
UN Global Compact
1 2 jam | hours 45
Anti-Corruption Socialization
by UN Global Compact
Eagle Leader Program 9 8 jam | hours 357
7 Values Rajawali Corpora 1 4 jam | hours 5
Tantangan Penerapan Keuangan Berkelanjutan [OJK E.5]
Challenges in Implementing Sustainable Finance
Selama tahun 2025, kinerja operasional Perseroan Throughout 2025, the Company’s operational
menunjukkan pertumbuhan positif, dengan pendapatan performance demonstrated positive growth, with
usaha meningkat sebesar 33,90% dibandingkan tahun operating revenue rising by 33.90% from the previous
sebelumnya. Pencapaian ini turut mendorong kemajuan year. This achievement also helped promote the
dalam pelaksanaan program keberlanjutan yang Company’s sustainability initiatives, which generally
70 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 73
dijalankan Perseroan, yang secara umum telah berjalan aligned with the set targets. A notable highlight was sesuai dengan target yang ditetapkan. Salah satu the enhanced SPOTT rating, indicating the Company’s capaian penting adalah peningkatan peringkat SPOTT, dedication to improving transparency and sustainability yang mencerminkan komitmen Perseroan dalam practices throughout its value chain. memperkuat transparansi dan praktik keberlanjutan di seluruh rantai nilai. Perseroan menyadari bahwa penguatan implementasi The Company recognizes that effectively implementing keuangan berkelanjutan memerlukan pendekatan sustainable finance requires collaboration among kolaboratif lintas pemangku kepentingan. Oleh karena various stakeholders. Therefore, the Company actively itu, Perseroan terus berupaya meningkatkan literasi works to improve understanding and skills related to dan kapasitas terkait prinsip keuangan berkelanjutan, sustainable finance principles, including integrating termasuk integrasi pertimbangan risiko dan peluang ESG risks and opportunities into business decision- ESG dalam proses pengambilan keputusan bisnis. making. Through partnerships with the government, Melalui sinergi dengan pemerintah, lembaga keuangan, financial institutions, business partners, and other mitra usaha, dan pemangku kepentingan lainnya, stakeholders, the Company is committed to fostering Perseroan berkomitmen untuk berkontribusi dalam a comprehensive and impactful sustainable finance pengembangan ekosistem keuangan berkelanjutan ecosystem. Therefore, collaboration among the yang inklusif dan berdampak positif. Untuk itu, kolaborasi government, financial institutions, business partners, dari berbagai pihak, termasuk pemerintah, lembaga and other stakeholders is vital to developing an keuangan, mitra usaha, dan pemangku kepentingan inclusive sustainable finance ecosystem that benefits lainnya, menjadi kunci dalam menciptakan ekosistem both the environment and society. keuangan berkelanjutan yang inklusif dan berdampak positif bagi lingkungan serta masyarakat. Perpajakan [GRI 3-3] Taxation Sebagai entitas usaha yang taat hukum, Perseroan As a law-abiding business, the Company consistently senantiasa menjalankan kewajiban perpajakan meets its tax obligations under applicable Indonesian sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang laws and regulations. As a taxpayer, the Company berlaku di Indonesia. Sebagai Wajib Pajak, Perseroan runs an integrated palm oil operation, from plantation menjalankan kegiatan bisnis kelapa sawit secara management to processing Fresh Fruit Bunches (FFB) terintegrasi mulai dari pengelolaan perkebunan hingga into Crude Palm Oil (CPO). [GRI 207-1] pengolahan Tandan Buah Segar (TBS) menjadi Crude Palm Oil (CPO). [GRI 207-1] Dalam pelaksanaan kewajiban tersebut, Perseroan In fulfilling these obligations, the Company refers to mengacu pada sejumlah peraturan perpajakan yang several applicable tax regulations, including: berlaku, antara lain: 1. Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2007 tentang 1. Law Number 28 of 2007 concerning the Third Perubahan Ketiga atas Undang-Undang Nomor 6 Amendment to Law Number 6 of 1983 regarding Tahun 1983 mengenai Ketentuan Umum dan Tata General Provisions and Procedures for Taxation; Cara Perpajakan; 2. Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1983 tentang Pajak 2. Law Number 7 of 1983 regarding Income Tax; Penghasilan; 3. Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1983 tentang Pajak 3. Law Number 8 of 1983 regarding Value Added Tax Pertambahan Nilai Barang dan Jasa; on Goods and Services; 4. Undang-Undang Harmonisasi Peraturan Perpajakan, 4. The Law on Harmonization of Tax Regulations, yang disahkan pada 7 Oktober 2021 oleh Dewan passed on October 7, 2021, by the House of Perwakilan Rakyat Republik Indonesia, dan Representatives of the Republic of Indonesia, which menetapkan tarif pajak penghasilan badan sebesar sets the corporate income tax rate at 22% for the 22% untuk tahun pajak 2022 dan seterusnya; dan 2022 tax year and afterwards; and 5. Undang-Undang Nomor 12 Tahun 1985 tentang 5. Law Number 12 of 1985 regarding Land and Building Pajak Bumi dan Bangunan sebagaimana telah diubah Tax, as amended by Law Number 12 of 1994. dengan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 1994. PT Eagle High Plantations Tbk 71
Page 74
Memperkuat Pilar Keberlanjutan: Strategi dan Tata Kelola Strengthening the Sustainability Pillar: Strategy and Governance Untuk memastikan kepatuhan dan tata kelola To ensure compliance and promote good tax perpajakan yang baik, Perseroan melakukan berbagai governance, the Company has taken several concrete langkah konkret, antara lain: steps, including: 1. Membentuk Komite Audit sebagai tim independen 1. Establishing an independent Audit Committee that yang menelaah laporan dan informasi keuangan periodically reviews the Company’s financial reports Perseroan secara berkala; and information; 2. Menerapkan pakta integritas yang mencakup 2. Implementing an integrity pact that commits all komitmen antikorupsi, antisuap, dan pengendalian employees to anti-corruption, anti-bribery, and gratifikasi bagi seluruh karyawan; gratuity controls; 3. Secara aktif memantau perkembangan 3. Actively monitoring developments in tax regulations peraturan perpajakan melalui situs resmi seperti through official websites like www.pajak.co.id to www.pajak.co.id, guna memastikan pembaruan ensure timely updates are applied; and kebijakan dapat segera diimplementasikan; dan 4. Berpartisipasi dalam berbagai kegiatan sosialisasi 4. Participating in various tax outreach and training dan pelatihan perpajakan yang diselenggarakan activities organized by the Indonesian Palm Oil oleh Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia Association (IPOA) and relevant tax agencies. (GAPKI) maupun instansi perpajakan terkait. Langkah-langkah tersebut mencerminkan komitmen These steps demonstrate EHP’s dedication to EHP untuk melaksanakan praktik perpajakan yang maintaining transparent, responsible tax practices that transparan, akuntabel, dan selaras dengan prinsip tata adhere to the principles of good governance. kelola yang baik. Tata Kelola Pajak [GRI 207-2] Tax Governance [GRI 207-2] Perseroan menerapkan mekanisme tata kelola The Company employs a structured tax governance perpajakan yang terstruktur untuk memastikan system to ensure all tax obligations are met in a seluruh kewajiban pajak dijalankan secara patuh dan compliant and transparent way. In carrying out this transparan. Dalam pelaksanaannya, Direktur Utama responsibility, the President Director and the Finance bersama Direktur Keuangan bertanggung jawab Director are tasked with overseeing and controlling atas pengawasan dan pengendalian pengelolaan tax management to ensure adherence to applicable perpajakan agar sejalan dengan peraturan perpajakan Indonesian tax laws. yang berlaku di Indonesia. Direktur Keuangan melalui Divisi Keuangan memastikan The Finance Director, through the Finance Division, proses administrasi dan pelaporan pajak dilakukan ensures that tax administration and reporting secara tepat waktu dan akurat, serta menjamin bahwa processes are completed promptly and accurately, setiap transaksi bisnis Perseroan telah sesuai dengan and that all of the company’s business transactions ketentuan perpajakan yang berlaku. Selain itu, Direktur adhere to applicable tax regulations. Additionally, the Keuangan juga secara proaktif melakukan evaluasi Finance Director regularly reviews tax strategies and berkala terhadap strategi dan kebijakan perpajakan policies for effectiveness and compliance, conducting untuk memastikan efektivitas serta kepatuhan, yang these evaluations monthly in accordance with the dilaksanakan setiap bulan sesuai kebijakan internal Company’s internal policies. Perseroan. Keterlibatan Pemangku Kepentingan dan Perhatian Stakeholder Engagement and Management Attention Manajemen terhadap Perpajakan [GRI 207-3] [GRI 207-4] to Taxation [GRI 207-3] [GRI 207-4] Untuk memastikan pengelolaan perpajakan yang To ensure transparent and compliant tax management, transparan dan sesuai ketentuan, Perseroan menjalin the Company maintains active communication with komunikasi aktif dengan berbagai pemangku various stakeholders, including the Directorate General kepentingan, termasuk Direktorat Jenderal Pajak of Taxes (DGT) and local governments. (DJP) dan Pemerintah Daerah. Melalui pertemuan dan sosialisasi rutin, Perseroan Through regular meetings and outreach, the Company mengikuti perkembangan serta menyesuaikan monitors developments and adjusts the implementation implementasi kebijakan perpajakan sesuai perubahan of tax policies according to applicable regulations regulasi yang berlaku. changes. 72 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 75
Sebagai bagian dari komitmen terhadap kepatuhan, As part of its commitment to compliance, the Company
Perseroan secara konsisten melaksanakan regularly conducts internal audits, deposits, and timely
pemeriksaan internal, penyetoran, dan pelaporan tax reports.
pajak secara tepat waktu.
Mengingat seluruh kegiatan operasional Perseroan Since all of the Company’s operations are based in
berada di wilayah Indonesia, Perseroan hanya Indonesia, it only reports and pays taxes in Indonesia,
melaporkan dan membayar pajak di Indonesia, sesuai following the applicable national tax laws.
dengan ketentuan perpajakan nasional yang berlaku.
Sistem Pelaporan Pelanggaran [GRI 2-26]
Whistleblowing System
Perseroan telah mengimplementasikan Sistem The Company has established a Whistleblowing
Pelaporan Pelanggaran (Whistleblowing System/ System (WBS) to uphold integrity and prevent
WBS) sebagai sarana untuk menjaga integritas dan practices that go against good governance principles.
mencegah terjadinya praktik yang bertentangan Through this system, the Company aims to create a
dengan prinsip tata kelola yang baik. Melalui sistem work environment free from collusion, corruption, and
ini, Perseroan berupaya menciptakan lingkungan nepotism, ensuring that all irregularities are addressed
kerja yang bebas dari tindakan Kolusi, Korupsi, dan transparently and responsibly.
Nepotisme (KKN) serta memastikan setiap bentuk
penyimpangan dapat ditangani secara transparan dan
akuntabel.
Mekanisme WBS tidak hanya digunakan untuk The WBS mechanism is used not only to report
melaporkan dugaan kecurangan atau fraud, tetapi juga suspected fraud but also violations of internal policies,
pelanggaran terhadap kebijakan internal, prosedur work procedures, the code of ethics, and company
kerja, kode etik, maupun nilai-nilai perusahaan. Sistem values. This system is accessible to all EHP employees,
ini dapat diakses oleh seluruh karyawan EHP, mitra business partners, and other external parties who
usaha, maupun pihak eksternal lainnya yang memiliki have direct or indirect relationships with the Company,
hubungan dengan Perseroan, baik secara langsung encouraging broad participation in fostering a culture
maupun tidak langsung, sehingga membuka ruang of integrity throughout the organization.
partisipasi yang luas dalam menjaga budaya integritas
di seluruh lini organisasi.
Mekanisme Pelaporan Pelanggaran Violation Reporting Mechanism
Proses penanganan pelaporan pelanggaran di The Company’s process for handling violation reports
Perseroan dimulai dari penyampaian laporan oleh starts with the reporter submitting a report along
pelapor yang disertai bukti pendukung yang relevan. with relevant supporting evidence. Once the report is
Setelah laporan diterima, tim WBS akan melakukan received, the WBS team will perform initial verification
verifikasi dan validasi awal untuk memastikan kebenaran and validation to ensure the information provided is
serta kelengkapan informasi yang disampaikan. accurate and complete.
Apabila laporan dinyatakan valid, tim akan melakukan If the report is confirmed to be valid, the team will
analisis mendalam terhadap dugaan pelanggaran dan conduct a thorough analysis of the alleged violation
menyusun rekomendasi tindak lanjut sesuai dengan and develop recommendations for follow-up actions
tingkat urgensi dan kategori kasus. Seluruh proses based on the urgency and category of the case. The
dilakukan secara objektif, rahasia, dan berlandaskan entire process is carried out objectively, confidentially,
prinsip keadilan untuk melindungi identitas pelapor. and in accordance with the principle of fairness to
protect the reporter’s identity.
Untuk meningkatkan efektivitas pelaksanaan sistem ini, To improve the effectiveness of this system, the
Perseroan juga secara berkala melakukan sosialisasi company also regularly conducts outreach and
dan edukasi terkait mekanisme WBS kepada seluruh education about the WBS mechanism for all employees
karyawan dan pihak terkait. and relevant parties.
PT Eagle High Plantations Tbk 73
Page 76
Memperkuat Pilar Keberlanjutan: Strategi dan Tata Kelola
Strengthening the Sustainability Pillar: Strategy and Governance
Adapun alur proses penanganan pengaduan WBS di The Company’s WBS complaint handling process is as
Perseroan adalah sebagai berikut: follows:
ALUR PROSES | PROCESS FLOW
Mekanisme Penanganan Pangaduan Whisleblowing’s | Whistleblowing Complaint Handling Mechanism PIC
Melaporkan via
1. Kotak Pengaduan: Kantor Divisi, Estate, Mill, Regional Office dan Head Office 28th Floor 2.
Telephone: 021-8665-8828
2. SMS/Whatsapp: 0813-8791-5303 / 0821-199-199-03
3. Email Lapor@eaglehighplantations.com PELAPOR
4. Surat ke Whistleblower: Rajawali Place JI. HR Rasuna Said Kav. B.4. Jakarta 12910 [INTERNAL/
Mulai Submit the report via EKSTERNAL]
Start 1. Whistleblower Banner: Division Office, Estate, Mill, Regional Office and Head Office 28th WHISTLEBLOWER
Floor [INTERNAL/
2. Telephone: 021-8665-8828 Start EXTERNAL]
3. SMS/WhatsApp: 0813-8791-5303 / 0821-199-199-03
4. Email Lapor@eaglehighplantations.com
5. Letter to Whistleblower: Raiawali Place JI. HR Rasuna Said Kav. B.4. Jakarta 12910
1. Menerima laporan melalui saluran resmi.
2. Mencatat data laporan di sistem.
3. Verifikasi laporan.
4. Melaporkan semua laporan yang sudah di verifikasi ke Head IA & Governance.
1. Receive the report through official channels.
2. Record report data in the system.
3. Verify the report.
4. Submit all verified reports to the Head of IA & Governance.
Selesai
1. Head IA bertanggung jawab untuk 1. Internal Auditor menilai terhadap pelanggaran/ Finish
Mendokumentasikan catatan pelanggaran, kecurangan yang telah terjadi implikasi dan kerugian
termasuk semua pelanggaran peran dan yang dialami, rekomendasi tindak lanjut termasuk
Kode Etik. tindakan hukum jika diperlukan.
2. Apabila sekiranya perlu dilakukan 2. Head IA akan berdiskusi dengan atasan langsung &
investigasi, Head IA akan menugaskan Tim otoritas tertinggi terkait dengan tindak lanjut terhadap
Internal Audit untuk melakukan investigasi kasus yang terjadi.
dan pemeriksaan lanjutan. 3. Apabila pihak yang melakukan pelanggaran adalah:
3. Head IA akan bekeria sama dengan Human • Karyawan, maka Head IA akan menginformasikan
Capital&Corporate Service (HCCS) dan temuan kepada Direksi untuk ditindaklanjuti;
Departemen Legal atau konsultan dari • Anggota Direksi, maka Head IA akan
eksteral jika peninjauan forensik perlu menginformasikan temuan tersebut ke Dewan HEAD IA
dilakukan. Komisaris;
1. Head IA is responsible for documenting • Anggota Dewan Komisaris, maka Head IA
violation records, including all violations of menginformasikan temuannya kepada Direksi,
roles and the Code of Ethic. kemudian dibawa dan diputuskan dalam rapat umum
2. Head A will assign the Internal Audit pemegang saham.
Team to conduct further investigations 1. Internal Auditors assess violations/frauds occurred,
and examinations should it be deemed their implications and losses experienced, and
necessary.
recommendations for follow-up actions including legal
3. Head IA will work with Human Capital & action if necessary.
Corporate Service (HCCS) and the Legal 2. Head IA will discuss with the direct superior & highest
Department or external consultants if a authority regarding the follow-up to the occurred case.
forensic review is necessary. 3. If the party committing the violation is:
• An employee, then Head IA will inform the findings to
the Board of Directors for follow-up;
• A member of the Board of Directors, then Head IA will
inform the findings to the Board of Commissioners;
• A member of the Board of Commissioners, then
Head IA informs the findings to the Board of Directors
before bringing and deciding it in a general meeting
of shareholders.
1. Tim investigasi harus dapat meniamin kerahasian Pelapor, dan memiliki akses tak terbatas
terhadap data, dan dokumen terkait.
2. Investigasi harus dilakukan secara objektif dan tidak memihak pihak manapun.
3. Investigasi harus dilakukan secara rahasia, serta proses dan hasil investigasi hanya akan
didiskusikan ke manajemen terkait.
4. Laporan investigasi harus mencakup beberapa informasi penting (Informasi latar belakang, TIM INVESTIGASI
fakta, tanggal, waktu, dan tempat). IA
1. The investigation team must be able to guarantee the Whistleblower’s confidentiality, and have IA
unlimited access to data and related documents. INVESTIGATION
2. The investigation must be conducted objectively and without bias towards any party. TEAM
3. The investigation must be conducted confidentially, and the investigation’s process and results
will only be discussed with the relevant management.
4. The investigation report must include several important information (Background information,
facts, date, time, and place).
74 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 77
Perlindungan bagi Pelapor Protection for Whistleblowers
Perseroan berkomitmen untuk memberikan The Company is committed to fully protecting every
perlindungan penuh kepada setiap pelapor yang whistleblower who reports violations in good faith.
menyampaikan laporan pelanggaran dengan itikad This protection includes keeping the whistleblower’s
baik. Bentuk perlindungan tersebut mencakup identity confidential, shielding them from retaliation
kerahasiaan identitas pelapor, perlindungan dari or intimidation by the reported party, and ensuring
tindakan balasan atau intimidasi oleh pihak terlapor, transparency in how the report is handled. Additionally,
serta jaminan atas transparansi proses tindak lanjut the Company has established appropriate sanctions
laporan. Selain itu, Perseroan juga menetapkan sanksi for whistleblowers found to be involved in the reported
yang proporsional bagi pelapor yang terbukti terlibat violation.
dalam pelanggaran yang dilaporkan.
Namun demikian, perlindungan ini tidak berlaku bagi However, this protection does not cover whistleblowers
pelapor yang terbukti memberikan laporan palsu atau proven to have submitted false reports or to have
bermaksud menjatuhkan pihak lain, guna menjaga aimed to harm another party, in order to preserve the
integritas dan kredibilitas sistem pelaporan yang integrity and credibility of the Company’s reporting
diterapkan di lingkungan Perseroan. system.
Penanganan Pengaduan dan Pihak Pengelola Complaint Handling and Complaint Management
Pengaduan
Perseroan membentuk tim audit internal sebagai The Company has established an internal audit team
unit yang bertanggung jawab dalam menangani responsible for addressing and following up on every
dan menindaklanjuti setiap laporan pelanggaran violation report received. In performing its duties, this
yang diterima. Dalam pelaksanaannya, tim ini team collaborates with relevant units, both internally
melakukan koordinasi dengan unit terkait, baik di and with authorized external parties, to ensure each
lingkungan internal maupun dengan pihak eksternal report is managed objectively, transparently, and in
yang berwenang, untuk memastikan setiap laporan compliance with applicable regulations.
ditangani secara objektif, transparan, dan sesuai
dengan ketentuan yang berlaku.
Saluran Penyampaian Laporan Dugaan Pelanggaran Channels for Submitting Reports of Alleged Violations
Untuk mempermudah akses pelaporan, Perseroan To make reporting easier, the Company offers various
menyediakan berbagai saluran komunikasi yang channels for employees, business partners, and the
dapat digunakan oleh karyawan, mitra usaha, public to submit reports about potential violations of
maupun masyarakat untuk menyampaikan laporan business ethics, codes of conduct, internal policies,
terkait dugaan pelanggaran terhadap etika bisnis, and laws and regulations. Every report received will
kode perilaku, kebijakan internal, maupun peraturan be handled professionally, with the reporter’s identity
perundang-undangan. Setiap laporan yang diterima kept confidential, and follow-up will be conducted
akan diproses secara profesional dengan menjamin according to relevant procedures.
kerahasiaan identitas pelapor dan memastikan tindak
lanjut dilakukan sesuai prosedur yang berlaku.
E-mail Phone
lapor@eaglehighplantations.com 021-86658828
Jumlah Pelaporan Pelanggaran Number of Violation Reports
Hingga akhir tahun 2025, Perseroan menerima As of the end of 2025, the Company received 19
19 laporan yang masuk dan semuanya sudah reports, all of which have been followed up on.
ditindaklanjuti.
PT Eagle High Plantations Tbk 75
Page 78
Memperkuat Pilar Keberlanjutan: Strategi dan Tata Kelola
Strengthening the Sustainability Pillar: Strategy and Governance
Manajemen Risiko [OJK E.3]
Risk Management
Perseroan menerapkan sistem manajemen risiko yang The Company implements a comprehensive risk
komprehensif sebagai bagian dari upaya menjaga management system as part of its efforts to ensure
keberlangsungan dan stabilitas operasional bisnis. the continuity and stability of its business operations.
Pengelolaan risiko ini dilakukan dengan mengacu pada This risk management approach follows standard risk
pedoman standar manajemen risiko yang meliputi: management guidelines, which include:
1. Pengawasan aktif dari Dewan Komisaris dan Direksi; 1. Active oversight by the Board of Commissioners
and the Board of Directors;
2. Ketersediaan kebijakan, prosedur, serta penetapan 2. Availability of sufficient policies, procedures, and
limit risiko yang memadai; risk limit settings;
3. Proses identifikasi, pengukuran, pemantauan, dan 3. Processes for risk identification, measurement,
pengendalian risiko; monitoring, and control;
4. Penerapan sistem informasi manajemen risiko yang 4. Implementation of an accurate and integrated risk
akurat dan terintegrasi; dan management information system; and
5. Sistem pengendalian internal yang berfungsi secara 5. A thorough internal control system that operates at
menyeluruh di seluruh lini organisasi. all organizational levels.
Pelaksanaan manajemen risiko dilakukan oleh Direksi The Board of Directors is responsible for risk
dengan dukungan tim manajemen risiko, yang secara management, supported by the risk management
berkala melakukan evaluasi dan peninjauan ulang team, which performs evaluations and reviews at
minimal satu kali dalam setahun. Evaluasi ini bertujuan least annually. These assessments ensure that the
untuk memastikan bahwa metodologi penilaian risiko risk assessment methods remain relevant, the risk
tetap relevan, sistem informasi manajemen risiko management information system functions properly,
berfungsi optimal, dan kebijakan serta limit risiko telah and the risk policies and limits align with the Company’s
sesuai dengan dinamika operasional Perseroan. operational activities.
Fokus utama evaluasi tersebut adalah untuk menilai These evaluations primarily aim to assess the suitability
kesesuaian sistem manajemen risiko dengan kebutuhan of the risk management system for business needs and
bisnis dan mengukur tingkat efektivitas penerapannya. to measure the effectiveness of its implementation.
Melalui proses ini, Perseroan dapat mengidentifikasi Through this process, the Company can identify
potensi risiko secara dini serta menyiapkan langkah potential risks early and develop appropriate mitigation
mitigasi yang tepat terhadap risiko-risiko signifikan, strategies for both current and potential future risks.
baik yang sedang dihadapi maupun yang berpotensi
muncul di masa mendatang.
Secara keseluruhan, sistem manajemen risiko Overall, the risk management system has shown strong
Perseroan telah berjalan dengan baik, terutama dalam performance, particularly in preventing and controlling
hal pencegahan dan penanganan risiko strategis strategic risks that impact business outcomes. Going
yang berpengaruh terhadap kinerja bisnis. Ke depan, forward, the Company plans to continue enhancing
Perseroan akan terus melakukan penyempurnaan dan its risk management practices to maintain a flexible,
penguatan sistem manajemen risiko agar pengelolaan effective, and responsive approach amid evolving
risiko dapat dilakukan secara berkelanjutan, adaptif, business conditions.
dan responsif terhadap perubahan lingkungan usaha.
76 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 79
PT Eagle High Plantations Tbk 77
Page 80
Profil Perusahaan Company Profile PROFIL PERUSAHAAN Company Profile Menjaga nilai keberlanjutan Perseroan sebagai dasar pertumbuhan berkelanjutan. Upholding the Company’s sustainability principles as the foundation for sustainable growth. 78 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 81
PT Eagle High Plantations Tbk 79
Page 82
Profil Perusahaan
Company Profile
Identitas Perusahaan
Corporate Identity
Nama Perusahaan
Company Name PT Eagle High Plantations Tbk
Tahun Pendirian 6 November 2000
Date of Establishment 6 November 2000
Dasar Pendirian Akta Pendirian No. 13 tanggal 6 November 2000
Legal Basis of Establishment Deed of Establishment No. 13 dated 6 November 2000
Modal Dasar
Authorized Capital Rp5.000.000.000.000,-
Modal Ditempatkan dan Disetor
Penuh Rp3.152.529.100.000,-
Issued and Paid-up Capital
Kode Saham
Ticker Code BWPT
Saham BWPT telah dicatat dan diperdagangkan di BEI sejak
Kronologis Pencatatan Saham
tanggal 27 Oktober 2009
Share Listing Chronology
BWPT’s stocks are listed and traded at IDX since 27 October 2009
37,70% PT Rajawali Capital Internasional
37,00% FIC Properties SDN BHD
Kepemilikan Saham
Share Ownership
24,02% Publik | Public
1,28% Treasury Stock
Sesuai dengan Pasal 3 Anggaran Dasar Perseroan yang terakhir dan termuat
dalam Akta Pernyataan Keputusan Para Pemegang Saham No. 56 tanggal 21
Mei 2025, maka ruang lingkup kegiatan usaha Perseroan meliputi:
• Pertanian, Kehutanan dan Perikanan;
• Industri Pengolahan;
• Perdagangan Besar dan Eceran; Reparasi dan Perawatan Mobil dan Sepeda
Kegiatan Usaha [OJK C.4] Motor.
Line of Business In accordance with Article 3 of the Company’s latest Articles of Association, as
stated in the Deed of Shareholders’ Resolutions No. 56 dated 21 May 2025, the
scope of the Company’s business activities includes:
• Agriculture, Forestry, and Fisheries;
• Processing Industry;
• Wholesale and Retail Trading; and Car and Motorcycle Repair and
Maintenance.
80 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 83
Untuk mencapai maksud dan tujuan tersebut di atas, Perseroan dapat
melaksanakan kegiatan usaha sebagai berikut:
• Perkebunan Buah Kelapa Sawit;
• Industri Minyak Mentah Kelapa Sawit (Crude Palm Oil);
• Industri Minyak Mentah Inti Kelapa Sawit (Crude Palm Kernel Oil);
• Perdagangan Besar Minyak dan Lemak Nabati.
Kegiatan Usaha [OJK C.4]
Line of Business
To achieve these goals and objectives, the Company may conduct the following
business activities:
• Oil Palm Plantations;
• Crude Palm Oil Industry;
• Crude Palm Kernel Oil Industry;
• Wholesale Trading of Vegetable Oils and Fats.
Produk [OJK C.4] Minyak sawit mentah dan inti sawit
Product Crude palm oil and palm kernel
Jumlah Karyawan
16.153 per 31 Desember 2025 | as of 31 December 2025
Total Employees
Rajawali Place, 28th Floor
Kantor Pusat [GRI 2-1, 2-2][OJK C.2] Jl. HR Rasuna Said Kav. B/4 Jakarta 12910, Indonesia
Head Office Telp. +62 (21) 8665 8828
www.eaglehighplantations.com
Sekretaris Perusahaan Rizka Dewi Sulistyorini
Corporate Secretary corsec@eaglehighplantations.com
Hubungan Investor Melvina
Investor Relations investor@eaglehighplantations.com
Company Business Operation
Plantation
Upstream
Mill
Crude Palm Oil (CPO) Palm Kernel (PK)
PT Eagle High Plantations Tbk 81
Page 84
Profil Perusahaan
Company Profile
Visi, Misi, dan Tata Nilai Perusahaan [GRI 2-23][OJK C.1]
Vision, Mission, and Core Values
Visi Vision
Menjadi perusahaan perkebunan
pilihan yang dinamis dengan
reputasi unggul dalam aspek
sosial, ekonomi dan lingkungan.
To be a dynamic plantation company of
choice, reputed for our social, economic,
and sustainability values.
Misi Mission
Menuju pertumbuhan, keunggulan dan posisi terdepan dalam
bisnis sawit, melalui:
• Tingkat pengembalian terbaik bagi pemangku kepentingan
melalui produk sawit berkualitas unggul dan berbiaya rendah
• Penerapan praktik operasional terbaik dan prinsip pertumbuhan
serta pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan
• Penumbuhkembangan karyawan dan masyarakat di sekitar
wilayah operasional
• Penerapan filosofi dan prinsip learning organisation untuk terus
bertransformasi
We strive for growth, excellence, and a leadership position in the
palm oil industry by:
• Maximizing stakeholders’ returns by delivering the highest
quality palm products in a cost-effective manner
• Adopting best operations practices and sustainability principles
• Nourishing the people and the community where we operate
• Adopting a learning organization philosophy and principles to
continuously transform ourselves
82 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 85
Tata Nilai Perusahaan
Core Values
Pertumbuhan Berkelanjutan
Sustainable Growth
Bertumbuh dengan prinsip dan nilai-nilai lingkungan, sosial dan ekonomi sebagai acuan.
Adopt environmental, social, and economic values as our guiding principles for growth.
Komitmen pada Keunggulan
Commitment to Excellence
Berusaha mencapai keunggulan dan melakukan perbaikan berkelanjutan.
Strive for excellence and continuous improvement.
Kesatuan
Unity
Memanfaatkan perbedaan dan bekerja sama untuk satu tujuan.
Capitalize on differences and work together to achieve common goals.
Inovasi
Innovation
Mengantisipasi perubahan dan membentuknya sesuai dengan tujuan Perusahaan.
Anticipate change and shape it to fit our purposes.
Integritas
Integrity
Membangun kepercayaan melalui tanggung jawab, menjunjung tinggi etika, kejujuran dan
keterbukaan.
Inspire trust by taking responsibility, acting ethically, and encouraging honesty and openness.
Hormat
Respect
Memperlakukan orang lain dengan santun dan bermartabat.
Treat people with courtesy, politeness, and kindness.
Kepedulian
Care
Bertindak dengan sungguh-sungguh, menumbuhkembangkan karyawan dan masyarakat sekitar.
Act with passion, nourish the people and the surrounding community.
PT Eagle High Plantations Tbk 83
Page 86
Profil Perusahaan
Company Profile
Wilayah Operasi
dan Pasar Terlayani [OJK C.3]
Operating Areas and Market Served
Kalimantan 73.000 Luas Lahan Tertanam (Ha)
Planted Land Area (Ha)
6 Jumlah Pabrik
Total Plants 355 Kapasitas Terpasang
(ton buah/jam)
Installed Capacity
(tons of fruit/hour)
Sumatra
2.000 Luas Lahan Tertanam (Ha)
Planted Land Area (Ha)
Total
7 Jumlah Pabrik
Total Plants 87.000* Luas Lahan Tertanam (Ha)
Planted Land Area (Ha)
400 Kapasitas Terpasang (ton buah/jam)
Installed Capacity (tons of fruit/hour)
*mencakup area inti dan plasma | including nucleus and scheme areas
84 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 87
Papua 12.000 Luas Lahan Tertanam (Ha)
Planted Land Area (Ha)
1 Jumlah Pabrik
Total Plants 45Kapasitas Terpasang
(ton buah/jam)
Installed Capacity
(tons of fruit/hour)
PT Eagle High Plantations Tbk 85
Page 88
Profil Perusahaan
Company Profile
Kapasitas Produksi dan Skala Usaha [GRI 2-6][OJK C.3]
Production Capacity and Business Scale
Deskripsi Satuan
2025 2024 2023
Description Unit
Jumlah Karyawan Tetap Orang
8.466 7.660 7.203
Total Permanent Employee People
Jumlah Pabrik Pabrik
7 7 7
Total Plants Plants
Pendapatan Usaha Rp Miliar
5.761 4.303 4.205
Revenues Billion Rp
Total Kapitalisasi
Total Capitalization
Total Liabilitas Rp Juta
7.349.037 7.342.291 7.991.960
Total Liabilities Million Rp
Total Ekuitas Rp Juta
2.827.113 2.452.089 2.191.550
Total Equity Million Rp
Total Aset Rp Juta
10.176.150 9.794.380 10.183.510
Total Assets Million Rp
Volume Penjualan
Sales Volume
Minyak Kelapa Sawit Ton
358.120 311.111 347.227
Crude Palm Oil Tons
Inti Sawit Ton
55.470 48.384 62.653
Palm Kernel Tons
Total Produksi
Total Production
Minyak Kelapa Sawit Ton
286.972 263.657 320.107
Crude Palm Oil Tons
Inti Sawit Ton
55.158 49.193 59.278
Palm Kernel Tons
Pangsa Pasar
Market Share
Perseroan memproduksi minyak sawit mentah (CPO) The Company produces both Crude Palm Oil (CPO)
dan inti sawit (PK) untuk memenuhi kebutuhan and Palm Kernel (PK) to fulfill consumer needs. In
konsumen. Sepanjang tahun 2025, seluruh (100%) 2025, 100% of the Company’s CPO and PK sales are
volume penjualan CPO dan PK Perseroan dialokasikan dedicated to the domestic market. Total CPO sales
untuk pasar dalam negeri. Total penjualan CPO selama for 2025 reached 358,120 tons, showing an increase
tahun 2025 tercatat sebesar 358.120 ton, mengalami compared to last year’s 311,111 tons. Meanwhile, palm
peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya yang kernel sales amounted to 55,470 tons, an increase
mencapai 311.111 ton. Sementara itu, penjualan produk from 48,384 tons in 2024. Fluctuations in sales volume
kernel mencapai 55.470 ton, naik dibandingkan capaian are driven by changes in production levels and market
tahun 2024 yang sebesar 48.384 ton. Perubahan demand for CPO and PK throughout the year.
volume penjualan ini dipengaruhi oleh fluktuasi produksi
dan permintaan atas produk CPO dan PK selama tahun
berjalan.
86 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 89
Perubahan Emiten atau Perusahaan Publik yang
Bersifat Signifikan [OJK C.6]
Significant Changes in Issuers or Public Companies
Sepanjang tahun 2025, tidak terdapat perubahan Throughout 2025, there were no significant changes in
signifikan pada operasi bisnis Perseroan seperti adanya the Company’s business operations such as mergers/
merger/penggabungan perusahaan, penutupan kantor company amalgamations, closure of branch offices/
cabang/pabrik/unit usaha, pembukaan kantor cabang/ factories/business units, opening of new branch
pabrik baru atau unit usaha baru. offices/factories or new business units.
Keanggotaan Asosiasi [GRI 2-28][OJK C.5]
Association Membership
Sampai dengan akhir tahun 2025, Perseroan tercatat Throughout 2025, there were no significant changes in
sebagai anggota dalam sejumlah asosiasi industri, baik the Company’s business operations such as mergers/
di tingkat nasional maupun internasional. Keterlibatan company amalgamations, closure of branch offices/
ini mencerminkan komitmen aktif Perseroan dalam factories/business units, opening of new branch
mengikuti dinamika isu-isu keberlanjutan agar dapat offices/factories or new business units.
memberikan kontribusi terhadap aspek keberlanjutan.
Nama Asosiasi Posisi
Name of Association Position
Internasional
International
Anggota
Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO)
Member
Anggota
United Nations Global Compact (UNGC)
Member
Anggota
Tropical Forest Alliance (TFA)
Member
Nasional
National
Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) Anggota
Indonesia Palm Oil Association (IPOA) Member
Anggota
Indonesia Global Compact Network (IGCN)
Member
Asosiasi Emiten Indonesia Anggota
Indonesian Public Listed Companies Association Member
Anggota
Indonesia Corporate Secretary Association
Member
Tim Inti
Indonesia Growers Caucus (IGC)
Core team
Anggota
Indonesia Palm Oil Strategic Studies (IPOSS)
Member
PT Eagle High Plantations Tbk 87
Page 90
Profil Perusahaan
Company Profile
Sertifikasi
Certification
Sebagai bagian dari komitmen terhadap praktik Aligned with its commitment to sustainability,
keberlanjutan, Perseroan turut serta dalam the Company participates in the Roundtable on
skema sertifikasi Roundtable on Sustainable Sustainable Palm Oil (RSPO) and Indonesian
Palm Oil (RSPO) dan Indonesian Sustainable Sustainable Palm Oil (ISPO) certification programs.
Palm Oil (ISPO). Keterlibatan ini menjadi indikator This engagement acts as a key indicator in
penting dalam mengukur kepatuhan operasional evaluating the Company’s operational compliance
Perseroan terhadap standar keberlanjutan baik with national and international sustainability
nasional maupun global, khususnya dalam aspek standards, especially in the Environmental, Social,
Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola (LST). Untuk and Governance (ESG) areas. To maintain consistent
menjaga konsistensi dan peningkatan penerapan compliance and improve implementation to these
standar tersebut, Perseroan secara rutin standards, the Company regularly conducts internal
melaksanakan audit internal maupun eksternal and external audits by independent organizations
yang dilakukan oleh pihak independen guna menilai to assess adherence to RSPO and ISPO principles
tingkat kepatuhan terhadap prinsip-prinsip RSPO across all operational units and suppliers.
dan ISPO, baik di seluruh unit operasional maupun
di kalangan pemasok.
Sampai dengan akhir tahun 2025, EHP telah memiliki By the end of 2025, EHP has obtained RSPO
sertifikat RSPO untuk 4 (empat) pabrik serta 11 certification for 4 (four) mills and 11 (eleven) ISPO
(sebelas) sertifikat ISPO sebagai bukti kepatuhan certifications, demonstrating its compliance with
unit usaha terhadap standar yang berlaku. Sebagai these standards. Additionally, as part of its ongoing
wujud peningkatan berkelanjutan terhadap tata commitment to responsible governance and
kelola dan operasional yang bertanggung jawab, operations, the Company aims for all business units
Perseroan menargetkan seluruh unit bisnisnya to become fully certified (100%) by 2026.
telah tersertifikasi secara penuh (100%) pada tahun
2026.
88 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 91
Daftar Unit Bisnis yang Telah Tersertifikasi
List of Certified Business Units
Perusahaan Periode Berlaku Nomor Sertifikat Alamat dan Koordinat
Company Effective Period Certificate Number Address and Coordinate
RSPO
22,93% atau 35.956 Ha dari areal konsesi | 22.93% or 35,956 hectares of concession area
57% atau 4 Pabrik dari 7 Pabrik | 57% or 4 out of 7 Mills
PT Eagle High Plantations Tbk 10 Mei 2024 - CU-RSPO-901230 Desa Bedaun, Kecamatan
(EHP Mill) 9 Mei 2029 Kumai, Kabupaten Kotawaringin
10 May 2024 - Barat, Provinsi Kalimantan
9 May 2029 Tengah, Indonesia.
S 02° 43’ 7” and E 111° 49’ 24°
PT Jaya Mandiri Sukses 8 September 2023 - CU-RSPO-903212 Desa Prian, Kecamatan
(Bangkirai Mill) 7 September 2028 Muara Muntai, Kabupaten
8 September 2023 - Kutai Kartanegara, Provinsi
7 September 2028 Kalimantan timur, Indonesia.
S 00° 33’ 39° and E 116° 22’ 26
PT Bumihutani Lestari 31 Januari 2024 - CU-RSPO-903215 Desa Mirah Kalanaman,
(BHL) 30 Januari 2029 Kecamatan Katingan Tengah,
31 January 2024 - Kabupaten Katingan, Provinsi
30 January 2029 Kalimantan Tengah, Indonesia.
S 01° 40’ 43.70” dan E 112° 56’
15.40”
PT Pesonalintas Surasejati 20 Maret 2025 - GCG-PTPS-RSPO-FN1-2024 Desa Magalau Hulu, Desa
(PLS) 19 Maret 2030 Siayuh & Desa Bungkukan,
20 March 2025 - Kecamatan Kelumpang Barat,
19 March 2030 Kabupaten Kotabaru, Provinsi
Kalimantan Selatan, Indonesia.
PT Jaya Mandiri Sukses 08 September 2023 - CU-RSPO-903212 Desa Perian, Kecamatan
(JMS) 07 September 2028 Muara Muntai, Kabupaten
08 September 2023 - Kulai Kartanegara, Provinsi
07 September 2028 Kalimantan Timur, Indonesia.
ISPO
47,78% atau 74.930 Ha dari areal konsesi | 47.78% or 74,930 hectares of concession area
79% atau 11 Perusahaan dari 14 Perusahaan | 79% or 11 out of 14 Companies
PT Jaya Mandiri Sukses 30 September 2021 - MUTU-ISPO/046 Desa Prian, Kecamatan
(JMS) 10 Desember 2025 Muara Muntai, Kabupaten
30 September 2021 - Kutai Kartanegara, Provinsi
10 December 2025 Kalimantan timur, Indonesia.
00° 33’ 39” LS and 116° 22’
26” BT
PT Suryabumi Tunggal Perkasa 21 Desember 2023 - 003/GIS-ISPO/Rev00/XII/202 Desa Perian, Kecamatan
(STP) 20 Desember 2028 Muara Muntai, Kabupaten
21 December 2023 - Kutai Kartanegara, Provinsi
20 December 2028 Kalimantan Timur.
0°34’50,79
(Lintang)-116°24’47,71 (Bujur)
PT Manunggal Adi Jaya 1 Juli 2024 - TRIC-IDN-SPO-005 Desa Teluk Bingkai, Desa Lamin
(MAJ) 30 Juni 2029 Pulut, Desa Lamin Telihan dan
1 July 2024 - Malong, Kecamatan Kenohan,
30 June 2029 Kabupaten Kutai Kartanegara,
Provinsi Kalimantan Timur,
Indonesia.
116° 18’ 33.03” E dan 0° 0’
53.13” N
PT Eagle High Plantations Tbk 89
Page 92
Profil Perusahaan
Company Profile
Daftar Unit Bisnis yang Telah Tersertifikasi
List of Certified Business Units
Perusahaan Periode Berlaku Nomor Sertifikat Alamat dan Koordinat
Company Effective Period Certificate Number Address and Coordinate
PT Bumilanggeng Perdanatrada 25 Juli 2023 - MUTU-ISPO/119 Desa Bedaun, Kecamatan
26 Juli 2028 Kumai, Kabupaten Kotawaringin
25 July 2023 - Barat, Provinsi Kalimantan
26 July 2028 Tengah, Indonesia.
02° 43’ 20” LS dan 111° 50’ 48”
BT
PT Eagle High Plantations Tbk 25 Juli 2023 - MUTU-ISPO/118 Desa Bedaun, Kecamatan
26 Juli 2028 Kumai, Kabupaten Kotawaringin
25 July 2023 - Barat, Provinsi Kalimantan
26 July 2028 Tengah, Indonesia.
02° 43’ 10” LS dan 111° 49’ 22”
BT
PT Bumihutani Lestari 21 April 2023 - MUTU-ISPO/303 Desa Mirah Kalanaman,
20 April 2028 Kecamatan Katingan Tengah,
21 April 2023 - Kabupaten Katingan, Provinsi
20 April 2028 Kalimantan Tengah, Indonesia.
01° 40’ 43,700” LS dan 112° 56’
15,400” BT
PT Singaland Asetama 23 Maret 2023 - MUTU-ISPO/299 Desa Mantewe, Kecamatan
22 Maret 2028 Mantewe, Kabupaten Tanah
23 March 2023 - 22 Bumbu, Provinsi Kalimantan
March 2028 Selatan, Indonesia.
03° 17’ 1,4” LS dan 115° 44’
33,7” BT
PT Personalintas Surasejati 26 Februari 2024 - MUTU-ISPO/338 Desa Sampanahan Hulu dan
25 Februari 2029 Desa Magalau Hilir, Kecamatan
26 February 2024 - Sampanahan dan Kecamatan
25 February 2029 Kelumpang Barat, Kabupaten
Kotabaru, Provinsi Kalimantan
Selatan, Indonesia.
02° 36’ 14” LS dan 116° 11’ 00”
BT
PT Tandan Sawita Papua 4 Juni 2024 - 004/GIS-ISPO/Rev-00/VI/2024 Arso Timur, Desa/Kelurahan
3 Juni 2029 Petewi, Kecamatan Arso Timur,
4 June 2024 - Kabupaten Keerom, Provinsi
3 June 2029 Papua, Indonesia.
2° 52’ 3.300” S dan 140° 52’
49.300” E
PT Karyapratama Agrisejahtera 23 Juli 2024 - 005/GIS-ISPO/Rev-00/VII/2024 Desa Magalau Hulu, Desa
22 Juli 2029 Siayuh dan Desa Bungkukan,
23 July 2024 - Kecamatan Kelumpang Barat,
22 July 2029 Kabupaten Kotabaru, Provinsi
Kalimantan Selatan, Indonesia.
2° 44’ 56” LS dan 116° 04’ 59.5”
BT
90 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 93
PT Eagle High Plantations Tbk 91
Page 94
Menggerakkan Ekonomi, Menebar Manfaat Driving the Economy, Sharing Benefits MENGGERAKKAN EKONOMI, MENEBAR MANFAAT Driving the Economy, Sharing Benefits Mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. Promoting inclusive and sustainable economic growth. 92 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 95
PT Eagle High Plantations Tbk 93
Page 96
Menggerakkan Ekonomi, Menebar Manfaat
Driving the Economy, Sharing Benefits
Pendekatan Manajemen [GRI 3-3]
Management Approach
Sebagai perusahaan yang bergerak di sektor perkebunan kelapa sawit, Perseroan berperan penting
dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional dan kesejahteraan masyarakat di sekitar wilayah
operasionalnya. Perseroan memahami bahwa kinerja ekonomi yang kuat merupakan fondasi untuk
menjaga keberlanjutan bisnis, sekaligus memberikan dampak positif bagi para pemangku kepentingan,
mulai dari karyawan, pemasok, pemerintah, hingga masyarakat luas.
As a player in the palm oil plantation industry, the Company plays a vital role in promoting national economic
development and improving community well-being in its operational regions. The Company acknowledges
that robust economic performance is key to ensuring business sustainability and generating positive effects
for stakeholders such as employees, suppliers, government, and the broader community.
94 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 97
Uraian Penjelasan
Description Explanation
Topik Material: Kinerja Ekonomi
Material Topic: Economic Performance
Kebijakan dan Komitmen Perseroan memiliki Kebijakan Keberlanjutan yang menegaskan komitmen terhadap
Policy and Commitment prinsip pertumbuhan inklusif dan tanggung jawab ekonomi. Perseroan berupaya
menjaga keseimbangan antara pencapaian profitabilitas dan penciptaan manfaat
Link Dokumen | Document Link: sosial serta lingkungan, dengan kebijakan yang meliputi:
https://www.eaglehighplantations. • Pengelolaan sumber daya finansial secara hati-hati dan transparan;
com/keberlanjutan/strategi/ • Kepatuhan terhadap regulasi pajak, ketenagakerjaan, dan perdagangan; serta
• Pemantauan risiko ekonomi yang dapat berdampak pada keberlanjutan usaha.
The Company has established a Sustainability Policy that affirms its commitment
to the principles of inclusive growth and economic responsibility. The Company
strives to maintain a balance between achieving profitability and generating social
and environmental value, supported by policies that include:
• Prudent and transparent management of financial resources;
• Compliance with applicable tax, labor, and trade regulations; and
• Monitoring of economic risks that may affect long-term business sustainability.
Tindakan Pengelolaan dan Dampak Untuk memastikan topik ekonomi memberikan dampak positif yang maksimal
Management Actions and Impact serta meminimalkan potensi dampak negatif, EHP menerapkan berbagai langkah
strategis sebagai berikut:
Pengelolaan Dampak Positif
• Peningkatan produktivitas dan efisiensi operasional melalui penerapan teknologi
agronomi, modernisasi pabrik, dan optimalisasi logistik, yang berdampak pada
peningkatan pendapatan usaha dan ketahanan ekonomi jangka panjang;
• Distribusi nilai ekonomi yang inklusif, melalui pembayaran upah yang layak,
kontribusi pajak, pembelian bahan baku dari pemasok lokal, serta investasi
sosial dalam bentuk program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan(TJSL) dan
pemberdayaan masyarakat.
Pengelolaan Dampak Negatif
• Mengendalikan risiko finansial dan operasional akibat perubahan iklim dan
gangguan rantai pasok melalui efisiensi energi, pemantauan cuaca berbasis
data, dan peningkatan koordinasi logistik;
• Mengupayakan tidak terjadi ketimpangan ekonomi, praktik kerja tidak layak, atau
ketergantungan ekonomi berlebihan pada satu pihak; dan
• Meminimalkan dampak sosial dengan tetap menjaga kesejahteraan karyawan
melalui komunikasi terbuka dan kebijakan ketenagakerjaan yang adil.
To ensure that economic matters generate maximum positive impact while
minimizing potential adverse effects, EHP implements the following strategic
measures:
Positive Impact Management
• Enhancing productivity and operational efficiency through the adoption of
agronomic technologies, mill modernization, and logistics optimization, thereby
strengthening revenue generation and long-term economic resilience;
• Promoting inclusive economic value distribution through the provision of
fair wages, tax contributions, procurement from local suppliers, and social
investments in the form of Corporate Social Responsibility (CSR) programs and
community empowerment initiatives.
Negative Impact Management
• Managing financial and operational risks arising from climate change and supply
chain disruptions through energy efficiency initiatives, data-driven weather
monitoring, and enhanced logistics coordination;
• Preventing economic disparities, unfair labor practices, and excessive economic
dependency on any single stakeholder; and
• Minimizing social risks by safeguarding employee welfare through open
communication and fair employment policies.
PT Eagle High Plantations Tbk 95
Page 98
Menggerakkan Ekonomi, Menebar Manfaat
Driving the Economy, Sharing Benefits
Uraian Penjelasan
Description Explanation
Pemantauan Efektivitas Perseroan memantau efektivitas pengelolaan dampak ekonomi melalui proses
Effectiveness Monitoring evaluasi kinerja keuangan dan operasional secara berkala, yang dibahas dalam
Rapat Direksi dan RUPS Tahunan. Indikator utama yang digunakan antara lain:
• Pertumbuhan pendapatan bersih;
• Rasio efisiensi biaya terhadap pendapatan;
• Pemberdayaan masyarakat sekitar;
• Perbandingan nilai ekonomi yang diperoleh, didistribusikan, dan disimpan.
• Evaluasi ini juga digunakan untuk mengidentifikasi area perbaikan, seperti
efisiensi rantai pasok, optimalisasi pengelolaan kas, serta peningkatan nilai
tambah bagi kesejahteraan karyawan.
The Company monitors the effectiveness of its economic impact management
through periodic financial and operational performance evaluations, which are
reviewed at Board of Directors meetings and the Annual GMS. The key indicators
include:
• Net revenue growth;
• Cost-to-revenue efficiency ratio;
• Community empowerment initiatives;
• Comparison of economic value generated, distributed, and retained; and
• This evaluation is also used to identify areas for improvement, including supply
chain efficiency, cash management optimization, and enhanced value creation to
support employee welfare.
Keterlibatan Pemangku Kepentingan Perseroan secara aktif melibatkan pemangku kepentingan, termasuk karyawan,
Stakeholder Engagement pemasok, pemerintah, dan masyarakat lokal, dalam penyusunan dan evaluasi
kebijakan ekonomi. Melalui dialog terbuka dan program konsultasi berkala,
Perseroan memperoleh umpan balik yang digunakan untuk memperbaiki praktik
bisnis dan memperkuat strategi distribusi nilai ekonomi secara adil.
The Company actively engages stakeholders, including employees, suppliers,
government, and local communities, in the development and evaluation of its
economic policies. Through open dialogue and periodic consultation programs,
the Company gathers feedback to to continuously enhance business practices and
strengthen its strategy for equitable economic value distribution.
Target dan Progres
Target and Progress
Target Aspek Ekonomi Pencapaian di Tahun 2025 Keterangan
Economic Aspect Target Achievement in 2025 Description
Mencapai pertumbuhan pendapatan ≥5–10%
per tahun secara berkelanjutan. Melebihi target
33,90%
Mencapai pertumbuhan pendapatan ≥5–10% Above target
per tahun secara berkelanjutan.
Mencapai pertumbuhan EBITDA >5-10% per
tahun sebagai bagian dari strategi penciptaan
Melebihi target
nilai jangka panjang. 18,16%
Above target
Achieve annual EBITDA growth >5-10% as part
of the long-term value creation strategy.
Minimal 60–70% belanja barang/jasa berasal
dari pemasok lokal. Melebihi target
100%
At least 60–70% of purchased goods and Above target
services are sourced from local suppliers.
Mengalokasikan minimal 5–10% dari laba bersih
untuk investasi berkelanjutan (lingkungan,
sosial, inovasi). Melebihi target
11,45%
Allocate at least 5–10% of net profit Above target
to sustainable investments, covering
environmental, social, and innovation initiatives.
Nilai Ekonomi yang Diterima dan Didistribusikan
Economic Value Received and Distributed
Perseroan berkomitmen memastikan bahwa The Company is committed to ensuring that its
pertumbuhan ekonomi yang dicapai memberikan economic growth benefits all stakeholders.
manfaat bagi seluruh pemangku kepentingan.
96 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 99
Pada tahun 2025, nilai ekonomi yang diperoleh In 2025, the Company generated Rp5,761 billion
Perseroan secara langsung dari kegiatan usaha in economic value from its operations, which was
tercatat sebesar Rp5.761 miliar, yang kemudian distributed to various contributors in its value
didistribusikan kepada berbagai pihak yang chain, totaling Rp4,173 billion of economic values.
berkontribusi terhadap rantai nilai Perseroan dengan The remaining economic value, after allocations,
nilai ekonomi didistribusikan sebesar Rp4.173 miliar. amounted to Rp1,588 billion million and was set aside
Setelah seluruh nilai ekonomi didistribusikan, nilai for reinvestment in replanting, infrastructure upgrades,
ekonomi yang disimpan tercatat sebesar Rp1.588 miliar, and sustainability initiatives to support long-term
yang dialokasikan untuk investasi kembali (replanting, success.
peningkatan infrastruktur, dan proyek keberlanjutan)
guna memperkuat kinerja jangka panjang.
Nilai Ekonomi yang Diterima dan Didistribusikan [GRI 201-1, 13.22.2]
Economic Value Received and Distributed
Deskripsi Satuan
2025 2024 2023
Description Unit
Nilai Ekonomi Langsung yang Diperoleh (Pendapatan)
Derived Direct Economic Value (Income)
Pendapatan Usaha
5.761.296 4.302.676 4.204.612
Net Sales Rp Juta
Jumlah Million Rp
5.761.296 4.302.676 4.204.612
Total
Nilai Ekonomi Langsung yang Didistribusikan
Distributed Direct Economic Value
Biaya Operasional
4.142.866 3.022.867 3.121.239
Operational Expenses
Pembayaran Dividen kepada Pemegang Saham Rp Juta
- - -
Dividend Payment to Shareholders Million Rp
Pembayaran Pajak kepada Pemerintah
27.772 25.384 26.227
Tax Payment to the Government
Investasi Masyarakat (Dana TJSL)
2.401 2.005 957
Community Investment (CSR Fund)
Jumlah Rp Juta
4.173.039 3.050.256 3.148.423
Total Million Rp
Nilai Ekonomi Langsung yang Disimpan
1.588.257 1.252.420 1.056.189
Economic Value Saved
Perbandingan Target dan Kinerja Produksi, Pendapatan, dan Laba Rugi
Comparison of Target and Production Performance, Income, and Profit or Loss
Pada tahun 2025, realisasi kinerja Perseroan In 2025, the Company’s overall performance generally
menunjukkan hasil yang relatif sejalan dengan target aligned with its targets. CPO production reached
yang telah ditetapkan. Volume produksi CPO mencapai 286,972 tons, accounting for 96.29% of the annual
286.972 ton atau sebesar 96,29% dari target tahun goal, affected by weather and efficiency across
2025, dipengaruhi oleh faktor cuaca dan efisiensi different plantation areas. Revenue showed a net
operasional di beberapa wilayah kebun. Dari sisi operating income of Rp5,761 billion, representing
pendapatan, Perseroan membukukan pendapatan a 33.90% increase compared to the previous year,
usaha bersih sebesar Rp5.761 miliar, tumbuh sebesar driven by global CPO price fluctuations and consistent
33,90% dibandingkan tahun sebelumnya, seiring raw material supplies. The net profit for 2025 was
dengan dinamika harga CPO global dan stabilitas Rp379 billion, reflecting efforts to sustain profitability
pasokan bahan baku. Sementara itu, laba bersih tahun through cost control, enhanced production processes,
2025 tercatat sebesar Rp379 miliar, mencerminkan and streamlined operations in factories and supply
upaya Perseroan dalam menjaga profitabilitas melalui chains.
pengendalian biaya, peningkatan efisiensi produksi,
serta optimalisasi kinerja pabrik dan rantai pasok.
PT Eagle High Plantations Tbk 97
Page 100
Menggerakkan Ekonomi, Menebar Manfaat
Driving the Economy, Sharing Benefits
Perbandingan Target dan Kinerja Produksi, Pendapatan dan Laba Rugi [OJK F.2]
Comparison of Target and Production Performance, Income, and Profit or Loss
2025 2024 2023
Deskripsi Satuan
Description Unit Target Realisasi Target Realisasi Target Realisasi
Target Realization Target Realization Target Realization
Total Produksi
Total Production
Minyak Kelapa Sawit Ton
298.026 286.972 345.696 263.657 336.723 320.107
CPO Tons
Inti Sawit Ton
52.897 55.158 62.609 49.193 60.613 59.278
Palm Kernel Tons
Pendapatan Usaha Rp Juta
4.766.837 5.761.296 4.003.404 4.302.676 4.094.648 4.204.612
Operating Revenues Million Rp
Laba Tahun Berjalan Rp Juta
332.220 379.107 26.986 272.132 153.905 159.970
Income for the Year Million Rp
Perbandingan Target dan Realisasi Investasi pada Proyek Berwawasan Lingkungan
Comparison of Investment Goals and Outcomes in Environmentally Focused Projects
Realisasi investasi Perseroan pada proyek berwawasan The Company’s investment in environmentally
lingkungan selama tahun 2025 menunjukkan komitmen conscious projects through 2025 highlights its strong
yang kuat terhadap praktik bisnis berkelanjutan. dedication to sustainable business practices. Out of
Dari total target investasi proyek lingkungan tahun the total environmental projects investment target
2025, Perseroan berhasil merealisasikan sebesar for 2025, the Company achieved Rp3,338,873,769,
Rp3.338.873.769 atau mencapai 100% dari target yang representing 100% of the target. These funds were
ditetapkan. Dana tersebut difokuskan untuk kegiatan allocated to biodiversity conservation, rehabilitating
pelestarian keanekaragaman hayati, rehabilitasi area High Conservation Value (HCV) areas, ecosystem
bernilai konservasi tinggi (NKT), restorasi ekosistem, restoration, as well as environmental innovation
serta program inovasi lingkungan. Melalui investasi program. These investments help the Company
ini, Perseroan terus memperkuat upaya menjaga reinforce its commitment to ecological balance while
keseimbangan ekologi sekaligus mendukung advancing long-term sustainability goals.
pencapaian target keberlanjutan jangka panjang.
Perbandingan Target dan Realisasi Investasi pada Proyek Berwawasan Lingkungan [OJK F.3]
Comparison of Investment Goals and Outcomes in Environmentally Focused Projects
2025 2024 2023
Deskripsi Target Realisasi Target Realisasi Target Realisasi
Description Target Realization Target Realization Target Realization
(Rp) (%) (Rp) (%) (Rp) (%)
Investasi Proyek Lingkungan
Investment in Environmental 3.338.873.769 100 2.320.591.770 100 3.459.091.770 100
Projects
Luas Lahan Tertanam Tahun 2025
Total Planted Area in 2025
Perseroan menjalankan kegiatan operasional The Company conducts all its operations within
sepenuhnya di wilayah Indonesia, dengan area Indonesia, with plantations located at Kalimantan,
perkebunan yang tersebar di Kalimantan, Sumatra, dan Sumatra, and Papua. As of 2025, the total planted area
Papua. Hingga akhir tahun 2025, total lahan tertanam has reached 87,000 hectares (including nucleus and
mencapai 87.000 hektare (mencakup area inti dan scheme), demonstrating the Company’s dedication to
plasma), mencerminkan konsistensi Perseroan dalam maintain its productivity and efficient land management
menjaga produktivitas dan efisiensi pengelolaan lahan across its operational units.
di seluruh unit operasional.
98 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 101
Deskripsi Satuan Total Lahan Tertanam
Sumatra Kalimantan Papua
Description Unit Total Planted Area
Luas Tanaman
Menghasilkan 2.000 73.000 12.000 87.000
Mature Area
Luas Tanaman Belum
Ha
Menghasilkan - - - -
Immature Area
Luas Lahan Tertanam
2.000 73.000 12.000 87.000
Planted Area
Keterangan: Data konsolidasi Inti dan Plasma | Consolidated data of Nucleus and Scheme
Rantai Pasokan dan Rantai Nilai
Supply and Value Chain
• Kebun Entitas Anak Pabrik Kelapa Sawit Bulking Pengiriman Produk Pelanggan
• Kebun Kemitraan Palm Oil Mill CPO dan PK Customers
• Pemasok Eksternal CPO and PK
• Subsidiary Product Delivery
Plantations
• Partnership
Plantations
• External Suppliers
Seluruh pasokan bahan baku kelapa sawit yang The Company sources all its palm oil raw materials
digunakan Perseroan berasal dari dalam negeri, baik domestically, from its core plantations and local
dari perkebunan inti maupun mitra pemasok lokal. Pada suppliers. By 2025, the Company has operated 7 palm
tahun 2025, Perseroan mengoperasikan 7 unit pabrik oil mills (PKS) in Kalimantan and Papua, each with a
kelapa sawit (PKS) dengan kapasitas terpasang sebesar capacity of 400 tons of fresh fruit bunches (FFB)
400 ton TBS per jam, yang berlokasi di Kalimantan per hour. Further details about the mill locations and
dan Papua. Rincian lebih lanjut mengenai lokasi dan capacities are available in Appendix 1.
kapasitas pabrik dapat dilihat pada Lampiran 1.
Ketelusuran Pasokan Keterlibatan Pemasok Kolaborasi & Komunikasi Penilaian Pemasok
Supply Traceability Supplier Engagement Collaboration & Communication Supplier Assessment
Membangun Sistem Profil Mengedukasi dan Meminimalisasi risiko dalam Menerapkan sistem
Pemasok yang akuntabel, mendukung pemasok kunci rantai pasokan dengan penilaian kualitas yang
transparan, dan terlacak. untuk menerapkan aspek membuka informasi dan memasukkan aspek-
Establishing an accountable, keberlanjutan. menerima keluhan dari pihak aspek keberlanjutan.
transparent, and traceable Educating and supporting pemangku kepentingan. Implementing a quality
Supplier Profile System. key suppliers to implement Minimizing supply chain risks assessment system that
sustainability aspects. by transparently sharing incorporates sustainability
information and promptly aspects.
addressing stakeholder
complaints.
Perseroan menjalankan kegiatan usaha yang The Company operates across the full value chain
mencakup seluruh rantai nilai mulai dari pengelolaan from managing plantations and harvesting Fresh
perkebunan, pemanenan Tandan Buah Segar (TBS), Fruit Bunches (FFB) to processing at the Palm Oil
pengolahan di Pabrik Kelapa Sawit (PKS) hingga Mill (POM), and producing Crude Palm Oil (CPO) and
menghasilkan Crude Palm Oil (CPO) dan Palm Kernel Palm Kernel (PK), which are then sold domestically.
(PK), dimana CPO dipasarkan untuk kebutuhan di EHP consistently delivers high quality, ensuring global
PT Eagle High Plantations Tbk 99
Page 102
Menggerakkan Ekonomi, Menebar Manfaat
Driving the Economy, Sharing Benefits
pasar domestik. EHP konsisten menjaga keunggulan standards are met from plantations to the production
mutu dan kualitas mulai dari perkebunan kelapa sawit of Crude Palm Oil (CPO) and Palm Kernel (PK). All
hingga hasil olahan minyak kelapa sawit (CPO) dan activities are guided by sustainability principles to
inti sawit (PK) yang berkualitas sehingga memenuhi balance economic, social, and environmental values.
standar global. Seluruh proses bisnis ini dijalankan
dengan prinsip keberlanjutan untuk memastikan nilai
ekonomi, sosial, dan lingkungan dapat tercipta secara
seimbang.
Dari sisi rantai pasok, Perseroan memastikan seluruh From a supply chain perspective, the Company
pasokan TBS yang diolah dapat ditelusuri hingga ke guarantees that all processed FFB supplies are
sumber asalnya. Hal ini menjadi kunci dalam menjamin traceable back to their source. This is crucial for
transparansi dan legalitas bahan baku, sekaligus ensuring transparency and legality of raw materials
menunjukkan komitmen Perseroan terhadap praktik and for demonstrating the Company’s commitment
NDPE. Pada tahun 2025, sebanyak 86,72% pasokan to NDPE practices. By 2025, 86.72% of FFB supplies
TBS berasal dari kebun inti dan plasma, sementara will originate from nucleus and scheme plantations,
13,28% sisanya berasal dari pihak eksternal. Perseroan with the remaining 13.28% obtained from external
juga bermitra dengan sekitar 7.791 petani plasma dan sources. Additionally, the Company collaborates with
2.900 petani swadaya, meningkat sebesar 53,68% approximately 7,791 scheme smallholders and 2,900
dibandingkan tahun 2024, serta menggandeng 25 independent smallholders, which is an increase of
pemasok lokal di wilayah Kalimantan dan Papua. 53.68% compared to 2024, and works with 25 local
suppliers in Kalimantan and Papua.
Perseroan menargetkan, pada tahun 2026 tingkat By 2026, the Company aims to achieve 100%
ketelusuran bahan baku produk dari pemasok hingga traceability of product raw materials from suppliers
perkebunan, termasuk keterlacakan dari petani dapat to plantations, including traceability to smallholders,
mencapai 100% untuk seluruh unit operasi. across all operational units.
Dalam mendukung keberlanjutan rantai pasok, To promote supply chain sustainability, the Company
Perseroan menerapkan empat strategi utama: employs four main strategies:
1. Ketertelusuran Pasokan: Membangun sistem 1. Supply Traceability: Develop a traceability system
traceability dan memperbaharui data pemasok and consistently update the supplier profile to
secara berkala yang akuntabel, transparan, ensure it is accountable, transparent, traceable, and
dan dapat dilacak serta memenuhi standar aligns with sustainability standards;
keberlanjutan;
2. Keterlibatan Pemasok: Memberikan pelatihan dan 2. Supplier Engagement: Offer training and outreach,
sosialisasi serta mendampingi seluruh pemasok helping all suppliers implement sustainability
untuk memastikan praktik keberlanjutan di seluruh practices across the entire production process;
proses produksi dilaksanakan;
3. Kolaborasi dan Komunikasi: Membuka kanal 3. Collaboration and Communication: Keep
komunikasi yang transparan, melakukan pertemuan communication channels open and transparent,
rutin secara berkala, menerima masukan serta hold regular meetings, collect input and complaints
keluhan dari pemangku kepentingan, dan from stakeholders, and respond promptly;
menindaklanjutinya secara cepat;
4. Penilaian Pemasok: Menerapkan sistem penilaian 4. Supplier Assessment: Creating a supplier quality
kualitas pemasok yang memasukkan aspek assessment system that includes sustainability
keberlanjutan sebagai bagian dari kriteria evaluasi. factors as part of the evaluation process.
Tingkat ketelusuran bahan baku dari pemasok By 2025, raw material traceability from suppliers
hingga perkebunan, termasuk keterlacakan dari to plantations, including smallholders has reached
petani telah mencapai 100% di seluruh unit operasi 100% across all operational units. The Company has
pada tahun 2025. Perseroan juga telah menetapkan also set a 2035 deadline to ensure that 100% of its
batas waktu tahun 2035 untuk memastikan bahwa suppliers, including independent smallholders, fulfill
100% pemasoknya, termasuk petani swadaya, wajib their commitment to implementing sustainable palm
memenuhi komitmennya untuk mengimplementasikan oil policies and practices. To reach its full target, the
kebijakan dan praktik minyak sawit yang berkelanjutan. Company persists in providing outreach and training
Untuk mencapai target penuh, Perseroan terus to all supplier partners to ensure they understand
melakukan sosialisasi dan pelatihan kepada seluruh
100 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 103
mitra pemasok agar memahami kerangka rantai pasok the sustainable supply chain framework. Supply berkelanjutan yang diterapkan. Data pasokan juga data is also handled transparently and shared with dikelola dengan transparan dan dibagikan kepada buyers through a Non-Disclosure Agreement (NDA), pembeli melalui Kerangka Perjanjian Keterbukaan demonstrating responsibility and commitment to Terbatas (Non-Disclosure Agreement/NDA) sebagai supply chain quality and accountability. bentuk tanggung jawab dan komitmen terhadap kualitas serta akuntabilitas rantai pasok. Ke depan, Perseroan akan terus memperkuat rantai Moving forward, the Company will strengthen its value nilainya melalui kolaborasi dengan pemasok, pembeli, chain by collaborating closely with suppliers, buyers, serta pemangku kepentingan lokal, guna memastikan and local stakeholders to promote sustainability from keberlanjutan dari hulu ke hilir termasuk pemantauan upstream to downstream. This includes managing praktik budidaya berkelanjutan, peningkatan sustainable farming practices, boosting farmer produktivitas petani, efisiensi pabrik, serta pemenuhan productivity, enhancing factory efficiency, and fulfilling permintaan pasar yang berkelanjutan. Sepanjang tahun market demands for sustainability. Throughout 2025, 2025, tidak terdapat perubahan signifikan terhadap there were no significant changes to the Company’s struktur rantai nilai dan rantai pasok Perseroan value chain and supply chain structure compared to dibandingkan tahun sebelumnya. the previous year. Seleksi dan Evaluasi Pemasok [GRI 414-1] [GRI 414-2] Supplier Selection and Evaluation [GRI 414-1] [GRI 414-2] Perseroan menerapkan proses seleksi dan evaluasi The Company conducts a supplier selection and pemasok yang mengintegrasikan prinsip sosial, evaluation process that integrates social, ethical, etika, dan keberlanjutan dalam setiap tahap rantai and sustainability principles throughout the entire pasok. Setiap calon pemasok wajib melalui penilaian supply chain. Every potential supplier undergoes an awal (screening) menggunakan kriteria sosial dan initial screening based on social and environmental lingkungan untuk memastikan kesesuaian dengan standards to verify compliance with the Company’s Kebijakan Keberlanjutan Perseroan, termasuk Sustainability Policy, which includes respecting labor kepatuhan terhadap hak tenaga kerja, legalitas lahan, rights, land legality, and sustainable farming practices. serta praktik pertanian berkelanjutan. Sepanjang tahun In 2025, all new suppliers (100%) have been screened 2025, seluruh pemasok baru (100%) telah diseleksi using these social criteria. menggunakan kriteria sosial tersebut. Kriteria utama dalam pemilihan pemasok meliputi: The primary criteria for selecting suppliers are: 1. Sumber TBS tidak berasal dari kawasan hutan dan 1. Sourced FFB do not originate from forest areas or area yang diperuntuk sebagai konservasi (NKT/ areas designated for conservation (HCV/SKT); SKT); 2. Lahan bersifat legal, bebas dari konflik lahan dan 2. Land must be legal, without land conflicts or illegal praktik ilegal; activities; 3. Kepatuhan terhadap kebijakan NDPE serta 3. Adherence to the Company’s NDPE policy and penerapan aspek keberlanjutan Perseroan; sustainability measures implementation; 4. Kepemilikan izin ketenagakerjaan resmi dari 4. Possession of an official labor permit from the local Disnaker setempat (Kalimantan dan Papua). Manpower Office (Kalimantan and Papua). Perseroan juga melakukan evaluasi berkala setiap enam The Company evaluates all suppliers biannually bulan terhadap seluruh pemasok melalui mekanisme with a Collection Data Sheet (CDS) reviewed by Collection Data Sheet (CDS) yang ditinjau oleh tim the sustainability team. This evaluation covers all sustainability. Evaluasi ini mencakup seluruh aspek sustainability aspects, including environmental and keberlanjutan termasuk lingkungan dan sosial. Peta social aspects. The Company also provides a roadmap jalan (roadmap) juga disediakan oleh Perseroan untuk to assist all suppliers in fulfilling EHP’s sustainability membantu seluruh pemasok memenuhi komitmen commitments. Throughout 2025, all active suppliers keberlanjutan EHP. Pada tahun 2025, seluruh pemasok (100%) have been assessed and included in evaluation (100%) telah dinilai dan dilibatkan dalam hal evaluasi dan and fulfillment of compliance with the Company’s pemenuhan kepatuhan terhadap kebijakan sustainability regulations. If a third-party supplier fails to comply with perusahaan. Apabila ditemui pemasok pihak ketiga or implement the sustainability policy, the Company gagal mematuhi atau mengimplementasikan kebijakan may terminate the partnership or impose immediate keberlanjutan, Perseroan dapat memutuskan hubungan sanctions or restrictions. However, the Company does kerja sama atau melakukan paksaan atau pelarangan not immediately sever ties. langsung. Kendati demikian, Perseroan tidak serta merta memutus hubungan kerja. PT Eagle High Plantations Tbk 101
Page 104
Menggerakkan Ekonomi, Menebar Manfaat
Driving the Economy, Sharing Benefits
Perseroan melakukan pendekatan inklusif dengan Instead, the Company takes an inclusive approach
mendorong seluruh pemasok untuk mengambil by encouraging all suppliers to take the necessary
tindakan-tindakan perbaikan yang diperlukan. corrective actions. The Company provides a three-year
Perseroan memberikan waktu 3 (tiga) tahun bagi para period for suppliers to make gradual improvements.
pemasok untuk melakukan perbaikan secara bertahap. The Company actively conducts regular monitoring
Perseroan secara aktif melakukan monitoring dan and evaluations of its suppliers.
evaluasi secara berkala terhadap para pemasok.
Sepanjang tahun 2025, tidak terdapat pemasok In 2025, no supplier relationships were ended, and
yang dihentikan hubungannya; seluruh pemasok all suppliers showed marked progress based on
telah menunjukkan kemajuan perbaikan signifikan monitoring results.
berdasarkan hasil pemantauan.
Sebagai bagian dari upaya pencegahan, Perseroan To prevent issues, the Company routinely provides
secara rutin mengadakan sosialisasi kebijakan socialization and compliance training on sustainability
keberlanjutan dan pelatihan kepatuhan kepada policies for suppliers and enhances its raw material
pemasok, sekaligus memperkuat sistem ketertelusuran traceability system to ensure all supplies are obtained
bahan baku untuk memastikan seluruh pasokan legally, ethically, and sustainably.
berasal dari sumber yang legal, etis, dan berkelanjutan.
• 100% Traceability to Plantation • Deforestations monitoring area for existing
for new suppliers and new external supplier coverage at least
20,000 Ha
• All suppliers comply to EHP NDPE Policy
• Engage with more than 2,000 independent
• Conducted compliance assessments smallholders
KPI 2025 on the implementation of human rights
commitments
• 100% Traceability to Plantation • 15,598 ha of external supplier areas
for new suppliers monitored
• 100% of suppliers (86 cooperatives and • 2,900 independent smallholders involved
25 agents) comply with NDPE Policy under the ISH program.
Milestone • 87% of suppliers comply with the
2025 implementation of human rights
commitments
Tantangan, Implikasi Finansial, Risiko, dan Peluang Akibat Perubahan Iklim [GRI 201-2][OJK E.5]
Challenges, Financial Implications, Risks, and Opportunities Caused by Climate Change
Sebagai perusahaan perkebunan, EHP menyadari As a plantation company, EHP recognizes that
bahwa perubahan iklim merupakan tantangan utama climate change presents a major challenge impacting
yang berpotensi memengaruhi produktivitas, biaya productivity, operational expenses, and financial
operasional, dan kinerja finansial. outcomes.
102 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 105
Fluktuasi cuaca ekstrem seperti kekeringan Extreme weather events, including extended droughts, berkepanjangan, banjir, serta kebakaran hutan dan floods, and forest fires, can reduce Fresh Fruit Bunch lahan dapat menurunkan produksi Tandan Buah Segar (FFB) yields and increase the risk of supply disruptions. (TBS) dan meningkatkan risiko gangguan pasokan. These are physical risks that directly affect revenue Kondisi tersebut tergolong sebagai risiko fisik (physical and profit margins. risk) yang berdampak langsung terhadap pendapatan dan profitabilitas. Selain itu, perubahan kebijakan dan regulasi internasional Moreover, evolving international policies and regulations terkait deforestasi dan perdagangan minyak sawit on deforestation and sustainable palm oil trade pose berkelanjutan menjadi risiko regulatori (regulatory risk) regulatory risks that need strategic management. yang harus dikelola secara strategis. Ketidakpatuhan Failure to comply with global sustainability standards terhadap standar keberlanjutan global seperti RSPO, like RSPO, ISPO, and EUDR can result in market access ISPO, dan EUDR dapat berdampak pada pembatasan restrictions, fines, or reduced demand, impacting long- akses pasar, denda, atau penurunan permintaan produk, term revenue. Conversely, this scenario also provides sehingga berpengaruh terhadap pendapatan jangka EHP with opportunities to enhance competitiveness panjang. Namun, kondisi ini juga membuka peluang by adopting sustainable practices and obtaining green (opportunity) bagi EHP untuk meningkatkan daya saing certifications. melalui adopsi praktik berkelanjutan dan sertifikasi hijau. Untuk mengantisipasi berbagai risiko tersebut, EHP To address these risks proactively, EHP has adopted menerapkan sejumlah strategi mitigasi dan adaptasi several strategies for climate change mitigation and perubahan iklim, antara lain: adaptation, such as: 1. Pencegahan dan penanggulangan kebakaran 1. Land fire prevention and control through early lahan dengan sistem deteksi dini, patroli rutin, dan detection, routine patrols, and training of internal pelatihan tim pemadam internal; firefighting teams; 2. Peningkatan pengelolaan tanah melalui penerapan 2. Enhancing land management through the adoption praktik pertanian terbaik. Misalnya, pelepah dari of best agricultural practices. For example, oil kelapa sawit dijadikan mulsa dan digunakan palm fronds are converted into mulch and used as sebagai pupuk organik. Padatan decanter solid dan organic fertilizer. Decanter solids and boiler ash abu boiler dari pabrik digunakan kembali sebagai from the mills are reused as organic fertilizer in the pupuk organik di perkebunan. Hal ini dilakukan plantations. This is done to improve soil nutrients, untuk meningkatkan nutrisi tanah dan kemampuan enhance soil moisture retention, and mitigate the retensi kelembaban tanah serta memperbaiki effects of drought. Additionally, this practice helps dampak kekeringan. Selain itu, hal ini juga dapat offset the use of chemical fertilizers, leading to mengimbangi penggunaan pupuk yang mengarah lower greenhouse gas (GHG) emissions; pada emisi GRK yang lebih rendah; 3. Pengelolaan lahan gambut secara berkelanjutan, 3. Sustainable management of peatlands, keeping menjaga muka air tanah optimal ±40 cm di bawah groundwater levels about 40 cm below the surface permukaan dengan sistem bendungan (water gate/ with dam systems like water gate and water weir; water weir); 4. Pemanfaatan limbah sawit (POME dan janjang 4. Using palm oil waste (POME and empty fruit kosong) sebagai pupuk organik dan pengendali bunches) as organic fertilizer and to help control kelembaban tanah; soil moisture; 5. Efisiensi energi dan air, melalui perbaikan sistem 5. Enhancing energy and water efficiency with better irigasi, konservasi air di areal perkebunan, dan irrigation, water conservation efforts in plantations, peningkatan efisiensi pengolahan pabrik; and increased mill processing efficiency; 6. Meminimalkan risiko kebakaran dengan 6. Minimizing fire risk by implementing an Early menerapkan Early Warning System melalui deteksi Warning System through real-time hotspot detection titik panas secara real time menggunakan satelit using satellites (MODIS, NOAA, VIIRS); (MODIS, NOAA, VIIRS); 7. Pembangunan embung air sebagai cadangan saat 7. Building water reservoirs to serve as backups kekeringan panjang. during extended droughts. PT Eagle High Plantations Tbk 103
Page 106
Menggerakkan Ekonomi, Menebar Manfaat
Driving the Economy, Sharing Benefits
Dari sisi keuangan, perubahan iklim dapat Financially, climate change can lead to increased
meningkatkan beban operasional dan biaya mitigasi, operational costs and mitigation expenses. However,
namun EHP melihatnya sebagai investasi jangka EHP views these as long-term investments to maintain
panjang untuk mempertahankan produktivitas dan productivity and ensure business continuity. In
memastikan keberlanjutan usaha. Pada tahun 2025, 2025, the Company reused 638,893 tons of POME
Perseroan menggunakan kembali 638.893 ton POME and 228,377 tons of empty fruit bunches as soil
dan 228.377 ton janjang kosong sebagai bahan amendments.
pemulih tanah.
Melalui pendekatan ini, EHP tidak hanya berupaya This approach helps EHP reduce physical and
meminimalkan risiko fisik dan regulasi, tetapi juga regulatory risks, unlocks global market opportunities
memanfaatkan peluang pasar global terhadap minyak for sustainable palm oil, and boosts the company’s
sawit berkelanjutan, sekaligus memperkuat reputasi reputation among stakeholders.
perusahaan di mata pemangku kepentingan.
Bantuan Finansial dari Pemerintah [GRI 201-4]
Government Financial Support
Sepanjang tahun 2025, Perseroan tidak menerima Throughout 2025, the Company did not receive any
bantuan finansial dalam bentuk apa pun dari Pemerintah financial assistance from the Indonesian Government
Indonesia maupun dari lembaga pemerintah daerah. or local agencies. The Company also did not obtain any
Perseroan juga tidak memperoleh insentif fiskal, subsidi, fiscal incentives, subsidies, or special tax exemptions
ataupun keringanan pajak yang bersifat khusus selain beyond the standard tax provisions applicable to all
ketentuan perpajakan umum yang berlaku bagi seluruh taxpayers in Indonesia.
wajib pajak di Indonesia.
Berdasarkan hasil evaluasi, tidak terdapat penerimaan The evaluation showed that the Company did not
dana dari pemerintah dalam bentuk apa pun, termasuk: receive any government funding in any form, such as:
1. Keringanan atau insentif pajak (tax relief and tax 1. Tax relief or incentives (tax relief and tax credits);
credits);
2. Subsidi dan hibah investasi atau penelitian; 2. Investment or research subsidies and grants;
1. Bantuan dari lembaga pembiayaan ekspor (Export 3. Support from Export Credit Agencies;
Credit Agencies);
2. Insentif keuangan, penghargaan, atau fasilitas royalti; 4. Financial incentives, awards, or royalty facilities;
3. Bentuk bantuan finansial lainnya yang dapat 5. Any other financial assistance that could affect the
memengaruhi kinerja operasional atau keuangan Company’s operational or financial performance.
Perseroan.
Seluruh kegiatan usaha Perseroan dijalankan secara The Company conducts all its business activities
mandiri dengan pembiayaan yang bersumber dari independently, financing them through operational
hasil operasional dan dukungan perbankan komersial. results and support from commercial banks. It has no
Pemerintah tidak memiliki kepemilikan saham secara direct or indirect ownership stake by the government.
langsung maupun tidak langsung dalam struktur As a result, the Company operates autonomously
kepemilikan Perseroan. Dengan demikian, Perseroan without financial dependence on the government and
beroperasi secara independen tanpa ketergantungan complies with all applicable regulations in Indonesia.
finansial terhadap pemerintah dan tetap mematuhi
seluruh peraturan yang berlaku di Indonesia.
104 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 107
PT Eagle High Plantations Tbk 105
Page 108
Menjaga Bumi, Merawat Masa Depan Protecting the Planet, Safeguarding the Future MENJAGA BUMI, MERAWAT MASA DEPAN Protecting the Planet, Safeguarding the Future Mengelola dampak lingkungan secara bertanggung jawab untuk masa depan. Managing environmental impacts responsibly for the future. 106 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 109
PT Eagle High Plantations Tbk 107
Page 110
Menjaga Bumi, Merawat Masa Depan
Protecting the Planet, Safeguarding the Future
Pendekatan Manajemen [GRI 3-3]
Management Approach
Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang perkebunan kelapa sawit, EHP berkomitmen untuk
menjalankan operasional yang ramah lingkungan dan berkontribusi terhadap upaya global dalam
mitigasi perubahan iklim. Perseroan memahami bahwa keberhasilan ekonomi harus berjalan beriringan
dengan pelestarian lingkungan, efisiensi sumber daya, dan pengurangan jejak karbon.
As a palm oil plantation company, EHP is committed to operating in an environmentally responsible
manner and supporting global efforts to combat climate change. The Company recognizes that
economic success must align with environmental conservation, resource efficiency, and a smaller
carbon footprint.
108 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 111
Uraian
Penjelasan Explanation
Description
Topik Material: Kinerja Lingkungan
Material Topic: Environmental Performance
Kebijakan dan Komitmen Perseroan menetapkan Kebijakan Keberlanjutan The Company has adopted the EHP
Policies and Commitments EHP sebagai acuan utama dalam pengelolaan Sustainability Policy as its main guide for
lingkungan, yang berfokus pada: environmental management, emphasizing:
Link Dokumen | Document • Komitmen terhadap tidak adanya konversi • Commitment to avoid converting natural
Link: ekosistem alami pada operasional sendiri dan ecosystems in its operations and
https://www. yang berlaku bagi seluruh pemasok; through all suppliers;
eaglehighplantations.com/ • Komitmen terhadap nol deforestasi pada • Commitment to achieve zero
keberlanjutan/strategi/ operasional sendiri dan yang berlaku bagi deforestation in its operations and
seluruh pemasok; across suppliers;
• Komitmen terhadap pemulihan deforestasi/ • Commitment to reverse deforestation
konversi di kegiatan operasional sendiri dan and land conversion in its operations
pemasok sejak tanggal batas (cut-off date); and among suppliers from the
designated cut-off date;
• Komitmen terhadap konservasi • Commitment to conserve biodiversity
keanekaragaman hayati di kegiatan within its operations and among
operasional sendiri dan pemasok; suppliers;
• Komitmen untuk tidak melakukan perburuan • Commitment to prohibit hunting in its
pada operasional sendiri dan yang berlaku operations and throughout its supply
bagi seluruh pemasok; chain;
• Komitmen untuk melakukan penilaian Nilai • Commitment to carry out High
Konservasi Tinggi (NKT) pada operasional Conservation Value (HCV) assessments
sendiri dan yang berlaku bagi seluruh in its operations and with all suppliers;
pemasok;
• Komitmen untuk hanya menggunakan asesor • Commitment to use only licensed HCV
HCV berlisensi yang terakreditasi oleh ALS assessors accredited by ALS in all
pada operasional sendiri dan yang berlaku operations and supplier activities;
bagi seluruh pemasok;
• Komitmen terhadap penerapan Pendekatan • Commitment to adopt the High Carbon
High Carbon Stock (HCS) pada operasional Stock (HCS) Approach in its operations
sendiri dan yang berlaku bagi seluruh and supply chain;
pemasok;
• Komitmen untuk melakukan penilaian • Commitment to perform social and
dampak sosial dan lingkungan (Social and environmental impact assessments
Environmental Impact Assessments/SEIA) (SEIA) for its operations and applicable
pada operasional sendiri dan yang berlaku supplier activities;
bagi seluruh pemasok;
• Komitmen untuk tidak melakukan penanaman • Commitment to prohibit planting on
di lahan gambut pada kedalaman berapa pun peatlands at any depth within its own
pada operasional sendiri dan yang berlaku operations and those of its suppliers;
bagi seluruh pemasok;
• Komitmen terhadap penerapan praktik • Commitment to implement best
pengelolaan terbaik untuk tanah dan lahan practices for managing soil and
gambut pada operasional sendiri dan yang peatlands across its operations and
berlaku bagi seluruh pemasok; supply chain;
• Komitmen terhadap kebijakan tanpa • Commitment to enforce a zero burning
pembakaran (zero burning) pada operasional policy within its operations and supplier
sendiri dan yang berlaku bagi seluruh network;
pemasok;
• Komitmen untuk melindungi badan air alami • Commitment to protect natural water
melalui penetapan zona penyangga (buffer bodies by establishing buffer zones;
zone);
• Komitmen untuk meminimalkan penggunaan • Commitment to reduce chemical use,
bahan kimia, termasuk pestisida dan pupuk including pesticides and fertilizers, in its
kimia pada operasional sendiri dan yang operations and across suppliers;
berlaku bagi seluruh pemasok;
PT Eagle High Plantations Tbk 109
Page 112
Menjaga Bumi, Merawat Masa Depan
Protecting the Planet, Safeguarding the Future
Uraian
Penjelasan Explanation
Description
Topik Material: Kinerja Lingkungan
Material Topic: Environmental Performance
• Komitmen untuk tidak menggunakan paraquat • Commitment to avoid using paraquat
pada operasional sendiri dan yang berlaku in its own operations and supplier
bagi seluruh pemasok; activities;
• Komitmen untuk tidak menggunakan • Commitment to refrain from using
pestisida Kelas 1A dan 1B menurut WHO pada WHO Class 1A and 1B pesticides in its
operasional sendiri dan yang berlaku bagi operations and across the supply chain;
seluruh pemasok;
• Komitmen untuk tidak menggunakan bahan • Commitment to not utilize chemicals
kimia yang tercantum dalam Konvensi listed in the Stockholm and Rotterdam
Stockholm dan Rotterdam pada operasional Conventions in its operations or among
sendiri dan yang berlaku bagi seluruh suppliers.
pemasok.
Tindakan Pengelolaan dan Untuk memastikan topik lingkungan memberikan To ensure that environmental issues create
Dampak dampak positif yang optimal serta meminimalkan maximum positive effects while minimizing
Management Actions and potensi dampak negatif, EHP menerapkan possible negative impacts, EHP applies
Impacts berbagai langkah strategis sebagai berikut: various strategic measures as follows:
Pengelolaan Dampak Positif Positive Impact Management
• Efisiensi sumber daya melalui optimalisasi • Maximizing resource efficiency by
pemakaian energi, air, dan bahan baku optimizing the use of energy, water, and
produksi di seluruh pabrik kelapa sawit; raw materials in all palm oil mills;
• Pengurangan emisi GRK melalui pemanfaatan • Lowering GHG emissions through the
limbah cair (POME) untuk biogas dan use of liquid waste (POME) for biogas
penggunaan janjang kosong sebagai pupuk and utilizing empty fruit bunches as
organik; organic fertilizer;
• Pelestarian keanekaragaman hayati dengan • Protecting biodiversity by maintaining
menjaga kawasan konservasi di dalam dan conservation areas within and around
sekitar konsesi terhadap habitat satwa; concessions for wildlife habitats;
• Pengelolaan limbah padat dan B3 secara • Managing solid and hazardous waste
bertanggung jawab, dengan prinsip 3R responsibly by following the 3R principle
(Reduce, Reuse, Recycle); (Reduce, Reuse, Recycle);
• Rehabilitasi dan pengkayaan habitat pada • Restoring and improving habitats
area konservasi dan sempadan sungai; in conservation areas and along
riverbanks;
• Pencegahan erosi dengan penerapan praktek • Preventing erosion through best
perkebunan terbaik (BMP) serta penanaman plantation practices (BMPs) and planting
tanaman penutup tanah (cover crops). cover crops.
Pengelolaan Dampak Negatif Negative Impact Management
• Mitigasi risiko kebakaran dan perubahan • Mitigating fire and climate change risks
iklim melalui pemantauan satelit titik panas, through satellite monitoring hotspots,
pembangunan embung air, dan pelatihan tim constructing water reservoirs, and
pemadam internal; training internal firefighting teams;
• Pencegahan pencemaran air dan tanah, • Avoiding water and soil pollution by
dengan memastikan seluruh limbah cair ensuring all liquid waste complies with
memenuhi baku mutu sebelum dialirkan; quality standards prior to discharge;
• Pengendalian emisi udara dengan perawatan • Controlling air emissions via routine
rutin mesin boiler dan penerapan sistem zero boiler maintenance and strict
burning policy; enforcement of a zero-burning policy;
• Evaluasi rutin kepatuhan lingkungan di setiap • Performing regular environmental
unit operasi untuk memastikan efektivitas compliance evaluations at each
kebijakan dan identifikasi potensi risiko baru. operational unit to verify policy
effectiveness and detect potential new
risks.
110 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 113
Uraian
Penjelasan Explanation
Description
Topik Material: Kinerja Lingkungan
Material Topic: Environmental Performance
Pemantauan Efektivitas EHP melakukan pemantauan dan evaluasi EHP consistently tracks and assesses its
Effectiveness Monitoring berkala terhadap efektivitas pengelolaan environmental management effectiveness
lingkungan dengan indikator utama sebagai through key indicators such as:
berikut:
• Intensitas penggunaan energi dan air per ton • Energy and water usage intensity per
CPO yang dihasilkan; ton of CPO produced;
• Volume limbah cair yang dimanfaatkan • Volume of recycled liquid waste (POME);
kembali;
• Penurunan emisi GRK dari kegiatan pabrik dan • GHG emission reductions from mill and
perkebunan; plantation operations;
• Area konservasi dan habitat serta ekosistem • Conservation of protected areas, natural
alami terjaga; habitats, and ecosystems;
• Tingkat kepatuhan terhadap regulasi • Adherence to national environmental
lingkungan nasional dan memenuhi laws, RSPO/ISPO standards, and NDPE
persyaratan RSPO/ISPO dan kebijakan NDPE. policies.
Hasil evaluasi dibahas secara berkala Evaluation results are regularly reviewed in
dalam Rapat Direksi dan Komite Pengarah meetings of the Board of Directors and the
Keberlanjutan, yang juga digunakan untuk Sustainability Steering Committee, and they
memperbarui target dan strategi perbaikan also help update targets and strategies for
berkelanjutan. continual improvement.
Keterlibatan Pemangku Dalam penerapan pengelolaan lingkungan, EHP In implementing environmental
Kepentingan melibatkan berbagai pemangku kepentingan, management, EHP involves a range of
Stakeholder Engagement termasuk masyarakat lokal, pemerintah, lembaga stakeholders, such as local communities,
lingkungan, dan mitra pemasok melalui program government agencies, environmental
konservasi bersama, pelatihan pengelolaan organizations, and suppliers by organizing
limbah, dan kampanye kesadaran lingkungan. joint conservation initiatives, waste
Umpan balik dari para pihak digunakan untuk management training, and awareness
menyempurnakan kebijakan dan kegiatan campaigns about the environment. The
lingkungan agar semakin inklusif dan berdampak feedback received from these stakeholders
luas. helps to improve environmental policies
and activities, ensuring they are more
inclusive and effective.
Target dan Progres
Target and Progress
Target Aspek Lingkungan Pencapaian di Tahun 2025 Keterangan
Environmental Aspect Target Achievement in 2025 Description
Pengurangan emisi GRK [IDX E-06, E-07] Target tercapai
55.463 tCO2e
GHG emission reduction [IDX E-06, E-07] Target achieved
100% pemanfaatan limbah cair (POME)
sebagai pupuk cair Target tercapai
100%
100% of liquid waste (POME) reused as liquid Target achieved
fertilizer
Efisiensi penggunaan air permukaan sebesar
Melebihi target
10% 19,79%
Above target
Water use efficiency in the factory by 10%
Pemanfaatan volume limbah padat sebesar
Melebihi target
70% 75,26%
Above target
70% utilization of solid waste volume
PT Eagle High Plantations Tbk 111
Page 114
Menjaga Bumi, Merawat Masa Depan
Protecting the Planet, Safeguarding the Future
Target Aspek Lingkungan Pencapaian di Tahun 2025 Keterangan
Environmental Aspect Target Achievement in 2025 Description
Rehabilitasi area konservasi dan penanaman
minimal 10.000 bibit pohon seluas 447 ha
15.050 bibit di 447 ha Melebihi target
Rehabilitation of conservation areas and
15,050 seedlings in an area of 447 ha Above target
planting of at least 10,000 tree seedlings over
an area of 447 ha
Tingkat kepatuhan terhadap baku mutu
lingkungan Target tercapai
100%
Level of adherence to environmental quality Target achieved
standards
Konsumsi Energi
Energy Consumption
Sebagai bagian dari komitmen terhadap praktik As part of its Environmental Stewardship commitment,
Environmental Stewardship, Perseroan menjalankan the Company enforces an energy efficiency policy
kebijakan efisiensi energi dengan prinsip konservasi focused on conserving resources, maximizing
sumber daya, optimalisasi penggunaan energi renewable energy use, and reducing emissions across
terbarukan, serta pengendalian emisi dari seluruh all operations at its plantations and palm oil mills.
kegiatan operasional perkebunan dan pabrik kelapa
sawit.
Konsumsi Energi dalam Organisasi Energy Consumption within the Organization
Pada tahun 2025, total konsumsi energi Perseroan By 2025, the Company’s total energy use was mainly
berasal dari dua sumber utama: from two sources:
1. Energi terbarukan berupa cangkang dan fiber 1. Renewable energy, such as shells and biomass
(biomassa) yang digunakan sebagai bahan bakar fiber, used as boiler fuel at palm oil mills;
boiler di pabrik kelapa sawit;
2. Energi non-terbarukan berupa bahan bakar 2. Non-renewable energy, specifically B40 biodiesel
biodiesel B40 untuk peralatan mekanisasi dan fuel, for mechanization and transportation.
transportasi operasional.
Volume Penggunaan Bahan Bakar Berdasarkan Sumber [GRI 302-1]
Fuel Usage Volume by Source
Deskripsi Satuan
2025 2024 2023
Description Unit
Bahan Bakar Tidak Terbarukan
Non-Renewable Fuel
Bahan Bakar Bensin Liter
385.560 368.280 369.360
Gas Fuel Litres
Bahan Bakar Terbarukan
Renewable Fuel
Bahan Bakar Biodiesel Liter
3.513.892* 2.985.142 3.126.798
Biodiesel Fuel Litres
Cangkang dari Fiber Ton
219.826 184.441 436.595
Shells from Fiber Tons
*Keterangan: | Note: B40 (Biodiesel 40%)
112 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 115
Pemakaian Energi di dalam Organisasi [GRI 302-1][OJK F.6]
Energy Use within the Organization
Deskripsi Satuan
2025 2024 2023
Description Unit
Bahan Bakar Biodiesel
GJ 119.000 102.000 107.000
Biodiesel Fuel
Listrik yang Dibeli
GJ 0,71 0,74 0,81
Purchased Electricity
Total Konsumsi Energi
GJ 119.000,71 102.000,74 107.000,81
Total Energy Consumption
Konsumsi Energi Listrik [IDX E-03]
Electrical Consumption
Deskripsi Satuan
2025 2024 2023
Description Unit
Jumlah energi listrik yang
dikonsumsi secara langsung
kWh 240.977 250.818 274.469
Total of direct electrical energy
consumption
Total konsumsi energi tahun 2025 tercatat sebesar Total energy consumption in 2025 is recorded at
119.000,71 GJ. Peningkatan ini dikarenakan adanya 119,000.71 GJ. This increase is due to higher CPO
peningkatan produksi CPO di tahun 2025. production in 2025.
Metodologi perhitungan konsumsi energi The energy consumption calculation methodology
menggunakan pendekatan konversi faktor energi utilizes the IPCC 2006 Guidelines energy factor
IPCC 2006 Guidelines, dengan basis satuan gigajoule conversion approach, with gigajoules (GJ) as the
(GJ) untuk seluruh sumber energi. standard unit for all energy sources.
Konsumsi Energi di Luar Organisasi [GRI 302-2] Energy Consumption Outside the Organization [GRI 302-2]
Selain energi yang digunakan dalam operasi internal, Along with energy used in internal operations,
EHP juga mencatat penggunaan energi tidak langsung EHP also tracks indirect energy consumption from
dari kegiatan logistik dan distribusi pihak ketiga yang third-party logistics and distribution services that
mendukung transportasi hasil produksi ke pelabuhan facilitate the transport of production to ports and
dan pelanggan domestik. Pada tahun 2025, konsumsi domestic customers. By 2025, external energy use
energi di luar organisasi mencapai 20.806 GJ, dihitung reached 20,806 GJ, calculated using the 2006 IPCC
menggunakan metodologi IPCC 2006 berdasarkan methodology based on distance traveled and shipment
jarak tempuh dan volume pengiriman. volume.
Pemakaian Energi di Luar Organisasi dari Perjalanan Bisnis [GRI 302-2]
Energy Comsumption Outside the Organization from Business Travel
Deskripsi Satuan
2025 2024 2023
Description Unit
Pengiriman Hasil Produksi (CPO) Perjalanan
34.194 27.899 34.728
Delivery of Production Output (CPO) Travels
Total Jarak
Km 2.080.649 1.660.871 1.931.873
Total Distance
Total BBM Liter
1.539.680 1.229.045 1.429.586
Total Fuel Litres
Total Energi
GJ 20.806 16.609 19.319
Total Energy
PT Eagle High Plantations Tbk 113
Page 116
Menjaga Bumi, Merawat Masa Depan
Protecting the Planet, Safeguarding the Future
Intensitas Energi [GRI 302-3][OJK F.6] Energy Intensity [GRI 302-3][OJK F.6]
Intensitas energi dihitung berdasarkan total energi Energy intensity is measured by comparing total energy
yang dikonsumsi dibandingkan dengan total produksi consumption to total Crude Palm Oil (CPO) production
minyak kelapa sawit (Crude Palm Oil/CPO) dan total and overall revenue. In 2025, the EHP energy intensity
pendapatan. Pada tahun 2025, rasio intensitas energi ratio was recorded at 0.48 GJ/ton CPO and 0.02 GJ/
EHP tercatat sebesar 0,48 GJ/ton CPO dan 0,02 GJ/ million Rupiah, improved over the previous year, in line
Rp juta, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya, with the increase in total CPO production in 2025.
seiring peningkatan total produksi CPO di tahun 2025.
Deskripsi Satuan
2025 2024 2023
Description Unit
Total Konsumsi Energi
GJ 139.806,71 118.609,74 126.319,81
Total Energy Consumption
Total Produksi CPO Ton
286.972 263.657 320.107
Total CPO Production Tons
Total Intensitas Energi GJ/Ton CPO
0,48 0,45 0,39
Total Energy Intensity GJ/Tons CPO
Pendapatan Usaha Rp Juta
5.761.296 4.302.676 4.204.612
Revenue Million Rp
Total Intensitas Energi
GJ/Rp Juta
(Pendapatan) 0,02 0,03 0,03
GJ/Million Rp
Total Energy Intensity (Revenue)
Peningkatan efisiensi ini dicapai melalui optimalisasi This efficiency boost was achieved through optimizing
boiler recovery system dan pemanfaatan energi the boiler recovery system and increasing the use of
biomassa secara lebih luas di unit pengolahan. biomass energy in the processing unit.
Upaya dan Hasil Pengurangan Konsumsi Energi Energy Consumption Reduction Efforts and Results
Perseroan melaksanakan berbagai inisiatif untuk The Company is implementing various initiatives to
menurunkan konsumsi energi, antara lain melalui reduce energy consumption, including controlling
pengendalian konsumsi listrik, penggunaan teknologi, electricity use, utilizing technology, optimizing
optimalisasi biomassa serta melakukan manajemen biomass, and managing heavy equipment and
alat berat dan transportasi. transportation.
Total penghematan energi pada tahun 2025 mencapai Total energy savings in 2025 amounted to 4,748,242
sebesar 4.748.242 GJ, atau meningkat 19,18% dari GJ, a 19.18% increase compared to the previous year,
penghematan energi tahun sebelumnya, dari hasil driven by the optimization of shell and fiber biomass.
optimalisasi biomassa cangkang dan fiber.
Sebagai bagian dari upaya meningkatkan efisiensi To improve energy efficiency and reduce emissions,
energi sekaligus menurunkan emisi, EHP secara EHP regularly minimizes its dependence on fossil fuels
konsisten mengurangi ketergantungan pada bahan by replacing them with biomass, such as palm kernel
bakar fosil dengan menggantinya menggunakan shells and fiber.
biomassa, khususnya cangkang dan serat (fiber)
kelapa sawit.
Pemanfaatan residu produksi ini tidak hanya Utilizing these production residues optimizes internal
mengoptimalkan penggunaan sumber daya resource use, decreases fossil fuel consumption,
internal, tetapi juga menekan konsumsi energi fosil, boosts operational cost efficiency, and reduces the
meningkatkan efisiensi biaya operasional, serta carbon footprint of the process.
mengurangi jejak karbon dari proses produksi.
114 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 117
Penghematan Energi [GRI 302-4, 302-5][OJK F.7]
Energy Saving
Jenis Energi yang
Program Satuan
Dihemat 2025 2024 2023
Programs Unit
Type of Energy Saving
Optimalisasi Biomassa Cangkang
dan Fiber BBM Solar
GJ 4.748.242 3.983.926 9.430.452
Biomass Optimization Cangkang Fuel
and Fiber
Inovasi dan Pengurangan Kebutuhan Energi Produk Innovation and Reduction of Product Energy
[GRI 302-5] Requirements [GRI 302-5]
Untuk menurunkan kebutuhan energi dalam proses To reduce energy consumption in production,
produksi, EHP terus mengembangkan teknologi EHP is advancing more efficient FFB processing
pemrosesan TBS yang lebih efisien, antara lain melalui methods, such as installing heat recovery systems
penerapan heat recovery system dan pemanfaatan and using biogas energy in its palm oil mills. These
energi biogas di pabrik kelapa sawit. Optimalisasi ini improvements help lower energy use per ton of CPO
berkontribusi pada penurunan konsumsi energi per and aid the Company’s emission reduction initiatives.
ton CPO sekaligus mendukung upaya mitigasi emisi Incorporating energy-efficient technologies is a vital
Perseroan. Penerapan teknologi efisiensi energi element of EHP’s long-term plan for lower-carbon
merupakan bagian penting dari strategi jangka operations.
panjang EHP untuk mencapai operasi yang lebih
rendah karbon.
Pengendalian Emisi
Emission Control
Sebagai perusahaan yang bergerak di sektor As a company in the plantation sector, the Company
perkebunan, Perseroan menyadari bahwa understands that maintaining business continuity
keberlangsungan usaha sangat bergantung pada depends on balancing productivity with environmental
keseimbangan antara produktivitas dan kelestarian sustainability. As a result, emission control and climate
lingkungan. Oleh karena itu, EHP menempatkan change mitigation are central to EHP’s sustainability
pengendalian emisi dan upaya mitigasi perubahan iklim approach.
sebagai bagian integral dari strategi keberlanjutan.
EHP berkomitmen untuk mengurangi emisi Gas EHP aims to reducing Greenhouse Gas (GHG)
Rumah Kaca (GRK) sebesar 30% pada tahun 2030 emissions by 30% by 2030 from the 2020 baseline,
dibandingkan dengan baseline tahun 2020, mencakup including Scope 1 (direct), Scope 2 (indirect), and
emisi Cakupan 1 (langsung), Cakupan 2 (tidak Scope 3 emissions. This commitment supports the
langsung), dan Cakupan 3. Komitmen ini sejalan dengan government’s Nationally Determined Contribution
upaya pemerintah dalam Nationally Determined (NDC) and the objective of achieving Net Zero
Contribution (NDC) dan arah pembangunan menuju Emissions (NZE) by 2060.
Net Zero Emission (NZE) pada tahun 2060.
Untuk mewujudkan komitmen tersebut, EHP secara To meet this target, EHP consistently measures, tracks,
konsisten melakukan pengukuran, pemantauan, dan and manages emissions from all operations, promoting
pengendalian emisi di seluruh lini kegiatan, sekaligus a culture of energy efficiency and environmental
menanamkan budaya efisiensi energi dan tanggung responsibility among all employees.
jawab lingkungan kepada seluruh karyawan.
PT Eagle High Plantations Tbk 115
Page 118
Menjaga Bumi, Merawat Masa Depan
Protecting the Planet, Safeguarding the Future
Langkah Pengendalian dan Mitigasi Emisi [GRI 13.1.6] Emission Control and Mitigation Measures [GRI 13.1.6]
[OJK F.12] [OJK F.12]
Dalam rangka menekan emisi yang dihasilkan dari To reduce emissions from operational activities, EHP
kegiatan operasional, EHP telah menjalankan berbagai has implemented various measurable environmental
program dan inisiatif pengelolaan lingkungan yang management programs and initiatives, such as:
terukur, antara lain:
1. Kebijakan Tanpa Bakar (Zero Burning Policy) 1. Zero Burning Policy
EHP melarang pembukaan lahan dengan cara EHP forbids land burning for clearing and restricts
pembakaran serta tidak melakukan penanaman new planting on peatlands.
baru di lahan gambut.
2. Perlindungan NKT dan SKT 2. HCV and HCS Protection
Sebelum membuka lahan baru, Perseroan Before clearing new land, the Company conducts
melakukan kajian Nilai Konservasi Tinggi (NKT) a High Conservation Value (HCV) and High Carbon
dan Stok Karbon Tinggi (SKT) atau Land Use Risk Stock (HCS) assessment, or Land Use Risk
Identification (LURI) untuk memastikan aktivitas Identification (LURI), to avoid deforestation and
penanaman tidak menyebabkan deforestasi dan harm to high-value ecosystems.
degradasi ekosistem bernilai tinggi.
3. Pemanfaatan Energi Terbarukan 3. Utilization of Renewable Energy
a. Menggunakan bahan bakar biomassa berupa a. Using biomass fuels like palm kernel shells and
cangkang dan serat sawit (fiber) untuk boiler fiber for boilers, offering a lower carbon footprint
yang memiliki keseimbangan karbon lebih baik than fossil fuels;
dibandingkan menggunakan bahan bakar fosil;
b. Menggunakan biodiesel B40 untuk alat berat b. Using B40 biodiesel in heavy machinery and
dan kendaraan operasional guna menekan vehicles to decrease dependency on fossil fuels;
ketergantungan terhadap bahan bakar fosil;
c. Mengoperasikan Pembangkit Listrik Tenaga c. Operating a Biogas Power Plant (PLTBg)
Biogas (PLTBg) dari pemanfaatan limbah cair that converts liquid waste (POME) into clean
(POME) untuk menghasilkan listrik bersih dan electricity and organic fertilizer.
sebagai pupuk organik.
4. Efisiensi Energi dan Optimalisasi Proses Produksi 4. Energy Efficiency and Production Process
Optimization
Perseroan menerapkan program konservasi The Company implements an energy conservation
energi, di antaranya pengendalian konsumsi program that includes controlling electricity
listrik, penggunaan teknologi hemat energi, consumption, using energy-efficient technologies,
dan pemeliharaan rutin peralatan pabrik untuk and conducting regular maintenance on factory
mengurangi beban emisi dari proses produksi. equipment to reduce emissions from production.
5. Percepatan Sertifikasi RSPO dan ISPO 5. Accelerating RSPO and ISPO Certification
EHP terus mempercepat proses sertifikasi EHP remains committed to accelerate the
keberlanjutan sebagai bukti penerapan praktik sustainability certification process, demonstrating
pengelolaan kelapa sawit yang bertanggung jawab its dedication to responsible and environmentally
dan ramah lingkungan. sustainable palm oil practices.
6. Perhitungan dan Penetapan Baseline GRK 6. Calculation and Establishment of GHG Baselines
Perseroan telah menetapkan baseline emisi GRK The Company has established a GHG emission
yang menjadi acuan pengurangan emisi jangka baseline that serves as a reference point for
menengah dan panjang. Penentuan baseline medium- and long-term emission reduction efforts.
dilakukan sesuai standar ISPO dan IPCC serta This baseline is developed according to ISPO and
diverifikasi secara berkala oleh tim keberlanjutan. IPCC standards and is regularly reviewed by the
sustainability team.
7. Pengembangan Program Alternatif Rendah Emisi 7. Development of Low-Emission Alternative Programs
EHP terus mengembangkan program berorientasi EHP continues to implement low-carbon projects,
rendah karbon seperti biogas project, pertanian including biogas initiatives, organic farming, and
organik (organic farming), dan efisiensi penggunaan water efficiency measures, to support environmental
air untuk mendukung ketahanan lingkungan dan sustainability and ensure long-term productivity.
produktivitas jangka panjang. Perseroan memiliki The Company operates a 2,400 kW Sukadamai
proyek biogas power plant Sukadamai dengan biogas power plant since 2020, and has added a
kapasitas 2.400 kW yang telah beroperasi sejak tahun new biogas project in Central Kalimantan in 2025.
2020. Di tahun 2025, Perseroan juga menambah
satu proyek Biogas di Kalimantan Tengah.
116 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 119
Komitmen Net Zero Emission [IDX E-06] Net Zero Emission Commitment [IDX E-06]
Untuk memperkuat langkah transisi menuju operasi To support the transition to low-carbon operations, the
rendah karbon, Perseroan mengimplementasikan Company is adopting an emissions control strategy
strategi pengendalian emisi yang berfokus pada centered on decarbonizing activities, boosting energy
dekarbonisasi operasional, efisiensi energi, konservasi efficiency, conserving resources, reforestation efforts,
dan reforestasi, serta kolaborasi dan transparansi. collaboration, and maintaining transparency. The 2020
Baseline tahun 2020 menjadi acuan dalam menetapkan baseline guides the prioritization of initiatives, such
prioritas program, termasuk pengurangan emisi dari as reducing emissions from factories, plantations,
pabrik, perkebunan, transportasi, dan pengolahan transportation, and waste management. Below are
limbah. Berikut adalah beberapa kegiatan utama yang some of the Company’s main activities:
dilakukan Perseroan:
Inisiatif Utama Keterangan
Key Initiatives Description
Dekarbonisasi Operasional Mengoptimalkan penggunaan energi terbarukan dan mengganti bahan
Operational Decarbonization bakar fosil dengan biomassa, biogas, dan biodiesel.
Optimizing the use of renewable energy sources and substituting fossil
fuels with biomass, biogas, and biodiesel.
Konservasi dan Reforestasi Melindungi kawasan konservasi, hutan dan gambut dan mengembangkan
Conservation and Reforestation program restorasi hutan serta penghijauan area penyangga di sekitar area
operasi perusahaan maupun di luar area operasi perusahaan.
Protecting conservation areas, forests, and peatlands while implementing
forest restoration and reforestation programs in buffer zones around and
outside the company's operational areas.
Pengelolaan Gambut Berkelanjutan Mengurangi emisi CO₂ dari oksidasi dan kebakaran gambut melalui larangan
Sustainable Peat Management pembukaan lahan gambut sesuai dengan sustainability policy dan regulasi
indonesia dan RSPO serta melakukan pengelolaan tinggi muka air (water
table management) gambut ±40 cm dari permukaan.
Reducing CO₂ emissions from peat oxidation and fires by banning
peatland clearing in accordance with Indonesian sustainability policies and
regulations, including RSPO standards, and managing peat water levels
within approximately ±40 cm of the surface.
Pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan Zero burning policy, early warning system dan monitoring sistem kebakaran,
(Karhutla) kolaborasi dengan para pihak, tanggap darurat terhadap kebakaran serta
Forest and Land Fire Prevention (Karhutla) penyediaan sarana dan prasarana termasuk tim yang terlatih.
A zero-burning policy complemented by early warning and fire monitoring
systems, collaboration with stakeholders, emergency firefighting responses,
and the provision of facilities and infrastructure, including trained teams.
Kolaborasi dan Transparansi Melibatkan pemasok, petani plasma dan swadaya, serta pemangku
Collaboration and Transparency kepentingan dalam rantai pasok beremisi rendah serta meningkatkan
transparansi pelaporan emisi melalui verifikasi eksternal.
Engaging suppliers, scheme and independent smallholders, and
other stakeholders in the low-emission supply chain while enhancing
transparency in emissions reporting through external verification.
Penghitungan Emisi GRK GHG Emissions Calculation
EHP melakukan perhitungan emisi GRK dengan EHP calculates GHG emissions using the ISPO
menggunakan kalkulator ISPO yang diadaptasi dari calculator, which is adapted from the IPCC
metodologi Intergovernmental Panel on Climate methodology. This calculation covers multiple sources
Change (IPCC). Penghitungan ini mencakup berbagai of emissions from operational activities, such as:
sumber emisi dari aktivitas operasional, antara lain:
1. Cakupan 1 (Langsung): berasal dari penggunaan 1. Scope 1 (Direct): emissions from fuel use, fertilization
bahan bakar, kegiatan pemupukan, pengolahan activities, Crude Palm Oil (CPO) processing, liquid
minyak sawit mentah (CPO), limbah cair (POME), waste (POME), and transportation;
dan transportasi;
2. Cakupan 2 (Tidak Langsung): berasal dari konsumsi 2. Scope 2 (Indirect): emissions from electricity
listrik yang disuplai oleh PLN; supplied by PLN;
3. Cakupan 3 (Rantai Nilai): meliputi emisi dari aktivitas 3. Scope 3 (Value Chain): emissions from the delivery
pengiriman TBS dari supplier eksternal ke PKS. of FFB (Fruit Bunches) from external suppliers to
POMs.
PT Eagle High Plantations Tbk 117
Page 120
Menjaga Bumi, Merawat Masa Depan
Protecting the Planet, Safeguarding the Future
Melalui perhitungan ini, EHP dapat mengidentifikasi This approach allows EHP to pinpoint key areas of
area utama penghasil emisi sekaligus merancang emission and develop targeted reduction strategies.
strategi penurunan emisi yang lebih terarah. All absolute GHG emissions data in this section
Seluruh data emisi GRK absolut yang disajikan pada specifically relate to the Company’s palm oil operations,
bagian ini secara khusus mencerminkan emisi dari including plantations, mills, waste processing, and
operasi kelapa sawit Perseroan, termasuk kegiatan energy facilities under its direct control. In 2025, total
perkebunan, pabrik kelapa sawit, pengolahan limbah, absolute greenhouse gas (GHG) emissions amounted
serta fasilitas energi yang berada dalam penguasaan to 399,910.36 tCO₂e. This figure includes emissions
fisik Perseroan. Tahun 2025, total emisi gas rumah from Scope 1, Scope 2, and Scope 3.
kaca (Cakupan 1, Cakupan 2, dan Cakupan 3) absolut
sebesar 399.910,36 tCO2e.
Hasil Pengukuran Emisi [GRI 305-1, 13.1.2, 13.1.3, 13.1.4][OJK F.11]
Emission Calculation Result
Deskripsi Satuan
2025 2024 2023
Description Unit
Emisi Cakupan 1
Scope 1 Emissions
Produksi TBS di Kebun (termasuk
perubahan penggunaan lahan,
penggunaan pupuk, pestisida,
penggunaan solar untuk genset)
230.946 231.619 251.066
FFB production on plantations (including
land use changes, fertilizer and pesticide
use, and diesel fuel consumption for
generators)
Transportasi TBS di Kebun tCO2e 34.905 35.525 35.544
FFB Transportation on Plantations
Proses Produksi CPO di PKS (termasuk
pengolahan limbah, penggunaan solar
untuk genset)
127.875 121.899 140.455
CPO Production Process at Mills,
including waste management and diesel
fuel consumption for generators
Jumlah | Total 393.726 389.043 427.064
Emisi Cakupan 2
Scope 2 Emissions
Penggunaan Listrik PLN
tCO2e 197,36 205,42 224,79
PLN Electricity Consumption
Emisi Cakupan 3
Scope 3 Emissions
Jumlah Emisi Tidak Langsung
5.987 4.573,37 5.661,57
Total Indirect Emissions
Jumlah Emisi Cakupan 1 dan 2
tCO2e 393.923,36 389.248,42 427.288,79
Total Scope 1 and 2 Emissions
Jumlah Emisi Cakupan 1, 2, dan 3
399.910,36 393.821,79 432.950,36
Total Scope 1, 2, and 3 Emissions
118 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 121
Hasil Pengukuran Emisi [GRI 305-2, 305-3] [IDX E-01]
Emission Calculation Result
Deskripsi Satuan
2025 2024 2023
Description Unit
Kategori 1: Emisi GRK Langsung dan Pembuangan
Category 1: Direct GHG Emissions and Discharges
Emisi langsung dari pembakaran stasioner
16.081 14.666 16.198
Direct GHG Emissions and Discharges
Emisi langsung dari pembakaran bergerak
34.905 35.016 33.833
Direct emissions from mobile combustion
Emisi langsung dari proses pengolahan
731 719 698
Direct emissions from processing activities
Emisi fugitive langsung (aplikasi pupuk)
34.354 19.505 22.739
Direct fugitive emissions (fertilizer application)
Emisi fugitive langsung (aplikasi pestisida) tCO2e 9.067 13.292 8.970
Direct fugitive emissions (pesticide application)
Emisi fugitive langsung (pengolahan air limbah)
122.317 117.265 126.922
Direct fugitive emissions (wastewater treatment)
Emisi langsung dari Land Use, Land Use Change
and Forestry (LULUCF)
176.271 188.580 217.704
Direct emissions from Land Use, Land Use
Change, and Forestry (LULUCF)
Jumlah Emisi Langsung (Cakupan 1)
393.726 389.043 427.064
Total Direct Emissions (Scope 1)
Kategori 2: Emisi GRK Tidak Langsung dari Energi yang Diimpor/Dibeli
Category 2: Indirect GHG Emissions from Imported or Purchased Energy
Emisi tidak langsung dari konsumsi listrik yang
diimpor/dibeli
197,36 205,42 224,79
Indirect emissions from imported or purchased
electricity use tCO2e
Jumlah Emisi Tidak Langsung (Cakupan 2)
197,36 205,42 224,79
Total Indirect Emissions (Scope 2)
Kategori 3: Emisi GRK Tidak Langsung dari Transportasi
Category 3: Indirect GHG Emissions from Transportation
Transportasi dan distribusi hulu
1.034 579 1.055
Upstream transportation and distribution
Perjalanan dinas
tCO2e 118 135,37 117,57
Business travel
Transportasi dan distribusi hilir
4.835 3.859 4.489
Downstream transportation and distribution
Jumlah Emisi Tidak Langsung (Cakupan 3)
5.987 4.573,37 5.661,57
Total Indirect Emissions (Scope 3)
Jumlah Emisi Cakupan 1 dan 2
tCO2e 393.923,36 389.248,42 427.288,79
Total Scope 1 and 2 Emissions
Jumlah Emisi Cakupan 1, 2, dan 3
399.910,36 393.821,79 432.950,36
Total Scope 1, 2, and 3 Emissions
Hasil Pengukuran Emisi GRK dari Perubahan Penggunaan Lahan
GHG Emission Calculation Result from Change of Land Use
Deskripsi Satuan
2025 2024 2023
Description Unit
Perubahan Penggunaan Lahan
tCO2e 153.385 153.385 153.385
Change of Land Use
PT Eagle High Plantations Tbk 119
Page 122
Menjaga Bumi, Merawat Masa Depan
Protecting the Planet, Safeguarding the Future
Hasil Pengukuran Emisi GRK dari Penggunaan Cangkang untuk Bahan Bakar Boiler [GRI 305-5]
GHG Emission Calculation Result from the Use of Shells as Boiler Fuel
Deskripsi Satuan
2025 2024 2023
Description Unit
Cangkang untuk Bahan Bakar Boiler
tCO2e 0 0 0
Shells as Boiler Fuel
Keterangan: Emisi dari penggunaan biomassa merupakan karbon netral.
Note: Biomass emissions are carbon neutral.
Intensitas Emisi GRK Cakupan 1 dan Cakupan 2 per Satuan Produk [GRI 302-4, 305-4, 13.1.5][OJK F.11]
Scope 1 and Scope 2 GHG Emission Intensity by Product Unit
Deskripsi Satuan
2025 2024 2023
Description Unit
Intensitas Emisi yang dialokasikan ke Produk TBS tCO2e/ton TBS
0,32 0,31 0,32
Emission Intensity allocated to FFB Products tCO2e/tons of FFB
Intensitas Emisi yang dialokasikan ke Produk CPO tCO2e/ton CPO
1,37 1,34 1,42
Emission Intensity allocated to CPO Products tCO2e/tons of CPO
Intensitas Emisi GRK Cakupan 1 dan Cakupan 2 per Pendapatan [IDX E-02]
Scope 1 and Scope 2 GHG Emission Intensity by Revenue
Deskripsi Satuan
2025 2024 2023
Description Unit
tCO2e/Rp juta
Intensitas Emisi per Pendapatan 0,07 0,09 0,10
tCO2e/million Rp
Emission Intensity by Revenue
tCO2e/Rp 0,00 0,00 0,00
EHP berkomitmen untuk menurunkan emisi GRK EHP is committed to reducing both absolute GHG
absolut dan intensitas emisi sebesar 30% pada emissions and emission intensity by 30% by 2030,
tahun 2030 dengan baseline tahun 2020. Target ini using 2020 as the baseline year. This target covers
mencakup emisi Cakupan 1, Cakupan 2, dan Cakupan Scope 1, Scope 2, and Scope 3 emissions from all
3 yang berasal dari seluruh operasi kelapa sawit of the Company’s palm oil operations, including
Perseroan, termasuk kegiatan perkebunan, pabrik plantations, palm oil mills (POMs), waste treatment
kelapa sawit (PKS), fasilitas pengolahan limbah, facilities, and energy and transportation units under
unit energi dan transportasi yang berada dalam the Company’s operational control, as well as activities
penguasaan fisik Perseroan, serta aktivitas dari from external suppliers. The commitment to reduce
pemasok eksternal. Komitmen pengurangan emisi absolute GHG emissions by 2030 represents a
GRK absolut hingga tahun 2030 merupakan target measurable operational emissions reduction target
penurunan emisi operasional yang terukur dan terpisah that is separate from the Company’s long-term Net
dari aspirasi jangka panjang Net Zero Emission 2060, Zero Emissions 2060 aspiration and does not rely on
serta tidak mengandalkan perhitungan penyerapan carbon absorption or sequestration estimates.
atau sekuestrasi karbon.
Untuk mendukung upaya menurunkan emisi dan
Since 2020, EHP has been running the Sukadamai
memberikan manfaat lingkungan serta ekonomi, sejak Biogas Power Plant at PT Suryabumi Tunggal Perkasa
2020 EHP telah mengoperasikan Pembangkit Listrik to reduce emissions and provide environmental and
Tenaga Biogas (PLTBg) Sukadamai di PT Suryabumi economic benefits. This project is part of the “Methane
Tunggal Perkasa. Proyek ini merupakan bagian Recovery and Avoidance from Industrial Wastewater
dari inisiatif “Pemulihan dan Penghindaran Metana Treatment Project – CPA No. <007>” and follows the
dari Proyek Pengolahan Air Limbah Industri–CPA Clean Development Mechanism (CDM) guidelines
No. <007>”, yang berjalan sesuai pedoman Clean under the Kyoto Protocol. In 2025, EHP expands its
Development Mechanism (CDM) di bawah Protokol biogas initiatives by establishing a similar plant in
Kyoto. Pada tahun 2025, EHP memperluas investasi Central Kalimantan, aiming to increase renewable
biogas dengan pembangunan fasilitas serupa di energy use and decrease dependence on fossil fuels.
Kalimantan Tengah, guna meningkatkan pemanfaatan
energi terbarukan dan mengurangi ketergantungan
pada sumber energi fosil.
120 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 123
Pengendalian Emisi Non-GRK Non-GHG Emission Control
Selain emisi karbon, Perseroan juga mengendalikan Beyond carbon emissions, the Company manages
emisi udara non-GRK seperti partikulat (PM), Sulfur non-GHG air pollutants such as particulate matter
Dioksida (SO₂), Nitrogen Oksida (NOₓ), dan Amonia (PM), sulfur dioxide (SO₂), nitrogen oxides (NOₓ), and
(NH₃) dari cerobong boiler pabrik. Pemantauan ammonia (NH₃) emitted from factory boiler stacks.
dilakukan secara rutin melalui uji laboratorium Regular testing is carried out through accredited
terakreditasi, dan hasilnya menunjukkan seluruh unit laboratories, confirming that all units operate below
operasional berada di bawah baku mutu nasional. national quality standards.
Selain itu, EHP menerapkan: Additionally, EHP enforces:
1. Zero Burning Policy, melarang pembakaran terbuka 1. A Zero Burning Policy, banning open burning in all
pada seluruh kegiatan perkebunan; plantation activities;
2. Pemeliharaan peralatan boiler dan motor penggerak 2. Maintenance of boiler and motor equipment to
untuk menekan emisi gas buang; minimize exhaust emissions;
3. Pemanfaatan energi biomassa netral karbon, yang 3. The use of carbon-neutral biomass energy, which
tidak menambah akumulasi CO₂ di atmosfer. does not increase atmospheric CO₂ levels.
Hasil Pengukuran Emisi GRK Cerobong Boiler [GRI 305-5, 305-7, 13.1.8]
GHG Emission Calculation Result from Boiler Chimney
Hasil Uji
Deskripsi Satuan Baku Mutu Test Results
Description Unit Quality Standards Cerobong Boiler No. 1 Cerobong Boiler No. 2
1st Boiler Chimney 2nd Boiler Chimney
Partikulat
300 37 43
Particulates
Sulfur Dioksida (SO2)
600 1 1
Sulfur Dioxide (SO2)
Nitrogen Dioksida (NO2)
800 287 236
Nitrogen Dioxide (NO2)
Hidrogen Klorida (HCl)
5 0,8 0,6
Hydrogen Chloride (HCl)
mg/m3
Gas Klorin (Cl2)
5 0,3 0,3
Chlorine Gas (Cl2)
Amonia (NH3)
1 0,3 0,2
Ammonia (NH3)
Hidrogen Florida (HF)
8 4 3
Hydrogen Fluoride (HF)
Opasitas
30 20 20
Opacity
Selama 2025, tidak terdapat pelanggaran terhadap In 2025, there were no violations of emission standards,
baku mutu emisi dan tidak ditemukan penggunaan zat and no Ozone-Depleting Substances (ODS) were used
perusak ozon (ODS) dalam proses produksi maupun in the manufacturing or maintenance of refrigeration
perawatan mesin pendingin. [GRI 305-6] equipment. [GRI 305-6]
Pengendalian Hama Terpadu [GRI 304-2]
Integrated Pest Management
Perseroan menerapkan Pengendalian Hama Terpadu The Company utilizes Integrated Pest Management
(PHT) sebagai pendekatan ramah lingkungan untuk (IPM) as an eco-friendly approach to sustain the health
menjaga keseimbangan ekosistem perkebunan. of the plantation ecosystem. IPM integrates cultural,
Prinsip PHT menggabungkan cara budaya, mekanis, mechanical, biological, and chemical strategies to
biologis, dan kimia secara proporsional guna menekan minimize environmental, health, and productivity risks.
risiko bagi lingkungan, kesehatan, dan produktivitas.
PT Eagle High Plantations Tbk 121
Page 124
Menjaga Bumi, Merawat Masa Depan
Protecting the Planet, Safeguarding the Future
Budaya Mekanis Biologis Kimia
Cultural Control Mechanical Control Biological Control Chemical Control
Menggunakan tindakan Menggunakan tindakan Memanfaatkan musuh alami Menggunakan pestisida secara
fisik untuk mengendalikan fisik untuk mengendalikan untuk menjaga keseimbangan terbatas dan selektif hanya bila
hama tanpa bahan kimia. hama tanpa bahan kimia. populasi hama. metode lain tidak efektif.
Using physical methods Using physical methods Using natural enemies to Using pesticides sparingly
to manage pests without to manage pests without control and balance pest and selectively only when
the use of chemicals. the use of chemicals. populations. alternative methods are
ineffective.
Contoh: Contoh: Contoh: Prinsip penggunaan pestisida:
• Pembersihan sarang • Pembersihan sarang • Burung hantu (Tyto alba) • Menghentikan penggunaan
hama secara manual. hama secara manual. sebagai predator alami tikus. paraquat dan pestisida
• Penggunaan • Penggunaan • Metarhizium sp. dan berisiko tinggi (WHO 1A &
perangkap dan perangkap dan tanaman Senna multijuga 1B).
penghalang alami. penghalang alami. untuk mengendalikan • Memastikan penggunaan
Examples: • Manually removing kumbang badak. bahan kimia aman, sesuai
• Manually removing pest nests. Examples: regulasi, dan dosis tepat.
pest nests. • Using traps and natural • Barn owls (Tyto alba) serve Pesticide use principles:
• Using traps and natural barriers. as natural predators of rats. • Cease using paraquat and
barriers. • Utilizing Metarhizium sp. and other high-risk pesticides
Senna multijuga plants to (WHO 1A & 1B).
manage rhinoceros beetle • Ensuring the use of safe
populations. chemicals in accordance
with regulations and ensure
correct dosages.
• Pemeliharaan parit • Pemeliharaan parit • Menanam bunga pukul • Menjadi upaya terakhir untuk
dan drainase untuk dan drainase untuk delapan dan air mata menjaga keseimbangan
mencegah tempat mencegah tempat pengantin sebagai habitat lingkungan.
berkembang biaknya berkembang biaknya predator ulat daun. • Last resort to maintain
hama. hama. • Planting four o'clock flowers environmental balance.
• Maintaining ditches • Maintaining ditches and bridal tears to create
and drainage to and drainage to habitats for caterpillar
prevent pests from prevent pests from predators.
breeding. breeding.
Perseroan meminimalkan penggunaan pestisida dan To decrease pesticide and chemical fertilizer use,
pupuk kimia dengan menambah dan memperbaiki the Company enhances soil nutrients with organic
kebutuhan nutrisi tanah melalui pupuk organik dari fertilizers derived from factory waste, such as empty
limbah pabrik seperti janjang kosong, pelepah panen, fruit bunches, harvest fronds, and liquid waste (POME).
dan limbah cair (POME). Sistem pelepah U-shape juga A U-shaped frond system is also employed to control
diterapkan untuk menekan pertumbuhan gulma tanpa weeds without herbicides.
herbisida.
Sebagai bagian dari pengendalian biologis, EHP For biological control, EHP relies on barn owls (Tyto
memanfaatkan burung hantu (Tyto alba) sebagai alba) as natural rat predators, along with Metarhizium
predator alami tikus, serta Metarhizium sp. dan sp. and Senna multijuga plants to combat rhinoceros
tanaman Senna multijuga untuk mengendalikan beetles. To reduce insecticide reliance, the Company
hama kumbang badak. Pengendalian hayati hama promotes the growth of host plants like four o’clock
daun, untuk menurunkan pemakaian bahan kimia flowers (Turnera sp.) and bridal tears (Antigonon sp.)
(insektisida), Perseroan memperbanyak tanaman to foster natural predator populations.
inang seperti bunga pukul delapan (Turnera sp) dan
air mata pengantin (Antigonon sp) untuk menjaga
populasi predator alami.
Selain diterapkan di internal, EHP juga mendorong In addition to implementing these strategies internally,
petani plasma dan pemasok untuk menerapkan EHP encourages scheme smallholders and suppliers
prinsip PHT melalui pelatihan dan pendampingan to adopt IPM principles through regular training and
rutin, sehingga pengendalian hama dilakukan secara mentoring, ensuring pest control remains sustainable
berkelanjutan dan ramah lingkungan di seluruh rantai and environmentally friendly throughout the supply
pasok. chain.
122 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 125
Penerapan Pengendalian Hama Terpadu di Lokasi Operasi Perseroan
Implementation of Integrated Pest Management at Operational Sites
Area
Lokasi Operasi Durasi
Terdampak
Grup Spesies Hama Dampak Pengendalian
Affected
Group Operation Pest Species Duration of Control
Areas
Location Impact
(Ha)
Kalimantan Selatan Tikus 666,00 6 bulan • Pemanfaatan burung hantu (Tyto Alba)
South Kalimantan Rats 6 months sebagai agen pengendali hayati
• Use of barn owls (Tyto Alba) as a biological
control agent
Ulat pemakan 9,07 3 bulan • Memotong daur hidup ulat api dengan cara
daun (ulat api) 3 months mengambil kepompong secara manual
Fire Caterpillar • Menanam tanaman beneficial plan untuk
mengundang predator/musuh alami
• Menggunakan pestisida secara terbatas dan
selektif hanya bila metode lain tidak efektif
• Implement manual removal of cocoons to
disrupt the life cycle of fire caterpillars
• Cultivate beneficial plants to attract natural
predators
• Apply pesticides in a limited and selective
manner only when other control methods are
ineffective
Spear rot (busuk 9,79 9 bulan Sanitasi pelepah kering/busuk
pucuk) 9 months Sanitation of dry/rotten fronds
Hama kumbang 115,00 9 bulan • Pemasangan feromon untuk menangkap
badak (Oryctes 9 months kumbang
rhinoceros) • Kutip larva manual di breeding site
Scarab beetle • Pheromone application to capture scarab
beetle
• Manual larvae collection at breeding site
Kalimantan Tengah Tikus 525,26 6 bulan • Pemanfaatan burung hantu (Tyto Alba)
Central Kalimantan Rats 6 months sebagai agen pengendali hayati
• Aplikasi racun tikus generasi 1 yang aman
bagi burung hantu
• Use of barn owls (Tyto Alba) as a biological
control agent
• Use of 1st generation rat poison that is safe for
owls
Hama kumbang 430,90 9 bulan • Pemasangan feromon untuk menangkap
badak (Oryctes 9 months kumbang
rhinoceros) • Kutip larva manual pada sumbernya (breeding
Scarab beetle site)
• Pheromone application to capture scarab
beetle
• Manually handpicked larvae at its breeding
site
Kalimantan Timur Busuk pangkal 7,20 12 bulan • Pembuatan parit isolasi dan bongkar pokok
East Kalimantan batang 12 months terserang
(Ganoderma) • Peningkatan ketahanan tanaman dengan
pemupukan yang berimbang
• Making isolation trenches and removing
infected trees
• Increasing plant resistance with balanced
fertilization
Hama kumbang 100,00 9 bulan • Pemasangan feromon untuk menarik dan
badak (Oryctes 9 months menangkap kumbang
rhinoceros) • Kutip larva manual pada sumbernya (breeding
site)
• Pheromone application to capture scarab
beetle
• Manually handpicked larvae at its breeding
site
PT Eagle High Plantations Tbk 123
Page 126
Menjaga Bumi, Merawat Masa Depan
Protecting the Planet, Safeguarding the Future
Pengendalian dan Pengelolaan Limbah
Management and Treatment of Waste
Sebagai bagian dari komitmen menuju operasi As part of its dedication to sustainable operations
berkelanjutan dan industri hijau, Perseroan and promoting a green industry, the Company has
menerapkan sistem pengelolaan limbah terpadu implemented a comprehensive waste management
yang berlandaskan prinsip Reduce, Reuse, Recycle system based on the Reduce, Reuse, and Recycle
(3R) di seluruh unit operasional. Seluruh limbah dari (3R) principles across all its operational units. Waste
kegiatan perkebunan maupun pabrik kelapa sawit generated from plantation and palm oil mill activities
dikelola secara bertanggung jawab untuk mencegah is responsibly managed to minimize negative
dampak negatif terhadap lingkungan, kesehatan, dan environmental, health, and safety impacts. The 3Rs
keselamatan kerja. Implementasi 3R dilakukan melalui are applied through various initiatives, such as reusing
berbagai inisiatif, termasuk pemanfaatan kembali empty fruit bunches, shells, and fiber as support
tandan kosong, cangkang, dan fiber sebagai bahan materials; repurposing paper waste for internal
penunjang operasional; penggunaan kembali limbah documentation; reducing plastic waste by replacing
kertas untuk dokumen internal; pengurangan sampah bottled water with bottles, tumblers, and glasses;
plastik dengan mengganti air minum kemasan menjadi and creating a system for collecting, sorting, and
botol/tumbler dan gelas; serta sistem pengumpulan, processing waste according to type. This strategy
pemilahan, dan pengolahan limbah sesuai jenisnya. helps the Company enhance resource efficiency and
Pendekatan ini menjadi dasar upaya Perseroan strengthen sustainable business practices.
dalam meningkatkan efisiensi sumber daya sekaligus
memperkuat praktik bisnis berkelanjutan.
Jenis dan Sumber Limbah [GRI 306-1][OJK F.14] Waste Types and Sources [GRI 306-1][OJK F.14]
Limbah yang dihasilkan EHP berasal dari kegiatan EHP’s waste originates from processing Fresh Fruit
pengolahan Tandan Buah Segar (TBS) menjadi Crude Bunches (FFB) into Crude Palm Oil (CPO) and related
Palm Oil (CPO) dan produk turunannya. Berdasarkan products. Based on its characters, EHP’s waste is
karakteristiknya, limbah EHP terbagi menjadi tiga categorized into three main types:
kategori utama:
1. Limbah Padat: tandan kosong, serat, dan cangkang; 1. Solid Waste: empty fruit bunches, fiber, and shells;
2. Limbah Cair: Palm Oil Mill Effluent (POME) yang 2. Liquid Waste: Palm Oil Mill Effluent (POME)
dihasilkan dari proses pengolahan minyak sawit; produced during palm oil processing;
3. Limbah B3: limbah yang mengandung bahan 3. Hazardous and Toxic Waste: waste that contains
berbahaya dan beracun seperti oli bekas, baterai, hazardous and toxic materials such as used oil,
botol kimia, dan limbah medis. batteries, chemical bottles, and medical waste.
124 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 127
Pengelolaan Limbah Padat dan Cair [GRI 306-2, 306-3][OJK F.14]
Liquid and Solid Waste Mangement
Alur Proses Pemanfaatan Limbah Padat
Process Flow of Solid Waste Utilisation
Limbah berupa tandan buah
Pupuk Organik/Pupuk Pokok
kosong atau jangkos
Sawit
Waste such as empty fruit
Fertilizer/Oil Palm Fertilizer
bunches
Limbah berupa serat dan
Bahan Bakar Boiler
cangkang
Boiler Fuel
Waste such as fiber and shells
Alur Proses Pemanfaatan Limbah Cair
Process Flow of Liquid Waste Utilisation
Air sisa dari kegiatan
operasional di
Perkebunan dan Limbah Cair Pupuk Cair Sistem Aplikasi Lahan
Pabrik Kelapa Sawit Effluent Liquid Fertilizer Land Application
Residual water from System
operational activities in
the Mills and Palm Oil
Plantations
Dimanfaatkan dan menghasilkan Diolah Menjadi Digunakan untuk
Utilised and Produce Processed into Used for
Seluruh (100%) limbah padat dan cair dikelola melalui All solid and liquid waste (100%) is managed through
pendekatan pemanfaatan kembali (reuse) untuk a reuse strategy to support plantation and production
mendukung kegiatan perkebunan dan produksi. activities.
1. Limbah padat seperti tandan kosong dimanfaatkan 1. Solid waste such as empty fruit bunches is
sebagai pupuk organik dan mulsa untuk menjaga repurposed as organic fertilizer and mulch, aiding
kelembapan tanah; soil moisture retention;
2. Serat dan cangkang digunakan kembali sebagai 2. Fiber and shells are recycled as fuel for boilers,
bahan bakar boiler untuk mendukung efisiensi energi; enhancing energy efficiency;
3. Limbah cair (POME) diolah dengan sistem open 3. Liquid waste (POME) undergoes treatment in an
pond melalui proses aerobik dan anaerobik hingga open pond system through aerobic and anaerobic
memenuhi standar kualitas BOD < 5.000 mg/L processes to achieve BOD levels below 5,000
dan pH 6–9, sebelum dimanfaatkan kembali untuk mg/L and a pH of 6–9, after which it is used as
aplikasi lahan sebagai pupuk cair organik. Selain organic liquid fertilizer on land. Additionally, POME
itu, POME juga dimanfaatkan menjadi biogas untuk is converted into biogas for electricity generation,
menghasilkan listrik sehingga dapat mengurangi helping to lower greenhouse gas emissions.
emisi gas rumah kaca.
PT Eagle High Plantations Tbk 125
Page 128
Menjaga Bumi, Merawat Masa Depan
Protecting the Planet, Safeguarding the Future
Jumlah Pelepasan Olahan Air Bekas Pakai Proses Produksi [GRI 303-2, 303-4, 13.7.5]
Amount of Discharged Processed Water Used in Production
Deskripsi Satuan
2025 2024 2023
Description Unit
Pelepasan Olahan Air Bekas Pakai Proses Produksi
m3 660.280 861.511 1.104.932
Discharge of Wastewater from Manufacturing Process
Volume Limbah dan Pemanfaatannya Tahun 2025
Waste Volume and Its Utilization in 2025
[GRI 306-1, 306-2, 306-3, 306-4, 13.8.2, 13.8.3, 13.8.4, 13.8.5][OJK F.13, F.14]
Deskripsi Satuan Jumlah Limbah Pemanfaatan Jumlah Pemanfaatan
Description Unit Total Waste Use Total Use
Ton Pupuk Organik
POME 638.893 638.893
Tons Organic Fertilizer
Tandan Kosong Ton Pupuk Organik
228.377 131.794
Empty Bunches Tons Organic Fertilizer
Cangkang Ton Bahan Bakar Boiler
68.141 53.694
Shells Tons Boiler Fuel
Serat Ton Bahan Bakar Boiler
151.685 151.685
Fiber Tons Boiler Fuel
Jumlah | Total Ton |Tons 1.087.096 976.066
Pada tahun 2025, volume total limbah padat dan cair In 2025, EHP generated a total of 1,087,096 tons of
yang dihasilkan EHP tercatat sebesar 1.087.096 ton, solid and liquid waste, with a reuse rate of 89.79%,
dengan tingkat pemanfaatan kembali mencapai 89,79%, reflecting EHP’s consistent waste management
menunjukkan konsistensi EHP dalam menjaga efisiensi performance across all operational entities.
pengelolaan limbah di seluruh entitas operasional.
Pemanfaatan POME dan Energi Terbarukan POME Utilization and Renewable Energy
EHP mengolah limbah cair (POME) menjadi biogas EHP converts liquid waste (POME) into biogas as an
sebagai sumber energi alternatif untuk mendukung alternative energy source to support net-zero emissions
program net zero emission dan efisiensi energi. Pada and energy efficiency initiatives. By 2025, 168,314 m³
tahun 2025, sebanyak 168.314 m³ POME telah diolah of POME will be processed into biogas, generating
menjadi biogas yang menghasilkan energi listrik setara enough electrical energy to produce 10,213,611 kWh,
dengan 10.213.611 kWh, serta berkontribusi terhadap which helps cut greenhouse gas emissions by 55,463
penurunan emisi gas rumah kaca sebesar 55.463 ton tons CO₂e. The electricity produced by the biogas
CO₂e. Energi listrik hasil PLTBg disalurkan ke jaringan plant is supplied to the PLN grid to fulfill the energy
PLN untuk memenuhi kebutuhan listrik wilayah needs of the South Kalimantan region.
Kalimantan Selatan.
Pengelolaan Limbah B3 [GRI 306-4, 306-5] Hazardous and Toxic Waste Management [GRI 306-4,
306-5]
EHP mengelola limbah B3 melalui sistem Tempat EHP manages hazardous and toxic waste using a
Penyimpanan Sementara (TPS) yang telah berizin di network of licensed Temporary Storage Sites (TPS)
seluruh unit operasi. Pengangkutan limbah dilakukan across its operations. Waste is transported by a third-
oleh pihak ketiga berizin dari Kementerian Lingkungan party licensed by the Ministry of Environment (KLH)
Hidup (KLH) dan Kementerian Perhubungan, guna and the Ministry of Transportation, ensuring safety
memastikan keamanan dan kepatuhan terhadap and compliance.
regulasi.
Jenis limbah B3 yang dikelola mencakup oli bekas, The hazardous and toxic waste managed includes
baterai, filter oli, wadah kemasan bahan kimia, kain used oil, batteries, oil filters, chemical packaging
majun, dan limbah medis. Seluruh limbah tersebut container, rags, and medical waste. All of this waste
dikumpulkan, disimpan sementara, dan kemudian is collected, stored temporarily, and then transferred
diserahkan kepada pengelola resmi untuk proses akhir to authorized managers for final processing such as
(reuse, recycle, atau disposal). reuse, recycling, or disposal.
126 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 129
Selama tahun 2025, seluruh limbah B3 yang During 2025, all hazardous waste generated by the
dihasilkan Perseroan telah dikelola secara aman dan Company has been managed safely and in accordance
sesuai dengan SOP yang dipersyaratkan serta tidak with the required SOPs, and does not pose any health
menimbulkan risiko kesehatan dan keselamatan bagi and safety risks to workers, surrounding communities,
pekerja, masyarakat, maupun ekosistem sekitar. or the nearby ecosystem.
Volume dan Metode Pengelolaan Limbah B3
Volume and Methods of Hazardous Waste Management
[GRI 306-1, 306-2, 306-3, 306-5, 13.8.2, 13.8.3, 13.8.4, 13.8.6][OJK F.13, F.14][IDX E-05]
Jumlah Limbah yang Dikelola Jenis Limbah B3
(Ton) yang Dihasilkan
Jenis LImbah B3 Total Waste Managed (Tons) (Ton)
Metode Pengelolaan
Type of Hazardous Total of
Management Method
and Toxic Waste Hazardous and
2025 2024 2023 Toxic Waste
Produced (Tons)
Oli Bekas
5,49 4,49 8,88 5,49
Used Oil
Bola Lampu
0 0 0 0
Lightbulb
Baterai (aki)
0,47 0,20 0,64 0,47
Battery
Filter Oli
0 0,08 1,62 0
Oil Filter Dikumpulkan dan disimpan di Tempat
Sarung Tangan Penyimpanan Sementara (TPS) LB3
kemudian diserahkan ke transporter, 0,15 0 0 0,15
Gloves
pengumpul dan pengelola lebih lanjut
Karung Chemical limbah B3
0,09 0 2,66 0,09
Chemical Sacks
Collected and stored at
Botol Chemical Temporary Storage Facility (TSF) 0 0 0,36 0
Chemical Bottles for Hazardous Waste before being
Bekas Jerigen Kimia transported to further handlers,
collectors, and managers of 2,08 1,85 2,73 2,08
Chemical Jerry Can
hazardous waste
Kain Majun
0,16 1,16 1,75 0,16
Used Cloth
Limbah Medis
0,08 0,06 0,13 0,08
Medical Waste
Bahan Kimia
Kadaluarsa
0 0 0 0
Expired Chemical
Material
Keterangan: Data konsolidasi seluruh Entitas Perseroan.
Note: Consolidated data for all Entities.
Upaya Peningkatan dan Inovasi Pengelolaan Limbah Efforts to Improve and Innovate Waste Management
EHP secara berkelanjutan mengembangkan inovasi EHP continually advances waste management
dalam pengelolaan limbah untuk meningkatkan innovations to increase resource efficiency and
efisiensi sumber daya dan mendukung transisi menuju facilitate the shift towards a circular economy. These
circular economy, di antaranya: include:
1. Meningkatkan kapasitas instalasi pengolahan 1. Expanding the capacity of the POME treatment
POME untuk optimalisasi produksi biogas; plant to improve biogas production;
2. Mengembangkan sistem digital pemantauan flow 2. Developing a digital flow meter system for real-time
meter untuk penghitungan limbah cair secara real- wastewater calculation;
time;
3. Mendorong penggunaan pupuk organik hasil 3. Encouraging the use of organic fertilizers derived
daur ulang limbah pabrik guna mengurangi from recycled factory waste to reduce dependence
ketergantungan terhadap pupuk kimia; on chemical fertilizers;
4. Melakukan pelatihan bagi karyawan dan pemasok 4. Conducting training for staff and suppliers on waste
tentang prosedur pengelolaan limbah dan management practices and waste separation in the
pemisahan jenis limbah di lapangan. field.
PT Eagle High Plantations Tbk 127
Page 130
Menjaga Bumi, Merawat Masa Depan
Protecting the Planet, Safeguarding the Future
Dengan implementasi strategi ini, Perseroan By implementing this strategy, the Company
memperkuat komitmennya dalam mendorong reinforces its dedication to adopting more effective,
pengelolaan limbah yang lebih efisien, ramah environmentally sustainable, and responsible waste
lingkungan, dan berkelanjutan sebagai bagian dari management practices. [OJK F.15]
penerapan praktik operasional yang bertanggung
jawab. [OJK F.15]
Penggunaan Air dan Pengelolaan Efluen [GRI 303-1]
Water Use and Effluent Management
Perseroan memandang air sebagai sumber daya vital The Company considers water a crucial resource
yang harus dikelola secara efisien, berkelanjutan, dan that must be managed efficiently, sustainably, and
adil antara kebutuhan operasional dan masyarakat fairly between operational needs and community
sekitar. Prinsip pengelolaan air yang diterapkan requirements. Its water management principles
berfokus pada efisiensi penggunaan, konservasi emphasize efficient usage, conservation of water
sumber daya air, serta pengelolaan efluen yang resources, and proper effluent management aligned
sesuai dengan baku mutu lingkungan. Seluruh with environmental standards. All water extraction and
aktivitas pengambilan dan pemanfaatan air dilakukan use are conducted under official local permits and are
berdasarkan izin resmi pemerintah daerah dan regularly reported to environmental authorities.
dilaporkan secara berkala kepada instansi lingkungan
hidup setempat.
Perseroan juga memastikan setiap kegiatan operasional The Company also assures that its activities do not
tidak mengganggu akses masyarakat terhadap sumber obstruct community access to clean water, particularly
air bersih, khususnya bagi masyarakat di sekitar near its plantations in Kalimantan, Sumatra, and Papua.
perkebunan di Kalimantan, Sumatra, dan Papua. Dalam In practice, EHP involves local communities, workers,
pelaksanaannya, EHP melibatkan komunitas lokal, and relevant authorities working together to regularly
pekerja, dan otoritas terkait untuk memantau kondisi monitor the state of rivers and water sources.
sungai dan sumber air secara berkala.
Alur Proses Penggunaan dan Pemanfaatan Air
Process Flow of Water Usage and Utilization
Penggunaan Utama
Air di PKS
Main Uses of
Water in POM
• Proses Produksi
Pengambilan Air (Stasiun Rebusan,
Water Intake IPAL IPAL
Stasiun Klarifikasi, (POME Treatment) (POME Treatment)
Sumber air Permukaan Stasiun Hydrocyclone
(Sungai/Waduk) diolah • Produksi Energi (Boiler Limbah cair dari proses Penggunaan untuk pupuk
pada Water Treatment Feed Water) produksi dialirkan ke cair substitusi pupuk
Plant (WTP) menjadi air • Penggunaan Domestik kolam pengolahan limbah kimia (penyubur tanah
bersih siap pakai. • Production Process untuk menurunkan nilai dan tanaman).
Surface water sources (Boiling Station, BOD/COD. Use as a liquid fertilizer
(Rivers/Reservoirs) are Clarification Station, Wastewater from the to substitute chemical
treated at the Water Hydrocyclone Station) production process is fertilizers (soil and plant
Treatment Plant (WTP) • Energy Production conveyed to wastewater enhancer).
to produce clean, (Boiler Feed Water) treatment ponds to reduce
ready-to-use water. • Domestic Use BOD/COD levels.
Penggunaan Utama
Air di Kebun
Main Uses of
Water in Plantations
Methan Capture
• Operasional Kebun
• Penggunaan Energi biogas
Domestik Biogas energy
• Plantation Operations
• Domestic Use
128 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 131
Penggunaan Air [GRI 303-3, 303-5] Water Use [GRI 303-3, 303-5]
Air digunakan di seluruh unit operasi EHP untuk proses Water is used across EHP’s operating units for
pengolahan Tandan Buah Segar (TBS) di pabrik kelapa processing Fresh Fruit Bunches (FFB) at the palm oil
sawit, kegiatan pembersihan fasilitas, dan penggunaan mill, as well as for facility cleaning, and domestic water
air domestik. usage.
Perseroan menargetkan penurunan konsumsi air The Company targeted a 10% reduction in water
sebesar 10% per ton TBS dalam jangka waktu tiga tahun consumption per ton of FFB within a three-year period,
dengan tahun 2021 sebagai tahun dasar (baseline), dan using 2021 as the baseline year, and this commitment
komitmen tersebut telah berhasil dicapai Perseroan. was successfully achieved. Going forward, EHP is
Ke depan, EHP berkomitmen untuk menjaga intensitas committed to maintaining annual water use intensity
penggunaan air tahunan per ton FFB yang diproses tetap per ton of FFB processed below 1.2 m³, with 2024 as
berada dibawah 1,2 m³, dengan tahun 2024 sebagai the baseline year. In 2025, the Company successfully
tahun dasar (baseline). Pada tahun 2025, Perseroan maintained its performance by recording a water
berhasil mempertahankan kinerja tersebut dengan usage intensity of 1.15 m³ per ton of FFB processed, so
mencatatkan intensitas penggunaan air sebesar 1,15 m³ that it remains below the set threshold.
per ton FFB yang diproses, sehingga tetap berada di
bawah ambang batas yang telah ditetapkan.
Perseroan juga telah bergabung dengan CEO Water The Company has also joined the CEO Water Mandate
Mandate – UN Global Compact Initiative, sebagai – UN Global Compact Initiative as a sign of its global
wujud komitmen global terhadap transparansi dan tata commitment to transparency and sustainable water
kelola air berkelanjutan. management.
Intensitas Penggunaan Air Pabrik [GRI 303-3, 13.7.4]
Factory Water Use Intensity
Deskripsi Satuan
2025 2024 2023
Description Unit
Penggunaan Air
m3 1.417.478 1.306.416 1.500.773
Water Use
Intensitas Penggunaan Air yang
dialokasikan ke Produk TBS m3/ton FFB
1,15 1,17 1,11
Water Use Intensity Allocated to m3/tons of FFB
FFB Products
Intensitas Penggunaan Air yang
dialokasikan ke Produk CPO m3/ton CPO
4,94 4,95 4,80
Water Use Intensity Allocated to m3/tons of CPO
CPO Products
Volume Penarikan Air Berdasarkan Sumber [GRI 303-5, 403-9, 403-10, 13.7.6][OJK F.8][IDX E-04]
Water Withdrawal Volume by Source
Sumber Air Satuan
2025 2024 2023
Water Source Unit
Air Permukaan
m3 1.466.720 1.828.511 2.204.695
Surface Water
Pada tahun 2025, total air yang ditarik dari sumber By 2025, total water withdrawals from surface sources
permukaan mencapai 1.466.720 m³, turun 19,79% reached 1,466,720 m³, decreased by 19.79% from
dari tahun 2024. Air yang digunakan dipantau melalui 2024. Water usage is monitored using flow meter at
flow meter di setiap unit untuk memastikan tingkat each units to maintain controlled consumption levels
konsumsi tetap terkendali dan sesuai kebutuhan. as needed.
Pengelolaan Efluen [GRI 303-2, 303-4] Effluent Management [GRI 303-2, 303-4]
Seluruh limbah cair (efluen) yang dihasilkan dari All liquid waste generated from palm oil processing,
proses pengolahan kelapa sawit, termasuk Palm Oil including Palm Oil Mill Effluent (POME), is carefully
Mill Effluent (POME), dikelola secara bertanggung managed through a multi-stage treatment system
jawab melalui sistem pengolahan berlapis yang that uses both anaerobic and aerobic processes
PT Eagle High Plantations Tbk 129
Page 132
Menjaga Bumi, Merawat Masa Depan
Protecting the Planet, Safeguarding the Future
mengintegrasikan proses anaerobik dan aerobik (pond (pond system). This approach seeks to systematically
system). Pendekatan ini bertujuan untuk menurunkan reduce pollutant levels before the effluent is reused
beban pencemar secara bertahap sebelum efluen through Land Application (LA), complying with quality
dimanfaatkan kembali melalui Land Application (LA) standards and environmental capacity.
sesuai dengan ketentuan baku mutu dan daya dukung
lingkungan.
Sebagai bagian dari strategi pengelolaan lingkungan As part of its efforts in environmental management
dan mitigasi perubahan iklim, Perseroan juga and combating climate change, the Company utilizes
memanfaatkan POME sebagai sumber energi POME as a renewable energy source by converting
terbarukan melalui konversi biogas, di mana gas it into biogas. Methane produced through anaerobic
metana yang dihasilkan dari proses anaerobik digestion is captured and used to generate power.
ditangkap dan dimanfaatkan untuk pembangkit listrik This approach helps diminish water and soil pollution
tenaga biogas. Inisiatif ini tidak hanya mengurangi and greatly reduces greenhouse gas emissions by
potensi pencemaran air dan tanah, tetapi juga secara preventing methane release into the atmosphere and
signifikan menekan emisi gas rumah kaca dengan substituting fossil fuels in mill operations.
mencegah pelepasan metana ke atmosfer serta
menggantikan penggunaan energi berbasis bahan
bakar fosil dalam operasional pabrik.
Melalui penerapan pengolahan efluen terintegrasi ini, By implementing this integrated effluent treatment,
Perseroan memastikan bahwa pengelolaan limbah cair the Company ensures that liquid waste management
tidak hanya memenuhi aspek kepatuhan lingkungan, complies with environmental standards, enhances
tetapi juga memberikan nilai tambah melalui efisiensi resource efficiency, enables waste reuse, and
sumber daya, pemanfaatan kembali limbah, dan significantly reduces GHG emissions from palm oil
kontribusi nyata terhadap penurunan emisi GRK dari activities.
kegiatan operasional kelapa sawit.
Hasil pengolahan efluen digunakan kembali sebagai The treated effluent is repurposed as a nutrient-rich
pupuk cair organik yang kaya nutrisi, sehingga organic liquid fertilizer, supplementing soil nutrients
membantu mengembalikan unsur hara ke dalam tanah and minimizing reliance on chemical fertilizers.
dan mengurangi penggunaan pupuk kimia.
Untuk menjaga kepatuhan terhadap standar To ensure compliance with environmental standards,
lingkungan, EHP secara rutin mengukur kualitas air EHP conducts regular wastewater quality, including
limbah (BOD, COD, dan pH) melalui laboratorium BOD, COD, and pH at a laboratory accredited by
terakreditasi Komite Akreditasi Nasional (KAN), the National Accreditation Committee (KAN). The
dan hasilnya diverifikasi setiap triwulan oleh Dinas Environmental Agency (DLH) and the Ministry of
Lingkungan Hidup (DLH) dan Kementerian Lingkungan Environment and Forestry (KLHK).
Hidup dan Kehutanan (KLHK).
Hasil Pengukuran Kualitas Olahan Air Limbah [GRI 303-2, 303-4]
Result of Processed Wastewater Quality Measurement
Hasil Ukur
Baku Mutu Result
Parameter
Quality Standards
2025 2024 2023
Biological Oxygen
<5.000 mg/L 2.733 2.586 1.984
Demand (BOD)
Tingkat Keasaman
6-9 7,15 7,50 7,36
Acidity Level (pH)
Hasil pengujian tahun 2025 menunjukkan bahwa: Test results from 2025 indicate:
1. BOD rata-rata: 2.733 mg/L (baku mutu <5.000 1. Average BOD: 2,733 mg/L (quality standard <5,000
mg/L); mg/L);
2. pH: 7,15 (baku mutu 6–9). 2. pH: 7.15 (quality standard 6–9).
130 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 133
Semua parameter tersebut berada di bawah ambang All these parameters were below the threshold, so no
batas, sehingga tidak ditemukan pelanggaran terhadap wastewater quality standard violations were detected.
baku mutu air limbah.
Perseroan berkomitmen untuk menjaga kualitas air The Company is committed to maintaining the quality
yang digunakan dalam proses produksi pada seluruh of water used in production processes across all
area operasional. Perseroan telah memperoleh angka operational areas. The Company has achieved average
rata-rata kualitas air yang memenuhi peraturan water quality metrics that comply with the regulations of
Kementerian Lingkungan Hidup dan menjaga standar the Ministry of Environment and Forestry, maintaining
kualitas Permintaan Oksigen Biologis/Biological standards for Biological Oxygen Demand (BOD) below
Oxygen Demand (BOD) di bawah 5.000 mg/l dan 5,000 mg/l and Chemical Oxygen Demand (COD)
Bahan Kimia Kebutuhan Oksigen/Chemical Oxygen within the range of 4,000-6,000 mg/l.
Demand (COD) pada kisaran 4.000-6.000 mg/l.
Konservasi dan Pemanfaatan Air Hujan Rainwater Conservation and Utilization
Sebagai bagian dari mitigasi perubahan iklim dan To help mitigate climate change and prevent forest
pencegahan kebakaran hutan/lahan, EHP membangun and land fires, EHP has built rainwater reservoirs
embung (rainwater reservoir) di seluruh unit operasi, throughout its operational zones, particularly in
terutama di area gambut. Embung berfungsi untuk: peatland areas. These reservoirs are designed to:
1. Menjaga kelembaban tanah saat musim kemarau; 1. Keep the soil moist during dry seasons;
2. Menjadi sumber air darurat untuk penanganan 2. Serve as an emergency water supply for forest and
karhutla; land fire control;
3. Dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar untuk 3. Be accessible to local communities for livestock
kebutuhan peternakan dan pertanian kecil. and small-scale agriculture.
Hingga tahun 2025, EHP telah membangun 69 unit As of 2025, EHP has built 69 reservoirs in Kalimantan
embung di Kalimantan dan Papua dengan kapasitas and Papua with a total water capacity of 54,955 m³.
total 54.955 m³ air.
Upaya Efisiensi dan Inovasi Pengelolaan Air Water Management Efficiency and Innovation
Initiatives
Untuk memastikan pengelolaan air yang berkelanjutan, To promote sustainable water management, EHP is
EHP menjalankan berbagai inisiatif berkelanjutan, implementing several initiatives, including:
antara lain:
1. Recycling & reuse system: memanfaatkan kembali 1. Recycling and reuse system: reusing condensation
air hasil kondensasi dan limbah cair yang telah water and treated wastewater;
diolah;
2. Digital monitoring: penggunaan flow meter 2. Digital monitoring: using digital flow meters to track
digital untuk mencatat volume penggunaan dan water consumption and discharge in real time;
pembuangan air secara real time;
3. Peningkatan kesadaran karyawan dan pemasok 3. Raising awareness among employees and suppliers
tentang konservasi air melalui pelatihan dan about water conservation through training and
sosialisasi; outreach;
4. Pemanfaatan biogas dari POME untuk menghasilkan 4. Using biogas from POME to generate electricity,
energi listrik, mengurangi emisi GRK, dan reduce GHG emissions, and support zero-waste
mendukung zero waste operation. operations.
Dengan seluruh inisiatif tersebut, Perseroan tidak Through these initiatives, the Company not only
hanya meningkatkan efisiensi penggunaan air dan drives sustainable improvements in water and energy
energi secara berkelanjutan, tetapi juga memperkuat efficiency, but also reinforces integrated environmental
pengelolaan lingkungan yang terintegrasi di seluruh management across its value chain.
rantai operasional.
PT Eagle High Plantations Tbk 131
Page 134
Menjaga Bumi, Merawat Masa Depan Protecting the Planet, Safeguarding the Future Manajemen Konservasi dan Perlindungan Biodiversitas [OJK F.9, F.10] Biodiversity Conservation and Protection Management Sebagai pelaku usaha di sektor perkebunan, EHP As a key stakeholder in the plantation industry, EHP memahami bahwa keberlangsungan bisnis sangat recognizes that maintaining business continuity relies bergantung pada keseimbangan ekosistem dan heavily on ecosystem health and environmental kelestarian lingkungan. Oleh karena itu, Perseroan sustainability. Consequently, the Company is berkomitmen untuk melindungi dan melestarikan dedicated to safeguarding biodiversity by practicing keanekaragaman hayati melalui pengelolaan lahan responsible land management and adopting yang bertanggung jawab serta penerapan praktik sustainable conservation methods. [GRI 304-2] konservasi yang berkelanjutan. [GRI 304-2] Sebagai bagian dari komitmen keberlanjutan As part of its commitment to sustainability, EHP Perseroan, EHP menempatkan perlindungan prioritizes biodiversity conservation as a key aspect of keanekaragaman hayati sebagai salah satu pilar environmental management. EHP acknowledges that utama dalam pengelolaan lingkungan. EHP menyadari some operational areas harbor natural ecosystems bahwa sebagian area operasional Perseroan that are habitats for rare, threatened, and protected memiliki ekosistem alami yang menjadi habitat bagi species. Consequently, the presence of these high spesies langka, terancam, dan dilindungi, sehingga conservation value ecosystems requires responsible keberadaan ekosistem bernilai konservasi tinggi perlu preservation. EHP is committed to protecting and dijaga secara bertanggung jawab. Oleh karena itu, EHP maintaining ecosystem balance within and around its berkomitmen untuk melindungi dan mempertahankan concession zones through sustainable conservation keseimbangan ekosistem di dalam dan sekitar wilayah initiatives, including safeguarding High Conservation konsesi melalui upaya konservasi yang berkelanjutan, Value (HCV) areas and essential ecosystems vital for termasuk menjaga kawasan dengan Nilai Konservasi biodiversity. Tinggi (NKT) serta ekosistem esensial yang memiliki peran penting bagi biodiversitas. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kebijakan no This commitment is reflected in a no-deforestation deforestation, yaitu tidak melakukan pembukaan lahan policy that prohibits land clearing in HCV areas, pada kawasan NKT, Stok Karbon Tinggi (SKT), lahan High Carbon Stock (HCS) zones, peatlands, and gambut, serta ekosistem alami lainnya yang dilindungi. other protected ecosystems. EHP conducts HCV EHP telah melakukan identifikasi dan penilaian HCV and HCS assessments with licensed, accredited dan HCS dengan melibatkan asesor yang berlisensi assessors and mandates that all operations only dan terakreditasi, serta memastikan bahwa seluruh proceed after completing a Social and Environmental pengembangan operasional dilakukan setelah kajian Impact Assessment (SEIA). Moreover, the Company sosial dan lingkungan (Social and Environmental implements management and monitoring strategies to Impact Assessment/SEIA) diselesaikan. Selain itu, prevent wildlife disturbances, protect natural habitats, Perseroan menjalankan langkah-langkah pengelolaan and improve ecosystem health through conservation dan pemantauan yang bertujuan mencegah gangguan and habitat enrichment initiatives, in line with applicable terhadap satwa liar, melindungi habitat alami, serta laws, regulations, and international standards. meningkatkan kualitas ekosistem melalui program konservasi dan pengayaan habitat, sejalan dengan ketentuan peraturan perundang-undangan dan praktik terbaik internasional. Setiap rencana pengembangan area baru wajib diawali Every new development plan must begin with an dengan penilaian NKT, Stok Karbon Tinggi (SKT) assessment of HCV, High Carbon Stock (HCS) as well maupun Land Use and Risk Identification (LURI), dan as Land Use and Risk Identification (LURI), and Land Land Use Change Analysis (LUCA) untuk memastikan Use Change Analysis (LUCA) to avoid deforestation or tidak terjadi deforestasi maupun konversi lahan yang improper land conversion. tidak sesuai. Melalui hasil kajian Nilai Konservasi Tinggi (NKT) Using High Conservation Value (HCV) assessments dan pemetaan komprehensif, EHP telah menetapkan and detailed mapping, EHP has identified 30,274 30.274 hektare area konservasi yang mencakup hectares of conservation zones, which make up 21% sebesar 21% wilayah di dalam maupun di sekitar areal of the land within and surrounding the plantation. perkebunan. 132 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 135
Kawasan tersebut dikelola untuk menjaga These zones are managed to maintain ecosystem
keseimbangan ekosistem, melindungi flora dan fauna health, safeguard native plants and animals, and
endemik, serta meminimalkan dampak lingkungan dari minimize the environmental impact of plantation
kegiatan perkebunan. operations.
Jumlah Area Konservasi [GRI 304-1, 13.3.2]
Total Conservation Area
Area Konservasi Satuan
2025 2024 2023
Conservation Area Unit
Area NKT & SKT*
30.274 30.274 30.274
HCV & HCS Area
Ha
Area Rehabilitasi**
1.947 1.947 1.947
Rehabilitation Area **
Keterangan: | Notes:
*HCV & HCS di seluruh entitas anak. | HCV & HCS across all subsidiaries.
** Lokasi Rehabilitasi berada di PT Rimba Raya Conservation, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah dalam bentuk Proyek Rehabilitasi yang dikerjasamakan
dengan PT Lestari Capital seluas 1.500 ha, dan di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur dalam bentuk Program Konservasi Mangrove Dumaring yang berkolaborasi
dengan Masyarakat dan pemerintahan setempat seluas 447 ha. | The Rehabilitation Area is situated at PT Rimba Raya Conservation in Seruyan Regency, Central
Kalimantan, comprising a Rehabilitation Project in partnership with PT Lestari Capital that spans 1,500 hectares, and in Berau Regency, East Kalimantan, as the
Dumaring Mangrove Conservation Program, which covers 447 hectares and involves collaboration with local communities and authorities.
EHP menerapkan pendekatan Nilai Konservasi EHP employs the High Conservation Value (HCV)
Tinggi (NKT) sebagai dasar dalam pengelolaan approach as the basis for managing and safeguarding
dan perlindungan kawasan bernilai ekologis tinggi areas of critical ecological significance within its
di seluruh wilayah operasionalnya. Pendekatan ini operations. This strategy enables the Company
memungkinkan Perseroan untuk mengidentifikasi, to identify, protect, and oversee regions with rich
melindungi, dan mengelola area yang memiliki biodiversity that could be impacted by its activities.
keanekaragaman hayati penting serta berpotensi [GRI 304-1]
terdampak oleh aktivitas operasional. [GRI 304-1]
Dalam pelaksanaannya, Perseroan melibatkan The Company engages local communities and
masyarakat lokal dan pemangku kepentingan terkait stakeholders in monitoring and safeguarding
dalam kegiatan pemantauan dan perlindungan area conservation zones. Regular evaluations are carried
konservasi. Evaluasi dilakukan secara berkala untuk out to assess management effectiveness and plan
meninjau efektivitas pengelolaan dan merumuskan continuous improvements.
langkah perbaikan berkelanjutan.
Selain itu, EHP memanfaatkan Sistem Informasi Additionally, EHP utilizes Geographic Information
Geografis (SIG) dan data spasial untuk memantau Systems (GIS) and spatial data to track land cover
perubahan tutupan lahan, khususnya di area NKT. changes, particularly in HCV zones. These efforts
Kegiatan ini dilengkapi dengan patroli lapangan rutin are complemented by routine field patrols to deter
untuk mencegah perambahan, kebakaran, dan aktivitas encroachment, fires, and other illegal activities,
ilegal lainnya, sehingga setiap area tetap berfungsi ensuring the ongoing protection of each conservation
sesuai peruntukannya sebagai area konservasi. area.
Melalui upaya yang berkesinambungan ini, EHP Through these continuous efforts, EHP demonstrates
menunjukkan komitmennya dalam menjaga its dedication to conserving natural resources and
keberlanjutan sumber daya alam serta mendukung promoting biodiversity within its operational regions.
konservasi keanekaragaman hayati di wilayah
operasionalnya.
Melindungi Hutan dan Lahan Gambut
Biodiversity Conservation and Protection Management
Lahan gambut memiliki peran vital dalam menjaga Peatlands are vital for maintaining ecosystem stability
keseimbangan ekosistem dan mengendalikan and mitigating global climate change because of
perubahan iklim global melalui kemampuan alaminya their natural capacity to absorb Greenhouse Gas
menyerap emisi Gas Rumah Kaca (GRK). EHP (GHG). EHP is committed to preventing new clearing
berkomitmen untuk tidak melakukan pembukaan or development in peatlands and ensuring that all
maupun pengembangan baru di area gambut, serta management practices adhere to Best Management
PT Eagle High Plantations Tbk 133
Page 136
Menjaga Bumi, Merawat Masa Depan
Protecting the Planet, Safeguarding the Future
memastikan seluruh pengelolaan dilakukan sesuai Practices (BMP) and RSPO standards. This dedication
prinsip praktik terbaik (Best Management Practices/ also applies to all of the Company’s suppliers.
BMP) dan panduan RSPO. Komitmen ini juga berlaku
untuk seluruh pemasok Perseroan.
Hingga tahun 2025, EHP memiliki total 12.468 hektare By 2025, EHP manages a total of 12,468 hectares of
lahan gambut, terdiri atas 9.740 hektare area tertanam, peatland, including 9,740 hectares of planted areas,
2.695 hektare area konservasi, dan sisanya adalah 2,695 hectares for conservation, and the remaining
infrastruktur. Tidak ada perubahan luas dibanding for infrastructure. There has been no change in these
tahun sebelumnya. Sebagai bentuk transparansi, figures compared to the previous year. Additionally, as
EHP telah melaporkan peat inventory kepada RSPO part of its transparency initiatives, EHP has reported its
dan secara berkala diverifikasi melalui audit eksternal peat inventory to the RSPO. This inventory undergoes
dengan hasil konsisten dan tanpa temuan perubahan periodic verification through external audits, which
signifikan. consistently confirm the data with no significant
discrepancies.
Implementasi praktik pengelolaan terbaik (BMP)/ The Company implements Best Management
praktik pertanian yang baik (GAP) juga dilakukan Practices (BMP) and Good Agricultural Practices
oleh Perseroan di tanah dan gambut untuk menjaga (GAP) on soil and peat to maintain soil quality
kualitas tanah di seluruh area operasi. Perseroan throughout its operations. The Company manages
mengelola tanaman kelapa sawit yang tertanam di oil palm plantations on peatlands in accordance with
gambut sesuai ketentuan peraturan pemerintah dan government regulations and RSPO’s best management
panduan praktik pengelolaan terbaik yang dikeluarkan guidelines. Furthermore, the Company encourages its
RSPO. Perseroan juga mendorong para pemasok suppliers to manage peatlands in compliance with
Perseroan untuk melakukan pengelolaan lahan gambut regulations, supporting biodiversity conservation.
sesuai dengan regulasi guna mendukung pelestarian
keanekaragaman hayati.
Untuk menjaga stabilitas ekosistem gambut, To preserve the stability of the peat ecosystem, EHP
EHP menerapkan berbagai langkah pengelolaan adopts several sustainable management strategies,
berkelanjutan, antara lain: such as:
1. Menerapkan sistem tata kelola air (water 1. Applying water management system with water
management system) melalui pembangunan pintu gates and piezometers installment to regulate
air dan pemasangan piezometer untuk menjaga groundwater levels around 40 cm below the surface;
tinggi muka air tanah pada level optimal sekitar 40
cm di bawah permukaan tanah;
2. Melatih petugas khusus untuk memastikan sistem 2. Training dedicated staff to ensure the water
pengelolaan air berjalan sesuai SOP dan regulasi management system complies with SOPs and
pemerintah; government standards;
3. Melakukan pemantauan titik panas (hotspot 3. Performing routine hotspot monitoring to prevent
monitoring) secara berkala untuk mencegah peat fires.
kebakaran di area gambut.
Selain di internal operasional, EHP juga mendorong Besides internal operations, EHP also promotes its
para pemasok untuk mengelola lahan gambut sesuai suppliers to manage peatlands in line with regulations
peraturan dan prinsip keberlanjutan, guna mendukung and sustainability principles to help conserve
pelestarian keanekaragaman hayati dan meminimalkan biodiversity and lower environmental risks.
risiko lingkungan.
Melindungi Flora dan Fauna [GRI 304-3, 304-4]
Protecting Flora and Fauna
Sebagai bagian dari komitmen terhadap konservasi EHP is dedicated to conserving biodiversity by
keanekaragaman hayati, EHP melaksanakan implementing thorough management and monitoring
pengelolaan dan pemantauan menyeluruh di seluruh efforts in all High Conservation Value (HCV) areas to
area Nilai Konservasi Tinggi (NKT) untuk melindungi safeguard protected plant and animal species. This
spesies flora dan fauna yang dilindungi. Program ini initiative relies on findings from HCV assessments
didasarkan pada hasil kajian dan identifikasi NKT yang and identifications performed in each operational unit,
134 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 137
dilakukan di setiap unit operasional, dengan tujuan aiming to preserve natural habitats and promote the menjaga keberadaan habitat alami serta mendukung conservation of rare, threatened, and endangered pelestarian spesies langka, terancam, dan hampir species. punah. Perseroan secara rutin melakukan pencatatan dan The Company regularly tracks and observes various pemantauan kehadiran spesies flora dan fauna plant and animal species within its operational zones. di wilayah operasional. Pemantauan ini mengacu This tracking follows the guidelines set by Government pada ketentuan Peraturan Pemerintah Republik Regulation of the Republic of Indonesia No. 92 of 2018, Indonesia No. 92 Tahun 2018, serta daftar konservasi along with international conservation lists maintained internasional dari International Union for Conservation by the International Union for Conservation of Nature of Nature (IUCN) dan Convention on International (IUCN) and the Convention on International Trade in Trade in Endangered Species (CITES). Endangered Species (CITES). Selain menjaga kawasan konservasi alami, EHP juga Besides protecting natural conservation areas, EHP melakukan perlindungan terhadap area riparian also preserves riparian zones that serve as natural (sempadan sungai) yang berfungsi sebagai koridor corridors for wildlife. By conducting regular monitoring alami bagi satwa liar. Melalui kegiatan pemantauan and working with nearby communities, the Company berkala dan pelibatan masyarakat sekitar, Perseroan strives to maintain ecosystem health and minimize berupaya memastikan keberlanjutan ekosistem serta disruptions to protected wildlife habitats. menekan potensi gangguan terhadap habitat satwa dilindungi. Daftar spesies flora dan fauna yang teridentifikasi di A list of flora and fauna species identified in the EHP area operasional EHP dapat dilihat pada Lampiran 3 operational area is included in Appendix 3 of this Laporan ini. Report. Zona Penyangga dan Restorasi Sempadan Sungai Buffer Zones and Riparian Restoration EHP memahami pentingnya area riparian sebagai EHP acknowledges the crucial role of riparian zones as zona penyangga alami antara ekosistem daratan natural buffers separating land and water ecosystems. dan perairan. Kawasan ini berfungsi penting These areas are essential for preserving water quality, dalam menjaga kualitas air, mencegah erosi, serta reducing erosion, and promoting biodiversity. As a mendukung keanekaragaman hayati. Oleh karena itu, result, EHP has set up buffer zones along rivers and EHP menetapkan zona penyangga (buffer zone) di watersheds within and around its operational areas. sepanjang sungai dan daerah tangkapan air baik di dalam maupun di sekitar area operasionalnya. Dalam pengelolaannya, EHP menerapkan Praktik EHP employs Best Management Practices (BMPs) in Manajemen Terbaik (Best Management Practices/ its management to protect environmental quality and BMP) untuk menjaga kualitas lingkungan dan fungsi sustain hydrological functions. BMPs encompass hidrologis. Penerapan BMP meliputi penggunaan proper use of fertilizers and pesticides, planting cover pupuk dan pestisida secara bijak, penanaman tanaman crops, stacking oil palm fronds, constructing culverts penutup tanah, penumpukan pelepah kelapa sawit, and drainage channels, and maintaining plantation pembuatan gorong-gorong dan saluran air, serta roads. These measures effectively decrease soil pemeliharaan jalan kebun. Upaya ini secara langsung erosion, nutrient leaching, and sediment runoff into membantu mengurangi erosi tanah, pencucian unsur rivers, while also preserving soil fertility. hara, serta pengendapan di aliran sungai, sekaligus mempertahankan kesuburan tanah. Selain pengelolaan teknis, EHP juga membangun Besides technical management, EHP actively engages komunikasi aktif dengan masyarakat melalui forum with communities through stakeholder consultation konsultasi pemangku kepentingan untuk membahas forums to address water and environmental isu-isu pengelolaan air dan lingkungan. Partisipasi management concerns. Community participation is a masyarakat menjadi bagian penting dari pendekatan vital element of EHP’s collaborative strategy across its kolaboratif yang dijalankan EHP di seluruh wilayah operational areas. operasionalnya. PT Eagle High Plantations Tbk 135
Page 138
Menjaga Bumi, Merawat Masa Depan Protecting the Planet, Safeguarding the Future Sejak 2018, EHP menjalankan program pemulihan dan Since 2018, EHP has been implementing a riparian restorasi sempadan sungai, dimulai dari unit operasi restoration program starting with PT Bumilanggeng PT Bumilanggeng Perdanatrada, kemudian diperluas Perdanatrada and expanding to include PT Jaya ke PT Jaya Mandiri Sukses, PT Bumihutani Lestari, Mandiri Sukses, PT Bumihutani Lestari, PT Suryabumi PT Suryabumi Tunggal Perkasa dan PT Karyapratama Tunggal Perkasa, and PT Karyapratama Agrisejahtera. Agrisejahtera. Tujuan utama program ini adalah The main aim is to restore ecological functions, memulihkan fungsi ekologis, meningkatkan habitat support wildlife habitats, and improve river ecosystem satwa, dan memperkuat konektivitas ekosistem sungai. connectivity. By 2025, the total riparian restoration Hingga 2025, total area restorasi sempadan sungai di area across all units reached 336.15 hectares. [GRI seluruh unit mencapai 336,15 hektare. [GRI 304-3] 304-3] Melalui program ini, EHP tidak hanya berupaya EHP’s program seeks to restore landscapes impacted memulihkan bentang alam yang terdampak aktivitas by previous activities while building a lasting masa lalu, tetapi juga membangun fondasi jangka foundation for biodiversity conservation, ecosystem panjang bagi perlindungan keanekaragaman hayati, resilience, and the Company’s future sustainability. ketahanan ekosistem, serta keberlanjutan operasional These initiatives demonstrate EHP’s commitment to Perseroan di masa depan. Langkah-langkah ecological balance, improving river hydrology, and ini menegaskan komitmen EHP dalam menjaga establishing sustainable natural buffer zones for future keseimbangan ekologis, meningkatkan fungsi generations. hidrologis sungai, dan menciptakan zona penyangga alami yang berkelanjutan bagi generasi mendatang. Pendekatan restorasi dilakukan melalui kombinasi The restoration approach integrates both passive and strategi pasif dan aktif. Pada area yang sebelumnya active strategies. In zones previously used for oil palm telah ditanami kelapa sawit di sempadan sungai, cultivation along the riverbanks, the Company has Perseroan menghentikan seluruh aktivitas budidaya, halted all farming activities, including spraying and termasuk penyemprotan dan pemupukan, agar fertilizing, to promote natural regeneration. Over time, kawasan tersebut dapat beregenerasi secara alami. these areas are expected to become green corridors Seiring waktu, area ini diharapkan berkembang that serve as buffers for the river ecosystem. kembali menjadi koridor hijau yang berfungsi sebagai zona penyangga ekosistem sungai. Di sisi lain, EHP juga melakukan penanaman aktif Concurrently, EHP is planting various native forest dengan menggunakan berbagai jenis pohon hutan tree species such as Balangeran (Shorea balangeran), lokal, antara lain Balangeran (Shorea balangeran), Ubar (Eugenia sp.), Pulai (Alstonia scholaris), Jelutung Ubar (Eugenia sp.), Pulai (Alstonia scholaris), Jelutung (Dyera costulata), Meranti (Shorea leprosula), (Dyera costulata), Meranti (Shorea leprosula), Cempedak (Artocarpus integer), Rattan (Calamus Cempedak (Artocarpus integer), Rotan (Calamus caesius), Halaban (Vitex pubescens), Aren (Arenga caesius), Halaban (Vitex pubescens), Aren (Arenga pinnata), Cashew (Anacardium occidentale), and pinnata), Jambu Mete (Anacardium occidentale) dan Mahang (Macaranga sp.). Mahang (Macaranga sp.). Pada tahun 2025, sebanyak 5.686 bibit pohon hutan In 2025, 5,686 forest tree seedlings have been planted telah ditanam di area remediasi sempadan sungai along the riverbank to aid in restoring the area’s sebagai bagian dari upaya mempercepat pemulihan ecological functions. fungsi ekologis kawasan tersebut. [GRI 304-3] [GRI 304-3] Pemantauan Area Konservasi Conservation Area Monitoring Untuk menjaga kawasan konservasi tetap terlindungi, To protect conservation areas, EHP regularly EHP secara berkala melaksanakan inspeksi lapangan conducts field inspections and patrols to prevent land (field inspections) dan patroli lapangan guna encroachment or disturbances. These field inspections memastikan tidak terjadi perambahan lahan maupun are integral to the Company’s standard monitoring gangguan terhadap kawasan konservasi. Inspeksi procedures across all regions with conservation value. lapangan ini dilakukan sebagai bagian dari sistem pengawasan rutin Perseroan terhadap seluruh area bernilai konservasi. 136 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 139
Selain pemantauan langsung di lapangan, EHP Besides direct field observations, EHP uses aerial and memanfaatkan teknologi pemantauan berbasis spatial monitoring tools such as drone-captured aerial udara dan spasial, termasuk foto udara yang diambil photos and satellite images. These are employed for menggunakan drone serta citra satelit, untuk land cover analysis and routine checks of conservation melakukan analisis tutupan lahan (land cover analysis) zones for potential threats like encroachment, fire, or dan memantau kawasan konservasi secara periodik land use changes. The process is supported by GIS terhadap potensi risiko perambahan, kebakaran, remote sensing technology and is conducted at least maupun perubahan tutupan lahan. Pemantauan tersebut annually. Real-time satellite hotspot monitoring is also didukung oleh teknologi GIS remote sensing dan actively carried out, in line with practices implemented dilakukan minimal satu kali setiap tahun. Pemantauan by RSPO. satelit hotspot secara real-time juga dilakukan secara aktif seperti yang dilakukan oleh RSPO. Sejak 2018-2025, Perseroan tidak melakukan Between 2018 and 2025, the Company has not pembukaan lahan baru dan tidak memiliki kasus ilegal cleared new land nor experienced any cases of illegal dan/atau deforestasi pada kegiatan operasionalnya. logging or deforestation in its operations. All HCV and Seluruh areal NKT dan konservasi telah teridentifikasi conservation areas have been identified, with details of dan detail mengenai penilaian dan pemantauan NKT di HCV assessments and monitoring at EHP’s operational lokasi operasional EHP dapat dilihat pada Lampiran 2. sites available in Appendix 2. [GRI 304-1] [GRI 304-1] Selain memastikan tidak adanya deforestasi di wilayah EHP ensures zero deforestation across its operational operasional Perseroan, EHP juga mendorong seluruh zones and encourages this among all suppliers. The pemasok untuk tidak melakukan tindakan deforestasi. Company has mapped all suppliers’ sites and verifies Selain memastikan tidak adanya deforestasi di wilayah that FFB is sourced from legal, non-illegal areas. To operasional Perseroan, EHP juga mendorong seluruh monitor deforestation, EHP uses GIS remote sensing, pemasok untuk tidak melakukan tindakan deforestasi. satellite imagery, drones, and field inspections, EHP telah melakukan identifikasi seluruh lokasi operasi conducting these checks at least annually or more para pemasok dan memastikan bahwa sumber TBS often if needed. Furthermore, EHP monitors hotspots tidak berasal dari area operasi yang ilegal. Perusahaan within suppliers’ concessions to prevent ecosystem menggunakan GIS remote sensing, citra satelit, drone, conversion and fires. The extent area of monitored dan survei lapangan untuk memantau deforestasi di suppliers is 15.598 ha. wilayah operasi pemasok kami secara berkala, minimal 1 kali setahun atau sesuai kebutuhan. Perseroan juga melakukan pemantauan titik panas di konsesi pemasok kami untuk memastikan tidak ada konversi ekosistem dan kebakaran. Luas area pemasok yang dipantau adalah 15.598 ha. Di samping itu, secara berkala melakukan sosialisasi Additionally, we consistently communicate with our tentang hal-hal yang berhubungan dengan deforestasi suppliers about deforestation issues. The company’s kepada para pemasok. Upaya-upaya Perseroan untuk initiatives to support biodiversity sustainability have mendukung keberlangsungan keanekaragaman hayati yielded positive results. By 2025, our suppliers’ memberikan hasil positif. Di sepanjang tahun 2025 designated areas will be free of ecosystem changes tidak terdapat perubahan ekosistem atau deforestasi and deforestation. Between 2018-2025, there was no di lokasi pemasok kami yang telah teridentifikasi. Sejak deforestation within our suppliers’ operational areas. 2018-2025 tidak ada deforestasi di lokasi operasional para pemasok. EHP secara konsisten melakukan sosialisasi dan pelatihan EHP frequently conducts outreach and training kepada pemasok serta masyarakat sekitar mengenai programs for suppliers and local communities focused praktik konservasi dan pencegahan deforestasi. Hasil on conservation and preventing deforestation. These dari berbagai upaya tersebut menunjukkan bahwa efforts suggest that, by 2025, significant changes selama tahun 2025, tidak terdapat perubahan signifikan in the ecosystem or deforestation levels within the pada ekosistem maupun aktivitas deforestasi di wilayah Company’s operational areas or supply chain are operasi maupun rantai pasok Perseroan. EHP terus unlikely. EHP remains committed to strengthening memperkuat perannya dalam mendukung pelestarian its role in supporting biodiversity conservation and keanekaragaman hayati dan menjaga keseimbangan maintaining natural balance to ensure the sustainability alam untuk keberlanjutan generasi mendatang. of future generations. PT Eagle High Plantations Tbk 137
Page 140
Menjaga Bumi, Merawat Masa Depan
Protecting the Planet, Safeguarding the Future
Dampak Signifikan dari Kegiatan Operasi terhadap Keanekaragaman Hayati [GRI 304-2, 13.3.3][OJK F.9]
Significant Impacts of Operational Activities on Biodiversity
Tingkat
Jangkauan Durasi Reversibilitas
Deskripsi Potensi Dampak Dampak Dampak Dampak Mitigasi Dampak Hasil
Description Potential Impact Impact Impact Impact Impact Mitigation Outcome
Scope Duration Reversibility
Level
Pembukaan Hilangnya habitat Lokal (Area Jangka Irreversible Melakukan Habitat inti
Lahan asli, fragmentasi proyek dan Panjang (Sulit kembali identifikasi terjaga; nol
Land Clearing ekosistem sekitarnya) (Permanen) ke asal) area HCV/HCS konversi
satwa liar, Local Long-term Irreversible oleh asesor ekosistem alami
dan hilangnya (project (Permanent) (difficult berlisensi , dan pada area HCV,
keanekaragaman area and to restore mempertahankan gambut, dan
hayati pada area surrounding to original koridor hijau HCS
HCV/HCS areas) condition) Conducting Core habitats
Loss of natural identification of preserved, with
habitats, HCV/HCS areas zero conversion
fragmentation by licensed of natural
of wildlife assessors, and ecosystems in
ecosystems, maintaining green HCV, peatland,
and loss of corridors and HCS areas
biodiversity in
HCV/HCS areas
Aplikasi Pencemaran Di area Sesuai jenis Dapat Pelarangan Mengurangi
Pestisida & tanah dan air tertanam bahan kimia dipulihkan Paraquat dan bahan kimia
Pupuk (Kebun) yang mengurangi dan aliran air dan metode tergantung pestisida Kelas berbahaya
Application keanekaragaman sekitarnya penggunaan tindakan 1A & 1B, serta dan mencegah
of Pesticides flora/fauna tanah Within Depending mitigasi penggunaan pencemaran
& Fertilizers serta biota air cultivated on chemical Reversible, agen biologi dan pada badan
(Plantation) Soil and water areas and type and depending kompos organik air/sempadan
contamination surrounding application on mitigation Prohibition of sungai (riparian)
that reduces soil areas method measures Paraquat and Reducing
flora and fauna Class 1A & 1B dangerous
biodiversity as pesticides, as chemicals and
well as aquatic well as the use of preventing
biota biological agents pollution in
and organic water bodies/
compost river borders
(riparians)
Operasional Penurunan Lokal hingga Jangka Reversible Pengolahan Parameter
Pabrik kualitas air Hilir Sungai Menengah (Dengan limbah secara kualitas air
(Pengolahan permukaan yang Local to hingga remediasi ketat dan sungai terjaga;
Limbah/POME) mengganggu downstream Panjang ekosistem air) pemantauan ekosistem
Mill Operations kelangsungan river areas Medium to Reversible kualitas air perairan tetap
(Wastewater hidup biota long-term (with permukaan sehat
Treatment/ sungai ecosystem secara berkala River water
POME) Decreasing remediation) Strict wastewater quality
surface water treatment and parameters are
quality that regular monitoring maintained;
may disrupt the of surface water aquatic
survival of river quality ecosystems
biota remain healthy
138 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 141
Dampak Signifikan dari Kegiatan Operasi terhadap Keanekaragaman Hayati [GRI 304-2, 13.3.3][OJK F.9]
Significant Impacts of Operational Activities on Biodiversity
Tingkat
Jangkauan Durasi Reversibilitas
Deskripsi Potensi Dampak Dampak Dampak Dampak Mitigasi Dampak Hasil
Description Potential Impact Impact Impact Impact Impact Mitigation Outcome
Scope Duration Reversibility
Level
Manajemen Perubahan Lokal (Area Jangka Irreversible Mengadopsi Integritas
Lahan Gambut karakteristik konsesi) Panjang Irreversible praktik ekosistem
Peatland hidrologi yang Local Long-term manajemen gambut terjaga
Management mengancam (Concession terbaik (Best sebagai habitat
spesies khas area) Management keanekaragaman
ekosistem Practices) dan hayati
gambut rehabilitasi sesuai Peat ecosystem
Changes in regulasi Indonesia integrity is
hydrological Implementation of maintained as
characteristics Best Management a biodiversity
that threaten Practices and habitat
species typical rehabilitation
of peatland in compliance
ecosystems with Indonesian
regulations
Pengoperasian Gangguan Regional Jangka Reversible Pembatasan jam Satwa kembali ke
Alat & kebisingan (Radius Pendek (Pulih setelah operasional dan area penyangga;
Mobilisasi dan getaran suara (Selama alat berhenti) penggunaan intensitas
Operation of yang mengusir mencapai operasi) Reversible peredam suara kebisingan
Equipment & fauna lokal dari pemukiman) Short-term (Recovers (silencer) pada terkontrol
Mobilization habitatnya Regional (During after mesin Wildlife returns
Noise and (Noise levels operations) equipment Limitation of to buffer areas;
vibration reach nearby operation operating hours noise intensity
disturbances that residential stops) and installation of remains
displace local areas) noise suppression controlled
fauna from their devices
natural habitats (silencers) on
machinery
Logistik & Risiko introduksi Luas (Lokal Jangka Irreversible Inspeksi ketat Tidak ditemukan
Transportasi spesies asing hingga Panjang (Jika spesies material luar spesies invasif di
Logistics & invasif yang sebaran tak Long-term terlanjur Strict inspection ekosistem lokal
Transportation mengancam tentu) menyebar) of external No invasive
ekosistem lokal Wide (Local Irreversible materials species detected
Risk of to potentially (If species within the local
introducing undefined spread ecosystem
invasive non- distribution) uncontrollably)
native species
that threaten
local ecosystems
Inisiatif Perlindungan Habitat melalui Pendekatan Landscape [GRI 304-2, 304-3]
Habitat Protection Initiative Using a Landscape Approach
EHP berkomitmen menjaga keseimbangan ekosistem EHP is committed to maintaining ecosystem balance
dengan mengembangkan program perlindungan through a landscape-based habitat protection
habitat berbasis pendekatan lanskap. Melalui inisiatif program. This initiative aims to restore and conserve
ini, Perseroan berupaya memulihkan dan melestarikan peat swamp and mangrove ecosystems by combining
ekosistem rawa gambut serta hutan bakau dengan rehabilitation, restoration, and protection efforts
mengintegrasikan kegiatan rehabilitasi, restorasi, dan sustainably.
perlindungan yang dilakukan secara berkelanjutan.
Pendekatan ini menekankan kolaborasi lintas This approach emphasizes collaboration among
pemangku kepentingan, termasuk pemerintah daerah, stakeholders such as local governments, village
masyarakat desa, komunitas lokal, dan Lembaga communities, other local groups, and NGOs. By
Swadaya Masyarakat (LSM). Melalui kerja sama ini, working together, EHP ensures that each action in
EHP memastikan setiap langkah perlindungan dan the conservation and utilization of natural resources
PT Eagle High Plantations Tbk 139
Page 142
Menjaga Bumi, Merawat Masa Depan
Protecting the Planet, Safeguarding the Future
pemanfaatan sumber daya alam berjalan selaras adheres to sustainability principles and provides
dengan prinsip keberlanjutan serta memberikan ecological and social advantages to the local
manfaat ekologis dan sosial bagi masyarakat sekitar. community.
Inisiatif perlindungan habitat ini merupakan bagian This habitat protection initiative exemplifies EHP’s
dari strategi pengadaan bertanggung jawab dan commitment to responsible sourcing and sustainable
wujud nyata komitmen EHP dalam mendukung palm oil production, while also safeguarding natural
produksi kelapa sawit yang berkelanjutan, sekaligus landscapes for future generations.
menjaga lanskap alami agar tetap lestari bagi generasi
mendatang.
Realisasi Inisiatif Perlindungan Habitat Tahun 2025
Habitat Protection Initiative Implementation by 2025
Luas Wilayah yang
Kemitraan dengan
Dilindungi atau
Program Profesional Lokasi Status Kemajuan
Dipulihkan
Program Partnership with Location Progress Status
Area Protected or
Professionals
Restored
Restorasi Ekosistem PT Gagas Dinamiga 447 Kalimantan Restorasi ekosistem mangrove
Mangrove Aksenta Timur melalui penanaman 15.050 bibit
Mangrove Ecosystem East mangrove per 2025
Restoration Kalimantan Restoring mangrove
ecosystems by planting 15,050
mangrove seedlings by 2025
Restorasi Ekosistem PT Lestari Capital 1.500 Kalimantan Restorasi 240 ha melalui
Hutan Rawa Gambut Tengah penanaman 96.232 bibit pohon
Peat Swamp Forest Central Restoration of 240 hectares by
Ecosystem Restoration Kalimantan planting 96,232 tree seedlings
Program Kolaborasi Penyelamatan, Perlindungan Collaborative Program for the Rescue, Protection,
dan Pemanfaatan Ekosistem Mangrove Kampung and Utilization of the Dumaring Village Mangrove
Dumaring Ecosystem
Sebagai bagian dari komitmen Perseroan dalam As part of the Company’s commitment to protecting
melindungi keanekaragaman hayati dan memperkuat biodiversity and enhancing the resilience of coastal
ketahanan ekosistem pesisir, EHP menginisiasi program ecosystems, EHP launched the dumaring village
kolaborasi konservasi mangrove kampung dumaring mangrove conservation collaborative program in
di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur. Program ini Berau Regency, East Kalimantan. This program aims
dirancang untuk merespons tantangan abrasi pantai to tackle the issues of coastal erosion while promoting
sekaligus mendukung pemulihan ekosistem mangrove the sustainable restoration of mangrove ecosystems
secara berkelanjutan melalui pendekatan kolaboratif. through a collaborative approach.
Cakupan dan pendekatan utama program meliputi: The program’s main scope and approach includes:
1. Kolaborasi multipihak, yang melibatkan EHP, 1. Multi-stakeholder collaboration includes EHP,
Pemerintah Daerah, PT Gagas Dinamika Aksenta the Regional Government, PT Gagas Dinamika
(Aksenta) sebagai pelaksana program, Kesatuan Aksenta (Aksenta) as the program implementer, the
Pengelolaan Hutan (KPH) Berau Pantai, Pemerintah Berau Pantai Forest Management Unit (KPH), the
dan Masyarakat Kampung Dumaring, Lembaga Government and the Dumaring Village Community.
Pengelola Mangrove Dumaring, serta dukungan the Dumaring Mangrove Management Institution,
teknis dari Kementerian Lingkungan Hidup dan and technical support from the Ministry of
Kehutanan (KLHK); Environment and Forestry (KLHK);
2. Restorasi dan rehabilitasi ekosistem mangrove 2. Restoring and rehabilitating mangrove
sebagai upaya perlindungan pesisir dan peningkatan ecosystems to protect the coast and enhance the
fungsi ekologis kawasan; area’s ecological functions;
3. Pelibatan dan pemberdayaan masyarakat lokal 3. Engaging and empowering local communities in
dalam kegiatan lapangan untuk memastikan field activities to promote long-term sustainability.
keberlanjutan jangka panjang.
140 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 143
Progres hingga Desember 2025: Progress by December 2025:
1. Restorasi dan rehabilitasi mangrove seluas 447 1. Mangrove restoration and rehabilitation covering
hektare; 447 hectares;
2. Perlindungan kawasan pesisir sepanjang ±5 2. Protection of approximately 5 kilometers of coastal
kilometer; area;
3. Target tingkat keberhasilan pertumbuhan kembali 3. Target regrowth success rate reached 80%;
mencapai 80%;
4. Penanaman bibit mangrove 15.050. 4. 15,050 mangrove seedlings.
Perseroan berkomitmen untuk melindungi The Company remains committed to protecting
keanekaragaman hayati yang cakupannya melampaui biodiversity, extending its efforts beyond its concession
area konsesi. Perusahaan menargetkan restorasi 447 area. As part of its sustainable conservation strategy,
ha kawasan mangrove di Kampung Dumaring hingga the Company is targeting the restoration of 447
tahun 2032 sebagai bagian dari strategi konservasi hectares of mangrove areas in Dumaring Village by
berkelanjutan. Program restorasi mangrove ini tidak 2032. This program not only rehabilitates the coastal
hanya memulihkan ekosistem pesisir, tetapi juga ecosystem but also safeguards and preserves critical
melindungi dan mempertahankan habitat penting habitats for various species, including the proboscis
bagi berbagai spesies, termasuk Bekantan, berbagai monkey, numerous bird species, reptiles, and other
jenis burung, reptil, serta biota perairan lainnya yang aquatic biota that depend on these ecosystems.
hidup di dalamnya. Melalui perlindungan habitat Through habitat protection and ecosystem restoration,
dan pemulihan ekosistem tersebut, Perseroan turut the Company aims to maintain ecological balance
menjaga keseimbangan ekologi dan kelestarian and ensure the sustainability of species inhabiting the
spesies yang hidup di kawasan pesisir Kampung coastal area of Dumaring Village. These initiatives are
Dumaring dan menciptakan dampak lingkungan dan expected to generate positive environmental and social
sosial yang positif, sekaligus berkontribusi terhadap impacts, while contributing to the national agenda on
agenda nasional konservasi ekosistem pesisir dan coastal ecosystem conservation and climate change
mitigasi perubahan iklim. mitigation.
Informasi lebih lanjut mengenai program ini dapat diakses melalui:
Further information about this program are available at:
https://mangrovedumaring.com/
PT Eagle High Plantations Tbk 141
Page 144
Menjaga Bumi, Merawat Masa Depan
Protecting the Planet, Safeguarding the Future
Program Konservasi Rimba Raya Rimba Raya Conservation Program
Sebagai bagian dari komitmen terhadap konservasi As part of its dedication to conserving biodiversity
keanekaragaman hayati dan perlindungan ekosistem and protecting peatland ecosystems, EHP supports
gambut, EHP berpartisipasi dalam Program Rimba the Rimba Raya Biodiversity Reserve (RRBR) Program
Raya Biodiversity Reserve (RRBR) melalui dukungan through funding and long-term partnerships. This
pendanaan dan kemitraan jangka panjang. Program program is a multi-stakeholder collaborative effort
ini merupakan inisiatif kolaborasi multipihak berbasis based on a landscape approach that aims to protect
pendekatan lanskap yang berfokus pada perlindungan and restore peatland forest ecosystems in Central
dan restorasi ekosistem hutan rawa gambut di Kalimantan.
Kalimantan Tengah.
Poin utama Program RRBR: Key points of the RRBR Program:
1. Kolaborasi multipihak, melibatkan EHP, 1. Multi-stakeholder collaboration includes EHP,
Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan the Ministry of Environment and Forestry (KLHK),
(KLHK), Pemerintah Daerah, PT Lestari Capital the Regional Government, PT Lestari Capital as the
sebagai pengelola program, organisasi non- program manager, local NGOs, and communities
pemerintah lokal, serta masyarakat dan komunitas and villages surrounding the area;
desa di sekitar kawasan;
2. Pendekatan lanskap terpadu untuk mendukung 2. An integrated landscape approach to support the
perlindungan kawasan bernilai konservasi tinggi protection of high conservation value areas and
dan pengelolaan ekosistem gambut secara promote sustainable peat management ecosystems;
berkelanjutan;
3. Fokus perlindungan ekosistem gambut, mencakup 3. A focus on protecting peat ecosystems, including
pengamanan sekitar ±65.000 hektare hutan rawa safeguarding approximately 65,000 hectares of
gambut di Kalimantan Tengah; peat swamp forest in Central Kalimantan;
4. Pelibatan masyarakat lokal, termasuk dalam 4. Involving local communities in restoration activities,
kegiatan restorasi, pencegahan kebakaran, dan fire prevention, and efforts to strengthen capacity
penguatan kapasitas ekonomi berbasis sumber for sustainable natural resource management
daya alam berkelanjutan. economy.
Update capaian hingga tahun 2025: Achievement update until 2025:
1. Luas area ekosistem gambut yang dikelola dan 1. The area of peat ecosystems managed and
dilindungi melalui program RRBR mencapai 1.500 protected through the RRBR program has reached
hektare; 1,500 hectares;
2. Kegiatan restorasi dan rehabilitasi telah mencakup 2. Restoration and rehabilitation activities have
penanaman 96.232 bibit pohon dari spesies lokal; included the planting of 96,232 tree seedlings from
local species;
3. Tingkat keberhasilan tumbuh tanaman hasil restorasi 3. The restored plants achieved a success rate of 74%,
mencapai 74%, serta menunjukkan peningkatan indicating better performance than the previous
kinerja dibandingkan tahun sebelumnya. year.
Melalui dukungan terhadap RRBR, EHP berkontribusi Through its support of RRBR, EHP advances
pada upaya konservasi di luar wilayah operasional conservation efforts beyond the Company’s operational
Perseroan, sekaligus mendukung perlindungan areas, promoting biodiversity protection, peatland fire
keanekaragaman hayati, pengendalian kebakaran management, and enhancing the well-being of local
lahan gambut, dan peningkatan kesejahteraan communities.
masyarakat setempat.
Informasi lebih lanjut mengenai Program Rimba Raya Biodiversity Reserve:
Further information about the Rimba Raya Biodiversity Reserve Program:
https://lestaricapital.com/rimba-raya-project
142 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 145
Pengelolaan Risiko dan Dampak Lingkungan Environmental Risk and Impact Management Pembukaan Lahan Tanpa Bakar Zero-Burning Land Clearance EHP berkomitmen penuh menjalankan Kebijakan EHP is dedicated to enforcing its Zero Burning Land Pembukaan Lahan Tanpa Bakar (Zero Burning Clearing Policy throughout all operations, including Policy) dalam setiap kegiatan, termasuk ekspansi expansion and replanting. This policy focuses on dan penanaman kembali (replanting). Kebijakan ini preventing deforestation, supporting climate stability, diterapkan untuk mencegah hilangnya hutan, menjaga and decreasing the likelihood of land and forest fires kestabilan iklim, serta menghindari risiko kebakaran (karhutla). lahan dan hutan (karhutla). Untuk memastikan penerapan yang efektif, EHP EHP has formed an internal firefighting team with membentuk regu pemadam kebakaran internal yang emergency response facilities and infrastructure to dilengkapi dengan sarana dan prasarana tanggap ensure effective implementation. The team regularly darurat. Tim ini secara rutin melakukan pemantauan monitors hotspots with Visible Infrared Imaging titik panas (hotspot monitoring) menggunakan Radiometer Suite (VIIRS) and National Oceanic teknologi satelit Visible Infrared Imaging Radiometer and Atmospheric Administration (NOAA) satellite Suite (VIIRS) dan National Oceanic and Atmospheric technology as an early warning system. When a fire Administration (NOAA) sebagai sistem peringatan threat is identified, they promptly verify the situation dini. Jika ditemukan indikasi kebakaran, tim segera on the ground, extinguish the fire, and report it to the melakukan verifikasi lapangan, pemadaman, dan authorities. pelaporan resmi kepada otoritas terkait. Selain pemantauan rutin, EHP juga melaksanakan Besides routine monitoring, EHP also trains its internal pelatihan regu pemadam internal dengan dukungan firefighting team with support from the Regional Disaster BPBD dan Manggala Agni, serta patroli intensif pada Management Agency (BPBD) and Manggala Agni. The musim kemarau untuk mengantisipasi potensi kebakaran company conducts intensive patrols during the dry di area konsesi maupun sekitarnya. Perseroan juga season to prevent potential fires within and near the aktif melakukan sosialisasi kepada masyarakat sekitar concession area. Additionally, it actively educates local tentang praktik pembukaan lahan tanpa bakar sebagai communities about land clearing methods that do not bagian dari upaya pencegahan bersama. involve burning, as part of a joint prevention strategy. PT Eagle High Plantations Tbk 143
Page 146
Menjaga Bumi, Merawat Masa Depan
Protecting the Planet, Safeguarding the Future
Pada tahun 2025, teridentifikasi 152 titik panas di In 2025, 152 hotspots were identified inside the
dalam konsesi dan 287 titik panas di luar konsesi. concession and 287 outside. Meanwhile, hotspot
Sementara itu, hasil pemantauan hotspot di area monitoring in the FFB supply area showed no fire
pemasok TBS menunjukkan tidak adanya kejadian incidents throughout the year.
kebakaran sepanjang tahun berjalan.
Pemantauan Titik Panas
Hotspot Monitoring
Deskripsi Satuan
2025 2024 2023
Description Unit
Within Concessions
152 532 271
Di Dalam Konsesi
Outside Concessions Titik
287 194 370
Di Luar Konsesi Spots
Actual Fires
22 92 59
Kebakaran yang Terjadi
Komitmen ini mencerminkan upaya berkelanjutan EHP This commitment reflects EHP’s continuous efforts to
untuk menjaga keseimbangan ekosistem, mencegah preserve ecosystem balance, prevent environmental
degradasi lingkungan, dan melindungi kawasan harm, and protect conservation areas from fire threats.
konservasi dari ancaman kebakaran.
Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran Fire Prevention and Mitigation
Bagi industri kelapa sawit, pencegahan kebakaran In the palm oil industry, fire prevention is crucial as
merupakan prioritas utama karena kebakaran dapat fires can cause significant risks, particularly during
menimbulkan risiko besar, terutama pada musim the prolonged dry season. EHP recognizes that fires
kemarau panjang. EHP menyadari bahwa dampak can affect areas beyond operational sites and spread
kebakaran tidak hanya terbatas pada area operasional, to neighboring regions. As a result, the Company has
tetapi juga dapat menjalar ke wilayah sekitar. Oleh established a comprehensive and sustainable system
karena itu, Perseroan menerapkan sistem pencegahan for fire prevention and mitigation.
dan penanggulangan kebakaran yang terstruktur dan
berkelanjutan.
EHP memiliki Standar Operasional Prosedur (SOP) EHP has a Fire Prevention Standard Operating
pencegahan kebakaran yang dilaksanakan oleh Procedure (SOP) managed by trained emergency
tim tanggap darurat terlatih di setiap unit operasi. response teams within each operational unit. These
Tim ini bertugas memantau kebakaran dari menara teams monitor fires from observation towers,
pengawas; melakukan patroli kebakaran harian, conduct daily fire patrols, monitor hotspot records in
memantau catatan hotspot di daerah sekitarnya surrounding areas through satellite data, and carry out
melalui data satelit, melakukan pengecekan rutin routine inspections as well as verify hotspots on the
dan verifikasi lapangan apabila terdeteksi titik panas. ground when identified. All activities are coordinated
Seluruh kegiatan dilakukan secara terkoordinasi with the Plantation Office, the Regional Disaster
dengan Dinas Perkebunan, BPBD, dan Manggala Agni, Management Agency (BPBD), and Manggala Agni, and
serta dilaporkan secara resmi ke pihak berwenang. are formally reported to the legal authorities. As part of
Sebagai langkah pencegahan dan kesiapsiagaan, EHP their preventative and preparedness efforts, EHP also:
juga:
1. Melakukan inspeksi lapangan berkala oleh tim 1. Regularly conducts field inspections with
manajemen dan kepala area untuk memastikan management and area heads to verify firefighting
kesiapan peralatan pemadam (pompa, kendaraan, equipment readiness, including pumps, vehicles,
drone, dan perlengkapan lainnya); drones, and other gear;
2. Mewajibkan pelaporan kejadian dan pembaruan 2. Requires incident reports and twice-daily updates
dua kali sehari dari tim patroli untuk memantau from patrol teams to monitor conditions and
kondisi dan langkah mitigasi; implement mitigation strategies;
3. Memberikan edukasi rutin kepada karyawan dan 3. Offers regular education to employees and
masyarakat mengenai bahaya kebakaran dan the community on fire hazards and prevention
langkah pencegahannya; techniques;
144 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 147
4. Menggunakan drone untuk mendeteksi, 4. Utilizes drones for rapid and precise detection, memetakan, dan mengukur area terdampak secara mapping, and measurement of affected areas. cepat dan akurat. EHP juga secara rutin menyelenggarakan pelatihan EHP consistently carries out emergency response tanggap darurat dan sosialisasi pembukaan lahan drills, advocates for land clearing without burning, and tanpa bakar, serta memasang rambu-rambu places fire prevention signs in key locations. pencegahan kebakaran di area strategis. Melalui pendekatan terpadu yang melibatkan By combining technology, training, and stakeholder teknologi, pelatihan, dan kolaborasi dengan pemangku cooperation, EHP has effectively increased the fire kepentingan, EHP berhasil memperkuat ketahanan resilience of plantation zones and supported long- area perkebunan terhadap risiko kebakaran sekaligus term environmental sustainability. menjaga keberlanjutan lingkungan dalam jangka panjang. Risiko dan Peluang Iklim [GRI 201-2] Climate Risks and Opportunities [GRI 201-2] Perubahan iklim menjadi salah satu faktor eksternal Climate change is a major external factor impacting yang berdampak signifikan terhadap keberlangsungan EHP’s operational sustainability and financial results. operasional dan kinerja keuangan EHP. Dalam The Company encounters numerous climate-related menjalankan kegiatan usahanya, Perseroan physical risks during its operations, such as extreme menghadapi berbagai risiko fisik terkait iklim, antara weather, shifts in rainfall patterns, prolonged droughts, lain cuaca ekstrem, perubahan pola curah hujan, flooding, higher land fire risks, and potential pest kekeringan berkepanjangan, banjir, meningkatnya or disease outbreaks. These risks directly affect risiko kebakaran lahan, serta potensi serangan hama plantation productivity, particularly FFB production, dan penyakit tanaman. Risiko-risiko tersebut secara which in turn influences processing capacity and palm langsung mempengaruhi produktivitas perkebunan, oil mill output. khususnya terhadap produksi TBS, yang pada akhirnya berdampak pada volume pengolahan dan hasil produksi pabrik kelapa sawit. Curah hujan merupakan faktor iklim utama yang Rainfall plays a vital role in influencing oil palm menentukan pertumbuhan dan produktivitas growth and yield. While heavy rain can boost flower kelapa sawit. Curah hujan yang terlalu tinggi production, it may also reduce the number of mature dapat meningkatkan pembentukan bunga, fruits by disrupting pollination and washing away namun menurunkan persentase buah jadi akibat pollen. Excessive rain can impair the development terganggunya proses penyerbukan dan hilangnya of leaves, flowers, and fruits, as oil palms grow best pollen yang terbawa air hujan. Sebaliknya, curah hujan with approximately 2,000–2,500 mm of annual rainfall yang terlalu rendah dapat menghambat pembentukan and a well-balanced dry season. Moreover, land fires daun, bunga, dan buah, mengingat kelapa sawit can damage crops and diminish sunlight through membutuhkan kondisi curah hujan optimal sekitar smoke, leading to lower productivity in plantations and 2.000–2.500 mm per tahun dengan periode bulan processing facilities. kering yang seimbang. Selain itu, kejadian kebakaran lahan berpotensi merusak tanaman serta menurunkan intensitas sinar matahari akibat asap, yang berdampak negatif terhadap produktivitas kebun dan pabrik. Selain risiko fisik, Perseroan juga menghadapi risiko Beyond physical risks, the Company faces transition transisi yang muncul seiring dengan meningkatnya risks due to global initiatives to combat climate change komitmen global terhadap pengendalian perubahan and deforestation. Shifts in international treaties, iklim dan deforestasi. Perkembangan perjanjian domestic laws, and market dynamics such as stricter internasional, kebijakan nasional, serta keputusan import rules for palm oil are boosting demand for pasar global termasuk penerapan standar impor yang certified sustainable products. lebih ketat terhadap minyak kelapa sawit mendorong meningkatnya permintaan terhadap produk bersertifikat berkelanjutan. PT Eagle High Plantations Tbk 145
Page 148
Menjaga Bumi, Merawat Masa Depan Protecting the Planet, Safeguarding the Future Ketidakpatuhan terhadap regulasi dan standar Failing to comply with these standards could lead keberlanjutan berpotensi menimbulkan dampak to penalties, restricted market access, and loss of finansial, baik dalam bentuk denda, pembatasan market share. Nevertheless, this challenge also akses pasar, maupun hilangnya pangsa pasar. Namun offers an opportunity for the Company to strengthen demikian, kondisi tersebut juga membuka peluang its competitiveness by adopting credible, verified strategis bagi Perseroan untuk memperkuat daya sustainability measures. saing melalui penerapan praktik keberlanjutan yang kredibel dan terverifikasi. Dalam merespons risiko dan peluang iklim tersebut, In response to climate risks and opportunities, EHP menerapkan berbagai langkah adaptasi dan EHP undertakes various adaptation and mitigation mitigasi yang terintegrasi ke dalam strategi operasional. strategies integrated into its operations. The Company Perseroan menerapkan best management practices follows best practices for peatland management pada lahan gambut dengan menjaga muka air tanah by maintaining optimal groundwater levels through tetap optimal melalui pembangunan dan pengelolaan constructing and managing dams, water gate, and bendungan, water gate, dan water weir pada jaringan water weir in its ditch network, reducing fire and land parit, sehingga risiko kebakaran dan degradasi lahan degradation risks. EHP also maximizes the reuse of dapat diminimalkan. Selain itu, EHP mengoptimalkan palm oil waste, both liquid and solid, such as POME and pemanfaatan limbah sawit, baik cair maupun padat, empty fruit bunches using them as organic fertilizer seperti POME dan janjang kosong, yang digunakan and mulch to conserve soil moisture, enhance fertility, kembali sebagai pupuk organik dan mulsa untuk and decrease dependence on chemical fertilizers. menjaga kelembaban tanah, meningkatkan kesuburan, serta mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia. Sepanjang tahun 2025, Perseroan memanfaatkan In 2025, the Company plans to reuse 637,977 tons of kembali limbah cair sebesar 637.977 ton dan limbah liquid waste and 337,173 tons of solid waste as part padat sebesar 337.173 ton sebagai bagian dari upaya of its efforts to improve resource efficiency and lower efisiensi sumber daya dan pengurangan emisi [OJK F.5]. emissions [OJK F.5]. Upaya adaptasi iklim juga dilakukan melalui Climate adaptation strategies also involve better peningkatan pengelolaan tanah dan air, antara lain land and water management, such as constructing dengan pembangunan embung sebagai cadangan air reservoirs to act as water reserves, reducing the risk untuk mengurangi risiko kekeringan berkepanjangan, of prolonged droughts, especially during extreme khususnya pada periode fenomena cuaca ekstrem weather events like El Niño. For fire prevention, the seperti El Niño. Di sisi pencegahan kebakaran, Company employs satellite monitoring systems like Perseroan memanfaatkan sistem pemantauan satelit MODIS, NOAA, and VIIRS to identify hotspots early seperti MODIS, NOAA, dan VIIRS untuk mendeteksi within and around its concession areas. Additionally, titik panas secara dini di dalam dan sekitar wilayah it continuously improves its firefighting team’s skills konsesi, serta secara berkelanjutan meningkatkan through training and by maintaining operational kapasitas tim pemadam kebakaran melalui pelatihan readiness. dan kesiapsiagaan operasional. Biaya Lingkungan Hidup Environmental Costs Sebagai wujud komitmen terhadap praktik usaha The Company demonstrates its commitment to yang bertanggung jawab, Perseroan secara konsisten responsible business by regularly allocating a dedicated mengalokasikan anggaran khusus untuk mendukung budget for environmental management initiatives. berbagai program dan kegiatan pengelolaan These funds support sustainability certifications like lingkungan. Dana tersebut digunakan untuk mendanai ISPO, RSPO, EUDR, and HCV, as well as biodiversity proses sertifikasi keberlanjutan seperti ISPO, RSPO, conservation efforts, routine environmental testing EUDR, dan NKT, program konservasi keanekaragaman and monitoring, and Occupational Health and Safety hayati, pengujian serta pemantauan kualitas (OHS) activities. lingkungan secara berkala, hingga kegiatan terkait Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). 146 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 149
Realisasi Biaya Pengelolaan Lingkungan Hidup [OJK F.4]
Environmental Management Cost Realization
Deskripsi Satuan
2025 2024 2023
Description Unit
Biaya lingkungan hidup yang mencakup:
• Keperluan sertifikasi ISPO, RSPO, NKT/
SKT/LURI/LUCA
• Pengelolaan dan pemantauan konservasi
• Biaya pengujian dan pemantauan kualitas
lingkungan rutin
• Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3)
Rp miliar
15,133 15,351 8,19
Environmental costs include: Billion Rp
• ISPO, RSPO, HCV/HCS/LURI/LUCA
certification requirements
• Conservation management and
monitoring
• Routine environmental quality testing and
monitoring costs
• Occupational Health and Safety (OHS)
Peningkatan investasi pada aspek lingkungan ini This increase in environmental investment
mencerminkan kesungguhan Perseroan dalam demonstrates the Company’s dedication to enhancing
memperkuat penerapan prinsip environmentally and the implementation of environmentally and socially
socially responsible operations, sekaligus memastikan responsible practices, while making sure all operations
bahwa seluruh kegiatan operasional berjalan selaras align with sustainability commitments and comply with
dengan komitmen keberlanjutan dan kepatuhan relevant regulations.
terhadap regulasi yang berlaku.
Pengungkapan Risiko dan Peluang Terkait Iklim
Disclosure of Climate-Related Risks and Opportunities
Tata Kelola Risiko dan Peluang Terkait Iklim Governance of Climate-Related Risks and
Opportunities
Perseroan menempatkan tata kelola risiko dan peluang The Company views governance of climate-related
terkait iklim sebagai bagian integral dari sistem risks and opportunities as a key element of its strategic
pengambilan keputusan strategis dan pengelolaan planning and risk management framework. In the
risiko korporasi. Dalam industri perkebunan kelapa palm oil plantation sector, which is highly vulnerable
sawit yang sangat dipengaruhi oleh faktor iklim, to climate factors like shifting weather patterns,
perubahan pola cuaca, peningkatan frekuensi kejadian more frequent extreme events, and new global
ekstrem, serta dinamika kebijakan lingkungan global environmental regulations, these factors are not only
dipandang tidak hanya sebagai sumber risiko, tetapi risks but also drivers for adopting more sustainable
juga sebagai pendorong transformasi menuju praktik and resilient business approaches. The Company
usaha yang lebih berkelanjutan dan resilien. Perseroan conducted and published a climate risk assessment
telah melakukan dan menerbitkan penilaian risiko terkait that details the actual and potential impacts of climate
iklim, termasuk dampak aktual dan potensial perubahan change, along with the metrics, targets, processes for
iklim terhadap perusahaan; metrik, target, dan proses managing climate risks, and assigned responsibilities.
yang digunakan untuk menilai atau mengelola risiko
iklim, serta tanggung jawab yang terkait.
Tanggung jawab utama atas pengelolaan risiko dan The President Director holds primary responsibility
peluang iklim berada pada Direktur Utama, yang for managing climate risks and opportunities and is
memegang akuntabilitas penuh terhadap implementasi fully accountable for implementing the Company’s
sistem manajemen risiko Perseroan, termasuk risiko risk management system, including climate-related
terkait iklim. Peran ini mencakup pengawasan atas risks. This role includes identifying climate risks,
identifikasi risiko iklim, evaluasi dampaknya terhadap evaluating their effects on operations and finances,
kinerja operasional dan keuangan, serta penetapan and establishing strategic directions and mitigation
arah strategis dan keputusan mitigasi yang diperlukan measures to ensure business continuity in the short,
untuk menjaga kesinambungan usaha dalam jangka medium, and long term.
pendek, menengah, dan panjang.
PT Eagle High Plantations Tbk 147
Page 150
Menjaga Bumi, Merawat Masa Depan
Protecting the Planet, Safeguarding the Future
Untuk memastikan pengelolaan risiko iklim berjalan To support effective and coordinated climate
efektif dan terkoordinasi, Perseroan membentuk risk management, the Company has created a
Divisi Sustainability yang didukung oleh seluruh unit Sustainability Division backed by all work units. This
kerja. Divisi ini berperan sebagai penggerak utama division is essential for developing and executing
dalam perumusan dan pelaksanaan strategi iklim, climate strategies, overseeing the implementation
pengawasan implementasi kebijakan keberlanjutan, of sustainability policies, and monitoring compliance
serta pemantauan kepatuhan terhadap regulasi with national and international standards. Regular
dan standar nasional maupun internasional. Melalui coordination between the Board of Directors and the
koordinasi rutin antara Direksi dan Divisi Sustainability, Sustainability Division facilitates ongoing discussions
Perseroan secara berkala membahas perkembangan on climate change developments, emerging risks and
isu perubahan iklim, risiko dan peluang yang muncul, opportunities, and strategic responses needed to
serta respons strategis yang perlu diambil agar tetap adapt to changing business environments.
adaptif terhadap perubahan lingkungan usaha.
Pendekatan tata kelola ini memungkinkan risiko This governance structure guarantees that climate
iklim, baik risiko fisik seperti kekeringan, banjir, dan risks, including physical risks such as droughts,
kebakaran hutan, maupun risiko transisi yang berkaitan floods, and forest fires, and transition risks related to
dengan regulasi, sertifikasi, dan ekspektasi pasar, regulations, certifications, and market expectations,
untuk diperlakukan setara dengan risiko strategis are given equal importance alongside other strategic
lainnya. Dengan demikian, isu iklim tidak berdiri sendiri, risks. Consequently, climate issues are integrated into
melainkan terintegrasi dalam sistem manajemen risiko the corporate risk management system and influence
korporasi dan menjadi bagian dari proses perencanaan planning and decision-making processes.
dan pengambilan keputusan Perseroan.
Akuntabilitas Tertinggi Highest Accountability
1. Direktur Utama bertanggung jawab penuh atas 1. The President Director assumes full responsibility for
pengawasan risiko dan peluang terkait iklim; managing climate-related risks and opportunities;
2. Pengambilan keputusan strategis mitigasi risiko 2. Strategic risk mitigation decisions are undertaken
dilakukan pada level Direksi. by the Board of Directors.
Struktur Pendukung Support Structure
1. Divisi Sustainability berfungsi sebagai koordinator 1. The Sustainability Division functions as a cross-
lintas fungsi; functional coordinator;
2. Didukung seluruh unit operasional dan fungsi 2. Supported by all operational units and support
pendukung Perseroan. functions of the Company.
Mekanisme Pengawasan Oversight Mechanism
1. Rapat berkala Direksi dan Divisi Sustainability untuk 1. Regular meetings are held between the Board of
membahas isu iklim; Directors and the Sustainability Division to discuss
climate-related issues;
2. Pemantauan berkelanjutan terhadap risiko fisik dan 2. Continuous monitoring of physical and transition
transisi. risks.
Integrasi dengan Manajemen Risiko Integration with Risk Management
1. Risiko iklim diintegrasikan dalam perencanaan 1. Climate risk is integrated into an organization’s
jangka pendek, menengah, dan panjang; short-, medium-, and long-term planning;
2. Menjadi bagian dari Enterprise Risk Management 2. Part of the Enterprise Risk Management (ERM)
(ERM). system.
Jabatan/Fungsi Peran dalam Tata Kelola Iklim
Position/Function Role in Climate Governance
Direktur Utama Akuntabilitas penuh atas pengelolaan risiko dan peluang iklim; mengawasi implementasi
President Director sistem manajemen risiko dan menetapkan keputusan strategis mitigasi risiko iklim.
Full responsibility for managing climate risks and opportunities, including overseeing the risk
management system’s implementation and making strategic decisions to mitigate climate risks.
148 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 151
Jabatan/Fungsi Peran dalam Tata Kelola Iklim
Position/Function Role in Climate Governance
Direksi Mengintegrasikan risiko dan peluang iklim ke dalam strategi bisnis dan operasional;
Board of Directors mengevaluasi dampak terhadap kinerja Perseroan.
Integrating climate risks and opportunities into business and operational strategies while
assessing their impact on the Company’s performance.
Divisi Sustainability Menyusun dan mengimplementasikan strategi serta kebijakan terkait perubahan iklim;
Sustainability Division memantau kepatuhan regulasi dan standar keberlanjutan.
Developing and executing strategies and policies for climate change, while ensuring
adherence to regulations and sustainability standards.
Unit Operasional Melaksanakan kebijakan dan prosedur terkait mitigasi risiko iklim di tingkat operasional.
Operational Units Implementing policies and procedures for climate risk mitigation at the operational level.
Seluruh Fungsi Pendukung Mendukung pengumpulan data, pelaporan, dan pemantauan kinerja iklim.
All Supporting Functions Supporting data collection, reporting, and monitoring of climate metrics performance.
Strategi dalam Menghadapi Risiko dan Peluang Iklim Strategy for Managing Climate Risks and Opportunities
Perseroan memandang perubahan iklim sebagai The Company considers climate change a strategic
faktor strategis yang memengaruhi ketahanan usaha, factor affecting business resilience, supply
keberlanjutan pasokan, serta posisi Perseroan dalam sustainability, and its role in the global palm oil value
rantai nilai industri kelapa sawit global. Oleh karena itu, chain. As a result, the Company’s climate strategy
strategi iklim Perseroan dirancang untuk memastikan is crafted to ensure that climate-related risks and
bahwa risiko dan peluang terkait iklim dipertimbangkan opportunities are explicitly integrated into its business
secara eksplisit dalam arah pengembangan usaha dan development plans and long-term decision-making.
pengambilan keputusan jangka panjang.
Strategi Perseroan difokuskan pada dua dimensi The Company’s strategy emphasizes two primary
utama, yaitu pengelolaan risiko iklim yang berpotensi areas: managing climate risks that could disrupt
mengganggu keberlangsungan operasional serta operations and capitalizing on opportunities arising
pemanfaatan peluang yang muncul dari transisi from the transition to sustainable plantation practices.
menuju praktik perkebunan berkelanjutan. Risiko fisik Physical and transition risks are not only operational
dan risiko transisi dipandang tidak hanya sebagai challenges but also elements that influence investment
tantangan operasional, tetapi juga sebagai faktor yang decisions, governance, and the evolution of business
membentuk prioritas investasi, penguatan tata kelola, practices.
serta transformasi praktik bisnis Perseroan.
Dalam konteks tersebut, Perseroan menetapkan In this context, the Company has adopted a strategic
pendekatan strategis yang menyeimbangkan ketahanan approach that balances operational resilience,
operasional, kepatuhan terhadap regulasi dan standar adherence to regulations and sustainability standards,
keberlanjutan, serta penciptaan nilai jangka panjang. and the creation of long-term value. This approach
Pendekatan ini memungkinkan Perseroan untuk allows the Company to sustain productivity, build
menjaga produktivitas, memperkuat kepercayaan stakeholder trust, and boost competitiveness in a
pemangku kepentingan, dan meningkatkan daya saing global market increasingly demanding environmentally
di pasar global yang semakin menuntut praktik usaha responsible business conduct.
yang bertanggung jawab terhadap lingkungan.
Fokus Strategis Risiko/Peluang Iklim Arah Strategi Perseroan
Strategic Focus Climate Risk/Opportunities Company’s Strategic Direction
Ketahanan Usaha Risiko iklim yang berdampak pada Mengintegrasikan pertimbangan iklim dalam
Business Resilience kontinuitas operasi perencanaan jangka pendek, menengah, dan
Climate risks affecting operational panjang
continuity Integrating climate considerations into short,
medium, and long-term planning
Keberlanjutan Operasional Risiko transisi terkait regulasi dan Memastikan keselarasan strategi dengan kebijakan
Operational Sustainability standar global keberlanjutan dan ekspektasi pasar
Transition risks associated with global Ensuring strategic alignment with sustainability
regulations and standards policies and market expectations
PT Eagle High Plantations Tbk 149
Page 152
Menjaga Bumi, Merawat Masa Depan
Protecting the Planet, Safeguarding the Future
Fokus Strategis Risiko/Peluang Iklim Arah Strategi Perseroan
Strategic Focus Climate Risk/Opportunities Company’s Strategic Direction
Daya Saing dan Reputasi Tuntutan pasar terhadap sawit Memperkuat posisi Perseroan sebagai produsen
Competitiveness and berkelanjutan yang bertanggung jawab
Reputation Market demands for sustainable palm Strengthening the Company’s position as a
oil responsible producer
Penciptaan Nilai Jangka Peluang dari efisiensi sumber daya dan Menjadikan pengelolaan iklim sebagai bagian dari
Panjang praktik berkelanjutan strategi pertumbuhan berkelanjutan
Long-Term Value Creation Opportunities arising from resource Integrating climate management into its sustainable
efficiency and sustainable practices growth strategy
Proses Manajemen Risiko Iklim Risk Management Process
Untuk mendukung pelaksanaan strategi iklim To support the implementation of its climate strategy,
tersebut, Perseroan menerapkan proses manajemen the Company employs a structured climate-related
risiko terkait iklim yang terstruktur dan terintegrasi risk management process, integrated with its overall
dengan sistem manajemen risiko korporasi. Proses risk management system. This approach ensures
ini memastikan bahwa risiko iklim dikelola secara that climate risks are addressed systematically,
sistematis, konsisten, dan berkelanjutan di seluruh consistently, and sustainably throughout all operational
aktivitas operasional Perseroan. activities.
Manajemen risiko iklim mencakup tahapan identifikasi, Climate risk management includes identifying,
penilaian, mitigasi, serta pemantauan risiko, assessing, mitigating, and monitoring risks, with
dengan mempertimbangkan dampaknya terhadap careful attention to their impacts on the Company’s
operasional, keuangan, dan reputasi Perseroan. Risiko operations, finances, and reputation. Climate risk is
iklim diperlakukan setara dengan risiko strategis treated with the same priority as other strategic risks
lainnya dan menjadi bagian dari proses pengambilan and integrated into the decision-making process.
keputusan manajemen.
1. Identifikasi Risiko 1. Risk Identification
a. Mengidentifikasi risiko iklim fisik dan transisi; a. Identifying physical climate and transition risks;
b. Analisis berbasis lokasi, aktivitas operasional, b. Analyzing location, operations, and supply
dan rantai pasok; chains;
c. Cakupan jangka pendek, menengah, dan c. Covering short-, medium-, and long-term
panjang. scopes.
2. Penilaian & Prioritisasi 2. Assessment & Prioritization
a. Penilaian tingkat dampak dan probabilitas risiko; a. Evaluating impact levels and risk probabilities;
b. Penetapan tingkat risiko (tinggi/sangat tinggi); b. Categorizing risk levels (high/very high);
c. Penentuan risiko prioritas untuk ditangani. c. Identifying risks that require priority attention.
3. Mitigasi Risiko 3. Risk Mitigation
a. Penetapan langkah mitigasi sesuai karakteristik a. Selecting mitigation measures based on risk
risiko; traits;
b. Implementasi kebijakan dan prosedur b. Implementing operational policies and
operasional; procedures;
c. Pelibatan unit kerja terkait. c. Engaging relevant work units.
4. Pemantauan & Evaluasi 4. Monitoring & Evaluation
a. Pemantauan berkala efektivitas mitigasi; a. Conducting regular reviews of mitigation
effectiveness;
b. Pelaporan internal kepada manajemen; b. Providing internal reports to management;
c. Penyesuaian langkah pengelolaan risiko bila c. Adjusting risk management strategies as
diperlukan. necessary.
150 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 153
Risiko dan Kategori
Peringkat Risiko Dampak Mitigasi
Risk and Risk Impact Mitigation
Rank Category
Risiko Sangat • Keterlambatan pematangan buah • Memastikan dan meningkatkan
fenomena Tinggi dikarenakan kurangnya asupan air pada ketersediaan air
El-Niño Very High tanaman • Memiliki sistem peringatan dini terhadap
El Niño • Bobot tandan lebih rendah karena bahaya kebakaran dan kesiapsiagaan
phenomenon kandungan air di dalam buah juga rendah penanggulangan kebakaran
risk • Berpotensi sebagai pemicu kebakaran lahan • Ensuring and improving water
• Delayed fruit ripening due to insufficient availability
water intake by the plant • Implementing an early warning system
• Lower bunch weight attributable to low for fire hazards and fire preparedness
water content in the fruit
• Potential catalyst for land fires
Risiko hama Sangat • Menurunkan produksi sampai 70% dan di • Memiliki tim R&D
dan penyakit Tinggi waktu yang bersamaan dengan serangan • Penerapan Pengendalian Hama Terpadu
Pest and Very High penyakit maka kerusakan bisa mencapai (PHT)
disease risk 100% • Having an R&D team
• Bertambahnya biaya produksi yang harus • Applying Integrated Pest Management
dikeluarkan untuk memulihkan kondisi (IPM)
tanaman
• Production reductions of up to 70%, with
damage possibly reaching 100% during
disease outbreaks
• Increased costs incurred for plant
restoration
Risiko Sangat Setiap pelanggaran lingkungan atau kegagalan • Peninjauan secara berkala terhadap
kewajiban Tinggi untuk mematuhi peraturan yang diterapkan seluruh peraturan perundangan yang
memenuhi Very High sekarang maupun dimasa yang akan datang berlaku
peraturan dapat mengakibatkan pengenaan denda, • Memastikan seluruh peraturan
perundangan perusakan, sanksi pidana atau perdata, biaya perundangan diimplementasikan
industri perbaikan atau penundaan atau penghentian • Regularly reviewing all applicable laws
Risk of operasi Perseroan dan Entitas Anak and regulations
obligation Any violations of environmental regulations or • Ensuring enforcement of all laws and
to comply failures to comply with current or future legal regulations
with industry requirements may result in penalties, damages,
regulations criminal or civil sanctions, repair expenses, or
suspension or termination of the operations of
the Company and its subsidiaries
Risiko Sangat Persaingan harga dan kualitas produk • Memastikan kegiatan operasional sesuai
persaingan Tinggi Competition concerning price and product dengan SOP
usaha Very High quality • Memiliki tim commercial logistic untuk
Business memastikan harga terbaik
competition • Making sure operational activities follow
risk SOPs
• Having a commercial logistics team to
secure the best prices
Risiko Tinggi • Banjir dapat menyebabkan berkurangnya • Penerapan sistem water management
bencana High kesuburan tanah • Pemantauan berkala serangan hama
alam • Penurunan produktivitas dan penyakit
Natural • Serangan hama dan penyakit • Establishing a water management
disaster risk • Flooding’s capacity to diminish soil fertility system
• Decline in productivity • Regularly monitoring pest and disease
• Attacks by pests and diseases outbreaks
PT Eagle High Plantations Tbk 151
Page 154
Menjaga Bumi, Merawat Masa Depan
Protecting the Planet, Safeguarding the Future
Metrik dan Target Metrics and Target
Aspek Iklim Metrik Target Capaian Tahun 2025 Status
Climate Aspect Metrics Target 2025 Achievement Status
Emisi Gas Rumah Total emisi GRK Pengurangan emisi gas rumah Total emisi tahun 2025 Berlangsung
Kaca Cakupan 1 dan kaca sebesar 30% pada tahun sebesar 393.923,36 tCO₂e On Progress
Greenhouse Gas Cakupan 2 (tCO₂e) 2030 dengan baseline tahun Total emissions in 2025
Emissions Total Scope 1 and 2020 were 393,923.36 tCO₂e
Scope 2 GHG Reducing greenhouse gas
emissions (tCO₂e) emissions by 30% by 2030
using 2020 as a baseline
Intensitas emisi GRK Penurunan intensitas emisi Intensitas emisi tahun 2025 Berlangsung
(tCO₂e/ton FFB) gas rumah kaca sebesar 30% sebesar 0,32 tCO₂e/ton FFB On Progress
GHG emission pada 2030 dengan baseline Emission intensity in 2025
intensity (tCO₂e/ton tahun 2020 was 0.32 tCO₂e/ton FFB
FFB) Reducing greenhouse gas
emission intensity by 30% by
2030 with 2020 as a baseline
Efisiensi Energi dan Konsumsi energi Optimalisasi penggunaan Konsumsi energi biodiesel Tercapai
Transisi Energi biodiesel (ribu GJ) energi rendah emisi tahun 2025 sebesar 119 Achieved
Energy Efficiency Biodiesel energy Optimizing the use of low- ribu GJ
and Transition consumption emission energy Biodiesel energy
(thousand GJ) consumption in 2025 was
119,000 GJ
Penggunaan Air Intensitas Menjaga intensitas Intensitas penggunaan air Tercapai
Water Use penggunaan air penggunaan air tahunan sebesar 1,15 m3/ton FFB Achieved
Water use intensity per ton FFB yang di proses Water use intensity was 1.15
tetap berada dibawah 1,2 m3, m3/ton FFB
dengan tahun 2024 sebagai
tahun dasar
Keeping annual water use
intensity per ton of processed
FFB below 1.2 m3, based on
the 2024 baseline
Pengelolaan Pemanfaatan limbah Peningkatan pemanfaatan Volume pemanfaatan Tercapai
Limbah dan efluen menjadi limbah secara berkelanjutan limbah tahun 2025 sebesar Achieved
Waste Management pupuk cair (m³) Increasing sustainable waste 975.150 ton
Utilization of waste utilization Waste utilization volume in
and effluent into liquid 2025 was 975,150 tons
fertilizer (m³)
152 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 155
Aspek Iklim Metrik Target Capaian Tahun 2025 Status
Climate Aspect Metrics Target 2025 Achievement Status
Keanekaragaman Luas area konservasi Pemeliharaan dan Area konservasi yang Tercapai
Hayati yang dikelola (Ha) perlindungan area konservasi dikelola pada 2025 tetap Achieved
Biodiversity Managed Maintaining and protecting 32.221 Ha
conservation area conservation areas Managed conservation area
(Ha) in 2025 remained at 32,221
hectares
Sertifikasi Jumlah sertifikat 100% entitas tersertifikasi Tahun 2025 Perseroan Berlangsung
Keberlanjutan RSPO pada 2026 memiliki 4 sertifikat RSPO On Progress
Sustainability Number of RSPO 100% certified entities by In 2025, the Company had
Certification certificates 2026 4 RSPO certificates
Jumlah sertifikat ISPO 100% entitas tersertifikasi Tahun 2025 Perseroan Berlangsung
Number of ISPO 100% certified entities memiliki 11 sertifikat ISPO On Progress
certificates In 2025, the Company had
11 ISPO certificates
Rantai Pasok Kepatuhan terhadap Zero deforestation Kepatuhan NDPE tetap Tercapai
Berkelanjutan kebijakan NDPE terjaga sepanjang 2025 Achieved
Sustainable Supply Compliance with NDPE compliance was
Chains NDPE policies maintained throughout
2025
Perseroan telah melaksanakan serta mengungkapkan The Company has completed and publicly disclosed
secara terbuka penilaian risiko perubahan iklim, a climate change risk assessment, which covers
mencakup identifikasi dampak aktual maupun potensi identifying impacts on the business, setting metrics
dampaknya terhadap kegiatan usaha; metrik dan target and targets, establishing climate risk management
yang ditetapkan; proses pengelolaan risiko iklim; serta processes, and assigning management responsibilities.
penetapan tanggung jawab pengelolaannya. Informasi This information is included in the Company’s
tersebut telah disampaikan melalui Prospektus dan Prospectus and Annual Report.
Laporan Tahunan Perseroan.
Pada tahun 2025, Perseroan juga melakukan In 2025, the Company also reported environmental
pengungkapan risiko dan dampak lingkungan melalui risks and impacts through the Carbon Disclosure
mekanisme penilaian Carbon Disclosure Project Project (CDP) assessment. EHP received a B score for
(CDP). EHP memperoleh skor B untuk CDP Forest CDP Forest Disclosure and a B score for CDP Climate
Disclosure dan skor B untuk CDP Climate Disclosure. Disclosure. These results can be viewed on the official
Hasil penilaian tersebut tersedia untuk diakses melalui CDP website (https://www.cdp.net/en/data/scores).
laman resmi CDP (https://www.cdp.net/en/data/
scores).
PT Eagle High Plantations Tbk 153
Page 156
Membangun Kompetensi, Mewujudkan Visi Developing Skills, Achieving the Vision MEMBANGUN KOMPETENSI, MEWUJUDKAN VISI Developing Skills, Achieving the Vision Mengembangkan sumber daya manusia sebagai penggerak keberlanjutan Perseroan. Developing human resources as the Company’s key driver of sustainable growth. 154 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 157
PT Eagle High Plantations Tbk 155
Page 158
Membangun Kompetensi, Mewujudkan Visi
Developing Skills, Achieving the Vision
Pendekatan Manajemen [GRI 3-3]
Management Approach
EHP meyakini bahwa keberhasilan bisnis berkelanjutan tidak dapat terwujud tanpa dukungan Sumber
Daya Manusia (SDM) yang kompeten, sejahtera, dan berintegritas tinggi. Karena itu, Perseroan
berkomitmen untuk mengembangkan SDM melalui pendekatan yang berfokus pada peningkatan
kapasitas, keselamatan kerja, dan kesejahteraan karyawan secara menyeluruh.
EHP believes that sustainable business success relies on a skilled, thriving, and well-connected Human
Resources (HR) team. As a result, the Company is committed to enhancing HR by focusing on building
capacity, ensuring occupational safety, and promoting overall employee well-being.
156 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 159
Uraian Penjelasan
Description Explanation
Topik Material: Ketenagakerjaan
Material Topic: Employment
Kebijakan dan Komitmen EHP memiliki kebijakan yang menjadi landasan pengelolaan SDM, dengan tujuan
Policies and Commitment menciptakan lingkungan kerja yang aman, inklusif, dan berkeadilan. Kebijakan
utama meliputi:
Link Dokumen | Document Link: • Kebijakan QHSSE: Menjamin keselamatan dan kesehatan kerja, serta
https://www.eaglehighplantations. perlindungan lingkungan kerja;
com/keberlanjutan/strategi/ • Safety Management System: Mengatur prosedur dan tanggung jawab
keselamatan di seluruh unit operasi;
• Perjanjian Kerja Bersama (PKB): Menjamin hak-hak tenaga kerja, kesejahteraan,
dan hubungan industrial yang harmonis;
• Roadmap Pemberdayaan Masyarakat: Mendorong peningkatan kapasitas tenaga
kerja lokal.
Sesuai kebijakan tersebut, EHP memiliki komitmen berikut:
• Komitmen terhadap penghormatan hak asasi manusia pada operasional sendiri
dan yang berlaku bagi seluruh pemasok;
• Komitmen terhadap semua fundamental Konvensi ILO atau Prinsip
Ketenagakerjaan yang Bebas dan Adil pada operasional sendiri dan yang berlaku
bagi seluruh pemasok;
• Komitmen untuk menghapuskan diskriminasi berbasis gender dalam
ketenagakerjaan pada operasional sendiri dan yang berlaku bagi seluruh
pemasok;
• Komitmen untuk membayarkan upah layak (living wage) pada operasional
sendiri dan yang berlaku bagi seluruh pemasok;
• Komitmen untuk menangani aspek keselamatan dan kesehatan kerja (K3) pada
operasional sendiri dan yang berlaku bagi seluruh pemasok.
Melalui komitmen ini, EHP memastikan setiap karyawan memperoleh kesempatan
yang sama dalam pelatihan, promosi, dan pengembangan karier tanpa diskriminasi.
EHP's policies serve as the basis for human resource management, aiming to foster
a safe, inclusive, and fair work environment. Key policies include:
• QHSSE Policy: Focuses on occupational safety, health, and environmental
protection;
• Safety Management System: Oversees safety protocols and responsibilities
across all units;
• Collective Labor Agreement (CLA): Protects workers' rights and welfare,
encouraging positive industrial relations;
• Community Empowerment Roadmap: Aims to enhance the skills of the local
workforce.
According to this policy, EHP makes the following commitments:
• Commitment to respecting human rights in its own operations and for all
suppliers;
• Commitment to all fundamentals or core ILO Conventions or Principles of Free
and Fair Employment across its activities and those applicable to all suppliers;
• Commitment to eliminating gender-based discrimination in employment within
its operations and those of its suppliers;
• Commitment to paying a living wage in its operations and for all suppliers;
• Commitment to addressing addressing occupational health and safety (OHS)
considerations are addressed in its own and supplier operations.
Through these commitments, EHP guarantees all employees equal access to
training, promotion, and career growth without discrimination.
PT Eagle High Plantations Tbk 157
Page 160
Membangun Kompetensi, Mewujudkan Visi
Developing Skills, Achieving the Vision
Uraian Penjelasan
Description Explanation
Tindakan Pengelolaan dan Dampak Dalam implementasinya, EHP mengelola SDM melalui serangkaian program yang
Management Actions and Impact berfokus pada peningkatan kompetensi, produktivitas, dan kesejahteraan kerja.
Tindakan utama yang dilakukan meliputi:
• Program pelatihan teknis dan manajerial untuk meningkatkan kompetensi kerja
di seluruh jenjang jabatan;
• Pelatihan kepemimpinan dan soft skills guna menyiapkan calon pemimpin masa
depan;
• Sosialisasi dan pelatihan K3 dan hak-hak tenaga kerja untuk meningkatkan
kesadaran keselamatan dan kepatuhan regulasi;
• Monitoring kesejahteraan dan hubungan industrial melalui forum komunikasi
rutin;
• Peningkatan daya saing dan penyerapan tenaga kerja lokal melalui pelatihan dan
pengembangan kompetensi karyawan agar mendukung pertumbuhan ekonomi
lokal dan pengentasan kemiskinan di sekitar wilayah operasional.
Dampak positif: meningkatnya produktivitas, loyalitas, dan motivasi karyawan.
Dampak negatif potensial: kecelakaan kerja, yang dicegah melalui penerapan K3,
pelatihan keselamatan, dan sistem pengaduan yang mudah diakses.
In its implementation, EHP oversees its human resources through a series of
initiatives aimed at improving competency, productivity, and workplace well-being.
Key activities include:
• Offering technical and managerial training to enhance skills across all levels;
• Providing leadership and soft skills development to prepare future leaders;
• Conducting socialization and training on OHS and labor rights to raise safety
awareness and ensure compliance;
• Monitoring welfare and industrial relations through regular communication
forums;
• Enhancing the competitiveness of the local workforce through comprehensive
employee training and competency development programs, aimed at stimulating
local economic growth and eradicating poverty surrounding the Company’s
operational areas.
Positive impacts: increased employee productivity, loyalty, and motivation.
Potential negative impacts: workplace accidents, which are addressed through OHS
protocols, safety training, and an accessible grievance system.
Pemantauan Efektivitas EHP secara berkala memantau efektivitas kebijakan dan program SDM untuk
Effectiveness Monitoring memastikan hasil yang berkelanjutan. Langkah-langkah pemantauan dilakukan
melalui:
• Indikator Kinerja Utama (KPI): meliputi tingkat partisipasi dan jam pelatihan per
karyawan, tingkat kecelakaan kerja, serta tingkat retensi karyawan;
• Evaluasi berkala dan pelaporan hasil kepada manajemen sebagai dasar
penyempurnaan kebijakan;
• Peninjauan hasil program pelatihan dan peningkatan kompetensi guna mengukur
relevansi dan dampak terhadap kinerja individu maupun organisasi;
• Penyesuaian kebijakan berdasarkan hasil evaluasi dan dinamika kebutuhan
tenaga kerja.
EHP regularly assesses the effectiveness of HR policies and programs to ensure
sustainable results. Monitoring measures are implemented through:
• Key Performance Indicators (KPIs): including participation rates, training hours
per employee, workplace accident rates, and employee retention rates;
• Regular evaluation and reporting of results to management as a basis for policy
improvements;
• Reviewing the outcomes of training and competency development programs to
assess their relevance and impact on individual and organizational performance;
• Adjusting policies based on evaluation results and workforce needs dynamics.
158 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 161
Uraian Penjelasan
Description Explanation
Keterlibatan Pemangku Kepentingan EHP mendorong keterlibatan aktif para pemangku kepentingan, terutama karyawan
Stakeholder Engagement dan serikat pekerja, dalam pengelolaan SDM. Bentuk keterlibatan meliputi:
• Forum komunikasi rutin dan dialog bipartit antara manajemen dan perwakilan
karyawan untuk membahas kebijakan dan isu ketenagakerjaan;
• Kegiatan survei kepuasan dan engagement karyawan untuk menilai efektivitas
kebijakan serta mengidentifikasi area yang perlu diperbaiki;
• Kolaborasi dengan lembaga pelatihan eksternal untuk memastikan peningkatan
kompetensi sesuai standar industri.
Melalui keterlibatan ini, EHP memastikan bahwa setiap kebijakan dan inisiatif SDM
bersifat partisipatif, responsif terhadap kebutuhan tenaga kerja, serta selaras
dengan prinsip keberlanjutan yang dipegang Perseroan.
EHP promotes active stakeholder involvement, particularly employees and labor
unions, in HR management. Engagement methods include:
• Regular communication forums and bipartite dialogues between management
and employee representatives to discuss employment policies and concerns;
• Employee satisfaction and engagement surveys to evaluate policy effectiveness
and pinpoint improvement areas;
• Partnering with external training providers to ensure skill development aligns
with industry standards.
This approach guarantees that all HR policies and initiatives are participatory,
responsive to workforce needs, and consistent with the Company's sustainability
principles.
Target dan Progres
Target and Progress
Target Aspek SDM Pencapaian di Tahun 2025 Keterangan
Human Resources (HR) Target Aspects Achievements in 2025 Description
0 kecelakaan fatal Target Tercapai
Zero Fatality
0 fatal accidents Target Achieved
Pelatihan SDM minimal 10.000 jam Melebihi Target
10.326 jam | hours
Minimum of 10,000 hours of HR training Above Target
Menjalin kerja sama dengan 10 kampus untuk peningkatan
kapasitas dan pengembangan SDM Melebihi Target
19 kampus | universities
Establishment of cooperation with 10 universities to enhance Above Target
capacity and human capital development
100% keluhan ketenagakerjaan ditangani dan ditutup ≤30 hari
kerja Target Tercapai
100%
100% of labor-related grievances addressed and resolved Target Achieved
within ≤30 working days
Mengimplementasikan Program Makan Bergizi Gratis (MBG)
bagi minimal 2.000 orang sebagai penerima manfaat Melebihi Target
2.289 orang | people
Implementation of the Free Nutritious Meal Program (Makan Above Target
Bergizi Gratis/MBG) for a minimum of 2,000 beneficiaries
Menyalurkan program beasiswa pendidikan dengan sasaran
minimal 40 siswa penerima manfaat Melebihi Target
55 orang | people
Provision of educational scholarships for at least 40 student Above Target
beneficiaries
PT Eagle High Plantations Tbk 159
Page 162
Membangun Kompetensi, Mewujudkan Visi
Developing Skills, Achieving the Vision
Demografi Karyawan
Employee Demography
Per 31 Desember 2025, jumlah total karyawan As of December 31, 2025, the Company had a total
Perseroan tercatat sebanyak 16.153 orang (termasuk of 16,153 employees, including non-staff, representing
non-staf), meningkat/menurun dibandingkan dengan an increase/decrease from the previous year’s 15,927.
tahun sebelumnya yang tercatat sebanyak 15.927 According to the Human Resources Information
orang. Berdasarkan data yang diperoleh dari Human System (HRIS), the 2025 workforce comprised 8,466
Resources Information System (HRIS), komposisi permanent staff and 7,687 contract workers. Male
karyawan di tahun 2025 terdiri dari 8.466 karyawan employees were 11,660, accounting for 72.18%, while
tetap dan 7.687 karyawan kontrak. Jumlah karyawan female employees were 4,493, accounting for 27.82%.
laki-laki sebanyak 11.660 atau 72,18% dan karyawan
perempuan sebanyak 4.493 atau 27,82%.
Komposisi Karyawan berdasarkan Status Ketenagakerjaan dan Jenis Kelamin [GRI 2-7, 2-8][OJK C.3][IDX S-04]
Employee Composition by Employment Status and Gender
Jenis 2025 2024 2023
Status Ketenagakerjaan
Kelamin Jumlah Jumlah Jumlah
Employment Status % % %
Gender Total Total Total
Karyawan Tetap Laki-laki
6.938 81,95 6.335 39,78 5.963 36,26
Permanent Employees Male
Perempuan
1.528 18,05 1.325 8,32 1.240 7,54
Female
Jumlah
8.466 52,41 7.660 48,09 7.203 43,80
Total
Karyawan Kontrak Laki-laki
4.722 61,43 5.234 32,86 6.030 36,67
Contract Employees Male
Perempuan
2.965 38,57 3.033 19,04 3.212 19,53
Female
Jumlah
7.687 47,59 8.267 51,91 9.242 56,20
Total
Jumlah
16.153 100 15.927 100 16.445 100
Total
Komposisi Karyawan berdasarkan Wilayah Kerja dan Jenis Kelamin [GRI 2-7, 2-8][OJK C.3]
Employee Composition by Work Area and Gender
2025 2024 2023
Jenis Kelamin Wilayah Kerja
Gender Work Area Jumlah Jumlah Jumlah
% % %
Total Total Total
Laki-laki Sumatra 215 1,84 218 1,88 177 1,47
Male
Kalimantan
Tengah
3.522 30,21 3.526 30,48 3.760 31,20
Central
Kalimantan
Kalimantan
Barat
280 2,40 347 3,00 334 2,77
West
Kalimantan
Kalimantan
Selatan
3.320 28,47 3.276 28,32 3.504 29,07
South
Kalimantan
160 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 163
Komposisi Karyawan berdasarkan Wilayah Kerja dan Jenis Kelamin [GRI 2-7, 2-8][OJK C.3]
Employee Composition by Work Area and Gender
2025 2024 2023
Jenis Kelamin Wilayah Kerja
Gender Work Area Jumlah Jumlah Jumlah
% % %
Total Total Total
Kalimantan
Timur
2.761 23,68 2.810 24,29 2.965 24,60
East
Kalimantan
Papua 1.467 12,58 1.300 11,24 1.218 10,10
Jakarta 95 0,81 92 0,79 95 0,79
Jumlah
11.660 72,18 11.569 72,64 12.053 73,29
Total
Perempuan Sumatra 64 1,42 63 1,44 65 1,48
Female
Kalimantan
Tengah
1.505 33,50 1.554 35,66 1.571 35,77
Central
Kalimantan
Kalimantan
Barat
93 2,07 106 2,43 110 2,50
West
Kalimantan
Kalimantan
Selatan
1.256 27,95 1.162 26,66 1.162 26,46
South
Kalimantan
Kalimantan
Timur
905 20,14 878 20,15 929 21,15
East
Kalimantan
Papua 621 13,82 545 12,51 501 11,41
Jakarta 49 1,09 50 1,15 54 1,23
Jumlah
4.493 27,82 4.358 27,36 4.392 26,71
Total
Jumlah
16.153 100 15.927 100 16.445 100
Total
Komposisi Karyawan berdasarkan Kelompok Usia [GRI 2-7, 405-1][OJK C.3]
Employee Composition by Age
2025 2024 2023
Kelompok Usia
Age Group Jumlah Jumlah Jumlah
% % %
Total Total Total
Di atas 50
1.613 9,99 1.259 7,90 1.092 6,64
Above 50
46-50 1.640 10,15 1.867 11,72 1.819 11,06
41-45 2.562 15,86 2.571 16,14 2.689 16,35
36-40 2.602 16,11 2.660 16,70 2.750 16,72
31-35 2.504 15,50 2.585 16,23 2.758 16,77
26-30 2.315 14,33 2.263 14,21 2.437 14,82
20-25 2.565 15,88 2.401 15,08 2.525 15,35
18-20 352 2,18 321 2,02 375 2,28
Jumlah
16.153 100 15.927 100 16.445 100
Total
PT Eagle High Plantations Tbk 161
Page 164
Membangun Kompetensi, Mewujudkan Visi
Developing Skills, Achieving the Vision
Komposisi Karyawan berdasarkan Tingkat Pendidikan
Employee Composition by Education Level
2025 2024 2023
Tingkat Pendidikan
Education Level Jumlah Jumlah Jumlah
% % %
Total Total Total
S2
23 0,14 20 0,13 23 0,14
Postgraduate
S1
738 4,57 660 4,14 657 4,00
Undergraduate
Diploma 210 1,30 199 1,25 195 1,19
SMA
3.466 21,46 3.360 21,10 3.294 20,03
Senior High School
SMP
3.689 22,84 3.511 22,04 2.154 13,10
Junior High School
SD
8.027 49,69 8.177 51,34 10.122 61,55
Elementary School
Jumlah
16.153 100 15.927 100 16.445 100
Total
Komposisi Karyawan berdasarkan Jabatan
Employee Composition by Position
2025 2024 2023
Jabatan
Position Jumlah Jumlah Jumlah
% % %
Total Total Total
Executive Director & Head of Divisions 16 0,10 16 0,10 17 0,10
General Manager 22 0,14 22 0,14 24 0,15
Senior Manager 33 0,20 33 0,21 29 0,18
Manager 117 0,72 105 0,66 110 0,67
Supervisor 83 0,51 84 0,53 97 0,59
Senior Staff 255 1,58 255 1,60 246 1,50
Staff 200 1,24 178 1,12 178 1,08
Non-Staff 15.427 95,51 15.234 95,65 15.744 95,74
Jumlah
16.153 100 15.927 100 16.445 100
Total
Komposisi Karyawan dan Kesetaraan Gender Tahun 2025 [IDX S-01]
Employee Composition and Gender Equality in 2025
Laki-laki Perempuan
Level Jabatan Male Female
Position Level Jumlah Jumlah
% %
Total Total
Entry Level 11.185 95,93 4.442 98,86
Mid-level 410 3,52 45 1,00
Senior-level 51 0,44 4 0,09
Executive-level 14 0,12 2 0,04
Jumlah
11.660 100 4.493 100
Total
Keterangan: | Note:
Entry-level mencakup | comprises Non-Staff, Staff
Mid-level mencakup | comprises Senior Staff, Supervisor, Manager
Senior-level mencakup | comprises Senior Manager, General Manager
Executve-level mencakup | comprises Executive Director & Head of Divisions
162 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 165
Komposisi Karyawan berdasarkan Kelompok Usia, Gender, dan Level Jabatan Tahun 2025 [IDX S-02]
Employee Composition by Age Group, Gender, and Position Level in 2025
Level Jabatan | Position Level
Kelompok Entry-level Mid-level Senior-level Executive-level
Jumlah
Usia
Laki- Laki- Laki- Total
Age Group Perempuan Perempuan Perempuan Laki-laki Perempuan
laki laki laki
Female Female Female Male Female
Male Male Male
18-25 2.271 611 2 - - - - - 2.884
25-35 3.399 1.319 104 10 - 1 - - 4.833
35-45 3.367 1.600 171 19 10 - - - 5.167
45-55 1.946 840 116 15 26 3 6 - 2.952
>55 202 72 17 1 15 - 8 2 317
Keterangan: | Notes:
Entry-level mencakup | comprises Non-Staff, Staff
Mid-level mencakup | comprises Senior Staff, Supervisor, Manager
Senior-level mencakup | comprises Senior Manager, General Manager
Executive-level mencakup | comprises Executive Director & Head of Divisions
Hingga 31 Desember 2025, selain tenaga kerja internal, As of December 31, 2025, EHP’s workforce includes
EHP juga melibatkan pekerja eksternal antara lain 295 not only its internal employees but also engaged
vendor lokal dan 25 pemasok lokal, yang mendukung external workers, including 295 local vendors and 25
kegiatan operasional Perseroan sekaligus mendorong local suppliers, to support the Company’s operational
inklusi ekonomi lokal dan pemerataan manfaat bagi activities and help promote local economic inclusion
komunitas sekitar. Pekerja eksternal tersebut umumnya and equitable distribution of benefits for surrounding
memiliki hubungan kerja berbasis kontrak proyek communities. External workers typically hold short-
jangka pendek maupun jangka panjang, dengan jenis term or long-term project-based contracts and
pekerjaan meliputi pemeliharaan kebun, pengangkutan perform roles like plantation maintenance, harvest
hasil panen, jasa keamanan, dan dukungan logistik. transportation, security, and logistics support.
[GRI 2-8, 405-1] [GRI 2-8, 405-1]
Data jumlah pekerja eksternal dihitung berdasarkan The count of external workers is determined by the
headcount pada akhir periode pelaporan, sesuai headcount at the end of the reporting period, as
laporan unit operasional dan kontrak kerja aktif. reported by operational units and active employment
Fluktuasi jumlah pekerja eksternal selama periode contracts. Changes in this number during the reporting
pelaporan terjadi seiring penyesuaian kebutuhan period result from seasonal labor adjustments and the
tenaga kerja musiman dan kegiatan perawatan kebun fluctuating nature of plantation maintenance activities.
yang bersifat dinamis. [GRI 2-8] [GRI 2-8]
Dari sisi keberagaman, komposisi tenaga kerja EHP Regarding diversity, EHP’s workforce includes 72.18%
terdiri dari 72,18% laki-laki dan 27,82% perempuan, male and 27.82% female, with age groups of 47.77%
dengan distribusi usia 47,77% di bawah 35 tahun, under 35, 49.42% between 35 and 55, and 2.80%
49,42% berusia 35-55 tahun, dan 2,80% di atas over 55. The Company consistently maintains the
55 tahun. Perseroan senantiasa menjunjung prinsip principle of equal employment opportunities without
kesetaraan kesempatan kerja tanpa diskriminasi discrimination based on gender, age, or social
berdasarkan gender, usia, maupun latar belakang sosial. background.
Untuk menjaga hubungan yang harmonis dengan To foster harmonious relationships with the community
masyarakat dan mendukung kesejahteraan sosial, EHP and support social welfare, EHP is dedicated to
berkomitmen memberikan prioritas kesempatan kerja prioritizing employment opportunities for local
bagi masyarakat lokal di wilayah sekitar operasi entitas communities near its subsidiaries’ operations. By the
anak. Pada akhir tahun 2025, terdapat 8.475 karyawan end of 2025, there will be 8,475 local employees,
lokal atau 52,47% dari total karyawan, dengan 4 orang accounting for 52.47% of the total workforce, with 4
0,02% di antaranya menempati posisi manajemen individuals (0.02%) occupying senior management
senior. [GRI 202-2] roles. [GRI 202-2]
PT Eagle High Plantations Tbk 163
Page 166
Membangun Kompetensi, Mewujudkan Visi
Developing Skills, Achieving the Vision
Perseroan memastikan bahwa seluruh karyawan The Company ensures all employees earn wages
menerima upah di atas ketentuan Upah Minimum above the Provincial Minimum Wage (UMP) at their
Provinsi (UMP) di lokasi operasional, tanpa perbedaan work sites, regardless of gender. EHP also routinely
berdasarkan gender. EHP juga melakukan evaluasi reviews its contractors’ wage structures to ensure
rutin terhadap struktur pengupahan pekerja kontraktor compliance with labor laws and the principle of equal
untuk memastikan kepatuhan terhadap peraturan pay across all key operational areas.
ketenagakerjaan dan prinsip kesetaraan upah di setiap
wilayah operasional yang signifikan.
Tingkat Perputaran Karyawan [GRI 401-1]
Employee Turnover Level
Hingga 31 Desember 2025, Perseroan mencatat As of December 31, 2025, the Company reported an
tingkat perputaran karyawan (turnover) sebesar employee turnover rate of 20.56%, which is lower
20,56%, lebih rendah dibandingkan tahun 2024 than 28.40% in 2024. Employee turnover happens for
yang mencapai 28,40%. Perputaran karyawan terjadi various reasons, including retirement, resignation, and
karena berbagai alasan seperti pensiun, pengunduran the end of employment contracts. [GRI 401-1]
diri, serta penyelesaian masa kontrak kerja. [GRI 401-1]
Untuk menjaga kelancaran operasional, sepanjang To ensure smooth operations, throughout 2025, the
tahun 2025 Perseroan merekrut 9.361 karyawan Company hired 9,361 new employees, comprising
baru, terdiri dari 7.536 laki-laki dan 1.825 perempuan, 7,536 male and 1,825 female, with an age range of
dengan distribusi usia 32,39% di bawah 30 tahun, 32.39% under 30 years old, 57.62% between 30–50
57,62% berusia 30–50 tahun, dan 9,99% di atas 50 years old, and 9.99% over 50 years old. Most of the
tahun. Sebagian besar karyawan baru ditempatkan new hires were assigned to the Kalimantan, Sumatra,
di wilayah operasi Kalimantan, Sumatra, dan Papua, and Papua operational areas, aligned with workforce
sesuai dengan kebutuhan tenaga kerja dan rencana needs and the Company’s business growth plans.
pengembangan usaha Perseroan.
Berikut tingkat turnover karyawan EHP dalam tiga The following shows EHP’s employee turnover rate
tahun terakhir: over the past three years:
Data Tingkat Perputaran Karyawan
Employee Turnover Level Data
Deskripsi Satuan
2025 2024 2023
Description Unit
Tingkat Perputaran Karyawan
% 20,56 28,40 20,18
Employee Turnover Level
Tingkat Pergantian Karyawan Tahun 2025 [IDX S-03]
Employee Turnover Level by 2025
Deskripsi Jumlah Karyawan Persentase Karyawan dari Total Karyawan
Description Total Employees Employee Percentage from Total Employees
Jumlah karyawan resign/pemutusan hubungan kerja
9.120 56,46
Number of employees who resigned/terminated
Jumlah karyawan baru/pengganti
9.361 57,95
Number of new employees/replacements
Keberagaman dan Kesetaraan [OJK F.18][OJK F.21]
Diversity and Equality
EHP meyakini bahwa keberagaman dan kesempatan EHP emphasizes that diversity and equal opportunity
setara harus tercermin dalam praktik nyata di tempat should be evident in everyday workplace practices,
kerja, bukan hanya dalam kebijakan. not solely in policies.
164 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 167
Oleh karena itu, Perseroan secara aktif membangun Consequently, the Company promotes a safe, inclusive, lingkungan kerja yang aman, inklusif, dan setara and fair work environment through multiple programs, melalui berbagai program, fasilitas, dan mekanisme facilities, and employee protection measures that are perlindungan karyawan yang diterapkan secara uniformly applied across all operational units. konsisten di seluruh entitas operasional. Upaya dan langkah nyata yang telah dilakukan The Company has implemented several concrete Perseroan meliputi: measures, including: 1. Pelaksanaan sesi diseminasi dan pelatihan 1. Regular diversity and equality training sessions keberagaman dan kesetaraan secara berkala di across all departments to raise employee awareness seluruh unit kerja untuk meningkatkan pemahaman about preventing gender-based discrimination and karyawan terkait pencegahan diskriminasi dan harassment. pelecehan berbasis gender. 2. Pengiriman perwakilan karyawan setiap tahun 2. Annually sending employee representatives to untuk mengikuti pelatihan eksternal terkait external training on diversity, equality, and inclusion, keberagaman, kesetaraan, dan inklusi, serta along with conducting ongoing internal training in penerapan pelatihan internal secara rutin di seluruh all divisions. entitas Perseroan. 3. Pembentukan Komite Gender yang berfungsi 3. Creating a Gender Committee responsible for aktif dalam mengawal implementasi program managing diversity efforts, addressing complaints, keberagaman, menindaklanjuti keluhan, serta and ensuring workplace equality. The committee mengawasi pelaksanaan prinsip kesetaraan di meets at least once a month to discuss issues, lingkungan kerja. Komite Gender menyelenggarakan share updates, and plan actions. pertemuan dan diskusi rutin minimal satu kali setiap bulan untuk membahas isu, temuan, dan rencana tindak lanjut. 4. Penyediaan sistem pengaduan khusus yang 4. Offering a dedicated, confidential, and accessible mudah diakses dan bersifat rahasia, baik melalui complaint system through the Gender Committee Komite Gender maupun mekanisme pengaduan or an internal platform to ensure prompt and fair internal, untuk menangani laporan terkait handling of reports related to discrimination or diskriminasi atau pelecehan secara cepat dan adil. harassment. [IDX S-08] [IDX S-08] Selain aspek perlindungan, Perseroan juga memperkuat Beyond implementing safety measures, the Company dukungan nyata bagi kesejahteraan karyawan dan actively promotes the well-being of employees and keluarga, khususnya perempuan, melalui penyediaan their families, especially women, by offering various berbagai fasilitas pendukung, antara lain: facilities such as: 1. Fasilitas layanan kesehatan melalui Klinik Kebun 1. Healthcare services through Plantation Clinics di seluruh wilayah operasional yang memberikan in all operational zones, providing general health akses pemeriksaan kesehatan umum, layanan checks, women’s health services, Integrated Health kesehatan perempuan, Posyandu, serta edukasi Posts (Posyandu), and health education for mothers kesehatan bagi ibu dan anak. and children. 2. Dukungan pendidikan bagi anak karyawan, 2. Educational support for employees’ children, termasuk bantuan pendidikan hingga jenjang including financial aid up to university level through perguruan tinggi melalui Program Bantuan the Employee Children’s Education Assistance Pendidikan Anak Karyawan, yang mencakup Program, which covers the Single Tuition Fee (UKT) pembiayaan Uang Kuliah Tunggal (UKT) dan biaya and monthly living expenses. hidup bulanan. 3. Penyediaan akses pendidikan dasar bagi anak- 3. Access to basic education for children of employees anak karyawan di area kebun melalui Yayasan in plantation areas via the Rajawali Plantation Perkebunan Rajawali, yang mengelola sekolah Foundation, which manages Kindergartens and Taman Kanak-kanak dan Sekolah Dasar di berbagai Elementary Schools across different zones, allowing wilayah operasional, sehingga karyawan, termasuk employees, particularly women, to work with peace perempuan, dapat bekerja dengan lebih tenang of mind regarding their children’s education. karena kebutuhan pendidikan anak terpenuhi. 4. Program kesehatan ibu dan anak, termasuk 4. Maternal and child health programs such as pemberian asupan gizi, vitamin, serta pemantauan providing nutritional supplements, vitamins, and tumbuh kembang balita dan ibu hamil di wilayah monitoring the growth and development of toddlers PT Eagle High Plantations Tbk 165
Page 168
Membangun Kompetensi, Mewujudkan Visi
Developing Skills, Achieving the Vision
operasional, sebagai bagian dari upaya menciptakan and pregnant women in operational zones. These
lingkungan kerja dan komunitas yang sehat dan initiatives demonstrate the Company’s commitment
setara. to fostering a healthy and equitable community and
work environment.
Komitmen terhadap kesetaraan juga tercermin dalam The Company’s commitment to equality is also evident
struktur ketenagakerjaan Perseroan. Hingga akhir tahun in its workforce composition. By the end of 2025,
2025, 4.493 karyawan perempuan 27,82% dari total tenaga 4,493 employees 27.82% will be women, including
kerja, dengan 6 orang 0,04% di antaranya menduduki 6 members 0.04% in senior management roles. The
posisi manajemen senior. Sementara itu, jumlah Direksi Board of Directors will include 3 members, all male,
Perseroan berjumlah 3 orang, terdiri dari 100% laki-laki with 0% female, showing a focus on cultivating a more
dan 0% perempuan, yang menjadi perhatian Perseroan diverse leadership. All staff have equal access to skill
dalam pengembangan kepemimpinan yang lebih beragam development and career advancement opportunities,
ke depan. Seluruh karyawan memperoleh kesempatan regardless of gender or background.
yang setara dalam pengembangan kompetensi dan karier,
tanpa membedakan gender maupun latar belakang.
Sepanjang tahun 2025, tidak terdapat laporan atau In 2025, there were no reports of human rights
kasus pelanggaran Hak Asasi Manusia, diskriminasi, violations, discrimination, or harassment within the
maupun pelecehan di lingkungan kerja Perseroan. Company. This reflects the effectiveness of its specific
Hal ini mencerminkan efektivitas penerapan langkah- measures to foster a safe, inclusive, and fair workplace.
langkah nyata Perseroan dalam menciptakan tempat [GRI 405-1][IDX S-07, S-09]
kerja yang aman, inklusif, dan berkeadilan. [GRI 405-1]
[IDX S-07, S-09]
Fasilitas dan Kesejahteraan Karyawan [OJK F.20]
Employee Facilities and Welfare
Perseroan tidak hanya memastikan kepatuhan terhadap The Company not only complies with employment
kebijakan ketenagakerjaan yang mencakup rekrutmen, policies related to recruitment, placement,
penempatan, remunerasi, hingga pemutusan hubungan remuneration, and termination in accordance with
kerja sesuai peraturan perundang-undangan, tetapi laws and regulations, but also actively offers welfare
juga secara aktif menyediakan fasilitas dan program facilities and programs that promote a healthy work-
kesejahteraan yang mendukung keseimbangan life balance for employees and their families.
kehidupan kerja karyawan dan keluarga mereka.
166 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 169
Dukungan kesehatan dan keselamatan kerja menjadi Supporting occupational health and safety is essential fondasi utama kesejahteraan karyawan. Perseroan for employee well-being. The Company provides menyediakan layanan occupational health services occupational health services such as regular medical yang mencakup pemeriksaan kesehatan berkala check-ups, operates Plantation Clinics across all (Medical Check-up), pengoperasian Klinik Kebun operational areas, and runs programs to prevent di seluruh wilayah operasional, serta program occupational diseases. These clinics serve employees pencegahan penyakit akibat kerja. Klinik Kebun and their families, offering women’s health services, tidak hanya melayani karyawan, tetapi juga keluarga Integrated Health Posts (Posyandu), and education on karyawan, termasuk layanan kesehatan perempuan, Clean and Healthy Living Behaviors (PHBS). Posyandu, Poswindu, serta edukasi Perilaku Hidup [GRI 403-3] Bersih dan Sehat (PHBS). [GRI 403-3] Di luar aspek kesehatan kerja, Perseroan juga Beyond occupational health issues, the Company also memperkuat dukungan kesejahteraan keluarga strengthens support for employee families’ welfare, karyawan, khususnya bagi karyawan yang bekerja di especially those in remote plantation areas, through area kebun terpencil, melalui berbagai fasilitas dan various tangible facilities and programs, including: program nyata, antara lain: 1. Akses pendidikan bagi anak karyawan melalui 1. Access to education for employees’ children via the Yayasan Perkebunan Rajawali, yang membangun Rajawali Plantation Foundation, which constructs dan mengelola sekolah Taman Kanak-kanak dan and oversees kindergartens and elementary Sekolah Dasar di unit-unit kebun. Kehadiran sekolah schools within plantation units. These schools ini memungkinkan karyawan bekerja dengan lebih enable employees to work peacefully, knowing tenang karena kebutuhan pendidikan dasar anak their children’s basic educational needs are covered dapat terpenuhi di sekitar tempat tinggal dan area nearby. kerja. 2. Program bantuan pendidikan anak karyawan, 2. The employee children’s education assistance yang memberikan dukungan pembiayaan Uang program, providing financial aid for the Single Kuliah Tunggal (UKT) dan biaya hidup bulanan bagi Tuition Fee (UKT) and monthly living costs for anak karyawan yang melanjutkan pendidikan ke employees’ children in university, reflects the perguruan tinggi, sebagai bentuk investasi jangka company’s long-term dedication to family welfare panjang Perseroan terhadap kesejahteraan keluarga and enhancing human resources. dan peningkatan kualitas sumber daya manusia. 3. Lingkungan kerja ramah keluarga, yang dilengkapi 3. A family-friendly work environment, with housing dengan fasilitas tempat tinggal, sarana ibadah, serta facilities, places of worship, and spaces and ruang dan aktivitas pendukung tumbuh kembang activities supporting children’s development via anak melalui kegiatan edukasi dan kesehatan yang education and health programs integrated with the terintegrasi dengan Klinik Kebun dan sekolah di Garden Clinic and local schools. area operasional. Untuk mendukung kesehatan non-kerja dan kualitas To promote employee well-being beyond work, the hidup karyawan, Perseroan juga menyediakan Company offers access to sports, health promotion akses olahraga, kegiatan promotif kesehatan, serta activities, and education on nutrition and chronic edukasi nutrisi dan pencegahan penyakit kronis, yang disease prevention, which are regularly conducted dilaksanakan secara berkala dan terintegrasi dengan and integrated with internal community initiatives. kegiatan komunitas internal. [GRI 403-6] [GRI 403-6] Selain fasilitas tersebut, Perseroan menjamin Besides these facilities, the Company secures kesejahteraan finansial karyawan melalui BPJS the financial health of employees through BPJS Ketenagakerjaan, BPJS Kesehatan, asuransi kesehatan Employment, BPJS Health, private health insurance, swasta, Tunjangan Hari Raya (THR), Jaminan Hari Holiday Allowance (THR), Old Age Security, and Pension Tua, dan Jaminan Pensiun, sesuai dengan ketentuan Security, all in line with government regulations. These pemerintah. Seluruh fasilitas ini dirancang untuk resources are designed to enable employees to work memastikan karyawan dapat bekerja secara produktif efficiently in a safe, healthy environment that supports dalam lingkungan yang aman, sehat, dan mendukung the lasting well-being of their families. kesejahteraan keluarga secara berkelanjutan. PT Eagle High Plantations Tbk 167
Page 170
Membangun Kompetensi, Mewujudkan Visi
Developing Skills, Achieving the Vision
Perseroan berkomitmen memberikan upah yang layak The Company is committed to offering fair and equal
dan setara, tanpa diskriminasi gender atau jabatan wages, with no discrimination based on gender or
dengan mengikuti peraturan ketenagakerjaan yang job level, in accordance with applicable Indonesian
berlaku di Indonesia. Upah terendah yang diberikan labor regulations. The minimum wage is equal to the
setara dengan Upah Minimum Regional (UMR) di Regional Minimum Wage (UMR) in each operational
masing-masing wilayah operasional, dengan rasio area, with a 1:1 ratio of basic salary and remuneration
gaji pokok dan remunerasi perempuan dan laki-laki between women and men. This commitment also
sebesar 1:1. Pemenuhan komitmen ini juga berlaku applies to all of the Company’s suppliers. [GRI 405-2]
untuk seluruh pemasok Perseroan. [GRI 405-2]
Penetapan gaji dan kompensasi didasarkan pada Salary and benefits are set according to performance
hasil evaluasi kinerja dan mengacu pada peraturan evaluation results and comply with relevant labor laws.
ketenagakerjaan yang berlaku.
Upah Karyawan Entry Level terhadap Upah Minimum Provinsi Tahun 2025
Entry-Level Employee Wages to the 2025 Provincial Minimum Wage
[GRI 202-1, GRI 405-2, 13.15.3-2][OJK F.20]
UMP Upah Karyawan Baru Rasio
Provincial Minimum Wage New Employee Wage Ratio
Wilayah
Laki-laki Perempuan
Kerja
Male Female Laki-
Work Area Laki-laki Perempuan Perempuan
laki
Tetap Kontrak Tetap Kontrak Male Female Female
Male
Permanent Contract Permanent Contract
Sumatra 3.024.194 3.024.194 3.024.194 3.024.194 3.024.194 3.024.194 1 1
Kalimantan
Tengah
3.700.659 3.700.659 3.700.659 3.700.659 3.700.659 3.700.659 1 1
Central
Kalimantan
Kalimantan
Barat
2.953.712 2.953.712 2.953.712 2.953.712 2.953.712 2.953.712 1 1
West
Kalimantan
Kalimantan
Selatan
3.646.004 3.646.004 3.646.004 3.646.004 3.646.004 3.646.004 1 1
South
Kalimantan
Kalimantan
Timur
3.841.707 3.841.707 3.841.707 3.841.707 3.841.707 3.841.707 1 1
East
Kalimantan
Papua 4.307.280 4.307.280 4.307.280 4.307.280 4.307.280 4.307.280 1 1
Jakarta 5.396.761 5.396.761 5.396.761 5.396.761 5.396.761 5.396.761 1 1
Fasilitas yang Diterima Karyawan Berdasarkan Status Kepegawaian [GRI 401-2, 401-3]
Benefits Employees Receive Based on Employment Status
Bentuk Manfaat Karyawan Tetap Karyawan Kontrak
Benefits Permanent Employee Contact Employee
Tunjangan Kesehatan Ada Ada
Health Benefits Available Available
Cuti Melahirkan Ada Ada
Maternity Leave Available Available
Perumahan di kebun Ada Ada
Housing on the Plantation Available Available
Bantuan tempat tinggal Staff non-lokal RO Ada Ada
Housing Assistance for Non-Local RO Staff Available Available
Fasilitas kendaraan/tunjangan transportasi Ada Ada
Vehicle Facilities/Transportation Allowance Available Available
168 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 171
Untuk menjaga daya saing dan keadilan upah, EHP To remain competitive and maintain fair wages, EHP
secara berkala melakukan evaluasi dan penyesuaian routinely evaluates and adjusts salaries according to
gaji berdasarkan hasil benchmarking pasar. Perseroan market benchmarking data. The Company additionally
juga menyediakan berbagai tunjangan berbasis kinerja provides performance-based benefits to recognize
sebagai bentuk apresiasi atas pengalaman, kompetensi, employee experience, skills, and contributions.
dan kontribusi karyawan.
Hak Cuti Leave Entitlements
EHP memberikan hak cuti kepada seluruh karyawan EHP offers leave benefits to all employees based on
sesuai ketentuan perundang-undangan dan jenjang legal requirements and their job levels, which include:
jabatan masing-masing, meliputi:
1. Cuti tahunan selama 12 hari kerja bagi karyawan 1. 12 working days of annual leave for those with at
dengan masa kerja minimal satu tahun. least one year of service.
2. Cuti melahirkan/keguguran selama 1,5 bulan sebelum 2. 1.5 months of maternity or miscarriage leave before
dan 1,5 bulan setelah melahirkan. and after childbirth.
3. Cuti bersama mengikuti ketentuan pemerintah. 3. Collective leave in accordance with government
regulations.
Selain itu, karyawan juga berhak memperoleh izin Additionally, employees are eligible for sick leave,
sakit, haid, keperluan penting, dan izin lainnya di luar menstrual leave, essential leave, and other types of
tanggungan Perseroan. leave not specified by the Company.
Cuti Melahirkan [GRI 401-3]
Maternity Leave
Perempuan Laki-laki*
Deskripsi Female Male
Description
2025 2024 2023 2025 2024 2023
Total karyawan yang berhak mendapat cuti
melahirkan 4.493 1 3 0 1 11
Total employees eligible for maternity leave
Total karyawan yang kembali bekerja pada
periode pelaporan setelah cuti melahirkan
4.493 1 3 0 1 11
Total employees who returned to work during
the reporting period after maternity leave
Total karyawan yang kembali bekerja setelah
cuti melahirkan berakhir dan masih bekerja
setelah 12 bulan
4.493 1 2 0 1 9
Total employees who returned to work after
the end of maternity leave and remained
employed after 12 months
Tingkat karyawan yang mengambil cuti
melahirkan yang kembali bekerja dan dapat
dipertahankan 4.493 100% 67% 0 100% 82%
Rate of employees who took maternity leave,
returned to work, and stay employed
Keterangan: | Note:
*Laki-laki yang mendapat cuti mendampingi istri melahirkan.
*Men who received maternity leave.
Hingga akhir tahun 2025, 100% karyawan perempuan By the end of 2025, 100% of female employees had
tercatat kembali bekerja setelah menjalani cuti returned to work after maternity leave. [GRI 401-3]
melahirkan. [GRI 401-3]
PT Eagle High Plantations Tbk 169
Page 172
Membangun Kompetensi, Mewujudkan Visi Developing Skills, Achieving the Vision Program Pensiun Retirement Program EHP menempatkan karyawan sebagai aset utama EHP regards employees as a vital asset for sustaining dalam mendukung keberlanjutan bisnis. Sebagai its business. To show appreciation for their dedication bentuk apresiasi atas dedikasi dan kontribusi mereka, and contributions, the Company offers a retirement Perseroan memberikan program pensiun dan berbagai scheme and various welfare benefits aimed at ensuring tunjangan kesejahteraan untuk menjamin keamanan financial security during retirement. finansial di masa pensiun. Seluruh karyawan tetap EHP terdaftar dalam program All permanent EHP staff are enrolled in the BPJS BPJS Ketenagakerjaan, yang mencakup Jaminan Hari Ketenagakerjaan (Employment Social Security) Tua (JHT) dengan kontribusi 3,7% oleh perusahaan program, which comprises Old Age Security (JHT) dan Jaminan Pensiun (JP) sebesar 2% dari total with a 3.7% contribution from the company and remunerasi. Iuran ini dikelola secara terpisah oleh Pension Security (JP) of 2% of total earnings. These BPJS untuk memastikan keberlanjutan pendanaan contributions are managed separately by BPJS to jangka panjang, dengan estimasi kewajiban pensiun ensure sustainable long-term funding, with estimated yang seluruhnya telah tercakup dalam dana yang pension liabilities fully supported by available funds. tersedia. [GRI 201-3] [GRI 201-3] Selain manfaat pensiun, karyawan tetap juga menerima Alongside retirement benefits, permanent employees tunjangan standar yang mencakup tunjangan also enjoy standard benefits such as health coverage, kesehatan, cuti melahirkan, bantuan tempat tinggal maternity leave, housing assistance for non-local RO staff non-lokal RO, serta fasilitas kendaraan atau staff, and transportation or vehicle allowances. These tunjangan transportasi, yang juga diberikan kepada benefits are also extended to contract and part-time karyawan kontrak atau paruh waktu. [GRI 401-2] employees. [GRI 401-2] Sebagai bagian dari persiapan masa pensiun, EHP To prepare for retirement, EHP offers pre-retirement juga menyelenggarakan pelatihan pra-pensiun untuk training aimed at helping employees acquire new skills membantu karyawan mengembangkan keterampilan and plan engaging post-retirement activities. By the baru dan merencanakan kegiatan produktif pasca- end of 2025, 14 employees retired with comprehensive pensiun. Hingga akhir tahun 2025, tercatat 14 support from the Company’s welfare programs. karyawan memasuki masa pensiun dengan dukungan penuh dari program kesejahteraan Perseroan. Pelatihan dan Pengembangan Karyawan [OJK F.22] Employee Training and Development EHP berkomitmen untuk meningkatkan kompetensi EHP is committed to continuously improving employee karyawan secara berkelanjutan melalui berbagai skills through diverse training programs tailored to program pelatihan yang dirancang sesuai kebutuhan specific job needs and industry challenges. These jabatan dan tantangan industri. Program pengembangan initiatives cover technical skills, management, OHS, ini mencakup pelatihan teknis, manajerial, K3, hak workers’ rights, gender equality, leadership, and more, pekerja, kesetaraan gender, kepemimpinan, dan lainnya delivered both in-person and online, internally and yang diberikan secara internal maupun eksternal, baik externally. tatap muka maupun daring. Selama tahun 2025, total jam pelatihan yang diberikan By 2025, the total training hours reached 10,326, mencapai 10.326 jam, dengan rata-rata 15 jam per averaging 15 hours per employee. Among these, karyawan. Jika dirinci berdasarkan kategori, karyawan male employees received an average of 8,896 hours laki-laki mencatat rata-rata 8.896 jam pelatihan, of training, while female employees averaged 1,430 sedangkan karyawan perempuan 1.430 jam pelatihan. hours. Senior management averaged 544 hours, Berdasarkan jenjang jabatan, manajemen senior managerial staff 5,570 hours, and non-staff 4,212 mengikuti rata-rata 544 jam pelatihan, staf manajerial hours. [GRI 404-1] 5.570 jam, dan non-staf 4.212 jam. [GRI 404-1] 170 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 173
Selain itu, EHP menyediakan program peningkatan Furthermore, EHP provides skills development and
keterampilan dan bantuan transisi karier, seperti career transition programs, including financial literacy,
pelatihan literasi keuangan, kewirausahaan, dan entrepreneurship, and soft skills training, especially
pengembangan soft skills bagi karyawan yang for employees nearing retirement or ending their
akan pensiun atau mengakhiri masa kerja, untuk employment, supporting their continued productivity
memastikan mereka tetap produktif dan berdaya saing and competitiveness post-departure. [GRI 404-2]
setelah meninggalkan Perseroan. [GRI 404-2]
Jumlah Jam Pelatihan [GRI 404-1][OJK F.22][IDX S-05]
Total Training Hours
Deskripsi Satuan
2025 2024 2023
Description Unit
Jumlah Jam Pelatihan Karyawan Jam
10.326 15.392 14.195
Total Employee Training Hours Hours
Rata-rata Jam Pelatihan per Karyawan Jam/Karyawan
15 44 17
Average Training Hours per Employee Hours/Employee
Jumlah Karyawan yang Ikut Serta dalam Karyawan
660 343 243
program Pelatihan Employee
Total Employees Participating in Training
Programs % 4,09% 2,15% 1,48%
Program Pelatihan dan Pengembangan Tahun 2025 [GRI 404-2][OJK F.22]
Training and Development Program in 2025
Jenis Pelatihan Penyelenggara Jumlah Peserta
No.
Type of Training Organizer Total Participant
1 Implementasi Internal Audit dan Management Review dalam
Industri Kelapa Sawit (sesuai Perpres No. 16 Tahun 2025)
Implementation of Internal Audit and Management Review in the Global Inspeksi Sertifikasi 15
Palm Oil Industry (in accordance with Presidential Regulation No.
16 of 2025)
2 7 Values Rajawali Corpora Rajawali Corpora 5
3 Ahli K3 Umum
PT Lentera Disfita Persada 3
General OHS Expert Certification
4 Awareness ISO 17025:2017 – Sistem Manajemen Anti Penyuapan &
Sistem Manajemen Lingkungan
Global Inspeksi Sertifikasi 10
Awareness of ISO 17025:2017 – Anti-Bribery Management System
& Environmental Management System
5 Awareness ISO 37001 & ISO 14001 – Sistem Manajemen Anti
Penyuapan & Sistem Manajemen Lingkungan
Global Inspeksi Sertifikasi 15
Awareness of ISO 37001 & ISO 14001 – Anti-Bribery Management
System & Environmental Management System
6 Awareness ISO 9001:2015 - Sistem Manajemen Mutu
Global Inspeksi Sertifikasi 7
Awareness of ISO 9001:2015 – Quality Management System
7 Bimtek OSS RBA & LKPM
PKPSDI 2
Technical Guidance for OSS RBA & LKPM
8 Certified Human Capital General Manager Sahabat Karir Indonesia 1
9 Coretax Implementation ILBAM 1
10 Eagle Leader Program EHP-HCCS 352
11 e-Fleet & e-Warehouse EHP-IA 97
12 Entreprises et Droits de l’Homme : comment les entreprises
UN Global Compact Academy 1
peuvent-elles rendre opérationnels les
13 Fungsi dan Aplikasi Oil & Grease pada PKS oleh Pertamina
Function and Application of Oil & Grease in Palm Oil Mills by Pertamina 50
Pertamina
14 Fungsi dan Aplikasi Oil & Grease pada PKS oleh Petronas
Function and Application of Oil & Grease in Palm Oil Mills by Petronas 49
Petronas
PT Eagle High Plantations Tbk 171
Page 174
Membangun Kompetensi, Mewujudkan Visi
Developing Skills, Achieving the Vision
Program Pelatihan dan Pengembangan Tahun 2025 [GRI 404-2][OJK F.22]
Training and Development Program in 2025
Jenis Pelatihan Penyelenggara Jumlah Peserta
No.
Type of Training Organizer Total Participant
15 Fungsi dan Aplikasi Oil & Grease pada PKS oleh PT Banjar Bearing
Sentosa
PT Banjar Bearing Sentosa 50
Function and Application of Oil & Grease in Palm Oil Mills by PT
Banjar Bearing Sentosa
16 Hiperkes Paramedis
PT Samudra Karya Mustika 12
Occupational Health Training for Paramedics
17 IHT Pembinaan dan Sertifikasi K3 Operator Pesawat Uap Kelas 1
Kemnaker RI
In-House Training (IHT) on OHS Development and Class I Steam PT Samudra Karya Mustika 29
Boiler Operator Certification by the Indonesian Ministry of
Manpower
18 Investasi Syariah di Pasar Modal
Bursa Efek Indonesia 115
Sharia Investment in the Capital Market
19 It’s Time to Financial Planning Mandiri Sekuritas 118
20 Memahami Literasi Keungan yang Esensial bagi Praktisi dan
Profesional
Hukumonline 1
Understanding Essential Financial Literacy for Practitioners and
Professionals
21 Panduan Umum Perjanjian Kerja Harian Kelapa Sawit
Berkelanjutan
GAPKI 1
General Guidelines for Sustainable Palm Oil Daily Work
Agreements
22 Pelatihan Ahli K3 Listrik Kemnaker RI
Electrical OHS Expert Training by the Indonesian Ministry of Lentera Disfita Persada 1
Manpower
23 Pelatihan dan Sertifikasi Perancang Kontrak
Hukumonline 1
Contract Drafter Training and Certification
24 Pelatihan Internal Audit Berbasis ISO 19011:2018
Global Inspeksi Sertifikasi 15
ISO 19011:2018-Based Internal Audit Training
25 Pelatihan P3K
PT Lentera Disfita Persada 3
First Aid Training
26 Pelatihan Penanggulangan Kebakaran D Kemnaker RI
Class D Firefighting Training by the Indonesian Ministry of Indonesia Jasa Katiga 3
Manpower
27 Penerapan Gas Rumah Kaca (GRK) di Sektor Pertanian
Implementation of Greenhouse Gas (GHG) Management in the Global Inspeksi Sertifikasi 13
Agricultural Sector
28 Penerapan Supply Chain di Sektor Pertanian & Sosialisasi
Penerapan ISPO Hilir
Global Inspeksi Sertifikasi 14
Supply Chain Implementation in the Agricultural Sector &
Socialization of Downstream ISPO Implementation
29 Pentingnya GRC (Good Governance, Risk Management,
Compliance) & Keamanan Informasi Pribadi
Global Inspeksi Sertifikasi 17
The Importance of GRC (Good Governance, Risk Management,
Compliance) & Personal Information Security
30 Pentingnya Literasi Laporan Keuangan
EHP-HCCS 35
The Importance of Financial Statement Literacy
31 Public Speaking Training for SDGI United Nations Global Compact Individual 1
172 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 175
Program Pelatihan dan Pengembangan Tahun 2025 [GRI 404-2][OJK F.22]
Training and Development Program in 2025
Jenis Pelatihan Penyelenggara Jumlah Peserta
No.
Type of Training Organizer Total Participant
32 Sertifikasi Ahli Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Umum
Kemnaker RI
PT Samudra Karya Mustika 2
General Occupational Health and Safety (OHS) Expert Certification
from the Indonesian Ministry of Manpower
33 Sharing Buku Padu Perkasa
EHP-HCCS 22
Book Sharing Session: Padu Perkasa
34 Sosialisasi POJK Nomor 45 Tahun 2024 tentang Pengembangan
dan Penguatan Emiten dan Perusahaan Publik
OJK 1
Socialization of POJK No. 45 of 2024 on the Development and
Strengthening of Issuers and Public Companies
35 Standar Pengoperasian & Maintenance Boiler Water Tube oleh PT
Boilermech Indonesia
EHP-HCCS 52
Water Tube Boiler Operation & Maintenance Standards by PT
Boilermech Indonesia
36 Standar Pengoperasian, Maintenance & Troubleshooting Diesel
Genset oleh PT Altrak 1978
EHP-HCCS 59
Diesel Genset Operation, Maintenance & Troubleshooting
Standards by PT Altrak 1978
37 Standar Pengoperasian, Maintenance & Troubleshooting Steam
Trap oleh PT Arita Prima Indonesia
EHP-HCCS 36
Operation, Maintenance & Troubleshooting Standards for Steam
Trap by PT Arita Prima Indonesia
38 Standar Pengoperasian, Maintenance & Troubleshooting Empty
Bunch Press oleh PT YKL Indonesia
EHP-HCCS 36
Standard Operating Procedures, Maintenance, and
Troubleshooting for Empty Bunch Presses by PT YKL Indonesia
39 Standar Pengoperasian, Maintenance & Troubleshooting
Multistage Pump oleh PT Sumber Waja Fortuna
EHP-HCCS 37
Standard Operating Procedures, Maintenance, and
Troubleshooting for Multistage Pumps by PT Sumber Waja Fortuna
40 Standar Pengoperasian, Maintenance & Troubleshooting Decanter
& Vaccum Driver oleh PT Alfa Laval
Standard Operating Procedures, Maintenance, and EHP-HCCS 36
Troubleshooting for Decanters and Vacuum Drivers by PT Alfa
Laval
41 Sudah SMART-kah KPI Anda?
EHP-HCCS 35
Are Your KPIs SMART?
42 Training for Trainer Rajawali Corp Rajawali Corp 6
43 Training Leadership Mandor EHP-HCCS 35
44 Workshop Pelaporan Rencana dan Realisasi Kegiatan Literasi
dan Inklusi Keuangan Melalui Sistem Pelaporan Edukasi dan
Pelindungan Konsumen (SiPEDULI)
OJK 1
Workshop on Reporting on Financial Literacy and Inclusion Activity
Plans and Implementation Through the Consumer Education and
Protection Reporting System (SiPEDULI)
45 WTP & Aplikasi Chemical Boiler oleh PT Kastraco Engineering
EHP-HCCS 52
WTP & Chemical Boiler Applications by PT Kastraco Engineering
46 Syariah Insight : Memahami Pasar Modal Untuk Pemula
Bursa Efek Indonesia 115
Syariah Insight: Understanding the Capital Market for Beginners
PT Eagle High Plantations Tbk 173
Page 176
Membangun Kompetensi, Mewujudkan Visi
Developing Skills, Achieving the Vision
Sebagai bagian dari strategi pengembangan SDM, EHP As part of its HR development strategy, EHP carries
melaksanakan penilaian kinerja tahunan yang menjadi out annual performance reviews that serve as a basis
dasar evaluasi prestasi dan potensi karier karyawan. for evaluating employee performance and potential for
Penilaian ini dilakukan secara objektif berdasarkan career progression. These assessments are conducted
target kinerja individu dan indikator perilaku kerja. fairly, focusing on personal performance objectives
Pada tahun 2025, sebanyak 100% karyawan laki- and work behavior indicators. By 2025, 100% of male
laki dan 100% karyawan perempuan telah menerima employees and 100% of female employees will have
penilaian kinerja dan pengembangan karier secara participated in regular performance and career growth
berkala, mencakup seluruh tingkatan jabatan di evaluations across all company levels. [GRI 404-3]
Perseroan. [GRI 404-3]
Jumlah Karyawan yang Mendapatkan Penilaian Kinerja [GRI 404-3]
Total Employees Receiving Performance Assessments
Deskripsi Satuan
2025 2024 2023
Description Unit
Laki-laki
11.660 11.569 11.993
Male Orang
Perempuan People
4.493 4.358 4.452
Female
Persentase dari seluruh karyawan
100% 100% 100%
Percentage from all employees
Tenaga Kerja Anak dan Tenaga Kerja Paksa [GRI 408-1, 409-1][OJK F.19][IDX S-10]
Child and Forced Labors
EHP berkomitmen penuh untuk menjunjung tinggi EHP is dedicated to respecting human rights and
prinsip HAM dan memastikan seluruh kegiatan guarantees that all operations and supply chains are
operasional serta rantai pasok bebas dari praktik free from child labor and forced labor. The Company
tenaga kerja anak dan kerja paksa. Perseroan enforces a minimum employment age of 18, consistent
menetapkan usia minimum karyawan 18 tahun sesuai with the Manpower Law and ILO Conventions No. 138
dengan Undang-Undang Ketenagakerjaan dan and No. 182, and strictly forbids any exploitation of
Konvensi ILO No. 138 dan No. 182, serta melarang minors or their involvement in hazardous work.
keras segala bentuk eksploitasi anak di bawah umur
atau paparan pekerjaan berisiko.
Selama tahun 2025, tidak ditemukan kasus tenaga In 2025, the Company and its partners and suppliers
kerja anak maupun kerja paksa, baik di internal had no incidents of child or forced labor. EHP regularly
Perseroan maupun di seluruh mitra kerja dan pemasok. performs compliance audits, verifies workers’ age
EHP secara rutin melakukan audit kepatuhan, verifikasi documentation, and conducts field inspections to
dokumen usia pekerja, dan inspeksi lapangan untuk maintain compliance, particularly in high-risk areas
memastikan standar ini diterapkan secara konsisten di like plantations and socio-economically vulnerable
setiap lokasi operasi dan rantai pasok yang berpotensi regions.
berisiko tinggi, khususnya di area perkebunan dan
wilayah dengan kondisi sosial-ekonomi yang lebih
rentan terhadap praktik pekerja anak.
Sebagai bagian dari komitmen terhadap Konvensi Aligned with ILO Conventions No. 29 and No. 105
ILO No. 29 dan No. 105 tentang Penghapusan Kerja on forced labor abolition, EHP ensures reasonable
Paksa, EHP memastikan jam kerja wajar, kebebasan working hours, guarantees workers’ freedom to
memilih pekerjaan, serta tidak ada bentuk tekanan choose employment, and bans any form of physical or
fisik maupun non-fisik terhadap pekerja. Perseroan psychological coercion. The Company mandates that
juga mewajibkan setiap kontraktor dan pemasok untuk all contractors and suppliers sign a human rights and
menandatangani pernyataan kepatuhan HAM dan labor compliance declaration, which is incorporated
ketenagakerjaan, yang masuk dalam klausa perjanjian into key investment agreements and contracts.
dan kontrak investasi signifikan.
174 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 177
Untuk memperkuat pencegahan, EHP melakukan To enhance prevention efforts, EHP regularly educates sosialisasi rutin kepada karyawan dan pemasok employees and suppliers about its human rights mengenai kebijakan HAM dan ketenagakerjaan, policies and offers a whistleblowing system (WBS) for serta menyediakan kanal pengaduan pelanggaran reporting suspected violations. These initiatives form atau whistleblowing system (WBS) bagi pekerja part of the Company’s social due diligence system, untuk melaporkan dugaan pelanggaran. Langkah- designed to prevent, detect, and resolve human rights langkah ini menjadi bagian dari sistem due diligence issues throughout EHP’s value chain. sosial Perseroan, yang bertujuan untuk mencegah, mendeteksi, dan menindak setiap potensi pelanggaran HAM di seluruh rantai nilai EHP. Kebebasan Berserikat Freedom of Association Komitmen EHP untuk menjunjung tinggi HAM juga EHP demonstrates its commitment to human rights diwujudkan melalui penghormatan terhadap kebebasan by respecting freedom of association and collective berserikat dan berunding secara kolektif. Perseroan bargaining. The Company allows all employees to form memberikan kesempatan kepada seluruh karyawan or join labor unions, in compliance with Manpower Law untuk membentuk atau bergabung dalam serikat No. 13 of 2003 and ILO Conventions No. 87 and No. pekerja, sesuai Undang-Undang Ketenagakerjaan No. 98, which protect the right to organize. 13 Tahun 2003 serta Konvensi ILO No. 87 dan No. 98 tentang kebebasan berserikat dan hak berorganisasi. Perseroan memiliki serikat pekerja yang mengacu Additionally, the Company has a labor union that kepada Peraturan Perusahaan (PP). Adapun hal ini operates under the Company Regulation (PP), outlining mengatur kesepakatan hak dan kewajiban kedua the rights and responsibilities of both sides, including belah pihak, termasuk gaji, kondisi kerja, tunjangan wages, working conditions, benefits, and other dan aspek lain yang menyangkut kompensasi dan employee rights. By the end of 2025, all employees hak-hak karyawan. Hingga akhir tahun 2025, seluruh were provided with fair treatment and protection. [GRI karyawan mendapatkan perlakuan dan perlindungan 2-30] yang adil. [GRI 2-30] Perseroan juga memelihara hubungan industrial yang The Company fosters harmonious industrial relations harmonis melalui dialog rutin antara manajemen dan by regularly engaging in dialogue with labor union perwakilan serikat pekerja, yang dilaksanakan secara representatives to discuss labor and welfare issues. berkala untuk membahas isu ketenagakerjaan dan This practice promotes an open, collaborative, and kesejahteraan. Pendekatan ini memastikan terciptanya respectful workplace environment. lingkungan kerja yang terbuka, kolaboratif, dan saling menghormati. Implementasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja [OJK F.21][IDX S-11] Implementation of Occupational Health and Safety EHP menempatkan aspek Keselamatan dan Kesehatan EHP prioritizes Occupational Health and Safety Kerja (K3) sebagai prioritas utama dalam seluruh (OHS) in every activity. The Company is committed kegiatan operasional. Perseroan berkomitmen to creating a safe, healthy, and productive workplace menciptakan lingkungan kerja yang aman, sehat, dan by implementing a comprehensive, risk-based OHS produktif melalui penerapan sistem manajemen K3 management system. This approach not only seeks to yang terintegrasi dan berbasis risiko. Pendekatan ini prevent accidents and occupational diseases but also tidak hanya berfokus pada pencegahan kecelakaan aims to support the physical and mental health of all dan penyakit akibat kerja, tetapi juga memastikan employees across all EHP entities. kesejahteraan fisik dan mental seluruh pekerja di seluruh entitas EHP. PT Eagle High Plantations Tbk 175
Page 178
Membangun Kompetensi, Mewujudkan Visi
Developing Skills, Achieving the Vision
Sistem Manajemen K3 dan Kebijakan [GRI 403-1] OHS Management System and Policy [GRI 403-1]
EHP menerapkan Sistem Manajemen K3 yang mengacu EHP maintains an OHS Management System aligned
pada peraturan nasional dan best practice industri, with national regulations, industry standards, ISO
termasuk prinsip-prinsip dalam ISO 45001:2018 dan 45001:2018 principles, and Ministry of Manpower
peraturan Kementerian Ketenagakerjaan. regulations.
Kebijakan K3 mencakup komitmen untuk: The OHS policy includes a commitment to:
1. Mencapai Nol Kecelakaan Fatal (Zero Fatal 1. Achieving Zero Fatal Accidents;
Accident);
2. Mencegah Penyakit Akibat Kerja (PAK); 2. Preventing Occupational Diseases (PAK);
3. Menjamin kesehatan seluruh pekerja dan keluarga 3. Ensuring the well-being of all employees and their
mereka; families;
4. Memastikan kepatuhan terhadap seluruh regulasi 4. Ensure compliance with all applicable national and
K3 nasional dan internasional. international OHS regulations.
Setiap unit kerja wajib menjalankan Standar Each work unit must adhere to Standard Operating
Operasional Prosedur (SOP) terkait identifikasi bahaya, Procedures (SOPs) for hazard identification, risk
pengendalian risiko, pelaporan insiden, dan tanggap control, incident reporting, and emergency response.
darurat. Evaluasi penerapan sistem dilakukan secara The system’s implementation is regularly reviewed
periodik melalui audit internal dan eksternal HSE. through internal and external HSE audits.
Seluruh karyawan EHP (100%) dan kontraktor yang All EHP employees and contractors within the
berada di area kerja Perseroan tercakup dalam sistem Company’s work areas are covered by the OHS
manajemen K3. Selain itu, EHP juga mewajibkan management system. Additionally, EHP mandates that
seluruh kontraktor dan pemasok utama untuk all major contractors and suppliers follow the same
menerapkan standar K3 sepadan melalui perjanjian OHS standards through cooperation agreements, field
kerja sama, audit lapangan, dan pelatihan bersama. audits, and joint training. [GRI 403-8]
[GRI 403-8]
Identifikasi Bahaya dan Penilaian Risiko [GRI 403-2] Hazard Identification and Risk Assessment [GRI 403-2]
EHP mengimplementasikan dokumen Hazard EHP applies the Hazard Identification, Risk
Identification, Risk Assessment, and Determining Assessment, and Determining Control (HIRADC)
Control (HIRADC) di seluruh area operasional, process in all operational areas, such as plantations,
mencakup kegiatan perkebunan, pabrik, dan mills, and transportation.
transportasi.
Berikut adalah pemetaan identifikasi risiko dan upaya Below is an overview of the risk identification and
mitigasinya: mitigation activities:
176 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 179
Alat
Risiko Pengendalian
Eliminasi, Penggantian, dan
Kecelakaan Pengendalian Diri (APD)
Jenis Bahaya Lokasi Pengendalian Teknis
Kerja Administratif Personal
Types of Hazards Location Elimination, Replacement,
Occupational Administrative Control Protective
and Technical Control
Accident Risks Equipment
(PPE)
Melakukan Terpapar bahan Kebun • Melakukan medical • Menyusun SOP Menyediakan
penyemprotan kimia (pestisida), Plantation check-up minimal 1 tahun dan Instruksi Kerja Alat Pelindung
tanaman sawit digigit ular • Memberikan extra cara menyemprot Diri (APD),
dengan bahan Exposure to fooding, misalnya susu menggunakan seperti sarung
kimia (peptisida) chemicals • Melakukan sosialisasi pestisida yang tangan karet,
Spraying (pesticides), pentingnya keselamatan benar dan aman kacamata,
chemicals on snake bites kerja • Training masker, sepatu
oil palm plants • Memfasilitasi pelatihan penggunaan boot, dan
(pesticides) yang dilakukan oleh pestisida apron
pemasok bahan kimia • Medical check Provide
bagi karyawan semprot up untuk tenaga Personal
• Conducting medical semprot Protective
check-ups at least once • Developing Equipment
a year SOPs and Work (PPE),
• Providing additional food, Instructions to including
such as milk ensure the proper rubber gloves,
• Promoting awareness of and safe use of goggles,
occupational safety pesticides masks, boots,
• Arranging training • Providing training and aprons.
sessions provided by on pesticide use
chemical suppliers for • Conducting medical
spraying employees check-ups for
sprayers
Melakukan Tertimpa buah Kebun • Melakukan sosialisasi Menyusun SOP dan Menyediakan
panen tandan sawit, terkena Plantation pentingnya keselamatan Instruksi Kerja cara APD, seperti
buah sawit bunga sawit, kerja panen buah sawit helm dan
Harvesting digigit ular • Melakukan sosialisasi/ yang benar dan aman sepatu boot
oil palm fruit Crashing into pelatihan cara panen Creating SOPs and Provide PPE,
bunches palm fruit, being yang sesuai prosedur Work Instructions for such as
hit by palm • Promoting the importance proper and safe oil helmets and
flowers, snake of occupational safety palm fruit harvesting. boots.
bites • Training on proper
harvesting procedures
Mengoperasikan Tabrakan, Sepanjang • Memasang rambu • Menyusun SOP Menyediakan
alat berat dan terjatuh, jalan kecepatan minimal 40 dan Instruksi Kerja APD, seperti
pekerjaan di tergelicir, kebun dan km/jam mengoperasikan sepatu safety,
workshop tertimpa benda workshop/ • Memfasilitasi training alat berat serta masker, sarung
Operating heavy keras bengkel operator alat berat bekerja di tangan kulit,
machinery and Collisions, falls, Along the • Melakukan sosialisasi workshop topeng las, dan
working in the slips, being plantation pentingnya keselamatan • Training untuk para helm
workshop struck by hard path and kerja operator Alat Berat Provide PPE,
objects workshop • Installing speed signs of untuk mendapatkan such as safety
at least 40 km/h SIO (Surat Ijin shoes, masks,
• Facilitating training Operator) leather gloves,
for heavy equipment • Creating SOPs and welding masks,
operators Work Instructions and helmets.
• Promoting awareness of for operating heavy
occupational safety machinery and
workshop activities
• Providing
training for
heavy equipment
operators to
achieve an
Operator's License
(SIO)
PT Eagle High Plantations Tbk 177
Page 180
Membangun Kompetensi, Mewujudkan Visi
Developing Skills, Achieving the Vision
Alat
Risiko Pengendalian
Eliminasi, Penggantian, dan
Kecelakaan Pengendalian Diri (APD)
Jenis Bahaya Lokasi Pengendalian Teknis
Kerja Administratif Personal
Types of Hazards Location Elimination, Replacement,
Occupational Administrative Control Protective
and Technical Control
Accident Risks Equipment
(PPE)
Melakukan Terpapar panas, Seluruh • Melakukan medical check Menyusun SOP Menyediakan
aktivitas di terpapar bahan Area up minimal setahun sekali dan Instruksi Kerja APD, seperti
proses produksi kimia, terpapar All areas bagi karya di seluruh stasiun sepatu safety,
pabrik kelapa kebisingan, • Memberikan training proses produksi dan ear plug, ear
sawit terpapar debu, cara kerja yang sesuai pendukungnya muff, masker,
Performing tasks terjatuh dari prosedur Developing SOPs and dan helm
in the palm oil ketinggian, • Memberikan training Work Instructions for Provide PPE,
mill production tertimpa benda dasar-dasar Keselamatan all production and such as
process keras, tergelincir dan Kesehatan Kerja (K3) support stations safety shoes,
Exposure to heat, • Melakukan sosialisasi earplugs,
chemicals, noise, pentingnya keselamatan earmuffs,
dust; falling from kerja masks, and
heights; being hit • Conducting medical helmets.
by hard objects; check-ups for employees
slips at least once a year
• Providing training on
proper work procedures
• Offering basic training on
Occupational Health and
Safety (OHS)
• Promoting awareness of
occupational safety
Pabrik Terpapar bahan Pabrik • Memasang material • Menyusun SOP Menyediakan
Plant kimia Plant safety data sheet (lembar dan Instriksi Kerja APD seperti
Exposed to keselamatan bahan) cara mencampur masker,
chemicals • Memberikan training pestisida dan kacamata,
cara kerja yang sesuai pupuk yang sesuai sepatu safety,
prosedur dan aman dan sarung
• Melakukan sosialisasi • Training tangan kulit
pentingnya keselamatan penggunaan Provide PPE,
kerja pestisida such as masks,
• Installing material safety • Developing goggles, safety
data sheets SOPs and Work shoes, and
• Providing training on Instructions to leather gloves.
proper work procedures ensure the proper
• Promoting awareness of and safe mixing
occupational safety of pesticides and
fertilizers
• Providing training
on pesticide use
Selain itu, EHP memastikan bahwa kegiatan Additionally, EHP guarantees its operations do
operasionalnya tidak menimbulkan risiko terhadap not pose risks to the local community. It manages
masyarakat sekitar. Penggunaan bahan kimia dan chemicals and hazardous waste with secure storage
limbah berbahaya dikendalikan melalui sistem and disposal practices. The Company maintains a
penyimpanan dan pembuangan yang aman. Perseroan strict zero-burning policy, handles hazardous waste
juga menerapkan prinsip zero burning policy, responsibly, and regularly inspects equipment and
manajemen limbah B3, serta inspeksi berkala terhadap infrastructure to prevent environmental incidents that
peralatan dan infrastruktur untuk mencegah insiden could endanger workers and nearby residents.
lingkungan yang dapat membahayakan keselamatan [GRI 403-7]
pekerja dan warga sekitar. [GRI 403-7]
Pelayanan Kesehatan Kerja dan Pemantauan Occupational Health Services and Environmental
Lingkungan [GRI 403-3, 403-6] Monitoring [GRI 403-3, 403-6]
EHP menyediakan layanan kesehatan kerja di setiap EHP provides occupational health services at each
unit operasional, termasuk klinik dengan tenaga medis operational unit, including clinics staffed with certified
bersertifikat untuk melakukan pemeriksaan rutin, medical personnel to perform routine check-ups, first
Penanganan Pertama Pada Kecelakaan Kerja (P3K), serta aid for workplace accidents (P3K), and to identify and
identifikasi dan pelaporan Penyakit Akibat Kerja (PAK). report occupational diseases (PAK).
178 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 181
Pemeriksaan Medical Check Up (MCU) dilakukan Annual Medical Check-Ups (MCU) are conducted
setiap tahun bagi seluruh karyawan tetap dan for all permanent and contract employees to ensure
kontrak untuk memastikan kondisi kesehatan optimal. optimal health. Monitoring the work environment also
Pemantauan lingkungan kerja juga dilakukan melalui includes testing dust, noise, and the quality of air and
pengukuran kadar debu, kebisingan, serta kualitas water to maintain a safe workplace.
udara dan air untuk memastikan lingkungan kerja tetap
aman.
Selain pemeriksaan kesehatan kerja, EHP menjalankan Along with occupational health check-ups, EHP offers
program kesehatan preventif dan promotif seperti preventive and wellness initiatives like monitoring
pemeriksaan tekanan darah, gula darah, dan Indeks blood pressure, blood sugar, and Body Mass Index
Massa Tubuh (IMT). Perseroan juga menyediakan (BMI). The Company additionally provides sports
fasilitas olahraga, ruang laktasi, serta program facilities, lactation rooms, and counseling services for
penyuluhan gizi dan kesehatan mental. Upaya ini nutrition and mental health. These initiatives aim to
ditujukan untuk meningkatkan produktivitas dan enhance employee productivity and promote a higher
kualitas hidup pekerja di luar jam kerja. quality of life outside of work.
Konsultasi dan Partisipasi Pekerja dalam K3 [GRI 403-4] Worker Consultation and Participation in OHS [GRI 403-4]
EHP melibatkan seluruh pekerja dalam penyusunan EHP involves all employees in creating and executing
dan pelaksanaan kebijakan K3 melalui Komite OHS policies through the Joint OHS Committee and the
Bersama K3 dan Panitia Pembina K3 (P2K3) di setiap OHS Advisory Committee (P2K3) at each unit. These
unit. Komite ini beranggotakan perwakilan manajemen committees, composed of management and employee
dan pekerja yang secara rutin mengadakan pertemuan representatives, meet regularly each month to:
bulanan untuk:
1. Mengidentifikasi Perubahan Peraturan, Bahaya & 1. Identify regulatory updates, hazards, and conduct
Penilaian Resiko; risk assessments;
2. Mengevaluasi implementasi sistem K3; 2. Assess the effectiveness of the OHS system;
3. Membahas hasil audit dan inspeksi lapangan; 3. Review audit and inspection results;
4. Menindaklanjuti laporan kecelakaan dan kondisi 4. Follow up on accident reports and unsafe conditions;
tidak aman; dan and
5. Karyawan juga dapat menyampaikan masukan atau 5. Employees can also offer feedback or submit
keluhan melalui mekanisme pelaporan langsung complaints via direct reporting channels or
atau forum konsultasi tanpa rasa takut akan consultation forums without fear of discrimination.
diskriminasi.
Pelatihan dan Kompetensi K3 [GRI 403-5] OHS Training and Competence [GRI 403-5]
Untuk memperkuat budaya keselamatan, EHP To enforce its safety culture, EHP offers ongoing
memberikan pelatihan rutin kepada seluruh karyawan training to all employees and contractors, including:
dan kontraktor, meliputi:
1. Pelatihan Dasar K3 dan tanggap darurat; 1. Fundamental OHS and emergency response
instruction;
2. Pelatihan Kompetensi K3; 2. OHS Competence development programs;
3. Pelatihan penggunaan APD dan penanganan bahan 3. Training on personal protective equipment (PPE)
berbahaya; usage and hazardous materials management;
4. Sertifikasi Operator Alat Berat dan Petugas P3K; 4. Certification programs for Heavy Equipment
Operators and First Aid Officers;
5. Pelatihan fire drill dan evakuasi kebakaran; 5. Fire drills and evacuation procedures training;
6. Training HIRA (Identifikasi Bahaya dan Resiko); dan 6. Hazard and Risk Identification (HIRA) education; and
7. Pelatihan dan sosialisasi K3 untuk pemasok dan 7. OHS awareness and training sessions for suppliers
kontraktor. and contractors.
Pada tahun 2025, total 3.024 jam pelatihan K3 telah By 2025, a total of 3,024 hours of OHS training were
diberikan dengan rata-rata 35,16 jam per karyawan. provided, averaging 35.16 hours per employee.
PT Eagle High Plantations Tbk 179
Page 182
Membangun Kompetensi, Mewujudkan Visi
Developing Skills, Achieving the Vision
Pencapaian Kinerja K3 OHS Performance Achievements
Pada tahun 2025, EHP berhasil mempertahankan By 2025, EHP achieved zero fatalities and no serious
zero fatality, tanpa adanya kasus kecelakaan kerja workplace accidents. Nonetheless, there were 243
berat. Namun, tercatat 243 kasus cedera ringan dan minor injury cases and 15 moderate injury cases across
15 kasus sedang di seluruh unit operasional, terutama all operational units, mostly caused by thorn pricks,
akibat tertusuk duri, terjatuh, atau terkena pelepah falls, or being struck by oil palm fronds. All incidents
sawit. Setiap kasus ditangani sesuai prosedur dengan were managed following established procedures,
penanganan medis dan pelaporan resmi kepada including medical treatment and official reporting to
instansi terkait. the appropriate authorities.
Jumlah Kecelakaan Kerja berdasarkan Kategori [GRI 403-2, 13.9.3][OJK F.21][IDX S-06]
Total Work Accidents by Category
Deskripsi Satuan
2025 2024 2023
Description Unit
Ringan
243 207 376
Minor
Sedang Kejadian 15 14 39
Moderate Case
Fatal 0 0 0
Severe 0 0 0
Pengelolaan Keselamatan Kerja terhadap Karyawan* [GRI 403-9, 403-10, 13.9.10, 13.9.11]
Occupational Safety Management for Employees
Deskripsi Satuan
2025 2024 2023
Description Unit
Severity Rate Hari Hilang/Jam Kerja
Lost Workdays/ 15,8 26,98 27,86
Working Hours
Frequency Rate Kasus/Jam Kerja
25,5 46,79 13,22
Cases/Working Hours
Total Jam Kerja Jam
23.801.668 24.587.051 24.832.922
Total Work Hours Hour
Total Hari Kerja Hilang Hari
33 39 75
Total Lost Workdays Day
Total Jam Kerja Hilang Jam
264 312 600
Total Lost Work Hours Hour
Kecelakaan Kerja Fatal Kejadian
0 0 0
Fatal Work Accidents Case
Entitas Anak Nihil Kecelakaan Kerja Entitas
- - -
Subsidiaries: Zero Work Accidents Entity
*) Perhitungan berdasarkan 1.000.000 jam kerja | Calculation based on 1,000,000 working hours
Selama tahun 2025, tidak ditemukan kasus penyakit In 2025, there were no reported cases of occupational
akibat kerja yang disebabkan oleh paparan bahan diseases resulting from exposure to hazardous
berbahaya atau kondisi lingkungan kerja. Pemeriksaan materials or work environment conditions. Routine
medis rutin dan edukasi kesehatan kerja dilakukan medical check-ups and occupational health education
untuk meminimalkan potensi gangguan kesehatan were provided to help reduce risks of health issues
seperti gangguan pernapasan, penyakit kulit, atau like respiratory problems, skin conditions, or
gangguan muskuloskeletal. EHP juga melakukan musculoskeletal disorders. The EHP also monitored
tindak lanjut rehabilitasi medis serta pemantauan and followed up with employees who had experienced
lanjutan terhadap karyawan yang pernah mengalami work-related accidents or health concerns.
kecelakaan atau gangguan kesehatan terkait [GRI 403-10]
pekerjaan. [GRI 403-10]
180 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 183
PT Eagle High Plantations Tbk 181
Page 184
Menguatkan Komunitas, Menumbuhkan Harapan Strengthening the Community, Igniting Hope MENGUATKAN KOMUNITAS, MENUMBUHKAN HARAPAN Strengthening the Community, Igniting Hope Berperan aktif dalam menciptakan dampak sosial yang bermakna. Actively contribute to generating meaningful social impact. 182 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 185
PT Eagle High Plantations Tbk 183
Page 186
Menguatkan Komunitas, Menumbuhkan Harapan
Strengthening the Community, Igniting Hope
Pendekatan Manajemen [GRI 3-3]
Management Approach
EHP meyakini bahwa pertumbuhan jangka panjang yang berkelanjutan hanya dapat dicapai apabila
Perseroan tumbuh bersama masyarakat di sekitar wilayah operasional. Atas dasar tersebut, EHP
berkomitmen untuk memperkuat peran sosialnya melalui kemitraan yang konstruktif, dialog yang
terbuka, serta upaya nyata dalam mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat, sehingga sinergi
yang terbangun dapat menumbuhkan harapan dan peluang yang lebih baik bagi semua pihak.
Komitmen tersebut dijalankan sejalan dengan penerapan prinsip bisnis yang sehat dan
bertanggungjawab. Perseroan memandang bahwa keberhasilan usaha perlu diiringi dengan kontribusi
yang relevan dan tepat sasaran bagi komunitas, baik melalui penguatan kapasitas masyarakat,
peningkatan akses terhadap layanan dasar, maupun dukungan terhadap inisiatif yang mendorong
kemandirian dan kesejahteraan ekonomi lokal.
EHP believes that sustainable growth is only possible if the Company develops alongside the
communities around its operations. Therefore, EHP is dedicated to strengthening its social role through
constructive partnerships, open dialogue, and tangible efforts to improve community welfare. This
collaboration fosters hope and creates new opportunities for everyone.
This approach aligns with the implementation of sound and responsible business principles. The
Company believes that business success should be accompanied by meaningful contributions to the
community, such as enhancing community capacity, improving access to basic services, or supporting
initiatives that foster local economic independence and prosperity.
184 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 187
Implementasi dukungan kepada masyarakat Community support is realized through various
diwujudkan melalui berbagai program dan kegiatan programs and activities under the Company’s Social
dalam kerangka Tanggung Jawab Sosial dan and Environmental Responsibility (TJSL) framework.
Lingkungan (TJSL) Perseroan. Program TJSL dirancang These programs aim to build harmonious and
tidak hanya untuk membangun hubungan yang trusting relationships with the community while
harmonis dan saling percaya antara Perseroan dan creating a lasting positive impact. They also support
masyarakat, tetapi juga untuk menciptakan dampak the Company’s long-term goal of strengthening
positif yang berkelanjutan, sekaligus mendukung communities and inspiring hope.
pencapaian tujuan jangka panjang Perseroan dalam
menguatkan komunitas dan menumbuhkan harapan.
Untuk memastikan program yang dijalankan tepat To keep programs relevant and targeted, the Company
sasaran dan relevan, Perseroan secara berkala regularly conducts social impact assessments involving
melakukan kajian terhadap dampak sosial dengan key stakeholders. This evaluation helps ensure each
melibatkan pemangku kepentingan terkait. Melalui initiative aligns with community aspirations and
evaluasi ini, Perseroan berupaya memastikan setiap stakeholder needs, delivering measurable benefits
inisiatif tidak hanya selaras dengan aspirasi dan that are felt broadly and sustainably.
harapan masyarakat, tetapi juga mampu menjawab
kebutuhan pemangku kepentingan yang relevan
secara terukur, sehingga manfaatnya dapat dirasakan
secara luas dan berkelanjutan.
Target dan Progres
Target and Progress
Uraian Penjelasan
Description Explanation
Topik Material: Kinerja Sosial Masyarakat
Material Topic: Community Social Performance
Kebijakan dan Komitmen EHP menempatkan penghormatan terhadap hak masyarakat adat dan komunitas
Policy and Commitment lokal sebagai fondasi utama dalam pengelolaan dampak sosial di seluruh wilayah
operasional dan rantai pasoknya. Komitmen tersebut mencakup:
Link Dokumen | Document Link: • Komitmen untuk menghormati hak-hak Masyarakat Adat dan komunitas lokal di
https://www.eaglehighplantations. wilayah operasional serta di seluruh rantai pasok;
com/keberlanjutan/strategi/ • Komitmen untuk menghormati hak penguasaan tanah secara hukum dan adat di
wilayah operasional serta di seluruh rantai pasok;
• Komitmen untuk menerapkan Persetujuan Atas Dasar Informasi di Awal Tanpa
Paksaan (PADIATAPA/FPIC) di wilayah operasional serta di seluruh rantai pasok;
• Komitmen untuk memitigasi dampak terhadap ketahanan pangan;
• Komitmen untuk mendukung ekonomi lokal melalui pemberdayaan masyarakat
dan pemasok;
• Komitmen untuk menyediakan layanan dan fasilitas dasar bagi masyarakat; dan
• Komitmen untuk menyediakan peluang usaha dan/atau kesempatan kerja bagi
masyarakat setempat.
EHP emphasizes the importance of respecting the rights of Indigenous Peoples
and local communities as a fundamental principle for managing social impacts
throughout its operations and supply chain. These commitments encompass:
• A commitment to uphold the rights of Indigenous Peoples and local communities
within its operational scope and across its supply chain;
• A commitment to recognize and respect legal and customary land tenure rights
in its operational activities and supply chain;
• A commitment to implement Free, Prior, and Informed Consent (FPIC) in its
operations and across its supply chain;
• A commitment to mitigate impacts on food security;
• A commitment to support local economic development through community and
supplier empowerment;
• A commitment to provide essential services and facilities to the community; and
• A commitment to offer business and employment opportunities to the local
community.
PT Eagle High Plantations Tbk 185
Page 188
Menguatkan Komunitas, Menumbuhkan Harapan
Strengthening the Community, Igniting Hope
Uraian Penjelasan
Description Explanation
Tindakan Pengelolaan dan Dampak Dalam menjalankan komitmen untuk memperkuat hubungan dengan masyarakat
Management Actions and Impact dan memaksimalkan dampak positif keberadaan operasional, EHP mengelola aspek
sosial melalui pendekatan yang terstruktur, partisipatif, dan berbasis kebutuhan
riil masyarakat. Pengelolaan ini mencakup upaya untuk mengoptimalkan dampak
positif sekaligus memitigasi potensi dampak negatif yang mungkin timbul dari
kegiatan operasional Perseroan.
Dampak positif dari berbagai inisiatif kegiatan di bidang sosial kemasyarakatan
tercermin pada meningkatnya kesejahteraan masyarakat, penguatan kapasitas
ekonomi lokal, perbaikan kualitas hidup, serta terjaganya hubungan yang harmonis
antara Perseroan dan komunitas sekitar.
Dampak negatif potensial antara lain risiko konflik sosial, klaim lahan, gangguan
terhadap mata pencaharian, atau perubahan sosial budaya. Risiko ini dimitigasi
melalui penerapan FPIC, dialog berkelanjutan dengan masyarakat, pelibatan tokoh
adat dan pemerintah setempat, serta penanganan keluhan secara terstruktur dan
transparan.
To fulfill its commitment to strengthening community relationships and maximizing
positive impacts, EHP manages social aspects using a structured, participatory
approach that focuses on the genuine needs of the community. This includes
efforts to boost positive effects and minimize potential negatives from the
Company’s activities.
The advantages of various social initiatives include improved community well-
being, enhanced local economic capacity, better quality of life, and sustained
harmonious relations between the Company and local communities.
Potential negative effects involve risks such as social conflicts, land disputes,
disruption of livelihoods, or socio-cultural changes. These are addressed through
measures like Free, Prior, and Informed Consent (FPIC), continuous dialogue with
the community, engagement with traditional leaders and local officials, and a
transparent, structured grievance process.
Pemantauan Efektivitas EHP melakukan pemantauan berkala atas efektivitas pengelolaan dampak
Effectiveness Monitoring sosial melalui evaluasi pelaksanaan program TJSL, peninjauan hasil kegiatan
pemberdayaan, serta pemantauan isu dan keluhan masyarakat. Pemantauan
ini dilakukan untuk memastikan bahwa setiap inisiatif benar-benar memberikan
manfaat yang relevan, mencegah munculnya dampak negatif yang signifikan, serta
menjadi dasar perbaikan berkelanjutan atas kebijakan dan program yang dijalankan
Perseroan di wilayah operasionalnya.
EHP regularly monitors the effectiveness of social impact management through
evaluations of its CSR (Corporate Social and Environmental Management)
programs, reviews of empowerment activity results, and community issue and
complaint monitoring. This oversight ensures that each initiative provides relevant
benefits, avoids significant negative impacts, and informs ongoing improvement of
the Company’s policies and programs in its operational areas.
Keterlibatan Pemangku Kepentingan Pelibatan pemangku kepentingan menjadi elemen kunci dalam pendekatan
Stakeholder Engagement EHP untuk membangun hubungan yang harmonis dan mencegah konflik sosial.
Perseroan secara rutin menyelenggarakan pertemuan, dialog, konsultasi publik,
serta forum diskusi dengan masyarakat, tokoh adat, pemerintah daerah, dan
pemangku kepentingan terkait lainnya. Melalui mekanisme ini, EHP tidak hanya
menyampaikan perkembangan kegiatan operasional, tetapi juga menyerap aspirasi,
menampung keluhan, serta menyusun program pemberdayaan yang lebih tepat
sasaran dan selaras dengan kebutuhan riil masyarakat.
Stakeholder engagement is vital to EHP’s strategy for fostering harmonious
relationships and preventing social conflicts. The Company regularly organizes
meetings, dialogues, public consultations, and forums with communities, traditional
leaders, local governments, and other stakeholders. These platforms allow EHP
to share operational updates, gather feedback, address complaints, and create
empowerment programs that are better tailored to the community’s real needs.
186 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 189
Target Pencapaian di Tahun 2025 Keterangan
Target Achievements in 2025 Description
Peningkatan 25% keterlibatan petani
swadaya dari tahun sebelumnya
Melebihi target
25% increase in independent 53,68%
Above target
smallholder engagement from the
previous year
Melaksanakan minimal 37 Program
Perayaan Hari Besar Agama per tahun di
wilayah operasional Melebihi target
66 program
Implement minimum 37 Religious Holiday Above target
Celebration Programs per year in
operational areas
Memfasilitasi 10 kegiatan pelestarian dan
pembinaan budaya serta kearifan lokal Melebihi target
29 kegiatan | activities
Facilitate 10 cultural preservation and Above target
local wisdom development activities
Berpartisipasi dalam mendukung minimal
90 kegiatan kemasyarakatan di wilayah
operasional Perseroan Melebihi target
173 kegiatan | activities
Participation in at least 90 community Above target
activities in the Company’s operational
areas
Program TJSL dalam Mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan [GRI 413-1] [GRI 413-2] [OJK
F.23] [OJK F.25]
CSR Programs Supporting Sustainable Development Goals
Program TJSL Perseroan berfokus pada empat pilar The Company’s CSR program is centered on four key
utama, yakni Pengembangan Masyarakat, Kepedulian pillars: Community Development, Environmental Care
dan Perlindungan Lingkungan Hidup, Pembangunan and Protection, Infrastructure Network Development
serta Pemeliharaan Jaringan Infrastruktur, dan and Maintenance, and Social Care.
Kepedulian Sosial.
Keempat fokus ini menjadi kerangka kerja Perseroan These pillars guide the Company in designing,
dalam merancang, melaksanakan, dan memantau executing, and tracking CSR initiatives to ensure they
inisiatif TJSL agar manfaatnya relevan dengan meet community needs and align with sustainability
kebutuhan masyarakat dan selaras dengan prioritas goals. [GRI 413-2]
keberlanjutan Perseroan. [GRI 413-2]
Melalui berbagai program yang dijalankan, Perseroan Through its various initiatives, the Company
menegaskan komitmennya untuk berkontribusi demonstrates its dedication to supporting the
terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Sustainable Development Goals (SDGs). All programs
Berkelanjutan (TPB). Seluruh kegiatan dirancang dan are carefully planned and assessed to verify their
dievaluasi secara komprehensif untuk memastikan effectiveness and to generate lasting value for
efektivitas program serta menciptakan nilai tambah stakeholders
yang berkelanjutan bagi para pemangku kepentingan.
PT Eagle High Plantations Tbk 187
Page 190
Menguatkan Komunitas, Menumbuhkan Harapan
Strengthening the Community, Igniting Hope
Pilar Pembangunan Berkelanjutan
Sustainable Development Pillars
Pilar Ekonomi
Economic Pillar
Pilar Sosial
Social Pillar
Pilar Lingkungan
Environmental Pillar
Pilar Ekonomi Economic Pillar
Perseroan terus mendorong peningkatan kesejahteraan The Company continues to enhance community well-
masyarakat melalui serangkaian program yang being through various programs focused on business
menitikberatkan pada pengembangan usaha serta growth and boosting local economic activities, with
penguatan kegiatan ekonomi produktif di tingkat lokal a special emphasis on local wisdom. This initiative
dengan mengedepankan kearifan lokal. Inisiatif ini employs a village potential development approach,
dijalankan dengan pendekatan pengembangan potensi allowing communities to utilize their resources
desa, sehingga masyarakat dapat mengoptimalkan effectively, increase business prospects, and steadily
sumber daya yang dimiliki, memperluas peluang achieve economic independence.
usaha, dan membangun kemandirian ekonomi secara
bertahap.
Dalam pelaksanaannya, Perseroan berperan sebagai The Company acts as a facilitator in implementing
fasilitator dalam pengembangan ekonomi lokal yang inclusive and sustainable local economic development.
inklusif dan berkelanjutan. Dukungan diberikan melalui It provides support through capacity building for
penguatan kapasitas pelaku usaha, pendampingan business actors, mentoring for productive activities,
kegiatan ekonomi produktif, serta pengembangan and developing a business ecosystem that boosts
ekosistem usaha yang mendorong peningkatan daya competitiveness and creates added value for the
saing dan penciptaan nilai tambah bagi masyarakat. community.
Diantaranya, pada sektor pertanian dan perikanan, In agriculture and fisheries, the Company promotes
Perseroan memfasilitasi program pengembangan community agricultural programs via horticultural
pertanian rakyat melalui budidaya tanaman crop cultivation, freshwater fisheries, shrimp pond
hortikultura, budidaya perikanan air tawar, pengelolaan management, and fishing activities. In addition,
tambak udang, serta kegiatan penangkapan ikan. Di the Company also supports community livestock
samping itu, Perseroan juga mendukung pembinaan businesses, including chicken, duck farming, as well as
usaha peternakan masyarakat, mencakup peternakan goat, pig, and cattle keeping, as alternative household
ayam dan bebek, serta pengembangan ternak income sources.
kambing, babi, dan sapi sebagai alternatif penguatan
pendapatan rumah tangga.
Perseroan turut mendorong pengembangan industri Additionally, the Company fosters home industries
rumah tangga melalui pembinaan dan fasilitasi usaha by developing and facilitating skills-based small
kecil berbasis keterampilan, khususnya kerajinan kayu businesses, especially in wood and rattan crafts, and
dan rotan, serta produksi makanan ringan seperti producing snacks such as fish crackers, processed
kerupuk ikan, olahan jamur, dan crackers. mushrooms, and crackers.
188 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 191
Selain bidang-bidang tersebut, Perseroan juga Beyond these sectors, the Company supports other
mendukung ragam usaha ekonomi lain yang berpotensi potential economic enterprises like blacksmithing and
berkembang di masyarakat, antara lain usaha pandai recycling activities to diversify income options and
besi dan kegiatan daur ulang, sebagai bagian dari strengthen community economic resilience.
upaya memperluas pilihan sumber penghasilan serta
memperkuat resiliensi ekonomi komunitas.
Pilar Sosial Social Pillar
EHP secara konsisten mengambil peran aktif dalam EHP actively strives to enhance the quality of life
memperkuat kualitas hidup masyarakat di sekitar in communities near its operational zones through
wilayah operasional melalui program-program yang programs that fulfill basic needs and promote
menyasar kebutuhan dasar sekaligus mendukung sustainable development. In education, EHP launches
pembangunan jangka panjang. Di bidang pendidikan, various initiatives to broaden access and learning
EHP menjalankan berbagai inisiatif untuk memperluas quality, including providing scholarships to local
akses dan meningkatkan mutu pembelajaran, antara residents, supplying textbooks and reading materials,
lain pemberian beasiswa bagi masyarakat lokal, supporting teachers with honorariums, and upgrading
pengadaan buku pelajaran maupun bacaan umum, learning facilities such as desks, chairs, computers,
dukungan tenaga pengajar serta bantuan honorarium, and other infrastructure. This support aims to
serta penyediaan sarana prasarana belajar seperti meja, strengthen community education, which is anticipated
kursi, komputer, dan fasilitas pendukung lainnya. Melalui to improve economic conditions and foster the growth
dukungan tersebut, EHP mendorong peningkatan of more skilled and competitive human resources in
kualitas pendidikan masyarakat yang diharapkan dapat villages.
berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan ekonomi
dan pembentukan sumber daya manusia desa yang
lebih kompeten dan berdaya saing.
Menumbuhkan Akses Pendidikan dari Kebun
Expanding Educational Opportunities on the Plantation
Yayasan Perkebunan Rajawali
Rajawali Plantation Foundation
Sejak 2017, Yayasan Perkebunan Rajawali menjadi pilar Since 2017, the Rajawali Plantation Foundation has played
penting dalam upaya memperluas akses pendidikan di a key role in expanding educational access in EHP’s
wilayah operasional EHP. Melalui pengelolaan sekolah- operational regions. Through overseeing schools within
sekolah di area perkebunan, yayasan ini menghadirkan the plantation areas, the foundation provides inclusive,
layanan pendidikan yang inklusif, berkelanjutan, dan sustainable, and accessible education for employees’
mudah diakses bagi anak-anak karyawan serta masyarakat children and the local community, while also supporting
sekitar yang sekaligus memperkuat fondasi pembangunan the development of long-term local human resources.
sumber daya manusia lokal untuk jangka panjang.
Highlight Program Program Highlights
• 22 sekolah aktif (TK & SD) di Kalimantan dan Papua • 22 active schools (kindergarten and elementary) in
Kalimantan and Papua
• 163 guru yang dikelola dan dibiayai penuh oleh yayasan • 163 teachers managed and fully funded by the foundation
• 2.126 siswa sebagai penerima manfaat langsung • 2,126 students as direct beneficiaries
• Fasilitas belajar dan kesejahteraan guru ditanggung • Learning facilities and teacher welfare fully supported
penuh oleh yayasan by the foundation
• Lokasi: Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, • Locations: Central Kalimantan, South Kalimantan, East
Kalimantan Timur, dan Papua Kalimantan, and Papua
Program ini bukan sekadar membangun sekolah, tetapi This program aims beyond just building schools, but also
menanamkan harapan bahwa dari kebun, masa depan to foster hope that a brighter future can arise from the
yang lebih cerah dapat tumbuh. plantation.
PT Eagle High Plantations Tbk 189
Page 192
Menguatkan Komunitas, Menumbuhkan Harapan
Strengthening the Community, Igniting Hope
Membuka Jalan Masa Depan dari Timur Indonesia
Paving the Way for the Future from Eastern Indonesia
Beasiswa Papua
Papua Scholarships
Sejak 2007, EHP menyelenggarakan Program Beasiswa Since 2007, EHP has run the Papua Scholarship Program,
Papua sebagai jembatan akses pendidikan bagi anak- providing educational access for children from indigenous
anak masyarakat adat di Papua. Program ini menyasar communities in Papua. The program helps students from
generasi muda dari berbagai ondoafi/keret/marga, dengan various clans and hereditary groups to pursue education
dukungan pendidikan berkelanjutan dari tingkat dasar from elementary school through university.
hingga perguruan tinggi.
Highlight Program Program Highlights:
• ±50 penerima beasiswa per semester • Around 50 scholarship recipients each semester
• Jenjang: SD, SMP, SMA, hingga Perguruan Tinggi • Levels: Elementary, Middle, High School, and College
• Dana Program Tahun 2025: Rp171,1 juta • Program funding for 2025: Rp171.1 million
• Beasiswa disalurkan dua kali setahun (awal semester) • Scholarships are awarded twice annually (at semester
starts)
• Menjangkau komunitas adat dari 7–8 marga/keret • Benefits extend to indigenous communities from 7–8
clans or hereditary groups
Melalui Beasiswa Papua, EHP percaya bahwa pendidikan Through the Papua Scholarships, EHP believes that
adalah kunci utama untuk menciptakan perubahan sosial education is essential for fostering inclusive and
yang inklusif dan berkelanjutan di Tanah Papua. sustainable social change in Papua.
Testimoni Testimonial
Ketsyia Bewangkir
Penerima Beasiswa | Scholarship Grantee
Universitas Cenderawasih, Jayapura, Papua
Cenderawasih University, Jayapura, Papua
Saya sangat bersyukur menjadi penerima Beasiswa EHP. I am very thankful to receive the EHP Scholarship. This
Beasiswa ini sangat membantu saya, terutama untuk scholarship has been extremely helpful, especially in
membayar Uang Kuliah Tunggal (UKT) dan kebutuhan covering the Single Tuition Fee (UKT) and other college
perkuliahan lainnya. Tanpa bantuan ini, tentu akan jauh expenses. Without this support, it would have been much
lebih berat bagi saya untuk melanjutkan studi. harder for me to continue my studies.
Dengan adanya beasiswa ini, saya bisa lebih fokus belajar This scholarship allows me to focus more on my studies
dan menyelesaikan kuliah dengan baik. Harapan saya and complete them successfully. My goals are simple: I
sederhana, saya ingin lulus tepat waktu, mendapatkan want to graduate on time, secure a good job, be financial
pekerjaan yang layak, dan bisa mandiri secara ekonomi independent, and repay my parents’ sacrifices. I hope this
serta membalas pengorbanan orang tua. Saya berharap program continues so that more students like me to build
program ini terus berlanjut agar semakin banyak a brighter future.
mahasiswa seperti saya yang punya kesempatan meraih
masa depan yang lebih baik.
190 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 193
Pada aspek kesehatan, EHP secara konsisten EHP continuously develops programs in the health
mengembangkan program yang bertujuan sector focused on improving the well-being of local
meningkatkan derajat kesehatan warga lokal. residents. These include health outreach and training
Kegiatan yang dilakukan mencakup sosialisasi initiatives, sanitation and environmental hygiene
dan pelatihan kesehatan, perbaikan sanitasi dan improvements, and disease prevention measures like
kebersihan lingkungan, serta langkah pencegahan fogging to control mosquito breeding. EHP offers free
penyakit seperti fogging untuk pemberantasan sarang health services through a community clinic accessible
nyamuk. EHP juga menyediakan layanan kesehatan to the public and runs immunization campaigns along
melalui klinik kebun yang dapat diakses masyarakat with nutritional support for toddlers and pregnant
secara gratis, serta menjalankan program imunisasi women. To promote awareness of healthy living,
dan pemberian asupan gizi bagi balita dan ibu hamil. EHP regularly conducts health education sessions
Untuk memperkuat kesadaran hidup sehat, EHP addressing issues such as malnutrition among toddlers
menyelenggarakan penyuluhan kesehatan secara and pregnant women, malaria and tuberculosis
berkala, diantaranya penanganan gizi buruk pada balita prevention and eradication, HIV/AIDS transmission
dan ibu hamil, pencegahan dan pemberantasan malaria prevention, and more. Besides enhancing public
serta TBC, upaya pencegahan penularan HIV/AIDS, health, EHP encourages an active lifestyle through
dan lainnya. Sejalan dengan penguatan kesehatan regular sports activities, especially during national
masyarakat, EHP juga mendorong gaya hidup aktif holidays.
melalui kegiatan olahraga yang dilaksanakan secara
rutin maupun dalam rangka memperingati hari-hari
besar nasional.
Dari Kebun untuk Gizi Anak
From the Garden to Children’s Nutrition
MBG – Makan Bergizi Gratis
Kebun Pangan, Makan Penuh Gizi dari Kebun Sendiri
MBG – Free Nutritious Meals
Food Gardens, Nutritious Meals from Your Own Garden
MBG merupakan inovasi program makan bergizi gratis Launched by EHP in 2025, MBG is an innovative program
yang diinisiasi oleh EHP tahun 2025. Melalui pemanfaatan providing free, nutritious meals by transforming vacant
lahan kosong perusahaan sebagai kebun pangan produktif, company land into productive food gardens. This initiative
program ini tidak hanya mendukung pemenuhan gizi, tetapi not only fulfills nutritional needs but also fosters food
juga mendorong kemandirian pangan dan keterlibatan independence and community engagement. Vegetables,
masyarakat. Sayur, buah, dan ikan hasil budidaya fruits, and fish grown in these gardens are used directly
digunakan langsung untuk menyediakan makanan bergizi to prepare healthy meals for preschool and elementary
bagi anak-anak TK dan SD di area kebun. school children located in the garden area.
Highlight Program Program Highlights
• Kebun sayur & buah, serta kolam ikan berbasis CSR • Vegetable and fruit gardens, along with fish ponds
internal through internal CSR
• Menu bergizi dari hasil panen sendiri • Nutritious menus made from homegrown produce
• Sasaran: anak-anak karyawan TK & SD • Audience: preschool and elementary school children
• Mulai berjalan Februari 2025 • Starting February 2025
• Program masih dalam tahap pengembangan & • Program still in development and refinement
penyempurnaan
MBG bukan hanya tentang makanan, tetapi tentang MBG transcends mere food provision; it aims to create
membangun ekosistem yang terpadu, menghubungkan an integrated ecosystem linking food security, nutrition
ketahanan pangan, edukasi gizi, serta pemanfaatan lahan education, and sustainable land use.
secara berkelanjutan.
PT Eagle High Plantations Tbk 191
Page 194
Menguatkan Komunitas, Menumbuhkan Harapan
Strengthening the Community, Igniting Hope
Testimoni Testimonial
Selamet & Tika
Orang tua siswa penerima MBG | Parents of MBG beneficiary students
Topaz Estate Divisi 1, Kalimantan Selatan
Topaz Estate Division 1, South Kalimantan
Saya dan istri bekerja di kebun sebagai pemanen dan My wife and I work as harvesters and fruit bunchers in
pembrondol, jadi setiap hari kami berangkat pagi dan the garden, so we leave early every day and often worry
sering khawatir apakah anak-anak kami sudah makan whether our children are eating enough and receiving
dengan cukup dan bergizi. Sejak ada Program MBG dari proper nutrition. Since the EHP MBG Program started, we
EHP, kami merasa jauh lebih tenang. Anak-anak sekarang feel much more at ease. The children now get nutritious
mendapatkan makanan bergizi di sekolah. meals at school.
Yang membuat kami bangga, anak-anak tidak hanya What makes us proud is that the children are not only
makan, tapi juga belajar menghargai makanan sehat. eating but also learning to value healthy food. They are
Mereka jadi lebih semangat sekolah, lebih lahap makan more excited about school, eat vegetables more eagerly,
sayur, dan jarang mengeluh sakit perut seperti dulu. Bagi and rarely complain of stomach aches like before. As
kami sebagai orang tua, program ini sangat berarti. Kami parents, this program means a lot to us. We feel cared for
merasa diperhatikan, karena EHP tidak hanya memikirkan because EHP cares not only about our work but also about
pekerjaan kami, tapi juga masa depan dan kesehatan our children’s future and health.
anak-anak kami.
Di sisi lain, EHP menempatkan pelestarian seni dan Furthermore, EHP underlines the importance of
budaya sebagai bagian penting dari penguatan preserving arts and culture as key to strengthening
identitas komunitas. Komitmen tersebut diwujudkan community identity. This is demonstrated through
melalui pembinaan kegiatan seni budaya dan promoting cultural activities, supporting religious
dukungan penyelenggaraan ritual keagamaan serta rituals, and celebrating national holidays. EHP also
adat-istiadat, termasuk perayaan hari besar nasional. encourages local talents in dance, kuda lumping (horse
EHP turut membina potensi budaya setempat, seperti dance), pencak silat (martial arts), and other cultural
seni tari, kuda lumping, pencak silat tradisional, dan expressions, while assisting in acquiring traditional
kegiatan budaya lainnya, sekaligus memfasilitasi musical instruments and dance costumes. To ensure
kebutuhan pendukung seperti pengadaan alat musik programs align with community needs, EHP regularly
tradisional dan kostum seni tari. Untuk memastikan consults with local leaders for feedback.
program berjalan selaras dengan aspirasi komunitas,
EHP secara berkala melakukan pertemuan dengan
tokoh masyarakat lokal guna memperoleh masukan
dan evaluasi.
Dalam mendukung toleransi dan kehidupan beragama To foster tolerance and harmonious religious
yang harmonis, EHP berpartisipasi dalam pembangunan practices, EHP helps build and maintain places of
serta pemeliharaan rumah ibadah, seperti masjid dan worship like mosques and churches for employees
gereja, baik untuk karyawan maupun masyarakat and nearby residents. Additionally, EHP invests in
sekitar. Sementara itu, guna menunjang aktivitas dan community development by constructing, repairing,
mobilitas masyarakat, EHP melakukan pembangunan, and maintaining public infrastructure, including roads,
perbaikan, dan pemeliharaan infrastruktur publik di drainage systems, bridges, and culverts.
sekitar wilayah operasional, termasuk jalan, saluran
drainase/air kotor, jembatan, serta gorong-gorong.
192 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 195
EHP senantiasa hadir dalam aksi-aksi sosial yang EHP consistently participates in responsive social bersifat responsif, khususnya ketika terjadi bencana initiatives, particularly during natural disasters such alam seperti banjir. EHP secara aktif memberikan as floods. EHP actively provides support by offering dukungan mencakup bantuan kebutuhan pokok, alat essential supplies, medical equipment, medicines, kesehatan, obat-obatan, serta sarana dasar lain yang and other vital facilities in emergencies. In addition to diperlukan dalam situasi darurat. Selain berfokus aiding the local community, EHP emphasizes employee pada masyarakat sekitar, EHP turut memberikan well-being by regularly maintaining employee housing, perhatian pada kesejahteraan karyawan, antara lain fostering a sense of security and comfort, and melalui perawatan rutin fasilitas perumahan karyawan, supporting health and productivity. sehingga dapat menciptakan rasa aman, nyaman, dan mendukung kesehatan serta produktivitas karyawan. Pilar Lingkungan Environmental Pillar Perlindungan dan pelestarian lingkungan merupakan Environmental protection and conservation are tanggung jawab bersama yang membutuhkan collective responsibilities requiring active participation keterlibatan aktif seluruh pemangku kepentingan. from all stakeholders. In line with this, the Company Sejalan dengan hal tersebut, Perseroan secara konsisten consistently plays an educational role by encouraging menjalankan peran edukatif dengan mendorong nearby communities to participate in environmental masyarakat di sekitar wilayah operasional untuk ikut protection through changes in daily habits and by menjaga kelestarian lingkungan melalui perubahan increasing collective awareness. perilaku sehari-hari dan penguatan kesadaran kolektif. Untuk meningkatkan pemahaman masyarakat lokal, To enhance local understanding, the Company Perseroan menyelenggarakan program sosialisasi dan conducts outreach and training programs emphasizing pelatihan yang menekankan prinsip 3R (Reduce, Reuse, the 3R principle (Reduce, Reuse, Recycle) in Recycle) dalam pengelolaan limbah rumah tangga. household waste management. These initiatives Melalui kegiatan ini, Perseroan membantu masyarakat teach communities how to sort waste, minimize waste memahami cara memilah sampah, mengurangi production, reuse valuable materials, and adopt simple timbulan limbah, memanfaatkan kembali material yang recycling practices suited to local conditions. masih bernilai guna, serta mengupayakan daur ulang secara sederhana sesuai kondisi setempat. Selain edukasi, Perseroan juga mendukung penyediaan In addition to education, the Company supports sarana pendukung agar praktik pengelolaan lingkungan the development of facilities to facilitate better dapat berjalan lebih efektif. Dukungan tersebut antara environmental management. This includes waste lain melalui pengadaan fasilitas pembuangan sampah, disposal sites, maintenance of trash bins, upkeep pemeliharaan bak-bak sampah, perawatan saluran of drainage channels in residential areas, and the drainase di area perumahan, serta pemeliharaan maintenance of clean water facilities to promote health sarana air bersih guna mendukung kebersihan dan and cleanliness. kesehatan lingkungan. Perseroan turut mengembangkan program penghijauan Furthermore, the Company is developing a reforestation dengan berpartisipasi dalam penanaman tanaman program by participating in planting perennial fruit tahunan (perennial tree crops), khususnya pohon trees such as cashew, mango, longan, matoa, and buah-buahan seperti jambu mete, mangga, lengkeng, other varieties appropriate for the local community’s matoa, dan jenis lainnya yang disesuaikan dengan needs and characteristics. This project aims to provide kebutuhan serta karakteristik lokasi masyarakat. ecological benefits and create long-term value for the Inisiatif ini diharapkan dapat memberikan manfaat community. ekologis sekaligus nilai tambah bagi masyarakat dalam jangka panjang. Di sisi pencegahan risiko, Perseroan melaksanakan For risk prevention, the Company regularly conducts sosialisasi berkala terkait antisipasi dan pencegahan outreach campaigns focusing on fire safety and kebakaran, serta edukasi mengenai perlindungan biodiversity conservation. To reinforce these efforts keanekaragaman hayati. Untuk memperkuat pesan and ensure compliance, the Company also installs dan meningkatkan kepatuhan di lapangan, Perseroan signboards and informational displays at accessible, melengkapi kegiatan tersebut dengan pemasangan relevant locations. sign board atau papan informasi di titik-titik yang relevan yang dapat dengan mudah diakses. PT Eagle High Plantations Tbk 193
Page 196
Menguatkan Komunitas, Menumbuhkan Harapan
Strengthening the Community, Igniting Hope
Alokasi dan Realisasi Dana TJSL
Allocation and Utilization of CSR Funds
Tahun 2025, Perseroan telah merealisasikan anggaran In 2025, the Company allocated a CSR budget of
TJSL sebesar Rp2.401.141.000. Dana tersebut Rp2,401,141,000. The fund is supporting 173 activities
dimanfaatkan untuk mendukung pelaksanaan program- across 9 districts through its CSR programs.
program TJSL yang menjangkau 9 kabupaten, dengan
total 173 kegiatan yang telah dijalankan.
Berdasarkan sebaran wilayah, realisasi program TJSL The Company’s CSR program was evenly distributed
Perseroan dialokasikan ke beberapa provinsi dengan across several provinces based on regional needs,
proporsi sebagai berikut: Sumatra Barat sebesar 16,30%, with the following percentages: West Sumatra 16.30%,
Kalimantan Barat 4,91%, Kalimantan Tengah 24,81%, West Kalimantan 4.91%, Central Kalimantan 24.81%,
Kalimantan Selatan 19,78%, Kalimantan Timur 19,89%, South Kalimantan 19.78%, East Kalimantan 19.89%,
serta Papua 14,31%. Komposisi ini mencerminkan fokus and Papua 14.31%. This approach highlights the
Perseroan dalam memperluas manfaat program secara Company’s focus on expanding program benefits in a
terarah sesuai kebutuhan dan prioritas di masing-masing targeted manner tailored to each area’s specific needs
wilayah operasional. and priorities.
Berikut ini adalah rincian aktivitas program TJSL Below is a detailed breakdown of the CSR activities
sepanjang tahun 2025 yang berfokus pada carried out throughout 2025, mainly centered on
pemberdayaan masyarakat, di antaranya: community empowerment.
Program/Kegiatan Dana (Rp) Persentase (%)
Program/Activities Fund Percentage
Annual Contribution 761.787.000 31,7
Local Ceremony 58.0000.000 2,42
Disaster 307.308.000 12,80
Education 340.581.000 14,18
Fishery Program 425.476.000 17,72
Health 248.240.000 10,34
Infrastructure 197.399.000 8,22
Fruit Program 21.750.000 0,91
Religions Activities 9.000.000 0,37
Sport Activities 17.400.000 0,72
Jumlah | Total 2.401.141.000 100
Investasi Infrastruktur dan Layanan Penting [GRI 203-1, 13.22.3]
Investment in Infrastructure and Essential Services
Jenis Investasi
Bentuk Investasi Lokasi Penjelasan Investasi Dampak
Types of
Form of Investment Location Investment Explanation Impact
Investment
Perbaikan Jalan Komersial Kalimantan Pembangunan jalan untuk Masyarakat Pembangunan
Road Repair Commercial Barat sekitar Jalan Prov. Ella Hilir Nanga tersebut
West Pinoh. Proyek pembangunan dimulai meningkatkan
Kalimantan dengan 3 Tahapan pada 13 Januari, 10 aksesibilitas dan
Maret, dan 9 Juni 2025. dengan total memberikan
investasi sebesar Rp28.068.750. manfaat bagi
Road construction for the community masyarakat sekitar.
around Ella Hilir Nanga Pinoh Provincial The development
Road. The construction project will begin increases
in three stages on 13 January, 10 March, accessibility and
and 9 June 2025, with a total investment provides benefits
of Rp28,068,750. to the surrounding
community.
194 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 197
Investasi Infrastruktur dan Layanan Penting [GRI 203-1, 13.22.3]
Investment in Infrastructure and Essential Services
Jenis Investasi
Bentuk Investasi Lokasi Penjelasan Investasi Dampak
Types of
Form of Investment Location Investment Explanation Impact
Investment
Pembangunan Pro-Bono Kalimantan Partisipasi pembangunan rumah ibadah Pembangunan
Rumah Ibadah Barat di Masjid Kabupaten Melawi, Proyek tersebut
Construction of West Pembangunan ini dilaksanakan pada memudahkan
House of Worship Kalimantan 8 Oktober 2025 dengan total investasi masyarakat wilayah
sebesar Rp4.250.000. melawi untuk
Participation in the construction of a melakukan kegiatan
place of worship at the Melawi Regency Ibadah.
Mosque, this construction project was This development
carried out on 8 October 2025 with a makes it easier
total investment of Rp4.250.000. for the people of
the Melawi area to
carry out worship
activities.
Pembangunan, Pro-Bono Kalimantan Partisipasi pembangunan dan Renovasi Pembangunan
Renovasi, dan Selatan dari SD Siayuh Kab.Kotabaru, dan tersebut mendorong
Sarana Prasarana South TK/Paud Desa Karang Sari yang keberlangsungan
SD dan TK Kalimantan dilaksanakan pada tanggal 26 Agustus pendidikan bagi
Construction, dan 4 Desember 2025 dengan total masyarakat sekitar.
Renovation, and investasi Rp8.725.000. This development
Infrastructure of Participation in the construction and encourages the
Elementary Schools renovation of Siayuh Elementary School, continuity of
and Kindergartens Kotabaru Regency, and Karang Sari education for
Village Kindergarten/Early Childhood the surrounding
Education which was carried out on 26 community.
August and 4 December 2025 with a
total investment of Rp8,725,000.
Sarana Fasilitas Pro-Bono Kalimantan Partisipasi untuk pemberian Infrastruktur Pembangunan
Sekolah Tengah sekolah seperti Pengecatan pengadaan tersebut mendorong
School Facilities Central kursi dan meja. Proyek pembangunan ini keberlangsungan
Kalimantan dilaksanakan pada tanggal 3 Januari, 16 pendidikan bagi
Juli, dan 5 November 2025 dengan total masyarakat sekitar.
investasi sebesar Rp38.250.000. This development
Participation in the provision of school encourages the
infrastructure such as painting and the continuity of
procurement of chairs and tables. This education for
construction project will be implemented the surrounding
on 3 January, 16 July, and 5 November community.
2025, with a total investment of
Rp38,250,000.
Perbaikan Jalan Komersial Kalimantan Partisipasi bantuan perbaikan jalan Pembangunan
Road repair Commercial Timur selimbingan Kec. Kota Bangun Teluk tersebut
East Muda. Proyek Pembangunan dimulai meningkatkan
Kalimantan pada 5 Februari 2025 dengan total aksesibilitas dan
investasi sebesar Rp10.000.000. memberikan
Participation in road repair assistance manfaat bagi
in Selimbingan, Kota Bangun, Teluk masyarakat sekitar.
Muda District. The construction project The development
began on 5 February 2025, with a total increases
investment of accessibility and
Rp10.000.000. provides benefits
to the surrounding
community.
Sarana Fasilitas Pro-Bono Kalimantan Partisipasi pengadaan sarana fasilitas Pembangunan
Sekolah TImur sekolah TK& SD Bangkirai. Proyek ini tersebut mendorong
School Facilities East dilaksanakan pada tanggal 27 Agustus keberlangsungan
Kalimantan 2025 dengan total investasi sebesar pendidikan bagi
Rp15.810.000. masyarakat sekitar.
Participation in the procurement of This development
facilities for Bangkirai Kindergarten and encourages the
Elementary School. This project was continuity of
implemented on 27 August 2025, with a education for
total investment of Rp15,810,000. the surrounding
community.
PT Eagle High Plantations Tbk 195
Page 198
Menguatkan Komunitas, Menumbuhkan Harapan
Strengthening the Community, Igniting Hope
Investasi Infrastruktur dan Layanan Penting [GRI 203-1, 13.22.3]
Investment in Infrastructure and Essential Services
Jenis Investasi
Bentuk Investasi Lokasi Penjelasan Investasi Dampak
Types of
Form of Investment Location Investment Explanation Impact
Investment
Pembangunan Pro-Bono Papua Pembangunan Masjid Agung Nurul Pembangunan
Rumah Ibadah Huda Keerom untuk menunjang aktivitas tersebut
Construction of beribadah masyarakat Keroom. Proyek memudahkan
House of Worship ini dilaksanakan pada tanggal 19 Maret masyarakat wilayah
2025 dengan total investasi sebesar melawi untuk
Rp15.000.000. melakukan kegiatan
The construction of the Agung Ibadah.
Nurul Huda Mosque in Keerom will This development
support the worship activities of the makes it easier
Keerom community. This project was for the people of
implemented on 19 March 2025, with a the melawi area to
total investment of carry out worship
Rp15,000,000. activities.
Perbaikan Jalan Komersial Papua Perbaikan Jalan Akses yang berada di Perbaikan tersebut
Road repair Commercial Papua bertujuan untuk memudahkan meningkatkan
akses kepada masyarakat setempat aksesibilitas dan
dalam beraktivitas. Proyek ini memberikan
dilaksanakan pada tanggal 13 manfaat bagi
Agustus 2025 dengan total investasi masyarakat sekitar.
Rp15.000.000. These
Improvements to access roads in improvements
Papua aim to improve access for local increase
residents. The project began on 13 accessibility and
August 2025, with a total investment of provide benefits
Rp15,000,000. to the surrounding
community.
Sarana Fasilitas Pro-Bono Sumatra Partisipasi pengadaan bantuan Kursi Pembangunan
Sekolah SD Negeri 12 Barak 40 – Kec Sangir tersebut mendorong
School Facilities Batamghari Kab. Solok Selatan keberlangsungan
untuk menunjang keberlangsungan pendidikan bagi
kependidikan. Proyek ini dilaksanakan masyarakat sekitar.
pada tanggal 3 Januari 2025 dengan This development
total investasi Rp6.500.000. encourages the
Participation in the procurement of continuity of
chairs for SD Negeri 12 Barak 40 – education for
Sangir Batamghari District, South Solok the surrounding
Regency to support the continuity of community.
education. This project was implemented
on 3 January 2025, with a total
investment of
Rp6.500.000.
Pembangunan Pro-Bono Sumatra Partisipasi pengadaan bantuan tembok Pembangunan
Tembok Pagar di pagar di solok selatan untuk bentuk tersebut sebagai
Solok Selatan dukungan terhadap keamanan di Wilayah upaya dari
Construction of a tersebut. Proyek ini dilaksanakan pada mendukung
Fence Wall in South tanggal 17 Desember 2025 dengan total pemerintah dalam
Solok investasi Rp5.250.000. pelaksanaan
Participation in the procurement of a Keamanan publik.
fence wall in South Solok to support This development is
security in the region. This project was an effort to support
implemented on 17 December 2025, with the government in
a total investment of Rp5,250,000. implementing public
security.
196 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 199
Penguatan Kapasitas dan Produktivitas Petani Enhancing Smallholders Capacity and Productivity Sebagai bagian dari upaya memperkuat kesejahteraan To enhance farmer welfare, the Company collaborates petani, Perseroan menjalin kerja sama dan dukungan with and supports farmers in its operational regions, bagi para petani di sekitar wilayah operasional, baik including scheme and independent smallholders. petani plasma maupun petani swadaya. Perseroan The Company has established various partnership mengembangkan beberapa program kerjasama, programs, such as a nucleus scheme oil palm farmer diantaranya pola kemitraan usaha inti plasma bagi model, a shared FFB trading arrangement, and a petani sawit kategori plasma, kemitraan kerjasama joint management partnership. These initiatives jual beli buah TBS, kemitraan kerjasama sama are designed to increase access, improve farmers’ manajemen, dan lainnya. Berbagai program kerjasama capacity, and promote the sustainability of their ini digunakan sebagai sarana untuk memperluas businesses within the Company’s operational areas. akses, meningkatkan kapasitas, serta memperkuat keberlanjutan usaha tani petani di wilayah operasional perusahaan. Mendorong Petani Plasma yang Produktif Promoting Productive Scheme Smallholders Sejalan dengan kebijakan pemerintah dalam Aligned with government policy on oil palm plantation pembangunan perkebunan kelapa sawit, Perseroan development, the Company considers the nucleus memandang kemitraan inti–plasma sebagai model scheme partnership as a model to boost farmer yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi petani economic growth through higher productivity and melalui peningkatan produktivitas dan penguatan stronger institutions. The Company has collaborated kelembagaan. Perseroan telah bermitra dengan 7.791 with 7,791 scheme smallholder across 23 cooperatives, petani plasma yang tergabung dalam 23 koperasi, with a total of 13,278 hectares of oil palm plantations dengan total luas lahan tertanam mencapai 13.278 in 2025. hektare perkebunan kelapa sawit pada tahun 2025. Melalui kemitraan ini, Perseroan memfasilitasi Through this partnership, the Company supports the pembentukan dan penguatan koperasi petani development of scheme smallholder cooperatives plasma sebagai wadah pengelolaan usaha yang into more organized and accountable business lebih terstruktur dan akuntabel. Perseroan juga entities. The Company facilitates regular training to menyelenggarakan pelatihan secara berkala untuk improve farmers’ knowledge of cultivation, plantation meningkatkan pemahaman petani terkait praktik management, productivity, business operations, and budidaya dan pengelolaan kebun, peningkatan financial skills, among other areas vital for palm oil produktivitas, manajemen usaha dan keuangan, serta business growth. The Company also helps farmers PT Eagle High Plantations Tbk 197
Page 200
Menguatkan Komunitas, Menumbuhkan Harapan
Strengthening the Community, Igniting Hope
aspek lain yang relevan dengan pengembangan bisnis access markets more effectively, enabling them to sell
kelapa sawit. Selain itu, Perseroan turut membantu their produce and sustain their businesses.
membuka akses pasar agar hasil produksi petani dapat
terserap dengan lebih baik dan memberikan kepastian
bagi keberlanjutan usaha mereka.
Bagi Perseroan, kemitraan inti plasma tidak hanya The Company’s nucleus scheme partnership not
berfungsi untuk menjaga kesinambungan pasokan only supports a sustainable palm oil supply but also
produksi kelapa sawit, tetapi juga menjadi wujud directly enhances farmers’ living conditions. By
kontribusi nyata dalam peningkatan taraf hidup petani. boosting plantation productivity, the Company aims
Dengan produktivitas kebun yang semakin baik, to increase farmers’ incomes, which could generate
Perseroan berharap pendapatan petani turut meningkat wider economic benefits for their families and local
dan memberikan dampak ekonomi yang lebih luas bagi communities near its operational areas.
keluarga serta komunitas di sekitar wilayah operasional.
Untuk memperkuat keterampilan dan membangun To enhance farmers’ skills and motivate them to
motivasi petani dalam mengembangkan potensi grow their business potential, the Company actively
usaha, Perseroan secara aktif melakukan sosialisasi organizes outreach and training programs focused
dan pelatihan terkait Good Agricultural Practices (GAP) on Good Agricultural Practices (GAP) and financial
serta literasi keuangan. Perseroan telah melaksanakan literacy. In 2025, the Company conducted more than
lebih dari 276 kegiatan sosialisasi rutin dan pelatihan 276 regular outreach and monthly training sessions
yang diselenggarakan setiap bulan dan diikuti oleh attended by all members (100%) of 23 scheme
seluruh (100%) anggota koperasi yang tergabung smallholder cooperative.
dalam 23 koperasi petani plasma sepanjang tahun
2025.
Berkebun Bersama, Bertumbuh Bersama
Planting Together, Growing Together
Kemitraan Petani Plasma
Scheme Smallholder Partnership
Kemitraan petani plasma merupakan wujud nyata The scheme smallholder partnership exemplifies EHP’s
kemitraan EHP dengan petani plasma dalam membangun collaboration with scheme smallholder to foster economic
kemandirian ekonomi berbasis kolaborasi. Program independence through cooperation. This program aims to
ini dirancang untuk meningkatkan produktivitas, tata boost productivity, enhance plantation management, and
kelola kebun, serta transparansi hasil usaha melalui increase transparency of business results through ongoing
pendampingan berkelanjutan. mentoring.
Highlight Program Program Highlights
• 7.791 petani plasma • 7,791 scheme smallholders
• 23 koperasi petani aktif • 23 active farmer cooperatives
• 13.278 hektare lahan plasma dalam skema kemitraan • 13,278 hectares of scheme land in the partnership
scheme
• Pendampingan teknis & manajerial: pelatihan, coaching, • Technical and managerial support: training, coaching,
supervisi lapangan field supervision
• Fokus wilayah: Papua, Kalimantan, dan Sumatra • Focus regions: Papua, Kalimantan, and Sumatra
Program kemitraan petani plasma menegaskan bahwa The scheme smallholder partnership program emphasizes
keberlanjutan industri perkebunan hanya dapat dicapai that the sustainability of the plantation industry relies on
jika petani tumbuh sejajar sebagai mitra, bukan sekadar farmers growing as partners, not just as suppliers.
pemasok.
198 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 201
Membangun Petani Swadaya yang Mandiri Building Independent Smallholders Selain membina petani plasma, Perseroan juga secara Besides developing scheme smallholder, the Company proaktif merangkul petani swadaya di sekitar wilayah actively collaborates with independent smallholders operasional sebagai bagian dari komitmen untuk around its operational regions. This effort aims to memperkuat kesejahteraan masyarakat sekaligus enhance community welfare and create a sustainable membangun rantai pasok yang berkelanjutan. Langkah supply chain. It ensures that the Company’s growth ini dilakukan untuk memastikan bahwa pertumbuhan supports the increased capacity and economic usaha Perseroan sejalan dengan peningkatan independence of independent smallholders at the kapasitas dan kemandirian ekonomi petani swadaya grassroots level. yang menjadi mitra di tingkat tapak. Sepanjang tahun 2025, Perseroan telah bekerjasama In 2025, the Company collaborated with 2,900 dengan 2.900 petani swadaya dengan total luas lahan independent smallholders managing a combined perkebunan kelapa sawit mencapai 15.598 hektare. 15,598 hectares of oil palm plantations. This Kerjasama ini difokuskan pada penguatan kapasitas partnership focuses on enhancing the farmers’ skills petani melalui berbagai program pendampingan through targeted mentoring programs customized to yang disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi di their specific needs and field conditions. lapangan. Dalam rangka peningkatan kapasitas, Perseroan secara To enhance capacity, the Company regularly conducts berkelanjutan menyelenggarakan sosialisasi dan outreach and training programs for independent pelatihan bagi petani swadaya, mencakup penerapan smallholders. These cover best agricultural practices, praktik pertanian terbaik (best agricultural practices), farm business development, financial literacy, and pengembangan usaha tani, literasi keuangan, other topics aimed at increasing plantation efficiency serta materi lainnya yang mendukung efisiensi dan and productivity. The Company also ensures market produktivitas kebun. Pada saat yang sama, Perseroan access for independent smallholders through a FFB juga memberikan kepastian akses pasar bagi petani buying and selling system, offering more secure and swadaya yang bekerja sama melalui mekanisme jual- sustainable market opportunities. beli TBS, sehingga petani memiliki akses pasar yang lebih terjamin dan berkesinambungan. PT Eagle High Plantations Tbk 199
Page 202
Menguatkan Komunitas, Menumbuhkan Harapan
Strengthening the Community, Igniting Hope
Perseroan turut melengkapi inisiatif tersebut melalui Furthermore, the Company supports community
program pengembangan masyarakat di desa-desa development programs in villages near its operational
sekitar area operasional, termasuk wilayah tempat areas, including those with independent smallholders.
petani swadaya beroperasi. Upaya ini dilakukan untuk These initiatives encourage sustainable practices that
mendorong adopsi praktik-praktik berkelanjutan can enhance yields and incomes while minimizing
yang tidak hanya berpotensi meningkatkan hasil environmental and social risks.
panen dan pendapatan petani, tetapi juga membantu
meminimalkan dampak negatif terhadap aspek
lingkungan maupun sosial.
Hingga akhir tahun 2025, Perseroan telah By the end of 2025, more than 30 regular meetings,
melaksanakan lebih dari 30 kali pertemuan rutin, outreach activities, and training programs involving all
kegiatan sosialisasi dan program pelatihan yang independent smallholder members had been held.
melibatkan seluruh anggota petani swadaya.
Testimoni Testimonials
Saulina Aritonang
Petani Swadaya | Independent Smallholder
Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah
East Kotawaringin, Central Kalimantan
Saya sudah lebih dari sepuluh tahun menjadi petani I’ve been an independent oil palm smallholder for over
sawit swadaya. Namun sejak bermitra dengan EHP, ten years. Since collaborating with EHP, I’ve seen many
saya merasakan banyak perubahan. Saya tidak hanya positive changes. I’ve gained technical support and
mendapat pendampingan teknis, tetapi juga diajarkan learned better ways to manage my plantation, making it
bagaimana mengelola kebun dengan lebih baik, aman, dan more efficient, safe, and sustainable.
berkelanjutan.
Sekarang kebun saya lebih tertata, hasil panen meningkat, Now, my plantation is better organized, yields have grown,
dan kualitasnya juga lebih baik. Saya juga merasa lebih and quality has improved. I also feel more confident
tenang karena ada kepastian pasar dengan sistem harga because the market is stable, with transparent pricing and
dan pembayaran yang jelas. Bagi saya, program ini payment systems. For me, this program offers hope that
memberi harapan bahwa petani swadaya seperti kami independent smallholders like us can also thrive and have
juga bisa berkembang dan memiliki kehidupan yang lebih a more prosperous life.
sejahtera.
Menghormati Budaya, Adat Istiadat, dan Hak Masyarakat Setempat
Respect for Local Culture, Customs, and Community Rights
Perseroan menegaskan komitmennya untuk The Company reaffirms its commitment to respecting
menghormati dan melindungi Hak Asasi Manusia and safeguarding Human Rights (HAM) by embedding
(HAM) melalui pengintegrasian prinsip-prinsip HAM human rights principles into its policies and daily
ke dalam kebijakan serta praktik bisnis sehari-hari operations, guided by the Universal Declaration of
berdasarkan Pernyataan Umum tentang Hak-Hak Human Rights (UDHR). This commitment encompasses
Asasi Manusia (UDHR). Komitmen ini juga mencakup respecting the rights of indigenous peoples, including
penghormatan terhadap hak-hak masyarakat adat, their customary land rights, as part of the Company’s
termasuk hak ulayat, sebagai bagian dari upaya efforts to foster mutually respectful relationships with
Perseroan membangun hubungan yang saling communities near its operational sites and suppliers.
menghormati dengan komunitas di sekitar wilayah
operasional dan pemasok.
200 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 203
Komitmen tersebut selaras dengan berbagai rujukan This commitment aligns with international standards internasional, termasuk Deklarasi Perserikatan such as the United Nations Declaration on the Rights Bangsa-Bangsa tentang Hak-Hak Masyarakat Adat, of Indigenous Peoples, ILO Convention No. 169 Konvensi ILO No. 169 tentang Masyarakat Adat dan regarding Indigenous Peoples, and the FAO’s Voluntary Pedoman Sukarela untuk Tata Kelola Tenurial yang Guidelines for the Responsible Governance of Land, Bertanggung Jawab, Perikanan dan Hutan dalam Fisheries, and Forests in the context of national food rangka Ketahanan Pangan Nasional, dari Organisasi security. Consequently, the Company enforces these Pangan dan Pertanian (FAO). Sejalan dengan itu, standards uniformly across all suppliers to promote Perseroan menerapkan standar yang sama kepada responsible business practices throughout its supply seluruh pemasok sebagai bagian dari penguatan chain. praktik bisnis yang bertanggung jawab di sepanjang rantai pasok. Implementasi penghormatan HAM diwujudkan melalui The Company fosters respect for human rights by penguatan kebijakan terkait HAM, pelaksanaan enhancing policies, providing employee training, and pelatihan HAM bagi karyawan, serta pengiriman sending representatives to external courses to deepen perwakilan karyawan untuk mengikuti pelatihan their understanding of policies and implementation. eksternal guna memperdalam pemahaman atas The company actively participates in relevant forums, kebijakan dan penerapannya. Perseroan berpartisipasi such as the Business and Human Rights Working aktif dalam forum kolaboratif yang relevan, termasuk Group (BHRWG) within the Indonesia Global Compact Kelompok Kerja Bisnis dan HAM (BHRWG) pada Network, to improve practices and encourage ongoing Indonesia Global Compact Network, untuk memperkuat improvements. praktik baik serta mendorong peningkatan standar secara berkelanjutan. Dalam operasionalnya, Perseroan berupaya In its operations, the Company seeks to prevent memastikan tidak terjadinya pelanggaran HAM di human rights violations throughout all entities and seluruh entitas, sekaligus menjunjung tinggi hak-hak safeguard the rights of stakeholders within and around seluruh pemangku kepentingan di dalam maupun its operational areas, including business partners. This di sekitar wilayah operasi, termasuk mitra usaha. involves respecting traditional cultural practices and Penekanan ini mencakup penghormatan terhadap customs and recognizing local communities’ rights praktik budaya tradisional dan adat istiadat, serta to legitimate land tenure. To this end, the Company pengakuan atas hak masyarakat setempat terkait communicates and collaborates with local customary penguasaan tanah yang sah. Untuk mendukung hal institutions near its concessions to encourage open tersebut, Perseroan menjalin komunikasi dan kerja dialogue, prevent conflicts, and foster harmonious sama dengan kelembagaan adat setempat di sekitar relationships. konsesi guna membangun dialog yang terbuka, mencegah potensi konflik, dan menjaga hubungan yang harmonis. Pada aspek rantai pasok, Perseroan mewajibkan In its supply chain, the Company requires all suppliers seluruh pemasok untuk menghormati HAM dan respect human rights and adhere to responsible labor mematuhi prinsip-prinsip ketenagakerjaan yang principles. Both the Company and its suppliers are bertanggung jawab. Perseroan dan pemasok expected to uphold core labor standards, such as diharapkan menerapkan standar ketenagakerjaan inti, preventing exploitation, prohibiting child and forced termasuk pencegahan eksploitasi, larangan pekerja labor, protecting against discrimination, respecting anak dan kerja paksa, perlindungan dari diskriminasi, freedom of association and assembly, complying with penghormatan atas kebebasan berserikat dan working hour regulations, paying lawful wages, and berkumpul, kepatuhan atas ketentuan jam kerja, maintaining a safe and healthy work environment. pemberian remunerasi sesuai peraturan perundang- undangan, serta penciptaan lingkungan kerja yang aman dan sehat. PT Eagle High Plantations Tbk 201
Page 204
Menguatkan Komunitas, Menumbuhkan Harapan Strengthening the Community, Igniting Hope Proses Pembebasan Lahan yang Adil dan Transparan Fair and Transparent Land Acquisition Process EHP senantiasa menjunjung tinggi penghormatan EHP consistently advocates for the rights of terhadap hak-hak masyarakat adat maupun indigenous communities and the public within and masyarakat secara umum, baik yang berada di dalam near its operational areas. As a result, its plantation maupun di sekitar wilayah operasional. Karena itu, development plans incorporate a land acquisition dalam setiap rencana pengembangan perkebunan, process rooted in fairness, justice, and transparency, Perseroan menerapkan proses pembebasan lahan fostering harmonious relationships with local yang mengedepankan prinsip kondusif, berkeadilan, communities. dan transparan, sebagai landasan untuk membangun hubungan yang harmonis dan saling menghormati dengan masyarakat setempat. Perseroan memberikan perhatian khusus pada proses The Company emphasizes this process because land ini karena pembebasan lahan memiliki potensi risiko acquisition can lead to social conflicts over village terjadinya konflik sosial, terutama terkait penetapan boundaries, land tenure, ownership, and land use batas wilayah desa/komunitas, status penguasaan dan rights, both individual and communal. To address these kepemilikan tanah, serta hak pemanfaatan lahan baik risks early on, the Company regularly collaborates with secara individu maupun komunal. Untuk memitigasi knowledgeable and experienced partners who are risiko tersebut sejak dini, Perseroan secara konsisten familiar with indigenous communities in its operational bekerja sama dengan pihak-pihak yang memiliki areas and neighboring regions. kompetensi dan pemahaman mengenai masyarakat adat di wilayah operasional, termasuk di area sekitar entitas anak. Dalam pelaksanaan pembebasan lahan serta verifikasi When implementing land acquisition and ensuring kepatuhan terhadap ketentuan hukum dan peraturan compliance with relevant laws and regulations related yang berlaku terkait kepemilikan/penguasaan lahan, to land ownership or control, the Company enforces Perseroan menerapkan mekanisme Persetujuan Atas a Free, Prior, and Informed Consent (FPIC) process. Dasar Informasi di Awal Tanpa Paksaan (PADIATAPA) This requirement applies to all operational units and yang wajib diikuti oleh seluruh unit operasional dan juga is also expected of suppliers. The process involves menjadi ekspektasi bagi para pemasok. Mekanisme providing transparent information, encouraging mutual ini mencakup rangkaian proses menyeluruh untuk understanding, and securing valid consent before memastikan adanya kejelasan informasi, kesepahaman initiating any development activities. para pihak, serta persetujuan yang sah sebelum kegiatan pengembangan dimulai. EHP melibatkan masyarakat setempat, tokoh EHP engages local communities, leaders, and masyarakat, serta pemerintah daerah sebagai bagian governments as key players in consultation and penting dari proses konsultasi dan komunikasi. Untuk communication. To build consensus and avoid mendukung tercapainya mufakat dan mencegah conflicts, the Company offers a straightforward, eskalasi konflik, Perseroan menyediakan mekanisme accessible complaint mechanism in all operational pengaduan yang efektif dan mudah diakses di seluruh areas, enabling communities to directly submit and wilayah operasional, sehingga masyarakat dapat record complaints and concerns. menyampaikan keluhan maupun kekhawatiran secara langsung dan terdokumentasi. 202 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 205
Apabila muncul permasalahan klaim lahan, Perseroan When land claim issues occur, the Company handles
menanganinya melalui tahapan yang terstruktur, them through a structured process that includes
antara lain pertemuan dan sosialisasi, pemeriksaan meetings, outreach, document inspections, field
dokumen fisik, survei lapangan, serta negosiasi surveys, and negotiations with relevant parties. If
dengan para pihak terkait. Jika kesepakatan belum no agreement is reached, the Company may seek
dapat dicapai, Perseroan dapat menempuh mediasi mediation through a third party or pursue legal action
melalui pihak ketiga atau penyelesaian melalui jalur according to regulations. In 2025, the Company did
hukum sesuai ketentuan yang berlaku. Perseroan tidak not receive any complaints regarding land ownership
menerima keluhan terkait klaim kepemilikan lahan dari claims from the community.
masyarakat sepanjang tahun 2025.
Tahapan dalam PADIATAPA
Stages in FPIC
Tahap ke – Keterangan
Stage Description
Identifikasi lahan adat dilakukan dengan menghimpun informasi dari berbagai sumber, antara lain tokoh adat
dan perwakilan masyarakat setempat, data dari Badan Pertanahan Nasional (BPN), serta merujuk pada hasil
studi atau kajian relevan yang tersedia.
1
Identifying customary land requires gathering information from multiple sources, such as traditional leaders,
local community representatives, data from the National Land Agency (BPN), and consulting relevant or
available studies.
Melibatkan institusi dan organisasi kemasyarakatan.
2
Engage community institutions and organizations.
Penyampaian informasi terkait rencana pengembangan perkebunan kelapa sawit, termasuk tahapan proses
pelaksanaan serta potensi dampak sosial dan lingkungan melalui kegiatan sosialisasi di tingkat dusun dan
dilengkapi dengan informasi tertulis agar mudah diakses serta dipahami oleh masyarakat.
3
Disseminate information about the oil palm plantation development plan, including the stages of
implementation and potential social and environmental impacts, through community outreach activities,
supported by written information for easy access and understanding by the community.
Memastikan bahwa persetujuan dari masyarakat maupun pihak terkait diberikan secara bebas dan sukarela,
yang dibuktikan melalui surat pernyataan persetujuan yang ditandatangani tanpa adanya unsur paksaan.
4
Ensure that consent from the community and related parties is freely and voluntarily given, as evidenced by
a signed statement of consent without coercion.
Memastikan bahwa persetujuan dari pihak terkait telah diperoleh terlebih dahulu, sebelum pelaksanaan
5 kegiatan operasional dimulai.
Ensure to get consent from relevant parties before beginning operational activities.
Melibatkan institusi dan organisasi kemasyarakatan.
6
Engage community institutions and organizations.
Melakukan negosiasi dengan cara damai.
7
Conduct peaceful negotiations.
Memastikan dukungan dari pemerintah dan notaris.
8
Secure support from the government and notaries.
Menyusun dan menetapkan perjanjian secara tertulis dengan masyarakat serta para pihak terkait.
9
Draft and formalize written agreements with the community and related parties.
Melaksanakan kesepakatan dengan bertanggung jawab.
10
Implement agreements responsibly.
Melakukan pengawasan secara partisipatif.
11
Carry out participatory oversight.
PT Eagle High Plantations Tbk 203
Page 206
Menguatkan Komunitas, Menumbuhkan Harapan
Strengthening the Community, Igniting Hope
Detail Proses dalam Menangani Konflik Tanah
Process Details in Managing Land Conflicts
Penanggung Jawab
Unit Operasional
Pihak Berkonflik Penanganan Konflik Penanganan Konflik
Terkait
Conflicting Parties Conflict Handling Party in charge of
Relevant Operating Unit
Conflict Handling Parties
Pengajuan Klaim Penerimaan Laporan Klaim Identifikasi dan Identifikasi Konflik
Pihak Berkonflik
Claim Filing Pihak Report
Receiving Berkonflik
of Claim Pihak Berkonflik
Analisis Konflik Pihak Identifications
Conflict Berkonflik
Conflicting Parties Conflicting Parties Conflicting
Conflict Parties
Identification Conflicting Parties
Analisis Konflik
and Analysis Conflict Analysis
Pencatatan Klaim Penyusunan Rencana
Pihak Berkonflik
Claim Registering Pihak Berkonflik
Penanganan Konflik
Conflicting Parties Conflicting
PlanningParties
of
Conflict Handling
Tidak | No
Persetujuan
Approval
Ya | Yes
Penanganan Konflik melalui Negosiasi dan Mediasi Kesepakatan
Conflict Handling through Negotiation and Mediation Agreement
Pemantauan Pelaksanaan Kesepakatan Laporan
Agreement Implementation Monitoring Report
Pelibatan Pemangku Kepentingan untuk Harmoni Sosial [GRI 2-25] [GRI 2-29]
Stakeholder Engagement for Social Harmony
Untuk membangun dan menjaga harmoni sosial To foster social harmony with its stakeholders, the
dengan para pemangku kepentingan, Perseroan Company regularly organizes engagement activities
menerapkan pelibatan pemangku kepentingan like meetings, information sessions, dialogues, and
secara berkelanjutan melalui pertemuan rutin, sesi public consultations. These are held at least once a year
penyampaian informasi, dialog, serta konsultasi or as necessary. The activities involve stakeholders
publik yang dilaksanakan sekurang-kurangnya satu such as farmers, community leaders, local government
kali dalam setahun dan/atau sewaktu-waktu apabila officials, and Company representatives to promote
diperlukan. Kegiatan tersebut melibatkan pemangku- open communication and mutual understanding.
pemangku kepentingan yang relevan, antara lain
petani, tokoh masyarakat, perwakilan dinas/ instansi
pemerintah setempat, serta perwakilan Perseroan,
guna mendorong komunikasi yang konstruktif dan
saling memahami.
204 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 207
Perseroan telah menyelenggarakan 30 pertemuan Throughout 2025, the Company conducted 30 dengan masyarakat sekitar sepanjang tahun 2025 meetings with nearby communities to address key untuk membahas beberapa topik utama antara lain topics, including community challenges, prioritizing tantangan yang dihadapi masyarakat, penetapan needs, urgent issues for programs or activities, prioritas kebutuhan dan isu paling mendesak untuk socio-cultural matters, the socialization of grievance ditindaklanjuti melalui program atau kegiatan, mechanisms, and related concerns. To facilitate these isu sosial budaya, serta sosialisasi mekanisme discussions, the Company employed various methods penyampaian keluhan, dan topik terkait lainnya. Dalam such as focus group discussions (FGDs), informal pelaksanaannya, Perseroan memfasilitasi diskusi meetings with relevant stakeholders, plenary sessions, melalui berbagai metode, termasuk diskusi kelompok and other approaches held at least once a year or as terarah (FGD), pertemuan informal dengan pemangku necessary within the operational areas. kepentingan terkait, diskusi pleno, dan mekanisme lain yang diselenggarakan minimal satu kali setahun atau sesuai kebutuhan di sekitar wilayah operasional. Melalui pelibatan tersebut, Perseroan menyampaikan Through this engagement, the Company shares relevant informasi yang relevan terkait kegiatan Perseroan information about its activities with local communities, kepada masyarakat setempat, membuka ruang offers a platform for discussing social initiatives and diskusi atas inisiatif kegiatan sosial dan program farmer support programs, addresses and follows up pendampingan petani, menampung serta on concerns and complaints, and clarifies questions menindaklanjuti kekhawatiran dan keluhan, serta and emerging issues. These efforts aim to build strong, memberikan klarifikasi atas pertanyaan maupun isu positive relationships with stakeholders, while also yang berkembang. Upaya ini mendukung penguatan gathering insights and feedback on the impacts of its hubungan yang harmonis dan konstruktif dengan operations. As part of its long-term commitment, the para pemangku kepentingan, sekaligus membantu Company continuously works to understand the needs Perseroan memperoleh pandangan dan masukan and expectations of the surrounding community to mengenai dampak kegiatan operasional. Sebagai promote social harmony and prevent future potential bagian dari komitmen jangka panjang, Perseroan conflicts. senantiasa berupaya memahami kebutuhan dan ekspektasi masyarakat sekitar guna memperkuat harmoni sosial dan mencegah potensi konflik di kemudian hari. PT Eagle High Plantations Tbk 205
Page 208
Menguatkan Komunitas, Menumbuhkan Harapan
Strengthening the Community, Igniting Hope
Mekanisme Penyampaian Keluhan [GRI 2-16] [OJK F.16] [OJK F.24]
Grievance Mechanism
Perseroan menegaskan komitmennya untuk The Company reaffirms its dedication to transparency
menjalankan prinsip transparansi dalam seluruh in all operations, as outlined in its Sustainability Policy.
aktivitas operasional dengan mengacu pada Kebijakan This commitment is further demonstrated by providing
Keberlanjutan. Komitmen tersebut juga diwujudkan a grievance mechanism accessible to both internal
melalui penyediaan mekanisme penyampaian keluhan/ and external stakeholders.
pengaduan yang dapat diakses oleh pihak internal
maupun eksternal.
Pengelolaan pengaduan/keluhan dari masyarakat The CSR and Human Capital & Corporate Services
dikoordinasikan oleh Departemen CSR dan Human (HCCS) Department oversees the management of
Capital & Corporate Services (HCCS). Prosedur public complaints. This Complaints Procedure is
Pengaduan ini berlaku bagi seluruh pemangku applicable to all stakeholders, such as government
kepentingan, termasuk instansi pemerintah, agencies, citizens (individuals and groups), community
warga (baik individu maupun kelompok), lembaga organizations, and other private entities.
kemasyarakatan, serta entitas swasta lainnya.
Jenis keluhan yang dapat diterima Perseroan The types of complaints the Company may receive
mencakup: include:
1. Keluhan ketenagakerjaan, yaitu permasalahan dalam 1. Employment complaints, such as issues in
hubungan kerja dan/atau dugaan penyimpangan employment relationships or alleged violations of
atas syarat kerja serta ketentuan perusahaan yang the company’s terms, conditions of employment,
berlaku bagi karyawan; and applicable regulations for employees;
2. Keluhan non-ketenagakerjaan yang terkait fasilitas 2. Non-employment complaints related to public
untuk kepentingan umum; facilities;
3. Keluhan masyarakat yang berkaitan dengan klaim 3. Public complaints concerning claims by residents or
warga dan/atau gangguan yang dirasakan akibat disruptions caused by operational activities;
kegiatan operasional;
4. Keluhan pelanggan yang disampaikan oleh pembeli 4. Customer complaints from buyers of the Company’s
dalam transaksi produk Perseroan; dan products; and
5. keluhan lainnya di luar kategori (1)–(4), termasuk 5. Other complaints outside categories (1)–(4),
keluhan dari pemangku kepentingan terkait lainnya. including those from relevant stakeholders.
Khusus bagi karyawan, penyampaian keluhan dapat Employees can submit complaints either through
dilakukan melalui Serikat Pekerja atau disampaikan the Labor Union or directly to supervisors at various
kepada atasan secara berjenjang melalui estate/ levels via the estate, mill, or relevant department. All
mill/ departemen terkait. Setiap keluhan dicatat dan complaints are logged and documented in a register,
didokumentasikan dalam buku register keluhan, and they must be supported by valid or verifiable
serta wajib dilengkapi informasi dan bukti yang sah information and evidence to facilitate appropriate
atau dapat diverifikasi agar dapat diproses lebih follow-up. The Company also keeps the Complainant
lanjut sesuai substansi permasalahan. Perseroan informed about the progress of the complaint’s
juga menyampaikan perkembangan penanganan dan handling and resolution.
penyelesaian keluhan kepada pelapor.
Pemangku kepentingan dapat menyampaikan keluhan Stakeholders are able to submit complaints through
melalui sistem pelaporan keluhan eksternal (Grievance the online external grievance reporting system at:
System) secara online melalui:
Website Email
https://www.eaglehighplantations.com/id/keluhan sustainability@eaglehighplantations.com
206 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 209
Kasus Keluhan [GRI 2-16]
Complaint Cases
Penanganan pengaduan/keluhan dari masyarakat The CSR & HCCS Department handles public complaints
dikelola oleh Departemen CSR & HCCS, dengan through a Complaints Procedure accessible to all
Prosedur Pengaduan yang dapat digunakan oleh stakeholders, such as government agencies, citizens
seluruh pemangku kepentingan, termasuk instansi (individuals and groups), community organizations,
pemerintah, warga (baik individu maupun kelompok), and private institutions.
lembaga kemasyarakatan, serta lembaga swasta
lainnya.
Perseroan tidak menghadapi konflik yang bersifat By the end of the reporting period, the Company had
signifikan dan tidak menerima pengaduan maupun not encountered any significant conflicts or received
keluhan yang material terkait aspek sosial atau any material complaints or grievances regarding social
lingkungan dari para pemangku kepentingan, or environmental issues from stakeholders, especially
khususnya masyarakat di sekitar wilayah operasional communities near its operational areas.
sampai dengan akhir periode pelaporan.
Jumlah Pengaduan dan Keluhan Tahun 2025
Total Grievances and Complaints in 2025
Status Penyelesaian
Jenis Jumlah Resolution Status
Type Total Selesai Dalam Proses
Resolved Procesed
Tindakan Fraud
2 2 -
Fraud
Lingkungan
0 - -
Environment
Fasilitas Umum
101 101 -
Public Facilities
Ketenagakerjaan
1 1 -
Employment
Deforestasi
11 10 1
Deforestation
Jumlah
115 114 1
Total
Persentase
99% 1%
Percentage
PT Eagle High Plantations Tbk 207
Page 210
Menjawab Kebutuhan, Menjaga Kepercayaan Addressing Needs, Upholding Trust MENJAWAB KEBUTUHAN, MENJAGA KEPERCAYAAN Addressing Needs, Upholding Trust Memberikan layanan yang bertanggung jawab dan membangun kepercayaan pemangku kepentingan. Providing responsible services and fostering stakeholder trust. 208 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 211
PT Eagle High Plantations Tbk 209
Page 212
Menjawab Kebutuhan, Menjaga Kepercayaan
Addressing Needs, Upholding Trust
Pendekatan Manajemen [GRI 3-3]
Management Approach
Pelanggan merupakan pemangku kepentingan kunci yang turut menentukan keberlanjutan dan daya
saing Perseroan. Oleh karena itu, Perseroan berfokus untuk senantiasa menjawab kebutuhan pelanggan
melalui penyediaan produk yang konsisten, layanan yang responsif, serta perbaikan proses yang
dilakukan secara berkelanjutan agar kualitas dan ketepatan pemenuhan pesanan tetap terjaga.
Untuk menjaga dan memperkuat kepercayaan pelanggan, Perseroan terus meningkatkan kualitas
produk kelapa sawit dan produk turunannya dengan menerapkan standar mutu yang terukur di setiap
tahapan operasional. Di saat yang sama, Perseroan juga memperkuat kapabilitas karyawan melalui
pengembangan kompetensi yang selaras dengan dinamika industri, sehingga penerapan standar,
kedisiplinan proses, dan budaya kualitas dapat berjalan secara konsisten.
Customers are crucial stakeholders influencing the Company’s sustainability and competitiveness.
Therefore, the Company strategically focuses on reliably meeting customer needs through quality
products, responsive service, and continuous process improvements to ensure timely and high-quality
order delivery.
To build and maintain customer trust, the Company persistently enhances the quality of its palm
oil products and derivatives by applying clear, measurable standards at each operational phase.
Simultaneously, the Company also invests in employee training aligned with industry trends, ensuring
consistent adherence to standards, disciplined processes, and a sustained culture of quality.
210 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 213
Melalui langkah-langkah tersebut, Perseroan berharap These efforts are designed to increase customer
dapat meningkatkan tingkat kepuasan pelanggan satisfaction and foster long-term loyalty, reinforcing
sekaligus mendorong loyalitas jangka panjang, sejalan the Company’s dedication to establishing sustainable
dengan komitmen Perseroan untuk membangun relationships based on quality, reliability, and integrity.
hubungan yang berkelanjutan berbasis kualitas,
keandalan, dan integritas.
Target dan Progres
Target and Progress
Target Pencapaian di Tahun 2025 Keterangan
Target Achievement in 2025 Notes
Meningkatkan kualitas layanan serta Tidak terdapat kasus penarikan kembali
memastikan ketepatan waktu dalam produk maupun keluhan pelanggan terkait
pengiriman produk kepada pelanggan keterlambatan pengiriman atau ketidaktepatan
Target Tercapai
Enhance service quality and guarantee penyerahan barang
Target Achieved
timely delivery of products to customers No product recalls or customer complaints
were reported regarding delayed or inaccurate
deliveries
Meningkatkan tingkat kepuasan dan Survei kepuasan pelanggan telah dilaksanakan
loyalitas pelanggan secara berkelanjutan dengan hasil yang menunjukkan tingkat
Achieve sustainable growth in customer kepuasan pelanggan berada pada kategori
Target Tercapai
satisfaction and loyalty memuaskan
Target Achieved
A customer satisfaction survey was carried
out, indicating a satisfactory level of customer
satisfaction
Memastikan produk yang dihasilkan Tidak terdapat keluhan pelanggan terkait
sesuai dengan permintaan, spesifikasi, ketidaksesuaian produk dengan permintaan dan
dan kriteria yang ditetapkan oleh kriteria yang telah disepakati
Target Tercapai
pelanggan There were no complaints related to products
Target Achieved
Ensure that products comply with failing to meet the agreed requirements and
customer needs, specifications, and standards
criteria
Pelayanan Setara kepada Konsumen [OJK F.17]
Equal Services to Customers
Perseroan menegaskan komitmennya untuk The Company reaffirms its commitment to providing
memberikan layanan yang setara kepada seluruh equitable service to all clients, regardless of ethnicity,
pelanggan tanpa membedakan latar belakang suku, race, religion, gender, or social class. Principles
ras, agama, gender, maupun golongan. Prinsip of fairness and non-discrimination guide every
keadilan dan non-diskriminasi menjadi pedoman dalam interaction with customers, from sharing information
setiap interaksi dengan konsumen, baik pada tahap and processing orders to handling complaints,
pemberian informasi, pemesanan, hingga penanganan ensuring every customer has equal access and
keluhan, sehingga seluruh pelanggan memperoleh respectful treatment.
akses layanan dan perlakuan yang sama.
Sejalan dengan komitmen tersebut, Perseroan Aligned with this commitment, the Company
menjaga agar setiap proses pemenuhan pesanan guarantees that each order is fulfilled responsibly
dilakukan secara bertanggung jawab dan sesuai and adheres to relevant service standards. It employs
standar layanan yang berlaku. Perseroan menerapkan shipping practices focused on safety, including
prosedur pengiriman yang menekankan aspek proper conveyance, handling products tailored to their
keamanan, termasuk alat angkut yang memadai, specific needs, and monitoring the delivery process to
penanganan produk sesuai karakteristiknya, serta ensure goods arrive in excellent condition.
pengawasan proses distribusi agar barang dapat
diterima pelanggan dalam kondisi baik dan aman.
PT Eagle High Plantations Tbk 211
Page 214
Menjawab Kebutuhan, Menjaga Kepercayaan
Addressing Needs, Upholding Trust
Inovasi dan Pengembangan Produk/Jasa Keuangan Berkelanjutan [OJK F.26]
Innovation and Development of Sustainable Financial Products/Services
Perseroan terus meningkatkan kinerja operasional The Company enhances operational performance by
melalui penerapan inovasi serta pengembangan adopting innovative approaches and ongoing product
produk secara berkesinambungan. Upaya tersebut development. These efforts involve expanding digital
diwujudkan melalui penguatan proses digitalisasi dan and mechanization processes, aligning with the
mekanisasi, yang berjalan seiring dengan komitmen Company’s dedication to best agronomic practices
Perseroan dalam menerapkan praktik agronomi terbaik and potential risk mitigation strategies.
serta langkah-langkah pencegahan untuk memitigasi
risiko yang berpotensi muncul.
Komitmen tersebut juga tercermin dari kepemilikan This commitment is also demonstrated by the
sertifikasi Perseroan sepanjang tahun 2025, Company’s certifications valid through 2025, including:
diantaranya:
Keterangan
2025 2024 2023
Notes
RSPO 4 3 2
ISPO 11 10 8
Meningkatkan Kualitas dan Keamanan Produk [OJK F.27]
Improving Product Quality and Safety
Perseroan terus memperkuat upaya peningkatan The Company continues to strengthen its quality
kualitas sekaligus memastikan aspek keamanan improvement initiatives while prioritizing product
produk tetap terjaga melalui penyediaan layanan dan safety by delivering high-quality, consistent services
produk yang unggul serta konsisten bagi seluruh and products to all customers. In doing so, the
pelanggan. Dalam pelaksanaannya, Perseroan Company upholds the principle of service equality,
menjunjung prinsip kesetaraan layanan, sehingga ensuring every customer receives the same level of
setiap pelanggan memperoleh standar mutu dan quality and experience regardless of sales channel or
pengalaman yang sama, tanpa membedakan saluran location.
penjualan maupun wilayah distribusi.
Sebagai bagian dari komitmen tersebut, Perseroan As part of its commitment, the Company facilitates
membangun komunikasi dua arah dengan konsumen two-way communication with consumers and
dan membuka akses seluas-luasnya bagi pelanggan provides extensive access for customers to submit
yang ingin menyampaikan penilaian, masukan, assessments, feedback, and complaints, especially
maupun keluhan, khususnya apabila ditemukan when a product falls short of expectations or
produk yang belum sesuai dengan harapan atau standards. All received feedback is subjected to an
standar yang berlaku. Setiap masukan yang diterima internal review to identify root causes and implement
ditindaklanjuti melalui proses penelaahan internal corrective actions, including preventive measures to
untuk mengidentifikasi akar permasalahan dan avoid similar issues in the future.
menetapkan langkah perbaikan yang diperlukan,
termasuk tindakan pencegahan agar kejadian serupa
tidak berulang.
Hingga akhir periode pelaporan, Perseroan telah By the end of the reporting period, the Company
melaksanakan evaluasi atas keamanan produk bagi performed a product safety review to confirm that
konsumen sebagai dasar untuk memastikan bahwa existing controls remain effective. This evaluation
pengendalian yang diterapkan tetap efektif. Evaluasi supports the Company’s ongoing efforts to enhance
ini menjadi bagian dari upaya perbaikan berkelanjutan product reliability and foster customer trust over time.
Perseroan dalam menjaga keandalan produk serta
memperkuat kepercayaan pelanggan dari waktu ke
waktu.
212 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 215
Produk yang Ditarik Kembali [OJK F.29] Recalled Products Perseroan senantiasa menempatkan kualitas layanan, The Company consistently prioritizes service quality, keandalan produk, dan kepuasan pelanggan sebagai product reliability, and customer satisfaction. This prioritas utama dalam pelaksanaan kegiatan usaha. commitment is demonstrated through strict internal Komitmen tersebut diwujudkan melalui penerapan standards, regular quality inspections, and continuous standar internal, pengendalian kualitas yang konsisten, improvement initiatives to ensure products and serta upaya perbaikan berkelanjutan agar produk dan services reliably meet customer expectations. layanan yang diberikan tetap memenuhi ekspektasi pelanggan. Sepanjang periode pelaporan, capaian ini tercermin During the reporting period, there have been no product dari tidak adanya kejadian penarikan kembali (product recalls, and the Company has not faced any sanctions recall) atas produk Perseroan. Selain itu, Perseroan or fines related to quality and safety, indicating juga tidak menerima sanksi maupun dikenakan denda effective quality management and compliance with yang berkaitan dengan aspek kualitas dan keamanan relevant standards. [GRI 2-27] produk, yang menunjukkan bahwa pengelolaan mutu dan kepatuhan terhadap persyaratan yang relevan telah berjalan dengan baik. [GRI 2-27] Dampak Produk dan Jasa [OJK F.28] Impact of Products and Services Untuk mempertahankan dan memperkuat kepercayaan To uphold and strengthen customer trust, the Company pelanggan, Perseroan menerapkan proses penilaian performs an evaluation for all marketed products, terhadap seluruh produk yang dipasarkan, termasuk including those sold and distributed to customers. This produk yang dijual maupun yang didistribusikan evaluation guarantees that the products received meet kepada pelanggan. Penilaian ini dilakukan untuk the Company’s standards and comply with relevant memastikan produk yang diterima pelanggan telah regulations, ensuring consistent quality. memenuhi standar yang ditetapkan Perseroan, serta selaras dengan ketentuan yang berlaku, sehingga kualitas dan konsistensi produk tetap terjaga. Selain memastikan pemenuhan standar, Perseroan In addition to meeting standards, the Company juga secara proaktif menyampaikan informasi yang proactively shares relevant information with customers, relevan bagi pelanggan, mencakup karakteristik including product features and other important produk, serta hal-hal penting lainnya yang patut concerns. The Company is committed to presenting menjadi perhatian. Perseroan berkomitmen untuk this information in a clear and understandable way, menyampaikan informasi tersebut secara jelas enabling customers to make informed decisions and dan mudah dipahami, sehingga pelanggan dapat use the products correctly. mengambil keputusan secara tepat dan menggunakan produk sesuai peruntukannya. Sejalan dengan prinsip transparansi, Perseroan Following the principle of transparency, the Company memastikan bahwa informasi terkait produk dan ensures that information about products and other aspek-aspek material lainnya telah dikomunikasikan key aspects is clearly shared with customers. This kepada pelanggan secara terbuka. Melalui pendekatan approach helps the Company stay accountable for its ini, Perseroan tidak hanya menjaga akuntabilitas atas products and foster long-term relationships with its produk yang dipasarkan, tetapi juga membangun customers based on openness and trust. hubungan jangka panjang dengan pelanggan yang didasarkan pada keterbukaan dan keandalan. PT Eagle High Plantations Tbk 213
Page 216
Menjawab Kebutuhan, Menjaga Kepercayaan Addressing Needs, Upholding Trust Survei Kepuasan Pelanggan [OJK F.30] Customer Satisfaction Survey Perseroan meyakini bahwa pelaksanaan survei The Company believes that regularly conducting kepuasan pelanggan secara berkala menjadi salah customer satisfaction surveys is essential for satu langkah kunci untuk memastikan mutu produk maintaining product quality and strengthening the tetap terjaga, sekaligus memperkuat aspek keamanan safety features of products in the market. These produk yang beredar di pasar. Melalui survei surveys deliver quantifiable insights into customer tersebut, Perseroan memperoleh umpan balik yang experiences, perceptions of service quality, and areas terukur mengenai pengalaman pelanggan, persepsi for improvement, helping ensure that standards remain atas kualitas layanan, serta area yang masih perlu aligned with customer needs. ditingkatkan agar standar yang diterapkan tetap relevan dengan kebutuhan pelanggan. Sampai dengan akhir tahun 2025, Perseroan telah By the end of 2025, the Company had completed melaksanakan survei kepuasan pelanggan dan customer satisfaction surveys with positive results. memperoleh hasil pada tingkat kepuasan yang The feedback collected from these surveys supports memuaskan. Masukan dari survei ini menjadi dasar the Company’s efforts to maintain good practices and bagi Perseroan untuk mempertahankan praktik yang drive improvements, leading to ongoing enhancements telah berjalan baik serta mendorong peningkatan, in product quality and safety. sehingga kualitas dan keamanan produk dapat terus ditingkatkan secara berkelanjutan. 214 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 217
PT Eagle High Plantations Tbk 215
Page 218
Lampiran Appendix LAMPIRAN Appendix 216 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 219
PT Eagle High Plantations Tbk 217
Page 220
Lampiran
Appendix
Lampiran 1 | Appendix 1
Daftar Pabrik Kelapa Sawit dan Perbandingan Total Tandan Buah Segar 2025 yang Diterima Berdasarkan Sumber
List of Mills and Comparison of Total Fresh Fruit Bunch Processed Based on Sources in 2025
Total Volume yang Total Volume yang Total
Total Volume
Bersumber dari Bersumber dari Volume
yang
Perkebunan yang Perkebunan yang yang
Bersumber
Dimiliki (a) Dimiliki (%) Bersumber
dari
Lokasi Total Volume Total Volume Pihak Ketiga
Perkebunan Total
Nama Pabrik (Koordinat dan Alamat) Sourced from Sourced from (%)
Pihak Ketiga Volume
Name of Mill Location Owned Plantations Owned Plantations Total Volume
(b) (a+b)
(Coordinate and Address) (a) (%) Sourced
Volume
from
Sourced from
Third-party
Inti Plasma Inti Plasma Third-party
Plantations
Nucleus Scheme Nucleus Scheme Plantations (b)
(%)
Batu Bulan 115°46°15,6”E,3°20´13,6”S,
Mill Desa 4 Rejowinangun,
(BBNM) Karang Bintang, Kec.
Batulicin, Kab. Tanah Bambu,
Kalimantan Selatan 211.613 23.971 86,31% 9,78% 9.608 3,92% 245.192
Village 4 Rejowinangu,
Karang Bintang, Batulicin
District, Tanah Bumbu
Regency, South Kalimantan
Safir Mill 116° 9’25,8”E, 2°37’48,6”S,
(SFRM) Desa Magalau Hilir Blok H47,
Kec. Kelumpang Barat, Kab.
Kotabaru, Kalimantan Selatan
87.929 11.638 63,23% 8,37% 39.501 28,40% 139.068
Block H47 Magalau Hilir
Village, Kelumpang Barat
District, Kotabaru Regency,
South Kalimantan
Bangkira Mill 116°22’21,9”E,0°33’47,8”S,
(BKRM) Desa Perian
Jl. Provinsi No. 74 Rt. IV Kec.
Muara Muntai,
Kab. Kutai Kartanegara
194.829 54.766 63,12% 17,74% 59.047 19,13% 308.643
Kal Tim
Perian Village Jl. Provinsi
No. 74 Rt. IV, Muara Muntai
District, Kutai Kartanegara
Regency, East Kalimantan
Adhyaksa 112°51’46,7”E,1°35’18,4”S,
Dharmasatya Desa Tanjung Jurong,
Mill (ADSM) Kecamatan Paranggean,
Kabupaten Kotawaringin
Timur, Provinsi Kalimantan
90.408 100,00% 0,00% 0,00% 90.408
Tengah
Tanjung Jurong Village,
Parenggean District,
Kotawaringin Timur Regency,
Central Kalimantan
Bumi Hutani 112°49’23,6”E,2°43’7.0”S,
Lestari Mill Desa Mirah Kualanamu,
(BHLM) Kecamatan Katinan Tengah,
Kabupaten Kotawaringin
Timur, Provinsi Kalimantan
135.970 5.412 89,33% 3,56% 10.834 7,12% 152.216
Tengah
Mirah Kualanamu Village,
Katingan Tengah District,
Kotawaringin Timur Regency,
Central Kalimantan
Eagle High 111°49’23,6”E,2°43’7,0”S,
Plantations Desa Bedaun, Kecamatan
Mill Kumai, Kabupaten
(EHPM) Kotawaringin Barat, Provinsi
109.758 27.022 70,39% 17,33% 19.145 12,28% 155.925
Kalimantan Tengah
Bedaun Village, Kumai
District, Kotawaringin Barat
Regency, Central Kalimantan
218 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 221
Daftar Pabrik Kelapa Sawit dan Perbandingan Total Tandan Buah Segar 2025 yang Diterima Berdasarkan Sumber
List of Mills and Comparison of Total Fresh Fruit Bunch Processed Based on Sources in 2025
Total Volume yang Total Volume yang Total
Total Volume
Bersumber dari Bersumber dari Volume
yang
Perkebunan yang Perkebunan yang yang
Bersumber
Dimiliki (a) Dimiliki (%) Bersumber
dari
Lokasi Total Volume Total Volume Pihak Ketiga
Perkebunan Total
Nama Pabrik (Koordinat dan Alamat) Sourced from Sourced from (%)
Pihak Ketiga Volume
Name of Mill Location Owned Plantations Owned Plantations Total Volume
(b) (a+b)
(Coordinate and Address) (a) (%) Sourced
Volume
from
Sourced from
Third-party
Inti Plasma Inti Plasma Third-party
Plantations
Nucleus Scheme Nucleus Scheme Plantations (b)
(%)
Tulip Mill 140°52’50,5”E,2°52’1,4”S,
(TLPM) Desa Yetti, Kec. Arso Timur,
Kab. Keerom, Jayapura-
Papua 93.492 20.523 67,13% 14,74% 25.251 18,13% 139.266
Yetti Village, Arso Timur
District, Keerom Regency,
Jayapura – Papua
Jumlah
924.000 143.332 75,08% 11,65% 163.385 13,28% 1.230.717
Total
Lampiran 2 | Appendix 2
Hasil Penelitian dan Pemantauan NKT
HCV Assessment and Monitoring Results
Hasil Penilaian NKT Hasil
Result of HCV Assessment Pemantauan
Entitas Anak Regional NKT Tindak Lanjut
Subsidiary Region Result Follow ups
Tahun Penilai Luas Tipe Deskripsi
of HCV
Year Assessor Area Type Description
Monitoring
PT Singaland Kalimantan 2010 Yayasan Sawit 707 1, 2, Sempadan 15 jenis 1. Melakukan perlindungan:
Asetam Selatan Berkelanjutan 3, 4 Sungai; burung, 4 | Execute protection
| South Indonesia Hutan Bukir jenis mamlia, measures:
Kalimantan (Yasbi) Karst; 2 jenis • Memasang notice board
Mata Air | reptilia | 15 pada areal HCV. | install
Rivers/ bird notice boards within HCV
Riparian species, 4 areas.
Area of mammal • Membuat batas penanda
Rivers; species, riparian buffer zone. |
Karst Valley, and 2 Install the markings for
Springs reptile riparian buffer zones.
species 2. Melakukan sosialisai dan
konsultasi pengelolaan
dengan stakeholder
yang relevan. | Conduct
outreach and management
consultations with relevant
stakeholders.
3. Melakukan monitoring flora
dan fauna. | Carry out flora
and fauna monitoring.
4. Melakukan penanaman
pengkayaan dan remediasi
zona riparian. | Implement
enrichment planting and
riparian zone remediation.
5. Meningkatkan kompetensi
tim konservasi. | Enhance
the conservation team’s
competencies.
PT Eagle High Plantations Tbk 219
Page 222
Lampiran
Appendix
Hasil Penelitian dan Pemantauan NKT
HCV Assessment and Monitoring Results
Hasil Penilaian NKT Hasil
Result of HCV Assessment Pemantauan
Entitas Anak Regional NKT Tindak Lanjut
Subsidiary Region Result Follow ups
Tahun Penilai Luas Tipe Deskripsi
of HCV
Year Assessor Area Type Description
Monitoring
PT Kalimantan 2015 PT Snokeling 214 1, 3, Sungai/ 10 jenis 1. Melakukan perlindungan:
Pesonalintas Selatan Akreditas 4, 5 Sempadan burung, 3 | Execute protection
Surasejati | South Nusantara Sungai; jenis mamlia, measures:
Kalimantan Karst; 2 jenis • Memasang notice board
Banjiran; reptilia | 10 pada areal HCV. | install
Kebun bird notice boards within HCV
Buah | species, 3 areas.
Rivers/ mammal • Membuat batas penanda
Riparian species, riparian buffer zone. |
Area of and 2 Install the markings for
Rivers; reptile riparian buffer zones.
Karst; species 2. Melakukan sosialisai dan
Flood; konsultasi pengelolaan
Plantations dengan stakeholder
yang relevan. | Conduct
PT Jaya Kalimantan 2019 Deameter 3.553 1, 3, 4, Sungai/ 9 jenis outreach and management
Mandiri Selatan Consulting 5, 6 Sempadan burung, consultations with relevant
Sukses | South sungai; 5 jenis stakeholders.
Kalimantan Sisa Hutan mamalia, 2 3. Melakukan monitoring flora
| Rivers/ jenis reptilia | dan fauna. | Carry out flora
Riparian 9 bird and fauna monitoring.
Area species, 5 4. Melakukan penanaman
of Rivers; mammal pengkayaan dan remediasi
Remaining species, zona riparian. | Implement
Forests and 2 enrichment planting and
reptile riparian zone remediation.
species 5. Meningkatkan kompetensi
tim konservasi. | Enhance
PT Suryabumi Kalimantan 2019 Deameter 1.574 1, 4, Sungai/ 11 jenis
the conservation team’s
Tunggal Selatan Consulting 5, 6 Sempadan burung,
competencies.
Perkasa | South sungai; Sisa 9 jenis
Kalimantan hutan; mamalia, 2
Area jenis reptilia |
keramat 11 bird
| Rivers/ species, 9
Riparian mammal
Area species,
of Rivers; and 2
Remaining reptile
Forests; species
Sacred Area
PT Manunggal Kalimantan 2019 Deameter 1.246 1, 3, 4, Sungai/ 30 jenis
Adi Jaya Selatan Consulting 5, 6 Sempadan burung,
| South sungai; Sisa 11 jenis
Kalimantan hutan; | mamalia,
Rivers/ 2 jenis
Riparian reptilia |
Area of 30 bird
Rivers; species, 11
Remaining mammal
Forests; Old species,
Graves and 2 reptile
species
Kalimantan 2019 Deameter 96 1,4 Sempadan 19 jenis
PT Karya Selatan Consulting Sungai | burung, 9
Pratama Agri | South Riparian jenis
Sejahtera Kalimantan Area of mamalia, 2
Rivers jenis reptilia |
19 bird
species, 9
mammal
species,
and 2
reptile
species
220 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 223
Hasil Penelitian dan Pemantauan NKT
HCV Assessment and Monitoring Results
Hasil Penilaian NKT Hasil
Result of HCV Assessment Pemantauan
Entitas Anak Regional NKT Tindak Lanjut
Subsidiary Region Result Follow ups
Tahun Penilai Luas Tipe Deskripsi
of HCV
Year Assessor Area Type Description
Monitoring
PT.Saka Kalimantan 2019 Deameter 1.748 1, 3, Sungai/ 29 jenis 1. Melakukan perlindungan:
Kencana Selatan Consulting 4, 5 Sempadan burung, 11 | Execute protection
Sejahtera | South Sungai; jenis mamlia, measures:
Kalimantan Sisa hutan 2 jenis • Memasang notice board
| Rivers/ reptilia | 29 pada areal HCV. | install
Riparian bird notice boards within HCV
Area species, 11 areas.
of Rivers; mammal • Membuat batas penanda
Remaining species, riparian buffer zone. |
Forests and 2 Install the markings for
reptile riparian buffer zones.
species 2. Melakukan sosialisai dan
konsultasi pengelolaan
PT Jaya Kalimantan 2011 PT. 6.227 1, 2, 3, Area 30 jenis dengan stakeholder
Mandiri Timur Sonokeling 4, 5 bergambut; burung, yang relevan. | Conduct
Sukses | East Akreditas Sungai/ 18 jenis outreach and management
Kalimantan Nusantara Sempadan mamalia, consultations with relevant
Sungai, 4 jenis stakeholders.
Mata Air, reptilia | 30 3. Melakukan monitoring flora
Danau/ bird species, dan fauna. | Carry out flora
Rawa, Area 18 and fauna monitoring.
berhutan mammal 4. Melakukan penanaman
(Kantong species, pengkayaan dan remediasi
satwa) | and 4 reptile zona riparian. | Implement
Riparian species enrichment planting and
area of riparian zone remediation.
Rivers; 5. Meningkatkan kompetensi
Springs, tim konservasi. | Enhance
Lakes/ the conservation team’s
Forested competencies.
Area
(Fauna
Enclaves)
PT Manunggal Kalimantan 2011 PT. 609 1, 2, Sungai/ 27 jenis
Adi Jaya Timur Sonokeling 4, 5 Sempadan burung,
| East Akreditas sungai; 14 jenis
Kalimantan Nusantara Mata air; mamalia,
Sisa hutan | 4 jenis
Rivers/ reptilia | 27
Riparian bird species,
Area of 14
Rivers; mammal
Springs; species,
Remaining and 4 reptile
Forests species
PT Suryabumi Kalimantan 2011 PT. 2.600 1, 2, Area 25 jenis
Tunggal Timur Sonokeling 4, 5 bergambut; burung,
Perkas | East Akreditas Sungai/ 18 jenis
Kalimantan Nusantara Sempadan mamalia,
Sungai, 4 jenis
Area reptilia | 25
Berhutan bird species,
(Kantong 18
Satwa) | mammal
Riparian species,
area of and 4 reptile
Rivers; species
Forested
Area
(Fauna
Enclaves)
PT Eagle High Plantations Tbk 221
Page 224
Lampiran
Appendix
Hasil Penelitian dan Pemantauan NKT
HCV Assessment and Monitoring Results
Hasil Penilaian NKT Hasil
Result of HCV Assessment Pemantauan
Entitas Anak Regional NKT Tindak Lanjut
Subsidiary Region Result Follow ups
Tahun Penilai Luas Tipe Deskripsi
of HCV
Year Assessor Area Type Description
Monitoring
PT Kalimantan 2013 Tropenbos 4.830 1, 2, Area 32 jenis 1. Melakukan perlindungan:
Bumilanggeng Tengah Internasiona 4, 6 bergambut; burung, | Execute protection
Perdanatrada | Central Sungai/ 14 jenis measures:
Kalimantan Sempadan mamalia, • Memasang notice board
Sungai, 5 jenis pada areal HCV. | install
Mata Air, reptilia | 32 notice boards within HCV
Waduk bird species, areas.
Kawasan 14 • Membuat batas penanda
berhutan mammal riparian buffer zone. |
(kantong species, Install the markings for
satwa), and 5 reptile riparian buffer zones.
balai species 2. Melakukan sosialisai dan
sesajen/ konsultasi pengelolaan
Tunggul dengan stakeholder
Kayu Ulin | yang relevan. | Conduct
Peat outreach and management
area; consultations with relevant
Riparian stakeholders.
area 3. Melakukan monitoring flora
of Rivers; dan fauna. | Carry out flora
Springs; and fauna monitoring.
Reservoir; 4. Melakukan penanaman
Forested pengkayaan dan remediasi
Area (Fauna zona riparian. | Implement
Enclaves), enrichment planting and
Offering riparian zone remediation.
Hall/Sacred 5. Meningkatkan kompetensi
Ulin tim konservasi. | Enhance
Wood the conservation team’s
competencies.
PT Kalimantan 2013 Tropenbos 455 1,2, Areal 39 jenis
Bumilanggeng Tengah Internasional 4,6 berhutan; burung,
Perdanatrada | Central - Indonesia Sungai/ 13 jenis
Kalimantan Program Sempadan mamalia,
sungai; 5 jenis
Rawa/ reptilia /
Waduk | 39 bird
Forested species, 13
Area; mammal
Rivers/ species,
Riparian and 5 reptile
Area of species
Rivers;
Swamp/
Reservoir
PT Adhyaksa Kalimantan 2013 Tropenbos 505 1, 2, Sempadan 22 jenis
Dharmasatya Tengah Internasional 4, 6 sungai; burung,
| Central - Indonesia Rawa/ 14 jenis
Kalimantan Program Waduk; mamalia,
Mata air; 8 jenis
Area reptilia | 22
berhutan; bird species,
tempat 14
keramat mammal
(Bale species,
sesajen) | and 8 reptile
Riparian species
Area of
Rivers;
Swamp/
Reservoir;
Springs;
Forested
Area;
Sacred Area
(Offering
Hall)
222 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 225
Hasil Penelitian dan Pemantauan NKT
HCV Assessment and Monitoring Results
Hasil Penilaian NKT Hasil
Result of HCV Assessment Pemantauan
Entitas Anak Regional NKT Tindak Lanjut
Subsidiary Region Result Follow ups
Tahun Penilai Luas Tipe Deskripsi
of HCV
Year Assessor Area Type Description
Monitoring
PT Satria Kalimantan 2013 Tropenbos 1.295 4, 5, 6 Sungai, 35 jenis 1. Melakukan perlindungan:
Manunggal Barat Internasional Rawa, burung, 6 | Execute protection
Sejahtera | West Mata air, jenis measures:
Kalimantan Padang mamalia, 6 • Memasang notice board
gembalaan, jenis reptilia pada areal HCV. | install
Sandung | 35 notice boards within HCV
(Area bird species, areas.
Keramat) | 6 • Membuat batas penanda
Rivers; mammal riparian buffer zone. |
Swamp; species, Install the markings for
Springs; and 6 reptile riparian buffer zones.
Padang species 2. Melakukan sosialisai dan
gembalaan, konsultasi pengelolaan
Sandung dengan stakeholder
(Sacred yang relevan. | Conduct
Area) outreach and management
consultations with relevant
PT Tandan Papua 2010 PT Polito 3.860 1, 2, 3, Sungai/ 71 jenis stakeholders.
Sawita Papua 4, 5, 6 Sempadan burung, 3. Melakukan monitoring flora
sungai; 10 jenis dan fauna. | Carry out flora
Kampung mamalia, 3 and fauna monitoring.
sagu; Bukit jenis reptilia 4. Melakukan penanaman
karst; | 71 pengkayaan dan remediasi
Mata air, bird species, zona riparian. | Implement
Kawasan 10 enrichment planting and
Lindung | mammal riparian zone remediation.
Rivers/ species, 5. Meningkatkan kompetensi
Riparian and 3 reptile tim konservasi. | Enhance
Area of species the conservation team’s
Rivers; competencies.
Kampung
sagu; Karst
Valley;
Springs;
Protected
Area
PT Multikarya Sumatra 2014 PT. 704 1, 2, 4, Sungai/ 19 jenis
Sawita Prima Barat Sonokeling 5, 6 Sempadan burung,
| West Akreditas sungai; 10 jenis
Sumatra Nusantara Rawa, mamalia, 8
Kuburan jenis reptilia
tua, Sisa | 19
Hutan | bird species,
Rivers/ 10
Riparian mammal
Area of species,
Rivers; and 8 reptile
Swamp; Old species
Grave/
Remaining
Forest
Lampiran 3 | Appendix 3
Status Perlindungan Flora/Fauna di Lokasi Group EHP
Protection Status of Flora/Fauna in EHP Group Location
Nama Latin Nama Lokal
No. IUCN CITES P10
Latin Name Local Name
Burung | Bird
1. Meiglyptes tristis Caladi batu | Zebra woodpecker EN
2. Chloropis Cyanopogon Cica-daun kecil | Lesser green leafbird NT
3. Cicinnurus respublica Cendrawasih botak | Wilson’s bird-of-paradise NT App II D
4. Eurylaimus ochromalus Sempur-hujan darat | Black-and-yellow broadbill NT
PT Eagle High Plantations Tbk 223
Page 226
Lampiran
Appendix
Status Perlindungan Flora/Fauna di Lokasi Group EHP
Protection Status of Flora/Fauna in EHP Group Location
Nama Latin Nama Lokal
No. IUCN CITES P10
Latin Name Local Name
5. Leptoptilos javanicu Bangau tongtong | Lesser adjutant NT D
6. Anthracoceros malayanus Kangkareng hitam | Javan myna VU
7. Anthracoceros malayanus Kangkareng hitam | Black hornbill VU App II D
8. Argusianus argus Kuau raja | Great argus VU App II D
9. Buceros rhinoceros Rangkong badak | Rhinoceros hornbill VU App II D
10. Ducula pickering Pergam kelabu | Grey imperial pigeon VU
11. Macgregoria pulchra Cendrawasih elok | MacGregor’s honeyeater VU
12. Psittacula longicauda Betet ekor-panjang | Long-tailed parakeet VU
13. Cyornis brunneatus Sikatan | Brown-chested jungle flycatcher VU
14. Aegithina tiphia Cipot kacat | Common iora LC
15. Aethopyga siparaja Burung-madu Sepah raja | Crimson sunbird LC
16. Alcedo azurea Raja udang biru langit | Azure kingfisher LC D
17. Alcedo meninting Raja udang meninting | Blue-eared kingfisher LC
18. Amaurornis phoenicurus Kareo padi | White-breasted waterhen LC
19. Anthracoceros albirostris Kangkareng perut putih | Oriental pied hornbill LC App II D
20. Anthrepstes malacensis Burung-madu kelapa | Brown-throated sunbird LC D
21. Anthreptes simplex Burung-madu polos | Plain sunbird LC
22. Anthus novaeseelandiae Apung tanah | Australian pipit LC
23. Apus affin Kapinis rumah | Little swift LC
24. Arachnothera longirostra Pijantung kecil | Little spiderhunter LC
25. Ardea purpurea Cangak merah | Purple heron LC
26. Ardeola speciosa Blekok sawah | Javan pond heron LC
27. Cacomantis merulinus Wiwik kelabu | Plaintive cuckoo LC
28. Cacomantis sonneratii Wiwik lurik | Banded bay cuckoo LC
29. Caprimulgus macrurus Cacing maling | Large-tailed nightjar LC
30. Casuarius casuarius Kasuari gelambir-ganda | Southern cassowary LC
31. Centropus bengalensis Bubut alang-alang | Lesser coucal LC
32. Centropus sinensis Bubut besar | Greater coucal LC
33. Chalcophaps indica Delimukan zamrud | Common emerald dove LC
34. Charadrius mongolus Cerek-pasir Mongolia | Mongolian plover LC
35. Charmosyna papou Perkici Papua | West Papuan lorikeet LC
36. Cicinnurus magnificus Cendrawasih belah rotan | Magnificent bird-of-paradise LC App II D
37. Cicinnurus regius Cendrawasih raja | King bird-of-paradise LC App II D
38. Cnemophilus loriae Cendrawasih loria | Loria’s satinbird LC App II D
39. Collocalia esculenta Walet sapi | Glossy swiftlet LC
40. Synoicus chinensis Puyuh batu | King quail LC
41. Copsychus malabaricus Kucica hutan | White-rumped shama LC
42. Copsychus saularis Kucica kampung | Oriental magpie-robin LC
43. Corvus sp Gagak | Crow LC
44. Dicaeum concolor Cabai polos | Nilgiri flowerpecker LC
45. Dicaeum trigonostigma Cabai bunga api | Orange-bellied flowerpecker LC
46. Dicrurus paradiseus Srigunting batu | Greater racket-tailed drongo LC
47. Dryocopus javensis Pelatuk ayam | White-bellied woodpecker LC App I
224 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 227
Status Perlindungan Flora/Fauna di Lokasi Group EHP
Protection Status of Flora/Fauna in EHP Group Location
Nama Latin Nama Lokal
No. IUCN CITES P10
Latin Name Local Name
48. Egretta alba Kuntul besar | Great egret LC D
49. Elanus caeruleus Elang tikus | Black-winged kite LC D
50. Eurystomus orientalis Tiong lampu biasa | Oriental dollarbird LC
51. Gallus gallus Ayam-hutan merah | Red junglefowl LC
52. Geopelia striata Perkutut Jawa | Zebra dove LC
53. Gerygone magnirostris Remetuk rawa | Large-billed gerygone LC
54. Gracula religiosa Tiong emas | Common hill myna LC App II D
55. Halcyon smyrnensis Cekakak belukar | White-throated kingfisher LC D
56. Haliastus indicus Elang bondol | Brahminy kite LC D
57. Halcyon chloris Cekakak Sungai | Collared kingfisher LC D
58. Halcyon nigrocyanea Cekakak biru hitam | Black-and-Blue kingfisher LC D
59. Hemipus hirundinaceus Jingjing batu | Black-winged flycatcher-shrike LC
60. Hirundo rustica Layang-layang Asia | Barn swallow LC
61. Hirundo tahitica Layang-layang batu | Pacific swallow LC
62. Ictinaetus malaiensis Elang hitam | Black eagle LC D
63. Lanius schach Bentet kelabu | Long-tailed shrike LC
64. Laboparadisea sericea Cendrawasih sutera | Yellow-breasted satinbird LC App II D
65. Lonchura fuscans Bondol Kalimantan | Dusky munia LC
66. Lonchura malacca Bondol rawa | Tricoloured munia LC
67. Loriculus galgulus Serindit Melayu | Blue-crowned hanging parrot LC
68. Macronus gularis Ciung-air coreng LC
69. Psilopogon australis Takur tenggeret | Yellow-eared barbet LC
70. Merops philippinus Kirik-kirik laut | Blue-tailed bee-eater LC
71. Microeca flavigaster Sikatan kuning | Lemon-bellied flyrobin LC
72. Monarcha rubiensis Kehicap merah | Rufous monarch LC
73. Nectarinia jugularis Burung-madu siganti | Garden sunbird LC
74. Nyctyornis amictus Cirik-cirik kumbang | Red-bearded bee-eater LC
75. Orthotomus atrogularis Cinenen belukar | Dark-necked tailorbird LC
76. Orthotomus ruficeps Cinenen kelabu | Ashy tailorbird LC
77. Orthotomus sericeus Cinenen merah | Rufous-tailed tailorbird LC App II D
78. Paradisaea apoda Cendrawasih besar | Greater bird-of-paradise LC App II D
79. Paradisaea raggiana Cendrawasih raggiana | Raggiana bird-of-paradise
80. Passer montanus Burung gereja Erasia | Eurasian tree sparrow
81. Pluvialis squatarola Cerek besa | Grey plover
82. Prinia flaviventris Perenjak raw | Yellow-bellied prinia
83. Pycnonotus aurigaster Cucak kutilang | Sooty-headed bulbul
84. Pycnonotus brunneus Merbah mata-merah | Asian red-eyed bulbul
85. Pycnonotus goiavier Merbah cerukcuk | Yellow-vented bulbul
86. Pycnonotus plumosus Merbah belukar | Olive-winged bulbul
87. Rhipidura javanica Kipasan belang | Malaysian pied fantail
88. Spilornis cheela Elang-ular bido | Crested serpent eagle
89. Streptopelia chinensis Terkukur biasa | Spotted dove
90. Treron olax Punai kecil | Little green pigeon
91. Treron vernans Punai gading | Pink-necked green pigeon
PT Eagle High Plantations Tbk 225
Page 228
Lampiran
Appendix
Status Perlindungan Flora/Fauna di Lokasi Group EHP
Protection Status of Flora/Fauna in EHP Group Location
Nama Latin Nama Lokal
No. IUCN CITES P10
Latin Name Local Name
92. Tyto alba Serak Jawa | Barn owl
93. Zosterops everetti Kacamata belukar | Everett’s white-eye
Mamalia | Mammals
1. Hylobates muelleri Owa kalawat | Müller’s gibbon EN App II D
2. Macaca fascicularis Monyet kra | Long-tailed macaque EN App II
3. Macaca nemestrina Beruk | Southern pig-tailed macaque EN App II
4. Nasalis larvatus Bekantan | Proboscis monkey EN App II
5. Presbytis melalophos Simpai | Mitred leaf monkey EN App II
6. Cervus sp Rusa sambar | Sambar deer VU D
7. Dendrolagus ursinus Kanguru pohon nemena | Ursine tree-kangaroo VU App II
8. Helarctos malayanus Beruang madu | Malayan sun bear VU App I D
9. Presbytis frontata Lutung dahi putih | White-fronted langur VU
10. Presbytis rubicunda Lutung merah | Maroon langur (Red leaf monkey) VU D
11. Trachypithecus cristatus Lutung kelabu | Silver langur, Silvered leaf monkey VU App II
12. Cynopterus sp Kelelawar | Bat
13. Hystrix brachyura Landak Malaya | Malayan porcupine LC
14. Muntiacus muntjak Kijang biasa | Bornean red muntjac LC
15. Nannosciurus melanotis Bajing kerdil telinga hitam | Black-eared pygmy squirrel LC
16. Paguma larvata Musang bula | Masked palm civet LC
17. Prionailurus bengalensis Kucing congkok | Leopard cat LC
18. Rattus sp Tikus pohon | Tree rat LC App I D
19. Sus scrofa Celeng | Wild boar LC
20. Tupaia minor Tupai kerdil | Pygmy treeshrew LC
21. Tupaia tana Tupai tana | Large treeshrew LC
Reptilia & Amphibi | Reptiles and Amphibians
1. Ophiophagus hannah Kobra raja | King cobra VU App II
2. Bronchocela sp Bunglon | Chameleon LC App II D
3. Bufo bufo Kodok | Toad LC
4. Bungarus fasciatus Welang | Banded krait LC
5. Crocodylus novaeguineae Buaya Irian | New Guinea crocodile LC App II D
6. Naja sumatrana Kobra Sumatra | Equatorial spitting cobra LC App II
7. Python curtus Sanca darah hitam | Sumatran short-tailed python LC App II
8. Python reticulatus Sanca kembang | Reticulated python LC App II
9. Rana spp Katak | Frog LC App II
10. Varanus salvator Biawak air | Asian water monitor LC App II
11. Eutropis rudis Kadal serasah cokelat | Brown mabuya LC
12. Eutropis multifasciata Kadal kebu | Many-striped skink LC
13. Fejervarya cancrivora Kodok sawah | Crab-eating frog LC
14. Bungarus candidus Ular weling | Malayan krait LC
15. Gekko smithii Tokek hutan | Large forest gecko LC
16. Polypedates leucomystax Katak pohon bergaris | Common tree frog LC
226 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 229
Lampiran 4 | Appendix 4
Status LUCA
LUCA Status
LUCA Details Upon Completion
Region Estate LUCA Status
Month/Year Final C
Kalimantan Tengah BLP (HGU Pass Feb 2015 506
Central Kalimantan
BLP (IL) On-going review by RSPO May 2016 248
Kalimantan Tengah
BHL Pass Juli 2017 288.41
Central Kalimantan
Kalimantan Tengah
ADS Pass Jul 2017 3164.5
Central Kalimantan
Kalimantan Timur JMS East (IL) Pass Dec 2016 27.1
East Kalimantan
JMS East (HGU Pass Mar 2020 101.73
MAJ East On-going review by RSPO Apr 2019 388.2
STP Eas Pass Juli 2017 0
Kalimantan Selatan JMS South Submitted for review Apr 2019 369.46
South Kalimantan
STP South Submitted for review Apr 2019 81.35
SGA Submitted for review Apr 2019 13
PLS On-going review by RSPO Jul 2017 247.8
SKS Submitted for review Apr 2019 20.99
KPG Submitted for review Jan 2024 0
MAJ South Submitted for review Apr 2019 0
Papua TSP On-going review by RSPO Jul 2017 315.1
Papua VMA On-going review by RSPO Dec 2015 0
Kalimantan Barat
SMS Submitted for review Apr 2019 155.74
West Kalimantan
Sumatra MSP Submitted for review Apr 2019 2388.2
Lampiran 5 | Appendix 5
Daftar Bahan Kimia dan Pestisida yang Digunakan
List of Chemical and Pesticide Used
Jumlah Penggunaan
Kategori Kimia Bahan Aktif Total Used
Unit
Chemical Group Active Ingredient
2025 2024 2023
Herbisida Kimia Triklopir Butoksi Etil Ester 670 g/| Liter
19.048 26.423 11.132
Chemical Herbicide Triclopyr Butoxyethyl Es ter 670 g/|"
Floroksipir Metil Heptil Ester 290 g/l Liter
Fluroxypyr-meptyl (or Methylheptyl Ester) 290 1.356 1.076 608
g/l"
Isopropil Amina Glyphosate 480 g/l Liter
116.771 108.004 90.054
Isopropylamine Glyphosate 480 g/l"
Methyl Metsulfuron 20% Kg
10.855 19.330 6.702
Metsulfuron-methyl 20%"
Alcohol polyglycol ether Liter 7.196 9.547 1.486
Alkylphenol ethoxylates sulfonic acid Liter 5.205 5.236 460
Alkylaril Poliglikol Liter 632 - 460
Fungsida Mankozeb 80%
Kg - - 104
Fungicide Mancozeb 80%"
Propineb 70% Kg - - 9
Metarhizium Anisopliae Kg 13.175 7.280
PT Eagle High Plantations Tbk 227
Page 230
Lampiran
Appendix
Daftar Bahan Kimia dan Pestisida yang Digunakan
List of Chemical and Pesticide Used
Jumlah Penggunaan
Kategori Kimia Bahan Aktif Total Used
Unit
Chemical Group Active Ingredient
2025 2024 2023
Rodentisida Kimia
Coumatetraly| 0,0375% Kg 4.561 5.704 119
Chemical Rodenticide
Insektisida Kimia Lamda sihalotrin 25 g/l
Liter - - -
Chemical Insecticide Lambda-cyhalothrin 25 g/l"
Deltametrin 25 g/l
Liter 31 29 416
Deltamethrin 25 g/l"
Karbofuran 3%
Kg 10 140 181
Carbofuran 3%"
Ethyl-4 methyloctanoat 1000 g/l Sch 580 606 731
Sipermetrin 50 g/|
Liter - - 41
Cypermethrin 50 g/|"
Karbofuran 5%
Kg 34 106 -
Carbofuran 5%"
Lampiran 6 | Appendix 6
Total Penggunaan Pupuk Anorganik di kebun yang Pupuk Anorganik yang digunakan per Ha area kebun yang
Tahun Berproduksi Berproduksi
Year Total Usage of Anorganic Fertilizer in Plantations Anorganic Fertilizer per Ha in Plantations Area
(ton) (ton)
2025 31.394 0,37
2024 17.080 0,21
2023 23.833 0,29
Penerapan 10 Prinsip un Global Compact
Implementation of 10 Principles of un Global Compact
Hak Asasi Manusia | Human Rights
Prinsip 1 | Principle 1: Kegiatan | Activities:
Bisnis harus mendukung dan menghormati perlindungan • Menyatakan dalam peraturan perusahaan bahwa setiap pelanggaran
hak asasi mansia yang dinyatakan secara internasional. hak asasi manusia tidak akan ditoleransi dan aka nada implikasi hukum. |
| Business should support and respect the protection of Stating in the Company regulation that any human rights violation will not be
internationally proclaimed tolerated and there will be legal implications.
human rights. • Melaksanakan setiap peraturan Pemerintah tentang hak asasi manusia. |
Carrying out every Government regulation on human rights.
Dampak bagi Perseroan | Impact on the Company: • Melaksanakan pelatihan mengenai hak asasi manusia. | Conducting training
Meningkatnya pengetahuan & kesadaran karyawan serta on human rights.
pemangku kepentingan lainnya tentang aspek HAM. | • Turut serta dalam Kelompok Kerja Bisnis dan HAM IGCN (BHRWG). | Taking
Increased knowledge & awareness of employees and other part in IGCN’s Business and Human Rights Working Group (BHRWG).
stakeholders about human right aspects.
Prinsip 2 | Principle 2: Kegiatan | Activities:
Kepastian bahwa bisnis tidak terlibat dalam pelanggaran • Sosialisasi mengenai Kebijakan internal (nilai-nilai inti, visi dan misi), Kode
hak asasi manusia. | Ensuring that they are not complicit in Etik dan menerapkan Peraturan Perusahaan untuk memastikan tidak hanya
human rights abuses. keterlibatan dalam pelanggaran hak asasi manusia dalam semua kegiatan.
| Dissemination of internal policies (core values, vision, and missions),
Dampak bagi Perseroan | Impact on the Company: Code of Ethics, and implementation of Company Regulations to ensure the
Tidak ada pelanggaran hak asasi manusia di Perseroan. | absence of involvement in human rights violations in all activities.
There are no human rights violations in the Company. • Memberikan lebih banyak peluang kepada masyarakat lokal dan karyawan
potensial lainnya untuk bergabung dengan perusahaan selaras dengan
pemenuhan kebutuhan tenaga kerja perusahaan dan keterampilan/
pengetahuan mereka. | Provision of more opportunities for local
communities and other potential workers to join the Company in accordance
with the fulfilment of man force requirement of the Company and their
skills/knowledge.
228 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 231
Tenaga Kerja | Labor
Prinsip 3 | Principle 3: Kegiatan | Activities:
Bisnis harus menjunjung tinggi kebebasan berserikat dan • Memfasilitasi pembentukan asosiasi karyawan. | Facilitation of the formation
pengakuan efektif atas hak untuk melakukan perundingan of a worker association.
bersama. | Businesses • Melakukan sosialisasi dan mengimplementasikan peraturan perusahaan
should uphold the freedom of association and the effective mengenai Kebijakan hak asasi manusia, perburuhan dan lingkungan kepada
recognition of the rights to collective bargaining. karyawan. | Dissemination and implementation of company regulations
concerning human rights, labor, and environmental policies to the
Dampak bagi Perseroan | Impact on the Company: employees.
Meningkatnya komunikasi di antara semua pemangku
kepentingan. | Increased communication among all
stakeholders.
Prinsip 4 | Principle 4: Kegiatan | Activities:
Penghapusan semua bentuk kerja paksa dan kerja wajib. | • Memastikan pembayaran upah yang adil berdasarkan Upah Minimum
The elimination of all forms of forced and compulsory labor. Regional. | Fair wage payment guaranteed based on Regional Minimum
Wage.
Dampak bagi Perseroan | Impact on the Company: • Melakukan program Pelatihan untuk tenaga kerja lokal. | Training for local
Tidak adanya kasus kerja paksa dan kerja wajib di workforce.
Perseroan. | The absence of forced labor and compulsory • Menerapkan tinjauan pengembangan kinerja. | Implementation of
labor in the Company. performance development review.
Prinsip 5 | Principle 5: • Berkomitmen untuk mendukung penghapusan pekerja anak dengan
Penghapusan pekerja anak secara efektif. | Effective memastikan bahwa tidak ada anak di wilayah kerja. | Commitment to
elimination of child labor. support the abolition of child labor by ensuring that there are no children in
the work area.
Dampak bagi Perseroan | Impact on the Company: • Memasang papan tanda/tanda peringatan mengenai larangan
Tidak ada pekerja anak dibawah umur yang dipekerjakan mempekerjakan anak di bawah umur. | Installment of warning signs
oleh Perseroan. | There are no child labor employed by the regarding the prohibition of employing underage children.
Company. • Menyatakan dalam peraturan perusahaan tentang usia minimum karyawan.
| Declaration in the company regulations about the minimum age of
workers.
• Komunikasi intensif dengan karyawan lokal untuk tidak membawa anak-
anak mereka ke lokasi kerja. | Intensive communication with local workers
not to bring their children to work sites.
Prinsip 6 | Principle 6: Kegiatan | Activities:
Penghapusan diskriminasi berkenaan dengan karyawan • Memberikan lebih banyak peluang kepada masyarakat lokal dan karyawan
dan pekerjaan. | The elimination of discrimination in respect potensial lainnya untuk bergabung dengan perusahaan yang selaras
of employment and occupation. dengan pemenuhan kebutuhan tenaga kerja Perusahaan. | Provision of
more opportunities for local communities and other potential workers to join
Dampak bagi Perseroan | Impact on the Company: the Company in accordance with the fulfillment of the required manpower
Perseroan dapat memenuhi kebutuhan karyawan sesuai of the Company.
dengan kebutuhan yang ada. | The Company is able to • Posisi pekerjaan baru dipublikasikan melalui koran/ konsultan pekerjaan. |
meet the needs of workers in accordance with the existing New job positions are published on newspaper/through job consultant.
needs. • Melaksanakan program asisten trainee baru berkelanjutan. | Implementation
of sustainable new trainee assistant program.
Lingkungan Hidup | Environment
Prinsip 7 | Principle 7: Kegiatan | Activities:
Bisnis harus mendukung pendekatan pencegahanterhadap • Dinyatakan dalam visi perusahaan: “untuk menjadi perusahaan perkebunan
tantangan lingkungan. | Businesses should support a dinamis pilihan yang terkenal dengan nilai-nilai sosial-ekonomi dan
precautionary approach to environmental challenges. keberlanjutan yang berbeda. | Declaration in the Company’s vision: “To
become a dynamic plantation company of choice that is known for its
Dampak bagi Perseroan | Impact on the Company: distinct socio-economic and sustainability values.”
Beberapa Anak Perusahaan telah berhasil mendapatkan • Sosialisasi tentang peraturan Perseroan mengenai kebijakan lingkungan
sertifikat ISPO. | Several Subsidiaries have successfully kepada semua karyawan. | Dissemination of the Company’s regulations
been ISPO- certified. regarding environmental policies to all employees.
• Perseroan berusaha untuk memenuhi persyaratan untuk mendapatkan
sertifikat ISPO dan RSPO. | The Company strives to meet the requirements
to obtain ISPO and RSPO certificates.
Lingkungan Hidup | Environment
Prinsip 8 | Principle 8: Kegiatan | Activities:
Melakukan inisiatif untuk mempromosikan tanggung jawab • Mensosialisasikan dan menerapkan peraturan perusahaan mengenai
lingkungan yang lebih besar. | Undertake initiatives to kebijakan lingkungan kepada karyawan. | Dissemination and implementation
promote greater environmental responsibility. of the Company’s regulation regarding environmental policies to the
employees.
Dampak bagi Perseroan | Impact on the Company: • Area Konservasi/pelestarian pada area Nilai Konservasi Tinggi (HCV), Zona
Area konservasi/pelestarian pada area nilai konservasi Penyangga Jalan Air telah diidentifikasi. | Conservation/preservation areas
tinggi (HCV), zona penyangga jalan air yang ada di wilayah in High Conservation Value (HCV) areas, identification of Buffer Zones.
kerja dalam keadaan baik. | Conservation/preservation • Penerapan manajemen praktik perkebunan terbaik. | Implementation of
areas within high conservation value (HCV) areas, buffer plantation management best practices.
zones in the working area are in good conditions.
PT Eagle High Plantations Tbk 229
Page 232
Lampiran
Appendix
Prinsip 9 | Principle 9: • Menerapkan penggunaan “beneficial plant” dan burung hantu. |
Mendorong pengembangan dan difusi teknologi ramah Implementation of “beneficial plants” and owls.
lingkungan. | Encourage the development and diffusion of • Menerapkan kebijakan Penggunaan Kembali dan Daur Ulang. |
environmentally friendly Implementation of Reuse and Recycling policies.
technologies. • Penerapan Palm Oil Mill Effluent (POME) untuk Biogas. | Application of
Palm Oil Mill Effluent (POME) for Biogas.
Dampak bagi Perseroan | Impact on the Company:
Tidak terjadinya pencemaran lingkungan di wilayah kerja.
| The absence of environmental pollution in the working
environment.
Antikorupsi | Anti-Corruption
Prinsip 10 | Principle 10: Kegiatan | Activities:
Bisnis harus bekerja melawan korupsi dalam segala • Memberikan pelatihan tentang perilaku etis kepada para pemangku
bentuknya, termasuk pemerasan dan penyuapan. | kepentingannya dan mempromosikan pentingnya integritas. | Training on
Businesses should work against corruption in all its forms, ethical behavior for the stakeholders and promotion of the importance of
including extortion and bribery. integrity.
• Melaksanakan tender terbuka. | Implementation of open tenders.
Dampak bagi Perseroan | Impact on the Company: • Adanya Audit Internal. | Availability of Internal Audit.
Mencegah terjadinya korupsi di Perseroan. | Prevention of
the occurrence of corruption in the Company.
230 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 233
Indeks Konten GRI
GRI Content Index
Statement of use PT Eagle High Plantations Tbk telah melaporkan dengan referensi
(with reference to) GRI Standards untuk periode 1 Januari 2025 – 31
Desember 2025
PT Eagle High Plantations Tbk has reported with reference to the GRI
Standards for the period January 1, 2025, to December 31, 2025
GRI 1 used GRI 1: Foundation 2021
Applicable GRI Sector Standard GRI 13 - Agriculture, Aquaculture, and Fishing Sectors 2022
Pengungkapan
Disclosure
Standar GRI Halaman
GRI Standard Page
Judul
Title
GRI 2: Disclosure Umum 2021 Organisasi dan Praktek Pelaporannya
General Disclosure 2021 The Organization and Its Reporting Practices
Detail Organisasi
2-1
Organization Details
81
Entitas yang Disertakan Dalam Laporan Keberlanjutan Organisasi
2-2
Entities included in the organization’s sustainability reporting
81, 43
Periode Pelaporan, Frekuensi, dan Poin Kontak
2-3
Reporting Period, Frequency, and Contact Point
46
Penyajian Kembali Informasi
2-4
Restatements of Information
46
Aktivitas dan Pekerja
Activities and Workers
Aktivitas, Rantai Nilai, dan Hubungan Bisnis Lainnya
2-6
Activities, Value Chain, and Other Business Relationship
86
Ketenagakerjaan
2-7
Employees
160-161
Pekerja yang Bukan Karyawan
2-8
Workers who are Not Employees
160-161, 163
Tata Kelola
Governance
Struktur dan Komposisi Tata Kelola
2-9
Governance Structure and Composition
55-57
Penominasian dan pemilihan badan tata kelola tertinggi
2-10
Nomination and selection of the highest governance body
57
Ketua badan tata kelola tertinggi
2-11
Chair of the highest governance body
55-56
Peran badan tata kelola tertinggi dalam mengawasi pengelolaan dampak
2-12 Role of the highest governance body in overseeing the management of 58
impacts
Pendelegasian tanggung jawab untuk mengelola dampak
2-13 Delegation of responsibility for 58, 60
managing impact
Peran badan tata kelola tertinggi dalam laporan keberlanjutan
2-14
Role of the highest governance body in sustainability reporting
58, 62
Konflik Kepentingan
2-15
Conflict of Interest
62, 69
Komunikasi Hal Kritis
2-16
Communication of Critical Concerns
68, 206-207
Pengetahuan kolektif badan tata kelola tertinggi
2-17
Collective knowledge of highest governance body
64
PT Eagle High Plantations Tbk 231
Page 234
Lampiran
Appendix
Pengungkapan
Disclosure
Standar GRI Halaman
GRI Standard Page
Judul
Title
Mengevaluasi kinerja badan tata kelola tertinggi
2-18
Evaluation of the performance of the highest governance body
65
Kebijakan remunerasi
2-19
Remuneration policies
63-64
Proses untuk menentukan remunerasi
2-20
Process for determining remuneration
64
Rasio kompensasi total tahunan
2-21
Annual total compensation ratio
64
Strategi, Kebijakan, dan Praktek
Strategy, Policies, and Practices
Pernyataan Strategi Pembangunan Berkelanjutan
2-22
Statement on Sustainability Development Strategy
50
Komitmen Kebijakan
2-23
Plicy Commitment
82
Menanamkan Komitmen Kebijakan
2-24
Embedding Policy Commitment
50
Proses Untuk Meremediasi Dampak Negatif
2-25
Processes to Remediate Negative Impacts
204
Mekanisme Untuk Mencari Saran dan Mengemukakan Kekhawatiran
2-26
Mechanism for seeking advice and raising concerns
73
Kepatuhan Terhadap Hukum dan Regulasi
2-27
Compliance with Law and Regulation
213
Asosiasi Keanggotaan
2-28
Membership Association
87
Pelibatan Pemangku Kepentingan
Stakeholder Engagement
Pendekatan Untuk Pelibatan Pemangku Kepentingan
2-29
Approach to Stakeholder Engagement
66, 204
Perjanjian Kerja Bersama
2-30
Collective Bargaining Agreements
175
Proses penetapan topik material
3-1
Process to determine material topics
43
Daftar topik material
3-2
List of material topics
44
Pengelolaan topik material
3-3
Management of material topics
44
GRI 3: Topik Material 2021 Kinerja Ekonomi
Material Topics 2021 Economic Performance
Pengelolaan Topik Material
3-3
Management of material topics
94
GRI 201: Kinerja Ekonomi 2016 Nilai Ekonomi Langsung yang Dihasilkan dan Didistribusikan
Economic Performance 2016
201-1
Direct economic value generated and distributed
97
Implikasi finansial serta risiko dan peluang lain akibat dari perubahan iklim
201-2 Financial implications and other risks and opportunities due to climate 102, 145
change
Kewajiban program pensiun manfaat pasti dan program pensiun lainnya
201-3
Defined benefit plan obligations and other retirement plans
170
Bantuan finansial yang diterima dari pemerintah
201-4
Financial assistance received from government
104
GRI 3: Topik Material 2021 Keberadaan Pasar
Material Topics 2021 Market Presence
Pengelolaan Topik Material
3-3
Management of Material Topics
156
232 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 235
Pengungkapan
Disclosure
Standar GRI Halaman
GRI Standard Page
Judul
Title
GRI 201: Kinerja Ekonomi 2016 Rasio upah karyawan entry-level standar berdasarkan jenis kelamin
Economic Performance 2016 terhadap upah minimum regional
202-1
Ratios of standard entry level wage by gender compared to local minimum
168
wage
Proporsi manajemen senior yang berasal dari masyarakat lokal
202-2
Proportion of senior management hired from the local community
163
GRI 3: Topik Material 2021 Antikorupsi
Material Topics 2021 Anti-Corruption
Pengelolaan Topik Material
3-3
Management of Material Topics
68
GRI 205: Antikorupsi 2016 Operasi-operasi yang dinilai memiliki risiko terkait korupsi
Anti-Corruption 2016
205-1
Operation assessed for risks related to corruption
68
Komunikasi dan pelatihan tentang kebijakan dan prosedur antikorupsi
205-2
Communication and training about anti-corruption policies and procedures
68
Insiden korupsi yang terbukti dan tindakan yang diambil
205-3
Confirmed incidents of corruption and actions taken
68
GRI 3: Topik Material 2021 Pajak
Material Topics 2021 Tax
GRI 207: Pajak 2019 Pengelolaan Topik Material
Tax 2019
3-3
Management of Material Topics
71
Pendekatan terhadap pajak
207-1
Approach to Tax
71
Tata kelola, pengendalian, dan manajemen risiko pajak
207-2
Tax governance, control, and risk management
72
Keterlibatan pemangku kepentingan dan pengelolaan perhatian yang
207-3 berkaitan dengan pajak 72
Stakeholder engagement and management of concerns related to tax
Laporan per negara
207-4
Country-by-country reporting
72
GRI 3: Topik Material 2021 Energi
Material Topics 2021 Energy
Pengelolaan Topik Material
3-3
Management of Material Topics
108
GRI 302: Energi 2016 Konsumsi energi dalam organisasi
Energy 2016
302-1
Energy consumption withing the organization
112
Konsumsi energi di luar organisasi
302-2
Energy consumption outside of the organization
113
Intensitas Energi
302-3
Energy Intensity
114
Pengurangan konsumsi energi
302-4
Reduction of energy consumption
115, 120
Pengurangan pada energi yang dibutuhkan untuk produk dan jasa
302-5
Reduction in energy requirements of products and services
115
GRI 3: Topik Material 2021 Air dan Efluen
Material Topics 2021 Water and Effluents
Pengelolaan Topik Material
3-3
Management of Material Topics
108
Interaksi dengan air sebagai sumber daya bersama
303-1
Interactions with water as a shared resource
128
Manajemen dampak yang berkaitan dengan pembuangan air
303-2
Management of water discharge-related impacts
126, 129-130
Pengambilan air
303-3
Water withdrawal
129
Pembuangan air
303-4
Water discharge
126, 129-130
Konsumsi air
303-5
Water consumption
129
PT Eagle High Plantations Tbk 233
Page 236
Lampiran
Appendix
Pengungkapan
Disclosure
Standar GRI Halaman
GRI Standard Page
Judul
Title
GRI 3: Topik Material 2021 Keanekaragaman Hayati
Material Topics 2021 Biodiversity
Pengelolaan Topik Material
3-3
Management of Material Topics
108
GRI 304: Keanekaragaman Hayati Lokasi operasional yang dimiliki, disewa, dikelola, atau berdekatan dengan
2016 kawasan lindung dan kawasan dengan nilai keanekaragaman hayati tinggi
Biodiversity 2016 di luar kawasan lindung
304-1
Operational sites owned, leased, managed in, or adjacent to, protected
133, 137
areas and areas
of high biodiversity value outside protected areas
Dampak signifikan dari aktivitas, produk, dan jasa terhadap
304-2 keanekaragaman hayati 138-139
Significant impacts of activities, products and services on biodiversity
Habitat yang dilindungi atau dipulihkan
304-3
Habitats protected on biodiversity
134, 136, 139
Spesies Daftar Merah IUCN dan spesies daftar konservasi nasional dengan
habitat di daerah yang terkena dampak operasi
304-4 IUCN Red List species and national conservation list species with habitats 134
in areas
affected by operations
GRI 3: Topik Material 2021 Emisi
Material Topics 2021 Emissions
Pengelolaan Topik Material
3-3
Management of Material Topics
108
GRI 305: Emisi 2016
Emissions 2016 Emisi GRK (Cakupan 1) langsung
305-1
Direct (Scope 1) GHG emissions
118
Emisi energi GRK (Cakupan 2) tidak langsung
305-2
Energy indirect (Scope 2) GHG emissions
119
305-3 Emisi GRK (Cakupan 3) tidak langsung lainnya
Other indirect (Scope 3) GHG emissions
119
Intensitas emisi GRK GHG
305-4
emissions intensity
120
Pengurangan emisi GRK
305-5
Reduction of GHG emissions
120-121
Emisi zat perusak ozon (ODS)
305-6
Emissions of ozone-depleting substances
121
Nitrogen Oksida (NOx), sulfur oksida (SOx), dan emisi udara signifikan
lainnya
305-7
Nitrogen oxides (NOx), sulfur oxides (SOx), and other significant air
121
emissions
GRI 3: Topik Material 2021 Limbah
Material Topics Waste
2021
Pengelolaan Topik Material
3-3
Management of Material Topics
108
GRI 306: Limbah 2020 Timbulan limbah dan dampak signifikan terkait limbah
Waste 2020
306-1
Waste generation and significant waste-related impact
124, 126-127
Pengelolaan dampak signifikan terkait limbah
306-2
Management of significant waste related impacts
125-127
Limbah yang Dihasilkan
306-3
Waste Generated
125-127
Limbah yang Dialihkan dari Pembuangan
306-4
Waste Diverted from Disposal
126
Limbah yang Diarahkan ke Pembuangan
306-5
Waste Directed to Disposal
126-127
GRI 3: Topik Material 2021 Kepegawaian
Material Topics 2021 Employment
Pengelolaan Topik Material
3-3
Management of Material Topics
156
234 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 237
Pengungkapan
Disclosure
Standar GRI Halaman
GRI Standard Page
Judul
Title
GRI 401: Kepegawaian 2016 Perekrutan Karyawan Baru dan Pergantian Karyawan
Employment 2016
401-1
New employee hires and employee turnover
164
Tunjangan yang diberikan kepada karyawan purnawaktu yang tidak
diberikan kepada karyawan sementara atau paruh waktu
401-2
Benefits Provided to Full-Time Employees That are Not Provided to
168, 170
Temporary or Part- Time Employees
Cuti melahirkan
401-3
Parental leave
168-169
GRI 3: Topik Material 2021 Kesehatan dan Keselamatan Kerja
Material Topics Occupational Health and Safety
2021
Pengelolaan Topik Material
3-3
Management of Material Topics
156
GRI 403: Kesehatan dan Sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja
Keselamatan Kerja 2018
403-1
Occupational health and safety management system
176
Occupational
Health and Safety Identifikasi bahaya, penilaian risiko, dan investigasi insiden
403-2
Hazard identification, risk assessment, and incident investigation
176, 180
2018
Layanan kesehatan kerja
403-3
Occupational health services
167, 178
Partisipasi, konsultasi, dan komunikasi pekerja tentang keselamatan dan
kesehatan kerja
403-4
Worker participation, consultation, and communication on occupational
179
health and safety
Pelatihan bagi pekerja mengenai keselamatan dan kesehatan kerja
403-5
Worker training on occupational health and safety
179
Peningkatan kualitas kesehatan pekerja
403-6
Promotion of worker health
167, 178
Pencegahan dan mitigasi dampak dari keselamatan dan kesehatan kerja
yang secara langsung terkait hubungan bisnis
403-7 Prevention and mitigation of occupational health and safety impacts 178
directly linked by
Business relationships
Pekerja yang tercakup dalam sistem manajemen keselamatan dan
kesehatan kerja
403-8
Workers covered by an occupational health and safety management
176
system
Kecelakaan kerja
403-9
Work-related injuries
129, 180
Penyakit akibat kerja
403-10
Work-related ill health
129, 180
GRI 3: Topik Material 2021 Pelatihan dan Pendidikan
Material Topics 2021 Training and Education
Pengelolaan Topik Material
3-3
Management of Material Topics
156
GRI 404: Pelatihan dan Pendidikan Rata-rata jam pelatihan per tahun per karyawan
2016
404-1
Average hours of training per year per employee
170-171
Training and Education 2016
Program untuk meningkatkan keterampilan karyawan dan program bantuan
404-2 peralihan 171-173
Programs for upgrading employee skills and transition assistance programs
Persentase karyawan yang menerima tinjauan rutin terhadap kinerja dan
pengembangan karier
404-3
Percentage of employees receiving regular performance and career
174
development reviews
GRI 3: Topik Material 2021 Keberagaman dan Kesetaraan
Material Topics 2021 Diversity and Equal Opportunity
Pengelolaan Topik Material
3-3
Management of Material Topics
156
GRI 405: Keberagaman dan Keanekaragaman badan tata kelola dan karyawan 58, 161,
Kesetaraan 2016 405-1 Diversity of governance bodies and employees 163, 166
Diversity and Equal Opportunity
2016 Rasio gaji pokok dan remunerasi perempuan dibandingkan laki-laki
405-2
Ratio of basic salary and remuneration of women to men
168
PT Eagle High Plantations Tbk 235
Page 238
Lampiran
Appendix
Pengungkapan
Disclosure
Standar GRI Halaman
GRI Standard Page
Judul
Title
GRI 3: Topik Material 2021 Pekerja Anak
Material Topics 2021 Child Labor
GRI 408: Pekerja Anak 2016 Pengelolaan Topik Materia
Child Labor 2016
3-3
Management of Material Topics
156
Operasi dan pemasok yang berisiko signifikan terhadap insiden pekerja
408-1 anak 174
Operations and suppliers at significant risk for incidents of child labor
GRI 3: Topik Material 2021 Kerja Paksa
Material Topics 2021 Forced or Compulsory Labor
Pengelolaan Topik Material
3-3
Management of Material Topics
156
GRI 409: Kerja Paksa Atau Wajib Operasi dan pemasok yang berisiko signifikan terhadap insiden kerja paksa
Kerja 2016 atau wajib kerja
Forced or Compulsory Labor 2016
409-1
Operations and suppliers at significant risk for incidents of forced or
174
compulsory labor
GRI 3: Topik Material 2021 Masyarakat Lokal
Material Topics 2021 Local Communities
GRI 413: Masyarakat Lokal 2016 Pengelolaan Topik Material
3-3
Management of Material Topics
156
Local Communities 2016
Operasi dengan keterlibatan masyarakat lokal, penilaian dampak, dan
program pengembangan
413-1 Operations with local community engagement, impact assessments, and 187
development
programs
Operasi yang secara aktual dan yang berpotensi memiliki dampak negatif
signifikan terhadap masyarakat local
413-2
Operations with significant actual and potential negative impacts on local
187
communities
GRI 3: Topik Material 2021 Penilaian Sosial Pemasok
Material Topics 2021 Supplier Social Assesment
Pengelolaan Topik Material
3-3
Management of Material Topics
156
GRI 414: Penilaian Sosial Pemasok Seleksi pemasok baru dengan menggunakan kriteria sosial
2016
414-1
New suppliers that were screened using social criteria
101
Supplier Social Assesment 2016
Dampak sosial negatif dalam rantai pasokan dan Tindakan yang telah
414-2 diambil 101
Negative social impacts in the supply chain and actions taken
GRI 13 Topik yang Tidak Material pada EHP
GRI 13 Topics Not Material to EHP
13.3.6 Pengungkapan sektor tambahan berikut ini untuk
organisasi di sektor akuakultur.
The following additional sector disclosures are for
organizations in the aquaculture sector.
13.3.7 Pengungkapan sektor tambahan berikut ini untuk
organisasi di sektor akuakultur.
The following additional sector disclosures are for
organizations in the aquaculture sector.
Tidak berlaku pada industri
13.9.1 Manajemen Topik Material - Ketahanan Pangan. Perseroan.
Management of Material Topics - Food Security. Not applicable in the Company’s
13.9.2 Melaporkan berat total kehilangan pangan dalam industry.
ton metrik dan persentase kehilangan pangan,
berdasarkan kategori produk atau produk utama
organisasi, serta menjelaskan metodologi yang
digunakan untuk penghitungan ini.
Report the total weight of food loss in metric tons
and the food loss percentage, by the organization’s
main products or product category, and describe
the methodology used for this calculation.
236 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 239
Pengungkapan
Disclosure
Standar GRI Halaman
GRI Standard Page
Judul
Title
13.10.1 Manajemen Topik Material - Ketahanan Pangan.
Management of Material Topics - Food Safety.
13.10.2 Penilaian dampak kesehatan dan keselamatan dari
berbagai kategori produk dan jasa.
Assessment of the health and safety impacts of
product and service categories.
13.10.3 Insiden ketidakpatuhan sehubungan dengan
dampak kesehatan dan keselamatan dari produk
dan jasa.
Incidents of non-compliance concerning the health
and safety impacts of products and services.
13.10.4 Melaporkan persentase volume produksi dari
lokasi-lokasi yang disertifikasi dengan standar
keamanan pangan yang diakui internasional, dan
mencantumkan standar-standar ini.
Report the percentage of production volume from
sites certified to internationally recognized food
safety standards, and list these standards.
13.10.5 Melaporkan jumlah penarikan produk yang
dilakukan karena alasan keamanan pangan dan
total volume produk yang ditarik.
Report the number of recalls issued for food safety
reasons and the total volume of products recalled.
13.11.1 Manajemen Topik Material - Kesehatan dan
Kesejahteraan Hewan
Management of Material Topics - Animal Health
and Welfare
13.11.2 Melaporkan persentase volume produksi dari
lokasi-lokasi organisasi yang disertifikasi sesuai
dengan standar kesehatan dan kesejahteraan
hewan pihak ketiga, dan mencantumkan standar-
standar ini.
Report the percentage of production volume from
sites of the organization certified to third-party
animal health and welfare standards, and list these
standards.
13.11.3 Pengungkapan sektor tambahan berikut ini untuk
organisasi di sektor akuakultur.
The following additional sector disclosures are for
organizations in the aquaculture sector.
13.13.1 Manajemen Topik Material - Hak Atas Tanah dan
Sumber Daya.
Management of Material Topics - Land and
Resource Rights.
13.13.2 Mencantumkan lokasi operasi, tempat hak atas
tanah dan sumber daya alam (termasuk hak
penguasaan adat, kolektif, dan informal) mungkin
dipengaruhi oleh operasi organisasi.
List the locations of operations, where land and
natural resource rights (including customary, Tidak berlaku karena bukan topik
collective, and informal tenure rights) may be material bagi Perseroan.
affected by the organization’s operations. Not application since it is not a
material topic for the Company.
13.13.3 Melaporkan jumlah, ukuran dalam hektare, dan
lokasi operasi tempat terjadinya pelanggaran
hak atas tanah dan sumber daya alam (termasuk
hak penguasaan adat, kolektif, dan informal) dan
kelompok pemegang hak yang terpengaruh.
Report the number, size in hectares, and location
of operations where violations of land and natural
resource rights (including customary, collective,
and informal tenure rights) occurred and the groups
of rightsholders affected.
PT Eagle High Plantations Tbk 237
Page 240
Lampiran
Appendix
Pengungkapan
Disclosure
Standar GRI Halaman
GRI Standard Page
Judul
Title
13.15.5 Menggambarkan perbedaan dalam kontrak
kerja dan pendekatan kompensasi berdasarkan
kewarganegaraan atau status migran pekerja,
sesuai lokasi operasi organisasi.
Describe any differences in employment terms
and approach to compensation based on workers’
nationality or migrant status, by location of
operations.
13.21.1 Manajemen Topik Material - Pendapatan Hidup dan
Upah Hidup.
Management of Material Topics - living Income and
Living Wage
13.21.2 Melaporkan persentase karyawan dan pekerja yang
bukan karyawan dan mereka yang pekerjaannya
dikendalikan dan dilindungi oleh perjanjian
perundingan bersama yang memiliki ketentuan
yang berkaitan dengan tingkat upah dan frekuensi
pembayaran upah di lokasi operasi perusahaan
yang penting.
Report the percentage of employees and workers
who are not employees and whose work is
controlled and covered by collective bargaining
agreements that have terms related to wage levels
and frequency of wage payments at significant
locations of operation.
13.21.3 Melaporkan persentase karyawan dan pekerja yang
bukan karyawan dan mereka yang pekerjaannya
dikendalikan dan dibayar di atas upah hidup,
dengan perincian jenis kelamin.
Report the percentage of employees and
workers who are not employees and whose
work is controlled paid above living wage, with a
breakdown by gender.
13.25.1 Manajemen Topik Material - Perilaku
Antipersaingan.
Management of Material Topics - Anticompetitive
Behavior.
13.25.2 Langkah-langkah hukum untuk perilaku
antipersaingan, praktik antipakat dan monopoli.
Legal actions for anti-competitive behavior, anti-
trust, and monopoly practices.
Indeks POJK No.51/POJK.03/2017 [OJK G.4]
Index of POJK No. 51/POJK.03/2017
Indeks Pengungkapan Halaman
Index Disclosure Page
Strategi Keberlanjutan | Sustainability Strategy
A.1 Penjelasan Strategi Keberlanjutan | Sustainability Strategy Explanation 50
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan | Sustainability Performance Highlights
B.1 Aspek Ekonomi | Economic Aspect 12
B.2 Aspek Lingkungan Hidup | Environmental Aspect 13
B.3 Aspek Sosial | Social Aspect 14
238 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 241
Indeks Pengungkapan Halaman
Index Disclosure Page
Profil Perusahaan | Company Profile
C.1 Visi, misi, dan nilai keberlanjutan Perusahaan | Vision, mission, and values of sustainability of the Company 82
Nama, alamat, nomor telepon, nomor faksimil, email, dan situs resmi | Name, address, phone number, fax
C.2 81
number, email, and official website
Skala Usaha (total aset atau kapitalisasi aset, total kewajiban, jumlah karyawan yang dibagi menurut jenis
kelamin, jabatan, usia, pendidikan, dan status ketenagakerjaan), Persentase kepemilikan saham (publik dan
84, 86,
C.3 pemerintah), Wilayah operasional | Business Scale (total assets or aspect capitalization, total liabilities, total
160, 161
employees by gender, position, age, education, and employment status), Share ownership percentage (public
and government), Operational area
Penjelasan singkat produk, layanan, dan kegiatan usaha yang dijalankan | Brief description of products,
C.4 80, 81
services, and business activities
C.5 Keanggotaan pada asosiasi | Association membership 87
Perubahan Perseroan yang bersifat signifikan misal terkait dengan penutupan atau pembukaan cabang,
C.6 dan struktur kepemilikan | Significant changes of the company, e.g., matters related to closing or opening of 87
branches and ownership structure
Penjelasan Direksi | Board of Directors Explanation
D.1 Penjelasan Direksi | Board of Directors Explanation 31
Tata Kelola Keberlanjutan | Sustainable Governance
Uraian mengenai tugas bagi Direksi dan Dewan Komisaris, pegawai, pejabat dan/atau unit kerja yang menjadi
E.1 penanggung jawab penerapan Keuangan Berkelanjutan | Description of duties of the Board of Directors and 58
Board of Commissioners, employees, officials, and/or work unit in charge of sustainable finance implementation
Penjelasan mengenai pengembangan kompetensi yang dilaksanakan terhadap anggota Direksi, anggota
Dewan Komisaris, pegawai, pejabat dan/atau unit kerja yang menjadi penanggung jawab penerapan Keuangan
E.2 64
Berkelanjutan | Explanation of competency development of members of the Board of Directors and Board of
Commissioners, employees, officials, and/or work unit in charge of sustainable finance implementation
Penjelasan mengenai prosedur Perusahaan Publik dalam mengendalikan risiko keberlanjutan | Explanation of
E.3 76
procedures of Public Company in controlling sustainability risk
Penjelasan mengenai pemangku kepentingan (keterlibatan pemangku kepentingan dan pendekatan yang
dilakukan Perusahaan dalam melibatkan pemangku kepentingan dalam penerapan Keuangan Berkelanjutan baik
E.4 berupa dialog, survei, seminar, dll) | Explanation of matters regarding stakeholders (stakeholder engagement 66
and Company approach in engaging with stakeholders for Sustainable Finance implementation in the form of
dialogues, surveys, seminars, etc.)
E.5 Permasalahan terhadap penerapan keuangan berkelanjutan | Issues on Sustainable Finance Implementation 70
Kinerja Keberlanjutan | Sustainability Performance
Kegiatan membangun budaya keberlanjutan di internal Perusahaan Publik | Efforts on building sustainability
F.1 54
culture in the Public Company internal
Kinerja Ekonomi | Economic Performance
Perbandingan target dan kinerja produksi, portofolio, target pembiayaan, atau investasi, pendapatan dan laba
F.2 rugi | Comparison of target and performance of production, portfolio, payment target, or investment, revenues, 98
and profit (loss)
Perbandingan target dan kinerja produksi, portofolio, target pembiayaan, atau investasi pada instrumen
keuangan atau proyek yang sejalan dengan penerapan Keuangan Berkelanjutan | Comparison of target and
F.3 performance of production, portfolio, payment target, or investment on financial instruments or projects in line 98
with Sustainable
Finance implementation
Umum | General Aspect
F.4 Biaya lingkungan hidup yang dikeluarkan | Environmental costs incurred 147
Aspek Material | Material Aspect
F.5 Penggunaan material yang ramah lingkungan | Use of eco-friendly materials 146
Aspek Energi | Energy Aspect
F.6 Jumlah dan intensitas energi yang digunakan | Total and intensity of energy used 113, 114
Upaya dan pencapaian efisiensi energi yang dilakukan termasuk penggunaan sumber energi terbarukan | Effort
F.7 115
and achievement of energy efficiency, including use of renewable energy
Aspek Air | Water Aspect
F.8 Penggunaan air | Water usage 129
PT Eagle High Plantations Tbk 239
Page 242
Lampiran
Appendix
Indeks Pengungkapan Halaman
Index Disclosure Page
Aspek Keanekaragaman Hayati | Biodiversity Aspect
F.9 Dampak dari wilayah operasional yang dekat atau berada di daerah konservasi atau memiliki keanekaragaman
130
hayati | Impact of operational area in or near conservation or biodiverse area
F.10 Upaya konservasi keanekaragaman hayati | Biodiversity conservation efforts 130
Aspek Emisi | Emission Aspect
Jumlah dan intensitas emisi yang dihasilkan berdasarkan jenisnya | Total and intensity of emission generated by
F.11 118, 120
type
F.12 Upaya dan pencapaian pengurangan emisi yang dilakukan | Efforts and achievement of emission reduction 116
Aspek Limbah dan Efluen | Waste and Effluent Aspect
F.13 Jumlah limbah dan efluen yang dihasilkan berdasarkan jenisnya | Total waste and effluent generated by type 126, 127
124, 125,
F.14 Mekanisme pengelolaan limbah dan efluen | Waste and effluent management mechanism
126, 127,
F.15 Tumpahan yang terjadi (jika ada) | Spills occurred (if any) 128
Aspek Pengaduan terkait Lingkungan Hidup | Complain on Environmental Issues Aspect
Jumlah dan materi pengaduan lingkungan hidup yang diterima dan diselesaikan | Total and materials of
F.16 206
environmental complaints received and resolved
Kinerja Sosial | Social Performance
Komitmen LJK, emiten, atau perusahaan publik untuk memberikan layanan atas produk dan/atau jasa yang
F.17 setara kepada konsumen | Commitment of LJK, issuer, or public company to provide equal products/services to 211
customers
Aspek Ketenagakerjaan | Labor Aspect
F.18 Keseteraan kesempatan bekerja | Equal employment opportunity 164
F.19 Tenaga kerja anak dan tenaga kerja paksa | Child labor and forced labor 174
F.20 Upah Minum Regional | Regional Minimum Wage 166, 168
164, 175,
F.21 Lingkungan bekerja yang layak dan aman | Safe and decent work environment
180
F.22 Pelatihan dan pengembangan kemampuan pegawai | Employee capability training and development 170, 171-173
Aspek Masyarakat | Community Aspect
F.23 Dampak operasi terhadap masyarakat sekitar | Operational impact to local communities 187
F.24 Pengaduan Masyarakat | Community Complaint 206
Kegiatan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) | Social and Environmental Responsibility (TJSL)
F.25 187
activities
Tanggung Jawab Pengembangan Produk/Jasa Berkelanjutan | Responsibility on Sustainable Products/Services Development
Inovasi dan pengembangan produk/jasa keuangan berkelanjutan | Innovation and development of sustainable
F.26 212
finance products/services
Produk/jasa yang sudah dievaluasi keamanannya bagi pelanggan | Products/services evaluated for customer
F.27 212
safety
F.28 Dampak produk/jasa | Impact of products/services 213
F.29 Jumlah produk yang ditarik kembali | Total recalled products 213
Survei kepuasan pelanggan terhadap produk dan/atau jasa keuangan berkelanjutan | Customer satisfaction
F.30 survey 214
on sustainable finance products/services
Lain-Lain | Miscellaneous
Tidak Ada
G.1 Verifikasi tertulis dari pihak independen, jika ada | Written verification from independent party
None
G.2 Lembar umpan balik | Feedback sheet 239
Tanggapan terhadap umpan balik Laporan Tahun Keberlanjutan tahun sebelumnya | Response to the Annual
G.3 240
Report feedback in the previous year
G.4 Daftar pengungkapan sesuai POJK 51/2017 dan GRI | Disclosure index based on POJK 51/2017 and GRI 236
240 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 243
Lembar Umpan Balik [OJK G.2]
Feedback Form
Terima kasih atas ketersediaan Anda untuk membaca Thank you for reading the 2025 Sustainability Report
Laporan Keberlanjutan PT Eagle High Plantations Tbk of PT Eagle High Plantations Tbk. To improve the
Tahun 2025. Untuk memperbaiki kualitas Laporan quality of Sustainability Report and transparency of
Keberlanjutan dan meningkatkan transparansi sustainability performance of PT Eagle High Plantations
kinerja keberlanjutan PT Eagle High Plantations Tbk Tbk and as input for the preparation of Sustainability
serta sebagai masukan untuk penyusunan Laporan Report 2025, we would like to ask your suggestion and
Keberlanjutan Tahun 2025, kami mengharapkan saran response to this report:
dan tanggapan Anda atas laporan ini
Pertanyaan Ya Tidak
No.
Question Yes No
1. Informasi yang disajikan dalam Laporan ini telah sesuai dengan harapan Anda.
Information presented in this Report meet your expectations.
2. Data yang disajikan telah transparan, dapat dipercaya, dan berimbang.
Data is presented in a transparent, trusted, and balanced manner.
3. Data dan informasi yang disajikan berguna dalam pengambilan keputusan.
Data and information presented are useful in decision-making.
4. Laporan ini dapat dibaca dengan nyaman, gaya bahasa yang sesuai serta jelas.
This report is convenient to read, has clear and appropriate language style.
5. Layout, jenis font, ukuran, tata warna, tampilan dan gambar dalam laporan ini menarik dan
mudah dibaca
Layout, font type, size, color scheme, presentation and images in this report are appealing and
easy to read.
Pertanyaan Jawaban
No.
Question Answer
1. Jelaskan informasi dalam laporan ini yang paling bermanfaat bagi Anda,
dalam aspek:
Describe the information in this report that is most useful for you:
• Pelibatan Pemangku Kepentingan | Stakeholders Involvement
• Kinerja ekonomi | Economic performance
• Kinerja lingkungan | Environmental performance
• Kinerja sosial | Social performance
2. Jelaskan informasi dalam laporan ini yang Anda inginkan untuk diperdalam, dalam aspek:
Describe the information in this report that should be explored more, in aspect:
• Pelibatan Pemangku Kepentingan | Stakeholders Involvement
• Kinerja ekonomi | Economic performance
• Kinerja lingkungan | Environmental performance
• Kinerja sosial | Social performance
3. Saran lain yang Anda ingin sampaikan terkait Laporan Keberlanjutan ini.
Other suggestions related to this Sustainability Report.
PT Eagle High Plantations Tbk 241
Page 244
Lampiran
Appendix
Profil Pembaca
Reader Profile
Jenis Kelamin
Gender
Usia
Age
Pendidikan Terakhir
Latest Education
Pekerjaan
Occupation
Nama Institusi
Name of Institution
Bidang Usaha
Field of Work
Kami sangat menghargai tanggapan dan saran yang Anda berikan kepada kami. Kirimkan lembar ini kepada:
We highly appreciate your response and suggestion for us. Please send this form to:
PT Eagle High Plantations Tbk
Kantor Pusat | Head Office:
Rajawali Place, 28th Floor
Jl. HR Rasuna Said Kav. B/4 corsec@eaglehighplantations.com
Jakarta 12910, Indonesia +62 (21) 8665 8828 investor@eaglehighplantations.com
Tanggapan terhadap Umpan Balik Laporan
Tahun Sebelumnya [OJK G.3]
Response to Feedback on Previous Year’s Report
PT Eagle High Plantations Tbk pada tahun 2025 tidak PT Eagle High Plantations Tbk did not receive any
mendapatkan tanggapan terkait Laporan Keberlanjutan response regarding the 2025 Sustainability Report
2025 untuk perbaikan laporan. Perseroan berkomitmen for report improvement. The Company is committed
untuk senantiasa melakukan penyempurnaan laporan to continuously improve this report to comply with
ini agar sesuai dengan panduan POJK No. 51/ POJK No. 51/POJK.03/2017 and GRI Standards.
POJK.03/2017 dan Standar GRI. Perseroan berharap The Company hopes that this report can be useful
laporan ini dapat menjadi informasi yang berguna bagi information for stakeholders.
para pemangku kepentingan.
242 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 245
PT Eagle High Plantations Tbk 243
Page 246
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report ACCELERATING SUSTAINABILITY FOR A BETTER TOMORROW PT Eagle High Plantations Tbk Rajawali Place, 28th Floor Jl. HR Rasuna Said Kav. B/4 Jakarta 12910, Indonesia Ph. +62 (21) 8665 8828 corsec@eaglehighplantations.com investor@eaglehighplantations.com www.eaglehighplantations.com
Names mentioned 54 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
PT Eagle High
p.3 ×2
unresolved
org
Eagle High Plantations Tbk’s Plantations Tbk
p.3 ×2
unresolved
org
PT. Singaland Asetama Wins
p.9
unresolved
org
Tata Kelola
p.10 ×4
unresolved
org
Departemen Agribisnis. Kerja
p.18
unresolved
org
PT Singaland Asetama Memenangkan Juara Pertama
p.20
unresolved
org
PT Singaland Asetama Won First Place
p.20
unresolved
org
PT Singaland Asetama
p.20 ×8
unresolved
org
PT Adhyaksa
p.24
unresolved
org
Menteri Environmental Compliance
p.24
unresolved
org
Plantations Tbk
p.24
unresolved
org
PT Jaya
p.24 ×2
unresolved
org
PT Singaland
p.25
unresolved
org
PT JAYA MANDIRI SUKSES BANGKIRAI PALM OIL MILL
p.26
unresolved
org
PT Bumihutani Lestari
p.26 ×6
unresolved
org
PT Bumilanggeng Perdanatrada
p.27 ×2
unresolved
org
PT Suryabumi Tunggal Perkasa
p.28 ×4
unresolved
org
PT Karyapratama Agrisejahtera
p.28 ×2
unresolved
org
PT Global Inspeksi Sertifikasi
p.28 ×7
unresolved
org
PT Adhyaksa Dharmasatya
p.28
unresolved
org
PT Eagle
p.33
unresolved
org
PT Jaya Mandiri
p.45 ×2
unresolved
org
PT Karyapratama
p.45 ×2
unresolved
org
PT Saka Kencana Sejahtera Agrisejahtera
p.45
unresolved
org
PT Saka Kencana Sejahtera
p.45
unresolved
org
PT Bumilanggeng
p.45 ×2
unresolved
org
PT Perdanatrada
p.45
unresolved
org
PT Satria Manunggal Adhyaksa Dharmasatya
p.45
unresolved
org
PT Satria Manunggal
p.45
unresolved
org
PT Multikarya Sawit Prima
p.45 ×2
unresolved
org
Menteri Hukum dan HAM Republik Indonesia
p.59
unresolved
org
Minister of Law and Human Rights
p.59
unresolved
person
H. Manager Manager Sustain South Sustain En. Kalimantan
p.61
unresolved
org
Tata Kelola Tertinggi
p.66 ×2
unresolved
org
PT. Pakar IPAL Indonesia Implications
p.67
unresolved
org
Minister of Environment Regulation
p.67
unresolved
org
Departemen CSR & HCCS
p.70
unresolved
org
Direktorat Jenderal Pajak
p.74
unresolved
org
Departemen Legal
p.76
unresolved
org
PT Rajawali Capital Internasional
p.82
unresolved
person
Rizka Dewi Sulistyorini
· Sekretaris Perusahaan
p.83
unresolved
org
PT Personalintas Surasejati
p.92
unresolved
person
Akuntabilitas
· Direktur Utama
p.150
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.