Skip to content
Back to announcement

AnnualReport2025-BWPT-att3.pdf

Other Text extracted BWPT

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 246

Page 1
PT Eagle High Plantations Tbk   i
Page 2
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 3
Penjelasan Tema
Theme Explanation



                        ACCELERATING SUSTAINABILITY
                          FOR A BETTER TOMORROW

  “Accelerating Sustainability for a Better Tomorrow”     “Accelerating Sustainability for a Better Tomorrow”
  mencerminkan komitmen kuat PT Eagle High                underscores PT Eagle High Plantations Tbk’s
  Plantations Tbk (“Perseroan”) untuk mempercepat         (the “Company”) strong dedication to fostering a
  perwujudan masa depan yang lebih baik dan               more sustainable future across its entire business
  berkelanjutan di seluruh rantai nilai bisnisnya.        value chain. The Company continually advances
  Perseroan senantiasa berupaya untuk mempercepat         its sustainability efforts through responsible
  transformasi keberlanjutan melalui inovasi agribisnis   agribusiness innovation, improving Environmental,
  yang bertanggung jawab, penguatan praktik ramah         Social, and Governance (ESG) practices, and
  lingkungan, sosial, dan tata kelola perusahaan          increasing its positive social and environmental
  (Environmental, Social, and Governance/ESG),            impact. In response to industry shifts and climate
  serta peningkatan dampak positif terhadap               challenges, the Company prioritizes not only long-
  masyarakat dan lingkungan. Dalam menghadapi             term sustainability but also the swift deployment of
  dinamika industri dan tantangan perubahan iklim,        adaptive, innovative solutions, such as sustainable
  Perseroan tidak hanya berfokus pada keberlanjutan       farming, biodiversity conservation, and empowering
  jangka panjang, tetapi juga mengedepankan               local and farming communities. These efforts are
  kecepatan dalam mengimplementasikan solusi              supported by a skilled workforce dedicated to
  yang adaptif dan progresif, seperti penerapan           integrity and sustainability, working within a safe,
  praktik   budidaya     berkelanjutan,     pelestarian   inclusive, and productive environment that is
  keanekaragaman hayati, serta pemberdayaan               central to the Company’s success.
  komunitas petani dan masyarakat sekitar. Seluruh
  langkah tersebut didukung oleh tenaga kerja yang
  kompeten, berintegritas, dan berkomitmen tinggi
  dalam menerapkan nilai-nilai keberlanjutan, dengan
  lingkungan kerja yang aman, inklusif, dan produktif
  sebagai fondasi utama keberhasilan Perseroan.

  Perseroan     menegaskan      posisinya   sebagai       The Company reaffirms its responsibility not only to
  perusahaan yang tidak hanya menjaga keberlanjutan       sustain current efforts but also to actively promote
  hari ini, tetapi juga secara proaktif mendorong         an inclusive, responsible, and resilient future for the
  percepatan kontribusi positif demi menciptakan          palm oil sector. These initiatives are aligned with
  masa depan agroindustri kelapa sawit yang inklusif,     its long-term sustainability strategy, the Net Zero
  bertanggung jawab, dan resilien. Upaya tersebut         Emissions Roadmap, and its concrete contributions
  sejalan dengan strategi keberlanjutan jangka            toward achieving the Sustainable Development
  panjang Perseroan, Roadmap Net Zero Emissions,          Goals (SDGs) within its operational scope.
  serta kontribusi nyata terhadap pencapaian Tujuan
  Pembangunan Berkelanjutan (TPB) di sektor
  bisnisnya.




PT Eagle High Plantations Tbk                                                                                       1
Page 4
Kesinambungan Tema
Theme Continuity



    STRENGTHENING SUSTAINABLE
    DEVELOPMENT FOR THE FUTURE                                          2024


    Perseroan memahami pentingnya menerapkan
    konsep keberlanjutan pada kegiatan bisnisnya karena
    dapat menumbuhkan citra baik bagi Perseroan dan
    kepercayaan dari para pemangku kepentingan. Didasari
    oleh pemahaman tersebut, EHP berkomitmen kuat
    untuk memperkuat konsep keberlanjutan bagi masa
    depan. Perseroan meningkatkan kinerja keberlanjutan
    melalui program-program Tanggung Jawab Sosial
    dan Lingkungan (TJSL) yang telah direncanakan
    agar tepat sasaran dan memiliki kebermanfaatan
    secara berkelanjutan bagi masyarakat dan Perseroan.
    Perseroan mengedepankan keselarasan antara
    aspek ekonomi, sosial, lingkungan, serta hukum
    dan tata kelola. Perseroan bertekad untuk terus
    melakukan pengembangan keberlanjutan sehingga
    dapat meningkatkan nilai positif bagi para pemangku
    kepentingan.

    The Company understands the importance of
    implementing the concept of sustainability in its
    business activities as it can promote a good image
    for the Company and trust from stakeholders.
    Based on this understanding, EHP is determined to
    strengthen its sustainability concept for the future. The
    Company is improving its sustainability performance
    through its Environmental and Social Responsibility
    (TJSL) program designed to achieve precise goals
    and bring sustainable benefits to the community
    and the Company. The Company values harmony
    between economic, social, environmental, legal, and
    governance aspects. The Company is committed to
    further enhancing sustainability to increase positive
    value for stakeholders.




2                                                               Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 5
       POSITIONED FOR
       EXCELLENCE-LED GROWTH                                                            2023




       Setelah sukses mencatatkan “All Time High” pada          Surpassing our previous year’s record-breaking “All
       tahun sebelumnya, EHP semakin menegaskan posisi          Time High”, EHP further reinforces its standing and
       dan meningkatkan performa unggul. Pada tahun 2023,       continues to exhibit exceptional performance. Despite
       EHP berhasil menjaga produksi kebun sawit tetap          the challenges resulting from El Nino in 2023, EHP
       stabil serta meningkatkan volume penjualan CPO dan       managed to maintain consistent palm oil production
       PK meski dihadapkan pada tantangan El-Nino.              while concurrently augmenting sales volumes of CPO
                                                                and PK.

       Seiring dengan pencapaian tersebut, EHP terus            Consistent with these achievements, EHP further
       meningkatkan komitmen terhadap inisiatif yang            fortifies its dedication to sustainability initiatives that
       mendukung keberlanjutan bisnisnya diantaranya            strengthen its business such as obtaining one RSPO
       dengan menambah 1 sertifikasi RSPO di Pabrik             certification, implementing good agronomic practices,
       Kelapa Sawit (PKS) Kalimantan Timur, menerapkan          expanding the development of a biogas power plant
       praktik agronomi yang baik, meneruskan kerja sama        (PLTBg), refurbishing mills and heavy equipment, and
       pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Biogas             improving employee welfare.
       (PLTBg), meremajakan pabrik dan alat alat berat, serta
       meningkatkan kesejahteraan karyawan.

       EHP pun semakin memantapkan posisi untuk semakin         EHP strengthens its commitment to achieving growth
       meningkatkan keunggulan dan melebarkan ekspansi,         and superiority by enhancing the use of digitalization
       yaitu dengan meningkatkan utilisasi digitalisasi dalam   in operational procedures and optimizing the
       kegiatan operasional serta mengoptimalkan mekanisasi     mechanization of machinery while maintaining natural
       mesin tanpa melupakan metode tradisional seperti         approaches such as the deployment of predator insects
       pemanfaatan burung hantu dan serangga predator           and owls to reduce chemical usage. Therefore, EHP is
       sehingga mengurangi pemakaian bahan kimia. Dengan        capable of maintaining consistent long-term growth
       demikian, EHP dapat terus mencatatkan pertumbuhan        that benefits all stakeholders.
       jangka panjang yang memberikan dampak positif bagi
       seluruh pemangku kepentingan.




PT Eagle High Plantations Tbk                                                                                                 3
Page 6
    LEAPING FORWARD SUSTAINABLY                                     2022

    Tahun 2022 menjadi momentum bagi Perseroan
    untuk memperkuat fondasi pertumbuhan dan
    mempercepat langkah menuju keberlanjutan yang
    lebih matang. Didukung oleh sinergi yang solid di
    seluruh lini usaha, Perseroan berhasil menjaga kinerja
    yang positif di tengah tantangan global, sekaligus
    menunjukkan komitmen terhadap pengelolaan
    usaha yang bertanggung jawab dan berwawasan
    lingkungan. Upaya peningkatan produktivitas, efisiensi
    operasional, serta penguatan tata kelola dan kapasitas
    sumber daya manusia terus diakselerasi untuk
    memastikan keberlanjutan jangka panjang. Melalui
    kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan,
    Perseroan berupaya menciptakan nilai bersama yang
    tidak hanya berfokus pada aspek ekonomi, tetapi
    juga mencakup kesejahteraan sosial dan pelestarian
    lingkungan. Perseroan melangkah mantap dalam
    mewujudkan pertumbuhan yang tangguh, inklusif,
    untuk masa depan yang berkelanjutan.


    The year 2022 marked a momentum for the Company
    to strengthen its growth foundations and accelerate its
    journey toward more mature sustainability. Supported
    by solid synergy across all business lines, the Company
    successfully maintained positive performance amid
    global challenges, while demonstrating its commitment
    to responsible and environmentally sound business
    practices. Efforts to enhance productivity, improve
    operational efficiency, and strengthen governance
    and human capital capacity were continuously
    accelerated to ensure long-term sustainability. Through
    collaboration with various stakeholders, the Company
    sought to create shared value that not only focused on
    economic performance but also encompassed social
    welfare and environmental preservation. The Company
    made steady progress toward achieving resilient and
    inclusive growth for a sustainable future.




4                                                             Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 7
Sanggahan dan Batasan Tanggung Jawab
Disclaimer




                                Laporan Keberlanjutan PT Eagle High Plantations Tbk
                                tahun 2025 diterbitkan sebagai bentuk transparansi
                                sekaligus kepatuhan terhadap peraturan POJK
                                No.51/POJK.03/2017 tentang Penerapan Keuangan
                                Berkelanjutan Perusahaan Publik dan SEOJK No.
                                16/SEOJK.04/2021 tentang Bentuk dan Isi Laporan
                                Tahunan Emiten atau Perusahaan Publik.

                                Laporan Keberlanjutan ini diterbitkan bersamaan
                                dengan Laporan Tahunan Perseroan. Laporan
                                Keberlanjutan ini memuat kinerja ekonomi, sosial,
                                lingkungan, dan tata kelola Perseroan sepanjang tahun
                                2025.

                                Pada Laporan ini memuat kata “Perseroan”, “EHP”, dan
                                “Kami” yang merujuk pada PT Eagle High Plantations
                                Tbk. Laporan ini disajikan terpisah dari Laporan
                                Tahunan EHP namun diterbitkan bersamaan dan
                                menjadi satu kesatuan dengan Laporan Tahunan EHP.

                                The 2025 Sustainability Report of PT Eagle High
                                Plantations Tbk is published as a form of transparency
                                and compliance with POJK No. 51/POJK.03/2017 on
                                the Implementation of Sustainable Finance for Public
                                Companies and SEOJK No. 16/SEOJK.04/2021 on
                                the Form and Content of Annual Reports of Issuers or
                                Public Companies.

                                This Sustainability Report is published simultaneously
                                with the Company’s Annual Report. This Sustainability
                                Report consists of the Company’s economic, social,
                                environmental,     and    governance      performance
                                throughout 2025.

                                This Report contains the words “Company”, “EHP”,
                                and “We” which refer to PT Eagle High Plantations Tbk.
                                This report is presented separately from EHP’s Annual
                                Report but is published together and is an integral part
                                of EHP’s Annual Report.




PT Eagle High Plantations Tbk                                                         5
Page 8
Pencapaian Tahun 2025
Achievements in 2025


                                             SPOTT

                  85,7%
                                           81,4%
                                                                         75,9%    5th
                                                    4th
                          3   rd




                     2025                    2024                            2023

                                   Score           Rank (Indonesia)




                                   Carbon Disclosure Project




    B     Score of Carbon
          Disclosure Project
          - Forest
                                   B        Score of Carbon
                                            Disclosure Project
                                            - Climate




6                                                                     Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 9
        Sustainability Policy           Sertifikat RSPO dan ISPO        Pengurangan Emisi
    Transparency Toolkit (SPOTT)        RSPO and ISPO Certificate         Emisi Reduction




       85,67%                                      4
               Skor | Score                  Sertifikat RSPO
                                            RSPO Certifications      55.463                 tCO₂e


                                                   11
      Peringkat 3 Indonesia dan
                                                                       dari Biogas Power Plant
              18 dunia                                                 from Biogas Power Plant
       Ranked 3 in Indonesia and 18
                 globally                    Sertifikat ISPO
                                             ISPO Certifications




    Keterlibatan Petani Swadaya        Pelestarian Keanekaragaman
                                                                          Penghargaan
    Engagement with Independent                   Hayati
                                                                            Awards
             Smallholder                 Biodiversity Conservation




          2.900                                                                 1
              Orang | People
                                           32.221                    PT. Singaland Asetama
                                                                      Wins 1st Place at the
         53,68%                              Hektare | Hectares       SDG Innovation Pitch
                                                                       Showcase 2025 in
         dari tahun 2024 | from 2024                                        New York




PT Eagle High Plantations Tbk                                                                       7
Page 10
                                                                                                                        05.
                                                    Proses Penentuan Topik Material

Daftar Isi
                                              43    Material Topic Determination
                                                    Process
                                                                                                        PROFIL PERUSAHAAN
                                                    Daftar Topik Material
Table of Contents                             44    List of Material Topics
                                                                                                             Company Profile

                                                    Pendekatan terhadap Topik Material
                                              44    Approaches to the Material Topics
         Penjelasan Tema
    1    Theme Explanation                          Pernyataan Ulang Informasi
                                              46    Information Restatement
         Kesinambungan Tema                                                                             Identitas Perusahaan
    2    Theme Continuity                                                                         80
                                                    Periode Pelaporan, Frekuensi,                       Corporate Identity
                                                    dan Akses Informasi atas Laporan
         Sanggahan dan Batasan Tanggung                                                                 Visi, Misi, dan Tata Nilai Perusahaan
                                                    Keberlanjutan                                 82
    5    Jawab                                46    Reporting Period, Frequency,                        Vision, Mission, and Core Values
         Disclaimer
                                                    and Access to Information on the
                                                                                                        Tata Nilai Perusahaan
         Pencapaian Tahun 2025                      Sustainability Report                         83    Core Values
    6    Achievements in 2025
                                                                                                        Wilayah Operasi dan Pasar Terlayani
                                                                 04.                              84    Operating Areas and Market Served
                         01.                     MEMPERKUAT PILAR
                                                                                                        Kapasitas Produksi dan Skala Usaha
                                                  KEBERLANJUTAN:                                  86    Production Capacity and Business
         IKHTISAR KINERJA                     STRATEGI DAN TATA KELOLA                                  Scale
          KEBERLANJUTAN                       Strengthening the Sustainability Pillar:
    Sustainability Performance Highlights           Strategy and Governance                       86    Pangsa Pasar
                                                                                                        Market Share

                                                                                                        Perubahan Emiten atau Perusahaan
                                                    Strategi Keberlanjutan                        87    Publik yang Bersifat Signifikan
                                              50    Sustainability Strategies                           Significant Changes in Issuers or
         Kinerja Aspek Ekonomi                                                                          Public Companies
    12   Economic Aspects Performance               Membangun Budaya Keberlanjutan
                                              54    Foster a Sustainability Culture                     Keanggotaan Asosiasi
         Kinerja Aspek Lingkungan                                                                 87    Association Membership
    13   Environmental Aspect Performance           Struktur Tata Kelola
                                              55    Governance Structure                                Sertifikasi
         Kinerja Aspek Sosial                                                                     88    Certification
    14   Social Aspect Performance                  Rapat Umum Pemegang Saham
                                              55    General Meeting of Shareholders
         Kinerja Aspek Tata Kelola                                                                                      06.
    15   Governance Aspect Performance              Dewan Komisaris
                                              56    Board of Commissioners                               MENGGERAKKAN
         Peristiwa Penting Keberlanjutan
    16   Sustainability Key Events                  Direksi
                                                                                                           EKONOMI,
                                              56    Board of Directors                                  MENEBAR MANFAAT
         Sustainability Roadmap                                                                    Driving the Economy, Sharing Benefits
    20   Sustainability Roadmap                     Penanggung Jawab Kinerja
                                                    Keberlanjutan
         Sustainability Strategic Framework   58
    21   Sustainability Strategic Framework
                                                    Responsible Person for
                                                    Sustainability Performance
                                                                                                        Pendekatan Manajemen
    22
         Penghargaan                                Kebijakan dan Proses Penentuan                94    Management Approach
         Award                                      Remunerasi
                                              63    Remuneration Policy and                             Target dan Progres
    24
         Sertifikasi
                                                    Determination Process
                                                                                                  96    Target and Progress
         Certification
                                                    Pengembangan Kompetensi Badan                       Nilai Ekonomi yang Diterima dan
                                                    Tata Kelola Tertinggi                               Didistribusikan
                         02.                  64    Competency Development of the
                                                                                                  96    Economic Value Received and
                                                    Highest Governance Body                             Distributed
         IKHTISAR KINERJA
         LAPORAN DIREKSI                            Evaluasi Kinerja Badan Tata Kelola                  Perbandingan Target dan Kinerja
          KEBERLANJUTAN
         Board   of Directors’ Report         65    Governance Agency Performance                       Produksi, Pendapatan, dan Laba
    Sustainability Performance Highlights           Evaluation                                          Rugi
                                                                                                  97    Comparison of Target and
                                                    Pelibatan Pemangku Kepentingan                      Production Performance, Income,
                                              66    Stakeholder Engagement                              and Profit or Loss

                                                    Komunikasi Kejadian Luar Biasa                      Perbandingan Target dan Realisasi
    31
         Laporan Direksi                      68    Communication of Extraordinary                      Investasi pada Proyek Berwawasan
         Board of Directors’ Report                 Events                                              Lingkungan
                                                                                                  98    Comparison of Investment Goals
                                                    Praktik Antikorupsi dan Pencegahan                  and Outcomes in Environmentally
                         03.                        Gratifikasi                                         Focused Projects
                                              68    Anti-Corruption Practices and
                                                    Gratification Prevention                            Luas Lahan Tertanam Tahun 2025
         TENTANG LAPORAN                                                                          98    Total Planted Area in 2025
                                                    Tantangan Penerapan Keuangan
          KEBERLANJUTAN                             Berkelanjutan                                       Rantai Pasokan dan Rantai Nilai
         About Sustainability Report          70    Challenges in Implementing                    99    Supply and Value Chain
                                                    Sustainable Finance
                                                                                                        Tantangan, Implikasi Finansial,
                                                    Perpajakan                                          Risiko, dan Peluang Akibat
                                              71    Taxation                                            Perubahan Iklim
         Kerangka dan Rujukan Pelaporan                                                           102   Challenges, Financial Implications,
    42   Reporting Framework and                    Sistem Pelaporan Pelanggaran                        Risks, and Opportunities Caused by
                                              73    Whistleblowing System
         References                                                                                     Climate Change

         Entitas dalam Cakupan Pelaporan            Manajemen Risiko                                    Bantuan Finansial dari Pemerintah
                                              76    Risk Management                              104
    43   Entity Covered by the Reporting                                                                Government Financial Support
         Scope


8                                                                                        Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 11
                      07.                                                                                         10.
                                                          Tingkat Perputaran Karyawan
                                                   164    Employee Turnover Level
           MENJAGA BUMI,
                                                                                                  MENJAWAB KEBUTUHAN,
        MERAWAT MASA DEPAN                         164
                                                          Keberagaman dan Kesetaraan
           Protecting the Planet,                         Diversity and Equality                  MENJAGA KEPERCAYAAN
          Safeguarding the Future                                                                Addressing Needs, Upholding Trust
                                                          Fasilitas dan Kesejahteraan
                                                   166    Karyawan
                                                          Employee Facilities and Welfare

                                                          Program Pensiun
          Pendekatan Manajemen
                                                   170    Retirement Program                          Pendekatan Manajemen
 108                                                                                            210   Management Approach
          Management Approach
                                                          Pelatihan dan Pengembangan
          Target dan Progres                       170    Karyawan                                    Target dan Progres
  111                                                                                           211   Target and Progress
          Target and Progress                             Employee Training and Development

          Konsumsi Energi                                 Tenaga Kerja Anak dan Tenaga Kerja          Pelayanan Setara kepada Konsumen
  112                                                                                           211   Equal Services to Customers
          Energy Consumption                       174    Paksa
                                                          Child and Forced Labors
          Pengendalian Emisi                                                                          Inovasi dan Pengembangan Produk/
  115     Emission Control                                Kebebasan Berserikat                        Jasa Keuangan Berkelanjutan
                                                   175    Freedom of Association                212   Innovation and Development of
          Pengendalian Hama Terpadu                                                                   Sustainable Financial Products/
  121     Integrated Pest Management                      Implementasi Keselamatan dan                Services
                                                          Kesehatan Kerja
          Pengendalian dan Pengelolaan             175    Implementation of Occupational              Meningkatkan Kualitas dan
          Limbah                                          Health and Safety                           Keamanan Produk
 124      Management and Treatment of                                                           212   Improving Product Quality and
          Waste                                                                                       Safety

          Penggunaan Air dan Pengelolaan                              09.                             Produk yang Ditarik Kembali
 128      Efluen                                                                                213   Recalled Products
          Water Use and Effluent Management
                                                   MENGUATKAN KOMUNITAS,                              Dampak Produk dan Jasa
          Manajemen Konservasi dan                 MENUMBUHKAN HARAPAN                          213   Impact of Products and Services
          Perlindungan Biodiversitas                     Strengthening the Community,
 132      Biodiversity Conservation and                                                               Survei Kepuasan Pelanggan
                                                                 Igniting Hope                  214
          Protection Management                                                                       Customer Satisfaction Survey

          Melindungi Hutan dan Lahan
          Gambut                                                                                                  11.
 133      Biodiversity Conservation and                   Pendekatan Manajemen
          Protection Management                    184    Management Approach
          Melindungi Flora dan Fauna                      Target dan Progres                                LAMPIRAN
 134      Protecting Flora and Fauna               185                                                        Appendix
                                                          Target and Progress
          Zona Penyangga dan Restorasi                    Program TJSL dalam Mendukung
          Sempadan Sungai                                 Tujuan Pembangunan Berkelanjutan
 135      Buffer Zones and Riparian                187    CSR Programs Supporting
          Restoration                                     Sustainable Development Goals
                                                                                                      Lampiran
 136
          Pemantauan Area Konservasi                      Alokasi dan Realisasi Dana TJSL       216   Appendix
          Conservation Area Monitoring
                                                   194    Allocation and Utilization of CSR
                                                          Funds
          Inisiatif Perlindungan Habitat melalui
          Pendekatan Landscape                            Penguatan Kapasitas dan
 139      Habitat Protection Initiative Using a           Produktivitas Petani
          Landscape Approach                       197    Enhancing Smallholders Capacity
                                                          and Productivity
          Pengelolaan Risiko dan Dampak
          Lingkungan                                      Mendorong Petani Plasma yang
 143      Environmental Risk and Impact                   Produktif
          Management                               197    Promoting Productive Scheme
                                                          Smallholders
          Biaya Lingkungan Hidup
 146      Environmental Costs                             Membangun Petani Swadaya yang
          Pengungkapan Risiko dan Peluang          199    Mandiri
                                                          Building Independent Smallholders
          Terkait Iklim
 147      Disclosure of Climate-Related Risks             Menghormati Budaya, Adat Istiadat,
          and Opportunities                               dan Hak Masyarakat Setempat
                                                   200    Respect for Local Culture, Customs,
                      08.                                 and Community Rights

                                                          Proses Pembebasan Lahan yang
                                                          Adil dan Transparan
  MEMBANGUN KOMPETENSI,                            202    Fair and Transparent Land
     MEWUJUDKAN VISI                                      Acquisition Process
  Developing Skills, Achieving the Vision
                                                          Pelibatan Pemangku Kepentingan
                                                          untuk Harmoni Sosial
                                                   204    Stakeholder Engagement for Social
                                                          Harmony

         Pendekatan Manajemen                             Mekanisme Penyampaian Keluhan
 156     Management Approach                       206    Grievance Mechanism

         Target dan Progres                               Kasus Keluhan
 159     Target and Progress                       207    Complaint Cases

         Demografi Karyawan
 160     Employee Demography




PT Eagle High Plantations Tbk                                                                                                            9
Page 12
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan
Economic Aspects Performance




IKHTISAR KINERJA
KEBERLANJUTAN
Sustainability Performance Highlights
Mencerminkan kinerja, menegaskan komitmen
keberlanjutan Perseroan.
Demonstrating performance and reaffirming the Company’s
commitment to sustainability.




10                                               Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 13
PT Eagle High Plantations Tbk   11
Page 14
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan
Sustainability Performance Highlights




Kinerja Aspek Ekonomi [OJK B.1]
Economic Aspects Performance


                    Deskripsi                         Satuan
                                                                          2025             2024               2023
                   Description                         Unit

 Pendapatan                                          Rp (Juta)
                                                                          5.761.296         4.302.676          4.204.612
 Revenue                                            Rp (Million)
 Laba (Rugi) Tahun Berjalan                          Rp (Juta)
                                                                            379.107           272.132            159.970
 Profit (Loss) for the Current Year                 Rp (Million)
 Volume Penjualan
 Sales Volume
 Minyak Kelapa Sawit
                                                        Ton                358.120              311.111          347.227
 CPO
 Inti Sawit
                                                        Ton                 55.470             48.384             62.653
 Palm Kernel
 Total Produksi
 Total Production
 Minyak Kelapa Sawit
                                                        Ton                286.972            263.657            320.107
 CPO
 Inti Sawit
                                                        Ton                  55.158            49.193             59.278
 Palm Kernel
 Harga Rata-rata
 Average Price
 CPO                                                  Rp/kg                  14.113             12.515             11.015
 PK                                                   Rp/kg                 12.009               7.533               5.185


                                            Produk Ramah Lingkungan
                                               Eco-Friendly Products




      Fresh Fruit Bunches (FFB)                   Crude Palm Oil (CPO)                      Palm Kernel (PK)




                    Pemasok dan Vendor Lokal
                    Local Suppliers and Vendors        (orang | people)



                    338 2025
                                        340
                                         2024
                                                         373  2023




12                                                                         Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 15
Kinerja Aspek Lingkungan [OJK B.2]
Environmental Aspect Performance


                                 Pengurangan Intensitas Emisi GRK      Emisi yang dihasilkan (Cakupan 1)
                                 GHG Emission Intensity Reduction      Total Produced Emission (Scope 1)
                                 (tCO2e/ton CPO)                       (tCO2e) | (tCO2e)

                                    1,37             1,34       1,42    393.726            389.043    427.064




                                   2025             2024        2023     2025              2024        2023



    Pelestarian Keanekaragaman   Konsumsi Energi Bahan Bakar           Pemanfaatan Limbah dan Efluen
    Hayati-Area Konservasi       Biodiesel                             Menjadi Pupuk Cair
    Biodiversity Conservation    Biodiesel Energy Consumption          Waste and Effluent Utilization into
                                                                       Liquid Fertilizer
    (Ha)                         (ribu GJ) | (thousand GJ)             (m3) | (m3)

      2025                          119              102        107     657.708            619.771   1.104.932


    32.221
      2024


    32.221
      2023


    32.221                         2025             2024        2023     2025              2024        2023




PT Eagle High Plantations Tbk                                                                                13
Page 16
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan
Sustainability Performance Highlights




Kinerja Aspek Sosial [OJK B.3]
Social Aspect Performance



                                   Jumlah Petani Plasma
                                   Total Scheme Smallholder

                                        2025                        2024                             2023


                                   7.791              Orang
                                                      People       7.791                Orang
                                                                                        People       7.791                Orang
                                                                                                                          People




                                   Jumlah Petani Swadaya
                                   Total Independent Smallholder

                                        2025                        2024                             2023


                                   2.900              Orang
                                                      People       1.887                Orang
                                                                                        People       1.000                Orang
                                                                                                                          People




                                   Jumlah Karyawan
                                   Total Employees

                                        2025                        2024                             2023


                                   16.153             Orang
                                                      People       15.927               Orang
                                                                                        People       16.445               Orang
                                                                                                                          People




                                   Karyawan Perempuan
                                   Female Employees

                                        2025                        2024                             2023


                                   4.493              Orang
                                                      People       4.358                Orang
                                                                                        People       4.452                Orang
                                                                                                                          People




                                   Realisasi Anggaran Dana Tanggung Jawab Sosial
                                   Realization of Corporate Social Responsibility (CSR) Budget

              Rp
                                        2025                        2024                             2023


                                   2.401              Rp Juta
                                                      Rp Million   2.005                Rp Juta
                                                                                        Rp Million   957                  Rp Juta
                                                                                                                          Rp Million




14                                                                              Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 17
Kinerja Aspek Tata Kelola
Governance Aspect Performance


Komunikasi dan Kebijakan Prosedur Antikorupsi
Anti-Corruption Communication and Procedure Policy

                                Jumlah Sosialisasi dan Pelatihan Kebijakan Prosedur Antikorupsi
                             Number of Anti-Corruption Procedure Policy Socialization and Training Sessions




       Kepada Badan Tata Kelola                           Kepada Karyawan                                  Kepada Pemasok
       To Governance Department                             To Employees                                     To Suppliers




                   1                                           11                                                2
Pelatihan Antikorupsi
Anti-Corruption Training

                                           Jumlah Sosialisasi dan Pelatihan Antikorupsi
                                      Number of Anti-Corruption Socialization and Training Sessions




                             Kepada Badan Tata Kelola                            Kepada Karyawan
                             To Governance Department                              To Employees




                                           1                                            1
Pembentukan Sustainability Steering Committee di tahun 2025
Establishment of the Sustainability Steering Committee in 2025


                Peran Utama                                                          Fungsi Kunci
                 Main Roles                                                          Key Functions


                                                   1   Arah strategi, kebijakan & tata kelola   3     Inovasi & peningkatan kapasitas
   1    Menetapkan arah strategis
                                                       Strategic directives, policies, and            Innovation and capacity building
        Determining strategic directives
                                                       governance
   2    Mengawasi pelaksanaan kebijakan                Pengawasan & evaluasi kinerja                  Penguatan Governance,
        keberlanjutan Perseroan
                                                   2                                            4
                                                       Performance oversight                          Risk & Compliance (GRC)
        Supervising the implementation of              and evaluation                                 Strengthening Governance,
        the Company’s sustainability policies                                                         Risk, and Compliance (GRC)




PT Eagle High Plantations Tbk                                                                                                            15
Page 18
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan
Sustainability Performance Highlights




 Peristiwa Penting Keberlanjutan
 Sustainability Key Events

      1.

     Sustainable Sourcing Award untuk kategori
     “Thrive to Change”
     Sustainable Sourcing Award in the “Thrive to Change” category


           26 Februari 2025
           26 February 2025



     EHP meraih Sustainable Sourcing Award kategori “Thrive to     EHP received the Sustainable Sourcing Award in the
     Change” dari Unilever sebagai pengakuan kepada pemasok        “Thrive to Change” category from Unilever, recognizing
     dan mitra atas keunggulan dalam praktik berkelanjutan,        suppliers and partners for excellence in sustainable
     terutama dalam mengurangi jejak lingkungan dan mendorong      practices, especially in reducing their environmental
     rantai pasok yang etis serta konsistensi penerapan prinsip    footprint and promoting ethical supply chains. It also
     NDPE (No Deforestation, No Peat, No Exploitation) dalam       highlights the consistent implementation of NDPE (No
     pengelolaan rantai pasok. Penghargaan ini diberikan sebagai   Deforestation, No Peat, No Exploitation) principles in
     apresiasi atas transparansi EHP dalam proses on-boarding      supply chain management. This award acknowledges
     pemasok serta upaya dalam memastikan bahan baku yang          EHP’s transparency in its supplier onboarding process
     tertelusur dan bebas deforestasi. Capaian ini merupakan       and its efforts to ensure traceable, deforestation-free raw
     bukti EHP merupakan Perusahaan yang transparan, layak         materials. This achievement reflects EHP’s dedication to
     dan patuh terhadap kebijakan NDPE dan senantiasa              transparency, compliance, and NDPE principles, while
     berinovasi dalam mewujudkan rantai pasok minyak sawit         continually innovating to build a sustainable palm oil
     yang berkelanjutan. EHP terus memperkuat kolaborasi           supply chain. EHP remains committed to strengthening
     strategis dengan para pemangku kepentingan termasuk           strategic collaborations with stakeholders, including all
     seluruh buyer untuk memperluas dampak keberlanjutan di        buyers, to expand its sustainability impact both nationally
     tingkat nasional maupun global.                               and globally.




      2.

     Kolaborasi Strategis
     Cetak Pemimpin Agribisnis Masa Depan
     Strategic Collaboration to Develop Future Agribusiness Leaders

           14 Agustus 2025
           14 August 2025



     Sebagai wujud sinergi antara dunia akademik dan industri,     To demonstrate the collaboration between academia
     Perseroan menjalin kolaborasi strategis dengan Fakultas       and industry, the Company has established a strategic
     Ekonomi dan Manajemen (FEM) Institut Pertanian Bogor          partnership with the Faculty of Economics and
     (IPB) untuk mendukung pelaksanaan Mata Kuliah Capstone,       Management (FEM) at Bogor Agricultural University (IPB)
     Departemen Agribisnis. Kerja sama ini ditandai dengan         to support the Capstone Course in the Department of
     pelaksanaan kuliah umum dan penandatanganan perjanjian        Agribusiness. This partnership was launched with a public
     kerja sama (MoU) sebagai bentuk komitmen bersama dalam        lecture and a Memorandum of Understanding (MoU),
     mendukung pembelajaran yang praktis dan relevan. Melalui      highlighting their shared goal of promoting practical and
     inisiatif ini, Perseroan berupaya meningkatkan kompetensi     relevant education. Through this initiative, the Company
     mahasiswa di bidang agribisnis melalui keterlibatan           aims to improve student skills in agribusiness by offering
     langsung dengan dunia industri. Kolaborasi ini diharapkan     direct industry engagement. This collaboration is designed
     dapat mencetak talenta agribisnis masa depan yang             to produce skilled, competitive, and sustainable future
     kompeten, berdaya saing, dan berwawasan keberlanjutan,        professionals in agribusiness while also strengthening
     sekaligus memperkuat jejaring profesional di industri         professional networks within the palm oil plantation sector.
     perkebunan kelapa sawit.




16                                                                                Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 19
   3.

  Indonesia Green and
  Sustainable Company Awards 2025
  Indonesia Green and Sustainable Company Awards 2025

        10 September 2025
        10 September 2025



  EHP meraih penghargaan Indonesia Green and Sustainable      EHP received the Indonesia Green and Sustainable
  Company Awards 2025 yang diselenggarakan oleh SWA,          Company Awards 2025, organized by SWA, for Best
  dengan kategori Best Innovation in ESG Implementation.      Innovation in ESG Implementation. This was notable
  Pencapaian ini menjadi istimewa karena merupakan            as EHP’s first time participating, and it was quickly
  partisipasi pertama EHP dalam ajang tersebut dan langsung   acknowledged by the jury. The award highlights EHP’s
  memperoleh apresiasi dari dewan juri. Penghargaan ini       strong commitment to embedding ESG principles into
  menegaskan komitmen EHP dalam mengintegrasikan              its business strategy and operations. Moving forward,
  prinsip ESG ke dalam strategi dan operasional bisnis        EHP aims to continually improve its sustainability efforts,
  secara konsisten. Ke depan, EHP berkomitmen untuk terus     creating long-term value for stakeholders and the
  memperkuat kinerja keberlanjutan demi menciptakan           environment.
  nilai jangka panjang bagi pemangku kepentingan dan
  lingkungan.




   4.

  Katadata Sustainability Action for the Future
  Economy 2025 Kategori Gender
  Katadata Sustainability Action for the Future Economy 2025
  Gender Category

        10 September 2025
        10 September 2025



  EHP kembali meraih penghargaan dalam ajang Katadata         EHP has once again received an award at the Katadata
  Sustainability Action for the Future Economy (SAFE)         Sustainability Action for the Future Economy (SAFE)
  2025 sebagai perusahaan dengan kinerja terbaik dalam        2025, acknowledging it as the leading performer in
  implementasi Kesetaraan Gender. Penghargaan ini             the implementation of Gender Equality. This accolade
  diberikan berdasarkan hasil penilaian Katadata melalui      was awarded based on Katadata’s assessment, which
  Focus Group Discussion dan mencerminkan konsistensi         encompassed Focus Group Discussions and underscored
  EHP dalam memperkuat praktik keberlanjutan yang             EHP’s continual dedication to promoting inclusive
  inklusif. Capaian ini juga tercermin dari peningkatan       sustainability initiatives. Furthermore, EHP’s position in the
  signifikan peringkat EHP dalam Katadata ESG Index yang      Katadata ESG Index has significantly advanced, ranking 9th
  menembus posisi posisi 9 dengan skor 67,67 pada tahun       with a score of 67.67 in 2025. This recognition highlights
  2025. Pengakuan tersebut menegaskan komitmen EHP            EHP’s steadfast commitment to fostering a fair, equal, and
  dalam membangun budaya kerja yang adil, setara, dan         sustainable workplace culture.
  berkelanjutan.




PT Eagle High Plantations Tbk                                                                                                  17
Page 20
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan
Sustainability Performance Highlights




      5.

     PT Singaland Asetama Memenangkan Juara Pertama
     dalam SDG Innovation Pitch Showcase 2025
     PT Singaland Asetama Won First Place in SDG Innovation
     Pitch Showcase 2025

           23 September 2025
           23 September 2025



     PT Singaland Asetama (SGA), anak perusahaan EHP                  PT Singaland Asetama (SGA), a subsidiary of EHP,
     menghadirkan inovasi berkelanjutan dan berhasil                  demonstrated a sustainable innovation and secured
     meraih juara pertama dalam ajang SDG Innovation Pitch            first place at the SDG Innovation Pitch Showcase during
     Showcase, UN Global Compact Leaders’ Summit 2025,                the 2025 UN Global Compact Leaders’ Summit in New
     yang diselenggarakan di New York, Amerika Serikat.               York, United States. This achievement was driven by
     Penghargaan ini diraih melalui inovasi “Green Carbon             the innovation “Green Carbon Black: Rewind - Recycling
     Black: Rewind – Recycling Waste into Decarbonization”,           Waste into Decarbonization,” which utilizes bio-pyrolysis
     yang memanfaatkan teknologi bio-pirolisis untuk mengolah         technology to convert palm oil biomass and plastic waste
     limbah biomassa kelapa sawit dan plastik menjadi biooil          into bio-oil as an alternative to fossil fuels in carbon black
     sebagai pengganti bahan bakar fosil dalam proses produksi        production. This innovation offers a practical solution for
     karbon hitam. Inovasi ini menghadirkan solusi nyata untuk        promoting industrial decarbonization while supporting the
     mendorong dekarbonisasi industri sekaligus memperkuat            implementation of a circular economy across the entire
     penerapan ekonomi sirkular di sepanjang rantai nilai.            value chain.

     Kompetisi ini diikuti oleh lebih dari 15 perwakilan negara dan   The competition, involving representatives from over 15
     menjadi ajang seleksi inovasi berkelanjutan tingkat global       countries, served as a global platform to select sustainable
     dengan penilaian yang ketat terhadap relevansi, dampak           innovations. It carefully assessed their relevance, impact
     terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs),                on the Sustainable Development Goals (SDGs), business
     keberlanjutan model bisnis, serta potensi skalabilitas.          model sustainability, and potential for scalability. This
     Keberhasilan tersebut menegaskan posisi Perseroan                success confirms the Company’s position as an Indonesian
     sebagai pelaku bisnis Indonesia yang mampu bersaing di           firm capable of competing internationally with low-carbon
     tingkat internasional dalam menghadirkan solusi rendah           solutions. Additionally, it reinforces the Company’s
     karbon. Pencapaian ini sekaligus memperkuat komitmen             dedication to the ongoing development of sustainable
     Perseroan untuk terus mengembangkan inovasi dan                  innovations and products that create long-term value for
     produk berkelanjutan yang menciptakan nilai jangka               industry, society, and the environment.
     panjang bagi industri, masyarakat, dan lingkungan.




      6.


     Penghargaan Bisnis dan HAM 2025
     Business and Human Rights Award 2025


           25 November 2025
           25 November 2025



     EHP meraih penghargaan Anugerah Bisnis dan Hak Asasi             EHP was awarded the 2025 Business and Human Rights
     Manusia (BHAM) 2025 yang diselenggarakan oleh Setara             Award (BHAM) by the Setara Institute for its responsible
     Institute, sebagai pengakuan atas penerapan praktik              business practices that follow human rights principles.
     bisnis yang bertanggung jawab dan selaras dengan                 This recognition was based on the Responsible Business
     prinsip HAM. Penghargaan ini diberikan berdasarkan hasil         Conduct (RBC) Benchmark research, which assesses
     riset Responsible Business Conduct (RBC) Benchmark               how well companies incorporate UNGPs, ESG, and
     yang menilai integrasi prinsip UNGPs, ESG, dan                   sustainability principles into their operations. This success
     keberlanjutan dalam operasional perusahaan. Pencapaian           underscores EHP’s commitment to making respect for
     ini menegaskan komitmen EHP dalam menjadikan                     human rights a fundamental part of its governance and
     penghormatan terhadap HAM sebagai bagian integral dari           business approach. Moving forward, EHP aims to further
     tata kelola dan strategi bisnis. Ke depan, EHP berkomitmen       enhance its ethical, inclusive, and sustainable practices.
     untuk terus memperkuat praktik bisnis yang beretika,
     inklusif, dan berkelanjutan.




18                                                                                   Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 21
PT Eagle High Plantations Tbk   19
Page 22
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan
Sustainability Performance Highlights




 Sustainability Roadmap


                      Eagle High Plantations’ Sustainability Roadmap
                                           2030



                                        Sustainable and           Smallholder
        Climate Change                                                                              Empowering
                                         Responsible            Collaborations for
          Mitigations                                                                                 People
                                          Production             Shared Growth


              30%                             100%                Partnership with                 Human Rights
           reduction of                  ISPO and RSPO          10.000 Smallholders                   Protection
         greenhouse gas                    certification             In Improving                  Upholding and
            emissions                                              productivity and             promoting the rights
                                        100% Compliance          agriculture practices         of all employees, local
        Methane Capture                    achieved with                                       communities, women,
           Facilities                   NDPE commitment             Strengthening               and children through
          are built and                  across our supply          Smallholders               inclusive engagement
           optimized                          chain.                 Capabilities                      programs
                                                               to support small holders
           Restore and                   Ethical Sourcing       sustainable production              Improve Local
         Protect Natural                Practices through                                            Economies
           Ecosystems                   100% Traceability       Improving the Well-             by providing training
        within plantations,              to all subsidiaries   being of Smallholders              and development
       conversation areas,               and suppliers (by          through multi              support to communities
       and vital landscape                      2035)          collaborative programs.             surrounding our
                                                                                                  concessions and
                                         Promote Green                                           operational areas.
                                         and Sustainable
                                            Practices                                           Contributed to Food
                                                                                                     Security
                                                                                                across all operations




20                                                                         Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 23
Sustainability Strategic Framework


                                                    EHP Sustainability Strategy Framework

              To be a dynamic plantation company of choice, reputed for our social, economic, and sustainability values.


                                     Enhancing Sustainable Financial Performance for Business Resilience


          Profitability              Productivity                Market              Supply Chain                    Innovation and Digitalization



                                                            Environmental Sustainability

                                 Biodiversity and Natural                                        Renewable Energy/
      NDPE Compliance                                               GHG Emissions                                                 Water Efficiency
                                 Ecosystem Conservation                                           Energy Efficiency



                                                         Employee and Community Well-being

                          Employee Value Proposition                                               Community Empowerment

       Human                                                                   Community
                                          Occupational                                             Partnership and          Local            Capacity
     Rights and           Employee                            Inclusion       Social Welfare
                                           Health and                                                Community            Economic           Building
    International          Welfare                           and Equality       and Food
                                          Safety (OHS)                                              Engagement           Development
      Relations                                                                 Security




                                                         Employee and Community Well-being

                                                                                                   Traceability and                Compliance and
   GCG and Code of Ethics              Anti-Corruption           Whistleblowing System         Responsible Supply Chain             Transparency



                                                    Partnership, Certification, and Verification


                                                                Sustainability Policy




PT Eagle High Plantations Tbk                                                                                                                           21
Page 24
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan
Sustainability Performance Highlights




 Penghargaan
 Award


                                                                                                                     Pemberi
              Tanggal              Penerima              Nama Penghargaan                       Ajang
 No.                                                                                                               Penghargaan
               Date                Awardee                 Award Name                           Award
                                                                                                                     Awarder

  1.   3 Februari 2025          PT Adhyaksa        Survei Perusahaan Perkebunan      Piagam Penghargaan BPS        BPS Kab.
       3 February 2025          Dharmasatya        2024                              Kabupaten Katingan            Katingan
                                (Entitas Anak)     2024 Plantation Company           Katingan Regency BPS
                                | (Subsidiaries)   Survey                            Award Certificate
  2.   3 Februari 2025          PT Bumi
       3 February 2025          Hutani Lestari
                                (Entitas Anak) |
                                (Subsidiaries)
  3.   10 April 2025            PT                 Program Penilaian Peringkat       PROPER Nasional               Menteri
       10 April 2025            Bumilanggeng       Kinerja Perusahaan dalam          National PROPER               Lingkungan
                                Perdanatrada -     Pengelolaan Lingkungan Hidup                                    Hidup
                                Estate             Public Disclosure Program for                                   Menteri
                                                   Environmental Compliance                                        Lingkungan
  4.   10 April 2025            PT Eagle High                                                                      Hidup
       10 April 2025            Plantations
                                Tbk
  5.   10 April 2025            PT Jaya
       10 April 2025            Mandiri Sukses
  6.   23 Juni 2025             PT Jaya            Program Penilaian Kinerja Dalam   PROPER Daerah                 Pemerintah
       23 June 2025             Mandiri Sukses     Pengelolaan Lingkungan Hidup      Regional PROPER               Kalimantan
                                (Entitas Anak) |   Provinsi Kalimantan Timur                                       Timur
                                (Subsidiaries)     Periode 2024-2025                                               Pemerintah
                                                   Environmental Management                                        Kalimantan
                                                   Performance Assessment                                          Timur
                                                   Program East Kalimantan
                                                   Province, 2024-2025




22                                                                                 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 25
                                                                                                                 Pemberi
              Tanggal             Penerima               Nama Penghargaan                     Ajang
 No.                                                                                                           Penghargaan
               Date               Awardee                  Award Name                         Award
                                                                                                                 Awarder

  7.    31 Juli 2025            Perseroan          Pemenang dengan inovasi           SDG Innovation            UN Global
        31 July 2025            The Company        REWIND: REcycling Waste INto      Accelerator for Young     Compact
                                                   Decarbonization                   Professionals 2025        Network
                                                   Winner with REWIND innovation:                              Indonesia
                                                   REcycling Waste INto                                        (IGCN)
                                                   Decarbonization
  8.    10 September 2025       Perseroan          Katadata ESG Index 2025           Katadata ESG Index        Katadata
        10 September 2025       The Company        Awarding Gender – Sektor          Awards – Sustainability   Indonesia
                                                   Perkebunan | Plantation Sector    Action for the Future
                                                                                     Economy (SAFE) 2025
  9.    23 September 2025       PT Singaland       1st Rank SDG Innovation Pitch     UN Global Compact         UN Global
        23 September 2025       Asetama            Showcase Session: Solutions for   Leaders Summit 2025       Compact
                                (Entitas Anak) |   Sustainable Business
                                (Subsidiaries)
 10.    30 September 2025       Perseroan          Merit Achievement                 Investortrust CSR         Investortrust.id
        30 September 2025       The Company                                          Awards 2025
  11.   23 Oktober 2025         Perseroan          Sectoral Champion Awards –        Investortrust ESG         Investortrust.id
        23 October 2025         The Company        Consumer Non-Cylical              Awards 2025
 12.    25 November 2025        Perseroan          B Rating – Sektor Perkebunan      Anugerah Bisnis dan Hak   Setara
        25 November 2025                           Sawit | Oil Palm Plantation       Asasi Manusia (BHAM)      Institute
                                                   Sector                            2025




PT Eagle High Plantations Tbk                                                                                                23
Page 26
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan
Sustainability Performance Highlights




 Sertifikasi
 Certification


                                    Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO)


                                                                                                                         CERTIFICATE
                                                                                                                                      Field of attention

                                                                                                                                           RSPO
                                                                                                        CERTIFICATE CODE: CU-RSPO-903212
                                                                                                                                              Issued to

                                                                                                                     PT JAYA MANDIRI SUKSES
                                                                                                 BANGKIRAI PALM OIL MILL
                                                                              Control Union (Malaysia) Sdn Bhd declares to have inspected the processing unit/mill and
                                                                           supply base(s) of the above-mentioned licensee, and have found them in accordance with the
                                                                           standards mentioned below. This certificate covers the processing unit/mill and supply base(s)
                                                                                             as mentioned in the authenticated annex of this certificate.

                                                                                                                                             Standards
                                                                            The Indonesia National Interpretation (INANI 2020) of the RSPO Principles & Criteria 2018 for
                                                                            Sustainable Palm Oil Production endorsed by the RSPO Board of Governors on 20th April 2020

                                                                              This certificate is in force until further notice, provided that the above-mentioned licensee
                                                                              continues meeting the conditions as laid down in the licensee contract with Control Union
                                                                             (Malaysia) Sdn Bhd. Based on the annual inspections that Control Union (Malaysia) Sdn Bhd
                                                                                                   performs, this certificate is updated and kept in force.


                                                                                                                 Valid until 07/09/2028
                                                                            Date of certification:                                                            Declared by:
                                                                            08/09/2023

                                                                            Date of first RSPO certification:                                                 …..…………………………..
                                                                            08/09/2023                                                                        Dayangku Mazrianah
                                                                                                                                                              Certifier
                                                                            Place and date of issue:
                                                                            Malaysia, 29/05/2024                                                              On behalf of the Managing Director
                                                                                                                                                              Control Union (Malaysia) Sdn Bhd
                                                                            RSPO Membership No: 8-0025-06-000-00

                                                                            Control Union (Malaysia) Sdn Bhd is accredited by ASI for certification against
                                                                            voluntary sustainability standards for scope of RSPO P&C (Single Site & Group),
                                                                            RSPO ISH and SCCS worldwide since 05 November 2014 (ASI-ACC-069).




                                                                           Ver 2_CERT_INDONESIA_OCT22                                                                           RSPO 8-0025-06-100-00




                 Sertifikasi | Certification                            Sertifikasi | Certification
           PT Eagle High Plantations Tbk (EHPM)                     PT Jaya Mandiri Sukses (BKRM)

                      Penerbit | Issuer                                   Penerbit | Issuer
                   Control Union (Malaysia)                            Control Union (Malaysia)

                Masa Berlaku | Validity Period                       Masa Berlaku | Validity Period
                 10 Mei 2024 – 09 Mei 2029                      08 September 2023 – 07 September 2028
                10 May 2024 – 09 May 2029                       08 September 2023 – 07 September 2028




                   Sertifikasi | Certification                         Sertifikasi | Certification
                PT Bumihutani Lestari (BHLM)                      PT Pesonalintas Surasejati (SFRM)

                      Penerbit | Issuer                                     Penerbit | Issuer
                   Control Union (Malaysia)                       Global Gateway Certifications (GGC)

                Masa Berlaku | Validity Period                       Masa Berlaku | Validity Period
              31 Januari 2024 – 30 Januari 2029                     20 Maret 2025 – 19 Maret 2030
             31 January 2024 – 30 January 2029                      20 March 2025 – 19 March 2030




24                                                                  Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 27
                                     Indonesia Sustainable Palm Oil (ISPO)




      Sertifikasi | Certification              Sertifikasi | Certification            Sertifikasi | Certification
   PT Jaya Mandiri Sukses (JMS)              PT Bumihutani Lestari (BHL)            PT Singaland Asetama (SGA)

          Penerbit | Issuer                       Penerbit | Issuer                       Penerbit | Issuer
      PT Mutuagung Lestari Tbk                PT Mutuagung Lestari Tbk                PT Mutuagung Lestari Tbk

    Masa Berlaku | Validity Period           Masa Berlaku | Validity Period         Masa Berlaku | Validity Period
       30 September 2021 –                   21 April 2023 – 20 April 2028         23 Maret 2023 - 22 Maret 2028
        10 Desember 2025                     21 April 2023 – 20 April 2028         23 March 2023 - 22 March 2028
       30 September 2021 –
        10 December 2025




      Sertifikasi | Certification              Sertifikasi | Certification             Sertifikasi | Certification
  PT Pesonalintas Surasejati (PLS)        PT Eagle High Plantations (EHP) Mill   PT Bumilanggeng Perdanatrada (BLP)

          Penerbit | Issuer                       Penerbit | Issuer                       Penerbit | Issuer
      PT Mutuagung Lestari Tbk                PT Mutuagung Lestari Tbk                PT Mutuagung Lestari Tbk

    Masa Berlaku | Validity Period           Masa Berlaku | Validity Period         Masa Berlaku | Validity Period
 26 Februari 2024 – 25 Februari 2029          25 Juli 2023 – 26 Juli 2028            27 Juli 2023 – 26 Juli 2028
26 February 2024 – 25 February 2029          25 July 2023 – 26 July 2028            27 July 2023 – 26 July 2028




PT Eagle High Plantations Tbk                                                                                        25
Page 28
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan
Sustainability Performance Highlights




       Sertifikasi | Certification                 Sertifikasi | Certification                 Sertifikasi | Certification
 PT Suryabumi Tunggal Perkasa (STP)             PT Tandan Sawita Papua (TSP)                PT Karyapratama Agrisejahtera
                                                                                                       (KAPAG)
          Penerbit | Issuer                           Penerbit | Issuer
  PT Global Inspeksi Sertifikasi (GIS)        PT Global Inspeksi Sertifikasi (GIS)                Penerbit | Issuer
                                                                                          PT Global Inspeksi Sertifikasi (GIS)
     Masa Berlaku | Validity Period              Masa Berlaku | Validity Period
        21 Desember 2023 –                        04 Juni 2024 – 03 Juni 2029                Masa Berlaku | Validity Period
         20 Desember 2028                        04 June 2024 – 03 June 2029                  23 Juli 2024 - 22 Juli 2029
        21 December 2023 –                                                                   23 July 2024 - 22 July 2029
         20 December 2028




                              Sertifikasi | Certification                Sertifikasi | Certification
                             PT Adhyaksa Dharmasatya                  PT Manunggal Adi Jaya (MAJ)

                                 Penerbit | Issuer                           Penerbit | Issuer
                         PT Global Inspeksi Sertifikasi (GIS)        Tropical Rainforest International
                                                                           Certification (TRIC)
                            Masa Berlaku | Validity Period
                         20 Agustus 2025 - 19 Agustus 2030            Masa Berlaku | Validity Period
                          20 August 2025 - 19 August 2030                21 Desember 2023 –
                                                                          20 Desember 2028
                                                                         21 December 2023 –
                                                                          20 December 2028




26                                                                                Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 29
PT Eagle High Plantations Tbk   27
Page 30
Laporan Direksi
Board of Directors Report




LAPORAN DIREKSI
Board of Directors Report
Mengawal arah strategis dan memastikan keberlanjutan
nilai jangka panjang.
Managing strategic direction to ensure long-term value creation.




28                                                   Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 31
PT Eagle High Plantations Tbk   29
Page 32
Laporan Direksi
Board of Directors Report




                                          Henderi
                                          Djunaidi
                                          Direktur Utama
                                          President Director




30                          Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 33
Laporan Direksi [OJK D.1]
Board of Directors’ Report


Nilai keberlanjutan yang diinternalisasikan kepada seluruh karyawan
berlandaskan pada keyakinan bahwa ESG merupakan fondasi
utama bisnis Perseroan. Langkah-langkah strategis yang dijalankan
sepanjang tahun 2025 diarahkan untuk menjaga keseimbangan
antara kinerja ekonomi, pelestarian lingkungan, dan peningkatan
kesejahteraan sosial, sebagai bagian dari kontribusi nyata Perseroan
terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB/SDGs) dan sejalan
dengan Sustainability Roadmap 2030.
The sustainability principles adopted by all employees are grounded in the belief
that ESG is the fundamental core of the Company’s operations. Strategic initiatives
implemented throughout 2025 are designed to sustain a balance among economic
performance, environmental preservation, and social development, serving as the
Company’s concrete contribution to the Sustainable Development Goals (SDGs) and
aligned with the 2030 Sustainability Roadmap.




Para Pemegang Saham dan Pemangku Kepentingan                 Dear Shareholders and Stakeholders,
yang Terhormat,
Tahun 2025 menjadi periode penting bagi PT Eagle             2025 marks a pivotal year for PT Eagle High Plantations
High Plantations Tbk (“Perseroan” atau "EHP") dalam          Tbk (the “Company” or “EHP”) as it advances its
memperkuat transformasi keberlanjutan yang telah             sustainability efforts built over recent years. Amidst
dibangun secara konsisten dalam beberapa tahun               the dynamic changes in the global palm oil industry,
terakhir. Di tengah dinamika industri kelapa sawit global,   rising stakeholder expectations, and more complex
peningkatan ekspektasi pemangku kepentingan, serta           climate and social challenges, the Company reaffirms
tantangan perubahan iklim dan sosial yang semakin            its commitment to integrating sustainability as the key
kompleks, Perseroan menegaskan komitmennya untuk             foundation for generating long-term value.
menjadikan keberlanjutan sebagai fondasi utama
dalam menciptakan nilai jangka panjang.

Melalui tema “Accelerating Sustainability for a Better       Under the theme “Accelerating Sustainability for a
Tomorrow”, Perseroan tidak hanya memandang                   Better Tomorrow,” the Company views sustainability
keberlanjutan sebagai kewajiban kepatuhan, tetapi            as beyond compliance; it is a fundamental business
sebagai strategi bisnis yang terintegrasi dengan             strategy woven into its operations, governance, and
operasional, tata kelola, dan inovasi. Pendekatan ini        innovation. This perspective drives the Company to act
mendorong Perseroan untuk bergerak lebih cepat               more quickly and adaptively in adopting responsible
dan adaptif dalam mengimplementasikan praktik                agribusiness practices, reinforcing ESG principles, and
agribisnis yang bertanggung jawab, memperkuat                creating positive environmental and social impacts
prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG),         across its value chain. Aligned with its sustainability
serta memperluas dampak positif bagi lingkungan              roadmap, strategic initiatives scheduled through 2025
dan masyarakat di seluruh rantai nilai. Sejalan dengan       are designed to harmonize economic performance,
roadmap keberlanjutan, langkah-langkah strategis             environmental preservation, and social well-being,
yang dijalankan sepanjang tahun 2025 diarahkan               reflecting the Company’s genuine commitment to the
untuk menjaga keseimbangan antara kinerja ekonomi,           Sustainable Development Goals (SDGs).
pelestarian lingkungan, dan peningkatan kesejahteraan
sosial, sebagai bagian dari kontribusi nyata Perseroan
terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB/
SDGs).

PT Eagle High Plantations Tbk                                                                                     31
Page 34
Laporan Direksi
Board of Directors Report




Kebijakan Merespons Tantangan                            Policies to Address Challenges
Dalam merespons tantangan keberlanjutan yang             In response to growing sustainability challenges,
semakin kompleks, Perseroan memperkuat kebijakan         the Company is enhancing policies that address
yang tidak hanya berfokus pada aspek regulasi            not only regulations and operations but also aim to
dan operasional, tetapi juga pada penguatan nilai        embed sustainability values and culture across the
dan budaya keberlanjutan di seluruh organisasi.          organization. The Board of Directors believes the
Direksi meyakini bahwa keberhasilan implementasi         alignment of policies, systems, and employee behavior
keberlanjutan sangat ditentukan oleh keselarasan         crucial for successful sustainability initiatives.
antara kebijakan, sistem, dan perilaku karyawan          Consequently, the Company prioritizes sustainability
Perseroan. Oleh karena itu, Perseroan menempatkan        values as the core foundation for generating long-term
nilai keberlanjutan sebagai fondasi utama dalam          value and sustainable growth.
menciptakan nilai jangka panjang dan pertumbuhan
usaha yang berkelanjutan.

Nilai keberlanjutan yang diinternalisasikan kepada       The sustainability principles adopted by all employees
seluruh karyawan berlandaskan pada keyakinan             are grounded in the belief that ESG is the fundamental
bahwa ESG merupakan fondasi utama bisnis                 core of the Company’s operations. ESG is integrated
Perseroan. ESG menjadi bagian dari cara kerja dan pola   into business practices and corporate culture to ensure
pikir dalam menjalankan usaha secara bertanggung         responsible, transparent, and compliant operations.
jawab, transparan, dan patuh terhadap peraturan.         The principles of integrity and transparency are
Prinsip integritas dan transparansi menjadi nilai inti   fundamental values emphasized in every operational
yang ditekankan dalam setiap aktivitas operasional,      activity, including through sustainability performance
termasuk melalui pelaporan kinerja keberlanjutan yang    reporting that accurately reflects actual practices.
mencerminkan praktik nyata di lapangan.

Perseroan juga menanamkan nilai kepedulian terhadap      The      Company        encourages        environmental
lingkungan sebagai tanggung jawab bersama.               responsibility as a collective duty. Enhancing
Peningkatan produktivitas dan efisiensi operasional      productivity and efficiency should be balanced with
harus dijalankan secara seimbang dengan upaya            protecting environmental sustainability by adopting
menjaga kelestarian lingkungan melalui penerapan         responsible agricultural practices. This understanding
praktik agrikultur yang bertanggung jawab dan            is constantly cultivated, making sustainability grows
berkelanjutan. Pemahaman ini dibangun secara             naturally as an integral part of daily operations.
berkesinambungan agar keberlanjutan tumbuh
sebagai bagian alami dari proses kerja sehari-hari.

Selain itu, Perseroan menekankan nilai penghormatan      Furthermore,      the   Company     emphasizes      the
terhadap manusia, baik karyawan maupun masyarakat        significance of respecting human beings, including both
di sekitar wilayah operasional. Budaya saling            employees and the communities near its operations.
menghargai, menjunjung tinggi hak asasi manusia,         Fostering a culture of mutual respect, human rights,
serta membangun hubungan sosial yang harmonis            and robust social relationships underpins the creation
menjadi landasan dalam menciptakan dampak positif        of a lasting positive impact. The Company believes
yang berkelanjutan. Perseroan meyakini bahwa             that business success should be complemented by
keberhasilan bisnis harus berjalan seiring dengan        efforts to enhance the well-being of employees and
peningkatan kesejahteraan karyawan dan masyarakat,       the community, thereby promoting sustainable shared
sehingga tercipta nilai bersama yang berkelanjutan.      value.

Keseluruhan nilai keberlanjutan tersebut selaras         These sustainability values reflect the Company’s
dengan nilai-nilai Perseroan yaitu pertumbuhan           core principles of sustainable growth, integrity,
berkelanjutan, integritas, komitmen pada keunggulan,     excellence, respect, unity, caring, and innovation.
hormat, kesatuan, kepedulian, dan inovasi. Untuk         To effectively embed these values and culture, the
memastikan nilai dan budaya tersebut terinternalisasi    Company integrates them into policies, operational
secara efektif, Perseroan mengintegrasikannya ke         standards, and management systems, complemented
dalam kebijakan, standar operasional, dan sistem         by socialization programs, training, and initiatives
manajemen, disertai dengan program sosialisasi,          to enhance understanding across all organizational
pelatihan, serta penguatan pemahaman di seluruh          levels.
jenjang organisasi.




32                                                                    Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 35
Perseroan juga menerapkan mekanisme evaluasi             The Company also implemented evaluation mechanism
melalui indikator kinerja keberlanjutan, termasuk        using sustainability performance indicators, including
penerapan reward and punishment, guna mendorong          rewards and penalties to ensure consistent application
konsistensi implementasi di lapangan. Melalui            in practice. This approach helps the Company to
pendekatan ini, Perseroan membangun budaya               cultivate a sustainability culture that is not only
keberlanjutan yang tidak hanya dipahami, tetapi          understood but actively embraced, supporting the
juga dijalankan secara kolektif sebagai bagian dari      Company’s long-term resilience and competitiveness.
investasi jangka panjang bagi ketahanan dan daya
saing Perseroan.

Strategi dan Pencapaian Target                           Strategy and Target Achievement
Perseroan      merumuskan    strategi    keberlanjutan   The Company developed its sustainability strategy
dengan mengacu pada Sustainability Roadmap 2030          grounded in the Sustainability Roadmap 2030, a long-
sebagai peta jalan jangka panjang dalam memastikan       term roadmap aimed to ensure resilient, responsible,
keberlanjutan usaha yang tangguh, bertanggung            and competitive business practices. This roadmap
jawab, dan berdaya saing. Roadmap ini dirancang untuk    seeks to embed sustainability into business and
mengintegrasikan keberlanjutan ke dalam strategi         operational strategies gradually and measurably, while
bisnis dan operasional secara bertahap, terukur, dan     remaining adaptive to industry changes, regulations,
adaptif terhadap dinamika industri, regulasi, serta      and stakeholder expectations. Through this roadmap,
ekspektasi pemangku kepentingan. Melalui roadmap         the Company emphasizes that meeting sustainability
tersebut, Perseroan menegaskan bahwa pencapaian          goals is not a separate objective, but interconnected
target keberlanjutan tidak berdiri sendiri, melainkan    with the Company’s growth and transformation.
berjalan seiring dengan pertumbuhan dan transformasi
bisnis Perseroan.

Sepanjang tahun 2025, Perseroan mendorong                Throughout 2025, the Company is accelerating
percepatan implementasi keberlanjutan pada semua         its sustainability efforts across all aspects of its
aspek kegiatan usaha, dengan fokus pada penguatan        operations, focusing on strengthening foundational
fondasi operasional, peningkatan kualitas tata kelola,   practices, enhancing governance, implementing
pengelolaan dampak yang lebih sistematis di seluruh      more systematic impact management throughout the
rantai nilai, serta terobosan inovasi yang mendukung     value chain, and fostering innovations that support
keberlanjutan. Strategi ini diwujudkan melalui           sustainability. This strategy involves integrating
penyelarasan kebijakan, proses, dan indikator kinerja    sustainability policies, processes, and performance
keberlanjutan ke dalam perencanaan bisnis tahunan,       metrics into annual business planning, ensuring that
sehingga target-target keberlanjutan menjadi bagian      sustainability targets are systematically monitored by
dari target korporasi yang dipantau secara rutin oleh    management. This approach enables the Company
manajemen. Pendekatan tersebut memungkinkan              to ensure that every operational step aligns with the
Perseroan untuk memastikan bahwa setiap langkah          long-term objectives of the 2030 Roadmap.
operasional memiliki arah yang jelas menuju tujuan
jangka panjang yang telah ditetapkan dalam Roadmap
2030.

Dalam konteks pencapaian target, Perseroan               To reach its goals, the Company adopts a principle
menerapkan prinsip progressive improvement, yaitu        of progressive improvement, which involves setting
menetapkan target tahunan yang realistis namun           realistic yet evolving annual targets and regularly
progresif, serta melakukan evaluasi berkala terhadap     evaluating    progress   and    challenges.    During
capaian dan tantangan yang dihadapi. Sepanjang           the reporting year, the Company made notable
tahun pelaporan, Perseroan mencatatkan kemajuan          advances in several key areas outlined in the 2030
pada sejumlah indikator utama yang menjadi prioritas     Roadmap, such as enhancing operational efficiency,
dalam Roadmap 2030, termasuk peningkatan                 strengthening sustainable supply chain practices,
efisiensi operasional, penguatan praktik rantai pasok    and improving measurable environmental and social
berkelanjutan, serta pengelolaan dampak lingkungan       impact management. These progresses show that the
dan sosial yang lebih terukur. Capaian tersebut          strategic direction chosen remains relevant for the
menunjukkan bahwa arah strategis yang ditetapkan         long term and yields concrete results in the short and
tidak hanya relevan secara jangka panjang, tetapi juga   medium term.
memberikan hasil nyata dalam jangka pendek dan
menengah.




PT Eagle High Plantations Tbk                                                                               33
Page 36
Laporan Direksi
Board of Directors Report




Perseroan juga menempatkan governance-driven                The     Company       considers      governance-driven
sustainability sebagai pengungkit utama dalam               sustainability a crucial factor in reaching its roadmap
pencapaian target roadmap. Pengawasan aktif                 goals. The Board of Directors and the Board of
oleh Direksi dan Dewan Komisaris, didukung oleh             Commissioners, along with the Sustainability Steering
Komite Pengarah Keberlanjutan, memastikan bahwa             Committee, actively oversee to ensure that the strategy
implementasi strategi berjalan selaras dengan arah          execution aligns with the 2030 Roadmap.
Roadmap 2030.

Untuk memastikan pencapaian target berjalan efektif,        To ensure effective achievement of targets, the
Perseroan menerapkan mekanisme pemantauan dan               Company regularly monitors and evaluates all
evaluasi berkala terhadap seluruh indikator kinerja         sustainability performance indicators. The Board
keberlanjutan. Direksi secara aktif memantau progres        of Directors consistently tracks progress, reviews
capaian, menilai efektivitas strategi yang dijalankan,      the effectiveness of current strategies, and adjusts
serta melakukan penyesuaian apabila diperlukan agar         them as needed to stay responsive to changes and
tetap responsif terhadap perubahan dan ekspektasi           stakeholder expectations.
pemangku kepentingan.

Pencapaian Kinerja Keberlanjutan                            Sustainability Performance Achievements
Sepanjang tahun 2025, Perseroan mencatatkan                 In 2025, the Company demonstrated measurable
realisasi kinerja keberlanjutan yang terukur pada           sustainability   achievements     across     economic,
seluruh aspek ekonomi, lingkungan, sosial, dan              environmental, social, and governance aspects.
tata kelola. Capaian tersebut merupakan hasil dari          This progress was a testament of the ongoing
implementasi kebijakan dan program keberlanjutan            implementation of sustainability policies and initiatives
yang dijalankan secara konsisten di tingkat                 at the operational level, supported with regular
operasional, serta pemantauan kinerja yang dilakukan        performance tracking. The following performance
secara berkala. Rincian kinerja berikut mencerminkan        details demonstrate the Company’s actual progress
progres aktual Perseroan dibandingkan periode               compared to the previous period, as outlined in the
sebelumnya sebagaimana disajikan dalam Ikhtisar             Sustainability Performance Overview.
Kinerja Keberlanjutan.

Dari aspek ekonomi, Perseroan berhasil membukukan           From an economic perspective, the Company
peningkatan kinerja keuangan yang mencerminkan              demonstrated strong financial growth, showing
ketahanan usaha di tengah dinamika industri. Pada tahun     resilience despite industry challenges. In 2025,
2025, pendapatan Perseroan tercatat sebesar Rp5.761         revenue rose to Rp5,761 billion, a 33.90% increase
miliar, meningkat sebesar 33,90% dibandingkan tahun         over 2024. This growth was driven by enhanced
2024. Kinerja ini didukung oleh peningkatan produktivitas   plantation productivity, with total CPO production
perkebunan, dengan total produksi CPO mencapai              reaching 286,972 tons and sales volume reaching
286.972 ton dan volume penjualan sebesar 358.120 ton.       358,120 tons. Operational efficiencies also played a
Efisiensi operasional yang diterapkan secara konsisten      key role, boosting operating margins and resulting in
juga tercermin dari peningkatan margin usaha dan laba       a profit of Rp379 billion for the current year. These
tahun berjalan yang mencapai Rp379 miliar. Capaian          results highlight that business strategies centered
tersebut menunjukkan bahwa pengelolaan usaha                on sustainability can significantly contribute to the
yang mengedepankan prinsip keberlanjutan mampu              Company’s sustainable economic performance.
memberikan kontribusi nyata terhadap kinerja ekonomi
Perseroan secara berkelanjutan.

Pada aspek lingkungan, Perseroan mencatatkan                From an environmental perspective, the Company
kemajuan signifikan dalam pengelolaan dampak                made notable progress in minimizing its ecological
lingkungan. Sepanjang tahun 2025, Perseroan                 footprint. In 2025, the Company recorded Scope 1
mencatat emisi gas rumah kaca Cakupan 1 sebesar             greenhouse gas emissions of 393,726 tCo2e, from the
393.726 tCo2e, dengan intensitas emisi mencapai             previous year, with an emissions intensity of 1.37 tCO2e/
1,37 tCO₂e/ton CPO. Capaian ini didukung oleh               tons of CPO. This success was driven by biodiesel
penggunaan biodiesel, optimalisasi efisiensi energi,        use, improved energy efficiency, and transforming
serta pemanfaatan limbah dan efluen menjadi pupuk           waste and effluent into 657,708 m³ of liquid fertilizer.
cair sebanyak 657.708 m³. Selain itu, Perseroan             Moreover, the Company also manages a protected
mengelola dan melindungi area konservasi seluas             conservation area spanning 32,221 hectares as part of
32.221 hektare sebagai bagian dari upaya pelestarian        its biodiversity conservation efforts.
keanekaragaman hayati.



34                                                                       Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 37
Kinerja lingkungan tersebut memperkuat komitmen           These achievements underscore the Company’s
Perseroan terhadap prinsip NDPE dan pengelolaan           ongoing commitment to the NDPE principle and
sumber daya alam yang bertanggung jawab.                  sustainable resource management.

Dari aspek sosial, Perseroan terus memperkuat             From a social perspective, the Company continues to
kontribusinya terhadap peningkatan kesejahteraan          enhance its contribution to improve employee welfare
karyawan dan masyarakat. Hingga akhir tahun 2025,         and community well-being. By the end of 2025,
Perseroan memberdayakan sebanyak 10.691 petani            it had supported 10,691 scheme and independent
plasma dan swadaya, meningkat 10,47% dibandingkan         smallholders, marking a 10.47% increase from
tahun sebelumnya. Jumlah tenaga kerja Perseroan           the previous year. The Company’s total workforce
tercatat sebanyak 16.153 orang, dengan tenaga kerja       consisted of 16,153 employees, of which 8,475 were
lokal mencapai 8.475 orang atau setara 52,47%             local workers, representing 52.47% of the overall
dari total karyawan. Perseroan juga merealisasikan        staff. Additionally, the Company allocated a Social and
anggaran Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan             Environmental Responsibility (TJSL) budget of Rp2.40
(TJSL) sebesar Rp2,40 miliar, yang dialokasikan untuk     billion for community development, education, health
program pemberdayaan masyarakat, pendidikan,              initiatives, and local economic support programs.
kesehatan, dan penguatan ekonomi lokal. Di bidang         Regarding occupational health and safety, the
kesehatan dan keselamatan kerja, Perseroan                Company reported zero fatalities in 2025, attributable
mencatatkan pencapaian zero fatality sepanjang            to the ongoing implementation of an OHS system and
tahun 2025, sebagai hasil dari penerapan sistem K3        a strengthened safety culture across all operational
yang konsisten dan penguatan budaya keselamatan di        units.
seluruh unit operasional.

Pada aspek tata kelola, Perseroan memastikan seluruh      Regarding governance, the Company upheld
kebijakan dan praktik keberlanjutan dijalankan secara     transparent and accountable implementation of all
transparan dan akuntabel. Sepanjang tahun 2025,           sustainability policies and practices. During 2025,
Perseroan mempertahankan dan meningkatkan                 the Company continued to strengthen adherence
kepatuhan terhadap prinsip tata kelola perusahaan         to good corporate governance principles, with
yang baik, termasuk melalui pengawasan aktif oleh         active oversight from the Board of Commissioners
Dewan Komisaris dan Direksi serta peran Komite            and Board of Directors, alongside the Sustainability
Pengarah Keberlanjutan. Kinerja tata kelola juga          Steering Committee. Governance effectiveness is
tercermin dari peningkatan peringkat dan penilaian        also demonstrated by better ratings and external
eksternal, antara lain skor Sustainability Policy         evaluations, such as a 85.7% score in the Sustainability
Transparency Toolkit (SPOTT) yang mencapai 85,7%          Policy Transparency Toolkit (SPOTT) and a B rating in
serta perolehan peringkat B untuk CDP Forest dan B        both CDP Forest and CDP Climate assessments. No
untuk CDP Climate. Tidak terdapat temuan material         significant issues related to governance violations,
terkait pelanggaran tata kelola, konflik kepentingan,     conflicts of interest, or anti-corruption measures were
maupun praktik antikorupsi sepanjang tahun                reported during the year.
pelaporan.

Secara keseluruhan, penerapan kinerja keberlanjutan       Overall, the Company’s 2025 sustainability performance
Perseroan pada tahun 2025 menunjukkan progres             implementation showed tangible and quantifiable
yang konkret dan terukur pada seluruh aspek utama.        progress in all key areas. These accomplishments lay
Capaian tersebut menjadi dasar yang kuat bagi             a solid groundwork for ongoing enhancement of its
Perseroan untuk melanjutkan peningkatan kinerja           sustainability efforts, while also boosting its positive
keberlanjutan   secara   berkelanjutan,  sekaligus        impact on stakeholders and ensuring the Company’s
memperkuat kontribusi positif bagi pemangku               future business stability.
kepentingan dan keberlangsungan usaha Perseroan di
masa depan.

Penghargaan dan Inovasi Berkelanjutan                     Awards and Sustainable Innovation
Sepanjang tahun 2025, Perseroan mencatatkan               Throughout 2025, the Company achieved several
berbagai capaian penting yang menegaskan bahwa            key milestones that highlight how innovation
inovasi dan keberlanjutan telah menjadi bagian integral   and sustainability are now central to its business
dari strategi dan praktik bisnis Perseroan. Berbagai      strategy and operations. The many awards earned,
penghargaan yang diterima, baik di tingkat nasional       both nationally and internationally, recognize the
maupun internasional, mencerminkan pengakuan atas         Company’s consistent incorporation of sustainability




PT Eagle High Plantations Tbk                                                                                  35
Page 38
Laporan Direksi
Board of Directors Report




konsistensi Perseroan dalam mengintegrasikan prinsip         principles into its activities, value chain, and corporate
keberlanjutan ke dalam operasional, rantai nilai, serta      governance.
tata kelola perusahaan secara menyeluruh.

Salah satu capaian strategis Perseroan adalah keberhasilan   A major achievement was the success of its subsidiary,
anak usaha, PT Singaland Asetama (SGA), meraih juara         PT Singaland Asetama (SGA), which won first place in
pertama dalam ajang SDG Innovation Pitch Showcase            the SDG Innovation Pitch Showcase at the 2025 UN
pada Leaders Summit 2025 UN Global Compact di New            Global Compact Leaders Summit in New York. This
York, Amerika Serikat. Penghargaan ini diraih melalui        award was for its innovation, “Green Carbon Black:
inovasi “Green Carbon Black: REWIND – Recycling Waste        REWIND – Recycling Waste into Decarbonization,”
into Decarbonization”, yang memanfaatkan teknologi           which uses bio-pyrolysis technology to turn palm
bio-pirolisis untuk mengolah limbah biomassa kelapa          oil biomass and plastic waste into eco-friendly raw
sawit dan plastik menjadi bahan baku ramah lingkungan        materials as alternatives to fossil fuels. This innovation
sebagai alternatif pengganti bahan bakar fosil. Inovasi      cdemonstrates the Company’s capability to develop
tersebut tidak hanya menunjukkan kapabilitas Perseroan       circular economy solutions and reinforces its concrete
dalam mengembangkan solusi berbasis ekonomi sirkular,        contribution to global decarbonization and the
tetapi juga menegaskan kontribusi nyata Perseroan dalam      Sustainable Development Goals (SDGs).
mendukung agenda dekarbonisasi global dan pencapaian
Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).

Di sisi rantai pasok berkelanjutan, Perseroan memperoleh     In sustainable supply chain practices, the Company
Sustainable Sourcing Award kategori “Thrive to Change”       received the Sustainable Sourcing Award in the
dari Unilever atas konsistensi penerapan prinsip NDPE (No    “Thrive to Change” category from Unilever upon its
Deforestation, No Peat, No Exploitation). Penghargaan        consistency in applying NDPE (No Deforestation, No
ini merupakan apresiasi atas transparansi Perseroan          Peat, No Exploitation) policy. This award recognizes
dalam proses on-boarding pemasok, penguatan sistem           the Company’s transparency in supplier onboarding,
ketertelusuran bahan baku, serta upaya berkelanjutan         efforts to improve raw material traceability, and
untuk memastikan rantai pasok yang bebas deforestasi.        ongoing work to maintain a deforestation-free supply
Capaian ini mencerminkan komitmen Perseroan dalam            chain. The award reflects the Company’s commitment
mendorong praktik perkebunan kelapa sawit yang               to responsible palm oil cultivation and strategic
bertanggung jawab dan memperkuat kolaborasi strategis        partnerships with global partners.
dengan mitra global.

Sejalan dengan komitmen tersebut, Perseroan                  Aligned with this commitment, the Company is
memperkuat inovasi sistem traceability melalui               advancing its traceability system through supply chain
digitalisasi rantai pasok yang memungkinkan                  digitization, allowing more accurate and integrated
pemantauan asal bahan baku secara lebih akurat               monitoring of raw material sources. This digital system
dan terintegrasi. Penerapan sistem berbasis digital          enhances transparency, ensures supplier compliance
ini meningkatkan transparansi data, memperkuat               with NDPE principles, and streamlines verification,
pengawasan kepatuhan pemasok terhadap prinsip                ensuring adherence to international sustainability
NDPE, serta mendukung proses verifikasi yang lebih           standards and meeting global partners’ expectations.
efektif. Inovasi tersebut memastikan pengelolaan rantai
pasok Perseroan selaras dengan standar keberlanjutan
global dan ekspektasi mitra internasional.

Pengakuan atas integrasi ESG secara menyeluruh               Recognition of its comprehensive ESG efforts is also
juga tercermin dari diraihnya Indonesia Green                shown by its award as the Best Innovation in ESG
and Sustainable Company Awards 2025 yang                     Implementation at the Indonesia Green and Sustainable
diselenggarakan oleh SWA, dengan kategori Best               Company Awards 2025, organized by SWA. This was
Innovation in ESG Implementation. Partisipasi perdana        the Company’s first time participating in the event,
Perseroan dalam ajang ini langsung memperoleh                and judges commended its consistent embedding of
apresiasi dari dewan juri, yang menegaskan bahwa             ESG into its strategy, policies, and operations. The
pendekatan ESG yang dijalankan Perseroan telah               award affirms the Company’s focus and efforts on
terinternalisasi secara konsisten dalam strategi,            sustainability as a tool for long-term value creation.
kebijakan, dan operasional bisnis. Penghargaan
ini menjadi validasi atas upaya Perseroan dalam
menjadikan keberlanjutan sebagai sumber nilai tambah
jangka panjang.



36                                                                         Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 39
Selain itu, Perseroan kembali memperoleh pengakuan       Furthermore, the Company was recognized again
dalam ajang Katadata Sustainability Action for the       at the Katadata Sustainability Action for the Future
Future Economy (SAFE) 2025 sebagai perusahaan            Economy (SAFE) 2025 as the top performer in gender
dengan kinerja terbaik dalam implementasi kesetaraan     equality. This highlights the Company’s ongoing
gender. Capaian ini mencerminkan konsistensi             commitment to an inclusive, fair, and equitable
Perseroan dalam membangun lingkungan kerja               workplace, with notable improvement reflected in its
yang inklusif, adil, dan setara, serta tercermin dari    9th place ranking on the Katadata ESG Index in 2025.
peningkatan signifikan peringkat Perseroan dalam         The accolade emphasizes the importance of social
Katadata ESG Index yang menembus posisi 9 pada           factors like diversity and equal opportunity as part of
tahun 2025. Pengakuan ini menegaskan bahwa aspek         its culture and governance.
sosial, khususnya keberagaman dan kesetaraan
kesempatan, menjadi bagian penting dari budaya dan
tata kelola Perseroan.

Komitmen Perseroan terhadap praktik bisnis yang          The Company’s commitment to ethical and responsible
beretika dan bertanggung jawab juga diakui melalui       business practices was also acknowledged with the
perolehan Anugerah Bisnis dan Hak Asasi Manusia          2025 Business and Human Rights Award (BHAM) from
(BHAM) 2025 dari Setara Institute. Penghargaan ini       the Setara Institute. This recognized its Responsible
diberikan berdasarkan hasil Responsible Business         Business Conduct (RBC) Benchmark, which assesses
Conduct (RBC) Benchmark yang menilai integrasi           the integration of the UN Guiding Principles on Business
prinsip UN Guiding Principles on Business and Human      and Human Rights (UNGPs), ESG, and sustainability
Rights (UNGPs), ESG, dan keberlanjutan dalam             into its operations. This acknowledgment emphasizes
operasional perusahaan. Pengakuan ini mempertegas        the Company’s dedication to respecting human rights
komitmen Perseroan dalam menjadikan penghormatan         within its governance and decision-making.
terhadap hak asasi manusia sebagai bagian yang
tidak terpisahkan dari tata kelola dan pengambilan
keputusan bisnis.

Pengakuan eksternal terhadap komitmen keberlanjutan      External recognition also extended to the Merit
Perseroan juga diperkuat melalui diraihnya Merit         Achievement Award at the Investortrust CSR Awards
Achievement pada Investortrust CSR Awards 2025           2025 and the Sectoral Champion Award for the
serta Sectoral Champion Awards – Consumer Non-           Consumer Non-Cyclical sector at the Investortrust
Cyclical pada Investortrust ESG Awards 2025 yang         ESG Awards 2025, organized by Investortrust.id. These
diselenggarakan oleh Investortrust.id. Penghargaan ini   accolades highlight the Company’s effective execution
mencerminkan apresiasi atas konsistensi Perseroan        of social responsibility initiatives and robust ESG
dalam menjalankan program tanggung jawab                 practices. Taken together, these awards reinforce its
sosial yang berdampak serta integrasi prinsip ESG        reputation as an organization that balances business
yang kuat. Capaian tersebut semakin menegaskan           success with creating social and environmental value.
posisi Perseroan sebagai entitas yang mampu
menyeimbangkan kinerja bisnis dengan penciptaan
nilai sosial dan lingkungan secara berkelanjutan.

Rangkaian penghargaan dan inovasi yang dicapai           Overall, the awards and innovations earned in 2025
sepanjang tahun 2025 mencerminkan konsistensi            underline the Company’s ongoing commitment to
Perseroan dalam mengakselerasi transformasi              its sustainability journey. These milestones not only
keberlanjutan. Capaian tersebut tidak hanya menjadi      serve as external acknowledgments but also motivate
pengakuan eksternal, tetapi juga menjadi pendorong       continued innovation, strategic partnerships, and
bagi Perseroan untuk terus menghadirkan solusi           positive impacts on the environment, society, and
inovatif, memperkuat kolaborasi strategis, serta         stakeholder relationships in the future.
meningkatkan dampak positif bagi lingkungan,
masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan di
masa mendatang.




PT Eagle High Plantations Tbk                                                                                 37
Page 40
Laporan Direksi
Board of Directors Report




Prospek Usaha                                             Business Prospects
Memasuki       periode      mendatang,       Perseroan    As we approach the upcoming period, the Company
memandang prospek usaha tetap positif dengan              remains optimistic about its business prospects,
didukung oleh fundamental operasional yang semakin        supported by improving operational fundamentals,
solid, penerapan tata kelola yang kuat, serta integrasi   strong governance practices, and the incorporation of
keberlanjutan sebagai bagian dari strategi bisnis         sustainability into its long-term strategies. The global
jangka panjang. Permintaan global terhadap minyak         demand for responsibly produced palm oil continues
sawit yang diproduksi secara bertanggung jawab            to grow, reflecting increasing market awareness
terus menunjukkan tren peningkatan, seiring dengan        of sustainability, traceability, and compliance with
meningkatnya kesadaran pasar terhadap aspek               international environmental and social standards.
keberlanjutan, ketertelusuran, dan kepatuhan terhadap
standar lingkungan dan sosial internasional.

Perseroan optimistis dapat memanfaatkan peluang           The Company remains optimistic about capitalizing
tersebut melalui penguatan produktivitas aset             on these opportunities by improving the productivity
perkebunan, peningkatan efisiensi operasional,            of its plantation assets, enhancing operational
serta optimalisasi rantai nilai yang berkelanjutan.       efficiency, and optimizing the sustainable value chain.
Implementasi praktik agronomi yang baik, didukung         By adopting good agronomic practices supported by
oleh inovasi dan pemanfaatan teknologi, diharapkan        innovation and technology, it aims to maintain stable
mampu menjaga stabilitas produksi sekaligus               production and increase resource efficiency. This
meningkatkan efisiensi penggunaan sumber daya.            approach enables the Company to achieve business
Pendekatan ini memberikan ruang bagi Perseroan            growth while maintaining responsible environmental
untuk menjaga keseimbangan antara pertumbuhan             management.
usaha dan pengelolaan dampak lingkungan secara
bertanggung jawab.

Dari sisi keberlanjutan, berbagai inisiatif yang telah    From a sustainability standpoint, the initiatives carried
dijalankan sepanjang tahun 2025 menjadi fondasi           out in 2025 establish an essential foundation for
penting bagi pencapaian target jangka menengah dan        achieving medium- and long-term objectives. The
panjang. Perseroan akan terus memperkuat penerapan        Company will keep advancing the adoption of NDPE
prinsip NDPE, meningkatkan cakupan sertifikasi            principles, broaden sustainable certification coverage,
berkelanjutan, serta mempercepat upaya penurunan          and speed up emissions reduction aligned with its Net
emisi sejalan dengan roadmap Net Zero Emissions.          Zero Emissions roadmap. As global regulations evolve
Di tengah dinamika regulasi global dan ekspektasi         and stakeholder expectations shift, the Company
pemangku kepentingan yang terus berkembang,               is dedicated to staying flexible and proactive in
Perseroan berkomitmen untuk tetap adaptif dan             updating its policies and practices to stay relevant and
proaktif dalam menyesuaikan kebijakan dan praktik         competitive.
operasional agar tetap relevan dan kompetitif.

Perseroan juga melihat peluang pertumbuhan melalui        Additionally, the Company sees growth opportunities
pengembangan inovasi berkelanjutan dan kolaborasi         in developing sustainable innovations and building
strategis dengan berbagai pemangku kepentingan,           strategic partnerships with stakeholders such as
termasuk mitra usaha, institusi pendidikan, dan           business partners, educational institutions, and local
komunitas lokal. Kolaborasi tersebut diharapkan           communities. These collaborations aim to increase the
dapat memperkuat kapabilitas Perseroan dalam              Company’s capacity to provide value-added solutions
menghadirkan solusi bernilai tambah, sekaligus            and generate wider social and environmental benefits.
menciptakan dampak sosial dan lingkungan yang lebih       Simultaneously, expanding human resources and
luas. Seiring dengan itu, penguatan kapasitas sumber      cultivating a sustainability-focused culture within the
daya manusia dan budaya keberlanjutan di seluruh          organization will remain key priorities for long-term
lini organisasi akan terus menjadi prioritas untuk        success.
mendukung pencapaian kinerja jangka panjang.




38                                                                     Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 41
Apresiasi                                                Appreciation
Direksi menyampaikan apresiasi dan terima kasih          The Board of Directors extends its sincere gratitude to
yang sebesar-besarnya kepada seluruh pemangku            all stakeholders, including the Board of Commissioners,
kepentingan, termasuk Dewan Komisaris, karyawan,         employees, scheme and independent smallholders,
petani plasma dan swadaya, mitra usaha, masyarakat       business partners, local communities near operational
di sekitar wilayah operasional, serta pemerintah dan     sites, as well as the government and regulators, for
regulator, atas kepercayaan, dukungan, dan kolaborasi    their trust, support, and collaboration throughout
yang telah terjalin sepanjang tahun 2025. Capaian        2025. The Company’s achievements in sustainability
keberlanjutan yang diraih Perseroan merupakan hasil      are attributable to the collective commitment, diligent
dari komitmen bersama, kerja keras, dan dedikasi         effort, and dedication of all parties involved in
seluruh pihak dalam menjalankan prinsip keberlanjutan    consistently and responsibly upholding sustainability
secara konsisten dan bertanggung jawab. Ke depan,        principles. Looking ahead, the Company remains
Perseroan berkomitmen untuk terus memperkuat             committed to strengthening collaborations with all
sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan guna         stakeholders to generate sustainable, long-term value
menciptakan nilai jangka panjang yang berkelanjutan      for the Company, society, and the environment.
bagi Perseroan, masyarakat, dan lingkungan.



                                           Jakarta, 14 April 2026
                                           Jakarta, April 14, 2026

                                            Atas Nama Direksi,
                                     On behalf of the Board of Directors,




                                         HENDERI DJUNAIDI
                                              Direktur Utama
                                             President Director




PT Eagle High Plantations Tbk                                                                                39
Page 42
Tentang Laporan Keberlanjutan
About Sustainability Report




TENTANG LAPORAN
KEBERLANJUTAN
About Sustainability Report
Mewujudkan komitmen, kinerja, dan transparansi Perseroan
secara terukur.
Delivering the Company’ commitments, performance, and
transparency in a measurable way.




40                                              Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 43
PT Eagle High Plantations Tbk   41
Page 44
Tentang Laporan Keberlanjutan
About Sustainability Report




Kerangka dan Rujukan Pelaporan
Reporting Framework and References

Penyusunan Laporan Keberlanjutan ini mengacu pada       This Sustainability Report is prepared in accordance
berbagai kerangka dan standar pelaporan yang diakui     with various internationally and nationally recognized
secara internasional maupun nasional sebagai berikut:   reporting frameworks and standards, including:
1. GRI Standards 2021 – termasuk standar Universal      1. GRI Standards 2021- including Universal Standards
   (GRI 1, GRI 2, GRI 3) dan Standar Topik (GRI 13 -       (GRI 1, GRI 2, GRI 3) and Topical Standards (GRI
   Agriculture, Aquaculture, and Fishing Sectors           13 - Agriculture, Aquaculture, and Fishing Sectors
   2022);                                                  2022);
2. POJK No. 51/POJK.03/2017 tentang Penerapan           2. OJK Regulation No. 51/POJK.03/2017 on the
   Keuangan Berkelanjutan;                                 Implementation of Sustainable Finance;
3. Surat Edaran OJK No. 16/SEOJK.04/2021 tentang        3. OJK Circular Letter No. 16/SEOJK.04/2021 on the
   Bentuk dan Isi Laporan Tahunan Emiten atau              Format and Content of Annual Reports of Issuers or
   Perusahaan Publik;                                      Public Companies;
4. 10 Prinsip United Nations Global Compact (UNGC)      4. The 10 Principles of the United Nations Global
   sebagai rujukan etika dan prinsip keberlanjutan         Compact (UNGC) as a reference for global ethics
   global;                                                 and sustainability principles;
5. Sasaran Tujuan Pembangunan Berkelanjutan             5. The Sustainable Development Goals (SDGs) as a
   (SDGs) sebagai pedoman pemetaan kontribusi              guideline for mapping the Company’s contribution
   Perseroan terhadap agenda pembangunan nasional          to the national and global development agenda.
   dan global.

Kerangka tersebut digunakan untuk memastikan            The framework is designed to ensure consistent report
bahwa penyusunan laporan dilakukan secara               preparation, strengthen governance, and clearly
konsisten, kuat dari sisi tata kelola, serta mampu      communicate the Company’s sustainability impact in
menggambarkan dampak keberlanjutan Perseroan            a transparent way.
secara komprehensif dan transparan.




42                                                                   Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 45
Entitas dalam Cakupan Pelaporan [GRI 2-2]
Entity Covered by the Reporting Scope

Laporan ini mencakup seluruh entitas yang berada           This report covers all entities under the Company’s
dalam pengendalian Perseroan dan memberikan                control that impact its economic, social, environmental,
kontribusi terhadap kinerja ekonomi, sosial, lingkungan,   and governance performance. The scope covers
serta tata kelola. Cakupan pelaporan meliputi seluruh      all subsidiaries: PT Eagle High Plantations (EHP),
anak usaha, yaitu PT Eagle High Plantations (EHP),         PT Pesonalintas Surasejati (PLS), PT Jaya Mandiri
PT Pesonalintas Surasejati (PLS), PT Jaya Mandiri          Sukses (JMS), PT Suryabumi Tunggal Perkasa (STP),
Sukses (JMS), PT Suryabumi Tunggal Perkasa (STP),          PT Manunggal Adi Jaya (MAJ), PT Karyapratama
PT Manunggal Adi Jaya (MAJ), PT Karyapratama               Agrisejahtera (KAPAG), PT Saka Kencana Sejahtera
Agrisejahtera (KAPAG), PT Saka Kencana Sejahtera           (SKS), PT Singaland Asetama (SGA), PT Bumilanggeng
(SKS), PT Singaland Asetama (SGA), PT Bumilanggeng         Perdanatrada (BLP), PT Bumihutani Lestari (BHL), PT
Perdanatrada (BLP), PT Bumihutani Lestari (BHL), PT        Adhyaksa Dharmasatya (ADS), PT Satria Manunggal
Adhyaksa Dharmasatya (ADS), PT Satria Manunggal            Sejahtera (SMS), PT Tandan Sawita Papua (TSP), and
Sejahtera (SMS), PT Tandan Sawita Papua (TSP), dan         PT Multikarya Sawit Prima (MSP).
PT Multikarya Sawit Prima (MSP).

Jika terdapat perbedaan antara entitas yang                If there are discrepancies between the entities listed in
disertakan dalam laporan keberlanjutan dan laporan         this sustainability report and the consolidated financial
keuangan konsolidasian, hal tersebut disebabkan oleh       statements, they stem from differences in materiality
perbedaan tingkat materialitas dampak keberlanjutan,       of sustainability impacts, the operational status of
status operasional entitas, serta kontribusi terhadap      the entities, and their contribution to non-financial
kinerja non-finansial. Perseroan menggunakan               performance. The Company uses a full consolidation
pendekatan konsolidasi penuh, termasuk penyesuaian         approach, including adjustments for non-controlling
untuk kepentingan non-pengendali apabila relevan,          interests when relevant, and accounts for structural
serta mempertimbangkan perubahan struktur seperti          changes such as mergers, acquisitions, divestitures,
merger, akuisisi, divestasi, maupun penghentian            or terminations of entity activities.
kegiatan entitas.

Proses Penentuan Topik Material [GRI 3-1]
Material Topic Determination Process

Proses penentuan topik material dilakukan melalui          The process of identifying material topics follows a
pendekatan sistematis yang mencakup identifikasi,          systematic approach that involving the identification,
penilaian, dan validasi dampak keberlanjutan. Pada         assessment, and validation of sustainability impacts.
tahun pelaporan, proses dilakukan melalui pengisian        During the reporting year, this process was carried out
kuesioner oleh pemangku kepentingan internal dan           through questionnaires completed by both internal and
eksternal, dilengkapi diskusi internal bersama unit        external stakeholders, along with internal discussions
terkait.                                                   with relevant departments.

1. Identifikasi Dampak                                     1. Impact Identification
   Perseroan mengidentifikasi dampak aktual dan               The Company identifies actual and potential
   potensial baik positif maupun negatif terhadap             impacts, both positive and negative on the economy,
   ekonomi, lingkungan, manusia, dan hak asasi                environment, people, and human rights across
   manusia sepanjang rantai nilai, termasuk pada              the entire value chain, including relationships with
   hubungan bisnis seperti pemasok dan kontraktor;            suppliers and contractors;
2. Keterlibatan Pemangku Kepentingan melalui               2. Stakeholder Engagement via Questionnaires
   Kuesioner
   Kuesioner disampaikan kepada kelompok pemangku            Questionnaires were distributed to stakeholder
   kepentingan yang mencakup pemasok, masyarakat             groups such as suppliers, nearby communities,
   sekitar wilayah operasional, pelanggan, investor,         customers, investors, shareholders, analysts,
   pemegang saham, analis, regulator dan lembaga             regulators,     government       agencies,     NGOs,
   pemerintah, lembaga swadaya masyarakat, peneliti          sustainability experts, media, the Board of Directors,
   dan pakar keberlanjutan, media, Direksi, Dewan            the Board of Commissioners, and operational
   Komisaris, dan manajemen operasional;                     management;




PT Eagle High Plantations Tbk                                                                                    43
Page 46
Tentang Laporan Keberlanjutan
About Sustainability Report




   Melalui    kuesioner     tersebut,  masing-masing       Through these questionnaires, each group assessed
   kelompok memberikan penilaian atas tingkat              the relevance and importance of impacts from their
   relevansi dan signifikansi dampak berdasarkan           perspectives;
   perspektif mereka;
3. Penilaian dan Prioritisasi Dampak                     3. Impact Assessment and Prioritization
   Dampak       yang     terkumpul    dari  kuesioner       The impacts identified from the questionnaires were
   diprioritaskan berdasarkan tingkat signifikansi,         prioritized based on their significance, potential
   potensi besarnya dampak, kemungkinan terjadinya,         severity, likelihood, and stakeholder expectations;
   serta ekspektasi pemangku kepentingan;
4. Validasi oleh Direksi                                 4. Validation by the Board of Directors
   Hasil penilaian kemudian dibahas dalam forum             The assessment results were discussed in an internal
   internal dan disahkan oleh Direksi sebagai               forum and approved by the Board of Directors, who
   penanggung jawab penyusunan laporan.                     are responsible for report preparation.

Daftar Topik Material [GRI 3-2]
List of Material Topics

Berdasarkan hasil survei yang dilakukan dalam            Based on a survey to identify key material topics,
penentuan topik material, Perseroan menetapkan 20        the Company has identified 20 topics for its
topik material untuk laporan keberlanjutan tahun 2025    2025 sustainability report, spanning economic,
yang mencakup aspek ekonomi, lingkungan, sosial,         environmental, social, and governance aspects. This
dan tata kelola, terdapat perubahan dari 14 topik        is an increase from the 14 topics identified last year.
material di tahun sebelumnya. Berikut adalah topik       The topics are listed as follows:
tersebut:
1. Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3);                 1. Occupational Health and Safety (OHS);
2. Pengelolaan Limbah;                                   2. Waste Management;
3. Keanekaragaman Hayati;                                3. Biodiversity;
4. Dampak Penggunaan Lahan dan Perlindungan              4. Land Use Impacts and Ecosystem Protection;
    Ekosistem;
5. Penarikan Air & Pengelolaan Air;                      5. Water Withdrawal & Water Management;
6. Antikorupsi;                                          6. Anti-Corruption;
7. Pengelolaan Emisi Gas Rumah Kaca;                     7. Greenhouse Gas Emission Management;
8. Kinerja Ekonomi;                                      8. Economic Performance;
9. Pengembangan Masyarakat;                              9. Community Development;
10. Pelatihan & Pengembangan SDM;                        10. Human Resource Training & Development;
11. Pengelolaan Energi;                                  11. Energy Management;
12. Dampak Ekonomi Tidak Langsung;                       12. Indirect Economic Impacts;
13. Keanekaragaman & Kesetaraan Kesempatan Kerja;        13. Diversity & Equal Employment Opportunity;
14. Penerapan GCG dan Kepatuhan terhadap Hukum;          14. GCG Implementation and Legal Compliance;
15. Praktik Tenaga Kerja Adil;                           15. Fair Labor Practices;
16. Pekerja Anak;                                        16. Child Labor;
17. Kerja Paksa;                                         17. Forced Labor;
18. Perpajakan;                                          18. Taxation;
19. Keberadaan Pasar;                                    19. Market Presence;
20. Penilaian Sosial Pemasok.                            20. Supplier Social Assessment.

Pendekatan terhadap Topik Material [GRI 3-3]
Approaches to the Material Topics

Untuk setiap topik material, Perseroan mendeskripsikan   For each material topic, the Company identifies both
dampak aktual dan potensial, mengidentifikasi apakah     actual and potential impacts, evaluates whether
dampak tersebut berasal dari aktivitas Perseroan atau    these arise from its activities or relationships, and
hubungan bisnis, menerapkan kebijakan dan komitmen       applies appropriate policies and commitments.
yang relevan, serta menjalankan tindakan pengelolaan     It also undertakes management actions such as
seperti pencegahan risiko, mitigasi, remediasi, serta    risk prevention, mitigation, remediation, as well as
optimalisasi dampak positif.                             optimizing positive impacts.




44                                                                    Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 47
Pemantauan efektivitas dilakukan melalui indikator                                    The effectiveness of these initiatives is monitored
kinerja, target tahunan, audit internal, pemantauan                                   through performance indicators, annual targets,
lapangan, serta evaluasi berkala oleh Komite                                          internal audits, field monitoring, and regular reviews
Sustainability. Pelibatan pemangku kepentingan                                        by the Sustainability Committee. Ongoing stakeholder
terus dilakukan untuk memastikan bahwa tindakan                                       engagement ensures that management actions
pengelolaan berjalan efektif dan relevan terhadap                                     are effective and align with stakeholder needs and
kebutuhan serta ekspektasi mereka.                                                    expectations.

                                                   Materiality Matrix EHP (Red-Orange-Green)

                                       1.0


                                                                                                                                           1
                                                                                                                     2
                                                                                                                                   3
                                                                                                                         4

                                                                                                                                       6
                                                                                                                 5
                                       0.8
                                                                                                                               7



                                                                                                        1
                                                                                                                                           8
                                                                                                  2
    Kepentingan Pemangku Kepentingan




                                                                                              3



                                       0.6
            Stakeholder Priority




                                                                              4


                                                                                      5

                                                                                  6
                                                                                          7
                                       0.4


                                                                        5
                                                                 4
                                               1
                                                         3

                                                     2


                                       0.2




                                       0.0
                                         0.0   0.2                          0.4                       0.6                0.8                   1.0


                                                                       Dampak terhadap Perseroan
                                                                         Impact on the Company

   High Material                                                Medium Material                                Low Material
1. K3 | OHS                                                  1. Pengembangan Masyarakat |                   1. Pekerja Anak | Child Labor
                                                                Community Development
2. Antikorupsi | Anti-Corruption                             2. Pelatihan SDM | HR Development &            2. Perpajakan | Taxation
                                                                Training
3. Limbah | Waste                                                                                           3. Kerja Paksa | Forced Labor
                                                             3. Energi | Energy
4. Emisi GRK | GHG Emissions                                                                                4. Penilaian Pemasok | Supplier
                                                             4. GCG & Kepatuhan | GCG & Compliance
                                                                                                               Assessment
5. Kinerja Ekonomi | Economic                                5. Kesetaraan Kesempatan | Equal               5. Keberadaan Pasar | Market Presence
   Performance                                                  Opportunity
6. Keanekaragaman Hayati | Biodiversity                      6. Dampak Ekonomi Tidak Langsung |
                                                                Indirect Economic Impacts
7. Lahan Ekosistem | Ecosystem and Land
                                                             7. Tenaga Kerja Adil | Fair Labor Practices
   Use
8. Air | Water




PT Eagle High Plantations Tbk                                                                                                                        45
Page 48
Tentang Laporan Keberlanjutan
About Sustainability Report




Pernyataan Ulang Informasi [GRI 2-4]
Information Restatement

Pada laporan tahun ini, Perseroan melakukan pernyataan      In this year’s report, the Company restated previously
ulang (restatement) atas informasi laporan terkait          disclosed information relating to employee composition
rincian komposisi karyawan dan total jam kerja. Hal ini     and total working hours following a change in the
dikarenakan adanya perubahan metode penghitungan.           calculation methodology. The restatement did not
Tidak terdapat dampak signifikan terhadap analisis data     materially affect the analysis of historical data.
historis akibat adanya pernyataan ulang tersebut.

Periode Pelaporan, Frekuensi, dan Akses Informasi atas Laporan Keberlanjutan [GRI 2-3]
Reporting Period, Frequency, and Access to Information on the Sustainability Report

Laporan Keberlanjutan ini meliputi periode 1 Januari        This Sustainability Report covers the period from
hingga 31 Desember 2025 dan diterbitkan setiap              1 January to 31 December 2025, and is published
tahun. Periode ini selaras dengan laporan keuangan          annually. It aligns with the Company’s annual financial
tahunan Perseroan. Bila di periode berikutnya terdapat      statements. If discrepancies emerge between this
perbedaan periode antara laporan keberlanjutan              report and future financial statements, the Company
dan laporan keuangan, Perseroan akan memberikan             will clarify the reasons and any adjustments.
penjelasan terkait alasan dan penyesuaiannya.

Laporan ini merupakan Laporan ke-9 yang diterbitkan         This marks the 9th Report issued by the Company,
oleh Perseroan, yang melaporkan aspek ekonomi,              covering economic, social, environmental, and
sosial, lingkungan dan tata kelola perusahaan. [GRI 2-3]    governance aspects. [GRI 2-3]

Laporan ini dipublikasikan pada 23 April 2026 dan           The report was published on April 23, 2026 and is
tersedia dalam Bahasa Indonesia serta Bahasa                available in Indonesian and English on the official
Inggris melalui situs resmi Perseroan www.                  website www.eaglehighplantations.com.
eaglehighplantations.com.

Masukan, pertanyaan, atau permintaan informasi              Feedback, questions, or information requests can be
dapat disampaikan kepada:                                   submitted to:




     Corporate Secretary

     Kantor Pusat | Head Office:       corsec@eaglehighplantations.com             +62 (21) 8665 8828
     Rajawali Place, 28th Floor        investor@eaglehighplantations.com           www.eaglehighplantations.com
     Jl. HR Rasuna Said Kav. B/4       sustainability@eaglehighplantations.com
     Jakarta 12910, Indonesia




46                                                                        Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 49
PT Eagle High Plantations Tbk   47
Page 50
Memperkuat Pilar Keberlanjutan: Strategi dan Tata Kelola
Strengthening the Sustainability Pillar: Strategy and Governance




MEMPERKUAT PILAR
KEBERLANJUTAN:
STRATEGI DAN TATA KELOLA
Strengthening the Sustainability Pillar:
Strategy and Governance
Membangun fondasi keberlanjutan melalui
strategi yang terarah dan tata kelola yang kuat.
Establishing a sustainability foundation through a targeted
strategy and robust governance.




48                                                                 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 51
PT Eagle High Plantations Tbk   49
Page 52
Memperkuat Pilar Keberlanjutan: Strategi dan Tata Kelola
Strengthening the Sustainability Pillar: Strategy and Governance




Strategi Keberlanjutan [GRI 2-22, 2-24][OJK A.1]
Sustainability Strategies



                   E                                               S                              G




        Environmental                              Social and Economic                   Governance
         Stewardship                                 Responsibility                     Responsibility




50                                                                       Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 53
EHP memandang keberlanjutan sebagai bagian              EHP considers sustainability as a fundamental element
integral dari strategi bisnis untuk memastikan          of its business strategy to promote responsible long-
pertumbuhan jangka panjang yang bertanggung             term growth. Through its Sustainability Policy, the
jawab. Melalui penerapan Kebijakan Keberlanjutan,       Company is committed to embedding Environmental,
Perseroan berkomitmen untuk mengintegrasikan            Social, and Governance (ESG) considerations across all
aspek Lingkungan (Environmental), Sosial (Social),      operations, aligning with the Sustainable Development
dan Tata Kelola (Governance) atau ESG dalam setiap      Goals (SDGs), RSPO, ISPO, EUDR standards, and the
lini operasi, selaras dengan Tujuan Pembangunan         No Deforestation, No Peat, No Exploitation (NDPE)
Berkelanjutan (TPB), standar RSPO, ISPO, EUDR, dan      principles.
prinsip No Deforestation, No Peat, No Exploitation
(NDPE).

Environmental Stewardship                               Environmental Stewardship
Perseroan menempatkan perlindungan lingkungan           The Company prioritizes environmental protection by
sebagai prioritas utama melalui pendekatan yang         focusing on preventing and reducing environmental
mengutamakan pencegahan dan mitigasi dampak             impacts at every stage of its operations.
lingkungan di seluruh rantai operasi.

Fokus utama tahun 2025 mencakup:                        Key priorities for 2025 include:
1. Praktik Sawit Berkelanjutan:                         1. Sustainable Palm Oil Practices:
   Melanjutkan komitmen terhadap RSPO, ISPO, dan           Maintaining commitments to RSPO, ISPO, and
   EUDR. Hingga akhir 2025, Perseroan memiliki             EUDR. By the end of 2025, the Company has
   4 sertifikat RSPO (setara 57%) dan 11 sertifikat        owned 4 RSPO certificates (equally to 57%) and 11
   ISPO (setara 79%), serta memperkuat penerapan           ISPO certificates (equally to 79%), while enhancing
   traceability untuk meningkatkan transparansi            traceability to improve supply chain transparency
   rantai pasok dan memastikan kesesuaian dengan           and ensure EUDR compliance.
   ketentuan EUDR.
2. Komitmen NDPE:                                       2. NDPE Commitment:
   Implementasi No Deforestation, No Peat, No              Strengthen the implementation of No Deforestation,
   Exploitation diperkuat dengan pemantauan hotspot        No Peat, No Exploitation policy through satellite
   berbasis satelit, patroli lapangan, dan pelibatan       hotspot monitoring, field patrols, and active supplier
   pemasok.                                                engagement.
3. Pelestarian Keanekaragaman Hayati:                   3. Biodiversity Conservation:
   Hingga 2025, EHP mengelola dan melindungi               As of 2025, EHP manages and protects 32,221
   area konservasi seluas 32.221 ha di dalam dan di        hectares of conservation areas, both within and
   luar area operasi Perseroan, diantaranya restorasi      beyond its operational zones, including peat
   gambut di Rimba Raya dan perlindungan mangrove          restoration in Rimba Raya and mangrove protection
   di Dumaring.                                            in Dumaring.
4. Komitmen Penurunan Emisi GRK:                        4. GHG Emission Reduction:
   EHP menargetkan penurunan emisi sebesar 30%             EHP targets to a 30% reduction in GHG emissions
   pada 2030 (baseline 2020). Pada tahun 2025, emisi       by 2030 (with 2020 as the baseline). In 2025, GHG
   GRK berhasil diturunkan sebesar 55.463 ton CO2          emissions was managed to be reduced by 55,463
   melalui proyek Biogas Power Plant.                      tons of CO2 through the Biogas Power Plant project.

Social and Economic Responsibility                      Social and Economic Responsibility
EHP percaya bahwa keberhasilan bisnis harus berjalan    EHP believes that business success should align
seiring dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat     with improving the well-being of communities and
dan karyawan.                                           employees.




PT Eagle High Plantations Tbk                                                                                  51
Page 54
Memperkuat Pilar Keberlanjutan: Strategi dan Tata Kelola
Strengthening the Sustainability Pillar: Strategy and Governance




Arah strategis dan capaian utama 2025:                             Strategic direction and key achievements for 2025:
1. Penghormatan terhadap HAM:                                      1. Respect for Human Rights:
   Mengacu pada Universal Declaration of Human                        Adhere to the Universal Declaration of Human
   Rights (UDHR) dan prinsip ILO, serta memastikan                    Rights (UDHR) and ILO principles, and verify that
   pemasok menerapkan standar yang sama.                              suppliers comply with these standards.




     80%
                Tingkat Kepatuhan HAM Pemasok
                Supplier Human Rights Compliance Rate



2. Pelibatan dan Pemberdayaan Masyarakat Lokal:                    2. Local Community Involvement and Empowerment:
   Dilaksanakan melalui prinsip Free, Prior, and                      Implemented based on the principle of Free, Prior,
   Informed Consent (FPIC), dengan fokus pada                         and Informed Consent (FPIC), this initiative aims
   peningkatan ekonomi masyarakat sekitar melalui                     to enhance local economies through training and
   pelatihan dan program kemandirian (pertanian,                      self-reliance programs in agriculture, livestock, and
   peternakan, dan UMKM).                                             MSMEs.
3. Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3):                           3. Occupational Health and Safety (OHS):
   Penerapan sistem keselamatan kerja terintegrasi,                   Establishment of an integrated occupational safety
   pelatihan K3 rutin, serta penyediaan fasilitas                     system, regular OHS training sessions, and the
   kesehatan dan peralatan keselamatan di seluruh                     provision of health facilities and safety gear across
   unit.                                                              all units.
4. Program Kemitraan Petani Plasma dan Swadaya:                    4. Scheme and Independent Smallholder Partnership
                                                                      Program:
   EHP mendampingi petani plasma dan swadaya                          EHP assists scheme and independent smallholders
   melalui pelatihan teknis dan manajerial untuk                      by offering technical and managerial training to
   meningkatkan produktivitas kebun, transparansi,                    boost plantation productivity, ensure transparency,
   dan kesejahteraan ekonomi berkelanjutan.                           and promote sustainable economic stability.
5. Program Makan Bergizi Gratis:                                   5. Free Nutritious Meal Program:
   EHP mengisiasi program penyediaan makanan                          EHP launches a program to provide nutritious meals
   bergizi bagi anak-anak di area kebun dengan                        to children in the plantation area, using internal
   memanfaatkan kebun pangan internal sebagai                         food gardens as sources of vegetables, fruits, and
   sumber sayur, buah, dan protein.                                   protein.
6. Program Beasiswa:                                               6. Scholarship Program:
   EHP memberikan beasiswa berkelanjutan bagi                         EHP provides ongoing scholarships for children of
   anak-anak karyawan dan juga masyarakat adat                        employees and indigenous Papuans to promote fair
   Papua untuk mendorong pemerataan akses                             access to education and enhance human resources
   pendidikan dan peningkatan kualitas SDM.                           quality.

Governance Responsibility                                          Governance Responsibility
EHP menegakkan prinsip tata kelola yang baik dengan                EHP enforces good governance by maintaining
memastikan integritas, transparansi, dan akuntabilitas             integrity, transparency, and accountability in all
dalam setiap proses pengambilan keputusan.                         decision-making processes.

Fokus implementasi:                                                Implementation Focus:
1. Pengawasan oleh Dewan Komisaris dan Direksi                     1. Oversight by the Board of Commissioners and
   terhadap kebijakan ESG serta capaian keberlanjutan;                Board of Directors on ESG policies and sustainability
                                                                      achievements;
2. Peningkatan     peran     Sustainability Steering               2. Enhancing the role of the Sustainability Steering
   Committee dalam pemantauan implementasi dan                        Committee       in    monitoring   and    assessing
   evaluasi kebijakan keberlanjutan;                                  sustainability policies;




52                                                                              Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 55
3. Partisipasi dalam inisiatif transparansi global, antara            3. Engaging in global transparency initiatives, such as:
   lain:
   a. SPOTT (Sustainability Policy Transparency                         a. SPOTT (Sustainability Policy Transparency
      Toolkit) – skor EHP tahun 2025 mencapai 85,7%,                       Toolkit) – EHP’s 2025 score reached 85.7%, up
      naik dari 81,4% pada 2024;                                           from 81.4% in 2024;
   b. Carbon Disclosure Project (CDP) – peringkat                       b. Carbon Disclosure Project (CDP) – rated B in the
      B untuk kategori Forest dan B untuk kategori                         Forest category and B in the Climate category; and
      Climate; dan
   c. Audit pihak ketiga independen untuk memastikan                    c. Independent third-party audit to ensure NDPE
      kepatuhan NDPE.                                                      compliance.




             SPOTT Score                                   CDP Forest                                CDP Climate




          85,7%                                                   B                                     B
Value Chain                                                           Value Chain
Sebagai bagian dari industri kelapa sawit yang                        As a part of the complex palm oil industry, EHP is
kompleks, EHP berkomitmen memastikan seluruh                          dedicated to making sure its entire supply chain
rantai pasok beroperasi sesuai prinsip keberlanjutan.                 follows sustainability principles.

Langkah strategis tahun 2025:                                         Strategic steps for 2025:
1. Penerapan sistem due diligence terhadap seluruh                    1. Implement a due diligence system for all new
   pemasok baru untuk memastikan kesesuaian                              suppliers to ensure compliance with sustainability
   dengan kebijakan keberlanjutan dan NDPE;                              and NDPE policies;
2. Peningkatan traceability bahan baku hingga                         2. Achieve 100% raw material traceability by 2025,
   mencapai 100% pada 2025, dan terus berupaya                           and continue to maintain full traceability 2026;
   mempertahankan ketertelusuran penuh pada tahun
   2026;
3. Program peningkatan kapasitas pemasok, petani                      3. Develop a capacity-building program for suppliers,
   plasma dan petani swadaya untuk menerapkan                            scheme smallholders and independent smallholders
   kebijakan sustainabilty, komitmen NDPE, serta                         to   implement    sustainability   policy,  NDPE
   memenuhi standar RSPO/ISPO; dan                                       commitment, and meet RSPO/ISPO standards; and
4. Evaluasi rutin terhadap pemasok berdasarkan                        4. Conduct regular evaluations of suppliers based on
   aspek lingkungan, sosial dan tata kelola.                             environmental, social, and governance factors.

                                       Ketelusuran Rantai Pasok | Supply Chain Traceability

                                100%           100%         100%        100%
                                                                                      93%
                                                                                              74%




                                2026          2025         2024        2023          2022     2021

                                                Target | Target        Realisasi | Actual




Mekanisme Keluhan dan Pelaporan                                       Grievance Process and Reporting
Sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas, EHP                    The EHP has established a grievance process
mengembangkan mekanisme penanganan keluhan                            (Grievance Mechanism) to ensure transparency and
(grievance mechanism) yang mudah diakses oleh                         accountability, making it readily accessible to the
masyarakat, karyawan, dan mitra usaha.                                public, employees, and business partners.

PT Eagle High Plantations Tbk                                                                                              53
Page 56
Memperkuat Pilar Keberlanjutan: Strategi dan Tata Kelola
Strengthening the Sustainability Pillar: Strategy and Governance




Penerapan tahun 2025 meliputi:                                     Implementation by 2025 includes:
1. Peningkatan kanal pelaporan digital dan hotline;                1. Improved digital reporting channels and a hotline;
2. Tindak lanjut setiap laporan maksimal dalam waktu               2. Follow-up on each report within a maximum of 30
   30 hari kerja setelah keluhan diterima;                            business days after receipt;
3. Publikasi laporan keluhan dan tindak lanjut di situs            3. Publishing grievance reports and follow-up actions
   web keberlanjutan EHP; dan                                         on the EHP sustainability website; and
4. Kolaborasi dengan lembaga independen untuk                      4. Collaborating with independent institutions to
   memastikan setiap keluhan ditangani secara adil                    ensure all complaints are addressed fairly and
   dan transparan.                                                    transparently.



                100% grievance cases handled transparently in 2025


Membangun Budaya Keberlanjutan [OJK F.1]
Foster a Sustainability Culture

Perseroan menyadari bahwa keberlanjutan tidak                      The Company acknowledges that sustainability is more
hanya menjadi strategi, tetapi juga bagian dari budaya             than a strategy, it is a core part of its work culture. As
kerja. Karena itu, Perseroan terus menumbuhkan                     a result, it actively promotes a culture of sustainability
budaya keberlanjutan di setiap lini organisasi, agar               throughout all organizational levels, making sure every
setiap karyawan EHP memahami bahwa keberhasilan                    EHP employee understands that business success
bisnis harus berjalan seiring dengan tanggung jawab                must be achieved alongside environmental, social, and
terhadap lingkungan, sosial, dan tata kelola yang baik.            governance responsibilities.

Internalisasi dan Peningkatan Kesadaran                            Internalization and Awareness
EHP menanamkan nilai keberlanjutan sejak hari pertama              EHP fosters sustainability values from day one,
karyawan bergabung, dengan memperkenalkan Visi,                    introducing the Vision, Mission, and Core Values as
Misi, dan Core Value sebagai landasan perilaku kerja.              the basis for work behavior. Through regular training,
Melalui pelatihan berkala, sesi sharing knowledge,                 knowledge-sharing sessions, and internal campaigns,
dan kampanye internal, seluruh karyawan diajak                     all employees are motivated to understand how
memahami dampak operasional terhadap lingkungan                    operations impact the environment and society, and
dan masyarakat serta perannya dalam menciptakan                    their role in generating positive value.
nilai positif.

Pemberdayaan dan Partisipasi                                       Empowerment and Participation
Perseroan mendorong partisipasi aktif karyawan                     The Company promotes active employee engagement
dalam berbagai inisiatif keberlanjutan seperti                     in various sustainability efforts, including participating
partisipasi dalam kompetisi keberlanjutan tingkat                  in national and international sustainability competitions
nasional maupun internasional, serta kegiatan CSR                  and CSR activities within the community. By 2025, 19
bersama masyarakat. Selama tahun 2025, sebanyak 19                 employees were expected to undergo training and
karyawan berpartisipasi dalam pelatihan dan kegiatan               participate in activities that encourage sustainability
yang mendorong praktik keberlanjutan di tempat kerja.              practices at work.

Kolaborasi dan Komunikasi                                          Collaboration and Communication
EHP memperluas penerapan budaya keberlanjutan                      EHP is broadening its sustainability efforts to
hingga ke rantai pasok termasuk petani plasma dan                  encompass its supply chain including scheme and
swadaya. Melalui sosialisasi dan pendampingan, para                independent smallholders. Through outreach and
mitra usaha diajak menerapkan praktik terbaik sesuai               mentoring, business partners are encouraged to
prinsip NDPE dan standar RSPO–ISPO. Komunikasi                     adopt best practices aligned with NDPE principles and
dilakukan secara terbuka agar kesadaran keberlanjutan              RSPO–ISPO standards. Open communication channels
tumbuh sebagai komitmen bersama.                                   are maintained to foster sustainability awareness as a
                                                                   shared responsibility.




54                                                                               Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 57
Perbaikan Berkelanjutan                                     Continuous Improvement
EHP memastikan budaya keberlanjutan menjadi                 EHP embeds a sustainability culture into its
bagian dari sistem manajemen dan pengambilan                management and decision-making. This commitment
keputusan. Komitmen ini tercermin dalam cara                is evident in its integration of ESG factors into work
Perseroan mengintegrasikan aspek ESG dalam target           objectives, performance metrics, and annual reports.
kerja, pengukuran kinerja, hingga pelaporan tahunan.

Struktur Tata Kelola [GRI 2-9]
Governance Structure

Struktur tata kelola Perseroan disusun sesuai dengan        The Company’s governance structure complies
Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang                   with Law Number 40 of 2007 on Limited Liability
Perseroan Terbatas. Struktur tersebut terdiri atas          Companies. It features the Main Organ, the highest
Organ Utama, selaku badan tata kelola tertinggi, yang       governance body, consisting of the General Meeting
terdiri dari Rapat Umum Pemegang Saham, Dewan               of Shareholders, the Board of Commissioners, and the
Komisaris, dan Direksi, serta Organ Pendukung yaitu         Board of Directors. Supporting organs include the Audit
Komite Audit, Komite Nominasi dan Remunerasi,               Committee, Nomination and Remuneration Committee,
Sekretaris Perusahaan, Fungsi Tata Kelola, dan Audit        Corporate Secretary, Governance Function, and
Internal. Seluruh organ ini berperan sinergis dalam         Internal Audit. Together, these organs work to uphold
memastikan penerapan prinsip tata kelola perusahaan         Good Corporate Governance (GCG) principles across
yang baik (Good Corporate Governance/GCG) secara            the Company’s business.
konsisten di seluruh lini Perseroan.



                                         Struktur Tata Kelola Perusahaan
                                         Corporate Governance Structure




                                         Rapat Umum Pemegang Saham
                                         General Meeting of Shareholders




    Komite Nominasi dan Remunerasi
                                                Dewan Komisaris                          Komite Audit
      Nomination & Remuneration
                                             Board of Commissioners                     Audit Committee
              Committee




                                                     Direksi
                                                Board of Directors




           Hubungan Investor                 Sekretaris Perusahaan                       Audit Internal
            Investor Relation                 Corporate Secretary                        Internal Audit




Rapat Umum Pemegang Saham
General Meeting of Shareholders

Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) merupakan                  The General Meeting of Shareholders (GMS) serves as
organ tertinggi dalam struktur tata kelola Perseroan.       the highest authority within the company’s governance.
Perseroan menyelenggarakan dua jenis RUPS,                  The company convenes two types of GMS: the Annual
yaitu RUPS Tahunan (RUPST) yang diadakan paling             General Meeting of Shareholders (AGMS), held within
lambat enam bulan setelah tahun buku berakhir, dan          six months after the fiscal year, and the Extraordinary
RUPS Luar Biasa (RUPSLB) yang dapat dilaksanakan            General Meeting of Shareholders (EGMS), which can
sewaktu-waktu sesuai kebutuhan. [GRI 2-11]                  be called at any time as needed. [GRI 2-11]



PT Eagle High Plantations Tbk                                                                                   55
Page 58
Memperkuat Pilar Keberlanjutan: Strategi dan Tata Kelola
Strengthening the Sustainability Pillar: Strategy and Governance




RUPS berwenang menetapkan keputusan penting                        The GMS’s responsibilities include key decisions such
seperti pengangkatan dan pemberhentian anggota                     as appointing and removing members of the Board of
Direksi dan Dewan Komisaris, penetapan remunerasi,                 Directors and Board of Commissioners, establishing
pengesahan laporan tahunan, pembagian dividen,                     remuneration, ratifying the annual report, approving
penunjukan auditor eksternal, serta perubahan                      dividend distribution, appointing external auditors, and
Anggaran Dasar. Seluruh keputusan RUPS dilaksanakan                amending the Articles of Association. All resolutions
oleh Direksi dan Dewan Komisaris. Perseroan juga                   made by the GMS are implemented by the Board of
menjamin perlakuan yang adil dan setara bagi seluruh               Directors and Board of Commissioners. The company
pemegang saham dalam pemberian hak suara,                          also guarantees fair treatment of all shareholders
pembagian dividen, dan hak-hak lainnya sesuai                      in voting, dividend sharing, and other rights, in
ketentuan yang berlaku. [IDX G-08]                                 compliance with applicable regulations. [IDX G-08]

Dewan Komisaris
Board of Commissioners

Dewan Komisaris memiliki tanggung jawab utama                      The Board of Commissioners primarily oversees the
untuk menjalankan fungsi pengawasan terhadap                       Company’s management policies and operations,
kebijakan pengelolaan serta jalannya kegiatan                      ensuring all actions follow established business
operasional Perseroan, guna memastikan seluruh                     goals and objectives. In fulfilling its role, the Board of
aktivitas berjalan selaras dengan strategi dan tujuan              Commissioners regularly offers guidance, advice, and
usaha yang telah ditetapkan. Dalam melaksanakan                    recommendations to the Board of Directors to improve
perannya, Dewan Komisaris senantiasa memberikan                    management effectiveness and uphold good corporate
arahan, nasihat, serta rekomendasi kepada Direksi                  governance. Through its independent and objective
dalam rangka meningkatkan efektivitas pengelolaan                  oversight, the Board of Commissioners ensures that
dan penerapan prinsip tata kelola perusahaan yang                  managerial decisions support the long-term interests
baik. Melalui fungsi pengawasan yang independen dan                of the Company and its stakeholders.
objektif, Dewan Komisaris turut memastikan bahwa
setiap keputusan manajerial senantiasa berorientasi
pada kepentingan jangka panjang Perseroan dan para
pemangku kepentingan.

Dewan Komisaris terdiri atas Komisaris Utama dan                   The Board of Commissioners consists of a President
Komisaris Independen, yang memiliki latar belakang                 Commissioner and Independent Commissioners with
profesional di bidang keuangan, tata kelola, dan industri          expertise in finance, governance, and the palm oil
kelapa sawit. Seluruh anggota Dewan Komisaris tidak                industry. All Board of Commissioners’ members are not
memiliki hubungan afiliasi dengan Direksi dan berperan             affiliated with the Board of Directors and participate
aktif dalam pengawasan kebijakan keberlanjutan.                    actively in overseeing sustainability policies. [GRI 2-9]
[GRI 2-9]

Komisaris Utama yang berperan sebagai Chairman                     By holding a non-executive role, the President
of the Board. Komisaris Utama bersifat non-                        Commissioner serves as Chairman of the Board and
eksekutif, sehingga tidak terlibat dalam kegiatan                  does not partake in daily operations, maintaining
operasional sehari-hari Perseroan. Pemisahan peran                 a clear separation of roles. This structure provides
ini memastikan adanya check and balance yang jelas                 a strong check and balance between the Board of
antara fungsi pengawasan oleh Dewan Komisaris dan                  Commissioners’ oversight and the management role
fungsi pengelolaan oleh Direksi. [GRI 2-11][IDX G-03]              of the Board of Directors. [GRI 2-11][IDX G-03]

Direksi
Board of Directors

Direksi merupakan organ yang bertanggung jawab                     The Board of Directors is fully responsible for
penuh atas pengelolaan Perseroan dan berwenang                     managing the Company and has the authority to
mewakili Perseroan baik di dalam maupun di luar                    represent it both inside and outside of the court. Its
pengadilan. Direksi bertugas merumuskan strategi,                  duties include developing strategies, implementing
melaksanakan kebijakan operasional, serta mengelola                operational policies, and managing resources to
sumber daya untuk mencapai target kinerja yang                     achieve set performance goals. Each Board of
telah ditetapkan. Setiap anggota Direksi menjalankan               Directors’s members work within their specific area
tugas sesuai bidang tanggung jawabnya dengan                       of responsibility while embodying professionalism,



56                                                                               Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 59
menjunjung tinggi nilai profesionalisme, integritas, dan               integrity, and accountability. The Board of Directors’
akuntabilitas. Dalam setiap pengambilan keputusan,                     decision-making process always prioritizes the
Direksi berkomitmen mengutamakan kepentingan                           Company’s interests, aims to create value for
Perseroan, menciptakan nilai tambah bagi pemegang                      shareholders and stakeholders, and focuses on the
saham dan pemangku kepentingan lainnya, serta                          business’s long-term sustainability.
menjaga keberlanjutan usaha di masa depan.

Direksi terdiri atas Direktur Utama dan beberapa                       The Board of Directors comprises the President
Direktur bidang operasional, keuangan, dan sumber                      Director and several Directors responsible for
daya manusia, yang bertanggung jawab langsung                          operations, finance, and human resources, overseeing
terhadap pengelolaan kinerja ekonomi, sosial, dan                      economic, social, and environmental performance.
lingkungan.

Penunjukan Dewan Komisaris dan Direksi dilakukan                       The appointment of the Board of Commissioners
melalui mekanisme Rapat Umum Pemegang Saham                            and the Board of Directors is conducted through the
berdasarkan usulan pemegang saham. Nominasi                            General Meeting of Shareholders based on shareholder
dan komposisi Dewan Komisaris dan Direksi                              proposals. Their nomination and composition
dilakukan dengan memperhatikan keberagaman                             consider gender diversity, competency, cross-
gender, kompetensi, pengalaman lintas disiplin yang                    disciplinary experience relevant to the Company’s
relevan terhadap strategi keberlanjutan Perseroan,                     sustainability strategy, as well as social diversity and
dan pertimbangan terhadap keberagaman sosial                           stakeholder representation. All Board members serve
dan representasi pemangku kepentingan. Seluruh                         independently, ensuring no conflicts of interest. In
anggota Dewan Komisaris dan Direksi melaksanakan                       2025, there were no major changes to the governance
tugasnya dengan independen dan memastikan tidak                        structure. For more details on nomination procedures
terjadi konflik kepentingan. Selama tahun 2025, tidak                  can be found in the 2025 Annual Report, page 158.
terdapat perubahan signifikan dalam struktur tata                      [GRI 2-9, 2-10][IDX G-06]
kelola Perseroan. Informasi lebih rinci terkait prosedur
nominasi Perseroan dapat dilihat pada Laporan
Tahunan 2025 halaman 158. [GRI 2-9, 2-10][IDX G-06]

Pengangkatan Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan                     The appointment of the Board of Commissioners and
didasarkan pada Akta No. 2 tanggal 8 Mei 2023                          Board of Directors was formalized through Deed No.
tentang Pernyataan Keputusan Rapat (RUPST Tahun                        2 dated May 8, 2023, concerning the Statement of
Buku 2022) serta disahkan melalui Surat Keputusan                      Meeting Resolutions (AGMS for the 2022 Fiscal Year),
Menteri Hukum dan HAM Republik Indonesia No.                           ratified by the Minister of Law and Human Rights of
AHU-AH.01.09-0116320 tanggal 11 Mei 2023.                              Indonesia under Decree No. AHU-AH.01.09-0116320
                                                                       on May 11, 2023.

Informasi lebih rinci mengenai komposisi, masa                         More detailed information about the composition,
jabatan, rangkap jabatan, latar belakang pendidikan,                   term, concurrent positions, educational background,
riwayat pekerjaan masing-masing anggota Dewan                          and work history of each Board member can be found
Komisaris dan Direksi disajikan pada Laporan Tahunan                   in the 2025 Annual Report, page 66. [GRI 2-9]
2025 halaman 66. [GRI 2-9]

                            Keberagaman dan Independensi Dewan Komisaris dan Direksi [IDX G-01]
                                Diversity and Independence of the Board of Commissioners and Directors

               Deskripsi                          Laki-laki                   Perempuan              Jumlah Pihak Independen
              Description                           Male                        Female                Total Independent Party

 Dewan Komisaris
                                                                   3                           0                                1
 Board of Commissioners
 Direksi
                                                                   4                           0                                0
 Board of Directors




PT Eagle High Plantations Tbk                                                                                                   57
Page 60
Memperkuat Pilar Keberlanjutan: Strategi dan Tata Kelola
Strengthening the Sustainability Pillar: Strategy and Governance




                                    Jumlah Direksi Berdasarkan Kelompok Usia [GRI 405-1, 13.15.2]
                                                      Number of Directors by Age Group

                                                 2025                               2024                              2023
         Kelompok Usia
           Age Group                    Jumlah                             Jumlah                            Jumlah
                                                             %                                  %                               %
                                         Total                              Total                             Total

 Di bawah 30
                                                  -                  -               -                  -              -                -
 Below 30
 30-50                                            2           50,00                  1            33,33                1          33,33
 Di atas 50
                                                  2           50,00                  2              66,67              2            66,67
 Above 50
 Jumlah
                                                  4                100              3                100               3             100
 Total
                             Jumlah Senior Manajemen Berdasarkan Kelompok Usia [GRI 405-1, 13.15.2]
                                               Number of Senior Management by Age Group

                                                 2025                               2024                              2023
         Kelompok Usia
           Age Group                    Jumlah                             Jumlah                            Jumlah
                                                             %                                  %                               %
                                         Total                              Total                             Total

 Di bawah 30
                                                  -                  -               -                  -              -                -
 Below 30
 30-50                                           25              37,31              32              45,71             31          46,97
 Di atas 50
                                                 42            62,69                38            54,29               35          53,03
 Above 50
 Jumlah
                                                 67                100              70               100              66             100
 Total


                    Total Kehadiran Dewan Komisaris dan Direksi ke Rapat Gabungan Tahun 2025 [IDX G-02]
                         Total Attendance of the Board of Commissioners and Directors at Joint Meetings in 2025

                                                                                                 Rata-rata Persentase Kehadiran
                                                                      Jumlah Rapat
                         Deskripsi                                                                   dalam Rapat Gabungan
                                                                        Gabungan
                        Description                                                            Average Percentage of Attendance in
                                                                   Total Joint Meetings
                                                                                                          Joint Meetings

 Jumlah Kehadiran Direksi ke Rapat Gabungan
 Total Board of Directors’ Attendance in Joint                                            7                                       100%
 Meetings
 Jumlah Kehadiran Dewan Komisaris ke Rapat
 Gabungan
                                                                                          7                                       100%
 Total Board of Commissioners’ Attendance in Joint
 Meetings



Penanggung Jawab Kinerja Keberlanjutan [GRI 2-12, 2-13, 2-14][OJK E.1]
Responsible Person for Sustainability Performance

Perseroan menempatkan aspek keberlanjutan sebagai                        The Company views sustainability as a key element of
bagian penting dari tata kelola perusahaan. Dalam                        its corporate governance. To successfully achieve and
memastikan pelaksanaan dan pencapaian kinerja                            maintain sustainability goals, the Company integrates
keberlanjutan yang efektif, Perseroan mengintegrasikan                   oversight and management of these efforts into its
fungsi pengawasan dan pengelolaan keberlanjutan ke                       existing governance structure, involving the Board of
dalam struktur tata kelola yang ada, dengan peran aktif                  Commissioners, Board of Directors, Chief Operating
dari Dewan Komisaris, Direksi, Chief Operating Officer                   Officer (COO), and the Sustainability Division.
(COO), dan Divisi Sustainability.




58                                                                                        Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 61
                                                                 COO
                                                            Andrew Haryono



                                                          Head - Sustainability
                                                            Budi Tri Prasetia




      Head - Cert &               Head - Stakeholder      Head - Traceability                        Head - Tech &
        Compl Std                    Engagement            Fadli Dermawan                             Assurance
       Samsul Rijal               Winda Adelita Saragih                                             Daan Widagdo H.




                                                                                                                Manager
                                                                                               Manager
                                                                                                              Sustain South
                                                                                              Sustain En.
                                                                                                               Kalimantan



                                                                              Coord.
                                                                          Sustain Central
                                                                            Kalimantan
   SR. Staff -
 Enviro. & GHG


                                                                           Asst -               Asst -           Asst -
                                                                                                                                 Asst -
                                                                       Sustain Central      Sustain Central   Sustain South
                                                                                                                              Sustain Papua
                                          Staff –                       Kalimantan 1        Kalimantan 1-2    Kalimantan 1
                 Staff - Cert &
                                       Stakeholder
                  Compl Std
                                       Engagement


                                                                            Asst -               Asst -           Asst -         Asst -
                                                                       Sustain Central       Sustain East     Sustain South   Sustain West
                                                                        Kalimantan 2         Kalimantan 3     Kalimantan 2     Kalimantan




                                                                            Asst -                                Asst -
                                                                       Sustain Central                        Sustain South
                                                                        Kalimantan 3                          Kalimantan 3




Peran Dewan Komisaris dan Direksi dalam Strategi                      The Role of the Board of Commissioners and Board
Keberlanjutan                                                         of Directors in the Sustainability Strategy
Dewan Komisaris memiliki tanggung jawab strategis                     The Board of Commissioners is responsible for guiding
dalam memberikan arahan dan pengawasan terhadap                       and overseeing the Company’s sustainability policies
kebijakan serta implementasi strategi keberlanjutan                   and their implementation. The Board of Commissioners
Perseroan. Dewan Komisaris meninjau, menyetujui,                      reviews, approves, and monitors the execution of
dan mengawasi penerapan visi, misi, nilai, dan tujuan                 the sustainability vision, mission, values, and goals
keberlanjutan yang disusun oleh Direksi, memastikan                   established by the Board of Directors, making sure
keselarasan dengan arah bisnis dan prinsip                            these align with the company’s strategic direction and
keberlanjutan global.                                                 international sustainability standards.

Direksi bertanggung jawab atas pengembangan                           The Board of Directors is responsible for developing
dan pelaksanaan strategi keberlanjutan, termasuk                      and executing the sustainability strategy, which
penetapan target tahunan dan jangka panjang yang                      includes establishing both annual and long-term
terkait dengan aspek Lingkungan, Sosial, dan Tata                     goals for Environmental, Social, and Governance
Kelola (LST). Setiap kebijakan atau pembaruan strategi                (ESG) factors. Any policies or updates to the strategy
keberlanjutan dibahas dan disetujui melalui Rapat                     are reviewed and approved during a meeting of the
Direksi maupun Rapat Gabungan Dewan Komisaris                         Board of Directors or a joint session with the Board of
dan Direksi yang diselenggarakan minimal 1 (satu) kali                Commissioners, occurring at least once every 4 (four)
dalam 4 (empat) bulan.                                                months.




PT Eagle High Plantations Tbk                                                                                                            59
Page 62
Memperkuat Pilar Keberlanjutan: Strategi dan Tata Kelola
Strengthening the Sustainability Pillar: Strategy and Governance




Pengawasan dan Pelaporan oleh COO dan Divisi                       Oversight and Reporting by the COO and the
Sustainability [GRI 2-13]                                          Sustainability Division [GRI 2-13]
Perseroan membentuk Divisi Sustainability di bawah                 The Company has established a Sustainability Division
koordinasi Head of Sustainability, yang terdiri dari               led by the Head of Sustainability, which includes four
empat sub-divisi strategis, yaitu:                                 strategic subdivisions:
1. Technical & Assurance;                                          1. Technical & Assurance;
2. Certification, Compliance & Standard;                           2. Certification, Compliance & Standard;
3. Stakeholder Engagement; dan                                     3. Stakeholder Engagement; and
4. Traceability.                                                   4. Traceability.

Head of Sustainability bertanggung jawab langsung                  The Head of Sustainability reports directly to the COO,
kepada COO, yang memiliki kedudukan setara dengan                  who shares equal authority with the Board of Directors.
Direksi. COO berperan memantau dan mengawasi                       The COO’s responsibilities include overseeing
isu-isu keberlanjutan, meninjau hasil kinerja, serta               sustainability issues, reviewing performance results,
memastikan implementasi berjalan sesuai target dan                 and ensuring that implementation aligns with the
kebijakan Perseroan. Dalam pelaksanaan tugasnya,                   company’s targets and policies. To fulfill these duties,
COO melakukan rapat evaluasi rutin dengan Divisi                   the COO holds regular evaluation meetings with the
Sustainability untuk membahas kemajuan, tantangan,                 Sustainability Division to discuss progress, challenges,
dan mitigasi risiko keberlanjutan. Hasil evaluasi                  and strategies to mitigate sustainability risks. The
kemudian dilaporkan kepada Direksi dan dalam rapat                 outcomes of these evaluations are then reported to the
pengawasan Dewan Komisaris.                                        Board of Directors and discussed during the Board of
                                                                   Commissioners’ oversight meetings.

Proses Due Diligence dan Keterlibatan Pemangku                     Due Diligence Process and Stakeholder Engagement
Kepentingan
Dewan      Komisaris    melakukan      pengawasan                  The Board of Commissioners manages the
terhadap proses due diligence keberlanjutan,                       sustainability due diligence process, focusing on
termasuk identifikasi dan pengelolaan risiko serta                 identifying and addressing risks and the Company’s
dampak signifikan Perseroan terhadap ekonomi,                      significant impacts on the economy, environment,
lingkungan, dan masyarakat. Direksi bersama COO                    and society. The Board of Directors, together with the
mempertimbangkan hasil due diligence ini dalam                     COO, reviews these findings when making strategic
pengambilan keputusan strategis, terutama terkait                  decisions, particularly regarding plantation growth,
ekspansi perkebunan, efisiensi energi, pengelolaan                 energy efficiency, waste management, and community
limbah, dan hubungan dengan masyarakat.                            engagement.

Dewan Komisaris dan Direksi juga terlibat dalam dialog             Additionally, both boards participate in strategic
strategis dengan para pemangku kepentingan, seperti                discussions with stakeholders such as government
pemerintah, asosiasi industri, lembaga keuangan, dan               agencies, industry groups, financial institutions,
lembaga sertifikasi seperti RSPO dan ISPO, untuk                   and certification bodies like RSPO and ISPO. These
memastikan praktik bisnis sejalan dengan standar                   dialogues help ensure that the Company’s practices
keberlanjutan nasional dan internasional.                          comply with national and international sustainability
                                                                   standards.

Peninjauan Efektivitas dan Frekuensi Evaluasi                      Effectiveness Review and Evaluation Frequency
Efektivitas penerapan kebijakan dan strategi                       The effectiveness of implementing sustainability
keberlanjutan ditinjau secara berkala minimal 2 kali per           policies and strategies is reviewed periodically at least
tahun, bersamaan dengan proses evaluasi manajemen                  twice per year alongside the corporate risk management
risiko korporat. Pada tahun 2025, Perseroan                        evaluation process. In 2025, the Company established
telah membentuk Komite Pengarah Keberlanjutan                      a Sustainability Steering Committee as a strategic
(Sustainability Steering Committee) sebagai wadah                  body responsible for coordinating and overseeing
koordinasi strategis dan pengawasan pelaksanaan                    the implementation of sustainability policies. The
kebijakan      keberlanjutan.     Komite     Pengarah              committee determines strategic direction, policies,
Keberlanjutan menentukan arah strategis, kebijakan                 governance, monitoring and evaluation, reporting and
dan tata Kelola, pengawasan dan evaluasi, pelaporan                communication, as well as innovation and capacity
dan komunikasi, serta inovasi dan peningkatan                      building in sustainability areas.
kapasitas aspek keberlanjutan.




60                                                                              Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 63
Melalui Steering Committee, Perseroan memastikan                The Company, through the Steering Committee,
implementasi Governance, Risk, and Compliance                   guarantees the effective and focused implementation
(GRC) berjalan secara terarah dan efektif dalam                 of Governance, Risk, and Compliance (GRC),
mendukung penerapan tata kelola perusahaan,                     promoting corporate governance, risk management,
manajemen risiko, dan kepatuhan di seluruh unit bisnis.         and compliance throughout all business units.

Komposisi Komite Pengarah Keberlanjutan:                        Composition of the Sustainability Steering Committee:


                         Jabatan                                                    Dijabat oleh
                         Position                                                     Held by

 Ketua
                                                        Chief Executive Officer (CEO)
 Chairperson
 Wakil Ketua                                            • Chief Financial Officer (CFO)
 Vice Chairperson                                       • Chief Operating Officer (COO)
                                                        • Chief Marketing & Engineering Officer (CMEO)

 Koordinator Pelaksana
                                                        Head Sustainability
 Implementation Coordinator
 Sekretaris
                                                        Head Stakeholder Engagement
 Secretary
 Anggota                                                •   Group Head HCCS
 Member                                                 •   Group Head Estate Ops
                                                        •   Group Head Social Capital
                                                        •   Head Corporate Legal
                                                        •   Head Permit & License
                                                        •   Head Corporate Secretary & Communication
                                                        •   Group Head IA & Governance

 Anggota Teknis                                         • Regional Controller
 Technical Member                                       • Head Mill Ops & Engineering
                                                        • Head CPO&PK Sales

Tanggung Jawab Komite Pengarah Keberlanjutan:                   Responsibilities of the Sustainability Steering Committee:


                  Jabatan                                            Tugas dan Tanggung Jawab
                  Position                                            Duties and Responsibilities

 Dewan Direksi                             Bertanggung jawab penuh atas pelaksanaan kebijakan keberlanjutan dan
 (Ketua dan Wakil Ketua Komite)            integrasi strategi keberlanjutan dalam rencana bisnis Perseroan.
 Board of Directors                        Fully responsible for the implementation of sustainability policies and the
 (Chair and Vice Chair of the Committee)   integration of sustainability strategies into the Company’s business plans.
 Koordinator Pelaksana                     Mengembangkan, memonitor, dan melaporkan implementasi strategi
 (Head Sustainability)                     keberlanjutan Perseroan.
 Implementation Coordinator                Develops, monitors, and reports on the implementation of the Company’s
 (Head of Sustainability)                  sustainability strategy.
 Sekretaris                                Mengkoordinasikan jadwal rapat, dokumentasi, pelaporan hasil, dan komunikasi
 (Head Stakeholder Engagement)             kepada pihak terkait.
 Secretary                                 Coordinates meeting schedules, documentation, reporting of outcomes, and
 (Head of Stakeholder Engagement)          communication with relevant parties.
 Anggota Komite                            Melaksanakan kebijakan keberlanjutan dan memastikan kinerja keberlanjutan di
 Committee Members                         unit kerja terkait.
                                           Implement sustainability policies and ensure sustainability performance within
                                           their respective functions.
 Anggota Teknis                            Melaksanakan keberlanjutan di level operasional dan memberikan masukan dan
 Technical Members                         pertimbangan teknis bagi pengembangan keberlanjutan.
                                           Implement sustainability initiatives at the operational level and provide technical
                                           input and recommendations for sustainability development.




PT Eagle High Plantations Tbk                                                                                                61
Page 64
Memperkuat Pilar Keberlanjutan: Strategi dan Tata Kelola
Strengthening the Sustainability Pillar: Strategy and Governance




Peran Sekretaris Perusahaan dan Proses Peninjauan                  The Role of the Corporate Secretary and the
Laporan Keberlanjutan [GRI 2-14]                                   Sustainability Report Review Process [GRI 2-14]
Sekretaris Perusahaan berperan dalam koordinasi                    The Corporate Secretary oversees the coordination of
penyusunan Laporan Keberlanjutan, memastikan                       the Sustainability Report’s preparation, ensuring data
konsistensi dan keakuratan data yang akan                          consistency and accuracy. The Sustainability Division
dipublikasikan. Draft laporan disusun oleh Divisi                  drafts the report, which is then reviewed by the COO
Sustainability dan dikaji oleh COO Direksi untuk                   of the Board of Directors to verify its alignment with
memastikan kesesuaian dengan kebijakan dan kinerja                 company policies and actual performance. Following
aktual Perseroan. Setelah dilakukan peninjauan                     an internal review, the report is submitted to the Board
internal, laporan disampaikan kepada Dewan Komisaris               of Commissioners and the Board of Directors, as
dan Direksi sebagai badan tata kelola tertinggi untuk              the highest governance bodies, for final review and
ditinjau dan disetujui sebelum dipublikasikan kepada               approval before publication to stakeholders.
para pemangku kepentingan.

Dewan Komisaris dan Direksi bertanggung jawab atas                 The final review and approval of the report, including
peninjauan dan persetujuan akhir terhadap informasi                key sustainability topics, is the responsibility of the
yang dilaporkan, termasuk topik material keberlanjutan.            Board of Commissioners and the Board of Directors.
Proses ini dilakukan melalui Rapat Gabungan Dewan                  This process occurs during a Joint Meeting,
Komisaris dan Direksi, yang memastikan seluruh                     ensuring that all information and material issues have
informasi dan topik material telah melalui proses                  been internally verified and accurately reflect real
verifikasi internal serta mencerminkan kondisi dan                 sustainability conditions and impacts.
dampak keberlanjutan yang sesungguhnya.

Apabila terdapat pembaruan signifikan atau                         In cases of major updates or policy changes, the
penyesuaian kebijakan, laporan dapat dikaji ulang oleh             report is reviewed again by these boards before public
Dewan Komisaris dan Direksi sebelum publikasi akhir                release to maintain transparency and correctness.
untuk memastikan transparansi dan akurasi informasi.

Pencegahan Konflik Kepentingan [GRI 2-15][IDX G-09]                Prevention of Conflicts of Interest [GRI 2-15][IDX G-09]
Perseroan menerapkan mekanisme pencegahan dan                      The Company has established a system to prevent
pengendalian konflik kepentingan sebagai bagian                    and address conflicts of interest, aligned with its
dari penerapan prinsip GCG. Dewan Komisaris dan                    GCG principles. The Board of Commissioners and the
Direksi memiliki tanggung jawab untuk memastikan                   Board of Directors are charged with ensuring that all
bahwa setiap keputusan dan kebijakan yang diambil                  decisions and policies are objective, independent,
dilakukan secara objektif, independen, dan berorientasi            and serve the best interests of the Company and its
pada kepentingan terbaik Perseroan serta seluruh                   stakeholders.
pemangku kepentingan.

Untuk mencegah dan memitigasi potensi konflik                      To mitigate potential conflicts of interest, the Company
kepentingan, Perseroan telah menetapkan komitmen                   commits to the standards outlined in its Code of
melalui Kode Etik dan Pedoman Tata Kelola yang                     Ethics and Governance Guidelines. These require all
mewajibkan seluruh anggota Dewan Komisaris,                        members of the Board of Commissioners, Board of
Direksi, serta karyawan untuk:                                     Directors, and employees to:
1. Menandatangani pakta integritas setiap tahun                    1. Sign an integrity pact annually, pledging to uphold
   sebagai bentuk komitmen terhadap perilaku etis                     ethical conduct and independence;
   dan independensi dalam bekerja;
2. Mengungkapkan secara terbuka apabila terdapat                   2. Transparently disclose any potential conflicts of
   potensi benturan kepentingan dalam pengambilan                     interest in business decisions; and
   keputusan bisnis; dan
3. Menjauhi tindakan yang dapat menimbulkan                        3. Avoid actions that could create conflicts of interest
   konflik kepentingan dengan Perseroan, baik secara                  with the Company, whether directly or indirectly.
   langsung maupun tidak langsung.

Proses identifikasi dan pengawasan atas potensi                    The process of identifying and monitoring potential
konflik kepentingan dilakukan melalui rapat rutin Dewan            conflicts of interest involves regular meetings of the
Komisaris dan Direksi, serta pengawasan oleh Komite                Board of Commissioners and the Board of Directors,
Audit dan Unit Audit Internal. Jika ditemukan potensi              along with oversight from the Audit Committee




62                                                                              Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 65
konflik kepentingan, anggota yang bersangkutan            and Internal Audit Unit. When a potential conflict
wajib mengundurkan diri dari proses pengambilan           is identified, the involved member must recuse
keputusan dan hasil penanganannya dicatat dalam           themselves from decision-making, and the incident is
risalah rapat untuk memastikan transparansi.              recorded in meeting minutes to ensure transparency.

Informasi secara rinci terkait rangkap jabatan,           Information about concurrent roles, share ownership,
kepemilikan saham, hubungan dengan pemegang               relationships with controlling shareholders, and
saham pengendali, serta transaksi dengan pihak            related-party transactions has been disclosed in
berelasi telah dilaporkan pada Laporan Tahunan dan        the 2025 Annual Report and consolidated financial
laporan keuangan konsolidasian 2025.                      statements.

Sepanjang tahun 2025, hasil evaluasi menunjukkan          In 2025, evaluations indicated no conflicts of interest
tidak terdapat konflik kepentingan yang teridentifikasi   within the company. The implemented prevention
di lingkungan Perseroan. Mekanisme pencegahan             measures effectively preserved the independence of
yang diterapkan berjalan efektif dalam menjaga            governance bodies and ensured all business activities
independensi setiap organ tata kelola serta memastikan    remained transparent and responsible.
seluruh aktivitas usaha dijalankan secara transparan
dan bertanggung jawab.

Kebijakan dan Proses Penentuan Remunerasi [GRI 2-19]
Remuneration Policy and Determination Process

Perseroan menerapkan kebijakan remunerasi yang            The Company implements a remuneration policy that
transparan, adil, dan selaras dengan prinsip GCG.         emphasizes transparency, fairness, and alignment with
Kebijakan ini dirancang untuk mendorong tercapainya       GCG principles. This policy seeks to encourage optimal
kinerja optimal dan memastikan keseimbangan antara        performance while balancing the responsibilities, risks,
tanggung jawab, risiko, serta kontribusi setiap anggota   and contributions of each member of the Board of
Dewan Komisaris dan Direksi terhadap pencapaian           Commissioners and Board of Directors in reaching the
tujuan bisnis dan keberlanjutan Perseroan.                Company’s business goals and ensuring sustainability.

Kebijakan      remunerasi    mencakup        komponen     The remuneration policy covers salary components,
gaji, tunjangan, dan bonus kinerja, dengan                allowances, and performance bonuses, considering
mempertimbangkan kemampuan finansial Perseroan            the Company’s financial capacity and other relevant
dan faktor-faktor lain yang relevan dan wajar,            factors, including economic, environmental, and
termasuk pencapaian kinerja ekonomi, lingkungan,          social performance. There are no variable pay, sign-
dan sosial. Tidak terdapat variable pay, sign-on bonus    on bonuses, recruitment incentives, termination
atau recruitment incentive, termination payment, dan      payments, or clawback clauses.
clawback clause.

Penetapan     remunerasi    dilakukan  berdasarkan        Remuneration is determined by the delegation of
pelimpahan wewenang dari para Pemegang Saham              authority from the Shareholders to the Board of
kepada Dewan Komisaris melalui RUPS. Dengan               Commissioners through the GMS. As a result, the
demikian, Dewan Komisaris memiliki kewenangan             Board of Commissioners has full authority to decide
penuh untuk menetapkan besaran dan komposisi              the amount and structure of fees for members of
remunerasi bagi anggota Dewan Komisaris dan Direksi,      both the Board of Commissioners and the Board of
sesuai hasil persetujuan dalam RUPS dan ketentuan         Directors, subject to approval at the GMS and relevant
yang berlaku.                                             regulations.

Proses penyusunan dan penetapan kebijakan                 The process of developing and implementing the
remunerasi dijalankan secara terstruktur, transparan,     remuneration policy is conducted in a clear, structured
dan diawasi oleh organ tata kelola independen, tanpa      way and supervised by an independent governance
menggunakan jasa konsultan eksternal, melalui             body, without relying on external consultants. This is
mekanisme berikut:                                        achieved through several mechanisms:
1. Komite Nominasi dan Remunerasi bertindak               1. The Nomination and Remuneration Committee
   sebagai pihak independen yang melakukan kajian            functions as an independent entity that reviews
   dan memberikan rekomendasi atas perhitungan               and recommends the calculation of take-home pay
   penghasilan yang diterima (take home pay) oleh            for the Board of Commissioners and the Board of
   Dewan Komisaris dan Direksi;                              Directors;



PT Eagle High Plantations Tbk                                                                                  63
Page 66
Memperkuat Pilar Keberlanjutan: Strategi dan Tata Kelola
Strengthening the Sustainability Pillar: Strategy and Governance




2. Dewan Komisaris menelaah hasil rekomendasi                         2. The Board of Commissioners reviews these
   Komite, kemudian menetapkan besaran remunerasi                        recommendations and then sets the remuneration
   bagi Direksi dan Dewan Komisaris sesuai dengan                        amounts for both the Board of Directors and the
   kewenangan yang telah diberikan dan disetujui oleh                    Board of Commissioners, within the authority
   Pemegang Saham melalui RUPS; dan                                      approved by Shareholders at the GMS; and
3. Dalam proses penetapan, pandangan pemangku                         3. During this process, the views of stakeholders,
   kepentingan, termasuk pemegang saham dan                              including shareholders and regulators, are
   regulator, turut menjadi bahan pertimbangan agar                      considered to ensure the remuneration policy aligns
   kebijakan remunerasi senantiasa selaras dengan                        with principles of compliance, fairness, and industry
   prinsip kepatuhan, keadilan, dan daya saing industri.                 competitiveness.

Rincian mengenai kebijakan dan nominal remunerasi                     Details about the remuneration policy and amounts for
bagi Dewan Komisaris dan Direksi disajikan dalam                      the Board of Commissioners and the Board of Directors
Laporan Tahunan Perseroan halaman 159. [GRI 2-20,                     are disclosed in the Company’s Annual Report, page
2-21]                                                                 159. [GRI 2-20, 2-21]

Pengembangan Kompetensi Badan Tata Kelola Tertinggi [GRI 2-17][OJK E.2][IDX G-05]
Competency Development of the Highest Governance Body

Dalam rangka meningkatkan kapasitas dan efektivitas                   To enhance their capabilities and effectiveness,
pelaksanaan tugasnya, Perseroan memiliki kebijakan                    the Company consistently organizes various
untuk secara berkelanjutan menyelenggarakan                           competency development programs for the Board of
berbagai program pengembangan kompetensi bagi                         Commissioners and the Board of Directors. Each Board
Dewan Komisaris dan Direksi, sehingga masing-                         member is required to participate in these programs
masing anggota Dewan Komisaris dan Direksi harus                      annually. In 2025, both bodies attended multiple
mengikuti program pengembangan kompetensi                             training and capacity-building activities related to
setiap tahunnya. Sepanjang tahun 2025, kedua organ                    their responsibilities and business areas, including the
tersebut telah berpartisipasi dalam sejumlah kegiatan                 following:
pelatihan dan peningkatan kapasitas yang relevan
dengan tanggung jawab dan bidang usahanya, antara
lain sebagai berikut:

                               Program Pengembangan Kompetensi Dewan Komisaris dan Direksi
                      Competency Development Programs of the Board of Commissioners and the Board of Directors

                                       Nama Kegiatan                                                   Penyelenggara
 No.
                                        Event Name                                                       Facilitator

     1   SDG Innovation 2025                                                                               IGCN
  2      United Nations Global Compact Leader Summit NYC                                                   UNGC
  3      Future Pathways: Crafting Careers & Leadership for Indonesia’s                   Consulate General of the Republic of
         Economic Transformation in New York                                                     Indonesia and IGCN


                                    Program Pengembangan Kompetensi Divisi Sustainability
                                     Competency Development Programs of the Sustainability Division

                                     Jenis Pelatihan                                                  Penyelenggara
 No.
                                      Training Type                                                     Facilitator

  1.     SDG Innovation for Young Professional                                     IGCN

  2.     United Nations Global Compact Leader Summit NYC                           UNGC

  3.     Public Speaking Training                                                  Toast Master Jakarta

  4.     SDGs Action Register Technical Workshop: Pertanian dan
                                                                                   IGCN
         Kehutanan | Agriculture and Forestry

  5.     Pelatihan Pemahaman SNI ISO 14064-1:2018, SNI ISO 14064-                  Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia
         2:2019, dan SNI ISO 14064-3:2019                                          Standardisasi dan Penilaian Kesesuaian
         Training on the SNI ISO 14064-1:2018, SNI ISO 14064-2:2019, and           Center for Human Resource Development for
         SNI ISO 14064-3:2019                                                      Standardization and Conformity Assessment

  6.     Implementation of Supply Chain practices in Agricultural Sector           PT. Global Inspeksi Sertifikasi (GIS)



64                                                                                   Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 67
                                 Program Pengembangan Kompetensi Divisi Sustainability
                                 Competency Development Programs of the Sustainability Division

                                 Jenis Pelatihan                                                  Penyelenggara
 No.
                                  Training Type                                                     Facilitator
  7.    Pemahaman Pelatihan Internal Audit Berbasis ISO 19011:2018
                                                                               PT. Global Inspeksi Sertifikasi (GIS)
        Internal Audit Training Based on ISO 19011:2018

  8.    GHG Protocol In Practice: Menguasai Strategi Perhitungan Emisi
        Mandiri Perusahaan Secara Akurat                                       Asosiasi Emiten Indonesia
        Mastering Corporate Emissions Calculation Strategies with              Indonesian Listed Companies Association
        Accuracy

  9.    LLM-Based Tools and Gemini API Integration for Data Scientists         Hactiv8 Indonesia

  10.   Implikasi Permen LH No.11 Tahun 2025 terhadap Teknologi IPAL
        Domestik
                                                                               PT. Pakar IPAL Indonesia
        Implications of Minister of Environment Regulation No. 11 of 2025
        on Domestic Wastewater Treatment Plant Technology

  11.   Responsible Business Conduct and Human Rights Due Diligence            Unilever

  12.   Pelatihan Prisma dan Sosialisasi Standar Pekebun Swadaya RSPO
        2024
                                                                               RSPO
        Prisma Training and Dissemination of the RSPO Independent
        Smallholder Standard 2024

  13.   Sustainability Academy: A Business and Human Rights Approach to
                                                                               UNDP
        Net-Zero and Nature Positive Strategies

  14.   Hak Atas Tanah dan Uji Tuntas HAM untuk Industri Kelapa Sawit
        Indonesia
                                                                               Palm Oil Collaboration Group (POCG)
        Land Rights and Human Rights Due Diligence for the Indonesian
        Palm Oil Industry

  15.   ISPO Supply Chain                                                      PT. Global Inspeksi Sertifikasi (GIS)

  16.   GHG Emissions Scope 3 and IFRS                                         APICAL

  17.   Guiding Principles on Business and Human Rights                        ERM



Evaluasi Kinerja Badan Tata Kelola [GRI 2-18] [IDX G-04]
Governance Agency Performance Evaluation

Penilaian terhadap kinerja Dewan Komisaris dan                    The Board of Commissioners and Board of Directors
Direksi dilaksanakan secara berkala setiap tahun oleh             are evaluated annually by Shareholders during the
Pemegang Saham melalui RUPS, dengan mengacu                       GMS, in accordance with relevant laws, regulations,
pada ketentuan peraturan perundang-undangan dan                   and the Company’s Articles of Association. This
Anggaran Dasar Perseroan. Evaluasi ini dilakukan                  independent evaluation ensures the effectiveness of
secara independen yang bertujuan untuk memastikan                 the Company’s supervisory and management roles,
efektivitas fungsi pengawasan dan pengelolaan                     including oversight of business activities’ economic,
Perseroan, termasuk dalam mengarahkan dan                         environmental, and social impacts.
memantau dampak kegiatan usaha terhadap aspek
ekonomi, lingkungan, dan sosial.

Sepanjang tahun 2025, Dewan Komisaris dinilai telah               Throughout 2025, the Board of Commissioners was
menjalankan fungsi pengawasan dan memberikan                      evaluated as consistently fulfilling its supervisory
arahan kepada Direksi secara konsisten, termasuk                  role and providing guidance to the Board of
melalui rapat gabungan triwulanan yang menjadi                    Directors, including through quarterly joint meetings
forum evaluasi kinerja Direksi. Penilaian tersebut                that serve as a forum for assessing the Board of
mencakup pencapaian target, efektivitas pengambilan               Directors’ performance. This evaluation includes
keputusan, serta kontribusi terhadap keberlanjutan                target achievement, decision-making effectiveness,
kinerja Perseroan.                                                and contribution to the Company’s sustainable
                                                                  performance.




PT Eagle High Plantations Tbk                                                                                            65
Page 68
Memperkuat Pilar Keberlanjutan: Strategi dan Tata Kelola
Strengthening the Sustainability Pillar: Strategy and Governance




Hasil evaluasi kemudian menjadi dasar dalam                           The evaluation results then form the basis for decisions
penetapan komposisi, insentif, dan pengembangan                       on the composition, incentives, and performance
kinerja Direksi, serta bahan pertimbangan bagi                        development of the Board of Directors. These results
Pemegang Saham dalam keputusan pengangkatan                           are also utilized by Shareholders when appointing or
atau pemberhentian anggota Direksi. Di sisi lain,                     dismissing Board members. Additionally, the Board of
Dewan Komisaris bersama Pemegang Saham juga                           Commissioners, in collaboration with Shareholders,
memberikan masukan strategis untuk mendukung                          offers strategic input to support future performance
peningkatan kinerja di masa mendatang.                                improvements.

Secara umum, Direksi dinilai telah melaksanakan tugas                 Generally, the Board of Directors is regarded as having
dan tanggung jawabnya dengan baik sepanjang tahun                     fulfilled its duties and responsibilities effectively
2025. Informasi lebih lanjut mengenai proses dan hasil                during 2025. Additional details on the performance
evaluasi kinerja Dewan Komisaris dan Direksi dapat                    evaluations of both the Board of Commissioners and
dilihat pada Laporan Tahunan Perseroan halaman 157.                   the Board of Directors are available in the Company’s
                                                                      Annual Report on page 157.

Pelibatan Pemangku Kepentingan [GRI 2-29][OJK E.4]
Stakeholder Engagement

Perseroan menyadari bahwa setiap kegiatan                             The Company understands that all its operational
operasional yang dijalankan memiliki keterkaitan                      activities are linked to and can impact the environment
dan potensi dampak terhadap lingkungan maupun                         and local communities. Consequently, the Company
masyarakat di sekitarnya. Oleh karena itu, Perseroan                  conducts stakeholder mapping to identify both those
melakukan pemetaan pemangku kepentingan guna                          who influence its sustainability and those affected by
mengidentifikasi pihak-pihak yang berpengaruh                         its actions.
terhadap keberlanjutan bisnis, serta yang turut
dipengaruhi oleh aktivitas Perseroan.

Adapun kelompok pemangku kepentingan tersebut                         These groups include:
meliputi:


                         Metode dan Frekuensi            Topik Kunci dan Kebutuhan
      Pemangku
                             Pendekatan                   Pemangku Kepentingan          Respons dan Tindak Lanjut Perseroan
     Kepentingan
                         Approach Method and             Key Topics and Stakeholder       Company Response and Follow-up
     Stakeholders
                              Frequency                            Needs

 Pemegang             Rapat Umum Pemegang               •   Kenaikan nilai Perseroan   Penyampaian laporan kinerja secara
 saham                Saham (RUPS) minimal satu         •   Kinerja ekonomi            berkala
 Shareholders         tahun sekali                      •   Increased Company Value    Submitting regular performance reports
                      General Meeting of                •   Economic Performance
                      Shareholders (GMS) at least
                      once a year
 Karyawan             • Penilaian kinerja               • Apresiasi kerja Kinerja      • Memberikan apresiasi kepada
 Employees              karyawan (dua kali                ekonomi, sosial, dan           karyawan berdasarkan kinerja/prestasi
                        setahun)                          lingkungan Kesehatan,        • Memastikan K3 yang optimal
                      • Pertemuan berkala                 Keselamatan kerja (K3)       • Menyediakan lingkungan kerja yang
                      • Employee performance            • Praktik pengadaan              layak
                        appraisal (twice a year)        • Work Appreciation            • Memastikan seluruh hak pekerja
                      • Regular meetings                  of Economic, Social,           terpenuhi
                                                          and Environmental            • Recognizing employee achievements
                                                          Performance                    and performance
                                                        • Occupational Health and      • Ensuring optimal OHS
                                                          Safety (OHS)                 • Providing a proper work environment
                                                        • Procurement Practices        • Making sure all workers' rights are
                                                                                         protected




66                                                                                  Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 69
                        Metode dan Frekuensi        Topik Kunci dan Kebutuhan
    Pemangku
                            Pendekatan               Pemangku Kepentingan          Respons dan Tindak Lanjut Perseroan
   Kepentingan
                        Approach Method and         Key Topics and Stakeholder       Company Response and Follow-up
   Stakeholders
                             Frequency                        Needs

 Mitra bisnis/       Proses jual beli TBS (base     • Tata niaga TBS              • Membuat kontrak kerja yang adil dan
 pemasok             on contract)                   • Praktik pengadaan             transparan
 Business            FFB sales and purchase           Kesehatan, Keselamatan      • Memberikan pelatihan dan sosialisasi
 partners/           process (based on contract)      Kerja (K3)                    secara berkala
 suppliers                                          • Fresh Fruit Bunch Trading   • Mengelola hubungan baik
                                                      System                      • Creating equitable and transparent
                                                    • Occupational Health and       employment contracts
                                                      Safety (OHS) Procurement    • Providing regular training and
                                                      Practices                     outreach
                                                                                  • Maintaining good relationships
 Masyarakat          • Social Impact                • Meningkatkan ekonomi        • Menjalankan program pemberdayaan
 Community             Assessment untuk               masyarakat                    masyarakat
                       memetakan kondisi            • Kondisi lingkungan yang     • Memberikan kesempatan kerja sama
                       sosial masyarakat sekitar      sehat                       • Program kolaborasi dengan
                     • Pengelolaan,                 • Strengthening the             masyarakat
                       pemantauan dan                 community's economy         • Memberikan pelatihan dan sosialisasi
                       evaluasi                     • Promoting healthy             secara berkala
                     • Pelaksanaan program            environment                 • Implementing community
                       pemberdayaan                                                 empowerment programs
                       masyarakat (1 kali                                         • Offering opportunities for collaboration
                       setahun)                                                   • Partnering with the community
                     • Social Impact                                              • Providing ongoing training and
                       Assessment to map                                            outreach
                       the social conditions of
                       surrounding communities
                     • Monitoring and
                       evaluation
                     • Implementation
                       of community
                       empowerment programs
                       (annually)
 Pemerintah          Pelaporan sesuai peraturan     Kinerja ekonomi Ketaatan      • Memastikan seluruh kegiatan
 Government          Perundangan                    pada peraturan lingkungan       operasional sesuai peraturan
                     Reporting in accordance        Economic performance            pemerintah
                     with laws and regulations      Compliance with               • Mengirimkan laporan-laporan
                                                    environmental regulations       pemantauan lingkungan
                                                                                  • Menjalin hubungan baik melalui
                                                                                    pertemuan berkala
                                                                                  • Mematuhi seluruh peraturan
                                                                                  • Ensuring all operational activities
                                                                                    adhere to government regulations
                                                                                  • Submitting environmental monitoring
                                                                                    reports
                                                                                  • Maintaining good relationships
                                                                                    through regular meetings
                                                                                  • Complying with all applicable
                                                                                    regulations
 Lembaga             Kerja sama dalam proyek        Memperhatikan dampak          • Konsultasi pengelolaan sosial dan
 Swadaya             sosial dan lingkungan (tidak   sosial dan lingkungan dari      lingkungan yang berdampak terhadap
 Masyarakat          ditentukan)                    kegiatan operasional            kegiatan operasional
 Non-                Collaboration on social and    Focus on the social and       • Pelibatan dan kolaboratif untuk
 governmental        environmental projects         environmental effects of        peningkatan pengelolaan sosial dan
 Organization        (unspecified)                  operational activities          lingkungan
                                                                                  • Providing consulting on social and
                                                                                    environmental management issues
                                                                                    affecting operational activities
                                                                                  • Engaging and collaborating to
                                                                                    enhance social and environmental
                                                                                    management




PT Eagle High Plantations Tbk                                                                                             67
Page 70
Memperkuat Pilar Keberlanjutan: Strategi dan Tata Kelola
Strengthening the Sustainability Pillar: Strategy and Governance




                         Metode dan Frekuensi            Topik Kunci dan Kebutuhan
      Pemangku
                             Pendekatan                   Pemangku Kepentingan         Respons dan Tindak Lanjut Perseroan
     Kepentingan
                         Approach Method and             Key Topics and Stakeholder      Company Response and Follow-up
     Stakeholders
                              Frequency                            Needs

 Media                • Media relation                  Informasi kegiatan            • Pertemuan berkala dengan media
 Media                • Siaran pers (bersifat           Activity information            untuk memberikan informasi terkait
                        insidental sesuai                                               kinerja Perseroan
                        kebutuhan)                                                    • Meningkatkan kinerja lebih baik untuk
                      • Media relations                                                 meningkatkan reputasi Perseroan
                      • Press releases                                                • Mengelola hubungan baik
                        (occasionally as needed)                                      • Holding regular meetings with the
                                                                                        media to share information about the
                                                                                        Company's performance
                                                                                      • Improving performance to boost the
                                                                                        Company's reputation
                                                                                      • Managing good relationships


Komunikasi Kejadian Luar Biasa [GRI 2-16]
Communication of Extraordinary Events

Perseroan menegaskan komitmennya terhadap                             The Company reaffirms its commitment to
prinsip transparansi dan akuntabilitas dalam                          transparency and accountability across all operations,
setiap kegiatan operasional sebagaimana diatur                        as detailed in the Sustainability Policy. When dealing
dalam Kebijakan Keberlanjutan. Dalam menangani                        with public complaints or grievances, the Company
pengaduan atau keluhan dari masyarakat, Perseroan                     assigns CSR & HCCS Department as the responsible
menugaskan Departemen CSR & HCCS sebagai unit                         unit for receiving, reviewing, reporting, and resolving
yang bertanggung jawab untuk menerima, meninjau,                      any significant issues.
melaporkan, serta menindaklanjuti setiap isu yang
bersifat kritis.

Sebagai bagian dari pendekatan partisipatif, Perseroan                In line with its participatory approach, the Company
juga menerapkan mekanisme Pemberian Informasi di                      also employs a Prior Information and Free, Prior, and
Awal dan Persetujuan Tanpa Paksaan (PADIATAPA)                        Informed Consent (FPIC) process to promote open
guna memastikan proses komunikasi yang terbuka                        and respectful communication with traditional leaders
dan saling menghormati antara Perseroan, tokoh adat,                  and communities near its operational areas.
dan masyarakat di sekitar wilayah operasional.

Langkah-langkah ini dilakukan untuk mencegah                          These initiatives aim to prevent and mitigate potential
dan meminimalkan potensi dampak negatif yang                          negative impacts from operational activities, enabling
mungkin timbul akibat kegiatan operasional, sekaligus                 the Company to respond swiftly and effectively. Any
memungkinkan Perseroan merespons permasalahan                         strategic or critical issues are escalated to the Board
secara cepat dan tepat. Setiap isu yang bersifat                      of Directors for appropriate action. In 2025, there were
strategis atau kritis akan dilaporkan kepada Direksi                  no extraordinary events that markedly affected the
untuk mendapatkan tindak lanjut yang sesuai.                          Company’s operations or its relationship with the local
Sepanjang tahun 2025, tidak terdapat kejadian luar                    community.
biasa yang berdampak signifikan terhadap operasional
maupun hubungan Perseroan dengan masyarakat
sekitar.

Praktik Antikorupsi dan Pencegahan Gratifikasi [GRI 3-3, 205-1, 205-2, 205-3]
Anti-Corruption Practices and Gratification Prevention

Perseroan menegaskan komitmennya terhadap                             The Company reaffirms its commitment to ethical
perilaku etis dan larangan terhadap praktik korupsi                   conduct and strictly bans corrupt practices across
pada seluruh unit operasional dan yang berlaku bagi                   all operational units, extending this policy to all
seluruh pemasok, sehingga dapat menjalankan bisnis                    suppliers to ensure business is conducted honestly,
secara bersih, transparan, dan berintegritas tinggi.                  transparently, and with high integrity.




68                                                                                 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 71
Dalam setiap kegiatan operasional, Perseroan secara     In all operational activities, the Company firmly rejects
tegas menolak segala bentuk praktik korupsi, suap,      any form of corrupt practices, bribery, gratuities, or
gratifikasi, maupun tindakan yang dapat menimbulkan     actions that could create conflicts of interest, including
konflik kepentingan, termasuk Korupsi, Kolusi, dan      Corruption, Collusion, and Nepotism (KKN).
Nepotisme (KKN).

Sebagai wujud nyata dari komitmen tersebut,             As a tangible example of this commitment, the
Perseroan telah menetapkan kebijakan antikorupsi dan    Company has implemented an anti-corruption and
pengendalian gratifikasi yang menjadi pedoman bagi      gratification control policy. This policy guides all
seluruh karyawan Perseroan serta pihak eksternal,       employees and external stakeholders, including
termasuk mitra dan pemasok. Kebijakan ini mengatur      partners and suppliers, by outlining prevention and
mekanisme pencegahan dan penanganan atas potensi        response procedures for potential violations. It also
pelanggaran, serta menegaskan kewajiban bagi            emphasizes the duty of everyone to adhere to the
seluruh pihak untuk mematuhi Kode Etik Perusahaan       Company’s Code of Ethics and to be aware of the
dan memahami konsekuensi atas setiap pelanggaran.       consequences of violations. [GRI 2-15]
[GRI 2-15]

Untuk memastikan kebijakan tersebut berjalan efektif,   To ensure the effective implementation of this policy,
Perseroan menunjuk Internal Audit di bawah koordinasi   the Company has assigned Internal Audit, under
Komite Audit sebagai unit yang bertanggung jawab        the coordination of the Audit Committee, as the unit
dalam pengawasan dan implementasi kebijakan             responsible for overseeing and enforcing the anti-
antikorupsi. Melalui fungsi ini, Perseroan berupaya     corruption policy. Through this function, the Company
menciptakan lingkungan kerja yang etis dan bebas        strives to foster an ethical work environment free from
dari praktik penyimpangan.                              irregularities.

Pada tahun 2025, Perseroan mencatat adanya insiden      In 2025, the Company reported incidents related
terkait dugaan praktik korupsi yang telah ditangani     to alleged corruption, which were handled through
melalui proses investigasi dan mekanisme penegakan      investigations and internal policy enforcement. The
kebijakan internal. Perseroan terus memperkuat          Company is also continuously improving its anti-
implementasi kebijakan antikorupsi serta sistem         corruption policies and internal controls to maintain
pengendalian internal guna menjaga integritas dalam     integrity across all operations. [GRI 205-3]
seluruh kegiatan operasional. [GRI 205-3]

Pelatihan dan Sosialisasi Antikorupsi dan Gratifikasi   Anti-Corruption and Gratuity Training and Employee
kepada Karyawan                                         Socialization
Untuk menanamkan nilai-nilai integritas dan             To promote values of integrity and foster an anti-
memperkuat budaya antikorupsi di seluruh lini           corruption culture across the organization, the
organisasi, Perseroan secara konsisten melaksanakan     Company        regularly   conducts    anti-corruption
program sosialisasi dan pelatihan antikorupsi bagi      socialization and training programs for all EHP
seluruh karyawan EHP. Karena kebijakan mengenai         employees. Since anti-bribery and illegal commission
anti suap dan komisi ilegal merupakan bagian dari       policies are included in the Company’s Code of Ethics,
Kode Etik Perseroan, kegiatan sosialisasi dilakukan     these sessions are integrated with the dissemination
secara terpadu dengan penyampaian Kode Etik             of the Code of Conduct to all employees.
kepada seluruh karyawan.

Sepanjang     tahun     2025,     Perseroan   telah     Throughout 2025, the Company organized various
menyelenggarakan berbagai kegiatan yang bertujuan       activities to enhance understanding of business
untuk meningkatkan pemahaman mengenai etika             ethics, corruption prevention, and bribery prohibition.
bisnis, pencegahan korupsi, dan larangan suap.          Additionally, the Company participated in external
Perseroan juga berpartisipasi aktif dalam sejumlah      training programs, sending employee representatives
pelatihan eksternal dengan mengirimkan perwakilan       to deepen their knowledge of ethical business
karyawan guna memperdalam wawasan tentang               practices.
penerapan praktik bisnis yang berintegritas.




PT Eagle High Plantations Tbk                                                                                  69
Page 72
Memperkuat Pilar Keberlanjutan: Strategi dan Tata Kelola
Strengthening the Sustainability Pillar: Strategy and Governance




Adapun bentuk kegiatan sosialisasi dan pelatihan                        The anti-corruption socialization and training activities
antikorupsi yang telah diikuti karyawan selama tahun                    involving employees in 2025 are listed below:
2025 adalah sebagai berikut:

                                                Sosialisasi Antikorupsi dan Gratifikasi
                                              Anti-Corruption and Gratification Socialization

       Informasi Antikorupsi                Metode Komunikasi                           Frekuensi                Jumlah Jangkauan
     Anti-Corruption Information           Communication Method                         Frequency                Number of Reaches

 Sosialisasi antikorupsi dan             Kegiatan Management               2 kali dalam 1 Tahun                60 karyawan
 gratifikasi kepada setiap               Development Program               twice a year                        60 employees
 karyawan baru (entry level)             (MDP) di Training Center
 melalui Kode Etik                       Management Development
 Anti-corruption and gratification       Program (MDP) Activities at
 socialization for all new               the Training Center
 employees (entry level) through
 the Code of Conduct
 Sosialisasi dengan Karyawan             • Intranet (e-learning)           1 kali dalam 1 tahun                800 karyawan
 Socialization with Employees            • Lisan melalui briefing dan      once a year                         800 employees
                                           pertemuan tatap muka
                                         • Intranet (e-learning)
                                         • Verbal through briefings
                                           and face-to-face
                                           meetings
 Estate/Mill Compliance Index            Lisan melalui Regular Audit       2-3 kali dalam setahun              Seluruh Management
 Estate/Mill Compliance Index            Verbal through Regular            2-3 times in a year                 Estate, Mill & Bulking
                                         Audits                                                                All Management
                                                                                                               Estate, Mill & Bulking
 Pengumuman Pelaku Tindakan              E-mail                            Jika ada Rekomendasi dari           Seluruh Karyawan EHP
 Pelanggaran                             Email                             internal audit                      All EHP employees
 Announcement of Violators                                                 If there is a recommendation
                                                                           from the internal audit


                                            Pelatihan Antikorupsi [GRI 205-2, 13.26.3][OJK E.2]
                                                          Anti-corruption Training

        Nama Pelatihan                        Frekuensi                               Durasi                    Jumlah Peserta
         Training Name                        Frequency                              Duration                  Total Participants

 Badan Tata Kelola Tertinggi (Dewan Komisaris dan Direksi)
 Highest Governance Body (Board of Commissioners and Board of Directors)

 Sosialisasi Antikorupsi oleh
 UN Global Compact
                                                    1                           2 jam | hours                           7
 Anti-Corruption Socialization
 by UN Global Compact

 Karyawan
 Employees

 Sosialisasi Antikorupsi oleh
 UN Global Compact
                                                    1                           2 jam | hours                          45
 Anti-Corruption Socialization
 by UN Global Compact

 Eagle Leader Program                              9                            8 jam | hours                         357

 7 Values Rajawali Corpora                          1                           4 jam | hours                           5


Tantangan Penerapan Keuangan Berkelanjutan [OJK E.5]
Challenges in Implementing Sustainable Finance

Selama tahun 2025, kinerja operasional Perseroan                        Throughout 2025, the Company’s operational
menunjukkan pertumbuhan positif, dengan pendapatan                      performance demonstrated positive growth, with
usaha meningkat sebesar 33,90% dibandingkan tahun                       operating revenue rising by 33.90% from the previous
sebelumnya. Pencapaian ini turut mendorong kemajuan                     year. This achievement also helped promote the
dalam pelaksanaan program keberlanjutan yang                            Company’s sustainability initiatives, which generally



70                                                                                       Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 73
dijalankan Perseroan, yang secara umum telah berjalan        aligned with the set targets. A notable highlight was
sesuai dengan target yang ditetapkan. Salah satu             the enhanced SPOTT rating, indicating the Company’s
capaian penting adalah peningkatan peringkat SPOTT,          dedication to improving transparency and sustainability
yang mencerminkan komitmen Perseroan dalam                   practices throughout its value chain.
memperkuat transparansi dan praktik keberlanjutan di
seluruh rantai nilai.

Perseroan menyadari bahwa penguatan implementasi             The Company recognizes that effectively implementing
keuangan berkelanjutan memerlukan pendekatan                 sustainable finance requires collaboration among
kolaboratif lintas pemangku kepentingan. Oleh karena         various stakeholders. Therefore, the Company actively
itu, Perseroan terus berupaya meningkatkan literasi          works to improve understanding and skills related to
dan kapasitas terkait prinsip keuangan berkelanjutan,        sustainable finance principles, including integrating
termasuk integrasi pertimbangan risiko dan peluang           ESG risks and opportunities into business decision-
ESG dalam proses pengambilan keputusan bisnis.               making. Through partnerships with the government,
Melalui sinergi dengan pemerintah, lembaga keuangan,         financial institutions, business partners, and other
mitra usaha, dan pemangku kepentingan lainnya,               stakeholders, the Company is committed to fostering
Perseroan berkomitmen untuk berkontribusi dalam              a comprehensive and impactful sustainable finance
pengembangan ekosistem keuangan berkelanjutan                ecosystem. Therefore, collaboration among the
yang inklusif dan berdampak positif. Untuk itu, kolaborasi   government, financial institutions, business partners,
dari berbagai pihak, termasuk pemerintah, lembaga            and other stakeholders is vital to developing an
keuangan, mitra usaha, dan pemangku kepentingan              inclusive sustainable finance ecosystem that benefits
lainnya, menjadi kunci dalam menciptakan ekosistem           both the environment and society.
keuangan berkelanjutan yang inklusif dan berdampak
positif bagi lingkungan serta masyarakat.

Perpajakan [GRI 3-3]
Taxation

Sebagai entitas usaha yang taat hukum, Perseroan             As a law-abiding business, the Company consistently
senantiasa menjalankan kewajiban perpajakan                  meets its tax obligations under applicable Indonesian
sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang              laws and regulations. As a taxpayer, the Company
berlaku di Indonesia. Sebagai Wajib Pajak, Perseroan         runs an integrated palm oil operation, from plantation
menjalankan kegiatan bisnis kelapa sawit secara              management to processing Fresh Fruit Bunches (FFB)
terintegrasi mulai dari pengelolaan perkebunan hingga        into Crude Palm Oil (CPO). [GRI 207-1]
pengolahan Tandan Buah Segar (TBS) menjadi Crude
Palm Oil (CPO). [GRI 207-1]

Dalam pelaksanaan kewajiban tersebut, Perseroan              In fulfilling these obligations, the Company refers to
mengacu pada sejumlah peraturan perpajakan yang              several applicable tax regulations, including:
berlaku, antara lain:
1. Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2007 tentang                 1. Law Number 28 of 2007 concerning the Third
   Perubahan Ketiga atas Undang-Undang Nomor 6                  Amendment to Law Number 6 of 1983 regarding
   Tahun 1983 mengenai Ketentuan Umum dan Tata                  General Provisions and Procedures for Taxation;
   Cara Perpajakan;
2. Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1983 tentang Pajak            2. Law Number 7 of 1983 regarding Income Tax;
   Penghasilan;
3. Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1983 tentang Pajak            3. Law Number 8 of 1983 regarding Value Added Tax
   Pertambahan Nilai Barang dan Jasa;                           on Goods and Services;
4. Undang-Undang Harmonisasi Peraturan Perpajakan,           4. The Law on Harmonization of Tax Regulations,
   yang disahkan pada 7 Oktober 2021 oleh Dewan                 passed on October 7, 2021, by the House of
   Perwakilan Rakyat Republik Indonesia, dan                    Representatives of the Republic of Indonesia, which
   menetapkan tarif pajak penghasilan badan sebesar             sets the corporate income tax rate at 22% for the
   22% untuk tahun pajak 2022 dan seterusnya; dan               2022 tax year and afterwards; and
5. Undang-Undang Nomor 12 Tahun 1985 tentang                 5. Law Number 12 of 1985 regarding Land and Building
   Pajak Bumi dan Bangunan sebagaimana telah diubah             Tax, as amended by Law Number 12 of 1994.
   dengan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 1994.




PT Eagle High Plantations Tbk                                                                                     71
Page 74
Memperkuat Pilar Keberlanjutan: Strategi dan Tata Kelola
Strengthening the Sustainability Pillar: Strategy and Governance




Untuk memastikan kepatuhan dan tata kelola                         To ensure compliance and promote good tax
perpajakan yang baik, Perseroan melakukan berbagai                 governance, the Company has taken several concrete
langkah konkret, antara lain:                                      steps, including:
1. Membentuk Komite Audit sebagai tim independen                   1. Establishing an independent Audit Committee that
   yang menelaah laporan dan informasi keuangan                       periodically reviews the Company’s financial reports
   Perseroan secara berkala;                                          and information;
2. Menerapkan pakta integritas yang mencakup                       2. Implementing an integrity pact that commits all
   komitmen antikorupsi, antisuap, dan pengendalian                   employees to anti-corruption, anti-bribery, and
   gratifikasi bagi seluruh karyawan;                                 gratuity controls;
3. Secara       aktif     memantau    perkembangan                 3. Actively monitoring developments in tax regulations
   peraturan perpajakan melalui situs resmi seperti                   through official websites like www.pajak.co.id to
   www.pajak.co.id, guna memastikan pembaruan                         ensure timely updates are applied; and
   kebijakan dapat segera diimplementasikan; dan
4. Berpartisipasi dalam berbagai kegiatan sosialisasi              4. Participating in various tax outreach and training
   dan pelatihan perpajakan yang diselenggarakan                      activities organized by the Indonesian Palm Oil
   oleh Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia                     Association (IPOA) and relevant tax agencies.
   (GAPKI) maupun instansi perpajakan terkait.

Langkah-langkah tersebut mencerminkan komitmen                     These steps demonstrate EHP’s dedication to
EHP untuk melaksanakan praktik perpajakan yang                     maintaining transparent, responsible tax practices that
transparan, akuntabel, dan selaras dengan prinsip tata             adhere to the principles of good governance.
kelola yang baik.

Tata Kelola Pajak [GRI 207-2]                                      Tax Governance [GRI 207-2]
Perseroan menerapkan mekanisme tata kelola                         The Company employs a structured tax governance
perpajakan yang terstruktur untuk memastikan                       system to ensure all tax obligations are met in a
seluruh kewajiban pajak dijalankan secara patuh dan                compliant and transparent way. In carrying out this
transparan. Dalam pelaksanaannya, Direktur Utama                   responsibility, the President Director and the Finance
bersama Direktur Keuangan bertanggung jawab                        Director are tasked with overseeing and controlling
atas pengawasan dan pengendalian pengelolaan                       tax management to ensure adherence to applicable
perpajakan agar sejalan dengan peraturan perpajakan                Indonesian tax laws.
yang berlaku di Indonesia.

Direktur Keuangan melalui Divisi Keuangan memastikan               The Finance Director, through the Finance Division,
proses administrasi dan pelaporan pajak dilakukan                  ensures that tax administration and reporting
secara tepat waktu dan akurat, serta menjamin bahwa                processes are completed promptly and accurately,
setiap transaksi bisnis Perseroan telah sesuai dengan              and that all of the company’s business transactions
ketentuan perpajakan yang berlaku. Selain itu, Direktur            adhere to applicable tax regulations. Additionally, the
Keuangan juga secara proaktif melakukan evaluasi                   Finance Director regularly reviews tax strategies and
berkala terhadap strategi dan kebijakan perpajakan                 policies for effectiveness and compliance, conducting
untuk memastikan efektivitas serta kepatuhan, yang                 these evaluations monthly in accordance with the
dilaksanakan setiap bulan sesuai kebijakan internal                Company’s internal policies.
Perseroan.

Keterlibatan Pemangku Kepentingan dan Perhatian                    Stakeholder Engagement and Management Attention
Manajemen terhadap Perpajakan [GRI 207-3] [GRI 207-4]              to Taxation [GRI 207-3] [GRI 207-4]
Untuk memastikan pengelolaan perpajakan yang                       To ensure transparent and compliant tax management,
transparan dan sesuai ketentuan, Perseroan menjalin                the Company maintains active communication with
komunikasi aktif dengan berbagai pemangku                          various stakeholders, including the Directorate General
kepentingan, termasuk Direktorat Jenderal Pajak                    of Taxes (DGT) and local governments.
(DJP) dan Pemerintah Daerah.

Melalui pertemuan dan sosialisasi rutin, Perseroan                 Through regular meetings and outreach, the Company
mengikuti perkembangan serta         menyesuaikan                  monitors developments and adjusts the implementation
implementasi kebijakan perpajakan sesuai perubahan                 of tax policies according to applicable regulations
regulasi yang berlaku.                                             changes.




72                                                                              Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 75
Sebagai bagian dari komitmen terhadap kepatuhan,          As part of its commitment to compliance, the Company
Perseroan      secara     konsisten melaksanakan          regularly conducts internal audits, deposits, and timely
pemeriksaan internal, penyetoran, dan pelaporan           tax reports.
pajak secara tepat waktu.

Mengingat seluruh kegiatan operasional Perseroan          Since all of the Company’s operations are based in
berada di wilayah Indonesia, Perseroan hanya              Indonesia, it only reports and pays taxes in Indonesia,
melaporkan dan membayar pajak di Indonesia, sesuai        following the applicable national tax laws.
dengan ketentuan perpajakan nasional yang berlaku.

Sistem Pelaporan Pelanggaran [GRI 2-26]
Whistleblowing System

Perseroan telah mengimplementasikan Sistem                The Company has established a Whistleblowing
Pelaporan Pelanggaran (Whistleblowing System/             System (WBS) to uphold integrity and prevent
WBS) sebagai sarana untuk menjaga integritas dan          practices that go against good governance principles.
mencegah terjadinya praktik yang bertentangan             Through this system, the Company aims to create a
dengan prinsip tata kelola yang baik. Melalui sistem      work environment free from collusion, corruption, and
ini, Perseroan berupaya menciptakan lingkungan            nepotism, ensuring that all irregularities are addressed
kerja yang bebas dari tindakan Kolusi, Korupsi, dan       transparently and responsibly.
Nepotisme (KKN) serta memastikan setiap bentuk
penyimpangan dapat ditangani secara transparan dan
akuntabel.

Mekanisme WBS tidak hanya digunakan untuk                 The WBS mechanism is used not only to report
melaporkan dugaan kecurangan atau fraud, tetapi juga      suspected fraud but also violations of internal policies,
pelanggaran terhadap kebijakan internal, prosedur         work procedures, the code of ethics, and company
kerja, kode etik, maupun nilai-nilai perusahaan. Sistem   values. This system is accessible to all EHP employees,
ini dapat diakses oleh seluruh karyawan EHP, mitra        business partners, and other external parties who
usaha, maupun pihak eksternal lainnya yang memiliki       have direct or indirect relationships with the Company,
hubungan dengan Perseroan, baik secara langsung           encouraging broad participation in fostering a culture
maupun tidak langsung, sehingga membuka ruang             of integrity throughout the organization.
partisipasi yang luas dalam menjaga budaya integritas
di seluruh lini organisasi.

Mekanisme Pelaporan Pelanggaran                           Violation Reporting Mechanism
Proses penanganan pelaporan pelanggaran di                The Company’s process for handling violation reports
Perseroan dimulai dari penyampaian laporan oleh           starts with the reporter submitting a report along
pelapor yang disertai bukti pendukung yang relevan.       with relevant supporting evidence. Once the report is
Setelah laporan diterima, tim WBS akan melakukan          received, the WBS team will perform initial verification
verifikasi dan validasi awal untuk memastikan kebenaran   and validation to ensure the information provided is
serta kelengkapan informasi yang disampaikan.             accurate and complete.

Apabila laporan dinyatakan valid, tim akan melakukan      If the report is confirmed to be valid, the team will
analisis mendalam terhadap dugaan pelanggaran dan         conduct a thorough analysis of the alleged violation
menyusun rekomendasi tindak lanjut sesuai dengan          and develop recommendations for follow-up actions
tingkat urgensi dan kategori kasus. Seluruh proses        based on the urgency and category of the case. The
dilakukan secara objektif, rahasia, dan berlandaskan      entire process is carried out objectively, confidentially,
prinsip keadilan untuk melindungi identitas pelapor.      and in accordance with the principle of fairness to
                                                          protect the reporter’s identity.

Untuk meningkatkan efektivitas pelaksanaan sistem ini,    To improve the effectiveness of this system, the
Perseroan juga secara berkala melakukan sosialisasi       company also regularly conducts outreach and
dan edukasi terkait mekanisme WBS kepada seluruh          education about the WBS mechanism for all employees
karyawan dan pihak terkait.                               and relevant parties.




PT Eagle High Plantations Tbk                                                                                    73
Page 76
Memperkuat Pilar Keberlanjutan: Strategi dan Tata Kelola
Strengthening the Sustainability Pillar: Strategy and Governance




Adapun alur proses penanganan pengaduan WBS di                                          The Company’s WBS complaint handling process is as
Perseroan adalah sebagai berikut:                                                       follows:


                                      ALUR PROSES | PROCESS FLOW
          Mekanisme Penanganan Pangaduan Whisleblowing’s | Whistleblowing Complaint Handling Mechanism                                           PIC




                         Melaporkan via
                         1. Kotak Pengaduan: Kantor Divisi, Estate, Mill, Regional Office dan Head Office 28th Floor 2.
                            Telephone: 021-8665-8828
                         2. SMS/Whatsapp: 0813-8791-5303 / 0821-199-199-03
                         3. Email Lapor@eaglehighplantations.com                                                                               PELAPOR
                         4. Surat ke Whistleblower: Rajawali Place JI. HR Rasuna Said Kav. B.4. Jakarta 12910                                [INTERNAL/
     Mulai               Submit the report via                                                                                              EKSTERNAL]
     Start               1. Whistleblower Banner: Division Office, Estate, Mill, Regional Office and Head Office 28th                      WHISTLEBLOWER
                            Floor                                                                                                            [INTERNAL/
                         2. Telephone: 021-8665-8828 Start                                                                                    EXTERNAL]
                         3. SMS/WhatsApp: 0813-8791-5303 / 0821-199-199-03
                         4. Email Lapor@eaglehighplantations.com
                         5. Letter to Whistleblower: Raiawali Place JI. HR Rasuna Said Kav. B.4. Jakarta 12910



                         1.   Menerima laporan melalui saluran resmi.
                         2.   Mencatat data laporan di sistem.
                         3.   Verifikasi laporan.
                         4.   Melaporkan semua laporan yang sudah di verifikasi ke Head IA & Governance.
                         1.   Receive the report through official channels.
                         2.   Record report data in the system.
                         3.   Verify the report.
                         4.   Submit all verified reports to the Head of IA & Governance.



                                                                                                                                 Selesai
     1.   Head IA bertanggung jawab untuk                     1.   Internal Auditor menilai terhadap pelanggaran/                 Finish
          Mendokumentasikan catatan pelanggaran,                   kecurangan yang telah terjadi implikasi dan kerugian
          termasuk semua pelanggaran peran dan                     yang dialami, rekomendasi tindak lanjut termasuk
          Kode Etik.                                               tindakan hukum jika diperlukan.
     2.   Apabila sekiranya perlu dilakukan                   2.   Head IA akan berdiskusi dengan atasan langsung &
          investigasi, Head IA akan menugaskan Tim                 otoritas tertinggi terkait dengan tindak lanjut terhadap
          Internal Audit untuk melakukan investigasi               kasus yang terjadi.
          dan pemeriksaan lanjutan.                           3.   Apabila pihak yang melakukan pelanggaran adalah:
     3.   Head IA akan bekeria sama dengan Human                   • Karyawan, maka Head IA akan menginformasikan
          Capital&Corporate Service (HCCS) dan                          temuan kepada Direksi untuk ditindaklanjuti;
          Departemen Legal atau konsultan dari                     • Anggota Direksi, maka Head IA akan
          eksteral jika peninjauan forensik perlu                       menginformasikan temuan tersebut ke Dewan                              HEAD IA
          dilakukan.                                                    Komisaris;
     1.   Head IA is responsible for documenting                   • Anggota Dewan Komisaris, maka Head IA
          violation records, including all violations of                menginformasikan temuannya kepada Direksi,
          roles and the Code of Ethic.                                  kemudian dibawa dan diputuskan dalam rapat umum
     2.   Head A will assign the Internal Audit                         pemegang saham.
          Team to conduct further investigations              1.   Internal Auditors assess violations/frauds occurred,
          and examinations should it be deemed                     their implications and losses experienced, and
          necessary.
                                                                   recommendations for follow-up actions including legal
     3.   Head IA will work with Human Capital &                   action if necessary.
          Corporate Service (HCCS) and the Legal              2.   Head IA will discuss with the direct superior & highest
          Department or external consultants if a                  authority regarding the follow-up to the occurred case.
          forensic review is necessary.                       3.   If the party committing the violation is:
                                                                   • An employee, then Head IA will inform the findings to
                                                                        the Board of Directors for follow-up;
                                                                   • A member of the Board of Directors, then Head IA will
                                                                        inform the findings to the Board of Commissioners;
                                                                   • A member of the Board of Commissioners, then
                                                                        Head IA informs the findings to the Board of Directors
                                                                        before bringing and deciding it in a general meeting
                                                                        of shareholders.




     1.   Tim investigasi harus dapat meniamin kerahasian Pelapor, dan memiliki akses tak terbatas
          terhadap data, dan dokumen terkait.
     2.   Investigasi harus dilakukan secara objektif dan tidak memihak pihak manapun.
     3.   Investigasi harus dilakukan secara rahasia, serta proses dan hasil investigasi hanya akan
          didiskusikan ke manajemen terkait.
     4.   Laporan investigasi harus mencakup beberapa informasi penting (Informasi latar belakang,                                         TIM INVESTIGASI
          fakta, tanggal, waktu, dan tempat).                                                                                                     IA
     1.   The investigation team must be able to guarantee the Whistleblower’s confidentiality, and have                                           IA
          unlimited access to data and related documents.                                                                                   INVESTIGATION
     2.   The investigation must be conducted objectively and without bias towards any party.                                                    TEAM
     3.   The investigation must be conducted confidentially, and the investigation’s process and results
          will only be discussed with the relevant management.
     4.   The investigation report must include several important information (Background information,
          facts, date, time, and place).




74                                                                                                          Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 77
Perlindungan bagi Pelapor                               Protection for Whistleblowers
Perseroan      berkomitmen       untuk    memberikan    The Company is committed to fully protecting every
perlindungan penuh kepada setiap pelapor yang           whistleblower who reports violations in good faith.
menyampaikan laporan pelanggaran dengan itikad          This protection includes keeping the whistleblower’s
baik. Bentuk perlindungan tersebut mencakup             identity confidential, shielding them from retaliation
kerahasiaan identitas pelapor, perlindungan dari        or intimidation by the reported party, and ensuring
tindakan balasan atau intimidasi oleh pihak terlapor,   transparency in how the report is handled. Additionally,
serta jaminan atas transparansi proses tindak lanjut    the Company has established appropriate sanctions
laporan. Selain itu, Perseroan juga menetapkan sanksi   for whistleblowers found to be involved in the reported
yang proporsional bagi pelapor yang terbukti terlibat   violation.
dalam pelanggaran yang dilaporkan.

Namun demikian, perlindungan ini tidak berlaku bagi     However, this protection does not cover whistleblowers
pelapor yang terbukti memberikan laporan palsu atau     proven to have submitted false reports or to have
bermaksud menjatuhkan pihak lain, guna menjaga          aimed to harm another party, in order to preserve the
integritas dan kredibilitas sistem pelaporan yang       integrity and credibility of the Company’s reporting
diterapkan di lingkungan Perseroan.                     system.

Penanganan Pengaduan dan Pihak Pengelola                Complaint Handling and Complaint Management
Pengaduan
Perseroan membentuk tim audit internal sebagai          The Company has established an internal audit team
unit yang bertanggung jawab dalam menangani             responsible for addressing and following up on every
dan menindaklanjuti setiap laporan pelanggaran          violation report received. In performing its duties, this
yang diterima. Dalam pelaksanaannya, tim ini            team collaborates with relevant units, both internally
melakukan koordinasi dengan unit terkait, baik di       and with authorized external parties, to ensure each
lingkungan internal maupun dengan pihak eksternal       report is managed objectively, transparently, and in
yang berwenang, untuk memastikan setiap laporan         compliance with applicable regulations.
ditangani secara objektif, transparan, dan sesuai
dengan ketentuan yang berlaku.

Saluran Penyampaian Laporan Dugaan Pelanggaran          Channels for Submitting Reports of Alleged Violations
Untuk mempermudah akses pelaporan, Perseroan            To make reporting easier, the Company offers various
menyediakan berbagai saluran komunikasi yang            channels for employees, business partners, and the
dapat digunakan oleh karyawan, mitra usaha,             public to submit reports about potential violations of
maupun masyarakat untuk menyampaikan laporan            business ethics, codes of conduct, internal policies,
terkait dugaan pelanggaran terhadap etika bisnis,       and laws and regulations. Every report received will
kode perilaku, kebijakan internal, maupun peraturan     be handled professionally, with the reporter’s identity
perundang-undangan. Setiap laporan yang diterima        kept confidential, and follow-up will be conducted
akan diproses secara profesional dengan menjamin        according to relevant procedures.
kerahasiaan identitas pelapor dan memastikan tindak
lanjut dilakukan sesuai prosedur yang berlaku.


                                E-mail                                         Phone

               lapor@eaglehighplantations.com                              021-86658828


Jumlah Pelaporan Pelanggaran                            Number of Violation Reports
Hingga akhir tahun 2025, Perseroan menerima             As of the end of 2025, the Company received 19
19 laporan yang masuk dan semuanya sudah                reports, all of which have been followed up on.
ditindaklanjuti.




PT Eagle High Plantations Tbk                                                                                 75
Page 78
Memperkuat Pilar Keberlanjutan: Strategi dan Tata Kelola
Strengthening the Sustainability Pillar: Strategy and Governance




Manajemen Risiko [OJK E.3]
Risk Management

Perseroan menerapkan sistem manajemen risiko yang                  The Company implements a comprehensive risk
komprehensif sebagai bagian dari upaya menjaga                     management system as part of its efforts to ensure
keberlangsungan dan stabilitas operasional bisnis.                 the continuity and stability of its business operations.
Pengelolaan risiko ini dilakukan dengan mengacu pada               This risk management approach follows standard risk
pedoman standar manajemen risiko yang meliputi:                    management guidelines, which include:
1. Pengawasan aktif dari Dewan Komisaris dan Direksi;              1. Active oversight by the Board of Commissioners
                                                                      and the Board of Directors;
2. Ketersediaan kebijakan, prosedur, serta penetapan               2. Availability of sufficient policies, procedures, and
   limit risiko yang memadai;                                         risk limit settings;
3. Proses identifikasi, pengukuran, pemantauan, dan                3. Processes for risk identification, measurement,
   pengendalian risiko;                                               monitoring, and control;
4. Penerapan sistem informasi manajemen risiko yang                4. Implementation of an accurate and integrated risk
   akurat dan terintegrasi; dan                                       management information system; and
5. Sistem pengendalian internal yang berfungsi secara              5. A thorough internal control system that operates at
   menyeluruh di seluruh lini organisasi.                             all organizational levels.

Pelaksanaan manajemen risiko dilakukan oleh Direksi                The Board of Directors is responsible for risk
dengan dukungan tim manajemen risiko, yang secara                  management, supported by the risk management
berkala melakukan evaluasi dan peninjauan ulang                    team, which performs evaluations and reviews at
minimal satu kali dalam setahun. Evaluasi ini bertujuan            least annually. These assessments ensure that the
untuk memastikan bahwa metodologi penilaian risiko                 risk assessment methods remain relevant, the risk
tetap relevan, sistem informasi manajemen risiko                   management information system functions properly,
berfungsi optimal, dan kebijakan serta limit risiko telah          and the risk policies and limits align with the Company’s
sesuai dengan dinamika operasional Perseroan.                      operational activities.

Fokus utama evaluasi tersebut adalah untuk menilai                 These evaluations primarily aim to assess the suitability
kesesuaian sistem manajemen risiko dengan kebutuhan                of the risk management system for business needs and
bisnis dan mengukur tingkat efektivitas penerapannya.              to measure the effectiveness of its implementation.
Melalui proses ini, Perseroan dapat mengidentifikasi               Through this process, the Company can identify
potensi risiko secara dini serta menyiapkan langkah                potential risks early and develop appropriate mitigation
mitigasi yang tepat terhadap risiko-risiko signifikan,             strategies for both current and potential future risks.
baik yang sedang dihadapi maupun yang berpotensi
muncul di masa mendatang.

Secara keseluruhan, sistem manajemen risiko                        Overall, the risk management system has shown strong
Perseroan telah berjalan dengan baik, terutama dalam               performance, particularly in preventing and controlling
hal pencegahan dan penanganan risiko strategis                     strategic risks that impact business outcomes. Going
yang berpengaruh terhadap kinerja bisnis. Ke depan,                forward, the Company plans to continue enhancing
Perseroan akan terus melakukan penyempurnaan dan                   its risk management practices to maintain a flexible,
penguatan sistem manajemen risiko agar pengelolaan                 effective, and responsive approach amid evolving
risiko dapat dilakukan secara berkelanjutan, adaptif,              business conditions.
dan responsif terhadap perubahan lingkungan usaha.




76                                                                              Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 79
PT Eagle High Plantations Tbk   77
Page 80
Profil Perusahaan
Company Profile




PROFIL
PERUSAHAAN
Company Profile
Menjaga nilai keberlanjutan Perseroan sebagai dasar
pertumbuhan berkelanjutan.
Upholding the Company’s sustainability principles as the foundation
for sustainable growth.




78                                                  Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 81
PT Eagle High Plantations Tbk   79
Page 82
Profil Perusahaan
Company Profile




Identitas Perusahaan
Corporate Identity

 Nama Perusahaan
 Company Name                    PT Eagle High Plantations Tbk
 Tahun Pendirian                 6 November 2000
 Date of Establishment           6 November 2000
 Dasar Pendirian                 Akta Pendirian No. 13 tanggal 6 November 2000
 Legal Basis of Establishment    Deed of Establishment No. 13 dated 6 November 2000
 Modal Dasar
 Authorized Capital              Rp5.000.000.000.000,-
 Modal Ditempatkan dan Disetor
 Penuh                           Rp3.152.529.100.000,-
 Issued and Paid-up Capital
 Kode Saham
 Ticker Code                     BWPT
                                 Saham BWPT telah dicatat dan diperdagangkan di BEI sejak
 Kronologis Pencatatan Saham
                                 tanggal 27 Oktober 2009
 Share Listing Chronology
                                 BWPT’s stocks are listed and traded at IDX since 27 October 2009


                                                37,70%              PT Rajawali Capital Internasional

                                                37,00%              FIC Properties SDN BHD
 Kepemilikan Saham
 Share Ownership
                                                24,02%              Publik | Public

                                                1,28%               Treasury Stock


                                 Sesuai dengan Pasal 3 Anggaran Dasar Perseroan yang terakhir dan termuat
                                 dalam Akta Pernyataan Keputusan Para Pemegang Saham No. 56 tanggal 21
                                 Mei 2025, maka ruang lingkup kegiatan usaha Perseroan meliputi:
                                 • Pertanian, Kehutanan dan Perikanan;
                                 • Industri Pengolahan;
                                 • Perdagangan Besar dan Eceran; Reparasi dan Perawatan Mobil dan Sepeda
 Kegiatan Usaha [OJK C.4]            Motor.
 Line of Business                In accordance with Article 3 of the Company’s latest Articles of Association, as
                                 stated in the Deed of Shareholders’ Resolutions No. 56 dated 21 May 2025, the
                                 scope of the Company’s business activities includes:
                                 • Agriculture, Forestry, and Fisheries;
                                 • Processing Industry;
                                 • Wholesale and Retail Trading; and Car and Motorcycle Repair and
                                     Maintenance.




80                                                                  Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 83
                                            Untuk mencapai maksud dan tujuan tersebut di atas, Perseroan dapat
                                            melaksanakan kegiatan usaha sebagai berikut:
                                            • Perkebunan Buah Kelapa Sawit;
                                            • Industri Minyak Mentah Kelapa Sawit (Crude Palm Oil);
                                            • Industri Minyak Mentah Inti Kelapa Sawit (Crude Palm Kernel Oil);
                                            • Perdagangan Besar Minyak dan Lemak Nabati.
 Kegiatan Usaha [OJK C.4]
 Line of Business
                                            To achieve these goals and objectives, the Company may conduct the following
                                            business activities:
                                            • Oil Palm Plantations;
                                            • Crude Palm Oil Industry;
                                            • Crude Palm Kernel Oil Industry;
                                            • Wholesale Trading of Vegetable Oils and Fats.
 Produk [OJK C.4]                           Minyak sawit mentah dan inti sawit
 Product                                    Crude palm oil and palm kernel
 Jumlah Karyawan
                                            16.153 per 31 Desember 2025 | as of 31 December 2025
 Total Employees
                                            Rajawali Place, 28th Floor
 Kantor Pusat [GRI 2-1, 2-2][OJK C.2]       Jl. HR Rasuna Said Kav. B/4 Jakarta 12910, Indonesia
 Head Office                                Telp. +62 (21) 8665 8828
                                            www.eaglehighplantations.com
 Sekretaris Perusahaan                      Rizka Dewi Sulistyorini
 Corporate Secretary                        corsec@eaglehighplantations.com
 Hubungan Investor                          Melvina
 Investor Relations                         investor@eaglehighplantations.com




                                             Company Business Operation


                                                           Plantation
      Upstream




                                                              Mill



                                Crude Palm Oil (CPO)                             Palm Kernel (PK)




PT Eagle High Plantations Tbk                                                                                          81
Page 84
Profil Perusahaan
Company Profile




Visi, Misi, dan Tata Nilai Perusahaan [GRI 2-23][OJK C.1]
Vision, Mission, and Core Values




                              Visi Vision
                              Menjadi perusahaan perkebunan
                              pilihan yang dinamis dengan
                              reputasi unggul dalam aspek
                              sosial, ekonomi dan lingkungan.
                              To be a dynamic plantation company of
                              choice, reputed for our social, economic,
                              and sustainability values.




                              Misi Mission
                              Menuju pertumbuhan, keunggulan dan posisi terdepan dalam
                              bisnis sawit, melalui:
                              • Tingkat pengembalian terbaik bagi pemangku kepentingan
                                 melalui produk sawit berkualitas unggul dan berbiaya rendah
                              • Penerapan praktik operasional terbaik dan prinsip pertumbuhan
                                 serta pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan
                              • Penumbuhkembangan karyawan dan masyarakat di sekitar
                                 wilayah operasional
                              • Penerapan filosofi dan prinsip learning organisation untuk terus
                                 bertransformasi

                              We strive for growth, excellence, and a leadership position in the
                              palm oil industry by:
                              • Maximizing stakeholders’ returns by delivering the highest
                                quality palm products in a cost-effective manner
                              • Adopting best operations practices and sustainability principles
                              • Nourishing the people and the community where we operate
                              • Adopting a learning organization philosophy and principles to
                                continuously transform ourselves




82                                                    Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 85
Tata Nilai Perusahaan
Core Values

                           Pertumbuhan Berkelanjutan
                           Sustainable Growth
                           Bertumbuh dengan prinsip dan nilai-nilai lingkungan, sosial dan ekonomi sebagai acuan.
                           Adopt environmental, social, and economic values as our guiding principles for growth.

                           Komitmen pada Keunggulan
                           Commitment to Excellence
                           Berusaha mencapai keunggulan dan melakukan perbaikan berkelanjutan.
                           Strive for excellence and continuous improvement.

                           Kesatuan
                           Unity
                           Memanfaatkan perbedaan dan bekerja sama untuk satu tujuan.
                           Capitalize on differences and work together to achieve common goals.

                           Inovasi
                           Innovation
                           Mengantisipasi perubahan dan membentuknya sesuai dengan tujuan Perusahaan.
                           Anticipate change and shape it to fit our purposes.

                           Integritas
                           Integrity
                           Membangun kepercayaan melalui tanggung jawab, menjunjung tinggi etika, kejujuran dan
                           keterbukaan.
                           Inspire trust by taking responsibility, acting ethically, and encouraging honesty and openness.

                           Hormat
                           Respect
                           Memperlakukan orang lain dengan santun dan bermartabat.
                           Treat people with courtesy, politeness, and kindness.

                           Kepedulian
                           Care
                           Bertindak dengan sungguh-sungguh, menumbuhkembangkan karyawan dan masyarakat sekitar.
                           Act with passion, nourish the people and the surrounding community.




PT Eagle High Plantations Tbk                                                                                                83
Page 86
Profil Perusahaan
Company Profile




Wilayah Operasi
dan Pasar Terlayani [OJK C.3]
Operating Areas and Market Served




                                                           Kalimantan                73.000                  Luas Lahan Tertanam (Ha)
                                                                                                             Planted Land Area (Ha)



                                                         6    Jumlah Pabrik
                                                              Total Plants           355          Kapasitas Terpasang
                                                                                                  (ton buah/jam)
                                                                                                  Installed Capacity
                                                                                                  (tons of fruit/hour)




     Sumatra

       2.000                 Luas Lahan Tertanam (Ha)
                             Planted Land Area (Ha)




     Total



             7   Jumlah Pabrik
                 Total Plants              87.000*                    Luas Lahan Tertanam (Ha)
                                                                      Planted Land Area (Ha)



             400           Kapasitas Terpasang (ton buah/jam)
                           Installed Capacity (tons of fruit/hour)



      *mencakup area inti dan plasma | including nucleus and scheme areas




84                                                                                    Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 87
                                    Papua           12.000         Luas Lahan Tertanam (Ha)
                                                                   Planted Land Area (Ha)



                                1   Jumlah Pabrik
                                    Total Plants    45Kapasitas Terpasang
                                                      (ton buah/jam)
                                                      Installed Capacity
                                                      (tons of fruit/hour)




PT Eagle High Plantations Tbk                                                           85
Page 88
Profil Perusahaan
Company Profile




Kapasitas Produksi dan Skala Usaha [GRI 2-6][OJK C.3]
Production Capacity and Business Scale



             Deskripsi              Satuan
                                                           2025                   2024                      2023
            Description              Unit

 Jumlah Karyawan Tetap              Orang
                                                                   8.466                   7.660                     7.203
 Total Permanent Employee           People
 Jumlah Pabrik                      Pabrik
                                                                       7                       7                         7
 Total Plants                       Plants
 Pendapatan Usaha                  Rp Miliar
                                                                    5.761                  4.303                    4.205
 Revenues                          Billion Rp
 Total Kapitalisasi
 Total Capitalization
 Total Liabilitas                  Rp Juta
                                                             7.349.037                7.342.291                  7.991.960
 Total Liabilities                Million Rp
 Total Ekuitas                     Rp Juta
                                                              2.827.113               2.452.089                  2.191.550
 Total Equity                     Million Rp
 Total Aset                        Rp Juta
                                                             10.176.150               9.794.380                 10.183.510
 Total Assets                     Million Rp
 Volume Penjualan
 Sales Volume
 Minyak Kelapa Sawit                 Ton
                                                                  358.120                 311.111                  347.227
 Crude Palm Oil                      Tons
 Inti Sawit                          Ton
                                                                   55.470                48.384                    62.653
 Palm Kernel                         Tons
 Total Produksi
 Total Production
 Minyak Kelapa Sawit                 Ton
                                                                  286.972                263.657                   320.107
 Crude Palm Oil                      Tons
 Inti Sawit                          Ton
                                                                   55.158                 49.193                   59.278
 Palm Kernel                         Tons




Pangsa Pasar
Market Share

Perseroan memproduksi minyak sawit mentah (CPO)               The Company produces both Crude Palm Oil (CPO)
dan inti sawit (PK) untuk memenuhi kebutuhan                  and Palm Kernel (PK) to fulfill consumer needs. In
konsumen. Sepanjang tahun 2025, seluruh (100%)                2025, 100% of the Company’s CPO and PK sales are
volume penjualan CPO dan PK Perseroan dialokasikan            dedicated to the domestic market. Total CPO sales
untuk pasar dalam negeri. Total penjualan CPO selama          for 2025 reached 358,120 tons, showing an increase
tahun 2025 tercatat sebesar 358.120 ton, mengalami            compared to last year’s 311,111 tons. Meanwhile, palm
peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya yang                kernel sales amounted to 55,470 tons, an increase
mencapai 311.111 ton. Sementara itu, penjualan produk         from 48,384 tons in 2024. Fluctuations in sales volume
kernel mencapai 55.470 ton, naik dibandingkan capaian         are driven by changes in production levels and market
tahun 2024 yang sebesar 48.384 ton. Perubahan                 demand for CPO and PK throughout the year.
volume penjualan ini dipengaruhi oleh fluktuasi produksi
dan permintaan atas produk CPO dan PK selama tahun
berjalan.




86                                                                          Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 89
Perubahan Emiten atau Perusahaan Publik yang
Bersifat Signifikan [OJK C.6]
Significant Changes in Issuers or Public Companies

Sepanjang tahun 2025, tidak terdapat perubahan            Throughout 2025, there were no significant changes in
signifikan pada operasi bisnis Perseroan seperti adanya   the Company’s business operations such as mergers/
merger/penggabungan perusahaan, penutupan kantor          company amalgamations, closure of branch offices/
cabang/pabrik/unit usaha, pembukaan kantor cabang/        factories/business units, opening of new branch
pabrik baru atau unit usaha baru.                         offices/factories or new business units.




Keanggotaan Asosiasi [GRI 2-28][OJK C.5]
Association Membership

Sampai dengan akhir tahun 2025, Perseroan tercatat        Throughout 2025, there were no significant changes in
sebagai anggota dalam sejumlah asosiasi industri, baik    the Company’s business operations such as mergers/
di tingkat nasional maupun internasional. Keterlibatan    company amalgamations, closure of branch offices/
ini mencerminkan komitmen aktif Perseroan dalam           factories/business units, opening of new branch
mengikuti dinamika isu-isu keberlanjutan agar dapat       offices/factories or new business units.
memberikan kontribusi terhadap aspek keberlanjutan.


                                  Nama Asosiasi                                         Posisi
                                Name of Association                                    Position

 Internasional
 International
                                                                                       Anggota
 Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO)
                                                                                       Member
                                                                                       Anggota
 United Nations Global Compact (UNGC)
                                                                                       Member
                                                                                       Anggota
 Tropical Forest Alliance (TFA)
                                                                                       Member
 Nasional
 National
 Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI)                                     Anggota
 Indonesia Palm Oil Association (IPOA)                                                 Member
                                                                                       Anggota
 Indonesia Global Compact Network (IGCN)
                                                                                       Member
 Asosiasi Emiten Indonesia                                                             Anggota
 Indonesian Public Listed Companies Association                                        Member
                                                                                       Anggota
 Indonesia Corporate Secretary Association
                                                                                       Member
                                                                                       Tim Inti
 Indonesia Growers Caucus (IGC)
                                                                                      Core team
                                                                                       Anggota
 Indonesia Palm Oil Strategic Studies (IPOSS)
                                                                                       Member




PT Eagle High Plantations Tbk                                                                               87
Page 90
Profil Perusahaan
Company Profile




     Sertifikasi
     Certification

     Sebagai bagian dari komitmen terhadap praktik          Aligned with its commitment to sustainability,
     keberlanjutan, Perseroan turut serta dalam             the Company participates in the Roundtable on
     skema sertifikasi Roundtable on Sustainable            Sustainable Palm Oil (RSPO) and Indonesian
     Palm Oil (RSPO) dan Indonesian Sustainable             Sustainable Palm Oil (ISPO) certification programs.
     Palm Oil (ISPO). Keterlibatan ini menjadi indikator    This engagement acts as a key indicator in
     penting dalam mengukur kepatuhan operasional           evaluating the Company’s operational compliance
     Perseroan terhadap standar keberlanjutan baik          with national and international sustainability
     nasional maupun global, khususnya dalam aspek          standards, especially in the Environmental, Social,
     Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola (LST). Untuk       and Governance (ESG) areas. To maintain consistent
     menjaga konsistensi dan peningkatan penerapan          compliance and improve implementation to these
     standar    tersebut,   Perseroan    secara     rutin   standards, the Company regularly conducts internal
     melaksanakan audit internal maupun eksternal           and external audits by independent organizations
     yang dilakukan oleh pihak independen guna menilai      to assess adherence to RSPO and ISPO principles
     tingkat kepatuhan terhadap prinsip-prinsip RSPO        across all operational units and suppliers.
     dan ISPO, baik di seluruh unit operasional maupun
     di kalangan pemasok.

     Sampai dengan akhir tahun 2025, EHP telah memiliki     By the end of 2025, EHP has obtained RSPO
     sertifikat RSPO untuk 4 (empat) pabrik serta 11        certification for 4 (four) mills and 11 (eleven) ISPO
     (sebelas) sertifikat ISPO sebagai bukti kepatuhan      certifications, demonstrating its compliance with
     unit usaha terhadap standar yang berlaku. Sebagai      these standards. Additionally, as part of its ongoing
     wujud peningkatan berkelanjutan terhadap tata          commitment to responsible governance and
     kelola dan operasional yang bertanggung jawab,         operations, the Company aims for all business units
     Perseroan menargetkan seluruh unit bisnisnya           to become fully certified (100%) by 2026.
     telah tersertifikasi secara penuh (100%) pada tahun
     2026.




88                                                                       Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 91
                                      Daftar Unit Bisnis yang Telah Tersertifikasi
                                                 List of Certified Business Units


           Perusahaan              Periode Berlaku                  Nomor Sertifikat          Alamat dan Koordinat
             Company               Effective Period                Certificate Number        Address and Coordinate

 RSPO
 22,93% atau 35.956 Ha dari areal konsesi | 22.93% or 35,956 hectares of concession area
 57% atau 4 Pabrik dari 7 Pabrik | 57% or 4 out of 7 Mills
 PT Eagle High Plantations Tbk   10 Mei 2024 -              CU-RSPO-901230               Desa Bedaun, Kecamatan
 (EHP Mill)                      9 Mei 2029                                              Kumai, Kabupaten Kotawaringin
                                 10 May 2024 -                                           Barat, Provinsi Kalimantan
                                 9 May 2029                                              Tengah, Indonesia.
                                                                                         S 02° 43’ 7” and E 111° 49’ 24°

 PT Jaya Mandiri Sukses          8 September 2023 -         CU-RSPO-903212               Desa Prian, Kecamatan
 (Bangkirai Mill)                7 September 2028                                        Muara Muntai, Kabupaten
                                 8 September 2023 -                                      Kutai Kartanegara, Provinsi
                                 7 September 2028                                        Kalimantan timur, Indonesia.
                                                                                         S 00° 33’ 39° and E 116° 22’ 26

 PT Bumihutani Lestari           31 Januari 2024 -          CU-RSPO-903215               Desa Mirah Kalanaman,
 (BHL)                           30 Januari 2029                                         Kecamatan Katingan Tengah,
                                 31 January 2024 -                                       Kabupaten Katingan, Provinsi
                                 30 January 2029                                         Kalimantan Tengah, Indonesia.
                                                                                         S 01° 40’ 43.70” dan E 112° 56’
                                                                                         15.40”

 PT Pesonalintas Surasejati      20 Maret 2025 -            GCG-PTPS-RSPO-FN1-2024       Desa Magalau Hulu, Desa
 (PLS)                            19 Maret 2030                                          Siayuh & Desa Bungkukan,
                                 20 March 2025 -                                         Kecamatan Kelumpang Barat,
                                 19 March 2030                                           Kabupaten Kotabaru, Provinsi
                                                                                         Kalimantan Selatan, Indonesia.


 PT Jaya Mandiri Sukses          08 September 2023 -        CU-RSPO-903212               Desa Perian, Kecamatan
 (JMS)                           07 September 2028                                       Muara Muntai, Kabupaten
                                 08 September 2023 -                                     Kulai Kartanegara, Provinsi
                                 07 September 2028                                       Kalimantan Timur, Indonesia.

 ISPO
 47,78% atau 74.930 Ha dari areal konsesi | 47.78% or 74,930 hectares of concession area
 79% atau 11 Perusahaan dari 14 Perusahaan | 79% or 11 out of 14 Companies

 PT Jaya Mandiri Sukses          30 September 2021 -        MUTU-ISPO/046                Desa Prian, Kecamatan
 (JMS)                           10 Desember 2025                                        Muara Muntai, Kabupaten
                                 30 September 2021 -                                     Kutai Kartanegara, Provinsi
                                 10 December 2025                                        Kalimantan timur, Indonesia.
                                                                                         00° 33’ 39” LS and 116° 22’
                                                                                         26” BT

 PT Suryabumi Tunggal Perkasa    21 Desember 2023 -         003/GIS-ISPO/Rev00/XII/202   Desa Perian, Kecamatan
 (STP)                           20 Desember 2028                                        Muara Muntai, Kabupaten
                                 21 December 2023 -                                      Kutai Kartanegara, Provinsi
                                 20 December 2028                                        Kalimantan Timur.
                                                                                         0°34’50,79
                                                                                         (Lintang)-116°24’47,71 (Bujur)

 PT Manunggal Adi Jaya           1 Juli 2024 -              TRIC-IDN-SPO-005             Desa Teluk Bingkai, Desa Lamin
 (MAJ)                           30 Juni 2029                                            Pulut, Desa Lamin Telihan dan
                                 1 July 2024 -                                           Malong, Kecamatan Kenohan,
                                 30 June 2029                                            Kabupaten Kutai Kartanegara,
                                                                                         Provinsi Kalimantan Timur,
                                                                                         Indonesia.
                                                                                         116° 18’ 33.03” E dan 0° 0’
                                                                                         53.13” N




PT Eagle High Plantations Tbk                                                                                             89
Page 92
Profil Perusahaan
Company Profile




                                       Daftar Unit Bisnis yang Telah Tersertifikasi
                                               List of Certified Business Units


          Perusahaan               Periode Berlaku                Nomor Sertifikat                  Alamat dan Koordinat
            Company                Effective Period              Certificate Number                Address and Coordinate

 PT Bumilanggeng Perdanatrada    25 Juli 2023 -           MUTU-ISPO/119                        Desa Bedaun, Kecamatan
                                 26 Juli 2028                                                  Kumai, Kabupaten Kotawaringin
                                 25 July 2023 -                                                Barat, Provinsi Kalimantan
                                 26 July 2028                                                  Tengah, Indonesia.
                                                                                               02° 43’ 20” LS dan 111° 50’ 48”
                                                                                               BT
 PT Eagle High Plantations Tbk   25 Juli 2023 -           MUTU-ISPO/118                        Desa Bedaun, Kecamatan
                                 26 Juli 2028                                                  Kumai, Kabupaten Kotawaringin
                                 25 July 2023 -                                                Barat, Provinsi Kalimantan
                                 26 July 2028                                                  Tengah, Indonesia.
                                                                                               02° 43’ 10” LS dan 111° 49’ 22”
                                                                                               BT
 PT Bumihutani Lestari           21 April 2023 -          MUTU-ISPO/303                        Desa Mirah Kalanaman,
                                 20 April 2028                                                 Kecamatan Katingan Tengah,
                                 21 April 2023 -                                               Kabupaten Katingan, Provinsi
                                 20 April 2028                                                 Kalimantan Tengah, Indonesia.
                                                                                               01° 40’ 43,700” LS dan 112° 56’
                                                                                               15,400” BT
 PT Singaland Asetama            23 Maret 2023 -          MUTU-ISPO/299                        Desa Mantewe, Kecamatan
                                 22 Maret 2028                                                 Mantewe, Kabupaten Tanah
                                 23 March 2023 - 22                                            Bumbu, Provinsi Kalimantan
                                 March 2028                                                    Selatan, Indonesia.
                                                                                               03° 17’ 1,4” LS dan 115° 44’
                                                                                               33,7” BT
 PT Personalintas Surasejati     26 Februari 2024 -       MUTU-ISPO/338                        Desa Sampanahan Hulu dan
                                 25 Februari 2029                                              Desa Magalau Hilir, Kecamatan
                                 26 February 2024 -                                            Sampanahan dan Kecamatan
                                 25 February 2029                                              Kelumpang Barat, Kabupaten
                                                                                               Kotabaru, Provinsi Kalimantan
                                                                                               Selatan, Indonesia.
                                                                                               02° 36’ 14” LS dan 116° 11’ 00”
                                                                                               BT
 PT Tandan Sawita Papua          4 Juni 2024 -            004/GIS-ISPO/Rev-00/VI/2024          Arso Timur, Desa/Kelurahan
                                 3 Juni 2029                                                   Petewi, Kecamatan Arso Timur,
                                 4 June 2024 -                                                 Kabupaten Keerom, Provinsi
                                 3 June 2029                                                   Papua, Indonesia.
                                                                                               2° 52’ 3.300” S dan 140° 52’
                                                                                               49.300” E
 PT Karyapratama Agrisejahtera   23 Juli 2024 -           005/GIS-ISPO/Rev-00/VII/2024         Desa Magalau Hulu, Desa
                                 22 Juli 2029                                                  Siayuh dan Desa Bungkukan,
                                 23 July 2024 -                                                Kecamatan Kelumpang Barat,
                                 22 July 2029                                                  Kabupaten Kotabaru, Provinsi
                                                                                               Kalimantan Selatan, Indonesia.
                                                                                               2° 44’ 56” LS dan 116° 04’ 59.5”
                                                                                               BT




90                                                                                Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 93
PT Eagle High Plantations Tbk   91
Page 94
Menggerakkan Ekonomi, Menebar Manfaat
Driving the Economy, Sharing Benefits




MENGGERAKKAN
EKONOMI,
MENEBAR MANFAAT
Driving the Economy, Sharing Benefits
Mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan
berkelanjutan.
Promoting inclusive and sustainable economic growth.




92                                                Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 95
PT Eagle High Plantations Tbk   93
Page 96
Menggerakkan Ekonomi, Menebar Manfaat
Driving the Economy, Sharing Benefits




     Pendekatan Manajemen [GRI 3-3]
     Management Approach

     Sebagai perusahaan yang bergerak di sektor perkebunan kelapa sawit, Perseroan berperan penting
     dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional dan kesejahteraan masyarakat di sekitar wilayah
     operasionalnya. Perseroan memahami bahwa kinerja ekonomi yang kuat merupakan fondasi untuk
     menjaga keberlanjutan bisnis, sekaligus memberikan dampak positif bagi para pemangku kepentingan,
     mulai dari karyawan, pemasok, pemerintah, hingga masyarakat luas.
     As a player in the palm oil plantation industry, the Company plays a vital role in promoting national economic
     development and improving community well-being in its operational regions. The Company acknowledges
     that robust economic performance is key to ensuring business sustainability and generating positive effects
     for stakeholders such as employees, suppliers, government, and the broader community.




94                                                                         Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 97
                 Uraian                                                  Penjelasan
               Description                                               Explanation

 Topik Material: Kinerja Ekonomi
 Material Topic: Economic Performance
 Kebijakan dan Komitmen              Perseroan memiliki Kebijakan Keberlanjutan yang menegaskan komitmen terhadap
 Policy and Commitment               prinsip pertumbuhan inklusif dan tanggung jawab ekonomi. Perseroan berupaya
                                     menjaga keseimbangan antara pencapaian profitabilitas dan penciptaan manfaat
 Link Dokumen | Document Link:       sosial serta lingkungan, dengan kebijakan yang meliputi:
 https://www.eaglehighplantations.   • Pengelolaan sumber daya finansial secara hati-hati dan transparan;
 com/keberlanjutan/strategi/         • Kepatuhan terhadap regulasi pajak, ketenagakerjaan, dan perdagangan; serta
                                     • Pemantauan risiko ekonomi yang dapat berdampak pada keberlanjutan usaha.
                                     The Company has established a Sustainability Policy that affirms its commitment
                                     to the principles of inclusive growth and economic responsibility. The Company
                                     strives to maintain a balance between achieving profitability and generating social
                                     and environmental value, supported by policies that include:
                                     • Prudent and transparent management of financial resources;
                                     • Compliance with applicable tax, labor, and trade regulations; and
                                     • Monitoring of economic risks that may affect long-term business sustainability.
 Tindakan Pengelolaan dan Dampak     Untuk memastikan topik ekonomi memberikan dampak positif yang maksimal
 Management Actions and Impact       serta meminimalkan potensi dampak negatif, EHP menerapkan berbagai langkah
                                     strategis sebagai berikut:

                                     Pengelolaan Dampak Positif
                                     • Peningkatan produktivitas dan efisiensi operasional melalui penerapan teknologi
                                       agronomi, modernisasi pabrik, dan optimalisasi logistik, yang berdampak pada
                                       peningkatan pendapatan usaha dan ketahanan ekonomi jangka panjang;
                                     • Distribusi nilai ekonomi yang inklusif, melalui pembayaran upah yang layak,
                                       kontribusi pajak, pembelian bahan baku dari pemasok lokal, serta investasi
                                       sosial dalam bentuk program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan(TJSL) dan
                                       pemberdayaan masyarakat.

                                     Pengelolaan Dampak Negatif
                                     • Mengendalikan risiko finansial dan operasional akibat perubahan iklim dan
                                        gangguan rantai pasok melalui efisiensi energi, pemantauan cuaca berbasis
                                        data, dan peningkatan koordinasi logistik;
                                     • Mengupayakan tidak terjadi ketimpangan ekonomi, praktik kerja tidak layak, atau
                                        ketergantungan ekonomi berlebihan pada satu pihak; dan
                                     • Meminimalkan dampak sosial dengan tetap menjaga kesejahteraan karyawan
                                        melalui komunikasi terbuka dan kebijakan ketenagakerjaan yang adil.
                                     To ensure that economic matters generate maximum positive impact while
                                     minimizing potential adverse effects, EHP implements the following strategic
                                     measures:

                                     Positive Impact Management
                                     • Enhancing productivity and operational efficiency through the adoption of
                                       agronomic technologies, mill modernization, and logistics optimization, thereby
                                       strengthening revenue generation and long-term economic resilience;
                                     • Promoting inclusive economic value distribution through the provision of
                                       fair wages, tax contributions, procurement from local suppliers, and social
                                       investments in the form of Corporate Social Responsibility (CSR) programs and
                                       community empowerment initiatives.

                                     Negative Impact Management
                                     • Managing financial and operational risks arising from climate change and supply
                                       chain disruptions through energy efficiency initiatives, data-driven weather
                                       monitoring, and enhanced logistics coordination;
                                     • Preventing economic disparities, unfair labor practices, and excessive economic
                                       dependency on any single stakeholder; and
                                     • Minimizing social risks by safeguarding employee welfare through open
                                       communication and fair employment policies.




PT Eagle High Plantations Tbk                                                                                            95
Page 98
Menggerakkan Ekonomi, Menebar Manfaat
Driving the Economy, Sharing Benefits




                Uraian                                                       Penjelasan
              Description                                                    Explanation

 Pemantauan Efektivitas                   Perseroan memantau efektivitas pengelolaan dampak ekonomi melalui proses
 Effectiveness Monitoring                 evaluasi kinerja keuangan dan operasional secara berkala, yang dibahas dalam
                                          Rapat Direksi dan RUPS Tahunan. Indikator utama yang digunakan antara lain:
                                          • Pertumbuhan pendapatan bersih;
                                          • Rasio efisiensi biaya terhadap pendapatan;
                                          • Pemberdayaan masyarakat sekitar;
                                          • Perbandingan nilai ekonomi yang diperoleh, didistribusikan, dan disimpan.
                                          • Evaluasi ini juga digunakan untuk mengidentifikasi area perbaikan, seperti
                                             efisiensi rantai pasok, optimalisasi pengelolaan kas, serta peningkatan nilai
                                             tambah bagi kesejahteraan karyawan.
                                          The Company monitors the effectiveness of its economic impact management
                                          through periodic financial and operational performance evaluations, which are
                                          reviewed at Board of Directors meetings and the Annual GMS. The key indicators
                                          include:
                                          • Net revenue growth;
                                          • Cost-to-revenue efficiency ratio;
                                          • Community empowerment initiatives;
                                          • Comparison of economic value generated, distributed, and retained; and
                                          • This evaluation is also used to identify areas for improvement, including supply
                                             chain efficiency, cash management optimization, and enhanced value creation to
                                             support employee welfare.
 Keterlibatan Pemangku Kepentingan        Perseroan secara aktif melibatkan pemangku kepentingan, termasuk karyawan,
 Stakeholder Engagement                   pemasok, pemerintah, dan masyarakat lokal, dalam penyusunan dan evaluasi
                                          kebijakan ekonomi. Melalui dialog terbuka dan program konsultasi berkala,
                                          Perseroan memperoleh umpan balik yang digunakan untuk memperbaiki praktik
                                          bisnis dan memperkuat strategi distribusi nilai ekonomi secara adil.
                                          The Company actively engages stakeholders, including employees, suppliers,
                                          government, and local communities, in the development and evaluation of its
                                          economic policies. Through open dialogue and periodic consultation programs,
                                          the Company gathers feedback to to continuously enhance business practices and
                                          strengthen its strategy for equitable economic value distribution.


Target dan Progres
Target and Progress

             Target Aspek Ekonomi                      Pencapaian di Tahun 2025                      Keterangan
             Economic Aspect Target                      Achievement in 2025                         Description

 Mencapai pertumbuhan pendapatan ≥5–10%
 per tahun secara berkelanjutan.                                                                    Melebihi target
                                                                 33,90%
 Mencapai pertumbuhan pendapatan ≥5–10%                                                              Above target
 per tahun secara berkelanjutan.
 Mencapai pertumbuhan EBITDA >5-10% per
 tahun sebagai bagian dari strategi penciptaan
                                                                                                    Melebihi target
 nilai jangka panjang.                                            18,16%
                                                                                                     Above target
 Achieve annual EBITDA growth >5-10% as part
 of the long-term value creation strategy.
 Minimal 60–70% belanja barang/jasa berasal
 dari pemasok lokal.                                                                                Melebihi target
                                                                  100%
 At least 60–70% of purchased goods and                                                              Above target
 services are sourced from local suppliers.
 Mengalokasikan minimal 5–10% dari laba bersih
 untuk investasi berkelanjutan (lingkungan,
 sosial, inovasi).                                                                                  Melebihi target
                                                                  11,45%
 Allocate at least 5–10% of net profit                                                               Above target
 to sustainable investments, covering
 environmental, social, and innovation initiatives.


Nilai Ekonomi yang Diterima dan Didistribusikan
Economic Value Received and Distributed

Perseroan    berkomitmen    memastikan     bahwa                 The Company is committed to ensuring that its
pertumbuhan ekonomi yang dicapai memberikan                      economic growth benefits all stakeholders.
manfaat bagi seluruh pemangku kepentingan.



96                                                                              Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 99
Pada tahun 2025, nilai ekonomi yang diperoleh                       In 2025, the Company generated Rp5,761 billion
Perseroan secara langsung dari kegiatan usaha                       in economic value from its operations, which was
tercatat sebesar Rp5.761 miliar, yang kemudian                      distributed to various contributors in its value
didistribusikan   kepada    berbagai    pihak    yang               chain, totaling Rp4,173 billion of economic values.
berkontribusi terhadap rantai nilai Perseroan dengan                The remaining economic value, after allocations,
nilai ekonomi didistribusikan sebesar Rp4.173 miliar.               amounted to Rp1,588 billion million and was set aside
Setelah seluruh nilai ekonomi didistribusikan, nilai                for reinvestment in replanting, infrastructure upgrades,
ekonomi yang disimpan tercatat sebesar Rp1.588 miliar,              and sustainability initiatives to support long-term
yang dialokasikan untuk investasi kembali (replanting,              success.
peningkatan infrastruktur, dan proyek keberlanjutan)
guna memperkuat kinerja jangka panjang.

                                Nilai Ekonomi yang Diterima dan Didistribusikan [GRI 201-1, 13.22.2]
                                               Economic Value Received and Distributed

                        Deskripsi                            Satuan
                                                                               2025             2024              2023
                       Description                            Unit

 Nilai Ekonomi Langsung yang Diperoleh (Pendapatan)
 Derived Direct Economic Value (Income)
 Pendapatan Usaha
                                                                                5.761.296        4.302.676         4.204.612
 Net Sales                                                   Rp Juta
 Jumlah                                                     Million Rp
                                                                                5.761.296        4.302.676        4.204.612
 Total
 Nilai Ekonomi Langsung yang Didistribusikan
 Distributed Direct Economic Value
 Biaya Operasional
                                                                                4.142.866        3.022.867          3.121.239
 Operational Expenses
 Pembayaran Dividen kepada Pemegang Saham                    Rp Juta
                                                                                         -                  -               -
 Dividend Payment to Shareholders                           Million Rp
 Pembayaran Pajak kepada Pemerintah
                                                                                    27.772             25.384         26.227
 Tax Payment to the Government
 Investasi Masyarakat (Dana TJSL)
                                                                                     2.401              2.005            957
 Community Investment (CSR Fund)
 Jumlah                                                      Rp Juta
                                                                                4.173.039        3.050.256         3.148.423
 Total                                                      Million Rp
 Nilai Ekonomi Langsung yang Disimpan
                                                                                1.588.257        1.252.420          1.056.189
 Economic Value Saved



Perbandingan Target dan Kinerja Produksi, Pendapatan, dan Laba Rugi
Comparison of Target and Production Performance, Income, and Profit or Loss

Pada tahun 2025, realisasi kinerja Perseroan                        In 2025, the Company’s overall performance generally
menunjukkan hasil yang relatif sejalan dengan target                aligned with its targets. CPO production reached
yang telah ditetapkan. Volume produksi CPO mencapai                 286,972 tons, accounting for 96.29% of the annual
286.972 ton atau sebesar 96,29% dari target tahun                   goal, affected by weather and efficiency across
2025, dipengaruhi oleh faktor cuaca dan efisiensi                   different plantation areas. Revenue showed a net
operasional di beberapa wilayah kebun. Dari sisi                    operating income of Rp5,761 billion, representing
pendapatan, Perseroan membukukan pendapatan                         a 33.90% increase compared to the previous year,
usaha bersih sebesar Rp5.761 miliar, tumbuh sebesar                 driven by global CPO price fluctuations and consistent
33,90% dibandingkan tahun sebelumnya, seiring                       raw material supplies. The net profit for 2025 was
dengan dinamika harga CPO global dan stabilitas                     Rp379 billion, reflecting efforts to sustain profitability
pasokan bahan baku. Sementara itu, laba bersih tahun                through cost control, enhanced production processes,
2025 tercatat sebesar Rp379 miliar, mencerminkan                    and streamlined operations in factories and supply
upaya Perseroan dalam menjaga profitabilitas melalui                chains.
pengendalian biaya, peningkatan efisiensi produksi,
serta optimalisasi kinerja pabrik dan rantai pasok.




PT Eagle High Plantations Tbk                                                                                              97
Page 100
Menggerakkan Ekonomi, Menebar Manfaat
Driving the Economy, Sharing Benefits




                       Perbandingan Target dan Kinerja Produksi, Pendapatan dan Laba Rugi [OJK F.2]
                             Comparison of Target and Production Performance, Income, and Profit or Loss

                                                     2025                              2024                             2023
      Deskripsi             Satuan
     Description             Unit           Target           Realisasi        Target           Realisasi       Target        Realisasi
                                            Target          Realization       Target          Realization      Target       Realization

 Total Produksi
 Total Production
 Minyak Kelapa Sawit          Ton
                                             298.026           286.972         345.696           263.657        336.723           320.107
 CPO                          Tons
 Inti Sawit                   Ton
                                                 52.897          55.158          62.609            49.193         60.613           59.278
 Palm Kernel                  Tons
 Pendapatan Usaha           Rp Juta
                                           4.766.837          5.761.296      4.003.404         4.302.676      4.094.648         4.204.612
 Operating Revenues        Million Rp
 Laba Tahun Berjalan        Rp Juta
                                             332.220            379.107          26.986           272.132        153.905          159.970
 Income for the Year       Million Rp


Perbandingan Target dan Realisasi Investasi pada Proyek Berwawasan Lingkungan
Comparison of Investment Goals and Outcomes in Environmentally Focused Projects

Realisasi investasi Perseroan pada proyek berwawasan                    The Company’s investment in environmentally
lingkungan selama tahun 2025 menunjukkan komitmen                       conscious projects through 2025 highlights its strong
yang kuat terhadap praktik bisnis berkelanjutan.                        dedication to sustainable business practices. Out of
Dari total target investasi proyek lingkungan tahun                     the total environmental projects investment target
2025, Perseroan berhasil merealisasikan sebesar                         for 2025, the Company achieved Rp3,338,873,769,
Rp3.338.873.769 atau mencapai 100% dari target yang                     representing 100% of the target. These funds were
ditetapkan. Dana tersebut difokuskan untuk kegiatan                     allocated to biodiversity conservation, rehabilitating
pelestarian keanekaragaman hayati, rehabilitasi area                    High Conservation Value (HCV) areas, ecosystem
bernilai konservasi tinggi (NKT), restorasi ekosistem,                  restoration, as well as environmental innovation
serta program inovasi lingkungan. Melalui investasi                     program. These investments help the Company
ini, Perseroan terus memperkuat upaya menjaga                           reinforce its commitment to ecological balance while
keseimbangan        ekologi   sekaligus    mendukung                    advancing long-term sustainability goals.
pencapaian target keberlanjutan jangka panjang.

               Perbandingan Target dan Realisasi Investasi pada Proyek Berwawasan Lingkungan [OJK F.3]
                          Comparison of Investment Goals and Outcomes in Environmentally Focused Projects

                                                 2025                                 2024                              2023
          Deskripsi                     Target             Realisasi         Target           Realisasi        Target           Realisasi
         Description                    Target            Realization        Target          Realization       Target          Realization
                                         (Rp)                (%)              (Rp)              (%)             (Rp)              (%)

 Investasi Proyek Lingkungan
 Investment in Environmental         3.338.873.769               100      2.320.591.770             100     3.459.091.770             100
 Projects



Luas Lahan Tertanam Tahun 2025
Total Planted Area in 2025

Perseroan      menjalankan    kegiatan    operasional                   The Company conducts all its operations within
sepenuhnya di wilayah Indonesia, dengan area                            Indonesia, with plantations located at Kalimantan,
perkebunan yang tersebar di Kalimantan, Sumatra, dan                    Sumatra, and Papua. As of 2025, the total planted area
Papua. Hingga akhir tahun 2025, total lahan tertanam                    has reached 87,000 hectares (including nucleus and
mencapai 87.000 hektare (mencakup area inti dan                         scheme), demonstrating the Company’s dedication to
plasma), mencerminkan konsistensi Perseroan dalam                       maintain its productivity and efficient land management
menjaga produktivitas dan efisiensi pengelolaan lahan                   across its operational units.
di seluruh unit operasional.




98                                                                                     Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 101
           Deskripsi                       Satuan                                                                          Total Lahan Tertanam
                                                                  Sumatra                 Kalimantan       Papua
          Description                       Unit                                                                             Total Planted Area

 Luas Tanaman
 Menghasilkan                                                             2.000                73.000          12.000                     87.000
 Mature Area
 Luas Tanaman Belum
                                              Ha
 Menghasilkan                                                                   -                      -               -                         -
 Immature Area
 Luas Lahan Tertanam
                                                                          2.000                73.000          12.000                     87.000
 Planted Area
 Keterangan: Data konsolidasi Inti dan Plasma | Consolidated data of Nucleus and Scheme




Rantai Pasokan dan Rantai Nilai
Supply and Value Chain




 • Kebun Entitas Anak             Pabrik Kelapa Sawit                      Bulking                 Pengiriman Produk               Pelanggan
 • Kebun Kemitraan                   Palm Oil Mill                                                    CPO dan PK                   Customers
 • Pemasok Eksternal                                                                                  CPO and PK
 • Subsidiary                                                                                       Product Delivery
   Plantations
 • Partnership
   Plantations
 • External Suppliers



Seluruh pasokan bahan baku kelapa sawit yang                                        The Company sources all its palm oil raw materials
digunakan Perseroan berasal dari dalam negeri, baik                                 domestically, from its core plantations and local
dari perkebunan inti maupun mitra pemasok lokal. Pada                               suppliers. By 2025, the Company has operated 7 palm
tahun 2025, Perseroan mengoperasikan 7 unit pabrik                                  oil mills (PKS) in Kalimantan and Papua, each with a
kelapa sawit (PKS) dengan kapasitas terpasang sebesar                               capacity of 400 tons of fresh fruit bunches (FFB)
400 ton TBS per jam, yang berlokasi di Kalimantan                                   per hour. Further details about the mill locations and
dan Papua. Rincian lebih lanjut mengenai lokasi dan                                 capacities are available in Appendix 1.
kapasitas pabrik dapat dilihat pada Lampiran 1.


      Ketelusuran Pasokan                     Keterlibatan Pemasok                    Kolaborasi & Komunikasi               Penilaian Pemasok
       Supply Traceability                    Supplier Engagement                   Collaboration & Communication          Supplier Assessment

 Membangun Sistem Profil                  Mengedukasi dan                           Meminimalisasi risiko dalam        Menerapkan sistem
 Pemasok yang akuntabel,                  mendukung pemasok kunci                   rantai pasokan dengan              penilaian kualitas yang
 transparan, dan terlacak.                untuk menerapkan aspek                    membuka informasi dan              memasukkan aspek-
 Establishing an accountable,             keberlanjutan.                            menerima keluhan dari pihak        aspek keberlanjutan.
 transparent, and traceable               Educating and supporting                  pemangku kepentingan.              Implementing a quality
 Supplier Profile System.                 key suppliers to implement                Minimizing supply chain risks      assessment system that
                                          sustainability aspects.                   by transparently sharing           incorporates sustainability
                                                                                    information and promptly           aspects.
                                                                                    addressing stakeholder
                                                                                    complaints.


Perseroan menjalankan kegiatan usaha yang                                           The Company operates across the full value chain
mencakup seluruh rantai nilai mulai dari pengelolaan                                from managing plantations and harvesting Fresh
perkebunan, pemanenan Tandan Buah Segar (TBS),                                      Fruit Bunches (FFB) to processing at the Palm Oil
pengolahan di Pabrik Kelapa Sawit (PKS) hingga                                      Mill (POM), and producing Crude Palm Oil (CPO) and
menghasilkan Crude Palm Oil (CPO) dan Palm Kernel                                   Palm Kernel (PK), which are then sold domestically.
(PK), dimana CPO dipasarkan untuk kebutuhan di                                      EHP consistently delivers high quality, ensuring global

PT Eagle High Plantations Tbk                                                                                                                    99
Page 102
 Menggerakkan Ekonomi, Menebar Manfaat
 Driving the Economy, Sharing Benefits




 pasar domestik. EHP konsisten menjaga keunggulan          standards are met from plantations to the production
 mutu dan kualitas mulai dari perkebunan kelapa sawit      of Crude Palm Oil (CPO) and Palm Kernel (PK). All
 hingga hasil olahan minyak kelapa sawit (CPO) dan         activities are guided by sustainability principles to
 inti sawit (PK) yang berkualitas sehingga memenuhi        balance economic, social, and environmental values.
 standar global. Seluruh proses bisnis ini dijalankan
 dengan prinsip keberlanjutan untuk memastikan nilai
 ekonomi, sosial, dan lingkungan dapat tercipta secara
 seimbang.

 Dari sisi rantai pasok, Perseroan memastikan seluruh      From a supply chain perspective, the Company
 pasokan TBS yang diolah dapat ditelusuri hingga ke        guarantees that all processed FFB supplies are
 sumber asalnya. Hal ini menjadi kunci dalam menjamin      traceable back to their source. This is crucial for
 transparansi dan legalitas bahan baku, sekaligus          ensuring transparency and legality of raw materials
 menunjukkan komitmen Perseroan terhadap praktik           and for demonstrating the Company’s commitment
 NDPE. Pada tahun 2025, sebanyak 86,72% pasokan            to NDPE practices. By 2025, 86.72% of FFB supplies
 TBS berasal dari kebun inti dan plasma, sementara         will originate from nucleus and scheme plantations,
 13,28% sisanya berasal dari pihak eksternal. Perseroan    with the remaining 13.28% obtained from external
 juga bermitra dengan sekitar 7.791 petani plasma dan      sources. Additionally, the Company collaborates with
 2.900 petani swadaya, meningkat sebesar 53,68%            approximately 7,791 scheme smallholders and 2,900
 dibandingkan tahun 2024, serta menggandeng 25             independent smallholders, which is an increase of
 pemasok lokal di wilayah Kalimantan dan Papua.            53.68% compared to 2024, and works with 25 local
                                                           suppliers in Kalimantan and Papua.

 Perseroan menargetkan, pada tahun 2026 tingkat            By 2026, the Company aims to achieve 100%
 ketelusuran bahan baku produk dari pemasok hingga         traceability of product raw materials from suppliers
 perkebunan, termasuk keterlacakan dari petani dapat       to plantations, including traceability to smallholders,
 mencapai 100% untuk seluruh unit operasi.                 across all operational units.

 Dalam mendukung keberlanjutan rantai pasok,               To promote supply chain sustainability, the Company
 Perseroan menerapkan empat strategi utama:                employs four main strategies:
 1. Ketertelusuran Pasokan: Membangun sistem               1. Supply Traceability: Develop a traceability system
    traceability dan memperbaharui data pemasok               and consistently update the supplier profile to
    secara berkala yang akuntabel, transparan,                ensure it is accountable, transparent, traceable, and
    dan dapat dilacak serta memenuhi standar                  aligns with sustainability standards;
    keberlanjutan;
 2. Keterlibatan Pemasok: Memberikan pelatihan dan         2. Supplier Engagement: Offer training and outreach,
    sosialisasi serta mendampingi seluruh pemasok             helping all suppliers implement sustainability
    untuk memastikan praktik keberlanjutan di seluruh         practices across the entire production process;
    proses produksi dilaksanakan;
 3. Kolaborasi dan Komunikasi: Membuka kanal               3. Collaboration    and     Communication:      Keep
    komunikasi yang transparan, melakukan pertemuan           communication channels open and transparent,
    rutin secara berkala, menerima masukan serta              hold regular meetings, collect input and complaints
    keluhan dari pemangku kepentingan, dan                    from stakeholders, and respond promptly;
    menindaklanjutinya secara cepat;
 4. Penilaian Pemasok: Menerapkan sistem penilaian         4. Supplier Assessment: Creating a supplier quality
    kualitas pemasok yang memasukkan aspek                    assessment system that includes sustainability
    keberlanjutan sebagai bagian dari kriteria evaluasi.      factors as part of the evaluation process.

 Tingkat ketelusuran bahan baku dari pemasok               By 2025, raw material traceability from suppliers
 hingga perkebunan, termasuk keterlacakan dari             to plantations, including smallholders has reached
 petani telah mencapai 100% di seluruh unit operasi        100% across all operational units. The Company has
 pada tahun 2025. Perseroan juga telah menetapkan          also set a 2035 deadline to ensure that 100% of its
 batas waktu tahun 2035 untuk memastikan bahwa             suppliers, including independent smallholders, fulfill
 100% pemasoknya, termasuk petani swadaya, wajib           their commitment to implementing sustainable palm
 memenuhi komitmennya untuk mengimplementasikan            oil policies and practices. To reach its full target, the
 kebijakan dan praktik minyak sawit yang berkelanjutan.    Company persists in providing outreach and training
 Untuk mencapai target penuh, Perseroan terus              to all supplier partners to ensure they understand
 melakukan sosialisasi dan pelatihan kepada seluruh



100                                                                     Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 103
mitra pemasok agar memahami kerangka rantai pasok            the sustainable supply chain framework. Supply
berkelanjutan yang diterapkan. Data pasokan juga             data is also handled transparently and shared with
dikelola dengan transparan dan dibagikan kepada              buyers through a Non-Disclosure Agreement (NDA),
pembeli melalui Kerangka Perjanjian Keterbukaan              demonstrating responsibility and commitment to
Terbatas (Non-Disclosure Agreement/NDA) sebagai              supply chain quality and accountability.
bentuk tanggung jawab dan komitmen terhadap
kualitas serta akuntabilitas rantai pasok.

Ke depan, Perseroan akan terus memperkuat rantai             Moving forward, the Company will strengthen its value
nilainya melalui kolaborasi dengan pemasok, pembeli,         chain by collaborating closely with suppliers, buyers,
serta pemangku kepentingan lokal, guna memastikan            and local stakeholders to promote sustainability from
keberlanjutan dari hulu ke hilir termasuk pemantauan         upstream to downstream. This includes managing
praktik    budidaya      berkelanjutan,      peningkatan     sustainable farming practices, boosting farmer
produktivitas petani, efisiensi pabrik, serta pemenuhan      productivity, enhancing factory efficiency, and fulfilling
permintaan pasar yang berkelanjutan. Sepanjang tahun         market demands for sustainability. Throughout 2025,
2025, tidak terdapat perubahan signifikan terhadap           there were no significant changes to the Company’s
struktur rantai nilai dan rantai pasok Perseroan             value chain and supply chain structure compared to
dibandingkan tahun sebelumnya.                               the previous year.

Seleksi dan Evaluasi Pemasok [GRI 414-1] [GRI 414-2]         Supplier Selection and Evaluation [GRI 414-1] [GRI 414-2]
Perseroan menerapkan proses seleksi dan evaluasi             The Company conducts a supplier selection and
pemasok yang mengintegrasikan prinsip sosial,                evaluation process that integrates social, ethical,
etika, dan keberlanjutan dalam setiap tahap rantai           and sustainability principles throughout the entire
pasok. Setiap calon pemasok wajib melalui penilaian          supply chain. Every potential supplier undergoes an
awal (screening) menggunakan kriteria sosial dan             initial screening based on social and environmental
lingkungan untuk memastikan kesesuaian dengan                standards to verify compliance with the Company’s
Kebijakan     Keberlanjutan    Perseroan,     termasuk       Sustainability Policy, which includes respecting labor
kepatuhan terhadap hak tenaga kerja, legalitas lahan,        rights, land legality, and sustainable farming practices.
serta praktik pertanian berkelanjutan. Sepanjang tahun       In 2025, all new suppliers (100%) have been screened
2025, seluruh pemasok baru (100%) telah diseleksi            using these social criteria.
menggunakan kriteria sosial tersebut.

Kriteria utama dalam pemilihan pemasok meliputi:             The primary criteria for selecting suppliers are:
1. Sumber TBS tidak berasal dari kawasan hutan dan           1. Sourced FFB do not originate from forest areas or
   area yang diperuntuk sebagai konservasi (NKT/                areas designated for conservation (HCV/SKT);
   SKT);
2. Lahan bersifat legal, bebas dari konflik lahan dan        2. Land must be legal, without land conflicts or illegal
   praktik ilegal;                                              activities;
3. Kepatuhan terhadap kebijakan NDPE serta                   3. Adherence to the Company’s NDPE policy and
   penerapan aspek keberlanjutan Perseroan;                     sustainability measures implementation;
4. Kepemilikan izin ketenagakerjaan resmi dari               4. Possession of an official labor permit from the local
   Disnaker setempat (Kalimantan dan Papua).                    Manpower Office (Kalimantan and Papua).

Perseroan juga melakukan evaluasi berkala setiap enam        The Company evaluates all suppliers biannually
bulan terhadap seluruh pemasok melalui mekanisme             with a Collection Data Sheet (CDS) reviewed by
Collection Data Sheet (CDS) yang ditinjau oleh tim           the sustainability team. This evaluation covers all
sustainability. Evaluasi ini mencakup seluruh aspek          sustainability aspects, including environmental and
keberlanjutan termasuk lingkungan dan sosial. Peta           social aspects. The Company also provides a roadmap
jalan (roadmap) juga disediakan oleh Perseroan untuk         to assist all suppliers in fulfilling EHP’s sustainability
membantu seluruh pemasok memenuhi komitmen                   commitments. Throughout 2025, all active suppliers
keberlanjutan EHP. Pada tahun 2025, seluruh pemasok          (100%) have been assessed and included in evaluation
(100%) telah dinilai dan dilibatkan dalam hal evaluasi dan   and fulfillment of compliance with the Company’s
pemenuhan kepatuhan terhadap kebijakan sustainability        regulations. If a third-party supplier fails to comply with
perusahaan. Apabila ditemui pemasok pihak ketiga             or implement the sustainability policy, the Company
gagal mematuhi atau mengimplementasikan kebijakan            may terminate the partnership or impose immediate
keberlanjutan, Perseroan dapat memutuskan hubungan           sanctions or restrictions. However, the Company does
kerja sama atau melakukan paksaan atau pelarangan            not immediately sever ties.
langsung. Kendati demikian, Perseroan tidak serta
merta memutus hubungan kerja.

PT Eagle High Plantations Tbk                                                                                       101
Page 104
 Menggerakkan Ekonomi, Menebar Manfaat
 Driving the Economy, Sharing Benefits




 Perseroan melakukan pendekatan inklusif dengan               Instead, the Company takes an inclusive approach
 mendorong seluruh pemasok untuk mengambil                    by encouraging all suppliers to take the necessary
 tindakan-tindakan    perbaikan    yang   diperlukan.         corrective actions. The Company provides a three-year
 Perseroan memberikan waktu 3 (tiga) tahun bagi para          period for suppliers to make gradual improvements.
 pemasok untuk melakukan perbaikan secara bertahap.           The Company actively conducts regular monitoring
 Perseroan secara aktif melakukan monitoring dan              and evaluations of its suppliers.
 evaluasi secara berkala terhadap para pemasok.

 Sepanjang tahun 2025, tidak terdapat pemasok                 In 2025, no supplier relationships were ended, and
 yang dihentikan hubungannya; seluruh pemasok                 all suppliers showed marked progress based on
 telah menunjukkan kemajuan perbaikan signifikan              monitoring results.
 berdasarkan hasil pemantauan.

 Sebagai bagian dari upaya pencegahan, Perseroan              To prevent issues, the Company routinely provides
 secara rutin mengadakan sosialisasi kebijakan                socialization and compliance training on sustainability
 keberlanjutan dan pelatihan kepatuhan kepada                 policies for suppliers and enhances its raw material
 pemasok, sekaligus memperkuat sistem ketertelusuran          traceability system to ensure all supplies are obtained
 bahan baku untuk memastikan seluruh pasokan                  legally, ethically, and sustainably.
 berasal dari sumber yang legal, etis, dan berkelanjutan.




                         • 100% Traceability to Plantation             • Deforestations monitoring area for existing
                            for new suppliers                            and new external supplier coverage at least
                                                                          20,000 Ha
                         • All suppliers comply to EHP NDPE Policy
                                                                       • Engage with more than 2,000 independent
                         • Conducted compliance assessments              smallholders
      KPI 2025             on the implementation of human rights
                           commitments




                         • 100% Traceability to Plantation             • 15,598 ha of external supplier areas
                            for new suppliers                             monitored

                         • 100% of suppliers (86 cooperatives and      • 2,900 independent smallholders involved
                           25 agents) comply with NDPE Policy             under the ISH program.

      Milestone          • 87% of suppliers comply with the
        2025                implementation of human rights
                            commitments




 Tantangan, Implikasi Finansial, Risiko, dan Peluang Akibat Perubahan Iklim [GRI 201-2][OJK E.5]
 Challenges, Financial Implications, Risks, and Opportunities Caused by Climate Change

 Sebagai perusahaan perkebunan, EHP menyadari                 As a plantation company, EHP recognizes that
 bahwa perubahan iklim merupakan tantangan utama              climate change presents a major challenge impacting
 yang berpotensi memengaruhi produktivitas, biaya             productivity, operational expenses, and financial
 operasional, dan kinerja finansial.                          outcomes.




102                                                                        Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 105
Fluktuasi    cuaca    ekstrem   seperti      kekeringan       Extreme weather events, including extended droughts,
berkepanjangan, banjir, serta kebakaran hutan dan             floods, and forest fires, can reduce Fresh Fruit Bunch
lahan dapat menurunkan produksi Tandan Buah Segar             (FFB) yields and increase the risk of supply disruptions.
(TBS) dan meningkatkan risiko gangguan pasokan.               These are physical risks that directly affect revenue
Kondisi tersebut tergolong sebagai risiko fisik (physical     and profit margins.
risk) yang berdampak langsung terhadap pendapatan
dan profitabilitas.

Selain itu, perubahan kebijakan dan regulasi internasional    Moreover, evolving international policies and regulations
terkait deforestasi dan perdagangan minyak sawit              on deforestation and sustainable palm oil trade pose
berkelanjutan menjadi risiko regulatori (regulatory risk)     regulatory risks that need strategic management.
yang harus dikelola secara strategis. Ketidakpatuhan          Failure to comply with global sustainability standards
terhadap standar keberlanjutan global seperti RSPO,           like RSPO, ISPO, and EUDR can result in market access
ISPO, dan EUDR dapat berdampak pada pembatasan                restrictions, fines, or reduced demand, impacting long-
akses pasar, denda, atau penurunan permintaan produk,         term revenue. Conversely, this scenario also provides
sehingga berpengaruh terhadap pendapatan jangka               EHP with opportunities to enhance competitiveness
panjang. Namun, kondisi ini juga membuka peluang              by adopting sustainable practices and obtaining green
(opportunity) bagi EHP untuk meningkatkan daya saing          certifications.
melalui adopsi praktik berkelanjutan dan sertifikasi hijau.

Untuk mengantisipasi berbagai risiko tersebut, EHP            To address these risks proactively, EHP has adopted
menerapkan sejumlah strategi mitigasi dan adaptasi            several strategies for climate change mitigation and
perubahan iklim, antara lain:                                 adaptation, such as:
1. Pencegahan dan penanggulangan kebakaran                    1. Land fire prevention and control through early
   lahan dengan sistem deteksi dini, patroli rutin, dan          detection, routine patrols, and training of internal
   pelatihan tim pemadam internal;                               firefighting teams;
2. Peningkatan pengelolaan tanah melalui penerapan            2. Enhancing land management through the adoption
   praktik pertanian terbaik. Misalnya, pelepah dari             of best agricultural practices. For example, oil
   kelapa sawit dijadikan mulsa dan digunakan                    palm fronds are converted into mulch and used as
   sebagai pupuk organik. Padatan decanter solid dan             organic fertilizer. Decanter solids and boiler ash
   abu boiler dari pabrik digunakan kembali sebagai              from the mills are reused as organic fertilizer in the
   pupuk organik di perkebunan. Hal ini dilakukan                plantations. This is done to improve soil nutrients,
   untuk meningkatkan nutrisi tanah dan kemampuan                enhance soil moisture retention, and mitigate the
   retensi kelembaban tanah serta memperbaiki                    effects of drought. Additionally, this practice helps
   dampak kekeringan. Selain itu, hal ini juga dapat             offset the use of chemical fertilizers, leading to
   mengimbangi penggunaan pupuk yang mengarah                    lower greenhouse gas (GHG) emissions;
   pada emisi GRK yang lebih rendah;
3. Pengelolaan lahan gambut secara berkelanjutan,             3. Sustainable management of peatlands, keeping
   menjaga muka air tanah optimal ±40 cm di bawah                groundwater levels about 40 cm below the surface
   permukaan dengan sistem bendungan (water gate/                with dam systems like water gate and water weir;
   water weir);
4. Pemanfaatan limbah sawit (POME dan janjang                 4. Using palm oil waste (POME and empty fruit
   kosong) sebagai pupuk organik dan pengendali                  bunches) as organic fertilizer and to help control
   kelembaban tanah;                                             soil moisture;
5. Efisiensi energi dan air, melalui perbaikan sistem         5. Enhancing energy and water efficiency with better
   irigasi, konservasi air di areal perkebunan, dan              irrigation, water conservation efforts in plantations,
   peningkatan efisiensi pengolahan pabrik;                      and increased mill processing efficiency;
6. Meminimalkan       risiko   kebakaran       dengan         6. Minimizing fire risk by implementing an Early
   menerapkan Early Warning System melalui deteksi               Warning System through real-time hotspot detection
   titik panas secara real time menggunakan satelit              using satellites (MODIS, NOAA, VIIRS);
   (MODIS, NOAA, VIIRS);
7. Pembangunan embung air sebagai cadangan saat               7. Building water reservoirs to serve as backups
   kekeringan panjang.                                           during extended droughts.




PT Eagle High Plantations Tbk                                                                                      103
Page 106
 Menggerakkan Ekonomi, Menebar Manfaat
 Driving the Economy, Sharing Benefits




 Dari sisi keuangan, perubahan iklim dapat                    Financially, climate change can lead to increased
 meningkatkan beban operasional dan biaya mitigasi,           operational costs and mitigation expenses. However,
 namun EHP melihatnya sebagai investasi jangka                EHP views these as long-term investments to maintain
 panjang untuk mempertahankan produktivitas dan               productivity and ensure business continuity. In
 memastikan keberlanjutan usaha. Pada tahun 2025,             2025, the Company reused 638,893 tons of POME
 Perseroan menggunakan kembali 638.893 ton POME               and 228,377 tons of empty fruit bunches as soil
 dan 228.377 ton janjang kosong sebagai bahan                 amendments.
 pemulih tanah.

 Melalui pendekatan ini, EHP tidak hanya berupaya             This approach helps EHP reduce physical and
 meminimalkan risiko fisik dan regulasi, tetapi juga          regulatory risks, unlocks global market opportunities
 memanfaatkan peluang pasar global terhadap minyak            for sustainable palm oil, and boosts the company’s
 sawit berkelanjutan, sekaligus memperkuat reputasi           reputation among stakeholders.
 perusahaan di mata pemangku kepentingan.

 Bantuan Finansial dari Pemerintah [GRI 201-4]
 Government Financial Support

 Sepanjang tahun 2025, Perseroan tidak menerima               Throughout 2025, the Company did not receive any
 bantuan finansial dalam bentuk apa pun dari Pemerintah       financial assistance from the Indonesian Government
 Indonesia maupun dari lembaga pemerintah daerah.             or local agencies. The Company also did not obtain any
 Perseroan juga tidak memperoleh insentif fiskal, subsidi,    fiscal incentives, subsidies, or special tax exemptions
 ataupun keringanan pajak yang bersifat khusus selain         beyond the standard tax provisions applicable to all
 ketentuan perpajakan umum yang berlaku bagi seluruh          taxpayers in Indonesia.
 wajib pajak di Indonesia.

 Berdasarkan hasil evaluasi, tidak terdapat penerimaan        The evaluation showed that the Company did not
 dana dari pemerintah dalam bentuk apa pun, termasuk:         receive any government funding in any form, such as:
 1. Keringanan atau insentif pajak (tax relief and tax        1. Tax relief or incentives (tax relief and tax credits);
    credits);
 2. Subsidi dan hibah investasi atau penelitian;              2. Investment or research subsidies and grants;
 1. Bantuan dari lembaga pembiayaan ekspor (Export            3. Support from Export Credit Agencies;
    Credit Agencies);
 2. Insentif keuangan, penghargaan, atau fasilitas royalti;   4. Financial incentives, awards, or royalty facilities;
 3. Bentuk bantuan finansial lainnya yang dapat               5. Any other financial assistance that could affect the
    memengaruhi kinerja operasional atau keuangan                Company’s operational or financial performance.
    Perseroan.

 Seluruh kegiatan usaha Perseroan dijalankan secara           The Company conducts all its business activities
 mandiri dengan pembiayaan yang bersumber dari                independently, financing them through operational
 hasil operasional dan dukungan perbankan komersial.          results and support from commercial banks. It has no
 Pemerintah tidak memiliki kepemilikan saham secara           direct or indirect ownership stake by the government.
 langsung maupun tidak langsung dalam struktur                As a result, the Company operates autonomously
 kepemilikan Perseroan. Dengan demikian, Perseroan            without financial dependence on the government and
 beroperasi secara independen tanpa ketergantungan            complies with all applicable regulations in Indonesia.
 finansial terhadap pemerintah dan tetap mematuhi
 seluruh peraturan yang berlaku di Indonesia.




104                                                                        Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 107
PT Eagle High Plantations Tbk   105
Page 108
 Menjaga Bumi, Merawat Masa Depan
 Protecting the Planet, Safeguarding the Future




 MENJAGA BUMI,
 MERAWAT MASA DEPAN
 Protecting the Planet, Safeguarding the Future
 Mengelola dampak lingkungan secara bertanggung jawab
 untuk masa depan.
 Managing environmental impacts responsibly for the future.




106                                                 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 109
PT Eagle High Plantations Tbk   107
Page 110
 Menjaga Bumi, Merawat Masa Depan
 Protecting the Planet, Safeguarding the Future




      Pendekatan Manajemen [GRI 3-3]
      Management Approach

      Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang perkebunan kelapa sawit, EHP berkomitmen untuk
      menjalankan operasional yang ramah lingkungan dan berkontribusi terhadap upaya global dalam
      mitigasi perubahan iklim. Perseroan memahami bahwa keberhasilan ekonomi harus berjalan beriringan
      dengan pelestarian lingkungan, efisiensi sumber daya, dan pengurangan jejak karbon.
      As a palm oil plantation company, EHP is committed to operating in an environmentally responsible
      manner and supporting global efforts to combat climate change. The Company recognizes that
      economic success must align with environmental conservation, resource efficiency, and a smaller
      carbon footprint.




108                                                                  Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 111
           Uraian
                                                 Penjelasan                                     Explanation
         Description

 Topik Material: Kinerja Lingkungan
 Material Topic: Environmental Performance
 Kebijakan dan Komitmen    Perseroan menetapkan Kebijakan Keberlanjutan        The Company has adopted the EHP
 Policies and Commitments EHP sebagai acuan utama dalam pengelolaan            Sustainability Policy as its main guide for
                           lingkungan, yang berfokus pada:                     environmental management, emphasizing:
 Link Dokumen | Document • Komitmen terhadap tidak adanya konversi             • Commitment to avoid converting natural
 Link:                         ekosistem alami pada operasional sendiri dan       ecosystems in its operations and
 https://www.                  yang berlaku bagi seluruh pemasok;                 through all suppliers;
 eaglehighplantations.com/ • Komitmen terhadap nol deforestasi pada            • Commitment to achieve zero
 keberlanjutan/strategi/       operasional sendiri dan yang berlaku bagi          deforestation in its operations and
                               seluruh pemasok;                                   across suppliers;
                           • Komitmen terhadap pemulihan deforestasi/          • Commitment to reverse deforestation
                               konversi di kegiatan operasional sendiri dan       and land conversion in its operations
                               pemasok sejak tanggal batas (cut-off date);        and among suppliers from the
                                                                                  designated cut-off date;
                                • Komitmen terhadap konservasi                 • Commitment to conserve biodiversity
                                  keanekaragaman hayati di kegiatan               within its operations and among
                                  operasional sendiri dan pemasok;                suppliers;
                                • Komitmen untuk tidak melakukan perburuan     • Commitment to prohibit hunting in its
                                  pada operasional sendiri dan yang berlaku       operations and throughout its supply
                                  bagi seluruh pemasok;                           chain;
                                • Komitmen untuk melakukan penilaian Nilai     • Commitment to carry out High
                                  Konservasi Tinggi (NKT) pada operasional        Conservation Value (HCV) assessments
                                  sendiri dan yang berlaku bagi seluruh           in its operations and with all suppliers;
                                  pemasok;
                                • Komitmen untuk hanya menggunakan asesor      • Commitment to use only licensed HCV
                                  HCV berlisensi yang terakreditasi oleh ALS     assessors accredited by ALS in all
                                  pada operasional sendiri dan yang berlaku      operations and supplier activities;
                                  bagi seluruh pemasok;
                                • Komitmen terhadap penerapan Pendekatan       • Commitment to adopt the High Carbon
                                  High Carbon Stock (HCS) pada operasional       Stock (HCS) Approach in its operations
                                  sendiri dan yang berlaku bagi seluruh          and supply chain;
                                  pemasok;
                                • Komitmen untuk melakukan penilaian           • Commitment to perform social and
                                  dampak sosial dan lingkungan (Social and       environmental impact assessments
                                  Environmental Impact Assessments/SEIA)         (SEIA) for its operations and applicable
                                  pada operasional sendiri dan yang berlaku      supplier activities;
                                  bagi seluruh pemasok;
                                • Komitmen untuk tidak melakukan penanaman     • Commitment to prohibit planting on
                                  di lahan gambut pada kedalaman berapa pun      peatlands at any depth within its own
                                  pada operasional sendiri dan yang berlaku      operations and those of its suppliers;
                                  bagi seluruh pemasok;
                                • Komitmen terhadap penerapan praktik          • Commitment to implement best
                                  pengelolaan terbaik untuk tanah dan lahan      practices for managing soil and
                                  gambut pada operasional sendiri dan yang       peatlands across its operations and
                                  berlaku bagi seluruh pemasok;                  supply chain;
                                • Komitmen terhadap kebijakan tanpa            • Commitment to enforce a zero burning
                                  pembakaran (zero burning) pada operasional     policy within its operations and supplier
                                  sendiri dan yang berlaku bagi seluruh          network;
                                  pemasok;
                                • Komitmen untuk melindungi badan air alami    • Commitment to protect natural water
                                  melalui penetapan zona penyangga (buffer       bodies by establishing buffer zones;
                                  zone);
                                • Komitmen untuk meminimalkan penggunaan       • Commitment to reduce chemical use,
                                  bahan kimia, termasuk pestisida dan pupuk      including pesticides and fertilizers, in its
                                  kimia pada operasional sendiri dan yang        operations and across suppliers;
                                  berlaku bagi seluruh pemasok;




PT Eagle High Plantations Tbk                                                                                              109
Page 112
 Menjaga Bumi, Merawat Masa Depan
 Protecting the Planet, Safeguarding the Future




            Uraian
                                                    Penjelasan                                         Explanation
          Description

  Topik Material: Kinerja Lingkungan
  Material Topic: Environmental Performance
                                 • Komitmen untuk tidak menggunakan paraquat          • Commitment to avoid using paraquat
                                   pada operasional sendiri dan yang berlaku            in its own operations and supplier
                                   bagi seluruh pemasok;                                activities;
                                 • Komitmen untuk tidak menggunakan                   • Commitment to refrain from using
                                   pestisida Kelas 1A dan 1B menurut WHO pada           WHO Class 1A and 1B pesticides in its
                                   operasional sendiri dan yang berlaku bagi            operations and across the supply chain;
                                   seluruh pemasok;
                                 • Komitmen untuk tidak menggunakan bahan             • Commitment to not utilize chemicals
                                   kimia yang tercantum dalam Konvensi                  listed in the Stockholm and Rotterdam
                                   Stockholm dan Rotterdam pada operasional             Conventions in its operations or among
                                   sendiri dan yang berlaku bagi seluruh                suppliers.
                                   pemasok.
  Tindakan Pengelolaan dan       Untuk memastikan topik lingkungan memberikan         To ensure that environmental issues create
  Dampak                         dampak positif yang optimal serta meminimalkan       maximum positive effects while minimizing
  Management Actions and         potensi dampak negatif, EHP menerapkan               possible negative impacts, EHP applies
  Impacts                        berbagai langkah strategis sebagai berikut:          various strategic measures as follows:

                                 Pengelolaan Dampak Positif                           Positive Impact Management
                                 • Efisiensi sumber daya melalui optimalisasi         • Maximizing resource efficiency by
                                   pemakaian energi, air, dan bahan baku                optimizing the use of energy, water, and
                                   produksi di seluruh pabrik kelapa sawit;             raw materials in all palm oil mills;
                                 • Pengurangan emisi GRK melalui pemanfaatan          • Lowering GHG emissions through the
                                   limbah cair (POME) untuk biogas dan                  use of liquid waste (POME) for biogas
                                   penggunaan janjang kosong sebagai pupuk              and utilizing empty fruit bunches as
                                   organik;                                             organic fertilizer;
                                 • Pelestarian keanekaragaman hayati dengan           • Protecting biodiversity by maintaining
                                   menjaga kawasan konservasi di dalam dan              conservation areas within and around
                                   sekitar konsesi terhadap habitat satwa;              concessions for wildlife habitats;
                                 • Pengelolaan limbah padat dan B3 secara             • Managing solid and hazardous waste
                                   bertanggung jawab, dengan prinsip 3R                 responsibly by following the 3R principle
                                   (Reduce, Reuse, Recycle);                            (Reduce, Reuse, Recycle);
                                 • Rehabilitasi dan pengkayaan habitat pada           • Restoring and improving habitats
                                   area konservasi dan sempadan sungai;                 in conservation areas and along
                                                                                        riverbanks;
                                 • Pencegahan erosi dengan penerapan praktek          • Preventing erosion through best
                                   perkebunan terbaik (BMP) serta penanaman             plantation practices (BMPs) and planting
                                   tanaman penutup tanah (cover crops).                 cover crops.

                                 Pengelolaan Dampak Negatif                           Negative Impact Management
                                 • Mitigasi risiko kebakaran dan perubahan            • Mitigating fire and climate change risks
                                   iklim melalui pemantauan satelit titik panas,        through satellite monitoring hotspots,
                                   pembangunan embung air, dan pelatihan tim            constructing water reservoirs, and
                                   pemadam internal;                                    training internal firefighting teams;
                                 • Pencegahan pencemaran air dan tanah,               • Avoiding water and soil pollution by
                                   dengan memastikan seluruh limbah cair                ensuring all liquid waste complies with
                                   memenuhi baku mutu sebelum dialirkan;                quality standards prior to discharge;
                                 • Pengendalian emisi udara dengan perawatan          • Controlling air emissions via routine
                                   rutin mesin boiler dan penerapan sistem zero         boiler maintenance and strict
                                   burning policy;                                      enforcement of a zero-burning policy;
                                 • Evaluasi rutin kepatuhan lingkungan di setiap      • Performing regular environmental
                                   unit operasi untuk memastikan efektivitas            compliance evaluations at each
                                   kebijakan dan identifikasi potensi risiko baru.      operational unit to verify policy
                                                                                        effectiveness and detect potential new
                                                                                        risks.




110                                                                                  Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 113
           Uraian
                                                  Penjelasan                                     Explanation
         Description

 Topik Material: Kinerja Lingkungan
 Material Topic: Environmental Performance
 Pemantauan Efektivitas         EHP melakukan pemantauan dan evaluasi            EHP consistently tracks and assesses its
 Effectiveness Monitoring       berkala terhadap efektivitas pengelolaan         environmental management effectiveness
                                lingkungan dengan indikator utama sebagai        through key indicators such as:
                                berikut:
                                • Intensitas penggunaan energi dan air per ton   • Energy and water usage intensity per
                                    CPO yang dihasilkan;                           ton of CPO produced;
                                • Volume limbah cair yang dimanfaatkan           • Volume of recycled liquid waste (POME);
                                    kembali;
                                • Penurunan emisi GRK dari kegiatan pabrik dan   • GHG emission reductions from mill and
                                    perkebunan;                                    plantation operations;
                                • Area konservasi dan habitat serta ekosistem    • Conservation of protected areas, natural
                                    alami terjaga;                                 habitats, and ecosystems;
                                • Tingkat kepatuhan terhadap regulasi            • Adherence to national environmental
                                    lingkungan nasional dan memenuhi               laws, RSPO/ISPO standards, and NDPE
                                    persyaratan RSPO/ISPO dan kebijakan NDPE.      policies.

                                Hasil evaluasi dibahas secara berkala            Evaluation results are regularly reviewed in
                                dalam Rapat Direksi dan Komite Pengarah          meetings of the Board of Directors and the
                                Keberlanjutan, yang juga digunakan untuk         Sustainability Steering Committee, and they
                                memperbarui target dan strategi perbaikan        also help update targets and strategies for
                                berkelanjutan.                                   continual improvement.
 Keterlibatan Pemangku          Dalam penerapan pengelolaan lingkungan, EHP      In implementing environmental
 Kepentingan                    melibatkan berbagai pemangku kepentingan,        management, EHP involves a range of
 Stakeholder Engagement         termasuk masyarakat lokal, pemerintah, lembaga   stakeholders, such as local communities,
                                lingkungan, dan mitra pemasok melalui program    government agencies, environmental
                                konservasi bersama, pelatihan pengelolaan        organizations, and suppliers by organizing
                                limbah, dan kampanye kesadaran lingkungan.       joint conservation initiatives, waste
                                Umpan balik dari para pihak digunakan untuk      management training, and awareness
                                menyempurnakan kebijakan dan kegiatan            campaigns about the environment. The
                                lingkungan agar semakin inklusif dan berdampak   feedback received from these stakeholders
                                luas.                                            helps to improve environmental policies
                                                                                 and activities, ensuring they are more
                                                                                 inclusive and effective.


Target dan Progres
Target and Progress


           Target Aspek Lingkungan                     Pencapaian di Tahun 2025                     Keterangan
          Environmental Aspect Target                    Achievement in 2025                        Description

 Pengurangan emisi GRK [IDX E-06, E-07]                                                           Target tercapai
                                                               55.463 tCO2e
 GHG emission reduction [IDX E-06, E-07]                                                          Target achieved
 100% pemanfaatan limbah cair (POME)
 sebagai pupuk cair                                                                               Target tercapai
                                                                  100%
 100% of liquid waste (POME) reused as liquid                                                     Target achieved
 fertilizer
 Efisiensi penggunaan air permukaan sebesar
                                                                                                   Melebihi target
 10%                                                             19,79%
                                                                                                    Above target
 Water use efficiency in the factory by 10%
 Pemanfaatan volume limbah padat sebesar
                                                                                                   Melebihi target
 70%                                                             75,26%
                                                                                                    Above target
 70% utilization of solid waste volume




PT Eagle High Plantations Tbk                                                                                               111
Page 114
 Menjaga Bumi, Merawat Masa Depan
 Protecting the Planet, Safeguarding the Future




             Target Aspek Lingkungan                      Pencapaian di Tahun 2025                           Keterangan
            Environmental Aspect Target                     Achievement in 2025                              Description

  Rehabilitasi area konservasi dan penanaman
  minimal 10.000 bibit pohon seluas 447 ha
                                                              15.050 bibit di 447 ha                     Melebihi target
  Rehabilitation of conservation areas and
                                                      15,050 seedlings in an area of ​​447 ha             Above target
  planting of at least 10,000 tree seedlings over
  an area of 447 ha
  Tingkat kepatuhan terhadap baku mutu
  lingkungan                                                                                             Target tercapai
                                                                      100%
  Level of adherence to environmental quality                                                            Target achieved
  standards



 Konsumsi Energi
 Energy Consumption

 Sebagai bagian dari komitmen terhadap praktik                         As part of its Environmental Stewardship commitment,
 Environmental Stewardship, Perseroan menjalankan                      the Company enforces an energy efficiency policy
 kebijakan efisiensi energi dengan prinsip konservasi                  focused on conserving resources, maximizing
 sumber daya, optimalisasi penggunaan energi                           renewable energy use, and reducing emissions across
 terbarukan, serta pengendalian emisi dari seluruh                     all operations at its plantations and palm oil mills.
 kegiatan operasional perkebunan dan pabrik kelapa
 sawit.

 Konsumsi Energi dalam Organisasi                                      Energy Consumption within the Organization
 Pada tahun 2025, total konsumsi energi Perseroan                      By 2025, the Company’s total energy use was mainly
 berasal dari dua sumber utama:                                        from two sources:
 1. Energi terbarukan berupa cangkang dan fiber                        1. Renewable energy, such as shells and biomass
    (biomassa) yang digunakan sebagai bahan bakar                         fiber, used as boiler fuel at palm oil mills;
    boiler di pabrik kelapa sawit;
 2. Energi non-terbarukan berupa bahan bakar                           2. Non-renewable energy, specifically B40 biodiesel
    biodiesel B40 untuk peralatan mekanisasi dan                          fuel, for mechanization and transportation.
    transportasi operasional.

                                    Volume Penggunaan Bahan Bakar Berdasarkan Sumber [GRI 302-1]
                                                      Fuel Usage Volume by Source

           Deskripsi                         Satuan
                                                                  2025                      2024                      2023
          Description                         Unit

  Bahan Bakar Tidak Terbarukan
  Non-Renewable Fuel
  Bahan Bakar Bensin                         Liter
                                                                       385.560                     368.280                   369.360
  Gas Fuel                                   Litres
  Bahan Bakar Terbarukan
  Renewable Fuel
  Bahan Bakar Biodiesel                      Liter
                                                                     3.513.892*                 2.985.142                  3.126.798
  Biodiesel Fuel                             Litres
  Cangkang dari Fiber                         Ton
                                                                         219.826                   184.441                   436.595
  Shells from Fiber                           Tons
  *Keterangan: | Note: B40 (Biodiesel 40%)




112                                                                                   Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 115
                                       Pemakaian Energi di dalam Organisasi [GRI 302-1][OJK F.6]
                                                    Energy Use within the Organization

               Deskripsi                        Satuan
                                                                          2025                   2024               2023
              Description                        Unit

 Bahan Bakar Biodiesel
                                                  GJ                           119.000                  102.000        107.000
 Biodiesel Fuel
 Listrik yang Dibeli
                                                  GJ                               0,71                    0,74              0,81
 Purchased Electricity
 Total Konsumsi Energi
                                                  GJ                        119.000,71             102.000,74        107.000,81
 Total Energy Consumption



                                                   Konsumsi Energi Listrik [IDX E-03]
                                                          Electrical Consumption

               Deskripsi                        Satuan
                                                                          2025                   2024               2023
              Description                        Unit

 Jumlah energi listrik yang
 dikonsumsi secara langsung
                                                 kWh                          240.977                   250.818        274.469
 Total of direct electrical energy
 consumption


Total konsumsi energi tahun 2025 tercatat sebesar                      Total energy consumption in 2025 is recorded at
119.000,71 GJ. Peningkatan ini dikarenakan adanya                      119,000.71 GJ. This increase is due to higher CPO
peningkatan produksi CPO di tahun 2025.                                production in 2025.

Metodologi      perhitungan    konsumsi      energi                    The energy consumption calculation methodology
menggunakan pendekatan konversi faktor energi                          utilizes the IPCC 2006 Guidelines energy factor
IPCC 2006 Guidelines, dengan basis satuan gigajoule                    conversion approach, with gigajoules (GJ) as the
(GJ) untuk seluruh sumber energi.                                      standard unit for all energy sources.

Konsumsi Energi di Luar Organisasi [GRI 302-2]                         Energy Consumption Outside the Organization [GRI 302-2]
Selain energi yang digunakan dalam operasi internal,                   Along with energy used in internal operations,
EHP juga mencatat penggunaan energi tidak langsung                     EHP also tracks indirect energy consumption from
dari kegiatan logistik dan distribusi pihak ketiga yang                third-party logistics and distribution services that
mendukung transportasi hasil produksi ke pelabuhan                     facilitate the transport of production to ports and
dan pelanggan domestik. Pada tahun 2025, konsumsi                      domestic customers. By 2025, external energy use
energi di luar organisasi mencapai 20.806 GJ, dihitung                 reached 20,806 GJ, calculated using the 2006 IPCC
menggunakan metodologi IPCC 2006 berdasarkan                           methodology based on distance traveled and shipment
jarak tempuh dan volume pengiriman.                                    volume.


                                Pemakaian Energi di Luar Organisasi dari Perjalanan Bisnis [GRI 302-2]
                                     Energy Comsumption Outside the Organization from Business Travel

                   Deskripsi                            Satuan
                                                                              2025                 2024             2023
                  Description                            Unit

 Pengiriman Hasil Produksi (CPO)                       Perjalanan
                                                                                   34.194                 27.899           34.728
 Delivery of Production Output (CPO)                    Travels
 Total Jarak
                                                          Km                   2.080.649                1.660.871     1.931.873
 Total Distance
 Total BBM                                               Liter
                                                                                1.539.680               1.229.045     1.429.586
 Total Fuel                                              Litres
 Total Energi
                                                          GJ                       20.806                 16.609           19.319
 Total Energy




PT Eagle High Plantations Tbk                                                                                                  113
Page 116
 Menjaga Bumi, Merawat Masa Depan
 Protecting the Planet, Safeguarding the Future




 Intensitas Energi [GRI 302-3][OJK F.6]                        Energy Intensity [GRI 302-3][OJK F.6]
 Intensitas energi dihitung berdasarkan total energi           Energy intensity is measured by comparing total energy
 yang dikonsumsi dibandingkan dengan total produksi            consumption to total Crude Palm Oil (CPO) production
 minyak kelapa sawit (Crude Palm Oil/CPO) dan total            and overall revenue. In 2025, the EHP energy intensity
 pendapatan. Pada tahun 2025, rasio intensitas energi          ratio was recorded at 0.48 GJ/ton CPO and 0.02 GJ/
 EHP tercatat sebesar 0,48 GJ/ton CPO dan 0,02 GJ/             million Rupiah, improved over the previous year, in line
 Rp juta, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya,             with the increase in total CPO production in 2025.
 seiring peningkatan total produksi CPO di tahun 2025.


                Deskripsi                          Satuan
                                                               2025                    2024                    2023
               Description                          Unit

  Total Konsumsi Energi
                                                     GJ          139.806,71               118.609,74              126.319,81
  Total Energy Consumption
  Total Produksi CPO                                Ton
                                                                   286.972                  263.657                 320.107
  Total CPO Production                              Tons
  Total Intensitas Energi                     GJ/Ton CPO
                                                                       0,48                     0,45                    0,39
  Total Energy Intensity                      GJ/Tons CPO
  Pendapatan Usaha                                 Rp Juta
                                                                  5.761.296               4.302.676               4.204.612
  Revenue                                         Million Rp
  Total Intensitas Energi
                                               GJ/Rp Juta
  (Pendapatan)                                                         0,02                     0,03                    0,03
                                              GJ/Million Rp
  Total Energy Intensity (Revenue)


 Peningkatan efisiensi ini dicapai melalui optimalisasi        This efficiency boost was achieved through optimizing
 boiler recovery system dan pemanfaatan energi                 the boiler recovery system and increasing the use of
 biomassa secara lebih luas di unit pengolahan.                biomass energy in the processing unit.

 Upaya dan Hasil Pengurangan Konsumsi Energi                   Energy Consumption Reduction Efforts and Results
 Perseroan melaksanakan berbagai inisiatif untuk               The Company is implementing various initiatives to
 menurunkan konsumsi energi, antara lain melalui               reduce energy consumption, including controlling
 pengendalian konsumsi listrik, penggunaan teknologi,          electricity use, utilizing technology, optimizing
 optimalisasi biomassa serta melakukan manajemen               biomass, and managing heavy equipment and
 alat berat dan transportasi.                                  transportation.

 Total penghematan energi pada tahun 2025 mencapai             Total energy savings in 2025 amounted to 4,748,242
 sebesar 4.748.242 GJ, atau meningkat 19,18% dari              GJ, a 19.18% increase compared to the previous year,
 penghematan energi tahun sebelumnya, dari hasil               driven by the optimization of shell and fiber biomass.
 optimalisasi biomassa cangkang dan fiber.

 Sebagai bagian dari upaya meningkatkan efisiensi              To improve energy efficiency and reduce emissions,
 energi sekaligus menurunkan emisi, EHP secara                 EHP regularly minimizes its dependence on fossil fuels
 konsisten mengurangi ketergantungan pada bahan                by replacing them with biomass, such as palm kernel
 bakar fosil dengan menggantinya menggunakan                   shells and fiber.
 biomassa, khususnya cangkang dan serat (fiber)
 kelapa sawit.

 Pemanfaatan residu produksi ini tidak hanya                   Utilizing these production residues optimizes internal
 mengoptimalkan        penggunaan    sumber    daya            resource use, decreases fossil fuel consumption,
 internal, tetapi juga menekan konsumsi energi fosil,          boosts operational cost efficiency, and reduces the
 meningkatkan efisiensi biaya operasional, serta               carbon footprint of the process.
 mengurangi jejak karbon dari proses produksi.




114                                                                           Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 117
                                    Penghematan Energi [GRI 302-4, 302-5][OJK F.7]
                                                    Energy Saving

                                      Jenis Energi yang
               Program                                              Satuan
                                          Dihemat                                2025        2024           2023
               Programs                                              Unit
                                    Type of Energy Saving

 Optimalisasi Biomassa Cangkang
 dan Fiber                                BBM Solar
                                                                     GJ         4.748.242   3.983.926      9.430.452
 Biomass Optimization Cangkang              Fuel
 and Fiber


Inovasi dan Pengurangan Kebutuhan Energi Produk              Innovation and Reduction of Product Energy
[GRI 302-5]                                                  Requirements [GRI 302-5]
Untuk menurunkan kebutuhan energi dalam proses               To reduce energy consumption in production,
produksi, EHP terus mengembangkan teknologi                  EHP is advancing more efficient FFB processing
pemrosesan TBS yang lebih efisien, antara lain melalui       methods, such as installing heat recovery systems
penerapan heat recovery system dan pemanfaatan               and using biogas energy in its palm oil mills. These
energi biogas di pabrik kelapa sawit. Optimalisasi ini       improvements help lower energy use per ton of CPO
berkontribusi pada penurunan konsumsi energi per             and aid the Company’s emission reduction initiatives.
ton CPO sekaligus mendukung upaya mitigasi emisi             Incorporating energy-efficient technologies is a vital
Perseroan. Penerapan teknologi efisiensi energi              element of EHP’s long-term plan for lower-carbon
merupakan bagian penting dari strategi jangka                operations.
panjang EHP untuk mencapai operasi yang lebih
rendah karbon.

Pengendalian Emisi
Emission Control

Sebagai perusahaan yang bergerak di sektor                   As a company in the plantation sector, the Company
perkebunan,      Perseroan       menyadari       bahwa       understands that maintaining business continuity
keberlangsungan usaha sangat bergantung pada                 depends on balancing productivity with environmental
keseimbangan antara produktivitas dan kelestarian            sustainability. As a result, emission control and climate
lingkungan. Oleh karena itu, EHP menempatkan                 change mitigation are central to EHP’s sustainability
pengendalian emisi dan upaya mitigasi perubahan iklim        approach.
sebagai bagian integral dari strategi keberlanjutan.

EHP berkomitmen untuk mengurangi emisi Gas                   EHP aims to reducing Greenhouse Gas (GHG)
Rumah Kaca (GRK) sebesar 30% pada tahun 2030                 emissions by 30% by 2030 from the 2020 baseline,
dibandingkan dengan baseline tahun 2020, mencakup            including Scope 1 (direct), Scope 2 (indirect), and
emisi Cakupan 1 (langsung), Cakupan 2 (tidak                 Scope 3 emissions. This commitment supports the
langsung), dan Cakupan 3. Komitmen ini sejalan dengan        government’s Nationally Determined Contribution
upaya pemerintah dalam Nationally Determined                 (NDC) and the objective of achieving Net Zero
Contribution (NDC) dan arah pembangunan menuju               Emissions (NZE) by 2060.
Net Zero Emission (NZE) pada tahun 2060.

Untuk mewujudkan komitmen tersebut, EHP secara               To meet this target, EHP consistently measures, tracks,
konsisten melakukan pengukuran, pemantauan, dan              and manages emissions from all operations, promoting
pengendalian emisi di seluruh lini kegiatan, sekaligus       a culture of energy efficiency and environmental
menanamkan budaya efisiensi energi dan tanggung              responsibility among all employees.
jawab lingkungan kepada seluruh karyawan.




PT Eagle High Plantations Tbk                                                                                      115
Page 118
 Menjaga Bumi, Merawat Masa Depan
 Protecting the Planet, Safeguarding the Future




 Langkah Pengendalian dan Mitigasi Emisi [GRI 13.1.6]      Emission Control and Mitigation Measures [GRI 13.1.6]
 [OJK F.12]                                                [OJK F.12]
 Dalam rangka menekan emisi yang dihasilkan dari           To reduce emissions from operational activities, EHP
 kegiatan operasional, EHP telah menjalankan berbagai      has implemented various measurable environmental
 program dan inisiatif pengelolaan lingkungan yang         management programs and initiatives, such as:
 terukur, antara lain:
 1. Kebijakan Tanpa Bakar (Zero Burning Policy)            1. Zero Burning Policy
    EHP melarang pembukaan lahan dengan cara                  EHP forbids land burning for clearing and restricts
    pembakaran serta tidak melakukan penanaman                new planting on peatlands.
    baru di lahan gambut.
 2. Perlindungan NKT dan SKT                               2. HCV and HCS Protection
    Sebelum membuka lahan baru, Perseroan                     Before clearing new land, the Company conducts
    melakukan kajian Nilai Konservasi Tinggi (NKT)            a High Conservation Value (HCV) and High Carbon
    dan Stok Karbon Tinggi (SKT) atau Land Use Risk           Stock (HCS) assessment, or Land Use Risk
    Identification (LURI) untuk memastikan aktivitas          Identification (LURI), to avoid deforestation and
    penanaman tidak menyebabkan deforestasi dan               harm to high-value ecosystems.
    degradasi ekosistem bernilai tinggi.
 3. Pemanfaatan Energi Terbarukan                          3. Utilization of Renewable Energy
    a. Menggunakan bahan bakar biomassa berupa                a. Using biomass fuels like palm kernel shells and
       cangkang dan serat sawit (fiber) untuk boiler             fiber for boilers, offering a lower carbon footprint
       yang memiliki keseimbangan karbon lebih baik              than fossil fuels;
       dibandingkan menggunakan bahan bakar fosil;
    b. Menggunakan biodiesel B40 untuk alat berat             b. Using B40 biodiesel in heavy machinery and
       dan kendaraan operasional guna menekan                    vehicles to decrease dependency on fossil fuels;
       ketergantungan terhadap bahan bakar fosil;
    c. Mengoperasikan Pembangkit Listrik Tenaga               c. Operating a Biogas Power Plant (PLTBg)
       Biogas (PLTBg) dari pemanfaatan limbah cair               that converts liquid waste (POME) into clean
       (POME) untuk menghasilkan listrik bersih dan              electricity and organic fertilizer.
       sebagai pupuk organik.
 4. Efisiensi Energi dan Optimalisasi Proses Produksi      4. Energy Efficiency and Production Process
                                                              Optimization
    Perseroan menerapkan program konservasi                   The Company implements an energy conservation
    energi, di antaranya pengendalian konsumsi                program that includes controlling electricity
    listrik, penggunaan teknologi hemat energi,               consumption, using energy-efficient technologies,
    dan pemeliharaan rutin peralatan pabrik untuk             and conducting regular maintenance on factory
    mengurangi beban emisi dari proses produksi.              equipment to reduce emissions from production.
 5. Percepatan Sertifikasi RSPO dan ISPO                   5. Accelerating RSPO and ISPO Certification
    EHP terus mempercepat proses sertifikasi                  EHP remains committed to accelerate the
    keberlanjutan sebagai bukti penerapan praktik             sustainability certification process, demonstrating
    pengelolaan kelapa sawit yang bertanggung jawab           its dedication to responsible and environmentally
    dan ramah lingkungan.                                     sustainable palm oil practices.
 6. Perhitungan dan Penetapan Baseline GRK                 6. Calculation and Establishment of GHG Baselines
    Perseroan telah menetapkan baseline emisi GRK             The Company has established a GHG emission
    yang menjadi acuan pengurangan emisi jangka               baseline that serves as a reference point for
    menengah dan panjang. Penentuan baseline                  medium- and long-term emission reduction efforts.
    dilakukan sesuai standar ISPO dan IPCC serta              This baseline is developed according to ISPO and
    diverifikasi secara berkala oleh tim keberlanjutan.       IPCC standards and is regularly reviewed by the
                                                              sustainability team.
 7. Pengembangan Program Alternatif Rendah Emisi           7. Development of Low-Emission Alternative Programs
    EHP terus mengembangkan program berorientasi              EHP continues to implement low-carbon projects,
    rendah karbon seperti biogas project, pertanian           including biogas initiatives, organic farming, and
    organik (organic farming), dan efisiensi penggunaan       water efficiency measures, to support environmental
    air untuk mendukung ketahanan lingkungan dan              sustainability and ensure long-term productivity.
    produktivitas jangka panjang. Perseroan memiliki          The Company operates a 2,400 kW Sukadamai
    proyek biogas power plant Sukadamai dengan                biogas power plant since 2020, and has added a
    kapasitas 2.400 kW yang telah beroperasi sejak tahun      new biogas project in Central Kalimantan in 2025.
    2020. Di tahun 2025, Perseroan juga menambah
    satu proyek Biogas di Kalimantan Tengah.



116                                                                      Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 119
Komitmen Net Zero Emission [IDX E-06]                         Net Zero Emission Commitment [IDX E-06]
Untuk memperkuat langkah transisi menuju operasi              To support the transition to low-carbon operations, the
rendah karbon, Perseroan mengimplementasikan                  Company is adopting an emissions control strategy
strategi pengendalian emisi yang berfokus pada                centered on decarbonizing activities, boosting energy
dekarbonisasi operasional, efisiensi energi, konservasi       efficiency, conserving resources, reforestation efforts,
dan reforestasi, serta kolaborasi dan transparansi.           collaboration, and maintaining transparency. The 2020
Baseline tahun 2020 menjadi acuan dalam menetapkan            baseline guides the prioritization of initiatives, such
prioritas program, termasuk pengurangan emisi dari            as reducing emissions from factories, plantations,
pabrik, perkebunan, transportasi, dan pengolahan              transportation, and waste management. Below are
limbah. Berikut adalah beberapa kegiatan utama yang           some of the Company’s main activities:
dilakukan Perseroan:


                 Inisiatif Utama                                              Keterangan
                  Key Initiatives                                             Description

 Dekarbonisasi Operasional                    Mengoptimalkan penggunaan energi terbarukan dan mengganti bahan
 Operational Decarbonization                  bakar fosil dengan biomassa, biogas, dan biodiesel.
                                              Optimizing the use of renewable energy sources and substituting fossil
                                              fuels with biomass, biogas, and biodiesel.
 Konservasi dan Reforestasi                   Melindungi kawasan konservasi, hutan dan gambut dan mengembangkan
 Conservation and Reforestation               program restorasi hutan serta penghijauan area penyangga di sekitar area
                                              operasi perusahaan maupun di luar area operasi perusahaan.
                                              Protecting conservation areas, forests, and peatlands while implementing
                                              forest restoration and reforestation programs in buffer zones around and
                                              outside the company's operational areas.
 Pengelolaan Gambut Berkelanjutan             Mengurangi emisi CO₂ dari oksidasi dan kebakaran gambut melalui larangan
 Sustainable Peat Management                  pembukaan lahan gambut sesuai dengan sustainability policy dan regulasi
                                              indonesia dan RSPO serta melakukan pengelolaan tinggi muka air (water
                                              table management) gambut ±40 cm dari permukaan.
                                              Reducing CO₂ emissions from peat oxidation and fires by banning
                                              peatland clearing in accordance with Indonesian sustainability policies and
                                              regulations, including RSPO standards, and managing peat water levels
                                              within approximately ±40 cm of the surface.
 Pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan         Zero burning policy, early warning system dan monitoring sistem kebakaran,
 (Karhutla)                                   kolaborasi dengan para pihak, tanggap darurat terhadap kebakaran serta
 Forest and Land Fire Prevention (Karhutla)   penyediaan sarana dan prasarana termasuk tim yang terlatih.
                                              A zero-burning policy complemented by early warning and fire monitoring
                                              systems, collaboration with stakeholders, emergency firefighting responses,
                                              and the provision of facilities and infrastructure, including trained teams.
 Kolaborasi dan Transparansi                  Melibatkan pemasok, petani plasma dan swadaya, serta pemangku
 Collaboration and Transparency               kepentingan dalam rantai pasok beremisi rendah serta meningkatkan
                                              transparansi pelaporan emisi melalui verifikasi eksternal.
                                              Engaging suppliers, scheme and independent smallholders, and
                                              other stakeholders in the low-emission supply chain while enhancing
                                              transparency in emissions reporting through external verification.


Penghitungan Emisi GRK                                        GHG Emissions Calculation
EHP melakukan perhitungan emisi GRK dengan                    EHP calculates GHG emissions using the ISPO
menggunakan kalkulator ISPO yang diadaptasi dari              calculator, which is adapted from the IPCC
metodologi Intergovernmental Panel on Climate                 methodology. This calculation covers multiple sources
Change (IPCC). Penghitungan ini mencakup berbagai             of emissions from operational activities, such as:
sumber emisi dari aktivitas operasional, antara lain:
1. Cakupan 1 (Langsung): berasal dari penggunaan              1. Scope 1 (Direct): emissions from fuel use, fertilization
   bahan bakar, kegiatan pemupukan, pengolahan                   activities, Crude Palm Oil (CPO) processing, liquid
   minyak sawit mentah (CPO), limbah cair (POME),                waste (POME), and transportation;
   dan transportasi;
2. Cakupan 2 (Tidak Langsung): berasal dari konsumsi          2. Scope 2 (Indirect): emissions from electricity
   listrik yang disuplai oleh PLN;                               supplied by PLN;
3. Cakupan 3 (Rantai Nilai): meliputi emisi dari aktivitas    3. Scope 3 (Value Chain): emissions from the delivery
   pengiriman TBS dari supplier eksternal ke PKS.                of FFB (Fruit Bunches) from external suppliers to
                                                                 POMs.




PT Eagle High Plantations Tbk                                                                                            117
Page 120
 Menjaga Bumi, Merawat Masa Depan
 Protecting the Planet, Safeguarding the Future




 Melalui perhitungan ini, EHP dapat mengidentifikasi                       This approach allows EHP to pinpoint key areas of
 area utama penghasil emisi sekaligus merancang                            emission and develop targeted reduction strategies.
 strategi penurunan emisi yang lebih terarah.                              All absolute GHG emissions data in this section
 Seluruh data emisi GRK absolut yang disajikan pada                        specifically relate to the Company’s palm oil operations,
 bagian ini secara khusus mencerminkan emisi dari                          including plantations, mills, waste processing, and
 operasi kelapa sawit Perseroan, termasuk kegiatan                         energy facilities under its direct control. In 2025, total
 perkebunan, pabrik kelapa sawit, pengolahan limbah,                       absolute greenhouse gas (GHG) emissions amounted
 serta fasilitas energi yang berada dalam penguasaan                       to 399,910.36 tCO₂e. This figure includes emissions
 fisik Perseroan. Tahun 2025, total emisi gas rumah                        from Scope 1, Scope 2, and Scope 3.
 kaca (Cakupan 1, Cakupan 2, dan Cakupan 3) absolut
 sebesar 399.910,36 tCO2e.

                                       Hasil Pengukuran Emisi [GRI 305-1, 13.1.2, 13.1.3, 13.1.4][OJK F.11]
                                                          Emission Calculation Result

                    Deskripsi                         Satuan
                                                                              2025                       2024                 2023
                   Description                         Unit

  Emisi Cakupan 1
  Scope 1 Emissions
  Produksi TBS di Kebun (termasuk
  perubahan penggunaan lahan,
  penggunaan pupuk, pestisida,
  penggunaan solar untuk genset)
                                                                                   230.946                     231.619             251.066
  FFB production on plantations (including
  land use changes, fertilizer and pesticide
  use, and diesel fuel consumption for
  generators)
  Transportasi TBS di Kebun                            tCO2e                        34.905                      35.525               35.544
  FFB Transportation on Plantations
  Proses Produksi CPO di PKS (termasuk
  pengolahan limbah, penggunaan solar
  untuk genset)
                                                                                    127.875                    121.899             140.455
  CPO Production Process at Mills,
  including waste management and diesel
  fuel consumption for generators
  Jumlah | Total                                                                   393.726                    389.043             427.064
  Emisi Cakupan 2
  Scope 2 Emissions
  Penggunaan Listrik PLN
                                                       tCO2e                         197,36                     205,42               224,79
  PLN Electricity Consumption
  Emisi Cakupan 3
  Scope 3 Emissions
  Jumlah Emisi Tidak Langsung
                                                                                      5.987                   4.573,37            5.661,57
  Total Indirect Emissions
  Jumlah Emisi Cakupan 1 dan 2
                                                       tCO2e                   393.923,36                389.248,42            427.288,79
  Total Scope 1 and 2 Emissions
  Jumlah Emisi Cakupan 1, 2, dan 3
                                                                               399.910,36                 393.821,79          432.950,36
  Total Scope 1, 2, and 3 Emissions




118                                                                                          Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 121
                                          Hasil Pengukuran Emisi [GRI 305-2, 305-3] [IDX E-01]
                                                      Emission Calculation Result

                       Deskripsi                             Satuan
                                                                                    2025         2024          2023
                      Description                             Unit

 Kategori 1: Emisi GRK Langsung dan Pembuangan
 Category 1: Direct GHG Emissions and Discharges
 Emisi langsung dari pembakaran stasioner
                                                                                       16.081        14.666         16.198
 Direct GHG Emissions and Discharges
 Emisi langsung dari pembakaran bergerak
                                                                                      34.905         35.016        33.833
 Direct emissions from mobile combustion
 Emisi langsung dari proses pengolahan
                                                                                           731          719            698
 Direct emissions from processing activities
 Emisi fugitive langsung (aplikasi pupuk)
                                                                                      34.354         19.505        22.739
 Direct fugitive emissions (fertilizer application)
 Emisi fugitive langsung (aplikasi pestisida)                 tCO2e                    9.067         13.292           8.970
 Direct fugitive emissions (pesticide application)
 Emisi fugitive langsung (pengolahan air limbah)
                                                                                      122.317        117.265      126.922
 Direct fugitive emissions (wastewater treatment)
 Emisi langsung dari Land Use, Land Use Change
 and Forestry (LULUCF)
                                                                                      176.271       188.580       217.704
 Direct emissions from Land Use, Land Use
 Change, and Forestry (LULUCF)
 Jumlah Emisi Langsung (Cakupan 1)
                                                                                     393.726       389.043       427.064
 Total Direct Emissions (Scope 1)
 Kategori 2: Emisi GRK Tidak Langsung dari Energi yang Diimpor/Dibeli
 Category 2: Indirect GHG Emissions from Imported or Purchased Energy
 Emisi tidak langsung dari konsumsi listrik yang
 diimpor/dibeli
                                                                                       197,36        205,42        224,79
 Indirect emissions from imported or purchased
 electricity use                                              tCO2e

 Jumlah Emisi Tidak Langsung (Cakupan 2)
                                                                                       197,36       205,42         224,79
 Total Indirect Emissions (Scope 2)
 Kategori 3: Emisi GRK Tidak Langsung dari Transportasi
 Category 3: Indirect GHG Emissions from Transportation
 Transportasi dan distribusi hulu
                                                                                        1.034           579           1.055
 Upstream transportation and distribution
 Perjalanan dinas
                                                              tCO2e                        118       135,37           117,57
 Business travel
 Transportasi dan distribusi hilir
                                                                                       4.835          3.859         4.489
 Downstream transportation and distribution
 Jumlah Emisi Tidak Langsung (Cakupan 3)
                                                                                       5.987       4.573,37      5.661,57
 Total Indirect Emissions (Scope 3)
 Jumlah Emisi Cakupan 1 dan 2
                                                              tCO2e             393.923,36       389.248,42    427.288,79
 Total Scope 1 and 2 Emissions
 Jumlah Emisi Cakupan 1, 2, dan 3
                                                                                399.910,36       393.821,79    432.950,36
 Total Scope 1, 2, and 3 Emissions



                                Hasil Pengukuran Emisi GRK dari Perubahan Penggunaan Lahan
                                       GHG Emission Calculation Result from Change of Land Use

                       Deskripsi                             Satuan
                                                                                    2025         2024          2023
                      Description                             Unit

 Perubahan Penggunaan Lahan
                                                              tCO2e                   153.385       153.385       153.385
 Change of Land Use




PT Eagle High Plantations Tbk                                                                                            119
Page 122
 Menjaga Bumi, Merawat Masa Depan
 Protecting the Planet, Safeguarding the Future




                   Hasil Pengukuran Emisi GRK dari Penggunaan Cangkang untuk Bahan Bakar Boiler [GRI 305-5]
                                        GHG Emission Calculation Result from the Use of Shells as Boiler Fuel

                           Deskripsi                                    Satuan
                                                                                            2025                 2024             2023
                          Description                                    Unit

  Cangkang untuk Bahan Bakar Boiler
                                                                        tCO2e                       0                   0                   0
  Shells as Boiler Fuel
  Keterangan: Emisi dari penggunaan biomassa merupakan karbon netral.
  Note: Biomass emissions are carbon neutral.


                  Intensitas Emisi GRK Cakupan 1 dan Cakupan 2 per Satuan Produk [GRI 302-4, 305-4, 13.1.5][OJK F.11]
                                            Scope 1 and Scope 2 GHG Emission Intensity by Product Unit

                            Deskripsi                                        Satuan
                                                                                                   2025             2024           2023
                           Description                                        Unit

  Intensitas Emisi yang dialokasikan ke Produk TBS                        tCO2e/ton TBS
                                                                                                        0,32               0,31          0,32
  Emission Intensity allocated to FFB Products                          tCO2e/tons of FFB
  Intensitas Emisi yang dialokasikan ke Produk CPO                        tCO2e/ton CPO
                                                                                                          1,37             1,34           1,42
  Emission Intensity allocated to CPO Products                          tCO2e/tons of CPO



                              Intensitas Emisi GRK Cakupan 1 dan Cakupan 2 per Pendapatan [IDX E-02]
                                              Scope 1 and Scope 2 GHG Emission Intensity by Revenue

                            Deskripsi                                        Satuan
                                                                                                   2025             2024           2023
                           Description                                        Unit

                                                                          tCO2e/Rp juta
  Intensitas Emisi per Pendapatan                                                                       0,07            0,09              0,10
                                                                         tCO2e/million Rp
  Emission Intensity by Revenue
                                                                            tCO2e/Rp                    0,00            0,00             0,00


 EHP berkomitmen untuk menurunkan emisi GRK                                      EHP is committed to reducing both absolute GHG
 absolut dan intensitas emisi sebesar 30% pada                                   emissions and emission intensity by 30% by 2030,
 tahun 2030 dengan baseline tahun 2020. Target ini                               using 2020 as the baseline year. This target covers
 mencakup emisi Cakupan 1, Cakupan 2, dan Cakupan                                Scope 1, Scope 2, and Scope 3 emissions from all
 3 yang berasal dari seluruh operasi kelapa sawit                                of the Company’s palm oil operations, including
 Perseroan, termasuk kegiatan perkebunan, pabrik                                 plantations, palm oil mills (POMs), waste treatment
 kelapa sawit (PKS), fasilitas pengolahan limbah,                                facilities, and energy and transportation units under
 unit energi dan transportasi yang berada dalam                                  the Company’s operational control, as well as activities
 penguasaan fisik Perseroan, serta aktivitas dari                                from external suppliers. The commitment to reduce
 pemasok eksternal. Komitmen pengurangan emisi                                   absolute GHG emissions by 2030 represents a
 GRK absolut hingga tahun 2030 merupakan target                                  measurable operational emissions reduction target
 penurunan emisi operasional yang terukur dan terpisah                           that is separate from the Company’s long-term Net
 dari aspirasi jangka panjang Net Zero Emission 2060,                            Zero Emissions 2060 aspiration and does not rely on
 serta tidak mengandalkan perhitungan penyerapan                                 carbon absorption or sequestration estimates.
 atau sekuestrasi karbon.

 Untuk mendukung upaya menurunkan emisi dan
 ​                                                                               Since 2020, EHP has been running the Sukadamai
 memberikan manfaat lingkungan serta ekonomi, sejak                              Biogas Power Plant at PT Suryabumi Tunggal Perkasa
 2020 EHP telah mengoperasikan Pembangkit Listrik                                to reduce emissions and provide environmental and
 Tenaga Biogas (PLTBg) Sukadamai di PT Suryabumi                                 economic benefits. This project is part of the “Methane
 Tunggal Perkasa. Proyek ini merupakan bagian                                    Recovery and Avoidance from Industrial Wastewater
 dari inisiatif “Pemulihan dan Penghindaran Metana                               Treatment Project – CPA No. <007>” and follows the
 dari Proyek Pengolahan Air Limbah Industri–CPA                                  Clean Development Mechanism (CDM) guidelines
 No. <007>”, yang berjalan sesuai pedoman Clean                                  under the Kyoto Protocol. In 2025, EHP expands its
 Development Mechanism (CDM) di bawah Protokol                                   biogas initiatives by establishing a similar plant in
 Kyoto. Pada tahun 2025, EHP memperluas investasi                                Central Kalimantan, aiming to increase renewable
 biogas dengan pembangunan fasilitas serupa di                                   energy use and decrease dependence on fossil fuels.
 Kalimantan Tengah, guna meningkatkan pemanfaatan
 energi terbarukan dan mengurangi ketergantungan
 pada sumber energi fosil.



120                                                                                            Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 123
Pengendalian Emisi Non-GRK                                           Non-GHG Emission Control
Selain emisi karbon, Perseroan juga mengendalikan                    Beyond carbon emissions, the Company manages
emisi udara non-GRK seperti partikulat (PM), Sulfur                  non-GHG air pollutants such as particulate matter
Dioksida (SO₂), Nitrogen Oksida (NOₓ), dan Amonia                    (PM), sulfur dioxide (SO₂), nitrogen oxides (NOₓ), and
(NH₃) dari cerobong boiler pabrik. Pemantauan                        ammonia (NH₃) emitted from factory boiler stacks.
dilakukan secara rutin melalui uji laboratorium                      Regular testing is carried out through accredited
terakreditasi, dan hasilnya menunjukkan seluruh unit                 laboratories, confirming that all units operate below
operasional berada di bawah baku mutu nasional.                      national quality standards.

Selain itu, EHP menerapkan:                                          Additionally, EHP enforces:
1. Zero Burning Policy, melarang pembakaran terbuka                  1. A Zero Burning Policy, banning open burning in all
   pada seluruh kegiatan perkebunan;                                    plantation activities;
2. Pemeliharaan peralatan boiler dan motor penggerak                 2. Maintenance of boiler and motor equipment to
   untuk menekan emisi gas buang;                                       minimize exhaust emissions;
3. Pemanfaatan energi biomassa netral karbon, yang                   3. The use of carbon-neutral biomass energy, which
   tidak menambah akumulasi CO₂ di atmosfer.                            does not increase atmospheric CO₂ levels.

                                Hasil Pengukuran Emisi GRK Cerobong Boiler [GRI 305-5, 305-7, 13.1.8]
                                          GHG Emission Calculation Result from Boiler Chimney

                                                                                                     Hasil Uji
             Deskripsi                   Satuan             Baku Mutu                              Test Results
            Description                   Unit            Quality Standards        Cerobong Boiler No. 1    Cerobong Boiler No. 2
                                                                                     1st Boiler Chimney      2nd Boiler Chimney

 Partikulat
                                                                           300                       37                       43
 Particulates
 Sulfur Dioksida (SO2)
                                                                           600                          1                       1
 Sulfur Dioxide (SO2)
 Nitrogen Dioksida (NO2)
                                                                           800                      287                      236
 Nitrogen Dioxide (NO2)
 Hidrogen Klorida (HCl)
                                                                              5                      0,8                      0,6
 Hydrogen Chloride (HCl)
                                          mg/m3
 Gas Klorin (Cl2)
                                                                              5                      0,3                      0,3
 Chlorine Gas (Cl2)
 Amonia (NH3)
                                                                               1                     0,3                      0,2
 Ammonia (NH3)
 Hidrogen Florida (HF)
                                                                              8                         4                      3
 Hydrogen Fluoride (HF)
 Opasitas
                                                                             30                      20                       20
 Opacity


Selama 2025, tidak terdapat pelanggaran terhadap                     In 2025, there were no violations of emission standards,
baku mutu emisi dan tidak ditemukan penggunaan zat                   and no Ozone-Depleting Substances (ODS) were used
perusak ozon (ODS) dalam proses produksi maupun                      in the manufacturing or maintenance of refrigeration
perawatan mesin pendingin. [GRI 305-6]                               equipment. [GRI 305-6]

Pengendalian Hama Terpadu [GRI 304-2]
Integrated Pest Management

Perseroan menerapkan Pengendalian Hama Terpadu                       The Company utilizes Integrated Pest Management
(PHT) sebagai pendekatan ramah lingkungan untuk                      (IPM) as an eco-friendly approach to sustain the health
menjaga keseimbangan ekosistem perkebunan.                           of the plantation ecosystem. IPM integrates cultural,
Prinsip PHT menggabungkan cara budaya, mekanis,                      mechanical, biological, and chemical strategies to
biologis, dan kimia secara proporsional guna menekan                 minimize environmental, health, and productivity risks.
risiko bagi lingkungan, kesehatan, dan produktivitas.




PT Eagle High Plantations Tbk                                                                                                  121
Page 124
 Menjaga Bumi, Merawat Masa Depan
 Protecting the Planet, Safeguarding the Future




            Budaya                       Mekanis                         Biologis                          Kimia
        Cultural Control             Mechanical Control             Biological Control                 Chemical Control

  Menggunakan tindakan           Menggunakan tindakan        Memanfaatkan musuh alami           Menggunakan pestisida secara
  fisik untuk mengendalikan      fisik untuk mengendalikan   untuk menjaga keseimbangan         terbatas dan selektif hanya bila
  hama tanpa bahan kimia.        hama tanpa bahan kimia.     populasi hama.                     metode lain tidak efektif.
  Using physical methods         Using physical methods      Using natural enemies to           Using pesticides sparingly
  to manage pests without        to manage pests without     control and balance pest           and selectively only when
  the use of chemicals.          the use of chemicals.       populations.                       alternative methods are
                                                                                                ineffective.
  Contoh:                        Contoh:                     Contoh:                            Prinsip penggunaan pestisida:
  • Pembersihan sarang           • Pembersihan sarang        • Burung hantu (Tyto alba)         • Menghentikan penggunaan
     hama secara manual.           hama secara manual.          sebagai predator alami tikus.      paraquat dan pestisida
  • Penggunaan                   • Penggunaan                • Metarhizium sp. dan                 berisiko tinggi (WHO 1A &
     perangkap dan                 perangkap dan                tanaman Senna multijuga            1B).
     penghalang alami.             penghalang alami.            untuk mengendalikan             • Memastikan penggunaan
  Examples:                      • Manually removing            kumbang badak.                     bahan kimia aman, sesuai
  • Manually removing              pest nests.               Examples:                             regulasi, dan dosis tepat.
     pest nests.                 • Using traps and natural   • Barn owls (Tyto alba) serve      Pesticide use principles:
  • Using traps and natural        barriers.                    as natural predators of rats.   • Cease using paraquat and
     barriers.                                               • Utilizing Metarhizium sp. and       other high-risk pesticides
                                                                Senna multijuga plants to          (WHO 1A & 1B).
                                                                manage rhinoceros beetle        • Ensuring the use of safe
                                                                populations.                       chemicals in accordance
                                                                                                   with regulations and ensure
                                                                                                   correct dosages.
  • Pemeliharaan parit           • Pemeliharaan parit        • Menanam bunga pukul              • Menjadi upaya terakhir untuk
    dan drainase untuk             dan drainase untuk          delapan dan air mata               menjaga keseimbangan
    mencegah tempat                mencegah tempat             pengantin sebagai habitat          lingkungan.
    berkembang biaknya             berkembang biaknya          predator ulat daun.              • Last resort to maintain
    hama.                          hama.                     • Planting four o'clock flowers      environmental balance.
  • Maintaining ditches          • Maintaining ditches         and bridal tears to create
    and drainage to                and drainage to             habitats for caterpillar
    prevent pests from             prevent pests from          predators.
    breeding.                      breeding.



 Perseroan meminimalkan penggunaan pestisida dan                    To decrease pesticide and chemical fertilizer use,
 pupuk kimia dengan menambah dan memperbaiki                        the Company enhances soil nutrients with organic
 kebutuhan nutrisi tanah melalui pupuk organik dari                 fertilizers derived from factory waste, such as empty
 limbah pabrik seperti janjang kosong, pelepah panen,               fruit bunches, harvest fronds, and liquid waste (POME).
 dan limbah cair (POME). Sistem pelepah U-shape juga                A U-shaped frond system is also employed to control
 diterapkan untuk menekan pertumbuhan gulma tanpa                   weeds without herbicides.
 herbisida.

 Sebagai bagian dari pengendalian biologis, EHP                     For biological control, EHP relies on barn owls (Tyto
 memanfaatkan burung hantu (Tyto alba) sebagai                      alba) as natural rat predators, along with Metarhizium
 predator alami tikus, serta Metarhizium sp. dan                    sp. and Senna multijuga plants to combat rhinoceros
 tanaman Senna multijuga untuk mengendalikan                        beetles. To reduce insecticide reliance, the Company
 hama kumbang badak. Pengendalian hayati hama                       promotes the growth of host plants like four o’clock
 daun, untuk menurunkan pemakaian bahan kimia                       flowers (Turnera sp.) and bridal tears (Antigonon sp.)
 (insektisida), Perseroan memperbanyak tanaman                      to foster natural predator populations.
 inang seperti bunga pukul delapan (Turnera sp) dan
 air mata pengantin (Antigonon sp) untuk menjaga
 populasi predator alami.

 Selain diterapkan di internal, EHP juga mendorong                  In addition to implementing these strategies internally,
 petani plasma dan pemasok untuk menerapkan                         EHP encourages scheme smallholders and suppliers
 prinsip PHT melalui pelatihan dan pendampingan                     to adopt IPM principles through regular training and
 rutin, sehingga pengendalian hama dilakukan secara                 mentoring, ensuring pest control remains sustainable
 berkelanjutan dan ramah lingkungan di seluruh rantai               and environmentally friendly throughout the supply
 pasok.                                                             chain.




122                                                                               Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 125
                                Penerapan Pengendalian Hama Terpadu di Lokasi Operasi Perseroan
                                    Implementation of Integrated Pest Management at Operational Sites

                                                    Area
   Lokasi Operasi                                                   Durasi
                                                 Terdampak
        Grup               Spesies Hama                            Dampak                           Pengendalian
                                                  Affected
   Group Operation          Pest Species                          Duration of                          Control
                                                    Areas
      Location                                                      Impact
                                                     (Ha)

 Kalimantan Selatan      Tikus                     666,00           6 bulan      • Pemanfaatan burung hantu (Tyto Alba)
 South Kalimantan        Rats                                      6 months        sebagai agen pengendali hayati
                                                                                 • Use of barn owls (Tyto Alba) as a biological
                                                                                   control agent
                         Ulat pemakan                9,07           3 bulan      • Memotong daur hidup ulat api dengan cara
                         daun (ulat api)                           3 months        mengambil kepompong secara manual
                         Fire Caterpillar                                        • Menanam tanaman beneficial plan untuk
                                                                                   mengundang predator/musuh alami
                                                                                 • Menggunakan pestisida secara terbatas dan
                                                                                   selektif hanya bila metode lain tidak efektif
                                                                                 • Implement manual removal of cocoons to
                                                                                   disrupt the life cycle of fire caterpillars
                                                                                 • Cultivate beneficial plants to attract natural
                                                                                   predators
                                                                                 • Apply pesticides in a limited and selective
                                                                                   manner only when other control methods are
                                                                                   ineffective
                         Spear rot (busuk            9,79           9 bulan      Sanitasi pelepah kering/busuk
                         pucuk)                                    9 months      Sanitation of dry/rotten fronds
                         Hama kumbang               115,00          9 bulan      • Pemasangan feromon untuk menangkap
                         badak (Oryctes                            9 months        kumbang
                         rhinoceros)                                             • Kutip larva manual di breeding site
                         Scarab beetle                                           • Pheromone application to capture scarab
                                                                                   beetle
                                                                                 • Manual larvae collection at breeding site
 Kalimantan Tengah       Tikus                      525,26          6 bulan      • Pemanfaatan burung hantu (Tyto Alba)
 Central Kalimantan      Rats                                      6 months        sebagai agen pengendali hayati
                                                                                 • Aplikasi racun tikus generasi 1 yang aman
                                                                                   bagi burung hantu
                                                                                 • Use of barn owls (Tyto Alba) as a biological
                                                                                   control agent
                                                                                 • Use of 1st generation rat poison that is safe for
                                                                                   owls
                         Hama kumbang              430,90           9 bulan      • Pemasangan feromon untuk menangkap
                         badak (Oryctes                            9 months        kumbang
                         rhinoceros)                                             • Kutip larva manual pada sumbernya (breeding
                         Scarab beetle                                             site)
                                                                                 • Pheromone application to capture scarab
                                                                                   beetle
                                                                                 • Manually handpicked larvae at its breeding
                                                                                   site
 Kalimantan Timur        Busuk pangkal               7,20          12 bulan      • Pembuatan parit isolasi dan bongkar pokok
 East Kalimantan         batang                                   12 months        terserang
                         (Ganoderma)                                             • Peningkatan ketahanan tanaman dengan
                                                                                   pemupukan yang berimbang
                                                                                 • Making isolation trenches and removing
                                                                                   infected trees
                                                                                 • Increasing plant resistance with balanced
                                                                                   fertilization
                         Hama kumbang               100,00          9 bulan      • Pemasangan feromon untuk menarik dan
                         badak (Oryctes                            9 months        menangkap kumbang
                         rhinoceros)                                             • Kutip larva manual pada sumbernya (breeding
                                                                                   site)
                                                                                 • Pheromone application to capture scarab
                                                                                   beetle
                                                                                 • Manually handpicked larvae at its breeding
                                                                                   site




PT Eagle High Plantations Tbk                                                                                                     123
Page 126
 Menjaga Bumi, Merawat Masa Depan
 Protecting the Planet, Safeguarding the Future




 Pengendalian dan Pengelolaan Limbah
 Management and Treatment of Waste

 Sebagai bagian dari komitmen menuju operasi             As part of its dedication to sustainable operations
 berkelanjutan    dan    industri   hijau,   Perseroan   and promoting a green industry, the Company has
 menerapkan sistem pengelolaan limbah terpadu            implemented a comprehensive waste management
 yang berlandaskan prinsip Reduce, Reuse, Recycle        system based on the Reduce, Reuse, and Recycle
 (3R) di seluruh unit operasional. Seluruh limbah dari   (3R) principles across all its operational units. Waste
 kegiatan perkebunan maupun pabrik kelapa sawit          generated from plantation and palm oil mill activities
 dikelola secara bertanggung jawab untuk mencegah        is responsibly managed to minimize negative
 dampak negatif terhadap lingkungan, kesehatan, dan      environmental, health, and safety impacts. The 3Rs
 keselamatan kerja. Implementasi 3R dilakukan melalui    are applied through various initiatives, such as reusing
 berbagai inisiatif, termasuk pemanfaatan kembali        empty fruit bunches, shells, and fiber as support
 tandan kosong, cangkang, dan fiber sebagai bahan        materials; repurposing paper waste for internal
 penunjang operasional; penggunaan kembali limbah        documentation; reducing plastic waste by replacing
 kertas untuk dokumen internal; pengurangan sampah       bottled water with bottles, tumblers, and glasses;
 plastik dengan mengganti air minum kemasan menjadi      and creating a system for collecting, sorting, and
 botol/tumbler dan gelas; serta sistem pengumpulan,      processing waste according to type. This strategy
 pemilahan, dan pengolahan limbah sesuai jenisnya.       helps the Company enhance resource efficiency and
 Pendekatan ini menjadi dasar upaya Perseroan            strengthen sustainable business practices.
 dalam meningkatkan efisiensi sumber daya sekaligus
 memperkuat praktik bisnis berkelanjutan.

 Jenis dan Sumber Limbah [GRI 306-1][OJK F.14]           Waste Types and Sources [GRI 306-1][OJK F.14]
 Limbah yang dihasilkan EHP berasal dari kegiatan        EHP’s waste originates from processing Fresh Fruit
 pengolahan Tandan Buah Segar (TBS) menjadi Crude        Bunches (FFB) into Crude Palm Oil (CPO) and related
 Palm Oil (CPO) dan produk turunannya. Berdasarkan       products. Based on its characters, EHP’s waste is
 karakteristiknya, limbah EHP terbagi menjadi tiga       categorized into three main types:
 kategori utama:
 1. Limbah Padat: tandan kosong, serat, dan cangkang;    1. Solid Waste: empty fruit bunches, fiber, and shells;
 2. Limbah Cair: Palm Oil Mill Effluent (POME) yang      2. Liquid Waste: Palm Oil Mill Effluent (POME)
    dihasilkan dari proses pengolahan minyak sawit;         produced during palm oil processing;
 3. Limbah B3: limbah yang mengandung bahan              3. Hazardous and Toxic Waste: waste that contains
    berbahaya dan beracun seperti oli bekas, baterai,       hazardous and toxic materials such as used oil,
    botol kimia, dan limbah medis.                          batteries, chemical bottles, and medical waste.




124                                                                   Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 127
                                  Pengelolaan Limbah Padat dan Cair [GRI 306-2, 306-3][OJK F.14]
                                                 Liquid and Solid Waste Mangement


                                           Alur Proses Pemanfaatan Limbah Padat
                                            Process Flow of Solid Waste Utilisation


     Limbah berupa tandan buah
                                                                                                  Pupuk Organik/Pupuk Pokok
        kosong atau jangkos
                                                                                                               Sawit
       Waste such as empty fruit
                                                                                                   Fertilizer/Oil Palm Fertilizer
               bunches




     Limbah berupa serat dan
                                                                                                       Bahan Bakar Boiler
             cangkang
                                                                                                          Boiler Fuel
    Waste such as fiber and shells




                                             Alur Proses Pemanfaatan Limbah Cair
                                             Process Flow of Liquid Waste Utilisation




  Air sisa dari kegiatan
      operasional di
     Perkebunan dan                      Limbah Cair                         Pupuk Cair                    Sistem Aplikasi Lahan
    Pabrik Kelapa Sawit                    Effluent                        Liquid Fertilizer                  Land Application
    Residual water from                                                                                           System
  operational activities in
   the Mills and Palm Oil
        Plantations



                 Dimanfaatkan dan menghasilkan            Diolah Menjadi                       Digunakan untuk
                      Utilised and Produce                Processed into                           Used for




Seluruh (100%) limbah padat dan cair dikelola melalui              All solid and liquid waste (100%) is managed through
pendekatan pemanfaatan kembali (reuse) untuk                       a reuse strategy to support plantation and production
mendukung kegiatan perkebunan dan produksi.                        activities.
1. Limbah padat seperti tandan kosong dimanfaatkan                 1. Solid waste such as empty fruit bunches is
   sebagai pupuk organik dan mulsa untuk menjaga                      repurposed as organic fertilizer and mulch, aiding
   kelembapan tanah;                                                  soil moisture retention;
2. Serat dan cangkang digunakan kembali sebagai                    2. Fiber and shells are recycled as fuel for boilers,
   bahan bakar boiler untuk mendukung efisiensi energi;               enhancing energy efficiency;
3. Limbah cair (POME) diolah dengan sistem open                    3. Liquid waste (POME) undergoes treatment in an
   pond melalui proses aerobik dan anaerobik hingga                   open pond system through aerobic and anaerobic
   memenuhi standar kualitas BOD < 5.000 mg/L                         processes to achieve BOD levels below 5,000
   dan pH 6–9, sebelum dimanfaatkan kembali untuk                     mg/L and a pH of 6–9, after which it is used as
   aplikasi lahan sebagai pupuk cair organik. Selain                  organic liquid fertilizer on land. Additionally, POME
   itu, POME juga dimanfaatkan menjadi biogas untuk                   is converted into biogas for electricity generation,
   menghasilkan listrik sehingga dapat mengurangi                     helping to lower greenhouse gas emissions.
   emisi gas rumah kaca.




PT Eagle High Plantations Tbk                                                                                                       125
Page 128
 Menjaga Bumi, Merawat Masa Depan
 Protecting the Planet, Safeguarding the Future




                         Jumlah Pelepasan Olahan Air Bekas Pakai Proses Produksi [GRI 303-2, 303-4, 13.7.5]
                                         Amount of Discharged Processed Water Used in Production

                           Deskripsi                                       Satuan
                                                                                                  2025                  2024          2023
                          Description                                       Unit

  Pelepasan Olahan Air Bekas Pakai Proses Produksi
                                                                              m3                    660.280               861.511       1.104.932
  Discharge of Wastewater from Manufacturing Process



                                          Volume Limbah dan Pemanfaatannya Tahun 2025
                                                    Waste Volume and Its Utilization in 2025
                                     [GRI 306-1, 306-2, 306-3, 306-4, 13.8.2, 13.8.3, 13.8.4, 13.8.5][OJK F.13, F.14]

           Deskripsi                    Satuan                    Jumlah Limbah                     Pemanfaatan            Jumlah Pemanfaatan
          Description                    Unit                       Total Waste                        Use                      Total Use

                                         Ton                                                   Pupuk Organik
  POME                                                                           638.893                                                638.893
                                         Tons                                                  Organic Fertilizer
  Tandan Kosong                          Ton                                                   Pupuk Organik
                                                                                 228.377                                                 131.794
  Empty Bunches                          Tons                                                  Organic Fertilizer
  Cangkang                               Ton                                                   Bahan Bakar Boiler
                                                                                    68.141                                               53.694
  Shells                                 Tons                                                  Boiler Fuel
  Serat                                  Ton                                                   Bahan Bakar Boiler
                                                                                   151.685                                               151.685
  Fiber                                  Tons                                                  Boiler Fuel
  Jumlah | Total                      Ton |Tons                                1.087.096                                                976.066


 Pada tahun 2025, volume total limbah padat dan cair                            In 2025, EHP generated a total of 1,087,096 tons of
 yang dihasilkan EHP tercatat sebesar 1.087.096 ton,                            solid and liquid waste, with a reuse rate of 89.79%,
 dengan tingkat pemanfaatan kembali mencapai 89,79%,                            reflecting EHP’s consistent waste management
 menunjukkan konsistensi EHP dalam menjaga efisiensi                            performance across all operational entities.
 pengelolaan limbah di seluruh entitas operasional.

 Pemanfaatan POME dan Energi Terbarukan                                         POME Utilization and Renewable Energy
 EHP mengolah limbah cair (POME) menjadi biogas                                 EHP converts liquid waste (POME) into biogas as an
 sebagai sumber energi alternatif untuk mendukung                               alternative energy source to support net-zero emissions
 program net zero emission dan efisiensi energi. Pada                           and energy efficiency initiatives. By 2025, 168,314 m³
 tahun 2025, sebanyak 168.314 m³ POME telah diolah                              of POME will be processed into biogas, generating
 menjadi biogas yang menghasilkan energi listrik setara                         enough electrical energy to produce 10,213,611 kWh,
 dengan 10.213.611 kWh, serta berkontribusi terhadap                            which helps cut greenhouse gas emissions by 55,463
 penurunan emisi gas rumah kaca sebesar 55.463 ton                              tons CO₂e. The electricity produced by the biogas
 CO₂e. Energi listrik hasil PLTBg disalurkan ke jaringan                        plant is supplied to the PLN grid to fulfill the energy
 PLN untuk memenuhi kebutuhan listrik wilayah                                   needs of the South Kalimantan region.
 Kalimantan Selatan.

 Pengelolaan Limbah B3 [GRI 306-4, 306-5]                                       Hazardous and Toxic Waste Management [GRI 306-4,
                                                                                306-5]
 EHP mengelola limbah B3 melalui sistem Tempat                                  EHP manages hazardous and toxic waste using a
 Penyimpanan Sementara (TPS) yang telah berizin di                              network of licensed Temporary Storage Sites (TPS)
 seluruh unit operasi. Pengangkutan limbah dilakukan                            across its operations. Waste is transported by a third-
 oleh pihak ketiga berizin dari Kementerian Lingkungan                          party licensed by the Ministry of Environment (KLH)
 Hidup (KLH) dan Kementerian Perhubungan, guna                                  and the Ministry of Transportation, ensuring safety
 memastikan keamanan dan kepatuhan terhadap                                     and compliance.
 regulasi.

 Jenis limbah B3 yang dikelola mencakup oli bekas,                              The hazardous and toxic waste managed includes
 baterai, filter oli, wadah kemasan bahan kimia, kain                           used oil, batteries, oil filters, chemical packaging
 majun, dan limbah medis. Seluruh limbah tersebut                               container, rags, and medical waste. All of this waste
 dikumpulkan, disimpan sementara, dan kemudian                                  is collected, stored temporarily, and then transferred
 diserahkan kepada pengelola resmi untuk proses akhir                           to authorized managers for final processing such as
 (reuse, recycle, atau disposal).                                               reuse, recycling, or disposal.



126                                                                                                Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 129
Selama tahun 2025, seluruh limbah B3 yang                                            During 2025, all hazardous waste generated by the
dihasilkan Perseroan telah dikelola secara aman dan                                  Company has been managed safely and in accordance
sesuai dengan SOP yang dipersyaratkan serta tidak                                    with the required SOPs, and does not pose any health
menimbulkan risiko kesehatan dan keselamatan bagi                                    and safety risks to workers, surrounding communities,
pekerja, masyarakat, maupun ekosistem sekitar.                                       or the nearby ecosystem.

                                                   Volume dan Metode Pengelolaan Limbah B3
                                                 Volume and Methods of Hazardous Waste Management
                                     [GRI 306-1, 306-2, 306-3, 306-5, 13.8.2, 13.8.3, 13.8.4, 13.8.6][OJK F.13, F.14][IDX E-05]

                                                                                           Jumlah Limbah yang Dikelola                   Jenis Limbah B3
                                                                                                       (Ton)                             yang Dihasilkan
    Jenis LImbah B3                                                                         Total Waste Managed (Tons)                        (Ton)
                                           Metode Pengelolaan
   Type of Hazardous                                                                                                                         Total of
                                           Management Method
    and Toxic Waste                                                                                                                       Hazardous and
                                                                                         2025              2024              2023          Toxic Waste
                                                                                                                                         Produced (Tons)

 Oli Bekas
                                                                                              5,49              4,49              8,88              5,49
 Used Oil
 Bola Lampu
                                                                                                  0                 0               0                  0
 Lightbulb
 Baterai (aki)
                                                                                              0,47              0,20              0,64              0,47
 Battery
 Filter Oli
                                                                                                  0             0,08              1,62                 0
 Oil Filter                      Dikumpulkan dan disimpan di Tempat
 Sarung Tangan                    Penyimpanan Sementara (TPS) LB3
                                 kemudian diserahkan ke transporter,                           0,15                 0               0                0,15
 Gloves
                                 pengumpul dan pengelola lebih lanjut
 Karung Chemical                             limbah B3
                                                                                              0,09                  0             2,66              0,09
 Chemical Sacks
                                         Collected and stored at
 Botol Chemical                     Temporary Storage Facility (TSF)                              0                 0             0,36                 0
 Chemical Bottles                  for Hazardous Waste before being
 Bekas Jerigen Kimia                 transported to further handlers,
                                       collectors, and managers of                            2,08               1,85             2,73              2,08
 Chemical Jerry Can
                                             hazardous waste
 Kain Majun
                                                                                               0,16               1,16            1,75               0,16
 Used Cloth
 Limbah Medis
                                                                                              0,08              0,06              0,13              0,08
 Medical Waste
 Bahan Kimia
 Kadaluarsa
                                                                                                  0                 0               0                  0
 Expired Chemical
 Material
 Keterangan: Data konsolidasi seluruh Entitas Perseroan.
 Note: Consolidated data for all Entities.



Upaya Peningkatan dan Inovasi Pengelolaan Limbah                                     Efforts to Improve and Innovate Waste Management
EHP secara berkelanjutan mengembangkan inovasi                                       EHP continually advances waste management
dalam pengelolaan limbah untuk meningkatkan                                          innovations to increase resource efficiency and
efisiensi sumber daya dan mendukung transisi menuju                                  facilitate the shift towards a circular economy. These
circular economy, di antaranya:                                                      include:
1. Meningkatkan kapasitas instalasi pengolahan                                       1. Expanding the capacity of the POME treatment
   POME untuk optimalisasi produksi biogas;                                             plant to improve biogas production;
2. Mengembangkan sistem digital pemantauan flow                                      2. Developing a digital flow meter system for real-time
   meter untuk penghitungan limbah cair secara real-                                    wastewater calculation;
   time;
3. Mendorong penggunaan pupuk organik hasil                                          3. Encouraging the use of organic fertilizers derived
   daur ulang limbah pabrik guna mengurangi                                             from recycled factory waste to reduce dependence
   ketergantungan terhadap pupuk kimia;                                                 on chemical fertilizers;
4. Melakukan pelatihan bagi karyawan dan pemasok                                     4. Conducting training for staff and suppliers on waste
   tentang prosedur pengelolaan limbah dan                                              management practices and waste separation in the
   pemisahan jenis limbah di lapangan.                                                  field.

PT Eagle High Plantations Tbk                                                                                                                         127
Page 130
 Menjaga Bumi, Merawat Masa Depan
 Protecting the Planet, Safeguarding the Future




 Dengan implementasi strategi ini, Perseroan                             By implementing this strategy, the Company
 memperkuat      komitmennya   dalam   mendorong                         reinforces its dedication to adopting more effective,
 pengelolaan limbah yang lebih efisien, ramah                            environmentally sustainable, and responsible waste
 lingkungan, dan berkelanjutan sebagai bagian dari                       management practices. [OJK F.15]
 penerapan praktik operasional yang bertanggung
 jawab. [OJK F.15]

 Penggunaan Air dan Pengelolaan Efluen [GRI 303-1]
 Water Use and Effluent Management

 Perseroan memandang air sebagai sumber daya vital                       The Company considers water a crucial resource
 yang harus dikelola secara efisien, berkelanjutan, dan                  that must be managed efficiently, sustainably, and
 adil antara kebutuhan operasional dan masyarakat                        fairly between operational needs and community
 sekitar. Prinsip pengelolaan air yang diterapkan                        requirements. Its water management principles
 berfokus pada efisiensi penggunaan, konservasi                          emphasize efficient usage, conservation of water
 sumber daya air, serta pengelolaan efluen yang                          resources, and proper effluent management aligned
 sesuai dengan baku mutu lingkungan. Seluruh                             with environmental standards. All water extraction and
 aktivitas pengambilan dan pemanfaatan air dilakukan                     use are conducted under official local permits and are
 berdasarkan izin resmi pemerintah daerah dan                            regularly reported to environmental authorities.
 dilaporkan secara berkala kepada instansi lingkungan
 hidup setempat.

 Perseroan juga memastikan setiap kegiatan operasional                   The Company also assures that its activities do not
 tidak mengganggu akses masyarakat terhadap sumber                       obstruct community access to clean water, particularly
 air bersih, khususnya bagi masyarakat di sekitar                        near its plantations in Kalimantan, Sumatra, and Papua.
 perkebunan di Kalimantan, Sumatra, dan Papua. Dalam                     In practice, EHP involves local communities, workers,
 pelaksanaannya, EHP melibatkan komunitas lokal,                         and relevant authorities working together to regularly
 pekerja, dan otoritas terkait untuk memantau kondisi                    monitor the state of rivers and water sources.
 sungai dan sumber air secara berkala.

                                            Alur Proses Penggunaan dan Pemanfaatan Air
                                                  Process Flow of Water Usage and Utilization



                                        Penggunaan Utama
                                        Air di PKS
                                        Main Uses of
                                        Water in POM
                                        • Proses Produksi
      Pengambilan Air                     (Stasiun Rebusan,
      Water Intake                                                           IPAL                             IPAL
                                          Stasiun Klarifikasi,               (POME Treatment)                 (POME Treatment)
      Sumber air Permukaan                Stasiun Hydrocyclone
      (Sungai/Waduk) diolah             • Produksi Energi (Boiler            Limbah cair dari proses          Penggunaan untuk pupuk
      pada Water Treatment                Feed Water)                        produksi dialirkan ke            cair substitusi pupuk
      Plant (WTP) menjadi air           • Penggunaan Domestik                kolam pengolahan limbah          kimia (penyubur tanah
      bersih siap pakai.                • Production Process                 untuk menurunkan nilai           dan tanaman).
      Surface water sources               (Boiling Station,                  BOD/COD.                         Use as a liquid fertilizer
      (Rivers/Reservoirs) are             Clarification Station,             Wastewater from the              to substitute chemical
      treated at the Water                Hydrocyclone Station)              production process is            fertilizers (soil and plant
      Treatment Plant (WTP)             • Energy Production                  conveyed to wastewater           enhancer).
      to produce clean,                   (Boiler Feed Water)                treatment ponds to reduce
      ready-to-use water.               • Domestic Use                       BOD/COD levels.




                                         Penggunaan Utama
                                         Air di Kebun
                                         Main Uses of
                                         Water in Plantations
                                                                                                                  Methan Capture
                                         • Operasional Kebun
                                         • Penggunaan                                                             Energi biogas
                                           Domestik                                                               Biogas energy
                                         • Plantation Operations
                                         • Domestic Use




128                                                                                      Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 131
Penggunaan Air [GRI 303-3, 303-5]                                     Water Use [GRI 303-3, 303-5]
Air digunakan di seluruh unit operasi EHP untuk proses                Water is used across EHP’s operating units for
pengolahan Tandan Buah Segar (TBS) di pabrik kelapa                   processing Fresh Fruit Bunches (FFB) at the palm oil
sawit, kegiatan pembersihan fasilitas, dan penggunaan                 mill, as well as for facility cleaning, and domestic water
air domestik.                                                         usage.

Perseroan menargetkan penurunan konsumsi air                          The Company targeted a 10% reduction in water
sebesar 10% per ton TBS dalam jangka waktu tiga tahun                 consumption per ton of FFB within a three-year period,
dengan tahun 2021 sebagai tahun dasar (baseline), dan                 using 2021 as the baseline year, and this commitment
komitmen tersebut telah berhasil dicapai Perseroan.                   was successfully achieved. Going forward, EHP is
Ke depan, EHP berkomitmen untuk menjaga intensitas                    committed to maintaining annual water use intensity
penggunaan air tahunan per ton FFB yang diproses tetap                per ton of FFB processed below 1.2 m³, with 2024 as
berada dibawah 1,2 m³, dengan tahun 2024 sebagai                      the baseline year. In 2025, the Company successfully
tahun dasar (baseline). Pada tahun 2025, Perseroan                    maintained its performance by recording a water
berhasil mempertahankan kinerja tersebut dengan                       usage intensity of 1.15 m³ per ton of FFB processed, so
mencatatkan intensitas penggunaan air sebesar 1,15 m³                 that it remains below the set threshold.
per ton FFB yang diproses, sehingga tetap berada di
bawah ambang batas yang telah ditetapkan.

Perseroan juga telah bergabung dengan CEO Water                       The Company has also joined the CEO Water Mandate
Mandate – UN Global Compact Initiative, sebagai                       – UN Global Compact Initiative as a sign of its global
wujud komitmen global terhadap transparansi dan tata                  commitment to transparency and sustainable water
kelola air berkelanjutan.                                             management.

                                       Intensitas Penggunaan Air Pabrik [GRI 303-3, 13.7.4]
                                                      Factory Water Use Intensity

              Deskripsi                        Satuan
                                                                          2025                  2024                 2023
             Description                        Unit

 Penggunaan Air
                                                 m3                          1.417.478             1.306.416           1.500.773
 Water Use
 Intensitas Penggunaan Air yang
 dialokasikan ke Produk TBS                  m3/ton FFB
                                                                                     1,15                   1,17             1,11
 Water Use Intensity Allocated to           m3/tons of FFB
 FFB Products
 Intensitas Penggunaan Air yang
 dialokasikan ke Produk CPO                  m3/ton CPO
                                                                                    4,94                4,95                4,80
 Water Use Intensity Allocated to           m3/tons of CPO
 CPO Products


                    Volume Penarikan Air Berdasarkan Sumber [GRI 303-5, 403-9, 403-10, 13.7.6][OJK F.8][IDX E-04]
                                                 Water Withdrawal Volume by Source

       Sumber Air                   Satuan
                                                                 2025                       2024                    2023
       Water Source                  Unit

 Air Permukaan
                                       m3                            1.466.720                  1.828.511             2.204.695
 Surface Water



Pada tahun 2025, total air yang ditarik dari sumber                   By 2025, total water withdrawals from surface sources
permukaan mencapai 1.466.720 m³, turun 19,79%                         reached 1,466,720 m³, decreased by 19.79% from
dari tahun 2024. Air yang digunakan dipantau melalui                  2024. Water usage is monitored using flow meter at
flow meter di setiap unit untuk memastikan tingkat                    each units to maintain controlled consumption levels
konsumsi tetap terkendali dan sesuai kebutuhan.                       as needed.

Pengelolaan Efluen [GRI 303-2, 303-4]                                 Effluent Management [GRI 303-2, 303-4]
Seluruh limbah cair (efluen) yang dihasilkan dari                     All liquid waste generated from palm oil processing,
proses pengolahan kelapa sawit, termasuk Palm Oil                     including Palm Oil Mill Effluent (POME), is carefully
Mill Effluent (POME), dikelola secara bertanggung                     managed through a multi-stage treatment system
jawab melalui sistem pengolahan berlapis yang                         that uses both anaerobic and aerobic processes



PT Eagle High Plantations Tbk                                                                                                129
Page 132
 Menjaga Bumi, Merawat Masa Depan
 Protecting the Planet, Safeguarding the Future




 mengintegrasikan proses anaerobik dan aerobik (pond                  (pond system). This approach seeks to systematically
 system). Pendekatan ini bertujuan untuk menurunkan                   reduce pollutant levels before the effluent is reused
 beban pencemar secara bertahap sebelum efluen                        through Land Application (LA), complying with quality
 dimanfaatkan kembali melalui Land Application (LA)                   standards and environmental capacity.
 sesuai dengan ketentuan baku mutu dan daya dukung
 lingkungan.

 Sebagai bagian dari strategi pengelolaan lingkungan                  As part of its efforts in environmental management
 dan mitigasi perubahan iklim, Perseroan juga                         and combating climate change, the Company utilizes
 memanfaatkan POME sebagai sumber energi                              POME as a renewable energy source by converting
 terbarukan melalui konversi biogas, di mana gas                      it into biogas. Methane produced through anaerobic
 metana yang dihasilkan dari proses anaerobik                         digestion is captured and used to generate power.
 ditangkap dan dimanfaatkan untuk pembangkit listrik                  This approach helps diminish water and soil pollution
 tenaga biogas. Inisiatif ini tidak hanya mengurangi                  and greatly reduces greenhouse gas emissions by
 potensi pencemaran air dan tanah, tetapi juga secara                 preventing methane release into the atmosphere and
 signifikan menekan emisi gas rumah kaca dengan                       substituting fossil fuels in mill operations.
 mencegah pelepasan metana ke atmosfer serta
 menggantikan penggunaan energi berbasis bahan
 bakar fosil dalam operasional pabrik.

 Melalui penerapan pengolahan efluen terintegrasi ini,                By implementing this integrated effluent treatment,
 Perseroan memastikan bahwa pengelolaan limbah cair                   the Company ensures that liquid waste management
 tidak hanya memenuhi aspek kepatuhan lingkungan,                     complies with environmental standards, enhances
 tetapi juga memberikan nilai tambah melalui efisiensi                resource efficiency, enables waste reuse, and
 sumber daya, pemanfaatan kembali limbah, dan                         significantly reduces GHG emissions from palm oil
 kontribusi nyata terhadap penurunan emisi GRK dari                   activities.
 kegiatan operasional kelapa sawit.

 Hasil pengolahan efluen digunakan kembali sebagai                    The treated effluent is repurposed as a nutrient-rich
 pupuk cair organik yang kaya nutrisi, sehingga                       organic liquid fertilizer, supplementing soil nutrients
 membantu mengembalikan unsur hara ke dalam tanah                     and minimizing reliance on chemical fertilizers.
 dan mengurangi penggunaan pupuk kimia.

 Untuk menjaga kepatuhan terhadap standar                             To ensure compliance with environmental standards,
 lingkungan, EHP secara rutin mengukur kualitas air                   EHP conducts regular wastewater quality, including
 limbah (BOD, COD, dan pH) melalui laboratorium                       BOD, COD, and pH at a laboratory accredited by
 terakreditasi Komite Akreditasi Nasional (KAN),                      the National Accreditation Committee (KAN). The
 dan hasilnya diverifikasi setiap triwulan oleh Dinas                 Environmental Agency (DLH) and the Ministry of
 Lingkungan Hidup (DLH) dan Kementerian Lingkungan                    Environment and Forestry (KLHK).
 Hidup dan Kehutanan (KLHK).

                                    Hasil Pengukuran Kualitas Olahan Air Limbah [GRI 303-2, 303-4]
                                           Result of Processed Wastewater Quality Measurement

                                                                                        Hasil Ukur
                                    Baku Mutu                                             Result
         Parameter
                                  Quality Standards
                                                                 2025                      2024                      2023

  Biological Oxygen
                                     <5.000 mg/L                          2.733                      2.586                    1.984
  Demand (BOD)
  Tingkat Keasaman
                                          6-9                               7,15                      7,50                     7,36
  Acidity Level (pH)


 Hasil pengujian tahun 2025 menunjukkan bahwa:                        Test results from 2025 indicate:
 1. BOD rata-rata: 2.733 mg/L (baku mutu <5.000                       1. Average BOD: 2,733 mg/L (quality standard <5,000
    mg/L);                                                               mg/L);
 2. pH: 7,15 (baku mutu 6–9).                                         2. pH: 7.15 (quality standard 6–9).




130                                                                                  Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 133
Semua parameter tersebut berada di bawah ambang         All these parameters were below the threshold, so no
batas, sehingga tidak ditemukan pelanggaran terhadap    wastewater quality standard violations were detected.
baku mutu air limbah.

Perseroan berkomitmen untuk menjaga kualitas air        The Company is committed to maintaining the quality
yang digunakan dalam proses produksi pada seluruh       of water used in production processes across all
area operasional. Perseroan telah memperoleh angka      operational areas. The Company has achieved average
rata-rata kualitas air yang memenuhi peraturan          water quality metrics that comply with the regulations of
Kementerian Lingkungan Hidup dan menjaga standar        the Ministry of Environment and Forestry, maintaining
kualitas Permintaan Oksigen Biologis/Biological         standards for Biological Oxygen Demand (BOD) below
Oxygen Demand (BOD) di bawah 5.000 mg/l dan             5,000 mg/l and Chemical Oxygen Demand (COD)
Bahan Kimia Kebutuhan Oksigen/Chemical Oxygen           within the range of 4,000-6,000 mg/l.
Demand (COD) pada kisaran 4.000-6.000 mg/l.

Konservasi dan Pemanfaatan Air Hujan                    Rainwater Conservation and Utilization
Sebagai bagian dari mitigasi perubahan iklim dan        To help mitigate climate change and prevent forest
pencegahan kebakaran hutan/lahan, EHP membangun         and land fires, EHP has built rainwater reservoirs
embung (rainwater reservoir) di seluruh unit operasi,   throughout its operational zones, particularly in
terutama di area gambut. Embung berfungsi untuk:        peatland areas. These reservoirs are designed to:
1. Menjaga kelembaban tanah saat musim kemarau;         1. Keep the soil moist during dry seasons;
2. Menjadi sumber air darurat untuk penanganan          2. Serve as an emergency water supply for forest and
   karhutla;                                               land fire control;
3. Dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar untuk           3. Be accessible to local communities for livestock
   kebutuhan peternakan dan pertanian kecil.               and small-scale agriculture.

Hingga tahun 2025, EHP telah membangun 69 unit          As of 2025, EHP has built 69 reservoirs in Kalimantan
embung di Kalimantan dan Papua dengan kapasitas         and Papua with a total water capacity of 54,955 m³.
total 54.955 m³ air.

Upaya Efisiensi dan Inovasi Pengelolaan Air             Water Management Efficiency and Innovation
                                                        Initiatives
Untuk memastikan pengelolaan air yang berkelanjutan,    To promote sustainable water management, EHP is
EHP menjalankan berbagai inisiatif berkelanjutan,       implementing several initiatives, including:
antara lain:
1. Recycling & reuse system: memanfaatkan kembali       1. Recycling and reuse system: reusing condensation
   air hasil kondensasi dan limbah cair yang telah         water and treated wastewater;
   diolah;
2. Digital monitoring: penggunaan flow meter            2. Digital monitoring: using digital flow meters to track
   digital untuk mencatat volume penggunaan dan            water consumption and discharge in real time;
   pembuangan air secara real time;
3. Peningkatan kesadaran karyawan dan pemasok           3. Raising awareness among employees and suppliers
   tentang konservasi air melalui pelatihan dan            about water conservation through training and
   sosialisasi;                                            outreach;
4. Pemanfaatan biogas dari POME untuk menghasilkan      4. Using biogas from POME to generate electricity,
   energi listrik, mengurangi emisi GRK, dan               reduce GHG emissions, and support zero-waste
   mendukung zero waste operation.                         operations.

Dengan seluruh inisiatif tersebut, Perseroan tidak      Through these initiatives, the Company not only
hanya meningkatkan efisiensi penggunaan air dan         drives sustainable improvements in water and energy
energi secara berkelanjutan, tetapi juga memperkuat     efficiency, but also reinforces integrated environmental
pengelolaan lingkungan yang terintegrasi di seluruh     management across its value chain.
rantai operasional.




PT Eagle High Plantations Tbk                                                                                 131
Page 134
 Menjaga Bumi, Merawat Masa Depan
 Protecting the Planet, Safeguarding the Future




 Manajemen Konservasi dan Perlindungan Biodiversitas [OJK F.9, F.10]
 Biodiversity Conservation and Protection Management

 Sebagai pelaku usaha di sektor perkebunan, EHP           As a key stakeholder in the plantation industry, EHP
 memahami bahwa keberlangsungan bisnis sangat             recognizes that maintaining business continuity relies
 bergantung pada keseimbangan ekosistem dan               heavily on ecosystem health and environmental
 kelestarian lingkungan. Oleh karena itu, Perseroan       sustainability. Consequently, the Company is
 berkomitmen untuk melindungi dan melestarikan            dedicated to safeguarding biodiversity by practicing
 keanekaragaman hayati melalui pengelolaan lahan          responsible land management and adopting
 yang bertanggung jawab serta penerapan praktik           sustainable conservation methods. [GRI 304-2]
 konservasi yang berkelanjutan. [GRI 304-2]

 Sebagai bagian dari komitmen keberlanjutan               As part of its commitment to sustainability, EHP
 Perseroan,     EHP    menempatkan       perlindungan     prioritizes biodiversity conservation as a key aspect of
 keanekaragaman hayati sebagai salah satu pilar           environmental management. EHP acknowledges that
 utama dalam pengelolaan lingkungan. EHP menyadari        some operational areas harbor natural ecosystems
 bahwa sebagian area operasional Perseroan                that are habitats for rare, threatened, and protected
 memiliki ekosistem alami yang menjadi habitat bagi       species. Consequently, the presence of these high
 spesies langka, terancam, dan dilindungi, sehingga       conservation value ecosystems requires responsible
 keberadaan ekosistem bernilai konservasi tinggi perlu    preservation. EHP is committed to protecting and
 dijaga secara bertanggung jawab. Oleh karena itu, EHP    maintaining ecosystem balance within and around its
 berkomitmen untuk melindungi dan mempertahankan          concession zones through sustainable conservation
 keseimbangan ekosistem di dalam dan sekitar wilayah      initiatives, including safeguarding High Conservation
 konsesi melalui upaya konservasi yang berkelanjutan,     Value (HCV) areas and essential ecosystems vital for
 termasuk menjaga kawasan dengan Nilai Konservasi         biodiversity.
 Tinggi (NKT) serta ekosistem esensial yang memiliki
 peran penting bagi biodiversitas.

 Komitmen tersebut diwujudkan melalui kebijakan no        This commitment is reflected in a no-deforestation
 deforestation, yaitu tidak melakukan pembukaan lahan     policy that prohibits land clearing in HCV areas,
 pada kawasan NKT, Stok Karbon Tinggi (SKT), lahan        High Carbon Stock (HCS) zones, peatlands, and
 gambut, serta ekosistem alami lainnya yang dilindungi.   other protected ecosystems. EHP conducts HCV
 EHP telah melakukan identifikasi dan penilaian HCV       and HCS assessments with licensed, accredited
 dan HCS dengan melibatkan asesor yang berlisensi         assessors and mandates that all operations only
 dan terakreditasi, serta memastikan bahwa seluruh        proceed after completing a Social and Environmental
 pengembangan operasional dilakukan setelah kajian        Impact Assessment (SEIA). Moreover, the Company
 sosial dan lingkungan (Social and Environmental          implements management and monitoring strategies to
 Impact Assessment/SEIA) diselesaikan. Selain itu,        prevent wildlife disturbances, protect natural habitats,
 Perseroan menjalankan langkah-langkah pengelolaan        and improve ecosystem health through conservation
 dan pemantauan yang bertujuan mencegah gangguan          and habitat enrichment initiatives, in line with applicable
 terhadap satwa liar, melindungi habitat alami, serta     laws, regulations, and international standards.
 meningkatkan kualitas ekosistem melalui program
 konservasi dan pengayaan habitat, sejalan dengan
 ketentuan peraturan perundang-undangan dan praktik
 terbaik internasional.

 Setiap rencana pengembangan area baru wajib diawali      Every new development plan must begin with an
 dengan penilaian NKT, Stok Karbon Tinggi (SKT)           assessment of HCV, High Carbon Stock (HCS) as well
 maupun Land Use and Risk Identification (LURI), dan      as Land Use and Risk Identification (LURI), and Land
 Land Use Change Analysis (LUCA) untuk memastikan         Use Change Analysis (LUCA) to avoid deforestation or
 tidak terjadi deforestasi maupun konversi lahan yang     improper land conversion.
 tidak sesuai.

 Melalui hasil kajian Nilai Konservasi Tinggi (NKT)       Using High Conservation Value (HCV) assessments
 dan pemetaan komprehensif, EHP telah menetapkan          and detailed mapping, EHP has identified 30,274
 30.274 hektare area konservasi yang mencakup             hectares of conservation zones, which make up 21%
 sebesar 21% wilayah di dalam maupun di sekitar areal     of the land within and surrounding the plantation.
 perkebunan.



132                                                                     Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 135
Kawasan     tersebut  dikelola  untuk     menjaga                                    These zones are managed to maintain ecosystem
keseimbangan ekosistem, melindungi flora dan fauna                                   health, safeguard native plants and animals, and
endemik, serta meminimalkan dampak lingkungan dari                                   minimize the environmental impact of plantation
kegiatan perkebunan.                                                                 operations.

                                                        Jumlah Area Konservasi [GRI 304-1, 13.3.2]
                                                                    Total Conservation Area

    Area Konservasi                          Satuan
                                                                               2025                             2024                             2023
    Conservation Area                         Unit

 Area NKT & SKT*
                                                                                        30.274                           30.274                           30.274
 HCV & HCS Area
                                                Ha
 Area Rehabilitasi**
                                                                                          1.947                             1.947                           1.947
 Rehabilitation Area **
 Keterangan: | Notes:
 *HCV & HCS di seluruh entitas anak. | HCV & HCS across all subsidiaries.
 ** Lokasi Rehabilitasi berada di PT Rimba Raya Conservation, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah dalam bentuk Proyek Rehabilitasi yang dikerjasamakan
 dengan PT Lestari Capital seluas 1.500 ha, dan di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur dalam bentuk Program Konservasi Mangrove Dumaring yang berkolaborasi
 dengan Masyarakat dan pemerintahan setempat seluas 447 ha. | The Rehabilitation Area is situated at PT Rimba Raya Conservation in Seruyan Regency, Central
 Kalimantan, comprising a Rehabilitation Project in partnership with PT Lestari Capital that spans 1,500 hectares, and in Berau Regency, East Kalimantan, as the
 Dumaring Mangrove Conservation Program, which covers 447 hectares and involves collaboration with local communities and authorities.


EHP menerapkan pendekatan Nilai Konservasi                                           EHP employs the High Conservation Value (HCV)
Tinggi (NKT) sebagai dasar dalam pengelolaan                                         approach as the basis for managing and safeguarding
dan perlindungan kawasan bernilai ekologis tinggi                                    areas of critical ecological significance within its
di seluruh wilayah operasionalnya. Pendekatan ini                                    operations. This strategy enables the Company
memungkinkan Perseroan untuk mengidentifikasi,                                       to identify, protect, and oversee regions with rich
melindungi, dan mengelola area yang memiliki                                         biodiversity that could be impacted by its activities.
keanekaragaman hayati penting serta berpotensi                                       [GRI 304-1]
terdampak oleh aktivitas operasional. [GRI 304-1]

Dalam    pelaksanaannya,     Perseroan   melibatkan                                  The Company engages local communities and
masyarakat lokal dan pemangku kepentingan terkait                                    stakeholders in monitoring and safeguarding
dalam kegiatan pemantauan dan perlindungan area                                      conservation zones. Regular evaluations are carried
konservasi. Evaluasi dilakukan secara berkala untuk                                  out to assess management effectiveness and plan
meninjau efektivitas pengelolaan dan merumuskan                                      continuous improvements.
langkah perbaikan berkelanjutan.

Selain itu, EHP memanfaatkan Sistem Informasi                                        Additionally, EHP utilizes Geographic Information
Geografis (SIG) dan data spasial untuk memantau                                      Systems (GIS) and spatial data to track land cover
perubahan tutupan lahan, khususnya di area NKT.                                      changes, particularly in HCV zones. These efforts
Kegiatan ini dilengkapi dengan patroli lapangan rutin                                are complemented by routine field patrols to deter
untuk mencegah perambahan, kebakaran, dan aktivitas                                  encroachment, fires, and other illegal activities,
ilegal lainnya, sehingga setiap area tetap berfungsi                                 ensuring the ongoing protection of each conservation
sesuai peruntukannya sebagai area konservasi.                                        area.

Melalui upaya yang berkesinambungan ini, EHP                                         Through these continuous efforts, EHP demonstrates
menunjukkan     komitmennya    dalam   menjaga                                       its dedication to conserving natural resources and
keberlanjutan sumber daya alam serta mendukung                                       promoting biodiversity within its operational regions.
konservasi keanekaragaman hayati di wilayah
operasionalnya.

Melindungi Hutan dan Lahan Gambut
Biodiversity Conservation and Protection Management

Lahan gambut memiliki peran vital dalam menjaga                                      Peatlands are vital for maintaining ecosystem stability
keseimbangan     ekosistem     dan  mengendalikan                                    and mitigating global climate change because of
perubahan iklim global melalui kemampuan alaminya                                    their natural capacity to absorb Greenhouse Gas
menyerap emisi Gas Rumah Kaca (GRK). EHP                                             (GHG). EHP is committed to preventing new clearing
berkomitmen untuk tidak melakukan pembukaan                                          or development in peatlands and ensuring that all
maupun pengembangan baru di area gambut, serta                                       management practices adhere to Best Management



PT Eagle High Plantations Tbk                                                                                                                                      133
Page 136
 Menjaga Bumi, Merawat Masa Depan
 Protecting the Planet, Safeguarding the Future




 memastikan seluruh pengelolaan dilakukan sesuai           Practices (BMP) and RSPO standards. This dedication
 prinsip praktik terbaik (Best Management Practices/       also applies to all of the Company’s suppliers.
 BMP) dan panduan RSPO. Komitmen ini juga berlaku
 untuk seluruh pemasok Perseroan.

 Hingga tahun 2025, EHP memiliki total 12.468 hektare      By 2025, EHP manages a total of 12,468 hectares of
 lahan gambut, terdiri atas 9.740 hektare area tertanam,   peatland, including 9,740 hectares of planted areas,
 2.695 hektare area konservasi, dan sisanya adalah         2,695 hectares for conservation, and the remaining
 infrastruktur. Tidak ada perubahan luas dibanding         for infrastructure. There has been no change in these
 tahun sebelumnya. Sebagai bentuk transparansi,            figures compared to the previous year. Additionally, as
 EHP telah melaporkan peat inventory kepada RSPO           part of its transparency initiatives, EHP has reported its
 dan secara berkala diverifikasi melalui audit eksternal   peat inventory to the RSPO. This inventory undergoes
 dengan hasil konsisten dan tanpa temuan perubahan         periodic verification through external audits, which
 signifikan.                                               consistently confirm the data with no significant
                                                           discrepancies.

 Implementasi praktik pengelolaan terbaik (BMP)/           The Company implements Best Management
 praktik pertanian yang baik (GAP) juga dilakukan          Practices (BMP) and Good Agricultural Practices
 oleh Perseroan di tanah dan gambut untuk menjaga          (GAP) on soil and peat to maintain soil quality
 kualitas tanah di seluruh area operasi. Perseroan         throughout its operations. The Company manages
 mengelola tanaman kelapa sawit yang tertanam di           oil palm plantations on peatlands in accordance with
 gambut sesuai ketentuan peraturan pemerintah dan          government regulations and RSPO’s best management
 panduan praktik pengelolaan terbaik yang dikeluarkan      guidelines. Furthermore, the Company encourages its
 RSPO. Perseroan juga mendorong para pemasok               suppliers to manage peatlands in compliance with
 Perseroan untuk melakukan pengelolaan lahan gambut        regulations, supporting biodiversity conservation.
 sesuai dengan regulasi guna mendukung pelestarian
 keanekaragaman hayati.

 Untuk menjaga stabilitas ekosistem gambut,                To preserve the stability of the peat ecosystem, EHP
 EHP menerapkan berbagai langkah pengelolaan               adopts several sustainable management strategies,
 berkelanjutan, antara lain:                               such as:
 1. Menerapkan sistem tata kelola air (water               1. Applying water management system with water
    management system) melalui pembangunan pintu              gates and piezometers installment to regulate
    air dan pemasangan piezometer untuk menjaga               groundwater levels around 40 cm below the surface;
    tinggi muka air tanah pada level optimal sekitar 40
    cm di bawah permukaan tanah;
 2. Melatih petugas khusus untuk memastikan sistem         2. Training dedicated staff to ensure the water
    pengelolaan air berjalan sesuai SOP dan regulasi          management system complies with SOPs and
    pemerintah;                                               government standards;
 3. Melakukan pemantauan titik panas (hotspot              3. Performing routine hotspot monitoring to prevent
    monitoring) secara berkala untuk mencegah                 peat fires.
    kebakaran di area gambut.

 Selain di internal operasional, EHP juga mendorong        Besides internal operations, EHP also promotes its
 para pemasok untuk mengelola lahan gambut sesuai          suppliers to manage peatlands in line with regulations
 peraturan dan prinsip keberlanjutan, guna mendukung       and sustainability principles to help conserve
 pelestarian keanekaragaman hayati dan meminimalkan        biodiversity and lower environmental risks.
 risiko lingkungan.

 Melindungi Flora dan Fauna [GRI 304-3, 304-4]
 Protecting Flora and Fauna

 Sebagai bagian dari komitmen terhadap konservasi          EHP is dedicated to conserving biodiversity by
 keanekaragaman      hayati,    EHP       melaksanakan     implementing thorough management and monitoring
 pengelolaan dan pemantauan menyeluruh di seluruh          efforts in all High Conservation Value (HCV) areas to
 area Nilai Konservasi Tinggi (NKT) untuk melindungi       safeguard protected plant and animal species. This
 spesies flora dan fauna yang dilindungi. Program ini      initiative relies on findings from HCV assessments
 didasarkan pada hasil kajian dan identifikasi NKT yang    and identifications performed in each operational unit,



134                                                                      Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 137
dilakukan di setiap unit operasional, dengan tujuan       aiming to preserve natural habitats and promote the
menjaga keberadaan habitat alami serta mendukung          conservation of rare, threatened, and endangered
pelestarian spesies langka, terancam, dan hampir          species.
punah.

Perseroan secara rutin melakukan pencatatan dan           The Company regularly tracks and observes various
pemantauan kehadiran spesies flora dan fauna              plant and animal species within its operational zones.
di wilayah operasional. Pemantauan ini mengacu            This tracking follows the guidelines set by Government
pada ketentuan Peraturan Pemerintah Republik              Regulation of the Republic of Indonesia No. 92 of 2018,
Indonesia No. 92 Tahun 2018, serta daftar konservasi      along with international conservation lists maintained
internasional dari International Union for Conservation   by the International Union for Conservation of Nature
of Nature (IUCN) dan Convention on International          (IUCN) and the Convention on International Trade in
Trade in Endangered Species (CITES).                      Endangered Species (CITES).

Selain menjaga kawasan konservasi alami, EHP juga         Besides protecting natural conservation areas, EHP
melakukan perlindungan terhadap area riparian             also preserves riparian zones that serve as natural
(sempadan sungai) yang berfungsi sebagai koridor          corridors for wildlife. By conducting regular monitoring
alami bagi satwa liar. Melalui kegiatan pemantauan        and working with nearby communities, the Company
berkala dan pelibatan masyarakat sekitar, Perseroan       strives to maintain ecosystem health and minimize
berupaya memastikan keberlanjutan ekosistem serta         disruptions to protected wildlife habitats.
menekan potensi gangguan terhadap habitat satwa
dilindungi.

Daftar spesies flora dan fauna yang teridentifikasi di    A list of flora and fauna species identified in the EHP
area operasional EHP dapat dilihat pada Lampiran 3        operational area is included in Appendix 3 of this
Laporan ini.                                              Report.

Zona Penyangga dan Restorasi Sempadan Sungai
Buffer Zones and Riparian Restoration

EHP memahami pentingnya area riparian sebagai             EHP acknowledges the crucial role of riparian zones as
zona penyangga alami antara ekosistem daratan             natural buffers separating land and water ecosystems.
dan perairan. Kawasan ini berfungsi penting               These areas are essential for preserving water quality,
dalam menjaga kualitas air, mencegah erosi, serta         reducing erosion, and promoting biodiversity. As a
mendukung keanekaragaman hayati. Oleh karena itu,         result, EHP has set up buffer zones along rivers and
EHP menetapkan zona penyangga (buffer zone) di            watersheds within and around its operational areas.
sepanjang sungai dan daerah tangkapan air baik di
dalam maupun di sekitar area operasionalnya.

Dalam pengelolaannya, EHP menerapkan Praktik              EHP employs Best Management Practices (BMPs) in
Manajemen Terbaik (Best Management Practices/             its management to protect environmental quality and
BMP) untuk menjaga kualitas lingkungan dan fungsi         sustain hydrological functions. BMPs encompass
hidrologis. Penerapan BMP meliputi penggunaan             proper use of fertilizers and pesticides, planting cover
pupuk dan pestisida secara bijak, penanaman tanaman       crops, stacking oil palm fronds, constructing culverts
penutup tanah, penumpukan pelepah kelapa sawit,           and drainage channels, and maintaining plantation
pembuatan gorong-gorong dan saluran air, serta            roads. These measures effectively decrease soil
pemeliharaan jalan kebun. Upaya ini secara langsung       erosion, nutrient leaching, and sediment runoff into
membantu mengurangi erosi tanah, pencucian unsur          rivers, while also preserving soil fertility.
hara, serta pengendapan di aliran sungai, sekaligus
mempertahankan kesuburan tanah.

Selain pengelolaan teknis, EHP juga membangun             Besides technical management, EHP actively engages
komunikasi aktif dengan masyarakat melalui forum          with communities through stakeholder consultation
konsultasi pemangku kepentingan untuk membahas            forums to address water and environmental
isu-isu pengelolaan air dan lingkungan. Partisipasi       management concerns. Community participation is a
masyarakat menjadi bagian penting dari pendekatan         vital element of EHP’s collaborative strategy across its
kolaboratif yang dijalankan EHP di seluruh wilayah        operational areas.
operasionalnya.



PT Eagle High Plantations Tbk                                                                                 135
Page 138
 Menjaga Bumi, Merawat Masa Depan
 Protecting the Planet, Safeguarding the Future




 Sejak 2018, EHP menjalankan program pemulihan dan          Since 2018, EHP has been implementing a riparian
 restorasi sempadan sungai, dimulai dari unit operasi       restoration program starting with PT Bumilanggeng
 PT Bumilanggeng Perdanatrada, kemudian diperluas           Perdanatrada and expanding to include PT Jaya
 ke PT Jaya Mandiri Sukses, PT Bumihutani Lestari,          Mandiri Sukses, PT Bumihutani Lestari, PT Suryabumi
 PT Suryabumi Tunggal Perkasa dan PT Karyapratama           Tunggal Perkasa, and PT Karyapratama Agrisejahtera.
 Agrisejahtera. Tujuan utama program ini adalah             The main aim is to restore ecological functions,
 memulihkan fungsi ekologis, meningkatkan habitat           support wildlife habitats, and improve river ecosystem
 satwa, dan memperkuat konektivitas ekosistem sungai.       connectivity. By 2025, the total riparian restoration
 Hingga 2025, total area restorasi sempadan sungai di       area across all units reached 336.15 hectares. [GRI
 seluruh unit mencapai 336,15 hektare. [GRI 304-3]          304-3]

 Melalui program ini, EHP tidak hanya berupaya              EHP’s program seeks to restore landscapes impacted
 memulihkan bentang alam yang terdampak aktivitas           by previous activities while building a lasting
 masa lalu, tetapi juga membangun fondasi jangka            foundation for biodiversity conservation, ecosystem
 panjang bagi perlindungan keanekaragaman hayati,           resilience, and the Company’s future sustainability.
 ketahanan ekosistem, serta keberlanjutan operasional       These initiatives demonstrate EHP’s commitment to
 Perseroan di masa depan. Langkah-langkah                   ecological balance, improving river hydrology, and
 ini menegaskan komitmen EHP dalam menjaga                  establishing sustainable natural buffer zones for future
 keseimbangan      ekologis,   meningkatkan    fungsi       generations.
 hidrologis sungai, dan menciptakan zona penyangga
 alami yang berkelanjutan bagi generasi mendatang.

 Pendekatan restorasi dilakukan melalui kombinasi           The restoration approach integrates both passive and
 strategi pasif dan aktif. Pada area yang sebelumnya        active strategies. In zones previously used for oil palm
 telah ditanami kelapa sawit di sempadan sungai,            cultivation along the riverbanks, the Company has
 Perseroan menghentikan seluruh aktivitas budidaya,         halted all farming activities, including spraying and
 termasuk penyemprotan dan pemupukan, agar                  fertilizing, to promote natural regeneration. Over time,
 kawasan tersebut dapat beregenerasi secara alami.          these areas are expected to become green corridors
 Seiring waktu, area ini diharapkan berkembang              that serve as buffers for the river ecosystem.
 kembali menjadi koridor hijau yang berfungsi sebagai
 zona penyangga ekosistem sungai.

 Di sisi lain, EHP juga melakukan penanaman aktif           Concurrently, EHP is planting various native forest
 dengan menggunakan berbagai jenis pohon hutan              tree species such as Balangeran (Shorea balangeran),
 lokal, antara lain Balangeran (Shorea balangeran),         Ubar (Eugenia sp.), Pulai (Alstonia scholaris), Jelutung
 Ubar (Eugenia sp.), Pulai (Alstonia scholaris), Jelutung   (Dyera costulata), Meranti (Shorea leprosula),
 (Dyera costulata), Meranti (Shorea leprosula),             Cempedak (Artocarpus integer), Rattan (Calamus
 Cempedak (Artocarpus integer), Rotan (Calamus              caesius), Halaban (Vitex pubescens), Aren (Arenga
 caesius), Halaban (Vitex pubescens), Aren (Arenga          pinnata), Cashew (Anacardium occidentale), and
 pinnata), Jambu Mete (Anacardium occidentale) dan          Mahang (Macaranga sp.).
 Mahang (Macaranga sp.).

 Pada tahun 2025, sebanyak 5.686 bibit pohon hutan          In 2025, 5,686 forest tree seedlings have been planted
 telah ditanam di area remediasi sempadan sungai            along the riverbank to aid in restoring the area’s
 sebagai bagian dari upaya mempercepat pemulihan            ecological functions.
 fungsi ekologis kawasan tersebut. [GRI 304-3]              [GRI 304-3]

 Pemantauan Area Konservasi
 Conservation Area Monitoring

 Untuk menjaga kawasan konservasi tetap terlindungi,        To protect conservation areas, EHP regularly
 EHP secara berkala melaksanakan inspeksi lapangan          conducts field inspections and patrols to prevent land
 (field inspections) dan patroli lapangan guna              encroachment or disturbances. These field inspections
 memastikan tidak terjadi perambahan lahan maupun           are integral to the Company’s standard monitoring
 gangguan terhadap kawasan konservasi. Inspeksi             procedures across all regions with conservation value.
 lapangan ini dilakukan sebagai bagian dari sistem
 pengawasan rutin Perseroan terhadap seluruh area
 bernilai konservasi.



136                                                                      Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 139
Selain pemantauan langsung di lapangan, EHP                Besides direct field observations, EHP uses aerial and
memanfaatkan       teknologi    pemantauan    berbasis     spatial monitoring tools such as drone-captured aerial
udara dan spasial, termasuk foto udara yang diambil        photos and satellite images. These are employed for
menggunakan drone serta citra satelit, untuk               land cover analysis and routine checks of conservation
melakukan analisis tutupan lahan (land cover analysis)     zones for potential threats like encroachment, fire, or
dan memantau kawasan konservasi secara periodik            land use changes. The process is supported by GIS
terhadap potensi risiko perambahan, kebakaran,             remote sensing technology and is conducted at least
maupun perubahan tutupan lahan. Pemantauan tersebut        annually. Real-time satellite hotspot monitoring is also
didukung oleh teknologi GIS remote sensing dan             actively carried out, in line with practices implemented
dilakukan minimal satu kali setiap tahun. Pemantauan       by RSPO.
satelit hotspot secara real-time juga dilakukan secara
aktif seperti yang dilakukan oleh RSPO.

Sejak 2018-2025, Perseroan tidak melakukan                 Between 2018 and 2025, the Company has not
pembukaan lahan baru dan tidak memiliki kasus ilegal       cleared new land nor experienced any cases of illegal
dan/atau deforestasi pada kegiatan operasionalnya.         logging or deforestation in its operations. All HCV and
Seluruh areal NKT dan konservasi telah teridentifikasi     conservation areas have been identified, with details of
dan detail mengenai penilaian dan pemantauan NKT di        HCV assessments and monitoring at EHP’s operational
lokasi operasional EHP dapat dilihat pada Lampiran 2.      sites available in Appendix 2. [GRI 304-1]
[GRI 304-1]

Selain memastikan tidak adanya deforestasi di wilayah      EHP ensures zero deforestation across its operational
operasional Perseroan, EHP juga mendorong seluruh          zones and encourages this among all suppliers. The
pemasok untuk tidak melakukan tindakan deforestasi.        Company has mapped all suppliers’ sites and verifies
Selain memastikan tidak adanya deforestasi di wilayah      that FFB is sourced from legal, non-illegal areas. To
operasional Perseroan, EHP juga mendorong seluruh          monitor deforestation, EHP uses GIS remote sensing,
pemasok untuk tidak melakukan tindakan deforestasi.        satellite imagery, drones, and field inspections,
EHP telah melakukan identifikasi seluruh lokasi operasi    conducting these checks at least annually or more
para pemasok dan memastikan bahwa sumber TBS               often if needed. Furthermore, EHP monitors hotspots
tidak berasal dari area operasi yang ilegal. Perusahaan    within suppliers’ concessions to prevent ecosystem
menggunakan GIS remote sensing, citra satelit, drone,      conversion and fires. The extent area of monitored
dan survei lapangan untuk memantau deforestasi di          suppliers is 15.598 ha.
wilayah operasi pemasok kami secara berkala, minimal
1 kali setahun atau sesuai kebutuhan. Perseroan juga
melakukan pemantauan titik panas di konsesi pemasok
kami untuk memastikan tidak ada konversi ekosistem
dan kebakaran. Luas area pemasok yang dipantau
adalah 15.598 ha.

Di samping itu, secara berkala melakukan sosialisasi       Additionally, we consistently communicate with our
tentang hal-hal yang berhubungan dengan deforestasi        suppliers about deforestation issues. The company’s
kepada para pemasok. Upaya-upaya Perseroan untuk           initiatives to support biodiversity sustainability have
mendukung keberlangsungan keanekaragaman hayati            yielded positive results. By 2025, our suppliers’
memberikan hasil positif. Di sepanjang tahun 2025          designated areas will be free of ecosystem changes
tidak terdapat perubahan ekosistem atau deforestasi        and deforestation. Between 2018-2025, there was no
di lokasi pemasok kami yang telah teridentifikasi. Sejak   deforestation within our suppliers’ operational areas.
2018-2025 tidak ada deforestasi di lokasi operasional
para pemasok.

EHP secara konsisten melakukan sosialisasi dan pelatihan   EHP frequently conducts outreach and training
kepada pemasok serta masyarakat sekitar mengenai           programs for suppliers and local communities focused
praktik konservasi dan pencegahan deforestasi. Hasil       on conservation and preventing deforestation. These
dari berbagai upaya tersebut menunjukkan bahwa             efforts suggest that, by 2025, significant changes
selama tahun 2025, tidak terdapat perubahan signifikan     in the ecosystem or deforestation levels within the
pada ekosistem maupun aktivitas deforestasi di wilayah     Company’s operational areas or supply chain are
operasi maupun rantai pasok Perseroan. EHP terus           unlikely. EHP remains committed to strengthening
memperkuat perannya dalam mendukung pelestarian            its role in supporting biodiversity conservation and
keanekaragaman hayati dan menjaga keseimbangan             maintaining natural balance to ensure the sustainability
alam untuk keberlanjutan generasi mendatang.               of future generations.

PT Eagle High Plantations Tbk                                                                                  137
Page 140
 Menjaga Bumi, Merawat Masa Depan
 Protecting the Planet, Safeguarding the Future




               Dampak Signifikan dari Kegiatan Operasi terhadap Keanekaragaman Hayati [GRI 304-2, 13.3.3][OJK F.9]
                                          Significant Impacts of Operational Activities on Biodiversity

                                                                                   Tingkat
                                              Jangkauan           Durasi        Reversibilitas
     Deskripsi        Potensi Dampak           Dampak            Dampak           Dampak            Mitigasi Dampak          Hasil
    Description       Potential Impact          Impact            Impact           Impact           Impact Mitigation       Outcome
                                                Scope            Duration        Reversibility
                                                                                    Level

  Pembukaan           Hilangnya habitat      Lokal (Area       Jangka           Irreversible       Melakukan            Habitat inti
  Lahan               asli, fragmentasi      proyek dan        Panjang          (Sulit kembali     identifikasi         terjaga; nol
  Land Clearing       ekosistem              sekitarnya)       (Permanen)       ke asal)           area HCV/HCS         konversi
                      satwa liar,            Local             Long-term        Irreversible       oleh asesor          ekosistem alami
                      dan hilangnya          (project          (Permanent)      (difficult         berlisensi , dan     pada area HCV,
                      keanekaragaman         area and                           to restore         mempertahankan       gambut, dan
                      hayati pada area       surrounding                        to original        koridor hijau        HCS
                      HCV/HCS                areas)                             condition)         Conducting           Core habitats
                      Loss of natural                                                              identification of    preserved, with
                      habitats,                                                                    HCV/HCS areas        zero conversion
                      fragmentation                                                                by licensed          of natural
                      of wildlife                                                                  assessors, and       ecosystems in
                      ecosystems,                                                                  maintaining green    HCV, peatland,
                      and loss of                                                                  corridors            and HCS areas
                      biodiversity in
                      HCV/HCS areas
  Aplikasi            Pencemaran             Di area           Sesuai jenis     Dapat              Pelarangan           Mengurangi
  Pestisida &         tanah dan air          tertanam          bahan kimia      dipulihkan         Paraquat dan         bahan kimia
  Pupuk (Kebun)       yang mengurangi        dan aliran air    dan metode       tergantung         pestisida Kelas      berbahaya
  Application         keanekaragaman         sekitarnya        penggunaan       tindakan           1A & 1B, serta       dan mencegah
  of Pesticides       flora/fauna tanah      Within            Depending        mitigasi           penggunaan           pencemaran
  & Fertilizers       serta biota air        cultivated        on chemical      Reversible,        agen biologi dan     pada badan
  (Plantation)        Soil and water         areas and         type and         depending          kompos organik       air/sempadan
                      contamination          surrounding       application      on mitigation      Prohibition of       sungai (riparian)
                      that reduces soil      areas             method           measures           Paraquat and         Reducing
                      flora and fauna                                                              Class 1A & 1B        dangerous
                      biodiversity as                                                              pesticides, as       chemicals and
                      well as aquatic                                                              well as the use of   preventing
                      biota                                                                        biological agents    pollution in
                                                                                                   and organic          water bodies/
                                                                                                   compost              river borders
                                                                                                                        (riparians)
  Operasional         Penurunan              Lokal hingga      Jangka           Reversible         Pengolahan           Parameter
  Pabrik              kualitas air           Hilir Sungai      Menengah         (Dengan            limbah secara        kualitas air
  (Pengolahan         permukaan yang         Local to          hingga           remediasi          ketat dan            sungai terjaga;
  Limbah/POME)        mengganggu             downstream        Panjang          ekosistem air)     pemantauan           ekosistem
  Mill Operations     kelangsungan           river areas       Medium to        Reversible         kualitas air         perairan tetap
  (Wastewater         hidup biota                              long-term        (with              permukaan            sehat
  Treatment/          sungai                                                    ecosystem          secara berkala       River water
  POME)               Decreasing                                                remediation)       Strict wastewater    quality
                      surface water                                                                treatment and        parameters are
                      quality that                                                                 regular monitoring   maintained;
                      may disrupt the                                                              of surface water     aquatic
                      survival of river                                                            quality              ecosystems
                      biota                                                                                             remain healthy




138                                                                                        Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 141
             Dampak Signifikan dari Kegiatan Operasi terhadap Keanekaragaman Hayati [GRI 304-2, 13.3.3][OJK F.9]
                                      Significant Impacts of Operational Activities on Biodiversity

                                                                               Tingkat
                                          Jangkauan           Durasi        Reversibilitas
    Deskripsi        Potensi Dampak        Dampak            Dampak           Dampak            Mitigasi Dampak           Hasil
   Description       Potential Impact       Impact            Impact           Impact           Impact Mitigation        Outcome
                                            Scope            Duration        Reversibility
                                                                                Level

 Manajemen          Perubahan            Lokal (Area       Jangka           Irreversible       Mengadopsi            Integritas
 Lahan Gambut       karakteristik        konsesi)          Panjang          Irreversible       praktik               ekosistem
 Peatland           hidrologi yang       Local             Long-term                           manajemen             gambut terjaga
 Management         mengancam            (Concession                                           terbaik (Best         sebagai habitat
                    spesies khas         area)                                                 Management            keanekaragaman
                    ekosistem                                                                  Practices) dan        hayati
                    gambut                                                                     rehabilitasi sesuai   Peat ecosystem
                    Changes in                                                                 regulasi Indonesia    integrity is
                    hydrological                                                               Implementation of     maintained as
                    characteristics                                                            Best Management       a biodiversity
                    that threaten                                                              Practices and         habitat
                    species typical                                                            rehabilitation
                    of peatland                                                                in compliance
                    ecosystems                                                                 with Indonesian
                                                                                               regulations
 Pengoperasian      Gangguan             Regional          Jangka           Reversible         Pembatasan jam        Satwa kembali ke
 Alat &             kebisingan           (Radius           Pendek           (Pulih setelah     operasional dan       area penyangga;
 Mobilisasi         dan getaran          suara             (Selama          alat berhenti)     penggunaan            intensitas
 Operation of       yang mengusir        mencapai          operasi)         Reversible         peredam suara         kebisingan
 Equipment &        fauna lokal dari     pemukiman)        Short-term       (Recovers          (silencer) pada       terkontrol
 Mobilization       habitatnya           Regional          (During          after              mesin                 Wildlife returns
                    Noise and            (Noise levels     operations)      equipment          Limitation of         to buffer areas;
                    vibration            reach nearby                       operation          operating hours       noise intensity
                    disturbances that    residential                        stops)             and installation of   remains
                    displace local       areas)                                                noise suppression     controlled
                    fauna from their                                                           devices
                    natural habitats                                                           (silencers) on
                                                                                               machinery
 Logistik &         Risiko introduksi    Luas (Lokal       Jangka           Irreversible       Inspeksi ketat        Tidak ditemukan
 Transportasi       spesies asing        hingga            Panjang          (Jika spesies      material luar         spesies invasif di
 Logistics &        invasif yang         sebaran tak       Long-term        terlanjur          Strict inspection     ekosistem lokal
 Transportation     mengancam            tentu)                             menyebar)          of external           No invasive
                    ekosistem lokal      Wide (Local                        Irreversible       materials             species detected
                    Risk of              to potentially                     (If species                              within the local
                    introducing          undefined                          spread                                   ecosystem
                    invasive non-        distribution)                      uncontrollably)
                    native species
                    that threaten
                    local ecosystems


Inisiatif Perlindungan Habitat melalui Pendekatan Landscape [GRI 304-2, 304-3]
Habitat Protection Initiative Using a Landscape Approach

EHP berkomitmen menjaga keseimbangan ekosistem                         EHP is committed to maintaining ecosystem balance
dengan mengembangkan program perlindungan                              through a landscape-based habitat protection
habitat berbasis pendekatan lanskap. Melalui inisiatif                 program. This initiative aims to restore and conserve
ini, Perseroan berupaya memulihkan dan melestarikan                    peat swamp and mangrove ecosystems by combining
ekosistem rawa gambut serta hutan bakau dengan                         rehabilitation, restoration, and protection efforts
mengintegrasikan kegiatan rehabilitasi, restorasi, dan                 sustainably.
perlindungan yang dilakukan secara berkelanjutan.

Pendekatan ini menekankan kolaborasi lintas                            This approach emphasizes collaboration among
pemangku kepentingan, termasuk pemerintah daerah,                      stakeholders such as local governments, village
masyarakat desa, komunitas lokal, dan Lembaga                          communities, other local groups, and NGOs. By
Swadaya Masyarakat (LSM). Melalui kerja sama ini,                      working together, EHP ensures that each action in
EHP memastikan setiap langkah perlindungan dan                         the conservation and utilization of natural resources




PT Eagle High Plantations Tbk                                                                                                       139
Page 142
 Menjaga Bumi, Merawat Masa Depan
 Protecting the Planet, Safeguarding the Future




 pemanfaatan sumber daya alam berjalan selaras                          adheres to sustainability principles and provides
 dengan prinsip keberlanjutan serta memberikan                          ecological and social advantages to the local
 manfaat ekologis dan sosial bagi masyarakat sekitar.                   community.

 Inisiatif perlindungan habitat ini merupakan bagian                    This habitat protection initiative exemplifies EHP’s
 dari strategi pengadaan bertanggung jawab dan                          commitment to responsible sourcing and sustainable
 wujud nyata komitmen EHP dalam mendukung                               palm oil production, while also safeguarding natural
 produksi kelapa sawit yang berkelanjutan, sekaligus                    landscapes for future generations.
 menjaga lanskap alami agar tetap lestari bagi generasi
 mendatang.

                                         Realisasi Inisiatif Perlindungan Habitat Tahun 2025
                                            Habitat Protection Initiative Implementation by 2025

                                                            Luas Wilayah yang
                                 Kemitraan dengan
                                                              Dilindungi atau
          Program                   Profesional                                          Lokasi             Status Kemajuan
                                                                Dipulihkan
          Program                 Partnership with                                      Location             Progress Status
                                                             Area Protected or
                                   Professionals
                                                                  Restored

  Restorasi Ekosistem          PT Gagas Dinamiga                    447               Kalimantan     Restorasi ekosistem mangrove
  Mangrove                     Aksenta                                                Timur          melalui penanaman 15.050 bibit
  Mangrove Ecosystem                                                                  East           mangrove per 2025
  Restoration                                                                         Kalimantan     Restoring mangrove
                                                                                                     ecosystems by planting 15,050
                                                                                                     mangrove seedlings by 2025
  Restorasi Ekosistem          PT Lestari Capital                  1.500              Kalimantan     Restorasi 240 ha melalui
  Hutan Rawa Gambut                                                                   Tengah         penanaman 96.232 bibit pohon
  Peat Swamp Forest                                                                   Central        Restoration of 240 hectares by
  Ecosystem Restoration                                                               Kalimantan     planting 96,232 tree seedlings


 Program Kolaborasi Penyelamatan, Perlindungan                          Collaborative Program for the Rescue, Protection,
 dan Pemanfaatan Ekosistem Mangrove Kampung                             and Utilization of the Dumaring Village Mangrove
 Dumaring                                                               Ecosystem
 Sebagai bagian dari komitmen Perseroan dalam                           As part of the Company’s commitment to protecting
 melindungi keanekaragaman hayati dan memperkuat                        biodiversity and enhancing the resilience of coastal
 ketahanan ekosistem pesisir, EHP menginisiasi program                  ecosystems, EHP launched the dumaring village
 kolaborasi konservasi mangrove kampung dumaring                        mangrove conservation collaborative program in
 di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur. Program ini                      Berau Regency, East Kalimantan. This program aims
 dirancang untuk merespons tantangan abrasi pantai                      to tackle the issues of coastal erosion while promoting
 sekaligus mendukung pemulihan ekosistem mangrove                       the sustainable restoration of mangrove ecosystems
 secara berkelanjutan melalui pendekatan kolaboratif.                   through a collaborative approach.

 Cakupan dan pendekatan utama program meliputi:                         The program’s main scope and approach includes:
 1. Kolaborasi multipihak, yang melibatkan EHP,                         1. Multi-stakeholder collaboration includes EHP,
    Pemerintah Daerah, PT Gagas Dinamika Aksenta                           the Regional Government, PT Gagas Dinamika
    (Aksenta) sebagai pelaksana program, Kesatuan                          Aksenta (Aksenta) as the program implementer, the
    Pengelolaan Hutan (KPH) Berau Pantai, Pemerintah                       Berau Pantai Forest Management Unit (KPH), the
    dan Masyarakat Kampung Dumaring, Lembaga                               Government and the Dumaring Village Community.
    Pengelola Mangrove Dumaring, serta dukungan                            the Dumaring Mangrove Management Institution,
    teknis dari Kementerian Lingkungan Hidup dan                           and technical support from the Ministry of
    Kehutanan (KLHK);                                                      Environment and Forestry (KLHK);
 2. Restorasi dan rehabilitasi ekosistem mangrove                       2. Restoring        and    rehabilitating    mangrove
    sebagai upaya perlindungan pesisir dan peningkatan                     ecosystems to protect the coast and enhance the
    fungsi ekologis kawasan;                                               area’s ecological functions;
 3. Pelibatan dan pemberdayaan masyarakat lokal                         3. Engaging and empowering local communities in
    dalam kegiatan lapangan untuk memastikan                               field activities to promote long-term sustainability.
    keberlanjutan jangka panjang.




140                                                                                     Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 143
Progres hingga Desember 2025:                                      Progress by December 2025:
1. Restorasi dan rehabilitasi mangrove seluas 447                  1. Mangrove restoration and rehabilitation covering
   hektare;                                                           447 hectares;
2. Perlindungan kawasan pesisir sepanjang ±5                       2. Protection of approximately 5 kilometers of coastal
   kilometer;                                                         area;
3. Target tingkat keberhasilan pertumbuhan kembali                 3. Target regrowth success rate reached 80%;
   mencapai 80%;
4. Penanaman bibit mangrove 15.050.                                4. 15,050 mangrove seedlings.

Perseroan      berkomitmen        untuk      melindungi            The Company remains committed to protecting
keanekaragaman hayati yang cakupannya melampaui                    biodiversity, extending its efforts beyond its concession
area konsesi. Perusahaan menargetkan restorasi 447                 area. As part of its sustainable conservation strategy,
ha kawasan mangrove di Kampung Dumaring hingga                     the Company is targeting the restoration of 447
tahun 2032 sebagai bagian dari strategi konservasi                 hectares of mangrove areas in Dumaring Village by
berkelanjutan. Program restorasi mangrove ini tidak                2032. This program not only rehabilitates the coastal
hanya memulihkan ekosistem pesisir, tetapi juga                    ecosystem but also safeguards and preserves critical
melindungi dan mempertahankan habitat penting                      habitats for various species, including the proboscis
bagi berbagai spesies, termasuk Bekantan, berbagai                 monkey, numerous bird species, reptiles, and other
jenis burung, reptil, serta biota perairan lainnya yang            aquatic biota that depend on these ecosystems.
hidup di dalamnya. Melalui perlindungan habitat                    Through habitat protection and ecosystem restoration,
dan pemulihan ekosistem tersebut, Perseroan turut                  the Company aims to maintain ecological balance
menjaga keseimbangan ekologi dan kelestarian                       and ensure the sustainability of species inhabiting the
spesies yang hidup di kawasan pesisir Kampung                      coastal area of Dumaring Village. These initiatives are
Dumaring dan menciptakan dampak lingkungan dan                     expected to generate positive environmental and social
sosial yang positif, sekaligus berkontribusi terhadap              impacts, while contributing to the national agenda on
agenda nasional konservasi ekosistem pesisir dan                   coastal ecosystem conservation and climate change
mitigasi perubahan iklim.                                          mitigation.




                                Informasi lebih lanjut mengenai program ini dapat diakses melalui:
                                      Further information about this program are available at:
                                              https://mangrovedumaring.com/




PT Eagle High Plantations Tbk                                                                                            141
Page 144
 Menjaga Bumi, Merawat Masa Depan
 Protecting the Planet, Safeguarding the Future




 Program Konservasi Rimba Raya                                    Rimba Raya Conservation Program
 Sebagai bagian dari komitmen terhadap konservasi                 As part of its dedication to conserving biodiversity
 keanekaragaman hayati dan perlindungan ekosistem                 and protecting peatland ecosystems, EHP supports
 gambut, EHP berpartisipasi dalam Program Rimba                   the Rimba Raya Biodiversity Reserve (RRBR) Program
 Raya Biodiversity Reserve (RRBR) melalui dukungan                through funding and long-term partnerships. This
 pendanaan dan kemitraan jangka panjang. Program                  program is a multi-stakeholder collaborative effort
 ini merupakan inisiatif kolaborasi multipihak berbasis           based on a landscape approach that aims to protect
 pendekatan lanskap yang berfokus pada perlindungan               and restore peatland forest ecosystems in Central
 dan restorasi ekosistem hutan rawa gambut di                     Kalimantan.
 Kalimantan Tengah.

 Poin utama Program RRBR:                                         Key points of the RRBR Program:
 1. Kolaborasi      multipihak,   melibatkan   EHP,               1. Multi-stakeholder collaboration includes EHP,
    Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan                       the Ministry of Environment and Forestry (KLHK),
    (KLHK), Pemerintah Daerah, PT Lestari Capital                    the Regional Government, PT Lestari Capital as the
    sebagai pengelola program, organisasi non-                       program manager, local NGOs, and communities
    pemerintah lokal, serta masyarakat dan komunitas                 and villages surrounding the area;
    desa di sekitar kawasan;
 2. Pendekatan lanskap terpadu untuk mendukung                    2. An integrated landscape approach to support the
    perlindungan kawasan bernilai konservasi tinggi                  protection of high conservation value areas and
    dan pengelolaan ekosistem gambut secara                          promote sustainable peat management ecosystems;
    berkelanjutan;
 3. Fokus perlindungan ekosistem gambut, mencakup                 3. A focus on protecting peat ecosystems, including
    pengamanan sekitar ±65.000 hektare hutan rawa                    safeguarding approximately 65,000 hectares of
    gambut di Kalimantan Tengah;                                     peat swamp forest in Central Kalimantan;
 4. Pelibatan masyarakat lokal, termasuk dalam                    4. Involving local communities in restoration activities,
    kegiatan restorasi, pencegahan kebakaran, dan                    fire prevention, and efforts to strengthen capacity
    penguatan kapasitas ekonomi berbasis sumber                      for sustainable natural resource management
    daya alam berkelanjutan.                                         economy.

 Update capaian hingga tahun 2025:                                Achievement update until 2025:
 1. Luas area ekosistem gambut yang dikelola dan                  1. The area of peat ecosystems managed and
    dilindungi melalui program RRBR mencapai 1.500                   protected through the RRBR program has reached
    hektare;                                                         1,500 hectares;
 2. Kegiatan restorasi dan rehabilitasi telah mencakup            2. Restoration and rehabilitation activities have
    penanaman 96.232 bibit pohon dari spesies lokal;                 included the planting of 96,232 tree seedlings from
                                                                     local species;
 3. Tingkat keberhasilan tumbuh tanaman hasil restorasi           3. The restored plants achieved a success rate of 74%,
    mencapai 74%, serta menunjukkan peningkatan                      indicating better performance than the previous
    kinerja dibandingkan tahun sebelumnya.                           year.

 Melalui dukungan terhadap RRBR, EHP berkontribusi                Through its support of RRBR, EHP advances
 pada upaya konservasi di luar wilayah operasional                conservation efforts beyond the Company’s operational
 Perseroan, sekaligus mendukung perlindungan                      areas, promoting biodiversity protection, peatland fire
 keanekaragaman hayati, pengendalian kebakaran                    management, and enhancing the well-being of local
 lahan gambut, dan peningkatan kesejahteraan                      communities.
 masyarakat setempat.


                            Informasi lebih lanjut mengenai Program Rimba Raya Biodiversity Reserve:
                               Further information about the Rimba Raya Biodiversity Reserve Program:
                                         https://lestaricapital.com/rimba-raya-project




142                                                                             Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 145
Pengelolaan Risiko dan Dampak Lingkungan
Environmental Risk and Impact Management


Pembukaan Lahan Tanpa Bakar                             Zero-Burning Land Clearance
EHP berkomitmen penuh menjalankan Kebijakan             EHP is dedicated to enforcing its Zero Burning Land
Pembukaan Lahan Tanpa Bakar (Zero Burning               Clearing Policy throughout all operations, including
Policy) dalam setiap kegiatan, termasuk ekspansi        expansion and replanting. This policy focuses on
dan penanaman kembali (replanting). Kebijakan ini       preventing deforestation, supporting climate stability,
diterapkan untuk mencegah hilangnya hutan, menjaga      and decreasing the likelihood of land and forest fires
kestabilan iklim, serta menghindari risiko kebakaran    (karhutla).
lahan dan hutan (karhutla).

Untuk memastikan penerapan yang efektif, EHP            EHP has formed an internal firefighting team with
membentuk regu pemadam kebakaran internal yang          emergency response facilities and infrastructure to
dilengkapi dengan sarana dan prasarana tanggap          ensure effective implementation. The team regularly
darurat. Tim ini secara rutin melakukan pemantauan      monitors hotspots with Visible Infrared Imaging
titik panas (hotspot monitoring) menggunakan            Radiometer Suite (VIIRS) and National Oceanic
teknologi satelit Visible Infrared Imaging Radiometer   and Atmospheric Administration (NOAA) satellite
Suite (VIIRS) dan National Oceanic and Atmospheric      technology as an early warning system. When a fire
Administration (NOAA) sebagai sistem peringatan         threat is identified, they promptly verify the situation
dini. Jika ditemukan indikasi kebakaran, tim segera     on the ground, extinguish the fire, and report it to the
melakukan verifikasi lapangan, pemadaman, dan           authorities.
pelaporan resmi kepada otoritas terkait.

Selain pemantauan rutin, EHP juga melaksanakan          Besides routine monitoring, EHP also trains its internal
pelatihan regu pemadam internal dengan dukungan         firefighting team with support from the Regional Disaster
BPBD dan Manggala Agni, serta patroli intensif pada     Management Agency (BPBD) and Manggala Agni. The
musim kemarau untuk mengantisipasi potensi kebakaran    company conducts intensive patrols during the dry
di area konsesi maupun sekitarnya. Perseroan juga       season to prevent potential fires within and near the
aktif melakukan sosialisasi kepada masyarakat sekitar   concession area. Additionally, it actively educates local
tentang praktik pembukaan lahan tanpa bakar sebagai     communities about land clearing methods that do not
bagian dari upaya pencegahan bersama.                   involve burning, as part of a joint prevention strategy.




PT Eagle High Plantations Tbk                                                                                143
Page 146
 Menjaga Bumi, Merawat Masa Depan
 Protecting the Planet, Safeguarding the Future




 Pada tahun 2025, teridentifikasi 152 titik panas di            In 2025, 152 hotspots were identified inside the
 dalam konsesi dan 287 titik panas di luar konsesi.             concession and 287 outside. Meanwhile, hotspot
 Sementara itu, hasil pemantauan hotspot di area                monitoring in the FFB supply area showed no fire
 pemasok TBS menunjukkan tidak adanya kejadian                  incidents throughout the year.
 kebakaran sepanjang tahun berjalan.

                                                  Pemantauan Titik Panas
                                                     Hotspot Monitoring

          Deskripsi                    Satuan
                                                           2025                     2024                       2023
         Description                    Unit

  Within Concessions
                                                                      152                      532                        271
  Di Dalam Konsesi
  Outside Concessions                    Titik
                                                                      287                       194                      370
  Di Luar Konsesi                       Spots
  Actual Fires
                                                                          22                     92                        59
  Kebakaran yang Terjadi


 Komitmen ini mencerminkan upaya berkelanjutan EHP              This commitment reflects EHP’s continuous efforts to
 untuk menjaga keseimbangan ekosistem, mencegah                 preserve ecosystem balance, prevent environmental
 degradasi lingkungan, dan melindungi kawasan                   harm, and protect conservation areas from fire threats.
 konservasi dari ancaman kebakaran.

 Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran                        Fire Prevention and Mitigation
 Bagi industri kelapa sawit, pencegahan kebakaran               In the palm oil industry, fire prevention is crucial as
 merupakan prioritas utama karena kebakaran dapat               fires can cause significant risks, particularly during
 menimbulkan risiko besar, terutama pada musim                  the prolonged dry season. EHP recognizes that fires
 kemarau panjang. EHP menyadari bahwa dampak                    can affect areas beyond operational sites and spread
 kebakaran tidak hanya terbatas pada area operasional,          to neighboring regions. As a result, the Company has
 tetapi juga dapat menjalar ke wilayah sekitar. Oleh            established a comprehensive and sustainable system
 karena itu, Perseroan menerapkan sistem pencegahan             for fire prevention and mitigation.
 dan penanggulangan kebakaran yang terstruktur dan
 berkelanjutan.

 EHP memiliki Standar Operasional Prosedur (SOP)                EHP has a Fire Prevention Standard Operating
 pencegahan kebakaran yang dilaksanakan oleh                    Procedure (SOP) managed by trained emergency
 tim tanggap darurat terlatih di setiap unit operasi.           response teams within each operational unit. These
 Tim ini bertugas memantau kebakaran dari menara                teams monitor fires from observation towers,
 pengawas; melakukan patroli kebakaran harian,                  conduct daily fire patrols, monitor hotspot records in
 memantau catatan hotspot di daerah sekitarnya                  surrounding areas through satellite data, and carry out
 melalui data satelit, melakukan pengecekan rutin               routine inspections as well as verify hotspots on the
 dan verifikasi lapangan apabila terdeteksi titik panas.        ground when identified. All activities are coordinated
 Seluruh kegiatan dilakukan secara terkoordinasi                with the Plantation Office, the Regional Disaster
 dengan Dinas Perkebunan, BPBD, dan Manggala Agni,              Management Agency (BPBD), and Manggala Agni, and
 serta dilaporkan secara resmi ke pihak berwenang.              are formally reported to the legal authorities. As part of
 Sebagai langkah pencegahan dan kesiapsiagaan, EHP              their preventative and preparedness efforts, EHP also:
 juga:
 1. Melakukan inspeksi lapangan berkala oleh tim                1. Regularly conducts field inspections with
    manajemen dan kepala area untuk memastikan                     management and area heads to verify firefighting
    kesiapan peralatan pemadam (pompa, kendaraan,                  equipment readiness, including pumps, vehicles,
    drone, dan perlengkapan lainnya);                              drones, and other gear;
 2. Mewajibkan pelaporan kejadian dan pembaruan                 2. Requires incident reports and twice-daily updates
    dua kali sehari dari tim patroli untuk memantau                from patrol teams to monitor conditions and
    kondisi dan langkah mitigasi;                                  implement mitigation strategies;
 3. Memberikan edukasi rutin kepada karyawan dan                3. Offers regular education to employees and
    masyarakat mengenai bahaya kebakaran dan                       the community on fire hazards and prevention
    langkah pencegahannya;                                         techniques;




144                                                                            Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 147
4. Menggunakan       drone  untuk    mendeteksi,          4. Utilizes drones for rapid and precise detection,
   memetakan, dan mengukur area terdampak secara             mapping, and measurement of affected areas.
   cepat dan akurat.

EHP juga secara rutin menyelenggarakan pelatihan          EHP consistently carries out emergency response
tanggap darurat dan sosialisasi pembukaan lahan           drills, advocates for land clearing without burning, and
tanpa bakar, serta memasang rambu-rambu                   places fire prevention signs in key locations.
pencegahan kebakaran di area strategis.

Melalui pendekatan terpadu yang melibatkan                By combining technology, training, and stakeholder
teknologi, pelatihan, dan kolaborasi dengan pemangku      cooperation, EHP has effectively increased the fire
kepentingan, EHP berhasil memperkuat ketahanan            resilience of plantation zones and supported long-
area perkebunan terhadap risiko kebakaran sekaligus       term environmental sustainability.
menjaga keberlanjutan lingkungan dalam jangka
panjang.

Risiko dan Peluang Iklim [GRI 201-2]                      Climate Risks and Opportunities [GRI 201-2]
Perubahan iklim menjadi salah satu faktor eksternal       Climate change is a major external factor impacting
yang berdampak signifikan terhadap keberlangsungan        EHP’s operational sustainability and financial results.
operasional dan kinerja keuangan EHP. Dalam               The Company encounters numerous climate-related
menjalankan      kegiatan     usahanya,     Perseroan     physical risks during its operations, such as extreme
menghadapi berbagai risiko fisik terkait iklim, antara    weather, shifts in rainfall patterns, prolonged droughts,
lain cuaca ekstrem, perubahan pola curah hujan,           flooding, higher land fire risks, and potential pest
kekeringan berkepanjangan, banjir, meningkatnya           or disease outbreaks. These risks directly affect
risiko kebakaran lahan, serta potensi serangan hama       plantation productivity, particularly FFB production,
dan penyakit tanaman. Risiko-risiko tersebut secara       which in turn influences processing capacity and palm
langsung mempengaruhi produktivitas perkebunan,           oil mill output.
khususnya terhadap produksi TBS, yang pada
akhirnya berdampak pada volume pengolahan dan
hasil produksi pabrik kelapa sawit.

Curah hujan merupakan faktor iklim utama yang             Rainfall plays a vital role in influencing oil palm
menentukan       pertumbuhan       dan    produktivitas   growth and yield. While heavy rain can boost flower
kelapa sawit. Curah hujan yang terlalu tinggi             production, it may also reduce the number of mature
dapat      meningkatkan       pembentukan       bunga,    fruits by disrupting pollination and washing away
namun menurunkan persentase buah jadi akibat              pollen. Excessive rain can impair the development
terganggunya proses penyerbukan dan hilangnya             of leaves, flowers, and fruits, as oil palms grow best
pollen yang terbawa air hujan. Sebaliknya, curah hujan    with approximately 2,000–2,500 mm of annual rainfall
yang terlalu rendah dapat menghambat pembentukan          and a well-balanced dry season. Moreover, land fires
daun, bunga, dan buah, mengingat kelapa sawit             can damage crops and diminish sunlight through
membutuhkan kondisi curah hujan optimal sekitar           smoke, leading to lower productivity in plantations and
2.000–2.500 mm per tahun dengan periode bulan             processing facilities.
kering yang seimbang. Selain itu, kejadian kebakaran
lahan berpotensi merusak tanaman serta menurunkan
intensitas sinar matahari akibat asap, yang berdampak
negatif terhadap produktivitas kebun dan pabrik.

Selain risiko fisik, Perseroan juga menghadapi risiko     Beyond physical risks, the Company faces transition
transisi yang muncul seiring dengan meningkatnya          risks due to global initiatives to combat climate change
komitmen global terhadap pengendalian perubahan           and deforestation. Shifts in international treaties,
iklim dan deforestasi. Perkembangan perjanjian            domestic laws, and market dynamics such as stricter
internasional, kebijakan nasional, serta keputusan        import rules for palm oil are boosting demand for
pasar global termasuk penerapan standar impor yang        certified sustainable products.
lebih ketat terhadap minyak kelapa sawit mendorong
meningkatnya        permintaan     terhadap  produk
bersertifikat berkelanjutan.




PT Eagle High Plantations Tbk                                                                                  145
Page 148
 Menjaga Bumi, Merawat Masa Depan
 Protecting the Planet, Safeguarding the Future




 Ketidakpatuhan terhadap regulasi dan standar                Failing to comply with these standards could lead
 keberlanjutan berpotensi menimbulkan dampak                 to penalties, restricted market access, and loss of
 finansial, baik dalam bentuk denda, pembatasan              market share. Nevertheless, this challenge also
 akses pasar, maupun hilangnya pangsa pasar. Namun           offers an opportunity for the Company to strengthen
 demikian, kondisi tersebut juga membuka peluang             its competitiveness by adopting credible, verified
 strategis bagi Perseroan untuk memperkuat daya              sustainability measures.
 saing melalui penerapan praktik keberlanjutan yang
 kredibel dan terverifikasi.

 Dalam merespons risiko dan peluang iklim tersebut,          In response to climate risks and opportunities,
 EHP menerapkan berbagai langkah adaptasi dan                EHP undertakes various adaptation and mitigation
 mitigasi yang terintegrasi ke dalam strategi operasional.   strategies integrated into its operations. The Company
 Perseroan menerapkan best management practices              follows best practices for peatland management
 pada lahan gambut dengan menjaga muka air tanah             by maintaining optimal groundwater levels through
 tetap optimal melalui pembangunan dan pengelolaan           constructing and managing dams, water gate, and
 bendungan, water gate, dan water weir pada jaringan         water weir in its ditch network, reducing fire and land
 parit, sehingga risiko kebakaran dan degradasi lahan        degradation risks. EHP also maximizes the reuse of
 dapat diminimalkan. Selain itu, EHP mengoptimalkan          palm oil waste, both liquid and solid, such as POME and
 pemanfaatan limbah sawit, baik cair maupun padat,           empty fruit bunches using them as organic fertilizer
 seperti POME dan janjang kosong, yang digunakan             and mulch to conserve soil moisture, enhance fertility,
 kembali sebagai pupuk organik dan mulsa untuk               and decrease dependence on chemical fertilizers.
 menjaga kelembaban tanah, meningkatkan kesuburan,
 serta mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia.

 Sepanjang tahun 2025, Perseroan memanfaatkan                In 2025, the Company plans to reuse 637,977 tons of
 kembali limbah cair sebesar 637.977 ton dan limbah          liquid waste and 337,173 tons of solid waste as part
 padat sebesar 337.173 ton sebagai bagian dari upaya         of its efforts to improve resource efficiency and lower
 efisiensi sumber daya dan pengurangan emisi [OJK F.5].      emissions [OJK F.5].

 Upaya adaptasi iklim juga dilakukan melalui                 Climate adaptation strategies also involve better
 peningkatan pengelolaan tanah dan air, antara lain          land and water management, such as constructing
 dengan pembangunan embung sebagai cadangan air              reservoirs to act as water reserves, reducing the risk
 untuk mengurangi risiko kekeringan berkepanjangan,          of prolonged droughts, especially during extreme
 khususnya pada periode fenomena cuaca ekstrem               weather events like El Niño. For fire prevention, the
 seperti El Niño. Di sisi pencegahan kebakaran,              Company employs satellite monitoring systems like
 Perseroan memanfaatkan sistem pemantauan satelit            MODIS, NOAA, and VIIRS to identify hotspots early
 seperti MODIS, NOAA, dan VIIRS untuk mendeteksi             within and around its concession areas. Additionally,
 titik panas secara dini di dalam dan sekitar wilayah        it continuously improves its firefighting team’s skills
 konsesi, serta secara berkelanjutan meningkatkan            through training and by maintaining operational
 kapasitas tim pemadam kebakaran melalui pelatihan           readiness.
 dan kesiapsiagaan operasional.

 Biaya Lingkungan Hidup
 Environmental Costs

 Sebagai wujud komitmen terhadap praktik usaha               The Company demonstrates its commitment to
 yang bertanggung jawab, Perseroan secara konsisten          responsible business by regularly allocating a dedicated
 mengalokasikan anggaran khusus untuk mendukung              budget for environmental management initiatives.
 berbagai program dan kegiatan pengelolaan                   These funds support sustainability certifications like
 lingkungan. Dana tersebut digunakan untuk mendanai          ISPO, RSPO, EUDR, and HCV, as well as biodiversity
 proses sertifikasi keberlanjutan seperti ISPO, RSPO,        conservation efforts, routine environmental testing
 EUDR, dan NKT, program konservasi keanekaragaman            and monitoring, and Occupational Health and Safety
 hayati, pengujian serta pemantauan kualitas                 (OHS) activities.
 lingkungan secara berkala, hingga kegiatan terkait
 Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).




146                                                                       Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 149
                                 Realisasi Biaya Pengelolaan Lingkungan Hidup [OJK F.4]
                                         Environmental Management Cost Realization

                    Deskripsi                      Satuan
                                                                        2025              2024              2023
                   Description                      Unit

 Biaya lingkungan hidup yang mencakup:
 • Keperluan sertifikasi ISPO, RSPO, NKT/
    SKT/LURI/LUCA
 • Pengelolaan dan pemantauan konservasi
 • Biaya pengujian dan pemantauan kualitas
    lingkungan rutin
 • Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3)
                                                  Rp miliar
                                                                             15,133           15,351               8,19
 Environmental costs include:                     Billion Rp
 • ISPO, RSPO, HCV/HCS/LURI/LUCA
   certification requirements
 • Conservation management and
   monitoring
 • Routine environmental quality testing and
   monitoring costs
 • Occupational Health and Safety (OHS)



Peningkatan investasi pada aspek lingkungan ini                This    increase     in    environmental    investment
mencerminkan kesungguhan Perseroan dalam                       demonstrates the Company’s dedication to enhancing
memperkuat penerapan prinsip environmentally and               the implementation of environmentally and socially
socially responsible operations, sekaligus memastikan          responsible practices, while making sure all operations
bahwa seluruh kegiatan operasional berjalan selaras            align with sustainability commitments and comply with
dengan komitmen keberlanjutan dan kepatuhan                    relevant regulations.
terhadap regulasi yang berlaku.

Pengungkapan Risiko dan Peluang Terkait Iklim
Disclosure of Climate-Related Risks and Opportunities

Tata Kelola Risiko dan Peluang Terkait Iklim                   Governance of Climate-Related Risks and
                                                               Opportunities
Perseroan menempatkan tata kelola risiko dan peluang           The Company views governance of climate-related
terkait iklim sebagai bagian integral dari sistem              risks and opportunities as a key element of its strategic
pengambilan keputusan strategis dan pengelolaan                planning and risk management framework. In the
risiko korporasi. Dalam industri perkebunan kelapa             palm oil plantation sector, which is highly vulnerable
sawit yang sangat dipengaruhi oleh faktor iklim,               to climate factors like shifting weather patterns,
perubahan pola cuaca, peningkatan frekuensi kejadian           more frequent extreme events, and new global
ekstrem, serta dinamika kebijakan lingkungan global            environmental regulations, these factors are not only
dipandang tidak hanya sebagai sumber risiko, tetapi            risks but also drivers for adopting more sustainable
juga sebagai pendorong transformasi menuju praktik             and resilient business approaches. The Company
usaha yang lebih berkelanjutan dan resilien. Perseroan         conducted and published a climate risk assessment
telah melakukan dan menerbitkan penilaian risiko terkait       that details the actual and potential impacts of climate
iklim, termasuk dampak aktual dan potensial perubahan          change, along with the metrics, targets, processes for
iklim terhadap perusahaan; metrik, target, dan proses          managing climate risks, and assigned responsibilities.
yang digunakan untuk menilai atau mengelola risiko
iklim, serta tanggung jawab yang terkait.

Tanggung jawab utama atas pengelolaan risiko dan               The President Director holds primary responsibility
peluang iklim berada pada Direktur Utama, yang                 for managing climate risks and opportunities and is
memegang akuntabilitas penuh terhadap implementasi             fully accountable for implementing the Company’s
sistem manajemen risiko Perseroan, termasuk risiko             risk management system, including climate-related
terkait iklim. Peran ini mencakup pengawasan atas              risks. This role includes identifying climate risks,
identifikasi risiko iklim, evaluasi dampaknya terhadap         evaluating their effects on operations and finances,
kinerja operasional dan keuangan, serta penetapan              and establishing strategic directions and mitigation
arah strategis dan keputusan mitigasi yang diperlukan          measures to ensure business continuity in the short,
untuk menjaga kesinambungan usaha dalam jangka                 medium, and long term.
pendek, menengah, dan panjang.



PT Eagle High Plantations Tbk                                                                                       147
Page 150
 Menjaga Bumi, Merawat Masa Depan
 Protecting the Planet, Safeguarding the Future




 Untuk memastikan pengelolaan risiko iklim berjalan                  To support effective and coordinated climate
 efektif dan terkoordinasi, Perseroan membentuk                      risk management, the Company has created a
 Divisi Sustainability yang didukung oleh seluruh unit               Sustainability Division backed by all work units. This
 kerja. Divisi ini berperan sebagai penggerak utama                  division is essential for developing and executing
 dalam perumusan dan pelaksanaan strategi iklim,                     climate strategies, overseeing the implementation
 pengawasan implementasi kebijakan keberlanjutan,                    of sustainability policies, and monitoring compliance
 serta pemantauan kepatuhan terhadap regulasi                        with national and international standards. Regular
 dan standar nasional maupun internasional. Melalui                  coordination between the Board of Directors and the
 koordinasi rutin antara Direksi dan Divisi Sustainability,          Sustainability Division facilitates ongoing discussions
 Perseroan secara berkala membahas perkembangan                      on climate change developments, emerging risks and
 isu perubahan iklim, risiko dan peluang yang muncul,                opportunities, and strategic responses needed to
 serta respons strategis yang perlu diambil agar tetap               adapt to changing business environments.
 adaptif terhadap perubahan lingkungan usaha.

 Pendekatan tata kelola ini memungkinkan risiko                      This governance structure guarantees that climate
 iklim, baik risiko fisik seperti kekeringan, banjir, dan            risks, including physical risks such as droughts,
 kebakaran hutan, maupun risiko transisi yang berkaitan              floods, and forest fires, and transition risks related to
 dengan regulasi, sertifikasi, dan ekspektasi pasar,                 regulations, certifications, and market expectations,
 untuk diperlakukan setara dengan risiko strategis                   are given equal importance alongside other strategic
 lainnya. Dengan demikian, isu iklim tidak berdiri sendiri,          risks. Consequently, climate issues are integrated into
 melainkan terintegrasi dalam sistem manajemen risiko                the corporate risk management system and influence
 korporasi dan menjadi bagian dari proses perencanaan                planning and decision-making processes.
 dan pengambilan keputusan Perseroan.

 Akuntabilitas Tertinggi                                             Highest Accountability
 1. Direktur Utama bertanggung jawab penuh atas                      1. The President Director assumes full responsibility for
    pengawasan risiko dan peluang terkait iklim;                        managing climate-related risks and opportunities;
 2. Pengambilan keputusan strategis mitigasi risiko                  2. Strategic risk mitigation decisions are undertaken
    dilakukan pada level Direksi.                                       by the Board of Directors.

 Struktur Pendukung                                                  Support Structure
 1. Divisi Sustainability berfungsi sebagai koordinator              1. The Sustainability Division functions as a cross-
    lintas fungsi;                                                      functional coordinator;
 2. Didukung seluruh unit operasional dan fungsi                     2. Supported by all operational units and support
    pendukung Perseroan.                                                functions of the Company.

 Mekanisme Pengawasan                                                Oversight Mechanism
 1. Rapat berkala Direksi dan Divisi Sustainability untuk            1. Regular meetings are held between the Board of
    membahas isu iklim;                                                 Directors and the Sustainability Division to discuss
                                                                        climate-related issues;
 2. Pemantauan berkelanjutan terhadap risiko fisik dan               2. Continuous monitoring of physical and transition
    transisi.                                                           risks.

 Integrasi dengan Manajemen Risiko                                   Integration with Risk Management
 1. Risiko iklim diintegrasikan dalam perencanaan                    1. Climate risk is integrated into an organization’s
    jangka pendek, menengah, dan panjang;                               short-, medium-, and long-term planning;
 2. Menjadi bagian dari Enterprise Risk Management                   2. Part of the Enterprise Risk Management (ERM)
    (ERM).                                                              system.


       Jabatan/Fungsi                                             Peran dalam Tata Kelola Iklim
       Position/Function                                           Role in Climate Governance

  Direktur Utama                  Akuntabilitas penuh atas pengelolaan risiko dan peluang iklim; mengawasi implementasi
  President Director              sistem manajemen risiko dan menetapkan keputusan strategis mitigasi risiko iklim.
                                  Full responsibility for managing climate risks and opportunities, including overseeing the risk
                                  management system’s implementation and making strategic decisions to mitigate climate risks.




148                                                                                 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 151
      Jabatan/Fungsi                                             Peran dalam Tata Kelola Iklim
      Position/Function                                           Role in Climate Governance

 Direksi                        Mengintegrasikan risiko dan peluang iklim ke dalam strategi bisnis dan operasional;
 Board of Directors             mengevaluasi dampak terhadap kinerja Perseroan.
                                Integrating climate risks and opportunities into business and operational strategies while
                                assessing their impact on the Company’s performance.
 Divisi Sustainability          Menyusun dan mengimplementasikan strategi serta kebijakan terkait perubahan iklim;
 Sustainability Division        memantau kepatuhan regulasi dan standar keberlanjutan.
                                Developing and executing strategies and policies for climate change, while ensuring
                                adherence to regulations and sustainability standards.
 Unit Operasional               Melaksanakan kebijakan dan prosedur terkait mitigasi risiko iklim di tingkat operasional.
 Operational Units              Implementing policies and procedures for climate risk mitigation at the operational level.
 Seluruh Fungsi Pendukung       Mendukung pengumpulan data, pelaporan, dan pemantauan kinerja iklim.
 All Supporting Functions       Supporting data collection, reporting, and monitoring of climate metrics performance.


Strategi dalam Menghadapi Risiko dan Peluang Iklim                    Strategy for Managing Climate Risks and Opportunities
Perseroan memandang perubahan iklim sebagai                           The Company considers climate change a strategic
faktor strategis yang memengaruhi ketahanan usaha,                    factor    affecting    business      resilience,   supply
keberlanjutan pasokan, serta posisi Perseroan dalam                   sustainability, and its role in the global palm oil value
rantai nilai industri kelapa sawit global. Oleh karena itu,           chain. As a result, the Company’s climate strategy
strategi iklim Perseroan dirancang untuk memastikan                   is crafted to ensure that climate-related risks and
bahwa risiko dan peluang terkait iklim dipertimbangkan                opportunities are explicitly integrated into its business
secara eksplisit dalam arah pengembangan usaha dan                    development plans and long-term decision-making.
pengambilan keputusan jangka panjang.

Strategi Perseroan difokuskan pada dua dimensi                        The Company’s strategy emphasizes two primary
utama, yaitu pengelolaan risiko iklim yang berpotensi                 areas: managing climate risks that could disrupt
mengganggu keberlangsungan operasional serta                          operations and capitalizing on opportunities arising
pemanfaatan peluang yang muncul dari transisi                         from the transition to sustainable plantation practices.
menuju praktik perkebunan berkelanjutan. Risiko fisik                 Physical and transition risks are not only operational
dan risiko transisi dipandang tidak hanya sebagai                     challenges but also elements that influence investment
tantangan operasional, tetapi juga sebagai faktor yang                decisions, governance, and the evolution of business
membentuk prioritas investasi, penguatan tata kelola,                 practices.
serta transformasi praktik bisnis Perseroan.

Dalam konteks tersebut, Perseroan menetapkan                          In this context, the Company has adopted a strategic
pendekatan strategis yang menyeimbangkan ketahanan                    approach that balances operational resilience,
operasional, kepatuhan terhadap regulasi dan standar                  adherence to regulations and sustainability standards,
keberlanjutan, serta penciptaan nilai jangka panjang.                 and the creation of long-term value. This approach
Pendekatan ini memungkinkan Perseroan untuk                           allows the Company to sustain productivity, build
menjaga produktivitas, memperkuat kepercayaan                         stakeholder trust, and boost competitiveness in a
pemangku kepentingan, dan meningkatkan daya saing                     global market increasingly demanding environmentally
di pasar global yang semakin menuntut praktik usaha                   responsible business conduct.
yang bertanggung jawab terhadap lingkungan.


      Fokus Strategis                    Risiko/Peluang Iklim                           Arah Strategi Perseroan
      Strategic Focus                 Climate Risk/Opportunities                      Company’s Strategic Direction

 Ketahanan Usaha                Risiko iklim yang berdampak pada           Mengintegrasikan pertimbangan iklim dalam
 Business Resilience            kontinuitas operasi                        perencanaan jangka pendek, menengah, dan
                                Climate risks affecting operational        panjang
                                continuity                                 Integrating climate considerations into short,
                                                                           medium, and long-term planning
 Keberlanjutan Operasional      Risiko transisi terkait regulasi dan       Memastikan keselarasan strategi dengan kebijakan
 Operational Sustainability     standar global                             keberlanjutan dan ekspektasi pasar
                                Transition risks associated with global    Ensuring strategic alignment with sustainability
                                regulations and standards                  policies and market expectations




PT Eagle High Plantations Tbk                                                                                                 149
Page 152
 Menjaga Bumi, Merawat Masa Depan
 Protecting the Planet, Safeguarding the Future




        Fokus Strategis                     Risiko/Peluang Iklim                         Arah Strategi Perseroan
        Strategic Focus                  Climate Risk/Opportunities                    Company’s Strategic Direction

  Daya Saing dan Reputasi         Tuntutan pasar terhadap sawit            Memperkuat posisi Perseroan sebagai produsen
  Competitiveness and             berkelanjutan                            yang bertanggung jawab
  Reputation                      Market demands for sustainable palm      Strengthening the Company’s position as a
                                  oil                                      responsible producer
  Penciptaan Nilai Jangka         Peluang dari efisiensi sumber daya dan   Menjadikan pengelolaan iklim sebagai bagian dari
  Panjang                         praktik berkelanjutan                    strategi pertumbuhan berkelanjutan
  Long-Term Value Creation        Opportunities arising from resource      Integrating climate management into its sustainable
                                  efficiency and sustainable practices     growth strategy


 Proses Manajemen Risiko Iklim                                        Risk Management Process
 Untuk mendukung pelaksanaan strategi iklim                           To support the implementation of its climate strategy,
 tersebut, Perseroan menerapkan proses manajemen                      the Company employs a structured climate-related
 risiko terkait iklim yang terstruktur dan terintegrasi               risk management process, integrated with its overall
 dengan sistem manajemen risiko korporasi. Proses                     risk management system. This approach ensures
 ini memastikan bahwa risiko iklim dikelola secara                    that climate risks are addressed systematically,
 sistematis, konsisten, dan berkelanjutan di seluruh                  consistently, and sustainably throughout all operational
 aktivitas operasional Perseroan.                                     activities.

 Manajemen risiko iklim mencakup tahapan identifikasi,                Climate risk management includes identifying,
 penilaian, mitigasi, serta pemantauan risiko,                        assessing, mitigating, and monitoring risks, with
 dengan mempertimbangkan dampaknya terhadap                           careful attention to their impacts on the Company’s
 operasional, keuangan, dan reputasi Perseroan. Risiko                operations, finances, and reputation. Climate risk is
 iklim diperlakukan setara dengan risiko strategis                    treated with the same priority as other strategic risks
 lainnya dan menjadi bagian dari proses pengambilan                   and integrated into the decision-making process.
 keputusan manajemen.
 1. Identifikasi Risiko                                               1. Risk Identification
     a. Mengidentifikasi risiko iklim fisik dan transisi;                a. Identifying physical climate and transition risks;
     b. Analisis berbasis lokasi, aktivitas operasional,                 b. Analyzing location, operations, and supply
        dan rantai pasok;                                                   chains;
     c. Cakupan jangka pendek, menengah, dan                             c. Covering short-, medium-, and long-term
        panjang.                                                            scopes.
 2. Penilaian & Prioritisasi                                          2. Assessment & Prioritization
     a. Penilaian tingkat dampak dan probabilitas risiko;                a. Evaluating impact levels and risk probabilities;
     b. Penetapan tingkat risiko (tinggi/sangat tinggi);                 b. Categorizing risk levels (high/very high);
     c. Penentuan risiko prioritas untuk ditangani.                      c. Identifying risks that require priority attention.
 3. Mitigasi Risiko                                                   3. Risk Mitigation
     a. Penetapan langkah mitigasi sesuai karakteristik                  a. Selecting mitigation measures based on risk
        risiko;                                                             traits;
     b. Implementasi       kebijakan      dan      prosedur              b. Implementing       operational      policies     and
        operasional;                                                        procedures;
     c. Pelibatan unit kerja terkait.                                    c. Engaging relevant work units.
 4. Pemantauan & Evaluasi                                             4. Monitoring & Evaluation
     a. Pemantauan berkala efektivitas mitigasi;                         a. Conducting regular reviews of mitigation
                                                                            effectiveness;
    b. Pelaporan internal kepada manajemen;                              b. Providing internal reports to management;
    c. Penyesuaian langkah pengelolaan risiko bila                       c. Adjusting risk management strategies as
       diperlukan.                                                          necessary.




150                                                                                 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 153
  Risiko dan       Kategori
  Peringkat         Risiko                          Dampak                                         Mitigasi
   Risk and          Risk                            Impact                                        Mitigation
     Rank          Category

 Risiko             Sangat      • Keterlambatan pematangan buah                    • Memastikan dan meningkatkan
 fenomena           Tinggi        dikarenakan kurangnya asupan air pada              ketersediaan air
 El-Niño           Very High      tanaman                                          • Memiliki sistem peringatan dini terhadap
 El Niño                        • Bobot tandan lebih rendah karena                   bahaya kebakaran dan kesiapsiagaan
 phenomenon                       kandungan air di dalam buah juga rendah            penanggulangan kebakaran
 risk                           • Berpotensi sebagai pemicu kebakaran lahan        • Ensuring and improving water
                                • Delayed fruit ripening due to insufficient         availability
                                  water intake by the plant                        • Implementing an early warning system
                                • Lower bunch weight attributable to low             for fire hazards and fire preparedness
                                  water content in the fruit
                                • Potential catalyst for land fires
 Risiko hama        Sangat      • Menurunkan produksi sampai 70% dan di            • Memiliki tim R&D
 dan penyakit       Tinggi        waktu yang bersamaan dengan serangan             • Penerapan Pengendalian Hama Terpadu
 Pest and          Very High      penyakit maka kerusakan bisa mencapai              (PHT)
 disease risk                     100%                                             • Having an R&D team
                                • Bertambahnya biaya produksi yang harus           • Applying Integrated Pest Management
                                  dikeluarkan untuk memulihkan kondisi               (IPM)
                                  tanaman
                                • Production reductions of up to 70%, with
                                  damage possibly reaching 100% during
                                  disease outbreaks
                                • Increased costs incurred for plant
                                  restoration
 Risiko             Sangat      Setiap pelanggaran lingkungan atau kegagalan       • Peninjauan secara berkala terhadap
 kewajiban          Tinggi      untuk mematuhi peraturan yang diterapkan             seluruh peraturan perundangan yang
 memenuhi          Very High    sekarang maupun dimasa yang akan datang              berlaku
 peraturan                      dapat mengakibatkan pengenaan denda,               • Memastikan seluruh peraturan
 perundangan                    perusakan, sanksi pidana atau perdata, biaya         perundangan diimplementasikan
 industri                       perbaikan atau penundaan atau penghentian          • Regularly reviewing all applicable laws
 Risk of                        operasi Perseroan dan Entitas Anak                   and regulations
 obligation                     Any violations of environmental regulations or     • Ensuring enforcement of all laws and
 to comply                      failures to comply with current or future legal      regulations
 with industry                  requirements may result in penalties, damages,
 regulations                    criminal or civil sanctions, repair expenses, or
                                suspension or termination of the operations of
                                the Company and its subsidiaries
 Risiko             Sangat      Persaingan harga dan kualitas produk               • Memastikan kegiatan operasional sesuai
 persaingan         Tinggi      Competition concerning price and product             dengan SOP
 usaha             Very High    quality                                            • Memiliki tim commercial logistic untuk
 Business                                                                            memastikan harga terbaik
 competition                                                                       • Making sure operational activities follow
 risk                                                                                SOPs
                                                                                   • Having a commercial logistics team to
                                                                                     secure the best prices
 Risiko              Tinggi     • Banjir dapat menyebabkan berkurangnya            • Penerapan sistem water management
 bencana              High        kesuburan tanah                                  • Pemantauan berkala serangan hama
 alam                           • Penurunan produktivitas                            dan penyakit
 Natural                        • Serangan hama dan penyakit                       • Establishing a water management
 disaster risk                  • Flooding’s capacity to diminish soil fertility     system
                                • Decline in productivity                          • Regularly monitoring pest and disease
                                • Attacks by pests and diseases                      outbreaks




PT Eagle High Plantations Tbk                                                                                                  151
Page 154
 Menjaga Bumi, Merawat Masa Depan
 Protecting the Planet, Safeguarding the Future




 Metrik dan Target                                                    Metrics and Target


       Aspek Iklim                Metrik                        Target                   Capaian Tahun 2025              Status
      Climate Aspect              Metrics                       Target                    2025 Achievement               Status

  Emisi Gas Rumah         Total emisi GRK            Pengurangan emisi gas rumah      Total emisi tahun 2025          Berlangsung
  Kaca                    Cakupan 1 dan              kaca sebesar 30% pada tahun      sebesar 393.923,36 tCO₂e        On Progress
  Greenhouse Gas          Cakupan 2 (tCO₂e)          2030 dengan baseline tahun       Total emissions in 2025
  Emissions               Total Scope 1 and          2020                             were 393,923.36 tCO₂e
                          Scope 2 GHG                Reducing greenhouse gas
                          emissions (tCO₂e)          emissions by 30% by 2030
                                                     using 2020 as a baseline
                          Intensitas emisi GRK       Penurunan intensitas emisi       Intensitas emisi tahun 2025     Berlangsung
                          (tCO₂e/ton FFB)            gas rumah kaca sebesar 30%       sebesar 0,32 tCO₂e/ton FFB      On Progress
                          GHG emission               pada 2030 dengan baseline        Emission intensity in 2025
                          intensity (tCO₂e/ton       tahun 2020                       was 0.32 tCO₂e/ton FFB
                          FFB)                       Reducing greenhouse gas
                                                     emission intensity by 30% by
                                                     2030 with 2020 as a baseline
  Efisiensi Energi dan    Konsumsi energi            Optimalisasi penggunaan          Konsumsi energi biodiesel         Tercapai
  Transisi Energi         biodiesel (ribu GJ)        energi rendah emisi              tahun 2025 sebesar 119            Achieved
  Energy Efficiency       Biodiesel energy           Optimizing the use of low-       ribu GJ
  and Transition          consumption                emission energy                  Biodiesel energy
                          (thousand GJ)                                               consumption in 2025 was
                                                                                      119,000 GJ
  Penggunaan Air          Intensitas                 Menjaga intensitas               Intensitas penggunaan air         Tercapai
  Water Use               penggunaan air             penggunaan air tahunan           sebesar 1,15 m3/ton FFB           Achieved
                          Water use intensity        per ton FFB yang di proses       Water use intensity was 1.15
                                                     tetap berada dibawah 1,2 m3,     m3/ton FFB
                                                     dengan tahun 2024 sebagai
                                                     tahun dasar
                                                     Keeping annual water use
                                                     intensity per ton of processed
                                                     FFB below 1.2 m3, based on
                                                     the 2024 baseline
  Pengelolaan             Pemanfaatan limbah         Peningkatan pemanfaatan          Volume pemanfaatan                Tercapai
  Limbah                  dan efluen menjadi         limbah secara berkelanjutan      limbah tahun 2025 sebesar         Achieved
  Waste Management        pupuk cair (m³)            Increasing sustainable waste     975.150 ton
                          Utilization of waste       utilization                      Waste utilization volume in
                          and effluent into liquid                                    2025 was 975,150 tons
                          fertilizer (m³)




152                                                                                   Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 155
    Aspek Iklim                 Metrik                       Target                Capaian Tahun 2025           Status
   Climate Aspect               Metrics                      Target                 2025 Achievement            Status

 Keanekaragaman         Luas area konservasi     Pemeliharaan dan               Area konservasi yang           Tercapai
 Hayati                 yang dikelola (Ha)       perlindungan area konservasi   dikelola pada 2025 tetap       Achieved
 Biodiversity           Managed                  Maintaining and protecting     32.221 Ha
                        conservation area        conservation areas             Managed conservation area
                        (Ha)                                                    in 2025 remained at 32,221
                                                                                hectares
 Sertifikasi            Jumlah sertifikat        100% entitas tersertifikasi    Tahun 2025 Perseroan          Berlangsung
 Keberlanjutan          RSPO                     pada 2026                      memiliki 4 sertifikat RSPO    On Progress
 Sustainability         Number of RSPO           100% certified entities by     In 2025, the Company had
 Certification          certificates             2026                           4 RSPO certificates
                        Jumlah sertifikat ISPO   100% entitas tersertifikasi    Tahun 2025 Perseroan          Berlangsung
                        Number of ISPO           100% certified entities        memiliki 11 sertifikat ISPO   On Progress
                        certificates                                            In 2025, the Company had
                                                                                11 ISPO certificates
 Rantai Pasok           Kepatuhan terhadap       Zero deforestation             Kepatuhan NDPE tetap           Tercapai
 Berkelanjutan          kebijakan NDPE                                          terjaga sepanjang 2025         Achieved
 Sustainable Supply     Compliance with                                         NDPE compliance was
 Chains                 NDPE policies                                           maintained throughout
                                                                                2025



Perseroan telah melaksanakan serta mengungkapkan                   The Company has completed and publicly disclosed
secara terbuka penilaian risiko perubahan iklim,                   a climate change risk assessment, which covers
mencakup identifikasi dampak aktual maupun potensi                 identifying impacts on the business, setting metrics
dampaknya terhadap kegiatan usaha; metrik dan target               and targets, establishing climate risk management
yang ditetapkan; proses pengelolaan risiko iklim; serta            processes, and assigning management responsibilities.
penetapan tanggung jawab pengelolaannya. Informasi                 This information is included in the Company’s
tersebut telah disampaikan melalui Prospektus dan                  Prospectus and Annual Report.
Laporan Tahunan Perseroan.

Pada tahun 2025, Perseroan juga melakukan                          In 2025, the Company also reported environmental
pengungkapan risiko dan dampak lingkungan melalui                  risks and impacts through the Carbon Disclosure
mekanisme penilaian Carbon Disclosure Project                      Project (CDP) assessment. EHP received a B score for
(CDP). EHP memperoleh skor B untuk CDP Forest                      CDP Forest Disclosure and a B score for CDP Climate
Disclosure dan skor B untuk CDP Climate Disclosure.                Disclosure. These results can be viewed on the official
Hasil penilaian tersebut tersedia untuk diakses melalui            CDP website (https://www.cdp.net/en/data/scores).
laman resmi CDP (https://www.cdp.net/en/data/
scores).




PT Eagle High Plantations Tbk                                                                                             153
Page 156
 Membangun Kompetensi, Mewujudkan Visi
 Developing Skills, Achieving the Vision




 MEMBANGUN KOMPETENSI,
 MEWUJUDKAN VISI
 Developing Skills, Achieving the Vision
 Mengembangkan sumber daya manusia sebagai penggerak
 keberlanjutan Perseroan.
 Developing human resources as the Company’s key driver of
 sustainable growth.




154                                                Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 157
PT Eagle High Plantations Tbk   155
Page 158
 Membangun Kompetensi, Mewujudkan Visi
 Developing Skills, Achieving the Vision




      Pendekatan Manajemen [GRI 3-3]
      Management Approach

      EHP meyakini bahwa keberhasilan bisnis berkelanjutan tidak dapat terwujud tanpa dukungan Sumber
      Daya Manusia (SDM) yang kompeten, sejahtera, dan berintegritas tinggi. Karena itu, Perseroan
      berkomitmen untuk mengembangkan SDM melalui pendekatan yang berfokus pada peningkatan
      kapasitas, keselamatan kerja, dan kesejahteraan karyawan secara menyeluruh.
      EHP believes that sustainable business success relies on a skilled, thriving, and well-connected Human
      Resources (HR) team. As a result, the Company is committed to enhancing HR by focusing on building
      capacity, ensuring occupational safety, and promoting overall employee well-being.




156                                                                     Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 159
                 Uraian                                                  Penjelasan
               Description                                               Explanation

 Topik Material: Ketenagakerjaan
 Material Topic: Employment
 Kebijakan dan Komitmen              EHP memiliki kebijakan yang menjadi landasan pengelolaan SDM, dengan tujuan
 Policies and Commitment             menciptakan lingkungan kerja yang aman, inklusif, dan berkeadilan. Kebijakan
                                     utama meliputi:
 Link Dokumen | Document Link:       • Kebijakan QHSSE: Menjamin keselamatan dan kesehatan kerja, serta
 https://www.eaglehighplantations.      perlindungan lingkungan kerja;
 com/keberlanjutan/strategi/         • Safety Management System: Mengatur prosedur dan tanggung jawab
                                        keselamatan di seluruh unit operasi;
                                     • Perjanjian Kerja Bersama (PKB): Menjamin hak-hak tenaga kerja, kesejahteraan,
                                        dan hubungan industrial yang harmonis;
                                     • Roadmap Pemberdayaan Masyarakat: Mendorong peningkatan kapasitas tenaga
                                        kerja lokal.

                                     Sesuai kebijakan tersebut, EHP memiliki komitmen berikut:
                                     • Komitmen terhadap penghormatan hak asasi manusia pada operasional sendiri
                                       dan yang berlaku bagi seluruh pemasok;
                                     • Komitmen terhadap semua fundamental Konvensi ILO atau Prinsip
                                       Ketenagakerjaan yang Bebas dan Adil pada operasional sendiri dan yang berlaku
                                       bagi seluruh pemasok;
                                     • Komitmen untuk menghapuskan diskriminasi berbasis gender dalam
                                       ketenagakerjaan pada operasional sendiri dan yang berlaku bagi seluruh
                                       pemasok;
                                     • Komitmen untuk membayarkan upah layak (living wage) pada operasional
                                       sendiri dan yang berlaku bagi seluruh pemasok;
                                     • Komitmen untuk menangani aspek keselamatan dan kesehatan kerja (K3) pada
                                       operasional sendiri dan yang berlaku bagi seluruh pemasok.

                                     Melalui komitmen ini, EHP memastikan setiap karyawan memperoleh kesempatan
                                     yang sama dalam pelatihan, promosi, dan pengembangan karier tanpa diskriminasi.
                                     EHP's policies serve as the basis for human resource management, aiming to foster
                                     a safe, inclusive, and fair work environment. Key policies include:
                                     • QHSSE Policy: Focuses on occupational safety, health, and environmental
                                        protection;
                                     • Safety Management System: Oversees safety protocols and responsibilities
                                        across all units;
                                     • Collective Labor Agreement (CLA): Protects workers' rights and welfare,
                                        encouraging positive industrial relations;
                                     • Community Empowerment Roadmap: Aims to enhance the skills of the local
                                        workforce.

                                     According to this policy, EHP makes the following commitments:
                                     • Commitment to respecting human rights in its own operations and for all
                                       suppliers;
                                     • Commitment to all fundamentals or core ILO Conventions or Principles of Free
                                       and Fair Employment across its activities and those applicable to all suppliers;
                                     • Commitment to eliminating gender-based discrimination in employment within
                                       its operations and those of its suppliers;
                                     • Commitment to paying a living wage in its operations and for all suppliers;
                                     • Commitment to addressing addressing occupational health and safety (OHS)
                                       considerations are addressed in its own and supplier operations.

                                     Through these commitments, EHP guarantees all employees equal access to
                                     training, promotion, and career growth without discrimination.




PT Eagle High Plantations Tbk                                                                                             157
Page 160
 Membangun Kompetensi, Mewujudkan Visi
 Developing Skills, Achieving the Vision




                 Uraian                                                        Penjelasan
               Description                                                     Explanation

  Tindakan Pengelolaan dan Dampak          Dalam implementasinya, EHP mengelola SDM melalui serangkaian program yang
  Management Actions and Impact            berfokus pada peningkatan kompetensi, produktivitas, dan kesejahteraan kerja.
                                           Tindakan utama yang dilakukan meliputi:
                                           • Program pelatihan teknis dan manajerial untuk meningkatkan kompetensi kerja
                                              di seluruh jenjang jabatan;
                                           • Pelatihan kepemimpinan dan soft skills guna menyiapkan calon pemimpin masa
                                              depan;
                                           • Sosialisasi dan pelatihan K3 dan hak-hak tenaga kerja untuk meningkatkan
                                              kesadaran keselamatan dan kepatuhan regulasi;
                                           • Monitoring kesejahteraan dan hubungan industrial melalui forum komunikasi
                                              rutin;
                                           • Peningkatan daya saing dan penyerapan tenaga kerja lokal melalui pelatihan dan
                                              pengembangan kompetensi karyawan agar mendukung pertumbuhan ekonomi
                                              lokal dan pengentasan kemiskinan di sekitar wilayah operasional.

                                           Dampak positif: meningkatnya produktivitas, loyalitas, dan motivasi karyawan.

                                           Dampak negatif potensial: kecelakaan kerja, yang dicegah melalui penerapan K3,
                                           pelatihan keselamatan, dan sistem pengaduan yang mudah diakses.
                                           In its implementation, EHP oversees its human resources through a series of
                                           initiatives aimed at improving competency, productivity, and workplace well-being.
                                           Key activities include:
                                           • Offering technical and managerial training to enhance skills across all levels;
                                           • Providing leadership and soft skills development to prepare future leaders;
                                           • Conducting socialization and training on OHS and labor rights to raise safety
                                               awareness and ensure compliance;
                                           • Monitoring welfare and industrial relations through regular communication
                                               forums;
                                           • Enhancing the competitiveness of the local workforce through comprehensive
                                               employee training and competency development programs, aimed at stimulating
                                               local economic growth and eradicating poverty surrounding the Company’s
                                               operational areas.

                                           Positive impacts: increased employee productivity, loyalty, and motivation.

                                           Potential negative impacts: workplace accidents, which are addressed through OHS
                                           protocols, safety training, and an accessible grievance system.
  Pemantauan Efektivitas                   EHP secara berkala memantau efektivitas kebijakan dan program SDM untuk
  Effectiveness Monitoring                 memastikan hasil yang berkelanjutan. Langkah-langkah pemantauan dilakukan
                                           melalui:
                                           • Indikator Kinerja Utama (KPI): meliputi tingkat partisipasi dan jam pelatihan per
                                              karyawan, tingkat kecelakaan kerja, serta tingkat retensi karyawan;
                                           • Evaluasi berkala dan pelaporan hasil kepada manajemen sebagai dasar
                                              penyempurnaan kebijakan;
                                           • Peninjauan hasil program pelatihan dan peningkatan kompetensi guna mengukur
                                              relevansi dan dampak terhadap kinerja individu maupun organisasi;
                                           • Penyesuaian kebijakan berdasarkan hasil evaluasi dan dinamika kebutuhan
                                              tenaga kerja.
                                           EHP regularly assesses the effectiveness of HR policies and programs to ensure
                                           sustainable results. Monitoring measures are implemented through:
                                           • Key Performance Indicators (KPIs): including participation rates, training hours
                                              per employee, workplace accident rates, and employee retention rates;
                                           • Regular evaluation and reporting of results to management as a basis for policy
                                              improvements;
                                           • Reviewing the outcomes of training and competency development programs to
                                              assess their relevance and impact on individual and organizational performance;
                                           • Adjusting policies based on evaluation results and workforce needs dynamics.




158                                                                               Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 161
                   Uraian                                                    Penjelasan
                 Description                                                 Explanation

 Keterlibatan Pemangku Kepentingan        EHP mendorong keterlibatan aktif para pemangku kepentingan, terutama karyawan
 Stakeholder Engagement                   dan serikat pekerja, dalam pengelolaan SDM. Bentuk keterlibatan meliputi:
                                          • Forum komunikasi rutin dan dialog bipartit antara manajemen dan perwakilan
                                            karyawan untuk membahas kebijakan dan isu ketenagakerjaan;
                                          • Kegiatan survei kepuasan dan engagement karyawan untuk menilai efektivitas
                                            kebijakan serta mengidentifikasi area yang perlu diperbaiki;
                                          • Kolaborasi dengan lembaga pelatihan eksternal untuk memastikan peningkatan
                                            kompetensi sesuai standar industri.

                                          Melalui keterlibatan ini, EHP memastikan bahwa setiap kebijakan dan inisiatif SDM
                                          bersifat partisipatif, responsif terhadap kebutuhan tenaga kerja, serta selaras
                                          dengan prinsip keberlanjutan yang dipegang Perseroan.

                                          EHP promotes active stakeholder involvement, particularly employees and labor
                                          unions, in HR management. Engagement methods include:
                                          • Regular communication forums and bipartite dialogues between management
                                             and employee representatives to discuss employment policies and concerns;
                                          • Employee satisfaction and engagement surveys to evaluate policy effectiveness
                                             and pinpoint improvement areas;
                                          • Partnering with external training providers to ensure skill development aligns
                                             with industry standards.

                                          This approach guarantees that all HR policies and initiatives are participatory,
                                          responsive to workforce needs, and consistent with the Company's sustainability
                                          principles.


Target dan Progres
Target and Progress


                     Target Aspek SDM                              Pencapaian di Tahun 2025              Keterangan
             Human Resources (HR) Target Aspects                     Achievements in 2025                Description

                                                                       0 kecelakaan fatal             Target Tercapai
 Zero Fatality
                                                                        0 fatal accidents             Target Achieved
 Pelatihan SDM minimal 10.000 jam                                                                      Melebihi Target
                                                                       10.326 jam | hours
 Minimum of 10,000 hours of HR training                                                                 Above Target
 Menjalin kerja sama dengan 10 kampus untuk peningkatan
 kapasitas dan pengembangan SDM                                                                        Melebihi Target
                                                                    19 kampus | universities
 Establishment of cooperation with 10 universities to enhance                                           Above Target
 capacity and human capital development
 100% keluhan ketenagakerjaan ditangani dan ditutup ≤30 hari
 kerja                                                                                                Target Tercapai
                                                                             100%
 100% of labor-related grievances addressed and resolved                                              Target Achieved
 within ≤30 working days
 Mengimplementasikan Program Makan Bergizi Gratis (MBG)
 bagi minimal 2.000 orang sebagai penerima manfaat                                                     Melebihi Target
                                                                      2.289 orang | people
 Implementation of the Free Nutritious Meal Program (Makan                                              Above Target
 Bergizi Gratis/MBG) for a minimum of 2,000 beneficiaries
 Menyalurkan program beasiswa pendidikan dengan sasaran
 minimal 40 siswa penerima manfaat                                                                     Melebihi Target
                                                                        55 orang | people
 Provision of educational scholarships for at least 40 student                                          Above Target
 beneficiaries




PT Eagle High Plantations Tbk                                                                                                159
Page 162
 Membangun Kompetensi, Mewujudkan Visi
 Developing Skills, Achieving the Vision




 Demografi Karyawan
 Employee Demography

 Per 31 Desember 2025, jumlah total karyawan                          As of December 31, 2025, the Company had a total
 Perseroan tercatat sebanyak 16.153 orang (termasuk                   of 16,153 employees, including non-staff, representing
 non-staf), meningkat/menurun dibandingkan dengan                     an increase/decrease from the previous year’s 15,927.
 tahun sebelumnya yang tercatat sebanyak 15.927                       According to the Human Resources Information
 orang. Berdasarkan data yang diperoleh dari Human                    System (HRIS), the 2025 workforce comprised 8,466
 Resources Information System (HRIS), komposisi                       permanent staff and 7,687 contract workers. Male
 karyawan di tahun 2025 terdiri dari 8.466 karyawan                   employees were 11,660, accounting for 72.18%, while
 tetap dan 7.687 karyawan kontrak. Jumlah karyawan                    female employees were 4,493, accounting for 27.82%.
 laki-laki sebanyak 11.660 atau 72,18% dan karyawan
 perempuan sebanyak 4.493 atau 27,82%.

              Komposisi Karyawan berdasarkan Status Ketenagakerjaan dan Jenis Kelamin [GRI 2-7, 2-8][OJK C.3][IDX S-04]
                                        Employee Composition by Employment Status and Gender


                                         Jenis                 2025                       2024                       2023
      Status Ketenagakerjaan
                                        Kelamin       Jumlah                     Jumlah                     Jumlah
        Employment Status                                              %                         %                          %
                                        Gender         Total                      Total                      Total

  Karyawan Tetap                     Laki-laki
                                                          6.938        81,95        6.335        39,78        5.963         36,26
  Permanent Employees                Male
                                     Perempuan
                                                          1.528        18,05        1.325            8,32      1.240            7,54
                                     Female
                                     Jumlah
                                                         8.466         52,41        7.660        48,09        7.203         43,80
                                     Total
  Karyawan Kontrak                   Laki-laki
                                                          4.722        61,43        5.234        32,86        6.030         36,67
  Contract Employees                 Male
                                     Perempuan
                                                          2.965        38,57        3.033        19,04         3.212        19,53
                                     Female
                                     Jumlah
                                                          7.687        47,59        8.267        51,91        9.242         56,20
                                     Total
  Jumlah
                                                         16.153            100     15.927            100     16.445             100
  Total


                       Komposisi Karyawan berdasarkan Wilayah Kerja dan Jenis Kelamin [GRI 2-7, 2-8][OJK C.3]
                                             Employee Composition by Work Area and Gender

                                                              2025                      2024                      2023
         Jenis Kelamin              Wilayah Kerja
            Gender                   Work Area        Jumlah                     Jumlah                     Jumlah
                                                                      %                          %                          %
                                                       Total                      Total                      Total

  Laki-laki                        Sumatra                  215         1,84          218            1,88       177             1,47
  Male
                                   Kalimantan
                                   Tengah
                                                         3.522         30,21        3.526        30,48        3.760         31,20
                                   Central
                                   Kalimantan
                                   Kalimantan
                                   Barat
                                                           280          2,40         347          3,00          334             2,77
                                   West
                                   Kalimantan
                                   Kalimantan
                                   Selatan
                                                         3.320         28,47        3.276        28,32        3.504         29,07
                                   South
                                   Kalimantan




160                                                                                Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 163
                    Komposisi Karyawan berdasarkan Wilayah Kerja dan Jenis Kelamin [GRI 2-7, 2-8][OJK C.3]
                                           Employee Composition by Work Area and Gender

                                                              2025                        2024                          2023
         Jenis Kelamin          Wilayah Kerja
            Gender               Work Area           Jumlah                       Jumlah                       Jumlah
                                                                     %                             %                           %
                                                      Total                        Total                        Total

                                Kalimantan
                                Timur
                                                        2.761        23,68             2.810       24,29          2.965        24,60
                                East
                                Kalimantan
                                Papua                   1.467        12,58             1.300           11,24        1.218          10,10
                                Jakarta                     95           0,81            92            0,79           95            0,79
                                Jumlah
                                                       11.660        72,18            11.569       72,64         12.053        73,29
                                Total
 Perempuan                      Sumatra                     64        1,42               63            1,44           65            1,48
 Female
                                Kalimantan
                                Tengah
                                                        1.505        33,50             1.554       35,66            1.571      35,77
                                Central
                                Kalimantan
                                Kalimantan
                                Barat
                                                            93        2,07              106            2,43          110           2,50
                                West
                                Kalimantan
                                Kalimantan
                                Selatan
                                                        1.256        27,95             1.162       26,66            1.162      26,46
                                South
                                Kalimantan
                                Kalimantan
                                Timur
                                                         905         20,14              878            20,15        929            21,15
                                East
                                Kalimantan
                                Papua                       621      13,82              545            12,51         501           11,41
                                Jakarta                     49        1,09               50             1,15          54            1,23
                                Jumlah
                                                       4.493         27,82            4.358        27,36         4.392             26,71
                                Total
 Jumlah
                                                       16.153            100          15.927            100      16.445             100
 Total


                            Komposisi Karyawan berdasarkan Kelompok Usia [GRI 2-7, 405-1][OJK C.3]
                                                   Employee Composition by Age

                                              2025                               2024                               2023
         Kelompok Usia
           Age Group                Jumlah                           Jumlah                                Jumlah
                                                        %                                  %                                   %
                                     Total                            Total                                 Total

 Di atas 50
                                           1.613            9,99            1.259               7,90            1.092              6,64
 Above 50
 46-50                                    1.640             10,15           1.867              11,72            1.819              11,06
 41-45                                    2.562             15,86           2.571              16,14            2.689              16,35
 36-40                                    2.602              16,11         2.660               16,70            2.750              16,72
 31-35                                    2.504             15,50           2.585              16,23            2.758              16,77
 26-30                                    2.315             14,33          2.263               14,21            2.437              14,82
 20-25                                    2.565             15,88           2.401              15,08            2.525              15,35
 18-20                                      352              2,18               321            2,02              375               2,28
 Jumlah
                                          16.153             100           15.927               100            16.445               100
 Total




PT Eagle High Plantations Tbk                                                                                                         161
Page 164
 Membangun Kompetensi, Mewujudkan Visi
 Developing Skills, Achieving the Vision




                                             Komposisi Karyawan berdasarkan Tingkat Pendidikan
                                                        Employee Composition by Education Level

                                                                           2025                                 2024                         2023
                  Tingkat Pendidikan
                    Education Level                              Jumlah                                Jumlah                        Jumlah
                                                                                        %                               %                             %
                                                                  Total                                 Total                         Total

  S2
                                                                          23                0,14            20              0,13            23            0,14
  Postgraduate
  S1
                                                                        738              4,57              660              4,14           657         4,00
  Undergraduate
  Diploma                                                               210              1,30              199              1,25            195           1,19
  SMA
                                                                     3.466              21,46            3.360           21,10            3.294       20,03
  Senior High School
  SMP
                                                                     3.689              22,84             3.511         22,04             2.154        13,10
  Junior High School
  SD
                                                                     8.027              49,69             8.177         51,34            10.122       61,55
  Elementary School
  Jumlah
                                                                     16.153                 100         15.927              100          16.445           100
  Total


                                                    Komposisi Karyawan berdasarkan Jabatan
                                                             Employee Composition by Position

                                                                           2025                                 2024                         2023
                          Jabatan
                          Position                               Jumlah                                Jumlah                        Jumlah
                                                                                        %                               %                             %
                                                                  Total                                 Total                         Total

  Executive Director & Head of Divisions                                  16                0,10                16          0,10             17           0,10
  General Manager                                                         22                0,14            22              0,14            24            0,15
  Senior Manager                                                         33              0,20               33              0,21            29            0,18
  Manager                                                                117             0,72              105           0,66               110        0,67
  Supervisor                                                             83                 0,51            84           0,53               97         0,59
  Senior Staff                                                          255                 1,58           255              1,60           246            1,50
  Staff                                                                 200                 1,24            178             1,12            178           1,08
  Non-Staff                                                         15.427              95,51            15.234         95,65            15.744       95,74
  Jumlah
                                                                     16.153                 100         15.927              100          16.445           100
  Total



                                     Komposisi Karyawan dan Kesetaraan Gender Tahun 2025 [IDX S-01]
                                                   Employee Composition and Gender Equality in 2025

                                                                                 Laki-laki                                         Perempuan
                      Level Jabatan                                                Male                                              Female
                      Position Level                                 Jumlah                                            Jumlah
                                                                                                   %                                              %
                                                                      Total                                             Total

  Entry Level                                                                  11.185                  95,93                  4.442                   98,86
  Mid-level                                                                      410                    3,52                        45                    1,00
  Senior-level                                                                    51                    0,44                         4                 0,09
  Executive-level                                                                 14                     0,12                        2                 0,04
  Jumlah
                                                                           11.660                        100                  4.493                       100
  Total
  Keterangan: | Note:
  Entry-level mencakup | comprises Non-Staff, Staff
  Mid-level mencakup | comprises Senior Staff, Supervisor, Manager
  Senior-level mencakup | comprises Senior Manager, General Manager
  Executve-level mencakup | comprises Executive Director & Head of Divisions




162                                                                                                      Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 165
               Komposisi Karyawan berdasarkan Kelompok Usia, Gender, dan Level Jabatan Tahun 2025 [IDX S-02]
                                      Employee Composition by Age Group, Gender, and Position Level in 2025

                                                             Level Jabatan | Position Level

 Kelompok               Entry-level                      Mid-level                    Senior-level            Executive-level
                                                                                                                                    Jumlah
   Usia
                   Laki-                         Laki-                             Laki-                                             Total
 Age Group                   Perempuan                       Perempuan                         Perempuan   Laki-laki   Perempuan
                    laki                          laki                              laki
                               Female                          Female                            Female      Male        Female
                   Male                          Male                              Male

 18-25             2.271                 611            2                  -               -           -           -            -     2.884
 25-35            3.399                1.319         104                  10               -           1           -            -     4.833
 35-45            3.367               1.600           171                 19          10               -           -            -      5.167
 45-55             1.946                840          116                  15          26               3           6            -     2.952
 >55                 202                  72           17                      1      15               -           8            2       317
 Keterangan: | Notes:
 Entry-level mencakup | comprises Non-Staff, Staff
 Mid-level mencakup | comprises Senior Staff, Supervisor, Manager
 Senior-level mencakup | comprises Senior Manager, General Manager
 Executive-level mencakup | comprises Executive Director & Head of Divisions



Hingga 31 Desember 2025, selain tenaga kerja internal,                              As of December 31, 2025, EHP’s workforce includes
EHP juga melibatkan pekerja eksternal antara lain 295                               not only its internal employees but also engaged
vendor lokal dan 25 pemasok lokal, yang mendukung                                   external workers, including 295 local vendors and 25
kegiatan operasional Perseroan sekaligus mendorong                                  local suppliers, to support the Company’s operational
inklusi ekonomi lokal dan pemerataan manfaat bagi                                   activities and help promote local economic inclusion
komunitas sekitar. Pekerja eksternal tersebut umumnya                               and equitable distribution of benefits for surrounding
memiliki hubungan kerja berbasis kontrak proyek                                     communities. External workers typically hold short-
jangka pendek maupun jangka panjang, dengan jenis                                   term or long-term project-based contracts and
pekerjaan meliputi pemeliharaan kebun, pengangkutan                                 perform roles like plantation maintenance, harvest
hasil panen, jasa keamanan, dan dukungan logistik.                                  transportation, security, and logistics support.
[GRI 2-8, 405-1]                                                                    [GRI 2-8, 405-1]

Data jumlah pekerja eksternal dihitung berdasarkan                                  The count of external workers is determined by the
headcount pada akhir periode pelaporan, sesuai                                      headcount at the end of the reporting period, as
laporan unit operasional dan kontrak kerja aktif.                                   reported by operational units and active employment
Fluktuasi jumlah pekerja eksternal selama periode                                   contracts. Changes in this number during the reporting
pelaporan terjadi seiring penyesuaian kebutuhan                                     period result from seasonal labor adjustments and the
tenaga kerja musiman dan kegiatan perawatan kebun                                   fluctuating nature of plantation maintenance activities.
yang bersifat dinamis. [GRI 2-8]                                                    [GRI 2-8]

Dari sisi keberagaman, komposisi tenaga kerja EHP                                   Regarding diversity, EHP’s workforce includes 72.18%
terdiri dari 72,18% laki-laki dan 27,82% perempuan,                                 male and 27.82% female, with age groups of 47.77%
dengan distribusi usia 47,77% di bawah 35 tahun,                                    under 35, 49.42% between 35 and 55, and 2.80%
49,42% berusia 35-55 tahun, dan 2,80% di atas                                       over 55. The Company consistently maintains the
55 tahun. Perseroan senantiasa menjunjung prinsip                                   principle of equal employment opportunities without
kesetaraan kesempatan kerja tanpa diskriminasi                                      discrimination based on gender, age, or social
berdasarkan gender, usia, maupun latar belakang sosial.                             background.

Untuk menjaga hubungan yang harmonis dengan                                         To foster harmonious relationships with the community
masyarakat dan mendukung kesejahteraan sosial, EHP                                  and support social welfare, EHP is dedicated to
berkomitmen memberikan prioritas kesempatan kerja                                   prioritizing employment opportunities for local
bagi masyarakat lokal di wilayah sekitar operasi entitas                            communities near its subsidiaries’ operations. By the
anak. Pada akhir tahun 2025, terdapat 8.475 karyawan                                end of 2025, there will be 8,475 local employees,
lokal atau 52,47% dari total karyawan, dengan 4 orang                               accounting for 52.47% of the total workforce, with 4
0,02% di antaranya menempati posisi manajemen                                       individuals (0.02%) occupying senior management
senior. [GRI 202-2]                                                                 roles. [GRI 202-2]




PT Eagle High Plantations Tbk                                                                                                            163
Page 166
 Membangun Kompetensi, Mewujudkan Visi
 Developing Skills, Achieving the Vision




 Perseroan memastikan bahwa seluruh karyawan                    The Company ensures all employees earn wages
 menerima upah di atas ketentuan Upah Minimum                   above the Provincial Minimum Wage (UMP) at their
 Provinsi (UMP) di lokasi operasional, tanpa perbedaan          work sites, regardless of gender. EHP also routinely
 berdasarkan gender. EHP juga melakukan evaluasi                reviews its contractors’ wage structures to ensure
 rutin terhadap struktur pengupahan pekerja kontraktor          compliance with labor laws and the principle of equal
 untuk memastikan kepatuhan terhadap peraturan                  pay across all key operational areas.
 ketenagakerjaan dan prinsip kesetaraan upah di setiap
 wilayah operasional yang signifikan.

 Tingkat Perputaran Karyawan [GRI 401-1]
 Employee Turnover Level

 Hingga 31 Desember 2025, Perseroan mencatat                    As of December 31, 2025, the Company reported an
 tingkat perputaran karyawan (turnover) sebesar                 employee turnover rate of 20.56%, which is lower
 20,56%, lebih rendah dibandingkan tahun 2024                   than 28.40% in 2024. Employee turnover happens for
 yang mencapai 28,40%. Perputaran karyawan terjadi              various reasons, including retirement, resignation, and
 karena berbagai alasan seperti pensiun, pengunduran            the end of employment contracts. [GRI 401-1]
 diri, serta penyelesaian masa kontrak kerja. [GRI 401-1]

 Untuk menjaga kelancaran operasional, sepanjang                To ensure smooth operations, throughout 2025, the
 tahun 2025 Perseroan merekrut 9.361 karyawan                   Company hired 9,361 new employees, comprising
 baru, terdiri dari 7.536 laki-laki dan 1.825 perempuan,        7,536 male and 1,825 female, with an age range of
 dengan distribusi usia 32,39% di bawah 30 tahun,               32.39% under 30 years old, 57.62% between 30–50
 57,62% berusia 30–50 tahun, dan 9,99% di atas 50               years old, and 9.99% over 50 years old. Most of the
 tahun. Sebagian besar karyawan baru ditempatkan                new hires were assigned to the Kalimantan, Sumatra,
 di wilayah operasi Kalimantan, Sumatra, dan Papua,             and Papua operational areas, aligned with workforce
 sesuai dengan kebutuhan tenaga kerja dan rencana               needs and the Company’s business growth plans.
 pengembangan usaha Perseroan.

 Berikut tingkat turnover karyawan EHP dalam tiga               The following shows EHP’s employee turnover rate
 tahun terakhir:                                                over the past three years:

                                            Data Tingkat Perputaran Karyawan
                                                Employee Turnover Level Data

                      Deskripsi                          Satuan
                                                                               2025              2024               2023
                     Description                          Unit

  Tingkat Perputaran Karyawan
                                                            %                      20,56              28,40                20,18
  Employee Turnover Level


                                     Tingkat Pergantian Karyawan Tahun 2025 [IDX S-03]
                                               Employee Turnover Level by 2025

                       Deskripsi                         Jumlah Karyawan         Persentase Karyawan dari Total Karyawan
                      Description                         Total Employees        Employee Percentage from Total Employees

  Jumlah karyawan resign/pemutusan hubungan kerja
                                                                        9.120                                            56,46
  Number of employees who resigned/terminated
  Jumlah karyawan baru/pengganti
                                                                        9.361                                             57,95
  Number of new employees/replacements



 Keberagaman dan Kesetaraan [OJK F.18][OJK F.21]
 Diversity and Equality

 EHP meyakini bahwa keberagaman dan kesempatan                  EHP emphasizes that diversity and equal opportunity
 setara harus tercermin dalam praktik nyata di tempat           should be evident in everyday workplace practices,
 kerja, bukan hanya dalam kebijakan.                            not solely in policies.




164                                                                              Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 167
Oleh karena itu, Perseroan secara aktif membangun         Consequently, the Company promotes a safe, inclusive,
lingkungan kerja yang aman, inklusif, dan setara          and fair work environment through multiple programs,
melalui berbagai program, fasilitas, dan mekanisme        facilities, and employee protection measures that are
perlindungan karyawan yang diterapkan secara              uniformly applied across all operational units.
konsisten di seluruh entitas operasional.

Upaya dan langkah nyata yang telah dilakukan              The Company has implemented several concrete
Perseroan meliputi:                                       measures, including:
1. Pelaksanaan sesi diseminasi dan pelatihan              1. Regular diversity and equality training sessions
   keberagaman dan kesetaraan secara berkala di              across all departments to raise employee awareness
   seluruh unit kerja untuk meningkatkan pemahaman           about preventing gender-based discrimination and
   karyawan terkait pencegahan diskriminasi dan              harassment.
   pelecehan berbasis gender.
2. Pengiriman perwakilan karyawan setiap tahun            2. Annually sending employee representatives to
   untuk mengikuti pelatihan eksternal terkait               external training on diversity, equality, and inclusion,
   keberagaman, kesetaraan, dan inklusi, serta               along with conducting ongoing internal training in
   penerapan pelatihan internal secara rutin di seluruh      all divisions.
   entitas Perseroan.
3. Pembentukan Komite Gender yang berfungsi               3. Creating a Gender Committee responsible for
   aktif dalam mengawal implementasi program                 managing diversity efforts, addressing complaints,
   keberagaman, menindaklanjuti keluhan, serta               and ensuring workplace equality. The committee
   mengawasi pelaksanaan prinsip kesetaraan di               meets at least once a month to discuss issues,
   lingkungan kerja. Komite Gender menyelenggarakan          share updates, and plan actions.
   pertemuan dan diskusi rutin minimal satu kali setiap
   bulan untuk membahas isu, temuan, dan rencana
   tindak lanjut.
4. Penyediaan sistem pengaduan khusus yang                4. Offering a dedicated, confidential, and accessible
   mudah diakses dan bersifat rahasia, baik melalui          complaint system through the Gender Committee
   Komite Gender maupun mekanisme pengaduan                  or an internal platform to ensure prompt and fair
   internal, untuk menangani laporan terkait                 handling of reports related to discrimination or
   diskriminasi atau pelecehan secara cepat dan adil.        harassment. [IDX S-08]
   [IDX S-08]

Selain aspek perlindungan, Perseroan juga memperkuat      Beyond implementing safety measures, the Company
dukungan nyata bagi kesejahteraan karyawan dan            actively promotes the well-being of employees and
keluarga, khususnya perempuan, melalui penyediaan         their families, especially women, by offering various
berbagai fasilitas pendukung, antara lain:                facilities such as:
1. Fasilitas layanan kesehatan melalui Klinik Kebun       1. Healthcare services through Plantation Clinics
   di seluruh wilayah operasional yang memberikan            in all operational zones, providing general health
   akses pemeriksaan kesehatan umum, layanan                 checks, women’s health services, Integrated Health
   kesehatan perempuan, Posyandu, serta edukasi              Posts (Posyandu), and health education for mothers
   kesehatan bagi ibu dan anak.                              and children.
2. Dukungan pendidikan bagi anak karyawan,                2. Educational support for employees’ children,
   termasuk bantuan pendidikan hingga jenjang                including financial aid up to university level through
   perguruan tinggi melalui Program Bantuan                  the Employee Children’s Education Assistance
   Pendidikan Anak Karyawan, yang mencakup                   Program, which covers the Single Tuition Fee (UKT)
   pembiayaan Uang Kuliah Tunggal (UKT) dan biaya            and monthly living expenses.
   hidup bulanan.
3. Penyediaan akses pendidikan dasar bagi anak-           3. Access to basic education for children of employees
   anak karyawan di area kebun melalui Yayasan               in plantation areas via the Rajawali Plantation
   Perkebunan Rajawali, yang mengelola sekolah               Foundation, which manages Kindergartens and
   Taman Kanak-kanak dan Sekolah Dasar di berbagai           Elementary Schools across different zones, allowing
   wilayah operasional, sehingga karyawan, termasuk          employees, particularly women, to work with peace
   perempuan, dapat bekerja dengan lebih tenang              of mind regarding their children’s education.
   karena kebutuhan pendidikan anak terpenuhi.
4. Program kesehatan ibu dan anak, termasuk               4. Maternal and child health programs such as
   pemberian asupan gizi, vitamin, serta pemantauan          providing nutritional supplements, vitamins, and
   tumbuh kembang balita dan ibu hamil di wilayah            monitoring the growth and development of toddlers



PT Eagle High Plantations Tbk                                                                                    165
Page 168
 Membangun Kompetensi, Mewujudkan Visi
 Developing Skills, Achieving the Vision




    operasional, sebagai bagian dari upaya menciptakan        and pregnant women in operational zones. These
    lingkungan kerja dan komunitas yang sehat dan             initiatives demonstrate the Company’s commitment
    setara.                                                   to fostering a healthy and equitable community and
                                                              work environment.

 Komitmen terhadap kesetaraan juga tercermin dalam          The Company’s commitment to equality is also evident
 struktur ketenagakerjaan Perseroan. Hingga akhir tahun     in its workforce composition. By the end of 2025,
 2025, 4.493 karyawan perempuan 27,82% dari total tenaga    4,493 employees 27.82% will be women, including
 kerja, dengan 6 orang 0,04% di antaranya menduduki         6 members 0.04% in senior management roles. The
 posisi manajemen senior. Sementara itu, jumlah Direksi     Board of Directors will include 3 members, all male,
 Perseroan berjumlah 3 orang, terdiri dari 100% laki-laki   with 0% female, showing a focus on cultivating a more
 dan 0% perempuan, yang menjadi perhatian Perseroan         diverse leadership. All staff have equal access to skill
 dalam pengembangan kepemimpinan yang lebih beragam         development and career advancement opportunities,
 ke depan. Seluruh karyawan memperoleh kesempatan           regardless of gender or background.
 yang setara dalam pengembangan kompetensi dan karier,
 tanpa membedakan gender maupun latar belakang.

 Sepanjang tahun 2025, tidak terdapat laporan atau          In 2025, there were no reports of human rights
 kasus pelanggaran Hak Asasi Manusia, diskriminasi,         violations, discrimination, or harassment within the
 maupun pelecehan di lingkungan kerja Perseroan.            Company. This reflects the effectiveness of its specific
 Hal ini mencerminkan efektivitas penerapan langkah-        measures to foster a safe, inclusive, and fair workplace.
 langkah nyata Perseroan dalam menciptakan tempat           [GRI 405-1][IDX S-07, S-09]
 kerja yang aman, inklusif, dan berkeadilan. [GRI 405-1]
 [IDX S-07, S-09]




 Fasilitas dan Kesejahteraan Karyawan [OJK F.20]
 Employee Facilities and Welfare

 Perseroan tidak hanya memastikan kepatuhan terhadap        The Company not only complies with employment
 kebijakan ketenagakerjaan yang mencakup rekrutmen,         policies     related  to   recruitment,     placement,
 penempatan, remunerasi, hingga pemutusan hubungan          remuneration, and termination in accordance with
 kerja sesuai peraturan perundang-undangan, tetapi          laws and regulations, but also actively offers welfare
 juga secara aktif menyediakan fasilitas dan program        facilities and programs that promote a healthy work-
 kesejahteraan yang mendukung keseimbangan                  life balance for employees and their families.
 kehidupan kerja karyawan dan keluarga mereka.




166                                                                      Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 169
Dukungan kesehatan dan keselamatan kerja menjadi           Supporting occupational health and safety is essential
fondasi utama kesejahteraan karyawan. Perseroan            for employee well-being. The Company provides
menyediakan layanan occupational health services           occupational health services such as regular medical
yang mencakup pemeriksaan kesehatan berkala                check-ups, operates Plantation Clinics across all
(Medical Check-up), pengoperasian Klinik Kebun             operational areas, and runs programs to prevent
di seluruh wilayah operasional, serta program              occupational diseases. These clinics serve employees
pencegahan penyakit akibat kerja. Klinik Kebun             and their families, offering women’s health services,
tidak hanya melayani karyawan, tetapi juga keluarga        Integrated Health Posts (Posyandu), and education on
karyawan, termasuk layanan kesehatan perempuan,            Clean and Healthy Living Behaviors (PHBS).
Posyandu, Poswindu, serta edukasi Perilaku Hidup           [GRI 403-3]
Bersih dan Sehat (PHBS). [GRI 403-3]

Di luar aspek kesehatan kerja, Perseroan juga              Beyond occupational health issues, the Company also
memperkuat dukungan kesejahteraan keluarga                 strengthens support for employee families’ welfare,
karyawan, khususnya bagi karyawan yang bekerja di          especially those in remote plantation areas, through
area kebun terpencil, melalui berbagai fasilitas dan       various tangible facilities and programs, including:
program nyata, antara lain:
1. Akses pendidikan bagi anak karyawan melalui             1. Access to education for employees’ children via the
   Yayasan Perkebunan Rajawali, yang membangun                Rajawali Plantation Foundation, which constructs
   dan mengelola sekolah Taman Kanak-kanak dan                and oversees kindergartens and elementary
   Sekolah Dasar di unit-unit kebun. Kehadiran sekolah        schools within plantation units. These schools
   ini memungkinkan karyawan bekerja dengan lebih             enable employees to work peacefully, knowing
   tenang karena kebutuhan pendidikan dasar anak              their children’s basic educational needs are covered
   dapat terpenuhi di sekitar tempat tinggal dan area         nearby.
   kerja.
2. Program bantuan pendidikan anak karyawan,               2. The employee children’s education assistance
   yang memberikan dukungan pembiayaan Uang                   program, providing financial aid for the Single
   Kuliah Tunggal (UKT) dan biaya hidup bulanan bagi          Tuition Fee (UKT) and monthly living costs for
   anak karyawan yang melanjutkan pendidikan ke               employees’ children in university, reflects the
   perguruan tinggi, sebagai bentuk investasi jangka          company’s long-term dedication to family welfare
   panjang Perseroan terhadap kesejahteraan keluarga          and enhancing human resources.
   dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.
3. Lingkungan kerja ramah keluarga, yang dilengkapi        3. A family-friendly work environment, with housing
   dengan fasilitas tempat tinggal, sarana ibadah, serta      facilities, places of worship, and spaces and
   ruang dan aktivitas pendukung tumbuh kembang               activities supporting children’s development via
   anak melalui kegiatan edukasi dan kesehatan yang           education and health programs integrated with the
   terintegrasi dengan Klinik Kebun dan sekolah di            Garden Clinic and local schools.
   area operasional.

Untuk mendukung kesehatan non-kerja dan kualitas           To promote employee well-being beyond work, the
hidup karyawan, Perseroan juga menyediakan                 Company offers access to sports, health promotion
akses olahraga, kegiatan promotif kesehatan, serta         activities, and education on nutrition and chronic
edukasi nutrisi dan pencegahan penyakit kronis, yang       disease prevention, which are regularly conducted
dilaksanakan secara berkala dan terintegrasi dengan        and integrated with internal community initiatives.
kegiatan komunitas internal. [GRI 403-6]                   [GRI 403-6]

Selain fasilitas tersebut, Perseroan menjamin              Besides these facilities, the Company secures
kesejahteraan finansial karyawan melalui BPJS              the financial health of employees through BPJS
Ketenagakerjaan, BPJS Kesehatan, asuransi kesehatan        Employment, BPJS Health, private health insurance,
swasta, Tunjangan Hari Raya (THR), Jaminan Hari            Holiday Allowance (THR), Old Age Security, and Pension
Tua, dan Jaminan Pensiun, sesuai dengan ketentuan          Security, all in line with government regulations. These
pemerintah. Seluruh fasilitas ini dirancang untuk          resources are designed to enable employees to work
memastikan karyawan dapat bekerja secara produktif         efficiently in a safe, healthy environment that supports
dalam lingkungan yang aman, sehat, dan mendukung           the lasting well-being of their families.
kesejahteraan keluarga secara berkelanjutan.




PT Eagle High Plantations Tbk                                                                                  167
Page 170
 Membangun Kompetensi, Mewujudkan Visi
 Developing Skills, Achieving the Vision




 Perseroan berkomitmen memberikan upah yang layak                 The Company is committed to offering fair and equal
 dan setara, tanpa diskriminasi gender atau jabatan               wages, with no discrimination based on gender or
 dengan mengikuti peraturan ketenagakerjaan yang                  job level, in accordance with applicable Indonesian
 berlaku di Indonesia. Upah terendah yang diberikan               labor regulations. The minimum wage is equal to the
 setara dengan Upah Minimum Regional (UMR) di                     Regional Minimum Wage (UMR) in each operational
 masing-masing wilayah operasional, dengan rasio                  area, with a 1:1 ratio of basic salary and remuneration
 gaji pokok dan remunerasi perempuan dan laki-laki                between women and men. This commitment also
 sebesar 1:1. Pemenuhan komitmen ini juga berlaku                 applies to all of the Company’s suppliers. [GRI 405-2]
 untuk seluruh pemasok Perseroan. [GRI 405-2]

 Penetapan gaji dan kompensasi didasarkan pada                    Salary and benefits are set according to performance
 hasil evaluasi kinerja dan mengacu pada peraturan                evaluation results and comply with relevant labor laws.
 ketenagakerjaan yang berlaku.

                         Upah Karyawan Entry Level terhadap Upah Minimum Provinsi Tahun 2025
                            Entry-Level Employee Wages to the 2025 Provincial Minimum Wage
                                        [GRI 202-1, GRI 405-2, 13.15.3-2][OJK F.20]

                                           UMP                                Upah Karyawan Baru                        Rasio
                                Provincial Minimum Wage                       New Employee Wage                         Ratio
    Wilayah
                          Laki-laki                  Perempuan
     Kerja
                            Male                       Female                                               Laki-
   Work Area                                                                 Laki-laki    Perempuan                      Perempuan
                                                                                                             laki
                   Tetap         Kontrak          Tetap        Kontrak         Male         Female                         Female
                                                                                                            Male
                 Permanent       Contract       Permanent      Contract

  Sumatra           3.024.194     3.024.194      3.024.194     3.024.194      3.024.194       3.024.194             1            1
  Kalimantan
  Tengah
                    3.700.659     3.700.659      3.700.659     3.700.659      3.700.659       3.700.659             1            1
  Central
  Kalimantan
  Kalimantan
  Barat
                    2.953.712     2.953.712      2.953.712     2.953.712      2.953.712       2.953.712             1            1
  West
  Kalimantan
  Kalimantan
  Selatan
                    3.646.004    3.646.004       3.646.004     3.646.004     3.646.004        3.646.004             1            1
  South
  Kalimantan
  Kalimantan
  Timur
                    3.841.707     3.841.707      3.841.707     3.841.707      3.841.707       3.841.707             1            1
  East
  Kalimantan
  Papua             4.307.280     4.307.280      4.307.280     4.307.280      4.307.280       4.307.280             1            1
  Jakarta           5.396.761     5.396.761      5.396.761     5.396.761      5.396.761       5.396.761             1            1


                      Fasilitas yang Diterima Karyawan Berdasarkan Status Kepegawaian [GRI 401-2, 401-3]
                                      Benefits Employees Receive Based on Employment Status

                         Bentuk Manfaat                                  Karyawan Tetap                   Karyawan Kontrak
                            Benefits                                   Permanent Employee                 Contact Employee

  Tunjangan Kesehatan                                                          Ada                              Ada
  Health Benefits                                                            Available                        Available
  Cuti Melahirkan                                                              Ada                              Ada
  Maternity Leave                                                            Available                        Available
  Perumahan di kebun                                                           Ada                              Ada
  Housing on the Plantation                                                  Available                        Available
  Bantuan tempat tinggal Staff non-lokal RO                                    Ada                              Ada
  Housing Assistance for Non-Local RO Staff                                  Available                        Available
  Fasilitas kendaraan/tunjangan transportasi                                   Ada                              Ada
  Vehicle Facilities/Transportation Allowance                                Available                        Available


168                                                                              Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 171
Untuk menjaga daya saing dan keadilan upah, EHP                               To remain competitive and maintain fair wages, EHP
secara berkala melakukan evaluasi dan penyesuaian                             routinely evaluates and adjusts salaries according to
gaji berdasarkan hasil benchmarking pasar. Perseroan                          market benchmarking data. The Company additionally
juga menyediakan berbagai tunjangan berbasis kinerja                          provides performance-based benefits to recognize
sebagai bentuk apresiasi atas pengalaman, kompetensi,                         employee experience, skills, and contributions.
dan kontribusi karyawan.

Hak Cuti                                                                      Leave Entitlements
EHP memberikan hak cuti kepada seluruh karyawan                               EHP offers leave benefits to all employees based on
sesuai ketentuan perundang-undangan dan jenjang                               legal requirements and their job levels, which include:
jabatan masing-masing, meliputi:
1. Cuti tahunan selama 12 hari kerja bagi karyawan                            1. 12 working days of annual leave for those with at
   dengan masa kerja minimal satu tahun.                                         least one year of service.
2. Cuti melahirkan/keguguran selama 1,5 bulan sebelum                         2. 1.5 months of maternity or miscarriage leave before
   dan 1,5 bulan setelah melahirkan.                                             and after childbirth.
3. Cuti bersama mengikuti ketentuan pemerintah.                               3. Collective leave in accordance with government
                                                                                 regulations.

Selain itu, karyawan juga berhak memperoleh izin                              Additionally, employees are eligible for sick leave,
sakit, haid, keperluan penting, dan izin lainnya di luar                      menstrual leave, essential leave, and other types of
tanggungan Perseroan.                                                         leave not specified by the Company.

                                                               Cuti Melahirkan [GRI 401-3]
                                                                    Maternity Leave

                                                                          Perempuan                                Laki-laki*
                        Deskripsi                                           Female                                   Male
                       Description
                                                               2025         2024             2023       2025           2024         2023

 Total karyawan yang berhak mendapat cuti
 melahirkan                                                     4.493                 1             3          0                1          11
 Total employees eligible for maternity leave
 Total karyawan yang kembali bekerja pada
 periode pelaporan setelah cuti melahirkan
                                                                4.493                 1             3          0                1          11
 Total employees who returned to work during
 the reporting period after maternity leave
 Total karyawan yang kembali bekerja setelah
 cuti melahirkan berakhir dan masih bekerja
 setelah 12 bulan
                                                                4.493                 1             2          0                1          9
 Total employees who returned to work after
 the end of maternity leave and remained
 employed after 12 months
 Tingkat karyawan yang mengambil cuti
 melahirkan yang kembali bekerja dan dapat
 dipertahankan                                                  4.493          100%            67%             0         100%        82%
 Rate of employees who took maternity leave,
 returned to work, and stay employed
 Keterangan: | Note:
 *Laki-laki yang mendapat cuti mendampingi istri melahirkan.
 *Men who received maternity leave.


Hingga akhir tahun 2025, 100% karyawan perempuan                              By the end of 2025, 100% of female employees had
tercatat kembali bekerja setelah menjalani cuti                               returned to work after maternity leave. [GRI 401-3]
melahirkan. [GRI 401-3]




PT Eagle High Plantations Tbk                                                                                                          169
Page 172
 Membangun Kompetensi, Mewujudkan Visi
 Developing Skills, Achieving the Vision




 Program Pensiun
 Retirement Program

 EHP menempatkan karyawan sebagai aset utama              EHP regards employees as a vital asset for sustaining
 dalam mendukung keberlanjutan bisnis. Sebagai            its business. To show appreciation for their dedication
 bentuk apresiasi atas dedikasi dan kontribusi mereka,    and contributions, the Company offers a retirement
 Perseroan memberikan program pensiun dan berbagai        scheme and various welfare benefits aimed at ensuring
 tunjangan kesejahteraan untuk menjamin keamanan          financial security during retirement.
 finansial di masa pensiun.



 Seluruh karyawan tetap EHP terdaftar dalam program       All permanent EHP staff are enrolled in the BPJS
 BPJS Ketenagakerjaan, yang mencakup Jaminan Hari         Ketenagakerjaan (Employment Social Security)
 Tua (JHT) dengan kontribusi 3,7% oleh perusahaan         program, which comprises Old Age Security (JHT)
 dan Jaminan Pensiun (JP) sebesar 2% dari total           with a 3.7% contribution from the company and
 remunerasi. Iuran ini dikelola secara terpisah oleh      Pension Security (JP) of 2% of total earnings. These
 BPJS untuk memastikan keberlanjutan pendanaan            contributions are managed separately by BPJS to
 jangka panjang, dengan estimasi kewajiban pensiun        ensure sustainable long-term funding, with estimated
 yang seluruhnya telah tercakup dalam dana yang           pension liabilities fully supported by available funds.
 tersedia. [GRI 201-3]                                    [GRI 201-3]

 Selain manfaat pensiun, karyawan tetap juga menerima     Alongside retirement benefits, permanent employees
 tunjangan standar yang mencakup tunjangan                also enjoy standard benefits such as health coverage,
 kesehatan, cuti melahirkan, bantuan tempat tinggal       maternity leave, housing assistance for non-local RO
 staff non-lokal RO, serta fasilitas kendaraan atau       staff, and transportation or vehicle allowances. These
 tunjangan transportasi, yang juga diberikan kepada       benefits are also extended to contract and part-time
 karyawan kontrak atau paruh waktu. [GRI 401-2]           employees. [GRI 401-2]

 Sebagai bagian dari persiapan masa pensiun, EHP          To prepare for retirement, EHP offers pre-retirement
 juga menyelenggarakan pelatihan pra-pensiun untuk        training aimed at helping employees acquire new skills
 membantu karyawan mengembangkan keterampilan             and plan engaging post-retirement activities. By the
 baru dan merencanakan kegiatan produktif pasca-          end of 2025, 14 employees retired with comprehensive
 pensiun. Hingga akhir tahun 2025, tercatat 14            support from the Company’s welfare programs.
 karyawan memasuki masa pensiun dengan dukungan
 penuh dari program kesejahteraan Perseroan.

 Pelatihan dan Pengembangan Karyawan [OJK F.22]
 Employee Training and Development

 EHP berkomitmen untuk meningkatkan kompetensi            EHP is committed to continuously improving employee
 karyawan secara berkelanjutan melalui berbagai           skills through diverse training programs tailored to
 program pelatihan yang dirancang sesuai kebutuhan        specific job needs and industry challenges. These
 jabatan dan tantangan industri. Program pengembangan     initiatives cover technical skills, management, OHS,
 ini mencakup pelatihan teknis, manajerial, K3, hak       workers’ rights, gender equality, leadership, and more,
 pekerja, kesetaraan gender, kepemimpinan, dan lainnya    delivered both in-person and online, internally and
 yang diberikan secara internal maupun eksternal, baik    externally.
 tatap muka maupun daring.

 Selama tahun 2025, total jam pelatihan yang diberikan    By 2025, the total training hours reached 10,326,
 mencapai 10.326 jam, dengan rata-rata 15 jam per         averaging 15 hours per employee. Among these,
 karyawan. Jika dirinci berdasarkan kategori, karyawan    male employees received an average of 8,896 hours
 laki-laki mencatat rata-rata 8.896 jam pelatihan,        of training, while female employees averaged 1,430
 sedangkan karyawan perempuan 1.430 jam pelatihan.        hours. Senior management averaged 544 hours,
 Berdasarkan jenjang jabatan, manajemen senior            managerial staff 5,570 hours, and non-staff 4,212
 mengikuti rata-rata 544 jam pelatihan, staf manajerial   hours. [GRI 404-1]
 5.570 jam, dan non-staf 4.212 jam. [GRI 404-1]




170                                                                    Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 173
Selain itu, EHP menyediakan program peningkatan                        Furthermore, EHP provides skills development and
keterampilan dan bantuan transisi karier, seperti                      career transition programs, including financial literacy,
pelatihan literasi keuangan, kewirausahaan, dan                        entrepreneurship, and soft skills training, especially
pengembangan soft skills bagi karyawan yang                            for employees nearing retirement or ending their
akan pensiun atau mengakhiri masa kerja, untuk                         employment, supporting their continued productivity
memastikan mereka tetap produktif dan berdaya saing                    and competitiveness post-departure. [GRI 404-2]
setelah meninggalkan Perseroan. [GRI 404-2]

                                          Jumlah Jam Pelatihan [GRI 404-1][OJK F.22][IDX S-05]
                                                          Total Training Hours

                    Deskripsi                                 Satuan
                                                                                      2025             2024                  2023
                   Description                                 Unit

 Jumlah Jam Pelatihan Karyawan                                 Jam
                                                                                          10.326           15.392                  14.195
 Total Employee Training Hours                                Hours
 Rata-rata Jam Pelatihan per Karyawan                    Jam/Karyawan
                                                                                                 15              44                   17
 Average Training Hours per Employee                     Hours/Employee
 Jumlah Karyawan yang Ikut Serta dalam                      Karyawan
                                                                                             660                343                  243
 program Pelatihan                                          Employee
 Total Employees Participating in Training
 Programs                                                       %                         4,09%                2,15%               1,48%



                                Program Pelatihan dan Pengembangan Tahun 2025 [GRI 404-2][OJK F.22]
                                               Training and Development Program in 2025

                                    Jenis Pelatihan                                       Penyelenggara                Jumlah Peserta
 No.
                                    Type of Training                                        Organizer                  Total Participant

  1    Implementasi Internal Audit dan Management Review dalam
       Industri Kelapa Sawit (sesuai Perpres No. 16 Tahun 2025)
       Implementation of Internal Audit and Management Review in the             Global Inspeksi Sertifikasi                  15
       Palm Oil Industry (in accordance with Presidential Regulation No.
       16 of 2025)
  2    7 Values Rajawali Corpora                                                 Rajawali Corpora                             5
  3    Ahli K3 Umum
                                                                                 PT Lentera Disfita Persada                   3
       General OHS Expert Certification
  4    Awareness ISO 17025:2017 – Sistem Manajemen Anti Penyuapan &
       Sistem Manajemen Lingkungan
                                                                                 Global Inspeksi Sertifikasi                  10
       Awareness of ISO 17025:2017 – Anti-Bribery Management System
       & Environmental Management System
  5    Awareness ISO 37001 & ISO 14001 – Sistem Manajemen Anti
       Penyuapan & Sistem Manajemen Lingkungan
                                                                                 Global Inspeksi Sertifikasi                  15
       Awareness of ISO 37001 & ISO 14001 – Anti-Bribery Management
       System & Environmental Management System
  6    Awareness ISO 9001:2015 - Sistem Manajemen Mutu
                                                                                 Global Inspeksi Sertifikasi                  7
       Awareness of ISO 9001:2015 – Quality Management System
  7    Bimtek OSS RBA & LKPM
                                                                                 PKPSDI                                       2
       Technical Guidance for OSS RBA & LKPM
  8    Certified Human Capital General Manager                                   Sahabat Karir Indonesia                       1
  9    Coretax Implementation                                                    ILBAM                                         1
  10   Eagle Leader Program                                                      EHP-HCCS                                    352
  11   e-Fleet & e-Warehouse                                                     EHP-IA                                       97
  12   Entreprises et Droits de l’Homme : comment les entreprises
                                                                                 UN Global Compact Academy                     1
       peuvent-elles rendre opérationnels les
  13   Fungsi dan Aplikasi Oil & Grease pada PKS oleh Pertamina
       Function and Application of Oil & Grease in Palm Oil Mills by             Pertamina                                    50
       Pertamina
  14   Fungsi dan Aplikasi Oil & Grease pada PKS oleh Petronas
       Function and Application of Oil & Grease in Palm Oil Mills by             Petronas                                     49
       Petronas


PT Eagle High Plantations Tbk                                                                                                          171
Page 174
 Membangun Kompetensi, Mewujudkan Visi
 Developing Skills, Achieving the Vision




                             Program Pelatihan dan Pengembangan Tahun 2025 [GRI 404-2][OJK F.22]
                                             Training and Development Program in 2025

                                  Jenis Pelatihan                                       Penyelenggara          Jumlah Peserta
  No.
                                  Type of Training                                        Organizer            Total Participant

  15    Fungsi dan Aplikasi Oil & Grease pada PKS oleh PT Banjar Bearing
        Sentosa
                                                                              PT Banjar Bearing Sentosa               50
        Function and Application of Oil & Grease in Palm Oil Mills by PT
        Banjar Bearing Sentosa
  16    Hiperkes Paramedis
                                                                              PT Samudra Karya Mustika                12
        Occupational Health Training for Paramedics
   17   IHT Pembinaan dan Sertifikasi K3 Operator Pesawat Uap Kelas 1
        Kemnaker RI
        In-House Training (IHT) on OHS Development and Class I Steam          PT Samudra Karya Mustika                29
        Boiler Operator Certification by the Indonesian Ministry of
        Manpower
  18    Investasi Syariah di Pasar Modal
                                                                              Bursa Efek Indonesia                    115
        Sharia Investment in the Capital Market
  19    It’s Time to Financial Planning                                       Mandiri Sekuritas                       118
  20    Memahami Literasi Keungan yang Esensial bagi Praktisi dan
        Profesional
                                                                              Hukumonline                              1
        Understanding Essential Financial Literacy for Practitioners and
        Professionals
  21    Panduan Umum Perjanjian Kerja Harian Kelapa Sawit
        Berkelanjutan
                                                                              GAPKI                                    1
        General Guidelines for Sustainable Palm Oil Daily Work
        Agreements
  22    Pelatihan Ahli K3 Listrik Kemnaker RI
        Electrical OHS Expert Training by the Indonesian Ministry of          Lentera Disfita Persada                  1
        Manpower
  23    Pelatihan dan Sertifikasi Perancang Kontrak
                                                                              Hukumonline                              1
        Contract Drafter Training and Certification
  24    Pelatihan Internal Audit Berbasis ISO 19011:2018
                                                                              Global Inspeksi Sertifikasi             15
        ISO 19011:2018-Based Internal Audit Training
  25    Pelatihan P3K
                                                                              PT Lentera Disfita Persada               3
        First Aid Training
  26    Pelatihan Penanggulangan Kebakaran D Kemnaker RI
        Class D Firefighting Training by the Indonesian Ministry of           Indonesia Jasa Katiga                    3
        Manpower
  27    Penerapan Gas Rumah Kaca (GRK) di Sektor Pertanian
        Implementation of Greenhouse Gas (GHG) Management in the              Global Inspeksi Sertifikasi             13
        Agricultural Sector
  28    Penerapan Supply Chain di Sektor Pertanian & Sosialisasi
        Penerapan ISPO Hilir
                                                                              Global Inspeksi Sertifikasi             14
        Supply Chain Implementation in the Agricultural Sector &
        Socialization of Downstream ISPO Implementation
  29    Pentingnya GRC (Good Governance, Risk Management,
        Compliance) & Keamanan Informasi Pribadi
                                                                              Global Inspeksi Sertifikasi             17
        The Importance of GRC (Good Governance, Risk Management,
        Compliance) & Personal Information Security
  30    Pentingnya Literasi Laporan Keuangan
                                                                              EHP-HCCS                                35
        The Importance of Financial Statement Literacy
  31    Public Speaking Training for SDGI United Nations Global Compact       Individual                               1




172                                                                               Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 175
                                Program Pelatihan dan Pengembangan Tahun 2025 [GRI 404-2][OJK F.22]
                                               Training and Development Program in 2025

                                    Jenis Pelatihan                                       Penyelenggara    Jumlah Peserta
 No.
                                    Type of Training                                        Organizer      Total Participant

 32    Sertifikasi Ahli Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Umum
       Kemnaker RI
                                                                                PT Samudra Karya Mustika          2
       General Occupational Health and Safety (OHS) Expert Certification
       from the Indonesian Ministry of Manpower
 33    Sharing Buku Padu Perkasa
                                                                                EHP-HCCS                          22
       Book Sharing Session: Padu Perkasa
 34    Sosialisasi POJK Nomor 45 Tahun 2024 tentang Pengembangan
       dan Penguatan Emiten dan Perusahaan Publik
                                                                                OJK                                1
       Socialization of POJK No. 45 of 2024 on the Development and
       Strengthening of Issuers and Public Companies
 35    Standar Pengoperasian & Maintenance Boiler Water Tube oleh PT
       Boilermech Indonesia
                                                                                EHP-HCCS                          52
       Water Tube Boiler Operation & Maintenance Standards by PT
       Boilermech Indonesia
 36    Standar Pengoperasian, Maintenance & Troubleshooting Diesel
       Genset oleh PT Altrak 1978
                                                                                EHP-HCCS                          59
       Diesel Genset Operation, Maintenance & Troubleshooting
       Standards by PT Altrak 1978
 37    Standar Pengoperasian, Maintenance & Troubleshooting Steam
       Trap oleh PT Arita Prima Indonesia
                                                                                EHP-HCCS                          36
       Operation, Maintenance & Troubleshooting Standards for Steam
       Trap by PT Arita Prima Indonesia
 38    Standar Pengoperasian, Maintenance & Troubleshooting Empty
       Bunch Press oleh PT YKL Indonesia
                                                                                EHP-HCCS                          36
       Standard Operating Procedures, Maintenance, and
       Troubleshooting for Empty Bunch Presses by PT YKL Indonesia
 39    Standar Pengoperasian, Maintenance & Troubleshooting
       Multistage Pump oleh PT Sumber Waja Fortuna
                                                                                EHP-HCCS                          37
       Standard Operating Procedures, Maintenance, and
       Troubleshooting for Multistage Pumps by PT Sumber Waja Fortuna
 40    Standar Pengoperasian, Maintenance & Troubleshooting Decanter
       & Vaccum Driver oleh PT Alfa Laval
       Standard Operating Procedures, Maintenance, and                          EHP-HCCS                          36
       Troubleshooting for Decanters and Vacuum Drivers by PT Alfa
       Laval
  41   Sudah SMART-kah KPI Anda?
                                                                                EHP-HCCS                          35
       Are Your KPIs SMART?
 42    Training for Trainer Rajawali Corp                                       Rajawali Corp                     6
 43    Training Leadership Mandor                                               EHP-HCCS                          35
 44    Workshop Pelaporan Rencana dan Realisasi Kegiatan Literasi
       dan Inklusi Keuangan Melalui Sistem Pelaporan Edukasi dan
       Pelindungan Konsumen (SiPEDULI)
                                                                                OJK                                1
       Workshop on Reporting on Financial Literacy and Inclusion Activity
       Plans and Implementation Through the Consumer Education and
       Protection Reporting System (SiPEDULI)
 45    WTP & Aplikasi Chemical Boiler oleh PT Kastraco Engineering
                                                                                EHP-HCCS                          52
       WTP & Chemical Boiler Applications by PT Kastraco Engineering
 46    Syariah Insight : Memahami Pasar Modal Untuk Pemula
                                                                                Bursa Efek Indonesia             115
       Syariah Insight: Understanding the Capital Market for Beginners




PT Eagle High Plantations Tbk                                                                                             173
Page 176
 Membangun Kompetensi, Mewujudkan Visi
 Developing Skills, Achieving the Vision




 Sebagai bagian dari strategi pengembangan SDM, EHP              As part of its HR development strategy, EHP carries
 melaksanakan penilaian kinerja tahunan yang menjadi             out annual performance reviews that serve as a basis
 dasar evaluasi prestasi dan potensi karier karyawan.            for evaluating employee performance and potential for
 Penilaian ini dilakukan secara objektif berdasarkan             career progression. These assessments are conducted
 target kinerja individu dan indikator perilaku kerja.           fairly, focusing on personal performance objectives
 Pada tahun 2025, sebanyak 100% karyawan laki-                   and work behavior indicators. By 2025, 100% of male
 laki dan 100% karyawan perempuan telah menerima                 employees and 100% of female employees will have
 penilaian kinerja dan pengembangan karier secara                participated in regular performance and career growth
 berkala, mencakup seluruh tingkatan jabatan di                  evaluations across all company levels. [GRI 404-3]
 Perseroan. [GRI 404-3]

                              Jumlah Karyawan yang Mendapatkan Penilaian Kinerja [GRI 404-3]
                                       Total Employees Receiving Performance Assessments

         Deskripsi                 Satuan
                                                             2025                     2024                      2023
        Description                 Unit

  Laki-laki
                                                             11.660                   11.569                   11.993
  Male                              Orang
  Perempuan                         People
                                                             4.493                    4.358                    4.452
  Female
  Persentase dari seluruh karyawan
                                                             100%                     100%                     100%
  Percentage from all employees


 Tenaga Kerja Anak dan Tenaga Kerja Paksa [GRI 408-1, 409-1][OJK F.19][IDX S-10]
 Child and Forced Labors

 EHP berkomitmen penuh untuk menjunjung tinggi                   EHP is dedicated to respecting human rights and
 prinsip HAM dan memastikan seluruh kegiatan                     guarantees that all operations and supply chains are
 operasional serta rantai pasok bebas dari praktik               free from child labor and forced labor. The Company
 tenaga kerja anak dan kerja paksa. Perseroan                    enforces a minimum employment age of 18, consistent
 menetapkan usia minimum karyawan 18 tahun sesuai                with the Manpower Law and ILO Conventions No. 138
 dengan Undang-Undang Ketenagakerjaan dan                        and No. 182, and strictly forbids any exploitation of
 Konvensi ILO No. 138 dan No. 182, serta melarang                minors or their involvement in hazardous work.
 keras segala bentuk eksploitasi anak di bawah umur
 atau paparan pekerjaan berisiko.

 Selama tahun 2025, tidak ditemukan kasus tenaga                 In 2025, the Company and its partners and suppliers
 kerja anak maupun kerja paksa, baik di internal                 had no incidents of child or forced labor. EHP regularly
 Perseroan maupun di seluruh mitra kerja dan pemasok.            performs compliance audits, verifies workers’ age
 EHP secara rutin melakukan audit kepatuhan, verifikasi          documentation, and conducts field inspections to
 dokumen usia pekerja, dan inspeksi lapangan untuk               maintain compliance, particularly in high-risk areas
 memastikan standar ini diterapkan secara konsisten di           like plantations and socio-economically vulnerable
 setiap lokasi operasi dan rantai pasok yang berpotensi          regions.
 berisiko tinggi, khususnya di area perkebunan dan
 wilayah dengan kondisi sosial-ekonomi yang lebih
 rentan terhadap praktik pekerja anak.

 Sebagai bagian dari komitmen terhadap Konvensi                  Aligned with ILO Conventions No. 29 and No. 105
 ILO No. 29 dan No. 105 tentang Penghapusan Kerja                on forced labor abolition, EHP ensures reasonable
 Paksa, EHP memastikan jam kerja wajar, kebebasan                working hours, guarantees workers’ freedom to
 memilih pekerjaan, serta tidak ada bentuk tekanan               choose employment, and bans any form of physical or
 fisik maupun non-fisik terhadap pekerja. Perseroan              psychological coercion. The Company mandates that
 juga mewajibkan setiap kontraktor dan pemasok untuk             all contractors and suppliers sign a human rights and
 menandatangani pernyataan kepatuhan HAM dan                     labor compliance declaration, which is incorporated
 ketenagakerjaan, yang masuk dalam klausa perjanjian             into key investment agreements and contracts.
 dan kontrak investasi signifikan.




174                                                                             Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 177
Untuk memperkuat pencegahan, EHP melakukan               To enhance prevention efforts, EHP regularly educates
sosialisasi rutin kepada karyawan dan pemasok            employees and suppliers about its human rights
mengenai kebijakan HAM dan ketenagakerjaan,              policies and offers a whistleblowing system (WBS) for
serta menyediakan kanal pengaduan pelanggaran            reporting suspected violations. These initiatives form
atau whistleblowing system (WBS) bagi pekerja            part of the Company’s social due diligence system,
untuk melaporkan dugaan pelanggaran. Langkah-            designed to prevent, detect, and resolve human rights
langkah ini menjadi bagian dari sistem due diligence     issues throughout EHP’s value chain.
sosial Perseroan, yang bertujuan untuk mencegah,
mendeteksi, dan menindak setiap potensi pelanggaran
HAM di seluruh rantai nilai EHP.

Kebebasan Berserikat
Freedom of Association

Komitmen EHP untuk menjunjung tinggi HAM juga            EHP demonstrates its commitment to human rights
diwujudkan melalui penghormatan terhadap kebebasan       by respecting freedom of association and collective
berserikat dan berunding secara kolektif. Perseroan      bargaining. The Company allows all employees to form
memberikan kesempatan kepada seluruh karyawan            or join labor unions, in compliance with Manpower Law
untuk membentuk atau bergabung dalam serikat             No. 13 of 2003 and ILO Conventions No. 87 and No.
pekerja, sesuai Undang-Undang Ketenagakerjaan No.        98, which protect the right to organize.
13 Tahun 2003 serta Konvensi ILO No. 87 dan No. 98
tentang kebebasan berserikat dan hak berorganisasi.

Perseroan memiliki serikat pekerja yang mengacu          Additionally, the Company has a labor union that
kepada Peraturan Perusahaan (PP). Adapun hal ini         operates under the Company Regulation (PP), outlining
mengatur kesepakatan hak dan kewajiban kedua             the rights and responsibilities of both sides, including
belah pihak, termasuk gaji, kondisi kerja, tunjangan     wages, working conditions, benefits, and other
dan aspek lain yang menyangkut kompensasi dan            employee rights. By the end of 2025, all employees
hak-hak karyawan. Hingga akhir tahun 2025, seluruh       were provided with fair treatment and protection. [GRI
karyawan mendapatkan perlakuan dan perlindungan          2-30]
yang adil. [GRI 2-30]

Perseroan juga memelihara hubungan industrial yang       The Company fosters harmonious industrial relations
harmonis melalui dialog rutin antara manajemen dan       by regularly engaging in dialogue with labor union
perwakilan serikat pekerja, yang dilaksanakan secara     representatives to discuss labor and welfare issues.
berkala untuk membahas isu ketenagakerjaan dan           This practice promotes an open, collaborative, and
kesejahteraan. Pendekatan ini memastikan terciptanya     respectful workplace environment.
lingkungan kerja yang terbuka, kolaboratif, dan saling
menghormati.

Implementasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja [OJK F.21][IDX S-11]
Implementation of Occupational Health and Safety

EHP menempatkan aspek Keselamatan dan Kesehatan          EHP prioritizes Occupational Health and Safety
Kerja (K3) sebagai prioritas utama dalam seluruh         (OHS) in every activity. The Company is committed
kegiatan    operasional.  Perseroan     berkomitmen      to creating a safe, healthy, and productive workplace
menciptakan lingkungan kerja yang aman, sehat, dan       by implementing a comprehensive, risk-based OHS
produktif melalui penerapan sistem manajemen K3          management system. This approach not only seeks to
yang terintegrasi dan berbasis risiko. Pendekatan ini    prevent accidents and occupational diseases but also
tidak hanya berfokus pada pencegahan kecelakaan          aims to support the physical and mental health of all
dan penyakit akibat kerja, tetapi juga memastikan        employees across all EHP entities.
kesejahteraan fisik dan mental seluruh pekerja di
seluruh entitas EHP.




PT Eagle High Plantations Tbk                                                                                175
Page 178
 Membangun Kompetensi, Mewujudkan Visi
 Developing Skills, Achieving the Vision




 Sistem Manajemen K3 dan Kebijakan [GRI 403-1]             OHS Management System and Policy [GRI 403-1]
 EHP menerapkan Sistem Manajemen K3 yang mengacu           EHP maintains an OHS Management System aligned
 pada peraturan nasional dan best practice industri,       with national regulations, industry standards, ISO
 termasuk prinsip-prinsip dalam ISO 45001:2018 dan         45001:2018 principles, and Ministry of Manpower
 peraturan Kementerian Ketenagakerjaan.                    regulations.

 Kebijakan K3 mencakup komitmen untuk:                     The OHS policy includes a commitment to:
 1. Mencapai Nol Kecelakaan Fatal (Zero Fatal              1. Achieving Zero Fatal Accidents;
    Accident);
 2. Mencegah Penyakit Akibat Kerja (PAK);                  2. Preventing Occupational Diseases (PAK);
 3. Menjamin kesehatan seluruh pekerja dan keluarga        3. Ensuring the well-being of all employees and their
    mereka;                                                   families;
 4. Memastikan kepatuhan terhadap seluruh regulasi         4. Ensure compliance with all applicable national and
    K3 nasional dan internasional.                            international OHS regulations.

 Setiap unit kerja wajib menjalankan Standar               Each work unit must adhere to Standard Operating
 Operasional Prosedur (SOP) terkait identifikasi bahaya,   Procedures (SOPs) for hazard identification, risk
 pengendalian risiko, pelaporan insiden, dan tanggap       control, incident reporting, and emergency response.
 darurat. Evaluasi penerapan sistem dilakukan secara       The system’s implementation is regularly reviewed
 periodik melalui audit internal dan eksternal HSE.        through internal and external HSE audits.

 Seluruh karyawan EHP (100%) dan kontraktor yang           All EHP employees and contractors within the
 berada di area kerja Perseroan tercakup dalam sistem      Company’s work areas are covered by the OHS
 manajemen K3. Selain itu, EHP juga mewajibkan             management system. Additionally, EHP mandates that
 seluruh kontraktor dan pemasok utama untuk                all major contractors and suppliers follow the same
 menerapkan standar K3 sepadan melalui perjanjian          OHS standards through cooperation agreements, field
 kerja sama, audit lapangan, dan pelatihan bersama.        audits, and joint training. [GRI 403-8]
 [GRI 403-8]

 Identifikasi Bahaya dan Penilaian Risiko [GRI 403-2]      Hazard Identification and Risk Assessment [GRI 403-2]
 EHP      mengimplementasikan     dokumen       Hazard     EHP applies the Hazard Identification, Risk
 Identification, Risk Assessment, and Determining          Assessment, and Determining Control (HIRADC)
 Control (HIRADC) di seluruh area operasional,             process in all operational areas, such as plantations,
 mencakup kegiatan perkebunan, pabrik, dan                 mills, and transportation.
 transportasi.

 Berikut adalah pemetaan identifikasi risiko dan upaya     Below is an overview of the risk identification and
 mitigasinya:                                              mitigation activities:




176                                                                     Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 179
                                                                                                                    Alat
      Risiko                                                                                                   Pengendalian
                                                       Eliminasi, Penggantian, dan
   Kecelakaan                                                                            Pengendalian            Diri (APD)
                       Jenis Bahaya         Lokasi         Pengendalian Teknis
      Kerja                                                                              Administratif            Personal
                     Types of Hazards      Location     Elimination, Replacement,
   Occupational                                                                       Administrative Control     Protective
                                                          and Technical Control
  Accident Risks                                                                                                Equipment
                                                                                                                   (PPE)

 Melakukan           Terpapar bahan       Kebun        • Melakukan medical            • Menyusun SOP           Menyediakan
 penyemprotan        kimia (pestisida),   Plantation     check-up minimal 1 tahun       dan Instruksi Kerja    Alat Pelindung
 tanaman sawit       digigit ular                      • Memberikan extra               cara menyemprot        Diri (APD),
 dengan bahan        Exposure to                         fooding, misalnya susu         menggunakan            seperti sarung
 kimia (peptisida)   chemicals                         • Melakukan sosialisasi          pestisida yang         tangan karet,
 Spraying            (pesticides),                       pentingnya keselamatan         benar dan aman         kacamata,
 chemicals on        snake bites                         kerja                        • Training               masker, sepatu
 oil palm plants                                       • Memfasilitasi pelatihan        penggunaan             boot, dan
 (pesticides)                                            yang dilakukan oleh            pestisida              apron
                                                         pemasok bahan kimia          • Medical check          Provide
                                                         bagi karyawan semprot          up untuk tenaga        Personal
                                                       • Conducting medical             semprot                Protective
                                                         check-ups at least once      • Developing             Equipment
                                                         a year                         SOPs and Work          (PPE),
                                                       • Providing additional food,     Instructions to        including
                                                         such as milk                   ensure the proper      rubber gloves,
                                                       • Promoting awareness of         and safe use of        goggles,
                                                         occupational safety            pesticides             masks, boots,
                                                       • Arranging training           • Providing training     and aprons.
                                                         sessions provided by           on pesticide use
                                                         chemical suppliers for       • Conducting medical
                                                         spraying employees             check-ups for
                                                                                        sprayers
 Melakukan           Tertimpa buah        Kebun        • Melakukan sosialisasi        Menyusun SOP dan         Menyediakan
 panen tandan        sawit, terkena       Plantation     pentingnya keselamatan       Instruksi Kerja cara     APD, seperti
 buah sawit          bunga sawit,                        kerja                        panen buah sawit         helm dan
 Harvesting          digigit ular                      • Melakukan sosialisasi/       yang benar dan aman      sepatu boot
 oil palm fruit      Crashing into                       pelatihan cara panen         Creating SOPs and        Provide PPE,
 bunches             palm fruit, being                   yang sesuai prosedur         Work Instructions for    such as
                     hit by palm                       • Promoting the importance     proper and safe oil      helmets and
                     flowers, snake                      of occupational safety       palm fruit harvesting.   boots.
                     bites                             • Training on proper
                                                         harvesting procedures
 Mengoperasikan      Tabrakan,            Sepanjang    • Memasang rambu               • Menyusun SOP           Menyediakan
 alat berat dan      terjatuh,            jalan          kecepatan minimal 40           dan Instruksi Kerja    APD, seperti
 pekerjaan di        tergelicir,          kebun dan      km/jam                         mengoperasikan         sepatu safety,
 workshop            tertimpa benda       workshop/    • Memfasilitasi training         alat berat serta       masker, sarung
 Operating heavy     keras                bengkel        operator alat berat            bekerja di             tangan kulit,
 machinery and       Collisions, falls,   Along the    • Melakukan sosialisasi          workshop               topeng las, dan
 working in the      slips, being         plantation     pentingnya keselamatan       • Training untuk para    helm
 workshop            struck by hard       path and       kerja                          operator Alat Berat    Provide PPE,
                     objects              workshop     • Installing speed signs of      untuk mendapatkan      such as safety
                                                         at least 40 km/h               SIO (Surat Ijin        shoes, masks,
                                                       • Facilitating training          Operator)              leather gloves,
                                                         for heavy equipment          • Creating SOPs and      welding masks,
                                                         operators                      Work Instructions      and helmets.
                                                       • Promoting awareness of         for operating heavy
                                                         occupational safety            machinery and
                                                                                        workshop activities
                                                                                      • Providing
                                                                                        training for
                                                                                        heavy equipment
                                                                                        operators to
                                                                                        achieve an
                                                                                        Operator's License
                                                                                        (SIO)




PT Eagle High Plantations Tbk                                                                                                 177
Page 180
 Membangun Kompetensi, Mewujudkan Visi
 Developing Skills, Achieving the Vision




                                                                                                                     Alat
       Risiko                                                                                                   Pengendalian
                                                       Eliminasi, Penggantian, dan
    Kecelakaan                                                                           Pengendalian             Diri (APD)
                       Jenis Bahaya          Lokasi        Pengendalian Teknis
       Kerja                                                                             Administratif             Personal
                     Types of Hazards       Location    Elimination, Replacement,
    Occupational                                                                      Administrative Control      Protective
                                                          and Technical Control
   Accident Risks                                                                                                Equipment
                                                                                                                    (PPE)

  Melakukan          Terpapar panas,       Seluruh     • Melakukan medical check      Menyusun SOP             Menyediakan
  aktivitas di       terpapar bahan        Area          up minimal setahun sekali    dan Instruksi Kerja      APD, seperti
  proses produksi    kimia, terpapar       All areas     bagi karya                   di seluruh stasiun       sepatu safety,
  pabrik kelapa      kebisingan,                       • Memberikan training          proses produksi dan      ear plug, ear
  sawit              terpapar debu,                      cara kerja yang sesuai       pendukungnya             muff, masker,
  Performing tasks   terjatuh dari                       prosedur                     Developing SOPs and      dan helm
  in the palm oil    ketinggian,                       • Memberikan training          Work Instructions for    Provide PPE,
  mill production    tertimpa benda                      dasar-dasar Keselamatan      all production and       such as
  process            keras, tergelincir                  dan Kesehatan Kerja (K3)     support stations         safety shoes,
                     Exposure to heat,                 • Melakukan sosialisasi                                 earplugs,
                     chemicals, noise,                   pentingnya keselamatan                                earmuffs,
                     dust; falling from                  kerja                                                 masks, and
                     heights; being hit                • Conducting medical                                    helmets.
                     by hard objects;                    check-ups for employees
                     slips                               at least once a year
                                                       • Providing training on
                                                         proper work procedures
                                                       • Offering basic training on
                                                         Occupational Health and
                                                         Safety (OHS)
                                                       • Promoting awareness of
                                                         occupational safety
  Pabrik             Terpapar bahan        Pabrik      • Memasang material            • Menyusun SOP           Menyediakan
  Plant              kimia                 Plant         safety data sheet (lembar      dan Instriksi Kerja    APD seperti
                     Exposed to                          keselamatan bahan)             cara mencampur         masker,
                     chemicals                         • Memberikan training            pestisida dan          kacamata,
                                                         cara kerja yang sesuai         pupuk yang sesuai      sepatu safety,
                                                         prosedur                       dan aman               dan sarung
                                                       • Melakukan sosialisasi        • Training               tangan kulit
                                                         pentingnya keselamatan         penggunaan             Provide PPE,
                                                         kerja                          pestisida              such as masks,
                                                       • Installing material safety   • Developing             goggles, safety
                                                         data sheets                    SOPs and Work          shoes, and
                                                       • Providing training on          Instructions to        leather gloves.
                                                         proper work procedures         ensure the proper
                                                       • Promoting awareness of         and safe mixing
                                                         occupational safety            of pesticides and
                                                                                        fertilizers
                                                                                      • Providing training
                                                                                        on pesticide use



 Selain itu, EHP memastikan bahwa kegiatan                         Additionally, EHP guarantees its operations do
 operasionalnya tidak menimbulkan risiko terhadap                  not pose risks to the local community. It manages
 masyarakat sekitar. Penggunaan bahan kimia dan                    chemicals and hazardous waste with secure storage
 limbah berbahaya dikendalikan melalui sistem                      and disposal practices. The Company maintains a
 penyimpanan dan pembuangan yang aman. Perseroan                   strict zero-burning policy, handles hazardous waste
 juga menerapkan prinsip zero burning policy,                      responsibly, and regularly inspects equipment and
 manajemen limbah B3, serta inspeksi berkala terhadap              infrastructure to prevent environmental incidents that
 peralatan dan infrastruktur untuk mencegah insiden                could endanger workers and nearby residents.
 lingkungan yang dapat membahayakan keselamatan                    [GRI 403-7]
 pekerja dan warga sekitar. [GRI 403-7]

 Pelayanan Kesehatan Kerja dan Pemantauan                          Occupational Health Services and Environmental
 Lingkungan [GRI 403-3, 403-6]                                     Monitoring [GRI 403-3, 403-6]
 EHP menyediakan layanan kesehatan kerja di setiap                 EHP provides occupational health services at each
 unit operasional, termasuk klinik dengan tenaga medis             operational unit, including clinics staffed with certified
 bersertifikat untuk melakukan pemeriksaan rutin,                  medical personnel to perform routine check-ups, first
 Penanganan Pertama Pada Kecelakaan Kerja (P3K), serta             aid for workplace accidents (P3K), and to identify and
 identifikasi dan pelaporan Penyakit Akibat Kerja (PAK).           report occupational diseases (PAK).

178                                                                              Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 181
Pemeriksaan Medical Check Up (MCU) dilakukan              Annual Medical Check-Ups (MCU) are conducted
setiap tahun bagi seluruh karyawan tetap dan              for all permanent and contract employees to ensure
kontrak untuk memastikan kondisi kesehatan optimal.       optimal health. Monitoring the work environment also
Pemantauan lingkungan kerja juga dilakukan melalui        includes testing dust, noise, and the quality of air and
pengukuran kadar debu, kebisingan, serta kualitas         water to maintain a safe workplace.
udara dan air untuk memastikan lingkungan kerja tetap
aman.

Selain pemeriksaan kesehatan kerja, EHP menjalankan       Along with occupational health check-ups, EHP offers
program kesehatan preventif dan promotif seperti          preventive and wellness initiatives like monitoring
pemeriksaan tekanan darah, gula darah, dan Indeks         blood pressure, blood sugar, and Body Mass Index
Massa Tubuh (IMT). Perseroan juga menyediakan             (BMI). The Company additionally provides sports
fasilitas olahraga, ruang laktasi, serta program          facilities, lactation rooms, and counseling services for
penyuluhan gizi dan kesehatan mental. Upaya ini           nutrition and mental health. These initiatives aim to
ditujukan untuk meningkatkan produktivitas dan            enhance employee productivity and promote a higher
kualitas hidup pekerja di luar jam kerja.                 quality of life outside of work.

Konsultasi dan Partisipasi Pekerja dalam K3 [GRI 403-4]   Worker Consultation and Participation in OHS [GRI 403-4]
EHP melibatkan seluruh pekerja dalam penyusunan           EHP involves all employees in creating and executing
dan pelaksanaan kebijakan K3 melalui Komite               OHS policies through the Joint OHS Committee and the
Bersama K3 dan Panitia Pembina K3 (P2K3) di setiap        OHS Advisory Committee (P2K3) at each unit. These
unit. Komite ini beranggotakan perwakilan manajemen       committees, composed of management and employee
dan pekerja yang secara rutin mengadakan pertemuan        representatives, meet regularly each month to:
bulanan untuk:
1. Mengidentifikasi Perubahan Peraturan, Bahaya &         1. Identify regulatory updates, hazards, and conduct
   Penilaian Resiko;                                         risk assessments;
2. Mengevaluasi implementasi sistem K3;                   2. Assess the effectiveness of the OHS system;
3. Membahas hasil audit dan inspeksi lapangan;            3. Review audit and inspection results;
4. Menindaklanjuti laporan kecelakaan dan kondisi         4. Follow up on accident reports and unsafe conditions;
   tidak aman; dan                                           and
5. Karyawan juga dapat menyampaikan masukan atau          5. Employees can also offer feedback or submit
   keluhan melalui mekanisme pelaporan langsung              complaints via direct reporting channels or
   atau forum konsultasi tanpa rasa takut akan               consultation forums without fear of discrimination.
   diskriminasi.

Pelatihan dan Kompetensi K3 [GRI 403-5]                   OHS Training and Competence [GRI 403-5]
Untuk memperkuat budaya keselamatan, EHP                  To enforce its safety culture, EHP offers ongoing
memberikan pelatihan rutin kepada seluruh karyawan        training to all employees and contractors, including:
dan kontraktor, meliputi:
1. Pelatihan Dasar K3 dan tanggap darurat;                1. Fundamental OHS and emergency response
                                                             instruction;
2. Pelatihan Kompetensi K3;                               2. OHS Competence development programs;
3. Pelatihan penggunaan APD dan penanganan bahan          3. Training on personal protective equipment (PPE)
   berbahaya;                                                usage and hazardous materials management;
4. Sertifikasi Operator Alat Berat dan Petugas P3K;       4. Certification programs for Heavy Equipment
                                                             Operators and First Aid Officers;
5. Pelatihan fire drill dan evakuasi kebakaran;           5. Fire drills and evacuation procedures training;
6. Training HIRA (Identifikasi Bahaya dan Resiko); dan    6. Hazard and Risk Identification (HIRA) education; and
7. Pelatihan dan sosialisasi K3 untuk pemasok dan         7. OHS awareness and training sessions for suppliers
   kontraktor.                                               and contractors.

Pada tahun 2025, total 3.024 jam pelatihan K3 telah       By 2025, a total of 3,024 hours of OHS training were
diberikan dengan rata-rata 35,16 jam per karyawan.        provided, averaging 35.16 hours per employee.




PT Eagle High Plantations Tbk                                                                                 179
Page 182
 Membangun Kompetensi, Mewujudkan Visi
 Developing Skills, Achieving the Vision




 Pencapaian Kinerja K3                                                              OHS Performance Achievements
 Pada tahun 2025, EHP berhasil mempertahankan                                       By 2025, EHP achieved zero fatalities and no serious
 zero fatality, tanpa adanya kasus kecelakaan kerja                                 workplace accidents. Nonetheless, there were 243
 berat. Namun, tercatat 243 kasus cedera ringan dan                                 minor injury cases and 15 moderate injury cases across
 15 kasus sedang di seluruh unit operasional, terutama                              all operational units, mostly caused by thorn pricks,
 akibat tertusuk duri, terjatuh, atau terkena pelepah                               falls, or being struck by oil palm fronds. All incidents
 sawit. Setiap kasus ditangani sesuai prosedur dengan                               were managed following established procedures,
 penanganan medis dan pelaporan resmi kepada                                        including medical treatment and official reporting to
 instansi terkait.                                                                  the appropriate authorities.

                             Jumlah Kecelakaan Kerja berdasarkan Kategori [GRI 403-2, 13.9.3][OJK F.21][IDX S-06]
                                                              Total Work Accidents by Category

                      Deskripsi                                     Satuan
                                                                                                  2025               2024               2023
                     Description                                     Unit

  Ringan
                                                                                                         243                 207                 376
  Minor
  Sedang                                                           Kejadian                               15                  14                  39
  Moderate                                                          Case
  Fatal                                                                                                    0                   0                   0
  Severe                                                                                                   0                   0                   0



                            Pengelolaan Keselamatan Kerja terhadap Karyawan* [GRI 403-9, 403-10, 13.9.10, 13.9.11]
                                                     Occupational Safety Management for Employees

                      Deskripsi                                     Satuan
                                                                                                  2025               2024                2023
                     Description                                     Unit

  Severity Rate                                            Hari Hilang/Jam Kerja
                                                             Lost Workdays/                              15,8               26,98               27,86
                                                              Working Hours
  Frequency Rate                                             Kasus/Jam Kerja
                                                                                                         25,5               46,79               13,22
                                                           Cases/Working Hours
  Total Jam Kerja                                                     Jam
                                                                                                  23.801.668         24.587.051         24.832.922
  Total Work Hours                                                    Hour
  Total Hari Kerja Hilang                                             Hari
                                                                                                          33                  39                  75
  Total Lost Workdays                                                 Day
  Total Jam Kerja Hilang                                              Jam
                                                                                                         264                 312                 600
  Total Lost Work Hours                                               Hour
  Kecelakaan Kerja Fatal                                           Kejadian
                                                                                                           0                   0                   0
  Fatal Work Accidents                                              Case
  Entitas Anak Nihil Kecelakaan Kerja                                Entitas
                                                                                                            -                   -                   -
  Subsidiaries: Zero Work Accidents                                  Entity
  *) Perhitungan berdasarkan 1.000.000 jam kerja | Calculation based on 1,000,000 working hours



 Selama tahun 2025, tidak ditemukan kasus penyakit                                  In 2025, there were no reported cases of occupational
 akibat kerja yang disebabkan oleh paparan bahan                                    diseases resulting from exposure to hazardous
 berbahaya atau kondisi lingkungan kerja. Pemeriksaan                               materials or work environment conditions. Routine
 medis rutin dan edukasi kesehatan kerja dilakukan                                  medical check-ups and occupational health education
 untuk meminimalkan potensi gangguan kesehatan                                      were provided to help reduce risks of health issues
 seperti gangguan pernapasan, penyakit kulit, atau                                  like respiratory problems, skin conditions, or
 gangguan muskuloskeletal. EHP juga melakukan                                       musculoskeletal disorders. The EHP also monitored
 tindak lanjut rehabilitasi medis serta pemantauan                                  and followed up with employees who had experienced
 lanjutan terhadap karyawan yang pernah mengalami                                   work-related accidents or health concerns.
 kecelakaan atau gangguan kesehatan terkait                                         [GRI 403-10]
 pekerjaan. [GRI 403-10]




180                                                                                                   Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 183
PT Eagle High Plantations Tbk   181
Page 184
 Menguatkan Komunitas, Menumbuhkan Harapan
 Strengthening the Community, Igniting Hope




 MENGUATKAN
 KOMUNITAS,
 MENUMBUHKAN HARAPAN
 Strengthening the Community, Igniting Hope
 Berperan aktif dalam menciptakan dampak sosial yang
 bermakna.
 Actively contribute to generating meaningful social impact.




182                                                   Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 185
PT Eagle High Plantations Tbk   183
Page 186
 Menguatkan Komunitas, Menumbuhkan Harapan
 Strengthening the Community, Igniting Hope




       Pendekatan Manajemen [GRI 3-3]
       Management Approach

       EHP meyakini bahwa pertumbuhan jangka panjang yang berkelanjutan hanya dapat dicapai apabila
       Perseroan tumbuh bersama masyarakat di sekitar wilayah operasional. Atas dasar tersebut, EHP
       berkomitmen untuk memperkuat peran sosialnya melalui kemitraan yang konstruktif, dialog yang
       terbuka, serta upaya nyata dalam mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat, sehingga sinergi
       yang terbangun dapat menumbuhkan harapan dan peluang yang lebih baik bagi semua pihak.

       Komitmen tersebut dijalankan sejalan dengan penerapan prinsip bisnis yang sehat dan
       bertanggungjawab. Perseroan memandang bahwa keberhasilan usaha perlu diiringi dengan kontribusi
       yang relevan dan tepat sasaran bagi komunitas, baik melalui penguatan kapasitas masyarakat,
       peningkatan akses terhadap layanan dasar, maupun dukungan terhadap inisiatif yang mendorong
       kemandirian dan kesejahteraan ekonomi lokal.

       EHP believes that sustainable growth is only possible if the Company develops alongside the
       communities around its operations. Therefore, EHP is dedicated to strengthening its social role through
       constructive partnerships, open dialogue, and tangible efforts to improve community welfare. This
       collaboration fosters hope and creates new opportunities for everyone.

       This approach aligns with the implementation of sound and responsible business principles. The
       Company believes that business success should be accompanied by meaningful contributions to the
       community, such as enhancing community capacity, improving access to basic services, or supporting
       initiatives that foster local economic independence and prosperity.




184                                                                       Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 187
Implementasi    dukungan      kepada    masyarakat          Community support is realized through various
diwujudkan melalui berbagai program dan kegiatan            programs and activities under the Company’s Social
dalam kerangka Tanggung Jawab Sosial dan                    and Environmental Responsibility (TJSL) framework.
Lingkungan (TJSL) Perseroan. Program TJSL dirancang         These programs aim to build harmonious and
tidak hanya untuk membangun hubungan yang                   trusting relationships with the community while
harmonis dan saling percaya antara Perseroan dan            creating a lasting positive impact. They also support
masyarakat, tetapi juga untuk menciptakan dampak            the Company’s long-term goal of strengthening
positif yang berkelanjutan, sekaligus mendukung             communities and inspiring hope.
pencapaian tujuan jangka panjang Perseroan dalam
menguatkan komunitas dan menumbuhkan harapan.

Untuk memastikan program yang dijalankan tepat              To keep programs relevant and targeted, the Company
sasaran dan relevan, Perseroan secara berkala               regularly conducts social impact assessments involving
melakukan kajian terhadap dampak sosial dengan              key stakeholders. This evaluation helps ensure each
melibatkan pemangku kepentingan terkait. Melalui            initiative aligns with community aspirations and
evaluasi ini, Perseroan berupaya memastikan setiap          stakeholder needs, delivering measurable benefits
inisiatif tidak hanya selaras dengan aspirasi dan           that are felt broadly and sustainably.
harapan masyarakat, tetapi juga mampu menjawab
kebutuhan pemangku kepentingan yang relevan
secara terukur, sehingga manfaatnya dapat dirasakan
secara luas dan berkelanjutan.

Target dan Progres
Target and Progress


                 Uraian                                                 Penjelasan
               Description                                              Explanation

 Topik Material: Kinerja Sosial Masyarakat
 Material Topic: Community Social Performance
 Kebijakan dan Komitmen              EHP menempatkan penghormatan terhadap hak masyarakat adat dan komunitas
 Policy and Commitment               lokal sebagai fondasi utama dalam pengelolaan dampak sosial di seluruh wilayah
                                     operasional dan rantai pasoknya. Komitmen tersebut mencakup:
 Link Dokumen | Document Link:       • Komitmen untuk menghormati hak-hak Masyarakat Adat dan komunitas lokal di
 https://www.eaglehighplantations.      wilayah operasional serta di seluruh rantai pasok;
 com/keberlanjutan/strategi/         • Komitmen untuk menghormati hak penguasaan tanah secara hukum dan adat di
                                        wilayah operasional serta di seluruh rantai pasok;
                                     • Komitmen untuk menerapkan Persetujuan Atas Dasar Informasi di Awal Tanpa
                                        Paksaan (PADIATAPA/FPIC) di wilayah operasional serta di seluruh rantai pasok;
                                     • Komitmen untuk memitigasi dampak terhadap ketahanan pangan;
                                     • Komitmen untuk mendukung ekonomi lokal melalui pemberdayaan masyarakat
                                        dan pemasok;
                                     • Komitmen untuk menyediakan layanan dan fasilitas dasar bagi masyarakat; dan
                                     • Komitmen untuk menyediakan peluang usaha dan/atau kesempatan kerja bagi
                                        masyarakat setempat.
                                     EHP emphasizes the importance of respecting the rights of Indigenous Peoples
                                     and local communities as a fundamental principle for managing social impacts
                                     throughout its operations and supply chain. These commitments encompass:
                                     • A commitment to uphold the rights of Indigenous Peoples and local communities
                                        within its operational scope and across its supply chain;
                                     • A commitment to recognize and respect legal and customary land tenure rights
                                        in its operational activities and supply chain;
                                     • A commitment to implement Free, Prior, and Informed Consent (FPIC) in its
                                        operations and across its supply chain;
                                     • A commitment to mitigate impacts on food security;
                                     • A commitment to support local economic development through community and
                                        supplier empowerment;
                                     • A commitment to provide essential services and facilities to the community; and
                                     • A commitment to offer business and employment opportunities to the local
                                        community.




PT Eagle High Plantations Tbk                                                                                      185
Page 188
 Menguatkan Komunitas, Menumbuhkan Harapan
 Strengthening the Community, Igniting Hope




                Uraian                                                     Penjelasan
              Description                                                  Explanation

  Tindakan Pengelolaan dan Dampak      Dalam menjalankan komitmen untuk memperkuat hubungan dengan masyarakat
  Management Actions and Impact        dan memaksimalkan dampak positif keberadaan operasional, EHP mengelola aspek
                                       sosial melalui pendekatan yang terstruktur, partisipatif, dan berbasis kebutuhan
                                       riil masyarakat. Pengelolaan ini mencakup upaya untuk mengoptimalkan dampak
                                       positif sekaligus memitigasi potensi dampak negatif yang mungkin timbul dari
                                       kegiatan operasional Perseroan.

                                       Dampak positif dari berbagai inisiatif kegiatan di bidang sosial kemasyarakatan
                                       tercermin pada meningkatnya kesejahteraan masyarakat, penguatan kapasitas
                                       ekonomi lokal, perbaikan kualitas hidup, serta terjaganya hubungan yang harmonis
                                       antara Perseroan dan komunitas sekitar.

                                       Dampak negatif potensial antara lain risiko konflik sosial, klaim lahan, gangguan
                                       terhadap mata pencaharian, atau perubahan sosial budaya. Risiko ini dimitigasi
                                       melalui penerapan FPIC, dialog berkelanjutan dengan masyarakat, pelibatan tokoh
                                       adat dan pemerintah setempat, serta penanganan keluhan secara terstruktur dan
                                       transparan.
                                       To fulfill its commitment to strengthening community relationships and maximizing
                                       positive impacts, EHP manages social aspects using a structured, participatory
                                       approach that focuses on the genuine needs of the community. This includes
                                       efforts to boost positive effects and minimize potential negatives from the
                                       Company’s activities.

                                       The advantages of various social initiatives include improved community well-
                                       being, enhanced local economic capacity, better quality of life, and sustained
                                       harmonious relations between the Company and local communities.

                                       Potential negative effects involve risks such as social conflicts, land disputes,
                                       disruption of livelihoods, or socio-cultural changes. These are addressed through
                                       measures like Free, Prior, and Informed Consent (FPIC), continuous dialogue with
                                       the community, engagement with traditional leaders and local officials, and a
                                       transparent, structured grievance process.
  Pemantauan Efektivitas               EHP melakukan pemantauan berkala atas efektivitas pengelolaan dampak
  Effectiveness Monitoring             sosial melalui evaluasi pelaksanaan program TJSL, peninjauan hasil kegiatan
                                       pemberdayaan, serta pemantauan isu dan keluhan masyarakat. Pemantauan
                                       ini dilakukan untuk memastikan bahwa setiap inisiatif benar-benar memberikan
                                       manfaat yang relevan, mencegah munculnya dampak negatif yang signifikan, serta
                                       menjadi dasar perbaikan berkelanjutan atas kebijakan dan program yang dijalankan
                                       Perseroan di wilayah operasionalnya.
                                       EHP regularly monitors the effectiveness of social impact management through
                                       evaluations of its CSR (Corporate Social and Environmental Management)
                                       programs, reviews of empowerment activity results, and community issue and
                                       complaint monitoring. This oversight ensures that each initiative provides relevant
                                       benefits, avoids significant negative impacts, and informs ongoing improvement of
                                       the Company’s policies and programs in its operational areas.
  Keterlibatan Pemangku Kepentingan    Pelibatan pemangku kepentingan menjadi elemen kunci dalam pendekatan
  Stakeholder Engagement               EHP untuk membangun hubungan yang harmonis dan mencegah konflik sosial.
                                       Perseroan secara rutin menyelenggarakan pertemuan, dialog, konsultasi publik,
                                       serta forum diskusi dengan masyarakat, tokoh adat, pemerintah daerah, dan
                                       pemangku kepentingan terkait lainnya. Melalui mekanisme ini, EHP tidak hanya
                                       menyampaikan perkembangan kegiatan operasional, tetapi juga menyerap aspirasi,
                                       menampung keluhan, serta menyusun program pemberdayaan yang lebih tepat
                                       sasaran dan selaras dengan kebutuhan riil masyarakat.
                                       Stakeholder engagement is vital to EHP’s strategy for fostering harmonious
                                       relationships and preventing social conflicts. The Company regularly organizes
                                       meetings, dialogues, public consultations, and forums with communities, traditional
                                       leaders, local governments, and other stakeholders. These platforms allow EHP
                                       to share operational updates, gather feedback, address complaints, and create
                                       empowerment programs that are better tailored to the community’s real needs.




186                                                                          Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 189
                   Target                    Pencapaian di Tahun 2025                     Keterangan
                   Target                      Achievements in 2025                       Description

 Peningkatan 25% keterlibatan petani
 swadaya dari tahun sebelumnya
                                                                                        Melebihi target
 25% increase in independent                          53,68%
                                                                                         Above target
 smallholder engagement from the
 previous year

 Melaksanakan minimal 37 Program
 Perayaan Hari Besar Agama per tahun di
 wilayah operasional                                                                    Melebihi target
                                                    66 program
 Implement minimum 37 Religious Holiday                                                  Above target
 Celebration Programs per year in
 operational areas
 Memfasilitasi 10 kegiatan pelestarian dan
 pembinaan budaya serta kearifan lokal                                                  Melebihi target
                                               29 kegiatan | activities
 Facilitate 10 cultural preservation and                                                 Above target
 local wisdom development activities
 Berpartisipasi dalam mendukung minimal
 90 kegiatan kemasyarakatan di wilayah
 operasional Perseroan                                                                  Melebihi target
                                              173 kegiatan | activities
 Participation in at least 90 community                                                  Above target
 activities in the Company’s operational
 areas



Program TJSL dalam Mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan [GRI 413-1] [GRI 413-2] [OJK
F.23] [OJK F.25]
CSR Programs Supporting Sustainable Development Goals

Program TJSL Perseroan berfokus pada empat pilar            The Company’s CSR program is centered on four key
utama, yakni Pengembangan Masyarakat, Kepedulian            pillars: Community Development, Environmental Care
dan Perlindungan Lingkungan Hidup, Pembangunan              and Protection, Infrastructure Network Development
serta Pemeliharaan Jaringan Infrastruktur, dan              and Maintenance, and Social Care.
Kepedulian Sosial.

Keempat fokus ini menjadi kerangka kerja Perseroan          These pillars guide the Company in designing,
dalam merancang, melaksanakan, dan memantau                 executing, and tracking CSR initiatives to ensure they
inisiatif TJSL agar manfaatnya relevan dengan               meet community needs and align with sustainability
kebutuhan masyarakat dan selaras dengan prioritas           goals. [GRI 413-2]
keberlanjutan Perseroan. [GRI 413-2]

Melalui berbagai program yang dijalankan, Perseroan         Through its various initiatives, the Company
menegaskan komitmennya untuk berkontribusi                  demonstrates its dedication to supporting the
terhadap     pencapaian     Tujuan    Pembangunan           Sustainable Development Goals (SDGs). All programs
Berkelanjutan (TPB). Seluruh kegiatan dirancang dan         are carefully planned and assessed to verify their
dievaluasi secara komprehensif untuk memastikan             effectiveness and to generate lasting value for
efektivitas program serta menciptakan nilai tambah          stakeholders
yang berkelanjutan bagi para pemangku kepentingan.




PT Eagle High Plantations Tbk                                                                                 187
Page 190
 Menguatkan Komunitas, Menumbuhkan Harapan
 Strengthening the Community, Igniting Hope




                                              Pilar Pembangunan Berkelanjutan
                                                Sustainable Development Pillars




             Pilar Ekonomi
             Economic Pillar




             Pilar Sosial
             Social Pillar




             Pilar Lingkungan
             Environmental Pillar



 Pilar Ekonomi                                                    Economic Pillar
 Perseroan terus mendorong peningkatan kesejahteraan              The Company continues to enhance community well-
 masyarakat melalui serangkaian program yang                      being through various programs focused on business
 menitikberatkan pada pengembangan usaha serta                    growth and boosting local economic activities, with
 penguatan kegiatan ekonomi produktif di tingkat lokal            a special emphasis on local wisdom. This initiative
 dengan mengedepankan kearifan lokal. Inisiatif ini               employs a village potential development approach,
 dijalankan dengan pendekatan pengembangan potensi                allowing communities to utilize their resources
 desa, sehingga masyarakat dapat mengoptimalkan                   effectively, increase business prospects, and steadily
 sumber daya yang dimiliki, memperluas peluang                    achieve economic independence.
 usaha, dan membangun kemandirian ekonomi secara
 bertahap.​

 Dalam pelaksanaannya, Perseroan berperan sebagai                 The Company acts as a facilitator in implementing
 fasilitator dalam pengembangan ekonomi lokal yang                inclusive and sustainable local economic development.
 inklusif dan berkelanjutan. Dukungan diberikan melalui           It provides support through capacity building for
 penguatan kapasitas pelaku usaha, pendampingan                   business actors, mentoring for productive activities,
 kegiatan ekonomi produktif, serta pengembangan                   and developing a business ecosystem that boosts
 ekosistem usaha yang mendorong peningkatan daya                  competitiveness and creates added value for the
 saing dan penciptaan nilai tambah bagi masyarakat.​              community.

 Diantaranya, pada sektor pertanian dan perikanan,                In agriculture and fisheries, the Company promotes
 Perseroan memfasilitasi program pengembangan                     community agricultural programs via horticultural
 pertanian     rakyat   melalui   budidaya      tanaman           crop cultivation, freshwater fisheries, shrimp pond
 hortikultura, budidaya perikanan air tawar, pengelolaan          management, and fishing activities. In addition,
 tambak udang, serta kegiatan penangkapan ikan. Di                the Company also supports community livestock
 samping itu, Perseroan juga mendukung pembinaan                  businesses, including chicken, duck farming, as well as
 usaha peternakan masyarakat, mencakup peternakan                 goat, pig, and cattle keeping, as alternative household
 ayam dan bebek, serta pengembangan ternak                        income sources.
 kambing, babi, dan sapi sebagai alternatif penguatan
 pendapatan rumah tangga.​

 Perseroan turut mendorong pengembangan industri                  Additionally, the Company fosters home industries
 rumah tangga melalui pembinaan dan fasilitasi usaha              by developing and facilitating skills-based small
 kecil berbasis keterampilan, khususnya kerajinan kayu            businesses, especially in wood and rattan crafts, and
 dan rotan, serta produksi makanan ringan seperti                 producing snacks such as fish crackers, processed
 kerupuk ikan, olahan jamur, dan crackers.                        mushrooms, and crackers.




188                                                                               Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 191
Selain bidang-bidang tersebut, Perseroan juga                Beyond these sectors, the Company supports other
mendukung ragam usaha ekonomi lain yang berpotensi           potential economic enterprises like blacksmithing and
berkembang di masyarakat, antara lain usaha pandai           recycling activities to diversify income options and
besi dan kegiatan daur ulang, sebagai bagian dari            strengthen community economic resilience.
upaya memperluas pilihan sumber penghasilan serta
memperkuat resiliensi ekonomi komunitas.

Pilar Sosial                                                 Social Pillar
EHP secara konsisten mengambil peran aktif dalam             EHP actively strives to enhance the quality of life
memperkuat kualitas hidup masyarakat di sekitar              in communities near its operational zones through
wilayah operasional melalui program-program yang             programs that fulfill basic needs and promote
menyasar kebutuhan dasar sekaligus mendukung                 sustainable development. In education, EHP launches
pembangunan jangka panjang. Di bidang pendidikan,            various initiatives to broaden access and learning
EHP menjalankan berbagai inisiatif untuk memperluas          quality, including providing scholarships to local
akses dan meningkatkan mutu pembelajaran, antara             residents, supplying textbooks and reading materials,
lain pemberian beasiswa bagi masyarakat lokal,               supporting teachers with honorariums, and upgrading
pengadaan buku pelajaran maupun bacaan umum,                 learning facilities such as desks, chairs, computers,
dukungan tenaga pengajar serta bantuan honorarium,           and other infrastructure. This support aims to
serta penyediaan sarana prasarana belajar seperti meja,      strengthen community education, which is anticipated
kursi, komputer, dan fasilitas pendukung lainnya. Melalui    to improve economic conditions and foster the growth
dukungan tersebut, EHP mendorong peningkatan                 of more skilled and competitive human resources in
kualitas pendidikan masyarakat yang diharapkan dapat         villages.
berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan ekonomi
dan pembentukan sumber daya manusia desa yang
lebih kompeten dan berdaya saing.




  Menumbuhkan Akses Pendidikan dari Kebun
  Expanding Educational Opportunities on the Plantation


  Yayasan Perkebunan Rajawali
  Rajawali Plantation Foundation


  Sejak 2017, Yayasan Perkebunan Rajawali menjadi pilar      Since 2017, the Rajawali Plantation Foundation has played
  penting dalam upaya memperluas akses pendidikan di         a key role in expanding educational access in EHP’s
  wilayah operasional EHP. Melalui pengelolaan sekolah-      operational regions. Through overseeing schools within
  sekolah di area perkebunan, yayasan ini menghadirkan       the plantation areas, the foundation provides inclusive,
  layanan pendidikan yang inklusif, berkelanjutan, dan       sustainable, and accessible education for employees’
  mudah diakses bagi anak-anak karyawan serta masyarakat     children and the local community, while also supporting
  sekitar yang sekaligus memperkuat fondasi pembangunan      the development of long-term local human resources.
  sumber daya manusia lokal untuk jangka panjang.

  Highlight Program                                          Program Highlights
  • 22 sekolah aktif (TK & SD) di Kalimantan dan Papua       • 22 active schools (kindergarten and elementary) in
                                                                Kalimantan and Papua
  • 163 guru yang dikelola dan dibiayai penuh oleh yayasan   • 163 teachers managed and fully funded by the foundation
  • 2.126 siswa sebagai penerima manfaat langsung            • 2,126 students as direct beneficiaries
  • Fasilitas belajar dan kesejahteraan guru ditanggung      • Learning facilities and teacher welfare fully supported
    penuh oleh yayasan                                          by the foundation
  • Lokasi: Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan,           • Locations: Central Kalimantan, South Kalimantan, East
    Kalimantan Timur, dan Papua                                 Kalimantan, and Papua

  Program ini bukan sekadar membangun sekolah, tetapi        This program aims beyond just building schools, but also
  menanamkan harapan bahwa dari kebun, masa depan            to foster hope that a brighter future can arise from the
  yang lebih cerah dapat tumbuh.                             plantation.




PT Eagle High Plantations Tbk                                                                                        189
Page 192
 Menguatkan Komunitas, Menumbuhkan Harapan
 Strengthening the Community, Igniting Hope




   Membuka Jalan Masa Depan dari Timur Indonesia
   Paving the Way for the Future from Eastern Indonesia


   Beasiswa Papua
   Papua Scholarships


   Sejak 2007, EHP menyelenggarakan Program Beasiswa           Since 2007, EHP has run the Papua Scholarship Program,
   Papua sebagai jembatan akses pendidikan bagi anak-          providing educational access for children from indigenous
   anak masyarakat adat di Papua. Program ini menyasar         communities in Papua. The program helps students from
   generasi muda dari berbagai ondoafi/keret/marga, dengan     various clans and hereditary groups to pursue education
   dukungan pendidikan berkelanjutan dari tingkat dasar        from elementary school through university.
   hingga perguruan tinggi.

   Highlight Program                                           Program Highlights:
   • ±50 penerima beasiswa per semester                        • Around 50 scholarship recipients each semester
   • Jenjang: SD, SMP, SMA, hingga Perguruan Tinggi            • Levels: Elementary, Middle, High School, and College
   • Dana Program Tahun 2025: Rp171,1 juta                     • Program funding for 2025: Rp171.1 million
   • Beasiswa disalurkan dua kali setahun (awal semester)      • Scholarships are awarded twice annually (at semester
                                                                  starts)
   • Menjangkau komunitas adat dari 7–8 marga/keret            • Benefits extend to indigenous communities from 7–8
                                                                  clans or hereditary groups

   Melalui Beasiswa Papua, EHP percaya bahwa pendidikan        Through the Papua Scholarships, EHP believes that
   adalah kunci utama untuk menciptakan perubahan sosial       education is essential for fostering inclusive and
   yang inklusif dan berkelanjutan di Tanah Papua.             sustainable social change in Papua.




 Testimoni                                                     Testimonial




                                           Ketsyia Bewangkir
                                           Penerima Beasiswa | Scholarship Grantee


                                           Universitas Cenderawasih, Jayapura, Papua
                                           Cenderawasih University, Jayapura, Papua



   Saya sangat bersyukur menjadi penerima Beasiswa EHP.        I am very thankful to receive the EHP Scholarship. This
   Beasiswa ini sangat membantu saya, terutama untuk           scholarship has been extremely helpful, especially in
   membayar Uang Kuliah Tunggal (UKT) dan kebutuhan            covering the Single Tuition Fee (UKT) and other college
   perkuliahan lainnya. Tanpa bantuan ini, tentu akan jauh     expenses. Without this support, it would have been much
   lebih berat bagi saya untuk melanjutkan studi.              harder for me to continue my studies.

   Dengan adanya beasiswa ini, saya bisa lebih fokus belajar   This scholarship allows me to focus more on my studies
   dan menyelesaikan kuliah dengan baik. Harapan saya          and complete them successfully. My goals are simple: I
   sederhana, saya ingin lulus tepat waktu, mendapatkan        want to graduate on time, secure a good job, be financial
   pekerjaan yang layak, dan bisa mandiri secara ekonomi       independent, and repay my parents’ sacrifices. I hope this
   serta membalas pengorbanan orang tua. Saya berharap         program continues so that more students like me to build
   program ini terus berlanjut agar semakin banyak             a brighter future.
   mahasiswa seperti saya yang punya kesempatan meraih
   masa depan yang lebih baik.




190                                                                          Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 193
Pada aspek kesehatan, EHP secara konsisten                   EHP continuously develops programs in the health
mengembangkan         program     yang      bertujuan        sector focused on improving the well-being of local
meningkatkan derajat kesehatan warga lokal.                  residents. These include health outreach and training
Kegiatan yang dilakukan mencakup sosialisasi                 initiatives, sanitation and environmental hygiene
dan pelatihan kesehatan, perbaikan sanitasi dan              improvements, and disease prevention measures like
kebersihan lingkungan, serta langkah pencegahan              fogging to control mosquito breeding. EHP offers free
penyakit seperti fogging untuk pemberantasan sarang          health services through a community clinic accessible
nyamuk. EHP juga menyediakan layanan kesehatan               to the public and runs immunization campaigns along
melalui klinik kebun yang dapat diakses masyarakat           with nutritional support for toddlers and pregnant
secara gratis, serta menjalankan program imunisasi           women. To promote awareness of healthy living,
dan pemberian asupan gizi bagi balita dan ibu hamil.         EHP regularly conducts health education sessions
Untuk memperkuat kesadaran hidup sehat, EHP                  addressing issues such as malnutrition among toddlers
menyelenggarakan penyuluhan kesehatan secara                 and pregnant women, malaria and tuberculosis
berkala, diantaranya penanganan gizi buruk pada balita       prevention and eradication, HIV/AIDS transmission
dan ibu hamil, pencegahan dan pemberantasan malaria          prevention, and more. Besides enhancing public
serta TBC, upaya pencegahan penularan HIV/AIDS,              health, EHP encourages an active lifestyle through
dan lainnya. Sejalan dengan penguatan kesehatan              regular sports activities, especially during national
masyarakat, EHP juga mendorong gaya hidup aktif              holidays.
melalui kegiatan olahraga yang dilaksanakan secara
rutin maupun dalam rangka memperingati hari-hari
besar nasional.




  Dari Kebun untuk Gizi Anak
  From the Garden to Children’s Nutrition

  MBG – Makan Bergizi Gratis
  Kebun Pangan, Makan Penuh Gizi dari Kebun Sendiri
  MBG – Free Nutritious Meals
  Food Gardens, Nutritious Meals from Your Own Garden


  MBG merupakan inovasi program makan bergizi gratis         Launched by EHP in 2025, MBG is an innovative program
  yang diinisiasi oleh EHP tahun 2025. Melalui pemanfaatan   providing free, nutritious meals by transforming vacant
  lahan kosong perusahaan sebagai kebun pangan produktif,    company land into productive food gardens. This initiative
  program ini tidak hanya mendukung pemenuhan gizi, tetapi   not only fulfills nutritional needs but also fosters food
  juga mendorong kemandirian pangan dan keterlibatan         independence and community engagement. Vegetables,
  masyarakat. Sayur, buah, dan ikan hasil budidaya           fruits, and fish grown in these gardens are used directly
  digunakan langsung untuk menyediakan makanan bergizi       to prepare healthy meals for preschool and elementary
  bagi anak-anak TK dan SD di area kebun.                    school children located in the garden area.

  Highlight Program                                          Program Highlights
  • Kebun sayur & buah, serta kolam ikan berbasis CSR        • Vegetable and fruit gardens, along with fish ponds
     internal                                                   through internal CSR
  • Menu bergizi dari hasil panen sendiri                    • Nutritious menus made from homegrown produce
  • Sasaran: anak-anak karyawan TK & SD                      • Audience: preschool and elementary school children
  • Mulai berjalan Februari 2025                             • Starting February 2025
  • Program masih dalam tahap pengembangan &                 • Program still in development and refinement
     penyempurnaan

  MBG bukan hanya tentang makanan, tetapi tentang            MBG transcends mere food provision; it aims to create
  membangun ekosistem yang terpadu, menghubungkan            an integrated ecosystem linking food security, nutrition
  ketahanan pangan, edukasi gizi, serta pemanfaatan lahan    education, and sustainable land use.
  secara berkelanjutan.




PT Eagle High Plantations Tbk                                                                                         191
Page 194
 Menguatkan Komunitas, Menumbuhkan Harapan
 Strengthening the Community, Igniting Hope




 Testimoni                                                     Testimonial




                                         Selamet & Tika
                                         Orang tua siswa penerima MBG | Parents of MBG beneficiary students



                                         Topaz Estate Divisi 1, Kalimantan Selatan
                                         Topaz Estate Division 1, South Kalimantan



   Saya dan istri bekerja di kebun sebagai pemanen dan         My wife and I work as harvesters and fruit bunchers in
   pembrondol, jadi setiap hari kami berangkat pagi dan        the garden, so we leave early every day and often worry
   sering khawatir apakah anak-anak kami sudah makan           whether our children are eating enough and receiving
   dengan cukup dan bergizi. Sejak ada Program MBG dari        proper nutrition. Since the EHP MBG Program started, we
   EHP, kami merasa jauh lebih tenang. Anak-anak sekarang      feel much more at ease. The children now get nutritious
   mendapatkan makanan bergizi di sekolah.                     meals at school.

   Yang membuat kami bangga, anak-anak tidak hanya             What makes us proud is that the children are not only
   makan, tapi juga belajar menghargai makanan sehat.          eating but also learning to value healthy food. They are
   Mereka jadi lebih semangat sekolah, lebih lahap makan       more excited about school, eat vegetables more eagerly,
   sayur, dan jarang mengeluh sakit perut seperti dulu. Bagi   and rarely complain of stomach aches like before. As
   kami sebagai orang tua, program ini sangat berarti. Kami    parents, this program means a lot to us. We feel cared for
   merasa diperhatikan, karena EHP tidak hanya memikirkan      because EHP cares not only about our work but also about
   pekerjaan kami, tapi juga masa depan dan kesehatan          our children’s future and health.
   anak-anak kami.




 Di sisi lain, EHP menempatkan pelestarian seni dan            Furthermore, EHP underlines the importance of
 budaya sebagai bagian penting dari penguatan                  preserving arts and culture as key to strengthening
 identitas komunitas. Komitmen tersebut diwujudkan             community identity. This is demonstrated through
 melalui pembinaan kegiatan seni budaya dan                    promoting cultural activities, supporting religious
 dukungan penyelenggaraan ritual keagamaan serta               rituals, and celebrating national holidays. EHP also
 adat-istiadat, termasuk perayaan hari besar nasional.         encourages local talents in dance, kuda lumping (horse
 EHP turut membina potensi budaya setempat, seperti            dance), pencak silat (martial arts), and other cultural
 seni tari, kuda lumping, pencak silat tradisional, dan        expressions, while assisting in acquiring traditional
 kegiatan budaya lainnya, sekaligus memfasilitasi              musical instruments and dance costumes. To ensure
 kebutuhan pendukung seperti pengadaan alat musik              programs align with community needs, EHP regularly
 tradisional dan kostum seni tari. Untuk memastikan            consults with local leaders for feedback.
 program berjalan selaras dengan aspirasi komunitas,
 EHP secara berkala melakukan pertemuan dengan
 tokoh masyarakat lokal guna memperoleh masukan
 dan evaluasi.

 Dalam mendukung toleransi dan kehidupan beragama              To foster tolerance and harmonious religious
 yang harmonis, EHP berpartisipasi dalam pembangunan           practices, EHP helps build and maintain places of
 serta pemeliharaan rumah ibadah, seperti masjid dan           worship like mosques and churches for employees
 gereja, baik untuk karyawan maupun masyarakat                 and nearby residents. Additionally, EHP invests in
 sekitar. Sementara itu, guna menunjang aktivitas dan          community development by constructing, repairing,
 mobilitas masyarakat, EHP melakukan pembangunan,              and maintaining public infrastructure, including roads,
 perbaikan, dan pemeliharaan infrastruktur publik di           drainage systems, bridges, and culverts.
 sekitar wilayah operasional, termasuk jalan, saluran
 drainase/air kotor, jembatan, serta gorong-gorong.




192                                                                          Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 195
EHP senantiasa hadir dalam aksi-aksi sosial yang          EHP consistently participates in responsive social
bersifat responsif, khususnya ketika terjadi bencana      initiatives, particularly during natural disasters such
alam seperti banjir. EHP secara aktif memberikan          as floods. EHP actively provides support by offering
dukungan mencakup bantuan kebutuhan pokok, alat           essential supplies, medical equipment, medicines,
kesehatan, obat-obatan, serta sarana dasar lain yang      and other vital facilities in emergencies. In addition to
diperlukan dalam situasi darurat. Selain berfokus         aiding the local community, EHP emphasizes employee
pada masyarakat sekitar, EHP turut memberikan             well-being by regularly maintaining employee housing,
perhatian pada kesejahteraan karyawan, antara lain        fostering a sense of security and comfort, and
melalui perawatan rutin fasilitas perumahan karyawan,     supporting health and productivity.
sehingga dapat menciptakan rasa aman, nyaman, dan
mendukung kesehatan serta produktivitas karyawan.

Pilar Lingkungan                                          Environmental Pillar
Perlindungan dan pelestarian lingkungan merupakan         Environmental protection and conservation are
tanggung jawab bersama yang membutuhkan                   collective responsibilities requiring active participation
keterlibatan aktif seluruh pemangku kepentingan.          from all stakeholders. In line with this, the Company
Sejalan dengan hal tersebut, Perseroan secara konsisten   consistently plays an educational role by encouraging
menjalankan peran edukatif dengan mendorong               nearby communities to participate in environmental
masyarakat di sekitar wilayah operasional untuk ikut      protection through changes in daily habits and by
menjaga kelestarian lingkungan melalui perubahan          increasing collective awareness.
perilaku sehari-hari dan penguatan kesadaran kolektif.

Untuk meningkatkan pemahaman masyarakat lokal,            To enhance local understanding, the Company
Perseroan menyelenggarakan program sosialisasi dan        conducts outreach and training programs emphasizing
pelatihan yang menekankan prinsip 3R (Reduce, Reuse,      the 3R principle (Reduce, Reuse, Recycle) in
Recycle) dalam pengelolaan limbah rumah tangga.           household waste management. These initiatives
Melalui kegiatan ini, Perseroan membantu masyarakat       teach communities how to sort waste, minimize waste
memahami cara memilah sampah, mengurangi                  production, reuse valuable materials, and adopt simple
timbulan limbah, memanfaatkan kembali material yang       recycling practices suited to local conditions.
masih bernilai guna, serta mengupayakan daur ulang
secara sederhana sesuai kondisi setempat.

Selain edukasi, Perseroan juga mendukung penyediaan       In addition to education, the Company supports
sarana pendukung agar praktik pengelolaan lingkungan      the development of facilities to facilitate better
dapat berjalan lebih efektif. Dukungan tersebut antara    environmental management. This includes waste
lain melalui pengadaan fasilitas pembuangan sampah,       disposal sites, maintenance of trash bins, upkeep
pemeliharaan bak-bak sampah, perawatan saluran            of drainage channels in residential areas, and the
drainase di area perumahan, serta pemeliharaan            maintenance of clean water facilities to promote health
sarana air bersih guna mendukung kebersihan dan           and cleanliness.
kesehatan lingkungan.

Perseroan turut mengembangkan program penghijauan         Furthermore, the Company is developing a reforestation
dengan berpartisipasi dalam penanaman tanaman             program by participating in planting perennial fruit
tahunan (perennial tree crops), khususnya pohon           trees such as cashew, mango, longan, matoa, and
buah-buahan seperti jambu mete, mangga, lengkeng,         other varieties appropriate for the local community’s
matoa, dan jenis lainnya yang disesuaikan dengan          needs and characteristics. This project aims to provide
kebutuhan serta karakteristik lokasi masyarakat.          ecological benefits and create long-term value for the
Inisiatif ini diharapkan dapat memberikan manfaat         community.
ekologis sekaligus nilai tambah bagi masyarakat dalam
jangka panjang.

Di sisi pencegahan risiko, Perseroan melaksanakan         For risk prevention, the Company regularly conducts
sosialisasi berkala terkait antisipasi dan pencegahan     outreach campaigns focusing on fire safety and
kebakaran, serta edukasi mengenai perlindungan            biodiversity conservation. To reinforce these efforts
keanekaragaman hayati. Untuk memperkuat pesan             and ensure compliance, the Company also installs
dan meningkatkan kepatuhan di lapangan, Perseroan         signboards and informational displays at accessible,
melengkapi kegiatan tersebut dengan pemasangan            relevant locations.
sign board atau papan informasi di titik-titik yang
relevan yang dapat dengan mudah diakses.

PT Eagle High Plantations Tbk                                                                                 193
Page 196
 Menguatkan Komunitas, Menumbuhkan Harapan
 Strengthening the Community, Igniting Hope




 Alokasi dan Realisasi Dana TJSL
 Allocation and Utilization of CSR Funds

 Tahun 2025, Perseroan telah merealisasikan anggaran                   In 2025, the Company allocated a CSR budget of
 TJSL sebesar Rp2.401.141.000. Dana tersebut                           Rp2,401,141,000. The fund is supporting 173 activities
 dimanfaatkan untuk mendukung pelaksanaan program-                     across 9 districts through its CSR programs.
 program TJSL yang menjangkau 9 kabupaten, dengan
 total 173 kegiatan yang telah dijalankan.

 Berdasarkan sebaran wilayah, realisasi program TJSL                   The Company’s CSR program was evenly distributed
 Perseroan dialokasikan ke beberapa provinsi dengan                    across several provinces based on regional needs,
 proporsi sebagai berikut: Sumatra Barat sebesar 16,30%,               with the following percentages: West Sumatra 16.30%,
 Kalimantan Barat 4,91%, Kalimantan Tengah 24,81%,                     West Kalimantan 4.91%, Central Kalimantan 24.81%,
 Kalimantan Selatan 19,78%, Kalimantan Timur 19,89%,                   South Kalimantan 19.78%, East Kalimantan 19.89%,
 serta Papua 14,31%. Komposisi ini mencerminkan fokus                  and Papua 14.31%. This approach highlights the
 Perseroan dalam memperluas manfaat program secara                     Company’s focus on expanding program benefits in a
 terarah sesuai kebutuhan dan prioritas di masing-masing               targeted manner tailored to each area’s specific needs
 wilayah operasional.                                                  and priorities.

 Berikut ini adalah rincian aktivitas program TJSL                     Below is a detailed breakdown of the CSR activities
 sepanjang tahun 2025 yang berfokus pada                               carried out throughout 2025, mainly centered on
 pemberdayaan masyarakat, di antaranya:                                community empowerment.


              Program/Kegiatan                                 Dana (Rp)                                 Persentase (%)
              Program/Activities                                 Fund                                      Percentage

  Annual Contribution                                          761.787.000                                     31,7
  Local Ceremony                                              58.0000.000                                     2,42
  Disaster                                                    307.308.000                                     12,80
  Education                                                   340.581.000                                     14,18
  Fishery Program                                             425.476.000                                     17,72
  Health                                                      248.240.000                                     10,34
  Infrastructure                                               197.399.000                                     8,22
  Fruit Program                                                21.750.000                                      0,91
  Religions Activities                                         9.000.000                                       0,37
  Sport Activities                                             17.400.000                                      0,72
  Jumlah | Total                                              2.401.141.000                                    100


                                   Investasi Infrastruktur dan Layanan Penting [GRI 203-1, 13.22.3]
                                           Investment in Infrastructure and Essential Services

                          Jenis Investasi
   Bentuk Investasi                                 Lokasi                   Penjelasan Investasi                     Dampak
                              Types of
  Form of Investment                               Location                 Investment Explanation                     Impact
                            Investment

  Perbaikan Jalan        Komersial              Kalimantan       Pembangunan jalan untuk Masyarakat             Pembangunan
  Road Repair            Commercial             Barat            sekitar Jalan Prov. Ella Hilir Nanga           tersebut
                                                West             Pinoh. Proyek pembangunan dimulai              meningkatkan
                                                Kalimantan       dengan 3 Tahapan pada 13 Januari, 10           aksesibilitas dan
                                                                 Maret, dan 9 Juni 2025. dengan total           memberikan
                                                                 investasi sebesar Rp28.068.750.                manfaat bagi
                                                                 Road construction for the community            masyarakat sekitar.
                                                                 around Ella Hilir Nanga Pinoh Provincial       The development
                                                                 Road. The construction project will begin      increases
                                                                 in three stages on 13 January, 10 March,       accessibility and
                                                                 and 9 June 2025, with a total investment       provides benefits
                                                                 of Rp28,068,750.                               to the surrounding
                                                                                                                community.




194                                                                                    Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 197
                                 Investasi Infrastruktur dan Layanan Penting [GRI 203-1, 13.22.3]
                                         Investment in Infrastructure and Essential Services

                           Jenis Investasi
  Bentuk Investasi                                Lokasi                  Penjelasan Investasi                  Dampak
                               Types of
 Form of Investment                              Location                Investment Explanation                  Impact
                             Investment

 Pembangunan            Pro-Bono              Kalimantan       Partisipasi pembangunan rumah ibadah        Pembangunan
 Rumah Ibadah                                 Barat            di Masjid Kabupaten Melawi, Proyek          tersebut
 Construction of                              West             Pembangunan ini dilaksanakan pada           memudahkan
 House of Worship                             Kalimantan       8 Oktober 2025 dengan total investasi       masyarakat wilayah
                                                               sebesar Rp4.250.000.                        melawi untuk
                                                               Participation in the construction of a      melakukan kegiatan
                                                               place of worship at the Melawi Regency      Ibadah.
                                                               Mosque, this construction project was       This development
                                                               carried out on 8 October 2025 with a        makes it easier
                                                               total investment of Rp4.250.000.            for the people of
                                                                                                           the Melawi area to
                                                                                                           carry out worship
                                                                                                           activities.
 Pembangunan,           Pro-Bono              Kalimantan       Partisipasi pembangunan dan Renovasi        Pembangunan
 Renovasi, dan                                Selatan          dari SD Siayuh Kab.Kotabaru, dan            tersebut mendorong
 Sarana Prasarana                             South            TK/Paud Desa Karang Sari yang               keberlangsungan
 SD dan TK                                    Kalimantan       dilaksanakan pada tanggal 26 Agustus        pendidikan bagi
 Construction,                                                 dan 4 Desember 2025 dengan total            masyarakat sekitar.
 Renovation, and                                               investasi Rp8.725.000.                      This development
 Infrastructure of                                             Participation in the construction and       encourages the
 Elementary Schools                                            renovation of Siayuh Elementary School,     continuity of
 and Kindergartens                                             Kotabaru Regency, and Karang Sari           education for
                                                               Village Kindergarten/Early Childhood        the surrounding
                                                               Education which was carried out on 26       community.
                                                               August and 4 December 2025 with a
                                                               total investment of Rp8,725,000.
 Sarana Fasilitas       Pro-Bono              Kalimantan       Partisipasi untuk pemberian Infrastruktur   Pembangunan
 Sekolah                                      Tengah           sekolah seperti Pengecatan pengadaan        tersebut mendorong
 School Facilities                            Central          kursi dan meja. Proyek pembangunan ini      keberlangsungan
                                              Kalimantan       dilaksanakan pada tanggal 3 Januari, 16     pendidikan bagi
                                                               Juli, dan 5 November 2025 dengan total      masyarakat sekitar.
                                                               investasi sebesar Rp38.250.000.             This development
                                                               Participation in the provision of school    encourages the
                                                               infrastructure such as painting and the     continuity of
                                                               procurement of chairs and tables. This      education for
                                                               construction project will be implemented    the surrounding
                                                               on 3 January, 16 July, and 5 November       community.
                                                               2025, with a total investment of
                                                               Rp38,250,000.
 Perbaikan Jalan        Komersial             Kalimantan       Partisipasi bantuan perbaikan jalan         Pembangunan
 Road repair            Commercial            Timur            selimbingan Kec. Kota Bangun Teluk          tersebut
                                              East             Muda. Proyek Pembangunan dimulai            meningkatkan
                                              Kalimantan       pada 5 Februari 2025 dengan total           aksesibilitas dan
                                                               investasi sebesar Rp10.000.000.             memberikan
                                                               Participation in road repair assistance     manfaat bagi
                                                               in Selimbingan, Kota Bangun, Teluk          masyarakat sekitar.
                                                               Muda District. The construction project     The development
                                                               began on 5 February 2025, with a total      increases
                                                               investment of                               accessibility and
                                                               Rp10.000.000.                               provides benefits
                                                                                                           to the surrounding
                                                                                                           community.
 Sarana Fasilitas       Pro-Bono              Kalimantan       Partisipasi pengadaan sarana fasilitas      Pembangunan
 Sekolah                                      TImur            sekolah TK& SD Bangkirai. Proyek ini        tersebut mendorong
 School Facilities                            East             dilaksanakan pada tanggal 27 Agustus        keberlangsungan
                                              Kalimantan       2025 dengan total investasi sebesar         pendidikan bagi
                                                               Rp15.810.000.                               masyarakat sekitar.
                                                               Participation in the procurement of         This development
                                                               facilities for Bangkirai Kindergarten and   encourages the
                                                               Elementary School. This project was         continuity of
                                                               implemented on 27 August 2025, with a       education for
                                                               total investment of Rp15,810,000.           the surrounding
                                                                                                           community.




PT Eagle High Plantations Tbk                                                                                                195
Page 198
 Menguatkan Komunitas, Menumbuhkan Harapan
 Strengthening the Community, Igniting Hope




                               Investasi Infrastruktur dan Layanan Penting [GRI 203-1, 13.22.3]
                                       Investment in Infrastructure and Essential Services

                         Jenis Investasi
   Bentuk Investasi                             Lokasi                  Penjelasan Investasi                      Dampak
                             Types of
  Form of Investment                           Location                Investment Explanation                      Impact
                           Investment

  Pembangunan           Pro-Bono              Papua          Pembangunan Masjid Agung Nurul                 Pembangunan
  Rumah Ibadah                                               Huda Keerom untuk menunjang aktivitas          tersebut
  Construction of                                            beribadah masyarakat Keroom. Proyek            memudahkan
  House of Worship                                           ini dilaksanakan pada tanggal 19 Maret         masyarakat wilayah
                                                             2025 dengan total investasi sebesar            melawi untuk
                                                             Rp15.000.000.                                  melakukan kegiatan
                                                             The construction of the Agung                  Ibadah.
                                                             Nurul Huda Mosque in Keerom will               This development
                                                             support the worship activities of the          makes it easier
                                                             Keerom community. This project was             for the people of
                                                             implemented on 19 March 2025, with a           the melawi area to
                                                             total investment of                            carry out worship
                                                             Rp15,000,000.                                  activities.


  Perbaikan Jalan       Komersial             Papua          Perbaikan Jalan Akses yang berada di           Perbaikan tersebut
  Road repair           Commercial                           Papua bertujuan untuk memudahkan               meningkatkan
                                                             akses kepada masyarakat setempat               aksesibilitas dan
                                                             dalam beraktivitas. Proyek ini                 memberikan
                                                             dilaksanakan pada tanggal 13                   manfaat bagi
                                                             Agustus 2025 dengan total investasi            masyarakat sekitar.
                                                             Rp15.000.000.                                  These
                                                             Improvements to access roads in                improvements
                                                             Papua aim to improve access for local          increase
                                                             residents. The project began on 13             accessibility and
                                                             August 2025, with a total investment of        provide benefits
                                                             Rp15,000,000.                                  to the surrounding
                                                                                                            community.
  Sarana Fasilitas      Pro-Bono              Sumatra        Partisipasi pengadaan bantuan Kursi            Pembangunan
  Sekolah                                                    SD Negeri 12 Barak 40 – Kec Sangir             tersebut mendorong
  School Facilities                                          Batamghari Kab. Solok Selatan                  keberlangsungan
                                                             untuk menunjang keberlangsungan                pendidikan bagi
                                                             kependidikan. Proyek ini dilaksanakan          masyarakat sekitar.
                                                             pada tanggal 3 Januari 2025 dengan             This development
                                                             total investasi Rp6.500.000.                   encourages the
                                                             Participation in the procurement of            continuity of
                                                             chairs for SD Negeri 12 Barak 40 –             education for
                                                             Sangir Batamghari District, South Solok        the surrounding
                                                             Regency to support the continuity of           community.
                                                             education. This project was implemented
                                                             on 3 January 2025, with a total
                                                             investment of
                                                             Rp6.500.000.
  Pembangunan           Pro-Bono              Sumatra        Partisipasi pengadaan bantuan tembok           Pembangunan
  Tembok Pagar di                                            pagar di solok selatan untuk bentuk            tersebut sebagai
  Solok Selatan                                              dukungan terhadap keamanan di Wilayah          upaya dari
  Construction of a                                          tersebut. Proyek ini dilaksanakan pada         mendukung
  Fence Wall in South                                        tanggal 17 Desember 2025 dengan total          pemerintah dalam
  Solok                                                      investasi Rp5.250.000.                         pelaksanaan
                                                             Participation in the procurement of a          Keamanan publik.
                                                             fence wall in South Solok to support           This development is
                                                             security in the region. This project was       an effort to support
                                                             implemented on 17 December 2025, with          the government in
                                                             a total investment of Rp5,250,000.             implementing public
                                                                                                            security.




196                                                                                Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 199
Penguatan Kapasitas dan Produktivitas Petani
Enhancing Smallholders Capacity and Productivity


Sebagai bagian dari upaya memperkuat kesejahteraan       To enhance farmer welfare, the Company collaborates
petani, Perseroan menjalin kerja sama dan dukungan       with and supports farmers in its operational regions,
bagi para petani di sekitar wilayah operasional, baik    including scheme and independent smallholders.
petani plasma maupun petani swadaya. Perseroan           The Company has established various partnership
mengembangkan beberapa program kerjasama,                programs, such as a nucleus scheme oil palm farmer
diantaranya pola kemitraan usaha inti plasma bagi        model, a shared FFB trading arrangement, and a
petani sawit kategori plasma, kemitraan kerjasama        joint management partnership. These initiatives
jual beli buah TBS, kemitraan kerjasama sama             are designed to increase access, improve farmers’
manajemen, dan lainnya. Berbagai program kerjasama       capacity, and promote the sustainability of their
ini digunakan sebagai sarana untuk memperluas            businesses within the Company’s operational areas.
akses, meningkatkan kapasitas, serta memperkuat
keberlanjutan usaha tani petani di wilayah operasional
perusahaan.

Mendorong Petani Plasma yang Produktif
Promoting Productive Scheme Smallholders




Sejalan dengan kebijakan pemerintah dalam                Aligned with government policy on oil palm plantation
pembangunan perkebunan kelapa sawit, Perseroan           development, the Company considers the nucleus
memandang kemitraan inti–plasma sebagai model            scheme partnership as a model to boost farmer
yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi petani          economic growth through higher productivity and
melalui peningkatan produktivitas dan penguatan          stronger institutions. The Company has collaborated
kelembagaan. Perseroan telah bermitra dengan 7.791       with 7,791 scheme smallholder across 23 cooperatives,
petani plasma yang tergabung dalam 23 koperasi,          with a total of 13,278 hectares of oil palm plantations
dengan total luas lahan tertanam mencapai 13.278         in 2025.
hektare perkebunan kelapa sawit pada tahun 2025.

Melalui kemitraan ini, Perseroan memfasilitasi           Through this partnership, the Company supports the
pembentukan dan penguatan koperasi petani                development of scheme smallholder cooperatives
plasma sebagai wadah pengelolaan usaha yang              into more organized and accountable business
lebih terstruktur dan akuntabel. Perseroan juga          entities. The Company facilitates regular training to
menyelenggarakan pelatihan secara berkala untuk          improve farmers’ knowledge of cultivation, plantation
meningkatkan pemahaman petani terkait praktik            management, productivity, business operations, and
budidaya dan pengelolaan kebun, peningkatan              financial skills, among other areas vital for palm oil
produktivitas, manajemen usaha dan keuangan, serta       business growth. The Company also helps farmers



PT Eagle High Plantations Tbk                                                                               197
Page 200
 Menguatkan Komunitas, Menumbuhkan Harapan
 Strengthening the Community, Igniting Hope




 aspek lain yang relevan dengan pengembangan bisnis           access markets more effectively, enabling them to sell
 kelapa sawit. Selain itu, Perseroan turut membantu           their produce and sustain their businesses.
 membuka akses pasar agar hasil produksi petani dapat
 terserap dengan lebih baik dan memberikan kepastian
 bagi keberlanjutan usaha mereka.

 Bagi Perseroan, kemitraan inti plasma tidak hanya            The Company’s nucleus scheme partnership not
 berfungsi untuk menjaga kesinambungan pasokan                only supports a sustainable palm oil supply but also
 produksi kelapa sawit, tetapi juga menjadi wujud             directly enhances farmers’ living conditions. By
 kontribusi nyata dalam peningkatan taraf hidup petani.       boosting plantation productivity, the Company aims
 Dengan produktivitas kebun yang semakin baik,                to increase farmers’ incomes, which could generate
 Perseroan berharap pendapatan petani turut meningkat         wider economic benefits for their families and local
 dan memberikan dampak ekonomi yang lebih luas bagi           communities near its operational areas.
 keluarga serta komunitas di sekitar wilayah operasional.

 Untuk memperkuat keterampilan dan membangun                  To enhance farmers’ skills and motivate them to
 motivasi petani dalam mengembangkan potensi                  grow their business potential, the Company actively
 usaha, Perseroan secara aktif melakukan sosialisasi          organizes outreach and training programs focused
 dan pelatihan terkait Good Agricultural Practices (GAP)      on Good Agricultural Practices (GAP) and financial
 serta literasi keuangan. Perseroan telah melaksanakan        literacy. In 2025, the Company conducted more than
 lebih dari 276 kegiatan sosialisasi rutin dan pelatihan      276 regular outreach and monthly training sessions
 yang diselenggarakan setiap bulan dan diikuti oleh           attended by all members (100%) of 23 scheme
 seluruh (100%) anggota koperasi yang tergabung               smallholder cooperative.
 dalam 23 koperasi petani plasma sepanjang tahun
 2025.




   Berkebun Bersama, Bertumbuh Bersama
   Planting Together, Growing Together


   Kemitraan Petani Plasma
   Scheme Smallholder Partnership


   Kemitraan petani plasma merupakan wujud nyata              The scheme smallholder partnership exemplifies EHP’s
   kemitraan EHP dengan petani plasma dalam membangun         collaboration with scheme smallholder to foster economic
   kemandirian ekonomi berbasis kolaborasi. Program           independence through cooperation. This program aims to
   ini dirancang untuk meningkatkan produktivitas, tata       boost productivity, enhance plantation management, and
   kelola kebun, serta transparansi hasil usaha melalui       increase transparency of business results through ongoing
   pendampingan berkelanjutan.                                mentoring.

   Highlight Program                                          Program Highlights
   • 7.791 petani plasma                                      • 7,791 scheme smallholders
   • 23 koperasi petani aktif                                 • 23 active farmer cooperatives
   • 13.278 hektare lahan plasma dalam skema kemitraan        • 13,278 hectares of scheme land in the partnership
                                                                 scheme
   • Pendampingan teknis & manajerial: pelatihan, coaching,   • Technical and managerial support: training, coaching,
     supervisi lapangan                                          field supervision
   • Fokus wilayah: Papua, Kalimantan, dan Sumatra            • Focus regions: Papua, Kalimantan, and Sumatra

   Program kemitraan petani plasma menegaskan bahwa           The scheme smallholder partnership program emphasizes
   keberlanjutan industri perkebunan hanya dapat dicapai      that the sustainability of the plantation industry relies on
   jika petani tumbuh sejajar sebagai mitra, bukan sekadar    farmers growing as partners, not just as suppliers.
   pemasok.




198                                                                          Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 201
Membangun Petani Swadaya yang Mandiri
Building Independent Smallholders

Selain membina petani plasma, Perseroan juga secara        Besides developing scheme smallholder, the Company
proaktif merangkul petani swadaya di sekitar wilayah       actively collaborates with independent smallholders
operasional sebagai bagian dari komitmen untuk             around its operational regions. This effort aims to
memperkuat kesejahteraan masyarakat sekaligus              enhance community welfare and create a sustainable
membangun rantai pasok yang berkelanjutan. Langkah         supply chain. It ensures that the Company’s growth
ini dilakukan untuk memastikan bahwa pertumbuhan           supports the increased capacity and economic
usaha Perseroan sejalan dengan peningkatan                 independence of independent smallholders at the
kapasitas dan kemandirian ekonomi petani swadaya           grassroots level.
yang menjadi mitra di tingkat tapak.

Sepanjang tahun 2025, Perseroan telah bekerjasama          In 2025, the Company collaborated with 2,900
dengan 2.900 petani swadaya dengan total luas lahan        independent smallholders managing a combined
perkebunan kelapa sawit mencapai 15.598 hektare.           15,598 hectares of oil palm plantations. This
Kerjasama ini difokuskan pada penguatan kapasitas          partnership focuses on enhancing the farmers’ skills
petani melalui berbagai program pendampingan               through targeted mentoring programs customized to
yang disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi di           their specific needs and field conditions.
lapangan.

Dalam rangka peningkatan kapasitas, Perseroan secara       To enhance capacity, the Company regularly conducts
berkelanjutan menyelenggarakan sosialisasi dan             outreach and training programs for independent
pelatihan bagi petani swadaya, mencakup penerapan          smallholders. These cover best agricultural practices,
praktik pertanian terbaik (best agricultural practices),   farm business development, financial literacy, and
pengembangan usaha tani, literasi keuangan,                other topics aimed at increasing plantation efficiency
serta materi lainnya yang mendukung efisiensi dan          and productivity. The Company also ensures market
produktivitas kebun. Pada saat yang sama, Perseroan        access for independent smallholders through a FFB
juga memberikan kepastian akses pasar bagi petani          buying and selling system, offering more secure and
swadaya yang bekerja sama melalui mekanisme jual-          sustainable market opportunities.
beli TBS, sehingga petani memiliki akses pasar yang
lebih terjamin dan berkesinambungan.




PT Eagle High Plantations Tbk                                                                                199
Page 202
 Menguatkan Komunitas, Menumbuhkan Harapan
 Strengthening the Community, Igniting Hope




 Perseroan turut melengkapi inisiatif tersebut melalui         Furthermore, the Company supports community
 program pengembangan masyarakat di desa-desa                  development programs in villages near its operational
 sekitar area operasional, termasuk wilayah tempat             areas, including those with independent smallholders.
 petani swadaya beroperasi. Upaya ini dilakukan untuk          These initiatives encourage sustainable practices that
 mendorong adopsi praktik-praktik berkelanjutan                can enhance yields and incomes while minimizing
 yang tidak hanya berpotensi meningkatkan hasil                environmental and social risks.
 panen dan pendapatan petani, tetapi juga membantu
 meminimalkan dampak negatif terhadap aspek
 lingkungan maupun sosial.

 Hingga akhir tahun 2025, Perseroan telah                      By the end of 2025, more than 30 regular meetings,
 melaksanakan lebih dari 30 kali pertemuan rutin,              outreach activities, and training programs involving all
 kegiatan sosialisasi dan program pelatihan yang               independent smallholder members had been held.
 melibatkan seluruh anggota petani swadaya.

 Testimoni                                                     Testimonials




                                           Saulina Aritonang
                                           Petani Swadaya | Independent Smallholder


                                           Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah
                                           East Kotawaringin, Central Kalimantan



   Saya sudah lebih dari sepuluh tahun menjadi petani          I’ve been an independent oil palm smallholder for over
   sawit swadaya. Namun sejak bermitra dengan EHP,             ten years. Since collaborating with EHP, I’ve seen many
   saya merasakan banyak perubahan. Saya tidak hanya           positive changes. I’ve gained technical support and
   mendapat pendampingan teknis, tetapi juga diajarkan         learned better ways to manage my plantation, making it
   bagaimana mengelola kebun dengan lebih baik, aman, dan      more efficient, safe, and sustainable.
   berkelanjutan.

   Sekarang kebun saya lebih tertata, hasil panen meningkat,   Now, my plantation is better organized, yields have grown,
   dan kualitasnya juga lebih baik. Saya juga merasa lebih     and quality has improved. I also feel more confident
   tenang karena ada kepastian pasar dengan sistem harga       because the market is stable, with transparent pricing and
   dan pembayaran yang jelas. Bagi saya, program ini           payment systems. For me, this program offers hope that
   memberi harapan bahwa petani swadaya seperti kami           independent smallholders like us can also thrive and have
   juga bisa berkembang dan memiliki kehidupan yang lebih      a more prosperous life.
   sejahtera.



 Menghormati Budaya, Adat Istiadat, dan Hak Masyarakat Setempat
 Respect for Local Culture, Customs, and Community Rights

 Perseroan     menegaskan    komitmennya      untuk            The Company reaffirms its commitment to respecting
 menghormati dan melindungi Hak Asasi Manusia                  and safeguarding Human Rights (HAM) by embedding
 (HAM) melalui pengintegrasian prinsip-prinsip HAM             human rights principles into its policies and daily
 ke dalam kebijakan serta praktik bisnis sehari-hari           operations, guided by the Universal Declaration of
 berdasarkan Pernyataan Umum tentang Hak-Hak                   Human Rights (UDHR). This commitment encompasses
 Asasi Manusia (UDHR). Komitmen ini juga mencakup              respecting the rights of indigenous peoples, including
 penghormatan terhadap hak-hak masyarakat adat,                their customary land rights, as part of the Company’s
 termasuk hak ulayat, sebagai bagian dari upaya                efforts to foster mutually respectful relationships with
 Perseroan membangun hubungan yang saling                      communities near its operational sites and suppliers.
 menghormati dengan komunitas di sekitar wilayah
 operasional dan pemasok.




200                                                                          Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 203
Komitmen tersebut selaras dengan berbagai rujukan       This commitment aligns with international standards
internasional, termasuk Deklarasi Perserikatan          such as the United Nations Declaration on the Rights
Bangsa-Bangsa tentang Hak-Hak Masyarakat Adat,          of Indigenous Peoples, ILO Convention No. 169
Konvensi ILO No. 169 tentang Masyarakat Adat dan        regarding Indigenous Peoples, and the FAO’s Voluntary
Pedoman Sukarela untuk Tata Kelola Tenurial yang        Guidelines for the Responsible Governance of Land,
Bertanggung Jawab, Perikanan dan Hutan dalam            Fisheries, and Forests in the context of national food
rangka Ketahanan Pangan Nasional, dari Organisasi       security. Consequently, the Company enforces these
Pangan dan Pertanian (FAO). Sejalan dengan itu,         standards uniformly across all suppliers to promote
Perseroan menerapkan standar yang sama kepada           responsible business practices throughout its supply
seluruh pemasok sebagai bagian dari penguatan           chain.
praktik bisnis yang bertanggung jawab di sepanjang
rantai pasok.

Implementasi penghormatan HAM diwujudkan melalui        The Company fosters respect for human rights by
penguatan kebijakan terkait HAM, pelaksanaan            enhancing policies, providing employee training, and
pelatihan HAM bagi karyawan, serta pengiriman           sending representatives to external courses to deepen
perwakilan karyawan untuk mengikuti pelatihan           their understanding of policies and implementation.
eksternal guna memperdalam pemahaman atas               The company actively participates in relevant forums,
kebijakan dan penerapannya. Perseroan berpartisipasi    such as the Business and Human Rights Working
aktif dalam forum kolaboratif yang relevan, termasuk    Group (BHRWG) within the Indonesia Global Compact
Kelompok Kerja Bisnis dan HAM (BHRWG) pada              Network, to improve practices and encourage ongoing
Indonesia Global Compact Network, untuk memperkuat      improvements.
praktik baik serta mendorong peningkatan standar
secara berkelanjutan.

Dalam     operasionalnya,    Perseroan     berupaya     In its operations, the Company seeks to prevent
memastikan tidak terjadinya pelanggaran HAM di          human rights violations throughout all entities and
seluruh entitas, sekaligus menjunjung tinggi hak-hak    safeguard the rights of stakeholders within and around
seluruh pemangku kepentingan di dalam maupun            its operational areas, including business partners. This
di sekitar wilayah operasi, termasuk mitra usaha.       involves respecting traditional cultural practices and
Penekanan ini mencakup penghormatan terhadap            customs and recognizing local communities’ rights
praktik budaya tradisional dan adat istiadat, serta     to legitimate land tenure. To this end, the Company
pengakuan atas hak masyarakat setempat terkait          communicates and collaborates with local customary
penguasaan tanah yang sah. Untuk mendukung hal          institutions near its concessions to encourage open
tersebut, Perseroan menjalin komunikasi dan kerja       dialogue, prevent conflicts, and foster harmonious
sama dengan kelembagaan adat setempat di sekitar        relationships.
konsesi guna membangun dialog yang terbuka,
mencegah potensi konflik, dan menjaga hubungan
yang harmonis.

Pada aspek rantai pasok, Perseroan mewajibkan           In its supply chain, the Company requires all suppliers
seluruh pemasok untuk menghormati HAM dan               respect human rights and adhere to responsible labor
mematuhi prinsip-prinsip ketenagakerjaan yang           principles. Both the Company and its suppliers are
bertanggung jawab. Perseroan dan pemasok                expected to uphold core labor standards, such as
diharapkan menerapkan standar ketenagakerjaan inti,     preventing exploitation, prohibiting child and forced
termasuk pencegahan eksploitasi, larangan pekerja       labor, protecting against discrimination, respecting
anak dan kerja paksa, perlindungan dari diskriminasi,   freedom of association and assembly, complying with
penghormatan atas kebebasan berserikat dan              working hour regulations, paying lawful wages, and
berkumpul, kepatuhan atas ketentuan jam kerja,          maintaining a safe and healthy work environment.
pemberian remunerasi sesuai peraturan perundang-
undangan, serta penciptaan lingkungan kerja yang
aman dan sehat.




PT Eagle High Plantations Tbk                                                                               201
Page 204
 Menguatkan Komunitas, Menumbuhkan Harapan
 Strengthening the Community, Igniting Hope




 Proses Pembebasan Lahan yang Adil dan Transparan
 Fair and Transparent Land Acquisition Process

 EHP senantiasa menjunjung tinggi penghormatan               EHP consistently advocates for the rights of
 terhadap hak-hak masyarakat adat maupun                     indigenous communities and the public within and
 masyarakat secara umum, baik yang berada di dalam           near its operational areas. As a result, its plantation
 maupun di sekitar wilayah operasional. Karena itu,          development plans incorporate a land acquisition
 dalam setiap rencana pengembangan perkebunan,               process rooted in fairness, justice, and transparency,
 Perseroan menerapkan proses pembebasan lahan                fostering harmonious relationships with local
 yang mengedepankan prinsip kondusif, berkeadilan,           communities.
 dan transparan, sebagai landasan untuk membangun
 hubungan yang harmonis dan saling menghormati
 dengan masyarakat setempat.

 Perseroan memberikan perhatian khusus pada proses           The Company emphasizes this process because land
 ini karena pembebasan lahan memiliki potensi risiko         acquisition can lead to social conflicts over village
 terjadinya konflik sosial, terutama terkait penetapan       boundaries, land tenure, ownership, and land use
 batas wilayah desa/komunitas, status penguasaan dan         rights, both individual and communal. To address these
 kepemilikan tanah, serta hak pemanfaatan lahan baik         risks early on, the Company regularly collaborates with
 secara individu maupun komunal. Untuk memitigasi            knowledgeable and experienced partners who are
 risiko tersebut sejak dini, Perseroan secara konsisten      familiar with indigenous communities in its operational
 bekerja sama dengan pihak-pihak yang memiliki               areas and neighboring regions.
 kompetensi dan pemahaman mengenai masyarakat
 adat di wilayah operasional, termasuk di area sekitar
 entitas anak.

 Dalam pelaksanaan pembebasan lahan serta verifikasi         When implementing land acquisition and ensuring
 kepatuhan terhadap ketentuan hukum dan peraturan            compliance with relevant laws and regulations related
 yang berlaku terkait kepemilikan/penguasaan lahan,          to land ownership or control, the Company enforces
 Perseroan menerapkan mekanisme Persetujuan Atas             a Free, Prior, and Informed Consent (FPIC) process.
 Dasar Informasi di Awal Tanpa Paksaan (PADIATAPA)           This requirement applies to all operational units and
 yang wajib diikuti oleh seluruh unit operasional dan juga   is also expected of suppliers. The process involves
 menjadi ekspektasi bagi para pemasok. Mekanisme             providing transparent information, encouraging mutual
 ini mencakup rangkaian proses menyeluruh untuk              understanding, and securing valid consent before
 memastikan adanya kejelasan informasi, kesepahaman          initiating any development activities.
 para pihak, serta persetujuan yang sah sebelum
 kegiatan pengembangan dimulai.

 EHP melibatkan masyarakat setempat, tokoh                   EHP engages local communities, leaders, and
 masyarakat, serta pemerintah daerah sebagai bagian          governments as key players in consultation and
 penting dari proses konsultasi dan komunikasi. Untuk        communication. To build consensus and avoid
 mendukung tercapainya mufakat dan mencegah                  conflicts, the Company offers a straightforward,
 eskalasi konflik, Perseroan menyediakan mekanisme           accessible complaint mechanism in all operational
 pengaduan yang efektif dan mudah diakses di seluruh         areas, enabling communities to directly submit and
 wilayah operasional, sehingga masyarakat dapat              record complaints and concerns.
 menyampaikan keluhan maupun kekhawatiran secara
 langsung dan terdokumentasi.




202                                                                       Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 205
Apabila muncul permasalahan klaim lahan, Perseroan                When land claim issues occur, the Company handles
menanganinya melalui tahapan yang terstruktur,                    them through a structured process that includes
antara lain pertemuan dan sosialisasi, pemeriksaan                meetings, outreach, document inspections, field
dokumen fisik, survei lapangan, serta negosiasi                   surveys, and negotiations with relevant parties. If
dengan para pihak terkait. Jika kesepakatan belum                 no agreement is reached, the Company may seek
dapat dicapai, Perseroan dapat menempuh mediasi                   mediation through a third party or pursue legal action
melalui pihak ketiga atau penyelesaian melalui jalur              according to regulations. In 2025, the Company did
hukum sesuai ketentuan yang berlaku. Perseroan tidak              not receive any complaints regarding land ownership
menerima keluhan terkait klaim kepemilikan lahan dari             claims from the community.
masyarakat sepanjang tahun 2025.
                                                 Tahapan dalam PADIATAPA
                                                         Stages in FPIC

  Tahap ke –                                                     Keterangan
    Stage                                                        Description

                 Identifikasi lahan adat dilakukan dengan menghimpun informasi dari berbagai sumber, antara lain tokoh adat
                 dan perwakilan masyarakat setempat, data dari Badan Pertanahan Nasional (BPN), serta merujuk pada hasil
                 studi atau kajian relevan yang tersedia.
       1
                 Identifying customary land requires gathering information from multiple sources, such as traditional leaders,
                 local community representatives, data from the National Land Agency (BPN), and consulting relevant or
                 available studies.
                 Melibatkan institusi dan organisasi kemasyarakatan.
       2
                 Engage community institutions and organizations.
                 Penyampaian informasi terkait rencana pengembangan perkebunan kelapa sawit, termasuk tahapan proses
                 pelaksanaan serta potensi dampak sosial dan lingkungan melalui kegiatan sosialisasi di tingkat dusun dan
                 dilengkapi dengan informasi tertulis agar mudah diakses serta dipahami oleh masyarakat.
       3
                 Disseminate information about the oil palm plantation development plan, including the stages of
                 implementation and potential social and environmental impacts, through community outreach activities,
                 supported by written information for easy access and understanding by the community.
                 Memastikan bahwa persetujuan dari masyarakat maupun pihak terkait diberikan secara bebas dan sukarela,
                 yang dibuktikan melalui surat pernyataan persetujuan yang ditandatangani tanpa adanya unsur paksaan.
       4
                 Ensure that consent from the community and related parties is freely and voluntarily given, as evidenced by
                 a signed statement of consent without coercion.
                 Memastikan bahwa persetujuan dari pihak terkait telah diperoleh terlebih dahulu, sebelum pelaksanaan
       5         kegiatan operasional dimulai.
                 Ensure to get consent from relevant parties before beginning operational activities.
                 Melibatkan institusi dan organisasi kemasyarakatan.
       6
                 Engage community institutions and organizations.
                 Melakukan negosiasi dengan cara damai.
       7
                 Conduct peaceful negotiations.
                 Memastikan dukungan dari pemerintah dan notaris.
       8
                 Secure support from the government and notaries.
                 Menyusun dan menetapkan perjanjian secara tertulis dengan masyarakat serta para pihak terkait.
       9
                 Draft and formalize written agreements with the community and related parties.
                 Melaksanakan kesepakatan dengan bertanggung jawab.
      10
                 Implement agreements responsibly.
                 Melakukan pengawasan secara partisipatif.
       11
                 Carry out participatory oversight.




PT Eagle High Plantations Tbk                                                                                              203
Page 206
 Menguatkan Komunitas, Menumbuhkan Harapan
 Strengthening the Community, Igniting Hope




                                      Detail Proses dalam Menangani Konflik Tanah
                                          Process Details in Managing Land Conflicts




                                                                                                   Penanggung Jawab
                                        Unit Operasional
            Pihak Berkonflik                                         Penanganan Konflik            Penanganan Konflik
                                             Terkait
            Conflicting Parties                                       Conflict Handling              Party in charge of
                                     Relevant Operating Unit
                                                                                                  Conflict Handling Parties




            Pengajuan Klaim        Penerimaan Laporan Klaim             Identifikasi dan             Identifikasi Konflik
           Pihak  Berkonflik
              Claim  Filing            Pihak Report
                                    Receiving Berkonflik
                                                    of Claim          Pihak   Berkonflik
                                                                       Analisis  Konflik             Pihak Identifications
                                                                                                    Conflict Berkonflik
           Conflicting Parties        Conflicting Parties            Conflicting
                                                                     Conflict      Parties
                                                                              Identification        Conflicting Parties
                                                                                                      Analisis Konflik
                                                                         and Analysis                 Conflict Analysis




                                       Pencatatan Klaim             Penyusunan Rencana
                                      Pihak  Berkonflik
                                       Claim Registering              Pihak Berkonflik
                                                                     Penanganan   Konflik
                                      Conflicting Parties            Conflicting
                                                                         PlanningParties
                                                                                   of
                                                                       Conflict Handling




                                                                                     Tidak | No
                                                                                                         Persetujuan
                                                                                                          Approval
                                                                                     Ya | Yes




                                         Penanganan Konflik melalui Negosiasi dan Mediasi               Kesepakatan
                                         Conflict Handling through Negotiation and Mediation            Agreement




                                         Pemantauan Pelaksanaan Kesepakatan                             Laporan
                                         Agreement Implementation Monitoring                            Report




 Pelibatan Pemangku Kepentingan untuk Harmoni Sosial [GRI 2-25] [GRI 2-29]
 Stakeholder Engagement for Social Harmony

 Untuk membangun dan menjaga harmoni sosial                       To foster social harmony with its stakeholders, the
 dengan para pemangku kepentingan, Perseroan                      Company regularly organizes engagement activities
 menerapkan pelibatan pemangku kepentingan                        like meetings, information sessions, dialogues, and
 secara berkelanjutan melalui pertemuan rutin, sesi               public consultations. These are held at least once a year
 penyampaian informasi, dialog, serta konsultasi                  or as necessary. The activities involve stakeholders
 publik yang dilaksanakan sekurang-kurangnya satu                 such as farmers, community leaders, local government
 kali dalam setahun dan/atau sewaktu-waktu apabila                officials, and Company representatives to promote
 diperlukan. Kegiatan tersebut melibatkan pemangku-               open communication and mutual understanding.
 pemangku kepentingan yang relevan, antara lain
 petani, tokoh masyarakat, perwakilan dinas/ instansi
 pemerintah setempat, serta perwakilan Perseroan,
 guna mendorong komunikasi yang konstruktif dan
 saling memahami.




204                                                                                Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 207
Perseroan telah menyelenggarakan 30 pertemuan            Throughout 2025, the Company conducted 30
dengan masyarakat sekitar sepanjang tahun 2025           meetings with nearby communities to address key
untuk membahas beberapa topik utama antara lain          topics, including community challenges, prioritizing
tantangan yang dihadapi masyarakat, penetapan            needs, urgent issues for programs or activities,
prioritas kebutuhan dan isu paling mendesak untuk        socio-cultural matters, the socialization of grievance
ditindaklanjuti melalui program atau kegiatan,           mechanisms, and related concerns. To facilitate these
isu sosial budaya, serta sosialisasi mekanisme           discussions, the Company employed various methods
penyampaian keluhan, dan topik terkait lainnya. Dalam    such as focus group discussions (FGDs), informal
pelaksanaannya, Perseroan memfasilitasi diskusi          meetings with relevant stakeholders, plenary sessions,
melalui berbagai metode, termasuk diskusi kelompok       and other approaches held at least once a year or as
terarah (FGD), pertemuan informal dengan pemangku        necessary within the operational areas.
kepentingan terkait, diskusi pleno, dan mekanisme lain
yang diselenggarakan minimal satu kali setahun atau
sesuai kebutuhan di sekitar wilayah operasional.

Melalui pelibatan tersebut, Perseroan menyampaikan       Through this engagement, the Company shares relevant
informasi yang relevan terkait kegiatan Perseroan        information about its activities with local communities,
kepada masyarakat setempat, membuka ruang                offers a platform for discussing social initiatives and
diskusi atas inisiatif kegiatan sosial dan program       farmer support programs, addresses and follows up
pendampingan        petani,    menampung      serta      on concerns and complaints, and clarifies questions
menindaklanjuti kekhawatiran dan keluhan, serta          and emerging issues. These efforts aim to build strong,
memberikan klarifikasi atas pertanyaan maupun isu        positive relationships with stakeholders, while also
yang berkembang. Upaya ini mendukung penguatan           gathering insights and feedback on the impacts of its
hubungan yang harmonis dan konstruktif dengan            operations. As part of its long-term commitment, the
para pemangku kepentingan, sekaligus membantu            Company continuously works to understand the needs
Perseroan memperoleh pandangan dan masukan               and expectations of the surrounding community to
mengenai dampak kegiatan operasional. Sebagai            promote social harmony and prevent future potential
bagian dari komitmen jangka panjang, Perseroan           conflicts.
senantiasa berupaya memahami kebutuhan dan
ekspektasi masyarakat sekitar guna memperkuat
harmoni sosial dan mencegah potensi konflik di
kemudian hari.




PT Eagle High Plantations Tbk                                                                                205
Page 208
 Menguatkan Komunitas, Menumbuhkan Harapan
 Strengthening the Community, Igniting Hope




 Mekanisme Penyampaian Keluhan [GRI 2-16] [OJK F.16] [OJK F.24]
 Grievance Mechanism


 Perseroan      menegaskan     komitmennya    untuk      The Company reaffirms its dedication to transparency
 menjalankan prinsip transparansi dalam seluruh          in all operations, as outlined in its Sustainability Policy.
 aktivitas operasional dengan mengacu pada Kebijakan     This commitment is further demonstrated by providing
 Keberlanjutan. Komitmen tersebut juga diwujudkan        a grievance mechanism accessible to both internal
 melalui penyediaan mekanisme penyampaian keluhan/       and external stakeholders.
 pengaduan yang dapat diakses oleh pihak internal
 maupun eksternal.

 Pengelolaan pengaduan/keluhan dari masyarakat           The CSR and Human Capital & Corporate Services
 dikoordinasikan oleh Departemen CSR dan Human           (HCCS) Department oversees the management of
 Capital & Corporate Services (HCCS). Prosedur           public complaints. This Complaints Procedure is
 Pengaduan ini berlaku bagi seluruh pemangku             applicable to all stakeholders, such as government
 kepentingan,    termasuk      instansi   pemerintah,    agencies, citizens (individuals and groups), community
 warga (baik individu maupun kelompok), lembaga          organizations, and other private entities.
 kemasyarakatan, serta entitas swasta lainnya.

 Jenis keluhan yang dapat diterima Perseroan             The types of complaints the Company may receive
 mencakup:                                               include:
 1. Keluhan ketenagakerjaan, yaitu permasalahan dalam    1. Employment complaints, such as issues in
    hubungan kerja dan/atau dugaan penyimpangan             employment relationships or alleged violations of
    atas syarat kerja serta ketentuan perusahaan yang       the company’s terms, conditions of employment,
    berlaku bagi karyawan;                                  and applicable regulations for employees;
 2. Keluhan non-ketenagakerjaan yang terkait fasilitas   2. Non-employment complaints related to public
    untuk kepentingan umum;                                 facilities;
 3. Keluhan masyarakat yang berkaitan dengan klaim       3. Public complaints concerning claims by residents or
    warga dan/atau gangguan yang dirasakan akibat           disruptions caused by operational activities;
    kegiatan operasional;
 4. Keluhan pelanggan yang disampaikan oleh pembeli      4. Customer complaints from buyers of the Company’s
    dalam transaksi produk Perseroan; dan                   products; and
 5. keluhan lainnya di luar kategori (1)–(4), termasuk   5. Other complaints outside categories (1)–(4),
    keluhan dari pemangku kepentingan terkait lainnya.      including those from relevant stakeholders.

 Khusus bagi karyawan, penyampaian keluhan dapat         Employees can submit complaints either through
 dilakukan melalui Serikat Pekerja atau disampaikan      the Labor Union or directly to supervisors at various
 kepada atasan secara berjenjang melalui estate/         levels via the estate, mill, or relevant department. All
 mill/ departemen terkait. Setiap keluhan dicatat dan    complaints are logged and documented in a register,
 didokumentasikan dalam buku register keluhan,           and they must be supported by valid or verifiable
 serta wajib dilengkapi informasi dan bukti yang sah     information and evidence to facilitate appropriate
 atau dapat diverifikasi agar dapat diproses lebih       follow-up. The Company also keeps the Complainant
 lanjut sesuai substansi permasalahan. Perseroan         informed about the progress of the complaint’s
 juga menyampaikan perkembangan penanganan dan           handling and resolution.
 penyelesaian keluhan kepada pelapor.

 Pemangku kepentingan dapat menyampaikan keluhan         Stakeholders are able to submit complaints through
 melalui sistem pelaporan keluhan eksternal (Grievance   the online external grievance reporting system at:
 System) secara online melalui:


       Website                                                    Email
    https://www.eaglehighplantations.com/id/keluhan          sustainability@eaglehighplantations.com




206                                                                    Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 209
Kasus Keluhan [GRI 2-16]
Complaint Cases


Penanganan pengaduan/keluhan dari masyarakat              The CSR & HCCS Department handles public complaints
dikelola oleh Departemen CSR & HCCS, dengan               through a Complaints Procedure accessible to all
Prosedur Pengaduan yang dapat digunakan oleh              stakeholders, such as government agencies, citizens
seluruh pemangku kepentingan, termasuk instansi           (individuals and groups), community organizations,
pemerintah, warga (baik individu maupun kelompok),        and private institutions.
lembaga kemasyarakatan, serta lembaga swasta
lainnya.

Perseroan tidak menghadapi konflik yang bersifat          By the end of the reporting period, the Company had
signifikan dan tidak menerima pengaduan maupun            not encountered any significant conflicts or received
keluhan yang material terkait aspek sosial atau           any material complaints or grievances regarding social
lingkungan dari para pemangku kepentingan,                or environmental issues from stakeholders, especially
khususnya masyarakat di sekitar wilayah operasional       communities near its operational areas.
sampai dengan akhir periode pelaporan.

                                 Jumlah Pengaduan dan Keluhan Tahun 2025
                                     Total Grievances and Complaints in 2025

                                                                               Status Penyelesaian
              Jenis                Jumlah                                        Resolution Status
              Type                  Total                           Selesai                     Dalam Proses
                                                                   Resolved                       Procesed

 Tindakan Fraud
                                                    2                                 2                         -
 Fraud
 Lingkungan
                                                    0                                 -                         -
 Environment
 Fasilitas Umum
                                                  101                               101                         -
 Public Facilities
 Ketenagakerjaan
                                                     1                                1                         -
 Employment
 Deforestasi
                                                    11                               10                         1
 Deforestation
 Jumlah
                                                   115                              114                         1
 Total
 Persentase
                                                                                   99%                         1%
 Percentage




PT Eagle High Plantations Tbk                                                                                  207
Page 210
 Menjawab Kebutuhan, Menjaga Kepercayaan
 Addressing Needs, Upholding Trust




 MENJAWAB KEBUTUHAN,
 MENJAGA KEPERCAYAAN
 Addressing Needs, Upholding Trust
 Memberikan layanan yang bertanggung jawab dan
 membangun kepercayaan pemangku kepentingan.
 Providing responsible services and fostering stakeholder trust.




208                                                   Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 211
PT Eagle High Plantations Tbk   209
Page 212
 Menjawab Kebutuhan, Menjaga Kepercayaan
 Addressing Needs, Upholding Trust




      Pendekatan Manajemen [GRI 3-3]
      Management Approach

      Pelanggan merupakan pemangku kepentingan kunci yang turut menentukan keberlanjutan dan daya
      saing Perseroan. Oleh karena itu, Perseroan berfokus untuk senantiasa menjawab kebutuhan pelanggan
      melalui penyediaan produk yang konsisten, layanan yang responsif, serta perbaikan proses yang
      dilakukan secara berkelanjutan agar kualitas dan ketepatan pemenuhan pesanan tetap terjaga.

      Untuk menjaga dan memperkuat kepercayaan pelanggan, Perseroan terus meningkatkan kualitas
      produk kelapa sawit dan produk turunannya dengan menerapkan standar mutu yang terukur di setiap
      tahapan operasional. Di saat yang sama, Perseroan juga memperkuat kapabilitas karyawan melalui
      pengembangan kompetensi yang selaras dengan dinamika industri, sehingga penerapan standar,
      kedisiplinan proses, dan budaya kualitas dapat berjalan secara konsisten.
      Customers are crucial stakeholders influencing the Company’s sustainability and competitiveness.
      Therefore, the Company strategically focuses on reliably meeting customer needs through quality
      products, responsive service, and continuous process improvements to ensure timely and high-quality
      order delivery.

      To build and maintain customer trust, the Company persistently enhances the quality of its palm
      oil products and derivatives by applying clear, measurable standards at each operational phase.
      Simultaneously, the Company also invests in employee training aligned with industry trends, ensuring
      consistent adherence to standards, disciplined processes, and a sustained culture of quality.




210                                                                    Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 213
Melalui langkah-langkah tersebut, Perseroan berharap             These efforts are designed to increase customer
dapat meningkatkan tingkat kepuasan pelanggan                    satisfaction and foster long-term loyalty, reinforcing
sekaligus mendorong loyalitas jangka panjang, sejalan            the Company’s dedication to establishing sustainable
dengan komitmen Perseroan untuk membangun                        relationships based on quality, reliability, and integrity.
hubungan yang berkelanjutan berbasis kualitas,
keandalan, dan integritas.

Target dan Progres
Target and Progress


                   Target                              Pencapaian di Tahun 2025                       Keterangan
                   Target                                Achievement in 2025                            Notes

 Meningkatkan kualitas layanan serta        Tidak terdapat kasus penarikan kembali
 memastikan ketepatan waktu dalam           produk maupun keluhan pelanggan terkait
 pengiriman produk kepada pelanggan         keterlambatan pengiriman atau ketidaktepatan
                                                                                                    Target Tercapai
 Enhance service quality and guarantee      penyerahan barang
                                                                                                    Target Achieved
 timely delivery of products to customers   No product recalls or customer complaints
                                            were reported regarding delayed or inaccurate
                                            deliveries
 Meningkatkan tingkat kepuasan dan          Survei kepuasan pelanggan telah dilaksanakan
 loyalitas pelanggan secara berkelanjutan   dengan hasil yang menunjukkan tingkat
 Achieve sustainable growth in customer     kepuasan pelanggan berada pada kategori
                                                                                                    Target Tercapai
 satisfaction and loyalty                   memuaskan
                                                                                                    Target Achieved
                                            A customer satisfaction survey was carried
                                            out, indicating a satisfactory level of customer
                                            satisfaction
 Memastikan produk yang dihasilkan          Tidak terdapat keluhan pelanggan terkait
 sesuai dengan permintaan, spesifikasi,     ketidaksesuaian produk dengan permintaan dan
 dan kriteria yang ditetapkan oleh          kriteria yang telah disepakati
                                                                                                    Target Tercapai
 pelanggan                                  There were no complaints related to products
                                                                                                    Target Achieved
 Ensure that products comply with           failing to meet the agreed requirements and
 customer needs, specifications, and        standards
 criteria


Pelayanan Setara kepada Konsumen [OJK F.17]
Equal Services to Customers

Perseroan     menegaskan       komitmennya    untuk              The Company reaffirms its commitment to providing
memberikan layanan yang setara kepada seluruh                    equitable service to all clients, regardless of ethnicity,
pelanggan tanpa membedakan latar belakang suku,                  race, religion, gender, or social class. Principles
ras, agama, gender, maupun golongan. Prinsip                     of fairness and non-discrimination guide every
keadilan dan non-diskriminasi menjadi pedoman dalam              interaction with customers, from sharing information
setiap interaksi dengan konsumen, baik pada tahap                and processing orders to handling complaints,
pemberian informasi, pemesanan, hingga penanganan                ensuring every customer has equal access and
keluhan, sehingga seluruh pelanggan memperoleh                   respectful treatment.
akses layanan dan perlakuan yang sama.

Sejalan dengan komitmen tersebut, Perseroan                      Aligned with this commitment, the Company
menjaga agar setiap proses pemenuhan pesanan                     guarantees that each order is fulfilled responsibly
dilakukan secara bertanggung jawab dan sesuai                    and adheres to relevant service standards. It employs
standar layanan yang berlaku. Perseroan menerapkan               shipping practices focused on safety, including
prosedur pengiriman yang menekankan aspek                        proper conveyance, handling products tailored to their
keamanan, termasuk alat angkut yang memadai,                     specific needs, and monitoring the delivery process to
penanganan produk sesuai karakteristiknya, serta                 ensure goods arrive in excellent condition.
pengawasan proses distribusi agar barang dapat
diterima pelanggan dalam kondisi baik dan aman.




PT Eagle High Plantations Tbk                                                                                            211
Page 214
 Menjawab Kebutuhan, Menjaga Kepercayaan
 Addressing Needs, Upholding Trust




 Inovasi dan Pengembangan Produk/Jasa Keuangan Berkelanjutan [OJK F.26]
 Innovation and Development of Sustainable Financial Products/Services

 Perseroan terus meningkatkan kinerja operasional        The Company enhances operational performance by
 melalui penerapan inovasi serta pengembangan            adopting innovative approaches and ongoing product
 produk secara berkesinambungan. Upaya tersebut          development. These efforts involve expanding digital
 diwujudkan melalui penguatan proses digitalisasi dan    and mechanization processes, aligning with the
 mekanisasi, yang berjalan seiring dengan komitmen       Company’s dedication to best agronomic practices
 Perseroan dalam menerapkan praktik agronomi terbaik     and potential risk mitigation strategies.
 serta langkah-langkah pencegahan untuk memitigasi
 risiko yang berpotensi muncul.

 Komitmen tersebut juga tercermin dari kepemilikan       This commitment is also demonstrated by the
 sertifikasi Perseroan sepanjang tahun 2025,             Company’s certifications valid through 2025, including:
 diantaranya:


                Keterangan
                                                2025                   2024                         2023
                  Notes

  RSPO                                                     4                          3                            2
  ISPO                                                    11                         10                            8


 Meningkatkan Kualitas dan Keamanan Produk [OJK F.27]
 Improving Product Quality and Safety

 Perseroan terus memperkuat upaya peningkatan            The Company continues to strengthen its quality
 kualitas sekaligus memastikan aspek keamanan            improvement initiatives while prioritizing product
 produk tetap terjaga melalui penyediaan layanan dan     safety by delivering high-quality, consistent services
 produk yang unggul serta konsisten bagi seluruh         and products to all customers. In doing so, the
 pelanggan. Dalam pelaksanaannya, Perseroan              Company upholds the principle of service equality,
 menjunjung prinsip kesetaraan layanan, sehingga         ensuring every customer receives the same level of
 setiap pelanggan memperoleh standar mutu dan            quality and experience regardless of sales channel or
 pengalaman yang sama, tanpa membedakan saluran          location.
 penjualan maupun wilayah distribusi.

 Sebagai bagian dari komitmen tersebut, Perseroan        As part of its commitment, the Company facilitates
 membangun komunikasi dua arah dengan konsumen           two-way communication with consumers and
 dan membuka akses seluas-luasnya bagi pelanggan         provides extensive access for customers to submit
 yang ingin menyampaikan penilaian, masukan,             assessments, feedback, and complaints, especially
 maupun keluhan, khususnya apabila ditemukan             when a product falls short of expectations or
 produk yang belum sesuai dengan harapan atau            standards. All received feedback is subjected to an
 standar yang berlaku. Setiap masukan yang diterima      internal review to identify root causes and implement
 ditindaklanjuti melalui proses penelaahan internal      corrective actions, including preventive measures to
 untuk mengidentifikasi akar permasalahan dan            avoid similar issues in the future.
 menetapkan langkah perbaikan yang diperlukan,
 termasuk tindakan pencegahan agar kejadian serupa
 tidak berulang.

 Hingga akhir periode pelaporan, Perseroan telah         By the end of the reporting period, the Company
 melaksanakan evaluasi atas keamanan produk bagi         performed a product safety review to confirm that
 konsumen sebagai dasar untuk memastikan bahwa           existing controls remain effective. This evaluation
 pengendalian yang diterapkan tetap efektif. Evaluasi    supports the Company’s ongoing efforts to enhance
 ini menjadi bagian dari upaya perbaikan berkelanjutan   product reliability and foster customer trust over time.
 Perseroan dalam menjaga keandalan produk serta
 memperkuat kepercayaan pelanggan dari waktu ke
 waktu.




212                                                                   Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 215
Produk yang Ditarik Kembali [OJK F.29]
Recalled Products

Perseroan senantiasa menempatkan kualitas layanan,        The Company consistently prioritizes service quality,
keandalan produk, dan kepuasan pelanggan sebagai          product reliability, and customer satisfaction. This
prioritas utama dalam pelaksanaan kegiatan usaha.         commitment is demonstrated through strict internal
Komitmen tersebut diwujudkan melalui penerapan            standards, regular quality inspections, and continuous
standar internal, pengendalian kualitas yang konsisten,   improvement initiatives to ensure products and
serta upaya perbaikan berkelanjutan agar produk dan       services reliably meet customer expectations.
layanan yang diberikan tetap memenuhi ekspektasi
pelanggan.

Sepanjang periode pelaporan, capaian ini tercermin        During the reporting period, there have been no product
dari tidak adanya kejadian penarikan kembali (product     recalls, and the Company has not faced any sanctions
recall) atas produk Perseroan. Selain itu, Perseroan      or fines related to quality and safety, indicating
juga tidak menerima sanksi maupun dikenakan denda         effective quality management and compliance with
yang berkaitan dengan aspek kualitas dan keamanan         relevant standards. [GRI 2-27]
produk, yang menunjukkan bahwa pengelolaan mutu
dan kepatuhan terhadap persyaratan yang relevan
telah berjalan dengan baik. [GRI 2-27]

Dampak Produk dan Jasa [OJK F.28]
Impact of Products and Services

Untuk mempertahankan dan memperkuat kepercayaan           To uphold and strengthen customer trust, the Company
pelanggan, Perseroan menerapkan proses penilaian          performs an evaluation for all marketed products,
terhadap seluruh produk yang dipasarkan, termasuk         including those sold and distributed to customers. This
produk yang dijual maupun yang didistribusikan            evaluation guarantees that the products received meet
kepada pelanggan. Penilaian ini dilakukan untuk           the Company’s standards and comply with relevant
memastikan produk yang diterima pelanggan telah           regulations, ensuring consistent quality.
memenuhi standar yang ditetapkan Perseroan, serta
selaras dengan ketentuan yang berlaku, sehingga
kualitas dan konsistensi produk tetap terjaga.​

Selain memastikan pemenuhan standar, Perseroan            In addition to meeting standards, the Company
juga secara proaktif menyampaikan informasi yang          proactively shares relevant information with customers,
relevan bagi pelanggan, mencakup karakteristik            including product features and other important
produk, serta hal-hal penting lainnya yang patut          concerns. The Company is committed to presenting
menjadi perhatian. Perseroan berkomitmen untuk            this information in a clear and understandable way,
menyampaikan informasi tersebut secara jelas              enabling customers to make informed decisions and
dan mudah dipahami, sehingga pelanggan dapat              use the products correctly.
mengambil keputusan secara tepat dan menggunakan
produk sesuai peruntukannya.​

Sejalan dengan prinsip transparansi, Perseroan            Following the principle of transparency, the Company
memastikan bahwa informasi terkait produk dan             ensures that information about products and other
aspek-aspek material lainnya telah dikomunikasikan        key aspects is clearly shared with customers. This
kepada pelanggan secara terbuka. Melalui pendekatan       approach helps the Company stay accountable for its
ini, Perseroan tidak hanya menjaga akuntabilitas atas     products and foster long-term relationships with its
produk yang dipasarkan, tetapi juga membangun             customers based on openness and trust.
hubungan jangka panjang dengan pelanggan yang
didasarkan pada keterbukaan dan keandalan.




PT Eagle High Plantations Tbk                                                                                213
Page 216
 Menjawab Kebutuhan, Menjaga Kepercayaan
 Addressing Needs, Upholding Trust




 Survei Kepuasan Pelanggan [OJK F.30]
 Customer Satisfaction Survey

 Perseroan meyakini bahwa pelaksanaan survei          The Company believes that regularly conducting
 kepuasan pelanggan secara berkala menjadi salah      customer satisfaction surveys is essential for
 satu langkah kunci untuk memastikan mutu produk      maintaining product quality and strengthening the
 tetap terjaga, sekaligus memperkuat aspek keamanan   safety features of products in the market. These
 produk yang beredar di pasar. Melalui survei         surveys deliver quantifiable insights into customer
 tersebut, Perseroan memperoleh umpan balik yang      experiences, perceptions of service quality, and areas
 terukur mengenai pengalaman pelanggan, persepsi      for improvement, helping ensure that standards remain
 atas kualitas layanan, serta area yang masih perlu   aligned with customer needs.
 ditingkatkan agar standar yang diterapkan tetap
 relevan dengan kebutuhan pelanggan.

 Sampai dengan akhir tahun 2025, Perseroan telah      By the end of 2025, the Company had completed
 melaksanakan survei kepuasan pelanggan dan           customer satisfaction surveys with positive results.
 memperoleh hasil pada tingkat kepuasan yang          The feedback collected from these surveys supports
 memuaskan. Masukan dari survei ini menjadi dasar     the Company’s efforts to maintain good practices and
 bagi Perseroan untuk mempertahankan praktik yang     drive improvements, leading to ongoing enhancements
 telah berjalan baik serta mendorong peningkatan,     in product quality and safety.
 sehingga kualitas dan keamanan produk dapat terus
 ditingkatkan secara berkelanjutan.




214                                                                Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 217
PT Eagle High Plantations Tbk   215
Page 218
 Lampiran
 Appendix




 LAMPIRAN
 Appendix




216         Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 219
PT Eagle High Plantations Tbk   217
Page 220
 Lampiran
 Appendix




 Lampiran 1 | Appendix 1

                 Daftar Pabrik Kelapa Sawit dan Perbandingan Total Tandan Buah Segar 2025 yang Diterima Berdasarkan Sumber
                           List of Mills and Comparison of Total Fresh Fruit Bunch Processed Based on Sources in 2025

                                                      Total Volume yang    Total Volume yang                         Total
                                                                                               Total Volume
                                                       Bersumber dari       Bersumber dari                         Volume
                                                                                                    yang
                                                      Perkebunan yang      Perkebunan yang                           yang
                                                                                                 Bersumber
                                                          Dimiliki (a)        Dimiliki (%)                        Bersumber
                                                                                                     dari
                               Lokasi                    Total Volume         Total Volume                       Pihak Ketiga
                                                                                                Perkebunan                       Total
  Nama Pabrik          (Koordinat dan Alamat)           Sourced from         Sourced from                             (%)
                                                                                                Pihak Ketiga                    Volume
  Name of Mill                Location                Owned Plantations    Owned Plantations                     Total Volume
                                                                                                     (b)                         (a+b)
                      (Coordinate and Address)                (a)                 (%)                              Sourced
                                                                                                   Volume
                                                                                                                     from
                                                                                               Sourced from
                                                                                                                  Third-party
                                                        Inti     Plasma      Inti    Plasma      Third-party
                                                                                                                  Plantations
                                                      Nucleus    Scheme    Nucleus   Scheme    Plantations (b)
                                                                                                                      (%)

  Batu Bulan        115°46°15,6”E,3°20´13,6”S,
  Mill              Desa 4 Rejowinangun,
  (BBNM)            Karang Bintang, Kec.
                    Batulicin, Kab. Tanah Bambu,
                    Kalimantan Selatan                 211.613    23.971    86,31%    9,78%             9.608          3,92%     245.192
                    Village 4 Rejowinangu,
                    Karang Bintang, Batulicin
                    District, Tanah Bumbu
                    Regency, South Kalimantan

  Safir Mill        116° 9’25,8”E, 2°37’48,6”S,
  (SFRM)            Desa Magalau Hilir Blok H47,
                    Kec. Kelumpang Barat, Kab.
                    Kotabaru, Kalimantan Selatan
                                                       87.929     11.638   63,23%     8,37%            39.501        28,40%      139.068
                    Block H47 Magalau Hilir
                    Village, Kelumpang Barat
                    District, Kotabaru Regency,
                    South Kalimantan

  Bangkira Mill     116°22’21,9”E,0°33’47,8”S,
  (BKRM)            Desa Perian
                    Jl. Provinsi No. 74 Rt. IV Kec.
                    Muara Muntai,
                    Kab. Kutai Kartanegara
                                                      194.829     54.766    63,12%    17,74%           59.047         19,13%     308.643
                    Kal Tim
                    Perian Village Jl. Provinsi
                    No. 74 Rt. IV, Muara Muntai
                    District, Kutai Kartanegara
                    Regency, East Kalimantan

  Adhyaksa          112°51’46,7”E,1°35’18,4”S,
  Dharmasatya       Desa Tanjung Jurong,
  Mill (ADSM)       Kecamatan Paranggean,
                    Kabupaten Kotawaringin
                    Timur, Provinsi Kalimantan
                                                       90.408              100,00%    0,00%                            0,00%      90.408
                    Tengah
                    Tanjung Jurong Village,
                    Parenggean District,
                    Kotawaringin Timur Regency,
                    Central Kalimantan

  Bumi Hutani       112°49’23,6”E,2°43’7.0”S,
  Lestari Mill      Desa Mirah Kualanamu,
  (BHLM)            Kecamatan Katinan Tengah,
                    Kabupaten Kotawaringin
                    Timur, Provinsi Kalimantan
                                                       135.970     5.412   89,33%     3,56%            10.834           7,12%     152.216
                    Tengah
                    Mirah Kualanamu Village,
                    Katingan Tengah District,
                    Kotawaringin Timur Regency,
                    Central Kalimantan

  Eagle High        111°49’23,6”E,2°43’7,0”S,
  Plantations       Desa Bedaun, Kecamatan
  Mill              Kumai, Kabupaten
  (EHPM)            Kotawaringin Barat, Provinsi
                                                      109.758     27.022   70,39%     17,33%            19.145        12,28%     155.925
                    Kalimantan Tengah
                    Bedaun Village, Kumai
                    District, Kotawaringin Barat
                    Regency, Central Kalimantan




218                                                                                       Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 221
              Daftar Pabrik Kelapa Sawit dan Perbandingan Total Tandan Buah Segar 2025 yang Diterima Berdasarkan Sumber
                        List of Mills and Comparison of Total Fresh Fruit Bunch Processed Based on Sources in 2025

                                                    Total Volume yang        Total Volume yang                            Total
                                                                                                    Total Volume
                                                     Bersumber dari           Bersumber dari                            Volume
                                                                                                         yang
                                                    Perkebunan yang          Perkebunan yang                              yang
                                                                                                      Bersumber
                                                        Dimiliki (a)            Dimiliki (%)                           Bersumber
                                                                                                          dari
                            Lokasi                     Total Volume             Total Volume                          Pihak Ketiga
                                                                                                     Perkebunan                         Total
 Nama Pabrik        (Koordinat dan Alamat)            Sourced from             Sourced from                                (%)
                                                                                                     Pihak Ketiga                      Volume
 Name of Mill              Location                 Owned Plantations        Owned Plantations                        Total Volume
                                                                                                          (b)                           (a+b)
                   (Coordinate and Address)                 (a)                     (%)                                 Sourced
                                                                                                        Volume
                                                                                                                          from
                                                                                                    Sourced from
                                                                                                                       Third-party
                                                      Inti     Plasma         Inti     Plasma         Third-party
                                                                                                                       Plantations
                                                    Nucleus    Scheme       Nucleus    Scheme       Plantations (b)
                                                                                                                           (%)

 Tulip Mill      140°52’50,5”E,2°52’1,4”S,
 (TLPM)          Desa Yetti, Kec. Arso Timur,
                 Kab. Keerom, Jayapura-
                 Papua                                93.492     20.523       67,13%     14,74%             25.251         18,13%          139.266
                 Yetti Village, Arso Timur
                 District, Keerom Regency,
                 Jayapura – Papua

 Jumlah
                                                    924.000    143.332       75,08%      11,65%           163.385         13,28%        1.230.717
 Total


Lampiran 2 | Appendix 2

                                                     Hasil Penelitian dan Pemantauan NKT
                                                    HCV Assessment and Monitoring Results

                                                     Hasil Penilaian NKT                             Hasil
                                                  Result of HCV Assessment                        Pemantauan
  Entitas Anak     Regional                                                                          NKT                   Tindak Lanjut
   Subsidiary       Region                                                                          Result                  Follow ups
                                Tahun            Penilai       Luas       Tipe     Deskripsi
                                                                                                    of HCV
                                 Year           Assessor       Area       Type    Description
                                                                                                   Monitoring

 PT Singaland     Kalimantan     2010    Yayasan Sawit         707        1, 2,   Sempadan        15 jenis        1. Melakukan perlindungan:
 Asetam           Selatan                Berkelanjutan                    3, 4    Sungai;         burung, 4          | Execute protection
                  | South                Indonesia                                Hutan Bukir     jenis mamlia,      measures:
                  Kalimantan             (Yasbi)                                  Karst;          2 jenis            • Memasang notice board
                                                                                  Mata Air |      reptilia | 15          pada areal HCV. | install
                                                                                  Rivers/         bird                   notice boards within HCV
                                                                                  Riparian        species, 4             areas.
                                                                                  Area of         mammal             • Membuat batas penanda
                                                                                  Rivers;         species,               riparian buffer zone. |
                                                                                  Karst Valley,   and 2                  Install the markings for
                                                                                  Springs         reptile                riparian buffer zones.
                                                                                                  species         2. Melakukan sosialisai dan
                                                                                                                     konsultasi pengelolaan
                                                                                                                     dengan stakeholder
                                                                                                                     yang relevan. | Conduct
                                                                                                                     outreach and management
                                                                                                                     consultations with relevant
                                                                                                                     stakeholders.
                                                                                                                  3. Melakukan monitoring flora
                                                                                                                     dan fauna. | Carry out flora
                                                                                                                     and fauna monitoring.
                                                                                                                  4. Melakukan penanaman
                                                                                                                     pengkayaan dan remediasi
                                                                                                                     zona riparian. | Implement
                                                                                                                     enrichment planting and
                                                                                                                     riparian zone remediation.
                                                                                                                  5. Meningkatkan kompetensi
                                                                                                                     tim konservasi. | Enhance
                                                                                                                     the conservation team’s
                                                                                                                     competencies.




PT Eagle High Plantations Tbk                                                                                                                  219
Page 222
 Lampiran
 Appendix




                                               Hasil Penelitian dan Pemantauan NKT
                                              HCV Assessment and Monitoring Results

                                               Hasil Penilaian NKT                            Hasil
                                            Result of HCV Assessment                       Pemantauan
  Entitas Anak    Regional                                                                    NKT                     Tindak Lanjut
   Subsidiary      Region                                                                    Result                    Follow ups
                              Tahun       Penilai      Luas    Tipe        Deskripsi
                                                                                             of HCV
                               Year      Assessor      Area    Type       Description
                                                                                            Monitoring

  PT             Kalimantan   2015    PT Snokeling      214     1, 3,     Sungai/         10 jenis           1. Melakukan perlindungan:
  Pesonalintas   Selatan              Akreditas                 4, 5      Sempadan        burung, 3             | Execute protection
  Surasejati     | South              Nusantara                           Sungai;         jenis mamlia,         measures:
                 Kalimantan                                               Karst;          2 jenis               • Memasang notice board
                                                                          Banjiran;       reptilia | 10             pada areal HCV. | install
                                                                          Kebun           bird                      notice boards within HCV
                                                                          Buah |          species, 3                areas.
                                                                          Rivers/         mammal                • Membuat batas penanda
                                                                          Riparian        species,                  riparian buffer zone. |
                                                                          Area of         and 2                     Install the markings for
                                                                          Rivers;         reptile                   riparian buffer zones.
                                                                          Karst;          species            2. Melakukan sosialisai dan
                                                                          Flood;                                konsultasi pengelolaan
                                                                          Plantations                           dengan stakeholder
                                                                                                                yang relevan. | Conduct
  PT Jaya        Kalimantan   2019    Deameter         3.553   1, 3, 4,   Sungai/         9 jenis               outreach and management
  Mandiri        Selatan              Consulting                 5, 6     Sempadan        burung,               consultations with relevant
  Sukses         | South                                                  sungai;         5 jenis               stakeholders.
                 Kalimantan                                               Sisa Hutan      mamalia, 2         3. Melakukan monitoring flora
                                                                          | Rivers/       jenis reptilia |      dan fauna. | Carry out flora
                                                                          Riparian        9 bird                and fauna monitoring.
                                                                          Area            species, 5         4. Melakukan penanaman
                                                                          of Rivers;      mammal                pengkayaan dan remediasi
                                                                          Remaining       species,              zona riparian. | Implement
                                                                          Forests         and 2                 enrichment planting and
                                                                                          reptile               riparian zone remediation.
                                                                                          species            5. Meningkatkan kompetensi
                                                                                                                tim konservasi. | Enhance
  PT Suryabumi   Kalimantan   2019    Deameter         1.574    1, 4,     Sungai/         11 jenis
                                                                                                                the conservation team’s
  Tunggal        Selatan              Consulting                5, 6      Sempadan        burung,
                                                                                                                competencies.
  Perkasa        | South                                                  sungai; Sisa    9 jenis
                 Kalimantan                                               hutan;          mamalia, 2
                                                                          Area            jenis reptilia |
                                                                          keramat         11 bird
                                                                          | Rivers/       species, 9
                                                                          Riparian        mammal
                                                                          Area            species,
                                                                          of Rivers;      and 2
                                                                          Remaining       reptile
                                                                          Forests;        species
                                                                          Sacred Area

  PT Manunggal   Kalimantan   2019    Deameter         1.246   1, 3, 4,   Sungai/         30 jenis
  Adi Jaya       Selatan              Consulting                 5, 6     Sempadan        burung,
                 | South                                                  sungai; Sisa    11 jenis
                 Kalimantan                                               hutan; |        mamalia,
                                                                          Rivers/         2 jenis
                                                                          Riparian        reptilia |
                                                                          Area of         30 bird
                                                                          Rivers;         species, 11
                                                                          Remaining       mammal
                                                                          Forests; Old    species,
                                                                          Graves          and 2 reptile
                                                                                          species

                 Kalimantan   2019    Deameter          96       1,4      Sempadan        19 jenis
  PT Karya       Selatan              Consulting                          Sungai |        burung, 9
  Pratama Agri   | South                                                  Riparian        jenis
  Sejahtera      Kalimantan                                               Area of         mamalia, 2
                                                                          Rivers          jenis reptilia |
                                                                                          19 bird
                                                                                          species, 9
                                                                                          mammal
                                                                                          species,
                                                                                          and 2
                                                                                          reptile
                                                                                          species




220                                                                                     Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 223
                                                 Hasil Penelitian dan Pemantauan NKT
                                                HCV Assessment and Monitoring Results

                                                 Hasil Penilaian NKT                          Hasil
                                              Result of HCV Assessment                     Pemantauan
  Entitas Anak    Regional                                                                    NKT                   Tindak Lanjut
   Subsidiary      Region                                                                    Result                  Follow ups
                                Tahun       Penilai      Luas    Tipe        Deskripsi
                                                                                             of HCV
                                 Year      Assessor      Area    Type       Description
                                                                                            Monitoring

 PT.Saka         Kalimantan     2019    Deameter         1.748    1, 3,     Sungai/        29 jenis        1. Melakukan perlindungan:
 Kencana         Selatan                Consulting                4, 5      Sempadan       burung, 11         | Execute protection
 Sejahtera       | South                                                    Sungai;        jenis mamlia,      measures:
                 Kalimantan                                                 Sisa hutan     2 jenis            • Memasang notice board
                                                                            | Rivers/      reptilia | 29          pada areal HCV. | install
                                                                            Riparian       bird                   notice boards within HCV
                                                                            Area           species, 11            areas.
                                                                            of Rivers;     mammal             • Membuat batas penanda
                                                                            Remaining      species,               riparian buffer zone. |
                                                                            Forests        and 2                  Install the markings for
                                                                                           reptile                riparian buffer zones.
                                                                                           species         2. Melakukan sosialisai dan
                                                                                                              konsultasi pengelolaan
 PT Jaya         Kalimantan     2011    PT.              6.227   1, 2, 3,   Area           30 jenis           dengan stakeholder
 Mandiri         Timur                  Sonokeling                 4, 5     bergambut;     burung,            yang relevan. | Conduct
 Sukses          | East                 Akreditas                           Sungai/        18 jenis           outreach and management
                 Kalimantan             Nusantara                           Sempadan       mamalia,           consultations with relevant
                                                                            Sungai,        4 jenis            stakeholders.
                                                                            Mata Air,      reptilia | 30   3. Melakukan monitoring flora
                                                                            Danau/         bird species,      dan fauna. | Carry out flora
                                                                            Rawa, Area     18                 and fauna monitoring.
                                                                            berhutan       mammal          4. Melakukan penanaman
                                                                            (Kantong       species,           pengkayaan dan remediasi
                                                                            satwa) |       and 4 reptile      zona riparian. | Implement
                                                                            Riparian       species            enrichment planting and
                                                                            area of                           riparian zone remediation.
                                                                            Rivers;                        5. Meningkatkan kompetensi
                                                                            Springs,                          tim konservasi. | Enhance
                                                                            Lakes/                            the conservation team’s
                                                                            Forested                          competencies.
                                                                            Area
                                                                            (Fauna
                                                                            Enclaves)

 PT Manunggal    Kalimantan     2011    PT.              609      1, 2,     Sungai/        27 jenis
 Adi Jaya        Timur                  Sonokeling                4, 5      Sempadan       burung,
                 | East                 Akreditas                           sungai;        14 jenis
                 Kalimantan             Nusantara                           Mata air;      mamalia,
                                                                            Sisa hutan |   4 jenis
                                                                            Rivers/        reptilia | 27
                                                                            Riparian       bird species,
                                                                            Area of        14
                                                                            Rivers;        mammal
                                                                            Springs;       species,
                                                                            Remaining      and 4 reptile
                                                                            Forests        species

 PT Suryabumi    Kalimantan     2011    PT.              2.600    1, 2,     Area           25 jenis
 Tunggal         Timur                  Sonokeling                4, 5      bergambut;     burung,
 Perkas          | East                 Akreditas                           Sungai/        18 jenis
                 Kalimantan             Nusantara                           Sempadan       mamalia,
                                                                            Sungai,        4 jenis
                                                                            Area           reptilia | 25
                                                                            Berhutan       bird species,
                                                                            (Kantong       18
                                                                            Satwa) |       mammal
                                                                            Riparian       species,
                                                                            area of        and 4 reptile
                                                                            Rivers;        species
                                                                            Forested
                                                                            Area
                                                                            (Fauna
                                                                            Enclaves)




PT Eagle High Plantations Tbk                                                                                                           221
Page 224
 Lampiran
 Appendix




                                               Hasil Penelitian dan Pemantauan NKT
                                              HCV Assessment and Monitoring Results

                                               Hasil Penilaian NKT                        Hasil
                                            Result of HCV Assessment                   Pemantauan
  Entitas Anak    Regional                                                                NKT                  Tindak Lanjut
   Subsidiary      Region                                                                Result                 Follow ups
                              Tahun       Penilai      Luas    Tipe      Deskripsi
                                                                                         of HCV
                               Year      Assessor      Area    Type     Description
                                                                                        Monitoring

  PT             Kalimantan   2013    Tropenbos        4.830    1, 2,   Area          32 jenis        1. Melakukan perlindungan:
  Bumilanggeng   Tengah               Internasiona              4, 6    bergambut;    burung,            | Execute protection
  Perdanatrada   | Central                                              Sungai/       14 jenis           measures:
                 Kalimantan                                             Sempadan      mamalia,           • Memasang notice board
                                                                        Sungai,       5 jenis                pada areal HCV. | install
                                                                        Mata Air,     reptilia | 32          notice boards within HCV
                                                                        Waduk         bird species,          areas.
                                                                        Kawasan       14                 • Membuat batas penanda
                                                                        berhutan      mammal                 riparian buffer zone. |
                                                                        (kantong      species,               Install the markings for
                                                                        satwa),       and 5 reptile          riparian buffer zones.
                                                                        balai         species         2. Melakukan sosialisai dan
                                                                        sesajen/                         konsultasi pengelolaan
                                                                        Tunggul                          dengan stakeholder
                                                                        Kayu Ulin |                      yang relevan. | Conduct
                                                                        Peat                             outreach and management
                                                                        area;                            consultations with relevant
                                                                        Riparian                         stakeholders.
                                                                        area                          3. Melakukan monitoring flora
                                                                        of Rivers;                       dan fauna. | Carry out flora
                                                                        Springs;                         and fauna monitoring.
                                                                        Reservoir;                    4. Melakukan penanaman
                                                                        Forested                         pengkayaan dan remediasi
                                                                        Area (Fauna                      zona riparian. | Implement
                                                                        Enclaves),                       enrichment planting and
                                                                        Offering                         riparian zone remediation.
                                                                        Hall/Sacred                   5. Meningkatkan kompetensi
                                                                        Ulin                             tim konservasi. | Enhance
                                                                        Wood                             the conservation team’s
                                                                                                         competencies.
  PT             Kalimantan   2013    Tropenbos        455      1,2,    Areal         39 jenis
  Bumilanggeng   Tengah               Internasional             4,6     berhutan;     burung,
  Perdanatrada   | Central            - Indonesia                       Sungai/       13 jenis
                 Kalimantan           Program                           Sempadan      mamalia,
                                                                        sungai;       5 jenis
                                                                        Rawa/         reptilia /
                                                                        Waduk |       39 bird
                                                                        Forested      species, 13
                                                                        Area;         mammal
                                                                        Rivers/       species,
                                                                        Riparian      and 5 reptile
                                                                        Area of       species
                                                                        Rivers;
                                                                        Swamp/
                                                                        Reservoir

  PT Adhyaksa    Kalimantan   2013    Tropenbos        505      1, 2,   Sempadan      22 jenis
  Dharmasatya    Tengah               Internasional             4, 6    sungai;       burung,
                 | Central            - Indonesia                       Rawa/         14 jenis
                 Kalimantan           Program                           Waduk;        mamalia,
                                                                        Mata air;     8 jenis
                                                                        Area          reptilia | 22
                                                                        berhutan;     bird species,
                                                                        tempat        14
                                                                        keramat       mammal
                                                                        (Bale         species,
                                                                        sesajen) |    and 8 reptile
                                                                        Riparian      species
                                                                        Area of
                                                                        Rivers;
                                                                        Swamp/
                                                                        Reservoir;
                                                                        Springs;
                                                                        Forested
                                                                        Area;
                                                                        Sacred Area
                                                                        (Offering
                                                                        Hall)




222                                                                                 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 225
                                                  Hasil Penelitian dan Pemantauan NKT
                                                 HCV Assessment and Monitoring Results

                                                  Hasil Penilaian NKT                            Hasil
                                               Result of HCV Assessment                       Pemantauan
  Entitas Anak     Regional                                                                      NKT                    Tindak Lanjut
   Subsidiary       Region                                                                      Result                   Follow ups
                                Tahun       Penilai        Luas       Tipe       Deskripsi
                                                                                                of HCV
                                 Year      Assessor        Area       Type      Description
                                                                                               Monitoring

 PT Satria        Kalimantan    2013    Tropenbos          1.295     4, 5, 6    Sungai,       35 jenis         1. Melakukan perlindungan:
 Manunggal        Barat                 Internasional                           Rawa,         burung, 6           | Execute protection
 Sejahtera        | West                                                        Mata air,     jenis               measures:
                  Kalimantan                                                    Padang        mamalia, 6          • Memasang notice board
                                                                                gembalaan,    jenis reptilia          pada areal HCV. | install
                                                                                Sandung       | 35                    notice boards within HCV
                                                                                (Area         bird species,           areas.
                                                                                Keramat) |    6                   • Membuat batas penanda
                                                                                Rivers;       mammal                  riparian buffer zone. |
                                                                                Swamp;        species,                Install the markings for
                                                                                Springs;      and 6 reptile           riparian buffer zones.
                                                                                Padang        species          2. Melakukan sosialisai dan
                                                                                gembalaan,                        konsultasi pengelolaan
                                                                                Sandung                           dengan stakeholder
                                                                                (Sacred                           yang relevan. | Conduct
                                                                                Area)                             outreach and management
                                                                                                                  consultations with relevant
 PT Tandan        Papua         2010    PT Polito          3.860     1, 2, 3,   Sungai/       71 jenis            stakeholders.
 Sawita Papua                                                        4, 5, 6    Sempadan      burung,          3. Melakukan monitoring flora
                                                                                sungai;       10 jenis            dan fauna. | Carry out flora
                                                                                Kampung       mamalia, 3          and fauna monitoring.
                                                                                sagu; Bukit   jenis reptilia   4. Melakukan penanaman
                                                                                karst;        | 71                pengkayaan dan remediasi
                                                                                Mata air,     bird species,       zona riparian. | Implement
                                                                                Kawasan       10                  enrichment planting and
                                                                                Lindung |     mammal              riparian zone remediation.
                                                                                Rivers/       species,         5. Meningkatkan kompetensi
                                                                                Riparian      and 3 reptile       tim konservasi. | Enhance
                                                                                Area of       species             the conservation team’s
                                                                                Rivers;                           competencies.
                                                                                Kampung
                                                                                sagu; Karst
                                                                                Valley;
                                                                                Springs;
                                                                                Protected
                                                                                Area

 PT Multikarya    Sumatra       2014    PT.                 704      1, 2, 4,   Sungai/       19 jenis
 Sawita Prima     Barat                 Sonokeling                     5, 6     Sempadan      burung,
                  | West                Akreditas                               sungai;       10 jenis
                  Sumatra               Nusantara                               Rawa,         mamalia, 8
                                                                                Kuburan       jenis reptilia
                                                                                tua, Sisa     | 19
                                                                                Hutan |       bird species,
                                                                                Rivers/       10
                                                                                Riparian      mammal
                                                                                Area of       species,
                                                                                Rivers;       and 8 reptile
                                                                                Swamp; Old    species
                                                                                Grave/
                                                                                Remaining
                                                                                Forest




Lampiran 3 | Appendix 3

                                         Status Perlindungan Flora/Fauna di Lokasi Group EHP
                                         Protection Status of Flora/Fauna in EHP Group Location

                 Nama Latin                                        Nama Lokal
  No.                                                                                                          IUCN        CITES         P10
                 Latin Name                                        Local Name

 Burung | Bird

  1.    Meiglyptes tristis              Caladi batu | Zebra woodpecker                                         EN

  2.    Chloropis Cyanopogon            Cica-daun kecil | Lesser green leafbird                                NT

  3.    Cicinnurus respublica           Cendrawasih botak | Wilson’s bird-of-paradise                          NT           App II        D

  4.    Eurylaimus ochromalus           Sempur-hujan darat | Black-and-yellow broadbill                        NT




PT Eagle High Plantations Tbk                                                                                                              223
Page 226
 Lampiran
 Appendix




                                      Status Perlindungan Flora/Fauna di Lokasi Group EHP
                                      Protection Status of Flora/Fauna in EHP Group Location

                  Nama Latin                                    Nama Lokal
  No.                                                                                                  IUCN         CITES       P10
                  Latin Name                                    Local Name

   5.    Leptoptilos javanicu        Bangau tongtong | Lesser adjutant                                  NT                       D

   6.    Anthracoceros malayanus     Kangkareng hitam | Javan myna                                      VU

   7.    Anthracoceros malayanus     Kangkareng hitam | Black hornbill                                  VU          App II       D

   8.    Argusianus argus            Kuau raja | Great argus                                            VU          App II       D

   9.    Buceros rhinoceros          Rangkong badak | Rhinoceros hornbill                               VU          App II       D

   10.   Ducula pickering            Pergam kelabu | Grey imperial pigeon                               VU

   11.   Macgregoria pulchra         Cendrawasih elok | MacGregor’s honeyeater                          VU

   12.   Psittacula longicauda       Betet ekor-panjang | Long-tailed parakeet                          VU

   13.   Cyornis brunneatus          Sikatan | Brown-chested jungle flycatcher                          VU

   14.   Aegithina tiphia            Cipot kacat | Common iora                                          LC

   15.   Aethopyga siparaja          Burung-madu Sepah raja | Crimson sunbird                           LC

   16.   Alcedo azurea               Raja udang biru langit | Azure kingfisher                          LC                       D

   17.   Alcedo meninting            Raja udang meninting | Blue-eared kingfisher                       LC

   18.   Amaurornis phoenicurus      Kareo padi | White-breasted waterhen                               LC

   19.   Anthracoceros albirostris   Kangkareng perut putih | Oriental pied hornbill                    LC          App II       D

  20.    Anthrepstes malacensis      Burung-madu kelapa | Brown-throated sunbird                        LC                       D

   21.   Anthreptes simplex          Burung-madu polos | Plain sunbird                                  LC

  22.    Anthus novaeseelandiae      Apung tanah | Australian pipit                                     LC

  23.    Apus affin                  Kapinis rumah | Little swift                                       LC

  24.    Arachnothera longirostra    Pijantung kecil | Little spiderhunter                              LC

  25.    Ardea purpurea              Cangak merah | Purple heron                                        LC

  26.    Ardeola speciosa            Blekok sawah | Javan pond heron                                    LC

   27.   Cacomantis merulinus        Wiwik kelabu | Plaintive cuckoo                                    LC

  28.    Cacomantis sonneratii       Wiwik lurik | Banded bay cuckoo                                    LC

  29.    Caprimulgus macrurus        Cacing maling | Large-tailed nightjar                              LC

  30.    Casuarius casuarius         Kasuari gelambir-ganda | Southern cassowary                        LC

   31.   Centropus bengalensis       Bubut alang-alang | Lesser coucal                                  LC

  32.    Centropus sinensis          Bubut besar | Greater coucal                                       LC

  33.    Chalcophaps indica          Delimukan zamrud | Common emerald dove                             LC

  34.    Charadrius mongolus         Cerek-pasir Mongolia | Mongolian plover                            LC

  35.    Charmosyna papou            Perkici Papua | West Papuan lorikeet                               LC

  36.    Cicinnurus magnificus       Cendrawasih belah rotan | Magnificent bird-of-paradise             LC          App II       D

   37.   Cicinnurus regius           Cendrawasih raja | King bird-of-paradise                           LC          App II       D

  38.    Cnemophilus loriae          Cendrawasih loria | Loria’s satinbird                              LC          App II       D

  39.    Collocalia esculenta        Walet sapi | Glossy swiftlet                                       LC

  40.    Synoicus chinensis          Puyuh batu | King quail                                            LC

   41.   Copsychus malabaricus       Kucica hutan | White-rumped shama                                  LC

  42.    Copsychus saularis          Kucica kampung | Oriental magpie-robin                             LC

  43.    Corvus sp                   Gagak | Crow                                                       LC

  44.    Dicaeum concolor            Cabai polos | Nilgiri flowerpecker                                 LC

  45.    Dicaeum trigonostigma       Cabai bunga api | Orange-bellied flowerpecker                      LC

  46.    Dicrurus paradiseus         Srigunting batu | Greater racket-tailed drongo                     LC

   47.   Dryocopus javensis          Pelatuk ayam | White-bellied woodpecker                            LC          App I




224                                                                                    Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 227
                                  Status Perlindungan Flora/Fauna di Lokasi Group EHP
                                  Protection Status of Flora/Fauna in EHP Group Location

                  Nama Latin                                 Nama Lokal
  No.                                                                                      IUCN   CITES    P10
                  Latin Name                                 Local Name

  48.   Egretta alba             Kuntul besar | Great egret                                LC              D

  49.   Elanus caeruleus         Elang tikus | Black-winged kite                           LC              D

  50.   Eurystomus orientalis    Tiong lampu biasa | Oriental dollarbird                   LC

  51.   Gallus gallus            Ayam-hutan merah | Red junglefowl                         LC

  52.   Geopelia striata         Perkutut Jawa | Zebra dove                                LC

  53.   Gerygone magnirostris    Remetuk rawa | Large-billed gerygone                      LC

  54.   Gracula religiosa        Tiong emas | Common hill myna                             LC     App II   D

  55.   Halcyon smyrnensis       Cekakak belukar | White-throated kingfisher               LC              D

  56.   Haliastus indicus        Elang bondol | Brahminy kite                              LC              D

  57.   Halcyon chloris          Cekakak Sungai | Collared kingfisher                      LC              D

  58.   Halcyon nigrocyanea      Cekakak biru hitam | Black-and-Blue kingfisher            LC              D

  59.   Hemipus hirundinaceus    Jingjing batu | Black-winged flycatcher-shrike            LC

  60.   Hirundo rustica          Layang-layang Asia | Barn swallow                         LC

  61.   Hirundo tahitica         Layang-layang batu | Pacific swallow                      LC

  62.   Ictinaetus malaiensis    Elang hitam | Black eagle                                 LC              D

  63.   Lanius schach            Bentet kelabu | Long-tailed shrike                        LC

  64.   Laboparadisea sericea    Cendrawasih sutera | Yellow-breasted satinbird            LC     App II   D

  65.   Lonchura fuscans         Bondol Kalimantan | Dusky munia                           LC

  66.   Lonchura malacca         Bondol rawa | Tricoloured munia                           LC

  67.   Loriculus galgulus       Serindit Melayu | Blue-crowned hanging parrot             LC

  68.   Macronus gularis         Ciung-air coreng                                          LC

  69.   Psilopogon australis     Takur tenggeret | Yellow-eared barbet                     LC

  70.   Merops philippinus       Kirik-kirik laut | Blue-tailed bee-eater                  LC

  71.   Microeca flavigaster     Sikatan kuning | Lemon-bellied flyrobin                   LC

  72.   Monarcha rubiensis       Kehicap merah | Rufous monarch                            LC

  73.   Nectarinia jugularis     Burung-madu siganti | Garden sunbird                      LC

  74.   Nyctyornis amictus       Cirik-cirik kumbang | Red-bearded bee-eater               LC

  75.   Orthotomus atrogularis   Cinenen belukar | Dark-necked tailorbird                  LC

  76.   Orthotomus ruficeps      Cinenen kelabu | Ashy tailorbird                          LC

  77.   Orthotomus sericeus      Cinenen merah | Rufous-tailed tailorbird                  LC     App II   D

  78.   Paradisaea apoda         Cendrawasih besar | Greater bird-of-paradise              LC     App II   D

  79.   Paradisaea raggiana      Cendrawasih raggiana | Raggiana bird-of-paradise

  80.   Passer montanus          Burung gereja Erasia | Eurasian tree sparrow

  81.   Pluvialis squatarola     Cerek besa | Grey plover

  82.   Prinia flaviventris      Perenjak raw | Yellow-bellied prinia

  83.   Pycnonotus aurigaster    Cucak kutilang | Sooty-headed bulbul

  84.   Pycnonotus brunneus      Merbah mata-merah | Asian red-eyed bulbul

  85.   Pycnonotus goiavier      Merbah cerukcuk | Yellow-vented bulbul

  86.   Pycnonotus plumosus      Merbah belukar | Olive-winged bulbul

  87.   Rhipidura javanica       Kipasan belang | Malaysian pied fantail

  88.   Spilornis cheela         Elang-ular bido | Crested serpent eagle

  89.   Streptopelia chinensis   Terkukur biasa | Spotted dove

  90.   Treron olax              Punai kecil | Little green pigeon

  91.   Treron vernans           Punai gading | Pink-necked green pigeon




PT Eagle High Plantations Tbk                                                                               225
Page 228
 Lampiran
 Appendix




                                         Status Perlindungan Flora/Fauna di Lokasi Group EHP
                                         Protection Status of Flora/Fauna in EHP Group Location

                  Nama Latin                                     Nama Lokal
  No.                                                                                                    IUCN         CITES       P10
                  Latin Name                                     Local Name

  92.    Tyto alba                     Serak Jawa | Barn owl

  93.    Zosterops everetti            Kacamata belukar | Everett’s white-eye

 Mamalia | Mammals

   1.    Hylobates muelleri            Owa kalawat | Müller’s gibbon                                      EN          App II       D

   2.    Macaca fascicularis           Monyet kra | Long-tailed macaque                                   EN          App II

   3.    Macaca nemestrina             Beruk | Southern pig-tailed macaque                                EN          App II

   4.    Nasalis larvatus              Bekantan | Proboscis monkey                                        EN          App II

   5.    Presbytis melalophos          Simpai | Mitred leaf monkey                                        EN          App II

   6.    Cervus sp                     Rusa sambar | Sambar deer                                          VU                       D

   7.    Dendrolagus ursinus           Kanguru pohon nemena | Ursine tree-kangaroo                        VU          App II

   8.    Helarctos malayanus           Beruang madu | Malayan sun bear                                    VU          App I        D

   9.    Presbytis frontata            Lutung dahi putih | White-fronted langur                           VU

   10.   Presbytis rubicunda           Lutung merah | Maroon langur (Red leaf monkey)                     VU                       D

   11.   Trachypithecus cristatus      Lutung kelabu | Silver langur, Silvered leaf monkey                VU          App II

   12.   Cynopterus sp                 Kelelawar | Bat

   13.   Hystrix brachyura             Landak Malaya | Malayan porcupine                                  LC

   14.   Muntiacus muntjak             Kijang biasa | Bornean red muntjac                                 LC

   15.   Nannosciurus melanotis        Bajing kerdil telinga hitam | Black-eared pygmy squirrel           LC

   16.   Paguma larvata                Musang bula | Masked palm civet                                    LC

   17.   Prionailurus bengalensis      Kucing congkok | Leopard cat                                       LC

   18.   Rattus sp                     Tikus pohon | Tree rat                                             LC          App I        D

   19.   Sus scrofa                    Celeng | Wild boar                                                 LC

  20.    Tupaia minor                  Tupai kerdil | Pygmy treeshrew                                     LC

   21.   Tupaia tana                   Tupai tana | Large treeshrew                                       LC

 Reptilia & Amphibi | Reptiles and Amphibians

   1.    Ophiophagus hannah            Kobra raja | King cobra                                            VU          App II

   2.    Bronchocela sp                Bunglon | Chameleon                                                LC          App II       D

   3.    Bufo bufo                     Kodok | Toad                                                       LC

   4.    Bungarus fasciatus            Welang | Banded krait                                              LC

   5.    Crocodylus novaeguineae       Buaya Irian | New Guinea crocodile                                 LC          App II       D

   6.    Naja sumatrana                Kobra Sumatra | Equatorial spitting cobra                          LC          App II

   7.    Python curtus                 Sanca darah hitam | Sumatran short-tailed python                   LC          App II

   8.    Python reticulatus            Sanca kembang | Reticulated python                                 LC          App II

   9.    Rana spp                      Katak | Frog                                                       LC          App II

   10.   Varanus salvator              Biawak air | Asian water monitor                                   LC          App II

   11.   Eutropis rudis                Kadal serasah cokelat | Brown mabuya                               LC

   12.   Eutropis multifasciata        Kadal kebu | Many-striped skink                                    LC

   13.   Fejervarya cancrivora         Kodok sawah | Crab-eating frog                                     LC

   14.   Bungarus candidus             Ular weling | Malayan krait                                        LC

   15.   Gekko smithii                 Tokek hutan | Large forest gecko                                   LC

   16.   Polypedates leucomystax       Katak pohon bergaris | Common tree frog                            LC




226                                                                                      Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 229
Lampiran 4 | Appendix 4

                                                                      Status LUCA
                                                                      LUCA Status

                                                                                                    LUCA Details Upon Completion
           Region                        Estate                         LUCA Status
                                                                                                  Month/Year                Final C

 Kalimantan Tengah         BLP (HGU                           Pass                                 Feb 2015                             506
 Central Kalimantan
                           BLP (IL)                           On-going review by RSPO              May 2016                             248

 Kalimantan Tengah
                           BHL                                Pass                                 Juli 2017                          288.41
 Central Kalimantan

 Kalimantan Tengah
                           ADS                                Pass                                 Jul 2017                           3164.5
 Central Kalimantan

 Kalimantan Timur          JMS East (IL)                      Pass                                 Dec 2016                              27.1
 East Kalimantan
                           JMS East (HGU                      Pass                                 Mar 2020                           101.73

                           MAJ East                           On-going review by RSPO              Apr 2019                            388.2

                           STP Eas                            Pass                                 Juli 2017                               0

 Kalimantan Selatan        JMS South                          Submitted for review                 Apr 2019                           369.46
 South Kalimantan
                           STP South                          Submitted for review                 Apr 2019                            81.35

                           SGA                                Submitted for review                 Apr 2019                               13

                           PLS                                On-going review by RSPO              Jul 2017                            247.8

                           SKS                                Submitted for review                 Apr 2019                            20.99

                           KPG                                Submitted for review                 Jan 2024                                0

                           MAJ South                          Submitted for review                 Apr 2019                                0

 Papua                     TSP                                On-going review by RSPO              Jul 2017                             315.1

 Papua                     VMA                                On-going review by RSPO              Dec 2015                                0

 Kalimantan Barat
                           SMS                                Submitted for review                 Apr 2019                           155.74
 West Kalimantan

 Sumatra                   MSP                                Submitted for review                 Apr 2019                           2388.2




Lampiran 5 | Appendix 5

                                                Daftar Bahan Kimia dan Pestisida yang Digunakan
                                                       List of Chemical and Pesticide Used

                                                                                                          Jumlah Penggunaan
      Kategori Kimia                                Bahan Aktif                                               Total Used
                                                                                      Unit
      Chemical Group                              Active Ingredient
                                                                                              2025              2024             2023

 Herbisida Kimia                Triklopir Butoksi Etil Ester 670 g/|                  Liter
                                                                                                   19.048         26.423               11.132
 Chemical Herbicide             Triclopyr Butoxyethyl Es ter 670 g/|"

                                Floroksipir Metil Heptil Ester 290 g/l                Liter
                                Fluroxypyr-meptyl (or Methylheptyl Ester) 290                       1.356           1.076               608
                                g/l"

                                Isopropil Amina Glyphosate 480 g/l                    Liter
                                                                                                   116.771        108.004             90.054
                                Isopropylamine Glyphosate 480 g/l"

                                Methyl Metsulfuron 20%                                 Kg
                                                                                                   10.855          19.330              6.702
                                Metsulfuron-methyl 20%"

                                Alcohol polyglycol ether                              Liter          7.196          9.547              1.486

                                Alkylphenol ethoxylates sulfonic acid                 Liter         5.205           5.236               460

                                Alkylaril Poliglikol                                  Liter           632               -               460

 Fungsida                       Mankozeb 80%
                                                                                      Kg                 -              -                104
 Fungicide                      Mancozeb 80%"

                                Propineb 70%                                           Kg                -              -                  9

                                Metarhizium Anisopliae                                 Kg           13.175          7.280



PT Eagle High Plantations Tbk                                                                                                            227
Page 230
 Lampiran
 Appendix




                                                Daftar Bahan Kimia dan Pestisida yang Digunakan
                                                       List of Chemical and Pesticide Used

                                                                                                            Jumlah Penggunaan
         Kategori Kimia                            Bahan Aktif                                                  Total Used
                                                                                     Unit
         Chemical Group                          Active Ingredient
                                                                                                   2025                2024           2023

  Rodentisida Kimia
                                 Coumatetraly| 0,0375%                                Kg               4.561              5.704               119
  Chemical Rodenticide

  Insektisida Kimia              Lamda sihalotrin 25 g/l
                                                                                     Liter                  -                   -               -
  Chemical Insecticide           Lambda-cyhalothrin 25 g/l"

                                 Deltametrin 25 g/l
                                                                                     Liter                 31                  29            416
                                 Deltamethrin 25 g/l"

                                 Karbofuran 3%
                                                                                      Kg                   10                 140             181
                                 Carbofuran 3%"

                                 Ethyl-4 methyloctanoat 1000 g/l                     Sch                  580                 606            731

                                 Sipermetrin 50 g/|
                                                                                     Liter                  -                   -             41
                                 Cypermethrin 50 g/|"

                                 Karbofuran 5%
                                                                                      Kg                  34                  106               -
                                 Carbofuran 5%"


 Lampiran 6 | Appendix 6

                         Total Penggunaan Pupuk Anorganik di kebun yang            Pupuk Anorganik yang digunakan per Ha area kebun yang
      Tahun                                Berproduksi                                                    Berproduksi
       Year               Total Usage of Anorganic Fertilizer in Plantations             Anorganic Fertilizer per Ha in Plantations Area
                                               (ton)                                                          (ton)

 2025                                          31.394                                                           0,37

 2024                                          17.080                                                           0,21

  2023                                         23.833                                                           0,29




                                                   Penerapan 10 Prinsip un Global Compact
                                              Implementation of 10 Principles of un Global Compact

                                                        Hak Asasi Manusia | Human Rights

 Prinsip 1 | Principle 1:                                       Kegiatan | Activities:
 Bisnis harus mendukung dan menghormati perlindungan            • Menyatakan dalam peraturan perusahaan bahwa setiap pelanggaran
 hak asasi mansia yang dinyatakan secara internasional.            hak asasi manusia tidak akan ditoleransi dan aka nada implikasi hukum. |
 | Business should support and respect the protection of           Stating in the Company regulation that any human rights violation will not be
 internationally proclaimed                                        tolerated and there will be legal implications.
 human rights.                                                  • Melaksanakan setiap peraturan Pemerintah tentang hak asasi manusia. |
                                                                   Carrying out every Government regulation on human rights.
 Dampak bagi Perseroan | Impact on the Company:                 • Melaksanakan pelatihan mengenai hak asasi manusia. | Conducting training
 Meningkatnya pengetahuan & kesadaran karyawan serta               on human rights.
 pemangku kepentingan lainnya tentang aspek HAM. |              • Turut serta dalam Kelompok Kerja Bisnis dan HAM IGCN (BHRWG). | Taking
 Increased knowledge & awareness of employees and other            part in IGCN’s Business and Human Rights Working Group (BHRWG).
 stakeholders about human right aspects.

 Prinsip 2 | Principle 2:                                       Kegiatan | Activities:
 Kepastian bahwa bisnis tidak terlibat dalam pelanggaran        • Sosialisasi mengenai Kebijakan internal (nilai-nilai inti, visi dan misi), Kode
 hak asasi manusia. | Ensuring that they are not complicit in      Etik dan menerapkan Peraturan Perusahaan untuk memastikan tidak hanya
 human rights abuses.                                              keterlibatan dalam pelanggaran hak asasi manusia dalam semua kegiatan.
                                                                   | Dissemination of internal policies (core values, vision, and missions),
 Dampak bagi Perseroan | Impact on the Company:                    Code of Ethics, and implementation of Company Regulations to ensure the
 Tidak ada pelanggaran hak asasi manusia di Perseroan. |           absence of involvement in human rights violations in all activities.
 There are no human rights violations in the Company.           • Memberikan lebih banyak peluang kepada masyarakat lokal dan karyawan
                                                                   potensial lainnya untuk bergabung dengan perusahaan selaras dengan
                                                                   pemenuhan kebutuhan tenaga kerja perusahaan dan keterampilan/
                                                                   pengetahuan mereka. | Provision of more opportunities for local
                                                                   communities and other potential workers to join the Company in accordance
                                                                   with the fulfilment of man force requirement of the Company and their
                                                                   skills/knowledge.




228                                                                                          Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 231
                                                                 Tenaga Kerja | Labor

 Prinsip 3 | Principle 3:                                         Kegiatan | Activities:
 Bisnis harus menjunjung tinggi kebebasan berserikat dan          • Memfasilitasi pembentukan asosiasi karyawan. | Facilitation of the formation
 pengakuan efektif atas hak untuk melakukan perundingan              of a worker association.
 bersama. | Businesses                                            • Melakukan sosialisasi dan mengimplementasikan peraturan perusahaan
 should uphold the freedom of association and the effective          mengenai Kebijakan hak asasi manusia, perburuhan dan lingkungan kepada
 recognition of the rights to collective bargaining.                 karyawan. | Dissemination and implementation of company regulations
                                                                     concerning human rights, labor, and environmental policies to the
 Dampak bagi Perseroan | Impact on the Company:                      employees.
 Meningkatnya komunikasi di antara semua pemangku
 kepentingan. | Increased communication among all
 stakeholders.

 Prinsip 4 | Principle 4:                                         Kegiatan | Activities:
 Penghapusan semua bentuk kerja paksa dan kerja wajib. |          • Memastikan pembayaran upah yang adil berdasarkan Upah Minimum
 The elimination of all forms of forced and compulsory labor.        Regional. | Fair wage payment guaranteed based on Regional Minimum
                                                                     Wage.
 Dampak bagi Perseroan | Impact on the Company:                   • Melakukan program Pelatihan untuk tenaga kerja lokal. | Training for local
 Tidak adanya kasus kerja paksa dan kerja wajib di                   workforce.
 Perseroan. | The absence of forced labor and compulsory          • Menerapkan tinjauan pengembangan kinerja. | Implementation of
 labor in the Company.                                               performance development review.

 Prinsip 5 | Principle 5:                                         •   Berkomitmen untuk mendukung penghapusan pekerja anak dengan
 Penghapusan pekerja anak secara efektif. | Effective                 memastikan bahwa tidak ada anak di wilayah kerja. | Commitment to
 elimination of child labor.                                          support the abolition of child labor by ensuring that there are no children in
                                                                      the work area.
 Dampak bagi Perseroan | Impact on the Company:                   •   Memasang papan tanda/tanda peringatan mengenai larangan
 Tidak ada pekerja anak dibawah umur yang dipekerjakan                mempekerjakan anak di bawah umur. | Installment of warning signs
 oleh Perseroan. | There are no child labor employed by the           regarding the prohibition of employing underage children.
 Company.                                                         •   Menyatakan dalam peraturan perusahaan tentang usia minimum karyawan.
                                                                      | Declaration in the company regulations about the minimum age of
                                                                      workers.
                                                                  •   Komunikasi intensif dengan karyawan lokal untuk tidak membawa anak-
                                                                      anak mereka ke lokasi kerja. | Intensive communication with local workers
                                                                      not to bring their children to work sites.

 Prinsip 6 | Principle 6:                                         Kegiatan | Activities:
 Penghapusan diskriminasi berkenaan dengan karyawan               • Memberikan lebih banyak peluang kepada masyarakat lokal dan karyawan
 dan pekerjaan. | The elimination of discrimination in respect       potensial lainnya untuk bergabung dengan perusahaan yang selaras
 of employment and occupation.                                       dengan pemenuhan kebutuhan tenaga kerja Perusahaan. | Provision of
                                                                     more opportunities for local communities and other potential workers to join
 Dampak bagi Perseroan | Impact on the Company:                      the Company in accordance with the fulfillment of the required manpower
 Perseroan dapat memenuhi kebutuhan karyawan sesuai                  of the Company.
 dengan kebutuhan yang ada. | The Company is able to              • Posisi pekerjaan baru dipublikasikan melalui koran/ konsultan pekerjaan. |
 meet the needs of workers in accordance with the existing           New job positions are published on newspaper/through job consultant.
 needs.                                                           • Melaksanakan program asisten trainee baru berkelanjutan. | Implementation
                                                                     of sustainable new trainee assistant program.

                                                        Lingkungan Hidup | Environment

 Prinsip 7 | Principle 7:                                         Kegiatan | Activities:
 Bisnis harus mendukung pendekatan pencegahanterhadap             • Dinyatakan dalam visi perusahaan: “untuk menjadi perusahaan perkebunan
 tantangan lingkungan. | Businesses should support a                 dinamis pilihan yang terkenal dengan nilai-nilai sosial-ekonomi dan
 precautionary approach to environmental challenges.                 keberlanjutan yang berbeda. | Declaration in the Company’s vision: “To
                                                                     become a dynamic plantation company of choice that is known for its
 Dampak bagi Perseroan | Impact on the Company:                      distinct socio-economic and sustainability values.”
 Beberapa Anak Perusahaan telah berhasil mendapatkan              • Sosialisasi tentang peraturan Perseroan mengenai kebijakan lingkungan
 sertifikat ISPO. | Several Subsidiaries have successfully           kepada semua karyawan. | Dissemination of the Company’s regulations
 been ISPO- certified.                                               regarding environmental policies to all employees.
                                                                  • Perseroan berusaha untuk memenuhi persyaratan untuk mendapatkan
                                                                     sertifikat ISPO dan RSPO. | The Company strives to meet the requirements
                                                                     to obtain ISPO and RSPO certificates.

                                                        Lingkungan Hidup | Environment

 Prinsip 8 | Principle 8:                                         Kegiatan | Activities:
 Melakukan inisiatif untuk mempromosikan tanggung jawab           • Mensosialisasikan dan menerapkan peraturan perusahaan mengenai
 lingkungan yang lebih besar. | Undertake initiatives to             kebijakan lingkungan kepada karyawan. | Dissemination and implementation
 promote greater environmental responsibility.                       of the Company’s regulation regarding environmental policies to the
                                                                     employees.
 Dampak bagi Perseroan | Impact on the Company:                   • Area Konservasi/pelestarian pada area Nilai Konservasi Tinggi (HCV), Zona
 Area konservasi/pelestarian pada area nilai konservasi              Penyangga Jalan Air telah diidentifikasi. | Conservation/preservation areas
 tinggi (HCV), zona penyangga jalan air yang ada di wilayah          in High Conservation Value (HCV) areas, identification of Buffer Zones.
 kerja dalam keadaan baik. | Conservation/preservation            • Penerapan manajemen praktik perkebunan terbaik. | Implementation of
 areas within high conservation value (HCV) areas, buffer            plantation management best practices.
 zones in the working area are in good conditions.




PT Eagle High Plantations Tbk                                                                                                                    229
Page 232
 Lampiran
 Appendix




 Prinsip 9 | Principle 9:                                      •   Menerapkan penggunaan “beneficial plant” dan burung hantu. |
 Mendorong pengembangan dan difusi teknologi ramah                 Implementation of “beneficial plants” and owls.
 lingkungan. | Encourage the development and diffusion of      •   Menerapkan kebijakan Penggunaan Kembali dan Daur Ulang. |
 environmentally friendly                                          Implementation of Reuse and Recycling policies.
 technologies.                                                 •   Penerapan Palm Oil Mill Effluent (POME) untuk Biogas. | Application of
                                                                   Palm Oil Mill Effluent (POME) for Biogas.
 Dampak bagi Perseroan | Impact on the Company:
 Tidak terjadinya pencemaran lingkungan di wilayah kerja.
 | The absence of environmental pollution in the working
 environment.

                                                          Antikorupsi | Anti-Corruption

 Prinsip 10 | Principle 10:                                    Kegiatan | Activities:
 Bisnis harus bekerja melawan korupsi dalam segala             • Memberikan pelatihan tentang perilaku etis kepada para pemangku
 bentuknya, termasuk pemerasan dan penyuapan. |                   kepentingannya dan mempromosikan pentingnya integritas. | Training on
 Businesses should work against corruption in all its forms,      ethical behavior for the stakeholders and promotion of the importance of
 including extortion and bribery.                                 integrity.
                                                               • Melaksanakan tender terbuka. | Implementation of open tenders.
 Dampak bagi Perseroan | Impact on the Company:                • Adanya Audit Internal. | Availability of Internal Audit.
 Mencegah terjadinya korupsi di Perseroan. | Prevention of
 the occurrence of corruption in the Company.




230                                                                                        Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 233
Indeks Konten GRI
GRI Content Index


 Statement of use                                                 PT Eagle High Plantations Tbk telah melaporkan dengan referensi
                                                                  (with reference to) GRI Standards untuk periode 1 Januari 2025 – 31
                                                                  Desember 2025
                                                                  PT Eagle High Plantations Tbk has reported with reference to the GRI
                                                                  Standards for the period January 1, 2025, to December 31, 2025

 GRI 1 used                                                       GRI 1: Foundation 2021

 Applicable GRI Sector Standard                                   GRI 13 - Agriculture, Aquaculture, and Fishing Sectors 2022




                                                                     Pengungkapan
                                                                       Disclosure
              Standar GRI                                                                                                       Halaman
              GRI Standard                                                                                                       Page
                                                                          Judul
                                                                           Title

 GRI 2: Disclosure Umum 2021      Organisasi dan Praktek Pelaporannya
 General Disclosure 2021          The Organization and Its Reporting Practices

                                           Detail Organisasi
                                    2-1
                                           Organization Details
                                                                                                                                  81

                                           Entitas yang Disertakan Dalam Laporan Keberlanjutan Organisasi
                                    2-2
                                           Entities included in the organization’s sustainability reporting
                                                                                                                                81, 43

                                           Periode Pelaporan, Frekuensi, dan Poin Kontak
                                    2-3
                                           Reporting Period, Frequency, and Contact Point
                                                                                                                                  46

                                           Penyajian Kembali Informasi
                                    2-4
                                           Restatements of Information
                                                                                                                                  46

                                  Aktivitas dan Pekerja
                                  Activities and Workers

                                           Aktivitas, Rantai Nilai, dan Hubungan Bisnis Lainnya
                                    2-6
                                           Activities, Value Chain, and Other Business Relationship
                                                                                                                                  86

                                           Ketenagakerjaan
                                    2-7
                                           Employees
                                                                                                                                160-161

                                           Pekerja yang Bukan Karyawan
                                    2-8
                                           Workers who are Not Employees
                                                                                                                          160-161, 163

                                  Tata Kelola
                                  Governance

                                           Struktur dan Komposisi Tata Kelola
                                    2-9
                                           Governance Structure and Composition
                                                                                                                                55-57

                                           Penominasian dan pemilihan badan tata kelola tertinggi
                                   2-10
                                           Nomination and selection of the highest governance body
                                                                                                                                  57

                                           Ketua badan tata kelola tertinggi
                                   2-11
                                           Chair of the highest governance body
                                                                                                                                55-56

                                           Peran badan tata kelola tertinggi dalam mengawasi pengelolaan dampak
                                   2-12    Role of the highest governance body in overseeing the management of                    58
                                           impacts

                                           Pendelegasian tanggung jawab untuk mengelola dampak
                                   2-13    Delegation of responsibility for                                                     58, 60
                                           managing impact

                                           Peran badan tata kelola tertinggi dalam laporan keberlanjutan
                                   2-14
                                           Role of the highest governance body in sustainability reporting
                                                                                                                                58, 62

                                           Konflik Kepentingan
                                   2-15
                                           Conflict of Interest
                                                                                                                                62, 69

                                           Komunikasi Hal Kritis
                                   2-16
                                           Communication of Critical Concerns
                                                                                                                          68, 206-207

                                           Pengetahuan kolektif badan tata kelola tertinggi
                                   2-17
                                           Collective knowledge of highest governance body
                                                                                                                                  64




PT Eagle High Plantations Tbk                                                                                                             231
Page 234
 Lampiran
 Appendix




                                                                     Pengungkapan
                                                                       Disclosure
            Standar GRI                                                                                                    Halaman
            GRI Standard                                                                                                    Page
                                                                          Judul
                                                                           Title

                                           Mengevaluasi kinerja badan tata kelola tertinggi
                                  2-18
                                           Evaluation of the performance of the highest governance body
                                                                                                                             65

                                           Kebijakan remunerasi
                                  2-19
                                           Remuneration policies
                                                                                                                           63-64

                                           Proses untuk menentukan remunerasi
                                  2-20
                                           Process for determining remuneration
                                                                                                                             64

                                           Rasio kompensasi total tahunan
                                  2-21
                                           Annual total compensation ratio
                                                                                                                             64

                                 Strategi, Kebijakan, dan Praktek
                                 Strategy, Policies, and Practices

                                           Pernyataan Strategi Pembangunan Berkelanjutan
                                  2-22
                                           Statement on Sustainability Development Strategy
                                                                                                                             50

                                           Komitmen Kebijakan
                                  2-23
                                           Plicy Commitment
                                                                                                                             82

                                           Menanamkan Komitmen Kebijakan
                                  2-24
                                           Embedding Policy Commitment
                                                                                                                             50

                                           Proses Untuk Meremediasi Dampak Negatif
                                  2-25
                                           Processes to Remediate Negative Impacts
                                                                                                                             204

                                           Mekanisme Untuk Mencari Saran dan Mengemukakan Kekhawatiran
                                  2-26
                                           Mechanism for seeking advice and raising concerns
                                                                                                                             73

                                           Kepatuhan Terhadap Hukum dan Regulasi
                                  2-27
                                           Compliance with Law and Regulation
                                                                                                                             213

                                           Asosiasi Keanggotaan
                                  2-28
                                           Membership Association
                                                                                                                             87

                                 Pelibatan Pemangku Kepentingan
                                 Stakeholder Engagement

                                           Pendekatan Untuk Pelibatan Pemangku Kepentingan
                                  2-29
                                           Approach to Stakeholder Engagement
                                                                                                                           66, 204

                                           Perjanjian Kerja Bersama
                                  2-30
                                           Collective Bargaining Agreements
                                                                                                                             175

                                           Proses penetapan topik material
                                   3-1
                                           Process to determine material topics
                                                                                                                             43

                                           Daftar topik material
                                   3-2
                                           List of material topics
                                                                                                                             44

                                           Pengelolaan topik material
                                   3-3
                                           Management of material topics
                                                                                                                             44

 GRI 3: Topik Material 2021      Kinerja Ekonomi
 Material Topics 2021            Economic Performance

                                           Pengelolaan Topik Material
                                   3-3
                                           Management of material topics
                                                                                                                             94

 GRI 201: Kinerja Ekonomi 2016             Nilai Ekonomi Langsung yang Dihasilkan dan Didistribusikan
 Economic Performance 2016
                                  201-1
                                           Direct economic value generated and distributed
                                                                                                                             97

                                           Implikasi finansial serta risiko dan peluang lain akibat dari perubahan iklim
                                  201-2    Financial implications and other risks and opportunities due to climate         102, 145
                                           change

                                           Kewajiban program pensiun manfaat pasti dan program pensiun lainnya
                                  201-3
                                           Defined benefit plan obligations and other retirement plans
                                                                                                                             170

                                           Bantuan finansial yang diterima dari pemerintah
                                  201-4
                                           Financial assistance received from government
                                                                                                                             104

 GRI 3: Topik Material 2021      Keberadaan Pasar
 Material Topics 2021            Market Presence

                                           Pengelolaan Topik Material
                                   3-3
                                           Management of Material Topics
                                                                                                                             156




232                                                                                   Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 235
                                                                    Pengungkapan
                                                                      Disclosure
            Standar GRI                                                                                                 Halaman
            GRI Standard                                                                                                 Page
                                                                          Judul
                                                                           Title

 GRI 201: Kinerja Ekonomi 2016             Rasio upah karyawan entry-level standar berdasarkan jenis kelamin
 Economic Performance 2016                 terhadap upah minimum regional
                                  202-1
                                           Ratios of standard entry level wage by gender compared to local minimum
                                                                                                                          168
                                           wage

                                           Proporsi manajemen senior yang berasal dari masyarakat lokal
                                 202-2
                                           Proportion of senior management hired from the local community
                                                                                                                          163

 GRI 3: Topik Material 2021      Antikorupsi
 Material Topics 2021            Anti-Corruption

                                           Pengelolaan Topik Material
                                   3-3
                                           Management of Material Topics
                                                                                                                          68

 GRI 205: Antikorupsi 2016                 Operasi-operasi yang dinilai memiliki risiko terkait korupsi
 Anti-Corruption 2016
                                  205-1
                                           Operation assessed for risks related to corruption
                                                                                                                          68

                                           Komunikasi dan pelatihan tentang kebijakan dan prosedur antikorupsi
                                 205-2
                                           Communication and training about anti-corruption policies and procedures
                                                                                                                          68

                                           Insiden korupsi yang terbukti dan tindakan yang diambil
                                 205-3
                                           Confirmed incidents of corruption and actions taken
                                                                                                                          68

 GRI 3: Topik Material 2021      Pajak
 Material Topics 2021            Tax

 GRI 207: Pajak 2019                       Pengelolaan Topik Material
 Tax 2019
                                   3-3
                                           Management of Material Topics
                                                                                                                           71

                                           Pendekatan terhadap pajak
                                  207-1
                                           Approach to Tax
                                                                                                                           71

                                           Tata kelola, pengendalian, dan manajemen risiko pajak
                                 207-2
                                           Tax governance, control, and risk management
                                                                                                                          72

                                           Keterlibatan pemangku kepentingan dan pengelolaan perhatian yang
                                 207-3     berkaitan dengan pajak                                                         72
                                           Stakeholder engagement and management of concerns related to tax

                                           Laporan per negara
                                 207-4
                                           Country-by-country reporting
                                                                                                                          72

 GRI 3: Topik Material 2021      Energi
 Material Topics 2021            Energy

                                           Pengelolaan Topik Material
                                   3-3
                                           Management of Material Topics
                                                                                                                          108

 GRI 302: Energi 2016                      Konsumsi energi dalam organisasi
 Energy 2016
                                  302-1
                                           Energy consumption withing the organization
                                                                                                                          112

                                           Konsumsi energi di luar organisasi
                                 302-2
                                           Energy consumption outside of the organization
                                                                                                                          113

                                           Intensitas Energi
                                 302-3
                                           Energy Intensity
                                                                                                                          114

                                           Pengurangan konsumsi energi
                                 302-4
                                           Reduction of energy consumption
                                                                                                                        115, 120

                                           Pengurangan pada energi yang dibutuhkan untuk produk dan jasa
                                 302-5
                                           Reduction in energy requirements of products and services
                                                                                                                          115

 GRI 3: Topik Material 2021      Air dan Efluen
 Material Topics 2021            Water and Effluents

                                           Pengelolaan Topik Material
                                   3-3
                                           Management of Material Topics
                                                                                                                          108

                                           Interaksi dengan air sebagai sumber daya bersama
                                  303-1
                                           Interactions with water as a shared resource
                                                                                                                          128

                                           Manajemen dampak yang berkaitan dengan pembuangan air
                                 303-2
                                           Management of water discharge-related impacts
                                                                                                                      126, 129-130

                                           Pengambilan air
                                 303-3
                                           Water withdrawal
                                                                                                                          129

                                           Pembuangan air
                                 303-4
                                           Water discharge
                                                                                                                      126, 129-130

                                           Konsumsi air
                                 303-5
                                           Water consumption
                                                                                                                          129



PT Eagle High Plantations Tbk                                                                                                   233
Page 236
 Lampiran
 Appendix




                                                                    Pengungkapan
                                                                      Disclosure
             Standar GRI                                                                                                  Halaman
             GRI Standard                                                                                                  Page
                                                                         Judul
                                                                          Title

  GRI 3: Topik Material 2021      Keanekaragaman Hayati
  Material Topics 2021            Biodiversity

                                           Pengelolaan Topik Material
                                   3-3
                                           Management of Material Topics
                                                                                                                            108

 GRI 304: Keanekaragaman Hayati            Lokasi operasional yang dimiliki, disewa, dikelola, atau berdekatan dengan
 2016                                      kawasan lindung dan kawasan dengan nilai keanekaragaman hayati tinggi
 Biodiversity 2016                         di luar kawasan lindung
                                  304-1
                                           Operational sites owned, leased, managed in, or adjacent to, protected
                                                                                                                          133, 137
                                           areas and areas
                                           of high biodiversity value outside protected areas

                                           Dampak signifikan dari aktivitas, produk, dan jasa terhadap
                                  304-2    keanekaragaman hayati                                                          138-139
                                           Significant impacts of activities, products and services on biodiversity

                                           Habitat yang dilindungi atau dipulihkan
                                  304-3
                                           Habitats protected on biodiversity
                                                                                                                        134, 136, 139

                                           Spesies Daftar Merah IUCN dan spesies daftar konservasi nasional dengan
                                           habitat di daerah yang terkena dampak operasi
                                  304-4    IUCN Red List species and national conservation list species with habitats       134
                                           in areas
                                           affected by operations

 GRI 3: Topik Material 2021       Emisi
 Material Topics 2021             Emissions

                                           Pengelolaan Topik Material
                                   3-3
                                           Management of Material Topics
                                                                                                                            108
 GRI 305: Emisi 2016
 Emissions 2016                            Emisi GRK (Cakupan 1) langsung
                                  305-1
                                           Direct (Scope 1) GHG emissions
                                                                                                                            118

                                           Emisi energi GRK (Cakupan 2) tidak langsung
                                  305-2
                                           Energy indirect (Scope 2) GHG emissions
                                                                                                                            119

                                  305-3    Emisi GRK (Cakupan 3) tidak langsung lainnya
                                           Other indirect (Scope 3) GHG emissions
                                                                                                                            119

                                           Intensitas emisi GRK GHG
                                  305-4
                                           emissions intensity
                                                                                                                            120

                                           Pengurangan emisi GRK
                                  305-5
                                           Reduction of GHG emissions
                                                                                                                          120-121

                                           Emisi zat perusak ozon (ODS)
                                  305-6
                                           Emissions of ozone-depleting substances
                                                                                                                            121

                                           Nitrogen Oksida (NOx), sulfur oksida (SOx), dan emisi udara signifikan
                                           lainnya
                                  305-7
                                           Nitrogen oxides (NOx), sulfur oxides (SOx), and other significant air
                                                                                                                            121
                                           emissions

 GRI 3: Topik Material 2021       Limbah
 Material Topics                  Waste
 2021
                                           Pengelolaan Topik Material
                                   3-3
                                           Management of Material Topics
                                                                                                                            108

 GRI 306: Limbah 2020                      Timbulan limbah dan dampak signifikan terkait limbah
 Waste 2020
                                  306-1
                                           Waste generation and significant waste-related impact
                                                                                                                        124, 126-127

                                           Pengelolaan dampak signifikan terkait limbah
                                  306-2
                                           Management of significant waste related impacts
                                                                                                                          125-127

                                           Limbah yang Dihasilkan
                                  306-3
                                           Waste Generated
                                                                                                                          125-127

                                           Limbah yang Dialihkan dari Pembuangan
                                  306-4
                                           Waste Diverted from Disposal
                                                                                                                            126

                                           Limbah yang Diarahkan ke Pembuangan
                                  306-5
                                           Waste Directed to Disposal
                                                                                                                          126-127

 GRI 3: Topik Material 2021       Kepegawaian
 Material Topics 2021             Employment

                                           Pengelolaan Topik Material
                                   3-3
                                           Management of Material Topics
                                                                                                                            156




234                                                                                   Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 237
                                                                        Pengungkapan
                                                                          Disclosure
            Standar GRI                                                                                                   Halaman
            GRI Standard                                                                                                   Page
                                                                             Judul
                                                                              Title

 GRI 401: Kepegawaian 2016                    Perekrutan Karyawan Baru dan Pergantian Karyawan
 Employment 2016
                                      401-1
                                              New employee hires and employee turnover
                                                                                                                            164

                                              Tunjangan yang diberikan kepada karyawan purnawaktu yang tidak
                                              diberikan kepada karyawan sementara atau paruh waktu
                                      401-2
                                              Benefits Provided to Full-Time Employees That are Not Provided to
                                                                                                                          168, 170
                                              Temporary or Part- Time Employees

                                              Cuti melahirkan
                                      401-3
                                              Parental leave
                                                                                                                          168-169

 GRI 3: Topik Material 2021          Kesehatan dan Keselamatan Kerja
 Material Topics                     Occupational Health and Safety
 2021
                                              Pengelolaan Topik Material
                                       3-3
                                              Management of Material Topics
                                                                                                                            156

 GRI 403: Kesehatan dan                       Sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja
 Keselamatan Kerja 2018
                                     403-1
                                              Occupational health and safety management system
                                                                                                                            176
 Occupational
 Health and Safety                            Identifikasi bahaya, penilaian risiko, dan investigasi insiden
                                     403-2
                                              Hazard identification, risk assessment, and incident investigation
                                                                                                                          176, 180
 2018
                                              Layanan kesehatan kerja
                                     403-3
                                              Occupational health services
                                                                                                                          167, 178

                                              Partisipasi, konsultasi, dan komunikasi pekerja tentang keselamatan dan
                                              kesehatan kerja
                                     403-4
                                              Worker participation, consultation, and communication on occupational
                                                                                                                            179
                                              health and safety

                                              Pelatihan bagi pekerja mengenai keselamatan dan kesehatan kerja
                                     403-5
                                              Worker training on occupational health and safety
                                                                                                                            179

                                              Peningkatan kualitas kesehatan pekerja
                                     403-6
                                              Promotion of worker health
                                                                                                                          167, 178

                                              Pencegahan dan mitigasi dampak dari keselamatan dan kesehatan kerja
                                              yang secara langsung terkait hubungan bisnis
                                     403-7    Prevention and mitigation of occupational health and safety impacts           178
                                              directly linked by
                                              Business relationships

                                              Pekerja yang tercakup dalam sistem manajemen keselamatan dan
                                              kesehatan kerja
                                     403-8
                                              Workers covered by an occupational health and safety management
                                                                                                                            176
                                              system

                                              Kecelakaan kerja
                                     403-9
                                              Work-related injuries
                                                                                                                          129, 180

                                              Penyakit akibat kerja
                                     403-10
                                              Work-related ill health
                                                                                                                          129, 180

 GRI 3: Topik Material 2021          Pelatihan dan Pendidikan
 Material Topics 2021                Training and Education

                                              Pengelolaan Topik Material
                                       3-3
                                              Management of Material Topics
                                                                                                                            156

 GRI 404: Pelatihan dan Pendidikan            Rata-rata jam pelatihan per tahun per karyawan
 2016
                                     404-1
                                              Average hours of training per year per employee
                                                                                                                          170-171
 Training and Education 2016
                                              Program untuk meningkatkan keterampilan karyawan dan program bantuan
                                     404-2    peralihan                                                                   171-173
                                              Programs for upgrading employee skills and transition assistance programs

                                              Persentase karyawan yang menerima tinjauan rutin terhadap kinerja dan
                                              pengembangan karier
                                     404-3
                                              Percentage of employees receiving regular performance and career
                                                                                                                            174
                                              development reviews

 GRI 3: Topik Material 2021          Keberagaman dan Kesetaraan
 Material Topics 2021                Diversity and Equal Opportunity

                                              Pengelolaan Topik Material
                                       3-3
                                              Management of Material Topics
                                                                                                                            156

 GRI 405: Keberagaman dan                     Keanekaragaman badan tata kelola dan karyawan                               58, 161,
 Kesetaraan 2016                      405-1   Diversity of governance bodies and employees                                163, 166
 Diversity and Equal Opportunity
 2016                                         Rasio gaji pokok dan remunerasi perempuan dibandingkan laki-laki
                                     405-2
                                              Ratio of basic salary and remuneration of women to men
                                                                                                                            168


PT Eagle High Plantations Tbk                                                                                                       235
Page 238
 Lampiran
 Appendix




                                                                       Pengungkapan
                                                                         Disclosure
             Standar GRI                                                                                                    Halaman
             GRI Standard                                                                                                    Page
                                                                            Judul
                                                                             Title

  GRI 3: Topik Material 2021         Pekerja Anak
  Material Topics 2021               Child Labor

  GRI 408: Pekerja Anak 2016                  Pengelolaan Topik Materia
  Child Labor 2016
                                      3-3
                                              Management of Material Topics
                                                                                                                              156

                                              Operasi dan pemasok yang berisiko signifikan terhadap insiden pekerja
                                     408-1    anak                                                                             174
                                              Operations and suppliers at significant risk for incidents of child labor

 GRI 3: Topik Material 2021          Kerja Paksa
 Material Topics 2021                Forced or Compulsory Labor

                                              Pengelolaan Topik Material
                                      3-3
                                              Management of Material Topics
                                                                                                                              156

 GRI 409: Kerja Paksa Atau Wajib              Operasi dan pemasok yang berisiko signifikan terhadap insiden kerja paksa
 Kerja 2016                                   atau wajib kerja
 Forced or Compulsory Labor 2016
                                     409-1
                                              Operations and suppliers at significant risk for incidents of forced or
                                                                                                                               174
                                              compulsory labor

 GRI 3: Topik Material 2021          Masyarakat Lokal
 Material Topics 2021                Local Communities

 GRI 413: Masyarakat Lokal 2016               Pengelolaan Topik Material
                                      3-3
                                              Management of Material Topics
                                                                                                                              156
 Local Communities 2016
                                              Operasi dengan keterlibatan masyarakat lokal, penilaian dampak, dan
                                              program pengembangan
                                      413-1   Operations with local community engagement, impact assessments, and             187
                                              development
                                              programs

                                              Operasi yang secara aktual dan yang berpotensi memiliki dampak negatif
                                              signifikan terhadap masyarakat local
                                      413-2
                                              Operations with significant actual and potential negative impacts on local
                                                                                                                              187
                                              communities

 GRI 3: Topik Material 2021          Penilaian Sosial Pemasok
 Material Topics 2021                Supplier Social Assesment

                                              Pengelolaan Topik Material
                                      3-3
                                              Management of Material Topics
                                                                                                                              156

 GRI 414: Penilaian Sosial Pemasok            Seleksi pemasok baru dengan menggunakan kriteria sosial
 2016
                                      414-1
                                              New suppliers that were screened using social criteria
                                                                                                                               101
 Supplier Social Assesment 2016
                                              Dampak sosial negatif dalam rantai pasokan dan Tindakan yang telah
                                      414-2   diambil                                                                          101
                                              Negative social impacts in the supply chain and actions taken

 GRI 13 Topik yang Tidak Material pada EHP
 GRI 13 Topics Not Material to EHP
 13.3.6                              Pengungkapan sektor tambahan berikut ini untuk
                                     organisasi di sektor akuakultur.
                                     The following additional sector disclosures are for
                                     organizations in the aquaculture sector.
 13.3.7                              Pengungkapan sektor tambahan berikut ini untuk
                                     organisasi di sektor akuakultur.
                                     The following additional sector disclosures are for
                                     organizations in the aquaculture sector.
                                                                                                  Tidak berlaku pada industri
 13.9.1                              Manajemen Topik Material - Ketahanan Pangan.                 Perseroan.
                                     Management of Material Topics - Food Security.               Not applicable in the Company’s
 13.9.2                              Melaporkan berat total kehilangan pangan dalam               industry.
                                     ton metrik dan persentase kehilangan pangan,
                                     berdasarkan kategori produk atau produk utama
                                     organisasi, serta menjelaskan metodologi yang
                                     digunakan untuk penghitungan ini.
                                     Report the total weight of food loss in metric tons
                                     and the food loss percentage, by the organization’s
                                     main products or product category, and describe
                                     the methodology used for this calculation.




236                                                                                      Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 239
                                                               Pengungkapan
                                                                 Disclosure
           Standar GRI                                                                                          Halaman
           GRI Standard                                                                                          Page
                                                                    Judul
                                                                     Title

 13.10.1                        Manajemen Topik Material - Ketahanan Pangan.
                                Management of Material Topics - Food Safety.
 13.10.2                        Penilaian dampak kesehatan dan keselamatan dari
                                berbagai kategori produk dan jasa.
                                Assessment of the health and safety impacts of
                                product and service categories.
 13.10.3                        Insiden ketidakpatuhan sehubungan dengan
                                dampak kesehatan dan keselamatan dari produk
                                dan jasa.
                                Incidents of non-compliance concerning the health
                                and safety impacts of products and services.
 13.10.4                        Melaporkan persentase volume produksi dari
                                lokasi-lokasi yang disertifikasi dengan standar
                                keamanan pangan yang diakui internasional, dan
                                mencantumkan standar-standar ini.
                                Report the percentage of production volume from
                                sites certified to internationally recognized food
                                safety standards, and list these standards.
 13.10.5                        Melaporkan jumlah penarikan produk yang
                                dilakukan karena alasan keamanan pangan dan
                                total volume produk yang ditarik.
                                Report the number of recalls issued for food safety
                                reasons and the total volume of products recalled.
 13.11.1                        Manajemen Topik Material - Kesehatan dan
                                Kesejahteraan Hewan
                                Management of Material Topics - Animal Health
                                and Welfare
 13.11.2                        Melaporkan persentase volume produksi dari
                                lokasi-lokasi organisasi yang disertifikasi sesuai
                                dengan standar kesehatan dan kesejahteraan
                                hewan pihak ketiga, dan mencantumkan standar-
                                standar ini.
                                Report the percentage of production volume from
                                sites of the organization certified to third-party
                                animal health and welfare standards, and list these
                                standards.
 13.11.3                        Pengungkapan sektor tambahan berikut ini untuk
                                organisasi di sektor akuakultur.
                                The following additional sector disclosures are for
                                organizations in the aquaculture sector.
 13.13.1                        Manajemen Topik Material - Hak Atas Tanah dan
                                Sumber Daya.
                                Management of Material Topics - Land and
                                Resource Rights.
 13.13.2                        Mencantumkan lokasi operasi, tempat hak atas
                                tanah dan sumber daya alam (termasuk hak
                                penguasaan adat, kolektif, dan informal) mungkin
                                dipengaruhi oleh operasi organisasi.
                                List the locations of operations, where land and
                                natural resource rights (including customary,         Tidak berlaku karena bukan topik
                                collective, and informal tenure rights) may be        material bagi Perseroan.
                                affected by the organization’s operations.            Not application since it is not a
                                                                                      material topic for the Company.
 13.13.3                        Melaporkan jumlah, ukuran dalam hektare, dan
                                lokasi operasi tempat terjadinya pelanggaran
                                hak atas tanah dan sumber daya alam (termasuk
                                hak penguasaan adat, kolektif, dan informal) dan
                                kelompok pemegang hak yang terpengaruh.
                                Report the number, size in hectares, and location
                                of operations where violations of land and natural
                                resource rights (including customary, collective,
                                and informal tenure rights) occurred and the groups
                                of rightsholders affected.

PT Eagle High Plantations Tbk                                                                                             237
Page 240
 Lampiran
 Appendix




                                                                           Pengungkapan
                                                                             Disclosure
             Standar GRI                                                                                                     Halaman
             GRI Standard                                                                                                     Page
                                                                               Judul
                                                                                Title

 13.15.5                               Menggambarkan perbedaan dalam kontrak
                                       kerja dan pendekatan kompensasi berdasarkan
                                       kewarganegaraan atau status migran pekerja,
                                       sesuai lokasi operasi organisasi.
                                       Describe any differences in employment terms
                                       and approach to compensation based on workers’
                                       nationality or migrant status, by location of
                                       operations.
 13.21.1                               Manajemen Topik Material - Pendapatan Hidup dan
                                       Upah Hidup.
                                       Management of Material Topics - living Income and
                                       Living Wage
 13.21.2                               Melaporkan persentase karyawan dan pekerja yang
                                       bukan karyawan dan mereka yang pekerjaannya
                                       dikendalikan dan dilindungi oleh perjanjian
                                       perundingan bersama yang memiliki ketentuan
                                       yang berkaitan dengan tingkat upah dan frekuensi
                                       pembayaran upah di lokasi operasi perusahaan
                                       yang penting.
                                       Report the percentage of employees and workers
                                       who are not employees and whose work is
                                       controlled and covered by collective bargaining
                                       agreements that have terms related to wage levels
                                       and frequency of wage payments at significant
                                       locations of operation.
 13.21.3                               Melaporkan persentase karyawan dan pekerja yang
                                       bukan karyawan dan mereka yang pekerjaannya
                                       dikendalikan dan dibayar di atas upah hidup,
                                       dengan perincian jenis kelamin.
                                       Report the percentage of employees and
                                       workers who are not employees and whose
                                       work is controlled paid above living wage, with a
                                       breakdown by gender.
 13.25.1                               Manajemen Topik Material - Perilaku
                                       Antipersaingan.
                                       Management of Material Topics - Anticompetitive
                                       Behavior.
 13.25.2                               Langkah-langkah hukum untuk perilaku
                                       antipersaingan, praktik antipakat dan monopoli.
                                       Legal actions for anti-competitive behavior, anti-
                                       trust, and monopoly practices.




 Indeks POJK No.51/POJK.03/2017 [OJK G.4]
 Index of POJK No. 51/POJK.03/2017

    Indeks                                                      Pengungkapan                                                   Halaman
     Index                                                        Disclosure                                                    Page

  Strategi Keberlanjutan | Sustainability Strategy

      A.1       Penjelasan Strategi Keberlanjutan | Sustainability Strategy Explanation                                           50

  Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan | Sustainability Performance Highlights

      B.1       Aspek Ekonomi | Economic Aspect                                                                                   12

      B.2       Aspek Lingkungan Hidup | Environmental Aspect                                                                     13

      B.3       Aspek Sosial | Social Aspect                                                                                      14




238                                                                                       Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 241
   Indeks                                                        Pengungkapan                                                       Halaman
    Index                                                          Disclosure                                                        Page

 Profil Perusahaan | Company Profile

     C.1       Visi, misi, dan nilai keberlanjutan Perusahaan | Vision, mission, and values of sustainability of the Company          82

               Nama, alamat, nomor telepon, nomor faksimil, email, dan situs resmi | Name, address, phone number, fax
     C.2                                                                                                                              81
               number, email, and official website

               Skala Usaha (total aset atau kapitalisasi aset, total kewajiban, jumlah karyawan yang dibagi menurut jenis
               kelamin, jabatan, usia, pendidikan, dan status ketenagakerjaan), Persentase kepemilikan saham (publik dan
                                                                                                                                    84, 86,
     C.3       pemerintah), Wilayah operasional | Business Scale (total assets or aspect capitalization, total liabilities, total
                                                                                                                                    160, 161
               employees by gender, position, age, education, and employment status), Share ownership percentage (public
               and government), Operational area

               Penjelasan singkat produk, layanan, dan kegiatan usaha yang dijalankan | Brief description of products,
     C.4                                                                                                                             80, 81
               services, and business activities

     C.5       Keanggotaan pada asosiasi | Association membership                                                                     87

               Perubahan Perseroan yang bersifat signifikan misal terkait dengan penutupan atau pembukaan cabang,
     C.6       dan struktur kepemilikan | Significant changes of the company, e.g., matters related to closing or opening of          87
               branches and ownership structure

 Penjelasan Direksi | Board of Directors Explanation

     D.1       Penjelasan Direksi | Board of Directors Explanation                                                                    31

 Tata Kelola Keberlanjutan | Sustainable Governance

               Uraian mengenai tugas bagi Direksi dan Dewan Komisaris, pegawai, pejabat dan/atau unit kerja yang menjadi
     E.1       penanggung jawab penerapan Keuangan Berkelanjutan | Description of duties of the Board of Directors and                58
               Board of Commissioners, employees, officials, and/or work unit in charge of sustainable finance implementation

               Penjelasan mengenai pengembangan kompetensi yang dilaksanakan terhadap anggota Direksi, anggota
               Dewan Komisaris, pegawai, pejabat dan/atau unit kerja yang menjadi penanggung jawab penerapan Keuangan
     E.2                                                                                                                              64
               Berkelanjutan | Explanation of competency development of members of the Board of Directors and Board of
               Commissioners, employees, officials, and/or work unit in charge of sustainable finance implementation

               Penjelasan mengenai prosedur Perusahaan Publik dalam mengendalikan risiko keberlanjutan | Explanation of
     E.3                                                                                                                              76
               procedures of Public Company in controlling sustainability risk

               Penjelasan mengenai pemangku kepentingan (keterlibatan pemangku kepentingan dan pendekatan yang
               dilakukan Perusahaan dalam melibatkan pemangku kepentingan dalam penerapan Keuangan Berkelanjutan baik
     E.4       berupa dialog, survei, seminar, dll) | Explanation of matters regarding stakeholders (stakeholder engagement           66
               and Company approach in engaging with stakeholders for Sustainable Finance implementation in the form of
               dialogues, surveys, seminars, etc.)

     E.5       Permasalahan terhadap penerapan keuangan berkelanjutan | Issues on Sustainable Finance Implementation                  70

 Kinerja Keberlanjutan | Sustainability Performance

               Kegiatan membangun budaya keberlanjutan di internal Perusahaan Publik | Efforts on building sustainability
     F.1                                                                                                                              54
               culture in the Public Company internal

 Kinerja Ekonomi | Economic Performance

               Perbandingan target dan kinerja produksi, portofolio, target pembiayaan, atau investasi, pendapatan dan laba
     F.2       rugi | Comparison of target and performance of production, portfolio, payment target, or investment, revenues,         98
               and profit (loss)

               Perbandingan target dan kinerja produksi, portofolio, target pembiayaan, atau investasi pada instrumen
               keuangan atau proyek yang sejalan dengan penerapan Keuangan Berkelanjutan | Comparison of target and
     F.3       performance of production, portfolio, payment target, or investment on financial instruments or projects in line       98
               with Sustainable
               Finance implementation

 Umum | General Aspect

     F.4       Biaya lingkungan hidup yang dikeluarkan | Environmental costs incurred                                                 147

 Aspek Material | Material Aspect

     F.5       Penggunaan material yang ramah lingkungan | Use of eco-friendly materials                                              146

 Aspek Energi | Energy Aspect

     F.6       Jumlah dan intensitas energi yang digunakan | Total and intensity of energy used                                     113, 114

               Upaya dan pencapaian efisiensi energi yang dilakukan termasuk penggunaan sumber energi terbarukan | Effort
     F.7                                                                                                                              115
               and achievement of energy efficiency, including use of renewable energy

 Aspek Air | Water Aspect

     F.8       Penggunaan air | Water usage                                                                                           129




PT Eagle High Plantations Tbk                                                                                                               239
Page 242
 Lampiran
 Appendix




    Indeks                                                        Pengungkapan                                                     Halaman
     Index                                                          Disclosure                                                      Page

  Aspek Keanekaragaman Hayati | Biodiversity Aspect

      F.9       Dampak dari wilayah operasional yang dekat atau berada di daerah konservasi atau memiliki keanekaragaman
                                                                                                                                      130
                hayati | Impact of operational area in or near conservation or biodiverse area

      F.10      Upaya konservasi keanekaragaman hayati | Biodiversity conservation efforts                                            130

  Aspek Emisi | Emission Aspect

                Jumlah dan intensitas emisi yang dihasilkan berdasarkan jenisnya | Total and intensity of emission generated by
      F.11                                                                                                                          118, 120
                type

      F.12      Upaya dan pencapaian pengurangan emisi yang dilakukan | Efforts and achievement of emission reduction                 116

  Aspek Limbah dan Efluen | Waste and Effluent Aspect

      F.13      Jumlah limbah dan efluen yang dihasilkan berdasarkan jenisnya | Total waste and effluent generated by type         126, 127

                                                                                                                                   124, 125,
      F.14      Mekanisme pengelolaan limbah dan efluen | Waste and effluent management mechanism
                                                                                                                                   126, 127,

      F.15      Tumpahan yang terjadi (jika ada) | Spills occurred (if any)                                                           128

  Aspek Pengaduan terkait Lingkungan Hidup | Complain on Environmental Issues Aspect

                Jumlah dan materi pengaduan lingkungan hidup yang diterima dan diselesaikan | Total and materials of
      F.16                                                                                                                           206
                environmental complaints received and resolved

  Kinerja Sosial | Social Performance

                Komitmen LJK, emiten, atau perusahaan publik untuk memberikan layanan atas produk dan/atau jasa yang
      F.17      setara kepada konsumen | Commitment of LJK, issuer, or public company to provide equal products/services to           211
                customers

  Aspek Ketenagakerjaan | Labor Aspect

      F.18      Keseteraan kesempatan bekerja | Equal employment opportunity                                                          164

      F.19      Tenaga kerja anak dan tenaga kerja paksa | Child labor and forced labor                                               174

      F.20      Upah Minum Regional | Regional Minimum Wage                                                                        166, 168

                                                                                                                                   164, 175,
      F.21      Lingkungan bekerja yang layak dan aman | Safe and decent work environment
                                                                                                                                     180

      F.22      Pelatihan dan pengembangan kemampuan pegawai | Employee capability training and development                       170, 171-173

  Aspek Masyarakat | Community Aspect

      F.23      Dampak operasi terhadap masyarakat sekitar | Operational impact to local communities                                  187

      F.24      Pengaduan Masyarakat | Community Complaint                                                                           206

                Kegiatan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) | Social and Environmental Responsibility (TJSL)
      F.25                                                                                                                            187
                activities

  Tanggung Jawab Pengembangan Produk/Jasa Berkelanjutan | Responsibility on Sustainable Products/Services Development

                Inovasi dan pengembangan produk/jasa keuangan berkelanjutan | Innovation and development of sustainable
      F.26                                                                                                                            212
                finance products/services

                Produk/jasa yang sudah dievaluasi keamanannya bagi pelanggan | Products/services evaluated for customer
      F.27                                                                                                                            212
                safety

      F.28      Dampak produk/jasa | Impact of products/services                                                                      213

      F.29      Jumlah produk yang ditarik kembali | Total recalled products                                                          213

                Survei kepuasan pelanggan terhadap produk dan/atau jasa keuangan berkelanjutan | Customer satisfaction
      F.30      survey                                                                                                                214
                on sustainable finance products/services

  Lain-Lain | Miscellaneous

                                                                                                                                  Tidak Ada
      G.1       Verifikasi tertulis dari pihak independen, jika ada | Written verification from independent party
                                                                                                                                    None

      G.2       Lembar umpan balik | Feedback sheet                                                                                  239

                Tanggapan terhadap umpan balik Laporan Tahun Keberlanjutan tahun sebelumnya | Response to the Annual
      G.3                                                                                                                            240
                Report feedback in the previous year

      G.4       Daftar pengungkapan sesuai POJK 51/2017 dan GRI | Disclosure index based on POJK 51/2017 and GRI                     236




240                                                                                           Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 243
Lembar Umpan Balik [OJK G.2]
Feedback Form


Terima kasih atas ketersediaan Anda untuk membaca                         Thank you for reading the 2025 Sustainability Report
Laporan Keberlanjutan PT Eagle High Plantations Tbk                       of PT Eagle High Plantations Tbk. To improve the
Tahun 2025. Untuk memperbaiki kualitas Laporan                            quality of Sustainability Report and transparency of
Keberlanjutan    dan    meningkatkan    transparansi                      sustainability performance of PT Eagle High Plantations
kinerja keberlanjutan PT Eagle High Plantations Tbk                       Tbk and as input for the preparation of Sustainability
serta sebagai masukan untuk penyusunan Laporan                            Report 2025, we would like to ask your suggestion and
Keberlanjutan Tahun 2025, kami mengharapkan saran                         response to this report:
dan tanggapan Anda atas laporan ini

                                                  Pertanyaan                                              Ya              Tidak
  No.
                                                   Question                                               Yes              No

  1.    Informasi yang disajikan dalam Laporan ini telah sesuai dengan harapan Anda.
        Information presented in this Report meet your expectations.

  2.    Data yang disajikan telah transparan, dapat dipercaya, dan berimbang.
        Data is presented in a transparent, trusted, and balanced manner.

  3.    Data dan informasi yang disajikan berguna dalam pengambilan keputusan.
        Data and information presented are useful in decision-making.

  4.    Laporan ini dapat dibaca dengan nyaman, gaya bahasa yang sesuai serta jelas.
        This report is convenient to read, has clear and appropriate language style.

  5.    Layout, jenis font, ukuran, tata warna, tampilan dan gambar dalam laporan ini menarik dan
        mudah dibaca
        Layout, font type, size, color scheme, presentation and images in this report are appealing and
        easy to read.




                                                  Pertanyaan                                                    Jawaban
  No.
                                                   Question                                                      Answer

  1.    Jelaskan informasi dalam laporan ini yang paling bermanfaat bagi Anda,
        dalam aspek:
        Describe the information in this report that is most useful for you:
        • Pelibatan Pemangku Kepentingan | Stakeholders Involvement
        • Kinerja ekonomi | Economic performance
        • Kinerja lingkungan | Environmental performance
        • Kinerja sosial | Social performance

  2.    Jelaskan informasi dalam laporan ini yang Anda inginkan untuk diperdalam, dalam aspek:
        Describe the information in this report that should be explored more, in aspect:
        • Pelibatan Pemangku Kepentingan | Stakeholders Involvement
        • Kinerja ekonomi | Economic performance
        • Kinerja lingkungan | Environmental performance
        • Kinerja sosial | Social performance

  3.    Saran lain yang Anda ingin sampaikan terkait Laporan Keberlanjutan ini.
        Other suggestions related to this Sustainability Report.




PT Eagle High Plantations Tbk                                                                                                     241
Page 244
 Lampiran
 Appendix




 Profil Pembaca
 Reader Profile

        Jenis Kelamin
           Gender


               Usia
               Age


      Pendidikan Terakhir
       Latest Education


            Pekerjaan
            Occupation


       Nama Institusi
      Name of Institution


        Bidang Usaha
        Field of Work




 Kami sangat menghargai tanggapan dan saran yang Anda berikan kepada kami. Kirimkan lembar ini kepada:
 We highly appreciate your response and suggestion for us. Please send this form to:



        PT Eagle High Plantations Tbk

        Kantor Pusat | Head Office:
        Rajawali Place, 28th Floor
        Jl. HR Rasuna Said Kav. B/4                                   corsec@eaglehighplantations.com
        Jakarta 12910, Indonesia          +62 (21) 8665 8828         investor@eaglehighplantations.com




 Tanggapan terhadap Umpan Balik Laporan
 Tahun Sebelumnya [OJK G.3]
 Response to Feedback on Previous Year’s Report


 PT Eagle High Plantations Tbk pada tahun 2025 tidak     PT Eagle High Plantations Tbk did not receive any
 mendapatkan tanggapan terkait Laporan Keberlanjutan     response regarding the 2025 Sustainability Report
 2025 untuk perbaikan laporan. Perseroan berkomitmen     for report improvement. The Company is committed
 untuk senantiasa melakukan penyempurnaan laporan        to continuously improve this report to comply with
 ini agar sesuai dengan panduan POJK No. 51/             POJK No. 51/POJK.03/2017 and GRI Standards.
 POJK.03/2017 dan Standar GRI. Perseroan berharap        The Company hopes that this report can be useful
 laporan ini dapat menjadi informasi yang berguna bagi   information for stakeholders.
 para pemangku kepentingan.




242                                                                  Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 245
PT Eagle High Plantations Tbk   243
Page 246
Laporan Keberlanjutan   2025 Sustainability Report




ACCELERATING SUSTAINABILITY
FOR A BETTER TOMORROW




PT Eagle High Plantations Tbk
Rajawali Place, 28th Floor
Jl. HR Rasuna Said Kav. B/4 Jakarta 12910, Indonesia
Ph. +62 (21) 8665 8828
corsec@eaglehighplantations.com
investor@eaglehighplantations.com

www.eaglehighplantations.com

File

File Open PDF
Source IDX
Size7.07 MB
Published23 Apr 2026
Pages246
Characters1,032,772
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 54 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org Eagle High Plantations Tbk · Company Name p.1 ×221
linked org PT Jaya Mandiri Sukses p.26 ×11
linked org PT Pesonalintas Surasejati p.26 ×9
linked org Mutuagung Lestari Tbk p.27 ×17
linked org PT Tandan Sawita Papua p.28 ×7
linked org PT Manunggal Adi Jaya p.28 ×7
linked person Henderi Djunaidi p.32 ×2
linked person Andrew Haryono p.61
linked org Rajawali Corpora p.72
linked org Rajawali Capital p.82
unresolved org PT Eagle High p.3 ×2
unresolved org Eagle High Plantations Tbk’s Plantations Tbk p.3 ×2
unresolved org PT. Singaland Asetama Wins p.9
unresolved org Tata Kelola p.10 ×4
unresolved org Departemen Agribisnis. Kerja p.18
unresolved org PT Singaland Asetama Memenangkan Juara Pertama p.20
unresolved org PT Singaland Asetama Won First Place p.20
unresolved org PT Singaland Asetama p.20 ×8
unresolved org PT Adhyaksa p.24
unresolved org Menteri Environmental Compliance p.24
unresolved org Plantations Tbk p.24
unresolved org PT Jaya p.24 ×2
unresolved org PT Singaland p.25
unresolved org PT JAYA MANDIRI SUKSES BANGKIRAI PALM OIL MILL p.26
unresolved org PT Bumihutani Lestari p.26 ×6
unresolved org PT Bumilanggeng Perdanatrada p.27 ×2
unresolved org PT Suryabumi Tunggal Perkasa p.28 ×4
unresolved org PT Karyapratama Agrisejahtera p.28 ×2
unresolved org PT Global Inspeksi Sertifikasi p.28 ×7
unresolved org PT Adhyaksa Dharmasatya p.28
unresolved org PT Eagle p.33
unresolved org PT Jaya Mandiri p.45 ×2
unresolved org PT Karyapratama p.45 ×2
unresolved org PT Saka Kencana Sejahtera Agrisejahtera p.45
unresolved org PT Saka Kencana Sejahtera p.45
unresolved org PT Bumilanggeng p.45 ×2
unresolved org PT Perdanatrada p.45
unresolved org PT Satria Manunggal Adhyaksa Dharmasatya p.45
unresolved org PT Satria Manunggal p.45
unresolved org PT Multikarya Sawit Prima p.45 ×2
unresolved org Menteri Hukum dan HAM Republik Indonesia p.59
unresolved org Minister of Law and Human Rights p.59
unresolved person H. Manager Manager Sustain South Sustain En. Kalimantan p.61
unresolved org Tata Kelola Tertinggi p.66 ×2
unresolved org PT. Pakar IPAL Indonesia Implications p.67
unresolved org Minister of Environment Regulation p.67
unresolved org Departemen CSR & HCCS p.70
unresolved org Direktorat Jenderal Pajak p.74
unresolved org Departemen Legal p.76
unresolved org PT Rajawali Capital Internasional p.82
unresolved person Rizka Dewi Sulistyorini · Sekretaris Perusahaan p.83
unresolved org PT Personalintas Surasejati p.92
unresolved person Akuntabilitas · Direktur Utama p.150

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result