Skip to content
Back to announcement

AnnualReport2025-BBHI-att1.pdf

Other Text extracted BBHI

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 710

Page 1
Membuka Jalan Semua Kemudahan
    dalam Satu Genggaman
                Opening Path to A Simple Life at
                       Your Fingertips




   Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan 2025 Annual Report & Sustainability Report
Page 2

          
Page 3
                                                                                                                                     II




Sanggahan
● Disclaimer

Selamat datang di Laporan Tahunan PT Allo Bank Indonesia          Welcome to the Annual Report of PT Allo Bank Indonesia
Tbk dengan tema "Membuka Jalan Semua Kemudahan                    Tbk. with theme "Opening Path to A Simple Life at Your
dalam Satu Genggaman". Laporan Tahunan ini diterbitkan            Fingertips". This Annual Report is issued in accordance with
sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No.                OJK Regulation No. 9/SEOJK.03/2020 concerning Annual
29/POJK.04/2016 tentang Laporan Tahunan Emiten                    Report of Issuers or Public Companies and Circular Letter of
atau Perusahaan Publik. Penyusunan Laporan Tahunan                The Financial Services Authority No. 16/SEOJK.04/2021 the
ini menggunakan ketentuan yang terdapat pada Surat                Form and Content of The Annual Report of Issuers or Public
Edaran Otoritas Jasa Keuangan No. 9/SEOJK.03/2020                 Companies.
tentang Transparansi dan Publikasi Laporan Bank Umum
Konvensional dan Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No.
16/SEOJK.04/2021 Tentang Bentuk dan Isi Laporan Tahunan
Emiten Atau Perusahaan Publik.


Laporan Tahunan ini dapat berisi beberapa pernyataan yang         This Annual Report may contain several statements that consist
merupakan proyeksi dan pandangan masa depan yang                  of future projections and views describing the Company’s
menggambarkan cara pandang Bank terhadap kejadian-                perspective on future financial events and performance, as
kejadian dan kinerja keuangan di masa depan, serta kondisi        well as financial conditions, operating and business results,
keuangan, hasil operasi dan hasil usaha, kondisi ekonomi,         economic conditions, sector conditions and related plans and
kondisi sektor, kondisi lalu lintas, serta rencana dan tujuan     objectives.
terkait.


Pandangan-pandangan ini didasarkan pada beberapa                  These perspectives are based on various current estimations
estimasi dan asumsi saat ini yang dapat berubah seiring           and assumptions that may change in line with uncertainties,
dengan ketidakpastian, kontingensi dan berbagai risiko bisnis,    contingencies, and various business, economic, and
ekonomi, dan kompetisi yang dapat berubah sewaktu-waktu;          competition risks that may change from at anytime; they
dapat menyebabkan hasil kinerja, dan kejadian sebenarnya          could cause actual results, performance and events to differ
berbeda secara material dari yang telah diprediksi atau           materially from those predicted or projected; and it is beyond
diproyeksi, dan hal ini berada di luar kendali Bank dan Direksi   the control of the Company and the Company’s Director
Bank. Pernyataan-pernyataan tersebut tidak terkait baik           Board. Such statements are not directly or exclusively related
secara langsung maupun secara eksklusif dengan fakta-fakta        to historical facts and do not reflect the Company’s intentions,
historis dan tidak mencerminkan niat, rencana, ekspektasi,        plans, expectations, assumptions and beliefs regarding future
asumsi, dan keyakinan Bank mengenai kejadian-kejadian di          events. There is no guarantee that future events will occur,
masa mendatang. Tidak ada jaminan bahwa kejadian di masa          projections will be achieved, or the Company’s assumptions
mendatang akan muncul, proyeksi akan tercapai, atau asumsi        are correct. These statements are not and should not be
Bank benar. Pernyataan-pernyataan tersebut bukan dan tidak        considered as a representation of the Company’s future
dapat dianggap sebagai representasi atas kinerja Bank di          performance.
masa datang.


Laporan Tahunan ini memuat kata “Allo Bank” dan “Bank”            This Annual Report contains words such as “Allo Bank ” and
yang didefinisikan sebagai PT Allo Bank Indonesia Tbk yang        “Bank”, which are defined as PT Allo Bank Indonesia Tbk
menjalankan kegiatan usaha di bidang jasa perbankan.              that runs business activity in Banking sector. Terms for the
Penyebutan satuan mata uang "Rupiah", “Rp”, atau “IDR”            currency unit “Rupiah”, “Rp”, or “IDR” refers to the official
merujuk pada mata uang resmi Republik Indonesia,                  currency of the Republic of Indonesia, whereas “US Dollar”
sedangkan “Dolar AS” atau “USD” merujuk pada mata uang            or “USD” refers to the official currency of the United States
resmi Amerika Serikat. Semua informasi keuangan disajikan         of America. The entire financial information is presented in
dalam mata uang "Rupiah".                                         Rupiah.


Laporan dibuat dalam dua bahasa, yakni bahasa                     This Report made in two languages, namely in Bahasa
Indonesia dan bahasa Inggris. Selain dalam edisi cetak,           and English languages. In addition to print edition, this
laporan serupa dapat diakses melalui situs resmi Bank             Report can also be accessed in the Bank's official website,
https://www.allobank.com.                                         https://www.allobank.com.
Page 4
1


 Sekapur Sirih
 ● A Few Brief Introductory Words


 MEMBUKA JALAN SEMUA KEMUDAHAN
 DALAM SATU GENGGAMAN
 Opening Path to A Simple Life at Your Fingertips

    Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan 2025 Annual Report & Sustainability Report




 Tema “Membuka Jalan Semua Kemudahan                    Allo Bank's Annual Report 2025 theme of
 dalam Satu Genggaman” pada Laporan                     "Opening Path to A Simple Life at Your Fingertips"
 Tahunan Allo Bank Tahun Buku 2025                      represents the Company's commitment to
 merepresentasikan komitmen Perseroan dalam             providing integrated and easily accessible digital
 menghadirkan layanan perbankan digital yang            banking services through a single application
 terintegrasi dan mudah diakses melalui satu            platform. The Company has actualized this
 platform aplikasi. Hal ini diwujudkan melalui          commitment by developing a comprehensive
 pengembangan portofolio produk dan layanan             portfolio of digital banking products and services
 perbankan digital yang komprehensif, baik untuk        for both its retail and its corporate segments.
 segmen ritel maupun korporasi, dengan proses           This platform uses an end-to-end digital service
 layanan yang dirancang secara digital end-to-          process that enhances convenience and
 end guna meningkatkan kemudahan, efisiensi,            efficiency, and boosts customer experience quality.
 dan kualitas pengalaman nasabah dalam
 bertransaksi.

 Pada aspek transaksi dan sistem pembayaran,            In terms of its transactions and payment
 Perseroan memperkuat berbagai fitur utama              systems, the Company has strengthened
 seperti pembayaran QRIS, transfer dana,                various key features such as QRIS payments,
 pembayaran tagihan, pengisian saldo, serta             fund transfers, bill payments, balance top-ups,
 layanan tarik dan setor tunai untuk mendukung          and cash withdrawal and deposit services to
 kebutuhan transaksi harian secara aman dan             support daily transaction needs to provide safety
 praktis. Inisiatif tersebut didukung oleh program      and convenience for customers. This initiative
 loyalitas serta pengembangan kemitraan                 has the support of a loyalty program, and has
 strategis, baik melalui sinergi dengan ekosistem       also seen the Company developing strategic
 Grup CT Corp maupun perluasan kolaborasi               partnerships, whether through synergies with the
 dengan berbagai sektor industri.                       CT Corp Group ecosystem or through expanded
                                                        collaborations with various industry sectors.




                                                        Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025   PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 5
                                                                            2




PT ALLO BANK INDONESIA TBK   2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 6
3         Performa 2025     Laporan Manajemen           Profil Perusahaan          Analisis dan Pembahasan Manajemen
         Performance 2025    Management Reports            Company Profile              Management Discussion and Analysis




 Kilas Kinerja 2025
 ● 2025 Performance Highlights


         KINERJA OPERASIONAL
         OPERATIONAL PERFORMANCE




         22,23
         Kinerja Produk Kredit
                                                           %
         Lending Product Performance

         Rp
             9.140.731 Million
                                         Juta




                                          56,17
                                          Dana Pihak Ketiga
                                                                                             %
                                          Third Party Funds

                                          Rp
                                                  9.518.989 Juta
                                                            Million




                                       Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025     PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 7
                                                                                                            4
    Tata Kelola Perusahaan yang Baik            Laporan Keberlanjutan            Laporan Keuangan
    Good Corporate Governance                   Sustainability Report            Financial Statements




KINERJA KEUANGAN
FINANCIAL PERFORMANCE




32,08
Aset
                                                                   %
Assets

Rp
     18.470.073 Million
                                                Juta




SELF ASSESSMENT GCG
GCG SELF ASSESSMENT

Bank telah melakukan penilaian sendiri
(self assessment) terhadap penerapan
tata kelola (Good Corporate Governance)
yang dilakukan oleh pihak internal
dengan      mempertimbangkan    berbagai
faktor penilaian secara komprehensif dan
terstruktur, yang mencakup governance




                                                                        37,09                           %
structure,   governance   process,   dan
governance outcome. Pada tahun 2025, self
assessment penerapan GCG Bank meraih
nilai komposit “BAIK”.

The Bank has conducted a self-assessment
of its Good Corporate Governance
implementation,    conducted      internally,
taking into account various comprehensive
and     structured   assessment     factors,                            Pendapatan Operasional
including governance structure, governance                              Operating Income
processes, and governance outcomes. In


                                                                           1.983.391 Juta
2025, the Bank's self-assessment of GCG
implementation achieved a composite score                               Rp
of "GOOD."
                                                                                     Million




  PT ALLO BANK INDONESIA TBK           2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 8
5                         Performa 2025           Laporan Manajemen                Profil Perusahaan       Analisis dan Pembahasan Manajemen
                        Performance 2025           Management Reports                   Company Profile          Management Discussion and Analysis




Daftar Isi
● Table of Content
                                                                                                                Analisis dan
    II   Sanggahan                                    74    Wilayah Operasional                           4     Pembahasan
         Disclaimer                                         Operational Area

    1    Sekapur Sirih
         A Few Brief Introductory Words
                                                      75    Struktur Organisasi
                                                            Organizational Structure
                                                                                                                Manajemen
                                                                                                                Management Discussion and
    3    Kilas Kinerja 2025                           77    Visi, Misi, dan Budaya Perusahaan
                                                                                                                Analysis
         2025 Performance Highlights                        Vision, Mission, and Corporate Culture

    5    Daftar Isi                                   79    Makna Logo dan Moto Perusahaan
         Table of Content                                   Meaning Behind the Company’s
                                                            Logo and Motto                                131   Tinjauan Perekonomian dan Industri
                                                                                                                Economic and Industrial Review
                                                      80    Perubahan Komposisi Dewan Komisaris
         Performa 2025                                                                                    134   Tinjauan Perekonomian dan Industri

    1
                                                            dan Direksi 2025
                                                            Changes in Composition of Board of                  Economic and Industrial Review
         2025 Performance                                   Commissioners and Board of Directors
                                                                                                          135   Rencana dan Kebijakan Strategis
                                                            in 2025                                             Perusahaan
                                                      81    Profil Dewan Komisaris                              The Company's Strategic Plan and
                                                            Board of Commissioners Profile                      Policy
    9    Ikhtisar Data Keuangan Penting
         Key Financial Highlights                     86    Profil Direksi                                138   Tinjauan Operasional
                                                            Board of Directors Profile                          Operational Review
    18   Ikhtisar Saham
         Stock Overview                               91    Profil Pejabat Eksekutif                      143   Tinjauan Keuangan
                                                            Executive Officer Profile                           Financial Review
    22   Informasi tentang Penerbitan Obligasi,
         Sukuk, atau Obligasi Konversi                104   Sumber Daya Manusia                           150   Kemampuan Membayar Utang dan
         Information on Issuance of Bonds,                  Human Resources                                     Tingkat Kolektibilitas Piutang
         Sukuk, or Convertible Bonds                                                                            Debt Repayment Capacity and
                                                      108   Pengelolaan dan Pengembangan                        Receivables Collectibility Level
    22   Informasi Sumber Pendanaan Lainnya                 Kompetensi Karyawan
         Information on Other Funding Sources               Employee Competency Management                152   Struktur Modal dan Kebijakan
                                                            and Development                                     Manajemen atas Struktur Modal
    23   Kilas Peristiwa
                                                                                                                Capital Structure and Capital Structure
         Event Highlights                             112   Struktur dan Komposisi Pemegang                     Management Policy
                                                            Saham
                                                            Shareholders Composition                      155   Ikatan yang Material untuk Investasi
                                                                                                                Barang Modal
         Laporan Manajemen
    2
                                                      117   Daftar Entitas Anak dan Entitas                     Material Commitments for Capital
                                                            Asosiasi, Ventura Bersama, dan                      Investments
         Management Reports                                 Kerja Sama Operasi
                                                            List of Subsidiaries, Associated Entities,    155   Realisasi Investasi Barang Modal
                                                            Joint Ventures and Joint Operations                 Capital Goods Investment Realization

    31   Laporan Dewan Komisaris                      118   Struktur Grup Perusahaan                      156   Informasi Material mengenai Investasi,
                                                            Company Group Structure                             Ekspansi, Divestasi, Penggabungan
         Board of Commissioners Report
                                                                                                                Usaha, Akuisisi, dan/atau Restrukturisasi
    41   Penjelasan Direksi                           119   Keanggotaan dalam Asosiasi                          Utang/Modal
         Board of Directors' Explanation                    Membership in Associations                          Material Information Regarding
                                                                                                                Investment, Expansion, Divestment,
    62   Surat Pernyataan Anggota Dewan               119   Kronologis Penerbitan dan
                                                            Pencatatan Saham                                    Merger, Acquisition, and/or Debt/
         Komisaris dan Direksi tentang Tanggung
                                                            Chronology of Issuance and/or Share                 Capital Restructuring
         Jawab atas Laporan Tahunan 2025 PT
         Allo Bank Indonesia Tbk                            Listing
                                                                                                          157   Perbandingan antara Target Anggaran
         Responsibility Statement of the Board                                                                  dengan Realisasi dan Proyeksi Usaha
         of Commissioners and Board of
                                                      120   Kronologis Penerbitan dan
                                                            Pencatatan Efek Lainnya                             Comparison of Budget Targets with
         Directors for 2025 Annual Report of PT             Chronology of Issuance and/or Share                 Realization and Business Projections
         Allo Bank Indonesia Tbk                            Listing
                                                                                                          158   Informasi dan Fakta Material yang
                                                                                                                Terjadi Setelah Tanggal Laporan
                                                      121   Lembaga danProfesi Penunjang
                                                            Company’s Supporting Institutions and/              Akuntan
         Profil Perusahaan
    3
                                                            or Professionals                                    Material Information and Facts Occurring
                                                                                                                After the Accountant's Report Date
         Company Profile                              123   Penghargaan dan Sertifikasi
                                                            Awards and Certifications                     158   Prospek Usaha
                                                                                                                Business Prospects
                                                      124   Informasi pada Situs Web Perusahaan
                                                            Information on the Company Website            160   Aspek Pemasaran
    65   Informasi Umum dan Identitas                                                                           Marketing Aspects
         Perusahaan                                   126   Pendidikan dan/atau Pelatihan Dewan
         General Information and Company                    Komisaris, Direksi, Komite-Komite,            162   Kebijakan Dividen dan Pembagiannya
         Identity                                           Sekretaris Perusahaan, dan Unit Audit               Dividend Policy and Distribution
                                                            Internal
    67   Riwayat Singkat Perusahaan                         Education and/or Training for Board
                                                                                                          163   Kontribusi terhadap Negara
         Brief History of the Company                                                                           Contributions to the State
                                                            of Commissioners, Board of Directors,
    70   Informasi Perubahan Nama                           Committees, Corporate Secretary, and          164   Informasi tentang Program Kepemilikan
         Change of Name Information                         Internal Audit Unit                                 Saham oleh Karyawan dan/atau
                                                                                                                Manajemen (ESOP/MSOP)
    71   Jejak Langkah Allo Bank                                                                                Information on Employee and/
         Allo Bank Milestones                                                                                   or Management Stock Ownership
                                                                                                                Programs (ESOP/MSOP)
    73   Kegiatan Usaha dan Pasar yang
         Dilayani
                                                                                                          165   Informasi tentang Realisasi Penggunaan
         Business Activities and Markets Served                                                                 Dana Hasil Penawaran Umum
                                                                                                                Information on the Realization of the
                                                                                                                Use of Proceeds from Public Offerings




                                                             Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025        PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 9
                                                                                                                                                                   6
    Tata Kelola Perusahaan yang Baik                Laporan Keberlanjutan                   Laporan Keuangan
    Good Corporate Governance                       Sustainability Report                   Financial Statements




167     Informasi Transaksi Material yang                  382 Kebijakan Nominasi dan Remunerasi                   474 Kesesuaian Penerapan GCG
        Mengandung Benturan Kepentingan                            Dewan Komisaris dan Direksi                           Allo Bank terhadap Pedoman Tata
        dan/atau Transaksi dengan Pihak                            Nomination and Remuneration Policy of                 Kelola Perusahaan Terbuka
        Afiliasi/Pihak Berelasi                                    Boards of Commissioners and Directors                 Conformity of Allo Bank GCG
        Information on Material Transactions                                                                             Implementation with Governance
        Containing Conflicts of Interest and/              386 Organ Pendukung Dewan Komisaris                           Guidelines for Public Companies
                                                                   Board of Commissioners Supporting
        or Transactions with Affiliated/Related
        Parties
                                                                   Organ                                           480 Transparansi Praktik Bad Governance
                                                                                                                         Transparency of Bad Governance
171     Informasi Keuangan yang Mengandung                 414     Organ Pendukung Direksi
                                                                                                                         Practice
                                                                   Supporting Organ of Board of Directors
        Kejadian yang Bersifat Luar Biasa dan
        Jarang Terjadi                                     434 Audit Eksternal/Akuntan Publik
        Financial Information Containing                           External Audit/Public Accountant
                                                                                                                         Laporan
                                                                                                                   6
        Extraordinary and Rare Events
                                                           436 Manajemen Risiko
171     Perubahan Peraturan Perundang-
        Undangan yang Berpengaruh
                                                                   Risk Management
                                                                                                                         Keberlanjutan
        Signifikan terhadap Perusahaan                     447 Sistem Pengendalian Internal dan                          Sustainability Report
                                                                   Pengendalian Internal atas Pelaporan
        Changes in Legislation that Significantly
                                                                   Keuangan
        Impact the Company
                                                                   Internal Control System and Internal
178     Perubahan Kebijakan Akuntansi dan                          Controls over Financial Reporting
                                                                                                                   483 Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan 2025
        Dampaknya terhadap Perusahaan
                                                                                                                         2025 Sustainable Performance
        Changes in Accounting Policies and Their           452 Perkara Penting
                                                                   Litigation                                            Highlights
        Impact on the Company
                                                           454 Akses Informasi dan Data Perusahaan                 485 Penjelasan Direksi
179     Informasi Kelangsungan Usaha
                                                                   Access to Information and Company                     Board of Directors' Explanation
        Business Continuity Information
                                                                   Data
181     Pengungkapan Permodalan dan                                                                                494 Strategi Keberlanjutan Allo Bank
        Manajemen Risiko                                   455 Kode Etik dan Budaya Perusahaan                           Allo Bank Sustainability Strategy
                                                                   Code of Conduct and Corporate
        Capital and Risk Management
        Disclosures
                                                                   Culture                                         499 Tentang Laporan
                                                                                                                         Keberlanjutan
199     Uraian Kualitatif dan Kuantitatif terkait          458 Penerapan Program Anti Pencucian                          About this Sustainability Report
                                                                   Uang, Pencegahan Pendanaan
        Permodalan dan Eksposur Risiko
        Qualitative and Quantitative Description
                                                                   Terorisme dan Pencegahan Pendanaan              501   Profil Perusahaan
                                                                   Proliferasi Senjata Pemusnah Massal                   Company Profile
        of Capitalization and Risk Exposure
                                                                   Implementation of Anti-Money
                                                                   Laundering, Counter-Terrorist                   506 Tata Kelola Berkelanjutan
                                                                                                                         Sustainable Governance
                                                                   Financing, and Counter-Proliferation
        Tata Kelola
5
                                                                   Financing of Weapons of                         517   Kinerja Keberlanjutan
                                                                   Mass Destruction Program                              Sustainability Performance
        Perusahaan                                         463 Perlakuan yang Sama terhadap Seluruh                549 Verifikasi Tertulis dari Pihak Independen
        yang Baik
                                                                   Pemegang Saham                                        Written Verification from an
                                                                   Equal Treatment for All Shareholders                  Independent Party

        Good Corporate Governance                          463 Pemberian Dana untuk Kegiatan Sosial                550 Lembar Umpan Balik
                                                                   dan Politik                                           Feedback Sheet
                                                                   Providing Funds for Social and Political
                                                                   Activities                                      552 Tanggapan terhadap Umpan Balik
                                                                                                                         Laporan Tahun Sebelumnya
305 Prinsip Dasar Penerapan Tata Kelola
        Perusahaan yang Baik                               464 Penyediaan Dana kepada Pihak Terkait                      Response to the Previous Year's Report
        Basic Principles of Implementing Good                      dan Penyediaan Dana Besar                             Feedback
        Corporate Governance                                       Provision of Funds to Related Parties
                                                                   and Provision of Large Funds                    553 Daftar Pengungkapan Sesuai POJK 51/
                                                                                                                         POJK.03/2017
309 Perkembangan Penerapan Tata Kelola
        Perusahaan yang Baik                               465 Buy Back Share dan/atau Buyback                           List of Disclosures in Accordance with
        Development of Good Corporate                              Obligasi Bank                                         POJK 51/POJK.03/2017
        Governance Implementation                                  Buy Back Shares and/or Buyback Bank
                                                                   Bonds
311     Penilaian Penerapan Tata Kelola
                                                                                                                         Laporan
                                                                                                                   7
        Perusahaan yang Baik                               466 Transaksi yang Mengandung Benturan
        Assessment of Good Corporate                               Kepentingan dan/atau Transaksi
        Governance Implementation                                  dengan Pihak Afiliasi/Pihak Berelasi
                                                                   Transactions Involving Conflicts of
                                                                                                                         Keuangan
315     Struktur Tata Kelola Perusahaan yang                       Interest                                              Financial Statements
        Baik
        Good Corporate Governance Structure                468 Program Kepemilikan Saham oleh
                                                                   Manajemen dan/atau Karyawan
317     Rapat Umum Pemegang Saham                                  Share Ownership Program for
        General Meeting of Shareholders                            Management and/or Employees
333 Dewan Komisaris                                        469 Internal Fraud
        Board of Commissioners                                     Internal Fraud
345 Komisaris Independen                                   470 Kebijakan Anti Korupsi
        Independent Commissioner                                   Anti-Corruption Policy
348 Direksi                                                471     Whistleblowing System
        Board of Directors                                         Whistleblowing System
362 Transparansi Informasi Terkait Dewan
        Komisaris dan Direksi
        Transparency of Information Regarding
        the Board of Commissioners and Board
        of Directors




PT ALLO BANK INDONESIA TBK                2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 10
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025   PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 11
                                                                            01
                                                                        Performa
                                                                            2025
                                                                Performance
                                                                       2025




PT ALLO BANK INDONESIA TBK   2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 12
9                         Performa 2025             Laporan Manajemen               Profil Perusahaan            Analisis dan Pembahasan Manajemen
                         Performance 2025                Management Reports            Company Profile                   Management Discussion and Analysis




Ikhtisar Data
Keuangan Penting
● Key Financial Highlights


                              Laporan Laba (Rugi) dan Penghasilan Komprehensif Lain
                                     Profit (Loss) and Comprehensive Income Statement

    Uraian
                                                                  2025              2024                 2023                2022                  2021
    Description
                                                                                                                      dalam jutaan Rupiah | In million Rupiah

    Pendapatan Operasional                                          1.983.391        1.446.728            1.159.330              760.749              301.156
    Operating Income
    Pendapatan Bunga Bersih                                         1.440.818          1.117.502          1.036.755              627.229               195.318
    Net Interest Income
    Pendapatan Operasional selain Bunga                              542.573           329.226             122.575               133.520              105.838
    Other Operating Income
    Biaya Kerugian Penurunan Nilai Aset Keuangan                    (437.377)         (113.880)            (47.942)             (44.262)                2.997
    Allowance for Impairment Losses on Financial Asset
    Biaya Operasional                                                (808.119)       (734.025)            (535.827)            (359.884)             (84.005)
    Operating Expenses
    Laba (Rugi) Operasional                                          737.895          598.823              575.561              356.603               220.148
    Operating Profit (Loss)
    Pendapatan Non Operasional                                          (876)               127               (287)               (4.291)                 (148)
    Non-Operating Income
    Laba/(Rugi) Sebelum Pajak Penghasilan                             737.019         598.950              575.274               352.312             220.000
    Profit/(Loss) Before Income Tax
    Laba/(Rugi) Bersih                                               574.262           467.106            444.566               270.030               192.475
    Net Profit/(Loss)
    Pendapatan/(Beban) Komprehensif Lainnya                            20.871         (86.445)              39.283                 15.967              15.283
    Other Comprehensive Income/(Expenses)
    Total Laba Komprehensif                                           595.133          380.661            483.849               285.997               207.758
    Total Comprehensive Profit
    Laba Bersih per Saham (dalam Rupiah penuh)                          26,46             21,50              20,46                  12,43               24,26
    Earnings per Share (in full Rupiah amount)




                                                                   Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025          PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 13
                                                                                                                      10
  Tata Kelola Perusahaan yang Baik            Laporan Keberlanjutan               Laporan Keuangan
  Good Corporate Governance                   Sustainability Report               Financial Statements




                                     Pendapatan Bunga Bersih
                                     Net Interest Income                                        (Rp juta | million)


                                       1.440.818

                                                        1.117.502
                                                                      1.036.755



                                                                                      627.229


                                                                                                         195.318




                                       ● 2025            2024          2023           2022                2021



                                     Laba/(Rugi) Sebelum Pajak
                                     Profit/(Loss) Before Tax                                   (Rp juta | million)


                                        737.019


                                                        598.950
                                                                      575.274




                                                                                      352.312


                                                                                                         220.000




                                       ● 2025            2024          2023           2022                2021



                                     Total Laba Komprehensif
                                     Total Comprehensive Profit                                 (Rp juta | million)


                                        595.133




                                                                      483.849

                                                        380.661

                                                                                      285.997


                                                                                                         207.758




                                       ● 2025            2024          2023           2022                2021




PT ALLO BANK INDONESIA TBK           2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 14
11                           Performa 2025      Laporan Manajemen           Profil Perusahaan             Analisis dan Pembahasan Manajemen
                             Performance 2025    Management Reports            Company Profile                    Management Discussion and Analysis




                                                   Laporan Posisi Keuangan
                                                Statement of Financial Positiont

     Uraian
                                                          2025              2024                 2023                 2022                  2021
     Description

                                                                                                               dalam jutaan Rupiah | In million Rupiah

     Aset
     Assets

     Aset Produktif                                       17.588.906         13.319.824          12.184.632            10.431.565            4.182.567
     Productive Assets
     Kredit yang Diberikan                                  9.140.731        7.478.035           7.385.708             7.205.558             2.198.243
     Loans
     Efek-Efek                                              7.539.264        2.847.270            3.182.839             1.896.710            1.814.862
     Marketable Securities
     Reverse Repo                                            288.949          288.706                     -              764.529                       -
     Reverse Repo
     Penempatan pada BI                                               -        499.927              199.971              374.938                99.985
     Placement with BI
     Penempatan pada Bank Lain                                613.370       2.205.886              1.416.114              189.830               69.478
     Placement with Other Banks
     Aktiva Tetap & Inventaris                               221.069           272.539             202.524               154.809                30.123
     Fixed Assets & Inventories
     Agunan yang Diambil Alih                                         -               -                   -                      -             221.004
     Foreclosed Collaterals
     Jumlah Aset                                           18.470.073       13.984.014           12.750.435            11.058.957            4.649.357
     Total Assets

     Liabilitas & Ekuitas
     Liabilities & Equity

     Dana Pihak Ketiga                                      9.518.989         6.095.118          4.898.665              4.415.491            2.124.024
     Third Party Funds
     Giro                                                    540.588            85.336              48.190                 39.700              165.640
     Current Accounts
     Tabungan                                                938.258           693.272              465.110              309.249               103.662
     Saving Accounts
     Deposito                                              8.040.143          5.316.510          4.385.365             4.066.542             1.854.722
     Time Deposits
     Simpanan dari Bank Lain                                 300.047             5.224             45.000                        -             161.203
     Deposits from Other Banks
     Kewajiban Surat Berharga Repo                           754.056           286.522              611.288                      -            960.445
     Repo Securities Liabilities
     Jumlah Liabilitas                                    10.964.028          6.718.277          5.865.359             4.647.688            3.346.086
     Total Liabilities
     Jumlah Ekuitas                                        7.506.045         7.265.737           6.885.076              6.411.269             1.303.271
     Total Equity
     Jumlah Liabilitas dan Ekuitas                         18.470.073       13.984.014           12.750.435            11.058.957            4.649.357
     Total Liabilities and Equity




                                                           Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025           PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 15
                                                                                                                        12
  Tata Kelola Perusahaan yang Baik            Laporan Keberlanjutan                Laporan Keuangan
  Good Corporate Governance                   Sustainability Report                Financial Statements




                                     Jumlah Aset
                                     Total Asset                                                  (Rp juta | million)


                                      18.470.073


                                                       13.319.824
                                                                      12.750.435

                                                                                     11.058.957




                                                                                                        4.649.357




                                       ● 2025            2024          2023            2022                2021



                                     Jumlah Liabilitas
                                     Total Liabilities                                            (Rp juta | million)


                                      10.964.028


                                                       6.718.277
                                                                      5.865.359



                                                                                      4.647.688



                                                                                                       3.346.086




                                       ● 2025            2024          2023            2022                2021



                                     Jumlah Ekuitas
                                     Total Equity                                                 (Rp juta | million)


                                       7.506.045


                                                       7.265.737
                                                                      6.885.076
                                                                                      6.411.269




                                                                                                          1.303.271




                                       ● 2025            2024          2023            2022                2021




PT ALLO BANK INDONESIA TBK           2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 16
13                           Performa 2025               Laporan Manajemen           Profil Perusahaan             Analisis dan Pembahasan Manajemen
                             Performance 2025             Management Reports            Company Profile                    Management Discussion and Analysis




                                                                  Laporan Arus Kas
                                                             Statements of Cash Flows

     Uraian
                                                                   2025              2024                 2023                 2022                  2021
     Description

                                                                                                                        dalam jutaan Rupiah | In million Rupiah

     Arus Kas dari Aktivitas Operasi
     Cash Flows from Operating Activities

     Pendapatan Bunga yang Diterima                                   1.753.169        1.515.562           1.299.219               774.175               314.316
     Interest Income Received
     Beban Bunga yang Dibayar                                        (399.066)        (368.804)           (289.560)               (134.222)           (154.808)
     Interest Expenses Paid
     Pendapatan Operasional Lainnya                                    410.130          136.369            104.309                  98.743              106.274
     Other Operating Income
     Penerimaan Kembali Aset yang Telah                                 24.017           14.953              18.266                    243                      -
     Dihapusbukukan
     Recoveries of Assets that Have Been Written Off
     Laba (Rugi) Selisih Kurs - Bersih                                    (48)                 -                   -                      -                     -
     Net Exchange Rate Profit (Loss)
     Beban Tenaga Kerja                                               (198.128)        (165.847)           (147.240)               (73.742)             (57.228)
     Personnel Expenses
     Beban Administrasi dan Umum                                    (492.904)          (497.477)          (336.206)               (251.979)             (32.810)
     Administrative and General Expenses
     Pembayaran Pajak Penghasilan                                    (168.828)          (115.242)           (127.159)             (78.895)              (23.756)
     Income Tax Payments
     Beban Non Operasi - Bersih                                          4.014            (6.148)            (18.176)              (4.606)                  1.140
     Non-Operating Expenses - Net
     Arus Kas dari Aktivitas Operasi Sebelum Perubahan                932.356           513.726            503.452                 329.717               153.128
     Aset dan Kewajiban
     Cash Flows from Operating Activities Before Changes
     in Assets and Liabilities

     Perubahan dalam Aset dan Kewajiban Operasi:
     Changes in Operating Assets and Liabilities:

     Penempatan pada BI dan Bank Lain                                          -               -                   -                      -                     -
     Placements with Bank Indonesia and Other Banks
     Efek-Efek yang Dibeli dengan Janji Dijual Kembali                   (292)        (288.657)            764.099               (764.099)                      -
     Securities Purchased Under Resale Agreements
     Kredit yang Diberikan                                         (2.038.777)          (92.327)           (180.150)           (5.025.843)             (922.416)
     Loans
     Biaya Dibayar Dimuka                                             (26.593)           (2.772)              15.021               (37.941)                (296)
     Prepaid Expenses
     Agunan yang Diambil Alih                                                  -               -                   -              221.004                (16.517)
     Foreclosed Assets
     Aset Lain-Lain                                                       (327)        (102.723)             40.901                 71.640              (44.158)
     Other Assets

     Simpanan
     Deposits

     Giro                                                             450.075            42.369               8.333               (131.485)            (20.086)
     Current Accounts
     Tabungan                                                         244.986           228.162             155.862               205.586                 (3.631)
     Saving Accounts
     Deposito                                                       3.023.633           886.145            363.824              2.056.320                818.110
     Deposits
     Kewajiban Surat Berharga Repo                                    467.534          (324.766)            611.288              (960.445)             244.923
     Repo Securities Liabilities
     Utang Pajak                                                        (3.174)           4.802               9.464                  4.588               23.326
     Taxes Payables




                                                                    Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025           PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 17
   Tata Kelola Perusahaan yang Baik
                                                                                                                                                                     14
                                                     Laporan Keberlanjutan           Laporan Keuangan
   Good Corporate Governance                         Sustainability Report           Financial Statements




Uraian
                                                                    2025             2024                   2023                  2022                2021
Description

                                                                                                                           dalam jutaan Rupiah | In million Rupiah

Kewajiban Lain-Lain                                                      36.879           7.768                56.003                  121.184            26.482
Other Liabilities
Arus Kas Bersih Diperoleh dari Aktivitas Operasi                     3.086.300          871.727              2.348.097            (3.909.774)            258.865
Net Cash Flow Obtained from Operating Activities

Arus Kas dari Aktivitas Investasi
Cash Flows from Investing Activities

Efek-Efek                                                           (4.560.339)        340.128              (1.254.500)              (81.848)           (866.478)
Marketable Securities
Pembelian Aset Tetap                                                     (15.417)      (99.926)                (88.331)               24.629                   58
Purchases of Fixed Assets
Hasil Penjualan Aset Tetap                                                       -             -                     19              (65.746)               (720)
Proceeds from Sale of Fixed Assets
Pembelian Aset Tak Berwujud                                                      -      (8.660)                (12.505)               (65.747)              (720)
Purchases of Intangible Assets
Arus Kas Bersih Diperoleh dari Aktivitas Investasi                   (4.575.756)       231.542               (1.355.317)            (248.861)           (867.203)
Cash Flows from Investing Activities

Arus Kas dari Aktivitas Pendanaan
Cash Flows from Financing Activities

Penambahan Modal Disetor                                                         -             -                      -             1.004.732            749.850
Additional Paid in Capital
Saham yang Dibeli Kembali                                              (118.548)
Repurchased Shares
Pembagian Laba untuk Dividen                                           (233.383)
Distribution of Profits for Dividends
Tambahan Modal dari Agio Saham                                                   -             -                      -            3.795.664                     -
Additional Capital from Share Premium
Biaya atas Penerbitan Saham                                                      -             -                      -                      -             (1.403)
Transaction Cost Issuance of Shares
Pembayaran Liabilitas Sewa                                               (13.583)      (13.984)                (13.292)               (14.522)                   -
Payment of Lease Liabilities
Arus Kas Bersih Diperoleh dari Aktivitas Pendanaan                     (365.514)       (13.984)                (13.292)            4.785.874             748.447
Net Cash Flows Provided by Financing Activities
Kenaikan Bersih Kas dan Setara Kas                                   (1.854.970)     1.089.285                979.488                627.239              140.109
Increase in Cash and Cash Equivalents
Kas dan Setara Kas Awal Periode                                      2.942.660        1.853.375               873.888                246.649             106.540
Cash and Cash Equivalents at the Beginning of the
Period
Kas dan Setara Kas Akhir Periode                                      1.087.690      2.942.660               1.853.375               873.888             246.649
Cash and Cash Equivalents at the End of the Period

Pengungkapan Tambahan
Additional Disclosures

Kas dan Setara Kas Terdiri dari:
Cash and Cash Equivalents Consist of:
Kas                                                                          2.572        1.955                  3.849                   3.174             12.450
Cash
Giro pada Bank Indonesia                                                 471.749      234.892                 233.442                305.946              64.736
Current Accounts with Bank Indonesia
Giro pada Bank Lain                                                     163.369         55.886                  216.114              189.830              69.478
Current Accounts with Other Banks
Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain                           450.000       2.649.927                1.399.971              374.938              99.985
Placements with Bank Indonesia and Other Banks
Jumlah Kas dan Setara Kas                                             1.087.690      2.942.660               1.853.375               873.888             246.649
Total Cash and Cash Equivalents




PT ALLO BANK INDONESIA TBK              2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 18
15                         Performa 2025               Laporan Manajemen           Profil Perusahaan           Analisis dan Pembahasan Manajemen
                          Performance 2025              Management Reports            Company Profile              Management Discussion and Analysis




                                                            Rasio-rasio Keuangan
                                                                   Financial Ratios

     Uraian
                                                                 2025              2024                 2023           2022                  2021
     Description

                                                                                                                                        dalam % | In %

     Permodalan
     Capital

     Rasio Kecukupan Modal                                           73,94%           82,58%              83,35%           79,53%               48,82%
     Capital Adequacy Ratio (CAR)
     CAR Tier 1                                                      73,10%            81,71%             82,29%           78,62%               48,02%
     CAR Tier 1
     CAR Tier 2                                                       0,84%            0,87%               1,06%            0,92%                0,80%
     CAR Tier 2
     Aset Tetap terhadap Ekuitas                                      2,95%            3,75%               2,94%             2,41%                2,31%
     Fixed Assets to Equity

     Aset Produktif
     Productive Assets

     Aset Produktif dan Non Produktif Bermasalah                      0,85%            0,46%              0,05%             0,00%                 2,12%
     terhadap Total Aset Produktif dan Non-Produktif
     Non-Performing Productive and Non-Productive
     Assets to Total Productive and Non-Productive Assets
     Aset Produktif Bermasalah terhadap Total Aset                    0,85%            0,46%              0,05%             0,00%                0,27%
     Produktif
     Non-Performing Productive Assets to Total
     Productive Assets
     CKPN Aset Keuangan terhadap Aset Produktif                        1,01%           0,78%               0,51%            0,52%                0,64%
     Allowance for Impairment Losses on Financial Assets
     to Productive Assets
     NPL Bruto                                                        1,64%             0,81%             0,08%              0,01%               0,52%
     NPL Gross
     NPL Neto                                                         0,60%            0,40%              0,05%              0,01%               0,29%
     NPL Net

     Rentabilitas
     Profitability

     Rasio Laba (Rugi) terhadap Jumlah Aset                           4,91%            4,48%               4,76%            3,55%                 4,74%
     Return on Asset (ROA)
     Rasio Laba (Rugi) terhadap Ekuitas                               7,93%            6,78%               6,70%            4,36%               25,64%
     Return on Equity (ROE)
     Marjin Bunga Bersih                                              10,11%           8,88%               9,01%            6,70%                4,63%
     Net Interest Margin (NIM)
     Biaya Operasional terhadap Pendapatan Operasional               68,87%           66,78%              59,87%           60,51%               52,38%
     (BOPO)
     Operational Expenses to Operating Income Ratio
     (BOPO)
     Cost to Income Ratio (CIR)                                      41,29%           50,76%              46,25%            47,41%              27,95%
     Rasio Laba (Rugi) terhadap Pendapatan/Penjualan                 28,95%           32,29%              38,35%           35,50%                63,91%
     Profit (Loss) to Revenue/Sales Ratio
     Rasio Lancar                                                    81,38%           90,48%              85,86%           76,06%                61,61%
     Current Ratio




                                                                  Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025     PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 19
   Tata Kelola Perusahaan yang Baik
                                                                                                                                                   16
                                                    Laporan Keberlanjutan           Laporan Keuangan
   Good Corporate Governance                        Sustainability Report           Financial Statements




Uraian
                                                                   2025             2024                   2023       2022           2021
Description

                                                                                                                                  dalam % | In %

Likuiditas
Liquidity

Rasio Kredit terhadap Dana Pihak Ketiga                                96,03%        122,69%                150,77%     163,19%        103,49%
Loan to Deposit Ratio (LDR)
Rasio Dana Murah (CASA terhadap Dana Pihak                              15,54%         12,77%                10,48%      7,90%           12,68%
Ketiga)
Current and Savings Accounts (CASA on Third Party
Funds)
Rasio Liabilitas terhadap Ekuitas                                      146,07%         92,47%                85,19%     72,49%         256,75%
Liabilities to Equity Ratio
Rasio Liabilitas terhadap Aset                                          59,36%       48,04%                 46,00%      42,03%           71,97%
Liabilities to Assets Ratio

Kepatuhan
Compliance

Persentase Pelanggaran BMPK
Percentage of LLL Violation
Pihak Terkait                                                           0,00%          0,00%                 0,00%      0,00%            0,00%
Related Parties
Pihak Tidak Terkait                                                     0,00%          0,00%                 0,00%      0,00%            0,00%
Unrelated Parties
Persentase Pelampauan BMPK
Percentage of LLL Exclusion
Pihak Terkait                                                           0,00%          0,00%                 0,00%      0,00%            0,00%
Related Parties
Pihak Tidak Terkait                                                     0,00%          0,00%                 0,00%      0,00%            0,00%
Unrelated Parties

Giro Wajib Minimum (GWM)
Statutory Reserve Requirement

GWM Utama Rupiah                                                            6,35%       7,81%                 9,12%      7,85%            3,55%
GWM in Rupiah
GWM Valuta Asing                                                            4,82%      0,00%                 0,00%      0,00%            0,00%
GWM in Foreign Currencies
Posisi Devisa Neto (PDN)                                                    0,45%      0,00%                 0,00%      0,00%            0,00%
Net Open Position (PDN)
Rasio Kas dan Setara Kas terhadap Liabilitas                                9,92%    43,80%                  31,60%     18,80%            7,37%
Ratio of Cash and Cash Equivalents to Liabilities




PT ALLO BANK INDONESIA TBK              2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 20
17                Performa 2025         Laporan Manajemen             Profil Perusahaan            Analisis dan Pembahasan Manajemen
                  Performance 2025       Management Reports              Company Profile                Management Discussion and Analysis




 Rasio Kecukupan Modal                                               NPL Neto
 Capital Adequacy Ratio (CAR)                 (Dalam | In %)         Net NPL                                                  (Dalam | In %)


                           83,35%                                        0,60%
              82,58%
                                                                                           0,40%
                                     79,53%

     73,94%

                                                                                                                                    0,29%

                                                   48,82%

                                                                                                      0,05%
                                                                                                                     0,01%




     ● 2025   2024         2023      2022           2021               ● 2025              2024       2023          2022            2021



 Cost to Income Ratio (CIR)                                          Rasio Liabilitas terhadap Aset
 Cost to Income Ratio (CIR)                   (Dalam | In %)         Liabilities to Assets Ratio                              (Dalam | In %)


              50,76%                                                                                                                71,97%


                                     47,41%                             59.36%
                           46,25%
                                                                                       48,04%
     41,29%
                                                                                                    46,00%
                                                   27,95%
                                                                                                                    42,03%




     ● 2025   2024         2023      2022           2021               ● 2025              2024       2023          2022            2021




                                                     Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025       PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 21
    Tata Kelola Perusahaan yang Baik
                                                                                                                                                        18
                                                Laporan Keberlanjutan              Laporan Keuangan
    Good Corporate Governance                   Sustainability Report              Financial Statements




Ikhtisar
Saham
● Stock Overview

Komposisi Saham                                                                 Share Composition

Per 31 Desember 2025, jumlah saham PT Allo Bank Indonesia                       As of December 31, 2025, total shares of PT Allo Bank
Tbk adalah sebanyak 21.730.256.442 lembar saham dengan                          Indonesia Tbk amounted to 21,730,256,442 shares. All
kepemilikan sebanyak 13.228.508.531 lembar saham atau                           shares are owned by several shareholders, namely PT Mega
60,88% dimiliki oleh PT Mega Corpora, 2.497.816.903 lembar                      Corpora with a proportion of 60.88%, PT Bukalapak.com with
saham atau setara 11,49% dimiliki PT Bukalapak.com Tbk,                         2,497,816,903 shares or 11.49%, Abadi Investment Pte. Ltd. with
1.521.117.930 lembar saham atau 7,00% dimiliki oleh Abadi                       1,521,117,930 shares or 7.00%, PT Indolife Investama Perkasa
Investment Pte. Ltd., 1.303.815.836 lembar saham atau 6,00%                     with 1,303,815,836 shares or 6.00%, and public (individual
dimiliki PT Indolife Investama Perkasa, dan 3.080.302.208                       ownership below 5%) with 3,080,302,208 shares or 14.18%. In
lembar saham atau 14,18% dimiliki oleh masyarakat (kepemilikan                  addition, the Bank also held 90,390,800 treasury shares as of
di bawah 5%). Selain itu, Bank juga memiliki 90.390.800                         December 31, 2025, as a result of the share buyback program
lembar saham treasury per 31 Desember 2025 sebagai hasil                        implemented in 2025.
dari program pembelian kembali saham yang dilakukan pada
tahun 2025.




     Informasi tentang


                                                                                                            BBHI
     Perdagangan Saham
                                                            Kode Saham
     Information on Stock                                   Stock Code:
     Trading

     Kinerja saham Allo Bank dalam 2
     (dua) tahun terakhir dapat dilihat
     sebagai berikut:
                                                            Bursa Perdagangan Saham                       Bursa Efek Indonesia (BEI)
     Performance of Allo Bank within                        Stock Trading Exchange                          Indonesia Stock Exchange (IDX)
     past 2 (two) years is presented in the
     following table:




                             Harga Saham (Rp)                           Jumlah Saham Beredar              Volume Transaksi         Kapitalisasi
                              Share Price (IDR)                              (juta lembar)                  (Saham/ribu)            Pasar (Rp)
   2025                                                                   Number of shares                   Transaction             Market
                 Tertinggi       Terendah        Penutupan                    outstanding                  Volume (Shares/         Capitalization
                  Highest         Lowest          Closing                   (million shares)                  thousand)               (IDR)

 Kuartal I               860             555                670                  21.730.256.442                        54.443      14.559.271.816.140
 1st Quarter
 Kuartal II              825             595                785                  21.730.256.442                        34.422     17.058.251.306.970
 2nd Quarter
 Kuartal III            1.695             775             1.485                  21.730.256.442                       196.623    32.269.430.816.370
 3rd Quarter
 Kuartal IV            1.640            1.295             1.490                  21.730.256.442                         81.875   32.378.082.098.580
 4th Quarter




 PT ALLO BANK INDONESIA TBK            2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 22
19                        Performa 2025              Laporan Manajemen            Profil Perusahaan          Analisis dan Pembahasan Manajemen
                          Performance 2025             Management Reports            Company Profile               Management Discussion and Analysis




                                  Harga Saham (Rp)                       Jumlah Saham
                                                                                                   Volume Transaksi
                                   Share Price (IDR)                         Beredar                                               Kapitalisasi
                                                                                                     (Saham/ribu)
                                                                          (juta lembar)                                            Pasar (Rp)
       2024                                                                                           Transaction
                      Tertinggi       Terendah       Penutupan          Number of shares                                       Market Capitalization
                                                                                                    Volume (Shares/
                       Highest         Lowest         Closing              outstanding                                                (IDR)
                                                                                                       thousand)
                                                                         (million shares)

     Kuartal I             1.370             1.095           1.165            21.730.256.442                      31.749           25.315.748.754.930
     1st Quarter
     Kuartal II             1.165              675           770              21.730.256.442                      34.492           16.732.297.460.340
     2nd Quarter
     Kuartal III            1.155              765           995              21.730.256.442                      69.431            21.621.605.159.790
     3rd Quarter
     Kuartal IV             1.010             700            700              21.730.256.442                      27.448            15.211.179.509.400
     4th Quarter




                                  Harga              Volume Transaksi                                         Harga                Volume Transaksi
           Bulan                                                                         Bulan
                                Penutupan               Transaction                                         Penutupan                 Transaction
           Month                                                                         Month
                               Closing Price              Volume                                           Closing Price                Volume

     Januari 2025                             665           35.568.000             Januari 2024                         1.200                17.996.500
     January 2025                                                                  January 2024
     Februari 2025                            665            12.550.000            Februari 2024                           1.130             6.768.000
     February 2025                                                                 February 2024
     Maret 2025                               670             6.324.500            Maret 2024                              1.165             6.984.800
     March 2025                                                                    March 2024
     April 2025                               735             11.573.800           April 2024                              1.010             7.385.000
     April 2025                                                                    April 2024
     Mei 2025                                 740             8.777.300            Mei 2024                                930              13.222.200
     May 2025                                                                      May 2024
     Juni 2025                                785            14.070.800            Juni 2024                                770             13.885.200
     June 2025                                                                     June 2024
     Juli 2025                               1.305           96.776.200            Juli 2024                                925             20.713.600
     July 2025                                                                     July 2024
     Agustus 2025                            1.570          70.447.000             Agustus 2024                            980              30.784.900
     August 2025                                                                   August 2024
     September 2025                          1.485          29.399.800             September 2024                           995              17.933.000
     September 2025                                                                September 2024
     Oktober 2025                            1.495           30.561.800            Oktober 2024                            980               13.186.000
     October 2025                                                                  October 2024
     November 2025                           1.500           17.403.900            November 2024                            855               6.471.500
     November 2025                                                                 November 2024
     Desember 2025                           1.490          33.909.600             Desember 2024                           700                 7.791.100
     December 2025                                                                 December 2024




                                                                 Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025      PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 23
      Tata Kelola Perusahaan yang Baik
                                                                                                                                                                    20
                                                     Laporan Keberlanjutan                Laporan Keuangan
      Good Corporate Governance                      Sustainability Report                Financial Statements




                                                                   Harga Penutupan
                                                                         Closing Price


     2.000
      1.800
      1.600                                                                                           1.570                                  1.500       1.490
                                                                                                                    1.485       1.495
                                                                                         1.305
      1.400
                  1.200
      1.200                   1.130      1.165
                                                    1.010                                                           995
      1.000                                                       930                     925         980                        980
                                                                                770                                                           855
       800                                                                                                                                                700
                                                                                785
       600                                           735           740
                                         670
                  665         665
       400
       200
         0



                  Jan         Feb        Mar        Apr           May          Jun        Jul         Aug           Sep         Oct          Nov         Dec

                                                                     2024                           2025




                                                                   Volume Transaksi
                                                                  Transaction Volume


120.000.000

100.000.000                                                                           96.776.200

80.000.000                                                                                             70.447.000

60.000.000
                                                                                                                               30.561.800
                                                                         14.070.800                                                                    33.909.600
40.000.000 35.568.000                                                                            30.784.900         29.399.800
                    12.550.000                                                                                                             17.403.900
20.000.000                                        11.573.800
                                                               13.222.200                                                     13.186.000
                                                                                       20.713.600                17.933.000
 10.000.000                           6.324.500
              17.996.500                                                     13.885.200                                                                 7.791.100
 5.000.000                                        7.385.000 8.777.300
                           6.768.000 6.984.800                                                                                             6.471.500
         0



                  Jan         Feb        Mar        Apr           May          Jun        Jul         Aug           Sep         Oct          Nov         Dec

                                                                     2024                           2025




    PT ALLO BANK INDONESIA TBK            2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 24
21                   Performa 2025         Laporan Manajemen            Profil Perusahaan          Analisis dan Pembahasan Manajemen
                     Performance 2025        Management Reports            Company Profile              Management Discussion and Analysis




  Informasi tentang Aksi Korporasi                                    Information on Corporate Action

  Hingga 31 Desember 2025, Bank tidak melakukan aksi                  Until December 31, 2025, the Bank did not conduct any
  korporasi yang menyebabkan terjadinya perubahan jumlah              corporate actions that result in changes to its shares, such as
  saham, seperti pemecahan saham (stock split), penggabungan          stock splits, reverse stock splits, bonus shares, or changes to
  saham (reverse stock), saham bonus, serta perubahan nilai           the nominal value of shares.
  nominal saham.

  Namun demikian, Bank telah melakukan pembelian kembali              However, the Bank has conducted share buyback in accordance
  saham sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang               with applicable laws and regulations. It has done these
  berlaku berdasarkan keterbukaan informasi kepada pemegang           buybacks based on information disclosures to shareholders
  saham sehubungan dengan rencana pembelian Kembali                   regarding the Company's share buyback plans and has
  saham perseroan dalam kondisi pasar yang berfluktuasi secara        done so under significantly fluctuating market conditions, as
  signifikan yang dimuat pada website Bursa Efek Indonesia            published on the Indonesia Stock Exchange website and the
  dan website Perseroan pada tanggal 30 April 2025, 29 Juli           Company's own website on 30 April, 2025, 29 July, 2025, and
  2025, dan 29 Oktober 2025. Jumlah alokasi dana seluruh              29 October, 2025. The total allocation of funds for the Bank's
  program pembelian kembali saham Bank adalah sebesar                 entire share buyback program was IDR200,000,000,000
  Rp200.000.000.000,- (dua ratus miliar Rupiah) menggunakan           (two hundred billion Rupiah) using retained earnings. This is
  saldo laba ditahan, berdasarkan keterbukaan informasi kepada        based on information disclosures to shareholders regarding the
  pemegang saham sehubungan dengan rencana pembelian                  Company's share buyback plan under significantly fluctuating
  kembali saham perseroan dalam kondisi pasar yang berfluktuasi       market conditions on April 30, 2025.
  secara signifikan pada tanggal 30 April 2025.

  Mengingat masih terdapat sisa dana untuk pembelian kembali          Considering that there were still remaining funds for share
  saham dan belum melampaui batasan maksimum dalam                    buybacks and considering that they have not exceeded the
  pelaksanaan pembelian kembali saham, Bank merencanakan              maximum limit for share buybacks, the Bank plans to repurchase
  untuk kembali melakukan Pembelian Kembali Saham yang                shares issued and listed on the Indonesia Stock Exchange
  telah dikeluarkan dan tercatat di Bursa Efek Indonesia sesuai       in accordance with Financial Services Authority Regulation
  POJK 13/2023, Peraturan OJK No. 29 Tahun 2023 tentang               (POJK). 13/2023, OJK Regulation No. 29 of 2023 concerning
  Pembelian Kembali Saham yang Dikeluarkan oleh Perusahaan            the Buyback of Shares Issued by Public Companies, and
  Terbuka dan Surat OJK No. S-102/D.04/2025 tanggal 17                OJK Letter No. S-102/D.04/2025 dated 17 September, 2025,
  September 2025 perihal Kebijakan Pelaksanaan Pembelian              concerning the Policy for Implementing the Buyback of Shares
  Kembali Saham yang Dikeluarkan oleh Perusahaan Terbuka              Issued by Public Companies in Significantly Fluctuating Market
  dalam Kondisi Pasar yang Berfluktuasi Secara Signifikan.            Conditions.

  Informasi Penghentian Sementara Perdagangan                         Information on Temporary Suspension of Stock
  Saham (Suspension) dan/atau Sanksi Perdagangan                      Trading (Suspension) and/or Delisting
  Saham (Delisting)

 Sepanjang tahun 2025, Allo Bank tidak pernah dikenakan               Throughout 2025, Allo Bank has never been subject to
 sanksi yang dapat berpengaruh terhadap aktivitas perdagangan         sanctions that could affect its stock trading activities on the
 saham di Bursa Efek tempat Bank mencatatkan saham dan                Stock Exchange where the Bank lists and trades its shares,
 memperdagangkan saham, baik penghentian sementara                    including temporary suspension of stock trading and/or
 perdagangan saham (suspension) dan/atau pembatalan                   delisting. Therefore, there is no information related to the impact
 pencatatan saham (delisting). Dengan demikian, tidak terdapat        of temporary suspension of stock trading and/or delisting that
 informasi terkait dampak dari penghentian sementara                  can be presented in this Annual Report.
 perdagangan saham (suspension) dan/atau pembatalan
 pencatatan saham (delisting) yang dapat disajikan dalam
 Laporan Tahunan ini.

 Dividen Saham                                                        Stock Dividend

 Dalam RUPS Tahunan untuk tahun buku 2024 yang digelar                At the Annual General Meeting of Shareholders for the fiscal
 pada 10 April 2025, Pemegang Saham menyetujui pembagian              year 2024 held on April 10, 2025, shareholders approved a
 dividen tunai, untuk pertama kalinya dalam sejarah Bank,             cash dividend distribution, for the first time in the Bank's history,
 sebesar Rp233.382.954.186 yang merupakan 50% dari Laba               amounting to IDR233,382,954,186, which is 50% of the Bank's
 Bersih Bank pada tahun buku 2024. Seluruh dividen tersebut           net profit for the 2024 fiscal year. The entire dividend was paid




                                                       Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025     PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 25
    Tata Kelola Perusahaan yang Baik
                                                                                                                                                        22
                                                Laporan Keberlanjutan            Laporan Keuangan
    Good Corporate Governance                   Sustainability Report            Financial Statements




telah dibayarkan pada 30 April 2025. Adapun pembagian                        on April 30, 2025. The distribution of stock dividends in 2025
dividen saham pada tahun 2025 untuk hasil usaha tahun buku                   for the 2024 fiscal year is as follows:
2024, adalah sebagai berikut:


                                                             2025                                                         2024
          Dividen Saham
                                            (untuk Hasil Usaha Tahun Buku 2024)                          (untuk Hasil Usaha Tahun Buku 2023)
          Stock Dividend
                                           (for the 2024 Fiscal Year Share Dividend)                    (for the 2023 Fiscal Year Share Dividend)

 Laba Bersih (Rp)                                                           467.105.739.014                                          444.566.134.304
 Net profit (IDR)
 Dividen yang Dibagikan (Rp)                                               233.382.954.186                                                          -
 Distributed Dividend (IDR)
 Rasio Pembagian Dividen (%)                                                          49,96                                                         -
 Dividend Distribution Ratio (%)
 Tanggal Pengumuman                                                           10 April 2025                                               31 Mei 2024
 Date of Announcement                                                         April 10, 2025                                             May 31, 2024
 Tanggal Pembayaran                                                           30 April 2025                                                         -
 Date of Payment                                                              April 30, 2025




Informasi tentang
Penerbitan Obligasi,
Sukuk, atau Obligasi Konversi
● Information on Issuance of Bonds,
  Sukuk, or Convertible Bonds

                                                   Sampai dengan 31 Desember 2025,                         As of December 31, 2025, the Bank
                                                   Bank tidak menerbitkan obligasi, sukuk,                 has not issued any bonds, sukuk, and/
                                                   dan/atau obligasi konversi. Dengan                      or convertible bonds. Therefore, there is
                                                   demikian, tidak terdapat informasi terkait              no information related to bonds, sukuk,
                                                   obligasi, sukuk, atau obligasi yang masih               or bonds still in circulation in this Annual
                                                   beredar dalam Laporan Tahunan ini.                      Report.




Informasi Sumber
Pendanaan Lainnya
● Information on Other Funding Sources

                                                   Selama tahun 2025, Allo Bank tidak                      Throughout 2025, Allo Bank did not
                                                   pernah menerbitkan surat berharga                       issue securities from other funding
                                                   sumber pendanaan lainnya. Dengan                        sources. Thus, there is not information
                                                   demikian, tidak terdapat informasi                      available on other funding sources
                                                   mengenai sumber pendanaan lainnya                       presented in this Annual Report.
                                                   yang dapat disajikan dalam Laporan
                                                   Tahunan ini.



 PT ALLO BANK INDONESIA TBK            2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 26
23                      Performa 2025             Laporan Manajemen            Profil Perusahaan          Analisis dan Pembahasan Manajemen
                       Performance 2025             Management Reports            Company Profile              Management Discussion and Analysis




 Kilas Peristiwa
 ● Event Highlights

                                                                             Raker 2025
                                                                             Work Meeting 2025

                                                                             Bank menggelar Rapat Kerja pada awal tahun dengan mengangkat
                                                                             tema “RACe to Grow Stronger: Dual Profit Engines for Sustainable
                                                                             Competitive Growth” untuk merumuskan strategi dan rencana kerja
                                                                             serta meningkatkan koordinasi dan komunikasi demi pencapaian tujuan
                                                                             bersama sepanjang tahun 2025.

                                                                             The bank held a Work Meeting at the beginning of the year with the
                                                                             theme “RACe to Grow Stronger: Dual Profit Engines for Sustainable


     10
                                                                             Competitive Growth” to formulate strategies and work plans and
                    JANUARI January                                          improve coordination and communication in order to achieve common
                                                                             goals throughout 2025.




     10             FEBRUARI February                                               5               MARET March


 Allo Bank Hangout                                                            Allo Bank Pelita Gerakan
 Acara Meet & Greet spesial bersama kedua Brand Ambassador
                                                                              Berbagi & Literasi Ramadan
 Allo Bank WONWOO dan MINGYU yang bertajuk “Allo Bank                         Allo Bank Pelita Ramadan Sharing &
 Hangout: Gak Bakal Rugi Bareng WONWOO & MINGYU.” Event                       Literacy Movement
 ini diselenggarakan pada tanggal 10 Februari 2025 di Jakarta
 International Velodrome, Jakarta. Dalam momen spesial ini, para              Gerakan Berbagi Ramadhan bersama Allo Bank Pelita merupakan
 penggemar dan customer loyal Allo Bank, yang biasa disebut sebagai           wujud dari komitmen CSR dalam bidang sosial sekaligus pendidikan.
 Allo Friends, mendapatkan kesempatan spesial untuk bertemu                   Kunjungan tahun ini Allo Bank Pelita bersama CT Arsa Foundation
 dan bersenang-senang bersama Brand Ambassadors Allo Bank,                    mendatangi Yayasan Pondok Pesantren Mahabbatul Yatim yang
 WONWOO dan MINGYU.                                                           berlokasi di Ciangsana, Bogor. Rangkaian kegiatan acara tersebut
                                                                              diantaranya masak bersama persiapan buka puasa untuk dibagikan,
 A special Meet & Greet event with Allo Bank Brand Ambassadors                membaca buku dari pondok buku yang telah disediakan, permainan
 WONWOO and MINGYU, titled “Allo Bank Hangout: Gak Bakal Rugi                 bersama, dan literasi umum mengenai finansial.
 Bareng WONWOO & MINGYU”. This event took place on February
 10, 2025, at the Jakarta International Velodrome, Jakarta. On                The Ramadan Sharing Movement with Allo Bank Pelita is a
 this special occasion, Allo Bank fans and loyal customers, commonly          manifestation of CSR commitment in the social and educational fields.
 referred to as Allo Friends, had a special opportunity to meet and have      In this year's visit, Allo Bank Pelita and CT Arsa Foundation visited
 fun with Allo Bank Brand Ambassadors WONWOO and MINGYU.                      the Mahabbatul Yatim Islamic Boarding School Foundation located in
                                                                              Ciangsana, Bogor. The series of activities included cooking together
                                                                              to prepare iftar meals for distribution, reading books from the book
                                                                              corner provided, playing games together, and general financial
                                                                              literacy.




                                                              Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025     PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 27
     Tata Kelola Perusahaan yang Baik
                                                                                                                                                      24
                                                 Laporan Keberlanjutan            Laporan Keuangan
     Good Corporate Governance                   Sustainability Report            Financial Statements




Data Analytics SandBox
Cooperation with IOH
Sebagai upaya untuk merevolusi layanan perbankan digital di Indonesia,
Indosat Ooredoo Hutchison mengumumkan kemitraan strategis
dengan AlloBank. Kolaborasi ini bertujuan untuk menghadirkan
layanan perbankan berbasis analitik dan Artificial Intelligence (AI)
yang canggih, guna meningkatkan pengalaman nasabah dan
mempercepat pertumbuhan layanan perbankan digital. Kemitraan ini
akan memanfaatkan teknologi Telco Scoring, Data Analytics Sandbox,
dan Smart Digital Ads dari Indosat Business.

To help revolutionize digital banking services in Indonesia, Indosat
Ooredoo Hutchison announced a strategic partnership with AlloBank.
                                                                                       6                 MARET March
This collaboration aims to provide advanced analytics and Artificial
Intelligence (AI)-based banking services to enhance customer
experience and accelerate the growth of digital banking services.
The partnership will leverage Indosat Business's Telco Scoring, Data
Analytics Sandbox, and Smart Digital Ads technologies.




    17             MARET March


Allo Bank Gandeng Visa, Keluarkan
Kartu Debit Virtual Allo Visa untuk
Nasabah
Partnering with Visa, Allo Bank Issues Virtual
Debit Card Allo Visa for Customers                                                     10                APRIL April

Visa, pemimpin global dalam teknologi pembayaran, berkolaborasi
dengan Allo Bank untuk meluncurkan Allo Visa Virtual Debit Card,
sebuah solusi pembayaran virtual inovatif yang memudahkan                       Allo Bank Gelar RUPST dan
konsumen Indonesia dalam melakukan transaksi online di berbagai
                                                                                Public Expose 2025
merchant global secara aman, praktis, dan fleksibel. Dengan Allo Visa
Virtual Card, nasabah Allo Bank dapat menikmati pembayaran instan               Allo Bank Holds Annual GMS and
kapan saja, sekaligus mengatur batas transaksi langsung dari aplikasi           Public Expose 2025
Allo Bank.
                                                                                Pada tanggal 10 April 2025, Allo Bank mengadakan Rapat Umum
Visa, a global leader in payment technology, is collaborating with              Pemegang Saham Tahunan (RUPST) dan Public Expose sebagai
Allo Bank to launch the Allo Visa Virtual Debit Card, an innovative             bagian dari komitmen terhadap transparansi dan pertumbuhan
virtual payment solution that enables Indonesian customers to make              berkelanjutan. Pemegang saham menyetujui pembagian dividen
secure, convenient, and flexible online transactions at various global          tunai pertama dalam sejarah Allo Bank sebesar Rp233,4 miliar atau
merchants. With the Allo Visa Virtual Card, Allo Bank customers can             50% dari laba bersih tahun buku 2024. RUPST juga menetapkan
enjoy instant payments anytime, while also setting transaction limits           perubahan susunan pengurus Bank, dimana pemegang saham
directly from the Allo Bank app.                                                menyetujui pengunduran diri Bapak Arief Tendeas sebagai Direktur.

                                                                                On April 10, 2025, Allo Bank held its Annual General Meeting of
                                                                                Shareholders (AGM) and Public Expose as part of its commitment
                                                                                to transparency and sustainable growth. Shareholders approved the
                                                                                first cash dividend distribution in Allo Bank's history amounting to
                                                                                IDR233.4 billion or 50% of the net profit for the fiscal year 2024. The
                                                                                AGM also determined changes to the Bank's management structure,
                                                                                with shareholders approving the resignation of Mr. Arief Tendeas as
                                                                                Director.




  PT ALLO BANK INDONESIA TBK            2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 28
25                       Performa 2025             Laporan Manajemen            Profil Perusahaan          Analisis dan Pembahasan Manajemen
                        Performance 2025             Management Reports            Company Profile              Management Discussion and Analysis




  Allo Bank Rayakan Third Anniversary
  Allo Bank Celebrates Its Third Anniversary
  AlloBank rayakan 3rd Anniversary pada 20 Mei 2025 dengan
  mengangkat tema 3levate Together - Together we've Grown, Together
  We've Thrived untuk memaknai 3 tahun atas impact, innovation, dan
  harmony.

  AlloBank celebrates its 3rd Anniversary on May 20, 2025, with the
  theme “3levate Together - Together we've Grown, Together We've
  Thrived” to commemorate 3 years of impact, innovation, and harmony.


                                                                                   20                MEI May




        3            JUNI June


  AlloGrow memenangkan Marketeers
  OMNI Brands of the Year
  AlloGrow Secures Marketeers OMNI Brands of the Year

  AlloGrow mendapatkan penghargaan Marketeers OMNI Brands of the Year 2025 untuk kategori New Product Campaign in Multiplatform. Marketeers
  OMNI Brands of the Year merupakan ajang penghargaan dari Marketeers untuk merek atau perusahaan yang selama setahun terakhir sukses dalam
  melakukan pendekatan omnichannel marketing dan transformasi digital.

  AlloGrow received the Marketeers OMNI Brands of the Year 2025 award in the New Product Campaign in Multiplatform category. Marketeers OMNI
  Brands of the Year is an award from Marketeers for brands or companies that have been successful in implementing omnichannel marketing and
  digital transformation over the past year.




  Allo Bank Festival
  Allo Bank Festival 2025 yang berlangsung meriah selama dua hari,
  pada tanggal 21 dan 22 Juni 2025, di Istora Senayan, Jakarta. Acara
  ini dimeriahkan oleh penampilan spektakuler dari artis internasional dan
  puluhan musisi papan atas Indonesia yang tampil di dua panggung
  utama, Pas Buat Kamu Stage dan Gak Bakal Rugi Stage.

 The Allo Bank Festival 2025 took place over two lively days, on June
 21 and 22, 2025, at Istora Senayan, Jakarta. The event was enlivened
 by spectacular performances from international artists and dozens of
 top Indonesian musicians who performed on two main stages, the Pas
 Buat Kamu Stage and the Gak Bakal Rugi Stage.
                                                                                 21-22               JUNI June




                                                               Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025     PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 29
     Tata Kelola Perusahaan yang Baik
                                                                                                                                                26
                                                 Laporan Keberlanjutan            Laporan Keuangan
     Good Corporate Governance                   Sustainability Report            Financial Statements




   24              JUNI June


Allo Bank meraih The Best Digital Bank in Excellence Call Center
Allo Bank Wins the Best Digital Bank in Excellence Call Center
Allo Bank dengan bangga menerima pengakuan yang diberikan pada 22nd INFOBANK-MRI BANKING SERVICE EXCELLENCE APPRECIATION
2025 sebagai THE BEST DIGITAL BANK IN EXCELLENCE CALL CENTER oleh Infobank pada 24 Juni 2025. Meski di tengah tantangan tekanan
ekonomi yang kompleks bagi Indonesia dan global, Allo Bank akan selalu berusaha untuk tetap konsisten dan terus meningkatkan produk serta
layanan agar terus memberikan yang terbaik.

Allo Bank is proud to receive recognition at the 22nd INFOBANK-MRI BANKING SERVICE EXCELLENCE APPRECIATION 2025 as THE BEST DIGITAL
BANK IN EXCELLENCE CALL CENTER by Infobank on June 24, 2025. In the midst of complex economic pressures faced by Indonesia and the
global community, Allo Bank remains committed to maintaining consistency and continuously improving its products and services to deliver the best
possible experience.




                                                                              Allo Bank meraih The Best Bank
                                                                              KBMI II 2025
                                                                              Allo Bank Receives The Best Bank KBMI II 2025
                                                                              AlloBank mendapatkan penghargaan sebagai The Best Bank Kategori
                                                                              KBMI II pada InvestorTrust Best Bank 2025 award programme pada 25
                                                                              Juni 2025 dengan tema: “From Resilience to Relevance: Optimizing
                                                                              Strengths to Seize Indonesia’s Next Banking Chapter”.

                                                                              AlloBank was awarded The Best Bank in the KBMI II Category at the
                                                                              InvestorTrust Best Bank 2025 award program on June 25, 2025, with

    25
                                                                              the theme: “From Resilience to Relevance: Optimizing Strengths to
                   JUNI June                                                  Seize Indonesia's Next Banking Chapter.”




  PT ALLO BANK INDONESIA TBK            2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 30
27                         Performa 2025             Laporan Manajemen            Profil Perusahaan            Analisis dan Pembahasan Manajemen
                           Performance 2025           Management Reports             Company Profile                Management Discussion and Analysis




 AlloGrow memenangkan dua
 Penghargaan pada SPEx2 2025
 AlloGrow Accomplishes Two Awards at
 SPEx2 2025
 Allo Bank memenangkan dua penghargaan dalam Strategy and
 Performance Execution Excellence (SPEx2®) Award 2025 yang
 bertemakan Business Model Innovation in Uncertain Times dan
 diselenggarakan oleh Media Kontan dan GML Performance Consulting:
 (i) The Best Execution Winner in Digital Banking Industry; (ii) Special
 Recognition: Excellence in Product Strategy & Innovation untuk produk
 Allo Grow.

 Allo Bank won two awards at the Strategy and Performance Execution
                                                                                     26                JUNI June

 Excellence (SPEx2®) Award 2025, themed Business Model Innovation in
 Uncertain Times and organized by Media Kontan and GML Performance
 Consulting: (i) The Best Execution Winner in the Digital Banking Industry;
 (ii) Special Recognition: Excellence in Product Strategy & Innovation for
 the Allo Grow product.




                                                                               Allo Bank x Advance.AI Media
                                                                               Roundtable
                                                                               Allo Bank dan ADVANCE.AI mengadakan media roundtable dengan
                                                                               berbagai jurnalis dari media terkemuka untuk mendorong kesadaran
                                                                               akan pentingnya keamanan digital di tengah pesatnya transformasi
                                                                               layanan perbankan. Dalam acara ini, Allo Bank dan Advance.AI
                                                                               menginfokan kemitraan strategis yang selama ini telah terjalin, termasuk
                                                                               solusi e-KYC dan lainnya untuk Menghadapi Ancaman Deepfake dan
                                                                               Membangun Kepercayaan Nasabah Terhadap Perbankan Digital.



         17
                                                                               Allo Bank and Advance.AI held a media roundtable with journalists from
                       JULI July                                               leading media outlets to raise awareness of the significant role of digital
                                                                               security in the face of the rapid transformation of banking services.
                                                                               Allo Bank and Advance.AI shared their strategic partnership, including
                                                                               e-KYC solutions and other solutions to combat deepfake threats and
                                                                               build customer trust in digital banking.




 Allo Bank Berpartisipasi dalam LPS
 Financial Week 2025
 Allo Bank Takes Part in LPS Financial Week 2025
 Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) menggelar LPS Financial Festival
 di Dyandra Convention Center, Surabaya pada 6-7 Agustus 2025. Allo
 Bank berpartisipasi sebagai sponsor acara, mendirikan booth layanan
 untuk pembukaan rekening Allo Bank, pengajuan Paylater, serta aktivasi
 Virtual Debit Card.

     Indonesia Deposit Insurance Corporation (LPS) held the LPS Financial

                                                                                   6-7
     Festival at the Dyandra Convention Center, Surabaya on August 6-7,
     2025. Allo Bank participated as an event sponsor, setting up a service                            AGUSTUS August
     booth for opening Allo Bank accounts, applying for Paylater, and
     activating Virtual Debit Cards.




                                                                Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025        PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 31
     Tata Kelola Perusahaan yang Baik
                                                                                                                                                   28
                                                 Laporan Keberlanjutan            Laporan Keuangan
     Good Corporate Governance                   Sustainability Report            Financial Statements




                                                                              Allo Bank Pimpin Pinjaman Sindikasi
                                                                              untuk Mendukung Pembangunan Fasilitas
                                                                              Fraksionasi Plasma Darah Pertama di
                                                                              Indonesia
                                                                              Allo Bank Leads Syndicated Loan to Support the
                                                                              Construction of Indonesia's First Blood Plasma
                                                                              Fractionation Facility

                                                                              Sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan kesehatan

    21             OKTOBER October                                            nasional, Allo Bank memberikan pinjaman sindikasi senilai
                                                                              Rp3,7 triliun, bersama dengan PT Bank Mega Tbk, kepada PT
                                                                              SKPlasma Core Indonesia, perusahaan patungan antara SK
                                                                              Plasma, bagian dari SK Group Korea, dan Indonesia Investment
                                                                              Authority (“INA”), yang bergerak di bidang manufaktur Produk
                                                                              Obat Derivat Plasma (PODP), dalam rangka mendukung
                                                                              pembangunan pabrik produk fraksionasi plasma darah pertama
                                                                              di Indonesia.

                                                                              As part of efforts to strengthen national health resilience, Allo Bank
                                                                              provided a syndicated loan worth IDR3.7 trillion. The program also
                                                                              involved PT Bank Mega Tbk and PT SKPlasma Core Indonesia, a joint
                                                                              venture between SK Plasma, part of SK Group Korea, and the Indonesia
                                                                              Investment Authority (“INA”), which is engaged in the manufacturing of
                                                                              Plasma Derivative Drug Products (PODP). The program is also aimed
                                                                              at supporting the construction of the first blood plasma fractionation
                                                                              product factory in Indonesia.




    12             NOVEMBER November


Allo Bank Lanjutkan Kerjasama dengan
Yayasan CT Arsa untuk Program PIJAR
Allo Bank Continues Collaboration with the CT
Arsa Foundation for the PIJAR Program
Allo Bank bekerja sama dengan Yayasan CT Arsa dalam Program                            13                DESEMBER December
PiMengajar ("PIJAR"), sebagai gerakan mengajar di berbagai sekolah
di daerah-daerah pelosok Indonesia yang dilakukan secara berkala
dengan masa pengabdian selama satu tahun. Dalam hal ini, Allo
Bank Pelita bekerja sama dan mendukung program PIJAR CT Arsa                    Allo Temu 2025
Foundation yang dimulai pada tahun 2024 dan terus berlanjut di
sepanjang tahun 2025 dan 2026.                                                  Allo Bank mengadakan Allo Temu 2025, sebagai acara employee
                                                                                outing tahunan keempat dengan mengangkat tema “The Power
Allo Bank is collaborating with the CT Arsa Foundation on the                   of One”. Acara ini bertujuan untuk mendorong keterlibatan dan
PiMengajar ("PIJAR") Program, a teaching initiative that involves               partisipasi karyawan dan juga meningkatkan lingkungan kerja yang
teaching in various schools in remote areas of Indonesia, conducted             lebih baik dan team engagement agar semakin terjalin erat.
periodically for a one-year period. In this regard, Allo Bank Pelita is
collaborating with and supporting the CT Arsa Foundation's PIJAR                Allo Bank held Allo Temu 2025, its fourth annual employee outing,
program, which began in 2024 and will continue throughout 2025                  themed "The Power of One." The event aimed to encourage employee
and 2026.                                                                       engagement and participation, foster a better work environment, and
                                                                                foster stronger team engagement.




  PT ALLO BANK INDONESIA TBK            2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 32
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025   PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 33
                                                          Laporan
                                                                            02
                                                        Manajemen
                                                               Management
                                                                   Reports




PT ALLO BANK INDONESIA TBK   2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 34
31                   Performa 2025           Laporan Manajemen            Profil Perusahaan          Analisis dan Pembahasan Manajemen
                     Performance 2025          Management Reports            Company Profile              Management Discussion and Analysis




  Laporan
  Dewan Komisaris
  ● Board of Commissioners Report


  Sejalan dengan
  pengembangan produk
  dan layanan, Dewan
  Komisaris mencermati                                                             In line with the development
                                                                                   of products and services,
  keberhasilan Direksi dalam
                                                                                   the Board of Commissioners
  membangun dan memperluas                                                         observes the Board of Directors’

  ekosistem kemitraan yang                                                         success in building and
                                                                                   expanding an independent
  bersifat independen.                                                             partnership ecosystem.



                              Menghadapi dinamika global dan tekanan               PT Allo Bank Indonesia Tbk was able to
     Para Pemegang            industri keuangan sepanjang tahun 2025,              maintain solid performance and operational
     Saham dan                PT Allo Bank Indonesia Tbk mampu menjaga             sustainability in the face of global dynamics
     Pemangku                 keberlanjutan kinerja dan operasional secara         and financial pressures throughout 2025.
     Kepentingan
                              berkelanjutan. Capaian tersebut tidak                Its achievement in these regards cannot be
     yang Terhormat,
                              terlepas dari peran aktif Dewan Komisaris            separated from the active role the Board of
     Dear                     dan Direksi dalam memastikan jalannya                Commissioners and Board of Directors played
     Shareholders             pengelolaan Bank tetap berada pada                   in ensuring that the Bank's management
     and                      koridor strategis dan prinsip kehati-hatian.         remained within strategic corridors and
     Stakeholders,            Sepanjang tahun berjalan, Dewan Komisaris            adhered to prudent principles. Throughout
                              telah menjalankan fungsi pengawasan                  the year, the Board of Commissioners has
                              dan memberikan nasihat kepada Direksi                consistently performed its supervisory and
                              secara konsisten, berlandaskan integritas,           provided advices to the Board of Directors
                              tanggung jawab, serta komitmen terhadap              and did so on the basis of on integrity,
                              keberlangsungan usaha. Fokus pengawasan              responsibility, and commitment to business
                              diarahkan pada kualitas perencanaan dan              sustainability. Its focus in terms of oversight
                              implementasi Rencana Bisnis Bank (RBB),              was directed at the quality of planning and
                              efektivitas tindak lanjut atas keputusan Rapat       implementation of the Bank's Business
                              Umum Pemegang Saham (RUPS), penguatan                Plan (RBB), the effectiveness of follow-up
                              penerapan Tata Kelola Perusahaan yang                to decisions from the General Meeting of
                              Baik, keandalan sistem pengendalian                  Shareholders (GMS), strengthening Good
                              internal, internalisasi budaya Perseroan,            Corporate Governance implementation,
                              serta kepatuhan terhadap seluruh ketentuan           ensuring the reliability of the Bank's internal
                              peraturan       perundang-undangan        yang       control system, internalizing Company
                              berlaku.                                             culture, and compliance with all applicable
                                                                                   laws and regulations.




                                                         Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025     PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 35
                                                                                                                        32
  Tata Kelola Perusahaan yang Baik            Laporan Keberlanjutan            Laporan Keuangan
  Good Corporate Governance                   Sustainability Report            Financial Statements




                                                                                                      Aviliani
                                                                                                      Komisaris Utama
                                                                                                      Independen
                                                                                                      Independent
                                                                                                      President
                                                                                                      Commissioner




PT ALLO BANK INDONESIA TBK           2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 36
33                    Performa 2025          Laporan Manajemen            Profil Perusahaan          Analisis dan Pembahasan Manajemen
                     Performance 2025          Management Reports            Company Profile              Management Discussion and Analysis




 Pengawasan terhadap Kebijakan Strategis Direksi                        Board of Directors' Strategic Policy Oversight

 Sejak awal tahun, Dewan Komisaris menempatkan pengawasan               Since the year began, the Board of Commissioners has
 strategis sebagai bagian integral dari proses pengelolaan Bank,        positioned its strategic oversight as an integral part of the Bank's
 dengan memastikan bahwa setiap kebijakan dan arah strategi             management process, ensuring that every policy and strategic
 yang disepakati bersama Direksi dijalankan secara konsisten.           direction that it has agreed upon with the Board of Directors
 Evaluasi kinerja dilakukan secara berkala untuk menilai                was consistently implemented. Performance evaluations were
 efektivitas pelaksanaan strategi serta memastikan keselarasan          conducted periodically to assess the effectiveness of strategy
 antara rencana dan realisasi.                                          implementation and ensure alignment between plans and
                                                                        implementation.

 Dalam       kerangka     Rencana     Bisnis     Bank,     Direksi      Within the framework of the Bank's Business Plan, the Board of
 mengimplementasikan sejumlah inisiatif strategis yang menjadi          Directors has implemented several strategic initiatives that have
 pendorong utama pertumbuhan. Dewan Komisaris secara                    served as key growth drivers. The Board of Commissioners
 berkelanjutan memantau capaian, dinamika pelaksanaan, serta            has continuously monitored achievements, implementation
 berbagai tantangan yang terjadi, guna memastikan bahwa                 dynamics, and emerging challenges to ensure that strategic
 target strategis tetap berada dalam jalur yang telah ditetapkan.       targets have remained on track.

 Berdasarkan hasil pengawasan yang dilakukan melalui forum              Based on the results of its oversight (conducted through regular
 pembahasan rutin rapat mingguan dengan Direksi maupun                  weekly discussion forums with the Board of Directors and
 peninjauan langsung atas aktivitas operasional, Dewan                  through direct reviews of operational activities), the Board of
 Komisaris menilai bahwa Bank telah dikelola sejalan dengan             Commissioners is of the view that the Bank has been managed
 rencana kerja tahunan, visi dan misi Perseroan, serta arahan           to operate in line with its annual work plan, its vision and mission,
 strategis Pemegang Saham. Dalam konteks tersebut, Dewan                and the strategic direction of the Shareholders. In this context,
 Komisaris terus mendorong Direksi untuk memperkuat inisiatif           the Board of Commissioners has continued to encourage the
 peningkatan pendapatan, memperbaiki kualitas kinerja                   Board of Directors to strengthen revenue-enhancing initiatives,
 keuangan dan tingkat rentabilitas secara berkelanjutan,                improve the quality of financial performance and profitability,
 menyusun perencanaan bisnis yang realistis dan presisi                 develop realistic and precise business plans in line with
 sesuai kapasitas sumber daya, efisiensi secara keseluruhan di          resource capacity, maintain overall efficiency in various work
 berbagai unit kerja maupun hal lain serta menjaga penerapan            units and other matters as well as maintain risk management
 manajemen risiko dan kepatuhan terhadap ketentuan yang                 implementation and compliance with applicable regulations.
 berlaku secara konsisten.

 Dewan Komisaris juga mencermati bahwa Bank tetap berada                The Board of Commissioners also would like to note that the
 dalam jalur yang tepat terkait penyesuaian model bisnis                Bank has remained on track with regard to its future business
 kedepannya. Kami Dewan Komisaris memberikan apresiasi atas             model adjustments. We, the Board of Commissioners, would
 kemajuan yang telah dicapai Manajemen, mengingat usia Bank             like to commend Management for the progress it has achieved
 yang relatif muda di tengah tantangan ekonomi yang kompleks            despite the Bank's relatively young age and despite being in
 serta perubahan kebutuhan dan ekspektasi nasabah yang                  the midst of complex economic challenges and increasingly
 semakin dinamis terhadap produk dan layanan perbankan.                 dynamic customer needs and expectations for banking
                                                                        products and services.

 Pandangan Dewan Komisaris atas Kinerja Direksi                         The Board of Commissioners' Views on the Board
                                                                        of Directors' Performance

 Dewan Komisaris mencermati bahwa perbaikan kondisi makro               The Board of Commissioners has observed that there have
 ekonomi domestik sepanjang tahun 2025, yang ditopang oleh              been improvements in domestic macroeconomic conditions
 penurunan suku bunga acuan Bank Indonesia serta penguatan              throughout 2025 that have been supported by a reduction in
 nilai tukar Rupiah, telah menciptakan lingkungan usaha yang            Bank Indonesia's benchmark interest rate and by a strengthening
 lebih kondusif bagi industri perbankan. Peningkatan konsumsi           of the Rupiah. These factors have created a more conducive
 masyarakat, khususnya pada periode hari raya dan libur                 business environment for the banking industry. Increased public
 nasional, serta dukungan stimulus pemerintah yang mendorong            consumption, particularly during religious and national holiday
 daya beli dan stabilitas inflasi, menjadi faktor pendukung bagi        periods, as well as government stimulus support that boosted
 terjaganya kinerja perbankan secara solid. Dalam konteks               purchasing power and stabilizes inflation were among the
 tersebut, Dewan Komisaris menilai Direksi mampu merespons              supporting factors that have helped to maintain solid banking
 peluang eksternal secara adaptif dan terukur.                          performance. In this context, the Board of Commissioners is of
                                                                        the view the Board of Directors was able to respond to external
                                                                        opportunities in an adaptive and measured manner.



                                                         Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025     PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 37
    Tata Kelola Perusahaan yang Baik
                                                                                                                                               34
                                                Laporan Keberlanjutan            Laporan Keuangan
    Good Corporate Governance                   Sustainability Report            Financial Statements




Dewan Komisaris menilai bahwa komitmen Perseroan untuk                       The Board of Commissioners is of the view that the Company's
memenuhi kebutuhan nasabah sekaligus memberikan                              commitment to simultaneously meeting customer needs while
kontribusi positif kepada seluruh pemangku kepentingan telah                 also making a positive contribution to all stakeholders can be
tercermin dalam kebijakan dan langkah strategis yang dijalankan              seen reflected in policies and strategic steps implemented by
Direksi. Pemanfaatan model bisnis yang kuat dan mandiri,                     the Board of Directors. The Bank's utilization of a strong and
didukung rekam jejak strategi pertumbuhan ritel yang teruji,                 independent business model, supported by a proven track
menjadi fondasi utama dalam mengoptimalkan momentum                          record of retail growth strategies, served as a key foundation
pertumbuhan. Direksi secara konsisten mengembangkan                          for optimizing growth momentum. The Board of Directors
portofolio produk dan layanan perbankan digital yang                         has been consistent in developing a comprehensive portfolio
komprehensif, dirancang secara end-to-end untuk melayani                     of digital banking products and services that have been
segmen ritel dan korporasi, dengan fokus pada kemudahan                      designed end-to-end to serve retail and corporate segments.
akses, efisiensi transaksi, serta pengalaman nasabah yang                    These developments have focused on easy access, transaction
terintegrasi dalam satu platform.                                            efficiency, and an integrated customer experience within a
                                                                             single platform.

Pada sisi transaksi dan pembayaran, Dewan Komisaris                          In terms of the transaction and payment side of things, the
mencatat penguatan kapabilitas layanan harian melalui                        Board of Commissioners has noted the Bank's strengthening of
penyediaan berbagai fitur utama, seperti QRIS, transfer dana,                its daily service capabilities through its provision of various key
pembayaran tagihan, top up saldo, serta layanan tarik dan setor              features such as QRIS, fund transfers, bill payments, balance
tunai berbasis QR code. Pengembangan fitur-fitur tersebut                    top-ups, and QR code-based cash withdrawals and deposits.
dinilai efektif dalam meningkatkan frekuensi transaksi dan                   The Board of Commissioners is the view that the Bank's
memperkuat penggunaan layanan perbankan digital. Upaya                       development of these features has been effective in increasing
Direksi dalam melengkapi layanan tersebut dengan program                     transaction frequency and strengthening the use of digital
loyalitas berbasis transaksi berulang juga dipandang sebagai                 banking services. The Board of Commissioners also views the
langkah strategis untuk memperdalam keterikatan dan loyalitas                Board of Directors' efforts to complement these services with a
nasabah.                                                                     repeat transaction-based loyalty program to be strategic steps
                                                                             to deepen customer engagement and loyalty.

Dalam aspek penghimpunan dana, Dewan Komisaris                               When it comes to fundraising, the Board of Commissioners
mengapresiasi      pendekatan     inovatif   Direksi    melalui              would like to commend the Board of Directors' innovative
pengembangan produk simpanan dan deposito digital dengan                     approach in developing digital savings and time deposit
struktur imbal hasil yang kompetitif dan fleksibel. Penerapan                products with competitive and flexible yield structures. Its
skema suku bunga bertahap yang meningkat seiring                             implementation of a graduated interest rate scheme that
jangka waktu penempatan dana dinilai mampu mendorong                         increases with the term of the fund is considered capable of
pertumbuhan dana pihak ketiga secara berkelanjutan, sekaligus                encouraging sustainable growth of third-party funds, all while
menjaga stabilitas struktur pendanaan dan efisiensi biaya dana.              maintaining funding structure stability and cost efficiency. The
Peluncuran kartu debit virtual juga memperluas akseptasi                     Bank's launch of virtual debit cards has also expanded digital
transaksi digital dan memperkuat peran rekening Allo Bank                    transaction acceptance and strengthened the role of Allo
sebagai rekening utama nasabah.                                              Bank's accounts as the primary accounts of its customers.

Pada sisi pembiayaan, Dewan Komisaris menilai bahwa Direksi                  In the area financing, the Board of Commissioners is of the
telah menjalankan strategi penyaluran kredit ritel secara prudent            view that the Board of Directors has implemented a prudent
dan inklusif. Penyediaan produk pembiayaan yang mudah                        and inclusive retail credit distribution strategy. Its provision of
diakses, transparan, serta fleksibel, termasuk mekanisme limit               accessible, transparent and flexible financing products (which
gabungan dan tenor yang dapat disesuaikan, membuka akses                     includes a combined limit mechanism and adjustable tenors_
pembiayaan bagi segmen masyarakat yang sebelumnya kurang                     has opened up access to financing for previously under-
terlayani. Inisiatif pembiayaan bertahap yang memungkinkan                   served segments of society. The Bank's phased financing
pembentukan riwayat kredit secara terukur, didukung sistem                   initiative, which allows for measurable credit history building
underwriting berbasis teknologi dan data, menunjukkan                        (supported by a technology- and data-based underwriting
komitmen Direksi dalam menjaga kualitas portofolio seiring                   system) demonstrates the Board of Directors' commitment to
dengan pertumbuhan pembiayaan.                                               maintaining portfolio quality alongside financing growth.

Sejalan dengan pengembangan produk dan layanan, Dewan                        In line with these product and service developments, the Board
Komisaris mencermati keberhasilan Direksi dalam membangun                    of Commissioners would like to note the Board of Directors'
dan memperluas ekosistem kemitraan yang bersifat                             success in building and expanding an independent partnership
independen. Pada tahap awal, pemanfaatan ekosistem Grup CT                   ecosystem. In the initial phase of this ecosystem, the Bank's
Corp dinilai efektif dalam mempercepat akuisisi nasabah dan                  utilizing of CT Corp Group's ecosystem has been deemed




  PT ALLO BANK INDONESIA TBK           2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 38
35                    Performa 2025           Laporan Manajemen            Profil Perusahaan           Analisis dan Pembahasan Manajemen
                     Performance 2025           Management Reports            Company Profile               Management Discussion and Analysis




 adopsi layanan. Selanjutnya, Direksi berhasil mendiversifikasi          effective in accelerating customer acquisition and service
 kemitraan di luar ekosistem tersebut ke berbagai sektor usaha,          adoption. Subsequently, the Board of Directors has successfully
 sehingga memperluas basis pengguna, meningkatkan volume                 diversified its partnerships beyond this ecosystem into various
 dan nilai transaksi, serta memperkaya data perilaku nasabah.            business sectors, thereby expanding its user base, increasing
 Diversifikasi ini dinilai memperkuat ketahanan model bisnis dan         its transaction volume and value, and enriching its customer
 mengurangi ketergantungan pada satu sumber pertumbuhan.                 behavioral data. This diversification has been deemed effective
                                                                         at strengthening the resilience of the Bank's business model
                                                                         and reducing its dependence on a single source of growth.

 Peningkatan signifikan aktivitas transaksi dan jumlah mitra di          The Bank's significant increase in transaction activity and in
 luar ekosistem awal mencerminkan kemampuan Allo Bank                    its number of partners outside the initial ecosystem serves
 untuk tumbuh secara mandiri dan berkelanjutan. Dewan                    as a reflection of Allo Bank's ability to grow independently
 Komisaris menilai bahwa integrasi strategi pengembangan                 and sustainably. The Board of Commissioners believes that
 produk, pendanaan, pembiayaan, serta ekosistem kemitraan                the Bank's integration of product development strategies,
 yang terdiversifikasi telah menjadi pondasi utama dalam                 funding, financing, and a diversified partnership ecosystem
 membangun pertumbuhan yang sehat. Pendekatan tersebut                   have acted as crucial foundations for building healthy growth.
 mendukung peningkatan engagement nasabah, optimalisasi                  This approach supports increased customer engagement,
 profitabilitas, serta penciptaan nilai jangka panjang bagi seluruh      optimized profitability, and has created long-term value for
 pemangku kepentingan, sejalan dengan strategi bisnis Bank               all stakeholders in a way that has been in line with the Bank's
 dan prinsip kehati-hatian yang senantiasa dijunjung tinggi.             business strategy and with the prudent principles it consistently
                                                                         upholds.

 Mekanisme dan Frekuensi Pemberian Nasihat                               Mechanism and Frequency of Providing Advice to
 kepada Direksi                                                          the Board of Directors

 Dalam kerangka tata kelola yang mengacu pada ketentuan                  Within the Bank's governance framework, which uses statutory
 peraturan perundang-undangan, Dewan Komisaris berperan                  provisions as references, the Board of Commissioners has
 sebagai elemen kunci dalam memastikan kualitas pengawasan               played a key role in ensuring and overseeing the Bank's
 atas pengelolaan Bank yang dilaksanakan oleh Direksi. Peran             management quality as carried out by the Board of Directors.
 tersebut dijalankan melalui hubungan kerja yang konstruktif dan         The Board of Commissioners carries out this supervision
 selaras, dengan landasan kesamaan tujuan untuk mewujudkan               through constructive and aligned working relationships that
 visi dan arah strategis Bank.                                           are based on a shared goal of realizing the Bank's vision and
                                                                         strategic direction.

 Untuk menjaga efektivitas pengawasan, Dewan Komisaris                   In order to maintain effective oversight, the Board of
 secara konsisten menyelenggarakan forum komunikasi dan                  Commissioners has consistently held communication and
 evaluasi bersama Direksi melalui rapat gabungan. Forum ini              evaluation forums with the Board of Directors through joint
 menjadi sarana bagi Dewan Komisaris untuk memperoleh                    meetings. These forums are designed to provide a means
 pemahaman yang komprehensif atas kinerja Bank, menelaah                 for the Board of Commissioners to gain a comprehensive
 berbagai tantangan operasional maupun strategis, serta                  understanding of the Bank's performance, examine various
 menilai respons manajemen dalam mengelola dinamika                      operational and strategic challenges, and so that it can assess
 usaha. Dalam pelaksanaannya, Dewan Komisaris secara aktif               management's response to managing business dynamics. In
 menyampaikan pandangan dan rekomendasi strategis sebagai                its implementation, the Board of Commissioners has always
 bagian dari fungsi pemberian nasihat, sekaligus menempatkan             actively conveyed strategic views and recommendations as part
 pemantauan atas implementasi strategi Bank sebagai prioritas            of its advisory function, all while prioritizing its monitoring of the
 utama pengawasan.                                                       the Bank's implementation strategy.

 Sepanjang     tahun     2025,     Dewan     Komisaris    telah          Throughout 2025, the Board of Commissioners has held 12
 menyelenggarakan rapat gabungan dengan Direksi sebanyak                 (twelve) joint meetings with the Board of Directors, with an overall
 12 (dua belas) kali, dengan tingkat kehadiran anggota Dewan             attendance rate of 100%. Outside of these forums, the Board of
 Komisaris secara keseluruhan mencapai 100% persen. Di luar              Commissioners has optimized the role of its supporting organs
 forum tersebut, Dewan Komisaris juga mengoptimalkan peran               by hosting Audit Committee, Nomination and Remuneration
 organ pendukung melalui pelaksanaan rapat Komite Audit,                 Committee, and Risk Monitoring Committee meetings. It has
 Komite Nominasi dan Remunerasi, serta Komite Pemantau                   also involved relevant Directorates and Divisions to conduct
 Risiko, dengan melibatkan Direktorat dan Divisi terkait untuk           more in-depth discussions in accordance each Committee’s
 melakukan pembahasan yang lebih mendalam sesuai dengan                  scope of duties and responsibilities.
 lingkup tugas dan tanggung jawab masing-masing Komite.




                                                          Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025      PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 39
    Tata Kelola Perusahaan yang Baik
                                                                                                                                              36
                                                Laporan Keberlanjutan            Laporan Keuangan
    Good Corporate Governance                   Sustainability Report            Financial Statements




Pandangan atas Prospek Usaha yang Disusun                                    Views on the Business Prospects Prepared by the
oleh Direksi                                                                 Board of Directors

Dewan Komisaris telah mencermati dan menelaah secara                         The Board of Commissioners has carefully observed and
seksama prospek usaha yang disusun oleh Direksi dengan                       reviewed business prospects prepared by the Board of
mempertimbangkan dinamika perekonomian global dan                            Directors that have taken into account future global and
domestik ke depan. Dewan Komisaris sependapat bahwa                          domestic economic dynamics. The Board of Commissioners is
prospek perekonomian nasional diperkirakan tetap berada pada                 in agreement with these prospects that the nation's economic
jalur pertumbuhan yang positif, meskipun masih dihadapkan                    outlook is expected to remain on a positive growth path despite
pada tingkat ketidakpastian global yang relatif tinggi. Proyeksi             facing a relatively high level of global uncertainty. Indonesia's
pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kisaran 4,7%–5,5%,                        economic growth projection of 4.7% to 5.5%, as stated in Bank
sebagaimana disampaikan dalam Pertemuan Tahunan Bank                         Indonesia's latest annual meeting report (themed "Resilient and
Indonesia 2025 bertema “Tangguh dan Mandiri: Sinergi                         Independent: Synergy to Drive Higher and Resilient Economic
Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Lebih Tinggi dan Berdaya                       Growth") reflected strong economic fundamentals, with
Tahan”, mencerminkan fundamental ekonomi yang tetap kuat,                    domestic demand — particularly household consumption and
dengan permintaan domestik—khususnya konsumsi rumah                          investment — serving as the primary drivers. Projected inflation
tangga dan investasi—sebagai pendorong utama. Stabilitas                     stability, which remained within the 2.5% ± 1% target, also
inflasi yang diproyeksikan tetap berada dalam sasaran 2,5%                   provided room for continued economic and business activity.
±1% turut memberikan ruang bagi kesinambungan aktivitas
ekonomi dan dunia usaha.

Dewan Komisaris menilai bahwa stabilitas makroekonomi                        The Board of Commissioners is of the view that this
tersebut menciptakan lingkungan usaha yang relatif kondusif                  macroeconomic stability created a relatively conducive business
bagi sektor keuangan. Peningkatan aktivitas investasi yang                   environment for the financial sector. Increased investment
didorong oleh pembangunan infrastruktur, penguatan sektor                    activity (driven by infrastructure development, strengthening
manufaktur bernilai tambah, serta akselerasi transformasi                    the value-added manufacturing sector, and accelerating digital
ekonomi digital diperkirakan akan terus menopang permintaan                  economic transformation) continued to support financing
pembiayaan. Di sisi eksternal, ketahanan neraca pembayaran                   demand. Externally, a resilient balance of payments and
dan kecukupan cadangan devisa dinilai menjadi faktor penting                 adequate foreign exchange reserves have been deemed crucial
dalam menjaga stabilitas nilai tukar di tengah volatilitas pasar             factors in maintaining exchange rate stability in the midst of
keuangan global.                                                             global financial market volatility.

Dalam konteks industri perbankan nasional, Dewan Komisaris                   When it came to the national banking industry, the Board of
sependapat dengan pandangan Direksi bahwa prospek usaha                      Commissioners has found itself in agreement with the Board of
kedepan tetap positif, meskipun disertai tantangan dari kebijakan            Directors' view that future business prospects remained positive
suku bunga global yang relatif ketat dan intensitas persaingan               despite challenges posed by relatively tightened global interest
yang semakin meningkat. Proyeksi pertumbuhan kredit                          rate policies and increased competition. The industry's projected
industri pada kisaran 8–12% mencerminkan peluang ekspansi                    credit growth of 8% to 12% served to reflect opportunities for
pembiayaan yang didukung oleh kebutuhan sektor produktif,                    financing expansion supported by the needs of the productive
konsumsi rumah tangga, serta penguatan pembiayaan UMKM.                      sector, household consumption, and strengthening financing
Pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) yang diperkirakan                        for MSMEs. The projected robust growth in Third Party Funds
tetap baik juga menunjukkan terjaganya tingkat kepercayaan                   (TPF) also demonstrated the maintained level of public trust in
masyarakat terhadap sistem perbankan nasional.                               the nation's banking system.

Menghadapi dinamika dan tantangan usaha yang terus                           In the face of these ever-evolving business dynamics and
berkembang, Dewan Komisaris memandang pentingnya                             challenges, the Board of Commissioners has deemed it
kesinambungan arah strategi yang dijalankan manajemen.                       important to maintain the continuity of management's strategic
Dalam hal ini, Dewan Komisaris mendukung penuh kebijakan                     direction. In this regard, the Board of Commissioners is fully
Direksi untuk melanjutkan pengembangan aktivitas dan produk                  on board with the Board of Directors' policies of developing
yang berlandaskan perluasan basis nasabah dan kemitraan                      activities and products based on expanding the customer base
sebagai motor pertumbuhan, penguatan kualitas interaksi                      and partnerships as growth drivers, of strengthening the quality
dan pemanfaatan layanan untuk menjaga relevansi Bank di                      of interactions and service utilization as a means to maintain the
mata nasabah, serta optimalisasi penciptaan nilai ekonomi dari               Bank's relevance in the eyes of customers, and of optimizing
penggunaan produk dan layanan Bank secara berkelanjutan.                     the creation of economic value from sustainable usage of the
                                                                             Bank's products and services.




  PT ALLO BANK INDONESIA TBK           2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 40
37                    Performa 2025           Laporan Manajemen            Profil Perusahaan           Analisis dan Pembahasan Manajemen
                     Performance 2025           Management Reports            Company Profile               Management Discussion and Analysis




 Dewan Komisaris menilai bahwa pendekatan pengembangan                   The Board of Commissioners is of the view that a business
 bisnis melalui integrasi layanan finansial dengan ekosistem mitra,      development approach through integrating financial services
 baik dalam lingkup CT Corpora maupun mitra strategis lainnya,           with the partner ecosystem (both within CT Corpora and
 merupakan strategi yang tepat untuk menangkap potensi                   other strategic partners) serves as an appropriate strategy for
 pasar yang semakin luas, baik melalui kanal digital maupun              capturing expanding market potential through digital channels
 jaringan fisik. Pendekatan ecosystem first tersebut dipandang           and physical networks. This ecosystem-first approach has been
 mampu memperkuat daya saing Bank dan membuka ruang                      deemed capable of strengthening the Bank's competitiveness
 pertumbuhan jangka panjang.                                             and opening up opportunities for long-term growth.

 Lebih lanjut, Dewan Komisaris berpendapat bahwa sasaran                 Furthermore, the Board of Commissioners is also of the view
 kinerja dan langkah strategis yang dituangkan Direksi dalam             that performance targets and strategic steps outlined by the
 Rencana Bisnis Bank telah disusun secara terukur dan realistis,         Board of Directors in the Bank's Business Plan have been
 serta selaras dengan arah pengembangan jangka menengah                  formulated in a measurable and realistic manner, and that these
 dan jangka panjang Perseroan. Atas dasar tersebut, Dewan                aforementioned steps have also been properly aligned with the
 Komisaris menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan                Company's medium- and long-term development direction. On
 strategi yang telah ditetapkan dan akan terus menjalankan               the basis of this assessment, the Board of Commissioners has
 fungsi pengawasan serta pemberian nasihat agar seluruh                  provided its full support for the implementation of the Bank's
 target dapat dicapai secara optimal.                                    established strategy. It will continue to perform its supervisory
                                                                         and advisory functions to ensure that all targets are optimally
                                                                         achieved.

 Secara keseluruhan, Dewan Komisaris menilai bahwa prospek               Overall, the Board of Commissioners is of the view that the
 usaha ke depan menunjukkan arah yang konstruktif, didukung              Bank's future business outlook is constructive and will be
 oleh fondasi ekonomi nasional yang kuat dan sistem keuangan             supported by a strong national economic foundation and a
 yang stabil. Keberhasilan Bank dalam merespons perubahan                stable financial system. The Bank's success in responding to
 lingkungan usaha, mengelola risiko secara prudent, serta                changes in the business environment, managing risks prudently,
 menghadirkan inovasi produk dan layanan yang relevan akan               and delivering relevant product and service innovations will
 menjadi faktor kunci dalam menciptakan pertumbuhan yang                 serve as key factors in creating sustainable growth and long-
 berkelanjutan dan nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku            term value for all stakeholders.
 kepentingan.

 Pandangan Dewan Komisaris terhadap Tata Kelola                          The Board of Commissioners' Views on Corporate
 Perusahaan                                                              Governance

 Dalam menjalankan perannya, Dewan Komisaris menempatkan                 In carrying out its role, the Board of Commissioners has
 keberlanjutan usaha Bank sebagai prioritas utama melalui                prioritized the Bank's business sustainability through consistent
 pengawasan yang konsisten atas kinerja Direksi. Pengawasan              efforts at providing oversight of the Board of Directors'
 tersebut dijalankan dengan menekankan pentingnya                        performance. This oversight has emphasized the importance
 penerapan tata kelola perusahaan yang baik sebagai fondasi              of implementing good corporate governance as the foundation
 pengelolaan Bank yang sehat, prudent, dan berintegritas. Bank           for healthy, prudent, and integrity-based Bank management.
 secara berkelanjutan menginternalisasikan prinsip transparansi,         The Bank has continuously internalized principles of
 akuntabilitas, tanggung jawab, independensi, dan kewajaran ke           transparency, accountability, responsibility, independence, and
 dalam seluruh aktivitas usaha, baik melalui penguatan struktur          fairness into all of its business activities, whether it's through its
 tata kelola maupun penyempurnaan proses pengambilan                     strengthening of its governance structure or through its refining
 keputusan, sehingga mampu menghasilkan kualitas tata                    of its decision-making processes. These efforts have resulted in
 kelola yang memadai sesuai dengan ketentuan Otoritas Jasa               the Bank achieving adequate governance quality in accordance
 Keuangan.                                                               with Financial Services Authority (OJK) regulations.

 Dari sisi struktur tata kelola, Dewan Komisaris menilai bahwa           In terms of its governance structure, the Board of
 organisasi Bank telah dirancang secara proporsional dan                 Commissioners is of the view that the Bank's organization has
 memadai untuk mendukung keberlanjutan bisnis yang disertai              been designed proportionally and adequately, and in such
 penerapan manajemen risiko yang efektif. Komposisi pengurus             a way that has enabled support for business sustainability
 telah memenuhi persyaratan yang berlaku, didukung oleh                  and for the implementation of effective risk management.




                                                          Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025      PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 41
    Tata Kelola Perusahaan yang Baik
                                                                                                                                               38
                                                Laporan Keberlanjutan            Laporan Keuangan
    Good Corporate Governance                   Sustainability Report            Financial Statements




keberadaan Komite Audit, Komite Pemantau Risiko, serta                       The management's composition has been deemed to meet
Komite Nominasi dan Remunerasi di bawah Dewan Komisaris,                     applicable requirements and has the support of an Audit
serta pembentukan komite-komite pendukung di bawah Direksi                   Committee, a Risk Monitoring Committee, and a Nomination
sesuai ketentuan. Struktur tersebut memberikan kerangka                      and Remuneration Committee, all of which are under the Board
pengawasan dan pengendalian yang diperlukan dalam                            of Commissioners. Supporting committees under the Board
menjalankan aktivitas Bank secara prudent.                                   of Directors have also been established in accordance with
                                                                             regulations. This structure provides the necessary oversight
                                                                             and control framework for the prudent operation of the Bank's
                                                                             activities.

Pada aspek penguatan budaya dan sumber daya manusia,                         Regarding the strengthening of culture and human resources,
Dewan Komisaris mencermati bahwa internalisasi nilai etika telah             the Board of Commissioners has observed that the Bank's
dilakukan secara menyeluruh melalui penandatanganan Kode                     internalization of ethical values ​​has been comprehensively
Etik oleh seluruh karyawan, yang pemantauannya dilakukan                     implemented through the signing of a Code of Ethics by all
secara berkala. Bank juga secara konsisten mengembangkan                     employees, accompanied by regular monitoring efforts. The
kapabilitas sumber daya manusia melalui program pelatihan dan                Bank has also consistently developed its human resource
pengembangan yang terstruktur, dengan mempertimbangkan                       capabilities through structured training and development
kebutuhan kompetensi di seluruh jenjang organisasi.                          programs that take into account competency needs at all levels
                                                                             of the organization.

Dari sisi proses tata kelola, Dewan Komisaris menilai bahwa                  When it comes to the Bank's governance processes, the Board
Direksi telah mengimplementasikan mekanisme pengelolaan                      of Commissioners is of the view that the Board of Directors has
risiko dan pengendalian internal secara independen dan efektif.              implemented risk management and internal control mechanisms
Proses tersebut memungkinkan Bank untuk mengidentifikasi,                    independently and effectively. These processes have enabled
mengukur, memantau, dan mengendalikan risiko yang                            the Bank to adequately identify, measure, monitor, and control
melekat pada kegiatan usaha secara memadai. Pengambilan                      risks inherent in its business activities. Strategic decisions have
keputusan strategis dilakukan melalui mekanisme musyawarah                   been made through deliberation and consensus, both through
untuk mufakat, baik dalam forum Direksi maupun dalam                         Board of Directors' forums and through joint meetings between
rapat gabungan antara Direksi dan Dewan Komisaris, yang                      the Board of Directors and the Board of Commissioners, all
diselenggarakan sesuai ketentuan dan kebutuhan Bank.                         held in accordance with the Bank's regulations and needs.

Dewan Komisaris juga menilai bahwa fungsi-fungsi pendukung                   The Board of Commissioners has also assessed that the Bank's
tata kelola, khususnya Fungsi Kepatuhan, telah menjalankan                   supporting functions of governance, particularly its Compliance
perannya secara efektif dalam memastikan kepatuhan terhadap                  Function, have effectively carried out their roles in ensuring
ketentuan internal dan eksternal. Hal ini tercermin antara lain              compliance with internal and external regulations. All of this
melalui pemberian opini kepatuhan atas produk, aktivitas, serta              can be seen reflected, among other things, in the issuance of
kebijakan dan prosedur Bank. Selain itu, proses penyusunan                   compliance opinions on the Bank's products, activities, and
Rencana Bisnis Bank dilakukan secara partisipatif dengan                     policies and procedures. Furthermore, the Bank's Business Plan
melibatkan seluruh jajaran organisasi, sehingga selaras dengan               development process has been conducted in a participatory
rencana kerja tahunan masing-masing fungsi dan unit kerja.                   manner that has involved all levels of the organization and
                                                                             ensured alignment with the annual work plans of each function
                                                                             and work unit.

Secara keseluruhan, Dewan Komisaris meyakini bahwa                           Overall, the Board of Commissioners is of the belief that Good
penerapan Tata Kelola Perusahaan yang Baik telah terintegrasi                Corporate Governance implementation has been adequately
secara memadai dalam proses bisnis dan operasional Bank,                     integrated into the Bank's business and operational processes
serta menjadi fondasi penting dalam mendukung keberlanjutan                  and that these processes will continue to serve as a critical
usaha dan penciptaan nilai jangka panjang bagi seluruh                       foundation for supporting business sustainability and creating
pemangku kepentingan.                                                        long-term value for all stakeholders.




  PT ALLO BANK INDONESIA TBK           2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 42
39                     Performa 2025          Laporan Manajemen            Profil Perusahaan          Analisis dan Pembahasan Manajemen
                      Performance 2025          Management Reports            Company Profile              Management Discussion and Analysis




 Penilaian Kinerja Komite di bawah Dewan                                 Performance Assessment of Committees under
 Komisaris                                                               the Board of Commissioners

 Dewan Komisaris secara berkala melakukan evaluasi atas                  The Board of Commissioners has periodically evaluated
 kinerja organ dan komite pendukung sebagai bagian dari upaya            the performance of its organs and supporting committees
 menjaga efektivitas fungsi pengawasan. Evaluasi tersebut                as part of its efforts to maintain the effectiveness of its
 dilaksanakan secara menyeluruh, baik dalam kerangka kolektif            supervisory function. These evaluations have been conducted
 maupun individual, dengan mengacu pada kesesuaian struktur,             comprehensively (both on a collective and individual level)
 kelengkapan peran, serta kualitas pelaksanaan tugas masing-             and with reference to the appropriateness of the structure, the
 masing organ dan komite.                                                completeness of roles, and the quality of implementation for
                                                                         each organ and each committee as they carry out their duties.

 Sepanjang tahun 2025, Dewan Komisaris menilai bahwa Komite              The Board of Commissioners is of the view that the Audit
 Audit, Komite Pemantau Risiko Usaha, serta Komite Nominasi              Committee, the Business Risk Oversight Committee, and the
 dan Remunerasi telah menjalankan peran dan tanggung                     Nomination and Remuneration Committee have all optimally
 jawabnya secara optimal dalam mendukung pelaksanaan                     carried out their roles and responsibilities in supporting the
 fungsi pengawasan terhadap pengelolaan Bank. Penilaian                  oversight function of Bank management throughout 2025. The
 dilakukan secara kualitatif dengan mempertimbangkan tingkat             board's assessments of these committees were conducted
 partisipasi dan keaktifan komite, ketertiban dalam proses dan           qualitatively and took into account the level of participation
 dokumentasi, serta relevansi dan kualitas rekomendasi yang              and activeness of each of these committees, the orderliness
 disampaikan kepada Dewan Komisaris.                                     of their processes and documentation, and the relevance and
                                                                         quality of recommendations they have submitted to the Board
                                                                         of Commissioners.

 Dalam pelaksanaannya, Komite Audit telah menyelenggarakan               The Audit Committee has held 28 (twenty-eight) meetings
 rapat sebanyak 28 (dua puluh delapan) kali, Komite Pemantau             overall, while Risk Monitoring Committee held 27 (twenty-seven)
 Risiko sebanyak 27 (dua puluh tujuh) kali, dan Komite Nominasi          meetings, and the Nomination and Remuneration Committee
 dan Remunerasi sebanyak 13 (tiga belas) kali sepanjang tahun            held 13 (thirteen) meetings throughout 2025. In gratitude for
 2025. Atas komitmen, dedikasi, dan kontribusi yang telah                their commitment, dedication, and contributions, the Board
 diberikan, Dewan Komisaris menyampaikan apresiasi dan                   of Commissioners would like to express its appreciation and
 penghargaan kepada seluruh anggota komite pendukung atas                gratitude for all members of these supporting committees for
 peran aktifnya dalam memperkuat tata kelola dan pengawasan              their active role in strengthening the Bank's governance and
 Bank.                                                                   oversight.

 Perubahan Komposisi Dewan Komisaris                                     Changes to the Board of Commissioners'
                                                                         Composition

 Sepanjang tahun 2025 komposisi Dewan Komisaris Bank tidak               The composition of the Bank's Board of Commissioners
 mengalami perubahan. Dengan demikian, susunan komposisi                 has remained unchanged throughout 2025. As such, the
 Dewan Komisaris per 31 Desember 2025 adalah sebagai                     composition of the Board of Commissioners as of 31 December,
 berikut:                                                                2025, is as follows:


         Nama           Jabatan                 Dasar Pengangkatan                       Masa Jabatan                   Periode Jabatan
         Name           Position                Basis of Appointment                     Term of Office                  Term of Office

     Aviliani      Komisaris Utama        RUPS Tahunan 31 Mei 2024              2024 - RUPS Tahunan Tahun 2027                Kedua
                   Independen             Annual GMS of 31 May, 2024            2024 - Annual GMS 2027                        Second
                   Independent
                   President
                   Commissioner
     Rosmaya       Komisaris Independen   RUPS Tahunan 31 Mei 2024              2024 - RUPS Tahunan Tahun 2027                Kedua
                   Independent            Annual GMS of 31 May, 2024            2024 - Annual GMS 2027                        Second
                   Commissioner
     Ali Gunawan   Komisaris              RUPS Tahunan 31 Mei 2024              2024 - RUPS Tahunan Tahun 2027                Kedua
                   Commissioner           Annual GMS of 31 May, 2024            2024 - Annual GMS 2027                        Second




                                                          Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025     PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 43
    Tata Kelola Perusahaan yang Baik
                                                                                                                                            40
                                                Laporan Keberlanjutan              Laporan Keuangan
    Good Corporate Governance                   Sustainability Report              Financial Statements




Penutup                                                                       Closing

Atas nama Dewan Komisaris, kami menyampaikan                                  On behalf of the Board of Commissioners, we would like to
penghargaan yang setinggi-tingginya kepada para pemegang                      express our deepest appreciation to all shareholders and
saham dan seluruh pemangku kepentingan atas kepercayaan                       stakeholders for their continued trust and support in the
serta dukungan yang senantiasa diberikan kepada Bank.                         Bank. This trust serves as a crucial foundation for maintaining
Kepercayaan tersebut merupakan landasan penting dalam                         the Company's sustainability and development direction.
menjaga keberlanjutan dan arah pengembangan Perseroan.                        The Board of Commissioners would also like to express its
Dewan Komisaris juga menyampaikan apresiasi yang tulus                        sincere appreciation to the Board of Directors, Management,
kepada Direksi, jajaran Manajemen, dan seluruh karyawan                       and all employees for their commitment, professionalism,
atas komitmen, profesionalisme, serta dedikasi yang telah                     and dedication in driving the Bank's performance and
ditunjukkan dalam mendorong penguatan kinerja dan                             transformation. We extend our same appreciation to our
transformasi Bank. Penghargaan yang sama kami sampaikan                       customers and business partners for their ongoing partnership,
kepada para nasabah dan mitra bisnis atas kemitraan, loyalitas,               loyalty, and trust.
dan kepercayaan yang terus terjalin.

Menatap periode mendatang, Dewan Komisaris mengajak                           Looking ahead, the Board of Commissioners would like to
seluruh pemangku kepentingan untuk melanjutkan upaya                          encourage all stakeholders to continue alongside us a spirit
terbaik dengan semangat kebersamaan dan optimisme.                            of togetherness and optimism. With hard work, synergy, and
Dengan kerja keras, sinergi, dan doa, kami meyakini bahwa                     prayer, we are confident that the Bank's achievements in 2025
capaian sepanjang tahun 2025 serta berbagai tantangan pada                    and its various upcoming challenges in 2026 can be managed
tahun 2026 dapat dikelola secara positif dan berkelanjutan                    positively and sustainably to create long-term value for all
demi penciptaan nilai jangka panjang bagi seluruh pihak.                      parties.




                                                          Jakarta, 31 Maret | March 2026




                                                                        Aviliani
                                                        Komisaris Utama Independen
                                                     Independent President Commissioner




 PT ALLO BANK INDONESIA TBK            2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 44
41                   Performa 2025           Laporan Manajemen            Profil Perusahaan          Analisis dan Pembahasan Manajemen
                     Performance 2025          Management Reports            Company Profile              Management Discussion and Analysis




 Penjelasan
 Direksi
 ● Board of Directors' Explanation


 Perseroan berkomitmen
 untuk tidak hanya menjawab
 kebutuhan nasabah secara
                                                                                   The Company is committed
 menyeluruh, tetapi juga                                                           not only to addressing
 menciptakan nilai tambah yang                                                     customers’ needs in a
                                                                                   comprehensive manner, but
 berkelanjutan bagi seluruh                                                        also to creating sustainable
 pemangku kepentingan.                                                             value for all stakeholders.




                              Sepanjang         tahun    2025,     dinamika        Throughout 2025, dynamic uncertainty will
     Pemegang                 ketidakpastian masih mewarnai berbagai               continue to influence a variety of industrial
     Saham dan                sektor industri, termasuk perbankan. Di tengah       sectors that include banking. Despite these
     Pemangku                 kondisi tersebut, PT Allo Bank Indonesia Tbk         conditions, PT Allo Bank Indonesia Tbk
     Kepentingan
                              secara konsisten mengedepankan langkah               has consistently prioritized risk mitigation
     yang Terhormat,
                              mitigasi risiko dan menjaga fokus pada kinerja       measures and has maintained a focus on
     Dear                     yang berkelanjutan. Manajemen menempuh               sustainable performance. Management has
     Shareholders             berbagai kebijakan strategis secara terukur          implemented various strategic policies in a
     and                      untuk merespons tantangan usaha sekaligus            measured manner to respond to business
     Stakeholders,            mengoptimalkan peluang yang tersedia.                challenges while simultaneously optimizing
                                                                                   available opportunities.

                              Laporan Tahunan ini disusun sebagai wujud            This Annual Report is prepared as a form
                              pertanggungjawaban manajemen atas arah               of management accountability for the
                              strategi dan capaian kinerja Bank sepanjang          Bank's strategic direction and performance
                              tahun 2025. Selain itu, laporan ini merekam          achievements          throughout          2025.
                              perjalanan Perseroan dalam mengeksekusi              Furthermore, this report has also documented
                              agenda transformasi dan pengembangan                 the Company's journey in executing its
                              usaha, sejalan dengan visi dan misi yang             transformation and business development
                              telah ditetapkan.                                    agenda, in line with its established vision and
                                                                                   mission.




                                                         Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025     PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 45
                                                                                                 42




                                                                            Ari
                                                                            Yanuanto
                                                                            Asah
                                                                            Plt.Direktur Utama
                                                                            Acting President
                                                                            Director




PT ALLO BANK INDONESIA TBK   2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 46
43                    Performa 2025          Laporan Manajemen            Profil Perusahaan          Analisis dan Pembahasan Manajemen
                     Performance 2025          Management Reports            Company Profile              Management Discussion and Analysis




 Tinjauan Makro Ekonomi                                                 Macroeconomic Review

 Mengacu pada paparan Bank Indonesia dalam buku Pertemuan               According to Bank Indonesia's presentation in its 2025 Annual
 Tahunan Bank Indonesia 2025, perekonomian global masih                 Meeting, the global economy has remained in a phase of
 berada dalam fase perlambatan yang tidak merata antar negara           uneven slowdown across countries and regions. Global
 dan kawasan. Pertumbuhan ekonomi dunia diproyeksikan                   economic growth was projected to be in the range of ± 3.0%,
 berada di kisaran ± 3,0%, dipengaruhi oleh berlanjutnya                influenced by the continuation of tight global monetary policy,
 kebijakan moneter global yang ketat, fragmentasi geopolitik,           geopolitical fragmentation, and the uneven post-pandemic
 serta proses normalisasi aktivitas ekonomi pasca pandemi yang          normalization process of economic activity. The performance
 belum sepenuhnya seimbang. Kinerja negara maju cenderung               of developed economies tended to weaken as high interest
 melemah seiring tingginya suku bunga yang menahan konsumsi             rates restrained consumption and investment, while developing
 dan investasi, sementara negara berkembang, khususnya                  economies, particularly in Asia, demonstrated relatively better
 di kawasan Asia, menunjukkan ketahanan relatif lebih baik              resilience despite remaining exposed to external risks.
 meskipun tetap dihadapkan pada risiko eksternal.

 Tekanan inflasi global menunjukkan tren moderasi, namun                Global inflationary pressures played a moderating role but
 masih berada pada level yang relatif tinggi di sejumlah negara         remained at relatively high levels in several key economies.
 utama. Kondisi tersebut mendorong bank sentral global                  This situation has prompted global central banks to maintain
 untuk mempertahankan kebijakan moneter ketat secara hati-              prudently tight monetary policies over the longer term. The
 hati dalam jangka waktu yang lebih panjang. Lingkungan                 high global interest rate environment has resulted in limited
 suku bunga global yang tinggi berdampak pada terbatasnya               international liquidity, increased funding costs, and continued
 likuiditas internasional, meningkatnya biaya pendanaan, serta          volatility in global financial markets, which indirectly impacted
 berlanjutnya volatilitas di pasar keuangan global, yang secara         the dynamics of the banking industry.
 tidak langsung mempengaruhi dinamika industri perbankan.

 Di tengah kondisi global tersebut, perekonomian Indonesia              Despite these global conditions, the Indonesian economy was
 menunjukkan ketahanan yang solid. Bank Indonesia                       able to demonstrate solid resilience. Bank Indonesia projected
 memproyeksikan pertumbuhan ekonomi nasional berada pada                national economic growth in the range of 4.7% to 5.5%,
 kisaran 4,7%–5,5%, ditopang oleh permintaan domestik yang              supported by continued strong domestic demand, particularly
 tetap kuat, terutama konsumsi rumah tangga dan pertumbuhan             household consumption and investment growth. A consistent
 investasi. Konsistensi bauran kebijakan moneter, fiskal, dan           mix of monetary, fiscal, and real sector policies played a
 sektor riil turut berperan dalam menjaga stabilitas ekonomi            role in maintaining macroeconomic stability and supporting
 makro serta mendukung keberlanjutan pertumbuhan.                       sustainable growth.

 Dari sisi stabilitas harga, inflasi nasional diperkirakan tetap        In terms of price stability, national inflation was predicted
 terkendali dalam sasaran 2,5% ± 1%, mencerminkan efektivitas           to remain under control within the 2.5% ± 1% target range,
 pengendalian inflasi baik di tingkat pusat maupun daerah. Inflasi      reflecting the effectiveness of inflation control at both the
 inti yang terjaga serta terkendalinya inflasi pangan memberikan        central and regional levels. Steady core inflation and controlled
 ruang yang memadai bagi perekonomian untuk tumbuh secara               food inflation provided sufficient room for the economy to
 berkesinambungan tanpa menimbulkan tekanan berlebihan                  grow sustainably without putting undue pressure on public
 terhadap daya beli masyarakat.                                         purchasing power.

 Pada sektor eksternal, neraca pembayaran Indonesia                     In the external sector, Indonesia's balance of payments was
 diproyeksikan tetap berada dalam kondisi yang sehat, didukung          projected to remain healthy, supported by strong export
 oleh kinerja ekspor yang cukup baik serta posisi cadangan              performance and an adequate foreign exchange reserve
 devisa yang memadai. Ketahanan eksternal tersebut berperan             position. This external resilience played a crucial role in
 penting dalam menjaga stabilitas nilai tukar Rupiah di tengah          maintaining the stability of the Rupiah exchange rate in the
 meningkatnya volatilitas pasar keuangan global dan dinamika            midst of increasing global financial market volatility and the
 arus modal internasional.                                              dynamics of international capital flows.

 Sejalan dengan itu, stabilitas sistem keuangan nasional tetap          Consequently, the stability of the national financial system
 terjaga, tercermin dari permodalan perbankan yang kuat,                remained maintained, as can be seen reflected in strong bank
 tingkat likuiditas yang memadai, serta risiko kredit yang relatif      capital, adequate liquidity levels, and relatively controlled credit
 terkendali. Kondisi tersebut memberikan fondasi yang solid bagi        risk. These conditions provided a solid foundation for the
 sektor perbankan untuk terus menjalankan fungsi intermediasi           banking sector to continue to carry out its intermediary function
 secara pruden, memperluas penyaluran pembiayaan kepada                 prudently. These conditions also helped the sector to expand
 sektor-sektor produktif, serta mendukung pemulihan dan                 financing distribution to productive sectors, and support
 pertumbuhan ekonomi nasional secara berkelanjutan.                     sustainable national economic recovery and growth.



                                                         Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025     PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 47
    Tata Kelola Perusahaan yang Baik
                                                                                                                                               44
                                                Laporan Keberlanjutan            Laporan Keuangan
    Good Corporate Governance                   Sustainability Report            Financial Statements




Tinjauan Segmen Industri                                                     Industry Segment Review

Bank Indonesia juga menyatakan bahwa ketidakpastian                          Bank Indonesia has also stated that global economic
perekonomian global yang ditandai oleh perlambatan                           uncertainty, characterized by slowing growth, high interest
pertumbuhan, suku bunga tinggi, serta volatilitas pasar                      rates, and financial market volatility, remained an external factor
keuangan masih menjadi faktor eksternal yang mempengaruhi                    impacting the banking industry's performance. These conditions
kinerja industri perbankan. Kondisi tersebut berdampak pada                  have led to increased caution in liquidity management, funding
meningkatnya kehati-hatian dalam pengelolaan likuiditas,                     structures, and credit distribution strategies, all of which are
struktur pendanaan, serta strategi penyaluran kredit, seiring                in line with increasingly selective global liquidity and rising
dengan semakin selektifnya likuiditas global dan naiknya biaya               funding costs.
dana.

Di sisi domestik, prospek perekonomian nasional yang tetap                   Domestically, the national economic outlook has remained solid,
solid dengan pertumbuhan yang diproyeksikan berada pada                      with projected growth in the range of 4.7%–5.5% and inflation
kisaran 4,7%–5,5% serta inflasi yang terjaga dalam rentang                   maintained within its target range. This outlook has providing
sasaran memberikan dukungan positif bagi keberlanjutan                       positive support for the sustainability of banking’s intermediary
fungsi intermediasi perbankan. Aktivitas konsumsi dan investasi              function. Continued growth in domestic consumption and
domestik yang terus bertumbuh diperkirakan akan menjaga                      investment activity is expected to maintain financing demand,
permintaan pembiayaan, khususnya pada sektor-sektor                          particularly in productive sectors, in line with the direction of
produktif yang sejalan dengan arah pembangunan ekonomi                       national economic development.
nasional.

Stabilitas sistem keuangan yang terjaga, tercermin dari                      Maintained financial system stability, as can be seen reflected
permodalan yang kuat dan likuiditas yang memadai, menjadi                    in strong capital and adequate liquidity, has served as key
penyangga utama industri perbankan dalam menghadapi                          buffer for the banking industry in facing global dynamics.
dinamika global. Meski demikian, perbankan tetap dituntut                    Nevertheless, banks continued to be in need of strengthened
untuk memperkuat kerangka manajemen risiko secara                            risk management frameworks on an ongoing basis, particularly
berkelanjutan, terutama dalam mengantisipasi potensi tekanan                 for anticipating potential pressures on asset quality, exchange
terhadap kualitas aset, fluktuasi nilai tukar, serta perubahan               rate fluctuations, and changes in market conditions that could
kondisi pasar yang dapat mempengaruhi profil risiko Bank.                    impact their risk profile.

Sejalan dengan arah kebijakan Bank Indonesia yang                            In line with Bank Indonesia's policy direction of emphasizing
menekankan sinergi kebijakan moneter, makroprudensial,                       synergy between monetary, macroprudential, and payment
dan sistem pembayaran, perbankan didorong untuk terus                        system policies, banks have been encouraged to continuously
melakukan penyesuaian strategi melalui penguatan digitalisasi,               adjust their strategies by strengthening digitalization, improving
peningkatan efisiensi operasional, serta pengembangan                        operational efficiency, and developing products and services
produk dan layanan yang adaptif terhadap kebutuhan nasabah.                  that adapt to customer needs. The use of technology and
Pemanfaatan teknologi dan transformasi digital menjadi elemen                digital transformation have both served as crucial elements
penting dalam meningkatkan daya saing sekaligus memperluas                   in enhancing competitiveness while sustainably expanding
jangkauan layanan secara berkelanjutan.                                      service reach.

Dengan mempertimbangkan dinamika tersebut, industri                          By considering these dynamics, the banking industry has
perbankan memiliki peluang untuk tetap bertumbuh secara                      the opportunity to maintain healthy growth despite global
sehat di tengah tantangan global, dengan tetap menjaga                       challenges, all while maintaining a balance between business
keseimbangan antara pertumbuhan bisnis dan penerapan                         growth and the implementation of prudent principles. This
prinsip kehati-hatian. Pendekatan yang prudent dan adaptif                   prudent and adaptive approach is designed to strengthen the
diharapkan dapat memperkuat peran perbankan dalam                            role of banks in supporting national economic financing and
mendukung pembiayaan perekonomian nasional serta                             creating long-term value for all stakeholders.
menciptakan nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku
kepentingan.




 PT ALLO BANK INDONESIA TBK            2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 48
45                   Performa 2025          Laporan Manajemen            Profil Perusahaan          Analisis dan Pembahasan Manajemen
                     Performance 2025         Management Reports            Company Profile              Management Discussion and Analysis




 Peranan Direksi dalam Perumusan Strategi dan                          The Board of Directors' Role in Formulating
 Kebijakan Strategis                                                   Strategy and Strategic Policies

 Direksi secara aktif dan berkesinambungan merumuskan                  The Board of Directors has actively and continuously formulated
 arah strategis Perseroan dengan mempertimbangkan                      strategic directions that have taken into account macroeconomic
 dinamika makro ekonomi serta prospek industri perbankan.              dynamics and the banking industry's outlook. Improvements in
 Membaiknya kondisi perekonomian domestik yang ditopang                domestic economic conditions (supported by Bank Indonesia's
 oleh penurunan suku bunga acuan Bank Indonesia, penguatan             reduction in benchmark interest rates, the strengthening of the
 nilai tukar Rupiah, serta terkendalinya inflasi menjadi landasan      Rupiah exchange rate, and controlled inflation) have served
 penting dalam penetapan strategi Perseroan untuk tahun                as key foundations for establishing the Company's strategy
 2025. Momentum tersebut diperkirakan akan mendorong                   for 2025. This momentum was seen to have increased public
 peningkatan konsumsi masyarakat, khususnya pada periode               consumption, particularly during religious and national holiday
 hari raya dan libur nasional, yang selanjutnya berdampak positif      periods, which subsequently has positively impacted demand
 terhadap permintaan barang dan jasa serta aktivitas ekonomi           for goods and services and overall economic activity.
 secara keseluruhan.

 Dalam merespons peluang tersebut, Direksi menetapkan                  In response to this opportunity, the Board of Directors has
 kebijakan strategis yang diarahkan untuk memperkuat peran             established strategic policies aimed at strengthening Allo
 Allo Bank sebagai bank digital yang relevan, adaptif, dan             Bank's role as a relevant, adaptive, and customer-oriented
 berorientasi pada kebutuhan nasabah. Perseroan berkomitmen            digital bank. The Company is committed to not only meeting
 untuk tidak hanya menjawab kebutuhan nasabah secara                   customer needs holistically but also creating sustainable added
 menyeluruh, tetapi juga menciptakan nilai tambah yang                 value for all stakeholders. This strategy has been supported by
 berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan. Strategi             a strong and independent business model and the Company's
 tersebut didukung oleh model bisnis yang kuat dan mandiri,            experience in managing sustainable retail growth.
 serta pengalaman Perseroan dalam mengelola pertumbuhan
 ritel yang berkelanjutan.

 Direksi secara konsisten mengarahkan pengembangan                     The Board of Directors has consistently directed the development
 portofolio produk dan layanan perbankan digital yang                  of a comprehensive portfolio of digital banking products and
 komprehensif, baik untuk segmen ritel maupun korporasi.               services for both its retail and corporate segments. All of its
 Seluruh layanan dirancang berbasis digital end-to-end dengan          services are designed to be end-to-end digital, with a focus
 fokus pada kemudahan akses, efisiensi proses, dan integrasi           on ease of access, process efficiency, and service integration
 layanan dalam satu platform aplikasi. Pendekatan ini merupakan        within a single application platform. This approach is part of
 bagian dari kebijakan strategis Perseroan untuk meningkatkan          the Company's strategic policy to enhance the convenience,
 kenyamanan, kecepatan, serta kualitas pengalaman nasabah              speed, and quality of its customer transaction experience.
 dalam bertransaksi.

 Pada lini transaksi dan sistem pembayaran, Direksi menetapkan         Within the transaction and payment system sector, the
 penguatan layanan sebagai prioritas strategis guna mendorong          Board of Directors has established service strengthening as
 peningkatan aktivitas dan keterikatan nasabah. Penyediaan             a strategic priority to encourage increased customer activity
 fitur-fitur utama seperti pembayaran QRIS, transfer dana,             and engagement. Key features (such as QRIS payments, fund
 pembayaran tagihan, pengisian saldo, serta layanan tarik dan          transfers, bill payments, balance top-ups, and QR code-based
 setor tunai berbasis QR code dirancang untuk mendukung                cash withdrawals and deposits) have been designed to securely
 kebutuhan transaksi harian nasabah secara aman dan efisien.           and efficiently support the daily transaction needs of the Bank's
 Kebijakan ini diperkuat dengan pengembangan program                   customers. This policy has been reinforced by the development
 loyalitas yang diarahkan pada peningkatan frekuensi transaksi         of a loyalty program aimed at increasing transaction frequency
 dan penggunaan layanan secara berulang.                               and repeat service usage.

 Dalam rangka memperkuat struktur pendanaan, Direksi                   To strengthen its funding structure, the Board of Directors
 merumuskan strategi penghimpunan dana yang inovatif                   has formulated an innovative fundraising strategy through
 melalui pengembangan produk simpanan dan deposito digital             its development of digital savings and time deposit products
 dengan skema imbal hasil yang kompetitif. Produk simpanan             with competitive yield schemes. Flexible savings products with
 fleksibel dengan struktur suku bunga bertahap menjadi bagian          a graduated interest rate structure have been a part of this
 dari kebijakan strategis untuk mendorong pertumbuhan Dana             strategic policy to encourage sustainable growth of Third Party




                                                        Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025     PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 49
    Tata Kelola Perusahaan yang Baik
                                                                                                                                                 46
                                                Laporan Keberlanjutan            Laporan Keuangan
    Good Corporate Governance                   Sustainability Report            Financial Statements




Pihak Ketiga secara berkelanjutan, sekaligus menjaga stabilitas              Funds, all while maintaining funding stability and cost efficiency.
pendanaan dan efisiensi biaya dana. Peluncuran kartu debit                   The launch of a virtual debit card has also been strategic step
virtual juga menjadi langkah strategis untuk memperluas                      for expanding digital transaction acceptance and strengthening
akseptasi transaksi digital dan memperkuat posisi rekening Allo              the position of Allo Bank accounts as the primary accounts of
Bank sebagai rekening utama nasabah.                                         its customers.

Pada sisi pembiayaan, Direksi menetapkan kebijakan penyaluran                On the financing side of things, the Board of Directors has
kredit ritel yang inklusif, transparan, dan berbasis teknologi.              established an inclusive, transparent, and technology-based
Produk pembiayaan dirancang dengan fleksibilitas limit dan                   retail credit distribution policy. Financing products have been
tenor untuk menjangkau segmen masyarakat yang sebelumnya                     designed with flexible limits and tenors in such a way that
memiliki keterbatasan akses terhadap pembiayaan formal.                      enable them to reach segments of society that previously had
Selain itu, Perseroan mengembangkan skema pembiayaan                         limited access to formal financing. Furthermore, the Company
inovatif yang memungkinkan pembentukan riwayat kredit                        has developed an innovative financing scheme that has allowed
secara bertahap dengan risiko yang terukur. Seluruh proses                   for gradual credit history building with measurable risks. The
penyaluran kredit didukung oleh sistem underwriting berbasis                 entire credit distribution process is supported by a data- and
data dan teknologi guna menjaga kualitas aset seiring dengan                 technology-driven underwriting system designed to maintain
pertumbuhan portofolio pembiayaan.                                           asset quality as financing portfolios grow.

Sejalan dengan pengembangan produk dan layanan, Direksi                      In line with product and service developments, the Board of
juga merumuskan strategi kemitraan sebagai salah satu                        Directors has also formulated a partnership strategy as a key
pilar utama pertumbuhan. Pada tahap awal, Perseroan                          pillar of growth. Initially, the Company leveraged synergies
memanfaatkan sinergi dengan ekosistem Grup CT Corp                           within CT Corp Group ecosystem to accelerate user acquisition
untuk mempercepat akuisisi pengguna dan meningkatkan                         and increase service adoption. Subsequently, the Board of
adopsi layanan. Selanjutnya, Direksi secara aktif mendorong                  Directors has actively encouraged partnership diversification
diversifikasi kemitraan di luar ekosistem tersebut, mencakup                 beyond this ecosystem, encompassing various industry sectors
berbagai sektor industri seperti ritel, makanan dan minuman,                 such as retail, food and beverage, media, entertainment,
media, hiburan, kesehatan, transportasi, serta sektor strategis              healthcare, transportation, and other strategic sectors.
lainnya.

Diversifikasi ekosistem kemitraan ini tidak hanya memperluas                 This partnership ecosystem diversification has not only
basis nasabah dan meningkatkan volume transaksi, tetapi juga                 expanded the Bank's customer base and increased transaction
memperkaya pemanfaatan data perilaku nasabah yang menjadi                    volumes, it has also enhanced the Bank's utilization of customer
dasar penting dalam penyempurnaan strategi pemasaran,                        behavioral data. This data serves as a critical basis for refining
pengembangan produk, serta penguatan proses manajemen                        marketing strategies, product development, and strengthening
risiko. Peningkatan kontribusi transaksi dari mitra di luar                  risk management processes. The increased contribution of
ekosistem utama mencerminkan kemampuan Perseroan untuk                       transactions from partners outside the core ecosystem serves
tumbuh secara independen dan berkelanjutan.                                  to reflects the Company's ability to grow independently and
                                                                             sustainably.

Secara keseluruhan, Direksi meyakini bahwa integrasi antara                  Overall, the Board of Directors is of the belief that the integration
perumusan strategi produk, kebijakan pendanaan dan                           of product strategy formulation, funding and financing policies,
pembiayaan, serta pengembangan ekosistem kemitraan                           and the development of a diversified partnership ecosystem
yang terdiversifikasi merupakan fondasi utama dalam                          has serve as key foundations for building Allo Bank's healthy,
membangun pertumbuhan Allo Bank yang sehat, berimbang,                       balanced, and sustainable growth. This strategic approach
dan berkelanjutan. Pendekatan strategis tersebut diarahkan                   has aimed at increasing customer engagement, optimizing
untuk meningkatkan engagement nasabah, mengoptimalkan                        profitability, and creating long-term value, in line with the
profitabilitas, serta menciptakan nilai jangka panjang, sejalan              implementation of prudent principles and Good Corporate
dengan penerapan prinsip kehati-hatian dan Tata Kelola                       Governance.
Perusahaan yang Baik




 PT ALLO BANK INDONESIA TBK            2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 50
47                    Performa 2025           Laporan Manajemen            Profil Perusahaan          Analisis dan Pembahasan Manajemen
                     Performance 2025           Management Reports            Company Profile              Management Discussion and Analysis




 Proses yang dilakukan Direksi untuk Memastikan                          The Board of Directors' Process to Ensure
 Implementasi Strategi                                                   Strategy Implementation

 Direksi menyadari bahwa keberhasilan strategi tidak hanya               The Board of Directors understand that success in strategy
 ditentukan oleh ketepatan perumusan arah bisnis, tetapi juga            is determined not only by the accuracy of business direction
 oleh disiplin eksekusi dan konsistensi implementasi di seluruh          formulation, but also through disciplined execution and
 lini organisasi. Oleh karena itu, Direksi memastikan bahwa              consistent implementation across all levels of the organization.
 setiap kebijakan strategis yang ditetapkan diterjemahkan secara         As such, the Board of Directors has ensured that every one of its
 sistematis ke dalam rencana kerja operasional yang terukur,             established strategic policies has been systematically translated
 selaras, dan dapat dimonitor secara berkelanjutan.                      into a measurable, aligned, and operational work plan that can
                                                                         be continuously monitored.

 Sebagai langkah awal, Direksi menetapkan penjabaran strategi            For its first step, the Board of Directors has outlined the
 Perseroan ke dalam Rencana Bisnis Bank (RBB), rencana kerja             Company's strategy in the Bank Business Plan (RBB), annual
 tahunan, serta Objectives and Key Results (OKR) yang jelas              work plan, and through clear Objectives and Key Results (OKR)
 pada tingkat Direksi, manajemen, hingga unit kerja. Penetapan           at multiple levels spanning the Board of Directors, management,
 target kinerja dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi                and work units. Performance targets have been established
 makroekonomi, kapasitas permodalan dan likuiditas Bank, profil          by taking macroeconomic conditions, the Bank's capital and
 risiko, serta kesiapan infrastruktur dan sumber daya manusia,           liquidity capacity, risk profile, and infrastructure and human
 sehingga sasaran yang ditetapkan bersifat realistis dan dapat           resource readiness into account. Such considerations ensure
 dicapai secara prudent.                                                 that the targets are realistic and prudently achievable.

 Dalam memastikan implementasi berjalan sesuai arah strategis,           To ensure that implementation was aligned with strategic
 Direksi secara rutin melakukan forum pengendalian kinerja               directions, the Board of Directors regularly held performance
 melalui rapat Direksi dan rapat manajemen lintas fungsi.                control forums through Board of Directors meetings and cross-
 Forum tersebut digunakan untuk memantau perkembangan                    functional management meetings. These forums were used
 pencapaian target, mengevaluasi efektivitas program                     to monitor progress toward target achievements, evaluate
 strategis, serta mengidentifikasi secara dini berbagai kendala          the effectiveness of strategic programs, and early identify
 operasional maupun risiko yang berpotensi mempengaruhi                  operational obstacles and risks that could have potentially
 kinerja. Berdasarkan hasil evaluasi tersebut, Direksi secara aktif      impacted performance. The Board of Directors then uses
 melakukan penyesuaian kebijakan dan langkah tindak lanjut               evaluation results to actively makes policy adjustments and take
 yang diperlukan agar implementasi strategi tetap berada pada            necessary follow-up steps to ensure strategy implementation
 jalur yang telah ditetapkan.                                            remained on track.

 Pada pengembangan produk dan layanan digital, Direksi                   In developing digital products and services, the Board of
 memastikan adanya proses perencanaan, pengujian, dan                    Directors has also ensured a structured planning, testing, and
 peluncuran yang terstruktur dengan melibatkan fungsi bisnis,            launch process involving business, information technology, risk
 teknologi informasi, manajemen risiko, kepatuhan, dan hukum.            management, compliance, and legal functions. This approach
 Pendekatan ini diterapkan untuk memastikan bahwa setiap                 was implemented to ensure that each new product and
 produk dan fitur baru tidak hanya menjawab kebutuhan                    feature not only meets customer needs but also complied with
 nasabah, tetapi juga memenuhi prinsip kehati-hatian, kepatuhan          prudential principles and regulatory compliance, and ensured
 terhadap regulasi, serta kesiapan sistem operasional Bank.              the readiness of the Bank's operational systems.

 Dalam implementasi strategi pendanaan dan pembiayaan,                   In implementing the Bank's funding and financing strategy,
 Direksi memastikan pengelolaan dilakukan secara terintegrasi            the Board of Directors has ensured integrated management
 antara fungsi bisnis, treasury, manajemen risiko, dan keuangan.         between business, treasury, risk management, and finance
 Pertumbuhan Dana Pihak Ketiga dan penyaluran kredit                     functions. Third-party fund growth and loan disbursements
 dimonitor secara berkala dengan memperhatikan struktur                  were regularly monitored and took into account the cost
 biaya dana, kualitas aset, serta profil risiko portofolio. Direksi      structure of funds, asset quality, and portfolio risk profiles. The
 juga memastikan bahwa sistem underwriting berbasis data                 Board of Directors has also ensured that data- and technology-
 dan teknologi dimanfaatkan secara optimal untuk menjaga                 based underwriting systems have been optimally utilized to
 keseimbangan antara pertumbuhan bisnis dan kualitas                     maintain a balance between business growth and financing
 pembiayaan.                                                             quality.

 Terkait pengembangan ekosistem kemitraan, Direksi                       When it came to the development of its partnership ecosystem,
 menerapkan proses seleksi, evaluasi, dan pengelolaan mitra              the Board of Directors has implemented a structured partner
 yang terstruktur. Setiap kerja sama strategis dievaluasi tidak          selection, evaluation, and management process. Each strategic




                                                          Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025     PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 51
    Tata Kelola Perusahaan yang Baik
                                                                                                                                              48
                                                Laporan Keberlanjutan            Laporan Keuangan
    Good Corporate Governance                   Sustainability Report            Financial Statements




hanya dari sisi potensi bisnis, tetapi juga keselarasan dengan               partnership has been evaluated not only for its business potential
strategi jangka panjang Perseroan, kesiapan operasional, serta               but also for its alignment with the Company's long-term strategy,
risiko yang melekat. Direksi secara berkala meninjau kinerja                 operational readiness and inherent risks. The Board of Directors
kemitraan dan efektivitas kontribusinya terhadap pertumbuhan                 has also periodically reviewed partnership performance and
transaksi, akuisisi nasabah, dan peningkatan engagement.                     the effectiveness of a partnership's contribution to transaction
                                                                             growth, customer acquisition, and increased engagement.

Untuk mendukung konsistensi implementasi strategi, Direksi                   In order to support consistent strategy implementation, the
menempatkan penguatan tata kelola, manajemen risiko, dan                     Board of Directors has placed strengthening governance,
fungsi kepatuhan sebagai bagian integral dari proses eksekusi.               risk management, and compliance functions as an integral
Direksi memastikan bahwa setiap aktivitas bisnis dijalankan                  part of its execution process. The Board of Directors has also
sesuai dengan kebijakan internal, ketentuan regulator, serta                 ensured that all business activities have been conducted in
prinsip Good Corporate Governance. Pengawasan internal                       accordance with internal policies, regulatory requirements,
dan pelaporan manajemen dilakukan secara berjenjang dan                      and the principles of Good Corporate Governance. Internal
terdokumentasi dengan baik, sehingga pengambilan keputusan                   oversight and management reporting have been conducted in
dapat dilakukan secara tepat waktu dan berbasis informasi                    a hierarchical manner and have all been well-documented in
yang andal.                                                                  a way that ensured timely decision-making based on reliable
                                                                             information.

Selain itu, Direksi mendorong penguatan kapabilitas organisasi               Furthermore, the Board of Directors has encouraged a
melalui pengembangan sumber daya manusia dan budaya                          strengthening of organizational capabilities through human
kinerja yang berorientasi pada hasil. Program peningkatan                    resource development and a results-oriented performance
kompetensi, pemanfaatan teknologi, serta kolaborasi lintas                   culture. Competency improvement programs, technology
fungsi terus didorong agar organisasi memiliki kelincahan                    utilization, and cross-functional collaboration have been
(agility) dalam merespons perubahan lingkungan usaha.                        continuously promoted to ensure the organization's agility in
                                                                             responding to changes in the business environment.

Melalui proses perencanaan yang terstruktur, mekanisme                       Through a structured planning process, disciplined monitoring
pemantauan yang disiplin, serta pengambilan keputusan                        mechanisms, and adaptive decision-making, the Board of
yang adaptif, Direksi meyakini bahwa strategi Perseroan                      Directors is of the belief that the Company's strategy can be
dapat diimplementasikan secara efektif dan berkelanjutan.                    implemented effectively and sustainably through an approach
Pendekatan ini menjadi landasan bagi Allo Bank dalam                         that can serve as a foundation for Allo Bank to maintain growth
menjaga momentum pertumbuhan, mengelola risiko secara                        momentum, manage risks prudently, and create long-term
prudent, serta menciptakan nilai jangka panjang bagi seluruh                 value for all stakeholders.
pemangku kepentingan.

Perbandingan antara Hasil yang Dicapai dengan                                Comparison of Targets and Results
yang Ditargetkan

Tahun 2025 ditandai oleh dinamika lingkungan usaha yang                      The year 2025 was marked by a challenging national business
menantang di tingkat nasional, namun kondisi tersebut justru                 environment. Nevertheless, this situation was able to present
menjadi momentum bagi Bank untuk menunjukkan ketahanan                       an opportunity for the Bank to demonstrate resilience and
dan konsistensi kinerja. Di tengah berbagai tekanan eksternal,               consistent performance. Despite various external pressures, the
Perseroan tetap mampu mengelola aktivitas usaha secara                       Company remained able to manage its business activities in
terarah sehingga capaian kinerja dapat dipertahankan pada                    a focused manner that also maintained optimal performance
tingkat yang optimal.                                                        levels.

Dalam menetapkan sasaran kinerja, Allo Bank menempatkan                      In setting its performance targets, Allo Bank prioritized a
penguatan fundamental bisnis sebagai prioritas utama                         strengthening of business fundamentals through its formulation
melalui perumusan kebijakan strategis yang terukur dan                       of measurable and long-term strategic policies. Business targets
berorientasi jangka panjang. Target usaha disusun dengan                     were developed while taking into account internal capacity, risk
mempertimbangkan kapasitas internal, profil risiko, serta                    profiles, and available market opportunities, thus serving as
peluang pasar yang tersedia, sehingga dapat menjadi tolok                    relevant benchmarks for evaluating the effectiveness of strategy
ukur yang relevan dalam mengevaluasi efektivitas pelaksanaan                 implementation.
strategi.




 PT ALLO BANK INDONESIA TBK            2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 52
49                   Performa 2025          Laporan Manajemen             Profil Perusahaan        Analisis dan Pembahasan Manajemen
                    Performance 2025         Management Reports              Company Profile            Management Discussion and Analysis




 Sejalan dengan hal tersebut, sepanjang tahun 2025 Perseroan          In line with this, the Company established several key
 menetapkan sejumlah indikator kinerja utama yang bersumber           performance indicators throughout 2025 that were derived
 dari komponen usaha yang substansial sebagai dasar penilaian         from substantial business components as a basis for its own
 kinerja. Capaian aktual kemudian dibandingkan dengan                 performance assessments. Actual achievements were then
 rencana yang telah ditetapkan untuk memberikan gambaran              compared with its established plans to provide a comprehensive
 yang komprehensif mengenai tingkat realisasi strategi dan            picture of the level of strategy realization and the Bank's
 kinerja usaha Bank, sebagaimana disajikan pada uraian berikut.       business performance, all of which can be seen presented in
                                                                      the following data.
 •   Aset                                                             • Assets
     Per 31 Desember 2025, Bank membukukan Jumlah Aset                    As of 31 December, 2025, the Bank has recorded IDR18.47
     sebesar Rp18,47 triliun yaitu 116% dari target Bank sebesar          trillion in total assets, representing 116% of the Bank's
     Rp15,96 triliun. Angka tersebut mengalami peningkatan                target of IDR15.96 trillion. This figure represented a 32%
     sebesar 32% dibanding tahun 2024 yang tercatat sebesar               increase compared to IDR13.98 trillion in 2024. This asset
     Rp13,98 triliun. Kinerja Aset tersebut didorong oleh                 performance was driven by increased loans disbursed from
     peningkatan kredit yang disalurkan, baik dari segmen                 both of the rapidly-growing Wholesale and Retail segments.
     Wholesale maupun segmen Retail yang tumbuh pesat.

 •   Pendapatan Operasional                                           •    Operating Income
     Kinerja operasional Bank terus membaik selama tahun                   The Bank's operational performance continued to improve
     2025. Pendapatan operasional naik 37% dibanding tahun                 during 2025. Operating income rose 37% (compared to the
     lalu menjadi Rp1,98 triliun, yaitu 112% dari target Bank              previous year) to IDR1.98 trillion, representing 112% of the
     sebesar Rp1,77 triliun. Perbaikan kinerja ini didorong oleh           Bank's target of IDR1.77 trillion. This improved performance
     pertumbuhan, baik dalam pendapatan bunga bersih                       was driven by growth in both net interest income and fee-
     maupun pendapatan berbasis biaya. Pendapatan bunga                    based income. Net interest income grew 29% year-on-year
     bersih tumbuh 29% yoy menjadi Rp1,44 triliun, sementara               to IDR1.44 trillion, while fee-based income grew 65% year-
     pendapatan berbasis biaya tumbuh 65% yoy menjadi                      on-year to IDR543 billion, supported by loan disbursement
     Rp543 miliar, didukung oleh penyaluran pinjaman di tengah             despite challenging macroeconomic conditions.
     kondisi makroekonomi yang menantang.

 •   Laba Bersih                                                      •    Net Profit
     Per 31 Desember 2025, laba setelah pajak tercatat sebesar             As of 31 December, 2025, profit after tax was recorded at
     Rp574 miliar yaitu 137% dari target Bank sebesar Rp417                IDR574 billion, which is 137% of the Bank's target of IDR417
     miliar. Angka tersebut mengalami peningkatan sebesar 23%              billion. This figure represented a 23% increase compared
     dibanding tahun 2024 yang tercatat sebesar Rp467 miliar.              to IDR467 billion recorded in 2024. The increase in net
     Peningkatan laba bersih juga berkorelasi langsung dengan              profit also directly correlated with increases in Net Interest
     peningkatan Margin Bunga Bersih (NIM), Pengembalian                   Margin (NIM), Return on Assets (ROA), and Return on Equity
     Aset (ROA), dan Pengembalian Ekuitas (ROE), yang tercatat             (ROE), which were recorded at 10.1%, 4.9%, and 7.9%,
     masing-masing sebesar 10,1%, 4,9%, dan 7,9%, yang                     respectively, representing increases of 120 bps, 110 bps,
     mewakili peningkatan sebesar 120 bps, 110 bps, dan 50 bps             and 50 bps compared to the same period last year.
     dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

 •   Penyaluran Kredit dan Kualitas Kredit                            •    Loan Disbursement and Credit Quality
     Pinjaman yang disalurkan Bank mencapai Rp9,14 triliun                 The Bank's disbursed loans reachedIDR9.14 trillion at the
     pada akhir tahun 2025, yaitu 95,7% dari target Bank sebesar           end of 2025, which represented 95.7% of the Bank's target
     Rp9,55 miliar, yang mencerminkan peningkatan sebesar                  of IDR9.55 billion, reflecting a 22% increase compared to
     22% dibanding tahun lalu sebesar Rp7,48 triliun didorong              last year's IDR7.48 trillion. These changes were driven by
     oleh pertumbuhan di segmen Retail dan Wholesale. Bank                 growth in the Retail and Wholesale segments. The Bank
     terus menunjukkan disiplin dalam kualitas pinjamannya,                continued to demonstrate discipline in its loan quality, as
     sebagaimana tercermin dalam Kredit Macet Bruto dan Neto               can be seen reflected in its Gross and Net Non-Performing
     (NPL) masing-masing sebesar 1,6% dan 0,6%.                            Loans (NPL) staying at 1.6% and 0.6%, respectively.




                                                       Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025     PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 53
    Tata Kelola Perusahaan yang Baik
                                                                                                                                               50
                                                Laporan Keberlanjutan            Laporan Keuangan
    Good Corporate Governance                   Sustainability Report            Financial Statements




Bertumpu pada kapabilitas internal yang terus diperkuat serta                On the basis of its continuously strengthened internal
prospek usaha yang menjanjikan, Bank memandang masa                          capabilities and promising business prospects, the Bank has
depan dengan keyakinan yang terukur untuk menciptakan                        arrived at a view of the future filled with measured confidence
kinerja yang konsisten dan berkelanjutan. Evaluasi atas                      for creating consistent and sustainable performance. Evaluating
keselarasan antara rencana dan realisasi kinerja menjadi                     its alignment between plans and actual performance serves as
referensi penting bagi Manajemen dalam merumuskan sasaran                    an important point of reference for Management in formulating
serta arah kebijakan strategis pada periode selanjutnya.                     targets and strategic policy directions for the coming period.

Gambaran tentang Prospek Usaha                                               Business Prospects Overview

Direksi memandang bahwa prospek usaha nasional pada                          The Board of Directors believes that the national business
periode mendatang tetap menunjukkan arah pertumbuhan                         outlook for the coming period continues to show positive
yang positif, meskipun dinamika perekonomian global masih                    growth despite uncertainty surrounding global economic
diwarnai oleh ketidakpastian. Sebagaimana dikutip dari buku                  dynamics. As quoted from Bank Indonesia's 2025 Annual
Pertemuan Tahunan Bank Indonesia 2025 dengan tema                            Meeting report (themed "Resilient and Independent: Synergy
“Tangguh dan Mandiri: Sinergi Mendorong Pertumbuhan                          to Drive Higher and More Resilient Economic Growth), the
Ekonomi Lebih Tinggi dan Berdaya Tahan”, perekonomian                        Indonesian economy was projected to grow in the range of
Indonesia diproyeksikan tumbuh pada kisaran 4,7%–5,5%,                       4.7% to 5.5%, primarily supported by solid domestic demand,
dengan dukungan utama berasal dari permintaan domestik                       particularly household consumption and investment. Inflation
yang solid, khususnya konsumsi rumah tangga dan investasi.                   was projected to remain within the target range of 2.5% ± 1%,
Inflasi yang diperkirakan tetap berada dalam sasaran 2,5%                    reflecting maintained price stability and the effective synergy of
± 1% mencerminkan stabilitas harga yang terjaga serta                        monetary, fiscal, and real sector policies.
efektivitas sinergi kebijakan moneter, fiskal, dan sektor riil.

Kondisi makroekonomi yang relatif stabil tersebut memberikan                 This relatively stable macroeconomic environment provided
fondasi yang kondusif bagi aktivitas dunia usaha dan sektor                  a conducive foundation for business and financial sector
keuangan. Investasi diproyeksikan terus meningkat sejalan                    activity. Investment was projected to continue increasing in
dengan berlanjutnya pembangunan infrastruktur, penguatan                     line with ongoing infrastructure development, strengthening
industri manufaktur bernilai tambah, serta percepatan                        the value-added manufacturing industry, and accelerating the
transformasi ekonomi digital. Dari sisi eksternal, ketahanan                 transformation of the digital economy. Externally, a resilient
neraca pembayaran dan kecukupan cadangan devisa                              balance of payments and adequate foreign exchange reserves
diharapkan tetap menjadi penyangga utama dalam menjaga                       were expected to remain key pillars in maintaining Rupiah
stabilitas nilai tukar Rupiah di tengah volatilitas pasar keuangan           exchange rate stability despite global financial market volatility.
global.

Dalam konteks tersebut, Direksi menilai bahwa iklim usaha                    In this context, the Board of Directors is of the assessment that
industri perbankan nasional masih memiliki prospek yang positif,             the national banking industry's business climate still has positive
meskipun dihadapkan pada tantangan berupa kebijakan suku                     prospects, despite facing challenges in the form of relatively
bunga global yang relatif ketat serta meningkatnya persaingan                tight global interest rate policies and increasing competition in
di industri jasa keuangan. Pertumbuhan kredit perbankan secara               the financial services industry. Banking loan growth across the
industri diperkirakan berada pada kisaran 8–12%, sejalan                     industry was estimated to be in the range of 8% to 12%, in line
dengan meningkatnya kebutuhan pembiayaan sektor produktif,                   with the increasing need for financing in the productive sector,
konsumsi domestik, serta pembiayaan UMKM. Sementara itu,                     domestic consumption, and MSME financing. Meanwhile, Third
pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) diperkirakan tetap                       Party Fund (TPF) growth was expected to remain at a healthy
berada pada tingkat yang baik, mencerminkan kepercayaan                      level, reflecting maintained public confidence in the banking
masyarakat yang terjaga terhadap sistem perbankan.                           system.

Stabilitas sistem keuangan nasional diperkirakan tetap kuat,                 The stability of the national financial system is expected to
ditopang oleh tingkat permodalan yang memadai, likuiditas                    remain strong, supported by adequate capital levels, maintained
yang terjaga, serta kualitas aset yang relatif stabil. Rasio kredit          liquidity, and relatively stable asset quality. The industry's non-
bermasalah (Non-Performing Loan/NPL) industri diproyeksikan                  performing loan (NPL) ratio was projected to remain within
tetap berada dalam batas yang sehat, seiring dengan penerapan                healthy limits, in line with the implementation of prudential
prinsip kehati-hatian dan penguatan manajemen risiko yang                    principles and strengthened risk management practices by
dilakukan oleh perbankan.                                                    banks.




  PT ALLO BANK INDONESIA TBK           2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 54
51                    Performa 2025         Laporan Manajemen            Profil Perusahaan          Analisis dan Pembahasan Manajemen
                     Performance 2025         Management Reports            Company Profile              Management Discussion and Analysis




  Di sisi lain, Direksi menyadari adanya tantangan struktural          On the other hand, the Board of Directors still recognized
  yang perlu dikelola secara cermat, antara lain tekanan biaya         the structural challenges that required careful management,
  dana, kebutuhan investasi berkelanjutan pada infrastruktur           including pressure on the cost of funds, the need for
  teknologi informasi, serta persaingan yang semakin intens            continuous investment in information technology infrastructure,
  dengan lembaga keuangan non-bank dan pelaku digital.                 and increasingly intense competition from non-bank financial
  Kondisi ini mendorong Bank untuk terus meningkatkan efisiensi        institutions and digital players. These conditions have
  operasional, memperkuat diferensiasi produk dan layanan,             encouraged the Bank to continuously improve its operational
  serta mengoptimalkan pemanfaatan teknologi dan data dalam            efficiency, strengthen its product and service differentiation,
  pengembangan bisnis dan pengelolaan risiko.                          and optimize its use of technology and data in business
                                                                       development and risk management.

  Ke depan, peluang pertumbuhan industri perbankan                     Going forward, growth opportunities in the banking industry
  diperkirakan semakin terbuka seiring dengan meningkatnya             are projected to expand further along with increasing financial
  inklusi keuangan, percepatan digitalisasi sistem pembayaran,         inclusion, accelerating digitalization of payment systems,
  serta penguatan ekosistem keuangan digital. Direksi                  and strengthening of digital financial ecosystems. The Board
  berkomitmen untuk memanfaatkan momentum pertumbuhan                  of Directors is committed to capitalizing on the momentum
  ekonomi nasional melalui penyaluran pembiayaan yang selektif         of national economic growth through selective and quality
  dan berkualitas, dengan tetap menjaga keseimbangan antara            financing distribution, all while maintaining a balance between
  pertumbuhan usaha dan prinsip kehati-hatian.                         business growth and prudential principles.

  Secara keseluruhan, Direksi menilai bahwa prospek usaha              Overall, the Board of Directors is of the view that the Company's
  Perseroan berada pada arah yang konstruktif, dengan                  business prospects are on a constructive path that will be
  dukungan fondasi ekonomi nasional yang solid dan sistem              supported by a solid national economic foundation and a stable
  keuangan yang stabil. Dalam menghadapi lingkungan usaha              financial system. In facing a competitive and dynamic business
  yang kompetitif dan dinamis, kemampuan Bank dalam                    environment, the Bank's ability to adapt to change, manage
  beradaptasi terhadap perubahan, mengelola risiko secara              risks prudently, and deliver relevant product and service
  prudent, serta menghadirkan inovasi produk dan layanan yang          innovations will all be key to creating sustainable growth and
  relevan akan menjadi kunci dalam menciptakan pertumbuhan             long-term value for all stakeholders.
  yang berkelanjutan dan nilai jangka panjang bagi seluruh
  pemangku kepentingan.

  Penerapan Tata Kelola Bank                                           Bank Governance Implementation

  Allo Bank meyakini bahwa keberlanjutan usaha dibangun                Allo Bank is of the belief that business sustainability is built
  melalui keseimbangan antara pencapaian kinerja finansial dan         through a process that balances financial performance
  keandalan pelaksanaan operasional sehari-hari. Keduanya              achievements with reliable daily operations. Both can only
  hanya dapat berjalan secara konsisten apabila didukung               operate consistently if supported by a strong and disciplined
  oleh kerangka tata kelola yang kuat dan disiplin. Oleh karena        governance framework. As such, the Bank has placed the
  itu, Bank menempatkan penerapan tata kelola perusahaan               implementation of good corporate governance as a primary
  yang baik sebagai fondasi utama dalam menjaga integritas             foundation for maintaining business integrity, encouraging
  bisnis, mendorong persaingan yang sehat, serta menciptakan           healthy competition, and creating a stable and resilient business
  lingkungan usaha yang stabil dan berdaya tahan.                      environment.

  Dalam kerangka tersebut, praktik GCG tidak diposisikan sekadar       Within this framework, GCG practices are positioned not merely
  sebagai kewajiban kepatuhan, melainkan sebagai panduan               as compliance obligations, but as a guide for behavior and
  perilaku dan pengambilan keputusan di seluruh tingkatan              decision-making at all levels of the organization. Governance
  organisasi. Prinsip-prinsip tata kelola diterapkan secara            principles are applied comprehensively and consistently,
  menyeluruh dan konsisten, dimulai dari Dewan Komisaris dan           starting from the Board of Commissioners and Board of
  Direksi hingga seluruh karyawan, sebagai bagian integral dari        Directors down to all employees, and serve as an integral part
  budaya kerja dan tata kelola pengelolaan Bank.                       of the Bank's work culture and governance.

  Secara implementatif, GCG berfungsi sebagai landasan                 In practice, GCG serves as the foundation for every process
  dalam setiap proses dan mekanisme pengelolaan perusahaan             and mechanism of company management to stay in adherence
  dengan tetap mengacu pada ketentuan peraturan perundang-             to applicable laws and regulations. The effective and integrated
  undangan yang berlaku. Penerapan tata kelola yang efektif            implementation of good corporate governance is also a key




                                                        Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025     PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 55
    Tata Kelola Perusahaan yang Baik
                                                                                                                                               52
                                                Laporan Keberlanjutan            Laporan Keuangan
    Good Corporate Governance                   Sustainability Report            Financial Statements




dan terintegrasi juga menjadi salah satu tolok ukur utama                    benchmark for stakeholders, particularly investors, in assessing
bagi para pemangku kepentingan, khususnya investor, dalam                    a company's resilience and long-term prospects. For the
menilai ketahanan dan prospek jangka panjang perusahaan.                     banking industry, particularly Allo Bank, GCG practices serve
Bagi industri perbankan, khususnya Allo Bank, praktik GCG                    as key prerequisites for creating sustainable added value,
merupakan prasyarat utama untuk menciptakan nilai tambah                     strengthening the Bank's ability to respond to industry dynamics,
yang berkelanjutan, memperkuat kemampuan Bank dalam                          and fostering a healthy and inclusive investment climate.
merespons dinamika industri, serta membangun iklim investasi
yang sehat dan inklusif.

Sejalan dengan komitmen tersebut, Allo Bank terus melakukan                  In line with this commitment, Allo Bank has continued to
penguatan penerapan GCG di seluruh lini kegiatan usaha. Upaya                strengthen its GCG implementation across all business lines. Its
ini diwujudkan melalui evaluasi berkala dan penyempurnaan                    efforts towards this end can be seen realized through the Bank's
kebijakan tata kelola sebagai bagian dari proses perbaikan                   periodic evaluations and refinements of governance policies
berkelanjutan, guna memastikan bahwa prinsip-prinsip GCG                     as part of a continuous improvement process that ensures
senantiasa relevan, efektif, dan terinternalisasi secara konsisten           GCG principles remain relevant, effective, and consistently
di seluruh lapisan organisasi Bank.                                          internalized across all levels of the Bank's organization.

Penilaian terhadap Komite-Komite di bawah                                    Assessment of Committees under the Board of
Direksi                                                                      Directors

Dalam rangka memastikan efektivitas pengelolaan Bank,                        To ensure the effectiveness of the Bank's management, the
Direksi menata struktur pendukung yang berfungsi sebagai                     Board of Directors has established a supporting structure
perpanjangan tangan dalam proses pengambilan keputusan                       designed to serve as an extension of its decision-making
dan pengendalian operasional, sesuai dengan kerangka                         process and operational control, and has done so in accordance
regulasi yang berlaku. Keberadaan organ pendukung tersebut                   with the applicable regulatory framework. The existence of
dirancang untuk memperkuat tata kelola, meningkatkan kualitas                these supporting bodies is designed to strengthen governance,
pengawasan internal, serta memastikan implementasi strategi                  improve the quality of internal oversight, and ensure that
berjalan secara disiplin dan terkoordinasi.                                  strategy implementation is carried out in a disciplined and
                                                                             coordinated manner.

Secara struktural, Direksi didukung oleh fungsi Sekretaris                   Structurally, the Board of Directors is supported by the
Perusahaan dan Program Management Office (PMO) serta                         Corporate Secretary, the Program Management Office (PMO),
Satuan Kerja Audit Internal (SKAI) yang berperan penting dalam               and the Internal Audit Unit (SKAI), all of which play crucial roles
menjaga akuntabilitas, kepatuhan, dan kualitas pelaksanaan                   in maintaining accountability, compliance, and the quality of
program strategis. Di luar struktur formal tersebut, Direksi                 strategic program implementation. Beyond this formal structure,
juga membentuk berbagai komite fungsional sebagai forum                      the Board of Directors has also established various functional
pengambilan keputusan kolektif, antara lain Komite Kredit,                   committees as collective decision-making forums, including
Komite Kebijakan Perkreditan, Komite Aktiva dan Pasiva, Komite               the Credit Committee, Credit Policy Committee, Assets and
Manajemen Risiko, Komite Pengarah Teknologi Informasi, dan                   Liabilities Committee, Risk Management Committee, Information
Komite Produk.                                                               Technology Steering Committee, Product Committee.

Sepanjang tahun 2025, Direksi menilai bahwa seluruh organ                    The Board of Directors is of the view that all of these supporting
pendukung tersebut telah menjalankan peran dan tanggung                      bodies have carried out their roles and responsibilities
jawabnya secara konsisten dan profesional, sejalan dengan                    consistently and professionally throughout 2025, and in
rencana kerja tahunan serta pedoman dan tata tertib kerja yang               ways that were in line with the Bank's annual work plan and
ditetapkan. Kontribusi aktif dari masing-masing komite telah                 established work guidelines and procedures. The active
menjadi faktor pendukung penting dalam menjaga kualitas                      contribution of each committee has been a crucial supporting
pengelolaan Bank dan memastikan tercapainya tujuan usaha                     factor in maintaining the quality of the Bank's management
secara berkelanjutan.                                                        and ensuring sustainable achievement of the Bank's business
                                                                             objectives.




  PT ALLO BANK INDONESIA TBK           2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 56
53                       Performa 2025          Laporan Manajemen            Profil Perusahaan          Analisis dan Pembahasan Manajemen
                        Performance 2025         Management Reports             Company Profile              Management Discussion and Analysis




 Perubahan Komposisi Anggota Direksi                                       Changes in the Composition of the Board of
                                                                           Directors

 Allo Bank telah menyusun jumlah dan komposisi Direksi                     Allo Bank has structured its Board of Directors to ensure effective,
 sedemikian rupa sehingga memungkinkan pengambilan                         accurate, and timely decision-making, while also allowing for
 keputusan dapat dilakukan secara efektif, tepat dan cepat, serta          independent action. As of 31 December, 2025, changes were
 dapat bertindak independen. Per 31 Desember 2025, terdapat                made to the Board of Directors' composition. The Company
 perubahan susunan dan komposisi Direksi, dimana Perseroan                 accepted the resignation of Mr. Arief Tendeas as a Director.
 menerima pengunduran diri Bapak Arief Tendeas sebagai                     This resignation was ratified at the Annual General Meeting of
 Direksi Perseroan yang disahkan melalui RUPS Tahunan                      Shareholders on 10 April, 2025. Meanwhile, Mr. Indra Utoyo
 tanggal 10 April 2025. Sementara itu, Bapak Indra Utoyo secara            officially resigned as President Director of Allo Bank on 10 July,
 resmi berhenti menjabat sebagai Direktur Utama Allo Bank per              2025, due to his resignation. This resignation was ratified at the
 10 Juli 2025 dikarenakan mengundurkan diri, dan disahkan                  Extraordinary General Meeting of Shareholders on 9 October,
 melalui RUPS Luar Biasa tanggal 9 Oktober 2025. Perseroan                 2025. The Company also appointed Mr. Ari Yanuanto Asah as
 juga menunjuk Bapak Ari Yanuanto Asah sebagai Plt. Direktur               Acting President Director, effective 10 July, 2025.
 Utama yang efektif menjabat per 10 Juli 2025.

 Sesuai dengan Akta Berita Acara Rapat Umum Pemegang                       According to the Deed of Minutes of the Extraordinary General
 Saham Luar Biasa No. 4 tanggal 9 Oktober 2025 oleh Dharma                 Meeting of Shareholders No. 4 dated 9 October, 2025, which
 Akhyuzi S.H., Notaris di Jakarta, komposisi Direksi Bank per 31           were written up by Dharma Akhyuzi S.H., a Notary in Jakarta,
 Desember 2025 adalah sebagai berikut:                                     the composition of the Bank's Board of Directors as of 31
                                                                           December, 2025, was as follows:


        Nama               Jabatan               Dasar Pengangkatan                        Masa Jabatan                   Periode Jabatan
        Name               Position              Basis of Appointment                      Term of Office                  Term of Office

     Ari Yanuanto    Direktur              RUPS Tahunan 31 Mei 2024               2024 - RUPS Tahunan Tahun 2027                Kedua
     Asah            Director              Annual GMS of 31 May 31, 2024          2024 - Annual GMS of 2027                     Second
     Ganda           Direktur              RUPS Tahunan 31 Mei 2024               2024 - RUPS Tahunan Tahun 2027                 kedua
     Raharja Rusli   Director              Annual GMS of 31 May 31, 2024          2024 - Annual GMS of 2027                     Second
     Sajal           Direktur              RUPS Tahunan 31 Mei 2024               2024 - RUPS Tahunan Tahun 2027                 kedua
     Bhatnagar       Director              Annual GMS of 31 May 31, 2024          2024 - Annual GMS of 2027                     Second



 Struktur Organisasi Bank di 2025                                          Bank Organizational Structure in 2025

 Menjawab percepatan perkembangan bisnis serta meningkatnya                In response to accelerated business developments and
 intensitas persaingan di industri perbankan digital, Allo Bank            increasing competition in the digital banking industry, Allo
 secara berkelanjutan melakukan penataan dan penguatan                     Bank has continuously worked to restructure and strengthen its
 organisasi sebagai bagian dari upaya memastikan kesiapan                  organization as part of its efforts to ensure the Bank's readiness
 Bank dalam mencapai sasaran strategis yang telah ditetapkan.              to achieve its established strategic goals. Its latest organizational
 Penyesuaian struktur organisasi terbaru telah ditetapkan                  structure adjustments were established and implemented
 dan diberlakukan melalui Surat Keputusan Direksi No. 089/                 through Board of Directors Decree No. 089/DIRAB/25 dated
 DIRAB/25 tanggal 3 Oktober 2025 tentang Perubahan Struktur                3 October, 2025, concerning Changes to the Organizational
 Organisasi. Adapun struktur organisasi Bank di tahun 2025                 Structure. The Bank's organizational structure in 2025 can be
 dapat dilihat di bab profil perusahaan pada laporan tahunan ini.          found in the Company Profile section of this annual report.




                                                           Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025      PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 57
    Tata Kelola Perusahaan yang Baik
                                                                                                                                               54
                                                Laporan Keberlanjutan            Laporan Keuangan
    Good Corporate Governance                   Sustainability Report            Financial Statements




Aktivitas Utama Bank di 2025                                                 The Bank's Primary Activities in 2025

Sepanjang tahun 2025, aktivitas utama Bank diarahkan pada                    Throughout 2025, the Bank's primary activities were directed
penguatan kualitas pengelolaan bisnis dan operasional melalui                at strengthening its quality of business and operational
penerapan budaya kerja yang konsisten dan terintegrasi di                    management through its implementation of a consistent and
seluruh lini organisasi. Bank menempatkan Nilai Inti sebagai                 integrated work culture across all organizational lines. The Bank
landasan dalam setiap aktivitas usaha, mulai dari perumusan                  places Core Values ​​as its foundation for all business activities,
kebijakan, pengambilan keputusan, hingga pelaksanaan                         from policy formulation and decision-making to customer
layanan kepada nasabah, guna memastikan seluruh kegiatan                     service delivery. This was done to ensure that all operational
operasional berjalan selaras dengan arah strategis perusahaan.               activities were aligned with the Company's strategic direction.

Dalam menjalankan aktivitas bisnisnya, Bank secara aktif                     In carrying out its business activities, the Bank has actively
mengimplementasikan tujuh Nilai Inti yang terangkum dalam                    implemented seven Core Values summarized in the acronym
akronim “DIGITAL” sebagai pedoman utama perilaku Insan                       "DIGITAL". These values have served as the primary guidelines
Bank. Pendekatan berbasis data menjadi dasar dalam                           for the behavior of its employees. A data-driven approach
pengambilan keputusan, sementara fokus pada penciptaan                       underpins decision-making, while a focus on creating positive
dampak positif, pertumbuhan berkelanjutan, kolaborasi yang                   impact, sustainable growth, harmonious collaboration,
harmonis, transparansi, serta ketangkasan dalam merespons                    transparency, and agility in responding to change were key
perubahan menjadi karakter utama dalam pelaksanaan                           characteristics of the Bank's business operations throughout
kegiatan usaha sepanjang tahun.                                              the year.

Selain itu, Bank juga memprioritaskan penguatan kapabilitas                  Furthermore, the Bank has prioritized strengthening human
sumber daya manusia melalui budaya belajar yang                              resource capabilities through a culture of continuous learning
berkesinambungan sebagai bagian dari aktivitas utama di tahun                as part of its core activities for 2025. Through consistent
2025. Melalui internalisasi Nilai Inti secara konsisten, Bank                internalization of its Core Values, the Bank has worked to
berupaya meningkatkan efektivitas operasional, memperkuat                    improve operational effectiveness, strengthen competitiveness,
daya saing, serta mendukung penciptaan nilai jangka panjang                  and support the creation of sustainable long-term value for
yang berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan di                      all stakeholders in the midst of the banking industry's ever-
tengah dinamika industri perbankan yang terus berkembang.                    evolving dynamics.

Fungsi Penunjang Teknologi Informasi                                         Information Technology Support Function

Bank memandang pemanfaatan Teknologi Informasi                               The Bank is of the view that Information Technology serves
sebagai fondasi strategis dalam mendorong efektivitas                        as a strategic foundation for driving the effectiveness and
dan kesinambungan proses bisnis di tengah percepatan                         sustainability of business processes in the midst of accelerated
perubahan lingkungan usaha. Oleh karena itu, Bank secara                     changes in the business environment. Accordingly, the Bank
berkelanjutan melakukan penguatan kapabilitas teknologi                      has continuously strengthened its technological capabilities by
dengan mengadopsi perkembangan TI yang relevan guna                          adopting relevant IT developments to improve its productivity
meningkatkan produktivitas dan kualitas pelaksanaan                          and the quality of its overall operational implementation.
operasional secara menyeluruh.

Dalam mendukung arah tersebut, Bank menetapkan kerangka                      To support this direction, the Bank has established an integrated
kebijakan, prosedur, dan standar TI yang terintegrasi sebagai                IT framework of policies, procedures, and standards as a
acuan pengembangan dan pemanfaatan teknologi. Setiap                         reference for technology development and utilization. Every
inisiatif pengembangan, khususnya pada aplikasi dan layanan                  one of the Bank's development initiative, particularly for digital
digital, dilaksanakan dengan memperhatikan prinsip kepatuhan                 applications and services, has been implemented with due
terhadap ketentuan regulator, termasuk Otoritas Jasa Keuangan                regard for compliance with regulatory requirements, including
dan Bank Indonesia, serta melalui proses evaluasi internal                   the Financial Services Authority and Bank Indonesia, and
yang berkesinambungan untuk mengantisipasi dan mengelola                     through a continuous internal evaluation process to anticipate
potensi risiko teknologi.                                                    and manage potential technological risks.




 PT ALLO BANK INDONESIA TBK            2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 58
55                   Performa 2025          Laporan Manajemen               Profil Perusahaan       Analisis dan Pembahasan Manajemen
                     Performance 2025         Management Reports               Company Profile           Management Discussion and Analysis




 Seiring semakin luasnya adopsi teknologi di masyarakat, peran TI      As technology adoption has expanded across the community,
 menjadi semakin krusial dalam mendukung pencapaian target             the role of IT has become increasingly crucial in supporting
 bisnis Bank. Keandalan sistem, kecepatan proses, serta integrasi      the achievement of the Bank's business targets. System
 layanan yang dihasilkan dari pemanfaatan TI diharapkan                reliability, process speed, and service integration resulting
 mampu memperkuat daya saing Bank dan menjadikan                       from IT utilization have all been designed to strengthen the
 teknologi sebagai enabler utama dalam menjalankan aktivitas           Bank's competitiveness and make technology a key enabler for
 usaha secara efektif dan berkelanjutan.                               conducting business activities effectively and sustainably.

 Produk dan Jasa yang Ditawarkan                                       Products and Services Offered

 Di tahun 2025, Bank senantiasa mengembangkan layanan                  In 2025, the Bank continued to develop digital banking services
 perbankan digital untuk tabungan dan fitur-fitur pembayaran,          for savings and payment features that included the following:
 meliputi:
 1. Produk uang elektronik dengan branding Allo Pay dan Allo           1.    Electronic money products with the Allo Pay and Allo Pay+
     Pay+.                                                                   branding.
 2. Produk tabungan termasuk Allo Prime dan Allo Grow.                 2.    Savings products, including Allo Prime and Allo Grow.
 3. Deposito.                                                          3.    Deposits.
 4. Kredit digital dengan branding PayLater dan Instant Cash.          4.    Digital credit with the PayLater and Instant Cash branding.
 5. Layanan Transfer Dana, tarik tunai tanpa kartu, top up             5.    Fund transfer services, cardless cash withdrawals, electronic
     uang elektronik, pembayaran QRIS, layanan pembayaran                    money top-ups, QRIS payments, biller payment services,
     biller dan program loyalty berupa Membership, Point, dan                and loyalty programs in the form of Membership, Points,
     Coupon (MPC).                                                           and Coupons (MPC).
 6. Virtual Debit Card.                                                6.    Virtual Debit Cards.
 7. Virtual Account.                                                   7.    Virtual Accounts.
 8. Rekening Dana Nasabah (RDN).                                       8.    Customer Fund Accounts.

 Tingkat Suku Bunga Penghimpunan dan                                   Interest Rates for Funding and Provision
 Penyediaan Dana

 Sebagai bagian dari komitmen terhadap transparansi dan                As part of its commitment to transparency and regulatory
 kepatuhan regulasi, Bank secara terbuka menyampaikan                  compliance, the Bank has openly disclosed information on its
 informasi mengenai Suku Bunga Dasar Kredit (SBDK) sebagai             Prime Lending Rate (SBDK) as the initial reference in setting
 referensi awal dalam penetapan suku bunga kredit kepada               lending rates for customers. The publication of this SBDK
 nasabah. Publikasi SBDK tersebut mencerminkan upaya Bank              serves as a reflection of the Bank's efforts to provide a clear
 dalam memberikan gambaran yang jelas dan terukur mengenai             and measurable picture of applicable credit pricing structures.
 struktur penetapan harga kredit yang berlaku.

 Dalam proses penetapannya, Bank melakukan kajian                      In determining this rate, the Bank has conducted a comprehensive
 komprehensif dengan mempertimbangkan berbagai variabel                study that has taken various key variables into consideration,
 utama, antara lain kebijakan suku bunga acuan Bank Indonesia,         including Bank Indonesia's benchmark interest rate policy, its
 struktur biaya dana yang digunakan untuk pembiayaan                   cost of funds used for credit financing, its operational efficiency
 kredit, efisiensi operasional dalam penghimpunan dana dan             in fundraising and financing disbursement, its operating margin
 penyaluran pembiayaan, target margin usaha, serta dinamika            targets, and its dynamics of competition in the banking industry.
 tingkat persaingan di industri perbankan. Pendekatan ini              This approach ensures that the SBDK has been set rationally
 memastikan bahwa SBDK ditetapkan secara rasional dan                  and in a way that is in line with market conditions.
 selaras dengan kondisi pasar.




                                                        Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025     PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 59
    Tata Kelola Perusahaan yang Baik
                                                                                                                                                   56
                                                Laporan Keberlanjutan               Laporan Keuangan
    Good Corporate Governance                   Sustainability Report               Financial Statements




Namun demikian, SBDK bersifat sebagai indikator dasar                            However, this SBDK only serves as a baseline indicator. It
dan belum mencakup unsur premi risiko yang ditentukan                            does not include risk premiums, which are determined based
berdasarkan profil dan tingkat risiko masing-masing debitur.                     on the profile and risk level of each borrower. As such, the
Oleh karena itu, tingkat suku bunga kredit yang dikenakan                        lending interest rate charged to customers may differ from the
kepada nasabah dapat berbeda dari SBDK, menyesuaikan                             SBDK depending on the results of risk assessments and the
dengan hasil penilaian risiko dan karakteristik pembiayaan yang                  characteristics of the financing provided.
diberikan.

Tingkat suku bunga penghimpunan dan penyediaan dana untuk                        The interest rates for fundraising and provisions for Rupiah in
mata uang Rupiah pada tahun 2025 adalah sebagai berikut:                         2025 can be seen detailed below:



                                                                                      Suku Bunga Dasar Kredit
                                                                                         Prime Lending Rate

              Periode Data:                                                           Berdasarkan Jenis Kredit
             Desember 2025                                                                By Type of Loans
                 Period:                          Kredit Non UMKM                            Kredit UMKM
             December 2025                        Non MSME Credit                            MSME Credit                              Non KPR/
                                                                                                                           KPR/KPA
                                                 Korporasi              Ritel    Menengah             Kecil       Mikro               Non KPA
                                                 Corporate              Retail    Medium              Small       Micro

 Harga Pokok Dana untuk Kredit (HPDK) (%)               5,45%             N.A.            N.A.             N.A.     N.A.       N.A.       5,79%
 Cost of Funds for Loans (HBDK) (%)
 Biaya Overhead (%)                                      1,78%            N.A.            N.A.             N.A.     N.A.       N.A.       18,39%
 Overhead Costs (%)
 Margin Keuntungan (%)                                   1,00%            N.A.            N.A.             N.A.     N.A.       N.A.       3,45%
 Profit Margin (%)
 Suku Bunga Dasar Kredit (SBDK) (%)                     8.23%             N.A.            N.A.             N.A.     N.A.       N.A.       27,63%
 (HBDK + Overhead + Margin)
 Prime Lending Rate (SBDK) (%)
 (HBDK + Overhead + Margin)



Jaringan Operasional Bank                                                        The Bank's Operations Network

Kantor Pusat Bank berkedudukan di Jakarta, selain itu dalam                      The Bank's head office is located in Jakarta. To provide services
memberikan pelayanan kepada para nasabah Bank memiliki                           to its customers, the Bank has one head office and two branch
1 kantor pusat dan 2 kantor cabang. Sepanjang 2025, Bank                         offices. Throughout 2025, the Bank did not expand its network
tidak melakukan ekspansi terhadap jaringan kerja, maupun                         or open any new offices.
pembukaan jaringan kantor yang baru.

Kepemilikan Direksi, Dewan Komisaris, dan                                        Ownership of the Board of Directors, Board of
Pemegang Saham dalam Kelompok Usaha Bank                                         Commissioners, and Shareholders within the
                                                                                 Bank's Business Group

Dalam rangka memperkuat prinsip keterbukaan dan kepatuhan                        To strengthen its principle of transparency and its compliance
terhadap ketentuan perundang-undangan, Bank telah                                with laws and regulations, the Bank has established Guidelines
menetapkan Pedoman dan Tata Tertib Kerja Direksi serta Dewan                     and Work Procedures for the Board of Directors and Board
Komisaris yang secara jelas mengatur ketentuan kepemilikan                       of Commissioners. These guidelines clearly regulate share
saham di lingkungan kelompok usaha Bank. Pengaturan                              ownership within the Bank's business group. These regulations
tersebut disusun selaras dengan ketentuan POJK No. 17 Tahun                      have been formulated in accordance with the provisions of
2023, termasuk pembatasan dan larangan yang berlaku bagi                         Financial Services Authority Regulation (POJK) No. 17 of 2023.
Anggota Direksi.                                                                 It includes restrictions and prohibitions applicable to members
                                                                                 of the Board of Directors.




 PT ALLO BANK INDONESIA TBK            2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 60
57                    Performa 2025           Laporan Manajemen            Profil Perusahaan          Analisis dan Pembahasan Manajemen
                     Performance 2025           Management Reports            Company Profile              Management Discussion and Analysis




 Sebagai bagian dari mekanisme pengendalian dan pelaporan,               As part of its control and reporting mechanisms, the Bank
 Bank mewajibkan setiap Anggota Direksi dan Dewan Komisaris              requires each member of the Board of Directors and Board
 untuk menyampaikan pemberitahuan kepada Sekretaris                      of Commissioners to notify the Corporate Secretary if they
 Perusahaan apabila memiliki saham Bank. Kewajiban ini                   own shares in the Bank. This obligation is intended to ensure
 dimaksudkan agar Bank dapat memenuhi ketentuan pelaporan                the Bank meets the reporting requirements to the Financial
 kepada Otoritas Jasa Keuangan secara tepat waktu, yakni                 Services Authority (OJK) in a timely manner. Reports have to
 paling lambat 3 (tiga) hari kerja sejak terjadinya kepemilikan          be made no later than 3 (three) business days after the share
 saham tersebut.                                                         ownership occurs.

 Adapun kepemilikan saham oleh Anggota Dewan Komisaris                   The share ownership of the current Board of Commissioners
 dan Direksi yang ada saat ini telah diungkapkan secara terbuka          and Board of Directors members has been disclosed openly
 dan rinci dalam Bab Profil Perusahaan pada laporan tahunan              and in detail in the Company Profile chapter of this annual
 ini, sebagai wujud komitmen Bank terhadap praktik tata kelola           report, demonstrating the Bank's commitment to transparent
 yang transparan dan akuntabel.                                          and accountable governance practices.

 Perubahan-Perubahan Penting yang Terjadi                                Important Changes Occurring in the Bank and the
 pada Bank dan Kelompok Usaha Bank di Tahun                              Bank's Business Group in the Current Year
 Berjalan

 Sepanjang tahun 2025, tidak terdapat perubahan penting yang             Throughout 2025, there were no material changes made to the
 terjadi pada Bank dan kelompok usaha Bank yang bersifat                 Bank or the Bank's business group that significantly impacted
 material yang memberikan dampak secara signifikan baik                  either its financial or operational performance.
 secara kinerja keuangan maupun operasional.

 Hal-Hal Penting yang Diperkirakan Terjadi pada                          Important Future Events
 Masa Mendatang

 Arah perkembangan usaha Bank pada periode mendatang                     The direction of the Bank's business development in the coming
 sangat dipengaruhi oleh dinamika perekonomian yang                      period will be heavily influenced by the economic dynamics that
 terbentuk sepanjang tahun berjalan. Hingga saat ini, Bank               have developed throughout the year. To date, the Bank has not
 belum mengidentifikasi adanya faktor material yang secara               identified any material factors that it foresees will significantly
 signifikan diperkirakan dapat mempengaruhi kinerja usaha di             impact future business performance.
 masa mendatang.

 Dengan terjaganya kondisi ekonomi yang relatif stabil dan               Thanks to relatively stable economic conditions and conducive
 iklim usaha yang kondusif pada awal periode mendatang,                  business climate at the beginning of the coming period, the
 diharapkan sentimen positif dari pelaku usaha dan investor              Bank estimates that positive sentiment from business players
 dapat terus berlanjut. Kondisi tersebut berpotensi mendukung            and investors will continue. These conditions have the potential
 keberlanjutan pertumbuhan industri perbankan serta                      to support the sustainable growth of the banking industry and
 memperkuat kepercayaan terhadap sektor keuangan secara                  strengthen confidence in the financial sector as a whole.
 keseluruhan.

 Pengembangan Sumber Daya Manusia Bank                                   Bank Human Resource Development

 Hingga akhir tahun 2025, Bank didukung oleh sebanyak                    As of the end of 2025, the Bank had 538 employees serving
 538 karyawan yang menjadi penggerak utama operasional                   as key drivers of its operations and business development. In
 dan pengembangan usaha. Dalam menghadapi perubahan                      the face of an increasingly rapid and competitive business
 lingkungan bisnis yang semakin cepat dan kompetitif, Bank               environment, the Bank has continuously develops the quality of
 secara berkesinambungan membangun kualitas sumber daya                  its human resources through its implementation of structured
 manusia melalui pelaksanaan program pembelajaran dan                    learning and development programs. These initiatives have
 pengembangan yang terstruktur. Inisiatif ini diarahkan untuk            been aimed at strengthening the organization's competitiveness
 memperkuat daya saing organisasi sekaligus mendorong                    while simultaneously driving improvements in overall work
 peningkatan efektivitas, efisiensi, dan produktivitas kerja secara      effectiveness, efficiency and productivity.
 menyeluruh.




                                                          Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025     PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 61
    Tata Kelola Perusahaan yang Baik
                                                                                                                                              58
                                                Laporan Keberlanjutan            Laporan Keuangan
    Good Corporate Governance                   Sustainability Report            Financial Statements




Fokus pengembangan kompetensi karyawan mencakup                              The Bank's focus on employee competency development
penguatan keterampilan teknis maupun non-teknis yang                         included efforts at strengthening both technical and non-
diselaraskan dengan arah strategi bisnis Bank. Pendekatan                    technical skills aligned with its business strategy. This approach
tersebut bertujuan memastikan setiap insan Bank memiliki                     was designed to ensure that every Bank employee was
kesiapan yang memadai dalam merespons dinamika                               adequately prepared to respond to the ever-evolving dynamics
industri perbankan yang terus berkembang. Hingga akhir                       of the banking industry. By the end of December 2025, the
Desember 2025, Bank telah merealisasikan berbagai program                    Bank has implemented various education and training programs
pendidikan dan pelatihan bagi 476 karyawan, dengan total                     for 476 employees, with a total human resource development
investasi pengembangan sumber daya manusia sebesar                           investment of IDR5,269,471,513 billion, demonstrating its
Rp5.269.471.513 miliar sebagai wujud komitmen berkelanjutan                  ongoing commitment to building organizational capabilities.
dalam membangun kapabilitas organisasi.

Apresiasi                                                                    Appreciation

Menutup kinerja tahun 2025, Direksi Allo Bank menyampaikan                   As 2025 has come to an end, the Board of Directors of Allo
penghargaan yang tulus kepada Dewan Komisaris, para                          Bank would like to express its sincere appreciation to the
pemegang saham, seluruh pemangku kepentingan, serta jajaran                  Board of Commissioners, shareholders, all stakeholders,
manajemen dan karyawan atas sinergi dan kontribusi yang                      management, and employees for the synergy and contributions
telah terbangun secara solid. Capaian yang diraih merupakan                  they have built together. These achievements represent the
hasil dari kolaborasi yang berkesinambungan dan komitmen                     result of continuous collaboration and a shared commitment
bersama dalam mengarahkan Bank pada pertumbuhan yang                         to guiding the Bank towards healthy and measurable growth.
sehat dan terukur.

Ke depan, Allo Bank diharapkan terus melangkah secara                        Going forward, Allo Bank is expected to continue consistently
konsisten dalam mewujudkan visi Perseroan dan menciptakan                    pursuing its vision and creating long-term value for all
nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan,                      stakeholders that is in line with the principles of business
sejalan dengan prinsip keberlanjutan usaha. Direksi juga                     sustainability. The Board of Directors would also like to
menyampaikan apresiasi kepada regulator, khususnya Otoritas                  express its appreciation to regulators, particularly the Financial
Jasa Keuangan (OJK), atas dukungan, bimbingan, serta                         Services Authority (OJK), for their support, guidance, and
pengawasan yang diberikan, termasuk dalam aspek perizinan                    supervision, including in licensing aspects. They have served as
yang menjadi fondasi penting bagi penguatan tata kelola Bank.                crucial foundations for strengthening the Bank's governance.
Secara khusus, Direksi memberikan penghargaan setinggi-                      Specifically, the Board of Directors would like to extends
tingginya kepada seluruh Insan Allo Bank atas dedikasi,                      its highest appreciation to all Allo Bank employees for their
profesionalisme, dan kerja keras yang telah ditunjukkan                      dedication, professionalism, and hard work throughout the year.
sepanjang tahun.




                                                          Jakarta, 31 Maret | March 2026




                                                                Ari Yanuanto Asah
                                                                 Plt. Direktur Utama
                                                               Acting President Director




 PT ALLO BANK INDONESIA TBK            2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 62
59             Performa 2025      Laporan Manajemen           Profil Perusahaan          Analisis dan Pembahasan Manajemen
               Performance 2025    Management Reports            Company Profile              Management Discussion and Analysis




                                  Dewan Komisaris | Board of Commissioners



           Rosmaya                                  Aviliani                                  Ali Gunawan
        Komisaris Independen             Komisaris Utama Independen                               Komisaris
     Independent Commissioner        Independent President Commissioner                         Commissioner




                                             Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025     PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 63
                                                                                                                               60
  Tata Kelola Perusahaan yang Baik            Laporan Keberlanjutan                Laporan Keuangan
  Good Corporate Governance                   Sustainability Report                Financial Statements




                                                           Direksi | Board of Directors



     Ganda Raharja Rusli                                          Ari Yanuanto Asah                       Sajal Bhatnagar
  Direktur Risiko, Kepatuhan & Hukum                                     Plt. Direktur Utama                Direktur Digital
   Risk, Compliance & Legal Director                                  Acting President Director             Digital Director

                                                  Direktur Keuangan, Operasional & Human Capital
                                                   Finance, Operations & Human Capital Director




PT ALLO BANK INDONESIA TBK           2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 64

          
Page 65
Surat Pernyataan Anggota Dewan
Komisaris dan Direksi tentang Tanggung
Jawab atas Laporan Tahunan 2025 PT
Allo Bank Indonesia Tbk
● Responsibility Statement of the Board of Commissioners
  and Board of Directors for 2025 Annual Report of
  PT Allo Bank Indonesia Tbk

Kami yang bertanda tangan di bawah ini menyatakan bahwa           We, the signatories, hereby stated that all information contained
semua informasi dalam Laporan PT Allo Bank Indonesia Tbk          in the 2025 Annual Report of PT Allo Bank Indonesia Tbk
tahun 2025 telah dimuat secara lengkap dan bertanggung            has been comprehensively presented and that we are fully
jawab penuh atas kebenaran isi Laporan Tahunan Perseroan.         accountable for the accuracy of the contents of the Company’s
                                                                  Annual Report.

Demikian pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya.                 This statement is made truthfully.

Jakarta, 31 Maret 2026                                            Jakarta, March 31, 2026


                                        Dewan Komisaris | Board of Commissioners




                                                            Aviliani
                                               Komisaris Utama Independen
                                            Independent President Commissioner
               Rosmaya                                                                                 Ali Gunawan
         Komisaris Independen                                                                           Komisaris
       Independent Commissioner                                                                        Commissioner


                                               Direksi | Board of Directors




                                                     Ari Yanuanto Asah
                                                      Plt. Direktur Utama
                                                    Acting President Director
        Ganda Raharja Rusli                 Direktur Keuangan, Operasional &
                                                                                                  Sajal Bhatnagar
  Direktur Risiko, Kepatuhan & Hukum                                                                   Direktur Digital
                                                      Human Capital
    Risk, Compliance & Legal Director                                                                  Digital Director
                                                  Finance, Operations &
                                                  Human Capital Director
Page 66
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025   PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 67
                                                              Profil
                                                                            03
                                                        Perusahaan
                                                                            Company
                                                                              Profile




PT ALLO BANK INDONESIA TBK   2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 68
65                 Performa 2025     Laporan Manajemen           Profil Perusahaan          Analisis dan Pembahasan Manajemen
                  Performance 2025    Management Reports            Company Profile              Management Discussion and Analysis




 Informasi Umum dan
 Identitas Perusahaan
 ● General Information and Company Identity



     Nama Perusahaan                      PT Allo Bank Indonesia Tbk
     Company Name

     Nama Panggilan
                                          Allo Bank
     Company Nickname

     Bidang Usaha                         Menjalankan kegiatan usaha di bidang perbankan sesuai dengan Anggaran
     Line of Business                     Dasar No. 242 tanggal 21 Oktober 1992
                                          Conducting business activities in banking with reference to Article of
                                          Association No. 242 dated October 21, 1992

     Perubahan Nama                       1992 - PT Bank Arta Griya
     Name Changes                         1993 - PT Bank Harda Griya
                                          1996 - PT Bank Harda Internasional
                                          2015 - PT Bank Harda Internasional Tbk
                                          2021 - PT Allo Bank Indonesia Tbk

     Status Perusahaan                    Perusahaan Terbatas/Perusahaan Publik
     Company Status                       Limited Company/Public Company

     Tanggal Pendirian                    10 Februari 1993
     Date of Establishment                February 10, 1993

     Dasar Hukum Pendirian                Akta No. 242 tanggal 21 Oktober 1992 notaris Ny. Poerbaningsih Adi
     Legal Basis of Establishment         Warsito. Akta Notaris No. 181 tanggal 16 Januari 1993 masih dengan notaris
                                          yang sama dengan surat izin operasi sebagai bank umum pada tanggal 8
                                          September 1994 dengan nama Bank Harda Griya sesuai surat Keputusan
                                          Menteri Keuangan Republik Indonesia No. 455/KMK.017/1994.
                                          Deed No. 242 dated October 21, 1992 by notary Mrs. Poerbaningsih Adi
                                          Warsito. Notarial Deed No. 181 dated January 16, 1993, done with the same
                                          notary, as a permit to operate as a conventional bank on September 8, 1994
                                          under the name Bank Harda Griya in accordance with the Decree of the
                                          Minister of Finance of the Republic of Indonesia No. 455/KMK.017/1994.

     Jumlah Pegawai                       538 orang (2025)
     Number of Employees                  538 people (2025)

     Jumlah Aset 2025                     Rp18.470.073.477.682
     Total Assets as of 2025

     Modal Dasar                          Rp4.000.000.000.000
     Authorized Capital

     Modal Ditempatkan                    Rp2.173.025.644.200
     Issued Capital




                                                Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025     PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 69
  Tata Kelola Perusahaan yang Baik
                                                                                                                                 66
                                              Laporan Keberlanjutan            Laporan Keuangan
  Good Corporate Governance                   Sustainability Report            Financial Statements




   Pencatatan Saham                                    Bursa Efek Indonesia (BEI) tanggal 12 Agustus 2015
   Share Listing Date                                  Indonesia Stock Exchange on August 12, 2015

   Kode Saham                                          BBHI
   Stock Code

   Entitas Anak                                        -
   Subsidiaries

   Pasar yang Dilayani                                 Domestik (Indonesia)
   Market(s) Served                                    Domestic (Indonesia)

   Kepemilikan Saham                                   Kepemilikan Saham Perusahaan per 31 Desember 2025:
   Share Ownership                                     Company Share Ownership as of December 31, 2025:


                                                       PT Mega Corpora: 60,9% | 13.228.508.531 lembar saham | shares
                                                       PT Bukalapak.com Tbk: 11,5% | 2.497.816.903 lembar saham | shares
                                                       Abadi Investments Pte. Ltd.: 7% | 1.521.117.930 lembar saham | shares
                                                       PT Indolife Investama Perkasa: 6% | 1.303.815.386 lembar saham | shares
                                                       Treasury Stock: 0,4% | 90.390.800 lembar saham | shares
                                                       Masyarakat/Public: 14,2% | 3.080.302.208 lembar saham | shares

   Data Jaringan Kantor 2025                           1 Kantor Pusat/Head Office
   Office Network in 2025                              2 Kantor Cabang/Branch Offices

   Alamat Kantor Pusat                                 Menara Bank Mega Lt. 5 & 6
   Head Office Address                                 Jl. Kapten P. Tendean No. 12-14A, Jakarta 12790
                                                       Telp: 62-21 5098 1399 (Hunting)

   Situs Web                                           www.allobank.com
   Website

   Call Center                                         080 4110 4110

   Whistleblowing Channel                              Website: https://www.allobank.com/about-us/corporate-governance
                                                       Email: whistleblow@allobank.com

   Akun Media Sosial                                         AlloBankID             @allobankid
   Social Media Accounts                                     @allobank              @AlloBankID
                                                             Allo-bank              Allo Bank Indonesia




PT ALLO BANK INDONESIA TBK           2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 70
67                 Performa 2025         Laporan Manajemen           Profil Perusahaan          Analisis dan Pembahasan Manajemen
                  Performance 2025        Management Reports            Company Profile              Management Discussion and Analysis




 Riwayat Singkat
 Perusahaan
 ● Brief History of the Company




     Sekilas tentang                      Di tahun 1993, PT Bank Arta Griya                In 1993, PT Bank Arta Griya changed
                                          mengalami perubahan nama menjadi                 its name to PT Bank Harda Griya based
     Perusahaan
                                          PT Bank Harda Griya berdasarkan                  on Deed of Amendment No. 181 dated
     Company at                           Akta Perubahan No. 181 Tanggal 16                January 16, 1993, drawn up before
     a Glance                             Januari 1993 yang dibuat di hadapan              Poerbaningsih Adi Warsito, S.H., a Notary
                                          Poerbaningsih     Adi    Warsito  S.H.,          in Jakarta. This deed was approved by
     PT Allo Bank Indonesia Tbk           Notaris di Jakarta. Akta tersebut                the Minister of Justice of the Republic
     (selanjutnya disebut Allo Bank       telah memperoleh pengesahan dari                 of Indonesia under Decree No. C2-895.
     atau Bank) didirikan pada tahun      Menteri Kehakiman Republik Indonesia             HT.01.01. TH.93 dated February 10, 1993,
     1992 dengan nama PT Bank Arta        berdasarkan Surat Keputusan No.                  and registered with the Registrar's Office
     Griya berdasarkan Akta Pendirian     C2-895. HT.01.01. TH.93 tanggal 10               of the South Jakarta District Court under
     No. 242 tanggal 21 Oktober           Februari 1993, dan telah didaftarkan             Decree No. The name of the Bank was
     1992 yang dibuat di hadapan          pada Kepaniteraan Pengadilan Negeri              changed to PT Bank Harda Internasional
     Poerbaningsih Adi Warsito, S.H.,     Jakarta Selatan No. 127/A/PT/HKM/1993/           based on Deed No. 127/A/PT/HKM/1993/
     Notaris di Jakarta.                  PN.JAK.SEL tanggal 12 Februari 1993,             PN.JAK.SEL dated February 12, 1993,
                                          serta telah diumumkan dalam Berita               and was announced in the State Gazette
     PT Allo Bank Indonesia Tbk           Negara Republik Indonesia No. 25                 of the Republic of Indonesia No. 25
     (hereinafter referred to as Allo     Tanggal 27 Maret 1993, Tambahan Berita           dated March 27, 1993, Supplement
     Bank or the Bank) was established    Negara Republik Indonesia No. 1316.              to the State Gazette of the Republic
     in 1992 under the name PT Bank       Selanjutnya di tahun 1996, Bank kembali          of Indonesia No. 1316. Subsequently,
     Arta Griya based on Deed of          mengalami perubahan nama dari PT                 in 1996, the Bank underwent another
     Establishment No. 242 dated          Bank Harda Griya menjadi menjadi PT              name change from PT Bank Harda Griya
     October 21, 1992, drawn up           Bank Harda Internasional berdasarkan             to PT Bank Harda Internasional based on
     before Poerbaningsih Adi Warsito,    Akta No. 23 tanggal 10 Desember 1996             Deed No. 23 dated December 10, 1996,
     S.H., a Notary in Jakarta.           yang dibuat di hadapan Triphosa Lily             drawn up before Triphosa Lily Ekadewi,
                                          Ekadewi, S.H., Notaris di Ciputat dan            S.H., Notary in Ciputat, and approved by
                                          telah mendapatkan persetujuan dari               the Minister of Justice of the Republic of
                                          Menteri Kehakiman Republik Indonesia             Indonesia under Decree No. C2-1473.
                                          berdasarkan Keputusan No. C2-1473.               HT.01.04.TH.97 dated September 25,
                                          HT.01.04.TH.97 tanggal 25 September              1997.
                                          1997.




                                                    Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025     PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 71
                                                                                                                                           68
    Tata Kelola Perusahaan yang Baik            Laporan Keberlanjutan            Laporan Keuangan
    Good Corporate Governance                   Sustainability Report            Financial Statements




Setelah lebih dari 2 (dua) dekade, Bank selanjutnya mengambil             Two decades after its inception, the Bank took the strategic
langkah strategis dengan melakukan Penawaran Saham                        step of conducting an Initial Public Offering on the Indonesia
Perdana di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2015 sehingga                  Stock Exchange in 2015, thus changing its status to a public
menjadikan Bank berubah statusnya menjadi perusahaan                      company under the name PT Bank Harda Internasional
terbuka dengan nama PT Bank Harda Internasional Tbk.                      Tbk. This change was stated in the Deed of Minutes of
Perubahan ini dinyatakan dalam Akta Berita Acara Rapat                    the Extraordinary General Meeting of Shareholders No. 31
Umum Pemegang Saham Luar Biasa No. 31 tanggal 18 Maret                    dated March 18, 2015, drawn up before Edward Suharjo
2015 yang dibuat di hadapan Edward Suharjo Wiryomartani.,                 Wiryomartani, S.H., M.Kn., a Notary in West Jakarta. The
S.H., M.Kn., Notaris di Jakarta Barat dan telah memperoleh                Minister of Law and Human Rights received Notification of
Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Anggaran Dasar                         Amendments to the Articles of Association through Letter
dari Menkumham melalui Surat No. AHU AH.01.03-0017606                     No. AHU AH.01.03-0017606 dated March 19, 2015. By listing
tanggal 19 Maret 2015. Pencatatan saham di BEI ini bertujuan              its shares on the IDX, the Company aspires to reinforce the
untuk memperkuat struktur keuangan dan meningkatkan                       financial structure and enhance business competitiveness in
daya saing usaha di dunia perbankan.                                      the banking sector.

Pada tahun 2021, PT Bank Harda Internasional Tbk resmi                    In 2021, PT Bank Harda Internasional Tbk was officially
diakuisisi oleh PT Mega Corpora. Setelah mendapat                         acquired by PT Mega Corpora. After obtaining approval
persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan, pada Juni 2021, PT               from the Financial Services Authority, in June 2021, PT Bank
Bank Harda Internasional Tbk resmi berganti nama menjadi                  Harda Internasional Tbk officially changed its name to PT
PT Allo Bank Indonesia Tbk. Perubahan nama tersebut                       Allo Bank Indonesia Tbk. The name change was stated in
dinyatakan dalam Akta Perubahan Anggaran Dasar No. 1                      the Deed of Amendment to the Articles of Association No.
tanggal 2 Juni 2021 yang dibuat di hadapan Dharma Akhyuzi,                1 dated June 2, 2021, drawn up before Dharma Akhyuzi,
S.H., Notaris di Jakarta, dan akta tersebut telah memperoleh              S.H., a Notary in Jakarta. The deed was approved by the
persetujuan dari Menkumham No. AHU-0031692.AH.01.02                       Minister of Law and Human Rights No. The name change to
tahun 2021 tanggal 2 Juni 2021. Perubahan nama menjadi                    PT Allo Bank Indonesia Tbk was approved by the Financial
PT Allo Bank Indonesia Tbk telah mendapat persetujuan                     Services Authority (OJK) based on Decree No. KEP-48/PB-
dari Otoritas Jasa Keuangan berdasarkan Keputusan Deputi                  1/2021 of the Deputy Commissioner for Banking Supervision
Dewan Komisioner Pengawas Perbankan I Otoritas Jasa                       I of the Financial Services Authority dated June 30, 2021,
Keuangan No. KEP-48/PB-1/2021 tanggal 30 Juni 2021                        concerning the Determination of the Use of a Business
tentang Penetapan Penggunaan Izin Usaha Atas Nama PT                      License in the Name of PT Bank Harda Internasional Tbk to
Bank Harda Internasional Tbk Menjadi Izin Usaha Atas Nama                 Become a Business License in the Name of PT Allo Bank
PT Allo Bank Indonesia Tbk.                                               Indonesia Tbk.




  PT ALLO BANK INDONESIA TBK           2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 72
69                   Performa 2025         Laporan Manajemen            Profil Perusahaan          Analisis dan Pembahasan Manajemen
                    Performance 2025         Management Reports            Company Profile              Management Discussion and Analysis




 Sejak grand launching pada 20 Mei 2022, PT Allo Bank                 Since its grand launch on May 20, 2022, PT Allo Bank
 Indonesia Tbk telah berkembang menjadi bank umum berbasis            Indonesia Tbk has developed into a leading digital service-
 layanan digital terkemuka dengan melayani 14 juta nasabah            based commercial bank, serving 14 million customers by the
 per akhir tahun 2025. Untuk produk dan layanan, Allo Bank            end of 2025. Allo Bank offers a variety of innovative digital
 menawarkan berbagai produk dan layanan perbankan digital             banking products and services, including Allo Pay, Allo Pay+,
 yang inovatif termasuk Allo Pay, Allo Pay+, Allo Prime, Allo         Allo Prime, Allo Grow, Virtual Debit Card, PayLater, and Instant
 Grow, Virtual Debit Card, PayLater dan Instant Cash. Nama            Cash. The name "Allo" stands for All in One, embodying the
 “Allo” merupakan singkatan dari All in One, yang mewujudkan          Bank's aspiration for its customers to Experience a Simple Life.
 aspirasi Bank bagi nasabahnya untuk Experience a Simple Life.        Furthermore, Allo Bank is a subsidiary of CT Corpora, a leading
 Selain itu, Allo Bank adalah anak perusahaan dari CT Corpora,        integrated consumer-focused business group in Indonesia with
 sebuah grup bisnis terintegrasi terkemuka yang berfokus pada         diverse businesses in financial services, media, retail, lifestyle,
 konsumen di Indonesia dengan beragam usaha di layanan                and entertainment.
 keuangan, media, ritel, gaya hidup, dan hiburan.

 Anggaran Dasar Bank juga telah mengalami beberapa kali               The Bank's Articles of Association have also undergone several
 perubahan. Di tahun 2022, Anggaran Dasar Bank mengalami              amendments. In 2022, the Bank's Articles of Association were
 perubahan yang ditetapkan berdasarkan Akta Perubahan                 amended based on Deed of Amendment to the Articles of
 Anggaran Dasar No. 05 tanggal 15 Oktober 2021 yang dibuat di         Association No. 05 dated October 15, 2021, drawn up before
 hadapan Dharma Akhyuzi, S.H., Notaris di Jakarta. Selanjutnya,       Dharma Akhyuzi, S.H., a Notary in Jakarta. Subsequently, the
 Bank kembali melakukan perubahan Anggaran Dasar pada                 Bank amended its Articles of Association in 2023, which was
 tahun 2023 yang telah disahkan melalui Akta No. 01 tanggal           ratified through Deed No. 01 dated June 14, 2023, drawn
 14 Juni 2023 yang dibuat di hadapan Dharma Akhyuzi, S.H.,            up before Dharma Akhyuzi, S.H., a Notary in Jakarta. The
 Notaris di Jakarta yang telah memperoleh persetujuan dari            amendments were approved by the Minister of Law and Human
 Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia               Rights of the Republic of Indonesia through Decree No. AHU-
 dengan Surat Keputusan No. AHU- 0039698.AH.01.02.Tahun               0039698.AH.01.02.Tahun 2023 dated July 12, 2023, and
 2023 tanggal 12 Juli 2023 dan telah didaftarkan dalam Daftar         registered in the Company Register No. AHU-0131254. AH.01.11
 Perseroan No. AHU-0131254. AH.01.11 tanggal 12 Juli 2023.            dated July 12, 2023. The changes are adjusted to the provisions
 Perubahan tersebut disesuaikan dengan ketentuan peraturan            of applicable laws and regulations in the Banking and Capital
 perundang-undangan di sektor Perbankan dan Pasar Modal               Market sectors, namely Law of the Republic of Indonesia No. 4
 yang berlaku, yaitu Undang-Undang Republik Indonesia No.             of 2023 concerning the Development and Strengthening of the
 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor               Financial Sector for the adjustment of Bank business activities
 Keuangan untuk penyesuaian kegiatan usaha Bank serta                 and Financial Services Authority Regulation No. 17 of 2023
 Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 17 tahun 2023 tentang           concerning the Implementation of Governance for Commercial
 Penerapan Tata Kelola bagi Bank Umum untuk penyesuaian               Banks for the adjustment of the number of members of the
 jumlah komposisi anggota Direksi dan anggota Dewan                   Board of Directors and members of the Board of Commissioners
 Komisaris Bank.                                                      of the Bank.




                                                       Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025     PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 73
      Tata Kelola Perusahaan yang Baik
                                                                                                                                        70
                                                   Laporan Keberlanjutan               Laporan Keuangan
      Good Corporate Governance                    Sustainability Report               Financial Statements




Informasi
Perubahan Nama
● Change of Name Information

                                                                                                                     Tahun Efektif
                       Nama                                                Alasan Perubahan                        Perubahan Nama
No.
                       Name                                                Reason for Change                        Effective Date of
                                                                                                                     Name Change




                                               Berawal dengan nama PT Bank Arta Griya.
 1.              PT Bank Arta Griya                                                                                      1992
                                               Started off with the name PT Bank Arta Griya.




                                               Mengikuti arahan Pemegang Saham dan Manajemen Bank.
 2.             PT Bank Harda Griya                                                                                      1993
                                               Following the direction of Shareholders and Bank Management.




                                               Mengikuti arahan Pemegang Saham dan Manajemen Bank.
 3.         PT Bank Harda Internasional                                                                                  1996
                                               Following the direction of Shareholders and Bank Management.




                                               Melakukan Penawaran Saham Perdana (IPO)/mencatatkan
                                               sahamnya di Bursa Efek Indonesia. Dengan begitu, PT Bank
                                               Harda Internasional berubah status menjadi perusahaan terbuka
                                               atau menjadi PT Bank Harda Internasional Tbk.
 4.       PT Bank Harda Internasional Tbk                                                                                2015
                                               Carried out an Initial Public Offering (IPO)/listed the Company’s
                                               shares on the Indonesia Stock Exchange. Through this, PT Bank
                                               Harda Internasional changed its status to become a public
                                               company, specifically, PT Bank Harda Internasional Tbk.




                                               PT Bank Harda Internasional Tbk resmi diakuisisi oleh PT Mega
                                               Corpora. Setelah mendapat persetujuan dari Otoritas Jasa
                                               Keuangan, pada Juni 2021, PT Bank Harda Internasional Tbk
                                               resmi berganti nama menjadi PT Allo Bank Indonesia Tbk.
 5.          PT Allo Bank Indonesia Tbk                                                                                  2021
                                               PT Bank Harda Internasional Tbk was officially acquired by PT
                                               Mega Corpora. After obtaining approval from the Financial
                                               Services Authority, PT Bank Harda Internasional Tbk officially
                                               changed its name to PT Allo Bank Indonesia Tbk in June 2021.




PT ALLO BANK INDONESIA TBK                2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 74
71                  Performa 2025              Laporan Manajemen                Profil Perusahaan          Analisis dan Pembahasan Manajemen
                   Performance 2025              Management Reports                Company Profile              Management Discussion and Analysis




     Jejak Langkah
     Allo Bank
     ● Allo Bank Milestones


         1992                                                                            1993
         Berawal dengan nama PT Bank Arta Griya                                          Berganti nama menjadi PT Bank Harda Griya
         The Bank was established with the name PT Bank Arta Griya                       sebelumnya bernama Bank Harda
                                                                                         Changed its name to PT Bank Harda Griya, which was
                                                                                         previously named Bank Harda




         2021                                                                            2015
         •   Maret: PT Bank Harda Internasional Tbk resmi diakuisisi                     Melakukan Penawaran Saham Perdana (IPO)
             oleh PT Mega Corpora                                                        Carried out an Initial Stock Offering (IPO)
         •   Juni: Setelah mendapat persetujuan dari Otoritas
             Jasa Keuangan, pada Juni 2021, PT Bank Harda
             Internasional Tbk resmi berganti nama menjadi PT Allo



                                                                                         2023
             Bank Indonesia Tbk
         •   Juli: Right Issue (PUT II) Rp750 miliar
         •   Agustus: Bank berganti logo menjadi Allo Bank yang
             merefleksikan model bisnis baru, adaptif, dan relevan
             dengan perkembangan saat ini khususnya dalam                                •    Februari: Digital banking app terbanyak diunduh
             mendukung pertumbuhan inklusi ekonomi digital di                                 periode Juni 2022 - Februari 2023
             Indonesia.                                                                  •    Mei: Allo Bank menyelenggarakan Road to Allo Bank
         •   November: Soft launch ke-40.000 karyawan CT Corp                                 Fest 2023
                                                                                         •    Juli: Mendapatkan Sertifikasi ISO/IEC 27001:2022
         •   March: PT Bank Harda Internasional Tbk was officially                       •    Agustus: Allo Bank menyambut HUT RI Ke-78 dengan
             acquired by PT Mega Corpora                                                      meluncurkan Tabungan Flexible Allo Grow
         •   June: After receiving approval from the Financial                           •    September: Allo Bank meraih “The Best Digital-Only
             Services Authority, in June 2021, PT Bank Harda                                  Bank” dari The Asian Banker
             Internasional Tbk officially changed its name to PT Allo                    •    September: Mendapatkan Rating Korporasi idA
             Bank Indonesia Tbk                                                               dengan Stable Outlook dari PT Pemeringkat Efek
         •   July: Rights Issue (PUT II) IDR750 billion                                       Indonesia (Pefindo)
         •   August: Bank changed its logo to Allo Bank which                            •    November: Allo Bank menyelenggarakan Acara Meet
             reflects a new business model, adaptive, and relevant                            and Greet yang bertajuk Allo Bank Hangout: Untung
             to current developments, especially in supporting the                            Bareng Baekhyun (EXO)
             growth of digital economic inclusion in Indonesia.
         •   November: Soft launch to 40,000 CT Corp employees                           •    February: The most downloaded digital banking app
                                                                                              for the period of June 2022 - February 2023
                                                                                         •    May: Allo Bank held Road to Allo Bank Fest 2023
                                                                                         •    July: Obtained ISO/IEC 27001:2022 Certification



         2022
                                                                                         •    August: Allo Bank celebrated the 78th Independence
                                                                                              Day of the Republic of Indonesia by launching Allo
                                                                                              Grow Flexible Savings
                                                                                         •    September: Allo Bank won “The Best Digital- Only
         •   Januari: Right Issue (PUT III) Rp4,8 triliun (Buku 3, KBMI 2)                    Bank” from The Asian Banker
         •   Mei: Allo Bank Grand Launching dan Allo Bank Festival                       •    September: Obtained an idA Corporate Rating with
         •   Juli: Relokasi Kantor Pusat ke Menara Bank Mega                                  the rate of Stable Outlook from PT Pemeringkat Efek
         •   Desember: Pencapaian 5 juta nasabah                                              Indonesia (Pefindo)
                                                                                         •    November: Allo Bank held a Meet and Greet Event
         •   January: Rights Issue (PUT III) IDR4.8 trillion (Book 3, KBMI 2)
                                                                                              entitled Allo Bank Hangout: Untung Bareng Baekhyun
         •   May: Held Allo Bank Grand Launching and Allo Bank Festival
         •   July: Relocation of head office to Menara Bank Mega                              (EXO)
         •   December: Achievement of 5 million customers




                                                            Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025        PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 75
  Tata Kelola Perusahaan yang Baik
                                                                                                                                                        72
                                              Laporan Keberlanjutan            Laporan Keuangan
  Good Corporate Governance                   Sustainability Report            Financial Statements




        1994                                                                            2025
        Memulai operasional bank untuk pertama kalinya                                  •    Februari: Selenggarakan Allo Bank Hangout Bersama
        Commenced banking operations for the first time                                      dua Brand Ambassador Wonwoo dan Mingyu di
                                                                                             Jakarta International Velodrome
                                                                                        •    Maret: Kerja sama Strategis dengan Visa untuk Kartu
                                                                                             Debit Virtual Allo Visa dan Kerjasama strategis Data
                                                                                             Analytics Sandbox dengan Indosat Ooredoo Hutchison



        1996
                                                                                        •    Juni: Gelar Allo Bank Festival dengan menampilkan
                                                                                             Grup K-Pop Xodiac dan beragam musisi nasional
                                                                                        •    Juli: Bersama Advance.AI mengadakan media
                                                                                             roundtable untuk mendorong kesadaran pentingnya
        Berganti nama menjadi PT Bank Harda Internasional (BHI)                              keamanan digital
        Changed its name to PT Bank Harda International (BHI)                           •    Oktober: Pimpin Pinjaman Sindikasi Rp3,7 triliun
                                                                                             kepada SK Plasma Core Indonesia untuk Mendukung
                                                                                             Pembangunan Fasilitas Fraksionasi Plasma Darah
                                                                                             Pertama di Indonesia


        2024
                                                                                        •    November: Kerjasama dengan Yayasan CT Arsa dalam
                                                                                             program PIJAR untuk mendorong pendidikan di
                                                                                             berbagai daerah pelosok Indonesia
                                                                                        •    Desember: Allo Bank mencatatkan 14 juta nasabah
        •    Mei: Allo Bank menyelesaikan pembangunan Pusat
                                                                                             yang tersebar di seluruh Indonesia
             Data Bersertifikat TIA Rated-3 baru sebagai tulang
             punggung infrastruktur TI untuk mendukung aspirasi
                                                                                        •    February: Hosted an Allo Bank Hangout with two
             pertumbuhan Bank
                                                                                             Brand Ambassadors, Wonwoo and Mingyu, at the
        •    Juni: Bank selenggarakan ALLO BANK FESTIVAL 2024
                                                                                             Jakarta International Velodrome
             pada 21-22 Juni 2024 dengan mengusung tema
                                                                                        •    March: Strategic Partnership with Visa for the Allo
             Intimate Concert Experience dengan bintang tamu
                                                                                             Visa Virtual Debit Card and a Strategic Partnership
             internasional WAY V di Istora Senayan Jakarta bersama
                                                                                             with Indosat Ooredoo Hutchison for the Data Analytics
             berbagai musisi nasional Indonesia
                                                                                             Sandbox
        •    September: Allo Bank memperoleh assessment COBIT
                                                                                        •    June: Held the Allo Bank Festival featuring K-Pop
             2019 dengan Tingkat Maturitas TI di level 4,21 pada 10
                                                                                             Group Xodiac and various national musicians
             September 2024
                                                                                        •    July: Co-hosted a media roundtable with Advance.AI
                                                                                             to raise awareness of the importance of digital security
        •    May: Allo Bank completed the construction of a new
                                                                                        •    October: Led a IDR3.7 trillion Syndicated Loan to SK
             TIA Rated-3 Certified Data Center as the backbone
                                                                                             Plasma Core Indonesia to Support the Construction of
             of its IT infrastructure to support the Bank’s growth
                                                                                             Indonesia's First Blood Plasma Fractionation Facility
             aspirations
                                                                                        •    November: Collaborated with the CT Arsa Foundation
        •    June: The Bank held ALLO BANK FESTIVAL 2024 on
                                                                                             on the PIJAR program to promote education in remote
             June 21-22, 2024 with the theme Intimate Concert
                                                                                             areas of Indonesia
             Experience with international guest star WAY V at
                                                                                        •    December: Allo Bank registered 14 million customers
             ISTORA SENAYAN JAKARTA along with various
                                                                                             across Indonesia
             Indonesian national musicians
        •    September: Allo Bank achieved the COBIT 2019
             assessment with an IT Maturity Level of 4.21 on
             September 10, 2024
        •    November: Allo Bank reached a remarkable milestone
             with 11 million customers across Indonesia




PT ALLO BANK INDONESIA TBK           2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 76
73              Performa 2025     Laporan Manajemen           Profil Perusahaan          Analisis dan Pembahasan Manajemen
               Performance 2025    Management Reports            Company Profile              Management Discussion and Analysis




 Kegiatan Usaha dan
 Pasar yang Dilayani
 ● Business Activities and Markets Served

 Kegiatan Usaha                    Berdasarkan Pasal 3 Anggaran Dasar               Based on Article 3 of the Bank's Articles
                                   Bank yang terakhir diubah dan disahkan           of Association which was last amended
 Berdasarkan
                                   melalui Akta No. 01 tanggal 14 Juni              and ratified through Deed No. 01
 Anggaran Dasar
                                   2023 yang dibuat di hadapan Dharma               dated June 14, 2023 made before
 Business Activities and           Akhyuzi, S.H., Notaris di Jakarta                Dharma Akhyuzi, S.H., Notary in Jakarta
 Market Served                     yang telah memperoleh persetujuan                which has obtained approval from the
                                   dari Menteri Hukum dan Hak Asasi                 Minister of Law and Human Rights of
                                   Manusia Republik Indonesia dengan                the Republic of Indonesia with Decree
                                   Surat Keputusan No. AHU-0039698.                 No.       AHU-0039698.AH.01.02.Tahun
                                   AH.01.02.Tahun 2023 tanggal 12 Juli              2023 dated July 12, 2023 and has been
                                   2023 dan telah didaftarkan dalam Daftar          registered in the Company Register No.
                                   Perseroan No. AHU-0131254.AH.01.11               AHU-0131254.AH.01.11 dated July 12,
                                   tanggal 12 Juli 2023, maksud dan tujuan          2023, the Bank's purpose and objectives
                                   Bank adalah melakukan usaha di bidang            are to conduct business in the banking
                                   perbankan sesuai dengan ketentuan                sector in accordance with the provisions
                                   peraturan perundang-undangan yang                of applicable laws and regulations,
                                   berlaku, serta optimalisasi pemanfaatan          as well as optimizing the utilization of
                                   sumber daya yang dimiliki Bank untuk             resources owned by the Bank to produce
                                   menghasilkan barang dan/atau jasa yang           high quality and competitive goods and/
                                   bermutu tinggi dan berdaya saing kuat            or services to obtain/pursue profits in
                                   untuk mendapat/mengejar keuntungan               order to increase the Bank's value by
                                   guna meningkatkan nilai Bank dengan              implementing the principles of a Limited
                                   menerapkan prinsip-prinsip Perseroan             Liability Company.
                                   Terbatas.




 Produk dan Layanan                Di tahun 2025, Bank mengembangkan                In 2025, the Bank has developed
                                   layanan     perbankan     digital   untuk        digital banking services for savings and
 Products and Services
                                   tabungan dan fitur-fitur pembayaran,             payment features as follows:
                                   meliputi:
                                   1. Produk uang elektronik dengan                 1.   Electronic money products with Allo
                                       branding Allo Pay dan Allo Pay+;                  Pay and Allo Pay+ branding;
                                   2. Produk tabungan termasuk Allo                 2.   Savings products include Allo Prime
                                       Prime dan Allo Grow;                              and Allo Grow;
                                   3. Deposito;                                     3.   Time Deposits;
                                   4. Kredit digital dengan branding                4.   Digital credit with PayLater and
                                       PayLater dan Instant Cash;                        Instant Cash branding;
                                   5. Layanan Transfer Dana, tarik tunai            5.   Fund Transfer Services, cardless cash
                                       tanpa kartu, top up uang elektronik,              withdrawals, electronic money top
                                       pembayaran        QRIS,       layanan             ups, QRIS payments, biller payment
                                       pembayaran biller dan program                     services and loyalty programs in the
                                       loyalty berupa Membership, Point,                 form of Membership, Points and
                                       dan Coupon (MPC);                                 Coupons (MPC);
                                   6. Rekening Dana Nasabah (RDN); dan              6.   Customer Fund Account (RDN); and
                                   7. Virtual Debit Card.                           7.   Virtual Debit Card.




                                             Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025     PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 77
  Tata Kelola Perusahaan yang Baik
                                                                                                                                          74
                                              Laporan Keberlanjutan             Laporan Keuangan
  Good Corporate Governance                   Sustainability Report             Financial Statements




Wilayah
Operasional                                                           Hingga akhir tahun 2025, Allo Bank selaku perusahaan
                                                                      perbankan umum berbasis layanan digital memiliki 1 Kantor Pusat

● Operational Area
                                                                      dan 2 Kantor Cabang yang berlokasi di Jakarta.

                                                                      As of the end of 2025, Allo Bank, as a digital-based conventional
                                                                      banking company, has 1 Head Office and 2 Branch Offices
                                                                      located in Jakarta.




PT ALLO BANK INDONESIA TBK           2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 78
75                        Performa 2025               Laporan Manajemen                 Profil Perusahaan              Analisis dan Pembahasan Manajemen
                         Performance 2025               Management Reports                 Company Profile                  Management Discussion and Analysis




 Struktur
 Organisasi
 ● Organizational Structure



                                                                                                                             Board of
                                                                                                                           Commissioners
        •    Risk Management Committee
        •    IT Steering Committee
        •    Asset & Liability Committee (ALCO)
        •    Credit Committee
        •    Credit Policy Committee

                                                                                                                          President Director
                                                                                                                        (Act.) Ari Yanuanto Asah




                                                         Finance, Operations &
                                                                                                                         Risk, Compliance, & Legal
                                                         Human Capital Director
                                                                                                                          Ganda Raharja Rusli
                                                          Ari Yanuanto Asah



      Chief Wholesale &
           Treasury
       Yogi Bima Sakti



                                                                                                                Enterprise,
     Wholesale Transaction                      Finance &                Transaction Processing
                                                                                                                Operational,                     Compliance
           Banking                             Accounting                     & Monitoring
                                                                                                               & Market Risk                       Vacant
           Vacant                            Aryanto Halawa              (Act.) Fazlan Asqolani
                                                                                                               Virna Medina

                                                                               Facility & Vendor
                                                                                                                                               Credit Review &
       Wholesale Credit                       Customer Care                     Management                       Credit Risk
                                                                                                                                                 Restructure
        Raja Pardede                         Fazlan Asqolani                 Rumiris Fouryentina               Arief Noorman
                                                                                                                                              Muhammad Fikri
                                                                                    Sinaga


                                            Credit Operations                  Human Capital                     Cyber Risk
         Value Chain                                                                                                                               Legal
                                            Martina Loloate J.                Strategy & Service               Joko Yuniarto
       Andri Syamoehdi                                                                                                                       Ria Sari Sidabutar
                                                  Ujung                         Netty Delima                      Condro



                                                                                                                Anti Fraud
           Treasury                         Network Operations                                                                                     AML CTF
                                                                                                             (Act.) Krisnawan
     Bagus Razy S. Hakim                      Panji Permana                                                                                       Dewi Evarini
                                                                                                               TriadyPutra



               Branch
            Nandy Chary
            M Husni Hudaya




                                                                  Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025                PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 79
                                                                                                                                                                    76
    Tata Kelola Perusahaan yang Baik                    Laporan Keberlanjutan                     Laporan Keuangan
    Good Corporate Governance                           Sustainability Report                     Financial Statements




Sejalan dengan dinamika bisnis yang semakin berkembang                                      In line with the increasingly developing business dynamics
serta ketatnya persaingan perbankan berbasis digital, Allo Bank                             and the tight competition in digital-based banking, Allo Bank
terus memperbaiki dan memperkuat struktur organisasinya                                     continues to improve and strengthen its organizational structure
guna mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Struktur organisasi                             to achieve its stated goals. The Bank's organizational structure
Bank terakhir disahkan melalui Surat Keputusan Direksi No.                                  was last approved through the Board of Directors' Decree No.
089/DIRAB/25 tanggal 3 Oktober 2025 tentang Perubahan                                       089/DIRAB/25 dated 3 October 2025 concerning Changes in
Struktur Organisasi. Adapun struktur organisasi Bank di tahun                               Organization Structure. The Bank's organizational structure in
2025 dapat dilihat sebagai berikut:                                                         2025 can be seen as follows:




                 • Risk Oversight Committee
                 • Audit Committee
                 • Remuneration & Nomination Committee




                       Digital Director
                 Sajal Bhatnagar



                                                                                 Chief Digital                 Chief Data Analytics &
                                      Chief Digital Lending
                                                                                 Technology                     Artificial Intelligence
                                           Chen Cao
                                                                                  Xie Peng                        Arief Tendeas



  Digital Strategy &                                                                                               Data Analytics
                                                                              Application                                                       Internal Audit
      Business                        Digital Retail Lending                                                         & Insight
                                                                             Management                                                    (Act.) Willyardo Halim
  Destya Danang                           Ricky Ansen
                                                                         Daniel Leonardo Niko                                                  P. Napitupulu
      Pradityo
                                                                                                                    CoE Artificial
                                                                                                                    Intelligence
                                                                                                                                            Corporate Secretary
                                       Digital Business                     IT Infrastructure
   Digital Product                                                                                                                               & PMO
                                         Partnership                      Operation & Security
   Boma Harahap                                                                                                                               Stacey Aryadi
                                     Sony Yoga Delarama                         Iswibowo
                                                                                                                                               Suryoputro

      Marketing
                                                                                 IT Strategy &                                              Policy, Procedure &
    Communication                    Collection & Recovery
                                                                                 Governance                                                Process Management
    Andi Kharisma                      Sonya Rosmala
                                                                                Rully Feranata                                             Sandra Pramita Sari
     Nurfatimah

                                                                                       Data
                                                                                  Management
                                                                                  Pitra Ariadna
                                                                                     Saputra




               Commissioner                     Director              Chief                Division Head                 Department Head         Specialist




 PT ALLO BANK INDONESIA TBK                  2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 80
77                  Performa 2025            Laporan Manajemen           Profil Perusahaan          Analisis dan Pembahasan Manajemen
                   Performance 2025           Management Reports            Company Profile              Management Discussion and Analysis




 Visi, Misi, dan
 Budaya Perusahaan
 ● Vision, Mission, and Corporate Culture




                                                  Visi Vision
                                                  Menjadi bank umum berbasis layanan
                                                  digital terbaik melalui aplikasi ALL in
           Become the best digital-based
               commercial bank through            One dengan memanfaatkan ekosistem
               the All-in-One application
             by utilizing the ecosystem to
                                                  untuk memberikan nilai tambah yang
         provide greatest added value for         sebesar-besarnya bagi bangsa.
                   society and the nation.




 Misi Mission
 Menyediakan produk dan layanan perbankan
 digital inovatif terintegrasi dengan ekosistem
 yang memberikan solusi dan seamless
                                                                                              Offering innovative digital banking
 customer experience bagi nasabah serta                                                       products and services integrated with

 memberikan nilai tambah yang tinggi                                                          ecosystems that provides solutions
                                                                                              and seamless customer experience for
 kepada seluruh pemangku kepentingan.                                                         customers and extending high added
                                                                                              value to all stakeholders.



 Reviu Visi dan Misi Perusahaan oleh Manajemen                         Review of Company’s Vision and Mission by Key
 Kunci                                                                 Management

 Visi dan misi Bank ditetapkan dan diberlakukan sesuai dengan          The Bank's vision and mission are established and implemented
 kajian yang telah dilakukan secara berkala untuk memastikan           in accordance with periodic reviews to ensure their relevance to
 relevansinya dengan perkembangan lingkungan bisnis Bank.              the Bank's business environment. The Bank's vision and mission
 Pernyataan terkait visi dan misi Bank yang tertuang dalam             statements, outlined in the Bank's Business Plan (RBB), have
 Rencana Bisnis Bank (RBB) telah mendapatkan persetujuan               been jointly approved by the Board of Commissioners and the
 bersama dari Dewan Komisaris dan Direksi. Sampai dengan               Board of Directors. As of 2025, the Board of Commissioners
 tahun 2025, Dewan Komisaris dan Direksi menilai bahwa                 and the Board of Directors assess that the Bank's vision and
 pencapaian visi dan misi Bank masih relevan dengan                    mission remain relevant to the developments and conditions of
 perkembangan dan kondisi lingkungan bisnis pada tahun buku            the business environment in the current fiscal year, as well as
 serta arah dan tujuan bisnis Bank.                                    the Bank's business direction and objectives.




                                                        Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025     PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 81
  Tata Kelola Perusahaan yang Baik
                                                                                                                                               78
                                              Laporan Keberlanjutan            Laporan Keuangan
  Good Corporate Governance                   Sustainability Report            Financial Statements




Budaya
Perusahaan
Corporate Culture                                Dalam rangka memastikan pengelolaan
                                                 dan pelaksanaan bisnis Bank dapat
                                                                                                      To ensure optimal management and
                                                                                                      implementation of the Bank's business
                                                 berjalan secara optimal di seluruh                   across all operational activities, the
                                                 aktivitas operasional yang dilakukan,                Bank has established a corporate
                                                 Bank menetapkan budaya perusahaan                    culture that adheres to the Bank's Core
                                                 dengan memegang teguh Nilai Inti                     Values. These values ​​serve as norms
                                                 Bank. Nilai-nilai ini berperan sebagai               or general behavioral guidelines for all
                                                 sebuah norma atau pedoman perilaku                   Bank personnel in carrying out their
                                                 umum bagi seluruh Insan Bank dalam                   daily activities. The Bank's Core Values​​
                                                 menjalankan aktivitasnya sehari-hari.                play a crucial role in supporting and
                                                 Nilai Inti Bank memegang peranan                     realizing its vision and mission through
                                                 penting      dalam     menopang       dan            seven core values, with the acronym
                                                 mewujudkan visi dan misi melalui 7 (tujuh)           "DIGITAL," launched in early December
                                                 nilai inti (core values) dengan akronim              2022 through the Allo Temu program.
                                                 “DIGITAL” yang diluncurkan pada awal                 The Bank's Core Values ​​are as follows:
                                                 Desember 2022 melalui program Allo
                                                 Temu. Nilai Inti Bank adalah sebagai
                                                 berikut:




Data-driven                   Kami mengambil keputusan dan memecahkan masalah berdasarkan data dan informasi yang kredibel
                              We make decisions and solve problems based on credible data and information



Impact                        Kami memberikan solusi dan dampak positif kepada semua stakeholders
                              We provide solutions and positive impacts to all stakeholders



Growth                        Kami terus menerus tumbuh dan berkembang secara berkesinambungan untuk masa
                              depan yang lebih baik We are continuously growing and developing on an ongoing basis for a better future



In harmony                    Kami bekerjasama dengan semua pihak secara harmonis yang berorientasi pada hasil
                              We work harmoniously with all parties in a result-oriented manner



Transparency                  Kami berperilaku jujur dan transparan dalam segala aspek pekerjaan
                              We behave honestly and transparently in all aspects of our work



Agility                       Kami tangkas beradaptasi terhadap semua perubahan yang terjadi
                              We are quick to adapt to all the changes that occur



Learning                      Kami terus belajar, berbagi, dan menerapkan pengetahuan dan keterampilan baru untuk mengembangkan
                              kompetensi diri
                              We are constantly learning, sharing, and applying knowledge and skills to develop selfcompetence




PT ALLO BANK INDONESIA TBK           2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 82
79       Performa 2025      Laporan Manajemen           Profil Perusahaan          Analisis dan Pembahasan Manajemen
         Performance 2025    Management Reports            Company Profile              Management Discussion and Analysis




 Makna Logo dan
 Moto Perusahaan
 ● Meaning Behind the Company’s
   Logo and Motto




                             Perubahan nama dan penggunaan logo               Changes to the name and use of the
                             perusahaan ditentukan melalui Surat              company logo are determined by
                             Keputusan Direksi No. 044/DIRAB/21               Directors’ Decree No. 044/DIRAB/21
                             tentang Perubahan Nama menjadi PT Allo           concerning Change of name to PT Allo
                             Bank Indonesia Tbk (Allo Bank).                  Bank Indonesia Tbk (Allo Bank).




 Moto Motto                  “All for One,
                             One for All”
                             Moto Bank merupakan misi kolaboratif             Bank's motto represents a collaborative
                             untuk menemukan solusi, tumbuh lebih             mission to find solutions, grow stronger
                             kuat, dan meraih mimpi hari esok yang            and achieve the dream of a brighter
                             lebih cerah bersama dengan semua                 tomorrow together with all customers.
                             pelanggan.




                                       Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025     PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 83
     Tata Kelola Perusahaan yang Baik
                                                                                                                                                      80
                                                     Laporan Keberlanjutan            Laporan Keuangan
     Good Corporate Governance                       Sustainability Report            Financial Statements




Perubahan Komposisi
Dewan Komisaris dan Direksi 2025
● Changes in Composition of Board of Commissioners
  and Board of Directors in 2025

Sepanjang tahun 2025 komposisi Dewan Komisaris Bank tidak                         Throughout 2025, the composition of the Bank's Board
mengalami perubahan. Dengan demikian, susunan komposisi                           of Commissioners remained unchanged. Therefore, the
Dewan Komisaris per 31 Desember 2025 adalah sebagai                               composition of the Board of Commissioners as of December
berikut:                                                                          31, 2025, is as follows:


      Nama                       Jabatan                        Dasar Pengangkatan                           Masa Jabatan       Periode Jabatan
      Name                       Position                       Basis of Appointment                         Term of Office          Period

 Aviliani            Komisaris Utama Independen               RUPS Tahunan 31 Mei 2024         2024 - RUPS Tahunan Tahun 2027       Kedua
                       Independent President                  Annual GMS May 31, 2024             2024 - 2027 Annual GMS            Second
                           Commissioner

 Rosmaya                 Komisaris Independen                 RUPS Tahunan 31 Mei 2024         2024 - RUPS Tahunan Tahun 2027       Kedua
                      Independent Commissioner                Annual GMS May 31, 2024             2024 - 2027 Annual GMS            Second


 Ali Gunawan                   Komisaris                      RUPS Tahunan 31 Mei 2024         2024 - RUPS Tahunan Tahun 2027       Kedua
                             Commissioner                     Annual GMS May 31, 2024             2024 - 2027 Annual GMS            Second




Allo Bank telah menyusun jumlah dan komposisi Direksi                             Allo Bank has arranged the number and composition of the
sedemikian rupa sehingga memungkinkan pengambilan                                 Board of Directors in certain way that it allows decision making
keputusan dapat dilakukan secara efektif, tepat dan cepat, serta                  to be carried out effectively, precisely and quickly, and can act
dapat bertindak independen. Per 31 Desember 2025, terdapat                        independently. As of December 31, 2025, there is a change
perubahan susunan dan komposisi Direksi, dimana Perseroan                         in the composition and composition of the Board of Directors,
menerima pengunduran diri Bapak Arief Tendeas sebagai                             where the Company accepted the resignation of Mr. Arief
Direksi Perseroan yang disahkan melalui RUPS Tahunan                              Tendeas as the Company's Director which was ratified through
tanggal 10 April 2025. Sementara itu, Bapak Indra Utoyo secara                    the Annual GMS on April 10, 2025. Meanwhile, Mr. Indra Utoyo
resmi berhenti menjabat sebagai Direktur Utama Allo Bank per                      officially stopped serving as President Director of Allo Bank as
10 Juli 2025 dikarenakan mengundurkan diri, dan disahkan                          of July 10, 2025 due to his resignation, and was ratified through
melalui RUPS Luar Biasa tanggal 9 Oktober 2025. Perseroan                         the Extraordinary GMS on October 9, 2025. The Company also
juga menunjuk Bapak Ari Yanuanto Asah sebagai Plt. Direktur                       appointed Mr. Ari Yanuanto Asah as Acting President Director
Utama yang efektif menjabat per 10 Juli 2025.                                     who effectively served as of 10 July 2025.

Adapun komposisi Direksi Bank per 31 Desember 2025 adalah                         The composition of the Board of Directors as of December 31,
sebagai berikut:                                                                  2025 is as follows:


      Nama                       Jabatan                        Dasar Pengangkatan                           Masa Jabatan       Periode Jabatan
      Name                       Position                       Basis of Appointment                         Term of Office          Period

 Ari Yanuanto                    Direktur                     RUPS Tahunan 31 Mei 2024         2024 - RUPS Tahunan Tahun 2027       Kedua
 Asah                            Director                     Annual GMS May 31, 2024             2024 - 2027 Annual GMS            Second

 Ganda Raharja                   Direktur                     RUPS Tahunan 31 Mei 2024         2024 - RUPS Tahunan Tahun 2027       Kedua
 Rusli                           Director                     Annual GMS May 31, 2024             2024 - 2027 Annual GMS            Second

 Sajal Bhatnagar                 Direktur                     RUPS Tahunan 31 Mei 2024         2024 - RUPS Tahunan Tahun 2027       Kedua
                                 Director                     Annual GMS May 31, 2024             2024 - 2027 Annual GMS            Second




  PT ALLO BANK INDONESIA TBK                2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 84
81                          Performa 2025          Laporan Manajemen            Profil Perusahaan          Analisis dan Pembahasan Manajemen
                          Performance 2025           Management Reports            Company Profile              Management Discussion and Analysis




     Profil Dewan Komisaris
     ● Board of Commissioners Profile


     AVILIANI
     ● Komisaris Utama Independen
       Independent President Commissioner

       Periode Jabatan: Kedua
       Term of Office: Second
       64 tahun
       64 years old
       WNI
       Indonesian Citizen
       Jakarta
       DKI Jakarta, Indonesia



       Dasar Hukum Pengangkatan | Legal Basis for Appointment

 Diangkat pertama kali sebagai Komisaris Utama Independen Allo Bank           She was appointed for the first time as Independent President
 dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan tahun buku                    Commissioner of Allo Bank at the Annual General Meeting of
 2022 tertanggal 19 Mei 2022 berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan            Shareholders (GMS) for the 2022 fiscal year that took place on May
 Rapat No. 107 tanggal 16 Juni 2022 dan mendapatkan persetujuan               19, 2022. This appointment was based on the Deed of Annual General
 Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui Keputusan Deputi Komisioner             Meeting of Shareholders No. 107 dated June 16, 2022 and has
 Pengawas Perbankan I Otoritas Jasa Keuangan No. KEP-24/PB.1/2022             obtained approval from the Financial Services Authority (OJK) through
 tanggal 9 Juni 2022 tentang Hasil Penilaian Kemampuan dan Kepatutan          Decree of the Deputy Commissioner of Banking Supervision I of the
 Sdri. Aviliani selaku Calon Komisaris Utama Independen PT Allo Bank          Financial Services Authority No. Kep-24/PB.1/2022 dated June 9,
 Indonesia Tbk.                                                               2022 concerning Results of the Fit and Proper Test of Ms. Aviliani as
                                                                              the Independent President Commissioner Candidate of PT Allo Bank
                                                                              Indonesia Tbk.

       Riwayat Pendidikan | Educational Background

 • S3, Manajemen Bisnis, Institut Pertanian Bogor (2006 - 2012)               • Doctorate Degree in Business Management, Bogor Agricultural
                                                                                Institute (2006-2012)
 • S2, Ilmu Sosial Ilmu Politik, Universitas Indonesia (1992 - 1995)          • Master’s Degree, Social Science Political Science, University of
                                                                                Indonesia (1992-1995)
 • S1, Ekonomi, Universitas Atma Jaya, Jakarta (1981 - 1985)                  • Bachelor’s Degree, Economics, Atma Jaya University, Jakarta (1981-
                                                                                1985)

       Sertifikasi | Certification

 • Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 6                                     • Level 6 Risk Management Certification

       Riwayat Pekerjaan | Employment History

 • Komisaris Utama Independen PT Allo Bank Indonesia Tbk (Juni 2022           • Independent President Commissioner of PT Allo Bank Indonesia Tbk
   - sekarang)                                                                  (June 2022 - present)
 • Komisaris Independen PT Bank Mega Tbk (Februari 2018 - Februari            • Independent Commissioner of PT Bank Mega Tbk (February 2018 -
   2022)                                                                        February 2022)
 • Komisaris Independen PT Aplikanusa Lintasarta (April 2017 -                • Independent Commissioner of PT Aplikanusa Lintasarta (April 2017 -
   sekarang)                                                                    present)
 • Komisaris Independen (Pejabat Eksekutif) dan Ketua Komite Audit PT         • Independent Commissioner (Executive Officer) and Chairman of the
   Bank Mandiri (Persero) Tbk (21 Mei 2014 - 14 Maret 2017)                     Audit Committee of PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (May 21, 2014 -
                                                                                March 14, 2017)




                                                               Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025     PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 85
     Tata Kelola Perusahaan yang Baik
                                                                                                                                                     82
                                                 Laporan Keberlanjutan            Laporan Keuangan
     Good Corporate Governance                   Sustainability Report            Financial Statements




• Komisaris Independen PT Dyandra (Desember 2012 - Desember                   • Independent Commissioner of PT Dyandra (December 2012 -
  2017)                                                                         December 2017)
• Komisaris Independen (Pejabat Eksekutif) PT Bank BRI Tbk (15 Mei            • Independent Commissioner (Executive Officer) of PT Bank BRI Tbk
  2005 - 21 Mei 2014)                                                           (May 15, 2005 - May 21, 2014)
• Staf Pengajar Perbanas Institute (10 Agustus 2010 - sekarang)               • Lecturer at Perbanas Institute (August 10, 2010 - present)
• Sekretaris Komite Ekonomi Nasional (10 Oktober 2010 - 20 Oktober            • Secretary of the National Economic Committee (October 10, 2010 -
  2014)                                                                         October 20 2014)
• Wakil Sekretaris KP3EI (10 November 2012 - 20 Oktober 2014)                 • Deputy Secretary of KP3EI (November 10, 2012 - October 20, 2014)
• Ketua Jurusan Universitas Paramadina (20 Mei 2002 - 10 Juni 2005)           • Head of Department, Paramadina University (May 20, 2002 - June
                                                                                10, 2005)
• Dosen/Pengajar STIE Perbanas (5 Maret 1989 - 20 April 2002)                 • Lecturer/Instructor, STIE Perbanas (March 5, 1989 - April 20, 2002)
• Pembantu Ketua (PUREK II) STIE Perbanas (15 Juni 2000 - 20 April            • Assistant Chair (PUREK II) STIE Perbanas (June 15, 2000 - April 20,
  2002)                                                                         2002)
• Wakil Direktur Penelitian dan Pengabdian STIE Perbanas (10 Januari          • Deputy Director of Research and Community Service, STIE Perbanas
  1997 - 5 Desember 1999)                                                       (January 10, 1997 - December 5, 1999)
• Wakil Direktur Pengembangan Bisnis INDEF (10 Juni 1997 - 15                 • Deputy Director of Business Development, INDEF (June 10, 1997 -
  November 1999)                                                                November 15, 1999)

  Informasi Rangkap Jabatan | Information on Concurrent Positions

Komisaris Independen PT Aplikanusa Lintasarta                                 Independent Commissioner of PT Aplikanusa Lintasarta
(April 2017 - sekarang)                                                       (April 2017 - present)

  Hubungan Afiliasi | Affiliation Relationship

Tidak memiliki hubungan afiliasi baik dengan anggota Direksi,                 She has no affiliation with members of the Board of Directors, other
anggota Dewan Komisaris lainnya, maupun dengan Pemegang Saham                 members of the Board of Commissioners, or with the Controlling and
Pengendali dan Utama.                                                         Majority Shareholders.

  Kepemilikan Saham | Share Ownership

Beliau tidak memiliki saham di PT Allo Bank Indonesia Tbk.                    She does not own shares in PT Allo Bank Indonesia Tbk.




  PT ALLO BANK INDONESIA TBK            2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 86
83                        Performa 2025             Laporan Manajemen           Profil Perusahaan          Analisis dan Pembahasan Manajemen
                        Performance 2025             Management Reports            Company Profile              Management Discussion and Analysis




 ROSMAYA
 ● Komisaris Independen
   Independent Commissioner

     Periode Jabatan: Kedua
     Term of Office: Second
     66 tahun
     66 years old
     WNI
     Indonesian Citizen
     Cinere, Depok,
     Jawa Barat, Indonesia



     Dasar Hukum Pengangkatan | Legal Basis for Appointment

 Diangkat pertama kali sebagai Komisaris Independen Allo Bank dalam           She was appointed for the first time as Independent Commissioner of
 Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan tahun buku 2022                     Allo Bank at the Annual General Meeting of Shareholders (GMS) for the
 tertanggal 19 Mei 2022 berdasarkan Akta Berita Acara Rapat Umum              2022 fiscal year dated May 19, 2022 based on the Deed of Minutes
 Pemegang Saham Tahunan No. 107 tertanggal 16 Juni 2022 dan                   of the Annual General Meeting of Shareholders No. 107 dated June
 mendapatkan persetujuan OJK melalui No. Kep-41/PB.1/2022 tanggal             16, 2022 and obtained OJK approval through No. Kep-41/PB.1/2022
 16 Agustus 2022 tentang Hasil Penilaian Kemampuan dan Kepatutan              dated August 16, 2022 concerning the Results of the Fit and Proper
 Sdri. Rosmaya selaku Komisaris Independen PT Allo Bank Indonesia             Assessment of Ms. Rosmaya as Independent Commissioner of PT Allo
 Tbk.                                                                         Bank Indonesia Tbk.

     Riwayat Pendidikan | Educational Background

 • S2, Administrasi & Pengembangan SDM Universitas Indonesia (2004)           • Master’s Degree, Administration & Human Resource Development,
                                                                                University of Indonesia (2004)
 • S1, Hukum Perdata Universitas Padjadjaran (1984)                           • Bachelor’s Degree, Civil Law, Padjadjaran University (1984)

     Sertifikasi | Certification

 • Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 6                                     • Level 6 Risk Management Certification

     Riwayat Pekerjaan | Employment History

 • Komisaris Independen PT Allo Bank Indonesia Tbk (Juni 2022 -               • Independent Commissioner of PT Allo Bank Indonesia Tbk (June
   sekarang)                                                                    2022 - present)
 • Deputi Gubernur Bank Indonesia (2017 - 2022)                               • Deputy Governor of Bank Indonesia (2017 - 2022)
 • Anggota Dewan Pengawas Independen ASPI (2022 - 2025)                       • Member of the ASPI Independent Supervisory Board (2022 - 2025)
 • Kepala Perwakilan Bank Indonesia (2014 - 2016)                             • Chief Representative of Bank Indonesia (2014 - 2016)
 • Kepala Grup - Kepala Departemen (Stk. Direktur Eksekutif) Bank             • Head of Group - Head of Department (Stk. Executive Director) of
   Indonesia (2012 - 2014)                                                      Bank Indonesia (2012 - 2014)
 • Narasumber Payment System International Bank Indonesia (2009 -             • Bank Indonesia International Payment System Resource Person
   2014)                                                                        (2009 - 2014)
 • Deputi Direktur Bank Indonesia (2007 - 2011)                               • Deputy Director of Bank Indonesia (2007 - 2011)
 • Staf - Kepala Bagian Bank Indonesia (1985 - 2006)                          • Staff - Head of Bank Indonesia (1985 - 2006)

     Informasi Rangkap Jabatan | Information on Concurrent Positions

 Anggota Dewan Pengawas Independen ASPI (2022 - 2025) RINTIS                  Member of the Independent Supervisory Board of ASPI (2022 - 2025)
                                                                              RINTIS

     Hubungan Afiliasi | Affiliation Relationship

 Tidak memiliki hubungan afiliasi baik dengan anggota Direksi,                She has no affiliation with members of the Board of Directors, other
 anggota Dewan Komisaris lainnya, maupun dengan Pemegang Saham                members of the Board of Commissioners, or with the Controlling and
 Pengendali dan Utama.                                                        Majority Shareholders.

     Kepemilikan Saham | Share Ownership

 Beliau tidak memiliki saham di PT Allo Bank Indonesia Tbk.                   She does not own shares in PT Allo Bank Indonesia Tbk.




                                                               Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025     PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 87
      Tata Kelola Perusahaan yang Baik
                                                                                                                                                       84
                                                  Laporan Keberlanjutan             Laporan Keuangan
      Good Corporate Governance                   Sustainability Report             Financial Statements




ALI GUNAWAN
● Komisaris
  Commissioner

    Periode Jabatan: Kedua
    Term of Office: Second
    62 tahun
    62 years old
    WNI
    Indonesian Citizen
    Jakarta
    DKI Jakarta, Indonesia



    Dasar Hukum Pengangkatan | Legal Basis for Appointment

Diangkat pertama kali sebagai Komisaris Allo Bank dalam Rapat Umum             He was appointed for the first time as Commissioner of Allo Bank at the
Pemegang Saham (RUPS) Tahunan tahun buku 2021 tertanggal 7 Mei                 Annual General Meeting of Shareholders (GMS) for the 2021 fiscal year
2021 berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Rapat No. 23 tanggal 7              dated May 7, 2021 based on Deed of Minutes of Annual General Meeting
Mei 2021 dan mendapatkan persetujuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK)              of Shareholders No. 23 dated May 7, 2021 and obtained approval from
melalui Keputusan Deputi Komisioner Pengawas Perbankan I Otoritas              the Financial Services Authority (OJK) through Decree of the Deputy
Jasa Keuangan No. KEP-49/PB.1/2021 tanggal 13 Juli 2021 tentang                Commissioner of Banking Supervision I of the Financial Services
Hasil Penilaian Kemampuan dan Kepatutan Sdr. Ali selaku Anggota                Authority No. KEP-49/PB.1/2021 dated July 13, 2021 concerning Results
Dewan Komisaris PT Allo Bank Indonesia Tbk.                                    of the Fit and Proper Test of Mr. Ali as the Commissioner of PT Allo Bank
                                                                               Indonesia Tbk.

    Riwayat Pendidikan | Educational Background

S1, Ekonomi Akuntansi Universitas Trisakti (1994)                              Bachelor’s degree, Economics, Accounting, Trisakti University (1994)

    Sertifikasi | Certification

• Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 6                                       • Level 6 Risk Management Certification
• Certification in Audit Committee Practices                                   • Certification in Audit Committee Practices

    Riwayat Pekerjaan | Employment History

•   Komisaris PT Allo Bank Indonesia Tbk (2021 - sekarang)                     •   Commissioner of PT Allo Bank Indonesia Tbk (2021 - present)
•   Komisaris Alfa Retailindo (2022 - sekarang)                                •   Commissioner of Alfa Retailindo (2022 - present)
•   Direktur PT CT Corpora (2021 - sekarang)                                   •   Director of PT CT Corpora (2021 - present)
•   Direktur PT Mega Corpora (2004 - sekarang)                                 •   Director of PT Mega Corpora (2004 - present)
•   Partner Kantor Akuntan Publik Prasetio, Sarwoko & Sandjaja (Ernst &        •   Partner of Prasetio, Sarwoko & Sandjaja (Ernst & Young Indonesia)
    Young Indonesia) (1986 - 2004)                                                 Public Accounting Firm (1986 - 2004)
•   Komisaris PARA Bali Propertindo (2005 - sekarang)                          •   Commissioner of PARA Bali Propertindo (2005 - present)
•   Komisaris Trans Media Corpora (2007 - sekarang)                            •   Commissioner of Trans Media Corpora (2007 - present)
•   Komisaris Trans Cibubur Property (2010 - sekarang)                         •   Commissioner of Trans Cibubur Property (2010 - present)
•   Komisaris Garuda Maintenance Facility (2018 - sekarang)                    •   Commissioner of Garuda Maintenance Facility (2018 - present)
•   Komisaris Utama Asuransi Umum Mega (2011 - 2024)                           •   President Commissioner of Asuransi Umum Mega (2011 - 2024)

    Informasi Rangkap Jabatan | Information on Concurrent Positions

•   Direktur Mega Corpora (2004 - sekarang)                                    •   Director of Mega Corpora (2004 - Present)
•   Direktur PT CT Corpora (2021 - sekarang)                                   •   Director of PT CT Corpora (2021 - Present)
•   Komisaris Alfa Retailindo (2022 - sekarang)                                •   Commissioner of Alfa Retailindo (2022 - Present)
•   Direktur Trans Kalla Makassar (2016 - sekarang)                            •   Director of Trans Kalla Makassar (2016 - Present)
•   Komisaris Para Bali Propertindo (2005 - sekarang)                          •   Commissioner of Para Bali Propertindo (2005 - Present)
•   Komisaris Trans Media Corpora (2007 - sekarang)                            •   Commissioner of Trans Media Corpora (2007 - Present)
•   Komisaris Trans Cibubur Property (2010 - sekarang)                         •   Commissioner of Trans Cibubur Property (2010 - Present)
•   Komisaris Garuda Maintenance Facility (2018 - sekarang)                    •   Commissioner of Garuda Maintenance Facility (2018 - Present)
•   Komisaris Mega Asset Management (2024 - sekarang)                          •   Commissioner of Mega Asset Management (2024 - Present)




    PT ALLO BANK INDONESIA TBK           2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 88
85                      Performa 2025               Laporan Manajemen           Profil Perusahaan          Analisis dan Pembahasan Manajemen
                       Performance 2025              Management Reports            Company Profile              Management Discussion and Analysis




     Hubungan Afiliasi | Affiliation Relationship

 Tidak memiliki hubungan afiliasi baik dengan anggota Direksi,                He has no affiliation with members of the Board of Directors, other
 anggota Dewan Komisaris lainnya, maupun dengan Pemegang Saham                members of the Board of Commissioners, or with the Controlling and
 Pengendali dan Utama.                                                        Majority Shareholders.

     Kepemilikan Saham | Share Ownership

 Beliau memiliki 10.238.900 lembar saham PT Allo Bank Indonesia Tbk           He owns 10,238,900 shares in PT Allo Bank Indonesia Tbk as of
 per 31 Desember 2025.                                                        Desember 31, 2025.




                                                               Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025     PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 89
     Tata Kelola Perusahaan yang Baik
                                                                                                                                                        86
                                                 Laporan Keberlanjutan               Laporan Keuangan
     Good Corporate Governance                   Sustainability Report               Financial Statements




Profil Direksi
● Board of Directors Profile


ARI YANUANTO
ASAH
● Plt. Direktur Utama | Acting President Director
  Direktur Keuangan, Operasional & Human Capital
  Finance, Operations & Human Capital Director

   Periode Jabatan: Kedua
   Term of Office: Second
   56 tahun
   56 years old
   WNI
   Indonesian Citizen
   Jakarta
   DKI Jakarta, Indonesia



  Dasar Hukum Pengangkatan | Legal Basis for Appointment

Diangkat pertama kali sebagai Direktur Bank dalam Rapat Umum                      Appointed for the first time as Finance and Operations Director of Allo
Pemegang Saham (RUPS) Luar Biasa tertanggal 29 Januari 2021                       Bank at the Extraordinary General Meeting of Shareholders (EGMS)
berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Rapat No. 05 tanggal 22                     dated January 29, 201 based on Deed of Minutes of Annual General
Februari 2021 dan mendapatkan persetujuan Otoritas Jasa Keuangan                  Meeting of Shareholders No. 05 dated February 22, 2021 and has
(OJK) melalui Keputusan Deputi Komisioner Pengawas Perbankan I                    obtained approval from the Financial Services Authority (OJK) through
Otoritas Jasa Keuangan No. KEP-24/PB.1/2021 tanggal 6 April 2021                  Decree of the Deputy Commissioner of Banking Supervision I of the
tentang Hasil Penilaian Kemampuan dan Kepatutan Sdr. Ari Yanuanto                 Financial Services Authority No. KEP-24/PB.1/2021 dated April 6, 2021
Asah selaku Direktur Operasional dan IT PT Allo Bank Indonesia Tbk.               concerning the results of the Fit and Proper Test of Mr. Ari Yanuanto
                                                                                  Asah as the Director of Operation and IT of PT Allo Bank Indonesia Tbk.

  Riwayat Pendidikan | Educational Background

• S2, Manajemen Sistem Informasi Universitas Bina Nusantara (2018)                • Master’s Degree, Information System Management, Bina Nusantara
                                                                                    University (2018)
• S1 Sarjana Ekonomi, Sekolah           Tinggi   Ilmu   Ekonomi          Bhakti   • Bachelor’s Degree, Economics, Bhakti Development College of
  Pembangunan - Jakarta (1996)                                                      Economics - Jakarta (1996)

  Sertifikasi | Certification

• Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 7                                          • Risk Management Certification Level 7

  Riwayat Pekerjaan | Employment History

• Direktur Keuangan, Operasional & Human Capital PT Allo Bank                     • Finance, Operations & Human Capital Director PT Allo Bank
  Indonesia, Tbk (Agustus 2023 - sekarang)                                          Indonesia, Tbk (August 2023 - present)
• Direktur Keuangan dan Operasional PT Allo Bank Indonesia Tbk                    • Finance and Operations Director PT Allo Bank Indonesia, Tbk (August
  (Agustus 2022 - Juli 2023)                                                        2022 - July 2023)
• Plt. Direktur Utama PT Allo Bank Indonesia, Tbk (24 Mei 2021 - Juli             • Acting President Director of PT Allo Bank Indonesia, Tbk (May 24,
  2022)                                                                             2021 - July 2022)
• Direktur Operasional & IT PT Allo Bank Indonesia, Tbk (Januari 2021             • Operational & IT Director of PT Allo Bank Indonesia, Tbk (January
  - 23 Mei 2021)                                                                    2021 - May 23, 2021)
• (Senior Vice President) Kepala Divisi Transformation Project (Pejabat           • (Senior Vice President) Division Head, Transformation Project Head
  Eksekutif) PT Bank Mega Tbk (Mei 2018 - Januari 2021)                             (Executive Officer) of PT Bank Mega Tbk (May 2018 - January 2021)
• (Vice President) Process & System Development Head (Pejabat                     • (Vice President) Process & System Development Head (Executive
  Eksekutif) PT Bank Mega Tbk (Kantor Pusat) (April 2014 - Mei 2018)                Officer) of PT Bank Mega Tbk (Head Office) (April 2014 - May 2018)
• (Vice President) Process Management Head (Pejabat Eksekutif) PT                 • (Vice President) Process Management Head (Executive Officer) of PT
  Bank Mega Tbk (Kantor Pusat) (Mei 2013 - Maret 2014)                              Bank Mega Tbk (Head Office) (May 2013 - March 2014)




  PT ALLO BANK INDONESIA TBK            2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 90
87                      Performa 2025               Laporan Manajemen           Profil Perusahaan          Analisis dan Pembahasan Manajemen
                       Performance 2025              Management Reports            Company Profile              Management Discussion and Analysis




 • (Vice President) Process Improvement Head PT Bank Mega Tbk                 • (Vice President) Process Improvement Head of PT Bank Mega Tbk
   (Oktober 2012 - Mei 2013)                                                    (October 2012 - May 2013)
 • (Vice President) Pinbag Credit - Trade - Treasury Process Development      • (Vice President) Pinbag Credit - Trade - Treasury Process
   PT Bank Mega Tbk (Januari 2011 - September 2012)                             Development of PT Bank Mega Tbk (January 2011 - September 2012)
 • (Vice President) Head, Projects System Development PT Bank Permata         • (Vice President) Head, Projects System Development of PT Bank
   Tbk (November 2009 - Januari 2011)                                           Permata Tbk (November 2009 - January 2011)
 • AVP (Process Management & System Dev Head - Global Market                  • AVP (Process Management & System Dev Head – Global Market
   Operations) PT Bank Permata Tbk (Maret 2008 - Oktober 2009)                  Operations) of PT Bank Permata Tbk (March 2008 - October 2009)
 • AVP Treasury, Trade and Service Process Management Dept. Head              • AVP - Treasury, Trade and Service Process Management Dept Head
   PT Bank Permata Tbk (Mei 2006 - Februari 2008)                               of PT Bank Permata Tbk (May 2006 - February 2008)

     Informasi Rangkap Jabatan | Information on Concurrent Positions

 Beliau tidak memiliki rangkap jabatan.                                       He has no concurrent position.

     Hubungan Afiliasi | Affiliation Relationship

 Tidak memiliki hubungan afiliasi baik dengan anggota Direksi,                He has no affiliation with members of the Board of Directors, other
 anggota Dewan Komisaris lainnya, maupun dengan Pemegang Saham                members of the Board of Commissioners, or with the Controlling and
 Pengendali dan Utama.                                                        Majority Shareholders.

     Kepemilikan Saham | Share Ownership

 Beliau tidak memiliki saham di PT Allo Bank Indonesia Tbk.                   He does not own shares in PT Allo Bank Indonesia Tbk.




                                                               Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025     PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 91
     Tata Kelola Perusahaan yang Baik
                                                                                                                                                       88
                                                 Laporan Keberlanjutan            Laporan Keuangan
     Good Corporate Governance                   Sustainability Report            Financial Statements




GANDA
RAHARJA RUSLI
● Direktur Risiko, Kepatuhan & Hukum
  Risk, Compliance & Legal Director

   Periode Jabatan: Kedua
   Term of Office: Second
   52 tahun
   52 years old
   WNI
   Indonesian Citizen Indonesian Citizen
   Jakarta
   DKI Jakarta, Indonesia


  Dasar Hukum Pengangkatan | Legal Basis for Appointment

Diangkat pertama kali sebagai Direktur Allo Bank dalam Rapat Umum             Appointed for the first time as Director of Allo Bank at the Extraordinary
Pemegang Saham (RUPS) Luar Biasa tanggal 15 Oktober 2021                      General Meeting of Shareholders (EGMS) was dated October 15,
berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Rapat No. 10 tanggal 18                 2021 based on the Deed of Minutes of Annual General Meeting of
Oktober 2021 dan mendapatkan persetujuan Otoritas Jasa Keuangan               Shareholders No. 10 dated October 18, 2021 and has obtained approval
(OJK) melalui Keputusan Deputi Komisioner Pengawas Perbankan I                from the Financial Services Authority (OJK) through Decree of the
Otoritas Jasa Keuangan No. KEP-70/PB.1/2021 tanggal 14 Desember               Deputy Commissioner of Banking Supervision I of the Financial Services
2021 tentang Hasil Penilaian Kemampuan dan Kepatutan Sdr. Ganda               Authority No. KEP-70/PB.1/2021 dated December 14, 2021 concerning
Raharja Rusli selaku Direktur Kepatuhan PT Allo Bank Indonesia Tbk.           Results of the Fit and Proper Test of Mr. Ganda Raharja Rusli as the
                                                                              Director of Compliance of PT Allo Bank Indonesia Tbk.

  Riwayat Pendidikan | Educational Background

S1, Matematika - Institut Teknologi Bandung (1997)                            Bachelor’s Degree, Mathematics - Bandung Institute of Technology
                                                                              (1997)

  Sertifikasi | Certification

• Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 7                                      • Risk Management Certification Level 7
• Sertifikasi Direksi P2P Lending level Dasar                                 • Basic Level P2P Lending Directors Certification
• Sertifikasi APU PPT dan PPPSPM                                              • Anti-Money Laundering, Countering the Financing of Terrorism,
                                                                                and Countering the Financing of Weapons of Mass Destruction
                                                                                Proliferation Certification

  Riwayat Pekerjaan | Employment History

• Direktur Risiko, Kepatuhan dan Hukum PT Allo Bank Indonesia Tbk             • Director of Risk, Compliance and Legal at Allo Bank (September
  (Agustus 2023 - sekarang)                                                     2023 - present)
• Direktur Risiko, Kepatuhan, Human Capital dan Hukum PT Allo Bank            • Director of Risk, Compliance, Human Capital and Legal at Allo Bank
  Indonesia Tbk (Oktober 2021 - Agustus 2023)                                   (October 2021 - August 2023)
• Direktur Manajemen Risiko, Hukum dan Kepatuhan - Akseleran                  • Director of Risk Management, Legal and Compliance – Akseleran
  Keuangan Inklusif Indonesia (Akseleran P2P Lending) (Januari 2020             Keuangan Inklusif Indonesia (P2P Lending Acceleration) (January
  - Agustus 2021)                                                               2020 - August 2021)
• Kepala Divisi Manajemen Risiko (Pejabat Executive) - Bank                   • Head of Risk Management Division (Executive Officer) -
  Commonwealth Indonesia (Maret 2017 - Desember 2019)                           Commonwealth Bank Indonesia (March 2017 - December 2019)
• Kepala Divisi Manajemen Risiko segmen Konsumer (Pejabat                     • Head of Risk Management Division Consumer Segment (Executive
  Executive) - Bank ANZ Indonesia (Mei 2015 - Februari 2017)                    Officer) - Bank ANZ Indonesia (May 2015 - February 2017)
• Direktur Kredit dan Penagihan - Bank Sahabat Sampoerna (Januari             • Director of Credit and Collection - Bank Sahabat Sampoerna
  2012 - April 2015)                                                            (January 2012 - April 2015)
• Direktur Manajemen Risiko - Sahabat Finansial Keluarga (anak usaha          • Director of Risk Management - Sahabat Finansial Keluarga (a
  dari Bank Permata) (Desember 2010 - Desember 2011)                            subsidiary of Bank Permata) (December 2010 - December 2011)
• Credit Card Policy Manager - National Commercial Bank, Jeddah               • Manager of Credit Card Policy - National Commercial Bank, Jeddah
  (Desember 2007 - Desember 2010)                                               (December 2007 – December 2010)
• Kepala bagian Kredit tanpa Agunan (Unsecured Credit) - GE Finance           • Head of Unsecured Credit - GE Finance Indonesia (April 2006 -
  Indonesia (April 2006 - Desember 2007)                                        December 2007)
• Kepala bagian Risk Analytics - ABN Amro Indonesia (Agustus 2004 -           • Head of Risk Analytics - ABN Amro Indonesia (August 2004 - April
  April 2006)                                                                   2006)
• Kepala bagian Risk Analytics - Citibank Indonesia (November 1997 -          • Head of Risk Analytics - Citibank Indonesia (November 1997 - August
  Agustus 2004)                                                                 2004)



  PT ALLO BANK INDONESIA TBK            2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 92
89                      Performa 2025               Laporan Manajemen           Profil Perusahaan          Analisis dan Pembahasan Manajemen
                       Performance 2025              Management Reports            Company Profile              Management Discussion and Analysis




     Informasi Rangkap Jabatan | Information on Concurrent Positions

 Beliau tidak memiliki rangkap jabatan.                                       He has no concurrent position.

     Hubungan Afiliasi | Affiliation Relationship

 Tidak memiliki hubungan afiliasi baik dengan anggota Direksi,                He has no affiliation with members of the Board of Directors, other
 anggota Dewan Komisaris lainnya, maupun dengan Pemegang Saham                members of the Board of Commissioners, or with the Controlling and
 Pengendali dan Utama.                                                        Majority Shareholders.

     Kepemilikan Saham | Share Ownership

 Beliau memiliki 85.784 lembar saham PT Allo Bank Indonesia Tbk per           He owns 85,784 shares of PT Allo Bank Indonesia Tbk as of December
 31 Desember 2025.                                                            31, 2025.




                                                               Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025     PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 93
     Tata Kelola Perusahaan yang Baik
                                                                                                                                                        90
                                                  Laporan Keberlanjutan            Laporan Keuangan
     Good Corporate Governance                    Sustainability Report            Financial Statements




SAJAL BHATNAGAR
● Direktur Digital
  Digital Director

   Periode Jabatan: Kedua
   Term of Office: Second
   38 tahun
   38 years old
   India
   Indian
   Jakarta
   DKI Jakarta, Indonesia


  Dasar Hukum Pengangkatan | Legal Basis for Appointment

Diangkat pertama kali sebagai Direktur Allo Bank dalam Rapat Umum              Appointed for the first time as Digital Director of Allo Bank at the
Pemegang Saham (RUPS) Tahunan tahun buku 2022 tertanggal 19 Mei                Annual General Meeting of Shareholders (GMS) for the 2022 fiscal year
2022 berdasarkan Akta Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan No.                    dated May 19, 2022 based on the Deed of Annual General Meeting of
107 tertanggal 16 Juni 2022 dan mendapatkan persetujuan OJK melalui            Shareholders No. 107 dated June 16, 2022 and obtained OJK approval
Keputusan Deputi Komisioner Pengawas Perbankan I OJK No. Kep-40/               through Decree of Deputy Commissioner for Banking Supervision I OJK
PB.1/2022 tanggal 16 Agustus 2022 tertanggal 16 Agustus 2022 tentang           No. Kep-40/ PB.1/2022 dated August 16, 2022 concerning Results of
Hasil Penilaian Kemampuan dan Kepatutan Sdr. Sajal Bhatnagar selaku            the Fit and Proper Test of Mr. Sajal Bhatnagar as Digital Director of PT
Direktur Digital PT Allo Bank Indonesia Tbk.                                   Allo Bank Indonesia Tbk.

  Riwayat Pendidikan | Educational Background

• S2, MBA - IIM Calcutta (2010)                                                • Master of Business Administration - IIM Calcutta (2010)
• S1, Mechanical Engineering - IIT (ISM) Dhanbad (2008)                        • Bachelor’s Degree, Mechanical Engineering - IIT (ISM) Dhanbad (2008)

  Sertifikasi | Certification

• Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 7                                       • Risk Management Certification Level 7

  Riwayat Pekerjaan | Employment History

• Direktur Digital PT Allo Bank Indonesia Tbk (Juni 2022 - sekarang)           • Director of Digital at PT Allo Bank Indonesia Tbk (June 2022 - present)
• Chief Business Officer (BOD) - Paytm Payments Bank (November                 • Chief Business Officer (BOD) - Paytm Payments Bank (November
  2020 - Mei 2022)                                                               2020 - Mei 2022)
• Vice President, Payment Merchant Product and Lifecycle (Executive            • Vice President, Payment Merchant Product and Lifecycle (Executive
  Staff) - Paytm (One97 Communications Pvt. Ltd.), Delhi NCR (Maret              Staff) - Paytm (One97 Communications Pvt. Ltd.), Delhi NCR (Maret
  2015 - November 2020)                                                          2015 - November 2020)

  Informasi Rangkap Jabatan | Information on Concurrent Positions

Beliau tidak memiliki rangkap jabatan.                                         He has no concurrent position.

  Hubungan Afiliasi | Affiliation Relationship

Tidak memiliki hubungan afiliasi baik dengan anggota Direksi,                  He has no affiliation with members of the Board of Directors, other
anggota Dewan Komisaris lainnya, maupun dengan Pemegang Saham                  members of the Board of Commissioners, or with the Controlling and
Pengendali dan Utama.                                                          Majority Shareholders.

  Kepemilikan Saham | Share Ownership

Beliau tidak memiliki saham di PT Allo Bank Indonesia Tbk.                     He does not own shares in PT Allo Bank Indonesia Tbk.




  PT ALLO BANK INDONESIA TBK             2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 94
91                          Performa 2025        Laporan Manajemen           Profil Perusahaan           Analisis dan Pembahasan Manajemen
                          Performance 2025        Management Reports            Company Profile               Management Discussion and Analysis




     Profil Pejabat Eksekutif
     ● Executive Officer Profile


     YOGI BIMA
     SAKTI
     ● Chief Wholesale & Treasury

       50 tahun
       50 years old
       WNI
       Indonesian Citizen
       Jakarta
       DKI Jakarta, Indonesia




       Riwayat Pendidikan | Educational Background

 Bachelor of Business, Edith Cowan University, Perth, Western Australia    Bachelor of Business, Edith Cowan University, Perth, Western Australia
 (2000)                                                                    (2000)

       Sertifikasi | Certification

 Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 6                                    • Level 6 Risk Management Certification

       Riwayat Pekerjaan | Employment History

 • Chief of Wholesale and Treasury, PT Allo Bank Indonesia Tbk (Mei        • Chief of Wholesale and Treasury, PT Allo Bank Indonesia Tbk (Mei
   2025 – sekarang)                                                          2025 – present)
 • Senior Risk Credit Executive, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk    • Senior Risk Credit Executive, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
   (Januari 2025 – Mei 2025)                                                 (January 2025 – May2025)
 • Group Head, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (2023–2025)          • Group Head, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (2023–2025)
 • Director Corporate Banking, Bank of America, N.A. (BOFA), Jakarta,      • Director Corporate Banking, Bank of America, N.A. (BOFA), Jakarta,
   (April 2020 – November 2022)                                              (April 2020 – November 2022)
 • Senior Vice President, PT Bank DBS Indonesia (DBSI), Jakarta, (Juni     • Senior Vice President, PT Bank DBS Indonesia (DBSI), Jakarta,
   2015 – April 2020)                                                        (June2015 – April 2020)
 • Vice President, JP Morgan Chase Bank, N.A., Jakarta, (Feb 2013 –        • Vice President, JP Morgan Chase Bank, N.A., Jakarta, (February
   Juni 2015)                                                                2013 – June 2015)
 • Vice President, Deutsche Bank AG, Jakarta, (April 2010 – Feb 2013)      • Vice President, Deutsche Bank AG, Jakarta, (April 2010 – February
                                                                             2013)
 • Vice President, PT Bank Barclays Indonesia, Jakarta, (September         • Vice President, PT Bank Barclays Indonesia, Jakarta, (September
   2009 – April 2010)                                                        2009 – April 2010)
 • Assistant Vice President, Citibank, N.A., Institutional Client Group    • Assistant Vice President, Citibank, N.A., Institutional Client Group
   (ICG), Jakarta, (Desember 2000 – September 2009)                          (ICG), Jakarta, (December 2000 – September 2009)




                                                            Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025      PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 95
     Tata Kelola Perusahaan yang Baik
                                                                                                                                                         92
                                                 Laporan Keberlanjutan            Laporan Keuangan
     Good Corporate Governance                   Sustainability Report            Financial Statements




ARIEF
TENDEAS
● Chief Data Analytics & Artificial Intelligence

   51 tahun
   51 years old
   WNI
   Indonesian Citizen
   Bogor
   Jawa Barat, Indonesia
   West Java, Indonesia




  Riwayat Pendidikan | Educational Background

• S2, Sistem Informasi Universitas Bina Nusantara (2002)                      • Master’s Degree, Information Systems, Bina Nusantara University (2002)
• S1, Teknik Informatika STMIK Bina Nusantara (1997)                          • Bachelor’s Degree, Information Technology, STMIK Bina Nusantara (1997)

  Sertifikasi | Certification

• Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 7                                      • Level 7 Risk Management Certification
• Uji Kompetensi Treasury Level Advance                                       • Advanced Treasury Competency Test
• Merchant Acquiring Risk Management Training (Level 1)                       • Merchant Acquiring Risk Management Training (Level 1)

  Riwayat Pekerjaan | Employment History

• Chief Data Analytics & Artificial Intelligence PT Allo Bank Indonesia       • Chief Data Analytics & Artificial Intelligence Officer, PT Allo Bank
  Tbk (Kantor Pusat) (Februari 2025 -sekarang)                                  Indonesia Tbk (Head Office) (February 2025 - present)
• Direktur Bisnis PT Allo Bank Indonesia Tbk (Kantor Pusat) (Februari         • Business Director, PT Allo Bank Indonesia Tbk (Head Office) (February
  2021 - 2025)                                                                  2021 - 2025)
• Kadiv Digital Business (Pejabat Eksekutif) PT Bank Mega, Tbk Kantor         • Head of Digital Business Division (Executive Officer), PT Bank Mega
  Pusat (April 2018 - Januari 2021)                                             Tbk Head Office (April 2018 - January 2021)
• Komisaris PT Debeka Putra Mandiri (perusahaan Keluarga) (November           • Commissioner of PT Debeka Putra Mandiri (Family Company)
  2017 - Januari 2021)                                                          (November 2017 - January 2021)
• Kadiv CCPL Operation (Pejabat Eksekutif) PT Bank Mega, Tbk Kantor           • Head of CCPL Operation Division (Executive Officer), PT Bank Mega
  Pusat (Oktober 2014 - Maret 2018)                                             Tbk Head Office (October 2014 - March 2018)
• Business Project Manager di Maybank Kuala Lumpur PT Bank                    • Business Project Manager at Maybank Kuala Lumpur, PT Bank
  Internasional Indonesia Kantor Pusat (Desember 2013 - September               Internasional Indonesia Head Office (December 2013 - September
  2014)                                                                         2014)
• Kadiv System Support Credit Card PT Bank Internasional Indonesia            • Head of Credit Card System Support Division, PT Bank Internasional
  Kantor Pusat (Juni 2011 - November 2013)                                      Indonesia Head Office (June 2011 - November (2013)
• Kadiv Card Operation & Support (Pejabat Eksekutif) PT Bank Mega,            • Head of Card Operation & Support (Executive Officer) PT Bank Mega,
  Tbk Kantor Pusat (Juni 2004 - Mei 2011)                                       Tbk Head Office (June 2004 - May 2011)
• System and Operation Manager PT Trias Abadi Cemerlang (Desember             • System and Operations Manager PT Trias Abadi Cemerlang
  2000 - Mei 2004)                                                              (December 2000 - May 2004)
• Kepala Bagian System Support Kartu Kredit PT Bank Central Asia              • Head of Credit Card System Support PT Bank Central Asia Head
  Kantor Pusat (Juli 1996 - November 2000)                                      Office (July 1996 - November 2000)
• Programmer PT Infarco Pondok Wisata (Desember 1994 - Februari               • Programmer PT Infarco Pondok Wisata (December 1994 - February
  1996)                                                                         1996)




  PT ALLO BANK INDONESIA TBK            2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 96
93                       Performa 2025           Laporan Manajemen           Profil Perusahaan          Analisis dan Pembahasan Manajemen
                        Performance 2025          Management Reports            Company Profile              Management Discussion and Analysis




  RAYMOND
  (CHEN CAO)
  ● Chief Digital Lending

     42 tahun
     42 years old
     Tiongkok
     Tiongkok Citizen
     Jakarta
     DKI Jakarta, Indonesia




     Riwayat Pendidikan | Educational Background

 • S2 Mechatronics Engineering, Shanghai University (2005)                 • Master’s Degree, Mechatronics Engineering, Shanghai University
                                                                             (2005)
 • S1 Mechanical Engineering and Automation, Shanghai University           • Bachelor’s Degree, Mechanical Engineering and Automation,
   (2001)                                                                    Shanghai University (2001)

     Sertifikasi | Certification

 • Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 5                                  • Level 5 Risk Management Certification

     Riwayat Pekerjaan | Employment History

 • Chief Digital Lending, PT Allo Bank Indonesia Tbk (Oktober 2025 –       • Chief Digital Lending, PT Allo Bank Indonesia Tbk (October 2025 –
   sekarang)                                                                 present)
 • Deputy General Manager of International Development Department,         • Deputy General Manager of International Development Department,
   Shenzhen Qianhai WeBank Co., Ltd (Nov 2017 - Sept 2025)                   Shenzhen Qianhai WeBank Co., Ltd (Nov 2017 - Sept 2025)
 • Manager of Business Analysis, Ping An Puhui Investment Consulting       • Manager of Business Analysis, Ping An Puhui Investment Consulting
   Co., Ltd (Apr 2016 - Nov 2017)                                            Co., Ltd (Apr 2016 - Nov 2017)
 • Senior Sales Manager, Taiping E-commerce Co., Ltd (Sep 2014 - Apr       • Senior Sales Manager, Taiping E-commerce Co., Ltd (Sep 2014 - Apr
   2016)                                                                     2016)
 • Head of Business Management Office, Ping An New Channel Remote          • Head of Business Management Office, Ping An New Channel Remote
   Loan Business Unit (Jul 2011 - Sep 2014)                                  Loan Business Unit (Jul 2011 - Sep 2014)
 • Operations Planning Specialist, Pan Asia Technical Automotive Center    • Operations Planning Specialist, Pan Asia Technical Automotive
   Co., Ltd (Jun 2008 - Jul 2011)                                            Center Co., Ltd (Jun 2008 - Jul 2011)




                                                            Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025     PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 97
     Tata Kelola Perusahaan yang Baik
                                                                                                                                                  94
                                                 Laporan Keberlanjutan            Laporan Keuangan
     Good Corporate Governance                   Sustainability Report            Financial Statements




NEVIN
(XIE PENG)
● Chief Digital Technology

  45 tahun
  45 years old
  Tiongkok
  Tiongkok Citizen
  Jakarta
  DKI Jakarta, Indonesia




  Riwayat Pendidikan | Educational Background

• S2 Project Management, Xi’An Jiao Tong University (2016)                    • Master of Project Management, Xi'An Jiao Tong University (2016)
• S1 Electronic Engineering, South China University of Technology,            • Bachelor's Degree in Electronic Engineering, South China University
  Electronic & Information College, China (2002)                                of Technology, Electronic & Information College, China (2002)

  Sertifikasi | Certification

• Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 5                                      • Level 5 Risk Management Certification

  Riwayat Pekerjaan | Employment History

• Chief Digital Technology, PT Allo Bank Indonesia Tbk (Mar 2025 –            • Chief Digital Technology, PT Allo Bank Indonesia Tbk (Mar 2025 –
  sekarang)                                                                     present)
• Chief Architect, Yusys Technologies PTE. LTD (Apr 2020 – Aug                • Chief Architect, Yusys Technologies PTE. LTD (Apr 2020 – Aug
  2024)                                                                         2024)
• Head of R&D, WeBank, Shenzhen (Aug 2018 – Apr 2020)                         • Head of R&D, WeBank, Shenzhen (Aug 2018 – Apr 2020)
• Associated Director, UBS AG, Hong Kong (Feb 2010 – Aug 2018)                • Associated Director, UBS AG, Hong Kong (Feb 2010 – Aug 2018)
• Solution Consultant, Nomura, Hong Kong (Aug 2008 – Feb 2010)                • Solution Consultant, Nomura, Hong Kong (Aug 2008 – Feb 2010)
• Solution Consultant, Owlet Co. Ltd., Guangzhou (Dec 2005 – Aug              • Solution Consultant, Owlet Co. Ltd., Guangzhou (Dec 2005 – Aug
  2008)                                                                         2008)
• Software Developer, Appeon Co., Ltd., Shenzhen (Oct 2004 –                  • Software Developer, Appeon Co., Ltd., Shenzhen (Oct 2004 –
  Desember 2025)                                                                December 2025)
• Software Developer, Ping An Insurance Group (Feb 2002 – Oct                 • Software Developer, Ping An Insurance Group (Feb 2002 – Oct
  2004)                                                                         2004)




  PT ALLO BANK INDONESIA TBK            2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 98
95                      Performa 2025          Laporan Manajemen             Profil Perusahaan        Analisis dan Pembahasan Manajemen
                       Performance 2025         Management Reports              Company Profile            Management Discussion and Analysis




 ANDRI                                            ARIEF                                             ARYANTO
 SYAHMOEDI                                        NOORMAN                                           HALAWA
 ● Value Chain Division Head                      ● Cyber Risk Division Head                        ● Finance & Accounting
                                                                                                      Division Head
 WNI, 44 tahun                                    WNI, 49 tahun
 Indonesian citizen, 44 years old                 Indonesian citizen, 49 years old                  WNI, 49 tahun
                                                                                                    Indonesian citizen, 49 years old
 Beliau menjabat sebagai Value Chain              Beliau menjabat sebagai Cyber Risk
 Division Head. Sebelum bergabung                 Division Head sejak tahun 2023. Sebelum           Beliau menjabat sebagai Finance &
 dengan Allo Bank, pengalaman kerja               bergabung dengan Allo Bank, beliau                Accounting Division Head sejak tahun
 beliau adalah sebagai Chief Product &            memiliki pengalaman panjang dalam                 2022. Sebelum bergabung dengan Allo
 Operation Officer, PT Investree Radhika          berbagai institusi perbankan dan teknologi        Bank, beliau menjabat sebagai Finance,
 Jaya (2020 - 2023). Head of Strategy, PT         seperti Smartfren, HSBC, Citibank, dan            Planning & Control Division Head, Bank
 Sinar Mas Agro Resources & Technology            SCB dengan spesialisasi IT Security,              Harda International (2000 - 2022).
 (SMART) Tbk (2019-2020). SME Business            Governance, Risk dan Compliance.
 Development Head, PT Bank Mandiri                                                                  Beliau meraih gelar S-1 Akuntansi,
 (Persero) Tbk (2005 - 2019).                     Beliau meraih gelar S-1 Teknik Komputer           Universitas terbuka pada tahun 2022.
                                                  dari Institut Teknologi Sepuluh November
 Beliau meraih gelar S-1 Teknik Industri,         Surabaya pada tahun 2001.                         He has served as Finance & Accounting
 Institut Teknologi Bandung (2005).                                                                 Division Head since 2022. Prior to joining
                                                  He has served as Cyber Risk Division Head         Allo Bank, he worked as Finance, Planning
 He has served as Value Chain Division            since 2023. Before joining Allo Bank, he          & Control Division Head at Bank Harda
 Head. Prior to joining Allo Bank, he worked      gained extensive experience in banking            International (2000 - 2022).
 as Chief Product & Operation Officer             and technology institutions, including
 at PT Investree Radhika Jaya (2020 -             Smartfren, HSBC, Citibank, and SCB, with          He earned a Bachelor’s degree in
 2023), Head of Strategy at PT Sinar Mas          specializations in IT Security, Governance,       Accounting from Open University in 2022.
 Agro Resources & Technology (SMART)              Risk, and Compliance.
 Tbk (2019 - 2020), and SME Business
 Development Head at PT Bank Mandiri              He earned his Bachelor’s degree in
 (Persero) Tbk (2005 - 2019).                     Computer Engineering from Sepuluh
                                                  November      Institute of Technology,
 He earned a Bachelor’s degree in Industrial      Surabaya, in 2001.
 Engineering from the Bandung Institute of
 Technology in 2005.




                                                          Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025     PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 99
     Tata Kelola Perusahaan yang Baik
                                                                                                                                                   96
                                                 Laporan Keberlanjutan            Laporan Keuangan
     Good Corporate Governance                   Sustainability Report            Financial Statements




BAGUS RAZY                                            BOMA                                               WILLYARDO
SYABANDITA                                            HARAHAP                                            HALIM
HAKIM                                                 ● Digital Product Division Head
                                                                                                         PARTAHI
● Treasury Division Head                              WNI, 38 tahun
                                                      Indonesian citizen, 38 years old                   NAPITUPULU
WNI, 29 tahun                                         Beliau menjabat sebagai Digital Product            ● Act. Internal Audit Division Head
Indonesian citizen, 29 years old                      Division Head sejak tahun 2022,
                                                      sebelumnya pernah menjabat posisi
Beliau menjabat sebagai Treasury Division                                                                WNI, 37 tahun
                                                      strategis meliputi Deputy General Manager,
Head sejak tahun 2022. Sebelumnya                                                                        Indonesian citizen, 37 years old
                                                      Hutchison Tri Indonesia (2020 - 2022).
beliau tercatat pernah menjabat sebagai               dan Product Marketing Lead, GOJEK (2017
Retail Sales Specialist, Bank Mega (2019 -                                                               Beliau menjabat sebagai Pelaksana Tugas
                                                      - 2019).
2020), dan Treasury Dealer, Bank Mega                                                                    (Plt.) Kepala Divisi SKAI sejak tahun 2025.
(2019 - 2022),                                                                                           Sebelum bergabung dengan Allo Bank,
                                                      Beliau merupakan lulusan dari Delft
                                                                                                         pengalaman kerja beliau adalah sebagai
                                                      University of Technology dengan gelar S-2
Beliau meraih gelar S-1 Manajemen,                                                                       Internal Audit Senior Manager di PT Bank
                                                      Master of Science pada tahun 2014.
Universitas Brawijaya pada tahun 2017.                                                                   Mizuho Indonesia (2023-2024), Internal
                                                                                                         Audit Senior Manager di PT Bank OCBC
                                                      He has served as Digital Product Division
He has served as Treasury Division Head                                                                  NISP Tbk (2017-2023), dan sebelumnya
                                                      Head since 2022. He previously held
since 2022. Previously, he worked as Retail                                                              bekerja sebagai Credit Analyst, Planning
                                                      strategic positions, including Deputy
Sales Specialist at Bank Mega (2019 -                                                                    Investment Promotion Staffs, Relationship
                                                      General Manager at Hutchison Tri
2020) and Treasury Dealer at Bank Mega                                                                   Manager, serta memulai karir sebagai
                                                      Indonesia (2019 - 2022) and Product
(2020 - 2022).                                                                                           Management Trainee di Bank of Tokyo
                                                      Marketing Lead at GOJEK (2017 - 2019).
                                                                                                         - Mitsubishi UFJ (Saat ini MUFG Bank)
He earned a Bachelor’s degree in                                                                         (2010 - 2017).
                                                      He graduated from Delft University of
Management from Brawijaya University in               Technology with a Master of Science
2017.                                                                                                    Beliau meraih gelar S-1 dari Universitas
                                                      degree in 2014.
                                                                                                         Sumatera Utara (USU) pada tahun 2010.

                                                                                                         He has served as Act. Internal Audit Head
                                                                                                         since 2025. Before joining Allo Bank, his
                                                                                                         working experience included roles as
                                                                                                         Internal Audit Senior Manager at PT Bank
                                                                                                         Mizuho Indonesia (2023 - 2024), Internal
                                                                                                         Audit Senior Manager PT Bank OCBC
                                                                                                         NISP Tbk (2017 - 2023), Credit Analyst
                                                                                                         Staffs, Planning Investment Promotion
                                                                                                         Staffs, Relationship Manager, and started
                                                                                                         his career as Management Trainee at Bank
                                                                                                         of Tokyo - Mitsubishi UFJ (currently named
                                                                                                         MUFG Bank) (2010 - 2017).

                                                                                                         He earned his Bachelor’s degree from
                                                                                                         North Sumatera University (USU) in 2010.




  PT ALLO BANK INDONESIA TBK            2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 100
97                       Performa 2025         Laporan Manajemen             Profil Perusahaan        Analisis dan Pembahasan Manajemen
                        Performance 2025        Management Reports              Company Profile            Management Discussion and Analysis




  DANIEL                                          DESTYA D.                                         FAZLAN
  LEONARDO                                        PRADITYO                                          ASQOLANI
  NIKO                                            ● Digital Strategy & Business
                                                    Division Head
                                                                                                    ● Customer Care Division Head


  ● Application Management                                                                          WNI, 53 tahun
    Division Head                                 WNI, 40 tahun                                     Indonesian citizen, 53 years old
                                                  Indonesian citizen, 40 years old
                                                                                                    Beliau menjabat sebagai Customer Care
  WNI, 39 tahun                                   Beliau menjabat sebagai Digital Strategy          Division Head sejak tahun 2022. Sebelum
  Indonesian citizen, 39 years old                & Business Division Head sejak tahun Jan          bergabung dengan Allo Bank, pengalaman
                                                  2023. Sebelum bergabung dengan Allo               kerja beliau adalah sebagai Transaction
  Beliau menjabat sebagai Application             Bank, pengalaman kerja beliau adalah              Monitoring & Authorization Head, Bank
  Management Division Head sejak tahun            sebagai Managing Director, BTPN Syariah           Mega (2004 - 2022), dan Payment
  2023. Sebelum bergabung dengan Allo             Ventura (Oktober 2021 - Desember                  Manager, Bank Permata (1997 - 2004).
  Bank, pengalaman kerja beliau adalah            2022), Business Process Management
  sebagai Information Technology Head, PT         & Partnership Head, BTPN Syariah                  Beliau memiliki latar belakang pendidikan
  Bank KEB Hana Indonesia (2014 - 2022),          (September 2021 - Desember 2022),                 S-2 Administrasi Bisnis, Universitas Gadjah
  Java Framework Engineer, Ewideplus              Digital Product Innovation Head, OCBC             Mada (2013).
  Korea (2012 - 2014), dan Java Engineer,         Indonesia (Maret 2019 - Agustus 2021) dan
  Telkom Sigma (2008 - 2010).                     Director, OCBC NISP Ventura (Juli 2019 -          He has served as Customer Care Division
                                                  November 2020)                                    Head since 2022. Before joining Allo
  Beliau meraih gelar S-2 Master of                                                                 Bank, his work experience included roles
  Engineering, Pukyong National University        Beliau meraih gelar S-2 Financial                 as Transaction Monitoring & Authorization
  (2012).                                         Management, Institut Pertanian Bogor              Head at Bank Mega (2004–2022) and
                                                  (2013).                                           Payment Manager at Bank Permata (1997–
  He has served as Application Management                                                           2004).
  Division Head since 2023. Before joining        He has served as Digital Strategy & Business
  Allo Bank, his roles included Information       Division Head since January 2023. Prior to        He earned a Master’s degree in Business
  Technology Head at PT Bank KEB Hana             joining Allo Bank, he held roles as Managing      Administration     from Gadjah   Mada
  Indonesia (2014 - 2022), Java Framework         Director at BTPN Syariah Ventura (October         University in 2013.
  Engineer at Ewideplus Korea (2012 - 2014),      2021– December 2022), Business Process
  and Java Engineer at Telkom Sigma (2008         Management & Partnership Head at BTPN
  - 2010).                                        Syariah (September 2021– December
                                                  2022), Digital Product Innovation Head at
  He earned his Master of Engineering             OCBC Indonesia (March 2019– August
  degree from Pukyong National University         2021), and Director at OCBC NISP Ventura
  in 2012.                                        (July 2019– November 2020).

                                                  He earned his Master’s degree in Financial
                                                  Management from IPB University in 2013.




                                                          Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025     PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 101
     Tata Kelola Perusahaan yang Baik
                                                                                                          98
                                                 Laporan Keberlanjutan             Laporan Keuangan
     Good Corporate Governance                   Sustainability Report             Financial Statements




ISWIBOWO                                                JOKO
● IT Infrastructure, Operations &
  Security Division Head                                YUNIARTO
WNI, 54 tahun
                                                        CONDRO
Indonesian citizen, 54 years old
                                                        ● Credit Risk Division Head
Beliau menjabat sebagai IT Infrastructure,
Operations & Security Division Head sejak               WNI, 48 tahun
tahun 2021. Sebelum bergabung dengan                    Indonesian citizen, 48 years old
Allo Bank, pengalaman kerja beliau adalah
sebagai IT Support Operation Specialist,                Beliau menjabat sebagai Credit Risk
PT Bank Mega Tbk (2020-2021), dan IT                    Division Head sejak tahun 2022.
System Engineer & Data Center Operation                 Mengawali karir di Departemen Risk
Head, PT Wirecard Technologies Indonesia                Management Citibank (2003) sebagai
(2018 - 2019), serta pada IT Bank Permata               Credit Risk Officer, beliau melanjutkan
(1994 - 2018).                                          karir di beberapa Institusi Keuangan antara
                                                        lain sebagai Credit Risk Policy Manager di
Beliau memiliki latar belakang pendidikan               Standard Chartered Bank (2009), Head
S-1 Sistem Informasi, Universitas Budi                  of Product Development- Personal Loan,
Luhur (1998) dan D-4 Sistem Informasi,                  Bank CIMB Niaga (2015), Senior Consultant
UPN Veteran (1992).                                     untuk Surya Menara Group (2015 - 2018),
                                                        dan Lead Business Development Program,
He has served as IT Infrastructure,                     PT SAA (2018 - 2022).
Operations & Security Division Head since
2021. Before joining Allo Bank, he worked               Beliau memiliki latar belakang pendidikan
as IT Support Operation Specialist at PT                S-1 Aeronatics Engineering ITB (2001)
Bank Mega Tbk (2020–2021), IT System                    & S-2 Magister Business Administration
Engineer & Data Center Operation Head                   Technology, ITB (2003).
at PT Wirecard Technologies Indonesia
(2018–2019), and in IT at Bank Permata                  He has served as Credit Risk Division
(1994–2018).                                            Head since 2022. Starting his career in
                                                        the Risk Management Department of
He holds a Bachelor’s degree in Information             Citibank (2003) as a Credit Risk Officer, he
Systems from Budi Luhur University (1998)               continued in several financial institutions,
and a Diploma IV in Information Systems                 including as Credit Risk Policy Manager
from UPN Veteran (1992).                                at Standard Chartered Bank (2009),
                                                        Head of Product Development–Personal
                                                        Loan at Bank CIMB Niaga (2015), Senior
                                                        Consultant at Surya Menara Group (2015–
                                                        2018), and Lead Business Development
                                                        Program at PT SAA (2018–2022).

                                                        He holds a Bachelor’s degree in
                                                        Aeronautics Engineering (2001) from
                                                        Bandung Institute of Technology and a
                                                        Master’s degree in Business Administration
                                                        Technology (2003) from the Bandung
                                                        Institute of Technology.




  PT ALLO BANK INDONESIA TBK            2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 102
99                      Performa 2025          Laporan Manajemen             Profil Perusahaan        Analisis dan Pembahasan Manajemen
                       Performance 2025         Management Reports              Company Profile            Management Discussion and Analysis




 MARTINA                                          MUHAMMAD                                          MUHAMAD
 LOLOATE J.                                       FIKRI                                             HUSNI
 UJUNG                                            ● Credit Review & Restructure
                                                    Division Head                                   HUDAYA
 ● Credit Operations Division Head                                                                  ● Branch Manager
                                                  WNI, 41 tahun
                                                  Indonesian citizen, 41 years old
 WNI, 44 tahun                                                                                      WNI, 42 tahun
 Indonesian citizen, 44 years old                                                                   Indonesian citizen, 42 years old
                                                  Beliau menjabat sebagai CCredit Review
                                                  & Restructure Division Head sejak tahun
 Beliau menjabat sebagai Credit Operations                                                          Beliau menjabat sebagai Branch Manager
                                                  2024. Sebelumnya beliau tercatat pernah
 Division Head sejak tahun 2022. Sebelum                                                            sejak tahun 2023. Sebelum bergabung
                                                  menjabat sebagai VP Credit Analyst,
 bergabung dengan Allo Bank, pengalaman                                                             dengan Allo Bank, pengalaman kerja beliau
                                                  Commonwealth Bank (2017 - 2021), Senior
 kerja beliau adalah sebagai Credit Division                                                        adalah sebagai Branch Manager, Sub-
                                                  Credit Reviewer, Maybank Group (2016
 Head, PT Bank Harda Internasional, Tbk                                                             Branch Manager, Kordinator Marketing dan
                                                  -2017), Head of Investment, Indonesia SIPF
 (2016 - 2022), Credit Approval Manager,                                                            Marketing Bank Mega (2008-2023), dan
                                                  (2014 - 2016), Corporate Credit Analyst, PT
 Operational Risk Management, PT Bank                                                               Personal Marketing Officer, Bank HSBC
                                                  Bank Negara Indonesia Tbk (2009 - 2014),
 Danamon Indonesia Tbk (2005 - 2016),                                                               Syariah (2007-2008).
                                                  Investment Lecturer, Universitas Unika
 dan Operation Officer, Bank Rakyat
                                                  Atma Jaya Jakarta (2009-2016).
 Indonesia (2004).                                                                                  Beliau memiliki latar belakang pendidikan
                                                                                                    S-1 Teknik Kimia, Universitas Islam
                                                  Beliau Meraih gelar S1 dan S2 Administrasi
 Beliau memiliki latar belakang pendidikan                                                          Indonesia Yogyakarta.
                                                  Bisnis, dari Universitas Gadjah Mada pada
 S-1 Sosial Ekonomi Pertanian, Universitas
                                                  tahun 2008.
 Methodist Indonesia (2003).                                                                        He has served as Branch Manager since
                                                                                                    2023. Before joining Allo Bank, his work
                                                  He has served as Credit Review &
 She has served as Credit Operations                                                                experience included roles as Branch
                                                  Restructure Division Head since 2024.
 Division Head since 2022. Prior to joining                                                         Manager, Sub-Branch Manager, Marketing
                                                  Previously, he worked as VP Credit Analyst
 Allo Bank, she worked as Credit Division                                                           Coordinator, and Marketing Officer at
                                                  at Commonwealth Bank (2017–2021),
 Head at PT Bank Harda Internasional Tbk                                                            Bank Mega (2008–2023), and Personal
                                                  Senior Credit Reviewer at Maybank Group
 (2016–2022), Credit Approval Manager                                                               Marketing Officer at Bank HSBC Syariah
                                                  (2016–2017), Head of Investment at
 at Operational Risk Management, PT Bank                                                            (2007–2008).
                                                  Indonesia SIPF (2014–2016), Corporate
 Danamon Indonesia Tbk (2005–2016),
                                                  Credit Analyst at PT Bank Negara Indonesia
 and Operation Officer at Bank Rakyat                                                               He holds a Bachelor’s degree in Chemical
                                                  Tbk (2009–2014), and as an Investment
 Indonesia (2004).                                                                                  Engineering from Universitas Islam
                                                  Lecturer at Unika Atma Jaya University
                                                                                                    Indonesia Yogyakarta.
                                                  Jakarta (2009–2016).
 She earned a Bachelor’s degree in
 Agricultural   Socioeconomics         from
                                                  He earned both his Bachelor’s and Master’s
 Methodist University of Indonesia in 2003.
                                                  degrees in Business Administration from
                                                  Gadjah Mada University in 2008.




                                                          Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025     PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 103
     Tata Kelola Perusahaan yang Baik
                                                                                                                                                 100
                                                 Laporan Keberlanjutan            Laporan Keuangan
     Good Corporate Governance                   Sustainability Report            Financial Statements




NANDY                                                 NETTY                                              PANJI
CHARY                                                 DELIMA                                             PERMANA
● Branch Manager
                                                      SIMANJUNTAK                                        ● Network Operations Head


WNI, 52 tahun                                         ● Human Capital Strategy &                         WNI, 45 tahun
Indonesian citizen, 52 years old                        Services Head                                    Indonesian citizen, 45 years old

Beliau menjabat sebagai Branch Manager                                                                   Beliau   menjabat    sebagai   Network
sejak tahun 2022. Sebelum bergabung                   WNI, 49 tahun                                      Operations Head sejak tahun 2022.
dengan Allo Bank, pengalaman kerja                    Indonesian citizen, 49 years old                   Sebelum bergabung dengan Allo Bank,
beliau adalah sebagai WFB Team Leader,                                                                   pengalaman kerja beliau adalah sebagai
Bank BTPN (2010 - 2022), dan Relationship             Beliau menjabat sebagai Head of Human              E-Channel Reconciliation & Settlement
Manager Commercial, Bank UOB (2009                    Capital & Strategy Services sejak tahun            Head, Bank Mega (2016 - 2022), dan
-2010).                                               2023. Sebelum bergabung dengan                     Product Development (AJK) - Insurance
                                                      Allo Bank, pengalaman kerja beliau                 Business (bancassurance), Bank CIMB
Beliau memiliki latar belakang pendidikan             terkait dunia HR adalah sebagai Experd             Niaga (2014 - 2016).
S-1 Manajemen, Universitas Pancasila                  Consultant (2001 - 2006) dan Hutchison
(1998).                                               CP Telecommunication (2006 - 2008),                Beliau memiliki latar belakang pendidikan
                                                      Adira Dinamika Multi Finance (2008 -               D-3 Manajemen Informatika, Universitas
He has served as Branch Manager since                 2012) dan Dinamika Talenta Consultant              Gunadarma (2001).
2022. Before joining Allo Bank, his work              (2012 - 2014) sebelum bergabung ke
experience included roles as WFB Team                 dalam industri perbankan di Bank CTBC              He has served as Network Operations
Leader at Bank BTPN (2010–2022) and                   Indonesia (2014 - 2017) dan Bank Mega              Head since 2022. Before joining Allo
Relationship Manager Commercial at Bank               (2017 - 2023).                                     Bank, his work experience included roles
UOB (2009–2010).                                                                                         as E-Channel Reconciliation & Settlement
                                                      Beliau memiliki latar belakang pendidikan          Head at Bank Mega (2016–2022) and
He earned a Bachelor’s degree in                      terakhir S-2 Psikologi (Profesi) dari              Product Development (AJK)–Insurance
Management from Pancasila University in               Universitas Indonesia (2001).                      Business (bancassurance) at Bank CIMB
1998.                                                                                                    Niaga (2014–2016).
                                                      She has served as Head of Human Capital
                                                      Strategy & Services since 2023. Before             He holds a Diploma III in Informatics
                                                      joining Allo Bank, she worked in various           Management from Gunadarma University
                                                      HR-related roles, including at Experd              (2001).
                                                      Consultant (2001–2006), Hutchison CP
                                                      Telecommunication (2006–2008), Adira
                                                      Dinamika Multi Finance (2008–2012), and
                                                      Dinamika Talenta Consultant (2012–2014).
                                                      She later transitioned to the banking sector
                                                      with roles at Bank CTBC Indonesia (2014–
                                                      2017) and Bank Mega (2017–2023).

                                                      She earned a Master’s degree in
                                                      Psychology (Profession) from the University
                                                      of Indonesia in 2001.




  PT ALLO BANK INDONESIA TBK            2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 104
101                          Performa 2025          Laporan Manajemen              Profil Perusahaan       Analisis dan Pembahasan Manajemen
                            Performance 2025         Management Reports               Company Profile           Management Discussion and Analysis




      RAJA                                             RIA SARI                                          RICKY
      PARDEDE                                          SIDABUTAR                                         ANSEN
      ● Wholesale Credit Division Head                 ● Legal Head                                      ● Digital Retail Lending
                                                                                                           Group Head
      WNI, 64 tahun                                    WNI, 55 tahun
      Indonesian citizen, 64 years old                 Indonesian citizen, 55 years old                  WNI, 37 tahun
                                                                                                         Indonesian citizen, 37 years old
      Beliau menjabat sebagai Wholesale Credit         Beliau menjabat sebagai Legal Head sejak
      Division Head sejak tahun 2022. Sebelum          tahun 2024, sebelumnya beliau tercatat            Beliau menjabat sebagai Digital Retail
      bergabung dengan Allo Bank, pengalaman           pernah menjabat sebagai Legal Head                Lending Group Head sejak tahun 2022.
      kerja beliau adalah sebagai National Credit      Bank Ina Perdana 2018 - 2022), Legal              Sebelum bergabung dengan Allo Bank,
      Review, Restructure & CO Head, Bank              Head Bank Victoria (2014 - 2016), Legal           pengalaman kerja beliau adalah sebagai
      Mega (1999 - 2022), Group Head BPS               Head Tugu Reasuransi (2013 - 2014), dan           Digital Banking Consumer Lending Lead,
      (Bank Papan Sejahtera) (1996 - 1999), Team       Regional Legal Manager Bank Mega (2007            BTPN (2018 - 2021), Incentive Management
      Leader BII (Bank International Indonesia)        - 2013).                                          Head, Bank CIMB Niaga (2017 - 2018), dan
      (1990 - 1996), dan Satuan Pengawasan                                                               berbagai posisi di Credit Card Business,
      Intern (SPI) BPPT (Badan Pengkajian dan          Beliau meraih gelar S1 Hukum di Universitas       Bank Mega (2011 - 2017).
      Penarapan Teknologi) (1987 - 1989).              Trisakti (1995) dan S2 Magister Notariat
                                                       Universitas Jayabaya (2018).                      Beliau adalah lulusan S-1 Bachelor of Arts,
      Beliau memiliki latar belakang pendidikan                                                          Inti International University (2009).
      S-2 Administrasi Bisnis, Asian Institute of      She has served as Legal Head since 2024.
      Management (2009).                               Previously, she worked as Legal Head at           He has served as Digital Retail Lending
                                                       Bank Ina Perdana (2018–2022), Legal               Group Head since 2022. Prior to joining
      He has served as Wholesale Credit Division       Head at Bank Victoria (2014–2016), Legal          Allo Bank, he worked as Digital Banking
      Head since 2022. Before joining Allo Bank,       Head at Tugu Reasuransi (2013–2014),              Consumer Lending Lead at BTPN (2018–
      his work experience included roles as            and Regional Legal Manager at Bank Mega           2021), Incentive Management Head at
      National Credit Review, Restructure & CO         (2007– 2013).                                     Bank CIMB Niaga (2017–2018), and
      Head at Bank Mega (1999–2022), Group                                                               in various positions in the Credit Card
      Head at BPS (Bank Papan Sejahtera)               She earned a Bachelor’s degree in Law             Business at Bank Mega (2011–2017).
      (1996–1999), Team Leader at BII (Bank            from Trisakti University (1995) and a Maste’s
      International Indonesia) (1990–1996), and        degree in Notary Studies from Jayabaya            He earned a Bachelor of Arts degree from
      Internal Audit Unit (SPI) at BPPT (Agency        University (2018).                                Inti International University in 2009.
      for the Assessment and Application of
      Technology) (1987–1989).

      He holds a Master’s degree in Business
      Administration from the Asian Institute of
      Management (2009).




                                                               Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025     PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 105
     Tata Kelola Perusahaan yang Baik
                                                                                                                                                   102
                                                 Laporan Keberlanjutan            Laporan Keuangan
     Good Corporate Governance                   Sustainability Report            Financial Statements




RULLY                                                 RUMIRIS                                            SANDRA
FERANATA                                              FOURYENTINA                                        PRAMITA
● IT Strategy &
  Governance Division Head                            SINAGA                                             SARI
                                                      ● Business Planning, Facility &                    ● Policy, Procedure & Process
WNI, 44 tahun                                           Vendor Management                                  Management Division Head
Indonesian citizen, 44 years old                        Division Head

Beliau menjabat sebagai IT Strategy &                                                                    WNI, 36 tahun
Governance Division Head sejak tahun                  WNI, 53 tahun                                      Indonesian citizen, 36 years old
2022. Sebelum bergabung dengan Allo                   Indonesian citizen, 53 years old
Bank, pengalaman kerja beliau adalah                                                                     Beliau menjabat sebagai Policy, Procedure
sebagai Department Head IT Strategy &                 Beliau    menjabat    sebagai   Business           & Process Management Division Head
Enterprise Architecture PT Bank Danamon               Planning, Facility & Vendor Management             sejak tahun 2022. Pengalaman bekerja
Indonesia Tbk (2021 - 2022), dan Senior               Division Head sejak tahun 2023. Sebelum            sebelumnya di Bank Mega sejak tahun
Lead Enterprise Architecture PT Bank                  bergabung dengan Allo Bank, pengalaman             2011 - 2022 dengan berbagai macam
Mandiri Tbk (2013 - 2021).                            kerja beliau adalah sebagai Operational            jabatan. Posisi terakhir adalah Process
                                                      Planning & Performance Management,                 Improvement Head.
Latar belakang pendidikan terakhir beliau             PT Bank Maybank Indonesia Tbk. (2019 -
adalah S-2 Magister Manajemen Fakultas                2023), dan Change Management Office                Latar belakang pendidikan terakhir beliau
Ekonomi dan Bisnis dari Universitas                   Head, PT Bank QNB Indonesia Tbk. (2016             adalah S-1 Manajemen, Universitas Trisakti
Indonesia (2018).                                     - 2019).                                           (2011).


He has served as IT Strategy & Governance             Latar belakang pendidikan terakhir                 She has served as Policy, Procedure &
Division Head since 2022. Prior to joining            beliau adalah S-1 Akunting, Universitas            Process Management Division Head since
Allo Bank, he worked as Department Head               Gunadarma (1996).                                  2022. Her prior work experience includes
of IT Strategy & Enterprise Architecture                                                                 various positions at Bank Mega from 2011
at PT Bank Danamon Indonesia Tbk                      She has served as Business Planning,               to 2022, with her last role being Process
(2021–2022) and Senior Lead Enterprise                Facility & Vendor Management Division              Improvement Head.
Architecture at PT Bank Mandiri Tbk                   Head since 2023. Before joining Allo Bank,
(2013–2021).                                          she worked as Operational Planning &               She holds a Bachelor’s degree in
                                                      Performance Management at PT Bank                  Management from Trisakti University (2011).
He earned a Master’s degree in                        Maybank Indonesia Tbk (2019–2023) and
Management from the Faculty of                        as Change Management Office Head at PT
Economics and Business, University of                 Bank QNB Indonesia Tbk (2016–2019).
Indonesia, in 2018.
                                                      She earned a Bachelor’s degree in
                                                      Accounting from Gunadarma University in
                                                      1996.




  PT ALLO BANK INDONESIA TBK            2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 106
103                      Performa 2025         Laporan Manajemen             Profil Perusahaan        Analisis dan Pembahasan Manajemen
                        Performance 2025        Management Reports              Company Profile            Management Discussion and Analysis




  SONYA                                           VIRNA
  ROSMALA                                         MEDINA
  ● Collection & Recovery                         ● Enterprise Operational & Market
    Division Head                                   Risk Division Head


  WNI, 44 tahun                                   WNI, 50 tahun
  Indonesian citizen, 44 years old                Indonesian citizen, 50 years old

  Beliau menjabat sebagai Collection &            Beliau menjabat sebagai Enterprise
  Recovery Division Head sejak tahun 2022.        Operational & Market Risk Division Head
  Sebelum bergabung dengan Allo Bank,             sejak tahun 2021. Sebelum bergabung
  pengalaman kerja beliau adalah sebagai          dengan Allo Bank, pengalaman kerja
  Dunner Back End Head, Bank Mega (2004           beliau adalah sebagai Head of Risk &
  - 2022).                                        Fraud Management, PT. Payfazz Teknologi
                                                  Nusantara (2020 -2021), dan Operational
  Latar belakang pendidikan terakhir beliau       Risk Management Head, Bank UOB (2015
  adalah S-1 Manajemen Perusahaan,                - 2020).
  Universitas Nasional (2003).
                                                  Latar belakang pendidikan terakhir beliau
  She has served as Collection & Recovery         adalah lulusan S-2 Studi Pembangunan,
  Division Head since 2022. Before joining        Institut Teknologi Bandung (2001).
  Allo Bank, her work experience included
  serving as Dunner Back End Head at Bank         She has served as Enterprise Operational
  Mega (2004– 2022).                              & Market Risk Division Head since 2021.
                                                  Before joining Allo Bank, she worked as
  She holds a Bachelor’s degree in Corporate      Head of Risk & Fraud Management at PT
  Management from National University             Payfazz Teknologi Nusantara (2020–2021)
  (2003).                                         and Operational Risk Management Head
                                                  at Bank UOB (2015–2020).

                                                  She earned a Master’s degree in
                                                  Development Studies from the Bandung
                                                  Institute of Technology (2001).




                                                          Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025     PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 107
   Tata Kelola Perusahaan yang Baik
                                                                                                                                                 104
                                               Laporan Keberlanjutan            Laporan Keuangan
   Good Corporate Governance                   Sustainability Report            Financial Statements




Sumber Daya
Manusia
● Human Resources




                                                  Bank senantiasa menempatkan Sumber                   The Bank always places Human
                                                  Daya Manusia (SDM) sebagai elemen                    Resources (HR) as an important
                                                  penting sekaligus mitra strategis                    element and strategic partner in
                                                  dalam menjalankan kegiatan usaha.                    carrying out business activities. The
                                                  Pengelolaan      dan      pengembangan               Bank's HR competency management
                                                  kompetensi SDM yang dilakukan oleh                   and development are also aimed at
                                                  Bank juga ditujukan untuk merespon                   responding to business challenges and
                                                  tantangan bisnis, serta memastikan                   ensuring that strategic positions within
                                                  terpenuhinya     posisi     strategis   di           the organization are filled according to
                                                  organisasi    yang      sesuai     dengan            required competencies. Through this
                                                  kompetensi yang dibutuhkan. Melalui                  initiative, the Company believes that
                                                  langkah ini, Perseroan percaya bahwa                 competent HR can support the Bank
                                                  SDM yang kompeten dapat mendorong                    in maintaining its position amidst the
                                                  Bank dalam mempertahankan posisi di                  ever-growing demands of the banking
                                                  tengah tuntutan industri perbankan yang              industry and achieving its vision, mission,
                                                  terus berkembang serta meraih visi, misi,            and strategic objectives.
                                                  dan tujuan strategis perusahaan.




Demografi Karyawan                                Per 31 Desember 2025, jumlah                         As of December 31, 2025, the Bank's
                                                  karyawan Bank adalah sebanyak 538                    total number of employees was 538
Employee
                                                  orang dengan komposisi sebanyak                      persons, with a composition of 78%
Demographics                                      78% karyawan permanen. Jumlah ini                    permanent employees. This number has
                                                  mengalami peningkatan sebesar 12%                    has increased by 12% compared to 2024
                                                  dibanding tahun 2024 secara bankwide.                bankwide. This increase is intended to
                                                  Peningkatan    ini  ditujukan    untuk               optimize the Bank's performance.
                                                  mengoptimalkan kinerja bisnis Bank.




 PT ALLO BANK INDONESIA TBK           2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 108
105                          Performa 2025         Laporan Manajemen               Profil Perusahaan          Analisis dan Pembahasan Manajemen
                            Performance 2025         Management Reports               Company Profile             Management Discussion and Analysis




  Untuk     memastikan      perkembangan      bisnis      yang                   To ensure sustainable business development, the Bank
  berkesinambungan, Bank senantiasa mengelola SDM secara                         consistently manages its human resources comprehensively,
  menyeluruh, mulai dari proses penerimaan, penilaian kinerja,                   starting from the recruitment process, performance assessment,
  remunerasi, dan pengembangan karier bagi seluruh karyawan                      remuneration, and career development for all employees
  tanpa membedakan suku, agama, ras, golongan, jenis kelamin,                    without distinction of ethnicity, religion, race, social class,
  dan kondisi fisik yang bersangkutan. Adapun demografi                          gender, or physical condition. The employee demographics in
  karyawan dalam beberapa tahun terakhir dapat dilihat sebagai                   recent years can be seen below:
  berikut:



                                               Pergerakan Jumlah Karyawan Tahun 2024-2025
                                               Changes in the Number of Employees 2024-2025

                                                          538

                                                                                           475




                                                       ● 2025                            2024




                                    Demografi Karyawan Berdasarkan Level Organisasi
                                          Employee Demographics by Organizational Level

                                                                          2025                                           2024
                    Level Organisasi
                   Organizational Level               Jumlah                      Komposisi                Jumlah                   Komposisi
                                                   Number of People              Composition            Number of People           Composition

                                                                                                                                   Orang | Individuals
      Komisaris                                                           3                  0,56%                       3                      0,63%
      Commissioners
      Anggota Komite Dewan Komisaris                                      2                  0,37%                       2                      0,42%
      Board of Commissioners Committee
      members
      Direktur                                                            3                  0,56%                       5                       1,05%
      Directors
      Pejabat Eksekutif                                              30                      5,58%                      32                       6,74%
      Executive Officers
      Kepala Bagian                                                   19                     3,53%                      58                      12,21%
      Unit Leaders
      Supervisor                                                      26                     4,83%                      141                    29,68%
      Staf/Officer                                                  455                    84,57%                      234                     49,26%
      Staff/Officers
      Jumlah                                                        538                  100,00%                       475                   100,00%
      Total




                                                                Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025      PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 109
   Tata Kelola Perusahaan yang Baik
                                                                                                                                                     106
                                               Laporan Keberlanjutan              Laporan Keuangan
   Good Corporate Governance                   Sustainability Report              Financial Statements




                           Demografi Karyawan Berdasarkan Tingkat Pendidikan
                               Employee Demographics Based on Educational Level

                                                                         2025                                           2024
          Tingkat Pendidikan
             Education level                       Jumlah                        Komposisi                  Jumlah              Komposisi
                                                Number of People                Composition              Number of People      Composition

                                                                                                                               Orang | Individuals
Pascasarjana                                                            49                   9,11%                     48                  10,11%
Post Graduate
Sarjana                                                                435                80,86%                       375                78,95%
Bachelor’s Degree
Diploma                                                                 39                  7,25%                      35                  7,37%
Associate’s Degree
Non-Diploma                                                             15                  2,79%                       17                 3,58%
Non-Associate’s Degree
Jumlah                                                                 538              100,00%                       475              100,00%
Total




                          Demografi Karyawan Berdasarkan Status Kepegawaian
                               Employee Demographics Based on Employment Status

                                                                         2025                                           2024
         Status Kepegawaian
           Employee Status                         Jumlah                        Komposisi                  Jumlah              Komposisi
                                                Number of People                Composition              Number of People      Composition

                                                                                                                               Orang | Individuals
Karyawan Tetap                                                         420                78,07%                       371                 78,11%
Permanent Employees
Karyawan Kontrak                                                       118                 21,93%                      104                21,89%
Contract Employees
Jumlah Karyawan                                                        538              100,00%                       475              100,00%
(Tidak Termasuk Outsource)
Total Number of Employees
(Outsourced Employees Excluded)




PT ALLO BANK INDONESIA TBK            2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 110
107                          Performa 2025         Laporan Manajemen             Profil Perusahaan          Analisis dan Pembahasan Manajemen
                            Performance 2025        Management Reports              Company Profile             Management Discussion and Analysis




                                       Demografi Karyawan Berdasarkan Rentang Usia
                                                Employee Demographics Based on Age

                                                                         2025                                          2024
                       Rentang Usia
                           Age                        Jumlah                     Komposisi               Jumlah                   Komposisi
                                                   Number of People             Composition           Number of People           Composition

                                                                                                                                 Orang | Individuals
      < 25 tahun                                                    94                    17,47%                      98                     20,63%
      < 25 years old
      26 s/d 30 tahun                                              166                   30,86%                       141                    29,68%
      26 to 30 years old
      31 s/d 40 tahun                                               193                   35,87%                     158                     33,26%
      31 to 40 years old
      41 s/d 50 tahun                                               68                    12,64%                      58                      12,21%
      41 to 50 years old
      > 50 tahun                                                     17                    3,16%                      20                       4,21%
      > 50 years old
      Jumlah                                                       538                 100,00%                       475                   100,00%
      Total




                                      Demografi Karyawan Berdasarkan Jenis Kelamin
                                               Employee Demographics Based on Gender

                                                                         2025                                          2024
                    Jenis Kelamin
                       Gender                         Jumlah                     Komposisi               Jumlah                   Komposisi
                                                   Number of People             Composition           Number of People           Composition

                                                                                                                                 Orang | Individuals
      Laki-laki                                                    349                   64,87%                     302                      63,58%
      Male
      Perempuan                                                    189                    35,13%                     173                     36,42%
      Female
      Jumlah                                                       538                 100,00%                       475                   100,00%
      Total




                                                              Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025      PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 111
   Tata Kelola Perusahaan yang Baik
                                                                                                                                                 108
                                               Laporan Keberlanjutan            Laporan Keuangan
   Good Corporate Governance                   Sustainability Report            Financial Statements




Pengelolaan dan Pengembangan
Kompetensi Karyawan
● Employee Competency Management and Development


Pengembangan                                      Dalam     rangka    membangun       tim              The Bank is committed to cultivating
                                                  dan karyawan yang berkualitas dan                    a qualified and professional team and
Kompetensi Karyawan
                                                  profesional dalam menghadapi kondisi                 employees to address dynamic business
Tahun 2025
                                                  bisnis yang dinamis, Bank secara                     conditions by consistently implementing
Competency                                        konsisten     melaksanakan     program               employee education and development
Development in 2025                               pendidikan     dan      pengembangan                 programs. This aims to enhance
                                                  karyawan. Hal tersebut bertujuan                     competitiveness in the face of industry
                                                  untuk meningkatkan daya saing dalam                  developments and to improve the
                                                  menghadapi perkembangan industri                     Bank's work efficiency and productivity.
                                                  serta untuk meningkatkan efisiensi                   These efforts are also believed to
                                                  dan produktivitas kerja Bank. Upaya ini              develop the skills and competencies
                                                  juga diyakini mampu mengembangkan                    of each employee to meet increasingly
                                                  kemampuan         dan       kompetensi               competitive business challenges.
                                                  masing-masing karyawan agar dapat
                                                  menghadapi tantangan bisnis yang
                                                  semakin kompetitif.

                                                  Bank secara konsisten merancang dan                  The Bank consistently designs and
                                                  melaksanakan program pengembangan                    implements competency development
                                                  kompetensi melalui kegiatan pelatihan                programs       through      training   and
                                                  maupun     sertifikasi  bagi   seluruh               certification activities for all employees.
                                                  karyawan. Program ini ditujukan untuk                These programs aim to improve hard
                                                  meningkatkan hard skills dan soft skills             and soft skills, while considering
                                                  dengan memperhatikan strategi dalam                  business development strategies, so that
                                                  mengembangkan bisnis agar seluruh                    all employees are prepared to face the
                                                  karyawan dapat siap menghadapi                       increasingly fierce competition in the
                                                  persaingan di industri perbankan yang                banking industry.
                                                  semakin ketat.

                                                  Allo Bank memberikan kesempatan                      Allo Bank provides equal opportunities
                                                  yang sama kepada seluruh pekerja                     for all employees to create an innovative
                                                  untuk bisa mewujudkan organisasi yang                and adaptable organization by providing
                                                  inovatif dan adaptif terhadap perubahan              all employees with opportunities to
                                                  dengan memberikan seluruh karyawan                   improve their quality and capacity. The
                                                  kesempatan       dalam     meningkatkan              training programs implemented can
                                                  kualitas dan kapasitasnya. Program                   be directly related to work functions
                                                  pelatihan yang dilaksanakan dapat                    in business units and support units,
                                                  berkaitan langsung dengan fungsi                     including training in understanding
                                                  kerja di unit bisnis dan unit pendukung,             various modules related to regulatory
                                                  termasuk pelatihan dalam memahami                    procedures and policies. The Bank also




 PT ALLO BANK INDONESIA TBK           2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 112
109                    Performa 2025           Laporan Manajemen               Profil Perusahaan          Analisis dan Pembahasan Manajemen
                      Performance 2025              Management Reports            Company Profile              Management Discussion and Analysis




  berbagai modul yang terkait prosedur dan kebijakan dari                    regularly conducts training on AML-CFT & PPPSPM, anti-fraud
  Regulator. Bank juga secara rutin telah menyelenggarakan                   strategies, and customer complaint handling and resolution
  pelatihan APU-PPT & PPPSPM, strategi anti-fraud serta                      to provide up-to-date insights regarding banking cases, new
  penanganan dan penyelesaian pengaduan nasabah agar dapat                   procedures, and policies.
  memberikan wawasan terkini terkait dengan kasus perbankan,
  prosedur dan kebijakan baru.

  Selain melakukan pelatihan, Bank juga melakukan pemantauan                 In addition to training, the Bank also consistently ensures that it
  secara berkala terhadap pemenuhan sertifikasi kompetensi                   has fulfilled required competency certifications and maintained
  yang dipersyaratkan dan pemeliharaan sertifikasi kompetensi                competency certifications relevant to its respective fields, such
  sesuai dengan bidangnya, seperti Sertifikasi Manajemen Risiko              as Risk Management Certification (SMR), Payment System and
  (SMR), Sistem Pembayaran dan Pengelolaan Uang Rupiah                       Rupiah Money Management (SPPUR), Treasury Certification,
  (SPPUR), Sertifikasi Tresuri, serta sertifikasi lain sesuai dengan         and other required certifications, including certifications in IT,
  kebutuhan di antaranya sertifikasi di bidang IT, Kepatuhan,                Compliance, Cyber, and Audit.
  Siber, dan Audit.

  Seluruh karyawan Allo Bank didorong untuk memiliki integritas              All Allo Bank employees are encouraged to maintain high
  yang tinggi, agility dalam bekerja dengan berpegang kepada                 integrity and agility in their work, adhering to the Bank's Core
  nilai-nilai Inti Bank sebagai pedoman perilaku sehari-hari. Selain         Values ​​as a guideline for daily behavior. Furthermore, all HR
  itu, seluruh proses pengelolaan SDM di Allo Bank dilandasi                 management processes at Allo Bank are based on laws and
  pada peraturan perundang-undangan dan best practices pada                  regulations and best practices in HR management. This
  pengelolaan SDM. Komitmen-komitmen tersebut dibuktikan                     commitment is demonstrated by the implementation of HR
  dengan penyelenggaraan pelatihan dan pengembangan SDM                      training and development programs, which are conducted in
  yang dilakukan dengan mengacu pada kerangka pelatihan dan                  accordance with the training and development framework of
  pengembangan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia                   the Indonesian National Work Competency Standards (SKKNI)
  (SKKNI) dan Kerangka Kerja Nasional Indonesia (KKNI) yang                  and the Indonesian National Framework (KKNI) applicable to
  berlaku untuk Perbankan dan Jasa Keuangan.                                 Banking and Financial Services.

  Sepanjang tahun 2025, Bank telah menyelenggarakan berbagai                 Throughout 2025, the Bank has conducted various education
  program pendidikan dan pelatihan kepada 476 karyawan atau                  and training programs for 476 employees or 88% of the total
  88% dari jumlah karyawan. Adapun rincian jumlah karyawan                   number of employees. The details of the number of employees
  dan jumlah jam pelatihan yang diterima oleh masing-masing                  and the number of training hours received by each employee
  karyawan dapat dilihat sebagai berikut:                                    can be seen as follows:



                                                                            Jumlah Jam Pelatihan
      Jumlah Karyawan             Jumlah Jam Pelatihan                                                         Jumlah Partisipan Pelatihan
                                                                                per Karyawan
       Total Employees           Number of Training Hours                                                        Number of Participants
                                                                         Training Hours per Employee

            538                            12.750                                     27                                      476



  Dalam melaksanakan program pengembangan kompetensi                         In implementing the competency development program,
  ini, Bank telah mengalokasikan anggaran pengembangan                       the Bank has allocated an annual employee competency
  kompetensi karyawan setiap tahunnya. Sejalan dengan                        development budget. In line with the Bank's employee growth
  pertumbuhan karyawan Bank dan dinamika bisnis yang                         and growing business dynamics, the Bank has realized
  berkembang, Bank telah merealisasikan biaya pengembangan                   competency development costs of IDR5,269,471,513 in 2025, an
  kompetensi sebesar Rp5.269.471.513 di tahun 2025, meningkat                increase of 8,57% from the previous year of IDR4,853,358,083.
  8,57% dari tahun sebelumnya yang sebesar Rp4.853.358.083.                  The Bank's competency development costs in the last 2 (two)
  Biaya pengembangan kompetensi Bank dalam 2 (dua) tahun                     years can be seen as follows:
  terakhir dapat dilihat sebagai berikut:




                                                              Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025     PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 113
    Tata Kelola Perusahaan yang Baik
                                                                                                                                                 110
                                                Laporan Keberlanjutan            Laporan Keuangan
    Good Corporate Governance                   Sustainability Report            Financial Statements




                                                                                                    Perbandingan Realisasi 2025 dan 2024
                Uraian                                                                                  Comparison of 2025 and 2024
                                                     2025                   2024
               Description                                                                               Selisih            Persentase
                                                                                                        Difference          Percentage

 Pengembangan Kompetensi                              5.269.471.513        4.853.358.083                      416.113.430                8,57%
 Competency Development




                                  Perbandingan Biaya Pengembangan Kualitas SDM Allo Bank
                                       Comparison of Competency Development Costs

                                                    5.269.471.513

                                                                                  4.853.358.083




                                                      ● 2025                          2024




Kebijakan dan Pelaksanaan Rekrutmen Karyawan
Employee Recruitment Policy and Implementation

Selaras dengan perkembangan industri perbankan dan                           With the development in the banking industry and increase in
kebutuhan, Bank senantiasa merekrut SDM yang profesional,                    needs, the Bank consistently recruits professional, dedicated,
berdedikasi tinggi, disiplin, tangguh terhadap tantangan,                    disciplined, resilient, adaptable, and competent human
mudah beradaptasi, dan memiliki kompetensi unggul. Dengan                    resources. The recruitment process, including both experienced
proses penerimaan atau rekrutmen karyawan baik yang sudah                    professional and fresh graduates, is conducted professionally, in
berpengalaman maupun fresh graduate, secara profesional                      accordance with the company's fields. The Bank's recruitment
sesuai dengan bidang-bidang yang ada dalam perusahaan.                       process begins with the HR planning stage, which involves
Bank melakukan proses rekrutmen mulai dari tahap                             identifying and evaluating human resource needs and profiles to
perencanaan SDM yang merupakan proses identifikasi dan                       support the achievement of the Bank's goals. The HR planning
evaluasi untuk menghitung kebutuhan beserta profil SDM untuk                 process takes into account various aspects, such as business
mendukung pencapaian tujuan Bank. Proses perencanaan                         growth, employee preparation for retirement, promotions/
SDM ini dilakukan dengan mempertimbangkan berbagai aspek,                    transfers/rotations, and employee turnover.
seperti pertumbuhan bisnis, persiapan karyawan yang pensiun,
karyawan yang promosi/mutasi/rotasi, dan turnover karyawan.

Faktor integritas dan rekam jejak juga menjadi perhatian                     In addition to the skills and competencies of prospective
penting selain keterampilan dan kompetensi yang dimiliki calon               employees, integrity and track record also serve as determining
karyawan. Bank secara konsisten menerapkan kebijakan Know                    factors. To this end, the Bank consistently implements a Know
Your Employee (KYE) pada tahap seleksi dan proses rekrutmen                  Your Employee (KYE) policy throughout the selection and
seluruh karyawan.                                                            recruitment process for all employees.




 PT ALLO BANK INDONESIA TBK            2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 114
111                       Performa 2025          Laporan Manajemen           Profil Perusahaan          Analisis dan Pembahasan Manajemen
                         Performance 2025         Management Reports            Company Profile              Management Discussion and Analysis




      Penilaian Kinerja dan Potensi Karyawan
      Performance and Potential Assessment of Employee

      Bank secara rutin melakukan penilaian (assessment) kepada            The Bank regularly conducts assessments of all employees
      seluruh karyawan dalam rangka menggali potensi dan talenta           to explore their potential and talents, which can support the
      karyawan yang dapat mendukung pencapaian tujuan yang                 achievement of established goals. These assessments also
      telah ditetapkan. Assessment ini juga berperan sebagai dasar         serve as the basis for determining the development and filling
      dalam menentukan pengembangan dan pengisian kebutuhan                of the company's organizational needs. In conducting these
      organisasi perusahaan. Dalam melakukan assessment tersebut,          assessments, the Bank has designed Objective & Key Results
      Bank telah merancang Objective & Key Result (OKR), penetapan         (OKR), set targets, measured their realization, and monitored
      target, pengukuran realisasi, serta monitoring realisasinya.         their implementation. Employee performance and competency
      Penilaian kinerja dan kompetensi karyawan kemudian digunakan         assessments are then used to determine remuneration and
      sebagai pertimbangan atas remunerasi dan pengembangan                employee development, which are conducted fairly and
      karyawan yang dilakukan secara adil dan transparan sesuai            transparently in accordance with applicable regulations.
      dengan ketentuan yang berlaku.




      Kesejahteraan Karyawan
      Employee Welfare

      Menyadari pentingnya talenta yang andal, loyal, dan kompeten         Recognizing the importance of reliable, loyal, and competent
      di tengah kondisi bisnis yang dinamis dan persaingan ketat,          talent amidst dynamic business conditions and intense
      Bank senantiasa memastikan pengelolaan SDM dapat                     competition, the Bank consistently ensures appropriate human
      dilakukan secara tepat. Upaya ini bertujuan untuk memastikan         resource management. This effort aims to ensure that all of the
      seluruh talenta Bank memiliki kualitas yang baik dan adaptif di      Bank's talent is high-quality and adaptable in all conditions,
      segala kondisi sehingga dapat mengakselerasi pencapaian visi         thereby accelerating the achievement of the Bank's vision and
      dan misi Bank.                                                       mission.

      Agar dapat mencapai tujuan tersebut, Bank berupaya                   To achieve this goal, the Bank strives to ensure employee
      untuk memastikan terwujudnya kesejahteraan karyawan                  welfare as a form of appreciation for employee contributions
      sebagai bentuk apresiasi terhadap kontribusi karyawan atas           to the Bank's performance. The Bank believes that appropriate
      pencapaian kinerja Bank. Bank percaya bahwa kesejahteraan            employee welfare encourages employees to optimize
      karyawan yang memadai mampu mendorong karyawan untuk                 their abilities in accordance with their assigned duties and
      mengoptimalkan kemampuannya sesuai dengan tugas dan                  responsibilities.
      tanggung jawab yang diemban.

      Pada pelaksanaannya, program peningkatan kesejahteraan               In practice, the Bank's employee welfare improvement program
      karyawan yang diterapkan oleh Bank, meliputi remunerasi              includes competitive remuneration and awards commensurate
      yang kompetitif dan penghargaan sesuai dengan kontribusi             with contributions to the Bank. Remuneration received by
      yang diberikan kepada Bank. Remunerasi yang diterima oleh            employees includes salaries that meet regional minimum wage
      karyawan dapat berupa gaji yang telah memenuhi standar               standards, opportunities for education and training, and various
      upah minimum regional, kesempatan mengikuti pendidikan               other employee welfare benefits, such as health insurance, old-
      dan pelatihan, serta berbagai fasilitas penunjang kesejahteraan      age security, and others.
      karyawan lain, seperti jaminan kesehatan, jaminan hari tua, dan
      lain-lain.




                                                            Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025     PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 115
                                                                                                                                                         112
     Tata Kelola Perusahaan yang Baik            Laporan Keberlanjutan                Laporan Keuangan
     Good Corporate Governance                   Sustainability Report                Financial Statements




Struktur dan Komposisi
Pemegang Saham
● Shareholders Composition


                                                 Komposisi Kepemilikan Saham
                                        Composition of Share Ownership of Allo Bank

                                                             2025                                                          2024

     Pemegang Saham                                                          Persentase                                               Persentase
       Shareholder                      Jumlah Saham                     Kepemilikan Saham              Jumlah Saham              Kepemilikan Saham
                                         Total Shares                    Percentage of Share             Total Shares             Percentage of Share
                                                                             Ownership                                                Ownership

 PT Mega Corpora                              13.228.508.531                           60,9%                  13.228.508.531                    60,9%
 PT Bukalapak.com Tbk                          2.497.816.903                             11,5%                2.497.816.903                      11,5%
 Abadi Investments Pte Ltd                       1.521.117.930                             7%                   1.521.117.930                       7%
 PT Indolife Investama Perkasa                 1.303.815.386                               6%                  1.303.815.386                        6%
 Masyarakat (di bawah 5%)                      3.178.997.692                            14,2%                  3.178.997.692                     14,6%
 Public (below 5%)
 Saham Treasury                                 90.390.800                               0,4%                              0                        0%
 Treasury Stock
 Jumlah                                      21.730.256.442                          100,00%                 21.730.256.442                   100,00%
 Total




14,2%
● Masyarakat (di bawah 5%)
  Public (below 5%)


0,4%
                                                                                                                                       60,9%
● Treasury Stock


6%                                                                                                                              ● PT Mega Corpora

● PT Indolife Investama Perkasa


7%
● Abadi Investments Pte. Ltd.


11,5%
● PT Bukalapak.com Tbk




  PT ALLO BANK INDONESIA TBK            2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 116
113                            Performa 2025               Laporan Manajemen                  Profil Perusahaan                Analisis dan Pembahasan Manajemen
                             Performance 2025                   Management Reports                  Company Profile                Management Discussion and Analysis




                          Kepemilikan Saham Allo Bank oleh Dewan Komisaris dan Direksi
         Share Ownership of Allo Bank by the Board of Commissioners and the Board of Directors

                                                                                               2025                                            2024

                                                                                                         Persentase                                    Persentase
         Nama                               Jabatan                                                     Kepemilikan                                   Kepemilikan
         Name                               Position                          Jumlah Saham                 Saham               Jumlah Saham              Saham
                                                                               Total Shares             Percentage of           Total Shares          Percentage of
                                                                                                            Share                                         Share
                                                                                                         Ownership                                     Ownership

      Aviliani           Komisaris Utama Independen                                             -                         -                    -                        -
                         Independent President
                         Commissioner
      Rosmaya            Komisaris Independen                                                   -                         -                    -                        -
                         Independent Commissioner
      Ali Gunawan        Komisaris                                                     10.238.900                 0,047%             10.067.300                 0,046%
                         Commissioner
      Ari Yanuanto       Plt. Direktur Utama; Direktur Keuangan,                                -                         -                    -                        -
      Asah               Operasional & Human Capital
                         Acting President Director; Finance,
                         Operations & Human Capital Director
      Ganda              Direktur Risiko, Kepatuhan & Hukum                                85.784                     0,00%             62.884                   0,00%
      Raharja Rusli      Risk, Compliance & Legal Director
      Sajal              Direktur Digital                                                       -                         -                    -                        -
      Bhatnagar          Digital Director
      Jumlah                                                                           10.324.684                 0,047%             10.630.184                0,046%
      Total




                         Rincian Komposisi Pemegang Saham Allo Bank Berdasarkan Status
                                Details of Allo Bank Shareholders Composition Based on Status

                                                                        2025                                                           2024

                                                                                          Persentase                                                    Persentase
           Pemegang Saham                                             Jumlah              Kepemilikan                                 Jumlah            Kepemilikan
                                                Jumlah                                                             Jumlah
             Shareholder                                              Lembar                 Saham                                    Lembar               Saham
                                               Investor                                                           Investor
                                                                      Saham                Percentage                                 Saham              Percentage
                                            Total Investors                                                    Total Investors
                                                                    Total Shares            of Share                                Total Shares          of Share
                                                                                           Ownership                                                     Ownership

      Pemodal Nasional
      National Investor

      Kepemilikan Institusi Lokal                         60         18.160.383.707             83,57%                        54    18.057.241.574              83,10%
      Investor of Local Institutions
      Kepemilikan Individu Lokal                       10.692          1.111.377.083                 5,11%                15.116     1.196.665.227                  5,51
      Investor of Local Individual

      Pemodal Asing
      Foreign Investor

      Kepemilikan Institusi Asing                         34         2.457.535.284                  11,31%                    20       37.095.154                 0,17%
      Investor of Foreign Institutions
      Kepemilikan Individu Asing                           13              805.797              0,004%                        27    2.439.254.487                11,22%
      Investor of Foreign Individual
      Jumlah Keseluruhan                               10.799       21.730.256.442             100,00%                    15.217   21.730.256.442             100,00%
      Total




                                                                          Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025             PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 117
    Tata Kelola Perusahaan yang Baik
                                                                                                                                                  114
                                                 Laporan Keberlanjutan           Laporan Keuangan
    Good Corporate Governance                    Sustainability Report           Financial Statements




Informasi tentang Pemegang Saham Utama/Pengendali Hingga Nama Pemilik Akhir
Information on Major/Controlling Shareholders Up to Last Owner

PT Mega Corpora merupakan pemegang saham pengendali                           PT Mega Corpora is the Bank's controlling shareholder after
Bank setelah melakukan pengambilalihan saham sebesar                          acquiring 73.71% (seventy-three point seventy-one percent)
73,71% (tujuh puluh tiga koma tujuh puluh satu persen) dari                   of the Bank's issued and paid-up capital on March 15, 2021.
modal ditempatkan dan disetor Bank pada 15 Maret 2021.                        Subsequently, the Bank transformed its business model from
Kemudian, Bank melakukan perubahan model bisnis dari bank                     a conventional bank to a digital-based commercial bank with
konvensional menjadi bank umum berbasis digital dengan                        support from business units within the CT Corpora ecosystem.
dukungan dari unit-unit usaha dalam ekosistem CT Corpora.                     On May 31, 2021, after PT Mega Corpora conducted a
Pada tanggal 31 Mei 2021 setelah PT Mega Corpora melakukan                    Mandatory Tender Offer, its share ownership in the Bank
Penawaran Tender Wajib, maka kepemilikan saham dalam Bank                     increased to 90.00% (ninety percent).
menjadi sebesar 90,00% (sembilan puluh persen).

Perseroan melakukan Penawaran Umum Terbatas (PUT) II                          The Company conducted a Limited Public Offering (PUT) II
dalam rangka penambahan modal dengan menerbitkan                              to increase capital by issuing Pre-emptive Rights (HMETD) to
Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) kepada para                          the Company's shareholders totaling 7,498,501,776 registered
pemegang saham Perseroan sebanyak 7.498.501.776 saham                         common shares, representing 64.18% of the Company's issued
biasa atas nama atau sebesar 64,18% dari modal ditempatkan                    and fully paid-up capital after the PUT II, ​​with a nominal value of
dan disetor penuh Perseroan setelah PUT II dengan nilai                       IDR100 per share and an exercise price of IDR100. Therefore,
nominal Rp100,- setiap saham dengan harga pelaksanaan                         the total funds received by the Company from this PUT II
Rp100,-, sehingga jumlah dana yang diterima Perseroan dalam                   amounted to IDR749,850,177,600.
PUT II ini sebesar Rp749.850.177.600.

Perseroan melakukan PUT III dalam rangka penambahan                           The Company conducted its third Public Offering (PUT III) to
modal dengan menerbitkan Hak Memesan Efek Terlebih                            increase its capital by issuing Pre-emptive Rights (HMETD) to
Dahulu (HMETD) kepada para pemegang saham Perseroan                           its shareholders, totaling 10,047,322,871 registered common
sebanyak 10.047.322.871 saham biasa atas nama atau sebesar                    shares, representing 46.24% of the Company's issued and fully
46,24% dari modal ditempatkan dan disetor penuh Perseroan                     paid-up capital after the PUT III. The shares have a nominal
setelah PUT III dengan nilai nominal Rp100,- setiap saham                     value of IDR100 per share and an exercise price of IDR478 per
dengan Harga Pelaksanaan Rp478,- per saham, sehingga                          share. Therefore, the total proceeds received by the Company
jumlah dana yang diterima Perseroan dalam PUT III ini sebesar                 from this PUT III amounted to IDR4,802,620,332,338.
Rp4.802.620.332.338.

Setelah serangkaian PUT seperti dijabarkan di atas, Pemegang                  Following the series of PUTs abovementioned, the Major/
Saham Utama/Pengendali Allo Bank adalah PT Mega Corpora,                      Controlling Shareholder of Allo Bank is PT Mega Corpora, with
dengan kepemilikan sebesar 60,9% atau 13.228.508.531                          ownership of 60.9% or 13,228,508,531 shares. Information
lembar saham. Informasi terkait pemegang saham utama/                         regarding the major/controlling shareholders of Allo Bank is as
pengendali Allo Bank adalah sebagai berikut:                                  follows:



 Nama Pemegang Saham
 Name of Shareholder                     PT Mega Corpora



 Bidang Usaha
 Line of Business                        Aktivitas Perusahaan Holding (64200); dan Aktivitas Konsultasi Manajemen Lainnya (70209)
                                         Holding Company (64200); and Management Consulting (70209)


 Alamat                                  Menara Bank Mega Lt. 24,
 Address                                 Jl. Kapten P. Tendean Kav. 12-14 A
                                         Jakarta Selatan
                                         Telp.: (+6221) 79175533

 Persentase Kepemilikan
 Percentage of Ownership                 60,9%




 PT ALLO BANK INDONESIA TBK            2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 118
115                           Performa 2025        Laporan Manajemen             Profil Perusahaan          Analisis dan Pembahasan Manajemen
                             Performance 2025        Management Reports             Company Profile              Management Discussion and Analysis




      PT Mega Corpora
      PT Mega Corpora

      PT Mega Corpora merupakan perseroan terbatas yang                        PT Mega Corpora, a limited liability company domiciled in
      berkedudukan di Jakarta Selatan, didirikan berdasarkan Akta              South Jakarta, was established based on Deed of Establishment
      Pendirian No. 53 tanggal 27 Oktober 1994, yang dibuat di                 No. 53 dated October 27, 1994, made before Enimarya Agoes
      hadapan Enimarya Agoes Suwarko, S.H., Notaris di Jakarta, dan            Suwarko, S.H., Notary in Jakarta, and has been approved by the
      telah disetujui oleh Menteri Kehakiman dengan Surat Keputusan            Ministry of Justice with Decree No. C2 18944.HT.01.01.TH.94
      No. C2-18944.HT.01.01.TH.94 tanggal 27 Desember 1994 dan                 dated December 27, 1994 and has been announced in the State
      telah diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No.               Gazette of the Republic of Indonesia No. 97 dated December
      97 tanggal 3 Desember 1999, Tambahan No. 8134. Anggaran                  3, 1999, Supplement No. 8134. The Articles of Association have
      Dasar PT Mega Corpora telah mengalami beberapa kali                      been amended several times, most recently by Deed No. 11
      perubahan, di mana perubahan terakhir berdasarkan Akta No.               dated April 21, 2022, made before Dedy Syamri, S.H., Notary in
      11 tanggal 21 April 2022, yang dibuat di hadapan Dedy Syamri,            Jakarta, regarding changes to the Company’s paid-up capital.
      S.H., Notaris di Jakarta, antara lain mengenai perubahan modal           This change has been notified to the Directorate General of
      disetor Perseroan. Perubahan ini telah diberitahukan kepada              General Legal Administration of the Ministry of Law and Human
      Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum Kementerian                  Rights (“Dirjen AHU”) in Notification Acceptance Letter No.
      Hukum dan Hak Asasi Manusia (“Dirjen AHU”) dengan Surat                  AHUAH. 01.03-0229746 dated April 22, 2022.
      Penerimaan Pemberitahuan No. AHU-AH.01.03-0229746
      tanggal 22 April 2022.




      Kegiatan Usaha Utama PT Mega Corpora
      Main Business Activities of PT Mega Corpora

      Berdasarkan Pasal 3 Anggaran Dasar PT Mega Corpora,                      Based on Article 3 of the Articles of Association of PT Mega
      maksud dan tujuan serta kegiatan usaha Perusahaan antara                 Corpora, the aims and objectives and business activities of PT
      lain:                                                                    Mega Corpora are as follows:
      1. Aktivitas Perusahaan Holding (64200); dan                             1. Holding Company Activities (64200); and
      2. Aktivitas Konsultasi Manajemen Lainnya (70209).                       2. Other Management Consulting Activities (70209).

      Saat ini kegiatan usaha utama PT Mega Corpora adalah                     Currently, the main business core of PT Mega Corpora cover
      dalam bidang aktivitas perusahaan holding melalui pemilikan              the holding company’s activities through the ownership of
      saham di Entitas Anak yang bergerak dalam bidang jasa usaha              shares in Subsidiaries, which are engaged in banking, financing,
      perbankan, pembiayaan, sekuritas, dan asuransi.                          securities, and insurance business services.




                             Manajemen Kunci PT Mega Corpora per 31 Desember 2025
                              Key Management of PT Mega Corpora as of December 31, 2025

       Dewan Komisaris | Board of Commissioners

       Komisaris Utama/Independen
                                                  Chairul Tanjung
       President/Independent Commissioner
       Komisaris
                                                  Zainal Rahman
       Commissioner

       Direksi | Board of Directors

       Direktur Utama
                                                  Ardhayadi
       President Director
       Direktur
                                                  Ali Gunawan
       Director




                                                                Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025     PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 119
    Tata Kelola Perusahaan yang Baik
                                                                                                                                                       116
                                                Laporan Keberlanjutan             Laporan Keuangan
    Good Corporate Governance                   Sustainability Report             Financial Statements




Struktur Permodalan dan Komposisi Kepemilikan Saham PT Mega Corpora
Capital Structure and Share Ownership Composition of PT Mega Corpora

Berdasarkan Akta No. 11 tanggal 21 April 2022 yang dibuat di                  Based on Deed No. 11 dated April 21, 2022 made before
hadapan Dedy Syamri, S.H., Notaris di Jakarta atas Pernyataan                 Dedy Syamri, S.H., Notary in Jakarta regarding the Statement
Keputusan Para Pemegang Saham terhadap Perubahan                              of Shareholders' Decision regarding the Amendment to the
Anggaran Dasar PT Mega Corpora yang telah diberitahukan                       Articles of Association of PT Mega Corpora which has been
kepada Dirjen AHU dengan Surat Penerimaan Pemberitahuan                       notified to the Director General of AHU with Notification Receipt
No. AHU-AH. 01.03.0229746 tanggal 22 April 2022, struktur                     Letter No. AHU-AH. 01.03.0229746 dated April 22, 2022, the
permodalan PT Mega Corpora dapat dilihat sebagai berikut:                     capital structure of PT Mega Corpora can be seen as follows:


                                                                                 Nilai Nominal Rp1.000,- per Saham
                       Uraian                                                    Nominal Value of IDR1,000 per Share
                      Description                              Jumlah Saham                          Nilai Nominal
                                                                                                                                       %
                                                                 Total Share                         Nominal Value

 Modal Dasar                                                            2.000.000.000                    2.000.000.000.000                         -
 Authorized Capital

 Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh
 Issued and Fully Paid Capital

 PT CT Corpora                                                            1.445.162.557                    1.445.162.557.000                  99,99
 PT Para Rekan Investama                                                              1                               1.000                    0,01
 Jumlah Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh                               1.445.162.558                    1.445.162.558.000                100,00
 Total Issued and Fully Paid-up Capital
 Saham dalam Portepel                                                     554.837.442                      554.837.442.000                         -
 Shares in Portfolio




Struktur Kepemilikan Pemegang Saham Pengendali
Ownership Structure of Controlling Shareholders


Bpk. Chairul Tanjung
97,60%




PT CT Corpora
99,99%



PT Mega Corpora PT Bukalapak.com Tbk                AbadiInvestments Pte. Ltd. APT Indolife Investama Perkasa                  Masyarakat   Treasury
                                                                                                                               Public       Stock
60,9%                   11,5%                       7%                                7%
                                                                                                                               14,2%        0,4%



                                                      PT Allo Bank Indonesia Tbk




 PT ALLO BANK INDONESIA TBK            2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 120
117                      Performa 2025         Laporan Manajemen           Profil Perusahaan          Analisis dan Pembahasan Manajemen
                        Performance 2025        Management Reports            Company Profile              Management Discussion and Analysis




      Pemegang Saham Pengendali Bank adalah PT Mega Corpora,             The Bank's Controlling Shareholder is PT Mega Corpora,
      sementara Sdr. Chairul Tanjung adalah ultimate shareholders        while Mr. Chairul Tanjung is the Bank's ultimate shareholder.
      Bank. Sesuai dengan Pasal 18 ayat (3) Peraturan Presiden No.       In accordance with Article 18 paragraph (3) of Presidential
      13 Tahun 2018, Sdr. Chairul Tanjung telah dilaporkan sebagai       Regulation No. 13 of 2018, Mr. Chairul Tanjung has been
      Pemilik Manfaat Akhir pada tanggal 6 April 2021 melalui            reported as the Ultimate Beneficial Owner on April 6, 2021
      situs web Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum              through the website of the Directorate General of General Legal
      Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia         Administration of the Ministry of Law and Human Rights of the
      www.bo.ahu.go.id.                                                  Republic of Indonesia www.bo.ahu.go.id.




      Struktur Organisasi Pemegang Saham Pengendali
      Organizational Structure of Controlling Shareholders


                                                      Dewan Komisaris
                                                      Board of Commissioners




                                                      Direksi
                                                      Board of Directors




      Finance        Accounting            Financial          Tax &           Litigation        Corporate                     License
                                           Control            Custom                            Legal
                                           Budgeting




      Daftar Entitas Anak dan
      Entitas Asosiasi, Ventura Bersama, dan
      Kerja Sama Operasi
      ● List of Subsidiaries, Associated Entities, Joint Ventures
        and Joint Operations

      Per 31 Desember 2025, Allo Bank tidak memiliki Entitas Anak,       As of December 31, 2025, Allo Bank had no Subsidiaries,
      Entitas Asosiasi, Ventura Bersama, dan Kerja Sama Operasi.         Associates, Joint Ventures, or Joint Operations. Therefore, no
      Dengan demikian, tidak terdapat informasi mengenai hal             information regarding these matters can be presented in this
      tersebut yang dapat disajikan dalam Laporan Tahunan ini.           Annual Report.




                                                          Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025     PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 121
    Tata Kelola Perusahaan yang Baik
                                                                                                                                                     118
                                                Laporan Keberlanjutan               Laporan Keuangan
    Good Corporate Governance                   Sustainability Report               Financial Statements




Struktur Grup
Perusahaan
● Company Group Structure




                                                                   Manajemen
                                                                  Data Korpora




                                                                                                                              Sistem    Pembayaran
                                                                                                                              Digital
                                                                                                                              Digital      Payment
                                                                                                                              System
                                                                                                                 CT GLOBAL FINANCE PTE. LTD


                                                                                                                        GLOBAL AIR PTE. LTD


                                                                                                                    MINTVILLE CORPORATION


                                                                                                                   PASIFIC AIR HOLDINGS LTD


                                                                                                                   FINEGOLD RESOURCES LTD




Keterkaitan Kepengurusan dalam Kelompok Usaha Bank
Management Relationships in Bank Business Groups

Berdasarkan struktur bisnis PT CT Corpora (“CT Corp”), PT                        Based on the business structure of PT CT Corpora ("CT Corp"),
Mega Corpora merupakan pemegang saham mayoritas PT                               PT Mega Corpora is the majority shareholder of PT Allo Bank
Allo Bank Indonesia Tbk dan merupakan pilar usaha CT Corp                        Indonesia Tbk and is a business pillar of CT Corp, overseeing
yang membawahi unit usaha di sektor keuangan. Posisi PT                          business units in the financial sector. PT Mega Corpora's
Mega Corpora bersanding sejajar dengan kelompok pilar                            position is parallel to another business pillar group, namely
usaha lainnya, yaitu PT Trans Corpora yang bergerak dalam                        PT Trans Corpora, which operates in the media, lifestyle, and
bidang media, lifestyle, dan entertainment. Kedua kelompok                       entertainment sectors. Both groups of companies carry out
perusahaan tersebut menjalankan aktivitas bisnis dengan saling                   business activities synergistically within the CT Corp ecosystem.
bersinergi di dalam ekosistem CT Corp.




 PT ALLO BANK INDONESIA TBK            2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 122
119                Performa 2025         Laporan Manajemen            Profil Perusahaan          Analisis dan Pembahasan Manajemen
                   Performance 2025        Management Reports            Company Profile              Management Discussion and Analysis




      Keanggotaan
      dalam Asosiasi
      ● Membership in Associations

              Hingga akhir tahun 2025, Bank tergabung sebagai                As of the end 2025, the Bank is a member of a number
              anggota di sejumlah asosiasi, antara lain:                     of associations, including:
              1. Perhimpunan Bank Swasta Nasional (Perbanas)                 1. National Private Banks Association (Perbanas)
              2. Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI)                 2. Indonesian Payment System Association (ASPI)
              3. Forum Komunikasi Direktur Kepatuhan Perbankan               3. Communication Forum for Director of Banking
                 (FKDKP)                                                         Compliance (FKDKP)
              4. Lembaga Alternatif Penyelesaian Sengketa Sektor             4. Alternative Agencies for Dispute Resolution in
                 Jasa Keuangan (LAPS SJK)                                        Financial Services (LAPS SJK)
              5. Asosiasi Emiten Indonesia (AEI)                             5. Indonesian Public Listed Companies Association
                                                                                 (AEI)




      Kronologis Penerbitan dan
      Pencatatan Saham
      ● Chronology of Issuance and/or Share Listing

              1.     Rencana Go Public Perseroan bermula dari                1.   The Company’s plan to go public commenced
                     tahun 2014 dan sejak saat itu, Perseroan mulai               in 2014 and has since started the selection of
                     melakukan seleksi untuk pemilihan lembaga                    supporting institutions and professions, including
                     dan profesi penunjang, termasuk melakukan                    the amendment of the Articles of Association.
                     perubahan Anggaran Dasar.
              2.     Due Diligence Meeting & Public Expose                   2. Due Diligence Meeting & Public Expose took place
                     berlangsung pada tanggal 13 Juli 2015 di Ballroom          on July 13, 2015 at the Ballroom of ASEAN Tower
                     ASEAN Tower Lantai 9, Pasar Baru - Jakarta Pusat.          9th Floor, Pasar Baru - Central Jakarta.
              3.     Pernyataan efektif oleh Pengawas Pasar Modal            3. An effective statement by the Capital Market
                     Otoritas Jasa Keuangan diperoleh tanggal 31                Supervisor of the Financial Services Authority was
                     Juli 2015. Sedangkan masa penawaran umum                   obtained on July 31, 2015. Meanwhile, the public
                     berlangsung pada tanggal 4-6 Agustus 2015.                 offering period lasted from August 4-6, 2015.
              4.     Dalam penawaran penjatahan pasti (fixed                 4. Fixed allotment bidding was limited to 98% of the
                     allotment) dibatasi sampai dengan jumlah sebesar           total shares offered and the remaining 2% will be
                     98% dari jumlah saham yang ditawarkan dan                  done by pooling.
                     sisanya sebanyak banyaknya 2% akan dilakukan
                     penjatahan terpusat (pooling).
              5.     Pencatatan efektif saham Allo Bank dengan               5. The effective listing of Allo Bank’s shares with
                     kode saham BBHI di BEI dilaksanakan pada                   BBHI’s ticker code on the IDX was carried
                     tanggal 12 Agustus 2015, dengan melakukan                  out on August 12, 2015, by offering the public
                     penawaran saham kepada masyarakat sebanyak                 800,000,000 shares with a price of IDR125 per
                     800.000.000 saham dengan harga Rp125 per                   share.
                     lembar saham.




                                                     Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025     PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 123
  Tata Kelola Perusahaan yang Baik
                                                                                                                                                  120
                                              Laporan Keberlanjutan            Laporan Keuangan
  Good Corporate Governance                   Sustainability Report            Financial Statements




                 6. Pada 14 Juli 2017, Pemegang Saham Pengendali                      6. On July 14, 2017, controlling shareholders injected
                    (PSP) melakukan Penambahan Modal Tanpa                               the paid-up capital to the Company after the IPO
                    Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu                          in the amount of 365,000,000,000 with a price
                    sebanyak 365.000.000 lembar saham dengan                             of IDR100 per share.
                    harga Rp100 per lembar saham.
                 7. Perseroan melakukan Penawaran Umum Terbatas                       7. On July 4, 2018, the Company conducted Limited
                    I pada 4 Juli 2018 dalam rangka penambahan                           Public Offering to increase the capital, by issuing
                    modal dengan menerbitkan Hak Memesan Efek                            Pre-emptive Rights to the Company’s shareholders
                    Terlebih Dahulu (HMETD) kepada para pemegang                         for as many as 169,431,795 shares with a price of
                    saham Perseroan sebanyak 169.431.795 saham                           IDR200 per share.
                    dengan harga Rp200 per lembar saham.
                 8. Perseroan melakukan PUT II pada 14 Juli 2021                      8. The Company conducted Limited Public Offering
                    dalam rangka penambahan modal dengan                                 II on July 14, 2021 to increase the capital by issuing
                    menerbitkan Hak Memesan Efek Terlebih                                Pre-emptive Rights to the Company’s shareholders
                    Dahulu (HMETD) kepada para pemegang saham                            for as many as 7,498,501,776 ordinary shares
                    Perseroan sebanyak 7.498.501.776 saham biasa                         or 64.18% of the issued and fully paid capital of
                    atas nama atau sebesar 64,18% dari modal                             the Company after Limited Public Offering II at
                    ditempatkan dan disetor penuh Perseroan setelah                      the nominal value of IDR100 per share. Thus,
                    PUT II dengan nilai nominal Rp100 setiap saham,                      the amount that the Company received in this
                    sehingga jumlah dana yang diterima Perseroan                         PMHMETD is IDR749,850,177,600.
                    dalam PMHMETD ini sebesar Rp749.850.177.600.
                 9. Perseroan melakukan PUT III pada 2022 dalam                       9. The Company conducted Limited Public Offering
                    rangka penambahan modal dengan menerbitkan                           III in 2022 to increase the capital by issuing Pre
                    Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD)                             emptive Rights to the Company’s shareholders
                    kepada para pemegang saham Perseroan                                 for as many as 10,047,322,871 ordinary shares or
                    sebanyak 10.047.322.871 saham biasa atas nama                        46.24% of the issued and fully paid capital of the
                    atau sebesar 46,24% dari modal ditempatkan dan                       Company after Limited Public Offering III at the
                    disetor penuh Perseroan setelah PMHMETD III                          nominal value of IDR100 per share with an exercise
                    dengan nilai nominal Rp100,- setiap saham dengan                     price of IDR478 per share. Thus, the amount that
                    Harga Pelaksanaan Rp478,- per saham, sehingga                        the Company received in this PMHMETD III is
                    jumlah dana yang diterima Perseroan dalam                            IDR4,802,620,332,338.
                    PMHMETD III ini sebesar Rp4.802.620.332.338.




Kronologis Penerbitan dan
Pencatatan Efek Lainnya
● Chronology of Issuance and/or Share Listing

                 Sampai dengan 31 Desember 2025, Bank tidak                           As of December 31, 2025, the Bank has not issued any
                 menerbitkan efek seperti obligasi, sukuk, obligasi                   securities such as bonds, sukuk, convertible bonds,
                 konversi atau efek lainnya di bursa efek manapun,                    or other securities on any stock exchange, either
                 baik yang berada di Indonesia maupun di luar negeri.                 in Indonesia or abroad. Therefore, no information
                 Dengan demikian, tidak terdapat informasi mengenai                   regarding these matters can be presented in this
                 hal tersebut yang dapat disajikan dalam Laporan                      Annual Report.
                 Tahunan ini.




PT ALLO BANK INDONESIA TBK           2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 124
121         Performa 2025              Laporan Manajemen                 Profil Perusahaan         Analisis dan Pembahasan Manajemen
           Performance 2025                 Management Reports              Company Profile            Management Discussion and Analysis




  Lembaga dan
  Profesi Penunjang
  ● Company’s Supporting Institutions and/or Professionals




          Kantor Akuntan Publik
          Public Accounting Firm

           Nama Lembaga/Profesi                     KAP Amir Abadi Jusuf, Aryanto, Mawar & Rekan
           Name of Institution/Profession           (RSM Indonesia)

           Alamat                                   Plaza Asia Level 10
           Address                                  Jl. Jend. Sudirman Kav. 59
                                                    Jakarta 12190, Indonesia
                                                    Telp.: +62 21 5140 1340
                                                    Fax.: +62 21 5140 1540

           Nama Akuntan                             Saptoto Agustomo
           Name of Accountant

           Izin Akuntan                             AP.0499
           Accountant License

           Jasa yang Diberikan                      Mengaudit Laporan Keuangan Bank untuk tahun buku yang berakhir 31 Desember 2025.
           Service Provided                         Audit Bank’s Financial Statement for the financial year ends December 31, 2025.

           Biaya Jasa                               Rp875.500.000,-
           Service Fees




                                                      Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025     PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 125
  Tata Kelola Perusahaan yang Baik
                                                                                                                                           122
                                              Laporan Keberlanjutan               Laporan Keuangan
  Good Corporate Governance                   Sustainability Report               Financial Statements




                 Biro Administrasi Efek
                 Share Registrar

                   Nama Lembaga/Profesi
                                                            PT Datindo Entrycom
                   Name of Institution/Profession

                                                            Jl. Hayam Wuruk No. 28
                   Alamat                                   Jakarta 10120
                   Address                                  Telp.: +62 21 350 8077 (Hunting)
                                                            Fax.: +62 21 350 8078

                   Jasa yang Diberikan                      Administrasi saham Bank atas data pemegang saham bulanan dan recording date.
                   Service Provided                         Share administration of Bank’s monthly shareholder data and recording date.




                 Notaris
                 Notary
                   Nama Lembaga/Profesi
                                                            Kantor Notaris Dharma Akhyuzi
                   Name of Institution/Profession

                                                            Jl. Otista III No. 117
                   Alamat                                   Cipinang Cempedak, Jatinegara
                   Address                                  Jakarta 13340, Indonesia
                                                            Telp.: +62 21 851 5502
                                                            Pembuatan Akta Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan dan Rapat Umum Pemegang
                   Jasa yang Diberikan
                                                            Saham Luar Biasa 2025.
                   Service Provided
                                                            Preparation of the Deed for the 2025 Annual General Meeting of Shareholders.




                 Bursa
                 Exchange
                   Nama Lembaga/Profesi                     Bursa Efek Indonesia
                   Name of Institution/Profession           Indonesia Stock Exchange

                                                            Bursa Efek Indonesia Building Tower
                   Alamat
                                                            Jl. Jend Sudirman Kav. 52-53
                   Address
                                                            Jakarta 12190, Indonesia

                   Jasa yang Diberikan                      Pencatatan Saham Perseroan.
                   Service Provided                         Listing of Company shares.




                 Lembaga Pemeringkat
                 Credit Rating Agency
                   Nama Lembaga/Profesi
                                                            PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo)
                   Name of Institution/Profession

                                                            Equity Tower Lantai 30, Sudirman Central Business District Lot 9
                   Alamat
                                                            Jl. Jenderal Sudirman Kav. 52-53
                   Address
                                                            Jakarta 12190, Indonesia

                   Jasa yang Diberikan                      Jasa pemeringkatan atas Perusahaan terhadap Allo Bank.
                   Service Provided                         Company rating services for Allo Bank.




PT ALLO BANK INDONESIA TBK           2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 126
123                         Performa 2025              Laporan Manajemen                Profil Perusahaan              Analisis dan Pembahasan Manajemen
                           Performance 2025              Management Reports                 Company Profile                Management Discussion and Analysis




  Penghargaan
  dan Sertifikasi
  ● Awards and Certifications


                              Penghargaan yang Diperoleh Perusahaan di Tahun 2025
                                              Awards Achieved by the Company in 2025

                                                    Nama Penghargaan                                                              Diberikan oleh
      No.
                                                    Name of the Award                                                                Given By

       1.    The Best Digital Bank In Excellence Call Center 2025                                                                      Infobank
       2.    Investortrust Best Bank Awards 2025 - Kategori KBMI II                                                                  Investortrust
       3.    The Best Execution Winner in Digital Banking Industry                                                                   Kontan &
                                                                                                                            GML Performance Consultant
       4.    Special Recognition: Excellence in Product Strategy & Innovation                                                        Kontan &
                                                                                                                            GML Performance Consultant
       5.    OMNI brand of The Year 2025: New Product Campaign in Multiplatform                                                       Marketeers
       6.    The Best Bank Umum Konvensional 2025 - KBMI 2                                                                        Infobank & Isentia
             (Modal Inti diatas Rp6 Triliun s.d. Rp14 Triliun) - Aset <Rp50 Triliun
             The Best Conventional Commercial Bank 2025 - KBMI 2 (Core Capital Above IDR6 Trillion to IDR14
             Trillion) - Assets < IDR50 Trillion
       7.    The Best Bank Digital 2025 - KBMI 2 (Modal Inti diatas Rp6 Triliun s.d. Rp14                                         Infobank & Isentia
             Triliun) - Aset <Rp50 Triliun
             The Best Digital Bank 2025 - KBMI 2 (Core Capital Above IDR6 Trillion to IDR14 Trillion) - Assets <
             IDR50 Trillion
       8.    The Best Tabungan Bank Umum Konvensional 2025 - KBMI 2 (Modal Inti diatas                                            Infobank & Isentia
             Rp6 Triliun s.d. Rp14 Triliun) - Aset <Rp50 Triliun
             The Best Conventional Bank Savings 2025 - KBMI 2 (Core Capital Above IDR6 Trillion to IDR14
             Trillion) - Assets < IDR50 Trillion
       9.    The Best Deposito Bank Umum Konvensional 2025 - KBMI 2 (Modal Inti diatas Rp6 Triliun s.d. Rp14                      Infobank & Isentia
             Triliun) - Aset <Rp50 Triliun
             The Best Conventional Commercial Bank Deposit 2025 - KBMI 2 (Core Capital Above IDR6 Trillion to
             IDR14 Trillion) - Assets < IDR50 Trillion
      10.    Top 50 emiten dengan Kapitalisasi Pasar Menengah (MidCap PLCs)                                                  IICD (Indonesian Institute for
             Top 50 Mid-Cap PLCs                                                                                                Corporate Directorship)




                                    Sertifikasi yang Masih Berlaku Hingga Tahun 2025
                                                   Certification that Still Valid until 2025

      Tanggal Dikeluarkannya Sertifikasi                  Jenis Sertifikat                      Dikeluarkan oleh                  Masa Berlaku Hingga
         Date of Certificate Issuance                    Type of Certificate                        Issued by                          Valid Until

      28 Juni 2023                                 ISO/IEC 27001:2022                    CBQA Global Indonesia                27 Juni 2026
      June 28, 2023                                                                                                           June 27, 2026
      14 Februari 2024                             ANSI/TIA-942-B-2017 Rated-3           EPI Certification Pte. Ltd.          13 Februari 2027
      February 14, 2024                                                                                                       February 13, 2027
      30 Agustus 2024                              COBIT 2019 IT Maturity                PT Mitratex Konsultan                -
      August 30, 2024
      3 November 2025                              Corporate Rating idA/ Stable          PT Pemeringkat Efek Indonesia        1 November 2026
      November 3, 2025                             Outlook                                                                    November 1, 2026




                                                                     Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025          PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 127
    Tata Kelola Perusahaan yang Baik
                                                                                                                                                 124
                                                Laporan Keberlanjutan            Laporan Keuangan
    Good Corporate Governance                   Sustainability Report            Financial Statements




Informasi pada Situs
Web Perusahaan
● Information on the Company Website




Allo Bank berkomitmen untuk senantiasa menerapkan                            Allo Bank is committed to continuously implementing the
prinsip-prinsip transparansi dan keterbukaan informasi bagi                  principles of transparency and accountability of information
publik dengan menyediakan situs web resmi sebagai media                      for the public by providing an official website serving as a
komunikasi informasi terbaru dengan alamat www.allobank.                     communication medium for the latest information, which can
com. Informasi yang tersedia pada situs web resmi Bank dapat                 be accessed at www.allobank.com. The information available
diakses secara terbuka, kapan saja, dan di mana saja, serta                  on the Bank's official website can be accessed openly, anytime,
mudah dan sederhana dengan tujuan memberikan informasi                       and anywhere, as well as easily and simply with the aim of
yang komprehensif, akurat dan aktual tentang Bank kepada                     providing comprehensive, accurate and up-to-date information
khalayak luas. Situs web resmi Bank yang disajikan dengan dua                about the Bank to the general public. The Bank's official website
bahasa, yaitu bahasa Indonesia dan bahasa Inggris, juga telah                is presented in two languages, namely Indonesian and English,
sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) No.                    and is also in accordance with the Financial Services Authority
8/POJK.4/2015 tentang Situs Web Emiten atau Perusahaan                       Regulation (POJK) No. 8/POJK.4/2015 concerning Issuer or
Publik, yang mewajibkan menyampaikan informasi mengenai:                     Public Company Websites, which requires the submission of
                                                                             information regarding:
1. Informasi Umum Emiten atau Perusahaan Publik;                             1. General Information of Issuers or Public Companies;
2. Informasi bagi Pemodal atau Investor; dan                                 2. Information for Investors; and
3. Informasi Tata Kelola Perusahaan.                                         3. Corporate Governance Information.




 PT ALLO BANK INDONESIA TBK            2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 128
125                         Performa 2025              Laporan Manajemen            Profil Perusahaan           Analisis dan Pembahasan Manajemen
                           Performance 2025              Management Reports            Company Profile                Management Discussion and Analysis




                        Ketersediaan Informasi pada Situs Web Perusahaan Berdasarkan
                                          POJK No. 8/POJK.4/2015
                          The Availability of Information on the Company’s Website Based on
                                                 POJK No. 8/POJK.4/2015

                                    Uraian                                      Ketersediaan                          Keterangan
                                   Description                                   Availability                        Website Address

      Informasi pemegang saham sampai dengan pemilik akhir individu
      Shareholder information including last owner
                                                                                      ✓             https://www.allobank.com/about-us/investor-relations


      Isi Kode Etik
      Code of Conduct
                                                                                      ✓             https://www.allobank.com/about-us/investor-relations


      Informasi Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) paling kurang meliputi
      bahan mata acara yang dibahas dalam RUPS, ringkasan risalah RUPS,
                                                                                      ✓             https://www.allobank.com/about-us/investor-relations

      dan informasi tanggal penting yaitu tanggal pengumuman RUPS,
      tanggal pemanggilan RUPS, tanggal RUPS, tanggal ringkasan risalah
      RUPS diumumkan
      Information on the General Meeting of Shareholders (GSM), includes
      agenda items discussed at the GMS, the minutes of GMS and
      information on important dates, namely the date of the announcement
      of the GMS, the date of the summons for the GMS, the date of the GMS,
      the date of the summary of the minutes of the GMS is announced.
      Laporan Keuangan Tahunan (5 tahun terakhir)
      Annual Financial Report (the last 5 years)
                                                                                      ✓             https://www.allobank.com/about-us/investor-relations


      Profil Dewan Komisaris dan Direksi
      Profiles of the Board of Commissioners and Directors
                                                                                      ✓             https://www.allobank.com/about-us/profiles


      Piagam Dewan Komisaris, Direksi, Komite-komite, dan Satuan Kerja
      Audit Internal
                                                                                      ✓             https://www.allobank.com/about-us/investor-relations

      Charters of the Board of Commissioners, Board of Directors,
      Committees, and Internal Audit Unit
      Informasi keterbukaan informasi lainnya
      Other disclosure Information
                                                                                      ✓             https://www.allobank.com/about-us/investor-relations


      ✓ tersedia pada situs web Perusahaan | available on the Company’s website
      × belum tersedia pada situs web Perusahaan | not available on the Company’s website

   Semua informasi yang disajikan dalam website Bank senantiasa                   All information presented on the Bank's website is regularly
   diperbaharui secara berkala untuk memberikan informasi                         updated to provide the most up-to-date information to
   ter-update bagi segenap pemangku kepentingan maupun                            all stakeholders and the general public. The Bank also
   masyarakat umum. Bank juga memiliki akun media sosial                          maintains social media accounts to ensure transparency and
   sebagai bagian dari keterbukaan informasi dan komunikasi                       communication with all stakeholders, including Facebook,
   kepada seluruh pemangku kepentingan, di antaranya                              Instagram, TikTok, Twitter/X, and YouTube.
   Facebook, Instagram, Tiktok, Twitter/X, dan Youtube.




                                                                   Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025       PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 129
    Tata Kelola Perusahaan yang Baik
                                                                                                                                                             126
                                                 Laporan Keberlanjutan                 Laporan Keuangan
    Good Corporate Governance                    Sustainability Report                 Financial Statements




Pendidikan dan/atau Pelatihan
Dewan Komisaris, Direksi,
Komite-Komite, Sekretaris Perusahaan,
dan Unit Audit Internal
● Education and/or Training for Board of Commissioners,
  Board of Directors, Committees, Corporate Secretary, and
  Internal Audit Unit
      Nama               Jabatan                  Materi Pendidikan dan Pelatihan                              Tanggal               Penyelenggara
      Name               Position                  Education and Training Material                               Date                  Organizer

Dewan Komisaris
Board of Commissioners

Aviliani             Komisaris Utama       Refreshment Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 6             13 Februari 2025     Banker Association For Risk
                     President             Risk Management Certification Briefing – Level 6               February 13, 2025    Management (BARA)
                     Commissioner
Ali Gunawan          Komisaris             Refreshment Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 6             13 Februari 2025     Banker Association For Risk
                     Commissioner          Risk Management Certification Briefing – Level 6               February 13, 2025    Management (BARA)


Rosmaya              Komisaris             Refreshment Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 6             13 Februari 2025     Banker Association For Risk
                     Independen            Risk Management Certification Briefing – Level 6               February 13, 2025    Management (BARA)
                     Independent
                     Commissioner

Direksi
Board of Directors

Ari Yanuanto         Plt. Direktur         Internal Control Over Financial Reporting                      22 Mei 2025          LPP RMG
Asah                 Utama                                                                                May 22, 2025
                     Acting President
                                           Refreshment Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 7             13 Februari 2025     Banker Association For Risk
                     Director
                                           Risk Management Certification Briefing – Level 7               February 13, 2025    Management (BARA)


                                           Sharing Session Core Values Allo Bank                          24 Maret 2025        Allo Bank
                                                                                                          March 24, 2025
                                           FGD BI Penataan Struktur Industri SP                           11 September 2025    Bank Indonesia
                                           BI FGD on Structuring the SP Industry                          September 11, 2025

                                           Members Meeting & ATM Bersama Awards 2025                      18 September 2025    Artajasa
                                           Bersama Infobank                                               September 18, 2025

                                           CEO Networking 2025 Managing Global Trade and                  18 November 2025     OJK & IDX
                                           Empowering Business Strategy                                   November 18, 2025
                                           Sosialisasi Sharing Roadmap Perbankan Digital By OJK           19 Desember 2025     OJK
                                           Dissemination on Sharing Digital Banking Roadmap               December 19, 2025
                                           by OJK


Sajal Bhatnagar      Direktur Digital      Refreshment Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 7             13 Februari 2025     Banker Association For Risk
                     Digital Director      Risk Management Certification Briefing – Level 7               February 13, 2025    Management (BARA)


                                           Sharing Session Core Values Allo Bank                          24 Maret 2025        Allo Bank
                                                                                                          March 24, 2025




PT ALLO BANK INDONESIA TBK              2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 130
127                       Performa 2025              Laporan Manajemen                Profil Perusahaan              Analisis dan Pembahasan Manajemen
                         Performance 2025              Management Reports                Company Profile                     Management Discussion and Analysis




           Nama             Jabatan                  Materi Pendidikan dan Pelatihan                            Tanggal                    Penyelenggara
           Name             Position                  Education and Training Material                             Date                       Organizer

      Ganda Raharja     Direktur Risiko,      Refreshment Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 7           13 Februari 2025          Banker Association For Risk
      Rusli             Kepatuhan &           Risk Management Certification Briefing – Level 7             February 13, 2025         Management (BARA)
                        Hukum
                        Risk, Compliance
                                              Sharing Session With Responsible Person                      13 Februari 2025          Allo Bank
                        & Legal Director
                                                                                                           February 13, 2025

                                              Risk Management Forum Q1 2025                                20 Februari 2025          Allo Bank
                                                                                                           February 20, 2025
                                              Pertemuan Koordinasi Tahunan PPATK Tahun 2025                26 Februari 2025          PPATK
                                              PPATK Annual Coordination Meeting 2025                       February 26, 2025

                                              Webinar Agentic AI In Finance A New Era Of                   3 Juli 2025               Allo Bank
                                              Autonomous Decision Making                                   July 3, 2025
                                              Pembekalan Sertifikasi APU PPT & PPPSPM                      14 Agustus 2025           FKDKP
                                              APU PPT & PPPSPM Certification Provision                     August 14, 2025

                                              Launching Kampanye Nasional Berantas Scam dan                19 Agustus 2025           SATGAS PASTI
                                              Aktivitas Keuangan Ilegal                                    August 19, 2025
                                              Launch of the National Campaign to Eradicate Scams
                                              and Illegal Financial Activities
                                              Risk and Governance Summit (RGS) Tahun 2025                  19 Agustus 2025           OJK
                                                                                                           August 19, 2025
                                              Uji Sertifikasi APU PPT & PPPSPM Jenjang 7 Direksi           24 Oktober 2025           LSPP
                                              AML CFT & PPPSPM Certification Test for Level 7              October 24, 2025
                                              Directors


                                              Pembekalan Sertifikasi Kepatuhan                             6 November 2025           FKDKP
                                              Compliance Certification Provision                           November 6, 2025
                                              Diseminasi Hasil Penilaian Fir On ML/TF Tahun 2025           27 November 2025          PPATK
                                              Dissemination of Fir On ML/TF Assessment Results             November 27, 2025
                                              for 2025
                                              Sosialisasi Sharing Roadmap Perbankan Digital By OJK         19 Desember 2025          OJK
                                              OJK's Digital Banking Roadmap Sharing Dissemination          December 19, 2025

                                              Acara Penutupan Perdagangan PT Bursa Efek                    30 Desember 2025          IDX
                                              Indonesia (BEI) Tahun 2025 dan Pembukaan                     December 30, 2025
                                              Perdagangan BEI Tahun 2026
                                              The closing ceremony of trading at the Indonesia
                                              Stock Exchange (IDX) in 2025 and the opening
                                              ceremony of trading at the IDX in 2026.

      Komite Audit
      Audit Committee

      Siswandi Pujo     Anggota Komite        Refreshment Manajemen Risiko Jenjang 7 - Komite              28 Agustus 2025           Banker Association for Risk
      Sasongko          Audit                 Level 7 Risk Management Refreshment - Committee              August 28, 2025           Management (BARA)
                        Member of Audit
                        Committee
      Lista Irna        Anggota Komite        Refreshment Manajemen Risiko Jenjang 7 - Komite              10 November 2025          Banker Association for Risk
                        Audit                 Level 7 Risk Management Refreshment - Committee              November 10, 2025         Management (BARA)
                        Member of Audit
                        Committee

      Komite Remunerasi dan Nominasi
      Remuneration and Nomination Committee

      Netty Delima      Human Capital         Sosialisasi Launching Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP)      4 Februari 2025           Asosiasi Sistem
                        Strategy &            Sistem Pembayaran Indonesia                                  February 4, 2025          Pembayaran Indonesia
                        Services Division     Dissemination of the Launch of the Indonesian                                          Indonesian Payment
                        Head                  Payment System Professional Certification Institute                                    System Association
                                              (LSP)
                                              Sosialisasi Program JSHK                                     5 Maret 2025              Disnakertrans DKI Jakarta
                                              Dissemination of the JSHK Program                            March 5, 2025             Jakarta Manpower and
                                                                                                                                     Transmigration Office
                                              Sharing Session Core Values Allo Bank                        24 Maret 2025             Allo Bank
                                                                                                           March 24, 2025
                                              Refreshment Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 5           30 April 2025             RDS Consultant
                                              Level 5 Risk Management Certification Refreshment            April 30, 2025




                                                                  Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025               PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 131
    Tata Kelola Perusahaan yang Baik
                                                                                                                                                           128
                                                Laporan Keberlanjutan                Laporan Keuangan
    Good Corporate Governance                   Sustainability Report                Financial Statements




     Nama                Jabatan                 Materi Pendidikan dan Pelatihan                             Tanggal                Penyelenggara
     Name                Position                 Education and Training Material                              Date                   Organizer

                                          Sharing Session Work Smarter Transforming                     14 Agustus 2025      Allo Bank
                                          Productivity With AI                                          August 14, 2025
                                          Indonesia Banking Innovation Conclave                         30 Oktober 2025      FKDOP
                                                                                                        October 30, 2025
                                          3P Compensation                                               3 Desember 2025      Mercer
                                                                                                        December 3, 2025

Komite Pemantau Risiko
Risk Oversight Committee

Siswandi Pujo        Anggota Komite       Refreshment Manajemen Risiko Jenjang 7 - Komite               28 Agustus 2025      Banker Association for Risk
Sasongko             Pemantau Risiko      Level 7 Risk Management Refreshment - Committee               August 28, 2025      Management (BARA)
                     Member of
                     Risk Oversight
                     Committee
Lista Irna           Anggota Komite       Refreshment Manajemen Risiko Jenjang 7 - Komite               10 November 2025     Banker Association for Risk
                     Pemantau Risiko      Level 7 Risk Management Refreshment - Committee               November 10, 2025    Management (BARA)
                     Member of
                     Risk Oversight
                     Committee

Sekretaris Perusahaan
Corporate Secretary

Stacey Aryadi        Corporate            Sosialisasi POJK No. 45 Tahun 2024 Tentang                    6 Februari 2025      OJK
Suryoputro           Secretary & PMO      Pengembangan dan Penguatan Emiten dan                         February 6, 2025
                     Division Head        Perusahaan Publik
                                          Dissemination of POJK No. 45 of 2024 concerning
                                          the Development and Strengthening of Issuers and
                                          Public Companies
                                          Refreshment Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 5            20 Februari 2025     RDS CONSULTANT
                                          Risk Management Certification Briefing – Level 5              February 20, 2025

                                          Sharing Session Core Values Allo Bank                         24 Maret 2025        ALLO BANK
                                                                                                        March 24, 2025

                                          Sharing Session Work Smarter Transforming                     14 Agustus 2025      ALLO BANK
                                          Productivity With AI                                          August 14, 2025

                                          Sosialisasi Bulan Inklusi Keuangan 2025                       3 September 2025     PERBANAS
                                          Dissemination on Financial Inclusion Month 2025               September 3, 2025

                                          Acara Introductory to Investor Relations                      25 September 2025    IDX
                                          Introductory to Investor Relations Event                      September 25, 2025

                                          OJK Peduli Cerdas (Capacity Building Edukasi dan              25 September 2025    OJK
                                          Literasi Keuangan Duta Se-Indonesia)                          September 25, 2025
                                          OJK Peduli Cerdas (Capacity Building Education and
                                          Indonesian Financial Literacy Ambassador)
                                          Orange Forum 2025 Kerja Sama PT Bursa Efek                    17 November 2025     IDX
                                          Indonesia Dengan Impact Investment Exchange Pte.              November 17, 2025
                                          Ltd. (IIX)
                                          Orange Forum 2025: Collaboration between the
                                          Indonesia Stock Exchange and Impact Investment
                                          Exchange Pte. Ltd. (IIX)

Kepala SKAI
Head of SKAI

Willyardo            Acting (ACT)         Sharing Session Core Values Allo Bank                         24 Maret 2025        ALLO BANK
Halim Partahi        Internal Audit                                                                     March 24, 2025
Napitupulu           Division Head


                                          Refreshment Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 5            30 April 2025        RDS CONSULTANT
                                          Risk Management Certification Briefing – Level 5              April 30, 2025

                                          Character Building Batch 4                                    22 Juli 2025         SPEAK UP ACADEMY
                                                                                                        July 22, 2025
                                          Training Auditing Treasury Business                           8 Oktober 2025       IAIB
                                                                                                        October 8, 2025




PT ALLO BANK INDONESIA TBK             2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 132
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025   PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 133
                                                 Analisis dan
                                                                            04
                                                Pembahasan
                                                 Manajemen
                                                         Management
                                                        Discussion and
                                                               Analysis




PT ALLO BANK INDONESIA TBK   2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 134
131               Performa 2025      Laporan Manajemen           Profil Perusahaan          Analisis dan Pembahasan Manajemen
                  Performance 2025    Management Reports            Company Profile              Management Discussion and Analysis




   Tinjauan Perekonomian
   dan Industri
   ● Economic and Industrial Review


      Tinjauan Perekonomian           Iklim Perekonomian Global                        Global Economic Climate
      Economic Review
                                      Sebagaimana      dikutip    dari   buku          The global economy is in a phase of
                                      Pertemuan Tahunan Bank Indonesia                 uneven slowdown across countries and
                                      2025       yang    bertajuk     Tangguh          regions, according to a Bank Indonesia's
                                      dan Mandiri: Sinergi Mendorong                   report it released in 2025 titled "Resilient
                                      Pertumbuhan Ekonomi Lebih Tinggi dan             and Independent: Synergy to Drive
                                      Berdaya Tahan, menjelaskan bahwa,                Higher and Resilient Economic Growth."
                                      perekonomian global berada dalam fase            Global economic growth is estimated
                                      perlambatan yang tidak merata antar              to have been on the restrained side of
                                      negara dan kawasan. Pertumbuhan                  things, which is a factor that has been
                                      ekonomi dunia cenderung tertahan,                primarily influenced by weakening
                                      terutama dipengaruhi oleh kinerja                performance         among       developed
                                      negara maju yang melemah, sementara              countries.      Meanwhile,      developing
                                      negara berkembang relatif menunjukkan            countries have shown relatively better
                                      ketahanan yang lebih baik. Dalam                 resilience. Bank Indonesia's presentation
                                      paparan Bank Indonesia, pertumbuhan              projected global economic growth in the
                                      ekonomi global diproyeksikan berada di           range of ± 3.0%, reflecting continued
                                      kisaran ± 3,0%, mencerminkan tekanan             pressure from tight monetary policy,
                                      berlanjut dari kebijakan moneter ketat,          geopolitical fragmentation, and the
                                      fragmentasi geopolitik, serta normalisasi        uneven normalization of post-pandemic
                                      aktivitas ekonomi pasca pandemi yang             economic activity.
                                      belum sepenuhnya merata.

                                      Di kelompok negara maju, kinerja                 Among developed countries, economic
                                      ekonomi menunjukkan tren perlambatan             performance demonstrates a more
                                      yang lebih nyata. Amerika Serikat                pronounced slowdown. The United
                                      diproyeksikan tumbuh moderat seiring             States is projected to grow moderately
                                      dengan melemahnya konsumsi dan                   as consumption and investment weaken
                                      investasi akibat suku bunga tinggi yang          due to prolonged high interest rates.
                                      dipertahankan lebih lama. Di kawasan             In the European region, economic
                                      Eropa, pertumbuhan ekonomi relatif               growth is relatively limited, impacted
                                      terbatas, dipengaruhi oleh tekanan               by energy cost pressures, a weakening
                                      biaya     energi,   pelemahan    sektor          manufacturing sector and tightening
                                      manufaktur, serta pengetatan kondisi             financial conditions. Japan also faces
                                      keuangan. Jepang juga menghadapi                 growth challenges stemming from weak
                                      tantangan pertumbuhan yang berasal               external demand and domestic inflation
                                      dari lemahnya permintaan eksternal dan           dynamics.
                                      dinamika inflasi domestik.

                                      Sebaliknya,    negara      berkembang,           In contrast, developing countries,
                                      khususnya di kawasan Asia, menunjukkan           particularly in Asia, promise relatively
                                      prospek pertumbuhan yang relatif lebih           stronger growth prospects. Economic
                                      kuat. Pertumbuhan ekonomi di kawasan             growth in Asia has been supported
                                      Asia ditopang oleh permintaan domestik           by solid domestic demand, increased
                                      yang tetap solid, peningkatan investasi,         investment, and more accommodating
                                      serta dukungan kebijakan pemerintah              government policy support. However,
                                      yang lebih akomodatif. Namun demikian,           Bank Indonesia emphasizes that this



                                                Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025     PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 135
    Tata Kelola Perusahaan yang Baik
                                                                                                                                                    132
                                                Laporan Keberlanjutan            Laporan Keuangan
    Good Corporate Governance                   Sustainability Report            Financial Statements




Bank Indonesia menekankan bahwa ketahanan tersebut tetap                     resilience remains exposed to external risks, including capital
dihadapkan pada risiko eksternal, termasuk volatilitas arus modal,           flow volatility, exchange rate fluctuations, and global trade
fluktuasi nilai tukar, dan ketidakpastian perdagangan global.                uncertainty.

Dari sisi inflasi global, tekanan harga menunjukkan tren                     Regarding global inflation, price pressures are showing a
penurunan, namun masih berada pada level yang relatif tinggi                 downward trend. However, they remain at relatively high levels
di sejumlah negara utama. Kondisi ini mendorong bank sentral                 in several key economies. This condition has prompted global
global untuk mempertahankan kebijakan moneter yang ketat                     central banks to maintain prudently tight monetary policies.
secara berhati-hati. Lingkungan suku bunga global yang tinggi                This high global interest rate environment has resulted in tight
tersebut berdampak pada ketatnya likuiditas internasional,                   international liquidity, increased funding costs, and continued
meningkatnya biaya pendanaan, serta berlanjutnya volatilitas di              volatility in global financial markets.
pasar keuangan global.

Ke depan, Bank Indonesia memproyeksikan bahwa pemulihan                      Looking ahead, Bank Indonesia is of the view that global
ekonomi global akan berlangsung bertahap dan tetap                           economic recovery will be gradual in nature and will remain
disertai risiko, dengan potensi perbaikan yang bergantung                    accompanied by risks, with potential improvements that are
pada stabilisasi inflasi, arah kebijakan moneter global, serta               dependent on inflation stabilization, the direction of global
perkembangan tensi geopolitik dan perdagangan antar negara.                  monetary policy, and developments in geopolitical and trade
                                                                             tensions between countries.

Iklim Perekonomian Nasional                                                  National Economic Climate

Sementara itu, di tengah perlambatan global, Bank Indonesia                  Meanwhile, in the midst of all of this global slowdown, Bank
mencatat bahwa perekonomian Indonesia menunjukkan                            Indonesia notes that the Indonesian economy has demonstrated
ketahanan yang kuat dan kinerja yang relatif lebih baik                      strong resilience and relatively better performance compared to
dibandingkan banyak negara lain. Pertumbuhan ekonomi                         many other countries. National economic growth is projected
nasional diproyeksikan berada pada kisaran 4,7%-5,5%,                        to be in the range of 4.7%-5.5%, supported by solid domestic
didukung oleh permintaan domestik yang tetap solid serta                     demand and a consistent policy mix between the government
bauran kebijakan yang konsisten antara pemerintah dan Bank                   and Bank Indonesia.
Indonesia.

Konsumsi rumah tangga tetap menjadi motor utama                              Household consumption remains the primary driver of national
pertumbuhan ekonomi nasional, seiring terjaganya daya beli                   economic growth, as public purchasing power remains strong
masyarakat dan meningkatnya aktivitas ekonomi domestik.                      and domestic economic activity increases. Furthermore,
Selain itu, investasi menunjukkan tren pertumbuhan yang                      investment shows a sustainable growth trend, supported
berkelanjutan, didukung oleh perbaikan iklim usaha,                          by improvements in the business climate, infrastructure
pembangunan infrastruktur, serta berlanjutnya realisasi                      development and continued investment realization, including in
investasi, termasuk pada sektor-sektor bernilai tambah tinggi.               high-value-added sectors.

Dari sisi inflasi, Bank Indonesia memproyeksikan tingkat inflasi             When it comes to inflation, Bank Indonesia projects that inflation
tetap berada dalam sasaran 2,5% ± 1%, mencerminkan                           rates will remain within the 2.5% ± 1% target, reflecting the
keberhasilan pengendalian harga melalui sinergi kebijakan                    success of price control through synergy between monetary,
moneter, fiskal, dan pengendalian inflasi pusat dan daerah.                  fiscal, and central and regional inflation control policies.
Inflasi inti yang terjaga serta inflasi pangan yang terkendali               Maintained core inflation and controlled food inflation provide
memberikan ruang bagi stabilitas ekonomi makro yang                          room for sustained macroeconomic stability.
berkelanjutan.

Pada sektor eksternal, neraca pembayaran Indonesia                           In the external sector, Indonesia's balance of payments is
diperkirakan tetap berada dalam kondisi yang sehat, didukung                 expected to remain healthy, thanks to the support of strong export
oleh kinerja ekspor yang cukup baik serta cadangan devisa                    performance and adequate foreign exchange reserves. This
yang memadai. Ketahanan eksternal ini berperan penting dalam                 external resilience plays a crucial role in maintaining the stability of
menjaga stabilitas nilai tukar Rupiah di tengah volatilitas pasar            the Rupiah's exchange rate in the midst of global financial market
keuangan global dan ketidakpastian arus modal internasional.                 volatility and uncertainty in international capital flows.

Bank Indonesia juga menegaskan bahwa stabilitas sistem                       Bank Indonesia has also emphasized that the stability of the
keuangan nasional tetap terjaga, dengan permodalan                           national financial system remains well-maintained, with strong
perbankan yang kuat, likuiditas yang memadai, serta risiko                   bank capital, adequate liquidity, and controlled credit risk. These
kredit yang terkendali. Kondisi tersebut memberikan ruang                    conditions provide room for the banking sector to continue




  PT ALLO BANK INDONESIA TBK           2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 136
133                    Performa 2025           Laporan Manajemen            Profil Perusahaan          Analisis dan Pembahasan Manajemen
                       Performance 2025          Management Reports            Company Profile              Management Discussion and Analysis




  bagi sektor perbankan untuk terus meningkatkan penyaluran               increasing its financing disbursement to productive sectors to
  pembiayaan kepada sektor produktif guna mendukung                       support sustainable national economic growth.
  pertumbuhan ekonomi nasional secara berkelanjutan.




  Tinjauan Industri
  Industry Overview
  Dinamika perekonomian global yang masih diwarnai                        The dynamics of the global economy are still characterized
  perlambatan pertumbuhan, kebijakan moneter ketat, serta                 by slowing growth, tightening monetary policy and financial
  volatilitas pasar keuangan memberikan implikasi langsung                market volatility. These dynamics have direct implications for
  terhadap industri perbankan, baik dari sisi pendanaan,                  the banking industry, whether in terms of funding, lending
  penyaluran kredit, maupun manajemen risiko. Lingkungan suku             or risk management. The relatively high global interest
  bunga global yang relatif tinggi dan likuiditas internasional yang      rate environment and more selective international liquidity
  lebih selektif mendorong industri perbankan untuk semakin               encourages the banking industry to be increasingly prudent in
  berhati-hati dalam pengelolaan struktur pendanaan serta                 managing its funding structure and maintaining cost efficiency.
  menjaga efisiensi biaya dana.

  Di tingkat nasional, ketahanan perekonomian Indonesia                   With its projected growth in the range of 4.7% - 5.5% and
  dengan pertumbuhan yang diproyeksikan berada pada kisaran               controlled inflation within the target range of 2.5% ± 1%, the
  4,7% - 5,5% dan inflasi yang terkendali dalam sasaran 2,5%              resilience of the Indonesian economy at the national level
  ± 1% memberikan ruang yang kondusif bagi perbankan untuk                provides a conducive environment for banks to continue
  tetap menjalankan fungsi intermediasi secara berkelanjutan.             carrying out their intermediary function in a sustainable manner.
  Permintaan kredit diperkirakan tetap tumbuh sejalan dengan              Credit demand is expected to continue to grow in line with
  aktivitas konsumsi dan investasi domestik, khususnya pada               domestic consumption and investment activities, particularly
  sektor-sektor produktif yang menjadi prioritas pembangunan              in productive sectors that are prioritized for national economic
  ekonomi nasional.                                                       development.

  Stabilitas sistem keuangan yang terjaga, sebagaimana                    Maintained financial system stability, which can be seen
  tercermin dari permodalan perbankan yang kuat dan likuiditas            reflected in strong bank capital and adequate liquidity, serves
  yang memadai, menjadi pondasi penting bagi industri                     as a crucial foundation for the banking industry in navigating
  perbankan dalam menghadapi ketidakpastian global. Namun                 global uncertainty. At the same time, the banking industry
  demikian, industri perbankan tetap dituntut untuk memperkuat            still needs to strengthen risk management, particularly in
  manajemen risiko, terutama dalam mengantisipasi potensi                 anticipating potential increases in credit risk, exchange rate
  peningkatan risiko kredit, volatilitas nilai tukar, serta perubahan     volatility, and changes in global financial market conditions that
  kondisi pasar keuangan global yang dapat mempengaruhi                   could impact asset quality.
  kualitas aset.

  Selain itu, arah kebijakan Bank Indonesia yang menekankan               Furthermore, Bank Indonesia's policy direction, which
  sinergi kebijakan moneter, makroprudensial, dan sistem                  emphasizes synergy between monetary, macroprudential, and
  pembayaran mendorong perbankan untuk terus beradaptasi                  payment system policies, encourages banks to continuously
  melalui    penguatan     digitalisasi, peningkatan efisiensi            adapt by strengthening digitalization, improving operational
  operasional, serta pengembangan produk dan layanan yang                 efficiency, and developing products and services relevant
  relevan dengan kebutuhan nasabah. Transformasi digital dan              to customer needs. Digital transformation and the use of
  pemanfaatan teknologi menjadi faktor kunci bagi perbankan               technology are key factors for banks as a means of increasing
  dalam meningkatkan daya saing, memperluas basis nasabah,                competitiveness, expanding their customer base, and
  serta menjaga pertumbuhan yang sehat di tengah dinamika                 maintaining healthy growth in the midst of economic dynamics.
  ekonomi.

  Secara keseluruhan, meskipun industri perbankan menghadapi              Although the banking industry faces challenges from an
  tantangan dari lingkungan global yang penuh ketidakpastian,             uncertain global environment, stable and prospective domestic
  kondisi makro ekonomi domestik yang stabil dan prospektif               macroeconomic conditions overall provide opportunities for
  memberikan peluang bagi perbankan untuk terus tumbuh                    banks to continue prudent growth. By maintaining a balance
  secara prudent. Dengan menjaga keseimbangan antara                      between growth and prudence, the banking industry is
  pertumbuhan dan prinsip kehati-hatian, industri perbankan               expected to continue to support national economic financing
  diharapkan tetap mampu mendukung pembiayaan ekonomi                     and create sustainable added value for all stakeholders.
  nasional dan menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan
  bagi seluruh pemangku kepentingan.



                                                           Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025     PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 137
  Tata Kelola Perusahaan yang Baik
                                                                                                                                                 134
                                              Laporan Keberlanjutan            Laporan Keuangan
  Good Corporate Governance                   Sustainability Report            Financial Statements




Tinjauan Perekonomian
dan Industri
● Economic and Industrial Review

                                                 Iklim Perekonomian Global                            Global Economic Climate

                                                 Sebagaimana      dikutip    dari   buku              The global economy is in a phase of
                                                 Pertemuan Tahunan Bank Indonesia                     uneven slowdown across countries and
                                                 2025       yang    bertajuk     Tangguh              regions, according to a Bank Indonesia's
                                                 dan Mandiri: Sinergi Mendorong                       report it released in 2025 titled "Resilient
                                                 Pertumbuhan Ekonomi Lebih Tinggi dan                 and Independent: Synergy to Drive
                                                 Berdaya Tahan, menjelaskan bahwa,                    Higher and Resilient Economic Growth."
                                                 perekonomian global berada dalam fase                Global economic growth is estimated
                                                 perlambatan yang tidak merata antar                  to have been on the restrained side of
                                                 negara dan kawasan. Pertumbuhan                      things, which is a factor that has been
                                                 ekonomi dunia cenderung tertahan,                    primarily influenced by weakening
                                                 terutama dipengaruhi oleh kinerja                    performance         among       developed
                                                 negara maju yang melemah, sementara                  countries.      Meanwhile,      developing
                                                 negara berkembang relatif menunjukkan                countries have shown relatively better
                                                 ketahanan yang lebih baik. Dalam                     resilience. Bank Indonesia's presentation
                                                 paparan Bank Indonesia, pertumbuhan                  projected global economic growth in the
                                                 ekonomi global diproyeksikan berada di               range of ±3.0%, reflecting continued
                                                 kisaran ±3,0%, mencerminkan tekanan                  pressure from tight monetary policy,
                                                 berlanjut dari kebijakan moneter ketat,              geopolitical fragmentation, and the
                                                 fragmentasi geopolitik, serta normalisasi            uneven normalization of post-pandemic
                                                 aktivitas ekonomi pasca pandemi yang                 economic activity.
                                                 belum sepenuhnya merata.

                                                 Di kelompok negara maju, kinerja                     Among developed countries, economic
                                                 ekonomi menunjukkan tren perlambatan                 performance demonstrates a more
                                                 yang lebih nyata. Amerika Serikat                    pronounced slowdown. The United
                                                 diproyeksikan tumbuh moderat seiring                 States is projected to grow moderately
                                                 dengan melemahnya konsumsi dan                       as consumption and investment weaken
                                                 investasi akibat suku bunga tinggi yang              due to prolonged high interest rates.
                                                 dipertahankan lebih lama. Di kawasan                 In the European region, economic
                                                 Eropa, pertumbuhan ekonomi relatif                   growth is relatively limited, impacted
                                                 terbatas, dipengaruhi oleh tekanan                   by energy cost pressures, a weakening
                                                 biaya     energi,   pelemahan    sektor              manufacturing sector and tightening
                                                 manufaktur, serta pengetatan kondisi                 financial conditions. Japan also faces
                                                 keuangan. Jepang juga menghadapi                     growth challenges stemming from weak
                                                 tantangan pertumbuhan yang berasal                   external demand and domestic inflation
                                                 dari lemahnya permintaan eksternal dan               dynamics.
                                                 dinamika inflasi domestik.

                                                 Sebaliknya,     negara     berkembang,               In contrast, developing countries,
                                                 khususnya di kawasan Asia, menunjukkan               particularly in Asia, promise relatively
                                                 prospek pertumbuhan yang relatif lebih               stronger growth prospects. Economic
                                                 kuat. Pertumbuhan ekonomi di kawasan                 growth in Asia has been supported
                                                 Asia ditopang oleh permintaan domestik               by solid domestic demand, increased
                                                 yang tetap solid,                                    investment, and more accommodating




PT ALLO BANK INDONESIA TBK           2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 138
135        Performa 2025      Laporan Manajemen           Profil Perusahaan          Analisis dan Pembahasan Manajemen
           Performance 2025    Management Reports            Company Profile              Management Discussion and Analysis




  Rencana dan Kebijakan Strategis
  Perusahaan
  ● The Company's Strategic Plan and Policy

                               Membaiknya kondisi makro ekonomi                 Improvements             in       domestic
                               domestik yang ditopang dengan                    macroeconomic conditions (supported
                               penurunan suku bunga Bank Indonesia              by Bank Indonesia's interest rate cuts
                               dan penguatan nilai tukar Rupiah menjadi         and the strengthening of the Rupiah)
                               katalis positif bagi kinerja perbankan           have served as positive catalysts for
                               yang tetap solid di tahun 2025.                  continued solid banking performance
                               Peningkatan konsumsi masyarakat,                 in 2025. Increased public consumption,
                               khususnya pada saat hari raya dan libur          particularly during religious holidays and
                               nasional, diyakini mampu mendongkrak             national holidays, is estimated to have
                               permintaan barang dan jasa. Hal ini juga         boosted demand for goods and services.
                               didukung dengan stimulus pemerintah              This was also supported by government
                               yang bertujuan untuk meningkatkan                stimulus aimed at increasing public
                               daya beli masyarakat sehingga ikut               purchasing power, which subsequently
                               menopang       pertumbuhan      ekonomi          supported economic growth and
                               yang pada akhirnya berdampak pada                ultimately impacted the reduction of
                               penurunan tingkat inflasi nasional.              nation's inflation rate.

                               Atas kondisi ini, Perseroan berkomitmen          In light of this situation, the Company
                               untuk dapat menjawab kebutuhan                   is committed to meeting the needs of
                               seluruh nasabah sekaligus memberikan             all customers while making a positive
                               kontribusi positif bagi segenap pemangku         contribution to all stakeholders. To
                               kepentingan. Untuk mewujudkan tujuan             achieve this goal, Allo Bank has utilized
                               ini, Allo Bank memanfaatkan model                a strong and sustainable business
                               bisnis yang kuat dan berkelanjutan,              model and a track record of superior
                               serta rekam jejak strategi pertumbuhan           growth strategies. To achieve its vision,
                               yang unggul. Untuk mencapai visinya,             the Company has established strategic
                               Perseroan telah menetapkan kebijakan             policies to optimize business growth.
                               strategis    dalam        mengoptimalkan         Allo Bank has consistently developed
                               pertumbuhan bisnis. Allo Bank secara             a comprehensive portfolio of digital
                               konsisten mengembangkan portofolio               banking products and services to meet
                               produk dan layanan perbankan digital             the comprehensive needs of retail
                               yang komprehensif guna memenuhi                  and corporate customers. For retail
                               kebutuhan nasabah ritel dan korporasi            customers, all services are designed on
                               secara menyeluruh. Bagi nasabah ritel,           an end-to-end digital basis, with the aim
                               seluruh layanan dirancang berbasis               of providing easy access, transaction
                               digital end-to-end, dengan tujuan                efficiency, and an integrated customer
                               memberikan kemudahan akses, efisiensi            experience within a single application
                               transaksi, serta pengalaman nasabah              platform.
                               yang terintegrasi dalam satu platform
                               aplikasi.




                                         Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025     PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 139
    Tata Kelola Perusahaan yang Baik
                                                                                                                                                136
                                                Laporan Keberlanjutan            Laporan Keuangan
    Good Corporate Governance                   Sustainability Report            Financial Statements




Pada sisi layanan transaksi dan pembayaran, Allo Bank                        In terms of transaction and payment services, Allo Bank has
menyediakan berbagai fitur utama yang mendukung aktivitas                    provided various key features to support customers in their daily
keuangan harian nasabah, antara lain pembayaran QRIS,                        financial activities, including QRIS payments, fund transfers,
transfer dana, pembayaran tagihan, top up saldo, kartu debit                 bill payments, balance top-ups, virtual debit cards, and QR
virtual serta layanan tarik, RDN dan setor tunai berbasis QR                 code-based withdrawal, RDN, and cash deposits. This suite
code. Rangkaian layanan tersebut memungkinkan nasabah                        of services allows customers to conduct various transactions
melakukan berbagai transaksi secara cepat dan aman melalui                   quickly and securely through a single application, while
satu aplikasi, sekaligus mendorong peningkatan frekuensi                     simultaneously encouraging increased use of digital banking
penggunaan layanan perbankan digital. Untuk memperkuat                       services. To strengthen customer engagement, the Bank has
keterikatan nasabah, Bank juga mengembangkan program                         also developed a loyalty program aimed at high-frequency
loyalitas yang diarahkan pada transaksi berfrekuensi tinggi dan              transactions and repeat use.
penggunaan layanan secara berulang.

Dalam rangka penghimpunan dana, Allo Bank menerapkan                         To raise funds, Allo Bank has implemented an innovative
pendekatan inovatif melalui pengembangan produk simpanan                     approach through its development of digital savings and time
dan deposito digital dengan struktur imbal hasil yang menarik.               deposit products with attractive yield structures. In addition to
Selain dompet digital dan rekening tabungan, Perseroan                       digital wallets and savings accounts, the Company has also
menghadirkan Allo Grow sebagai produk simpanan fleksibel                     offered Allo Grow, a flexible savings product with a graduated
dengan skema suku bunga bertahap yang meningkat seiring                      interest rate scheme that increases with the length of time in which
dengan lamanya dana disimpan. Pendekatan ini bertujuan                       funds are held. This approach aims to encourage sustainable
untuk mendorong pertumbuhan dana pihak ketiga secara                         growth of third-party funds while maintaining funding structure
berkelanjutan, sekaligus menjaga stabilitas struktur pendanaan               stability and cost efficiency. The launch of the virtual debit card
dan efisiensi biaya dana. Peluncuran kartu debit virtual turut               has also expanded digital transaction acceptance, particularly
memperluas akseptasi transaksi digital, khususnya untuk                      for payments on various third-party platforms and recurring
pembayaran di berbagai platform pihak ketiga dan transaksi                   transactions, subsequently strengthening the role of Allo Bank
berulang, sehingga memperkuat peran rekening Allo Bank                       accounts as the primary accounts of its customers.
sebagai rekening utama nasabah.

Pada sisi pembiayaan, Allo Bank menyediakan produk kredit ritel              On the financing side of things, Allo Bank has provided
yang mudah diakses, transparan, dan fleksibel untuk menjangkau               accessible, transparent, and flexible retail credit products
segmen masyarakat yang sebelumnya memiliki keterbatasan                      to reach segments of society that previously had limited
akses pembiayaan formal. Perseroan mengembangkan produk                      access to formal financing. The Company has developed
pembiayaan dengan mekanisme limit gabungan dan tenor                         financing products with a combined limit mechanism and
yang dapat disesuaikan, sehingga dapat dimanfaatkan untuk                    adjustable tenor, enabling them to be utilized for a variety of
berbagai kebutuhan konsumtif maupun produktif. Selain itu,                   consumptive and productive needs. Furthermore, Allo Bank
Allo Bank menjalankan program pembiayaan inovatif yang                       runs an innovative financing program that allows customers to
memungkinkan nasabah membangun riwayat kredit secara                         gradually build credit history through a measurable, low-risk
bertahap melalui skema pembiayaan yang terukur dan berisiko                  financing scheme for the Bank. The entire credit disbursement
rendah bagi Bank. Seluruh proses penyaluran kredit didukung                  process is supported by a technology-based underwriting
oleh sistem underwriting berbasis teknologi dan pemanfaatan                  system and data utilization, ensuring portfolio quality remains
data, guna memastikan kualitas portofolio tetap terjaga seiring              intact as financing volume grows.
dengan pertumbuhan volume pembiayaan.

Sejalan dengan pengembangan produk, Allo Bank terus                          In line with product development, Allo Bank has continued to
membangun dan memperluas ekosistem kemitraan yang                            build and expand its independent partnership ecosystem. In the
bersifat independen. Pada fase awal pertumbuhan, Bank                        early stages of growth, the Bank leveraged the strength of its
memanfaatkan kekuatan merek, jaringan, serta basis pelanggan                 brand, network, and customer base within the CT Corp Group
dalam ekosistem Grup CT Corp untuk mempercepat akuisisi                      ecosystem to accelerate user acquisition and increase service
pengguna dan meningkatkan adopsi layanan. Strategi ini                       adoption. This strategy provided a strong foundation for the
memberikan fondasi yang kuat bagi pertumbuhan awal Bank.                     Bank's initial growth.




 PT ALLO BANK INDONESIA TBK            2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 140
137                        Performa 2025           Laporan Manajemen            Profil Perusahaan          Analisis dan Pembahasan Manajemen
                           Performance 2025          Management Reports            Company Profile              Management Discussion and Analysis




  Selanjutnya, Allo Bank berhasil mengembangkan kerjasama                     Subsequently, Allo Bank has successfully developed its
  dengan berbagai mitra strategis yang semakin terdiversifikasi di            collaborations with increasingly diversified strategic partners
  luar ekosistem CT Corp, mencakup berbagai sektor seperti ritel              outside the CT Corp ecosystem, spanning various sectors such
  offline dan online, food and beverages, media dan komunikasi,               as offline and online retail, food and beverage, media and
  entertainment, kesehatan, transportasi, serta berbagai sektor               communications, entertainment, healthcare, transportation,
  lainnya. Diversifikasi kemitraan ini memungkinkan Bank                      and various other sectors. This partnership diversification
  memperluas basis pengguna, meningkatkan volume dan                          has allowed the Bank to expand its user base, increase its
  nilai transaksi, serta memperoleh data perilaku nasabah yang                transaction volume and value, and obtain more comprehensive
  lebih komprehensif. Pemanfaatan data tersebut menjadi                       customer behavior data. Utilizing this data has been a crucial
  elemen penting dalam penyempurnaan strategi pemasaran,                      element for the Bank in refining marketing strategies, product
  pengembangan produk dan proses underwriting kredit.                         development, and credit underwriting processes.

      Peningkatan signifikan aktivitas transaksi dan jumlah mitra             The significant increase in transaction activity and the number
      di luar ekosistem CT Corp mencerminkan kemampuan Allo                   of partners outside the CT Corp ecosystem serves as a reflection
      Bank untuk tumbuh secara independen dan berkelanjutan.                  of Allo Bank's ability to grow independently and sustainably. This
      Keberhasilan ini menegaskan bahwa strategi kemitraan yang               success confirms that an open and flexible partnership strategy
      terbuka dan fleksibel tidak hanya mendukung pertumbuhan                 not only supports business scale growth but also strengthens
      skala usaha, tetapi juga memperkuat ketahanan model bisnis              the resilience of the business model through diversification of
      melalui diversifikasi sumber pertumbuhan.                               growth sources.

      Secara keseluruhan, integrasi pengembangan produk, strategi             Overall, the integration of product development, funding and
      pendanaan dan pembiayaan, serta ekosistem kemitraan yang                financing strategies, and a diversified partnership ecosystem
      terdiversifikasi menjadi pondasi utama bagi Allo Bank dalam             has been a key foundation for Allo Bank in building healthy
      membangun pertumbuhan yang sehat dan berkelanjutan.                     and sustainable growth. This approach supports increased
      Pendekatan tersebut mendukung peningkatan engagement                    customer engagement, optimized profitability, and long-term
      nasabah, optimalisasi profitabilitas, serta penciptaan nilai jangka     value creation for all stakeholders, in line with the Bank's
      panjang bagi seluruh pemangku kepentingan, sejalan dengan               business strategy and prudent principles.
      strategi bisnis dan prinsip kehati-hatian yang diterapkan oleh
      Bank.




                                                               Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025     PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 141
   Tata Kelola Perusahaan yang Baik
                                                                                                                                                138
                                               Laporan Keberlanjutan            Laporan Keuangan
   Good Corporate Governance                   Sustainability Report            Financial Statements




Tinjauan
Operasional
● Operational Review

                                                  Allo Bank menjalankan kegiatan                       Allo Bank operates as a commercial bank
                                                  usahanya sebagai bank umum dengan                    with a digital-based banking product
                                                  pendekatan produk dan layanan                        and service approach. Based on Article
                                                  perbankan berbasis digital. Berdasarkan              3 of its most recently-amended Articles
                                                  dengan Pasal 3 Anggaran Dasar yang                   of Association, the Bank categorizes
                                                  terakhir diubah, Bank mengelompokkan                 its operational performance into two
                                                  kinerja operasionalnya ke dalam 2 (dua)              types of activities based on its products
                                                  jenis kegiatan berdasarkan produk dan                and services: collecting funds from the
                                                  layanan yang dimiliki, yakni kegiatan                public in the form of deposits (Deposit
                                                  menghimpun dana dari masyarakat                      Products) and distributing funds in the
                                                  dalam bentuk simpanan (Produk                        form of loans (loan Products).
                                                  Simpanan) dan kegiatan menyalurkan
                                                  dana dalam bentuk kredit (Produk
                                                  Kredit).


Produk Kredit                                     Bank memiliki dua mesin pertumbuhan                  The Bank has two business growth
                                                  bisnis yaitu segmen Retail Banking dan               engines: the Retail Banking and
Loan Products
                                                  Wholesale Banking. Dalam segmen                      Wholesale Banking segments. In its
                                                  Retail Banking, Bank berfokus dalam                  Retail Banking segment, the Bank
                                                  menyalurkan pinjaman secara digital                  focuses on digitally disbursing loans to
                                                  kepada konsumen retail yang terdiri                  retail consumers. This consists of two
                                                  dari 2 (dua) produk, yaitu Paylater dan              products: Paylater and Instant Cash
                                                  Pinjaman Dana Tunai (Instant Cash)                   Loans, with applications processed
                                                  dengan proses pengajuan yang dilakukan               through Allo Bank's mobile app.
                                                  melalui mobile app Allo Bank. Keputusan              Decisions related to loans can be made
                                                  kredit dapat dilakukan secara instan                 instantly, making it easier for customers
                                                  sehingga mempermudah nasabah untuk                   to conduct transactions using Paylater
                                                  melakukan transaksi menggunakan                      or obtain loans for various needs. In the
                                                  Paylater atau mendapatkan dana                       Wholesale Banking segment, the Bank
                                                  pinjaman untuk berbagai kebutuhan.                   disburses wholesale loans to reputable
                                                  Dalam segmen Wholesale Banking,                      and high-quality corporate customers
                                                  Bank menyalurkan kredit wholesale                    for working capital financing, investment,
                                                  kepada nasabah korporasi yang memiliki               and guarantees.
                                                  reputasi dan kualitas baik yang bertujuan
                                                  untuk pembiayaan modal kerja, investasi
                                                  dan penjaminan.



                                                  Suku Bunga Dasar Kredit                              Prime Lending Rate

                                                  Suku Bunga Dasar Kredit (SBDK)                       The Bank's Prime Lending Rate (SBDK)
                                                  merupakan dasar penetapan suku                       serves as its basis for determining
                                                  bunga kredit yang akan dikenakan                     the lending interest rate charged to
                                                  kepada nasabah. Allo Bank telah                      customers. Allo Bank has published
                                                  mempublikasikan SBDK dalam mata                      its Prime Lending Rate in Rupiah in
                                                  uang Rupiah sesuai dengan Peraturan                  accordance with Financial Services




 PT ALLO BANK INDONESIA TBK           2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 142
139                          Performa 2025              Laporan Manajemen               Profil Perusahaan           Analisis dan Pembahasan Manajemen
                             Performance 2025            Management Reports                Company Profile               Management Discussion and Analysis




  Otoritas Jasa Keuangan (POJK) No. 13 Tahun 2024 tentang                            Authority Regulation (POJK) No. 13 of 2024 concerning
  Transparansi dan Publikasi Suku Bunga Dasar Kredit bagi Bank                       Transparency and Publication of Prime Lending Rates for
  U​mum Konvensional yang mengatur mengenai transparansi                             Conventional Commercial Banks, which regulates the
  informasi SBDK sebagai indikasi suku bunga efektif terendah                        transparency of Prime Lending Rate information as an indication
  yang mencerminkan Harga Pokok Dana untuk Kredit (HPDK),                            of the lowest effective interest rate reflecting the Cost of Funds
  overhead cost, dan margin, untuk selanjutnya digunakan                             for Lending (HPDK), overhead costs, and margins, which are
  sebagai acuan dalam penetapan suku bunga kredit                                    then used as a reference in determining lending interest rates.

  SBDK yang dipublikasikan oleh Bank ditentukan berdasarkan                          The Prime Lending Rate published by the Bank is determined
  berbagai faktor, diantaranya suku bunga acuan yang                                 based on various factors, including benchmark interest rates
  ditetapkan oleh otoritas yang berwenang, harga pokok dana                          set by authorities, the cost of funds for lending, overhead costs,
  untuk kredit (cost of fund), biaya overhead, margin keuntungan,                    profit margins, and economic developments. However, the
  dan perkembangan kondisi ekonomi. Namun demikian, SBDK                             Prime Lending Rate does not take into account the estimated
  belum memperhitungkan komponen estimasi premi risiko                               risk premium component, the amount of which depends on
  yang besarnya tergantung dari penilaian Bank terhadap risiko                       the Bank's assessment of the risk for each debtor or group of
  untuk masing-masing debitur atau kelompok debitur, sehingga                        debtors. As such, the interest rate charged may not necessarily
  besaran suku bunga kredit yang dikenakan belum tentu sama                          be the same as the Prime Lending Rate.
  dengan SBDK.

  Bank mengelompokkan SBDK menjadi 4 (empat) kelompok                                The Bank classifies its Prime Lending Rate (SBDK) into four
  berdasarkan segmentasi kredit, yaitu Kredit Korporasi, Kredit                      groups based on loan segmentation: Corporate Loans, Retail
  Ritel, Kredit Mikro, dan Kredit Konsumsi. Seluruh informasi yang                   Loans, Micro Loans, and Consumer Loans. More detailed
  lebih rinci mengenai SBDK yang berlaku dapat dilihat pada                          information regarding appropriate Prime Lending Rates (SBDK)
  publikasi di setiap kantor Bank dan/atau situs web resmi Allo                      can be found in publications at each Bank office and/or on Allo
  Bank di www.allobank.com.                                                          Bank's official website at www.allobank.com.


                                                                                                                               Kredit Konsumsi
             Periode                 Kredit Korporasi              Kredit Ritel               Kredit Mikro                     Consumer Loan
              Period                  Corporate Loan               Retail Loan                 Micro Loan
                                                                                                                           KPR                 Non KPR

      Desember 2025                        8.25%                       N/A                          N/A                    N/A                   29.71%
      December 2025



  Kinerja Produk Kredit                                                              Loan Product Performance

  Pada tahun 2025, kinerja produk kredit tercatat sebesar Rp9,14                     In 2025, the Bank's loan product performance was recorded
  triliun, mengalami peningkatan Rp1,66 triliun atau 22,23%                          at IDR9.14 trillion, which marked an increase of IDR1.66 billion
  dari tahun 2024 yang sebesar Rp7,48 triliun. Hal ini terutama                      or 22.23% from IDR7.48 trillion in 2024. This was primarily due
  disebabkan oleh pertumbuhan kredit yang disalurkan baik di                         to loan growth distributed in both the Retail and Wholesale
  segmen Ritel dan Wholesale.                                                        segments.


                                                                                                                     Kenaikan (Penurunan)
                                                       2025                           2024                            Increase (Decrease)
                 Jenis Kredit
                                                     (Rp juta)                      (Rp juta)
                 Type of Loan                                                                              Nominal (Rp juta)           Persentase (%)
                                                   (IDR million)                  (IDR million)
                                                                                                          Nominal (IDR million)        Percentage (%)

      Kredit Modal Kerja                                     2.098.872                     1.014.884                  1.083.988                       106,81%
      Working Capital Loan
      Kredit Investasi                                       4.884.973                    5.099.634                     (214.661)                      -4,21%
      Investment Loan
      Kredit Konsumsi                                        2.156.886                     1.363.517                    793.369                        58,19%
      Consumer Loan
      Jumlah Kredit                                           9.140.731                    7.478.035                  1.662.696                       22,23%
      Total Loans




                                                                    Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025          PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 143
    Tata Kelola Perusahaan yang Baik
                                                                                                                                                        140
                                                Laporan Keberlanjutan                 Laporan Keuangan
    Good Corporate Governance                   Sustainability Report                 Financial Statements




                                       Pertumbuhan Kredit Tahun 2021-2025
                                       Loan Growth 2021-2025

                                                                                          (Rp miliar | Billions of IDR)


                                           9.140


                                                            7.478          7.385
                                                                                           7.206




                                                                                                             2.198




                                         ● 2025            2024           2023            2022               2021


Produk Simpanan
Deposit Products

Allo Bank menyediakan produk simpanan berupa                                       Allo Bank provides deposit products in the form of funds
penghimpunan dana baik dari nasabah Retail Banking maupun                          collected from both Retail Banking and Wholesale Banking
nasabah Wholesale Banking. Dalam hal penghimpunan dana                             customers. To collect funds from Retail customers, the Bank
nasabah Retail, Bank menawarkan berbagai produk-produk                             offers various digital-based deposit products, such as electronic
simpanan berbasis digital, seperti uang elektronik (AlloPay                        money (AlloPay and AlloPay+), savings (Allo Prime and Allo
dan AlloPay+), tabungan (Allo Prime dan Allo Grow), dan                            Grow), and deposits made through the Allo Bank mobile app.
deposito yang dilakukan melalui mobile app Allo Bank. Bank                         The Bank also provides checking and deposit products for
juga menyediakan produk giro dan deposito untuk nasabah                            existing Wholesale Banking customers to conduct operational
Wholesale Banking yang sudah ada untuk melakukan transaksi                         transactions and credit payments.
operasional maupun terkait dengan pembayaran kredit.

Kinerja Produk Simpanan                                                            Deposit Product Performance

Sepanjang tahun 2025, Bank berhasil menghimpun Dana Pihak                          Throughout 2025, the Bank successfully collected IDR9.52
Ketiga (DPK) sebesar Rp9,52 triliun, meningkat sebesar Rp3,42                      trillion in Third Party Funds (TPF), an increase of IDR3.42
triliun atau 56% jika dibanding tahun 2024 yang sebesar                            trillion, or 56%, compared to IDR6.10 trillion in 2024. This
Rp6,10 triliun. Hal ini terutama disebabkan oleh pertumbuhan                       was primarily due to significant growth in third party funds,
dana pihak ketiga yang meningkat signifikan sebagai cerminan                       reflecting increased customer trust.
meningkatnya kepercayaan nasabah.


                                                    2025                                                     2024
    Produk Simpanan             Nominal (Rp juta)                                    Nominal (Rp juta)                                Pertumbuhan (%)
     Saving Products                                        Komposisi (%)                                           Komposisi (%)        Growth (%)
                                    Nominal                                              Nominal
                                                           Composition (%)                                         Composition (%)
                                  (IDR million)                                        (IDR million)

 Giro                                       540.588                       5,68%                      85.336                  1,40%            533,48%
 Current Accounts
 Tabungan                                    938.258                      9,86%                     693.272                  11,37%            35,34%
 Savings
 Deposito                                  8.040.143                    84,46%                     5.316.510                87,23%             51,23%
 Time Deposits
 Jumlah Simpanan Nasabah                   9.518.989                    100,00%                    6.095.118               100,00%             56,17%
 Total Customer Deposits
 CASA                                                                    15,54%                                              12,77%




 PT ALLO BANK INDONESIA TBK            2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 144
141   Performa 2025                Laporan Manajemen             Profil Perusahaan                    Analisis dan Pembahasan Manajemen
      Performance 2025              Management Reports              Company Profile                       Management Discussion and Analysis




                         Pertumbuhan Produk Giro Tahun 2021-2025
                         Growth of Current Accounts 2021-2025

                                                                      (Rp miliar | Billions of IDR)


                            541




                                                                        166
                                                                                          183

                                           85
                                                          48




                          ● 2025         2024            2023         2022              2021



                         Pertumbuhan Produk Tabungan Tahun 2021-2025
                         Growth of Savings Accounts 2021-2025

                                                                      (Rp miliar | Billions of IDR)


                            938



                                           693


                                                         465


                                                                       309

                                                                                          104




                          ● 2025         2024            2023         2022              2021



                         Pertumbuhan Produk Deposito Tahun 2021-2025
                         Growth of Deposits 2021-2025

                                                                      (Rp miliar | Billions of IDR)


                           8.040




                                          5.316
                                                         4.385
                                                                      4.067


                                                                                         1.854




                          ● 2025         2024            2023         2022              2021




                                              Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025                PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 145
                                                                                                                                                   142
    Tata Kelola Perusahaan yang Baik            Laporan Keberlanjutan              Laporan Keuangan
    Good Corporate Governance                   Sustainability Report              Financial Statements




Profitabilitas Kegiatan Usaha
Profitability of Business Activities

Profitabilitas Bank dikelompokkan berdasarkan kedua kegiatan                   The Bank's profitability is grouped based on its two main
utama yang dimiliki, yakni Produk Kredit dan Produk Simpanan.                  activities: Credit Products and Deposit Products. The profitability
Adapun profitabilitas kegiatan usaha Bank dapat dilihat sebagai                of the Bank's business activities can be seen detailed below:
berikut:


                                                                                                               Kenaikan (Penurunan)
                                                  2025 (Rp juta)           2024 (Rp juta)                       Increase (Decrease)
                      Uraian
                                                        2025                     2024
                     Description                                                                     Nominal (Rp juta)          Persentase (%)
                                                  (Millions of IDR)        (Millions of IDR)
                                                                                                   Nominal (Millions of IDR)    Percentage (%)

 Kinerja Produk Kredit                                        9.140.731            7.478.035                       1.662.696             22.23%
 Lending Product Performance
 Kinerja Produk Simpanan                                     9.518.989              6.095.118                      3.423.871              56.17%
 Savings Product Performance
 Pendapatan (Beban) Non-Operasional – Neto                         (876)                   127                        (1.003)           -789.76%
 Non-Operating Income (Expenses)– Net
 Laba Periode Berjalan                                          737.019               598.950                       138.069              23,05%
 Profit for the Current Period
 Jumlah Aset                                                18.470.073            13.984.014                      4.486.059              32,08%
 Total Assets
 Jumlah Liabilitas                                         10.964.028               6.718.277                      4.245.751             63,20%
 Total Liabilities



Per 31 Desember 2025, kinerja produk kredit tercatat sebesar                   As of 31 December, 2025, the Bank's credit product performance
Rp9,14 triliun yang terutama berasal dari kelompok segmentasi                  was recorded at IDR9.14 trillion. This was primarily derived from
kredit Bank, yaitu Kredit segmen Wholesale dan Kredit segmen                   the Bank's credit segmentation groups, specifically, Corporate
Retail. Sementara, kinerja produk simpanan tercatat sebesar                    Loans and Consumer Loans. Meanwhile, deposit product
Rp9,52 triliun yang dikontribusikan oleh produk giro, tabungan,                performance was recorded at IDR9.52 trillion, which was
dan deposito.                                                                  contributed by current accounts, savings accounts, and time
                                                                               deposits.




 PT ALLO BANK INDONESIA TBK            2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 146
143                            Performa 2025     Laporan Manajemen           Profil Perusahaan           Analisis dan Pembahasan Manajemen
                              Performance 2025    Management Reports            Company Profile               Management Discussion and Analysis




  Tinjauan
  Keuangan
  ● Financial Review

                                                  Analisis dan pembahasan kinerja                   The analysis and discussion of the Bank's
                                                  keuangan Bank dalam Laporan Tahunan               financial performance in this Annual
                                                  ini mengacu pada Laporan Keuangan                 Report uses the Financial Statements of
                                                  PT Allo Bank Indonesia Tbk untuk tahun-           PT Allo Bank Indonesia Tbk for the years
                                                  tahun yang berakhir pada 31 Desember              that ended 31 December, 2025, and
                                                  2025 dan 2024 yang telah diaudit                  2024 as references, which have been
                                                  oleh Kantor Akuntan Publik (KAP) Amir             audited by the Public Accounting Firm
                                                  Abadi Jusuf, Aryanto, Mawar & Rekan               (KAP) Amir Abadi Jusuf, Aryanto, Mawar
                                                  dengan opini wajar tanpa pengecualian.            & Partners with an unqualified opinion.
                                                  Penyajian dan pengungkapan Laporan                This presentation and disclosure of the
                                                  Keuangan Bank disusun sesuai dengan               Bank's Financial Statements has been
                                                  Standar Akuntansi Keuangan (SAK) di               prepared in accordance with Indonesian
                                                  Indonesia, yang mencakup Pernyataan               Financial      Accounting      Standards
                                                  Standar Akuntansi Keuangan (PSAK),                (SAK), which include the Statements
                                                  Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan           of Financial Accounting Standards
                                                  (ISAK) yang dikeluarkan oleh Dewan                (PSAK), Interpretations of Financial
                                                  Standar Akuntansi Keuangan-Ikatan                 Accounting Standards (ISAK) issued
                                                  Akuntan Indonesia (DSAK-IAI), serta               by the Financial Accounting Standards
                                                  Peraturan Pasar Modal yang berlaku                Board of the Indonesian Institute of
                                                  antara lain Peraturan Badan Pengawas              Accountants (DSAK-IAI), and applicable
                                                  Pasar Modal dan Lembaga Keuangan                  Capital Market Regulations, including
                                                  (Bapepam-LK) No. VIII.G.7 tentang                 Regulation of the Capital Market and
                                                  Pedoman Penyajian Laporan Keuangan,               Financial Institution Supervisory Agency
                                                  keputusan Ketua Bapepam-LK No.                    (Bapepam-LK) No. VIII.G.7 concerning
                                                  KEP-347/BL/2012 tentang Penyajian                 Guidelines for the Presentation of
                                                  dan Pengungkapan Laporan Keuangan                 Financial Statements, Decree of the
                                                  Emiten atau Perusahaan Publik.                    Chairman of Bapepam-LK No. KEP-347/
                                                                                                    BL/2012 concerning the Presentation
                                                                                                    and Disclosure of Financial Statements
                                                                                                    of Issuers or Public Companies.




                                                            Posisi Keuangan
                                                            Financial Position

                                                                                                         Kenaikan (Penurunan)
                                                  2025 (Rp juta)       2024 (Rp juta)                     Increase (Decrease)
                           Uraian
                                                        2025                 2024
                          Description                                                          Nominal (Rp juta)             Persentase (%)
                                                  (Millions of IDR)    (Millions of IDR)
                                                                                             Nominal (Millions of IDR)       Percentage (%)

      Jumlah Aset                                        18.470.073           13.984.014.                    4.486.059                     32,08%
      Total Assets
      Jumlah Liabilitas                                  10.964.028             6.718.277                     4.245.751                    63,20%
      Total Liabilities
      Jumlah Ekuitas                                      7.506.045            7.265.737                      240.308                        3,31%
      Total Equity
      Jumlah Liabilitas dan Ekuitas                      18.470.073           13.984.014                     4.486.059                     32,08%
      Total Liabilities and Equity




                                                            Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025      PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 147
    Tata Kelola Perusahaan yang Baik
                                                                                                                                                     144
                                                Laporan Keberlanjutan                Laporan Keuangan
    Good Corporate Governance                   Sustainability Report                Financial Statements




Selama tahun 2025, Bank berhasil membukukan kinerja yang                         Throughout 2025, the Bank successfully recorded a strong
baik sebagaimana tercermin dari pertumbuhan posisi keuangan                      performance, as reflected in the growth of the Bank's financial
Bank. Sepanjang tahun buku, jumlah aset Bank tercatat                            position. Throughout the fiscal year, the Bank's total assets
mengalami peningkatan sebesar 32,08% menjadi Rp18,47                             increased by 32.08% to IDR18.47 trillion, primarily driven
triliun, terutama didorong oleh pertumbuhan kredit yang                          by loan growth in both the Wholesale and Retail segments.
disalurkan baik di segmen Wholesale maupun Retail. Sementara                     Meanwhile, equity grew 3.31% to IDR7.51 trillion, reflecting
itu, ekuitas tumbuh 3,31% menjadi Rp7,51 triliun mencerminkan                    positive organic growth from retained earnings and current
pertumbuhan positif secara organik dari perolehan laba ditahan                   income. This strong equity position is highly supportive of the
dan laba berjalan. Posisi ekuitas yang kuat ini sangat suportif                  Bank's future growth aspirations and positions Allo Bank as
untuk mendukung aspirasi pertumbuhan Bank di masa depan                          one of the best-capitalized digital-based commercial banks in
dan memposisikan Allo Bank sebagai salah satu bank umum                          Indonesia.
berbasis digital dengan permodalan terbaik di Indonesia.




                                                                           Aset
                                                                           Assets

                                                                                                                 Kenaikan (Penurunan)
                                                  2025 (Rp juta)             2024 (Rp juta)                       Increase (Decrease)
                   Uraian
                                                        2025                       2024
                  Description                                                                          Nominal (Rp juta)          Persentase (%)
                                                  (Millions of IDR)          (Millions of IDR)
                                                                                                     Nominal (Millions of IDR)    Percentage (%)

 Aset Produktif                                              17.418.944             13.263.938                       4.155.006              31,33%
 Earning Assets
 Penempatan pada Bank Indonesia & Bank Lain                   450.000                2.649.927                      (2.199.927)            -83,02%
 Placements with Bank Indonesia & Other Banks
 Kredit yang Diberikan                                        9.140.731              7.478.035                       1.662.696             22,23%
 Loans
 Efek-efek                                                   7.539.264               2.847.270                       4.691.994             164,79%
 Marketable Securities
 Tagihan atas Surat Berharga yang Dibeli                       288.949                 288.706                            243               0,08%
 dengan Janji Dijual Kembali (Reverse Repo)
 Receivables on Securities Purchased under
 Agreements to Resell (Reverse Repo)
 Aset Non Produktif                                            1.051.129               720.076                         331.053              45,97%
 Non-Earning Assets
 Kas dan Giro pada Bank Indonesia                               474.321                236.847                         237.474            100,26%
 Cash and Current Accounts with Bank
 Indonesia
 Aset Tetap – Bersih                                           256.036                  324.421                       (68.385)             -21,08%
 Fixed Assets – Net
 Cadangan Kerugian Penurunan Nilai                             (157.891)             (104.540)                         (53.351)             51,03%
 Allowance for Impairment Losses
 Lainnya                                                       478.663                 263.348                         215.315              81,76%
 Others
 Jumlah Aset                                                18.470.073              13.984.014                      4.486.059              32,08%
 Total Assets



Per 31 Desember 2025, Bank membukukan jumlah aset                                As of December 31, 2025, the Bank recorded total assets of
sebesar Rp18,47 triliun, meningkat Rp4,49 triliun atau 32,08%                    IDR18.47 trillion, an increase of IDR4.49 trillion, or 32.08%,
dibanding tahun 2024 yang sebesar Rp13,98 triliun. Hal ini                       compared to IDR13.98 trillion in 2024. This increase was driven
disebabkan oleh pertumbuhan kredit yang disalurkan baik di                       by loan growth in both the wholesale and retail segments.
segmen Wholesale maupun Retail.




 PT ALLO BANK INDONESIA TBK            2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 148
145                            Performa 2025         Laporan Manajemen                 Profil Perusahaan            Analisis dan Pembahasan Manajemen
                              Performance 2025        Management Reports                  Company Profile                Management Discussion and Analysis




                                                                       Liabilitas
                                                                       Liabilities

                                                                                                                    Kenaikan (Penurunan)
                                                      2025 (Rp juta)            2024 (Rp juta)                       Increase (Decrease)
                           Uraian
                                                            2025                      2024
                          Description                                                                     Nominal (Rp juta)             Persentase (%)
                                                      (Millions of IDR)         (Millions of IDR)
                                                                                                        Nominal (Millions of IDR)       Percentage (%)

      Dana Pihak Ketiga                                       9.518.989                  6.095.118                      3.423.871                      56,17%
      Third Party Funds
      Giro                                                     540.588                     85.336                        455.252                     533,48%
      Current Accounts
      Tabungan                                                 938.258                    693.272                        244.986                      35,34%
      Savings Accounts
      Deposito                                                8.040.143                  5.316.510                      2.723.633                      51,23%
      Deposits
      Simpanan dari Bank Lain                                  300.047                      5.224                        294.823                   5643,63%
      Deposits from Other Banks
      Kewajiban Surat Berharga Repo                            754.056                    286.522                        467.534                      163,18%
      Repo Securities Obligations
      Kewajiban Lainnya                                        390.936                     331.413                        59.523                       17,96%
      Other Liabilities
      Jumlah Liabilitas                                      10.964.028                  6.718.277                      4.245.751                     63,20%
      Total Liabilitas


  Di tahun 2025, jumlah liabilitas Bank tercatat sebesar Rp10,96                    In 2025, the Bank's total liabilities were recorded at IDR10.96
  triliun, mengalami peningkatan Rp4,25 triliun atau 63,20%                         trillion, an increase of IDR4.25 trillion, or 63.20%, from IDR6.72
  dari tahun 2024 yang sebesar Rp6,72 triliun. Hal ini terutama                     trillion in 2024. This increase was primarily due to a rapid
  disebabkan oleh peningkatan Dana Pihak Ketiga yang tumbuh                         56% annual increase in Third Party Funds to IDR9.519 trillion,
  pesat sebesar 56% secara tahunan menjadi Rp9,519 triliun,                         reflecting growing customer trust.
  yang mencerminkan meningkatnya kepercayaan nasabah.




                                                                          Ekuitas
                                                                              Equity

                                                                                                                    Kenaikan (Penurunan)
                                                      2025 (Rp juta)            2024 (Rp juta)                       Increase (Decrease)
                           Uraian
                                                            2025                      2024
                          Description                                                                     Nominal (Rp juta)             Persentase (%)
                                                      (Millions of IDR)         (Millions of IDR)
                                                                                                        Nominal (Millions of IDR)       Percentage (%)

      Modal Saham                                              2.163.987                 2.173.026                        (9.039)                     -0.42%
      Share Capital
      Tambahan Modal Disetor                                  3.756.330                 3.868.733                        (112.403)                     -2.91%
      Additional Paid-in Capital
      Surplus Revaluasi Aset Tetap                                        -                         -                            -                            -
      Fixed Asset Revaluation Surplus
      Pengukuran Kembali atas Program Imbalan                     (7.118)                   (3.701)                        (3.417)                    92.33%
      Pasti
      Re-measurement of Defined Benefit Plan
      Keuntungan yang Belum Direalisasikan dari                  13.893                   (10.395)                        24.288                    -233.65%
      Efek Pada Nilai Wajar melalui Penghasilan
      Komprehensif Lain
      Unrealized Gains on Securities at Fair Value
      through Other Comprehensive Income
      Saldo Laba (Defisit)
      Retained Earnings (Deficit)




                                                                Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025             PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 149
    Tata Kelola Perusahaan yang Baik
                                                                                                                                                      146
                                                  Laporan Keberlanjutan              Laporan Keuangan
    Good Corporate Governance                     Sustainability Report              Financial Statements




                                                                                                                 Kenaikan (Penurunan)
                                                    2025 (Rp juta)           2024 (Rp juta)                       Increase (Decrease)
                   Uraian
                                                          2025                     2024
                  Description                                                                          Nominal (Rp juta)          Persentase (%)
                                                    (Millions of IDR)        (Millions of IDR)
                                                                                                     Nominal (Millions of IDR)    Percentage (%)

 Ditentukan Penggunaannya                                           2.063                 2.060                              3               0,15%
 Appropriated
 Tidak Ditentukan Penggunaannya                                1.576.890              1.236.014                       340.876               27,58%
 Unappropriated
 Jumlah Ekuitas                                                7.506.045              7.265.737                       240.308                3,31%
 Total Equity



Jumlah ekuitas Bank di tahun 2025 adalah sebesar Rp7,51                          The Bank's total equity in 2025 was IDR7.51 trillion, an increase
triliun, meningkat Rp240,31 miliar atau 3,31% dibanding tahun                    of IDR240.31 billion, or 3.31%, compared to IDR7.27 trillion in
2024 sebesar Rp7,27 triliun. Hal ini terutama disebabkan oleh                    2024. This increase was primarily due to organic equity growth
pertumbuhan ekuitas secara organik dari perolehan laba                           from retained earnings and current income.
ditahan dan laba berjalan.




                                 Laba (Rugi) dan Penghasilan Komprehensif Lain
                                       Profit (Loss) and Other Comprehensive Income

                                                                                                                 Kenaikan (Penurunan)
                                                    2025 (Rp juta)           2024 (Rp juta)                       Increase (Decrease)
                   Uraian
                                                          2025                     2024
                  Description                                                                          Nominal (Rp juta)          Persentase (%)
                                                    (Millions of IDR)        (Millions of IDR)
                                                                                                     Nominal (Millions of IDR)    Percentage (%)

 Pendapatan Operasional                                         1.983.391            1.446.728                        536.663               37,09%
 Operating Income
 Pendapatan Bunga Bersih                                       1.440.818                1.117.502                      323.316             28,93%
 Net Interest Income
 Pendapatan Operasional selain Bunga                             542.573                329.226                        213.347             64,80%
 Operating Income other than Interest
 Biaya Kerugian Penurunan Nilai Aset                            (437.377)             (113.880)                      (323.497)            284,07%
 Keuangan
 Impairment Losses on Financial Assets
 Biaya Operasional                                               (808.119)           (734.025)                        (74.094)              10,09%
 Operating Expenses
 Laba (Rugi) Operasional                                         737.895                598.823                        139.072              23,22%
 Operating Profit (Loss)
 Pendapatan Non Operasional                                          (876)                   127                        (1.003)           -789,76%
 Non-Operating Income
 Laba (Rugi) Sebelum Pajak Penghasilan                            737.019               598.950                       138.069              23,05%
 Profit (Loss) Before Income Tax
 Laba (Rugi) Bersih                                              574.262                467.106                        107.156             22,94%
 Net Profit (Loss)
 Pendapatan (Beban) Komprehensif Lainnya                           20.871               (86.445)                       107.316             -124,14%
 Other Comprehensive Income (Expenses)
 Total Laba Komprehensif                                          595.133               380.661                        214.472             56,34%
 Total Comprehensive Income
 Laba Bersih per Saham (dalam Rupiah Penuh)                         26,46                  21,50                          4,96             23,09%
 Net Earnings per Share (in Rupiah)




 PT ALLO BANK INDONESIA TBK              2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 150
147                   Performa 2025         Laporan Manajemen            Profil Perusahaan          Analisis dan Pembahasan Manajemen
                     Performance 2025         Management Reports            Company Profile              Management Discussion and Analysis




  Pendapatan Bunga Bersih                                              Net Interest Income

  Pada tahun 2025, Bank membukukan pendapatan bunga                    In 2025, the Bank recorded a net interest income of IDR1.44
  bersih sebesar Rp1,44 triliun, meningkat Rp323 miliar atau           trillion, which marked an increase of IDR323 billion or the
  setara dengan 28,93% dibanding tahun 2024 yang sebesar               equivalent of 28.93% compared to IDR1.12 trillion in 2024.
  Rp1,12 triliun, didukung oleh pertumbuhan penyaluran kredit di       Net interest income was primarily influenced by the growth of
  tengah kondisi makroekonomi yang menantang.                          loan distribution in the midst of challenging macroeconomic
                                                                       condition.

  Laba Sebelum Pajak                                                   Profit Before Tax

  Bank membukukan laba sebelum pajak sebesar Rp737 miliar di           The Bank recorded a profit before tax of IDR737 billion in
  tahun 2025, meningkat Rp139 miliar atau 23,05% dibanding             2025, which marked an increase of IDR139 billion or 23.05%
  tahun sebelumnya sebesar Rp599 miliar. Peningkatan tersebut          compared to IDR599 billion in the previous year. This increase
  terutama disebabkan adanya peningkatan kredit, baik dari             was primarily due to the growth of loans, both from Wholesale
  segmen Wholesale maupun Retail.                                      and Retail segments.

  Laba Setelah Pajak                                                   Profit After Tax

  Per 31 Desember 2025, Bank membukukan laba setelah pajak             As of 31 December, 2025, the Bank recorded a profit after tax
  sebesar Rp574 miliar, meningkat Rp107 miliar atau 22,94%             of IDR574 billion, which marked an increase of IDR107 billion
  jika dibandingkan dengan tahun 2024 yang sebesar Rp467               or 22.94% compared to IDR467 billion in 2024. The increase
  miliar. Peningkatan tersebut terutama disebabkan adanya              was primarily due to the growth of loans, both from Wholesale
  peningkatan kredit, baik dari segmen Wholesale maupun Retail.        and Retail segments.

  Penghasilan Komprehensif Tahun Berjalan                              Comprehensive Income for the Year

  Penghasilan komprehensif dihitung dengan menambah                    Comprehensive income is calculated by adding gains from
  keuntungan dari perubahan nilai atas instrumen utang yang            changes in the value of debt instruments measured at fair
  diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain-       value through other comprehensive income (net) minus the
  neto dikurangi pengukuran kembali liabilitas imbalan pasca           re-measurement of post-employment benefit liabilities (net).
  kerja-neto. Di tahun 2025, jumlah penghasilan komprehensif           In 2025, total comprehensive income for the year was IDR21
  tahun berjalan adalah sebesar Rp21 miliar, mengalami                 billion, which marked an increase of IDR107 billion or 124.14%
  peningkatan Rp107 miliar atau 124,14% dibanding tahun                compared to the previous year's IDR86 billion. This was due to
  sebelumnya sebesar Rp86 miliar. Hal ini disebabkan adanya            changes in unrealized profit on securities that are classified as
  Perubahan keuntungan yang belum direalisasi atas efek-efek           fair value through comprehensive income.
  yang diklasifikasikan sebagai nilai wajar melalui pendapatan
  komprehensif lain.

  Laba per Saham Dasar                                                 Basic Earnings per Share

  Laba per saham dasar dihitung dengan membagi laba tahun              Basic earnings per share are calculated by dividing current year
  berjalan yang tersedia bagi pemegang saham dengan rata-              earnings available to shareholders by the weighted average
  rata tertimbang jumlah saham biasa yang beredar pada tahun           number of common shares outstanding during the year. In
  bersangkutan. Di tahun 2025, Bank membukukan laba per                2025, the Bank recorded basic earnings per share of IDR26.46,
  saham dasar sebesar Rp26,46 atau meningkat sebesar 23,09%            which marked an increase of 23.09% from IDR21.5 in 2024.
  dari tahun 2024 Rp21,5. Hal ini sejalan dengan peningkatan           This was in line with the increase in loans, both from Wholesale
  Laba Setelah Pajak didorong peningkatan kredit, baik dari            and Retail segments.
  segmen Wholesale maupun Retail.




                                                        Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025     PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 151
    Tata Kelola Perusahaan yang Baik
                                                                                                                                                       148
                                                    Laporan Keberlanjutan              Laporan Keuangan
    Good Corporate Governance                       Sustainability Report              Financial Statements




                                                                            Arus Kas
                                                                            Cash Flow

                                                                                                                   Kenaikan (Penurunan)
                                                      2025 (Rp juta)           2024 (Rp juta)                       Increase (Decrease)
                  Uraian
                                                            2025                     2024
                 Description                                                                             Nominal (Rp juta)          Persentase (%)
                                                      (Millions of IDR)        (Millions of IDR)
                                                                                                       Nominal (Millions of IDR)    Percentage (%)

 Arus Kas dari Aktivitas Operasi                                3.086.300                 871.727                      2.214.573            254,04%
 Cash Flow from Operating Activities
 Arus Kas dari Aktivitas Investasi                              (4.575.756)               231.542                    (4.807.298)           -2076,21%
 Cash Flow from Investing Activities
 Arus Kas dari Aktivitas Pendanaan                                (365.514)               (13.984)                     (351.530)            2513,80%
 Cash Flow from Financing Activities
 Kenaikan (Penurunan) Bersih Kas dan Setara Kas                 (1.854.970)            1.089.285                     (2.944.255)            -270,29%
 Net Increase (Decrease) in Cash and Cash
 Equivalents
 Kas dan Setara Kas Awal Tahun                                  2.942.660               1.853.375                      1.089.285              58,77%
 Cash and Cash Equivalents at the Beginning
 of the Year
 Kas dan Setara Kas Akhir Tahun                                  1.087.690             2.942.660                      (1.854.970)           -63,04%
 Cash and Cash Equivalents at the End of the Year



Di tahun 2025, Bank membukukan jumlah kas dan setara kas                           In 2025, the Bank reported year-end cash and cash equivalents
akhir tahun sebesar Rp1,09 triliun, menurun Rp1,85 triliun atau                    of IDR1.09 trillion, a decrease of IDR1.85 trillion, or 63.04%,
turun 63,04% jika dibandingkan dengan tahun 2024 yang                              compared to IDR2.94 trillion in 2024. This decrease was
sebesar Rp2,94 triliun. Penurunan ini terutama berasal dari                        primarily due to investment activities, particularly an increase in
aktivitas investasi terutama peningkatan kepemilikan atas efek-                    holdings of securities issued by the Government of Indonesia.
efek yang diterbitkan oleh Pemerintah Indonesia.

Arus Kas dari Aktivitas Operasi                                                    Cash Flow from Operating Activities

Hingga akhir tahun 2025, Bank mencatatkan kas bersih yang                          By the end of 2025, the Bank reported net cash used in
digunakan untuk aktivitas operasi sebesar Rp3,09 triliun, naik                     operating activities of IDR3.09 trillion, an increase of IDR2.21
Rp2,21 triliun atau 254,04% jika dibandingkan dengan tahun                         trillion, or 254.04%, compared to IDR871.17 billion in 2024.
2024 sebesar Rp871,17 miliar. Hal ini utamanya dipengaruhi                         This was primarily driven by growth in deposits and an increase
oleh peningkatan simpanan dan peningkatan pendapatan                               in operating income.
operasional.

Arus Kas dari Aktivitas Investasi                                                  Cash Flow from Investing Activities

Di tahun 2025, Bank mencatatkan kas bersih yang digunakan                          In 2025, the Bank recorded net cash used in investing activities
untuk aktivitas investasi sebesar Rp4,58 triliun, naik Rp4,81                      of IDR4.58 trillion, an increase of IDR4.81 trillion, or 2,076.21%,
triliun atau 2.076,21% dari pengeluaran tahun 2024 yang                            from the 2024 expenditure of IDR231.5 billion. This was
sebesar Rp231,5 miliar. Hal ini dipengaruhi oleh peningkatan                       driven by an increase in holdings of securities issued by the
kepemilikan atas efek-efek yang diterbitkan oleh Pemerintah                        Government of Indonesia.
Indonesia.

Arus Kas dari Aktivitas Pendanaan                                                  Cash Flow from Financing Activities

Arus kas yang digunakan untuk aktivitas pendanaan Bank                             Cash flows used in the Bank’s financing activities totaled IDR376
tercatat sebesar Rp376 miliar di tahun 2025, mengalami                             billion in 2025, an increase of IDR352 billion, or 2,513.80%,
peningkatan Rp352 miliar atau 2.513,80% dibanding tahun                            compared to IDR13.98 billion in 2024. This was primarily due to
2024 yang sebesar Rp13,98 miliar. Hal tersebut utamanya                            dividend payments and share buybacks.
disebabkan oleh pembagian dividen dan pembelian kembali
saham.




 PT ALLO BANK INDONESIA TBK            2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 152
149                          Performa 2025             Laporan Manajemen             Profil Perusahaan           Analisis dan Pembahasan Manajemen
                            Performance 2025             Management Reports             Company Profile                 Management Discussion and Analysis




                                       Kualitas Aset Produktif dan Rasio Kinerja Keuangan
                                    Productive Asset Quality and Financial Performance Ratios

                              Uraian                                                                                               Pertumbuhan (%)
                                                                          2025 (%)                        2024 (%)
                             Description                                                                                              Growth (%)

      Rasio Kecukupan Modal                                                          73,94%                          82,58%                          -8,64%
      Capital Adequacy Ratio
      KPMM Tier 1                                                                    73,10%                           81,71%                          -8,61%
      Tier 1 CAR
      KPMM Tier 2                                                                    0,84%                            0,87%                          -0,03%
      Tier 2 CAR
      Aset Tetap terhadap Ekuitas                                                     2,95%                           3,75%                           -0,81%
      Fixed Assets to Equity
      Aset Produktif dan Non-Produktif Bermasalah terhadap                           0,85%                            0,46%                           0,39%
      Total Aset Produktif dan Non-Produktif
      Problem-Fixed and Non-Productive Assets to Total
      Productive and Non-Productive Assets
      Aset Produktif Bermasalah terhadap Total Aset Produktif                        0,85%                            0,46%                           0,39%
      Problem-Fixed Assets to Total Productive Assets
      CKPN Aset Keuangan terhadap Aset Produktif                                      1,01%                           0,78%                           0,22%
      Financial Asset Allowance (CKPN) to Productive Assets
      NPL Bruto                                                                       1,64%                           0,81%                           0,82%
      Gross NPL
      NPL Neto                                                                       0,60%                           0,40%                             0,21%
      Net NPL
      Tingkat Pengembalian atas Aset                                                  4,91%                           4,48%                           0,43%
      Return on Assets
      Tingkat Pengembalian atas Ekuitas                                               7,93%                           6,78%                             1,15%
      Return on Equity
      Marjin Bunga Bersih                                                             10,11%                          8,88%                            1,23%
      Net Interest Margin
      Biaya Operasional terhadap Pendapatan Operasional                              68,87%                          66,78%                           2,09%
      (BOPO)
      Operating Expenses to Operating Income (BOPO)
      Rasio Biaya terhadap Pendapatan                                                41,29%                          50,76%                           -9,47%
      Cost-to-Income Ratio
      Rasio Kredit terhadap Dana Pihak Ketiga                                        96,03%                      122,69%                            -26,66%
      Credit to Deposit Ratio
      Rasio Dana Murah (CASA terhadap Dana Pihak Ketiga)                             15,54%                          12,77%                            2,76%
      Low-Cost Funds Ratio (CASA to Deposit Ratio)
      Rasio Liabilitas terhadap Ekuitas                                            146,07%                           92,47%                          53,60%
      Liability to Equity Ratio
      Rasio Liabilitas terhadap Aset                                                 59,36%                          48,04%                           11,32%
      Liability to Asset Ratio
      Rasio Kas dan Setara Kas terhadap Liabilitas                                    9,92%                          43,80%                         -33,88%
      Cash and Cash Equivalents to Liabilities Ratio




                                                                   Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025         PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 153
   Tata Kelola Perusahaan yang Baik
                                                                                                                                                  150
                                               Laporan Keberlanjutan            Laporan Keuangan
   Good Corporate Governance                   Sustainability Report            Financial Statements




Kemampuan Membayar Utang dan
Tingkat Kolektibilitas Piutang
● Debt Repayment Capacity and Receivables Collectibility Level


Kemampuan                                         Bank menggunakan rasio likuiditas,                   The Bank uses liquidity ratios, solvency
                                                  rasio solvabilitas, dan rasio rentabilitas           ratios, and Profitability ratios measure
Membayar Utang
                                                  untuk mengukur kemampuannya dalam                    its ability to meet all its short and long-
Debt Repayment Capacity                           memenuhi seluruh kewajibannya, baik                  term obligations. These ratios illustrate
                                                  jangka pendek maupun jangka panjang.                 the Bank's ability to meet all maturing
                                                  Rasio-rasio tersebut menggambarkan                   obligations on time, including principal
                                                  kemampuan Bank dalam memenuhi                        payments and interest expenses.
                                                  seluruh kewajiban yang akan jatuh
                                                  tempo secara tepat waktu, baik terhadap
                                                  pembayaran pokok utang maupun
                                                  beban bunga.

                                                  Rasio Likuiditas                                     Liquidity Ratios

                                                  Bank menggunakan rasio likuiditas                    The Bank uses liquidity ratios to measure
                                                  untuk mengukur kemampuannya dalam                    its ability to meet short-term obligations.
                                                  memenuhi kewajiban jangka pendek.                    The liquidity ratio consists of the ratio of
                                                  Rasio likuiditas sendiri terdiri dari rasio          cash and cash equivalents to liabilities,
                                                  kas dan setara kas terhadap liabilitas,              with the ratio recorded at 9.92% in
                                                  di mana rasio tersebut tercatat sebesar              2025, indicating an increase/decrease
                                                  9,92% di tahun 2025 atau mengalami                   compared to 43.80% in 2024. This
                                                  penurunan jika dibandingkan dengan                   achievement indicates the Bank's well-
                                                  tahun 2024 yang sebesar 43,80%.                      maintained liquidity condition.
                                                  Capaian ini menunjukkan bahwa kondisi
                                                  likuiditas Bank yang terjaga dengan baik.

                                                  Rasio Solvabilitas                                   Solvency Ratios

                                                  Bank menggunakan rasio solvabilitas                  The Bank uses solvency ratios to
                                                  untuk mengukur kemampuannya dalam                    measure its ability to meet all short and
                                                  memenuhi seluruh kewajiban, baik                     long-term obligations. This solvency
                                                  jangka pendek maupun jangka panjang.                 ratio is reflected in the Capital Adequacy
                                                  Rasio solvabilitas ini tercermin dari Rasio          Ratio (CAR), which was recorded at
                                                  Permodalan atau Capital Adequacy                     73.9% in 2025. This achievement also
                                                  Ratio (CAR) yang tercatat berada                     indicates that the Bank's capital ratio
                                                  di posisi 73,9% pada tahun 2025.                     has exceeded the minimum regulatory
                                                  Capaian ini juga menunjukkan bahwa                   requirements. This ratio was still very
                                                  rasio permodalan Bank telah melebihi                 adequate and is still deemed capable of
                                                  ketentuan batas minimal yang diterapkan              absorbing potential losses.
                                                  oleh regulator. Rasio ini masih sangat
                                                  memadai dan dinilai mampu menyerap
                                                  potensi kerugian yang dihadapi.




 PT ALLO BANK INDONESIA TBK           2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 154
151                    Performa 2025          Laporan Manajemen            Profil Perusahaan          Analisis dan Pembahasan Manajemen
                      Performance 2025          Management Reports            Company Profile              Management Discussion and Analysis




   Rasio Rentabilitas                                                    Profitability Ratios

   Bank mengukur kemampuannya dalam menghasilkan laba                    The Bank measures its ability to generate profits over a specific
   pada periode tertentu dengan menggunakan rasio rentabilitas.          period using profitability ratios. Profitability is reflected in the
   Rentabilitas tercermin dari Rasio Imbal Hasil atas Aset (ROA)         Return on Assets (ROA) and Return on Equity (ROE) ratios. In
   dan Rasio Imbal Hasil atas Ekuitas (ROE). Di tahun 2025, ROA          2025, the Bank's ROA and ROE were recorded at 4.91% and
   dan ROE Bank masing-masing tercatat sebesar 4,91% dan                 7.93%, respectively, which marked an increase compared to
   7,93%, di mana capaian tersebut mengalami peningkatan jika            4.48% and 6.78% in 2024. It was aligned with the enhancement
   dibanding tahun 2024 yang sebesar 4,48% dan 6,78% dan                 of overall performance and net profit after tax.
   selaras dengan peningkatan kinerja keseluruhan dan laba
   bersih setelah pajak.




   Tingkat Kolektibilitas Piutang
   Receivables Collectibility Level

  Bank mengukur kemampuannya dalam menagih piutang yang                  The Bank measures its ability to collect receivables through
  dimiliki melalui rasio kualitas aset Bank yang terdiri dari Rasio      asset quality ratios that consist of the Gross NPL and Net NPL
  NPL Gross dan NPL Net. Dalam mengukur rasio tersebut,                  ratios. When measuring these ratios, a lower ratio indicates a
  semakin kecil nilai rasionya, maka menunjukkan semakin baik            better ability for the Bank to collect its receivables.
  pula kemampuan Bank dalam mengumpulkan piutangnya.

  Di tahun 2025, NPL Gross Bank tercatat sebesar 1,64% atau              In 2025, the Bank's Gross NPL was recorded at 1.64%. This
  mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya yang sebesar               marked an increase from the previous year's 0.81%. Meanwhile,
  0,81%. Sementara, NPL Net Bank di tahun 2025 adalah sebesar            the bank's net NPL in 2025 was 0.60%. This marked an
  0,60%, meningkat dari tahun sebelumnya yang sebesar 0,40%.             increase from the previous year's 0.40%. This figure reflects
  Kenaikan ini mencerminkan peningkatan kredit segmen Retail             an increase in retail segment credit through digital applications,
  melalui aplikasi digital, namun secara keseluruhan kualitas            but overall credit quality remains well maintained.
  kredit tetap terjaga dengan baik.




   Dampak Adanya Perubahan Kinerja Bank
   Impacts Resulting from Bank Performance Changes

  Di tahun 2025, Bank berhasil meraih capaian yang baik di               In 2025, the Bank was able to successfully achieve favorable
  tengah kondisi yang menantang. Kemampuan Bank dalam                    results despite challenging conditions. The Bank's ability to
  menjaga kinerjanya tercermin dari kinerja total pendapatan             maintain its performance is reflected in the performance of
  operasional yang mencapai Rp1,98 triliun pada tahun 2025,              total operating income which reached IDR1.98 trillion in 2025,
  dimana pencapaian ini mengalami peningkatan sebesar 37,1%              which marked an increase of 37.1% from 2024's IDR1.45 trillion,
  dari tahun 2024 yang mencapai Rp1,45 triliun, didorong oleh            driven by growth in net interest income and fee-based income.
  pertumbuhan pendapatan bunga bersih maupun pendapatan                  Net interest income grew 29% to IDR1.441 trillion, while fee-
  berbasis biaya. Pendapatan bunga bersih tumbuh 29% menjadi             based income grew 65% to IDR543 billion, supported by credit
  Rp1,441 triliun, sementara pendapatan berbasis biaya tumbuh            distribution amidst challenging macroeconomic conditions.
  65% menjadi Rp543 miliar, didukung oleh penyaluran kredit di
  tengah kondisi makroekonomi yang menantang.




                                                          Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025     PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 155
   Tata Kelola Perusahaan yang Baik
                                                                                                                                               152
                                               Laporan Keberlanjutan            Laporan Keuangan
   Good Corporate Governance                   Sustainability Report            Financial Statements




Struktur Modal dan Kebijakan
Manajemen atas Struktur Modal
● Capital Structure and Capital Structure Management Policy


Kebijakan Struktur Modal                          Allo Bank senantiasa mengelola struktur              Allo Bank consistently manages its
                                                  permodalan dengan tujuan untuk                       capital structure to ensure the Bank
Capital Structure Policy
                                                  memastikan bahwa Bank memiliki modal                 has strong capital to support its current
                                                  kuat untuk mendukung strategi yang                   strategy and maintain sustainable future
                                                  diterapkan saat ini dan mempertahankan               development. This policy also aims
                                                  kelangsungan pengembangan di masa                    to meet regulatory capital adequacy
                                                  mendatang. Kebijakan ini juga bertujuan              requirements and ensure the efficiency
                                                  untuk memenuhi ketentuan kecukupan                   of the Bank's capital structure. To
                                                  permodalan yang ditetapkan oleh                      this end, the Bank has consistently
                                                  regulator serta memastikan efisiensi                 planned its capital structure based on
                                                  struktur permodalan Bank. Untuk itu,                 an assessment and review of required
                                                  Bank senantiasa melakukan perencanaan                capital requirements while combining
                                                  struktur modal berdasarkan penilaian                 this with analyses of prevailing economic
                                                  dan penelaahan atas kebutuhan                        conditions.
                                                  permodalan yang dipersyaratkan dan
                                                  mengkombinasikannya dengan kondisi
                                                  ekonomi yang terjadi.

                                                  Rencana permodalan yang disusun oleh                 All capital plans prepared by the Board
                                                  Direksi menjadi bagian dari Rencana                  of Directors are integrated into the
                                                  Bisnis Bank (RBB) yang selanjutnya                   Bank Business Plan (RBB), which is then
                                                  disetujui oleh Dewan Komisaris. Rencana              subsequently approved by the Board of
                                                  permodalan Bank disusun berdasarkan                  Commissioners. The Bank's capital plan
                                                  penilaian atas kecukupan kebutuhan                   is prepared based on an assessment
                                                  permodalan       yang    dipersyaratkan,             of the adequacy of required capital
                                                  rencana pengembangan usaha, serta                    requirements, business development
                                                  kebutuhan likuiditas Bank.                           plans, and liquidity needs.



Dasar Pemilihan                                   Pengelolaan struktur modal Bank                      The Bank's capital structure management
                                                  senantiasa mengacu pada Peraturan                    has consistently adhered to Financial
Struktur Modal
                                                  Otoritas Jasa Keuangan (POJK) No.                    Services Authority Regulation (POJK)
Basis for Capital Structure
                                                  11/POJK.03/2016 tentang Kewajiban                    No. 11/POJK.03/2016 concerning the
Selection                                         Penyediaan Modal Minimum Bank                        Minimum Capital Adequacy Requirement
                                                  Umum yang menetapkan struktur modal                  for Commercial Banks, which stipulates
                                                  paling rendah sebesar 9% - 14% dari                  a minimum capital structure of 9% -
                                                  ATMR sesuai dengan Tingkat Profil                    14% of Risk-Based Assets (RWA) in
                                                  Risiko. Berdasarkan penilaian internal,              accordance with a Bank's Risk Profile
                                                  Direksi menetapkan Rasio Penyediaan                  Level. Based on an internal assessment,
                                                  Modal Minimum (KPMM) Bank adalah                     the Board of Directors has set the
                                                  sebesar    9,90%     atau   memenuhi                 Bank's own Minimum Capital Adequacy
                                                  ketentuan yang berlaku.                              Ratio (KPMM) at 9.90%, which meets
                                                                                                       applicable regulations.




 PT ALLO BANK INDONESIA TBK           2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 156
153                            Performa 2025     Laporan Manajemen              Profil Perusahaan             Analisis dan Pembahasan Manajemen
                              Performance 2025    Management Reports               Company Profile                 Management Discussion and Analysis




  Allo Bank juga telah memenuhi kewajiban modal inti minimum                  Allo Bank has also met the minimum core capital requirement
  sebesar Rp3 triliun sesuai dengan POJK No. 12/POJK.03/2020                  of IDR3 trillion in accordance with POJK No. 12/POJK.03/2020
  tanggal 16 Maret 2020 tentang Konsolidasi Bank Umum.                        dated 16 March, 2020, concerning Commercial Bank
  Hal tersebut sejalan dengan masuknya Allo Bank ke dalam                     Consolidation. This aligns with Allo Bank's inclusion in the
  Kelompok Bank Berdasarkan Modal Inti 2 (KBMI 2) menyusul                    Banks Based on Core Capital 2 (KBMI 2) Group following its
  dengan Right Issue yang dilakukan pada tahun 2022.                          Rights Issue in 2022.




  Rincian Struktur Modal
  Capital Structure Details

  Berdasarkan POJK No. 11/POJK.03/2016 tentang Kewajiban                     Based on OJK Regulation No. 11/POJK.03/2016 concerning
  Penyediaan Modal Minimum Bank Umum, struktur permodalan                    the Minimum Capital Requirement for Commercial Banks, a
  Bank terdiri dari Modal Inti (Tier 1) dan Modal Pelengkap (Tier            bank's capital structure consists of Core Capital (Tier 1) and
  2). Struktur permodalan Allo Bank dalam 2 (dua) tahun terakhir             Supplementary Capital (Tier 2). The following are details of Allo
  yang memperhatikan risiko-risiko terkait dapat dilihat sebagai             Bank's capital structure over the past two years (after taking
  berikut:                                                                   risks into account):


                                                                                                              Kenaikan (Penurunan)
                                                  2025 (Rp juta)          2024 (Rp juta)                       Increase (Decrease)
                         Uraian
                                                        2025                    2024
                        Description                                                                 Nominal (Rp juta)             Persentase (%)
                                                  (Millions of IDR)       (Millions of IDR)
                                                                                                  Nominal (Millions of IDR)       Percentage (%)

      Modal Inti (Tier 1)                                 7.392.067                7.112.796                        279.271                       3,93%
      Core Capital (Tier 1)
      Modal Pelengkap (Tier 2)                               84.769                  75.392                           9.377                     12,44%
      Supplementary Capital (Tier 2)
      Total Modal                                         7.476.836                7.188.188                       288.648                       4,02%
      Total Capital
      ATMR Risiko Kredit                                  9.503.829               8.256.451                       1.247.378                       15,11%
      Credit Risk RWA
      ATMR Risiko Pasar                                       62.171                          -                       62.171                     0,00%
      Market Risk RWA
      ATMR Risiko Operasional                               546.105                448.282                           97.823                      21,82%
      Operational Risk RWA
      Total ATMR                                           10.112.105             8.704.733                       1.407.372                      16,17%
      Total RWA
      Rasio KPMM sesuai Profil Risiko (%)                       9,90                   9,90                                -                     0,00%
      CAR Ratio according to Risk Profile (%)
      Dari CET 1 (%)                                                                   9,03                            0,03                       0,31%
      From CET 1 (%)                                            9,06
      Dari AT 1 (%)                                                   -                       -                            -                     0,00%
      From AT 1 (%)
      Dari Tier 2 (%)                                          0,84                    0,87                          (0,03)                      -3,21%
      From Tier 2 (%)

      Rasio KPMM
      CAR Ratio

      Rasio CET 1                                              73,58                   81,71                          (8,13)                    -9,95%
      CET 1 Ratio
      Rasio Tier 1                                             73,10                   81,71                          (8,61)                   -10,54%
      Tier 1 Ratio
      Rasio Tier 2                                             0,84                    0,87                          (0,03)                      -3,21%
      Tier 2 Ratio
      CET 1 untuk Buffer (%)                                  64,52                   72,68                           (8,16)                    -11,23%
      CET 1 for Buffers (%)




                                                            Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025           PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 157
   Tata Kelola Perusahaan yang Baik
                                                                                                                                                       154
                                                 Laporan Keberlanjutan               Laporan Keuangan
   Good Corporate Governance                     Sustainability Report               Financial Statements




                                                                                                                 Kenaikan (Penurunan)
                                                   2025 (Rp juta)            2024 (Rp juta)                       Increase (Decrease)
                  Uraian
                                                         2025                      2024
                 Description                                                                           Nominal (Rp juta)          Persentase (%)
                                                   (Millions of IDR)         (Millions of IDR)
                                                                                                     Nominal (Millions of IDR)    Percentage (%)

Persentase Buffer yang Wajib Dipenuhi oleh Bank:
Percentage of Buffers Required by Banks:

Capital Conservation Buffer                                         2,50                 2,50%                                -                    -
Countercyclical Buffer                                                   -                       -                            -                    -
Capital Surcharge untuk Bank Sistemik                                    -                       -                            -                    -
Capital Surcharge for Systemic Banks




                                                    Komitmen dan Kontingensi
                                                 Commitments and Contingencies

                                                                                                                 Kenaikan (Penurunan)
                                                   2025 (Rp juta)            2024 (Rp juta)                       Increase (Decrease)
                  Uraian
                                                         2025                      2024
                 Description                                                                           Nominal (Rp juta)          Persentase (%)
                                                   (Millions of IDR)         (Millions of IDR)
                                                                                                     Nominal (Millions of IDR)    Percentage (%)

Komitmen
Commitments

Liabilitas Komitmen
Commitment Liabilities
Fasilitas Kredit kepada Nasabah yang Belum                  (6.653.705)             (2.337.458)                     (4.316.247)            184,66%
Digunakan
Unused Credit Facilities to Customers
Kontingensi
Contingencies

Tagihan Kontingensi
Contingent Receivables

Pendapatan Bunga dalam Penyelesaian                               88.190                 14.302                        73.888              516,63%
Interest Income in Settlement
Kredit Hapus Buku                                                                       99.493                         356.175             357,99%
Credit Write-Offs                                               455.668
Total Komitmen dan Kontingensi - Neto                        (6.109.847)            (2.223.663)                     (3.886.184)            174,76%
Total Commitments and Contingencies - Net




PT ALLO BANK INDONESIA TBK              2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 158
155                          Performa 2025      Laporan Manajemen              Profil Perusahaan             Analisis dan Pembahasan Manajemen
                             Performance 2025    Management Reports               Company Profile                 Management Discussion and Analysis




  Ikatan yang Material untuk
  Investasi Barang Modal
  ● Material Commitments for Capital Investments

                                                 Hingga 31 Desember 2025, Bank                          As of 31 December, 2025, the Bank did
                                                 tidak memiliki ikatan yang material                    not have any material commitments
                                                 untuk investasi barang modal. Dengan                   for capital investments. As such, there
                                                 demikian, tidak terdapat informasi yang                is no information related to this matter
                                                 berkaitan dengan hal tersebut, seperti                 (such as the name of parties entering
                                                 nama dari pihak yang melakukan ikatan,                 into the commitment, the purpose of
                                                 tujuan dari perikatan, sumber dana yang                the commitment, the source of funds
                                                 disiapkan untuk memenuhi perikatan                     allocated to fulfill the commitment,
                                                 tersebut, denominasi mata uang                         the currency denomination of the
                                                 dalam ikatan tersebut, dan langkah-                    commitment, and the steps the Bank
                                                 langkah yang direncanakan Bank untuk                   plans to hedge the risk of the related
                                                 melindungi risiko dari posisi mata uang                foreign currency position) that can be
                                                 asing yang terkait.                                    put in this report.




  Realisasi Investasi
  Barang Modal
  ● Capital Goods Investment Realization


  Jenis dan Nilai Investasi                      Bagi Bank, investasi barang modal                      For banks, capital goods investment
                                                 merupakan salah satu hal yang penting                  is crucial for long-term business
  Barang Modal
                                                 dalam mengembangkan bisnis secara                      development. Details on the Bank's
  Types and Value of Capital                                                                            realization of capital goods investment
                                                 jangka panjang. Adapun realisasi
  Goods Investment                               investasi barang modal dalam waktu                     over the past two years are outlined in
                                                 2 (dua) tahun terakhir adalah sebagai                  the following table:
                                                 berikut:


                                                                                                             Kenaikan (Penurunan)
                                                 2025 (Rp juta)          2024 (Rp juta)                       Increase (Decrease)
                       Uraian
                                                       2025                    2024
                      Description                                                                  Nominal (Rp juta)             Persentase (%)
                                                 (Millions of IDR)       (Millions of IDR)
                                                                                                 Nominal (Millions of IDR)       Percentage (%)
      Renovasi Bangunan                                         78                     541                           (463)                    -85,58%
      Building Renovations
      Kendaraan                                                 20                       18                              2                        11,11%
      Vehicles
      Peralatan Kantor                                       4.160                  110.526                      (106.366)                    -96,24%
      Office Equipment
      Aset dalam Penyelesaian                                        -                       -                            -                            -
      Assets in Construction
      Aset Hak Guna Sewa                                     13.752                  7.350                          6.402                       87,10%
      Leasehold Assets
      Jumlah                                                18.010                  118.435                      (100.425)                    -84,79%
      Total




                                                           Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025           PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 159
    Tata Kelola Perusahaan yang Baik
                                                                                                                                                156
                                                Laporan Keberlanjutan            Laporan Keuangan
    Good Corporate Governance                   Sustainability Report            Financial Statements




Pada tahun 2025, Bank telah merealisasikan biaya investasi                   In 2025, the Bank incurred capital expenditure of IDR18 billion,
barang modal sebesar Rp18 miliar, menurun Rp100 miliar                       a decrease of IDR100 billion, or 85%, compared to IDR118.4
atau 85% dibanding tahun 2024 yang sebesar Rp118,4 miliar.                   billion in 2024. It was mainly due to the fact that capital
Penurunan ini lebih disebabkan karena pada tahun 2024                        expenditures in 2024 had a significant value.
terdapat investasi barang modal yang nilainya signifikan.



Tujuan Investasi Barang Modal
Objectives of Capital Goods Investment

Secara umum, tujuan utama investasi barang modal yang                        In general, the primary objective of the Bank's capital goods
dilakukan Bank adalah untuk membeli atau menambah aset                       investments is to purchase or add to its fixed assets to support
tetap yang dimiliki oleh Bank guna menunjang kegiatan                        its daily operations. This investment is designed to meet
operasional sehari-hari. Investasi ini diharapkan dapat                      operational needs in line with sustainable business expansion,
memenuhi kegiatan operasional sejalan dengan ekspansi bisnis                 thereby providing added value to the Bank in the future.
yang berkesinambungan sehingga mampu memberikan nilai
tambah bagi Bank di masa mendatang.




Informasi Material mengenai Investasi,
Ekspansi, Divestasi, Penggabungan
Usaha, Akuisisi, dan/atau
Restrukturisasi Utang/Modal
● Material Information Regarding Investment, Expansion,
  Divestment, Merger, Acquisition, and/or Debt/Capital
  Restructuring
                                                   Hingga 31 Desember 2024, Bank                        As of December 31, 2024, the Bank
                                                   tidak   memiliki     informasi  material             does not have any material information
                                                   mengenai investasi, ekspansi, divestasi,             regarding     investment,    expansion,
                                                   penggabungan usaha, akuisisi dan/                    divestment, merger, acquisition and/
                                                   atau     restrukturisasi    utang/modal              or debt/capital restructuring of any
                                                   yang berpengaruh terhadap kinerja                    kind that affects the Company's
                                                   keuangan maupun kinerja operasional                  financial performance or operational
                                                   Perusahaan. Dengan demikian, tidak                   performance. As such, there is no such
                                                   terdapat informasi tersebut yang dapat               information on this matter that can be
                                                   disampaikan dalam Laporan Tahunan ini.               conveyed in this Annual Report.




 PT ALLO BANK INDONESIA TBK            2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 160
157                           Performa 2025                Laporan Manajemen           Profil Perusahaan              Analisis dan Pembahasan Manajemen
                              Performance 2025              Management Reports            Company Profile                 Management Discussion and Analysis




  Perbandingan antara Target Anggaran
  dengan Realisasi dan Proyeksi Usaha
  ● Comparison of Budget Targets with Realization and Business
    Projections

                                                            Bank secara rutin menyusun dan                   The Bank has regularly prepared and
                                                            menetapkan Rencana Bisnis Bank                   establish its own Bank Business Plan
                                                            (RBB) setiap awal tahun buku dengan              (RBB) at the start of each fiscal year to
                                                            tujuan untuk menetapkan target yang              establish targets it aimed to achieve.
                                                            hendak dicapai. RBB disusun dengan               The Bank's RBB for 2025 was prepared
                                                            memperhatikan kondisi yang terjadi               while taking into account conditions
                                                            sepanjang tahun 2025 sehingga dapat              throughout 2025 to support the
                                                            mendukung tercapainya visi dan misi              achievement of the Bank's vision and
                                                            Bank. Perbandingan antara realisasi dan          mission. Details on the final comparison
                                                            target pada tahun 2025 serta proyeksi            between the Bank's actual results and its
                                                            tahun 2026 dapat dilihat sebagai                 target for 2025 (as well as its projections
                                                            berikut:                                         for 2026) can be seen below:


                                                                                                                           RBB 2026
                                                                                  Pencapaian                                terhadap
                                                                                    Realisasi                               Realisasi           RBB 2026
                                           Realisasi           RBB 2025          terhadap RBB        RBB 2026              2025 (%)          terhadap RBB
                                            2025               (Rp miliar)         2025 (%)          (Rp miliar)         Bank Business          2025 (%)
               Uraian                     (Rp miliar)          2025 Bank             Results         2026 Bank             Plan 2026         Bank Business
              Description                2025 Results         Business Plan         Achieved        Business Plan            Results            Plan 2026
                                          (Billions of         (Billions of       Compared to        (Billions of           Achieved           versus Bank
                                              IDR)                 IDR)          the 2025 Bank           IDR)             Compared to         Business Plan
                                                                                  Business Plan                          the 2025 Bank          2025 (%)
                                                                                       (%)                                Business Plan
                                                                                                                               (%)

      Pendapatan Bunga bersih                     1.437                  1.421           101,1%               1.874              130,4%                 131,8%
      Net Interest Income
      Laba Tahun Berjalan                           737                   536            137,6%                776                105,3%               144,8%
      Sebelum Pajak
      Profit for the Year Before Tax
      Jumlah Aset                                18.470                15.958            115,7%             20.699                 112,1%               129,7%
      Total Assets
      Kredit yang Diberikan                        9.141                9.550            95,7%               11.050               120,9%                 115,7%
      Credit Disbursed
      Dana Pihak Ketiga                           9.519                 7.810            121,9%              12.278               129,0%                157,2%
      Third Party Funds
      Jumlah Ekuitas                              7.506                 7.268           103,3%                7.827              104,3%                 107,7%
      Total Equity
      NPL Gross (%)                               1,64%                 1,57%           104,4%               1,78%               108,6%                 113,4%
      Gross NPL (%)
      CAR (%)                                    73,94%               68,54%             107,9%             64,07%                86,6%                  93,5%




                                                                      Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025        PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 161
   Tata Kelola Perusahaan yang Baik
                                                                                                                                               158
                                               Laporan Keberlanjutan            Laporan Keuangan
   Good Corporate Governance                   Sustainability Report            Financial Statements




Informasi dan Fakta Material yang Terjadi
Setelah Tanggal Laporan Akuntan
● Material Information and Facts Occurring After the Accountant's
  Report Date

                                                  Sejak akhir periode 31 Desember 2025                 Between the end of December 31, 2025,
                                                  hingga tanggal laporan akuntan pada                  until the date of the accountant's report
                                                  23 Februari 2026, Bank tidak memiliki                on February 23, 2026, the Bank did not
                                                  peristiwa atau kejadian penting yang                 experience any instances of significant
                                                  berpengaruh      signifikan  terhadap                events or occurrences that significantly
                                                  laporan keuangan Bank.                               impacted the Bank's financial statements.




Prospek
Usaha
● Business Prospects

                                                  Memasuki periode mendatang, prospek                  As a new year has arrived, the national
                                                  usaha nasional diperkirakan tetap                    business outlook is expected to remain
                                                  berada pada jalur pertumbuhan yang                   on a positive growth path despite facing
                                                  positif meskipun dihadapkan pada                     uncertain global dynamics. As has been
                                                  dinamika global yang masih penuh                     reported from a book titled "Resilient
                                                  ketidakpastian. Sebagaimana dikutip                  and Independent: Synergy to Drive
                                                  dari buku Pertemuan Tahunan Bank                     Higher and Resilient Economic Growth,"
                                                  Indonesia 2025 yang bertajuk Tangguh                 the Indonesian economy is projected
                                                  dan Mandiri: Sinergi Mendorong                       to grow in the range of 4.7% - 5.5%
                                                  Pertumbuhan Ekonomi Lebih Tinggi dan                 thanks to the support of solid domestic
                                                  Berdaya Tahan, menjelaskan bahwa,                    demand, particularly when it comes to
                                                  perekonomian Indonesia diproyeksikan                 household consumption and investment.
                                                  tumbuh pada kisaran 4,7% - 5,5%,                     Inflation is expected to remain under
                                                  didukung oleh permintaan domestik                    control within the target range of 2.5%
                                                  yang tetap solid, khususnya konsumsi                 ± 1%, which serves to reflect maintained
                                                  rumah tangga dan investasi. Inflasi                  price stability and the effectiveness of
                                                  diperkirakan tetap terkendali dalam                  the current monetary, fiscal, and real
                                                  sasaran 2,5% ± 1%, mencerminkan                      sector policy mix.
                                                  stabilitas harga yang terjaga dan
                                                  efektivitas bauran kebijakan moneter,
                                                  fiskal, dan sektor riil.




 PT ALLO BANK INDONESIA TBK           2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 162
159                          Performa 2025            Laporan Manajemen                 Profil Perusahaan              Analisis dan Pembahasan Manajemen
                             Performance 2025           Management Reports                 Company Profile                    Management Discussion and Analysis




                                                Proyeksi Ekonomi Indonesia 2025-2031
                                                Indonesia Economic Projections 2025-2031

                                                                                                                                               2031
                                                                                                                2031            2031
            Indikator                Satuan                                                                                                Super Optimis
                                                     2025               2026                2027               Baseline       Optimis
            Indicators                Unit                                                                                                  2031 Super
                                                                                                             2031 Baseline 2031 Optimistic
                                                                                                                                             Optimistic

      Pertumbuhan Ekonomi             %, yoy        4,7–5,5            4,9–5,7              5,1–5,9            5,6–6,4              6,1–6,9            6,9–7,7
      Economic Growth
      Inflasi IHK                     %, yoy         2,5 ± 1            2,5 ± 1             2,5 ± 1             2,5 ± 1             2,5 ± 1             2,5 ± 1
      IHK Inflation
      Transaksi Berjalan              %PDB         0,1 s.d. -0,7     -0,2 s.d. -1,0      -0,4 s.d. -1,2       0,2 s.d. -0,6      0,3 s.d. -0,5       0,4 s.d. -0,4
      Ongoing Transactions
      Kredit Perbankan                %, yoy          8–11              8–12                 9–13                10–14               11–15              12–16
      Banking Credit

                                                             Sumber: Proyeksi Bank Indonesia
                                                             Source: Bank Indonesia Projection


  Stabilitas makroekonomi tersebut menciptakan lingkungan                             This macroeconomic stability has resulted in a relatively
  usaha yang relatif kondusif bagi dunia usaha dan sektor                             conducive business environment for the business world and
  keuangan. Aktivitas investasi diproyeksikan terus meningkat                         the financial sector. Investment activity is projected to continue
  seiring berlanjutnya pembangunan infrastruktur, penguatan                           increasing along with continued infrastructure development,
  sektor manufaktur bernilai tambah, serta percepatan                                 strengthening of the value-added manufacturing sector, and
  transformasi ekonomi digital. Di sisi eksternal, ketahanan neraca                   an accelerating of digital economic transformation. Externally,
  pembayaran dan cadangan devisa yang memadai diharapkan                              a resilient balance of payments and adequate foreign exchange
  tetap menjadi penyangga utama dalam menjaga stabilitas nilai                        reserves are predicted to remain key buffers in maintaining
  tukar di tengah volatilitas pasar keuangan global.                                  exchange rate stability in the midst of global financial market
                                                                                      volatility.

  Dalam konteks tersebut, iklim usaha industri perbankan nasional                     In this context, the business climate in the national banking
  diperkirakan tetap positif, meskipun menghadapi tantangan                           industry is expected to remain positive, despite facing challenges
  dari arah kebijakan suku bunga global yang masih relatif                            from a relatively tight global interest rate policy direction
  ketat dan meningkatnya persaingan di industri jasa keuangan.                        and increasing competition in the financial services industry.
  Pertumbuhan kredit perbankan secara industri diproyeksikan                          Banking credit growth across the industry is projected to be at
  berada di level 8-12%, sejalan dengan meningkatnya                                  8 - 12%, which would be in line with the increasing need for
  kebutuhan pembiayaan sektor produktif, konsumsi rumah                               financing in the productive sector, household consumption, and
  tangga, serta pembiayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah                           financing for Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs).
  (UMKM). Sementara itu, pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK)                          Meanwhile, growth in Third Party Funds (TPF) is expected to
  diperkirakan berada pada level yang baik, mencerminkan                              remain at a healthy level, reflecting maintained public trust in
  kepercayaan masyarakat yang tetap terjaga terhadap sistem                           the banking system.
  perbankan.

  Stabilitas sistem keuangan nasional diperkirakan tetap kuat,                        The stability of the national financial system is expected to
  ditopang oleh tingkat permodalan perbankan yang memadai,                            remain strong, supported by adequate bank capital levels,
  likuiditas yang terjaga, serta kualitas aset yang relatif stabil.                   maintained liquidity, and relatively stable asset quality. The
  Rasio kredit bermasalah (Non-Performing Loan/NPL) secara                            industry-wide non-performing loan (NPL) ratio is projected
  industri diproyeksikan tetap terkendali dalam batas yang sehat,                     to remain under control within healthy limits, in line with the
  seiring dengan penerapan prinsip kehati-hatian dan penguatan                        implementation of prudential principles and strengthening risk
  manajemen risiko oleh perbankan.                                                    management by banks.

  Namun demikian, industri perbankan juga dihadapkan pada                             However, the banking industry also faces a number of structural
  sejumlah tantangan struktural, antara lain meningkatnya                             challenges, including increased pressure on the cost of funds,
  tekanan biaya dana, kebutuhan investasi berkelanjutan pada                          as well as a need for continuous investment in information
  infrastruktur teknologi informasi, serta persaingan yang semakin                    technology infrastructure, and intensified competition from
  ketat dengan lembaga keuangan non-bank dan pemain                                   non-bank financial institutions and digital players. These
  digital. Kondisi tersebut mendorong perbankan untuk terus                           conditions have encouraged banks to continuously improve



                                                                   Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025               PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 163
    Tata Kelola Perusahaan yang Baik
                                                                                                                                                   160
                                                Laporan Keberlanjutan            Laporan Keuangan
    Good Corporate Governance                   Sustainability Report            Financial Statements




meningkatkan efisiensi operasional, memperkuat diferensiasi                  their operational efficiency, strengthen product differentiation,
produk, serta mengoptimalkan pemanfaatan teknologi dan                       and optimize their use of technology and data in service
data dalam pengembangan layanan dan manajemen risiko.                        development and risk management.

Ke depan, peluang pertumbuhan industri perbankan                             In the future, growth opportunities in the banking industry are
diperkirakan semakin terbuka seiring dengan meningkatnya                     predicted to expand further along with increasing financial
inklusi keuangan, akselerasi digitalisasi sistem pembayaran,                 inclusion, accelerating digitalization of payment systems, and
serta penguatan ekosistem keuangan digital. Perbankan                        a strengthening of the digital financial ecosystem. Banks are
diharapkan mampu memanfaatkan momentum pertumbuhan                           expected to capitalize on the momentum of national economic
ekonomi nasional dengan menyalurkan pembiayaan secara                        growth by disbursing financing selectively and with quality,
selektif dan berkualitas, sekaligus menjaga keseimbangan                     while maintaining a balance between business growth and
antara pertumbuhan bisnis dan prinsip kehati-hatian.                         prudential principles.

Secara keseluruhan, prospek usaha ke depan menunjukkan                       Overall, the Bank's future business outlook shows a constructive
arah yang konstruktif dengan fondasi ekonomi nasional yang                   direction that is supported by a strong national economic
kuat dan sistem keuangan yang stabil. Dalam iklim usaha                      foundation and a stable financial system. In a competitive
perbankan yang kompetitif dan dinamis, kemampuan Bank                        and dynamic banking business climate, the Bank's ability to
dalam merespons perubahan lingkungan usaha, mengelola                        respond to changes in the business environment, manage risks
risiko secara prudent, serta menghadirkan inovasi produk                     prudently, and deliver relevant product and service innovations
dan layanan yang relevan akan menjadi faktor kunci dalam                     will be key factors in creating sustainable growth and long-term
menciptakan pertumbuhan yang berkelanjutan dan nilai jangka                  value for all stakeholders.
panjang bagi seluruh pemangku kepentingan.




Aspek
Pemasaran
● Marketing Aspects


Strategi Pemasaran                                 Perseroan menetapkan strategi akuisisi               The Company has established a targeted
                                                   nasabah yang terarah dan berkelanjutan               and sustainable customer acquisition
Marketing Strategy
                                                   sebagai bagian dari upaya memperluas                 strategy as part of its efforts to expand
                                                   basis bisnis dan meningkatkan kualitas               its business base and improve its quality
                                                   pertumbuhan. Fokus akuisisi diarahkan                of growth. Its acquisitions focuses on
                                                   pada segmen nasabah yang memiliki                    customer segments with long-term
                                                   potensi pertumbuhan jangka panjang,                  growth potential, both in terms of third-
                                                   baik dari sisi dana pihak ketiga maupun              party funds and credit distribution, all the
                                                   penyaluran      kredit,  dengan    tetap             while still taking risk profiles and prudent
                                                   memperhatikan profil risiko dan prinsip              principles into consideration.
                                                   kehati-hatian.

                                                   Strategi akuisisi nasabah dilakukan                  Its customer acquisition strategy is
                                                   melalui pendekatan berbasis kebutuhan                implemented through a needs-based
                                                   dan pemetaan potensi pasar pada                      approach and by its mapping of
                                                   segmen ritel, UMKM, serta nasabah                    market potential in the retail, MSME,
                                                   komersial dan korporasi tertentu yang                and certain commercial and corporate
                                                   sejalan dengan kompetensi inti Bank.                 customer segments, all of which is in
                                                   Perseroan     juga    mengoptimalkan                 line with the Bank's core competencies.
                                                   pemanfaatan data dan analisis portofolio             The Company also optimizes its use of
                                                   nasabah untuk meningkatkan efektivitas               customer data and portfolio analysis to
                                                   penawaran produk, memperkuat cross-                  improve the effectiveness of its product
                                                   selling, serta meningkatkan retensi                  offerings, strengthen cross-selling, and
                                                   nasabah eksisting.                                   enhance its existing customer retention.



 PT ALLO BANK INDONESIA TBK            2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 164
161                   Performa 2025          Laporan Manajemen           Profil Perusahaan          Analisis dan Pembahasan Manajemen
                     Performance 2025         Management Reports            Company Profile              Management Discussion and Analysis




  Sejalan dengan arah pertumbuhan bisnis yang ditetapkan               In line with its business growth direction that it has set out for
  dalam Rencana Bisnis Bank (RBB), Perseroan menargetkan               itself in its Bank Business Plan (RBB), the Company has targeted
  peningkatan jumlah nasabah secara konsisten setiap tahunnya,         a consistent annual increase in customer numbers and a level of
  dengan pertumbuhan yang diharapkan selaras dengan                    growth that is expected to align with credit expansion and third-
  ekspansi kredit dan penghimpunan dana pihak ketiga. Upaya            party fundraising. These acquisition efforts are balanced by
  akuisisi tersebut diimbangi dengan penguatan proses Know             efforts at strengthening Know Your Customer (KYC) processes,
  Your Customer (KYC), manajemen risiko, serta peningkatan             risk management, and improving service quality to maintain
  kualitas layanan guna menjaga pertumbuhan yang sehat dan             healthy and sustainable growth.
  berkelanjutan.

  Dalam rangka mendukung efektivitas strategi pemasaran,               To support the effectiveness of our marketing strategy, efforts
  penguatan kanal digital menjadi salah satu fokus utama,              at strengthening digital channels have become a key focus.
  seiring dengan perubahan perilaku nasabah dan meningkatnya           All of this is in line with changing customer behaviors and an
  kebutuhan akan layanan perbankan yang cepat, mudah, dan              increasing need for fast, easy, and secure banking services.
  aman. Perseroan secara berkelanjutan mengembangkan                   The Company is continuously developing digital capabilities to
  kapabilitas digital untuk mendukung kegiatan pemasaran, mulai        support its marketing activities, from customer acquisition and
  dari akuisisi nasabah, promosi produk, hingga layanan purna          product promotion to after-sales service. This digitalization is
  jual. Digitalisasi ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi       designed to improve marketing cost efficiency while expanding
  biaya pemasaran sekaligus memperluas jangkauan pasar tanpa           market reach without relying solely on physical network
  bergantung sepenuhnya pada ekspansi jaringan fisik.                  expansions.

  Di sisi lain, jaringan kantor tetap memainkan peran strategis,       Meanwhile, our branch network continues to play a strategic
  khususnya dalam membangun hubungan dengan nasabah,                   role, particularly in building relationships with customers,
  menangani kebutuhan transaksi bernilai besar, serta mendukung        handling large-value transactions, and supporting customer
  akuisisi nasabah di wilayah dengan potensi ekonomi yang terus        acquisition in regions with growing economic potential.
  berkembang. Integrasi antara kanal fisik dan digital menjadi         Integration between physical and digital channels is key to
  kunci dalam menciptakan pengalaman nasabah yang konsisten            creating a consistent and high-quality customer experience.
  dan berkualitas.

  Di lain pihak, Perseroan memandang sinergi dan kemitraan             Furthermore, the Company views synergy and strategic
  strategis sebagai salah satu pilar penting dalam memperkuat          partnerships as crucial pillars in strengthening its marketing
  strategi pemasaran dan mempercepat pertumbuhan bisnis.               strategy and accelerating business growth. The Bank actively
  Bank secara aktif menjajaki dan mengembangkan kerja                  explores and develops collaborations with various strategic
  sama dengan berbagai mitra strategis, baik dalam ekosistem           partners, both within the financial ecosystem and the real
  keuangan maupun sektor riil, guna memperluas akses pasar             sector, to expand market access and boost added value for
  dan meningkatkan nilai tambah bagi nasabah.                          customers.

  Sinergi dilakukan melalui kerja sama dengan entitas dalam grup       The Bank's synergy is achieved through collaborations
  usaha yaitu CT Corp, institusi keuangan lainnya, serta berbagai      with entities within the CT Corp business group, with other
  mitra non-bank untuk mendukung akuisisi nasabah, distribusi          financial institutions, and with various non-bank partners
  produk, dan pengembangan layanan berbasis kebutuhan                  to support customer acquisition, product distribution, and
  spesifik. Kemitraan tersebut mencakup pemanfaatan jaringan           the development of needs-based services. This partnership
  mitra, integrasi sistem, serta pengembangan produk dan               encompasses leveraging partner networks, system integration,
  layanan bersama yang dapat meningkatkan daya saing Bank              and joint product and service development that can enhance
  di tengah persaingan industri perbankan yang semakin ketat.          the Bank's competitiveness in the midst of increasingly fierce
                                                                       competition in the banking industry.

  Melalui pendekatan sinergi yang terstruktur dan selektif,            Through a structured and selective synergy approach, the
  Perseroan berharap dapat mengoptimalkan potensi pasar,               Company hopes to optimize its market potential, efficiently
  memperluas basis nasabah secara efisien, serta memperkuat            expand its customer base, and strengthen its position within
  posisi Bank dalam ekosistem perbankan dan jasa keuangan              the national banking and financial services ecosystem. All
  nasional. Seluruh inisiatif kemitraan tetap dijalankan dengan        partnership initiatives are implemented with due regard for the
  memperhatikan prinsip tata kelola yang baik, manajemen risiko        principles of good governance, adequate risk management,
  yang memadai, serta kepatuhan terhadap ketentuan regulator.          and compliance with legal requirements.




                                                        Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025     PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 165
                                                                                                                                                 162
    Tata Kelola Perusahaan yang Baik            Laporan Keberlanjutan            Laporan Keuangan
    Good Corporate Governance                   Sustainability Report            Financial Statements




Pangsa Pasar
Market Share

Kebutuhan nasabah dalam bertransaksi pada era digital adalah                 Customer needs in transacting in the digital era are the Bank's
prioritas utama Bank dalam menciptakan produk & layanan                      main priority in creating innovative digital-based products &
berbasis digital yang inovatif dan memberikan kemanfaatan                    services that provide economic benefits not only for the Bank
ekonomi tidak hanya untuk Bank tetapi juga nasabah. Bank                     but also for customers. The Bank always takes the initiative
senantiasa berinisiatif untuk menyusun strategi, target jangka               to formulate strategies, short-term and long-term targets in
pendek dan jangka panjang dalam rangka mengembangkan                         order to develop the Bank's business scale as a benchmark for
skala bisnis Bank sebagai tolak ukur keberhasilan performa                   successful performance by creating competitive advantages to
dengan menciptakan keunggulan keunggulan kompetitif untuk                    become a leading digital based general bank.
menjadi bank umum berbasis digital terdepan.

Dalam kondisi ekonomi yang menantang ini industri perbankan                  In these challenging economic conditions, the banking industry
diharapkan untuk berkembang sebagai salah satu fondasi untuk                 is expected to develop as one of the foundations for maintaining
menjaga ketahanan perekonomian nasional. Salah satu cara                     the resilience of the national economy. One way that is generally
yang secara umum dilakukan oleh industri perbankan adalah                    done by the banking industry is to digitize banking services.
melakukan digitalisasi layanan perbankan. Hal ini dilakukan                  This is done to increase access to banking services to people
untuk meningkatkan akses terhadap layanan perbankan kepada                   who are included in the bankable population criteria but do
masyarakat yang termasuk kriteria bankable population namun                  not have a bank account, especially in consideration that the
tidak memiliki akun pada bank dengan mempertimbangkan                        potential for increasing digital banking services in the national
bahwa Potensi peningkatan layanan perbankan secara digital                   banking industry is still quite high.
dalam industri perbankan nasional masih cukup tinggi.




Kebijakan Dividen
dan Pembagiannya
● Dividend Policy and Distribution


Kebijakan Pembagian                                Pembayaran dividen yang dilakukan oleh               The Bank's dividend payments were
                                                   Bank dilakukan sesuai dengan Undang-                 made in accordance with Law No. 40
Dividen
                                                   Undang No. 40 Tahun 2007 tentang                     of 2007 concerning Limited Liability
Dividend Distribution Policy                                                                            Companies and on the basis of its
                                                   Perseroan Terbatas dan kebijakan
                                                   internal mengenai pembagian dividen.                 own internal policy regarding dividend
                                                   Mengacu pada Pasal 71 ayat 3 Undang-                 distributions. The Bank would make use
                                                   Undang No. 40 Tahun 2007, Anggaran                   of Article 71 Paragraph 3 of Law No. 40
                                                   Dasar Bank dan kebijakan internal, Bank              of 2007, its own Articles of Association,
                                                   dapat membagikan dividen kepada                      and internal policies as references to
                                                   pemegang saham apabila Bank memiliki                 distribute dividends to shareholders
                                                   saldo laba yang positif dan sesuai dengan            whenever the Bank had a positive
                                                   kemampuan keuangan perusahaan,                       retained earnings balance. It was also
                                                   berdasarkan ketentuan yang berlaku.                  permissible if such a distribution process
                                                   Rencana pembagian dividen didasarkan                 was in accordance with the Company's
                                                   atas pemenuhan hak pemegang saham                    financial capabilities and was carried
                                                   dengan mengutamakan kepentingan                      out in accordance with applicable




 PT ALLO BANK INDONESIA TBK            2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 166
163                            Performa 2025     Laporan Manajemen                Profil Perusahaan           Analisis dan Pembahasan Manajemen
                              Performance 2025     Management Reports                Company Profile               Management Discussion and Analysis




  Bank tanpa mengabaikan sejumlah faktor, seperti tingkat                       regulations. Its dividend distribution plan is done on the basis
  kesehatan keuangan, tingkat kecukupan modal, serta                            of fulfilling shareholder rights and prioritizes the Bank's interests
  kebutuhan dana untuk ekspansi usaha tanpa mengurangi hak                      without neglecting several factors, such as financial health,
  dari RUPS untuk menentukan lain sesuai dengan ketentuan                       capital adequacy, and funding requirements for business
  Anggaran Dasar.                                                               expansion. All of this is without prejudice to the right of the
                                                                                GMS to determine otherwise in accordance with the provisions
                                                                                of the Articles of Association.




                                                 Kronologis Pembagian Dividen
                                                 Dividend Distribution Chronology

                                                                   2025                                                  2024
                    Dividen Saham
                                                 (untuk Dividen Saham Tahun Buku 2025)                 (untuk Dividen Saham Tahun Buku 2024)
                    Stock Dividends
                                                    2025 (for Stock Dividends for 2025)                   2024 (for Stock Dividends for 2024)

      Laba Bersih (Rp juta)                                         467.106                                              444.566
      Net Profit (Millions of IDR)
      Jumlah Dividen (Rp)                                       233.382.954.186                                            Nihil
      Dividend Amount (IDR)                                                                                                None
      Dividen per Saham (Rp)                                            10,74                                                -
      Dividend per Share (IDR)
      Payout Ratio (%)                                              49,96%                                                   -
      Tanggal Pengumuman                                         10 April 2025                                               -
      Announcement Date                                          April 10, 2025
      Tanggal Pembayaran                                         30 April 2025                                               -
      Payment Date                                               April 30, 2025




  Kontribusi
  terhadap Negara
  ● Contributions to the State

                                                   Bank    berkomitmen    untuk   selalu                 The Bank is always committed to
                                                   mematuhi peraturan yang berlaku                       complying with applicable regulations
                                                   dalam menjalankan setiap kegiatan                     as it carries out all its business activities.
                                                   usahanya, termasuk dalam memenuhi                     This include fulfilling its tax obligations.
                                                   kewajibannya dalam hal pembayaran                     Fulfilling tax payments is one way
                                                   pajak. Pemenuhan pembayaran pajak                     Allo Bank contributes to the state
                                                   merupakan salah satu bentuk kontribusi                (considering that the Bank is a taxpayer
                                                   Allo Bank kepada negara mengingat                     with an obligation to pay Corporate
                                                   Bank merupakan wajib pajak yang                       Income Tax.
                                                   memiliki kewajiban penyetoran PPh
                                                   Badan.

                                                   Di tahun 2025, jumlah PPh Badan yang                  In 2025, the amount of corporate income
                                                   disetorkan oleh Bank adalah sebesar                   tax paid by the Bank was IDR168 billion,
                                                   Rp168 miliar, naik 23% jika dibandingkan              a 23% increase compared to 2024.
                                                   tahun 2024.




                                                             Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025          PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 167
  Tata Kelola Perusahaan yang Baik
                                                                                                                                            164
                                              Laporan Keberlanjutan            Laporan Keuangan
  Good Corporate Governance                   Sustainability Report            Financial Statements




Informasi tentang Program Kepemilikan
Saham oleh Karyawan dan/atau
Manajemen (ESOP/MSOP)
● Information on Employee and/or Management Stock
  Ownership Programs (ESOP/MSOP)




                                                 Per 31 Desember 2025, Bank tidak                     As of 31 December, 2025, the Bank did
                                                 memiliki program kepemilikan saham                   not have any kind of employee and/or
                                                 oleh    karyawan    (ESOP)    dan/atau               management stock ownership program
                                                 manajemen (MSOP). Dengan demikian,                   (ESOP). As such, no information related
                                                 tidak terdapat informasi terkait ESOP/               to ESOP/MSOP can be presented in this
                                                 MSOP yang dapat disajikan dalam                      Annual Report.
                                                 Laporan Tahunan ini.




PT ALLO BANK INDONESIA TBK           2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 168
165                         Performa 2025             Laporan Manajemen               Profil Perusahaan            Analisis dan Pembahasan Manajemen
                           Performance 2025             Management Reports                Company Profile               Management Discussion and Analysis




  Informasi tentang Realisasi Penggunaan
  Dana Hasil Penawaran Umum
  ● Information on the Realization of the Use of Proceeds from
    Public Offerings

  Allo Bank telah melakukan Penawaran Umum Terbatas (PUT) di tahun 2022 dalam rangka Penambahan Modal dengan Memberikan
  Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) III kepada para pemegang saham sebanyak 10.047.322.871 saham biasa atau
  sebesar 46,24% dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah PMHMETD III dengan nilai nominal Rp100 setiap saham dengan
  Harga Pelaksanaan Rp478 per saham, sehingga jumlah dana yang diterima Bank dalam PMHMETD III ini sebesar Rp4.802.620
  juta. Adapun realisasi penggunaan dana hasil penawaran umum tersebut per 31 Desember 2024 adalah sebagai berikut:


                                                                                                                     Rencana Penggunaan Dana
                                                          Nilai Realisasi Hasil Penawaran Umum                           Menurut Prospektus
                                                    Realization of Funds Resulting from Public Offering            Fund Appropriation Plan According
           Jenis                                                                                                          to the Prospectus
       Penawaran
                            Tanggal Efektif        Jumlah Hasil
         Umum                                                               Biaya
                             Effective Date         Penawaran                                                                             Infrastruktur IT
      Public Offering                                                    Penawaran
           Type                                       Umum                                      Hasil Bersih         Kredit (85%)               (10%)
                                                                           Umum
                                                    Total Public                                Net Proceeds         Credit (85%)         IT Infrastructure
                                                                        Public Offering
                                                     Offering                                                                                   (10%)
                                                                            Costs
                                                     Proceeds

      Penawaran Umum       26 Januari 2022               4.802.620                  2.224             4.800.396            4.080.336                480.040
      Terbatas III         26 Jaunary, 2022
      Limited Public
      Offering III

      Berdasarkan dana hasil PMHMETD III yang diperoleh Bank (setelah dikurangi komisi, biaya, dan bebas emisi lainnya), digunakan dengan rincian sebagai
      berikut:
      1. Rp4.080.336 juta (85%) untuk Kredit;
      2. Rp480.040 juta (10%) untuk Infrastruktur IT;
      3. Rp240.020 juta (5%) untuk Pengembangan operasional.

      Per 31 Desember 2024, Bank telah sepenuhnya merealisasikan penggunaan dana yang diperoleh dalam PMHMETD III menurut prospektus.




                                                                   Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025         PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 169
    Tata Kelola Perusahaan yang Baik
                                                                                                                                                            166
                                                  Laporan Keberlanjutan                Laporan Keuangan
    Good Corporate Governance                     Sustainability Report                Financial Statements




Allo Bank conducted a Limited Public Offering (PUT) in 2022 to boost its capital through its issuance of Pre-emptive Rights Issue
(PMHMETD) III to shareholders that amounted to 10,047,322,871 common shares. These shares represented 46.24% of the Bank's
issued and fully paid-up capital after PMHMETD III. The shares had a par value of IDR100 per share and an Exercise Price of IDR478
per share. Accordingly, the total funds received by the Bank from PMHMETD III amounted to IDR4,802,620 million. The Bank's
realization of its proceeds from its public offering as of 31 December, 2024, is as follows:



                                                               Realisasi Penggunaan Dana Menurut Prospektus                               Sisa Dana
                                                              Fund Appropriation Plan According to the Prospectus                            Hasil
                                                                                                                                          Penawaran
                                                                                                                                            Umum
  Pengembangan                                                                                 Pengembangan                               Remaining
 Operasional (5%)               Jumlah               Kredit               Infrastruktur IT      Operasional              Jumlah           Funds from
    Operational                  Total               Credit               IT Infrastructure      Operational              Total             Public
 Development (5%)                                                                               Development                                Offering


            240.020              4.800.396              4.080.336                 480.040                     240.020      4.800.396                    -




 Based on the Bank's proceeds from the PMHMETD III it obtained (after deducting commissions, fees, and other emission-free amounts), its allocation is as
 follows:
 1. IDR4,080,336 million (85%) for Credit;
 2. IDR480,040 million (10%) for IT Infrastructure;
 3. IDR240,020 million (5%) for Operational Development.

 As of 31 December, 2024, the Bank has fully realized its use of proceeds obtained from PMHMETD III (as stated in its prospectus).




 PT ALLO BANK INDONESIA TBK              2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 170
167             Performa 2025     Laporan Manajemen           Profil Perusahaan          Analisis dan Pembahasan Manajemen
               Performance 2025    Management Reports            Company Profile              Management Discussion and Analysis




  Informasi Transaksi Material yang
  Mengandung Benturan Kepentingan
  dan/atau Transaksi dengan Pihak
  Afiliasi/Pihak Berelasi
  ● Information on Material Transactions Containing Conflicts of
    Interest and/or Transactions with Affiliated/Related Parties


  Kebijakan Mekanisme              Bank telah memiliki kebijakan terkait            The Bank has a policy for dealing
                                   transaksi yang mengandung benturan               with transactions containing conflicts
  Review atas Transaksi dan
                                   kepentingan dan/atau transaksi dengan            of interest and/or transactions with
  Pemenuhan Peraturan dan
                                   pihak berelasi. Bank melakukan seluruh           related parties. The Bank conducts
  Ketentuan Terkait                transaksi dengan pihak afiliasi dengan           all transactions with affiliated parties
  Transaction Review               memperhatikan prinsip kehati-hatian              with due regard to the principle of
  Mechanism Policy and             sesuai dengan praktik bisnis yang                prudence. It carries these transactions
  Compliance with Related          berlaku umum serta telah memenuhi                out in accordance with generally
  Regulations and Provisions       Peraturan OJK No. 42/POJK.04/2020                accepted business practices and in
                                   tentang Transaksi Afiliasi dan Transaksi         compliance with Financial Services
                                   Benturan Kepentingan dan PSAK No.                Authority Regulation (POJK) No. 42/
                                   224 tentang Pengungkapan Pihak-pihak             POJK.04/2020 concerning Affiliated
                                   Berelasi.                                        Party Transactions and Conflict of
                                                                                    Interest Transactions and Statement of
                                                                                    Financial Accounting Standards (PSAK)
                                                                                    No. 224 concerning Related Party
                                                                                    Disclosures.

                                   Direksi senantiasa memastikan seluruh            The Board of Directors consistently
                                   kegiatan transaksi afiliasi yang dilakukan       works to ensure that all affiliated party
                                   telah melalui proses yang memadai                transactions are conducted through an
                                   sesuai dengan prinsip transaksi yang             adequate process that is in accordance
                                   wajar (arm’s length principle). Dewan            with the Arm's Length Principle. The
                                   Komisaris dan Komite Audit juga telah            Board of Commissioners and the Audit
                                   melakukan review untuk memastikan                Committee have also conducted reviews
                                   bahwa transaksi afiliasi dilaksanakan            to ensure that affiliated party transactions
                                   sesuai dengan praktik bisnis yang                are all carried out in accordance with
                                   berlaku umum dan telah memenuhi                  generally accepted business practices
                                   prinsip transaksi yang wajar (arm’s              and comply with the Arm's Length
                                   length principle). Mekanisme review atas         Principle. The review mechanism for
                                   transaksi dengan pihak afiliasi dan/atau         transactions with affiliated parties and/or
                                   pihak berelasi dilakukan melalui proses          related parties is conducted through an
                                   audit oleh Satuan Kerja Audit Internal           audit process by the Internal Audit Unit,
                                   yang hasilnya kemudian dilaporkan                the results of which are then reported to
                                   kepada Dewan Komisaris.                          the Board of Commissioners.

                                   Per 31 Desember 2025, Bank tidak                 As of 31 December, 2025, the Bank
                                   memiliki transaksi yang mengandung               didn't have any transactions containing
                                   benturan kepentingan yang bersifat               material conflicts of interest that would
                                   material dan berdampak terhadap kinerja          impact its financial and operational
                                   keuangan dan kinerja operasional.                performance.



                                             Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025     PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 171
    Tata Kelola Perusahaan yang Baik
                                                                                                                                                      168
                                                  Laporan Keberlanjutan           Laporan Keuangan
    Good Corporate Governance                     Sustainability Report           Financial Statements




Transaksi dengan Pihak Berelasi
Transactions with Related Parties

Sepanjang tahun 2025, Bank melakukan transaksi dengan pihak                    Throughout 2025, the Bank conducted various transactions with
berelasi yang dilakukan dengan memenuhi prinsip transaksi                      related parties in accordance with the Arm's Length Principle.
yang wajar (arm’s length principle) sesuai dengan persyaratan                  These transactions have been carried out in accordance with
yang disetujui oleh kedua belah pihak, yang mungkin tidak                      terms that have been agreed upon by both parties, which may
sama dengan transaksi lain yang dilakukan dengan pihak-pihak                   differ from other transactions with unrelated parties. All related
yang tidak berelasi. Seluruh transaksi dengan pihak berelasi                   party transactions conducted by the Bank have also complied
yang dilakukan oleh Bank juga telah sesuai dengan PSAK                         with PSAK No. 224 concerning Disclosure of Related Parties
No. 224 tentang Pengungkapan Pihak-pihak Berelasi dan                          and Bapepam-LK Regulation No. KEP-347/BL/2012 dated 25
Peraturan Bapepam LK No. KEP-347/BL/2012 tanggal 25 Juni                       June, 2012, concerning the Presentation and Disclosure of
2012 tentang Penyajian dan Pengungkapan Laporan Keuangan                       Financial Statements of Issuers or Public Companies.
Emiten atau Perusahaan Publik.




                                Nama, Sifat, Hubungan, dan Sifat Transaksi Berelasi
                       Name, Nature of Relationship, and Nature of Related Transactions

     Pihak Berelasi                      Sifat Hubungan Berelasi                                            Sifat Transaksi
     Related Parties                     Nature of Related Parties                                       Nature of Transactions

 PT Mega Corpora                Pemegang Saham                                   Dana Setoran Modal, Simpanan, dan Beban Bunga
                                Shareholders                                     Capital Deposits, Savings,and Interest Expenses
 PT Bukalapak.com Tbk           Pemegang Saham                                   Dana Setoran Modal, Simpanan, dan Beban Bunga
                                Shareholders                                     Capital Deposits, Savings,and Interest Expenses
 PT Bank Mega Tbk               Dimiliki oleh Pemegang Saham akhir yang sama     Kustodian, Giro pada Bank Lain
                                Owned by the same ultimate shareholder           Custodian, Current Account with Other Banks
 PT Bank Mega Syariah           Dimiliki oleh Pemegang Saham akhir yang sama     Giro pada Bank Lain
                                Owned by the same ultimate shareholder           Current accounts with other banks
 PT Trans Media Corpora         Dimiliki oleh Pemegang Saham akhir yang sama     Simpanan dan Beban Bunga
                                Owned by the same ultimate shareholder           Savings and Interest Expenses
 PT Duta Visual Nusantara       Dimiliki oleh Pemegang Saham akhir yang sama     Simpanan dan Beban Bunga
 Tivi Tujuh                     Owned by the same ultimate shareholder           Savings and Interest Expenses
 PT Asuransi Umum Mega          Dimiliki oleh Pemegang Saham akhir yang sama     Asuransi Pemberian Kredit dan Properti, Simpanan, dan Beban Bunga
                                Owned by the same ultimate shareholder           Credit and Property Insurance, Deposits and Interest Expenses
 PT CT Corpora                  Dimiliki oleh Pemegang Saham akhir yang sama     Simpanan dan Beban Bunga
                                Owned by the same ultimate shareholder           Savings and Interest Expenses
 PT Trans Corpora               Dimiliki oleh Pemegang Saham akhir yang sama     Simpanan dan Beban Bunga
                                Owned by the same ultimate shareholder           Savings and Interest Expenses
 PT PFI Mega Life               Dimiliki oleh Pemegang Saham akhir yang sama     Simpanan dan Beban Bunga
 Insurance                      Owned by the same ultimate shareholder           Savings and Interest Expenses
 PT Allo Fresh Indonesia        Dimiliki oleh Pemegang Saham akhir yang sama     Simpanan dan Beban Bunga
                                Owned by the same ultimate shareholder           Savings and Interest Expenses
 PT Trans Retail Indonesia      Dimiliki oleh Pemegang Saham akhir yang sama     Simpanan dan Beban Bunga
                                Owned by the same ultimate shareholder           Savings and Interest Expenses
 PT Mega Capital                Dimiliki oleh Pemegang Saham akhir yang sama     Simpanan dan Beban Bunga
 Sekuritas                      Owned by the same ultimate shareholder           Savings and Interest Expenses
 PT Trans Kalla Makassar        Dimiliki oleh Pemegang Saham akhir yang sama     Kredit yang Diberikan, Pendapatan Bunga, Simpanan, dan Beban Bunga
                                Owned by the same ultimate shareholder           Credit and Property Insurance, Deposits and Interest Expenses
 PT Mega Finance                Dimiliki oleh Pemegang Saham akhir yang sama     Simpanan dan Beban Bunga
                                Owned by the same ultimate shareholder           Savings and Interest Expenses
 PT Mega Central Finance        Dimiliki oleh Pemegang Saham akhir yang sama     Simpanan dan Beban Bunga
                                Owned by the same ultimate shareholder           Savings and Interest Expenses
 PT Mega Auto Finance           Dimiliki oleh Pemegang Saham akhir yang sama     Simpanan dan Beban Bunga
                                Owned by the same ultimate shareholder           Savings and Interest Expenses




 PT ALLO BANK INDONESIA TBK             2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 172
169                          Performa 2025               Laporan Manajemen               Profil Perusahaan            Analisis dan Pembahasan Manajemen
                             Performance 2025                Management Reports             Company Profile               Management Discussion and Analysis




           Pihak Berelasi                       Sifat Hubungan Berelasi                                            Sifat Transaksi
           Related Parties                      Nature of Related Parties                                       Nature of Transactions
      PT Trans Fashion              Dimiliki oleh Pemegang Saham akhir yang sama         Simpanan dan Beban Bunga
      Indonesia                     Owned by the same ultimate shareholder               Savings and Interest Expenses
      PT Metropolitan               Dimiliki oleh Pemegang Saham akhir yang sama         Simpanan dan Beban Bunga
      Retailmart                    Owned by the same ultimate shareholder               Savings and Interest Expenses
      PT Alfa Retailindo            Dimiliki oleh Pemegang Saham akhir yang sama         Simpanan dan Beban Bunga
                                    Owned by the same ultimate shareholder               Savings and Interest Expenses
      PT Para Bandung               Dimiliki oleh Pemegang Saham akhir yang sama         Simpanan dan Beban Bunga
      Propertindo                   Owned by the same ultimate shareholder               Savings and Interest Expenses
      Yayasan CT Arsa               Dimiliki oleh Pemegang Saham akhir yang sama         Simpanan dan Beban Bunga
                                    Owned by the same ultimate shareholder               Savings and Interest Expenses
      Perseorangan                  Komisaris, Direksi, Pejabat Eksekutif, Keluarga      Kredit yang Diberikan, Pendapatan Bunga, Simpanan, dan Beban Bunga
                                    Board of Commissioners, Board of Directors,          Credit and Property Insurance, Deposits and Interest Expenses
                                    Executive Staff, Family




   Realisasi Transaksi Pihak Berelasi
   Realizations for Related Party Transactions

   Seluruh transaksi yang dilakukan oleh Bank dengan pihak                             Transactions conducted by the Bank with related parties always
   berelasi senantiasa memperhatikan ketentuan yang berlaku.                           take all applicable provisions into account. Details involving the
   Adapun realisasi transaksi dengan pihak berelasi yang dilakukan                     realizations of transactions with related parties conducted by
   Bank dalam 2 (dua) tahun terakhir dapat dilihat sebagai berikut:                    the Bank in the last 2 (two) years can be seen below:


                                 Uraian
                                                                                        2025 (Rp)                                  2024 (Rp)
                                Description

      Aset
      Assets

      Giro pada Bank Lain (Catatan 6)                                                             37.855.809.750                              46.729.528.498
      Current Accounts at Other Banks (Note 6)
      Penempatan pada Bank Lain (Catatan 7)                                                    450.000.000.000                            2.150.000.000.000
      Placements with Other Banks (Note 7)
      Kredit yang Diberikan (Catatan 10)                                                        498.845.805.497                               588.117.952.080
      Loans (Note 10)
      Pendapatan Bunga yang Masih Akan Diterima (Catatan 11)                                           976.749.471                               3.747.855.319
      Interest Income Receivable (Note 11)
      Total Aset yang Terkait dengan Pihak Berelasi                                             987.640.508.908                            2.788.548.606.369
      Total Assets with Related Parties
      Persentase dari Jumlah Aset                                                                             5,35%                                     19,94%
      Percentage of Total Assets

      Liabilitas
      Liabilitites

      Simpanan Nasabah (Catatan 18)
      Deposits from Customers (Note 18)
      Giro                                                                                          15.874.994.821                             27.723.748.849
      Current Accounts
      Tabungan                                                                                           3.797.944                                             -
      Savings Deposits
      Deposito                                                                                    705.168.270.168                             187.478.189.054
      Time Deposits
      Simpanan dari Bank Lain (Catatan 19)                                                               9.639.737                                    11.172.132
      Deposits from Other Banks (Note 19)
      Efek-efek yang Dijual dengan Janji Dibeli Kembali (Catatan 17)                                              -                                            -
      Marketable Securities Sold Under Agreements to Resell (Note 17)
      Jumlah Liabilitas yang Terkait dengan Pihak Berelasi                                        721.056.702.670                              215.213.110.035
      Total Liabilities with Related Parties




                                                                        Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025      PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 173
    Tata Kelola Perusahaan yang Baik
                                                                                                                                             170
                                                Laporan Keberlanjutan            Laporan Keuangan
    Good Corporate Governance                   Sustainability Report            Financial Statements




Pernyataan Direksi terkait Prinsip Transaksi yang Wajar (Arm’s Length Principle)
Board of Directors Statement on the Arm’s Length Principle

Direksi berkomitmen memegang prinsip Arm’s Length Principle                  The Board of Directors is committed to upholding the Arm's
(ALP) selaku prinsip yang mengatur bahwa apabila kondisi                     Length Principle (ALP). This principle stipulates that if the
dalam transaksi yang dilakukan antara pihak yang mempunyai                   conditions of a transaction between related parties are the same
Hubungan Istimewa sama atau sebanding dengan kondisi dalam                   or comparable to those of a transaction between unrelated
transaksi yang dilakukan antara pihak yang tidak mempunyai                   parties, then the price or profit of the transaction between
hubungan Istimewa yang menjadi pembanding, maka harga                        the related parties must be equal to or within the range of the
atau laba dalam transaksi yang dilakukan antara pihak-pihak                  price or profit of the transaction between the unrelated parties.
yang mempunyai Hubungan Istimewa harus sama dengan                           This principle is based on the norm that the price or profit of
atau berada dalam rentang harga atau laba dalam transaksi                    transactions with affiliated parties is determined by market
yang dilakukan antara pihak yang tidak mempunyai Hubungan                    forces, and that such transactions should reflect Fair Market
Istimewa yang menjadi pembanding. Pada prinsipnya,                           Value (FMV).
berdasarkan pada norma bahwa harga atau laba atas transaksi
yang dilakukan dengan pihak afiliasi ditentukan oleh kekuatan
pasar, sehingga transaksi tersebut dapat mencerminkan harga
pasar yang wajar (Fair Market Value/FMV).




Peran Dewan Komisaris dan Komite Audit dalam Memenuhi Prinsip Transaksi yang
Wajar (Arm’s Length Principle)
The Role of the Board of Commissioners and the Audit Committee in Complying with the Arm's
Length Principle

Dewan Komisaris bersama dengan Komite Audit berkomitmen                      The Board of Commissioners works together with the Audit
memegang prinsip Arm’s Length Principle (ALP). Mekanisme                     Committee to uphold the Arm's Length Principle (ALP). The
review Bank atas transaksi dengan Pihak-pihak Berelasi dilakukan             Bank's review mechanism for transactions with Related Parties
melalui proses audit, khususnya audit yang telah dilakukan                   is conducted through an audit process. Specifically, these
oleh akuntan publik dan dipublikasikan, dimana mekanisme                     audits are carried out by public accountants and are then
ini tertuang dalam PSAK 224 tentang Pengungkapan Pihak-                      published. This mechanism is outlined in Statement of Financial
pihak Berelasi. Pada prinsipnya, berdasarkan pada norma                      Accounting Standards (PSAK) 224 concerning Related Party
bahwa harga atau laba atas transaksi yang dilakukan dengan                   Disclosures. This principle is based on the norm that prices or
pihak afiliasi ditentukan oleh kekuatan pasar, sehingga transaksi            profits from transactions with affiliated parties are determined
tersebut dapat mencerminkan harga pasar yang wajar (Fair                     by market forces, and that such transactions should reflect Fair
Market Value/FMV).                                                           Market Value (FMV).




  PT ALLO BANK INDONESIA TBK           2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 174
171         Performa 2025     Laporan Manajemen           Profil Perusahaan          Analisis dan Pembahasan Manajemen
           Performance 2025    Management Reports            Company Profile              Management Discussion and Analysis




  Informasi Keuangan yang Mengandung
  Kejadian yang Bersifat Luar Biasa dan
  Jarang Terjadi
  ● Financial Information Containing Extraordinary and Rare Events

                               Hingga 31 Desember 2025, tidak                   As of 31 December, 2025, the Bank has
                               terdapat kejadian yang bersifat luar             experienced any extraordinary or rare
                               biasa dan jarang terjadi yang dialami            events. As such, there is no information
                               oleh Bank. Dengan demikian, tidak                on extraordinary and rare financial
                               terdapat informasi kejadian keuangan             events that can be disclosed in this
                               yang bersifat luar biasa dan jarang              Annual Report.
                               terjadi yang dapat diungkapkan dalam
                               Laporan Tahunan ini.




  Perubahan Peraturan Perundang-
  Undangan yang Berpengaruh
  Signifikan terhadap Perusahaan
  ● Changes in Legislation that Significantly Impact the Company

                               Selama tahun 2025, terdapat perubahan            Throughout 2025, there were a number
                               peraturan perundang-undangan yang                of changes in legislation that significantly
                               berpengaruh     signifikan   terhadap            impacted the Bank's operational and
                               kinerja operasional dan keuangan                 financial performance. The following is
                               Bank. Adapun perubahan peraturan                 a list of these changes in legislation and
                               perundang-undangan dan dampaknya                 the impact they have had on the Bank:
                               terhadap Bank dapat dilihat sebagai
                               berikut:




                                         Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025     PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 175
   Tata Kelola Perusahaan yang Baik
                                                                                                                                                                 172
                                                  Laporan Keberlanjutan               Laporan Keuangan
   Good Corporate Governance                      Sustainability Report               Financial Statements




    Perubahan Peraturan/                                                                                                        Dampak terhadap
                                                                            Penjelasan
    Perundang-Undangan                                                                                                             Perusahaan
                                                                            Explanation
Changes to Regulations/Legislation                                                                                            Impact on the Company

Peraturan Otoritas Jasa Keuangan             1.   Pengguna wajib memiliki dan menerapkan kebijakan dan prosedur            Bank telah mematuhi dan
Republik Indonesia No. 28 Tahun 2024              terkait SIPELAKU yang paling sedikit mencakup:                           menjalankan implementasi
tentang Pengelolaan Informasi Rekam               a. kewenangan dan tanggung jawab pemegang Hak Akses                      ketentuan tersebut dalam unit
Jejak Pelaku Melalui Sistem Informasi                  untuk mengajukan permintaan dan menerima Rekam Jejak;               kerja internal terkait sesuai
Pelaku (POJK SIPELAKU)                            b. tata cara permintaan Rekam Jejak pada SIPELAKU dan                    ketentuan yang berlaku.
                                                       memastikan penggunaannya;
Financial Services Authority Regulation           c. penatausahaan permintaan Rekam Jejak yang diperoleh dari              The Bank has complied with and
(POJK) No. 28 of 2024 concerning                       SIPELAKU serta dokumen pendukung;                                   implemented these provisions
Management of Information on the                  d. pengamanan Rekam Jejak; dan                                           in its relevant internal work units
Track Records of Offenders Through                e. pemusnahan Rekam Jejak yang diperoleh dari SIPELAKU.                  in accordance with applicable
the Offender Information System (POJK        2.   Pengguna wajib melakukan audit internal terhadap penggunaan              regulations.
SIPELAKU)                                         SIPELAKU paling sedikit 1 (satu) kali dalam 1 (satu) tahun.

                                             1.   Users are required to have and implement policies and procedures
                                                  related to SIPELAKU, which at a minimum include:
                                                  a. the authority and responsibilities of Access Rights holders to
                                                       request and receive Track Records;
                                                  b. procedures for requesting Track Records from SIPELAKU and
                                                       ensuring their use;
                                                  c. administration of Track Record requests obtained from
                                                       SIPELAKU and supporting documents;
                                                  d. security of Track Records; and
                                                  e. destruction of Track Records obtained from SIPELAKU.
                                             2.   Users are required to conduct internal audits of SIPELAKU usage at
                                                  least once a year.
Peraturan Anggota Dewan Gubernur             1.   Bank wajib menyampaikan laporan tahunan sebagai berikut:                 Bank telah mematuhi dan
No. 24 Tahun 2024 tentang Keamanan                a. tingkat kematangan KKS; dan                                           menjalankan implementasi
Sistem Informasi dan Ketahanan Siber              b. hasil identifikasi infrastruktur informasi vital,                     ketentuan tersebut dalam unit
bagi Penyelenggara Sistem Pembayaran,             disampaikan paling lambat 31 Januari untuk periode pelaporan             kerja internal terkait sesuai
Pelaku Pasar Uang dan Pasar Valuta                tahun sebelumnya.                                                        ketentuan yang berlaku.
Asing, serta Pihak Lain yang Diatur dan      2.   Pelaporan tahunan sebagaimana dimaksud pada poin (1) pertama
Diawasi Bank Indonesia (PADG KKS)                 kali disampaikan kepada Bank Indonesia pada Januari 2026 untuk           The Bank has complied with and
                                                  periode laporan tahun 2025.                                              implemented these provisions
Board of Governors Regulation (PADG)         3.   Laporan Insiden Siber dilaksanakan paling sedikit dengan:                in its relevant internal work units
No. 24 of 2024 concerning Information             a. mengaktifkan tim tanggap Insiden Siber di level organisasi            in accordance with applicable
System Security and Cyber ​​Resilience            b. menyampaikan:                                                         regulations.
for Payment System Operators, Money                     •    notifikasi awal Insiden Siber pa1ing lama 1 (satu) jam
Market and Foreign Exchange Market                           setelah Insiden Siber diketahui oleh Bank; dan
Players, and Other Parties Regulated                    •    laporan Insiden Siber pa1ing lama 3 (tiga) hari kalender
and Supervised by Bank Indonesia                             setelah Insiden Siber terjadi, kepada Bank Indonesia.
(PADG KKS)                                   4.   Bank wajib mengevaluasi paling sedikit 1 (satu) kali dalam 1 (satu)
                                                  tahun, untuk:
                                                  a. Kebijakan, Standar, dan Prosedur KKS.
                                                  b. Penerapan manajemen KKS.
                                                  c. Audit KKS.
                                                  d. Program peningkatan budaya KKS.
                                                  e. Pengkinian profil Risiko Siber.
                                                  f.    Penerapan proteksi KKS.
                                                  g. Pemindaian Kerentanan Siber.
                                                  h. Pemeliharaan dan pengujian sistem deteksi.
                                                  i.    Simulasi dan uji coba penanganan dan pemulihan Insiden
                                                        Siber.

                                             1.   Banks are required to submit the following annual reports:
                                                  a. the maturity level of the PSC; and
                                                  b. the identification results of vital information infrastructure that
                                                      are to be submitted no later than 31 January for the previous
                                                      year's reporting period.
                                             2.   The annual report referred to in point (1) must be submitted to
                                                  Bank Indonesia for the first time in January 2026 for the 2025
                                                  reporting period.
                                             3.   Cyber ​​Incident Reporting must be carried out by at least:
                                                  a. activating a Cyber Incident
                                                                               ​​        response team at the
                                                      organizational level
                                                  b. providing a submission:
                                                      •      initial notification of the Cyber ​​Incident is to be done
                                                             no later than 1 (one) hour after the Cyber ​​Incident is
                                                             discovered by the Bank; and
                                                      •      a Cyber Incident
                                                                         ​​        report is to be provided to Bank
                                                             Indonesia no later than 3 (three) calendar days after the
                                                             Cyber Incident
                                                                      ​​          has occured.




PT ALLO BANK INDONESIA TBK              2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 176
173                          Performa 2025             Laporan Manajemen                 Profil Perusahaan             Analisis dan Pembahasan Manajemen
                            Performance 2025              Management Reports                Company Profile                 Management Discussion and Analysis




          Perubahan Peraturan/                                                                                                     Dampak terhadap
                                                                                Penjelasan
          Perundang-Undangan                                                                                                          Perusahaan
                                                                                Explanation
      Changes to Regulations/Legislation                                                                                         Impact on the Company

                                                  4.   Banks are required to evaluate the following at least once a year:
                                                       a. KKS Policies, Standards, and Procedures.
                                                       b. Implementation of Information System Security and Cyber ​​
                                                           Resilience (KKS) management.
                                                       c. KKS audits.
                                                       d. KKS culture improvement programs.
                                                       e. Updating the Bank's Cyber ​​Risk Profile.
                                                       f.  Implementation of KKS protection.
                                                       g. Cyber ​​Vulnerability Scanning.
                                                       h. Maintenance and testing of detection systems.
                                                       i.  Simulations and trials of handling and recovery of Cyber ​​
                                                           Incidents.
      Peraturan Otoritas Jasa Keuangan            1.   Seluruh mekanisme pembukaan Rahasia Bank wajib mengikuti               Bank telah mematuhi dan
      No. 44 Tahun 2024 tentang Rahasia                ketentuan POJK 44 Tahun 2024.                                          menjalankan implementasi
      Bank                                        2.   Bank wajib memiliki prosedur internal mengenai pembukaan               ketentuan tersebut dalam unit-
      Financial Services Authority Regulation          Rahasia Bank.                                                          unit kerja internal terkait sesuai
      No. 44 of 2024 concerning Bank              3.   Bank wajib memiliki register dokumentasi untuk seluruh                 ketentuan yang berlaku.
      Secrecy                                          permintaan dan pemberian pembukaan informasi Rahasia Bank.
                                                                                                                              The Bank has complied with and
                                                  1.   All mechanisms for disclosing Bank Secrecy must comply with the        implemented these provisions
                                                       provisions of POJK 44 of 2024.                                         in its relevant internal work units
                                                  2.   Banks must have internal procedures regarding its disclosure of        in accordance with applicable
                                                       Bank Secrecy.                                                          regulations.
                                                  3.   Banks must maintain a documentation register for all requests and
                                                       grants for the disclosure of Bank Secrecy information.
      Peraturan Anggota Dewan Gubernur            Penyampaian laporan berupa laporan terkait pemrosesan Transaksi             Bank telah mematuhi dan
      No. 3 Tahun 2025 tentang Implementasi       QRIS dilakukan sesuai dengan ketentuan Bank Indonesia yang                  menjalankan implementasi
      Standar Nasional Quick Response Code        mengatur mengenai penyelenggaraan pemrosesan transaksi                      ketentuan tersebut dalam unit-
      untuk Pembayaran                            pembayaran.                                                                 unit kerja internal terkait sesuai
                                                                                                                              ketentuan yang berlaku.
      Board of Governors Regulation No. 3 of      Submission of reports related to QRIS transaction processing is to be
      2025 concerning Implementation of the       carried out in accordance with Bank Indonesia regulations governing         The Bank has complied with and
      National Standard Quick Response Code       the implementation of payment transaction processing.                       implemented these provisions
      for Payments                                                                                                            in its relevant internal work units
                                                                                                                              in accordance with applicable
                                                                                                                              regulations.
      Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No.        Emiten atau Perusahaan Publik wajib menyampaikan laporan Informasi          Bank telah mematuhi dan
      45 Tahun 2024 tentang Pengembangan          atau Fakta Material kepada Otoritas Jasa Keuangan dan melakukan             menjalankan implementasi
      dan Penguatan Emiten dan Perusahaan         pengumuman Informasi atau Fakta Material kepada masyarakat dengan           ketentuan tersebut dalam unit-
      Publik                                      ketentuan:                                                                  unit kerja internal terkait sesuai
                                                  1. sesegera mungkin pada saat Emiten atau Perusahaan Publik                 ketentuan yang berlaku.
      Financial Services Authority Regulation          mengetahui atau selayaknya mengetahui Informasi atau Fakta
      No. 45 of 2024 concerning                        Material; dan                                                          The Bank has complied with and
      Development and Strengthening of            2. paling lambat sebelum dimulainya sesi I (satu) waktu perdagangan         implemented these provisions
      Issuers and Public Companies                     di Bursa Efek pada hari kerja berikutnya.                              in its relevant internal work units
                                                                                                                              in accordance with applicable
                                                  Issuers or Public Companies are required to submit reports of Material      regulations.
                                                  Information or Facts to the Financial Services Authority and announce
                                                  such Material Information or Facts to the public. These reports are
                                                  subject to the following conditions:
                                                  1. They have to be made as soon as possible upon the Issuer or
                                                       Public Company's knowledge or reasonable knowledge of the
                                                       Material Information or Facts; and
                                                  2. They have to be submitted no later than the start of session I (one)
                                                       of trading hours on the Stock Exchange on the following business
                                                       day.
      Peraturan Anggota Dewan Gubernur            Bank Indonesia menyampaikan informasi tentang pemberian KLM                 Bank telah mematuhi dan
      No. 7 Tahun 2025 tentang Perubahan          tersebut paling lambat pada awal periode pemberian KLM.                     menjalankan implementasi
      Ketiga atas Peraturan Anggota Dewan                                                                                     ketentuan tersebut dalam unit-
      Gubernur No. 11 Tahun 2023 tentang          Bank Indonesia shall provide information regarding the provision of the     unit kerja internal terkait sesuai
      Peraturan Pelaksanaan Kebijakan Insentif    Macroprudential Liquidity Incentive Policy no later than the beginning      ketentuan yang berlaku.
      Likuiditas Makroprudensial                  of the Macroprudential Liquidity Incentive Policy provision period.
                                                                                                                              The Bank has complied with and
      Board of Governors Regulation No. 7 of                                                                                  implemented these provisions
      2025 concerning the Third Amendment                                                                                     in its relevant internal work units
      to Board of Governors Regulation No.                                                                                    in accordance with applicable
      11 of 2023 concerning Implementing                                                                                      regulations.
      Regulations for Macroprudential Liquidity
      Incentive Policies




                                                                    Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025            PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 177
   Tata Kelola Perusahaan yang Baik
                                                                                                                                                                 174
                                                 Laporan Keberlanjutan               Laporan Keuangan
   Good Corporate Governance                     Sustainability Report               Financial Statements




    Perubahan Peraturan/                                                                                                        Dampak terhadap
                                                                           Penjelasan
    Perundang-Undangan                                                                                                             Perusahaan
                                                                           Explanation
Changes to Regulations/Legislation                                                                                            Impact on the Company
Peraturan Anggota Dewan G​ubernur           Bank menyesuaikan perhitungan pemenuhan GWM sesuai dengan                      Bank telah mematuhi dan
No. 8 Tahun 2025 tentang Peraturan          PADG GWM                                                                       menjalankan implementasi
Pelaksanaan Pemenuhan Giro Wajib                                                                                           ketentuan tersebut dalam unit-
Minimum dalam Rupiah dan Valuta             Banks adjust the calculation of the Minimum Reserve Requirement in             unit kerja internal terkait sesuai
Asing bagi Bank Umum Konvensional,          accordance with the GWM PADG.                                                  ketentuan yang berlaku.
Bank Umum Syariah, dan Unit Usaha
Syariah                                                                                                                    The Bank has complied with and
                                                                                                                           implemented these provisions
Board of Governors Regulation No.                                                                                          in its relevant internal work units
8 of 2025 concerning Implementing                                                                                          in accordance with applicable
Regulations for Fulfilling Statutory                                                                                       regulations.
Reserves in Rupiah and Foreign
Currency for Conventional Commercial
Banks, Sharia Commercial Banks, and
Sharia Business Units
Peraturan Anggota Dewan Gubernur No.        Bank wajib menihilkan Rekening Giro Valas di akhir hari apabila                Bank telah mematuhi dan
10 Tahun 2025 tentang Perubahan atas        Rekening Giro Valas tersebut digunakan untuk tujuan lainnya (cth.              menjalankan implementasi
Peraturan Anggota Dewan Gubernur No.        setelmen SVBI dan SUVBI).                                                      ketentuan tersebut dalam unit-
24/21/PADG/2022 tentang Peraturan                                                                                          unit kerja internal terkait sesuai
Pelaksanaan Rekening Giro di Bank           Banks are required to zero out Foreign Currency Current Accounts at            ketentuan yang berlaku.
Indonesia                                   the end of the day if the Foreign Currency Current Account is used for
                                            other purposes (e.g., SVBI and SUVBI settlements).                             The Bank has complied with and
Board of Governors Regulation No. 10 of                                                                                    implemented these provisions
2025 concerning Amendments to Board                                                                                        in its relevant internal work units
of Governors Regulation No. 24/21/                                                                                         in accordance with applicable
PADG/2022 concerning Implementing                                                                                          regulations.
Regulations for Current Accounts at
Bank Indonesia
Peraturan Anggota Dewan Gubernur            PADG Perubahan Kedelapan RIM PLM menyesuaikan pengaturan PLM                   Bank telah mematuhi dan
No. 11 Tahun 2025 tentang Rasio             sebagai berikut:                                                               menjalankan implementasi
Intermediasi Makroprudensial dan            1. Besaran PLM menjadi 4% (empat persen) dari DPK BUK dalam                    ketentuan tersebut dalam unit-
Penyangga Likuiditas Makroprudensial            Rupiah. Bagi BUK yang memiliki UUS, jumlah DPK BUK dalam                   unit kerja internal terkait sesuai
bagi Bank Umum Konvensional, Bank               Rupiah.                                                                    ketentuan yang berlaku.
Umum Syariah, dan Unit Usaha Syariah        2. Surat berharga yang memenuhi persyaratan untuk pemenuhan
                                                kewajiban PLM dapat digunakan dalam transaksi repo dan                     The Bank has complied with and
Board of Governors Regulation                   transaksi pengelolaan likuiditas berdasarkan prinsip syariah Bank          implemented these provisions
No. 11 of 2025 concerning the                   Indonesia (transaksi PaSBI) kepada Bank Indonesia dalam operasi            in its relevant internal work units
Macroprudential Intermediation Ratio            pasar terbuka. Penggunaan surat berharga BUK dalam transaksi               in accordance with applicable
and Macroprudential Liquidity Buffer for        repo dan transaksi PasBI yang dapat diperhitungkan untuk                   regulations.
Conventional Commercial Banks, Sharia           pemenuhan PLM ditetapkan paling banyak 4% (empat persen) dari
Commercial Banks, and Sharia Business           DPK BUK dalam rupiah
Units
                                            PADG Amendment No. 8 on RIM PLM adjusts Macroprudential Liquidity
                                            Buffer (PLM) regulations in the the following ways:
                                            1. The Macroprudential Liquidity Buffer (PLM) amount is now 4%
                                                (four percent) of the Conventional Commercial Bank's (BUK) Third
                                                Party Funds (DPK) in Rupiah. For BUKs with a Sharia Business Unit
                                                (UUS), the amount of BUK's Third Party Funds (DPK) is in Rupiah.
                                            2. Securities that meet the requirements for fulfilling PLM obligations
                                                can be used in repo transactions and liquidity management
                                                transactions based on Bank Indonesia's sharia principles (PaSBI
                                                transactions) to Bank Indonesia in open market operations. The use
                                                of BUK securities in repo transactions and PasBI transactions that
                                                can be calculated to fulfill PLM is set at a maximum of 4% (four
                                                percent) of the BUK's Third Party Funds (DPK) in rupiah.
Pe​raturan Anggota Dewan Gubernur No.       1.   Penyesuaian besaran parameter kontrasiklikal RPLN yang                    Bank telah mematuhi dan
12 Tahun 2025 tentang Perubahan atas             sebelumnya ditetapkan sebesar 0% (nol persen) menjadi sebesar             menjalankan implementasi
Peraturan Anggota Dewan Gubernur                 positif 5% (lima persen).                                                 ketentuan tersebut dalam unit-
No. 7 Tahun 2024 tentang Peraturan          2.   Peningkatan batasan RPLN dari 30% (tiga puluh persen) menjadi             unit kerja internal terkait sesuai
Pelaksanaan Rasio Pendanaan Luar                 35% (tiga puluh lima persen) setelah memperhatikan besaran                ketentuan yang berlaku.
Negeri Bank                                      parameter kontrasiklikal sebagaimana huruf 1.
                                                                                                                           The Bank has complied with and
Board of Governors Regulation No. 12 of     1.   Adjustment of the countercyclical parameter for the Foreign               implemented these provisions
2025 concerning Amendments to Board              Investment Fund (RPLN) from being previously set at 0% (zero              in its relevant internal work units
of Governors Regulation No. 7 of 2024            percent) to a positive 5% (five percent).                                 in accordance with applicable
concerning Implementing Regulations         2.   Increase of the Bank Foreign Funding Ratio (RPLN) limit from 30%          regulations.
for Bank Foreign Funding Ratios                  (thirty percent) to 35% (thirty-five percent) after taking into account
                                                 the countercyclical parameter as referred to in letter 1.




PT ALLO BANK INDONESIA TBK             2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 178
175                         Performa 2025            Laporan Manajemen                 Profil Perusahaan              Analisis dan Pembahasan Manajemen
                           Performance 2025            Management Reports                 Company Profile                    Management Discussion and Analysis




          Perubahan Peraturan/                                                                                                      Dampak terhadap
                                                                              Penjelasan
          Perundang-Undangan                                                                                                           Perusahaan
                                                                              Explanation
      Changes to Regulations/Legislation                                                                                          Impact on the Company
      PADG No. 14 Tahun 2025 tentang            Peserta wajib menyampaikan informasi awal dan laporan transaksi BI-            Bank telah mematuhi dan
      Perubahan Kedua atas Peraturan            FAST yang merupakan transaksi fraud kepada Penyelenggara, meliputi:            menjalankan implementasi
      Anggota Dewan Gubernur No. 17 Tahun       1. transaksi yang terkonfirmasi oleh Peserta merupakan transaksi               ketentuan tersebut dalam unit-
      2023 Tentang Penyelenggaraan Bank              fraud dan bukan merupakan false positive; dan                             unit kerja internal terkait sesuai
      Indonesia Fast Payment                    2. transaksi fraud yang tidak terdeteksi fitur FDS BI-FAST (false              ketentuan yang berlaku.
                                                     negative)
      Board of Governors Regulation No.         Ketentuan mengenai penerapan proteksi infrastruktur teknologi                  The Bank has complied with and
      14 of 2025 concerning the Second          informasi pemenuhannya dilakukan paling lambat pada tanggal 1                  implemented these provisions
      Amendment to Board of Governors           Januari 2026.                                                                  in its relevant internal work units
      Regulation No. 17 of 2023 concerning                                                                                     in accordance with applicable
      the Implementation of Bank Indonesia      Participants are required to submit the following initial information and      regulations.
      Fast Payment                              reports of fraudulent BI-FAST transactions to Operators:
                                                1. Transactions confirmed by the Participant as fraudulent and not
                                                     false positives; and
                                                2. Fraudulent transactions not detected by the BI-FAST FDS feature
                                                     (false negatives).
                                                Provisions regarding the implementation of information technology
                                                infrastructure protection must be fulfilled no later than 1 January, 2026.
      SEOJK No. 14/SEOJK.03/2025 tentang        Penambahan parameter faktor penilaian untuk penilaian sendiri atas             Bank telah mematuhi dan
      Penerapan Tata Kelola Bank Umum           implementasi tata kelola. Serta pengaturan lebih mendetail dari POJK           menjalankan implementasi
                                                Tata Kelola bagi Bank Umum.                                                    ketentuan tersebut dalam unit-
      Financial Services Authority Circular                                                                                    unit kerja internal terkait sesuai
      Letter (SEOJK) No. 14/SEOJK.03/2025       Additional assessment parameters for self-assessment of governance             ketentuan yang berlaku.
      concerning the Implementation of          implementation, as well as more detailed regulations for the OJK
      Commercial Bank Governance                Regulation on Governance for Commercial Banks.                                 The Bank has complied with and
                                                                                                                               implemented these provisions
                                                                                                                               in its relevant internal work units
                                                                                                                               in accordance with applicable
                                                                                                                               regulations.
      Peraturan Anggota Dewan Gubernur No       Mekanisme Matchmaking Transaksi Pasar Uang                                     Bank telah mematuhi dan
      16 Tahun 2025 tentang Perubahan atas                                                                                     menjalankan implementasi
      Peraturan Anggota Dewan Gubernur No       The Money Market Transaction Matchmaking Mechanism                             ketentuan tersebut dalam unit-
      13​Tahun 2024 tentang Transaksi Pasar                                                                                    unit kerja internal terkait sesuai
      Uang                                                                                                                     ketentuan yang berlaku.

      Board of Governors Regulation No. 16 of                                                                                  The Bank has complied with and
      2025 concerning Amendments to Board                                                                                      implemented these provisions
      of Governors Regulation No. 13 of 2024                                                                                   in its relevant internal work units
      concerning Money Market Transactions                                                                                     in accordance with applicable
                                                                                                                               regulations.
      Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No.      menciptakan transparansi informasi bank yang komprehensif, lengkap,            Bank telah mematuhi dan
      18 Tahun 2025 tentang Transparansi dan    akurat, terkini, utuh, tepat waktu, dan dapat diperbandingkan untuk            menjalankan implementasi
      Publikasi Laporan Bank                    mendukung penguatan sektor jasa keuangan yang sehat, mandiri,                  ketentuan tersebut dalam unit-
                                                kompetitif, dan berperan dalam menjaga stabilitas sistem Keuangan.             unit kerja internal terkait sesuai
      Financial Services Authority Regulation                                                                                  ketentuan yang berlaku.
      No. 18 of 2025 concerning Transparency    Creating a comprehensive, complete, accurate, up-to-date, complete,
      and Publication of Bank Reports           timely, and comparable bank information transparency to support the            The Bank has complied with and
                                                strengthening of a healthy, independent, and competitive financial             implemented these provisions
                                                services sector, and playing a role in maintaining financial system            in its relevant internal work units
                                                stability.                                                                     in accordance with applicable
                                                                                                                               regulations.
      Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan       pedoman dalam melaksanakan publikasi prosedur singkat layanan                  Bank telah mematuhi dan
      No. 20/SEOJK.08/2025 tentang              pengaduan dan penanganan pengaduan serta bentuk laporan dan tata               menjalankan implementasi
      Publikasi Penanganan Pengaduan dan        cara pengisian laporan layanan pengaduan.                                      ketentuan tersebut dalam unit-
      Laporan Layanan Pengaduan                                                                                                unit kerja internal terkait sesuai
                                                Guidelines for implementing the publication of brief procedures for            ketentuan yang berlaku.
      Financial Services Authority Circular     complaint services and complaint handling, as well as report formats
      Letter No. 20/SEOJK.08/2025               and procedures for filing complaint service reports.                           The Bank has complied with and
      concerning Publication of Complaint                                                                                      implemented these provisions
      Handling and Complaint Service Reports                                                                                   in its relevant internal work units
                                                                                                                               in accordance with applicable
                                                                                                                               regulations.




                                                                  Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025               PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 179
   Tata Kelola Perusahaan yang Baik
                                                                                                                                                                  176
                                                   Laporan Keberlanjutan               Laporan Keuangan
   Good Corporate Governance                       Sustainability Report               Financial Statements




    Perubahan Peraturan/                                                                                                         Dampak terhadap
                                                                             Penjelasan
    Perundang-Undangan                                                                                                              Perusahaan
                                                                             Explanation
Changes to Regulations/Legislation                                                                                             Impact on the Company
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan               Bank wajib menyampaikan laporan insidental akan disampaikan                  Bank telah mematuhi dan
(POJK) No. 22 Tahun 2025 tentang               pertama kali melalui APOLO sejak tanggal 1 Januari 2026. Dengan              menjalankan implementasi
Pelaporan Bank Umum Melalui Sistem             demikian, Bank tetap menyampaikan laporan insidental melalui SIPENA          ketentuan tersebut dalam unit-
Pelaporan Otoritas Jasa Keuangan               sampai dengan tanggal 31 Desember 2025.                                      unit kerja internal terkait sesuai
                                                                                                                            ketentuan yang berlaku.
Financial Services Authority Regulation        Banks are required to submit incidental reports for the first time through
No. 22 of 2025 concerning Commercial           APOLO starting 1 January, 2026. Accordingly, banks will continue to          The Bank has complied with and
Bank Reporting through the Financial           submit incidental reports through SIPENA until 31 December, 2025.            implemented these provisions
Services Authority Reporting System                                                                                         in its relevant internal work units
                                                                                                                            in accordance with applicable
                                                                                                                            regulations.
POJK No. 24 Tahun 2025 Tentang                 Pengelolaan rekening Giro dan Tabungan diklasifikasikan menjadi:             Bank telah mematuhi dan
Pengelolaan Rekening Pada Bank Umum            1. Rekening Aktif (memiliki aktivitas pemasukan, penarikan, dan              menjalankan implementasi
                                                   pengecekan saldo).                                                       ketentuan tersebut dalam unit-
Financial Services Authority Regulation        2. Rekening Tidak Aktif (tidak memiliki aktivitas pemasukan,                 unit kerja internal terkait sesuai
No. 24 of 2025 concerning Account                  penarikan, dan pengecekan saldo > 360 hari)                              ketentuan yang berlaku.
Management at Commercial Banks                 3. Rekening Dormant (tidak memiliki aktivitas pemasukan, penarikan,
                                                   dan pengecekan saldo > 1800 hari).                                       The Bank has complied with and
                                                                                                                            implemented these provisions
                                               Current and Savings Account Management is classified as follows:             in its relevant internal work units
                                               1. Active Accounts (with deposit, withdrawal, and balance inquiry            in accordance with applicable
                                                   activities).                                                             regulations.
                                               2. Inactive Account (no deposit, withdrawal, or balance check activity
                                                   for >360 days)
                                               3. Dormant Account (no deposit, withdrawal, or balance check
                                                   activity for >1800 days).
(PADG) No. 24 Tahun 2025 tentang               Peserta wajib menyampaikan                                                   Bank telah mematuhi dan
Penyelenggaraan Setelmen Dana                  1. Laporan Berkala (LHPK yang disampaikan dan diterima oleh                  menjalankan implementasi
Seketika melalui Sistem Bank Indonesia-            Penyelenggara dengan batas waktu paling lambat tanggal 31                ketentuan tersebut dalam unit-
Real Time Gross Settlement                         Maret tahun berikutnya).                                                 unit kerja internal terkait sesuai
                                               2. Laporan Insidental (Laporan Pengkinian Kebijakan, Laporan Hasil           ketentuan yang berlaku.
Board of Governors Regulation No. 24               Audit Sistem Informasi, Laporan Pengujian dan Pengembangan,
of 2025 concerning the Implementation              Laporan Hasil Uji Coba, dan lainnya).                                    The Bank has complied with and
of Real-Time Fund Settlement through                                                                                        implemented these provisions
the Bank Indonesia Real-Time Gross             Participants are required to submit                                          in its relevant internal work units
Settlement System                              1. Periodic Reports (the Compliance Assessment Results Report is to          in accordance with applicable
                                                    be submitted and received by the Organizer no later than 31 March       regulations.
                                                    of the following year).
                                               2. Incidental Reports (Policy Update Reports, Information System
                                                    Audit Reports, Testing and Development Reports, Trial Result
                                                    Reports, and others).
PADG No. 21 tahun 2025 tentang                 Peserta Operasi Moneter dan Lembaga Perantara bertanggung jawab              Bank telah mematuhi dan
Operasi Moneter Valuta Asing                   atas kebenaran data penawaran atau pengajuan transaksi Operasi               menjalankan implementasi
                                               Moneter Valuta Asing yang diajukan kepada Bank Indonesia dan tidak           ketentuan tersebut dalam unit-
Board of Governors Regulation No. 21           dapat membatalkan penawaran atau pengajuan transaksi Operasi                 unit kerja internal terkait sesuai
of 2025 concerning Foreign Exchange            Moneter Valuta Asing yang diajukan kepada Bank Indonesia.                    ketentuan yang berlaku.
Monetary Operations
                                               Monetary Operation Participants and Intermediary Institutions are            The Bank has complied with and
                                               responsible for the accuracy of the bid data or requests for Foreign         implemented these provisions
                                               Exchange Monetary Operation transactions that are submitted to Bank          in its relevant internal work units
                                               Indonesia. They cannot cancel bids or requests for Foreign Exchange          in accordance with applicable
                                               Monetary Operation transactions submitted to Bank Indonesia.                 regulations.
PADG No. 19 2025 Infrastruktur dan             Bank perlu melakukan uji koneksi di Sistem Transaksi Valuta Asing dan/       Bank telah mematuhi dan
Kepesertaan Operasi Moneter                    atau sistem pendukung transaksi valuta asing yang digunakan Bank.            menjalankan implementasi
                                               Atas hal tersebut, Bank akan menindaklanjuti dengan penyampaian              ketentuan tersebut dalam unit-
Board of Governors Regulation No. 19 of        informasi koneksi atau pengajuan koneksi ke SISMONTAVAR.                     unit kerja internal terkait sesuai
2025 concerning Monetary Operation                                                                                          ketentuan yang berlaku.
Infrastructure and Participation               The Bank is required to conduct a connection test in the Foreign
                                               Exchange Transaction System and/or the foreign exchange transaction          The Bank has complied with and
                                               support system used by the Bank. In this case, the Bank will follow          implemented these provisions
                                               up by submitting connection information or a connection request to           in its relevant internal work units
                                               SISMONTAVAR.                                                                 in accordance with applicable
                                                                                                                            regulations.




PT ALLO BANK INDONESIA TBK                2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 180
177                          Performa 2025             Laporan Manajemen                 Profil Perusahaan             Analisis dan Pembahasan Manajemen
                            Performance 2025              Management Reports                Company Profile                   Management Discussion and Analysis




          Perubahan Peraturan/                                                                                                       Dampak terhadap
                                                                                Penjelasan
          Perundang-Undangan                                                                                                            Perusahaan
                                                                                Explanation
      Changes to Regulations/Legislation                                                                                           Impact on the Company
      Peraturan Anggota Dewan Gubernur            Kewajiban penyampaian laporan surat berharga untuk surat berharga             Bank telah mematuhi dan
      (PADG) Nomor PADG No. 23 tahun              korporasi yang dimiliki BUK yang sudah memperhitungkan perlakuan              menjalankan implementasi
      2025 tentang Rasio Intermediasi             transaksi repo antar bank setiap bulan kepada Bank Indonesia, mulai           ketentuan tersebut dalam unit-
      Makroprudensial (RIM) dan Penyangga         berlaku dilaporkan untuk laporan posisi data akhir bulan November             unit kerja internal terkait sesuai
      Likuiditas Makroprudensial (PLM) bagi       2025.                                                                         ketentuan yang berlaku.
      Bank Umum Konvensional, Bank Umum
      Syariah, dan Unit Usaha Syariah (PADG       wajib disampaikan kepada Bank Indonesia paling lambat 10 (sepuluh)            The Bank has complied with and
      RIM PLM)                                    hari kerja setelah berakhirnya bulan laporan, disampaikan melalui surat       implemented these provisions
                                                  elektronik kepada Bank Indonesia dengan alamat rim_kantorpusat@               in its relevant internal work units
      Board of Governors Regulation No. 23 of     bi.go.id.                                                                     in accordance with applicable
      2025 concerning the Macroprudential                                                                                       regulations.
      Intermediation Ratios (RIM) and             Obligations to submit monthly securities reports for corporate securities
      Macroprudential Liquidity Buffers (PLM)     held by Conventional Commercial Bank's (BUK), which have taken into
      for Conventional Commercial Banks,          account interbank repo transactions, to Bank Indonesia, have become
      Sharia Commercial Banks, and Sharia         effective as of November 2025.
      Business Units (PADG RIM PLM)
                                                  This report must be submitted to Bank Indonesia no later than 10
                                                  (ten) business days after the end of the reporting month and must be
                                                  submitted via email to Bank Indonesia at rim_kantorpusat@bi.go.id.
      Peraturan Anggota Dewan Komisioner          Ringkasan Informasi Produk dan/atau Layanan dan Iklan yang telah              Bank telah mematuhi dan
      Otoritas Jasa Keuangan (PADK OJK) No.       dibuat sebelum berlakunya Peraturan Anggota Dewan Komisioner ini              menjalankan implementasi
      37/PADK.08/2025 tentang Penyediaan          disesuaikan dengan format dalam Lampiran II dan Lampiran III paling           ketentuan tersebut dalam unit-
      Informasi dan Penyampaian Informasi         lambat 6 (enam) bulan sejak Peraturan ini mulai berlaku.                      unit kerja internal terkait sesuai
      untuk Pemasaran Produk dan Layanan                                                                                        ketentuan yang berlaku.
      Jasa Keuangan                               Summaries of product and/or service information and advertisements
                                                  prepared prior to the enactment of this Board of Commissioners                The Bank has complied with and
      Financial Services Authority Board of       Regulation must be adjusted to the format in Attachments II and III no        implemented these provisions
      Commissioners Members Regulation            later than 6 (six) months after the enactment of this Regulation.             in its relevant internal work units
      (PADK OJK) No. 37/PADK.08/2025                                                                                            in accordance with applicable
      concerning the Provision of Information                                                                                   regulations.
      and Information Dissemination for the
      Marketing of Financial Services Products
      and Services
      Peraturan Bank Indonesia (PBI) No. 9        Bank agar dapat menyesuaikan ketentuan untuk mengacu pada                     Bank telah mematuhi dan
      Tahun 2025 tentang Kebijakan Insentif       ketentuan PBI No. 9 Tahun 2025 dimaksud.                                      menjalankan implementasi
      Likuiditas Makroprudensial (KLM).                                                                                         ketentuan tersebut dalam unit-
                                                  Banks are required to adjust their provisions to comply with Bank             unit kerja internal terkait sesuai
      Bank Indonesia Regulation No. 9 of          Indonesia Regulation No. 9 of 2025.                                           ketentuan yang berlaku.
      2025 concerning the Macroprudential
      Liquidity Incentive Policy (KLM).
      Peraturan Anggota Dewan Gubernur            Bank agar dapat mengacu kepada ketentuan No. 29 Tahun 2025                    Bank telah mematuhi dan
      (PADG) No. 29 Tahun 2025 tentang            tentang Perubahan atas Peraturan Anggota Dewan Gubernur No.                   menjalankan implementasi
      Perubahan atas Peraturan Anggota Dewan      21 Tahun 2025 tentang Perubahan atas Peraturan Anggota Dewan                  ketentuan tersebut dalam unit-
      Gubernur No. 21 Tahun 2025 tentang          Gubernur No. 21 Tahun 2025 Tentang Operasi Moneter Valuta Asing.              unit kerja internal terkait sesuai
      Perubahan atas Peraturan Anggota Dewan                                                                                    ketentuan yang berlaku.
      Gubernur No. 21 Tahun 2025 Tentang          Banks are required to comply with Regulation No. 29 of 2025
      Operasi Moneter Valuta Asing                concerning Amendments to Board of Governors Regulation No. 21 of              The Bank has complied with and
                                                  2025 concerning Amendments to Board of Governors Regulation No.               implemented these provisions
      Board of Governors Regulation No. 29        21 of 2025 concerning Foreign Exchange Monetary Operations.                   in its relevant internal work units
      of 2025 concerning Amendments to                                                                                          in accordance with applicable
      Regulation of the Members of the Board                                                                                    regulations.
      of Governors No. 21 of 2025 concerning
      Amendments to Regulation of the
      Members of the Board of Governors
      No. 21 of 2025 concerning Foreign
      Exchange Monetary Operations
      Peraturan Anggota Dewan Gubernur            1.   Bank wajib menyampaikan laporan dan/atau koreksi laporan                 Bank telah mematuhi dan
      (PADG) No. 27 Tahun 2025 tentang                 komitmen rencana penyaluran Kredit atau Pembiayaan paling                menjalankan implementasi
      Peraturan Pelaksanaan Kebijakan Insentif         lambat tanggal 10 Desember untuk posisi data akhir bulan Maret,          ketentuan tersebut dalam unit-
      Likuiditas Makroprudensial                       Juni, September, dan Desember tahun berikutnya.                          unit kerja internal terkait sesuai
                                                  2.   Bank wajib menyampaikan laporan dan/atau koreksi laporan ultra           ketentuan yang berlaku.
      Board of Governors Regulation No. 27             mikro sebagaimana dimaksud pada ayat (1) paling lambat tanggal
      of 2025 concerning the Implementation            20 bulan berikutnya (triwulanan).                                        The Bank has complied with and
      Regulations for Macroprudential Liquidity                                                                                 implemented these provisions
      Incentive Policy                            1.   Banks are required to submit reports and/or corrections to               in its relevant internal work units
                                                       commitment reports for Credit or Financing distribution plans no         in accordance with applicable
                                                       later than 10 December for the data positions at the end of March,       regulations.
                                                       June, September, and December of the following year.
                                                  2.   Banks are required to submit reports and/or corrections to ultra-
                                                       micro reports as referred to in paragraph (1) no later than the 20th
                                                       of the following month (on a quarterly basis).




                                                                    Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025              PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 181
  Tata Kelola Perusahaan yang Baik
                                                                                                                                                178
                                              Laporan Keberlanjutan            Laporan Keuangan
  Good Corporate Governance                   Sustainability Report            Financial Statements




Perubahan Kebijakan Akuntansi dan
Dampaknya terhadap Perusahaan
● Changes in Accounting Policies and Their Impact on the Company

                                                 Standar baru dan amendemen atas                      New standard and amendment to
                                                 standar yang berlaku efektif untuk                   standard which effective for year
                                                 periode yang dimulai pada atau setelah               beginning on or after January 1, 2025,
                                                 1 Januari 2025, dengan penerapan dini                with early adoption is permitted, are as
                                                 diperkenankan yaitu:                                 follows:
                                                 • PSAK 117: Kontrak Asuransi;                        • PSAK 117: Insurance Contract; and
                                                 • Amendemen PSAK 117: Kontrak                        • Amendments PSAK 117: Insurance
                                                     Asuransi tentang Penerapan Awal                       Contract regarding Initial Application
                                                     PSAK 117 dan PSAK 109 – Informasi                     of PSAK 117 and PSAK 109 –
                                                     Komparatif;                                           Comparative Information.
                                                 • Amendemen PSAK 221: Pengaruh                       • Amendment to PSAK 221: The Effect
                                                     Perubahan Kurs Valuta Asing                           of Changes in Foreign Exchange
                                                     tentang Kekurangan Ketertukaran;                      Rates on Exchangeability Shortfalls;

                                                 Beberapa PSAK juga diamendemen                       The following PSAKs were also amended
                                                 yang        merupakan         amendemen              which were consequential amendments
                                                 konsekuensial karena berlakunya PSAK                 due to the enactment of PSAK 117:
                                                 117: Kontrak Asuransi, yaitu:                        Insurance Contracts:
                                                 • PSAK 103: Kombinasi Bisnis                         • PSAK 103: Business Combinations
                                                 • PSAK 105: Aset Tidak Lancar yang                   • PSAK 105: Non-Current Assets
                                                      Dikuasai untuk Dijual dan Operasi                   Held for Sale and Discontinued
                                                      yang Dihentikan                                     Operations
                                                 • PSAK107: Instrumen Keuangan:                       • PSAK 107: Financial Instruments:
                                                      Pengungkapan                                        Disclosures
                                                 • PSAK109: Instrumen Keuangan                        • PSAK 109: Financial Instruments
                                                 • PSAK 115: Pendapatan dari Kontrak                  • PSAK 115: Income from Contracts
                                                      dengan Pelanggan                                    with Customers
                                                 • PSAK 201: Penyajian Laporan                        • PSAK 201: Presentation of Financial
                                                      Keuangan                                            Statements
                                                 • PSAK 207: Laporan Arus Kas                         • PSAK 207: Statement of Cash Flows
                                                 • PSAK 216: Aset Tetap                               • PSAK 216: Fixed Assets
                                                 • PSAK 219: Imbalan Kerja                            • PSAK 219: Employee Benefits
                                                 • PSAK 228: Investasi pada Entitas                   • PSAK 228: Investment in Associated
                                                      Asosiasi dan Ventura Bersama                        Entities and Joint Ventures
                                                 • PSAK 232: Instrumen Keuangan                       • PSAK 232: Financial Instruments:
                                                      Penyajian                                           Presentation
                                                 • PSAK 236: Penurunan Nilai Aset                     • PSAK 236: Impairment of Asset
                                                 • PSAK        237:    Provisi,   Liabilitas          • PSAK 237: Provisions, Contingent
                                                      Kontijensi dan Aset Kontijensi                      Liabilities and Contigent Assets
                                                 • PSAK 238: Aset Takberwujud                         • PSAK 238: Intangible Assets
                                                 • PSAK 240: Properti Investasi                       • PSAK 240: Investment Propert

                                                 Implementasi amendemen standar                       The implementation of the amendments
                                                 tersebut   tidak  memiliki   dampak                  to the standard did not have a material
                                                 yang material terhadap jumlah yang                   impact on the amounts reported in the
                                                 dilaporkan di periode berjalan atau                  current period or prior years.
                                                 tahun sebelumnya.




PT ALLO BANK INDONESIA TBK           2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 182
179             Performa 2025      Laporan Manajemen           Profil Perusahaan          Analisis dan Pembahasan Manajemen
                Performance 2025    Management Reports            Company Profile              Management Discussion and Analysis




  Informasi
  Kelangsungan Usaha
  ● Business Continuity Information


  Hal-Hal yang Berpotensi           Penurunan tingkat suku bunga BI,                 The reduction in BI interest rates and the
                                    pemberian stimulus dari pemerintah               government's stimulus to boost public
  Berpengaruh Signifikan
                                    untuk tingkat belanja masyarakat                 spending (which have stimulated the
  terhadap Kelangsungan
                                    sehingga       dapat    menggerakkan             national economy) have been deemed to
  Usaha                             perekonomian nasional menjadi katalis            serve as positive catalysts for maintaining
  Matters with Potential            positif dalam menjaga kondisi ekonomi            economic and industrial conditions in
  Significant Impacts on            dan industri di Indonesia. Meski                 Indonesia. Although these positives
  Business Continuity               dibayangi oleh sejumlah tantangan dari           have been overshadowed by a number
                                    sisi eksternal, namun kondisi ekonomi            of external challenges, the maintained
                                    nasional yang terjaga mampu menjaga              national economic conditions helped to
                                    kondisi perbankan sepanjang tahun                sustain banking conditions throughout
                                    2025.                                            2025.

                                    Seiring dengan perbaikan kondisi                 As conditions have improved in 2025,
                                    yang terjadi di tahun 2025, Allo Bank            Allo Bank believes that the Bank's
                                    memandang bahwa kinerja Bank ke                  performance will continue to improve
                                    depan akan dapat terus ditingkatkan.             in the future. This optimism is supported
                                    Optimisme ini turut didukung dengan              by a solid business foundation and the
                                    pondasi bisnis yang solid dan dukungan           support of the CT Corpora ecosystem
                                    dari ekosistem CT Corpora dan mitra-             and other strong strategic partners
                                    mitra strategis lainnya yang kuat                that enable the Bank to optimize its
                                    sehingga Bank memiliki keunggulan                performance in addressing future
                                    yang dapat mengoptimalkan kinerjanya             challenges. The Bank is also actively
                                    dalam mengatasi berbagai tantangan               adapting to current conditions and
                                    ke depan. Bank juga secara aktif                 leveraging its strengths to continuously
                                    beradaptasi dengan kondisi terkini dan           develop its products and services to
                                    memanfaatkan keunggulan yang dimiliki            provide banking solutions to the public.
                                    sehingga dapat terus mengembangkan               The Bank also continues to expand
                                    produk dan layanannya agar dapat                 its reach through digitalization, which
                                    menghadirkan solusi perbankan bagi               allows it to reach more customers
                                    masyarakat. Bank juga terus memperluas           while simultaneously increasing the
                                    jangkauan melalui digitalisasi yang              effectiveness, efficiency, and security of
                                    dapat menjangkau nasabah lebih jauh              its services.
                                    sekaligus meningkatkan efektivitas,
                                    efisiensi, dan keamanan layanan yang
                                    ditawarkan.




                                              Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025     PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 183
    Tata Kelola Perusahaan yang Baik
                                                                                                                                               180
                                                Laporan Keberlanjutan            Laporan Keuangan
    Good Corporate Governance                   Sustainability Report            Financial Statements




Assessment Manajemen atas Hal-hal yang Berpengaruh Signifikan terhadap
Kelangsungan Usaha
Management’s Assessment of Matters Significantly Impacting Business Continuity

Bank telah menyusun dan menerapkan manajemen risiko                          The Bank has carefully developed and implemented risk
secara cermat, mulai dari penetapan sejumlah risiko utama                    management, beginning with its process of identifying key
hingga upaya mitigasinya. Selain itu, manajemen Bank juga                    risks and developing mitigation efforts. Furthermore, the Bank's
melakukan evaluasi dan assessment terkait hal-hal yang                       management has conducted evaluations and assessments
berpengaruh signifikan terhadap kelangsungan usaha Bank.                     related to matters significantly impacting the Bank's business
Dewan Komisaris dan Direksi turut berperan dalam berbagai                    continuity. The Board of Commissioners and the Board of
upaya untuk mengelola potensi risiko yang berpengaruh                        Directors play a role in various efforts to manage potential risks
signifikan terhadap kelangsungan usaha Bank. Assessment                      that significantly impact the Bank's business continuity. The
manajemen dilakukan dengan memperhatikan berbagai                            management assessment is carried out by taking various factors
faktor, seperti analisis kekuatan kondisi keuangan Bank                      into consideration, such as an analysis of the Bank's financial
maupun operasional. Berdasarkan hasil assessment tersebut,                   strength and operational conditions. Based on its assessment
manajemen tidak mendapati adanya hal-hal yang berpengaruh                    results, the management was not able to identify any matters
signifikan terhadap kelangsungan usaha Allo Bank.                            that have significantly impacted Allo Bank's business continuity.




Asumsi yang Digunakan Manajemen dalam Melakukan Assessment
Assumptions Used by Management in Conducting its Assessments

Manajemen melaksanakan asesmen kemampuan Bank dalam                          Management conducted an assessment of the Bank's ability to
melanjutkan kelangsungan usahanya di masa yang akan                          continue its business continuity in the future through a variety of
datang dengan menggunakan asumsi dan pertimbangan                            assumptions and considerations. These come in the form of an
berupa analisis SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities,                  S.W.O.T. (Strengths, Weaknesses, Opportunities, and Threats)
and Threats). Analisis SWOT yang dilakukan telah                             analysis. This S.W.O.T analysis took into account several
mempertimbangkan sejumlah faktor yang dianggap penting,                      factors deemed important, such as financial performance,
seperti kinerja keuangan, likuiditas, solvabilitas, profitabilitas,          liquidity, solvency, profitability, current and future micro and
kondisi ekonomi mikro dan makro pada saat ini maupun                         macroeconomic conditions, and business competition in the
masa yang akan datang, serta persaingan usaha di industri                    digital banking industry.
perbankan digital.




  PT ALLO BANK INDONESIA TBK           2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 184
181                             Performa 2025            Laporan Manajemen              Profil Perusahaan          Analisis dan Pembahasan Manajemen
                            Performance 2025               Management Reports              Company Profile              Management Discussion and Analysis




      Pengungkapan Permodalan dan
      Manajemen Risiko
      ● Capital and Risk Management Disclosures


      Profil Risiko                                        Berdasarkan kondisi dan langkah-langkah yang dilakukan dalam pengelolaan risiko
                                                           sepanjang tahun 2025, maka penilaian Profil Risiko Bank pada tahun buku 2025 adalah
      Risk Profile
                                                           sebagai berikut:


                                                                                     Periode September 2025
                                                                                      September 2025 Period
                Profil Risiko                                                      Peringkat Kualitas Penerapan
                Risk Profile                    Peringkat Risiko Inheren                Manajemen Risiko                  Peringkat Tingkat Risiko
                                                  Inherent Risk Rating                   Risk Management                      Risk Level Rating
                                                                                   Implementation Quality Rating

       Risiko Kredit                                 Low to Moderate                          Satisfactory                               2
       Credit Risk
       Risiko Pasar                                  Low to Moderate                          Satisfactory                               2
       Market Risk
       Risiko Likuiditas                                  Low                                 Satisfactory                               2
       Liquidity Risk
       Risiko Operasional                            Low to Moderate                          Satisfactory                               2
       Operational Risk
       Risiko Stratejik                              Low to Moderate                          Satisfactory                               2
       Strategic Risk
       Risiko Hukum                                       Low                                 Satisfactory                               2
       Legal Risk
       Risiko Kepatuhan                              Low to Moderate                          Satisfactory                               2
       Compliance Risk
       Risiko Reputasi                               Low to Moderate                          Satisfactory                               2
       Reputational Risk
       Peringkat Komposit                                                                                                                2
       Composite Rating




      Secara umum peringkat komposit Profil Risiko Bank pada                          PT Allo Bank Indonesia Tbk (hereinafter referred to as the
      periode Desember 2025 berada pada peringkat 2. Penilaian                        "Bank") had a general composite Risk Profile rating of 2 for the
      tersebut sama dengan periode sebelumnya yaitu peringkat 2.                      period of December 2025. As of December 2025, the Bank has
      Sampai posisi Desember 2025, Bank melakukan cukup banyak                        carried out significant ongoing efforts across various aspects to
      upaya berkelanjutan dari berbagai aspek untuk memposisikan                      further position its composite Risk Profile to achieve a ranking
      Profil Risiko secara komposit tetap berada pada peringkat 2.                    of 2.

      Dengan pendekatan self assessment tersebut, hasil perhitungan                   The Bank's commitment to risk management can be seen
      Risiko Inheren, Kualitas Penerapan Manajemen Risiko dan                         through its use of this self-assessment approach and the results
      Peringkat Risiko Inheren menunjukkan komitmen pengelolaan                       of its Inherent Risk, Risk Management Implementation Quality,
      risiko Bank. Pada posisi Desember 2025 dari sisi pendapatan,                    and Inherent Risk Rating calculations. In terms of revenue, as
      Bank telah meningkatkan pendapatan organiknya dari proses                       of December 2025, the Bank was able to increase its organic




                                                                       Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025     PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 185
    Tata Kelola Perusahaan yang Baik
                                                                                                                                                182
                                                Laporan Keberlanjutan                  Laporan Keuangan
    Good Corporate Governance                   Sustainability Report                  Financial Statements




Based on the conditions and steps taken in risk management throughout 2025, the
Bank's Risk Profile assessment for the 2025 financial year is as follows:




                                                               Periode Desember 2025
                                                                December 2025 Period

                                                          Peringkat Kualitas Penerapan
         Peringkat Risiko Inheren                               Manajemen Risiko                              Peringkat Tingkat Risiko
           Inherent Risk Rating                          Risk Management Implementation                           Risk Level Rating
                                                                  Quality Rating

                      Low                                               Satisfactory                                     2*


                Low to Moderate                                         Satisfactory                                     2


                Low to Moderate                                         Satisfactory                                     2


                Low to Moderate                                         Satisfactory                                     2


                Low to Moderate                                         Satisfactory                                     2


                      Low                                               Satisfactory                                     2*


                Low to Moderate                                         Satisfactory                                     2


                   Moderate                                             Satisfactory                                     2


                                                                                                                         2




kredit dan juga pendapatan Bank dari aset-aset produktif lain                   income from credit processing, as well as its income from
terutama bisnis ritelnya. Kecukupan modal Bank per Desember                     other productive assets, particularly when it came to its retail
2025 telah sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan sejalan                     business. The Bank's capital adequacy as of December 2025
dengan rencana strategi Bank.                                                   complies with all applicable regulations and is in alignment with
                                                                                the Bank's strategy.

Kualitas Penerapan Manajemen Risiko (KPMR) seluruhnya                           Overall, the Bank's Risk Management Implementation Quality
berada pada peringkat ”Satisfactory”, dimana Bank secara                        is ranked as "Satisfactory." The Bank continues to address its
terus-menerus memperbaiki kelemahan yang ada dan akan                           existing weaknesses and will continue to make improvements
terus melakukan perbaikan untuk dapat menjaga peringkat                         to maintain this rating.
tersebut.




 PT ALLO BANK INDONESIA TBK            2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 186
183                    Performa 2025         Laporan Manajemen            Profil Perusahaan          Analisis dan Pembahasan Manajemen
                      Performance 2025         Management Reports            Company Profile              Management Discussion and Analysis




  Risiko Kredit                                                         Credit Risk

  Risiko Kredit adalah risiko yang timbul sebagai akibat                Credit Risk represents any risk arising from a counter-party's
  kegagalan counterparty memenuhi liabilitasnya. Bank                   failure to meet its obligations. The Bank manages its credit risk
  melakukan pengelolaan risiko kredit dengan menyusun strategi          by developing strategies and frameworks, as well as by efforts
  dan kerangka kerja serta menjalankan upaya mitigasi risiko            to implement risk mitigation efforts across its micro, retail,
  atas aspek bisnis perkreditan mikro, retail, komersial, maupun        commercial, and consumer lending businesses, its inter-bank
  konsumsi, penempatan antar-bank serta pembelian surat                 placements, and its securities purchases.
  berharga.

  1. Tata Kelola Risiko                                                 1. Risk Governance
     Dewan Komisaris dan Direksi memiliki pemahaman yang                   The Board of Commissioners and the Board of Directors have
     baik untuk melakukan pengawasan secara aktif terhadap                 a strong sense of understanding for how to actively oversee
     manajemen perkreditan. Tugas dan wewenang Direksi                     credit management. The Board of Directors optimizes
     dioptimalkan melalui tanggung jawab atas penyusunan                   its duties and authorities through its responsibility for
     rencana dan kebijakan perkreditan, memastikan kepatuhan               developing credit plans and policies that ensure the Bank's
     Bank terhadap ketentuan undang-undang dan peraturan                   compliance with applicable laws and regulations. It also
     yang berlaku, serta melakukan pelaporan secara berkala                provides regular reports to the Board of Commissioners for
     kepada Dewan Komisaris mengenai pelaksanaan                           matters pertaining to credit disbursement implementation,
     pemberian kredit, memitigasi setiap potensi risiko kredit,            and for matters related to its efforts at mitigating any
     pengawasan terhadap penyimpangan dalam pemberian                      potential credit risks, for monitoring irregularities in credit
     kredit, dan upaya terus meningkatkan kualitas kredit Bank.            disbursement, and for efforts to improve the Bank's credit
                                                                           quality.

      Dalam melakukan proses pemberian kredit, Bank mengacu                 When it comes to its credit disbursement process, the
      kepada aturan regulator dan prinsip kehati-hatian dalam               Bank adheres to regulations and prudential principles
      menilai kualitas debitur sebelum pemberian kredit dilakukan.          for assessing debtor quality before credit is granted. This
      Proses penilaian tersebut dilakukan dengan melihat faktor             assessment process takes into account factors such as
      prospek usaha debitur, cashflow debitur, dan kemampuan                the debtor's business prospects, cash flow and repayment
      membayar debitur.                                                     capacity.

      Pengelolaan kredit pada segmen wholesale dilakukan                    Credit management in the wholesale segment is carried
      dengan suatu metode dalam memonitor kinerja debitur,                  out using a method to monitor debtor performance. This
      sehingga tindak lanjut (action plan) dapat segera dilakukan           ensures that follow-up action plans can be implemented
      untuk mencegah penurunan kualitas kredit debitur. Bank                promptly to prevent any potential decline in debtor credit
      juga melakukan proses monitoring yang bertujuan untuk                 quality. The Bank also carries out a monitoring process
      mengidentifikasi debitur yang berpotensi mengalami                    aimed at identifying debtors who may experience difficulties
      kesulitan membayar kewajiban.                                         in repaying their obligations.

      Pengelolaan risiko kredit Bank diarahkan untuk                        The Bank's credit risk management is aimed at maintaining
      meningkatkan keseimbangan antara ekspansi kredit yang                 a balance between healthy credit expansion and prudent
      sehat dengan pengelolaan kredit yang prudent, sehingga                credit management to ensure that potential deterioration in
      potensi penurunan kualitas debitur dapat dimitigasi sedini            debtor quality can be mitigated as early as possible.
      mungkin.

      Proses kredit telah dilakukan sesuai dengan Pedoman dan               The Bank's credit process is carried out in accordance with
      SOP perkreditan yang ada. Pedoman dan SOP berfungsi                   existing credit guidelines and standard operating procedures
      sebagai petunjuk dalam melakukan proses pemberian                     (SOPs). These guidelines and SOPs serve as guidelines for
      kredit, mulai dari tahap permohonan melalui proposal,                 the Bank's credit granting process. They encompass all
      proses analisa, persetujuan, dokumentasi, pengawasan,                 aspects ranging from the application stage through the
      hingga proses restrukturisasi. Selain itu, penetapan suku             proposal stage, through analysis, approval, documentation,
      bunga kredit selalu dikaji ulang setiap bulan melalui Asset           supervision, and restructuring. Furthermore, the method
      and Liabilities Committee (ALCO).                                     for determining credit interest rates is reviewed monthly
                                                                            through the Bank's Asset and Liabilities Committee (ALCO).




                                                         Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025     PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 187
    Tata Kelola Perusahaan yang Baik
                                                                                                                                                    184
                                                Laporan Keberlanjutan            Laporan Keuangan
    Good Corporate Governance                   Sustainability Report            Financial Statements




2. Kerangka Manajemen Risiko                                                 2. Risk Management Framework
   Kerangka manajemen risiko kredit mencakup kecukupan                          The Bank's credit risk management framework encompasses
   kebijakan, prosedur dan penetapan limit. Kebijakan dan                       the quality of its policies, procedures, and limit setting.
   prosedur pengelolaan risiko kredit yang telah disetujui                      Credit risk management policies and procedures are
   oleh Direksi, telah dikomunikasikan dengan optimal oleh                      approved by the Board of Directors and have been optimally
   Divisi yang menangani aktivitas fungsional yang memiliki                     communicated by their respective Divisions in charge of
   eksposur risiko kredit.                                                      handling functional activities that are exposed to credit risk.

   Untuk menjaga agar eksposur risiko kredit sesuai dengan                       To ensure that credit risk exposure is maintained in a way
   risk appetite, Bank menetapkan batasan (limit), antara                        that keeps it line with risk appetite, the Bank establishes
   lain susunan dan kewenangan kredit yang disesuaikan                           limits, including limits to credit structure and authority,
   dengan ukuran dan kompleksitas Bank. Selain itu, Bank                         tailored to the Bank's size and complexity. Furthermore, the
   juga memiliki kebijakan untuk menjaga risiko kredit sesuai                    Bank also has a policy to maintain credit risk that ensures
   dengan Batas Maksimum Pemberian Kredit (BMPK) yang                            this risk is in line with Legal Lending Limits (LLL) that comply
   sesuai dengan ketentuan pengawas.                                             with supervisory regulations.

3. Proses Manajemen Risiko                                                   3. Risk Management Process
   Proses manajemen risiko kredit bertujuan untuk                               The Bank's credit risk management process aims to identify,
   mengidentifikasi,    mengukur,         memantau,        dan                  measure, monitor, and control Credit Risk. The Bank's focus
   mengendalikan Risiko Kredit. Hal yang menjadi perhatian                      in the future is evaluating and improving the effectiveness
   Bank ke depan adalah mengevaluasi dan meningkatkan                           of its work units that carry out early credit quality monitoring
   efektivitas pelaksanaan unit kerja yang melakukan                            procedures. Meanwhile, the Bank's current focus is on
   pemantauan kualitas kredit sejak dini. Konsentrasi terbesar                  mitigating credit risk, including the potential for greater
   yang dilakukan Bank saat ini adalah memitigasi risiko kredit                 credit risk.
   termasuk terhadap potensi meningkatnya risiko kredit yang
   lebih besar.

   Kecukupan sistem informasi manajemen dinilai memenuhi                         The Bank's adequacy in terms of its management information
   ekspektasi, hal ini terlihat dari pelaporan kredit kepada                     system has been deemed to meet expectations. This can
   Dewan Komisaris dan Direksi mengenai eksposur risiko                          be seen evidenced through effective reporting of credit risk
   yang berjalan dengan baik, sehingga data yang disajikan                       exposures to the Board of Commissioners and Board of
   dapat membantu secara optimal dalam pengambilan                               Directors that ensure optimal decision-making. The Bank
   keputusan. Saat ini Bank sedang mengkaji ulang seluruh                        is currently reviewing its entire Risk Management MIS. The
   SIM manajemen Risiko. Kualitas SDM Bank dalam aspek                           quality of the Bank's human resources in the credit aspect
   perkreditan memadai, dimana telah ada pembagian antara                        is adequate and has a clear division between First Line
   Lini Pertama dengan Lini Kedua. Awareness risk taking unit                    and Second Line personnel. Levels of awareness in terms
   terhadap risiko kredit terus ditingkatkan seperti kompetensi                  of credit risk continues to be improved among risk-taking
   dan kemampuan dalam menjalankan credit process                                units, with improvements in areas involving competence
   berdasarkan aspek kehati-hatian.                                              and their ability to implement the credit process in ways
                                                                                 that are based on prudent principles.

4. Sistem Pengendalian Internal                                              4. Internal Control System
   Bank terus berusaha menyempurnakan Sistem Pengendalian                       The Bank continues to put in efforts to improve its Internal
   Internal pada aspek penyaluran kredit. Fungsi operasional                    Control System when it comes to credit distribution. Its
   dan fungsi manajemen risiko kredit telah dipisahkan secara                   operational and credit risk management functions have
   jelas. Proses inisiasi (ex ante) telah dilakukan review secara               been clearly separated. Its initiation process (ex ante) has
   optimal oleh tim reviewer yang menganalisa setiap potensi                    been optimally reviewed by a team that analyzes every
   kredit yang mungkin timbul, sementara tim Internal Audit                     potential credit issue. Meanwhile, the Bank's Internal Audit
   (SKAI) melaksanakan evaluasi secara berkala (post review)                    (SKAI) team carries out periodic evaluations to assess the
   untuk menilai pelaksanaan manajemen risiko kredit dan                        implementation of credit risk management and internal
   pengendalian internal pada aktivitas fungsional yang                         controls in any functional Bank activities that are exposed
   memiliki eksposur risiko kredit.                                             to credit risk.




  PT ALLO BANK INDONESIA TBK           2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 188
185                    Performa 2025          Laporan Manajemen            Profil Perusahaan          Analisis dan Pembahasan Manajemen
                      Performance 2025          Management Reports            Company Profile              Management Discussion and Analysis




  Risiko Pasar                                                           Market Risk

  Risiko pasar merupakan risiko yang timbul dari portofolio yang         Market risk represents any risk arising from the Bank's portfolio
  dimiliki oleh Bank karena adanya pergerakan adverse movement           due to adverse market movements, including interest rate risks
  di pasar, termasuk risiko suku bunga dan risiko nilai tukar, yang      and exchange rate risks that have the potential to harm the
  berpotensi merugikan Bank. Dengan mempertimbangkan                     Bank. Considering that the Bank is a non-foreign exchange bank
  posisi Bank sebagai Bank Non-Devisa yang tidak melakukan               that does not engage in trading activities in its asset portfolio
  kegiatan trading baik pada portofolio aset maupun kewajiban            or in liabilities for derivative products and Fair Value Options,
  terhadap produk derivatif dan Fair Value Option, Bank tetap            the Bank remains committed to continuously monitoring
  berkomitmen untuk selalu melakukan pemantauan terhadap                 potential market risks and continuously improving the quality
  potensi Risiko Pasar serta terus meningkatkan Kualitas                 of its market risk management implementation through efforts
  Penerapan Manajemen Risiko Pasar dengan mengkaji kualitas              that see it regularly reviewing its documentation quality and
  pemenuhan serta kelengkapan dokumen secara berkala.                    comprehensiveness.

  1. Tata Kelola Risiko                                                  1. Risk Governance
     Pengelolaan risiko pasar Bank dilakukan dengan                         The Bank's market risk management is carried out by taking
     mempertimbangkan terbatasnya instrumen yang dikelola                   into account its limited instruments and the low potential
     Bank serta rendahnya potensi risiko instrumen yang dimiliki.           risk they carry. The Bank has also conducted stress testing
     Untuk mengelola pergerakan variabel pasar, Bank telah                  on interest rate instruments exposed to market risk to
     melakukan Stress Testing pada instrumen suku bunga yang                calculate potential financial impacts and manage market
     terekspos risiko pasar dalam rangka menghitung potensi                 fluctuations. All of the Bank's market risk management is
     dampak keuangan yang timbul. Selain itu, pengelolaan                   supported by a framework of limits and policies designed
     risiko pasar didukung oleh kerangka limit dan kebijakan                to control acceptable levels of risk. Market risk limits are
     untuk mengontrol risiko yang dapat diterima oleh Bank.                 allocated at various levels and are monitored daily by
     Limit risiko pasar dialokasikan pada berbagai tingkatan                the Treasury Division. At the same time, the Bank is not
     dan dipantau oleh Divisi Treasury secara harian. Bank                  significantly exposed to exchange rate risk. Any interest
     tidak terekspos secara signifikan pada risiko nilai tukar.             rate risks managed by the Bank originates primarily from
     Risiko suku bunga yang dikelola oleh Bank sebagian besar               its banking book positions, with no trading book positions.
     berasal dari posisi banking book dan tidak terdapat posisi             As part of its market risk management, the Bank identifies,
     trading book. Sebagai bagian dari pengelolaan risiko pasar,            measures, monitors, and controls market risk efforts carried
     Bank melakukan identifikasi, pengukuran, pemantauan dan                out by its relevant business units.
     pengendalian risiko pasar, yang dilakukan oleh unit bisnis
     terkait.

      Dewan Komisaris dan Direksi memiliki awareness dan                     The Board of Commissioners and the Board of Directors
      pemahaman yang baik tentang manajemen Risiko Pasar                     have a good sense of awareness and understanding of
      dan sudah diinternalisasikan dengan baik pada seluruh                  Market Risk management. This understanding has been well
      jenjang organisasi untuk memastikan bahwa penerapan                    internalized at all levels of the organization to ensure that
      manajemen risiko terhadap nilai tukar dan suku bunga telah             risk management implementation efforts on exchange rates
      sesuai dengan tujuan strategis, skala, karakteristik bisnis            and interest rates are carried out in accordance with the
      dan profil risiko nilai tukar dan suku bunga Bank, termasuk            Bank's strategic objectives, scale, business characteristics
      memastikan integrasi penerapan manajemen risiko nilai                  and risk profile for any of these exchange and interest rates.
      tukar dan suku bunga dengan risiko-risiko lainnya yang                 These efforts include ensuring that exchange rate and
      dapat berdampak pada posisi risiko Bank.                               interest rate risk management implementation with other
                                                                             risks that may impact the Bank's risk position.

  2. Kerangka Manajemen Risiko                                           2. Risk Management Framework
     Strategi manajemen risiko dilakukan searah dengan tingkat              Risk management strategies are designed to align with the
     risiko yang diambil dan toleransi risiko pasar. Penetapan              risk levels and market risk tolerance. The Bank periodically
     dan evaluasi kebijakan strategi pengelolaan risiko pasar               determines and evaluates market risk management
     yang berkaitan dengan risiko suku bunga dan risiko valuta              strategies related to interest rate risk and foreign exchange
     asing dilakukan secara berkala melalui Asset and Liabilities           risk through its Asset and Liabilities Committee (ALCO),
     Committee (ALCO), termasuk strategi dalam penataan                     including strategies for structuring its investment portfolio
     portofolio investasi dan strategi penataan struktur neraca             and structuring its balance sheet by way of anticipating
     melalui antisipasi perubahan suku bunga sehingga dapat                 changes in interest rates to achieve an optimal net interest
     dicapai tingkat marjin bunga bersih (Net Interest Margin/              margin (NIM).
     NIM) yang optimal.




                                                          Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025     PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 189
    Tata Kelola Perusahaan yang Baik
                                                                                                                                               186
                                                Laporan Keberlanjutan            Laporan Keuangan
    Good Corporate Governance                   Sustainability Report            Financial Statements




   Bank memiliki berbagai perangkat organisasi dalam                             The Bank has various organizational tools to support its
   mendukung terlaksananya manajemen risiko pasar secara                         effective implementation of market risk management,
   efektif termasuk kejelasan wewenang dan tanggung jawab.                       including clarity of authority and responsibility. In this
   Dalam hal ini, Direksi telah mendelegasikan wewenang dan                      regard, the Board of Directors has delegated the following
   tanggung jawab antara lain:                                                   forms of authority and responsibility:
   a. Divisi Treasury sebagai pengelola portofolio dan                           a. The Treasury Division manages portfolios and foreign
       transaksi jual beli valuta asing dalam rangka pemenuhan                       exchange trading transactions to meet customer needs
       kebutuhan       nasabah       dan    untuk   memperoleh                       and generate income.
       pendapatan.
   b. Asset and Liabilities Committee (ALCO) yang                                b. The Asset and Liabilities Committee (ALCO) establishes
       menetapkan kebijakan pada strategi risiko nilai tukar                        policies on exchange rate and interest rate risk
       dan suku bunga.                                                              strategies.
   c. Terdapat kejelasan dalam pelaksanaan komite terkait                        c. Ensuring clarity in the implementation of the relevant
       dan telah ada delegasi wewenang yang berjalan baik.                          committees and effective delegation of authority.
   d. Divisi Enterprise, Operational and Market Risk                             d. The Enterprise, Operational, and Market Risk Division
       yang bertanggung jawab sebagai lini kedua dalam                              is responsible for acting as the second line of market
       pengelolaan risiko pasar. Untuk itu Bank telah                               risk management. To this end, the Bank has ensured
       melakukan pemenuhan SDM untuk menjalankan fungsi                             adequate human resources to carry out its Market Risk
       fungsi Manajemen Risiko Pasar.                                               Management functions.

   Kebijakan pengelolaan risiko pasar dan limit risiko pasar                     The Bank's management has established market risk
   ditetapkan oleh manajemen serta diinformasikan ke risk                        management policies and market risk limits that it
   taking unit. Kebijakan dan limit ini ditinjau ulang secara                    communicates to risk-taking units. These policies and limits
   berkala untuk disesuaikan dengan perkembangan kegiatan                        are periodically reviewed to align with Treasury activities (in
   Treasury pada khususnya dan perkembangan pasar dan                            particular) and with market developments, and internal and
   ketentuan internal maupun eksternal pada umumnya.                             external regulations (in general).

3. Proses Manajemen Risiko                                                   3. Risk Management Process
   Proses manajemen risiko pasar dilakukan Bank melalui                         The Bank's market risk management process is carried out
   Asset and Liabilities Committee (ALCO) yang menetapkan                       through its Asset and Liabilities Committee (ALCO), which
   tingkat suku bunga dengan mengoptimalkan kondisi                             sets interest rates by optimizing market fluctuations.
   pergerakan pasar.

   Untuk mengelola risiko karena adanya pergerakan variabel                      The Bank periodically evaluates its market risk limits, which
   pasar, yaitu suku bunga, nilai tukar dan harga pasar dari                     consist of budget loss limits for trading book and banking
   portofolio yang dimiliki, Bank melakukan evaluasi secara                      book activities. It does this as a way to manage risks due to
   berkala terhadap limit-limit risiko pasar yang terdiri dari                   fluctuations in market variables, specifically, interest rates,
   budget loss limit untuk aktivitas trading book serta banking                  exchange rates, and market prices within its portfolio. In
   book. Selain itu terdapat pula limit Repricing Gap digunakan                  addition, a Repricing Gap limit is used to manage interest
   untuk mengelola interest rate risk in banking book yang                       rate risk within banking books. This limit is periodically
   dilakukan secara berkala.                                                     reviewed.

   Sistem informasi manajemen risiko pasar memenuhi                              Overall, this market risk management information system
   ekspektasi dimana risk owner menyampaikan laporan posisi                      has been deemed to meet expectations, with risk owners
   risiko pasar kepada manajemen secara berkala. Bank juga                       reporting market risk positions to management on a regular
   memiliki Sumber Daya Manusia (SDM) yang cukup dan                             basis. The Bank also has sufficient Human Resources (HR)
   didukung dengan pemahaman yang baik. Bank akan terus                          with developed of understanding. The Bank will continue
   meningkatkan kompetensi demi tercapainya strategi bisnis                      to improve its competency to achieve its treasury business
   treasury sebagai profit center dan menerapkan strategi                        strategy as a profit center and implement a fund placement
   penempatan dana yang dapat meminimalisir kerugian yang                        strategy that minimizes losses caused by market risk factors.
   disebabkan faktor risiko pasar.




 PT ALLO BANK INDONESIA TBK            2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 190
187                     Performa 2025           Laporan Manajemen            Profil Perusahaan          Analisis dan Pembahasan Manajemen
                       Performance 2025           Management Reports            Company Profile              Management Discussion and Analysis




   4. Sistem Pengendalian Internal                                         4. Internal Control System
      Bank melakukan pengendalian pembatasan kerugian yang                    The Bank implements various controls to limit losses. It
      timbul melalui penetapan limit transaksi yaitu limit transaksi          does this by establishing transaction limits, specifically,
      dealer, cut loss limit, sehingga aktivitas treasury dapat               dealer transaction limits and cut-loss limits, all to ensure
      dipantau dan dievaluasi. Pengawasan perkembangan                        that treasury activities can be monitored and evaluated.
      aktivitas limit transaksi treasury untuk memastikan                     Monitoring of treasury transaction limit activity ensures that
      bahwa treasury telah mematuhi limit transaksi yang telah                the Bank's treasury complies with established transaction
      ditetapkan, terutama untuk cut-loss limit menjadi prioritas.            limits, particularly the cut-loss limit, which it considers a
                                                                              priority.

       Pelaksanaan kaji ulang independen (independent review)                  Independent reviews are conducted by the Internal Audit
       dilakukan oleh fungsi SKAI dengan metodologi dan                        Unit (SKAI) using a methodology and a level of frequency
       frekuensi sesuai aturan, dimana hasil kaji ulang dilaporkan             that is in accordance with regulations. The results of these
       kepada Dewan Komisaris dan Direksi.                                     reviews are reported to the Board of Commissioners and
                                                                               Directors.

   Risiko Likuiditas                                                       Liquidity Risk

   Risiko likuiditas dapat muncul sebagai akibat dari mismatch             Liquidity risk can arise from mismatches between the Bank's
   antara struktur aset dan liabilitas Bank, dimana Bank berisiko          asset and liability structure that put the Bank at risk of being
   untuk tidak mampu memenuhi kewajiban yang jatuh tempo dari              unable to meet maturing obligations from cash flow funding
   sumber pendanaan arus kas dan/atau dari aset likuid berkualitas         sources and/or from high-quality liquid assets that can be
   tinggi yang dapat dilikuidasi segera dan/atau diagunkan tanpa           immediately liquidated and/or pledged without disrupting
   mengganggu aktivitas keuangan Bank. Dalam hal ini, Bank                 the Bank's financial activities. On this matter, the Bank has
   menjaga rasio-rasio penilaian risiko likuiditas, nilai outstanding      maintained its liquidity risk assessment ratios and the value of its
   asset likuid Bank dan rasio-rasio pendukung seperti, Aset Likuid        outstanding liquid assets and supporting ratios such as Primary
   Primer dan Aset Likuid Sekunder terhadap Total Aset. Rasio              Liquid Assets and Secondary Liquid Assets to Total Assets.
   LCR dan NSFR dipertahankan di atas batas minimum regulator              Its LCR and NSFR ratios are maintained above its regulatory
   dan penggunaan dana selalu dilakukan secara optimal dengan              minimum limit, while its use of funds is always carried out
   tetap memperhatikan ketentuan Otoritas Jasa Keuangan/                   optimally while still observing Financial Services Authority/Bank
   Bank Indonesia tentang prinsip kehati-hatian serta memiliki             Indonesia provisions regarding the principle of prudence. The
   contingency funding plan yang memadai sebagai mitigasi                  Bank also has an adequate contingency funding plan designed
   potensi risiko likuiditas yang mungkin timbul.                          to mitigate any potential liquidity risks that may arise.

   1. Tata Kelola Risiko                                                   1. Risk Governance
      Dalam mengelola likuiditas, selain primary reserves, Bank               In addition to its primary reserves, the Bank also manages
      juga menjaga dan mempertahankan secondary reserves                      its liquidity by maintaining and safeguarding its secondary
      untuk memastikan likuiditas berada pada level yang aman.                reserves to ensure that its liquidity remains at a safe level.
      Ketersediaan atas reserves tersebut dipantau secara harian,             The Treasury Division monitors the availability of these
      mingguan, dan bulanan oleh Divisi Treasury.                             reserves daily, weekly, and monthly.

       Sebagai bentuk pelaksanaan tugas, Dewan Komisaris                       In order to carry out their duties, the Board of Commissioners
       dan Direksi memiliki awareness dan pemahaman yang                       and the Board of Directors have a strong sense of awareness
       baik mengenai manajemen Risiko Likuiditas. Budaya                       and understanding when it comes to Liquidity Risk
       manajemen risiko likuiditas telah dikomunikasikan dengan                management. The Bank's liquidity risk management culture
       baik pada seluruh level organisasi. Direksi bertanggung                 has been well communicated at all levels of the organization.
       jawab terhadap penyusunan Contingency Funding Plan                      The Board of Directors is specifically responsible for
       yang berisi langkah yang harus dilakukan oleh Bank dalam                developing a Contingency Funding Plan that outlines
       mengantisipasi dan menghadapi kondisi kesulitan likuiditas.             the steps the Bank must take to anticipate and address
       Selain itu, Direksi bertugas memantau kondisi internal dan              liquidity challenges. Meanwhile, the Board of Directors
       perkembangan faktor eksternal yang secara langsung                      is responsible for monitoring internal conditions and
       maupun tidak langsung mempengaruhi strategi bisnis Bank                 developments in external factors that directly or indirectly
       terkait risiko likuiditas, begitu pula Dewan komisaris selalu           affect the Bank's business strategy related to liquidity risk.
       memberikan saran kepada Direksi dalam menentukan                        The Board of Commissioners also provides advice to the
       langkah-langkah strategis yang perlu dijalankan. Penetapan              Board of Directors for determining any necessary strategic
       suku bunga DPK selalu dikaji ulang setiap bulan dalam                   steps. The Bank's method of determining interest rates for
       rapat Asset and Liabilities Committee (ALCO).                           Third Party Funds (DPK) is reviewed monthly at Asset and
                                                                               Liabilities Committee (ALCO) meetings.




                                                            Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025     PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 191
    Tata Kelola Perusahaan yang Baik
                                                                                                                                                  188
                                                Laporan Keberlanjutan            Laporan Keuangan
    Good Corporate Governance                   Sustainability Report            Financial Statements




2. Kerangka Manajemen Risiko                                                 2. Risk Management Framework
   Sebagai strategi pengelolaan risiko likuiditas, Bank                         As part of its liquidity risk management strategy, the Bank
   mengidentifikasi dan memantau berbagai faktor utama                          works to identify and monitor various key factors affecting
   yang mempengaruhi kemampuan Bank untuk memperoleh                            its ability to obtain funding sources, including any potential
   sumber pendanaan, termasuk sumber alternatif yang dapat                      alternative sources that can strengthen its capacity to
   memperkuat kapasitas untuk bertahan pada kondisi krisis.                     withstand crisis conditions. Liquidity needs management is
   Fungsi pengelolaan kebutuhan likuiditas dilakukan oleh                       carried out by the ALCO and is operated by the Treasury
   ALCO dan secara operasional oleh Divisi Treasury.                            Division.

   Kecukupan secondary reserves, strategi menurunkan dana                        The Bank's means of ensuring adequacy of secondary
   jangka pendek dan berbiaya mahal masih terus dilakukan                        reserves and its strategy to reduce short-term and expensive
   dengan mempertimbangkan maturity gap yang terukur                             funds are still being implemented and are being designed to
   dan seimbang. Pemantauan dan pengendalian terhadap                            take into account a measured and balanced maturity gap.
   kondisi likuiditas terus menjadi perhatian dari manajemen.                    Efforts to monitor and control liquidity conditions continue
                                                                                 to be an area of focus for management.

   Direksi telah mendelegasikan wewenang dan tanggung                            The Board of Directors has delegated the Treasury Division
   jawab kepada Divisi Treasury dalam mengelola likuiditas                       with the authority and responsibility to manage the Bank's
   Bank untuk memelihara Giro Wajib Minimum (GWM), Loan                          liquidity, including maintaining its Minimum Reserve
   to Funding Ratio (LFR), serta memastikan pengelolaan                          Requirement (GWM) and its Loan-to-Funding Ratio (LFR),
   secondary reserves sejalan dengan tujuan strategis, juga                      as well as ensuring that secondary reserves are managed in
   peran ALCO dalam menetapkan kebijakan dan strategi                            line with strategic objectives. This also includes the ALCO's
   likuiditas.                                                                   role in establishing liquidity policies and strategies.

   Kebijakan manajemen risiko likuiditas Bank mencakup                           The Bank's liquidity risk management policy encompasses
   manajemen likuiditas, pemeliharaan cadangan likuiditas                        liquidity management, maintaining optimal liquidity reserves,
   yang optimal, penetapan strategi pendanaan, proyeksi arus                     establishing a funding strategy, cash flow projections,
   kas, profil maturitas, penetapan limit likuiditas, dan Rencana                maturity profiles, setting liquidity limits, and having a
   Pendanaan Darurat (Contingency Funding Plan). Kebijakan                       Contingency Funding Plan. This policy is designed to
   ini bertujuan untuk memastikan kecukupan dana harian                          ensure that the Bank has sufficient daily funds from various
   dalam memenuhi kewajiban pada kondisi normal maupun                           available funding sources that can meet its obligations in
   kondisi krisis secara tepat waktu dari berbagai sumber dana                   a timely manner under both normal conditions and crisis
   yang tersedia.                                                                situations.

3. Proses Manajemen Risiko                                                   3. Risk Management Process
   Dalam upaya mitigasi risiko likuiditas, Bank telah                           To mitigate its liquidity risk, the Bank has implemented its
   menerapkan Rencana Pendanaan Darurat (Contingency                            own Contingency Funding Plan. The Bank maintains its
   Funding Plan) dalam upaya memitigasi risiko. Bank menjaga                    liquidity reserves by maintaining a sufficient amount of high-
   cadangan likuiditas dengan mempertahankan jumlah aset                        quality liquid assets that enable it to meet its commitments
   likuid berkualitas tinggi yang cukup untuk memenuhi                          to customers and other parties, including commitments
   komitmennya kepada para nasabah dan pihak lainnya,                           for providing credit, repaying customer deposits, meeting
   baik dalam rangka pemberian kredit, pembayaran kembali                       liquidity needs, and ensuring that the amount of assets the
   simpanan nasabah, pemenuhan kebutuhan likuiditas dan                         Bank has that mature in each period can cover the amount
   menjaga agar jumlah aset yang jatuh tempo pada setiap                        of maturing liabilities.
   periode dapat menutupi jumlah liabilitas yang jatuh tempo.

   Early Warning System (EWS) sebagai salah satu sistem                          The Bank's Early Warning System (EWS) continues to be
   informasi atas terjadinya pemburukan situasi yang                             improved. It serves as an information system for deteriorating
   bisa membahayakan posisi likuiditas terus ditingkatkan                        situations that could endanger the Bank's liquidity position,
   mengingat EWS merupakan sebuah metodologi analisa                             and can additionally be used as an analytical methodology
   yang dapat digunakan untuk mendeteksi suatu masalah                           for detecting liquidity problems, for evaluating the Bank's
   likuiditas, untuk mengevaluasi kebutuhan pendanaan Bank,                      funding needs, and for managing strategies in times of
   dan strategi pada saat krisis.                                                crisis.




 PT ALLO BANK INDONESIA TBK            2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 192
189                    Performa 2025          Laporan Manajemen            Profil Perusahaan          Analisis dan Pembahasan Manajemen
                       Performance 2025         Management Reports            Company Profile              Management Discussion and Analysis




   4. Sistem Pengendalian Risiko                                         4. Risk Control System
      Pengendalian risiko likuiditas dilakukan oleh Divisi Treasury         The Treasury Division carries out liquidity risk controls to
      sebagai tindak lanjut hasil pemantauan kinerja dan                    serve as follow-ups to any performance and compliance
      kepatuhan unit kerja operasional terhadap limit likuiditas            evaluations for operational work units with established
      yang telah ditetapkan. Secara khusus, Divisi Treasury                 liquidity limits. The division specifically monitors liquidity
      memperhatikan indikator peringatan dini (early-warning                positions as part of its liquidity management process and
      indicators) dalam memantau posisi likuiditas sebagai bagian           identifies potential scenarios of increased risk in both
      dari proses manajemen likuiditas serta untuk mengetahui               normal and abnormal conditions. It also focuses on funding
      peningkatan potensi risiko dalam menghadapi kondisi                   strategies, including diversifying funding sources and
      normal maupun kondisi tidak normal, yang meliputi strategi            maturities to support the Bank's business plan.
      pendanaan mencakup diversifikasi sumber dan jangka
      waktu pendanaan untuk mendukung rencana bisnis Bank.

      Tanggapan terhadap temuan dan hasil kaji ulang sudah                   Responses to the results of findings and reviews have been
      dilakukan dengan optimal, dimana dual control system telah             deemed to be optimal. Improvements have also been
      diperbaiki dari sisi mekanisme dan prosedur, serta perbaikan           made to the dual control system, including improvements
      pada fungsi pengawasan. Kaji ulang independen dilakukan                in mechanisms and procedures, as well as improvements
      termasuk adanya perbaikan dalam aspek metodologi.                      to the supervisory function. Independent reviews have
                                                                             also been carried out, including reviews for determining
                                                                             methodology improvements.

   Risiko Operasional                                                    Operational Risk

   Risiko operasional adalah risiko yang disebabkan adanya               Operational risk is the risk caused by inadequate and/or
   ketidakcukupan dan/atau tidak berfungsinya proses internal            malfunctioning internal processes (policies, systems, and
   (kebijakan, sistem, dan prosedur), kesalahan sistem, kesalahan        procedures), system errors, human errors, or external issues
   manusia, atau adanya problem eksternal yang mempengaruhi              that impact the Bank's operations.
   operasional Bank.

   1. Tata Kelola Risiko                                                 1. Risk Governance
      Dewan Komisaris dan Direksi memiliki awareness dan                    The Board of Commissioners and Directors have a
      pemahaman yang baik mengenai manajemen Risiko                         strong sense of awareness and understanding when it
      Operasional. Budaya manajemen Risiko Operasional telah                comes to Operational Risk management. The Bank has
      diinternalisasikan dengan baik pada seluruh level organisasi.         its own Operational Risk management culture that has
      Penerapan manajemen risiko operasional dilakukan                      been well internalized at all levels of the organization.
      melalui desain struktur organisasi yang menggambarkan                 Its implementation of operational risk management is
      keterlibatan seluruh pihak yang terkait manajemen risiko              carried out through an organizational structure design
      operasional, yaitu Dewan Komisaris, Direksi, Komite                   that reflects the involvement of all parties involved in
      Manajemen Risiko, Satuan Kerja Manajemen Risiko, Unit                 operational risk management. These parties encompass
      Kerja Operasional, Fungsi Manajemen Risiko Operasional,               the Board of Commissioners, the Board of Directors, the
      dan Satuan Kerja Audit Internal.                                      Risk Management Committee, the Risk Management Work
                                                                            Unit, the Operational Work Unit, the Operational Risk
                                                                            Management Function, and the Internal Audit Work Unit.

      Bank juga telah memiliki Product Forum pada level                      The Bank also maintains a Product Forum at the operational
      operasional untuk mendiskusikan semua inisiatif produk                 level to discuss all new product initiatives and activities
      dan aktivitas baru sebelum dilakukan eskalasi melalui                  before escalating them to the Product Committee at the
      Komite Produk pada level Direksi. Hal ini dilakukan secara             Board of Directors level. This process is done quickly and
      cepat berdasarkan prinsip agile dalam pengembangan                     on the basis of the Bank's agile product development
      produk Bank, sehingga setiap risiko baru dapat diantisipasi            principles. This ensures that any new risks can be anticipated
      dan dilakukan mitigasi risiko sedini mungkin.                          and mitigated as early as possible.




                                                          Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025     PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 193
    Tata Kelola Perusahaan yang Baik
                                                                                                                                            190
                                                Laporan Keberlanjutan            Laporan Keuangan
    Good Corporate Governance                   Sustainability Report            Financial Statements




   Struktur tata kelola manajemen Risiko Operasional Bank                        The Bank's Operational Risk management governance
   menggambarkan keterkaitan antara fungsi manajemen                             structure illustrates the interrelationships between the
   Risiko Operasional pada tingkat perusahaan (Corporate                         Operational Risk management function at the corporate
   Level), tingkat unit kerja operasional, dan keterlibatan dari                 level, the operational work unit level, and the involvement
   Satuan Kerja Audit Internal sebagai Fungsi Assurance.                         of the Internal Audit Work Unit as the Assurance Function.
   Perumusan tingkat risiko yang diambil (risk appetite) dan                     The Bank's process of formulating its risk appetite and risk
   toleransi risiko (risk tolerance) dilakukan sejalan dengan                    tolerance is carried out in line with the Bank's business
   sasaran strategi bisnis Bank.                                                 strategy objectives.

2. Kerangka Manajemen Risiko                                                 2. Risk Management Framework
   Bank melakukan manajemen risiko operasional untuk                            The Bank implements operational risk management to
   memastikan bahwa risiko operasional dapat dikelola                           ensure that its operational risks are effectively managed to
   dengan baik dalam upaya memenuhi target usaha Bank                           meet its business targets while simultaneously adhering to
   dengan tetap menerapkan prinsip kehati-hatian pada                           the principle of prudence in all of its business activities.
   setiap kegiatan usaha Bank.

   Risk Taking Unit sebagai fungsi yang melakukan proses                         The Risk Taking Unit, as the function responsible for
   pengelolaan risiko dari setiap aktivitas di unit operasional,                 managing the risks of each operational unit, is equipped
   dalam melaksanakan tugasnya dilengkapi dengan alat                            with an RCSA tool to facilitate risk management within each
   bantu RCSA untuk memberikan kemudahan dalam                                   work unit. The parameters contained in this new tool serve
   mengelola risiko yang dimiliki oleh masing-masing unit                        as an extension of previous parameters and are developed
   kerja. Parameter yang terdapat dalam alat bantu yang baru                     on the basis of periodic evaluations.
   merupakan pengembangan dari parameter sebelumnya
   yang disusun berdasarkan hasil evaluasi berkala.

   Kecukupan Kebijakan dan prosedur operasional sudah                            The Bank's adequacy when it comes to operational policies
   dilakukan dengan memadai secara menyeluruh.                                   and procedures has been comprehensively implemented.
   Pembenahan Kebijakan dan Standar Operating Procedure                          Improvements to policies and Standard Operating
   (SOP) dalam rangka Perbaikan Tata Kelola Perusahaan                           Procedures (SOPs) are currently underway to improve
   yang Baik (Good Corporate Governance/GCG).                                    Good Corporate Governance (GCG).

3. Proses Manajemen Risiko                                                   3. Risk Management Process
   Implementasi proses identifikasi, pengukuran, pemantauan                     The Bank's process of identifying, measuring, monitoring,
   dan pengendalian risiko operasional dilakukan pada kantor                    and controlling operational risks is implemented at its head
   pusat, seluruh kantor cabang dan unit kerja yang terkait                     office, at all branch offices, and throughout operational
   dengan bidang operasional. Bank terus menyempurnakan                         work units. The Bank continues to refine its operational risk
   metodologi pengelolaan risiko operasional. Telah dilakukan                   management methodology. Various programs have been
   berbagai program untuk peningkatan kesadaran risiko                          implemented to increase risk awareness as a precursor
   sebagai awal dari roll out metodologi pengelolaan risiko.                    to rolling out its risk management methodology. This
   Proses ini juga mendapatkan pengawasan aktif Dekom dan                       process also receives active oversight from the Board of
   keterlibatan aktif dari Direksi Bank.                                        Commissioners and active involvement from the Bank's
                                                                                Board of Directors.

   Untuk memastikan Bank dapat melayani transaksi                                To ensure the Bank can serve banking transactions 24 hours
   perbankan yang berlangsung 24 jam sehari tanpa                                a day without any interruptions, the Bank has prepared two
   gangguan, Bank telah mempersiapkan 2 (dua) Data                               Data Centers designed with environmental redundancy and
   Center yang dirancang dengan pendekatan environment                           synchronized with its Data Center Control Center (DRC) to
   redundancy dan tersinkronisasi dengan DRC untuk                               ensure business continuity in the event of a failure in the
   memastikan kelangsungan usaha apabila terjadi kegagalan                       Main Data Center.
   pada Data Center Utama.

4. Sistem Pengendalian Risiko                                                4. Risk Control System
   Sistem pengendalian internal berjalan cukup efektif dalam                    The Bank's internal control system has been designed to
   mendukung pelaksanaan manajemen risiko Operasional.                          operative effectively in supporting its Operational Risk
   Bank terus berupaya melakukan perbaikan proses dan                           Management implementation. The Bank continues to put in
   pengendalian internal yang lebih efisien sesuai dengan best                  efforts to improve its processes and boost the efficiency of
   practice dan arah bisnis Bank.                                               its internal controls in accordance with best practices and
                                                                                the Bank's own business direction.



 PT ALLO BANK INDONESIA TBK            2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 194
191                       Performa 2025          Laporan Manajemen            Profil Perusahaan          Analisis dan Pembahasan Manajemen
                          Performance 2025         Management Reports            Company Profile              Management Discussion and Analysis




         Pelaksanaan kaji ulang independen (independent                         The Internal Audit Unit (SKAI) carries out independent
         review) dilakukan oleh Satuan Kerja Audit Internal (SKAI)              reviews based on a methodology that then has the results of
         berdasarkan metodologi, dimana hasilnya dilaporkan                     these reviews reported to the Board of Commissioners and
         kepada Dewan Komisaris dan Direksi. Tindak lanjut atas kaji            Board of Directors. Follow-up actions on these independent
         ulang independen telah dilaksanakan dengan membuat                     reviews are carried out by establishing completion targets.
         target penyelesaian.

      Risiko Stratejik                                                      Strategic Risk

      Risiko strategis adalah risiko antara lain disebabkan adanya          Strategic risk represents any risk caused by any inappropriate
      penetapan dan pelaksanaan strategi Bank yang tidak tepat,             strategy determination and implementation on the part of the
      pengambilan keputusan rencana bisnis yang tidak tetap atau            Bank. It also represents risks caused by inconsistent decision-
      kurang responsifnya Bank terhadap perubahan eksternal.                making within business plans, or the Bank's own lack of
                                                                            responsiveness to external changes.

      1. Tata Kelola Risiko                                                 1. Risk Governance
         Dewan Komisaris melakukan pengawasan aktif dengan                     The Board of Commissioners carries out active oversight by
         memberikan arahan kepada Direksi yang tertuang dari                   providing direction to the Board of Directors. This oversight
         rekomendasi yang disampaikan pada Rapat Komisaris dan                 can be seen reflected in recommendations submitted at
         Direksi sesuai ketentuan yang berlaku. Bank mengelola risiko          Board of Commissioners and Board of Directors Meetings
         stratejik melalui proses pertimbangan dan pengambilan                 that are in accordance with applicable regulations. The
         keputusan setiap kebijakan strategis secara hati-hati oleh            Bank manages strategy-related risks through careful
         Direksi. Pengelolaan risiko stratejik tersebut erat kaitannya         consideration and decision-making by the Board of
         dengan kemampuan dalam menyusun rencana kerja                         Directors regarding each strategic policy. Strategic risk
         yang terkoordinasi, baik untuk jangka panjang maupun                  management is closely related to the ability to develop
         jangka pendek oleh karenanya penetapan strategi Bank                  long-term and short-term coordinated work plans. As such,
         dirumuskan dengan memperhatikan peraturan Bank                        the Bank's strategy is formulated by taking into account
         Indonesia/Otoritas Jasa keuangan/ketentuan lainnya yang               Bank Indonesia/Financial Services Authority regulations or
         terkait serta memperhitungkan dampak risiko stratejik                 other related provisions and taking into account the impact
         terhadap permodalan Bank.                                             of strategic risk on the Bank's capital.

         Rencana Bisnis Bank (RBB) disusun sesuai dengan                        The Bank's Business Plan (RBB) is prepared in accordance
         kondisi dan kemampuan optimal atas pendayagunaan                       with the right conditions and optimal capabilities for utilizing
         sumber daya, baik sumber daya finansial, infrastruktur                 resources, including financial resources, infrastructure, and
         dan SDM yang dimiliki. Dengan perencanaan strategis                    human resources. The Bank believes that this strategic
         tersebut, Bank berkeyakinan dapat menjaga pertumbuhan                  planning allows the Bank to maintain sustainable growth in
         yang berkelanjutan sehingga akan meningkatkan nilai                    ways that can increase its own value. To minimize deviations
         perusahaan. Untuk meminimalkan terjadinya penyimpangan                 in Bank Business Plan (RBB) implementation, the Risk
         pada pelaksanaan RBB, dilakukan pemantauan pencapaian                  Management Committee monitors the Bank's progress
         RBB melalui Komite Manajemen Risiko, dan telah dilakukan               in terms of achievements. Communication has also been
         komunikasi kepada setiap jenjang organisasi, baik pada saat            established at all levels of the organization, whether during
         penyusunan rencana serta pada saat review pelaksanaan                  the Bank's plan preparation process Or during routine
         yang dilakukan secara rutin tiap semester.                             implementation reviews held every semester.

      2. Kerangka Manajemen Risiko                                          2. Risk Management Framework
         Bank memiliki Kebijakan Manajemen Risiko Stratejik                    The Bank has a Strategic Risk Management Policy and a
         dan proses manajemen Risiko Stratejik berfungsi                       Strategic Risk Management process that is designed to
         untuk mengidentifikasi, mengukur, memantau, dan                       identify, measure, monitor, and control Strategic Risk. The
         mengendalikan Risiko Stratejik. Bank telah menetapkan                 Bank has established all of its achievement goals in its Bank
         pencapaian target bank dalam Rencana Bisnis Bank                      Business Plan. Each goal takes into account agreed risk
         dengan mempertimbangkan risk limit (risk appetite dan risk            limits (risk appetite and risk tolerance).
         tolerance) yang telah disepakati.




                                                             Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025     PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 195
    Tata Kelola Perusahaan yang Baik
                                                                                                                                                  192
                                                Laporan Keberlanjutan            Laporan Keuangan
    Good Corporate Governance                   Sustainability Report            Financial Statements




3. Proses Manajemen Risiko                                                   3. Risk Management Process
   Bank telah melaksanakan evaluasi secara berkala atas                         The Bank has conducted regular evaluations of its Bank
   realisasi RBB melalui Rapat Koordinasi Dewan Komisaris                       Business Plan that analyze how much each of these plans
   dan Direksi, sebagaimana dituangkan dalam Laporan                            were able to accomplish as part of their plans. It carries out
   Realisasi Rencana Bisnis Bank yang disampaikan ke OJK                        these evaluations through Coordination Meetings between
   setiap triwulanan.                                                           the Board of Commissioners and Board of Directors, as can
                                                                                be seen outlined in the Bank's Business Plan Realization
                                                                                Report. The reports are submitted quarterly to the Financial
                                                                                Services Authority (OJK).

   Secara umum, Bank berupaya meningkatkan kualitas SDM                          In general, the Bank is always working to improve the
   sesuai dengan nilai perusahaan sehingga sejalan dengan                        quality of its human resources in accordance with corporate
   strategi SDM yang mengacu pada strategi jangka panjang                        values. It does this so that it can align its HR strategy with
   perusahaan. Bank tetap mengedepankan pelaksanaan                              the Bank's own long-term strategy. The Bank continues
   GCG dalam proses pengelolaan risiko strategis dengan                          to prioritize GCG implementation in its strategic risk
   tetap memantau pencapaian Bank terhadap RBB. SIM                              management process by continuously monitoring its Bank
   berjalan dengan baik, termasuk laporan risiko stratejik                       Business Plan achievements. The Management Information
   kepada Dewan Komisaris dan Direksi. Perekrutan karyawan                       System (MIS) runs properly, and includes strategic risk
   dilakukan untuk menunjang kebutuhan bisnis, pendidikan                        reporting to the Board of Commissioners and Directors.
   dan pelatihan, serta evaluasi karyawan secara regular akan                    Employee recruitment is conducted to support business
   ditingkatkan untuk memastikan kesesuaian kapabilitas                          needs, while education and training, along with regular
   SDM.                                                                          employee evaluations, will continue to be enhanced to
                                                                                 ensure appropriate human resource capabilities.

4. Sistem Pengendalian Risiko                                                4. Risk Control System
   Dalam pelaksanaan sistem pengendalian risiko stratejik,                      In implementing its strategic risk control system, the Bank
   telah dilakukan pemantauan pencapaian realisasi                              monitors its actual performance and compares this data
   dibandingkan dengan rencana yang telah ditetapkan dan                        against its own established plans as a way to ensure that any
   memastikan risiko yang diambil masih dalam batas toleransi.                  risks it takes are done within tolerable limits. This internal
   Sistem pengendalian internal tersebut melibatkan seluruh                     control system involves all of the Bank's management and
   manajemen dan karyawan Bank yang mencakup penetapan                          employees. The system encompasses the establishment of
   kebijakan dan prosedur pengendalian, serta evaluasi untuk                    control policies and procedures, as well as evaluations to
   memastikan bahwa kebijakan dan prosedur tersebut sesuai                      ensure that these aforementioned policies and procedures
   arahan Direksi telah dipatuhi dan dilaksanakan secara                        are adhered to and implemented effectively and consistently
   efektif dan konsisten.                                                       in accordance with Board of Directors mandates.

   Pengendalian internal merupakan kegiatan yang tidak                           Internal control is an integral part of every single one of
   terpisahkan dari setiap fungsi atau kegiatan Bank                             the Bank's functions or daily activities, and can assist the
   sehari-hari dan dapat membantu Direksi dan Komisaris                          Board of Directors and Commissioners in managing and
   dalam mengelola dan mengendalikan risiko yang dapat                           controlling risks that could impact performance or result in
   mempengaruhi kinerja atau mengakibatkan kerugian Bank.                        losses for the Bank.

Risiko Reputasi                                                              Reputation Risk

Risiko reputasi adalah risiko yang antara lain disebabkan oleh               Reputation risk represents any the risk caused by negative
adanya publikasi negatif yang terkait dengan kegiatan usaha                  publicity related to the Bank's business activities or from
Bank atau persepsi negatif terhadap Bank.                                    negative perceptions of the Bank (among other things).

1. Tata Kelola Risiko                                                        1. Risk Governance
   Dewan Komisaris bersama beberapa Komite di bawah                             The Board of Commissioners works together with a number
   Dewan Komisaris selalu melakukan pemantauannya                               of its Committees to consistently monitor and resolve any
   terhadap setiap kejadian yang berpotensi risiko reputasi                     potential reputation-based risk incidents. Reputation risk
   dan penyelesaianya. Pengelolaan risiko reputasi dilakukan                    management is carried out by way of optimizing the Bank's
   dengan mengoptimalkan fungsi Corporate Secretary & PMO.                      Corporate Secretary and PMO functions. In addition, the
   Selain itu budaya karyawan Bank dalam berkomunikasi dan                      Bank's employee culture is designed in such a way that it
   beraktifitas senantiasa berperilaku sesuai dengan kode etik                  communicates and conducts its activities in adherence to the




 PT ALLO BANK INDONESIA TBK            2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 196
193                        Performa 2025          Laporan Manajemen            Profil Perusahaan          Analisis dan Pembahasan Manajemen
                          Performance 2025          Management Reports            Company Profile              Management Discussion and Analysis




         perusahaan, serta memenuhi prinsip-prinsip transparansi,                Bank's code of ethics and to the principles of transparency.
         peningkatan kualitas pelayanan nasabah dan stakeholder                  This culture is also designed to improve the Bank's quality
         lainnya, pelaksanaan komunikasi yang tepat dalam rangka                 of service to customers and other stakeholders. It also
         menghadapi berita/publikasi yang bersifat negatif atau                  implements appropriate communication to address
         pencegahan informasi yang cenderung kontra produktif                    negative news/publications or prevent counterproductive
         sebagai bagian tindakan mitigasi.                                       information as part of its mitigation measures.

      2. Kerangka Manajemen Risiko                                           2. Risk Management Framework
         Strategi manajemen risiko reputasi dilakukan searah dengan             The Bank's reputation risk management strategy is
         risk appetite dan risk tolerance. Bank memiliki berbagai               implemented in line with its own risk appetite and risk
         Kebijakan dan prosedur manajemen risiko reputasi Bank                  tolerance. The Bank has various reputation risk management
         saat ini mulai menetapkan berbagai kebijakan dan prosedur              policies and procedures, and is currently establishing
         yang relevan dengan arah bisnis Bank.                                  various policies and procedures that are relevant to the
                                                                                Bank's business direction.

      3. Proses Manajemen Risiko                                             3. Risk Management Process
         Proses manajemen risiko reputasi berjalan baik                         The Bank's reputation risk management process is adept
         dalam mengidentifikasi, mengukur, memantau dan                         at identifying, measuring, monitoring, and controlling risks
         mengendalikan risiko sesuai dengan Kebijakan dan SOP                   in accordance with existing internal policies and SOPs.
         internal yang ada. Identifikasi risiko reputasi dilakukan pada         Reputational risk identification is carried out based on risk
         faktor risiko yang melekat pada aktivitas fungsional yang              factors inherent in the Bank's functional activities, including
         mencakup keterbukaan informasi yang material, keluhan                  material information disclosure, customer complaints
         nasabah terhadap pelayanan Bank, sikap karyawan Bank                   regarding the Bank's services, the attitude of Bank
         dalam melayani nasabah, dan sistem komunikasi Bank.                    employees as they are serving customers, and inherent
         Pengukuran risiko reputasi dilakukan berdasarkan hasil                 within the Bank's own communication system. Reputational
         assessment terhadap faktor-faktor yang berpengaruh pada                risk measurement is based on an assessment of factors that
         reputasi Bank.                                                         influence the Bank's reputation.

         Bank telah memiliki unit Pengaduan Nasabah untuk                        The Bank has a Customer Complaints Unit designed to
         mendukung layanan dan penanganan pengaduan                              support customer service and complaint handling as a
         nasabah dalam rangka pengendalian Risiko Reputasi.                      means to control Reputational Risk. The Bank's Corporate
         Corporate Secretary & PMO bertanggung jawab atas                        Secretary and PMO are responsible for implementing
         penerapan kebijakan yang berkaitan dengan penanganan                    policies related to handling and resolving negative news
         dan penyelesaian pemberitaan negatif atau menghindari                   or avoiding counterproductive information, as well as for
         informasi kontraproduktif serta menjalankan fungsi                      carrying out a more caring function for implementing
         kepedulian dalam rangka melaksanakan Tanggung Jawab                     Corporate Social Responsibility (CSR).
         Sosial Perusahaan (Corporate Social Responsibility/CSR).

         Di bidang pengembangan sumber daya manusia, Bank                        In the area of ​​human resource development, the Bank has
         telah melaksanakan program pengembangan SDM di                          implemented a human resource development program in
         bidang pendidikan dan pelatihan bagi seluruh pegawai                    education and training for all employees (these are done
         (sesuai job specification).                                             according to job specifications).

      4. Sistem Pengendalian Risiko                                          4. Risk Control System
         Sistem pengendalian internal risiko reputasi dilakukan                 The Bank's internal reputation risk control system is
         melalui upaya evaluasi secara periodik atas risiko reputasi            implemented through periodic evaluations of reputational
         yang dihadapi Bank dan dituangkan dalam suatu laporan                  risks, which are documented through a media monitoring
         media monitoring oleh Corporate Secretary & PMO.                       report by the Corporate Secretary and PMO. The extent to
         Pemantauan tingkat penyelesaian komplain nasabah dan                   which customer complaints resolved is monitored through
         dengan komunikasi yang konsisten melalui berbagai kanal                consistent communication by way of various conventional
         konvensional seperti telepon dan email. Pemantauan juga                channels such as telephone and email. Monitoring is also
         dilakukan melalui berbagai kanal media sosial dimana                   carried out through various social media channels. These
         hal ini menjadi salah satu fokus dari pengendalian risiko              channels serve as one of the Bank's focuses in terms of
         kepatuhan untuk senantiasa menjaga keterbukaan informasi               compliance risk control. They are designed to help ensure
         dan transparansi kepada seluruh stakeholder, serta menjalin            that the Bank always maintains information openness and
         hubungan yang harmonis dengan pihak media dalam hal                    transparency to all stakeholders, and to ensure that it
         menjaga nama baik Bank.                                                establishes harmonious relationships with the media as a
                                                                                means of maintaining the Bank's good name.



                                                              Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025     PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 197
    Tata Kelola Perusahaan yang Baik
                                                                                                                                               194
                                                Laporan Keberlanjutan            Laporan Keuangan
    Good Corporate Governance                   Sustainability Report            Financial Statements




Risiko Hukum                                                                 Legal Risk

Risiko hukum adalah risiko yang disebabkan oleh adanya                       Legal risk represents any risk caused by legal deficiencies.
kelemahan aspek yuridis, yang antara lain berupa tuntutan                    These include lawsuits, the absence of supporting laws
hukum, ketiadaan peraturan perundang-undangan yang                           and regulations, or weaknesses in obligations such as non-
mendukung atau kelemahan perikatan seperti tidak                             fulfilments of valid contractual requirements and incomplete
terpenuhinya syarat sah kontrak dan pengikatan agunan yang                   collateral bindings.
tidak sempurna.
                                                                             1. Risk Governance
1. Tata Kelola Risiko                                                           Legal risk management is carried out under the coordination
   Pengelolaan risiko hukum dilaksanakan di bawah koordinasi                    of the work unit responsible for the Legal Division. This
   unit kerja yang menjalankan Divisi Legal, yang bertindak                     division acts as a "legal watch" and is responsible for
   sebagai “legal watch” dan bertanggung jawab memberikan                       providing legal advice according to the needs and requests
   legal advice sesuai dengan kebutuhan dan permintaan                          of the work unit. These needs and requests are assessed
   dari unit kerja, yang dinilai akan memiliki legal impact                     as having a legal impact based on the analysis of the
   berdasarkan hasil analisa dari unit kerja yang mengajukan.                   requesting work unit. The Board of Commissioners and
   Dewan Komisaris dan Direksi memiliki pemahaman dan                           Directors have a good sense of understanding and level of
   kepedulian yang baik mengenai manajemen risiko hukum.                        concern for legal risk management.

2. Kerangka Manajemen Risiko                                                 2. Risk Management Framework
   Strategi pengelolaan risiko hukum yang dilakukan Bank                        The Bank's legal risk management strategy aims to
   ditujukan untuk mengantisipasi timbulnya risiko hukum                        anticipate the emergence of legal risks and minimize their
   dan meminimalkan dampaknya. Dalam struktur organisasi,                       impact. Within its organizational structure, the Bank has
   Bank sudah memiliki Divisi Hukum secara khusus untuk                         a dedicated Legal Division to support the implementation
   menunjang pelaksanaan proses manajemen risiko hukum                          of its legal risk management process. This Legal Division
   dan adanya Divisi Legal menjadi kunci dalam mengelola                        plays a key role in managing and mitigating legal risks, and
   dan melakukan mitigasi risiko hukum sehingga dapat                           provides the Bank with legal protection in carrying out its
   memberikan perlindungan hukum dalam melaksanakan                             banking activities, all while adhering to applicable legal
   kegiatan perbankan dengan tetap memperhatikan                                provisions.
   ketentuan hukum yang berlaku.

   Bank telah memiliki kebijakan dan prosedur yang memadai                       The Bank has adequate policies and procedures for its legal
   dalam proses manajemen risiko hukum, dimana strategi                          risk management process. The Legal Division handles legal
   penanganan masalah hukum ditangani oleh Divisi Legal                          problem handling strategies for general matters, while the
   pada masalah yang sifatnya umum dan untuk hal yang                            Credit Administration, Business, and Credit Analyst units
   spesifik terkait perkreditan dibantu oleh unit kerja Admin                    assist the Bank with specific credit-related matters.
   Kredit, Bisnis, dan Analis Kredit.

3. Proses Manajemen Risiko                                                   3. Risk Management Process
   Proses manajemen risiko hukum memadai dalam                                  The legal risk management process has been deemed
   mengidentifikasi, mengukur, memantau dan mengendalikan                       adequate in identifying, measuring, monitoring, and
   risiko dinilai telah berjalan sesuai SOP yang ada. Untuk                     controlling risks, and operates in accordance with existing
   mengukur kerugian akibat adanya tuntutan hukum                               SOPs. To assess losses resulting from lawsuits with the
   yang memiliki potensi kerugian signifikan Bank telah                         potential for significant losses, the Bank has implemented a
   mengantisipasi dengan menjalankan contingency plan                           contingency plan designed to mitigate legal risk, including
   sebagai tindakan untuk mengurangi risiko hukum, antara                       through its use of legal services and by reporting any
   lain melalui penggunaan jasa pengacara dan melaporkan                        progress on these matters to the Board of Directors.
   perkembangannya kepada Direksi.

   Pengukuran Risiko Hukum dilaksanakan berdasarkan                              Legal Risk Measurement is carried out on the basis of
   laporan hasil evaluasi atas analisis kasus-kasus hukum                        reports that evaluate individual legal case analyses of
   secara individual terhadap kewajiban kontinjensi yang                         contingent liabilities arising from lawsuits. The Bank also
   timbul dari tuntutan hukum yang terjadi. Bank juga memiliki                   has a risk management information system and internal
   sistem informasi manajemen risiko dan sistem pengendalian                     control system designed to support the implementation of
   internal dalam mendukung pelaksanaan manajemen risiko                         legal risk management.
   hukum.




 PT ALLO BANK INDONESIA TBK            2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 198
195                   Performa 2025         Laporan Manajemen            Profil Perusahaan          Analisis dan Pembahasan Manajemen
                     Performance 2025         Management Reports            Company Profile              Management Discussion and Analysis




  4. Sistem Pengendalian Risiko                                        4. Risk Control System
     Bank terus melakukan berbagai peningkatan dan perbaikan              The Bank continues to enhance and improve its internal
     pengendalian internal, sebagai berikut:                              controls in the following ways:
     a. Melakukan identifikasi kelemahan-kelemahan yang                   a. By identifying weaknesses that could lead to legal
         dapat menimbulkan masalah hukum bagi Bank melalui                    issues for the Bank through reviews and examinations
         review serta melakukan kajian terhadap dokumen-                      of legal documents arising from existing contracts
         dokumen hukum yang timbul dari kontrak dan                           and agreements or those related to its products and
         perjanjian yang dibuat ataupun yang terkait dengan                   services.
         produk dan layanan.
     b. Memastikan kesesuaian dan kepastian yuridis atas                   b. By ensuring the legal certainty and suitability of
         perikatan antara Bank dengan para pihak dengan                       agreements between the Bank and its parties, and by
         mengacu pada prinsip kehati-hatian dalam rangka                      adhering to the principle of prudence to protect the
         melindungi kepentingan Bank.                                         Bank's own interests.

      Pelaksanaan kaji ulang independen (independent review)               Independent reviews are conducted by the Internal Audit
      dilakukan oleh Satuan Kerja Audit Internal (SKAI), untuk             Unit (SKAI) to inform management of new and existing laws
      menjadi perhatian manajemen dalam hal melakukan kajian               and regulations, as well as to inform them of actual legal
      terhadap peraturan perundang-undangan baik yang                      events occurring out in the field. This is done as a way to
      baru maupun yang sudah berlaku dan peristiwa hukum                   ensure that the Bank's internal regulations do not deviate
      aktual yang terjadi di lapangan untuk memastikan bahwa               from applicable laws and regulations.
      ketentuan internal Bank tidak menyimpang dari ketentuan
      perundangan yang berlaku.

  Risiko Kepatuhan                                                     Compliance Risk

  Risiko kepatuhan merupakan risiko yang disebabkan akibat             Compliance risk is the risk caused by the Bank's failure to
  Bank tidak mematuhi ketentuan perundang-undangan yang                comply with applicable laws and regulations.
  berlaku.

  1. Tata Kelola Risiko                                                1. Risk Governance
     Pengelolaan risiko kepatuhan dilaksanakan di bawah                   Compliance risk management is carried out under the
     koordinasi Divisi Kepatuhan. Setiap pimpinan unit kerja              coordination of the Compliance Division. Each work unit
     di Bank bertanggung jawab untuk memastikan bahwa                     leader at the Bank is responsible for ensuring that all activities
     seluruh kegiatan di unit kerjanya telah dilaksanakan sesuai          within their work units are carried out in accordance with
     dengan peraturan dan perundangan serta ketentuan yang                applicable laws and regulations. This ensures that fines are
     berlaku, sehingga tidak terjadi pengenaan denda atas                 not imposed for late submissions, report corrections, or
     keterlambatan, koreksi laporan, ataupun hal lainnya.                 other matters.

      Dewan Komisaris dan Direksi berperan aktif dalam                     The Board of Commissioners and the Board of Directors
      menumbuhkan dan mewujudkan budaya kepatuhan pada                     play an active role in fostering and realizing a culture
      semua tingkatan organisasi dan kegiatan usaha Bank,                  of compliance at all levels of the Bank's organization
      dengan didukung oleh Divisi Kepatuhan yang melakukan                 and business activities. They do so with the support of
      evaluasi terhadap pelaksanaan kepatuhan Bank dan                     the Compliance Division, which evaluates the Bank's
      mengkaji hal-hal atau aktivitas Bank yang berpotensi                 compliance implementation and reviews any matters or
      terhadap peningkatan risiko kepatuhan.                               activities that could potentially increase its compliance risk.

      Manajemen Bank melakukan penerapan Tata Kelola                       Bank management implements Good Corporate
      Perusahaan dengan memenuhi prinsip-prinsip GCG,                      Governance in accordance with GCG principles.
      sehingga jika terdapat kelemahan dalam penerapan prinsip             Accordingly, if weaknesses in the implementation of GCG
      GCG, maka secara umum kelemahan tersebut kurang                      principles are discovered, they are generally considered
      signifikan dan dapat diselesaikan oleh manajemen Bank.               minor and can be resolved by Bank management.

  2. Kerangka Manajemen Risiko                                         2. Risk Management Framework
     Strategi Bank dalam pengelolaan risiko kepatuhan ditujukan           The Bank's strategy for managing compliance risk is aimed
     untuk memitigasi dampak dari pelanggaran terhadap                    at mitigating the impact of any instance of violations related
     ketentuan dan/atau peraturan perundang-undangan                      to applicable laws and/or regulations. The Bank is strongly




                                                        Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025     PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 199
    Tata Kelola Perusahaan yang Baik
                                                                                                                                               196
                                                Laporan Keberlanjutan            Laporan Keuangan
    Good Corporate Governance                   Sustainability Report            Financial Statements




   yang berlaku. Bank memiliki komitmen yang kuat untuk                          committed to consistently complying with applicable laws
   senantiasa mematuhi peraturan perundang-undangan                              and regulations and to taking steps to correct any of its
   yang berlaku dan mengambil langkah-langkah untuk                              weaknesses.
   memperbaiki kelemahan yang terjadi.

   Kecukupan perangkat organisasi dalam mendukung                                The Bank's adequacy in terms of its organizational
   terlaksananya manajemen risiko secara efektif termasuk                        tools designed to support its effective implementation
   kejelasan wewenang dan tanggung jawab, seluruh lini                           of risk management (including clarity of authority and
   organisasi bertanggung jawab terhadap pengelolaan                             responsibility) ensures that all levels of the organization are
   risiko kepatuhan pada seluruh aktivitas Bank untuk dapat                      responsible for managing compliance risk across all Bank
   melakukan mitigasi potensi risiko kepatuhan yang mungkin                      activities and for mitigating potential compliance risks. The
   terjadi. Dewan Komisaris bertanggung jawab untuk                              Board of Commissioners is responsible for approving risk
   menyetujui kebijakan manajemen risiko dan memberikan                          management policies and providing advice. It does this with
   nasihat. Dengan dibantu oleh Komite Audit dan Komite                          the help of the Audit Committee and the Risk Monitoring
   Pemantau Risiko, Dewan Komisaris melakukan pengawasan                         Committee to oversee the implementation of compliance in
   terhadap pelaksanaan manajemen risiko kepatuhan.                              areas of risk management.

3. Proses Manajemen Risiko                                                   3. Risk Management Process
   Proses manajemen risiko kepatuhan dimulai dari proses                        The Bank's method for managing compliance in areas of
   identifikasi untuk memastikan bahwa seluruh kebijakan,                       risk management begins with an identification process
   ketentuan, sistem, dan prosedur, serta kegiatan usaha yang                   to ensure that all policies, provisions, systems, and
   dilakukan Bank telah sesuai dengan peraturan perundang-                      procedures (as well as the Bank's business activities) all
   undangan yang berlaku. Pengukuran risiko kepatuhan                           comply with applicable laws and regulations. Compliance
   dilakukan terhadap potensi kerugian yang disebabkan                          risk is measured against potential losses caused by non-
   oleh ketidakpatuhan dan ketidakmampuan Bank dalam                            compliance and the Bank's inability to meet applicable
   memenuhi ketentuan eksternal yang berlaku. Besarnya                          external regulations. The magnitude of compliance risk is
   risiko kepatuhan diestimasi berdasarkan kemampuan                            estimated on the basis of the Bank's past and future ability
   Bank untuk memenuhi seluruh peraturan pada waktu yang                        to comply with all regulations.
   lampau dan yang akan datang.

   Peningkatan kualitas SDM terus dilakukan dalam rangka                         Human resource quality is continuously improved as
   meningkatkan pelaksanaan pengelolaan fungsi kepatuhan                         a means to enhance the Bank's compliance function
   Bank, yaitu dengan cara melakukan pengembangan                                management. These enhancements include competency
   kompetensi melalui pengadaan pendidikan dan pelatihan.                        development through education and training.

4. Sistem Pengendalian Risiko                                                4. Risk Control System
   Dalam rangka meningkatkan efektivitas pengendalian                           In order to improve the effectiveness of its internal
   internal, Bank telah membuat langkah-langkah dalam                           controls, the Bank has implemented various measures to
   rangka mendukung terciptanya budaya kepatuhan pada                           support the creation of compliance culture across all of its
   seluruh kegiatan usaha Bank. Bank mengambil tindakan                         business activities. The Bank always takes timely corrective
   korektif yang tepat waktu terhadap pelanggaran, kegiatan                     action against violations to ensure it complies with its
   ini dilakukan untuk memastikan kepatuhan Bank terhadap                       commitments to Bank Indonesia, to the Financial Services
   pemenuhan komitmen kepada Bank Indonesia, OJK                                Authority (OJK), and to other supervisory authorities. These
   maupun otoritas pengawas lainnya. Bentuk komitmen                            commitments can be seen evidenced from its audit results
   tersebut dapat berasal dari hasil audit maupun surat Bank                    or letters from Bank Indonesia, the OJK, and/or other
   Indonesia, OJK dan/atau otoritas pengawas lainnya.                           supervisory authorities.

   Terdapat beberapa kelemahan dalam sistem pengendalian                         The Bank has several weaknesses in its internal compliance
   intern pada aspek kepatuhan terkait dengan pelanggaran                        control system that are related to minor and ad hoc
   administratif yang sifatnya minor dan ad hoc, namun masih                     administrative violations. However, these weaknesses are
   dalam batas toleransi Bank. Kaji ulang independen sudah                       still within the Bank's tolerance limits. Independent reviews
   berjalan baik walaupun masih terdapat berbagai kelemahan                      have been conducted effectively, although there are still
   dalam aspek metodologi.                                                       various methodological weaknesses.




 PT ALLO BANK INDONESIA TBK            2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 200
197                     Performa 2025          Laporan Manajemen            Profil Perusahaan          Analisis dan Pembahasan Manajemen
                       Performance 2025          Management Reports            Company Profile              Management Discussion and Analysis




   Good Corporate Governance
   Good Corporate Governance

   Bank memiliki komitmen yang tinggi dalam penerapan Tata                The Bank is strongly committed to implementing Good
   Kelola Perusahaan yang Baik (Good Corporate Governance/                Corporate Governance (GCG) in every aspect of its business
   GCG) dalam setiap aspek bisnis, operasional pada seluruh               and operations across its entire organizational structure, and is
   struktur organisasi dengan berlandaskan sikap kehati-hatian            also committed to doing all of this on the basis of prudence and
   serta manajemen yang sehat. GCG dalam hal ini menjadi acuan            sound management. GCG serves as a benchmark that helps
   bagi bank untuk mencapai target dan menunjang pertumbuhan              the Bank achieve its targets and supports sustainable growth
   serta stabilitas kinerja yang berkesinambungan.                        and performance stability.

  Bank melakukan penilaian sendiri terhadap penerapan tata                The Bank conducts self-assessments of its governance
  kelola, berdasarkan ketentuan terkait Tata Kelola yang berlaku.         implementation on the basis of applicable governance
  Penilaian dilakukan dengan melakukan analisa komprehensif               regulations. Its assessments are conducted through a
  yang mencakup governance structure, governance process,                 comprehensive analysis that encompasses its governance
  dan governance outcome. Bank menyadari bahwa perbaikan                  structures, governance processes, and governance outcomes.
  dan peningkatan kualitas pelaksanaan Tata Kelola, merupakan             The Bank recognizes that improving and enhancing the quality
  upaya berkesinambungan serta berkelanjutan, maka dari itu               of its governance implementation represents a continuous and
  Bank telah melakukan hal-hal sebagai berikut:                           ongoing effort. With this understanding in mind, the Bank has
                                                                          taken the following relevant steps:
  1.   Melakukan penilaian (self-assessment) terhadap kecukupan           1. Conducting self-assessments on the adequacy of its
       pelaksanaan Tata Kelola dan menyusun laporan                            governance implementation and compiling periodic
       pelaksanaan secara berkala sehingga dalam hal masih                     implementation reports so that any deficiencies can be
       terdapat kekurangan maka dapat segera dilakukan tindakan                promptly addressed, and so that necessary corrective
       korektif yang diperlukan.                                               actions can be taken.
  2.   Memprioritaskan komitmen yang telah dibuat oleh Bank               2. Prioritizing the Bank's commitment to improving its
       kepada Regulator atas perbaikan Penerapan Tata Kelola                   Governance Implementation as a follow-up to the Financial
       sebagai tindak lanjut atas hasil pemeriksaan Otoritas Jasa              Services Authority's audit results in 2025.
       Keuangan di tahun 2025.
  3.   Pemenuhan sumber daya manusia yang berkualitas dan                 3. Procuring qualified human resources and improving the
       peningkatan kemampuan dan kualitas SDM pada unit kerja                capabilities and quality of human resources in work units is
       terus dilakukan guna terpenuhinya tata kelola Bank yang               ongoing to ensure good Bank governance.
       baik.
  4.   Kebijakan, ketentuan, serta sistem dan prosedur yang dimiliki      4. Updating its policies, provisions, systems, and procedures
       oleh Bank telah diperbaharui sesuai dengan ketentuan yang             to ensure that they are in accordance with applicable
       berlaku. Bank terus memantau implementasi kebijakan                   regulations. The Bank continues to monitor the
       dan prosedur tersebut agar sesuai dengan ketentuan dan                implementation of these policies and procedures to ensure
       perundang-undangan yang berlaku.                                      its compliance with applicable laws and regulations.
  5.   Mempertahankan sistem ketahanan teknologi informasi                5. Maintaining an up-to-date information technology system.
       terkini.




                                                           Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025     PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 201
    Tata Kelola Perusahaan yang Baik
                                                                                                                                            198
                                                Laporan Keberlanjutan            Laporan Keuangan
    Good Corporate Governance                   Sustainability Report            Financial Statements




Rentabilitas
Profitability

Secara umum, Allo Bank telah melakukan upaya mitigasi risiko                 In general, Allo Bank has implemented optimal risk mitigation
yang cukup optimal sehingga Rentabilitas Bank tahun 2025                     efforts. This has resulted in a generally improved level of
secara umum membaik dibandingkan tahun 2024, terlihat dari                   Bank Profitability in 2025 compared to 2024, as can be seen
perbaikan beberapa rasio rentabilitas seperti ROA, ROE, dan                  evidenced by improvements in several of the Bank's profitability
NIM.                                                                         ratios, such as ROA, ROE, and NIM.




Permodalan
Capitalization

Kewajiban Penyediaan Modal Minimum (KPMM) posisi 31                          The Minimum Capital Adequacy Requirement (CAR) as of 31
Desember 2025 adalah sebesar 73,9%. Berdasarkan capaian                      December, 2025, was 73.9%. On the basis of this achievement,
tersebut, kecukupan modal Bank dinilai masih mampu                           the Bank's capital adequacy can be considered capable of
menyerap potensi kerugian yang dihadapi dan jauh di atas                     absorbing potential losses and is well above the minimum limit
batas minimal yang dipersyaratkan regulator.                                 required by regulators.




 PT ALLO BANK INDONESIA TBK            2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 202
199                         Performa 2025             Laporan Manajemen              Profil Perusahaan          Analisis dan Pembahasan Manajemen
                            Performance 2025            Management Reports              Company Profile              Management Discussion and Analysis




  Uraian Kualitatif dan Kuantitatif terkait
  Permodalan dan Eksposur Risiko
  ● Qualitative and Quantitative Description of Capitalization and
    Risk Exposure

  Laporan Ukuran Utama
  Key Metrics

                                                                              Deskripsi
      No.
                                                                              Description

            Modal yang Tersedia (nilai)
            Available Capital (value)

       1    Modal Inti Utama (CET1)
            Common Equity Tier 1 (CET 1)
       2    Modal Inti (Tier 1)
            Core Capital (Tier 1)
       3    Total Modal
            Total Capital

            Aset Tertimbang Menurut Risiko (Nilai)
            Risk Weighted Assets (Value)

      4     Total Aset Tertimbang Menurut Risiko (ATMR)
            Total Risk Weighted Assets (RWA)

            Rasio Modal berbasis Risiko dalam bentuk persentase dari ATMR
            Risk-based Capital Ratio in the form of a percentage of RWA

       5    Rasio CET1 (%)
            CET1 Ratio (%)
       6    Rasio Tier 1 (%)
            Tier 1 Ratio (%)
       7    Rasio Total Modal (%)
            Total Capital Ratio (%)

            Tambahan CET1 yang berfungsi sebagai buffer dalam bentuk persentase dari ATMR
            Additional CET1 which functions as a buffer in the form of a percentage of RWA

       8    Capital conservation buffer (2.5% dari ATMR) (%)

       9    Countercyclical Buffer (0 - 2.5% dari ATMR) (%)

      10    Capital Surcharge untuk Bank Sistemik (1% - 2.5%) (%)
            Capital Surcharge for Systemic Banks (1% - 2.5%) (%)
      11    Total CET1 sebagai buffer (Baris 8 + Baris 9 + Baris 10)
            Total CET1 as buffer (Line 8 + Line 9 + Line 10)
      12    Komponen CET1 untuk buffer
            CET1 component for buffer




                                                                    Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025     PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 203
  Tata Kelola Perusahaan yang Baik
                                                                                                                                                 200
                                              Laporan Keberlanjutan               Laporan Keuangan
  Good Corporate Governance                   Sustainability Report               Financial Statements




     31-Dec-25                       30-Sep-25                        30-Jun-25                          31-Mar-25          31-Dec-24




               7.440.492                      7.276.218                      7.187.279                          7.264.290           7.112.796


               7.392.067                      7.276.218                      7.187.279                          7.264.290           7.112.796


               7.476.836                      7.348.237                      7.260.139                          7.315.353           7.188.188




                10.112.105                   9.330.403                       8.741.747                          7.833.557          8.704.733




                  73,58%                        77,98%                        82,22%                              92,73%                81,71%


                  73,10%                        77,98%                        82,22%                              92,73%                81,71%


                  73,94%                        78,76%                        83,05%                              93,38%            82,58%




                 2,500%                        2,500%                         2,500%                             2,500%             2,500%

                 0,000%                        0,000%                         0,000%                             0,000%             0,000%

                 0,000%                        0,000%                         0,000%                             0,000%             0,000%


                 2,500%                        2,500%                         2,500%                             2,500%             2,500%


                 64,52%                         68,86%                            73,15%                         83,48%              72,68%




PT ALLO BANK INDONESIA TBK           2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 204
201                          Performa 2025            Laporan Manajemen               Profil Perusahaan            Analisis dan Pembahasan Manajemen
                          Performance 2025                Management Reports             Company Profile                 Management Discussion and Analysis




                                                                               Deskripsi
      No.
                                                                               Description

            Rasio pengungkit sesuai Basel III
            Leverage ratio according to Basel III

      13    Total Eksposur
            Total Exposure
      14    Nilai Rasio Pengungkit, termasuk dampak dari penyesuaian terhadap pengecualian sementara atas penempatan giro pada Bank Indonesia dalam
            rangka memenuhi ketentuan GWM (jika ada)
            Leverage Ratio value, including the impact of adjustments to temporary exemptions for placement of current accounts with Bank Indonesia in
            order to comply with the GWM requirements (if any)
      14b   Nilai Rasio Pengungkit, tidak termasuk dampak dari penyesuaian terhadap pengecualian sementara atas penempatan giro pada Bank Indonesia
            dalam rangka memenuhi ketentuan GWM (jika ada)
            Leverage Ratio value, excluding the impact of adjustments to temporary exemptions for placement of current accounts with Bank Indonesia in
            order to comply with the GWM provisions (if any)
      14c   Nilai Rasio Pengungkit, termasuk dampak dari penyesuaian terhadap pengecualian sementara atas penempatan giro pada Bank Indonesia dalam
            rangka memenuhi ketentuan GWM (jika ada), yang telah memasukkan nilai rata-rata dari nilai tercatat aset Securities Financing Transaction (SFT)
            secara gross
            The value of the Leverage Ratio, including the impact of adjustments to temporary exceptions for placement of current accounts with Bank
            Indonesia in order to comply with the GWM requirements (if any), which has included the average value of the gross carrying value of Securities
            Financing Transaction (SFT) assets
      14d   Nilai Rasio Pengungkit, tidak termasuk dampak dari penyesuaian terhadap pengecualian sementara atas penempatan giro pada Bank Indonesia
            dalam rangka memenuhi ketentuan GWM (jika ada), yang telah memasukkan nilai rata-rata dari nilai tercatat aset SFT secara gross
            The value of the Leverage Ratio, excluding the impact of adjustments to temporary exceptions for placement of current accounts with Bank
            Indonesia in order to comply with the GWM requirements (if any), which has included the average value of the gross carrying value of SFT assets

            Rasio Kecukupan Likuiditas (LCR)
            Liquidity Coverage Ratio (LCR)

      15    Total Aset Likuid Berkualitas Tinggi (HQLA)
            Total High Quality Liquid Assets (HQLA)
      16    Total Arus Kas Keluar Bersih
            Net Cash Outflow
      17    LCR (%)

            Rasio Pendanaan Stabil Bersih (NSFR)
            Net Stable Funding Ratio (NSFR)

      18    Total Pendanaan Stabil yang Tersedia (ASF)
            Total Available Stable Funding (ASF)
      19    Total Pendanaan Stabil yang Diperlukan (RSF)
            Total Required Stable Funding (RSF)
      20    NSFR (%)




                                                                    Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025         PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 205
  Tata Kelola Perusahaan yang Baik
                                                                                                                                                  202
                                              Laporan Keberlanjutan               Laporan Keuangan
  Good Corporate Governance                   Sustainability Report               Financial Statements




     31-Dec-25                       30-Sep-25                        30-Jun-25                          31-Mar-25           31-Dec-24




               22.291.103                    19.412.968                     14.906.777                          14.371.232         15.046.793


                  33,16%                        37,48%                         48,21%                             50,55%                 47,27%




                  33,16%                        37,48%                         48,21%                             50,55%                 47,27%




                  0,00%                          0,00%                            0,00%                              0,00%               0,00%




                  0,00%                          0,00%                            0,00%                              0,00%               0,00%




               8.888.315                      6.461.742                      5.393.877                         4.974.803            3.678.172


               4.691.026                     2.236.662                       1.724.190                          1.775.424           2.127.994


                 189,47%                      288,90%                         312,84%                           280,20%              172,85%




               11.089.501                   10.586.549                      10.047.204                          9.646.432           9.168.578


               9.205.868                       8.181.415                     7.281.363                           7.175.834          7.913.049


                120,46%                        129,40%                        137,99%                            134,43%             115,87%




PT ALLO BANK INDONESIA TBK           2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 206
203                            Performa 2025            Laporan Manajemen              Profil Perusahaan          Analisis dan Pembahasan Manajemen
                               Performance 2025             Management Reports            Company Profile                  Management Discussion and Analysis




  Template LI1: Perbedaan antara Cakupan Konsolidasi sesuai standar akuntansi dengan ketentuan kehati-hatian
  Template LI1: Difference between Consolidated Coverage according to accounting standards and prudential requirements



                                                                                       Nilai tercatat sebagaimana
                                                                                       tercantum dalam publikasi              Nilai tercatat berdasarkan
                                                                                             laporan keuangan                    prinsip kehati-hatian
                                                                                        Carrying value as reported            Carrying values under the
                                                                                         in the published financial               prudential principle
                                                                                                 statements



      Indonesia

      Aset
      Assets

      Kas dan Penempatan pada Bank Indonesia                                                                  474.321                                   474.321
      Cash and Placements with Bank Indonesia
      Penempatan pada bank lain                                                                               613.370                                   613.370
      Placements with other banks
      Portofolio aset yang diperdagangkan                                                                              -                                        -
      Traded assets portfolio
      Aset keuangan yang ditetapkan pada nilai wajar                                                                   -                                        -
      Financial assets designated at fair value
      Instrumen derivatif                                                                                       6.592                                     6.592
      Derivative instruments
      Pinjaman kepada Bank                                                                                             -                                        -
      Loans to Banks
      Pinjaman kepada nasabah                                                                                9.140.731                                 9.140.731
      Loans to customers
      Reverse repurchase dan yang terkait secured lending                                                              -                                        -
      Reverse repurchase and related secured lending
      Instrumen keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui penghasilan                                   6.742.969                                 6.742.969
      komprehensif lainnya
      Financial instruments measured at fair value through other comprehensive
      income
      Surat berharga yang dijual dengan janji dibeli kembali                                                 796.295                                    796.295
      Securities sold with a promise to repurchase
      Tagihan akseptasi                                                                                                -                                        -
      Acceptance receivables
      Penyertaan                                                                                                       -                                        -
      Investment
      Cadangan kerugian penurunan nilai                                                                      (157.891)                                  (157.891)
      Allowance for impairment losses
      Aset tetap dan inventaris                                                                              256.036                                   256.036
      Fixed assets and Inventory
      Aset lain-lain                                                                                         305.909                                   305.909
      Other assets
      Jumlah aset                                                                                           18.178.332                                18.178.332
      Total Assets




                                                                      Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025         PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 207
  Tata Kelola Perusahaan yang Baik
                                                                                                                                                204
                                              Laporan Keberlanjutan            Laporan Keuangan
  Good Corporate Governance                   Sustainability Report            Financial Statements




                                  Nilai tercatat masing-masing risiko | The recorded value of each risk

                                                                                                                        Tidak mengacu
                                                                                                                       pada persyaratan
Sesuai kerangka risiko            Sesuai kerangka                 Sesuai kerangka             Sesuai kerangka          permodalan atau
          kredit              counterparty credit risk               sekuritisasi               risiko pasar             berdasarkan
In accordance with the         In accordance with the          In accordance with the      In accordance with the    pengurangan modal
 credit risk framework         counterparty credit risk             securitization               market risk        Does not refer to capital
                                                                                                                    requirements or based
                                                                                                                      on capital reduction




                  474.321                               -                            -                          -                           -


                  613.370                               -                            -                          -                           -


                         -                              -                            -                          -                           -


                         -                              -                            -                          -                           -


                         -                              -                            -                      6.592                           -


                         -                              -                            -                          -                           -


                9.140.731                               -                            -                          -                           -


                         -                              -                            -                          -                           -


               6.742.969                                -                            -                          -                           -




                 796.295                                -                            -                          -                           -


                         -                              -                            -                          -                           -


                         -                              -                            -                          -                           -


                 - 157.891                              -                            -                          -                           -


                 256.036                                -                            -                          -                           -


                305.909                                 -                            -                          -                           -


                18.171.740                              -                            -                      6.592                           -




PT ALLO BANK INDONESIA TBK           2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 208
205                            Performa 2025        Laporan Manajemen           Profil Perusahaan          Analisis dan Pembahasan Manajemen
                               Performance 2025      Management Reports            Company Profile                  Management Discussion and Analysis




                                                                                Nilai tercatat sebagaimana
                                                                                tercantum dalam publikasi              Nilai tercatat berdasarkan
                                                                                      laporan keuangan                    prinsip kehati-hatian
                                                                                 Carrying value as reported            Carrying values under the
                                                                                  in the published financial               prudential principle
                                                                                          statements




      Kewajiban
      Liabilities

      Pinjaman yang diterima dari Bank                                                                 300.047                               300.047,00
      Loans received from Bank
      Kewajiban dari Bank lainnya                                                                               -                                        -
      Liabilities from other Banks
      Rekening Nasabah                                                                                9.518.989                                9.518.989
      Customer Account
      Repurchase agreements dan yang terkait                                                           754.056                                  754.056
      Repurchase agreements and related secured borrowing
      Instrumen derivatif                                                                                       -                                        -
      Derivative instruments
      Utang akseptasi                                                                                           -                                        -
      Acceptance payable
      Obligasi subordinasi                                                                                      -                                        -
      Subordinate bonds
      Setoran jaminan                                                                                           -                                        -
      Security deposit
      Liabilitas pajak tangguhan - bersih                                                                       -                                        -
      Deferred tax liabilities - net
      Liabilitas lain-lain                                                                             382.466                                  382.466
      Other liabilities
      Jumlah liabilitas                                                                              10.955.558                               10.955.558
      Total liabilities




                                                               Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025         PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 209
   Tata Kelola Perusahaan yang Baik
                                                                                                                                                               206
                                                  Laporan Keberlanjutan                    Laporan Keuangan
   Good Corporate Governance                      Sustainability Report                    Financial Statements




                                     Nilai tercatat masing-masing risiko | The recorded value of each risk

                                                                                                                                    Tidak mengacu
                                                                                                                                   pada persyaratan
Sesuai kerangka risiko             Sesuai kerangka                    Sesuai kerangka                     Sesuai kerangka          permodalan atau
          kredit               counterparty credit risk                  sekuritisasi                       risiko pasar             berdasarkan
In accordance with the          In accordance with the             In accordance with the              In accordance with the    pengurangan modal
 credit risk framework          counterparty credit risk                securitization                       market risk        Does not refer to capital
                                                                                                                                requirements or based
                                                                                                                                  on capital reduction




                           -                                -                                    -                          -                              -


                           -                                -                                    -                          -                              -


                           -                                -                                    -                          -                              -


                           -                                -                                    -                          -                              -


                           -                                -                                    -                          -                              -


                           -                                -                                    -                          -                              -


                           -                                -                                    -                          -                              -


                           -                                -                                    -                          -                              -


                           -                                -                                    -                          -                              -


                           -                                -                                    -                          -                              -


                           -                                -                                    -                          -                              -




                                                                          Analisis Kualitatif
                                                                          Qualitative Analysis

Nilai tercatat sebagaimana tercantum dalam publikasi laporan keuangan mayoritas terdiri dari nilai tercatat yang sesuai dengan kerangka risiko kredit. Nilai
tercatat masing-masing risiko sesuai dengan SEOJK / POJK yang berlaku
The recorded value as stated in the publication of the financial statements is mostly comprised of the recorded value in accordance with the credit risk
framework. The recorded value of each risk is in accordance with the applicable SEOJK / POJK




PT ALLO BANK INDONESIA TBK             2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 210
207                            Performa 2025             Laporan Manajemen                Profil Perusahaan             Analisis dan Pembahasan Manajemen
                              Performance 2025             Management Reports                Company Profile                 Management Discussion and Analysis




  Template LI2: Sumber perbedaan utama antara eksposur sesuai ketentuan kehati-hatian dengan carrying values
  sesuai standar akuntansi keuangan
  Template LI2: Main sources of differences between prudential exposures and carrying values as
                                                                                             ​​ per financial accounting standards


                                                                                                                    Item sesuai:
                                                                                                                   Suitable items:

                                                                                                                              Kerangka
                                                                      Total            Kerangka           Kerangka           Counterparty           Kerangka
                                                                                     risiko kredit         Sekuritas          credit risk          risiko pasar
                                                                                      Credit risk        Securitization      Counterparty           Market risk
                                                                                      framework           framework            credit risk          framework
                                                                                                                              framework

      Indonesia

      Nilai tercatat aset sesuai dengan cakupan konsolidasi           18.178.332           18.171.740                   -                    -              6.592
      ketentuan kehati-hatian (sebagaimana dilaporkan pada
      template LI1)
      The carrying value of the asset is in accordance with
      the consolidated scope of prudential provisions (as
      reported in template LI1)
      Nilai tercatat liabilitas sesuai lingkup sesuai dengan         10.955.558                      -                  -                    -                    -
      cakupan konsolidasi ketentuan kehati-hatian
      (sebagaimana dilaporkan pada template LI1)
      Liabilities carrying value in accordance toconsolidated
      coverage by the prudentialprinciples (as reported to
      template LI1)
      Total nilai bersih sesuai dengan cakupan konsolidasi             7.222.774           18.171.740                   -                    -              6.592
      ketentuan kehati-hatian
      Total net value in accordance toconsolidated coverage
      by the prudentialprinciples
      Nilai rekening administratif                                              -                    -                  -                    -                    -
      Administrative account value
      Perbedaan valuasi                                                         -                    -                  -                    -                    -
      Valuation differences
      Perbedaan antara etting rules, selain dari yang termasuk                  0                  0                    -                    -                    -
      pada baris 2.
      Differences between etting rules, other than those
      included in line 2.
      Perbedaan provisi                                                         -                  0                    -                    -                    -
      Provision differences
      Perbedaan prudential filters                                              -                    -                  -                    -                    -
      Prudential filters differences
      Nilai eksposur yang dipertimbangkan, sesuai dengan               7.222.774           18.171.740                   -                    -              6.592
      cakupan konsolidasi ketentuan kehati-hatian
      The exposure value considered accordingto the
      prudential stipulation consolidatedcoverage


                                                                          Analisis Kualitatif
                                                                          Qualitative Analysis

      Nilai tercatat sebagaimana tercantum dalam publikasi laporan keuangan mayoritas terdiri dari nilai tercatat yang sesuai dengan kerangka risiko kredit. Nilai
      tercatat masing-masing risiko sesuai dengan SEOJK / POJK yang berlaku
      The recorded value as stated in the publication of the financial statements is mostly comprised of the recorded value in accordance with the credit risk
      framework. The recorded value of each risk is in accordance with the applicable SEOJK / POJK




                                                                     Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025             PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 211
     Tata Kelola Perusahaan yang Baik
                                                                                                                                                                208
                                                     Laporan Keberlanjutan            Laporan Keuangan
     Good Corporate Governance                       Sustainability Report            Financial Statements




Table LIA: Penjelasan mengenai perbedaan antara nilai eksposur sesuai standar akuntansi keuangan dengan
ketentuan kehati-hatian
Table LIA: Explanation of the difference between the value of exposures according to financial accounting standards and
prudential requirements

 Indonesia

 Bank harus menjelaskan asal perbedaan antara nilai tercatat sesuai standar akuntansi keuangan, sebagaimana dilaporkan pada laporan keuangan dan
 nilai eksposur sesuai ketentuan kehati-hatian, sebagaimana terdapat pada template LI1 dan LI2.
 Banks must explain the origin of the difference between the carrying value according to financial accounting standards, as reported in the financial
 statements and the exposure value according to prudential provisions, as contained in templates LI1 and LI2.
 (a) Bank harus menjelaskan sumber perbedaan signifikan antara nilai pada kolom (a) dan (b) di LI1.
     The bank must explain the source of significant differences between the values in columns (a) and (b) in LI1.
 (b) Bank harus menjelaskan sumber perbedaan antara nilai tercatat dan nilai yang digunakan untuk tujuan pengaturan yang tercantum pada LI2.
     The bank must explain the source of the difference between the recorded value and the value used for regulatory purposes as stated in LI2.
 (c) Sesuai dengan implementasi dari panduan pada valuasi prudensial, bank harus menjelaskan sistem dan kontrol untuk memastikan estimasi valuasi
     prudensial dan dapat diandalkan. Pengungkapan harus memasukkan:
     In accordance with the implementation of the guidelines on prudential valuation, banks should describe systems and controls to ensure prudential
     and reliable valuation estimates. Disclosures must include:
        (i)    Metodologi valuasi, termasuk penjelasan sejauh mana penggunaan metodologi mark-to-market dan mark-to-model.
               Valuation methodology, including an explanation of the extent of use of mark-to-market and mark-to-model methodologies.
        (ii)   Deskripsi proses verifikasi harga independen.
               Description of the independent price verification process.

        (iii) Prosedur untuk penyesuaian valuasi atau cadangan (termasuk deskripsi proses dan metodologi untuk menilai posisi trading dengan tipe instrumen).
              Procedures for valuation adjustments or reserves (including a description of the process and methodology for valuing trading positions by
              instrument type).



Tabel 4: Penjelasan mengenai perbedaan antara nilai eksposur sesuai standar akuntansi keuangan dengan
ketentuan kehati-hatian
Table 4: Explanation of the differences between exposure values according
                                                                ​​        to financial accounting standards and prudential
provisions

Nilai tercatat sebagaimana tercantum dalam publikasi laporan keuangan             The recorded value as stated in the publication of the financial statements
telah memperhitungkan prinsip standar kehati-hatian sehingga tidak                has taken into account the principle of prudential standards so that there
terdapat perbedaan pada kedua nilai tesebut. Nilai tercatat sesuai masing-        is no difference in the two values. The recorded value according to each
masing risiko merupakan nilai yang sesuai dengan POJK Perhitungan                 risk is a value that is in accordance with POJK Calculation of Credit Risk
Kerangka Risiko Kredit, Perhitungan Kerangka Aset Sekuritisasi, Kerangka          Framework, Calculation of Securitization Asset Framework, Counterparty
Counterparty Credit Risk, dan Kerangka Risiko Pasar.                              Credit Risk Framework, and Market Risk Framework.




  PT ALLO BANK INDONESIA TBK               2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 212
209                       Performa 2025                 Laporan Manajemen                 Profil Perusahaan         Analisis dan Pembahasan Manajemen
                          Performance 2025               Management Reports                  Company Profile             Management Discussion and Analysis




  Template CC1: Komposisi Permodalan
  CC1 Template: Capital Composition

                                                                                                                                             No. Ref. yang
                                                                                                                                              berasal dari
                                                                                                                  Jumlah (Dalam                 Neraca
                                                                                                                  Jutaan Rupiah)             Konsolidasi 1)
                             Komponen                                            Component
                                                                                                                  Total (In Millions            No. Ref.
                                                                                                                     of Rupiah)             originating from
                                                                                                                                           the Consolidated
                                                                                                                                            Balance Sheet 1)

           CET 1: Instrumen dan Tambahan Modal                 CET 1: Instruments and Additional Paid-in
           Disetor                                             Capital

      1    Saham biasa (termasuk stock surplus)                Directly issued qualifying common share (and                5.920.317                          1
                                                               equivalent for non-joint stock companies)
                                                               capital plus related stock surplus
      2    Laba ditahan                                        Retained earnings                                           1.576.890                          2

      3    Akumulasi penghasilan komprehensif lain             Accumulated other comprehensive income                         15.956                          3
           (dan cadangan lain)                                 (and other reserves)
      4    Modal yang termasuk phase out dari CET1             Directly issued capital subject to phase out                      N/A                      N/A
                                                               from CET1 (only applicable to non-joint stock
                                                               companies)
      5    Kepentingan Non Pengendali yang dapat               Common share capital issued by subsidiaries                             -                      4
           diperhitungkan                                      and held by third parties (amount allowed in
                                                               group CET1)
      6    CET1 sebelum regulatory adjustment                  Common Equity Tier 1 capital before                          7.513.163
                                                               regulatory adjustments

           CET 1: Faktor Pengurang (Regulatory                 CET 1: Regulatory Adjustment
           Adjustment)

      7    Selisih kurang jumlah penyesuaian nilai wajar       Prudential valuation adjustments                                        -
           dari instrumen keuangan dalam trading book
      8    Goodwill                                            Goodwill (net of related tax liability)                                 -                      5

      9    Aset tidak berwujud lainnya (selain Mortgage-       Other intangibles other than mortgage-                        (34.967)                         6
           Servicing Rights)                                   servicing rights (net of related tax liability)
      10   Aset pajak tangguhan yang berasal dari future       Deferred tax assets that rely on future                           N/A
           profitability                                       profitability excluding those arising from
                                                               temporary differences (net of related tax
                                                               liability)
      11   Cash-flow hedge reserve                             Cash-flow hedge reserve                                           N/A

      12   Shortfall on provisions to expected losses          Shortfall of provisions to expected losses                        N/A

      13   Keuntungan penjualan aset dalam transaksi           Securitisation gain on sale (as set out in                        N/A
           sekuritisasi                                        paragraph 562 of Basel II framework)
      14   Peningkatan/penurunan nilai wajar atas              Gains and losses due to changes in own                            N/A
           kewajiban keuangan (DVA)                            credit risk on fair valued liabilities
      15   Aset pensiun manfaat pasti                          Defined-benefit pension fund net assets                           N/A

      16   Investasi pada saham sendiri (jika belum di net     Investments in own shares (if not already netted                  N/A
           dalam modal di Laporan Posisi Keuangan)             off paid-in capital on reported balance sheet)
      17   Kepemilikan silang pada instrumen CET 1             Reciprocal cross-holdings in common equity                        N/A
           pada entitas lain
      18   Investasi pada modal bank, entitas keuangan         Investments in the capital of Banking, financial                  N/A
           dan asuransi diluar cakupan konsolidasi             and insurance entities that are outside the
           secara ketentuan, net posisi short yang             scope of regulatory consolidation, net of
           diperkenankan, dimana Bank tidak memiliki           eligible short positions, where the Bank does
           lebih dari 10% modal saham yang diterbitkan         not own more than 10% of the issued share
           (jumlah di atas batasan 10%)                        capital (amount above 10% threshold)
      19   Investasi signifikan pada saham biasa Bank,         Significant investments in the common stock                       N/A
           entitas keuangan dan asuransi diluar cakupan        of Banking, financial and insurance entities
           konsolidasi secara ketentuan, net posisi short      that are outside the scope of regulatory
           yang diperkenankan (jumlah di atas batasan          consolidation, net of eligible short positions
           10%)                                                (amount above 10% threshold)
      20   Mortgage servicing rights                           Mortgage servicing rights (amount above 10%                       N/A
                                                               threshold)




                                                                   Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025           PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 213
      Tata Kelola Perusahaan yang Baik
                                                                                                                                                                  210
                                                      Laporan Keberlanjutan                 Laporan Keuangan
      Good Corporate Governance                       Sustainability Report                 Financial Statements




                                                                                                                                                No. Ref. yang
                                                                                                                                                 berasal dari
                                                                                                                     Jumlah (Dalam                 Neraca
                                                                                                                     Jutaan Rupiah)             Konsolidasi 1)
                            Komponen                                              Component
                                                                                                                     Total (In Millions            No. Ref.
                                                                                                                        of Rupiah)             originating from
                                                                                                                                              the Consolidated
                                                                                                                                               Balance Sheet 1)
 21        Aset pajak tangguhan yang berasal dari                Deferred tax assets arising from temporary                         N/A
           perbedaan temporer (jumlah di atas batasan            differences (amount above 10% threshold, net
           10%, net dari kewajiban pajak)                        of related tax liability)
22         Jumlah melebihi batasan 15% dari:                     Amount exceeding the 15% threshold                                 N/A

23         investasi signifikan pada saham biasa                 of which: significant investments in the                           N/A
           financials                                            common stock of financials
24         mortgage servicing rights                             of which: mortgage servicing rights                                N/A

25         pajak tangguhan dari perbedaan temporer               of which: deferred tax assets arising from                         N/A
                                                                 temporary differences
26         Penyesuaian berdasarkan ketentuan spesifik            National specific regulatory adjustments                           N/A
           nasional
26a.       Selisih PPKA dan CKPN                                 Difference between PPKA and CKPN                               (34.912)

26b.       PPKA non produktif                                    Non-productive PPKA                                                      -

26c.       Aset Pajak Tangguhan                                  Deferred tax assets                                             (2.792)                      7

26d.       Penyertaan                                            Inclusion                                                                -

26e.       Kekurangan modal pada perusahaan anak                 Lack of capital in insurance subsidiary                            N/A
           asuransi                                              companies
26f.       Eksposur sekuritisasi                                 Securitization Exposure                                            N/A

26g.       Lainnya                                               Others                                                        (48.425)                        

27         Penyesuaian pada CET 1 akibat AT 1 dan Tier           Regulatory adjustments applied to Common                                 -
           2 lebih kecil daripada faktor pengurangnya            Equity Tier 1 due to insufficient Additional Tier
                                                                 1 and Tier 2 to cover deductions
28         Jumlah pengurang (regulatory adjustment)              Total regulatory adjustments to Common                        (121.096)
           terhadap CET 1                                        equity Tier 1
29         Jumlah CET 1 setelah faktor pengurang                 Common Equity Tier 1 capital (CET1)                          7.392.067

           Modal Inti Tambahan (AT 1): Instrumen                 Additional Tier 1 capital: instruments

30         Instrumen AT 1 yang diterbitkan oleh Bank             Directly issued qualifying Additional Tier 1                             -
           (termasuk stock surplus)                              instruments plus related stock surplus
 31        Yang diklasifikasikan sebagai ekuitas                 of which: classified as equity under applicable                    N/A
           berdasarkan standar akuntansi                         accounting standards
32         Yang diklasifikasikan sebagai liabilitas              of which: classified as liabilities under                          N/A
           berdasarkan standar akuntansi                         applicable accounting standards
33         Modal yang yang termasuk phase out dari AT 1          Directly issued capital instruments subject to                     N/A
                                                                 phase out from Additional Tier 1
34         Instrumen AT 1 yang diterbitkan oleh Entitas          Additional Tier 1 instruments (and CET1                            N/A
           Anak yang diakui dalam perhitungan KPMM               instruments not included in row 5) issued by
           secara konsolidasi                                    subsidiaries and held by third parties (amount
                                                                 allowed in group AT1)
35         Instrumen yang diterbitkan Entitas Anak yang          of which: instruments issued by subsidiaries                       N/A
           termasuk phase out                                    subject to phase out
36         Jumlah AT 1 sebelum regulatory adjustment             Additional Tier 1 capital before regulatory                              -
                                                                 adjustments

           Modal Inti Tambahan: Faktor Pengurang                 Additional Tier 1 capital: regulatory
           (Regulatory Adjustment)                               adjustments

37         Investasi pada instrumen AT 1 sendiri                 Investments in own Additional Tier 1                               N/A
                                                                 instruments
38         Kepemilikan silang pada instrumen AT 1 pada           Reciprocal cross-holdings in Additional Tier 1                     N/A
           entitas lain                                          instruments




PT ALLO BANK INDONESIA TBK                 2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 214
211                        Performa 2025                 Laporan Manajemen                Profil Perusahaan         Analisis dan Pembahasan Manajemen
                          Performance 2025                Management Reports                 Company Profile             Management Discussion and Analysis




                                                                                                                                             No. Ref. yang
                                                                                                                                              berasal dari
                                                                                                                  Jumlah (Dalam                 Neraca
                                                                                                                  Jutaan Rupiah)             Konsolidasi 1)
                              Komponen                                           Component
                                                                                                                  Total (In Millions            No. Ref.
                                                                                                                     of Rupiah)             originating from
                                                                                                                                           the Consolidated
                                                                                                                                            Balance Sheet 1)
      39     Investasi pada modal bank, entitas keuangan        Investments in the capital of Banking,                           N/A
             dan asuransi diluar cakupan konsolidasi            financial and insurance entities that are
             secara ketentuan, net posisi short yang            outside the scope of regulatory consolidation,
             diperkenankan, dimana Bank tidak memiliki          net of eligible short positions, where the Bank
             lebih dari 10% modal saham yang diterbitkan        does not own more than 10% of the issued
             (jumlah di atas batasan 10%)                       common share capital of the entity (amount
                                                                above 10% threshold)
      40     Investasi signifikan pada modal Bank, entitas      Significant investments in the capital of                        N/A
             keuangan dan asuransi di luar cakupan              Banking, financial and insurance entities
             konsolidasi secara ketentuan (net posisi short     that are outside the scope of regulatory
             yang diperkenankan)                                consolidation (net of eligible short positions)
      41     Penyesuaian berdasarkan ketentuan spesifik         National specific regulatory adjustments                         N/A
             nasional
      41a.   Penempatan dana pada instrumen AT 1 pada           Placement of funds in AT 1 instruments at                        N/A
             Bank lain                                          other banks
      42     Penyesuaian pada AT 1 akibat Tier 2 lebih kecil    Regulatory adjustments applied to Additional                     N/A
             daripada faktor pengurangnya                       Tier 1 due to insufficient Tier 2 to cover
                                                                deductions
      43     Jumlah faktor pengurang (regulatory                Total regulatory adjustments to Additional Tier                        -
             adjustment) terhadap AT 1                          1 capital
      44     Jumlah AT 1 setelah faktor pengurang               Additional Tier 1 capital (AT1)                                        -

      45     Jumlah Modal Inti (Tier 1) (CET 1 + AT 1)          Tier 1 capital (T1 = CET 1 + AT 1)                         7.392.067

             Modal Pelengkap (Tier 2): Instrumen dan            Tier 2 capital: instruments and provisions
             cadangan

      46     Instrumen Tier 2 yang diterbitkan oleh Bank        Directly issued qualifying Tier 2 instruments                          -
             (termasuk stock surplus)                           plus related stock surplus
      47     Modal yang yang termasuk phase out dari            Directly issued capital instruments subject to                   N/A
             Tier 2                                             phase out from Tier 2
      48     Instrumen Tier 2 yang diterbitkan oleh Entitas     Tier 2 instruments (and CET1 and AT1                             N/A
             Anak yang diakui dalam perhitungan KPMM            instruments not included in rows 5 or 34)
             secara konsolidasi                                 issued by subsidiaries and held by third
                                                                parties (amount allowed in group Tier 2)
      49     Modal yang diterbitkan Entitas Anak yang           of which: instruments issued by subsidiaries                     N/A
             termasuk phase out                                 subject to phase out
      50     Cadangan umum PPKA atas aset produktif             PPKA's general reserves for productive assets                 84.769
             yang wajib dihitung dengan jumlah paling tinggi    must be calculated at a maximum of 1.25% of
             sebesar 1,25% dari ATMR untuk Risiko Kredit        the ATMR for Credit Risk.
      51     Jumlah Modal Pelengkap (Tier 2) sebelum            Tier 2 capital before regulatory adjustments                  84.769
             faktor pengurang

             Modal Pelengkap (Tier 2): Faktor                   Tier 2 capital: regulatory adjustments
             Pengurang (Regulatory Adjustment)

      52     Investasi pada instrumen Tier 2 sendiri            Investments in own Tier 2 instruments                            N/A

      53     Kepemilikan silang pada instrumen Tier 2           Reciprocal cross-holdings in Tier 2                              N/A
             pada entitas lain                                  instruments and other TLAC liabilities
      54     Investasi pada kewajiban TLAC modal bank,          Investments in the other TLAC liabilities of                     N/A
             entitas keuangan dan asuransi diluar cakupan       banking, financial and insurance entities
             konsolidasi secara ketentuan, net posisi short     that are outside the scope of regulatory
             yang diperkenankan, dimana Bank tidak              consolidation and where the bank does not
             memiliki lebih dari 10% modal saham yang           own more than 10% of the issued common
             diterbitkan; nilai sebelumnya ditetapkan           share capital of the entity: amount previously
             dengan threshold 5% namun tidak lagi               designated for the 5% threshold but that no
             memenuhi kriteria (untuk bank Sistemik)            longer meets the conditions (for G-SIBs only)




                                                                    Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025          PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 215
      Tata Kelola Perusahaan yang Baik
                                                                                                                                                                    212
                                                       Laporan Keberlanjutan                    Laporan Keuangan
      Good Corporate Governance                        Sustainability Report                    Financial Statements




                                                                                                                                                  No. Ref. yang
                                                                                                                                                   berasal dari
                                                                                                                       Jumlah (Dalam                 Neraca
                                                                                                                       Jutaan Rupiah)             Konsolidasi 1)
                           Komponen                                                Component
                                                                                                                       Total (In Millions            No. Ref.
                                                                                                                          of Rupiah)             originating from
                                                                                                                                                the Consolidated
                                                                                                                                                 Balance Sheet 1)
55         Investasi signifikan pada modal atau                   Significant investments in the capital and                          N/A
           instrumen TLAC Bank, entitas keuangan                  other TLAC liabilities of banking, financial and
           dan asuransi di luar cakupan konsolidasi               insurance entities that are outside the scope
           secara ketentuan (net posisi short yang                of regulatory consolidation (net of eligible
           diperkenankan)                                         short positions)
56         Penyesuaian berdasarkan ketentuan spesifik             National specific regulatory adjustments
           nasional
56a.       Sinking fund                                           Sinking fund                                                        N/A

56b.       Penempatan dana pada instrumen Tier 2                  Placement of funds in Tier 2 instruments at                         N/A
           pada Bank lain                                         other banks
57         Jumlah faktor pengurang (regulatory                    Total regulatory adjustments to Tier 2 capital                            -
           adjustment) Modal Pelengkap
58         Jumlah Modal Pelengkap (Tier 2) setelah                Tier 2 capital (T2)                                              84.769
           regulatory adjustment
59         Total Modal (Modal Inti + Modal Pelengkap)             Total capital                                                 7.476.836

60         Total Aset Tertimbang Menurut Risiko (ATMR)            Total risk weighted assets                                    10.112.105

           Rasio Kecukupan Pemenuhan Modal                        Capital ratios and buffers
           Minimum (KPMM) dan Tambahan Modal
           (Capital Buffer)

 61        Rasio CET 1 (persentase terhadap ATMR)                 Common Equity Tier 1 (as a percentage of risk                    73,10%
                                                                  weighted assets)
62         Rasio Modal Inti Tier 1 (persentase terhadap           Tier 1 (as a percentage of risk weighted assets)                 73,10%
           ATMR)
63         Rasio Total Modal (persentase terhadap                 Total capital (as a percentage of risk weighted                 73,94%
           ATMR)                                                  assets)
64         Buffer (persentase terhadap ATMR)                      Institution specific buffer requirement                        64,04%
                                                                  (minimum CET1 requirement plus capital
                                                                  conservation buffer plus countercyclical buffer
                                                                  requirements plus G-SIB buffer requirement,
                                                                  expressed as a percentage of risk weighted
                                                                  assets)
65         Capital Conservation Buffer                            of which: capital conservation buffer                            2,50%
                                                                  requirement
66         Countercyclical Buffer                                 of which: Bank specific countercyclical buffer                   0,00%
                                                                  requirement
67         higher loss absorbency requirement                     Of which: higher loss absorbency requirement                     0,00%

68         Untuk bank umum konvensional: CET 1 yang               For conventional commercial banks: CET 1                       64,04%
           tersedia untuk memenuhi Buffer (persentase             is available to fulfill the Buffer (percentage of
           terhadap ATMR)                                         RWA) For branch offices of Banks domiciled
           Untuk kantor cabang dari Bank yang                     overseas: Portion of Business Funds placed
           berkedudukan di luar negeri: Bagian Dana               in CEMA (expressed as a percentage of RWA)
           Usaha yang ditempatkan dalam CEMA                      available to fulfill the Buffer.
           (diungkapkan sebagai persentase dari ATMR)
           yang tersedia untuk memenuhi Buffer.

           National minima (jika berbeda dari Basel 3)            (if different from Basel 3)                                                                    

69         Rasio terendah CET 1 nasional (jika berbeda            National Common Equity Tier 1 minimum ratio                         N/A
           dengan Basel 3)
70         Rasio terendah Tier 1 nasional (jika berbeda           National Tier 1 minimum ratio                                       N/A
           dengan Basel 3)
 71        Rasio terendah total modal nasional (jika              National total capital minimum ratio                                N/A
           berbeda dengan Basel 3)




PT ALLO BANK INDONESIA TBK               2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 216
213                      Performa 2025                Laporan Manajemen                  Profil Perusahaan            Analisis dan Pembahasan Manajemen
                        Performance 2025                 Management Reports                 Company Profile                Management Discussion and Analysis




                                                                                                                                             No. Ref. yang
                                                                                                                                              berasal dari
                                                                                                                    Jumlah (Dalam               Neraca
                                                                                                                    Jutaan Rupiah)           Konsolidasi 1)
                           Komponen                                             Component
                                                                                                                    Total (In Millions          No. Ref.
                                                                                                                       of Rupiah)           originating from
                                                                                                                                           the Consolidated
                                                                                                                                            Balance Sheet 1)

           Jumlah di bawah batasan pengurangan                 Amounts below the thresholds for deduction
           (sebelum pembobotan risiko)                         (before risk weighting)

      72   Investasi non-signifikan pada modal atau            Non-significant investments in the capital and                      N/A
           kewajiban TLAC lainnya pada entitas                 other TLAC liabilities of other financial entities
           keuangan lain
      73   Investasi signifikan pada saham biasa entitas       Significant investments in the common stock                         N/A
           keuangan                                            of financial entities
      74   Mortgage servicing rights (net dari kewajiban       Mortgage servicing rights (net of related tax                       N/A
           pajak)                                              liability)
      75   Aset pajak tangguhan yang berasal dari              Deferred tax assets arising from temporary                          N/A
           perbedaan temporer (net dari kewajiban pajak)       differences (net of related tax liability)

           Cap yang dikenakan untuk provisi pada               Applicable caps on the inclusion of provisions
           Tier 2                                              in Tier 2

      76   Provisi yang dapat diakui sebagai Tier 2 sesuai     Provisions eligible for inclusion in Tier 2 in                      N/A
           dengan eksposur berdasarkan pendekatan              respect of exposures subject to standardised
           standar (sebelum dikenakan cap)                     approach (prior to application of cap)
      77   Cap atas provisi yang diakui sebagai Tier 2         Cap on inclusion of provisions in Tier 2 under                      N/A
           berdasarkan pendekatan standar                      standardised approach
      78   Provisi yang dapat diakui sebagai Tier 2 sesuai     Provisions eligible for inclusion in Tier 2 in                      N/A
           dengan eksposur berdasarkan pendekatan              respect of exposures subject to internal ratings-
           IRB (sebelum dikenakan cap)                         based approach (prior to application of cap)
      79   Cap atas provisi yang diakui sebagai Tier 2         Cap for inclusion of provisions in Tier 2 under                     N/A
           berdasarkan pendekatan IRB                          internal ratings-based approach

           Instrumen Modal yang termasuk phase out             Capital instruments subject to phase-out
           (hanya berlaku antara 1 Jan 2018 s.d. 1 Jan         arrangements (only applicable between 1 Jan
           2022)                                               2018 and 1 Jan 2022)

      80   Cap pada CET 1 yang temasuk phase out               Current cap on CET1 instruments subject to                          N/A
                                                               phase out arrangements
      81   Jumlah yang dikecualikan dari CET 1 karena          Amount excluded from CET1 due to cap                                N/A
           adanya cap (kelebihan di atas cap setelah           (excess over cap after redemptions and
           redemptions dan maturities)                         maturities)
      82   Cap pada AT 1 yang temasuk phase out                Current cap on AT1 instruments subject to                           N/A
                                                               phase out arrangements
      83   Jumlah yang dikecualikan dari AT 1 karena           Amount excluded from AT1 due to cap (excess                         N/A
           adanya cap (kelebihan di atas cap setelah           over cap after redemptions and maturities)
           redemptions dan maturities)
      84   Cap pada Tier 2 yang temasuk phase out              Current cap on T2 instruments subject to                            N/A
                                                               phase out arrangements
      85   Jumlah yang dikecualikan dari Tier 2 karena         Amount excluded from T2 due to cap (excess                          N/A
           adanya cap (kelebihan di atas cap setelah           over cap after redemptions and maturities)
           redemptions dan maturities)




                                                                   Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025             PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 217
       Tata Kelola Perusahaan yang Baik
                                                                                                                                                         214
                                                     Laporan Keberlanjutan              Laporan Keuangan
       Good Corporate Governance                     Sustainability Report              Financial Statements




REKONSILIASI PERMODALAN
CAPITAL RECONCILIATION

                                                                                                                                 Neraca Publiksi
                                                                                                                                     dengan
                                                                                                                                    cakupan
                                                                                                                                  berdasarkan
                                                                                                                  Neraca           ketentuan
                                                POS - POS/ITEMS                                                  Publikasi        kehati-hatian
 No.
                                                                                                                Publication        Publication
                                                                                                               Balance Sheet      Balance Sheet
                                                                                                                                  with coverage
                                                                                                                                    based on
                                                                                                                                    prudential
                                                                                                                                    provisions

 ASET
 ASSETS

  1.       Kas                                                                                                          2.572               2.572
           Cash
 2.        Penempatan pada Bank Indonesia                                                                             471.749             471.749
           Placement with Bank Indonesia
 3.        Penempatan pada bank lain                                                                                  613.370             613.370
           Placement with another bank
 4.        Tagihan spot dan derivatif                                                                                   6.592               6.592
           Spot and derivatives receivables
 5.        Surat berharga yang dimiliki                                                                             6.742.969           6.742.969
           Securities
 6.        Surat berharga yang dijual dengan janji dibeli kembali (repo)                                             796.295             796.295
           Securities sold under repurchase agreement(repo)
  7.       Tagihan atas surat berharga yang dibeli dengan janji dijual kembali (reverse repo)                        288.949             288.949
           Receivables from securities purchased under resell agreement (reverse repo)
 8.        Tagihan akseptasi                                                                                                 -                   -
           Acceptance receivables
 9.        Kredit yang diberikan                                                                                     9.140.731           9.140.731
           Loans
 10.       Penyertaan modal                                                                                                  -                   -
           Equity participation
 11.       Penyertaan modal                                                                                                  -                   -
           Equity participation
           a. Diperhitungkan dalam KPMM                                                                                      -                   -
              Calculated in CAR
           b. Tidak diperhitungkan dalam KPMM                                                                                -                   -
              Not calculated in CAR
 12.       Aset keuangan lainnya                                                                                      164.263             164.263
           Other financial assets
 13.       Cadangan kerugian penurunan nilai aset keuangan -/-
           Financial assets allowance for impairment losses -/-
           a. Surat berharga                                                                                                 -                   -
              Securities
           b. Kredit                                                                                                 (157.728)           (157.728)
              Loans
           c. Lainnya                                                                                                    (163)               (163)
              Others
 14.       Aset tidak berwujud
           Intangible Assets
           a   Goodwill                                                                                                      -                   -   5
           b. Aset tidak berwujud lainnya                                                                             98.978              98.978     6
              Other Intangible Assets
           Akumulasi amortisasi aset tidak berwujud -/-                                                               (64.011)            (64.011)   6
           Accumulated amortization of intangible assets -/-
 15.       Aset tetap dan inventaris                                                                                 394.988             394.988
           Fixed assets and inventory




 PT ALLO BANK INDONESIA TBK                 2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 218
215                         Performa 2025              Laporan Manajemen               Profil Perusahaan         Analisis dan Pembahasan Manajemen
                           Performance 2025              Management Reports               Company Profile             Management Discussion and Analysis




                                                                                                                               Neraca Publiksi
                                                                                                                                   dengan
                                                                                                                                  cakupan
                                                                                                                                berdasarkan
                                                                                                               Neraca            ketentuan
                                                POS - POS/ITEMS                                               Publikasi         kehati-hatian
      No.
                                                                                                             Publication         Publication
                                                                                                            Balance Sheet       Balance Sheet
                                                                                                                                with coverage
                                                                                                                                  based on
                                                                                                                                  prudential
                                                                                                                                  provisions

            Akumulasi penyusutan aset tetap dan inventaris -/-                                                    (173.919)               (173.919)
            Accumulated depreciation of fixed assets and inventory -/-
      16.   Aset non produktif
            Non-productive assets
            a.    Properti terbengkalai                                                                                   -                       -
                  Abandoned property
            b.    Aguan yang diambil alih                                                                                 -                       -
                  Foreclosed assets
            c.    Rekening tunda                                                                                          -                       -
                  Deferred account
            d.    Aset antar kantor                                                                                       -                       -
                  Inter-office assets
      17.   Aset lainnya                                                                                            141.646                141.646
            Other assets
            Aset pajak tangguhan                                                                                     2.792                   2.792         7
            Deferred tax assets
            JUMLAH ASET                                                                                         18.470.073              18.470.073
            TOTAL ASSETS

      LIABILITAS DAN EKUITAS
      LIABILITY AND EQUITY

            LIABILITAS

       1.   Giro                                                                                                  540.588                 540.588
            Current Accounts
      2.    Tabungan                                                                                              938.258                 938.258
            Saving Accounts
      3.    Simpanan berjangka                                                                                   8.040.143              8.040.143
            Time deposits
      4.    Uang elektronik                                                                                          8.470                   8.470
            Electronic money
      5.    Pinjaman dari Bank Indonesia                                                                                  -                       -
            Loan from Bank Indonesia
      6.    Pinjaman dari bank lain                                                                               300.047                 300.047
            Loan from other banks
       7.   Liabilitas spot dan derivatif                                                                                 -                       -
            Spot and derivative liabilities
      8.    Utang atas surat berharga yang dijual dengan janji dibeli kembali (repo)                              754.056                 754.056
            Debt on securities sold with an agreement to repurchase (repo)
      9.    Utang akseptasi                                                                                               -                       -
            Acceptance payable
      10.   Surat berharga yang diterbitkan                                                                               -                       -        9
            Securities issued
      11.   Pinjaman/pembiayaan yang diterima
            Loans/financing received
            a. Diperhitungkan dalam KPMM                                                                                  -                       -
               Calculated in KPMM
            b. Tidak diperhitungkan dalam KPMM                                                                            -                       -
               Not taken into account in KPMM




                                                                   Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025        PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 219
      Tata Kelola Perusahaan yang Baik
                                                                                                                                                         216
                                                     Laporan Keberlanjutan              Laporan Keuangan
      Good Corporate Governance                      Sustainability Report              Financial Statements




                                                                                                                                 Neraca Publiksi
                                                                                                                                     dengan
                                                                                                                                    cakupan
                                                                                                                                  berdasarkan
                                                                                                                  Neraca           ketentuan
                                               POS - POS/ITEMS                                                   Publikasi        kehati-hatian
No.
                                                                                                                Publication        Publication
                                                                                                               Balance Sheet      Balance Sheet
                                                                                                                                  with coverage
                                                                                                                                    based on
                                                                                                                                    prudential
                                                                                                                                    provisions

12.       Setoran jaminan                                                                                                    -                   -
          Security deposit
13.       Liabilitas antar kantor*
          Interoffice liabilities*
          a. Melakukan kegiatan operasional di Indonesia                                                                     -                   -
             Carrying out operational activities in Indonesia
          b. Melakukan kegiatan operasional di luar Indonesia                                                                -                   -
             Carrying out operational activities outside Indonesia
14.       Liabilitas lainnya                                                                                         382.466             382.466
          Other Liabilities
15.       Kepentingan minoritas                                                                                              -                   -
          Minority interest
              JUMLAH LIABILITAS                                                                                    10.964.028          10.964.028
              TOTAL LIABILITIES

          EKUITAS
          EQUITY

17.       Modal disetor
          Paid-up capital
          a. Modal dasar                                                                                           4.000.000           4.000.000     1
             Authorized capital
          b. Modal yang belum disetor -/-                                                                          (1.826.974)         (1.826.974)   1
             Unpaid capital -/-
          c. Saham yang dibeli kembali (treasury stock) -/-                                                           (9.039)             (9.039)
             Repurchased shares (treasury stock) -/-
18.       Tambahan modal disetor
          Additional paid-in capital
          a. Agio                                                                                                    3.712.150           3.712.150   1
          b. Disagio -                                                                                                       -                   -
          c. Modal sumbangan                                                                                                 -                   -
             Donated capital
          d. Dana setoran modal                                                                                              -                   -
             Capital deposit funds
          e. Lainnya                                                                                                   44.180              44.180    1
             Others
19.       Penghasilan komprehensif lainnya
          Other comprehensive income
          a. Penyesuaian akibat penjabaran laporan keuangan dalam mata uang asing                                            -                   -
             Adjustment due to statement of financial statements in foreign currencies
          b. Laba (rugi) dari perubahan nilai aset keuangan yang tersedia untuk dijual pada nilai wajar                13.893              13.893    3
             melalui pendapatan komprehensif lainnya
             Profits (loss) from changes in the value of available-for-sale financial assets at fair value
             through other comprehensive income
          c. Bagian efektif lindung nilai arus kas                                                                           -                   -
             The effective portion of the cash flow hedge
          d. Keuntungan revaluasi aset tetap                                                                                 -                   -
             Profit on revaluation of fixed assets
          e. Bagian pendapatan komprehensif lain dari entitas asosiasi                                                       -                   -
             Other comprehensive income section of associates




PT ALLO BANK INDONESIA TBK                2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 220
217                            Performa 2025           Laporan Manajemen                  Profil Perusahaan         Analisis dan Pembahasan Manajemen
                            Performance 2025             Management Reports                  Company Profile             Management Discussion and Analysis




                                                                                                                                  Neraca Publiksi
                                                                                                                                      dengan
                                                                                                                                     cakupan
                                                                                                                                   berdasarkan
                                                                                                                  Neraca            ketentuan
                                                 POS - POS/ITEMS                                                 Publikasi         kehati-hatian
      No.
                                                                                                                Publication         Publication
                                                                                                               Balance Sheet       Balance Sheet
                                                                                                                                   with coverage
                                                                                                                                     based on
                                                                                                                                     prudential
                                                                                                                                     provisions

             f.   Keuntungan (kerugian) aktuarial program imbalan pasti                                                 (7.118)                 (7.118)
                  Actuarial profit (losses) of defined benefit plans
             g. Pajak penghasilan terkait dengan laba komprehensif lain                                                      -                       -
                Income tax is related to other comprehensive income
             h. Lainnya                                                                                                      -                       -
                Others
      20.    Selisih kuasi reorganisasi                                                                                      -                       -
             The difference in quasi-reorganization
      21.    Selisih restrukturisasi entitas sepengendali                                                                    -                       -
             Differences in restructuring of entities under common control
      22.    Ekuitas lainnya                                                                                                 -                       -
             Other equity
      23.    Cadangan
             Reserve
             a. Cadangan umum                                                                                          2.063                    2.063         3
                General reserve
             b. Cadangan tujuan                                                                                              -                       -
                Goal reserve
      24.    Laba/rugi
             Profit/loss
             a. Tahun-tahun lalu                                                                                     1.236.011               1.236.011        2
                Preceeding Years
             b. Tahun berjalan                                                                                       574.262                  574.262         2
                Current year
                Dividen yang dibayarkan -/-                                                                         (233,383)               (233,383)
             c. Dividends paid -/-
                  JUMLAH EKUITAS YANG DAPAT DIATRIBUSIKAN
                  TOTAL ATTRIBUTABLE EQUITY
                                KEPADA PEMILIK                                                                      7.506.045              7.506.045
                                TO OWNERS
      25.    Kepentingan non pengendali                                                                                                                       4
             Non-controlling interest
                  JUMLAH EKUITAS                                                                                    7.506.045              7.506.045
                  TOTAL EQUITY
            JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS                                                                          18.470.073              18.470.073
            TOTAL LIABILITIES AND EQUITY


                                                                          Analisis Kualitatif
                                                                          Qualitative Analysis

      Permodalan Bank dihitung mengikuti ketentuan POJK No. 11/POJK.03/2016 tanggal 29 Januari 2016 tentang Kewajiban Penyediaan Modal Minimum
      Bank Umum dan memastikan bahwa Bank memiliki struktur permodalan yang sehat dan sesuai dengan profil risiko, target bisnis dan ketentuan
      permodalan dari Regulator.
      The Bank's capital is calculated following the provisions of POJK No. 11/POJK.03/2016 dated January 29, 2016 regarding the Minimum Capital Adequacy
      of Commercial Banks and ensures that the Bank has a sound capital structure and is in accordance with the risk profile, business targets and capital
      requirements of the Regulator.




                                                                   Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025           PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 221
       Tata Kelola Perusahaan yang Baik
                                                                                                                                                       218
                                                        Laporan Keberlanjutan           Laporan Keuangan
       Good Corporate Governance                        Sustainability Report           Financial Statements




Table CCA: Fitur Utama Permodalan Bank
CCA Table: Main Features of Bank Capital

                                                                                                                        Informasi Kuantitatif/
                                                                                                                              Kualitatif
                                                                  Indonesia
                                                                                                                        Quantitative/Qualitative
                                                                                                                             Information

  1       Penerbit                                                                                                      PT Allo Bank Indonesia Tbk
          Issuer
  2       Nomor identifikasi                                                                                                        N/A
          Identification number
  3       Hukum yang digunakan                                                                                              Hukum Indonesia
          Law used                                                                                                           Indonesian Law
  3a      Sarana yang memungkinkan kewajiban pelaksanaan pada                                                                       N/A
          Bagian 13 dari Lembar Istilah TLAC tercapai (untuk instrumen TLAC sah lainnya yang diatur oleh hukum asing)
          Means of enabling the performance obligations under Section 13 of the TLAC Glossary to be
          achieved (for other valid TLAC instruments governed by foreign law)
          Perlakuan Instrumen berdasarkan ketentuan KPMM
          Instrument treatment under CAR Provisions
  4       Pada saat masa transisi                                                                                                   N/A
          At the time of transition
  5       setelah masa transisi                                                                                                     T2
          After transition
  6       Apakah instrumen eligible untuk Individu/Konsolidasi atau Konsolidasi dan Individu                                   Group, solo
          Is the instrument eligible for Individual/Consolidation or Consolidation and Individual
  7       Jenis Instrumen                                                                                               Surat Berharga Subordinasi
          Types of Instruments                                                                                                Indonesian Law
  8       Jumlah yang diakui dalam perhitungan KPMM                                                                                  -
          Recognized value in CAR calculation
  9       Nilai par dari instrumen                                                                                               50.000
          The par value of instrument
  10      Klasifikasi sesuai standar akuntansi keuangan                                                                 Liabilitas - Amortised Cost
          Classification according to financial accounting standards                                                    Liabilities - Amortized Cost
  11      Tanggal penerbitan                                                                                                   28/05/2020
          Issuance date
  12      Tidak ada jatuh tempo (perpetual) atau dengan jatuh tempo                                                       Dengan Jatuh Tempo
          Perpetual or with maturity date                                                                                   With Due Date
  13      Tanggal jatuh tempo                                                                                                  28/05/2025
          Maturity date
  14      Eksekusi call option atas persetujuan Otoritas Jasa Keuangan                                                             Tidak
          Call option execution with the Financial Services Authority approval                                                      No
  15      Tanggal call option, jumlah penarikan dan persyaratan call option lainnya (bila ada)                                      N/A
          Call option date, withdrawal amount and other call option requirements (if any)
  16      Subsequent call option                                                                                                    N/A

          Kupon/dividen
          Coupons/dividends
  17      Dividen/ kupon dengan bunga tetap atau floating                                                                          Fixed
          Dividends/coupons with fixed or floating interest
  18      Tingkat dari coupon rate atau index lain yang menjadi acuan                                                             9,00%
          The level of the coupon rate or other index that is used as a reference
  19      Ada atau tidaknya dividend stopper                                                                                       Tidak
          Whether or not there is a dividend stopper                                                                                No
 20       Fully discretionary; partial atau mandatory                                                                           Mandatory
          Fully discretionary; partial or mandatory
  21      Apakah terdapat fitur step up atau insentif lain                                                                         Tidak
          Is there a step up feature or other incentives?                                                                           No
 22       Non-kumulatif atau kumulatif                                                                                       Non-cumulative
          Non-cumulative or cumulative
 23       Dapat dikonversi atau tidak dapat dikonversi                                                                       Non-convertible
          Convertible or non-convertible




 PT ALLO BANK INDONESIA TBK                2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 222
219                         Performa 2025                Laporan Manajemen                Profil Perusahaan       Analisis dan Pembahasan Manajemen
                           Performance 2025                 Management Reports               Company Profile           Management Discussion and Analysis




                                                                                                                               Informasi Kuantitatif/
                                                                                                                                     Kualitatif
                                                                 Indonesia
                                                                                                                               Quantitative/Qualitative
                                                                                                                                    Information
      24    Jika dapat dikonversi, sebutkan trigger point-nya                                                                              N/A
            If convertible, state the trigger point
      25    Jika dapat dikonversi, apakah seluruh atau sebagian                                                                            N/A
            If it is convertible, whether in whole or in part
      26    Jika dapat dikonversi, bagaimana rate konversinya                                                                              N/A
            If convertible, what is the conversion rate
      27    Jika dapat dikonversi; apakah mandatory atau optional                                                                          N/A
            If convertible; is it mandatory or optional
      28    Jika dapat dikonversi, sebutkan jenis instrumen konversinya                                                                    N/A
            If convertible, state the type of conversion instrument
      29    Jika dapat dikonversi, sebutkan issuer of instrument it converts into                                                          N/A
            If convertible, state issuer of instrument it converts into
      30    Fitur write-down                                                                                                               Ya
            Write-down feature                                                                                                             Yes
      31    Jika terjadi write-down, sebutkan trigger-nya                                                                      Mengikuti ketentuan OJK
            If write-down occurs, name the trigger                                                                              Complying with OJK
      32    Jika terjadi write-down, apakah penuh atau sebagian                                                                Mengikuti ketentuan OJK
            If write-down occurs, is it whole or partly                                                                         Complying with OJK
      33    Jika terjadi write down; permanen atau temporer                                                                    Mengikuti ketentuan OJK
            If write-down occurs, is it permanent or temporary                                                                  Complying with OJK
      34    Jika terjadi write down temporer, jelaskan mekanisme write-up                                                                  N/A
            If a temporary write down occurs, explain the write-up mechanism
      34a   Tipe subordinasi                                                                                                          Junior bonds
            Types of subordinates
      35    Hierarki instrumen pada saat likuidasi                                                                                         N/A
            Instruments Hierarchy at the time of liquidation
      36    Apakah terdapat fitur yang non-compliant                                                                                      Tidak
            Are there any non-compliant features                                                                                           No
      37    Jika Ya, jelaskan fitur yang non-compliant                                                                                     N/A
            If Yes, explain the non-compliant features


                                                                          Analisis Kualitatif
                                                                          Qualitative Analysis

      N/A




                                                                      Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025     PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 223
     Tata Kelola Perusahaan yang Baik
                                                                                                                                                                         220
                                                         Laporan Keberlanjutan                Laporan Keuangan
     Good Corporate Governance                           Sustainability Report                Financial Statements




Tabel 1 : Pengungkapan Struktur Permodalan
Table 1: Disclosure of Capital Structure

                                                                                                                                              31             31
                                                          Komponen Modal                                                                   Desember       Desember
                                                          Capital Component'                                                               December       December
                                                                                                                                             2025           2024
                                                                                                                               dalam jutaan Rupiah | In million Rupiah

 I    Modal Inti (Tier 1)                                                                                                                  7.392.067      7.112.796
      Core Capital (Tier 1)

      1 Modal Inti Utama                                                                                                                    7.392.067      7.112.796
        Common Equity Tier 1 (CET 1)

            1.1   Modal disetor (Setelah dikurangi Treasury Stock)                                                                          2.163.987      2.173.026
                  Paid Up Capital (after reduced by Treasury Stock)

           1.2 Cadangan Tambahan Modal                                                                                                      5.314.264      4.992.421
               Additional Capital Allowance

                    1.2.1   Faktor Penambah
                            Additional Factor

                              1.2.1.1   Pendapatan komprehensif lainnya
                                        Other comprehensive income

                                           1.2.1.1.1   Selisih lebih penjabaran laporan keuangan                                                -              -
                                                       Differences in the translation of financial statements

                                          1.2.1.1.2    Potensi keuntungan dari peningkatan nilai wajar aset keuangan dalam                   13.893            -
                                                       kelompok tersedia untuk dijual
                                                       Potential gain from an increase in the fair value of financial assets in the
                                                       available-for-sale group
                                          1.2.1.1.3    Saldo surplus revaluasi aset tetap                                                       -              -
                                                       Fixed assets revaluation surplus balance

                              1.2.1.2 Cadangan tambahan modal lainnya
                                      Other disclosed reserves

                                          1.2.1.2.1    Agio                                                                                 3.712.150      3.824.553
                                          1.2.1.2.2    Cadangan umum                                                                          2.063          2.060
                                                       General reserve
                                          1.2.1.2.3    Laba tahun-tahun lalu                                                               1.002.628       768.908
                                                       Previours year profits

                                          1.2.1.2.4    Laba tahun berjalan                                                                  574.262         467.106
                                                       Profit for the year

                                          1.2.1.2.5    Dana setoran modal                                                                       -              -
                                                       Capital Deposits

                                          1.2.1.2.6    Lainnya                                                                               44.180         44.180
                                                       Others

                    1.2.2 Faktor Pengurang
                          Deduction Factor

                              1.2.2.1 Pendapatan komprehensif lainnya
                                      Other comprehensive income

                                          1.2.2.1.1    Selisih kurang penjabaran laporan keuangan                                               -              -
                                                       Differences in the translation of financial
                                                       statements
                                          1.2.2.1.2    Potensi kerugian dari penurunan nilai wajar aset keuangan dalam kelompok                 -           (10.395)
                                                       tersedia untuk dijual
                                                       Potential loss from decrease in fair value of available-for-sale financial assets
                              1.2.2.2 Cadangan tambahan modal lainnya
                                      Other disclosed reserves

                                          1.2.2.2.1    Disagio                                                                                  -              -
                                          1.2.2.2.2    Rugi tahun-tahun lalu                                                                    -              -
                                                       Previous year loss

                                          1.2.2.2.3    Rugi tahun berjalan                                                                      -              -
                                                       Loss for the year




  PT ALLO BANK INDONESIA TBK                 2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 224
221                       Performa 2025                  Laporan Manajemen               Profil Perusahaan             Analisis dan Pembahasan Manajemen
                          Performance 2025                 Management Reports               Company Profile                 Management Discussion and Analysis




                                                                                                                                        31              31
                                                         Komponen Modal                                                              Desember        Desember
                                                         Capital Component'                                                          December        December
                                                                                                                                       2025            2024
                                                                                                                         dalam jutaan Rupiah | In million Rupiah

                                          1.2.2.2.4 Selisih kurang antara Penyisihan Penghapusan Aset (PPA) dan Cadangan               (34.912)        (103.991)
                                                    Kerugian Penurunan Nilai (CKPN) atas aset produktif
                                                    Less difference between Allowance for Asset Losses (PPA) and Allowance for
                                                    Impairment Losses (CKPN) on earning assets

                                          1.2.2.2.5   Selisih kurang jumlah penyesuaian nilai wajar dari instrumen keuangan                -               -
                                                      dalam trading book
                                                      The difference between the amount of fair value adjustment of financial
                                                      instruments in the trading book
                                          1.2.2.2.6   PPA aset non produktif yang wajib dibentuk                                           -               -
                                                      PPA for non-productive assets that must be formed

                                          1.2.2.2.7   Lainnya                                                                              -               -
                                                      Others

           1.3 Kepentingan Non Pengendali yang dapat diperhitungkan
               Considerable non-controlling interest

           1.4 Faktor Pengurang Modal Inti Utama                                                                                       (86.184)        (52.651)
               Main Core Capital Deduction Factor

                  1.4.1    Perhitungan pajak tangguhan                                                                                  (2.792)          (769)
                           Deferred tax calculation

                  1.4.2 Goodwill                                                                                                           -               -
                  1.4.3 Seluruh Aset tidak berwujud lainnya                                                                            (34.967)        (51.882)
                        All other intangible assets

                  1.4.4 Penyertaan yang diperhitungkan sebagai faktor pengurang                                                            -               -
                        The inclusion considered as a deduction factor

                  1.4.5 Kekurangan modal pada perusahaan anak asuransi                                                                     -               -
                        Lack of capital in the insurance subsidiary company

                  1.4.6 Eksposur sekuritisasi                                                                                              -               -
                        Securitization Exposure

                  1.4.7 Faktor pengurang modal inti utama lainnya                                                                          -               -
                        Other major core capital deduction factors

                              1.4.7.1   Penempatan dana pada instrumen AT1 dan/atau Tier 2 pada bank lain                              (48.425)            -
                                        Placement of funds in AT1 and/or Tier 2 instruments at other banks

                             1.4.7.2 Kepemilikan silang pada entitas lain yang diperoleh berdasarkan peralihan karena hukum,               -               -
                                     hibah, atau hibah wasiat
                                     Cross-ownership in another entity acquired based on a transfer by law, gift, or
                                     testamentary grant
      2 Modal Inti Tambahan                                                                                                                -               -
        Additional Tier 1 (AT 1)

                   2.1     Instrumen yang memenuhi persyaratan AT 1                                                                        -               -
                           Instruments that meet AT 1 requirements

                   2.2     Agio                                                                                                            -               -
                           Disagio

                   2.3     Faktor Pengurang: Modal Inti Tambahan *)                                                                        -               -
                           Deducting Factor: Additional Core Capital *)

                              2.3.1     Penempatan dana pada instrumen AT1 danatau Tier 2 pada bank lain                                   -               -
                                        Placement of funds in AT1 and/or Tier 2 instruments at other banks

                              2.3.2     Kepemilikan silang pada entitas lain yang diperoleh berdasarkan peralihan karena hukum,            -               -
                                        hibah, atau hibah wasiat
                                        Cross-ownership in another entity acquired based on a transfer by law, gift, or
                                        testamentary grant




                                                                     Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025             PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 225
     Tata Kelola Perusahaan yang Baik
                                                                                                                                                                 222
                                                   Laporan Keberlanjutan               Laporan Keuangan
     Good Corporate Governance                     Sustainability Report               Financial Statements




                                                                                                                                       31            31
                                                    Komponen Modal                                                                  Desember      Desember
                                                    Capital Component'                                                              December      December
                                                                                                                                      2025          2024
                                                                                                                       dalam jutaan Rupiah | In million Rupiah

II     Modal Pelengkap (Tier 2)                                                                                                      84.769       75.392
       Supplementary Capital (Tier 2)

       1 Instrumen modal dalam bentuk saham atau lainnya yang memenuhi persyaratan Tier 2                                                -             -
         Capital instruments in the form of shares or other that meet Tier 2 requirements

       2 Agio                                                                                                                            -             -
         disagio

       3 Cadangan umum PPA atas aset produktif yang wajib dibentuk (paling tinggi 1,25% ATMR Risiko Kredit)                           84.769        75.392
         PPA general reserve for productive assets that must be established (maximum 1.25% Credit Risk RWA)

       4 Faktor Pengurang Modal Pelengkap                                                                                                -             -
         Supplementary Capital Reduction Factors

             4   Sinking Fund                                                                                                            -             -
             4   Penempatan dana pada instrumen AT1 dan/atau Tier 2 pada bank lain                                                       -             -
                 Placement of funds in AT1 and/or Tier 2 instruments at other banks

             4   Kepemilikan silang pada entitas lain yang diperoleh berdasarkan peralihan karena hukum, hibah, atau hibah wasiat        -             -
                 Cross-ownership in another entity acquired based on a transfer by law, gift, or testamentary grant

TOTAL MODAL                                                                                                                          7.476.836     7.188.188
TOTAL CAPITAL


                                                      31                31                                                               31           31
                                                 Desember          Desember                                                         Desember     Desember
                 Keterangan                                                                      Keterangan
                                                   2025              2024                                                             2025         2024
                 Description                                                                     Description
                                                 December          December                                                         December     December
                                                  31, 2025          31, 2024                                                         31, 2025     31, 2024

ASET TERTIMBANG MENURUT RISIKO                                                    RASIO KPMM
ASSET CONSIDERED RISK                                                             CAR RATIO

     ATMR RISIKO KREDIT                           9.503.829         8.256.451        Rasio CET 1 (%)                                 73,10%         81,71%
     RWA CREDIT RISK                                                                 CET 1 Ratio
     ATMR RISIKO PASAR                              62.171                 -         Rasio Tier 1 (%)                                73,10%         81,71%
     RWA MARKET RISK                                                                 Tier 1 Ratio
     ATMR RISIKO OPERASIONAL                       546.105           448.282         Rasio Tier 2 (%)                                 0,84%         0,87%
     RWA OPERATIONAL RISK                                                            Tier 2 Ratio
     TOTAL ATMR                                   10.112.105        8.704.733        Rasio KPMM (%)                                  73,94%        82,58%
     TOTAL RWA                                                                       CAR Ratio (%)
RASIO KPMM SESUAI PROFIL RISIKO (%)                 9,90%             9,90%       CET 1 UNTUK BUFFER (%)                             64,04%        72,68%
CAR Ratio Based on Risk Profile (%)                                               CET 1 FOR BUFFER

ALOKASI PEMENUHAN KPMM SESUAI                                                     PERSENTASE BUFFER YANG WAJIB                       2,500%        2,500%
PROFIL RISIKO                                                                     DIPENUHI OLEH BANK (%)
ALLOCATION OF COMPLIANCE CAR                                                      PERCENTAGE OF BUFFER REQUIRED TO
ACCORDING TO RISK PROFILE                                                         BE FULFILLED BY THE BANK (%)
     Dari CET 1 (%)                                 9,06%          9,03%             Capital Conservation Buffer (%)                 2,500%        2,500%
     From CET 1 (%)
     Dari AT 1 (%)                                  0,00%          0,00%             Countercyclical Buffer (%)                      0,000%        0,000%
     From AT 1 (%)
     Dari Tier 2 (%)                                0,84%          0,87%             Capital Surcharge untuk Bank Sistemik (%)       0,000%        0,000%
     From Tier 2 (%)                                                                 Capital Surcharge for Systemic Banks (%)


                                 Pengungkapan Kualitatif mengenai Struktur Permodalan dan Kecukupan Permodalan
                                          Qualitative Disclosures on Capital Structure and Capital Adequacy

Sebagai bagian dari entitas perbankan di Indonesia, Bank selalu berupaya untuk memenuhi ketentuan yang berlaku dari regulator. Pada 31 Desember
2025 dan 2024, modal Bank dihitung mengikuti ketentuan POJK No. 11/POJK.03/2016 tanggal 29 Januari 2016 tentang Kewajiban Penyediaan Modal
Minimum Bank Umum.
As part of the banking entity in Indonesia, the Bank always strives to comply with the applicable provisions of the regulator. As of December 31, 2025 and
2024, the Bank's capital is calculated following the provisions of POJK No. 11/POJK.03/2016 dated January 29, 2016 concerning the Minimum Capital
Provision Obligation of Commercial Banks.




PT ALLO BANK INDONESIA TBK               2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 226
223                         Performa 2025             Laporan Manajemen                     Profil Perusahaan            Analisis dan Pembahasan Manajemen
                           Performance 2025             Management Reports                     Company Profile                  Management Discussion and Analysis




                                                                      Risiko Kredit
                                                                        Credit Risk

  Tabel 7 : Pengungkapan Rincian Mutasi Cadangan Kerugian Penurunan Nilai - Bank Secara Individu
  Table 7: Disclosure of Details of Changes in Allowance for Impairment Losses - Individual Banks

                                                                   31 Desember 2025                                          31 Desember 2024
                        Keterangan                                 December 31, 2025                                         December 31, 2024
      No.
                        Information
                                                        Stage 1          Stage 2                Stage 3          Stage 1              Stage 2            Stage 3

      (1)                    (2)                          (3)                (4)                   (5)             (3)                   (4)                (5)

                                                                                                                           dalam jutaan Rupiah | In million Rupiah
      1     Saldo awal CKPN                                 59.034             14.472                 31.034        56.140                  3.944              2.330
            Beginning Balance of Allowance for
            Impairment Losses (CKPN)
      2     Pembentukan (pemulihan) CKPN pada periode berjalan (Net)
            Establishment (Recovery) of Allowance for Impairment Losses in the Current Period (Net)
            2.a Pembentukan CKPN pada                             -                16.115           439.299          2.894                 10.528           100.620
                Periode Berjalan
                Establishment of Allowance for
                Impairment Losses in the Current
                Period
            2.b Pemulihan CKPN pada Periode                (25.982)                    -                    -               -                    -                   -
                Berjalan
                Recovery of Allowance for
                Impairment Losses in the Current
                Period
      4     CKPN yang digunakan untuk                             -                    -           (376.081)                -                    -            (71.916)
            melakukan hapus buku atas tagihan
            pada periode berjalan (-/-)
            Allowance for Impairment Losses
            used to write off receivables in the
            current period (-/-)
      5     Pembentukan (pemulihan) lainnya                       -                    -                    -               -                    -                   -
            pada periode berjalan
            Other allowances (recoveries) in the
            current period
            Saldo akhir CKPN                                33.052            30.587                 94.252         59.034                 14.472             31.034
            Ending Balance of Allowance for
            Impairment Losses (CKPN)




                                                                   Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025                 PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 227
    Tata Kelola Perusahaan yang Baik
                                                                                                                                                    224
                                                Laporan Keberlanjutan             Laporan Keuangan
    Good Corporate Governance                   Sustainability Report             Financial Statements




                                                                   Risiko Kredit
                                                                        Credit Risk

CRA : Pengungkapan Informasi mengenai Kualitatif Terkait Risiko Kredit Secara Umum
CRA: Disclosure of Qualitative Information Related to Credit Risk in General

1. Definisi dan Kebijakan Manajemen Risiko Kredit                              1. Definition and Loan Risk Management Policy
   Risiko Kredit didefinisikan sebagai risiko kerugian yang                       Loan risk is defined as the risk of loss arising from the
   timbul akibat kegagalan pihak lawan (counterparty) atau                        failure of a counterparty or debtor to fulfill any obligations
   debitur dalam memenuhi liabilitas atau kewajibannya                            or liabilities to the Bank. The Bank manages loan risk by
   kepada Bank. Bank mengelola risiko kredit dengan                               developing strategies, frameworks, and implementing
   menyusun strategi, kerangka kerja, serta menjalankan upaya                     comprehensive risk mitigation efforts that cover all aspects
   mitigasi risiko secara komprehensif yang mencakup seluruh                      of its business, including retail (digital) loans, corporate
   aspek bisnis, baik pada segmen kredit retail (digital), kredit                 (wholesale) loans, interbank placements, and securities
   korporasi (wholesale), maupun pada aktivitas penempatan                        purchases.
   antar-bank dan pembelian surat berharga.

   Dalam menjalankan aktivitas perkreditan, khususnya dengan                       In carrying out loan activities, particularly with digital
   model bisnis digital seperti PayLater dan Instant Cash, Bank                    business models such as PayLater and Instant Cash, the
   menyadari adanya risiko spesifik yang timbul dari akses                         Bank recognizes the specific risks arising from broader
   yang lebih luas dan minimnya tatap muka fisik. Oleh karena                      access and minimal physical face-to-face interaction.
   itu, kebijakan manajemen risiko kredit Bank difokuskan                          Accordingly, the Bank's loan risk management policy has
   pada penerapan prinsip kehati-hatian (prudential banking)                       a focus on the strict application of prudential banking
   yang ketat serta verifikasi calon debitur yang akurat.                          principles and accurate verification of prospective debtors.

2. Tata Kelola dan Kerangka Kerja Manajemen Risiko Kredit                      2. Governance and Loan Risk Management Framework
   Bank menerapkan tata kelola risiko kredit yang melibatkan                      The Bank implements loan risk governance that involves
   pengawasan aktif dari Dewan Komisaris dan Direksi.                             active oversight by the Board of Directors and Board of
   Struktur tata kelola ini didukung oleh komite-komite terkait,                  Commissioners. This governance structure is supported
   seperti Komite Manajemen Risiko, Komite Kredit, dan                            by relevant committees, such as the Risk Management
   Komite Kebijakan Perkreditan.                                                  Committee, the Loan Committee, and the Loan Policy
                                                                                  Committee.
   •   Pengawasan Aktif Manajemen: Dewan Komisaris dan                            • Active Management Oversight: The Board of
       Direksi bertanggung jawab memastikan kebijakan                                 Commissioners and the Board of Directors are
       perkreditan telah memadai dan dipatuhi. Direksi secara                         responsible for ensuring that loan policies are
       berkala melaporkan pelaksanaan pemberian kredit,                               adequate and that the Bank adheres to them. The
       mitigasi risiko, serta pengawasan terhadap potensi                             Board of Directors regularly reports to the Board of
       penyimpangan kepada Dewan Komisaris.                                           Commissioners on the implementation of loan granting,
                                                                                      risk mitigation, and oversight of potential irregularities.
   •   Komite Kredit: Dibentuk untuk membantu Direksi dalam                       • Loan Committee: This was established to assist the
       mengevaluasi dan memberikan keputusan kredit sesuai                            Board of Directors in evaluating and making loan
       batas wewenang, dengan menerapkan prinsip "empat                               decisions within the limits of their authority, and
       mata" (four eyes principle). Prinsip ini memisahkan                            while applying the "four eyes" principle. This principle
       fungsi pengembangan bisnis dan fungsi analisis risiko                          separates the Bank's business development and loan
       kredit untuk menjaga objektivitas keputusan.                                   risk analysis functions as a means to maintain decision
                                                                                      objectivity.
   •   Tiga Lini Pertahanan (Three Lines of Defense): Bank                        • Three Lines of Defense: The Bank implements a
       menerapkan pembagian tugas yang jelas antara lini                              clear division of duties between its first line (business/
       pertama (unit bisnis/operasional sebagai risk taking                           operational units as risk-taking units), its second line
       unit), lini kedua (Satuan Kerja Manajemen Risiko dan                           (Risk Management and Compliance Work Unit), and its
       Kepatuhan), dan lini ketiga (Satuan Kerja Audit Internal)                      third line (Internal Audit Work Unit) to ensure effective
       untuk memastikan efektivitas pengendalian risiko.                              risk control.




  PT ALLO BANK INDONESIA TBK           2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 228
225                   Performa 2025          Laporan Manajemen            Profil Perusahaan            Analisis dan Pembahasan Manajemen
                      Performance 2025         Management Reports               Company Profile             Management Discussion and Analysis




  3. Proses Pengelolaan Risiko Kredit                                   3. Loan Risk Management Process
     Proses manajemen risiko kredit di Allo Bank dilakukan                 The loan risk management process at Allo Bank is
     secara end-to-end yang meliputi:                                      conducted from end to end and includes:
     • Identifikasi Risiko: Bank menjalankan Identifikasi risiko           • Risk Identification: The Bank conducts risk identification
        melalui kerangka analisis kredit yang komprehensif                    through a comprehensive loan analysis framework and
        serta penerapan prosedur verifikasi yang ketat terhadap               uses strict verification procedures that are implemented
        setiap calon debitur. Proses ini dilakukan secara                     for each prospective borrower. This process is carried
        berkesinambungan melalui pengawasan rutin terhadap                    out continuously through routine monitoring of borrower
        kinerja debitur, sehingga Bank dapat secara konsisten                 performance, allowing the Bank to consistently
        memitigasi risiko kredit dengan mendeteksi potensi                    mitigate loan risk by detecting potential asset quality
        pemburukan kualitas aset sejak tahap awal.                            deterioration at an early stage.
     • Pengukuran Risiko: Bank menggunakan metode                          • Risk Measurement: The Bank uses measurement
        pengukuran yang disesuaikan dengan karakteristik                      methods tailored to portfolio characteristics. In
        portofolio. Sesuai dengan PSAK 71, Bank mengukur                      accordance with Statement of Financial Accounting
        Kerugian Kredit Ekspektasian (KKE) menggunakan                        Standards (PSAK) 71, the Bank measures Expected Loan
        parameter risiko seperti Probability of Default (PD), Loss            Losses (KKE) using risk parameters such as Probability
        Given Default (LGD), dan Exposure at Default (EAD).                   of Default (PD), Loss Given Default (LGD), and Exposure
                                                                              at Default (EAD).
      •   Pemantauan Risiko: Dilakukan secara berkala terhadap             • Risk Monitoring: This is conducted periodically on
          kualitas kredit, baik per kategori maupun portofolio                loan quality, both by category and by portfolio as a
          secara keseluruhan. Bank juga melakukan stress testing              whole. The Bank also conducts regular stress testing to
          secara rutin untuk memperkirakan dampak perubahan                   estimate the impact of changing economic conditions
          kondisi ekonomi terhadap portofolio kredit dan                      on the loan portfolio and prepares contingency plans.
          menyiapkan rencana kontingensi (contingency plan).
      •   Pengendalian Risiko: Bank menetapkan limit risiko                 •      Risk Control: The Bank sets loan risk limits, including the
          kredit, termasuk Batas Maksimum Pemberian Kredit                         Legal Lending Limit (LLL) in accordance with regulatory
          (BMPK) sesuai ketentuan regulator, serta wewenang                        requirements, and has the authority to terminate tiered
          memutus kredit yang berjenjang. Bank juga melakukan                      loans. The Bank also conducts intensive collection
          penagihan intensif terhadap debitur bermasalah untuk                     efforts on non-performing borrowers to prevent asset
          mencegah pemburukan kualitas aset.                                       quality deterioration.

  4. Penetapan Kualitas Kredit dan Pembentukan Cadangan                 4. Determination of Loan Quality and Establishment of
     Kerugian                                                              Allowance for Losses
     Sesuai dengan standar akuntansi yang berlaku (PSAK 71),               In accordance with applicable accounting standards (PSAK
     Bank mengklasifikasikan aset keuangan ke dalam tiga                   71), the Bank classifies financial assets into three stages
     tahapan (stages) berdasarkan perubahan kualitas kredit                based on changes in loan quality since its initial recognition
     sejak pengakuan awal:                                                 process:
     • Stage 1 (Performing): Aset keuangan yang tidak                      • Stage 1 (Performing): Financial assets that have
         mengalami peningkatan risiko kredit signifikan.                        not experienced a significant increase in loan risk.
         Cadangan kerugian dihitung berdasarkan kerugian                        Allowance for losses is calculated based on 12-month
         kredit ekspektasian 12 bulan.                                          expected loan losses.
     • Stage 2 (Under-performing): Aset keuangan yang                      • Stage 2 (Under-performing): Financial assets that have
         mengalami peningkatan risiko kredit signifikan                         experienced a significant increase in loan risk (SICR),
         (Significant Increase in Credit Risk/SICR), namun belum                but are not yet indicated as non-performing. This
         terindikasi macet. Peningkatan signifikan ini salah                    significant increase is indicated by payment arrears of
         satunya ditandai dengan tunggakan pembayaran lebih                     more than 30 days (among other things).
         dari 30 hari.
     • Stage 3 (Non-Performing/Impaired): Aset keuangan                     •      Stage 3 (Non-Performing/Impaired): Financial assets
         yang telah mengalami penurunan nilai atau macet                           that have experienced impairment or are in default. The
         (default). Definisi default diterapkan ketika debitur                     definition of default applies when the debtor is more
         menunggak pembayaran pokok dan/atau bunga lebih                           than 90 days in arrears on principal and/or interest
         dari 90 hari.                                                             payments.




                                                         Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025       PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 229
    Tata Kelola Perusahaan yang Baik
                                                                                                                                                  226
                                                Laporan Keberlanjutan            Laporan Keuangan
    Good Corporate Governance                   Sustainability Report            Financial Statements




5. Mitigasi Risiko Kredit (Credit Risk Mitigation)                           5. Loan Risk Mitigation
   Bank berkomitmen untuk menjaga kualitas aset dan                             The Bank is committed to maintaining asset quality
   stabilitas kinerja keuangan melalui penerapan kerangka                       and stable financial performance by implementing a
   mitigasi risiko kredit yang komprehensif di seluruh lini                     comprehensive loan risk mitigation framework across all of
   bisnis. Dalam rangka meminimalkan potensi kerugian                           its business lines. To minimize potential losses and optimize
   dan mengoptimalkan profil risiko perusahaan secara                           the company's overall risk profile (bank-wide), the Bank
   menyeluruh (Bank-wide), Bank menerapkan teknik mitigasi                      implements risk mitigation techniques aligned with industry
   risiko yang selaras dengan praktik terbaik industri dan                      best practices and applicable regulatory requirements.
   ketentuan regulasi yang berlaku, yang mencakup:                              These techniques include the following:
   • Pengelolaan Agunan (Collateral Management): Bank                           • Collateral Management: The Bank implements a
        menerapkan kebijakan persyaratan agunan yang ketat                           strict and high-quality collateral requirement policy
        dan berkualitas tinggi sebagai salah satu instrumen                          as one of its primary risk mitigation instruments. This
        utama mitigasi risiko. Proses ini mencakup penilaian                         process includes periodic assessments, legal binding
        berkala, pengikatan agunan secara yuridis, serta                             of collateral, and ensuring adequate market value to
        pemastian nilai pasar yang memadai untuk melindungi                          protect the Bank's loan exposure.
        eksposur kredit Bank.
   • Pengalihan Risiko (Risk Transfer): Sebagai upaya                            •    Risk Transfer: As a risk diversification effort, the Bank
        diversifikasi risiko, Bank memanfaatkan instrumen                             utilizes loan insurance instruments and guarantee
        asuransi kredit dan skema penjaminan melalui kemitraan                        schemes through strategic partnerships with trusted
        strategis dengan institusi penjaminan terpercaya.                             guarantee institutions. This mechanism aims to transfer
        Mekanisme ini bertujuan untuk mengalihkan sebagian                            a portion of its loan risk exposure to third parties to
        eksposur risiko kredit kepada pihak ketiga guna                               strengthen the Bank's capital structure and resilience.
        memperkuat struktur permodalan dan ketahanan bank.
   • Diversifikasi dan Pengendalian Konsentrasi Portofolio:                      •    Portfolio Diversification and Concentration Control:
        Bank secara proaktif mengelola konsentrasi risiko                             The Bank proactively manages risk concentration by
        dengan melakukan diversifikasi portofolio kredit secara                       systematically diversifying its loan portfolio. This step
        sistematis. Langkah ini dilakukan melalui penyebaran                          is implemented by spreading exposure across various
        eksposur ke berbagai sektor ekonomi, wilayah                                  economic sectors, geographic regions, and customer
        geografis, dan segmen nasabah untuk menghindari                               segments to avoid dependence on a particular risk
        ketergantungan pada konsentrasi risiko tertentu serta                         concentration and ensure healthy and balanced
        memastikan pertumbuhan portofolio yang sehat dan                              portfolio growth.
        berimbang.




 PT ALLO BANK INDONESIA TBK            2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 230
227                          Performa 2025              Laporan Manajemen            Profil Perusahaan              Analisis dan Pembahasan Manajemen
                            Performance 2025             Management Reports                Company Profile               Management Discussion and Analysis




                                                                     Risiko Kredit
                                                                        Credit Risk

  Pengungkapan Kualitas Kredit atas Aset (CR1)
  Disclosure of Credit Quality of Assets (CR1)


  Bank Secara Individu
  Bank Individually

                                                                               Nilai Tercatat Bruto
                                                                              Gross Carrying Amount

                                                              Tagihan yang Telah                 Tagihan yang Belum                       CKPN
                                                                 Jatuh Tempo                        Jatuh Tempo
                                                                Past Due Claims                     Undue Claims

                                                                         a                                   b                               c


      1    Kredit                                                                149.510                          8.991.221                            157.728
           Loans
      2    Surat Berharga                                                              -                         6.694.544                                      -
           Securities
      3    Surat Berharga/Piutang Subordinasi                                          -                            48.425                                      -
           Securities/Subordinated Receivables
      4    Surat Berharga yang dijual dengan janji                                     -                                  -                                     -
           dibeli kembali (Repo)
           Securities sold with an agreement to
           repurchase (Repo)
      5    Penempatan pada Bank Indonesia                                              -                            471.749                                     -
           Placement with Bank Indonesia
      6    Penempatan pada Bank lain                                                   -                            611.972                                   162
           Placement with Other Banks
      7    Tagihan Akseptasi                                                           -                                  -                                     -
           Acceptance Receivables
      8    Instrumen ekuitas                                                           -                                  -                                     -
           Equity instruments
      9    Instrumen modal lainnya                                                     -                                  -                                     -
           Other capital instruments
      10   Penyertaan dalam rangka program nasional                                    -                                  -                                     -
           Participation in the framework of national
           programs
      11   Tagihan Bunga yang belum diterima                                           -                           164.263                                      -
           Interest Bills that have not been received
      12   Tagihan Lainnya                                                             -                                  -                                     -
           Other bills
      13   Aset Lainnya                                                                -                          402.959                                       -
           Other Assets
      14   Transaksi Rekening Administratif                                            -                                  -                                     -
           Administrative Account Transaction
      15   Total                                                                 149.510                         15.685.765                            157.728




                                                                   Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025             PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 231
   Tata Kelola Perusahaan yang Baik
                                                                                                                                                            228
                                                Laporan Keberlanjutan            Laporan Keuangan
   Good Corporate Governance                    Sustainability Report            Financial Statements




                                 CKPN
                                                                                           CKPN
                                                                                                                               Nilai Bersih
                                                                                     (Pendekatan IRB
     Stage 2 dan Stage 3                                                                                                     Net Value (a+b-c)
                                                    Stage 1                            IRB Approach)
     Stage 2 and Stage 3

                d                                       e                                     f                                       g

                                                                                                                  dalam jutaan Rupiah | In million Rupiah

                          130.508                                       27.220                                                                8.983.003


                                 -                                           -                                                                6.694.544


                                 -                                           -                                                                   48.425


                                 -                                           -                                                                          -




                                 -                                           -                                                                   471.749


                                 -                                         162                                                                   611.810


                                 -                                           -                                                                          -


                                 -                                           -                                                                          -


                                 -                                           -                                                                          -


                                 -                                           -                                                                          -



                                 -                                           -                                                                  164.263


                                 -                                           -                                                                          -


                                 -                                           -                                                                  402.959


                                 -                                           -                                                                          -


                          130.508                                       27.220                                -                               15.677.547



                                                                Pengungkapan Tambahan
                                                                  Additional Disclosure

Tagihan Jatuh Tempo merupakan debitur yang memiliki masa tunggakan lebih dari 90 hari atau kolektabilitas 3, 4, dan 5.
Due Bills are debtors who have arrears of more than 90 days or collectability 3, 4, and 5.




PT ALLO BANK INDONESIA TBK            2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 232
229                          Performa 2025               Laporan Manajemen                Profil Perusahaan              Analisis dan Pembahasan Manajemen
                             Performance 2025              Management Reports                 Company Profile                 Management Discussion and Analysis




                                                                         Risiko Kredit
                                                                           Credit Risk

  Pengungkapan Mutasi Kredit dan Surat Berharga yang Telah Jatuh Tempo (CR2)
  Disclosure of Credit Movements and Overdue Securities (CR2)

                                                   Bank Secara Individu
                                                                                                                                                a
                                                   Bank as an Individual

                                                                                                                           dalam jutaan Rupiah | In million Rupiah
      1   Kredit dan Surat Berharga yang Telah Jatuh Tempo pada periode pelaporan terakhir                                                      -
          Credit and Securities that have matured in the last reporting period
      2   Kredit dan Surat Berharga yang Telah Jatuh Tempo sejak periode pelaporan terakhir                                                     -
          Credit and Securities that have matured since the last reporting period
      3   Kredit dan Surat Berharga yang kembali menjadi tagihan yang belum jatuh tempo                                                     8.991.221
          Credit and Securities that return to bills that have not yet matured
      4   Nilai hapus buku                                                                                                                  376.081
          Write-off value
      5   Perubahan lain                                                                                                                        -
          Other changes
      6   Kredit dan Surat Berharga yang Telah Jatuh Tempo pada akhir periode pelaporan (1+2-3-4+5)                                          149.510
          Credit and Securities that have matured at the end of the reporting period (1+2-3-4+5)


                                                                      Pengungkapan Tambahan
                                                                        Additional Disclosure

      Tagihan jatuh tempo seluruhnya berasal dari kredit, meningkatnya tagihan jatuh tempo diakibatkan karena adanya beberapa debitur kredit yang cukup
      besar yang memiliki masa tunggakan lebih dari 90 hari atau kolektabilitas 3, 4, dan 5.
      All overdue bills come from credit, the increase in overdue bills is due to the presence of several quite large credit debtors who have arrears of more than
      90 days or collectabilities of 3, 4, and 5.




                                                                         Risiko Kredit
                                                                           Credit Risk

  CRB : Pengungkapan Tambahan terkait Kualitas Kredit atas Aset
  CRB: Additional Disclosures regarding Credit Quality of Assets

  1. Definisi Tagihan yang Mengalami Penurunan Nilai dan                               1. Definition of Impairment and Maturity for Receivables
     Jatuh Tempo                                                                          The Bank defines loan quality on the basis of prudential
     Bank menetapkan definisi kualitas kredit berdasarkan                                 principles and accounting standards, specifically, Statement
     prinsip kehati-hatian dan standar akuntansi PSAK 71                                  of Financial Accounting Standards (PSAK) 71 concerning
     (Instrumen Keuangan).                                                                Financial Instruments.
     • Tagihan yang Telah Jatuh Tempo (Past Due) &                                        • Receivables that are Past Due and Impaired: These
          tagihan yang Mengalami Penurunan Nilai (Impaired):                                  are defined as financial assets for which the debtor
          Didefinisikan sebagai aset keuangan di mana debitur                                 fails to make principal and/or interest payments on the
          gagal melakukan pembayaran pokok dan/atau bunga                                     contractually agreed date, with arrears of more than
          pada tanggal yang telah disepakati dalam kontrak,                                   30 days, and which are categorized as experiencing a
          dengan masa tunggakan lebih dari 30 hari, yang                                      significant increase in credit risk at stages 2 and 3.
          dikategorikan mengalami peningkatan risiko kredit
          signifikan pada stage 2 dan stage 3.




                                                                      Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025             PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 233
    Tata Kelola Perusahaan yang Baik
                                                                                                                                                   230
                                                Laporan Keberlanjutan            Laporan Keuangan
    Good Corporate Governance                   Sustainability Report            Financial Statements




2. Pendekatan Cadangan Kerugian Penurunan Nilai                              2. Allowance for Impairment Losses (CKPN) Approach
   (CKPN)
   Pembentukan CKPN dilakukan berdasarkan metode                                 The Bank's CKPN provision is established based on its
   Expected Credit Loss (ECL) yang memperhitungkan faktor                        Expected Credit Loss (ECL) method, which takes into
   kuantitatif dan kualitatif.                                                   account both quantitative and qualitative factors.

3. Kebijakan Restrukturisasi Kredit                                          3. Loan Restructuring Policy
   Restrukturisasi kredit dilakukan melalui modifikasi                          Loan restructuring is carried out through modifications to
   persyaratan kredit (seperti perpanjangan jangka waktu                        loan terms (such as term extensions or payment deferrals)
   atau penundaan pembayaran) apabila debitur mengalami                         if the debtor experiences financial difficulties but still has
   kesulitan keuangan namun masih memiliki prospek                              business prospects. Losses arising from restructuring are
   usaha. Kerugian yang timbul dari restrukturisasi dihitung                    calculated based on the difference between the present
   berdasarkan selisih nilai tunai arus kas masa depan dengan                   value of future cash flows and the carrying amount before
   nilai tercatat sebelum restrukturisasi. Berdasarkan data per                 restructuring. Based on data as of 31 December, 2025, the
   31 Desember 2025, Bank mencatatkan tidak terdapat kredit                     Bank has recorded no restructured loans during the current
   yang direstrukturisasi pada tahun berjalan.                                  year.

4. Kebijakan Hapus Buku (Write-Off)                                          4. Write-Off Policy
   Bank melakukan hapus buku (write-off) terhadap kredit                        The Bank writes off loans deemed to have no realistic
   yang dinilai tidak memiliki prospek pemulihan yang realistis                 prospect of recovery after all collection efforts and legal
   setelah seluruh upaya penagihan dan prosedur hukum                           procedures have been exhausted. The write-off is carried
   dilakukan. Penghapusbukuan dilakukan dengan mendebit                         out by debiting its established Allowance for Impairment
   akun CKPN yang telah dibentuk. Pada awal tahun 2025                          Losses (CKPN) account. From the beginning of 2025 to
   sampai dengan 31 Desember 2025 secara akumulasi, Bank                        31 December, 2025, the Bank wrote off a cumulative total
   melakukan hapus buku sebesar Rp376 Miliar. Kebijakan ini                     of IDR376 billion. This policy was taken as a measure to
   diambil sebagai langkah untuk menjaga kualitas neraca                        maintain the quality of the Bank's balance sheet.
   Bank.

5. Analisis Portofolio Berdasarkan Sektor Ekonomi dan                        5. Portfolio Analysis by Economic Sector and Region
   Wilayah
   • Berdasarkan Wilayah:                                                        •    By Region:
      Seluruh portofolio kredit Bank terkonsentrasi di wilayah                        The Bank's entire loan portfolio is concentrated in
      Indonesia, sejalan dengan cakupan operasional Bank                              Indonesia, in line with the Bank's operational scope,
      yang memiliki kantor pusat di Jakarta dan kantor                                which has its head office in Jakarta and also has
      cabang pendukung.                                                               supporting branch offices.
   • Berdasarkan Sektor Ekonomi:                                                 •    By Economic Sector:
      Komposisi penyaluran kredit Bank sepanjang 2025                                 The composition of the Bank's loan distribution
      terkonsentrasi secara proporsional pada 9 (sembilan)                            throughout 2025 was proportionally concentrated in
      sektor ekonomi. Sektor Rumah Tangga mencatatkan                                 nine economic sectors. The Household sector recorded
      porsi tertinggi sebesar 10,79%, mencerminkan                                    the highest share at 10.79%, reflecting the success of
      keberhasilan strategi Bank dalam melakukan ekspansi                             the Bank's digital credit expansion strategy, particularly
      kredit digital, khususnya melalui produk PayLater dan                           through PayLater and Instant Cash products.
      Instant Cash. Selanjutnya, kontribusi signifikan juga                           Furthermore, significant contributions also came from
      berasal dari sektor lainnya seperti; sektor Industri                            other sectors, such as the Manufacturing Industry sector
      Pengolahan sebesar 9,45% dan sektor Informasi dan                               (at 9.45%) and the Information and Communications
      Komunikasi sebesar 7,39%.                                                       sector at (7.39%).
   • Kualitas Kredit:                                                            •    Credit Quality:
      Sepanjang tahun 2025, Bank mencatat kenaikan                                    Throughout 2025, the Bank recorded an increase in
      rasio NPL Gross menjadi 1,64% dibandingkan 0,81%                                its Gross NPL ratio to 1.64% compared to 0.81% in
      pada periode tahun sebelumnya tahun 2024, yang                                  the previous year, reflecting the impact of aggressive
      merupakan dampak dari pertumbuhan agresif di sektor                             growth in the digital credit sector.
      kredit digital.




 PT ALLO BANK INDONESIA TBK            2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 234
231                         Performa 2025                Laporan Manajemen             Profil Perusahaan              Analisis dan Pembahasan Manajemen
                            Performance 2025              Management Reports              Company Profile                 Management Discussion and Analysis




                                                                        Risiko Kredit
                                                                          Credit Risk

  CRB : Pengungkapan Tagihan Bersih Berdasarkan Wilayah - Bank Secara Individu
  CRB: Disclosure of Net Receivables by Region - Individual Banks

                                                                            31 Desember 2025 | December 31, 2025

            Kategori Portofolio                                                Tagihan Bersih Berdasarkan Wilayah
      No.
             Portfolio Category                                                   Net Billing Disclosure by Region

                                         Jakarta         Bandung        Surabaya      Semarang        Medan           Makassar Banjarmasin            Total

      (1)             (2)                      (3)          (4)            (5)           (6)                (7)         (8)            (9)             (10)

       1    Tagihan kepada                7.271.988               -               -            -                  -            -              -      7.271.988
            Pemerintah
            Claims on Sovereign
       2    Tagihan kepada Entitas                   -            -               -            -                  -            -              -                -
            Sektor Publik
            Claims on Public Sector
            Entity
       3    Tagihan kepada                           -            -               -            -                  -            -              -                -
            Bank Pembangunan
            Multilateral dan
            Lembaga Internasional
            Claims on Multilateral
            Development Banks
            and International
            Institutions
       4    Tagihan kepada Bank            612.022                -               -            -                  -            -              -        612.022
            Claims on Banks
       5    Tagihan berupa                           -            -               -            -                  -            -              -                -
            Covered Bond
            Covered Bond Claims
       6    Tagihan kepada                           -            -               -            -                  -            -              -                -
            Perusahaan Efek
            dan Lembaga Jasa
            Keuangan Lainnya
            Claims to Securities
            Companies and Other
            Financial Services
            Institutions
       7    Tagihan berupa Surat               48.839             -               -            -                  -            -              -         48.839
            Berharga/Piutang
            Subordinasi, Ekuitas,
            dan Instrumen Modal
            Lainnya
            Claims in the form
            of Securities/
            Subordinated
            Receivables, Equity
            and Other Capital
            Instruments
       8    Kredit Beragun Properti                  -            -               -            -                  -            -              -                -
            Rumah Tinggal
            Residential Property
            Secured Loans
       9    Kredit Beragun Properti                  -            -               -            -                  -            -              -                -
            Rumah Komersil
            Commercial Home
            Property Secured Loans
      10    Kredit untuk                             -            -               -            -                  -            -              -                -
            Pengadaan Tanah,
            Pengolahan Tanah, dan
            Konstruksi
            Land Acquisition,
            Land Processing and
            Construction Loans




                                                                      Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025          PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 235
  Tata Kelola Perusahaan yang Baik
                                                                                                                                           232
                                              Laporan Keberlanjutan            Laporan Keuangan
  Good Corporate Governance                   Sustainability Report            Financial Statements




                                                  31 Desember 2024 | December 31, 2024

                                                    Tagihan Bersih Berdasarkan Wilayah
                                                       Net Billing Disclosure by Region

  Jakarta           Bandung            Surabaya             Semarang          Medan               Makassar       Banjarmasin   Total

    (11)               (12)               (13)                  (14)            (15)                  (16)          (17)       (18)

    3.335.925                  -                    -                  -                  -                  -             -   3.335.925



             -                 -                    -                  -                  -                  -             -           -




             -                 -                    -                  -                  -                  -             -           -




   2.206.350                   -                    -                  -                  -                  -             -   2.206.350


             -                 -                    -                  -                  -                  -             -           -



             -                 -                    -                  -                  -                  -             -           -




             -                 -                    -                  -                  -                  -             -           -




             -                 -                    -                  -                  -                  -             -           -




             -                 -                    -                  -                  -                  -             -           -




             -                 -                    -                  -                  -                  -             -           -




PT ALLO BANK INDONESIA TBK           2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 236
233                        Performa 2025                Laporan Manajemen             Profil Perusahaan              Analisis dan Pembahasan Manajemen
                           Performance 2025              Management Reports              Company Profile                 Management Discussion and Analysis




                                                                           31 Desember 2025 | December 31, 2025

            Kategori Portofolio                                               Tagihan Bersih Berdasarkan Wilayah
      No.
             Portfolio Category                                                  Net Billing Disclosure by Region

                                        Jakarta         Bandung        Surabaya      Semarang        Medan           Makassar Banjarmasin            Total

      (1)            (2)                      (3)          (4)            (5)           (6)                (7)         (8)            (9)             (10)

      11    Kredit Pegawai/                         -            -               -            -                  -            -              -                -
            Pensiunan
            Employee Loan/Pension
      12    Tagihan Kepada Usaha        2.102.260                -               -            -                  -            -              -      2.102.260
            Mikro, Usaha Kecil dan
            Portofolio Ritel
            Claims on Micro and
            Small Enterprise and
            Retail Portfolio
      13    Tagihan kepada               6.751.681               -               -            -                  -            -              -       6.751.681
            Korporasi
            Claims on Corporate
      14    Tagihan yang Telah                188.182            -               -            -                  -            -              -         188.182
            Jatuh Tempo
            Past Due Claims
      15    Aset Lainnya                 402.959                 -               -            -                  -            -              -       402.959
            Other Assets

            Total                       17.377.930               -               -            -                  -            -              -     17.377.930




                                                                     Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025          PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 237
  Tata Kelola Perusahaan yang Baik
                                                                                                                                            234
                                              Laporan Keberlanjutan            Laporan Keuangan
  Good Corporate Governance                   Sustainability Report            Financial Statements




                                                  31 Desember 2024 | December 31, 2024

                                                    Tagihan Bersih Berdasarkan Wilayah
                                                       Net Billing Disclosure by Region

  Jakarta           Bandung            Surabaya             Semarang          Medan               Makassar       Banjarmasin   Total

    (11)               (12)               (13)                  (14)            (15)                  (16)          (17)       (18)

             -                 -                    -                  -                  -                  -             -            -



    1.210.484                  -                    -                  -                  -                  -             -    1.210.484




    6.136.935                  -                    -                  -                  -                  -             -    6.136.935



      153.194                  -                    -                  -                  -                  -             -      153.194



      451.669                  -                    -                  -                  -                  -             -     451.669


   13.494.556                  -                    -                  -                  -                  -             -   13.494.556




PT ALLO BANK INDONESIA TBK           2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 238
235                           Performa 2025         Laporan Manajemen            Profil Perusahaan           Analisis dan Pembahasan Manajemen
                             Performance 2025        Management Reports             Company Profile                  Management Discussion and Analysis




                                                                  Risiko Kredit
                                                                    Credit Risk

  CRB: Pengungkapan Tagihan Bersih Berdasarkan Sektor Ekonomi - Bank Secara Individu
  CRB: Disclosure of Net Claims by Economic Sector - Individual Banks

                                                                   31 Desember 2025 | December 31, 2025

                                                                                                                                             Tagihan
                                                                                                                           Tagihan
                                                                                                                                          Berupa Surat
                                                                                                                           kepada
                                                                                                                                            Berharga/
                                                                    Tagihan                                             Perusahaan
                                                                                                                                             Piutang
                                                                Kepada Bank                                               Efek dan
                                                                                                                                          Subordinasi,
                                                                Pembangunan                                               Lembaga
                                                   Tagihan                                                                                 Ekuitas dan
               Sektor                                              Multilateral              Tagihan                         Jasa
                                   Tagihan         Kepada                                                                                   Intrumen
              Ekonomi                                           dan Lembaga       Tagihan     Berupa                     Keuangan
      No.                           Kepada      Entitas Sektor                                                                                Modal
              Economic                                           Internasional Kepada Bank   Covered                       lainnya
                                  Pemerintah        Publik                                                                                   Lainnya
               Sector                                                Due to     Receivables    Bond                     Receivables
                                 Receivables to Receivables                                                                                Receivables
                                                                   Multilateral from Banks Covered Bond                      from
                                  Government     from Public                                                                               in the Form
                                                                 Development                Receivables                   Securities
                                                Sector Entities                                                                           of Securities/
                                                                   Banks and                                            Companies
                                                                                                                                          Subordinated
                                                                  International                                           and other
                                                                                                                                           Debt, Equity
                                                                   Institutions                                           Financial
                                                                                                                                            and Other
                                                                                                                           Services
                                                                                                                                              Capital
                                                                                                                         Institutions
                                                                                                                                           Instruments

      (1)         (2)                  (3)           (4)              (5)              (6)             (7)                   (8)                 (9)


       1    Pertanian,                          -           -                -                 -                 -                    -                   -
            Kehutanan dan
            Perikanan
            Agriculture,
            Forestry and
            Fisheries
       2    Pertambangan                        -           -                -                 -                 -                    -                   -
            dan Penggalian
            Mining and
            Quarrying
       3    Industri                            -           -                -                 -                 -                    -                   -
            Pengolahan
            Manufacturing
            Industry
       4    Pengadaan                           -           -                -                 -                 -                    -                   -
            Listrik, Gas,
            Uap/Air Panas,
            Udara Dingin
            Procurement
            of Electricity,
            Gas, Steam/Hot
            Water, Cold Air
       5    Pengelola Air,                      -           -                -                 -                 -                    -                   -
            Limbah, Daur
            Ulang Sampah
            Water, Waste,
            Recycling
            Management
       6    Konstruksi                          -           -                -                 -                 -                    -                   -
            Construction
       7    Perdagangan,                        -           -                -                 -                 -                    -                   -
            Reparasi, Rawat
            Mobil & Motor
            Trade, Repair,
            Maintenance
            of Cars &
            Motorcycles




                                                                Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025         PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 239
  Tata Kelola Perusahaan yang Baik
                                                                                                                                                          236
                                              Laporan Keberlanjutan            Laporan Keuangan
  Good Corporate Governance                   Sustainability Report            Financial Statements




                                                          Kredit untuk       Tagihan
                                                          Pengadaan      Kepada Usaha
                       Kredit                                Tanah,       Mikro, Usaha
   Kredit                               Kredit
                      Beragun                            Pengolahaan        Kecil dan             Tagihan          Tagihan yang
  Beragun                             Pegawai/
                      Properti                             Tanah dan       Portofolio             kepada            Telah Jatuh
   Rumah                              Pensiunan                                                                                        Aset Lainnya
                     Komersial                             Konstruksi          Ritel             Korporasi            Tempo
  Tinggal                             Employee/                                                                                        Other Assets
                    Commercial                           Loans for Land    Receivables         Receivables to        Past Due
 Residential                          Pensioner
                      Property                            Acquisition,     from Micro          Corporations         Receivables
 Mortgage                               Loans
                   Backed Loans                               Land       Business, Small
                                                         Cultivation and Business and
                                                          Construction   Retail Portfolio




    (10)                (11)              (12)                  (13)           (14)                   (15)               (16)                (17)

                                                                                                                  dalam jutaan Rupiah | In million Rupiah
               -               -                    -                  -                  -             419.441                   -                   -




               -               -                    -                  -                  -           1.095.632                   -                   -




               -               -                    -                  -                  -           1.892.253                   -                   -




               -               -                    -                  -                  -            906.355                    -                   -




               -               -                    -                  -                  -                   -                   -                   -




               -               -                    -                  -                  -                   -                   -                   -


               -               -                    -                  -                  -            468.649                    -                   -




PT ALLO BANK INDONESIA TBK           2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 240
237                          Performa 2025          Laporan Manajemen            Profil Perusahaan           Analisis dan Pembahasan Manajemen
                             Performance 2025        Management Reports             Company Profile                  Management Discussion and Analysis




                                                                   31 Desember 2025 | December 31, 2025

                                                                                                                                             Tagihan
                                                                                                                           Tagihan
                                                                                                                                          Berupa Surat
                                                                                                                           kepada
                                                                                                                                            Berharga/
                                                                    Tagihan                                             Perusahaan
                                                                                                                                             Piutang
                                                                Kepada Bank                                               Efek dan
                                                                                                                                          Subordinasi,
                                                                Pembangunan                                               Lembaga
                                                   Tagihan                                                                                 Ekuitas dan
               Sektor                                              Multilateral              Tagihan                         Jasa
                                   Tagihan         Kepada                                                                                   Intrumen
              Ekonomi                                           dan Lembaga       Tagihan     Berupa                     Keuangan
      No.                           Kepada      Entitas Sektor                                                                                Modal
              Economic                                           Internasional Kepada Bank   Covered                       lainnya
                                  Pemerintah        Publik                                                                                   Lainnya
               Sector                                                Due to     Receivables    Bond                     Receivables
                                 Receivables to Receivables                                                                                Receivables
                                                                   Multilateral from Banks Covered Bond                      from
                                  Government     from Public                                                                               in the Form
                                                                 Development                Receivables                   Securities
                                                Sector Entities                                                                           of Securities/
                                                                   Banks and                                            Companies
                                                                                                                                          Subordinated
                                                                  International                                           and other
                                                                                                                                           Debt, Equity
                                                                   Institutions                                           Financial
                                                                                                                                            and Other
                                                                                                                           Services
                                                                                                                                              Capital
                                                                                                                         Institutions
                                                                                                                                           Instruments

      (1)         (2)                  (3)           (4)              (5)              (6)             (7)                   (8)                 (9)


       8    Pengangkutan                        -           -                -                 -                 -                    -                   -
            dan
            Pergudangan
            Transportation
            and
            Warehousing
       9    Penyediaan                          -           -                -                 -                 -                    -                   -
            Akomodasi,
            Makan dan
            Minum
            Provision of
            Accommodation,
            Food and Drink
      10    Informasi dan                       -           -                -                 -                 -                    -                   -
            Komunikasi
            Information and
            Communication
      11    Aktivitas                           -           -                -                 -                 -                    -                   -
            Keuangan dan
            Asuransi
            Financial and
            Insurance
            Activities
      12    Real Estat                          -           -                -                 -                 -                    -                   -
            Real Estate

      13    Aktivitas                           -           -                -                 -                 -                    -                   -
            Profesional,
            Ilmiah dan
            Teknis
            Professional,
            Scientific and
            Technical
            Activities
      14    Penyewaan,                          -           -                -                 -                 -                    -                   -
            Tenaga
            Kerja, Agen
            Perjalanan
            Rental, Labor,
            Travel Agency
      15    Admin                               -           -                -                 -                 -                    -                   -
            Pemerintahan,
            Pertahanan,
            Jam-Sos
            Admin
            Government,
            Defense, Jam-
            Sos




                                                                Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025         PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 241
  Tata Kelola Perusahaan yang Baik
                                                                                                                                                          238
                                              Laporan Keberlanjutan            Laporan Keuangan
  Good Corporate Governance                   Sustainability Report            Financial Statements




                                                          Kredit untuk       Tagihan
                                                          Pengadaan      Kepada Usaha
                       Kredit                                Tanah,       Mikro, Usaha
   Kredit                               Kredit
                      Beragun                            Pengolahaan        Kecil dan             Tagihan          Tagihan yang
  Beragun                             Pegawai/
                      Properti                             Tanah dan       Portofolio             kepada            Telah Jatuh
   Rumah                              Pensiunan                                                                                        Aset Lainnya
                     Komersial                             Konstruksi          Ritel             Korporasi            Tempo
  Tinggal                             Employee/                                                                                        Other Assets
                    Commercial                           Loans for Land    Receivables         Receivables to        Past Due
 Residential                          Pensioner
                      Property                            Acquisition,     from Micro          Corporations         Receivables
 Mortgage                               Loans
                   Backed Loans                               Land       Business, Small
                                                         Cultivation and Business and
                                                          Construction   Retail Portfolio




    (10)                (11)              (12)                  (13)           (14)                   (15)               (16)                (17)

                                                                                                                  dalam jutaan Rupiah | In million Rupiah
               -               -                    -                  -                  -                   -                   -                   -




               -               -                    -                  -                  -                   -                   -                   -




               -               -                    -                  -                  -           1.480.393                   -                   -




               -               -                    -                  -                  -             459.611                   -                   -




               -               -                    -                  -                  -                   -                   -                   -


               -               -                    -                  -                  -            275.483                    -                   -




               -               -                    -                  -                  -                   -                   -                   -




               -               -                    -                  -                  -                   -                   -                   -




PT ALLO BANK INDONESIA TBK           2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 242
239                             Performa 2025       Laporan Manajemen            Profil Perusahaan           Analisis dan Pembahasan Manajemen
                             Performance 2025        Management Reports             Company Profile                  Management Discussion and Analysis




                                                                   31 Desember 2025 | December 31, 2025

                                                                                                                                             Tagihan
                                                                                                                           Tagihan
                                                                                                                                          Berupa Surat
                                                                                                                           kepada
                                                                                                                                            Berharga/
                                                                     Tagihan                                            Perusahaan
                                                                                                                                             Piutang
                                                                 Kepada Bank                                              Efek dan
                                                                                                                                          Subordinasi,
                                                                 Pembangunan                                              Lembaga
                                                    Tagihan                                                                                Ekuitas dan
               Sektor                                               Multilateral              Tagihan                        Jasa
                                    Tagihan         Kepada                                                                                  Intrumen
              Ekonomi                                            dan Lembaga       Tagihan     Berupa                    Keuangan
      No.                            Kepada      Entitas Sektor                                                                               Modal
              Economic                                            Internasional Kepada Bank   Covered                      lainnya
                                   Pemerintah        Publik                                                                                  Lainnya
               Sector                                                 Due to     Receivables    Bond                    Receivables
                                  Receivables to Receivables                                                                               Receivables
                                                                    Multilateral from Banks Covered Bond                     from
                                   Government     from Public                                                                              in the Form
                                                                  Development                Receivables                  Securities
                                                 Sector Entities                                                                          of Securities/
                                                                    Banks and                                           Companies
                                                                                                                                          Subordinated
                                                                   International                                          and other
                                                                                                                                           Debt, Equity
                                                                    Institutions                                          Financial
                                                                                                                                            and Other
                                                                                                                           Services
                                                                                                                                              Capital
                                                                                                                         Institutions
                                                                                                                                           Instruments

      (1)           (2)                 (3)          (4)              (5)              (6)             (7)                   (8)                 (9)


      16    Pendidikan                          -           -                -                 -                 -                    -                   -
            Education
      17    Aktivitas                           -           -                -                 -                 -                    -                   -
            Kesehatan
            Manusia dan
            Sosial
            Human Health
            and Social
            Activities
      18    Kesenian,                           -           -                -                 -                 -                    -                   -
            Hiburan dan
            Rekreasi
            Arts,
            Entertainment
            and Recreation
      19    Aktivitas Jasa                      -           -                -                 -                 -                    -                   -
            Lainnya
            Other Service
            Activities
      20    Aktivitas RT                        -           -                -                 -                 -                    -                   -
            Pemberi Kerja,
            Barang-Jasa
            Employer
            Household
            Activities,
            Goods and
            Services
      21    Aktivitas Badan                     -           -                -                 -                 -                    -                   -
            Internasional,
            Ekstra Lain
            International
            Agency
            Activities, Other
            Extras
      22    Rumah Tangga                        -           -                -                 -                 -                    -                   -
            Household
      23    Bukan                               -           -                -                 -                 -                    -                   -
            Lapangan
            Usaha Lainnya
            Other Non-
            Business Fields
      24    Lainnya                             -           -                -                 -                 -                    -                   -
            Others
            Total                               -           -                -                 -                 -                    -                   -




                                                                Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025         PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 243
  Tata Kelola Perusahaan yang Baik
                                                                                                                                                          240
                                              Laporan Keberlanjutan            Laporan Keuangan
  Good Corporate Governance                   Sustainability Report            Financial Statements




                                                          Kredit untuk       Tagihan
                                                          Pengadaan      Kepada Usaha
                       Kredit                                Tanah,       Mikro, Usaha
   Kredit                               Kredit
                      Beragun                            Pengolahaan        Kecil dan             Tagihan          Tagihan yang
  Beragun                             Pegawai/
                      Properti                             Tanah dan       Portofolio             kepada            Telah Jatuh
   Rumah                              Pensiunan                                                                                        Aset Lainnya
                     Komersial                             Konstruksi          Ritel             Korporasi            Tempo
  Tinggal                             Employee/                                                                                        Other Assets
                    Commercial                           Loans for Land    Receivables         Receivables to        Past Due
 Residential                          Pensioner
                      Property                            Acquisition,     from Micro          Corporations         Receivables
 Mortgage                               Loans
                   Backed Loans                               Land       Business, Small
                                                         Cultivation and Business and
                                                          Construction   Retail Portfolio




    (10)                (11)              (12)                  (13)           (14)                   (15)               (16)                (17)

                                                                                                                  dalam jutaan Rupiah | In million Rupiah
               -               -                    -                  -                  -                   -                   -                   -


               -               -                    -                  -                  -                   -                   -                   -




               -               -                    -                  -                  -                   -                   -                   -




               -               -                    -                  -                  -                                       -                   -




               -               -                    -                  -                  -                   -                   -                   -




               -               -                                       -                  -                   -                   -




               -               -                    -                  -        1.851.836                     -             188.182                   -


               -               -                    -                  -                  -                   -                   -                   -




               -               -                    -                  -                  -                   -                   -                   -


               -               -                    -                  -        1.851.836             6.997.817             188.182                   -




PT ALLO BANK INDONESIA TBK           2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 244
241                            Performa 2025        Laporan Manajemen            Profil Perusahaan            Analisis dan Pembahasan Manajemen
                              Performance 2025        Management Reports            Company Profile               Management Discussion and Analysis




                                                                   31 Desember 2024 | December 31, 2024

                                                                                                                                          Tagihan
                                                                                                                        Tagihan
                                                                                                                                       Berupa Surat
                                                                                                                        kepada
                                                                                                                                         Berharga/
                                                                     Tagihan                                         Perusahaan
                                                                                                                                          Piutang
                                                                 Kepada Bank                                           Efek dan
                                                                                                                                       Subordinasi,
                                                                 Pembangunan                                           Lembaga
                                                    Tagihan                                                                             Ekuitas dan
                Sektor                                              Multilateral              Tagihan                     Jasa
                                    Tagihan         Kepada                                                                               Intrumen
               Ekonomi                                           dan Lembaga       Tagihan     Berupa                 Keuangan
      No.                            Kepada      Entitas Sektor                                                                            Modal
               Economic                                           Internasional Kepada Bank   Covered                   lainnya
                                   Pemerintah        Publik                                                                               Lainnya
                Sector                                                Due to     Receivables    Bond                 Receivables
                                  Receivables to Receivables                                                                            Receivables
                                                                    Multilateral from Banks Covered Bond                  from
                                   Government     from Public                                                                           in the Form
                                                                  Development                Receivables               Securities
                                                 Sector Entities                                                                       of Securities/
                                                                    Banks and                                        Companies
                                                                                                                                       Subordinated
                                                                   International                                       and other
                                                                                                                                        Debt, Equity
                                                                    Institutions                                       Financial
                                                                                                                                         and Other
                                                                                                                        Services
                                                                                                                                           Capital
                                                                                                                      Institutions
                                                                                                                                        Instruments

      (18)        (19)                 (20)          (21)             (22)           (623)             (24)              (25)                (26)


       1     Pertanian,
             Kehutanan dan
             Perikanan
             Agriculture,
             Forestry and
             Fisheries
       2     Pertambangan
             dan Penggalian
             Mining and
             Quarrying
       3     Industri
             Pengolahan
             Manufacturing
             Industry
       4     Pengadaan
             Listrik, Gas,
             Uap/Air Panas,
             Udara Dingin
             Procurement
             of Electricity,
             Gas, Steam/Hot
             Water, Cold Air
       5     Pengelola Air,
             Limbah, Daur
             Ulang Sampah
             Water, Waste,
             Recycling
             Management
       6     Konstruksi
             Construction
       7     Perdagangan,
             Reparasi, Rawat
             Mobil & Motor
             Trade, Repair,
             Maintenance
             of Cars &
             Motorcycles
       8     Pengangkutan
             dan
             Pergudangan
             Transportation
             and
             Warehousing




                                                                Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025      PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 245
  Tata Kelola Perusahaan yang Baik
                                                                                                                                                        242
                                              Laporan Keberlanjutan            Laporan Keuangan
  Good Corporate Governance                   Sustainability Report            Financial Statements




                                                          Kredit untuk       Tagihan
                                                          Pengadaan      Kepada Usaha
                     Kredit                                  Tanah,       Mikro, Usaha
   Kredit                               Kredit
                    Beragun                              Pengolahaan        Kecil dan             Tagihan          Tagihan yang
  Beragun                             Pegawai/
                    Properti                               Tanah dan       Portofolio             kepada            Telah Jatuh
   Rumah                              Pensiunan                                                                                        Aset Lainnya
                   Komersial                               Konstruksi          Ritel             Korporasi            Tempo
  Tinggal                             Employee/                                                                                        Other Assets
                  Commercial                             Loans for Land    Receivables         Receivables to        Past Due
 Residential                          Pensioner
                    Property                              Acquisition,     from Micro          Corporations         Receivables
 Mortgage                               Loans
                 Backed Loans                                 Land       Business, Small
                                                         Cultivation and Business and
                                                          Construction   Retail Portfolio




    (27)               (28)               (29)                  (30)            (31)                  (32)               (33)               (34)

                                                                                                                  dalam jutaan Rupiah | In million Rupiah
                                                                                                       328.962




                                                                                                        291.987




                                                                                                      1.451.538




                                                                                                         27.365




                                                                                       160




PT ALLO BANK INDONESIA TBK           2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 246
243                           Performa 2025         Laporan Manajemen            Profil Perusahaan            Analisis dan Pembahasan Manajemen
                              Performance 2025        Management Reports            Company Profile               Management Discussion and Analysis




                                                                   31 Desember 2024 | December 31, 2024

                                                                                                                                          Tagihan
                                                                                                                        Tagihan
                                                                                                                                       Berupa Surat
                                                                                                                        kepada
                                                                                                                                         Berharga/
                                                                     Tagihan                                         Perusahaan
                                                                                                                                          Piutang
                                                                 Kepada Bank                                           Efek dan
                                                                                                                                       Subordinasi,
                                                                 Pembangunan                                           Lembaga
                                                    Tagihan                                                                             Ekuitas dan
                Sektor                                              Multilateral              Tagihan                     Jasa
                                    Tagihan         Kepada                                                                               Intrumen
               Ekonomi                                           dan Lembaga       Tagihan     Berupa                 Keuangan
      No.                            Kepada      Entitas Sektor                                                                            Modal
               Economic                                           Internasional Kepada Bank   Covered                   lainnya
                                   Pemerintah        Publik                                                                               Lainnya
                Sector                                                Due to     Receivables    Bond                 Receivables
                                  Receivables to Receivables                                                                            Receivables
                                                                    Multilateral from Banks Covered Bond                  from
                                   Government     from Public                                                                           in the Form
                                                                  Development                Receivables               Securities
                                                 Sector Entities                                                                       of Securities/
                                                                    Banks and                                        Companies
                                                                                                                                       Subordinated
                                                                   International                                       and other
                                                                                                                                        Debt, Equity
                                                                    Institutions                                       Financial
                                                                                                                                         and Other
                                                                                                                        Services
                                                                                                                                           Capital
                                                                                                                      Institutions
                                                                                                                                        Instruments

      (18)         (19)                (20)          (21)             (22)           (623)             (24)              (25)                (26)


       9     Penyediaan
             Akomodasi,
             Makan dan
             Minum
             Provision of
             Accommodation,
             Food and Drink
      10     Informasi dan
             Komunikasi
             Information and
             Communication
       11    Aktivitas
             Keuangan dan
             Asuransi
             Financial and
             Insurance
             Activities
       12    Real Estat
             Real Estate
       13    Aktivitas
             Profesional,
             Ilmiah dan
             Teknis
             Professional,
             Scientific and
             Technical
             Activities
       14    Penyewaan,
             Tenaga
             Kerja, Agen
             Perjalanan
             Rental, Labor,
             Travel Agency
       15    Admin
             Pemerintahan,
             Pertahanan,
             Jam-Sos
             Admin
             Government,
             Defense, Jam-
             Sos
       16    Pendidikan
             Education




                                                                Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025      PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 247
  Tata Kelola Perusahaan yang Baik
                                                                                                                                                        244
                                              Laporan Keberlanjutan            Laporan Keuangan
  Good Corporate Governance                   Sustainability Report            Financial Statements




                                                          Kredit untuk       Tagihan
                                                          Pengadaan      Kepada Usaha
                     Kredit                                  Tanah,       Mikro, Usaha
   Kredit                               Kredit
                    Beragun                              Pengolahaan        Kecil dan             Tagihan          Tagihan yang
  Beragun                             Pegawai/
                    Properti                               Tanah dan       Portofolio             kepada            Telah Jatuh
   Rumah                              Pensiunan                                                                                        Aset Lainnya
                   Komersial                               Konstruksi          Ritel             Korporasi            Tempo
  Tinggal                             Employee/                                                                                        Other Assets
                  Commercial                             Loans for Land    Receivables         Receivables to        Past Due
 Residential                          Pensioner
                    Property                              Acquisition,     from Micro          Corporations         Receivables
 Mortgage                               Loans
                 Backed Loans                                 Land       Business, Small
                                                         Cultivation and Business and
                                                          Construction   Retail Portfolio




    (27)               (28)               (29)                  (30)            (31)                  (32)               (33)               (34)

                                                                                                                  dalam jutaan Rupiah | In million Rupiah




                                                                                                      2.719.653




                                                                                                        716.396




                                                                                                       394.550




PT ALLO BANK INDONESIA TBK           2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 248
245                              Performa 2025       Laporan Manajemen             Profil Perusahaan            Analisis dan Pembahasan Manajemen
                              Performance 2025         Management Reports             Company Profile                  Management Discussion and Analysis




                                                                     31 Desember 2024 | December 31, 2024

                                                                                                                                               Tagihan
                                                                                                                            Tagihan
                                                                                                                                            Berupa Surat
                                                                                                                            kepada
                                                                                                                                              Berharga/
                                                                      Tagihan                                            Perusahaan
                                                                                                                                               Piutang
                                                                  Kepada Bank                                              Efek dan
                                                                                                                                            Subordinasi,
                                                                  Pembangunan                                              Lembaga
                                                     Tagihan                                                                                 Ekuitas dan
                Sektor                                               Multilateral              Tagihan                        Jasa
                                     Tagihan         Kepada                                                                                   Intrumen
               Ekonomi                                            dan Lembaga       Tagihan     Berupa                    Keuangan
      No.                             Kepada      Entitas Sektor                                                                                Modal
               Economic                                            Internasional Kepada Bank   Covered                      lainnya
                                    Pemerintah        Publik                                                                                   Lainnya
                Sector                                                 Due to     Receivables    Bond                    Receivables
                                   Receivables to Receivables                                                                                Receivables
                                                                     Multilateral from Banks Covered Bond                     from
                                    Government     from Public                                                                               in the Form
                                                                   Development                Receivables                  Securities
                                                  Sector Entities                                                                           of Securities/
                                                                     Banks and                                           Companies
                                                                                                                                            Subordinated
                                                                    International                                          and other
                                                                                                                                             Debt, Equity
                                                                     Institutions                                          Financial
                                                                                                                                              and Other
                                                                                                                            Services
                                                                                                                                                Capital
                                                                                                                          Institutions
                                                                                                                                             Instruments

      (18)           (19)               (20)          (21)             (22)            (623)             (24)                 (25)                (26)


       17    Aktivitas
             Kesehatan
             Manusia dan
             Sosial
             Human Health
             and Social
             Activities
       18    Kesenian,
             Hiburan dan
             Rekreasi
             Arts,
             Entertainment
             and Recreation
       19    Aktivitas Jasa
             Lainnya
             Other Service
             Activities
      20     Aktivitas RT
             Pemberi Kerja,
             Barang-Jasa
             Employer
             Household
             Activities,
             Goods and
             Services
       21    Aktivitas Badan
             Internasional,
             Ekstra Lain
             International
             Agency
             Activities, Other
             Extras
      22     Rumah Tangga
             Household
      23     Bukan
             Lapangan
             Usaha Lainnya
             Other Non-
             Business Fields
      24     Lainnya
             Others
             Total                                            -                -                 -                 -                    -                   -




                                                                  Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025         PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 249
  Tata Kelola Perusahaan yang Baik
                                                                                                                                                          246
                                              Laporan Keberlanjutan            Laporan Keuangan
  Good Corporate Governance                   Sustainability Report            Financial Statements




                                                          Kredit untuk       Tagihan
                                                          Pengadaan      Kepada Usaha
                       Kredit                                Tanah,       Mikro, Usaha
   Kredit                               Kredit
                      Beragun                            Pengolahaan        Kecil dan             Tagihan          Tagihan yang
  Beragun                             Pegawai/
                      Properti                             Tanah dan       Portofolio             kepada            Telah Jatuh
   Rumah                              Pensiunan                                                                                        Aset Lainnya
                     Komersial                             Konstruksi          Ritel             Korporasi            Tempo
  Tinggal                             Employee/                                                                                        Other Assets
                    Commercial                           Loans for Land    Receivables         Receivables to        Past Due
 Residential                          Pensioner
                      Property                            Acquisition,     from Micro          Corporations         Receivables
 Mortgage                               Loans
                   Backed Loans                               Land       Business, Small
                                                         Cultivation and Business and
                                                          Construction   Retail Portfolio




    (27)               (28)               (29)                  (30)            (31)                  (32)               (33)               (34)

                                                                                                                  dalam jutaan Rupiah | In million Rupiah




                                                                                1.210.324               200.161            164.150




               -               -                    -                  -        1.210.483             6.130.612            164.150                    -




PT ALLO BANK INDONESIA TBK           2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 250
247                        Performa 2025            Laporan Manajemen                  Profil Perusahaan                Analisis dan Pembahasan Manajemen
                           Performance 2025          Management Reports                   Company Profile                   Management Discussion and Analysis




                                                                   Risiko Kredit
                                                                        Credit Risk

  CRB: Pengungkapan Tagihan Bersih Berdasarkan Sisa Jangka Waktu Kontrak - Bank Secara Individu
  CRB: Disclosure of Net Claims Based on Remaining Contract Term - Individual Banks

                                                                                 31 Desember 2025 | December 31, 2025

                                                                        Tagihan Bersih Berdasarkan Sisa Jangka Waktu Kontrak
                                                                        Net Billing Disclosures Based on Remaining Contract Period
                    Kategori Portofolio
      No.
                     Portfolio Category                                     > 1 thn s.d. 3        > 3 thn s.d.
                                                     ≤ 1 tahun                   thn                 5 thn                   > 5 thn              Non-
                                                        year                > 1 yrs s.d. 3        > 3 yrs s.d.                 yrs              Contractual
                                                                                  yrs                5 yrs

      (1)                    (2)                        (3)                      (4)                    (5)                    (6)                    (7)


       1    Tagihan kepada Pemerintah                    1.725.572                           -               518.281            4.556.386                         -
            Claims on Sovereign
       2    Tagihan kepada Entitas Sektor Publik                    -                        -                      -                    -                        -
            Claims on Public Sector Entity
       3    Tagihan kepada Bank Pembangunan                         -                        -                      -                    -                        -
            Multilateral dan Lembaga
            Internasional
            Claims on Multilateral Development
            Banks and International Institutions
       4    Tagihan kepada Bank                           450.050                            -                      -                    -                  161.972
            Claims on Banks
       5    Tagihan berupa Covered Bond                             -                        -                      -                    -                        -
            Covered Bond Claims
       6    Tagihan kepada Perusahaan Efek dan                      -                        -                      -                    -                        -
            Lembaga Jasa Keuangan Lainnya
            Claims to Securities Companies and
            Other Financial Services Institutions
       7    Tagihan berupa Surat Berharga/                          -                        -               48.839                      -                        -
            Piutang Subordinasi, Ekuitas, dan
            Instrumen Modal Lainnya
            Claims in the form of Securities/
            Subordinated Receivables, Equity and
            Other Capital Instruments
       8    Kredit Beragun Properti Rumah Tinggal                   -                        -                      -                    -                        -
            Residential Property Secured Loans
       9    Kredit Beragun Properti Komersial                       -                        -                      -                    -                        -
            Commercial Property Secured Loans
      10    Kredit untuk Pengadaan Tanah,                           -                        -                      -                    -                        -
            Pengolahan Tanah, dan Konstruksi
            Land Acquisition, Land Processing
            and Construction Loans
      11    Kredit Pegawai/Pensiunan                                -                        -                      -                    -                        -
            Employee Loan/Pension
      12    Tagihan kepada Usaha Mikro, Usaha             1.851.773                      64                         -                    -                        -
            Kecil, dan Portofolio Ritel/Tagihan
            Kepada Usaha Mikro, Usaha Kecil dan
            Portofolio Ritel
            Claims on Micro and Small Enterprise
            and Retail Portfolio
      13    Tagihan kepada Korporasi                      1.371.598               1.552.430                 704.214            3.369.640                          -
            Claims on Corporate
      14    Tagihan yang Telah Jatuh Tempo                    188.182                        -                      -                    -                        -
            Past Due Claims
      15    Aset Lainnya                                            -                        -                      -                    -              402.959
            Other Assets
            Total                                         5.587.174               1.552.493                 1.271.334           7.926.026               564.930




                                                                 Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025               PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 251
  Tata Kelola Perusahaan yang Baik
                                                                                                                                                                248
                                                  Laporan Keberlanjutan                  Laporan Keuangan
  Good Corporate Governance                       Sustainability Report                  Financial Statements




                                                                      31 Desember 2024 | December 31, 2024

                                                        Tagihan Bersih Berdasarkan Sisa Jangka Waktu Kontrak
                                                          Net Receivables Based on Remaining Contractual Term

                                                > 1 thn s.d.                > 3 thn s.d.
                        ≤ 1 tahun                                                                    > 5 thn             Non-
    Total                                           3 thn                      5 thn                                                            Total
                           year                                                                        yrs             Contractual
                                              > 1 yrs s.d. 3 yrs          > 3 yrs s.d. 5 yrs

      (8)                     (9)                    (10)                        (11)                   (12)               (13)                  (14)

                                                                                                                        dalam jutaan Rupiah | In million Rupiah
      6.800.239               2.264.310                           -                        -               802.569           269.046              3.335.925


                  -                       -                       -                        -                       -                   -                    -


                  -                       -                       -                        -                       -                   -                    -




         612.022               2.150.366                          -                        -                       -              55.983          2.206.350


                  -                       -                       -                        -                       -                   -                    -


                  -                       -                       -                        -                       -                   -                    -




            48.839                        -                       -                        -                       -                   -                    -




                  -                       -                       -                        -                       -                   -                    -


                  -                       -                       -                        -                       -                   -                    -


                  -                       -                       -                        -                       -                   -                    -




                  -                       -                       -                        -                       -                   -                    -


       1.851.836               1.210.396                                                 87                        -                   -           1.210.483




       6.997.881                901.852                3.432.726                    767.562               1.028.472                    -            6.130.612


            188.182                 164.150                       -                        -                       -                   -             164.150


        402.959                           -                       -                        -                       -          451.669                451.669


      16.901.958               6.691.075               3.432.726                    767.649                1.831.041          776.699             13.499.189




PT ALLO BANK INDONESIA TBK               2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 252
249                           Performa 2025            Laporan Manajemen               Profil Perusahaan                Analisis dan Pembahasan Manajemen
                              Performance 2025          Management Reports                Company Profile                      Management Discussion and Analysis




                                                                     Risiko Kredit
                                                                       Credit Risk

      CRB: Pengungkapan Tagihan dan Pencadangan Berdasarkan Wilayah - Bank Secara Individu
      CRB: Disclosure of Claims and Provisions by Region - Individual Banks

                                                                                                            31 Desember 2025 | December 31, 2025
                   Keterangan
       No.                                                                                                                Wilayah | Area
                   Description
                                         Jakarta       Bandung         Surabaya           Semarang              Medan               Makassar         Banjarmasin

        (1)             (2)                 (4)           (5)                (6)               (7)                (8)                   (9)               (10)


         1    Tagihan                     16.786.789             -                 -                   -                   -                    -                   -
              Claims
        2     Tagihan yang                  318.690              -                 -                   -                   -                    -                   -
              mengalami
              penurunan nilai
              Impairment losses
              on Receivables
              a.    Belum jatuh                    -             -                 -                   -                   -                    -                   -
                    tempo
                    Current
              b.    Telah jatuh             318.690              -                 -                   -                   -                    -                   -
                    tempo
                    Due date
        3     Cadangan                       27.220              -                 -                   -                   -                    -                   -
              kerugian
              penurunan nilai
              (CKPN) - Stage 1
              Reserve for
              impairment losses
              (CKPN) - Stage 1
        4     Cadangan                       36.256              -                 -                   -                   -                    -                   -
              kerugian
              penurunan nilai
              (CKPN) - Stage 2
              Reserve for
              impairment losses
              (CKPN) - Stage 2
        5     Cadangan                       94.252              -                 -                   -                   -                    -                   -
              kerugian
              penurunan nilai
              (CKPN) - Stage 3
              Reserve for
              impairment losses
              (CKPN) - Stage 3
        6     Tagihan yang                  376.081              -                 -                   -                   -                    -                   -
              dihapus buku
              Write-off




                                                                  Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025                 PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 253
  Tata Kelola Perusahaan yang Baik
                                                                                                                                                              250
                                                 Laporan Keberlanjutan                Laporan Keuangan
  Good Corporate Governance                      Sustainability Report                Financial Statements




                                                                 31 Desember 2024 | December 31, 2024

                                                                             Wilayah | Area

  Total           Jakarta         Bandung             Surabaya           Semarang            Medan           Makassar       Banjarmasin          Total

   (11)             (12)             (13)                 (14)             (15)                (16)            (17)             (18)             (20)

                                                                                                                      dalam jutaan Rupiah | In million Rupiah
 16.786.789       12.889.693                 -                      -             -                     -               -               -      12.889.693


   318.690            153.194                -                      -             -                     -               -               -          153.194




           -                  -              -                      -             -                     -               -               -                 -



   318.690            153.194                -                      -             -                     -               -               -          153.194



     27.220            61.676                -                      -             -                     -               -               -           61.676




    36.256             18.397                -                      -             -                     -               -               -           18.397




    94.252             24.411                -                      -             -                     -               -               -            24.411




    376.081           99.412                 -                      -             -                     -               -               -           99.412




PT ALLO BANK INDONESIA TBK           2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 254
251                          Performa 2025               Laporan Manajemen            Profil Perusahaan          Analisis dan Pembahasan Manajemen
                             Performance 2025              Management Reports            Company Profile              Management Discussion and Analysis




                                                                       Risiko Kredit
                                                                          Credit Risk

      CRB : Pengungkapan Tagihan dan Pencadangan Berdasarkan Sektor Ekonomi - Bank Secara Individu
      Billing Disclosure and Reservation Based on Economic Sector - Individual Banks

                                                                                                           31 Desember 2025 | December 31, 2025



                                                    Sektor Ekonomi
        No.                                                                                                                Tagihan
                                                    Economic Sector
                                                                                                                          Receivables




         (1)                                                 (2)                                                                (3)



               31 Desember 2025 | December 31, 2025

          1    Pertanian, Kehutanan dan Perikanan                                                                                                   419.441
               Agriculture, Forestry and Fisheries
         2     Pertambangan dan Penggalian                                                                                                       1.095.632
               Mining and excavation
         3     Industri Pengolahan                                                                                                               1.892.253
               Manufacturing
         4     Pengadaan Listrik, Gas, Uap/Air Panas, Udara Dingin                                                                                906.355
               Procurement of Electricity, Gas, Steam/Hot Water, Cold Air
         5     Pengelola Air, Limbah, Daur Ulang Sampah                                                                                                    -
               Water, Waste, Waste Recycling Management
         6     Konstruksi                                                                                                                                  -
               Construction
         7     Perdagangan, Reparasi, Rawat Mobil & Motor                                                                                         468.649
               Trading, Repair, Car & Motorcycle Maintenance
         8     Pengangkutan dan Pergudangan                                                                                                                -
               Transportation and Warehousing
         9     Penyediaan Akomodasi, Makan dan Minum                                                                                                       -
               Accommodation, food and drink
         10    Informasi dan Komunikasi                                                                                                          1.480.393
               Information and Communication
         11    Aktivitas Keuangan dan Asuransi                                                                                                      459.611
               Information and Communication
         12    Real Estat                                                                                                                                  -
               Real Estate
         13    Aktivitas Profesional, Ilmiah dan Teknis                                                                                            275.483
               Professional, Scientific and Technical Activities
         14    Penyewaan, Tenaga Kerja, Agen Perjalanan                                                                                                    -
               Rentals, Labor, Travel Agents
         15    Admin Pemerintahan, Pertahanan, Jam-Sos                                                                                                     -
               Government Admin, Defense, Social Security
         16    Pendidikan                                                                                                                                  -
               Education
         17    Aktivitas Kesehatan Manusia dan Sosial                                                                                                      -
               Human Health And Social Activities
         18    Kesenian, Hiburan dan Rekreasi                                                                                                              -
               Arts, Entertainment and Recreation




                                                                     Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025     PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 255
  Tata Kelola Perusahaan yang Baik
                                                                                                                                                                252
                                                    Laporan Keberlanjutan               Laporan Keuangan
  Good Corporate Governance                         Sustainability Report               Financial Statements




       Tagihan yang Mengalami                               Cadangan                    Cadangan                  Cadangan
           Penurunan Nilai                                   Kerugian                    Kerugian                  Kerugian
          Impairment Losses                               Penurunan Nilai             Penurunan Nilai           Penurunan Nilai          Tagihan yang
            on Receivables                               (CKPN) - Stage 1            (CKPN) - Stage 2          (CKPN) - Stage 3          Dihapus Buku
  Belum Jatuh                 Telah Jatuh                  Allowance for               Allowance for             Allowance for             Write-off
    Tempo                       Tempo                   Impairment Losses            Impairment Losses         Impairment Losses
    Current                    Due date                       - Stage 1                  - Stage 2                 - Stage 3

       (4)                        (5)                              (6)                       (7)                      (8)                       (9)

                                                                                                                      dalam jutaan Rupiah | In million Rupiah



                   -                            -                             771                         -                      -                          -


                   -                            -                            2.121                        -                      -                          -


                   -                            -                           3.535                         -                      -                          -


                   -                            -                           1.802                         -                      -                          -




                   -                            -                            448                          -                      -                          -




                   -                            -                               -


                   -                            -                           1.689                         -                      -                          -


                   -                            -                            267                          -                      -                          -


                                                                                -


                                                                             250




                   -                            -                               -                         -                      -                          -




PT ALLO BANK INDONESIA TBK              2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 256
253                      Performa 2025               Laporan Manajemen            Profil Perusahaan          Analisis dan Pembahasan Manajemen
                        Performance 2025               Management Reports            Company Profile              Management Discussion and Analysis




                                                                                                       31 Desember 2025 | December 31, 2025



                                                Sektor Ekonomi
      No.                                                                                                              Tagihan
                                                Economic Sector
                                                                                                                      Receivables




      (1)                                               (2)                                                                 (3)


      19    Aktivitas Jasa Lainnya                                                                                                                     -
            Other Service Activities
      20    Aktivitas RT Pemberi Kerja, Barang-Jasa                                                                                                    -
            Employer Household Activities, Goods and Services
      21    Aktivitas Badan Internasional, Ekstra Lain                                                                                                 -
            International Agency Activities, Other Extras
      22    Rumah Tangga                                                                                                                     1.851.836
            Household
      23    Bukan Lapangan Usaha Lainnya                                                                                                               -
            Non-Business Fields
      24    Lainnya                                                                                                                                    -
            Others
            Total                                                                                                                           8.849.653




                                                                                                       31 Desember 2024 | December 31, 2024



                                                Sektor Ekonomi
      No.                                                                                                              Tagihan
                                                Economic Sector
                                                                                                                      Receivables




      (1)                                               (2)                                                                 (3)



            31 Desember 2025 | December 31, 2025

       1    Pertanian, Kehutanan dan Perikanan                                                                                                328.962
            Agriculture, Forestry and Fisheries
       2    Pertambangan dan Penggalian                                                                                                        291.987
            Mining and excavation
       3    Industri Pengolahan                                                                                                               1.451.538
            Manufacturing
      4     Pengadaan Listrik, Gas, Uap/Air Panas, Udara Dingin                                                                                 27.365
            Procurement of Electricity, Gas, Steam/Hot Water, Cold Air
       5    Pengelola Air, Limbah, Daur Ulang Sampah                                                                                                   -
            Water, Waste, Waste Recycling Management
       6    Konstruksi                                                                                                                                 -
            Construction
       7    Perdagangan, Reparasi, Rawat Mobil & Motor                                                                                                 -
            Trading, Repair, Car & Motorcycle Maintenance
       8    Pengangkutan dan Pergudangan                                                                                                               -
            Transportation and Warehousing
       9    Penyediaan Akomodasi, Makan dan Minum                                                                                                      -
            Accommodation, food and drink
      10    Informasi dan Komunikasi                                                                                                         2.719.653
            Information and Communication




                                                                 Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025     PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 257
  Tata Kelola Perusahaan yang Baik
                                                                                                                                                                254
                                                    Laporan Keberlanjutan               Laporan Keuangan
  Good Corporate Governance                         Sustainability Report               Financial Statements




       Tagihan yang Mengalami                               Cadangan                    Cadangan                  Cadangan
           Penurunan Nilai                                   Kerugian                    Kerugian                  Kerugian
          Impairment Losses                               Penurunan Nilai             Penurunan Nilai           Penurunan Nilai          Tagihan yang
            on Receivables                               (CKPN) - Stage 1            (CKPN) - Stage 2          (CKPN) - Stage 3          Dihapus Buku
  Belum Jatuh                 Telah Jatuh                  Allowance for               Allowance for             Allowance for             Write-off
    Tempo                       Tempo                   Impairment Losses            Impairment Losses         Impairment Losses
    Current                    Due date                       - Stage 1                  - Stage 2                 - Stage 3

       (4)                        (5)                              (6)                       (7)                      (8)                       (9)

                                                                                                                      dalam jutaan Rupiah | In million Rupiah
                   -                            -                                -                        -                      -                          -




                   -                     318.690                            16.338                 36.256                   94.252                    376.081




                   -                     318.690                            27.220                 36.256                   94.252                    376.081




       Tagihan yang Mengalami                               Cadangan                    Cadangan                  Cadangan
           Penurunan Nilai                                   Kerugian                    Kerugian                  Kerugian
          Impairment Losses                               Penurunan Nilai             Penurunan Nilai           Penurunan Nilai          Tagihan yang
            on Receivables                               (CKPN) - Stage 1            (CKPN) - Stage 2          (CKPN) - Stage 3          Dihapus Buku
  Belum Jatuh                 Telah Jatuh                  Allowance for               Allowance for             Allowance for             Write-off
    Tempo                       Tempo                   Impairment Losses            Impairment Losses         Impairment Losses
    Current                    Due date                       - Stage 1                  - Stage 2                 - Stage 3

       (4)                        (5)                              (6)                       (7)                      (8)                       (9)

                                                                                                                      dalam jutaan Rupiah | In million Rupiah



                   -                            -                            2.651                        -                      -                          -


                   -                            -                            1.354                        -                      -                          -


                   -                            -                           10.585                        -                      -                          -


                   -                            -                              186                        -                      -                          -




                   -                            -                                -                        -                      -                          -




                   -                            -                                -


                   -                            -                           23.035                        -                      -                          -




PT ALLO BANK INDONESIA TBK              2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 258
255                       Performa 2025               Laporan Manajemen            Profil Perusahaan          Analisis dan Pembahasan Manajemen
                          Performance 2025              Management Reports            Company Profile              Management Discussion and Analysis




                                                                                                        31 Desember 2024 | December 31, 2024



                                                 Sektor Ekonomi
      No.                                                                                                               Tagihan
                                                 Economic Sector
                                                                                                                       Receivables




      (1)                                                 (2)                                                                (3)


      11    Aktivitas Keuangan Dan Asuransi                                                                                                     716.396
            Information and Communication
      12    Real Estat                                                                                                                         394.550
            Real Estate
      13    Aktivitas Profesional, Ilmiah dan Teknis                                                                                                    -
            Professional, Scientific and Technical Activities
      14    Penyewaan, Tenaga Kerja, Agen Perjalanan                                                                                                    -
            Rentals, Labor, Travel Agents
      15    Admin Pemerintahan, Pertahanan, Jam-Sos                                                                                                     -
            Government Admin, Defense, Social Security
      16    Pendidikan                                                                                                                                  -
            Education
      17    Aktivitas Kesehatan Manusia Dan Sosial                                                                                                      -
            Human Health And Social Activities
      18    Kesenian, Hiburan Dan Rekreasi                                                                                                              -
            Arts, Entertainment and Recreation
      19    Aktivitas Jasa Lainnya
            Other Service Activities
      20    Aktivitas RT Pemberi Kerja, Barang-Jasa                                                                                                     -
            Employer Household Activities, Goods and Services
      21    Aktivitas Badan Internasional, Ekstra Lain                                                                                                  -
            International Agency Activities, Other Extras
      22    Rumah Tangga                                                                                                                       1.210.324
            Household
      23    Bukan Lapangan Usaha Lainnya                                                                                                                -
            Non-Business Fields
      24    Lainnya                                                                                                                                     -
            Others
            Total                                                                                                                              7.140.774




                                                                  Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025     PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 259
  Tata Kelola Perusahaan yang Baik
                                                                                                                                                                 256
                                                    Laporan Keberlanjutan                Laporan Keuangan
  Good Corporate Governance                         Sustainability Report                Financial Statements




       Tagihan yang Mengalami                               Cadangan                     Cadangan                  Cadangan
           Penurunan Nilai                                   Kerugian                     Kerugian                  Kerugian
          Impairment Losses                               Penurunan Nilai              Penurunan Nilai           Penurunan Nilai          Tagihan yang
            on Receivables                               (CKPN) - Stage 1             (CKPN) - Stage 2          (CKPN) - Stage 3          Dihapus Buku
  Belum Jatuh                 Telah Jatuh                  Allowance for                Allowance for             Allowance for             Write-off
    Tempo                       Tempo                   Impairment Losses             Impairment Losses         Impairment Losses
    Current                    Due date                       - Stage 1                   - Stage 2                 - Stage 3

       (4)                        (5)                              (6)                        (7)                      (8)                       (9)

                                                                                                                       dalam jutaan Rupiah | In million Rupiah

                   -                            -                            5.189                         -                      -                          -


                                                                             2.823




                   -                            -                                 -                        -                      -                          -


                   -                            -                                 -                        -                      -                          -




                   -                      153.194                            14.413                  18.397                  24.411                    99.412




                   -                      153.194                           60.236                   18.397                  24.411                    99.412




PT ALLO BANK INDONESIA TBK              2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 260
257                            Performa 2025                Laporan Manajemen               Profil Perusahaan             Analisis dan Pembahasan Manajemen
                             Performance 2025                Management Reports                Company Profile                Management Discussion and Analysis




                                                                            Risiko Kredit
                                                                             Credit Risk

  CRB: Pengungkapan Tagihan Berdasarkan Hari Tunggakan - Bank Secara Individu
  CRB: Disclosure of Bills Based on Days of Overdue - Individual Banks

                                                   31 Desember 2025 | December 31, 2025                          31 Desember 2024 | December 31, 2024

                                                    Tagihan Berdasarkan Hari Tunggakan                            Tagihan Berdasarkan Hari Tunggakan
                                                     Receivables Based on Days Overdue                             Receivables Based on Days Overdue
                  Jenis Eksposur                >90 hari        >120                                       >90 hari         >120
      No.
                 Types of Exposure              s.d. 120      hari s.d.                                    s.d. 120       hari s.d.
                                                                              >180                                                        >180
                                                  hari        180 hari                                       hari         180 hari
                                                                              hari            Total                                       hari            Total
                                                >90 days        >120                                       >90 days         >120
                                                                              days                                                        days
                                                until 120     days until                                   until 120      days until
                                                  days        180 days                                       days         180 days

      a                    b                       c              d               e              f               g            h              i               j

       1      Kredit yang termasuk                 51.802          88.151         9.558        149.510           20.085       29.766         11.054        60.904
              dalam Tagihan yang Telah
              Jatuh Tempo
              Loans included in Past Due
              Claims
       2      Surat Berharga yang                       -               -             -               -               -             -              -               -
              termasuk dalam Tagihan
              yang Telah Jatuh Tempo
              Securities included in Past
              Due Claims
              Total                                51.802          88.151         9.558        149.510           20.085       29.766         11.054        60.904




                                                                            Risiko Kredit
                                                                             Credit Risk

  CRB-A: Pengungkapan Tambahan Terkait Perlakuan terhadap Aset Bermasalah
  CRB-A: Additional Disclosures Regarding Treatment of Non-Performing Assets

  1. Definisi dan Klasifikasi Aset Bermasalah (Non-                                       1. Definition and Classification of Non-Performing Assets
     Performing Assets)
     Dalam kerangka manajemen risiko kredit, Allo Bank                                       Within its loan risk management framework, Allo Bank
     mengklasifikasikan aset keuangan ke dalam kategori                                      classifies financial assets as "Non-Performing" if they meet
     "Bermasalah" atau Non-Performing apabila aset tersebut                                  the criteria for defaulting. The Bank defines a default when a
     memenuhi kriteria default atau gagal bayar. Bank                                        debtor is more than 90 (ninety) days past due on a material
     menetapkan definisi default ketika debitur telah melewati                               credit obligation.
     jatuh tempo pembayaran pokok dan/atau bunga lebih
     dari 90 (sembilan puluh) hari atas kewajiban kredit yang
     material.

           Aset yang dikategorikan sebagai Non-Performing                                    Assets categorized as Non-Performing are classified into
           diklasifikasikan ke dalam Stage 3 (Eksposur yang Mengalami                        Stage 3 (Loan-Impaired Exposures), wherein the provision
           Penurunan Nilai Kredit), di mana pembentukan Cadangan                             for impairment losses (CKPN) is based on the estimated
           Kerugian Penurunan Nilai (CKPN) dilakukan berdasarkan                             expected loan losses over the life of the asset (Lifetime
           estimasi kerugian kredit ekspektasian sepanjang umur aset                         Expected Loan Loss).
           (Lifetime Expected Credit Loss).




                                                                       Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025             PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 261
    Tata Kelola Perusahaan yang Baik
                                                                                                                                                   258
                                                Laporan Keberlanjutan            Laporan Keuangan
    Good Corporate Governance                   Sustainability Report            Financial Statements




2. Kebijakan dan Status Restrukturisasi Kredit                               2. Loan Restructuring Policy and Status
   Kebijakan restrukturisasi kredit Bank mencakup modifikasi                    The Bank's loan restructuring policy includes modifying
   persyaratan kredit, konversi kredit menjadi instrumen lain,                  loan terms, converting loan into other instruments, or
   atau kombinasi keduanya, yang diberikan kepada debitur                       a combination of both. These are granted to debtors
   yang mengalami kesulitan keuangan namun masih memiliki                       experiencing financial difficulties but still with good business
   prospek usaha yang baik. Kerugian yang timbul dari                           prospects. Losses arising from restructuring are recognized
   restrukturisasi diakui apabila nilai tunai penerimaan kas                    if the present value of future cash receipts is less than the
   masa depan lebih kecil dari nilai tercatat kredit sebelum                    carrying amount of the loan before restructuring.
   restrukturisasi.

   Berdasarkan data posisi per 31 Desember 2025,                                 Based on data as of 31 December, 2025, the Bank has
   Bank mencatatkan bahwa tidak terdapat kredit yang                             recorded no restructured loans during the year in either its
   direstrukturisasi pada tahun berjalan, baik untuk segmen                      corporate or retail segments. This indicates that the Bank's
   korporasi maupun ritel. Hal ini mengindikasikan bahwa                         loan portfolio was managed without requiring modifications
   portofolio kredit Bank dikelola tanpa memerlukan modifikasi                   to contractual terms resulting from a significant decline in
   persyaratan kontrak akibat penurunan kemampuan bayar                          debtors' repayment capacity during the reporting period.
   debitur secara signifikan pada periode pelaporan.

3. Kebijakan Penghapusbukuan (Write-Off)                                     3. Write-Off Policy
   Bank menerapkan kebijakan hapus buku (write-off) terhadap                    The Bank implements a write-off policy for loans deemed
   kredit yang dinilai tidak memiliki prospek pemulihan                         to have no realistic prospect of recovery after all collection
   yang realistis setelah seluruh upaya penagihan dilakukan                     efforts have been exhausted or the normal relationship with
   atau hubungan normal dengan debitur telah berakhir.                          the debtor has ended. Write-offs are conducted by debiting
   Penghapusbukuan dilakukan dengan mendebit akun                               the Bank's previously established allowance for impairment
   cadangan kerugian penurunan nilai yang telah dibentuk                        losses account.
   sebelumnya.

   Sepanjang tahun 2025, Bank telah melakukan                                    Throughout 2025, the Bank wrote off Rp376.08 billion in
   penghapusbukuan kredit sebesar Rp376,08 miliar.                               loans. Although the loans have been written off from its
   Meskipun kredit telah dihapusbukukan dari neraca (on-                         balance sheet, the Bank continued to undertake collection
   balance sheet), Bank tetap melakukan upaya penagihan                          and recovery efforts, with the recovery of written-off loans
   dan pemulihan, di mana penerimaan kembali (recovery)                          recorded as an adjustment to the allowance for impairment
   atas kredit yang telah dihapusbukukan akan dicatat                            losses account or other operating income.
   sebagai penyesuaian pada akun cadangan kerugian atau
   pendapatan operasional lainnya.

4. Analisis Eksposur Aset Bermasalah                                         4. Analysis of Non-Performing Asset Exposure
   Mengacu pada data Tabel CRB-A per 31 Desember                                The Bank's total gross carrying value of loans categorized
   2025, total nilai tercatat bruto untuk kredit yang masuk                     as Non-Performing (Substandard, Doubtful, and Loss) was
   dalam kategori Non-Performing (Kualitas Kurang Lancar,                       Rp149.5 billion. This number was taken with reference
   Diragukan, dan Macet) adalah sebesar Rp149,5 miliar.                         to Table CRB-A data as of 31 December, 2025. For
   Terhadap eksposur tersebut, Bank telah membentuk CKPN                        this exposure, the Bank has provided Rp94.2 billion in
   sebesar Rp94,2 miliar.                                                       allowances for impairment losses.




 PT ALLO BANK INDONESIA TBK            2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 262
259                        Performa 2025           Laporan Manajemen            Profil Perusahaan             Analisis dan Pembahasan Manajemen
                           Performance 2025         Management Reports             Company Profile                 Management Discussion and Analysis




                                                                 Risiko Kredit
                                                                   Credit Risk

  CRB-A : Pengungkapan Tambahan Terkait Perlakuan terhadap Aset Bermasalah
  CRB-A: Additional Disclosures Regarding Treatment of Non-Performing Assets




                                                                                       Performing (Kualitas L dan DPK)
                                                                                        Performing (L and DPK Quality)




                                                                          Nilai Tercatat Bruto
                                                                                                                              CKPN
                                                                         Gross Carrying Amount


                                                                                   a                                             b

      1   Surat Berharga                                                                       6.742.969                                                -
          Securities
      2   Kredit                                                                                  8.991.221                                      63.476
          Loans
          a.   Korporasi                                                                       6.733.727                                         10.882
               Corporate
          b.   Ritel                                                                           2.257.494                                         52.594
               Retail
      3   Transaksi Rekening Administratif                                                                -                                             -
          Administrative Account Transactions




                                                                 Risiko Kredit
                                                                   Credit Risk

  CRB-A: Pengungkapan Aset Restrukturisasi Performing dan Non-Performing
  CRB-A: Disclosure of Performing and Non-Performing Restructuring Assets

                                                     Performing (Kualitas L dan DPK)                      Non Performing (Kualitas KL, D, M)
                                                      Performing (L and DPK Quality)                       Non Performing (KL, D, M quality)

                                                Nilai Tercatat Bruto                                 Nilai Tercatat Bruto
                                                   Gross Carrying               CKPN                    Gross Carrying                  CKPN
                                                       Amount                                               Amount

                                                         a                         b                           c                           d

      1   Surat Berharga                                     6.742.969                        -                           -                             -
          Securities
      2   Kredit                                             8.991.221                  63.476                     149.510                       94.252
          Loans
          a.   Korporasi                                     6.733.727                  10.882                            -                             -
               Corporate
          b.   Ritel                                         2.257.494                  52.594                     149.510                       94.252
               Retail
      3   Transaksi Rekening Administratif                           -                        -                           -                             -
          Administrative Account Transactions




                                                               Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025        PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 263
  Tata Kelola Perusahaan yang Baik
                                                                                                                                                      260
                                                 Laporan Keberlanjutan                 Laporan Keuangan
  Good Corporate Governance                      Sustainability Report                 Financial Statements




                                                                         Non Performing

                                                                               Tagihan yang Tidak Mengalami Penurunan Nilai
      Tagihan yang Mengalami                                                        Claims That are Not Impaired in Value
          Penurunan Nilai
   Impairment losses on Receivables                         Memiliki Tunggakan >90 Hari                          Memiliki Tunggakan >90 Hari
                                                              Have >90 Days in Arrears                             Have >90 Days in Arrears

 Nilai Tercatat                                         Nilai Tercatat                                        Nilai Tercatat
     Bruto                                                  Bruto                                                 Bruto
                              CKPN                                                       CKPN                                         CKPN
 Gross Carrying                                         Gross Carrying                                        Gross Carrying
    Amount                                                 Amount                                                Amount

        c                        d                               e                           f                      g                  h

                    -                        -                                 -                         -                     -                  -


              149.510                  94.252                                  -                         -                     -                  -


                    -                        -                                 -                         -                     -                  -


              149.510                  94.252                                  -                         -                     -                  -


                    -                        -                                 -                         -                     -                  -




                  Stage 1                                                    Stage 2                                        Stage 3

 Nilai Tercatat                                         Nilai Tercatat                                        Nilai Tercatat
     Bruto                                                  Bruto                                                 Bruto
                              CKPN                                                       CKPN                                         CKPN
 Gross Carrying                                         Gross Carrying                                        Gross Carrying
    Amount                                                 Amount                                                Amount

        e                        f                               g                           h                      i                   j

                    -                        -                                 -                         -                     -                  -


            8.822.041                  27.220                            169.180                  36.256                149.510              94.252


            6.733.727                  10.882                                  -                         -                     -                  -


            2.088.314                  16.338                            169.180                  36.256                149.510              94.252


                    -                        -                                 -                         -                     -                  -




PT ALLO BANK INDONESIA TBK           2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 264
261                    Performa 2025         Laporan Manajemen            Profil Perusahaan          Analisis dan Pembahasan Manajemen
                      Performance 2025         Management Reports            Company Profile              Management Discussion and Analysis




                                                           Risiko Kredit
                                                              Credit Risk

   CRC: Pengungkapan Kualitatif Terkait Teknik MRK
   CRC: Qualitative Disclosures Related to MRK Techniques

   1. Kebijakan Umum Mitigasi Risiko Kredit                             1. General Loan Risk Mitigation Policy
      Dalam rangka mengelola profil risiko yang sehat, Allo Bank           To maintain a healthy risk profile, Allo Bank implements
      menerapkan teknik Mitigasi Risiko Kredit (MRK) sebagai               various Loan Risk Mitigation (MRK) techniques as an
      bagian integral dari strategi manajemen risiko Bank.                 integral part of its risk management strategy. These MRK
      Penerapan teknik MRK bertujuan untuk meminimalkan                    techniques are designed to minimize potential losses due
      potensi kerugian akibat kegagalan debitur atau pihak lawan           to debtor or counterparty failure to fulfill their obligations,
      (counterparty) dalam memenuhi kewajibannya, serta untuk              as well as to more efficiently calculate Loan Risk Weighted
      perhitungan Aset Tertimbang Menurut Risiko (ATMR) Risiko             Assets (RWA) in accordance with regulatory requirements.
      Kredit yang lebih efisien sesuai ketentuan regulator.

      Kebijakan Bank dalam penggunaan teknik MRK mencakup                   The Bank's policy on its use of MRK techniques includes
      proses identifikasi, pengukuran, pemantauan, dan                      its identification, measurement, monitoring, and control of
      pengendalian terhadap efektivitas agunan atau penjaminan              the effectiveness of collateral or guarantees it has received.
      yang diterima. Bank memastikan bahwa seluruh instrumen                The Bank ensures that all risk mitigation instruments it uses
      mitigasi risiko yang digunakan telah memenuhi aspek                   meet legal requirements for effective execution, all while
      legalitas agar dapat dieksekusi secara efektif, dengan                prioritizing the principle of prudence in their management.
      tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian dalam setiap
      pengelolaannya.

   2. Agunan Finansial yang Diakui (Eligible Financial                  2. Eligible Financial Collateral
      Collateral)
      Bank mengakui agunan finansial sebagai faktor pengurang               The Bank recognizes financial collateral as a deduction in
      dalam perhitungan ATMR Risiko Kredit apabila agunan                   its calculation of Loan Risk RWA if it meets the criteria for
      tersebut memenuhi kriteria sebagai agunan yang                        eligible collateral in accordance with applicable Financial
      diperkenankan (eligible collateral) sesuai dengan peraturan           Services Authority (OJK) regulations.
      Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang berlaku.

      Berdasarkan posisi per 31 Desember 2025, tagihan                      Based on its position as of 31 December, 2025, all
      yang dijamin dengan teknik MRK pada portofolio Bank                   receivables secured by the Bank's MRK technique in its
      bersumber dari kredit dengan jaminan berupa Simpanan                  portfolio originate from loans secured by Time Deposits.
      Berjangka (Deposito). Penggunaan agunan tunai (cash                   The Bank's use of cash collateral in the form of deposits
      collateral) berupa deposito ini memberikan kepastian                  provides high certainty of recovery and adequate liquidity
      pemulihan yang tinggi dan likuiditas yang memadai apabila             in the event of a debtor default.
      terjadi kondisi gagal bayar (default) pada debitur.

   3. Pengelolaan dan Penilaian Instrumen Mitigasi Risiko               3. Management and Assessment of Loan Risk Mitigation
      Kredit                                                               Instruments
      Sebagai bagian dari penerapan prinsip kehati-hatian, Bank            As part of its implementation of prudential principles,
      menetapkan kerangka kerja pengelolaan agunan yang                    the Bank has established a comprehensive collateral
      komprehensif untuk memastikan efektivitas instrumen                  management framework to ensure the effectiveness of its
      Mitigasi Risiko Kredit (MRK). Bank mengelola seluruh jenis           Loan Risk Mitigation (MRK) instruments. The Bank manages
      agunan melalui pendekatan yang terstandarisasi dengan                all types of collateral through a standardized approach by
      fokus pada pilar-pilar sebagai berikut:                              focusing on the following pillars:
      • Aspek Legalitas dan Pengikatan Agunan: Bank                        • Legality and Collateral Binding: The Bank consistently
          senantiasa memastikan bahwa setiap instrumen                          ensures that each risk mitigation instrument has a strong
          mitigasi risiko memiliki dasar hukum yang kuat melalui                legal basis through a valid and complete collateral
          proses pengikatan agunan yang sah dan sempurna. Hal                   binding process. This is done to ensure legal certainty




                                                         Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025     PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 265
    Tata Kelola Perusahaan yang Baik
                                                                                                                                                    262
                                                Laporan Keberlanjutan            Laporan Keuangan
    Good Corporate Governance                   Sustainability Report            Financial Statements




       ini dilakukan untuk menjamin kepastian hukum serta                             and to provide the Bank with priority rights in effectively
       memberikan hak prioritas bagi Bank dalam melakukan                             executing or liquidating assets to recover loan exposure
       eksekusi atau likuidasi aset secara efektif guna                               in the event of a default.
       memulihkan eksposur kredit apabila terjadi kondisi
       wanprestasi.
   •   Pemantauan dan Penilaian Berkelanjutan: Bank                              •    Continuous Monitoring and Assessment: The Bank
       melakukan evaluasi dan pemantauan nilai wajar agunan                           periodically evaluates and monitors the fair value of
       secara berkala untuk memastikan kecukupan rasio                                collateral to ensure the adequacy of the collateral
       penutupan agunan (collateral coverage ratio) sepanjang                         coverage ratio throughout the loan term. The
       masa tenor kredit. Proses penilaian dilakukan dengan                           assessment process is conducted in accordance with
       merujuk pada standar penilaian yang berlaku guna                               applicable valuation standards to mitigate the risk
       memitigasi risiko penurunan nilai aset serta memastikan                        of asset impairment and ensure that risk mitigation
       bahwa mitigasi risiko tetap relevan dengan kondisi                             remains relevant to market conditions.
       pasar.
   •   Integritas Administrasi dan Pengamanan Agunan: Bank                       •    Administrative Integrity and Collateral Security: The
       menerapkan sistem administrasi dan penyimpanan                                 Bank implements a secure and centralized collateral
       dokumen agunan yang aman dan terpusat. Hal ini                                 document administration and storage system. This aims
       bertujuan untuk menjaga integritas aset, mencegah                              to maintain asset integrity, prevent double pledging and
       terjadinya penggunaan ganda (double pledging), serta                           to ensure that the transfer or release of collateral rights
       memastikan bahwa pengalihan atau pelepasan hak                                 can only be carried out through strict authorization
       atas agunan hanya dapat dilakukan melalui prosedur                             procedures in accordance with the Bank's internal
       otorisasi yang ketat sesuai dengan kebijakan internal                          policies.
       Bank.

4. Analisis Konsentrasi Risiko Kredit Terkait Mitigasi Risiko                4. Analysis of Loan Risk Concentration Related to Loan
   Kredit (MRK)                                                                 Risk Mitigation (MRK)
   Dalam mengelola konsentrasi risiko kredit, Bank                              In managing loan risk concentration, the Bank consistently
   senantiasa mengedepankan prinsip kehati-hatian dengan                        prioritizes the principle of prudence by focusing on its use
   memprioritaskan penggunaan instrumen Mitigasi Risiko                         of Loan Risk Mitigation (MRK) instruments that meet the
   Kredit (MRK) yang memenuhi kriteria aset berkualitas tinggi                  criteria for high-quality assets and have adequate liquidity.
   serta memiliki daya likuiditas yang memadai.

   Bank menilai bahwa risiko konsentrasi terhadap pihak                          The Bank has assessed that its concentration risk to
   lawan mitigasi (counterparty risk) berada pada tingkat yang                   counterparty mitigation is minimal. This is because its risk
   sangat minimal. Hal ini dikarenakan mitigasi risiko tidak                     mitigation does not rely on third-party guarantees, but
   bergantung pada penjaminan pihak ketiga, melainkan pada                       rather on cash collateral held entirely by the Bank.
   agunan kas yang dikuasai sepenuhnya oleh Bank.

   Strategi ini merupakan bagian integral dari kebijakan                         This strategy serves as an integral part of the Bank's
   manajemen risiko Bank yang komprehensif. Melalui                              comprehensive risk management policy. Through a
   pendekatan yang terukur, Bank berkomitmen untuk                               measured approach, the Bank is committed to maintaining
   menjaga stabilitas portofolio kredit serta memastikan                         loan portfolio stability and ensuring sustainable business
   pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan melalui penguatan                       growth by strengthening its risk mitigation structure.
   struktur mitigasi risiko.




 PT ALLO BANK INDONESIA TBK            2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 266
263                         Performa 2025            Laporan Manajemen                  Profil Perusahaan         Analisis dan Pembahasan Manajemen
                            Performance 2025             Management Reports                 Company Profile             Management Discussion and Analysis




                                                                     Risiko Kredit
                                                                        Credit Risk

  Pengungkapan Kuantitatif Terkait Teknik MRK (CR3)
  Quantitative Disclosures Related to MRK Techniques (CR3)


  Bank Secara Individu
  Bank Individually

                                                                                                                   Tagihan yang
                                                                                                                  Dijamin dengan
                                               Tagihan yang
                                                                                                                       Garansi,
                                               Tidak Dijamin         Tagihan yang                                                         Tagihan yang
                                                                                              Tagihan yang          Penjaminan
                                               dengan Teknik        Dijamin dengan                                                       Dijamin dengan
                                                                                             Dijamin dengan           dan/atau
                                                    MRK               Teknik MRK                                                         Derivatif Kredit
                                                                                                 Agunan           Asuransi Kredit
                                                   Claims               Claims                                                           Claims Secured
                                                                                             Claims Secured       Claims Secured
                                               Unguaranteed         Guaranteed with                                                          by Credit
                                                                                               by Collateral       by Guarantee,
                                                  with MRK          MRK Techniques                                                          Derivatives
                                                                                                                     Guarantee
                                                 Techniques
                                                                                                                   and/or Credit
                                                                                                                      Insurance

                                                     a                        b                        c                  d                       e

                                                                                                                     dalam jutaan Rupiah | In million Rupiah
      1    Kredit                                   8.480.308                     341.733             6.983.908                     -
           Loans
      2    Surat Berharga                            6.694.544                          -                     -                     -
           Securities
      3    Total                                     15.174.853                   341.733             6.983.908                     -

      4    Kredit dan Surat Berharga                     318.690                        -                     -                     -
           yang Telah Jatuh Tempo
           Maturity Loans and Securities


                                                                   Pengungkapan Tambahan
                                                                     Additional Disclosure

      Tagihan yang dijamin dengan Teknik MRK dikontribusi oleh kredit dengan jaminan Simpanan Berjangka (Deposito)
      Bills guaranteed by the MRK technique are contributed by credit with Term Deposit collateral.




                                                                   Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025         PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 267
    Tata Kelola Perusahaan yang Baik
                                                                                                                                                    264
                                                Laporan Keberlanjutan             Laporan Keuangan
    Good Corporate Governance                   Sustainability Report             Financial Statements




                                                                   Risiko Kredit
                                                                        Credit Risk

CRD: Pengungkapan Penggunakan Peringkat Kredit Eksternal
CRD: Disclosure of Use of External Credit Ratings

1. Kebijakan Penggunaan Peringkat Kredit Eksternal                             1. External Loan Rating Policy
   Dalam rangka perhitungan Aset Tertimbang Menurut Risiko                        To calculate Risk-Weighted Assets (RWA) for any Loan Risks
   (ATMR) untuk Risiko Kredit dengan Pendekatan Standar,                          using a Standardized Approach, Allo Bank uses ratings
   Allo Bank menggunakan peringkat yang diterbitkan oleh                          issued by recognized External Loan Assessment Institutions
   Lembaga Pemeringkat Eksternal (External Credit Assessment                      (ECAI) registered with the Financial Services Authority
   Institutions/ECAI) yang telah diakui dan terdaftar di Otoritas                 (OJK).
   Jasa Keuangan (OJK).

   Penggunaan peringkat kredit eksternal ini bertujuan                             The use of these external loan ratings is designed to assign
   untuk menetapkan bobot risiko yang akurat dan objektif                          accurate and objective risk weights to the Bank's productive
   terhadap aset-aset produktif Bank, serta sebagai salah satu                     assets and serves as a key parameter in loan risk analysis,
   parameter utama dalam analisis risiko kredit, khususnya                         particularly for its treasury portfolio and placements with
   untuk portofolio treasury dan penempatan dana pada pihak                        third parties.
   ketiga.

2. Lembaga Pemeringkat yang Digunakan                                          2. Rating Agencies Used
   Berdasarkan aktivitas bisnis dan portofolio surat berharga                     In accordance with its business activities and securities
   yang dimiliki, Bank menggunakan peringkat yang diterbitkan                     portfolio, the Bank uses ratings issued by the following
   oleh lembaga pemeringkat domestik yang kredibel, yaitu:                        credible domestic rating agencies:
   • PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo)                                      • PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo)
       Pefindo juga merupakan lembaga yang memberikan                                 Pefindo also provides a corporate rating for Allo Bank.
       peringkat korporasi bagi Allo Bank dengan peringkat                            It has bestowed the Bank with an "idA" (Single A) rating
       "idA" (Single A) dengan prospek Stabil (Stable), yang                          with a Stable outlook, reflecting the Bank's strong ability
       mencerminkan kemampuan Bank yang kuat dalam                                    to meet its long-term financial commitments.
       memenuhi komitmen keuangan jangka panjangnya.

3. Jenis Eksposur yang Menggunakan Peringkat Eksternal                         3. Types of Exposures Using External Ratings
   Peringkat kredit eksternal digunakan untuk penilaian risiko                    External loan ratings are used to assess risk for the following
   pada jenis-jenis eksposur sebagai berikut:                                     types of exposures:
   • Eksposur Surat Berharga: Digunakan untuk menilai                             • Securities Exposure: Used to assess the loanworthiness
       kelayakan kredit penerbit surat utang (obligasi) yang                          of debt securities (bonds) issuers within the Bank's
       berada dalam portofolio investasi Bank, baik yang                              investment portfolio, whether classified as Fair Value
       diklasifikasikan sebagai Fair Value through Other                              through Other Comprehensive Income (FVOCI) or
       Comprehensive Income (FVOCI) maupun biaya                                      at amortized cost. Information from external loan
       perolehan diamortisasi. Informasi dari penilai kredit                          assessors is used to mitigate risks in treasury products.
       eksternal digunakan untuk memitigasi risiko pada
       produk-produk treasury.
   • Eksposur kepada Bank dan Korporasi: Digunakan                                 •   Exposures to Banks and Corporations: Used to
       untuk penentuan bobot risiko pada tagihan kepada                                determine the risk weighting of receivables from other
       bank lain atau korporasi yang memiliki peringkat, guna                          banks or corporations with ratings. This is done to
       memastikan perhitungan ATMR Risiko Kredit yang                                  ensure that the calculation of Loan Risk Risk Weighted
       sesuai dengan profil risiko counterparty.                                       Assets (RWA) are appropriate to the counterparty's risk
                                                                                       profile.




  PT ALLO BANK INDONESIA TBK           2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 268
265                      Performa 2025               Laporan Manajemen               Profil Perusahaan        Analisis dan Pembahasan Manajemen
                        Performance 2025                Management Reports              Company Profile            Management Discussion and Analysis




                                                                     Risiko Kredit
                                                                       Credit Risk

  Pengungkapan Eksposur Risiko Kredit dan Dampak Teknik MRK (CR4)
  Disclosure of Credit Risk Exposure and Impact of MRK Techniques (CR4)


  Bank Secara Individu
  Bank Individually




                                                                      Kategori Portfolio
                                                                      Portfolio Category




      1   Tagihan kepada Pemerintah
          Claims on Sovereign
      2   Tagihan kepada Entitas Sektor Publik
          Claims on Public Sector Entity
      3   Tagihan kepada Bank Pembangunan Multilateral dan Lembaga Internasional
          Claims on Multilateral Development Banks and International Institutions
      4   Tagihan kepada Bank
          Claims on Banks
          Tagihan kepada Perusahaan Efek dan Lembaga Jasa Keuangan Lain
          Claims to Securities Companies and Other Financial Services Institutions
      5   Tagihan berupa Covered Bond
          Covered Bond Claims
      6   Tagihan kepada Korporasi - Eksposur Korporasi Umum
          Claims on Corporations - General Corporate Exposure
          Tagihan kepada perusahaan efek dan lembaga jasa keuangan lain
          Claims to securities companies and other financial services institutions
          Eksposur Pembiayaan Khusus
          Special Financing Exposure
      7   Tagihan berupa Surat Berharga/Piutang Subordinasi, Ekuitas, dan Instrumen Modal Lainnya
          Claims in the form of Securities/Subordinated Receivables, Equity and Other Capital Instruments
      8   Tagihan kepada Usaha Mikro, Usaha Kecil, dan Portofolio Ritel
          Claims on Micro, Small, and Retail Portfolios




                                                                  Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025     PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 269
  Tata Kelola Perusahaan yang Baik
                                                                                                                                                        266
                                                 Laporan Keberlanjutan             Laporan Keuangan
  Good Corporate Governance                      Sustainability Report             Financial Statements




Tagihan Bersih Sebelum Penerapan FKK                  Tagihan Bersih Setelah penerapan FKK
           dan Teknik MRK                                         dan Teknik MRK                          ATMR dan Rata-Rata Bobot Risiko
Net Claims Before Implementation of FKK                Net Claims After implementing FKK and                ATMR and Average Risk Weight
         and MRK Techniques                                       MRK Techniques

 Laporan Posisi                                        Laporan Posisi                                                          Rata-Rata Bobot
   Keuangan                                              Keuangan                                                                   Risiko
                               TRA                                                     TRA                  ATMR
Financial Position                                    Financial Position                                                        Average Weight
    Statement                                             Statement                                                              Risk (e/(c+d)

        a                        b                               c                       d                     e                         f

                                                                                                              dalam jutaan Rupiah | In million Rupiah
            7.271.988                        -                       7.271.988                       -                     -                   0,0%


                     -                       -                                 -                     -                     -                   0,0%


                     -                       -                                 -                     -                     -                        -


             612.022                         -                           612.022                     -              122.404                   20,0%


                     -                       -                                 -                     -                     -                   0,0%


                     -                       -                                 -                     -                     -                        -


            6.751.681                2.898.022                       6.731.308               289.802               6.731.308                  95,9%


                                                                               -                     -                     -                        -


                     -                       -                                 -                     -                     -                   0,0%


              48.839                         -                           48.839                      -               73.259                  150,0%


            2.102.260                3.755.683                       1.851.836               375.568               1.388.877                  62,4%




PT ALLO BANK INDONESIA TBK           2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 270
267                       Performa 2025            Laporan Manajemen              Profil Perusahaan           Analisis dan Pembahasan Manajemen
                          Performance 2025           Management Reports              Company Profile                Management Discussion and Analysis




                                                                  Kategori Portfolio
                                                                  Portfolio Category




      9    Kredit Beragun Properti
           Loans Secured by Property
           Kredit Beragun Properti Rumah Tinggal yang Pembayarannya Tidak Bergantung Secara Material pada Arus Kas Properti
           Residential Property-Backaged Loans whose Payments Are Not Materially Dependent on Property Cash Flow
           Kredit Beragun Properti Rumah Tinggal yang Pembayarannya Bergantung Secara Material pada Arus Kas Properti
           Residential Property-Backaged Loans whose Payments Depend Materially on the Property's Cash Flows
           Kredit Beragun Properti Komersial yang Pembayarannya Tidak Bergantung Secara Material pada Arus Kas Properti
           Commercial Property-Backed Loans Where Payments Are Not Materially Dependent on Property Cash Flows
           Kredit Beragun Properti Komersial yang Pembayarannya Bergantung Secara Material pada Arus Kas Properti
           Commercial Property-Backed Loans Where Payments Depend Materially on the Property's Cash Flows
           Kredit untuk Pengadaan Tanah, Pengolahan Tanah, dan Konstruksi
           Land Acquisition, Land Processing and Construction Loans
      10   Aset Lainnya
           Other Assets
      11   Tagihan yang Telah Jatuh Tempo
           Past Due Claims
      12   Kredit Pegawai Pensiun
           Employee Loan/Pension
      13   Total




                                                               Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025         PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 271
     Tata Kelola Perusahaan yang Baik
                                                                                                                                                                  268
                                                     Laporan Keberlanjutan             Laporan Keuangan
     Good Corporate Governance                       Sustainability Report             Financial Statements




Tagihan Bersih Sebelum Penerapan FKK                      Tagihan Bersih Setelah penerapan FKK
           dan Teknik MRK                                             dan Teknik MRK                           ATMR dan Rata-Rata Bobot Risiko
Net Claims Before Implementation of FKK                    Net Claims After implementing FKK and                 ATMR and Average Risk Weight
         and MRK Techniques                                           MRK Techniques

  Laporan Posisi                                           Laporan Posisi                                                              Rata-Rata Bobot
    Keuangan                                                 Keuangan                                                                       Risiko
                                    TRA                                                    TRA                     ATMR
 Financial Position                                       Financial Position                                                            Average Weight
     Statement                                                Statement                                                                  Risk (e/(c+d)

           a                         b                               c                       d                        e                          f

                                                                                                                     dalam jutaan Rupiah | In million Rupiah
                      -                          -                                 -                     -                       -                            -


                      -                          -                                 -                     -                       -                     0,0%


                      -                          -                                 -                     -                       -                     0,0%


                      -                          -                                 -                     -                       -                     0,0%


                      -                          -                                 -                     -                       -                     0,0%


                      -                          -                                 -                     -                       -                     0,0%


               402.959                           -                       402.959                         -                400.387                     99,4%


                188.182                          -                           188.182                     -                 214.212                    113,8%


                      -                          -                                 -                     -                       -                     0,0%


             17.377.930                  6.653.705                       17.107.134              665.371               8.930.448                      50,2%



                                                                     Pengungkapan Tambahan
                                                                       Additional Disclosure

1.   Dalam perhitungan CKPN Bank berpedoman pada PSAK 71 dimana Bank menggunakan faktor kuantitatif termasuk penentuan status berdasarkan
     hari tunggakan dan informasi kualitatif lainnya yang bisa mengindikasikan telah terjadi peningkatan risiko kredit signifikan dan gagal bayar (default)
2.   Dalam pengenaan FKK, Bank berpedoman pada ketentuan Perhitungan ATMR untuk Risiko Kredit dengan Pendekatan Standar Bagi Bank Umum
3.   Pengenaan MRK pada perhitungan Bank berasal dari Agunan yang menjadi faktor pengurang tagihan bersih pada Laporan Posisi Keuangan
1.   In calculating CKPN, the Bank is guided by PSAK 71 where the Bank uses quantitative factors including determining status based on days of arrears
     and other qualitative information which can indicate that there has been a significant increase in credit risk and default
2.   In imposing FKK, the Bank is guided by the provisions for calculating RWA for Credit Risk using the Standard Approach for Commercial Banks
3.   The imposition of MRK in the Bank's calculations comes from Collateral which is a factor reducing net claims in the Statement of Financial Position




PT ALLO BANK INDONESIA TBK               2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 272
269                       Performa 2025                 Laporan Manajemen                      Profil Perusahaan                   Analisis dan Pembahasan Manajemen
                         Performance 2025                  Management Reports                     Company Profile                      Management Discussion and Analysis




                                                                         Risiko Kredit
                                                                              Credit Risk

   Pengungkapan Eksposur berdasarkan Kelas Aset dan Bobot Risiko (CR5)
   Exposure Disclosure by Asset Class and Risk Weight (CR5)


   Bank Secara Individu
   Bank Individually

                                                                                                                                                        Tagihan Bersih
                                                                                                                                                       Setelah FKK dan
            Kategori Portfolio                                                                                                          Lainnya           Teknik MRK
                                                0%               20%               50%                100%                  150%
            Portfolio Category                                                                                                           Others        Net Claims After
                                                                                                                                                         FKK and MRK
                                                                                                                                                           Techniques

      1   Tagihan Kepada Pemerintah            7.271.988                 -                 -                   -                   -              -               7.271.988
          Receivables on Sovereign


                                                                                                                                                        Tagihan Bersih
                                                                                                                                                       Setelah FKK dan
            Kategori Portfolio                                                                                                          Lainnya           Teknik MRK
                                                    20%                 50%                    100%                        150%
            Portfolio Category                                                                                                           Others        Net Claims After
                                                                                                                                                         FKK and MRK
                                                                                                                                                           Techniques

      2   Tagihan kepada Entitas Sektor                      -                     -                      -                        -              -               7.271.988
          Publik
          Receivables on Public Sector
          Entity


                                                                                                                                                        Tagihan Bersih
                                                                                                                                                       Setelah FKK dan
            Kategori Portfolio                                                                                                          Lainnya           Teknik MRK
                                               0%            20%             30%           50%            100%              150%
            Portfolio Category                                                                                                           Others        Net Claims After
                                                                                                                                                         FKK and MRK
                                                                                                                                                           Techniques

      3   Tagihan kepada Bank               7.271.988              -                              -                -               -              -               7.271.988
          Pembangunan Multilateral dan
          Lembaga Internasional
          Claims on Multilateral
          Development Banks an
          International Institutions


                                                                                                                                                        Tagihan Bersih
                                                                                                                                                       Setelah FKK dan
          Kategori Portfolio                                                                                                            Lainnya           Teknik MRK
                                          20%         30%          40%          50%             75%           100%           150%
          Portfolio Category                                                                                                             Others        Net Claims After
                                                                                                                                                         FKK and MRK
                                                                                                                                                           Techniques

      4   Tagihan kepada Bank             612.022            -            -            -              -                -           -              -                 612.022
          Claims on Banks
          Tagihan kepada                        -            -            -            -              -                -           -              -                         -
          Perusahaan Efek dan
          Lembaga Jasa Keuangan
          Lain
          Claims to Securities
          Companies and Other
          Financial Services
          Institutions




                                                                       Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025                    PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 273
     Tata Kelola Perusahaan yang Baik
                                                                                                                                                                             270
                                                       Laporan Keberlanjutan                    Laporan Keuangan
     Good Corporate Governance                         Sustainability Report                    Financial Statements




                                                                                                                                                         Tagihan Bersih
                                                                                                                                                        Setelah FKK dan
      Kategori Portfolio                                                                                                                  Lainnya          Teknik MRK
                                       10%             15%            20%         25%           35%         50%                100%
      Portfolio Category                                                                                                                   Others       Net Claims After
                                                                                                                                                          FKK and MRK
                                                                                                                                                            Techniques

5     Tagihan berupa Covered                  -                 -            -           -            -              -            -                 -                   -
      Bond
      Covered Bond Claims


                                                                                                                                                         Tagihan Bersih
                                                                                                                                                        Setelah FKK dan
    Kategori Portfolio                                                                                                                    Lainnya          Teknik MRK
                                 20%    50%            65%           75%         80%     85%         100%           130% 150%
    Portfolio Category                                                                                                                     Others       Net Claims After
                                                                                                                                                          FKK and MRK
                                                                                                                                                            Techniques

6     Tagihan kepada               -              -             -        -         -            -   6.751.681              -          -             -            7.021.110
      Korporasi Umum
      Claims on General
      Corporations
      Tagihan kepada               -              -             -        -                      -           -                         -             -                   -
      Perusahaan Efek
      dan Lembaga Jasa
      Keuangan Lain
      Claims to Securities
      Companies and
      Other Financial
      Services Institutions
      Eksposur                     -              -                      -         -                        -              -          -             -                   -
      Pembiayaan Khusus
      Special Financing
      Exposure


                                                                                                                                                         Tagihan Bersih
                                                                                                                                                        Setelah FKK dan
        Kategori Portfolio                                                                                                                Lainnya          Teknik MRK
                                              75%                   100%           150%              250%                  400%
        Portfolio Category                                                                                                                 Others       Net Claims After
                                                                                                                                                          FKK and MRK
                                                                                                                                                            Techniques

7     Tagihan berupa Surat                              -                    -         48.839                   -                 -                 -             48.839
      Berharga/Piutang Subordinasi,
      Ekuitas, dan Instrumen Modal
      Lainnya
      Claims in the form of
      Securities/Subordinated
      Receivables, Equity and Other
      Capital Instruments


                                                                                                                                                         Tagihan Bersih
                                                                                                                                                        Setelah FKK dan
      Kategori Portfolio                                                                                                                  Lainnya          Teknik MRK
                                   45%                67,5%          75%          85%           100%        112,5%             150%
      Portfolio Category                                                                                                                   Others       Net Claims After
                                                                                                                                                          FKK and MRK
                                                                                                                                                            Techniques

8     Tagihan kepada Usaha                -                 -       1.851.836            -      250.423                -          -                 -           2.227.405
      Mikro, Usaha Kecil, dan
      Portofolio Ritel
      Claims on Micro
      Businesses, Small
      Businesses, and Retail
      Portfolios




PT ALLO BANK INDONESIA TBK              2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 274
271                       Performa 2025              Laporan Manajemen            Profil Perusahaan          Analisis dan Pembahasan Manajemen
                         Performance 2025              Management Reports            Company Profile                 Management Discussion and Analysis




                  Kategori Portfolio
                                                           0%          20%        25%         30%          35%         40%           45%          50%
                  Portfolio Category

      9   Kredit Beragun Properti
          Property Mortgage Loans
          Kredit Beragun Properti Rumah Tinggal yang            -            -          -              -         -            -             -             -
          Pembayarannya Tidak Bergantung Secara
          Material pada Arus Kas Properti
          Residential Property-Backaged Loans whose
          Payments Are Not Materially Dependent on
          Property Cash Flow
              tanpa pendekatan pembagian kredit                 -            -          -              -         -            -             -             -
              without a loan sharing approach
              dengan menggunakan pendekatan                                  -
              pembagian kredit (dijamin)
              using a loan sharing approach
              (guaranteed)
              dengan menggunakan pendekatan                     -            -                         -                      -                           -
              pembagian kredit (dijamin)
              using a loan sharing approach
              (guaranteed)
          Kredit Beragun Properti Rumah Tinggal yang                                                   -         -                          -
          Pembayarannya Bergantung Secara Material
          pada Arus Kas Properti
          Residential Property-Backaged Loans
          whose Payments Depend Materially on the
          Property's Cash Flows
          Kredit Beragun Properti Komersial yang                -            -                         -                      -                           -
          Pembayarannya Tidak Bergantung Secara
          Material pada Arus Kas Properti
          Commercial Property-Backed Loans Whose
          Payments Are Not Materially Dependent on
          Property Cash Flows
              tanpa pendekatan pembagian kredit                 -            -                         -                      -                           -

              dengan menggunakan pendekatan
              pembagian kredit (dijamin)
              dengan menggunakan pendekatan                     -            -                         -                      -                           -
              pembagian kredit (dijamin)
          Kredit Beragun Properti Komersial yang
          Pembayarannya Bergantung Secara Material
          pada Arus Kas Properti
          Commercial Property-Backed Loans
          Whose Payments Depend Materially on the
          Property's Cash Flows
          Kredit untuk Pengadaan Tanah, Pengolahan
          Tanah, dan Konstruksi
           Land Acquisition, Land Processing and
          Construction Loans




                                                                 Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025        PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 275
  Tata Kelola Perusahaan yang Baik
                                                                                                                                                 272
                                              Laporan Keberlanjutan            Laporan Keuangan
  Good Corporate Governance                   Sustainability Report            Financial Statements




                                                                                                                            Tagihan Bersih
60%       65%         70%         75%       85%         90%           100%   105%       110%          150%   Lainnya       Setelah FKK dan
                                                                                                                              Teknik MR

                                                                                                                                             -


     -          -             -         -         -             -        -          -                    -             -                     -




     -          -             -         -         -             -        -          -                    -             -                     -


                                                                                                                       -                     -




                -                       -         -                      -                               -             -                     -




     -                                  -                                           -                    -             -                     -




     -          -                       -         -                      -                               -             -                     -




     -                                                                                                                 -                     -

     -                                                                                                                 -                     -


                -                       -         -                      -                               -             -                     -


                              -                                 -                              -         -             -                     -




                                                                         -                               -             -                     -




PT ALLO BANK INDONESIA TBK           2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 276
273                           Performa 2025               Laporan Manajemen                    Profil Perusahaan            Analisis dan Pembahasan Manajemen
                             Performance 2025                 Management Reports                  Company Profile                Management Discussion and Analysis




                                                                                                                                                  Tagihan Bersih
                                                                                                                                                 Setelah FKK dan
              Kategori Portfolio                                                                                                 Lainnya            Teknik MRK
                                                        50%                          100%                        150%
              Portfolio Category                                                                                                  Others         Net Claims After
                                                                                                                                                   FKK and MRK
                                                                                                                                                     Techniques

      10    Tagihan yang telah jatuh                                    -                   136.122                  52.060                -                   188.182
            tempo
            Past Due Claims


                                                                                                                                                  Tagihan Bersih
                                                                                                                                                 Setelah FKK dan
              Kategori Portfolio                                                                                                 Lainnya            Teknik MRK
                                                   0%              20%               100%             150%          1250%
              Portfolio Category                                                                                                  Others         Net Claims After
                                                                                                                                                   FKK and MRK
                                                                                                                                                     Techniques

      11    Aset Lainnya                              2.572                   -      400.387                 -              -              -                 402.959
            Other Assets


                                                                                                                                                  Tagihan Bersih
                                                                                                                                                 Setelah FKK dan
              Kategori Portfolio                                                                                                 Lainnya            Teknik MRK
                                                        50%                          100%                        150%
              Portfolio Category                                                                                                  Others         Net Claims After
                                                                                                                                                   FKK and MRK
                                                                                                                                                     Techniques

      12    Kredit Pegawai Pensiun                                      -                         -                         -              -                          -
            Employee Loan/Pension


                                                                                                                                              Tagihan Bersih
                                            Tagihan Bersih                    Tagihan Bersih TRA
                                                                                                                                           (Setelah pengenaan
                                             Laporan Posisi                  (sebelum pengenaan
                 Bobot Risiko                                                                                    Rata-Rata FKK            FKK dan Teknik MRK"
      No                                       Keuangan                               FKK)
                  Weight Risk                                                                                     Average FKK                Net Claims (After
                                         Net Claims Statement               "TRA Net Claims (before
                                                                                                                                          imposition of FKK and
                                          of Financial Position                imposition of FKK)"
                                                                                                                                             MRK Technique"

       1      <40%                                        7.884.010                                   -                             -                       7.884.010

       2      40%-70%                                     2.102.260                         3.755.683                           10,0%                       1.851.836

       3      75%                                                   -                                 -                             -                                 -

       4      80%                                                   -                                 -                             -                                 -

       5      85%                                                   -                                 -                             -                                 -

       6      90%-100%                                    7.154.639                         2.898.022                           10,0%                        7.134.267

       7      105%-130%                                       188.182                                 -                             -                          188.182

       8      150%                                            48.839                                  -                             -                          48.839

       9      250%                                                  -                                 -                             -                                 -

      10      400%                                                  -                                 -                             -                                 -

       11     1250%                                                 -                                 -                             -                                 -

      12      Total Tagihan Bersih                       17.377.930                         6.653.705                           10,0%                        17.107.134



                                                                            Pengungkapan Tambahan
                                                                              Additional Disclosure

      1.    Dalam perhitungan CKPN Bank berpedoman pada PSAK 71 dimana Bank menggunakan faktor kuantitatif termasuk penentuan status berdasarkan
            hari tunggakan dan informasi kualitatif lainnya yang bisa mengindikasikan telah terjadi peningkatan risiko kredit signifikan dan gagal bayar (default)
      2.    Dalam pengenaan FKK, Bank berpedoman pada ketentuan Perhitungan ATMR untuk Risiko Kredit dengan Pendekatan Standar Bagi Bank Umum
      3.    Pengenaan MRK pada perhitungan Bank berasal dari Agunan yang menjadi faktor pengurang tagihan bersih pada Laporan Posisi Keuangan
      1.    In calculating CKPN, the Bank is guided by PSAK 71, where the Bank uses quantitative factors including determining status based on days of arrears
            and other qualitative information which could indicate that there has been a significant increase in credit risk and default
      2.    In imposing FKK, the Bank is guided by the provisions for calculating RWA for Credit Risk using the Standard Approach for Commercial Banks
      3.    The imposition of MRK in the Bank's calculations comes from Collateral which is a factor reducing net claims in the Statement of Financial Position




                                                                            Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025         PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 277
      Tata Kelola Perusahaan yang Baik
                                                                                                                                                         274
                                                  Laporan Keberlanjutan              Laporan Keuangan
      Good Corporate Governance                   Sustainability Report              Financial Statements




                                                                     Risiko Kredit
                                                                          Credit Risk

Tabel 21: Pengungkapan Kualitatif Mengenai Counterparty Credit Risk
Table 21: Qualitative Disclosures Regarding Counterparty Credit Risk

Pengelolaan Risiko Kredit Pihak Lawan (Counterparty Credit                       Counterparty Loan Risk Management
Risk)
Bank menerapkan kerangka pengelolaan Risiko Kredit Pihak                         The Bank implements a comprehensive Credit Loan Risk
Lawan (Counterparty Credit Risk) secara komprehensif sebagai                     management framework as part of its integrated market and
bagian dari manajemen risiko pasar dan likuiditas yang                           liquidity risk management. Currently, the Bank's Credit Loan
terintegrasi. Saat ini, eksposur CCR Bank utamanya bersumber                     Risk exposure primarily originates from derivative instruments in
dari instrumen derivatif dalam portofolio tagihan antarbank.                     its interbank receivables portfolio. To ensure a stable risk profile,
Guna memastikan stabilitas profil risiko, Bank melakukan                         the Bank hhas implemented the following control measures:
langkah-langkah pengendalian sebagai berikut:
• Pemantauan Eksposur Berkala: Bank melakukan evaluasi                           •   Regular Exposure Monitoring: The Bank continuously
     dan pemantauan atas eksposur pihak lawan secara                                 evaluates and monitors counterparty exposures during each
     berkesinambungan pada setiap periode pelaporan untuk                            reporting period to ensure its compliance with established
     memastikan kepatuhan terhadap batasan (limit) risiko yang                       risk limits.
     ditetapkan.
• Pengukuran Risiko Proaktif: Dalam mengantisipasi fluktuasi                     •   Proactive Risk Measurement: To anticipate market
     pasar, Bank melakukan pengukuran dalam perhitungan                              fluctuations, the Bank measures its Potential Future
     Potential Future Exposure (PFE). Langkah ini bertujuan                          Exposure (PFE). This measure aims to project the maximum
     untuk memproyeksikan potensi eksposur kredit maksimal di                        potential future loan exposure over the life of its instrument
     masa depan selama masa kontrak instrumen berlangsung.                           contract.
• Mitigasi Risiko Terintegrasi: Melalui pendekatan ini, Bank                     •   Integrated Risk Mitigation: Through this approach, the Bank
     memastikan bahwa setiap potensi kegagalan pihak lawan                           ensures that any potential counterparty default is mitigated
     telah dimitigasi dengan pencadangan modal yang memadai                          by maintaining adequate capital reserves and selecting
     dan pemilihan rekanan (counterparty) yang memiliki                              highly credible counterparties. This is done to maintain the
     kredibilitas tinggi, guna menjaga ketahanan finansial Bank                      Bank's overall financial resilience.
     secara menyeluruh.




                                                                     Risiko Kredit
                                                                          Credit Risk

Tabel 22: Analisis Eksposur Counterparty Credit Risk
Table 22: Counterparty Credit Risk Exposure Analysis

                                                                                     31 Desember 2025

                                                                                              Alpha digunakan
                                                        Potential                            untuk perhitungan
                                                                                                                       Tagihan
                                      Replacement        future                                regulatory EAD
                                                                              EEPE                                      Bersih            ATMR
                                       cost (RC)        exposure                              Alpha is used for
                                                                                                                      Net Claims
                                                          (PFE)                                regulatory EAD
                                                                                                 calculations

  1     SA-CCR (untuk derivatif)             6.747                  44                                         1,4           9.507             1.901
        SA-CCR (for derivatives)
  2     Metode Internal Model                                                                                                  N/A               N/A
        (untuk derivatif dan SFT)
        Internal Model Method
        (for derivatives and SFT)
 3      Pendekatan sederhana                                                                                                   N/A               N/A
        untuk mitigasi risiko
        kredit (untuk SFT)
        A simple approach to
        credit risk mitigation (for
        SFT)




 PT ALLO BANK INDONESIA TBK              2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 278
275                            Performa 2025              Laporan Manajemen                Profil Perusahaan               Analisis dan Pembahasan Manajemen
                              Performance 2025             Management Reports                 Company Profile                   Management Discussion and Analysis




                                                                                           31 Desember 2025

                                                                                                    Alpha digunakan
                                                             Potential                             untuk perhitungan
                                                                                                                                    Tagihan
                                          Replacement         future                                 regulatory EAD
                                                                                 EEPE                                                Bersih               ATMR
                                           cost (RC)         exposure                               Alpha is used for
                                                                                                                                   Net Claims
                                                               (PFE)                                 regulatory EAD
                                                                                                       calculations
      4       Pendekatan                                                                                                                        -                    -
              komprehensif untuk
              mitigasi risiko kredit
              (untuk SFT)
              Comprehensive
              approach to credit risk
              mitigation (for SFT)
      5       VaR untuk SFT                                                                                                                  N/A                 N/A
              VaR for SFT
      Total                                                                                                                                                     1.901


                                                                         Analisis Kualitatif
                                                                         Qualitative Analysis

      Eksposur Counterparty Credit Risk Desember 2025 terdiri dari tagihan Derivatif yang berasal dari Tagihan pada Bank
      Counterparty Credit Risk Exposure December 2025 consists of Derivative receivables originating from Receivables on Banks




                                                                       Risiko Kredit
                                                                          Credit Risk

  Tabel 24: Eksposur Counterparty Credit Risk Berdasarkan Kategori Portfolio dan Bobot Risiko
  Table 24: Counterparty Credit Risk Exposure Based on Portfolio Category and Risk Weight

                                                                                            31 Desember 2025

                                                                                                                                                           Total
              Kategori Portofolio
                                                                                                                                                         Tagihan
               Portfolio Category                                                                                                        Lainnya
                                                 0%        10%       20%         50%            75%             100%        150%                          Bersih
                                                                                                                                          Others
                                                                                                                                                         Total Net
                                                                                                                                                          Claims

                                                                                                                             dalam jutaan Rupiah | In million Rupiah

      Tagihan kepada Pemerintah             7.271.988            -         -           -              -                -           -                -      7.271.988
      Claims on Sovereign
      Tagihan kepada Entitas Sektor                   -          -         -           -              -                -           -                -                -
      Publik
      Claims on Public Sector Entity
      Tagihan kepada Bank                             -          -         -           -              -                -           -                -                -
      Pembangunan Multilateral dan
      Lembaga Internasional
      Claims on Multilateral
      Development Banks and
      International Institutions
      Tagihan kepada Bank                             -          -   612.022           -              -                -           -                -        612.022
      Claims on Banks
      Tagihan berupa Covered Bond                     -          -         -           -              -                -           -                -                -
      Covered Bond Claims
      Tagihan kepada Perusahaan                       -          -         -           -              -                -           -                -                -
      Efek dan Lembaga Jasa
      Keuangan Lainnya
      Claims to Securities Companies
      and Other Financial Services
      Institutions




                                                                     Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025               PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 279
     Tata Kelola Perusahaan yang Baik
                                                                                                                                                                        276
                                                 Laporan Keberlanjutan                     Laporan Keuangan
     Good Corporate Governance                   Sustainability Report                     Financial Statements




                                                                                           31 Desember 2025

                                                                                                                                                          Total
         Kategori Portofolio
                                                                                                                                                        Tagihan
          Portfolio Category                                                                                                            Lainnya
                                        0%         10%           20%             50%            75%          100%           150%                         Bersih
                                                                                                                                         Others
                                                                                                                                                        Total Net
                                                                                                                                                         Claims

                                                                                                                             dalam jutaan Rupiah | In million Rupiah

 Tagihan berupa Surat Berharga/              -            -                -           -              -                 -    48.839               -         48.839
 Piutang Subordinasi, Ekuitas,
 dan Instrumen Modal Lainnya
 Claims in the form of Securities/
 Subordinated Receivables,
 Equity and Other Capital
 Instruments
 Kredit Beragun Properti Rumah               -            -                -           -              -                 -          -              -                 -
 Tinggal
 Residential Property Secured
 Loans
 Kredit Beragun Properti                     -            -                -           -              -                 -          -              -                 -
 Komersial
 Commercial Property Mortgage
 Loans
 Kredit untuk Pengadaan                      -            -                -           -              -                 -          -              -                 -
 Tanah, Pengolahan Tanah, dan
 Konstruksi
 Land Acquisition, Land
 Processing and Construction
 Loans
 Kredit Pegawai/Pensiunan                    -            -                -           -              -                 -          -              -                 -
 Employee Loan/Pension
 Tagihan kepada Usaha Mikro,                 -            -                -           -     1.851.836       250.423               -              -      2.102.260
 Usaha Kecil, dan Portofolio Ritel
 Claims on Micro Businesses,
 Small Businesses, and Retail
 Portfolios
 Tagihan kepada Korporasi                    -            -                -           -              -     6.751.681              -              -       6.751.681
 Claims on Corporate
 Tagihan yang Telah Jatuh Tempo              -            -                -           -              -           136.122   52.060                -         188.182
 Past Due Claims
 Aset Lainnya                                -            -                -           -              -                 -          -              -                 -
 Other Assets
 Total                               7.271.988            -     612.022                -     1.851.836      7.138.226       100.900               -      16.974.972



                                                                         Analisis Kualitatif
                                                                         Qualitative Analysis

 Eksposur Counterparty Credit Risk pada Desember 2025 terdapat pada Tagihan pada Pemerintah yang berasal dari Surat Berharga Pemerintah, Tagihan
 kepada Bank Lain dan Tagihan kepada Korporasi
 Counterparty Credit Risk Exposure in December 2025 is found in Receivables from the Government originating from Government Securities, Receivables
 from Other Banks, and Receivables from Corporations




                                                                    Risiko Kredit
                                                                         Credit Risk

Tabel 25: Tagihan Bersih Derivatif Kredit
Table 25: Net Credit Derivatives Claims

Pada posisi 31 Desember 2025, Bank memiliki tagihan                                  As of December 31, 2025, the Bank had IDR9.5 billion in net
bersih derivatif kredit sebesar Rp9,5 miliar yang berasal dari                       loan derivative receivables from its counterparty, Bank Mega.
counterparty Bank Mega.




 PT ALLO BANK INDONESIA TBK             2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 280
277                           Performa 2025               Laporan Manajemen                  Profil Perusahaan              Analisis dan Pembahasan Manajemen
                             Performance 2025                Management Reports                 Company Profile                   Management Discussion and Analysis




                                                                          Risiko Kredit
                                                                             Credit Risk

  Tabel 26: Pengungkapan Kualitatif Mengenai Eksposur Sekuritisasi
  Table 26: Qualitative Disclosures Regarding Securitization Exposures

  Pada posisi Desember 2025, Bank tidak memiliki Eksposur                                As of December 2025, the Bank does not have any Securitization
  Sekuritisasi.                                                                          Exposure.




                                                                          Risiko Kredit
                                                                             Credit Risk

  Tabel 27: Eksposur Sekuritisasi pada Banking Book
  Table 27: Securitization Exposure in Banking Book

  Pada posisi 31 Desember 2025, Bank tidak memiliki eksposur                             As of 31 December 2025, the Bank did not have any
  sekuritisasi pada Banking Book.                                                        securitization exposure in the Banking Book.




                                                                          Risiko Kredit
                                                                             Credit Risk

  Tabel 28: Eksposur Sekuritisasi pada Trading Book
  Table 28: Securitization Exposure in Trading Book

  Pada posisi 31 Desember 2025, Bank tidak memiliki eksposur                             As of 31 December 2025, the Bank did not have any
  sekuritisasi pada Banking Book.                                                        securitization exposure in the Banking Book.


      Definisi
      Definition

      (i) Ketika bank sebagai originator maka eksposur sekuritisasi berada pada posisi retained, meskipun tidak cocok untuk kerangka sekuritisasi yang
      dikarenakan tidak adanya transfer risiko yang signifikan dan efektif (yang dapat dipresentasikan secara terpisah).
      (i) When the bank acts as an originator, the securitization exposure is in a retained position, although it is not suitable for a securitization framework due to
      the absence of significant and effective risk transfer (which can be presented separately).
      (ii) Apabila bank sebagai sponsor eksposur sekuritisasi termasuk eksposur kepada commercial paper conduits dimana bank menyediakan programme-
      wide enhancements, likuiditas dan fasilitas lainnya. Ketika bank sebagai originator dan sponsor, harus menghindari pencatatan ganda. Terkait hal ini bank
      dapat menyatukan dua kolom ""Bank sebagai originator"" dan ""Bank sebagai sponsor"" dan menggunakan kolom ""Bank sebagai originator/sponsor"".
      If the bank acts as a sponsor, securitization exposure includes exposure to commercial paper conduits, for which the bank provides program-wide
      enhancements, liquidity and other facilities. When the bank is the originator and sponsor, the bank must avoid double listing. In this regard, the bank can
      combine the two columns "Bank as originator" and "Bank as sponsor" and use the column "Bank as originator/sponsor"".
      (iii) Eksposur sekuritisasi ketika bank bertindak sebagai investor adalah investasi yang dibeli perjanjian dengan pihak ketiga.
      Securitization exposure when a bank acts as an investor is an investment purchased agreement with a third party.
      Transaksi sintetis: jika bank telah membeli proteksi harus melaporkan jumlah eksposur bersih yang muncul pada kolom originator/sponsor (jika jumlahnya
      tidak diamankan). Jika bank telah menjual proteksi, nilai eksposur dari proteksi kredit harus dilaporkan pada kolom ""investor".
      Synthetic transactions: if the bank has purchased protection, the bank must report the net exposure amount that appears in the originator/sponsor column
      (if the amount is not secured). If the bank has sold protection, the exposure value of the credit protection must be reported in the "investor" column.
      Re-sekuritisasi: semua eksposur sekuritisasi terkait re-securitisation harus dilengkapi pada baris “re-sekuritisasi”, dan tidak pada baris sebelumnya (dengan
      tipe underlying asset) yang mengandung eksposur sekuritisasi selain re-sekuritisasi.
      Re-securitization: all securitization exposures related to re-securitization must be completed on the “re-securitization” line, and not on the previous line (by
      underlying asset type) that contains securitization exposures other than re-securitization.




                                                                        Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025              PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 281
        Tata Kelola Perusahaan yang Baik
                                                                                                                                                                       278
                                                     Laporan Keberlanjutan                    Laporan Keuangan
        Good Corporate Governance                    Sustainability Report                    Financial Statements




                                                                        Risiko Kredit
                                                                             Credit Risk

Tabel 29: Eksposur Sekuritisasi pada Banking Book dan Terkait Persyaratan Modalnya - Bank Bertindak sebagai
Originator atau Sponsor
Table 29: Securitization Exposure in the Banking Book and Related Capital Requirements - Bank Acting as Originator or Sponsor

Pada posisi 31 Desember 2025, Bank tidak memiliki eksposur                                 As at 31 December 2025, the Bank did not have any
sekuritisasi pada Banking Book dan terkait Persyaratan Modal -                             securitization exposure in the Banking Book and related Capital
Bank Bertindak sebagai Originator atau Sponsor.                                            Requirements - Bank Acts as Originator or Sponsor.




                                                                        Risiko Kredit
                                                                             Credit Risk

Tabel 30: Eksposur Sekuritisasi pada Banking Book dan Terkait Persyaratan Modalnya - Bank Bertindak sebagai Investor
Table 30: Banking Book Securitization Exposure and Related Capital Requirements - Bank Acting as Investor

Pada posisi 31 Desember 2025, Bank tidak memiliki eksposur                                 As at 31 December 2025, the Bank did not have any
sekuritisasi pada Banking Book dan terkait Persyaratan Modal -                             securitization exposure in the Banking Book and related Capital
Bank Bertindak sebagai Investor.                                                           Requirements - Bank Acting as Investor.




                                                                         Risiko Pasar
                                                                             Market Risk

Tabel 15a : Pengungkapan Risiko Pasar dengan Menggunakan Metode Standar
Table 15a: Market Risk Disclosure Using Standardized Method


                                           31 Desember 2025 | December 31, 2025                                  31 Desember 2024 | December 31, 2024

                                                                                Konsolidasi                                                    Konsolidasi
                                                 Bank                                                                 Bank
                 Jenis Risiko                                                   Consolidated                                                   Consolidated
 No.
                 Types of Risk
                                        Beban                                 Beban                           Beban                        Beban
                                        Modal                                 Modal                           Modal                        Modal
                                                         ATMR                                 ATMR                           ATMR                         ATMR
                                       Capital                               Capital                         Capital                      Capital
                                       Charges                               Charges                         Charges                      Charges

  (1)                  (2)                 (3)             (4)                 (5)             (6)              (7)           (8)            (9)           (10)

                                                                                                                             dalam jutaan Rupiah | In million Rupiah
   1        Risiko Suku Bunga
            Interest Risk
            a.   Risiko Spesifik                 -                 -                   -              -                -            -               -              -
                 Specific Risk
            b.   Risiko Umum                     -                 -                   -              -                -            -               -              -
                 General Risk
  2         Risiko Nilai Tukar              4.972           62.144                     -              -                -            -               -              -
            Foreign Exchange Risk
  3         Risiko Ekuitas *)                    -                 -                   -              -                -            -               -              -
            Equity Risk *)
  4         Risiko Komoditas *)                  -                 -                   -              -                -            -               -              -
            Commodity Risk *)
  5         Risiko Option                        -                 -                   -              -                -            -               -              -
            Option Risk
  6         CVA                                  2               27                                                                 -                              -
            Total                           4.974            62.171                    -              -                -            -               -              -




 PT ALLO BANK INDONESIA TBK                2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 282
279                          Performa 2025          Laporan Manajemen                 Profil Perusahaan           Analisis dan Pembahasan Manajemen
                             Performance 2025           Management Reports                Company Profile               Management Discussion and Analysis




                                                                     Risiko Pasar
                                                                         Market Risk

  Tabel 15b : Pengungkapan Risiko Pasar dengan Model Internal (Value at Risk)
  Table 15b: Market Risk Disclosure Using Internal Models (Value at Risk)

  Pada posisi 31 Desember 2025 dan 31 Desember 2024,                               As of December 31, 2025 and December 31, 2024, the
  Perusahaan tidak memiliki Risiko Pasar dengan Model Internal                     Company had no Market Risk using the Internal Model (Value
  (Value at Risk)                                                                  at Risk).

                                       31 Desember 2025 | December 31, 2025                            31 Desember 2024 | December 31, 2024
            Jenis Risiko
      No.     Types of                                                            Akhir                                                           Akhir
                                 Rata-rata      Maksimum       Minimum                          Rata-rata       Maksimum       Minimum
                Risk                                                             periode                                                         periode
                                  Average       Maximum        Minimum                           Average        Maximum        Minimum
                                                                               End of period                                                   End of period

      (1)           (2)              (3)          (4)              (5)              (6)              (7)          (8)               (9)             (10)

                                                                                                                    dalam jutaan Rupiah | In million Rupiah
       1    Risiko Suku
            Bunga
            Interest Risk
            a.   Risiko                     -            -                 -               -                -             -                -                 -
                 Spesifik
                 Specific
                 Risk
            b.   Risiko                     -            -                 -               -                -             -                -                 -
                 Umum
                 General
                 Risk
       2    Risiko Nilai               4.972       62.144                  -               -                -             -                -                 -
            Tukar
            Foreign
            Exchange Risk
       3    Risiko Ekuitas                  -            -                 -               -                -             -                -                 -
            Equity Risk
       4    Risiko                          -            -                 -               -                -             -                -                 -
            Komoditas
            Commodity
            Risk
       5    Risiko Option                   -            -                 -               -                -             -                -                 -
            Option Risk
            Total                           -            -                 -               -                -             -                -                 -




                                                                  Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025          PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 283
      Tata Kelola Perusahaan yang Baik
                                                                                                                                                                      280
                                                     Laporan Keberlanjutan                Laporan Keuangan
      Good Corporate Governance                      Sustainability Report                Financial Statements




                                                                         Risiko Pasar
                                                                             Market Risk

Tabel 15c : Laporan Penerapan Manajemen Risiko untuk Interest Rate Risk in Banking Book (IRRBB)
Table 15c: Risk Management Implementation Report for Interest Rate Risk in Banking Book (IRRBB)

                                                                         Analisis Kualitatif
                                                                         Qualitative Analysis

 1.     Definisi IRRBB untuk Pengukuran dan Pengendalian Risiko Suku Bunga
        Definition of IRRBB for Measuring and Controlling Interest Rate Risk

        IRRBB merupakan risiko akibat pergerakan atau perubahan suku bunga di pasar yang menimbulkan eksposur risiko suku bunga yang
        mempengaruhi posisi banking book dan off balance sheet (aset, liabilitas, dan transaksi rekening administratif). Sensitivitas terhadap perubahan
        suku bunga tersebut berpotensi memberikan dampak pada permodalan dan rentabilitas (earning) Bank. Dalam melakukan pengukuran risiko IRRBB
        Bank menggunakan metode pengukuran berdasarkan perubahan pada nilai ekonomis dari ekuitas (Economic Value of Equity) dan pengukuran
        berdasarkan perubahan pada pendapatan bunga bersih (Net Interest Income).

        Pengendalian risiko suku bunga pada banking book adalah serangkaian tindakan yang dilakukan oleh bank untuk mengelola dan mengurangi
        dampak perubahan suku bunga terhadap aset, liabilitas, dan transaksi rekening administratif. Proses ini melibatkan identifikasi risiko, analisis
        sensitivitas, dan pengawasan secara berkala untuk memastikan stabilitas dan kesehatan keuangan bank.

        IRRBB is the risk due to movements or changes in market interest rates that give rise to interest rate risk exposure affecting banking book and
        off balance sheet positions (assets, liabilities, and administrative account transactions). Sensitivity to changes in interest rates has the potential
        to impact the Bank's capital and profitability (earnings). In measuring IRRBB risk, the Bank uses measurement methods based on changes in the
        economic value of equity and measurement based on changes in net interest income.

        Interest rate risk control in the banking book is a series of actions taken by banks to manage and mitigate the impact of changes in interest rates
        on assets, liabilities, and administrative account transactions. This process involves risk identification, sensitivity analysis, and regular monitoring to
        ensure the stability and financial soundness of the bank.

 2.     Strategi Manajemen Risiko dan Mitigasi Risiko untuk IRRBB
        Risk Management and Risk Mitigation Strategy for IRRBB

        Bank senantiasa melakukan pengawasan eksposur IRRBB secara berkala untuk memastikan bahwa risiko tetap dalam batas yang dapat diterima.
        Untuk itu, bank menyusun strategi manajemen risiko dan mitigasi yang mencakup penetapan tingkat risiko yang akan diambil (risk appetite) dan
        toleransi risiko (risk tolerance) untuk mencegah terjadinya pelampauan batasan limit yang ditetapkan oleh ketentuan yang berlaku, penetapan
        tingkat risiko tersebut sejalan dengan strategi bisnis bank. Selain itu, sebagai bagian dari upaya mitigasi risiko, bank menerapkan strategi
        diversifikasi portofolio dan menggunakan instrumen keuangan yang tepat untuk melindungi nilai aset dan kewajiban dari dampak fluktuasi suku
        bunga.

        The Bank continues to monitor IRRBB exposures on a regular basis to ensure that risks remain within acceptable limits. To that end, the bank
        develops a risk management and mitigation strategy that includes the determination of the level of risk to be taken (risk appetite) and risk tolerance
        (risk tolerance) to prevent exceeding the limits set by applicable regulations, the determination of the risk level is in line with the bank's business
        strategy. In addition, as part of its risk mitigation efforts, the bank implements a portfolio diversification strategy and utilizes appropriate financial
        instruments to hedge its assets and liabilities against the impact of interest rate fluctuations.

 3.     Periodisasi Perhitungan IRRBB dan Pengukuran Spesifik yang Digunakan Bank untuk Mengukur Sensitivitas terhadap IRRBB
        Periodization of IRRBB Calculation and Specific Measures Used by Banks to Measure Sensitivity to IRRBB

        Berdasarkan aturan yang berlaku dari Regulator, Bank melakukan perhitungan IRRBB setiap Triwulanan untuk posisi akhir bulan Maret, Juni,
        September, dan Desember sebagai bagian dari laporan Profil Risiko untuk Risiko Pasar dan laporan Tingkat Kesehatan Bank. Namun untuk
        meningkatkan efektifitasnya, pemantauan atas IRRBB juga dilakukan secara bulanan dan dilaporkan kepada Komite Manajemen Risiko.

        Based on the applicable regulations set forth by the Regulator, the Bank calculates IRRBB on a quarterly basis for the end of March, June,
        September and December as part of the Risk Profile report for Market Risk and the Bank's Soundness report. However, to improve its effectiveness,
        monitoring of IRRBB is also conducted on a monthly basis and reported to the Risk Management Committee.




 PT ALLO BANK INDONESIA TBK                2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 284
281                        Performa 2025                Laporan Manajemen                 Profil Perusahaan             Analisis dan Pembahasan Manajemen
                          Performance 2025                Management Reports                 Company Profile                  Management Discussion and Analysis




                                                                        Analisis Kualitatif
                                                                        Qualitative Analysis

      4.   Skenario Shock Suku Bunga dan Skenario Stress yang Digunakan Bank dalam Perhitungan IRRBB dengan Menggunakan EVE dan NII
           Interest Rate Shock Scenario and Stress Scenario Used by Banks in IRRBB Calculation Using EVE and NII

           Berdasarkan ketentuan regulator, Bank menggunakan pendekatan standar dalam mengukur IRRBB dengan 6 skenario shock suku bunga untuk
           perhitungan ΔEVE yaitu:
           - Shock suku bunga yang paralel ke atas (parallel shock up)
           - Shock suku bunga yang paralel ke bawah (parallel shock down)
           - Shock suku bunga yang melandai (steepener shock)
           - Shock suku bunga yang mendatar (flattener shock)
           - Shock suku bunga jangka pendek yang meningkat (short rates shock up)
           - Shock suku bunga jangka pendek yang menurun (short rates shock down)

           Sedangkan perhitungan ΔNII Bank menggunakan pendekatan standar dalam mengukur IRRBB dengan 2 skenario shock suku bunga yaitu:
           - Shock suku bunga yang paralel ke atas (parallel shock up)
           - Shock suku bunga yang paralel ke bawah (parallel shock down)

           Skenario shock suku bunga saat ini, Bank menggunakan mata uang Rupiah. Untuk skenario shock suku bunga dengan jenis Parallel, Bank
           menggunakan besaran perubahan nilai suku bunga sebesar 400 bps. Sementara itu dalam kondisi short menggunakan besaran perubahan nilai
           suku bunga masing-masing 500 bps serta untuk kondisi long menggunakan besaran perubahan nilai suku bunga masing-masing 350 bps.

           Based on regulatory requirements, the Bank uses a standardized approach in measuring IRRBB with 6 interest rate shock scenarios for the
           calculation of ΔEVE, namely:
           - Interest rate shock parallel up
           - Interest rate shock that is parallel to down (parallel shock down)
           - Sloping interest rate shock (steepener shock)
           - Flattener shock
           - An increasing short-term interest rate shock (short rates shock up)
           - Short-term interest rate shock that decreases (short rates shock down)

           Meanwhile, the calculation of ΔNII Bank uses a standard approach in measuring IRRBB with 2 interest rate shock scenarios, namely:
           - Interest rate shock that is parallel to up (parallel shock up)
           - Parallel downward interest rate shock (parallel shock down)

           The Bank's current interest rate shock scenario is denominated in Rupiah. For the interest rate shock scenario with Parallel type, the Bank uses the
           amount of change in interest rate value of 400 bps. Meanwhile, in short conditions using the amount of change in the value of interest rates of 500
           bps each and for long conditions using the amount of change in the value of interest rates of 350 bps each.

      5.   Asumsi Permodelan yang Digunakan dalam Pengukuran IRRBB adalah Sebagai Berikut:
           The Modeling Assumptions Used in the IRRBB Measurement are as follows:

           Seluruh asumsi pemodelan yang dilakukan oleh Bank dalam perhitungan IRRBB telah sesuai dengan pendekatan standar maupun acuan yang telah
           ditetapkan oleh Regulator. Sehingga untuk saat ini Bank tidak memiliki asumsi pemodelan khusus yang memiliki pendekatan yang berbeda dari
           pendekatan standar.

           All modeling assumptions made by the Bank in calculating IRRBB are in accordance with the standard approach and references set by the Regulator.
           Therefore, the Bank currently does not have any special modeling assumptions that have a different approach from the standard approach.

      6.   Lindung Nilai (hedging) terhadap IRRBB (apabila ada) dan Perlakuan Akuntansi terkait
           Hedging against IRRBB (if any) and related Accounting Treatment

           Saat ini Bank melakukan tindakan lindung nilai (hedging) terhadap IRRBB melalui natural hedging yaitu menggunakan karakteristik internal dari posisi
           aset dan kewajiban di dalam banking book untuk mengurangi dampak fluktuasi suku bunga tanpa harus menggunakan instrumen derivatif eksternal.

           The Bank currently hedges IRRBB through natural hedging, which uses the internal characteristics of asset and liability positions in the banking book to
           reduce the impact of interest rate fluctuations without having to use external derivative instruments.
      7.   Penjelasan Komprehensif mengenai Asumsi Utama Pemodelan dan Parametric yang Digunakan untuk Menghitung ∆EVE dan ∆NII:
           Comprehensive Explanation of Key Modeling and Parametric Assumptions Used to Calculate ∆EVE and ∆NII:
           a.    ∆EVE

                 Untuk posisi Desember 2025 pada Risiko Suku Bunga pada Banking Book (IRRBB) pada indikator delta Economic Value of Equity (EVE)
                 dimana risiko maksimum terjadi pada skenario parallel up (suku bunga naik) yaitu sebesar Rp1,05 triliun, selanjutnya apabila dibandingkan
                 dengan Modal Tier 1 Bank sebesar Rp7,39 triliun maka delta EVE adalah sebesar 14.22%. Kenaikan suku bunga menyebabkan penurunan nilai
                 ekonomi ekuitas Bank sebesar Rp1,05 triliun. Artinya, nilai bersih aset berbunga bank (net present value) mengalami depresiasi ketika suku
                 bunga naik. Penurunan EVE sebesar 14,22% dari Tier 1 menunjukkan sensitivitas bank terhadap interest rate movement tergolong high dan
                 perlu untuk dipantau secara konsisten. Aset Bank lebih sensitif terhadap durasi dibandingkan dengan liabilities. Kondisi masih berada dalam
                 zona aman, namun potensi tekanan pada capital ratio dapat meningkat bila terjadi: Volatilitas yield curve yang lebih besar, konsentrasi pada
                 aset dengan durasi panjang, dan durasi funding yang cenderung didominasi oleh kewajiban jangka pendek.
                 For the December 2025 position on Interest Rate Risk in the Banking Book (IRRBB) on the delta Economic Value of Equity (EVE) indicator
                 where the maximum risk occurs in the parallel up scenario (increasing interest rates) at IDR 1.05 trillion, then when compared to the Bank's
                 Tier 1 Capital of IDR 7.39 trillion, the EVE delta is 14.22%. The increase in interest rates causes a decrease in the economic value of the Bank's
                 equity by IDR 1.05 trillion. This means that the bank's net present value of interest-bearing assets depreciates when interest rates rise. The
                 14.22% decrease in EVE from Tier 1 indicates the bank's sensitivity to interest rate movements is relatively high and needs to be monitored
                 consistently. Bank assets are more sensitive to duration than liabilities. Conditions are still in the safe zone, but the potential for pressure on
                 the capital ratio can increase if there is: Greater yield curve volatility, concentration on long-duration assets, and funding duration that tends
                 to be dominated by short-term liabilities.



                                                                     Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025             PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 285
       Tata Kelola Perusahaan yang Baik
                                                                                                                                                                  282
                                                    Laporan Keberlanjutan                Laporan Keuangan
       Good Corporate Governance                    Sustainability Report                Financial Statements




                                                                        Analisis Kualitatif
                                                                        Qualitative Analysis

          b.   Δ NII

               Untuk posisi Desember 2025, nilai delta Net Interest Income (NII) dimana risiko maksimum terjadi pada skenario parallel up sebesar Rp52,98
               milliar. Apabila dibandingkan dengan projected income 2025 Bank sebesar Rp1,41 triliun, delta NII adalah sebesar 3.76%. Perubahan NII yang
               terjadi tidak terlalu sensitif terhadap perubahan suku bunga dalam horizon 12 bulan. Penurunan NII hanya 3,76% menunjukkan bahwa Neraca
               bank memiliki repricing cepat pada aset & liabilitas dimana dampak NII sangat kecil sehingga tidak mengancam profitabilitas jangka pendek,
               meski EVE menunjukkan sensitivitas jangka panjang.
               For December 2025, the delta value of Net Interest Income (NII), where the maximum risk occurs in the parallel up scenario, is IDR 52.98
               billion. Compared to the Bank's 2025 projected income of IDR 1.41 trillion, the NII delta is 3.76%. The NII change that occurred was not very
               sensitive to changes in interest rates over a 12-month horizon. The decrease in NII of only 3.76% indicates that the bank's balance sheet has
               a rapid repricing of assets and liabilities, where the impact of NII is very small and does not threaten short-term profitability, although EVE
               shows long-term sensitivity.



                                                                        Analisis Kuantitatif
                                                                        Quantitative Analysis

  1.     Rata-rata Jangka Waktu Penyesuaian Suku Bunga (repricing maturity) yang Diterapkan untuk NMD
         Average repricing maturity applied to NMDs
         Rata - rata jangka waktu penyesuaian suku bunga (repricing maturity) yang diterapkan untuk NMD adalah 1 bulan melalui review secara bulanan
         pada rapat ALCO.
         The average repricing maturity applied to NMD is 1 month through monthly reviews at ALCO meetings.
 2.      Repricing maturity terpanjang yang diterapkan untuk NMD.
         Longest maturity repricing applied for NMD.
         Bank menerapkan jangka waktu penyesuaian suku bunga (repricing maturity) terlama yang diterapkan untuk NMD adalah 1 tahun.
         The longest repricing maturity applied for NMD is 1 year.




                                                                        Risiko Pasar
                                                                            Market Risk

Tabel 15d: Laporan Perhitungan Interest Rate Risk in Banking Book (IRRBB)
Interest Rate Risk in Banking Book (IRRBB) Calculation Report

                                                            LAPORAN PERHITUNGAN IRRBB
                                                             IRRBB CALCULATION REPORT


                                                            ΔEVE                         ΔEVE                         ΔNII                      ΔNII

                   Skenario Shock                 31 Desember2025               30 September 2025               31 Desember2025         30 September2025
 No
                   Shock Scenario                 December 31, 2025             September 30, 2025              December 31, 2025       September 30, 2025

                                                                                                                        dalam jutaan Rupiah | In million Rupiah
   1       Paralel UP (400 bps)                                  (1.051.500)                    (1.035.438)                  (52.977)                  (93.944)
   2       Paralel Down (400 bps)                                 1.388.065                      1.403.887                    52.977                    93.944
   3       Steepener                                               (507.942)                     (434.665)
   4       Flattener                                                270.367                        231.943
   5       Short Rate Up                                          (300.559)                      (338.957)
   6       Short Rate Down                                           317.093                      356.349


 Nilai Kerugian Maksimum (Absolut)                                1.051.500                      1.035.438                    52.977                    93.944
 Maximum Loss Value (Absolute)
 Modal Tier 1 (utk ΔEVE) atau Projected                           7.394.698                      7.276.218               1.409.748                   1.409.748
 Income (utk ΔNII)
 Tier 1 Capital (for ΔEVE) or Projected
 Income (for ΔNII)
 Nilai Maksimum dibagi Modal Tier-1 (utk                             14,22%                        14,23%                     3,76%                     6,66%
 ΔEVE) atau Projected Income (utk ΔNII)
 Maximum Value divided by Tier-1 Capital
 (for ΔEVE) or Projected Income (for ΔNII)




  PT ALLO BANK INDONESIA TBK              2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 286
283                         Performa 2025                Laporan Manajemen                Profil Perusahaan       Analisis dan Pembahasan Manajemen
                           Performance 2025                 Management Reports               Company Profile           Management Discussion and Analysis




                                                                      Risiko Likuiditas
                                                                         Liquidity Ratio

  Tabel 17: Pengungkapan Nilai Liquidity Coverage Ratio (LCR)
  Table 17: Disclosure of Liquidity Coverage Ratio (LCR) Values




                                                                                 Komponen
      No
                                                                                 Component




       1    Jumlah data Poin yang digunakan dalam perhitungan LCR
            Number of data points used in LCR calculations



      HIGH QUALITY LIQUID ASSET (HQLA)

       2    Total High Quality Liquid Asset (HQLA)

      ARUS KAS KELUAR (CASH OUTFLOW)

       3    Simpanan nasabah perorangan dan Pendanaan yang berasal dari nasabah Usaha Mikro dan Usaha Kecil, terdiri dari:
            Individual customer deposits and funding originating from Micro Business and Small Business customers, consist of:
            a.   Simpanan/Pendanaan stabil
                 Stable savings/funding
            b.   Simpanan/Pendanaan kurang stabil
                 Unstable savings/funding
       4    Pendanaan yang berasal dari nasabah korporasi, terdiri dari:
            Funding originating from corporate customers consists of:
            a.   Simpanan operasional
                 Operational Savings
            b.   Simpanan non-operasional dan/atau kewajiban lainnya yang bersifat non-operasional
                 Non-operational savings and/or other non-operational liabilities
            c.   surat berharga berupa surat utang yang diterbitkan oleh bank
                 securities including debt securities issued by banks
       5    Pendanaan dengan agunan (secured funding)
       6    Arus kas keluar lainnya (additional requirement), terdiri dari:
            a.   arus kas keluar atas transaksi derivatif
                 cash outflow on derivative transactions
            b.   arus kas keluar atas peningkatan kebutuhan likuiditas
                 cash outflow on increased liquidity needs
            c.   arus kas keluar atas kehilangan pendanaan
                 cash outflow due to loss of funding
            d.   arus kas keluar atas penarikan komitmen fasilitas kredit dan fasilitas likuiditas
                 cash outflow on withdrawal of loan facility commitments and liquidity facilities
            e.   arus kas keluar atas kewajiban kontraktual lainnya terkait penyaluran dana
                 cash outflow for other contractual obligations related to the distribution of funds




                                                                      Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025     PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 287
  Tata Kelola Perusahaan yang Baik
                                                                                                                                                                   284
                                                 Laporan Keberlanjutan                Laporan Keuangan
  Good Corporate Governance                      Sustainability Report                Financial Statements




                              INDIVIDUAL                                                                         INDIVIDUAL

                         Triwulan III 2025                                                                     Triwulan IV 2025
                       Third quarter of 2025                                                                 Fourth quarter of 2025

                                             Nilai HQLA setelah                                                                 Nilai HQLA setelah
                                        pengurangan nilai (haircut),                                                       pengurangan nilai (haircut),
                                        outstanding kewajiban dan                                                          outstanding kewajiban dan
                                        komitmen dikalikan tingkat                                                         komitmen dikalikan tingkat
Nilai outstanding kewajiban            penarikan (run-off rate) atau               Nilai outstanding kewajiban            penarikan (run-off rate) atau
 dan komitmen/nilai tagihan               nilai tagihan kontraktual                 dan komitmen/nilai tagihan               nilai tagihan kontraktual
         kontraktual                   dikalikan tingkat penerimaan                         kontraktual                   dikalikan tingkat penerimaan
     Outstanding value of                         (inflow rate)                         Outstanding value of                         (inflow rate)
obligations and commitments/               HQLA value after haircut,               obligations and commitments/               HQLA value after haircut,
  value of contractual claims            outstanding obligations and                 value of contractual claims            outstanding obligations and
                                         commitments multiplied by                                                          commitments multiplied by
                                          run-off rate or contractual                                                        run-off rate or contractual
                                       receivable value multiplied by                                                     receivable value multiplied by
                                                   inflow rate                                                                        inflow rate
                                         Rata-rata dari 3 (tiga) posisi akhir                                               Rata-rata dari 3 (tiga) posisi akhir
                                                              bulan terakhir                                                                     bulan terakhir
                                       Average of 3 (three) positions at the                                              Average of 3 (three) positions at the
                                                     end of the last month                                                              end of the last month



                                                                    6.461.742                                                                        8.888.315



                        1.215.383                                        116.823                              1.403.257                                135.804


                              94.313                                       4.716                                90.433                                   4.522


                         1.121.070                                       112.107                              1.312.824                                 131.282


                       4.528.853                                    3.451.684                                6.845.492                               5.621.489


                          52.575                                         11.906                                 141.376                                 32.788


                       4.476.277                                   3.439.778                                  6.704.116                              5.588.701


                                   -                                           -                                      -                                       -


                                                                               -                                                                              -
                                   -                                           -                                      -                                       -
                                   -                                           -                                      -                                       -


                                   -                                           -                                      -                                       -


                                   -                                           -                                      -                                       -


                                   -                                           -                                      -                                       -


                                   -                                           -                                      -                                       -




PT ALLO BANK INDONESIA TBK             2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 288
285                          Performa 2025              Laporan Manajemen                Profil Perusahaan             Analisis dan Pembahasan Manajemen
                            Performance 2025              Management Reports                 Company Profile                 Management Discussion and Analysis




                                                                                 Komponen
      No
                                                                                 Component




             f.   arus kas keluar atas kewajiban kontijensi pendanaan lainnya
                  cash outflow on other funding contingent liabilities
             g.   arus kas keluar kontraktual lainnya
                  other contractual cash outflows
       7     TOTAL ARUS KAS KELUAR (CASH OUTFLOW)

      ARUS KAS MASUK (CASH INFLOW)

       8     Pinjaman dengan agunan Secured lending
             Loans with collateral Secured lending
       9     Tagihan berasal dari pihak lawan (counterparty)
             The claims comes from the counterparty
      10     Arus kas masuk lainnya
             Other cash inflows
       11    TOTAL ARUS KAS MASUK
             TOTAL CASH INFLOW



       12    TOTAL HQLA

      13     TOTAL ARUS KAS KELUAR BERSIH
             TOTAL NET CASH OUTFLOWS
      14     LCR (%)



                                                                               Keterangan
                                                                               Description

      1Adjusted values dihitung setelah pengenaan pengurangan nilai (haircut), tingkat penarikan (run-off rate), dan tingkat penerimaan (inflow rate) serta
      batas maksimum komponen HQLA, misalnya batas maksimum HQLA Level 2B dan HQLA Level 2 serta batas maksimum arus kas masuk yang dapat
      diperhitungkan dalam LCR.
      1Adjusted values are calculated after the imposition of haircuts, run-off rates, and inflow rates as well as maximum limits on HQLA components, e.g.
      maximum limits on HQLA Level 2B and HQLA Level 2 as well as maximum limits on cash inflows that can be taken into account in the LCR.




                                                                     Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025            PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 289
  Tata Kelola Perusahaan yang Baik
                                                                                                                                                       286
                                              Laporan Keberlanjutan              Laporan Keuangan
  Good Corporate Governance                   Sustainability Report              Financial Statements




                              INDIVIDUAL                                                                     INDIVIDUAL

                         Triwulan III 2025                                                                Triwulan IV 2025
                       Third quarter of 2025                                                            Fourth quarter of 2025

                                           Nilai HQLA setelah                                                               Nilai HQLA setelah
                                      pengurangan nilai (haircut),                                                     pengurangan nilai (haircut),
                                      outstanding kewajiban dan                                                        outstanding kewajiban dan
                                      komitmen dikalikan tingkat                                                       komitmen dikalikan tingkat
Nilai outstanding kewajiban          penarikan (run-off rate) atau            Nilai outstanding kewajiban             penarikan (run-off rate) atau
 dan komitmen/nilai tagihan             nilai tagihan kontraktual              dan komitmen/nilai tagihan                nilai tagihan kontraktual
         kontraktual                 dikalikan tingkat penerimaan                      kontraktual                    dikalikan tingkat penerimaan
     Outstanding value of                       (inflow rate)                      Outstanding value of                          (inflow rate)
obligations and commitments/             HQLA value after haircut,            obligations and commitments/                HQLA value after haircut,
  value of contractual claims          outstanding obligations and              value of contractual claims             outstanding obligations and
                                       commitments multiplied by                                                        commitments multiplied by
                                        run-off rate or contractual                                                      run-off rate or contractual
                                     receivable value multiplied by                                                   receivable value multiplied by
                                                 inflow rate                                                                      inflow rate
                                 -                                        -                                       -                                -


                                 -                                        -                                       -                                -


                                                                3.568.507                                                                  5.757.299



                         619.450                                          -                                825.712                                 -


                        1.870.512                                 1.331.831                               1.591.195                        1.066.100


                                14                                      14                                     173                               173


                                                                 1.331.845                                                                 1.066.273


                                             TOTAL ADJUSTED VALUE 1                                                         TOTAL ADJUSTED VALUE 1

                                                                 6.461.742                                                                 8.888.315

                                                                2.236.662                                                                  4.691.026


                                                                 288,90%                                                                    189,47%




PT ALLO BANK INDONESIA TBK           2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 290
287                          Performa 2025              Laporan Manajemen                 Profil Perusahaan           Analisis dan Pembahasan Manajemen
                            Performance 2025              Management Reports                 Company Profile                Management Discussion and Analysis




                                                                               Analisis
                                                                               Analysis

      1.   Bank menunjukkan pengelolaan risiko likuiditas yang kuat dan memadai, yang tercermin dari posisi Liquidity Coverage Ratio (LCR) Triwulan IV 2025
           sebesar 189,47%. Meskipun angka ini mengalami penurunan sebesar 99,43% dibandingkan dengan posisi Triwulan III 2025 sebesar 288,90%, rasio
           tersebut jauh melampaui persyaratan minimum regulator sebesar 100%. Capaian ini menegaskan kemampuan Bank untuk menjaga dan mengelola
           keseimbangan likuiditasnya secara efektif.

      2.   Analisis Dinamika LCR
           Penurunan LCR pada Triwulan IV 2025 disebabkan oleh peningkatan Net Cash Outflow sebesar 109,73% yang melampaui peningkatan pada High
           Quality Liquid Assets (HQLA) yang hanya sebesar 37,55%.

      3.   Aset Likuid Berkualitas Tinggi (HQLA)
           Bank secara aktif memperkuat HQLA-nya, yang didominasi oleh aset yang memiliki risiko sangat rendah. Peningkatan HQLA ini terutama didorong
           oleh:
           a. Peningkatan total Surat Berharga yang diterbitkan oleh Pemerintah Pusat dan Bank Indonesia dalam Rupiah sebesar 30,04%.
           b. Peningkatan total Simpanan ke Bank Indonesia sebesar 72,30%.

           Secara komposisi, rata-rata HQLA Allo Bank pada Triwulan IV 2025 didominasi oleh Surat Berharga yang diterbitkan Pemerintah Pusat dan Bank
           Indonesia dalam Rupiah dengan porsi signifikan sebesar 77,66% (setelah pembobotan), menjamin ketersediaan aset yang mudah dicairkan saat
           dibutuhkan.

      3.   Peningkatan Arus Kas Keluar Bersih (Net Cash Outflow)
           Peningkatan Net Cash Outflow sebesar 109,73% terutama berasal dari arus kas keluar yang meningkat signifikan sebesar 61,34%. Hal ini didominasi
           oleh peningkatan penarikan pendanaan Nasabah Korporasi sebesar 62,89%. Sementara, arus kas masuk mengalami penurunan, terutama dari
           Tagihan berdasarkan pihak lawan sebesar 19,95%, yang lebih lanjut memberi tekanan pada likuiditas Bank.

      4.   Strategi Diversifikasi Pendanaan
           Bank menyadari bahwa konsentrasi rata-rata sumber pendanaan dengan sisa jatuh tempo kurang dari 30 hari pada Triwulan IV 2025 didominasi
           oleh Nasabah Korporasi sebesar 97,64% sementara pendanaan dari nasabah perorangan hanya 2,22% (setelah pembobotan). Untuk mengantisipasi
           risiko konsentrasi pendanaan ini, Bank secara berkelanjutan berupaya untuk meningkatkan sumber pendanaan dari nasabah perorangan, yang
           secara historis dianggap lebih stabil.

      5.   Eksposur Derivatif dan Mitigasi Risiko
           Selama periode Triwulan IV 2025, Bank juga mengelola eksposur derivatif yang berasal dari transaksi fx swap. Eksposur dengan rata-rata terbesar
           berasal dari komponen arus kas masuk bersih derivatif sebesar Rp173 juta dan dari komponen arus kas keluar bersih derivatif sebesar Rp6 juta.

      6.   Komitmen Pengelolaan Risiko Likuiditas
           Kemampuan Bank dalam menjaga likuiditasnya tidak terlepas dari penerapan kerangka kerja pengelolaan risiko yang komprehensif. Strategi ini
           meliputi:
           a. Pemantauan ketat terhadap risk limit likuiditas (appetite limit & tolerance limit).
           b. Perhitungan proyeksi arus kas, Maturity Profile Behavioral, Aset Likuid terhadap Non-Core Deposit, dan Net Stable Funding Ratio (NSFR).
           c. Pelaksanaan stress testing likuiditas secara berkala.

      7.   Seluruh kegiatan pengelolaan likuiditas ini didiskusikan dan ditetapkan melalui rapat komite Asset-Liability Committee (ALCO) dan dilaksanakan oleh
           unit kerja terkait, mencakup fungsi Funding, Lending, dan Treasury, memastikan Bank selalu siap menghadapi berbagai skenario likuiditas.




                                                                     Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025           PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 291
     Tata Kelola Perusahaan yang Baik
                                                                                                                                                             288
                                                   Laporan Keberlanjutan               Laporan Keuangan
     Good Corporate Governance                     Sustainability Report               Financial Statements




                                                                           Analisis
                                                                           Analysis

1.   The Bank demonstrates strong and adequate liquidity risk management, as reflected in its Liquidity Coverage Ratio (LCR) position in Q4 2025 of
     189.47%. Although this figure declined by 99.43% compared to the Q3 2025 position of 288.90%, the ratio remains well above the regulatory
     minimum requirement of 100%. This achievement confirms the Bank’s ability to effectively maintain and manage its liquidity balance.


2.   LCR Dynamics Analysis
     The decline in LCR in Q4 2025 was driven by a 109.73% increase in Net Cash Outflows, which exceeded the growth in High Quality Liquid Assets
     (HQLA) of only 37.55%.

3.   High Quality Liquid Assets (HQLA)
     The Bank actively strengthened its HQLA, which is dominated by assets with very low risk. The increase in HQLA was mainly driven by:

     a.   30.04% increase in total securities issued by the Central Government and Bank Indonesia in Rupiah.
     b.   72.30% increase in total placements with Bank Indonesia.

          In terms of composition, the Bank’s average HQLA in Q4 2025 was dominated by securities issued by the Central Government and Bank
          Indonesia in Rupiah, accounting for a significant portion of 77.66% (after weighting), ensuring the availability of highly liquid assets when
          needed.

3.   Increase in Net Cash Outflows
     The 109.73% increase in Net Cash Outflows primarily stemmed from a significant 61.34% rise in cash outflows. This was mainly driven by a 62.89%
     increase in withdrawals from Corporate customers. Meanwhile, cash inflows declined, particularly from claims on counterparties by 19.95%, further
     adding pressure to the Bank’s liquidity.

4.   Funding Diversification Strategy
     The Bank recognizes that the average concentration of funding sources with remaining maturities of less than 30 days in Q4 2025 was dominated by
     Corporate customers at 97.64%, while retail customer funding accounted for only 2.22% (after weighting). To anticipate this funding concentration
     risk, the Bank continuously strives to increase funding from retail customers, which is historically considered more stable.

5.   Derivative Exposure and Risk Mitigation
     During Q4 2025, the Bank also managed derivative exposure arising from FX swap transactions. The largest average exposure came from the
     derivative net cash inflow component amounting to IDR 173 million and from the derivative net cash outflow component amounting to IDR6 million.

6.   Commitment to Liquidity Risk Management
     The Bank’s ability to maintain its liquidity is supported by the implementation of a comprehensive risk management framework. This strategy includes:

     a.   Close monitoring of liquidity risk limits (appetite limits and tolerance limits).
     b.   Calculation of cash flow projections, Behavioral Maturity Profiles, Liquid Assets to Non-Core Deposits ratio, and the Net Stable Funding Ratio
          (NSFR).
     c.   Regular liquidity stress testing.

7.   All liquidity management activities are discussed and determined through Asset-Liability Committee (ALCO) meetings and implemented by relevant
     working units, including Funding, Lending, and Treasury functions, ensuring the Bank is always prepared to face various liquidity scenarios.




PT ALLO BANK INDONESIA TBK               2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 292
289                         Performa 2025              Laporan Manajemen                Profil Perusahaan         Analisis dan Pembahasan Manajemen
                           Performance 2025             Management Reports                 Company Profile             Management Discussion and Analysis




                                                                 Risiko Likuiditas
                                                                     Liquidity Risk

  Tabel 17: Laporan NSFR
  Table 17: NSFR Report

                                                                                          Posisi 30 September 2024
                                                                                       Position as of September 30, 2024


                                                                                 Nilai Tercatat Berdasarkan Sisa Jangka Waktu
                 Komponen ASF
                                                                                    Carrying Value Based on Remaining Period
                 ASF Component

                                                        Tanpa Jangka
                                                                                                              6 bln - < 1 th
                                                            Waktu                  < 6 bulan | month                                    1 tahun | year
                                                                                                             6 month - < 1 yr
                                                        No Time Period

       1   Modal                                                 7.435.998                              -                       -                           -
           Capital:
       2   Modal sesuai POJK KPMM                                7.435.998                              -                       -                           -
           Capital according to POJK CAR
       3   Instrumen modal lainnya                                           -                          -                       -                           -
           Other capital instruments
       4   Simpanan yang berasal dari nasabah                       816.376                     1.223.157              168.648                         2.681
           perorangan dan pendanaan yang
           berasal dari nasabah usaha mikro dan
           usaha kecil:
           Deposits originating from individual
           customers and funding originating
           from micro and small business
           customers:
       5   Simpanan dan Pendanaan Stabil                             82.519                            47                    48                             -
           Stable Savings and Funding
       6   Simpanan kurang stabil                                  733.857                       1.223.111              168.599                        2.681
           Unstable savings
       7   Pendanaan yang berasal dari nasabah                      194.672                    6.413.424                        -                           -
           korporasi:
           Funding originating from corporate
           customers:
       8   Simpanan operasional                                     47.069                              -                       -                           -
           Operational savings
       9   Pendanaan lainnya yang berasal dari                      147.602                    6.413.424                        -                           -
           nasabah korporasi
           Other funding comes from corporate
           customers
      10   Liabilitas yang memiliki pasangan aset                            -                          -                       -                           -
           yang saling bergantung
           Liabilities that have interdependent
           asset pairs
      11   Liabilitas dan ekuitas lainnya                          403.697                              4                       -                           -
           Liabilities and other equity:
      12   NSFR liabilitas derivatif                                                                    4                       -                           -
           NSFR derivative liabilities
      13   ekuitas dan liabilitas lainnya yang tidak               403.697                              -                       -                           -
           masuk dalam kategori diatas
           equity and other liabilities that are not
           included in the above categories
      14   Total ASF




                                                                  Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025         PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 293
  Tata Kelola Perusahaan yang Baik
                                                                                                                                                    290
                                                 Laporan Keberlanjutan             Laporan Keuangan
  Good Corporate Governance                      Sustainability Report             Financial Statements




                                                                            Posisi 31 Desember 2024
                                                                         Position as of December 31, 2024

   Total Nilai
  Tertimbang                                     Nilai Tercatat Berdasarkan Sisa Jangka Waktu
 Total Weighted                                     Carrying Value Based on Remaining Period                                     Total Nilai
      Value                                                                                                                     Tertimbang
                                                                                                                               Total Weighted
                          Tanpa Jangka                                                                                              Value
                                                                                  6 bln - < 1 th
                              Waktu                  < 6 bulan | month                                    1 tahun | year
                                                                                 6 month - < 1 yr
                          No Time Period

          7.435.998                  7.562.956                               -                       -                     -          7.562.956


          7.435.998                  7.562.956                               -                       -                     -          7.562.956


                   -                         -                               -                       -                     -                    -


           1.994.175                  933.748                       1.241.832                137.463                  7.473           2.093.937




             78.483                    94.420                              69                        -                     -             89.764


           1.915.692                  839.328                        1.241.763               137.463                  7.473            2.004.173


            1.149.135                 295.992                       7.707.430                        -                     -           1.430.867




             23.535                     83.591                               -                       -                     -              41.796


           1.125.600                   212.401                      7.707.430                        -                     -           1.389.071




                   -                         -                               -                       -                     -                    -




               7.241                  382.556                                -                       -                     -               1.741


                                                                             -                       -                     -


               7.241                  382.556                                -                       -                     -               1.741




         10.586.549                                                                                                                   11.089.501




PT ALLO BANK INDONESIA TBK           2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 294
291                        Performa 2025             Laporan Manajemen                Profil Perusahaan           Analisis dan Pembahasan Manajemen
                          Performance 2025            Management Reports                 Company Profile              Management Discussion and Analysis




                                                                                       Posisi 30 September 2024
                                                                                      Position of September 30, 2024

                                                                               Nilai Tercatat Berdasarkan Sisa Jangka Waktu
                 Komponen RSF
                                                                                  Carrying Value Based on Remaining Period
                 RSF Component
                                                      Tanpa Jangka
                                                                                                              6 bln - < 1 th
                                                          Waktu                  < 6 bulan | months                                  ≥ 1 tahun | year
                                                                                                           6 months - < 1 year
                                                      No Time Period

      15   Total HQLA dalam rangka perhitungan
           NSFR
           Total HQLA in the framework of NSFR
           calculations
      16   Simpanan pada lembaga keuangan                         125.193                             -                       -                            -
           lain untuk tujuan operasional
           Deposits with other financial
           institutions for operational purposes
      17   Pinjaman dengan kategori Lancar dan                             -                2.821.649                 1.937.381                  4.726.214
           Dalam Perhatian Khusus (performing)
           dan surat berharga
           Loans in the Current and Special
           Mention categories (performing) and
           securities
      18   kepada lembaga keuangan yg dijamin                              -                 1.086.177                        -                            -
           dg HQLA Level 1
           to financial institutions guaranteed
           with HQLA Level 1
      19   kepada lembaga keuangan yg dijamin                              -                          -                       -                            -
           bukan dg HQLA Level 1 dan pinjaman
           kepada lembaga keuangan tanpa
           jaminan
           to financial institutions guaranteed
           with HQLA Level 1 and savings to
           financial institution without guarantee
      20   kepada perusahaan non-keuangan,                                 -                 1.735.472                1.937.381                  4.677.648
           nasabah perorangan dan nasabah
           usaha mikro dan usaha kecil,
           Pemerintah Indonesia, pemerintah
           negara lain, Bank Indonesia, bank
           sentral negara lain dan entitas sektor
           publik, yang diantaranya:
           to non-financial companies, individual
           customers and micro and small
           business customers, the Government
           of Indonesia, governments of other
           countries, Bank Indonesia, central
           banks of other countries and public
           sector entities, including:
      21   memenuhi kualifikasi untuk mendapat                             -                          -                       -                            -
           bobot risiko 35% atau kurang, sesuai
           SE OJK ATMR untuk Risiko Kredit
           meet the qualifications to receive a
           risk weight of 35% or less, according
           to the OJK RWA SE for Credit Risk
      22   Kredit beragun rumah tinggal yang                               -                          -                       -                            -
           tidak sedang dijaminkan, yang
           diantaranya:
           Residential mortgages that are not
           collateralized include:
      23   memenuhi kualifikasi untuk mendapat                             -                          -                       -                            -
           bobot risiko 35% atau kurang, sesuai
           SE OJK ATMR untuk Risiko Kredit
           meet the qualifications to receive a
           risk weight of 35% or less, according
           to the OJK RWA SE for Credit Risk




                                                                Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025          PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 295
  Tata Kelola Perusahaan yang Baik
                                                                                                                                                       292
                                                 Laporan Keberlanjutan              Laporan Keuangan
  Good Corporate Governance                      Sustainability Report              Financial Statements




                                                                            Posisi 31 Desember 2024
                                                                         Position as of December 31, 2024

                                                 Nilai Tercatat Berdasarkan Sisa Jangka Waktu
   Total Nilai                                      Carrying Value Based on Remaining Period                                        Total Nilai
  Tertimbang                                                                                                                       Tertimbang
 Total Weighted           Tanpa Jangka                                                                                            Total Weighted
                                                                                   6 bln - < 1 th
      Value                   Waktu                  < 6 bulan | months                                    ≥ 1 tahun | year            Value
                                                                                6 months - < 1 year
                          No Time Period

            248.567                                                                                                                        334.727




             62.597                    161.972                              -                         -                       -             80.986




          6.663.973                          -                      2.531.945               1.582.728              5.663.973             7.440.948




             108.618                         -                       288.949                          -                       -             28.895




                   -                         -                       450.050                          -                       -             67.508




          6.514.074                          -                      1.792.946               1.582.728               5.615.548            7.303.385




                   -                         -                              -                         -                       -                    -




                   -                         -                              -                         -                       -                    -




                   -                         -                              -                         -                       -                    -




PT ALLO BANK INDONESIA TBK           2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 296
293                         Performa 2025               Laporan Manajemen                Profil Perusahaan           Analisis dan Pembahasan Manajemen
                           Performance 2025              Management Reports                 Company Profile              Management Discussion and Analysis




                                                                                          Posisi 30 September 2024
                                                                                         Position of September 30, 2024

                                                                                  Nilai Tercatat Berdasarkan Sisa Jangka Waktu
                 Komponen RSF
                                                                                     Carrying Value Based on Remaining Period
                 RSF Component
                                                         Tanpa Jangka
                                                                                                                 6 bln - < 1 th
                                                             Waktu                  < 6 bulan | months                                  ≥ 1 tahun | year
                                                                                                              6 months - < 1 year
                                                         No Time Period
      24   Surat Berharga yang tidak sedang                                   -                          -                       -                     48.566
           dijaminkan, tidak gagal bayar, dan
           tidak masuk sebagai HQLA, termasuk
           saham yang diperdagangkan di bursa
           Securities that are not being pledged
           as collateral, are not in default, and
           are not included as HQLA, including
           shares traded on the stock exchange
      25   Aset yang memiliki pasangan liabilitas                             -                          -                       -                            -
           yang saling bergantung
           An asset that has an interdependent
           liability pair
      26   Aset lainnya:                                            674.874                       69.283                   37.528                    273.830
           Other assets:
      27   Komoditas fisik yang diperdagangkan,                               -
           termasuk emas
           Physical commodities traded,
           including gold
      28   Kas, surat berharga dan aset lainnya                                                          -
           yang dicatat sebagai initial margin
           untuk kontrak derivatif dan kas atau
           aset lain yang diserahkan sebagai
           default fund pada central counterparty
           (CCP)
           Cash, securities and other assets
           recorded as initial margin for
           derivative contracts and cash or other
           assets submitted as default funds to
           the central counterparty (CCP)
      29   NSFR aset derivatif                                                                        815
           NSFR derivative assets
      30   NSFR liabilitas derivatif sebelum                                                             -
           dikurangi dengan variation margin
           NSFR derivative liabilities before
           deducting variation margin
      31   Seluruh aset lainnya yg tidak masuk                      674.874                       69.283                   37.528                    273.830
           dalam kategori di atas
           All other assets that do not fall into the
           above categories
      32   Rekening Administratif                                                                6.141.173
           Administrative Accounts
      33   Total RSF

      34   Rasio Pendanaan Stabil Bersih
           Net Stable Funding Ratio


                                                                       Analisis Kualitatif
                                                                       Qualitative Analysis

      ●    NSFR (Net Stable Funding Ratio) posisi 31 Desember 2025 sebesar 120.46%, turun 8.94% bila dibandingkan NSFR posisi 30 September 2025 yaitu
           sebesar 129.40%. Kenaikan NSFR ini terutama disebabkan oleh peningkatan dari RSF (Required Stable Funding) sebesar 12.52% jika dibandingkan
           Triwulan sebelumnya.
      ●    Peningkatan NSFR Bank disebabkan oleh beberapa hal sebagai berikut:
           ASF:
           •   Total ASF naik 4.75% bila dibandingkan NSFR posisi 30 September 2025.
           •   Peningkatan ASF disebabkan adanya peningkatan pendanaan yang berasal dari nasabah korporasi sebesar 24.52%.
           •   Rasio pendanaan stabil dibandingkan non-stabil Bank adalah 4.48%.
      ●    RSF:
           •   Total RSF mengalami peningkatan 12.52% bila dibandingkan NSFR posisi 30 September 2025.
           •   Peningkatan RSF didominasi oleh pinjaman dengan kategori lancar dan dalam perhatian khusus dan surat berharga sebesar Rp777 miliar bila
               dibandingkan NSFR posisi 30 September 2025.



                                                                   Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025          PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 297
    Tata Kelola Perusahaan yang Baik
                                                                                                                                                                    294
                                                   Laporan Keberlanjutan                    Laporan Keuangan
    Good Corporate Governance                      Sustainability Report                    Financial Statements




                                                                                 Posisi 31 Desember 2024
                                                                              Position as of December 31, 2024

                                                   Nilai Tercatat Berdasarkan Sisa Jangka Waktu
      Total Nilai                                     Carrying Value Based on Remaining Period                                                Total Nilai
     Tertimbang                                                                                                                              Tertimbang
    Total Weighted          Tanpa Jangka                                                                                                    Total Weighted
                                                                                          6 bln - < 1 th
         Value                  Waktu                  < 6 bulan | months                                          ≥ 1 tahun | year              Value
                                                                                       6 months - < 1 year
                            No Time Period
                41.281                         -                                  -                           -               48.425                      41.161




                        -                      -                                  -                           -                       -                         -




             1.055.515                  739.644                             87.431                     50.830                303.621                   1.181.525


                        -                      -                                                                                                                -




                        -                                                         -                                                                             -




                      815                                                   6.592                                                                         6.592


                        -                                                         -                                                                             -




            1.054.700                   739.644                             87.431                     50.830                303.621                   1.174.934




              150.764                                                 7.109.306                                                                          167.681


          8.181.415                                                                                                                                 9.205.868

129,40%                                                                                                                                   120,46%




                                                                           Analisis Kualitatif
                                                                           Qualitative Analysis

●     The NSFR (Net Stable Funding Ratio) as of 31 December 2025 stood at 120.46%, a decrease of 8.94% compared to the NSFR position as of
      30 September 2025, which was 129.40%. The change in NSFR was primarily driven by an increase in Required Stable Funding (RSF) of 12.52%
      compared to the previous quarter.
●     The Bank’s NSFR movement was influenced by the following factors:
      ASF:
      •   Total ASF increased by 4.75% compared to the NSFR position as of 30 September 2025.
      •   The increase in ASF was driven by higher funding from corporate customers, which rose by 24.52%.
      •   The ratio of stable to non-stable funding of the Bank was 4.48%.
●     RSF:
      •   Total RSF increased by 12.52% compared to the NSFR position as of 30 September 2025.
      •   The increase in RSF was mainly driven by loans classified as current and special mention, as well as securities, amounting to IDR777 billion
      •   compared to the NSFR position as of 30 September 2025.



PT ALLO BANK INDONESIA TBK             2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 298
295                           Performa 2025                 Laporan Manajemen              Profil Perusahaan             Analisis dan Pembahasan Manajemen
                             Performance 2025                Management Reports                 Company Profile               Management Discussion and Analysis




                                                                       Risiko Likuiditas
                                                                         Liquidity Ratio

  Tabel 38: Aset Terikat
  Encumbrance

                                                        a                                   b                                   c                        d

                                                                             Aset yang disimpan atau
                                                                        diperjanjikan dengan bank sentral
                                                                         namun belum digunakan untuk
                                                 Aset Terikat                                                          Aset tidak terikat
                                                                             menghasilkan likuiditas                                                   Total
                                                 Encumbered                                                             Unencumbered
                                                                         Assets held or contracted with the
                                                                          central bank but not yet used to
                                                                                  generate liquidity

                                                                                                                           dalam jutaan Rupiah | In million Rupiah
      Kas                                                          -                                              -                     2.572                  2.572
      Cash
      Penempatan pada BI
      Placement in Bank Indonesia
      GWM Primer                                                   -                                       539.767                          -                539.767
      Primary GWM
      GWM RIM                                                      -                                              -                         -                       -
      RIM
      GWM PLM                                                      -                                        337.617                         -                337.617
      PLM GWM
      FASBI                                                        -                                              -                         -                       -

      Surat Berharga Pemerintah                                    -                                              -                 6.694.544            6.742.969
      Government Securities
      Surat Berharga Korporasi                                     -                                              -                   48.425                 48.425
      Corporate Securities
      Reverse Repo                                           288.949                                              -                         -             288.949

      Repo                                                   796.295                                              -                         -              796.295



                                                                           Analisis Kualitatif
                                                                           Qualitative Analysis

      a.     Aset Terikat (Encumbered Asset) merupakan aset yang dimiliki oleh Bank, namun terbatas untuk kebutuhan likuiditas secara legal maupun
             kontraktual. Aset Terikat juga tidak termasuk aset yang disimpan atau diperjanjikan dengan Bank Indonesia yang belum digunakan untuk
             menghasilkan likuiditas. Saat ini, Bank memiliki aset terikat yang terdiri dari Repo sebesar Rp796 Miliar, Reverse Repo sebesar Rp289 Miliar (jangka
             waktu jatuh tempo rata-rata di bawah 1 bulan) dan Surat Berharga Pemerintah sebesar Rp6,74 triliun.
             Encumbered Assets are assets owned by the Bank, but limited to legal or contractual liquidity needs. Encumbered Assets also do not include assets
             deposited or agreed with Bank Indonesia that have not been used to generate liquidity. Currently, the Bank has tied assets consisting of Repo of
             IDR796 billion, Reverse Repo of IDR289 billion (average maturity of less than 1 month) and Government Securities of IDR6.74 trillion.
      b.     Bank memiliki aset yang disimpan atau diperjanjikan dengan Bank Indonesia berupa GWM Primer sebesar Rp540 miliar dan GWM PLM sebesar
             Rp338 miliar. Aset yang disimpan di Bank Indonesia tersebut belum digunakan untuk menghasilkan likuiditas namun tetap diperhitungkan sebagai
             HQLA sebagaimana diatur dalam POJK Liquidity Coverage Ratio (LCR)
             The Bank has assets deposited or agreed with Bank Indonesia in the form of Primary GWM amounting to IDR540 billion and PLM GWM amounting
             to IDR338 billion. The assets deposited with Bank Indonesia have not been used to generate liquidity but are still calculated as HQLA as stipulated in
             POJK Liquidity Coverage Ratio (LCR).
      c.     Aset Tidak Terikat merupakan aset yang memenuhi syarat sebagai HQLA sebagaimana diatur dalam POJK Liquidity Coverage Ratio (LCR). Saat ini
             Bank memiliki aset tidak terikat berupa Kas dan Surat Berharga Pemerintah.
             Unrestricted Assets are assets that qualify as HQLA as stipulated in POJK Liquidity Coverage Ratio (LCR). Currently the Bank has unrestricted assets
             in the form of Cash and Government Securities.




                                                                       Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025            PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 299
      Tata Kelola Perusahaan yang Baik
                                                                                                                                                                      296
                                                     Laporan Keberlanjutan               Laporan Keuangan
      Good Corporate Governance                      Sustainability Report               Financial Statements




                                                                    Risiko Likuiditas
                                                                        Liquidity Risk

Tabel 39 : LIQA - Manajemen Risiko Likuiditas
Table 39 : LIQA - Liquidity Risk Management

                                                            LIQA - Manajemen Risiko Likuiditas
                                                              LIQA - Liquidity Risk Management

 Pengungkapan kualitatif
 Qualitative disclosure

 1.    Tata kelola pengelolaan risiko likuiditas, termasuk: toleransi risiko; struktur dan tanggung jawab pengelolaan risiko likuiditas; pelaporan likuiditas
       internal; dan komunikasi strategi, kebijakan dan praktik risiko likuiditas di seluruh lini bisnis dan dengan dewan direksi.
       Liquidity risk management governance, including: risk tolerance; liquidity risk management structure and responsibilities; internal liquidity reporting;
       and communication of liquidity risk strategies, policies and practices across business lines and with the board of directors.
       a.    Toleransi Risiko
             Risk Tolerance
             Bank menetapkan limit toleransi (risk tolerance) & risk appetite Risiko Likuiditas yang konsisten dan relevan dengan bisnis serta kompleksitas
             kegiatan usaha Bank. Limit tersebut meliputi antara lain limit Liquidity Coverage Ratio (LCR), limit Net Stable Funding Ratio (NSFR), limit Rasio
             Intermediasi Makroprudensial (RIM), limit mismatch arus kas baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang termasuk arus kas yang
             berasal dari rekening administratif, limit konsentrasi pada aset dan kewajiban, dan rasio-rasio likuiditas lainnya. Penetapan limit toleransi
             dilakukan agar Bank dapat mengelola likuiditas pada kondisi normal maupun krisis. Penetapan besaran limit risk appetite dan risk tolerance
             diajukan oleh Satuan Kerja Manajemen Risiko (SKMR) dan disetujui oleh Dewan Direksi dan Komisaris melalui Komite Manajemen Risiko (KMR).
             Apabila terjadi pelampauan limit, maka Satuan Kerja Manajemen Risiko (SKMR) akan berkoordinasi dengan Unit Bisnis terkait untuk menyusun
             action plan.
             The Bank sets tolerance limits (risk tolerance) & risk appetiteLiquidity Risk that is consistent and relevant to the business and complexity of the
             Bank's business activities. These limits include, among others, Liquidity Coverage Ratio (LCR) limits, Net Stable Funding Ratio (NSFR) limits,
             Macroprudential Intermediation Ratio (RIM) limits, cash flow mismatch limits both in the short and long term including cash flows originating
             from administrative accounts, concentration limits on assets and liabilities, and other liquidity ratios. Tolerance limits are determined so that the
             Bank can manage liquidity in normal and crisis conditions. Determination of the risk appetite and risk tolerance limits is proposed by the Risk
             Management Work Unit (SKMR) and approved by the Board of Directors and Commissioners through the Risk Management Committee (KMR).
             If the limit is exceeded, the Risk Management Work Unit (SKMR) will coordinate with the relevant Business Unit to prepare an action plan.
       b.    Struktur dan Tanggung Jawab Pengelolaan Risiko Likuiditas
             Liquidity Risk Management Structure and Responsibilities
             Bank menetapkan struktur organisasi, perangkat dan kelengkapan unit/fungsi terkait dengan penerapan manajemen risiko untuk Risiko
             Likuiditas yang sesuai dengan karakteristik dan kompleksitas kegiatan usaha Bank. Penanggung jawab dari pengelolaan Risiko Likuiditas
             adalah Unit Bisnis yang aktivitasnya terekspos langsung oleh Risiko Likuiditas. Unit Bisnis tersebut selanjutnya dibantu oleh Enterprise,
             Operational and Market Risk (EOMR) dengan memberikan masukan dan analisa yang objektif dalam proses identifikasi, pengukuran,
             pemantauan, dan pelaporan Risiko Likuiditas secara independen. Dewan Direksi dan Komisaris bertanggung jawab untuk memastikan bahwa
             penerapan manajemen Risiko Likuiditas telah sesuai dengan tujuan strategis, skala, karakteristik bisnis, dan profil Risiko Likuiditas Bank,
             termasuk memastikan integrasi penerapan manajemen risiko untuk Risiko Likuiditas dengan risiko-risiko lainnya yang dapat berdampak pada
             posisi likuiditas Bank.
             The Bank establishes the organizational structure, tools and completeness of units/functions related to the implementation of risk management
             for Liquidity Risk in accordance with the characteristics and complexity of the Bank's business activities. The person in charge of Liquidity Risk
             management is the Business Unit whose activities are directly exposed to Liquidity Risk. The Business Unit is further assisted by Enterprise,
             Operational and Market Risk (EOMR) by providing input and objective analysis in the process of identifying, measuring, monitoring and
             reporting Liquidity Risk independently. The Board of Directors and Commissioners are responsible for ensuring that the implementation of
             Liquidity Risk management is in accordance with the Bank's strategic objectives, scale, business characteristics, and Liquidity Risk profile,
             including ensuring the integration of risk management implementation for Liquidity Risk with other risks that may impact the Bank's liquidity
             position.
       c.    Pelaporan Likuiditas Internal dan Komunikasi Strategi
             Internal Liquidity Reporting and Strategy Communication
             Bank memiliki Sistem Informasi Manajemen Risiko yang memadai dan andal untuk keperluan pelaporan terkait Risiko Likuiditas. Secara umum,
             Bank telah menyampaikan dan melaporkan informasi terkait manajemen risiko untuk Risiko Likuiditas yang terdiri dari: rasio-rasio likuiditas,
             arus kas dan profil maturitas, stress testing Likuiditas, Profil Risiko Likuiditas, serta informasi lainnya yang terkait dengan posisi Likuiditas Bank
             dan kepatuhan Bank terhadap kebijakan dan prosedur Risiko Likuiditas. Seluruh informasi disampaikan ke Unit Bisnis terkait serta Dewan
             Direksi dan Komisaris melalui kanal sistem informasi internal Bank dan rapat Komite Manajemen Risiko (KMR) secara bulanan. Enterprise,
             Operational and Market Risk (EOMR) selanjutnya akan berkoordinasi secara periodik dengan Unit Bisnis terkait yang mengelola Risiko Likuiditas
             jika terjadi pelampauan terhadap kebijakan maupun limit untuk Risiko Likuiditas dan menyusun rencana aksi (action plan).
             The Bank has an adequate and reliable Risk Management Information System for reporting purposes related to Liquidity Risk. In general,
             the Bank has submitted and reported information related to risk management for Liquidity Risk consisting of: Liquidity ratios, cash flow and
             maturity profile, Liquidity stress testing, Liquidity Risk Profile, and other information related to the Bank's Liquidity position and the Bank's
             compliance with Liquidity Risk policies and procedures. All information is submitted to the relevant Business Units as well as the Board of
             Directors and Commissioners through the Bank's internal information system channels and monthly Risk Management Committee (KMR)
             meetings. Enterprise, Operational and Market Risk (EOMR) will then coordinate periodically with the relevant Business Units that manage
             Liquidity Risk in the event of an exceedance of the policy or limit for Liquidity Risk and develop an action plan.




 PT ALLO BANK INDONESIA TBK               2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 300
297                          Performa 2025               Laporan Manajemen                 Profil Perusahaan             Analisis dan Pembahasan Manajemen
                            Performance 2025               Management Reports                 Company Profile                  Management Discussion and Analysis




                                                              LIQA - Manajemen Risiko Likuiditas
                                                                LIQA - Liquidity Risk Management
           d.    Kebijakan dan Praktik Risiko Likuiditas di Seluruh Lini Bisnis dan dengan Dewan Direksi
                 Liquidity Risk Policies and Practices across Business Lines and with the Board of Directors
                 Dalam prakteknya, Unit Bisnis yang terekspos oleh Risiko Likuiditas akan menyampaikan informasi mengenai kondisi indikator makroekonomi
                 dan proyeksi bisnis melalui rapat Asset and Liability Committee (ALCO) serta dapat mengajukan besaran limit dan toleransi risiko yang terkait
                 dengan Risiko Likuiditas kepada Enterprise, Operational and Market Risk (EOMR) untuk dikaji dan diajukan ke Komite Manajemen Risiko untuk
                 mendapatkan persetujuan. Unit Bisnis terkait juga menyusun action plan, mengembangkan risk culture yang kuat, serta menerapkan kebijakan
                 dan prosedur manajemen risiko untuk Risiko Likuiditas yang telah ditetapkan oleh Dewan Direksi. Selanjutnya Dewan Direksi akan memantau
                 dan memastikan bahwa penerapan manajemen risiko untuk Risiko Likuiditas telah berjalan sesuai dengan tujuan dan karakteristik Bank
                 dengan dibantu oleh Enterprise, Operational and Market Risk (EOMR).
                 In practice, Business Units exposed to Liquidity Risk will submit information on the condition of macroeconomic indicators and business
                 projections through Asset and Liability Committee (ALCO) meetings and may submit the amount of limits and risk tolerance associated with
                 Liquidity Risk to the Enterprise, Operational and Market Risk (EOMR) for review and submission to the Risk Management Committee for
                 approval. The relevant Business Unit also develops action plans, develops a strong risk culture, and implements risk management policies
                 and procedures for Liquidity Risk that have been determined by the Board of Directors. Furthermore, the Board of Directors will monitor and
                 ensure that the implementation of risk management for Liquidity Risk has run in accordance with the objectives and characteristics of the Bank
                 with the assistance of Enterprise, Operational and Market Risk (EOMR).
      2.   Strategi pendanaan, termasuk kebijakan sumber diversifikasi dan tenor pendanaan, dan apakah strategi pendanaannya terpusat atau
           terdesentralisasi.
           Funding strategy, including diversification source policy and funding tenor, and whether the funding strategy is centralized or decentralized.
           Secara umum, Bank akan menyusun strategi pendanaan sebagai bagian dari upaya pengendalian Risiko Likuiditas. Strategi tersebut mencakup
           strategi diversifikasi sumber dan jangka waktu pendanaan yang dikaitkan dengan karakteristik dan rencana bisnis Bank. Hal ini tercantum dalam limit
           risiko Untuk Risiko Likuiditas terkait dengan konsentrasi pendanaan seperti konsentrasi Deposito terhadap Total DPK, konsentrasi DPK special rate
           terhadap Total DPK, konsentrasi DPK Korporasi terhadap Total DPK, serta konsentrasi Kewajiban Interbank.
           In general, the Bank will develop a funding strategy as part of efforts to control Liquidity Risk. This strategy includes a strategy to diversify sources
           and funding periods that are linked to the characteristics and business plans of the Bank. This is stated in the risk limit for Liquidity Risk related to
           funding concentrations such as the concentration of Deposits to Total DPK, the concentration of special rate DPK to Total DPK, the concentration of
           Corporate DPK to Total DPK, and the concentration of Interbank Liabilities.
      3.   Teknik mitigasi risiko likuiditas.
           Liquidity risk mitigation techniques.
           Bank melakukan mitigasi risiko likuiditas dengan cara memantau limit-limit risiko likuiditas yang telah ditetapkan oleh manajemen Bank. Apabila
           limit tersebut mengalami pelampauan (breach), maka Enterprise, Operational and Market Risk (EOMR) berkordinasi dengan Unit Bisnis Terkait untuk
           melakukan action plan.
           The Bank mitigates liquidity risk by monitoring the liquidity risk limits set by the Bank's management. If the limit is breached, the Enterprise,
           Operational and Market Risk (EOMR) will coordinate with the relevant Business Unit to conduct an action plan.
      4.   Penjelasan tentang bagaimana stress-test digunakan.
           An explanation of how stress tests are used.
           Stress Testing Likuiditas digunakan untuk mengetahui kemampuan Bank untuk memenuhi kebutuhan likuiditas dalam kondisi krisis dengan
           menggunakan skenario stress test secara spesifik (Bank specific scenario) maupun stress pada pasar (general market stress scenario).
           Liquidity Stress Testing is used to determine the Bank's ability to meet liquidity needs in crisis conditions using Bank specific scenarios and general
           market stress scenarios.
      5.   Garis besar rencana pendanaan mendesak bank.
           Outline of the bank's urgent funding plan.
           Dalam rangka pengendalian likuiditas dalam kondisi krisis, dibentuk suatu organisasi Business Continuity Management (BCM) yang memiliki tugas
           dan tanggung jawab melakukan pemantauan secara continue mengenai kondisi likuiditas bank. Apabila kondisi likuiditas bank berada dalam kriteria
           risiko high, maka Bank akan mengaktifkan Rencana Pendanaan Darurat.
           In order to control liquidity in crisis conditions, a Business Continuity Management (BCM) organization has been established with the duty and
           responsibility to continuously monitor the bank's liquidity condition. If the bank's liquidity condition is within the high risk criteria, the Bank will
           activate the Emergency Funding Plan.
      6.   Alat ukur atau metrik yang disesuaikan yang menilai struktur neraca bank atau arus kas proyeksi dan posisi likuiditas masa depan, dengan
           memperhitungkan risiko transaksi rekening administratif yang khusus untuk bank tersebut.
           A customized measurement tool or metric that assesses a bank's balance sheet structure or projected cash flows and future liquidity position, taking
           into account administrative account transaction risks specific to that bank.
           Pengukuran yang digunakan Bank dalam melakukan proyeksi arus kas yaitu dengan melihat kegiatan bisnis utama bank berdasarkan pendekatan
           informasi bisnis, remaining maturity (contractual) maupun behavioral dalam on & off balance sheet. Selain itu, bank juga melakukan Rencana
           Pendanaan/Penggunaan (RPP) dalam pengelolaan likuiditas jangka pendek.
           The measurement used by the Bank in making cash flow projections is by looking at the bank's main business activities based on business
           information, remaining maturity (contractual) and behavioral approaches on & off balance sheet. In addition, the bank also conducts a Funding /
           Utilization Plan (RPP) in managing short-term liquidity.




                                                                      Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025              PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 301
       Tata Kelola Perusahaan yang Baik
                                                                                                                                                                     298
                                                     Laporan Keberlanjutan                    Laporan Keuangan
       Good Corporate Governance                     Sustainability Report                    Financial Statements




                                                                  Risiko Operasional
                                                                     Operational Risk

Tabel 40 : Pengungkapan Risiko Operasional - Bank Secara Individu
Table 40: Operational Risk Disclosure - Bank Individually

                         Pendekatan yang Digunakan                                                                    Jumlah
 No.
                                 Approach                                                                              Total

                                                                                                                           dalam jutaan Rupiah | In million Rupiah
   1      Pendekatan Standar
          Standard Approach
          - Komponen Indikator Bisnis (KIB)                                                                           52.140,94
          - Components of Business Indicators (KIB)
          - Faktor Pengali Kerugian Intern (FPKI)                                                                    1,00000000
          - Internal Loss Multiplier Factor (FPKI)
          - Modal Minimum Risiko Operasional (MMRO)                                                                   52.140,94
          - Minimum Operational Risk Capital (MMRO)
          - ATMR untuk Risiko Operasional                                                                             651.761,75
          - RWA for Operational Risk




                                                                  Risiko Operasional
                                                                     Operational Risk

Tabel 41 : Pengungkapan Kualitatif Umum
Table 41: General Qualitative Disclosures

                                                                             Analisis Kualitatif
                                                                             Qualitative Analysis

  1.     Bank telah mengimplementasikan kebijakan manajemen risiko sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 18/POJK.03/ 2016 dan Surat
         Edaran OJK No. 34/SEOJK/032016 tentang Penerapan Manajemen Risiko Bagi Bank Umum serta mengacu juga pada peraturan internal mengenai
         Kebijakan Manajemen Risiko.

         Beberapa Kebijakan Internal yang terkait Manajemen Risiko Operasional diantaranya SK Manajemen Risiko Operasional; SE Kerangka Kerja
         Manajemen Risiko; SK Risk Appetite Framework, SK Komite Manajemen Risiko; SE Pedoman Penyusunan ATMR Risiko Operasional; SE Pedoman
         Penyusunan Profil Risiko; SK Kewajiban Penyediaan Modal Minimum (KPMM) sesuai Profil Risiko; SK Kebijakan Risk Limit; SE Pengelolaan Risiko
         Produk Bank; SE Risk Control & Self Assessment (RCSA); SE Key Risk Indicator (KRI); SE Prosedur dan Panduan Incident Reporting & Management;
         SK Implementasi Responsible Person (RP) pada Masing-Masing Divisi; SK Crisis Management Plan (CMP); SK Business Continuity Management
         (BCM); SK Business Continuity Plan (BCP); SE Prosedur dan Penyusunan BIA dan BCP Unit Kerja; dan SK Kebijakan Risk Management Terkait
         Kegiatan Alih Daya.

         Kebijakan Manajemen Risiko Operasional berperan sebagai panduan bagi Bank dalam mengelola Risiko Operasional yang melekat pada berbagai
         aktivitas Operasional dan Bisnis Bank, terutama untuk menetapkan tanggung jawab, akuntabilitas, dan menyelaraskan proses kerja. Harapannya, hal
         ini dapat mengurangi potensi kerugian yang disebabkan oleh gangguan proses internal, kesalahan manusia, kegagalan sistem, dan/atau peristiwa-
         peristiwa eksternal, dengan mengantisipasi timbulya insiden/ kesalahan akibat kurangnya pengelolaan Risiko Operasional yang efektif.

         The Bank has implemented risk management policies in accordance with the Financial Services Authority Regulation No. 18/POJK.03/ 2016 and
         OJK Circular Letter No. 34/SEOJK/032016 concerning the Implementation of Risk Management for Commercial Banks and also refers to internal
         regulations regarding Risk Management Policies.

         Some of the Internal Policies related to Operational Risk Management include Operational Risk Management Decree; Risk Management
         Framework Decree; Risk Appetite Framework Decree, Risk Management Committee Decree; Operational Risk RWA Preparation Guidelines; Risk
         Profile Preparation Guidelines; Minimum Capital Adequacy Decree (CAR) according to Risk Profile; Risk Limit Policy Decree; SE Bank Product
         Risk Management; SE Risk Control & Self Assessment (RCSA); SE Key Risk Indicator (KRI); SE Incident Reporting & Management Procedures and
         Guidelines; SK Responsible Person (RP) Implementation in Each Division; SK Crisis Management Plan (CMP); SK Business Continuity Management
         (BCM); SK Business Continuity Plan (BCP); SE Procedures and Preparation of BIA and BCP Work Units; and SK Risk Management Policies Related
         to Outsourcing Activities.

         The Operational Risk Management Policy serves as a guide for the Bank in managing Operational Risk inherent in various Operational and Business
         activities of the Bank, especially to assign responsibilities, accountabilities, and harmonize work processes. It is expected to reduce potential losses
         caused by internal process disruptions, human errors, system failures, and/or external events, by anticipating the occurrence of incidents/errors due
         to lack of effective Operational Risk management.




  PT ALLO BANK INDONESIA TBK               2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 302
299                         Performa 2025               Laporan Manajemen                 Profil Perusahaan             Analisis dan Pembahasan Manajemen
                           Performance 2025               Management Reports                 Company Profile                  Management Discussion and Analysis




                                                                          Analisis Kualitatif
                                                                          Qualitative Analysis

      2.   Dalam rangka meningkatkan efektivitas implementasi Manajemen Risiko Operasional, Bank telah memiliki Unit Kerja Enterprise, Operational, and
           Market Risk (EOMR) yang salah satu fungsinya terkait Manajemen Risiko Operasional dan berada dibawah koordinasi Satuan Kerja Manajemen
           Risiko dengan tugas dan tanggung jawab yang telah dirumuskan dengan jelas dan akuntabel. Unit Kerja ini memiliki tugas membantu Direksi dalam
           mengelola Risiko Operasional, memantau proses pelaksanaan Manajemen Risiko Operasional secara menyeluruh, memastikan kebijakan Manajemen
           Risiko Operasional berjalan pada seluruh tingkat Organisasi Bank. Dalam pelaksanaannya Unit Kerja EOMR berkoordinasi dengan beberapa Unit
           Kerja pada setiap kesempatan seperti Unit Kerja Internal Audit, Unit Kerja Cyber Risk, Unit Kerja Legal, Unit Kerja Kepatuhan serta Unit Kerja untuk
           membahas isu-isu Risiko Operasional yang kritikal agar risiko-risiko tersebut dapat dimitigasi dan dikendalikan secara efektif sejak dini.

           Untuk mendukung implementasi Kerangka Kerja Manajemen Risiko Operasional telah dibentuk 3 unsur penanggung jawab pengelola di masing-
           masing Unit Kerja yang terdiri dari Risk Owner, Operational Risk Manager (Risk Specialist) dan Responsible Person (RP). Risk Owner merupakan
           pemimpin tertinggi di Direktorat, Unit Kerja Bisnis dan unit kerja pendukung yang bertanggung jawab mengelola Risiko Operasional di unit kerja
           yang dipimpinnya, termasuk memastikan dipatuhinya peraturan dalam pelaksanaan kegiatan bisnis, operasional, dan transaksional. Operational Risk
           Manager (ORM) merupakan fungsi manajemen Risiko Operasional yang membantu Risk Owner mengimplementasikan Kerangka Kerja Manajemen
           Risiko Operasional. Responsible Person (RP) yang ditunjuk langsung oleh Direktur dan Kepala Divisi, bertugas membantu Kepala Divisinya
           mengelola Risiko Operasional terutama dalam hal Pelaporan Kejadian Risiko (Incident Report), Risk & Control Self-Assessment (RCSA), Key Risk
           Indicators (KRI) serta permasalahan risiko operasional lainnya yang tidak tercover pada area kerjanya.

           Selain menjalankan fungsi pengelolaan Risiko Operasional, Unit Kerja EOMR juga bertanggung jawab dalam mengoordinasikan implementasi
           Internal Control over Financial Reporting (ICoFR) di seluruh lini organisasi. Penerapan ICoFR ini bertujuan untuk memberikan keyakinan memadai
           bahwa laporan keuangan Bank disusun secara akurat, andal, dan sesuai dengan standar akuntansi yang berlaku, guna memitigasi risiko salah saji
           material.

           Dalam pelaksanaannya, Unit Kerja EOMR melakukan identifikasi terhadap akun-akun signifikan dan proses bisnis kritis yang berdampak langsung
           pada pelaporan keuangan. Melalui kerangka kerja ini, Bank melakukan evaluasi atas kecukupan rancangan (design effectiveness) serta efektivitas
           implementasi (operating effectiveness) dari kontrol-kontrol utama yang ada. Sinergi antara pengelolaan Risiko Operasional dan ICoFR ini
           memastikan bahwa setiap celah pengendalian dalam proses bisnis tidak hanya dimitigasi dari sisi kerugian finansial langsung, tetapi juga dijaga
           integritasnya dalam sistem pelaporan keuangan Bank.

           Selain fungsi pengendalian rutin, Unit Kerja EOMR juga memegang peranan strategis dalam penyusunan dan pemutakhiran Rencana Aksi
           Pemulihan (Recovery Plan) Bank. Unit ini bertanggung jawab untuk memastikan bahwa Bank memiliki kerangka kerja yang komprehensif dalam
           menghadapi kondisi tekanan (stress event) yang ekstrim namun mungkin terjadi.

           Dalam fungsinya tersebut, Unit Kerja EOMR menetapkan Indikator Pemicu (Recovery Indicators) yang mencakup aspek permodalan, likuiditas,
           rentabilitas, dan kualitas aset. Unit ini melakukan pemantauan secara berkala terhadap indikator-indikator tersebut guna memastikan deteksi dini
           atas potensi permasalahan finansial. Apabila indikator pemicu terlampaui, Unit Kerja EOMR berkoordinasi dengan Manajemen untuk mengaktifkan
           opsi pemulihan (recovery options) yang telah disiapkan, guna mengembalikan posisi kesehatan Bank ke tingkat normal tanpa memerlukan bantuan
           dari pihak eksternal. Sinergi ini mempertegas komitmen Bank dalam menjaga kelangsungan usaha dan stabilitas sistem keuangan.

           In order to improve the effectiveness of Operational Risk Management implementation, the Bank has an Enterprise, Operational, and Market Risk
           (EOMR) Work Unit, one of whose functions is related to Operational Risk Management and is under the coordination of the Risk Management Work
           Unit with clearly defined and accountable duties and responsibilities. This Working Unit has the task of assisting the Board of Directors in managing
           Operational Risk, monitoring the overall Operational Risk Management implementation process, ensuring Operational Risk Management policies
           are implemented at all levels of the Bank's Organization. In its implementation, the EOMR Work Unit coordinates with several Work Units on every
           occasion such as the Internal Audit Work Unit, Cyber Risk Work Unit, Legal Work Unit, Compliance Work Unit and Work Units to discuss critical
           Operational Risk issues so that these risks can be effectively mitigated and controlled early on.

           To support the implementation of the Operational Risk Management Framework, 3 elements of responsible managers have been established in
           each Work Unit consisting of Risk Owner, Operational Risk Manager (Risk Specialist) and Responsible Person (RP). The Risk Owner is the highest
           leader in the Directorate, Business Unit and supporting work units who is responsible for managing Operational Risk in the work unit he leads,
           including ensuring compliance with regulations in the implementation of business, operational and transactional activities. Operational Risk
           Manager (ORM) is an Operational Risk management function that helps the Risk Owner implement the Operational Risk Management Framework.
           The Responsible Person (RP) who is appointed by Director and Division Head, is tasked with assisting the Head of the Division in managing
           Operational Risk, especially in terms of Incident Reporting, Risk & Control Self-Assessment (RCSA), Key Risk Indicators (KRI) and other operational
           risk issues that are not covered in their work area.

           In addition to its Operational Risk management functions, the Enterprise, Operational, and Market Risk (EOMR) Work Unit is responsible for
           coordinating the implementation of Internal Control over Financial Reporting (ICoFR) across all organizational lines. The implementation of ICoFR
           aims to provide reasonable assurance that the Bank's financial statements are prepared accurately, reliably, and in accordance with applicable
           accounting standards, in order to mitigate the risk of material misstatement.

           In its execution, the EOMR Work Unit identifies significant accounts and critical business processes that have a direct impact on financial reporting.
           Through this framework, the Bank evaluates the design effectiveness and operating effectiveness of existing key controls. The synergy between
           Operational Risk management and ICoFR ensures that any control gaps within business processes are not only mitigated in terms of direct financial
           loss but are also safeguarded for their integrity within the Bank's financial reporting system.

           Beyond routine control functions, the EOMR Work Unit plays a strategic role in the preparation and updating of the Bank's Recovery Plan. This unit
           is responsible for ensuring that the Bank maintains a comprehensive framework to navigate extreme yet plausible stress events.

           In this capacity, the EOMR Work Unit establishes Recovery Indicators covering aspects of capital, liquidity, profitability, and asset quality. The unit
           conducts periodic monitoring of these indicators to ensure early detection of potential financial distress. Should a trigger indicator be breached,
           the EOMR Work Unit coordinates with Management to activate pre-defined recovery options, aimed at restoring the Bank's health to normal levels
           without requiring external support. This synergy reinforces the Bank's commitment to maintaining business continuity and financial system stability.




                                                                     Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025              PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 303
     Tata Kelola Perusahaan yang Baik
                                                                                                                                                                  300
                                                   Laporan Keberlanjutan                    Laporan Keuangan
     Good Corporate Governance                     Sustainability Report                    Financial Statements




                                                                           Analisis Kualitatif
                                                                           Qualitative Analysis

3.     Bank mengembangkan metodologi Manajemen Risiko Operasional dalam rangka penyempurnaan ORM tools yang telah ada. ORM Tools adalah
       perangkat atau sistem yang dirancang untuk membantu Bank dalam mengidentifikasi, menilai, mengendalikan, dan memantau Risiko Operasional.
       ORM Tools memiliki tiga modul yakni Risk Control Self Assessment (RCSA), Key Risk Indicator (KRI) dan Incident Report. RCSA digunakan untuk
       membantu risk owner dalam melakukan proses manajemen risiko operasional yang mencakup identifikasi dan pengukuran risiko operasional secara
       mandiri yang bersifat prediktif dan antisipatif. Selanjutnya, KRI adalah alat bantu yang memberikan informasi sejak dini mengenai gejala maupun
       risiko yang trennya menunjukkan peningkatan. Sedangkan Incident Report merupakan tools yang berfungsi sebagai database peristiwa risiko, yang
       digunakan untuk data pembelajaran Bank.

       Bank juga membangun database peristiwa risiko, termasuk di dalamnya data kerugian karena risiko operasional, melalui modul Incident Report.
       Hal ini merupakan bagian dari kegiatan Bank mendata Risk & Loss Event Data (RLED) yang akan digunakan di dalam perhitungan Modal Risiko
       Operasional dan ATMR Risiko Operasional. Peristiwa yang dicatat meliputi Loss Event dan/atau Near Miss Event. Kejadiannya dapat berasal dari
       kegiatan yang bersifat transaksional maupun non transaksional. Near Miss merupakan peristiwa risiko yang nyaris menimbulkan kerugian finansial
       atau yang telah menimbulkan kerugian finansial namun kerugian tersebut sudah recovery seluruhnya, dengan catatan pada saat pencatatan
       Incident Report peristiwa risiko sudah terselesaikan baik di hari yang sama dengan peristiwa ataupun tidak, sedangkan Loss Event merupakan
       peristiwa risiko yang berdampak finansial atau hilangnya dana Bank.

       Insiden/peristiwa Risiko Operasional wajib dianalisis kronologi, penyebab, dan dampaknya untuk memperoleh informasi yang lengkap dan
       komprehensif. Seluruh peristiwa risiko yang memiliki dampak kerugian finansial harus dicatat di dalam modul Incident Report berapapun nilai
       kerugiannya. Terhadap Insiden Risiko yang telah dicatat Unit Kerja terkait memantau kerugian dari Loss Event mengenai update setiap recovery
       kerugian sampai dengan final serta pembukuan kerugian final dalam buku Bank. Unit Kerja EOMR akan merekonsiliasi Loss yang dicatat pada
       Incident Report Database dengan yang dicatat di GL Kerugian Bank.

       The Bank developed an Operational Risk Management methodology in order to improve the existing ORM tools. ORM Tools are devices or systems
       designed to assist the Bank in identifying, assessing, controlling, and monitoring Operational Risk. ORM Tools have three modules, namely Risk
       Control Self Assessment (RCSA), Key Risk Indicator (KRI) and Incident Report. RCSA is used to assist risk owners in carrying out the operational risk
       management process which includes identifying and measuring operational risks independently which are predictive and anticipatory. Furthermore,
       KRI is a tool that provides early information on symptoms or risks that show an increasing trend. Meanwhile, Incident Report is a tool that functions
       as a database of risk events, which is used for Bank learning data.

       The Bank also establishes a database of risk events, including data on losses due to operational risks, through the Incident Report module. This is
       part of the Bank's activities in recording Risk & Loss Event Data (RLED) which will be used in calculating Operational Risk Capital and Operational
       Risk RWA. The events recorded include Loss Events and/or Near Miss Events. The incidents can originate from transactional or non-transactional
       activities. Near Miss is a risk event that almost caused a financial loss or has caused a financial loss but the loss has been fully recovered, with the
       note that at the time of recording the Incident Report the risk event has been resolved either on the same day as the event or not, while Loss Event
       is a risk event that has a financial impact or loss of Bank funds.

       Operational Risk Incidents/Events must be analyzed for chronology, causes, and impacts to obtain complete and comprehensive information. All
       risk events that have an impact on financial loss must be recorded in the Incident Report module regardless of the value of the loss. For the Risk
       Incidents that have been recorded, the related Work Unit monitors the losses from the Loss Event regarding updates on each loss recovery until the
       final and the final loss recording in the Bank's books. The EOMR Work Unit will reconcile the Losses recorded in the Incident Report Database with
       those recorded in the Bank's Loss GL.
4.     Satuan Kerja Manajemen Risiko (SKMR) khususnya Unit Kerja EOMR telah menerbitkan dan menyusun beberapa laporan kondisi risiko-risiko yang
       terkait dengan Bank kepada jajaran Manajemen. Laporan-laporan ini dibuat dalam rangka mendukung kinerja unit terkait melalui penyediaan data
       yang informatif, lengkap, dan terkini dalam rangka pengendalian risiko diantaranya Laporan Risk Limit, Kewajiban Penyediaan Modal Minimum
       (KPMM), Penilaian Tingkat Kesehtan Bank, Risk & Loss Event Database (RLED), Risk & Control Self Assessment (RCSA), Key Risk Indicator (KRI).
       Perhitungan Aset Tertimbang Menurut Risiko (ATMR) Operasional dengan Menggunakan Pendekatan Indikator Dasar pada periode sebelumnya
       dan Perhitungan Aset Tertimbang Menurut Risiko (ATMR) Operasional dengan Menggunakan Indikator Standar sesuai dengan SEOJK No. 6/
       SEOJK.03/2022.

       Di dalam Penilaian Tingkat Kesehatan Bank terdapat beberapa jenis risiko salah satunya Operasional dimana parameter-parameter penilaian pada
       risiko inheren adalah Karakteristik dan Kompleksitas Bisnis, Sumber Daya Manusia, Teknologi Informasi dan Infrastruktur Pendukung, Fraud dan
       Kejadian Eksternal. Parameter tersebut sesuai dengan Surat Edaran OJK terkait Penilaian Tingkat Kesehatan Bank.

       The Risk Management Work Unit (SKMR), especially the EOMR Work Unit, has published and compiled several reports on the condition of risks
       related to the Bank to the Management. These reports are made in order to support the performance of related units by providing informative,
       complete, and up-to-date data in order to control risks, including Risk Limit Reports, Minimum Capital Adequacy Requirement (CAR), Bank
       Soundness Level Assessment, Risk & Loss Event Database (RLED), Risk & Control Self-Assessment (RCSA), Key Risk Indicator (KRI). Calculation of
       Operational Risk-Weighted Assets (RWA) Using the Basic Indicator Approach in the previous period and Calculation of Operational Risk-Weighted
       Assets (RWA) Using Standard Indicators in accordance with SEOJK No. 6/SEOJK.03/2022.

       In the Bank Soundness Level Assessment, there are several types of risks, one of which is Operational where the assessment parameters for inherent
       risk are Business Characteristics and Complexity, Human Resources, Information Technology and Supporting Infrastructure, Fraud and External
       Events. These parameters are in accordance with the OJK Circular Letter regarding Bank Health Level Assessment.




PT ALLO BANK INDONESIA TBK               2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 304
301                         Performa 2025                Laporan Manajemen                 Profil Perusahaan              Analisis dan Pembahasan Manajemen
                           Performance 2025                Management Reports                 Company Profile                   Management Discussion and Analysis




                                                                           Analisis Kualitatif
                                                                           Qualitative Analysis

      5.   Bank senantiasa menyempurnakan implementasi Manajemen Risiko Operasional dengan meningkatkan kesadaran para Pegawai terhadap
           risiko serta menyempurnakan Kebijakan dan Prosedur operasional Bank. Berbagai upaya ini ditujukan untuk memitigasi risiko inheren dan terus
           meningkatkan sistem pengendalian khususnya terhadap Risiko Operasional. Bank juga terus-menerus meningkatkan kesadaran risiko seluruh
           pegawainya melalui berbagai media termasuk diantaranya email blast dan sosialisasi secara langsung.

           Bank dalam menentukan tingkat Risiko yang diambil, Toleransi Risiko, dan Strategi Bank secara keseluruhan selalu memperhatikan kemampuan
           modal Bank untuk dapat menyerap eksposur risiko atau kerugian yang timbul berdasarkan pengalaman kerugian di masa lalu, kemampuan sumber
           daya manusia, serta kepatuhan terhadap ketentuan internal dan eksternal yang berlaku. Bank telah menetapkan Limit Risiko secara memadai sesuai
           sasaran strategis dan strategi bisnis Bank secara keseluruhan yang wajib dipatuhi oleh seluruh lini organisasi, oleh karenanya Bank menerbitkan
           Kebijakan Risk Limit. Limit Risiko yang ditetapkan oleh Bank secara berkala ditinjau ulang minimal satu tahun sekali untuk memastikan kesesuaiannya
           dengan arah dan strategi bisnis Bank.

           Bank telah menerapkan Budaya Risiko (Risk Culture) antara lain dengan secara konsisten menerapkan proses identifikasi, pengukuran, pemantauan,
           pengendalian dan pelaporan atas potensi kerugian yang dapat dialami Bank (Potential Loss), mencegah kejadian risiko (Risk Event) dan
           meminimalkan kerugian Bank (Risk Loss). Kemudian melaksanakan proses identifikasi, pengukuran, pemantauan, pengendalian dan pelaporan
           setiap jenis dan kelompok risiko yang dilakukan secara berkesinambungan. Budaya Manajemen Risiko diinternalisasikan pada seluruh level
           Organisasi untuk mendorong konsistensi dan efektivitas Penerapan Manajemen Risiko Bank dan merupakan tanggung jawab bersama seluruh
           karyawan di setiap lini organisasi.

           Terdapat Product & Activity Forum yang secara rutin dilakukan untuk mengidentifikasi dan memitigasi risiko yang melekat pada produk dan aktivitas
           baru. Untuk mempermudah proses mitigasi Risiko Produk oleh Product Owner dan unit-unit kerja yang terkait lainnya, Bank telah menyusun
           Kebijakan Pengelolaan Risiko Produk Bank. Semua uang tunai yang dikelola oleh Bank telah diasuransikan, jenis asuransi uang tunai pada Bank
           terdapat dalam Cash In Save (uang dalam khazanah utama) dan Cash In Transit (uang dalam perjalanan).

           Sebagai bentuk pengawasan aktif Dewan Direksi atas implementasi Kualitas Penerapan Manajemen Risiko yang salah satunya terkait Risiko
           Operasional, Bank telah memiliki Komite Manajemen Risiko yang tujuan utamanya adalah untuk eskalasi dan pembahasan risiko-risiko utama di Bank.

           Dalam upaya memperkuat lini pertahanan pertama, Unit Kerja EOMR juga menginisiasi pengembangan dan implementasi Employee Risk Score.
           Inisiatif ini merupakan instrumen berbasis data yang dirancang untuk mengukur serta meningkatkan tingkat kesadaran risiko (risk awareness)
           karyawan secara objektif. Melalui Employee Risk Score, Bank dapat memantau sejauh mana pemahaman dan keterlibatan setiap individu dalam
           pengelolaan risiko, mulai dari kepatuhan terhadap pakta integritas hingga partisipasi aktif dalam program sosialisasi dan sertifikasi.

           Implementasi alat ini tidak ditujukan sebagai sarana hukuman (punishment), melainkan sebagai langkah proaktif dalam mengenali potensi bahaya
           sejak dini guna melindungi Bank dari risiko finansial, reputasi, maupun hukum. Lebih jauh lagi, program ini dikemas untuk menumbuhkan budaya
           kompetisi yang positif dan menyenangkan di kalangan pegawai. Dengan adanya transparansi skor risiko ini, diharapkan setiap karyawan terdorong
           untuk terus meningkatkan kompetensinya dalam mengelola risiko, yang pada akhirnya akan memperkuat ketahanan operasional Bank secara
           menyeluruh.

           The Bank continuously improves the implementation of Operational Risk Management by increasing employee awareness of risk and improving
           the Bank's operational policies and procedures. These efforts are aimed at mitigating inherent risk and continuously improving the control system,
           especially for Operational Risk. The Bank also continuously improves the risk awareness of all its employees through various media, including email
           blasts and direct socialization.

           In determining the level of risk taken, risk tolerance, and overall bank strategy, the Bank always pays attention to the Bank's capital capacity to
           absorb risk exposure or losses arising from past loss experience, human resource capacity, and compliance with applicable internal and external
           provisions. The Bank has set adequate Risk Limits in accordance with the Bank's strategic targets and overall business strategy that must be adhered
           to by all lines of the organization, therefore the Bank issues a Risk Limit Policy. The Risk Limits set by the Bank are periodically reviewed at least once
           a year to ensure their compliance with the Bank's business direction and strategy.

           The Bank has implemented a Risk Culture, among others by consistently implementing the process of identification, measurement, monitoring,
           control and reporting of potential losses that can be experienced by the Bank (Potential Loss), preventing risk events (Risk Event) and minimizing
           Bank losses (Risk Loss). Then implementing the process of identification, measurement, monitoring, control and reporting of each type and group
           of risks that are carried out continuously. Risk Management Culture is internalized at all levels of the Organization to encourage consistency and
           effectiveness of the Implementation of Bank Risk Management and is a shared responsibility of all employees at every level of the organization.

           There is a Product & Activity Forum which is routinely held to identify and mitigate the risks inherent in new products and activities. To facilitate
           the process of Product Risk mitigation by Product Owners and other related work units, the Bank has prepared a Bank Product Risk Management
           Policy. All cash managed by the Bank has been insured, the type of cash insurance at the Bank is in Cash In Save (money in the main treasury) and
           Cash In Transit (money in transit).

           As a form of active supervision by the Board of Directors over the implementation of the Quality of Risk Management Implementation, one of which is
           related to Operational Risk, the Bank has a Risk Management Committee whose main purpose is to escalate and discuss the main risks in the Bank.

           In an effort to strengthen the first line of defense, the EOMR Work Unit has initiated the development and implementation of the Employee Risk
           Score. This initiative is a data-driven tool designed to objectively measure and enhance the level of risk awareness among employees. Through the
           Employee Risk Score, the Bank can monitor the extent of individual understanding and involvement in risk management, ranging from compliance
           with integrity pacts to active participation in socialization and certification programs.

           The implementation of this tool is not intended as a punitive measure, but rather as a proactive step to recognize potential hazards early on, thereby
           safeguarding the Bank against financial, reputational, and legal repercussions. Furthermore, the program is designed to foster a positive and
           engaging competitive culture among employees. By providing transparency through risk scoring, each employee is encouraged to continuously
           improve their risk management competencies, which ultimately strengthens the Bank's overall operational resilience.




                                                                      Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025              PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 305
  Tata Kelola Perusahaan yang Baik
                                                                                                      302
                                              Laporan Keberlanjutan            Laporan Keuangan
  Good Corporate Governance                   Sustainability Report            Financial Statements




                                                      Halaman ini sengaja di kosongkan
                                                       This page intentionally left blank




PT ALLO BANK INDONESIA TBK           2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 306
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025   PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 307
                                                         Tata Kelola
                                                                            05
                                                        Perusahaan
                                                          yang Baik
                                                  Good Corporate
                                                     Governance




PT ALLO BANK INDONESIA TBK   2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 308
305           Performa 2025             Laporan Manajemen            Profil Perusahaan             Analisis dan Pembahasan Manajemen
              Performance 2025            Management Reports            Company Profile                 Management Discussion and Analysis




  Prinsip Dasar Penerapan Tata Kelola
  Perusahaan yang Baik
  ● Basic Principles of Implementing Good Corporate Governance


  Komitmen dan                   Tata Kelola Perusahaan yang Baik atau Good               Good Corporate Governance (GCG) is
                                 Corporate Governance (GCG) merupakan                     the principles that underpin the Bank's
  Konsistensi
                                 prinsip-prinsip yang menjadi dasar atas                  management processes and mechanisms,
  Penerapan Tata
                                 proses dan mekanisme pengelolaan Bank                    based on compliance with applicable
  Kelola Perusahaan              berlandaskan kepatuhan terhadap peraturan                laws and regulations. For the Bank, the
  yang Baik                      dan perundang-undangan yang berlaku.                     implementation of GCG ensures optimal
  (Good Corporate                Bagi Bank, penerapan GCG juga berfungsi                  business and operational performance,
  Governance)                    untuk memastikan kinerja bisnis dan                      reflects ethical business practices, and
  Secara                         operasional secara optimal, cerminan praktik             creates sound competition and a conducive
  Berkelanjutan                  penerapan etika bisnis, serta menciptakan                business climate.
  Commitment and                 persaingan yang sehat dan iklim usaha yang
  Consistency of                 kondusif.

  Sustainable GCG
                                 Atas dasar ini, Bank berkomitmen secara                  Based on this, the bank is fully committed to
  Implementation                 penuh untuk menerapkan GCG dengan                        implementing GCG by ensuring compliance
                                 memastikan       kesesuaian     pengelolaan              with laws and regulations. This commitment
                                 perusahaan dengan kepatuhan terhadap                     is implemented by making GCG practices a
                                 perundang-undangan.        Komitmen        ini           basic guideline that must be implemented
                                 diterapkan dengan menjadikan praktik                     comprehensively at all levels of the bank's
                                 GCG sebagai pedoman dasar yang harus                     organization, starting with the Board of
                                 dilakukan secara komprehensif di seluruh                 Commissioners, the Board of Directors, and
                                 tingkat organisasi Bank, dimulai dari jajaran            all employees within the bank.
                                 Dewan Komisaris, Direksi, dan seluruh
                                 karyawan di lingkungan bank.

                                 Penerapan Tata Kelola Perusahaan yang Baik               The comprehensive implementation of
                                 dan komprehensif juga menjadi indikator                  Good Corporate Governance is also an
                                 penting bagi investor untuk menilai sebuah               important indicator for investors in assessing
                                 perusahaan di masa depan. Terlebih,                      a company's future. Furthermore, in the
                                 di industri perbankan, penerapan Tata                    banking industry, the implementation of
                                 Kelola Perusahaan yang Baik juga menjadi                 Good Corporate Governance serves as a
                                 landasan dan kebutuhan perusahaan                        foundation and requirement for companies
                                 dalam menciptakan nilai tambah yang                      to create sustainable added value, support
                                 berkelanjutan,     mendukung   perusahaan                companies in navigating the dynamics of
                                 dalam menghadapi dinamika industri                       the banking industry, and establish the
                                 perbankan, serta membentuk fondasi iklim                 foundation for a healthy investment climate
                                 investasi yang sehat dan dapat mendorong                 that can encourage financial inclusion.
                                 terciptanya inklusi keuangan.

                                 Sejalan dengan tujuan tersebut, Allo Bank                In line with this objective, Allo Bank
                                 senantiasa memperkuat dan meningkatkan                   continuously strengthens and improves
                                 penerapan Tata Kelola Perusahaan yang                    the implementation of Good Corporate
                                 Baik di seluruh aspek kegiatan usaha yang                Governance across all aspects of its business
                                 dijalankan. Hal tersebut diwujudkan dengan               activities. This is achieved through, among
                                 antara lain melakukan review dan pengkinian              other things, reviewing and updating




                                                    Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025        PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 309
                                                                                                                                                               306
    Tata Kelola Perusahaan yang Baik             Laporan Keberlanjutan               Laporan Keuangan
    Good Corporate Governance                    Sustainability Report               Financial Statements




kebijakan tata kelola sebagai salah satu wujud komitmen                          its governance policies, demonstrating its commitment to
peningkatan kualitas penerapan tata kelola yang baik di seluruh                  improving the quality of good governance implementation
lapisan organisasi Bank.                                                         across all levels of the Bank's organization.




Tujuan Penerapan Tata Kelola Perusahaan yang Baik
Objectives of Implementing Good Corporate Governance
Implementasi prinsip-prinsip GCG di lingkungan Bank secara                       The consistent and continuous implementation of GCG
konsisten dan berkesinambungan bertujuan untuk:                                  principles within the Bank aims to:
1. Mendorong peningkatan kualitas pengelolaan bank yang                          1. Encourage improvement in the quality of sound bank
    sehat, berdasarkan prinsip kehati-hatian dan beretika, yang                      management, based on prudential and ethical principles,
    dapat meningkatkan daya saing bank.                                              which can enhance bank competitiveness.
2. Mengoptimalkan nilai perusahaan bagi Pemegang Saham                           2. Optimize company value for Shareholders while still paying
   dengan tetap memperhatikan kepentingan lainnya.                                   attention to other interests.




Penerapan Prinsip Tata Kelola Perusahaan
Implementation of Corporate Governance Principles
Penerapan prinsip GCG di Bank dilaksanakan dengan mengacu                        The implementation of GCG principles at the Bank is carried out
pada 4 (empat) pilar sesuai dengan Pedoman Umum Good                             by referring to the four pillars in accordance with the General
Corporate Governance (PUGKI) yang dikeluarkan oleh Komite                        Guidelines for Good Corporate Governance (PUGKI) issued by
Nasional Kebijakan Governance (KNKG). Adapun keempat pilar                       the National Committee for Governance Policy (KNKG). The
GCG yang diterapkan oleh Bank adalah sebagai berikut:                            four GCG pillars implemented by the Bank are as follows:


 Perilaku Beretika (Etika)             Dalam melaksanakan kegiatannya korporasi senantiasa mengedepankan kejujuran, memperlakukan semua
 Ethics                                pihak dengan hormat, memenuhi komitmen, membangun serta menjaga nilai-nilai moral dan kepercayaan
                                       secara konsisten. Korporasi memperhatikan kepentingan pemegang saham dan pemangku kepentingan lainnya
                                       berdasarkan asas kewajaran dan kesetaraan dan dikelola secara independen sehingga masing-masing organ
                                       perusahaan tidak saling mendominasi dan tidak dapat diintervensi oleh pihak lain.

                                       In conducting its activities, the company prioritizes honesty, treats all parties with respect, fulfills commitments,
                                       and consistently upholds moral values and trust. The company considers the interests of shareholders and other
                                       stakeholders based on the principles of fairness and equality and operates independently to ensure that no
                                       corporate entity dominates another or is subject to external intervention.

 Transparansi                          Untuk menjaga objektivitas dalam menjalankan bisnis, perusahaan menyediakan informasi yang material dan
 Transparency                          relevan dengan cara yang mudah untuk diakses dan dipahami oleh pemangku kepentingan. Korporasi mengambil
                                       inisiatif untuk mengungkapkan tidak hanya masalah yang disyaratkan oleh peraturan perundang-undangan, tetapi
                                       juga hal yang penting untuk pengambilan keputusan oleh pemegang saham, kreditur, dan pemangku kepentingan
                                       lainnya.

                                       To maintain objectivity in business operations, the company provides material and relevant information in a
                                       manner that is easily accessible and understandable for stakeholders. It proactively discloses not only information
                                       mandated by laws and regulations but also other significant matters that may influence decisionmaking by
                                       shareholders, creditors, and other stakeholders.

 Akuntabilitas                         Korporasi dapat mempertanggungjawabkan kinerjanya secara transparan dan wajar. Untuk itu Korporasi harus
 Accountability                        dikelola secara benar, terukur dan sesuai dengan kepentingan korporat dengan tetap memperhitungkan
                                       kepentingan pemegang saham dan pemangku kepentingan. Akuntabilitas merupakan prasyarat yang diperlukan
                                       untuk mencapai kinerja yang berkelanjutan.

                                       The corporation is responsible for ensuring that its performance is transparent and fair. To achieve this, it must be
                                       managed properly, with measurable processes, and in alignment with corporate interests, while also considering
                                       the rights of shareholders and stakeholders. Accountability is a crucial prerequisite for achieving sustainable
                                       performance.

 Keberlanjutan                         Korporasi mematuhi peraturan perundang-undangan serta berkomitmen melaksanakan tanggung jawab terhadap
 Sustainability                        masyarakat dan lingkungan agar berkontribusi pada pembangunan berkelanjutan melalui kerjasama dengan
                                       semua pemangku kepentingan terkait untuk meningkatkan kehidupan mereka dengan cara yang selaras dengan
                                       kepentingan bisnis dan agenda Pembangunan berkelanjutan.

                                       The Corporation complies with all applicable laws and regulations and remains committed to fulfilling its
                                       responsibilities toward society and the environment. It aims to contribute to sustainable development by
                                       collaborating with relevant stakeholders to enhance their quality of life in a manner that aligns with business
                                       interests and the Sustainable Development agenda.




 PT ALLO BANK INDONESIA TBK            2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 310
307                   Performa 2025         Laporan Manajemen               Profil Perusahaan       Analisis dan Pembahasan Manajemen
                     Performance 2025         Management Reports               Company Profile           Management Discussion and Analysis




  Dasar Penerapan Tata Kelola Perusahaan yang Baik
  Basis for Implementation of Good Corporate Governance

  Penerapan GCG di lingkungan Bank dilakukan dengan                    The implementation of GCG in the Bank environment is carried
  mengacu kepada sejumlah peraturan dan ketentuan yang                 out with reference to a number of regulations and provisions in
  berlaku di Indonesia, antara lain:                                   force in Indonesia, including:

  Undang-Undang:                                                       Regulations:

  1. Undang-undang Republik Indonesia No. 10 tahun 1998                1.    Law of the Republic of Indonesia No. 10 of 1998 concerning
     tentang perubahan atas Undang-undang No. 7 tahun 1992                   amendments to Law No. 7 of 1992 concerning Banking.
     tentang Perbankan.
  2. Undang-Undang Republik Indonesia No. 40 tahun 2007                2. Law of the Republic of Indonesia No. 40 of 2007 concerning
     tentang Perseroan Terbatas.                                          Limited Liability Companies.


  Peraturan Otoritas Jasa Keuangan:                                    Financial Services Authority Regulations:

  1. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 21/POJK.04/2015              1.  Financial Services Authority Circular Letter No. 32/
     tentang Penerapan Pedoman Tata Kelola Perusahaan                      SEOJK.04/2015 concerning Guidelines for Public Company
     Terbuka.                                                              Governance.
  2. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 31/POJK.04/2015              2. Financial Services Authority Circular Letter No. 13/
     tentang Keterbukaan atas Informasi atau Fakta Material                SEOJK.03/2017 concerning Implementation of Governance
     oleh Emiten atau Perusahaan Publik.                                   for Conventional Bank.
  3. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 4/POJK.03/2016               3. Financial Services Authority Circular Letter No. 14/
     tentang Penilaian Tingkat Kesehatan Bank Umum.                        SEOJK.03/2017 concerning Assessment of the Soundness
                                                                           Level of Conventional Bank.
  4. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 46/POJK.03/2017              4. Financial Services Authority Regulation No. 46/
     tentang Pelaksanaan Fungsi Kepatuhan Bank Umum.                       POJK.03/2017 concerning Implementation of Compliance
                                                                           Function of Conventional Bank.
  5. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 37/POJK.03/2019              5. Financial Services Authority Regulation No. 37/
     tentang Transparansi dan Publikasi Laporan Bank.                      POJK.03/2019 concerning Transparency and Publication
                                                                           of Bank Reports.
  6. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 13/POJK.03/2021              6. Financial Services Authority Regulation No. 13/
     tanggal 30 Juli 2021 tentang Penyelenggaraan Produk                   POJK.03/2021 dated July 30, 2021, concerning the
     Bank Umum.                                                            Implementation of Commercial Bank Products.
  7. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No.12/POJK.03 tentang            7. Financial Services Authority Regulation No. 12/POJK.03
     Bank Umum.                                                            concerning the Commercial Banks.
  8. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 14/POJK.03/2021              8. Financial Services Authority Regulation No. 14/
     tanggal 30 Juli 2021 tentang perubahan atas Peraturan                 POJK.03/2021 dated July 30, 2021, concerning the
     Otoritas Jasa Keuangan No.34/POJK.03/2018 Penilaian                   amendments to Financial Services Authority Regulation
     Kembali Bagi Pihak Utama Lembaga Jasa Keuangan.                       No. 34/POJK.03/2018 concerning Reassessment for Key
                                                                           Parties of Financial Services Institutions.
  9. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 1/POJK.03/2019               9. Financial Services Authority Regulation No. 1/POJK.03/2019
      tanggal 28 Januari 2019 tentang Penerapan Fungsi Audit               dated January 28, 2019, concerning the Implementation of
      Intern pada Bank Umum.                                               the Internal Audit Function in Commercial Banks.
  10. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 38/POJK.03/2019             10. Financial Services Authority Regulation No. 38/
      tanggal 19 Desember 2019 tentang         Perubahan atas              POJK.03/2019 dated December 19, 2019, concerning the
      Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No.32/POJK.03/2019                  Amendments to Financial Services Authority Regulation No.
      tentang Batas Maksimum Pemberian Kredit dan Penyediaan               32/POJK.03/2019 concerning the Maximum Credit Limit
      Dana Besar bagi Bank Umum.                                           and Large Fund Provision for Commercial Banks.
  11. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 12 tahun 2024               11. Financial Services Authority Regulation No. 12 of 2024
      tanggal 31 Juli tentang Penerapan Strategi Anti Fraud Bagi           dated July 31, concerning the Implementation of Anti-Fraud
      Lembaga Jasa Keuangan.                                               Strategies for Financial Services Institutions.




                                                        Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025     PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 311
                                                                                                                                                    308
       Tata Kelola Perusahaan yang Baik            Laporan Keberlanjutan             Laporan Keuangan
       Good Corporate Governance                   Sustainability Report             Financial Statements




12. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 42/POJK.03/2017                        12. Financial Services Authority Regulation No. 42/
    tanggal 12 Juli 2017 tentang Kewajiban Penyusunan dan                           POJK.03/2017 dated July 12, 2017, concerning the
    Pelaksanaan Kebijakan Perkreditan atau Pembiayaan Bank                          Obligation to Prepare and Implement Bank Credit or
    bagi Bank Umum.                                                                 Financing Policies for Commercial Banks.
13. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 9      tahun 2023                      13. Financial Services Authority Regulation No. 9 of 2023 dated
    tanggal 11 Juli 2023 tentang Penggunaan Jasa Akuntan                            July 11, 2023, concerning the Use of Public Accountants
    Publik dan Kantor Akuntan Publik dalam Kegiatan Jasa                            and Public Accounting Firms in Financial Services Activities.
    Keuangan.
14. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 51/POJK.03/2017                        14. Financial Services Authority Regulation No. 51/
    tanggal 18 Juli 2017 tentang Penerapan Penerapan                                POJK.03/2017 dated July 18, 2017, concerning the
    Kuangan Berkelanjutan bagi Lembaga Jasa Keuangan,                               Implementation of Sustainable Finance for Financial
    Emiten, dan Perusahaan Publik.                                                  Services Institutions, Issuers, and Public Companies.
15. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 5/POJK.03/2016                         15. Financial Services Authority Regulation No. 5/POJK.03/2016
    tanggal 26 Januari 2016 tentang Rencana Bisnis Bank.                            dated January 26, 2016, concerning the Bank Business
                                                                                    Plans.
16. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 27/POJK.03/2016                        16. Financial Services Authority Regulation No. 27/
    tanggal 22 Juli 2016 tentang Penilaian Kemampuan dan                            POJK.03/2016 dated July 22, 2016, concerning the Fit
    Kepatutan bai Bank Pihak Utama Lembaga Jasa Keuangan.                           and Proper Test for Banks as the Main Party of Financial
                                                                                    Services Institutions.
17. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No.18/POJK.03/2016                         17. Financial Services Authority Regulation No. 18/
    tanggal 16 Maret 2016 tentang Penerapan Manajemen                               POJK.03/2016 dated March 16, 2016, concerning the
    Risiko Bagi Bank Umum.                                                          Implementation of Risk Management for Commercial
                                                                                    Banks.
18. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No.45/POJK.03/2015                         18. Financial Services Authority Regulation No. 45/
    tanggal 23 Desember 2015 tentang Penerapan Tata Kelola                          POJK.03/2015 dated December 23, 2015, concerning
    Dalam Pemberian Remunerasi bagi Bank Umum.                                      the Implementation of Governance in Remuneration for
                                                                                    Commercial Banks.


Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan                                             Circular Letter of the Financial Services Authority

1. Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No. 32/                                  1.   Financial Services Authority Circular Letter No. 32/
   SEOJK.04/2015 tentang Pedoman Tata Kelola Perusahaan                              SEOJK.04/2015 concerning Guidelines for Public Company
   Terbuka.                                                                          Governance.
2. Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No. 13/SEOJK.03/2017                     2.   Financial Services Authority Circular Letter No. 13/
   tentang Penerapan Tata Kelola Bagi Bank Umum.                                     SEOJK.03/2017 concerning Implementation of Governance
                                                                                     for Conventional Bank.
3. Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No. 14/SEOJK.03/2017                     3.   Financial Services Authority Circular Letter No. 14/
   tentang Penilaian Tingkat Kesehatan Bank Umum.                                    SEOJK.03/2017 concerning Assessment of Conventional
                                                                                     Bank Sound Level.
4. Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No. 34/                                  4.   Financial Services Authority Circular Letter No. 34/
   SEOJK.03/2016 tanggal 1 September 2016 tentang                                    SEOJK.03/2016 dated September 1, 2016, concerning
   Penerapan Manajemen Risiko Bank Umum.                                             the Implementation of Risk Management for Commercial
                                                                                     Banks.
5. Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No. 14/                                  5.   Financial Services Authority Circular Letter No. 14/
   SEOJK.03/2025 tanggal 24 Juni 2025 tentang Penerapan                              SEOJK.03/2025 dated June 24, 2025, concerning the
   tata Kelola dalam Pemberian Remunerasi bagi Bank Umum.                            Implementation of Governance in Remuneration for
                                                                                     Commercial Banks.

Lainnya:                                                                        Others:

1. Ketentuan lainnya yang terkait dengan Pasar Modal.                           1. Other provisions related to the Capital Market.
2. Pedoman Umum GCG Indonesia, Komite Nasional                                  2. General Guidelines for GCG Indonesia, National Committee
   Kebijakan Governance.                                                           for Governance Policy.
3. Anggaran Dasar Allo Bank                                                     3. Allo Bank Articles of Association.




     PT ALLO BANK INDONESIA TBK           2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 312
309        Performa 2025     Laporan Manajemen           Profil Perusahaan          Analisis dan Pembahasan Manajemen
          Performance 2025    Management Reports            Company Profile              Management Discussion and Analysis




  Perkembangan Penerapan Tata Kelola
  Perusahaan yang Baik
  ● Development of Good Corporate Governance Implementation

                              Berbekal fondasi dan ekosistem bisnis            Armed with a strong foundation and
                              yang kuat, Bank berupaya untuk                   business ecosystem, the Bank is always
                              terus menyesuaikan seluruh aktivitas             working to adapt all of its business
                              bisnis yang dijalankan sesuai dengan             activities to the latest in technological
                              perkembangan teknologi dan dinamika              developments and industry dynamics.
                              industri terkini. Allo Bank berkomitmen          Allo Bank is committed to supporting
                              untuk terus memperkuat implementasi              Environmental, Social, and Governance
                              tata kelola yang baik dan berkelanjutan          (ESG) principles as a means of
                              pada proses bisnis dan operasional               strengthening its implementation of good
                              dengan mendukung prinsip prinsip                 and sustainable governance throughout
                              Environmental, Social, and Governance            all of its business and operational
                              (ESG).      Untuk       menyempurnakan           processes. The Bank has made the
                              penerapan GCG di perusahaan, pada                following efforts in 2025 as a means to
                              2025 Bank telah menyusun sejumlah                enhance its GCG implementation within
                              langkah, antara lain:                            the company:
                              1. Pemenuhan          aspek     komposisi,       1. Fulfillment of work guidelines
                                  independensi,       integritas,   dan             involving       the     composition,
                                  kompetensi         Direksi,     Dewan             independence,       integrity,     and
                                  Komisaris, serta komite yang                      competence for the Board of
                                  didukung oleh pedoman kerja.                      Directors, Board of Commissioners,
                                                                                    and their respective committees.
                              2. Pemenuhan kebijakan terkait kode              2. Compliance with policies related
                                 etik yang didalamnya mengatur juga                 to the Bank's code of ethics, which
                                 benturan kepentingan. Penerapan                    also regulates conflicts of interest.
                                 tanda tangan kode etik.                            Implementing signatures for the
                                                                                    code of ethics.
                              3. Pemenuhan struktur pengendalian               3. Adequate compliance with the
                                 internal Bank berjalan memadai                     Bank's internal control structure
                                 (Audit     Internal,     Kepatuhan,                (Internal Audit, Compliance, Risk
                                 Manajemen Risiko, APU PPT &                        Management, AML, CFT & PPPSPM,
                                 PPPSPM serta Anti Fraud).                          and Anti-Fraud).
                              4. Pengembangan karyawan melalui                 4. Employee development through
                                 program pelatihan terstruktur,                     structured training programs.
                              5. Penyesuaian struktur organisasi               5. Organizational structure adjustments
                                 melalui SK Perubahan Struktur                      through a Decree on Changes to
                                 Organisasi Oktober 2025.                           the Organizational Structure from
                                                                                    October 2025.
                              6. Bank telah memiliki Kebijakan                 6. Ensuring       the    Bank       has   a
                                 remunerasi, dan kebijakan dividen.                 remuneration policy and a dividend
                                                                                    policy.




                                        Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025     PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 313
                                                                                                                                                 310
    Tata Kelola Perusahaan yang Baik            Laporan Keberlanjutan            Laporan Keuangan
    Good Corporate Governance                   Sustainability Report            Financial Statements




7. Ketersediaan Portal kebijakan yang terpusat.                              7. Guaranteeing the availability of a centralized policy portal.
8. Akses layanan      perbankan yang andal melalui aplikasi                  8. Providing access to reliable banking services through Allo
    mobile banking Allo Bank.                                                    Bank's mobile banking application.
9. Website resmi menampilkan keterbukaan informasi                           9. Making sure the Bank's official website displays transparent
    keuangan dan non-keuangan.                                                   financial and non-financial information.
10. Kapabilitas dan keamanan Sistem IT yang baik dan terkini.                10. Strong and up-to-date IT system capabilities and security.
11. Direksi telah melaksanakan tugas dan tanggung jawab                      11. Ensuring the Board of Directors has carried out its duties
    sesuai anggaran dasar dan ketentuan peraturan perundang-                     and responsibilities in accordance with the articles of
    undangan.                                                                    association and statutory regulations.
12. Dewan Komisaris telah menjalankan fungsi pengawasan,                     12. Ensuring the Board of Commissioners has carried out its
    sesuai anggaran dasar dan ketentuan peraturan perundang-                     supervisory function in accordance with the articles of
    undangan.                                                                    association and statutory regulations.
13. Direksi dan Dewan Komisaris berkoordinasi dan sinergi                    13. Ensuring the Board of Directors and the Board of
    dalam pembahasan kinerja, kebijakan strategis, serta                         Commissioners have coordinated and synergized in
    penerapan tata kelola Bank.                                                  discussing performance, strategic policies, and the
                                                                                 implementation of Bank governance.
14. Komite-komite di bawah Dewan Komisaris telah                             14. Ensuring committees under the Board of Commissioners
    melaksanakan tugas dan fungsinya dengan baik.                                have carried out their duties and functions effectively.
15. Pelaksanaan fungsi kepatuhan berlangsung secara efektif                  15. Ensuring the Bank's compliance function is implemented
    dan independen.                                                              effectively and independently.
16. Penerapan sistem pengendalian internal yang efektif.                     16. Implementation of an effective internal control system that
    Mencakup kepatuhan, APU PPT & PPPSPM, Manajemen                              encompasses compliance, AML, PPT & PPPSPM, Risk
    Risiko, Audit Internal, serta Anti Fraud.                                    Management, Internal Audit, and Anti-Fraud.
17. Kebijakan, ketentuan, serta sistem dan prosedur yang                     17. Ensuring the Bank's policies, provisions, systems, and
    dimiliki oleh Bank telah diperbaharui sesuai dengan                          procedures have been updated in accordance with
    ketentuan yang berlaku.                                                      applicable regulations.
18. Bank telah memproses kewajiban pelaporan kepada                          18. Ensuring the Bank has processed its routine and incidental
    regulator baik laporan rutin maupun insidentil kepada                        regulatory reporting requirements.
    regulator.
19. Penyusunan Rencana Bisnis Bank (RBB) melibatkan seluruh                  19. Preparing a Bank Business Plan (RBB) that involves all levels
    jajaran organisasi bank.                                                     of the Bank's organization.
20. Sebagai anggota dari KUB, Bank senantiasa berkoordinasi                  20. As a Community Banking Business Unit, the Bank
    dengan Koordinator KUB dalam monitoring pelaksanaan                          consistently coordinates with Community Banking Business
    kepatuhan.                                                                   Unit Coordinators to monitor compliance implementation.
21. Bank menerapkan tata kelola yang baik dengan                             21. The Bank implements good governance by taking risk
    memperhatikan pengelolaan risiko dan prinsip keuangan                        management and sustainable finance principles into
    berkelanjutan, termasuk penyusunan rencana aksi dan                          account, including its development of action plans and its
    alokasi dana sosial dan lingkungan.                                          allocation of social and environmental funds.




 PT ALLO BANK INDONESIA TBK            2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 314
311            Performa 2025     Laporan Manajemen           Profil Perusahaan          Analisis dan Pembahasan Manajemen
              Performance 2025    Management Reports            Company Profile              Management Discussion and Analysis




      Penilaian Penerapan Tata Kelola
      Perusahaan yang Baik
      ● Assessment of Good Corporate Governance Implementation




                                  Allo    Bank     berkomitmen     untuk           Allo Bank is committed to prioritizing
                                  mengedepankan penerapan GCG yang                 GCG implementation, reflected in
                                  tercermin dalam serangkaian kebijakan            a series of operational policies and
                                  dan prosedur operasional yang secara             procedures consistently applied in
                                  konsisten diterapkan dalam seluruh               all daily activities. The Bank also has
                                  kegiatan sehari-hari. Bank secara                internal GCG implementation guidelines,
                                  internal juga telah memiliki pedoman             which outline aspects, principles, and
                                  pelaksanaan GCG yang mana pedoman                recommendations of GCG. These
                                  tersebut memuat terkait aspek, prinsip,          guidelines are designed to ensure that
                                  dan rekomendasi GCG. Pedoman ini                 every aspect of GCG practices is met
                                  dirancang untuk memastikan bahwa                 and sustained.
                                  setiap aspek dari praktik GCG dipenuhi
                                  dan berkelanjutan.

                                  Allo Bank selaku perusahaan yang                 As a public company, Allo Bank
                                  berstatus perusahaan publik senantiasa           consistently implements and complies
                                  melaksanakan dan mematuhi seluruh                with all applicable laws and regulations.
                                  peraturan         perundang-undangan             The Bank also strives to create added
                                  yang berlaku. Bank juga berupaya                 value for shareholders and stakeholders
                                  untuk menciptakan nilai tambah bagi              by emphasizing the principles of
                                  pemegang saham dan para pemangku                 transparency, accountability, and fair
                                  kepentingan     dengan     menekankan            information disclosure in all its business
                                  seluruh kegiatan usahanya pada prinsip-          activities, as a guideline for business
                                  prinsip transparansi, akuntabilitas, dan         entities. The Bank consistently respects
                                  penyampaian informasi yang wajar                 the rights of shareholders, especially
                                  sebagai pegangan bagi entitas usaha.             minority shareholders, who must be a
                                  Bank juga senantiasa memperhatikan               priority for any public company.
                                  hak pemegang saham tanpa terkecuali,
                                  khususnya pemegang saham minoritas
                                  yang harus menjadi perhatian dari
                                  perusahaan publik terkait.



                                            Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025     PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 315
                                                                                                                                                 312
    Tata Kelola Perusahaan yang Baik            Laporan Keberlanjutan             Laporan Keuangan
    Good Corporate Governance                   Sustainability Report             Financial Statements




Dasar Penilaian dan Metode
Basis of Assessment and Methods

Bank secara konsisten melakukan evaluasi atas penerapan                      The Bank consistently evaluates the implementation of GCG
GCG di perusahaan. Langkah ini dilakukan melalui penilaian                   within the company. This is done through GCG assessments as
penerapan GCG sebagai upaya peningkatan dan perbaikan                        an effort to enhance and improve the implementation of good
penerapan tata kelola yang baik. Penilaian ini dilakukan dengan              governance. These assessments are conducted in accordance
mengacu kepada beberapa peraturan, antara lain:                              with several regulations, including:
1. Peraturan OJK No. 17 Tahun 2023 tentang Penerapan Tata                    1. Financial Services Authority Regulation No. 17 of 2023
   Kelola bagi Bank Umum; dan                                                    concerning the Implementation of Governance for
                                                                                 Commercial Banks; and
2. Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No. 14/                               2. Financial Services Authority Circular Letter No. 14/
   SEOJK.03/2025 tentang Penerapan Tata Kelola bagi Bank                         SEOJK.03/2025 concerning the Implementation of
   Umum.                                                                         Governance for Commercial Banks.

Berdasarkan aturan tersebut, Bank harus melakukan penilaian                  Based on these regulations, banks must conduct comprehensive
sendiri (self-assessment) secara komprehensif setiap semester                self-assessments every semester to determine follow-up plans,
agar dapat menetapkan rencana tindak lanjut yang meliputi                    including corrective actions (if necessary).
tindakan korektif (apabila diperlukan).




Kriteria Penilaian Tata Kelola Perusahaan
Assessment Criteria of Corporate Governance

Pelaksanaan self-assessment yang dilakukan oleh Bank setiap                  The Bank's annual self-assessment consistently considers 16
tahun senantiasa memperhatikan 16 (enam belas) faktor                        (sixteen) assessment factors, namely:
penilaian, yaitu:
1. Pelaksanaan tugas, tanggung jawab, dan wewenang Direksi;                  1.  Implementation of the duties, responsibilities, and authority
                                                                                 of the Board of Directors;
2. Pelaksanaan tugas, tanggung jawab, dan wewenang                           2. Implementation of the duties, responsibilities, and authority
    Dewan Komisaris;                                                             of the Board of Commissioners;
3. Kelengkapan dan pelaksanaan tugas komite;                                 3. Completeness and implementation of committee duties;
4. Penanganan benturan kepentingan;                                          4. Handling of conflicts of interest;
5. Penerapan fungsi kepatuhan;                                               5. Implementation of the compliance function;
6. Penerapan fungsi audit intern;                                            6. Implementation of the internal audit function;
7. Penerapan fungsi audit ekstern;                                           7. Implementation of the external audit function;
8. Penerapan manajemen risiko termasuk sistem pengendalian                   8. Implementation of risk management, including the internal
    intern;                                                                      control system;
9. Pemberian remunerasi;                                                     9. Provision of remuneration;
10. Penyediaan dana kepada pihak terkait dan penyediaan                      10. Provision of funds to related parties and the provision of
    dana besar;                                                                  large funds;
11. Integritas pelaporan dan sistem teknologi informasi;                     11. Integrity of reporting and information technology systems;
12. Rencana strategis Bank;                                                  12. The Bank's strategic plan;
13. Aspek pemegang saham;                                                    13. Shareholder aspects;
14. Penerapan strategi anti fraud, termasuk anti penyuapan;                  14. Implementation of anti-fraud strategies, including anti-
                                                                                 bribery;
15. Penerapan keuangan berkelanjutan, termasuk penerapan                     15. Implementation of sustainable finance, including the
    tanggung jawab sosial dan lingkungan; dan                                    implementation of social and environmental responsibility;
                                                                                 and
16. Penerapan tata kelola dalam KUB.                                         16. Implementation of governance within the KUB.




 PT ALLO BANK INDONESIA TBK            2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 316
313                       Performa 2025                 Laporan Manajemen           Profil Perusahaan             Analisis dan Pembahasan Manajemen
                         Performance 2025                Management Reports            Company Profile                Management Discussion and Analysis




  Assessment Penerapan GCG Tahun Buku 2025
  Assessment of GCG Implementation in 2025

  Di tahun 2025, Bank telah melakukan penilaian sendiri (self                     In 2025, the Bank conducted a self-assessment of its
  assessment) terhadap penerapan GCG yang dilakukan oleh                          GCG implementation, conducted internally, taking into
  pihak internal dengan mempertimbangkan berbagai faktor                          account various comprehensive and structured assessment
  penilaian secara komprehensif dan terstruktur sebagaimana                       factors as stipulated in POJK No. 17 of 2023 concerning
  diatur dalam POJK No. 17 Tahun 2023 tentang Penerapan Tata                      the Implementation of Governance for Commercial Banks.
  Kelola bagi Bank Umum. Adapun hasil penilaian penerapan                         The results of the Bank's GCG implementation assessment
  GCG Bank sepanjang tahun 2025 dapat dilihat sebagai berikut:                    throughout 2025 are as follows:




                                                                       Semester I
                                                                     First Semester

                                       Kriteria                                   Bobot                  Rating           Nilai            Keterangan
      No.
                                       Criteria                                   Weight                 Rating           Grade            Description

       1.   Pelaksanaan Tugas dan Tanggung Jawab Direksi                           20%                    1,83             0,37                 Baik
            Implementation of Duties and Responsibilities of the Board of                                                                       Good
            Directors
      2.    Pelaksanaan Tugas dan Tanggung Jawab Dewan Komisaris                    10%                   1,76             0,18                 Baik
            Implementation of Duties and Responsibilities of the Board of                                                                       Good
            Commissioners
      3.    Kelengkapan dan Pelaksanaan Tugas Komite                                10%                   1,92             0,19                 Baik
            Completeness and Implementation of Committee Duties                                                                                 Good
      4.    Penanganan Benturan Kepentingan                                         10%                   2,00             0,20                 Baik
            Handling Conflict of Interest                                                                                                       Good
      5.    Penerapan Fungsi Kepatuhan Bank                                         5%                    2,11             0,11                 Baik
            Implementation of Bank Compliance Function                                                                                          Good
      6.    Penerapan Fungsi Audit Intern                                           5%                    1,93             0,10                 Baik
            Implementation of Internal Audit Function                                                                                           Good
      7.    Penerapan Fungsi Audit Ekstern                                          5%                    2,00             0,10                 Baik
            Implementation of External Audit Function                                                                                           Good
      8.    Penerapan Manajemen Risiko termasuk Sistem Pengendalian                7,5%                   1,99             0,15                 Baik
            Intern                                                                                                                              Good
            Implementation of Risk Management including Internal Control
      9.    Penyediaan Dana kepada Pihak Terkait (Related Party) dan               7,5%                   2,08             0,16                 Baik
            Penyediaan Dana Besar (Large Exposure)                                                                                              Good
            Provision of Funds to Related Parties and Large Exposure
      10.   Transparansi Kondisi Keuangan dan Non Keuangan, Laporan                 15%                   2,19             0,33                 Baik
            Pelaksanaan Tata Kelola dan Pelaporan Internal                                                                                      Good
            Transparency of Financial and Non-Financial Conditions,
            Governance Implementation Reports and Internal Reporting
      11.   Rencana Strategis Bank                                                  5%                    2,05             0,10                 Baik
            Bank Strategic Plan                                                                                                                 Good
            Peringkat Komposit                                                                                             1,97                 Baik
            Composite Rating                                                                                                                    Good




                                                                   Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025       PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 317
                                                                                                                                                314
        Tata Kelola Perusahaan yang Baik            Laporan Keberlanjutan             Laporan Keuangan
        Good Corporate Governance                   Sustainability Report             Financial Statements




                                                                            Semester II
                                                                   Second Semester

 No.                                   Kriteria                                    Bobot                 Rating     Nilai        Keterangan
                                       Criteria                                    Weight                Rating     Grade        Description

  1.        Pelaksanaan Tugas dan Tanggung Jawab Direksi                            10%                      1,80    0,18           Baik
            Implementation of Duties and Responsibilities of the Board of                                                           Good
            Directors
  2.        Pelaksanaan Tugas dan Tanggung Jawab Dewan Komisaris                    7,5%                     1,32    0,10         Sangat Baik
            Implementation of Duties and Responsibilities of the Board of                                                          Excellent
            Commissioners
  3.        Kelengkapan dan Pelaksanaan Tugas Komite                                7,5%                     1,45    0,11         Sangat Baik
            Completeness and Implementation of Committee Duties                                                                    Excellent
  4.        Penanganan Benturan Kepentingan                                         7,5%                     2,00    0,15           Baik
            Handling Conflict of Interest                                                                                           Good
  5.        Penerapan Fungsi Kepatuhan Bank                                          5%                      1,50   0,08            Baik
            Implementation of Bank Compliance Function                                                                              Good
  6.        Penerapan Fungsi Audit Intern                                           7,5%                     1,93    0,14           Baik
            Implementation of Internal Audit Function                                                                               Good
  7.        Penerapan Fungsi Audit Ekstern                                           5%                      1,44   0,07          Sangat Baik
            Implementation of External Audit Function                                                                              Excellent
  8.        Penerapan Manajemen Risiko termasuk Sistem Pengendalian                 7,5%                     1,93    0,14           Baik
            Intern                                                                                                                  Good
            Implementation of Risk Management including Internal Control
  9.        Pemberian Remunerasi                                                     5%                      1,44   0,07          Sangat Baik
                                                                                                                                   Excellent
  10.       Penyediaan dana kepada pihak terkait dan penyediaan dana                 5%                      2,00    0,10           Baik
            besar                                                                                                                   Good
  11.       Integritas Pelaporan dan Sistem Teknologi Informasi                     7,5%                     1,94    0,15           Baik
                                                                                                                                    Good
  12        Rencana Strategis Bank                                                  7,5%                     1,40    0,11         Sangat Baik
            Bank Strategic Plan                                                                                                    Excellent
  13        Aspek Pemegang Saham                                                    7,5%                     2,00    0,15           Baik
                                                                                                                                    Good
  14        Penerapan strategi anti fraud, termasuk anti penyuapan                   5%                      1,43    1,07         Sangat Baik
                                                                                                                                   Excellent
  15        Penerapan keuangan berkelanjutan, termasuk penerapan                     5%                      1,60   0,08            Baik
            tanggung jawab sosial dan lingkungan.                                                                                   Good
  16        Penerapan tata kelola dalam KUB                                         2,5%                     1,00   0,03            Baik
                                                                                                                                    Good
            Peringkat Komposit                                                                                       1,66           Baik
            Composite Rating                                                                                                        Good



Berdasarkan hasil penilaian di atas, secara umum penerapan                         Based on the assessment results above, in general, the
GCG di Allo Bank berhasil memperoleh peringkat komposit                            implementation of GCG at Allo Bank successfully obtained a
“BAIK” pada tahun 2025. Hal tersebut tercermin dari                                composite rating of "GOOD" in 2025. This is reflected in the
pemenuhan atas pelaksanaan prinsip-prinsip GCG yang                                fulfillment of adequate implementation of GCG principles
memadai sepanjang tahun berjalan.                                                  throughout the current year.




 PT ALLO BANK INDONESIA TBK                2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 318
315        Performa 2025     Laporan Manajemen           Profil Perusahaan          Analisis dan Pembahasan Manajemen
          Performance 2025    Management Reports            Company Profile              Management Discussion and Analysis




  Struktur Tata Kelola
  Perusahaan yang Baik
  ● Good Corporate Governance Structure

                              Struktur GCG pada Allo Bank terdiri dari         Allo Bank's GCG structure consists of
                              3 (tiga) organ utama, yaitu Rapat Umum           three main organs: the General Meeting
                              Pemegang Saham (RUPS), Dewan                     of Shareholders (GMS), the Board
                              Komisaris, dan Direksi. Ketiga organ ini         of Commissioners, and the Board of
                              telah sesuai dengan yang telah diatur            Directors. These three organs comply
                              dalam Undang-Undang No. 40 Tahun                 with Law No. 40 of 2007 concerning
                              2007 tentang Perseroan Terbatas.                 the Limited Liability Companies.

                              RUPS merupakan forum tertinggi di                The GMS is the highest forum in
                              perusahaan, sedangkan keberadaan                 the company, while the Board of
                              Dewan Komisaris dan Direksi merupakan            Commissioners and the Board of
                              pengejawantahan       dari      sistem           Directors   embodies      the    two-tier
                              kepengurusan perusahaan dua badan                corporate governance system. The
                              (two-tier system). Dewan Komisaris               Board of Commissioners also acts as a
                              juga bertindak sebagai pengawas dan              supervisory and advisory body, while the
                              pengarah, sementara Direksi bertindak            Board of Directors serves as the day-to-
                              sebagai pengurus perusahaan sehari-              day management of the company.
                              hari.

                              Dalam menjalankan tugasnya, Dewan                In carrying out its duties, the Board of
                              Komisaris turut dibantu oleh Komite              Commissioners has the aid of various
                              Dewan Komisaris yang dibentuk untuk              Board of Commissioners Committees
                              membantu dan meningkatkan fungsi                 that have been established to assist
                              pengawasan yang dijalankan oleh                  and enhance the board's oversight
                              Dewan Komisaris, yaitu Komite Audit,             function. These committees include the
                              Komite Pemantau Risiko, dan Komite               Audit Committee, the Risk Monitoring
                              Remunerasi dan Nominasi. Sementara,              Committee, and the Remuneration
                              dalam melaksanakan tugasnya untuk                and Nomination Committee. Similarly,
                              mengelola       dan       mengendalikan          the Board of Directors has the aid of
                              operasional bisnis serta bertanggung             several committees underneath it that
                              jawab atas implementasi GCG di Bank,             have been designed to help it carry
                              Direksi turut dibantu oleh sejumlah              out its duties to manage and control
                              Komite di bawah Direksi, yaitu Komite            business operations, as well as to help
                              Pengarah       Teknologi       Informasi,        them with their responsibilities towards
                              Komite Kebijakan Perkreditan, Komite             the Bank's GCG implementation. These
                              Manajemen Risiko, Komite Kredit dan              committees encompass the Information
                              Komite Aset dan Liabilitas (ALCO). Selain        Technology       Steering     Committee,
                              itu, Direksi juga dibantu oleh organ             the Loan Policy Committee, the Risk
                              pendukung lain yang bersifat struktural,         Management Committee, the Loan
                              yaitu Corporate Secretary & PMO,                 Committee, and the Asset and Liability
                              Satuan Kerja Audit Internal (SKAI).              Committee (ALCO). In addition, the
                                                                               Board of Directors is also assisted by
                                                                               other supporting structural organs,
                                                                               specifically, the Corporate Secretary &
                                                                               PMO, and the Internal Audit Work Unit
                                                                               (SKAI).




                                        Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025     PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 319
                                                                                                                                                        316
  Tata Kelola Perusahaan yang Baik               Laporan Keberlanjutan                       Laporan Keuangan
  Good Corporate Governance                      Sustainability Report                       Financial Statements




                                                                          RUPS
                                                                            GMS




        Dewan Komisaris                                                                                                           Direksi
        Board of Commissioners                                                                                                     Director




           Komite Audit                                   Komite Asset dan Liabilitas
            Audit Committee                                    Asset & Liability Committee                          Sekretaris Perusahaan dan PMO
                                                                                                                         Corporate Secretary and PMO




    Komite Pemantau Risiko                                         Komite Kredit
        Risk Oversight Committee                                    Credit Committee
                                                                                                                      Satuan Kerja Audit Internal
                                                                                                                          Internal Audit Working Unit




                                                         Komite Kebijakan Perkreditan
Komite Remunerasi & Nominasi                                     Credit Policy Committee
  Remuneration & Nomination Committee




                                                           Komite Manajemen Risiko
                                                              Risk Management Committee




                                                                Komite Pengarah
                                                               Teknologi Informasi
                                                                  IT Steering Committee




                                                                  Komite Produk
                                                                   Product Committee




PT ALLO BANK INDONESIA TBK              2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 320
317              Performa 2025      Laporan Manajemen           Profil Perusahaan          Analisis dan Pembahasan Manajemen
                 Performance 2025    Management Reports            Company Profile              Management Discussion and Analysis




  Rapat Umum
  Pemegang Saham
  ● General Meeting of Shareholders


  Struktur                           Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS)                 The General Meeting of Shareholders
                                     merupakan organ tertinggi dalam                  (GMS) is the highest organ in Allo Bank's
  Pemegang Saham
                                     struktur GCG Allo Bank yang berfungsi            GCG structure, which functions as the
  Shareholders                       sebagai pengambil keputusan tertinggi            highest decision-making body in the
  Structure                          dalam Bank, dan memiliki wewenang                Bank, and has authority that is not held
                                     yang tidak dimiliki oleh Dewan Komisaris         by the Board of Commissioners or the
                                     ataupun Direksi. RUPS juga merupakan             Board of Directors. The GMS serves
                                     sarana bagi para pemegang saham                  as a means for shareholders to make
                                     untuk mengambil keputusan penting                important and strategic decisions related
                                     dan strategis terkait keberlanjutan jangka       to the Bank's long-term sustainability, by
                                     panjang Bank, dengan memperhatikan               taking into account the provisions of the
                                     ketentuan      Anggaran      Dasar     dan       Articles of Association and applicable
                                     peraturan           perundang-undangan           laws     and     regulations,   including
                                     yang berlaku, termasuk menyetujui                approving amendments to the Articles
                                     perubahan Anggaran Dasar, menyetujui             of Association, approving annual reports
                                     laporan tahunan dan membagikan                   and distributing dividends. The GMS also
                                     dividen. RUPS juga memiliki wewenang             has the authority to appoint and dismiss
                                     untuk menunjuk dan memberhentikan                members of the Board of Commissioners
                                     anggota Dewan Komisaris dan Direksi,             and the Board of Directors, delegate
                                     mendelegasikan wewenang kepada                   authority to the Board of Commissioners
                                     Dewan Komisaris dan Direksi serta                and the Board of Directors and make
                                     mengambil keputusan terkait tindakan             decisions regarding Bank actions that
                                     Bank yang membutuhkan persetujuan                require shareholder approval.
                                     pemegang saham.




  Dasar Hukum                        Dalam menyelenggarakan RUPS, Bank                In holding the GMS, the Bank adheres to
                                     senantiasa mengacu kepada sejumlah               the following legal provisions:
  Penyelenggaraan RUPS
                                     peraturan perundang-undangan, antara
  Legal Basis for Holding GMS
                                     lain:
                                     1. Undang-Undang No. 40 Tahun                    1. Law No. 40 of 2007 concerning the
                                          2007 tentang Perseroan Terbatas.               Limited Liability Companies.
                                     2. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan              2. Financial       Services   Authority
                                          No.15/POJK.04/2020        tentang              Regulation      No.15/POJK.04/2020
                                          Perencanaan    dan   Pelaksanaan               concerning the Planning and
                                          Rapat Umum Pemegang Saham                      Implementation         of    General
                                          Perusahaan Publik.                             Meetings of Shareholders of Public
                                                                                         Companies.
                                     3. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan              3. Financial       Services   Authority
                                        No. 16/POJK.04/2020 tentang                      Regulation No. 16/POJK.04/2020
                                        Pelaksanaan       Rapat       Umum               concerning         the    Electronic
                                        Pemegang      Saham       Perusahaan             Implementation         of    General
                                        Publik Secara Elektronik.                        Meetings of Shareholders of Public
                                                                                         Companies.




                                               Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025     PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 321
                                                                                                                                                    318
    Tata Kelola Perusahaan yang Baik            Laporan Keberlanjutan            Laporan Keuangan
    Good Corporate Governance                   Sustainability Report            Financial Statements




Hak Pemegang Saham dalam RUPS
Rights of the Shareholders at the GMS

Pemegang saham memiliki sejumlah hak dalam pelaksanaan                       According to the applicable regulations, shareholders have a
RUPS sesuai ketentuan yang berlaku, di antaranya:                            number of rights in implementing the GMS, including:
1. Pemegang saham berhak untuk hadir dalam RUPS baik                         1. Shareholders have the right to attend the GMS either alone
   sendiri maupun diwakili berdasarkan surat kuasa. Pemegang                    or represented based on a power of attorney. Shareholders
   saham yang berhak hadir dalam RUPS adalah pemegang                           who are entitled to attend the GMS are shareholders whose
   saham yang namanya tercatat dalam daftar pemegang                            names are recorded in the Bank’s shareholder register 1
   saham Bank 1 (satu) hari kerja sebelum pemanggilan RUPS.                     (one) working day before the invitation to the GMS.
2. Pemegang saham berhak memperoleh informasi mata                           2. Shareholders have the right to obtain information on the
   acara RUPS dan bahan terkait mata acara RUPS sepanjang                       GMS agenda and materials related to the GMS agenda as
   tidak bertentangan dengan kepentingan Bank.                                  long as it does not conflict with the interests of the Bank.
3. Pemegang saham atau kuasa mereka berhak untuk                             3. Shareholders or their proxies have the right to ask questions
   mengajukan pertanyaan dan/atau menyatakan pendapat/                          and/or express opinions/responses in connection with the
   tanggapan sehubungan dengan mata acara RUPS dan                              GMS agen da and other matters related to the relevant
   hal-hal lain yang berhubungan mata acara RUPS yang                           GMS agenda before a decision is made.
   bersangkutan sebelum diadakan pengambilan keputusan.
4. Pemegang saham berhak mengeluarkan suara dalam                            4. Shareholders have the right to vote at the GMS. Each share
   RUPS. Tiap saham memberi hak kepada pemegangnya                              gives the holder the right to cast 1 (one) vote. If a shareholder
   untuk mengeluarkan 1 (satu) suara. Apabila seorang                           owns more than 1 (one) share, then he is only asked to vote 1
   pemegang saham memiliki lebih dari 1 (satu) saham, maka                      (one) time and his vote represents all the shares he owns or
   ia hanya diminta untuk memberikan suara 1 (satu) kali dan                    represents.
   suaranya itu mewakili seluruh saham yang dimilikinya atau
   diwakilinya.




Jenis-Jenis RUPS
Types of GMS

Allo Bank memiliki 2 (dua) jenis RUPS, yakni RUPS Tahunan                    Allo Bank has 2 (two) types of GMS, namely the Annual GMS
(RUPST) dan RUPS Luar Biasa (RUPSLB). RUPST dapat diadakan                   (AGMS) and Extraordinary GMS (EGMS). The AGM can be
sebanyak 1 (satu) kali dalam setahun, sementara RUPSLB dapat                 held 1 (one) time a year, while the EGMS can be held at any
diadakan kapan saja berdasarkan kebutuhan Bank. Seluruh                      time based on the Bank’s needs, where all GMS results and
hasil dan keputusan yang dicapai dalam RUPS selanjutnya akan                 decisions will be implemented fairly and transparently. However,
diterapkan secara wajar dan transparan. Meski demikian, RUPS                 the GMS and shareholders are not authorized to intervene in
dan pemegang saham tidak berwenang untuk melakukan                           the implementation of the duties, functions and authority of
intervensi dalam pelaksanaan tugas, fungsi, dan otoritas Dewan               the Board of Commissioners and Directors in carrying out their
Komisaris dan Direksi dalam menjalankan kewajibannya dan                     obligations and exercising their rights in accordance with the
menggunakan haknya sesuai dengan Anggaran Dasar dan                          Articles of Association and applicable regulations.
peraturan yang berlaku.




Penyelenggaraan RUPS Tahun 2025
Implementation of GMS in 2025

Sepanjang tahun 2025, Bank telah menyelenggarakan RUPS                        Throughout 2025, the Bank held two GMS: one Annual GMS
sebanyak 2 (dua) kali, yakni 1 (satu) kali RUPS Tahunan dan 1                and one Extraordinary GMS. The Bank appointed several
(satu) kali RUPS Luar Biasa. Bank telah menunjuk sejumlah                    independent parties, including notaries, legal consultants, and
pihak independen, seperti notaris, konsultan hukum, dan                      a Securities Administration Bureau, to calculate, validate, and
Biro Administrasi Efek untuk melakukan perhitungan dan/atau                  vote at the GMS. The details of the meetings, along with the
validasi dan pengambilan suara dalam RUPS. Adapun rincian                    agenda and follow-up to the GMS decisions in 2025, are as
rapat beserta agenda dan tindak lanjut keputusan RUPS di                     follows:
tahun 2025 dapat dilihat sebagai berikut:




 PT ALLO BANK INDONESIA TBK            2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 322
319                         Performa 2025             Laporan Manajemen                Profil Perusahaan             Analisis dan Pembahasan Manajemen
                           Performance 2025             Management Reports                Company Profile                  Management Discussion and Analysis




                                                 RUPS Tahunan tanggal 10 April 2025
                                                        Annual GMS on April 10,2025

      Hari/Tanggal                    Kamis, 10 April 2025
      Day/Date                        Thursday, April 10, 2025

      Waktu                           14.20 - 15.49 WIB
      Time                            14.20-15.49 (Western Indonesia Time)

      Tempat                          Auditorium Menara Bank Mega Lantai 3, Jl. Kapten Pierre Tendean Kavling 12-14A, Jakarta
      Venue

      Kehadiran                       Dewan Komisaris | Board of Commissioners
      Attendance                      Komisaris Utama Independen | Independent President Commissioner : Aviliani
                                      Komisaris Independen | Independent Commissioner		               : Rosmaya
                                      Komisaris | Commissioner				                                    : Ali Gunawan

                                      Direksi | Board of Directors
                                      Direktur Utama | President Director				                                : Indra Utoyo
                                      Direktur | Director					                                               : Ari Yanuanto Asah
                                      Direktur | Director					                                               : Arief Tendeas
                                      Direktur | Director					                                               : Ganda Raharja Rusli
                                      Direktur | Director					                                               : Sajal Bhatnagar

      Jumlah Pemegang Saham           RUPS Tahunan dihadiri oleh pemegang saham yang mewakili 17.676.983.319 saham atau 81,3473% dari jumlah saham
      yang Bertanya                   dengan hak suara yang sah yang telah dikeluarkan oleh Perseroan yang seluruhnya berjumlah 21.730.256.442 saham.
      Number of Shareholders who
      Asked Questions                 RUPS Tahunan dipimpin oleh Aviliani selaku Komisaris Utama Independen. Dalam setiap pembahasan agenda RUPS
                                      Tahunan, para pemegang saham telah diberikan kesempatan untuk menyampaikan pandangannya dan/atau pertanyaan
                                      terkait dengan usulan agenda yang dibahas dalam RUPS Tahunan. Keputusan atas keseluruhan agenda RUPS Tahunan
                                      diambil berdasarkan musyawarah untuk mufakat.

                                      The Annual General Meeting of Shareholders (AGMS) was attended by shareholders representing 17,676,983,319 shares,
                                      or 81.3473% of the total number of shares with valid voting rights issued by the Company, totaling 21,730,256,442 shares.

                                      The Annual General Meeting of Shareholders (AGMS) was led by Aviliani, the Independent President Commissioner.
                                      During each discussion of the Annual General Meeting agenda, shareholders were given the opportunity to express their
                                      views and/or ask questions related to the proposed agenda items discussed at the Annual General Meeting. Decisions
                                      on the entire Annual General Meeting agenda were made based on deliberation to reach consensus.

      Informasi Ketidakhadiran        RUPS Tahunan dihadiri oleh seluruh anggota Dewan Komisaris dan Direksi.
      Dewan Komisaris dan             The Annual GMS was attended by all members of the Board of Commissioners and Directors.
      Direksi dalam RUPS
      Information on Attendance of
      the Board of Commissioners
      and Directors at the GMS


  Tahapan pelaksanaan RUPS Tahunan tanggal 10 April 2025                            The stages for implementing the Annual GMS on April 10, 2025
  adalah sebagai berikut:                                                           are as follows:

                      Kegiatan                            Tanggal                                              Keterangan
                       Activity                             Date                                               Description

      Pengumuman RUPS Tahunan                        04 Maret 2025           Pengumuman pelaksanaan RUPS Tahunan kepada Pemegang Saham melalui
      Annual GMS Announcement                        March 4, 2025           website PT Bursa Efek Indonesia (www.idx.co.id), situs web Bank (www.allobank.
                                                                             com) dan situs website eASY.KSEI melalui https://akses.ksei.co.id.
                                                                             Announcement of the implementation of the Annual GMS to Shareholders via
                                                                             the PT Bursa Efek Indonesia website (www.idx.co.id), the Bank website (www.
                                                                             allobank.com) and the eASY.KSEI website via https://akses.ksei.co. id.
      Pemanggilan RUPS Tahunan                       19 Maret 2025           Pemanggilan RUPS Tahunan kepada Pemegang Saham melalui website PT Bursa
      Invitation to the Annual GMS                   March 19, 2025          Efek Indonesia (www.idx.co.id), situs web Bank (www.allobank.com) dan situs
                                                                             website eASY.KSEI melalui https://akses.ksei.co.id.
                                                                             Invitation to the Annual GMS to Shareholders via the PT Bursa Efek Indonesia
                                                                             website (www.idx.co.id), the Bank website (www.allobank.com) and the eASY.KSEI
                                                                             website via https://akses.ksei.co.id.
      Publikasi Ringkasan Risalah RUPS Tahunan       14 April 2025           Pemberitahuan publikasi Ringkasan Risalah RUPS Tahunan kepada Masyarakat
                                                     April 14, 2025          melalui website PT Bursa Efek Indonesia (www.idx.co.id), situs web Bank (www.
                                                                             allobank.com) dan situs website eASY.KSEI melalui https://akses.ksei.co.id.
                                                                             Notification of the publication of the Summary of Annual GMS Minutes to the
                                                                             Public via the PT Bursa Efek Indonesia website (www.idx.co.id), the Bank website
                                                                             (www.allobank.com) and the eASY.KSEI website via https://akses.ksei.co.id.




                                                                   Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025            PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 323
                                                                                                                                                             320
      Tata Kelola Perusahaan yang Baik            Laporan Keberlanjutan               Laporan Keuangan
      Good Corporate Governance                   Sustainability Report               Financial Statements




Hasil Keputusan RUPS telah dituangkan dalam Akta Berita                           The results of the GMS decisions have been set out in the
Acara RUPS Tahunan No. 2 tanggal 10 April 2025 di hadapan                         Deed of Minutes of the Annual GMS No. 2 dated April 10, 2025
Dharma Akhyuzi S.H., Notaris di Jakarta. Seluruh keputusan                        before Dharma Akhyuzi S.H., Notary in Jakarta. All decisions in
dalam RUPS dilakukan dengan musyawarah mufakat. Adapun                            the GMS were made by deliberation and consensus. The results
hasil keputusan RUPS serta pelaksanaannya dan tindak                              of the GMS decisions and their implementation and follow-up
lanjutnya oleh Manajemen Bank hingga akhir tahun 2025                             by Bank Management until the end of 2025 are as follows:
adalah sebagai berikut:


                            Mata Acara Rapat dan Keputusannya serta Tindak Lanjut atas Hasil Keputusan Rapat
                                 Meeting Agenda and Decisions, as well as Follow-up on Meeting Resolutions

                                                                     Agenda Mata Acara 1
                                                                     First Meeting Agenda

 Persetujuan dan Pengesahan Laporan Tahunan Perseroan untuk Tahun Buku yang Berakhir pada tanggal 31 Desember 2024, yang terdiri dari:
 1. Laporan Pengurus Perseroan;
 2. Laporan Keuangan Perseroan; dan
 3. Laporan Pengawasan Dewan Komisaris Perseroan.

 Approval and Ratification of the Company’s Financial Report for the Fiscal Year Ending December 31, 2024, consisting of:
 1. Report of the Company’s Management;
 2. Financial Report of the Company; and
 3. Supervisory Report of the Company’s Board of Commissioners.


 Keputusan Mata Acara 1
 Decision of the First Meeting Agenda

 Pengambilan                                                              Dengan Pemungutan Suara
 Keputusan                                                                        By Voting
 Decision Making
                                                                                                                                 Total Jumlah Suara
                                    Setuju                        Tidak Setuju                          Abstain                         Setuju
                                  Consenting                       Dissenting                           Abstain                    Total Number of
                                                                                                                                  Consenting Votes

                       17.676.983.319 saham              Nihil                              Nihil                            17.676.983.319 saham
                       atau 100%                         Nil                                Nil                              atau 100%
                       17.676.983.319 Shares                                                                                 17.676.983.319 shares
                       or 100%                                                                                               or 100%


 1.   Menerima baik dan menyetujui Laporan Tahunan Direksi mengenai              1.   Accept and approve the Annual Report of the Board of Directors
      pengurusan Perseroan selama tahun 2024 dan Laporan Pengawasan                   regarding the management of the Company during 2024 and the
      Dewan Komisaris untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31                  Supervisory Report of the Board of Commissioners for the fiscal year
      Desember 2024.                                                                  ended December 31, 2024.
 2.   Menerima dan mengesahkan Laporan Keuangan untuk Tahun Buku                 2.   Accept and ratify the Financial Statements for the Fiscal Year ended
      yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 yang termasuk                       December 31, 2024, including the Balance Sheet and Profit and
      didalamnya Neraca dan perhitungan Laba-Rugi yang telah diaudit                  Loss statement audited by the Public Accounting Firm Amir Abadi
      Kantor Akuntan Publik Amir Abadi Jusuf, Aryanto, Mawar & Rekan                  Jusuf, Aryanto, Mawar & Rekan with its report No. 00039/2.1030/
      dengan laporannya No. 00039/2.1030/AU.1/07/1298-2/1/II/2025                     AU.1/07/1298-2/1/II/2025 dated February 18, 2025.
      tanggal 18 Februari 2025.
 3.   Memberikan pelunasan dan pembebasan tanggung jawab                         3.   Grant full release and discharge of responsibility to the members
      sepenuhnya kepada para anggota Direksi dan Dewan Komisaris atas                 of the Board of Directors and the Board of Commissioners for the
      pengurusan dan pengawasan yang telah dijalankan selama tahun                    management and supervision carried out during the fiscal year 2024,
      buku 2024 sepanjang tindakan-tindakan tersebut tercermin dalam                  as long as these actions are reflected in the Financial Statements.
      Laporan Keuangan tersebut.

 Tindak Lanjut atas Hasil Keputusan Hingga Akhir Tahun 2025:                     Follow-up on Decision Results Until the End of 2025:

 Laporan Keuangan dan Laporan Tahunan telah disampaikan kepada OJK               The Financial Report and Annual Report have been submitted to the
 dan Bursa Efek Indonesia melalui Sistem Pelaporan Elektronik, dan telah         Financial Services Authority (OJK) and the Indonesia Stock Exchange
 dipublikasikan melalui situs website Perseroan.                                 through the Electronic Reporting System and have been published on the
                                                                                 Company's website.




 PT ALLO BANK INDONESIA TBK              2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 324
321                          Performa 2025               Laporan Manajemen                Profil Perusahaan            Analisis dan Pembahasan Manajemen
                            Performance 2025               Management Reports                Company Profile                 Management Discussion and Analysis




                                                                        Agenda Mata Acara 2
                                                                       Second Meeting Agenda

      Penetapan Penggunaan Laba Bersih Perseroan untuk Tahun Buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024.
      Determination of the Use of the Company’s Net Profit for the Fiscal Year ending December 31, 2024.


      Keputusan Mata Acara 2
      Decision of the Second Meeting Agenda

      Pengambilan                                                               Dengan Pemungutan Suara
      Keputusan                                                                         By Voting
      Decision Making
                                                                                                                                      Total Jumlah Suara
                                      Setuju                          Tidak Setuju                         Abstain                           Setuju
                                    Consenting                         Dissenting                          Abstain                      Total Number of
                                                                                                                                       Consenting Votes

                            17.676.983.319 saham              Nihil                             Nihil                             17.676.983.319 saham
                            atau 100%                         Nil                               Nil                               atau 100%
                            17.676.983.319 shares                                                                                 17.676.983.319 shares
                            or 100%                                                                                               or 100%


      1.   Menetapkan seluruh Laba bersih Perseroan tahun buku 2024 yaitu            1.   Determine that the Company's entire net profit for the fiscal year
           sebesar Rp467.105.739.014,- (empat ratus enam puluh tujuh miliar               2024, amounting to IDR467,105,739,014 (four hundred sixty-seven
           seratus lima juta tujuh ratus tiga puluh sembilan ribu empat belas             billion one hundred five million seven hundred thirty-nine thousand
           rupiah) digunakan sebagai berikut:                                             fourteen rupiah), will be used as follows:
           a. sebesar Rp2.784.828,- (dua juta tujuh ratus delapan puluh empat             a. IDR2,784,828 (two million seven hundred eighty-four thousand
                ribu delapan ratus dua puluh delapan rupiah) disisihkan sebagai                 eight hundred twenty-eight rupiah) will be set aside as a reserve
                dana cadangan guna memenuhi ketentuan Pasal 70 UUPT;                            fund to comply with the provisions of Article 70 of the Company
                                                                                                Law;
           b.   sebesar Rp233.382.954.186,- (dua ratus tiga puluh tiga miliar tiga        b. IDR233,382,954,186 (two hundred thirty-three billion three
                ratus delapan puluh dua juta sembilan ratus lima puluh empat                    hundred eighty-two million nine hundred fifty-four thousand one
                ribu seratus delapan puluh enam rupiah) dibagikan sebagai                       hundred eighty-six rupiah) will be distributed as cash dividends;
                dividen tunai; dan                                                              and
           c. sisanya sebesar Rp233.720.000.000,- (dua ratus tiga puluh tiga              c. The remaining IDR233,720,000,000 (two hundred thirty-three
                miliar tujuh ratus dua puluh juta rupiah) akan dibukukan sebagai                billion seven hundred twenty million rupiah) will be recorded as
                laba ditahan.                                                                   retained earnings.
      2.   Menyetujui pembagian dividen tunai tersebut dilakukan dengan              2.   Approve the distribution of the cash dividends with the following
           ketentuan:                                                                     provisions:
           a. Tata cara dan jadwal pembagian dividen tunai akan ditetapkan                a. The procedures and schedule for the distribution of cash
                kemudian;                                                                       dividends will be determined later;
           b. Pembayaran atas dividen tunai tersebut akan dipotong pajak                  b. Payment of the cash dividend will be subject to tax deductions in
                sesuai dengan peraturan perpajakan yang berlaku.                                accordance with applicable tax regulations.
      3.   Menyetujui pemberian kuasa dan wewenang kepada Direksi untuk              3.   Approve the granting of power and authority to the Board of Directors
           mengatur tata cara dan jadwal pembayaran dividen tunai tersebut                to regulate the procedures and schedule for payment of the cash
           serta mengumumkannya sesuai dengan ketentuan peraturan                         dividend and to announce it in accordance with applicable laws and
           perundangan yang berlaku.                                                      regulations.

      Tindak Lanjut atas Hasil Keputusan Hingga Akhir Tahun 2025:                    Follow-up on Decision Results Until the End of 2025:

      Bank telah merealisasikan penggunaan laba bersih sesuai dengan hasil           The Bank has realized the use of net profit in accordance with the
      keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan.                                   resolutions of the Annual General Meeting of Shareholders.




                                                                        Agenda Mata Acara 3
                                                                        Third Meeting Agenda

      Laporan Direksi atas Rencana Kerja (Business Plan) Perseroan Tahun 2025 dan Laporan Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan.
      The Board of Directors’ Report on the Company’s Business Plan for 2025 and Report on the Sustainable Financial Action Plan.

      Untuk mata acara Rapat Ketiga ini tidak mengambil keputusan Rapat karena sifatnya hanya untuk dikomunikasikan kepada para Pemegang Saham.
      For the agenda of the Third Meeting, no resolutions are made at the Meeting because they are only intended to be communicated to Shareholders.




                                                                      Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025           PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 325
                                                                                                                                                             322
   Tata Kelola Perusahaan yang Baik              Laporan Keberlanjutan               Laporan Keuangan
   Good Corporate Governance                     Sustainability Report               Financial Statements




                                                                    Agenda Mata Acara 4
                                                                    Fourth Meeting Agenda

Persetujuan Penunjukkan Akuntan Publik dan/atau Kantor Akuntan Publik yang akan melakukan audit atas Laporan Keuangan Perseroan untuk Tahun
Buku 2025.
Approval of the Appointment of a Public Accountant and/or Public Accounting Firm to conduct an audit of the Company's Financial Statements for the
Fiscal Year 2025.


Keputusan Mata Acara 4
Decision of the Fourth Meeting Agenda

Pengambilan                                                              Dengan Pemungutan Suara
Keputusan                                                                        By Voting
Decision Making
                                                                                                                                 Total Jumlah Suara
                                 Setuju                          Tidak Setuju                          Abstain                          Setuju
                               Consenting                         Dissenting                           Abstain                     Total Number of
                                                                                                                                  Consenting Votes

                     17.676.983.319 saham               Nihil                               Nihil                            17.676.983.319 saham
                     atau 100%                          Nil                                 Nil                              atau 100%
                     17.676.983.319 shares or                                                                                17.676.983.319 shares
                     100%                                                                                                    or 100%

Memberikan wewenang dan kuasa kepada Dewan Komisaris untuk                      Granting authority and power to the Board of Commissioners to appoint
menunjuk Kantor Akuntan Publik yang terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan,        a Public Accounting Firm registered with the Financial Services Authority,
yang akan melakukan audit terhadap keuangan Perseroan tahun buku                which will audit the Company's finances for the fiscal year 2025, taking
2025 dengan memperhatikan rekomendasi dari Komite Audit untuk                   into account the recommendations of the Audit Committee to obtain the
mendapatkan auditor dengan kualitas dan harga terbaik.                          best quality and price auditor.

Tindak Lanjut atas Hasil Keputusan Hingga Akhir Tahun 2025:                     Follow-up on Decision Results Until the End of 2025:

Penunjukan Kantor Akuntan Publik Amir Abadi Jusuf, Aryanto, Mawar               The appointment of the Public Accounting Firm Amir Abadi Jusuf,
& Rekan telah dilakukan oleh Dewan Komisaris dengan memperhatikan               Aryanto, Mawar & Rekan has been made by the Board of Commissioners,
rekomendasi dari Komite Audit dan telah dilaporkan kepada OJK melalui           taking into account the recommendations of the Audit Committee, and
Surat No. 145/SKL-UTA-REG/25 tertanggal 16 Oktober 2025 perihal                 has been reported to the OJK through Letter No. 145/SKL-UTA-REG/25
Laporan Penunjukan Akuntan Publik dan/atau Kantor Akuntan Publik                dated October 16, 2025, concerning the Report on the Appointment of a
dalam Rangka Audit atas Informasi Keuangan Historis Tahunan pada PT             Public Accountant and/or Public Accounting Firm for the Audit of Annual
Allo Bank Indonesia Tbk.                                                        Historical Financial Information at PT Allo Bank Indonesia Tbk.




                                                                    Agenda Mata Acara 5
                                                                    Fifth Meeting Agenda

Perubahan Susunan Pengurus Perseroan.
Changes in the Company’s Management Composition.


Keputusan Mata Acara 5
Decision of the Fifth Meeting Agenda

Pengambilan                                                              Dengan Pemungutan Suara
Keputusan                                                                        By Voting
Decision Making
                                                                                                                                 Total Jumlah Suara
                                 Setuju                          Tidak Setuju                          Abstain                          Setuju
                               Consenting                         Dissenting                           Abstain                     Total Number of
                                                                                                                                  Consenting Votes

                     17.675.618.219 saham               1.365.100 saham                     Nihil                            17.675.618.219 saham
                     atau 99,992%                       atau 0,008%                         Nil                              atau 99,992%
                     17.675.618.219 shares              1.365.100 shares or 0,008%                                           17.675.618.219 shares
                     or 99,992%                                                                                              or 99,992%




PT ALLO BANK INDONESIA TBK              2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 326
323                          Performa 2025              Laporan Manajemen               Profil Perusahaan            Analisis dan Pembahasan Manajemen
                            Performance 2025             Management Reports                Company Profile                 Management Discussion and Analysis




      1.   Menerima pengunduran diri Bapak Arief Tendeas selaku Direktur           1.   Accept the resignation of Mr. Arief Tendeas as Director of the
           Perseroan.                                                                   Company.
           Dengan keputusan di atas maka terhitung sejak ditutupnya Rapat               With the above resolution, effective as of the closing of this General
           Umum Pemegang Saham ini susunan anggota Direksi Perseroan                    Meeting of Shareholders, the composition of the Company's Board of
           menjadi sebagai berikut:                                                     Directors is as follows:
           Direksi                                                                      Board of Directors
           Direktur Utama    : Indra Utoyo                                              President Director : Indra Utoyo
           Direktur          : Ari Yanuanto Asah                                        Director           : Ari Yanuanto Asah
           Direktur          : Ganda Raharja Rusli                                      Director           : Ganda Raharja Rusli
           Direktur          : Sajal Bhatnagar                                          Director           : Sajal Bhatnagar

      2.   Menyetujui pemberian kuasa kepada Direksi Perseroan untuk               2.   Approve the granting of power of attorney to the Company's Board of
           menyatakan keputusan Rapat ini dalam akta notaris dan                        Directors to state the decisions of this Meeting in a notarial deed and
           melaporkannya kepada instansi yang berwenang.                                report them to the authorized agencies.

      Tindak Lanjut atas Hasil Keputusan Hingga Akhir Tahun 2025:                  Follow-up on Decision Results Until the End of 2025:

      Bank telah merealisasikan perubahan susunan pengurus Perseroan sesuai        The Bank has implemented changes to the Company's management
      dengan hasil keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan.                    structure in accordance with the resolutions of the Annual General Meeting
                                                                                   of Shareholders.




                                                                       Agenda Mata Acara 6
                                                                       Sixth Meeting Agenda

      Penetapan Honorarium dan Tunjangan Lainnya bagi Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan untuk Tahun 2025.
      Determination of Honorarium and Other Allowances for the Company's Directors and Board of Commissioners for 2025.


      Keputusan Mata Acara 6
      Decision of the Sixth Meeting Agenda

      Pengambilan                                                             Dengan Pemungutan Suara
      Keputusan                                                                       By Voting
      Decision Making
                                                                                                                                    Total Jumlah Suara
                                      Setuju                        Tidak Setuju                         Abstain                           Setuju
                                    Consenting                       Dissenting                          Abstain                      Total Number of
                                                                                                                                     Consenting Votes

                            17.676.983.319 saham atau       Nihil                             Nihil                             17.676.983.319 saham atau
                            100%                            Nil                               Nil                               100%
                            17.676.983.319 shares or                                                                            17.676.983.319 shares or
                            100%                                                                                                100%


      1.   Menetapkan budget honorarium bagi seluruh anggota Dewan                 1.   Determine the honorarium budget for all members of the Board of
           Komisaris maksimal sebesar Rp415.000.000,- (empat ratus lima belas           Commissioners at a maximum of IDR415,000,000 (four hundred and
           juta rupiah) per bulan, pajak ditanggung Perseroan, dan memberikan           fifteen million rupiah) per month, with taxes borne by the Company,
           kuasa dan wewenang kepada Dewan Komisaris Perseroan untuk                    and grant the power and authority to the Company's Board of
           menetapkan pembagiannya serta tunjangan lainnya bagi masing-                 Commissioners to determine its distribution and other allowances
           masing anggota Dewan Komisaris, yang berlaku sampai dengan                   for each member of the Board of Commissioners, which is valid
           diputuskan lain dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan                      until decided otherwise at the next Annual General Meeting of
           berikutnya.                                                                  Shareholders.
      2.   Menyetujui pemberian kuasa dan wewenang kepada Dewan Komisaris          2.   Approve the granting of power and authority to the Board of
           untuk dan atas nama Rapat menetapkan gaji dan tunjangan lainnya              Commissioners for and on behalf of the Meeting to determine the
           bagi masing-masing anggota Direksi Perseroan.                                salary and other allowances for each member of the Company's Board
                                                                                        of Directors.

      Tindak Lanjut atas Hasil Keputusan Hingga Akhir Tahun 2025:                  Follow-up on Decision Results Until the End of 2025:

      Penetapan gaji anggota Direksi dan honorarium anggota Dewan Komisaris        The Board of Commissioners has determined the salaries of members of
      untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 telah           the Board of Directors and the honorarium of members of the Board of
      dilakukan oleh Dewan Komisaris.                                              Commissioners for the fiscal year ended December 31, 2025.




                                                                    Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025           PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 327
                                                                                                                                                               324
     Tata Kelola Perusahaan yang Baik            Laporan Keberlanjutan               Laporan Keuangan
     Good Corporate Governance                   Sustainability Report               Financial Statements




                                                                    Agenda Mata Acara 7
                                                                   Seventh Meeting Agenda

Laporan dan Pertanggungjawaban Realisasi Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum.
Report and Accountability for the Realization of the Use of Funds from the Public Offering.


Keputusan Mata Acara 7
Decision of the seventh Meeting Agenda

Pengambilan                                                              Dengan Pemungutan Suara
Keputusan                                                                        By Voting
Decision Making
                                                                                                                                 Total Jumlah Suara
                                   Setuju                        Tidak Setuju                          Abstain                          Setuju
                                 Consenting                       Dissenting                           Abstain                     Total Number of
                                                                                                                                  Consenting Votes

                      17.676.983.319 saham              Nihil                               Nihil                            17.676.983.319 saham
                      atau 100%                         Nil                                 Nil                              atau 100%
                      17.676.983.319 shares                                                                                  17.676.983.319 shares
                      or 100%                                                                                                or 100%

Menerima dan menyetujui Laporan dan Pertanggungjawaban Perseroan                Accept and approve the Company's Report and Accountability for the
atas Realisasi Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum untuk posisi per            Realization of the Use of Proceeds from the Public Offering for the position
tanggal Rapat.                                                                  as of the Meeting date.

Tindak Lanjut atas Hasil Keputusan Hingga Akhir Tahun 2025:                     Follow-up on Decision Results Until the End of 2025:

Bank telah mempertanggungjawabkan realisasi penggunaan dana hasil               The Bank has been accountable for the realization of the use of proceeds
penawaran umum termasuk pelaporannya kepada OJK melalui Sarana                  from the public offering, including reporting to the Financial Services
Pelaporan Elektronik sesuai dengan ketentuan dalam POJK No. 30/                 Authority (OJK) through Electronic Reporting Facilities in accordance with
POJK.04/2015 tentang Laporan Realisasi Penggunaan Dana Hasil                    the provisions of POJK No. 30/POJK.04/2015 concerning Reports on the
Penawaran Umum.                                                                 Realization of the Use of Proceeds from Public Offerings.




                                                                    Agenda Mata Acara 8
                                                                    Eighth Meeting Agenda

Persetujuan Rencana Aksi Pemulihan.
Approval of the Recovery Action Plan.


Keputusan Mata Acara 8
Decision of the Eighth Meeting Agenda

Pengambilan                                                              Dengan Pemungutan Suara
Keputusan                                                                        By Voting
Decision Making
                                                                                                                                 Total Jumlah Suara
                                   Setuju                        Tidak Setuju                          Abstain                          Setuju
                                 Consenting                       Dissenting                           Abstain                     Total Number of
                                                                                                                                  Consenting Votes

                      17.676.983.319 saham              Nihil                               Nihil                            17.676.983.319 saham
                      atau 100%                         Nil                                 Nil                              atau 100%
                      17,676,983,319 shares                                                                                  17,676,983,319 shares
                      or 100%                                                                                                or 100%

1.   Menyetujui Rencana Aksi Pemulihan Perseroan yang telah disusun             1.   Approve the Company's Recovery Action Plan, which has been
     dalam Dokumen Rencana Aksi Pemulihan Periode tahun 2024                         prepared in the 2024 Recovery Action Plan Document and submitted
     dan disampaikan Perseroan kepada OJK dalam rangka memenuhi                      by the Company to the Financial Services Authority (OJK) in order to
     ketentuan POJK No.5/2024.                                                       comply with the provisions of POJK No. 5/2024.
2.   Menyetujui memberi kuasa dan wewenang kepada Direksi Perseroan             2.   Approve the granting of power and authority to the Company's Board
     untuk melaksanakan salah satu atau beberapa opsi dalam Rencana                  of Directors to implement one or more options in the Company's
     Aksi Pemulihan Perseroan tersebut dengan terlebih dahulu                        Recovery Action Plan, with prior approval from the Board of
     mendapatkan persetujuan Dewan Komisaris, termasuk apabila terjadi               Commissioners. This includes, in the event of urgent circumstances,
     situasi dan kondisi yang mendesak, dimana Direksi Perseroan harus               where the Company's Board of Directors must implement one or
     melaksanakan salah satu atau beberapa opsi dalam Rencana Aksi                   more options in the Company's Recovery Action Plan that require
     Pemulihan Perseroan yang memerlukan persetujuan Rapat Umum                      the approval of the General Meeting of Shareholders, provided that
     Pemegang Saham, dengan syarat tetap memperhatikan ketentuan                     the Company remains compliant with Capital Market regulations,
     peraturan perundangan di sektor Pasar Modal mengingat Perseroan                 considering that the Company is a Public Company.
     merupakan Perusahaan Terbuka.




PT ALLO BANK INDONESIA TBK              2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 328
325                          Performa 2025              Laporan Manajemen                 Profil Perusahaan           Analisis dan Pembahasan Manajemen
                            Performance 2025              Management Reports                 Company Profile                Management Discussion and Analysis




      3.   Menyatakan pemberian kuasa dan wewenang tersebut berlaku                  3.   Declare that the granting of power and authority shall be effective
           terhitung sejak usul yang diajukan dalam acara ini diterima dan                from the date the proposal submitted in this agenda item is received
           disetujui oleh Rapat ini.                                                      and approved by this Meeting.

      Tindak Lanjut atas Hasil Keputusan Hingga Akhir Tahun 2025:                    Follow-up on Decision Results Until the End of 2025:

      Telah direalisasikan pada tahun 2025.                                          Implemented in 2025.




                                               RUPS Luar Biasa tanggal 9 Oktober 2025
                                                  Extraordinary GMS on October 9, 2025

      Hari/Tanggal                      Kamis, 9 Oktober 2025
      Day/Date                          Thursday, October 9, 2025

      Waktu                             14.20 - 14.30 WIB
      Time                              14.20 – 14.30 (Western Indonesia Time)

      Tempat                            Auditorium Menara Bank Mega Lantai 3, Jl. Kapten Pierre Tendean Kavling 12-14A, Jakarta
      Venue

      Kehadiran                         Dewan Komisaris | Board of Commissioners
      Attendance                        Komisaris Utama Independen | Independent President Commissioner : Aviliani
                                        Komisaris Independen | Independent Commissioner		               : Rosmaya
                                        Komisaris | Commissioner				                                    : Ali Gunawan

                                        Direksi | Board of Directors
                                        Direktur | Director					                                               : Ari Yanuanto Asah
                                        Direktur | Director					                                               : Ganda Raharja Rusli
                                        Direktur | Director					                                               : Sajal Bhatnagar

      Jumlah Pemegang Saham             RUPS Luar Biasa dihadiri oleh pemegang saham yang mewakili 14.942.405.465 saham atau 68,9297% dari jumlah
      yang Bertanya                     saham dengan hak suara yang sah yang telah dikeluarkan oleh Perseroan yang seluruhnya berjumlah 21.730.256.442
      Number of Shareholders who        saham.
      Asked Questions
                                        RUPS Luar Biasa dipimpin oleh Aviliani selaku Komisaris Utama Independen. Dalam setiap pembahasan agenda
                                        RUPS Luar Biasa, para pemegang saham telah diberikan kesempatan untuk menyampaikan pandangannya dan/atau
                                        pertanyaan terkait dengan usulan agenda yang dibahas dalam RUPS Luar Biasa. Keputusan atas keseluruhan agenda
                                        RUPS Luar Biasa diambil berdasarkan musyawarah untuk mufakat.

                                        The Extraordinary GMS was attended by shareholders representing 14,942,405,465 shares, or 68.9297% of the total
                                        number of shares with valid voting rights issued by the Company, which totals 21,730,256,442 shares.

                                        The Extraordinary GMS was chaired by Aviliani, the Independent President Commissioner. During each discussion on
                                        the Extraordinary GMS agenda, shareholders were given the opportunity to express their views and/or ask questions
                                        related to the proposed agenda items discussed at the Extraordinary GMS. Decisions on all Extraordinary GMS agenda
                                        items were made by deliberation to reach consensus.

      Informasi Ketidakhadiran          RUPS Tahunan dihadiri oleh seluruh anggota Dewan Komisaris dan Direksi.
      Dewan Komisaris dan
      Direksi dalam RUPS                The Annual GMS was attended by all members of the Board of Commissioners and Directors.
      Information on Attendance of
      the Board of Commissioners
      and Directors at the GMS



  Tahapan pelaksanaan RUPS Luar Biasa tanggal 9 Oktober                               The stages of implementing the Extraordinary GMS on October
  2025 adalah sebagai berikut:                                                        9, 2025 are as follows:


                       Kegiatan                             Tanggal                                             Keterangan
                        Activity                              Date                                              Description

      Pengumuman RUPS Luar Biasa                       02 September            Pengumuman pelaksanaan RUPS Luar Biasa kepada Pemegang Saham melalui
      Announcement of Extraordinary GMS                2025                    website PT Bursa Efek Indonesia (www.idx.co.id), situs web Bank (www.allobank.
                                                       September 2, 2025       com) dan situs website eASY.KSEI melalui https://akses.ksei.co.id.
                                                                               Announcement of the implementation of the Extraordinary GMS to Shareholders
                                                                               through the website of PT Bursa Efek Indonesia (www.idx.co.id), the Bank's website
                                                                               (www.allobank.com) and the eASY.KSEI website via https://akses.ksei.co.id.




                                                                     Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025           PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 329
                                                                                                                                                                326
      Tata Kelola Perusahaan yang Baik            Laporan Keberlanjutan               Laporan Keuangan
      Good Corporate Governance                   Sustainability Report               Financial Statements




                   Kegiatan                            Tanggal                                               Keterangan
                    Activity                             Date                                                Description

 Pemanggilan RUPS Luar Biasa                     17 September 2025        Pemanggilan RUPS Luar Biasa kepada Pemegang Saham melalui website PT
 Summoning of Extraordinary GMS                  Septermber 17,           Bursa Efek Indonesia (www.idx.co.id), situs web Bank (www.allobank.com) dan
                                                 2025                     situs website eASY.KSEI melalui https://akses.ksei.co.id.
                                                                          Summoning of the implementation of the Extraordinary GMS to Shareholders
                                                                          through the website of PT Bursa Efek Indonesia (www.idx.co.id), the Bank's website
                                                                          (www.allobank.com) and the eASY.KSEI website via https://akses.ksei.co.id.
 Publikasi Ringkasan Risalah RUPS Luar Biasa     13 Oktober 2025          Pemberitahuan publikasi Ringkasan Risalah RUPS Luar Biasa kepada Masyarakat
 Publication of Summary of Minutes of            October 13, 2025         melalui website PT Bursa Efek Indonesia (www.idx.co.id), situs web Bank (www.
 Extraordinary GMS                                                        allobank.com) dan situs website eASY.KSEI melalui https://akses.ksei.co.id.
                                                                          Publication of the Summary of Minutes of the Extraordinary GMS to the Public via
                                                                          the Indonesia Stock Exchange website (www.idx.co.id), the Bank's website (www.
                                                                          allobank.com) and the eASY.KSEI website via https://akses.ksei.co.id.


Hasil Keputusan RUPS Luar Biasa telah dituangkan dalam                            The results of the Extraordinary GMS decisions have been set
Akta Berita Acara RUPS Luar Biasa No. 4 tanggal 9 Oktober                         out in the Deed of Minutes of Extraordinary GMS No. 4 dated
2025 di hadapan Dharma Akhyuzi S.H., Notaris di Jakarta.                          October 9, 2025, before Dharma Akhyuzi S.H., Notary in
Seluruh keputusan dalam RUPS dilakukan dengan musyawarah                          Jakarta. All decisions at the GMS were made by deliberation
mufakat. Adapun hasil keputusan RUPS serta pelaksanaannya                         and consensus. The results of the GMS decisions, as well as
dan tindak lanjutnya oleh Manajemen Bank hingga akhir tahun                       their implementation and follow-up by Bank Management until
2025 adalah sebagai berikut:                                                      the end of 2025, are as follows:


                            Mata Acara Rapat dan Keputusannya serta Tindak Lanjut atas Hasil Keputusan Rapat
                                 Meeting Agenda and Decisions, as well as Follow-up on Meeting Resolutions

                                                                     Agenda Mata Acara 1
                                                                     First Meeting Agenda

 Perubahan Susunan Pengurus Perseroan.
 Changes on the Company’s Management Composition.


 Keputusan Mata Acara 1
 Decision of the First Meeting Agenda

 Pengambilan                                                              Dengan Pemungutan Suara
 Keputusan                                                                        By Voting
 Decision Making
                                                                                                                                  Total Jumlah Suara
                                    Setuju                        Tidak Setuju                          Abstain                          Setuju
                                  Consenting                       Dissenting                           Abstain                     Total Number of
                                                                                                                                   Consenting Votes

                       14.940.894.065 saham              1.511.300 saham atau 0,01%         Nihil                             14.940.894.065 saham
                       atau 99,99%                       1.511.300 shares or 0,01%          Nil                               atau 99,99%
                       14.940.894.065 shares                                                                                  14.940.894.065 shares
                       or 99,99%                                                                                              or 99,99%


 1.   Menerima pengunduran diri Bapak Indra Utoyo selaku Direktur Utama          1.   Accept the resignation of Mr. Indra Utoyo as the Company's President
      Perseroan terhitung sejak tanggal 10 Juli 2025. Dengan keputusan di             Director effective July 10, 2025. With the above decision, effective
      atas maka terhitung sejak ditutupnya Rapat Umum Pemegang Saham                  as of the closing of this General Meeting of Shareholders, the
      ini susunan anggota Direksi Perseroan menjadi sebagai berikut:                  composition of the Company's Board of Directors is as follows:
      Direksi                                                                         Board of Directors
      Direktur           : Ari Yanuanto Asah                                          Director         : Ari Yanuanto Asah
      Direktur           : Sajal Bhatnagar                                            Director         : Sajal Bhatnagar
      Direktur           : Ganda Raharja Rusli                                        Director         : Ganda Raharja Rusli

 2.   Menyetujui pemberian kuasa kepada Direksi Perseroan untuk                  2.   Approve the granting of power of attorney to the Company's Board of
      menyatakan keputusan Rapat ini dalam akta notaris dan                           Directors to state the decisions of this Meeting in a notarial deed and
      melaporkannya kepada instansi yang berwenang.                                   report it to the authorized agency.

 Tindak Lanjut atas Hasil Keputusan Hingga Akhir Tahun 2025:                     Follow-up on Decision Results Until the End of 2025:

 Telah Dituangkan melalui Akta Berita Acara Rapat Umum Pemegang                  This has been documented in the Deed of Minutes of the Extraordinary
 Saham Luar Biasa No. 4 tanggal 9 Oktober 2025 di hadapan Dharma                 General Meeting of Shareholders No. 4 dated October 9, 2025, before
 Akhyuzi S.H., Notaris di Jakarta dan telah dilaporkan kepada OJK serta          Dharma Akhyuzi S.H., Notary in Jakarta. It has been reported to the
 telah diimplementasikan.                                                        Financial Services Authority (OJK) and implemented.




 PT ALLO BANK INDONESIA TBK              2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 330
327                         Performa 2025            Laporan Manajemen               Profil Perusahaan            Analisis dan Pembahasan Manajemen
                           Performance 2025            Management Reports               Company Profile                   Management Discussion and Analysis




      Penyelenggaraan RUPS Tahun 2024
      Holding of the 2024 GMS

      Di tahun 2024, Bank telah menyelenggarakan RUPS sebanyak                    In 2024, the Bank held one GMS, consisting of one Annual
      1 (satu) kati yang terdiri dari 1 (satu) kali RUPS Tahunan. Bank            GMS. The Bank appointed several independent parties, such
      telah menunjuk sejumlah pihak independen, seperti notaris,                  as notaries, legal consultants, and a Securities Administration
      konsultan hukum, dan Biro Administrasi Efek untuk melakukan                 Bureau to calculate, validate, and vote at the GMS. The details
      perhitungan dan/atau validasi dan pengambilan suara dalam                   of the meetings, including the agenda and follow-up to the
      RUPS. Adapun rincian rapat beserta agenda dan tindak lanjut                 2024 GMS decisions, are as follows:
      keputusan RUPS di tahun 2024 dapat dilihat sebagai berikut:




                                                RUPS Tahunan tanggal 31 Mei 2024
                                                     Annual GMS dated May 31, 2024

       Hari/Tanggal                   Jumat, 31 Mei 2024
       Day/Date                       Friday, May 31, 2024

       Waktu                          14.22 - 15.37 WIB
       Time                           14.22 – 15.37 (Western Indonesia Time)

       Tempat                         Auditorium Menara Bank Mega Lantai 3
       Venue                          Auditorium Menara Bank Mega 3rd Floor

       Kehadiran                      Dewan Komisaris | Board of Commissioners
       Attendance                     Komisaris Utama Independen | Independent President Commissioner : Aviliani
                                      Komisaris Independen | Independent Commissioner		               : Rosmaya
                                      Komisaris | Commissioner				                                    : Ali Gunawan

                                      Direksi | Board of Directors
                                      Direktur Utama | President Director				                             : Indra Utoyo
                                      Direktur | Director					                                            : Ari Yanuanto Asah
                                      Direktur | Director					                                            : Arief Tendeas
                                      Direktur | Director					                                            : Ganda Raharja Rusli
                                      Direktur | Director					                                            : Sajal Bhatnagar

       Jumlah Pemegang Saham          Kehadiran Para Pemegang Saham
       yang Bertanya                  Dengan memperhatikan daftar pemegang saham per tanggal 7 Mei 2024, RUPS Tahunan telah dihadiri atau diwakili
       Number of Shareholders who     oleh para pemegang saham yang memiliki 19.943.980.501 saham atau 91,78% dari jumlah saham dengan hak suara
       Asked Questions                yang sah yang telah dikeluarkan oleh Perseroan yang seluruhnya berjumlah 21.730.256.442 saham.

                                      RUPS Tahunan dipimpin oleh Aviliani selaku Komisaris Utama Independen. Dalam setiap pembahasan agenda RUPS
                                      Tahunan, para pemegang saham telah diberikan kesempatan untuk menyampaikan pandangannya dan/atau pertanyaan
                                      terkait dengan usulan agenda yang dibahas dalam RUPS Tahunan.

                                      Walaupun terdapat satu pertanyaan terkait laporan keuangan Perseroan, tidak ada pemegang saham yang
                                      menyampaikan pendapatnya pada saat pembahasan setiap agenda yang diusulkan dalam RUPST. Keputusan atas
                                      keseluruhan agenda RUPS Tahunan diambil berdasarkan musyawarah untuk mufakat.

                                      Shareholder Attendance
                                      Based on the shareholder list as of May 7, 2024, the Annual General Meeting of Shareholders (AGMS) was attended or
                                      represented by shareholders holding 19,943,980,501 shares, representing 91.78% of the total number of shares with
                                      valid voting rights issued by the Company, totaling 21,730,256,442 shares.

                                      The Annual General Meeting of Shareholders was chaired by Aviliani, the Independent President Commissioner. During
                                      each discussion of the Annual General Meeting agenda, shareholders were given the opportunity to express their views
                                      and/or ask questions related to the proposed agenda items discussed at the Annual General Meeting.

                                      Although there was one question regarding the Company's financial statements, no shareholders expressed their
                                      opinions during the discussion of any of the proposed agenda items at the AGMS. Decisions on the entire Annual
                                      General Meeting agenda were made by deliberation to reach consensus.

       Informasi Ketidakhadiran       Seluruh Dewan Komisaris serta Direksi hadir dalam RUPS
       Dewan Komisaris dan            All of the Board of Commissioners and Board of Directors were present at the GMSs
       Direksi dalam RUPS
       Information on Attendance of
       the Board of Commissioners
       and Directors at the GMS




                                                                  Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025            PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 331
                                                                                                                                                             328
    Tata Kelola Perusahaan yang Baik              Laporan Keberlanjutan              Laporan Keuangan
    Good Corporate Governance                     Sustainability Report              Financial Statements




Tahapan pelaksanaan RUPS Tahunan tanggal 31 Mei 2024                             The stages for implementing the Annual GMS on May 31, 2024
adalah sebagai berikut:                                                          are as follows:


                   Kegiatan                            Tanggal                                              Keterangan
                    Activity                             Date                                               Description

 Pengumuman RUPS Tahunan                          23 April 2024           Pengumuman pelaksanaan RUPS Tahunan kepada Pemegang Saham melalui
 Annual GMS Announcement                          April 23, 2024          website PT Bursa Efek Indonesia (www.idx.co.id), situs web Bank (www.allobank.
                                                                          com) dan situs website eASY.KSEI melalui https://akses.ksei.co.id.
                                                                          Announcement of the implementation of the Annual GMS to Shareholders via
                                                                          the PT Bursa Efek Indonesia website (www.idx.co.id), the Bank website (www.
                                                                          allobank.com) and the eASY.KSEI website via https://akses.ksei.co. id.
 Pemanggilan RUPS Tahunan                         8 Mei 2024              Pemanggilan RUPS Tahunan kepada Pemegang Saham melalui website PT Bursa
 Annual GMS Announcement                          May 8, 2024             Efek Indonesia (www.idx.co.id), situs web Bank (www.allobank.com) dan situs
                                                                          website eASY.KSEI melalui https://akses.ksei.co.id.
                                                                          Invitation to the Annual GMS to Shareholders via the PT Bursa Efek Indonesia
                                                                          website (www.idx.co.id), the Bank website (www.allobank.com) and the eASY.KSEI
                                                                          website via https://akses.ksei.co.id.
 Publikasi Ringkasan Risalah RUPS Tahunan         4 Juni 2024             Pemberitahuan publikasi Ringkasan Risalah RUPS Tahunan kepada Masyarakat
 Publication of Summary of Annual GMS             June 4, 2024            melalui website PT Bursa Efek Indonesia (www.idx.co.id), situs web Bank (www.
 Minutes                                                                  allobank.com) dan situs website eASY.KSEI melalui https://akses.ksei.co.id.
                                                                          Notification of the publication of the Summary of Annual GMS Minutes to the
                                                                          Public via the PT Bursa Efek Indonesia website (www.idx.co.id), the Bank website
                                                                          (www.allobank.com) and the eASY.KSEI website via https://akses.ksei.co.id.


Hasil Keputusan RUPS telah dituangkan dalam Akta Berita                          The results of the GMS Decisions have been stated in the Deed
Acara RUPS Tahunan No. 04 tanggal 31 Mei 2024. Seluruh                           of Minutes of the Annual GMS No. 04 dated May 31, 2024.
keputusan dalam RUPS dilakukan dengan musyawarah                                 All decisions at the GMS were made by deliberation and
mufakat. Adapun hasil keputusan RUPS serta pelaksanaannya                        consensus. The results of the GMS decisions as well as their
dan tindak lanjutnya oleh Manajemen Bank hingga akhir tahun                      implementation and follow-up by Bank Management until the
2024 adalah sebagai berikut:                                                     end of 2024 are as follows:


                       Mata Acara Rapat dan Keputusannya serta Tindak Lanjut atas Hasil Keputusan Rapat audit
                        Meeting Agenda and Decisions and Follow-up on the Results of the Audit Meeting Decisions

                                                                     Agenda Mata Acara 1
                                                                     First Meeting Agenda

 Persetujuan dan Pengesahan Laporan Tahunan Perseroan untuk Tahun Buku yang Berakhir pada tanggal 31 Desember 2023, yang terdiri dari:
 1. Laporan Pengurus Perseroan;
 2. Laporan Keuangan Perseroan; dan
 3. Laporan Pengawasan Dewan Komisaris Perseroan.

 Approval and Ratification of the Company’s Financial Report for the Fiscal Year Ending December 31, 2024, consisting of:
 1. Report of the Company’s Management;
 2. Financial Report of the Company; and
 3. Supervisory Report of the Company’s Board of Commissioners.


 Keputusan Mata Acara 1
 Decision of the First Meeting Agenda

 Pengambilan                                                              Dengan Pemungutan Suara
 Keputusan                                                                        By Voting
 Decision Making
                                                                                                                                Total Jumlah Suara
                                  Setuju                          Tidak Setuju                         Abstain                         Setuju
                                Consenting                         Dissenting                          Abstain                    Total Number of
                                                                                                                                 Consenting Votes

                      19.943.970.461 saham atau          10.040 saham atau                  Nihil                            19.943.980.501 saham atau
                      99,9999497%                        0,0000503%                         Nil                              100,0000000%
                      19.943.970.461 shares or           10.040 shares or                                                    19.943.980.501 shares or
                      99,9999497%                        0,0000503%                                                          100,0000000%




 PT ALLO BANK INDONESIA TBK             2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 332
329                         Performa 2025             Laporan Manajemen                Profil Perusahaan            Analisis dan Pembahasan Manajemen
                           Performance 2025             Management Reports                Company Profile                Management Discussion and Analysis




      1.   Menerima baik dan menyetujui Laporan Tahunan Direksi mengenai          1.   Receive and approve the Directors’ Report regarding the
           pengurusan Perseroan selama tahun 2023 dan Laporan Pengawasan               management of the Company for the 2023 fiscal year and the Board
           Dewan Komisaris untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31              of Commissioners’ Supervision Report for the fiscal year ending
           Desember 2023.                                                              December 31, 2023.
      2.   Menerima dan mengesahkan Laporan Keuangan untuk Tahun Buku             2.   Receive and approve the Financial Report for the Fiscal Year ending
           yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 yang termasuk                   December 31, 2023 which includes the Balance Sheet and Profit and
           didalamnya Neraca dan perhitungan Laba-Rugi yang telah diaudit              Loss calculations which have been audited by the Public Accounting
           Kantor Akuntan Publik Amir Abadi Jusuf, Aryanto, Mawar & Rekan              Firm Amir Abadi Jusuf, Aryanto, Mawar & Rekan & Partners with report
           dengan laporannya No. 00011/2.1030/AU.1/07/1298-1/1/I/2024                  No. 00011/2.1030/AU.1/07/1298- 1/1/I/2024 dated January 29, 2024.
           tanggal 29 Januari 2024.
      3.   Memberikan pelunasan dan pembebasan tanggung jawab                     3.   Provide full repayment and release of responsibility to members of the
           sepenuhnya kepada para anggota Direksi dan Dewan Komisaris atas             Board of Directors and Board of Commissioners for the management
           pengurusan dan pengawasan yang telah dijalankan selama tahun                and supervision that has been carried out during the 2023 fiscal year
           buku 2023 sepanjang tindakan-tindakan tersebut tercermin dalam              as long as these actions are reflected in the Financial Report.
           Laporan Keuangan tersebut.




                                                                     Agenda Mata Acara 2
                                                                    Second Meeting Agenda

      Penetapan Penggunaan Laba Bersih Perseroan untuk Tahun Buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023.
      Determination of the Use of the Company’s Net Profit for the Fiscal Year ending December 31, 2023.


      Keputusan Mata Acara 2
      Decision of the Second Meeting Agenda

      Pengambilan                                                            Dengan Pemungutan Suara
      Keputusan                                                                      By Voting
      Decision Making
                                                                                                                                  Total Jumlah Suara
                                     Setuju                        Tidak Setuju                         Abstain                          Setuju
                                   Consenting                       Dissenting                          Abstain                     Total Number of
                                                                                                                                   Consenting Votes

                          19.943.980.501 saham atau        Nihil                             Nihil                             19.943.980.501 saham atau
                          100,0000000%                     Nil                               Nil                               100,0000000%
                          19.943.980.501 shares or                                                                             19.943.980.501
                          100,0000000%                                                                                         Shares or 100,0000000%



      Menetapkan seluruh Laba bersih Perseroan tahun buku 2023 yaitu sebesar      Determining the entire Net Profit of the Company for the 2023 Fiscal year,
      Rp444.566.134.304,- (empat ratus empat puluh empat milyar lima ratus        namely IDR IDR444,566,134,304 (four hundred and forty four billion five
      enam puluh enam juta seratus tiga puluh empat ribu tiga ratus empat         hundred and sixty six million one hundred and thirty four thousand three
      rupiah) digunakan sebagai berikut:                                          hundred and four rupiah) is used as follows:
      1. sebesar Rp6.134.304,- (enam juta seratus tiga puluh empat ribu           1. An amount of IDR6,134,304 (six million one hundred thirty four
           tiga ratus empat rupiah) disisihkan sebagai dana cadangan guna             thousand three hundred and four rupiah) is set aside as reserve funds
           memenuhi ketentuan Pasal 70 UUPT; dan                                      to fulfill the provisions of Article 70 of the Company Law; and
      2. sisanya sebesar Rp444.560.000.000,- (empat ratus empat puluh             2. The remaining IDR444,560,000,000 (four hundred and forty four
           empat miliar lima ratus enam puluh juta rupiah) akan dibukukan             billion five hundred and sixty million rupiah) will be recorded as
           sebagai laba ditahan.                                                      retained earnings.

      Tindak Lanjut atas Hasil Keputusan Hingga Akhir Tahun 2024:                 Follow-up on Decision Results Until the End of 2024:

      Bank telah menetapkan penggunaan laba bersih sesuai dengan hasil            The Bank has determined the use of net profit in accordance with the
      keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan dalam pembukuan                 results of the decision of the Annual General Meeting of Shareholders in
      keuangan Bank.                                                              the Bank’s financial books.




                                                                     Agenda Mata Acara 3
                                                                     Third Meeting Agenda

      Laporan Direksi atas Rencana Kerja (Business Plan) Perseroan Tahun 2024 dan Laporan Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan.
      The Board of Directors’ Report on the Company’s Business Plan for 2024 and Report on the Sustainable Financial Action Plan.

      Untuk mata acara Rapat Ketiga ini tidak mengambil keputusan Rapat karena sifatnya hanya untuk dikomunikasikan kepada para Pemegang Saham.
      For the agenda of the Third Meeting, no resolutions are made at the Meeting because they are only intended to be communicated to Shareholders.




                                                                   Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025          PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 333
                                                                                                                                                               330
   Tata Kelola Perusahaan yang Baik              Laporan Keberlanjutan               Laporan Keuangan
   Good Corporate Governance                     Sustainability Report               Financial Statements




                                                                    Agenda Mata Acara 4
                                                                    Fourth Meeting Agenda

Penunjukkan Kantor Akuntan Publik yang Akan Melakukan Audit atas Laporan Keuangan Perseroan untuk Tahun Buku 2024.
Appointment of a Public Accounting Firm that will audit the Company’s Financial Report for the 2024 Financial Year.


Keputusan Mata Acara 4
Decision of the Fourth Meeting Agenda

Pengambilan                                                              Dengan Pemungutan Suara
Keputusan                                                                        By Voting
Decision Making
                                                                                                                                 Total Jumlah Suara
                                 Setuju                          Tidak Setuju                          Abstain                          Setuju
                               Consenting                         Dissenting                           Abstain                     Total Number of
                                                                                                                                  Consenting Votes

                     19.943.970.461 saham atau          10.040 saham atau                   Nihil                            19.943.970.461 saham atau
                     99,9999497%                        0,0000503%                          Nil                              99,9999497%
                     19.943.970.461 shares or           10.040 shares or                                                     19.943.970.461 shares or
                     99,9999497%                        0,0000503%                                                           99,9999497%


Memberikan wewenang dan kuasa kepada Dewan Komisaris untuk                      Granting authority and power to the Board of Commissioners to appoint
menunjuk Kantor Akuntan Publik yang terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan,        a Public Accounting Firm registered with the Financial Services Authority,
yang akan melakukan audit terhadap keuangan Perseroan tahun buku                which will conduct an audit of the Company’s finances for the fiscal
2024 dengan memperhatikan rekomendasi dari Komite Audit untuk                   year 2024 by taking into account the recommendations from the Audit
mendapatkan auditor dengan kualitas dan harga terbaik.                          Committee to obtain an auditor with the best quality and price.

Tindak Lanjut atas Hasil Keputusan Hingga Akhir Tahun 2024:                     Follow-up on Decision Results Until the End of 2024:

Penunjukan Kantor Akuntan Publik Amir Abadi Jusuf, Aryanto, Mawar               The appointment of Public Accounting Firm Amir Abadi Jusuf, Aryanto,
& Rekan telah dilakukan oleh Dewan Komisaris dengan memperhatikan               Mawar & Partners has been carried out by the Board of Commissioners
rekomendasi dari Komite Audit dan telah dilaporkan kepada OJK melalui           taking into account recommendations from the Audit Committee and has
Surat No. 146/DIR-OPT-REG/24 tertanggal 6 November 2024 perihal                 been reported to the OJK through Letter No. 146/DIR-OPT-REG/24 dated
Laporan Penunjukan Akuntan Publik dan/atau Kantor Akuntan Publik                November 6, 2024 concerning the Report on the Appointment of Public
dalam rangka Audit atas informasi keuangan historis tahunan pada PT Allo        Accountants and/or Public Accounting Firms to audit the annual historical
Bank Indonesia Tbk.                                                             financial information of PT Allo Bank Indonesia Tbk.




                                                                    Agenda Mata Acara 5
                                                                    Fifth Meeting Agenda

Laporan dan Pertanggungjawaban Realisasi Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum.
Report and Accountability for the Realization of the Use of Funds from the Public Offering.


Keputusan Mata Acara 5
Decision of the Fifth Meeting Agenda

Pengambilan                                                              Dengan Pemungutan Suara
Keputusan                                                                        By Voting
Decision Making
                                                                                                                                 Total Jumlah Suara
                                 Setuju                          Tidak Setuju                          Abstain                          Setuju
                               Consenting                         Dissenting                           Abstain                     Total Number of
                                                                                                                                  Consenting Votes

                     9.943.980.501 saham atau           Nihil                               Nihil                            19.943.980.501 saham atau
                     100,0000000%                       Nil                                 Nil                              100,0000000%
                     9.943.980.501                                                                                           19.943.980.501
                     Shares or 100,0000000%                                                                                  Shares or 100,0000000%


Menerima dan menyetujui Laporan dan Pertanggungjawaban Perseroan                Receive and approve the Company’s Report and Accountability for the
atas Realisasi Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum untuk posisi per            Realization of the Use of Funds from the Public Offering for the position as
tanggal Rapat.                                                                  of the Meeting date.

Tindak Lanjut atas Hasil Keputusan Hingga Akhir Tahun 2024:                     Follow-up on Decision Results Until the End of 2024:

Bank telah mempertanggungjawabkan realisasi penggunaan dana hasil               The Bank has been responsible for the realization of the use of funds
penawaran umum termasuk pelaporannya kepada OJK melalui Sarana                  from the public offering including reporting it to the OJK via Electronic
Pelaporan Elektronik sesuai dengan ketentuan dalam POJK No. 30/                 Reporting Means in accordance with the provisions in POJK No. 30/
POJK.04/2015 tentang Laporan Realisasi Penggunaan Dana Hasil                    POJK.04/2015 concerning Report on the Realization of Use of Funds from
Penawaran Umum.                                                                 the Public Offering.




PT ALLO BANK INDONESIA TBK              2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 334
331                          Performa 2025              Laporan Manajemen                Profil Perusahaan            Analisis dan Pembahasan Manajemen
                            Performance 2025             Management Reports                 Company Profile                Management Discussion and Analysis




                                                                       Agenda Mata Acara 6
                                                                       Sixth Meeting Agenda

      Pengangkatan Pengurus Perseroan.
      The Appointment of Company Management.


      Keputusan Mata Acara 6
      Decision of the Sixth Meeting Agenda

      Pengambilan                                                             Dengan Pemungutan Suara
      Keputusan                                                                       By Voting
      Decision Making
                                                                                                                                     Total Jumlah Suara
                                     Setuju                          Tidak Setuju                         Abstain                           Setuju
                                   Consenting                         Dissenting                          Abstain                      Total Number of
                                                                                                                                      Consenting Votes

                            19.943.980.501 saham atau       Nihil                              Nihil                             19.943.980.501 saham atau
                            100,0000000%                    Nil                                Nil                               100,0000000%
                            19.943.980.501                                                                                       19.943.980.501
                            Shares or 100,0000000%                                                                               Shares or 100,0000000%


      1.   Mengangkat kembali seluruh anggota Dewan Komisaris dan anggota           3.   Reappoint all members of the Board of Commissioners and members
           Direksi Perseroan dengan susunan sebagai berikut:                             of the Board of Directors of the Company with the following
                                                                                         composition:
           Dewan Komisaris                                                               Board of Commissioners
           Komisaris Utama Independen		              : Aviliani                          Independent President Commissioner         : Aviliani
           Komisaris Independen		                    : Rosmaya                           Independent Commissioner		                 : Rosmaya
           Komisaris			                              : Ali Gunawan                       Commissioner			                            : Ali Gunawan

           Direksi                                                                       Direksi
           Direktur Utama    : Indra Utoyo                                               President Director : Indra Utoyo
           Direktur          : Ari Yanuanto Asah                                         Director           : Ari Yanuanto Asah
           Direktur          : Arief Tendeas                                             Director           : Arief Tendeas
           Direktur          : Ganda Raharja Rusli                                       Director           : Ganda Raharja Rusli
           Direktur          : Sajal Bhatnagar                                           Director           : Sajal Bhatnagar

           Pengangkatan kembali tersebut berlaku efektif terhitung sejak saat            The reappointment is effective from the time this Meeting is closed
           Rapat ini ditutup sampai dengan Rapat Umum Pemegang Saham                     until the Annual General Meeting of Shareholders held in 2027 (two
           Tahunan yang diselenggarakan pada tahun 2027 (dua ribu dua puluh              thousand twenty seven), without reducing the right of the General
           tujuh), dengan tidak mengurangi hak Rapat Umum Pemegang Saham                 Meeting of Shareholders to dismiss him at any time.
           untuk memberhentikannya sewaktu-waktu.

      2.   Menyetujui pemberian kuasa kepada Direksi Perseroan untuk                2.   Approve the granting of power of authority to the Company’s Board of
           menyatakan keputusan Rapat ini dalam akta notaris dan melaporkan              Directors to state the decisions of this Meeting in a notarial deed and
           pengangkatan kembali seluruh anggota Dewan Komisaris dan Direksi              report the reappointment of all members of the Company’s Board of
           Perseroan kepada instansi yang berwenang.                                     Commissioners and Board of Directors to the competent authority.

      Tindak Lanjut atas Hasil Keputusan Hingga Akhir Tahun 2024:                   Follow-up on Decision Results Until the End of 2024:

      Telah Dituangkan melalui Akta Berita Acara Rapat Umum Pemegang                It has been stated in the Deed of Minutes of the Annual General Meeting
      Saham Tahunan No. 4 tanggal 31 Mei 2024 di hadapan Dharma Akhyuzi             of Shareholders No. 4 dated May 31, 2024 before Dharma Akhyuzi S.H.,
      S.H., Notaris di Jakarta dan telah diimplementasikan.                         Notary in Jakarta and has been implemented.




                                                                     Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025           PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 335
                                                                                                                                                              332
     Tata Kelola Perusahaan yang Baik             Laporan Keberlanjutan               Laporan Keuangan
     Good Corporate Governance                    Sustainability Report               Financial Statements




                                                                     Agenda Mata Acara 7
                                                                    Seventh Meeting Agenda

Penetapan Honorarium dan Tunjangan Lainnya Bagi Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan untuk Tahun 2024, serta Pembagian Tugas dan Wewenang
Direksi.
Determination of Honorarium and Other Allowances for the Company’s Board of Directors and Board of Commissioners for the Year 2024, as well as
Division of Duties and Authorities of the Board of Directors.



Keputusan Mata Acara 7
Decision of the Seventh Meeting Agenda

Pengambilan                                                               Dengan Pemungutan Suara
Keputusan                                                                         By Voting
Decision Making
                                                                                                                                 Total Jumlah Suara
                                   Setuju                         Tidak Setuju                          Abstain                         Setuju
                                 Consenting                        Dissenting                           Abstain                    Total Number of
                                                                                                                                  Consenting Votes

                      19.943.970.461 saham atau          10.040 saham atau                   Nihil                           19.943.980.501 saham atau
                      99,9999497%                        0,0000503%                          Nil                             100,0000000%
                      19.943.970.461 shares or           10.040 shares or                                                    19.943.980.501 shares or
                      99,9999497%                        0,0000503%                                                          100,0000000%




1.   Menetapkan budget honorarium bagi seluruh anggota Dewan                     1.   Determine the net honorarium budget for all members of the Board of
     Komisaris maksimal sebesar Rp415.000.000,- (empat ratus lima belas               Commissioners of a maximum of IDR415,000,000 (four hundred and
     juta rupiah) per bulan, pajak ditanggung Perseroan, dan memberikan               fifteen million rupiah) per month, taxes borne by the Company, and
     kuasa dan wewenang kepada Dewan Komisaris Perseroan untuk                        give power and authority to the Company’s Board of Commissioners
     menetapkan pembagiannya serta tunjangan lainnya bagi masing-                     to determine the distribution and other allowances for each each
     masing anggota Dewan Komisaris, yang berlaku sampai dengan                       member of the Board of Commissioners, which is valid until otherwise
     diputuskan lain dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan                          decided at the next Annual General Meeting of Shareholders.
     berikutnya.
2.   Menyetujui pemberian kuasa dan wewenang kepada Dewan Komisaris              2.   Approve the granting of power and authority to the Board of
     untuk dan atas nama Rapat menetapkan gaji dan tunjangan lainnya                  Commissioners for and on behalf of the Meeting to determine salaries
     bagi masing-masing anggota Direksi Perseroan.                                    and other allowances for each member of the Company’s Board of
                                                                                      Directors.
3.   Memberikan kuasa dan wewenang kepada Direksi Perseroan untuk                3.   Grant power and authority to the Company’s Board of Directors to
     menetapkan pembagian tugas dan wewenang bagi masing-masing                       determine the division of duties and authority for each member of the
     anggota Direksi Perseroan.                                                       Company’s Board of Directors.

Tindak Lanjut atas Hasil Keputusan Hingga Akhir Tahun 2024:                      Follow-up on Decision Results Until the End of 2024:

Penetapan gaji anggota Direksi dan honorarium anggota Dewan Komisaris            The determination of salaries for members of the Board of Directors and
untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 telah               honorariums for members of the Board of Commissioners for the fiscal
dilakukan oleh Dewan Komisaris.                                                  year ending December 31, 2024 has been carried out by the Board of
                                                                                 Commissioners.




PT ALLO BANK INDONESIA TBK              2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 336
333              Performa 2025     Laporan Manajemen           Profil Perusahaan          Analisis dan Pembahasan Manajemen
                Performance 2025    Management Reports            Company Profile              Management Discussion and Analysis




      Dewan
      Komisaris
      ● Board of Commissioners

                                    Dewan Komisaris merupakan organ yang             The Board of Commissioners is
                                    bertanggung jawab untuk melaksanakan             responsible for overseeing general and/
                                    fungsi pengawasan secara umum dan/               or specific management
                                    atau khusus sesuai dengan Anggaran               functions, providing advisory support to
                                    Dasar, memberikan nasihat kepada                 the Board of Directors, and ensuring that
                                    Direksi, serta memastikan bahwa Bank             the Bank adheres to GCG principles. The
                                    telah melaksanakan prinsip-prinsip               Board of Commissioners is accountable
                                    GCG. Dewan Komisaris bertanggung                 to shareholders for monitoring the
                                    jawab kepada Pemegang Saham                      Board of Directors’ policies and overall
                                    dalam hal mengawasi kebijakan Direksi            Bank operations. These activities must
                                    terhadap operasional Bank secara                 align with the business plan approved
                                    umum yang mengacu kepada rencana                 by the Board of Commissioners and
                                    bisnis yang telah disetujui Dewan                Shareholders while ensuring full
                                    Komisaris dan Pemegang Saham,                    compliance with all applicable laws and
                                    serta memastikan kepatuhan terhadap              regulations.
                                    seluruh peraturan dan perundang-
                                    undangan yang berlaku.




  Kriteria Dewan Komisaris          1.   Setiap anggota Dewan Komisaris              1. Each member of the Board of
                                         memenuhi persyaratan penilaian                 Commissioners fulfills the fit
  Criteria for the Board of
                                         kemampuan dan kepatutan sesuai                 and proper test requirements in
  Commissioners                          dengan Peraturan OJK mengenai                  accordance with the OJK Regulation
                                         Penilaian      Kemampuan         dan           regarding Fit and Proper Test for
                                         Kepatutan bagi Dewan Komisaris dan             the Board of Commissioners and
                                         Direksi, yaitu persyaratan integritas,         Directors, namely the requirements
                                         kompetensi dan reputasi keuangan.              for integrity, competence, and
                                         Persyaratan tersebut harus dipenuhi            financial     reputation.      These
                                         Dewan Komisaris pada saat diangkat             requirements must be fulfilled by the
                                         dan selama menjabat.                           Board of Commissioners at the time
                                                                                        of appointment and throughout their
                                                                                        tenure.
                                    2. Dewan Komisaris wajib memenuhi                2. The Board of Commissioners must
                                       persyaratan integritas, kompetensi               meet the integrity, competency, and
                                       dan reputasi keuangan sesuai                     financial reputation requirements
                                       dengan ketentuan yang berlaku.                   in accordance with applicable
                                       Persyaratan   ini    agar  dimuat                regulations. These requirements
                                       dalam surat pernyataan yang                      should be included in a well-
                                       didokumentasikan      oleh   Bank                documented statement letter by the
                                       dengan baik.                                     Bank.




                                              Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025     PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 337
                                                                                                                                                 334
    Tata Kelola Perusahaan yang Baik            Laporan Keberlanjutan            Laporan Keuangan
    Good Corporate Governance                   Sustainability Report            Financial Statements




3. Persyaratan integritas yang dipenuhi, minimal sebagai                     3. The integrity requirements that must be fulfilled are as
   berikut:                                                                     follows:
   a. Memiliki akhlak dan moral yang baik, paling sedikit                       a. Possess good morals and ethics, demonstrated at least
       ditunjukan dengan sikap mematuhi ketentuan yang                               by complying with applicable regulations, including
       berlaku, termasuk tidak pernah dihukum karena terbukti                        not having been convicted of a crime within a certain
       melakukan tindak pidana dalam jangka waktu tertentu                           period before being nominated.
       sebelum dicalonkan.
   b. Cakap melakukan perbuatan hukum.                                           b. Capable of carrying out legal actions.
   c. Memiliki komitmen untuk mematuhi peraturan                                 c. Have a commitment to comply with laws and regulations
       perundang-undangan dan mendukung kebijakan                                   and support the applicable regulatory policies.
       regulator yang berlaku.
   d. Memiliki      komitmen     terhadap    pengembangan                       d. Have a commitment to the development of a healthy
       operasional Bank yang sehat.                                                  Bank operation.
   e. Tidak sedang dalam proses hukum dan/atau proses uji                       e. Currently not in a legal process and/or a fit and proper
       kemampuan dan kepatutan pada suatu Bank.                                      test process at a Bank.
   f. Tidak termasuk sebagai pihak yang dilarang untuk                          f. Does not work in a company that prohibits becoming a
       menjadi Dewan Komisaris.                                                      member of the Board of Commissioners.
   g. Memiliki komitmen untuk tidak melakukan dan/atau                          g. Have a commitment not to engage in and/or repeat
       mengulangi perbuatan dan/atau tindakan tertentu, bagi                         certain actions or behaviors, for candidates for the
       calon Dewan Komisaris yang pernah memiliki predikat                           Board of Commissioners who previously failed the fit
       tidak lulus dalam uji kemampuan dan kepatutan.                                and proper test.
4. Persyaratan Kompetensi yang harus dipenuhi, minimal:                      4. The minimum competency requirements that must be
                                                                                fulfilled are:
   a. Memiliki pengetahuan di bidang perbankan dan/atau                         a. Have knowledge in banking and/or finance that is
        bidang keuangan yang memadai dan relevan dengan                              adequate and relevant to the position;
        jabatannya;
   b. Memiliki pengalaman dan keahlian di bidang perbankan                      b. Have experience and expertise in banking and/or
        dan/atau bidang keuangan;                                                   finance;
   c. Memiliki pengetahuan mengenai tugas dan tanggung                          c. Have knowledge about the duties and responsibilities as
        jawab serta pemahaman mengenai kegiatan bisnis                              well as understanding the main business activities and
        utama dan risiko utama Bank;                                                main risks of the Bank;
   d. Memiliki Sertifikat Manajemen Risiko minimal Jenjang                      d. Have a Risk Management Certificate of at least Level 6
        6 (enam).                                                                   (six).
5. Persyaratan reputasi keuangan yang harus dipenuhi, antara                 5. The financial reputation requirements that must be fulfilled,
   lain:                                                                        among others:
   a. Tidak memiliki kredit macet, dan                                          a. Does not have non-performing loans, and
   b. Tidak pernah dinyatakan pailit atau menjadi Dewan                         b. Never been declared bankrupt or served as a member
        Komisaris yang dinyatakan bersalah menyebabkan                              of the Board of Commissioners that was found guilty of
        suatu perseroan dinyatakan pailit dalam jangka waktu 5                      causing a company to declare bankrupt within the last
        (lima) tahun terakhir sebelum dicalonkan.                                   5 (five) years before being nominated.
3. Tidak pernah menjadi anggota Dewan Komisaris yang                         6. Never been a member of the Board of Commissioners who,
   selama menjabat:                                                             during their tenure:
   a. Pernah tidak menyelenggarakan Rapat Umum                                  a. a. Failed to hold the Annual General Meeting of
        Pemegang Saham (RUPS) tahunan.                                              Shareholders (AGM).
   b. Pertanggungjawabannya sebagai anggota Dewan                               b. Their accountability as a member of the Board of
        Komisaris, pernah tidak diterima oleh RUPS atau pernah                      Commissioners was not accepted by the GMS or they
        tidak memberikan pertanggungjawaban sebagai                                 failed to provide accountability as a member of the
        anggota Dewan Komisaris kepada RUPS.                                        Board of Commissioners to the GMS.
   c. Pernah menyebabkan perusahaan yang memperoleh                             c. Caused a company that obtained a license, approval, or
        izin, persetujuan, atau pendaftaran dari Otoritas                           registration from the Financial Services Authority (OJK)
        Jasa Keuangan (OJK) tidak memenuhi kewajiban                                to fail to fulfill its obligation to submit Annual Reports
        menyampaikan Laporan Tahunan dan/atau Laporan                               and/or Financial Statements to the OJK.
        Keuangan kepada OJK.




 PT ALLO BANK INDONESIA TBK            2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 338
335                   Performa 2025         Laporan Manajemen              Profil Perusahaan       Analisis dan Pembahasan Manajemen
                      Performance 2025       Management Reports               Company Profile           Management Discussion and Analysis




  Pengangkatan dan Pemberhentian Anggota Dewan Komisaris
  The Appointment and Dismissal of Members of the Board of Commissioners

  Ketentuan Pengangkatan                                              Appointment Requirements

  1.   Anggota Dewan Komisaris diangkat berdasarkan keputusan         1.    Members of the Board of Commissioners are appointed
       RUPS dengan memperhatikan rekomendasi komite yang                    based on the decision of the GMS.
       menjalankan fungsi nominasi.
  2.   Anggota Dewan Komisaris diangkat untuk masa jabatan            2. Members of the Board of Commissioners are appointed for
       tertentu dan dapat diangkat kembali saat masa jabatannya          a certain term of office and may be reappointed when their
       telah berakhir.                                                   term of office has ended.
  3.   1 (satu) periode masa jabatan anggota Dewan Komisaris          3. The maximum term of office for a member of the Board of
       paling lama 3 (tiga) tahun atau sampai dengan penutupan           Commissioners is 3 (three) years or until the closing of the
       RUPS tahunan pada akhir 1 (satu) periode masa jabatan             annual GMS at the end of the said term of office.
       dimaksud.
  4.   Komisaris baru yang merupakan tambahan dari jumlah             4. With the addition of a new Commissioner to the previously
       anggota Dewan Komisaris sebelumnya, maka masa jabatan              existing number of members in the Board of Commissioners,
       Komisaris baru tersebut berakhir dalam waktu yang sama             the term of office of the new Commissioner ends at the same
       dengan anggota Dewan Komisaris lainnya yang masih                  time as the other members of the Board of Commissioners
       menjabat.                                                          who are still in office.
  5.   Persyaratan atas pengangkatan Komisaris yang merupakan         5. The appointment of a Commissioner who is a Foreign
       Tenaga Kerja Asing harus memenuhi ketentuan tentang                Worker must comply with the provisions on the Utilization
       Pemanfaatan Tenaga Kerja Asing yang dikeluarkan oleh               of Foreign Workers issued by the OJK and other related
       OJK dan instansi terkait lainnya.                                  agencies.
  6.   Setiap usulan penggantian dan/atau pengangkatan anggota        6. Every proposal for replacement and/or appointment of
       Dewan Komisaris kepada RUPS wajib memperhatikan                    members of the Board of Commissioners to the GMS must
       rekomendasi Komite yang menjalankan fungsi Nominasi.               take into account the recommendations of the Committee
                                                                          which carries out the Nomination function.
  7. Anggota komite yang menjalankan fungsi nominasi yang             7. Committee members carrying out nomination functions
      memiliki benturan kepentingan wajib mengungkapkan                   who have a conflict of interest are required to disclose
      dalam usulan yang direkomendasikan. Jika anggota Komite             it in the recommended proposal. If members of the
      Remunerasi dan Nominasi memiliki benturan kepentingan               Remuneration and Nomination Committee have a conflict
      dengan usulan yang direkomendasikan, maka wajib                     of interest with the recommended proposal, then they must
      diungkapkan dalam usulan tersebut.                                  disclose it in the proposal.
  8. Anggota Dewan Komisaris harus memenuhi persyaratan               8. Members of the Board of Commissioners must meet the
      telah lulus Penilaian Kemampuan dan Kepatutan sesuai                requirements of having passed the Fit and Proper Test in
      dengan ketentuan OJK.                                               accordance with OJK regulations.
  9. Dewan Komisaris yang berasal dari Direksi atau Pejabat           9. Board of Commissioners who come from the Bank’s Board
      Eksekutif Bank atau pihak-pihak yang mempunyai hubungan             of Directors or Executive Officers or parties that have a
      dengan Bank, yang dapat mempengaruhi kemampuannya                   relationship with the Bank that may affect their ability to act
      untuk bertindak independen, wajib menjalani masa tunggu             independently, must undergo a cooling-off period of 1 (one)
      (cooling off) selama 1 (satu) tahun.                                year.
  10. Honorarium dan/atau tunjangan Dewan Komisaris                   10. The honorarium and/or allowances of the Board of
      ditentukan oleh RUPS.                                               Commissioners are determined by the GMS.

  Ketentuan Pemberhentian                                             Dismissal Requirements

  1.   Setiap pemberhentian dan/atau penggantian anggota              1.    Every dismissal and/or replacement of members of the
       Dewan Komisaris kepada RUPS wajib memperhatikan                      Board of Commissioners at the GMS must take into account
       rekomendasi komite yang menjalankan fungsi nominasi                  the recommendations of the committee which carries out
       dan mengedepankan kepentingan utama dari Bank.                       the nomination function and prioritizes the main interests of
                                                                            the Bank.




                                                       Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025     PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 339
                                                                                                                                                  336
       Tata Kelola Perusahaan yang Baik            Laporan Keberlanjutan            Laporan Keuangan
       Good Corporate Governance                   Sustainability Report            Financial Statements




2. Pemberhentian atau penggantian anggota Dewan                                 2. Dismissal or replacement of a member of the Board of
   Komisaris sebelum periode masa jabatannya berakhir wajib                        Commissioners before the end of their term of office must
   memperhatikan paling sedikit:                                                   take into account at least:
   a. anggota Dewan Komisaris dinilai tidak mampu                                  a. members of the Board of Commissioners are deemed
      melaksanakan tugas dan tanggung jawab dalam                                      unable to carry out their duties and responsibilities in
      pengelolaan dan pelaksanaan strategi Bank yang sehat;                            the management and implementation of sound Bank
                                                                                       strategies;
      b. pemberhentian atau penggantian anggota Dewan                              b. dismissal or replacement of members of the Board
         Komisaris tidak didasarkan atas penilaian subjektif dari                      of Commissioners is not based on the subjective
         pemegang saham, namun didasarkan dari penilaian                               assessment of shareholders, but is based on an
         yang objektif terkait pengelolaan Bank;                                       objective assessment regarding the management of the
                                                                                       Bank;
      c. pemberhentian atau penggantian anggota Dewan                              c. the dismissal or replacement of members of the Board of
         Komisaris telah melalui perencanaan dan mekanisme                             Commissioners has gone through applicable planning
         yang berlaku, yang paling sedikit memperhatikan                               and mechanisms, which at least takes into account
         penilaian dari komite yang menjalankan fungsi nominasi                        the assessment of the committee that carries out the
         dan telah diagendakan dalam RUPS;                                             nomination function and has been on the agenda at the
                                                                                       GMS;
      d. pemberhentian atau penggantian anggota Dewan                              d. dismissal or replacement of members of the Board
         Komisaris tidak mengakibatkan terjadinya permasalahan                         of Commissioners does not result in problems in the
         dalam pengorganisasian dan kegiatan usaha Bank;                               organization and business activities of the Bank;
      e. pelaksanaan pemberhentian atau penggantian anggota                        e. The implementation of the dismissal or replacement
         Dewan Komisaris mengedepankan pola komunikasi                                 of members of the Board of Commissioners prioritizes
         yang baik dari berbagai pihak terkait; dan                                    good communication patterns from various related
                                                                                       parties; and
      f.  dilakukan dengan mengedepankan penerapan Tata                            f. carried out by prioritizing the implementation of Good
          Kelola yang Baik pada Bank dan aspek kehati-hatian.                          Governance in the Bank and prudential aspects.
3.    Anggota Dewan Komisaris dapat mengundurkan diri dari                      3. Members of the Board of Commissioners may resign from
      jabatannya sebelum masa jabatannya berakhir.                                 their positions before their term of office ends.
4.    Masa jabatan anggota Dewan Komisaris berakhir dengan                      4. The term of office of a member of the Board of
      sendirinya apabila:                                                          Commissioners ends automatically if:
      a. Mengundurkan diri dengan pemberitahuan secara                             a. Resign with written notification;
          tertulis;
      b. Tidak lagi memenuhi persyaratan perundang-undangan                         b. No longer meets applicable statutory requirements;
          yang berlaku;
      c. Meninggal dunia;                                                          c. Passes Away;
      d. Diberhentikan berdasarkan keputusan RUPS;                                 d. Dismissed based on GMS decision;
      e. Dinyatakan pailit atau ditaruh dibawah pengampunan                        e. Declared bankrupt or placed under amnesty based on
          berdasarkan suatu penetapan Pengadilan;                                     a Court decision;
      f. Terbukti terlibat dalam kejahatan keuangan.                               f. Proven to be involved in financial crimes.
5.    Komisaris berhak mengundurkan diri dari jabatannya                        5. The Commissioner has the right to resign from his position
      dengan memberitahukan secara tertulis kepada Bank                            by notifying the Bank in writing no later than 90 (ninety)
      selambat-lambatnya 90 (sembilan puluh) hari sebelum                          days before the date of his resignation.
      tanggal pengunduran dirinya.
6.    Bank wajib menyelenggarakan RUPS untuk memutuskan                         6. The Bank is required to hold a GMS to decide on the
      permohonan pengunduran diri Komisaris dimaksud paling                        Commissioner’s resignation request no later than 90
      lambat 90 (sembilan puluh) hari setelah diterimanya surat                    (ninety) days after receipt of the resignation letter.
      pengunduran diri tersebut.
7.    Apabila      Komisaris   mengundurkan     diri   sehingga                 7. If the Commissioner resigns, resulting in the number
      mengakibatkan jumlah anggota Dewan Komisaris menjadi                         of members of the Board of Commissioners becoming
      kurang dari 3 (tiga) orang, maka pengunduran diri tersebut                   less than 3 (three) people, then the resignation is valid if
      sah apabila telah ditetapkan dalam RUPS dan telah diangkat                   it has been determined at the GMS and new members
      anggota Dewan Komisaris yang baru sehingga memenuhi                          of the Board of Commissioners have been appointed so
      persyaratan minimal jumlah anggota Dewan Komisaris.                          that it meets the minimum requirements for the number of
                                                                                   members of the Board of Commissioners.




     PT ALLO BANK INDONESIA TBK           2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 340
337                        Performa 2025          Laporan Manajemen               Profil Perusahaan       Analisis dan Pembahasan Manajemen
                           Performance 2025         Management Reports               Company Profile           Management Discussion and Analysis




      8. RUPS dapat mengangkat orang lain untuk mengisi jabatan              8. The GMS may appoint another person to fill the position
          seorang Komisaris yang diberhentikan dari jabatannya atau              of a Commissioner who is dismissed from office or to fill
          untuk mengisi suatu lowongan. Masa jabatan seorang yang                a vacancy. The term of office of a person appointed to
          diangkat untuk menggantikan anggota Dewan Komisaris                    replace a member of the Board of Commissioners who has
          yang berhenti atau mengisi lowongan adalah selama sisa                 resigned or filled a vacancy is for the remaining term of
          jangka waktu masa jabatan anggota Dewan Komisaris yang                 office of the member of the Board of Commissioners who
          diberhentikan atau digantikan tersebut.                                has been dismissed or replaced.
      9. Otoritas Jasa Keuangan berwenang melakukan evaluasi                 9. The Financial Services Authority has the authority to
          terhadap keputusan pemberhentian atau penggantian                      evaluate decisions to dismiss or replace members of the
          anggota Dewan Komisaris yang dilakukan sebelum periode                 Board of Commissioners made before the term of office of
          masa jabatan anggota Dewan Komisaris berakhir.                         members of the Board of Commissioners ends.
      10. Bank wajib melakukan keterbukaan informasi kepada                  10. Banks are required to disclose information to the public and
          masyarakat dan menyampaikan kepada OJK paling lambat                   submit it to the OJK no later than 2 (two) working days after:
          2 (dua) hari kerja setelah:
          a. Diterimanya permohonan pengunduran diri anggota                       a. Acceptance of resignation requests from members of
              Dewan Komisaris.                                                        the Board of Commissioners.
          b. Dilakukan penyelenggaraan RUPS.                                       b. A GMS was held.


      Komposisi Dewan Komisaris                                              Composition of the Board of Commissioners

      1.   Dewan Komisaris terdiri dari sedikitnya 3 (tiga) anggota dan      1. The Board of Commissioners consists of at least 3 (three)
           paling banyak sama dengan jumlah anggota Direksi.                    members and a maximum of the same number of members
                                                                                as the Board of Directors.
      2. Dewan Komisaris dipimpin oleh Komisaris Utama atau                  2. The Board of Commissioners is led by a President
         Presiden Komisaris.                                                    Commissioner.
      3. Dewan Komisaris terdiri dari Komisaris dan Komisaris                3. The Board of Commissioners consists of Commissioners and
         Independen. Paling kurang 50% (lima puluh persen)                      Independent Commissioners. At least 50% (fifty percent)
         dari jumlah anggota Dewan Komisaris adalah Komisaris                   of the total members of the Board of Commissioners are
         Independen.                                                            Independent Commissioners.
      4. Paling kurang 1 (satu) anggota Komisaris wajib berdomisili          4. At least 1 (one) Commissioner must reside in Indonesia.
         di Indonesia.




  Masa Jabatan Dewan Komisaris
  Term of Office of the Board of Commissioners

      Berdasarkan Anggaran Dasar Pasal 20 ayat 6, Dewan Komisaris            Based on Article 20 paragraph 6 of the Articles of Association,
      dapat diangkat oleh RUPS untuk jangka waktu terhitung                  the Board of Commissioners is appointed by the GMS for a
      sejak pengangkatannya sampai penutupan RUPS tahunan                    period starting from their appointment until the closing of the
      ketiga berikutnya dengan tidak mengurangi hak RUPS untuk               next third annual GMS without prejudice to the GMS’s right to
      memberhentikan sewaktu-waktu.                                          dismiss them at any time.




  Susunan dan Dasar Pengangkatan Dewan Komisaris Tahun 2025
  Composition and Basis of Appointment of the Board of Commissioners in 2025

      Selama tahun 2025, susunan dan komposisi Dewan Komisaris               Throughout 2025, structure and composition of the Board of
      tidak mengalami perubahan. Adapun komposisi Dewan                      Commissioner did not experience any changes. As of December
      Komisaris Allo Bank per 31 Desember 2025 adalah sebagai                31, 2025, the composition of the Board of Commissioners of
      berikut:                                                               Allo Bank is as follows:




                                                              Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025     PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 341
                                                                                                                                                               338
     Tata Kelola Perusahaan yang Baik                Laporan Keberlanjutan              Laporan Keuangan
     Good Corporate Governance                       Sustainability Report              Financial Statements




    Nama                         Jabatan                             Dasar Pengangkatan                        Masa Jabatan                  Periode
    Name                         Position                            Basis of Appointment                      Term of Office             Jabatan Period

 Aviliani         Komisaris Utama Independen                     RUPS Tahunan 31 Mei 2024          2024 - RUPS Tahunan Tahun 2027        Kedua
                  Independent President Commissioner             Annual GMS May 31, 2024           2024 - 2027 Annual GMS                Second
 Rosmaya          Komisaris Independen                           RUPS Tahunan 31 Mei 2024          2024 - RUPS Tahunan Tahun 2027        Kedua
                  Independent Commissioner                       Annual GMS May 31, 2024           2024 - 2027 Annual GMS                Second
 Ali Gunawan      Komisaris                                      RUPS Tahunan 31 Mei 2024          2024 - RUPS Tahunan Tahun 2027        Kedua
                  Commissioner                                   Annual GMS May 31, 2024           2024 - 2027 Annual GMS                Second


Profil masing-masing anggota Dewan Komisaris Allo Bank                              A brief profile of each member of the Board of Commissioners
dapat dilihat pada Bab Profil Perusahaan dalam Laporan                              can be seen in the Board of Commissioners Profile section, in
Tahunan ini.                                                                        the Company Profile chapter of this Annual Report.




Penilaian Kelayakan dan Kepatutan Dewan Komisaris
Fit and Proper Assessment of the Board of Commissioner

Bank memastikan bahwa seluruh anggota Dewan Komisaris                               The Bank ensures that all members of the Board of
telah dinyatakan lulus dalam uji kemampuan dan kepatutan                            Commissioners have passed the fit and proper test and
(fit and proper test), serta memperoleh persetujuan dari OJK                        obtained approval from the Financial Services Authority (OJK)
sebelum menjalankan tugas dan fungsi sesuai jabatannya.                             before carrying out their duties and functions. This policy is
Kebijakan ini juga sesuai sebagaimana diatur dalam Peraturan                        also in accordance with OJK Regulation No. 27/POJK.03/2016
OJK No. 27/POJK.03/2016 tentang Uji Kemampuan dan                                   concerning the Fit and Proper Test for Key Parties in Financial
Kepatutan (Fit and Proper Test) bagi Pihak Utama Lembaga                            Services Institutions. Detailed information regarding the
Jasa Keuangan. Adapun rincian informasi terkait status uji                          fit and proper test status of each member of the Board of
kemampuan dan kepatutan masing-masing anggota Dewan                                 Commissioners can be seen below:
Komisaris dapat dilihat sebagai berikut:


    Nama               Jabatan                Status                          Persetujuan OJK Terkait Uji Kemampuan dan Kepatutan
    Name               Position               Status                                 OJK approval Regarding Fit and Proper Test

 Aviliani        Komisaris Utama            Lulus                 Keputusan Deputi Komisioner Pengawas Perbankan I Otoritas Jasa Keuangan No. Kep-24/
                 Independen                 Passed                PB.1/2022 tanggal 9 Juni 2022 tentang Hasil Penilaian Kemampuan dan Kepatutan Ibu
                 Independent                                      Aviliani selaku Calon Komisaris Utama Independen PT Allo Bank Indonesia Tbk.
                 President                                        Decision of the Deputy Commissioner for Banking Supervision I of the Financial Services
                 Commissioner                                     Authority No. Kep-24/PB.1/2022 dated June 9, 2022 regarding the Assessment Results of the
                                                                  Fit and Proper Test of Ms. Aviliani as Candidate for Independent President Commissioner of
                                                                  PT Allo Bank Indonesia Tbk.
 Rosmaya         Komisaris                  Lulus                 Keputusan Deputi Komisioner Pengawas Perbankan I Otoritas Jasa Keuangan No. Kep-41/
                 Independen                 Passed                PB.1/2022 tanggal 16 Agustus 2022 tentang Hasil Penilaian Kemampuan dan Kepatutan Ibu
                 Independent                                      Rosmaya selaku Calon Komisaris Independen PT Allo Bank Indonesia Tbk.
                 Commissioner                                     The decision of Deputy Commissioner for Banking Supervision I of the Financial Services
                                                                  Authority No. Kep-41/PB.1/2022 dated August 16, 2022 regarding the Assessment Results of
                                                                  the Fit and Proper Test of Ms. Rosmaya as a Candidate for Independent Commissioner of PT
                                                                  Allo Bank Indonesia Tbk.
 Ali Gunawan     Komisaris                  Lulus                 Keputusan Deputi Komisioner Pengawas Perbankan I Otoritas Jasa Keuangan No. KEP-49/
                 Commissioner               Passed                PB.1/2021 Tanggal 13 Juli 2021 tentang Hasil Penilaian Kemampuan dan Kepatutan Bapak Ali
                                                                  Gunawan selaku Anggota Dewan Komisaris PT Allo Bank Indonesia Tbk.
                                                                  The decision of Deputy Commissioner for Banking Supervision I of the Financial Services
                                                                  Authority No. KEP-49/PB.1/2021 dated July 13, 2021 regarding the Assessment Results of the
                                                                  Fit and Proper Test of Mr. Ali Gunawan as a Member of the Board of Commissioners of PT
                                                                  Allo Bank Indonesia Tbk.




 PT ALLO BANK INDONESIA TBK             2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 342
339                       Performa 2025         Laporan Manajemen              Profil Perusahaan       Analisis dan Pembahasan Manajemen
                          Performance 2025       Management Reports               Company Profile           Management Discussion and Analysis




  Pedoman Kerja Dewan Komisaris
  Work Guidelines of Board of Commissioners

  Dewan Komisaris melaksanakan fungsi pengawasan atas                     The Board of Commissioners carries out its supervisory function
  pengelolaan Bank dengan mengacu kepada BOC Charter                      over the management of the Bank by referring to the BOC
  yang berfungsi sebagai panduan dalam memahami peraturan-                Charter, which serves as a guide for understanding regulations
  peraturan terkait tata kerja Dewan Komisaris. BOC Charter               related to the work procedures of the Board of Commissioners.
  disusun berdasarkan prinsip-prinsip hukum korporasi, ketentuan          The BOC Charter is prepared based on the principles of
  Anggaran Dasar, peraturan dan ketentuan perundang-                      corporate law, the provisions of the Articles of Association,
  undangan yang berlaku, arahan Pemegang Saham, serta                     applicable laws and regulations, shareholder directives, and
  praktik-praktik terbaik (best practices) GCG.                           GCG best practices.

  BOC Charter ini diharapkan dapat mempermudah Dewan                      The BOC Charter is expected to help the Board of Commissioners
  Komisaris memahami peraturan-peraturan yang terkait                     understand the regulations related to the work procedures of
  dengan tata kerja Dewan Komisaris, menghilangkan praktik                the Board of Commissioners, eliminate the practice of making
  pengambilan keputusan berdasarkan kebiasaan (yang                       decisions based on habits (which are not written) and clarify the
  tidak tertulis) serta memperjelas tingkat akuntabilitas dalam           level of accountability in decision making. Aspects regulated in
  pengambilan keputusan. Aspek yang diatur dalam BOC                      the BOC Charter include:
  Charter meliputi:
  1. Persyaratan Anggota Dewan Komisaris;                                 1.  Requirements for Members of the Board of Commissioners;
  2. Persyaratan Komisaris Independen;                                    2.  Requirements for Independent Commissioners;
  3. Pengangkatan Anggota Dewan Komisaris;                                3.  Appointment of Members of the Board of Commissioners;
  4. Pemberhentian Anggota Dewan Komisaris;                               4.  Dismissal of Members of the Board of Commissioners;
  5. Komposisi Dewan Komisaris;                                           5.  Composition of the Board of Commissioners;
  6. Rangkap Jabatan Anggota Dewan Komisaris;                             6.  Concurrent Position as Member of the Board of
                                                                              Commissioners;
  7. Transparansi, Independensi, dan Etika Jabatan Dewan                  7. Transparency, Independence and Ethics of the Board of
     Komisaris;                                                               Commissioners;
  8. Tugas, Tanggung Jawab dan Wewenang Dewan Komisaris;                  8. Duties, Responsibilities and Authorities of the Board of
                                                                              Commissioners;
  9. Kehadiran dan Waktu Kerja Dewan Komisaris;                           9. Attendance and working hours of the Board of
                                                                              Commissioners;
  10. Tata Tertib Rapat Dewan Komisaris;                                  10. Rules and Regulations for Board of Commissioners
                                                                              Meetings;
  11. Penilaian Kinerja Dewan Komisaris;                                  11. Performance Assessment of the Board of Commissioners;
  12. Komite Pendukung Tugas Dewan Komisaris; dan                         12. Duties Supporting Committee of the Board of
                                                                              Commissioners; and
  13. Pelaporan.                                                          13. Reporting.




  Tugas, Tanggung Jawab, dan Wewenang Dewan Komisaris
  Duties, Responsibilities and Authorities of the Board of Commissioners

      1.   Tugas dan tanggung jawab Dewan Komisaris:                      1.    Duties and responsibilities of the Board of Commissioners:
           a. Mengarahkan, memantau dan mengevaluasi kebijakan                  a. Direct, monitor, and evaluate the Bank’s strategic
              strategis Bank agar sesuai dengan tujuan Bank dengan                  policies to ensure alignment with the Bank’s objectives
              memperhatikan ketentuan dan peraturan yang berlaku                    while adhering to the rules and regulations applicable
              pada industri perbankan.                                              to the banking industry.
           b. Memastikan Direksi telah melaksanakan prinsip kehati-             b. Ensure that the Board of Directors has implemented the
              hatian dalam kegiatan usaha Bank.                                     principle of prudence in the Bank’s business activities.
           c. Memastikan terselenggaranya pelaksanaan Prinsip Tata              c. Ensure the implementation of Good Governance
              Kelola Perusahaan yang Baik dalam setiap kegiatan                     Principles in every Bank business activity at all
              usaha Bank pada seluruh tingkatan/jenjang organisasi.                 organizational levels.




                                                           Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025     PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 343
                                                                                                                                                340
    Tata Kelola Perusahaan yang Baik            Laporan Keberlanjutan            Laporan Keuangan
    Good Corporate Governance                   Sustainability Report            Financial Statements




   d. Memastikan penerapan manajemen risiko telah                               d. Ensure that the implementation of risk management is
      memadai sesuai dengan kebijakan manajemen risiko                             adequate in accordance with risk management policies
      dan strategi manajemen risiko.                                               and risk management strategies.
   e. Memastikan bahwa Direksi telah menindaklanjuti                            e. Ensure that the Board of Directors has followed up
      temuan audit dan rekomendasi dari SKAI, auditor                              on audit findings and recommendations from SKAI,
      eksternal, hasil pemeriksaan OJK, Bank Indonesia dan/                        external auditors, OJK, Bank Indonesia audit results
      atau hasil pengawasan otoritas lainnya.                                      and/or supervision results from other authorities.
   f. Melakukan evaluasi pelaksanaan fungsi kepatuhan Bank                      f. Evaluate the implementation of the Bank’s compliance
      paling kurang 2 (dua) kali dalam satu tahun dengan                           function at least 2 (two) times a year by providing
      memberikan saran-saran dalam rangka meningkatkan                             suggestions in order to improve the quality of the
      kualitas pelaksanaan fungsi kepatuhan Bank kepada                            implementation of the Bank’s compliance function to
      Direktur Utama dengan tembusan kepada Direktur                               the President Director with a copy to the Director in
      yang membawahkan fungsi kepatuhan.                                           charge of the compliance function.
   g. Menumbuhkan budaya kepatuhan dan budaya anti                              g. Fostering a culture of compliance and anti fraud culture
      fraud pada seluruh jajaran organisasi.                                       at all levels of the organization.
2. Dewan Komisaris tidak diperkenankan terlibat dalam                        2. The Board of Commissioners is not permitted to be involved
   pengambilan keputusan kegiatan operasional Bank, kecuali                     in making decisions on the Bank’s operational activities,
   untuk penyediaan dana kepada pihak terkait dan hal-hal                       except for the provision of funds to related parties and
   yang diatur dalam Anggaran Dasar Bank atau peraturan                         matters regulated in the Bank’s Articles of Association or
   perundang-undangan yang berlaku.                                             applicable laws and regulations.
3. Wewenang Dewan Komisaris:                                                 3. Authority of the Board of Commissioners:
   a. Memeriksa semua pembukuan, surat dan alat bukti                           a. Examine all books, letters and other evidence.
      lainnya.
   b. Memeriksa dan mencocokan keadaan uang kas, surat                           b. Check and verify the condition of cash, securities and
      berharga dan lain-lain.                                                       others.
   c. Mengetahui segala tindakan yang telah dijalankan oleh                      c. Know all actions that have been carried out by the
      Direksi.                                                                      Board of Directors.
   d. Memasuki bangunan dan halaman atau tempat lain                             d. Enter buildings and grounds or other places used or
      yang dipergunakan atau yang dikuasai oleh Bank.                               controlled by the Bank.
   e. Meminta Direksi dan/atau pejabat lainnya untuk                             e. Ask the Directors and/or other officials to provide
      memberikan penjelasan tentang segala hal yang                                 explanations regarding all matters relating to Bank
      berhubungan dengan pengelolaan Bank.                                          management.
   f. Meminta Direksi dan/atau pejabat lainnya di bawah                          f. Request the Directors and/or other officials under the
      Direksi, dengan sepengetahuan Direksi, untuk                                  Directors, with the knowledge of the Directors, to attend
      menghadiri rapat Dewan Komisaris.                                             meetings of the Board of Commissioners.
   g. Menghadiri rapat Direksi dan memberikan pandangan                          g. Attend Board of Directors meetings and provide views
      pandangan terhadap hal-hal yang dibicarakan dalam                             on matters discussed at meetings.
      rapat.
   h. Memberitahukan kepada OJK atas pelanggaran                                 h. Notify OJK of violations of laws and regulations in the
      peraturan perundang-undangan di bidang keuangan                               financial and banking sector; and/or circumstances
      dan perbankan; dan/atau keadaan atau perkiraan                                or predicted circumstances that could endanger the
      keadaan yang dapat membahayakan kelangsungan                                  continuity of the Bank’s business.
      usaha Bank.
   i. Menetapkan Batasan nilai perbuatan hukum Direksi                           i. Determine limits on the value of the Board of Directors’
      yang memerlukan persetujuan tertulis Dewan Komisaris.                         legal actions that require written approval from the
                                                                                    Board of Commissioners.
   j. Memberikan putusan terhadap usulan perbuatan                               j. Provide decisions on proposed legal actions by the
      hukum Direksi yang memerlukan persetujuan Dewan                               Board of Directors that require approval from the Board
      Komisaris.                                                                    of Commissioners.
   k. Memberikan tanggapan tertulis untuk memberikan                             k. Provide written responses to provide opinions and
      pendapat dan saran kepada RUPS atas usulan                                    suggestions to the GMS regarding proposed legal
      perbuatan hukum yang akan dilaksanakan oleh Direksi                           actions to be implemented by the Board of Directors
      yang akan diajukan kepada RUPS untuk mendapat                                 which will be submitted to the GMS for approval.
      persetujuan.




 PT ALLO BANK INDONESIA TBK            2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 344
341                     Performa 2025            Laporan Manajemen            Profil Perusahaan             Analisis dan Pembahasan Manajemen
                        Performance 2025           Management Reports                Company Profile             Management Discussion and Analysis




         l.
        Komisaris melalui rapat Dewan Komisaris, berdasarkan                    l. The Commissioners, through a meeting of the Board of
        suara terbanyak berhak memberhentikan untuk                                Commissioners, based on the majority vote, have the
        sementara seorang atau lebih anggota Direksi dari                          right to temporarily dismiss one or more members of the
        jabatannya apabila anggota Direksi tersebut bertindak                      Board of Directors from their positions if the members
        bertentangan dengan Anggaran Dasar dan/atau                                of the Board of Directors act contrary to the Articles of
        peraturan perundang-undangan yang berlaku.                                 Association and/or applicable laws and regulations. The
        Pemberhentian tersebut harus diberitahukan kepada                          termination must be notified to the person concerned
        yang bersangkutan disertai dengan alasannya.                               along with the reasons.
     m. Menunjuk salah seorang Direktur untuk menjalankan                       m. Appoint one of the Directors to carry out the vacant
        pekerjaan Direktur yang lowong dengan memperhatikan                        Director’s work with due observance of applicable
        ketentuan yang berlaku.                                                    regulations.
     n. Menyelenggarakan RUPS paling lambat 90 (sembilan                        n. Hold a GMS no later than 90 (ninety) days after the
        puluh) hari sesudah pemberhentian sementara                                temporary dismissal which will decide whether the
        tersebut yang akan memutuskan apakah Direksi yang                          relevant Directors will be permanently dismissed or
        bersangkutan akan diberhentikan seterusnya atau                            returned to their original positions. Directors who were
        dikembalikan kepada kedudukannya semula. Direksi                           temporarily dismissed were given the opportunity to
        yang diberhentikan sementara itu diberi kesempatan                         appear to defend themselves.
        untuk hadir guna membela diri.
     o. Apabila RUPS tersebut tidak dapat mengambil keputusan                   o. If the GMS cannot make a decision or is not held
        atau tidak diadakan dalam jangka waktu paling lambat                       within a period of no later than 90 (ninety) days after
        90 (sembilan puluh) hari setelah pemberhentian                             the temporary dismissal, then the temporary dismissal
        sementara tersebut, maka pemberhentian sementara                           becomes null and void and the person concerned has
        itu menjadi batal demi hukum dan yang bersangkutan                         the right to return to his or her original position.
        berhak menjabat kembali jabatannya semula.
  4. Apabila seluruh anggota Direksi diberhentikan sementara                4. If all members of the Board of Directors are temporarily
     dan Bank tidak mempunyai seorangpun anggota Direksi                       dismissed and the Bank does not have a single member
     maka untuk sementara Dewan Komisaris diwajibkan untuk                     of the Board of Directors, the Board of Commissioners is
     mengurus Bank. Dalam hal demikian Dewan Komisaris                         temporarily required to manage the Bank. In such cases the
     berhak untuk memberikan kekuasaan sementara kepada                        Board of Commissioners has the right to grant temporary
     seorang atau lebih di antara mereka atas tanggungan                       powers to one or more of them at their collective expense.
     mereka bersama.




  Pembagian Tugas Pengawasan Dewan Komisaris
  Division of Supervisory Duties of the Board of Commissioners

  Allo Bank berupaya untuk memastikan seluruh tugas dan                     Allo Bank strives to ensure that all duties and responsibilities
  tanggung jawab yang dilakukan oleh Insan Bank berjalan                    carried out by Bank personnel, including members of the Board
  secara baik sesuai dengan kemampuan yang dimiliki, tak                    of Commissioners, are performed effectively and in accordance
  terkecuali bagi anggota Dewan Komisaris. Untuk itu, Dewan                 with their expertise. To achieve this, the Board of Commissioners
  Komisaris melaksanakan fungsi pengawasan sesuai dengan                    carries out its supervisory function based on the background
  latar belakang yang dimiliki oleh masing-masing anggota agar              of each member, ensuring optimal supervision of the Bank’s
  pengawasan terhadap pengelolaan Bank maupun implementasi                  management and the implementation of strategic initiatives to
  strategi manajemen dapat berjalan secara optimal agar dapat               achieve the Bank’s objectives. The division of duties among the
  mewujudkan tujuan Bank. Adapun pembidangan tugas masing-                  members of the Board of Commissioners is as follows:
  masing anggota Dewan Komisaris adalah sebagai berikut:


                 Nama                           Jabatan                                                   Bidang Tugas
                 Name                           Position                                                   Field of Duty

      Aviliani               Komisaris Utama Independen                        1.      Ketua Komite Audit
                             Independent President Commissioner                2.      Ketua Komite Remunerasi dan Nominasi
                                                                               1.      Chairwoman of Audit Committee
                                                                               2.      Chairwoman of the Remuneration and Nomination Committee
      Rosmaya                Komisaris Independen                              Ketua Komite Pemantau Risiko
                             Independent Commissioner                          Chairwoman of the Risk Oversight Committee
      Ali Gunawan            Komisaris                                         Anggota Komite Remunerasi dan Nominasi
                             Commissioner                                      Member of the Remuneration and Nomination Committe




                                                             Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025        PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 345
                                                                                                                                                 342
       Tata Kelola Perusahaan yang Baik            Laporan Keberlanjutan             Laporan Keuangan
       Good Corporate Governance                   Sustainability Report             Financial Statements




Independensi Dewan Komisaris
Independence of the Board of Commissioners

1. Mayoritas anggota Dewan Komisaris dilarang saling                            1. The majority of the Board of Commissioners members are
   memiliki hubungan keluarga sampai dengan derajat kedua                          prohibited from having family relationships up to the second
   dengan sesama anggota Direksi dan/atau dengan anggota                           degree with other members of the Board of Directors and/
   Dewan Komisaris lain.                                                           or with other members of the Board of Commissioners.
2. Mantan anggota Direksi atau Pejabat Eksekutif Bank atau                      2. Former members of the Board of Directors or Executive
   pihak-pihak yang mempunyai hubungan dengan Bank,                                Officers of the Bank, or parties who have relationships with
   yang dapat mempengaruhi kemampuan yang bersangkutan                             the Bank that can influence their ability to act independently,
   untuk bertindak independen, wajib menjalani masa tunggu                         must undergo a minimum cooling-off period of 1 (one) year
   (cooling off) paling singkat 1 (satu) tahun sebelum menjadi                     before becoming an Independent Commissioner at the
   Komisaris Independen pada Bank.                                                 Bank.
3. Ketentuan di atas tidak berlaku bagi mantan anggota                          3. The above provision does not apply to former members of
   Direksi yang membawahi fungsi pengawasan atau Pejabat                           the Board of Directors who are in charge of supervisory
   Eksekutif yang melakukan fungsi pengawasan pada Bank.                           functions or Executive Officers who conduct supervisory
                                                                                   functions at the Bank.
4. Anggota Dewan Komisaris wajib menandatangani Surat                           4. Members of the Board of Commissioners are required
   Pernyataan Independensi yang berlaku sesuai dengan                              to sign a Declaration of Independence letter that applies
   periode atau masa jabatan sebagaimana ditetapkan dalam                          according to the period or term of office as determined in
   RUPS.                                                                           the GMS.




Program Orientasi bagi Anggota Dewan Komisaris Baru
Orientation Program for New Members of Board of Commissioners

Bank telah memiliki kebijakan terkait program pengenalan                        The Bank is guided by a policy regarding a company induction
perusahaan bagi anggota Dewan Komisaris yang baru diangkat                      program for newly appointed members of the Board of
apabila terjadi perubahan susunan dan komposisi Dewan                           Commissioners in the event of changes in the composition of
Komisaris. Kebijakan ini dilaksanakan sebagaimana telah diatur                  the Board of Commissioners. This policy is implemented as
dalam BOC Charter untuk memberikan pemahaman mengenai                           stipulated in the BOC Charter to provide an understanding
tugas dan tanggung jawab sebagai anggota Dewan Komisaris                        of the duties and responsibilities of members of the Board
agar dijalankan sebaik-baiknya. Kegiatan ini juga bertujuan                     of Commissioners, ensuring they are carried out optimally.
agar anggota Dewan Komisaris dapat memahami latar                               This activity also aims to provide members of the Board of
belakang dan kegiatan usaha Bank agar dapat mempermudah                         Commissioners with an understanding of the Bank's background
dan melancarkan pelaksanaan tugas Dewan Komisaris secara                        and business activities, thereby facilitating and facilitating the
efektif.                                                                        effective implementation of the Board of Commissioners' duties.

Sepanjang tahun 2025, tidak terdapat perubahan susunan dan                      Throughout 2025, there were no changes to the composition
komposisi anggota Dewan Komisaris. Dengan demikian, Bank                        of the Board of Commissioners. Therefore, the Bank did not
tidak melaksanakan program pengenalan bagi anggota Dewan                        conduct an induction program for new members of the Board
Komisaris baru pada tahun buku.                                                 of Commissioners during the fiscal year.




     PT ALLO BANK INDONESIA TBK           2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 346
343                     Performa 2025           Laporan Manajemen            Profil Perusahaan          Analisis dan Pembahasan Manajemen
                       Performance 2025           Management Reports            Company Profile              Management Discussion and Analysis




  Peningkatan Kompetensi Dewan Komisaris
  Competency Development of Board of Commissioners

  Bank senantiasa memfasilitasi seluruh anggota Dewan Komisaris            The Bank consistently facilitates all members of the Board
  untuk mengembangkan kompetensinya melalui program                        of Commissioners to develop their competencies through
  pelatihan atau sertifikasi lainnya yang dapat mendukung peran            training programs or other certifications that support the
  maupun fungsi pengawasan pengelolaan perusahaan yang                     Board of Commissioners' oversight role and function in
  dilakukan oleh Dewan Komisaris. Informasi lengkap terkait                corporate management. More detailed information regarding
  program pengembangan kompetensi yang dilakukan oleh                      the competency development programs implemented by the
  Dewan Komisaris sepanjang tahun 2025 dapat dilihat pada                  Board of Commissioners throughout 2025 is presented in the
  Bab Profil Perusahaan dalam Laporan Tahunan ini.                         Company Profile chapter of this Annual Report.




  Pelaksanaan Tugas Dewan Komisaris Tahun 2025
  Implementation of Duties of Board of Commissioners in 2025

  Selama tahun 2025, Dewan Komisaris telah melakukan                       Throughout 2025, the Board of Commissioners supervised,
  pengawasan, mengarahkan, memantau, mengevaluasi, dan                     directed, monitored, evaluated, and advised the Board of
  memberikan nasihat kepada Direksi terkait pelaksanaan                    Directors regarding the implementation of strategic policies.
  kebijakan strategis yang dilakukan melalui:                              The Board's duties throughout the year include:
  1. Melakukan pengawasan terhadap kebijakan dan jalannya                  1. Overseeing the policies and management of the Board of
      pengurusan yang dilakukan oleh Direksi selama tahun 2025,                Directors during 2025, including monitoring the adequacy
      termasuk pengawasan terhadap kesesuaian pelaksanaan                      of the Board of Directors' strategy implementation to achieve
      strategi Direksi untuk mencapai target Rencana Bisnis                    the targets of the 2025-2027 Bank Business Plan (RBB) and
      Bank (RBB) tahun 2025-2027 dan Rencana Aksi Keuangan                     the 2025 Sustainable Finance Action Plan (RAKB).
      Berkelanjutan (RAKB) tahun 2025.
  2. Memantau perkembangan kinerja keuangan Bank,                          2. Monitoring the Bank's financial performance, including
      termasuk rasio permodalan, likuiditas, kualitas aset, dan               capital ratios, liquidity, asset quality, and profitability, and
      profitabilitas, serta memberikan nasihat kepada Direksi agar            advising the Board of Directors on maintaining capital
      menjaga kecukupan modal dan struktur pendanaan yang                     adequacy and a prudent funding structure in line with the
      prudent sejalan dengan profil risiko Bank.                              Bank's risk profile.
  3. Mengevaluasi efektivitas penerapan manajemen risiko atas              3. Evaluating the effectiveness of risk management
      risiko kredit, operasional, likuiditas, teknologi informasi, dan        implementation for credit, operational, liquidity, information
      kepatuhan, serta memperkuat pengendalian internal dan                   technology, and compliance risks, and strengthening
      governance pada area berisiko tinggi.                                   internal control and governance in high-risk areas.
  4. Mengawasi pelaksanaan strategi pertumbuhan bisnis,                    4. Overseeing the implementation of business growth
      termasuk pengembangan produk digital dan kemitraan                      strategies, including the development of digital products
      strategis, serta memberikan masukan agar ekspansi                       and strategic partnerships, and providing input to ensure
      dilakukan secara terukur, berkelanjutan, dan selaras dengan             that expansion is carried out in a measured, sustainable
      kapasitas permodalan serta manajemen risiko Bank.                       manner, and in line with the Bank's capital capacity and risk
                                                                              management.




                                                            Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025     PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 347
                                                                                                                                                  344
    Tata Kelola Perusahaan yang Baik            Laporan Keberlanjutan            Laporan Keuangan
    Good Corporate Governance                   Sustainability Report            Financial Statements




5. Secara aktif memantau tindak lanjut atas hasil pemeriksaan                5. Actively monitoring the follow-up to the results of regulatory
   regulator, audit internal, dan audit eksternal, serta                        audits, internal audits, and external audits, and direct the
   mengarahkan Direksi untuk menyelesaikan rekomendasi                          Board of Directors to complete recommendations in a
   secara tepat waktu guna meningkatkan kepatuhan dan                           timely manner to improve compliance and the quality of the
   kualitas pengelolaan Bank.                                                   Bank's management.
6. Mengevaluasi kecukupan sistem pengendalian internal,                      6. Evaluating the adequacy of the internal control system,
   kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan,                             compliance with laws and regulations, and the integrity
   serta integritas pelaporan keuangan (Internal Control over                   of financial reporting (Internal Control over Financial
   Financial Reporting), dan memberikan nasihat perbaikan                       Reporting), and provide recommendations for improvements
   atas kelemahan yang teridentifikasi.                                         to identified weaknesses.
7. Mengawasi kebijakan strategis SDM, termasuk perencanaan                   7. Overseeing strategic HR policies, including workforce
   kebutuhan tenaga kerja, pengisian posisi strategis,                          planning, filling strategic positions, and competency
   dan pengembangan kompetensi, serta memberikan                                development, and provide recommendations to ensure
   rekomendasi agar struktur organisasi mendukung                               the organizational structure effectively supports the
   pencapaian strategi Bank secara efektif.                                     achievement of the Bank's strategy.
8. Mengawasi pelaksanaan kebijakan TI, termasuk penguatan                    8. Overseeing the implementation of IT policies, including
   sistem, keamanan siber, dan kontinuitas layanan, serta                       system strengthening, cybersecurity, and service continuity,
   memberikan nasihat kepada Direksi untuk memastikan                           and advise the Board of Directors to ensure the reliability
   keandalan infrastruktur TI sejalan dengan karakteristik bank                 of the IT infrastructure, in line with the characteristics of a
   digital dan berfungsi secara optimal.                                        digital bank, and optimally functions.
9. Memberikan nasihat kepada Direksi atas dinamika eksternal,                9. Providing advices to the Board of Directors on external
   termasuk kondisi makroekonomi, persaingan industri                           dynamics,       including      macroeconomic       conditions,
   perbankan digital, dan perubahan regulasi, agar kebijakan                    competition in the digital banking industry, and regulatory
   strategis Bank tetap adaptif, prudent, dan berorientasi pada                 changes, to ensure the Bank's strategic policies remain
   keberlanjutan yang positif.                                                  adaptive, prudent, and oriented towards positive
                                                                                sustainability.




Penilaian Kinerja Organ dan Komite Pendukung di bawah Dewan Komisaris
Performance Assessment of Supporting Organs and Committees under Board of Commissioners

Dalam menjalankan tugas dan fungsinya, Dewan Komisaris turut                 In exercising its duties and functions, the Board of
dibantu oleh sejumlah organ pendukung, antara lain Komite                    Commissioners is assisted by several supporting organs,
Audit, Komite Pemantau Risiko, serta Komite Remunerasi dan                   including the Audit Committee, the Risk Monitoring Committee,
Nominasi. Dewan Komisaris secara berkala melakukan evaluasi                  and the Remuneration and Nomination Committee. The Board of
atas kinerja masing-masing komite berdasarkan kriteria yang                  Commissioners periodically evaluates the performance of each
telah ditetapkan oleh Komite Remunerasi dan Nominasi.                        committee based on criteria established by the Remuneration
Berdasarkan evaluasi yang telah dilakukan, Dewan Komisaris                   and Nomination Committee. Based on these evaluations, the
menilai bahwa seluruh Komite di bawah Dewan Komisaris telah                  Board of Commissioners assesses that all committees under
menjalankan tugas dan tanggung jawabnya secara baik di                       the Board of Commissioners have performed their duties and
sepanjang tahun 2025.                                                        responsibilities effectively throughout 2025.




 PT ALLO BANK INDONESIA TBK            2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 348
345            Performa 2025      Laporan Manajemen           Profil Perusahaan          Analisis dan Pembahasan Manajemen
               Performance 2025    Management Reports            Company Profile              Management Discussion and Analysis




  Komisaris
  Independen
  ● Independent Commissioner

                                   Komisaris   Independen     merupakan             As a member of the Board of
                                   anggota    Dewan    Komisaris     yang           Commissioners,       an     Independent
                                   tidak memiliki hubungan keuangan,                Commissioner       has    no    financial,
                                   kepengurusan,    kepemilikan   saham             management, shareholding, or family
                                   dan/atau hubungan keluarga dengan                relationships with any member of the
                                   anggota Dewan Komisaris, anggota                 Board of Commissioners, member of the
                                   Direksi dan/atau pemegang saham                  Board of Directors, and/or controlling
                                   pengendali    atau   dengan      Bank            shareholder, or with the Bank that might
                                   yang mungkin menghalangi atau                    hinder or impede their ability to act
                                   menghambat posisinya untuk bertindak             independently in accordance with GCG
                                   independen sesuai dengan prinsip-                principles. Independent Commissioners
                                   prinsip GCG. Komisaris Independen                are appointed by the GMS and have no
                                   diangkat oleh RUPS dan tidak memiliki            affiliations with any interested parties,
                                   hubungan afiliasi dengan pihak yang              particularly the majority shareholder,
                                   berkepentingan, terutama pemegang                member of the Board of Directors, and/or
                                   saham mayoritas, anggota Direksi, dan/           member of the Board of Commissioners.
                                   atau anggota Dewan Komisaris.

                                   Di tahun 2025, Bank memiliki 2 (dua)             In 2025, the Bank had two Independent
                                   orang Komisaris Independen dari total 3          Commissioners out of a total of
                                   (tiga) orang anggota Dewan Komisaris.            three members of the Board of
                                   Komposisi ini telah sesuai dengan                Commissioners.     This    composition
                                   ketentuan Pasal 20 ayat (3) POJK                 complies with Article 20 paragraph (3)
                                   33/2014 yang mengatur syarat minimal             of POJK 33/2014, which stipulates the
                                   Komisaris Independen yang berjumlah              minimum requirement for Independent
                                   sekurang-kurangnya 30% dari anggota              Commissioners to constitute at least
                                   Dewan Komisaris perusahaan.                      30% of the company's Board of
                                                                                    Commissioners.




  Kriteria Penentuan               Kriteria   dan     persyaratan    umum           The general criteria and requirements
                                   yang wajib dipenuhi oleh Komisaris               that must be met by Independent
  Komisaris Independen
                                   Independen, meliputi:                            Commissioners include:
  Criteria for Determining         1. Penunjukan       Komisaris   sebagai          1. The appointment of a Commissioner
  Independent Commission               Komisaris     Independen       harus             as an Independent Commissioner
                                       mendapatkan persetujuan OJK.                     must obtain approval from the OJK.
                                   2. Bukan         merupakan         orang         2. They are not a person who works
                                       yang bekerja atau mempunyai                      or has the responsibility to plan,
                                       wewenang dan tanggung jawab                      lead, control or supervise the Bank’s
                                       untuk merencanakan, memimpin,                    activities within the last 6 (six)
                                       mengendalikan atau mengawasi                     months, except for reappointment
                                       kegiatan Bank dalam waktu 6                      as an Independent Commissioner in
                                       (enam) bulan terakhir, kecuali untuk             the following period.
                                       pengangkatan kembali sebagai
                                       Komisaris Independen pada periode
                                       berikutnya.




                                             Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025     PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 349
                                                                                                                                                 346
    Tata Kelola Perusahaan yang Baik            Laporan Keberlanjutan             Laporan Keuangan
    Good Corporate Governance                   Sustainability Report             Financial Statements




3. Tidak mempunyai saham baik langsung maupun tidak                          3. They do not own shares, either directly or indirectly, in the
   langsung pada Bank.                                                          Bank.
4. Tidak mempunyai hubungan afiliasi dengan Bank, anggota                    4. They do not have affiliation with the Bank, members of
   Dewan Komisaris, anggota Direksi atau Pemegang Saham                         the Board of Commissioners, members of the Board of
   Utama Bank.                                                                  Directors or the Bank’s Controlling Shareholders.
5. Tidak mempunyai hubungan usaha baik langsung maupun                       5. They do not have any direct or indirect business relationships
   tidak langsung yang berkaitan dengan kegiatan Bank.                          related to Bank activities.
6. Tidak memiliki hubungan keluarga dengan Dewan                             6. They do not have any family relationship with the Board
   Komisaris, Direksi dan Pemegang Saham Pengendali Bank.                       of Commissioners, the Board of Directors and Controlling
                                                                                Shareholders of the Bank.
7. Komisaris Independen yang telah menjabat selama 2 (dua)                   7. Independent Commissioners who have served for 2 (two)
   periode masa jabatan dapat diangkat kembali pada periode                     terms of office may be reappointed in the next period as
   selanjutnya sepanjang:                                                       long as:
   a. Rapat Dewan Komisaris menilai bahwa Komisaris                             a. The Board of Commissioners assesses that Independent
       Independen tetap dapat bertindak independen;                                 Commissioners can still act independently;
   b. Komisaris Independen tersebut menyatakan dirinya                          b. The Independent Commissioner stated that he
       tetap independen dalam RUPS;                                                 remained independent at the GMS;
   c. Menandatangani Surat Pernyataan Independen dan                            c. Sign an Independent Statement Letter and this is
       hal ini diungkapkan dalam Laporan Pelaksanaan Tata                           disclosed in the Governance Implementation Report.
       Kelola.
8. Dalam hal Komisaris Independen menjabat pada Komite                       8. In the event that an Independent Commissioner serves
   Audit, Komisaris Independen yang bersangkutan hanya                           on the Audit Committee, the Independent Commissioner
   dapat diangkat kembali pada Komite Audit untuk 1 (satu)                       concerned can only be reappointed on the Audit
   periode masa jabatan Komite Audit berikutnya.                                 Committee for 1 (one) subsequent term of office on the
                                                                                 Audit Committee.
9. Komisaris Non Independen dapat beralih menjadi                            9. Non-Independent Commissioners may transition to
   Komisaris Independen setelah memenuhi persyaratan                             become Independent Commissioners after fulfilling the
   sebagai Komisaris Independen. Komisaris Non Independen                        requirements as Independent Commissioners. Non-
   yang akan beralih menjadi Komisaris Independen wajib                          Independent Commissioners who will transition to become
   menjalani masa tunggu (cooling off) paling singkat 6 (enam)                   Independent Commissioners are required to undergo a
   bulan. Peralihan dari Komisaris Non Independen menjadi                        cooling off period of at least 6 (six) months. The transition
   Komisaris Independen wajib memperoleh persetujuan OJK.                        from Non-Independent Commissioner to Independent
                                                                                 Commissioner must obtain OJK approval.
10. Mantan anggota Direksi atau Pejabat Eksekutif Bank atau                  10. Former members of the Board of Directors or Executive
    pihak-pihak yang mempunyai hubungan dengan Bank,                             Officers of the Bank or parties who have a relationship
    yang dapat mempengaruhi kemampuan yang bersangkutan                          with the Bank, who can influence the ability of the person
    untuk bertindak independen wajib menjalani masa tunggu                       concerned to act independently must undergo a cooling
    (cooling off) paling singkat 1 (satu) tahun sebelum menjadi                  off period of at least 1 (one) year before becoming an
    Komisaris Independen pada Bank yang bersangkutan.                            Independent Commissioner at the Bank in question.
                                                                                 concerned.
11. Memiliki Sertifikasi Manajemen Risiko minimal Jenjang 6.                 11. They must have a minimum Risk Management Certification
                                                                                 Level 6.



Komposisi dan Jumlah Komisaris Independen
Composition and Number of Independent Commissioners

Per 31 Desember 2025, jumlah Komisaris Independen Allo                       As of December 31, 2025, Allo Bank had two Independent
Bank terdiri dari 2 (dua) orang dari jumlah keseluruhan anggota              Commissioners out of a total of three members of the Board of
Dewan Komisaris yang sebanyak 3 (tiga) orang. Adapun                         Commissioners. The Bank's Independent Commissioners are:
Komisaris Independen Bank terdiri dari:
1. Ibu Aviliani yang diangkat berdasarkan Surat Keputusan                    1. Ms. Aviliani, appointed based on the Decree of the Deputy
   Deputi Komisioner Pengawas Perbankan I, OJK No. KEP-                         Commissioner for Banking Supervision I, OJK No. KEP-24/
   24/PB.1/2022 tanggal 09 Juni 2022.                                           PB.1/2022, dated June 9, 2022.
2. Ibu Rosmaya yang diangkat berdasarkan Surat Keputusan                     2. Ms. Rosmaya, appointed based on the Decree of the Deputy
   Deputi Komisioner Pengawas Perbankan I, OJK No. KEP-                         Commissioner for Banking Supervision I, OJK No. KEP-41/
   41/PB.1/2022 tanggal 16 Agustus 2022.                                        PB.1/2022, dated August 16, 2022.



 PT ALLO BANK INDONESIA TBK            2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 350
347                      Performa 2025        Laporan Manajemen            Profil Perusahaan          Analisis dan Pembahasan Manajemen
                        Performance 2025        Management Reports            Company Profile              Management Discussion and Analysis




  Pernyataan Independensi
  Independence Statement

      Seluruh Komisaris Independen Allo Bank telah membuat Surat         All Independent Commissioners of Allo Bank have issued
      Pernyataan Independensi yang berlaku sesuai dengan periode         a Statement of Independence, which is valid for the term of
      atau masa jabatan sebagaimana ditetapkan dalam RUPS. Di            office as stipulated in the GMS. Furthermore, all Independent
      samping itu, seluruh Komisaris Independen juga berkewajiban        Commissioners are required to report any changes in their
      untuk melapor apabila terjadi perubahan status yang                status that affect their independence and to ensure that these
      mempengaruhi independensinya serta memastikan praktik              practices are implemented in accordance with GCG principles.
      ini telah dilaksanakan sesuai dengan prinsip GCG. Seluruh          All members of the Board of Commissioners have also issued a
      anggota Dewan Komisaris juga membuat Surat Pernyataan              Statement of Non-Use of the Bank for personal gain, which is
      Tidak Memanfaatkan Bank untuk keuntungan pribadi yang              valid for the term of office as stipulated in the GMS.
      berlaku sesuai dengan periode atau masa jabatan sebagaimana
      ditetapkan dalam RUPS.




  Surat Pernyataan Independensi Komisaris Independen
  Independence Statement Letter of Independent Commissioner




                                                          Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025     PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 351
                                                                                                                                                    348
   Tata Kelola Perusahaan yang Baik            Laporan Keberlanjutan            Laporan Keuangan
   Good Corporate Governance                   Sustainability Report            Financial Statements




Direksi
● Board of Directors

                                                  Direksi adalah organ utama yang secara               The Board of Directors is the Bank's
                                                  kolektif berwenang dan bertanggung                   primary organ collectively authorized
                                                  jawab      penuh       atas pengurusan               and fully responsible for managing the
                                                  perusahaan sesuai dengan maksud dan                  company. This provision aligns with their
                                                  tujuan untuk kepentingan Bank. Direksi               purposes and objectives to benefit the
                                                  juga bertanggung jawab mewakili Bank,                Bank. The Board of Directors is also
                                                  baik di dalam maupun di luar pengadilan              responsible for representing the Bank
                                                  sesuai dengan ketentuan Anggaran                     both inside and outside the courts,
                                                  Dasar      dan    ketentuan   peraturan              in accordance with the provisions of
                                                  perundangan-undangan. Direksi juga                   the Articles of Association and laws
                                                  memiliki wewenang untuk mengatur                     and regulations. The Board also has
                                                  jalannya Bank, mengambil tindakan dan                the authority to regulate the Bank's
                                                  kebijakan yang dianggap perlu untuk                  operations and take actions and policies
                                                  memastikan kelancaran operasional                    deemed necessary to ensure the smooth
                                                  Bank dengan memperhatikan aspek                      operation of the Bank, while taking
                                                  efisiensi dan efektivitas.                           into account aspects of efficiency and
                                                                                                       effectiveness.

                                                  Setiap anggota Direksi juga wajib                    Each member of the Board of Directors
                                                  menjalakan        fungsi     pengurusan              is also required to carry out their
                                                  perusahaan dengan mengedepankan                      management functions by prioritizing
                                                  prinsip-prinsip profesionalisme, efisiensi,          the principles of professionalism,
                                                  transparansi, kemandirian, akuntabilitas,            efficiency, transparency, independence,
                                                  pertanggungjawaban serta kewajaran                   accountability,      responsibility,  and
                                                  sesuai dengan prinsip tata kelola yang               fairness, in accordance with the Bank's
                                                  diadopsi oleh Bank. Setiap anggota                   corporate governance principles. Each
                                                  Direksi Bank juga wajib melaksanakan                 member of the Bank's Board of Directors
                                                  tugas dan tanggung jawabnya dengan                   is also required to carry out their duties
                                                  itikad baik, penuh tanggung jawab,                   and responsibilities in good faith, with
                                                  dan kehati-hatian, sesuai dengan                     full responsibility, and with prudence,
                                                  perundang-undangan yang berlaku.                     in accordance with applicable laws and
                                                                                                       regulations.




Persyaratan                                       1.    Setiap anggota Direksi harus                   1.   Each member of the Board
                                                        memenuhi persyaratan penilaian                      of Directors must meet the
Anggota Direksi
                                                        kemampuan dan kepatutan sesuai                      requirements for assessing their
Requirements for Members                                Peraturan OJK mengenai Penilaian                    ability and suitability according
of the Board of Directors                               Kemampuan dan Kepatutan bagi                        to the OJK Regulation regarding
                                                        Dewan Komisaris dan Direksi, yaitu                  the Assessment of Capability
                                                        persyaratan integritas, kompetensi                  and Suitability for the Board of
                                                        dan reputasi keuangan. Persyaratan                  Commissioners and Board of
                                                        tersebut harus dipenuhi anggota                     Directors, including requirements for
                                                        Direksi pada saat diangkat dan                      integrity, competence, and financial
                                                        selama menjabat.                                    reputation. These requirements
                                                                                                            must be met by the member of the
                                                                                                            Board of Directors at the time of
                                                                                                            appointment and throughout their
                                                                                                            tenure.




 PT ALLO BANK INDONESIA TBK           2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 352
349                   Performa 2025          Laporan Manajemen           Profil Perusahaan          Analisis dan Pembahasan Manajemen
                     Performance 2025         Management Reports            Company Profile              Management Discussion and Analysis




  2. Persyaratan integritas yang harus dipenuhi, antara lain:          2. The integrity requirements that must be met include:
     a. Memiliki akhlak dan moral yang baik, paling sedikit               a. Have good ethics and morals, demonstrated at least by
        ditunjukan dengan sikap mematuhi ketentuan yang                      adhering to applicable regulations, including not having
        berlaku, termasuk tidak pernah dihukum karena terbukti               been convicted of a criminal offense within a certain
        melakukan tindak pidana dalam jangka waktu tertentu                  period before being nominated.
        sebelum dicalonkan.
     b. Cakap melakukan perbuatan hukum.                                  b. Capable of performing legal actions.
     c. Memiliki komitmen untuk mematuhi peraturan                        c. Have a commitment to complying with applicable laws
        perundang-undangan dan mendukung kebijakan                           and regulations and supporting the policies of the
        regulator yang berlaku.                                              relevant regulators.
     d. Memiliki     komitmen       terhadap     pengembangan             d. Have a commitment to the development of a healthy
        operasional Bank yang sehat.                                         Bank operation.
     e. Tidak sedang dalam proses hukum dan/atau proses uji               e. Not involved in legal proceedings and/or capability and
        kemampuan dan kepatutan pada suatu Bank.                             suitability assessments at another Bank.
     f. Tidak termasuk sebagai pihak yang dilarang untuk                  f. Not included in the list of prohibited individuals from
        menjadi Direksi.                                                     serving as a Director.
     g. Memiliki komitmen untuk tidak melakukan dan/atau                  g. Have a commitment to not engage in or repeat certain
        mengulangi perbuatan dan/atau tindakan tertentu,                     actions or behaviors for candidates for the Board of
        bagi calon Direksi yang pernah memiliki predikat tidak               Directors who have previously been designated as
        lulus dalam uji kemampuan dan kepatutan dan telah                    failing the fit and proper test and have undergone a
        menjalani masa sanksi.                                               period of sanctions.
  3. Persyaratan kompetensi yang harus dipenuhi, antara lain:          3. The competence requirements that must be met include:
     a. Memiliki pengetahuan di bidang perbankan dan/atau                 a. Have adequate knowledge in the field of banking and/
        bidang keuangan yang memadai dan relevan dengan                      or finance that is relevant to their position.
        jabatannya.
     b. Memiliki pengalaman dan keahlian di bidang perbankan               b. Have experience and expertise in the field of banking
        dan/atau bidang keuangan.                                             and/or finance.
     c. Memiliki kemampuan untuk melakukan pengelolaan                     c. Have the ability to conduct strategic management in
        strategis dalam rangka pengembangan Bank yang                         order to develop a healthy Bank.
        sehat.
     d. Mayoritas anggota Direksi wajib memiliki pengalaman               d. The majority of the members of the Board of Directors
        paling sedikit 5 (lima) tahun di bidang operasional Bank              must have at least 5 (five) years of experience in the
        dan paling rendah sebagai Pejabat Eksekutif bank.                     operational aspects of a bank and at least as an
                                                                              Executive Officer of a bank.
     e. Memiliki Sertifikasi Manajemen Risiko level 5 atau setara         e. Have Risk Management Certification up to level 5, or
          jenjang 7.                                                          equivalent to level 7
  4. Persyaratan reputasi keuangan yang harus dipenuhi, antara         4. The financial reputation requirements that must be met
     lain:                                                                include:
     a. Tidak memiliki kredit macet, dan                                  a. Don’t have non-performing loans, and
     b. Tidak pernah dinyatakan pailit atau menjadi Direksi yang          b. Have not been declared bankrupt or become a Director
          dinyatakan bersalah menyebabkan suatu perseroan                     who has been found guilty of causing a company to be
          dinyatakan pailit, dalam jangka waktu 5 (lima) tahun                declared bankrupt, within the last 5 (five) years prior to
          terakhir sebelum dicalonkan.                                        the nomination.
  5. Tidak pernah menjadi anggota Dewan Komisaris dan/atau             5. Have never been a member of the Board of Commissioners
     Direksi yang selama menjabat:                                        and/or Board of Directors who, during their tenure:
     a. Pernah dihukum karena melakukan tindak pidana yang                a. Have been convicted of a criminal offense that has
          merugikan keuangan negara dan/atau yang berkaitan                   harmed the state’s finances and/or is related to the
          dengan sektor keuangan.                                             financial sector.
     b. Pernah tidak menyelenggarakan RUPS tahunan.                       b. Have failed to hold an annual GMS.
     c. Pertanggungjawabannya sebagai anggota Direksi                     c. Have had their accountability as a member of the
          pernah tidak diterima oleh RUPS atau pernah tidak                   Board of Directors rejected by the GMS or have failed
          memberikan pertanggungjawaban sebagai anggota                       to provide accountability as a member of the Board of
          Direksi kepada RUPS, dan                                            Directors to the GMS, and
     d. Pernah menyebabkan perusahaan yang memperoleh                     d. Have caused a company that has obtained a permit,
          izin, persetujuan atau pendaftaran dari OJK tidak                   approval, or registration from the OJK to fail to fulfill its
          memenuhi kewajiban menyampaikan Laporan Tahunan                     obligations to submit Annual Reports and/or Financial
          dan/atau Laporan Keuangan kepada OJK.                               Statements to the OJK.




                                                        Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025     PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 353
                                                                                                                                                350
       Tata Kelola Perusahaan yang Baik            Laporan Keberlanjutan             Laporan Keuangan
       Good Corporate Governance                   Sustainability Report             Financial Statements




Persyaratan Direktur Kepatuhan
Requirements of Compliance Director

Selain memenuhi kriteria umum bagi anggota Direksi, Direktur                    Apart from meeting the general criteria for members of the
yang membawahi fungsi kepatuhan juga wajib memenuhi                             Board of Directors, the Director in charge of the compliance
sejumlah persyaratan sebagai berikut:                                           function is also required to fulfill a number of requirements as
                                                                                follows:
1. Memenuhi persyaratan independensi.                                           1. Fulfill independence requirements.
2. Direktur utama dan/atau wakil direktur utama dilarang                        2. The President Director is prohibited from holding concurrent
   merangkap jabatan sebagai direktur yang membawahkan                               positions as Director in charge of the compliance function.
   Fungsi Kepatuhan.
3. Dilarang membawahi fungsi: Bisnis, Operasional,                              3. Prohibited from being in charge of functions: Business,
   Manajemen Risiko yang melakukan pengambilan keputusan                           Operations, Risk Management which makes decisions on
   pada kegiatan usaha Bank, treasury, keuangan dan                                Bank business activities, treasury, finance and accounting,
   akuntansi, logistik dan pengadaan barang/jasa, teknologi                        logistics and procurement of goods/services, information
   informasi dan/atau audit internal.                                              technology and internal audit.




Pengangkatan Anggota Direksi
Appointment of Members of the Board of Directors

1.    Anggota Direksi diangkat berdasarkan keputusan RUPS.                      1.   Board of Directors members are appointed based on the
                                                                                     decision of the GMS.
2. Anggota Direksi diangkat untuk masa jabatan tertentu dan                     2.   Board of Directors members are appointed for a specific
   dapat diangkat kembali.                                                           term and may be reappointed.
3. Satu periode masa jabatan anggota Direksi paling lama 3                      3.   The maximum term for a Board of Directors member is 3
   (tiga) tahun atau sampai dengan penutupan RUPS tahunan                            (three) years or until the end of 1 (one) term period, which
   pada akhir 1 (satu) periode masa jabatan dimaksud.                                ends with the annual GMS meeting.
4. Usulan penggantian dan/atau pengangkatan anggota                             4.   Proposals for the replacement and/or appointment of Board
   Direksi oleh Dewan Komisaris dalam RUPS, harus                                    of Directors members by the Board of Commissioners
   memperhatikan rekomendasi dari Komite Remunerasi dan                              in GMS, must consider the recommendations of the
   Nominasi.                                                                         Remuneration and Nomination Committee.
5. Persyaratan pengangkatan Direksi yang merupakan                              5.   The appointment requirements for foreign workers who
   tenaga kerja asing harus tunduk kepada ketentuan tentang                          serve as Board of Directors members must comply with
   Pemanfaatan Tenaga Kerja Asing dan Program Alih                                   the provisions on the Utilization of Foreign Workers and
   Pengetahuan sebagaimana diatur dalam Peraturan OJK                                Knowledge Transfer Program as stipulated by the OJK
   serta ketentuan instansi terkait lainnya.                                         regulation and other relevant agencies.
6. Honorarium dan/atau tunjangan Direksi ditentukan dalam                       6.   The honorarium and/or benefits for Board of Directors
   RUPS.                                                                             members are determined at GMS.




     PT ALLO BANK INDONESIA TBK           2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 354
351                        Performa 2025         Laporan Manajemen               Profil Perusahaan       Analisis dan Pembahasan Manajemen
                          Performance 2025         Management Reports               Company Profile           Management Discussion and Analysis




  Pengunduran Diri Anggota Direksi & Pergantian Anggota Direksi
  Resignation and Replacement of Directors

      1.   Anggota Direksi dapat mengundurkan diri dari jabatannya          1. Members of the Board of Directors may resign from their
           sebelum masa jabatannya berakhir.                                   positions before their term of office ends.
      2.   Masa jabatan Direksi berakhir dengan sendirinya apabila          2. The term of office of a Director ends automatically if the
           Direksi tersebut:                                                   Director:
           a. Mengundurkan diri dengan pemberitahuan secara                    a. Resign with written notification;
                tertulis;
           b. Tidak lagi memenuhi persyaratan perundang-undangan                  b. No longer meets applicable statutory requirements;
                yang berlaku;
           c. Meninggal dunia;                                                 c. Passes away;
           d. Diberhentikan berdasarkan keputusan RUPS;                        d. Dismissed based on GMS decision;
           e. Dinyatakan pailit atau ditaruh dibawah pengampuan                e. Declared bankrupt or placed under guardianship based
                berdasarkan suatu penetapan Pengadilan;                            on a court decision;
           f. Terbukti terlibat dalam kejahatan keuangan.                      f. Proven to be involved in financial crimes.
      3.   Direksi berhak mengundurkan diri dari jabatannya dengan          3. Directors have the right to resign from their positions by
           memberitahukan secara tertulis kepada Bank selambat                 notifying the Bank in writing no later than 90 (ninety) days
           lambatnya 90 (sembilan puluh) hari sebelum tanggal                  before the date of their resignation.
           pengunduran dirinya.
      4.   Bank wajib menyelenggarakan RUPS untuk memutuskan                4. The Bank is obliged to hold a GMS to decide on the request
           permohonan pengunduran diri anggota Direksi dimaksud                for resignation of the member of the Board of Directors
           paling lambat 90 (sembilan puluh) hari setelah diterimanya          no later than 90 (ninety) days after receipt of the letter of
           surat pengunduran diri tersebut.                                    resignation.
      5.   Apabila anggota Direksi mengundurkan diri sehingga               5. If a member of the Board of Directors resigns resulting in
           mengakibatkan jumlah anggota Direksi menjadi kurang dari            the number of members of the Board of Directors being
           3 (tiga) orang, maka pengunduran diri tersebut sah apabila          less than 3 (three) people, then the resignation is valid if it
           telah ditetapkan dalam RUPS dan telah diangkat anggota              has been determined in the GMS and new members of the
           Direksi yang baru sehingga memenuhi persyaratan minimal             Board of Directors have been appointed so that it meets the
           jumlah anggota Direksi.                                             minimum requirements for the number of members of the
                                                                               Board of Directors.
      6. RUPS dapat mengangkat orang lain untuk mengisi jabatan             6. The GMS may appoint another person to fill the position
         seorang Direktur yang diberhentikan dari jabatannya atau              of a Director who is dismissed from his position or to fill a
         untuk mengisi suatu lowongan. Masa jabatan seorang                    vacancy. The term of office of a person appointed to replace
         yang diangkat untuk menggantikan anggota Direksi yang                 a member of the Board of Directors who has resigned or
         berhenti atau mengisi lowongan adalah selama sisa jangka              filled a vacancy is for the remaining term of office of the
         waktu masa jabatan anggota Direksi yang diberhentikan                 member of the Board of Directors who has been dismissed
         atau digantikan tersebut.                                             or replaced.
      7. Bagi Direktur Utama dan/atau Direktur Kepatuhan,                   7. For the President Director and/or Compliance Director,
         pemberhentian, penggantian dan/atau pengunduran                       dismissal, replacement and/or resignation before the end of
         diri sebelum masa jabatan berakhir harus mendapatkan                  the term of office must obtain prior approval from the OJK
         persetujuan terlebih dahulu dari OJK sebelum diputuskan               before being decided at the GMS:
         dalam RUPS:
         a. Penyampaian permohonan kepada OJK sebagaimana                         a. Submission of the application to the OJK as intended
              dimaksud disampaikan Bank paling lama 1 (satu) bulan                   is submitted by the Bank no later than 1 (one) month
              sebelum rencana pelaksanaan RUPS yang memuat                           before the planned implementation of the GMS which
              agenda pemberhentian atau penggantian Direktur                         contains the agenda for dismissal or replacement of
              Utama dan/atau direktur yang membawahi fungsi                          the President Director and/or director in charge of
              kepatuhan, dengan memuat: (i) alasan/pertimbangan                      the compliance function, by including: (i) reasons/
              pemberhentian, penggantian dan/atau pengunduran                        considerations for dismissal, replacement and/or
              diri; (ii) Profil calon pengganti yang dinilai memenuhi                resignation; (ii) The profile of the replacement candidate
              persyaratan untuk dilakukan penilaian kemampuan dan                    who is deemed to meet the requirements for a fit and
              kepatutan;                                                             proper test;




                                                             Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025     PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 355
                                                                                                                                                     352
       Tata Kelola Perusahaan yang Baik            Laporan Keberlanjutan             Laporan Keuangan
       Good Corporate Governance                   Sustainability Report             Financial Statements




   b. Bilamana OJK menilai rencana dimaksud tidak layak                            b. If OJK assesses that the plan is not feasible then: (i) The
       maka: (i) Rencana tersebut tidak disetujui OJK; (ii) Bank                       plan is not approved by OJK; (ii) Banks are prohibited
       dilarang memuat agenda tersebut dalam RUPS.                                     from including this agenda in the GMS.
8. Bank wajib menyampaikan kepada OJK dan melakukan                             8. The Bank is required to submit information to the OJK and
   keterbukaan informasi paling lambat 2 (dua) hari kerja                          disclose information no later than 2 (two) working days
   setelah:                                                                        after:
   a. Diterimanya permohonan pengunduran diri anggota                              a. Acceptance of resignation requests from members of
       Direksi.                                                                        the Board of Directors.
   b. Dilakukan penyelenggaraan RUPS.                                              b. A GMS was held.
9. Selain Anggaran Dasar Perusahaan, pengunduran diri                           9. In addition to the Company’s Articles of Association,
   anggota Direksi juga tunduk kepada ketentuan OJK dan/                           resignation of members of the Board of Directors is also
   atau aturan otoritas terkait lainnya.                                           subject to OJK provisions and/or other relevant authority
                                                                                   regulations.




Pemberhentian Sementara Anggota Direksi
Temporary Suspension of Board of Directors Member

1.    Anggota Direksi dapat diberhentikan untuk sementara oleh                  1.   A Board of Directors member may be temporarily
      Dewan Komisaris dengan menyebutkan alasannya.                                  suspended by the Board of Commissioners by stating the
                                                                                     reasons.
2. Pemberhentian sementara wajib diberitahukan secara                           2.   The temporary suspension must be notified in writing to the
   tertulis kepada anggota Direksi yang bersangkutan.                                respective Board of Directors member.
3. Dewan Komisaris harus menyelenggarakan RUPS untuk                            3.   The Board of Commissioners must convene a General
   mencabut atau menguatkan keputusan pemberhentian                                  Meeting of Shareholders to revoke or confirm the temporary
   sementara tersebut.                                                               suspension decision.
4. RUPS harus diselenggarakan dalam jangka waktu                                4.   The General Meeting of Shareholders must be held no
   paling lambat 90 (sembilan puluh) hari setelah tanggal                            later than 90 (ninety) days after the date of the temporary
   pemberhentian sementara.                                                          suspension.
5. Dalam RUPS anggota Direksi yang bersangkutan diberi                          5.   In the General Meeting of Shareholders, the respective
   kesempatan untuk membela diri.                                                    Board of Directors member shall be given an opportunity to
                                                                                     defend himself or herself.
6. Dengan lampauan jangka waktu penyelenggaraan                                 6.   If the General Meeting of Shareholders (GMS) fails to make
   RUPS atau RUPS tidak dapat mengambil keputusan,                                   a decision or does not take place within the specified
   pemberhentian sementara menjadi batal.                                            period, the temporary suspension of a Board of Directors
                                                                                     member will be revoked.
7. Anggota Direksi yang diberhentikan untuk sementara tidak                     7.   A temporarily suspended Board of Directors member is not
   berwenang:                                                                        authorized to:
   a. Menjalankan pengurusan Bank untuk kepentingan                                  a. Conduct the management of the Bank for the benefit
      Bank sesuai dengan maksud dan tujuan Bank                                           of the Bank in accordance with the Bank’s objectives
                                                                                          and purposes.
   b. Mewakili Bank di dalam maupun di luar pengadilan.                              b. Represent the Bank in or outside the court.
8. Pembatasan kewenangan berlaku sejak keputusan                                8.   The authority restrictions are in effect from the temporary
   pemberhentian sementara oleh Dewan Komisaris sampai                               suspension decision by the Board of Commissioners until
   dengan terdapat keputusan RUPS yang menguatkan atau                               there is a GMS decision that confirms or cancels the
   membatalkan pemberhentian sementara atau lampaunya                                temporary suspension or until the expiration of the GMS
   jangka waktu penyelenggaraan RUPS.                                                holding period.
9. Bank wajib melakukan keterbukaan informasi kepada                            9.   The Bank is obliged to disclose information to the public and
   masyarakat dan menyampaikan kepada OJK mengenai                                   report to the OJK regarding the decision of the temporary
   keputusan      pemberhentian   sementara    dan    hasil                          suspension and the results of the GMS or information on
   penyelenggaraan RUPS atau informasi mengenai batalnya                             the revocation of the temporary suspension by the Board of
   pemberhentian sementara oleh Dewan Komisaris karena                               Commissioners due to the failure to hold the GMS until the
   tidak terselenggaranya RUPS sampai dengan lampaunya                               holding period expires, no later than 2 (two) working days
   jangka waktu, paling lambat 2 (dua) hari kerja setelah                            after the event.
   terjadinya peristiwa tersebut.




     PT ALLO BANK INDONESIA TBK           2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 356
353                    Performa 2025        Laporan Manajemen               Profil Perusahaan       Analisis dan Pembahasan Manajemen
                      Performance 2025        Management Reports               Company Profile           Management Discussion and Analysis




  Pengangkatan, Pemberhentian, dan Pengunduran Diri Direktur yang Membawahi
  Fungsi Kepatuhan
  Appointment, Termination, and Resignation of Director in Charge of Compliance Function

  1.   Pengangkatan, pemberhentian dan/atau pengunduran diri           1. The appointment, dismissal and/or resignation of the
       Direktur Kepatuhan mengacu pada ketentuan mengenai                 Director of Compliance refers to the provisions regarding
       pengangkatan, pemberhentian dan/atau pengunduran diri              the appointment, dismissal and/or resignation of members
       anggota Direksi sebagaimana ketentuan di atas.                     of the Board of Directors as stipulated above.
  2.   Dalam hal direktur yang membawahkan Fungsi Kepatuhan            2. In the event that the director in charge of the Compliance
       berhalangan sementara sehingga tidak dapat menjalankan             Function is temporarily unable to perform their duties
       tugas jabatannya selama lebih dari 7 (tujuh) hari kerja            for more than seven (7) consecutive working days, their
       berturut-turut, pelaksanaan tugas yang bersangkutan wajib          responsibilities must be temporarily assigned to another
       digantikan sementara oleh direktur lain sampai dengan              director until they can resume their duties.
       direktur yang membawahkan Fungsi Kepatuhan dapat
       menjalankan tugas jabatannya kembali.
  3.   Dalam hal direktur yang membawahkan Fungsi Kepatuhan            3. In the event that the director in charge of the Compliance
       berhalangan tetap, mengundurkan diri, atau habis masa              Function is permanently unable to serve, resigns, or their
       jabatannya, Bank wajib segera mengangkat pengganti                 term expires, the Bank must appoint a replacement no
       direktur yang membawahkan Fungsi Kepatuhan, paling                 later than six (6) months after the director in charge of
       lama 6 (enam) bulan setelah direktur yang membawahkan              the Compliance Function is permanently unable to serve,
       Fungsi Kepatuhan berhalangan tetap, mengundurkan diri,             resigns, or their term expires.
       atau habis masa jabatannya.
  4.   Selama dalam proses penggantian direktur yang                   4. During the replacement process, as referred to in point
       membawahkan Fungsi Kepatuhan sebagaimana dimaksud                  (3), the Bank must assign another director to temporarily
       pada poin (3), Bank wajib menunjuk atau menugaskan                 assume the Compliance Function Director’s duties.
       salah satu direktur lainnya untuk sementara melaksanakan
       tugas direktur yang membawahkan Fungsi Kepatuhan.
  5.   Direktur yang melaksanakan tugas sementara sebagai              5. Directors who temporarily assume the role of the Director of
       direktur yang membawahkan Fungsi Kepatuhan, baik karena            Compliance, either due to temporary incapacity as referred
       berhalangan sementara sebagaimana dimaksud pada poin               to in point (2) or permanent incapacity, resignation, or the
       (2) maupun berhalangan tetap, mengundurkan diri, atau              expiration of their term of office as referred to in point (4),
       habis masa jabatannya sebagaimana dimaksud pada poin               must comply with regulations concerning dual positions,
       (4), harus memenuhi ketentuan mengenai rangkap jabatan             ensuring that they do not hold responsibilities in areas
       sesuai ketentuan dan larangan membawahkan fungsi                   such as the Bank’s business activities, treasury, finance and
       bisnis dan operasional; manajemen risiko yang melakukan            accounting, logistics and procurement of goods or service,
       pengambilan keputusan pada kegiatan usaha Bank; tresuri;           information technology, and/or internal audit.
       keuangan dan akuntansi; logistik dan pengadaan barang
       atau jasa; teknologi informasi; dan/atau audit intern.
  6.   Dalam hal Direktur lain sebagai pengganti tidak ada yang        6. In the event that no other director meets the necessary
       memenuhi ketentuan, maka jabatan Direktur Kepatuhan                qualifications, the position of Director of Compliance may
       dapat dirangkap sementara oleh Direktur lainnya yang               be temporarily held by a director overseeing business,
       membawahi fungsi-fungsi bisnis, operasional, manajemen             operational, risk management, that make decisions on the
       risiko yang melakukan pengambilan keputusan pada                   Bank’s business activities, treasury, finance and accounting,
       kegiatan usaha Bank, treasury, keuangan dan akuntansi,             logistics and procurement of goods and service, information
       logistic dan pengadaan barang/jasa, teknologi informasi            technology, or internal audit.
       atau audit internal.
  7.   Dalam hal anggota Direksi hanya terdiri dari 1 (satu)           7. In the event that the Board of Directors consists of only
       orang direktur, tugas dan tanggung jawab direktur yang             one (1) director, the Head of the Bank’s Compliance Work
       membawahi fungsi kepatuhan dilaksanakan oleh kepala                Unit will assume the Compliance Function Director’s
       satuan kerja kepatuhan Bank paling lama 6 (enam) bulan.            responsibilities for a maximum of six (6) months.
  8.   Penggantian sementara jabatan Direktur Kepatuhan wajib          8. The temporary replacement of the Compliance Director
       dilaporkan kepada OJK.                                             must be reported to OJK.




                                                        Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025     PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 357
                                                                                                                                                         354
    Tata Kelola Perusahaan yang Baik              Laporan Keberlanjutan               Laporan Keuangan
    Good Corporate Governance                     Sustainability Report               Financial Statements




Susunan dan Dasar Pengangkatan Direksi Tahun 2025
Competition and Basis of Appointment of Board of Directors in 2025

Di tahun 2025, anggota Direksi Bank telah mengalami                                In 2025, the Bank's Board of Directors has undergone several
beberapa kali perubahan susunan dan komposisi seiring                              changes in its composition and composition in line with
dengan keputusan RUPS Tahunan pada 10 April 2025 dan                               the decisions of the Annual GMS on April 10, 2025 and the
RUPS Luar Biasa tanggal 9 Oktober 2025. Susunan komposisi                          Extraordinary GMS on October 9, 2025. The composition of
Direksi telah disusun sedemikian rupa guna memastikan setiap                       the Board of Directors has been arranged in such a way as to
anggota Direksi telah memiliki integritas dan kompetensi yang                      ensure that each member of the Board of Directors has the
tepat sehingga memungkinkan pengambilan keputusan dapat                            right integrity and competence so that decisions can be made
dilakukan secara efektif, tepat dan cepat, serta dapat bertindak                   effectively, precisely and quickly, and can act independently.
independen. Adapun susunan dan komposisi Direksi sampai                            The composition and composition of the Board of Directors
dengan 31 Desember 2025 adalah sebagai berikut:                                    until December 31, 2025 is as follows:


     Nama                   Jabatan                     Dasar Pengangkatan                             Masa Jabatan                Periode Jabatan
     Name                   Position                    Basis of Appointment                           Term of Office                   Period

 Ari Yanuanto        Direktur                     RUPS Tahunan 31 Mei 2024                  2024 - RUPS Tahunan Tahun 2027       Kedua
 Asah                Director                     Annual GMS May 31, 2024                   2024 - Annual GMS 2027               Second
 Ganda Raharja       Direktur                     RUPS Tahunan 31 Mei 2024                  2024 - RUPS Tahunan Tahun 2027       Kedua
 Rusli               Director                     Annual GMS May 31, 2024                   2024 - Annual GMS 2027               Second
 Sajal Bhatnagar     Direktur                     RUPS Tahunan 31 Mei 2024                  2024 - RUPS Tahunan Tahun 2027       Kedua
                     Director                     Annual GMS May 31, 2024                   2024 - Annual GMS 2027               Second


Profil masing-masing Direksi Allo Bank dapat dilihat pada Bab                      The profile of each Allo Bank Director can be seen in the
Profil Perusahaan dalam Laporan Tahunan ini.                                       Company Profile Chapter in this Annual Report.




Penilaian Kelayakan dan Kepatutan Direksi
Fit and Proper Assessment of the Board of Directors

Dalam menjalankan kegiatan operasional, Bank senantiasa                            In conducting its operational activities, the Bank consistently
mengedepankan kepatuhan terhadap peraturan dan ketentuan                           prioritizes compliance with applicable rules and regulations. To
yang berlaku. Untuk itu, Bank memastikan bahwa seluruh                             this end, the Bank ensures that all members of the Board of
anggota Direksi telah dinyatakan lulus dari uji kemampuan                          Directors have passed the Fit and Proper Test and obtained
dan kepatutan (fit and proper test) dan memperoleh                                 approval from OJK before assuming their duties and functions.
persetujuan dari OJK sebelum menjalankan tugas dan fungsi                          This requirement is in accordance with OJK Regulation No. 27/
jabatannya sebagaimana diatur dalam Peraturan OJK No. 27/                          POJK.03/2016 concerning the Fit and Proper Test for Main
POJK.03/2016 tentang Uji Kemampuan dan Kepatutan (Fit                              Parties of Financial Services Institutions. Details regarding the
and Proper Test) bagi Pihak Utama Lembaga Jasa Keuangan.                           Fit and Proper Test status of the Bank’s Board of Directors
Rincian mengenai status uji kemampuan dan kepatutan Direksi                        serving until the end of 2025 are as follows:
Bank yang menjabat hingga akhir tahun 2025 adalah sebagai
berikut:


       Nama                     Status                                    Persetujuan OJK terkait Uji Kemampuan dan Kepatutan
       Name                     Status                                           OJK approval regarding Fit and Proper Test

 Ari Yanuanto Asah        Lulus                  Salinan Keputusan Deputi Komisioner Pengawas Perbankan I OJK No. KEP-24/PB.1/2021 tanggal 6
                          Passed                 April 2021 tentang Hasil Penilaian Kemampuan dan Kepatutan Sdr. Ari Yanuanto Asah selaku Direktur
                                                 Operasional dan IT PT Bank Harda Internasional Tbk.
                                                 Copy of the Decree of the Deputy Commissioner for Banking Supervision I of the Financial Services
                                                 Authority (OJK) No. KEP-24/PB.1/2021 dated April 6, 2021 concerning the Results of the Fit and Proper
                                                 Assessment of Mr. Ari Yanuanto Asah as Operations and IT Director of PT Allo Bank Indonesia Tbk.




  PT ALLO BANK INDONESIA TBK             2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 358
355                         Performa 2025       Laporan Manajemen              Profil Perusahaan            Analisis dan Pembahasan Manajemen
                            Performance 2025      Management Reports              Company Profile                Management Discussion and Analysis




            Nama                     Status                      Persetujuan OJK terkait Uji Kemampuan dan Kepatutan
            Name                     Status                             OJK approval regarding Fit and Proper Test
      Ganda Raharja Rusli      Lulus           Salinan Keputusan Deputi Komisioner Pengawas Perbankan I OJK No.KEP-70/PB.1/2021 tertanggal 14
                               Passed          Desember 2021 tentang Hasil Penilaian Kemampuan dan Kepatutan Sdr. Ganda Raharja Rusli selaku
                                               Direktur Kepatuhan PT Allo Bank Indonesia Tbk.
                                               Copy of the Decree of the Deputy Commissioner for Banking Supervision I of the Financial Services
                                               Authority (OJK) No. KEP-70/PB.1/2021 dated December 14, 2021 concerning the Results of the Fit and
                                               Proper Assessment of Mr. Ganda Raharja Rusli as Compliance Director of PT Allo Bank Indonesia Tbk.

      Sajal Bhatnagar          Lulus           Salinan Keputusan Deputi Komisioner Pengawas Perbankan I OJK No.Kep-40/PB.1/2022 tertanggal 16
                               Passed          Agustus 2022 tentang Hasil Penilaian Kemampuan dan Kepatutan Sdr. Sajal Bhatnagar selaku Direktur
                                               Digital PT Allo Bank Indonesia Tbk.
                                               Copy of the Decision of the Deputy Commissioner for Banking Supervision I of the Financial Services
                                               Authority No. Kep-40/PB.1/2022 dated August 16, 2022 concerning the Results of the Fit and Proper
                                               Assessment of Mr. Sajal Bhatnagar as Digital Director of PT Allo Bank Indonesia Tbk.




  Pedoman Kerja Direksi
  Board of Directors Charter

  Allo Bank telah memiliki BOD Charter yang merupakan                       Allo Bank has established a BOD Charter, which serves as a
  pedoman bagi Direksi dalam melakukan tugas dan tanggung                   guideline for the Board of Directors in performing their duties
  jawabnya. BOD Charter mengatur sejumlah hal, antara lain:                 and responsibilities. The BOD Charter regulates several key
                                                                            aspects, including:
  1. Persyaratan Anggota Direksi;                                           1. Requirements for the Board of Directors;
  2. Persyaratan Direktur Kepatuhan;                                        2. Requirements for Director of Compliance;
  3. Pengangkatan Anggota Direksi;                                          3. Appointment of the Board of Directors;
  4. Pengunduran Diri Anggota Direksi;                                      4. Resignation of the Board of Directors;
  5. Pemberhentian Sementara Anggota Direksi;                               5. Temporary Dismissal of the Board of Directors;
  6. Pengangkatan, Pemberhentian, dan Pengunduran Diri                      6. Appointment, Dismissal, and Resignation of Directors in
     Direktur yang Membawahi Fungsi Kepatuhan;                                  charge of Compliance Functions;
  7. Susunan dan Pembagian Tugas Direksi;                                   7. Structure and Division of Duties of the Board of Directors;
  8. Rangkap Jabatan Direksi;                                               8. Concurrent Positions of the Board of Directors;
  9. Transparansi, Independensi, dan Etika Jabatan Direksi;                 9. Transparency, Independence, and Job Ethics of the Board
                                                                                of Directors;
  10. Tugas dan Tanggung Jawab Direksi;                                     10. Duties and Responsibilities of the Board of Directors;
  11. Kehadiran dan Waktu Kerja Direksi;                                    11. Attendance and Working Hours of the Board of Directors;
  12. Tata Tertib Rapat Direksi;                                            12. Rules of Procedure for Board Meetings;
  13. Penilaian Kinerja Direksi.                                            13. Performance Assessment of the Board of Director.




                                                            Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025          PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 359
                                                                                                                                                      356
       Tata Kelola Perusahaan yang Baik            Laporan Keberlanjutan            Laporan Keuangan
       Good Corporate Governance                   Sustainability Report            Financial Statements




Tugas dan Tanggung Jawab Direksi
Duties and Responsibilities of the Board of Directors

Secara umum, Direksi bertanggung jawab dalam mengelola                          In general, the Board of Directors is responsible for managing
Bank secara kolektif sesuai dengan Anggaran Dasar dan                           the Bank collectively in accordance with the Articles of
peraturan perundang-undangan yang berlaku dalam mencapai                        Association and applicable laws and regulations to achieve the
tujuan Bank.                                                                    Bank’s objectives.
Adapun rincian tugas dan tanggung jawab Direksi, antara lain:                   The details of the Board of Directors’ duties and responsibilities
                                                                                are as follows:
1. Setiap anggota Direksi wajib melaksanakan tugas dan                          1. Each member of the Board of Directors must carry out their
   tanggung jawab dengan itikad baik, penuh tanggung jawab                          duties and responsibilities in good faith, full responsibility,
   dan kehati-hatian.                                                               and prudence.
2. Dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab atas                              2. In carrying out their duties and responsibilities in
   pengurusan, Direksi wajib menyelenggarakan RUPS                                  management, the Board of Directors must hold the
   tahunan dan RUPS lainnya sebagaimana diatur dalam                                annual GMS and other GMS as stipulated in the laws and
   peraturan perundang-undangan dan Anggaran Dasar.                                 regulations and the Articles of Association.
3. Direksi wajib mempertanggungjawabkan pelaksanaan                             3. The Board of Directors must be accountable for the
   tugasnya kepada pemegang saham melalui RUPS.                                     implementation of their duties to shareholders through the
                                                                                    GMS.
4. Membuat kebijakan strategis terkait pengelolaan                              4. Make strategic policies related to the management of the
    perusahaan sesuai dengan kewenangan yang diberikan.                             company in accordance with the authority given.
5. Membuat dan menyusun rencana kerja tahunan yang                              5. Create and prepare the annual work plan that also includes
    memuat juga anggaran tahunan Bank dan disampaikan                               the Bank’s annual budget and submitting it to the Board of
    kepada Dewan Komisaris untuk memperoleh persetujuan.                            Commissioners for approval.
6. Melaksanakan prinsip-prinsip Tata Kelola Perusahaan                          6. Implement the principles of Good Corporate Governance in
    yang Baik dalam setiap kegiatan usaha Bank pada seluruh                         all Bank business activities at all levels of the organization.
    tingkatan atau jenjang organisasi.
7. Memastikan penerapan manajemen risiko telah memadai                          7. Ensure that the implementation of risk management is
    sesuai dengan Kebijakan Manajemen Risiko dan Strategi                          adequate in accordance with the Risk Management Policy
    Manajemen Risiko yang telah ditetapkan.                                        and Risk Management Strategy that have been established.
8. Mengembangkan budaya anti fraud dan budaya kepatuhan                         8. Develop an anti-fraud culture and a compliance culture
    pada seluruh jajaran organisasi.                                               throughout the organization.
9. Menindaklanjuti temuan audit dan rekomendasi dari                            9. Follow up on audit findings and recommendations from the
    Satuan Kerja Audit Internal Bank, auditor eksternal, hasil                     Bank’s Internal Audit Unit, external auditors, OJK and/or
    pengawasan OJK, BI dan/atau hasil pengawasan otoritas                          other supervisory authorities’ surveillance results.
    lain.
10. Menyusun kebijakan remunerasi dan mengungkapkan                             10. Develop a remuneration policy and disclosing to employees
    kepada pegawai kebijakan yang bersifat strategis di bidang                      the strategic policies in the field of personnel management.
    kepegawaian.
11. Menyusun dan memberikan Laporan Keuangan dan                                11. Prepare and provide Financial Reports and Bank business
    kegiatan usaha Bank kepada pihak-pihak yang berwenang                           activities to authorized parties as regulated in banking
    sebagaimana diatur dalam peraturan perbankan dan                                regulations and applicable laws.
    perundang-undangan yang berlaku.
12. Direksi dilarang menggunakan penasihat perorangan dan/                      12. The Board of Directors are prohibited from using individual
    atau jasa profesional sebagai tenaga ahli atau konsultan.                       advisors and/or professional services as experts or
    Larangan sebagaimana dimaksud tidak berlaku untuk                               consultants. The prohibition as intended does not apply to
    penggunaan penasihat perorangan dan/atau jasa                                   the use of individual advisors and/or professional services
    profesional dengan ketentuan:                                                   provided that:
    a. Untuk proyek khusus;                                                         a. For special projects;
    b. Berdasarkan pada kontrak kerja yang jelas;                                   b. Based on a clear employment contract;
    c. Dilaksanakan oleh pihak yang tidak menduduki jabatan                         c. Carried out by parties who do not hold structural
         struktural pada Bank; dan                                                      positions at the Bank; and
    d. Dilaksanakan oleh pihak yang tidak mempunyai                                 d. Carried out by parties who do not have the authority to
         wewenang untuk membuat keputusan operasional                                   make bank operational decisions.
         bank.




     PT ALLO BANK INDONESIA TBK           2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 360
357                   Performa 2025         Laporan Manajemen            Profil Perusahaan          Analisis dan Pembahasan Manajemen
                     Performance 2025         Management Reports            Company Profile              Management Discussion and Analysis




  13. Dalam pengelolaan data dan informasi terkait Bank, Direksi       13. In managing data and information related to the Bank, the
      wajib:                                                               Board of Directors is obliged to:
      a. Memiliki dan menyediakan data dan informasi yang                  a. have and provide accurate, relevant and timely data and
          akurat,relevan,dan tepat waktu, termasuk kepada                      information, including to the Board of Commissioners;
          Dewan Komisaris; dan                                                 and
      b. Melaksanakan pengelolaan data dan informasi sesuai                b. carry out data and information management in
          dengan tata kelola yang baik pada Bank dan ketentuan                 accordance with good governance at the Bank and
          peraturan perundang-undangan.                                        statutory provisions.
  14. Untuk mendukung efektivitas pelaksanaan tugas dan                14. To support the effective implementation of duties
      tanggung jawab Direksi dapat membentuk komite. Dalam                 and responsibilities, the Board of Directors may form
      hal membentuk komite, Direksi wajib melakukan evaluasi               committees. In the case of forming a committee, the Board
      terhadap kinerja komite setiap akhir tahun buku.                     of Directors is obliged to evaluate the performance of the
                                                                           committee at the end of each fiscal year.
  15. Setiap anggota Direksi bertanggung jawab secara                  15. Each member of the Board of Directors is jointly and
      tanggung renteng atas kerugian Bank yang disebabkan                  severally responsible for losses to the Bank caused by
      oleh kesalahan atau kelalaian anggota Direksi dalam                  errors or negligence of members of the Board of Directors
      menjalankan tugasnya.                                                in carrying out their duties.
  16. Anggota Direksi tidak dapat diminta pertanggungjawaban           16. Members of the Board of Directors cannot be held
      atas kerugian Bank apabila dapat membuktikan:                        responsible for Bank losses if they can prove:
      a. Kerugian tersebut bukan karena kesalahan atau                     a. The loss was not due to his fault or negligence.
          kelalaiannya.
      b. Telah melakukan pengurusan dengan itikad baik, penuh              b. Has carried out management in good faith, full
          tanggung jawab dan kehati-hatian untuk kepentingan                  responsibility and prudence for the benefit and in
          dan sesuai dengan maksud dan tujuan Bank.                           accordance with the Bank’s aims and objectives.
      c. Tidak mempunyai benturan kepentingan baik langsung                c. Have no conflict of interest, either directly or indirectly,
          maupun tidak langsung atas tindakan pengurusan yang                 regarding management actions that result in losses.
          mengakibatkan kerugian.
      d. Telah mengambil tindakan untuk mencegah timbul atau               d. Have taken action to prevent the occurrence or
          berlanjutnya kerugian tersebut.                                     continuation of such losses.
  17. Direktur Kepatuhan memiliki tugas dan tanggung jawab             17. The Compliance Director has duties and responsibilities
      yang paling kurang mencakup:                                         which at least include:
      a. Merumuskan strategi guna mendorong terciptanya                    a. Formulate strategies to encourage the creation of a
          budaya kepatuhan Bank.                                              culture of Bank compliance.
      b. Mengusulkan kebijakan kepatuhan atau prinsip-prinsip              b. Propose compliance policies or compliance principles
          kepatuhan yang akan ditetapkan oleh Direksi.                        that will be determined by the Board of Directors.
      c. Menetapkan sistem dan prosedur kepatuhan yang akan                c. Establish compliance systems and procedures that will
          digunakan untuk menyusun ketentuan dan pedoman                      be used to develop the Bank’s internal regulations and
          internal Bank.                                                      guidelines.
      d. Memastikan bahwa seluruh kebijakan, ketentuan, sistem             d. Ensure that all policies, provisions, systems and
          dan prosedur serta kegiatan usaha yang dilakukan Bank               procedures as well as business activities carried out
          telah sesuai dengan ketentuan OJK, Bank Indonesia                   by the Bank are in accordance with the provisions
          dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.                      of the OJK, Bank Indonesia and applicable laws and
                                                                              regulations.
      e. Meminimalkan risiko kepatuhan Bank.                               e. Minimize Bank compliance risks.
      f. Melakukan tindakan pencegahan agar kebijakan                      f. Take preventive measures so that policies and/or
         dan/atau keputusan yang diambil Direksi Bank tidak                   decisions taken by the Bank’s Board of Directors do not
         menyimpang dari ketentuan OJK, Bank Indonesia dan                    deviate from the provisions of the OJK, Bank Indonesia
         peraturan perundang-undangan yang berlaku.                           and applicable laws and regulations.
      g. Melakukan tugas-tugas lainnya yang terkait dengan                 g. Perform other tasks related to the Compliance function.
         fungsi Kepatuhan.




                                                        Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025     PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 361
                                                                                                                                                      358
       Tata Kelola Perusahaan yang Baik            Laporan Keberlanjutan             Laporan Keuangan
       Good Corporate Governance                   Sustainability Report             Financial Statements




Independensi Direksi
Independence of the Board of Directors

1.    Anggota Direksi baik secara sendiri-sendiri atau bersama-                 1. Members of the Board of Directors, individually or
      sama dilarang memiliki saham melebihi 25% (dua puluh                         collectively, are prohibited from owning shares exceeding
      lima persen) dari modal disetor pada suatu perusahaan lain.                  25% (twenty five percent) of the paid-up capital in another
                                                                                   company.
2. Kepemilikan saham anggota Direksi secara sendiri sendiri                     2. Share ownership of members of the Board of Directors
   atau bersama-sama sehubungan penerimaan bonus dan/                              individually or together in connection with receiving
   atau tantiem dalam bentuk saham yang mengakibatkan                              bonuses and/or bonuses in the form of shares which results
   kepemilikan saham sebesar 25% (dua puluh lima persen)                           in share ownership of 25% (twenty five percent) or more is
   atau lebih dikecualikan dari poin (1).                                          excluded from point (1).
3. Kepemilikan saham direktur utama atau direktur yang                          3. Share ownership of the main director or director in
   membawahkan fungsi kepatuhan yang berasal dari                                  charge of the compliance function originating from the
   pemberian bonus, tantiem, program kepemilikan Saham                             provision of bonuses, bonuses, share ownership programs
   Bagi Manajemen, dan/atau Program kepemilikan saham                              for management, and/or share ownership programs for
   bagi karyawan pada perusahaan yang merupakan                                    employees in companies that are controlling shareholders
   pemegang saham pengendali dan/atau pengendali terakhir                          and/or the ultimate controller of the Bank, is not taken
   Bank, tidak diperhitungkan dalam penilaian independensi                         into account in assessing the independence of controlling
   terhadap pemegang saham pengendali, sepanjang:                                  shareholders, as long as:
   a. kepemilikan saham merupakan kebijakan dari                                   a. share ownership is the policy of the controlling
       pemegang saham pengendali dan/atau pengendali                                   shareholder and/or ultimate controller of the Bank and
       terakhir Bank dan bukan merupakan inisiatif dari                                is not an initiative of the President Director or Director
       Direktur Utama atau Direktur yang membawahkan                                   in charge of the Compliance function;
       fungsi Kepatuhan;
   b. kepemilikan saham tidak untuk diperdagangkan; dan                              b. share ownership is not for trading; and
   c. yang bersangkutan menyampaikan surat pernyataan                                c. the person concerned submits a statement that he/she
       bahwa senantiasa bertindak independen selama menjadi                               always acts independently while serving as the main
       direktur utama atau direktur yang membawahkan fungsi                               director or director in charge of the compliance function
       kepatuhan walaupun memiliki saham pemegang saham                                   even though he/she has shares as the controlling
       pengendali dan/atau pengendali terakhir Bank.                                      shareholder and/or ultimate controller of the Bank.
4. Mayoritas anggota Direksi dilarang memiliki hubungan                         4.   The majority of members of the Board of Directors are
   keluarga sampai dengan derajat kedua dengan sesama                                prohibited from having family relationships up to the second
   anggota Direksi dan/atau dengan anggota Dewan                                     degree with fellow members of the Board of Directors and/
   Komisaris.                                                                        or with members of the Board of Commissioners.
5. Direktur yang membawahi fungsi Kepatuhan wajib                               5.   The Director in charge of the Compliance function
   memenuhi        persyaratan   independen    sebagaimana                           is required to fulfill the independent requirements as
   ditetapkan oleh peraturan Regulator.                                              determined by Regulatory regulations.
6. Anggota Direksi dilarang memberikan kuasa umum kepada                        6.   Members of the Board of Directors are prohibited from
   pihak lain yang mengakibatkan pengalihan tugas dan                                granting general power of attorney to other parties which
   fungsi Direksi.                                                                   results in the transfer of the duties and functions of the
                                                                                     Board of Directors.
7. Menandatangani Surat Pernyataan Independensi yang                            7.   Sign a Statement of Independence which is valid in
   berlaku sesuai dengan periode/masa jabatan sebagaimana                            accordance with the period/term of office as determined in
   ditetapkan dalam RUPS.                                                            the GMS.
8. Menandatangani Surat Pernyataan tidak memanfaatkan                           8.   Sign a Statement Letter not to use the Bank for personal
   Bank untuk keuntungan pribadi yang berlaku sesuai                                 gain which applies in accordance with the period/term of
   dengan periode/masa jabatan sebagaimana ditetapkan                                office as determined in the GMS.
   dalam RUPS.




     PT ALLO BANK INDONESIA TBK           2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 362
359                              Performa 2025      Laporan Manajemen                  Profil Perusahaan           Analisis dan Pembahasan Manajemen
                                 Performance 2025    Management Reports                   Company Profile              Management Discussion and Analysis




  Pembagian Tugas Direksi
  Division of Duties of the Board of Directors

      1.     Pembagian tugas Direksi diputuskan dalam RUPS. Dalam                 1. The division of duties of the Board of Directors is determined
             hal RUPS tidak menetapkan, maka pembagian tugas                         in the General Meeting of Shareholders (GMS). In case the
             dan wewenang anggota Direksi ditetapkan berdasarkan                     GMS does not stipulate, the division of tasks and authorities
             keputusan Direksi dengan persetujuan Dewan Komisaris.                   of the Board of Directors’ members shall be determined
                                                                                     based on the decision of the Board of Directors with the
                                                                                     approval of the Board of Commissioners.
      2. Dalam pelaksanaan tugas, masing-masing Direksi dapat                     2. In performing their duties, each member of the Board of
         mengambil keputusan sesuai dengan pembagian tugas                           Directors may make decisions in accordance with their
         dan kewenangannya.                                                          assigned tasks and authorities.
      3. Kedudukan masing-masing anggota Direksi adalah setara.                   3. Each member of the Board of Directors has an equal
         Tugas Direktur Utama adalah mengkoordinasikan kegiatan/                     position. The President Director’s task is to coordinate the
         aktivitas kerja Direksi.                                                    work activities of the Board of Directors.
      4. Dalam hal salah satu Direktur berhalangan sementara,                     4. In case one of the Directors is temporarily unavailable, the
         maka Direktur Utama dapat menentukan pengganti                              President Director may appoint a temporary replacement
         sementara dengan persetujuan Dewan Komisaris. Khusus                        with the approval of the Board of Commissioners. For
         untuk penggantian semen ara Direktur yang membawahi                         the temporary replacement of the Director in charge
         fungsi kepatuhan harus mengikuti Peraturan OJK tentang                      of compliance functions, it must comply with the OJK
         Pelaksanaan Fungsi Kepatuhan bagi Bank Umum.                                Regulation on the Implementation of Compliance Functions
                                                                                     for Conventional Bank.

      Sesuai dengan Surat Keputusan No. 090/DIRAB/25 tertanggal                   In accordance with Decree No. 090/DIRAB/25 dated October
      10 Oktober 2025 tentang Penetapan Direktur Bidang,                          10, 2025 concerning the Appointment of Field Directors, the
      penunjukan bidang untuk masing-masing Anggota Direksi                       field appointments for each Board of Directors Member are
      ditetapkan sebagai berikut:                                                 determined as follows:




                                 Nama                                                                   Bidang
                                 Name                                                                   Position

           Ari Yanuanto Asah                           Plt. Direktur Utama | Acting President Director
                                                       Direktur Keuangan, Operasional & Human Capital | Finance, Operations & Human Capital Director
           Ganda Raharja Rusli                         Direktur Risiko, Kepatuhan & Hukum | Risk, Compliance & Legal Director
           Sajal Bhatnagar                             Direktur Digital | Digital Director




                                                                Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025           PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 363
                                                                                                                                                 360
       Tata Kelola Perusahaan yang Baik            Laporan Keberlanjutan             Laporan Keuangan
       Good Corporate Governance                   Sustainability Report             Financial Statements




Program Orientasi bagi Anggota Direksi Baru
Orientation Program for New Members of Board of Directors

Berdasarkan BOD Charter, anggota Direksi yang baru diangkat                     Based on the BOD Charter, newly appointed members of the
wajib mengikuti program pengenalan perusahaan yang                              Board of Directors are required to participate in a company
bertujuan untuk memberikan pemahaman mengenai tugas                             induction program, which aims to provide an understanding
dan tanggung jawab sebagai anggota Direksi agar dijalankan                      of the duties and responsibilities of members of the Board of
sebaik-baiknya. Kegiatan ini juga bertujuan agar anggota Direksi                Directors so that they can carry them out optimally. This activity
dapat memahami latar belakang dan kegiatan usaha Bank agar                      also aims to provide members of the Board of Directors with an
dapat mempermudah dan melancarkan pelaksanaan tugas                             understanding of the Bank's background and business activities,
Direksi secara efektif.                                                         thereby facilitating and facilitating the effective implementation
                                                                                of their duties.

Di tahun 2025, Bank tidak melaksanakan program pengenalan                       In 2025, the Bank did not conduct an induction program for
bagi anggota Direksi baru sehubungan dengan tidak adanya                        new members of the Board of Directors due to the absence of
anggota Direksi yang baru menjabat pada tahun buku.                             new members of the Board of Directors during the fiscal year.




Peningkatan Kompetensi Direksi
Competency Development of Board of Directors

Bank senantiasa memfasilitasi seluruh anggota Direksi untuk                     The Bank consistently facilitates all members of the Board of
mengikuti pengembangan kompetensi melalui program                               Directors to participate in competency development through
pelatihan maupun sertifikasi lainnya yang dapat menunjang                       training programs and other certifications that can support
kapasitas dan kemampuan yang dimiliki sesuai dengan                             their capacity and capabilities in accordance with current
kondisi dan dinamika bisnis yang terjadi guna mempercepat                       business conditions and dynamics, in order to accelerate the
tercapainya tujuan Bank. Informasi lengkap mengenai                             achievement of the Bank's objectives. Complete information
peningkatan kompetensi Direksi sepanjang tahun 2025 dapat                       regarding the Board of Directors' competency development
dilihat pada Bab Profil Perusahaan dalam Laporan Tahunan ini.                   throughout 2025 is presented in the Company Profile chapter
                                                                                of this Annual Report.



Pelaksanaan Tugas Direksi Tahun 2025
Implementation of Directors’ Duties in 2025

Di tahun 2025, Direksi telah melaksanakan tugas dan tanggung                    In 2025, the Board of Directors has carried out its duties and
jawabnya dalam pengelolaan Bank sesuai dengan peraturan                         responsibilities in managing the Bank in accordance with
perundang-undangan yang berlaku, Anggaran Dasar, dan                            applicable laws and regulations, the Articles of Association, and
Rencana Bisnis Bank, melalui berbagai kegiatan, seperti:                        the Bank's Business Plan, through various activities, such as:

1. Menetapkan tujuan dan strategi Bank untuk jangka panjang,                    1.   Defining the Bank’s objectives and strategies for the long,
   menengah, dan tahunan yang dituangkan dalam Rencana                               medium, and annual terms, as outlined in the Corporate
   Korporasi (Corporate Plan) dan Rencana Bisnis Bank (RBB)                          Plan and Bank Business Plan (RBB) and RBB Revision,
   serta Revisi RBB yang dalam proses penyusunannya sudah                            which have undergone evaluation and supervision by the
   melalui tahap evaluasi dan pengawasan oleh Dewan                                  Board of Commissioners.
   Komisaris.
2. Menetapkan langkah strategis untuk mencapai misi Bank                        2. Establishing strategic initiatives to achieve the Bank’s
   secara terpadu dengan mengembangkan produk dan                                  mission in an integrated manner by developing products
   layanan serta meningkatkan customer experience.                                 and services and enhancing the customer experience.
3. Membuat kebijakan terkait pengelolaan Bank sesuai                            3. Formulating policies related to Bank management in
   dengan kewenangan yang diberikan, dan mengevaluasi                              accordance with assigned authority and conducting
   kebijakan tersebut secara berkala.                                              periodic evaluations of these policies.
4. Menyusun kebijakan remunerasi dan mengungkapkan                              4. Preparing remuneration policies and informing employees
   kepada pegawai terkait kebijakan Bank yang bersifat                             about the Bank’s strategic personnel policies.
   strategis di bidang kepegawaian.


     PT ALLO BANK INDONESIA TBK           2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 364
361                    Performa 2025          Laporan Manajemen            Profil Perusahaan          Analisis dan Pembahasan Manajemen
                       Performance 2025         Management Reports            Company Profile              Management Discussion and Analysis




   5. Melaksanakan prinsip-prinsip Tata Kelola dengan tetap              5. Implementing Governance principles while taking into
      memperhatikan aspek sosial dan lingkungan (ESG) yang                  account good and sustainable social and environmental
      baik dan berkelanjutan serta penerapan manajemen risiko               (ESG) aspects and implementing risk management in
      dalam setiap kegiatan usaha Bank pada seluruh tingkatan               every Bank business activity at all levels or levels of the
      atau jenjang organisasi.                                              organization.
   6. Menumbuhkan budaya sadar risiko, budaya kepatuhan dan              6. Promoting a risk awareness culture, a compliance culture,
      budaya anti fraud pada seluruh jajaran organisasi. Sesuai             and an anti-fraud culture throughout the organization. As
      dengan positioning Bank sebagai bank umum berbasis                    a digital-based conventional bank, the Board of Directors
      digital, Direksi juga terus memperkuat kemampuan IT                   also continues to strengthen IT Security capabilities to
      Security dalam pengamanan infrastruktur dan jaringan TI               safeguard the Bank’s IT infrastructure and network against
      Bank serta melawan serangan kejahatan cyber.                          cybercrime threats.
   7. Peningkatan pengetahuan, keahlian dan kemampuan dari               7. Enhancing the knowledge, expertise, and capabilities of all
      seluruh karyawan Bank pada seluruh tingkatan atau jenjang             Bank employees at every level of the organization.
      organisasi.
   8. Melakukan evaluasi terhadap kinerja komite setiap akhir            8. Conducting performance evaluations of the committees at
      tahun buku.                                                            the end of each financial year.
   9. Menindaklanjuti hasil temuan Audit Internal, Audit Eksternal,      9. Following up on audit findings from Internal and External
      dan hasil pengawasan Otoritas Jasa Keuangan, Bank                      Audits, as well as supervisory results from the Financial
      Indonesia dan hasil pengawasan otoritas lain.                          Services Authority (OJK), Bank Indonesia, and other
                                                                             regulatory bodies.
   10. Melakukan evaluasi dan pemantauan terhadap prinsip                10. Evaluating and monitoring the Bank’s compliance with
       kehati-hatian dan kepatuhan Bank serta pelaksanaan                    prudential principles and the effectiveness of internal
       pengendalian internal.                                                control implementation.
   11. Mentransparansikan kondisi keuangan dan non keuangan              11. Ensuring transparency of financial and non-financial
       kepada Pemangku Kepentingan sebagaimana diatur dalam                  conditions to Stakeholders, in accordance with banking
       peraturan perbankan dan perundang-undangan yang                       regulations and applicable laws.
       berlaku.
   12. Menyelenggarakan RUPS tahunan sebagaimana diatur                  12. Conducting the Annual GMS in accordance with banking
       dalam peraturan perbankan serta perundang-undangan                    regulations, laws, and the Articles of Association, and being
       dan Anggaran Dasar dan mempertanggungjawabkan                         accountable for the execution of its duties to the Board of
       pelaksanaan tugasnya kepada Dewan Komisaris dan                       Commissioners and shareholders through the GMS.
       pemegang saham melalui RUPS.




   Penilaian Kinerja Organ dan Komite Pendukung di bawah Direksi
   Performance Assessment of Supporting Organs and Committees under Board of Directors

   Dalam menjalankan fungsi, tugas, dan tanggung jawab                   In carrying out its functions, duties, and responsibilities related
   terkait pengelolaan Bank, Direksi turut dibantu oleh organ            to the management of the Bank, the Board of Directors is
   pendukung yang bersifat struktural maupun non struktural.             assisted by both structural and non-structural supporting
   Organ pendukung struktural Direksi terdiri dari Sekretaris            organs. The structural supporting organs of the Board of
   Perusahaan & PMO dan Satuan Kerja Audit Internal (SKAI),              Directors consist of the Corporate Secretary & PMO and the
   sementara organ pendukung non-struktural Direksi terdiri dari         Internal Audit Work Unit (SKAI). Meanwhile, the non-structural
   Komite Kredit, Komite Kebijakan Perkreditan, Komite Aktiva dan        supporting organs include the Credit Committee, Credit Policy
   Pasiva, Komite Manajemen Risiko, Komite Pengarah Teknologi            Committee, Asset and Liability Committee, Risk Management
   Informasi, Komite Produk.                                             Committee, Information Technology Steering Committee,
                                                                         Product Committee.

   Direksi menilai bahwa seluruh organ pendukung Direksi,                The Board of Directors assesses that all supporting organs, both
   baik organ pendukung struktural maupun non-struktural                 structural and non-structural, have effectively carried out their
   telah melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya dengan                 duties and responsibilities. Additionally, the Board of Directors
   baik. Direksi menilai bahwa seluruh organ pendukung telah             recognizes that these supporting organs have significantly
   membantu fungsi pengelolaan perusahaan dengan baik                    contributed to the Bank’s management function, enabling the
   sehingga Bank mampu melalui dinamika yang terjadi pada                Bank to successfully navigate business dynamics in 2025.
   tahun 2025.




                                                          Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025     PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 365
                                                                                                                                                            362
    Tata Kelola Perusahaan yang Baik             Laporan Keberlanjutan             Laporan Keuangan
    Good Corporate Governance                    Sustainability Report             Financial Statements




Transparansi Informasi Terkait
Dewan Komisaris dan Direksi
● Transparency of Information Regarding the Board of
  Commissioners and Board of Directors


Assessment Penerapan                                Dewan Komisaris dan Direksi selaku                    The Board of Commissioners and Board
                                                    organ utama Bank memiliki peran                       of Directors, as the Bank's primary
GCG untuk Aspek Dewan
                                                    penting bagi pertumbuhan bisnis Bank                  organs, play a crucial role in the Bank's
Komisaris dan Direksi
                                                    ke depan.                                             future business growth.
GCG Implementation
Assessment for the Board of                         Berdasarkan     hasil   self-assessment               Based on the results of its GCG
Commissioners and Board of                          penerapan GCG yang dilakukan, Bank                    implementation self-assessment for
Directors                                           memperoleh nilai komposit 1,97 pada                   2025, the Bank was able to obtain
                                                    semester 1 dan nilai komposit 1,66 pada               a composite score of 1.97 in its first
                                                    semester 2 tahun 2025 dengan predikat                 semester and a composite score of 1.66
                                                    “BAIK”. Sementara, untuk aspek Dewan                  in its second semester, and came out
                                                    Komisaris dan Direksi dalam aspek                     with an overall rating of "GOOD." This
                                                    penilaian tersebut menunjukkan hasil                  assessment showcased good results
                                                    yang baik. Adapun rincian penerapan                   for the Board of Commissioners and
                                                    GCG untuk aspek Dewan Komisaris dan                   Board of Directors. The details of GCG
                                                    Direksi pada tahun 2025 adalah sebagai                implementation from the Board of
                                                    berikut:                                              Commissioners and Board of Directors
                                                                                                          in 2025 are as follows:


  Nama          Status                                    Persetujuan OJK Terkait Uji Kemampuan dan Kepatutan
  Name          Status                                           OJK approval Regarding Fit and Proper Test

 Ari             Lulus      Salinan Keputusan Deputi Komisioner Pengawas Perbankan I OJK No. KEP-24/PB.1/2021 tanggal 6 April 2021 tentang Hasil
 Yanuanto       Passed      Penilaian Kemampuan dan Kepatutan Sdr. Ari Yanuanto Asah selaku Direktur Operasional dan IT PT Bank Harda Internasional
 Asah                       Tbk.
                            Copy of the Decree of the Deputy Commissioner for Banking Supervision I of the Financial Services Authority (OJK) No.
                            KEP-24/PB.1/2021 dated April 6, 2021, concerning the Results of the Fit and Proper Test of Mr. Ari Yanuanto Asah, Director of
                            Operations and IT, PT Bank Harda Internasional Tbk.
 Ganda           Lulus      Salinan Keputusan Deputi Komisioner Pengawas Perbankan I OJK No.KEP-70/PB.1/2021 tertanggal 14 Desember 2021
 Raharja        Passed      tentang Hasil Penilaian Kemampuan dan Kepatutan Sdr. Ganda Raharja Rusli selaku Direktur Kepatuhan PT Allo Bank
 Rusli                      Indonesia Tbk.
                            Copy of the Decree of the Deputy Commissioner for Banking Supervision I of the Financial Services Authority (OJK) No. KEP-
                            70/PB.1/2021 dated December 14, 2021 concerning the Results of the Fit and Proper Assessment of Mr. Ganda Raharja Rusli
                            as Compliance Director of PT Allo Bank Indonesia Tbk.
 Sajal           Lulus      Salinan Keputusan Deputi Komisioner Pengawas Perbankan I OJK No.Kep-40/PB.1/2022 tertanggal 16 Agustus 2022 tentang
 Bhatnagar      Passed      Hasil Penilaian Kemampuan dan Kepatutan Sdr. Sajal Bhatnagar selaku Direktur Digital PT Allo Bank Indonesia Tbk.
                            Copy of the Decision of the Deputy Commissioner for Banking Supervision I of the Financial Services Authority No. Kep-40/
                            PB.1/2022 dated August 16, 2022 concerning the Results of the Fit and Proper Assessment of Mr. Sajal Bhatnagar as Digital
                            Director of PT Allo Bank Indonesia Tbk.




 PT ALLO BANK INDONESIA TBK            2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 366
363                           Performa 2025              Laporan Manajemen                Profil Perusahaan             Analisis dan Pembahasan Manajemen
                             Performance 2025              Management Reports                Company Profile                 Management Discussion and Analysis




                            Hasil Assessment Penerapan GCG Aspek Dewan Komisaris dan
                                              Direksi Tahun Buku 2025
           Assessment results of the implementation of GCG for the Board of Commissioners and
                                  Directors aspect for the fiscal year 2025

                                                                                              Penerapan Tahun Buku 2025
                                                                                           Achievements for the Fiscal Year 2025
           Aspek Pengujian                      Bobot                                                                                Klasifikasi Kualitas Pen-
            Testing Aspects                     Weight                      Nilai                              Rating                      erapan GCG
                                                                            Grade                              Rating                  Classification of GCG
                                                                                                                                      Implementation Quality

       Dewan Komisaris                           7,5%                         0,10                              1,32                         Sangat Baik
       Board of Commissioners                                                                                                                 Excellent
       Direksi                                   10%                          0,18                              1,80                            Baik
       Board of Directors                                                                                                                       Good
       Nilai Komposit < 1,5 : Sangat Baik | 1,5 <= Nilai Komposit < 2,5 : Baik | 2,5 >= Nilai Komposit <3,5 : Cukup Baik | 3,5 >= Nilai Komposit < 4,5 : Kurang
       Baik | 4,5 >= Nilai Komposit <= Tidak Baik
       Composite Score < 1.5: Excellent | 1.5 <= Composite Score < 2.5: Good | 2.5 >= Composite Score < 3.5: Fairly Good | 3.5 >= Composite Score < 4.5:
       Less Good | 4.5 >= Composite Score <= Poor




      Penilaian Kinerja Dewan Komisaris dan Direksi
      Performance Assessment of the Board of Commissioners and Board of Directors

      Penilaian Kinerja Dewan Komisari                                                 Assessment of the Board of Commissioners’
                                                                                       Performance

      Peraturan OJK No. 17 Tahun 2023 tentang Penerapan Tata                           OJK Regulation No. 17 of 2023 concerning the Implementation
      Kelola Bagi Bank Umum dan Surat Edaran Otoritas Jasa                             of Governance for Conventional Bank and Financial Services
      Keuangan No. 13/SEOJK.03/2017 tentang Penerapan Tata                             Authority Circular Letter No. 13/SEOJK.03/2017 require
      Kelola bagi Bank Umum mewajibkan Bank Umum untuk                                 Conventional Bank to conduct assessments of their governance
      melakukan penilaian terhadap penerapan tata kelola. Untuk                        implementation. In compliance with these regulations, the Bank
      itu, Bank senantiasa melakukan evaluasi secara rutin terhadap                    routinely conducts evaluations of the Board of Commissioners’
      kinerja Dewan Komisaris yang dilakukan oleh Pemegang                             performance, which are carried out by shareholders during the
      Saham dalam forum RUPS.                                                          GMS forum.

      Evaluasi   tersebut   dilakukan   dengan    memperhatikan                        The evaluation is carried out by considering the competence,
      kompetensi dan keahlian/pengalaman, kinerja Komite-Komite                        expertise/experience of the Board of Commissioners, the
      Dewan Komisaris, efektivitas pelaksanaan tanggung jawab                          performance of the Board of Commissioners’ Committees, the
      Dewan Komisaris, dan penilaian mandiri maupun penilaian                          effectiveness of the Board of Commissioners’ responsibilities,
      rekan sejawat terhadap pelaksanaan fungsi pengawasan oleh                        as well as independent assessments and peer assessments
      masing-masing anggota Dewan Komisaris. Hasil penilaian                           of the supervisory function performed by each Board of
      atas aspek-aspek tersebut selanjutnya akan disimpulkan ke                        Commissioners member. The results of this assessment will
      dalam laporan dan diajukan kepada pemegang saham melalui                         then be summarized in a report and submitted to shareholders
      mekanisme RUPS.                                                                  through the GMS mechanism.




                                                                      Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025            PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 367
                                                                                                                                                 364
    Tata Kelola Perusahaan yang Baik            Laporan Keberlanjutan            Laporan Keuangan
    Good Corporate Governance                   Sustainability Report            Financial Statements




Penilaian Kinerja Direksi                                                    Assessment of the Board of Directors’
                                                                             Performance

Undang-Undang No. 40 tahun 2007 tentang Perseroan                            Based on Law No. 40 of 2007 regarding Limited Liability
Terbatas mengatur bahwa dalam hal Direksi terdiri dari 2                     Companies, if the Board of Directors consists of two or more
(dua) anggota Direksi atau lebih maka tanggung jawab Direksi                 members, their responsibility applies jointly and respectively.
berlaku secara tanggung renteng. Adapun prosedur penilaian                   There are two types of procedures for assessing the Board of
kriteria kinerja Direksi Bank terdiri dari 2 (dua) jenis, yaitu:             Directors’ performance as follows:
1. Penilaian Kinerja oleh RUPS                                               1. Performance Assessment by GMS
     Masing-masing Anggota Direksi akan dievaluasi setiap                        Each member of the Board of Directors will be evaluated
     tahunnya oleh Dewan Komisaris untuk disampaikan                             annually by the Board of Commissioners to be presented
     kepada Pemegang Saham dalam RUPS, berdasarkan                               to Shareholders at the GMS, based on the results of the
     hasil kinerja keseluruhan dari tugas dan kewajiban Direksi                  overall performance of the duties and obligations of the
     secara kolegial maupun individual. Hal ini menjadi salah                    Board of Directors both collegial and individual. This is a
     satu bahan pertimbangan bagi pemegang saham untuk                           consideration for shareholders when dismissing and/or
     memberhentikan dan/atau menunjuk kembali anggota                            reappointing members of the Board of Directors.
     Direksi.
2. Prosedur Pelaksanaan Assessment Kinerja Direksi                           2. Procedures for Implementing Directors’ Performance
                                                                                Assessments
   Self-assessment atau penilaian sendiri dilakukan oleh                        Self-assessment is carried out by each member of the
   masing-masing anggota Direksi untuk menilai pelaksanaan                      Board of Directors to assess the implementation of the
   kinerja Direksi secara kolegial, dan bukan menilai kinerja                   performance of the Board of Directors in a collegial
   individual masing-masing anggota Direksi. Dengan adanya                      manner, and not to assess the individual performance of
   self-assessment ini diharapkan masing-masing anggota                         each member of the Board of Directors. With this self-
   Direksi dapat berkontribusi untuk memperbaiki kinerja                        assessment, it is expected that each member of the Board
   Direksi secara berkesinambungan.                                             of Directors can contribute to improving the performance
                                                                                of the Board of Directors on an ongoing basis.

Prosedur penilaian kinerja Direksi melalui pelaksanaan self-                 The procedure for assessing the performance of the Board of
assessment GCG dilakukan pada bulan Juni dan Desember                        Directors through the implementation of a GCG self-assessment
setiap tahunnya yang berdasarkan pengelolaan Bank,                           is carried out in June and December each year based on the
pencapaian target, upaya penanggulangan kendala dan                          Bank’s management, target achievement, efforts to overcome
manajemen risiko, serta penerapan tata kelola perusahaan                     obstacles and risk management, as well as the implementation
yang dilakukan. Dewan komisaris akan mengevaluasi melalui                    of corporate governance. The Board of Commissioners will
rapat dengan Komite Remunerasi dan Nominasi kemudian                         evaluate it through meetings with the Remuneration and
hasilnya akan dilaporkan kepada pemegang saham dalam                         Nomination Committee and then the results will be reported to
RUPS Tahunan.                                                                shareholders at the Annual GMS.

Selanjutnya, Dewan Komisaris dan Direksi menyampaikan                        Furthermore, the Board of Commissioners and Directors submit
usulan persetujuan atas pencapaian kinerja Direksi dalam RUPS                a proposal for approval of the performance achievements of
dan RUPS akan memberikan pembebasan tanggung jawab                           the Board of Directors at the GMS and the GMS will grant full
sepenuhnya kepada para anggota Direksi atas pengurusan                       release from responsibility to the members of the Board of
yang telah dijalankan selama tahun buku yang lalu, sejauh                    Directors for the management carried out during the previous
tindakan tersebut tercermin dalam Laporan Tahunan dan                        fiscal year, as long as these actions are reflected in the Annual
Laporan Keuangan, kecuali perbuatan penggelapan, penipuan                    Report and Financial Report, except embezzlement, fraud and
dan tindakan pidana lainnya.                                                 other criminal acts.




  PT ALLO BANK INDONESIA TBK           2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 368
365                         Performa 2025                Laporan Manajemen            Profil Perusahaan             Analisis dan Pembahasan Manajemen
                           Performance 2025               Management Reports               Company Profile                Management Discussion and Analysis




  Keberagaman Komposisi Dewan Komisaris dan Direksi
  Diversity in Composition of Board of Commissioners and Board of Directors

  Komposisi Dewan Komisaris dan Direksi Allo Bank disusun                          The composition of Allo Bank's Board of Commissioners and
  dengan memperhatikan kebijakan keberagaman berdasarkan                           Board of Directors is built upon a diversity policy in mind, based
  ketentuan Pemegang Saham dengan memperhatikan                                    on Shareholder regulations, taking into account knowledge,
  pengetahuan, usia, jenis kelamin, pendidikan dan pengalaman                      age, gender, education, and experience appropriate to the
  yang sesuai dengan kebutuhan dari Bank, sehingga                                 Bank's needs. This ensures an optimal composition of the
  mendapatkan komposisi Dewan Komisaris dan Direksi yang                           Board of Commissioners and Board of Directors to enhance
  optimal guna meningkatkan kinerja Bank ke depannya.                              the Bank's future performance.

  Keberagaman komposisi Dewan Komisaris dan Direksi                                The diversity of the Board of Commissioners and Board of
  merupakan bagian dari upaya dari Allo Bank untuk                                 Directors is the Bank's endeavor to encourage a more objective,
  mendorong proses pengambilan keputusan yang lebih                                comprehensive, and optimal decision-making process,
  objektif, komprehensif, optimal, dan memiliki dampak positif                     positively impacting the Bank's oversight and management.
  terhadap pengawasan dan pengelolaan Bank. Keberagaman                            Diverse composition of the Boards is expected to enrich the
  komposisi ini diharapkan dapat memperkaya sudut pandang                          perspectives and interests within the decision-making process,
  dan kepentingan dalam proses pengambilan keputusan, baik                         both within the Board of Commissioners and the Board
  di tubuh Dewan Komisaris maupun Direksi, sehingga mampu                          of Directors, thereby providing added value to the Bank's
  memberikan nilai tambah bagi aspek operasional dan usaha                         operations and business.
  Bank.



                   Tabel Keberagaman Komposisi Dewan Komisaris dan Direksi Allo Bank
                                          Table of Diversity of Allo Bank’s Board Composition

                                                                                                                                        Pengalaman dan
                   Nama                     Kewarganegaraan           Usia       Gender               Pendidikan Terakhir                   Keahlian
                   Name                        Citizenship            Age        Gender                Highest Education                 Experience and
                                                                                                                                            Expertise

      Dewan Komisaris
      Board of Commissioners

      Aviliani                              Indonesia                64        Perempuan         Doktor Manajemen Bisnis (S3)         Manajemen
      Komisaris Utama Independen            Indonesian                         Female            Ph.D. in Business Management         Management
      Independent President
      Commissioner
      Rosmaya                               Indonesia                66        Perempuan         Magister Administrasi dan            Administrasi dan
      Komisaris Independen                  Indonesian                         Female            Pengembangan SDM (S2)                Pengembangan SDM
      Independent Commissioner                                                                   Master’s Degree in Administration    Administration and HR
                                                                                                 and HR Developmen                    Development
      Ali Gunawan                           Indonesia                63        Laki-laki         Sarjana Ekonomi Akuntansi (S1)       Akuntansi
      Komisaris                             Indonesian                         Male              Bachelor’s Degree in Accounting      Accounting
      Commissioner

      Direksi
      Board of Directors

      Ari Yanuanto Asah                     Indonesia                56        Laki-laki         Magister Manajemen Sistem            Sistem Informasi
      Plt. Direktur Utama; Direktur         Indonesian                         Male              Informasi (S2)                       Information Systems
      Keuangan, Operasional & Human                                                              Master’s Degree in Information
      Capital                                                                                    Systems Management
      Acting President Director;
      Finance, Operations & Human
      Capital Director
      Ganda Raharja Rusli                   Indonesia                52        Laki-laki         Sarjana Matematika (S1)              Matematika
      Direktur Risiko, Kepatuhan &          Indonesian                         Male              Bachelor’s Degree in Mathematics     Mathematics
      Hukum
      Risk, Compliance & Legal Director
      Sajal Bhatnagar                       India                    38        Laki-laki         Post Graduate Diploma di IIM         Manajemen dan
      Direktur Digital                      Indian                             Male              Calcutta                             Strategi
      Digital Director                                                                           Post Graduate Diploma at IIM         Management and
                                                                                                 Calcutta                             Strategy



                                                                    Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025          PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 369
                                                                                                                                             366
    Tata Kelola Perusahaan yang Baik            Laporan Keberlanjutan            Laporan Keuangan
    Good Corporate Governance                   Sustainability Report            Financial Statements




Rapat Dewan Komisaris dan Direksi
Meetings of the Board of Commissioners and Board of Directors

Rapat Dewan Komisaris                                                        Board of Commissioners Meeting

Berdasarkan BOC Charter, Dewan Komisaris dapat                               Based on the BOC Charter, the Board of Commissioners may
melaksanakan rapat secara berkala sekurang kurangnya                         hold regular meetings at least once every two months, or
sebanyak 1 (satu) kali dalam 2 (dua) bulan atau lebih jika dianggap          more if deemed necessary by the Board of Commissioners.
perlu oleh Dewan Komisaris. Ketentuan tersebut mengatur                      This provision stipulates that all members of the Board of
bahwa Rapat Dewan Komisaris wajib dihadiri oleh seluruh                      Commissioners must physically attend meetings at least twice
anggota Dewan Komisaris secara fisik paling kurang 2 (dua) kali              a year. Furthermore, the Board of Commissioners must hold
dalam setahun. Selain itu, Dewan Komisaris wajib mengadakan                  regular meetings with the Board of Directors at least once
rapat bersama Direksi secara berkala minimal 1 (satu) kali dalam             every four months. All Board of Commissioners meetings, both
4 (empat) bulan. Seluruh rapat Dewan Komisaris, baik internal                internal and joint meetings with the Board of Directors, are held
maupun rapat gabungan dengan Direksi, diadakan di tempat                     at the bank's domicile or the bank's principal place of business.
kedudukan Bank atau tempat kegiatan usaha utama Bank.

Rapat dapat dinyatakan sah dan berhak untuk mengambil                        A meeting is deemed valid and entitled to make binding
keputusan yang mengikat apabila dihadiri dan/atau diwakili                   decisions if attended and/or represented by more than ½ (one
lebih dari ½ (satu per dua) dari jumlah anggota Dewan                        half) of the total number of incumbent members of the Board
Komisaris yang sedang menjabat (kuorum). Keputusan rapat                     of Commissioners (quorum). Meeting decisions must be made
harus diambil berdasarkan musyawarah untuk mufakat.                          by deliberation to reach consensus. If a decision based on
Dalam hal keputusan berdasarkan musyawarah untuk mufakat                     deliberation to reach consensus is not reached, decisions are
tidak tercapai, maka keputusan dilakukan berdasarkan suara                   made by majority vote. The Board of Commissioners may also
terbanyak. Dewan Komisaris dapat juga mengambil keputusan                    make valid decisions without holding a meeting, provided that
yang sah tanpa mengadakan rapat, dengan ketentuan semua                      all members of the Board of Commissioners have been notified
anggota Dewan Komisaris telah diberitahu secara tertulis                     in writing of the proposed decision and all members of the
mengenai usul keputusan yang dimaksud dan semua anggota                      Board of Commissioners have approved the proposal in writing
Dewan Komisaris memberikan persetujuan mengenai usul                         by signing the circular.
yang diajukan secara tertulis dengan menandatangani sirkuler
tersebut.

Hasil rapat wajib dituangkan dalam risalah rapat, kemudian                   The results of the meeting must be recorded in minutes of the
ditandatangani oleh seluruh anggota Dewan Komisaris yang                     meeting, which must be signed by all members of the Board
hadir dan disampaikan kepada seluruh anggota Dewan                           of Commissioners present and distributed to all members of
Komisaris. Untuk rapat Dewan Komisaris bersama dengan                        the Board of Commissioners. For joint meetings of the Board
Direksi, risalah rapat ditandatangani oleh Direksi dan Dewan                 of Commissioners and the Board of Directors, the minutes of
Komisaris yang hadir dan disampaikan kepada seluruh Direksi                  the meeting must be signed by the Directors and the Board of
dan Dewan Komisaris.                                                         Commissioners present and distributed to all members of the
                                                                             Board of Directors and the Board of Commissioners.

Perbedaan pendapat yang terjadi dalam rapat wajib                            Disagreements arising during the meeting must be clearly
dicantumkan secara jelas dalam risalah rapat beserta alasan                  stated in the minutes of the meeting, along with the reasons
perbedaan pendapat tersebut. Risalah rapat merupakan bukti                   for the disagreement. The minutes of the meeting serve as valid
sah, baik untuk para anggota Dewan Komisaris maupun pihak                    evidence for both members of the Board of Commissioners
lain mengenai keputusan yang diambil dalam rapat yang                        and other parties regarding the decisions made at the meeting.
bersangkutan. Risalah rapat juga wajib diadministrasikan                     The minutes of the meeting must also be properly administered
dengan baik oleh Sekretaris Perusahaan.                                      by the Corporate Secretary.

Selama tahun 2025, Dewan Komisaris telah menyelenggarakan                    During 2025, the Board of Commissioners held 43 internal
Rapat Internal sebanyak 43 kali dan Rapat Gabungan bersama                   meetings and 12 joint meetings with the Board of Directors.
Direksi sebanyak 12 kali. Adapun risalah dan tingkat kehadiran               The minutes and attendance of the Board of Commissioners at
Dewan Komisaris dalam rapat sepanjang tahun 2025 adalah                      meetings throughout 2025 are as follows:
sebagai berikut:




  PT ALLO BANK INDONESIA TBK           2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 370
367                         Performa 2025                Laporan Manajemen                 Profil Perusahaan      Analisis dan Pembahasan Manajemen
                            Performance 2025               Management Reports                 Company Profile           Management Discussion and Analysis




                     Risalah dan Peserta Rapat Internal Dewan Komisaris Tahun 2025
              Minutes and Participants of the 2025 Board of Commissioners Internal Meeting

             Tanggal Rapat                                                      Agenda Rapat                                               Peserta Rapat
      No
                 Date                                                           Meeting Agenda                                              Participants

      1    8 Januari 2025               Pembahasan Revisi Recovery Plan                                                               1.    Aviliani
           January 8, 2025              Discussion of Recovery Plan Revision                                                          2.    Rosmaya
                                                                                                                                      3.    Ali Gunawan
      2    22 Januari 2025              Pembahasan TKB Allo Bank                                                                      1.    Aviliani
           January 22, 2025             Discussion of Allo Bank TKB                                                                   2.    Rosmaya
                                                                                                                                      3.    Ali Gunawan
      3    17 Februari 2025             Closing Meeting with KAP RSM Indonesia                                                        1.    Aviliani
           February 17, 2025                                                                                                          2.    Rosmaya
                                                                                                                                      3.    Ali Gunawan
      4    23 April 2025                Pembahasan Laporan Manajemen dan Pengawasan Dewan Komisaris tentang Penyedia Jasa             1.    Aviliani
           April 23, 2025               Pembayaran (PJP) Posisi Desember 2024                                                         2.    Rosmaya
                                        Discussion of the Board of Commissioners' Management and Supervisory Report on Payment        3.    Ali Gunawan
                                        Service Providers (PJP) for December 2024
      5    9 April 2025                 Permohonan Persetujuan SK Pengangkatan Direktur Bidang                                        1.    Aviliani
           April 9, 2025                Application for Approval of Decree for Appointment of Director of Field                       2.    Rosmaya
                                                                                                                                      3.    Ali Gunawan
      6    5 Mei 2025                   Pemaparan Rencana Write Off                                                                   1.    Aviliani
           May 5, 2025                  Write Off Plan Presentation                                                                   2.    Rosmaya
                                                                                                                                      3.    Ali Gunawan
      7    5 Mei 2025                   AML Forum untuk Dewan Komisaris dan Direksi                                                   1.    Aviliani
           May 5, 2025                  AML Forum for Board of Commissioners and Directors                                            2.    Rosmaya
                                                                                                                                      3.    Ali Gunawan
      8    14 Mei 2025                  Pembahasan Kecerdasan Artificial Allo Bank                                                    1.    Aviliani
           May 14, 2025                 Discussion of Allo Bank Artificial Intelligence                                               2.    Rosmaya
                                                                                                                                      3.    Ali Gunawan
      9    28 Mei 2025                  Permohonan Approval Penyesuaian Batasan Limit Segmen SME                                      1.    Aviliani
           May 28, 2025                 Application for Approval of SME Segment Limit Adjustment                                      2.    Rosmaya
                                                                                                                                      3.    Ali Gunawan
      10   2 Juni 2025                  Pembahasan Strategic Plan Wholesale & Treasury                                                1.    Aviliani
           June 2, 2025                 Discussion of Wholesale & Treasury Strategic Plan                                             2.    Rosmaya
                                                                                                                                      3.    Ali Gunawan
      11   4 Juni 2025                  Pembahasan Realisasi RBB (Digital Strategy)                                                   1.    Aviliani
           June 4, 2025                 Discussion of RBB Realization (Digital Strategy)                                              2.    Rosmaya
                                                                                                                                      3.    Ali Gunawan
      12   16 Juni 2025                 Pembahasan Revisi Corporate Plan 2022-2026 dan RBB 2025-2027                                  1.    Aviliani
           June 16, 2025                Discussion of the Revised Corporate Plan 2022-2026 and RBB 2025-2027                          2.    Rosmaya
                                                                                                                                      3.    Ali Gunawan
      13   30 Juni 2025                 Pembahasan Update Perkembangan Digital Produk:                                                1.    Aviliani
           June 30, 2025                1.   Evaluasi Produk Yang Telah Diluncurkan dan Business Performance                          2.    Rosmaya
                                        2. Parameter Yang Digunakan Untuk Penilaian Produk Prioritas dan Linkage Dengan Target        3.    Ali Gunawan
                                            serta Strategi Bisnis
                                        Discussion of Digital Product Development Updates:
                                        1. Evaluation of Launched Products and Business Performance
                                        2. Parameters Used to Assess Priority Products and Linkage to Targets and Business
                                            Strategy
      14   14 Juli 2025                 Pembahasan Update Collection Business Process                                                 1.    Aviliani
           July 14, 2025                Discussion of Update Collection Business Process                                              2.    Rosmaya
                                                                                                                                      3.    Ali Gunawan
      15   21 Juli 2025                 Pembahasan Update Bisnis Performance (Non Digital Product) Q2 2025 dan Strategi               1.    Aviliani
           July 21, 2025                Pencapaian Target Pada Q3-Q4 2025                                                             2.    Rosmaya
                                        Discussion of Business Performance Update (Non-Digital Products) Q2 2025 and Target           3.    Ali Gunawan
                                        Achievement Strategy in Q3-Q4 2025
      16   21 Juli 2025                 Penyampaian Hasil Self Assessment GCG semester I /2025                                        1.    Aviliani
           July 21, 2025                Submission of GCG Self-Assessment Results for Semester I/2025                                 2.    Rosmaya
                                                                                                                                      3.    Ali Gunawan
      17   28 Juli 2025                 Pembahasan Update Bisnis Performance (Digital Product) Q2 2025 dan Strategi Pencapaian        1.    Aviliani
           July 28, 2025                Target Pada Q3-Q4 2025                                                                        2.    Rosmaya
                                        Discussion of the Business Performance Update (Digital Product) Q2 2025 and Strategy for      3.    Ali Gunawan
                                        Achieving Targets in Q3-Q4 2025




                                                                      Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025      PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 371
                                                                                                                                                   368
     Tata Kelola Perusahaan yang Baik            Laporan Keberlanjutan              Laporan Keuangan
     Good Corporate Governance                   Sustainability Report              Financial Statements




           Tanggal Rapat                                                 Agenda Rapat                                              Peserta Rapat
No
               Date                                                      Meeting Agenda                                             Participants
18      4 Agustus 2025            Pengajuan Batas Wewenang Memutus Kredit (BWMK) Inisiatif Baru                               1.    Aviliani
        August 4, 2025            Submission of Credit Approval Authority Limit (BWMK) New Initiative                         2.    Rosmaya
                                                                                                                              3.    Ali Gunawan
19      6 Agustus 2025            Pembahasan Customer Segmentation                                                            1.    Aviliani
        August 6, 2025            Discussion of Customer Segmentation                                                         2.    Rosmaya
                                                                                                                              3.    Ali Gunawan
20      6 Agustus 2025            Policy & Procedure Awareness Program                                                        1.    Aviliani
        August 6, 2025                                                                                                        2.    Rosmaya
                                                                                                                              3.    Ali Gunawan
21      20 Agustus 2025           Pembahasan Update Rencana Pengembangan dan Security IT                                      1.    Aviliani
        August 20, 2025           Discussion of IT Development and Security Plan Update                                       2.    Rosmaya
                                                                                                                              3.    Ali Gunawan
22      25 Agustus 2025           Pembahasan Perubahan kebijakan Pengelolaan Aset Tetap dan Inventaris                        1.    Aviliani
        August 25, 2025           Discussion of Changes to Fixed Asset and Inventory Management Policy                        2.    Rosmaya
                                                                                                                              3.    Ali Gunawan
23      27 Agustus 2025           AML Forum untuk Dewan Komisaris dan Direksi                                                 1.    Aviliani
        August 27, 2025           AML Forum for Boards of Commissioners and Directors                                         2.    Rosmaya
                                                                                                                              3.    Ali Gunawan
24      3 September 2025          Pembahasan Update Pelindungan Konsumen di Allo Bank (Sesuai POJK No. 22 Tahun 2023)         1.    Aviliani
        September 3, 2025         Discussion of Consumer Protection Updates at Allo Bank (In Accordance with POJK No. 22 of   2.    Rosmaya
                                  2023)                                                                                       3.    Ali Gunawan
25      3 September 2025          Pembahasan Produk Kredit Agunan Tunai                                                       1.    Aviliani
        September 3, 2025         Discussion of Cash Collateral Credit Products                                               2.    Rosmaya
                                                                                                                              3.    Ali Gunawan
26      17 September 2025         Pembahasan Update Perkembangan 5 Debitur Wholesale Dengan Plafond Terbesar di Allo          1.    Aviliani
        September 17, 2025        Bank                                                                                        2.    Rosmaya
                                  Discussion of the Update on the Development of 5 Wholesale Debtors with the Largest         3.    Ali Gunawan
                                  Ceilings at Allo Bank
27      22 September 2025         Pembahasan Update CKPN                                                                      1.    Aviliani
        September 22, 2025        Discussion of CKPN Update                                                                   2.    Rosmaya
                                                                                                                              3.    Ali Gunawan
28      29 September 2025         Pembahasan Update Customer Profile dan Data to Insight Bulan Agustus 2025                   1.    Aviliani
        September 29, 2025        Discussion of Customer Profile Updates and Data to Insight for August 2025                  2.    Rosmaya
                                                                                                                              3.    Ali Gunawan
29      1 Oktober 2025            Pembahasan Update Perkembangan Digital Business Partnership di Tahun 2025                   1.    Aviliani
        October 1, 2025           Discussion of the Update on the Development of Digital Business Partnerships in 2025        2.    Rosmaya
                                                                                                                              3.    Ali Gunawan
30      9 Oktober 2025            Pembahasan Usulan Rencana Perubahan SK BOC untuk Kewenangan Limit Treasury                  1.    Aviliani
        October 9, 2025           Discussion of the Proposed Plan to Change the BOC Decree for Treasury Limit Authority       2.    Rosmaya
                                                                                                                              3.    Ali Gunawan
31      15 Oktober 2025           Update Produk Allo Prime Untuk WNA                                                          1.    Aviliani
        October 15, 2025          Allo Prime Product Update for Foreign Nationals                                             2.    Rosmaya
                                                                                                                              3.    Ali Gunawan
32      20 Oktober 2025           Pembahasan Perkembangan Collection Q3 2025                                                  1.    Aviliani
        October 20, 2025          Discussion of Q3 2025 Collection Development                                                2.    Rosmaya
                                                                                                                              3.    Ali Gunawan
33      22 Oktober 2025           Izin Prinsip Penurunan Kewenangan dari Direktur ke Chief                                    1.    Aviliani
        October 22, 2025          Principle Permit for Delegation of Authority from Director to Chief                         2.    Rosmaya
                                                                                                                              3.    Ali Gunawan
34      3 November 2025           Pembahasan Permohonan Penghapusan Aset Inventaris IT                                        1.    Aviliani
        November 3, 2025          Discussion of IT Inventory Asset Deletion Request                                           2.    Rosmaya
                                                                                                                              3.    Ali Gunawan
35      5 November 2025           Pembahasan Update Digital Funding                                                           1.    Aviliani
        November 5, 2025          Discussion of Digital Funding Update                                                        2.    Rosmaya
                                                                                                                              3.    Ali Gunawan
36      17 November 2025          Pembahasan Recovery Plan Tahun 2026                                                         1.    Aviliani
        November 17, 2025         Discussion of the 2026 Recovery Plan                                                        2.    Rosmaya
                                                                                                                              3.    Ali Gunawan
37      24 November 2025          Pembahasan Persetujuan Rencana Bisnis Bank (RBB) Tahun 2026-2028                            1.    Aviliani
        November 24, 2025         Discussion of Approval of the Bank's Business Plan (RBB) for 2026-2028                      2.    Rosmaya
                                                                                                                              3.    Ali Gunawan




PT ALLO BANK INDONESIA TBK              2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 372
369                          Performa 2025                Laporan Manajemen               Profil Perusahaan               Analisis dan Pembahasan Manajemen
                             Performance 2025               Management Reports               Company Profile                   Management Discussion and Analysis




              Tanggal Rapat                                                      Agenda Rapat                                                     Peserta Rapat
      No
                  Date                                                           Meeting Agenda                                                    Participants
      38    24 November 2025             Pembahasan Persiapan Exit Meeting Audit OJK                                                         1.    Aviliani
            November 24, 2025            Discussion of Preparation for the OJK Audit Exit Meeting                                            2.    Rosmaya
                                                                                                                                             3.    Ali Gunawan
      39    1 Desember 2025              Pembahasan Strategi Lending Product Tahun 2026                                                      1.    Aviliani
            December 1, 2025             Discussion of Lending Product Strategy for 2026                                                     2.    Rosmaya
                                                                                                                                             3.    Ali Gunawan
      40    3 Desember 2025              Pembahasan Data to Insight October & November 2025                                                  1.    Aviliani
            December 3, 2025             Data to Insight Discussion October & November 2025                                                  2.    Rosmaya
                                                                                                                                             3.    Ali Gunawan
      41    15 Desember 2025             AML Forum untuk Dewan Komisaris dan Direksi                                                         1.    Aviliani
            December 15, 2025            AML Forum for Boards of Commissioners and Directors                                                 2.    Rosmaya
                                                                                                                                             3.    Ali Gunawan
      42    17 Desember 2025             Kesiapan IT Untuk Menghadapi End of Year (EOY) Tahun 2025                                           1.    Aviliani
            December 17, 2025            IT Readiness to Face End of Year (EOY) 2025                                                         2.    Rosmaya
                                                                                                                                             3.    Ali Gunawan
      43    17 Desember 2025             Pembahasan Update Tindak Lanjut/Pemenuhan Komitmen Temuan OJK Tahun 2025                            1.    Aviliani
            December 17, 2025            Discussion of the 2025 Update on Follow-Up/Fulfillment of OJK Findings Commitments                  2.    Rosmaya
                                                                                                                                             3.    Ali Gunawan




           Risalah dan Peserta Rapat Gabungan Dewan Komisaris dan Direksi Tahun 2025
                         Minutes and Participants of the 2025 Joint Meeting of the Board of
                                            Commissioners & Directors

              Tanggal Rapat                                   Agenda Rapat                                                    Peserta Rapat
      No
                  Date                                        Meeting Agenda                                                   Participants

      1     13 Januari 2025              1.     Makroeconomic Outlook;                                 1.      Aviliani;
            January 13, 2025             2.     Retail Business Update;                                2.      Rosmaya;
                                         3.     Wholesale Business Update;                             3.      Ali Gunawan;
                                         4.     Kinerja Finansial Desember 2024                        4.      Indra Utoyo;
                                                Financial Performance of December 2024;                5.      Ari Yanuanto Asah;
                                         5.     Any Other Business.                                    6.      Arief Tendeas;
                                                                                                       7.      Sajal Bhatnagar;
                                                                                                       8.      Ganda Raharja Rusli.
      2     24 Februari 2024             1.     Digital Business Update;                               1.      Aviliani;
            February 24, 2024            2.     Wholesale Banking Update;                              2.      Rosmaya;
                                         3.     Kinerja Finansial Januari 2025                         3.      Ali Gunawan;
                                                Financial Performance of January 2025;                 4.      Indra Utoyo;
                                         4.     Any Other Business.                                    5.      Ari Yanuanto Asah;
                                                                                                       6.      Arief Tendeas;
                                                                                                       7.      Sajal Bhatnagar;
                                                                                                       8.      Ganda Raharja Rusli.
      3     17 Maret 2025                1.     Retail Business Update;                                1.      Aviliani;
            March 17, 2025               2.     Wholesale Business Update;                             2.      Rosmaya;
                                         3.     Kinerja Finansial Februari 2025                        3.      Ali Gunawan;
                                                Financial Performance of February 2025;                4.      Indra Utoyo;
                                         4.     Any Other Business.                                    5.      Ari Yanuanto Asah;
                                                                                                       6.      Arief Tendeas;
                                                                                                       7.      Sajal Bhatnagar;
                                                                                                       8.      Ganda Raharja Rusli.
      4     21 April 2025                1.     Macroeconomic Outlook;                                 1.      Aviliani;
            April 21, 2025               2.     Retail Business Update;                                2.      Rosmaya;
                                         3.     Wholesale Business Update;                             3.      Ali Gunawan;
                                         4.     Kinerja Finansial Maret 2025                           4.      Indra Utoyo;
                                                Financial Performance of March 2025;                   5.      Ari Yanuanto Asah;
                                         5.     Any Other Business.                                    6.      Sajal Bhatnagar;
                                                                                                       7.      Ganda Raharja Rusli.




                                                                      Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025             PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 373
                                                                                                                                    370
     Tata Kelola Perusahaan yang Baik            Laporan Keberlanjutan             Laporan Keuangan
     Good Corporate Governance                   Sustainability Report             Financial Statements




           Tanggal Rapat                              Agenda Rapat                                                  Peserta Rapat
No
               Date                                   Meeting Agenda                                                 Participants
5       19 Mei 2025               1.    Retail Business Update;                                 1.   Aviliani;
        May 19, 2025              2.    Wholesale Business Update;                              2.   Rosmaya;
                                  3.    Kinerja Finansial April 2025                            3.   Ali Gunawan;
                                        Financial Performance of March 2025;                    4.   Indra Utoyo;
                                  4.    Any Other Business.                                     5.   Ari Yanuanto Asah;
                                                                                                6.   Sajal Bhatnagar;
                                                                                                7.   Ganda Raharja Rusli.
6       30 Juni 2025              1.    Retail Business Update;                                 1.   Aviliani;
        June 30, 2025             2.    Wholesale Business Update;                              2.   Rosmaya;
                                  3.    Kinerja Finansial Mei 2025                              3.   Ali Gunawan;
                                        Financial Performance of May 2025;                      4.   Indra Utoyo;
                                  4.    Any Other Business.                                     5.   Ari Yanuanto Asah;
                                                                                                6.   Sajal Bhatnagar;
                                                                                                7.   Ganda Raharja Rusli.
7       14 Juli 2025              1.    Macroeconomic Update;                                   1.   Aviliani;
        July 14, 2025             2.    Retail Business Update;                                 2.   Rosmaya;
                                  3.    Wholesale Business Update;                              3.   Ali Gunawan;
                                  4.    Kinerja Finansial Juni 2025                             4.   Ari Yanuanto Asah;
                                        Financial Performance of June 2025;                     5.   Sajal Bhatnagar;
                                  5.    Any Other Business.                                     6.   Ganda Raharja Rusli.
8       4 Agustus 2025            1.    Retail Business Update;                                 1.   Aviliani;
        August 4, 2025            2.    Wholesale Business Update;                              2.   Rosmaya;
                                  3.    Kinerja Finansial Juli 2025                             3.   Ali Gunawan;
                                        Financial Performance of July 2025;                     4.   Ari Yanuanto Asah;
                                  4.    Any Other Business.                                     5.   Sajal Bhatnagar;
                                                                                                6.   Ganda Raharja Rusli.
9       22 September 2025         1.    Retail Business Update;                                 1.   Aviliani;
        September 22, 2025        2.    Wholesale Business Update;                              2.   Rosmaya;
                                  3.    Kinerja Finansial Agustus 2025                          3.   Ali Gunawan;
                                        Financial Performance of August 2025;                   4.   Ari Yanuanto Asah;
                                  4.    Any Other Business.                                     5.   Sajal Bhatnagar;
                                                                                                6.   Ganda Raharja Rusli.
10      27 Oktober 2025           1.    Macroeconomic Update;                                   1.   Aviliani;
        October 27, 2025          2.    Retail Business Update;                                 2.   Rosmaya;
                                  3.    Wholesale Business Update;                              3.   Ali Gunawan;
                                  4.    Kinerja Finansial September 2025                        4.   Ari Yanuanto Asah;
                                        Financial Performance of September 2025;                5.   Sajal Bhatnagar;
                                  5.    Any Other Business.                                     6.   Ganda Raharja Rusli.
11      17 November 2025          1.    Retail Business Update;                                 1.   Aviliani;
        November 17, 2025         2.    Wholesale Business Update;                              2.   Rosmaya;
                                  3.    Kinerja Finansial Oktober 2025                          3.   Ali Gunawan;
                                        Financial Performance of October 2025;                  4.   Ari Yanuanto Asah;
                                  4.    Any Other Business.                                     5.   Sajal Bhatnagar;
                                                                                                6.   Ganda Raharja Rusli.
12      22 Desember 2025          1.    Retail Business Update;                                 1.   Aviliani;
        December 22, 2025         2.    Wholesale Business Update;                              2.   Rosmaya;
                                  3.    Kinerja Finansial November 2025                         3.   Ali Gunawan;
                                        Financial Performance of November 2025;                 4.   Ari Yanuanto Asah;
                                  4.    Any Other Business.                                     5.   Sajal Bhatnagar;
                                                                                                6.   Ganda Raharja Rusli.




PT ALLO BANK INDONESIA TBK              2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 374
371                       Performa 2025           Laporan Manajemen              Profil Perusahaan         Analisis dan Pembahasan Manajemen
                         Performance 2025          Management Reports               Company Profile            Management Discussion and Analysis




                        Tingkat Kehadiran Dewan Komisaris dalam Rapat Internal dan
                                          Rapat Bersama Direksi
                 Attendance Records of the Board of Commissioners in Internal Meetings and
                                Joint Meetings with the Board of Directors

       Nama        Jabatan            Rapat Gabungan Dewan              Rapat Internal Dewan Komisaris          Jumlah Rapat Keseluruhan
       Name        Position           Komisaris dengan Direksi           Internal Meeting of the Board of             Total Meeting
                                     Joint Meeting of the Board of                 Commissio
                                          Commissioners and
                                         the Board of Directors

                                      Jumlah dan (%) Kehadiran            Jumlah dan (%) Kehadiran               Jumlah dan (%) Kehadiran
                                       Total and (%) Attendance            Total and (%) Attendance               Total and (%) Attendance

                                    Jumlah        Jumlah        %        Jumlah           Jumlah       %       Jumlah           Jumlah          %
                                     Rapat      Kehadiran                 Rapat         Kehadiran               Rapat         Kehadiran
                                   Number of       Total                Number of          Total              Number of          Total
                                    Meetings    Attendance               Meetings       Attendance             Meetings       Attendance

      Aviliani   Komisaris Utama        12           12        100%         43                43      100%        55               55          100%
                 Independen
                 Independent
                 President
                 Commissioner
      Rosmaya    Komisaris              12           12        100%         43                43      100%        55               55          100%
                 Independen
                 Independent
                 Commissioner
      Ali        Komisaris              12           12        100%         43                43      100%        55               55          100%
      Gunawan    Commissioner



  Rapat Direksi                                                             Board of Directors Meeting

  Sebagaimana diatur dalam BOD Charter, Direksi dapat                       As stipulated in the BOD Charter, the Board of Directors may
  menyelenggarakan rapat internal secara berkala minimal 1                  hold regular internal meetings at least once a month, or more
  (satu) kali dalam 1 (satu) bulan atau lebih jika dianggap perlu           frequently if deemed necessary by the President Director or
  oleh Direktur Utama atau anggota Direksi lainnya. Di samping              other members of the Board of Directors. In addition, the Board
  itu, Direksi wajib mengadakan rapat Direksi bersama dengan                of Directors is required to hold regular joint meetings with the
  Dewan Komisaris secara berkala sekurang-kurangnya sebanyak                Board of Commissioners at least once every four months.
  1 (satu) kali dalam 4 (empat) bulan.

  Keputusan rapat Direksi diambil berdasarkan musyawarah                    Decisions at Board of Directors meetings are made based
  untuk mufakat. Dalam hal keputusan berdasarkan musyawarah                 on deliberation to reach consensus. If a decision based on
  untuk mufakat tidak tercapai, maka keputusan diambil dengan               deliberation to reach consensus is not reached, decisions are
  pemungutan suara berdasarkan suara setuju lebih dari ½ (satu              made by voting based on affirmative votes of more than 1/2
  per dua) dari jumlah suara yang dikeluarkan yang sah dalam                (one-half) of the valid votes cast at the meeting.
  rapat.

  Sepanjang tahun 2025, Direksi telah menyelenggarakan Rapat                Throughout 2025, the Board of Directors held 50
  Internal sebanyak 50 kali dan Rapat Gabungan bersama                      Internal Meetings and 12 Joint Meetings with the Board of
  Dewan Komisaris sebanyak 12 kali. Adapun risalah dan tingkat              Commissioners. The minutes and attendance of the Board of
  kehadiran Direksi dalam rapat di tahun 2025 adalah sebagai                Directors at meetings in 2025 are as follows:
  berikut:




                                                             Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025      PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 375
                                                                                                                                        372
     Tata Kelola Perusahaan yang Baik             Laporan Keberlanjutan              Laporan Keuangan
     Good Corporate Governance                    Sustainability Report              Financial Statements




                              Risalah dan Peserta Rapat Internal Direksi Tahun 2025
                 Minutes and Participants of the 2025 Board of Directors Internal Meeting

                   Tanggal                                                Agenda                                          Peserta
No
                     Date                                                 Agenda                                         Participants
 1        7 Januari 2025                1.    Policy & Procedure Update                                     1.   Indra Utoyo
          January 7, 2025               2.    Compliance Update                                             2.   Arief Tendeas
                                        3.    Treasury Update                                               3.   Ari Yanuanto Asah
                                        4.    Growth Update                                                 4.   Ganda Raharja Rusli
                                        5.    CTBU & Offline Sales Update                                   5.   Sajal Bhatnagar
                                        6.    Digital Non-Lending Product Update
                                        7.    Credit Risk Update
                                        8.    Partnership Update
 2        14 Januari 2025               1.    Digital Strategy Update                                       1.   Indra Utoyo
          January 14, 2025              2.    Allo Bank Hangout                                             2.   Arief Tendeas
                                                                                                            3.   Ari Yanuanto Asah
                                                                                                            4.   Ganda Raharja Rusli
                                                                                                            5.   Sajal Bhatnagar
 3        21 Januari 2025               1.    Risk Release Plan                                             1.   Indra Utoyo
          January 21, 2025              2.    Policy & Procedure Update                                     2.   Arief Tendeas
                                        3.    Digital Non-Lending Product Update                            3.   Ari Yanuanto Asah
                                        4.    Digital Lending Product Update                                4.   Ganda Raharja Rusli
                                        5.    Growth Update                                                 5.   Sajal Bhatnagar
                                        6.    Creative Lab Update
                                        7.    CTBU & Offline Sales Update
                                        8.    Partnership Update
                                        9.    Collection update
 4        4 Februari 2025               1.    Risk Weekly Dashboard & Release Plan                          1.   Indra Utoyo
          February 4, 2025              2.    EOMR Update                                                   2.   Arief Tendeas
                                        3.    IT Infrastructure Update                                      3.   Ari Yanuanto Asah
                                        4.    Business Unit & Offline Sales Update                          4.   Ganda Raharja Rusli
                                        5.    Digital Lending Update                                        5.   Sajal Bhatnagar
                                        6.    Digital Business Partnership Update
                                        7.    Digital Non-Lending Product Update
                                        8.    Digital Strategy Update
 5        11 Februari 2025              1.    Risk Weekly Report & Release Plan                             1.   Indra Utoyo
          February 11, 2025             2.    Business Partnership Update                                   2.   Arief Tendeas
                                        3.    Growth Update                                                 3.   Ari Yanuanto Asah
                                        4.    Digital Non-Lending Product Update                            4.   Ganda Raharja Rusli
                                        5.    Approval secara prinsip untuk acara Allo Bank Festival        5.   Sajal Bhatnagar
 6        18 Februari 2025              1.    Risk Release Plan                                             1.   Indra Utoyo
          February 18, 2025             2.    Digital Strategy Update                                       2.   Arief Tendeas
                                        3.    Business Partnership Update                                   3.   Ari Yanuanto Asah
                                        4.    Digital Non-Lending Product Update                            4.   Ganda Raharja Rusli
                                        5.    Digital Lending Product Update                                5.   Sajal Bhatnagar
 7         25 Februari 2025             1.    Regular Risk Dashboard & Release Plan                         1.   Indra Utoyo
           February 25, 2025            2.    Policy & Procedure Update                                     2.   Arief Tendeas
                                        3.    Digital Strategy Update                                       3.   Ari Yanuanto Asah
                                        4.    Allo Bank Festival Update                                     4.   Ganda Raharja Rusli
                                        5.    Bank Devisa Update                                            5.   Sajal Bhatnagar
                                        6.    Business Unit & Offline Sales Update
                                        7.    Allo Bisnis Update
                                        8.    Digital Non-Lending Product Update
                                        9.    Business Partnership Update
                                        10.   IT Infrastructure & Operations Update
                                        11.   IT Security Update
 8         4 Maret 2025                 1.    Risk Weekly Dashboard & Release Plan                          1.   Indra Utoyo
           March 4, 2025                2.    Business Unit & Offline Sales Update                          2.   Arief Tendeas
                                        3.    Process Management Update                                     3.   Ari Yanuanto Asah
                                        4.    Growth Update                                                 4.   Ganda Raharja Rusli
                                        5.    Supply Chain Financing Update                                 5.   Sajal Bhatnagar
                                        6.    Digital Strategy Update
                                        7.    Sprint E Development Plan




PT ALLO BANK INDONESIA TBK              2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 376
373                        Performa 2025              Laporan Manajemen               Profil Perusahaan        Analisis dan Pembahasan Manajemen
                       Performance 2025                 Management Reports               Company Profile            Management Discussion and Analysis




                   Tanggal                                                Agenda                                              Peserta
      No
                     Date                                                 Agenda                                             Participants
      9    11 Maret 2025                   1.    Weekly Risk Release Plan                                      1.   Indra Utoyo
           March 11, 2025                  2.    EOMR Update                                                   2.   Arief Tendeas
                                           3.    Cyber Risk Update                                             3.   Ari Yanuanto Asah
                                           4.    Credit Risk Update                                            4.   Ganda Raharja Rusli
                                           5.    CTBU & Offline Sales Update                                   5.   Sajal Bhatnagar
                                           6.    Growth Update
                                           7.    Digital Strategy Update
                                           8.    Loan Operations Update
                                           9.    IT Infrastructure Update
                                           10.   Application Management Update
                                           11.   IT Security Update
                                           12.   Customer Care Update
                                           13.   Human Capital Update
      10   18 Maret 2025                   1.    Weekly Risk Release                                           1.   Indra Utoyo
            March 18, 2025                 2.    Compliance Update                                             2.   Arief Tendeas
                                           3.    Annual Review Risk Profile                                    3.   Ari Yanuanto Asah
                                           4.    Partnership Update                                            4.   Ganda Raharja Rusli
                                           5.    CTBU & Offline Sales                                          5.   Sajal Bhatnagar
                                           6.    Supply Chain Financing Update
                                           7.    IT Security Update
      11   25 Maret 2025                   1.    Risk Release Plan                                             1.   Indra Utoyo
           March 25, 2025                  2.    Risk Profile Update                                           2.   Arief Tendeas
                                           3.    Digital Strategy Update                                       3.   Ari Yanuanto Asah
                                           4.    Growth Update                                                 4.   Ganda Raharja Rusli
                                           5.    Partnership Update                                            5.   Sajal Bhatnagar
                                           6.    Application Management Update
                                           7.    IT Infrastructure Update
      12   8 April 2025                    1.    Weekly Release Plan                                           1.   Indra Utoyo
           April 8, 2025                   2.    CTBU & Offline Sales                                          2.   Arief Tendeas
                                                                                                               3.   Ari Yanuanto Asah
                                                                                                               4.   Ganda Raharja Rusli
                                                                                                               5.   Sajal Bhatnagar
      13   9 April 2025                    1.    RUPS                                                          1.   Indra Utoyo
           April 9, 2025                                                                                       2.   Ari Yanuanto Asah
                                                                                                               3.   Ganda Raharja Rusli
                                                                                                               4.   Sajal Bhatnagar
      14   15 April 2025                   1.    Credit Risk Update                                            1.   Indra Utoyo
           April 15, 2025                  2.    Cyber Risk Update                                             2.   Ari Yanuanto Asah
                                           3.    CTBU & Offline Sales Update                                   3.   Ganda Raharja Rusli
                                           4.    Tindak Lanjut RUPS
                                           5.    Stock Buyback
      15   22 April 2025                   1.    Risk Release Plan                                             1.   Indra Utoyo
           April 22, 2025                  2.    Internal Control Over Financial Reporting                     2.   Ari Yanuanto Asah
                                           3.    Partnership Update                                            3.   Ganda Raharja Rusli
                                           4.    CTBU & Offline Sales                                          4.   Sajal Bhatnagar
                                           5.    Wholesale Funding Update
                                           6.    Marketing Budget
      16   29 April 2025                   1.    Risk Release Plan                                             1.   Indra Utoyo
           April 29, 2025                  2.    Digital Strategy Update                                       2.   Ari Yanuanto Asah
                                           3.    Growth Update                                                 3.   Ganda Raharja Rusli
                                           4.    BU Relations Update                                           4.   Sajal Bhatnagar
                                           5.    IT Security Update
                                           6.    Supply Chain Financing Update
                                           7.    Marketing Media Update
                                           8.    Allo Bank Festival Update
      17   6 Mei 2025                      1.    Risk Release Plan                                             1.   Indra Utoyo
           May 6, 2025                     2.    RDN Update                                                    2.   Ari Yanuanto Asah
                                           3.    PMO Update                                                    3.   Ganda Raharja Rusli
                                           4.    Digital Strategy Update                                       4.   Sajal Bhatnagar
                                           5.    BU Relations Update
                                           6.    Partnership Update
                                           7.    Non-Lending Digital Product Update
      18   14 Mei 2025                     1.    IT Infrastructure & Service Update                            1.   Indra Utoyo
           May 14, 2025                    2.    Credit Risk Update                                            2.   Ari Yanuanto Asah
                                                                                                               3.   Ganda Raharja Rusli




                                                                   Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025     PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 377
                                                                                                                                      374
  Tata Kelola Perusahaan yang Baik             Laporan Keberlanjutan               Laporan Keuangan
  Good Corporate Governance                    Sustainability Report               Financial Statements




                Tanggal                                                Agenda                                           Peserta
No
                  Date                                                 Agenda                                          Participants
 19    20 Mei 2025                   1.    Risk Release Plan                                              1.   Indra Utoyo
       May 20, 2025                  2.    Compliance Update                                              2.   Ari Yanuanto Asah
                                     3.    Treasury Update                                                3.   Ganda Raharja Rusli
                                     4.    Digital Non-Lending Product Update                             4.   Sajal Bhatnagar
                                     5.    Digital Lending Product Update
                                     6.    Digital Strategy Update
                                     7.    Partnership Update
                                     8.    CTBU & Offline Sales Update
                                     9.    Application Management Update
20     27 Mei 2025                   1.    Risk Release Plan                                              1.   Indra Utoyo
       May 27, 2025                  2.    Anti-Fraud Update                                              2.   Ari Yanuanto Asah
                                     3.    Policy & Procedure Update                                      3.   Ganda Raharja Rusli
                                     4.    Wholesale Funding Update                                       4.   Sajal Bhatnagar
                                     5.    Partnership Update
                                     6.    Growth Update
                                     7.    Digital Strategy Update
                                     8.    CTBU & Offline Sales Update
                                     9.    Human Capital & Services Update
 21    3 Juni 2025                   1.    Risk Release Plan                                              1.   Indra Utoyo
       June 3, 2025                  2.    Digital Non-Lending Product Update                             2.   Ari Yanuanto Asah
                                     3.    Partnership Update                                             3.   Ganda Raharja Rusli
                                     4.    Growth Update                                                  4.   Sajal Bhatnagar
                                     5.    Digital Strategy Update
                                     6.    CTBU & Offline Sales Update
22     10 Juni 2025                  1.    Digital Strategy Update                                        1.   Indra Utoyo
       June 10, 2025                 2.    Partnership Update                                             2.   Ganda Raharja Rusli
                                     3.    CTBU & Offline Sales Update                                    3.   Sajal Bhatnagar
                                     4.    IT Security Update
                                     5.    Risk Release Plan
23      17 Juni 2025                 1.    Risk Release Plan                                              1.   Indra Utoyo
        June 17, 2025                2.    Compliance Update                                              2.   Ari Yanuanto Asah
                                     3.    Legal Update                                                   3.   Ganda Raharja Rusli
                                     4.    Partnership UPdate                                             4.   Sajal Bhatnagar
                                     5.    Digital Strategy Update
                                     6.    CTBU & Offline Sales
                                     7.    Value Chain Update
24      24 Juni 2025                 1.    Risk Release Plan & Digital Lending Performance Update         1.   Indra Utoyo
        June 24, 2025                2.    EOMR Update                                                    2.   Ari Yanuanto Asah
                                     3.    Compliance Update                                              3.   Ganda Raharja Rusli
                                     4.    Partnership Update                                             4.   Sajal Bhatnagar
                                     5.    Digital Strategy Update
                                     6.    CTBU & Offline Sales Update
                                     7.    IT Strategy & Governance Update
25      1 Juli 2025                  1.    Risk Release Plan                                              1.   Indra Utoyo
        July 1, 2025                 2.    Digital Lending update                                         2.   Ari Yanuanto Asah
                                     3.    Cyber Risk Update                                              3.   Sajal Bhatnagar
                                     4.    Program Testing Approval                                       4.   Ganda Raharja Rusli
                                     5.    Digital Strategy Update
                                     6.    Growth Update
                                     7.    CTBU & Offline Sales Update
                                     8.    IT Infrastructure & Operations Update
                                     9.    Allo Bank Festival Review
                                     10.   Loan Operations update
                                     11.   Finance Update
26      8 Juli 2025                  1.    Risk Release Plan                                              1.   Indra Utoyo
        July 8, 2025                 2.    Collection Update                                              2.   Ari Yanuanto Asah
                                     3.    EOMR Update                                                    3.   Sajal Bhatnagar
                                     4.    Digital Strategy Update                                        4.   Ganda Raharja Rusli
                                     5.    Partnership Update
                                     6.    CTBU & Offline Sales Update
                                     7.    Digital Product Update
                                     8.    Application Management Update
                                     9.    Network Operations Update
                                     10.   Allo Bank Update




PT ALLO BANK INDONESIA TBK           2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 378
375                    Performa 2025               Laporan Manajemen              Profil Perusahaan        Analisis dan Pembahasan Manajemen
                      Performance 2025               Management Reports               Company Profile            Management Discussion and Analysis




                   Tanggal                                               Agenda                                            Peserta
      No
                     Date                                                Agenda                                           Participants
      27   15 Juli 2025                  1.    Risk Release Plan                                            1.   Ari Yanuanto Asah
           July 15, 2025                 2.    Digital Lending Update                                       2.   Sajal Bhatnagar
                                         3.    Process Management                                           3.   Ganda Raharja Rusli
                                         4.    Cyber Risk Update
                                         5.    AML Update
                                         6.    Digital Strategy Update
                                         7.    CTBU & Offline Sales
                                         8.    Digital Product Update
                                         9.    Partnership Update
                                         10.   Application Management
      28   22 Juli 2025                  1. Credit Risk Update                                              1.   Ari Yanuanto Asah
           July 22, 2025                 2.Digital Lending Update                                           2.   Sajal Bhatnagar
                                         3. AML Update                                                      3.   Ganda Raharja Rusli
                                         4. Process Management Update
                                         5. IT Strategy & Governance Update
                                         6. Growth Update
                                         7. Partnership Update
                                         8. Digital Product Update
      29   29 Juli 2025                  1.    Risk Release Update                                          1.   Ari Yanuanto Asah
           July 29, 2025                 2.    EOMR Update                                                  2.   Sajal Bhatnagar
                                         3.    Digital Strategy Update                                      3.   Ganda Raharja Rusli
                                         4.    CTBU & Offline
                                         5.    Growth Update
                                         6.    Digital Product Update
                                         7.    Wholesale Transaction Banking Update
                                         8.    Collection Update
                                         9.    Credit Update
      30   5 Agustus 2025                1.    Risk Release Update                                          1.   Ari Yanuanto Asah
           August 5, 2025                2.    Digital Lending Update                                       2.   Sajal Bhatnagar
                                         3.    RUPSLB                                                       3.   Ganda Raharja Rusli
                                         4.    Partnership Update
                                         5.    CTBU & Offline Sales
                                         6.    Digital Onboarding Update
                                         7.    Allo Care Update
      31   12 Agustus 2025               1.    Credit Risk Update                                           1.   Ari Yanuanto Asah
           August 12, 2025               2.    Credit Pipeline Update                                       2.   Sajal Bhatnagar
                                         3.    Value Chain Update                                           3.   Ganda Raharja Rusli
                                         4.    Cyber Risk Update
                                         5.    Partnership Update
                                         6.    Marketing & Communication Update
      32   19 Agustus 2025               1.    Credit Risk Update                                           1.   Ari Yanuanto Asah
           August 19, 2025               2.    Wholesale Update                                             2.   Sajal Bhatnagar
                                         3.    AML Update                                                   3.   Ganda Raharja Rusli
                                         4.    CTBU & Offline Sales Update
                                         5.    Digital Partnership Update
                                         6.    Partnership Update
                                         7.    Campaign Review
                                         8.    Digital Lending Update
      33   26 Agustus 2025               1.    Risk Release Plan                                            1.   Ari Yanuanto Asah
           August 26, 2025               2.    Climate Risk Stress Test                                     2.   Sajal Bhatnagar
                                         3.    Corporate Secretary Update                                   3.   Ganda Raharja Rusli
                                         4.    Digital Strategy Update
                                         5.    CTBU & Offline Sales
                                         6.    Growth Update
                                         7.    Partnership Update
                                         8.    Collection Update
                                         9.    IT Infrastructure Update
                                         10.   Customer Care Update
      34   2 September 2025              1.    Risk Release Plan                                            1.   Ari Yanuanto Asah
           September 2, 2025             2.    Cyber Risk Update                                            2.   Sajal Bhatnagar
                                         3.    IT Infrastructure Update                                     3.   Ganda Raharja Rusli
                                         4.    EOMR Update
                                         5.    Partnership Update
                                         6.    CTBU & Offline Sales Update
                                         7.    Growth Update
                                         8.    Digital Product Update
                                         9.    Digital Strategy Update




                                                               Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025      PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 379
                                                                                                                                    376
  Tata Kelola Perusahaan yang Baik            Laporan Keberlanjutan              Laporan Keuangan
  Good Corporate Governance                   Sustainability Report              Financial Statements




                Tanggal                                               Agenda                                          Peserta
No
                  Date                                                Agenda                                         Participants
35     9 September 2025              1.   Risk Release Plan                                             1.   Ari Yanuanto Asah
       September 9, 2025             2.   Digital Product Update                                        2.   Sajal Bhatnagar
                                     3.   Partnership Update                                            3.   Ganda Raharja Rusli
                                     4.   Digital Strategy
                                     5.   CTBU & Offline Sales Update
                                     6.   Growth Update
                                     7.   Channeling Update
36     16 September 2025             1.   Insiden COB                                                   1.   Ari Yanuanto Asah
       September 16, 2025            2.   Credit Risk Update                                            2.   Sajal Bhatnagar
                                     3.   Partnership Update                                            3.   Ganda Raharja Rusli
                                     4.   Digital Retail Lending Update
                                     5.   Wholesale Core Banking System Upgrade
                                     6.   Digital Product Update
                                     7.   Loan Operations Update
                                     8.   Customer Care Update
37     23 September 2025             1.   Risk Release Plan                                             1.   Ari Yanuanto Asah
       September 23, 2025            2.   Customer Care Update                                          2.   Sajal Bhatnagar
                                     3.   Corporate Secretary Update                                    3.   Ganda Raharja Rusli
                                     4.   Partnership Update
                                     5.   CTBU & Offline Sales Update
                                     6.   Growth Update
                                     7.   Digital Strategy Update
                                     8.   Auto Loan Update
38     30 September 2025             1.   Risk Release Plan                                             1.   Ari Yanuanto Asah
       September 30, 2025            2.   Cyber Risk Update                                             2.   Sajal Bhatnagar
                                     3.   IT Infrastructure Update                                      3.   Ganda Raharja Rusli
                                     4.   Digital Strategy Update
                                     5.   CTBU & Offline Sales Update
                                     6.   Partnership Update
                                     7.   Channeling Update
39     7 Oktober 2025                1.   Corporate Secretary Update                                    1.   Ari Yanuanto Asah
       October 7, 2025               2.   Allo Bank Festival Update                                     2.   Sajal Bhatnagar
                                     3.   Partnership Update                                            3.   Ganda Raharja Rusli
                                     4.   Digital Strategy update
                                     5.   Growth Update
                                     6.   CTBU & Offline Sales Update
                                     7.   Value Chain Update
                                     8.   Wholesale System Update
40      14 Oktober 2025              1.   Risk Release Plan & Risk Performance                          1.   Ari Yanuanto Asah
        October 4, 2025              2.   Partnership Update                                            2.   Ganda Raharja Rusli
                                     3.   Funding Update
                                     4.   Treasure Tour Pulse On
                                     5.   MVP Update
 41     21 Oktober 2025              1.   Risk Performance & Release Plan                               1.   Ari Yanuanto Asah
        October 21, 2025             2.   Share Buyback Update                                          2.   Sajal Bhatnagar
                                     3.   Digital Strategy Update                                       3.   Ganda Raharja Rusli
                                     4.   Partnership Update
                                     5.   IT Security Update
                                     6.   Chatbot Update
42      28 Oktober 2025              1.   Risk Performance & Release Plan                               1.   Ari Yanuanto Asah
        October 28, 2025             2.   Digital Retail Lending Update                                 2.   Sajal Bhatnagar
                                     3.   CTBU & Offline Sales Update                                   3.   Ganda Raharja Rusli
                                     4.   Partnership Update
                                     5.   Growth Update
                                     6.   IT Infrastructure Update
                                     7.   RBB Update
                                     8.   Fraud Update
43      4 November 2025              1.   Risk Release Plan & Risk Performance                          1.   Ari Yanuanto Asah
        November 4, 2025             2.   Digital Retail Lending Update                                 2.   Sajal Bhatnagar
                                     3.   Digital Strategy Update                                       3.   Ganda Raharja Rusli
                                     4.   Partnership Update
                                     5.   IT Security Update




PT ALLO BANK INDONESIA TBK           2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 380
377                   Performa 2025                Laporan Manajemen                  Profil Perusahaan    Analisis dan Pembahasan Manajemen
                     Performance 2025                Management Reports                  Company Profile        Management Discussion and Analysis




                  Tanggal                                              Agenda                                             Peserta
      No
                    Date                                               Agenda                                            Participants
      44   11 November 2025             1.    Risk Release Plan & Risk Performance                         1.   Ari Yanuanto Asah
           November 11, 2025            2.    RBB Update                                                   2.   Sajal Bhatnagar
                                        3.    RAKB Update                                                  3.   Ganda Raharja Rusli
                                        4.    Annual Recovery Plan
                                        5.    Digital Strategy Update
                                        6.    CTBU & Offline Sales Update
                                        7.    Partnership Update
                                        8.    Human Capital Update
                                        9.    IT Infrastructure & Operations Update
      45   18 November 2025             1.    Partnership Update                                           1.   Sajal Bhatnagar
           November 18, 2025            2.    Corporate Secretary Update                                   2.   Ganda Raharja Rusli
                                        3.    IT Security Update
                                        4.    Digital Retail Lending Update
      46   25 November 2025             1.    Risk Release Plan & Risk Performance                         1.   Ari Yanuanto Asah
           November 25, 2025            2.    Fraud Update                                                 2.   Sajal Bhatnagar
                                        3.    LIK Update                                                   3.   Ganda Raharja Rusli
                                        4.    Product Update
                                        5.    Digital Strategy Update
                                        6.    CTBU & Offline Sales Update
                                        7.    Partnership Update
                                        8.    Digital Retail Lending Update
                                        9.    Human Capital Update
                                        10.   Customer Care Update
      47   2 Desember 2025              1.    FIR Update                                                   1.   Ari Yanuanto Asah
           December 2, 2025             2.    Risk Release Plan & Risk Performance                         2.   Sajal Bhatnagar
                                        3.    Allo Temu Update                                             3.   Ganda Raharja Rusli
                                        4.    IT Strategy Update
                                        5.    Fraud Update
                                        6.    Corporate Secretary Update
                                        7.    Partnership Update
                                        8.    CTBU & Offline Sales Update
                                        9.    Digital Strategy Update
      48   9 Desember 2025              1.    Allo Temu Update                                             1.   Ari Yanuanto Asah
           December 9, 2025             2.    Risk Release Plan & Risk Performance                         2.   Sajal Bhatnagar
                                        3.    Cyber Risk Update                                            3.   Ganda Raharja Rusli
                                        4.    CTBU & Offline Sales Update
                                        5.    Digital Strategy Update
                                        6.    IT Development Management Update
                                        7.    Human Capital Update
      49   16 Desember 2025             1.    Risk Release Plan & Risk Performance                         1.   Ari Yanuanto Asah
           December 16, 2025            2.    Credit Risk Update                                           2.   Sajal Bhatnagar
                                        3.    Product update                                               3.   Ganda Raharja Rusli
                                        4.    Digital Strategy Update
                                        5.    Partnership Update
                                        6.    Growth Update
                                        7.    Human Capital Update
                                        8.    Collection Update
                                        9.    Customer Care Update
      50   23 Desember 2025             1.    Audit Update                                                 1.   Ari Yanuanto Asah
           December 23, 2025            2.    Human Capital Update                                         2.   Sajal Bhatnagar
                                        3.    Product Update                                               3.   Ganda Raharja Rusli
                                        4.    Growth Update
                                        5.    Partnership Update




                                                               Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025     PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 381
                                                                                                                                                     378
    Tata Kelola Perusahaan yang Baik                Laporan Keberlanjutan              Laporan Keuangan
    Good Corporate Governance                       Sustainability Report              Financial Statements




 Tingkat Kehadiran Direksi dalam Rapat Internal dan Rapat bersama Dewan Komisaris
  Attendance Records of the Board of Directors in Internal Meetings and Joint Meetings with
                               the Board of Commissioners

                                    Rapat Gabungan Dewan
                                    Komisaris dengan Direksi                    Rapat Internal Direksi
                                                                                                                       Jumlah Rapat Keseluruhan
                                   Joint Meeting of the Board of               Board of Directors Internal
                                                                                                                             Total Meeting
                                   Commissioners and the Board                          Meeting
                                           of Directors
  Nama          Jabatan
                                    Jumlah dan (%) Kehadiran                   Jumlah dan (%) Kehadiran                Jumlah dan (%) Kehadiran
  Name          Position
                                     Total and (%) Attendance                   Total and (%) Attendance                Total and (%) Attendance

                                  Jumlah             Jumlah                   Jumlah           Jumlah                 Jumlah       Jumlah
                                   Rapat           Kehadiran                   Rapat         Kehadiran                 Rapat     Kehadiran
                                                                        %                                      %                               %
                                 Number of            Total                  Number of          Total                Number of      Total
                                  Meetings         Attendance                 Meetings       Attendance               Meetings   Attendance

Indra       Direktur Utama             6                 6            100%      26                 26         100%      32           32       100%
Utoyo*      President
            Director
Ari         Plt. Direktur              12                12           100%      50                 48         96%       62           60       97%
Yanuanto    Utama; Direktur
Asah        Keuangan,
            Operasional &
            Human Capital
            Acting President
            Director; Finance,
            Operations &
            Human Capital
            Director
Arief       Direktur Bisnis            3                 3            100%      12                  12        100%      15           15       100%
Tendeas**   Business Director
Ganda       Direktur Risiko,           12                12           100%      50                 50         100%      62           62       100%
Raharja     Kepatuhan &
Rusli       Hukum
            Risk, Compliance
            & Legal Director
Sajal       Direktur Digital           12                12           100%      50                 47         94%       62           59       95%
Bhatnagar   Digital Director
*) Berhenti menjabat per 10 Juli 2025 | Resigned from office as of July 10, 2025.
**) Berhenti menjabat per 10 April 2025 | Resigned from office as of April 10, 2025.




Pengungkapan Hubungan Afiliasi antara Direksi, Dewan Komisaris dan Pemegang
Saham Utama dan/atau Pengendali
Disclosure of Affiliation Relationships between Board of Directors, Board of Commissioners, and
Major Shareholders and/or Controllers

Hubungan afiliasi antara Direksi, Dewan Komisaris dan                            Affiliate relationship between the Board of Directors, Board of
Pemegang Saham Allo Bank dapat dilihat dalam bentuk                              Commissioners and Bank Shareholders can be seen from the
hubungan keluarga, keuangan, kepemilikan saham dan                               nature of family, financial, share ownership and management
kepengurusan di perusahaan lain (rangkap jabatan) yang                           relationships in other companies (concurrent positions)
menimbulkan benturan kepentingan, termasuk di antaranya                          which give rise to conflicts of interest, including blood family
hubungan keluarga sedarah sampai dengan derajat ketiga, baik                     relationships up to the third degree, both in a straight line or
menurut garis lurus maupun garis ke samping atau hubungan                        sideways lines or cement relationships; or special relationships
semenda; atau hubungan istimewa yang muncul sebagai akibat                       that arise as a result of related party relationships.
dari hubungan pihak berelasi.




 PT ALLO BANK INDONESIA TBK                2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 382
379                          Performa 2025              Laporan Manajemen               Profil Perusahaan       Analisis dan Pembahasan Manajemen
                             Performance 2025             Management Reports               Company Profile           Management Discussion and Analysis




  Hubungan afiliasi anggota Dewan Komisaris dengan sesama                          The affiliate relationship of members of the Board of
  anggota Dewan Komisaris dan/atau anggota Direksi serta                           Commissioners with fellow members of the Board of
  Pemegang Saham Utama/Pengendali sampai dengan entitas                            Commissioners and/or members of the Board of Directors as
  pemilik akhir dapat dilihat sebagai berikut:                                     well as Major/Controlling Shareholders up to the final owner
                                                                                   entity can be seen as follows:


                                                                                        Hubungan Afiliasi
                                                                                        Affiliate Relations
                  Nama
                  Name                                                                                                Pemegang Saham Utama/
                                                  Dewan Komisaris                            Direksi
                                                                                                                             Pengendali
                                                Board of Commissioners                  Board of Directors
                                                                                                                     Major/Controlling Shareholder

       Dewan Komisaris
       Board of Commissioners

       Aviliani
                                                         ×                                        ×                                  ×
       Rosmaya
                                                         ×                                        ×                                  ×
       Ali Gunawan
                                                         ×                                        ×                                  ×
       Direksi
       Board of Directors

       Ari Yanuanto Asah
                                                         ×                                        ×                                  ×
       Ganda Raharja Rusli
                                                         ×                                        ×                                  ×
       Sajal Bhatnagar
                                                         ×                                        ×                                  ×
       Keterangan | Description:
       ✓  = terdapat adanya hubungan | has relationship
       ×  = tidak terdapat adanya hubungan | has no relationship




  Pengungkapan Rangkap Jabatan Dewan Komisaris dan Direksi
  Disclosure of Concurrent Positions of Board of Commissioners and Board of Directors

      Rangkap Jabatan Dewan Komisaris                                              Concurrent Positions of Board of Commissioners

      BOC Charter senantiasa mengatur ketentuan terkait rangkap                    The BOC Charter regulates provisions related to concurrent
      jabatan anggota Dewan Komisaris untuk memastikan                             positions of Board of Commissioners members to ensure
      pelaksanaan fungsi pengawasan dan pemberian nasihat                          that their supervisory and advisory functions in corporate
      atas pengelolaan perusahaan dapat berjalan secara optimal.                   management are carried out optimally. The concurrent position
      Adapun kebijakan rangkap jabatan yang diatur dalam BOC                       policies regulated in the BOC Charter include:
      Charter, antara lain:
      1. Komisaris dilarang melakukan rangkap jabatan sebagai                      1.    Commissioners are prohibited from holding concurrent
          anggota Direksi, anggota Dewan Komisaris dan/atau                              positions as members of the Board of Directors, members
          Pejabat Eksekutif dalam:                                                       of the Board of Commissioners and/or Executive Officers in:
          a. Lembaga keuangan atau perusahaan keuangan, baik                             a. Financial institutions or financial companies, whether
              Bank maupun bukan Bank, atau                                                    banks or non-banks, or
          b. Lebih dari 1 (satu) lembaga bukan keuangan atau                             b. More than 1 (one) non-financial institution or non-
              perusahaan bukan keuangan, baik yang berkedudukan                               financial company, either domiciled at home or abroad.
              di dalam maupun di luar negeri.
      2. Komisaris hanya dapat merangkap jabatan sebagai anggota                   2. Commissioners can only hold concurrent positions as
          Direksi, anggota Dewan Komisaris dan Pejabat Eksekutif                      members of the Board of Directors, members of the Board
          pada:                                                                       of Commissioners and Executive Officers when:
          a. 1 (satu) lembaga/perusahaan bukan lembaga keuangan,                      a. 1 (one) non-financial institution/company, or
              atau
          b. 1 (satu) perusahaan anak bukan Bank yang dikendalikan                       b. 1 (one) non-Bank subsidiary company controlled by the
              oleh Bank.                                                                    Bank.



                                                                    Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025     PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 383
                                                                                                                                                      380
         Tata Kelola Perusahaan yang Baik            Laporan Keberlanjutan             Laporan Keuangan
         Good Corporate Governance                   Sustainability Report             Financial Statements




3. Tidak termasuk rangkap jabatan, apabila:                                        3. Not including concurrent positions, if:
   a. Komisaris Non Independen menjalankan tugas                                      a. Non-Independent Commissioners carry out the
       fungsional dari pemegang saham Bank yang berbentuk                                functional duties of Bank shareholders in the form of
       badan hukum pada kelompok usahanya; dan/atau                                      legal entities in their business groups; and/or
   b. Komisaris menduduki jabatan pada organisasi atau                                b. Commissioners         hold    positions   in    non-profit
       lembaga nirlaba, sepanjang yang bersangkutan tidak                                organizations or institutions, as long as the person
       mengabaikan pelaksanaan tugas dan tanggung jawab                                  concerned does not neglect the implementation of their
       sebagai anggota Dewan Komisaris Bank.                                             duties and responsibilities as a member of the Bank’s
                                                                                         Board of Commissioners.


                  Nama                                                   Rangkap Jabatan di Perseroan/Instansi Lain
                  Name                                                 Concurrent Positions at Other Companies/Institutions

     Aviliani                           Komisaris Independen PT Aplikanusa Lintasarta.
                                        Independent Commissioner of PT Aplikanusa Lintasarta.

     Rosmaya                            Komisaris PT Rintis Sejahtera.
                                        Anggota Dewan Pengawas Independen ASPI.
                                        Commissioner of PT Rintis Sejahtera.
                                        Member of the Independent Supervisory Board of ASPI.

     Ali Gunawan                        Direktur PT CT Corpora;
                                        Direktur PT Mega Corpora;
                                        Direktur PT Trans Kalla Makassar;
                                        Direktur PT Trans Retail;
                                        Komisaris PT Para Bali Propertindo;
                                        Komisaris PT Trans Media Corpora;
                                        Komisaris PT Trans Cibubur Properti;
                                        Komisaris Utama PT Mega Asset Management;
                                        Komisaris PT Alfa Retailindo.

                                        Director of PT CT Corpora;
                                        Director of PT Mega Corpora;
                                        Director of PT Trans Kalla Makassar;
                                        Director of PT Trans Retail;
                                        Commissioner of PT Para Bali Propertindo;
                                        Commissioner of PT Trans Media Corpora;
                                        Commissioner of PT Trans Cibubur Properti;
                                        President Commissioner of PT Mega Asset Management;
                                        Commissioner of PT Alfa Retailindo.



Di tahun 2025, terdapat 3 (tiga) anggota Dewan Komisaris                           In 2025, there were 3 (three) members of the Board of
yang memiliki rangkap jabatan, namun hal ini tidak melanggar                       Commissioners who held dual positions. However, this did
ketentuan yang dimuat dalam Anggaran Dasar Bank dan                                not violate the provisions contained in the Bank's Articles of
peraturan yang berlaku.                                                            Association and applicable regulations.




Rangkap Jabatan Direksi
Concurrent Position of Board of Directors

Ketentuan rangkap jabatan anggota Direksi diatur dalam BOD                         The provisions for concurrent positions held by members of the
Charter tentang Rangkap Jabatan Direksi, mencakup:                                 Board of Directors are regulated in the BOD Charter concerning
                                                                                   Concurrent Positions of Directors, including:
1.      Anggota Direksi dilarang merangkap jabatan sebagai                         1. Members of the Board of Directors are prohibited from
        anggota Direksi, anggota Dewan Komisaris atau Pejabat                         holding concurrent positions as members of the Board
        Eksekutif pada bank, perusahaan dan/atau lembaga lain.                        of Directors, members of the Board of Commissioners,
                                                                                      or Executive Officers at other banks, companies, and/or
                                                                                      institutions.




     PT ALLO BANK INDONESIA TBK             2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 384
381                          Performa 2025       Laporan Manajemen             Profil Perusahaan         Analisis dan Pembahasan Manajemen
                             Performance 2025      Management Reports               Company Profile                Management Discussion and Analysis




      2. Tidak termasuk rangkap jabatan dalam hal Direksi yang               2. Concurrent positions are not considered when a Director
         bertanggung jawab terhadap pengawasan atas penyertaan                  responsible for overseeing the Bank's investment in a
         Bank pada perusahaan anak, menjalankan tugas fungsional                subsidiary carries out functional duties as a member of
         menjadi anggota Dewan Komisaris pada perusahaan anak                   the Board of Commissioners at a non-bank subsidiary
         bukan bank yang dikendalikan oleh Bank, sepanjang                      controlled by the Bank, as long as this does not result in
         tidak mengakibatkan yang bersangkutan mengabaikan                      the individual neglecting the performance of their duties
         pelaksanaan tugas dan tanggung jawab sebagai anggota                   and responsibilities as a member of the Bank's Board of
         Direksi Bank.                                                          Directors.


                                        Nama                                         Rangkap Jabatan di Perseroan/Instansi Lain
                                        Name                                       Concurrent Positions at Other Companies/Institutions

       Ari Yanuanto Asah
                                                                                                               ×
       Ganda Raharja Rusli
                                                                                                               ×
       Sajal Bhatnagar
                                                                                                               ×

      Di tahun 2025, seluruh anggota Direksi tidak memiliki rangkap          In 2025, all members of the Board of Directors did not hold
      jabatan di Bank, perusahaan, maupun lembaga lainnya.                   concurrent positions in banks, companies, or other institutions.




                         Pengungkapan Kepemilikan Saham Dewan Komisaris dan Direksi
                     Disclosure of Share Ownership of the Board of Commissioners and Directors

                                                          Saham Allo Bank                             Saham Perusahaan Lain >5%
                      Nama                                Allo Bank Shares                             Other Company Shares >5%
                      Name                        Nilai                    Persen                      Nilai                           Persen
                                                 Shares                    Percent                    Shares                           Percent

       Dewan Komisaris
       Board of Commissioners

       Aviliani                                     -                          -                       Nihil                               -
                                                                                                        Nil
       Rosmaya                                      -                          -                       Nihil                               -
                                                                                                        Nil
       Ali Gunawan                              10.238.900                   0,047                     Nihil                               -
                                                                                                        Nil

       Direksi
       Board of Directors

       Ari Yanuanto Asah                            -                          -                       Nihil                               -
                                                                                                        Nil
       Ganda Raharja Rusli                       85.784                      0,00                      Nihil                               -
                                                                                                        Nil
       Sajal Bhatnagar                              -                          -                       Nihil                               -
                                                                                                        Nil




                                                             Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025          PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 385
                                                                                                                                              382
   Tata Kelola Perusahaan yang Baik            Laporan Keberlanjutan            Laporan Keuangan
   Good Corporate Governance                   Sustainability Report            Financial Statements




Kebijakan Nominasi dan Remunerasi
Dewan Komisaris dan Direksi
● Nomination and Remuneration Policy of Boards of
  Commissioners and Directors

                                                  Pemegang saham memiliki kewenangan                   Shareholders have the authority to
                                                  untuk mengangkat dan memberhentikan                  appoint and dismiss members of
                                                  anggota Dewan Komisaris dan Direksi                  the Board of Commissioners and
                                                  melalui mekanisme RUPS. Pemegang                     Board of Directors through the GMS.
                                                  saham     juga   berwenang    untuk                  Shareholders also have the authority
                                                  mendelegasikan penetapan besaran                     to delegate the determination of
                                                  remunerasi bagi anggota Dewan                        remuneration for members of the Board
                                                  Komisaris dan Direksi kepada Dewan                   of Commissioners and Board of Directors
                                                  Komisaris dengan mempertimbangkan                    to the Board of Commissioners, taking
                                                  rekomendasi dari Komite Remunerasi                   into account recommendations from
                                                  dan Nominasi.                                        the Remuneration and Nomination
                                                                                                       Committee.



Prosedur Nominasi Dewan                           Bank telah menetapkan sejumlah                       The Bank has established several
                                                  kriteria bagi anggota Dewan Komisaris                criteria for members of the Board
Komisaris dan Direksi
                                                  dan Direksi sesuai dengan ketentuan                  of Commissioners and Board of
Nomination Procedures for                                                                              Directors in accordance with applicable
                                                  yang berlaku. Calon anggota Dewan
the Board of Commissioners                        Komisaris dan Direksi dapat berasal dari             regulations. Candidates for members
and Directors                                     pemegang saham pengendali atau dari                  of the Board of Commissioners and
                                                  sumber-sumber lainnya. Setiap calon                  Board of Directors may come from
                                                  yang dinominasikan akan dikaji oleh                  controlling shareholders or from other
                                                  Komite Remunerasi dan Nominasi untuk                 sources. Each nominated candidate
                                                  disampaikan kepada Dewan Komisaris                   will be reviewed by the Remuneration
                                                  lalu diusulkan kepada Pemegang Saham.                and Nomination Committee, submitted
                                                  Penetapan calon yang dinominasikan                   to the Board of Commissioners, and
                                                  dilakukan melalui mekanisme RUPS                     then proposed to the Shareholders. The
                                                  untuk kemudian mengikuti tahapan                     nomination of candidates is determined
                                                  selanjutnya, yaitu uji kepatutan dan                 through the GMS mechanism, which
                                                  kelayakan yang dilakukan oleh OJK.                   then proceeds to the next stage, namely
                                                                                                       the fit and proper test conducted by the
                                                                                                       Financial Services Authority (OJK).



Kebijakan Remunerasi                              Bank menetapkan besaran remunerasi                   The Bank determines the remuneration
                                                  bagi Dewan Komisaris dan Direksi                     for the Board of Commissioners and
Dewan Komisaris dan
                                                  berdasarkan Keputusan RUPS setiap                    Board of Directors based on the Annual
Direksi
                                                  tahunnya. Besaran remunerasi serta                   General Meeting of Shareholders (GMS)
Remuneration Policy for                           fasilitas lain yang diberikan bagi Dewan             Resolution. The amount of remuneration
Board of Commissioners and                        Komisaris akan ditetapkan di dalam                   and other benefits provided to the Board
Directors                                         RUPS Tahunan oleh Pemegang Saham                     of Commissioners will be determined
                                                  dengan memperhatikan rekomendasi                     at the Annual General Meeting of
                                                  dari Komite Remunerasi dan Nominasi.                 Shareholders by Shareholders, taking




 PT ALLO BANK INDONESIA TBK           2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 386
383                        Performa 2025          Laporan Manajemen            Profil Perusahaan          Analisis dan Pembahasan Manajemen
                          Performance 2025          Management Reports            Company Profile              Management Discussion and Analysis




  Prosedur penetapan remunerasi bagi Dewan Komisaris dan                     into account the recommendations of the Remuneration and
  Direksi terdiri dari:                                                      Nomination Committee. The procedures for determining
                                                                             remuneration for the Board of Commissioners and Board of
                                                                             Directors consist of:
  1. Pemegang Saham melakukan pembahasan pada RUPS.                          1. The Shareholders conduct discussions at the GMS.
  2. RUPS memberikan wewenang dan kuasa kepada Dewan                         2. The GMS delegates authority to the Board of Commissioners
     Komisaris untuk menetapkan besaran remunerasi.                              to determine the amount of remuneration.
  3. Komite Remunerasi dan Nominasi melakukan kajian                         3. The Remuneration and Nomination Committee conducts a
     dan evaluasi untuk menentukan remunerasi bagi Dewan                         study and evaluation to determine the remuneration for the
     Komisaris.                                                                  Board of Commissioners.
  4. Komite Remunerasi dan Nominasi memberikan rekomendasi                   4. The Remuneration and Nomination Committee provides
     kepada Dewan Komisaris.                                                     recommendations to the Board of Commissioners.
  5. Dewan Komisaris melakukan pembahasan atas usulan                        5. The Board of Commissioners discusses the recommendations
     Komite Remunerasi dan Nominasi untuk kemudian diusulkan                     from the Remuneration and Nomination Committee and
     melalui surat kepada Pemegang Saham Pengendali.                             proposes them to the Controlling Shareholders through a
                                                                                 letter.
  6. Surat Penetapan oleh Pemegang Saham Pengendali                          6. The Controlling Shareholders issue a Letter of Appointment
     kepada Dewan Komisaris.                                                     to the Board of Commissioners.
  7. Surat Dewan Komisaris kepada Direksi tentang Penetapan                  7. The Board of Commissioners issues a letter to the Directors
     Remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi.                                     regarding the determination of remuneration for the Board
                                                                                 of Commissioners and Directors.




  Struktur Remunerasi Masing-Masing Anggota Dewan Komisaris dan Direksi
  Remuneration Structure for Members of the Board of Commissioners and Directors

      Kebijakan Remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi Bank                  The implementation of the remuneration policy for the Board of
      senantiasa mengacu pada ketentuan Peraturan OJK No.                    Commissioners and Board of Directors refers to the provisions
      45/POJK.03/2015 tentang Penerapan Tata Kelola dalam                    of OJK Regulation No. 45/POJK.03/2015 regarding the
      Pemberian Remunerasi bagi Bank Umum serta Surat Edaran                 Implementation of Governance in Providing Remuneration
      OJK No. 40/SEOJK.03/2016 tentang Penerapan Tata Kelola                 for Conventional Bank and OJK Circular Letter No. 40/
      dalam Pemberian Remunerasi Bank Umum. Berdasarkan                      SEOJK.03/2016 regarding the Implementation of Governance
      kebijakan tersebut, Dewan Komisaris dan Direksi menerima               in Providing Remuneration for Conventional Bank. Based on
      paket remunerasi yang terdiri dari:                                    the policy, the Board of Commissioners and Board of Directors
                                                                             receive a remuneration package consisting of:
      1. Remunerasi yang bersifat tetap, yaitu remunerasi yang tidak         1. Fixed remuneration, which is not related to performance
         dikaitkan dengan kinerja dan risiko, antara lain honorarium             and risk, including honorarium and holiday allowances.
         dan tunjangan hari raya.
      2. Remunerasi yang bersifat variabel, yaitu Remunerasi yang            2. Variable remuneration, which is linked to performance and
         dikaitkan dengan kinerja dan risiko, antara lain jasa produksi         risk, including production fees or equivalent forms.
         atau bentuk lainnya yang dipersamakan dengan itu.




                                                              Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025     PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 387
                                                                                                                                                     384
     Tata Kelola Perusahaan yang Baik                    Laporan Keberlanjutan                Laporan Keuangan
     Good Corporate Governance                           Sustainability Report                Financial Statements




                                                         Jenis Remunerasi dan Fasilitas
                                                   Types of Remuneration and Facilities

                                                                                    Remunerasi Bulanan
                                                                                      (Dalam 1 Tahun)                   THR
             Nama                              Jabatan                              Monthly Remuneration             Religious         Tantiem
             Name                              Position                                (Within 1 Year)                Holiday           Bonus
                                                                                 Honorarium              Tunjangan   Allowance
                                                                                 Honorarium              Allowance

 Dewan Komisaris
 Board of Commissioners

 Aviliani                             Komisaris Utama
                                      Independen
                                                                                     ✓                         ✓        ✓                ✓
                                      Independent President
                                      Commissioner
 Rosmaya                              Komisaris Independen
                                      Independent
                                                                                     ✓                         ✓        ✓                ✓
                                      Commissioner
 Ali Gunawan                          Komisaris
                                      Commissioner
                                                                                     ✓                         ✓        ✓                ✓
 Direksi
 Board of Directors

 Indra Utoyo*                         Direktur Utama
                                      President Director
                                                                                     ✓                         ✓        ✓                ✓
 Ari Yanuanto Asah                    Plt. Direktur Utama
                                      Acting President Director
                                                                                     ✓                         ✓        ✓                ✓
 Arief Tendeas**                      Direktur Bisnis
                                      Business Director
                                                                                     ✓                         ✓        ✓                ✓
 Ganda Raharja Rusli                  Direktur Risiko, Kepatuhan
                                      & Hukum
                                                                                     ✓                         ✓        ✓                ✓
                                      Risk, Compliance & Legal
                                      Director
 Sajal Bhatnagar                      Direktur Digital
                                      Digital Director
                                                                                     ✓                         ✓        ✓                ✓
✓ = ada | Yes
× = Tidak ada | No
*) Berhenti menjabat per 10 Juli 2025 | Resigned from office on July 10, 2025.
**) Berhenti menjabat per 10 April 2025 | Resigned from office on April 10, 2025.


Di tahun 2025, jumlah remunerasi yang diterima Dewan                                     In 2025, the amount of remuneration received by the Board
Komisaris adalah sebesar Rp6.087.812.507,- dan jumlah                                    of Commissioners is IDR6,087,812,507,- and the amount
remunerasi Direksi adalah sebesar Rp13.157.538.273,-                                     of remuneration received by the Board of Directors is
                                                                                         IDR13,157,538,273,-.



                                         Remunerasi yang Didapat pada Tahun Buku
                                               Remuneration Received in the Fiscal Year

   Jumlah Remunerasi per Orang dalam Tahun 2025                                           Direktur                           Komisaris
        Total Remuneration per Person in 2025                                         Board of Directors               Board of Commissioners

 Di atas Rp2 miliar                                                                              4                               1
 Above IDR2 billion
 Di atas Rp1 miliar s.d. Rp2 miliar                                                               -                              2
 Between IDR1 to IDR2 billion
 Di atas Rp500 juta s.d. Rp1 miliar                                                               1                              -
 Between IDR500 million to IDR1 billion
 Rp500 juta ke bawah                                                                              -                              -
 Under IDR500 million




  PT ALLO BANK INDONESIA TBK                2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 388
385                           Performa 2025              Laporan Manajemen               Profil Perusahaan          Analisis dan Pembahasan Manajemen
                             Performance 2025             Management Reports                   Company Profile            Management Discussion and Analysis




                                       Remunerasi yang Bersifat Variabel bagi Karyawan
                                                       Variable Remuneration for Employees

                                                                          Jumlah Diterima dalam 1 Tahun oleh Karyawan
                                                                             Amoun Received by Employees in 1 Year
          Remunerasi yang Bersifat
                   Variabel                                           2025                                                     2024
            Variable Remuneration
                                                         Orang                      Rp (Juta)                    Orang                      Rp (Juta)
                                                         People                    IDR (million)                 People                    IDR (million)

       Jumlah                                             279                          5.371                      Nihil                         Nihil
       Total                                                                                                       Nil                           Nil




  Remunerasi yang Bersifat Variabel yang Ditangguhkan
  Deferred Variable Remuneration

      Total remunerasi variabel yang ditangguhkan, yang terdiri                        The total deferred variable remuneration, consisting of payments
      dari pembayaran dalam bentuk tunai dan/atau saham atau                           in cash and/or shares or share-based instruments issued by Allo
      instrumen berbasis saham yang diterbitkan oleh Allo Bank,                        Bank and applied to the 2025 payment, is as follows:
      dan diterapkan untuk pembayaran tahun 2025, adalah sebagai
      berikut:


              Jenis Remunerasi                     Jumlah (dalam IDR atau % dari Remunerasi Variabel)                       Skema Pembayaran
            Types of Remuneration                     Amount (in IDR or % of Variable Remuneration)                          Payment Scheme

       Tunai yang Ditangguhkan                                                 Nihil                                                   Nihil
       Deferred Cash                                                            Nil                                                     Nil
       Saham Allo Bank                                                         Nihil                                                   Nihil
       Allo Bank Shares                                                         Nil                                                     Nil




                                                                         Rasio Gaji
                                                                        Salary Ratio

                                                    Uraian                                                                       Rasio
                                                   Description                                                                   Ratio

       Gaji Pegawai tertinggi dan terendah                                                                                       29,96 x
       The highest and lowest Employee salaries
       Gaji Direksi tertinggi dan terendah                                                                                       2,00 x
       The highest and lowest Directors salaries
       Gaji Komisaris tertinggi dan terendah                                                                                      1,46 x
       The highest and lowest Commissioners salaries
       Gaji Direktur tertinggi dan Pegawai tertinggi                                                                              2,16 x
       The highest Directors and Employees salaries




                                                                    Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025          PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 389
                                                                                                                                                 386
   Tata Kelola Perusahaan yang Baik            Laporan Keberlanjutan            Laporan Keuangan
   Good Corporate Governance                   Sustainability Report            Financial Statements




Organ Pendukung
Dewan Komisaris
● Board of Commissioners Supporting Organ

                                                  Dewan Komisaris senantiasa dibantu                   The Board of Commissioners is
                                                  oleh 3 (tiga) Komite di bawah Dewan                  consistently assisted by three committees
                                                  Komisaris,    yaitu   Komite    Audit,               under the Board of Commissioners: the
                                                  Komite     Pemantau     Risiko,  serta               Audit Committee, the Risk Oversight
                                                  Komite Remunerasi dan Nominasi.                      Committee, and the Remuneration
                                                  Pembentukan komite tersebut ditujukan                and Nomination Committee. These
                                                  untuk membantu Dewan Komisaris                       committees are established to assist the
                                                  dalam melaksanakan tugas pengawasan.                 Board of Commissioners in carrying out
                                                                                                       its supervisory duties.



Komite Audit                                      Komite      Audit   merupakan    organ               The Audit Committee is a supporting
                                                  pendukung yang bertugas untuk                        organ tasked with supporting the
Audit Committee
                                                  mendukung pelaksanaan tugas Dewan                    implementation of the Board of
                                                  Komisaris dalam memantau dan                         Commissioners' duties in monitoring
                                                  mengevaluasi perencanaan maupun                      and evaluating the planning and
                                                  pelaksanaan audit dan kecukupan                      implementation of audits and the
                                                  proses laporan pelaporan keuangan                    adequacy of the financial reporting
                                                  termasuk memberikan rekomendasi                      process,        including   providing
                                                  penunjukan akuntan publik serta                      recommendations for the appointment
                                                  melakukan       pengawasan    terhadap               of public accountants and supervising
                                                  efektivitasnya.                                      their effectiveness.

                                                  Dasar Hukum                                          Legal Basis

                                                  Pembentukan Komite Audit mengacu                     The formation of the Audit Committee
                                                  pada peraturan perundang-undangan                    refers to the laws and regulations
                                                  dan best practice yang diterapkan di                 and best practices applied in banking
                                                  lembaga perbankan di Indonesia, di                   institutions in Indonesia, including:
                                                  antaranya:
                                                  1. Peraturan        Otoritas      Jasa               1. Financial     Services     Authority
                                                      Keuangan (“POJK”) POJK No. 33/                      Regulation (“POJK”) POJK No. 33/
                                                      POJK.04/2014 tanggal 8 Desember                     POJK.04/2014 dated December 8,
                                                      2014 tentang Direksi dan Dewan                      2014 concerning the Directors and
                                                      Komisaris Emiten atau Perusahaan                    Board of Commissioners of Issuers
                                                      Publik.                                             or Public Companies.
                                                  2. POJK       No.     17/POJK.03/2023                2. POJK No. 17/POJK.03/2023 dated
                                                      tanggal 14 September 2023 tentang                   September 14, 2023 concerning
                                                      Penerapan Tata Kelola bagi Bank                     Implementation of Governance for
                                                      Umum.                                               Conventional Bank.
                                                  3. POJK No. 13/POJK.03/2017 tanggal                  3. POJK No. 13/POJK.03/2017 dated
                                                      27 Maret 2017 tentang Penggunaan                    March 27, 2017 concerning the Use
                                                      Jasa Akuntan Publik dan Kantor                      of Public Accounting Services and
                                                      Akuntan Publik dalam Kegiatan Jasa                  Public Accounting Firms in Financial
                                                      Keuangan.                                           Services Activities.
                                                  4. 4POJK No. 1/POJK.03/2019 tanggal                  4. POJK No. 1/POJK.03/2019 dated
                                                      28 Januari 2019 tentang Penerapan                   January 28, 2019 concerning
                                                      Fungsi Audit Intern pada Bank                       Implementation of the Internal Audit
                                                      Umum.                                               Function in Conventional Bank.




 PT ALLO BANK INDONESIA TBK           2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 390
387                  Performa 2025         Laporan Manajemen               Profil Perusahaan       Analisis dan Pembahasan Manajemen
                     Performance 2025        Management Reports               Company Profile           Management Discussion and Analysis




  5. SEOJK No. 36/SEOJK.03/2017 tentang Tata Cara                     5. SEOJK No. 36/SEOJK.03/2017 concerning Procedures
     Penggunaan Jasa Akuntan Publik dan Kantor Akuntan                   for Using the Services of Public Accountants and Public
     Publik dalam Kegiatan Jasa Keuangan.                                Accounting Firms in Financial Services Activities.
  6. Anggaran Dasar Bank.                                             6. Bank Articles of Association.

  Tujuan Pembentukan Komite Audit                                     Purpose of Establishing the Audit Committee

  Bank membentuk Komite Audit dengan tujuan untuk:                    The Bank established an Audit Committee to:
  1. Membantu/mendukung efektivitas pelaksanaan tugas                 1. Assist/support the effectiveness of the Board of
     Dewan Komisaris dalam melakukan pengawasan atas                     Commissioners’ supervisory duties over the management
     pengelolaan perusahaan oleh Direksi.                                of the company by the Board of Directors.
  2. Melakukan pengawasan dan evaluasi atas penerapan fungsi          2. Supervise and evaluate the implementation of internal and
     audit internal dan eksternal, serta kecukupan pengendalian          external audit functions, the adequacy of internal controls
     internal pada proses pelaporan keuangan.                            on financial reporting processes.
  3. Memberikan rekomendasi penunjukan Kantor Akuntan                 3. Provide recommendations for the appointment of Public
     Publik kepada Dewan Komisaris.                                      Accountant Firm to the Board of Commissioners.

  Pedoman Kerja: Piagam Komite Audit                                  Work Guidelines: Audit Committee Charter

  Komite Audit melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya               The Audit Committee performs its duties and responsibilities in
  dalam melakukan pengawasan terhadap pengendalian internal           supervising internal control by adhering to the Audit Committee
  dengan mengacu kepada Piagam Komite Audit. Piagam Komite            Charter. The Audit Committee Charter and the Allo Bank
  Audit dan Kode Etik Komite Audit Allo Bank telah disesuaikan        Audit Committee Code of Ethics have been adjusted to OJK
  dengan Peraturan OJK No. 55/POJK.04/2015 tentang                    Regulation No. 55/POJK.04/2015 on the Establishment and
  Pembentukan dan Pedoman Pelaksanaan Kerja Komite Audit.             Guidelines for Implementing the Work of the Audit Committee.

  Masa Tugas dan Kompensasi                                           Term of Office and Compensation

  1. Masa tugas anggota Komite Audit tidak boleh lebih lama           1. The term of office of members of the Audit Committee
     dari masa jabatan Dewan Komisaris sebagaimana diatur                may not be longer than the term of office of the Board of
     dalam Anggaran Dasar dan dapat dipilih kembali untuk 1              Commissioners as regulated in the Articles of Association
     (satu) periode berikutnya.                                          and may be re-elected for 1 (one) subsequent period.
  2. Apabila anggota Dewan Komisaris yang menjadi Ketua               2. If the member of the Board of Commissioners who is the
     Komite Audit berhenti sebelum masa tugasnya sebagai                 Head of the Audit Committee resigns before his/her term
     Komisaris Bank, maka Ketua Komite Audit digantikan oleh             of office as Bank Commissioner, the Head of the Audit
     Komisaris Independen lainnya.                                       Committee will be replaced by another Independent
                                                                         Commissioner.
  3. Apabila masa tugas sebagai Dewan Komisaris berakhir,             3. If the term of service as a Board of Commissioners ends,
     maka berakhir pula masa tugasnya sebagai Anggota                    the term of duty as a Member of the Audit Committee also
     Komite Audit.                                                       ends.
  4. Anggota Komite Audit yang berasal dari Pihak Independen          4. Audit Committee members who come from Independent
     Non Komisaris diberi honorarium bulanan yang jumlahnya              Non-Commissioner Parties are given a monthly honorarium,
     ditetapkan oleh Dewan Komisaris dengan tetap mengacu                the amount of which is determined by the Board of
     pada ketentuan perundangan yang berlaku.                            Commissioners while still referring to the applicable
                                                                         statutory provisions.

  Persyaratan Keanggotaan                                             Membership Requirement

  1. Persyaratan umum:                                                1. General requirements:
     a. Memiliki integritas, akhlak dan moral yang baik.                 a. Have integrity, good morals and morals.
     b. Tidak memiliki kepentingan/keterkaitan pribadi yang              b. Have no personal interests/relationships that could give
        dapat menimbulkan conflict of interest terhadap Bank.               rise to a conflict of interest towards the Bank.
  2. Persyaratan Kompetensi:                                          2. Competency Requirements:
     a. Memiliki keahlian, kemampuan, pengetahuan dan                    a. Have adequate skills, abilities, knowledge and
        pengalaman yang memadai yang berhubungan dengan                     experience related to their duties and responsibilities.
        tugas dan tanggung jawabnya.




                                                       Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025     PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 391
                                                                                                                                                 388
    Tata Kelola Perusahaan yang Baik            Laporan Keberlanjutan            Laporan Keuangan
    Good Corporate Governance                   Sustainability Report            Financial Statements




   b. Memiliki pengetahuan yang cukup untuk memahami                             b. Have sufficient knowledge to understand the business
      bisnis dan industri perbankan, proses audit, manajemen                        and banking industry, audit processes, risk management
      risiko dan kemampuan membaca laporan keuangan                                 and the ability to read financial reports and reports
      dan laporan-laporan terkait pelaksanaan pengendalian                          related to the implementation of internal control in the
      internal industri perbankan.                                                  banking industry.
   c. Mampu bekerja sama dan memiliki kemampuan                                  c. Able to work together and have the ability to
      berkomunikasi dengan baik dan efektif serta bersedia                          communicate well and effectively and willing to provide
      menyediakan waktu yang cukup untuk melaksanakan                               sufficient time to carry out their duties.
      tugasnya.
   d. Memiliki pengetahuan yang memadai tentang Anggaran                         d. Have adequate knowledge of the Bank’s Articles of
      Dasar Bank, peraturan perundangan di bidang                                   Association, laws and regulations in the banking sector,
      perbankan, Pasar Modal, dan peraturan perundangan                             Capital Markets and other related laws and regulations.
      terkait lainnya.
   e. Bersedia meningkatkan kompetensi secara terus-                            e. Be willing to continuously improve competence through
      menerus melalui pendidikan dan pelatihan.                                     education and training.
3. Persyaratan Independensi:                                                 3. Independence Requirements:
   a. Tidak memiliki saham Bank, baik langsung maupun                           a. Do not own Bank shares, either directly or indirectly.
      tidak langsung.
   b. Dalam hal anggota Komite Audit memperoleh saham                           b. In the event that a member of the Audit Committee
      Bank baik langsung maupun tidak langsung akibat                              acquires the Bank shares either directly or indirectly as a
      suatu peristiwa hukum, saham tersebut wajib dialihkan                        result of a legal incident, the shares must be transferred
      kepada pihak lain dalam jangka waktu paling lama 6                           to another party within a period of no later than 6 (six)
      (enam) bulan setelah diperolehnya saham tersebut.                            months after acquiring the shares.
   c. Bukan merupakan orang dalam Kantor Akuntan Publik,                        c. Not a person in a Public Accounting Firm, Legal
      Kantor Konsultan Hukum, Kantor Jasa Penilai Publik                           Consultant Firm, Public Appraisal Services Firm or
      atau pihak lain yang memberi jasa asuransi, jasa non-                        other party providing insurance services, non-insurance
      asuransi, jasa penilai dan/atau jasa konsultasi lain                         services, appraisal services and/or other consulting
      kepada Bank dalam waktu 6 (enam) bulan terakhir.                             services to the Bank within the last 6 (six) months.
   d. Tidak memiliki hubungan afiliasi dengan Bank,                             d. Have no affiliation with the Bank, Commissioners,
      Komisaris, Direksi, dan pemegang saham utama Bank.                           Directors and main shareholders of the Bank.
   e. Tidak memiliki hubungan usaha baik langsung maupun                        e. Have no direct or indirect business relationship with the
      tidak langsung dengan Bank.                                                  Bank.
   f. Mantan anggota Direksi atau Pejabat Eksekutif Bank                        f. Former members of the Board of Directors or Executive
      atau pihak yang mempunyai hubungan dengan                                    Officers of the Bank or parties who have a relationship
      Bank yang dapat mempengaruhi kemampuan yang                                  with the Bank that can influence the person’s ability
      bersangkutan untuk bertindak independen dilarang                             to act independently are prohibited from becoming
      menjadi Pihak Independen dalam anggota komite pada                           Independent Parties as members of the committee
      Bank yang bersangkutan sebelum menjalani masa                                at the Bank concerned before undergoing a waiting
      tunggu paling singkat 6 (enam) bulan.                                        period of at least 6 (six) months.
   g. Masa tunggu paling singkat 6 (enam) bulan tidak berlaku                   g. The shortest waiting period of 6 (six) months does not
      bagi mantan anggota Direksi yang membawahkan                                 apply to former members of the Board of Directors
      fungsi pengawasan atau Pejabat Eksekutif yang                                who are in charge of supervisory functions or Executive
      melakukan fungsi pengawasan pada Bank.                                       Officers who carry out supervisory functions at the
                                                                                   Bank.
4. Kerahasiaan:                                                              4. Confidentiality:
   a. Anggota Komite Audit wajib menjaga kerahasiaan                            a. Audit Committee members are required to maintain
      atau seluruh dokumen dan/atau informasi Bank serta                           the confidentiality of all Bank documents and/or
      segala sesuatu yang berhubungan dengan Bank dan                              information as well as everything related to the Bank
      pelaksanaan tugas Komite. Adapun pengklasifikasian                           and the implementation of the Committee’s duties.
      kerahasiaan dokumen dan/atau informasi Bank tersebut                         The classification of confidentiality of Bank documents
      mengacu pada ketentuan internal dan peraturan                                and/or information refers to internal provisions and
      perundang- undangan yang berlaku.                                            applicable laws and regulations.
   b. Kewajiban untuk merahasiakan berlaku pula apabila                         b. The obligation to keep confidential also applies if the
      masa jabatan sebagai anggota Komite Audit maupun                             term of office as a member of the Audit Committee
      masa jabatan sebagai anggota Dewan Komisaris di                              or term of office as a member of the Board of
      Bank berakhir.                                                               Commissioners at the Bank ends.




 PT ALLO BANK INDONESIA TBK            2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 392
389                     Performa 2025            Laporan Manajemen              Profil Perusahaan          Analisis dan Pembahasan Manajemen
                       Performance 2025            Management Reports              Company Profile              Management Discussion and Analysis




  Komposisi Anggota Komite Audit                                             Composition of Audit Committee Members

  Komposisi Komite Audit wajib wajib memenuhi ketentuan                      The composition of the Audit Committee must meet the
  sebagai berikut:                                                           following provisions:
  1. Komite Audit sekurang-kurangnya terdiri dari 3 (tiga)                   1. The Audit Committee consists of at least 3 (three) members
     orang yang berasal dari Komisaris Independen dan Pihak                       from Independent Commissioners and Independent Parties.
     Independen.
  2. Komposisi keanggotaan Komite Audit paling kurang 1 (satu)               2. The composition of the Audit Committee membership is
     orang Komisaris Independen sebagai Ketua merangkap                           at least 1 (one) Independent Commissioner as Chair and
     anggota, 1 (satu) orang Pihak Independen Non Komisaris                       member, 1 (one) Independent Non-Commissioner who has
     yang memiliki keahlian di bidang keuangan atau akuntansi,                    expertise in the field of finance or accounting, and 1 (one)
     dan 1 (satu) orang Pihak Independen Non Komisaris yang                       Independent Non- Commissioner who has expertise in the
     memiliki keahlian di bidang hukum atau perbankan.                            field of law or banking.
  3. Keahlian Anggota Komite Audit yang berasal dari Pihak                   3. The expertise of Audit Committee Members who come
     Independen dibuktikan paling sedikit dengan kepemilikan                      from Independent Parties is proven at least by having a
     sertifikat kompetensi yang mendukung pelaksanaan fungsi                      competency certificate that supports the implementation of
     dan tanggung jawab Komite.                                                   the Committee’s functions and responsibilities.
  4. Anggota Direksi Bank maupun Bank lain dilarang menjadi                  4. Members of the Board of Directors of Banks or other
     anggota Komite Audit.                                                        Banks are prohibited from becoming members of the Audit
                                                                                  Committee.
  5. Komisaris Independen dan Pihak Independen yang menjadi                  5. Independent Commissioners and Independent Parties who
     anggota Komite Audit paling sedikit berjumlah 51% (lima                      are members of the Audit Committee constitute at least
     puluh satu persen) dari jumlah anggota Komite Audit.                         51% (fifty one percent) of the total members of the Audit
                                                                                  Committee.
  6. Ketua Komite Audit hanya dapat merangkap jabatan                        6. The Head of the Audit Committee can only hold the same
     sebagai ketua Komite paling banyak pada 1 (satu) Komite                      position as a Head of Committee for a maximum of 1 (one)
     lainnya.                                                                     other Committee.
  7. Dalam melaksanakan tugas sehari-hari Komite dapat                       7. In carrying out the daily duties of the Committee, the
     dibantu oleh staf dan atau Sekretaris Komite yang ditunjuk                   Committee can be assisted by staff and/or the Committee
     berdasarkan keputusan rapat Komite Audit.                                    Secretary appointed based on the decision of the Audit
                                                                                  Committee meeting.
  Pada tahun 2025, komposisi Komite Audit berjumlah 3 (tiga)                 In 2025, the Audit Committee will consist of 3 (three) members,
  orang yang terdiri dari 1 (satu) orang Ketua yang berasal dari             consisting of 1 (one) Chairperson from the Bank's Independent
  Komisaris Independen Bank dan 2 (dua) orang anggota yang                   Commissioners and 2 (two) members from independent parties.
  berasal dari pihak independen. Adapun komposisi anggota                    The composition of the Bank's Audit Committee in 2025 is as
  Komite Audit Bank di tahun 2025 adalah sebagai berikut:                    follows:




                                    Susunan Komite Audit per 31 Desember 2025
                         Composition of the Audit Committee as of December 31, 2025

         Nama       Jabatan                             Dasar Pengangkatan                                Masa Jabatan          Periode Jabatan
         Name       Position                            Basis of Appointment                              Term of Office             Period

      Aviliani     Ketua          Surat Keputusan No. SK: 072/DIRAB/24 tanggal 2 September 2024           Mengikuti masa jabatan sebagai
                   Chairwoman     tentang Penetapan Struktur Keanggotaan Komite Audit.                    Dewan Komisaris
                                  Decision Letter No. SK: 072/DIRAB/24 dated September 2, 2024            Following the term of office as
                                  concerning Determination of the Audit Committee Membership Structure.   the Board of Commissioner
      Siswandi     Anggota        Surat Keputusan No. SK: 072/DIRAB/24 tanggal 2 September 2024           2 tahun
      Pujo         Member         tentang Penetapan Struktur Keanggotaan Komite Audit.                    2 years
                                  Decision Letter No. SK: 072/DIRAB/24 dated September 2, 2024
                                  concerning Determination of the Audit Committee Membership Structure.
      Lista Irna   Anggota        Surat Keputusan No. SK: 072/DIRAB/24 tanggal 2 September 2024           2 tahun
                   Member         tentang Penetapan Struktur Keanggotaan Komite Audit.                    2 years
                                  Decision Letter No. SK: 072/DIRAB/24 dated September 2, 2024
                                  concerning Determination of the Audit Committee Membership Structure.




                                                             Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025         PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 393
                                                                                                                                                     390
     Tata Kelola Perusahaan yang Baik            Laporan Keberlanjutan            Laporan Keuangan
     Good Corporate Governance                   Sustainability Report            Financial Statements




AVILIANI
● Ketua Komite Audit/Komisaris Utama Independen
  Chairwoman of the Audit Committee/Independent President Commissioner

 Profil Aviliani selaku Ketua Komite Audit/Komisaris Utama Independen        Aviliani’s profile as Chair of the Audit Committee/Independent Main
 dapat dilihat pada bagian Profil Dewan Komisaris dalam Bab Profil           Commissioner can be seen in the Profile of the Board of Commissioners
 Perusahaan Laporan Tahunan ini.                                             section in the Company Profile Chapter of this Annual Report.




SISWANDI PUJO
SASONGKO
● Anggota Komite Audit
  Member of Audit Committee

  Kewarganegaraan       Indonesia
  Citizenship           Indonesian
  Usia                  58 tahun
  Age                   58 years old
  Kelahiran             Madiun, 24 April 1967
  Place and             Madiun, April 24, 1967
  Date of Birth
  Domisili              Pamulang, Tangerang Selatan, Banten
  Domicile              Pamulang, South Tangerang, Banten



  Riwayat Pendidikan | Educational Background

S1 Akuntansi                                                                  Bachelor’s Degree in Accounting

  Riwayat Pekerjaan | Employment History

• Fraud Banking Investigation Bank Mega, 2012 - 2022                          • Fraud Banking Investigation at Bank Mega, 2012 - 2022
• Audit Bank Mega, 1992 - 2012                                                • Audit at Bank Mega, 1992 - 2012
• Staf Akuntansi Bank Karman, 1991 – 1992                                     • Accounting Staff at Bank Karman, 1991 - 1992

  Pendidikan dan/atau Sertifikasi Profesi yang Berlaku | Applicable Education and/or Professional Certification

• Sertifikasi Risk Management Jenjang 7 – LSPP                                • Risk Management Level 7 – LSPP Certification




  PT ALLO BANK INDONESIA TBK            2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 394
391                     Performa 2025            Laporan Manajemen            Profil Perusahaan          Analisis dan Pembahasan Manajemen
                        Performance 2025           Management Reports            Company Profile              Management Discussion and Analysis




   LISTA IRNA
   ● Anggota Komite Audit
     Member of Audit Committee

      Kewarganegaraan   Indonesia
      Citizenship       Indonesian
      Usia              58 tahun
      Age               58 years old
      Kelahiran         Riau, 15 Oktober 1967
      Place and         Riau, October 15, 1967
      Date of Birth
      Domisili          DKI Jakarta
      Domicile




      Riwayat Pendidikan | Educational Background

  S2 MBA, Swiss German University (2005)                                    Master’s Degree in Business Administration, Swiss German University
                                                                            (2005)

      Riwayat Pekerjaan | Employment History

  • Bank Mandiri, 2016-2020                                                 • Bank Mandiri, 2016-2020
  • RaboBank dan LPPI, 2016                                                 • RaboBank dan LPPI, 2016
  • Bank Danamon, 2010-2016                                                 • Bank Danamon, 2010-2016

      Pendidikan dan/atau Sertifikasi Profesi yang Berlaku | Applicable Education and/or Professional Certification

  • Sertifikasi Risk Management Jenjang 7 – LSPP                            • Risk Management Level 7 – LSPP Certification



   Tugas dan Tanggung Jawab Komite Audit                                    Duties and Responsibilities of Audit Committee

   Dalam menjalankan fungsinya, Komite Audit senantiasa                     In performing its functions, the Audit Committee consistently
   melaksanakan fungsinya secara independen. Adapun tugas                   carries out its functions independently. The following are duties
   dan tanggung jawab Komite Audit, meliputi:                               and responsibilities of the Committee:
   1. Memastikan kecukupan dan integritas pengendalian                      1. Ensure the adequacy and integrity of internal controls and
      internal dan sistem informasi manajemen terkait;                          related management information systems;
   2. Melakukan penelaahan dan memastikan kesesuaian                        2. Review and ensure compliance with financial accounting
      dengan standar akuntansi keuangan atas informasi                          standards for financial information that will be released by
      keuangan yang akan dikeluarkan Bank kepada publik dan/                    the Bank to the public and/or authorities, including financial
      atau pihak otoritas antara lain laporan keuangan, proyeksi,               reports, projections and other reports related to the Bank’s
      dan laporan lainnya terkait dengan informasi keuangan                     financial information;
      Bank;
   3. Melakukan penelaahan atas ketaatan terhadap peraturan                 3. Review compliance with laws and regulations relating to
      perundang-undangan yang berhubungan dengan kegiatan                      Bank activities;
      Bank;
   4. Memberikan pendapat independen dalam hal terjadi                      4. Provide independent opinions in the event of differences
      perbedaan pendapat antara manajemen dan Auditor                          of opinion between management and the External Auditor
      Eksternal atas jasa yang diberikannya;                                   regarding the services provided;
   5. Memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris                         5. Provide recommendations to the Board of Commissioners
      mengenai penunjukan Auditor Eksternal yang didasarkan                    regarding the appointment of an External Auditor based on
      pada independensi, ruang lingkup penugasan, dan imbalan                  independence, scope of assignment and compensation for
      jasa;                                                                    services;
   6. Melakukan      penelaahan      atas   pelaksanaan    tugas            6. Review the implementation of audit duties by the Internal
      pemeriksaan oleh Satuan Kerja Audit Internal dan                         Audit Work Unit and supervise the implementation of follow
      mengawasi pelaksanaan tindak lanjut oleh Direksi atas                    up actions by the Board of Directors regarding the findings
      temuan Satuan Kerja Audit Internal;                                      of the Internal Audit Work Unit;




                                                             Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025     PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 395
                                                                                                                                                  392
    Tata Kelola Perusahaan yang Baik            Laporan Keberlanjutan            Laporan Keuangan
    Good Corporate Governance                   Sustainability Report            Financial Statements




7. Melakukan pemantauan dan evaluasi terhadap pelaksanaan                    7. Monitor and evaluate the implementation of follow-up
    tindak lanjut oleh Direksi atas hasil temuan Auditor Eksternal               actions by the Board of Directors regarding the findings of
    dan hasil pemeriksaan OJK/BI;                                                the External Auditor and the results of OJK/BI audits;
8. Menelaah pengaduan yang berkaitan dengan proses                           8. Review complaints related to the Bank’s accounting and
    akuntansi dan pelaporan keuangan Bank;                                       financial reporting processes;
9. Menelaah dan memberikan saran kepada Dewan Komisaris                      9. Review and provide advice to the Board of Commissioners
    terkait dengan adanya potensi benturan kepentingan Bank;                     regarding potential conflicts of interest of the Bank;
10. Memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris                            10. Provide recommendations to the Board of Commissioners
    mengenai pengangkatan dan pemberhentian Kepala                               regarding the appointment and dismissal of the Head of the
    Satuan Kerja Audit Internal dan memastikan bahwa laporan                     Internal Audit Work Unit and ensure that the report on the
    pengangkatan dan pemberhentian Kepala Satuan Kerja                           appointment and dismissal of the Head of the Internal Audit
    Audit Internal yang ditandatangani ditandatangani oleh                       Work Unit signed by the President Director and President
    Direktur Utama dan Komisaris Utama disampaikan kepada                        Commissioner is submitted to the OJK no later than 10 (ten)
    OJK paling lambat 10 (sepuluh) hari kerja setelah tanggal                    working days after the date appointment or dismissal of the
    pengangkatan atau pemberhentian Kepala Satuan Kerja                          Head of the Internal Audit Work Unit;
    Audit Internal;
11. Dalam pelaksanaan fungsi audit internal, Komite Audit                    11. In implementing the internal audit function, the Audit
    bertanggung jawab:                                                           Committee is responsible for:
    a. memantau dan mengkaji efektivitas pelaksanaan audit                       a. monitoring and reviewing the effectiveness of internal
        internal;                                                                    audit implementation;
    b. mengevaluasi kinerja Satuan Kerja Audit Internal;                         b. evaluating the performance of the Internal Audit Work
                                                                                     Unit;
    c. memastikan Satuan Kerja Audit Internal melakukan                          c. ensuring that the Internal Audit Work Unit communicates
        komunikasi dengan Direksi, Dewan Komisaris, auditor                          with the Board of Directors, Board of Commissioners,
        eksternal dan Otoritas Jasa Keuangan;                                        external auditors and the Financial Services Authority;
    d. memastikan Satuan Kerja Audit Internal bekerja secara                     d. ensuring that the Internal Audit Work Unit works
        independen;                                                                  independently;
    e. memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris                             e. providing recommendations to the Board of
        terkait penyusunan rencana audit, ruang lingkup dan                          Commissioners regarding the preparation of the audit
        anggaran Satuan Kerja Audit Internal;                                        plan, scope and budget of the Internal Audit Work Unit;
    f. meninjau laporan audit dan memastikan Direksi                             f. reviewing audit reports and ensuring that the Board of
        mengambil tindakan perbaikan yang diperlukan secara                          Directors takes necessary corrective action quickly to
        cepat untuk mengatasi kelemahan pengendalian,                                address control weaknesses, fraud, compliance issues
        fraud, masalah kepatuhan terhadap kebijakan, undang-                         with policies, laws and regulations, or other problems
        undang, dan peraturan, atau masalah lain yang                                identified and reported by the Internal Audit Work Unit;
        diidentifikasi dan dilaporkan oleh Satuan Kerja Audit
        Internal;
    g. memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris                             g. providing recommendations to the Board of
        terkait pemberian remunerasi tahunan Satuan Kerja                            Commissioners regarding the provision of annual
        Audit Internal secara keseluruhan serta penghargaan                          remuneration for the Internal Audit Work Unit as a
        kinerja; dan                                                                 whole as well as performance awards; and
    h. memastikan Satuan Kerja Audit Internal menjunjung                         h. ensuring that the Internal Audit Work Unit upholds
        tinggi integritas dalam pelaksanaan tugas.                                   integrity in carrying out its duties.
12. Komite Audit wajib memastikan bahwa laporan khusus                       12. The Audit Committee is obliged to ensure that a special
    mengenai setiap temuan audit internal yang diperkirakan                      report regarding any internal audit findings that are expected
    dapat membahayakan kelangsungan usaha Bank yang                              to compromise the Bank’s business continuity, signed by
    ditandatangani oleh Direktur Utama dan Komisaris                             the President Director and Independent Commissioner
    Independen yang menjadi Ketua Komite Audit disampaikan                       who is the Chair of the Audit Committee, is submitted to the
    kepada OJK paling lambat 3 (tiga) hari kerja setelah                         OJK no later than 3 (three) working days after the discovery.
    ditemukan.
13. Komite Audit wajib memastikan bahwa laporan pelaksanaan                  13. The Audit Committee is obliged to ensure that the
    dan pokok-pokok hasil audit internal disampaikan kepada                      implementation report and main points of internal audit
    OJK secara semesteran paling lambat:                                         results are submitted to the OJK on a semi-annual basis
                                                                                 no later than:
    a. tanggal 31 Juli tahun berjalan untuk semester kesatu;                     a. July 31 of the current year for the first semester;
    b. tanggal 31 Januari tahun berikutnya untuk semester                        b. January 31 of the following year for the second semester.
       kedua.




  PT ALLO BANK INDONESIA TBK           2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 396
393                   Performa 2025          Laporan Manajemen              Profil Perusahaan       Analisis dan Pembahasan Manajemen
                     Performance 2025         Management Reports               Company Profile           Management Discussion and Analysis




  14. Memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris                    14. Provide recommendations to the Board of Commissioners
      mengenai penunjukan pengendali mutu independen dari                  regarding the appointment of an independent quality
      pihak eksternal untuk melakukan kaji ulang terhadap kinerja          controller from an external party to review the performance
      Satuan Kerja Audit Internal. Komite Audit wajib memastikan           of the Internal Audit Work Unit. The Audit Committee is
      bahwa laporan hasil kaji ulang pihak eksternal yang                  obliged to ensure that the independent external party
      independen yang ditandatangani oleh Direktur Utama dan               review report signed by the President Director and President
      Komisaris Utama disampaikan kepada OJK paling lambat 2               Commissioner is submitted to the OJK no later than 2 (two)
      (dua) bulan setelah periode pengkajian berakhir;                     months after the review period ends;
  15. Melakukan pertemuan secara berkala dengan unit-unit              15. Hold regular meetings with related work units to discuss
      kerja terkait guna membahas hal-hal yang berada dalam                matters within the scope of their supervision;
      lingkup pengawasannya;
  16. Menyusun Piagam Kerja Komite Audit dan melakukan reviu           16. Develop an Audit Committee Work Charter and conduct a
      sesuai kebutuhan paling kurang 2 (dua) tahun sekali;                 review as needed at least once every 2 (two) years;
  17. Melaporkan hasil pemantauan dan penelaahan secara                17. Report the results of monitoring and reviews periodically, as
      berkala, serta memberi masukan atas hal-hal yang perlu               well as provide input on matters that need the attention of
      menjadi perhatian Dewan Komisaris;                                   the Board of Commissioners;
  18. Ketua Komite Audit bertugas dan bertanggung jawab untuk          18. The Head of the Audit Committee is tasked with and
      melakukan koordinasi atas seluruh kegiatan Komite untuk              responsible for coordinating all Committee activities to
      memenuhi tujuan Komite sesuai dengan pembentukannya;                 fulfill the Committee’s objectives in accordance with its
                                                                           formation;
  19. Ketua dan anggota Komite Audit bertanggung jawab untuk           19. The Head and members of the Audit Committee are
      hal-hal sebagai berikut:                                             responsible for the following matters:
      a. Menentukan rencana kerja tahunan.                                 a. Determining the annual work plan.
      b. Menentukan jadwal rapat tahunan.                                  b. Determining the annual meeting schedule.
      c. Membuat laporan berkala mengenai kegiatan Komite                  c. Making periodic reports regarding Committee activities
          serta hal-hal yang dirasakan perlu untuk menjadi                      and matters deemed necessary for the attention of the
          perhatian Dewan Komisaris.                                            Board of Commissioners.
      d. Menunjuk anggota Komite Audit non Dewan Komisaris                 d. Appointing non-Board of Commissioners Audit
          atau menunjuk pihak ketiga lainnya sebagai sekretaris                 Committee members or appoint other third parties as
          Komite untuk mencatat Rapat Komite dan membuat                        Committee secretaries to record Committee Meetings
          Risalah Rapat Komite.                                                 and prepare Minutes of Committee Meetings.
      e. Menghadiri rapat.                                                 e. Attending meetings.
      f. Berperan aktif dan memberikan kontribusinya dalam                 f. Playing an active role and contribute to every Committee
          setiap kegiatan Rapat Komite.                                         Meeting activity.

  Wewenang Komite Audit                                                Authority of the Audit Committee

  Dalam melaksanakan tugasnya, Komite memiliki wewenang                In performing its duties, the Committee is authorized to:
  sebagai berikut:
  1. Melakukan komunikasi dengan Kepala Unit Kerja, pihak-             1.    Communicate with the Head of Work Unit and other parties
     pihak lain di Bank dan auditor eksternal untuk memperoleh               at the Bank to obtain information, clarification and request
     informasi, klarifikasi serta meminta dokumen dan laporan                necessary documents and reports.
     yang diperlukan.
  2. Mengakses catatan atau informasi tentang pegawai, dana,           2. Access records or information about employees, funds,
     aset serta sumber daya perusahaan lainnya yang berkaitan             assets and other company resources related to the
     dengan pelaksanaan tugasnya.                                         implementation of their duties.
  3. Memperoleh Laporan Keuangan, Laporan Audit dan                    3. Obtain Financial Reports, Audit Reports and other reports
     laporan lainnya terkait penerapan pengendalian internal              related to the implementation of the Bank's internal controls.
     Bank.
  4. Mendapatkan masukan dan atau saran dari pihak luar Bank           4. Obtain input and/or suggestions from parties outside the
     yang berkaitan dengan tugasnya.                                      Bank related to their duties.
  5. Melakukan kewenangan lain yang diberikan oleh Dewan               5. Carry out other authorities granted by the Board of
     Komisaris.                                                           Commissioners.




                                                        Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025     PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 397
                                                                                                                                                        394
      Tata Kelola Perusahaan yang Baik            Laporan Keberlanjutan                 Laporan Keuangan
      Good Corporate Governance                   Sustainability Report                 Financial Statements




Independensi Komite Audit                                                          Independence of the Audit Committee

Seluruh anggota Komite Audit wajib memberikan pernyataan                           All members of the Audit Committee are required to provide
independensi yang diperbarui secara berkala setiap tahunnya.                       an independence statement that is updated annually. The Audit
Pernyataan independensi Komite Audit disusun sesuai POJK                           Committee's independence statement is prepared in accordance
No. 55/POJK.04/2015 tentang Pembentukan dan Pedoman                                with Article 7 of POJK No. 55/POJK.04/2015 concerning the
Pelaksanaan Kerja Komite Audit Pasal 7, terkait persyaratan                        Establishment and Guidelines for the Implementation of the
Keanggotaan dan Masa tugas Komite Audit.                                           Work of the Audit Committee, regarding the requirements for
                                                                                   Audit Committee Membership and Term of Office.


                               Aspek Independensi                                                              Siswandi Pujo
                                                                                               Aviliani                                Lista Irna
                               Independence Aspect                                                               Sasongko

 Tidak memiliki hubungan afiliasi dengan Pemegang Saham, Dewan Komisaris,
 serta Direksi.
                                                                                                  ✓                 ✓                      ✓
 Has no affiliation with the Shareholders, the Board of Commissioners, and the
 Board of Directors.
 Tidak memiliki hubungan usaha secara langsung dan tidak langsung dengan
 perusahaan.
                                                                                                  ✓                 ✓                      ✓
 Has no direct or indirect business relationship with the Company.
 Tidak memiliki hubungan kepengurusan dengan perusahaan.
 Has no management relationship with the Company.
                                                                                                  ✓                 ✓                      ✓
 Tidak memiliki saham langsung maupun tidak langsung di perusahaan.
 Does not own direct or indirect shares in the Company.
                                                                                                  ✓                 ✓                      ✓
 Keterangan | Description:
 ✓  = ada | has relationship
 ×  = tidak ada | has no relationship



Rapat Komite Audit                                                                 Audit Committee Meeting

Berdasarkan piagam yang dimiliki, Komite Audit dapat                               Based on its charter, the Audit Committee may hold meetings
melaksanakan rapat sekurang-kurangnya sebanyak 1 (satu) kali                       at least once a month. Audit Committee meetings may also be
dalam 1 (satu) bulan. Rapat Komite Audit juga dapat dihadiri                       attended by members of the Board of Commissioners, Board
oleh anggota Dewan Komisaris, Direksi, atau Auditor Eksternal                      of Directors, or the Bank's External Auditor, if necessary. In
Bank apabila diperlukan. Di tahun 2025, Komite Audit telah                         2025, the Audit Committee held 28 meetings. The frequency
menyelenggarakan rapat sebanyak 28 Kali. Adapun frekuensi                          of attendance and detailed agenda items for Audit Committee
kehadiran dan rincian agenda pembahasan rapat Komite Audit                         meetings are as follows:
dapat dilihat sebagai berikut:


                        Nama                                                 Jabatan                             Jumlah Kehadiran Rapat
                        Name                                                 Position                            Total Meeting Attendance

 Aviliani                                                            Ketua Komite Audit                                  28 (100%)
                                                                   Head of Audit Committee
 Siswandi Pujo Sasongko                                             Anggota Komite Audit                                 28 (100%)
                                                                  Member of Audit Committee
 Lista Irna                                                         Anggota Komite Audit                                 28 (100%)
                                                                  Member of Audit Committee


              Tanggal Rapat                                               Agenda Rapat                                          Peserta Rapat
 No
                  Date                                                    Meeting Agenda                                         Participants

  1         15 Januari 2025        Penerapan Strategi Anti fraud semester II Tahun 2024                                 1.     Aviliani
            January 15, 2025       Implementation of Anti-fraud Strategy in the Second Semester of 2024                 2.     Siswandi Pujo Sasongko
                                                                                                                        3.     Lista Irna
  2         22 Januari 2025        Pembahasan Pokok-Pokok Hasil Audit Semester II 2024                                  1.     Aviliani
            January 22, 2025       Discussion of the Main Results of the Second Semester 2024 Audit Results             2.     Siswandi Pujo Sasongko
                                                                                                                        3.     Lista Irna
  3         3 Februari 2025        Pembahasan CKPN                                                                      1.     Aviliani
            February 3, 2025       Discussion of CKPN                                                                   2.     Siswandi Pujo Sasongko
                                                                                                                        3.     Lista Irna




 PT ALLO BANK INDONESIA TBK              2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 398
395                         Performa 2025               Laporan Manajemen                Profil Perusahaan           Analisis dan Pembahasan Manajemen
                            Performance 2025              Management Reports                 Company Profile               Management Discussion and Analysis




             Tanggal Rapat                                                 Agenda Rapat                                                 Peserta Rapat
      No
                 Date                                                      Meeting Agenda                                                Participants
      4    19 Februari 2025             Update Meeting SLIK                                                                      1.   Aviliani
           February 19, 2025            SLIK Meeting Update                                                                      2.   Siswandi Pujo Sasongko
                                                                                                                                 3.   Lista Irna
      5    24 Februari 2025             Update Aktivitas IT Security                                                             1.   Aviliani
           February 24, 2025            IT Security Activity Update                                                              2.   Siswandi Pujo Sasongko
                                                                                                                                 3.   Lista Irna
      6    10 Maret 2025                Pembahasan Performance Laporan Keuangan per 31 Desember 2024 (Internal)                  1.   Aviliani
           March 10, 2025               Discussion of Financial Report Performance as of December 31, 2024 (Internal)            2.   Siswandi Pujo Sasongko
                                                                                                                                 3.   Lista Irna
      7    17 Maret 2025                Pembahasan Surat Pengunduran Diri Kepala SKAI Allo Bank                                  1.   Aviliani
           March 17, 2025               Discussion of the Resignation Letter of the Head of SKAI Allo Bank                       2.   Siswandi Pujo Sasongko
                                                                                                                                 3.   Lista Irna
      8    23 April 2025                Pembahasan Update Temuan Audit Q1 2025                                                   1.   Aviliani
           April 23, 2025               Discussion of Q1 2025 Audit Findings Update                                              2.   Siswandi Pujo Sasongko
                                                                                                                                 3.   Lista Irna
      9    28 April 2025                Pembahasan Kinerja Keuangan Q1 2025                                                      1.   Aviliani
           April 28, 2025               Discussion of Q1 2025 Financial Performance                                              2.   Siswandi Pujo Sasongko
                                                                                                                                 3.   Lista Irna
      10   21 Mei 2025                  Pembahasan Tindak Lanjut Laporan Hasil Audit Terkait Pay Later dan Instant Cash          1.   Aviliani
           May 21, 2025                 Discussion of Follow-Up to the Audit Report Regarding Pay Later and Instant Cash         2.   Siswandi Pujo Sasongko
                                                                                                                                 3.   Lista Irna
      11   26 Mei 2025                  Pembahasan Update Kasus Fraud                                                            1.   Aviliani
           May 26, 2025                 Fraud Case Update Discussion                                                             2.   Siswandi Pujo Sasongko
                                                                                                                                 3.   Lista Irna
      12   16 Juni 2025                 Pembahasan Financial Performance Bulan Mei 2025                                          1.   Aviliani
           June 16, 2025                Discussion of Financial Performance for May 2025                                         2.   Siswandi Pujo Sasongko
                                                                                                                                 3.   Lista Irna
      13   23 Juni 2025                 Pembahasan Draft Laporan Pokok-Pokok Hasil Audit                                         1.   Aviliani
           June 23, 2025                Discussion of Draft Report on Principal Audit Results                                    2.   Siswandi Pujo Sasongko
                                                                                                                                 3.   Lista Irna
      14   2 Juli 2025                  Pembahasan Draft Laporan Strategi Anti Fraud                                             1.   Aviliani
           July 2, 2025                 Discussion of the Draft Anti-Fraud Strategy Report                                       2.   Siswandi Pujo Sasongko
                                                                                                                                 3.   Lista Irna
      15   16 Juli 2025                 Pembahasan Laporan Kinerja Keuangan Q2 2025                                              1.   Aviliani
           July 16, 2025                Discussion of Q2 2025 Financial Performance Report                                       2.   Siswandi Pujo Sasongko
                                                                                                                                 3.   Lista Irna
      16   16 Juli 2025                 Pembahasan Update Penerapan Pengendalian Internal Dalam Proses Pelaporan                 1.   Aviliani
           July 16, 2025                Keuangan Bank (Sesuai POJK 15 Tahun 2024)                                                2.   Siswandi Pujo Sasongko
                                        Discussion of the Update on the Implementation of Internal Control in Bank Financial     3.   Lista Irna
                                        Reporting Processes (In Accordance with POJK 15 of 2024)
      17   11 Agustus 2025              Pembahasan Kinerja Keuangan Bulan Juli 2025                                              1.   Aviliani
           August 11, 2025              Discussion of Financial Performance for July 2025                                        2.   Siswandi Pujo Sasongko
                                                                                                                                 3.   Lista Irna
      18   11 Agustus 2025              Pembahasan Update Pipeline Treasury                                                      1.   Aviliani
           August 11, 2025              Discussion of Treasury Pipeline Update                                                   2.   Siswandi Pujo Sasongko
                                                                                                                                 3.   Lista Irna
      19   15 September 2025            Pembahasan Kinerja Keuangan Bulan Agustus 2025                                           1.   Aviliani
           September 15, 2025           Discussion of Financial Performance for August 2025                                      2.   Siswandi Pujo Sasongko
                                                                                                                                 3.   Lista Irna
      20   22 September 2025            Pembahasan Progress Penunjukkan AP dan/atau KAP Tahun Buku 2025                          1.   Aviliani
           September 22, 2025           Discussion of the Progress of Appointing AP and/or KAP for the Fiscal Year 2025          2.   Siswandi Pujo Sasongko
                                                                                                                                 3.   Lista Irna
      21   13 Oktober 2025              Pembahasan Laporan Kinerja Keuangan Q3 2025                                              1.   Aviliani
           October 13, 2025             Discussion of the Q3 2025 Financial Performance Report                                   2.   Siswandi Pujo Sasongko
                                                                                                                                 3.   Lista Irna
      22   22 Oktober 2025              Pembahasan Perkembangan Audit Internal Q3 2025                                           1.   Aviliani
           October 22, 2025             Discussion of Internal Audit Developments Q3 2025                                        2.   Siswandi Pujo Sasongko
                                                                                                                                 3.   Lista Irna
      23   27 Oktober 2025              Pembahasan Perkembangan Anti Fraud Q3 2025                                               1.   Aviliani
           October 27, 2025             Discussion of Anti-Fraud Development of Q3 2025                                          2.   Siswandi Pujo Sasongko
                                                                                                                                 3.   Lista Irna




                                                                       Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025          PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 399
                                                                                                                                                         396
       Tata Kelola Perusahaan yang Baik            Laporan Keberlanjutan               Laporan Keuangan
       Good Corporate Governance                   Sustainability Report               Financial Statements




             Tanggal Rapat                                                 Agenda Rapat                                          Peserta Rapat
 No
                 Date                                                      Meeting Agenda                                         Participants
 24       10 November 2025          Kick Off Meeting KAP Tahun Buku 2025                                                   1.   Aviliani
          November 10, 2025         KAP Kick Off Meeting for Fiscal Year 2025                                              2.   Siswandi Pujo Sasongko
                                                                                                                           3.   Lista Irna
 25       10 November 2025          Pembahasan Pengunduran Diri PLT. Internal Audit Division Head (Kepala SKAI)            1.   Aviliani
          November 10, 2025         Discussion of the Resignation of the Acting Head of Internal Audit Division (Head of   2.   Siswandi Pujo Sasongko
                                    SKAI)                                                                                  3.   Lista Irna
 26       19 November 2025          Pembahasan Kinerja Keuangan Bulan Oktober 2025                                         1.   Aviliani
          November 19, 2025         Discussion of Financial Performance for October 2025                                   2.   Siswandi Pujo Sasongko
                                                                                                                           3.   Lista Irna
  27      19 November 2025          Pembahasan Penunjukan Act. Internal Audit Division Head (PLT Kepala SKAI)              1.   Aviliani
          November 19, 2025         Discussion on the Appointment of Acting Internal Audit Division Head (Acting Head      2.   Siswandi Pujo Sasongko
                                    of SKAI)                                                                               3.   Lista Irna
 28       15 Desember 2025          Pembahasan Financial Performance Bulan November 2025                                   1.   Aviliani
          December 15, 2025         Discussion of Financial Performance for November 2025                                  2.   Siswandi Pujo Sasongko
                                                                                                                           3.   Lista Irna



Peningkatan Kompetensi Komite Audit                                                Competency Development of Audit Committee

Bank senantiasa memfasilitasi seluruh anggota Komite Audit                         The Bank consistently facilitates all Audit Committee members
untuk mengikuti program pengembangan kompetensi yang                               to participate in competency development programs that
dapat mengoptimalkan seluruh tugasnya dan tetap relevan                            optimize their duties and remain relevant to current business
dengan kondisi dan dinamika bisnis yang terjadi. Informasi                         conditions and dynamics. Information on the Audit Committee's
mengenai peningkatan kompetensi Komite Audit sepanjang                             competency development throughout 2025 is presented in the
tahun 2025 dapat dilihat pada Bab Profil Perusahaan dalam                          Company Profile section of this Annual Report.
Laporan Tahunan ini.

Laporan Pelaksanaan Tugas Komite Audit                                             Audit Committee Duty Implementation Report

Di tahun 2025, Komite Audit telah melaksanakan tugas dan                           In 2025, the Audit Committee has carried out its duties and
tanggung jawabnya melalui penyampaian saran/rekomendasi                            responsibilities by submitting suggestions/recommendations
serta sejumlah kegiatan, antara lain:                                              and carrying out a number of activities, including:
1. Melakukan kajian terhadap akuntabilitas dan transparansi                        1. Reviewing the accountability and transparency of financial
    laporan keuangan.                                                                  reports.
2. Melakukan kajian terhadap pengendalian internal, termasuk                       2. Reviewing internal controls, including the effectiveness
    efektivitas pencegahan, deteksi, dan investigasi fraud dan                         of fraud prevention, detection, investigation, information
    tata kelola teknologi informasi, perlindungan data, dan                            technology governance, data protection, and cybersecurity.
    cyber security.
3. Penyampaian dan implementasi rencana kerja Komite Audit                         3. Submitting the Audit Committee’s work plan for 2025.
    selama Tahun 2025.
4. Menyampaikan laporan evaluasi Komite Audit terhadap                             4. Submitting the Audit Committee’s evaluation report on
    Pelaksanaan Pemberian Jasa Audit atas Informasi                                   the Implementation of the Provision of Audit Services for
    Keuangan Historis Tahunan.                                                        Annual Historical Financial Information.
5. Memberikan rekomendasi atas penggantian Internal Audit                          5. Providing recommendations on the change of Internal
    Division Head (Kepala Satuan Kerja Audit Internal).                               Audit Division (Head of Internal Audit Work Unit).
6. Memberikan rekomendasi mengenai Penunjukan Akuntan                              6. Providing recommendations regarding the appointment of
    Publik dan Kantor Akuntan Publik.                                                 public accountants and public accounting firms.




 PT ALLO BANK INDONESIA TBK               2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 400
397                      Performa 2025         Laporan Manajemen           Profil Perusahaan          Analisis dan Pembahasan Manajemen
                        Performance 2025        Management Reports            Company Profile              Management Discussion and Analysis




  Komite Pemantau Risiko
  Risk Oversight Committee

      Komite Pemantau Risiko merupakan komite yang bertugas              The Risk Oversight Committee is a committee tasked with
      untuk membantu Dewan Komisaris dalam menjalankan                   assisting the Board of Commissioners in carrying out its
      fungsi pengawasan, khususnya evaluasi terhadap kepatuhan           supervisory function, particularly evaluating compliance
      antara kebijakan dan parameter manajemen risiko dengan             between risk management policies and parameters and their
      implementasinya.                                                   implementation.

      Dasar Hukum                                                        Legal Basis

      Pembentukan Komite Pemantau Risiko berpedoman dan                  The establishment of the Risk Oversight Committee is guided
      berlandaskan kepada peraturan perundang-undangan yang              by and based on applicable laws and regulations and best
      berlaku serta best practices yang diterapkan di lembaga            practices implemented in banking institutions in Indonesia,
      perbankan di Indonesia, termasuk:                                  including:
      1. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (“POJK”) No. 33/               1. Financial Services Authority Regulation (“POJK”) No. 33/
          POJK.04/2014 tanggal 8 Desember 2014 tentang Direksi               POJK.04/2014 dated December 8, 2014 concerning the
          dan Dewan Komisaris Emiten atau Perusahaan Publik.                 Board of Directors and Board of Commissioners of Issuers
                                                                             or Public Companies.
      2. POJK No. 17/POJK.03/2023 tanggal 14 September 2023              2. POJK No. 17/POJK.03/2023 dated September 14,
         tentang Penerapan Tata Kelola bagi Bank Umum.                       2023 concerning Implementation of Governance for
                                                                             Conventional Bank.
      3. SEOJK No. 13/SEOJK.03/2017 tanggal 17 Maret 2017                3. SEOJK No. 13/SEOJK.03/2017 dated March 17, 2017
         tentang Penerapan Tata Kelola bagi Bank Umum.                       concerning Implementation of Governance for Conventional
                                                                             Bank.
      4. POJK No. 18/POJK.03/2016 tanggal 16 Maret 2016 tentang          4. POJK No. 18/POJK.03/2016 dated March 16, 2016
         Penerapan Manajemen Risiko bagi Bank Umum.                          concerning the Implementation of Risk Management for
                                                                             Conventional Bank.
      5. POJK No. 38/POJK.03/2016 tanggal 14 Desember 2016               5. POJK No. 38/POJK.03/2016 dated December 14, 2016
         tentang Penerapan Manajemen Risiko dalam Penggunaan                 concerning the Implementation of Risk Management in the
         Teknologi Informasi oleh Bank Umum.                                 Use of Information Technology by Conventional Bank.
      6. Anggaran Dasar Bank.                                            6. Bank Articles of Association.

      Tujuan Pembentukan Komite Pemantau Risiko                          Purpose of Establishing a Risk Oversight
                                                                         Committee

      Komite Pemantau Risiko dibentuk sesuai dengan ketentuan            The Risk Oversight Committee was established in accordance
      OJK dengan tujuan untuk membantu fungsi pengawasan                 with the provisions of the Financial Services Authority. The
      Dewan Komisaris terkait:                                           committee aims to assist the supervisory function of the Board
                                                                         of Commissioners regarding:
      1. Evaluasi kesesuaian antara kebijakan manajemen risiko dan       1. Evaluating compliance between risk management policies
         pelaksanaan kebijakan Bank.                                         and parameters and their implementation.
      2. Pemantauan dan evaluasi pelaksanaan tugas komite                2. Providing recommendations to maintain the quality of risk
         manajemen risiko dan satuan kerja manajemen risiko.                 management implementation.
      3. Memberikan rekomendasi guna menjaga kualitas                    3. Improving the overall control environment.
         penerapan manajemen risiko.




                                                          Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025     PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 401
                                                                                                                                                  398
       Tata Kelola Perusahaan yang Baik            Laporan Keberlanjutan             Laporan Keuangan
       Good Corporate Governance                   Sustainability Report             Financial Statements




Pedoman Kerja: Piagam Komite Pemantau Risiko                                    Work Guidelines: Charter of the Risk Oversight
                                                                                Committee

Komite Pemantau Risiko telah memiliki pedoman kerja yang                        The Risk Oversight Committee has work guidelines set out in
ditetapkan dalam Piagam Komite Pemantau Risiko. Piagam                          the Risk Oversight Committee Charter. The charter regulates
tersebut mengatur mengenai tugas dan tanggung jawab Komite,                     the duties and responsibilities of the Committee, authority,
wewenang, struktur keanggotaan, persyaratan keanggotaan,                        membership structure, membership requirements, work
mekanisme kerja, etika, waktu kerja, dan mekanisme rapat.                       mechanisms, ethics, working hours and meeting mechanisms.


Masa Tugas dan Kompensasi                                                       Term of Office and Compensation

1.    Masa tugas anggota Komite Pemantau Risiko tidak boleh                     1.   The term of office of members of the Risk Oversight
      lebih lama dari masa jabatan Dewan Komisaris sebagaimana                       Committee may not be longer than the term of office of
      diatur dalam Anggaran Dasar dan dapat dipilih kembali                          the Board of Commissioners as regulated in the Articles of
      untuk 1 (satu) periode berikutnya.                                             Association and may be re-elected for 1 (one) subsequent
                                                                                     period.
2. Masa tugas anggota Komite Pemantau Risiko yang berasal                       2.   The term of office of members of the Risk Oversight
   dari Pihak Independen Non Komisaris paling lama 3 (tiga)                          Committee who come from Independent Non-
   tahun dan dapat diperpanjang 1 (satu) kali selama 2 (dua)                         Commissioner Parties is a maximum of 3 (three) years and
   tahun masa tugas dengan tidak mengurangi hak Dewan                                can be extended 1 (one) time for a period of 2 (two) years
   Komisaris untuk memberhentikan sewaktu-waktu.                                     without reducing the right of the Board of Commissioners
                                                                                     to dismiss at any time.
3. Apabila anggota Dewan Komisaris yang menjadi Ketua                           3.   If the member of the Board of Commissioners who is the
   Komite Pemantau Risiko berhenti sebelum masa tugasnya                             Chair of the Risk Oversight Committee resigns before his
   sebagai Komisaris Bank, maka Ketua Komite Pemantau                                term of office as Bank Commissioner, then the Chair of
   Risiko digantikan oleh Komisaris Independen lainnya.                              the Risk Oversight Committee will be replaced by another
                                                                                     Independent Commissioner.
4. Apabila masa tugas sebagai Dewan Komisaris berakhir,                         4.   If the term of service as a member of the Board of
   maka berakhir pula masa tugasnya sebagai Anggota Komite                           Commissioners ends, the term of duty as a Member of the
   Pemantau Risiko.                                                                  Risk Oversight Committee also ends.
5. Anggota Komite Pemantau Risiko yang berasal dari Pihak                       5.   Members of the Risk Oversight Committee who come
   Independen Non Komisaris diberi honorarium bulanan                                from Independent Non-Commissioner Parties are given
   yang jumlahnya ditetapkan oleh Dewan Komisaris dengan                             a monthly honorarium whose amount is determined by
   tetap mengacu pada ketentuan perundangan.                                         the Board of Commissioners while still referring to the
                                                                                     applicable statutory provisions.

Keanggotaan Komite Pemantau Risiko                                              Membership of Risk Oversight Committee

Ketentuan keanggotaan Komite Pemantau Risiko Bank                               The provisions for membership of the Bank Risk Oversight
ditetapkan sebagai berikut:                                                     Committee are determined as follows:
1. Komite Pemantau Risiko sekurang-kurangnya terdiri dari 3                     1. The Risk Oversight Committee consists of at least 3 (three)
    (tiga) orang yang berasal dari Komisaris Independen.                           people from Independent Commissioners and Independent
                                                                                   Parties.
2. Komposisi keanggotaan Komite Pemantau Risiko paling                          2. The composition of the Risk Oversight Committee
   kurang 1 (satu) orang Komisaris Independen sebagai Ketua                        membership comprises at least 1 (one) Independent
   merangkap anggota, 1 (satu) orang Pihak Independen Non                          Commissioner as Chair and member, 1 (one) Independent
   Komisaris yang memiliki keahlian di bidang keuangan,                            Non-Commissioner who has expertise in the field of
   dan 1 (satu) orang Pihak Independen Non Komisaris yang                          finance, and 1 (one) Independent Non-Commissioner who
   memiliki keahlian di bidang manajemen risiko.                                   has expertise in the field of risk management.
3. Anggota Komite Pemantau Risiko yang berasal dari Pihak                       3. Members of the Risk Oversight Committee who come from
   Independen dinilai memiliki keahlian di bidang keuangan                         Independent Parties are considered to have expertise in the
   dalam hal memenuhi kriteria:                                                    financial sector in terms of meeting the following criteria:
   a. Memiliki pengetahuan di bidang ekonomi, bidang                               a. Have knowledge in the field of economics, finance and/
       keuangan dan/atau bidang perbankan.                                             or banking.
   b. Memiliki pengalaman kerja paling sedikit 5 (lima) tahun                      b. Have work experience of at least 5 (five) years in the
       di bidang ekonomi, bidang keuangan, dan/atau bidang                             field of economics, finance, and/or banking.
       perbankan.




     PT ALLO BANK INDONESIA TBK           2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 402
399                       Performa 2025            Laporan Manajemen              Profil Perusahaan               Analisis dan Pembahasan Manajemen
                         Performance 2025            Management Reports              Company Profile                  Management Discussion and Analysis




  4. Anggota Komite Pemantau Risiko yang berasal dari Pihak                    4. Members of the Risk Oversight Committee who are
     Independen dinilai memiliki keahlian di bidang manajemen                     Independent Parties are considered to have expertise in the
     risiko dalam hal memenuhi kriteria:                                          field of risk management in terms of meeting the following
                                                                                  criteria:
         a. Wajib memiliki sertifikat manajemen risiko sebagaimana                a. Must have a risk management certificate as applicable
            yang berlaku bagi Direksi;                                                 to the Board of Directors;
         b. Memiliki sertifikat kompetensi yang mendukung                         b. Have a competency certificate that supports the
            pelaksanaan fungsi dan tanggung jawab Komite.                              implementation of the Committee’s functions and
                                                                                       responsibilities.
  5. Anggota Direksi Bank maupun Bank lain dilarang menjadi                    5. Members of the Board of Directors of the Bank or other
     anggota Komite Pemantau Risiko.                                              Banks are prohibited from becoming members of the Risk
                                                                                  Oversight Committee.
  6. Komisaris Independen dan Pihak Independen yang menjadi                    6. Independent Commissioners and Independent Parties who
     anggota Komite Pemantau Risiko paling sedikit berjumlah                      are members of the Risk Oversight Committee constitute at
     51% (lima puluh satu persen) dari jumlah anggota Komite                      least 51% (fifty one percent) of the total members of the Risk
     Pemantau Risiko.                                                             Oversight Committee.
  7. Ketua Komite Pemantau Risiko hanya dapat merangkap                        7. The Head of the Risk Oversight Committee can only hold
     jabatan sebagai ketua Komite paling banyak pada 1 (satu)                     the same position as Committee Chair in a maximum of 1
     Komite lainnya.                                                              (one) other Committee.
  8. Dalam melaksanakan tugas sehari-hari Komite dapat                         8. In carrying out its daily duties, the Committee may be
     dibantu oleh staf dan atau Sekretaris Komite yang ditunjuk                   assisted by staff and/or the Committee Secretary appointed
     berdasarkan keputusan rapat Komite Pemantau Risiko.                          based on the decision of the Risk Oversight Committee
                                                                                  meeting.

  Komposisi Anggota Komite Pemantau Risiko                                     Composition of Risk Oversight Committee

  Di tahun 2025, komposisi Komite Pemantau Risiko Bank                         In 2025, the composition of Risk Oversight Committee
  mengalami perubahan dengan rincian sebagai berikut:                          underwent changes with details as follows:


                                                                                                                                               Periode
         Nama          Jabatan                                Dasar Pengangkatan                                     Masa Jabatan
                                                                                                                                               Jabatan
         Name          Position                               Basis of Appointment                                   Term of Service
                                                                                                                                                Period

      Rosmaya         Ketua           Surat Keputusan No. SK: 073/DIRAB/24 tanggal 2 September 2024 tentang          Mengikuti masa jabatan sebagai
                      Chairperson     Penetapan Struktur Keanggotaan Komite Pemantau Risiko                          Dewan Komisaris
                                      Decree No. SK: 073/DIRAB/24 dated September 2, 2024 concerning the             Following the term of office of the
                                      Determination of the Membership Structure of the Risk Oversight Committee      Board of Commissioners
      Siswandi Pujo   Anggota         Surat Keputusan No. SK: 073/DIRAB/24 tanggal 2 September 2024 tentang          2 tahun
      Sasongko        Member          Penetapan Struktur Keanggotaan Komite Pemantau Risiko                          2 years
                                      Decree No. SK: 073/DIRAB/24 dated September 2, 2024 concerning the
                                      Determination of the Membership Structure of the Risk Oversight Committee
      Lista Irna      Anggota         Surat Keputusan No. SK: 073/DIRAB/24 tanggal 2 September 2024 tentang          2 tahun
                      Member          Penetapan Struktur Keanggotaan Komite Pemantau Risiko                          2 years
                                      Decree No. SK: 073/DIRAB/24 dated September 2, 2024 concerning the
                                      Determination of the Membership Structure of the Risk Oversight Committee




  ROSMAYA
  ● Ketua Komite Pemantau Risiko/Komisaris Independen
    Head of Risk Oversight Committee/Independent Commissioner

      Profil Rosmaya selaku Ketua Komite Pemantau Risiko/Komisaris             Rosmaya's profile as Chair of the Risk Oversight Committee/
      Independen dapat dilihat pada bagian Profil Dewan Komisaris dalam        Independent Commissioner can be seen in the Board of Commissioners
      Bab Profil Perusahaan Laporan Tahunan ini.                               Profile section in the Company Profile Chapter of this Annual Report.




                                                               Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025            PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 403
                                                                                                                                                    400
    Tata Kelola Perusahaan yang Baik            Laporan Keberlanjutan            Laporan Keuangan
    Good Corporate Governance                   Sustainability Report            Financial Statements




SISWANDI PUJO
SASONGKO
● Anggota Komite Pemantau Risiko
  Member of Risk Oversight Committee

 Profil Siswandi Pujo Sasongko selaku anggota Komite Pemantau Risiko        The profile of Siswandi Pujo Sasongko as a member of the Risk
 dapat dilihat pada bagian Profil Anggota Komite Audit dalam Bab Tata       Oversight Committee can be seen in the Profile of Audit Committee
 Kelola Perusahaan Laporan Tahunan ini.                                     Members section in the Corporate Governance Chapter of this Annual
                                                                            Report.




LISTA IRNA
● Anggota Komite Pemantau Risiko
  Member of Risk Oversight Committee

 Profil Lista Irna selaku anggota Komite Pemantau Risiko dapat dilihat      The profile of Lista Irna as a member of the Risk Oversight Committee
 pada bagian Profil Anggota Komite Audit dalam Bab Tata Kelola              can be seen in the Profile of Audit Committee Members section in the
 Perusahaan Laporan Tahunan ini.                                            Corporate Governance Chapter of this Annual Report.




Tugas dan Tanggung Jawab Komite Pemantau Risiko
Duties and Responsibilities of Risk Oversight Committee

Dalam menjalankan fungsinya, Komite harus bertindak secara                   In carrying out its functions, the Committee must act
independen dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab                       independently in carrying out its duties and responsibilities,
antara lain sebagai berikut:                                                 including the following:
1. Melakukan pemantauan dan evaluasi atas:                                   1. Monitor and evaluate:
    a. Kesesuaian antara kebijakan manajemen risiko dan                          a. Conformity between risk management policies and the
        kebijakan manajemen risiko terintegrasi Bank dengan                          Bank’s integrated risk management policies with the
        pelaksanaan kebijakan tersebut.                                              implementation of these policies.
    b. Pelaksanaan rencana kerja dan tugas Komite Manajemen                      b. Implementation of work plans and duties of the Risk
        Risiko, Komite Manajemen Risiko Terintegrasi, Satuan                         Management Committee, Integrated Risk Management
        Kerja Manajemen Risiko, serta Satuan Kerja Manajemen                         Committee, Risk Management Work Unit, and the
        Risiko Terintegrasi Bank.                                                    Bank’s Integrated Risk Management Work Unit.
    c. Kecukupan        proses      identifikasi,   pengukuran,                  c. Adequacy of identification, measurement, monitoring,
        pemantauan, pengendalian dan sistem informasi                                control processes and risk management information
        manajemen risiko.                                                            systems.
    d. Kepatuhan Bank terhadap Anggaran Dasar, peraturan                         d. Bank compliance with the Articles of Association,
        Otoritas Pengawas Bank dan Pasar Modal, serta                                regulations of the Bank and Capital Market Supervisory
        peraturan perundangan lainnya yang terkait dengan                            Authority, as well as other laws and regulations related
        manajemen risiko.                                                            to risk management.
2. Melakukan pemantauan dan penelaahan atas:                                 2. Monitor and review:
    a. Laporan Tingkat Kesehatan Bank berbasis risiko.                           a. Risk-based Bank Soundness Level Report.
    b. Laporan lainnya terkait dengan pengelolaan 10                             b. Other reports related to the management of 10
        (sepuluh) jenis risiko yaitu Risiko Kredit, Risiko Pasar,                    (ten) types of risk, namely Credit Risk, Market Risk,
        Risiko Operasional, Risiko Likuiditas, Risiko Hukum,                         Operational Risk, Liquidity Risk, Legal Risk, Compliance
        Risiko Kepatuhan, Risiko Reputasi, Risiko Stratejik,                         Risk, Reputation Risk, Strategic Risk, Intra Group
        Risiko Transaksi Intra Group, dan Risiko Asuransi.                           Transaction Risk, and Insurance Risk.




  PT ALLO BANK INDONESIA TBK           2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 404
401                   Performa 2025         Laporan Manajemen           Profil Perusahaan          Analisis dan Pembahasan Manajemen
                      Performance 2025       Management Reports            Company Profile              Management Discussion and Analysis




     c. Kebijakan umum perkreditan serta kewajiban lainnya               c. General credit policies and other obligations required
        yang diwajibkan Regulator untuk disampaikan kepada                  by the Regulator to be submitted to the Board of
        Dewan Komisaris oleh Direksi.                                       Commissioners by the Board of Directors.
  3. Memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris atas:              3. Provide recommendation to the Board of Commissioners
                                                                         regarding:
       a. Hal-hal yang dapat mendukung peningkatan efektivitas           a. Matters that can support the improvement in the
          pelaksanaan manajemen risiko di Bank.                             effectiveness of risk management implementation in
                                                                            the Bank.
       b. Kesesuaian antara kebijakan manajemen risiko Bank              b. Conformity between the Bank’s risk management
           dan kebijakan manajemen risiko terintegrasi dengan               policies and integrated risk management policies with
           pelaksanaan kebijakan tersebut.                                  the implementation of these policies.
       c. untuk memastikan bahwa Bank telah mengelola risiko-            c. Ensure that the Bank has managed risks adequately.
           risiko secara memadai.
       d. Pelaksanaan rencana kerja dan tugas Komite Manajemen           d. Implementation of work plans and duties of the Risk
           Risiko, Komite Manajemen Risiko Terintegrasi, Satuan             Management Committee, Integrated Risk Management
           Kerja Manajemen Risiko, serta Satuan Kerja Manajemen             Committee, Risk Management Work Unit, and the
           Risiko Terintegrasi Bank.                                        Bank’s Integrated Risk Management Work Unit.
  4.   Melakukan pertemuan secara berkala dengan unit-unit            4. Hold regular meetings with related work units to discuss
       kerja terkait guna membahas hal-hal yang berada dalam             matters within the scope of their supervision.
       lingkup pengawasannya.
  5.   Melaporkan hasil pemantauan dan penelaahan secara              5. Report the results of monitoring and reviews periodically, as
       berkala, serta memberi masukan atas hal-hal yang perlu            well as provide input on matters that need the attention of
       menjadi perhatian Dewan Komisaris.                                the Board of Commissioners.
  6.   Menyusun Piagam Kerja Komite Pemantau Risiko dan               6. Develop a Risk Oversight Committee Work Charter and
       melakukan reviu sesuai kebutuhan paling kurang 2 (dua)            conduct reviews as needed at least once every 2 (two) years.
       tahun sekali.
  7.   Ketua Komite Pemantau Risiko bertugas dan bertanggung          7. The Head of the Risk Oversight Committee is tasked and
       jawab untuk melakukan koordinasi atas seluruh kegiatan            responsible for coordinating all Committee activities to
       Komite untuk memenuhi tujuan Komite sesuai dengan                 fulfil the Committee’s objectives in accordance with its
       pembentukannya.                                                   formation.
  8.   Ketua dan anggota Komite Pemantau Risiko bertanggung           8. The head and members of the Risk Oversight Committee
       jawab untuk hal-hal sebagai berikut:                              are responsible for the following matters:
       a. Menentukan rencana kerja tahunan.                              a. Determine the annual work plan.
       b. Menentukan jadwal rapat tahunan.                               b. Determine the annual meeting schedule.
       c. Membuat laporan berkala mengenai kegiatan Komite               c. Make periodic reports regarding Committee activities
           serta hal-hal yang dirasakan perlu untuk menjadi                   and matters deemed necessary for the attention of the
           perhatian Dewan Komisaris.                                         Board of Commissioners.
       d. Menunjuk anggota Komite Pemantau Risiko non Dewan              d. Appoint non-Board of Commissioners Risk Oversight
           Komisaris atau menunjuk pihak ketiga lainnya sebagai               Committee members or appoint other third parties as
           sekretaris Komite untuk mencatat Rapat Komite dan                  Committee secretaries to record Committee Meetings
           membuat Risalah Rapat Komite.                                      and prepare Minutes of Committee Meetings.
       e. Menghadiri rapat.                                              e. Attend meetings.
       f. Berperan aktif dan memberikan kontribusinya dalam              f. Play an active role and contribute to every Committee
           setiap kegiatan Rapat Komite.                                      Meeting activity.




                                                       Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025     PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 405
                                                                                                                                              402
     Tata Kelola Perusahaan yang Baik             Laporan Keberlanjutan            Laporan Keuangan
     Good Corporate Governance                    Sustainability Report            Financial Statements




Wewenang Komite Pemantau Risiko                                               Risk Oversight Committee Authority

Dalam melaksanakan tugasnya, Komite memiliki wewenang                         In performing its duties, the Committee is authorized to:
sebagai berikut:
1. Melakukan komunikasi dengan Kepala Unit Kerja dan pihak-                   1.   Communicate with the Head of Work Unit and other parties
   pihak lain di Bank untuk memperoleh informasi, klarifikasi                      in the Bank to obtain information, clarification and request
   serta meminta dokumen dan laporan yang diperlukan.                              necessary documents and reports.
2. Mengakses catatan atau informasi tentang pegawai, dana,                    2.   Access records or information about employees, funds,
   aset serta sumber daya perusahaan lainnya yang berkaitan                        assets and other company resources related to the
   dengan pelaksanaan tugasnya.                                                    implementation of its duties.
3. Memperoleh Laporan Profil Risiko, Laporan Tingkat                          3.   Obtain Risk Profile Reports, Bank Health Level Reports,
   Kesehatan Bank, dan Laporan lainnya terkait penerapan                           and other reports related to the implementation of risk
   manajemen risiko di Bank.                                                       management in the Bank.
4. Mendapatkan masukan dan atau saran dari pihak luar Bank                    4.   Obtain input and/or suggestions from parties outside the
   yang berkaitan dengan tugasnya.                                                 Bank related to its duties.
5. Melakukan kewenangan lain yang diberikan oleh Dewan                        5.   Carry out other authorities granted by the Board of
   Komisaris.                                                                      Commissioners.

Independensi Anggota Komite Pemantau Risiko                                   Risk Oversight Committee Independence

Anggota Komite Pemantau Risiko berasal dari pihak                             Members of the Risk Oversight Committee come from
independen dan tidak memiliki hubungan keuangan,                              independent parties and do not have financial, management,
kepengurusan, kepemilikan dan/atau keluarga dengan anggota                    ownership and/or family relationships with members of the
Dewan Komisaris, Direksi, dan Pemegang Saham Pengendali                       Board of Commissioners, Board of Directors, and Controlling
atau hubungan dengan Bank yang dapat mempengaruhi                             Shareholders or relationships with the Bank that may affect
kemampuannya untuk bertindak independen Seluruh                               their ability to act independently. All members of the Risk
anggota Komite Pemantau Risiko telah menandatangani surat                     Oversight Committee have signed an independent statement
pernyataan independen yang didokumentasikan oleh Bank.                        letter documented by the Bank.


                        Aspek Independensi                                                                Siswandi Pujo
                                                                               Rosmaya                                        Lista Irna
                        Independence Aspect                                                                 Sasongko

 Tidak memiliki hubungan afiliasi dengan Pemegang Saham, Dewan
 Komisaris, serta Direksi.
                                                                                    ✓                          ✓                  ✓
 Has no affiliation with the Shareholders, the Board of Commissioners,
 and the Board of Directors.
 Tidak memiliki hubungan usaha secara langsung dan tidak langsung
 dengan perusahaan.
                                                                                    ✓                          ✓                  ✓
 Has no direct or indirect business relationship with the Company.
 Tidak memiliki hubungan kepengurusan dengan perusahaan.
 Has no management relationship with the Company.
                                                                                    ✓                          ✓                  ✓
 Tidak memiliki saham langsung maupun tidak langsung di perusahaan.
 Does not own direct or indirect shares in the Company.
                                                                                    ✓                          ✓                  ✓
 Keterangan | Description:
 ✓  = ada | has relationship
 ×  = tidak ada | has no relationship



Rapat Komite Pemantau Risiko                                                  Risk Oversight Committee Meeting

Komite Pemantau Risiko dapat menyelenggarakan rapat                           The Risk Oversight Committee may hold meetings at least once
sekurang-kurangnya sebanyak 1 (satu) kali dalam 1 (satu) bulan                a month, as stipulated in the Risk Oversight Committee Charter.
sebagaimana diatur dalam Piagam Komite Pemantau Risiko.                       These meetings may be attended by members of the Board
Pada penyelenggaraannya, rapat ini dapat dihadiri oleh anggota                of Commissioners and members of the Board of Directors, if
Dewan Komisaris dan anggota Direksi apabila diperlukan.                       necessary. The frequency and detailed agenda of Risk Oversight
Adapun frekuensi dan rincian agenda rapat Komite Pemantau                     Committee meetings throughout 2025 are as follows:
Risiko sepanjang tahun 2025 adalah sebagai berikut:




 PT ALLO BANK INDONESIA TBK             2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 406
403                            Performa 2025                 Laporan Manajemen                 Profil Perusahaan             Analisis dan Pembahasan Manajemen
                               Performance 2025                Management Reports                 Company Profile                  Management Discussion and Analysis




                             Nama                                                   Jabatan                                     Jumlah Kehadiran Rapat
                             Name                                                   Position                                    Total Meeting Attendance

      Rosmaya                                                                       Ketua                                                 27 (100%)
                                                                                  Chairperson
      Siswandi Pujo Sasongko                                                        Anggota                                               27 (100%)
                                                                                    Member
      Lista Irna                                                                    Anggota                                               27 (100%)
                                                                                    Member



                   Tanggal Rapat                                               Agenda Rapat                                                     Peserta Rapat
      No
                       Date                                                    Meeting Agenda                                                    Participants

       1      8 Januari 2025               Update Kinerja Vendor, Procurement dan Facility Management                                    1.   Rosmaya
              January 8, 2025              Update on Vendor Performance, Procurement and Facility Management                             2.   Lista Irna
                                                                                                                                         3.   Siswandi Pujo Sasongko
       2      15 Januari 2025              Penerapan Strategi Anti fraud semester II Tahun 2024                                          1.   Rosmaya
              January 15, 2025             Implementation of Anti-fraud Strategy in the Second Semester of 2024                          2.   Lista Irna
                                                                                                                                         3.   Siswandi Pujo Sasongko
       3      3 Februari 2025              Pembahasan CKPN                                                                               1.   Rosmaya
              February 3, 2025             Discussion of CKPN                                                                            2.   Lista Irna
                                                                                                                                         3.   Siswandi Pujo Sasongko
       4      5 Februari 2025              Approval for February 2025 Funding Campaigns                                                  1.   Rosmaya
              February 5, 2025                                                                                                           2.   Lista Irna
                                                                                                                                         3.   Siswandi Pujo Sasongko
       5      10 Februari 2025             Update Bank Devisa                                                                            1.   Rosmaya
              February 10, 2025            Update in Foreign Exchange Bank                                                               2.   Lista Irna
                                                                                                                                         3.   Siswandi Pujo Sasongko
       6      12 Februari 2025             Cyber Security Risk Limit Proposal                                                            1.   Rosmaya
              February 12, 2025                                                                                                          2.   Lista Irna
                                                                                                                                         3.   Siswandi Pujo Sasongko
       7      17 Maret 2025                Share Risk Culture Program                                                                    4.   Rosmaya
              March 17, 2025                                                                                                             5.   Lista Irna
                                                                                                                                         6.   Siswandi Pujo Sasongko
       8      24 Maret 2025                Update VDC, Bank Devisa/Valas dan DFB                                                         1.   Rosmaya
              March 24, 2025               Update on VDC, Foreign Exchange Bank and DFB                                                  2.   Lista Irna
                                                                                                                                         3.   Siswandi Pujo Sasongko
       9      23 April 2025                Pembahasan Laporan Self Assessment Profil Risiko Q1 2025                                      1.   Rosmaya
              April 23, 2025               Discussion of the Q1 2025 Risk Profile Self-Assessment Report                                 2.   Lista Irna
                                                                                                                                         3.   Siswandi Pujo Sasongko
      10      30 April 2025                Penyampaian Rencana Kerja Human Capital 2025                                                  1.   Rosmaya
              April 30, 2025               Submission of the 2025 Human Capital Work Plan                                                2.   Lista Irna
                                                                                                                                         3.   Siswandi Pujo Sasongko
       11     21 Mei 2025                  Pembahasan Tindaklanjut Laporan Hasil Audit Terkait Pay Later dan Instant Cash                1.   Rosmaya
              May 21, 2025                 Discussion of Follow-up to the Audit Report Regarding Pay Later and Instant Cash              2.   Lista Irna
                                                                                                                                         3.   Siswandi Pujo Sasongko
      12      26 Mei 2025                  1.     Pembahasan Update Penanganan Collection;                                               1.   Rosmaya
              May 26, 2025                 2.     Pembahasan Mengenai Support Dari Unit Data Analytics & Artificial Intelligent          2.   Lista Irna
                                                  Untuk Optimalisasi Proses Collection                                                   3.   Siswandi Pujo Sasongko
                                           1.     Discussion of Collection Management Updates;
                                           2.     Discussion of Support from the Data Analytics and Artificial Intelligence Units to
                                                  Optimize the Collection Process
      13      16 Juni 2025                 Pembahasan Financial Performance Bulan Mei 2025                                               1.   Rosmaya
              June 16, 2025                Discussion of Financial Performance for May 2025                                              2.   Lista Irna
                                                                                                                                         3.   Siswandi Pujo Sasongko
      14      18 Juni 2025                 Pembahasan Update Perkembangan Digital Non Lending Product                                    1.   Rosmaya
              June 18, 2025                Discussion of Updates on the Development of Digital Non-Lending Products                      2.   Lista Irna
                                                                                                                                         3.   Siswandi Pujo Sasongko
      15      7 Juli 2025                  Policy & Procedure (P&P) Update                                                               1.   Rosmaya
              July 7, 2025                                                                                                               2.   Lista Irna
                                                                                                                                         3.   Siswandi Pujo Sasongko
      16      16 Juli 2025                 Pembahasan Laporan Kinerja Keuangan Q2 2025                                                   1.   Rosmaya
              July 16, 2025                Discussion of Q2 2025 Financial Performance Report                                            2.   Lista Irna
                                                                                                                                         3.   Siswandi Pujo Sasongko




                                                                          Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025               PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 407
                                                                                                                                                             404
          Tata Kelola Perusahaan yang Baik            Laporan Keberlanjutan                Laporan Keuangan
          Good Corporate Governance                   Sustainability Report                Financial Statements




                Tanggal Rapat                                                 Agenda Rapat                                           Peserta Rapat
     No
                    Date                                                      Meeting Agenda                                          Participants
     17      30 Juli 2025              Pembahasan Laporan Self Assesment Profil Risiko dan Tingkat Kesehatan Bank Q2           1.   Rosmaya
             July 30, 2025             2025                                                                                    2.   Lista Irna
                                       Discussion of the Self-Assessment Report on Bank Risk Profiles and Health Levels Q2     3.   Siswandi Pujo Sasongko
                                       2025
     18      11 Agustus 2025           Pembahasan Update Pipeline Treasury                                                     1.   Rosmaya
             August 11, 2025           Discussion of Pipeline Treasury Update                                                  2.   Lista Irna
                                                                                                                               3.   Siswandi Pujo Sasongko
     19      20 Agustus 2025           Update Pipeline Funding                                                                 1.   Rosmaya
             August 20, 2025           Pipeline Funding Update                                                                 2.   Lista Irna
                                                                                                                               3.   Siswandi Pujo Sasongko
     20      1 September 2025          Pembahasan Update Portofolio dan Strategi Layanan Penanganan Komplain Nasabah           1.   Rosmaya
             September 1, 2025         (Customer Care)                                                                         2.   Lista Irna
                                       Discussion of Portfolio Updates and Customer Care Complaint Handling Service Strategy   3.   Siswandi Pujo Sasongko
     21      8 September 2025          Pembahasan Update Portofolio & Strategi Collection Bulan Juli 2025                      1.   Rosmaya
             September 8, 2025         Discussion of Portfolio Update and Collection Strategy for July 2025                    2.   Lista Irna
                                                                                                                               3.   Siswandi Pujo Sasongko
     22      6 Oktober 2025            Pembahasan Update Perkembangan Legal di Tahun 2025                                      1.   Rosmaya
             October 6, 2025           Discussion of Legal Development Updates in 2025                                         2.   Lista Irna
                                                                                                                               3.   Siswandi Pujo Sasongko
     23      27 Oktober 2025           Pembahasan Laporan Self Assessment Profil Risiko Q3 2025                                1.   Rosmaya
             October 27, 2025          Discussion of the Q3 2025 Risk Profile Self-Assessment Report                           2.   Lista Irna
                                                                                                                               3.   Siswandi Pujo Sasongko
     24      19 November 2025          Pembahasan Kinerja Keuangan Bulan Oktober 2025                                          1.   Rosmaya
             November 19, 2025         Discussion of Financial Performance for October 2025                                    2.   Lista Irna
                                                                                                                               3.   Siswandi Pujo Sasongko
     25      10 Desember 2025          Vendor Management (Pengelolaan dan Kinerja Vendor IT/Non IT)                            1.   Rosmaya
             December 10, 2025         Vendor Management (IT/Non-IT Vendor Management and Performance)                         2.   Lista Irna
                                                                                                                               3.   Siswandi Pujo Sasongko
     26      10 Desember 2025          Pembahasan Update Legal Tahun 2025                                                      1.   Rosmaya
             December 10, 2025         Discussion of the 2025 Legal Update                                                     2.   Lista Irna
                                                                                                                               3.   Siswandi Pujo Sasongko
     27      22 Desember 2025          Pembahasan Pengelolaan dan Strategic Issue Cyber Risk                                   1.   Rosmaya
             December 22, 2025         Discussion of Cyber ​​Risk Management and Strategic Issues                              2.   Lista Irna
                                                                                                                               3.   Siswandi Pujo Sasongko



Peningkatan Kompetensi Komite Pemantau Risiko                                         Competency Development of Risk Oversight
                                                                                      Committee

Bank memfasilitasi seluruh Komite Pemantau Risiko untuk                               The Bank facilitates the development of all Risk Oversight
mengembangkan kompetensinya dengan mengikuti program                                  Committee members' competencies by participating in training
pelatihan atau sertifikasi yang dapat mendukung pelaksanaan                           or certification programs that support the implementation of
tugasnya serta tetap relevan dengan kondisi bisnis terkini.                           their duties and remain relevant to current business conditions.
Adapun informasi mengenai peningkatan kompetensi Komite                               Information regarding the Risk Oversight Committee's
Pemantau Risiko sepanjang tahun 2025 dapat dilihat pada Bab                           competency development throughout 2025 is presented in the
Profil Perusahaan dalam Laporan Tahunan ini.                                          Company Profile chapter of this Annual Report.

Laporan Pelaksanaan Tugas Pemantau Risiko                                             Implementation Report of Risk Oversight
                                                                                      Committee Duties

Sepanjang tahun 2025, Komite Pemantau Risiko telah                                    Throughout 2025, the Risk Oversight Committee conducted
melaksanakan tugasnya melalui sejumlah kegiatan, seperti:                             the following activities:

1.    Memantau dan melakukan evaluasi terhadap delapan                                1.   Monitor and evaluate the Bank's eight main risk types.
      tipe risiko Utama Bank, bukan hanya Risiko Kredit, Risiko                            They are not only Credit Risk, Operational Risk (especially
      Operasional (khususnya cyber security) dan Risiko Reputasi                           cybersecurity), and Reputational Risk, which are considered
      yang dilihat material mengingat positioning Bank sebagai                             material given the Bank's positioning as a digital-based
      bank umum berbasis digital, namun juga risiko Risiko                                 commercial bank, but also Liquidity Risk, Market Risk, Legal
      Likuiditas, Risiko Pasar, Risiko Hukum, Risiko Kepatuhan,                            Risk, Compliance Risk, and Strategic Risk.
      Risiko Stratejik.




     PT ALLO BANK INDONESIA TBK              2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 408
405                     Performa 2025       Laporan Manajemen           Profil Perusahaan          Analisis dan Pembahasan Manajemen
                       Performance 2025      Management Reports            Company Profile              Management Discussion and Analysis




  2. Memantau dan mengevaluasi kebijakan Manajemen Risiko             2. Monitor and evaluate Risk Management policies and other
     dan kebijakan-kebijakan lain yang terkait dengan risiko             policies related to the Bank's risks, as well as evaluate the
     Bank serta evaluasi kesesuaian antara kebijakan manajemen           alignment between risk management policies and their
     risiko dengan pelaksanaannya.                                       implementation.
  3. Memantau Risk Appetite, termasuk risk appetite statement,        3. Monitor Risk Appetite, including risk appetite statements,
     limit toleransi dan limit risiko sesuai dengan matrik               tolerance limits, and risk limits in accordance with
     risiko yang telah ditetapkan untuk delapan jenis risiko             established risk matrices for the eight risk types and
     dan ketahanan permodalan, antara lain Internal Capital              capital resilience, including the Internal Capital Adequacy
     Adequacy Assessment Process dan pelaksanaan stress test.            Assessment Process and stress testing.
  4. Memantau permodalan Bank dengan mengaitkan tingkat               4. Monitor the Bank's capital by linking risk levels to capital
     risiko dengan kecukupan modal untuk mengantisipasi                  adequacy to anticipate potential losses arising from the
     potensi kerugian yang dapat timbul dari aktivitas usaha             Bank's business activities.
     Bank.
  5. Melakukan evaluasi dan memberikan rekomendasi kepada             5. Evaluate and provide recommendations to the Board
     Dewan Komisaris terkait pelaksanaan tugas Komite                    of Commissioners regarding the implementation of the
     Manajemen Risiko dan Satuan Kerja Manajemen Risiko;                 duties of the Risk Management Committee and the Risk
     serta memberikan rekomendasi terkait laporan-laporan                Management Work Unit. and provide recommendations
     kepada OJK seperti: Laporan Profil Risiko, Laporan                  regarding reports to the Financial Services Authority (OJK),
     Kesehatan Bank dan laporan-laporan lainnya dalam rangka             such as the Risk Profile Report, Bank Health Report, and
     memastikan kesesuaian penyampaian informasi kepada                  other reports to ensure the appropriateness of information
     OJK atas kondisi risiko yang dihadapi Bank.                         submitted to the OJK regarding the Bank's risk conditions.
  6. Memantau Tingkat Kesehatan Bank berdasarkan penilaian            6. Monitor the Bank's Health Level based on self-assessment.
     mandiri.




  Komite Remunerasi dan Nominasi
  Remuneration and Nomination Committee

      Komite Remunerasi dan Nominasi adalah komite pendukung          The Remuneration and Nomination Committee is a supporting
      Dewan Komisaris yang bertugas untuk melakukan pengawasan        committee of the Board of Commissioners whose task is to
      dan memberikan pendapat yang independen kepada Dewan            supervise and provide independent opinions to the Board
      Komisaris terkait kebijakan remunerasi dan nominasi.            of Commissioners regarding remuneration and nomination
                                                                      policies.

  Dasar Hukum                                                         Legal Basis

  Pembentukan Komite Remunerasi dan Nominasi berpedoman               The establishment of the Remuneration and Nomination
  dan berlandaskan kepada peraturan perundang-undangan                Committee is guided and based on prevailing laws and
  yang berlaku serta best practices yang diterapkan di lembaga        regulations, as well as best practices applied in the Indonesia’s
  perbankan di Indonesia, termasuk:                                   banking institutions. These include:
  1. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (“POJK”) No. 33/                1. Financial S ervices Authority Regulation (“POJK”) No. 33/
     POJK.04/2014 tanggal 8 Desember 2014 tentang Direksi                POJK.04/2014 dated December 8, 2014 concerning the
     dan Dewan Komisaris Emiten atau Perusahaan Publik.                  Directors and Board of Commissioners of Issuers or Public
                                                                         Companies.
  2. POJK No. 17/POJK.03/2023 tanggal 14 September 2023               2. POJK No. 17/POJK.03/2023 dated September 14, 2023
     tentang Penerapan Tata Kelola bagi Bank Umum.                       concerning the Implementation of Governance for
                                                                         Conventional Bank.
  3. SEOJK No. 13/SEOJK.03/2017 tanggal 17 Maret 2017                 3. SEOJK No. 13/SEOJK.03/2017 dated March 17, 2017
     tentang Penerapan Tata Kelola bagi Bank Umum.                       concerning the Implementation of Governance for
                                                                         Conventional Bank.
  4. POJK No. 34/POJK.04/2014 tanggal 8 Desember 2014                 4. POJK No. 34/POJK.04/2014 dated December 8, 2014
     tentang Komite Nominasi dan Remunerasi Emiten Atau                  concerning the Nomination and Remuneration Committees
     Perusahaan Publik.                                                  for Issuers or Public Companies.
  5. Anggaran Dasar Bank.                                             5. Bank Articles of Association.




                                                       Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025     PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 409
                                                                                                                                                 406
       Tata Kelola Perusahaan yang Baik            Laporan Keberlanjutan             Laporan Keuangan
       Good Corporate Governance                   Sustainability Report             Financial Statements




Persyaratan Keanggotaan Komite Remunerasi dan                                   Membership Requirement for Remuneration and
Nominasi                                                                        Nomination Committee

1. Persyaratan umum:                                                            1. General requirements:
   a. Memiliki integritas, akhlak dan moral yang baik.                             a. Have integrity, good morals and morals.
   b. Tidak memiliki kepentingan/keterkaitan pribadi yang                          b. Have no personal interests/relationships that could give
      dapat menimbulkan conflict of interest terhadap Bank.                           rise to a conflict of interest towards the Bank.
2. Persyaratan Kompetensi:                                                      2. Competency Requirements:
   a. Memiliki keahlian, kemampuan, pengetahuan, dan                               a. Have adequate skills, abilities, knowledge, and
      pengalaman yang memadai yang berhubungan dengan                                 experience related to their duties and responsibilities.
      tugas dan tanggung jawabnya.
   b. Memiliki pengetahuan yang memadai tentang Anggaran                           b. Have adequate knowledge of the Bank’s Articles of
      Dasar Bank, peraturan perundangan di bidang                                     Association, laws and regulations in the banking sector,
      perbankan, Pasar Modal dan peraturan perundangan                                Capital Markets and laws and regulations related to
      terkait sumber daya manusia.                                                    human resources.
   c. Bersedia meningkatkan kompetensi secara terus-                               c. Be willing to continuously improve competence through
      menerus melalui pendidikan dan pelatihan.                                       education and training.
3. Kerahasiaan:                                                                 3. Confidentiality:
   a. Anggota Komite Remunerasi dan Nominasi wajib                                 a. Members of the Remuneration and Nomination
      menjaga kerahasiaan atas seluruh dokumen dan/atau                               Committee are obliged to maintain the confidentiality
      informasi Bank serta segala sesuatu yang berhubungan                            of all Bank documents and/or information as well as
      dengan Bank dan pelaksanaan tugas Komite. Adapun                                everything related to the Bank and the implementation
      pengklasifikasian kerahasiaan dokumen dan/atau                                  of the Committee’s duties. The classification of
      informasi Bank tersebut mengacu pada ketentuan                                  confidentiality of Bank documents and/or information
      internal dan peraturan perundang-undangan yang                                  refers to internal provisions and applicable laws and
      berlaku.                                                                        regulations.
   b. Kewajiban untuk merahasiakan berlaku pula apabila                            b. The obligation to keep various matters confidential
      masa jabatan sebagai anggota Komite Remunerasi                                  also applies if the term of office as a member of the
      dan Nominasi maupun masa jabatan sebagai anggota                                Remuneration and Nomination Committee or the term
      Dewan Komisaris di Bank berakhir.                                               of office as a member of the Board of Commissioners
                                                                                      at the Bank ends.

Pedoman Kerja: Piagam Komite Remunerasi dan                                     Work Guidelines: Remuneration and Nomination
Nominasi                                                                        Committee Charter

Komite Remunerasi dan Nominasi telah memiliki pedoman                           The Remuneration and Nomination Committee has established
kerja yang ditetapkan dalam Piagam Komite Remunerasi dan                        working guidelines as set out in the Remuneration and
Nominasi. Piagam tersebut mengatur mengenai tugas dan                           Nomination Committee Charter. The Charter regulates the
tanggung jawab Komite, wewenang, struktur keanggotaan,                          Committee's duties and responsibilities, authority, membership
persyaratan keanggotaan, mekanisme kerja, etika, waktu kerja,                   structure, membership requirements, work mechanisms, ethics,
dan mekanisme rapat.                                                            working hours, and meeting procedures.

Masa Tugas Komite Remunerasi dan Nominasi                                       Term of Service of the Remuneration and
                                                                                Nomination Committee

1.    Masa tugas anggota Komite Remunerasi dan Nominasi                         1. The term of office of members of the Remuneration and
      tidak boleh lebih lama dari masa jabatan Dewan Komisaris                     Nomination Committee may not be longer than the term
      sebagaimana diatur dalam Anggaran Dasar.                                     of office of the Board of Commissioners as regulated in the
                                                                                   Articles of Association.
2. Penggantian anggota Komite Remunerasi dan Nominasi                           2. Replacement of members of the Remuneration and
   yang bukan berasal dari Dewan Komisaris dilakukan                               Nomination Committee who are not members of the Board
   paling lambat 60 (enam puluh) hari sejak anggota Komite                         of Commissioners shall be carried out no later than 60
   Remunerasi dan Nominasi dimaksud tidak dapat lagi                               (sixty) days after the members of the Remuneration and
   melaksanakan fungsinya.                                                         Nomination Committee are no longer able to carry out their
                                                                                   functions.
3. Apabila anggota Dewan Komisaris yang menjadi Ketua                           3. If the member of the Board of Commissioners who is the
   Komite Remunerasi dan Nominasi berhenti sebelum masa                            Chair of the Remuneration & Nomination Committee resigns
   tugasnya sebagai Komisaris Bank, maka Ketua Komite                              before his term of office as Bank Commissioner, then the




     PT ALLO BANK INDONESIA TBK           2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 410
407                         Performa 2025              Laporan Manajemen             Profil Perusahaan          Analisis dan Pembahasan Manajemen
                           Performance 2025              Management Reports             Company Profile               Management Discussion and Analysis




         Remunerasi dan Nominasi digantikan oleh Komisaris                           Head of the Remuneration & Nomination Committee will be
         Independen lainnya.                                                         replaced by another Independent Commissioner.
      4. Apabila masa tugas sebagai Dewan Komisaris berakhir,                     4. If the term of service as a member of the Board of
         maka berakhir pula masa tugasnya sebagai Anggota Komite                     Commissioners ends, the term of duty as a member of the
         Remunerasi dan Nominasi.                                                    Remuneration and Nomination Committee also ends.

  Komposisi dan Struktur Keanggotaan Komite                                       Composition and Membership Structure of
  Remunerasi dan Nominasi                                                         Remuneration and Nomination Committee

  Ketentuan keanggotaan Komite Remunerasi dan Nominasi                            The provisions of membership of the Remuneration and
  Bank ditetapkan sebagai berikut:                                                Nomination Committee are determined as follows:
  1. Komposisi keanggotaan Komite Remunerasi dan Nominasi                         1. The membership composition of the Remuneration and
      wajib beranggotakan paling sedikit:                                            Nomination Committee must consist of at least:
      a. 1 (satu) orang Komisaris Independen sebagai Ketua                           a. 1 (one) Independent Commissioner as Chairperson and
          merangkap anggota;                                                             member;
      b. 1 (satu) orang Komisaris Non-Independen;                                    b. 1 (one) Non-Independent Commissioner;
      c. 1 (satu) orang Pejabat Eksekutif yang membawahi fungsi                      c. 1 (one) Executive Officer in charge of Human Resources
          Sumber Daya Manusia.                                                           functions.
  2. Anggota Direksi Bank maupun Bank lain dilarang menjadi                       2. Members of the Board of Directors of the Bank or
      anggota Komite Remunerasi dan Nominasi.                                        other Banks are prohibited from being members of the
                                                                                     Remuneration and Nomination Committee.
  3. Dalam hal Anggota Komite Remunerasi dan Nominasi                             3. In the event that the members of the Remuneration and
     ditetapkan lebih dari 3 (tiga) orang, maka Komisaris                            Nomination Committee are determined to be more than 3
     Independen paling sedikit berjumlah 2 (dua) orang.                              (three) people, the number of Independent Commissioners
                                                                                     shall be at least 2 (two) people.
  4. Ketua Komite Remunerasi dan Nominasi hanya dapat                             4. The Head of the Remuneration and Nomination Committee
     merangkap jabatan sebagai ketua Komite paling banyak                            can only hold the same position as Committee Chair in a
     pada 1 (satu) Komite lainnya.                                                   maximum of 1 (one) other Committee.

  Hingga 31 Desember 2025, susunan dan komposisi Komite                           As of December 31, 2025, the structure and composition of the
  Remunerasi dan Nominasi tidak mengalami perubahan dengan                        Remuneration and Nomination Committee did not experience
  rincian sebagai berikut:                                                        any changes, so it:


                                                                                                                                           Periode
            Nama            Jabatan                           Dasar Pengangkatan                            Masa Jabatan
                                                                                                                                           Jabatan
            Name            Position                          Basis of Appointment                          Term of Office
                                                                                                                                            Period

       Aviliani          Ketua                Surat Keputusan No. SK: 090/DIRAB/23 tanggal 1 November     Mengikuti masa jabatan sebagai Dewan
                         Chairperson          2023 tentang Komite Remunerasi dan Nominasi                 Komisaris
                                              Decree No. SK: 090/DIRAB/23 dated November 1, 2023          Following the term of office of the Board of
                                              concerning Remuneration and Nomination Committee            Commissioners
       Ali Gunawan       Anggota              Surat Keputusan No. SK: 090/DIRAB/23 tanggal 1 November     Mengikuti masa jabatan sebagai Dewan
                         Member               2023 tentang Komite Remunerasi dan Nominasi                 Komisaris
                                              Decree No. SK: 090/DIRAB/23 dated November 1, 2023          Following the term of office of the Board of
                                              concerning Remuneration and Nomination Committee            Commissioners
       Netty Delima      Anggota              Surat Keputusan No. 090/DIRAB/23 tanggal 1 November         2 tahun
       Simanjuntak       Member               2023 tentang Komite Remunerasi dan Nominasi                 2 years
                                              Decree No. SK: 090/DIRAB/23 dated November 1, 2023
                                              concerning Remuneration and Nomination Committee




  AVILIANI
  ● Ketua Remunerasi dan Nominasi | Komisaris Utama Independen
    Head of Remuneration and Nomination Committee | Independent President Commissioner

       Profil Aviliani selaku Ketua Komite Remunerasi dan Nominasi/Komisaris     Aviliani's profile as Chair of the Remuneration and Nomination
       Utama Independen dapat dilihat pada bagian Profil Dewan Komisaris         Committee/Independent President Commissioner can be seen in
       dalam Bab Profil Perusahaan Laporan Tahunan ini.                          the Board of Commissioners Profile section in the Company Profile
                                                                                 Chapter of this Annual Report.




                                                                   Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025       PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 411
                                                                                                                                                      408
       Tata Kelola Perusahaan yang Baik             Laporan Keberlanjutan            Laporan Keuangan
       Good Corporate Governance                    Sustainability Report            Financial Statements




ALI GUNAWAN
● Anggota Komite Remunerasi dan Nominasi | Komisaris
  Member of Remuneration and Nomination Committee | Commissioner

    Profil Ali Gunawan selaku anggota Komite Remunerasi dan Nominasi/          The profile of Ali Gunawan as a member of the Remuneration and
    Komisaris dapat dilihat pada bagian Profil Dewan Komisaris dalam Bab       Nomination Committee/Commissioner is presented in the Profile of the
    Profil Perusahaan Laporan Tahunan ini.                                     Board of Commissioners section in the Company Profile Chapter of
                                                                               this Annual Report.




NETTY DELIMA
SIMANJUNTAK
● Anggota Komite Remunerasi dan Nominasi
  Member of Remuneration and Nomination Committee

     Kewarganegaraan      Indonesia
     Citizenship          Indonesian
     Usia                 49 tahun
     Age                  49 years old
     Kelahiran            Jakarta, 24 April 1976
     Place and            Jakarta, April 24, 1976
     Date of Birth
     Domisili             Rawamangun, Jakarta Timur
     Domicile             Rawamangun, East Jakarta



    Riwayat Pendidikan | Educational Background

• S1 Psikologi                                                                  • Bachelor of Psychology
• S2 Profesi Psikolog                                                           • Master’s Degree in Psychology

    Riwayat Pekerjaan | Employment History

•   Expert Consultant, 2001 - 2006                                              •   Expert Consultant, 2001 - 2006
•   Hutchison CP Telecommunication, 2006 - 2008                                 •   Hutchison CP Telecommunication, 2006 - 2008
•   Adira Dinamika Multi Finance, 2008 - 2012                                   •   Adira Dinamika Multi Finance, 2008 - 2012
•   Dinamika Talenta Consultant, 2012 - 2014                                    •   Dinamika Talenta Consultant, 2012 - 2014
•   Bank CTBC Indonesia, 2014 - 2017                                            •   Bank CTBC Indonesia, 2014 - 2017
•   Bank Mega, 2017 - 2023                                                      •   Bank Mega, 2017 - 2023

    Pendidikan dan/atau Sertifikasi Profesi yang Berlaku | Applicable Education and/or Professional Certification

• Psychologist Practitioner Certification, 2001                                 • Psychologist Practitioner Certification, 2001
• Coaching Practitioner Certification, 2020                                     • Coaching Practitioner Certification, 2020
• Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 5, 2024/Risk Management                  • Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 5, 2024/Risk Management
  Certification Level 5, 2024                                                     Certification Level 5, 2024




    PT ALLO BANK INDONESIA TBK            2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 412
409                   Performa 2025          Laporan Manajemen           Profil Perusahaan          Analisis dan Pembahasan Manajemen
                     Performance 2025         Management Reports                Company Profile          Management Discussion and Analysis




  Tugas dan Tanggung Jawab Komite Remunerasi                           Duties and Responsibilities of Remuneration and
  dan Nominasi                                                         Nomination Committee

  Dalam menjalankan fungsinya, Komite harus bertindak secara           In carrying out its functions, the Committee must act
  independen dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab               independently in carrying out its duties and responsibilities,
  antara lain sebagai berikut:                                         including the following:
  1. Terkait Kebijakan Remunerasi:                                     1. Regarding Remuneration Policy:
      a. Memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris                     a. Provide recommendations to the Board of
          Mengena:                                                             Commissioners regarding:
          • Struktur remunerasi;                                               • Remuneration structure;
          • Kebijakan atas remunerasi; dan                                     • Policies on remuneration; and
          • Besaran atas remunerasi bagi Anggota Direksi dan/                  • Amount of remuneration for Members of the Board
              atau Anggota Dewan Komisaris.                                         of Directors and/or Members of the Board of
                                                                                    Commissioners.
      b. Struktur,   kebijakan,     dan  besaran     remunerasi            b. The structure, policies and amount of remuneration
         sebagaimana dimaksud di atas wajib dievaluasi oleh                    as referred to above must be evaluated by the
         Komite Remunerasi dan Nominasi paling kurang 1 (satu)                 Remuneration and Nomination Committee at least 1
         kali dalam 1 (satu) tahun.                                            (one) time in 1 (one) year.
      c. Struktur remunerasi sebagaimana dimaksud di atas                  c. The remuneration structure as referred to above
         dapat berupa gaji, honorarium, insentif, dan/atau                     may include salary, honorarium, incentives and/or
         tunjangan yang bersifat tetap dan/atau variable.                      allowances which are fixed and/or variable.
      d. Membantu Dewan Komisaris melakukan penilaian                      d. Assist the Board of Commissioners in conducting
         kinerja dengan kesesuaian remunerasi yang diterima                    performance       assessments       according      to   the
         masing-masing anggota Direksi dan/atau anggota                        remuneration received by each member of the
         Dewan Komisaris.                                                      Board of Directors and/or members of the Board of
                                                                               Commissioners.
     e. Melakukan evaluasi terhadap kebijakan remunerasi                   e. Evaluate remuneration policies based on performance,
         yang didasarkan atas kinerja, risiko, kewajaran dengan                risk, fairness with peer groups, targets and long-term
         peer group, sasaran, dan strategi jangka panjang                      strategies of the Bank, fulfilment of reserves as regulated
         Bank, pemenuhan cadangan sebagaimana diatur                           in statutory regulations and the Bank’s potential income
         dalam peraturan perundang-undangan dan potensi                        in the future.
         pendapatan Bank di masa yang akan datang.
     f. Menyampaikan hasil evaluasi dan rekomendasi kepada                 f.Submit evaluation results and recommendations to the
         Dewan Komisaris mengenai:                                           Board of Commissioners regarding:
         • Kebijakan remunerasi bagi Direksi dan Dewan                       • Remuneration policy for Directors and Board of
             Komisaris untuk disampaikan kepada Rapat Umum                       Commissioners to be submitted to the General
             Pemegang Saham; dan                                                 Meeting of Shareholders; and
         • Kebijakan remunerasi bagi pegawai secara                          • The remuneration policy for employees as a whole
             keseluruhan untuk disampaikan kepada Direksi.                       is to be submitted to the Board of Directors.
     g. Memastikan bahwa kebijakan remunerasi telah sesuai                g. Ensure that the remuneration policy is in accordance
         dengan ketentuan yang berlaku.                                      with applicable regulations.
     h. Melakukan evaluasi secara berkala terhadap penerapan              h. Conduct regular evaluations of the implementation of
         kebijakan remunerasi di Bank.                                       remuneration policies at the Bank.
  2. Terkait Kebijakan Nominasi:                                       2. Regarding Nomination Policy:
     a. Menyusun dan memberikan rekomendasi kepada                        a. Prepare and provide recommendations to the Board of
         Dewan Komisaris mengenai:                                           Commissioners regarding:
         • Komposisi jabatan anggota Direksi dan/atau                        • Composition of positions of members of the
             anggota Dewan Komisaris.                                            Board of Directors and/or members of the Board o
                                                                                 Commissioners.
         •   Kebijakan dan kriteria yang dibutuhkan dalam                    • Policies and criteria required in the Nomination
             proses Nominasi.                                                    process.
         •   Kebijakan evaluasi kinerja bagi anggota Direksi dan/            • Performance evaluation policy for members of the
             atau anggota Dewan Komisaris.                                       Board of Directors and/or members of the Board of
                                                                                 Commissioners.




                                                        Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025     PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 413
                                                                                                                                               410
    Tata Kelola Perusahaan yang Baik            Laporan Keberlanjutan            Laporan Keuangan
    Good Corporate Governance                   Sustainability Report            Financial Statements




   b. Menyusun kebijakan evaluasi kinerja dan melakukan                          b. Develop performance evaluation policies and assess
      penilaian kinerja Direksi dan/atau Dewan Komisaris                            the performance of the Board of Directors and/or the
      berdasarkan tolok ukur yang telah disusun sebagai                             Board of Commissioners based on benchmarks that
      bahan evaluasi.                                                               have been prepared as evaluation material.

   c. Memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris                              c. Provide recommendations to the Board of
      mengenai program pengembangan kemampuan                                       Commissioners regarding capacity development
      anggota Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris.                             programs for members of the Board of Directors and/or
                                                                                    members of the Board of Commissioners.
   d. Mengidentifikasi dan memberikan rekomendasi                                d. Identify and provide recommendations regarding
      mengenai calon anggota Direksi dan/atau calon                                 prospective members of the Board of Directors and/or
      anggota Dewan Komisaris kepada Dewan Komisaris                                prospective members of the Board of Commissioners
      untuk disampaikan kepada Rapat Umum Pemegang                                  to the Board of Commissioners to be submitted to the
      Saham.                                                                        General Meeting of Shareholders.
   e. Memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris                              e. Provide recommendations to the Board of
      mengenai Pihak Independen yang akan menjadi                                   Commissioners regarding Independent Parties who
      Anggota Komite Audit dan Anggota Komite Pemantau                              will become Members of the Audit Committee and
      Risiko Bank.                                                                  Members of the Bank Risk Oversight Committee.

3. Menyusun Piagam Kerja Komite Remunerasi dan Nominasi                      3. Prepare a Remuneration and Nomination Committee Work
   dan melakukan tinjauan sesuai kebutuhan paling kurang 2                      Charter and conduct reviews as needed at least once every
   (dua) tahun sekali.                                                          2 (two) years.
4. Ketua Komite Remunerasi dan Nominasi bertugas dan                         4. The Head of the Remuneration and Nomination Committee
   bertanggung jawab untuk melakukan koordinasi atas                            is tasked with and responsible for coordinating all
   seluruh kegiatan Komite untuk memenuhi tujuan Komite                         Committee activities to fulfil the Committee’s objectives in
   sesuai dengan pembentukannya.                                                accordance with its formation.
5. Ketua dan Anggota Komite Remunerasi dan Nominasi                          5. The Head of Members of the Remuneration and Nomination
   bertanggung jawab untuk hal-hal sebagai berikut:                             Committee are responsible for the following matters:
   a. Menentukan rencana kerja tahunan;                                         a. Determine the annual work plan;
   b. Menentukan jadwal rapat tahunan;                                          b. Determine the annual meeting schedule;
   c. Membuat laporan berkala mengenai kegiatan Komite                          c. Make periodic reports regarding Committee activities
       serta hal-hal yang dirasakan perlu untuk menjadi                             and matters deemed necessary for the attention of the
       perhatian Dewan Komisaris;                                                   Board of Commissioners;
   d. Menghadiri rapat;                                                         d. Attend meetings;
   e. Berperan aktif dan memberikan kontribusinya dalam                         e. Play an active role and contribute to every Committee
       setiap kegiatan Rapat Komite.                                                Meeting activity.

Wewenang Komite Remunerasi dan Nominasi                                      Authority of Remuneration and Nomination
                                                                             Committee

Dalam melaksanakan tugasnya, Komite memiliki wewenang                        In carrying out its duties, the Committee has the following
sebagai berikut:                                                             authorities:
1. Melakukan komunikasi dengan Kepala Unit Kerja dan pihak-                  1. Communicate with the Head of Work Unit and other parties
   pihak lain di Bank untuk memperoleh informasi, klarifikasi                    at the Bank to obtain information, clarification and request
   serta meminta dokumen dan laporan yang diperlukan.                            necessary documents and reports.
2. Mengakses catatan atau informasi tentang pegawai, dana,                   2. Access records or information about employees, funds,
   aset serta sumber daya perusahaan lainnya yang berkaitan                      assets and other company resources related to the
   dengan pelaksanaan tugasnya.                                                  implementation of their duties.
3. Mendapatkan masukan dan atau saran dari pihak luar Bank                   3. Obtain input and/or suggestions from parties outside the
   yang berkaitan dengan tugasnya.                                               Bank related to their duties.
4. Melakukan kewenangan lain yang diberikan oleh Dewan                       4. Carry out other authorities granted by the Board of
   Komisaris.                                                                    Commissioners.




 PT ALLO BANK INDONESIA TBK            2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 414
411                         Performa 2025               Laporan Manajemen           Profil Perusahaan           Analisis dan Pembahasan Manajemen
                            Performance 2025             Management Reports            Company Profile               Management Discussion and Analysis




      Independensi Anggota Komite Remunerasi dan                                  Independence of Remuneration and Nomination
      Nominasi                                                                    Committee Members

      Seluruh anggota komite senantiasa bertindak secara                          All committee members always act independently in carrying
      independen dalam melaksanakan fungsi dan tugas Dewan                        out the functions and duties of the Board of Commissioners
      Komisaris terkait remunerasi dan nominasi terhadap anggota                  regarding remuneration and nomination of members of the
      Direksi dan anggota Dewan Komisaris untuk terus memperkuat                  Board of Directors and members of the Board of Commissioners
      sistem dan remunerasi Bank yang berbasis kinerja. Piagam                    to continue to strengthen the Bank's performance-based
      Komite Remunerasi dan Nominasi mengatur tentang bagaimana                   system and remuneration. The Remuneration and Nomination
      masing-masing anggota Komite dalam menjalankan aktivitas                    Committee Charter regulates how each Committee member
      profesionalnya secara terstruktur, sistematis, mudah dipahami               carries out their professional activities in a structured, systematic,
      dan konsisten, sehingga dapat dijadikan acuan bagi mereka                   easy-to-understand and consistent manner, so that it can be
      dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab serta                           used as a reference for them in carrying out their duties and
      meningkatkan kualitas dan efektifitas kerja antara berbagai                 responsibilities and improving the quality and effectiveness of
      organ dalam Bank.                                                           work between various organs within the Bank.

      Penyelenggaraan Rapat Komite Remunerasi dan                                 Implementation of Remuneration and Nomination
      Nominasi                                                                    Committee Meetings

  Komite Remunerasi dan Nominasi dapat menyelenggarakan                           The Remuneration and Nomination may convene meetings with
  rapat dengan ketentuan sebagai berikut:                                         the following conditions:
  1. Komite Remunerasi dan Nominasi mengadakan rapat                              1. The Remuneration and Nomination Committee holds
     secara berkala paling sedikit 1 kali dalam 3 (tiga) bulan.                       regular meetings at least once every 3 (three) months.
  2. Rapat Komite hanya dapat dilaksanakan jika dihadiri                          2. Committee meetings can only be held if attended by the
     mayoritas anggota komite, termasuk kehadiran:                                    majority of committee members, including the presence of:
     a. 1 (satu) orang Komisaris Independen; dan                                      a. 1 (one) Independent Commissioner; and
     b. 1 (satu) orang Pejabat Eksekutif yang membawahkan                             b. 1 (one) Executive Officer in charge of the Human
         fungsi Sumber Daya Manusia.                                                       Resources function.
  3. Keputusan rapat Komite Remunerasi dan Nominasi diambil                       3. Remuneration and Nomination Committee meeting
     berdasarkan musyawarah untuk mufakat.                                            decisions are taken based on deliberation to reach
                                                                                      consensus.
  4. Dalam hal tidak terjadi musyawarah mufakat sebagaimana                       4. In the event that consensus deliberation as referred to in
     dimaksud pada butir 3, pengambilan keputusan dilakukan                           point 3 does not occur, decisions are made based on the
     berdasarkan suara terbanyak.                                                     majority vote.
  5. Setiap rapat Komite Remunerasi dan Nominasi dituangkan                       5. Every meeting of the Remuneration and Nomination
     dalam risalah rapat, termasuk apabila terdapat perbedaan                         Committee is outlined in the minutes of the meeting,
     pendapat, yang ditandatangani oleh seluruh anggota                               including differences of opinion, which are signed by all
     Komite yang hadir.                                                               Committee members present.
  6. Rapat dapat dilakukan baik secara tatap muka maupun                          6. Meetings can be held either face-to-face or virtually via
     virtual melalui media telekonferensi atau sarana media                           teleconferencing or other media facilities that enable all
     lainnya yang memungkinkan semua peserta Rapat Komite                             Committee Meeting participants to see and hear each other
     saling melihat dan mendengar secara langsung serta                               directly and participate in the meeting.
     berpartisipasi dalam rapat.

  Di tahun 2025, Komite Remunerasi dan Nominasi telah                             In 2025, the Remuneration and Nomination Committee held
  menyelenggarakan rapat sebanyak 13 kali dengan frekuensi                        13 (thirteen) meetings with the following attendance frequency
  kehadiran dan rincian agenda pembahasan sebagai berikut:                        and discussion agenda details:


                     Nama                                          Jabatan                                    Jumlah Kehadiran Rapat
                     Name                                          Position                                 Number of Meeting Attendance

       Aviliani                                Ketua Komite Remunerasi dan Nominasi                                     13 (100%)
                                               Head of Remuneration and Nomination Committee
       Ali Gunawan                             Anggota Komite Remunerasi dan Nominasi                                   13 (100%)
                                               Member of Remuneration and Nomination Committee
       Netty Delima Simanjuntak                Anggota Komite Remunerasi dan Nominasi                                   13 (100%)
                                               Member of Remuneration and Nomination Committee




                                                                   Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025      PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 415
                                                                                                                                                              412
       Tata Kelola Perusahaan yang Baik             Laporan Keberlanjutan             Laporan Keuangan
       Good Corporate Governance                    Sustainability Report             Financial Statements




            Tanggal Rapat                                               Agenda Rapat                                                 Peserta Rapat
 No.
                Date                                                    Meeting Agenda                                             Meeting Participants

  1       8 Januari 2025           Pembahasan Remunerasi dan Fasilitas Tenaga Kerja Asing (TKA) PT Allo Bank Indonesia Tbk    1.   Aviliani
          January 8, 2025          Discussion of Remuneration and Facilities for Foreign Workers (TKA) at PT Allo Bank        2.   Ali Gunawan
                                   Indonesia Tbk                                                                              3.   Netty Delima Simanjuntak
  2       10 Februari 2025         Pembahasan Kandidat Tenaga Kerja Asing (TKA) PT Allo Bank Indonesia Tbk                    1.   Aviliani
          February 10, 2025        Discussion of Foreign Worker Candidates (TKA) for PT Allo Bank Indonesia Tbk               2.   Ali Gunawan
                                                                                                                              3.   Netty Delima Simanjuntak
  3       19 Februari 2025         Evaluasi Kinerja Allo Bank Periode 2024                                                    1.   Aviliani
          February 19, 2025        Performanc Evaluation of Allo Bank for the Period of 2024                                  2.   Ali Gunawan
                                                                                                                              3.   Netty Delima Simanjuntak
  4       24 Februari 2025         Pembahasan SDM di Level Pimpinan untuk Mendukung Pengembangan Bisnis Retail                1.   Aviliani
          February 24, 2025        dan Wholesale PT Allo Bank Indonesia Tbk                                                   2.   Ali Gunawan
                                   Discussion of HR at the Leadership Level to Support the Development of PT Allo Bank        3.   Netty Delima Simanjuntak
                                   Indonesia Tbk's Retail and Wholesale Businesses
  5       9 April 2025             Pembahasan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan PT Allo Bank Indonesia Tbk                    1.   Aviliani
          April 9, 2025            2025                                                                                       2.   Ali Gunawan
                                   Discussion of the 2025 Annual General Meeting of Shareholders of PT Allo Bank              3.   Netty Delima Simanjuntak
                                   Indonesia Tbk
  6       23 April 2025            Pembahasan Remunerasi Pengurus PT Allo Bank Indonesia Tbk Periode 2025-2026                1.   Aviliani
          April 23, 2025           Discussion of Remuneration of PT Allo Bank Indonesia Tbk Management for the 2025-          2.   Ali Gunawan
                                   2026 Period                                                                                3.   Netty Delima Simanjuntak
  7       28 April 2025            Pembahasan Peninjauan Gaji Karyawan dan Apresiasi Kinerja Karyawan Periode Tahun           1.   Aviliani
          April 28, 2025           2024                                                                                       2.   Ali Gunawan
                                   Discussion of Employee Salary Review and Employee Performance Appreciation for the         3.   Netty Delima Simanjuntak
                                   Period of 2024
  8       10 Juli 2025             Pembahasan Perubahan Pengurus PT Allo Bank Indonesia Tbk                                   1.   Aviliani
          July 10, 2025            Discussion of Changes to the Management of PT Allo Bank Indonesia Tbk                      2.   Ali Gunawan
                                                                                                                              3.   Netty Delima Simanjuntak
  9       23 Juli 2025             Pembahasan Penilaian Kemampuan dan Kepatutan Kandidat Wholesale & Treasury                 1.   Aviliani
          July 23, 2025            Director                                                                                   2.   Ali Gunawan
                                   Discussion of the Fit and Proper Assessment of Wholesale & Treasury Director               3.   Netty Delima Simanjuntak
                                   Candidates
  10      22 September 2025        Pembahasan Pengkinian Struktur Organisasi PT Allo Bank Indonesia Tbk                       1.   Aviliani
          September 22, 2025       Discussion of the Updated Organizational Structure of PT Allo Bank Indonesia Tbk           2.   Ali Gunawan
                                                                                                                              3.   Netty Delima Simanjuntak
  11      24 September 2025        Pembahasan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa PT Allo Bank Indonesia Tbk                 1.   Aviliani
          September 24, 2025       2025                                                                                       2.   Ali Gunawan
                                   Discussion of the Extraordinary General Meeting of Shareholders of PT Allo Bank            3.   Netty Delima Simanjuntak
                                   Indonesia Tbk 2025
  12      19 November 2025         Pembahasan Perpanjangan Masa Tugas Plt. President Director PT Allo Bank Indonesia Tbk      1.   Aviliani
          November 19, 2025        Discussion of the Extension of the Term of Office of the Acting President Director of PT   2.   Ali Gunawan
                                   Allo Bank Indonesia Tbk                                                                    3.   Netty Delima Simanjuntak
  13      24 November 2025         Pembahasan Pengkinian Kebijakan Tata Kelola Remunerasi PT Allo Bank Indonesia Tbk          1.   Aviliani
          November 24, 2025        Discussion of the Update of PT Allo Bank Indonesia Tbk's Remuneration Governance           2.   Ali Gunawan
                                   Policy                                                                                     3.   Netty Delima Simanjuntak



Peningkatan Kompetensi Komite Remunerasi dan                                      Competency Development of Remuneration and
Nominasi                                                                          Nomination Committee

Bank senantiasa melaksanakan program peningkatan                                  The Bank consistently implements competency improvement
kompetensi bagi Komite Remunerasi dan Nominasi guna                               programs for the Remuneration and Nomination Committee
mengoptimalkan seluruh tugasnya dan terus mengembangkan                           to optimize its duties and continually develop its capabilities in
kemampuannya sesuai dengan kondisi dan dinamika bisnis                            line with current business conditions and dynamics. Information
yang terjadi. Informasi mengenai peningkatan kompetensi                           regarding the Remuneration and Nomination Committee's
Komite Remunerasi dan Nominasi sepanjang tahun 2025 dapat                         competency improvement efforts throughout 2025 can be
dilihat pada Bab Profil Perusahaan dalam Laporan Tahunan ini.                     found in the Company Profile section of this Annual Report.




 PT ALLO BANK INDONESIA TBK               2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 416
413                   Performa 2025         Laporan Manajemen            Profil Perusahaan          Analisis dan Pembahasan Manajemen
                     Performance 2025         Management Reports            Company Profile              Management Discussion and Analysis




  Laporan Pelaksanaan Tugas Komite Remunerasi                          Report on Implementation of Duties of
  dan Nominasi                                                         Remuneration and Nomination Committee

  Selama tahun 2025, Komite Remunerasi dan Nominasi telah              During 2025, the Remuneration and Nomination Committee
  melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya melalui sejumlah            has carried out its duties and responsibilities through a number
  kegiatan, antara lain:                                               of activities, including:
  1. Pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) dan                  1. Conducting General Meetings of Shareholders (GMS) and
      Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB)                        Extraordinary General Meetings of Shareholders (EGMS)
      terkait dengan perubahan Pengurus Bank;                              related to changes in the Bank's Management;
  2. Mencatat dan mendukung penyesuaian remunerasi                     2. Recording and supporting adjustments to the Bank's
      Pengurus Bank; dan                                                   Management remuneration; and
  3. Pengkinian Kebijakan Tata Kelola Remunerasi Bank.                 3. Updating the Bank's Remuneration Governance Policy.

  Suksesi Direksi                                                      Board of Directors Succession

  Bank senantiasa menjalankan suksesi Direksi secara                   The Bank consistently implements a comprehensive Board
  menyeluruh guna memastikan calon pemimpin yang memiliki              of Directors succession process to ensure that prospective
  kualitas, pengalaman, dan keahlian yang memadai. Untuk itu,          leaders possess adequate qualities, experience, and
  Perseroan memiliki kriteria dalam penentuan Direksi Perseroan,       expertise. Therefore, the Company has established criteria for
  dan keputusan untuk mengangkat/memberhentikan Direksi.               determining the Board of Directors and for making decisions
  Pengangkatan dan pemberhentian anggota Direksi dilakukan             regarding the appointment and dismissal of members of the
  melalui RUPS sesuai dengan aturan hukum dan perundang-               Board of Directors. The appointment and dismissal of members
  undangan yang berlaku, Anggaran Dasar, dan POJK No. 33/              of the Board of Directors are conducted through a GMS in
  POJK.04/2014 tentang Direksi dan Dewan Komisaris Emiten              accordance with applicable laws and regulations, the Articles
  atau Perusahaan Publik.                                              of Association, and POJK No. 33/POJK.04/2014 concerning
                                                                       the Board of Directors and Board of Commissioners of Issuers
                                                                       or Public Companies.




                                                        Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025     PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 417
                                                                                                                                                414
   Tata Kelola Perusahaan yang Baik            Laporan Keberlanjutan            Laporan Keuangan
   Good Corporate Governance                   Sustainability Report            Financial Statements




Organ
Pendukung Direksi
● Supporting Organ of Board of Directors

                                                  Dalam       membantu       menjalankan               To assist in carrying out its management
                                                  tugas pengelolaan Bank, Direksi                      duties, the Board of Directors may
                                                  dapat membentuk organ pendukung                      establish supporting bodies as stipulated
                                                  sebagaimana diatur dalam ketentuan                   in statutory provisions. The Board of
                                                  perundang-undangan. Direksi telah                    Directors has structural supporting
                                                  memiliki organ pendukung struktural,                 bodies, namely the Corporate Secretary
                                                  yakni Sekretaris Perusahaan & PMO                    & PMO and the Internal Audit Work
                                                  dan Satuan Kerja Audit Internal (SKAI),              Unit (SKAI), as well as non-structural
                                                  serta organ pendukung non-struktural                 supporting bodies consisting of the Credit
                                                  yang terdiri dari Komite Kredit, Komite              Committee, Credit Policy Committee,
                                                  Kebijakan Perkreditan, Komite Aktiva                 Assets and Liabilities Committee, Risk
                                                  dan Pasiva, Komite Manajemen Risiko,                 Management Committee, Information
                                                  Komite Pengarah Teknologi Informasi,                 Technology       Steering      Committee,
                                                  dan Komite Produk.                                   Product Committee.



Komite Manajemen Risiko                           Bank membentuk Komite Manajemen                      The Bank established a Risk Management
                                                  Risiko untuk membantu dan memberikan                 Committee to assist and provide
Risk Management
                                                  arahan bagi anggota Direksi dalam                    direction to members of the Board of
Committee                                         melaksanakan tugas dan tanggung                      Directors in carrying out their duties
                                                  jawab terhadap proses implementasi                   and responsibilities regarding the risk
                                                  manajemen risiko di Bank dan untuk                   management implementation process
                                                  mewujudkan penerapan manajemen                       at the Bank and to realize the effective
                                                  risiko yang efektif dan pelaksanaan                  implementation of risk management and
                                                  fungsi    manajemen    risiko dalam                  the implementation of risk management
                                                  mengelola keseluruhan eksposur risiko                functions in managing the Bank's overall
                                                  Bank.                                                risk exposure.

                                                  Jumlah, Komposisi dan Susunan                        Number, Composition,
                                                  Komite Manajemen Risiko                              and Structure of the Risk
                                                  Tahun 2025                                           Management Committee in 2025

                                                  Bank membentuk Komite Manajemen                      The Bank has established a Risk
                                                  Risiko untuk membantu dan memberikan                 Management Committee to assist
                                                  arahan bagi anggota Direksi dalam                    and provide direction to the Board of
                                                  melaksanakan tugas dan tanggung                      Directors in carrying out their duties
                                                  jawab terhadap proses implementasi                   and responsibilities regarding the Bank's
                                                  manajemen risiko di Bank dan untuk                   risk    management        implementation
                                                  mewujudkan penerapan manajemen                       process and to ensure effective risk
                                                  risiko yang efektif dan pelaksanaan                  management implementation and the
                                                  fungsi    manajemen    risiko dalam                  implementation of risk management
                                                  mengelola keseluruhan eksposur risiko                functions in managing the Bank's overall
                                                  Bank.                                                risk exposure.




 PT ALLO BANK INDONESIA TBK           2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 418
415                   Performa 2025         Laporan Manajemen            Profil Perusahaan          Analisis dan Pembahasan Manajemen
                     Performance 2025         Management Reports            Company Profile              Management Discussion and Analysis




  Komposisi Komite Manajemen Risiko:                                   Risk Management Committee Composition:
  • Direktur Risk, Compliance & Legal (ketua)                          •    Risk, Compliance & Legal Director (Chairman)
  • Direktur Utama (Anggota)                                           •    President Director (Member)
  • Direktur Finance, Operations & Human Capital (Anggota)             •    Finance, Operations & Human Capital Director (Member)
  • Direktur Digital (Anggota)                                         •    Digital Director (Member)
  • Chief Wholesale & Treasury (Anggota)                               •    Chief Wholesale & Treasury (Member)
  • Chief Data Analytics & Artificial Intelligence (Anggota)           •    Chief Data Analytics & Artificial Intelligence (Member)
  • Chief Digital Technology (Anggota)                                 •    Chief Digital Technology (Member)
  • Chief Digital Lending (Anggota)                                    •    Chief Digital Lending (Member)
  • Pimpinan Divisi Terkait (Undangan)                                 •    Heads of Relevant Divisions (Invitees)
  • Divisi Enterprise, Operational & Market Risk (Sekretariat)         •    Enterprise, Operational & Market Risk Division (Secretariat)

  Tugas dan Wewenang Komite Manajemen Risiko                           Duties and Authorities of Risk Management
                                                                       Committee

  Komite Manajemen Risiko bertugas dan bertanggung jawab               Risk Management Committee is tasked with and responsible
  untuk melakukan evaluasi dan memberikan rekomendasi                  for evaluating and providing recommendations to President
  kepada Direktur Utama paling kurang meliputi:                        Director regarding:
  1. Penyusunan       kebijakan    Manajemen        Risiko serta       1. 1Preparation of Risk Management policies and changes
     perubahannya, termasuk strategi Manajemen Risiko,                     thereto, including Risk Management strategies, Level of Risk
     Tingkat Risiko yang diambil dan Toleransi Risiko, kerangka            taken and Risk Tolerance, Risk Management framework and
     Manajemen Risiko serta rencana kontinjensi untuk                      contingency plans to anticipate the occurrence of abnormal
     mengantisipasi terjadinya kondisi tidak normal.                       conditions.
  2. Penyusunan       kebijakan    Manajemen        Risiko serta       2. Preparation of Risk Management policies and changes
     perubahannya, termasuk strategi Manajemen Risiko,                     thereto, including Risk Management strategies, Level of Risk
     Tingkat Risiko yang diambil dan Toleransi Risiko, kerangka            taken and Risk Tolerance, Risk Management framework and
     Manajemen Risiko serta rencana kontinjensi untuk                      contingency plans to anticipate the occurrence of abnormal
     mengantisipasi terjadinya kondisi tidak normal.                       conditions.
  3. Penetapan kebijakan dan/atau keputusan bisnis yang                3. Determination of policies and/or business decisions that
     menyimpang dari prosedur normal, seperti pelampauan                   deviate from normal procedures, such as exceeding
     ekspansi usaha yang signifikan dibandingkan dengan                    significant business expansion compared to the Bank’s
     Rencana Bisnis Bank yang telah ditetapkan sebelumnya,                 previously determined Business Plan, or taking Risk
     atau pengambilan posisi/eksposur Risiko yang melampaui                positions/exposures that exceed predetermined limits.
     limit yang telah ditetapkan.
  4. Menetapkan Risk Limit (Risk Appetite dan Risk Tolerance)          4. Determine the Risk Limit (Risk Appetite and Risk Tolerance)
     dari setiap bidang Risiko (Risk Taking Limit).                       for each Risk area (Risk Taking Limit).
  5. Memantau dan mengevaluasi penerapan Risk Limit                    5. Monitor and evaluate the implementation of Risk Limits in
     disesuaikan dengan ketentuan Risk Limit yang berlaku.                accordance with applicable Risk Limit provisions.
  6. Menetapkan kebijakan yang harus diambil berdasarkan               6. Determine the policies that must be taken based on the
     hasil evaluasi.                                                      evaluation results.
  7. Mengevaluasi Laporan Profil Risiko Triwulanan dan                 7. Evaluate the Quarterly and Semester Risk Profile Reports
     Semesteran serta Laporan Penilaian Tingkat Kesehatan                 as well as the Bank Health Level Assessment Report (PTKB)
     Bank (PTKB) sebelum disampaikan ke OJK sebagai laporan               before submitting it to the OJK as a routine report.
     rutin.
  8. Mengevaluasi agar strategi bisnis Bank sejalan dengan             8. Conduct evaluation to align the Bank’s business strategy
     strategi Risiko.                                                     with the Risk strategy.
  9. Memantau isu-isu yang cukup signifikan melalui laporan            9. Monitor significant issues through reports submitted by the
     yang disampaikan oleh sekretariat Komite.                            Committee secretariat.




                                                        Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025     PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 419
                                                                                                                                             416
    Tata Kelola Perusahaan yang Baik            Laporan Keberlanjutan            Laporan Keuangan
    Good Corporate Governance                   Sustainability Report            Financial Statements




Laporan Singkat Pelaksanaan Tugas dan Kegiatan                               Report in Implementation of Risk Management
Komite Manajemen Risiko                                                      Committee Activities

Sepanjang tahun 2025, Komite Manajemen Risiko telah                          Throughout 2025, the Risk Management Committee has
melaksanakan tugasnya, termasuk memperbaharui Kebijakan                      carried out its duties, including updating the Risk Management
Komite Manajemen Risiko; memberikan rekomendasi atas risk                    Committee Policy; providing recommendations on the risk
appetite statement dan profil risiko yang disusun manajemen                  appetite statement and risk profile prepared by management
dan penetapan Tingkat Kesehatan Bank; mengevaluasi hasil                     and determining the Bank's Soundness Level; evaluating the
penilaian delapan jenis Profil Risiko Bank, di antaranya Risiko              results of the assessment of eight types of Bank Risk Profiles,
Kredit, Pasar, Likuiditas, Operasional, Reputasi, Hukum,                     including Credit, Market, Liquidity, Operational, Reputation,
Strategis, dan Kepatuhan; memonitor Risk Appetite Statement                  Legal, Strategic, and Compliance Risk; monitoring the Bank's
Bank, termasuk limit risiko sesuai dengan matrik risiko yang                 Risk Appetite Statement, including risk limits in accordance
telah ditetapkan untuk delapan jenis risiko dan ketahanan                    with the established risk matrix for the eight types of risk and
modal; mengevaluasi pengelolaan permodalan Bank dengan                       capital resilience; evaluating the Bank's capital management by
mengaitkan tingkat risiko dengan kecukupan modal sesuai                      linking the risk level to capital adequacy in accordance with the
dengan ketentuan.                                                            provisions.

Penilaian Kinerja Komite Manajemen Risiko oleh                               Performance Assessment of Risk Management
Direksi                                                                      Committee by Board of Directors

Direksi secara berkala melakukan penilaian terhadap kinerja                  The Board of Directors periodically assesses the performance
Komite Manajemen Risiko setiap tahunnya. Penilaian ini                       of the Risk Management Committee annually. This assessment
merupakan evaluasi terhadap pelaksanaan tugas dan                            evaluates the implementation of the Risk Management
tanggung jawab Komite Manajemen Risiko dalam mendukung                       Committee's duties and responsibilities in supporting the Board
pelaksanaan fungsi pengelolaan perusahaan yang dilakukan                     of Directors' corporate governance functions. Based on the
oleh Direksi. Berdasarkan hasil evaluasi yang dilakukan, Direksi             evaluation results, the Board of Directors assesses that the Risk
menilai bahwa Komite Manajemen Risiko telah melaksanakan                     Management Committee has performed its duties effectively
tugasnya dengan baik melalui penelaahan terhadap sistem                      through a review of the Bank's risk management system and
manajemen risiko Bank dan pemantauan realisasinya sepanjang                  monitoring its implementation throughout 2025.
tahun 2025.




Komite Kredit
Credit Committee

Bank membentuk Komite Kredit dengan tujuan untuk                             The Bank established a Credit Committee with the aim of
membantu Direksi dalam menetapkan keputusan di bidang                        assisting the Board of Directors in making decisions in the
perkreditan, khususnya dalam rangka memberikan persetujuan/                  credit sector, particularly in the context of approving/rejecting
menolak suatu usulan permohonan kredit yang dituangkan                       a proposed credit application which is stated in the form of
dalam bentuk proposal kredit yang diajukan oleh calon debitur/               a credit proposal submitted by a prospective debtor/debtor
debitur melalui petugas Bank yang telah ditunjuk.                            through a designated Bank officer.

Jumlah, Komposisi dan Susunan Komite Kredit                                  Number, Composition, and Structure of Credit
Tahun 2025                                                                   Committee in 2025

Komite kredit terdiri dari Kredit Wholesale, Kredit Treasury, dan            The Credit Committee encompasses Wholesale Credit,
Kredit Digital.                                                              Treasury Credit, and Digital Credit.
1. Susunan Komite Kredit Wholesale:                                          1. Composition of the Wholesale Credit Committee:
   a. Ketua Komite: President Director                                           a. Committee Chair: President Director
   b. Anggota Komite: Business Director                                          b. Committee Member: Business Director
   c. Undangan Tetap: Risk, Compliance, & Legal Director                         c. Permanent Invitee: Risk, Compliance, & Legal Director
   d. Sekretaris Komite: Credit Review & Restructure Specialist                  d. Committee Secretary: Credit Review & Restructure
                                                                                    Specialist
2. Susunan Komite Kredit Treasury:                                           2. Composition of the Treasury Credit Committee:
   a. Ketua Komite: President Director                                           a. Committee Chair: President Director
   b. Anggota Komite: Business Director                                          b. Committee Member: Business Director
   c. Undangan Tetap: Risk, Compliance, & Legal Director                         c. Permanent Invitee: Risk, Compliance, & Legal Director



  PT ALLO BANK INDONESIA TBK           2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 420
417                     Performa 2025         Laporan Manajemen               Profil Perusahaan       Analisis dan Pembahasan Manajemen
                       Performance 2025         Management Reports               Company Profile           Management Discussion and Analysis




       d. Sekretaris Komite: Credit Review & Restructure Specialist         d. Committee Secretary: Credit Review & Restructure
                                                                               Specialist
  3. Susunan Komite Kredit Digital:                                      3. Composition of the Digital Credit Committee:
     a. Ketua Komite: President Director                                    a. Committee Chair: President Director
     b. Anggota Komite: Digital Director                                    b. Committee Member: Digital Director
     c. Undangan Tetap: Risk, Compliance, & Legal Director                  c. Permanent Invitee: Risk, Compliance, & Legal Director
  4. Susunan Komite Restruktur Kredit Wholesale:                         4. Composition of the Wholesale Credit Restructuring
                                                                            Committee:
       a. Ketua Komite: President Director                                  a. Committee Chair: President Director
       b. Anggota Komite: Finance, Operations & Human Capital               b. Committee Member: Finance, Operations & Human
          Director                                                             Capital Director
       c. Undangan Tetap: Risk, Compliance, & Legal Director                c. Permanent Invitee: Risk, Compliance, & Legal Director
       d. Sekretaris Komite: Credit Review & Restructure Specialist         d. Committee Secretary: Credit Review & Restructure
                                                                               Specialist

  Tugas dan Wewenang Komite Kredit                                       Duties and Authorities of the Credit Committee

  1. Bertanggung jawab untuk memberikan persetujuan atau                 1.    Responsible for approving or rejecting credit applications
     penolakan atas permohonan kredit dan/atau permohonan                      and/or credit restructuring applications after obtaining
     restrukturisasi kredit setelah memperoleh informasi yang                  sufficient information from the proposer.
     cukup dari pengusul.
  2. Dalam memberikan keputusan atas usulan kredit dan/atau              2. In making decisions on credit proposals and/or credit
     restrukturisasi kredit, Komite Kredit wajib:                           restructuring, the Credit Committee is obliged to:
     a. Mempertimbangkan kajian dari Unit Kerja yang                        a. Consider studies from the Work Unit in charge of the
         membawahi fungsi Credit Review & Restructure, Unit                     Credit Review & Restructure function, the Work Unit
         Kerja yang membawahi fungsi Legal, dan Unit Kerja yang                 in charge of the Legal function, and the Work Unit in
         membawahi fungsi Compliance. Hasil kajian tersebut                     charge of the Compliance function. The results of this
         dapat digunakan sebagai dasar untuk melakukan                          study can be used as a basis for making changes and/
         perubahan dan/atau penambahan persyaratan guna                         or additional requirements to mitigate credit risks that
         memitigasi risiko kredit yang mungkin akan timbul.                     may arise.
     b. Memastikan bahwa seluruh aspek telah memenuhi                       b. Ensure that all aspects fulfill the principles of providing
         prinsip pemberian kredit yang sehat sesuai dengan                      healthy credit in accordance with the Bank’s Credit
         Pedoman Kebijakan Perkreditan Bank, tidak melanggar                    Policy Guidelines, do not violate the provisions of
         ketentuan prinsip kehati-hatian Bank yang berpedoman                   the Bank’s prudential principles which are guided by
         pada peraturan atau ketentuan eksternal maupun                         external and internal regulations or provisions, and
         internal, dan memastikan kelayakan pemberian kredit                    ensure the appropriateness of providing credit and
         serta meminimalkan potensi moral hazard.                               minimize the potential for moral hazard.

  Laporan Singkat Pelaksanaan Tugas dan Kegiatan                         Report on Implementation of Credit Committee
  Komite Kredit                                                          Duties

  Sepanjang tahun 2025, Komite Kredit telah melaksanakan                 Throughout 2025, the Credit Committee has carried out
  kegiatan sesuai dengan fungsinya yaitu dengan mengevaluasi             activities in accordance with its function, namely by evaluating
  dan memutuskan proposal kredit yang diajukan oleh petugas              and deciding on credit proposals submitted by Bank officers for
  Bank atas proposal kredit baru sesuai dengan ketentuan yang            new credit proposals in accordance with applicable provisions.
  berlaku.

  Penilaian Kinerja Komite Kredit oleh Direksi                           Performance Evaluation of Credit Committee by
                                                                         Board of Directors
  Direksi secara berkala melakukan penilaian terhadap kinerja            The Board of Directors periodically evaluates the performance
  Komite Kredit setiap tahunnya. Penilaian ini merupakan evaluasi        of the Credit Committee annually. This assessment evaluates
  terhadap pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Komite                   the Credit Committee's implementation of its duties and
  Kredit dalam mendukung pelaksanaan fungsi pengelolaan                  responsibilities in supporting the Board of Directors' corporate
  perusahaan yang dilakukan oleh Direksi. Berdasarkan hasil              governance functions. Based on the evaluation results, the
  evaluasi yang dilakukan, Direksi menilai bahwa Komite Kredit           Board of Directors believes that the Credit Committee has
  telah melaksanakan tugasnya secara baik dengan melakukan               performed its duties effectively by evaluating and approving
  evaluasi dan memutuskan proposal kredit yang diajukan oleh             new credit proposals submitted by Bank officers in 2025.
  petugas Bank atas proposal kredit baru pada tahun 2025.




                                                          Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025     PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 421
                                                                                                                                                 418
       Tata Kelola Perusahaan yang Baik            Laporan Keberlanjutan             Laporan Keuangan
       Good Corporate Governance                   Sustainability Report             Financial Statements




Komite Kebijakan Perkreditan Bank                                               Bank Credit Policy Committee

Bank membentuk Komite Kebijakan Perkreditan Bank untuk                          The Bank established a Bank Credit Policy Committee to assist
membantu Direksi dalam melaksanakan tugas dan tanggung                          the Board of Directors in carrying out duties and responsibilities
jawab terkait pengelolaan kebijakan perkreditan yang                            related to the management of credit policies aimed at
bertujuan untuk mendukung pemberian kredit yang sehat dan                       supporting healthy credit provision and containing elements
mengandung unsur pengendalian internal mulai tahap awal                         of internal control from the initial stage of the credit activity
proses kegiatan perkreditan sampai dengan tahap pemantauan                      process to the credit monitoring stage by paying attention to
perkreditan dengan memperhatikan prinsip kehati-hatian.                         the principle of prudence.

Jumlah, Komposisi dan Susunan Komite Kebijakan                                  Number, Composition, and Structure of Bank
Perkreditan Bank Tahun 2025                                                     Credit Policy Committee in 2025

Bank membentuk Komite Kebijakan Perkreditan untuk                               The Bank established the Loan Policy Committee to assist the
membantu Direksi dalam melaksanakan tugas dan tanggung                          Board of Directors in carrying out its duties and responsibilities
jawab terkait pengelolaan kebijakan perkreditan yang                            related to loan policy management, which was designed to
bertujuan untuk mendukung pemberian kredit yang sehat dan                       support sound loan provisions and incorporate elements of
mengandung unsur pengendalian internal mulai tahap awal                         internal control from the initial stages of the loaning process
proses kegiatan perkreditan sampai dengan tahap pemantauan                      through to the loan monitoring stage, all while adhering to
perkreditan dengan memperhatikan prinsip kehati-hatian.                         prudent principles.

Komposisi Komite Kebijakan Perkreditan:                                         The following is the Loan Policy Committee's composition:
• Direktur Utama (ketua)                                                        • President Director (Chairperson)
• Direktur Digital (Wakil Ketua)                                                • Director of Digital Affairs (Vice Chairperson)
• Unit Kerja Credit Risk (Sekretaris merangkap Anggota)                         • Loan Risk Work Unit (Secretary and Member)
• Direktur Risiko, Kepatuhan & Hukum (Anggota)                                  • Director of Risk, Compliance & Legal (Member)
• Chief Wholesale & Treasury (Anggota)                                          • Chief of Wholesale & Treasury (Member)
• Chief Digital Lending (Anggota)                                               • Chief of Digital Lending (Member)
• Pimpinan Tertinggi Unit Kerja fungsi Operational (Anggota)                    • Head of Operational Work Unit (Member)
• Pimpinan Tertinggi Unit Kerja fungsi Kredit Bisnis (Anggota)                  • Head of Business Loan Work Unit (Member)
• Pimpinan Tertinggi Unit Kerja fungsi Produk (Anggota)                         • Head of Product Work Unit (Member)
• Pimpinan Tertinggi Unit Kerja fungsi Kepatuhan (Anggota)                      • Head of Compliance Work Unit (Member)
• Pimpinan Tertinggi Unit Kerja fungsi Manajemen Risiko                         • Head of Risk Management Work Unit (Member)
   (Anggota)
• Pimpinan Tertinggi Unit Kerja lainnya yang sesuai dengan                      •    Head of other Work Units as needed for discussion.
   kebutuhan pembahasan.

Tugas dan Wewenang Komite Kebijakan                                             Duties and Authorities of Bank Credit Policy
Perkreditan Bank                                                                Committee

1.    Menyampaikan laporan tertulis secara berkala kepada                       1.   Submit regular written reports to the Board of Directors
      Direksi dengan tembusan kepada Dewan Komisaris,                                with a copy to the Board of Commissioners, regarding:
      mengenai:
      a. Hasil pengawasan atas penerapan dan pelaksanaan                           a. Results of supervision of the implementation and
          KPB.                                                                         implementation of the KPB.
      b. Hasil pemantauan dan evaluasi pelaksanaan ketentuan                       b. Results of monitoring and evaluation of the
          perkreditan yang sudah dijalankan.                                           implementation of credit provisions that have been
                                                                                       implemented.
2. Memberikan saran mengenai langkah-langkah perbaikan                          2. Provide suggestions regarding corrective steps that
   yang sebaiknya diambil untuk memitigasi risiko yang                             should be taken to mitigate risks that may arise from the
   mungkin timbul atas implementasi suatu kebijakan dalam                          implementation of a policy in written reports that are made
   laporan tertulis yang dibuat secara berkala.                                    periodically.




     PT ALLO BANK INDONESIA TBK           2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 422
419                   Performa 2025        Laporan Manajemen             Profil Perusahaan        Analisis dan Pembahasan Manajemen
                     Performance 2025       Management Reports              Company Profile            Management Discussion and Analysis




  Laporan Singkat Pelaksanaan Tugas dan Kegiatan                     Report on Implementation of Credit Policy
  Komite Kebijakan Perkreditan Bank                                  Committee Activities

  Sepanjang tahun 2025, Komite Kebijakan Perkreditan telah           Throughout 2025, the Credit Policy Committee has carried
  melaksanakan kegiatan sesuai dengan fungsinya yaitu                out activities in accordance with its function, namely providing
  memberikan masukan kepada Direksi terkait penyusunan,              input to the Board of Directors regarding the preparation,
  mengawasi penerapan dan melakukan evaluasi atas kebijakan          monitoring the implementation and conducting evaluations of
  perkreditan Bank dalam rangka melakukan mitigasi proses            the Bank's credit policies in order to mitigate the credit process
  perkreditan sesuai dengan prinsip kehati hatian.                   in accordance with the principle of prudence.

  Penilaian Kinerja Komite Kebijakan Perkreditan                     Performance Assessment of Bank Credit Policy
  Bank oleh Direksi                                                  Committee by Board of Directors

  Direksi secara berkala melakukan penilaian terhadap kinerja        The Board of Directors periodically assesses the performance
  Komite Kebijakan Perkreditan Bank setiap tahunnya. Penilaian       of the Bank Credit Policy Committee annually. This assessment
  ini merupakan evaluasi terhadap pelaksanaan tugas dan              evaluates the implementation of the Bank Credit Policy
  tanggung jawab Komite Kebijakan Perkreditan Bank dalam             Committee's duties and responsibilities in supporting the
  mendukung pelaksanaan fungsi pengelolaan perusahaan                implementation of the company's management functions
  yang dilakukan oleh Direksi. Berdasarkan hasil evaluasi            carried out by the Board of Directors. Based on the evaluation
  yang dilakukan, Direksi menilai bahwa Komite Kebijakan             results, the Board of Directors assesses that the Bank Credit
  Perkreditan Bank telah melaksanakan tugasnya secara baik           Policy Committee has carried out its duties properly by
  dengan melakukan pengawasan dan evaluasi atas kebijakan            supervising and evaluating the Bank's credit policies to mitigate
  perkreditan Bank guna memitigasi proses perkreditan sesuai         credit processes in accordance with prudential principles by
  dengan prinsip kehati-hatian pada tahun 2025.                      2025.




  Komite ALCO
  ALCO Committee

  Bank membentuk Komite Aset dan Liabilitas (ALCO) untuk             The Bank established an Asset and Liability Committee (ALCO)
  membantu pelaksanaan tugas Direksi dalam memelihara                to assist the Board of Directors in carrying out its duties in
  struktur neraca secara menyeluruh yang meliputi analisis dan       maintaining a comprehensive balance sheet structure, which
  perumusan kebijakan, strategi, pengambilan keputusan, serta        includes analysis and formulation of policies, strategies,
  pengawasan dalam pengelolaan Risiko Likuiditas, Risiko Suku        decision-making, and supervision in managing Liquidity Risk,
  Bunga, Risiko Pasar, dan permodalan yang sejalan dengan            Interest Rate Risk, Market Risk, and capital in line with regulatory
  peraturan regulator dan strategi bisnis Bank.                      regulations and the Bank's business strategy.

  Jumlah, Komposisi, dan Susunan Komite ALCO                         Number, Composition, and Structure of ALCO
  Tahun 2025                                                         Committee in 2025

  Bank membentuk Komite Aset dan Liabilitas (ALCO) untuk             The Bank has established an Asset and Liability Committee
  membantu pelaksanaan tugas Direksi dalam memelihara                (ALCO) to assist the Board of Directors in maintaining a
  struktur neraca secara menyeluruh yang meliputi analisis dan       comprehensive balance sheet structure. This included analysis
  perumusan kebijakan, strategi, pengambilan keputusan, serta        and formulation of policies, strategies, decision-making, and
  pengawasan dalam pengelolaan Risiko Likuiditas, Risiko Suku        oversight of the Bank's Liquidity Risk, Interest Rate Risk, Market
  Bunga, Risiko Pasar dan permodalan yang sejalan dengan             Risk, and capital management, all of which are in line with
  peraturan regulator dan strategi bisnis Bank.                      regulations and the Bank's business strategy.

  Komposisi Komite Aset dan Liabilitas:                              The following is the composition of the Asset and Liability
                                                                     Committee:
  •   Direktur yang membawahi fungsi Wholesale & Treasury            • Director of Wholesale & Treasury (Chairperson)
      (Ketua)
  •   Direktur Utama (Anggota)                                       •    President Director (Member)
  •   Direktur Keuangan, Operasional & Human Capital (Anggota)       •    Director of Finance, Operations & Human Capital (Member)
  •   Direktur Risiko, Kepatuhan & Hukum (Anggota)                   •    Director of Risk, Compliance & Legal (Member)
  •   Direktur Digital (Anggota)                                     •    Director of Digital (Member)




                                                      Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025     PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 423
                                                                                                                                                    420
       Tata Kelola Perusahaan yang Baik            Laporan Keberlanjutan             Laporan Keuangan
       Good Corporate Governance                   Sustainability Report             Financial Statements




•     Pimpinan Tertinggi Unit Kerja fungsi Finance & Accounting                 •    Head of Finance & Accounting Unit (Invitee)
      (Undangan)
•     Pimpinan Tertinggi Unit Kerja fungsi Funding Wholesale                    •    Head of Wholesale Funding Unit (Invitee)
      (Undangan)
•     Pimpinan Tertinggi Unit Kerja fungsi Funding Retail                       •    Head of Retail Funding Unit (Invitee)
      (Undangan)
•     Pimpinan Tertinggi Unit Kerja fungsi Credit Wholesale                     •    Head of Wholesale Credit Unit (Invitee)
      (Undangan)
•     Pimpinan Tertinggi Unit Kerja fungsi Credit Retail (Undangan)             •    Head of Retail Credit Unit (Invitee)
•     Pimpinan Tertinggi Unit Kerja fungsi Credit Risk (Undangan)               •    Head of Credit Risk Unit (Invitee)
•     Pimpinan Tertinggi Unit Kerja fungsi Enterprise, Operational              •    Head of Enterprise, Operational & Market Risk Unit (Invitee)
      & Market Risk (Undangan)
•     Pimpinan Tertinggi Unit Kerja fungsi Treasury (Sekretaris)                •    Head of Treasury Unit (Secretary)


Tugas dan Wewenang Komite ALCO                                                  Duties and Authorities of ALCO Committee

1. Menetapkan target keuangan Bank (jangka pendek dan                           1.   Establish the Bank's financial targets (short and medium
   menengah) guna mempertahankan dan meningkatkan nilai                              term) to maintain and increase the Bank's value by
   Bank melalui optimalisasi spread antara pendapatan dan                            optimizing the spread between income and costs at a
   biaya pada tingkat risiko yang dapat ditoleransi.                                 tolerable risk level.
2. Memastikan bahwa target keuangan yang ditetapkan                             2.   Ensure that the Bank's financial targets are approved by the
   Bank mendapatkan persetujuan dari Dewan Komisaris.                                Board of Commissioners. The implementation of the Asset
   Pelaksanaan disiplin Asset and Liabilities Management                             and Liabilities Management (ALMA) discipline by ALCO
   (ALMA) oleh ALCO secara praktis mengarah kepada                                   practically leads to the achievement of these financial
   pencapaian target-target keuangan tersebut.                                       targets.
3. Menetapkan strategi ALMA untuk mencapai target-target                        3.   Establish the ALMA strategy to achieve these targets,
   tersebut melalui: (i) Penetapan Rencana Bisnis; (ii) Komposisi                    through: (i) Determination of the Business Plan; (ii)
   neraca dan off balance sheet aktiva/pasiva; (iii) Produk dan                      Composition of the balance sheet and off-balance sheet
   jasa yang ditawarkan; (iv) Penentuan tingkat suku bunga                           assets/liabilities; (iii) Products and services offered; (iv)
   dan/atau pricing untuk semua produk dan jasa Bank.                                Determination of interest rates and/or pricing for all Bank
                                                                                     products and services.
4. Menjaga agar dalam pelaksanaan strategi ALMA, Bank                           4.   Ensure that while implementing the ALMA strategy, the
   tetap menjaga Bank-wide risk level pada tingkat yang sesuai                       Bank maintains the Bank-wide risk level at a level that
   dengan risk appetite.                                                             matches with risk appetite.
5. Menetapkan infrastruktur guna melaksanakan strategi                          5.   Establish the infrastructure to implement the ALMA strategy.
   ALMA.

Laporan Singkat Pelaksanaan Tugas dan Kegiatan                                  Report on Implementation of ALCO Committee
Komite ALCO                                                                     Activities

Sepanjang tahun 2025, Komite ALCO telah melaksanakan                            Throughout 2025, the ALCO Committee carried out activities in
kegiatan sesuai dengan fungsinya yaitu mengoptimalkan neraca                    accordance with its function of optimizing the Bank's balance
Bank agar menghasilkan profit yang maksimal dan memelihara                      sheet to generate maximum profits and maintaining liquidity in
likuiditas Bank sesuai kebutuhan neraca serta memastikan                        accordance with the Bank's balance sheet requirements. It also
kondisi likuiditas yang patuh terhadap peraturan internal dan                   ensured compliance with internal and external regulations. This
eksternal, antara lain dengan cara mengelola risiko suku bunga                  included managing interest rate risk on the Bank's balance sheet
di neraca Bank serta merumuskan contingency funding plan                        and formulating a contingency funding plan in accordance with
sesuai dengan peraturan yang berlaku.                                           applicable regulations.




     PT ALLO BANK INDONESIA TBK           2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 424
421                   Performa 2025         Laporan Manajemen              Profil Perusahaan        Analisis dan Pembahasan Manajemen
                      Performance 2025        Management Reports              Company Profile            Management Discussion and Analysis




   Penilaian Kinerja Komite ALCO oleh Direksi                          Performance Assessment of ALCO Committee by
                                                                       Board of Directors

   Direksi secara berkala melakukan penilaian terhadap kinerja         The Board of Directors periodically assesses the performance
   Komite ALCO setiap tahunnya. Penilaian ini merupakan evaluasi       of the ALCO Committee annually. This assessment evaluates
   terhadap pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Komite                the implementation of the ALCO Committee's duties and
   ALCO dalam mendukung pelaksanaan fungsi pengelolaan                 responsibilities in supporting the implementation of the
   perusahaan yang dilakukan oleh Direksi. Berdasarkan hasil           company's management functions carried out by the Board of
   evaluasi yang dilakukan, Direksi menilai bahwa Komite ALCO          Directors. Based on the results of the evaluation, the Board of
   telah melaksanakan tugasnya secara baik dengan berupaya             Directors assesses that the ALCO Committee has carried out its
   mengoptimalkan neraca Bank agar mampu menghasilkan profit           duties well by striving to optimize the Bank's balance sheet to
   maksimal dan memelihara likuiditas Bank, serta memastikan           generate maximum profits and maintain the Bank's liquidity, as
   kondisi likuiditas yang patuh terhadap peraturan internal dan       well as ensuring liquidity conditions that comply with internal
   eksternal.                                                          and external regulations.

   Komite Pengarah Teknologi Informasi                                 Information Technology Steering Committee

   Bank membentuk Komite Pengarah Teknologi Informasi untuk            The Bank established an Information Technology Steering
   membantu pelaksanaan tugas Direksi dalam melaksanakan               Committee to assist the Board of Directors in carrying out its
   tugas dan tanggung jawab terhadap penetapan Rencana                 duties and responsibilities regarding the determination of the
   Strategis Teknologi Informasi dan realisasi kebijakan               Information Technology Strategic Plan and the realization of
   pengembangan serta evaluasi penggunaan teknologi informasi.         development policies and evaluation of the use of information
                                                                       technology.

   Jumlah, Komposisi dan Susunan Komite Pengarah                       Number, Composition, and Structure of
   Teknologi Informasi Tahun 2025                                      Information Technology Steering Committee in
                                                                       2025

   Bank membentuk Komite Pengarah Teknologi Informasi untuk            The Bank has established an Information Technology (IT)
   membantu pelaksanaan tugas Direksi dalam melaksanakan               Steering Committee to assist the Board of Directors in carrying
   tugas dan tanggung jawab terhadap penetapan Rencana                 out its duties and responsibilities when it comes to establishing
   Strategis Teknologi Informasi dan realisasi kebijakan               an IT Strategic Plan and policy implementation for the Bank's
   pengembangan serta evaluasi penggunaan teknologi informasi.         development and evaluation of its IT usage.

   Komposisi Komite Pengarah Teknologi Informasi:                      The following is the composition of the Information Technology
                                                                       Steering Committee:
   •   Direktur yang membawahi fungsi Teknologi Informasi              • Director of Information Technology (Chairperson)
       (Ketua)
   •   Direktur Keuangan, Operasional dan Human Capital                •    Director of Finance, Operations, and Human Capital
       (Anggota)                                                            (Member)
   •   Direktur Digital (Anggota)                                      •    Director of Digital (Member)
   •   Direktur Risiko, Kepatuhan & Hukum (Anggota)                    •    Director of Risk, Compliance & Legal (Member)
   •   Chief yang membawahi satuan kerja penyelenggara TI              •    Chief in IT Implementation Unit (Member)
       (Anggota)
   •   Chief Data Analytics & Artificial Intelligence (Undangan        •    Chief of Data Analytics & Artificial Intelligence (Permanent
       Tetap)                                                               Invitee)
   •   Chief yang membawahi satuan kerja pengguna TI                   •    Chief of IT User Unit (Invitee)
       (Undangan)
   •   Pejabat Tertinggi yang memimpin Satuan Kerja                    •    Head of IT Implementation Unit (Invitee)
       Penyelenggara TI (Undangan)
   •   Pejabat Tertinggi yang memimpin Satuan Kerja Pengguna           •    Head of IT User Unit (Invitee)
       TI (Undangan)
   •   Pejabat Tertinggi yang memimpin Satuan Kerja Information        •    Head of IT Strategy & Governance Unit (Secretary)
       Technology Strategy & Governance (Sekretaris)




                                                        Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025       PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 425
                                                                                                                                           422
    Tata Kelola Perusahaan yang Baik            Laporan Keberlanjutan            Laporan Keuangan
    Good Corporate Governance                   Sustainability Report            Financial Statements




Tugas dan Wewenang Komite Pengarah Teknologi                                 Duties and Authorities of Information Technology
Informasi                                                                    Steering Committee

Komite Pengarah Teknologi Informasi bertanggung jawab                        The Information Technology Steering Committee is responsible
memberikan rekomendasi kepada Direksi paling sedikit memuat                  for providing recommendations to the Board of Directors
tentang:                                                                     containing at least:
1. Rencana Strategis Teknologi Informasi yang sejalan dengan                 1. Information Technology Strategic Plan which is in line with
    rencana strategis kegiatan usaha Bank;                                       the Bank’s strategic plan for business activities;
2. Perumusan kebijakan, standar, dan prosedur Teknologi                      2. Formulation of key Information Technology policies,
    Informasi yang utama;                                                        standards and procedures;
3. Kesesuaian antara proyek Teknologi Informasi yang disetujui               3. Conformity between approved Information Technology
    dengan Rencana Strategis Teknologi Informasi;                                projects and the Information Technology Strategic Plan;
4. Kesesuaian antara pelaksanaan proyek Teknologi Informasi                  4. Conformity between the implementation of the Information
    dengan rencana proyek yang disepakati;                                       Technology project and the agreed project plan;
5. Kesesuaian antara Teknologi Informasi dengan kebutuhan                    5. Compatibility between Information Technology and the
    sistem informasi manajemen serta kebutuhan kegiatan                          needs of management information systems and the needs
    usaha Bank;                                                                  of the Bank’s business activities;
6. Efektivitas langkah-langkah dalam meminimalkan risiko                     6. Effectiveness of steps in minimizing risks on Bank
    atas investasi Bank pada sektor Teknologi Informasi agar                     investments in the Information Technology sector so that
    investasi Bank pada sektor Teknologi Informasi memberikan                    Bank investments in the Information Technology sector
    kontribusi terhadap pencapaian tujuan bisnis Bank;                           contribute to achieving the Bank’s business objectives;
7. Pemantauan atas kinerja Teknologi Informasi dan upaya                     7. Monitoring Information Technology performance and
    peningkatan kinerja Teknologi Informasi;                                     efforts to improve Information Technology performance;
8. Upaya penyelesaian berbagai masalah terkait Teknologi                     8. Efforts to resolve various problems related to Information
    Informasi yang tidak dapat diselesaikan oleh unit kerja                      Technology that cannot be resolved by the work units of
    pengguna dan penyelenggara Teknologi Informasi secara                        Information Technology users and providers effectively,
    efektif, efisien, dan tepat waktu;                                           efficiently and on time;
9. Kecukupan dan alokasi sumber daya yang dimiliki Bank;                     9. Adequacy and allocation of resources owned by the Bank;
    dan                                                                          and
10. Melakukan evaluasi dan persetujuan untuk pelaksanaan                     10. Evaluate and approve the implementation of Information
    proyek Teknologi Informasi.                                                  Technology projects.

Laporan Singkat Pelaksanaan Tugas dan Kegiatan                               Report on Implementation of Duties of
Komite Pengarah Teknologi Informasi                                          Information Technology Steering Committee

Sepanjang tahun 2025, Komite Pengarah Teknologi Informasi                    Throughout 2025, the Bank's Information Technology (IT)
telah melaksanakan berbagai kegiatan sesuai tugas dan                        Steering Committee carried out various activities in accordance
kewenangannya, termasuk diantaranya menetapkan Rencana                       with its duties and authorities, including establishing an
Strategis Teknologi Informasi; menetapkan perumusan                          Information Technology Strategic Plan; establishing key IT
kebijakan, standar, dan prosedur TI yang Utama; menetapkan                   policies, standards, and procedures; determining IT projects
proyek-proyek TI tahun anggaran 2025; melakukan pemantauan                   for 2025; routinely monitoring the development status of IT
rutin status pengembangan proyek-proyek Teknologi Informasi                  projects for 2025; monitoring the alignment of IT with the
tahun anggaran 2025; melakukan pemantauan kesesuaian                         information system needs and business activities of the Bank's
TI dengan kebutuhan sistem informasi manajemen dan                           management; reviewing/monitoring IT budget utilization and
kegiatan usaha Bank; melakukan pengkajian/pemantauan                         capital expenditures; monitoring the efficiency of IT services;
penggunaan anggaran dan belanja modal TI; melakukan                          monitoring and providing guidance on IT and cybersecurity
pemantauan efisiensi layanan TI; memantau dan memberikan                     issues and developments; and analyzing the Bank's IT resources.
arahan terhadap masalah masalah dan perkembangan TI dan
Cybersecurity; dan melakukan analisis sumber daya TI yang
dimiliki Bank.




 PT ALLO BANK INDONESIA TBK            2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 426
423                   Performa 2025         Laporan Manajemen               Profil Perusahaan       Analisis dan Pembahasan Manajemen
                     Performance 2025         Management Reports               Company Profile           Management Discussion and Analysis




  Penilaian Kinerja Komite Pengarah Teknologi                          Performance Assessment of Information
  Informasi oleh Direksi                                               Technology Steering Committee

  Direksi secara berkala melakukan penilaian terhadap kinerja          The Board of Directors periodically assesses the performance
  Komite Pengarah Teknologi Informasi setiap tahunnya. Penilaian       of the Information Technology Steering Committee annually.
  ini merupakan evaluasi terhadap pelaksanaan tugas dan                This assessment evaluates the implementation of the duties
  tanggung jawab Komite Pengarah Teknologi Informasi dalam             and responsibilities of the Information Technology Steering
  mendukung pelaksanaan fungsi pengelolaan perusahaan                  Committee in supporting the implementation of the company's
  yang dilakukan oleh Direksi. Berdasarkan hasil evaluasi yang         management functions carried out by the Board of Directors.
  dilakukan, Direksi menilai bahwa Komite Pengarah Teknologi           Based on the evaluation results, the Board of Directors assesses
  Informasi telah melaksanakan tugasnya secara baik melalui            that the Information Technology Steering Committee has
  penetapan rencana strategis terkait TI dan serta mendukung           carried out its duties effectively by establishing strategic plans
  pengembangan penggunaan TI di Bank.                                  related to IT and supporting the development of IT use at the
                                                                       Bank.



  Sekretaris Perusahaan & PMO
  Corporate Secretary & PMO

  Sekretaris Perusahaan & Program Management Office (PMO)              The Corporate Secretary & Program Management Office (PMO)
  merupakan organ pendukung Direksi yang bertanggung                   is a supporting organ of the Board of Directors responsible for
  jawab terhadap pembentukan citra positif Bank serta kegiatan         building a positive image of the Bank and delivering material
  penyampaian informasi material Bank secara tepat waktu dan           information to all stakeholders in a timely and accurate manner.
  akurat kepada seluruh pemangku kepentingan. Sekretaris               The Corporate Secretary & PMO are responsible for providing
  Perusahaan & PMO bertanggung jawab menyediakan dan                   and delivering information to the general public and for the
  menyampaikan informasi kepada masyarakat umum maupun                 benefit of investors related to the Bank's performance in a
  untuk kepentingan investor yang berhubungan dengan                   timely, accurate, and transparent manner in accordance with
  kinerja Bank secara tepat waktu, akurat, dan transparan sesuai       the provisions and laws applicable to the Bank and as a public
  ketentuan dan perundang-undangan yang berlaku bagi Bank              company.
  dan sebagai sebuah perusahaan publik.

  Dasar Hukum                                                          Legal Basis

  1. Peraturan OJK No. 17 Tahun 2023 tentang Penerapan Tata            1. OJK Regulation No. 17 of 2023 concerning Implementation
     Kelola bagi Bank Umum.                                               of Governance for Conventional Bank.
  2. Peraturan OJK No. 35/POJK.04/2014 tentang Sekretaris              2. JK Regulation No. 35/POJK.04/2014 concerning Corporate
     Perusahaan Emiten atau Perusahaan Publik.                            Secretaries of Issuers or Public Companies.

  Pihak yang Mengangkat dan Memberhentikan                             Authorities Appointing and Dismissing Corporate
  Sekretaris Perusahaan & PMO                                          Secretary & PMO

  Sekretaris Perusahaan & PMO dapat diangkat dan diberhentikan         The Corporate Secretary and PMO can be appointed and
  oleh Direksi melalui Keputusan Direksi berdasarkan mekanisme         dismissed by the Board of Directors through a Board of
  internal Bank. Atas dasar ini, Sekretaris Perusahaan & PMO           Directors Decree based on the Bank's internal mechanisms.
  bertanggung jawab langsung kepada Direksi. Pengangkatan              Therefore, the Corporate Secretary and PMO are directly
  Sekretaris Perusahaan & PMO juga dilakukan dengan                    responsible to the Board of Directors. The appointment of the
  mempertimbangkan kemampuan profesional serta integritasnya           Corporate Secretary and PMO is also made by considering
  terhadap masyarakat dan bisnis.                                      their professional abilities and integrity towards the community
                                                                       and the business.

  Pejabat Sekretaris Perusahaan dan Dasar                              Corporate Secretary Officer and Appointment
  Pengangkatan                                                         Basis

  Berdasarkan Surat Keputusan PT Allo Bank Indonesia Tbk               Based on the Decree of PT Allo Bank Indonesia Tbk No. 074/
  No. 074/DIRAB/22 tertanggal 3 Oktober 2022, Bank melalui             DIRAB/22 dated October 3, 2022, the Bank through the
  Direktur Utama menunjuk Stacey Aryadi Suryoputro sebagai             President Director appointed Stacey Aryadi Suryoputro as Head
  Head Sekretaris Perusahaan & PMO.                                    of Corporate Secretary & PMO.




                                                        Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025     PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 427
                                                                                                                                                     424
       Tata Kelola Perusahaan yang Baik            Laporan Keberlanjutan             Laporan Keuangan
       Good Corporate Governance                   Sustainability Report             Financial Statements




STACEY ARYADI
SURYOPUTRO
● Sekretaris Perusahaan & PMO
  Corporate Secretary & PMO

     Kewarganegaraan      Indonesia
     Citizenship          Indonesian
     Usia                 49 tahun
     Age                  49 years old
     Kelahiran            Jakarta, 28 Agustus 1976
     Place and            Jakarta, August 28, 1976
     Date of Birth
     Domisili             DKI Jakarta
     Domicile




     Riwayat Pendidikan | Educational Background

Masters of Business Administration (MBA) and Bachelor of Science                Masters of Business Administration (MBA) and Bachelor of Science
(BSc.) dari Arkansas State University (USA)                                     (BSc.) from Arkansas State University (USA)

     Riwayat Pekerjaan | Employment History

• Sekretaris Perusahaan di PT Bank Commonwealth.                                • Sekretaris Perusahaan di PT Bank Commonwealth.
• Head of Strategy and Corporate Communication di PT Bank Ganesha               • Head of Strategy and Corporate Communication di PT Bank Ganesha
  Tbk.                                                                            Tbk.
• Corporate Strategy & Marketing Research di PT Bank Permata Tbk.               • Corporate Strategy & Marketing Research di PT Bank Permata Tbk.
• Head of Government and Investor Relations di PT Bank Permata Tbk.             • Head of Government and Investor Relations di PT Bank Permata Tbk.
• Change Program Management Officer dan Treasury Dealer di PT                   • Change Program Management Officer dan Treasury Dealer di PT
  Bank Lippo Tbk.                                                                 Bank Lippo Tbk.
• Corporate Secretary at PT Bank Commonwealth,                                  • Corporate Secretary at PT Bank Commonwealth,
• Head of Strategy and Corporate Communication at PT Bank Ganesha               • Head of Strategy and Corporate Communication at PT Bank Ganesha
  Tbk,                                                                            Tbk,
• Corporate Strategy & Marketing Research at PT Bank Permata Tbk,               • Corporate Strategy & Marketing Research at PT Bank Permata Tbk,
• Head of Government and Investor Relations at PT Bank Permata Tbk,             • Head of Government and Investor Relations at PT Bank Permata Tbk,
• Change Program Management Officer and Treasury Dealer at PT                   • Change Program Management Officer and Treasury Dealer at PT
  Bank Lippo Tbk.                                                                 Bank Lippo Tbk.

     Pendidikan dan/atau Sertifikasi Profesi yang Berlaku | Applicable Education and/or Professional Certification

Tidak memiliki hubungan afiliasi dengan anggota Dewan Komisaris dan             No affiliation relationship with members of the Board of Commissioners
Direksi dan Pemegang Saham Pengendali.                                          and Directors and Controlling Shareholders.



Tugas dan Tanggung Jawab Sekretaris                                             Duties and Responsibilities of Corporate
Perusahaan                                                                      Secretary

1.    Mengikuti perkembangan Pasar Modal khususnya peraturan                    1. Monitoring the development of the Capital Market,
      perundang-undangan yang berlaku di bidang Pasar Modal.                       especially the applicable laws and regulations in the field
                                                                                   of Capital Market.
2. Memberikan masukan kepada Direksi dan Dewan Komisaris                        2. Providing input to the Board of Directors and Board of
   Emiten atau Perusahaan Publik untuk mematuhi ketentuan                          Commissioners of the Issuer or Public Company to comply
   peraturan perundang-undangan di bidang Pasar Modal.                             with the provisions of laws and regulations in the field of
                                                                                   Capital Market.
3. Membantu Direksi dan Dewan Komisaris dalam pelaksanaan                       3. Assisting the Board of Directors and Board of Commissioners
   tata kelola perusahaan yang meliputi:                                           in implementing corporate governance, which includes:
   a. Keterbukaan informasi kepada masyarakat, termasuk                            a. Information disclosure to the public, including the
       ketersediaan informasi pada Situs Web Emiten atau                               availability of information on the Issuer’s or Public
       Perusahaan Publik.                                                              Company’s website.




     PT ALLO BANK INDONESIA TBK           2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 428
425                   Performa 2025         Laporan Manajemen               Profil Perusahaan       Analisis dan Pembahasan Manajemen
                      Performance 2025        Management Reports               Company Profile           Management Discussion and Analysis




      b. Penyampaian laporan kepada Otoritas Jasa Keuangan                   b. Submitting reports to the Financial Services Authority in
         secara tepat waktu.                                                    a timely manner.
      c. Penyelenggaraan dan dokumentasi RUPS.                               c. Organizing and documenting the GMS.
      d. Penyelenggaraan dan dokumentasi rapat Direksi dan/                  d. Organizing and documenting meetings of the Board of
         atau Dewan Komisaris.                                                  Directors and/or the Board of Commissioners.
      e. Pelaksanaan program orientasi terhadap perusahaan                   e. Implementing the company orientation program for the
         bagi Direksi dan/atau Dewan Komisaris.                                 Board of Directors and/or the Board of Commissioners.
      f. Sebagai penghubung dengan pemegang saham, OJK                       f. Acting as a liaison with shareholders, OJK, and other
         dan pemangku kepentingan lainnya.                                      stakeholders.

   Peningkatan Kompetensi Sekretaris Perusahaan &                      Competency Development of Corporate
   PMO                                                                 Secretary and PMO

   Allo Bank senantiasa melaksanakan program peningkatan               Allo Bank consistently implements competency improvement
   kompetensi bagi Sekretaris Perusahaan & PMO guna                    programs for the Corporate Secretary and PMO to optimize
   mengoptimalkan seluruh tugasnya dan terus mengembangkan             all their duties and continuously develop their capabilities,
   kemampuannya, khususnya untuk mengikuti perkembangan                particularly to keep abreast of developments in corporate
   isu-isu seputar korporasi dan fungsi di bawah Sekretaris            issues and functions under the Corporate Secretary and PMO.
   Perusahaan & PMO. Informasi mengenai peningkatan                    Information regarding the competency improvement of the
   kompetensi Sekretaris Perusahaan & PMO di tahun 2025 dapat          Corporate Secretary and PMO in 2025 is presented in the
   dilihat pada Bab Profil Perusahaan dalam Laporan Tahunan ini.       Company Profile Chapter of this Annual Report.

   Laporan Pelaksanaan Tugas Sekretaris                                Report on Implementation of Duties of Corporate
   Perusahaan & PMO                                                    Secretary & PMO

   Sepanjang tahun 2025, Sekretaris Perusahaan & PMO telah             Throughout 2025, the Corporate Secretary and PMO carried
   melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya melalui sejumlah           out their duties and responsibilities as follows:
   kegiatan, seperti:
   1. Menyusun buku Laporan Tahunan dan Laporan                        1.    Preparing the 2024 Annual Report and Sustainability
      Berkelanjutan 2024;                                                    Report;
   2. Mengorganisasikan dan mendokumentasikan RUPS                     2.    Organizing and documenting the 2024 Annual General
      Tahunan tahun buku 2024 pada tanggal 10 April 2025;                    Meeting of Shareholders (AGMS) on April 10, 2025;
   3. Menyampaikan laporan berkala serta keterbukaan                   3.    Submitting periodic reports and information disclosure to
      informasi kepada OJK dan BEI sesuai dengan ketentuan                   the Financial Services Authority (OJK) and the Indonesia
      dan peraturan yang berlaku terkait Pasar Modal dengan                  Stock Exchange (IDX) in accordance with applicable Capital
      tepat waktu;                                                           Market provisions and regulations in a timely manner;
   4. Mengorganisasikan rapat Direksi, rapat Dewan Komisaris,          4.    Organizing meetings of the Board of Directors, Board
      rapat Gabungan Dewan Komisaris dan Direksi, Rapat                      of Commissioners, Joint Meetings of the Board of
      Komite Audit dan Komite Pemantau Risiko serta membuat                  Commissioners and the Board of Directors, Audit Committee
      dan mengadministrasikan risalah rapat dan daftar hadirnya;             and Risk Monitoring Committee meetings, and preparing
                                                                             and administering meeting minutes and attendance lists;
   5. Mengawasi proses registrasi pemegang saham Perseroan             5.    Overseeing the Company's shareholder registration process
      yang dilakukan oleh Biro Administrasi Efek yang ditunjuk               conducted by the appointed Securities Administration
      serta melaporkan perubahannya kepada Direksi dan                       Bureau and reporting changes to the Board of Directors
      regulator;                                                             and regulators;
   6. Menyusun serta menerapkan berbagai kebijakan dan                 6.    Developing and implementing various policies and
      prosedur terkait komunikasi korporat, transparansi &                   procedures related to corporate communications,
      pengungkapan informasi berkelanjutan dan Tata Kelola                   transparency and disclosure of sustainable information, and
      Perusahaan yang Baik;                                                  Good Corporate Governance;
   7. Memperbarui data informasi korporasi yang dimuat dalam           7.    Updating corporate information contained on the
      situs web Perseroan, terutama terkait Tata Kelola dan                  Company's website, particularly regarding Governance
      mengembangkan Hubungan Investor (Investor Relation)                    and developing Investor Relations with the capital market,
      dengan dunia pasar modal, dalam rangka meningkatkan                    in order to improve the quality and ease of access to the
      kualitas serta kemudahan akses keterbukaan informasi                   Company's information disclosure for shareholders, the
      Perseroan bagi pemegang saham, publik, dan seluruh                     public, and all stakeholders;
      pemangku kepentingan;




                                                        Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025     PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 429
                                                                                                                                                     426
       Tata Kelola Perusahaan yang Baik            Laporan Keberlanjutan             Laporan Keuangan
       Good Corporate Governance                   Sustainability Report             Financial Statements




8. Memberikan informasi terkini kepada Direksi dan Dewan                        8. Providing the latest information to the Company's Board
   Komisaris Perseroan terkait saham Perseroan serta                                of Directors and Board of Commissioners regarding the
   peraturan-peraturan terkait pasar modal yang diterbitkan                         Company's shares and capital market regulations issued
   oleh OJK dan BEI;                                                                by the Financial Services Authority (OJK) and the Indonesia
                                                                                    Stock Exchange (IDX);
9. Menyusun dan mengusulkan rencana kerja Sekretaris                            9. Preparing and proposing a work plan for the Corporate
   Perusahaan & PMO kepada Direksi Perseroan;                                       Secretary and Public Accountant (PMO) to the Company's
                                                                                    Board of Directors;
10. Bekerja     sama     dengan   unit-unit  terkait  dalam                     10. Collaborating with relevant units in organizing an orientation
    menyelenggarakan program orientasi bagi para anggota                            program for new members of the Board of Directors and
    Direksi dan Dewan Komisaris baru; dan                                           Board of Commissioners; and
11. Menyelenggarakan Paparan Publik Tahunan pada tanggal                        11. Holding an Annual Public Expose on April 10, 2025, and
    10 April 2025, serta melakukan dokumentasi yang                                 completing the documentation required by applicable rules
    dipersyaratkan oleh peraturan dan ketentuan yang berlaku                        and regulations related to the Capital Market.
    terkait Pasar Modal.




Satuan Kerja Audit Internal
Internal Audit Work Unit

Allo Bank memiliki Satuan Kerja Audit Internal (SKAI) sebagai                   Allo Bank has an Internal Audit Unit (SKAI) as the third line
third line of defense yang memiliki tugas dan tanggung                          of defense, tasked with and responsible for continuously
jawab untuk menjalankan fungsi audit internal di Bank secara                    carrying out the Bank's internal audit function. SKAI's role is
berkesinambungan. SKAI bertugas sebagai penjaminan                              to provide assurance in evaluating governance processes, risk
(assurance) dalam mengevaluasi proses tata kelola,                              management, and the effectiveness of internal controls across all
pengelolaan risiko dan efektivitas pengendalian internal pada                   aspects of the Bank's activities through a risk-based approach.
semua aspek kegiatan Bank melalui pendekatan berbasis risiko.                   Furthermore, SKAI also serves as a consultative function,
Selain itu, SKAI juga bertugas sebagai fungsi konsultatif untuk                 providing input on internal controls to other divisions, such as
memberikan masukan atas pengendalian internal kepada divisi                     providing recommendations or suggestions for improvements
lainnya, seperti pemberian rekomendasi atau saran perbaikan                     in various audits, input on draft policies or procedures, input on
dalam berbagai pemeriksaan yang dilakukan, masukan atas                         Bank initiatives, and others.
draft kebijakan atau prosedur, masukan atas inisiatif Bank, dan
lainnya.

Dasar Hukum                                                                     Legal Basis

1. Peraturan OJK No. 17 Tahun 2023 tentang Penerapan Tata                       1. OJK Regulation No. 17 of 2023 concerning the
   Kelola bagi Bank Umum.                                                          Implementation of Governance for Conventional Bank.
2. Peraturan OJK No. 1/POJK.03/2019 tentang Penerapan                           2. OJK Regulation No. 1/POJK.03/2019 concerning the
   Fungsi Audit Internal pada Bank Umum.                                           Implementation of Internal Audit Function in Conventional
                                                                                   Bank.
3. Peraturan     OJK No. 56/POJK.04/2015   tentang                              3. OJK Regulation No. 56/POJK.04/2015 concerning the
   Pembentukan dan Pedoman Penyusunan Piagam Unit                                  Establishment and Guidelines for Drafting Internal Audit
   Audit Internal.                                                                 Unit Charters.




     PT ALLO BANK INDONESIA TBK           2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 430
427                   Performa 2025          Laporan Manajemen           Profil Perusahaan          Analisis dan Pembahasan Manajemen
                     Performance 2025         Management Reports            Company Profile              Management Discussion and Analysis




  Pihak yang Mengangkat dan Memberhentikan                             Appointment and Dismissal of Head of SKAI
  Kepala SKAI

  Direktur Utama dapat mengangkat dan memberhentikan                   President Director may appoint and dismiss the Head of SKAI
  Kepala SKAI setelah mendapat persetujuan Dewan Komisaris             after obtaining approval from the Board of Commissioners by
  dengan mempertimbangkan rekomendasi Komite Audit untuk               considering the recommendations of the Audit Committee to
  selanjutnya dilaporkan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK).          be subsequently reported to the Financial Services Authority
                                                                       (OJK).

  Struktur dan Kedudukan SKAI                                          Structure and Position of SKAI

  Satuan Kerja Audit Internal Allo Bank dipimpin oleh Kepala SKAI      Allo Bank's Internal Audit Unit is led by the Head of Internal
  yang bertanggung jawab langsung kepada Direktur Utama dan            Audit, who reports directly to the President Director and has
  memiliki akses komunikasi langsung kepada Komite Audit.              direct communication access to the Audit Committee. The
  Kepala SKAI membawahi Audit Non-Digital, Audit Digital, dan          Head of Internal Audit oversees Non-Digital Audit, Digital Audit,
  Audit Information Technology. Hingga 31 Desember 2025,               and Information Technology Audit. Until December 31, 2025,
  Satuan Kerja Audit Internal Bank beranggotakan 9 (sembilan)          the Bank's Internal Audit Unit will consist of nine members,
  orang, termasuk Kepala SKAI.                                         including the Head of Internal Audit.

  Piagam Audit Internal                                                Internal Audit Charter

  Internal Audit memiliki Piagam Audit Internal (Internal Audit        The Internal Audit has an Internal Audit Charter ratified by the
  Charter) yang disahkan oleh Direktur Utama dan Komisaris             President Director and President Commissioner, last updated
  Utama yang terakhir kali dimutakhirkan pada tanggal 21               on October 21, 2024. The Internal Audit Charter was established
  Oktober 2024. Piagam Audit Internal (Internal Audit Charter)         in accordance with OJK Regulation No. 56/POJK.04/2015
  dibentuk dengan mengacu kepada Peraturan OJK No.                     dated December 23, 2015, concerning the Establishment and
  56/POJK.04/2015 tanggal 23 Desember 2015 tentang                     Guidelines for the Preparation of Internal Audit Charters, and
  Pembentukan dan Pedoman Penyusunan Piagam Audit                      OJK Regulation No. 1/POJK.03/2019 dated January 28, 2019,
  Internal dan Peraturan OJK No. 1/POJK.03/2019 tanggal 28             concerning the Implementation of the Internal Audit Function
  Januari 2019 tentang Penerapan Fungsi Audit Internal pada            in Commercial Banks.
  Bank Umum.

  Piagam Audit Internal (Internal Audit Charter) memberikan            The Internal Audit Charter provides guidance on the objectives,
  pedoman mengenai tujuan, kedudukan, wewenang,                        position, authority, responsibilities, and scope of work of
  tanggung jawab dan ruang lingkup pekerjaan internal audit            the internal audit, which are formally stated in the Internal
  yang dinyatakan secara formal dalam Piagam Audit Internal            Audit Charter in accordance with OJK Regulation No. 1/
  (Internal Audit Charter) sesuai dengan Peraturan OJK No. 1/          POJK.03/2019 concerning the Implementation of the Internal
  POJK.03/2019 tentang Penerapan Fungsi Audit Intern pada              Audit Function in Commercial Banks.
  Bank Umum.

  Kepala SKAI dan Dasar Pengangkatan                                   Head of SKAI and Basis of Appointment

  Allo Bank melalui Direksi menunjuk Willyardo Halim Partahi           Allo Bank through the Board of Directors appointed Willyardo
  Napitupulu sebagai Plt. Kepada Divisi SKAI berdasarkan Surat         Halim Partahi Napitupulu as Acting Head of the SKAI Division
  Keputusan No. 114/SK-DIRAB/2025 tanggal 25 November                  based on Decree No. 114/SK-DIRAB/2025 dated November 25,
  2025 yang telah disampaikan kepada OJK melalui surat No.             2025 which has been submitted to the OJK through letter No.
  150/DIR-BIS-REG/22 tanggal 30 Agustus 2022.                          150/DIR-BIS-REG/22 dated August 30, 2022.




                                                        Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025     PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 431
                                                                                                                                                    428
      Tata Kelola Perusahaan yang Baik            Laporan Keberlanjutan             Laporan Keuangan
      Good Corporate Governance                   Sustainability Report             Financial Statements




WILLYARDO HALIM
PARTAHI NAPITUPULU
● Plt. Kepala SKAI
  Acting Head of SKAI

    Kewarganegaraan      Indonesia
    Citizenship          Indonesian
    Usia                 37 tahun
    Age                  37 years old
    Kelahiran            Medan, 6 Juli 1988
    Place and            Medan, July 6, 1988
    Date of Birth
    Domisili             BSD, Tangerang Selatan
    Domicile             BSD, South Tangerang



    Riwayat Pendidikan | Educational Background

Lulus S1 dari Ekonomi Akuntansi Universitas Sumatera Utara (USU) pada          Graduated as Bachelor of Economics Majoring in Accounting from
tahun 2010                                                                     Universitas Sumatera Utara (USU) in 2010

    Riwayat Pekerjaan | Employment History

Allo Bank                                                                      Allo Bank
• Act. Internal Audit Division Head (2025-2026)                                • Act. Internal Audit Division Head (2025-2026)
• Digital Auditor (2024-2025)                                                  • Digital Auditor (2024-2025)

Bank Mizuho                                                                    Bank Mizuho
• Internal Audit (2023-2024)                                                   • Internal Audit (2023-2024)

OCBC NISP                                                                      OCBC NISP
• Network and Retail Banking Audit (2017-2023)                                 • Network and Retail Banking Audit (2017-2023)

•   Bank of Tokyo - Mitsubishi UFJ                                             •   Bank of Tokyo - Mitsubishi UFJ
•   Credit Analyst (Non Japanese Desk) (2015-2017)                             •   Credit Analyst (Non Japanese Desk) (2015-2017)
•   Planning Promotion and Investment (2013-2015)                              •   Planning Promotion and Investment (2013-2015)
•   Assistant Relationship Manager (Japanese Desk) (2012-2013)                 •   Assistant Relationship Manager (Japanese Desk) (2012-2013)
•   Management Trainee Bank of Tokyo (20010 - 2012)                            •   Management Trainee Bank of Tokyo (20010 - 2012)

    Pendidikan dan/atau Sertifikasi Profesi yang Berlaku | Applicable Education and/or Professional Certification

Tidak memiliki hubungan afiliasi dengan anggota Dewan Komisaris dan            No affiliation relationship with members of the Board of Commissioners
Direksi dan Pemegang Saham Pengendali                                          and Directors and Controlling Shareholders.




Tugas dan tanggung jawab Satuan Kerja Audit                                    Duties and Responsibilities of Internal Audit Unit
Internal

Fungsi SKAI adalah memberikan jasa assurance dan consulting                    The function of SKAI is to provide independent and objective
yang independen dan objektif guna memberikan nilai tambah                      assurance and consulting services to provide added value and
dan perbaikan operasional Bank, antara lain:                                   improve the Bank's operations, including:
1. Membantu tugas Direktur Utama dan Dewan Komisaris                           1. Assisting the President Director and Board of Commissioners
   dalam melakukan pengawasan dengan cara menjabarkan                              in their oversight role by operationalizing the planning,
   secara operasional baik perencanaan, pelaksanaan,                               implementation, and monitoring of audit results.
   maupun pemantauan hasil audit.
2. Menyusun dan melaksanakan rencana Audit Internal                            2. Develop and implement the annual Internal Audit plan.
   tahunan.




    PT ALLO BANK INDONESIA TBK           2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 432
429                      Performa 2025             Laporan Manajemen            Profil Perusahaan          Analisis dan Pembahasan Manajemen
                        Performance 2025             Management Reports            Company Profile              Management Discussion and Analysis




  3. Menguji dan mengevaluasi pelaksanaan pengendalian                        3. Test and evaluate the implementation of internal control
      internal dan sistem manajemen risiko sesuai dengan                         and risk management systems in accordance with company
      kebijakan perusahaan.                                                      policies.
  4. Melakukan pemeriksaan dan penilaian atas efisiensi dan                   4. Examine and assess the efficiency and effectiveness
      efektivitas di bidang keuangan, akuntansi, operasional,                    in finance, accounting, operations, human resources,
      sumber daya manusia, pemasaran, teknologi informasi, dan                   marketing, information technology, and other activities.
      kegiatan lainnya.
  5. Memberikan saran perbaikan dan informasi yang objektif                   5. Provide suggestions for improvement and objective
      tentang kegiatan yang diperiksa pada semua tingkat                          information about the activities examined at all levels of
      manajemen.                                                                  management.
  6. Membuat laporan hasil audit dan menyampaikan laporan                     6. Prepare an audit report and submit the report to the
      tersebut kepada direktur utama dan Dewan Komisaris.                         President Director and the Board of Commissioners.
  7. Memantau, menganalisis dan melaporkan pelaksanaan                        7. Monitor, analyze and report on the implementation of
      tindak lanjut perbaikan yang telah disarankan.                              follow-up improvements that have been suggested.
  8. Bekerja sama dengan Komite Audit.                                        8. Cooperate with the Audit Committee.
  9. Menyusun program untuk mengevaluasi mutu kegiatan                        9. Develop a program to evaluate the quality of the internal
      audit internal yang dilakukannya.                                           audit activities it performs.
  10. Melakukan pemeriksaan khusus apabila diperlukan.                        10. Conduct special examinations if necessary.

  Sertifikasi Profesi                                                         Professional Certification

  Dalam rangka memastikan seluruh auditor Bank memiliki                       To ensure that all Bank auditors possess adequate qualifications
  kualifikasi dan kompetensi yang memadai, Allo Bank                          and competencies, Allo Bank consistently facilitates Internal
  senantiasa memfasilitasi Auditor Internal untuk mengikuti                   Auditors to participate in certification programs. This
  program sertifikasi. Program sertifikasi ini ditujukan agar                 certification program aims to ensure optimal audit quality in
  dapat memastikan kualitas audit yang optimal sesuai dengan                  accordance with applicable regulations. The certifications held
  ketentuan yang berlaku. Adapun sertifikasi yang telah dimiliki              by Allo Bank Auditors as of 2025 are as follows:
  oleh Auditor Allo Bank hingga tahun 2025 adalah sebagai
  berikut:




                              Tabel Sertifikasi Profesi Auditor Perseroan Tahun 2025
                        Table of the Company’s Auditor Professional Certification for 2025

                                               Sertifikasi
      No.                                                                                                            Total
                                              Certification

       1.   Auditor Kualifikasi IV KKNI                                                                                 1
            KKNI Qualification IV Auditor
      2.    Sertifikat Kompetensi Audit Intern Bank                                                                     1
            Bank Internal Audit Competency Certificate



  Peningkatan Kompetensi SKAI                                                 SKAI Competency Development

  Selain mengikuti program sertifikasi, Auditor Internal senantiasa           In addition to participating in certification programs, Internal
  mengikuti pelatihan atau program pengembangan kompetensi                    Auditors regularly participate in training and competency
  untuk menunjang dan mengoptimalkan peran serta fungsi Audit                 development programs to support and optimize the role
  Internal. Informasi terkait program peningkatan kompetensi                  and function of Internal Audit. Information regarding the
  yang dilakukan oleh Kepala SKAI pada tahun 2025 dapat dilihat               competency development program implemented by the Head
  pada Bab Profil Perusahaan dalam Laporan Tahunan ini.                       of Internal Audit in 2025 can be found in the Company Profile
                                                                              section of this Annual Report.




                                                               Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025     PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 433
                                                                                                                                               430
    Tata Kelola Perusahaan yang Baik            Laporan Keberlanjutan            Laporan Keuangan
    Good Corporate Governance                   Sustainability Report            Financial Statements




Laporan Pelaksanaan Tugas SKAI                                               SKAI Task Implementation Report

Sepanjang tahun 2025, SKAI telah menyelesaikan 17                            Throughout 2025, SKAI has completed 17 audit assignments
penugasan audit yang terdiri dari audit reguler maupun audit                 consisting of regular audits and audits at additional requests
atas permintaan tambahan dari manajemen. Atas audit yang                     from management. Based on the audits that have been
telah dilakukan, SKAI memberikan 86 rekomendasi, di mana                     conducted, SKAI has provided 86 recommendations, of which
4 rekomendasi audit belum jatuh tempo pada 31 Desember                       4 audit recommendations have not matured as of December 31,
2025. Seluruh rekomendasi audit yang telah jatuh tempo telah                 2025. All audit recommendations that have matured have been
ditindaklanjuti dengan tepat waktu.                                          followed up in a timely manner.

Tinjauan dan Hasil Penelitian SKAI atas Efektivitas                          Review and Results of SKAI Research on
Sistem Pengendalian Internal                                                 Effectiveness of Internal Control System

Sebagai third lines of defense, SKAI bertugas untuk melakukan                As the third line of defense, SKAI is tasked with examining
pemeriksaan terhadap efektivitas sistem pengendalian internal                the effectiveness of the internal control system through risk-
melalui kegiatan audit berbasis risiko yang tertuang dalam                   based audit activities contained in the 2024 Annual Audit
Program Kerja Audit Tahunan 2024 yang telah disetujui                        Work Program approved by the President Director and the
oleh Direktur Utama dan Dewan Komisaris berdasarkan                          Board of Commissioners based on the recommendations of
rekomendasi Komite Audit. Berdasarkan hasil pemeriksaan                      the Audit Committee. Based on the results of the examination
terhadap efektivitas sistem pengendalian internal Bank, SKAI                 of the effectiveness of the Bank's internal control system, SKAI
menyimpulkan bahwa sistem pengendalian internal Bank telah                   concluded that the Bank's internal control system is adequate
memadai untuk memitigasi risiko yang secara signifikan dapat                 to mitigate risks that could significantly disrupt the Bank's
mengganggu operasional Bank, walaupun masih terdapat                         operations, although there are still several aspects of control
beberapa aspek pengendalian yang perlu ditingkatkan sehingga                 that need to be improved so that internal control becomes
pengendalian internal menjadi lebih efektif dan efisien.                     more effective and efficient.

Rencana Kerja Audit Tahun 2026                                               The 2026 Audit Work Plan

SKAI secara berkala menyusun Rencana Kerja Audit Tahun                       The Internal Audit Unit (SKAI) periodically prepares the 2026
2026 dengan mempertimbangkan strategi dan RBB yang                           Audit Work Plan, taking into account the Bank's strategy and
telah disusun oleh Bank pada tahun mendatang. Rencana                        Business Plan (RBB) for the coming year. The 2026 Audit Work
Kerja Audit Tahun 2026 menggunakan pendekatan audit                          Plan uses a risk-based audit approach, focusing on overseeing
berbasis risiko dengan fokus pengawasan seluruh kegiatan                     all of the Bank's operational activities. To realize its work plan,
operasional Bank. Untuk merealisasikan rencana kerjanya,                     the Internal Audit Unit (SKAI) will continue to improve auditor
SKAI akan terus melakukan peningkatan kompetensi auditor,                    competency, develop methodologies, and optimize audit tools.
pengembangan metodologi serta optimalisasi alat bantu audit.                 Based on these considerations, the Internal Audit Unit (SKAI)
Berdasarkan pertimbangan-pertimbangan tersebut, SKAI                         has established several audit work plans for 2026, with plans to
telah menetapkan sejumlah rencana kerja audit di tahun 2026                  implement 14 audit assignments.
dengan merencanakan pelaksanaan 14 penugasan audit.




Fungsi Kepatuhan
Compliance Function

Bank telah membentuk fungsi kepatuhan sebagai bagian                         The Bank has established a compliance function as part of
dari langkah preventif untuk memastikan bahwa seluruh                        its preventive measures to ensure that all policies, provisions,
kebijakan, ketentuan, sistem, prosedur, serta kegiatan usaha                 systems, procedures, and business activities comply with
yang dilakukan oleh Bank telah sesuai dengan ketentuan                       applicable laws and regulations. The compliance function
dan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Fungsi                        was also established to ensure the Bank's compliance with
kepatuhan juga dibentuk untuk memastikan kepatuhan Bank                      the provisions stipulated by regulators and/or other authorized
terhadap pelaksanaan ketentuan yang ditetapkan oleh regulator                supervisory authorities.
dan/atau otoritas pengawas lain yang berwenang.

Di tahun 2025, Allo Bank telah memiliki kebijakan dari standar               By 2025, Allo Bank had a policy and standard compliance
prosedur kepatuhan yang menjabarkan tugas dan tanggung                       procedures outlining the duties and responsibilities of the
jawab Satuan Kerja Kepatuhan dalam menjalankan fungsi                        Compliance Work Unit in carrying out its compliance function.




 PT ALLO BANK INDONESIA TBK            2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 434
431                   Performa 2025           Laporan Manajemen           Profil Perusahaan          Analisis dan Pembahasan Manajemen
                     Performance 2025          Management Reports            Company Profile              Management Discussion and Analysis




  kepatuhan. Penerapan fungsi kepatuhan yang dilakukan oleh             The Bank's implementation of the compliance function is based
  Bank mengacu pada Peraturan OJK No. 46/POJK.03/2017                   on OJK Regulation No. 46/POJK.03/2017 concerning the
  tentang Pelaksanaan Fungsi Kepatuhan Bank Umum.                       Implementation of the Compliance Function of Commercial
                                                                        Banks.

  Pembentukan standar ini dilatarbelakangi oleh kesadaran               The establishment of this standard was motivated by the Bank's
  Bank atas kondisi industri perbankan yang dinamis seiring             awareness of the dynamic conditions of the banking industry,
  dengan tingginya kesadaran masyarakat akan pentingnya                 along with heightened public awareness of the importance of
  akses perbankan, perkembangan teknologi informasi, dan                banking access, developments in information technology, and
  persaingan usaha yang ketat sehingga berpengaruh pada                 intense business competition, which have resulted in increased
  penambahan eksposur risiko. Perkembangan kondisi ini                  risk exposure. These evolving conditions require the Bank to
  mengharuskan Bank untuk melakukan upaya preventif (exante)            undertake both preventive (ex ante) and curative (ex post)
  maupun kuratif (expost) untuk memitigasi risiko tersebut. Untuk       measures to mitigate these risks. To that end, the Bank has
  itu, Bank membentuk Satuan Kerja Kepatuhan yang bertugas              established a Compliance Work Unit tasked with implementing
  untuk menjalankan fungsi kepatuhan guna memastikan                    compliance functions to ensure that risk exposures in the Bank's
  eksposur risiko dalam kegiatan usaha Bank dapat ditekan               business activities can be minimized through preventive (ex-
  melalui tindakan yang bersifat preventif (ex-ante).                   ante) measures.

  Struktur Organisasi Fungsi Kepatuhan                                  Compliance Function Organizational Structure

  Satuan Kerja Kepatuhan dibentuk sebagai pelaksana fungsi              The Compliance Work Unit was established to implement
  kepatuhan Bank sebagaimana ditetapkan berdasarkan SK                  the Bank's compliance function, as stipulated in Board of
  Direksi No. 101/DIRAB/24 tanggal 19 Desember 2024 tentang             Directors Decree No. 101/DIRAB/24 dated December 19,
  Perubahan Struktur Organisasi (Januari 2025) PT Allo Bank             2024, concerning Changes to the Organizational Structure
  Indonesia Tbk. Satuan Kerja Kepatuhan bertanggung jawab               (January 2025) of PT Allo Bank Indonesia Tbk. The Compliance
  langsung kepada Direktur yang membawahkan fungsi                      Work Unit reports directly to the Director responsible for the
  kepatuhan. Penunjukan dan pengangkatan Direktur yang                  compliance function. The appointment and promotion of the
  membawahkan fungsi kepatuhan telah memenuhi persyaratan               Director responsible for the compliance function have met
  yang berlaku dan dilaksanakan melalui proses sebagaimana              applicable requirements and are carried out through a process
  ditentukan oleh OJK.                                                  determined by the Financial Services Authority (OJK).




  Struktur Organisasi Satuan Kerja Kepatuhan
  Organization Structure of Compliance Work Unit


                                                   Risk, Compliance & Legal Director



                                                      Compliance & AML CTF Head




                                        Compliance Monitoring
       Compliance Advisory                                                                 Coordinator Officer AML & CTF
                                              & Testing



                                                                                                            Officer Transaction Monitoring
                                                                                Officer Advisory
                                                                                                                      & Reporting




                                                         Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025     PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 435
                                                                                                                                               432
    Tata Kelola Perusahaan yang Baik            Laporan Keberlanjutan            Laporan Keuangan
    Good Corporate Governance                   Sustainability Report            Financial Statements




Satuan Kerja Kepatuhan                                                       Compliance Work Unit

Satuan Kerja Kepatuhan selaku pelaksana fungsi kepatuhan                     The Compliance Work Unit, as the implementing body for
di Bank dipegang oleh Compliance & AML CTF Division.                         the Bank's compliance function, is held by the Compliance &
Unit ini bertanggung jawab langsung kepada Direktur Risiko,                  AML CTF Division. This unit reports directly to the Director of
Kepatuhan & Hukum. Dalam menjalankan peranya sebagai                         Risk, Compliance & Legal Affairs. In carrying out its role as a
Satuan Kerja Kepatuhan, Compliance & AML CTF Division                        Compliance Work Unit, the Compliance & AML CTF Division
memiliki sejumlah tugas dan tanggung jawab, antara lain:                     has several duties and responsibilities, including:
1. Mewujudkan terlaksananya budaya kepatuhan pada semua                      1. Establish a compliance culture at all levels of the organization
    tingkatan organisasi dan kegiatan usaha Bank.                                and the Bank’s business activities.
2. Mengelola risiko kepatuhan yang dihadapi oleh Bank.                       2. Manage compliance risks faced by the Bank.
3. Memastikan agar kebijakan, ketentuan, sistem, dan                         3. Ensure that the policies, regulations, systems, and
    prosedur serta kegiatan usaha yang dilakukan oleh Bank                       procedures, as well as the business activities conducted
    telah sesuai dengan ketentuan Otoritas Jasa Keuangan dan                     by the Bank, comply with the Financial Services Authority
    ketentuan peraturan perundang-undangan.                                      regulations and the provisions of laws and regulations.
4. Memastikan kepatuhan Bank terhadap komitmen yang                          4. Ensure the Bank’s compliance with commitments made by
    dibuat oleh Bank kepada Otoritas Jasa Keuangan dan/atau                      the Bank to the Financial Services Authority and/or other
    otoritas pengawas lain yang berwenang.                                       authorized supervisory authorities.
5. Mengkoordinasi penerapan program Anti Pencucian Uang,                     5. Coordinate the implementation Anti Money Laundering,
    Pencegahan Pendanaan Terorisme dan Pencegahan                                Counter-Terrorist Financing and Counter-Proliferation
    Pendanaan Proliferasi Senjata Pemusnah Massal (APU, PPT,                     Financing of Weapons of Mass Destruction program,
    dan PPPSPM), termasuk di dalamnya bertanggung jawab                          including being responsible for conducting risk assessments
    untuk melakukan penilaian risiko penerapan program APU,                      for the implementation of the AML-CFT & CPF programs in
    PPT, dan PPPSPM sesuai ketentuan dari regulator.                             accordance with the provisions of the regulator.

Pelaksanaan Kegiatan Fungsi Kepatuhan                                        Implementation of Compliance Function Activities

Di tahun 2025, fungsi kepatuhan telah melaksanakan tugasnya                  In 2025, the compliance function carried out its duties through
melalui sejumlah kegiatan, di antaranya:                                     a number of activities, including:
1. Melakukan pemantauan terhadap pelaksanaan aktivitas                       1. Monitoring the implementation of the bank's business and
    bisnis dan operasional bank, untuk memastikan bahwa                          operational activities to ensure compliance with rules and
    bank mematuhi peraturan dan ketentuan.                                       regulations.
2. Melakukan diseminasi, analisa, dan gap analysis atas                      2. Disseminating, analyzing, and gap analyzing the latest
    ketentuan terbaru/regulasi yang baru terbit.Satuan kerja                     provisions/newly issued regulations. The compliance work
    kepatuhan membandingkan regulasi terbaru dengan                              unit compared the latest regulations with internal policies
    kebijakan internal dan mengusulkan dan/atau menyusun                         and proposed and/or drafted internal provisions to comply
    ketentuan internal untuk dapat memenuhi regulasi terbaru                     with these new regulations. Furthermore, it periodically
    tersebut. Kemudian mensirkulasikan setiap ketentuan baru                     circulated any new provisions from regulators (OJK,
    dari Regulator (OJK, Bank Indonesia, PPATK, dan peraturan                    Bank Indonesia, PPATK, and other applicable laws and
    perundang-undangan lainnya yang berlaku) secara berkala                      regulations) to all levels of the organization.
    ke semua jenjang organisasi.
3. Menghadiri sosialisasi dan training yang diadakan oleh                    3. Attending dissemination and training sessions held by
    Regulator terkait maupun pihak eksternal lainnya terkait                    relevant regulators and other external parties regarding the
    regulasi terkini dan hal-hal lain terkait kepatuhan.                        latest regulations and other compliance-related matters.
4. Menginisiasi sosialisasi ketentuan dengan unit kerja terkait              4. Initiating the dissemination of regulations to relevant work
    di lingkungan bank.                                                         units within the bank.
5. Menjadi trainer dalam program “Induction Training” untuk                  5. Serving as a trainer in the "Induction Training" program for
    karyawan baru dan juga dalam program “Building a Risk                       new employees and in the "Building a Risk-Smart Culture"
    -Smart Culture” untuk seluruh karyawan.                                     program for all employees.
6. Menyelenggarakan policy awareness terkait Good Corporate                  6. Conducting policy awareness training related to Good
    Governance dengan pre test dan post test yang diikuti oleh                  Corporate Governance with pre- and post-tests for all
    seluruh karyawan.                                                           employees.
7. Mengikuti training Integrated Governance Risk and                         7. Participating in Integrated Governance Risk and Compliance
    Compliance (IGRC) yang diselenggarakan internal dengan                      (IGRC) training conducted internally, featuring experts.
    menghadirkan expertise.
8. Diskusi secara langsung dengan divisi/unit kerja terkait                  8. Conducting direct discussions with divisions/work units
    peraturan, ketentuan, dan pemenuhan komitmen kepada                         regarding regulations, provisions, and fulfillment of
    regulator.                                                                  commitments to regulators.




 PT ALLO BANK INDONESIA TBK            2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 436
433                    Performa 2025          Laporan Manajemen            Profil Perusahaan          Analisis dan Pembahasan Manajemen
                      Performance 2025          Management Reports            Company Profile              Management Discussion and Analysis




  9. Satuan kerja kepatuhan berperan sebagai Liaison Officer             9. The Compliance Unit serves as a Liaison Officer,
      atau penghubung, mengkoordinasikan antara regulator                   coordinating regulators and relevant departments within the
      dengan bagian-bagian terkait di bank dalam rangka                     bank regarding bank supervision, including data requests
      pengawasan bank antara lain permintaan data serta                     and monitoring compliance, as well as matters requiring
      monitoring pemenuhannya dan hal-hal yang perlu untuk                  coordination/consultation and discussion with regulators.
      dikoordinasikan/dikonsultasikan serta memerlukan diskusi
      dengan regulator.
  10. Secara berkala menyampaikan reminder atas kewajiban                10. Periodically issuing reminders regarding the bank's
      pelaporan bank kepada unit kerja terkait, untuk memastikan             reporting obligations to relevant work units to ensure that
      bahwa bank memenuhi kewajiban pelaporan secara tepat                   the bank fulfills reporting obligations in a timely manner.
      waktu.
  11. Memastikan kepatuhan bank terhadap komitmen dengan                 11. Ensuring the bank's compliance with commitments to
      regulator.                                                             regulators.
  12. Melakukan penilaian sendiri atas pelaksanaan tata kelola           12. Conducting a self-assessment of Good Corporate
      (Self Assessment Good Corporate Governance) yang                       Governance implementation every semester.
      dilaksanakan setiap semester.
  13. Sehubungan dengan memastikan terlaksananya Fungsi                  13. In order to ensure the implementation of the Bank's
      Kepatuhan Bank, Direksi dan Dewan Komisaris senantiasa                 Compliance Function, the Board of Directors and Board of
      melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan Fungsi                       Commissioners continuously supervise the implementation
      Kepatuhan yang antara lain dilakukan melalui mekanisme                 of the Compliance Function, including through the following
      sebagai berikut:                                                       mechanisms:
      a. Laporan pelaksanaan tugas dan tanggung jawab satuan                 a. Reporting on the implementation of the compliance
          kerja kepatuhan kepada Direktur Kepatuhan (bulanan).                    work unit's duties and responsibilities to the Director of
                                                                                  Compliance (monthly).
      b. Laporan pelaksanaan tugas dan tanggung jawab                        b. Reporting on the implementation of the Compliance
         Direktur Kepatuhan kepada Direktur Utama dengan                          Director's duties and responsibilities to the President
         tembusan kepada Dewan Komisaris (triwulanan).                            Director with a copy to the Board of Commissioners
                                                                                  (quarterly).
      c. Komunikasi berkala melalui forum rapat Direksi, rapat               c. Regular communication through Board of Directors
         Dewan Komisaris, rapat gabungan Direksi dan Dewan                        meetings, Board of Commissioners meetings, and
         Komisaris.                                                               joint meetings of the Board of Directors and Board of
                                                                                  Commissioners.
  14. Melakukan pengujian atas aspek kepatuhan terhadap                  14. Conducting bank-wide compliance testing to determine
      peraturan regulator secara bank wide untuk mengetahui dan              and measure the level of compliance of work units in
      mengukur tingkat kepatuhan unit kerja dalam melakukan                  carrying out their activities and their compliance with
      aktivitasnya dan kesesuaiannya terhadap peraturan serta                regulations, as well as anticipating and avoiding any risks
      mengantisipasi dan menghindari adanya risiko pelanggaran               of violations of regulatory regulations that may exist within
      terhadap peraturan Regulator yang mungkin ada pada unit                the work unit.
      kerja.
  15. Memberikan opini terhadap penyusunan dan/atau                      15. Providing opinions on the preparation and/or design of
      rancangan kebijakan dan prosedur internal, pemberian                   internal policies and procedures, credit disbursement, and
      kredit, serta melakukan kajian atas aktivitas dan/atau produk          conducting reviews of the bank's activities and/or new
      baru bank.                                                             products.




                                                          Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025     PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 437
                                                                                                                                                 434
   Tata Kelola Perusahaan yang Baik            Laporan Keberlanjutan            Laporan Keuangan
   Good Corporate Governance                   Sustainability Report            Financial Statements




Audit Eksternal/
Akuntan Publik
● External Audit/Public Accountant


Kepatuhan terhadap                                Akuntan publik merupakan organ                       Public accountants are external organs
                                                  eksternal perusahaan yang memiliki                   of the company that have an important
Standar Akuntansi
                                                  peran penting dalam memberikan opini                 role in providing opinions regarding the
Keuangan Indonesia
                                                  terkait kesesuaian penyajian laporan                 conformity of the presentation of the
Compliance with Indonesian                        keuangan Perusahaan dengan Standar                   Company's financial statements with
Financial Accounting                              Akuntansi Keuangan (SAK) yang                        the Financial Accounting Standards
Standards                                         berlaku di Indonesia. Akuntan publik                 (SAK) applicable in Indonesia. Public
                                                  menjalankan fungsi audit eksternal                   accountants carry out external audit
                                                  dengan melaksanakan pemeriksaan                      functions by conducting examinations
                                                  Laporan     Keuangan      Bank      untuk            of the Bank's Financial Statements to
                                                  memastikan bahwa informasi keuangan                  ensure that the financial information in
                                                  dimaksud     disusun    dan     disajikan            question is prepared and presented in a
                                                  secara berkualitas, membentuk dan                    quality manner, forming and expressing
                                                  menyatakan pendapat atas kewajaran                   opinions on the fairness of the Bank's
                                                  Laporan Keuangan Bank, serta menguji                 Financial Statements, and testing internal
                                                  pengendalian      internal,    termasuk              controls, including re-testing matters
                                                  melakukan pengujian kembali atas hal-                that have been tested by the Internal
                                                  hal yang sudah diuji oleh Internal Audit             Audit and observing the procedures
                                                  dan melakukan observasi dari prosedur                carried out by the Internal Audit.
                                                  yang dilakukan oleh Internal Audit.




Mekanisme Penunjukan                              Penggunaan jasa Akuntan Publik                       The use of Public Accountant services
                                                  untuk melakukan audit atas Laporan                   to audit the Bank's Financial Statements
Akuntan Publik
                                                  Keuangan Bank dilakukan dengan                       was conducted in accordance with OJK
Public Accountant
                                                  mengacu pada Peraturan OJK No. 18                    Regulation No. 18 of 2025 concerning
Appointment Mechanism                             Tahun 2025 tentang Transparansi dan                  Transparency and Publication of Bank
                                                  Publikasi Laporan Bank dan POJK No. 9                Reports and POJK No. 9 of 2023
                                                  Tahun 2023 tentang Penggunaan Jasa                   concerning the Use of Public Accountant
                                                  Akuntan Publik dan Kantor Akuntan                    Services and Public Accounting Firms
                                                  Publik dalam Kegiatan Jasa Keuangan                  in Financial Services Activities, as well
                                                  serta hasil keputusan RUPS Tahunan                   as the resolution of the Annual General
                                                  tanggal 10 April 2025 yang memberikan                Meeting of Shareholders on April 10,
                                                  wewenang dan kuasa kepada Dewan                      2025, which granted the Board of
                                                  Komisaris untuk menunjuk Kantor                      Commissioners the authority and power
                                                  Akuntan Publik yang terdaftar di Otoritas            to appoint a Public Accounting Firm
                                                  Jasa Keuangan, yang akan melakukan                   registered with the Financial Services
                                                  audit terhadap keuangan Bank tahun                   Authority to audit the Bank's financial
                                                  buku 2025 dengan memperhatikan                       statements for the fiscal year 2025, taking
                                                  rekomendasi      dari  Komite      Audit.            into account the recommendations
                                                  Pelaksanaan      audit  atas    Laporan              of the Audit Committee. The audit of
                                                  Keuangan Bank untuk tahun buku 2025                  the Bank's Financial Statements for




 PT ALLO BANK INDONESIA TBK           2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 438
435                   Performa 2025             Laporan Manajemen              Profil Perusahaan           Analisis dan Pembahasan Manajemen
                     Performance 2025            Management Reports               Company Profile                Management Discussion and Analysis




  telah dilakukan oleh Kantor Akuntan Publik yang independen,                the fiscal year 2025 was conducted by an independent,
  kompeten, profesional, dan obyektif sesuai dengan Standar                  competent, professional, and objective Public Accounting
  Profesional Akuntan Publik, serta perjanjian kerja dan ruang               Firm in accordance with the Professional Standards for Public
  lingkup audit yang telah ditetapkan.                                       Accountants, as well as the established work agreement and
                                                                             audit scope.

  Berdasarkan keputusan RUPS Tahunan, Dewan Komisaris telah                  Based on the decision of the Annual GMS, the Board of
  menyetujui penunjukan Kantor Akuntan Publik Amir Abadi Jusuf,              Commissioners has approved the appointment of Public
  Aryanto, Mawar & Rekan (RSM Indonesia) untuk melakukan                     Accounting Firm Amir Abadi Jusuf, Aryanto, Mawar & Rekan
  pekerjaan mengaudit Laporan Keuangan Bank tahun buku                       (RSM Indonesia) to audit the Bank's Financial Statements for the
  yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025. Penunjukan                    financial year ending December 31, 2025. The appointment of
  Kantor Akuntan Publik tersebut berdasarkan rekomendasi                     the Public Accounting Firm was based on the recommendation
  Komite Audit, di mana proses pemilihannya dilakukan sesuai                 of the Audit Committee, where the selection process was carried
  dengan mekanisme pengadaan barang dan jasa yang berlaku.                   out in accordance with the applicable procurement mechanisms
  Untuk menjamin independensi dan kualitas hasil pemeriksaan,                for goods and services. To ensure the independence and
  Auditor Eksternal yang ditunjuk tidak memiliki benturan                    quality of the audit results, the appointed External Auditor has
  kepentingan dengan Bank.                                                   no conflict of interest with the Bank.




                           Daftar Akuntan Publik 5 Tahun Terakhir dan Biayanya
                            List of Public Accountant for the Last 5 Years and the Fee

      Tahun                             Kantor Akuntan Publik                                        Akuntan Publik                    Biaya (Rp)
       Year                             Public Accounting Firm                                      Public Accountant                   Fee (IDR)

      2025    KAP Amir Abadi Jusuf, Aryanto, Mawar & Rekan (RSM Indonesia)                   Saptoto Agustomo                        875.500.000,-
      2024    KAP Amir Abadi Jusuf, Aryanto, Mawar & Rekan (RSM Indonesia)                   Bimo Iman Santoso, S.E., Ak., CPA       850.000.000,-
      2023    KAP Amir Abadi Jusuf, Aryanto, Mawar & Rekan (RSM Indonesia)                   Bimo Iman Santoso, S.E., Ak.,CPA        950.000.000,-
      2022    KAP Kosasih, Nurdiyaman, Mulyadi, Tjahjo dan Rekan (Anggota Crowe Global)      Mulyadi                                 480.000.000,-
      2021    KAP Kosasih, Nurdiyaman, Mulyadi, Tjahjo dan Rekan (Anggota Crowe Global)      Mulyadi                                 352.000.000,-




  Jasa Lain yang Diberikan
  Other Services Provided

  Di tahun 2025, Akuntan Publik tidak memberikan jasa lain                   In 2025, the Public Accountant will not provide any other
  selain melakukan audit atas Laporan Keuangan Bank untuk                    services other than conducting an audit of the Bank's Financial
  tahun-tahun yang berakhir pada 31 Desember 2025 dan 2024.                  Statements for the years ended December 31, 2025 and 2024.




                                                           Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025          PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 439
                                                                                                                                               436
   Tata Kelola Perusahaan yang Baik            Laporan Keberlanjutan            Laporan Keuangan
   Good Corporate Governance                   Sustainability Report            Financial Statements




Manajemen
Risiko
● Risk Management

                                                  Dalam rangka memastikan kinerja                      To ensure healthy business performance
                                                  usaha yang sehat dan tumbuh secara                   and sustainable growth, the Bank
                                                  berkesinambungan,       Bank    secara               proactively      implements      adaptive
                                                  proaktif    menerapkan     pengelolaan               risk management while adhering to
                                                  risiko yang adaptif dan memperhatikan                prudent principles. The Bank makes
                                                  prinsip kehati-hatian. Bank menjadikan               risk management a management
                                                  pengelolaan risiko sebagai tanggung                  responsibility, ensuring the achievement
                                                  jawab manajemen dalam memastikan                     of organizational goals by internalizing
                                                  tercapainya      sasaran     organisasi              the Bank's risk management process
                                                  dengan melakukan internalisasi proses                so that it is embedded in every activity.
                                                  manajemen risiko di Bank sehingga akan               In addition to implementing GCG
                                                  melekat pada setiap aktivitas. Selain                best practices, the implementation of
                                                  sebagai bentuk penerapan best practice               integrated and comprehensive risk
                                                  GCG, penerapan manajemen risiko yang                 management is also believed to support
                                                  terpadu dan komprehensif juga diyakini               the achievement of performance targets
                                                  dapat mendukung pencapaian target                    and maintain business continuity.
                                                  kinerja dan menjaga kelangsungan
                                                  usaha.




Gambaran Umum                                     Bank memandang bahwa penerapan                       The Bank believes that implementing
                                                  strategi manajemen risiko yang aktif                 an active risk management strategy can
Manajemen Risiko
                                                  mampu        meningkatkan     efektivitas            improve capital utilization effectiveness
General Overview of Risk
                                                  penggunaan      modal     dan    tingkat             and return on capital, thereby providing
Management                                        pengembalian modal sehingga dapat                    added value for shareholders. In its
                                                  memberikan nilai tambah bagi pemegang                implementation, the Bank considers
                                                  saham. Pada pelaksanaannya, Bank                     the scope of risk management
                                                  memperhatikan      cakupan     penilaian             implementation assessment through
                                                  penerapan manajemen risiko melalui                   the Bank's risk profile, assessing both
                                                  profil risiko Bank, baik penilaian                   inherent risk and the quality of risk
                                                  inherent risk maupun penilaian kualitas              management implementation. It also
                                                  penerapan manajemen risiko serta                     adjusts each assessment indicator in
                                                  menyesuaikan setiap indikator penilaian              accordance with new regulations using
                                                  sesuai dengan peraturan yang baru                    the Risk-Based Bank Rating (RBBR)
                                                  dengan menggunakan konsep Risk                       concept.
                                                  Based Bank Rating (RBBR).

                                                  Penerapan manajemen risiko yang                      The     Bank's   comprehensive      risk
                                                  komprehensif di Bank dilakukan dengan                management implementation is carried
                                                  mengacu pada Peraturan OJK No. 18/                   out in accordance with OJK Regulation
                                                  POJK.03/2016 tanggal 16 Maret 2016                   No. 18/POJK.03/2016 dated March 16,
                                                  tentang Penerapan Manajemen Risiko                   2016, concerning the Implementation
                                                  bagi Bank Umum dan dokumen-                          of Risk Management for Commercial
                                                  dokumen dari Basel Committee on                      Banks and documents from the Basel
                                                  Banking Supervision. Atas dasar ini,                 Committee on Banking Supervision.
                                                  Bank memandang perlunya untuk                        Based on this, the Bank recognizes the
                                                  membangun kesadaran dan budaya                       need to build awareness and a culture of
                                                  manajemen risiko terpadu (integrated                 integrated risk management to achieve



 PT ALLO BANK INDONESIA TBK           2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 440
437                    Performa 2025           Laporan Manajemen            Profil Perusahaan          Analisis dan Pembahasan Manajemen
                       Performance 2025          Management Reports            Company Profile              Management Discussion and Analysis




  risk culture) guna mencapai tujuan Bank jangka panjang. Fokus           the Bank's long-term objectives. The Bank's risk management
  penerapan manajemen risiko Bank sendiri lebih diutamakan                implementation focuses primarily on the effectiveness of
  pada efektivitas penerapan tata kelola dan kerangka kerja               governance and the risk management framework.
  manajemen risiko.

  Mekanisme pengelolaan risiko secara day to day dengan                   The day-to-day risk management mechanism based on the
  berdasarkan prinsip kehati-hatian telah dituangkan dalam                principle of prudence has been outlined in several policies and
  beberapa kebijakan dan prosedur, yang merupakan aturan acuan            procedures, which are the reference rules in the implementation
  dalam implementasi manajemen risiko pada seluruh kegiatan               of risk management in all Bank business activities that
  bisnis Bank yang meliputi kebijakan, strategi, organisasi, sistem       include policies, strategies, organizations, risk management
  informasi manajemen risiko, pengawasan risiko, pengelolaan              information systems, risk supervision, product management,
  produk, aktivitas baru dan Business Continuity Plan (BCP).              new activities and Business Continuity Plan (BCP). To ensure
  Untuk menjamin tercapainya praktik manajemen risiko yang                the achievement of good risk management practices in the
  baik pada Bank, Komite Pemantau Risiko dan Komite Audit                 Bank, the Risk Monitoring Committee and the Audit Committee
  berkontribusi dalam mendukung pelaksanaan tugas Dewan                   contribute in supporting the implementation of the Board of
  Komisaris. Komite Pemantau Risiko memiliki tanggung jawab               Commissioners' duties. The Risk Monitoring Committee is
  dalam pemantauan dan evaluasi pelaksanaan manajemen risiko              responsible for monitoring and evaluating the implementation
  di Bank, sedangkan Komite Audit bertanggung jawab dalam                 of risk management in the Bank, while the Audit Committee is
  pemantauan dan evaluasi pelaksanaan audit, pengendalian                 responsible for monitoring and evaluating the implementation
  proses internal dan pelaporan keuangan.                                 of audits, internal process controls and financial reporting.




  Kerangka Manajemen Risiko
  Risk Management Framework

  Kerangka kerja manajemen risiko Bank menetapkan pendekatan              The Bank's risk management framework establishes a risk
  pengelolaan risiko dan kerangka pengendalian di mana risiko             management approach and control framework through
  dikelola untuk mendapatkan keseimbangan antara risiko (risk)            which risks are managed to achieve a balance between risk
  dan pendapatan (return). Penerapan kerangka kerja manajemen             and return. The implementation of the risk management
  risiko dilakukan melalui perumusan tingkat risiko yang akan             framework is carried out through the formulation of the level
  diambil (risk appetite), dan toleransi risiko (risk tolerance) bagi     of risk to be taken (risk appetite) and risk tolerance for each
  setiap jenis risiko, pengembangan kebijakan dan prosedur                type of risk, the development of appropriate risk management
  manajemen risiko yang berkesesuaian serta pengembangan                  policies and procedures, and the development of an integrated
  struktur pengendalian internal secara terpadu. Selain itu,              internal control structure. Furthermore, the Bank also builds a
  Bank juga membangun budaya risiko yang menitikberatkan                  risk culture that emphasizes the awareness of all employees
  kesadaran seluruh pegawai akan risiko dan efektivitas proses            regarding risk and the effectiveness of the risk management
  manajemen risiko. Penerapan manajemen risiko di Allo Bank               process. The implementation of risk management at Allo Bank
  mengacu pada empat pilar manajemen risiko, yaitu:                       refers to four pillars of risk management, namely:
  1. Pengawasan aktif Dewan Komisaris dan Direksi.                        1. Active supervision of the Board of Commissioners and
                                                                              Directors.
  2. Kecukupan kebijakan, prosedur, dan penetapan limit                   2. Adequacy of risk management policies, procedures, and
     manajemen risiko.                                                        determination of limits.
  3. Kecukupan proses identifikasi, pengukuran, pemantauan,               3. Adequacy of the process of identification, measurement,
     dan pengendalian Risiko serta sistem informasi manajemen                 monitoring, and control of Risk and the risk management
     risiko.                                                                  information system.
  4. Sistem pengendalian internal yang menyeluruh.                        4. Comprehensive internal control system.

  Struktur Organisasi dan Tata Kelola                                     Organizational Structure and Governance

  Dalam menjalankan memastikan pengelolaan risiko, Bank telah             In ensuring risk management, the Bank has established a
  membentuk Komite Manajemen Risiko dan Komite Aset dan                   Risk Management Committee and an Asset and Liability
  Liabilitas (ALCO) pada tingkat Direksi serta Komite Pemantau            Committee (ALCO) at the Board of Directors level, as well as
  Risiko pada tingkat Dewan Komisaris. Komite Pemantau                    a Risk Monitoring Committee at the Board of Commissioners
  Risiko bertanggung jawab untuk mengevaluasi keakuratan                  level. The Risk Monitoring Committee is responsible for
  kebijakan manajemen risiko dan implementasinya, memantau                evaluating the accuracy of risk management policies and their
  serta mengevaluasi kinerja dari Komite Manajemen Risiko dan             implementation, monitoring and evaluating the performance of
  Satuan Kerja Manajemen Risiko. Komite Manajemen Risiko                  the Risk Management Committee and the Risk Management



                                                           Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025     PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 441
                                                                                                                                                    438
    Tata Kelola Perusahaan yang Baik            Laporan Keberlanjutan            Laporan Keuangan
    Good Corporate Governance                   Sustainability Report            Financial Statements




menetapkan strategi, kebijakan, dan prosedur manajemen                       Work Unit. The Risk Management Committee establishes risk
risiko, serta memantau implementasinya, mengembangkan                        management strategies, policies, and procedures, and monitors
budaya pengelolaan risiko, dan memastikan sumber daya yang                   their implementation, develops a risk management culture, and
memadai telah dikembangkan untuk memastikan pengelolaan                      ensures adequate resources have been developed to ensure
risiko di Allo Bank. Sementara, ALCO bertanggung jawab untuk                 risk management at Allo Bank. Meanwhile, ALCO is responsible
mengelola modal dan menetapkan kebijakan terkait dengan                      for managing capital and establishing policies related to
pengelolaan neraca dan kepatuhan terhadapnya, termasuk di                    balance sheet management and compliance, including liquidity
dalamnya manajemen risiko likuiditas, kecukupan modal, dan                   risk management, capital adequacy, and interest rate risk.
risiko suku bunga.




Jenis Risiko
Types of Risk

Sesuai aturan POJK No. 18/POJK.03/2016 dan SEOJK No. 34/                     In accordance with POJK No. 18/POJK.03/2016 and SEOJK
SEOJK.03/2016 tentang Penerapan Manajemen Risiko bagi                        No. 34/SEOJK.03/2016 concerning the Implementation of Risk
Bank Umum, Allo Bank mengelola risiko berdasarkan aktivitas                  Management for Commercial Banks, Allo Bank manages risks
fungsional Bank yang terdiri dari:                                           based on the Bank's functional activities which consist of:

Risiko Kredit                                                                Credit Risk

Risiko Kredit adalah risiko yang timbul sebagai akibat                       Credit risk is the risk arising from a counterparty's failure to fulfill
kegagalan counterparty memenuhi liabilitasnya. Bank                          its obligations. The Bank manages credit risk by developing
melakukan pengelolaan risiko kredit dengan menyusun strategi                 strategies and frameworks and implementing risk mitigation
dan kerangka kerja serta menjalankan upaya mitigasi risiko                   efforts across its micro, retail, commercial, and consumer
atas aspek bisnis perkreditan mikro, retail, komersial, maupun               lending businesses, interbank placements, and securities
konsumsi, penempatan antar-bank serta pembelian surat                        purchases. The Bank operates credit activities through digital
berharga. Bank memiliki aktivitas perkreditan melalui model                  credit business models, such as Paylater and Instant Cash. The
bisnis kredit digital, seperti Paylater dan Instant Cash. Bank               Bank implements a risk management process, encompassing
menerapkan proses risk management mulai dari identifikasi,                   identification, measurement, monitoring, and control of credit
pengukuran, pemantauan hingga pengendalian risiko kredit                     risk to ensure appropriate and effective management.
untuk dapat dikelola dengan tepat dan efektif.

Bank menyadari bahwa dengan mengubah model bisnis                            The Bank recognizes that by transforming its business model to
menjadi digital, risiko yang melekat pada aktivitas perkreditan              digital, risks inherent in digital platform-based credit activities
yang berbasis platform digital akan timbul, mulai dari akses                 will arise, including broader access to prospective borrowers,
calon debitur yang lebih luas karena dapat diakses oleh                      as they can be accessed anytime and anywhere. Furthermore,
calon debitur kapanpun dan dimanapun. Selain itu platform                    digital platforms require more accurate verification of
digital membutuhkan verifikasi calon debitur dan dokumen                     prospective borrowers and document requirements due to
persyaratan yang lebih akurat akibat tidak adanya tatap                      the absence of face-to-face interaction and the absence of
muka langsung dengan calon debitur dan tanpa penyerahan                      physical documentation.
dokumentasi fisik.

Untuk menjaga agar kualitas kredit Bank tetap terjaga dengan                 To maintain the Bank's credit quality, credit quality is routinely
baik, maka pemantauan terhadap kualitas kredit terus dilakukan               monitored, both by credit category and by the overall credit
secara rutin, baik per kategori kredit maupun portofolio kredit              portfolio. The debtor risk profile measurement system,
secara keseluruhan. Sistem pengukuran profil risiko debitur,                 procedures, risk management system, database system and
prosedur, sistem manajemen risiko, sistem database dan                       credit organization are continuously being refined with an
organisasi perkreditan terus disempurnakan dengan penekanan                  emphasis on the application of the “four eyes” principle where
kepada penerapan prinsip “empat mata” (four eyes principle)                  credit decisions are taken based on considerations from two
dimana keputusan kredit diambil berdasarkan pertimbangan                     sides, namely the business development side and the credit risk
dari dua sisi, yaitu sisi pengembangan bisnis dan sisi analisis              analysis side.
risiko kredit.




 PT ALLO BANK INDONESIA TBK            2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 442
439                    Performa 2025           Laporan Manajemen               Profil Perusahaan       Analisis dan Pembahasan Manajemen
                      Performance 2025           Management Reports               Company Profile           Management Discussion and Analysis




  Risiko Pasar                                                            Market Risk

  Risiko pasar (market risk) merupakan risiko yang timbul dari            Market risk arises from a Bank's portfolio due to adverse market
  portofolio yang dimiliki oleh Bank karena adanya pergerakan             movements that could potentially harm the Bank. Market risk
  variabel pasar (adverse movement) yang berpotensi merugikan             is divided into two categories: interest rate risk and exchange
  Bank. Risiko pasar sendiri dibagi menjadi 2 (dua), yakni risiko         rate risk. In general, the steps and plans taken to anticipate
  suku bunga dan risiko nilai tukar. Secara umum, langkah-                market risk for transactions related to exchange rate and
  langkah dan rencana yang dilakukan untuk mengantisipasi                 interest rate risk include establishing and controlling market
  risiko pasar atas transaksi yang terkait dengan risiko nilai tukar      risk limits, such as VaR Limits, Nominal Limits, and Stop-Loss
  dan suku bunga adalah dengan melakukan penetapan dan                    Limits, as well as conducting stress tests to measure risk. Market
  kontrol limit risiko pasar seperti Limit VaR, Limit Nominal dan         risk management as a digital-based commercial bank will also
  Limit Stop Loss serta melakukan stress test dalam mengukur              remain guided by sound market risk management.
  risiko. Pengelolaan risiko pasar sebagai Bank umum berbasis
  digital juga akan tetap berpedoman dalam pengelolaan risiko
  pasar yang sehat.

  Risiko Likuiditas                                                       Liquidity Ratio

  Risiko likuiditas muncul sebagai akibat dari mismatch struktur          Liquidity risk arises from a mismatch in the structure of a
  aset dan liabilitas Bank. Bank mengelola risiko likuiditas untuk        Bank's assets and liabilities. The Bank manages liquidity risk to
  memastikan kemampuan dalam memenuhi liabilitas kepada                   ensure its ability to meet maturing obligations to customers or
  nasabah atau counterparty yang jatuh tempo dengan menjaga               counterparties by maintaining and preserving sufficient liquid
  dan mempertahankan jumlah aset likuid yang cukup untuk                  assets to pay customer deposits, provide funds for lending,
  membayar simpanan para nasabah, penyediaan dana dalam                   meet operational liquidity needs, and ensure that the amount of
  rangka pemberian kredit, pemenuhan kebutuhan likuiditas                 assets maturing in each period covers the amount of maturing
  operasional dan menjaga agar jumlah aset yang jatuh tempo               liabilities. The Bank will continue to improve and develop
  pada setiap periode dapat menutupi jumlah liabilitas yang jatuh         effective and efficient liquidity risk management to manage and
  tempo. Bank akan terus meningkatkan dan mengembangkan                   control the impact of its activities.
  manajemen risiko likuiditas yang efektif dan efisien untuk
  mengelola serta mengendalikan akibat dari aktivitas bank.

  Bank senantiasa mengidentifikasi dan memantau faktor utama              The Bank continuously identifies and monitors key factors
  yang mempengaruhi kemampuan Bank untuk memperoleh                       affecting its ability to obtain funds, including identifying and
  dana, termasuk mengidentifikasi dan memantau alternatif                 monitoring funding alternatives that can strengthen its capacity
  pendanaan yang dapat memperkuat kapasitasnya untuk                      to withstand crises, including:
  bertahan pada kondisi krisis antara lain:
  1. Memenuhi primary reserve yang menjadi kewajiban untuk                1.    Fulfilling primary reserve which is an obligation to fulfill
      memenuhi persyaratan internal maupun eksternal;                           internal and external requirements;
  2. Memelihara secondary reserve dalam bentuk Surat Berharga             2.    Maintaining secondary reserves in the form of Securities
      dan antar Bank Aktiva dalam rangka memenuhi kebutuhan                     and inter-bank assets in order to meet daily operational
      operasional harian dan memenuhi kebutuhan tak terduga,                    needs and meet unexpected needs, such as withdrawals of
      seperti adanya penarikan uang dalam jumlah besar;                         large amounts of money;
  3. Strategi suku bunga, alternatif investasi bagi pemilik dana,         3.    Interest rate strategies, investment alternatives for fund
      perubahan perilaku nasabah, perubahan nilai tukar dan                     owners, changes in customer behavior, changes in
      selisih suku bunga yang ditawarkan oleh bank bank pesaing                 exchange rates and interest rate differences offered by
      utama atau hal lain yang mempengaruhi perubahan                           major competing banks or other things that influence
      struktur dana, volatilitas dana, serta core funds dipantau                changes in fund structure, fund volatility and core funds are
      secara berkala;                                                           monitored regularly;
  4. Melakukan perhitungan dan pemantauan proyeksi cashflow               4.    Calculating and monitoring cash flow projections and the
      dan profil maturitas Bank serta melakukan pengendalian                    Bank’s maturity profile and carrying out controls so that
      agar tetap terjaga sesuai appetite manajemen;                             they are maintained in line with management appetite;
  5. Tetap mempertahankan core deposan pada level atau                    5.    Maintaining core depositors at a certain level or percentage
      persentase tertentu dan mengupayakan penyebaran                           and strive to spread the placement period for third party
      jangka waktu penempatan dana pihak ketiga sehingga                        funds so that they are not concentrated at one maturity
      tidak terkonsentrasi pada satu titik jatuh tempo; dan                     point; and
  6. Mengupayakan pendanaan berbiaya rendah melalui                       6.    Seeking low-cost funding through marketing and
      program pemasaran maupun segmentasi.                                      segmentation programs.




                                                           Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025     PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 443
                                                                                                                                              440
    Tata Kelola Perusahaan yang Baik            Laporan Keberlanjutan             Laporan Keuangan
    Good Corporate Governance                   Sustainability Report             Financial Statements




Risiko Likuiditas                                                            Liquidity Ratio

Risiko likuiditas muncul sebagai akibat dari mismatch struktur               Liquidity risk arises from a mismatch in the structure of a
aset dan liabilitas Bank. Bank mengelola risiko likuiditas untuk             Bank's assets and liabilities. The Bank manages liquidity risk to
memastikan kemampuan dalam memenuhi liabilitas kepada                        ensure its ability to meet maturing obligations to customers or
nasabah atau counterparty yang jatuh tempo dengan menjaga                    counterparties by maintaining and preserving sufficient liquid
dan mempertahankan jumlah aset likuid yang cukup untuk                       assets to pay customer deposits, provide funds for lending,
membayar simpanan para nasabah, penyediaan dana dalam                        meet operational liquidity needs, and ensure that the amount of
rangka pemberian kredit, pemenuhan kebutuhan likuiditas                      assets maturing in each period covers the amount of maturing
operasional dan menjaga agar jumlah aset yang jatuh tempo                    liabilities. The Bank will continue to improve and develop
pada setiap periode dapat menutupi jumlah liabilitas yang jatuh              effective and efficient liquidity risk management to manage and
tempo. Bank akan terus meningkatkan dan mengembangkan                        control the impact of its activities.
manajemen risiko likuiditas yang efektif dan efisien untuk
mengelola serta mengendalikan akibat dari aktivitas bank.

Bank senantiasa mengidentifikasi dan memantau faktor utama                   The Bank continuously identifies and monitors key factors
yang mempengaruhi kemampuan Bank untuk memperoleh                            affecting its ability to obtain funds, including identifying and
dana, termasuk mengidentifikasi dan memantau alternatif                      monitoring funding alternatives that can strengthen its capacity
pendanaan yang dapat memperkuat kapasitasnya untuk                           to withstand crises, including:
bertahan pada kondisi krisis antara lain:
1. Memenuhi primary reserve yang menjadi kewajiban untuk                     1.   Fulfilling primary reserve which is an obligation to fulfill
    memenuhi persyaratan internal maupun eksternal;                               internal and external requirements;
2. Memelihara secondary reserve dalam bentuk Surat Berharga                  2.   Maintaining secondary reserves in the form of Securities
    dan antar Bank Aktiva dalam rangka memenuhi kebutuhan                         and inter-bank assets in order to meet daily operational
    operasional harian dan memenuhi kebutuhan tak terduga,                        needs and meet unexpected needs, such as withdrawals of
    seperti adanya penarikan uang dalam jumlah besar;                             large amounts of money;
3. Strategi suku bunga, alternatif investasi bagi pemilik dana,              3.   Interest rate strategies, investment alternatives for fund
    perubahan perilaku nasabah, perubahan nilai tukar dan                         owners, changes in customer behavior, changes in
    selisih suku bunga yang ditawarkan oleh bank-bank pesaing                     exchange rates and interest rate differences offered by
    utama atau hal lain yang mempengaruhi perubahan                               major competing banks or other things that influence
    struktur dana, volatilitas dana, serta core funds dipantau                    changes in fund structure, fund volatility and core funds are
    secara berkala;                                                               monitored regularly;
4. Melakukan perhitungan dan pemantauan proyeksi cashflow                    4.   Calculating and monitoring cash flow projections and the
    dan profil maturitas Bank serta melakukan pengendalian                        Bank’s maturity profile and carrying out controls so that
    agar tetap terjaga sesuai appetite manajemen;                                 they are maintained in line with management appetite;
5. Tetap mempertahankan core deposan pada level atau                         5.   Maintaining core depositors at a certain level or percentage
    persentase tertentu dan mengupayakan penyebaran                               and strive to spread the placement period for third party
    jangka waktu penempatan dana pihak ketiga sehingga                            funds so that they are not concentrated at one maturity
    tidak terkonsentrasi pada satu titik jatuh tempo; dan                         point; and
6. Mengupayakan pendanaan berbiaya rendah melalui                            6.   Seeking low-cost funding through marketing and
    program pemasaran maupun segmentasi.                                          segmentation programs.

Risiko Strategis                                                             Strategic Risk

Risiko strategis adalah risiko antara lain disebabkan adanya                 Strategic risk is the risk caused by, among other things, the
penetapan dan pelaksanaan strategi Bank yang tidak tepat,                    Bank's inappropriate strategy formulation and implementation,
pengambilan keputusan rencana bisnis yang tidak tetap atau                   inconsistent business plan decisions, or the Bank's lack
kurang responsifnya Bank terhadap perubahan eksternal.                       of responsiveness to external changes. Strategic risk
Pengelolaan risiko strategis melalui proses pertimbangan                     management is carried out through a process of collective and
dan pengambilan keputusan setiap kebijakan secara kolektif                   comprehensive consideration and decision-making for each
dan komprehensif oleh Direksi dan Komite-komite yang telah                   policy by the Board of Directors and established committees.
dibentuk serta memantau realisasi rencana strategis dengan                   This includes monitoring the implementation of the strategic
membandingkan target yang akan dicapai dan memastikan                        plan by comparing targets to be achieved and ensuring that
bahwa risiko yang akan diambil masih dalam batas toleransi.                  the risks taken remain within tolerable limits.

Seiring dengan strategi Bank yang menggunakan model                          In line with the Bank's strategy of adopting a digital business
bisnis digital, maka Bank mengelola kesesuaian strategi                      model, the Bank manages the appropriateness of this strategy
tersebut sesuai dengan lingkungan bisnis yang ada. Bank juga                 to the existing business environment. The Bank also measures




  PT ALLO BANK INDONESIA TBK           2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 444
441                   Performa 2025         Laporan Manajemen            Profil Perusahaan          Analisis dan Pembahasan Manajemen
                     Performance 2025         Management Reports            Company Profile              Management Discussion and Analysis




  mengukur tingkat persaingan dan posisi bisnis Bank dalam             the level of competition and its business position in formulating
  formulasi strategi bisnis, serta pencapaian rencana bisnis           its business strategy, as well as the achievement of the business
  terhadap realisasi kinerja yang dicapai.                             plan against actual performance.

  Risiko Reputasi                                                      Reputation Risk

  Risiko reputasi adalah risiko yang antara lain disebabkan oleh       Reputational risk is the risk caused by, among other things,
  adanya publikasi negatif yang terkait dengan kegiatan usaha          negative publicity related to the Bank's business activities or
  Bank atau persepsi negatif terhadap Bank. Identifikasi risiko        negative perceptions of the Bank. Reputational risk is identified
  reputasi dilakukan pada faktor-faktor risiko yang melekat pada       based on risk factors inherent in functional activities, including
  aktivitas fungsional yang mencakup keterbukaan (disclosure           disclosure requirements, customer complaints regarding Bank
  requirement), keluhan nasabah terhadap pelayanan Bank,               services, employee behavior in serving customers, the Bank's
  perilaku karyawan Bank dalam melayani nasabah dan sistem             communication system, and all banking activities.
  komunikasi Bank serta seluruh aktivitas perbankan.

  Sebagai salah satu entitas anak di bawah CT Corpora melalui          As a subsidiary under CT Corpora through Mega Corpora,
  Mega Corpora, Bank percaya bahwa hal ini dapat meningkatkan          the Bank believes this can enhance its reputation in the
  reputasinya dalam industri perbankan. Meskipun demikian,             banking industry. However, the complexity of its products and
  kompleksitas produk dan bisnis dapat meningkatkan potensi            business can increase potential risks due to the digital business
  risiko yang ada karena model bisnis digital yang meningkatkan        model, which increases the frequency of digital interactions
  frekuensi interaksi digital dengan nasabah. Bank juga                with customers. The Bank also ensures customer protection
  memastikan adanya perlindungan nasabah dengan melakukan              by identifying, preparing, and ensuring the readiness of
  identifikasi, menyiapkan dan memastikan kesiapan komunikasi          communications with customers to prevent negative impacts
  kepada para nasabah agar tidak menimbulkan dampak negatif            on customers that could potentially lead to negative publicity.
  bagi nasabah yang berpotensi menjadi pemberitaan negatif.            Furthermore, the Bank is proactive in handling complaints
  Selain itu, Bank bersikap proaktif terkait dengan penanganan         received by identifying the root cause of problems and
  komplain yang diterima dengan mengetahui root cause                  formulating appropriate solutions in response to customer
  permasalahan dan merumuskan solusi yang tepat dalam                  complaints.
  menindaklanjuti keluhan nasabah.

  Risiko Hukum                                                         Legal Risk

  Risiko hukum adalah risiko yang disebabkan oleh adanya               Legal risk is the risk caused by legal weaknesses, including
  kelemahan aspek yuridis, yang antara lain berupa tuntutan            lawsuits, the absence of supporting laws and regulations, or
  hukum, ketiadaan peraturan perundang-undangan yang                   weak obligations such as non-fulfillment of valid contractual
  mendukung atau kelemahan perikatan seperti tidak                     requirements and incomplete collateral binding. Legal risk
  terpenuhinya syarat sah kontrak dan pengikatan agunan yang           factors are also aligned with the Bank's business development
  tidak sempurna. Faktor risiko hukum juga sejalan dengan              plan. The Bank will identify, measure, and control legal risks
  rencana pengembangan bisnis Bank. Bank akan melakukan                arising from its operations within the digital business model, as
  identifikasi, mengukur dan mengendalikan risiko hukum yang           well as legal risks inherent in planned collaborations/synergies
  timbul dari operasional bank dalam model bisnis digital serta        with other companies, both within the CT Corpora ecosystem
  risiko hukum yang melekat dengan rencana kerjasama/sinergi           and with third-party companies.
  dengan perusahaan lain, baik dalam ekosistem CT Corpora
  maupun kerja sama dengan perusahaan pihak ketiga lainnya.

  Bank mengelola risiko hukum dengan memastikan seluruh                The Bank manages legal risk by ensuring that all of its business
  aktivitas dan hubungan kegiatan usaha Bank dengan pihak              activities and relationships with third parties are based on
  ketiga didasarkan pada aturan dan persyaratan yang dapat             rules and requirements that protect the Bank's interests legally
  melindungi kepentingan Bank dari segi hukum melalui:                 through:
  1. Peninjauan secara berkala dengan memastikan seluruh               1. Periodic reviews to ensure that all Bank business activities
      aktivitas dan hubungan kegiatan usaha Bank dengan pihak              and relationships with third parties are based on rules and
      ketiga didasarkan pada aturan dan persyaratan yang dapat             requirements that can protect the Bank’s interests from a
      melindungi kepentingan Bank dari segi hukum; dan                     legal perspective; and
  2. Pengembangan budaya kepatuhan dan kepedulian                      2. Developing a culture of compliance and awareness of legal
      terhadap risiko hukum kepada seluruh pegawai pada setiap             risks for all employees at every level of the organization on
      jenjang organisasi secara berkelanjutan.                             an ongoing basis.




                                                        Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025     PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 445
                                                                                                                                                 442
    Tata Kelola Perusahaan yang Baik            Laporan Keberlanjutan             Laporan Keuangan
    Good Corporate Governance                   Sustainability Report             Financial Statements




Risiko Kepatuhan                                                             Compliance Risk

Risiko kepatuhan merupakan risiko yang disebabkan akibat                     Compliance risk is the risk caused by a Bank's failure to comply
Bank tidak mematuhi ketentuan perundang-undangan                             with applicable laws and regulations. Banks' business activities
yang berlaku. Kegiatan usaha bank yang terus mengalami                       are constantly changing, in line with developments in information
perubahan tersebut sejalan dengan perkembangan teknologi                     technology, globalization, and financial market integration,
informasi, globalisasi dan integrasi pasar keuangan, sehingga                resulting in increasing complexity. The increasing complexity of
kompleksitas kegiatannya semakin tinggi. Kompleksitas kegiatan               bank business activities requires an enhanced role and function
usaha bank yang semakin meningkat memerlukan adanya                          of the Compliance Unit in managing Compliance Risk, ensuring
peningkatan peran dan fungsi Satuan Kerja Kepatuhan dalam                    that the Bank consistently complies with all applicable laws and
pengelolaan Risiko Kepatuhan, agar Bank senantiasa mematuhi                  regulations and commitments made to regulators.
seluruh ketentuan dan perundang-undangan yang berlaku
serta komitmen yang dibuat oleh Bank kepada regulator.

Bank mengelola risiko kepatuhan dengan melakukan                             The Bank manages compliance risk by conducting
penelaahan secara komprehensif untuk memastikan kesesuaian                   comprehensive reviews to ensure the alignment of standard
kebijakan standar operasi dan prosedur serta pengembangan                    operating policies and procedures, as well as new product
produk baru dengan peraturan eksternal. Satuan kerja                         development, with external regulations. The Compliance Unit
Kepatuhan telah melaksanakan pengkajian dalam rangka                         has conducted reviews to prevent deviations from applicable
mencegah penyimpangan terhadap peraturan perundangan-                        laws and regulations, including:
undangan dan ketentuan lain yang berlaku, meliputi:
1. Mewujudkan terlaksananya budaya kepatuhan pada semua                      1. Realize the implementation of a culture of compliance at
   tingkatan organisasi dan kegiatan usaha Bank;                                all levels of the Bank’s organization and business activities;
2. Mengelola risiko kepatuhan yang dihadapi oleh Bank,                       2. Manage compliance risks faced by the Bank, by referring to
   dengan mengacu pada berbagai ketentuan terkait tata                          various provisions related to conventional bank governance;
   kelola bank umum; dan                                                        and
3. Memastikan kepatuhan Bank terhadap komitmen yang                          3. Ensure the Bank’s compliance with commitments made by
   dibuat oleh Bank kepada Otoritas Jasa Keuangan dan atau                      the Bank to the Financial Services Authority and/or other
   otoritas pengawas lain yang berwenang.                                       competent supervisory authorities.




Tinjauan terhadap Efektivitas Sistem Manajemen Risiko
Review of Effectiveness of Risk Management System

Bank secara berkala melakukan peninjauan atas efektivitas                    The Bank periodically reviews the effectiveness of its risk
manajemen risiko dengan mengkaji atas RAS dan Profil Risiko                  management by reviewing the established RAS and Risk Profile
yang ditetapkan agar tetap selaras dengan dinamika bisnis                    to ensure they remain aligned with current business dynamics
terkini maupun regulasi terbaru. Di tahun 2025, Bank telah                   and regulations. In 2025, the Bank reviewed the RAS and Risk
melakukan tinjauan terhadap RAS dan metodologi penilaian                     Profile assessment methodology, ensuring that all Risk Profiles
Profil Risiko, di mana seluruh Profil Risiko yang ditetapkan                 established within the risk management framework were
dalam kerangka manajemen risiko dinilai telah relevan dengan                 deemed relevant to current conditions and operating effectively.
kondisi terkini dan berjalan secara efektif.




Profil Risiko dan Tingkat Kesehatan Bank
Risk Profile and Bank Soundness Level

Bank setiap tahunnya melakukan penilaian atas profil risiko                  The Bank annually assesses their established risk profiles to
yang ditetapkan guna mengukur tingkat kesehatan perusahaan                   measure the company's health, as stipulated in OJK Regulation
sebagaimana telah diatur dalam Peraturan OJK No. 18/                         No. 18/POJK.03/2016 concerning the Implementation of
POJK.03/2016 tentang Penerapan Manajemen Risiko bagi Bank                    Risk Management for Commercial Banks. This assessment
Umum. Penilaian ini dilakukan dengan metode self-assessment                  is conducted using a self-assessment method through an
melalui penilaian Profil Risiko Bank yang selanjutnya dilaporkan             assessment of the Bank's Risk Profile, which is then reported to
kepada regulator secara triwulanan.                                          the regulator quarterly.




  PT ALLO BANK INDONESIA TBK           2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 446
443                       Performa 2025           Laporan Manajemen              Profil Perusahaan            Analisis dan Pembahasan Manajemen
                          Performance 2025          Management Reports              Company Profile                 Management Discussion and Analysis




  Proses penilaian Profil Risiko Bank meliputi 8 (delapan) risiko             The Bank's Risk Profile assessment process covers eight
  utama yaitu risiko kredit, risiko pasar, risiko likuiditas, risiko          key risks: credit risk, market risk, liquidity risk, strategic risk,
  stratejik, risiko operasional, risiko hukum, risiko kepatuhan, dan          operational risk, legal risk, compliance risk, and reputation
  risiko reputasi. Penilaian Profil Risiko tersebut dilakukan dengan          risk. The Risk Profile assessment is conducted using risk
  parameter pengukuran risiko tidak hanya menggunakan                         measurement parameters that utilize not only historical data
  data historis, tetapi juga dengan forward looking dengan                    but also forward-looking data, taking into account business
  mempertimbangkan strategi bisnis dan kondisi makroekonomi.                  strategy and macroeconomic conditions. Through the Risk
  Melalui Profil Risiko, Bank dapat mengelola risiko melalui                  Profile, Banks can manage risks through appropriate actions,
  tindakan yang tepat, dan dilakukan secara menyeluruh dan                    conducted in a comprehensive and comprehensive manner
  komprehensif berdasarkan dengan lini bisnis Bank.                           based on the Bank's business lines.

  Berdasarkan self-assessment Profil Risiko Bank yang dilakukan               Based on the Bank's Risk Profile self-assessment conducted
  pada semester 1 dan 2 tahun 2025 dengan metode yang diatur                  in the first and second semesters of 2025 using the method
  dalam Surat Edaran OJK No. 14/SEOJK.03/2017, masing-                        stipulated in OJK Circular Letter No. 14/SEOJK.03/2017, each
  masing mencatatkan peringkat komposit risiko 2 dengan                       recorded a composite risk rating of 2 with a "GOOD" rating.
  predikat “BAIK”. Adapun hasil self-assessment yang dilakukan                The results of the Bank's self-assessment throughout 2025 are
  Bank sepanjang tahun 2025 dapat dilihat sebagai berikut:                    as follows:


        Periode Penilaian          Hasil Self-Assessment                                        Definisi Peringkat
        Assessment Period          Self-assessment Result                                        Rating Definition

      Semester 1 - 2025           Individual 2               Mencerminkan Manajemen Bank telah melakukan penerapan tata kelola yang secara
                                                             umum baik. Hal ini tercermin dari pemenuhan yang memadai atas prinsip-prinsip tata
                                                             kelola. Dalam hal terdapat kelemahan penerapan prinsip tata kelola, secara umum
                                                             kelemahan tersebut kurang signifikan dan dapat diselesaikan dengan tindakan normal oleh
                                                             manajemen Bank.
                                                             The rating indicates that the Bank's Management has implemented what is categorized
                                                             asgenerally good levels of Governance. This can be seen reflected in the Bank's adequate
                                                             fulfillment of Governance principles. In the event that there are weaknesses in the Bank's
                                                             implementation of Governance principles, these weaknesses are generally viewed as less
                                                             significant and can be resolved with normal actions by the Bank's management.
      Semester 2 - 2025           Individual 2               Mencerminkan Manajemen Bank telah melakukan penerapan tata kelola yang secara
                                                             umum baik. Hal ini tercermin dari pemenuhan yang memadai atas prinsip-prinsip tata
                                                             kelola. Dalam hal terdapat kelemahan penerapan prinsip tata kelola, secara umum
                                                             kelemahan tersebut kurang signifikan dan dapat diselesaikan dengan tindakan normal oleh
                                                             manajemen Bank.
                                                             The rating indicates that the Bank's Management has implemented what is categorized
                                                             asgenerally good levels of Governance. This can be seen reflected in the Bank's adequate
                                                             fulfillment of Governance principles. In the event that there are weaknesses in the Bank's
                                                             implementation of Governance principles, these weaknesses are generally viewed as less
                                                             significant and can be resolved with normal actions by the Bank's management.




  Pernyataan Manajemen atas Kecukupan Sistem Manajemen Risiko
  Management Statement on Adequacy of Risk Management System

  Bank senantiasa melakukan kaji ulang atas kinerja sistem                    The Bank continuously reviews the performance of its risk
  manajemen risiko untuk memastikan proses berjalan sesuai                    management system to ensure processes are running
  yang telah ditetapkan. Berdasarkan hasil pemantauan                         according to established procedures. Based on the monitoring
  RAS dan Profil Risiko sepanjang tahun 2025, Direksi dan                     results of the RAS and Risk Profile throughout 2025, the
  Dewan Komisaris menilai secara keseluruhan indikator risiko                 Board of Directors and Board of Commissioners assessed that
  menunjukkan penerapan manajemen risiko telah memadai                        overall risk indicators demonstrated adequate and effective
  dan dijalankan dengan efektif. Selain itu, Direksi dan Dewan                risk management implementation. Furthermore, the Board
  Komisaris juga menilai Direktorat Manajemen Risiko beserta                  of Directors and Board of Commissioners assessed that the
  para pelaksana pertahanan tiga lapis (three line of defense)                Risk Management Directorate and its three-line of defense
  telah menjalankan kinerja dengan baik dalam memastikan                      implementers performed well in ensuring adequate risk
  kecukupan pengelolaan risiko dan pengendalian internal.                     management and internal control.




                                                              Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025          PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 447
                                                                                                                                                      444
       Tata Kelola Perusahaan yang Baik            Laporan Keberlanjutan             Laporan Keuangan
       Good Corporate Governance                   Sustainability Report             Financial Statements




Pengungkapan Rencana Aksi Pemulihan
Disclosure of Recovery Plan

1.    Tujuan Rencana Aksi                                                       1.   Purpose of the Action Plan
      Bank telah menyusun dan menyampaikan kepada OJK                                The Bank has prepared and submitted a Recovery Action
      Rencana Aksi Pemulihan (Recovery Plan) yang bertujuan                          Plan to OJK, aiming to achieve and maintain financial system
      untuk mencapai dan mempertahankan stabilitas bank                              stability in alignment with the mission of the Government of
      dalam sistem keuangan sejalan dengan misi Pemerintah                           the Republic of Indonesia to prevent and manage financial
      Republik Indonesia dalam pencegahan dan penanganan                             system crises in order to support the national economy.
      krisis sistem keuangan dan dalam rangka mendukung
      perekonomian nasional.

      Rencana Aksi Pemulihan merupakan komitmen Bank                                 The Recovery Action Plan reflects the Bank's commitment
      dalam:                                                                         to:
      a. Mewujudkan stabilitas sistem keuangan yang kokoh                            a. Ensuring a stable and resilient financial system capable
          dalam menghadapi ancaman krisis keuangan yang                                  of withstanding potential financial crises caused by
          disebabkan oleh tekanan terhadap berbagai kondisi                              pressure on various financial conditions; and
          keuangan; dan
      b. Mencegah dan menangani permasalahan yang dimiliki                           b. Preventing and addressing existing problems by
          di mana Bank telah menetapkan langkah-langkah yang                            outlining pre-emptive measures and response
          akan dilakukan pada saat terjadinya tekanan kondisi                           strategies to mitigate financial stress that could threaten
          keuangan (financial stress) yang dapat membahayakan                           the Bank’s business continuity.
          kelangsungan usaha Bank.

      Rencana Aksi Pemulihan yang disusun telah disesuaikan                     The Recovery Action Plan has been tailored to the Bank’s specific
      dengan kondisi Bank dan mengacu pada Peraturan Otoritas                   conditions and is aligned with Financial Services Authority
      Jasa Keuangan No. 5 Tahun 2024 tentang Penetapan                          Regulation No. 5 of 2024 concerning the Determination of
      Status Pengawasan dan Penanganan Permasalahan Bank                        Supervision Status and Handling of General Bank Issues,
      Umum dimana pada Pasal 14 tercantum bahwa Bank wajib                      where Article 14 of this regulation requires the Bank to develop
      menyusun dan menyampaikan Rencana Aksi Pemulihan                          and submit a Recovery Action Plan to the Financial Services
      kepada Otoritas Jasa Keuangan, dengan menyertakan hal-                    Authority, covering the following aspects:
      hal sebagai berikut:
      a. Ringkasan Eksekutif;                                                        a. Executive Summary;
      b. Gambaran Bank secara umum termasuk Kondisi Bank;                            b. General Overview of the Bank, including its financial
          lini bisnis, jaringan kantor dan perusahaan anak yang                         condition, business lines, office network, material
          material; struktur kelompok usaha Bank; keterikatan                           subsidiaries, business group structure, and business
          usaha Bank; analisis skenario dampak perubahan                                relationships, along with scenario analyses of potential
          kondisi Bank;                                                                 changes in the Bank's condition;
      c. Opsi Pemulihan termasuk indikator rencana pemulihan,                        c. Recovery Options, detailing recovery plan indicators,
          trigger level, dan opsi pemulihan terkait permodalan,                         trigger levels, and recovery strategies related to capital,
          likuiditas, profitabilitas, dan kualitas aset; dan                            liquidity, profitability, and asset quality; and
      d. Pengungkapan            Rencana      Pemulihan      termasuk                d. Disclosure of the Recovery Plan including submission to
          penyampaian kepada pihak internal dan pihak external.                         internal and external parties.

2. Kerangka Rencana Aksi                                                        2. Action Plan Framework
   a. Gambaran Bank Secara Umum                                                    a. General Overview of the Bank
      Gambaran Bank secara umum dilakukan melalui                                      A general overview of the Bank is provided by assessing
      identifikasi perkembangan Bank sampai saat ini dan                               its development to date, including its business lines,
      lini-lini bisnis yang dimiliki oleh Bank dan dianggap                            which are categorized as core and non-core, as well as
      core dan non-core maupun kritikal dan non-kritikal. Di                           critical and non-critical. Additionally, the Bank outlines
      samping itu, Bank juga menjelaskan aspek bisnis dan                              its business and performance aspects, and future
      kinerja serta rencana pengembangan bisnis yang telah                             business development plans.
      diformulasikan.

          Dalam hal strategi pengelolaan risiko, Bank melihat                             From a risk management perspective, the Bank
          bahwa tujuan dari Rencana Pemulihan adalah untuk                                recognizes that the purpose of the Recovery Plan is



     PT ALLO BANK INDONESIA TBK           2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 448
445                   Performa 2025        Laporan Manajemen            Profil Perusahaan          Analisis dan Pembahasan Manajemen
                     Performance 2025        Management Reports            Company Profile              Management Discussion and Analysis




         memberikan Bank sebuah kerangka kerja untuk secara                   to establish a framework that enables the Bank to
         efektif dan efisien menangani dampak keuangan dari                   effectively and efficiently manage the financial impact
         peristiwa stres yang parah dan menghindari kegagalan                 of severe stress events, thereby preventing failure or
         atau penyelesaian. Komponen-komponen dalam                           forced resolution. The components of the Recovery
         Rencana Pemulihan berasal dari dan sejalan dengan                    Plan are derived from and aligned with other risk
         proses manajemen risiko lainnya, seperti yang mengatur               management processes, including capital and liquidity
         permodalan, likuiditas, uji stres, kelangsungan usaha,               management, stress testing, business continuity
         atau perencanaan penyelesaian.                                       planning, and resolution planning.

      b. Opsi Pemulihan                                                   b. Recovery options
         Rencana Pemulihan pada dasarnya merupakan strategi                  The Recovery Plan serves as a strategic approach
         yang diterapkan oleh Bank untuk mempersiapkan                       implemented by the Bank to prepare for unexpected
         pengeluaran keuangan tak terduga atau darurat.                      financial distress or emergency situations. Its primary
         Tujuan utama dari Rencana Pemulihan adalah untuk                    objective is to ensure that the Bank has access to
         memastikan bahwa Bank memiliki akses terhadap dana                  sufficient liquid assets or funding sources to address
         likuid atau sumber dana yang cukup untuk menangani                  unforeseen financial events that could impact its
         peristiwa keuangan yang tidak terduga yang dapat                    operations or overall financial stability.
         mempengaruhi operasi atau stabilitas keuangan Bank.

         Beberapa komponen utama yang termasuk dalam                          Some of the key components of the Recovery Plan
         Rencana Pemulihan adalah:                                            include:
         • Identifikasi potensi risiko;                                       • Identification of potential risks;
         • Mengidentifikasi potensi risiko atau peristiwa yang                • Identification of potential risks or events that may
             dapat menyebabkan kondisi krisis keuangan;                           cause a financial crisis;
         • Penilaian dampak risiko;                                           • Risk impact assessment;
         • Mengevaluasi potensi dampak risiko keuangan dari                   • Evaluation of the potential financial risk impact of a
             peristiwa/risiko krisis yang terjadi;                                crisis event or risk;
         • Penetapan ambang batas atau pemicu (threshold/                     • Determination of thresholds or triggers;
             triggers);
         • Menetapkan ambang batas atau pemicu (threshold/                    •    Determination of thresholds or triggers that indicate
             triggers) yang mengindikasikan kapan Rencana                          when the Recovery Plan should be activated;
             Pemulihan harus diaktifkan;
         • Strategi pendanaan tambahan;                                       •    Additional funding strategies;
         • Mengembangkan strategi untuk memperoleh                            •    Development of strategies to obtain additional
             pendanaan atau likuiditas tambahan selama krisis;                     funding or liquidity during a crisis;
         • Prosedur komunikasi dan pelaporan;                                 •    Communication and reporting procedures;
         • Menyusun prosedur komunikasi dan pelaporan                         •    Establishment of clear communication and
             yang jelas untuk memastikan bahwa semua                               reporting procedures to ensure that all stakeholders
             pemangku kepentingan mendapatkan informasi                            receive the necessary information and are prepared
             yang diperlukan dan siap menghadapi kondisi krisis                    to respond to any financial crisis conditions, as
             keuangan yang terjadi, sebagaimana diatur dalam                       regulated in other applicable internal provisions
             ketentuan internal lainnya yang berlaku mengenai                      regarding the Crisis Management Plan.
             Crisis Management Plan.
      c. Pengungkapan Rencana Pemulihan                                   c. Disclosure of the Recovery Plan
         Bank akan melakukan pengungkapan Rencana Aksi                       The Bank is committed to transparency by disclosing
         Pemulihan baik untuk stakeholders internal maupun                   the Recovery Action Plan to both internal and external
         stakeholders eksternal atau publik secara umum,                     stakeholders, as well as the public. This initiative reflects
         sebagai bagian dari komitmen terhadap keterbukaan                   the Bank’s dedication to maintaining a stable financial
         informasi sebagai bentuk komitmen Bank dalam rangka                 system and addressing potential financial crises caused
         membantu mewujudkan stabilitas sistem keuangan                      by various financial conditions.
         yang kokoh dalam menghadapi ancaman krisis
         keuangan yang disebabkan oleh tekanan terhadap
         berbagai kondisi keuangan.

         Bank juga mengembangkan rencana komunikasi krisis                    Additionally, the Bank has developed a crisis
         sebagai panduan standar untuk mengatasi permasalahan                 communication plan as a standardized guideline
         keuangan dalam konteks komunikasi korporat yang                      for managing financial issues within its corporate




                                                       Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025     PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 449
                                                                                                                                                446
    Tata Kelola Perusahaan yang Baik            Laporan Keberlanjutan            Laporan Keuangan
    Good Corporate Governance                   Sustainability Report            Financial Statements




       menetapkan tata kelola, struktur dan sumber daya                               communications framework. This plan establishes
       komunikasi secara terpadu guna memberikan respons                              structured governance, communication protocols,
       cepat yang akurat kepada masing-masing pemangku                                and resource allocation to ensure timely and accurate
       kepentingan, menetapkan akuntabilitas untuk team                               responses to stakeholders. It also assigns clear
       yang diberi tugas yang bertujuan untuk meminimalkan                            accountability to the designated crisis management
       dampak permasalahan keuangan terhadap reputasi                                 team, aiming to minimize the impact of financial
       Bank dan mengungkapkan Rencana Aksi Pemulihan                                  challenges on the Bank’s reputation. The disclosure of
       dengan pendekatan terstruktur.                                                 the Recovery Action Plan follows a structured approach
                                                                                      to enhance stakeholder confidence and regulatory
                                                                                      compliance.

3. Tata Kelola Rencana Aksi Pemulihan                                        3. Recovery Action Plan Governance
   Rencana Aksi Pemulihan yang efektif membantu                                 An effective Recovery Action Plan enables management
   manajemen mengidentifikasi kapan Bank menghadapi                             to identify situations where the Bank is experiencing or
   atau mungkin menghadapi peristiwa stres yang parah                           may experience a severe stress event that could threaten
   yang mengancam atau mungkin mengancam kekuatan                               its financial strength and viability. In such cases, the
   keuangan dan kelayakannya. Dalam hal ini, manajemen                          Bank’s management will take appropriate measures to
   Bank akan mengambil tindakan yang tepat untuk                                restore financial stability. The Recovery Plan is essential
   memulihkan kekuatan keuangan dan kelayakan bank.                             to the Bank’s resilience, as it is integrated into the Bank’s
   Rencana Pemulihan sangat penting bagi ketahanan Bank,                        risk governance framework and plays a key role in crisis
   dan terintegrasi ke dalam kerangka kerja tata kelola risiko                  management. It also outlines the Bank’s transition from
   Bank, serta memainkan peran penting dalam manajemen                          normal business operations to early warning of financial
   krisis. Rencana Pemulihan juga mengakui transisi Bank                        distress and, if necessary, to a severe stress scenario.
   dari operasi bisnis biasa ke peringatan dini tentang stres                   Additionally, it is linked to the resolution plan should the
   parah hingga stres parah itu sendiri, dan terhubung dengan                   financial deterioration remain unaddressed.
   rencana penyelesaian jika penurunan keuangan tidak
   diperbaiki.

   Proses     perencanaan    pemulihan      harus    bersifat                    The recovery planning process is continuous,
   berkelanjutan. Proses ini melengkapi fungsi tata kelola                       complementing the Bank’s risk governance function and
   risiko dan mendukung operasinya yang aman dan sehat.                          supporting its safe and sound operations. In developing
   Dalam proses pengembangan dan pemeliharaan Rencana                            and maintaining the Recovery Plan, management and the
   Pemulihan, manajemen dan Direksi terus berkomitmen                            Board of Directors remain committed to enhancing risk
   untuk meningkatkan tata kelola risiko dengan tujuan untuk                     governance to minimize the financial impact of unforeseen
   mengurangi dampak keuangan dari peristiwa tak terduga                         future events.
   di masa depan.

   Di bawah arahan regulator khususnya OJK, Bank                                 Under regulatory guidance, particularly from OJK, the Bank
   terus mengembangkan pemicu atau metrik sepanjang                              continues to refine its triggers and metrics across various
   kontinuum business as usual, peringatan dini, pemulihan,                      stages—ranging from business as usual, early warning,
   dan penyelesaian agar dapat merespons dengan cepat dan                        recovery, and resolution—ensuring a swift response to
   pulih dari dampak keuangan peristiwa stres yang parah.                        financial stress events and facilitating effective recovery.

   Bank juga akan mengkoordinasikan Rencana Pemulihan                            Furthermore, the Bank coordinates its Recovery Plan with
   dengan upaya perencanaan pemulihan dan penyelesaian                           the recovery and resolution planning efforts of its parent
   oleh perusahaan induknya, sehingga rencana tersebut                           company to ensure consistency and alignment, preventing
   konsisten dan tidak saling bertentangan.                                      any potential conflicts between the plans.

4. Penyampaian Rencana Aksi                                                  4. Submission of the Action Plan
   Di tahun 2025, Bank telah menyampaikan Rencana                               The Bank submitted its Action Plan to the Financial Services
   Aksi kepada Otoritas Jasa Keuangan secara berkala.                           Authority for the first time in 2024, in accordance with
   Penyampaian Rencana Aksi ini dilakukan sesuai dengan                         Financial Services Authority Regulation No. 5 of 2024 on
   ketentuan Pasal 14 Peraturan OJK No. 5 Tahun 2024                            the Determination of Supervision Status and Handling of
   tentang Penetapan Status Pengawasan dan Penanganan                           Commercial Bank Issues, where Article 14 of this regulation
   Permasalahan Bank Umum yang mewajibkan Bank untuk                            mandates that banks must prepare and submit a Recovery
   menyusun dan menyampaikan Rencana Aksi Pemulihan                             Action Plan to the Financial Services Authority.
   kepada Otoritas Jasa Keuangan.




 PT ALLO BANK INDONESIA TBK            2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 450
447             Performa 2025     Laporan Manajemen           Profil Perusahaan          Analisis dan Pembahasan Manajemen
               Performance 2025    Management Reports            Company Profile              Management Discussion and Analysis




  Sistem Pengendalian Internal dan
  Pengendalian Internal atas Pelaporan
  Keuangan
  ● Internal Control System and Internal Controls over Financial
    Reporting


  Sistem Pengendalian              Gambaran Umum                                    General Overview
  Internal
                                   Sistem Pengendalian Internal (SPI) PT Allo       The Internal Control System (ICS) of PT
  Internal Control System
                                   Bank Indonesia Tbk (“Bank”) merupakan            Allo Bank Indonesia Tbk (“the Bank”) is an
                                   bagian yang tidak terpisahkan dari               integral part of the Bank’s governance,
                                   kerangka tata kelola, manajemen risiko,          risk management, and compliance
                                   dan kepatuhan Bank, yang dirancang               framework, designed to ensure that
                                   untuk memastikan terselenggaranya                banking operations are conducted in
                                   kegiatan usaha perbankan yang sehat,             a sound, secure, and prudent manner
                                   aman, dan sesuai prinsip kehati-hatian           within a digital operational environment.
                                   dalam lingkungan operasional digital.

                                   SPI diterapkan untuk memberikan                  The ICS is implemented to provide
                                   keyakinan yang memadai atas:                     reasonable assurance regarding:
                                   • perlindungan aset Bank, baik digital           • protection of the Bank’s both digital
                                      maupun fisik;                                     and physical assets;
                                   • keandalan dan integritas pelaporan             • the reliability and integrity of financial
                                      keuangan dan manajerial;                          and managerial reporting;
                                   • kepatuhan       terhadap  peraturan            • compliance with laws and regulations
                                      perundang-undangan dan prinsip                    and the principle of prudence; and
                                      kehati-hatian; serta
                                   • efektivitas dan efisiensi kegiatan             •   the effectiveness and efficiency of
                                      operasional.                                      operational activities.

                                   Pelaksanaan pengendalian internal                Internal controls and risk management
                                   dan manajemen risiko dilakukan secara            are     implemented     comprehensively
                                   menyeluruh pada seluruh tingkatan                across all organizational levels and
                                   organisasi dan fungsi. Sejalan dengan            functions. In line with the agile
                                   model operasional agile yang diterapkan,         operational    model     adopted,   risk
                                   kesadaran risiko terus ditanamkan                awareness is continuously embedded
                                   pada seluruh Squads dan Tribes agar              in all Squads and Tribes, ensuring that
                                   aspek pengendalian menjadi bagian                control aspects become an integral
                                   dari proses pengambilan keputusan                part of the operational decision-making
                                   operasional.                                     process.

                                   Guna memastikan efektivitas SPI                  To maintain the effectiveness of the
                                   senantiasa terjaga, Bank secara berkala          SPI, the Bank periodically evaluates the
                                   melakukan evaluasi atas kecukupan:               adequacy of:
                                   • pemisahan fungsi (segregation of               • segregation of duties;
                                      duties);
                                   • mekanisme dual control dan dual                •   dual control and dual custody
                                      custody; serta                                    mechanisms; and
                                   • kebijakan dan prosedur terkait                 •   policies and procedures related to
                                      pengendalian internal,                            internal controls,


                                             Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025     PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 451
                                                                                                                                                   448
    Tata Kelola Perusahaan yang Baik            Laporan Keberlanjutan            Laporan Keuangan
    Good Corporate Governance                   Sustainability Report            Financial Statements




Dasar Hukum                                                                  Legal Basis

Penerapan Sistem Pengendalian Internal dilakukan dengan                      The implementation of the Internal Control System is carried
mengacu pada:                                                                out in accordance with:
• Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) No. 15 Tahun                       • Financial Services Authority (OJK) Regulation No. 15 of
   2024 tentang Integritas Pelaporan Keuangan Bank; dan                          2024 on the Integrity of Bank Financial Reporting; and
• Surat Edaran OJK No. 35/SEOJK.03/2017 tentang Standar                      • OJK Circular Letter No. 35/SEOJK.03/2017 on the Internal
   Sistem Pengendalian Internal bagi Bank Umum.                                  Control System Standards for Commercial Banks.

Bank memastikan bahwa kerangka pengendalian internal                         The Bank ensures that the applied internal control framework
yang diterapkan telah selaras dengan ketentuan tersebut guna                 is aligned with these provisions to support good governance
mendukung praktik tata kelola yang baik serta memitigasi risiko              practices and mitigate financial and operational risks.
keuangan dan operasional.

Penerapan Kerangka COSO                                                      Implementation of the COSO Framework

Bank mengadopsi COSO Internal Control – Integrated                           The Bank adopts the COSO Internal Control – Integrated
Framework sebagai acuan utama dalam perancangan,                             Framework as the primary reference in the design,
implementasi, dan evaluasi sistem pengendalian internal.                     implementation, and evaluation of the internal control system.

Lima komponen COSO diimplementasikan secara terintegrasi                     The five components of COSO are implemented in an integrated
dalam proses dan sistem Bank, yaitu:                                         manner within the Bank’s processes and systems, namely:
1. Lingkungan Pengendalian (Control Environment)                             1. Control Environment
2. Penilaian Risiko (Risk Assessment)                                        2. Risk Assessment
3. Aktivitas Pengendalian (Control Activities)                               3. Control Activities
4. Informasi dan Komunikasi (Information and Communication)                  4. Information and Communication
5. Pemantauan (Monitoring Activities)                                        5. Monitoring Activities

Penerapan kerangka ini memastikan kecukupan pengendalian                     This framework ensures adequate controls over financial
atas pelaporan keuangan, efektivitas operasional, serta                      reporting, operational effectiveness, and compliance with
kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku.                                   applicable regulations.

Model Tiga Lini (Three Lines Model)                                          Three Lines Model

Dalam rangka memastikan kejelasan peran, akuntabilitas, dan                  To ensure clarity of roles, accountability, and independence of
independensi fungsi pengendalian, Bank menerapkan Model                      control functions, the Bank employs a Three Lines Model based
Tiga Lini (Three Lines Model) yang mengacu pada praktik                      on international best practices introduced by The Institute of
terbaik internasional yang diperkenalkan oleh The Institute of               Internal Auditors (IIA).
Internal Auditors (IIA).

Model ini menegaskan pemisahan peran antara fungsi                           This model emphasizes the separation of roles among risk
pengelolaan risiko, pengawasan risiko, dan assurance                         management, risk oversight, and independent assurance
independen, sebagai berikut:                                                 functions, as follows:
• Lini Pertama (First Line – Risk Ownership):                                • First Line (Risk Ownership):
    Unit bisnis, teknologi, dan operasional bertanggung jawab                    Business, technology, and operational units are directly
    secara langsung atas pengelolaan risiko dan pelaksanaan                      responsible for risk management and the implementation of
    pengendalian dalam aktivitas sehari-hari. Lini pertama                       controls in daily activities. The first line ensures that risks are
    memastikan bahwa risiko diidentifikasi, diukur, dimitigasi,                  effectively identified, measured, mitigated, and monitored
    dan dimonitor secara efektif dalam proses operasional.                       within operational processes.
• Lini Kedua (Second Line – Risk Oversight):                                 • Second Line (Risk Oversight):
    Fungsi Enterprise, Operational & Market Risk (EOMR)                          The Enterprise, Operational & Market Risk function plays a
    berperan dalam menyediakan kerangka kerja manajemen                          role in providing a risk management framework, policies,
    risiko, kebijakan, metodologi, serta melakukan pemantauan                    and methodologies, as well as monitoring and overseeing
    dan pengawasan atas implementasi pengendalian oleh                           the implementation of controls by the first line. This
    lini pertama. Fungsi ini juga memberikan challenge secara                    function also provides independent challenge to ensure the
    independen untuk memastikan efektivitas pengelolaan                          effectiveness of risk management.
    risiko.




 PT ALLO BANK INDONESIA TBK            2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 452
449                   Performa 2025          Laporan Manajemen             Profil Perusahaan        Analisis dan Pembahasan Manajemen
                     Performance 2025         Management Reports              Company Profile            Management Discussion and Analysis




  •   Lini Ketiga (Third Line – Independent Assurance):                •    Third Line (Independent Assurance):
      Satuan Kerja Audit Internal (SKAI) memberikan assurance               The Internal Audit Unit (SKAI) provides independent and
      yang independen dan objektif kepada Direksi dan Dewan                 objective assurance to the Board of Directors and the
      Komisaris terkait kecukupan dan efektivitas tata kelola,              Board of Commissioners regarding the adequacy and
      manajemen risiko, dan pengendalian internal yang                      effectiveness of governance, risk management, and internal
      dijalankan oleh lini pertama dan lini kedua.                          controls implemented by the first and second lines.

  Penerapan Model Tiga Lini ini memastikan adanya koordinasi                The implementation of this Three-Line Model ensures
  yang efektif, kejelasan tanggung jawab, serta peningkatan                 effective coordination, clarity of responsibilities, and
  kualitas assurance melalui pendekatan combined assurance di               improved assurance quality through a combined assurance
  seluruh organisasi.                                                       approach across the entire organization.




  Pengendalian Internal atas Pelaporan Keuangan (ICoFR)
  Internal Control over Financial Reporting (ICoFR)

  Tujuan dan Pendekatan Implementasi                                   Objectives and Implementation Approach

  Bank telah memulai implementasi Pengendalian Internal atas           The Bank has commenced the implementation of Internal
  Pelaporan Keuangan (Internal Control over Financial Reporting/       Control over Financial Reporting (ICoFR) as part of its
  ICoFR) sebagai bagian dari komitmen untuk meningkatkan               commitment to enhancing the integrity, reliability, and
  integritas, keandalan, dan transparansi pelaporan keuangan.          transparency of financial reporting.

  Implementasi ICoFR bertujuan untuk:                                  The implementation of ICoFR aims to:
  • memastikan akurasi, kelengkapan, dan ketepatan waktu               • ensure the accuracy, completeness, and timeliness of
     informasi keuangan;                                                  financial information;
  • meningkatkan integritas laporan keuangan;                          • enhance the integrity of financial statements;
  • memperkuat pengendalian atas proses pelaporan                      • strengthen controls over the financial reporting process;
     keuangan;
  • mendukung kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku,               •    support compliance with applicable regulations, specifically,
     khususnya POJK No. 15 Tahun 2024; serta                                with regards to POJK No. 15 of 2024; and
  • Implementasi dilakukan secara bertahap melalui roadmap             •    The implementation is carried out in phases through a
     yang terstruktur dan disesuaikan dengan profil risiko serta            structured roadmap tailored to the Bank’s risk profile and
     tingkat materialitas Bank.                                             materiality levels.

  Ruang Lingkup dan Materialitas (Tahap 1 – 2025)                      Scope and Materiality (Phase 1 – 2025)

  Pada tahun 2025, Bank menetapkan Tahap 1 implementasi                In 2025, the Bank established Phase 1 of ICoFR implementation
  ICoFR dengan ruang lingkup:                                          with the following scope:
  • Kredit Wholesale; dan                                              • Wholesale Loans; and
  • Expected Credit Loss (ECL/CKPN).                                   • Expected Credit Loss (ECL/CKPN).

  Penentuan ruang lingkup dilakukan berdasarkan tingkat                The scope was determined based on materiality and significance
  materialitas dan signifikansi terhadap laporan keuangan Bank.        to the Bank’s financial statements.

  Kredit Wholesale diprioritaskan karena mencakup sekitar 76%          Wholesale Loans are prioritized because they account for
  dari total kredit, sehingga memiliki dampak signifikan terhadap      approximately 76% of total loans, thereby having a significant
  posisi keuangan Bank.                                                impact on the Bank’s financial position.

  Ruang lingkup implementasi akan ditinjau dan diperluas secara        The scope of implementation will be reviewed and expanded
  bertahap hingga mencakup seluruh akun dan pengungkapan               gradually to cover all material accounts and disclosures.
  yang material.




                                                        Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025     PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 453
                                                                                                                                                       450
       Tata Kelola Perusahaan yang Baik            Laporan Keberlanjutan            Laporan Keuangan
       Good Corporate Governance                   Sustainability Report            Financial Statements




Struktur Tata Kelola ICoFR                                                      ICoFR Governance Structure

Untuk mendukung implementasi ICoFR, Bank telah membentuk                        To support the implementation of ICoFR, the Bank has
Unit Kerja Khusus (UKK) pada lini kedua di bawah fungsi EOMR.                   established a Special Task Force (STF) within the second line of
                                                                                defense under the EOMR function.

UKK bertanggung jawab untuk:                                                    The STF is responsible for:
• Mengkordinasikan implementasi ICOFR secara menyeluruh                         • coordinating the overall implementation of ICOFR at the
   pada Bank;                                                                      Bank;
• Memastikan sinergi antar lini pertahanan; serta                               • ensuring synergy among the lines of defense; and
• Mendorong penerapan pendekatan combined assurance.                            • promoting the application of a combined assurance
                                                                                   approach.

Satuan Kerja Audit Internal (SKAI) sebagai lini ketiga memberikan                   The Internal Audit Unit (SKAI), as the third line of defense,
assurance independen melalui:                                                       provides independent assurance through:
• Test of Design (TOD); dan                                                         • Test of Design (TOD); and
• Test of Effectiveness (TOE).                                                      • Test of Effectiveness (TOE).

Kerangka Pengendalian                                                           Control Framework

Implementasi ICoFR dilakukan pada tiga tingkat pengendalian:                    The implementation of ICoFR is carried out at three levels of
                                                                                control:
1.    Entity Level Control (ELC)                                                1. Entity Level Control (ELC)
      ELC mencakup pengendalian pada tingkat entitas, termasuk                     ELC covers controls at the entity level, including governance
      tata kelola dan lingkungan pengendalian.                                     and the control environment.

      Penilaian dilakukan melalui self-assessment berbasis prinsip                  Assessment is conducted through a COSO-principle-based
      COSO yang divalidasi oleh UKK.                                                self-assessment validated by the UKK.

2. Information Technology General Control (ITGC)                                2. Information Technology General Control (ITGC)
   ITGC memastikan keandalan, keamanan, dan integritas                             ITGC ensures the reliability, security, and integrity of
   sistem teknologi informasi yang mendukung pelaporan                             information technology systems supporting financial
   keuangan.                                                                       reporting.

      Ruang lingkup mencakup:                                                       The scope includes:
      • sistem inti (Temenos T24); dan                                              • core systems (Temenos T24); and
      • sistem pendukung seperti JIRA.                                              • supporting systems such as JIRA.

      Pengendalian dirancang dan dievaluasi mengacu pada                            Controls are designed and evaluated in accordance with
      COBIT 2019, meliputi:                                                         COBIT 2019, covering:
      • manajemen akses;                                                            • access management;
      • manajemen perubahan; dan                                                    • change management; and
      • operasional sistem.                                                         • system operations.

3. Transaction Level Control (TLC)                                              3. Transaction Level Control (TLC)
   TLC berfokus pada pengendalian di tingkat proses,                               TLC focuses on controls at the process level, specifically on
   khususnya pada siklus Kredit Wholesale secara end-to-end,                       the end-to-end Wholesale Loans cycle, from origination to
   mulai dari origination hingga settlement.                                       settlement.

      Bank menyusun:                                                                The Bank develops:
      • Business Process Mapping (BPM); dan                                         • Business Process Mapping (BPM); and
      • Risk Control Matrix (RCM)                                                   • Risk Control Matrix (RCM)

untuk mengidentifikasi dan memitigasi risiko pada setiap                            to identify and mitigate risks at each stage of the transaction.
tahapan transaksi.




     PT ALLO BANK INDONESIA TBK           2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 454
451                    Performa 2025         Laporan Manajemen            Profil Perusahaan          Analisis dan Pembahasan Manajemen
                      Performance 2025         Management Reports            Company Profile              Management Discussion and Analysis




   Evaluasi Efektivitas                                                 Effectiveness Evaluation

   Berdasarkan hasil pengujian dan validasi pada Tahap 1 (2025),        Based on the results of testing and validation in Phase 1 (2025),
   implementasi pengendalian internal atas pelaporan keuangan           the implementation of internal controls over financial reporting
   dalam ruang lingkup yang telah ditetapkan dinilai: Efektif           within the defined scope is assessed as: Effective

   Bank telah mengidentifikasi area yang memerlukan peningkatan         The Bank has identified areas requiring improvement and
   dan menetapkan rencana perbaikan (remediation plan) untuk:           established a remediation plan to:
   • memperkuat desain dan pelaksanaan pengendalian; serta              • strengthen the design and implementation of controls; and
   • meningkatkan penggunaan pengendalian berbasis sistem               • enhancing the use of system-based controls (automated
      (automated controls).                                                 controls).

   Pernyataan Manajemen                                                 Management Statement

   Manajemen menyatakan bahwa implementasi Sistem                       Management has stated that the Bank's implementation of
   pengendalian internal atas laporan keuangan telah dilaksanakan       an Internal Control System for Financial Reporting has been
   sesuai dengan Prinsip dan ketentuan yang berlaku yaitu POJK          carried out in accordance with applicable Principles and
   No. 15 tahun 2024 tentang Integritas Pelaporan keuangan              provisions - specifically, POJK No. 15 of 2024 concerning the
   Bank.                                                                Integrity of Financial Reporting for Banks.

   Bank berkomitmen untuk terus memperkuat               kerangka       The Bank is committed to continuously strengthening its internal
   pengendalian internal guna memastikan:                               control framework to ensure:
   • keandalan dan integritas pelaporan keuangan;                       • the reliability and integrity of financial reporting;
   • efektivitas dan efisiensi operasional; serta                       • operational effectiveness and efficiency; and
   • sinergi yang optimal antar lini pertahanan.                        • optimal synergy among the lines of defense.




  Pernyataan atas Komitmen Bank dalam Penerapan ICOFR
  Statement on the Bank's Commitment to Implementing ICOFR

  Dalam rangka memastikan penerapan GCG yang komprehensif               To ensure comprehensive GCG implementation through
  melalui SPI yang efektif, Bank senantiasa melakukan                   effective Internal Control Systems (SPI), the Bank consistently
  pengendalian internal atas pelaporan keuangan atau Internal           implements internal control over financial reporting, or Internal
  Control Over Financial Reporting (ICOFR). Penerapan ICOFR             Control Over Financial Reporting (ICOFR). The implementation
  menjadi aspek penting yang bertujuan untuk memberikan                 of ICOFR is a crucial aspect aimed at providing reasonable
  keyakinan memadai (reasonable assurance) bahwa laporan                assurance that financial statements have been prepared reliably
  keuangan telah disusun secara andal dan bebas dari salah saji         and are free from material misstatement, thereby providing
  material sehingga dapat memberikan keyakinan yang lebih               greater confidence to users of the Bank's financial statements.
  memadai kepada pengguna Laporan Keuangan Bank.

  Pada pelaksanaannya, Bank berkomitmen untuk terus                     In its implementation, the Bank is committed to continuously
  mengoptimalkan penguatan pengendalian internal, di                    optimizing the strengthening of internal controls, including
  antaranya melalui ICOFR untuk peningkatan akuntabilitas               through ICOFR, to enhance reporting accountability aligned
  pelaporan yang disesuaikan dengan rencana strategis Bank.             with the Bank's strategic plan. The Bank has optimized internal
  Optimalisasi pengendalian internal melalui implementasi               controls through the implementation of ICOFR, adhering to
  ICOFR telah dilakukan oleh Bank dengan mengacu kepada                 regulatory requirements and GCG best practices, to provide
  ketentuan regulator dan best practice GCG guna memberikan             reasonable assurance to all stakeholders regarding the Bank's
  keyakinan yang memadai (reasonable assurance) kepada                  reports.
  seluruh pemangku kepentingan atas laporan Bank.




                                                         Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025     PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 455
                                                                                                                                                          452
   Tata Kelola Perusahaan yang Baik            Laporan Keberlanjutan              Laporan Keuangan
   Good Corporate Governance                   Sustainability Report              Financial Statements




Perkara
Penting                                            Permasalahan hukum yang dihadapi
                                                   oleh Bank dalam 2 (dua) tahun terakhir,
                                                   baik perdata maupun pidana, dapat
                                                                                                          The legal problems faced by the Bank
                                                                                                          in the last 2 (two) years, both civil and
                                                                                                          criminal, can be seen as follows:
● Litigation                                       dilihat sebagai berikut:



                                                                            2025                                             2024
              Permasalahan Hukum
                  Legal Cases                                   Perdata                Pidana                    Perdata                Pidana
                                                                 Civil                 Criminal                   Civil                 Criminal

Selesai dan telah mempunyai kekuatan hukum tetap                       1                    -                        1                       -
Completed and has permanent legal force
Dalam proses penyelesaian                                              1                    -                       5                        -
In the process of being resolved
Jumlah                                                                 2                    -                       6                        -
Total




                                          Perkara Penting yang Dihadapi Bank
                                                   Litigation Faced by the Bank

           Nomor Register                                                                                   Status            Pengaruh terhadap
           Perkara/Putusan                           Pokok Perkara/Gugatan                               Penyelesaian             Perusahaan
 No.
            Case/Decision                               Main Case/Claim                                   Completion            Influence on the
           Register Number                                                                                  Status                  Company

  1.      Gugatan PMH No.          Penggugat merupakan ex debitur PT Bank Harda Internasional            Gagal mediasi      Tidak ada, karena objek
          644/Pdt.G/2025/          Tbk yang saat ini telah dialihkan ke PT Bank Mega Tbk                 dan memasuki       benda dalam perkara
          PN.Jkt.Ut. tanggal 29    berdasarkan Akta Pengalihan Hak Atas Aset Yang Diambil                sidang pokok       tersebut telah dialihkan ke
          September 2025           Alih (AYDA) No. 20 tanggal 06 Juni 2022 dibuat dihadapan              perkara            pihak lain.
          PMH Lawsuit No.          Dharma Akhyuzi, SH Notaris di Jakarta, merupakan pengajuan
          644/Pdt.G/2025/          gugatan baru sehubungan dengan gugatan terdahulu (No. 325/            Failed mediation   There are none, because
          PN.Jkt.Ut. September     Pdt.G/3255/PN. Jkt.Ut tanggal 4 Juni 2025 telah dicabut.              and entered the    the objects in the case
          29, 2025                                                                                       main case trial    have been transferred to
                                   The plaintiff is a former debtor of PT Bank Harda Internasional                          another party.
                                   Tbk which has now been transferred to PT Bank Mega Tbk
                                   based on the Deed of Transfer of Rights to Assets Taken Over
                                   (AYDA) No. 20 dated June 6, 2022 made before Dharma
                                   Akhyuzi, SH Notary in Jakarta, which is a new lawsuit filed in
                                   connection with the previous lawsuit (No. 325/Pdt.G/3255/PN.
                                   Jkt.Ut dated June 4, 2025 has been withdrawn.




 PT ALLO BANK INDONESIA TBK           2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 456
453                          Performa 2025             Laporan Manajemen                 Profil Perusahaan              Analisis dan Pembahasan Manajemen
                            Performance 2025             Management Reports                  Company Profile                  Management Discussion and Analysis




  Permasalahan Hukum                                      Di tahun 2025, terdapat permasalahan                     Throughout 2025, there were legal
                                                          hukum yang dihadapi oleh Direksi yang                    issues faced by the incumbent Board of
  yang Dihadapi Dewan
                                                          sedang menjabat.                                         Commissioners or Directors.
  Komisaris dan Direksi yang
  Sedang Menjabat
  Legal Issues Faced by Board
  of Commissioners and Board
  of Directors in Office



  Sanksi Administratif                                    Sepanjang 2025, Bank menerima sanksi                     Throughout 2025, the Bank received
                                                          administratif dari regulator. Informasi                  administrative sanctions from regulators.
  Administrative Sanction
                                                          sanksi administratif yang diterima oleh                  Information on the administrative
                                                          Bank pada tahun 2025 dapat dilihat                       sanctions received by the Bank in 2025
                                                          sebagai berikut:                                         can be seen below:


                   Sanksi                                                               Perihal                                                       Nominal
                  Sanction                                                              Matters                                                       Nominal

      Otoritas Jasa Keuangan (OJK)         Kewajiban Penyampaian Laporan Realisasi Literasi dan Inklusi Keuangan Semester I Tahun 2024.             100.000.000
      Financial Services Authority (FSA)   Obligation to Submit Financial Literacy and Inclusion Realization Report for Semester I of 2024.
      Otoritas Jasa Keuangan (OJK)         Kesalahan pencantuman informasi terkait pos pembayaran dividen pada Proyeksi Laporan Posisi                200.000
      Financial Services Authority (FSA)   Keuangan (Neraca) dan terkait hapus buku termasuk penagihan hapus buku pada Proyeksi
                                           Komitmen dan Kontijensi.
                                           Incorrect inclusion of information related to dividend payment items in the Financial Position
                                           Report Projection (Balance Sheet) and related to write-offs including write-off collections in the
                                           Commitments and Contingencies Projection.
      Bank Indonesia (BI)                  Pelanggaran Ketentuan GWM Valas Non Averaging.                                                                260
                                           Violation of Non-Averaging Foreign Currency GWM Provisions.
      Bank Indonesia (BI)                  Koreksi LBUT KI Risiko Mingguan.                                                                           200.000
                                           Weekly Risk KI LBUT Correction.
      Otoritas Jasa Keuangan (OJK)         Keterlambatan penyampaian laporan pengunduran diri Direktur.                                             30.000.000
      Financial Services Authority (FSA)   Delay in submitting the Director's resignation report.
      Otoritas Jasa Keuangan (OJK)         Pelanggaran pemenuhan GWM Valas Averaging.                                                                38.438.812
      Financial Services Authority (FSA)   Violation of the fulfillment of GWM Foreign Exchange Averaging.
      Otoritas Jasa Keuangan (OJK)         Keterlambatan Penyampaian Koreksi Laporan Debitur pada Sistem Layanan Informasi Keuangan.                   50.000
      Financial Services Authority (FSA)   Delay in Submitting Corrections to Debtor Reports in the Financial Information Services System.
      Otoritas Jasa Keuangan (OJK)         Keterlambatan dalam penyampaian laporan evaluasi produk baru.                                            94.000.000
      Financial Services Authority (FSA)   Delay in submission of new product evaluation reports.
      Otoritas Jasa Keuangan (OJK)         Penetapan sanksi administratif berupa denda Hasil Pemeriksaan.                                            2.000.000
      Financial Services Authority (FSA)   Determination of administrative sanctions in the form of fines for the results of the inspection.
      Bank Indonesia (BI)                  Pelanggaran Ketentuan GWM.                                                                                79.531.830
                                           Violations against GMW Provisions.




                                                                    Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025               PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 457
                                                                                                                                                454
   Tata Kelola Perusahaan yang Baik            Laporan Keberlanjutan            Laporan Keuangan
   Good Corporate Governance                   Sustainability Report            Financial Statements




Akses Informasi dan
Data Perusahaan
● Access to Information and Company Data

                                                  Allo Bank berkomitmen menerapkan                     Allo Bank is committed to implementing
                                                  prinsip transparansi kepada pemegang                 the principle of transparency for
                                                  saham      dan   segenap     pemangku                shareholders and all stakeholders
                                                  kepentingan dengan menyediakan akses                 by providing adequate access and
                                                  dan sarana informasi yang memadai.                   information    resources.      Throughout
                                                  Selama tahun 2025, Bank senantiasa                   2025, the Bank continued to provide
                                                  menyediakan informasi penting dan                    important information and company
                                                  data perusahaan, seperti Aksi Korporasi,             data, such as Corporate Actions, Annual
                                                  Laporan Tahunan, Laporan Keuangan,                   Reports, Financial Statements, and
                                                  dan press release secara real time yang              press releases, in real time, presented in
                                                  disajikan dalam Bahasa Indonesia dan                 Indonesian and English and accessible
                                                  Inggris dan dapat diakses oleh publik                to the public through the company
                                                  baik melalui situs web perusahaan                    website at www.allobank.com.
                                                  dengan alamat www.allobank.com.




Transparansi Kondisi                              Dalam menerapkan prinsip-prinsip                     In implementing the best practices
                                                  terbaik (best practice) GCG, khususnya               of     GCG,      particularly  regarding
Keuangan dan Non
                                                  terkait transparansi, Bank senantiasa                transparency, the Bank consistently
Keuangan
                                                  menyediakan keterbukaan informasi                    provides transparency of financial
Financial and Non-Financial                       keuangan dan non keuangan sebagai                    and non-financial information as a
Condition Transparency                            bentuk     tanggung      jawab     Bank              form of the Bank's responsibility to
                                                  terhadap      pemangku      kepentingan              stakeholders and compliance with
                                                  dan pemenuhan atas ketentuan yang                    applicable regulations. Information on
                                                  berlaku. Informasi kondisi keuangan                  Allo Bank's financial and non-financial
                                                  dan non-keuangan Allo Bank telah                     conditions has been clearly outlined in
                                                  dituangkan secara jelas dalam beberapa               several reports, including the Annual
                                                  laporan, di antaranya dalam Laporan                  Report, Quarterly Published Financial
                                                  Tahunan, Laporan Keuangan Publikasi                  Reports, Monthly Reports, and Other
                                                  Triwulan, Laporan Bulanan, dan Laporan               Non-Financial Reports. Transparency of
                                                  non-keuangan Lainnya. Transparansi                   the Bank's Financial and Non-Financial
                                                  Laporan Keuangan dan Non-keuangan                    Reports can be seen on the Bank's
                                                  Bank dapat dilihat pada situs web resmi              official website at www.allobank.com.
                                                  Bank di www.allobank.com.




 PT ALLO BANK INDONESIA TBK           2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 458
455            Performa 2025      Laporan Manajemen           Profil Perusahaan          Analisis dan Pembahasan Manajemen
               Performance 2025    Management Reports            Company Profile              Management Discussion and Analysis




  Kode Etik dan
  Budaya Perusahaan
  ● Code of Conduct and Corporate Culture




                                   Bank telah memiliki Kode Etik dan                The Bank has a Code of Ethics and
                                   Budaya Perusahaan sebagai prinsip                Corporate Culture as the basic principles
                                   dasar dan pedoman yang harus diikuti             and guidelines that must be followed
                                   dan diimplementasikan oleh Insan                 and implemented by Bank personnel
                                   Bank dalam menjalankan kegiatan                  in conducting business activities and
                                   usaha maupun operasi secara beretika             operations ethically and with integrity.
                                   dan berintegritas. Bank senantiasa               The Bank continuously updates its
                                   memperbaharui Kode Etik dan Budaya               Code of Ethics and Corporate Culture
                                   yang dimiliki agar tetap relevan dengan          to maintain its relevance to regulatory
                                   perkembangan regulasi, norma, dan                developments, norms, and business
                                   dinamika bisnis Bank.                            dynamics.



  Isi Kode Etik dan                Kode Etik (Code of Conduct) Bank                 The Bank's Code of Conduct was ratified
                                   disahkan berdasarkan Surat Keputusan             based on Board of Directors Decree No.
  Pernyataan Kode Etik
                                   Direksi No. 025/DIRAB/24 tentang                 025/DIRAB/24 concerning the Code of
  Berlaku bagi Seluruh Insan
                                   Kebijakan Kode Etik (Code of Conduct).           Conduct Policy. This Code of Conduct
  Allo Bank                        Kode Etik Perilaku ini berlaku bagi              applies to the Board of Commissioners,
  Contents of Code of              Dewan Komisaris, Direksi, dan karyawan           Directors, and employees of Allo Bank.
  Conduct and Statement of         Allo Bank. Seluruh karyawan telah                All employees have signed a statement
  Code of Conduct Applies to       menandatangani pernyataan bahwa                  stating that they understand and will
  All Allo Bank Personnel          yang bersangkutan telah memahami                 comply with and implement the Allo
                                   dan akan menaati serta menjalankan               Bank Code of Conduct.
                                   Kode Etik Bank Allo Bank tersebut.




                                             Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025     PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 459
                                                                                                                                                   456
    Tata Kelola Perusahaan yang Baik            Laporan Keberlanjutan             Laporan Keuangan
    Good Corporate Governance                   Sustainability Report             Financial Statements




Secara garis besar, Kode Etik Perilaku Allo Bank mengatur                    Broadly speaking, the Allo Bank Code of Conduct regulates:
tentang:
1. Mematuhi peraturan perundang-undangan yang berlaku,                       1.   Compliance with applicable laws and regulations, both
    baik internal maupun eksternal.                                               internal and external.
2. Menolak penyuapan, korupsi dan aktivitas ilegal lainnya.                  2.   Rejecting bribery, corruption and other illegal activities.
3. Dilarang menerima atau meminta hadiah/hiburan dari                        3.   It is prohibited to accept or ask for gifts/entertainment from
    nasabah dalam bentuk apapun.                                                  customers in any form.
4. Menjaga agar tidak terjadi benturan kepentingan, baik                     4.   Ensuring that there are no conflicts of interest, whether
    dengan nasabah, karyawan Bank, pemegang saham,                                with customers, Bank employees, shareholders, members
    anggota Dewan Komisaris, anggota Direksi, dan/atau pihak                      of the Board of Commissioners, members of the Board of
    terkait dengan Bank.                                                          Directors, and/or parties related to the Bank.
5. Mencegah pencucian uang, membocorkan rahasia                              5.   Preventing money laundering, leak company confidential
    perusahaan, dan menjaga kerahasiaan informasi nasabah.                        matter and maintain the confidentiality of customer
                                                                                  information.
6. Tidak menyalahgunakan jabatan dan wewenangnya untuk                       6.   Not abusing individual’s position and authority for personal
   kepentingan pribadi maupun keluarga.                                           or family interests.
7. Tidak melakukan perbuatan tercela yang dapat merugikan                    7.   Not commit disgraceful acts that could harm customers or
   nasabah maupun Bank.                                                           the Bank.
8. Senantiasa berusaha untuk meningkatkan pengetahuan,                       8.   Striving to enhance knowledge, especially in the banking
   khususnya pada industri perbankan.                                             industry.




Sosialisasi Kode Etik
Dissemination of Code of Conduct

Bank secara berkala melakukan kegiatan sosialisasi Kode Etik                 The Bank regularly disseminates the Code of Ethics through
Perilaku melalui kegiatan internal serta menyediakan kebijakan               internal activities and provides a code of ethics policy available
kode etik yang dapat dibaca semua karyawan di portal intranet                to all employees on the MyAllo intranet portal. This code
MyAllo. Sosialisasi kode etik ini bertujuan untuk meningkatkan               of ethics socialization aims to raise employee awareness to
kesadaran para karyawan untuk terus menjalankan kegiatan                     continue conducting operations ethically and with integrity.
operasional secara beretika dan berintegritas.




Budaya Perusahaan
Corporate Culture

Dalam menjalankan kegiatan operasional sehari-hari, seluruh                  In carrying out daily operational activities, all employees of the
Insan Perseroan juga menerapkan nilai nilai perusahaan, yakni:               Company adopt the following values:
1. Data-driven: Kami mengambil keputusan dan memecahkan                      1. Data-driven: - We make decisions and solve problems
    masalah berdasarkan data dan informasi yang kredibel;                        based on credible data and information;
2. Impact: Kami memberikan solusi dan dampak positif                         2. Impact: We provide positive solutions and impact to all
    kepada semua stakeholders;                                                   stakeholders;
3. Growth: Kami terus menerus tumbuh dan berkembang secara                   3. Growth: We continuously grow and develop sustainably for
    berkesinambungan untuk masa depan yang lebih baik;                           a better future;
4. In harmony: Kami bekerjasama dengan semua pihak secara                    4. In harmony: We collaborate with all parties harmoniously
    harmonis yang berorientasi pada hasil;                                       towards result-oriented;
5. Transparency: Kami berperilaku jujur dan transparan dalam                 5. Transparency: We are honest and transparent in all aspects
    segala aspek pekerjaan;                                                      of our work;
6. Agility: Kami tangkas beradaptasi terhadap semua                          6. Agility: We are nimble in adapting to all changes that occur;
    perubahan yang terjadi; dan                                                  and
7. Learning: Kami terus belajar, berbagi dan menerapkan                      7. Learning: We continuously learn, share, and apply new
    pengetahuan      dan      keterampilan     baru     untuk                    knowledge and skills to develop our competencies.
    mengembangkan kompetensi diri.




 PT ALLO BANK INDONESIA TBK            2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 460
457                          Performa 2025     Laporan Manajemen            Profil Perusahaan         Analisis dan Pembahasan Manajemen
                            Performance 2025    Management Reports             Company Profile             Management Discussion and Analysis




  Pelanggaran dan Sanksi
  Violations and Sanctions

  Kode Etik Perilaku Bank juga mengatur mengenai sanksi atas              The Bank's Code of Ethics and Conduct also stipulates sanctions
  pelanggaran yang terjadi sesuai dengan tingkat pelanggaran              for violations, depending on the severity of the violation.
  yang dilakukan. Sepanjang tahun 2025, Bank mendapati                    Throughout 2025, the Bank identified six violations of the Code
  adanya pelanggaran atas Kode Etik Perilaku sebanyak 6 kasus.            of Ethics and Conduct. All cases have been followed up by the
  Seluruh kasus yang terjadi telah ditindaklanjuti oleh Bank sesuai       Bank in accordance with applicable regulations. The details of
  dengan ketentuan yang berlaku. Adapun rincian sanksi yang               the sanctions imposed in the past two years are as follows:
  dikenakan dalam 2 (dua) tahun terakhir adalah sebagai berikut:


                          Sanksi
                                                                     2025                                          2024
                         Sanction

      Tindakan Disiplin Ringan                                        2                                               -
      Light Disciplinary Action
      Tindakan Disiplin Sedang                                        3                                               3
      Moderate Disciplinary Action
      Tindakan Disiplin Berat                                         1                                               -
      Sever Disciplinary Action
      Jumlah                                                          6                                               3
      Total




                                                          Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025     PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 461
                                                                                                                                            458
  Tata Kelola Perusahaan yang Baik            Laporan Keberlanjutan            Laporan Keuangan
  Good Corporate Governance                   Sustainability Report            Financial Statements




Penerapan Program Anti Pencucian
Uang, Pencegahan Pendanaan
Terorisme dan Pencegahan Pendanaan
Proliferasi Senjata Pemusnah Massal
● Implementation of Anti-Money Laundering, Counter-Terrorist
  Financing, and Counter-Proliferation Financing of Weapons of
  Mass Destruction Program
                                                 Sebagai bentuk pemenuhan ketentuan                   To comply with the requirements of
                                                 OJK, Bank Indonesia, maupun peraturan                the Financial Services Authority (OJK),
                                                 perundang-undangan lainnya, Direksi                  Bank Indonesia, and other laws and
                                                 dan Dewan Komisaris berkomitmen                      regulations, the Board of Directors
                                                 penuh untuk memastikan Allo Bank                     and Board of Commissioners are fully
                                                 melakukan seluruh kegiatan usahanya                  committed to ensuring that Allo Bank
                                                 dengan     tetap   mendukung     Anti                conducts all its business activities
                                                 Pencucian Uang (APU), Pencegahan                     while consistently supporting Anti-
                                                 Pendanaan Terorisme (PPT) dan                        Money Laundering (AML), Counter-
                                                 Pencegahan Pendanaan Proliferasi                     Terrorism Financing (CFT), and Counter-
                                                 Senjata Pemusnah Massal (PPPSPM).                    Proliferation of Weapons of Mass
                                                                                                      Destruction (PPPSPM) programs.

                                                 Dewan        Komisaris        melakukan              The Board of Commissioners actively
                                                 pengawasan      secara    aktif     dalam            oversees the Board of Directors'
                                                 mengawasi pelaksanaan tanggung                       responsibilities    regarding       the
                                                 jawab Direksi terhadap penerapan                     implementation of the AML, CFT,
                                                 program APU PPT & PPPSPM, termasuk                   and PPPSPM programs, including
                                                 komitmen yang dibuat oleh Allo Bank                  commitments made by Allo Bank to
                                                 kepada Otoritas Jasa Keuangan/Bank                   the Financial Services Authority/Bank
                                                 Indonesia serta pelaporan kepada                     Indonesia and reporting to regulators
                                                 regulator   sesuai    peraturan       yang           in    accordance     with    applicable
                                                 berlaku. Bank senantiasa meningkatkan                regulations. The Bank continuously
                                                 kualitas penerapan Program APU PPT                   improves the quality of its AML, CFT,
                                                 & PPPSPM, baik melalui pengawasan                    and PPPSPM program implementation
                                                 aktif dari manajemen, penyempurnaan                  through active management oversight,
                                                 kebijakan, penyelenggaraan program                   policy refinement, training programs,
                                                 pelatihan,   penyempurnaan          sistem           information system enhancements, and
                                                 informasi,   maupun      inisiatif-inisiatif         other initiatives.
                                                 lainnya.

                                                 Berdasarkan POJK No. 8 Tahun                         Based on OJK Regulation No. 8 of 2023
                                                 2023 tentang Penerapan Program                       concerning the Implementation of Anti-
                                                 Anti Pencucian Uang, Pencegahan                      Money Laundering, Counter-Terrorism
                                                 Pendanaan Terorisme, dan Pencegahan                  Financing, and Counter-Proliferation of
                                                 Pendanaan Proliferasi Senjata Pemusnah               Weapons of Mass Destruction Programs




PT ALLO BANK INDONESIA TBK           2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 462
459                   Performa 2025                  Laporan Manajemen                   Profil Perusahaan       Analisis dan Pembahasan Manajemen
                      Performance 2025                  Management Reports                  Company Profile           Management Discussion and Analysis




  Massal di Sektor Jasa Keuangan, Allo Bank telah menerapkan                        in the Financial Services Sector, Allo Bank has implemented
  program APU PPT & PPPSPM yang mencakup sejumlah faktor,                           an AML, CFT, and PPPSPM program that encompasses several
  seperti:                                                                          factors, such as:
  1. Pengawasan Aktif Direksi dan Dewan Komisaris.                                  1. Active supervision of the Board of Directors and Board of
                                                                                        Commissioners.
  2.   Kebijakan dan prosedur.                                                      2. Policies and procedures.
  3.   Pengendalian internal.                                                       3. Internal control.
  4.   Sistem informasi manajemen.                                                  4. Management information system.
  5.   SDM dan pelatihan.                                                           5. Human resources and training




  Penerapan Program Anti Pencucian Uang (APU), Pencegahan Pendanaan Terorisme
  (PPT) dan Pencegahan Pendanaan Proliferasi Senjata Pemusnah Massal (PPPSPM)
  Tahun 2025
  Implementation of the Anti-Money Laundering (AML), Countering the Financing of Terrorism
  (CFT) and Counter-Proliferation Financing of Weapons of Mass Destruction (CPF)

  1.   Struktur Organisasi dalam Penerapan Program APU PPT &                        1.    Organizational Structure in Implementing the AML-CFT &
       PPPSPM                                                                             CPF Program
       Dalam menerapkan program APU PPT & PPPSPM, Bank                                    In implementing the AML-CFT & CPF program, the Bank
       menetapkan Divisi Compliance dan AML-CTF sebagai                                   designated the Compliance and AML-CFT Divisions as
       Unit Kerja Khusus (UKK) penerapan program APU PPT                                  Special Work Units (UKK) for implementing the AML-CFT
       & PPPSPM yang mana Divisi Compliance dan AML-                                      & CPF programs where the Compliance and AML-CFT
       CTF melapor dan bertanggung jawab langsung kepada                                  Divisions report and are directly responsible to the Director
       Direktur yang membawahi fungsi kepatuhan di Allo Bank                              who oversees the compliance function at Allo Bank, in
       dalam hal ini Direktur Risiko, Kepatuhan & Hukum. Selain                           this case the Director of Risk, Compliance & Legal. Apart
       itu penerapan APU PPT & PPPSPM juga diterapkan oleh                                from that, the implementation of AML-CFT & CPF is also
       Kepala Bagian Operasional di setiap Kantor Cabang yang                             implemented by the Head of Operations at each Branch
       memiliki fungsi supervisi dan memastikan bahwa kegiatan                            Office who has a supervisory function and ensures
       operasional di Kantor Cabang masing-masing telah sesuai                            that operational activities in each Branch Office are in
       dengan penerapan program APU PPT & PPPSPM.                                         accordance with the implementation of the AML-CFT &
                                                                                          CPF program.

  Adapun struktur organisasi APU PPT & PPPSPM hingga akhir                          The organizational structure of AML-CFT & CPF in 2025 is
  tahun 2025 adalah sebagai berikut:                                                described as follows:


                                         Risk, Compliance &
                                            Legal Director


                                    Kepala UKK APU & PPT
                                          Head of AML & CTF Unit




                                 Koordinator Officer APU & PPT
                                     Coordinator Officer AML & CTF




                                                                      Officer Transaction
              Officer Advisory
                                                                     Monitoring & Reporting



                                                                                                              Officer APU & PPT Kantor Cabang*
                                                                                                                         Officer AML & CTF*




                                                                     Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025     PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 463
                                                                                                                                                   460
       Tata Kelola Perusahaan yang Baik            Laporan Keberlanjutan             Laporan Keuangan
       Good Corporate Governance                   Sustainability Report             Financial Statements




1.    Program Dalam Penerapan Program APU PPT & PPPSPM                          1.   Program in Implementing the AML-CFT & CPF Program
      Dalam upaya pencegahan dan meminimalisasi Bank                                 In an effort to prevent and minimize banks being used as
      digunakan sebagai sarana pencucian uang, pendanaan                             a means of money laundering, financing terrorism and
      terorisme, dan pendanaan proliferasi senjata pemusnah                          funding the proliferation of weapons of mass destruction,
      massal, maka Allo Bank menerapkan program APU PPT &                            Allo Bank implements the AML-CFT & CPF program
      PPPSPM melalui:                                                                through:
      a. Pengawasan Aktif Direksi dan Komisaris                                      a. Active Supervision of Directors and Commissioners
          Peran aktif dari Direksi dan Dewan Komisaris sangat                            The active role of the Board of Directors and Board of
          diperlukan dalam menciptakan efektivitas penerapan                             Commissioners is very necessary in creating effective
          Program APU PPT & PPPSPM, mengingat peranan                                    implementation of the AML-CFT & CPF Program,
          Direksi dan Dewan Komisaris akan mempengaruhi                                  considering that the role of the Directors and Board of
          Tingkat pencapaian tujuan organisasi untuk penerapan                           Commissioners will influence the level of achievement
          Program APU PPT & PPPSPM. Bentuk pengawasan                                    of organizational goals for implementing the AML-CFT
          aktif Direksi dan Dewan Komisaris antara lain sebagai                          & CPF Program. Forms of active supervision by the
          berikut:                                                                       Board of Directors and Board of Commissioners include
                                                                                         the following:
          •  Persetujuan Direksi atas penetapan Divisi                                   • Approval from the Board of Directors on the
             Compliance & AML-CTF sebagai UKK yang                                           appointment of the Compliance & AML-CFT
             bertanggung jawab terhadap penerapan Program                                    Division as UKK responsible for implementing the
             APU PPT & PPPSPM;                                                               AML-CFT & CPF Program;
         • Persetujuan Direksi dan Dewan Komisaris atas                                  • Approval of the Board of Directors and Board of
             Kebijakan APU PPT & PPPSPM;                                                     Commissioners on the AML-CFT & CPF Policy;
         • Laporan berkala (bulanan, triwulanan, dan                                     • Periodic reports (monthly, quarterly and semi-
             semesteran) terkait kewajiban pelaporan dan                                     annually) regarding reporting obligations and
             implementasi Program APU PPT & PPPSPM kepada                                    implementation of the AML-CFT & CPF Program to
             Direksi dan Dewan Komisaris;                                                    the Board of Directors and Board of Commissioners;
         • Persetujuan Direksi atas Laporan Rencana dan                                  • Approval from the Board of Directors on the Plan
             Realisasi Pengkinian Data Nasabah;                                              and Realization Report on Updating Customer Data;
         • AML Forum yang dihadiri Direksi dan Dewan                                     • AML Forum attended by the Board of Directors
             Komisaris untuk membahas pelaksanaan Program                                    and Board of Commissioners to discuss the
             APU PPT & PPPSPM.                                                               implementation of the AML-CFT & CPF Program.
      b. Kecukupan dan Efektivitas Kebijakan & Prosedur                              b. Adequacy and Effectiveness of Policies & Procedures
         Bank telah menyusun Kebijakan dan Prosedur APU                                  The Bank has prepared AML-CFT & CPF Policies and
         PPT & PPPSPM yang secara berkala dilakukan                                      Procedures which are regularly reviewed and refined in
         peninjauan dan penyempurnaan sesuai ketentuan yang                              accordance with applicable regulations. To strengthen
         berlaku. Untuk memperkuat penerapan APU PPT &                                   the implementation of AML-CFT & CPF, every
         PPPSPM, maka di setiap prosedur produk dan aktivitas                            banking product and activity procedure also regulates
         perbankan diatur pula prosedur pelaksanaan APU                                  procedures for implementing AML-CFT & CPF to
         PPT & PPPSPM guna mengidentifikasi dan melakukan                                identify and assess the risk of criminal acts of money
         penilaian risiko tindak pidana pencucian uang, tindak                           laundering, criminal acts of financing terrorism and/or
         pidana pendanaan terorisme dan/atau tindak pidana                               criminal acts of funding the proliferation of weapons
         pendanaan proliferasi senjata pemusnah massal                                   of mass destruction for each product or activity. To
         untuk masing-masing produk atau aktivitas. Untuk                                ensure that the implementation of the AML-CFT & CPF
         memastikan implementasi Program APU PPT & PPSPM                                 Program is running as it should, supervision is carried
         telah berjalan sebagaimana mestinya maka dilakukan                              out by the Compliance & AML-CFT Division.
         supervisi oleh Divisi Compliance & AML-CTF.

          Kebijakan dan prosedur penerapan program APU PPT                           The policies and procedures for implementing the
          sejalan dan sesuai dengan Peraturan OJK (POJK) No.                         AMLCTF program are in line with and in accordance
          8 Tahun 2023 tentang Penerapan Program APU PPT                             with OJK Regulation (POJK) No. 8 of 2023 concerning
          & PPPSPM di sektor jasa keuangan, yang antara lain                         Implementation of the AML-CFT & CPF Program in the
          mengatur:                                                                  financial services sector, which among other things
                                                                                     regulates:
          •    Pengawasan Aktif Direksi dan Dewan Komisaris;                             • Active Supervision of the Board of Directors and
                                                                                             Board of Commissioners;
          •    Prosedur Customer Due Diligence dan/atau                                  • Customer Due Diligence and/or Enhanced Due
               Enhanced Due Diligence terhadap Calon Nasabah/                                Diligence procedures for prospective Customers/
               Nasabah/Beneficial Owner/Walk in Customer                                     Customers/Beneficial Owner/Walk in Customers
               termasuk memastikan bahwa mereka tidak masuk                                  including ensuring that they are not included


     PT ALLO BANK INDONESIA TBK           2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 464
461                    Performa 2025           Laporan Manajemen            Profil Perusahaan          Analisis dan Pembahasan Manajemen
                      Performance 2025           Management Reports            Company Profile              Management Discussion and Analysis




              dalam Daftar Terduga Teroris dan Organisasi Teroris                      in the List of Suspected Terrorists and Terrorist
              dan/atau Daftar Proliferasi Senjata Pemusnah                             Organizations and/or the Proliferation of Weapons
              Massal dan daftar watchlist lainnya (OFAC List, UN                       of Mass Destruction List and other watchlists (OFAC
              List);                                                                   List, UN List);
          •   Penerapan Program APU PPT & PPPSPM                                  •    Implementation of the AML-CFT & CPF Program
              berdasarkan pendekatan berbasis risiko (Risk-Based                       based on a risk-based approach;
              Approach);
          •   Prosedur Pemantauan Profil dan Transaksi Nasabah;                   •    Customer Profile and Transaction Monitoring
                                                                                       Procedures;
          •   Pelaksanaan Prosedur Transfer Dana;                                 •    Implementation of Fund Transfer Procedures;
          •   Penatausahaan Dokumen Nasabah dan Transaksi;                        •    Administration of Customer Documents and
                                                                                       Transactions;
          • Penerapan Program APU PPT & PPPSPM di                                 •    Implementation of the AML-CFT & CPF Program on
            Jaringan                                                                   the Network
         • Kantor dan Entitas Anak dalam Konglomerasi                             •    Offices and Subsidiaries in Financial Conglomerates;
            Keuangan;
         • Pengendalian Internal; dan                                            • Internal Control; and
         • Sumber Daya Manusia dan Pelatihan.                                    • Human Resources and Training.
      c. Pengendalian intern yang efektif dalam penerapan APU                 c. Effective internal control in implementing AML-CFT &
         PPT & PPPSPM antara lain dilakukan dengan:                              CPF includes, among other things, carried out by:
         • Dimilikinya kebijakan dan prosedur APU PPT &                          • Having AML-CFT & CPF policies and procedures as
            PPPSPM serta pemantauan internal yang memadai;                           well as adequate internal monitoring;
         • Adanya batasan wewenang dan tanggung jawab                            • There are clear boundaries of authority and
            yang jelas terhadap satuan kerja terkait dengan                          responsibility for work units related to the
            penerapan program APU PPT & PPPSPM baik                                  implementation of the AMLCTF & CPF program
            melalui first line of defense (risk taking unit), second                 either through the first line of defense (risk taking
            line of defense maupun third line of defense; dan                        unit), second line of defense and third line of
                                                                                     defense; and
          •   Dilakukannya pemeriksaan untuk memastikan                          • Conducting inspections to ensure the effectiveness
              efektivitas pelaksanaan Program APU PPT &                              of the implementation of the AML-CFT & CPF
              PPPSPM oleh Satuan Kerja Audit Internal.                               Program by the Internal Audit Work Unit.
         • Pengembangan sistem aplikasi internal pendukung                       • Development of an internal application system to
              kewajiban pelaporan sesuai dengan requirement                          support reporting obligations in accordance with
              format pelaporan GoAML PPATK;                                          the PPATK GoAML reporting format requirements;
         • Pengembangan system interface GoAML dalam                             • Development of a GoAML interface system to
              mendukung kewajiban pelaporan yang telah                               support reporting obligations that have been
              disesuaikan dengan ketentuan GoAML;                                    adjusted to GoAML provisions;
      d. Sistem Manajemen Informasi                                           d. Information Management System
         Untuk mengoptimalkan pemantauan transaksi dalam                         To optimize transaction monitoring in the implementation
         pelaksanaan Program APU PPT & PPPSPM, Bank                              of the AML-CFT & CPF Program, the Bank continuously
         secara berkelanjutan mengembangkan teknologi                            develops information system technology, including:
         sistem informasi, antara lain:
         • Melakukan penyempurnaan sistem dan aplikasi                            •    Improve the supporting systems and applications
              pendukung untuk Anti Money Laundering Detection                          for the Anti Money Laundering Detection System,
              System, Filtering & Screening Terrorist (DTTOT                           Terrorist Filtering & Screening (DTTOT List),
              List), PEP Screening Detection dan Customer Due                          PEP Screening Detection and Customer Due
              Diligence Risk Scoring, baik secara batch maupun                         Diligence Risk Scoring, both in batch and real
              realtime. AML System digunakan untuk mendukung                           time. The AML System is used to support more
              pelaksanaan Prinsip Mengenal Nasabah yang                                optimal implementation of Know Your Customer
              lebih Optimal, khususnya dalam pendeteksian/                             Principles, especially in detecting/monitoring
              pemantauan transaksi nasabah yang memiliki pola                          customer transactions that have money laundering
              perilaku dan pola transaksi pencucian uang dan                           and terrorism financing behavior and transaction
              pendanaan terorisme.                                                     patterns.
         • Pengembangan            aplikasi    pemanfaatan      data              •    Developing an application for utilizing PPATK
              Politically Exposed Person (PEP) PPATK;                                  Politically Exposed Person (PEP) data;
         • Pengembangan aplikasi KYC untuk melakukan                              •    Developing a KYC application to filter and screen
              filtering dan screening calon nasabah terhadap                           prospective customers against Terrorist Data/
              Data Teroris/Terrorist List, Daftar Proliferasi Senjata                  Terrorist List, Proliferation of Weapons of Mass



                                                           Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025     PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 465
                                                                                                                                                   462
    Tata Kelola Perusahaan yang Baik            Laporan Keberlanjutan            Laporan Keuangan
    Good Corporate Governance                   Sustainability Report            Financial Statements




           Pemusnah Massal, PEP List, OFAC List, UN List dan                            Destruction List, PEP List, OFAC List, UN List and
           Fraudulent List;                                                             Fraudulent List;
   e. Sumber Daya Manusia dan Pelatihan                                          e. Human Resources and Training
       Bank secara berkesinambungan menyelenggarakan                                The Bank continuously provides training, outreach and
       pelatihan, sosialisasi dan Reminder mengenai                                 reminders regarding the implementation of the AML-
       penerapan Program APU PPT & PPPSPM kepada                                    CFT & CPF Program to all employees on an ongoing
       seluruh pegawai secara berkesinambungan untuk                                basis to improve competency, including:
       meningkatkan kompetensi, antara lain meliputi:
       • Pelatihan, metode pelatihan dapat dilakukan secara                           • Training, training methods can be carried out
           elektronik/online base, maupun melalui tatap muka.                           electronically/online, or face to face.
       • Pelaksanaan Supervisi dan Sosialisasi penerapan                            • Implementation of Supervision and Socialization of
           Program APU PPT & PPPSPM.                                                    the implementation of the AML-CFT & CPF Program
       • Penyampaian Email Blast terkait tipologi, modus                            • Submission of Email Blast regarding typology, latest
           terbaru dan lesson learned terkait APU PPT &                                 modes and lessons learned regarding AML-CFT &
           PPPSPM kepada Pegawai Bank.                                                  CPF to Bank Employees.
   f. Melaksanakan program Peningkatan kualitas data                            f. Implementing a program to improve customer data
       nasabah                                                                      quality
   g. Menjalin dan membina kerja sama maupun koordinasi                         g. Establishing and fostering cooperation and coordination
       dengan pihak regulator dan Aparat Penegak Hukum,                             with regulators and Law Enforcement Officials,
       khususnya dalam pemenuhan permintaan data dan/                               especially in fulfilling customer data and/or information
       atau informasi nasabah.                                                      requests.
   h. Berperan aktif dalam program kerja dan kegiatan                           h. Playing an active role in the work program and activities
       rezim APU PPT yang diselenggarakan oleh regulator/                           of the AML-CFT regime organized by the regulator/
       pemerintah.                                                                  government.
2. Penguatan Program APU PPT & PPPSPM Semakin                                2. Strengthening the AML-CFT & CPF Program
   kompleksnya produk, jasa dan layanan perbankan,                              The increasing complexity of banking products, services
   serta meningkatnya penggunaan teknologi digital, hal                         and services, as well as the increasing use of digital
   ini berpotensi meningkatkan risiko perbankan untuk                           technology, has the potential to increase the risk of banking
   digunakannya sebagai sarana pencucian uang, pendanaan                        being used as a means of money laundering, financing
   terorisme dan pendanaan proliferasi senjata pemusnah                         terrorism and financing the proliferation of weapons of
   massal oleh para pelaku kejahatan. Sehubungan dengan                         mass destruction by criminals. In connection with this, the
   hal tersebut, Bank perlu memastikan bahwa implementasi                       Bank needs to ensure that the implementation of AML-CFT
   APU PPT & PPPSPM telah berjalan dengan baik dan                              & CPF has gone well and in accordance with the provisions,
   sesuai dengan ketentuan, selain itu perlu dilakukan upaya                    in addition to that efforts need to be made to improve its
   perbaikan dalam pelaksanaannya.                                              implementation.

   Beberapa inisiatif perbaikan yang dilakukan Bank, antara                      Several improvement initiatives carried out by the Bank
   lain:                                                                         include:
   a. Meningkatkan awareness dan kompetensi pegawai                              a. Raising employee awareness and competence
        terkait implementasi APU PPT & PPPSPM;                                       regarding the implementation of AML-CFT & CPF;
   b. Melakukan evaluasi proses penerimaan nasabah                               b. Evaluating the customer acceptance process
   c. Melakukan updating atas kebijakan dan prosedur                             c. Updating internal policies and procedures in
        internal sesuai dengan ketentuan yang berlaku.                               accordance with applicable regulations.
   d. Mengembangkan AML system dan aplikasi lainnya                              d. Developing AML systems and other applications
        untuk mendukung optimalisasi implementasi APU PPT                            to support the optimization of AML-CFT & CPF
        & PPPSPM                                                                     implementation
   e. Meningkatkan kualitas data nasabah dan analisis                            e. Improving the quality of customer data and reporting
        pelaporan kepada regulator sesuai dengan ketentuan;                          analysis to regulators in accordance with regulations;
   f. Menindaklanjuti seluruh hasil audit baik dari internal                     f. Follow up on all internal and external audit results related
        maupun eksternal terkait dengan implementasi APU                             to the implementation of AML-CFT & CPF according to
        PPT & PPPSPM sesuai dengan waktu yang telah                                  the specified time;
        ditetapkan;
   g. Melakukan koordinasi secara aktif dengan Regulator                         g. Coordinate actively with Regulators and Law
        dan Aparat Penegak Hukum dalam pemenuhan                                    Enforcement Officials in fulfilling requests for data and
        permintaan data dan pemberian keterangan dalam                              providing information in efforts to Prevent and Eradicate
        upaya Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana                            Money Laundering, Prevent Terrorism Financing and
        Pencucian Uang, Pencegahan Pendanaan Terorisme                              Prevent Funding for the Proliferation of Weapons of
        dan Pencegahan Pendanaan Proliferasi Senjata                                Mass Destruction.
        Pemusnah Massal.


 PT ALLO BANK INDONESIA TBK            2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 466
463             Performa 2025      Laporan Manajemen           Profil Perusahaan          Analisis dan Pembahasan Manajemen
                Performance 2025    Management Reports            Company Profile              Management Discussion and Analysis




      Perlakuan yang Sama terhadap
      Seluruh Pemegang Saham
      ● Equal Treatment for All Shareholders

                                    Mengacu       pada     Undang-Undang             Referring to the Limited Liability
                                    Perseroan Terbatas dan Peraturan OJK             Company Law and applicable OJK
                                    yang berlaku, Allo Bank memastikan               Regulations, Allo Bank ensures that
                                    bahwa seluruh kegiatan operasionalnya            all its operational activities always pay
                                    senantiasa    memperhatikan      prinsip         attention to the principle of equal and
                                    perlakuan yang sama dan setara kepada            equal treatment to all shareholders, such
                                    seluruh pemegang saham, seperti:                 as:
                                    1. Menyediakan informasi mengenai                1. Provide       information     regarding
                                        laporan keuangan yang dapat                       financia reports that can be accessed
                                        diakses pada situs web Bank.                      on the Bank’s website.
                                    2. Pengumuman, Panggilan Rapat                   2. Announcement, invitation to the
                                        Umum Pemegang Saham yang                          General Meeting of Shareholders
                                        dilakukan secara terbuka melalui                  which is made openly via the bank’s
                                        situs web bank.                                   website.
                                    3. Mempunyai kesempatan yang sama                3. Have the same opportunity to
                                        untuk bersuara dalam Rapat Umum                   speak at the General Meeting of
                                        Pemegang Saham.                                   Shareholders.




      Pemberian Dana untuk
      Kegiatan Sosial dan Politik
      ● Providing Funds for Social and Political Activities

                                    Bank memiliki kebijakan yang melarang            The Bank has a policy of prohibiting
                                    adanya keterlibatan seluruh Insan                the involvement of all Bank personnel
                                    Bank dalam kegiatan politik aktif,               in active political activities, including
                                    termasuk dengan memberikan dana                  providing funds for political purposes.
                                    untuk kepentingan politik. Kebijakan ini         This policy is implemented to maintain
                                    diterapkan untuk menjaga independensi            the independence and professionalism
                                    dan profesionalisme Bank dan karyawan.           of the Bank and its employees. This policy
                                    Kebijakan ini juga sejalan dengan                also aligns with the Bank's commitment
                                    semangat Bank untuk terus memberikan             to continuously providing added value
                                    nilai tambah bagi seluruh pemangku               to all stakeholders, including addressing
                                    kepentingan,     termasuk     terhadap           social issues through its social and
                                    masalah sosial kemasyarakatan yang               environmental responsibility programs.
                                    diwujudkan melalui program-program
                                    tanggung jawab sosial dan lingkungan.




                                              Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025     PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 467
                                                                                                                                                   464
   Tata Kelola Perusahaan yang Baik            Laporan Keberlanjutan            Laporan Keuangan
   Good Corporate Governance                   Sustainability Report            Financial Statements




Penyediaan Dana kepada Pihak Terkait
dan Penyediaan Dana Besar
● Provision of Funds to Related Parties and Provision of
  Large Funds

                                                  Sebagaimana diatur oleh POJK No.                     As regulated by POJK No. 17 of 2023
                                                  17 Tahun 2023 tentang Penerapan                      concerning the Implementation of
                                                  Tata Kelola Bank Umum, Bank wajib                    Governance for Commercial Banks, the
                                                  menerapkan       prinsip   kehati-hatian             Bank is required to apply the principle
                                                  dalam penyediaan dana paling sedikit                 of prudence in providing funds at least
                                                  dengan menerapkan penyebaran atau                    by implementing the distribution or
                                                  diversifikasi  portofolio   penyediaan               diversification of the portfolio of funds
                                                  dana yang diberikan. Pengungkapan                    provided. Disclosure of the provision
                                                  penyediaan dana kepada pihak terkait                 of funds to related parties (individuals
                                                  (individu atau kelompok, termasuk                    or groups, including the Board of
                                                  Direksi, Dewan Komisaris, Pejabat                    Directors, Board of Commissioners,
                                                  Eksekutif Bank, serta pihak terkait                  Bank Executive Officers, and other
                                                  lainnya) dan penyediaan dana besar                   related parties) and the provision of
                                                  (large    exposure)    mengacu     pada              large funds (large exposure) refers
                                                  SEOJK No. 13/SEOJK.03/2017 tentang                   to SEOJK No. 13/SEOJK.03/2017
                                                  Penerapan Tata Kelola bagi Bank Umum                 concerning the Implementation of
                                                  bagian Transparansi Penerapan Tata                   Governance for Commercial Banks,
                                                  Kelola. Dalam penyediaan dana kepada                 section on Transparency of Governance
                                                  pihak terkait dan penyediaan dana                    Implementation. In providing funds
                                                  besar, Allo Bank selalu menerapkan                   to related parties and providing large
                                                  prinsip kehati-hatian dan dilakukan                  funds, Allo Bank always applies the
                                                  sesuai dengan ketentuan yang berlaku.                principle of prudence and is carried
                                                                                                       out in accordance with applicable
                                                                                                       regulations.




Kebijakan Penyediaan                              Penyediaan dana kepada pihak terkait                 The provision of funds to related parties
                                                  dan kepada debitur dalam jumlah                      and large debtors is always carried out
Dana kepada Pihak Terkait
                                                  besar senantiasa dilakukan dengan                    with due regard for the principle of
dan Penyediaan Dana
                                                  memperhatikan prinsip kehati-hatian,                 prudence, through a review process
Besar                                             melalui proses review dan mekanisme                  and mechanisms in accordance with
Policy on Providing Funds                         yang sesuai dengan kebijakan Bank serta              Bank policy and in compliance with OJK
to Related Parties and                            telah memenuhi ketentuan OJK maupun                  regulations and applicable laws and
Providing Large Funds                             peraturan perundang-undangan yang                    regulations, including those concerning
                                                  berlaku, antara lain menyangkut aspek                the Legal Lending Limit (LLL).
                                                  Batas Maksimum Pemberian Kredit
                                                  (BMPK).

                                                  Untuk transaksi material dengan pihak                For material transactions with related
                                                  terkait dan transaksi yang berpotensi                parties and transactions that have
                                                  menimbulkan benturan kepentingan                     the potential to create a conflict of
                                                  bagi Bank, persetujuan Dewan Komisaris               interest for the Bank, the Board of
                                                  wajib didasari oleh rekomendasi                      Commissioners' approval must be based
                                                  dari Komite Audit yang diberikan                     on a recommendation from the Audit
                                                  sebelum melakukan transaksi material                 Committee, which is provided prior to




 PT ALLO BANK INDONESIA TBK           2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 468
465                          Performa 2025      Laporan Manajemen           Profil Perusahaan              Analisis dan Pembahasan Manajemen
                             Performance 2025    Management Reports             Company Profile                Management Discussion and Analysis




  dengan pihak afiliasi. Penyediaan dana besar harus dianalisa            any material transaction with an affiliated party. Large-scale
  kelayakannya minimum sama atau lebih berhati-hati (prudent)             funding must be analyzed for its feasibility with at least the same
  daripada penyediaan dana kepada debitur umum. Syarat dan                or greater prudence than providing funds to general debtors.
  ketentuan penyediaan dana diterapkan adalah sesuai dengan               The terms and conditions for providing funds are applied in
  ketentuan dan prosedur perkreditan yang berlaku di Allo bank.           accordance with applicable credit regulations and procedures
                                                                          at Allo Bank.

  Pelaporan rutin BMPK kepada OJK atau Bank Indonesia                     Routine reporting of the LLL to the OJK or Bank Indonesia is
  dilakukan secara tepat waktu. Sepanjang tahun 2024 tidak                carried out in a timely manner. Throughout 2024, there were
  terdapat pelanggaran atau pelampauan atas BMPK (Batas                   no violations or exceedances of the LLL (Large Lending Limit).
  Maksimum Pemberian Kredit). Penyediaan Dana kepada Pihak                Provision of Funds to Related Parties and to Individual and
  Terkait (Related Party) dan kepada Debitur Inti Individu dan            Group Core Debtors (Large Exposure) at the Bank during 2025:
  Grup (Large Exposure) di Bank selama tahun 2025:


                                                                                                  Jumlah
                       Penyediaan Dana                                                             Total
                       Provision of Funds                             Debitur/Grup                                  Nominal (Rp)
                                                                      Debtors/Group                                 Nominal (IDR)

      Kepada Pihak Terkait                                                 29                                       499.369.752.656
      To Related Parties
      Kepada Debitur Inti                                                  15                                      6.453.270.231.035
      To Core Debtors
      Individu                                                              7                                      2.219.429.228.401
      Individual
      Grup                                                                  8                                      4.233.841.002.634
      Group




  Buy Back Share dan/atau Buyback
  Obligasi Bank
  ● Buy Back Shares and/or Buyback Bank Bonds

                                                 Bank telah melakukan pembelian                     Bank has conducted share buyback in
                                                 kembali saham sesuai dengan peraturan              accordance with applicable laws and
                                                 perundang-undangan yang berlaku                    regulations. It has done these buybacks
                                                 berdasarkan keterbukaan informasi                  based on information disclosures to
                                                 kepada pemegang saham sehubungan                   shareholders regarding the Company's
                                                 dengan rencana pembelian Kembali                   share buyback plans and has done
                                                 saham perseroan dalam kondisi pasar                so under significantly fluctuating
                                                 yang berfluktuasi secara signifikan                market conditions, as published on the
                                                 yang dimuat pada website Bursa Efek                Indonesia Stock Exchange website and
                                                 Indonesia dan website Perseroan pada               the Company's own website on 30 April,
                                                 tanggal 30 April 2025, 29 Juli 2025,               2025, 29 July, 2025, and 29 October,
                                                 dan 29 Oktober 2025. Jumlah alokasi                2025. The total allocation of funds for
                                                 dana seluruh program pembelian                     the Bank's entire share buyback program
                                                 kembali saham Bank adalah sebesar                  was      IDR200,000,000,000         (two
                                                 Rp200.000.000.000,-      (dua   ratus              hundred billion Rupiah) using retained
                                                 miliar Rupiah) menggunakan saldo laba              earnings. This is based on information




                                                           Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025        PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 469
                                                                                                                                                  466
    Tata Kelola Perusahaan yang Baik            Laporan Keberlanjutan            Laporan Keuangan
    Good Corporate Governance                   Sustainability Report            Financial Statements




ditahan, berdasarkan keterbukaan informasi kepada pemegang                   disclosures to shareholders regarding the Company's share
saham sehubungan dengan rencana pembelian kembali                            buyback plan under significantly fluctuating market conditions
saham perseroan dalam kondisi pasar yang berfluktuasi secara                 on April 30, 2025.
signifikan pada tanggal 30 April 2025.

Mengingat masih terdapat sisa dana untuk pembelian kembali                   Considering that there were still remaining funds for share
saham dan belum melampaui batasan maksimum dalam                             buybacks and considering that they have not exceeded the
pelaksanaan pembelian kembali saham, Bank merencanakan                       maximum limit for share buybacks, the Bank plans to repurchase
untuk kembali melakukan Pembelian Kembali Saham yang                         shares issued and listed on the Indonesia Stock Exchange
telah dikeluarkan dan tercatat di Bursa Efek Indonesia sesuai                in accordance with Financial Services Authority Regulation
POJK 13/2023, Peraturan OJK No. 29 Tahun 2023 tentang                        (POJK). 13/2023, OJK Regulation No. 29 of 2023 concerning
Pembelian Kembali Saham yang Dikeluarkan oleh Perusahaan                     the Buyback of Shares Issued by Public Companies, and
Terbuka dan Surat OJK No. S-102/D.04/2025 tanggal 17                         OJK Letter No. S-102/D.04/2025 dated 17 September, 2025,
September 2025 perihal Kebijakan Pelaksanaan Pembelian                       concerning the Policy for Implementing the Buyback of Shares
Kembali Saham yang Dikeluarkan oleh Perusahaan Terbuka                       Issued by Public Companies in Significantly Fluctuating Market
dalam Kondisi Pasar yang Berfluktuasi Secara Signifikan.                     Conditions.




Transaksi yang Mengandung Benturan
Kepentingan dan/atau Transaksi
dengan Pihak Afiliasi/Pihak Berelasi
● Transactions Involving Conflicts of Interest

                                                   Allo Bank telah memiliki kebijakan                   Allo Bank has a policy regarding the
                                                   mengenai      penanganan      benturan               handling of conflicts of interest and
                                                   kepentingan dan transaksi afiliasi                   related-party transactions, as set
                                                   yang tertuang dalam Surat Keputusan                  forth in Board of Directors’ Resolution
                                                   Direksi No. 083/DIRAB/24 tentang                     No. 083/DIRAB/24 on Related-Party
                                                   Transaksi Afiliasi, Transaksi Benturan               Transactions,          Conflict-of-Interest
                                                   Kepentingan, dan Transaksi Material.                 Transactions, and Material Transactions.
                                                   Kebijakan ini secara umum mengatur                   This policy generally governs the
                                                   tentang persetujuan, administrasi, dan               approval, administration, and disclosure
                                                   pengungkapan benturan kepentingan                    of conflicts of interest and related-party
                                                   dan transaksi afiliasi.                              transactions.

                                                   Pada tahun 2025 tidak terdapat aktivitas/            In 2025, there were no activities or
                                                   transaksi yang menimbulkan benturan                  transactions that raised conflicts of
                                                   kepentingan, namun terdapat aktivitas                interest; however, there were affiliated
                                                   atau transaksi afiliasi dengan perusahaan            activities or transactions with companies
                                                   dalam group usaha termasuk sewa-                     within the business group, including
                                                   menyewa penggunaan ruang kantor                      the Lease of office space and archive
                                                   dan box arsip. Transaksi tersebut telah              storage units. These transactions
                                                   diproses sesuai ketentuan dan dilakukan              were processed in accordance with
                                                   secara wajar (arm’s length principle),               regulations and conducted on an arm’s-
                                                   serta didukung dengan Perjanjian                     length basis, and were supported by
                                                   Kerjasama      yang       diadministrasikan          Cooperation Agreements that were
                                                   dengan baik oleh Bank. Data transaksi                properly administered by the Bank. The
                                                   afiliasi selama tahun 2025 (transaksi                data on affiliate transactions during
                                                   yang bukan kegiatan usaha Bank) adalah               2025 (transactions that are not part of
                                                   sebagai berikut:                                     the Bank’s business activities) are as
                                                                                                        follows:



 PT ALLO BANK INDONESIA TBK            2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 470
467                         Performa 2025             Laporan Manajemen                 Profil Perusahaan            Analisis dan Pembahasan Manajemen
                            Performance 2025            Management Reports                  Company Profile               Management Discussion and Analysis




                                                                                                              Jangka Waktu
                                         Nama dan Jabatan
                                                                                                                 Period
            Nama Pihak Afiliasi         Pengambil Keputusan             Jenis Transaksi                                                     Nilai transaksi
      No.
            Name of the Affiliate          Name and Title               Transaction Type                                                  Transaction value
                                                                                                     Awal                 Akhir
                                           Decision-Maker
                                                                                                   Beginning               End

      1     PT Allo Bank               Arief Tendeas                    Sewa menyewa            1 November 2021      31 Oktober 2026       Rp15.937.620.000
            Indonesia Tbk              (Direktur/Director)              MBM Tendean             November 1, 2021     October 31, 2026
                                       & Ari Yanuanto Asah              Jakarta lt.5
                                       (Direktur/Director)              Lease of MBM
                                                                        Tendean Jakarta,
            PT. Bank Mega Tbk          Dimas Prasetyo (PRFS Head)
                                                                        5th Floor
                                       & Herman Irawan (Project &
                                       Cost Mgt Head)
      2     PT Allo Bank               Arief Tendeas                    Sewa menyewa            1 November 2021      31 Oktober 2026      Rp13.924.200.000
            Indonesia Tbk              (Direktur/Director)              MBM Tendean             November 1, 2021     October 31, 2026
                                       & Ari Yanuanto Asah              Jakarta lt.6
                                       (Direktur/Director)              Lease of MBM
                                                                        Tendean Jakarta,
            PT. Bank Mega Tbk          Dimas Prasetyo (PRFS Head)
                                                                        6th Floor
                                       & Herman Irawan (Project &
                                       Cost Mgt Head)

      3     PT Allo Bank               Arief Tendeas                    Sewa menyewa              3 Januari 2022      2 Januari 2027       Rp2.918.700.000
            Indonesia                  (Direktur/Director)              MBM Tendean              January 3, 2022     January 2, 2027
            Tbk                        & Ari Yanuanto Asah              Jakarta lt.Mezanine
                                       (Direktur/Director)              Lease of MBM
                                                                        Tendean Jakarta,
            PT. Bank Mega Tbk          Dimas Prasetyo (PRFS Head)
                                                                        Mezzanine Floor
                                       & Herman Irawan (Project &
                                       Cost Mgt Head)
      4     PT Allo Bank               Arief Tendeas                    Sewa menyewa             15 Maret 2022        14 Maret 2025         Rp3.167.100.000
            Indonesia Tbk              (Direktur/Director)              MBM Tendean              March 15, 2022       March 14, 2025
                                       & Ari Yanuanto Asah              Jakarta lt. dasar
                                       (Direktur/Director)              Leasing MBM
                                                                        Tendean Jakarta
            PT. Bank Mega Tbk          Dimas Prasetyo (PRFS Head)
                                                                        Ground Floor
                                       & Herman Irawan (Project &
                                       Cost Mgt Head)
            PT Allo Bank               Rumiris Fouryentina S                                     15 Maret 2025       14 Maret 2028         Rp3.442.500.000
            Indonesia Tbk              (Business Performance,                                    March 15, 2025      March 14, 2028
                                       Facility & Vendor
                                       Management Div. Head)
                                       & Sonya Rosmala
                                       (Collection Head)
            PT. Bank Mega Tbk          Dimas Prasetyo (PRFS Head)
                                       & Herman Irawan (Project &
                                       Cost Mgt Head)
      5     PT Allo Bank               Arief Tendeas                    Sewa menyewa             15 Maret 2022        14 Maret 2025         Rp493.491.600
            Indonesia Tbk              (Direktur/Director)              MBM Tendean              March 15, 2022       March 14, 2025
                                       & Ari Yanuanto Asah              Jakarta Lahan
                                       (Direktur/Director)              Reklame
                                                                        Lease of MBM
            PT. Bank Mega Tbk          Dimas Prasetyo (PRFS Head)
                                                                        Tendean Jakarta
                                       & Herman Irawan (Project &
                                                                        Advertising Space
                                       Cost Mgt Head)
            PT Allo Bank               Rumiris Fouryentina S                                     15 Maret 2025       14 Maret 2028          Rp528.741.000
            Indonesia Tbk              (Business Performance,                                    March 15, 2025      March 14, 2028
                                       Facility & Vendor
                                       Management Div. Head)
                                       & Sonya Rosmala
                                       (Collection Head)
            PT. Bank Mega Tbk          Dimas Prasetyo (PRFS Head)
                                       & Herman Irawan (Project &
                                       Cost Mgt Head)
      6     PT Allo Bank               Iswibowo (IT Infrastructure      Sewa Menyewa            16 Oktober 2023      15 Oktober 2026        Rp279.666.000
            Indonesia Tbk              Head) & Rully Feranata (IT       Lahan Gedung            October 16, 2023     October 15, 2026
                                       Strategy & Governance Head)      Arsip Setu
                                                                        Lease of Land and
                                                                        the Setu Archives
                                                                        Building




                                                                     Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025          PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 471
                                                                                                                                                              468
    Tata Kelola Perusahaan yang Baik            Laporan Keberlanjutan                      Laporan Keuangan
    Good Corporate Governance                   Sustainability Report                      Financial Statements




                                                                                                              Jangka Waktu
                                   Nama dan Jabatan
                                                                                                                 Period
       Nama Pihak Afiliasi        Pengambil Keputusan                   Jenis Transaksi                                                     Nilai transaksi
No.
       Name of the Affiliate         Name and Title                     Transaction Type                                                  Transaction value
                                                                                                       Awal                 Akhir
                                     Decision-Maker
                                                                                                     Beginning               End

       PT. Bank Mega Tbk        Dimas Prasetyo (PRFS Head)              Sewa Menyewa             16 Oktober 2023       15 Oktober 2026     Rp3.827.266.200
                                & Herman Irawan (Project &              Ruang Gedung             October 16, 2023      October 15, 2026
                                Cost Mgt Head)                          Arsip Setu Lt.
                                                                        Dasar
                                                                        Lease of Space in
                                                                        the Setu Archival
                                                                        Building, Ground
                                                                        Floor
7      PT Allo Bank             Sonya Rosmala                           Sewa Menyewa              9 Oktober 2024        8 Oktober 2028     Rp1.422.720.000
       Indonesia Tbk            (Collection Head)                       Gedung Kuningan           October 9, 2024       October 8, 2028
                                                                        Card Center Lt. 9
                                                                        Lease of the
                                                                        9th Floor at the
                                                                        Kuningan Card
                                                                        Center Building
       PT. Bank Mega Tbk        Dimas Prasetyo (PRFS Head)              Sewa Menyewa                9 April 2024        8 Oktober 2028     Rp456.775.200
                                & Herman Irawan (Project &              Gedung Kuningan             April 9, 2024       October 8, 2028
                                Cost Mgt Head)                          Card Center Lt. 10
                                                                        Lease of the
                                                                        Kuningan Card
                                                                        Center Building,
                                                                        10th Floor
8      PT Allo Bank             Arief Tendeas                           Sewa Rack Box               1 September         31 Maret 2025       Rp4.200,-/box/
       Indonesia Tbk            (Direktur/Director)                     Arsip Setu                      2022            March 31, 2025          bulan
                                & Ari Yanuanto Asah                     Lease of Archive            September 1,                           IDR4.200,-/box/
                                (Direktur/Director)                     Rack Box in Setu                2022                                    month
       PT. Bank Mega Tbk        Dimas Prasetyo (PRFS Head)
                                & Yudi Trihastanto (Facility
                                Mgt Head)
       PT Allo Bank             Rumiris Fouryentina S                                               1 April 2022        31 Maret 2030
       Indonesia Tbk            (Business Performance,                                              April 1, 2022       March 31, 2030
                                Facility & Vendor
                                Management Div. Head)
                                & Sonya Rosmala
                                (Collection Head)
       PT. Bank Mega Tbk        Dimas Prasetyo (PRFS Head)
                                & Yudi Trihastanto (Facility
                                Mgt Head)




Program Kepemilikan Saham oleh
Manajemen dan/atau Karyawan
● Share Ownership Program for Management and/or Employees

                                                    Per 31 Desember 2025, Bank tidak                                As of December 31, 2025, the Bank
                                                    memiliki program kepemilikan saham                              did not have a management and/or
                                                    oleh manajemen dan/atau karyawan.                               employee stock ownership program.
                                                    Dengan demikian, tidak terdapat                                 Therefore, no information related to
                                                    informasi terkait hal tersebut yang dapat                       this program is presented in this Annual
                                                    disajikan dalam Laporan Tahunan ini.                            Report.




PT ALLO BANK INDONESIA TBK             2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 472
469            Performa 2025      Laporan Manajemen           Profil Perusahaan          Analisis dan Pembahasan Manajemen
               Performance 2025    Management Reports            Company Profile              Management Discussion and Analysis




      Internal
      Fraud                        Allo Bank melakukan berbagai upaya
                                   pencegahan terhadap kemungkinan
                                                                                    Allo Bank makes various efforts to
                                                                                    prevent the possibility of internal fraud,
      ● Internal Fraud             terjadinya internal fraud, diantaranya           including by:
                                   dengan cara:
                                   1. Menyelenggarakan sosialisasi dan              1. Organizing    online    or  offline
                                        training secara online atau offline            dissemination and training for all
                                        kepada seluruh karyawan.                       employees.
                                   2. Melakukan diskusi secara reguler              2. Holding regular discussions with
                                        dengan dengan manajemen untuk                  management to improve fraud
                                        meningkatkan kemampuan deteksi                 detection capabilities.
                                        fraud.
                                   3. Melakukan investigasi kasus fraud             3. Investigating fraud cases and
                                        dan     memberikan      rekomendasi            providing recommendations for
                                        perbaikan yang tepat agar kasus                appropriate improvements so that
                                        fraud tidak terulang kembali.                  fraud cases do not recur.
                                   4. Penandatanganan Kode Etik oleh                4. Signing of the Code of Conduct by
                                        seluruh karyawan sebagai komitmen              all employees as a commitment to
                                        menjalankan budaya anti fraud.                 implementing an anti-fraud culture.
                                   5. Memberikan sanksi tegas kepada                5. Giving strict sanctions to employees
                                        karyawan yang terlibat kasus fraud             involved in fraud cases directly or
                                        secara langsung ataupun tidak                  indirectly as a learning experience
                                        langsung sebagai pembelajaran dan              and deterrent for other employees.
                                        efek jera bagi karyawan lain.
                                   6. Melakukan fungsi Know Your                    6. Carrying out the Know Your
                                        Employee, salah satunya dengan                 Employee function, one of which is
                                        melakukan pemeriksaan slik untuk               by conducting a ‘slik’ check for each
                                        setiap calon karyawan dan karyawan             prospective employee and existing
                                        existing setiap tahunnya.                      employee every year.
                                   7. Menerbitkan fraud alert atau                  7. Publishing fraud alerts or fraud
                                        fraud awareness berupa tulisan                 awareness in writing and distributed
                                        dan disebarkan melalui e-mail                  via e-mail and desktop wallpaper
                                        dan     desktop wallpaper      yang            that informs all employees about the
                                        menginformasikan kepada seluruh                risk of fraud.
                                        karyawan tentang risiko fraud.

                                   Di      tahun    2025,   jumlah    kasus         In 2025, the number of internal
                                   penyimpangan internal fraud tercatat             fraud cases was recorded at zero, in
                                   nihil, sesuai dengan pelaporan Pelaporan         accordance with the Anti-Fraud Strategy
                                   Penerapan Strategi Anti Fraud Semester           Implementation Report for Semester I
                                   I dan Semester II tahun 2025 ke OJK.             and Semester II of 2025 to the Financial
                                   Bank telah memiliki dan menjalankan              Services Authority (OJK). The Bank has
                                   fungsi deteksi melalui Whistleblowing            established and implemented a detection
                                   System dan Unit Kerja Anti Fraud telah           function through a Whistleblowing
                                   melakukan fungsi investigasi sesuai              System, and the Anti-Fraud Work Unit
                                   dengan penerapan Strategi Anti-Fraud.            has conducted investigative functions in
                                                                                    accordance with the implementation of
                                                                                    the Anti-Fraud Strategy.




                                             Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025     PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 473
                                                                                                                                                    470
   Tata Kelola Perusahaan yang Baik            Laporan Keberlanjutan            Laporan Keuangan
   Good Corporate Governance                   Sustainability Report            Financial Statements




Kebijakan
Anti Korupsi
● Anti-Corruption Policy


Program dan Prosedur                              Dewan Komisaris, Direksi, serta seluruh              The Board of Commissioners, Directors,
                                                  Insan Bank senantiasa menjunjung tinggi              and all Bank personnel consistently
yang Dilakukan dalam
                                                  persaingan yang fair, nilai sportifitas dan          uphold fair competition, the values ​​of
Mengatasi Praktik Korupsi
                                                  profesionalisme, serta prinsip-prinsip               sportsmanship and professionalism,
Programs and Procedures                           GCG. Perusahaan juga berkomitmen                     and the principles of Good Corporate
Implemented to Address                            untuk menciptakan iklim usaha yang                   Governance (GCG). The Company is
Corruption Practices                              sehat, menghindari tindakan, perilaku                also committed to creating a sound
                                                  ataupun perbuatan-perbuatan yang                     business climate, avoiding actions,
                                                  dapat menimbulkan konflik kepentingan,               behaviors, or deeds that could give
                                                  Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN)                 rise to conflicts of interest, Corruption,
                                                  serta selalu mengutamakan kepentingan                Collusion, and Nepotism (KKN), and
                                                  Bank di atas kepentingan pribadi,                    always prioritizing the Bank's interests
                                                  keluarga, kelompok maupun golongan.                  over personal, family, group, or class
                                                  Bank juga senantiasa memperhatikan                   interests. The Bank also consistently
                                                  kebijakan tentang anti korupsi seperti               adheres to the anti-corruption policy,
                                                  yang tertulis dalam Undang Undang                    as stipulated in Law No. 20 of 2001
                                                  No. 20 Tahun 2001 tentang Perubahan                  concerning Amendments to Law No. 31
                                                  atas Undang-Undang No. 31 Tahun 1999                 of 1999 concerning the Eradication of
                                                  tentang Pemberantasan Tindak Pidana                  Criminal Acts of Corruption.
                                                  Korupsi.

                                                  Prinsip-prinsip dari kebijakan anti                  The principles of the anti-bribery and
                                                  suap dan korupsi telah disusun dalam                 corruption policy have been established
                                                  Kode Etika Perilaku (Code of Conduct)                in a Code of Conduct that outlines the
                                                  yang menjabarkan nilai-nilai yang                    Bank's values ​​and establishes standards
                                                  dianut oleh Bank serta menetapkan                    of conduct for all Allo Bank employees.
                                                  standar perilaku seluruh jajaran Allo                This Code serves as a statement of the
                                                  Bank dan sebagai salah satu bentuk                   Bank's principles and commitment to
                                                  pernyataan prinsip dan komitmen                      supporting anti-bribery and corruption
                                                  Bank dalam mendukung praktik anti                    practices, which are also categorized
                                                  suap dan korupsi yang dikategorikan                  as fraudulent acts. The implementation
                                                  juga sebagai tindakan kecurangan.                    of this Code of Conduct also aims to
                                                  Penerapan Kode Etik ini juga bertujuan               protect the Bank and all employees from
                                                  untuk melindungi Bank dan seluruh                    negative impacts such as legal risks,
                                                  karyawan dari dampak negatif seperti                 financial losses, negative reputation and
                                                  risiko hukum, kerugian finansial, reputasi           to maintain the trust of all shareholders,
                                                  negatif dan untuk menjaga kepercayaan                stakeholders and the wider community.
                                                  seluruh pemegang saham, pemangku
                                                  kepentingan, dan masyarakat luas.




 PT ALLO BANK INDONESIA TBK           2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 474
471                       Performa 2025              Laporan Manajemen               Profil Perusahaan            Analisis dan Pembahasan Manajemen
                          Performance 2025             Management Reports               Company Profile                Management Discussion and Analysis




      Pelatihan/Sosialisasi Anti Korupsi terhadap Karyawan
      Anti-Corruption Training/Dissemination for Employees

  Dalam memberikan pemahaman dan pembekalan pengetahuan                            To provide understanding and knowledge regarding corruption
  mengenai Korupsi beserta turunannya, Bank memberikan                             and its derivatives, the Bank provides regular training and
  pelatihan dan sosialisasi bagi seluruh karyawan secara berkala.                  outreach to all employees. Through 2025, the dissemination
  Selama tahun 2025, sosialisasi dan pelatihan terkait Anti                        and training related to anti-corruption/anti-fraud can be seen
  Korupsi/Anti Fraud dapat dilihat pada tabel di bawah ini:                        in the table below:


                                     Tanggal Pelatihan                                          Nama Pelatihan                       Penyelenggara
       No.
                                          Date                                                     Training                            Organizer

        1.   20 Februari, 29 April, 24 Juni, 30 Juli, 11 September, & 6 November      Fraud Awareness (on Induction session)    Anti Fraud Department
             February 20, April 29, June 24, July 30, September 11, & November 6
       2.    25 Agustus - 3 September                                                 Anti Fraud and Whistleblowing Quiz        Anti Fraud Department
             August 25 – September 3




  Whistleblowing
  System
  ● Whistleblowing System

  Komitmen dan Kebijakan                               Dalam rangka mewujudkan penerapan                    To achieve comprehensive GCG
                                                       GCG yang komprehensif, Allo Bank telah               implementation, Allo Bank has a
  Perusahaan
                                                       memiliki Sistem Pelaporan Pelanggaran                Whistleblowing System (WBS) to
  Commitment and Policy                                atau Whistleblowing System (WBS)                     ensure compliance with company
                                                       untuk memastikan kepatuhan terhadap                  rules and regulations. The WBS
                                                       peraturan dan ketentuan di perusahaan.               manages complaints regarding illegal
                                                       WBS merupakan sistem yang mengelola                  and unethical behavior confidentially,
                                                       pengaduan mengenai perilaku melawan                  anonymously, and independently. It is
                                                       hukum, perbuatan tidak etis yang dikelola            used to optimize the participation of
                                                       secara rahasia, anonim, dan mandiri                  Bank personnel and other parties in
                                                       yang digunakan untuk mengoptimalkan                  disclosing violations within the company.
                                                       peran serta Insan Bank dan pihak lainnya
                                                       dalam mengungkapkan pelanggaran
                                                       yang terjadi di perusahaan.

                                                       Sistem pelaporan pelanggaran Allo                    Allo Bank's whistleblowing system
                                                       Bank dikelola secara independen dan                  is   managed      independently  and
                                                       profesional, yang dapat digunakan oleh               professionally and can be used by all
                                                       seluruh insan Bank maupun eksternal                  Bank personnel and external parties
                                                       yang mengetahui adanya indikasi                      who become aware of any indication




                                                                 Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025            PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 475
                                                                                                                                            472
    Tata Kelola Perusahaan yang Baik            Laporan Keberlanjutan            Laporan Keuangan
    Good Corporate Governance                   Sustainability Report            Financial Statements




pelanggaran di lingkungan Bank. Penerapan WBS ini dilakukan                  of violations within the Bank. The WBS is implemented in
dengan mengacu kepada sejumlah ketentuan, antara lain:                       accordance with several provisions, including:
1. Peraturan OJK No. 55/POJK.03/2016 tentang Penerapan                       1. OJK Regulation No. 55/POJK.03/2016 concerning the
    Tata Kelola bagi Bank Umum.                                                  Implementation of Governance for Commercial Banks.
2. Peraturan OJK No. 12 tahun 2024 tentang Penerapan                         2. OJK Regulation No. 12 of 2024 concerning the
    Strategi Anti-Fraud bagi Lembaga Jasa Keuangan.                              Implementation of Anti-Fraud Strategies for Financial
                                                                                 Services Institutions.




Pengelola Whistleblowing System
Whistleblowing System Manager

Sistem pelaporan pelanggaran Bank dikelola secara profesional                The Bank's fraud reporting system is professionally and
dan independen oleh Fraud Management. Dengan demikian,                       independently managed by Fraud Management. Therefore,
Fraud Management menjadi pihak yang bertanggung jawab                        Fraud Management is responsible for receiving and handling
untuk menerima dan menangani laporan pelanggaran terhadap                    reports of violations of the Bank's provisions, regulations, and
ketentuan, peraturan, maupun Kode Etik Bank. Seluruh Insan                   Code of Conduct. All Bank employees are required to report
Bank diwajibkan untuk melaporkan setiap dugaan pelanggaran                   any suspected violations through the provided WBS channel.
yang terjadi melalui kanal WBS yang telah disediakan.




Ruang Lingkup dan Cakupan Whistleblowing System
Scope and Coverage of Whistleblowing System

Sistem pelaporan pelanggaran berlaku bagi seluruh karyawan                   The whistleblowing system applies to all Allo Bank employees
Allo Bank di seluruh level jabatan serta bagi pihak eksternal                at all levels, as well as to external parties who become aware
yang mengetahui adanya indikasi pelanggaran atau fraud di                    of any indications of violations or fraud within the Bank. The
lingkungan Bank. Penerapan WBS juga menjadi salah satu                       implementation of the WBS also demonstrates Allo Bank's
bukti nyata upaya Allo Bank untuk memastikan seluruh aspek                   efforts to ensure that all operational aspects comply with
operasional telah memenuhi aspek kepatuhan terhadap                          applicable provisions and regulations.
ketentuan dan peraturan yang berlaku.




Media Pelaporan
Reporting Media

Bank senantiasa memastikan perlindungan bagi Pelapor dengan                  The Bank consistently ensures the protection of whistleblowers
memastikan setiap laporan dijaga dan dijamin kerahasiaannya.                 by ensuring that each report is kept confidential. Parties who
Bagi pihak-pihak yang melihat atau mengetahui adanya indikasi                observe or know of any indications of violations or fraud within
pelanggaran atau fraud di lingkungan Bank dapat mengirimkan                  the Bank can submit their reports through the Bank's WBS
laporannya melalui kanal WBS yang disediakan oleh Bank,                      channels, including:
antara lain:
E-mail: whistleblow@allobank.com                                             Email: whistleblow@allobank.com
WhatsApp: 082208242401                                                       WhatsApp: 082208242401




 PT ALLO BANK INDONESIA TBK            2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 476
473                              Performa 2025          Laporan Manajemen            Profil Perusahaan          Analisis dan Pembahasan Manajemen
                             Performance 2025             Management Reports            Company Profile              Management Discussion and Analysis




      Sosialisasi Whistleblowing System
      Dissemination of Whistleblowing System

      Dalam rangka memastikan kepatuhan terhadap Kode Etik dan                      To ensure compliance with the Code of Conduct and applicable
      peraturan yang berlaku, Bank secara konsisten melakukan                      regulations, the Bank consistently disseminates the WBS to
      sosialisasi WBS kepada Insan Bank melalui berbagai media                     its employees through various channels, including internal
      seperti buletin internal dan surat elektronik kepada semua                   bulletins and emails to all employees. Externally, dissemination
      karyawan. Sementara bagi pihak eksternal, sosialisasi dilakukan              is conducted through the Bank's website and social media.
      melalui website maupun media sosial Bank.




      Mekanisme Pelaporan dan Penanganan Pelanggaran
      Violation Reporting and Handling Mechanism

      Mekanisme pelaporan dan penanganan pelanggaran di                            The reporting and handling mechanisms for violations within
      lingkungan Bank dilakukan dengan cara sebagai berikut:                       the Bank are as follows:
      1. Pelaporan kepada Human Capital                                            1. Reporting to Human Capital
      2. Pelaporan melalui Whistleblowing System (WBS)                             2. Reporting through the Whistleblowing System (WBS)




      Perlindungan terhadap Pelapor
      Protection for Whistleblowers

      Bank senantiasa menjamin kerahasiaan informasi yang                          The Bank consistently guarantees the confidentiality of
      disampaikan dalam laporan pelanggaran dan memberikan                         information submitted in reports of violations and provides
      perlindungan penuh terhadap Pelapor, mencakup perlindungan                   full protection to Whistleblowers, including protection from all
      dari segala bentuk intimidasi, diskriminasi, atau tindakan                   forms of intimidation, discrimination, or retaliation that could
      balasan yang dapat merugikan Pelapor. Melalui langkah ini,                   harm the Whistleblower. Through these measures, the Bank
      Bank percaya dapat menciptakan lingkungan yang aman                          believes it can create a safe environment for Whistleblowers
      bagi pelapor untuk menyampaikan informasi terkait dugaan                     to submit information regarding alleged violations honestly and
      pelanggaran secara jujur dan bertanggung jawab.                              responsibly.




      Jumlah Pengaduan yang Masuk dan Diproses
      Submitted and Processed Complaints

      Di tahun 2025, Bank mendapatkan laporan yang masuk melalui                   In 2025, the Bank received reports, submitted through the
      mekanisme WBS dengan rincian sebagai berikut:                                WBS mechanism with the following details:


                                                 Penjelasan                                                              Jumlah
                                                 Explanation                                                              Total

       Jumlah pengaduan yang masuk                                                                                           6
       Submitted complaints
       Terindikasi Fraud                                                                                                     -
       Indicated Fraud
       Tidak terindikasi Fraud                                                                                               6
       Not indicated Fraud




                                                                    Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025     PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 477
                                                                                                                                                             474
   Tata Kelola Perusahaan yang Baik            Laporan Keberlanjutan                   Laporan Keuangan
   Good Corporate Governance                   Sustainability Report                   Financial Statements




Kesesuaian Penerapan GCG
Allo Bank terhadap Pedoman Tata
Kelola Perusahaan Terbuka
● Conformity of Allo Bank GCG Implementation with
  Governance Guidelines for Public Companies

                                                   Sebagai Perusahaan Terbuka, Allo Bank                      As a public company, Allo Bank is
                                                   berkomitmen menerapkan Pedoman                             committed to implementing the Public
                                                   Tata Kelola Perusahaan Terbuka yang                        Company        Governance       Guidelines,
                                                   mencakup 5 (lima) aspek, 8 (delapan)                       which cover five aspects, eight principles
                                                   prinsip Tata Kelola Perusahaan yang Baik,                  of Good Corporate Governance,
                                                   serta 25 (dua puluh lima) rekomendasi                      and     twenty-five      recommendations
                                                   penerapan aspek dan prinsip Tata Kelola                    for implementing these aspects and
                                                   Perusahaan yang Baik, sebagaimana                          principles, as stipulated in OJK Regulation
                                                   yang diatur dalam Peraturan OJK No.                        No. 21/POJK.04/2015 concerning the
                                                   21/POJK.04/2015 tentang Penerapan                          Implementation of Public Company
                                                   Pedoman Tata Kelola Perusahaan                             Governance Guidelines and OJK
                                                   Terbuka dan Surat Edaran OJK No. 32/                       Circular Letter No. 32/SEOJK.04/2015
                                                   SEOJK.04/2015 tentang Pedoman Tata                         concerning the Guidelines for Public
                                                   Kelola Perusahaan Terbuka.                                 Company Governance.

                                                   Penerapan Pedoman Tata Kelola                              The implementation of the Public
                                                   Perusahaan Terbuka di lingkup Bank                         Company Governance Guidelines within
                                                   pada tahun 2025 adalah sebagai                             the Bank in 2025 is as follows:
                                                   berikut:




Aspek I. Hubungan Perusahaan Terbuka dengan Pemegang Saham dalam Menjamin
                          Hak-hak Pemegang Saham
      Aspect I. Relationship of Publicly Listed Company with Shareholders in Guaranteeing
                                        Shareholders Rights

      Prinsip                     Rekomendasi                                              Pemenuhan: Terpenuhi atau Jelaskan
      Principle                  Recommendation                                             Compliance: Complied or Explained
Prinsip 1                 Perusahaan Terbuka memiliki cara             Terpenuhi | Compliance
Meningkatkan Nilai        atau prosedur teknis pengumpulan
Penyelenggaraan           suara (voting) baik secara                   Bank memiliki prosedur teknis pemungutan suara yang terdapat dalam tata tertib
RUPS.                     terbuka maupun tertutup yang                 RUPS. Mekanisme pemungutan suara disediakan bagi pemegang saham yang hadir
                          mengedepankan independensi, dan              secara fisik maupun secara elektronik melalui aplikasi eASY.KSEI.
Principle 1               kepentingan pemegang saham.
Increase the Value of                                                  Penghitungan hasil pemungutan suara dilakukan oleh pihak independen yaitu
GMS Holding.              Public Company has technical                 Biro Administrasi Efek PT Datindo Entrycom dan Notaris Dharma Akhyuzi. Dengan
                          procedures for voting either open or         demikian independensi dan kepentingan pemegang saham dapat terjaga dalam
                          closed that promote independence             proses pemungutan suara tersebut.
                          and the interests of shareholders.
                                                                       Tata Tertib RUPS dan tata cara voting di lokasi RUPS telah diunggah dalam situs web
                                                                       Bank sebelum RUPS dan dibagikan kepada pemegang saham saat memasuki ruang
                                                                       RUPS, serta dibacakan pada saat RUPS dimulai.

                                                                       The Bank has technical voting procedures as outlined in the GMS rules of procedure.
                                                                       Voting mechanisms are available to shareholders present in person or electronically
                                                                       through the eASY.KSEI application.




PT ALLO BANK INDONESIA TBK            2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 478
475                          Performa 2025               Laporan Manajemen              Profil Perusahaan            Analisis dan Pembahasan Manajemen
                             Performance 2025              Management Reports              Company Profile                 Management Discussion and Analysis




            Prinsip                        Rekomendasi                                       Pemenuhan: Terpenuhi atau Jelaskan
            Principle                     Recommendation                                      Compliance: Complied or Explained

                                                                         The vote count is conducted by independent parties, namely the Securities
                                                                         Administration Bureau, PT Datindo Entrycom, and Notary Dharma Akhyuzi. This
                                                                         ensures that shareholder independence and interests are safeguarded during the
                                                                         voting process.

                                                                         The GMS rules of procedure and voting procedures at the GMS location were
                                                                         uploaded to the Bank's website prior to the GMS and distributed to shareholders upon
                                                                         entering the GMS room. They were also read aloud at the commencement of the GMS.
                                  Seluruh anggota Direksi dan            Terpenuhi | Complied
                                  anggota Dewan Komisaris
                                  Perusahaan Terbuka hadir dalam         Seluruh anggota Direksi dan Dewan Komisaris Bank hadir dalam RUPST tanggal 10
                                  RUPST.                                 April 2025 dan dapat mewakili Bank untuk memberikan penjelasan kepada pemegang
                                                                         saham atas setiap agenda RUPST.
                                  All members of the Board of
                                  Directors and members of the           All members of the Bank's Board of Directors and Board of Commissioners were
                                  Board of Commissioners of the          present at the AGMS on April 10, 2025, and were able to represent the Bank in
                                  Public Company were present at         providing explanations to shareholders regarding each AGMS agenda item.
                                  the AGMS.
                                  Ringkasan risalah RUPS tersedia        Terpenuhi | Complied
                                  dalam Situs Web Perusahaan
                                  Terbuka paling sedikit selama 1        Bank mengunggah Ringkasan Risalah RUPS seusai penyelenggaraan RUPS ke situs
                                  (satu) tahun.                          web Bank dengan mematuhi ketentuan yang berlaku. Ringkasan Risalah RUPS
                                                                         tersedia di situs web Bank, baik dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris.
                                  A summary of the minutes of the
                                  GMS is available on the Public         The Bank uploads the Summary of the Minutes of the GMS to its website following the
                                  Company Website for at least 1         GMS, in compliance with applicable regulations. The Summary of the Minutes of the
                                  (one) year.                            GMS is available on the Bank's website in both Indonesian and English.
      Prinsip 2                   Perusahaan Terbuka memiliki suatu      Terpenuhi | Complied
      Meningkatkan                kebijakan komunikasi dengan
      Kualitas Komunikasi         pemegang saham atau investor.          Bank memiliki berbagai platform komunikasi kepada pemegang saham. Komunikasi
      Perusahaan Terbuka                                                 yang dilakukan oleh Bank diantaranya melalui pelaksanaan RUPS, Paparan Publik
      dengan Pemegang             Public Company has a                   (Public Expose), publikasi Laporan Keuangan Bulanan, Triwulanan dan Tahunan,
      Saham atau Investor.        communication policy with              Laporan Eksposur Risiko dan Permodalan, serta melakukan keterbukaan informasi
                                  shareholders or investors.             secara akurat dan tepat waktu. Bank juga menyediakan informasi alamat kantor pusat
      Principle 2                                                        dan cabang, alamat e-mail dan nomor telepon baik dalam situs web maupun Laporan
      Increase the Quality                                               Tahunan, akun Media Sosial, dan Contact Center sebagai sarana bagi pemegang
      of Public Company’s                                                saham maupun stakeholders lainnya agar dapat melakukan komunikasi dengan Bank
      Communications                                                     secara mudah.
      with Shareholders or
      Investors.                                                         The Bank has various communication platforms for shareholders. These
                                                                         communications include holding General Meetings of Shareholders (GMS), Public
                                                                         Exposes, publication of Monthly, Quarterly, and Annual Financial Reports, Risk
                                                                         Exposure and Capitalization Reports, and accurate and timely information disclosure.
                                                                         The Bank also provides head office and branch addresses, email addresses, and
                                                                         telephone numbers on its website and in its Annual Report, social media accounts,
                                                                         and a Contact Center to facilitate communication between shareholders and other
                                                                         stakeholders.
                                  Perusahaan Terbuka                     Terpenuhi | Complied
                                  mengungkapkan kebijakan
                                  komunikasi Perusahaan Terbuka          Bank menyediakan akses keterbukaan informasi melalui situs web resmi Perusahaan.
                                  dengan pemegang saham atau
                                  investor dalam Situs Web.              The Bank provides access to information disclosure through the Company's official
                                                                         website.
                                  Public Company discloses
                                  communication policy with
                                  shareholders or investors on the
                                  Website.




                                                                      Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025         PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 479
                                                                                                                                                                 476
   Tata Kelola Perusahaan yang Baik             Laporan Keberlanjutan                   Laporan Keuangan
   Good Corporate Governance                    Sustainability Report                   Financial Statements




                                   Aspek II. Fungsi dan Peran Dewan Komisaris
                          Aspect II. Function and Role of the Board of Commissioners

      Prinsip                      Rekomendasi                                              Pemenuhan: Terpenuhi atau Jelaskan
      Principle                   Recommendation                                             Compliance: Complied or Explained
Prinsip 3                 Penentuan jumlah anggota Dewan                Terpenuhi | Complied
Memperkuat                Komisaris mempertimbangkan
Keanggotaan dan           kondisi Perusahaan Terbuka.                   Bank telah memenuhi ketentuan yang berlaku bagi Perusahaan berdasarkan POJK
Komposisi Dewan                                                         No. 33/POJK.04/2014. Jumlah anggota Dewan Komisaris Bank berjumlah 3 orang,
Komisaris.                Determination of the number                   dimana 2 orang di antaranya merupakan Komisaris Independen. Jumlah anggota
                          of the Board of Commissioners                 Dewan Komisaris Bank tidak melebihi jumlah anggota Direksi.
Principle 3               members has considered the Public
Strengthen                Company’s condition.                          The Bank has complied with the applicable regulations for companies under POJK No.
Membership and                                                          33/POJK.04/2014. The Bank's Board of Commissioners consists of three members,
Composition                                                             two of whom are Independent Commissioners. The number of members on the Bank's
of the Board of                                                         Board of Commissioners does not exceed the number of members on the Board of
Commissioners.                                                          Directors.
                          Penentuan komposisi anggota                   Terpenuhi | Complied
                          Dewan Komisaris memperhatikan
                          keragaman keahlian, pengetahuan,              Dewan Komisaris Bank memiliki latar belakang yang beragam dalam hal keahlian,
                          dan pengalaman yang dibutuhkan.               pengetahuan dan pengalaman yang saling melengkapi dan bertujuan untuk
                                                                        mendukung perkembangan bisnis Bank. Hal tersebut dapat dilihat dari profil masing-
                          Determining the composition                   masing Dewan Komisaris.
                          of the members of the Board of
                          Commissioners takes into account              The Bank's Board of Commissioners has diverse backgrounds in terms of
                          the diversity of skills, knowledge            complementary expertise, knowledge, and experience, aimed at supporting the Bank's
                          and experience required.                      business development. This can be seen in the profiles of each Commissioner.
Prinsip 4                 Dewan Komisaris mempunyai                     Terpenuhi | Complied
Meningkatkan Kualitas     kebijakan penilaian sendiri (self-
Pelaksanaan Tugas         assessment) untuk menilai kinerja             Kebijakan penilaian kinerja Dewan Komisaris dan Komite di tingkat Dewan Komisaris
dan Tanggung Jawab        Dewan Komisaris.                              telah diatur dalam Piagam Komite Remunerasi dan Nominasi yang dapat diakses
Dewan Komisaris.                                                        melalui situs web Bank, serta diungkapkan dalam Bab Laporan Tata Kelola Perusahaan
                          The Board of Commissioners has                pada Laporan Tahunan ini.
Principle 4               its own self-assessment policy to
Enhance the               assess the performance of the                 The performance assessment policy for the Board of Commissioners and Committees
Quality of Board of       Board of Commissioners.                       within the Board of Commissioners is stipulated in the Remuneration and Nomination
Commissioners Duties                                                    Committee Charter, which can be accessed through the Bank's website and is
and Responsibilities                                                    disclosed in the Corporate Governance Report chapter of this Annual Report.
Implementation.
                          Kebijakan penilaian sendiri (self-            Terpenuhi | Complied
                          assessment) untuk menilai kinerja
                          Dewan Komisaris, diungkapkan                  Kebijakan penilaian kinerja Dewan Komisaris telah diatur dalam Piagam Komite
                          melalui Laporan Tahunan                       Remunerasi dan Nominasi, serta diungkapkan dalam Bab Laporan Tata Kelola
                          Perusahaan Terbuka.                           Perusahaan pada Laporan Tahunan ini.

                          The self-assessment policy for                The Board of Commissioners' performance assessment policy is stipulated in the
                          assessing the performance of                  Remuneration and Nomination Committee Charter and disclosed in the Corporate
                          the Board of Commissioners is                 Governance Report chapter of this Annual Report.
                          disclosed through the Annual
                          Report of the Public Company.
                          Dewan Komisaris mempunyai                     Terpenuhi | Complied
                          kebijakan terkait pengunduran diri
                          anggota Dewan Komisaris apabila               Piagam Dewan Komisaris Bank telah mengatur bagi anggota Dewan Komisaris yang
                          terlibat dalam kejahatan keuangan.            terlibat dalam kejahatan keuangan dan/atau tindak pidana lainnya agar mengundurkan
                                                                        diri dari jabatannya.
                          The Board of Commissioners has
                          a policy regarding the resignation            The Bank's Board of Commissioners Charter stipulates that members of the Board of
                          of members of the Board of                    Commissioners involved in financial crimes and/or other criminal acts must resign from
                          Commissioners if they are involved            their positions.
                          in financial crimes.
                          Dewan Komisaris atau Komite yang              Terpenuhi | Complied
                          menjalankan fungsi Remunerasi
                          dan Nominasi menyusun kebijakan               Kebijakan suksesi telah diatur dalam Piagam Komite Remunerasi dan Nominasi.
                          suksesi dalam proses Nominasi                 Nominasi anggota Dewan Komisaris, Direksi, dan Pihak Independen sebagai anggota
                          anggota Direksi.                              Komite Dewan Komisaris serta diungkapkan juga dalam Laporan Tahunan ini.

                          The Board of Commissioners or                 The succession policy is stipulated in the Remuneration and Nomination Committee
                          Committee that carries out the                Charter. Nominations for members of the Board of Commissioners, Directors, and
                          Remuneration and Nomination                   Independent Parties to the Board of Commissioners Committee are also disclosed in
                          function prepares a succession                this Annual Report.
                          policy in the process of Nominating
                          members of the Board of Directors.



PT ALLO BANK INDONESIA TBK            2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 480
477                           Performa 2025               Laporan Manajemen                 Profil Perusahaan              Analisis dan Pembahasan Manajemen
                             Performance 2025               Management Reports                  Company Profile                  Management Discussion and Analysis




                                                     Aspek III. Fungsi dan Peran Direksi
                                      Aspect III. Function and Role of the Board of Directors

            Prinsip                        Rekomendasi                                            Pemenuhan: Terpenuhi atau Jelaskan
            Principle                     Recommendation                                           Compliance: Complied or Explained
      Prinsip 5                   Penentuan jumlah anggota Direksi           Terpenuhi | Complied
      Memperkuat                  mempertimbangkan kondisi
      Keanggotaan dan             Perusahaan Terbuka serta efektivitas       Proses nominasi anggota Direksi Bank dilakukan dengan mempertimbangkan Kondisi
      Komposisi Direksi.          dalam pengambilan keputusan.               keuangan dan kemampuan Bank serta kebutuhan organisasi dan kompleksitas Bank.
                                                                             Direksi Bank berjumlah 3 orang atau sama dengan jumlah anggota Dewan Komisaris.
      Principle 5                 Determination of the number of
      Strengthening the           the Board of Directors members             The nomination process for members of the Bank's Board of Directors is conducted
      Membership and              has considered Public Company's            by considering the Bank's financial condition and capabilities, as well as the Bank's
      Composition of the          condition and effectiveness in             organizational needs and complexity. The Bank's Board of Directors consists of three
      Board of Directors.         decision making.                           members, equal to the number of members of the Board of Commissioners.
                                  Penentuan komposisi anggota                Terpenuhi | Complied
                                  Direksi memperhatikan keragaman
                                  keahlian, pengetahuan, dan                 Direksi Bank memiliki latar belakang yang beragam dalam hal keahlian, pengetahuan
                                  pengalaman yang dibutuhkan.                dan pengalaman yang bersifat saling melengkapi, dengan jumlah anggota Direksi
                                                                             sesuai dengan kebutuhan, ukuran, dan kompleksitas usaha Bank. Keberagaman
                                  Determination of the composition           tersebut dapat dilihat dari profil masing-masing Direksi.
                                  of Board of Directors members
                                  has considered diversity of skills,        The Bank's Board of Directors has diverse backgrounds in terms of complementary
                                  knowledge, and experience needed.          expertise, knowledge, and experience, with the number of Board members
                                                                             commensurate with the needs, size, and complexity of the Bank's business. This
                                                                             diversity is reflected in the profiles of each Director.
                                  Anggota Direksi yang membawahi             Terpenuhi | Complied
                                  bidang akuntansi atau keuangan
                                  memiliki keahlian dan/atau                 Direktur Keuangan, Operasional & Human Capital sebelumnya menjabat berbagai
                                  pengetahuan di bidang akuntansi.           posisi senior dalam beragam aspek operasional Bank dan telah memenuhi kriteria
                                                                             memiliki keahlian dan/atau pengetahuan di bidang akuntansi dan/atau keuangan.
                                  Board of Directors Member in
                                  charge of accounting or finance            The Director of Finance, Operations & Human Capital previously held various senior
                                  has expertise and/or knowledge in          positions in various aspects of the Bank's operations and has met the criteria for
                                  accounting.                                expertise and/or knowledge in accounting and/or finance.
      Prinsip 6                   Direksi mempunyai kebijakan                Terpenuhi | Complied
      Meningkatkan Kualitas       penilaian sendiri (self-assessment)
      Pelaksanaan Tugas           untuk menilai kinerja Direksi.             Kebijakan penilaian kinerja Direksi telah diatur dalam Piagam Komite Remunerasi dan
      dan Tanggung Jawab                                                     Nominasi, yang dapat diakses melalui situs web Bank.
      Direksi.                    Board of Directors has its own self-
                                  assessment policy to assess their          The Board of Directors' performance assessment policy is regulated in the
      Principle 6                 performance.                               Remuneration and Nomination Committee Charter, which can be accessed through
      Enhance the                                                            the Bank's website.
      Quality of Board
                                  Kebijakan penilaian sendiri (self-         Terpenuhi | Complied
      of Directors Duties
                                  assessment) untuk menilai kinerja
      and Responsibilities
                                  Direksi diungkapkan melalui laporan        Kebijakan penilaian kinerja Direksi telah diatur dalam Piagam Komite Remunerasi dan
      Implementation
                                  tahunan Perusahaan Terbuka.                Nominasi, serta diungkapkan pada Bab Laporan Tata Kelola Perusahaan di Laporan
                                                                             Tahunan ini.
                                  The self-assessment policy for
                                  assessing the performance of the           The Board of Directors' performance assessment policy is stipulated in the
                                  Board of Directors is disclosed in         Remuneration and Nomination Committee Charter and disclosed in the Corporate
                                  the annual report of the Public            Governance Report chapter of this Annual Report.
                                  Company.
                                  Direksi mempunyai kebijakan terkait        Terpenuhi | Complied
                                  pengunduran diri anggota Direksi
                                  apabila terlibat dalam kejahatan           Piagam Direksi Bank telah mengatur bagi anggota Direksi yang terlibat dalam
                                  keuangan.                                  kejahatan keuangan dan/atau tindak pidana lainnya agar mengundurkan diri dari
                                                                             jabatannya.
                                  The Board of Directors has a policy
                                  regarding the resignation of Board         The Bank's Board of Directors Charter stipulates that members of the Board of
                                  of Directors members if they are           Directors involved in financial crimes and/or other criminal acts must resign from their
                                  involved in financial crimes.              positions.




                                                                         Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025            PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 481
                                                                                                                                                                     478
   Tata Kelola Perusahaan yang Baik              Laporan Keberlanjutan                    Laporan Keuangan
   Good Corporate Governance                     Sustainability Report                    Financial Statements




                                   Aspek IV: Partisipasi Pemangku Kepentingan
                                             Aspect IV: Stakeholders' Participation


      Prinsip                      Rekomendasi                                                Pemenuhan: Terpenuhi atau Jelaskan
      Principle                   Recommendation                                               Compliance: Complied or Explained

Prinsip 7                 Perusahaan Terbuka memiliki                    Terpenuhi | Complied
Meningkatkan              kebijakan untuk mencegah
Aspek Tata Kelola         terjadinya insider trading.                    Untuk mencegah terjadinya Insider Trading, Bank telah memiliki kebijakan dan
Perusahaan melalui                                                       melakukan pengecekan kepatuhan terhadap aktivitas bisnis, operasional dan
Partisipasi Pemangku      Public Company has a policy to                 bidang-bidang lainnya yang penting termasuk kepatuhan terhadap aturan Larangan
Kepentingan.              prevent insider trading.                       Perdagangan dengan informasi orang dalam.

Principle 7                                                              To prevent insider trading, the Bank has policies in place and conducts compliance
Improve Corporate                                                        checks on business activities, operations, and other critical areas, including
Governance Aspect                                                        compliance with the Prohibition on Trading with Insider Information.
through Stakeholders’
                          Perusahaan Terbuka memiliki                    Terpenuhi | Complied
participation.
                          kebijakan anti korupsi dan anti
                          fraud.                                         Bank telah memiliki Unit Anti Fraud yang bertugas merumuskan kerangka kerja, tata
                                                                         kelola, dan penerapan strategi anti korupsi dan anti-fraud. Penjelasan lebih lanjut
                          Public Company has anticorruption              mengenai peran unit Anti Fraud telah diungkapkan pada Bab Laporan Tata Kelola
                          and anti-fraud policy.                         Perusahaan di Laporan Tahunan ini.

                                                                         The Bank has an Anti-Fraud Unit tasked with formulating the framework, governance,
                                                                         and implementation of anti-corruption and anti-fraud strategies. Further explanation of
                                                                         the Anti-Fraud Unit's role is provided in the Corporate Governance Report chapter of
                                                                         this Annual Report.
                          Perusahaan Terbuka memiliki                    Terpenuhi | Complied
                          kebijakan tentang seleksi dan
                          peningkatan kemampuan pemasok                  Bank telah memiliki Kebijakan tentang kualifikasi, verifikasi, dan evaluasi hubungan
                          atau vendor.                                   dengan pemasok. Di samping itu, Kode Etik juga menegaskan aturan mengenai
                                                                         hubungan tersebut.
                          Public Companies have policies
                          regarding the selection and                    The Bank has a policy regarding the qualification, verification, and evaluation of
                          improvement of supplier or vendor              supplier relationships. In addition, the Code of Ethics also outlines the rules regarding
                          capabilities.                                  these relationships.
                          Perusahaan Terbuka memiliki                    Terpenuhi | Complied
                          kebijakan tentang pemenuhan hak-
                          hak kreditur.                                  Pemenuhan hak-hak kreditur diatur secara rinci dalam Perjanjian Kredit yang dibuat
                                                                         antara Bank dengan Kreditur.
                          Public Companies have policies
                          regarding the fulfillment of creditors'        The fulfillment of creditor rights is regulated in detail in the Credit Agreement between
                          rights.                                        the Bank and the Creditor.
                          Perusahaan Terbuka memiliki                    Terpenuhi | Complied
                          kebijakan sistem Whistleblowing.
                                                                         Bank telah memiliki Kebijakan dan sistem Pelaporan pelanggaran (Whistleblowing
                          Public Companies have a                        System) yang telah diunggah dalam situs web Bank dan diungkapkan lebih lanjut pada
                          Whistleblowing system policy.                  Bab Laporan Tata Kelola Perusahaan di Laporan Tahunan ini.

                                                                         The Bank has a Whistleblowing Policy and System, which has been uploaded to the
                                                                         Bank's website and is further disclosed in the Corporate Governance Report chapter of
                                                                         this Annual Report.
                          Perusahaan Terbuka memiliki                    Terpenuhi | Complied
                          kebijakan pemberian insentif
                          jangka panjang kepada Direksi dan              Bank memiliki kebijakan pemberian insentif jangka panjang yang tertuang dalam
                          karyawan.                                      kebijakan internal.

                          Public Companies have a policy of              The Bank has a long-term incentive policy outlined in its internal policies.
                          providing long-term incentives to
                          Directors and employees.




PT ALLO BANK INDONESIA TBK             2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 482
479                             Performa 2025            Laporan Manajemen              Profil Perusahaan             Analisis dan Pembahasan Manajemen
                            Performance 2025               Management Reports               Company Profile                 Management Discussion and Analysis




                                                       Aspek V. Keterbukaan Informasi
                                                        Aspect V. Information Disclosure

            Prinsip                        Rekomendasi                                        Pemenuhan: Terpenuhi atau Jelaskan
            Principle                     Recommendation                                       Compliance: Complied or Explained

      Prinsip 8                    Perusahaan Terbuka memanfaatkan       Terpenuhi | Complied
      Meningkatkan                 penggunaan teknologi informasi
      Pelaksanaan                  secara lebih luas selain Situs        Bank menggunakan media sosial, situs web resmi Perusahaan dan situs/platform BEI
      Keterbukaan Informasi.       Web sebagai media keterbukaan         sebagai sebagai saluran media untuk keterbukaan informasi. Penjelasan lebih lanjut
                                   informasi.                            mengenai Akses Informasi dan Data Perusahaan telah diungkapkan dalam Laporan
      Principle 8                                                        Tahunan ini.
      Improve the                  Public Company utilizes the
      Implementation of            information technology more widely    The Bank uses social media, the Company's official website, and the IDX website/
      Information Disclosure.      in addition to the website as a       platform as channels for information disclosure. Further details regarding Access to
                                   media for information disclosure.     Company Information and Data are disclosed in this Annual Report.
                                   Laporan Tahunan Perusahaan            Terpenuhi | Complied
                                   Terbuka mengungkapkan pemilik
                                   manfaat akhir dalam kepemilikan       Bank mengungkapkan pemilik manfaat akhir dalam kepemilikan saham Perusahaan
                                   saham Perusahaan Terbuka paling       sebagaimana tercantum dalam Laporan Tahunan ini.
                                   sedikit 5% (lima persen), selain
                                   pengungkapan pemilik manfaat          The Bank discloses the ultimate beneficial owners of the Company's shares as stated in
                                   akhir dalam kepemilikan saham         this Annual Report.
                                   Perusahaan Terbuka melalui
                                   pemegang saham utama dan
                                   pengendali.

                                   The Public Company Annual Report
                                   discloses the ultimate beneficial
                                   owners in the ownership of shares
                                   in the Public Company of at least
                                   5% (five percent), in addition to
                                   disclosing the ultimate beneficial
                                   owners in the ownership of shares
                                   in the Public Company through
                                   major and controlling shareholders.




                                                                      Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025          PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 483
                                                                                                                                                      480
      Tata Kelola Perusahaan yang Baik             Laporan Keberlanjutan              Laporan Keuangan
      Good Corporate Governance                    Sustainability Report              Financial Statements




Transparansi Praktik
Bad Governance
● Transparency of Bad Governance Practice

                                                      Selama tahun 2025, berikut adalah                      During 2025, the following are the
                                                      kesesuaian tindakan ataupun kebijakan                  appropriate actions or policies related to
                                                      yang berkaitan dengan praktik Bad                      Bad Corporate Governance practices in
                                                      Corporate Governance selaras dengan                    line with the Bank's efforts to implement
                                                      upaya    Bank    untuk   menerapkan                    Good Corporate Governance as
                                                      Tata Kelola Perusahaan yang Baik                       reflected in the table below:
                                                      sebagaimana tercermin pada tabel di
                                                      bawah ini:


                                                                 Praktik                                                           Keterangan
No.
                                                                 Practice                                                          Description

  1        Laporan atas aktivitas Perseroan yang mencemari lingkungan
           Reports on the Company's activities that pollute the environment
                                                                                                                                        ×
  2        Perkara penting yang sedang dihadapi oleh Perseroan, entitas anak, anggota Direksi dan/atau anggota Dewan
           Komisaris yang sedang menjabat tidak diungkapkan dalam Laporan Tahunan
                                                                                                                                        ×
           Important cases being faced by the Company, its subsidiaries, members of the Board of Directors and/or
           members of the Board of Commissioners who are currently serving are not disclosed in the Annual Report
  3        Ketidakpatuhan dalam pengungkapan pemenuhan kewajiban perpajakan
           Non-compliance in disclosing the tax obligations fulfillment
                                                                                                                                        ×
 4         Ketidaksesuaian penyajian Laporan Tahunan dengan peraturan yang berlaku
           Inconsistency in the presentation of the Annual Report with applicable regulations
                                                                                                                                        ×
 5         Tidak terdapat pengungkapan segmen operasi pada Laporan Keuangan
           There is no disclosure of operating segments in the Financial Report
                                                                                                                                        ×
 6         Kasus terkait buruh dan karyawan
           Cases related to workers and employees
                                                                                                                                        ×
  7        Ketidaksesuaian antara Buku Laporan Tahunan dengan Laporan Tahunan Digital
           Incompatibility between the Annual Report Book and the Digital Annual Report
                                                                                                                                        ×
Keterangan | Description:
✓  = ada | yes
×  = tidak ada | nothing




PT ALLO BANK INDONESIA TBK               2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 484
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025   PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 485
                                            Laporan
                                                                            06
                                       Keberlanjutan
                                                                Sustainability
                                                                      Report




PT ALLO BANK INDONESIA TBK   2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 486
483                            Performa 2025             Laporan Manajemen                Profil Perusahaan         Analisis dan Pembahasan Manajemen
                               Performance 2025            Management Reports                 Company Profile           Management Discussion and Analysis




  Ikhtisar Kinerja
  Keberlanjutan 2025
  ● 2025 Sustainable Performance Highlights

      Deskripsi                                                        Satuan
                                                                                                  2025                 2024                    2023
      Description                                                       Unit



      Kinerja Aspek Ekonomi [OJK B.1]
      Economic Aspect Performance [OJK B.1]


      Pendapatan Operasional Bank*                                   Juta Rupiah                      1.961.863          1.446.728                  1.159.330
      Bank Operating Income*                                      Millions of Rupiah

      Laba (Rugi) Bersih Bank*                                       Juta Rupiah                          574.261          467.106                  444.566
      Bank Net Income (Loss)*                                     Millions of Rupiah


      Kinerja Aspek Ekonomi Terkait Keberlanjutan
      Economic Aspect Performance Related to Sustainability


      Jenis Produk yang Memenuhi Kriteria Kegiatan Usaha             Unit produk                                -                 -                          -
      Berkelanjutan (KKUB)                                           Product Unit
      Type of Products that Meet the Sustainable Business
      Activities Criteria (KKUB)

      Nominal Produk dan/atau Jasa yang Memenuhi                   Jutaan Rupiah                                -                 -                          -
      Kriteria Kegiatan Usaha Berkelanjutan (KKUB)                Millions of Rupiah
      Nominal of Products and/or Services that Meet the
      Sustainable Business Activities Criteria (KKUB)


      Persentase total portofolio kegiatan usaha berkelanjutan terhadap total portofolio (%):
      Percentage of Total Portfolio of Sustainable Business Activities Compared to Total Portfolio (%):


      A.   Penghimpunan Dana                                           Persen                                   -                 -                          -
           Fundrasing                                                  Percent

      B.   Penyaluran Dana                                             Persen                                   -                 -                          -
           Fund Distribution                                           Percent

      Kinerja Keuangan Inklusif**
      Inclusive Financial Performance**

      Perkembangan Laku Pandai:
      Laku Pandai Development:

      A.   Jumlah Agen                                                   Agen                                   -                 -                          -
           Total Agents                                                 Agents

      B.   Nominal Produk dan/atau Jasa yang Disediakan            Jutaan Rupiah                                -                 -                          -
           oleh Agen                                              Millions of Rupiah
           Nominal of Products and/or Services Provided
           by Agents




                                                                      Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025      PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 487
   Tata Kelola Perusahaan yang Baik
                                                                                                                                       484
                                                Laporan Keberlanjutan             Laporan Keuangan
   Good Corporate Governance                    Sustainability Report             Financial Statements




Deskripsi                                                        Satuan
                                                                                        2025                 2024         2023
Description                                                       Unit



Kinerja Aspek Lingkungan [OJK B.2]
Environmental Aspect Performance [OJK B.2]


Biaya penggunaan BBM                                        Jutaan Rupiah                           275             368          225
Fuel Costs                                                 Millions of Rupiah

Biaya penggunaan listrik                                    Jutaan Rupiah                          3.458            972          179
Electricity Costs                                          Millions of Rupiah

Biaya Penggunaan Air                                        Jutaan Rupiah                            114            90           50
Water Costs                                                Millions of Rupiah

Dana/CSR Bidang Lingkungan                                  Jutaan Rupiah                            281            215          195
Cost/CSR in Environmental Aspects                          Millions of Rupiah


Kinerja Aspek Sosial [OJK B.3]
Social Aspect Performance [OJK B.3]


Jumlah Bidang Lingkungan                                      Pria (Orang)                          349             302          233
Total Employees                                               Male (People)

                                                             Wanita (Orang)                          189            173          147

Pengurus Kantor Pusat Bank Berdasarkan Jenis                  Pria (Orang)                           20              23           23
Kelamin                                                       Male (People)
Bank’s Head Office Management Based on
Gender                                                       Wanita (Orang)                              7           8            8
                                                             Female (People)

Kepala Kantor Cabang Berdasarkan Jenis Kelamin                Pria (Orang)                               2            2            2
Heads of Branch Offices Based on Gender                       Male (People)

                                                             Wanita (Orang)                              0           0            0
                                                             Female (People)

* Data diambil dari Laporan Tahunan Bank | This data is taken from the Bank’s Annual Report
** Data diambil dari Laporan Laku Pandai | This data is taken from the Laku Pandai Annual Report




PT ALLO BANK INDONESIA TBK            2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 488
485                   Performa 2025           Laporan Manajemen            Profil Perusahaan          Analisis dan Pembahasan Manajemen
                      Performance 2025          Management Reports            Company Profile              Management Discussion and Analysis




  Penjelasan
  Direksi
  ● Board of Directors' Explanation [OJK D.1]


  Komitmen manajemen dan
  karyawan Allo Bank dalam
  menjalankan Rencana
  Bisnis Bank 2025 meraih                                                           The commitment of Allo Bank’s
                                                                                    management and employees to
  kinerja positif dengan
                                                                                    implementing the Bank’s 2025
  pertumbuhan pendapatan,                                                           Business Plan has yielded positive

  DPK, pembiayaan, dan laba                                                         results, with significant growth
                                                                                    in revenue, customer deposits,
  bersih yang signifikan.                                                           financing, and net profit.



                               Puji syukur kami haturkan kepada Tuhan Yang          We extend our gratitude to God Almighty
      Pemegang                 Maha Esa, atas rahmat dan karunia-Nya, PT            for His grace and blessings, which have
      Saham dan                Allo Bank Indonesia Tbk berhasil menutup             enabled PT Allo Bank Indonesia Tbk to close
      Pemangku                 tahun 2025 dengan pencapaian kinerja                 the fiscal year 2025 with commendable
      Kepentingan
                               yang membanggakan. Sepanjang tahun                   performance achievements. Throughout the
      yang Terhormat,
                               berjalan, jumlah nasabah juga menunjukkan            year, the number of customers increased
      Dear                     peningkatan signifikan, yang mencerminkan            significantly, reflecting the growing public
      Shareholders             kepercayaan masyarakat yang terus tumbuh             trust in Allo Bank’s banking products and
      and                      terhadap layanan dan produk perbankan                services. This increase in customers was
      Stakeholders,            Allo Bank. Kenaikan jumlah nasabah ini juga          accompanied by growth in interest income,
                               sejalan dengan pertumbuhan pendapatan                net operating income, net profit, and total
                               bunga, pendapatan operasional neto,                  assets—demonstrating the consistency and
                               laba bersih, dan total aset, yang menjadi            effectiveness of management’s strategy as
                               bukti konsistensi dan ketepatan strategi             well as the dedication of all employees in
                               manajemen serta dedikasi seluruh karyawan            executing the Company’s strategic initiatives.
                               dalam      menjalankan     inisiatif strategis
                               perusahaan.

                               Secara keseluruhan, total aset mencapai              Overall, total assets achieved the targets set
                               target yang telah ditetapkan, begitu pula            at the beginning of the year, as did third-
                               dengan dana pihak ketiga, pendapatan                 party funds, operating income, and net profit.
                               operasional, dan laba bersih. Pencapaian ini         These achievements underscore Allo Bank’s
                               menunjukkan kemampuan Allo Bank dalam                ability to sustain growth while optimizing
                               menjaga pertumbuhan yang berkelanjutan               operational efficiency. Although interest




                                                          Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025     PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 489
                                                                            Ari
                                                                            Yanuanto
                                                                            Asah
                                                                            Plt.Direktur Utama
                                                                            Acting President
                                                                            Director




PT ALLO BANK INDONESIA TBK   2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 490
487                   Performa 2025          Laporan Manajemen           Profil Perusahaan          Analisis dan Pembahasan Manajemen
                     Performance 2025         Management Reports            Company Profile              Management Discussion and Analysis




  sekaligus mengoptimalkan efisiensi operasional. Meskipun             expenses, operating expenses, and impairment losses on
  terdapat peningkatan beban bunga, biaya operasional, dan             financial assets increased compared to the previous year, the
  biaya kerugian penurunan nilai aset keuangan dibanding               Bank’s earnings and revenue performance continue to reflect a
  tahun sebelumnya, pencapaian laba dan pendapatan tetap               strong financial foundation.
  mencerminkan fondasi keuangan yang kuat.

  Keberhasilan sepanjang tahun 2025 ini merupakan refleksi dari        The success achieved throughout 2025 represents the
  sinergi antara manajemen yang visioner dan karyawan yang             synergy between visionary leadership and highly committed
  berdedikasi tinggi. Semua capaian tersebut mendorong Allo            employees. These accomplishments further motivate Allo
  Bank untuk terus meningkatkan kualitas layanan, memperluas           Bank to continuously enhance service quality, expand its
  jangkauan produk, serta menghadirkan nilai tambah bagi               product offerings, and create added value for customers and
  nasabah dan pemangku kepentingan. Dengan optimisme                   stakeholders. With strong optimism, we look ahead to the
  yang tinggi, kami menyongsong tahun-tahun berikutnya untuk           coming years to sustain our growth momentum and strengthen
  mempertahankan momentum pertumbuhan dan memperkuat                   Allo Bank’s position as one of Indonesia’s leading banking
  posisi Allo Bank sebagai salah satu lembaga perbankan                institutions.
  terkemuka di Indonesia.

  Dukungan Allo Bank terhadap Keuangan                                 Allo Bank’s Support for Sustainable Finance
  Berkelanjutan

  Indonesia berkomitmen untuk melaksanakan pembangunan                 Indonesia is committed to implementing sustainable
  berkelanjutan sesuai amanat perundang-undangan, terutama             development in accordance with prevailing laws and regulations,
  Undang-Undang No. 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan             particularly Law No. 32 of 2009 on Environmental Protection
  Pengelolaan Lingkungan Hidup. Pembangunan berkelanjutan              and Management. Sustainable development is defined as
  didefinisikan sebagai upaya yang terencana dan sadar untuk           a planned and conscious effort to integrate environmental,
  mengintegrasikan aspek lingkungan, sosial, dan ekonomi ke            social, and economic aspects into development strategies to
  dalam strategi pembangunan, dengan tujuan memastikan                 ensure environmental sustainability as well as the welfare and
  keberlanjutan lingkungan serta kesejahteraan dan kualitas            quality of life of present and future generations. Within this
  hidup generasi sekarang dan mendatang. Dalam kerangka                framework, the Government has issued various regulations,
  ini, pemerintah telah menerbitkan berbagai regulasi, termasuk        including Financial Services Authority Regulation No. 51/
  Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 51/POJK.03/2017                 POJK.03/2017 concerning the Implementation of Sustainable
  tentang Penerapan Keuangan Berkelanjutan Bagi Lembaga                Finance for Financial Services Institutions, Issuers, and Public
  Jasa Keuangan, Emiten, dan Perusahaan Publik atau POJK               Companies (POJK on Sustainable Finance). This regulation
  Keuangan Berkelanjutan. Regulasi ini mewajibkan Allo Bank            requires Allo Bank, as a public company, to implement
  sebagai perusahaan publik untuk menerapkan prinsip-prinsip           sustainable finance principles effective 1 January 2021, thereby
  keuangan berkelanjutan mulai 1 Januari 2021 sehingga                 promoting economic growth that balances economic, social,
  mendorong pertumbuhan ekonomi yang seimbang antara                   and environmental interests.
  kepentingan ekonomi, sosial, dan lingkungan.

  Dukungan Allo Bank terhadap keuangan berkelanjutan                   Allo Bank’s support for sustainable finance is realized through
  diwujudkan melalui penyusunan Rencana Aksi Keuangan                  the formulation of its Sustainable Finance Action Plan
  Berkelanjutan (RAKB), yang menjadi bagian integral dari Rencana      (RAKB), which forms an integral part of the Bank’s Business
  Bisnis Bank. Melalui RAKB, Allo Bank merumuskan program,             Plan. Through the RAKB, Allo Bank establishes programs,
  kebijakan, dan inisiatif strategis untuk mengimplementasikan         policies, and strategic initiatives to implement sustainable
  prinsip keuangan berkelanjutan, termasuk pengalokasian               finance principles, including the allocation of funds to finance
  dana untuk membiayai program Tanggung Jawab Sosial dan               Corporate Social and Environmental Responsibility (TJSL)
  Lingkungan (TJSL). Selain itu, operasional kantor yang berbasis      programs. Furthermore, the Bank’s digitally based office
  digital dirancang ramah lingkungan dengan penggunaan                 operations are designed to be environmentally friendly,
  energi lebih efisien, emisi lebih rendah, pemanfaatan air            featuring more efficient energy use, lower emissions, optimized
  yang optimal, serta pengurangan limbah. Upaya ini juga               water utilization, and waste reduction. These efforts are
  didukung oleh pengembangan produk dan layanan keuangan               also supported by the development of sustainable financial
  berkelanjutan, edukasi nasabah, serta adopsi delapan prinsip         products and services, customer education initiatives, and the
  panduan keberlanjutan, mulai dari investasi bertanggung jawab        adoption of eight guiding sustainability principles, ranging from
  hingga koordinasi dan kolaborasi dengan berbagai pihak.              responsible investment to coordination and collaboration with
                                                                       various stakeholders.




                                                        Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025     PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 491
    Tata Kelola Perusahaan yang Baik
                                                                                                                                              488
                                                Laporan Keberlanjutan            Laporan Keuangan
    Good Corporate Governance                   Sustainability Report            Financial Statements




Budaya keberlanjutan menjadi landasan bagi seluruh aktivitas                 A culture of sustainability serves as the foundation for all
dan pengambilan keputusan di Allo Bank. Untuk mendapatkan                    activities and decision-making processes at Allo Bank. To
hasil terbaik, Allo Bank secara aktif mensosialisasikan budaya ini           achieve optimal outcomes, the Bank actively promotes this
melalui situs resmi, media sosial, pertemuan internal maupun                 culture through its official website, social media platforms,
eksternal, serta kolaborasi dengan mitra kerja dan masyarakat.               internal and external meetings, as well as collaborations with
Dalam praktiknya, budaya keberlanjutan diwujudkan melalui                    business partners and the broader community. In practice, this
layanan yang setara kepada nasabah, penghormatan                             sustainability culture is reflected in equal service to customers,
terhadap hak asasi manusia, program CSR, kantor ramah                        respect for human rights, CSR programs, environmentally
lingkungan, dan penciptaan lingkungan kerja yang aman dan                    friendly offices, and the creation of a safe and healthy work
sehat sesuai prinsip Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3).                   environment in accordance with Occupational Health and
Dengan pendekatan menyeluruh ini, Allo Bank menegaskan                       Safety (OHS) principles. Through this comprehensive approach,
komitmennya untuk menjadi lembaga keuangan yang tidak                        Allo Bank reaffirms its commitment to becoming a financial
hanya mengedepankan kinerja, tetapi juga keberlanjutan bagi                  institution that prioritizes not only performance, but also long-
masyarakat dan lingkungan.                                                   term sustainability for society and the environment.

Kebijakan Allo Bank untuk Merespons Tantangan                                Allo Bank’s Policy in Responding to Challenges in
dalam Pemenuhan Strategi Keberlanjutan                                       Achieving Its Sustainability Strategy

Pada tahun 2025, industri perbankan Indonesia berada dalam                   In 2025, Indonesia’s banking industry operates within an
lanskap yang semakin dinamis akibat percepatan transformasi                  increasingly dynamic landscape driven by accelerated digital
digital, perubahan perilaku konsumen, serta tekanan global                   transformation, shifting consumer behavior, and complex
yang kompleks. Dalam konteks tersebut, Allo Bank merespons                   global pressures. In this context, Allo Bank responds to these
tantangan dengan memperkuat arah kebijakan keberlanjutan                     challenges by strengthening sustainability policies that are
yang terintegrasi dengan strategi bisnis digitalnya. Transformasi            fully integrated with its digital business strategy. Technological
teknologi seperti pemanfaatan kecerdasan buatan (AI),                        transformation—such as the utilization of Artificial Intelligence
blockchain, serta penguatan infrastruktur dan keamanan siber                 (AI), blockchain, and the enhancement of infrastructure and
menjadi bagian penting dalam memastikan operasional Bank                     cybersecurity—forms a critical component in ensuring that
tetap andal, aman, dan adaptif terhadap kebutuhan nasabah                    the Bank’s operations remain reliable, secure, and adaptive to
yang terus berkembang.                                                       evolving customer needs.

Di tengah ketidakpastian ekonomi global dan meningkatnya                     Amid global economic uncertainty and heightened risks arising
risiko akibat dinamika geopolitik serta fluktuasi harga komoditas,           from geopolitical dynamics and commodity price volatility,
Allo Bank menempatkan prinsip kehati-hatian sebagai fondasi                  Allo Bank places prudence at the core of its risk management
pengelolaan risiko. Tekanan terhadap kualitas aset dan potensi               framework. Pressure on asset quality and the potential increase
peningkatan risiko kredit diantisipasi melalui pendekatan selektif           in credit risk are addressed through a selective approach to
dalam ekspansi pembiayaan. Allo Bank memilih untuk menahan                   financing expansion. Rather than pursuing aggressive credit
laju pertumbuhan kredit secara agresif dan lebih berfokus pada               growth, Allo Bank adopts a measured growth strategy, focusing
pembiayaan berbasis ekosistem digital, seperti paylater dan                  on ecosystem-based financing such as paylater services and
kredit digital terintegrasi, guna menjaga kualitas aset sekaligus            integrated digital lending. This approach enables the Bank
mendukung pertumbuhan yang sehat dan berkelanjutan.                          to safeguard asset quality while supporting sustainable and
                                                                             healthy growth.

Sebagai bagian dari strategi keberlanjutan, Allo Bank juga                   As part of its sustainability strategy, Allo Bank also strengthens
memperkuat kolaborasi dengan mitra strategis, baik di dalam                  collaboration with strategic partners, both within and beyond
maupun di luar ekosistem CT Corp. Implementasi model open                    the CT Corp ecosystem. The implementation of an open
banking dan pendekatan ecosystem-first memungkinkan Bank                     banking model and an ecosystem-first approach enables the
memperluas akses layanan keuangan sekaligus meningkatkan                     Bank to expand access to financial services while enhancing
inklusi keuangan, terutama bagi segmen retail dan emerging                   financial inclusion, particularly for retail customers and the
middle class. Dengan memanfaatkan basis pelanggan yang                       emerging middle-class segment. By leveraging a broader
lebih luas serta integrasi layanan digital, Bank berupaya                    customer base and integrated digital services, the Bank strives
menghadirkan produk yang relevan, efisien, dan bernilai                      to deliver relevant, efficient, and value-added financial products
tambah bagi masyarakat.                                                      to the community.

Selaras dengan Rencana Bisnis Bank 2025, Allo Bank                           In line with the 2025 Bank Business Plan, Allo Bank operates
menjalankan model bisnis hibrida yang mengintegrasikan                       a hybrid business model that integrates Retail and Wholesale
segmen Retail dan Wholesale secara beriringan. Strategi digital-             segments in parallel. A digital-first strategy remains the primary
first menjadi prioritas utama dalam pengembangan produk                      focus in product and service development, underpinned by
dan layanan, dengan tetap mengedepankan tiga pilar utama,                    three key pillars: Acquisition, Engagement, and Monetization.



  PT ALLO BANK INDONESIA TBK           2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 492
489                   Performa 2025          Laporan Manajemen           Profil Perusahaan          Analisis dan Pembahasan Manajemen
                     Performance 2025         Management Reports            Company Profile              Management Discussion and Analysis




  yaitu Acquisition, Engagement, dan Monetization. Optimalisasi        The optimization of data analytics and Artificial Intelligence (AI)
  data analytics dan Artificial Intelligence (AI) dilakukan untuk      supports more accurate customer insights while strengthening
  menghasilkan customer insight yang lebih akurat sekaligus            the early warning system in risk management, ensuring that
  memperkuat sistem peringatan dini (early warning system)             asset growth is achieved within a measured risk profile.
  dalam manajemen risiko sehingga pertumbuhan aset dapat
  dicapai dengan profil risiko yang terukur.

  Pada akhirnya, kebijakan ini mencerminkan komitmen Allo              Ultimately, these policies reflect Allo Bank’s commitment to
  Bank untuk bertumbuh secara selektif namun konsisten dalam           achieving selective yet consistent growth within a sustainability
  kerangka keberlanjutan. Penguatan tata kelola perusahaan             framework. Strengthening Good Corporate Governance,
  (Good Corporate Governance), pengembangan sumber daya                developing human capital, and integrating sustainability
  manusia, serta integrasi aspek keberlanjutan dalam proses            aspects into business processes form an integral part of the
  bisnis menjadi bagian tak terpisahkan dari strategi jangka           Bank’s long-term strategy. Through this approach, Allo Bank
  panjang Bank. Dengan pendekatan tersebut, Allo Bank                  remains confident in its ability to maintain business resilience,
  optimis dapat menjaga ketahanan usaha, mendukung inklusi             support financial inclusion, and create sustainable economic
  keuangan, serta menciptakan nilai ekonomi yang berkelanjutan         value for all stakeholders.
  bagi seluruh pemangku kepentingan.

  Penerapan Keuangan Berkelanjutan Tahun 2025                          Implementation of Sustainable Finance in 2025

  Selama tahun 2025, Allo Bank berkomitmen penuh dalam                 Throughout 2025, Allo Bank remained fully committed to
  mengimplementasikan keuangan berkelanjutan dengan                    implementing sustainable finance by aligning economic,
  menyelaraskan aspek ekonomi, lingkungan, dan sosial. Inisiatif       environmental, and social aspects in a balanced manner. These
  tersebut membuahkan hasil sebagai berikut:                           initiatives delivered the following results:

  Kinerja Aspek Ekonomi                                                Economic Performance
  Sebagai bagian dari komitmen terhadap pengelolaan usaha              As part of its commitment to prudent business management,
  yang prudent, Allo Bank Indonesia Tbk secara konsisten               PT Allo Bank Indonesia Tbk consistently formulates a
  merumuskan Rencana Bisnis Bank (RBB) secara komprehensif             comprehensive and measurable Bank Business Plan (RBB),
  dan terukur dengan mengedepankan prinsip kehati-                     emphasizing prudential principles and robust risk management.
  hatian serta manajemen risiko. Rencana tersebut memuat               The plan outlines the Bank’s business development direction
  arah pengembangan usaha beserta strategi implementasi                and implementation strategies designed to achieve established
  yang dirancang untuk mencapai target sesuai jadwal                   targets within the predetermined timeframe. In its preparation,
  yang telah ditetapkan. Dalam penyusunannya, Allo Bank                Allo Bank carefully considers various external and internal
  mempertimbangkan berbagai faktor eksternal dan internal              factors that may affect business continuity, while upholding
  yang berpotensi memengaruhi kesinambungan usaha, dengan              sound banking principles and good corporate governance.
  tetap berpegang pada prinsip perbankan yang sehat dan tata
  kelola yang baik.

  Komitmen kuat seluruh jajaran manajemen dan karyawan                 The strong commitment of management and employees in
  dalam menjalankan RBB tahun 2025 telah menghasilkan                  executing the 2025 RBB resulted in encouraging performance
  capaian kinerja yang menggembirakan. Pendapatan                      achievements. Operating income reached IDR1.96 trillion,
  operasional tercatat sebesar Rp1,96 triliun atau tumbuh 35%          representing a 35% increase compared to 2024. Third-Party
  dibandingkan tahun 2024, Dana Pihak Ketiga meningkat 56%             Funds grew by 56% to IDR9.52 trillion, while total financing
  menjadi Rp9,52 triliun, sedangkan pembiayaan Bank mencapai           reached IDR9.14 trillion, up 22% year-on-year. Net profit also
  Rp9,14 triliun atau naik 22% dibandingkan tahun sebelumnya.          recorded a 23% increase to IDR574 billion.
  Sementara itu, laba bersih turut mencatatkan pertumbuhan
  23% menjadi Rp574 miliar.

  Pertumbuhan kinerja tersebut didukung oleh peningkatan               This growth was supported by an increase in customer
  jumlah akuisisi atau onboarding nasabah hingga akhir tahun           acquisition (onboarding) through the end of 2025, surpassing
  2025 yang telah melampaui 14 juta nasabah. Keberhasilan              14 million customers. The achievement also reflects improved
  ini juga mencerminkan meningkatnya engagement di mana                customer engagement, with customers increasingly active and
  nasabah semakin aktif dan nyaman bertransaksi melalui layanan        comfortable transacting through the Bank’s services. This is
  Bank. Hal ini terlihat dari kenaikan signifikan pada volume          evidenced by significant growth in QRIS transaction volumes,
  transaksi QRIS, transfer melalui BI-Fast, serta pembayaran Bill      BI-Fast transfers, and Bill Payment transactions, further
  Payment yang semakin memperkuat aktivitas perbankan digital          strengthening the Bank’s digital banking activity.
  Bank.



                                                        Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025     PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 493
    Tata Kelola Perusahaan yang Baik
                                                                                                                                               490
                                                Laporan Keberlanjutan            Laporan Keuangan
    Good Corporate Governance                   Sustainability Report            Financial Statements




Kinerja Aspek Lingkungan                                                     Environmental Performance
Sebagai institusi jasa keuangan, Allo Bank tidak memiliki                    As a financial services institution, Allo Bank does not generate
dampak lingkungan secara langsung dari aktivitas operasional                 direct environmental impacts from its core operational
utamanya. Meski demikian, Bank tetap mengacu pada berbagai                   activities. Nevertheless, the Bank adheres to applicable
ketentuan dan regulasi yang mengatur keterkaitan antara                      regulations governing the banking industry’s relationship
industri perbankan dan aspek lingkungan hidup. Dengan                        with environmental aspects. Upholding prudential principles,
menjunjung tinggi prinsip kehati-hatian, Bank menyediakan                    the Bank provides products and services—including current
produk dan layanan seperti giro, tabungan, deposito, serta                   accounts, savings, time deposits, and consumer loans such as
pinjaman konsumtif termasuk instant cash dan pay later, yang                 instant cash and paylater—designed without causing negative
keseluruhannya dirancang tanpa memberikan dampak negatif                     environmental impacts.
terhadap lingkungan.

Komitmen terhadap tanggung jawab lingkungan juga                             The Bank’s environmental responsibility is also reflected in
diwujudkan melalui pengelolaan operasional kantor yang                       its eco-friendly office operations. Allo Bank implements the
mengedepankan konsep ramah lingkungan. Bank menerapkan                       3R principles (Reduce, Reuse, & Recycle) in managing the
prinsip 3R (Reduce, Reuse, & Recycle) dalam pengelolaan                      use of paper, electricity, fuel, water and wastewater, as well
penggunaan kertas, energi listrik, bahan bakar minyak, air                   as the handling of hazardous (B3) and non-hazardous waste
dan air limbah, serta pengolahan limbah Bahan Berbahaya                      in accordance with prevailing regulations. These efficiency
dan Beracun maupun non-B3 sesuai ketentuan yang berlaku.                     initiatives yielded tangible results, including reduced operational
Berbagai inisiatif efisiensi tersebut membuahkan hasil antara                fuel consumption, which directly contributed to a decrease in
lain melalui pencapaian Bank menekan penggunaan bahan                        direct greenhouse gas emissions (Scope 1).
bakar operasional yang secara langsung berkontribusi pada
penurunan emisi gas rumah kaca langsung (cakupan 1).

Kinerja Aspek Sosial                                                         Social Performance
Sebagai wujud komitmen pada aspek sosial, Allo Bank                          As part of its social commitment, Allo Bank consistently
secara konsisten merespons kebutuhan dan ekspektasi para                     responds to the needs and expectations of both internal and
pemangku kepentingan, baik internal maupun eksternal.                        external stakeholders. To enhance the quality of human capital,
Dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia,                       throughout 2025 the Bank conducted competency development
sepanjang tahun 2025 Bank telah menyelenggarakan berbagai                    programs attended by 476 employees, representing 89% of
program pengembangan kompetensi yang diikuti oleh 476                        total employees, with a total training duration of 1,476 hours.
pegawai atau 89% dari total karyawan, dengan total durasi                    Investment in competency development amounted to IDR5.269
pelatihan mencapai 1.476 jam. Investasi untuk pengembangan                   billion. Meanwhile, the implementation of Occupational Health
kompetensi tersebut tercatat sebesar Rp5,269 miliar. Di sisi lain,           and Safety (OHS/K3) continued to show positive results, with
penerapan K3 tetap menunjukkan hasil positif dengan tidak                    no work-related accidents or occupational illnesses recorded,
adanya kasus kecelakaan kerja maupun penyakit akibat kerja,                  maintaining safety performance achievements consistent with
sehingga capaian kinerja keselamatan dapat dipertahankan                     the previous year.
seperti tahun sebelumnya.

Sebagai bagian dari tanggung jawab kepada nasabah, Allo                      In fulfilling its responsibility to customers, Allo Bank continues
Bank terus melakukan inovasi produk dan layanan agar selaras                 to innovate its products and services to align with evolving
dengan kebutuhan dan ekspektasi yang terus berkembang.                       needs and expectations. Service process optimization is also
Optimalisasi proses layanan juga dilakukan untuk meningkatkan                undertaken to enhance effectiveness and efficiency, enabling
efektivitas dan efisiensi sehingga nasabah dapat bertransaksi                customers to transact conveniently anytime and anywhere.
dengan mudah kapan saja dan di mana saja. Di samping itu,                    In addition, Allo Bank remains committed to resolving all
Allo Bank juga berkomitmen untuk menyelesaikan semua                         customer complaints in accordance with applicable Service
pengaduan nasabah sesuai dengan Service Level Agreement                      Level Agreements (SLA). As a result of these efforts, 77.8% of
(SLA) yang berlaku. Atas upaya tersebut, sebanyak 77,8%                      customers expressed satisfaction with the Bank’s products and
nasabah menyatakan puas dengan produk dan layanan Bank.                      services.

Perlindungan terhadap data nasabah menjadi prioritas utama                   Customer data protection remains a top priority, safeguarded
yang senantiasa dijaga dengan standar pengamanan yang                        through stringent security standards. This commitment was
ketat. Komitmen tersebut kembali membuahkan hasil dengan                     reinforced by the absence of any reported cases of data
tidak ditemukannya pengaduan terkait kebocoran maupun                        breaches or data loss throughout the reporting year.
kehilangan data nasabah sepanjang tahun pelaporan.




  PT ALLO BANK INDONESIA TBK           2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 494
491                         Performa 2025           Laporan Manajemen            Profil Perusahaan          Analisis dan Pembahasan Manajemen
                           Performance 2025           Management Reports            Company Profile              Management Discussion and Analysis




      Adapun kontribusi kepada masyarakat diwujudkan melalui                   The Bank’s contribution to society is realized through various
      pelaksanaan berbagai program Tanggung Jawab Sosial dan                   Corporate Social and Environmental Responsibility (TJSL/CSR)
      Lingkungan (TJSL). Pada tahun 2025, kegiatan tersebut meliputi           programs. In 2025, these initiatives included the Food and Basic
      Gerakan Berbagi Pangan dan Sembako (Gebrag), program                     Necessities Sharing Movement (Gebrag), the PIJAR program as
      PIJAR sebagai gerakan mengajar di sekolah-sekolah daerah                 a teaching movement in schools located in remote areas, the
      pelosok, pengembangan kebun hidroponik di sejumlah lokasi,               development of hydroponic gardens in several locations, and
      serta revitalisasi peradaban bambu Menoreh berbasis kearifan             the revitalization of the Menoreh bamboo civilization based on
      lokal dan ekologi untuk mendukung kesejahteraan masyarakat               local wisdom and ecological principles to support the welfare
      Ngargoretno, Magelang, Jawa Tengah. Pelaksanaan TJSL ini                 of the Ngargoretno community in Magelang, Central Java. The
      sekaligus mencerminkan dukungan nyata Allo Bank terhadap                 implementation of these programs reflects Allo Bank’s tangible
      pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB/SDGs).                  support for the achievement of the Sustainable Development
                                                                               Goals (SDGs).

      Atas berbagai penerapan ketiga aspek tersebut, Allo Bank                 In recognition of its implementation across these three aspects,
      mendapatkan apreasiasi dan memenangkan dua penghargaan                   Allo Bank received multiple awards in 2025. The Bank won
      dalam Strategy and Performance Execution Excellence                      two awards at the Strategy and Performance Execution
      (SPEx2) Award 2025, bertemakan Business Model Innovation                 Excellence (SPEx2) Award 2025, themed Business Model
      in Uncertain Times, yang diselenggarakan oleh Media Kontan               Innovation in Uncertain Times, organized by Kontan Media and
      dan GML Performance Consulting untuk dua kategori: (i) The               GML Performance Consulting, in the following categories:
      Best Execution Winner in Digital Banking Industry; (ii) Special          (i) The Best Execution Winner in the Digital Banking Industry; and
      Recognition: Excellence in Product Strategy & Innovation untuk           (ii) Special Recognition: Excellence in Product Strategy &
      produk tabungan flexible Allo Grow; dinobatkan sebagai The               Innovation for the Allo Grow flexible savings product. Additionally,
      Best KBMI II Bank oleh media Investor Trust dalam acara The              Allo Bank was named The Best KBMI II Bank by Investor Trust
      Best Bank 2025 award programme; Menerima pengakuan                       at The Best Bank 2025 award program; recognized as The Best
      sebagai The Best Digital Bank in Excellence Call Center 2025             Digital Bank in Excellence Call Center 2025 by InfoBank; and
      oleh media InfoBank; serta produk tabungan flexible AlloGrow             the AlloGrow flexible savings product won the Omni Brands of
      berhasil memenangkan Omni brands of the Year 2025 award                  the Year 2025 award in the category New Product Campaign
      untuk kategori New Product Campaign in Multiplatform dari                in Multiplatform from Marketeers Media, reflecting recognition
      media Marketeers, yang mencerminkan pengakuan atas                       of its creative and innovative omnichannel marketing approach.
      pendekatan omni channel marketing secara kreatif dan inovatif.

      Strategi Pencapaian Target                                               Strategy to Achieve Targets

      Bank berkomitmen menyelaraskan aspek ekonomi, sosial, dan                The Bank is committed to aligning economic, social, and
      lingkungan dalam seluruh kegiatan usahanya. Bank meyakini                environmental aspects across all of its business activities. The
      bahwa keberhasilan implementasi aspek lingkungan dan sosial              Bank believes that the successful implementation of sustainable
      yang berkelanjutan sangat bergantung pada pencapaian target              environmental and social initiatives is highly dependent on the
      kinerja ekonomi sebagaimana tertuang dalam Rencana Bisnis                achievement of economic performance targets as set out in the
      Bank (RBB) dan RBB Tahun 2025.                                           Bank Business Plan (RBB), including the 2025 RBB.

      Untuk itu, Allo Bank telah menetapkan langkah-langkah                    To that end, Allo Bank established several strategic initiatives
      strategis pada tahun 2025 guna mendukung pencapaian                      in 2025 to optimally support the achievement of its economic
      kinerja ekonomi secara optimal. Pertama, Allo Bank memperluas            performance targets. First, Allo Bank expanded market
      penetrasi pasar secara berkelanjutan ke berbagai segmen                  penetration on a sustainable basis across various customer
      nasabah dengan memberikan nilai tambah melalui tiga pilar                segments by delivering added value through its three core
      strategi bisnis utama, yaitu akuisisi, keterlibatan, dan monetisasi.     business strategy pillars: acquisition, engagement, and
      Kedua, Allo Bank meningkatkan layanan digital secara signifikan          monetization. Second, Allo Bank significantly enhanced its
      guna mendorong pertumbuhan aset dan liabilitas.                          digital services to drive growth in assets and liabilities.

      Selanjutnya, ketiga, Allo Bank menjalin kolaborasi erat dengan           Third, Allo Bank strengthened close collaboration with strategic
      mitra strategis dalam ekosistem utama melalui model open                 partners within its core ecosystem through an open banking
      banking untuk memperkaya dan meningkatkan kualitas layanan               model to enrich and improve the quality of financial services.
      finansial. Keempat, Allo Bank memperkuat organisasi berbasis             Fourth, Allo Bank reinforced its data-driven organization by
      data dengan memanfaatkan kecerdasan buatan dan analitik                  leveraging artificial intelligence and data analytics to create
      data untuk menciptakan keunggulan kompetitif. Kelima, Allo               competitive advantages. Fifth, Allo Bank strengthened risk
      Bank menguatkan manajemen risiko melalui teknologi terkini               management through the adoption of advanced technologies
      dan peningkatan kematangan IT demi operasional yang lebih                and enhanced IT maturity to ensure more resilient operations.
      kokoh.



                                                                Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025     PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 495
    Tata Kelola Perusahaan yang Baik
                                                                                                                                              492
                                                Laporan Keberlanjutan            Laporan Keuangan
    Good Corporate Governance                   Sustainability Report            Financial Statements




Keenam, Allo Bank mengembangkan talenta digital guna                         Sixth, Allo Bank developed digital talent to achieve overall
mencapai kinerja unggul secara keseluruhan. Ketujuh, Bank                    superior performance. Seventh, the Bank further strengthened
memperkokoh Tata Kelola Perusahaan yang Baik di seluruh                      Good Corporate Governance practices across all organizational
fungsi organisasi.                                                           functions.

Untuk memastikan kinerja ekonomi tetap sesuai rencana, Allo                  To ensure that economic performance remains on track, Allo
Bank melakukan pemantauan berkala terhadap implementasi                      Bank conducts periodic monitoring of the implementation of
inisiatif strategis ini melalui rapat Direksi dan Dewan Komisaris.           these strategic initiatives through meetings of the Board of
Pendekatan ini bertujuan menjaga pencapaian target secara                    Directors and the Board of Commissioners. This approach
konsisten serta merumuskan solusi alternatif jika muncul                     aims to maintain consistent target achievement and formulate
kendala selama periode pelaporan. Implementasi pemastian                     alternative solutions should challenges arise during the reporting
tersebut membuahkan hasil positif sebagaimana disampaikan                    period. The effectiveness of this assurance mechanism is
dalam laporan keuangan tahun 2025 yang telah diaudit oleh                    reflected in the positive results presented in the Bank’s audited
Kantor Akuntan Publik.                                                       2025 financial statements, as examined by a Public Accounting
                                                                             Firm.

Prospek dan Peluang                                                          Outlook and Opportunities

Memasuki tahun 2026, Allo Bank Indonesia Tbk memandang                       Entering 2026, PT Allo Bank Indonesia Tbk views the global
lanskap global sebagai samudra dengan arus silang yang kuat.                 landscape as an ocean marked by strong crosscurrents. The
Perlambatan pertumbuhan ekonomi dunia ke kisaran 3%,                         slowdown in global economic growth to around 3%, rising trade
meningkatnya proteksionisme perdagangan antara Amerika                       protectionism between the United States and China, and the
Serikat dan Tiongkok, serta risiko eskalasi konflik di Timur                 risk of escalating conflict in the Middle East may put pressure
Tengah berpotensi menekan arus investasi dan volatilitas pasar               on investment flows and increase financial market volatility.
keuangan. Kerentanan fiskal sejumlah negara dan besarnya                     Fiscal vulnerabilities in several countries and the substantial
surat utang jatuh tempo hingga akhir 2026 dapat memperketat                  volume of debt maturing through the end of 2026 could further
likuiditas global dan memengaruhi aliran modal ke negara                     tighten global liquidity and affect capital flows to emerging
berkembang. Dalam konteks ini, strategi Bank diarahkan                       markets. In this context, the Bank’s strategy is directed toward
untuk menjaga ketahanan likuiditas, disiplin biaya dana, serta               safeguarding liquidity resilience, maintaining disciplined cost
memperkuat manajemen risiko guna meredam potensi gejolak                     of funds management, and strengthening risk management to
eksternal.                                                                   mitigate potential external shocks.

Di dalam negeri, prospek tetap konstruktif meski tidak tanpa                 Domestically, the outlook remains constructive, albeit not
tantangan. Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2025 yang                      without challenges. Indonesia’s economic growth of 5.11%
mencapai 5,11% memberikan fondasi bagi proyeksi 2026 di                      in 2025 provides a solid foundation for a projected growth
kisaran 4,9–5,0%, mencerminkan pemulihan yang stabil namun                   range of 4.9–5.0% in 2026, reflecting stable yet moderate
belum akseleratif. Pemerintah melalui Rancangan Anggaran                     recovery. Through the 2026 State Budget Draft (RAPBN),
Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2026 menetapkan                        the Government has set a more ambitious growth target of
target pertumbuhan yang lebih ambisius, yakni sekitar 5,4%,                  approximately 5.4%, supported by fiscal policies focused on
didukung kebijakan fiskal yang diarahkan pada kedaulatan                     food and energy sovereignty, village development, MSMEs, and
pangan, energi, penguatan desa, UMKM, dan hilirisasi industri.               industrial downstreaming. Contained inflation and monetary
Inflasi yang terkendali dan pelonggaran suku bunga oleh Bank                 easing by Bank Indonesia create broader room for financial
Indonesia menciptakan ruang intermediasi yang lebih luas,                    intermediation, while the resilience of the national banking
sementara ketahanan perbankan nasional yang tercermin dari                   sector—reflected in strong capital and liquidity positions—
permodalan dan likuiditas yang kuat menjadi jangkar stabilitas.              serves as a stability anchor. Manufacturing, construction,
Sektor industri pengolahan, konstruksi, perdagangan, serta                   trade, and modern service sectors such as information and
jasa modern seperti informasi dan komunikasi diproyeksikan                   communication are projected to remain key growth drivers,
menjadi mesin pertumbuhan, membuka peluang pembiayaan                        opening opportunities for ecosystem-based digital financing
berbasis ekosistem digital dan rantai pasok domestik.                        and domestic supply chain funding.

Menangkap peluang tersebut, Allo Bank telah menetapkan                       To capture these opportunities, Allo Bank has set 2026 targets
target dalam RBB Tahun 2026 di antaranya pemberian                           in its Bank Business Plan (RBB), including loan disbursement of
kredit sebesar Rp11 triliun, tumbuh 21% dari tahun 2025 dan                  IDR11 trillion, representing 21% growth from 2025 and third-
pendanaan dari pihak ketiga sebesar Rp12,2 triliun atau tumbuh               party funds of IDR12.2 trillion, up 23% year-on-year.
23% dari sebelumnya.




  PT ALLO BANK INDONESIA TBK           2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 496
493                    Performa 2025          Laporan Manajemen            Profil Perusahaan          Analisis dan Pembahasan Manajemen
                       Performance 2025         Management Reports            Company Profile              Management Discussion and Analysis




   Untuk merealisasikan target tersebut, Allo Bank menetapkan            To achieve these targets, Allo Bank has established integrated
   langkah-langkah strategis yang saling terintegrasi dimulai dari       strategic initiatives, beginning with the expansion of ecosystems
   perluasan ekosistem dan kemitraan strategis untuk memperdalam         and strategic partnerships to deepen market penetration.
   penetrasi pasar, dilanjutkan dengan peningkatan inovasi serta         This will be followed by enhanced innovation and customer
   pengalaman nasabah melalui pemanfaatan data dan teknologi             experience through the utilization of advanced data analytics
   canggih, sambil menumbuhkan bisnis secara menguntungkan               and technology, while growing the business profitably and
   dan berkelanjutan. Bank juga fokus memperkuat kompetensi              sustainably. The Bank also focuses on strengthening human
   serta kemampuan sumber daya manusia guna mewujudkan                   capital competencies to foster a high-performance digital
   budaya digital dengan kinerja tinggi, sekaligus mengokohkan           culture, while reinforcing robust digital infrastructure and
   infrastruktur digital dan ketahanan siber yang andal. Semua ini       cybersecurity resilience. All of these efforts are underpinned
   didukung oleh komitmen pada tata kelola yang tangguh serta            by a strong commitment to sound governance and financial
   disiplin keuangan, memastikan operasional perbankan yang              discipline, ensuring responsible banking operations that are
   bertanggung jawab dan siap menghadapi dinamika pasar ke               well-prepared to navigate future market dynamics.
   depan.

   Penutup                                                               Closing

   Pencapaian kinerja positif Allo Bank secara berkelanjutan             Allo Bank’s sustained positive performance is the result of
   merupakan buah kolaborasi dan dukungan penuh dari seluruh             strong collaboration and full support from all stakeholders, both
   pemangku kepentingan, baik internal maupun eksternal, dalam           internal and external, in realizing the various strategic initiatives
   merealisasikan berbagai inisiatif strategis RBB Tahun 2025.           outlined in the 2025 Bank Business Plan (RBB). We extend our
   Kami menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada            highest appreciation to the Board of Commissioners for their
   Dewan Komisaris atas fungsi pengawasan dan arahan yang                supervisory role and constructive guidance, enabling the Board
   konstruktif sehingga Direksi dapat menjalankan agenda strategis       of Directors to execute the strategic agenda effectively. We
   secara efektif. Terima kasih juga kami sampaikan kepada para          also express our sincere gratitude to our shareholders for the
   pemegang saham atas kepercayaan yang diberikan kepada                 trust entrusted to us in managing the Company throughout the
   kami untuk mengelola Perseroan sepanjang tahun pelaporan,             reporting year, as well as to all employees whose dedication,
   serta kepada seluruh karyawan atas dedikasi, integritas, dan          integrity, and loyalty form the foundation of the Company’s
   loyalitas yang menjadi fondasi kinerja Perseroan.                     performance.

   Penghargaan yang sama kami tujukan kepada pemerintah,                 Our appreciation likewise goes to the Government,
   regulator, nasabah, mitra dan pemasok, serta masyarakat luas          regulators, customers, partners and suppliers, and the wider
   yang senantiasa mendukung peran Allo Bank sebagai bank                community for their continued support of Allo Bank’s role as
   digital terpercaya. Kami berharap sinergi dan dukungan ini terus      a trusted digital bank. We hope this synergy and support will
   terjaga agar Allo Bank dapat bertumbuh secara berkelanjutan,          continue to be strengthened, enabling Allo Bank to achieve
   memenuhi harapan para pemangku kepentingan dan                        sustainable growth, meet the expectations of stakeholders and
   pemegang saham, serta mewujudkan visi menjadi bank umum               shareholders, and realize its vision of becoming the best digital-
   berbasis digital terbaik melalui aplikasi All in One dengan           based commercial bank through an All-in-One application by
   memanfaatkan ekosistem untuk memberikan nilai tambah                  leveraging its ecosystem to create the greatest possible value
   sebesar-besarnya bagi bangsa.                                         for the nation.




                                                     Jakarta, 31 Maret | March 2026




                                                          Ari Yanuanto Asah
                                                           Plt. Direktur Utama
                                                         Acting President Director




                                                          Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025     PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 497
  Tata Kelola Perusahaan yang Baik
                                                                                                                                              494
                                              Laporan Keberlanjutan            Laporan Keuangan
  Good Corporate Governance                   Sustainability Report            Financial Statements




Strategi Keberlanjutan
Allo Bank
● Allo Bank Sustainability Strategy [OJK A.1]




                                                  Pembangunan         berkelanjutan yang              Indonesia's      ongoing      sustainable
                                                  tengah dijalankan Indonesia menuntut                development demands a national
                                                  sistem perekonomian nasional yang                   economic system that is both capable
                                                  mampu menjaga stabilitas sekaligus                  of maintaining stability while also
                                                  bersifat inklusif, dengan menempatkan               remaining inclusive. This system also
                                                  keseimbangan antara aspek ekonomi,                  has to be able to balance economic,
                                                  sosial, dan lingkungan hidup sebagai                social, and environmental aspects in
                                                  fondasi utama. Untuk menggerakkan                   ways that serve its primary foundations.
                                                  perekonomian yang selaras dengan                    Towards this end of driving an economy
                                                  ketiga pilar tersebut, dibutuhkan                   aligned with these three pillars,
                                                  dukungan pendanaan dalam skala                      adequate and sustainable funding
                                                  yang memadai dan berkelanjutan.                     support is necessary. In this context,
                                                  Dalam konteks inilah, pengembangan                  the development of an environmentally-
                                                  sistem lembaga keuangan yang ramah                  friendly financial institution system,
                                                  lingkungan sebagaimana diamanatkan                  as mandated by Law No. 32 of 2009
                                                  dalam Undang-Undang No. 32 Tahun                    concerning Environmental Protection
                                                  2009 tentang Perlindungan dan                       and     Management,      has     become
                                                  Pengelolaan Lingkungan Hidup menjadi                increasingly relevant and strategic.
                                                  semakin relevan dan strategis.

                                                  Sejalan dengan agenda tersebut, Otoritas            In line with this agenda, the Financial
                                                  Jasa Keuangan (OJK) menerbitkan                     Services Authority (OJK) has issued
                                                  Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No.                Financial Services Authority Regulation
                                                  51/POJK.03/2017 tentang Penerapan                   (POJK)       No.      51/POJK.03/2017
                                                  Keuangan Berkelanjutan bagi Lembaga                 concerning the Implementation of
                                                  Jasa Keuangan, Emiten, dan Perusahaan               Sustainable Finance for Financial




PT ALLO BANK INDONESIA TBK           2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 498
495                   Performa 2025          Laporan Manajemen           Profil Perusahaan          Analisis dan Pembahasan Manajemen
                     Performance 2025         Management Reports            Company Profile              Management Discussion and Analysis




  Publik. Regulasi ini mendefinisikan keuangan berkelanjutan           Services Institutions, Issuers, and Public Companies. This
  sebagai dukungan menyeluruh dari sektor jasa keuangan untuk          regulation defines sustainable finance as comprehensive
  mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan melalui                  support from the financial services sector to encourage
  penyelarasan kepentingan ekonomi, sosial, dan lingkungan             sustainable economic growth by aligning economic, social, and
  hidup.                                                               environmental interests.

  Penerbitan POJK tersebut menegaskan posisi lembaga                   The issuance of this regulation was designed to affirm the
  jasa keuangan sebagai bagian dari sistem keuangan yang               position of financial services institutions as being part of an
  ramah lingkungan, sebagaimana ditegaskan dalam Pasal 43              environmentally-friendly financial system. This is in accordance
  ayat (3) huruf c Undang-Undang No. 32 Tahun 2009 yang                with Article 43 Paragraph (3) Letter C of Law No. 32 of 2009,
  mengamanatkan pengembangan sistem lembaga keuangan                   which mandates the development of an environmentally-
  dan pasar modal yang berwawasan lingkungan. Dengan                   sound financial institution and capital market system. As such,
  demikian, sektor jasa keuangan tidak hanya berperan sebagai          the financial services sector is required to play a role not
  intermediary keuangan, tetapi juga sebagai katalis transformasi      only as a financial intermediary but also as a catalyst for the
  menuju ekonomi hijau.                                                transformation towards a green economy.

  Langkah ini juga merupakan tindak lanjut dari Roadmap                This step was also meant to follow up on Sustainable Finance
  Keuangan Berkelanjutan Tahap I 2015-2019 yang kemudian               Roadmap Phase I 2015-2019, which was later strengthened
  diperkuat melalui Roadmap Keuangan Berkelanjutan Tahap II            by the Sustainable Finance Roadmap Phase II 2021-2025.
  2021-2025. Roadmap Tahap II berfokus pada pembentukan                The Phase II Roadmap was designed to focus on establishing
  ekosistem keuangan berkelanjutan yang komprehensif                   a comprehensive sustainable finance ecosystem involving
  dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan, sekaligus            all stakeholders and encouraging cross-sector collaboration
  mendorong kolaborasi lintas sektor untuk mengembangkan               to develop innovative financing schemes aligned with
  skema pembiayaan inovatif yang selaras dengan prinsip                sustainability principles. This document is designed to serve
  keberlanjutan. Dokumen ini diharapkan menjadi pedoman                as a strategic guideline for financial services industry players
  strategis bagi pelaku industri jasa keuangan serta referensi         and as a reference for ministries and institutions in designing
  bagi kementerian dan lembaga dalam merancang kebijakan               sustainable financing policies.
  pembiayaan berkelanjutan.

  Merujuk pada Roadmap Tahap II tersebut, PT Allo Bank                 PT Allo Bank Indonesia Tbk, as part of the national banking
  Indonesia Tbk sebagai bagian dari industri perbankan nasional        industry, fully supports the implementation of sustainable
  menyatakan dukungan penuh terhadap implementasi keuangan             finance in Indonesia and uses the aforementioned Phase II
  berkelanjutan di Indonesia. Komitmen ini diharapkan dapat            Roadmap as a reference. This commitment is expected to
  memperkuat daya tahan dan daya saing Bank agar mampu                 strengthen the Bank's resilience and competitiveness in ways
  tumbuh secara berkesinambungan, sekaligus berkontribusi              that enable it to grow sustainably, while also contributing to
  dalam mitigasi risiko lingkungan dan menjaga stabilitas sistem       environmental risk mitigation and maintaining financial system
  keuangan.                                                            stability.

  Implementasi komitmen tersebut diwujudkan melalui                    The implementation of this commitment has been actualized
  penyusunan Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan (RAKB)                through the preparation of a Sustainable Finance Action Plan
  sebagaimana diatur dalam Pasal 4 ayat (1) POJK No. 51/               (RAKB), as stipulated in Article 4 Paragraph (1) of POJK No. 51/
  POJK.03/2017. RAKB yang terintegrasi dengan Rencana Bisnis           POJK.03/2017. This RAKB, which has been integrated with the
  Bank (RBB) memuat rencana, program, dan kebijakan strategis          Bank Business Plan (RBB), contains strategic plans, programs,
  sebagai bentuk konkret penerapan prinsip-prinsip keuangan            and policies that concretely demonstrate the way in which
  berkelanjutan dalam kegiatan usaha Bank.                             the Bank's business activities have implemented sustainable
                                                                       finance principles.



  Pencapaian Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan Tahun 2025
  Sustainable Finance Action Plan 2025 Achievements

  Internal                                                             Internal

  Allo Bank terus meningkatkan kemampuan internal baik                 Allo Bank has continued to enhance its internal capabilities in
  dari sisi corporate branding, sumber daya manusia, budaya            terms of its corporate branding, its human resources, its work
  kerja, tata kelola dan sistem pendukung. Konsisten dengan            culture, its governance, and its support systems throughout
  pengembangan bisnis yang berbasis digital, pada tahun 2025,          2025. These actions, which have been consistent with the




                                                        Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025     PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 499
       Tata Kelola Perusahaan yang Baik
                                                                                                                                                 496
                                                   Laporan Keberlanjutan            Laporan Keuangan
       Good Corporate Governance                   Sustainability Report            Financial Statements




Allo Bank meraih berbagai penghargaan dan pengakuan dari                        Bank's digital-based business development, have led to Allo
berbagai pihak independen eksternal sebagai berikut:                            Bank receiving various awards and recognition from various
                                                                                external independent parties. These distinctions encompass
                                                                                the following:
1. Memenangkan dua penghargaan dalam Strategy and                               1. Allo Bank won two awards at the Strategy and Performance
   Performance Execution Excellence (SPEx2) Award 2025,                             Execution Excellence (SPEx2) Award 2025 event, which
   bertemakan Business Model Innovation in Uncertain                                was themed "Business Model Innovation in Uncertain
   Times, yang diselenggarakan oleh Media Kontan dan GML                            Times" and was organized by Kontan Media and GML
   Performance Consulting untuk dua kategori: (i) The Best                          Performance Consulting. It won in two categories: (i) The
   Execution Winner in Digital Banking Industry; (ii) Special                       Best Execution Winner in the Digital Banking Industry; and
   Recognition: Excellence in Product Strategy & Innovation                         (ii) Special Recognition: Excellence in Product Strategy &
   untuk produk tabungan flexible Allo Grow;                                        Innovation for Allo Grow, its flexible savings product;
2. Dinobatkan sebagai The Best KBMI II Bank oleh media                          2. It was named The Best KBMI II Bank by Investor Trust media
   Investor Trust dalam acara The Best Bank 2025 award                              during the "The Best Bank 2025" awards program;
   programme;
3. Menerima pengakuan sebagai The Best Digital Bank in                          3. It received recognition as The Best Digital Bank in Excellence
   Excellence Call Center 2025 oleh media InfoBank; dan                            Call Center 2025 by InfoBank media; and
4. Produk tabungan flexible AlloGrow berhasil memenangkan                       4. Its flexible savings product Allo Grow won the Omni Brands
   Omni brands of the Year 2025 award untuk kategori New                           of the Year 2025 award for the New Product Campaign
   Product Campaign in Multiplatform dari media Marketeers,                        in Multiplatform category from Marketeers media. This
   yang mencerminkan pengakuan atas pendekatan omni                                award reflected the recognition the Bank had earned for its
   channel marketing secara kreatif dan inovatif.                                  creative and innovative omni-channel marketing approach.

Kompetensi karyawan ditingkatkan melalui berbagai program                       Employee competency has been enhanced through various
training internal secara daring dan sertifikat yang diberikan                   online internal training and online certifications programs.
kepada karyawan berbentuk sertifikat secara online. Allo Bank                   Towards this end, Allo Bank utilized KnowBe4 as a web-based
menggunakan KnowBe4 sebagai platform web based untuk                            platform for conducting regular employee training sessions.
melakukan training secara berkala kepada karyawan.Salah satu                    One such training activity that was related to Sustainable
pelaksanaan pelatihan terkait Sustainable Banking Awareness                     Banking Awareness featured the attendance of all employees in
diikuti oleh seluruh karyawan pada bulan Agustus 2025.                          August 2025. In order to build internal awareness of sustainable
Dalam rangka membangun awareness mengenai ekonomi                               economics, Allo Bank conducted outreach on sustainable
berkelanjutan di internal, Allo Bank mengadakan sosialisasi                     culture in the workplace through its Employee News system.
mengenai budaya berkelanjutan di tempat kerja melalui media                     It also conducted outreach sessions and used quizzes for
Employee News, dan menyelenggarakan sosialisasi beserta kuis                    employees to teach them about sustainable banking. Allo Bank
kepada karyawan terkait sustainable banking. Allo Bank juga                     has also implemented an "Employee Risk Score" as an effort
telah menerapkan “Employee Risk Score” sebagai salah satu                       to continuously raise awareness on the importance of risk
upaya untuk terus meningkatkan awareness mengenai budaya                        management culture and employee compliance.
manajemen risiko, dan kepatuhan kepada karyawan.

Allo Bank mempertahankan peringkat “idA” dengan prospek                         Furthermore, Allo Bank was able to maintain an "idA" rating
stabil dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO). Peringkat                  with a stable outlook from PT Pemeringkat Efek Indonesia
korporasi tersebut mencerminkan tingkat dukungan yang                           (PEFINDO). This corporate rating reflected the strong level
kuat dari Group CT Corpora, sinergi bisnis yang kuat dengan                     of support the Bank has received from CT Corpora Group. It
ekosistem Group dan profil permodalan yang sangat kuat untuk                    also served to demonstrate strong business synergies with the
memenuhi kewajiban dan menunjang aspirasi pertumbuhan                           Group's ecosystem, as well as showcasing a very strong capital
Bank di masa depan.                                                             profile designed to meet obligations and support the Bank's
                                                                                future growth aspirations.

Pada tahun 2024, Allo Bank berhasil memperoleh sertifikasi                      In 2024, Allo Bank successfully obtained a COBIT 2019
COBIT 2019 dengan Tingkat Maturitas Teknologi Informasi                         certification with an Information Technology Maturity Level of
sebesar 4,21 sebagai wujud komitmen dalam penerapan tata                        4.21. This certification demonstrated Allo Bank's commitment to
kelola TI sesuai standar internasional. Memasuki tahun 2025,                    implementing IT governance in accordance with international
Allo Bank tetap menjaga tingkat maturitas tersebut, yang                        standards. Allo Bank went into 2025 by continuing to
mencerminkan konsistensi dalam penguatan tata kelola TI serta                   maintain its maturity level in a way that reflected its consistent
mendukung pilar Governance dalam Keuangan Berkelanjutan.                        strengthening of IT governance and support for Sustainable
Melalui tata kelola TI yang matang, Allo Bank memastikan                        Finance's Governance pillar. Thanks to its mature IT governance,
seluruh proses bisnis berbasis teknologi dikelola secara efisien,               Allo Bank was able to ensures that all of its technology-based
transparan, terkontrol, dan berkelanjutan, termasuk dalam                       business processes were managed efficiently, transparently,



     PT ALLO BANK INDONESIA TBK           2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 500
497                    Performa 2025          Laporan Manajemen            Profil Perusahaan          Analisis dan Pembahasan Manajemen
                       Performance 2025         Management Reports            Company Profile              Management Discussion and Analysis




  mendukung digitalisasi operasional, pengurangan penggunaan             and in a controlled and sustainable manner. These processes
  sumber daya fisik (paperless), dan peningkatan ketahanan               included its support of operational digitalization, its reduction in
  sistem informasi sebagai bagian dari praktik usaha yang                the use of physical resources (going paperless), and its efforts
  bertanggung jawab.                                                     to boost the resilience of its information systems as part of
                                                                         responsible business practices.

  Selain itu, Allo Bank juga terus mempertahankan sertifikasi            Furthermore, Allo Bank continued to maintain its ISO/
  ISO/IEC 27001:2022 mengenai Sistem Manajemen Keamanan                  IEC 27001:2022 certification for its Information Security
  Informasi (SMKI) dari CBQA Global Indonesia. Sertifikasi ini           Management System (ISMS) from CBQA Global Indonesia.
  menegaskan komitmen Allo Bank dalam melindungi aset                    This certification affirmed Allo Bank's commitment to
  informasi sesuai dengan prinsip kerahasiaan, integritas, dan           protecting information assets in accordance with the
  ketersediaan (Confidentiality, Integrity, and Availability/CIA).       principles of confidentiality, integrity, and availability (CIA).
  Penerapan keamanan informasi yang kuat menjadi bagian dari             Strong information security implementation is part of the
  aspek Social dan Governance dalam keberlanjutan, karena                Social and Governance aspects of sustainability, as doing so
  memastikan perlindungan data nasabah, menjaga kepercayaan              ensures customer data protection, maintains public trust,
  publik, serta mendorong penggunaan teknologi secara                    and encourages the responsible use of technology within
  bertanggung jawab dalam ekosistem perbankan digital, Allo              the digital banking ecosystem. Allo Bank also continued to
  Bank terus melakukan pengembangan dan penyempurnaan                    develop and refine information technology as the heart of its
  teknologi informasi sebagai jantung operasi layanan. Melalui           service operations. Through these efforts, Allo Bank was able to
  pencapaian ini, Allo Bank menunjukkan bahwa penerapan                  demonstrate that the implementation of its Sustainable Finance
  Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan tidak hanya berfokus               Action Plan was not only focused on green financing or social
  pada pembiayaan hijau atau program sosial, tetapi juga                 programs, but also encompassed strengthening governance,
  mencakup penguatan tata kelola, keamanan informasi, serta              information security, and sustainable digital transformation as
  transformasi digital berkelanjutan sebagai elemen fundamental          fundamental elements in creating balanced economic, social,
  dalam menciptakan nilai ekonomi, sosial, dan lingkungan                and environmental value.
  secara seimbang.

  Memenuhi prinsip tata kelola, bank menyelenggarakan                    In order to comply with corporate governance principles, the
  employee awareness terkait code of conduct & GCG pada bulan            bank held an employee awareness campaign related to its code
  Mei 2025, Allo Bank juga telah melaksanakan penilaian sendiri          of conduct and GCG in May 2025. Allo Bank also conducted
  (self assessment) terhadap implementasi Good Corporate                 a self-assessment of its Good Corporate Governance (GCG)
  Governance (GCG) dengan hasil Self Assessment GCG                      implementation, with the results of this assessment for Semester
  Semester I /2025 adalah “Baik”.                                        I/2025 being classified as "Good."

  Terkait kebijakan, Allo Bank telah melakukan pengkinian pada           When it came to its policies, Allo Bank has updated its sustainable
  kebijakan penerapan keuangan berkelanjutan, dan kebijakan              finance implementation policy and other policies relevant to
  lain yang relevan dengan prinsip keuangan berkelanjutan.               sustainable finance principles. Its latest 2025 policies include
  Mengenai kebijakan terbaru 2025, Allo Bank telah menyusun              Allo Bank's development of an internal policy for Recovery
  kebijakan internal tentang Rencana Aksi Pemulihan (Recovery            Action Plans in accordance with Financial Services Authority
  Plan) sesuai dengan sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa              Regulation No. 5 of 2024 concerning the Determination of
  Keuangan No. 5 Tahun 2024 terkait Penetapan Status                     Supervisory Status and Handling of Commercial Bank Problems.
  Pengawasan dan Penanganan Permasalahan Bank Umum.

   Eksternal                                                             External

   Aktivitas yang dilakukan oleh Allo Bank dalam rangka                  Allo Bank's list of activities for developing its sustainable
   pengembangan produk dan/atau jasa keuangan berkelanjutan              financial products and/or services based on digital technology
   yang berbasis teknologi digital adalah melakukan                      included its efforts at developing digital products and services
   pengembangan produk dan jasa digital dan menambah                     and its adding of new partners in 2025. Its new products that
   mitra baru di 2025. Produk baru yang telah mendapatkan                have received regulatory approval include its Foreign Exchange
   ijin dari regulator antara lain adalah Bank Devisa dan Website        Bank and its PayLater Onboarding Website.
   Onboarding PayLater.

   Allo Bank juga mengembangkan sistem pembayaran dengan                 Allo Bank is developing a QRIS payment system that includes
   QRIS yaitu QRIS Tarik Tunai, Transfer dan Setor Tunai (Tuntas) &      QRIS Cash Withdrawal, Transfer, and Cash Deposit ("Tuntas")
   QRIS Customer Presented Mode (CPM). Allo Bank juga dalam              and QRIS Customer Presented Mode (CPM). Allo Bank is also
   tahap mengikuti proses sandbox QRIS Crossborder Tiongkok.             participating in a China Crossborder QRIS sandbox process.




                                                          Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025     PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 501
    Tata Kelola Perusahaan yang Baik
                                                                                                                                                  498
                                                Laporan Keberlanjutan            Laporan Keuangan
    Good Corporate Governance                   Sustainability Report            Financial Statements




Pengembangan aktivitas kerjasama baru berupa layanan open                    Allo Bank has also developed new collaborative activities in
API berbasis SNAP, dilakukan Allo Bank dengan PT Prismalink                  the form of SNAP-based open API services with PT Prismalink
International, PT Nusantara Sejahtera Raya (Cinema XXI), PT                  International, PT Nusantara Sejahtera Raya (Cinema XXI), PT
Indonesia Comnets Plus (PLN ICON Plus), PT Trans Digital                     Indonesia Comnets Plus (PLN ICON Plus), and PT Trans Digital
Media (Detik).                                                               Media (Detik).

Allo Bank melaksanakan kewajiban pelaporan Taksonomi untuk                   Allo Bank has also begun implementing reporting requirements
Keuangan Berkelanjutan Indonesia (TKBI) versi 2, dengan                      for Indonesian Taxonomy for Sustainable Finance (TKBI) Version
ketentuan didasarkan pada 4 jenis sektor yang termasuk dalam                 2, with provisions based on the four sectors that have been
TKBI Versi 2 ini yaitu:                                                      included in this TKBI Version 2. These provisions encompass
                                                                             the following sectors:
1. Sektor Energi.                                                            1. Energy Sector.
2. Sektor Konstruksi dan real estate.                                        2. Construction and Real Estate Sector.
3. Sektor Transportasi dan pengangkutan udara, air, dan darat.               3. Transportation and Air, Water, and Land Transportation
                                                                                  Sector.
4. Sektor Perkebunan dan Pertanian.                                          4. Plantation and Agriculture Sector.

Nama debitur yang memenuhi kriteria keuangan berkelanjutan                   The debtor that was able to meet the proper sustainable finance
adalah PT Cipta Sinar Indah di mana debitur ini bergerak dalam               criteria was PT Cipta Sinar Indah. This company operates in
usaha perkebunan kelapa sawit, dan masuk dalam kategori                      the palm oil plantation business and falls under the category of
pengelolaan sumber daya alam hayati dan penggunaan lahan                     sustainable natural resource management and land use.
berkelanjutan.

Dalam hal peran Allo Bank dalam melakukan edukasi literasi                   Allo Bank's role in educating external parties about financial
dan inklusi keuangan ke pihak eksternal disampaikan melalui                  literacy and inclusion can be seen communicated through
berbagai wadah, termasuk melalui sosial media, podcast                       its various channels, including social media, online podcasts,
secara daring; seminar/talkshow keuangan; serta bekerjasama                  financial seminars/talk shows, and collaboration with other
dengan/institusi lain. Sejalan dengan itu, Allo Bank juga                    institutions. Towards this end, Allo Bank has also collaborated
melakukan kolaborasi dengan berbagai institusi dalam                         with various institutions to implement Financial Literacy
menjalankan pelaksanaan Literasi Keuangan selama tahun                       throughout 2025. It carried out these endeavors both in face-
2025 baik secara tatap muka (luring) maupun tanpa tatap muka                 to-face venues and through online means. Some of the Bank's
(daring). Beberapa hasil capaian pelaksanaan kegiatan yang                   list of activities it conducted throughout 2025 included the
telah dijalankan pada tahun 2025 di antaranya:                               following:
1. Edukasi keuangan dalam segment “CNBC: Money Talks”                        1. Financial education during a "CNBC: Money Talks" segment
    yaitu berkolaborasi dengan CNBC Indonesia;                                    that was held in collaboration with CNBC Indonesia;
2. Edukasi keuangan melalui sesi podcast bersama SWA                         2. Financial education through a podcast sessions with SWA
    Media;                                                                        Media;
3. Penyampaian edukasi pada Konferensi Nasional Sistem                       3. Educational presentations at the 2025 National Information
    Informasi 2025 bersama Institut Teknologi Bandung (ITB);                      Systems Conference with the Bandung Institute of
                                                                                  Technology (ITB);
4. Penyampaian edukasi melalui kegiatan sosialisasi bersama                  4. Educational presentations through various outreach
   LM FEB Universitas Indonesia & Singapore Management                            activities with the Faculty of Economics and Business
   University dalam acara Asian Financial Leaders Program                         (LM FEB) of the University of Indonesia and Singapore
   2025; dan                                                                      Management University during the 2025 Asian Financial
                                                                                  Leaders Program; and
5. Penyampaian edukasi melalui media sosial resmi Allo                       5. Educational presentations through Allo Bank's official
   Bank baik dengan diseminasi materi edukasi melalui                             social media channels, both through the disseminating
   konten milik Allo Bank maupun menampilkan konten                               of educational materials via Allo Bank's own content and
   edukasi/campaign yang diarahkan oleh Regulator dengan                          through the featuring of educational content/campaigns as
   tujuan meningkatkan edukasi keuangan, meningkatkan                             directed by state regulators. These activities were carried
   pemahaman mengenai penggunaan produk dan/atau jasa                             out with the aim of improving financial education, increasing
   keuangan, serta pemahaman atas pentingnya menghindari                          understanding of the use of financial products and/or
   modus kejahatan keuangan secara umum maupun digital.                           services, and providing understanding on the importance
                                                                                  of avoiding financial crime in general and in digital media.




 PT ALLO BANK INDONESIA TBK            2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 502
499         Performa 2025     Laporan Manajemen           Profil Perusahaan          Analisis dan Pembahasan Manajemen
           Performance 2025    Management Reports            Company Profile              Management Discussion and Analysis




  Tentang Laporan
  Keberlanjutan
  ● About this Sustainability Report

                               Laporan Keberlanjutan ini menjadi                This Sustainability Report serves as
                               sarana bagi PT Allo Bank Indonesia               a means for PT Allo Bank Indonesia
                               Tbk untuk menunjukkan komitmen                   Tbk to demonstrate its commitment
                               akuntabilitas dan transparansi dalam             to accountability and transparency
                               menjalankan kegiatan usaha, termasuk             in carrying out its business activities,
                               dampak       operasionalnya  terhadap            including the impact of its operations
                               aspek ekonomi, lingkungan, dan sosial.           have had on different economic,
                               Setiap tahun, Bank secara konsisten              environmental, and social aspects. Each
                               menerbitkan Laporan Keberlanjutan                year has seen the Bank consistently
                               sebagai bagian yang tidak terpisahkan            publishing a Sustainability Report as an
                               dari Laporan Tahunan Perusahaan.                 integral part of the Company's Annual
                                                                                Report.

                               Laporan Tahun Buku 2025 merupakan                This 2025 Financial Year Report marks
                               penerbitan yang keempat setelah edisi            the fourth edition, following the previous
                               sebelumnya diterbitkan pada Maret                edition that was published in March
                               2025. Laporan ini memuat kinerja                 2025. This report outlines the Bank's
                               keberlanjutan Bank sepanjang periode             sustainability performance for the period
                               1 Januari–31 Desember 2025, yang                 spanning 1 January to 31 December,
                               mencakup tiga pilar utama yakni aspek            2025, and covers three main pillars:
                               ekonomi, lingkungan, dan sosial,                 economic, environmental, and social
                               beserta dampak yang ditimbulkan.                 aspects, along with their impacts.
                               Keselarasan pengelolaan ketiga aspek             The management's alignment when
                               tersebut    mencerminkan     dukungan            it came to these three aspects serves
                               Bank terhadap implementasi keuangan              to reflect the Bank's support for the
                               berkelanjutan serta kontribusi pada              implementation of sustainable finance
                               pencapaian     Tujuan    Pembangunan             and its contributions to the actualization
                               Berkelanjutan (Sustainable Development           of Indonesia's Sustainable Development
                               Goals/SDGs) di Indonesia.                        Goals (SDGs).

                               Penerbitan laporan ini juga merupakan            The publication of this report is also
                               bentuk kepatuhan terhadap Peraturan              designed to comply with Financial
                               Otoritas Jasa Keuangan No. 51/                   Services Authority Regulation No.
                               POJK.03/2017      tentang    Penerapan           51/POJK.03/2017       concerning       the
                               Keuangan Berkelanjutan bagi Lembaga              Implementation of Sustainable Finance
                               Jasa Keuangan, Emiten, dan Perusahaan            for Financial Services Institutions,
                               Publik. Selain itu, laporan ini disusun          Issuers,    and   Public      Companies.
                               dengan mempertimbangkan status                   Furthermore, this report was prepared
                               Bank sebagai Bank Umum Kelompok                  while taking into account the Bank's
                               Usaha (BUKU) 3 per 1 Januari 2022,               status as a Commercial Bank in Business
                               atau Kelompok Bank berdasarkan Modal             Group (BUKU) 3 as of 1 January, 2022,
                               Inti (KBMI) 2 sesuai Peraturan Otoritas          or a Bank Group based on Core Capital
                               Jasa Keuangan No. 12/POJK.03/2021                (KBMI) 2 in accordance with Financial
                               tentang Bank Umum. Selain edisi cetak,           Services Authority Regulation No. 12/
                               laporan yang sama dapat diunduh di               POJK.03/2021 concerning Commercial
                               website resmi Bank, yaitu https://www.           Banks. In addition to its printed edition,
                               allobank.com/.                                   this same report can be downloaded
                                                                                from the Bank's official website, https://
                                                                                www.allobank.com/.



                                         Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025     PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 503
    Tata Kelola Perusahaan yang Baik
                                                                                                                                           500
                                                Laporan Keberlanjutan            Laporan Keuangan
    Good Corporate Governance                   Sustainability Report            Financial Statements




Aspek Keberlanjutan dalam Laporan
Sustainability Aspects in this Report

Laporan keberlanjutan ini menyajikan pembahasan aspek-                       This sustainability report presents a discussion of various
aspek yang material, yaitu aspek-aspek yang penting dan                      material aspects. Specifically, these are aspects that are
relevan serta memiliki dampak yang signifikan bagi Bank                      important, relevant and have had a significant impact on the
maupun para pemangku kepentingan selama tahun 2025.                          Bank and its stakeholders throughout 2025. The process of
Penentuan aspek material merujuk pada Lampiran II POJK                       determining these material aspects made use of Attachment
No. 51/POJK.03/2017 di mana Bank termasuk dalam kategori                     II of POJK No. 51/POJK.03/2017 as a reference. In it, the Bank
perusahaan yang proses bisnisnya tidak berkaitan langsung                    was included within the category of companies whose business
dengan lingkungan hidup.                                                     processes were not directly related to the environment.




Lingkup dan Batasan Pelaporan
Reporting Scope and Limitations

Laporan keberlanjutan ini mencakup aspek keberlanjutan                       This sustainability report covers the sustainability aspects of
Kantor Pusat dan dua kantor cabang Allo Bank di Indonesia.                   both Allo Bank's Head Office and its two branch offices in
                                                                             Indonesia.




Umpan Balik
Feedback

Bank menyediakan Lembar Umpan Balik di bagian akhir laporan                  The Bank has a Feedback Sheet at the end of this report.
ini. Usulan, umpan balik, opini dan sebagainya dari pemangku                 Proposals, feedback, opinions, and so on from stakeholders
kepentingan bisa dikirimkan kepada:                                          can be sent to:

Sekretaris Perusahaan                                                        Corporate Secretary
PT Allo Bank Indonesia Tbk                                                   PT Allo Bank Indonesia Tbk
Menara Bank Mega Lantai 5-6,                                                 Menara Bank Mega 5-6 floor,
Jalan Kapten P. Tendean No. 12-14A,                                          St. Kapten P. Tendean No. 12-14A,
Jakarta Selatan 12790, Indonesia.                                            South Jakarta 12790, Indonesia.
Telepon: (+62 21) 7990671, 79184705, 79182387                                Telephone: (+62 21) 7990671, 79184705, 79182387
Email: corsec@allobank.com                                                   Email: corsec@allobank.com
Website: www.allobank.com                                                    Website: www.allobank.com




 PT ALLO BANK INDONESIA TBK            2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 504
501        Performa 2025     Laporan Manajemen           Profil Perusahaan          Analisis dan Pembahasan Manajemen
          Performance 2025    Management Reports            Company Profile              Management Discussion and Analysis




  Profil
  Perusahaan
  ● Company Profile

                              PT Allo Bank Indonesia Tbk (“Allo                PT Allo Bank Indonesia Tbk (hereinafter
                              Bank” atau “Bank”) sebelumnya dikenal            referred to as "Allo Bank" or "the Bank")
                              dengan nama PT Bank Arta Griya                   was previously known as PT Bank
                              yang didirikan pada 21 Oktober 1992.             Arta Griya and was established on 21
                              Pada 18 Januari 1993, Bank berganti              October, 1992. On 18 January, 1993,
                              nama menjadi PT Bank Harda Griya                 the Bank changed its name to PT Bank
                              dan dikenal sebagai Bank Harda.                  Harda Griya and became known as Bank
                              Selanjutnya, pada 10 Desember 2016,              Harda. Subsequently, on 10 December,
                              nama Bank kembali diubah menjadi                 2016, the Bank's name was changed
                              PT Bank Harda Internasional (BHI).               again to PT Bank Harda Internasional
                              Pada tahun 2015, BHI melaksanakan                (BHI). In 2015, BHI conducted an Initial
                              Penawaran Saham Perdana (Initial Public          Public Offering (IPO). In March 2021,
                              Offering/IPO) kepada masyarakat. Pada            BHI was officially acquired by PT Mega
                              Maret 2021, BHI resmi diakuisisi oleh            Corpora after obtaining approval from
                              PT Mega Corpora setelah memperoleh               the Financial Services Authority (OJK). In
                              persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan          line with its business transformation, on
                              (OJK). Seiring dengan transformasi               30 June, 2021, BHI officially changed its
                              bisnis yang dilakukan, pada 30 Juni              name to PT Allo Bank Indonesia Tbk.
                              2021, BHI secara resmi berganti nama
                              menjadi PT Allo Bank Indonesia Tbk.

                              Nama Allo merupakan singkatan dari               The name Allo is an abbreviation of “All
                              All in One, yang mencerminkan aspirasi           in One”. This abbreviation serves as a
                              Bank untuk menghadirkan pengalaman               reflection of the Bank's aspiration to
                              perbankan digital yang sederhana dan             provide a simple and integrated digital
                              terintegrasi bagi nasabah (Experience            banking experience for its customers
                              a Simple Life). Allo Bank merupakan              ("Experience a Simple Life"). Allo Bank
                              anak perusahaan dari CT Corp, sebuah             is a subsidiary of CT Corp, a leading
                              kelompok usaha terintegrasi terkemuka            integrated business group in Indonesia
                              di Indonesia yang bergerak di berbagai           operating in various sectors, including
                              sektor antara lain layanan keuangan,             financial services, media, retail, lifestyle,
                              media, ritel, gaya hidup, dan hiburan.           and entertainment. Since its official
                              Sejak peluncuran resmi (grand launching)         launch on 20 May, 2022, and its
                              pada 20 Mei 2022 hingga akhir tahun              operations through to the end of 2025,
                              2025, Allo Bank telah berkembang                 Allo Bank has grown to become one
                              menjadi salah satu bank umum berbasis            of Indonesia's leading digital-based
                              digital terkemuka di Indonesia, dengan           commercial banks, with a customer base
                              jumlah nasabah yang telah mencapai 14            of 14 million.
                              juta nasabah.

                              Sejak Juli 2022, Allo Bank berkantor             Since July 2022, Allo Bank has been
                              pusat di Menara Bank Mega, Lantai                headquartered at Menara Bank Mega,
                              5-6, Jalan Kapten P. Tendean No. 12-             5th-6th Floor, Jalan Kapten P. Tendean
                              14A, Jakarta Selatan 12790, Telepon:             No. 12-14A, South Jakarta 12790.
                              (+62 21) 7990671, 79184705, 79182387,            Telephone: (+62 21) 7990671, 79184705,
                              Faksimile: (+62 21) 3841022, 3851023,            79182387, Fax.: (+62 21) 3841022,
                              Email: corsec@allobank.com, Website:             3851023, Email: corsec@allobank.com,
                              www.allobank.com.                                Website: www.allobank.com.




                                        Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025     PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 505
    Tata Kelola Perusahaan yang Baik
                                                                                                                                              502
                                                Laporan Keberlanjutan             Laporan Keuangan
    Good Corporate Governance                   Sustainability Report             Financial Statements




Per 31 Desember 2025, Bank memiliki 1 Kantor Pusat, 2 Kantor                 As of 31 December, 2025, the Bank has had one Head Office,
Cabang dan tidak memiliki Kantor Cabang Pembantu, maupun                     two Branch Offices, and no Sub-Branch Offices or Cash
Kantor Kas. Adapun Kantor Cabang Bank beralamat di:                          Offices. The Bank's Branch Offices are located at: [OJK C.2]
[OJK C.2]
1. Menara Bank Mega, Jl. Kapten Tendean No. 12-14A,                          1. Bank Mega Tower, Jl. Kapten Tendean No. 12-14A,
    Mampang Prapatan, Jakarta Selatan 12790; dan                                Mampang Prapatan, South Jakarta 12790; and
2. Indofood Tower, Jl. Jendral Sudirman No. 76-78, Setiabudi,                2. Indofood Tower, Jl. Jendral Sudirman No. 76-78, Setiabudi,
    Jakarta Selatan 10250.                                                      South Jakarta 10250.

Sesuai dengan Pasal 3 Anggaran Dasar terakhir tahun 2023,                    In accordance with Article 3 of the latest Articles of Association
maksud dan tujuan Bank adalah menjalankan kegiatan usaha                     for 2023, the Bank's purpose and objective are to conduct
di bidang perbankan sesuai dengan ketentuan peraturan                        banking business activities in accordance with applicable laws
perundang-undangan yang berlaku, serta mengoptimalkan                        and regulations, and to optimize the utilization of its resources
pemanfaatan sumber daya yang dimiliki untuk menghasilkan                     to produce high-quality and competitive banking products and/
produk dan/atau jasa perbankan yang bermutu tinggi                           or services in order to generate profits and increase the Bank's
dan berdaya saing guna memperoleh keuntungan dan                             value while adhering to the principles of a Limited Liability
meningkatkan nilai Bank dengan tetap menerapkan prinsip-                     Company. [OJK C.4]
prinsip Perseroan Terbatas. [OJK C.4]

Allo Bank merupakan Perseroan Terbatas yang bergerak di                      Allo Bank is a Limited Liability Company engaged in digital-
bidang perbankan umum berbasis layanan digital dengan                        based general banking, with a range of banking products and
cakupan produk dan jasa perbankan yang terbagi ke dalam                      services divided into two main segments: Wholesale Banking
dua segmen utama yaitu Wholesale Banking dan Retail Banking.                 and Retail Banking. In accordance with its latest Articles of
Sesuai dengan Anggaran Dasar terakhir, Bank menyediakan                      Association, the Bank provides various banking products and
berbagai produk dan layanan perbankan yang mendukung                         services to support customer needs. These products and
kebutuhan nasabah sebagai berikut: [OJK C.4]                                 services are as follows: [OJK C.4]
1. Giro;                                                                     1. Current Accounts;
2. Tabungan;                                                                 2. Savings;
3. Deposito;                                                                 3. Deposits;
4. Kredit/pembiayaan baik untuk segmen Wholesale maupun                      4. Credit/financing for both the Wholesale and Retail segments;
    Retail; dan                                                              and
5. Layanan termasuk transfer, pembayaran tagihan, top up,                    5. Services, including transfers, bill payments, top-ups,
    Rekening Dana Nasabah (RDN), Virtual Account, dan Virtual                Customer Fund Accounts (RDN), Virtual Accounts, and Virtual
    Debit Card.                                                              Debit Cards.




Visi, Misi, dan Nilai-Nilai Bank
Bank Vision, Mission, and Values [OJK C.1]

Visi:                                                                        Vision:

Menjadi bank umum berbasis digital terbaik melalui aplikasi All              To become the best digital-based general bank through an
in One dengan memanfaatkan ekosistem untuk memberikan                        All-in-One application by leveraging the ecosystem to provide
nilai tambah yang sebesar-besarnya bagi bangsa.                              maximum added value to the nation.

Misi:                                                                        Mission:

Menyediakan produk dan layanan perbankan digital inovatif                    To provide innovative digital banking products and services that
terintegrasi dengan ekosistem yang memberikan solusi dan                     are integrated with an ecosystem that provides both solutions
seamless customer experience bagi nasabah serta memberikan                   and a seamless customer experience for customers, as well as
nilai tambah yang tinggi kepada seluruh pemangku kepentingan.                deliver high added value to all stakeholders.




 PT ALLO BANK INDONESIA TBK            2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 506
503                  Performa 2025         Laporan Manajemen            Profil Perusahaan          Analisis dan Pembahasan Manajemen
                     Performance 2025        Management Reports            Company Profile              Management Discussion and Analysis




  Review Visi dan Misi oleh Manajemen                                 Vision and Mission Review by Management

  Visi dan Misi Bank ditetapkan dan diberlakukan melalui              The Bank's Vision and Mission have been established and
  kajian secara berkala untuk memastikan relevansinya dengan          implemented through periodic reviews to ensure their
  perkembangan lingkungan bisnis Bank. Pernyataan terkait Visi        relevance to the Bank's evolving business environment. The
  dan Misi Bank telah mendapatkan persetujuan bersama dari            Bank's Vision and Mission statements have both received joint
  Dewan Komisaris dan Direksi. Hingga saat ini, Dewan Komisaris       approval from the Board of Commissioners and the Board of
  dan Direksi menilai bahwa pencapaian Visi dan Misi Bank masih       Directors. To date, the Board of Commissioners and the Board
  relevan dengan perkembangan dan kondisi lingkungan bisnis           of Directors remain of the assessment that the achievement of
  tahun 2025 serta arah dan tujuan bisnis Bank.                       the Bank's Vision and Mission remains relevant aims in relation
                                                                      to the developments and conditions of the Bank's business
                                                                      environment in 2025, as well as the Bank's business direction
                                                                      and objectives.

  Nilai-Nilai Perusahaan                                              Company Values

  Data-driven:                                                        Data-driven:
  Kami mengambil keputusan dan memecahkan masalah                     We make decisions and solve problems based on credible data
  berdasarkan data dan informasi yang kredibel;                       and information;

  Impact:                                                             Impact:
  Kami memberikan solusi dan dampak positif kepada semua              We provide solutions and positive impacts to all stakeholders;
  stakeholders;

  Growth:                                                             Growth:
  Kami terus menerus tumbuh dan berkembang secara                     We continuously grow and develop sustainably for a better
  berkesinambungan untuk masa depan yang lebih baik;                  future;

  In harmony:                                                         In harmony:
  Kami bekerjasama dengan semua pihak secara harmonis yang            We collaborate harmoniously with all parties, focusing on
  berorientasi pada hasil;                                            results;

  Transparency:                                                       Transparency:
  Kami berperilaku jujur dan transparan dalam segala aspek            We behave honestly and transparently in all aspects of our
  pekerjaan;                                                          work;

  Agility:                                                            Agility:
  Kami tangkas beradaptasi terhadap semua perubahan yang              We adapt quickly to all changes;
  terjadi;

  Learning:                                                           Learning:
  Kami terus belajar, berbagi dan menerapkan pengetahuan dan          We continuously learn, share, and apply new knowledge and
  keterampilan baru untuk mengembangkan kompetensi diri.              skills to develop our competencies.




                                                       Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025     PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 507
    Tata Kelola Perusahaan yang Baik
                                                                                                                                                             504
                                                Laporan Keberlanjutan             Laporan Keuangan
    Good Corporate Governance                   Sustainability Report             Financial Statements




                                                                    Skala Usaha
                                                        Business Scale [OJK C.3]

                      Uraian                                    Satuan
                                                                                          2025                      2024                     2023
                     Description                                 Unit

 Jumlah Pegawai Tetap dan Kontrak                                Orang                              538                      475                      380
 (tidak termasuk outsource)                                      People
 Number of Full-Time and Contract Workers
 (not including outsourced labor)
 Pendapatan Operasional-Neto                               Jutaan Rupiah                      1.961.863                1.446.728                 1.159.330
 Net Operating Income                                     Millions of Rupiah
 Pendapatan Bunga Bersih                                   Jutaan Rupiah                     1.436.668                   1.117.502              1.036.755
 Net Interest Income                                      Millions of Rupiah
 Pendapatan Operasional Lainnya                            Jutaan Rupiah                        525.195                  329.226                  122.575
 Other Operating Income                                   Millions of Rupiah
 Biaya kerugian Penurunan Nilai Aset Keuangan              Jutaan Rupiah                      (413.360)                 (113.880)                 (47.942)
 Cost of Allowance for Impairment Losses                  Millions of Rupiah
 Biaya Operasional                                         Jutaan Rupiah                      (799.401)                (734.025)                 (535.827)
 Operating Expenses                                       Millions of Rupiah
 Pendapatan Bunga                                          Jutaan Rupiah                     1.864.085                  1.486.931               1.328.943
 Interest Income                                          Millions of Rupiah
 Beban Bunga                                               Jutaan Rupiah                      (423.267)                (369.429)                 (292.188)
 Interest Expenses                                        Millions of Rupiah
 Pendapatan Bunga Bersih                                   Jutaan Rupiah                     1.436.668                   1.117.502              1.036.755
 Net Interest Income                                      Millions of Rupiah
 Pendapatan Non-Operasional Bersih                         Jutaan Rupiah                         (13.217)                     127                    (287)
 Non-Operating Income – Net                               Millions of Rupiah
 Laba (Rugi) Sebelum Pajak                                 Jutaan Rupiah                       735.885                  598.950                   575.274
 Income (Loss) Before Tax Expenses                        Millions of Rupiah
 Laba (Rugi) Tahun Berjalan                                Jutaan Rupiah                        574.261                  467.106                 444.566
 Income (Loss) for the Current Year                       Millions of Rupiah
 Jumlah Liabilitas                                         Jutaan Rupiah                     10.961.135                 6.718.277               5.865.359
 Total Liabilities                                        Millions of Rupiah
 Jumlah Ekuitas                                            Jutaan Rupiah                     7.508.938                 7.265.737                6.885.076
 Total Equity                                             Millions of Rupiah
 Jumlah Aset                                               Jutaan Rupiah                    18.470.073                13.984.014               12.750.435
 Total Assets                                             Millions of Rupiah
 Wilayah Operasi                                         Kantor beroperasi        •   1 Kantor Pusat        •   1 Kantor Pusat       •   1 Kantor Pusat
 Operational Areas                                       Operational Offices      •   2 Kantor Cabang       •   2 Kantor Cabang      •   2 Kantor Cabang
                                                                                  •   1 Head Office         •   1 Head Office        •   1 Head Office
                                                                                  •   2 Branch Offices      •   2 Branch Offices     •   2 Branch Offices



Per 31 Desember 2025, Bank memiliki karyawan sebanyak 538                      As of 31 December, 2025, the Bank had 538 employees. This
orang, bertambah dibandingkan tahun 2024 dengan karyawan                       marked an increase compared to its 475 employees in 2024.
sebanyak 475 orang. Pembagian karyawan berdasarkan jenis                       Employee breakdowns by gender, position, age, education, and
kelamin, jabatan, usia, pendidikan, dan status ketenagakerjaan                 employment status are all fully disclosed in the Profile Chapter
disampaikan selengkapnya di Bab Profil Laporan Tahunan                         of the Bank's Annual Report. [OJK C.3]
Bank. [OJK C.3]




 PT ALLO BANK INDONESIA TBK            2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 508
505                         Performa 2025              Laporan Manajemen             Profil Perusahaan         Analisis dan Pembahasan Manajemen
                           Performance 2025              Management Reports             Company Profile             Management Discussion and Analysis




  Perubahan Signifikan pada Bank
  Significant Changes at the Bank [OJK C.6]

  Selama tahun 2025, Allo Bank terus memperluas jangkauan                          Throughout 2025, Allo Bank continued to expand its service
  layanan dengan berupaya menjalin kemitraan strategis dengan                      reach by working to establish strategic partnerships with
  berbagai ekosistem terkemuka melalui penerapan model Open                        various leading ecosystems throughout its Open Banking model
  Banking dalam upaya mengembangkan ekosistem digital dan                          implementation process. The Bank designed this effort as a
  meningkatkan nilai layanan finansial yang disediakan oleh                        means for it to develop a digital ecosystem that could enhance
  Bank secara contextual, terutama untuk sektor-sektor yang                        its financial service value in a contextual manner, particularly
  dekat dengan aspek-aspek kehidupan nasabah. Melalui kerja                        for sectors closely related to the lives of its customers. The Bank
  sama tersebut, Bank berkeyakinan mampu meningkatkan                              is confident that this collaboration can enable it to sustainably
  bisnis secara berkelanjutan serta terus berkontribusi pada                       grow its business and continue to contribute to the national
  perekonomian nasional.                                                           economy.

  Selain itu, Allo Bank memimpin pinjaman sindikasi senilai                        In addition, Allo Bank led a syndicated loan amounting to IDR3.7
  Rp3,7 triliun, bersama dengan PT Bank Mega Tbk, kepada PT                        trillion, together with PT Bank Mega Tbk, to PT SKPlasma Core
  SKPlasma Core Indonesia, perusahaan patungan antara SK                           Indonesia, a joint venture between SK Plasma, part of SK
  Plasma, bagian dari SK Group Korea, dan Indonesia Investment                     Group Korea, and the Indonesia Investment Authority (“INA”).
  Authority (“INA”), yang bergerak di bidang manufaktur Produk                     The company operates in the manufacturing of Plasma-Derived
  Obat Derivat Plasma (PODP), dalam rangka mendukung                               Medicinal Products (PDMP), in support of the development of
  pembangunan pabrik produk fraksionasi plasma darah pertama                       Indonesia’s first blood plasma fractionation facility. Through this
  di Indonesia. Melalui kerja sama tersebut, Bank berkeyakinan                     partnership, the Bank became more confident in its ability to
  mampu meningkatkan bisnis secara berkelanjutan serta terus                       sustainably grow its business and to continue contributing to
  berkontribusi pada perekonomian nasional.                                        the national economy.




  Keanggotaan pada Asosiasi
  Memberships in Associations [OJK C.5]

  Bank bergabung dengan berbagai asosiasi dan perhimpunan                          The Bank has joined together with various associations and
  yang memiliki kesamaan bidang usaha untuk mengikuti                              societies in similar business fields to stay abreast of current
  perkembangan isu-isu terkini, sekaligus berkontribusi melalui                    issues and has also contribute through input and suggestions
  pemberian masukan dan saran guna mendorong kemajuan                              to foster mutual progress. The associations and societies the
  bersama. Adapun asosiasi dan perhimpunan yang diikuti Bank                       Bank took part in throughout 2025 encompass the following:
  sepanjang tahun 2025 adalah sebagai berikut:


                                                                                                                 Skala (Lokal, Nasional, Regional,
                                   Nama                                        Status (Anggota, Pengurus)                  Internasional)
                                   Name                                       Status (Member, Management)         Scale (Local, National, Regional,
                                                                                                                            International

      Perhimpunan Bank Swasta Nasional (Perbanas)                                       Anggota                                 Nasional
      National Private Banks Association (Perbanas)                                     Member                                  National
      Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI)                                       Anggota                                 Nasional
      Indonesian Payment System Association (ASPI)                                      Member                                  National
      Forum Komunikasi Direktur Kepatuhan Perbankan FKDKP)                              Anggota                                 Nasional
      Communication Forum of Banking Compliance Directors (FKDKP)                       Member                                  National
      Lembaga Alternatif Penyelesaian Sengketa (LAPS) SJK                               Anggota                                 Nasional
      Alternative Dispute Resolution Institution (LAPS) SJK                             Member                                  National
      Asosiasi Emiten Indonesia                                                         Anggota                                 Nasional
      Indonesian Public Listed Companies Association                                    Member                                  National




                                                                   Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025     PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 509
  Tata Kelola Perusahaan yang Baik
                                                                                                                                                506
                                              Laporan Keberlanjutan            Laporan Keuangan
  Good Corporate Governance                   Sustainability Report            Financial Statements




Tata Kelola
Berkelanjutan
● Sustainable Governance




                                                  Tata kelola Perusahaan yang Baik (Good              Good Corporate Governance represents
                                                  Corporate Governance) merupakan                     a a crucial foundation in the Indonesian
                                                  fondasi     penting      dalam     industri         banking industry, especially for digital
                                                  perbankan Indonesia, khususnya bagi                 banks like Allo Bank. The comprehensive
                                                  bank digital seperti Allo Bank. Penerapan           implementation of good corporate
                                                  tata kelola secara menyeluruh tidak                 governance not only helsp to strengthens
                                                  hanya memperkuat daya saing Bank di                 the Bank's competitiveness in the midst
                                                  tengah dinamika industri yang semakin               of increasingly competitive industry
                                                  kompetitif, tetapi juga menjadi prasyarat           dynamics, it also is a prerequisite for
                                                  bagi keberlanjutan usaha jangka panjang             long-term business sustainability and
                                                  serta peningkatan kepercayaan para                  increased stakeholder trust. In the context
                                                  pemangku kepentingan. Dalam konteks                 of rapidly evolving digital technology-
                                                  operasional berbasis teknologi digital              based operations, strong governance
                                                  yang berkembang pesat, tata kelola yang             has become increasingly essential for
                                                  kuat menjadi semakin esensial untuk                 ensuring the use of innovative and secure
                                                  memastikan pemanfaatan teknologi                    technology, effective risk management,
                                                  yang inovatif dan aman, pengelolaan                 and optimal protection of customer data
                                                  risiko yang efektif, serta perlindungan             and information.
                                                  data dan informasi nasabah secara
                                                  optimal.




PT ALLO BANK INDONESIA TBK           2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 510
507                   Performa 2025          Laporan Manajemen           Profil Perusahaan          Analisis dan Pembahasan Manajemen
                     Performance 2025         Management Reports            Company Profile              Management Discussion and Analysis




  Sejalan dengan perkembangan industri perbankan nasional              In line with the development of the national banking industry and
  dan sebagai upaya memperkuat penerapan tata kelola pada              as part of an effort to strengthen governance implementation
  bank, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah menerbitkan                 in banks, the Financial Services Authority (OJK) has issued
  Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) No. 17 Tahun 2023            Financial Services Authority Regulation (POJK) No. 17 of 2023
  tentang Penerapan Tata Kelola bagi Bank Umum (POJK Tata              concerning the Implementation of Governance for Commercial
  Kelola). Peraturan ini merupakan tindak lanjut dari amanat           Banks (POJK Tata Kelola). This regulation follows up on the
  Undang-Undang No. 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan                  mandate of Law No. 4 of 2023 concerning the Development
  dan Penguatan Sektor Keuangan.                                       and Strengthening of the Financial Sector.

                                                                       In accordance with its provisions, good governance in a bank
  Berdasarkan ketentuan tersebut, tata kelola yang baik pada           is defined as the structure, processes, and mechanisms of
  bank didefinisikan sebagai struktur, proses, dan mekanisme           bank management directed at conducting business activities
  pengelolaan bank yang diarahkan untuk penyelenggaraan                prudently while taking into account the interests of all
  kegiatan usaha secara prudent dengan memperhatikan                   stakeholders, and while creating and optimizing company value
  kepentingan seluruh pemangku kepentingan, menciptakan dan            in a sustainable manner in ways that are based on laws and
  mengoptimalkan nilai perusahaan secara berkelanjutan, serta          regulations, standards, ethical values, principles, and generally-
  berlandaskan pada peraturan perundang-undangan, standar,             accepted practices.
  nilai etika, prinsip, dan praktik yang berlaku umum.

  Sebagai bagian dari industri perbankan nasional, Allo Bank           As part of the national banking industry, Allo Bank is fully
  berkomitmen penuh untuk menerapkan tata kelola yang                  committed to implementing good governance as stipulated
  baik sebagaimana diatur dalam POJK Tata Kelola. Komitmen             in the Financial Services Authority Regulation (POJK) on
  tersebut diwujudkan melalui penerapan prinsip-prinsip                Governance. This commitment is realized through the
  tata kelola yaitu keterbukaan (transparency), akuntabilitas          application of governance principles, namely transparency,
  (accountability), tanggung jawab (responsibility), independensi      accountability, responsibility, independence, and fairness and
  (independency), serta kewajaran dan kesetaraan (fairness and         equity. The implementation of these principles is carried out
  equity). Penerapan prinsip-prinsip tersebut dilakukan secara         consistently and in an integrated manner at all levels of the
  konsisten dan terintegrasi di seluruh tingkatan organisasi guna      organization to ensure the effectiveness of governance and the
  memastikan efektivitas tata kelola dan pencapaian kinerja Bank       achievement of sustainable Bank performance.
  yang berkelanjutan.




  Penanggung Jawab Penerapan Keuangan Berkelanjutan di Allo Bank
  Person Responsible for Sustainable Finance Implementation at Allo Bank

  Allo Bank meyakini bahwa penerapan keuangan berkelanjutan            Allo Bank believes that the implementation of sustainable finance
  sebagaimana diatur dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No.        -- as stipulated in Financial Services Authority Regulation
  51/POJK.03/2017 tentang Penerapan Keuangan Berkelanjutan             (POJK) No. 51/POJK.03/2017 concerning the Implementation
  bagi Lembaga Jasa Keuangan, Emiten, dan Perusahaan Publik            of Sustainable Finance for Financial Services Institutions,
  (POJK Keuangan Berkelanjutan) berkontribusi signifikan dalam         Issuers, and Public Companies (POJK on Sustainable Finance)
  memperkuat tujuan, fungsi, dan peran Bank sebagai lembaga            -- significantly strengthens the Bank's objectives, functions,
  pembiayaan. Penerapan keuangan berkelanjutan tersebut                and role as a financing institution. The Bank's implementation
  dipandang sebagai bagian integral dari upaya Bank dalam              of sustainable finance is considered an integral part of its efforts
  menciptakan nilai jangka panjang yang berkelanjutan.                 to create sustainable long-term value.

  Dalam rangka mengukuhkan implementasi keuangan                       To strengthen its implementation of sustainable finance, Allo
  berkelanjutan, Allo Bank melakukan sejumlah penyesuaian              Bank has made several adjustments to its Good Corporate
  terhadap penerapan Tata Kelola Perusahaan yang Baik dengan           Governance (GCG) by integrating various environmental, social,
  mengintegrasikan aspek lingkungan (environmental), sosial            and governance (ESG) aspects. These governance adjustments
  (social), dan tata kelola (governance) atau ESG. Penyesuaian         include the regulation of those responsible for implementing
  tata kelola tersebut di antaranya mencakup pengaturan                sustainable finance, as stipulated in Appendix II of the POJK
  penanggung jawab penerapan keuangan berkelanjutan                    on Sustainable Finance. This appendix regulates the duties
  sebagaimana diatur dalam Lampiran II POJK Keuangan                   and responsibilities of Board of Directors and Board of




                                                        Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025     PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 511
    Tata Kelola Perusahaan yang Baik
                                                                                                                                              508
                                                Laporan Keberlanjutan            Laporan Keuangan
    Good Corporate Governance                   Sustainability Report            Financial Statements




Berkelanjutan. Lampiran tersebut mengatur antara lain tugas                  Commissioners members, of employees, officials, and/or work
dan tanggung jawab anggota Direksi dan Dewan Komisaris,                      units designated as responsible for implementing sustainable
pegawai, pejabat, dan/atau unit kerja yang ditetapkan sebagai                finance, among other things.
penanggung jawab penerapan keuangan berkelanjutan.

Di Allo Bank, penerapan keuangan berkelanjutan secara                        At Allo Bank, the implementation of sustainable finance is
umum berada di bawah tanggung jawab Presiden Direktur                        generally under the responsibility of the President Director,
selaku pimpinan tertinggi Bank. Namun demikian, dalam                        as the Bank's highest leader. However, in its implementation,
pelaksanaannya,     penerapan    keuangan      berkelanjutan                 sustainable finance involves almost all divisional leaders
melibatkan hampir seluruh pimpinan divisi di lingkungan                      within the Bank, including the Corporate Secretary, Funding,
Bank antara lain Sekretaris Perusahaan, Funding, Kredit,                     Credit, HRD, Finance, Procurement & Business Planning, and
HRD, Finance, Procurement & Business Planning, serta                         Risk Management and Compliance. This cross-functional
Manajemen Risiko dan Kepatuhan. Keterlibatan lintas fungsi ini               involvement reflects the Bank's commitment to integrating
mencerminkan komitmen Bank untuk mengintegrasikan prinsip                    sustainable finance principles into all of its activities and
keuangan berkelanjutan ke dalam seluruh aktivitas dan proses                 business processes. [OJK E.1]
bisnis Bank. [OJK E.1]

Untuk memperkuat tata kelola yang mengedepankan prinsip                      To strengthen governance that prioritizes ESG principles while
ESG sekaligus menyelaraskannya dengan Rencana Aksi                           aligning them with the Bank's Sustainable Finance Action
Keuangan Berkelanjutan (RAKB), Allo Bank melakukan tiga                      Plan (RAKB), Allo Bank has made the following three policy
penyesuaian kebijakan dalam aspek manajemen risiko dan                       adjustments in risk management and the implementation of
penerapan Tata Kelola Perusahaan yang Baik sebagai berikut:                  Good Corporate Governance:
1. Melakukan pembaruan kebijakan perkreditan Bank                            1. Updated the Bank's credit policy regarding credit provisions
   terkait pengaturan pemberian kredit yang perlu dihindari                      that should be avoided, taking into account the impact of
   dengan mempertimbangkan dampak aktivitas usaha yang                           prospective borrowers' business activities on environmental
   dihasilkan dari calon debitur terhadap keberlangsungan                        sustainability and negative social impacts.
   lingkungan hidup dan dampak negatif terhadap sosial.
2. Melakukan pembaruan terhadap Standard Operating                           2. Updated the Bank's credit Standard Operating Procedure
   Procedure (SOP) kredit terkait penerapan Keuangan                            (SOP) related to the implementation of Sustainable Finance;
   Berkelanjutan; dan                                                           and
3. Melakukan sosialisasi dan peningkatan kesadaran                           3. Conducted outreach and raising awareness when it
   terhadap pemahaman keuangan berkelanjutan. Untuk                             came to sustainable finance. To minimize risks in ESG
   meminimalisasi risiko dalam penerapan ESG, Allo Bank                         implementation, Allo Bank has set targets for adjusting
   telah mencanangkan target penyesuaian dan pembaruan                          and updating its credit policies and credit SOPs, as well
   kebijakan perkreditan Bank, SOP kredit, serta meningkatkan                   as increasing awareness of sustainable finance in industry
   kesadaran atas keuangan berkelanjutan dalam analisis                         analysis. This will enhance stakeholder trust and support
   industri dan akan meningkatkan kepercayaan pemangku                          sustainable development.
   kepentingan dan mendukung pembangunan berkelanjutan.




Pengembangan Kompetensi Terkait Keuangan Berkelanjutan
Competency Development Related to Sustainable Finance

Allo Bank memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada                        Allo Bank provides ample opportunity for the Board of
Dewan Komisaris, Direksi, Sekretaris Perusahaan, serta seluruh               Commissioners, Board of Directors, Corporate Secretary, and
pimpinan divisi untuk mengikuti program pengembangan                         all division leaders to participate in competency development
kompetensi yang berkaitan dengan penerapan keuangan                          programs related to the implementation of sustainable finance.
berkelanjutan. Bank meyakini bahwa pengembangan                              The Bank believes that this competency development plays
kompetensi tersebut memiliki peran penting dalam mendukung                   a crucial role in supporting the effective implementation of
efektivitas implementasi keuangan berkelanjutan, baik pada                   sustainable finance, and affects both the reporting year and
tahun pelaporan maupun pada tahun-tahun berikutnya.                          any subsequent years. Details of the Bank's competency
Rincian kegiatan pengembangan kompetensi terkait keuangan                    development activities related to sustainable finance that it has
berkelanjutan yang dilaksanakan sepanjang tahun 2025                         implemented throughout 2025 have been presented in the
disajikan dalam tabel berikut: [OJK E.2]                                     following table: [OJK E.2]




 PT ALLO BANK INDONESIA TBK            2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 512
509                         Performa 2025              Laporan Manajemen             Profil Perusahaan            Analisis dan Pembahasan Manajemen
                           Performance 2025             Management Reports              Company Profile                Management Discussion and Analysis




           Tabel Pengembangan Kompetensi Terkait Keuangan Berkelanjutan Tahun 2025
                    Table of Competency Development Related to Sustainable Finance in 2025

       Nama         Jabatan/Posisi            Tanggal             Institusi Penyelenggara                                  Topik
       Name         Office/Position             Date                 Hosting Institution                                   Topic

      Dewan Komisaris
      Board of Commissioners

      Aviliani     Komisaris Utama      13 Februari 2025       Banker Association for Risk         Refreshment Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 6
                   President            13 February, 2025      Management (BARA)                   Risk Management Certification Level 6 Refreshment
                   Commissioner
      Rosmaya      Komisaris            13 Februari 2025       Banker Association for Risk         Refreshment Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 6
                   Independen           13 February, 2025      Management (BARA)                   Risk Management Certification Level 6 Refreshment
                   Independent
                   Commissioner
      Ali          Komisaris            13 Februari 2025       Banker Association for Risk         Refreshment Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 6
      Gunawan      Commissioner         13 February, 2025      Management (BARA)                   Risk Management Certification Level 6 Refreshment

      Direksi
      Board of Directors

      Ari          Plt. Direktur        13 Februari 2025       Banker Association for Risk         Refreshment Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 7
      Yanuanto     Utama; Direktur      13 February, 2025      Management (BARA)                   Risk Management Certification Level 7 Refreshment
      Asah         Keuangan,
                                        24 Maret 2025          Allo Bank                           Sharing Session Core Values Allo Bank
                   Operasional &
                                        24 March, 2025
                   Human Capital
                   Plt. Direktur        23 Mei 2025            LPP RMG                             Internal Control Over Financial Reporting
                   Utama; Direktur      23 May, 2025
                   Keuangan,
                   Operasional &        12 September 2025      Bank Indonesia                      FGD BI Penataan Struktur Industri SP
                   Human Capital        12 September, 2025                                         BI Focus Group Discussion on the Structural
                                                                                                   Restructuring of the SP Industry
                                        20 September 2025      Artajasa                            Members Meeting & ATM Bersama Awards 2025
                                        20 September, 2025                                         Bersama Infobank
                                                                                                   Members Meeting & ATM Bersama Awards 2025 with
                                                                                                   Infobank
                                        18 November 2025       OJK & IDX                           CEO Networking 2025 Managing Global Trade and
                                        18 November, 2025                                          Empowering Business Strategy
                                        19 Desember 2025       OJK                                 Sosialisasi Sharing Roadmap Perbankan Digital by OJK
                                        19 December, 2025                                          Dissemination of the Digital Banking Roadmap by OJK
      Sajal        Direktur Digital     13 Februari 2025       Banker Association for Risk         Refreshment Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 7
      Bhatnagar    Digital Director     13 February, 2025      Management (BARA)                   Risk Management Certification Level 7 Refreshment
                                        24 Maret 2025          Allo Bank                           Sharing Session Core Values Allo Bank
                                        24 March, 2025
      Ganda        Direktur Risiko,     13 Februari 2025       Banker Association for Risk         Refreshment Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 7
      Raharja      Kepatuhan &          13 February, 2025      Management (BARA)                   Risk Management Certification Level 7 Refreshment
      Rusli        Hukum
                   Risk, Compliance
                   & Legal Director     13 Februari 2025       Allo Bank                           Sharing Session with Responsible Person
                                        13 February, 2025

                                        20 Februari 2025       Allo Bank                           Risk Management Forum Q1 2025
                                        20 February, 2025
                                        26 Februari 2025       PPATK                               Pertemuan Koordinasi Tahunan PPATK Tahun 2025
                                        26 February, 2025                                          PPATK Annual Coordination Meeting 2025

                                        03 Juli 2025           Allo Bank                           Webinar Agentic AI in Finance A New Era of
                                        3 July, 2025                                               Autonomous Decision Making

                                        14 Agustus 2025        FKDKP                               Pembekalan Sertifikasi APU PPT dan PPPSPM
                                        14 August, 2025                                            AML, CFT, and PPPSPM Certification Briefing

                                        19 Agustus 2025        Satgas PASTI                        Launching Kampanye Nasional Berantas Scam dan
                                        19 August, 2025                                            Aktivitas Keuangan Ilegal
                                                                                                   Launching of the National Campaign to Eradicate Scams
                                                                                                   and Illegal Financial Activities
                                        19 Agustus 2025        OJK                                 Risk And Governance Summit (RGR) Tahun 2025
                                        19 August, 2025




                                                                  Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025         PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 513
    Tata Kelola Perusahaan yang Baik
                                                                                                                                                              510
                                                Laporan Keberlanjutan                 Laporan Keuangan
    Good Corporate Governance                   Sustainability Report                 Financial Statements




 Nama         Jabatan/Posisi             Tanggal                Institusi Penyelenggara                                      Topik
 Name         Office/Position              Date                    Hosting Institution                                       Topic
                                   24 Oktober 2025           LSPP                                    Uji Sertifikasi APU PPT & PPPSPM (Anti Pencucian
                                   24 October, 2025                                                  Uang, Pencegahan Pendanaan Terorisme &
                                                                                                     Pencegahan Pendanaan Proliferasi Senjata Pemusnah
                                                                                                     Massal) Jenjang 7 Direksi
                                                                                                     AML, CFT & PPPSPM (Anti-Money Laundering,
                                                                                                     Counter-Terrorism Financing, and Counter-Proliferation
                                                                                                     of Weapons of Mass Destruction) Certification Test for
                                                                                                     Level 7 Directors
                                   6 November 2025           FKDKP                                   Pembekalan Sertifikasi Kepatuhan
                                   6 November, 2025                                                  Compliance Certification Briefing
                                   27 November 2025          PPATK                                   Diseminasi Hasil Penilaian FIR on ML/TF (Financial
                                   27 November, 2025                                                 Integrity Rating on Money Laundering and Terrorism
                                                                                                     Financing) Tahun 2025
                                                                                                     Dissemination of Financial Integrity Rating on
                                                                                                     Money Laundering and Terrorism Financing (FIR/TF)
                                                                                                     Assessment Results in 2025
                                   19 Desember 2025          OJK                                     Sosialisasi Sharing Roadmap Perbankan Digital by OJK
                                   19 December, 2025                                                 Dissemination of the Digital Banking Roadmap by the
                                                                                                     Financial Services Authority (OJK)
                                   30 Desember 2025          IDX                                     Acara Penutupan Perdagangan PT Bursa Efek Indonesia
                                   30 December,                                                      (BEI) Tahun 2025 dan Pembukaan Perdagangan BEI
                                   2025                                                              Tahun 2026
                                                                                                     Closing of Trading Ceremony at the Indonesia Stock
                                                                                                     Exchange (IDX) in 2025 and Opening of Trading at the
                                                                                                     IDX in 2026

Komite di bawah Dewan Komisaris
Committees under the Board of Commissioners

Siswandi      Anggota Komite       28 Agustus 2025           Banker Association for Risk             Refreshment Manajemen Risiko Jenjang 7 - Komite
Pujo          Audit, dan anggota   28 August, 2025           Management (BARA)                       Level 7 Risk Management Refreshment - Committee
Sasongko      Komite Pemantau
              Risiko
              Member of the
              Audit Committee
              and member of the
              Risk Monitoring
              Committee


Lista Irna    Anggota Komite       10 November 2025          Banker Association for Risk             Refreshment Manajemen Risiko Jenjang 7 - Komite
              Audit, dan anggota   10 November, 2025         Management (BARA)                       Level 7 Risk Management Refreshment - Committee
              Komite Pemantau
              Risiko
              Member of the
              Audit Committee
              and member of the
              Risk Monitoring
              Committee
Netty         Anggota Komite       4 Februari 2025           Sosialisasi Launching Lembaga           Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia
Delima        Remunerasi dan       February 4, 2025          Sertifikasi Profesi (LSP) Sistem        Indonesian Payment System Association
              Nominasi                                       Pembayaran Indonesia
              Member of                                      Dissemination of the Launch of
              Remuneration                                   the Indonesian Payment System
              and Nomination                                 Professional Certification Institute
              Committee                                      (LSP)
                                   5 Maret 2025              Sosialisasi Program JSHK                Disnakertrans DKI Jakarta
                                   March 5, 2025             Dissemination of the JSHK               Jakarta Manpower and Transmigration Office
                                                             Program
                                   24 Maret 2025             Sharing Session Core Values             Allo Bank
                                   March 24, 2025            Allo Bank
                                   30 April 2025             Refreshment Sertifikasi                 RDS Consultant
                                   April 30, 2025            Manajemen Risiko Jenjang 5
                                                             Level 5 Risk Management
                                                             Certification Refreshment
                                   14 Agustus 2025           Sharing Session Work Smarter            Allo Bank
                                   August 14, 2025           Transforming Productivity With
                                                             AI




PT ALLO BANK INDONESIA TBK             2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 514
511                          Performa 2025                Laporan Manajemen             Profil Perusahaan             Analisis dan Pembahasan Manajemen
                            Performance 2025               Management Reports               Company Profile                 Management Discussion and Analysis




       Nama         Jabatan/Posisi             Tanggal               Institusi Penyelenggara                                    Topik
       Name         Office/Position              Date                   Hosting Institution                                     Topic
                                          30 Oktober 2025         Indonesia Banking Innovation         FKDOP
                                          October 30, 2025        Conclave
                                          3 Desember 2025         3P Compensation                      Mercer
                                          December 3, 2025
      Willyardo    Pejabat Pelaksana      24 Maret 2025           Allo Bank                            Sharing Session Core Values Allo Bank
      Halim        Tugas (Plt.) Kepala    24 March, 2025
      Partahi      Divisi Audit
                                          30 April 2025           RDS Consultant                       Refreshment Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 5
      Napitupulu   Internal
                                          30 April, 2025                                               Level 5 Risk Management Certification Refreshment
                   Acting Head of
                   the Internal Audit     22 Juli 2025            Speak Up Academy                     Character Building Batch 4
                   Division               22 July, 2025
                                          8 Oktober 2025          IAIB                                 Training Auditing Treasury Business
                                          8 October, 2025

      Sekretaris Perusahaan
      Corporate Secretary

      Stacey       Head, Sekretaris       6 Februari 2025         OJK                                  Sosialisasi POJK No. 45 Tahun 2024 tentang
      Aryadi       Perusahaan dan         6 February, 2025                                             Pengembangan dan Penguatan Emiten dan Perusahaan
      Suryoputro   PMO                                                                                 Publik
                   Head, Corporate                                                                     Dissemination of POJK No. Law No. 45 of 2024
                   Secretary, and                                                                      concerning the Development and Strengthening of
                   PMO                                                                                 Issuers and Public Companies
                                          20 Februari 2025        RDS Consultant                       Refreshment Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 5
                                          20 February, 2025                                            Level 5 Risk Management Certification Refreshment

                                          24 Maret 2025           Allo Bank                            Sharing Session Core Values Allo Bank
                                          24 March, 2025
                                          14 Agustus 2025         Allo Bank                            Sharing Session Work Smarter Transforming Productivity
                                          14 August, 2025                                              with AI

                                          3 September 2025        PERBANAS                             Sosialisasi Bulan Inklusi Keuangan 2025
                                          3 September, 2025                                            2025 Financial Inclusion Month Socialization

                                          25 September 2025       IDX Indonesia                        Introductory to Investor Relations
                                          25 September, 2025

                                          25 September 2025       OJK                                  OJK Peduli Cerdas (Capacity Building Edukasi dan
                                          25 September, 2025                                           Literasi Keuangan Duta Se-Indonesia)
                                                                                                       OJK Smart Cares (Capacity Building, Education
                                                                                                       and Financial Literacy for Ambassadors Throughout
                                                                                                       Indonesia)
                                          17 November 2025        IDX                                  Orange Forum 2025 Kerja Sama PT Bursa Efek
                                          17 November, 2025                                            Indonesia dengan Impact Investment Exchange Pte.
                                                                                                       Ltd. (IIX)
                                                                                                       Orange Forum 2025: Collaboration between the
                                                                                                       Indonesia Stock Exchange and Impact Investment
                                                                                                       Exchange Pte. Ltd. (IIX)
      * Bank telah melaksanakan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa pada 9 Oktober 2025 dimana pemegang saham Bank telah menyetujui dan
        menerima pengunduran diri Bapak Indra Utoyo selaku Direktur Utama Bank terhitung sejak tanggal 10 Juli 2025. Sehubungan dengan kekosongan
        jabatan Direktur Utama, Bank telah menunjuk Bapak Ari Yanuanto Asah sebagai Plt. Direktur Utama sesuai dengan Surat Keputusan Allo Bank No. 090/
        DIRAB/25 tertanggal 10 Oktober 2025 tentang Penetapan Direktur Bidang.
      * The Bank held an Extraordinary General Meeting of Shareholders on 9 October, 2025, during which the Bank's shareholders approved and accepted
        the resignation of Mr. Indra Utoyo as President Director of the Bank effective 10 July, 2025. Due to the vacant position of President Director, the Bank
        then appointed Mr. Ari Yanuanto Asah as Acting President Director in accordance with Allo Bank Decree No. 090/DIRAB/25 dated 10 October, 2025,
        concerning the Appointment of Division Directors.




                                                                     Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025           PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 515
     Tata Kelola Perusahaan yang Baik
                                                                                                                                                    512
                                                 Laporan Keberlanjutan            Laporan Keuangan
     Good Corporate Governance                   Sustainability Report            Financial Statements




Penilaian Risiko atas Penerapan Keuangan Berkelanjutan
Risk Assessment of Sustainable Finance Implementation [OJK E.3]

Allo Bank menerapkan tata kelola keberlanjutan sebagai bagian                 Allo Bank performs sustainability governance as an integral part
yang tidak terpisahkan dari penerapan Tata Kelola Perusahaan                  of its Good Corporate Governance (GCG) implementation. This
yang Baik (Good Corporate Governance/GCG). Komitmen ini                       commitment can be seen realized through the active role of
diwujudkan melalui peran aktif Direksi dan Dewan Komisaris,                   Allo Bank's Board of Directors and Board of Commissioners,
termasuk dukungan komite-komite di bawah Dewan Komisaris,                     including the support of committees under the Board of
dalam mengarahkan dan mengawasi integrasi aspek ekonomi,                      Commissioners, in directing and overseeing the integration of
lingkungan hidup, dan sosial ke dalam strategi bisnis, kebijakan              economic, environmental, and social aspects into the Bank's
internal, serta proses pengambilan keputusan Bank. Penerapan                  business strategy, internal policies, and decision-making
tata kelola keberlanjutan juga didukung oleh koordinasi                       processes. This implementation of sustainability governance is
lintas fungsi, khususnya Komite Manajemen Risiko dan unit                     also supported by cross-functional coordination, particularly
kerja terkait lainnya, guna memastikan keselarasan dengan                     with the Risk Management Committee and other relevant work
ketentuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan prinsip kehati-                    units, to ensure alignment with Financial Services Authority
hatian perbankan.                                                             (OJK) regulations and prudential banking principles.

Sejalan dengan hal tersebut, Bank secara berkala melakukan                    In line with this, the Bank periodically conducts risk assessments
penilaian risiko atas penerapan keuangan berkelanjutan yang                   of its sustainable finance implementation that is integrated
terintegrasi dalam kerangka manajemen risiko perusahaan.                      within the Company's risk management framework. The
Penilaian     risiko     mencakup       identifikasi, pengukuran,             risk assessment includes the identification, measurement,
pemantauan, dan pengendalian risiko lingkungan, sosial,                       monitoring, and control of Environmental, Social, and
dan tata kelola (Environmental, Social, and Governance/ESG)                   Governance (ESG) risks inherent in the Bank's operational
yang melekat pada kegiatan operasional maupun portofolio                      activities and financing portfolio. The risks assessed include
pembiayaan. Risiko-risiko yang dinilai mencakup risiko kredit,                credit risk, market risk, liquidity risk, operational risk, and climate
risiko pasar, risiko likuiditas, dan risiko operasional, serta risiko         change-related risks that could potentially impact a debtor's
terkait perubahan iklim yang berpotensi mempengaruhi kinerja                  business performance and ability to meet payment obligations
usaha debitur dan kemampuan debitur dalam memenuhi                            to the Bank. The results of these risk assessments are reported
kewajiban pembayaran kepada Bank. Hasil penilaian risiko                      to management and serve as the basis for policy refinements,
tersebut dilaporkan kepada manajemen dan menjadi dasar                        risk mitigation measures, and strengthened oversight by the
dalam penyempurnaan kebijakan, penetapan langkah mitigasi                     Board of Directors and Board of Commissioners. Through
risiko, serta penguatan pengawasan oleh Direksi dan Dewan                     this approach, the Bank has worked to maintain business
Komisaris. Dengan pendekatan ini, Bank berupaya menjaga                       sustainability, enhance long-term business resilience, and
keberlanjutan usaha, meningkatkan ketahanan bisnis jangka                     contribute to sustainable and responsible economic growth.
panjang, serta berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi yang
berkelanjutan dan bertanggung jawab.

Dalam rangka mencapai pengelolaan risiko yang optimal, Allo                   To achieve optimal risk management, Allo Bank has implemented
Bank menerapkan manajemen risiko dengan mengacu pada                          forms of risk management in accordance with Financial Services
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 18/POJK.03/2016 dan                      Authority Regulation No. 18/POJK.03/2016 and Financial
Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No. 34/SEOJK.03/2016                      Services Authority Circular Letter No. 34/SEOJK.03/2016
tentang Penerapan Manajemen Risiko bagi Bank Umum.                            concerning the Implementation of Risk Management for
Kerangka kerja manajemen risiko Bank menetapkan pendekatan                    Commercial Banks. The Bank's risk management framework
pengelolaan risiko dan kerangka pengendalian yang dirancang                   establishes a risk management approach and control framework
untuk mendapatkan keseimbangan antara tingkat risiko (risk)                   designed to achieve a balance between risk and return.
dengan tingkat pendapatan (return).

Allo Bank mengimplementasikan kerangka kerja manajemen                        Allo Bank has implemented its risk management framework
risiko melalui penetapan tingkat risiko yang akan diambil (risk               by establishing a risk appetite and risk tolerance for each type
appetite) dan toleransi risiko (risk tolerance) untuk setiap jenis            of risk. In addition, the Bank has developed and implemented
risiko. Selain itu, Bank menyusun dan menerapkan kebijakan                    relevant risk management policies and procedures that are




  PT ALLO BANK INDONESIA TBK            2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 516
513                      Performa 2025            Laporan Manajemen            Profil Perusahaan           Analisis dan Pembahasan Manajemen
                        Performance 2025            Management Reports            Company Profile               Management Discussion and Analysis




  serta prosedur manajemen risiko yang relevan, didukung oleh                supported by a strengthened integrated internal control
  penguatan struktur pengendalian internal yang terintegrasi.                structure. The Bank has also continuously built a risk culture that
  Bank juga secara berkelanjutan membangun budaya risiko                     emphasizes increased risk awareness among all employees and
  yang menekankan peningkatan kesadaran seluruh pegawai                      the effective implementation of risk management processes
  terhadap risiko serta efektivitas penerapan proses manajemen               across the organization.
  risiko di seluruh lini organisasi.

  Adapun penerapan manajemen risiko di Allo Bank mengacu                     Allo Bank's risk management implementation is based on the
  pada empat pilar manajemen risiko sebagai berikut:                         following four pillars:
  1. Pengawasan aktif Dewan Komisaris dan Direksi;                           1. Active oversight by the Board of Commissioners and Board
                                                                                  of Directors;
  2. Kecukupan kebijakan, prosedur, dan penetapan limit                      2. Adequate risk management policies, procedures, and limit
     manajemen risiko;                                                            setting;
  3. Kecukupan proses identifikasi, pengukuran, pemantauan,                  3. Adequate risk identification, measurement, monitoring, and
     dan pengendalian risiko serta sistem informasi manajemen                     control processes, as well as a risk management information
     risiko; dan                                                                  system; and
  4. Sistem pengendalian internal yang menyeluruh.                           4. A comprehensive internal control system.

  Selain mengacu keempat pilar di atas, manajemen risiko                     In addition to the four aforementioned pillars, Allo Bank's risk
  Allo Bank juga merujuk pada dokumen-dokumen dari Basel                     management also uses documents from the Basel Committee
  Committee on Banking Supervision.                                          on Banking Supervision as references.

  Sepanjang tahun 2025, manajemen Allo Bank dengan                           Throughout 2025, Allo Bank's management, with the support
  dukungan seluruh karyawan secara konsisten menerapkan                      of all of its employees, consistently implemented integrated and
  manajemen risiko yang terintegrasi dan komprehensif                        comprehensive risk management to support the achievement
  guna mendukung pencapaian target kinerja serta menjaga                     of its performance targets and to maintain business continuity.
  keberlangsungan usaha. Bank meyakini bahwa penerapan                       The Bank believes that the implementation of a proactive
  strategi manajemen risiko yang proaktif berperan penting                   risk management strategy plays a crucial role in increasing
  dalam meningkatkan efektivitas pemanfaatan modal dan                       the effectiveness of capital utilization and the level of capital
  tingkat pengembangan modal (return on equity) sehingga                     development (returns on equity), thereby creating sustainable
  mampu menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan bagi                     added value for shareholders.
  para pemegang saham.

  Penerapan manajemen risiko tersebut dilaksanakan dengan                    The implementation of this risk management is carried out
  memperhatikan cakupan penilaian risiko secara menyeluruh                   by taking into consideration the scope of a comprehensive
  melalui evaluasi profil risiko, baik dari aspek tingkat risiko             risk assessment through an evaluation of risk profiles. This
  inheren (inherent risk) maupun kualitas penerapan manajemen                is both in terms of the inherent risk levels and the quality of
  risiko. Sejalan dengan perkembangan regulasi, Bank juga                    risk management implementation. In line with regulatory
  menyesuaikan indikator penilaian dengan mengacu pada                       developments, the Bank has also also adjusted its assessment
  pendekatan Risk-Based Bank Rating (RBBR) guna memastikan                   indicators based on a Risk-Based Bank Rating (RBBR) approach
  kepatuhan dan konsistensi dalam pengelolaan risiko.                        to ensure compliance and consistency in risk management.

  Dalam rangka memperkuat implementasi manajemen risiko,                     To strengthen its risk management implementation, Allo Bank
  Allo Bank secara berkelanjutan melakukan upaya peningkatan                 has continuously worked to improve its composite rating by
  peringkat komposit melalui perbaikan dan evaluasi atas empat               improving and evaluating the four main risk categories faced
  kategori risiko utama yang dihadapi Bank, di samping risiko                by the Bank, in addition to other relevant risks. These four main
  lainnya yang relevan. Keempat risiko utama tersebut meliputi               risks include credit risk, market risk, liquidity risk, and operational
  risiko kredit, risiko pasar, risiko likuiditas, dan risiko operasional.    risk. These efforts involve all elements of the organization and
  Upaya ini dilaksanakan dengan melibatkan seluruh unsur                     are done under the supervision and direction of the Board of
  organisasi, di bawah pengawasan dan arahan Dewan Komisaris                 Commissioners and the Board of Directors. They collectively
  serta Direksi, yang secara kolektif memastikan bahwa penerapan             ensure that risk management implementation is adequate and
  manajemen risiko telah memadai dan sejalan dengan tingkat                  aligned with the Bank's level of complexity and risk profile, and
  kompleksitas serta profil risiko Bank, serta bahwa Bank memiliki           that the Bank has a sound understanding of the types and
  pemahaman yang baik atas jenis dan tingkat risiko yang melekat             levels of risk inherent in all business activities.
  pada seluruh kegiatan usaha.




                                                              Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025      PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 517
    Tata Kelola Perusahaan yang Baik
                                                                                                                                                 514
                                                Laporan Keberlanjutan            Laporan Keuangan
    Good Corporate Governance                   Sustainability Report            Financial Statements




Dalam struktur tata kelola, Direksi bertanggung jawab untuk                  Within the governance structure, the Board of Directors is
mengelola dan memastikan efektivitas proses manajemen                        responsible for managing and ensuring the effectiveness
risiko di seluruh kegiatan usaha Bank. Tanggung jawab tersebut               of the risk management process across all of the Bank's
mencakup penetapan kebijakan dan kerangka manajemen                          business activities. This responsibility includes establishing
risiko, integrasi manajemen risiko ke dalam strategi dan proses              risk management policies and frameworks, integrating risk
bisnis, serta pemantauan profil risiko secara berkala. Direksi               management into business strategies and processes, and
secara rutin melakukan telaah atas laporan manajemen risiko                  regularly monitoring the risk profile. The Board of Directors
yang disusun oleh unit kerja terkait, termasuk risiko strategis,             regularly reviews risk management reports prepared by relevant
operasional, keuangan, serta risiko lingkungan, sosial, dan                  work units, including strategic, operational, financial, and
tata kelola (Environmental, Social, and Governance/ESG) guna                 environmental, social, and governance (ESG) risks, all of which
memastikan kecukupan langkah mitigasi risiko dan kepatuhan                   is done to ensure the adequacy of risk mitigation measures and
terhadap ketentuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).                             compliance with Financial Services Authority (OJK) regulations.

Sejalan dengan peran Direksi tersebut, Dewan Komisaris                       In line with the Board of Directors' role, the Board of
menjalankan fungsi pengawasan dan peninjauan independen                      Commissioners carries out oversight and independent reviews
atas efektivitas penerapan manajemen risiko. Dalam pelaksanaan               on the effectiveness of risk management implementation.
tugasnya, Dewan Komisaris didukung oleh Komite Pemantau                      In carrying out its duties, the Board of Commissioners is
Risiko dan/atau Komite Audit yang melakukan penelaahan                       supported by the Risk Monitoring Committee and/or the
secara berkala terhadap kebijakan, penerapan, dan profil risiko              Audit Committee, both of which periodically review the Bank's
Bank, serta mengevaluasi kecukupan sistem pengendalian                       policies, implementation, and risk profile, as well as evaluate the
internal. Hasil penelaahan tersebut menjadi dasar bagi Dewan                 adequacy of the Bank's internal control system. The results of
Komisaris dalam memberikan arahan dan rekomendasi kepada                     these reviews serve as the basis for the Board of Commissioners
Direksi guna memastikan proses manajemen risiko berjalan                     in providing direction and recommendations to the Board of
secara efektif, selaras dengan strategi Bank, serta mendukung                Directors to ensure the risk management process is effective,
keberlanjutan usaha jangka panjang.                                          that it is aligned with the Bank's strategy, and that it supports
                                                                             long-term business sustainability.




Hubungan dengan Pemangku Kepentingan
Stakeholder Relations [OJK E.4]

Komunikasi yang efektif serta hubungan yang harmonis                         Effective communication and harmonious relationships
antara Allo Bank dan seluruh pemangku kepentingan, baik                      between Allo Bank and all stakeholders (both internal and
internal maupun eksternal, merupakan fondasi utama dalam                     external) serve as the main foundations for achieving optimal
mewujudkan kinerja Bank yang optimal dan berkelanjutan.                      and sustainable Bank performance. The Bank uses Financial
Mengacu pada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) No.                     Services Authority Regulation (POJK) No. 17 of 2023 concerning
17 Tahun 2023 tentang Penerapan Tata Kelola bagi Bank Umum                   the Implementation of Governance for Commercial Banks
(POJK Tata Kelola), pemangku kepentingan didefinisikan sebagai               (POJK Tata Kelola) as a reference towards this end. Through
seluruh pihak yang memiliki kepentingan, baik secara langsung                this regulation, stakeholders are defined as all parties with
maupun tidak langsung, terhadap kegiatan usaha Bank.                         an interest (either directly or indirectly) in the Bank's business
Berdasarkan pengertian tersebut, Allo Bank mengidentifikasi                  activities. On the basis of this definition, Allo Bank has identified
pemangku kepentingan sebagai kelompok atau individu yang                     stakeholders as groups or individuals impacted by the Bank's
terdampak oleh kegiatan, produk, dan layanan Bank, sekaligus                 activities, products, and services, and who also influence the
memiliki pengaruh terhadap keberhasilan penerapan strategi                   successful implementation of the Bank's strategies and the
serta pencapaian tujuan Bank.                                                achievement of its objectives.




  PT ALLO BANK INDONESIA TBK           2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 518
515                           Performa 2025          Laporan Manajemen               Profil Perusahaan            Analisis dan Pembahasan Manajemen
                          Performance 2025             Management Reports               Company Profile                Management Discussion and Analysis




  Untuk membangun dan menjaga hubungan yang harmonis,                             To build and maintain harmonious relationships, Allo Bank has
  Allo Bank melaksanakan pelibatan pemangku kepentingan                           implemented forms of planned and continuous stakeholder
  secara terencana dan berkesinambungan sesuai dengan                             engagement in accordance with the interests of each party.
  kepentingan masing-masing pihak. Proses pelibatan tersebut                      This engagement process includes the Bank's efforts to
  mencakup upaya Bank dalam memahami dan memenuhi                                 understand and meet stakeholder expectations by utilizing its
  harapan pemangku kepentingan melalui pemanfaatan sumber                         resources appropriately and responsibly, and in accordance
  daya yang dimiliki secara tepat, bertanggung jawab, serta                       with applicable laws and regulations.
  sejalan dengan ketentuan peraturan perundang-undangan
  yang berlaku.

  Allo Bank secara konsisten melibatkan pemangku kepentingan                      Allo Bank has consistently engaged with stakeholders as part of
  sebagai bagian dari komitmen Bank untuk meningkatkan                            its commitment to increasing transparency and accountability,
  transparansi dan akuntabilitas, sekaligus memperoleh masukan                    all while also obtaining constructive feedback for performance
  yang konstruktif bagi peningkatan kinerja serta pengembangan                    improvement and product and service development tailored to
  produk dan layanan yang sesuai dengan kebutuhan nasabah.                        customer needs. Furthermore, stakeholder engagement plays
  Selain itu, pelibatan pemangku kepentingan juga memiliki                        a strategic role in supporting the implementation of sustainable
  peran strategis dalam mendukung implementasi keuangan                           finance and good corporate governance within the Bank.
  berkelanjutan dan penerapan tata kelola perusahaan yang baik
  di Bank.

  Berdasarkan uraian tersebut, pemangku kepentingan Allo Bank                     In accordance with the aforementioned description, Allo Bank's
  beserta metode pelibatan yang diterapkan disajikan sebagai                      stakeholders and the engagement methods encompass the
  berikut:                                                                        following:


        Pemangku Kepentingan                                                          Metode Pendekatan
            Stakeholders                                                               Approach Method

      Nasabah dan Klien                   Masukan, keluhan dan permintaan informasi mengenai produk dan layanan perbankan dapat diakses setiap waktu
      Customers and Clients               melalui website Allo Bank.
                                          Feedback, complaints, and requests for information regarding banking products and services can be accessed at
                                          any time through Allo Bank's website.
      Investor                            Kinerja financial dan pelaksanaan strategi perusahaan dijelaskan pada publik dan laporan-laporan yang
                                          dipublikasikan serta rapat umum pemegang saham tahunan.
                                          The Company's financial performance and strategy implementation are publicly disclosed through published reports
                                          and annual general shareholder meetings.
      Regulator                           Kepatuhan dan pelaksanaan prinsip kehati-hatian dan tata kelola perusahaan yang baik dalam rapat dan diskusi
                                          dengan Regulator saat diperlukan.
                                          Compliance and implementation of prudential principles and good corporate governance are addressed in
                                          meetings and discussions with regulators when necessary.
      Masyarakat                          Program pemberdayaan melalui kegiatan CSR (Corporate Social Responsibility).
      Community                           Empowerment programs through CSR (Corporate Social Responsibility) activities.




  Permasalahan dalam Penerapan Keuangan Berkelanjutan
  Issues in Sustainable Finance Implementation [OJK E.5]

  Sepanjang tahun 2025, Allo Bank telah berupaya secara optimal                   Throughout 2025, Allo Bank has made optimal efforts
  dalam menerapkan keuangan berkelanjutan, termasuk melalui                       to implement sustainable finance, including through its
  pelaksanaan program-program prioritas yang tercantum dalam                      implementation of priority programs outlined in its 2025
  Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan (RAKB) Tahun 2025.                          Sustainable Finance Action Plan (RAKB). Consistent with its
  Konsisten dengan pengembangan bisnis yang berbasis digital,                     efforts at digital-based business development, the Bank has




                                                                  Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025           PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 519
    Tata Kelola Perusahaan yang Baik
                                                                                                                                                 516
                                                Laporan Keberlanjutan             Laporan Keuangan
    Good Corporate Governance                   Sustainability Report             Financial Statements




pada tahun 2025, Bank meraih berbagai penghargaan dan                        received the following awards and forms of recognition in 2025
pengakuan dari berbagai pihak independen eksternal sebagai                   from various external independent parties:
berikut:
1. Memenangkan dua penghargaan dalam Strategy and                            1.   It won two awards at the Strategy and Performance Execution
    Performance Execution Excellence (SPEx2) Award 2025,                          Excellence (SPEx2) Award 2025, themed "Business Model
    bertemakan Business Model Innovation in Uncertain                             Innovation in Uncertain Times," organized by Kontan Media
    Times, yang diselenggarakan oleh Media Kontan dan GML                         and GML Performance Consulting in two categories: (i)
    Performance Consulting untuk dua kategori: (i) The Best                       The Best Execution Winner in the Digital Banking Industry;
    Execution Winner in Digital Banking Industry; (ii) Special                    (ii) Special Recognition: Excellence in Product Strategy &
    Recognition: Excellence in Product Strategy & Innovation                      Innovation for its flexible savings product, Allo Grow;
    untuk produk tabungan flexible Allo Grow;
2. Dinobatkan sebagai The Best KBMI II Bank oleh media                       2. It was named The Best KBMI II Bank by Investor Trust media
    Investor Trust dalam acara The Best Bank 2025 award                         during the Best Bank 2025 awards program;
    programme;
3. Menerima pengakuan sebagai The Best Digital Bank in                       3. It received recognition as The Best Digital Bank in Excellence
    Excellence Call Center 2025 oleh media InfoBank; dan                        Call Center 2025 by InfoBank media; and
4. Produk tabungan flexible AlloGrow berhasil memenangkan                    4. Its flexible savings product, Allo Grow, won the Omni Brands
    Omni brands of the Year 2025 award untuk kategori New                       of the Year 2025 award for the New Product Campaign
    Product Campaign in Multiplatform dari media Marketeers,                    in Multiplatform category from Marketeers media. This
    yang mencerminkan pengakuan atas pendekatan omni                            reflected recognition for its creative and innovative omni-
    channel marketing secara kreatif dan inovatif.                              channel marketing approach.

Sejalan dengan itu, untuk mengatasi tantangan yang timbul                    Similarly, to address the challenges that emerged for the Bank
pada tahun 2024, yaitu belum sepenuhnya tercapai kesamaan                    in 2024 -- specifically, the lack of a fully shared understanding
pemahaman terkait konsep keuangan berkelanjutan,                             when it came to the concept of sustainable finance, including
termasuk pemahaman atas pelaksanaan Rencana Aksi                             the implementation of the Sustainable Finance Action Plan
Keuangan Berkelanjutan (RAKB) di seluruh lini organisasi,                    (RAKB) across all organizational levels -- the Bank established
Bank telah menetapkan strategi dan program tindak lanjut                     strategies and follow-up programs it implemented in 2025.
yang direalisasikan pada tahun 2025. Untuk meningkatkan                      To improve employee competency, for example, the Bank
kompetensi karyawan misalnya, Bank melakukan berbagai                        conducted various online internal training programs and
program training internal secara daring dan sertifikat yang                  awarded employees with online certificates. The Bank used
diberikan kepada karyawan berbentuk sertifikat secara online.                KnowBe4 as a web-based platform to conduct regular
Bank menggunakan KnowBe4 sebagai platform web based                          employee training activities. One such training program,
untuk melakukan training secara berkala kepada karyawan.                     Sustainable Banking Awareness, took place in August 2025
Salah satu pelaksanaan pelatihan terkait Sustainable Banking                 and featured the attendance of all employees.
Awareness diikuti oleh seluruh karyawan pada bulan Agustus
2025.

Selanjutnya, dalam rangka membangun awareness mengenai                       Furthermore, to build awareness of sustainable economics
ekonomi berkelanjutan di internal, Bank mengadakan sosialisasi               internally, the Bank conducted outreach on sustainable culture
mengenai budaya berkelanjutan di tempat kerja melalui media                  in the workplace through Employee News and held outreach
Employee News, dan menyelenggarakan sosialisasi beserta                      sessions and quizzes for employees on sustainable banking.
kuis kepada karyawan terkait sustainable banking. Bank juga                  The Bank has also implemented an "Employee Risk Score" as
telah menerapkan “Employee Risk Score” sebagai salah satu                    an effort to continuously raise awareness of risk management
upaya untuk terus meningkatkan awareness mengenai budaya                     culture and employee compliance.
manajemen risiko, dan kepatuhan kepada karyawan.

Melalui implementasi berbagai program di atas, secara umum,                  Through the implementation of these various programs,
Bank tidak menghadapi permasalahan dalam menerapkan                          the Bank generally did not encounter any challenges in
keuangan berkelanjutan pada tahun pelaporan.                                 implementing sustainable finance during the reporting year.




 PT ALLO BANK INDONESIA TBK            2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 520
517        Performa 2025      Laporan Manajemen           Profil Perusahaan          Analisis dan Pembahasan Manajemen
           Performance 2025    Management Reports            Company Profile              Management Discussion and Analysis




  Kinerja
  Keberlanjutan
  ● Sustainability Performance




                               Allo Bank sebagai bagian dari lembaga            Allo Bank, as part of the financial services
                               jasa keuangan di Indonesia berkomitmen           institutions in Indonesia, is committed
                               untuk       menerapkan         keuangan          to implementing sustainable finance as
                               berkelanjutan     sebagaimana     diatur         stipulated in POJK No. 51/POJK.03/2017
                               dalam POJK No. 51/POJK.03/2017                   concerning the Implementation of
                               tentang      Penerapan        Keuangan           Sustainable Finance for Financial
                               Berkelanjutan bagi Lembaga Jasa                  Services Institutions, Issuers, and Public
                               Keuangan, Emiten, dan Perusahaan                 Companies (POJK on Sustainable
                               Publik (POJK Keuangan Berkelanjutan).            Finance). This regulation defines
                               Regulasi ini mendefinisikan keuangan             sustainable finance as comprehensive
                               berkelanjutan      sebagai    dukungan           support from the financial services sector
                               menyeluruh dari sektor jasa keuangan             to create sustainable economic growth
                               untuk    menciptakan       pertumbuhan           by aligning economic, environmental,
                               ekonomi yang berkelanjutan dengan                and social interests.
                               menyelaraskan kepentingan ekonomi,
                               lingkungan hidup, dan sosial.

                               Bagi Bank, keselarasan antara aspek              For the Bank, alignment between
                               ekonomi, lingkungan hidup, dan sosial            economic, environmental, and social
                               merupakan suatu keharusan karena                 aspects is essential as the the function of
                               fungsi perusahaan tidak hanya sebatas            a company is not only to generate profits
                               menghasilkan laba, tetapi juga menjaga           but also to maintain environmental
                               kelestarian lingkungan dan peduli                sustainability and address social issues.
                               terhadap isu-isu sosial. Lebih dari itu,         Furthermore, the Bank believes that the
                               Bank meyakini bahwa keselarasan                  alignment of these three aspects serves
                               ketiga aspek ini merupakan fondasi               as a crucial foundation for actualizing
                               penting untuk mewujudkan bisnis yang             a sustainable business and achieving
                               berkelanjutan dan mencapai kinerja               optimal performance.
                               yang optimal.




                                         Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025     PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 521
    Tata Kelola Perusahaan yang Baik
                                                                                                                                                518
                                                Laporan Keberlanjutan             Laporan Keuangan
    Good Corporate Governance                   Sustainability Report             Financial Statements




Kegiatan Membangun Budaya Keberlanjutan
Activities for Building a Culture of Sustainability [OJK F.1]

Dukungan Allo Bank terhadap penerapan keuangan                               Allo Bank's support for the implementation of sustainable
berkelanjutan diwujudkan melalui berbagai kebijakan seperti                  finance can be seen realized through its various policies, such
menyusun Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan (RAKB),                         as developing a Sustainable Finance Action Plan (RAKB),
mengembangkan produk dan/atau jasa keuangan berkelanjutan                    developing digital technology-based sustainable financial
berbasis teknologi digital, melaksanakan edukasi keuangan                    products and/or services, implementing sustainable finance
berkelanjutan dan berbagai langkah lainnya. Selain itu, untuk                education, and its various other measures. Furthermore, to
memastikan implementasi keuangan berkelanjutan yang efektif,                 ensure the effective implementation of sustainable finance, Allo
Allo Bank mengadopsi 8 (delapan) prinsip sebagai panduan,                    Bank has adopted eight guiding principles:
yaitu:
1. Prinsip investasi bertanggung jawab;                                      1.   Principle of responsible investment;
2. Prinsip strategi dan praktik bisnis berkelanjutan;                        2.   Principle of sustainable business strategies and practices;
3. Prinsip pengelolaan risiko sosial dan lingkungan hidup;                   3.   Principle of social and environmental risk management;
4. Prinsip tata kelola;                                                      4.   Principle of governance;
5. Prinsip komunikasi yang informatif;                                       5.   Principle of informative communication;
6. Prinsip inklusif;                                                         6.   Principle of inclusiveness;
7. Prinsip pengembangan sektor unggulan prioritas; dan                       7.   Principle of developing priority leading sectors; and
8. Prinsip koordinasi dan kolaborasi.                                        8.   Principle of coordination and collaboration.

Berdasarkan delapan prinsip tersebut, Bank menetapkan budaya                 On the basis of these eight principles, the Bank has established a
keberlanjutan sebagai komitmen untuk mengintegrasikan                        culture of sustainability as part of its commitment to integrating
prinsip-prinsip keberlanjutan dalam setiap aspek operasional                 sustainability principles into every aspect of its operations and
dan pengambilan keputusan. Untuk mendukung ini, sosialisasi                  decision-making. Towards this end, the Bank has promoted
budaya keberlanjutan dilakukan Bank melalui berbagai media                   its sustainability culture through various media and activities,
dan kesempatan seperti situs/website, media sosial, serta                    such as its website, social media, and through meetings
pertemuan antara manajemen dan karyawan, atau pertemuan                      between management and employees, as well as meetings with
dengan mitra kerja, masyarakat, dan pemangku kepentingan                     partners, the community, and other external stakeholders, both
eksternal lainnya, baik yang terjadwal maupun insidental.                    scheduled and ad hoc.

Sejalan dengan bidang usaha yang dijalankan oleh Allo Bank,                  In line with Allo Bank's business areas, its sustainability culture
budaya keberlanjutan diwujudkan melalui berbagai program                     can be seen actualized through various programs and policies,
dan kebijakan antara lain memberikan layanan setara kepada                   including providing equal service to customers, respecting
nasabah, menghargai hak asasi manusia, melaksanakan                          human rights, implementing CSR programs, implementing
program CSR, menerapkan operasional kantor yang ramah                        environmentally friendly office operations, creating a safe and
lingkungan, menciptakan lingkungan kerja yang aman dan                       healthy work environment in accordance with Occupational
sehat sesuai dengan prinsip Kesehatan dan Keselamatan Kerja                  Health and Safety (OHS) principles, and various other measures.
(K3), serta berbagai langkah lainnya.




Kinerja Ekonomi Berkelanjutan
Sustainable Economic Performance

Sekilas Ekonomi Global dan Nasional                                          Global and National Economic Outlook

Pertumbuhan ekonomi global pada 2025 menghadapi tekanan                      Global economic growth in 2025 saw significant pressure
signifikan akibat ketegangan perdagangan internasional, risiko               resulting from international trade tensions, geopolitical risks,
geopolitik, dan dampak pascapandemi yang belum sepenuhnya                    and the ongoing post-pandemic impacts. The IMF initially
pulih. IMF sempat memperkirakan pertumbuhan global sebesar                   projected global growth of 3.3%, then lowered it to around
3,3%, lalu turun menjadi sekitar 2,8 % karena kebijakan tarif                2.8% due to US tariffs and other trade barriers. This was then
AS dan hambatan perdagangan lain, kemudian direvisi kembali                  revised back to 3.0–3.2% as some global pressures eased.
menjadi 3,0–3,2 % seiring meredanya sebagian tekanan                         However, the growth rate remained below historical trends
global. Meski demikian, laju pertumbuhan tetap berada di                     before the pandemic.
bawah tren historis sebelum pandemi.



 PT ALLO BANK INDONESIA TBK            2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 522
519                   Performa 2025          Laporan Manajemen           Profil Perusahaan          Analisis dan Pembahasan Manajemen
                     Performance 2025         Management Reports            Company Profile              Management Discussion and Analysis




  Di sisi lain, Bank Dunia memproyeksikan pertumbuhan global           On the other hand, the World Bank projected a more
  yang lebih konservatif, hanya sekitar 2,3 % pada 2025, dengan        conservative global growth of only around 2.3% in 2025, with
  hampir 70 % negara mengalami pemotongan proyeksi akibat              nearly 70% of countries experiencing projection cuts due to
  lemahnya investasi, penurunan permintaan, dan ketidakpastian         weak investment, declining demand, and trade uncertainty.
  perdagangan. Walaupun resesi global tidak diperkirakan terjadi,      While a global recession was not expected, the institution
  lembaga ini menekankan bahwa dekade 2020-an berpotensi               emphasized that the 2020s could potentially be the lowest
  menjadi periode pertumbuhan global terendah sejak 1960-an            period of global growth since the 1960s if the slowdown were
  jika tren perlambatan berlanjut.                                     to continue.

  Dampak perlambatan global ini terlihat pada perdagangan,             The impact of this global slowdown was visible in trade, capital
  aliran modal, dan harga komoditas, yang menuntut negara              flows, and commodity prices, requiring developing countries
  berkembang untuk beradaptasi dengan kondisi lebih ketat.             to adapt to tighter conditions. The decline in growth rates in
  Penurunan laju pertumbuhan di banyak ekonomi utama                   many major economies also increased the risk of financial
  juga meningkatkan risiko volatilitas pasar keuangan dan              market volatility and slowed down post-pandemic recovery,
  memperlambat pemulihan pascapandemi, terutama bagi sektor            particularly for sectors dependent on exports and international
  yang bergantung pada ekspor dan rantai pasok internasional.          supply chains.

  Di tengah kondisi global yang menantang, perekonomian                Despite these challenging global conditions, the Indonesian
  Indonesia tetap tangguh. BPS mencatat pertumbuhan ekonomi            economy remained resilient. The Indonesia Statistics Agency
  nasional tahun 2025 sebesar 5,11 %, meningkat dibanding              (BPS) projected national economic growth in 2025 at 5.11%,
  tahun sebelumnya, didorong oleh konsumsi domestik, investasi         an increase compared to the previous year, driven by domestic
  swasta dan pemerintah, serta ekspor yang tetap memberikan            consumption, private and government investment, and exports,
  kontribusi positif. Sinergi kebijakan fiskal, moneter, dan           which continued to contribute positively. The synergy of fiscal
  penguatan sektor riil berhasil menjaga daya beli, menciptakan        and monetary policies and strengthening the real sector
  lapangan kerja, dan mempertahankan stabilitas makroekonomi,          successfully maintained purchasing power, created jobs, and
  sehingga ekonomi nasional tetap resilient menghadapi                 maintained macroeconomic stability, ensuring the national
  dinamika global.                                                     economy remained resilient in the face of global dynamics.

  Kinerja Lapangan Usaha Jasa Keuangan 2025                            Financial Services Business Sector Performance
                                                                       2025

  Sesuai dengan data yang dirilis BPS, pada tahun 2025, hampir         According to data released by BPS, almost all business sectors
  semua lapangan usaha/sektor di Indonesia menunjukkan                 in Indonesia showed positive growth in 2025, with the exception
  pertumbuhan positif, terkecuali sektor pertambangan yang             of the mining sector, which experienced negative growth. The
  tumbuh negatif. Empat sektor dengan kontribusi terbesar              four sectors with the largest contributions to the economy were
  terhadap perekonomian adalah industri pengolahan yang                the manufacturing industry, which grew by 5.30%; trade, which
  tumbuh 5,30%; perdagangan dengan pertumbuhan sebesar                 grew by 5.49%; agriculture grew by 5.33%, and construction
  5,49%; pertanian dengan pertumbuhan sebesar 5,33%                    by 3.81%. Although not a major contributor to the national
  dan konstruksi dengan pertumbuhan sebesar 3,81. Walau                economy, the financial services sector recorded positive growth
  tidak termasuk penyumbang kontribusi terbesar terhadap               of 3.96%.
  perekonomian nasional, sektor jasa keuangan tercatat tumbuh
  positif sebesar 3,96%.

  Kinerja intermediasi perbankan juga menunjukkan tren positif         Banking intermediation performance also demonstrated a
  dengan profil risiko yang tetap terjaga dan likuiditas memadai.      positive trend, with a maintained risk profile and adequate
  Hingga November 2025, kredit tumbuh 7,74% secara tahunan             liquidity. As of November 2025, credit grew by 7.74% annually
  menjadi Rp8.314,48 triliun, yang sebagian besar disumbang oleh       to IDR8,314.48 trillion. This was largely contributed by the
  sektor pengangkutan dan pergudangan (18,33%), pengadaan              transportation and warehousing sectors (18.33%), electricity,
  listrik, gas, dan air (21,83%), industri pertambangan (11,0%),       gas, and water supply (21.83%), mining (11.0%), and construction
  serta konstruksi (8,14%). Pertumbuhan kredit ini menunjukkan         (8.14%). This credit growth demonstrated improving demand
  perbaikan permintaan di sektor riil dan kemampuan perbankan          in the real sector and the banking industry's ability to disburse
  dalam menyalurkan kredit secara efektif.                             credit effectively.




                                                        Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025     PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 523
    Tata Kelola Perusahaan yang Baik
                                                                                                                                             520
                                                Laporan Keberlanjutan            Laporan Keuangan
    Good Corporate Governance                   Sustainability Report            Financial Statements




Berdasarkan jenis penggunaan, Kredit Investasi mencatat                      In terms of type of use, investment credit recorded the highest
pertumbuhan tertinggi sebesar 17,98% yoy, terutama didorong                  growth of 17.98% year-on-year, primarily driven by the mining
oleh sektor pertambangan dan industri pengolahan. Kredit                     and manufacturing sectors. Consumer credit grew by 6.67%,
Konsumsi tumbuh 6,67%, sedangkan Kredit Modal Kerja                          while working capital credit increased by 2.04%. From the
meningkat 2,04%. Dari sisi debitur, kredit korporasi tumbuh                  debtor perspective, corporate credit grew 12.06%, while
12,06%, sementara kredit UMKM mengalami kontraksi kecil                      MSME credit experienced a small contraction of 0.64%. On
sebesar 0,64%. Di sisi penghimpunan dana, Dana Pihak Ketiga                  the fund collection side, Third Party Funds (TPF) remained
(DPK) tetap kuat dengan pertumbuhan 12,03% yoy menjadi                       strong, growing 12.03% year-on-year to IDR9,899.07 trillion,
Rp9.899,07 triliun, menunjukkan kepercayaan masyarakat                       demonstrating public confidence in the banking sector.
terhadap perbankan.

Sejalan dengan itu, kualitas kredit dan ketahanan perbankan                  Consequently, credit quality and banking resilience remained
tetap terjaga sepanjang 2025. Rasio NPL gross berada di level                well-maintained throughout 2025. The gross NPL ratio remained
2,21% dan NPL net membaik menjadi 0,86%, sementara Loan                      at 2.21%, and the net NPL ratio improved to 0.86%, while the
at Risk turun menjadi 9,22%. Permodalan (CAR) perbankan                      Loan at Risk ratio decreased to 9.22%. Bank capital adequacy
tercatat tinggi pada 26,05%, menyediakan bantalan risiko                     ratio (CAR) was high at 26.05%, providing a strong risk cushion
yang kuat untuk menghadapi ketidakpastian global. Likuiditas                 to weather global uncertainty. Liquidity was also adequate,
juga cukup memadai dengan LCR sebesar 210,38% dan LDR                        with an LCR of 210.38% and an LDR of 83.99%. Furthermore,
sebesar 83,99%. Selain itu, penurunan suku bunga kredit dan                  declining lending and deposit interest rates further supported
DPK semakin mendukung pertumbuhan intermediasi dan                           intermediation growth and real sector expansion, ensuring the
ekspansi sektor riil, sehingga kinerja industri jasa keuangan                financial services industry's performance remained solid and
tetap solid dan berkelanjutan.                                               sustainable.


Rencana dan Kebijakan Strategis Bank Tahun                                   Bank Strategic Plans and Policies for 2025
2025

Pada tahun 2025, industri perbankan Indonesia menghadapi                     In 2025, the Indonesian banking industry faced increasingly
tantangan yang semakin kompleks seiring dengan                               complex challenges along with technological developments
perkembangan teknologi dan perubahan perilaku konsumen.                      and changes in consumer behavior. Digital transformation was
Transformasi digital menjadi faktor utama yang memengaruhi                   a major factor impacting all aspects of banking operations, from
seluruh aspek operasional perbankan, mulai dari pelayanan                    customer service to risk management. As such, Indonesian
kepada nasabah hingga pengelolaan risiko. Untuk itu, bank-                   banks found themselves required to adapt quickly to the
bank di Indonesia harus dapat beradaptasi dengan cepat                       demands of new technologies such as artificial intelligence,
terhadap kebutuhan teknologi baru seperti kecerdasan buatan,                 blockchain, and service digitization, which required significant
blockchain, dan digitalisasi layanan yang mengharuskan                       investments in infrastructure and cybersecurity. Furthermore,
investasi besar dalam infrastruktur dan keamanan siber. Selain               with the increasing number of fintech companies offering
itu, dengan semakin banyaknya fintech yang menawarkan                        more flexible and efficient financial services, traditional banks
layanan keuangan yang lebih fleksibel dan efisien, perbankan                 had to be able to compete in terms of innovation and product
tradisional harus mampu bersaing dalam hal inovasi dan                       development, all while remaining compliant with existing
pengembangan produk, tanpa mengabaikan regulasi dan                          regulations and provisions.
ketentuan yang ada.

Di sisi lain, kondisi perekonomian global yang tidak menentu                 Furthermore, the uncertain global economic conditions
serta dampak perubahan iklim juga menjadi tantangan besar                    and the impact of climate change also posed significant
bagi industri perbankan Indonesia. Krisis ekonomi global yang                challenges for the Indonesian banking industry. A global
disebabkan oleh ketegangan geopolitik atau fluktuasi harga                   economic crisis caused by geopolitical tensions or fluctuating
komoditas dapat mempengaruhi kestabilan sektor keuangan,                     commodity prices could have also impacted the stability of the
termasuk meningkatnya risiko kredit dan penurunan kualitas                   financial sector, including through increased credit risks and
aset. Selain itu, perbankan harus menghadapi tekanan untuk                   deteriorated asset quality. Furthermore, banks faced pressure
mengintegrasikan aspek keberlanjutan dalam operasionalnya                    to integrate sustainability aspects into their operations in line
sesuai dengan tuntutan masyarakat dan regulasi yang semakin                  with public demands and increasingly stringent regulations
ketat terkait keuangan berkelanjutan. Bank-bank di Indonesia                 regarding sustainable finance. Banks in Indonesia were also
juga dituntut untuk lebih responsif dalam mendukung inklusi                  being challenged to be more responsive in supporting financial
keuangan, memastikan akses yang lebih luas bagi masyarakat,                  inclusion, ensuring broader access for the public, especially
terutama di daerah terpencil, agar lebih banyak orang dapat                  in remote areas, so that more people can enjoy safe and
menikmati layanan perbankan yang aman dan terjangkau.                        affordable banking services.




 PT ALLO BANK INDONESIA TBK            2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 524
521                    Performa 2025           Laporan Manajemen            Profil Perusahaan          Analisis dan Pembahasan Manajemen
                      Performance 2025           Management Reports            Company Profile              Management Discussion and Analysis




  Menghadapi berbagai tantangan tersebut, Allo Bank                       In the face of these challenges, Allo Bank implemented a
  menerapkan sejumlah strategi inovatif guna memastikan                   number of innovative strategies to ensure sustainable growth.
  pertumbuhan yang berkelanjutan. Salah satu langkah utama                One key step was its strengthening of collaboration with
  yang diambil adalah memperkuat kolaborasi dengan mitra                  strategic partners, both within and outside the CT Corpora
  strategis, baik di dalam maupun di luar ekosistem CT Corpora,           ecosystem. Doing this allowed the Bank to tap into a broader
  yang memungkinkan Bank untuk memanfaatkan basis                         customer base. By implementing an open banking model, Allo
  pelanggan yang lebih luas. Dengan mengimplementasikan                   Bank worked to improve the quality of its financial services,
  model open banking, Allo Bank berupaya meningkatkan kualitas            providing customers with ease and convenience in conducting
  layanan finansialnya sehingga memberikan kemudahan dan                  transactions in the digital era.
  kenyamanan bagi nasabah dalam bertransaksi di era digital.

  Di sisi lain, di tengah ketidakpastian ekonomi, Allo Bank memilih       Conversely, in the midst of economic uncertainty, Allo Bank
  untuk menahan laju ekspansi pembiayaan dengan fokus pada                chose to restrain its financing expansion by focusing on asset
  kualitas aset. Dalam langkah ini, Bank mengadopsi pendekatan            quality. This step saw the Bank adopting a cautious and selective
  hati-hati dan selektif dalam menyalurkan kredit dengan prioritas        approach in disbursing credit, prioritizing digital ecosystem-
  pada pembiayaan berbasis ekosistem digital seperti paylater             based financing such as paylater and digital credit integrated
  dan kredit digital yang terintegrasi dengan transaksi nasabah.          with customer transactions. Furthermore, Allo Bank targeted
  Selain itu, Allo Bank menargetkan segmen mass affluent                  the mass affluent and emerging middle-class segments through
  dan emerging middle class dengan fokus pada pembiayaan                  its focus on short-term, fast-turnover financing, leveraging data
  berjangka pendek dan perputaran cepat, memanfaatkan data                and technology to ensure optimal growth without sacrificing
  dan teknologi untuk memastikan pertumbuhan yang optimal                 quality.
  tanpa mengorbankan kualitas.

  Dengan strategi pendanaan yang lebih efisien dan penguatan              Thanks to its more efficient funding strategy and its strengthened
  sistem peringatan dini, Allo Bank optimis dapat mencapai                early warning system, Allo Bank found itself optimistic about
  pertumbuhan aset yang berkelanjutan dan solid di masa depan.            achieving sustainable and solid asset growth in the future. This
  Pendekatan ini mencerminkan komitmen Bank untuk tumbuh                  approach reflected the Bank's commitment to selective yet
  secara selektif, namun konsisten, sambil menjaga profil risiko          consistent growth while maintaining a measured and data-
  yang terukur dan berbasis data.                                         driven risk profile.

  Selanjutnya, selaras dengan Rencana Bisnis Bank, pada                   Furthermore, in line with the Bank's Business Plan, the Bank
  tahun 2025, Bank merumuskan arah kebijakan terkait dengan               formulated policy directions related to strategic business steps
  langkah-langkah bisnis yang bersifat strategis dengan                   using a digital-based business approach in 2025. The needs of
  pendekatan bisnis berbasis digital. Kebutuhan nasabah segmen            Retail and Wholesale customers in conducting transactions in
  Retail dan Wholesale dalam bertransaksi pada era digital adalah         the digital era were the Bank's top priority, creating innovative
  prioritas utama Bank dalam menciptakan produk dan layanan               digital-based products and services that provided economic
  berbasis digital yang inovatif dan memberikan kemanfaatan               benefits not only to the Bank but also to customers.
  ekonomi tidak hanya untuk Bank tetapi juga nasabah.

  Selama tahun 2025 Bank akan menjalankan model bisnis                    Throughout 2025, the Bank implemented a hybrid business
  hibrida di mana aktivitas segmen Retail dan Wholesale                   model in which Retail and Wholesale segment activities ran
  akan berjalan secara beriringan dan terintegrasi untuk                  concurrently and in an integrated manner to support optimal
  mendukung pertumbuhan bisnis Bank yang optimal. Bank                    business growth. The Bank prioritized digital-based activities
  akan mengutamakan aktivitas berbasis digital (digital first) dan        (digital first) and the integration of financial services with its
  integrasi layanan finansial dengan ekosistem mitra (ecosystem           partner ecosystem (ecosystem first) in running its business.
  first) dalam rangka menjalankan bisnis Bank. Bank akan tetap            The Bank continued to implement its three strategic pillars of
  menerapkan 3 pilar strategi yaitu Acquisition, Engagement               Acquisition, Engagement, and Monetization in developing its
  dan Monetization dalam pengembangan aktivitas maupun                    activities and products. The Bank has also optimized its data
  produk Bank. Bank akan melakukan optimalisasi kapabilitas               analytics and Artificial Intelligence (AI) capabilities to generate
  data analytics dan Artificial Intelligence (AI) untuk menghasilkan      effective customer insights and efficient risk management.
  Customer Insight yang efektif dan manajemen risiko yang                 Furthermore, the Bank continuously developed its human
  efisien. Selain itu, Bank juga akan senantiasa mengembangkan            resources and strengthen Good Corporate Governance in an
  Sumber Daya Manusia dan memperkuat Good Corporate                       integrated and sustainable manner.
  Governance secara terintegrasi dan berkesinambungan.




                                                           Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025     PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 525
    Tata Kelola Perusahaan yang Baik
                                                                                                                                                 522
                                                Laporan Keberlanjutan             Laporan Keuangan
    Good Corporate Governance                   Sustainability Report             Financial Statements




Berpegang kepada arah kebijakan sebagaimana tersebut di                      In its adherence to this aforementioned policy direction, the
atas, Bank menetapkan langkah-langkah strategis tahun 2025                   Bank has established the following strategic steps for 2025:
sebagai berikut :
1. Penetrasi pasar berdasarkan model bisnis Hibrida (Hybrid                  1.   Market penetration based on a Hybrid Business Model,
    Business Model) dalam menawarkan produk dan layanan                           offering integrated products and services for the Retail and
    segmen Retail dan Wholesale secara terintegrasi untuk                         Wholesale segments to grow the Bank's business through
    menumbuhkan bisnis Bank melalui aktivitas Acquisition,                        Acquisition, Engagement, and Monetization activities.
    Engagement, dan Monetization.
2. Pengembangan layanan digital untuk mencapai portofolio                    2. Development of digital services to achieve a balanced and
    aset dan liabilitas yang berimbang dan berkualitas antara                   high-quality asset and liability portfolio between the Retail
    segmen Retail dan Wholesale.                                                and Wholesale segments.
3. Penguatan kapabilitas Ecosystem Banking dalam rangka                      3. Strengthening Ecosystem Banking capabilities through
    kolaborasi yang intensif dengan mitra strategis untuk                       intensive collaboration with strategic partners to enhance the
    meningkatkan nilai layanan finansial dan daya saing Bank.                   value of financial services and the Bank's competitiveness.
4. Optimalisasi kapabilitas data analytics dan Artificial                    4. Optimizing data analytics and Artificial Intelligence (AI)
    Intelligence (AI) untuk menghasilkan Customer Insight                       capabilities to generate effective customer insights and
    yang efektif dan manajemen risiko yang efisien dalam                        efficient risk management in providing contextual financial
    memberikan layanan finansial yang kontekstual kepada                        services to customers.
    nasabah.
5. Penguatan sistem manajemen layanan yang didukung                          5. Strengthening the service management system, supported
    oleh teknologi sesuai standar best practice IT Service                      by technology in accordance with IT Service Management
    Management (ITSM).                                                          (ITSM) best practice standards.
6. Pengembangan talenta DIGITAL untuk mendukung model                        6. Developing digital talent to support the Hybrid business
    bisnis Hibrida.                                                             model.
7. Penguatan Good Corporate Governance yang terintegrasi                     7. Strengthening integrated and sustainable Good Corporate
    dan berkelanjutan pada proses bisnis dan operasional                        Governance in business and operational processes as part
    sebagai komitmen Bank untuk mendukung prinsip-prinsip                       of the Bank's commitment to supporting Environmental,
    Environmental, Social, and Governance (ESG).                                Social, and Governance (ESG) principles.


Kinerja Allo Bank Tahun 2025                                                 Allo Bank Performance in 2025

Sepanjang tahun 2025, badan tata kelola, manajemen dan                       Body, management, and all of its employees have been educated
seluruh karyawan Allo Bank telah melakukan sosialisasi dan                   and have synergized in implementing the aforementioned
bersinergi dalam menerapkan langkah-langkah strategis yang                   strategic steps as part of the Bank's efforts and commitment
disebutkan di atas sebagai bagian dari upaya dan komitmen                    to building a sustainability culture. This consistency and
Bank untuk membangun budaya keberlanjutan. Konsistensi                       commitment have yielded positive results, with the Bank's
dan kesungguhan tersebut membawa hasil positif dengan                        performance improving compared to the previous year. This
meningkatnya kinerja Bank dibanding tahun sebelumnya.                        achievement aligned with an increase in the Bank's customer
Pencapaian tersebut selaras dengan peningkatan nasabah per                   base, which reached 14 million customers as of 31 December,
31 Desember 2025 yang tercatat sebanyak 14 juta nasabah,                     2025. It also demonstrates the Bank's successful penetration
sekaligus membuktikan bahwa Bank berhasil melakukan                          into tier 2 and tier 3 cities, driving competitive and sustainable
penetrasi ke kota-kota tier 2 hingga tier 3, yang mendorong                  growth. The Bank's comprehensive economic performance
pertumbuhannya secara kompetitif dan berkelanjutan.                          data can be seen in the following table: [OJK F.2].
Kinerja ekonomi lengkapnya dapat dilihat pada tabel berikut:
[OJK F.2].




 PT ALLO BANK INDONESIA TBK            2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 526
523                            Performa 2025          Laporan Manajemen              Profil Perusahaan          Analisis dan Pembahasan Manajemen
                              Performance 2025          Management Reports              Company Profile                  Management Discussion and Analysis




         Tabel Perbandingan Target dan Kinerja Pembiayaan, Pendapatan, dan Laba Rugi
                                      Tahun 2023-2025
           Comparison Table of Targets and Performance in Financing, Revenue, and Profits and
                                         Losses for 2023-2025

                                                                                                                 2025

                                       Uraian                                     Target dalam RBB             Realisasi
                                                                                                                                                 %
                                      Description                                    BBP Targets                Results

                                                                                           1                         2                           1:2


      Total Aset                                                                            15.958.007               18.470.073                        115,74%
      Total Assets
      Aset Produktif                                                                        14.882.770               17.588.906                         118,18%
      Productive Assets
      Kredit/Pembiayaan Bank                                                                9.550.000                    9.140.731                      95,71%
      Bank Loans/Financing
      Dana Pihak Ketiga                                                                        7.810.362                 9.518.989                     121,88%
      Third-Party Funds
      Pendapatan Operasional                                                                   1.769.190                 1.961.863                     110,89%
      Operating Income
      Beban Operasional                                                                         810.725                   799.401                      98,60%
      Operating Expenses
      Laba Bersih                                                                               416.895                    574.261                     137,75%
      Net Profit

      Rasio Kinerja (Persen)
      Performance Ratios (Percentage)

      Rasio Kecukupan Modal Minimum (KPMM)                                                      68,54%                     73,97%                      107,92%
      Minimum Capital Adequacy Ratio (CAR)
      Aset Produktif Bermasalah dan Aset Non Produktif Bermasalah terhadap                       1,00%                     0,85%                       84,59%
      Total Aset Produktif dan Aset Non Produktif
      Non-Performing and Non-Productive Assets to Total Productive Assets and
      Non-Productive Assets
      Aset Produktif Bermasalah terhadap Total Aset Produktif                                    1,00%                     0,85%                       84,59%
      Non-Performing Productive Assets to Total Productive Assets
      Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN) Aset Keuangan terhadap Aset                        1,12%                      1,01%                     90,22%
      Produktif
      Provision for Impairment Losses (CKPN) of Financial Assets to Productive
      Assets
      NPL Gross                                                                                   1,57%                     1,64%                      104,44%
      Gross NPL
      NPL Net                                                                                    0,96%                     0,60%                       63,00%
      Net NPL
      Return on Asset (ROA)                                                                      3,70%                      4,91%                      132,57%
      Return on Equity (ROE)                                                                     5,88%                      7,93%                      134,94%
      Net Interest Margin (NIM)                                                                 10,33%                      10,11%                      97,83%
      Rasio Efisiensi (BOPO)                                                                     75,51%                   68,92%                        91,28%
      Efficiency Ratio (BOPO)
      Loan to Deposit Ratio (LDR)                                                               122,27%                   96,03%                        78,53%
      *) Hanya diisi oleh Bank yang diwajibkan untuk menyusun dan mempublikasikan perhitungan dan nilai Liquidity Coverage Ratio (LCR) Triwulanan
      sebagaimana diatur dalam ketentuan mengenai kewajiban pemenuhan rasio kecukupan likuiditas (LCR) bagi Bank umum, Nilai LCR pertama kali disajikan
      untuk posisi laporan bulan Maret 2019, [19] [20] [21]




                                                                    Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025         PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 527
   Tata Kelola Perusahaan yang Baik
                                                                                                                                                                     524
                                                      Laporan Keberlanjutan                Laporan Keuangan
   Good Corporate Governance                          Sustainability Report                Financial Statements




                                   2024                                                                               2023

Target dalam RBB                 Realisasi                                              Target dalam RBB            Realisasi
                                                                      %                                                                             %
   BBP Targets                    Results                                                  BBP Targets               Results

           3                          4                              3:4                         5                      6                          5:6

                                                                                                                                     (Rp Juta) | (Millions of IDR)

            13.631.634                 13.984.014                          102,59%                12.300.150             12.750.435                      103,66%


               12.187.114.              13.319.824                         109,29%                   11.149.602           12.184.632                     109,28%


               7.934.589                  7.478.035                           94,25%             8.000.000                  7.385.708                    92,32%


            5.304.804                     6.095.118                        114,90%                5.350.000               4.898.665                       91,56%


               1.339.031                  1.446.728                        108,04%                   1.039.446              1.159.330                     111,53%


               663.035.                    734.025                            110,71%                (612.986)              (535.827)                     87,41%


                  451.113                   467.106                        103,55%                    324.896               444.566.                     136,83%




                 77,90%                    82,58%                          106,01%                      74,11%               83,35%                      112.47%


                  0,47%                     0,46%                             98,98%                    0,22%                 0,05%                       21,96%




                  0,47%                     0,46%                             98,98%                    0,22%                 0,05%                       21,96%


                  0,70%                      0,78%                            111,63%                   0,57%                  0,51%                      89,67%




                  0,72%                      0,81%                            113,63%                   0,31%                 0,08%                      26,00%


                  0,44%                     0,40%                              91,10%                   0,19%                 0,05%                      26,38%


                  4,59%                     4,48%                             97,55%                    3,40%                  4,76%                     139,83%
                   6,51%                     6,78%                            104,13%                   5,04%                  6,70%                     133,03%
                  9,49%                     8,88%                             93,56%                    8,00%                  9,01%                     112,74%
                64,66%                     66,78%                          103,28%                     68,99%                 59,87%                     86,78%


                149,57%                    122,69%                            82,03%                  149,53%                150,77%                     100,83%
*) This is only done by banks required to prepare and publish the calculation and value of the Quarterly Liquidity Coverage Ratio (LCR) as stipulated in
the provisions regarding the obligation to fulfill the liquidity coverage ratio (LCR) for commercial banks. The LCR value is first presented for the reporting
position. March 2019,[19] [20] [21]




PT ALLO BANK INDONESIA TBK                2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 528
525                            Performa 2025               Laporan Manajemen                Profil Perusahaan             Analisis dan Pembahasan Manajemen
                              Performance 2025               Management Reports                Company Profile                 Management Discussion and Analysis




  Sehubungan dengan penerapan POJK Keuangan Berkelanjutan,                               In connection with its implementation of a Financial Services
  khususnya terkait pembiayaan atau investasi pada instrumen                             Authority Regulation (POJK) on Sustainable Finance,
  keuangan atau proyek yang mendukung keberlanjutan, Allo                                specifically, one regarding financing or investment in financial
  Bank telah melakukan pemetaan terhadap produk dan layanan                              instruments or projects that support sustainability, Allo Bank has
  yang ditawarkan kepada nasabah. Pemetaan ini mengacu pada                              mapped the products and services it offers to customers. In
  Pedoman Teknis bagi Bank dalam Implementasi POJK No. 51/                               terms of references, this mapping uses the Technical Guidelines
  POJK.03/2017 tentang Penerapan Keuangan Berkelanjutan                                  for Banks in Implementing POJK No. 51/POJK.03/2017
  bagi Lembaga Jasa Keuangan, Emiten, dan Perusahaan Publik                              concerning the Implementation of Sustainable Finance for
  yang diterbitkan oleh OJK pada tahun 2018, serta Pasal 4,                              Financial Services Institutions, Issuers, and Public Companies,
  Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 60/POJK.04/2017                                   which was issued by the OJK in 2018, and Article 4 of
  Tentang Penerbitan dan Persyaratan Efek Bersifat Utang                                 Financial Services Authority Regulation No. 60/POJK.04/2017
  Berwawasan Lingkungan (Green Bond) yang menjelaskan 11                                 concerning the Issuance and Requirements for Environmentally
  (sebelas) Kegiatan Usaha Berwawasan Lingkungan (KUBL).                                 Friendly Debt Securities (Green Bonds), which outlines 11
  Selain ke-11 kategori, ditambahkan 1 (satu) kategori kegiatan                          (eleven) Environmentally Friendly Business Activities (KUBL).
  usaha berkelanjutan, yaitu kategori Usaha Mikro, Kecil dan                             In addition to these 11 categories, one additional sustainable
  Menengah (UMKM) sebagai perwujudan prinsip keuangan                                    business activity category, specifically, Micro, Small, and
  berkelanjutan, yaitu prinsip inklusif.                                                 Medium Enterprises (MSMEs), was added as a manifestation of
                                                                                         the principle of sustainable finance, specifically, the principle
                                                                                         of inclusion.

  Berdasarkan pemetaan yang dilaksanakan Allo Bank mengenai                              In accordance with this mapping process carried out by Allo
  produk dan layanan, maka Bank memiliki pembiayaan sesuai                               Bank regarding its products and services, the Bank's financing,
  KUBL dengan mulai mengembangkan pembiayaan kepada                                      which is in accordance with KUBL, has been developed for
  segmen UMKM sejak tahun 2024 dengan pendekatan berbasis                                the MSME segment since 2024 with an ecosystem-based
  ekosistem. [OJK F.3]                                                                   approach. [OJK F.3]




           Tabel Target dan Realisasi Pembiayaan/Investasi yang Sejalan dengan Penerapan
                                 Keuangan Berkelanjutan Tahun 2025
           Table of Targets and Realization of Financing/Investment Aligned with the Implementation
                                         of Sustainable Finance in 2025

                                                                                           2025                        2024                          2023
                                     Uraian
                                    Description                                   Target       Realisasi         Target     Realisasi       Target       Realisasi
                                                                                  Target      Realization        Target    Realization      Target      Realization

                                                                                                                            dalam jutaan Rupiah | In million Rupiah

      Jenis Produk yang Memenuhi Kriteria Kegiatan Usaha Berkelanjutan
      Number of Products Meeting the Criteria for Sustainable Business Activities

      a.    Penghimpunan Dana                                                        -              -              -            -              -              -
            Fundraising
      b.    Penyaluran Dana, termasuk kepada UMKM                                    -              -              -            -              -              -
            Fund Distribution

      Total Aset Produktif Kegiatan Usaha Berkelanjutan
      Total Productive Assets of Sustainable Business Activities

      a.    Total Kredit/Pembiayaan Kegiatan Usaha Berkelanjutan                     -              -              -            -              -              -
            Total Credit/Financing for Sustainable Business Activities
            (Trillions of IDR)
      b.    Total Non-Kredit/Non-Pembiayaan Kegiatan Usaha                           -              -              -            -              -              -
            Berkelanjutan
            Financing for Non-Sustainable Business Activities (Trillions of
            IDR)

      Persentase Total Kredit/Pembiayaan Kegiatan Usaha                              -              -              -            -              -              -
      Berkelanjutan terhadap Total Kredit/Pembiayaan Bank (%)
      Percentage of Total Credit/Financing for Sustainable Business
      Activities to Total Bank Credit/Financing (%)




                                                                         Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025          PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 529
  Tata Kelola Perusahaan yang Baik
                                                                                                                                               526
                                              Laporan Keberlanjutan            Laporan Keuangan
  Good Corporate Governance                   Sustainability Report            Financial Statements




                                            Kemandirian dari Setetes Plasma
                                           Independence from a Drop of Plasma


   Industri kesehatan nasional mendapat suntikan baru. Bukan               The national healthcare industry has received a new injection.
   vaksin, melainkan kredit sindikasi senilai Rp3,7 triliun. PT            It is not a vaccine, but a syndicated loan worth IDR3.7 trillion.
   Allo Bank Indonesia Tbk bersama PT Bank Mega Tbk                        PT Allo Bank Indonesia Tbk and PT Bank Mega Tbk have
   menggelontorkan pembiayaan kepada PT SKPlasma Core                      provided financing to PT SKPlasma Core Indonesia, a joint
   Indonesia, perusahaan patungan antara SK Plasma, bagian                 venture between SK Plasma, part of SK Group, and Indonesia
   dari SK Group, dan Indonesia Investment Authority (INA).                Investment Authority (INA). The loan will be used to build
   Kredit tersebut akan dipakai untuk membangun pabrik                     Indonesia's first blood plasma fractionation plant.
   fraksionasi plasma darah pertama di Indonesia.

   Proyek ini tak sekadar mendirikan bangunan dan memasang                 This project is not just about constructing buildings and
   mesin. Ia menyasar persoalan lama: ketergantungan                       installing machines. It aims to address a long-standing issue:
   pada impor produk obat derivat plasma. Selama ini, terapi               dependence on imported plasma-derived drug products.
   berbasis plasma, yang krusial bagi pasien imunodefisiensi,              To date, plasma-based therapies, which are crucial for
   autoimun, serta pencegahan dan pengobatan infeksi, banyak               patients with immunodeficiency, autoimmune disorders,
   bergantung pada pasokan luar negeri. Dengan fasilitas baru              and the prevention and treatment of infections, have largely
   di Karawang, rantai pasok diharapkan lebih pendek, biaya                depended on foreign supplies. With the new facility in
   lebih terkendali, dan akses pasien lebih terjamin. Di atas              Karawang, the supply chain is expected to be shorter, costs
   kertas, proyek ini juga menjanjikan efek berganda: lapangan             more controllable, and patient access more guaranteed. On
   kerja, alih teknologi, hingga peluang ekspor.                           paper, this project also promises multiple effects: job creation,
                                                                           technology transfer, and export opportunities.

   Awal Desember 2025, perusahaan patungan itu                             In early December 2025, the joint venture introduced
   memperkenalkan dua produk: SK GammaBio dan SK Albumin.                  two products: SK GammaBio and SK Albumin. The launch
   Peluncurannya digelar dalam rangkaian Hari Kesehatan                    was held as part of National Health Day, organized by the
   Nasional yang diadakan oleh Kementerian Kesehatan                       Indonesian Ministry of Health. This moment marked the arrival
   Republik Indonesia. Momen itu menandai hadirnya produk                  of the first plasma-derived drug products manufactured from
   obat derivat plasma pertama yang diproduksi dari plasma                 Indonesian donor plasma, a long-awaited milestone.
   donor Indonesia, sebuah tonggak yang lama dinantikan.

   SK GammaBio adalah imunoglobulin berbasis plasma                        SK GammaBio is a plasma-based immunoglobulin for treating
   untuk menangani imunodefisiensi, penyakit autoimun, serta               immunodeficiency, autoimmune diseases, and the prevention
   pencegahan dan pengobatan infeksi. Adapun SK Albumin                    and treatment of infections. Meanwhile, SK Albumin is used
   digunakan dalam berbagai kondisi klinis, mulai dari luka                in various clinical conditions, ranging from burns, nephrotic
   bakar, sindrom nefrotik, sirosis hati, hingga syok hemoragik.           syndrome, liver cirrhosis, to hemorrhagic shock. These two
   Dua produk ini menjadi wajah awal dari ambisi yang lebih                products are the first step in a larger ambition: to build a
   besar: membangun ekosistem terapi plasma di dalam negeri.               domestic plasma therapy ecosystem.

   Chief Wholesale dan Treasury Allo Bank, Yogi Bima Sakti,                Allo Bank's Chief Wholesale and Treasury Officer, Yogi
   menyebut proyek ini sebagai investasi jangka panjang bagi               Bima Sakti, called this project a long-term investment in
   kesehatan publik. Bagi perbankan, kata dia, pembiayaan                  public health. For banks, he said, this financing is not just a
   ini bukan sekadar transaksi finansial, melainkan bagian dari            financial transaction, but part of building the foundation of
   pembangunan fondasi ekosistem kesehatan nasional. Senada,               the national health ecosystem. Similarly, Bank Mega President
   Direktur Utama Bank Mega Kostaman Thayib menegaskan                     Director Kostaman Thayib emphasized the role of the CT
   peran kelompok usaha CT Corp dalam mendukung agenda                     Corp business group in supporting the government's health
   kemandirian kesehatan pemerintah, khususnya menjamin                    independence agenda, particularly in ensuring the availability
   ketersediaan plasma darah yang aman dan berkelanjutan.                  of safe and sustainable blood plasma.

   Presiden Direktur SKPlasma Core Indonesia, Ted Hyunho Roh,              SKPlasma Core Indonesia President Director Ted Hyunho
   melihat proyek ini sebagai langkah penting memulai produksi             Roh views this project as an important move to start PODP
   PODP di dalam negeri. Ia menekankan pembangunan                         production domestically. He emphasized the development of
   kapasitas produksi berkelanjutan, penguatan keahlian                    sustainable production capacity, strengthening technological
   teknologi, hingga pengembangan tenaga ahli sebagai bagian               expertise, and developing experts as an integral part of the
   tak terpisahkan dari investasi tersebut. Sementara itu, Ketua           investment. Meanwhile, Chairman of the Board of Directors
   Dewan Direktur INA Ridha Wirakusumah menilai fasilitas                  of INA Ridha Wirakusumah assessed this plasma fractionation
   fraksionasi plasma ini sebagai fondasi industri, mulai dari             facility as the foundation of the industry, starting from supply
   kepastian pasokan, standar mutu, tata kelola produksi, hingga           certainty, quality standards, production management, to
   kesiapan infrastruktur.                                                 infrastructure readiness.

   Langkah ini sejalan dengan Rencana Induk Bidang Kesehatan               This initiative is in line with the government's Health Sector
   pemerintah yang mendorong kemandirian dan inovasi                       Master Plan, which promotes pharmaceutical independence
   farmasi. Dengan produksi dalam negeri, efisiensi dan                    and innovation. With domestic production, the efficiency and
   keandalan rantai pasok obat diharapkan meningkat—yang                   reliability of the drug supply chain are expected to improve—



PT ALLO BANK INDONESIA TBK           2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 530
527                    Performa 2025           Laporan Manajemen            Profil Perusahaan          Analisis dan Pembahasan Manajemen
                      Performance 2025           Management Reports            Company Profile              Management Discussion and Analysis




       pada akhirnya bisa menekan biaya dan memperbaiki mutu              ultimately reducing costs and enhancing the quality of
       layanan medis. Di belakang layar, proyek ini turut melibatkan      medical services. Backstage, this project also involves the
       dukungan sejumlah pemangku kepentingan, seperti Palang             support of a number of stakeholders, such as the Indonesian
       Merah Indonesia, Badan Pengawas Obat dan Makanan, serta            Red Cross, the Indonesian Food and Drug Authority, and the
       Kementerian Investasi dan Hilirisasi Republik Indonesia.           Ministry of Investment and Downstreaming of the Republic
                                                                          of Indonesia.

       Bagi Indonesia, pabrik plasma ini lebih dari sekadar fasilitas     For Indonesia, this plasma factory is more than just an
       industri. Ia adalah taruhan pada kemandirian bahwa darah           industrial facility. It is a commitment toward independence
       yang didonorkan di dalam negeri, pada akhirnya, kembali            that blood donated domestically will ultimately save lives in
       menyelamatkan nyawa di negeri sendiri.***                          its own country.***




  Kinerja Lingkungan Keberlanjutan
  Sustainable Environmental Performance

  Industri perbankan memegang peranan strategis dalam                     The banking industry plays a strategic role in responding to
  merespons dan mengatasi berbagai permasalahan lingkungan,               and addressing various environmental issues, particularly
  khususnya yang berkaitan dengan perubahan iklim yang kian               those related to the increasingly pressing issue of climate
  mendesak. Melalui fungsi intermediasi keuangan, bank memiliki           change. Through their financial intermediary function, banks
  kemampuan untuk mengarahkan alokasi sumber daya keuangan                have the ability to direct the allocation of financial resources,
  sehingga dapat memengaruhi keputusan investasi yang                     thereby influencing investment decisions that directly impact
  berdampak langsung terhadap lingkungan. Penerapan prinsip               the environment. The implementation of Environmental, Social,
  Environmental, Social, and Governance (ESG) memungkinkan                and Governance (ESG) principles enables banks not only to
  perbankan tidak hanya mengelola risiko lingkungan dan                   manage environmental and social risks in a more structured
  sosial secara lebih terstruktur, tetapi juga berkontribusi aktif        manner but also to actively contribute to sustainability agendas.
  terhadap agenda keberlanjutan. Dalam konteks ini, bank dapat            In this context, banks can play a role by channeling financing
  berperan dengan menyalurkan pembiayaan kepada proyek-                   to environmentally sound projects, such as renewable energy
  proyek berwawasan lingkungan, seperti pengembangan energi               development and carbon emission reduction initiatives, to
  terbarukan dan inisiatif pengurangan emisi karbon, guna                 support the achievement of the Net Zero Emissions target by
  mendukung pencapaian target Net Zero Emission pada tahun                2060 or sooner.
  2060 atau lebih cepat.

  Selain berfungsi sebagai instrumen pengelolaan risiko, perhatian        In addition to serving as a risk management instrument,
  bank terhadap isu lingkungan juga menjadi faktor penting                attention to environmental issues is also a crucial factor for
  dalam menjaga reputasi dan kepercayaan nasabah serta                    banks in maintaining the reputation and trust of customers
  investor. Di tengah meningkatnya kesadaran publik terhadap              and investors. In the midst of increasing public awareness of
  isu keberlanjutan, lembaga perbankan yang mengabaikan                   sustainability issues, banking institutions that neglect social and
  tanggung jawab sosial dan lingkungan berpotensi menghadapi              environmental responsibility risk facing a decline in stakeholder
  penurunan kepercayaan pemangku kepentingan. Lebih jauh,                 trust. Furthermore, inadequate ESG practices can have long-
  praktik ESG yang tidak memadai dapat menimbulkan dampak                 term negative impacts, including increased credit risk and
  negatif jangka panjang antara lain meningkatnya risiko kredit           potential financial losses due to the impacts of climate change.
  dan potensi kerugian finansial akibat dampak perubahan iklim.           Based on these conditions, integrating environmental factors
  Berangkat dari kondisi tersebut, integrasi faktor lingkungan            into the decision-making process has become a fundamental
  dalam proses pengambilan keputusan menjadi kebutuhan                    requirement for the banking industry to ensure business
  mendasar bagi industri perbankan guna memastikan                        sustainability while maintaining its public reputation.
  keberlanjutan usaha sekaligus menjaga reputasi di mata publik.

  Tuntutan agar industri perbankan berkontribusi dalam                    The demand for the banking industry to contribute to
  pelestarian lingkungan sejalan dengan kerangka regulasi                 environmental preservation aligns with Indonesia's regulatory
  yang berlaku di Indonesia. Hal ini antara lain tercermin dalam          framework. This can be seen reflected, among other things, in
  Undang-Undang Republik Indonesia No. 10 Tahun 1998 tentang              Law of the Republic of Indonesia No. 10 of 1998 concerning
  Perubahan atas Undang-Undang No. 7 Tahun 1992 tentang                   Amendments to Law No. 7 of 1992 concerning Banking, which
  Perbankan, yang menekankan penerapan prinsip kehati-                    emphasizes the implementation of prudential principles in
  hatian dalam penyaluran kredit. Selain itu, Undang-Undang               lending. Furthermore, Law of the Republic of Indonesia No. 32 of




                                                           Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025     PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 531
    Tata Kelola Perusahaan yang Baik
                                                                                                                                               528
                                                Laporan Keberlanjutan            Laporan Keuangan
    Good Corporate Governance                   Sustainability Report            Financial Statements




Republik Indonesia No. 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan                    2009 concerning Environmental Protection and Management,
dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, khususnya Pasal 43 ayat                    specifically Article 43 Paragraph (3) Letter C, mandates the
(3) huruf c, mengamanatkan pengembangan sistem lembaga                       development of an environmentally friendly financial institution
keuangan dan pasar modal yang ramah lingkungan hidup.                        and capital market system. This commitment was further
Penguatan komitmen tersebut kemudian dipertegas melalui                      reinforced through Financial Services Authority Regulation
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 51/POJK.03/2017                         No. 51/POJK.03/2017 concerning the Implementation of
tentang Penerapan Keuangan Berkelanjutan bagi Lembaga                        Sustainable Finance for Financial Services Institutions, Issuers,
Jasa Keuangan, Emiten, dan Perusahaan Publik.                                and Public Companies.

Berdasarkan kerangka regulasi tersebut, industri perbankan                   On the basis of this regulatory framework, the banking industry
di Indonesia diwajibkan untuk menerapkan prinsip keuangan                    in Indonesia is required to apply sustainable finance principles in
berkelanjutan (sustainable finance) dalam seluruh aktivitas                  all its business activities. The Financial Services Authority (OJK)
usahanya. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mendefinisikan                        defines sustainable finance through four main dimensions:
keuangan berkelanjutan melalui empat dimensi utama                           achieving industrial, social, and economic excellence in order
yaitu pencapaian keunggulan industri, sosial, dan ekonomi                    to reduce the risk of global warming and prevent various other
dalam rangka mengurangi risiko pemanasan global serta                        environmental and social problems; shifting targets towards a
mencegah berbagai permasalahan lingkungan dan sosial                         competitive low-carbon economy; promoting environmentally
lainnya; pergeseran target menuju ekonomi rendah karbon                      friendly investments in various business/economic sectors; and
yang kompetitif; promosi investasi ramah lingkungan hidup                    providing support for the implementation of Indonesia's 4P
di berbagai sektor usaha/ekonomi; dan pemberian dukungan                     development principles (pro-growth, pro-jobs, pro-poor, and
pada pelaksanaan prinsip-prinsip pembangunan Indonesia 4P                    pro-environment).
(pro-growth, pro-jobs, pro-poor, dan pro-environment).

Komitmen Allo Bank                                                           Allo Bank's Commitment

Allo Bank mendukung penerapan keuangan berkelanjutan                         Allo Bank has supported the implementation of sustainable
di Indonesia melalui penyesuaian berbagai kebijakan internal                 finance in Indonesia by adjusting its various internal policies
agar selaras dengan komitmen penguatan aspek lingkungan                      to align with its commitment to strengthening environmental,
(environmental), sosial (social), dan tata kelola (governance) atau          social, and governance (ESG) aspects. These adjustments
ESG. Penyesuaian tersebut antara lain mencakup pembaruan                     include updating its credit disbursement policy and refining
kebijakan penyaluran kredit serta penyempurnaan Standard                     its credit Standard Operating Procedures (SOPs) to integrate
Operating Procedure (SOP) kredit yang mengintegrasikan                       sustainable finance principles into the Bank's business
prinsip-prinsip keuangan berkelanjutan dalam proses bisnis                   processes.
Bank.

Selain itu, Bank secara bertahap mencanangkan dan                            Furthermore, the Bank has gradually launched and
mengimplementasikan        program-program        berkelanjutan              implemented sustainable programs focused on environmental
yang berfokus pada aspek lingkungan dan sosial. Dalam hal                    and social aspects. In terms of financing disbursement,
penyaluran pembiayaan, Bank menetapkan kelompok usaha                        the Bank has designated business groups implementing
yang menerapkan praktik bisnis berkelanjutan sebagai salah                   sustainable business practices as one of its primary lending
satu target dan sasaran utama pemberian kredit. Sejalan                      targets. In line with this external commitment, the Bank has
dengan komitmen eksternal tersebut, secara internal Bank juga                also implemented environmentally friendly office operations
menerapkan operasional perkantoran yang ramah lingkungan                     internally with priorities towards the 3R principle (Reduce,
dengan mengedepankan prinsip 3R (Reduce, Reuse, dan                          Reuse, and Recycle). This principle has been implemented
Recycle). Penerapan prinsip ini diwujudkan melalui pengelolaan               through responsible management of raw materials and paper
yang bertanggung jawab terhadap penggunaan bahan baku                        materials, energy consumption (fuel and electricity), water
dan material kertas, konsumsi energi (bahan bakar minyak                     utilization, and sustainable waste management.
dan listrik), pemanfaatan air, serta pengelolaan limbah secara
berkelanjutan.

Pengelolaan Bahan Baku/Material Kertas                                       Raw Material/Paper Material Management
[OJK F.5]                                                                    [OJK F.5]

Sebagai institusi perbankan berbasis digital, Allo Bank dalam                As a digital-based banking institution, Allo Bank still requires
aktivitas operasionalnya masih memerlukan penggunaan                         paper for certain administrative purposes in its operational
kertas untuk keperluan administratif tertentu. Namun demikian,               activities. However, the Bank has taken various strategic
Bank telah mengambil berbagai langkah strategis untuk                        steps to minimize its use of paper, the raw materials of which




  PT ALLO BANK INDONESIA TBK           2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 532
529                        Performa 2025          Laporan Manajemen            Profil Perusahaan            Analisis dan Pembahasan Manajemen
                           Performance 2025         Management Reports            Company Profile               Management Discussion and Analysis




      meminimalkan penggunaan kertas yang bahan bakunya                      are derived from trees processed into pulp. These efficiency
      berasal dari pohon yang diproses menjadi pulp. Upaya efisiensi         efforts include optimizing the use of soft copy documents and
      tersebut antara lain dilakukan melalui optimalisasi penggunaan         utilizing electronic media, including correspondence via email.
      dokumen dalam bentuk soft copy serta pemanfaatan media                 These paper reduction initiatives have indirectly contributed to
      elektronik, termasuk korespondensi melalui surat elektronik            environmental conservation efforts and reduced the need for
      (surel). Inisiatif pengurangan penggunaan kertas ini secara tidak      tree felling.
      langsung berkontribusi terhadap upaya pelestarian lingkungan
      dan penurunan kebutuhan penebangan pohon.

      Sejalan dengan komitmen tersebut, Allo Bank juga                       In line with this commitment, Allo Bank has also implemented
      mengimplementasikan DigiSign sebagai solusi tanda tangan               DigiSign as an electronic signature solution in its business
      elektronik dalam proses bisnisnya. Penerapan tanda tangan              processes. This digital signature implementation offers various
      digital ini memberikan berbagai manfaat antara lain peningkatan        benefits, including increased work process efficiency by
      efisiensi proses kerja dengan memungkinkan manajemen                   enabling management to securely and reliably sign documents
      menandatangani dokumen secara elektronik secara aman                   electronically, saving time, and reducing the potential for errors
      dan andal, penghematan waktu, serta pengurangan potensi                that often occur in manual signing processes. In addition to
      kesalahan yang kerap terjadi pada proses penandatanganan               supporting environmentally friendly policies, the use of digital
      manual. Selain mendukung kebijakan ramah lingkungan,                   signatures also contributes to cost savings in printing, shipping,
      penggunaan tanda tangan digital juga berkontribusi                     and document storage, while reducing reliance on paper-
      pada penghematan biaya pencetakan, pengiriman, dan                     based documents.
      penyimpanan dokumen, sekaligus mengurangi ketergantungan
      pada dokumen berbasis kertas.

      Penggunaan kertas dalam kegiatan operasional Bank                      The use of paper in the Bank's operational activities generates
      menghasilkan limbah kertas berupa dokumen yang sudah tidak             paper waste in the form of unused documents, albeit in
      terpakai, meskipun dalam volume yang relatif tidak signifikan.         relatively insignificant volumes. To manage this paper waste,
      Dalam rangka pengelolaan limbah kertas tersebut, Bank bekerja          the Bank has collaborated with third parties to recycle and
      sama dengan pihak ketiga untuk melakukan proses daur ulang             reuse these materials. Although paper is a recyclable material,
      (recycle) atau penggunaan kembali (reuse). Meskipun kertas             the Bank currently does not reuse recycled materials in its daily
      merupakan material yang dapat didaur ulang, Bank saat ini              operations.
      belum memanfaatkan kembali hasil daur ulang tersebut dalam
      kegiatan operasional sehari-hari.

      Per 31 Desember 2025, total penggunaan kertas di Allo Bank             As of 31 December, 2025, Allo Bank's total paper usage was
      tercatat sebesar 282 rim, mengalami penurunan dibandingkan             recorded at 282 reams. This marked a decrease compared to
      dengan tahun 2024 yang mencapai 287 rim. Perubahan                     287 reams in 2024. This change in paper usage was influenced
      penggunaan kertas tersebut dipengaruhi oleh upaya digitalisasi         by the Bank's ongoing digitalization efforts, including its
      berkelanjutan pada organisasi Bank, termasuk penggunaan                use of DigiSign, an electronic signature solution that offers
      DigiSign, solusi tanda tangan elektronik yang menawarkan               various benefits, including increased efficiency by enabling
      berbagai manfaat termasuk peningkatan efisiensi yang                   management to securely and conveniently sign documents
      memungkinkan manajemen menandatangani dokumen secara                   electronically and helped to save time and reduce errors
      elektronik dengan aman dan nyaman, menghemat waktu serta               associated with manual signatures.
      mengurangi kesalahan yang terkait dengan tanda tangan
      manual.




                                         Tabel Penggunaan Kertas Tahun 2023-2025
                                                   Paper Usage Table 2023-2025

              Uraian                     Satuan
                                                                  2025                              2024                          2023
             Description                  Unit

       Penggunaan kertas            Rim               • A4 253 Rim | reams           • A4 267 Rim | reams            • A4 247 Rim | reams
       Paper Usage                  Reams             • F4 29 Rim | reams            • F4 20 Rim | reams             • F4 21 Rim | reams




                                                              Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025      PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 533
    Tata Kelola Perusahaan yang Baik
                                                                                                                                               530
                                                Laporan Keberlanjutan            Laporan Keuangan
    Good Corporate Governance                   Sustainability Report            Financial Statements




Pengelolaan Energi                                                           Energy Management

Allo Bank memanfaatkan dua sumber energi utama dalam                         Allo Bank utilizes two primary energy sources in its operational
menjalankan kegiatan operasional usahanya yaitu listrik                      activities: electricity and fuel oil, all of which are supplied by
dan Bahan Bakar Minyak (BBM), yang seluruhnya dipasok                        third parties. Electricity is used for lighting and as a power
oleh pihak ketiga. Energi listrik digunakan untuk kebutuhan                  source for various office facilities and infrastructure, including
penerangan serta sebagai sumber energi bagi berbagai sarana                  computers, laptops, photocopiers, and air conditioning (AC)
dan prasarana perkantoran antara lain komputer, laptop, mesin                systems. Meanwhile, fuel oil is used as a power source for
fotokopi, dan sistem pendingin ruangan (AC). Sementara                       operational and official vehicles, as well as for generators,
itu, BBM digunakan sebagai sumber energi bagi kendaraan                      which serve as a backup power source in the event of a power
operasional dan kendaraan dinas jabatan, serta sebagai bahan                 outage from a third party.
bakar genset yang berfungsi sebagai sumber energi cadangan
apabila terjadi gangguan pasokan listrik dari pihak ketiga.

Menyadari bahwa listrik dan BBM merupakan sumber energi                      In recognition that electricity and fuel oil are non-renewable
tak terbarukan dengan ketersediaan yang terbatas, serta                      energy sources with limited availability, and considering that
mempertimbangkan bahwa sebagian besar pembangkit                             most national power plants are still coal-fired, the Bank has
listrik nasional masih berbasis batu bara, Bank secara                       consistently implemented energy efficiency measures. These
konsisten menerapkan langkah-langkah efisiensi energi.                       energy saving measures include the use of energy-saving
Upaya penghematan listrik dilakukan antara lain melalui                      lamps (LEDs), limiting and controlling its use of air conditioning,
penggunaan lampu hemat energi (LED), pembatasan dan                          turning off lights and electronic equipment after office hours,
pengendalian penggunaan AC, pemadaman lampu dan                              and regulating electricity usage at specific times. Fuel efficiency
peralatan elektronik setelah jam operasional kantor, serta                   is achieved through strict controls on fuel consumption for
pengaturan pemakaian listrik pada waktu-waktu tertentu.                      operational and official vehicles. Furthermore, the Bank has
Adapun efisiensi BBM dilakukan melalui pengendalian yang                     encouraged the use of information technology by holding online
ketat terhadap penggunaan BBM untuk kendaraan operasional                    meetings for specific types of meetings, thereby reducing the
dan kendaraan dinas jabatan. Selain itu, Bank juga mendorong                 need for official travel and transportation.
pemanfaatan teknologi informasi dengan menyelenggarakan
rapat secara daring untuk jenis rapat tertentu sehingga dapat
mengurangi kebutuhan perjalanan dinas dan penggunaan
moda transportasi.

Penerapan efisiensi energi di Allo Bank sejalan dengan                       This implementation of energy efficiency at Allo Bank aligns
Instruksi Presiden Republik Indonesia No. 13 Tahun 2011                      with Presidential Instruction No. 13 of 2011 concerning Energy
tentang Penghematan Energi dan Air, serta Peraturan Menteri                  and Water Conservation, and Regulation of the Minister of
Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia No. 13                     Energy and Mineral Resources of the Republic of Indonesia No.
Tahun 2012 tentang Penghematan Pemakaian Tenaga Listrik.                     13 of 2012 concerning Electricity Conservancy. This policy also
Kebijakan tersebut sekaligus mencerminkan komitmen Bank                      reflects the Bank's commitment to supporting efforts to reduce
dalam mendukung upaya pengurangan emisi gas rumah kaca                       greenhouse gas emissions, a contributing factor to global
sebagai salah satu faktor penyebab pemanasan global dan                      warming and climate change. [OJK F.7, F.12]
perubahan iklim. [OJK F.7, F.12]

Per 31 Desember 2025, penggunaan listrik Allo Bank sebesar                   As of 31 December, 2025, Allo Bank's electricity usage was
1.383.080 kWh yang diperoleh dari konversi pembayaran                        1,383,080 kWh. It calculated this number by converting its
tagihan listrik sebesar Rp3,46 miliar dibagi harga listrik golongan          IDR3.46 billion in electricity bill payments and dividing this
I-4 pada jam puncak yaitu Rp2.500. Jumlah itu naik dibanding                 number by its peak hourly price of Class I-4 electricity, which
tahun 2024 dengan penggunaan listrik sebesar 389.000 kWh                     was IDR2,500. This figure marked an increase compared to
yang diperoleh dengan rumus yang sama dengan pembayaran                      2024, during which the Bank's electricity usage was 389,000
tagihan sebesar Rp972,5 juta. Kenaikan dipengaruhi oleh                      kWh. It calculated this number using the same aforementioned
konsumsi listrik dalam rangka pengembangan bisnis khususnya                  formula, with a total bill payment of IDR972.5 million. This
terkait Data Center yang diresmikan pada pertengahan tahun                   increase was driven by the Bank's electricity consumption for
2024.                                                                        business development, particularly related to its Data Center,
                                                                             which it inaugurated in mid-2024.

Sementara itu, volume penggunaan bensin tahun 2025 tercatat                  Meanwhile, gasoline usage in 2025 was recorded at 19,814 liters.
sebesar 19.814 liter yang diperoleh dari konversi pembelian                  This converted to a total of IDR275 million in gasoline purchases
bensin sebanyak Rp275 juta dibagi dengan rerata bensin Ron95                 (divided by the average price of more environmentally friendly
yang lebih ramah lingkungan sebesar Rp13.864/liter. Jumlah                   RON95 gasoline of IDR13,864 per liter). This figure marked



  PT ALLO BANK INDONESIA TBK           2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 534
531                    Performa 2025              Laporan Manajemen           Profil Perusahaan          Analisis dan Pembahasan Manajemen
                       Performance 2025            Management Reports            Company Profile               Management Discussion and Analysis




  itu turun dibandingkan tahun 2024 dengan penggunaan                       a decrease compared to 2024, during which gasoline usage
  bensin sebesar 26.610 liter yang diperoleh dengan rumus                   reached 26,610 liters, calculated using the same formula, with a
  yang sama dengan total pembayaran bensin sebesar Rp368,9                  total gasoline payment of IDR368.9 million. This decrease was
  juta. Penurunan sejalan dengan kebijakan efisiensi yang                   in line with the Bank's efficiency policies. [OJK F.6]
  dilaksanakan Bank. [OJK F.6]


  Pengelolaan Emisi Gas Rumah Kaca                                          Greenhouse Gas Emission Management

  Emisi gas rumah kaca (GRK) merupakan salah satu faktor utama              Greenhouse gas (GHG) emissions are one of the main factors
  penyebab terjadinya pemanasan global dan perubahan iklim                  causing global warming and climate change, which negatively
  yang menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan dan                   impacts the environment and life. As a contribution to
  kehidupan. Sebagai bentuk kontribusi dalam upaya mitigasi                 climate change mitigation efforts, Allo Bank has consistently
  perubahan iklim, Allo Bank secara konsisten menerapkan                    implemented emission reduction measures, including through
  langkah-langkah pengurangan emisi antara lain melalui                     its efficient use of energy (both in terms of electricity and fuel)
  efisiensi penggunaan energi, baik listrik maupun bahan bakar              that serve as the primary sources of emissions in the Bank's
  minyak, yang menjadi sumber utama emisi dalam kegiatan                    operational activities.
  operasional Bank.

  Dalam laporan ini, cakupan emisi GRK yang diungkapkan                     In this report, the scope of Allo Bank's GHG emissions disclosed
  meliputi emisi langsung (Cakupan 1) yang berasal dari                     includes direct emissions (Scope 1) from gasoline use, as well
  penggunaan bensin, serta emisi tidak langsung (Cakupan 2)                 as indirect emissions (Scope 2) from electricity purchased
  yang bersumber dari konsumsi listrik yang dibeli dari pihak ketiga.       from third parties. The Bank's calculation of Scope 1 GHG
  Perhitungan emisi GRK Cakupan 1 dilakukan dengan mengacu                  emissions is based on the method used in Indonesia and non-
  pada metode yang digunakan di Indonesia dan negara-negara                 Annex I countries (developing countries), specifically, the Tier 1
  non-Annex I (negara berkembang), yaitu metode Tier 1 dengan               method, which uses energy consumption data multiplied by the
  pendekatan penghitungan berdasarkan data konsumsi energi                  default emission factor as stipulated in 2006 IPCC Guidelines
  dikalikan dengan faktor emisi default sebagaimana ditetapkan              (Intergovernmental Panel on Climate Change).
  dalam Pedoman IPCC 2006 (Intergovernmental Panel on
  Climate Change/Panel Antarpemerintah tentang Perubahan
  Iklim).




                                           Emisi Hasil Pembakaran Bahan bakar
                                                     Fuel Combustion Emissions


                                             kg                                    TJ                             kg
                           Emisi GRK                 = Konsumsi Energi                     x Faktor Emisi
                           GHG Emissions     thn       Energy Consumption          thn       Emission Factor      TJ
                                              yr                                    yr




  Sesuai tabel di bawah, emisi gas rumah kaca dari penggunaan               According to the table below, the Bank's greenhouse gas
  bensin tahun 2025 tercatat sebesar 45.045 kgCO2eq atau 45                 emissions from its gasoline use in 2025 were recorded at
  ton CO2eq, turun dibanding tahun 2024 dengan emisi sebesar                45,045 kgCO2eq or (45 tons CO2eq), which marked a
  60.984 kgCO2eq atau 61 ton CO2eq.                                         decrease compared to 2024, during which its emissions were
                                                                            at 60,984 kgCO2eq (or 61 tons CO2eq).




                                                             Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025      PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 535
     Tata Kelola Perusahaan yang Baik
                                                                                                                                                   532
                                                 Laporan Keberlanjutan              Laporan Keuangan
     Good Corporate Governance                   Sustainability Report              Financial Statements




  Tabel Perhitungan Emisi Gas Rumah Kaca Langsung (Cakupan 1) Tahun 2023-2025
                 Direct Greenhouse Gas Emissions Calculation Table (Scope 1) 2023-2025

                                                                             Faktor Emisi CO2
                            Total Energi (TJ/Tahun)                            (KgCO2/TJ)                        Emisi CO2 (Kg CO2/Tahun)
   Bahan                     Total Energy (TJ/Year)                         CO2 Emission Factor                  CO2 Emissions (KgCO2/Year)
   Bakar                                                                        (KgCO2/TJ)
    Fuel
                    2025                2024               2023                                             2025           2024           2023

                                         A                                          B                                     C=A*B

 Bensin              0,65               0,88               0,54                   69.300                    45.045         60.984         37.422
 Gasoline
 Sumber | Source: IPCC 2006
 Diolah dari Pedoman Penyelenggaraan Inventarisasi Gas Rumah Kaca Nasional Kementerian Lingkungan Hidup 2012
 Adapted from the Ministry of Environment's 2012 Guidelines for Implementing the National Greenhouse Gas Inventory



Adapun penghitungan emisi cakupan 2 tahun 2025 dilakukan                         The calculation of Scope 2 emissions for 2025 was carried
dengan mengalikan konsumsi listrik (dalam Kwh per tahun)                         out by multiplying electricity consumption (in kWh per year) by
dengan faktor emisi Jawa Madura Bali (Jamali) sebagaimana                        the Java-Madura-Bali (Jamali) emission factor as stipulated in
diatur dalam Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya                            the Decree of the Minister of Energy and Mineral Resources
Mineral Republik Indonesia No. 163.K/HK.02/MEM.S/2021                            of the Republic of Indonesia No. 163.K/HK.02/MEM.S/2021
tentang Penetapan Faktor Emisi Gas Rumah Kaca Sistem                             concerning the Determination of the Greenhouse Gas Emission
Ketenagalistrikan yaitu 0,87 kgCO2/kWh. Penghitungan                             Factor for the Electricity System. Through this calculation,
tersebut berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya di mana                           the Bank arrived at 0.87 kgCO2/kWh. The Bank’s calculation
perhitungan dilakukan dengan merujuk pada average grid                           differed from previous years. It used the average grid emission
emission factor RUPTL PLN 2015-2024 yaitu sebesar 0,934                          factor of 0.934 kgCO₂/kWh (2017) in the 2015-2024 PLN
kgCO₂/Kwh (2017). Penyesuaian metode perhitungan                                 RUPTL (Regional Electricity Supply Chain Plan). This calculation
dilakukan karena RUPTL PLN 2025-2034 sebagai lanjutan                            method was adjusted because the 2025-2034 PLN RUPTL,
RUPTL sebelumnya tidak mengatur average grid secara spesifik                     a continuation of the previous RUPTL, did not regulate the
per wilayah.                                                                     average grid factor specifically for each region.

Seperti disampaikan pada tabel di bawah, emisi cakupan 2                         As shown in the table below, scope 2 emissions from Allo
dari penggunaan listrik Allo Bank 2025 mengalami kenaikan                        Bank's electricity usage in 2025 increased compared to the
dibanding tahun sebelumnya. Kenaikan sejalan dengan                              previous year. This increase was in line with the Bank's increased
peningkatan konsumsi listrik. [OJK F.11]                                         electricity consumption [OJK F.11]




               Tabel Emisi Gas Rumah Tidak Langsung (Cakupan 2) Tahun 2023-2025
                     Table of Indirect Household Gas Emissions (Scope 2) for 2023-2025

 Konsumsi Energi                                                         Tahun                                Emisi CO2eq yang Dihasilkan (kg)
                             Satuan                                       Year                                 CO2eq Emissions Generated (kg)
     Energy
                              Unit
  Consumption                                   2025                     2024           2023                2025           2024           2023

 Listrik                         kWh           1.383.080             389.000            71.720             1.203.280       361.381        66.627
 Electricity



Dengan demikian, per 31 Desember 2025, jumlah emisi yang                         As such, as of 31 December, 2025, Allo Bank's emissions
dihasilkan Allo Bank adalah sebesar 1.248.325 kgCO2eq atau                       totaled 1,248,325 kgCO2eq (1,248 tons kgCO2eq), an increase
1.248 ton kgCO2eq, naik dibandingkan tahun 2024 dengan                           compared to 2024's emissions of 422,365 kgCO2eq (422 tons
emisi sebesar 422.365 kgCO2eq atau 422 tonCO2eq.                                 CO2eq).




 PT ALLO BANK INDONESIA TBK             2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 536
533                    Performa 2025          Laporan Manajemen            Profil Perusahaan           Analisis dan Pembahasan Manajemen
                      Performance 2025          Management Reports            Company Profile               Management Discussion and Analysis




  Pengelolaan Air                                                        Water Management

  Air bersih merupakan salah satu kebutuhan esensial dalam               Clean water is an essential requirement to support Allo Bank's
  mendukung operasional Allo Bank, khususnya untuk memenuhi              operations, particularly as a way to meet its employee needs,
  keperluan domestik karyawan antara lain penyediaan air minum,          including their need for drinking water supplies, washing kitchen
  pencucian peralatan dapur, keperluan ibadah, pembilasan                utensils, for religious purposes, rinsing sanitation facilities, and
  fasilitas sanitasi, serta pencucian kendaraan operasional. Dalam       for use in washing operational vehicles. To meet these needs,
  pemenuhan kebutuhan tersebut, Bank memperoleh pasokan                  the Bank obtains its clean water supplies from third parties,
  air bersih dari pihak ketiga yaitu produsen air minum dalam            specifically, bottled water producers and the Regional Drinking
  kemasan serta Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM).                      Water Company (PDAM).

  Sejalan dengan semakin terbatasnya ketersediaan sumber                 In line with increasingly limited availability of clean water sources,
  air bersih, termasuk meningkatnya tingkat pencemaran air               including the increasing level of pollution of surface water used
  permukaan yang digunakan sebagai sumber air baku PDAM,                 as the PDAM's raw water source, the Bank has consistently
  Bank secara konsisten mengoptimalkan efisiensi penggunaan              worked to optimize its water efficiency. These efforts have been
  air. Upaya tersebut dilakukan melalui penyampaian imbauan              carried out by the Bank’s efforts at reminding employees to
  kepada karyawan untuk menggunakan air secara bijaksana                 use water wisely and not excessively, as well as by the Bank's
  dan tidak berlebihan, serta pelaksanaan pemeliharaan jaringan          efforts in carrying out regular pipe network maintenance to
  pipa secara berkala guna mencegah kebocoran. Efisiensi                 prevent leaks. Allo Bank's water efficiency efforts have been
  penggunaan air di Allo Bank dilaksanakan sejalan dengan                implemented in line with Presidential Instruction No. 13 of 2011
  Instruksi Presiden Republik Indonesia No. 13 Tahun 2011 tentang        concerning Energy and Water Conservation.
  Penghematan Energi dan Air.

  Upaya penghematan air menjadi semakin relevan mengingat                Water conservation efforts have become increasingly relevant
  cakupan layanan air bersih di wilayah DKI Jakarta pada                 considering that clean water coverage in the Jakarta area as
  September 2025 baru mencapai sekitar 74,24%, yang masih                of September 2025 only reached approximately 74.24%,
  berada di bawah target cakupan sebesar 100% pada tahun                 which was still below its target of 100% coverage by 2030.
  2030. Selain itu, kualitas air tanah di sebagian wilayah Ibu Kota      Furthermore, groundwater quality in some areas of the capital
  juga belum memenuhi baku mutu lingkungan antara lain akibat            city did not meet environmental quality standards. This was
  kandungan bakteri Escherichia coli (E-Coli) serta tingginya            due, among other factors, to Escherichia coli (E. coli) bacteria
  tingkat salinitas yang disebabkan oleh intrusi air laut.               and high salinity levels caused by seawater intrusion.

  Per 31 Desember 2025, Bank mengeluarkan biaya pembelian                As of 31 December, 2025, the Bank incurred IDR114 million
  air sebesar Rp114 juta, naik dibandingkan tahun 2024, yang             in water purchases. This marked an increase compared to
  mencapai Rp90,5 juta. Kenaikan dipengaruhi oleh konsumsi               IDR90.5 million in 2024. This increase was driven by the Bank's
  air terkait penambahan sumber daya manusia. [OJK F.8]                  water consumption related to additional human resources.
                                                                         [OJK F.8]

  Pengelolaan Limbah/Sampah                                              Waste Management

  Kegiatan operasional Allo Bank menghasilkan limbah, baik               Allo Bank's operational activities generate both liquid and
  limbah cair maupun limbah padat, yang mencakup kategori                solid waste, including Hazardous and Toxic Materials (B3)
  Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) serta limbah non-B3.                  and non-B3 waste. B3 waste includes used batteries and oil
  Limbah B3 yang dihasilkan antara lain berupa aki bekas dan             from operational vehicles, as well as used lamps, cartridges,
  oli bekas dari kendaraan operasional, serta lampu bekas,               and electronic equipment from office operations. Meanwhile,
  cartridge bekas, dan peralatan elektronik bekas yang berasal           non-B3 waste includes domestic waste generated by employee
  dari aktivitas operasional perkantoran. Sementara itu, limbah          activities, including both organic and non-organic forms of
  non-B3 meliputi sampah domestik yang dihasilkan dari aktivitas         waste.
  karyawan, baik berupa sampah organik maupun non-organik.

  Dalam pengelolaan sampah perkantoran, Bank menyediakan                 To manage office waste, the Bank provides adequate trash
  sarana tempat sampah dalam jumlah yang memadai serta                   bins and segregates waste by type. Furthermore, the Bank
  melakukan pemilahan sampah berdasarkan jenisnya.                       collaborates with third parties to transport waste to landfills.
  Selanjutnya, Bank bekerja sama dengan pihak ketiga untuk               In line with efforts to reduce waste volume, the Bank has also
  melakukan pengangkutan sampah ke tempat pembuangan                     implemented various waste management policies that adhere
  akhir. Sejalan dengan upaya pengurangan volume limbah, Bank            to the 3R principle (Reduce, Reuse, and Recycle).
  juga menerapkan berbagai kebijakan pengelolaan sampah
  yang mengacu pada prinsip 3R (Reduce, Reuse, dan Recycle).




                                                          Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025      PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 537
    Tata Kelola Perusahaan yang Baik
                                                                                                                                               534
                                                Laporan Keberlanjutan            Laporan Keuangan
    Good Corporate Governance                   Sustainability Report            Financial Statements




Sebagai bagian dari penerapan prinsip tersebut, Bank                         As part of implementing this principle, the Bank has taken
mengambil langkah-langkah konkret untuk mengurangi                           concrete steps to reduce the use of single-use plastics,
penggunaan plastik sekali pakai, khususnya dari air minum                    particularly from bottled drinking water. The Bank provides
dalam kemasan. Bank menyediakan pitcher berbahan                             glass pitchers for employees to drink water and does not
kaca sebagai sarana air minum bagi karyawan dan tidak                        provide single-use bottled water. In addition, the Bank has
menyediakan air minum dalam kemasan sekali pakai. Selain                     also internalized the spirit of green living by encouraging the
itu, Bank menginternalisasikan semangat green living dengan                  reduction of the use of disposable food and drink containers
mendorong pengurangan penggunaan wadah makan dan                             in office activities. For B3 waste management, the Bank has
minum sekali pakai dalam aktivitas perkantoran. Adapun untuk                 collaborated with officially licensed third parties to ensure waste
pengelolaan limbah B3, Bank bekerja sama dengan pihak ketiga                 management complies with laws and regulations and does not
yang memiliki perizinan resmi sehingga pengelolaan limbah                    negatively impact the environment.
dilakukan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-
undangan dan tidak menimbulkan dampak negatif terhadap
lingkungan.

Biaya Lingkungan                                                             Environmental Costs

Per 31 Desember 2025, Bank mengeluarkan biaya lingkungan                     As of 31 December, 2025, the Bank incurred environmental
sebesar Rp280,9 juta, naik dibandingkan tahun 2024, yang                     costs of IDR280.9 million. This marked an increase compared
mencapai Rp215 juta. Biaya lingkungan tersebut digunakan                     to IDR215 million in 2024. These environmental costs were
Bank untuk membiayai berbagai program Tanggung Jawab                         used by the Bank to finance various Social and Environmental
Sosial dan Lingkungan seperti yang telah diungkapkan pada                    Responsibility programs, as disclosed in this Annual Report.
Laporan Tahunan ini. [OJK F.4]                                               [OJK F.4]



Kinerja Sosial Keberlanjutan
Sustainable Social Performance

Keberhasilan Allo Bank dalam mencatatkan kinerja terbaik,                    Allo Bank's success in achieving its best levels of performance,
termasuk meraih lebih dari 14 juta nasabah pada tahun keempat                including reaching over 14 million customers during its fourth
operasionalnya, menunjukkan betapa besar dukungan yang                       year of operation, demonstrates the significant support the
diterima Bank dari para pemangku kepentingan. Pencapaian                     Bank has received from its stakeholders. This achievement is
ini semakin berarti mengingat persaingan bank umum berbasis                  all the more significant considering how increasingly fierce
layanan digital di Indonesia pada 2025 yang semakin ketat,                   competition was among digital-based commercial banks in
seiring dengan meningkatnya adopsi layanan teknologi finansial               Indonesia in 2025, driven by the nation's increasing adoption
dan tingginya permintaan masyarakat akan layanan perbankan                   of financial technology services and its high public demand
yang cepat, praktis, dan terjangkau. Bank-bank dalam industri                for fast, practical, and affordable banking services. Banks in
perbankan nasional bersaing sengit untuk menarik nasabah,                    the national banking industry are all in fierce competition to
menawarkan produk unggulan seperti bunga tabungan yang                       attract customers, offering superior products such as attractive
menarik dan integrasi fitur pembayaran real-time. Sejumlah                   savings interest rates and the integration of real-time payment
pemain berhasil mencatatkan pertumbuhan Dana Pihak Ketiga                    features. Several players have successfully recorded growth in
(DPK) dan mulai berfokus pada pencapaian profitabilitas,                     Third Party Funds (TPF) and have begun to focus on achieving
bukan hanya ekspansi pengguna. Persaingan ini juga menuntut                  profitability, rather than solely expanding their user base. This
inovasi layanan dan efisiensi operasional, di tengah tekanan                 competition has also seen demand in service innovation and
suku bunga yang menekan margin, serta mendorong bank                         operational efficiency in the midst of interest rate pressures
konvensional untuk melakukan transformasi digital agar tetap                 that have squeezed margins. These have pushed conventional
relevan di era yang semakin digital ini.                                     banks to undertake digital transformation to remain relevant in
                                                                             this increasingly digital era.

Keberhasilan tersebut merupakan hasil dari hubungan timbal                   This success is the result of the reciprocal relationship between
balik yang terjalin antara Allo Bank dan para pemangku                       Allo Bank and both its internal and external stakeholders.
kepentingan, baik internal maupun eksternal. Pemangku                        The Bank's internal stakeholders consist of management
kepentingan internal Bank terdiri dari manajemen, serta                      and employees from various divisions and levels. Meanwhile,
karyawan dari berbagai divisi dan level jabatan. Sementara                   external stakeholders include customers, clients, regulators,
pemangku kepentingan eksternal mencakup nasabah, klien,                      shareholders, and communities surrounding the Company's
regulator, pemegang saham dan masyarakat sekitar lokasi                      operational locations, including those who benefit from the
operasi perusahaan, termasuk mereka yang menerima manfaat                    Bank's CSR (Corporate Social Responsibility) programs.
dari program CSR (Corporate Social Responsibility) Bank.



 PT ALLO BANK INDONESIA TBK            2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 538
535                  Performa 2025         Laporan Manajemen              Profil Perusahaan       Analisis dan Pembahasan Manajemen
                    Performance 2025        Management Reports               Company Profile           Management Discussion and Analysis




  Allo Bank memenuhi tanggung jawabnya terhadap pemangku             Allo Bank fulfills its responsibilities to stakeholders with a mature
  kepentingan dengan pendekatan yang matang dan berbasis             approach based on clear mapping. Through this process, the
  pada pemetaan yang jelas. Melalui proses ini, Bank dapat           Bank can accurately understand the expectations and needs
  memahami harapan dan kebutuhan masing-masing                       of each stakeholder. The Bank's commitment to fulfilling these
  pemangku kepentingan secara tepat. Komitmen Bank untuk             responsibilities is the best way to build good relationships and
  memenuhi tanggung jawab ini merupakan langkah terbaik              foster positive communication with stakeholders. As a business
  untuk membangun hubungan yang baik dan menciptakan                 entity, maintaining quality relationships with stakeholders is
  komunikasi yang positif dengan para pemangku kepentingan.          essential for achieving sustainable business.
  Sebagai entitas bisnis, memiliki hubungan yang berkualitas
  dengan pemangku kepentingan adalah modal penting untuk
  mewujudkan usaha yang berkelanjutan.

  Seiring dengan perbedaan kategori pemangku kepentingan,            In line with the different categories of stakeholders, Allo Bank
  Allo Bank mengimplementasikan berbagai upaya untuk                 has implemented various efforts to fulfill their rights and
  memenuhi hak dan harapan mereka. Pemenuhan hak ini                 expectations. Fulfillment of these rights encompasses various
  meliputi berbagai aspek seperti ketenagakerjaan, Keselamatan       aspects such as employment, Occupational Safety and Health
  dan Kesehatan Kerja (K3), hak asasi manusia, keterlibatan          (OSH), human rights, community involvement, and responsibility
  masyarakat, serta tanggung jawab terhadap produk dan               for the products and services offered.
  layanan yang ditawarkan.

  Landasan Kebijakan                                                 Policy Basis

  Komitmen Allo Bank memenuhi tanggung jawab kepada                  Allo Bank's commitment to fulfilling its responsibilities to
  segenap pemangku kepentingan internal maupun eksternal             all internal and external stakeholders is based on various
  merujuk pada berbagai regulasi yang berlaku di Indonesia di        regulations in force in Indonesia, including the following:
  antaranya:
  1. Undang-Undang No. 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan              1.    Law No. 1 of 1970 concerning Occupational Safety
      Kerja
  2. Undang-Undang No. 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan             2. Law No. 8 of 1999 concerning Consumer Protection
      Konsumen
  3. Undang-Undang        No.    13  tahun   2003     tentang        3. Law No. 13 of 2003 concerning Manpower
      Ketenagakerjaan
  4. Undang-Undang No. 40 Tahun 2007 tentang Perseroan               4. Law No. 40 of 2007 concerning Limited Liability Companies
      Terbatas
  5. Undang-Undang Republik Indonesia No. 24 Tahun 2011              5. Law of the Republic of Indonesia No. 24 of 2011 concerning
      tentang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial                         the Social Security Administration Agency
  6. Undang-Undang No. 6 Tahun 2023 tentang Penetapan                6. Law No. 6 of 2023 concerning the Stipulation of Government
      Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang No. 2                 Regulation in Lieu of Law No. 2 of 2022 concerning Job
      Tahun 2022 tentang Cipta Kerja menjadi Undang-Undang               Creation as Law
  7. Undang-Undang No. 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan               7. Law No. 17 of 2023 concerning Health
  8. Undang-Undang Republik Indonesia No. 27 Tahun 2022              8. Law of the Republic of Indonesia No. 27 of 2022 concerning
      tentang Pelindungan Data Pribadi                                   Personal Data Protection
  9. Peraturan Pemerintah No. 50 Tahun 2012 tentang                  9. Government Regulation No. 50 of 2012 concerning the
      Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan               Implementation of the Occupational Safety and Health
      Kerja;                                                             Management System;
  10. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 36 Tahun           10. Government Regulation of the Republic of Indonesia No. 36
      2021 tentang Pengupahan                                            of 2021 concerning Wages
  11. Peraturan Presiden Republik Indonesia No. 7 Tahun 2019         11. Presidential Regulation of the Republic of Indonesia No. 7
      tentang Penyakit Akibat Kerja                                      of 2019 concerning Occupational Diseases
  12. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 51/POJK.03/2017           12. Financial Services Authority Regulation No. 51/
      tentang Penerapan Keuangan Berkelanjutan bagi Lembaga              POJK.03/2017 concerning the Implementation of
      Jasa Keuangan, Emiten dan Perusahaan Publik.                       Sustainable Finance for Financial Services Institutions,
                                                                         Issuers, and Public Companies.
  13. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 1/POJK.07/2013            13. Financial Services Authority Regulation No. 1/POJK.07/2013
      tentang Perlindungan Konsumen Sektor Jasa Keuangan.                concerning Consumer Protection in the Financial Services
                                                                         Sector.
  14. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 6/POJK.07/2022            14. Financial Services Authority Regulation No. 6/
      tentang Perlindungan Konsumen dan Masyarakat Sektor                POJK.07/2022 concerning Consumer and Community
      Jasa Keuangan                                                      Protection in the Financial Services Sector


                                                      Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025     PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 539
    Tata Kelola Perusahaan yang Baik
                                                                                                                                               536
                                                Laporan Keberlanjutan            Laporan Keuangan
    Good Corporate Governance                   Sustainability Report            Financial Statements




15. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia                      15. Financial Services Authority Regulation No. 22 of 2023
    No. 22 Tahun 2023 Tentang Pelindungan Konsumen dan                           concerning Consumer and Community Protection in the
    Masyarakat di Sektor Jasa Keuangan                                           Financial Services Sector
16. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia No.                  16. Financial Services Authority Regulation No. 3 of 2023
    3 Tahun 2023 tentang Peningkatan Literasi dan Inklusi                        concerning Improving Financial Literacy and Inclusion in
    Keuangan di Sektor Jasa Keuangan Bagi Konsumen dan                           the Financial Services Sector for Consumers and the Public;
    Masyarakat;
17. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia No.                  17. Financial Services Authority Regulation No. 12 of 2024
    12 Tahun 2024 tentang Penerapan Strategi Anti Fraud Bagi                     concerning the Implementation of Anti-Fraud Strategies for
    Lembaga Jasa Keuangan;                                                       Financial Services Institutions;
18. Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No. 2/SEOJK.07/2014                  18. Financial Services Authority Circular Letter No. 2/
    tentang Pelayanan dan Penyelesaian Pengaduan Konsumen                        SEOJK.07/2014 concerning Consumer Complaints
    pada Pelaku Usaha Jasa Keuangan;                                             Services and Resolution for Financial Services Business
                                                                                 Actors;
19. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 31/POJK.07/2020                     19. Financial Services Authority Regulation No. 31/
    tentang Penyelenggaraan Layanan Konsumen dan                                 POJK.07/2020 concerning the Provision of Consumer
    Masyarakat di Sektor Jasa Keuangan oleh Otoritas Jasa                        and Public Services in the Financial Services Sector by the
    Keuangan;                                                                    Financial Services Authority;
20. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia No.                  20. Financial Services Authority Regulation No. 19 of 2025
    19 Tahun 2025 tentang Kemudahan Akses Pembiayaan                             concerning Ease of Access to Financing for Micro, Small,
    kepada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah                                      and Medium Enterprises

Berdasarkan berbagai regulasi tersebut, Bank kemudian                        On the basis of these various regulations, the Bank developed
menyusun sejumlah regulasi internal sebagai pedoman                          a number of internal regulations that serve as daily operational
operasional harian yang mencakup pengelolaan kepegawaian,                    guidelines covering personnel management, Occupational
Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3), tanggung jawab produk,                 Health and Safety (OHS), product responsibility, social
tanggung jawab sosial kepada masyarakat dan aspek lainnya.                   responsibility to the community, and other aspects.

Layanan Setara untuk Nasabah [OJK F.17]                                      Equal Service for Customers [OJK F.17]

Layanan setara bagi nasabah merupakan prinsip dasar                          Equality in the provision of service for customers is a fundamental
yang diterapkan Allo Bank dalam menjalankan bisnis. Oleh                     principle implemented by Allo Bank in conducting its business.
karena itu, Bank memastikan bahwa setiap nasabah, tanpa                      Accordingly, the Bank ensures that every customer, regardless
memandang latar belakang seperti agama, ras, suku, gender,                   of background such as religion, race, ethnicity, gender, political
pandangan politik, dan lainnya, memiliki akses yang sama                     views, and so on, has equal access to the best services the
untuk mendapatkan layanan terbaik. Bank percaya bahwa                        Bank has to offer. The Bank believes that quality and equality
kualitas dan kesetaraan layanan merupakan faktor kunci dalam                 of service are key factors in gaining customer trust and loyalty.
memperoleh kepercayaan dan loyalitas nasabah.

Implementasi prinsip kesetaraan terhadap nasabah merupakan                   The implementation of this equality principle for customers
bentuk kepatuhan Allo Bank terhadap Undang-Undang                            demonstrates Allo Bank's compliance with Article 7 (c) of the
Perlindungan Konsumen pasal 7 huruf c yang menyatakan                        Consumer Protection Law, which states that business actors
bahwa pelaku usaha harus memperlakukan atau melayani                         must treat and serve consumers fairly, honestly and without
konsumen secara benar, jujur, dan tidak diskriminatif. Dalam                 discrimination. The explanation of this article emphasizes the
penjelasan pasal tersebut menegaskan tentang larangan pelaku                 prohibition on business actors from discriminating against
usaha membeda-bedakan konsumen dalam memberikan                              consumers in providing services and their obligation to provide
pelayanan dan harus memberikan mutu pelayanan yang setara.                   equality in service quality. As a Financial Services Institution
Sebagai bagian dari Lembaga Jasa Keuangan, kesetaraan                        (FSI), equality of service at Allo Bank also uses Financial
layanan di Allo Bank juga mengacu pada Peraturan Otoritas                    Services Authority Regulation No. 6/POJK.07/2022 concerning
Jasa Keuangan No. 6/POJK.07/2022 tentang Perlindungan                        Consumer and Public Protection in the Financial Services
Konsumen dan Masyarakat di Sektor Jasa Keuangan. Pasal                       Sector as a reference. Article 35, Paragraph 1 of this regulation
35 ayat 1 peraturan ini menyebutkan “PUJK wajib memberikan                   states, "FSIs are obliged to provide equal access to every
akses yang setara kepada setiap konsumen sesuai klasifikasi                  consumer according to consumer classification."
konsumen.”




 PT ALLO BANK INDONESIA TBK            2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 540
537                       Performa 2025          Laporan Manajemen            Profil Perusahaan          Analisis dan Pembahasan Manajemen
                          Performance 2025         Management Reports            Company Profile              Management Discussion and Analysis




  Kesetaraan Kesempatan Kerja [OJK F.18]                                    Equal Employment Opportunity [OJK F.18]

      Allo Bank secara konsisten menerapkan lingkungan kerja yang           Allo Bank consistently implements a fair and equitable
      adil dan setara tanpa diskriminasi bagi seluruh karyawan, serta       work environment without discrimination for all employees
      mendukung keberagaman sebagai bagian dari kekuatan Bank.              and supports diversity as part of the Bank's strengths. This
      Komitmen ini diterapkan sejak proses rekrutmen dan berlaku            commitment is implemented from the recruitment process
      untuk semua karyawan, baik yang baru maupun yang sudah                and applies to all new and old employees. It encompasses
      ada, mencakup pelatihan dan pengembangan kompetensi,                  training and competency development, career development,
      karier, remunerasi, dan berbagai aspek lainnya. Sesuai dengan         remuneration, and various other aspects. In accordance with
      komitmen tersebut, Bank memberikan kesempatan setara bagi             this commitment, the Bank provides equal opportunities
      seluruh karyawan, baik pria maupun wanita, untuk bekerja,             for all employees, both men and women, to work, pursue
      meniti karier, dan menduduki posisi-posisi penting, termasuk          careers, and occupy key positions, including positions in senior
      di jajaran manajemen puncak. Prinsip kesetaraan dan non-              management. The principles of equality and non-discrimination
      diskriminasi dalam kesempatan kerja di Allo Bank diatur               in employment opportunities at Allo Bank are regulated through
      melalui regulasi internal yaitu Code of Conduct dan Peraturan         internal regulations, specifically, the Code of Conduct and
      Perusahaan.                                                           Company Regulations.

      Pengaplikasian kesetaraan kesempatan bekerja di Allo Bank             The application of equal employment opportunities at Allo
      sesuai dengan semangat Pasal 28 I ayat (2) Undang-Undang              Bank is in accordance with the spirit of Article 28I Paragraph
      Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 yaitu: “Setiap             (2) of the 1945 Constitution of the Republic of Indonesia, which
      orang berhak bebas dari perlakuan yang bersifat diskriminatif         states: "Everyone has the right to be free from discriminatory
      atas dasar apapun dan berhak mendapatkan perlindungan                 treatment on any basis whatsoever and has the right to receive
      terhadap perlakuan yang bersifat diskriminatif itu.” Selain itu,      protection from such discriminatory treatment." Furthermore,
      penerapan tersebut juga selaras dengan Undang-Undang                  this implementation is also in line with Law of the Republic
      Republik Indonesia No. 7 Tahun 1984 tentang Pengesahan                of Indonesia No. 7 of 1984 concerning the Ratification of the
      Konvensi Mengenai Penghapusan Segala Bentuk Diskriminasi              Convention on the Elimination of All Forms of Discrimination
      terhadap Wanita (Convention On The Elimination Of All                 Against Women, as well as Presidential Instruction of the
      Forms Of Discrimination Against Women), serta Instruksi               Republic of Indonesia No. 9 of 2000 concerning Gender
      Presiden Republik Indonesia No. 9 Tahun 2000 tentang                  Mainstreaming in National Development.
      Pengarusutamaan Gender dalam Pembangunan Nasional.

  Tenaga Kerja Anak dan Kerja Paksa [OJK F.19]                              Child Labor and Forced Labor [OJK F.19]

  Allo Bank berkomitmen penuh dalam menghapuskan praktik                    Allo Bank is fully committed to eliminating child labor and
  tenaga kerja anak dan kerja paksa sebagai bentuk nyata                    forced labor as a concrete form of human rights protection. As
  perlindungan hak asasi manusia. Sebagai langkah preventif,                a preventative measure, the Bank has enforced strict policies
  Bank memberlakukan kebijakan ketat terkait batasan usia dan               regarding age limits and working hours. The Bank ensures
  jam kerja. Bank memastikan seluruh karyawan, baik dengan                  that all employees, both permanent and contract employees,
  status tetap maupun kontrak, telah memenuhi syarat usia minimal           meet the minimum age requirement of 18 years and above.
  yakni di atas 18 tahun. Hal tersebut sesuai dengan kebijakan              This aligns with the Bank's recruitment policy, which requires
  rekrutmen Bank, yaitu untuk pendidikan kandidat minimal SMU               candidates to have a minimum education of high school (or
  (sederajat), sedangkan usia minimal 18 tahun. Adapun jam kerja            its equivalent) and a minimum age of 18 years. The Bank's
  yang berlaku di Bank adalah 8 (delapan) jam dalam 1 (satu)                working hours are 8 hours per day and 40 hours per week,
  hari dan 40 (empat puluh) jam dalam 1 (satu) minggu untuk 5               for 5 working days per week. This is in accordance with Article
  (lima) hari kerja dalam 1 (satu) minggu, sesuai dengan pasal 77           77 of Law No. 13 of 2003 concerning Manpower. Through
  Undang-Undang No. 13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan.                  these provisions, the Bank ensures that every employee has
  Melalui ketentuan tersebut, Bank memastikan setiap karyawan               the right to adequate rest time. The Bank's commitment to and
  mendapatkan hak waktu istirahat yang memadai. Komitmen                    compliance with regulations regarding age and working hours
  serta kepatuhan Bank terhadap regulasi tentang usia dan jam               has proven effective in eliminating child labor and forced labor
  kerja terbukti efektif dalam meniadakan praktik pekerja anak              within the company.
  maupun kerja paksa di lingkungan perusahaan.




                                                             Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025     PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 541
    Tata Kelola Perusahaan yang Baik
                                                                                                                                               538
                                                Laporan Keberlanjutan            Laporan Keuangan
    Good Corporate Governance                   Sustainability Report            Financial Statements




Selain berpedoman pada undang-undang ketenagakerjaan                         In addition to adhering to applicable labor laws, the Bank's
yang berlaku, komitmen Bank dalam menghapuskan pekerja                       commitment to eliminating child labor and forced labor also
anak dan kerja paksa juga sejalan dengan mandat Undang-                      aligns with the mandate of Law No. 20 of 1999 concerning the
Undang No. 20 Tahun 1999 tentang Pengesahan ILO Convention                   Ratification of ILO Convention No. 138 Concerning Minimum
No. 138 Concerning Minimum Age for Admission to Employment                   Age for Admission to Employment, and Law of the Republic
(Konvensi ILO Mengenai Usia Minimum untuk Diperbolehkan                      of Indonesia No. 1 of 2000 concerning the Ratification of
Bekerja), dan Undang-Undang Republik Indonesia No. 1 Tahun                   ILO Convention No. 182 Concerning the Prohibition and
2000 tentang Pengesahan ILO Convention No. 182 Concerning                    Immediate Action for the Elimination of the Worst Forms of
The Prohibition And Immediate Action for The Elimination of The              Child Labor. The implementation of working hours with clear
Worst Forms of Child Labour (Konvensi ILO No. 182 Mengenai                   time limits to prevent forced labor also aligns with Law No. 19
Pelarangan dan Tindakan Segera Penghapusan Bentuk-Bentuk                     of 1999 concerning the Ratification of ILO Convention No. 105
Pekerjaan Terburuk untuk Anak). Adapun pemberlakuan jam                      Concerning the Abolition of Forced Labor.
kerja dengan batasan waktu yang jelas sehingga tidak terjadi
kerja paksa sejalan dengan Undang-Undang No. 19 Tahun
1999 tentang Pengesahan ILO Convention No. 105 Concerning
The Abolition of Forced Labour (Konvensi ILO Mengenai
Penghapusan Kerja Paksa).

Upah Minimum Regional [OJK F.20]                                             Regional Minimum Wage [OJK F.20]

Bagi Allo Bank, pemenuhan upah minimum bukan sekadar                         For Allo Bank, fulfilling minimum wage requirements is not
kewajiban hukum, melainkan strategi penting dalam membangun                  merely a legal obligation, but also a crucial strategy for building
hubungan kerja yang harmonis, memacu produktivitas, serta                    harmonious working relationships, boosting productivity, and
menjaga keberlanjutan bisnis. Bank berkomitmen penuh pada                    maintaining business sustainability. The Bank is fully committed
prinsip keadilan dalam sistem pengupahan guna memotivasi                     to the principle of fairness in its wage system to motivate
karyawan untuk terus berprestasi. Komitmen ini diwujudkan                    employees to continue to excel. This commitment can be seen
melalui sistem pengupahan nondiskriminatif di mana setiap                    realized through a non-discriminatory wage system where
karyawan mendapatkan hak yang setara tanpa memandang                         every employee receives equal rights regardless of gender.
gender. Perbedaan kompensasi hanya didasarkan pada                           Compensation differences are based solely on individual
pencapaian kinerja dan prestasi individu.                                    performance and accomplishments.

Bank memastikan kepatuhan terhadap regulasi remunerasi,                      The Bank ensures compliance with remuneration regulations,
terutama bagi karyawan tetap di tingkat terendah, dengan                     especially for permanent employees at the lowest level. It does
memberikan upah yang memenuhi standar kebutuhan hidup                        this by providing wages that meet a decent standard of living.
layak. Penentuan besaran upah senantiasa mempertimbangkan                    Wage determination always takes into account the price of
harga kebutuhan pokok, inflasi, dan variabel kelayakan hidup                 basic necessities, inflation, and living standards as stipulated
sesuai ketetapan Pemerintah. Allo Bank menjamin bahwa                        by the Government. Allo Bank guarantees that all employee
seluruh upah karyawan telah memenuhi, bahkan melampaui                       wages meet, or even exceed, the Regional Minimum Wage
standar Upah Minimum Regional (UMR), termasuk untuk                          (UMR) standard, including for operations in the Greater Jakarta
operasional di wilayah DKI Jakarta. Khusus untuk tahun 2025,                 area. Specifically, for 2025, the Bank is guided by Minister
Bank berpedoman pada Peraturan Menteri Ketenagakerjaan                       of Manpower Regulation No. 16 of 2024 concerning the
No. 16 Tahun 2024 tentang Penetapan Upah Minimum Tahun                       Determination of the 2025 Minimum Wage.
2025.

Kesetaraan upah tanpa memandang gender ini merupakan                         This gender-neutral wage equality is also the Bank's concrete
implementasi nyata dari undang-undang ketenagakerjaan                        implementation of labor laws and ILO Convention No. 100 of
serta Konvensi ILO No. 100 Tahun 1951 tentang Pengupahan                     1951 concerning Equal Remuneration for Men and Women
yang Sama bagi Pekerja Laki-laki dan Wanita untuk Pekerjaan                  Workers for Work of Equal Value.
yang Sama Nilainya (Equal Remuneration for Men and Women
Workers for Work of Equal Value).




 PT ALLO BANK INDONESIA TBK            2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 542
539                   Performa 2025          Laporan Manajemen            Profil Perusahaan          Analisis dan Pembahasan Manajemen
                     Performance 2025          Management Reports            Company Profile              Management Discussion and Analysis




  Lingkungan Kerja yang Layak dan Aman [OJK F.21]                      A Decent and Safe Work Environment [OJK F.21]

  Allo Bank menempatkan lingkungan kerja yang layak dan aman           Allo Bank prioritizes the importance of a decent and safe
  sesuai kaidah Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) sebagai           work environment in accordance with Occupational Safety
  fondasi utama operasional perusahaan. Bank meyakini bahwa            and Health (OHS) principles as the main foundation of the
  penciptaan lingkungan kerja yang optimal memungkinkan                Company's operations. The Bank believes that creating an
  karyawan bekerja dengan tenang dan produktif tanpa                   optimal work environment allows employees to work calmly
  kekhawatiran terhadap risiko kecelakaan kerja maupun penyakit        and productively without worrying about the risk of workplace
  akibat kerja (PAK).                                                  accidents or occupational diseases.

  Upaya preventif dilakukan melalui penataan layout kantor             Preventive efforts are implemented through ergonomic office
  yang ergonomis serta penyediaan sarana prasarana K3 yang             layouts and the provision of comprehensive OHS infrastructure,
  lengkap, termasuk untuk kondisi darurat. Fasilitas ini mencakup      including emergency facilities. These facilities include smoke
  sistem deteksi asap, Alat Pemadam Api Ringan (APAR), hydrant,        detection systems, portable fire extinguishers, hydrants, first aid
  kotak P3K, hingga dukungan keamanan 24 jam dan fasilitas             kits, 24-hour security support, and other supporting facilities.
  pendukung lainnya.

  Bagi karyawan lapangan, Perseroan menyelenggarakan                   For field employees, the Company has a special protection
  program perlindungan khusus yang meliputi pelatihan mitigasi         program that includes risk mitigation training, emergency
  risiko, prosedur tanggap darurat, serta proteksi asuransi            response procedures, and insurance protection for off-site
  kecelakaan kerja di luar kantor. Guna memperkuat budaya              accidents. To strengthen its OHS culture, ongoing outreach
  K3, sosialisasi dilakukan secara berkelanjutan kepada seluruh        efforts are made to all Allo Bank employees. Thanks to this
  insan Allo Bank. Berkat komitmen tersebut, Bank berhasil             commitment, the Bank was successfully able to achieve zero
  mencatatkan nihil kecelakaan kerja (zero accident) dan penyakit      workplace accidents and occupational diseases throughout
  akibat kerja sepanjang tahun 2025 .                                  2025.

  Pelatihan dan Pengembangan Kemampuan                                 Employee Training and Development [OJK F.22]
  Karyawan [OJK F.22]

  Allo Bank secara berkesinambungan menyelenggarakan                   Allo Bank continuously conducts education and training
  program pendidikan dan pelatihan untuk memperkuat                    programs to strengthen employee competency and ensure
  kompetensi pegawai dalam menjalankan tanggung jawab                  that they optimally carry out their responsibilities. As a digital-
  secara optimal. Sebagai bank umum berbasis digital, fokus            based commercial bank, its development programs focus on
  pengembangan difokuskan pada pemenuhan kualifikasi                   meeting specific qualifications in information technology and
  spesifik di bidang teknologi informasi dan bisnis digital.           digital business. This development strategy is oriented towards
  Strategi pengembangan ini berorientasi pada kekuatan individu        individual strengths (strength-based development) that are
  (strength-based development) yang diselaraskan dengan arah           aligned with the Bank's strategic business direction.
  bisnis strategis Bank.

  Selain penguatan kepemimpinan, Bank secara aktif menginisiasi        In addition to strengthening leadership, the Bank actively initiates
  dan berpartisipasi dalam program teknis spesialis mencakup           and participates in specialist technical programs covering data
  bidang data analytics, digital marketing, serta teknologi            analytics, digital marketing, and information technology. The
  informasi. Bank mendukung penuh pengembangan personal                Bank fully supports the personal and professional development
  dan profesional pegawai untuk mengeksplorasi minat baru              of employees, allowing them to explore new and relevant
  yang relevan. Guna memastikan efektivitasnya, pembelajaran           interests. To ensure effectiveness, learning is conducted
  dilakukan melalui metode yang fleksibel, baik secara virtual         through flexible methods, whether through virtual (e-learning)
  (e-learning) maupun tatap muka.                                      or face-to-face means.

  Sepanjang tahun 2025, Bank melaksanakan kegiatan                     Throughout 2025, the Bank implemented 517 competency
  pengembangan kompetensi sebanyak 517 program, diikuti                development programs that were attended by 476 employees
  oleh 476 pegawai atau 89% dari total pegawai dengan jumlah           (or 89% of total employees), with a total of 1,476 hours
  jam pelatihan sebanyak 1.476 jam. Untuk membiayai kegiatan           spent training. To finance these activities, the Bank allocated
  tersebut, Bank mengeluarkan dana sebesar Rp5.269.471.513,            IDR5,269,471,513, which marked an increase compared to
  meningkat dibandingkan tahun 2024 yang mencapai                      IDR4,853,358,083 in 2024. A complete summary of the Bank's
  Rp4.853.358.083. Rekapitulasi program pengembangan                   competency development program and average employee
  kompetensi dan rerata jam pelatihan pegawai selengkapnya             training hours is presented in the following table:
  disajikan dalam tabel berikut:




                                                         Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025     PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 543
     Tata Kelola Perusahaan yang Baik
                                                                                                                                                        540
                                                 Laporan Keberlanjutan               Laporan Keuangan
     Good Corporate Governance                   Sustainability Report               Financial Statements




                              Jumlah Pekerja yang                                                                     Rata-rata Jam Pelatihan
                              Memperoleh Pelatihan                                 Jam Pelatihan                          Setiap Pekerja
      Uraian               Number of Employees Receiving                           Training Hours                    Average Training Hours per
     Description                      Training                                                                               Employee

                            2025          2024           2023            2025          2024             2023        2025       2024        2023

 Keseluruhan                     476          439              366         1.476           1.468            1.293       3,1         3,3           3,5
 Overall

 Berdasarkan Kategori Jabatan Karyawan
 By Employee Position Category

 Manajemen                        37           38               39          537             324              305       6,7         8,5            7,8
 Management
 Staf                            439          401              327          939            1.144             994       3,6         2,8            3,0
 Staff


Dampak Operasi terhadap Masyarakat                                              Impact of Operations on the Surrounding
Sekitar [OJK F.23]                                                              Community [OJK F.23]

Allo Bank mengadopsi model operasional bank umum                                Allo Bank has adopted a digital-based commercial bank
berbasis digital sebagai respons strategis terhadap pesatnya                    operating model as a strategic response to rapid technological
transformasi teknologi. Visi dan misi yang telah disetujui oleh                 transformation. The Bank's vision and mission approved by
Dewan Komisaris serta Direksi menjadi kompas utama dalam                        the Board of Commissioners and Board of Directors serve as
mencapai kinerja optimal yang bertanggung jawab. Dengan                         its primary compass for achieving optimal and responsible
berpedoman pada visi tersebut, Bank memastikan seluruh                          performance. Guided by this vision, the Bank ensures that all its
aktivitas operasionalnya dikelola secara hati-hati agar tidak                   operational activities are carefully managed to avoid negative
menimbulkan dampak negatif bagi masyarakat.                                     impacts on the community.

Sebaliknya, kehadiran Allo Bank dirancang untuk memberikan                      Conversely, Allo Bank's presence is designed to provide
nilai tambah berkelanjutan melalui penyediaan lapangan kerja                    sustainable added value by providing employment and
serta pembukaan peluang kemitraan bagi pemasok barang                           opening partnership opportunities for local suppliers of goods
dan jasa lokal. Kontribusi sosial Bank juga diwujudkan melalui                  and services. The Bank's social contributions can also be seen
program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang                        realized through its comprehensive Social and Environmental
komprehensif. Sebagai institusi berbasis digital, operasional                   Responsibility program. As a digital-based institution, the
Bank tidak memberikan dampak destruktif secara langsung                         Bank's operations do not have a direct destructive impact on the
terhadap lingkungan. Hal ini tercermin dari nihilnya pengaduan                  environment. This can be seen reflected in the zero complaints
terkait isu lingkungan yang ditujukan kepada Bank selama                        the Bank has received related to environmental issues filed
periode pelaporan tahun 2025.                                                   against the Bank during the 2025 reporting period.

Pengaduan Masyarakat [OJK F.24]                                                 Public Complaints [OJK F.24]

Kepatuhan terhadap regulasi merupakan prinsip utama bagi                        Compliance with regulations is a key principle for Allo Bank to
Allo Bank untuk menjamin operasional bisnis yang bertanggung                    ensure responsible business operations towards the community
jawab terhadap masyarakat dan lingkungan. Sebagai bentuk                        and the environment. As part of its commitment to transparency
komitmen atas transparansi dan akuntabilitas, Allo Bank                         and accountability, Allo Bank has provided a complaint
menyediakan mekanisme penanganan pengaduan bagi seluruh                         handling mechanism for all stakeholders, including customers,
pemangku kepentingan, termasuk nasabah, yang merasa                             who feel impacted by the Bank's operational activities. The
terdampak oleh aktivitas operasional Bank, dan berkomitmen                      Bank is committed to responding to and resolving all concerns
untuk merespons dan menyelesaikan setiap aspirasi serta                         and complaints promptly and appropriately. The public and
keluhan secara cepat dan tepat. Masyarakat dan pemangku                         other stakeholders can submit complaints by visiting the
kepentingan lainnya dapat menyampaikan pengaduan dengan                         Bank's operational offices in person or through the following
mengunjungi kantor operasional Bank secara langsung atau                        communication channels:
melalui kanal komunikasi berikut:

Telepon : (+62 21) 7990671, 79184705, 79182387                                  Telephone: (+62 21) 7990671, 79184705, 79182387
Faksimile: (+62 21) 3841022, 3851023                                            Fax.     : (+62 21) 3841022, 3851023
Email    : corsec@allobank.com                                                  Email    : corsec@allobank.com
Website : www.allobank.com                                                      Website : www.allobank.com




 PT ALLO BANK INDONESIA TBK             2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 544
541                   Performa 2025          Laporan Manajemen              Profil Perusahaan       Analisis dan Pembahasan Manajemen
                     Performance 2025         Management Reports               Company Profile           Management Discussion and Analysis




  Sepanjang tahun 2025, Bank menerima pengaduan sebanyak               Throughout 2025, the Bank received a total of 35,449
  35.449 kasus, naik dibandingkan tahun 2024 yang mencapai             complaints, which marked an increase compared to 2024,
  19.335 kasus. Topik pengaduan yang masuk terbagi dalam               when the number reached 19,335. The topics of complaints
  beberapa kategori yaitu Kartu ATM/Debit/Mesin ATM, Electronic        received were divided into several categories, specifically, ATM/
  Banking dan Sistem Pembayaran Lainnya (Transfer Dana), dan           Debit Cards/ATM Machines, Electronic Banking and Other
  sebanyak 97,18% telah ditindaklanjuti sesuai Standard Operating      Payment Systems (Fund Transfers). As many as 97.18% of
  Procedure yang berlaku.                                              these complaints have been followed up in accordance with
                                                                       applicable Standard Operating Procedures.

  Kegiatan Tanggung Jawab Sosial Lingkungan                            Social and Environmental Responsibility Activities
  (TJSL) [OJK F.25]                                                    [OJK F.25]

  Allo Bank mengimplementasikan Program TJSL/CSR                       Allo Bank implements a CSR Program as a strategic instrument
  sebagai instrumen strategis untuk menjembatani hubungan              to foster harmonious relationships with the community. Through
  harmonis dengan masyarakat. Melalui inisiatif ini, Bank tidak        this initiative, the Bank not only contributes to improving
  hanya berkontribusi pada peningkatan kualitas hidup dan              the quality of life and empowering communities, but also to
  pemberdayaan komunitas, tetapi juga memperkuat reputasi              strengthening its reputation and public trust. In today's digital
  serta kepercayaan publik. Di era digital saat ini, komitmen          era, this CSR commitment serves as a tangible demonstration
  CSR menjadi bukti nyata tanggung jawab sosial Allo Bank              of Allo Bank's social responsibility that boosts its attractiveness
  yang mampu meningkatkan daya tarik bagi investor maupun              to investors and customers who are highly aware of social and
  nasabah yang memiliki kesadaran tinggi terhadap dampak               environmental impacts.
  sosial dan lingkungan.

  Selaras dengan prinsip Triple Bottom Line (People, Planet,           In line with the Triple Bottom Line principle (People, Planet,
  Profit), CSR bagi Allo Bank merupakan wujud komitmen                 Profit), CSR for Allo Bank embodies its commitment to
  dalam mendukung pembangunan berkelanjutan sekaligus                  supporting sustainable development while providing added
  memberikan nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan.           value to all stakeholders. The Bank defines CSR as taking
  Bank mendefinisikan CSR sebagai tanggung jawab atas                  responsibility for the impact of its decisions and activities on
  dampak dari keputusan dan aktivitasnya pada masyarakat dan           society and the environment through transparent and ethical
  lingkungan melalui perilaku yang transparan dan beretika yang        behavior. These are aimed at:
  bertujuan untuk:
  1. Membangun citra dan reputasi Bank yang dapat                      1. Building the Bank's image and reputation, thereby
      meningkatkan kepercayaan kepada Allo Bank;                          increasing trust in Allo Bank;
  2. Membangun hubungan yang harmonis dengan segenap                   2. Building harmonious relationships with all stakeholders;
      pemangku kepentingan;
  3. Menumbuhkan positive value karyawan terhadap Allo Bank;           3. Cultivating positive employee value for Allo Bank;
  4. Konsisten dengan pembangunan berkelanjutan (sustainable           4. Being consistent with sustainable development and
      development) dan kesejahteraan masyarakat; dan                      community welfare; and
  5. Mematuhi peraturan dan ketentuan yang berlaku                     5. Compliance with applicable rules and regulations

  Allo Bank secara konsisten berupaya mengoptimalkan nilai             Allo Bank has consistently worked to optimize the value of its
  manfaat kehadirannya di tengah masyarakat melalui payung             presence in the community through its "Allo Bank Pelita" CSR
  program CSR bertajuk 'Allo Bank Pelita'. Guna memperluas             program umbrella. To expand its reach and strengthen its social
  jangkauan dan memperkuat dampak sosial bagi seluruh                  impact for all stakeholders, the Bank has established a strategic
  pemangku kepentingan (stakeholders), Bank menjalin                   collaboration with the CT Arsa Foundation. This initiative
  kolaborasi strategis dengan CT Arsa Foundation. Inisiatif ini        demonstrates the Bank's concrete support for the acceleration
  merupakan wujud nyata dukungan Bank terhadap akselerasi              of the government's 17 Sustainable Development Goals (SDGs).
  17 Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) atau Sustainable           Details of the Bank's 2025 CSR program collaboration and its
  Development Goals (SDGs) yang dicanangkan pemerintah.                contribution to achieving the nation's SDGs are as follows:
  Adapun detail kolaborasi program CSR tahun 2025 serta
  kontribusinya terhadap pencapaian TPB/SDGs adalah sebagai
  berikut:




                                                        Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025     PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 545
       Tata Kelola Perusahaan yang Baik
                                                                                                                                                   542
                                                   Laporan Keberlanjutan             Laporan Keuangan
       Good Corporate Governance                   Sustainability Report             Financial Statements




1. Gerakan Berbagi Pangan dan Sembako (“Gebrag”) berupa                         1.   The Food and Staple Food Sharing Movement ("Gebrag"),
   penyediaan paket sembako dan menu makanan gratis                                  which provides free food packages and meals to improve
   untuk meningkatkan nutrisi dan memenuhi gizi masyarakat                           nutrition and meet the nutritional needs of underprivileged
   prasejahtera di daerah sekitar Jabodetabek saat berbuka                           communities in the Greater Jakarta area during Ramadan
   puasa selama bulan Ramadhan tahun 2025. Program                                   2025. This program aligns with SDG 3 on Good Health and
   ini sejalan dengan TPB ke-3 Kesehatan yang Baik dan                               Well-Being;
   Kesejahteraan;
2. Program PiMengajar ("PIJAR") sebagai gerakan mengajar                        2. The PiMengajar ("PIJAR") program is a teaching movement
   di berbagai sekolah di daerah-daerah pelosok Indonesia                          held in various schools in remote areas of Indonesia and
   yang dilakukan secara berkala dengan masa pengabdian                            conducted periodically for a one-year service period.
   selama satu tahun. Dalam hal ini, Allo Bank Pelita bekerja                      This program saw Allo Bank Pelita collaborating with and
   sama dan mendukung program PIJAR CT Arsa Foundation                             supporting the CT Arsa Foundation's PIJAR program, which
   yang dimulai pada tahun 2024 dan terus berlanjut di                             began in 2024 and continued through 2025. This program,
   sepanjang tahun 2025. Program yang selaras dengan TPB                           aligned with SDG 4 on Quality Education, was designed to
   ke-4 Pendidikan Bermutu ini bertujuan untuk meningkatkan                        boost student motivation and teacher capacity in literacy
   motivasi siswa dan kapasitas guru dalam bidang literasi dan                     and numeracy, while also building community awareness
   numerasi, sekaligus membangun kepedulian masyarakat                             of these issues;
   terhadap hal tersebut;
3. Program kebun hidroponik pada tiga lokasi di sekitar                         3. A hydroponic garden program at three locations around the
   Rumah Inspirasi CT Arsa di Kamal, Jakarta Barat. Program                        CT Arsa Inspiration House in Kamal, West Jakarta. This CSR
   CSR yang selaras dengan TPB ke-2 Tanpa Kelaparan, TPB                           program, aligned with SDG 2 on Zero Hunger, SDG 8 on
   ke-8 Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, TPB ke-                           Decent Work and Economic Growth, SDG 11 on Sustainable
   11 Kota dan Pemukiman yang Berkelanjutan dan TPB ke-                            Cities and Human Settlements, and SDG 12 on Responsible
   12 Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab ini                             Consumption and Production, began in 2024 and
   dimulai pada tahun 2024 dan terus berlanjut sepanjang                           continued throughout 2025. The program was designed
   tahun 2025. Program ini bertujuan untuk meningkatkan                            to improve nutrition, support food security, and empower
   gizi, mendukung ketahanan pangan dan memberdayakan                              the economy of underprivileged communities around
   ekonomi masyarakat pra-sejahtera di sekitar lokasi Rumah                        the Inspiration House. It also was designed to protect the
   Inspirasi, sekaligus untuk menjaga lingkungan melalui                           environment through hydroponic planting activities and to
   kegiatan menanam hidroponik, dan mengajak anak-anak                             encourage children to enjoy and consume home-grown
   untuk menyukai dan mengkonsumsi sayur-sayuran yang                              vegetables; and
   ditanam sendiri; dan
4. Revitalisasi Peradaban Bambu Menoreh Berbasis Kearifan                       4. Revitalization of the Menoreh Bamboo Civilization Based
   Lokal dan Ekologi untuk Kesejahteraan Masyarakat                                on Local Wisdom and Ecology for the Welfare of the
   Ngargoretno, Magelang, Jawa Tengah. Program                                     Ngargoretno Community, Magelang, Central Java. This
   konservasi dilaksanakan bersama Yayasan KEHATI                                  conservation program was implemented in collaboration
   dan Forum Komunikasi Direktur Kepatuhan Perbankan                               with the KEHATI Foundation and the Banking Compliance
   (FKDKP) dengan melibatkan berbagai unsur lokal seperti                          Directors Communication Forum (FKDKP). It involved
   LSM, koperasi, petani bambu, kelompok perempuan, dan                            various local stakeholders such as NGOs, cooperatives,
   komunitas penerima manfaat. Upaya konservasi dimulai                            bamboo farmers, women's groups, and beneficiary
   dari lahan Museum Marmer seluas ± 27 hektar dan kini                            communities. Conservation efforts began on the Marble
   telah berkembang mencakup ± 75 hektar lahan masyarakat,                         Museum land, encompassing approximately ± 27 hectares
   termasuk pengoleksian bambu lokal khas Menoreh seperti                          and later went on to expanding to encompass approximately
   Petung, Apus, Ampel, Wulung, Cendani, Deling, Legi, dan                         ± 75 hectares of community land, including a collection
   Gading. Kontribusi Allo Bank dalam program yang selaras                         of local Menoreh bamboo types such as Petung, Apus,
   dengan TPB ke-1 Tanpa Kemiskinan, TPB ke-8 Pekerjaan                            Ampel, Wulung, Cendani, Deling, Legi, and Gading. Allo
   Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, TPB ke-12 Konsumsi dan                           Bank's contribution to the program (which was aligned
   Produksi yang Bertanggung Jawab, TPB ke-13. Penanganan                          with SDG 1 on No Poverty, SDG 8 on Decent Work and
   Perubahan Iklim, dan TPB ke-15 Ekosistem Daratan ini                            Economic Growth, SDG 12 on Responsible Consumption
   sebesar Rp23.925.000/tahun untuk tahun 2022-2026 (5                             and Production, SDG 13 on Climate Change Management,
   tahun).                                                                         and SDG 15 on Terrestrial Ecosystems) was IDR23,925,000/
                                                                                   year for 2022-2026 (5 years).




     PT ALLO BANK INDONESIA TBK           2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 546
543                   Performa 2025         Laporan Manajemen            Profil Perusahaan          Analisis dan Pembahasan Manajemen
                     Performance 2025         Management Reports            Company Profile              Management Discussion and Analysis




  Inovasi dan Pengembangan Produk/Jasa                                 Innovation and Development of Sustainable
  Keuangan Berkelanjutan [OJK F.26]                                    Financial Products/Services [OJK F.26]

  Allo Bank menyadari bahwa kebutuhan nasabah terus                    Allo Bank recognizes that customer needs continue to
  bertransformasi secara dinamis seiring kemajuan zaman. Demi          dynamically transform with the times. In order to maintain its
  menjaga daya saing dan keunggulan kompetitif di industri, Bank       competitiveness and competitive advantage in the industry,
  memprioritaskan inovasi berkelanjutan dalam pengembangan             the Bank has prioritized continuous innovation in its product
  produk dan layanan. Strategi inovasi Bank tidak hanya berfokus       and service development. The Bank's innovation strategy
  pada solusi perbankan mutakhir, tetapi juga mencakup                 focused not only on cutting-edge banking solutions but
  transformasi strategi pemasaran serta penguatan berbagai             also encompassed transforming its marketing strategy and
  aspek operasional lainnya untuk menghadirkan pengalaman              strengthening its various other operational aspects to deliver a
  digital yang komprehensif.                                           comprehensive digital experience.

  Sepanjang tahun 2025, Allo Bank secara konsisten memperkuat          Throughout 2025, Allo Bank has consistently worked to
  portofolio jasa keuangan berkelanjutan melalui pengembangan          strengthened its sustainable financial services portfolio
  produk digital dan perluasan kemitraan strategis. Beberapa           through digital product development and expanding strategic
  inisiatif utama yang telah mendapatkan persetujuan regulator         partnerships. Several key initiatives that have received regulatory
  meliputi implementasi status Bank Devisa dan peluncuran              approval include the implementation of Foreign Exchange Bank
  Website Onboarding PayLater.                                         status and its launch of the PayLater Onboarding Website.

  Inovasi dalam aspek sistem pembayaran antara lain Bank               Innovations in the payment system aspects included the Bank
  mengembangkan sistem pembayaran dengan QRIS yaitu                    developing a QRIS payment system, specifically, QRIS Cash
  QRIS Tarik Tunai, Transfer dan Setor Tunai (Tuntas) & QRIS           Withdrawal, Transfer, and Cash Deposit (Tuntas) and QRIS
  Customer Presented Mode (CPM). Di luar itu, Bank juga dalam          Customer Presented Mode (CPM). Furthermore, the Bank is
  tahap mengikuti proses sandbox QRIS Crossborder Tiongkok.            also in the process of participating in the China Cross-border
  Sementara itu, pengembangan aktivitas kerjasama baru berupa          QRIS sandbox process. Meanwhile, the development of new
  layanan open API berbasis SNAP dilakukan Bank dengan PT              collaborative activities in the form of SNAP-based open
  Prismalink International, PT Nusantara Sejahtera Raya (Cinema        API services was carried out by the Bank together with PT
  XXI), PT Indonesia Comnets Plus (PLN ICON Plus), PT Trans            Prismalink International, PT Nusantara Sejahtera Raya (Cinema
  Digital Media (Detik).                                               XXI), PT Indonesia Comnets Plus (PLN ICON Plus), PT Trans
                                                                       Digital Media (Detik).




                                                        Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025     PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 547
    Tata Kelola Perusahaan yang Baik
                                                                                                                                              544
                                                Laporan Keberlanjutan            Laporan Keuangan
    Good Corporate Governance                   Sustainability Report            Financial Statements




Produk/Jasa yang sudah Dievaluasi Keamanannya                                Products/Services Evaluated for Customer Safety
Bagi Nasabah [OJK F.27]                                                      [OJK F.27]

Seluruh produk dan jasa yang ditawarkan Allo Bank telah                      All products and services offered by Allo Bank have met strict
memenuhi persyaratan ketat dan memperoleh persetujuan dari                   requirements and have received approval from the Financial
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) guna menjamin keamanan bagi                     Services Authority (OJK) to ensure the safety of all customers.
seluruh nasabah. Sebagai perwujudan kepatuhan terhadap                       As a manifestation of its regulatory compliance, the Bank has
regulasi, Bank secara konsisten mengimplementasikan POJK                     consistently worked to implement POJK No. 6/POJK.07/2022
No. 6/POJK.07/2022 dan POJK No. 22 Tahun 2023 tentang                        and POJK No. 22 of 2023 concerning Consumer and Public
Perlindungan Konsumen dan Masyarakat di Sektor Jasa                          Protection in the Financial Services Sector. The implementation
Keuangan. Implementasi regulasi tersebut dituangkan ke dalam                 of these regulations has been outlined in the Bank's internal
peraturan internal Pedoman Akuntansi dan Prosedur (PAP) No.                  regulation, specifically, through Accounting Guidelines and
180101.01.3 tentang Perlindungan Konsumen dan Masyarakat                     Procedures (PAP) No. 180101.01.3 concerning Consumer and
di Sektor Jasa Keuangan.                                                     Public Protection in the Financial Services Sector.

Guna memitigasi risiko kerugian atas produk dan jasa yang                    To mitigate the Bank's risk of loss from the products and
ditawarkan kepada nasabah, Allo Bank secara berkala                          services it offered to customers, Allo Bank has regularly
menyampaikan edukasi mengenai profil risiko, termasuk                        provided education on risk profiles, including market risks
risiko pasar dan fluktuasi mata uang. Sebagai bank digital,                  and currency fluctuations. As a digital bank, this information
transparansi informasi ini disampaikan melalui ekosistem digital             transparency can be seen communicated through the Bank's
Bank, mulai dari situs resmi hingga platform media sosial                    digital ecosystem, from its official website to social media
seperti Instagram, Facebook, LinkedIn, YouTube, TikTok, dan X                platforms such as Instagram, Facebook, LinkedIn, YouTube,
(Twitter).                                                                   TikTok, and X (Twitter).

Sejalan dengan upaya tersebut, Bank aktif menyelenggarakan                   In line with these efforts, the Bank has actively implemented
program literasi dan inklusi keuangan untuk memastikan                       financial literacy and inclusion programs to ensure customers
nasabah memiliki pemahaman yang komprehensif atas produk                     have a comprehensive understanding of the products they
yang dipilih. Dengan demikian, nasabah dapat mengambil                       choose. This allows them to make informed financial decisions
keputusan keuangan yang tepat sesuai dengan kebutuhan dan                    tailored to their individual needs and risk profiles.
profil risiko masing-masing.

Kerahasiaan Nasabah                                                          Customer Confidentiality

Allo Bank menempatkan kerahasiaan data nasabah sebagai                       Allo Bank views customer data confidentiality as a fundamental
hak fundamental yang wajib dilindungi. Penggunaan data dan                   right that must be protected. Its use of customer data and
informasi nasabah dilakukan secara ketat hanya untuk tujuan                  information is strictly carried out only for purposes permitted by
yang diizinkan oleh peraturan perundang-undangan yang                        applicable laws and regulations. As an institution that upholds
berlaku. Sebagai institusi yang menjunjung tinggi kepercayaan                public trust, the Bank is fully committed to implementing the
publik, Bank berkomitmen penuh menjalankan amanat                            mandates of Law No. 27 of 2022 concerning Personal Data
Undang-Undang No. 27 Tahun 2022 tentang Pelindungan                          Protection and Financial Services Authority Circular Letter No.
Data Pribadi dan Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No. 14/                 14/SEOJK.07/2014 concerning the Confidentiality and Security
SEOJK.07/2014 mengenai Kerahasiaan dan Keamanan Data                         of Consumer Personal Data and/or Information.
dan/atau Informasi Pribadi Konsumen.

Selaras dengan prinsip transparansi, Allo Bank menjamin                      In line with the principle of transparency, Allo Bank guarantees
bahwa data pribadi nasabah tidak akan dibagikan kepada pihak                 that customer personal data will not be shared with third parties
ketiga tanpa persetujuan eksplisit dari pemilik data. Persetujuan            without the explicit consent of the data owner. This consent
tersebut wajib dinyatakan secara formal melalui dokumen                      must be formally stated through a written document or the
tertulis atau penandatanganan formulir persetujuan resmi guna                signing of an official consent form to ensure accountable and
memastikan perlindungan data yang akuntabel dan aman.                        secure data protection.




  PT ALLO BANK INDONESIA TBK           2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 548
545                   Performa 2025          Laporan Manajemen           Profil Perusahaan           Analisis dan Pembahasan Manajemen
                     Performance 2025         Management Reports            Company Profile               Management Discussion and Analysis




  Sebagai lembaga jasa keuangan yang bertanggung jawab                 As a financial services institution responsible for collecting and
  dalam menghimpun dan memproses data pribadi nasabah,                 processing customer personal data, Allo Bank has established
  Allo Bank telah membentuk Satuan Tugas (Task Force) khusus           a Task Force specifically for Personal Data Protection. The Task
  Pelindungan Data Pribadi. Task Force yang terdiri dari Unit          Force, comprised of a Cyber ​​Risk Unit, Legal Unit, Compliance
  Risiko Cyber, Unit Legal, Unit Kepatuhan, dan Unit Keamanan          Unit, and Information Security Unit, ensures the Bank's
  Informasi memastikan kepatuhan terhadap implementasi dari            compliance with Law No. 27 of 2022 concerning Personal Data
  Undang-Undang No. 27 Tahun 2022 tentang Perlindungan                 Protection. To strengthen its performance, the Task Force has
  Data Pribadi. Untuk mengukuhkan kinerjanya, Task Force telah         conducted awareness training on Personal Data Protection for
  melaksanakan pelatihan kesadaran terhadap Pelindungan                employees and held workshops on completing personal data
  Data Pribadi untuk karyawan, serta menyelenggarakan                  processing documentation (Records of Processing Activity or
  workshop pengisian dokumentasi perekaman pemrosesan data             RoPA). These workshops have been attended by representatives
  pribadi (Records of Processing Activity atau RoPA) yang diikuti      from all divisions within the Bank. In addition, the Personal Data
  oleh semua perwakilan dari semua divisi yang ada di Bank             Protection Task Force conducted a Risk Assessment related
  telah dilakukan. Seiring dengan itu, Risk Assessment terkait         to Personal Data Protection. It did so in the form of a Data
  Pelindungan Data Pribadi dalam bentuk Data Protection Impact         Protection Impact Assessment (DPIA), following the completion
  Assessment (DPIA) juga dilakukan oleh Task Force Pelindungan         of the RoPA process in each division.
  Data Pribadi setelah proses RoPA di masing-masing divisi
  selesai dilakukan.

  Komitmen kuat Allo Bank dalam memproteksi data nasabah               Allo Bank's strong commitment to protecting customer
  terbukti efektif dengan nihilnya insiden pengaduan, baik             data has been proven effective, with zero complaints from
  dari pihak nasabah maupun regulator, terkait pelanggaran             either customers or regulators regarding data confidentiality
  kerahasiaan data. Sepanjang tahun pelaporan, tidak ditemukan         breaches. Throughout the reporting year, there were no cases
  kasus kebocoran, pencurian, maupun kehilangan data                   of leaks, theft, or loss of customer data. As a result, the Bank
  nasabah. Sebagai hasilnya, Bank tidak menerima denda atau            did not receive any fines or legal sanctions related to customer
  sanksi hukum apapun terkait pelanggaran privasi pelanggan            privacy violations during the reporting year.
  pada tahun pelaporan.

  Dampak Produk/Jasa [OJK F.28]                                        Impact of Products/Services [OJK F.28]

  Allo Bank menetapkan dampak produk dan jasa sebagai                  Allo Bank has established the impact of its products and services
  pilar utama dalam strategi bisnisnya. Untuk memastikan               as a key pillar of its business strategy. To ensure sustainability, the
  keberlanjutan, Bank secara berkala melakukan evaluasi                Bank has periodically conducted comprehensive evaluations of
  komprehensif terhadap seluruh portofolio produk serta                its entire product portfolio and compiled a comprehensive risk
  menyusun klasifikasi profil risiko secara menyeluruh. Selaras        profile classification. In line with sustainable finance principles
  dengan prinsip keuangan berkelanjutan dan Kriteria Kegiatan          and Sustainable Business Activity Criteria (KKUB) as stipulated
  Usaha Berkelanjutan (KKUB) sesuai POJK, Bank menerapkan              in Financial Services Authority Regulations, the Bank has
  prinsip kehati-hatian dalam penyaluran kredit guna memitigasi        applied prudent principles in lending to mitigate environmental
  risiko lingkungan dan sosial.                                        and social risks.

  Fokus penyaluran kredit Bank diarahkan pada sektor UMKM              The Bank's lending focus is directed at the MSME sector and
  dan industri berwawasan lingkungan yang memberikan nilai             environmentally-conscious industries that provide positive
  tambah positif bagi masyarakat. Berkat implementasi standar          added value to society. Thanks to its strict implementation of
  Environmental, Social and Governance (ESG) yang ketat, Allo          Environmental, Social, and Governance (ESG) standards, Allo
  Bank mencatatkan bahwa selama tahun 2025 tidak terdapat              Bank saw that no products or services in 2025 have had any
  produk maupun layanan yang memberikan dampak negatif                 negative impact on social or environmental aspects.
  terhadap aspek sosial dan lingkungan.




                                                        Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025      PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 549
                                                                                                                                        546
    Tata Kelola Perusahaan yang Baik      Laporan Keberlanjutan           Laporan Keuangan
    Good Corporate Governance             Sustainability Report           Financial Statements




Kontribusi terhadap Literasi dan Inklusi Keuangan                     Contribution to Financial Literacy and Inclusion

Literasi dan inklusi keuangan merupakan pilar krusial dalam           Financial literacy and inclusion are crucial pillars in
memperkuat pemahaman masyarakat terhadap produk jasa                  strengthening public understanding of financial services
keuangan serta mendorong pengelolaan keuangan yang                    products and encouraging wiser financial management. In
lebih bijak. Sejalan dengan arahan Pemerintah, lembaga jasa           line with government directives, financial services institutions
keuangan termasuk perbankan memegang peran sentral                    such as banks play central roles in expanding financial access
dalam memperluas akses keuangan melalui berbagai program              through various strategic programs. Guided by OJK Regulation
strategis. Berpedoman pada POJK No. 76/POJK.07/2016                   No. 76/POJK.07/2016 concerning Improving Financial Literacy
tentang Peningkatan Literasi dan Inklusi Keuangan di Sektor           and Inclusion in the Financial Services Sector for Consumers
Jasa Keuangan Bagi Konsumen dan/atau Masyarakat, Allo                 and/or the Public, Allo Bank has come to define financial literacy
Bank memaknai literasi keuangan sebagai pengetahuan,                  as the knowledge, skills, and beliefs that influence attitudes
keterampilan, dan keyakinan yang mempengaruhi sikap                   and behaviors that improve decision-making and financial
dan perilaku untuk meningkatkan kualitas pengambilan                  management in order to achieve well-being. Meanwhile,
keputusan dan pengelolaan keuangan dalam rangka mencapai              financial inclusion refers to the availability of access to various
kesejahteraan. Adapun inklusi keuangan adalah ketersediaan            financial institutions, products, and services according to the
akses pada berbagai lembaga, produk dan layanan jasa                  needs and capabilities of the community, all as a means to
keuangan sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan                        improve public welfare.
masyarakat dalam rangka meningkatkan kesejahteraan
masyarakat.

Untuk mengukur indeks literasi dan inklusi keuangan                   To measure the public's financial literacy and inclusion index,
masyarakat, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Badan Pusat              the Financial Services Authority (OJK) and the Central Statistics
Statistik (BPS) melaksanakan Survei Nasional Literasi dan             Agency (BPS) conducted a 2025 National Survey on Financial
Inklusi Keuangan (SNLIK) 2025 yang menunjukkan kenaikan               Literacy and Inclusion (SNLIK). This survey demonstrated an
indeks literasi keuangan mencapai 66,46% dan indeks inklusi           increase in the nation's financial literacy index, with the year's
keuangan 80,51%. Hasil SNLIK 2025 tersebut meningkat                  numbers reaching 66.46% and with the financial inclusion
dibanding SNLIK 2024 yang menunjukkan indeks literasi                 index reaching 80.51%. The 2025 SNLIK results marked an
keuangan 65,43% dan indeks inklusi keuangan 75,02%.                   increase compared to the 2024 version of the SNLIK, the latter
                                                                      of which showed a financial literacy index of 65.43% and a
                                                                      financial inclusion index of 75.02%.

Penghitungan SNLIK Tahun 2025 dilakukan menggunakan                   The 2025 SNLIK calculation was made using two methods: the
dua metode yaitu Metode Keberlanjutan dan Metode                      Sustainability Method and the DNKI Coverage Method. The
Cakupan DNKI. Metode Keberlanjutan adalah perhitungan                 Sustainability Method covers nine financial services sectors
yang dilakukan dengan cakupan sembilan sektor jasa                    (Banking, Capital Markets, Insurance, Financing Institutions,
keuangan (Perbankan, Pasar Modal, Perasuransian, Lembaga              Pension Funds, Pawnshops, Microfinance Institutions, Fintech
Pembiayaan, Dana Pensiun, Pergadaian, Lembaga Keuangan                Lending, PT Permodalan Nasional Madani) and Payment
Mikro, Fintech Lending (Pindar), PT Permodalan Nasional               System Providers (PSP), as covered in the 2024 SNLIK. As a
Madani) dan Penyelenggara Sistem Pembayaran (PSP)                     result, this method can be used as a way to measure the success
sebagaimana cakupan pada SNLIK Tahun 2024 sehingga                    of the Financial Services Authority (OJK)'s financial literacy and
dapat digunakan sebagai alat ukur keberhasilan program literasi       inclusion programs. The DNKI (National Council for Financial
dan inklusi keuangan OJK. Adapun Metode Cakupan DNKI                  Inclusion) Coverage Method expands the scope of the financial
(Dewan Nasional Keuangan Inklusif) adalah penghitungan yang           sector by adding the Social Security Administration Agency




          PT ALLO BANK INDONESIA TBK     2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 550
547                    Performa 2025          Laporan Manajemen            Profil Perusahaan          Analisis dan Pembahasan Manajemen
                      Performance 2025          Management Reports            Company Profile              Management Discussion and Analysis




  memperluas cakupan sektor keuangan dengan penambahan                   (BPJS Kesehatan), the BPJS Ketenagakerjaan, and other
  Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan, BPJS              financial services institutions (Savings and Loan Cooperatives,
  Ketenagakerjaan serta Lembaga Jasa Keuangan Lain (Koperasi             Crypto Asset Trading Providers, PT Pos Indonesia, the
  Simpan Pinjam (KSP)/Penyelenggara Perdagangan Aset Kripto/             Guarantee Institution, and others).
  PT Pos Indonesia/Lembaga Penjaminan/dan lain-lain).

  Metode Keberlanjutan menunjukkan indeks literasi keuangan              The Sustainability method showed that Indonesia's financial
  Indonesia sebesar 66,46% dan indeks inklusi keuangan sebesar           literacy index was at 66.46%, while its financial inclusion index
  80,51%. Sementara itu, metode Cakupan DNKI menunjukkan                 was at 80.51%. Meanwhile, the DNKI Coverage method showed
  indeks literasi keuangan sebesar 66,64% dan indeks inklusi             a financial literacy index of 66.64% and a financial inclusion
  keuangan sebesar 92,74%. Selanjutnya, baik melalui metode              index of 92.74%. Furthermore, through both the Sustainability
  Kebelanjutan maupun Cakupan DNKI, literasi keuangan syariah            and DNKI Coverage methods, it was found that sharia financial
  mencapai 43,42% dan inklusi keuangan syariah sebesar                   literacy reached 43.42%, while sharia financial inclusion was
  13,41%.                                                                at 13.41%.

  Pendataan rumah tangga sampel SNLIK Tahun 2025 dilakukan               Data collection on sample households for the 2025 SNLIK
  mulai 22 Januari hingga 11 Februari 2025 di 34 provinsi yang           was conducted from 22 January to 11 February, 2025, in 34
  mencakup 120 kota/kabupaten termasuk 8 wilayah kantor OJK              provinces, covering 120 cities/regencies, including eight
  (1.080 blok sensus). Jumlah responden SNLIK Tahun 2025                 OJK office areas (1,080 census blocks). The total number of
  sebanyak 10.800 orang yang berumur antara 15 s.d. 79 tahun.            respondents for the 2025 SNLIK was 10,800 people aged
  SNLIK Tahun 2025 menggunakan parameter literasi keuangan               15 to 79. The 2025 SNLIK used financial literacy parameters
  yang terdiri dari pengetahuan, keterampilan, keyakinan, sikap          consisting of knowledge, skills, beliefs, attitudes, and behavior,
  dan perilaku, sementara indeks inklusi keuangan menggunakan            while the financial inclusion index used usage parameters for
  parameter penggunaan (usage) terhadap produk dan layanan               financial products and services.
  keuangan.

  Sebagai bentuk kepatuhan dalam memenuhi kewajiban Bank                 As a form of compliance with the Bank's obligations as stipulated
  sebagaimana terlampir dalam POJK No. 3 Tahun 2023 tentang              in POJK No. 3 of 2023 concerning Improving Financial Literacy
  Peningkatan Literasi dan Inklusi Keuangan di Sektor Jasa               and Inclusion in the Financial Services Sector for Consumers
  Keuangan Bagi Konsumen dan Masyarakat dan POJK No. 22                  and the Public and POJK No. 22 of 2023 concerning Consumer
  Tahun 2023 tentang Pelindungan Konsumen dan Masyarakat di              and Public Protection in the Financial Services Sector, the
  Sektor Jasa Keuangan, Bank melakukan kegiatan edukasi literasi         Bank carried out financial literacy and inclusion education to
  dan inklusi keuangan melalui berbagai sarana, baik pemberian           external parties through various channels, including through
  edukasi secara luring (offline) maupun penyampaian secara              the Bank's social media, online podcasts, financial seminars/
  daring (online) dengan tujuan menyampaikan edukasi dan                 talk shows, and collaboration with other institutions. By the
  literasi kepada masyarakat termasuk nasabah Bank mengenai              end of 2025, the Bank had successfully implemented 8 (eight)
  keuangan secara umum dan manfaat, cara penggunaan                      literacy activities and 4 (four) inclusion activities in 2025, all of
  produk Bank, cara mengantisipasi kejahatan siber dan lainnya           which were done in accordance with the Bank's 2025 Financial
  yang mencakup topik literasi keuangan. Pelaksanaan kegiatan            Education Implementation Report and the 2025 Financial
  diantaranya penyampaian edukasi melalui sesi seminar/                  Inclusion Implementation Report submitted to regulators.
  talkshow, literasi melalui sosial media Bank, dan sosialisasi.
  Hingga akhir tahun 2025, Bank berhasil menjalankan sebanyak
  8 (delapan) kegiatan literasi dan 4 (empat) kegiatan inklusi pada
  tahun 2025, sesuai dengan Laporan Pelaksanaan Edukasi
  Keuangan 2025, dan Laporan Pelaksanaan Inklusi Keuangan
  2025 yang disampaikan kepada Regulator.

  Lebih dari itu, Bank juga melakukan kolaborasi dengan                  Furthermore, the Bank has also collaborated with various
  berbagai institusi dalam menjalankan pelaksanaan Literasi              institutions to implement Financial Literacy throughout 2025
  Keuangan selama tahun 2025 baik secara tatap muka (luring)             through both face-to-face (offline) and online means. These
  maupun tanpa tatap muka (daring). Beberapa hasil capaian               activities carried out in 2025 included the following:
  pelaksanaan kegiatan yang telah dijalankan pada tahun 2025
  adalah sebagai berikut:




                                                          Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025     PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 551
       Tata Kelola Perusahaan yang Baik
                                                                                                                                                    548
                                                   Laporan Keberlanjutan             Laporan Keuangan
       Good Corporate Governance                   Sustainability Report             Financial Statements




1. Edukasi keuangan dalam segmen “CNBC: Money Talks”                            1.   Financial education in the "CNBC: Money Talks" segment
   yaitu berkolaborasi dengan CNBC Indonesia;                                        that was done in collaboration with CNBC Indonesia;
2. Edukasi keuangan melalui sesi podcast bersama SWA                            2.   Financial education through podcast sessions with SWA
   Media;                                                                            Media;
3. Penyampaian edukasi pada Konferensi Nasional Sistem                          3.   Educational presentations at the 2025 National Information
   Informasi 2025 bersama Institut Teknologi Bandung (ITB);                          Systems Conference with the Bandung Institute of
                                                                                     Technology (ITB);
4. Penyampaian edukasi melalui kegiatan sosialisasi bersama                     4.   Educational presentations through outreach activities
   LM FEB Universitas Indonesia & Singapore Management                               with the Faculty of Economics and Business (LM FEB) of
   University dalam acara Asian Financial Leaders Program                            the University of Indonesia and Singapore Management
   2025;                                                                             University at the Asian Financial Leaders Program 2025
                                                                                     event;
5. Penyampaian edukasi melalui media sosial resmi Allo                          5.   Educational presentations through Allo Bank's official
   Bank baik dengan diseminasi materi edukasi melalui                                social media channels, both through dissemination of
   konten milik Allo Bank maupun menampilkan konten                                  educational materials through Allo Bank's own content
   edukasi/campaign yang diarahkan oleh Regulator dengan                             and by featuring educational content/campaigns directed
   tujuan meningkatkan edukasi keuangan, meningkatkan                                by the Regulator aimed at improving financial education,
   pemahaman mengenai penggunaan produk dan/atau jasa                                raising understanding of the use of financial products and/
   keuangan, serta pemahaman atas pentingnya menghindari                             or services, and understanding the importance of avoiding
   modus kejahatan keuangan secara umum maupun digital.                              financial crimes in general and digitally.

Jumlah Produk/Jasa yang Ditarik Kembali [OJK F.29]                              Number of Products/Services Recalled [OJK F.29]

Selama tahun 2025, tidak ada produk/jasa Bank yang ditarik                      Throughout 2025, the Bank didn't have any products/services
kembali dari pasar dengan alasan apapun.                                        that were withdrawn from the market for any reason.

Survei Kepuasan Nasabah terhadap Produk dan/                                    Customer Satisfaction Survey on Sustainable
atau Jasa Keuangan Berkelanjutan [OJK F.30]                                     Financial Products and/or Services [OJK F.30]

Bagi Allo Bank, survei kepuasan nasabah merupakan instrumen                     For Allo Bank, customer satisfaction surveys serve as strategic
strategis untuk mengevaluasi sekaligus meningkatkan kualitas                    tools for evaluating and continuously improving the quality of
produk dan layanan secara berkelanjutan. Melalui mekanisme                      its own products and services. This mechanism enables the
ini, Bank dapat memetakan kebutuhan, ekspektasi, serta                          Bank to map the needs, expectations, and challenges faced
tantangan yang dihadapi nasabah dalam ekosistem digital                         by customers in its digital ecosystem. The results of this survey
kami. Hasil survei ini menjadi landasan utama bagi Bank                         serve as the primary foundation for the Bank in designing more
dalam merancang strategi pelayanan yang lebih personal                          personalized service strategies and developing relevant product
dan mengembangkan inovasi produk yang relevan guna                              innovations to provide a real positive impact for all customers.
memberikan dampak positif yang nyata bagi seluruh nasabah.

Berdasarkan hasil survei tahun 2025, sebanyak 77,80%                            Based on the results of its 2025 survey, as many as 77.80%
nasabah menyatakan puas terhadap layanan Allo Bank,                             of customers stated that they were satisfied with Allo Bank's
turun sebesar 0,76% dibandingkan tahun 2024 dengan                              services. This marked an decrease of 0.76% compared to
skor kepuasan nasabah (customer satisfaction score) sebesar                     2024's customer satisfaction score of 78.56%. Measurement of
78,56%. Pengukuran tingkat kepuasan nasabah terdiri dari                        customer satisfaction levels consists of various aspects. These
berbagai aspek meliputi ketersediaan produk dan fitur,                          aspects included product and feature availability, ease of use
kemudahan penggunaan aplikasi, keamanan transaksi, dan                          of the Bank's application, transaction security, and responsive
respons layanan pelanggan yang tanggap.                                         customer service responses.




     PT ALLO BANK INDONESIA TBK           2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 552
549         Performa 2025     Laporan Manajemen           Profil Perusahaan          Analisis dan Pembahasan Manajemen
           Performance 2025    Management Reports            Company Profile              Management Discussion and Analysis




  Verifikasi Tertulis dari Pihak
  Independen
  ● Written Verification from an Independent Party [OJK G.1]

                               Laporan Keberlanjutan ini belum                  This Sustainability Report has not been
                               diverifikasi oleh Penyedia Jasa Assurance        verified by an independent assurance
                               (Assurance Services Provider) yang               services provider. However, PT Allo
                               independen. Namun demikian, PT Allo              Bank Indonesia Tbk ensures that all
                               Bank Indonesia Tbk menjamin bahwa                information disclosed in this report is
                               seluruh informasi yang diungkapkan               true, accurate, and factual.
                               dalam laporan ini adalah benar, akurat,
                               dan faktual.




                                         Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025     PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 553
  Tata Kelola Perusahaan yang Baik
                                                                                                                                                  550
                                              Laporan Keberlanjutan              Laporan Keuangan
  Good Corporate Governance                   Sustainability Report              Financial Statements




Lembar
Umpan Balik
● Feedback Sheet [OJK G.2]

                 Terima kasih kepada Bapak/Ibu/Saudara yang telah                       Thank you for reading the 2025 Sustainability Report
                 membaca Laporan Keberlanjutan PT Allo Bank                             of PT Allo Bank Indonesia Tbk. To improve the quality
                 Indonesia Tbk Tahun 2025. Untuk meningkatkan                           of the contents of the Bank’s Sustainability Report in
                 kualitas isi Laporan Keberlanjutan pada tahun-tahun                    the coming years, we hope that you will fill out this
                 mendatang, kami berharap Bapak/Ibu/Saudara                             Feedback Sheet by circling any one answer and fill
                 bersedia untuk mengisi Lembar Umpan Balik ini                          in the blanks provided, then send the finished survey
                 dengan melingkari salah satu jawaban dan mengisi                       back to us.
                 titik-titik yang tersedia, kemudian mengirimkannya
                 kepada kami.



                 1.   Laporan Keberlanjutan ini sudah memberikan                        1.   This Sustainability Report has provided clear
                      informasi yang jelas mengenai kinerja ekonomi,                         information regarding the economic, social and
                      sosial dan lingkungan yang dilakukan oleh Bank:                        environmental performance carried out by the Bank:

                      a. Setuju | Agree                          b. Tidak Setuju | Don’t agree           c. Tidak tahu | Don’t know



                 2. Laporan Keberlanjutan ini sudah memberikan                          2. This Sustainability Report has provided clear
                    informasi yang jelas mengenai pemenuhan                                information regarding the fulfillment of the Bank’s
                    tanggung jawab sosial dan lingkungan Bank:                             social and environmental responsibilities:

                      a. Setuju | Agree                          b. Tidak Setuju | Don’t agree           c. Tidak tahu | Don’t know



                 3. Materi dan data dalam Laporan Keberlanjutan ini                     3. The materials and data in this Sustainability Report
                    mudah dimengerti dan dipahami:                                         are easy to understand:

                      a. Setuju | Agree                          b. Tidak Setuju | Don’t agree           c. Tidak tahu | Don’t know



                 4. Materi dan data dalam Laporan Keberlanjutan ini                     4. The materials and data in this Sustainability Report
                    sudah cukup lengkap:                                                   are quite comprehensive:

                      a. Setuju | Agree                          b. Tidak Setuju | Don’t agree           c. Tidak tahu | Don’t know



                 5. Apakah desain, tata letak, grafis, dan foto-foto                    5. Are the designs, layout, graphics, and photos in
                    dalam Laporan Keberlanjutan ini sudah bagus?                           this Sustainability Report good?

                      a. Setuju | Agree                          b. Tidak Setuju | Don’t agree           c. Tidak tahu | Don’t know




PT ALLO BANK INDONESIA TBK           2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 554
551     Performa 2025            Laporan Manajemen            Profil Perusahaan          Analisis dan Pembahasan Manajemen
        Performance 2025           Management Reports            Company Profile              Management Discussion and Analysis




      6. Informasi apa yang paling bermanfaat dari                   6. What information in this Sustainability Report do
         Laporan Keberlanjutan ini?                                     you find most useful?




      7. Informasi apa yang dinilai kurang bermanfaat dari           7. What information in this Sustainability Report do
         Laporan Keberlanjutan ini?                                     you find less useful?




      8. Informasi apa yang dinilai masih kurang dari                8. What information do you think is missing and
         Laporan Keberlanjutan ini dan perlu ditambahkan                should be included in the Bank’s next Sustainability
         pada Laporan Keberlanjutan mendatang?                          Report?




      Identitas Pengirim | Sender Identity
      Nama | Name          :
      Email                :


      Identifikasi menurut kategori pemangku kepentingan (beri tanda √ yang sesuai):
      Identification by stakeholder category (mark √ as appropriate):


         Nasabah dan klien | Customer and client
         Investor | Investor
         Regulator | Regulator
         Masyarakat | Society
         Lainnya | Other




      Mohon Lembar Umpan Balik ini dikirimkan ke:                    Please send this Feedback Sheet to:

      Sekretaris Perusahaan                                          Corporate Secretary
      PT Allo Bank Indonesia Tbk                                     PT Allo Bank Indonesia Tbk
      Menara Bank Mega Lantai 5-6,                                   Mega Bank Tower, 5th - 6th Floors
      Jl. Kapten P. Tendean No. 12-14A,                              St. Kapten P. Tendean No. 12-14A,
      Jakarta Selatan 12790, Indonesia.                              South Jakarta 12790, Indonesia.
      Telepon: (+62 21) 7990671, 79184705, 79182387                  Telephone: (+62 21) 7990671, 79184705, 79182387
      Email: corsec@allobank.com                                     Email: corsec@allobank.com
      Website: www.allobank.com                                      Website: www.allobank.com




                                             Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025     PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 555
  Tata Kelola Perusahaan yang Baik
                                                                                                                                             552
                                              Laporan Keberlanjutan            Laporan Keuangan
  Good Corporate Governance                   Sustainability Report            Financial Statements




Tanggapan terhadap Umpan Balik
Laporan Tahun Sebelumnya
● Response to the Previous Year's Report Feedback [OJK G.3]

                 Selama tahun 2025, PT Allo Bank Indonesia Tbk                        Throughout 2025, PT Allo Bank Indonesia Tbk did not
                 tidak mendapat tanggapan dari para pemangku                          receive any feedback from stakeholders regarding its
                 kepentingan berkaitan dengan Laporan Keberlanjutan                   2024 Sustainability Report. However, the Bank has
                 2024. Namun demikian, Bank senantiasa berupaya                       continued to work at improving the contents of its
                 untuk menyempurnakan isi laporan agar memenuhi                       reports to comply with guidelines stipulated in OJK
                 panduan penulisan yaitu POJK No. 51/POJK.03/2017.                    Regulation No. 51/POJK.03/2017.




PT ALLO BANK INDONESIA TBK           2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 556
553         Performa 2025               Laporan Manajemen                  Profil Perusahaan      Analisis dan Pembahasan Manajemen
           Performance 2025               Management Reports                  Company Profile          Management Discussion and Analysis




  Daftar Pengungkapan Sesuai
  POJK 51/POJK.03/2017
  ● List of Disclosures in Accordance with POJK 51/POJK.03/2017
    [OJK G.4]

                                                                      Nama Indeks                                             Halaman
           No. Indeks
                                                                    Index Description                                          Page

           Strategi Keberlanjutan
           Sustainability Strategy

                              Penjelasan Strategi Keberlanjutan                                                                   494
                A.1
                              Sustainability Strategy Statement

           Ikhtisar Kinerja Aspek Keberlanjutan
           Sustainability Performance Highlight

                              Aspek Ekonomi                                                                                       483
                B.1
                              Economic Aspect

                              Aspek Lingkungan Hidup                                                                              484
                B.2
                              Environmental Aspect

                              Aspek Sosial                                                                                        484
                B.3
                              Social Aspect

           Profil Perusahaan
           Company Profile

                              Visi, Misi, dan Nilai Keberlanjutan                                                                 502
                C.1
                              Vision, Mission, and Sustainability Values

                              Alamat Perusahaan                                                                                   502
                C.2
                              Company Address

                              Skala Usaha                                                                                         504
                C.3
                              Scale of Organization

                              Produk, Layanan, dan Kegiatan Usaha yang Dijalankan                                                 502
                C.4
                              Products, Services, and Business Activities Undertaken

                              Keanggotaan pada Asosiasi                                                                           505
                C.5
                              Memberships in Associations

                              Perubahan Emiten dan Perusahaan Publik yang Bersifat Signifikan                                     505
                C.6
                              Significant Change in Issuers and Public Companies

           Penjelasan Direksi
           Board of Directors’ Report

                              Penjelasan Direksi                                                                                  485
                D.1
                              Board of Directors’ Report

           Tata Kelola Keberlanjutan
           Sustainability Governance

                              Penanggung Jawab Penerapan Keuangan berkelanjutan                                                   508
                E.1
                              Person in Charge of Sustainable Finance Implementation

                              Pengembangan Kompetensi Terkait Keuangan berkelanjutan                                              508
                E.2
                              Competency Development Related to Sustainable Finance




                                                      Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025     PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 557
  Tata Kelola Perusahaan yang Baik
                                                                                                                                            554
                                                Laporan Keberlanjutan              Laporan Keuangan
  Good Corporate Governance                     Sustainability Report              Financial Statements




                                                                              Nama Indeks                                         Halaman
                    No. Indeks
                                                                            Index Description                                      Page

                                     Penilaian Risiko Atas Penerapan Keuangan berkelanjutan                                         512
                         E.3
                                     Risk Assessment on Sustainable Finance Implementation

                                     Hubungan dengan Pemangku Kepentingan                                                           514
                         E.4
                                     Relations with Stakeholders

                                     Permasalahan terhadap Penerapan Keuangan berkelanjutan                                         515
                         E.5
                                     Issues with Sustainable Finance Implementation

                   Kinerja Keberlanjutan
                   Sustainability Performance

                                     Kegiatan Membangun Budaya Keberlanjutan                                                        518
                         F.1
                                     Activities to Build a Culture of Sustainability

                   Kinerja Ekonomi
                   Economic Performance

                                     Perbandingan Target dan Kinerja Produksi, Portofolio, Target Pembiayaan, atau Investasi,       522
                                     Pendapatan dan Laba Rugi
                         F.2
                                     Comparison of Production Targets and Performance, Portfolios, Financing Targets, or
                                     Investments, Income and Profit and Loss

                                     Perbandingan Target dan Kinerja Portofolio, Target Pembiayaan, atau Investasi Pada             525
                                     Instrumen Keuangan atau Proyek yang Sejalan dengan Penerapan Keuangan Berkelanjutan
                         F.3
                                     Comparison of Portfolio Targets and Performance, Financing Targets, or Investments in
                                     Financial Instruments or Projects that are in Line with Sustainable Finance Implementation

                   Kinerja Lingkungan Hidup
                   Environmental Performance

                   Aspek Umum
                   General Affairs Aspect

                                     Biaya Lingkungan Hidup                                                                         534
                         F.4
                                     Environmental Costs

                   Aspek Material
                   Material Aspect

                                     Penggunaan Material yang Ramah Lingkungan                                                      528
                         F.5
                                     Use of Environmentally Friendly Materials

                   Aspek Energi
                   Energy Aspect

                                     Jumlah dan Intensitas Energi yang Digunakan                                                    531
                         F.6
                                     Amount and Intensity of Used Energy

                                     Upaya dan Pencapaian Efisiensi Energi dan Penggunaan Energi Terbarukan                         530
                         F.7
                                     Attempts and Achievement of Energy Efficiency and Use of Renewable Energy

                   Aspek Air
                   Water Aspect

                                     Penggunaan Air                                                                                 533
                         F.8
                                     Water Usage

                   Aspek Keanekaragaman Hayati
                   Biodiversity Aspect

                                     Dampak dari Wilayah Operasional yang Dekat atau Berada di Daerah Konservasi atau Memiliki      N/R
                                     Keanekaragaman Hayati
                         F.9
                                     Impact of Operational Areas Nearby or Located in Conservation Areas or in Areas With
                                     Biodiversity




PT ALLO BANK INDONESIA TBK           2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 558
555    Performa 2025               Laporan Manajemen               Profil Perusahaan            Analisis dan Pembahasan Manajemen
      Performance 2025               Management Reports               Company Profile                Management Discussion and Analysis




                                                               Nama Indeks                                                  Halaman
      No. Indeks
                                                             Index Description                                               Page

                         Usaha Konservasi Keanekaragaman Hayati                                                                 N/R
           F.10
                         Attempts at Biodiversity Conservation

      Aspek Emisi
      Emission Aspect

                         Jumlah dan Intensitas Emisi yang Dihasilkan Berdasarkan Jenisnya                                       532
           F.11
                         Amount and Intensity of Produced Emissions by Type

                         Upaya dan Pencapaian Pengurangan Emisi yang Dilakukan                                                  530
           F.12          Amount and Intensity of Resulting Emissions by Type of Emission Reduction Efforts and
                         Achievements

      Aspek Limbah Dan Efluen
      Waste and Effluent Aspects

                         Jumlah Limbah dan Efluen yang Dihasilkan Berdasarkan Jenis                                             N/R
           F.13
                         The Amount of Waste and Effluent Generated by Type

                         Mekanisme Pengelolaan Limbah dan Efluen                                                                N/R
           F.14
                         Waste and Effluent Management Mechanisms

                         Tumpahan yang Terjadi (Jika Ada)                                                                       N/R
           F.15
                         Leakage, if any

      Aspek Pengaduan Terkait Lingkungan Hidup
      Complaint Aspects Related to the Environment

                         Jumlah dan Materi Pengaduan Lingkungan Hidup yang Diterima dan Diselesaikan                            N/R
           F.16
                         Number and Material of Environmental Complaints Received and Resolved

      Kinerja Sosial
      Social Performance

                         Komitmen LJK, Emiten, atau Perusahaan Publik untuk Memberikan Layanan atas Produk dan/                 536
                         atau Jasa yang Setara Kepada Konsumen
           F.17
                         Commitment of Financial Services Institutions, Issuers, or Public Companies to Provide Equal
                         Services for Products and/or Services to Customers

      Aspek Ketenagakerjaan
      Employment Aspect

                         Kesetaraan Kesempatan Bekerja                                                                          537
           F.18
                         Equal Opportunity to Work

                         Tenaga Kerja Anak dan Tenaga Kerja Paksa                                                               537
           F.19
                         Child Labor and Forced Labor

                         Upah Minimum Regional                                                                                  538
          F.20
                         Regional Minimum Wage

                         Lingkungan Bekerja yang Layak dan Aman                                                                 539
           F.21
                         Decent and Safe Work Environment

                         Pelatihan dan Pengembangan Kemampuan Pegawai                                                           539
          F.22
                         Training and Capacity Building for Employees

      Aspek Masyarakat
      Community Aspect

                         Dampak Operasi Terhadap Masyarakat Sekitar                                                             540
          F.23
                         Impact of Operations on the Surrounding Communities

                         Pengaduan Masyarakat                                                                                   540
          F.24
                         Public Complaints

                         Kegiatan Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL)                                                       541
          F.25
                         Environmental Social Responsibility Activities




                                               Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025           PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 559
  Tata Kelola Perusahaan yang Baik
                                                                                                                                       556
                                              Laporan Keberlanjutan               Laporan Keuangan
  Good Corporate Governance                   Sustainability Report               Financial Statements




                                                                             Nama Indeks                                     Halaman
                    No. Indeks
                                                                           Index Description                                  Page

                   Tanggung Jawab Pengembangan Produk/Jasa Berkelanjutan
                   Responsibility for Sustainable Product/Service Development

                                     Inovasi dan Pengembangan Produk/Jasa Keuangan berkelanjutan                               543
                        F.26
                                     Sustainable Financial Product/Service Innovation and Development

                                     Produk/Jasa yang Sudah Dievaluasi Keamanannya Bagi Pelanggan                              544
                         F.27
                                     Products/Services Safety that Have Been Evaluated for Customers

                                     Dampak Produk/Jasa                                                                        545
                        F.28
                                     Impacts of Product/Service

                                     Jumlah Produk yang Ditarik Kembali                                                        548
                        F.29
                                     Number of Recalled Products

                                     Survei Kepuasan Pelanggan terhadap Produk dan/atau Jasa Keuangan Berkelanjutan            548
                        F.30
                                     Customer Satisfaction Survey of Sustainable Financial Products and/or Services

                   Lain-lain
                   Others

                                     Verifikasi Tertulis dari Pihak Independen (jika Ada)                                      549
                         G.1
                                     Written Verification by the Independent Party, if any

                                     Lembar Umpan Balik                                                                        550
                         G.2
                                     Feedback Sheet

                                     Tanggapan Terhadap Umpan Balik Laporan Keberlanjutan Tahun Sebelumnya                     552
                         G.3
                                     Responses to the Preceding Year’s Report Feedback

                                     Daftar Pengungkapan Sesuai POJK 51/2017 tentang Penerapan Keuangan Berkelanjutan bagi     553
                                     Lembaga Jasa Keuangan, Emiten dan Perusahaan Publik
                         G.4
                                     List of Disclosures in Accordance with POJK 51/2017 regarding Sustainable Finance
                                     Implementation for Financial Services Institutions, Issuers and Public Companies




PT ALLO BANK INDONESIA TBK           2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 560
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan ● 2025   PT ALLO BANK INDONESIA TBK
Page 561
                                                                    Laporan
                                                                            07
                                                                   Keuangan
                                                                          Financial
                                                                        Statements




PT ALLO BANK INDONESIA TBK   2025 ● Annual Report & Sustainability Report
Page 562

          
Page 563
PT ALLO BANK INDONESIA TBK               PT ALLO BANK INDONESIA TBK

Laporan Keuangan                                      Financial Statements
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir                        For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024           December 31, 2025 and 2024




Draft                                                             Paraf:
Page 564
PT ALLO BANK INDONESIA TBK                          PT ALLO BANK INDONESIA TBK




Daftar Isi                               Halaman/                  Table of Contents
                                           Page



Surat Pernyataan Direksi                                 Directors’ Statement Letter

Laporan Auditor Independen                            Independent Auditors’ Report

Laporan Keuangan                                             Financial Statements
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir                               For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024                  December 31, 2025 and 2024

Laporan Posisi Keuangan                     1         Statements of Financial Position

Laporan Laba Rugi dan                                 Statements of Profit or Loss and
                                            3
Penghasilan Komprehensif Lain                           Other Comprehensive Income

Laporan Perubahan Ekuitas                   5        Statements of Changes in Equity

Laporan Arus Kas                            6               Statements of Cash Flows

Catatan Atas Laporan Keuangan               8        Notes to the Financial Statements




Final Draft                                                          Paraf:
Page 565

          
Page 566

          
Page 567

          
Page 568

          
Page 569

          
Page 570

          
Page 571

          
Page 572

          
Page 573
PT ALLO BANK INDONESIA TBK                                                                       PT ALLO BANK INDONESIA TBK
LAPORAN POSISI KEUANGAN                                                                STATEMENTS OF FINANCIAL POSITION
31 Desember 2025 dan 2024                                                                             December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)                                 (In full of Rupiah, unless otherwise stated)


                                            Catatan/
                                             Notes                2025                 2024

ASET                                                                                                                                   ASSETS
Kas                                            4                  2,571,705,700        1,955,245,700                                     Cash

Giro pada Bank Indonesia                       5             471,749,063,588        234,891,975,965       Current accounts with Bank Indonesia

Giro pada bank lain                            6                                                            Current accounts with other banks
 Pihak berelasi                                37             37,855,809,750         46,729,528,498                           Related parties
 Pihak ketiga                                                125,513,749,630          9,156,518,033                              Third parties
 Dikurangi: Cadangan kerugian                                                                                            Less: Allowance for
    penurunan nilai                                               (163,369,560)         (55,886,046)                        impairment loss
                                                             163,206,189,820         55,830,160,485

Penempatan pada Bank Indonesia                                                                                 Placements with Bank Indonesia
 dan bank lain                                7,41           450,000,000,000       2,649,927,104,595                        and other banks

Efek-efek                                      8           7,539,264,196,170       2,847,269,591,360                      Marketable securities

Efek-efek yang dibeli dengan                                                                                        Securities purchased under
  janji dijual kembali                         9             288,948,983,326        288,657,110,000                          resell agreement

Kredit yang diberikan                          10                                                                                        Loans
  Pihak berelasi                               37            499,369,762,656         591,443,894,975                          Related parties
  Pihak ketiga                                             8,641,361,198,368       6,886,590,637,139                             Third parties
  Dikurangi: Cadangan kerugian                                                                                            Less: Allowance for
    penurunan nilai                                         (157,727,941,742)      (104,483,589,241)                        impairment loss
                                                           8,983,003,019,282       7,373,550,942,873

Pendapatan bunga yang
 masih akan diterima                           11                                                                           Interest receivables
 Pihak berelasi                                37                976,749,471          3,747,855,319                            Related parties
 Pihak ketiga                                                163,286,692,268         49,600,021,663                               Third parties
                                                             164,263,441,739         53,347,876,982

Biaya dibayar di muka                          12                54,790,077,149      28,196,746,549                           Prepaid expenses

Aset tetap dan aset hak guna                   13             394,988,425,012        385,222,301,917        Fixed assets and right-of-use assets
Dikurangi: Akumulasi penyusutan                             (173,919,908,936)      (112,683,215,896)            Less: Accumulated depreciation
                                                             221,068,516,076        272,539,086,021

Aset takberwujud                               14              98,978,248,701         98,978,248,701                         Intangible assets
Dikurangi: Akumulasi amortisasi                              (64,011,181,171)       (47,096,471,040)            Less: Accumulated amortization
                                                                 34,967,067,530      51,881,777,661

Aset pajak tangguhan - neto                   20c                 2,791,712,548         768,941,608                    Deferred tax assets - net

Aset lain-lain                                 15                93,449,504,754     125,197,211,698                                Other assets


JUMLAH ASET                                               18,470,073,477,682      13,984,013,771,497                           TOTAL ASSETS




Catatan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari                            The accompanying notes form integral part of these
laporan keuangan secara keseluruhan                                                                    financial statements taken as a whole
Final Draft                                                                                                      Paraf:
                                                                      1
Page 574
PT ALLO BANK INDONESIA TBK                                                PT ALLO BANK INDONESIA TBK
LAPORAN POSISI KEUANGAN (Lanjutan)                      STATEMENTS OF FINANCIAL POSITION (Continued)
31 Desember 2025 dan 2024                                                      December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)          (In full of Rupiah, unless otherwise stated)


                                            Catatan/
                                             Notes                 2025                 2024

LIABILITAS DAN EKUITAS                                                                                               LIABILITIES AND EQUITY
LIABILITAS                                                                                                                         LIABILITIES
Liabilitas segera                              16            237,400,187,955         199,060,602,051                Obligations due immediately

Simpanan nasabah                               18                                                                      Deposits from customers
  Pihak berelasi                               37            721,047,062,933          215,201,937,903                         Related parties
  Pihak ketiga                                             8,797,942,047,194        5,879,916,099,130                             Third parties
                                                           9,518,989,110,127        6,095,118,037,033
Simpanan dari bank lain                        19                                                                     Deposits from other banks
  Pihak berelasi                               37                  9,639,737               11,172,132                          Related parties
  Pihak ketiga                                               300,037,247,081            5,213,293,307                             Third parties
                                                             300,046,886,818            5,224,465,439

Efek-efek yang dijual dengan                                                                                              Securities sold under
  janji dibeli kembali                         17            754,055,951,480         286,521,752,188                  repurchased agreement

Utang pajak                                   20a                41,039,097,635       46,414,775,475                             Taxes payables

Bunga yang masih harus
 dibayar                                       21                39,875,423,504       15,674,141,519                           Accrued interests



Liabilitas imbalan pasca-kerja                 22                31,466,254,042       21,103,148,891         Post-employment benefits liabilities

Liabilitas lain-lain                           23                41,156,099,407       49,160,355,646                              Other liabilities


JUMLAH LIABILITAS                                         10,964,029,010,968        6,718,277,278,242                      TOTAL LIABILITIES

EKUITAS                                                                                                                                 EQUITY
Modal saham                                                                                                                        Share capital
 Modal dasar - 40.000.000.000                                                                                     Authorized - 40,000,000,000
   saham dengan nilai nominal                                                                                          shares with par value
   Rp100 per saham                                                                                                         Rp100 per share
 Modal ditempatkan dan disetor                                                                                 Issued and fully paid-up capital
   penuh 21.730.256.442 saham pada                                                                              21,730,256,442 shares as of
   tanggal 31 Desember 2025 dan 2024           24          2,173,025,644,200        2,173,025,644,200          December 31, 2025 and 2024

Tambahan modal disetor                         36          3,868,733,223,522        3,868,733,223,522                   Additional paid-in capital

Modal saham diperoleh kembali                  24           (121,441,674,905)                      --                             Treasury stock

Pengukuran kembali atas program                                                                                      Remeasurement of defined
 imbalan pasti - neto                          22                (7,118,521,944)      (3,701,030,148)                     benefits plan - net

Keuntungan/(Kerugian) yang belum                                                                               Unrealized gain/(loss) on change
 direalisasi dari efek pada nilai                                                                                     in fair value of securities
 wajar melalui penghasilan                                                                                          at fair value through other
 komprehensif lain - neto                      8h                13,893,340,418      (10,395,190,853)             comprehensive income - net

Saldo laba                                                                                                                    Retained earnings
 Ditentukan penggunaannya                                      2,062,948,518            2,060,163,690                            Appropriated
 Belum ditentukan penggunaannya                            1,576,889,506,905        1,236,013,682,844                          Unappropriated
JUMLAH EKUITAS                                             7,506,044,466,714        7,265,736,493,255                           TOTAL EQUITY


JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS                             18,470,073,477,682       13,984,013,771,497        TOTAL LIABILITIES AND EQUITY




Catatan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari                             The accompanying notes form integral part of these
laporan keuangan secara keseluruhan                                                                     financial statements taken as a whole
Final Draft                                                                                                       Paraf:
                                                                       2
Page 575
PT ALLO BANK INDONESIA TBK                                                                   PT ALLO BANK INDONESIA TBK
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN                                                 STATEMENTS OF PROFIT OR LOSS AND
KOMPREHENSIF LAIN                                                                        OTHER COMPREHENSIVE INCOME
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir                                                                            For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024                                                            December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)                             (In full of Rupiah, unless otherwise stated)


                                         Catatan/
                                          Notes             2025                 2024

PENDAPATAN DAN                                                                                                   OPERATING INCOME AND
 BEBAN OPERASIONAL                                                                                                            EXPENSE
 Pendapatan bunga                         26,37         1,864,084,824,767    1,486,931,004,055                           Interest income
 Beban bunga                              27,37         (423,267,006,445)    (369,429,388,121)                        Interest expenses
PENDAPATAN BUNGA - NETO                                 1,440,817,818,322    1,117,501,615,934                      NET INTEREST INCOME

PENDAPATAN OPERASIONAL                                                                                                  OTHER OPERATING
 LAINNYA                                                                                                                            INCOME
 Provisi dan komisi                         28             59,494,533,923      19,461,707,224                       Fees and commissions
 Pendapatan administrasi                                                                                        Administration and penalties
   dan denda                                29           350,588,012,195      188,710,785,250                                      income
 Keuntungan penjualan                                                                                                       Gain on sales of
   efek-efek                                30           103,583,282,087       69,095,190,316                       marketable securities
 Kerugian transaksi mata uang                                                                                     Loss on foreign exchange
   asing - neto                                               (47,693,199)                  --                            transaction - net
 Lain-lain - neto                           33             28,954,652,724      52,118,635,854                                    Others - net
  Jumlah pendapatan operasional
    lainnya                                              542,572,787,730      329,386,318,644                  Total other operating income
  Penyisihan cadangan kerugian                                                                         Provision of allowance for impairment
   penurunan nilai aset keuangan                                                                                 losses on financial assets
   dan aset non-keuangan - neto             31          (437,377,160,105)    (114,040,981,917)               and non-financial assets - net

BEBAN OPERASIONAL                                                                                                     OTHER OPERATING
 LAINNYA                                                                                                                        EXPENSES
 Beban umum dan administrasi              32a,37        (605,142,157,030)    (562,001,126,941)         General and administrative expenses
 Beban tenaga kerja                       32b,37        (202,976,873,824)    (172,022,912,061)                        Personnel expenses
 Jumlah beban operasional                                                                                            Total other operating
   lainnya                                              (808,119,030,854)    (734,024,039,002)                                  expenses
PENDAPATAN                                                                                                                 INCOME FROM
 OPERASIONAL - NETO                                      737,894,415,093      598,822,913,659                          OPERATIONS - NET


PENDAPATAN (BEBAN)                                                                                                      NON OPERATING
 NON OPERASIONAL - NETO                     34              (875,999,262)         126,494,441                     INCOME (EXPENSE) - NET
LABA SEBELUM BEBAN PAJAK                                 737,018,415,831      598,949,408,100              INCOME BEFORE TAX EXPENSE

Beban Pajak Penghasilan                    20b                                                                          Income Tax Expense
 Kini                                                   (167,759,570,090)    (136,765,889,127)                                    Current
 Tangguhan                                                  5,002,717,334        4,922,220,041                                   Deferred
JUMLAH BEBAN PAJAK                                      (162,756,852,756)    (131,843,669,086)                      TOTAL TAX EXPENSES
LABA BERSIH                                              574,261,563,075      467,105,739,014                                   NET INCOME




Catatan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari                          The accompanying notes form integral part of these
laporan keuangan secara keseluruhan                                                                  financial statements taken as a whole
Final Draft                                                                                                    Paraf:
                                                                     3
Page 576
PT ALLO BANK INDONESIA TBK                                                                  PT ALLO BANK INDONESIA TBK
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN                                                STATEMENTS OF PROFIT OR LOSS AND
KOMPREHENSIF LAIN (Lanjutan)                                                 OTHER COMPREHENSIVE INCOME (Continued)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir                                                                           For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024                                                           December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)                            (In full of Rupiah, unless otherwise stated)


                                        Catatan/
                                         Notes              2025                    2024
PENGHASILAN                                                                                                        OTHER COMPREHENSIVE
 KOMPREHENSIF LAIN                                                                                                                    INCOME
 Pos-pos yang tidak akan                                                                                                 Items that will not be
  direklasifikasi ke laba rugi:                                                                                reclassified to profit or loss:
  Pengukuran kembali atas                                                                                             Remeasurement of -
      program imbalan pasti                22              (4,381,399,739)             82,938,570                   defined benefit’s plan
  Pajak penghasilan terkait                20c                 963,907,943           (18,246,485)                       Related income tax
 Pos-pos yang akan direklasifikasi                                                                               Items that will be reclasified
  ke laba rugi:                                                                                              subsequently to profit or loss:
  Keuntungan yang belum
    direalisasi atas perubahan                                                                                 Unrealized gain on change
    nilai wajar efek-efek                                                                                          of debt instrument at
    yang diukur pada nilai                                                                                          in fair value through
    wajar melalui penghasilan                                                                                     other comprehensive
    komprehensif lain                      8h              28,232,385,608       (107,978,043,148)                                  income
  Pajak penghasilan terkait                20c             (3,943,854,337)         21,468,227,506                      Related income tax
JUMLAH PENGHASILAN/(KERUGIAN)                                                                             TOTAL OTHER COMPREHENSIVE
 KOMPREHENSIF LAIN                                                                                                    INCOME/(LOSS)
 TAHUN BERJALAN                                                                                                        FOR THE YEAR
 SETELAH PAJAK                                             20,871,039,475        (86,445,123,557)                        NET OF TAX
JUMLAH PENGHASILAN
 KOMPREHENSIF                                                                                                      TOTAL COMPREHENSIVE
 TAHUN BERJALAN                                           595,132,602,550        380,660,615,457                  INCOME FOR THE YEAR
LABA PER SAHAM                                                                                                             BASIC EARNINGS
 DASAR                                      35                      26.46                  21.50                              PER SHARE




Catatan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari                          The accompanying notes form integral part of these
laporan keuangan secara keseluruhan                                                                  financial statements taken as a whole
Final Draft                                                                                                    Paraf:
                                                                     4
Page 577
PT ALLO BANK INDONESIA TBK                                                                                                                                                                                                   PT ALLO BANK INDONESIA TBK
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS                                                                                                                                                                                           STATEMENTS OF CHANGES IN EQUITY
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir                                                                                                                                                                                                            For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024                                                                                                                                                                                             December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)                                                                                                                                                             (In full of Rupiah, unless otherwise stated)


                                                                                             Keuntungan
                                                                                             yang belum
                                                                                           direalisasi atas
                                                                                           perubahan nilai
                                                                                            wajar melalui
                                                                                             penghasilan
                                                                                        komprehensif lain - neto/       Pengukuran
                                              Modal                                        Unrealized gain              kembali atas
                                           ditempatkan             Tambahan                  on change in                 program
                                           dan disetor               modal                     fair value           imbalan pasti - neto/
                                              penuh/                disetor/                 through other           Remeasurement                 Modal saham               Ditentukan          Belum ditentukan
                               Catatan/    Issued and              Additional               comprehensive                of defined              diperoleh kembali/        penggunaannya/        penggunaannya/          Total ekuitas/
                                Notes     paid-up capital        paid-in capital              income - net           benefits plan - net          Treasury stock            Appropriated         Unappropriated          Total equity


SALDO PER 31 DESEMBER 2023                  2,173,025,644,200      3,868,733,223,522              76,114,624,789            (3,765,722,233)                           --         2,054,029,386       768,914,078,134     6,885,075,877,798               BALANCE AS OF DECEMBER 31, 2023


Laba bersih                                                 --                     --                          --                           --                        --                    --       467,105,739,014      467,105,739,014                                        Net income
Pembentukan cadangan                                                                                                                                                                                                                                                   Allocation for general
  umum                           24                         --                     --                          --                           --                        --            6,134,304             (6,134,304)                      --                                      reserve
Penghasilan komprehensif                                                                                                                                                                                                                                               Other comprehensive
  lain - neto                    8,22                       --                     --           (86,509,815,642)                64,692,085                            --                    --                      --    (86,445,123,557)                                    income - net

SALDO PER 31 DESEMBER 2024                  2,173,025,644,200      3,868,733,223,522            (10,395,190,853)            (3,701,030,148)                           --         2,060,163,690      1,236,013,682,844    7,265,736,493,255               BALANCE AS OF DECEMBER 31, 2024


Laba bersih                                                 --                     --                          --                           --                        --                    --       574,261,563,075      574,261,563,075                                         Net income
Pembentukan cadangan                                                                                                                                                                                                                                                    Allocation for general
  umum                                                      --                     --                          --                           --                      --              2,784,828             (2,784,828)                   --                                          reserve
Pembelian saham treasury         24                         --                     --                          --                           --       (121,441,674,905)                      --                     --    (121,441,674,905)                                    Treasury stock
Pembayaran dividen dari laba                                                                                                                                                                                                                                          Dividend payment from
  bersih tahun 2024                                         --                     --                          --                           --                        --                    --      (233,382,954,186)    (233,382,954,186)                                 2024 net income
Penghasilan komprehensif                                                                                                                                                                                                                                               Other comprehensive
  lain - neto                   8,22                        --                     --             24,288,531,271            (3,417,491,796)                           --                    --                      --      20,871,039,475                                     income - net

SALDO PER 31 DESEMBER 2025                  2,173,025,644,200      3,868,733,223,522              13,893,340,418            (7,118,521,944)          (121,441,674,905)           2,062,948,518      1,576,889,506,905    7,506,044,466,714               BALANCE AS OF DECEMBER 31, 2025




 Catatan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari                                                                                                                                                     The accompanying notes form integral part of these
 laporan keuangan secara keseluruhan                                                                                                                                                                                                      financial statements taken as a whole
Final Draft                                                                                                                                                                                                                                     Paraf:
                                                                                                                                       5
Page 578
PT ALLO BANK INDONESIA TBK                                                                       PT ALLO BANK INDONESIA TBK
LAPORAN ARUS KAS                                                                                 STATEMENTS OF CASH FLOWS
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir                                                                                For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024                                                                December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)                                 (In full of Rupiah, unless otherwise stated)


                                          Catatan/
                                           Notes           2025                  2024


ARUS KAS DARI                                                                                                        CASH FLOWS FROM
 AKTIVITAS OPERASI                                                                                            OPERATING ACTIVITIES
 Penerimaan bunga                                     1,753,169,260,010     1,515,562,190,558                           Interest received
 Penerimaan operasional lainnya                         410,082,546,118       136,368,516,420                   Other operating received
 Penerimaan kembali atas kredit                                                                                   Receipt from written-off
  yang dihapusbukukan dan                                                                                         loans and foreclosed
  agunan yang diambil alih                  33           24,017,266,949        14,951,864,588                                  collateral
 Pembayaran bunga                                     (399,065,724,460)     (368,804,411,172)                        Payments of interest
 Pembayaran beban tenaga kerja                        (196,995,168,412)     (165,487,193,267)            Payments of personnel expenses
 Pembayaran beban umum dan                                                                                      Payments of general and
  administrasi                                        (492,903,714,321)     (497,477,136,290)                  administrative expenses
 Pembayaran pajak penghasilan                         (168,828,217,439)     (115,242,093,340)                    Payments of income tax
 Pembayaran pajak atas SP2DK                            (1,133,233,128)                    --                 Payments of tax of SP2DK
 Penerimaan (pembayaran)                                                                                              Receipt (payments)
  beban non-operasional - neto                            4,013,693,314        (6,147,784,212)            non-operating expenses - net
  Arus kas sebelum perubahan                                                                                 Cash flows before changes
   aset dan liabilitas operasi                          932,356,708,631       513,723,953,285        in operating assets and liabilities
  Penurunan (kenaikan)                                                                                              Decrease (increase) in
   aset operasi:                                                                                                        operating assets:
   Kredit yang diberikan                             (2,038,777,146,360)     (92,326,664,831)                                       Loans
   Efek-efek yang dibeli dengan                                                                                    Securities purchased
      janji dijual kembali                                (291,873,326)     (288,657,110,000)                under resale agreements
   Biaya dibayar di muka                               (26,593,330,600)       (2,771,804,220)                          Prepaid expenses
   Aset lain-lain                                         (327,222,740)     (102,721,489,344)                               Other assets
  Kenaikan (penurunan)                                                                                              Increase (decrease) in
   liabilitas operasi:                                                                                                operating liabilities:
   Simpanan                                                                                                                      Deposits
      Deposito berjangka                              3,023,632,734,379       886,144,576,949                            Time deposits
      Giro                                              450,074,774,120        42,369,990,154                         Current accounts
      Tabungan                                          244,985,985,974       228,161,806,661                          Saving deposits
   Efek-efek yang dijual dengan                                                                                           Securities sold
      janji dibeli kembali                              467,534,199,292     (324,766,411,145)            under repurchase agreements
   Utang pajak                                           (3,173,797,363)        4,802,239,727                            Taxes payables
   Liabilitas lain-lain                                  36,878,826,727         7,767,968,164                             Other liabilities
Kas bersih diperoleh dari                                                                                           Net cash provided from
 aktivitas operasi                                    3,086,299,858,734       871,727,055,400                         operating activities

ARUS KAS DARI                                                                                                          CASH FLOWS FROM
 AKTIVITAS INVESTASI                                                                                             INVESTING ACTIVITIES
 Pembelian efek-efek yang                                                                            Placement from marketable securities
  diukur pada nilai wajar melalui                                                                    measured at fair value through other
  penghasilan komprehensif lain                      (9,909,573,418,478)   (2,436,424,264,273)                   comprehensive income
 Penjualan efek-efek yang                                                                             Proceeds from marketable securities
  diukur pada nilai wajar melalui                                                                         measured at fair value through
  penghasilan komprehensif lain                       5,349,234,648,691     2,776,552,050,000              other comprehensive income
 Pembelian aset tetap                       13          (15,416,979,753)      (99,925,946,805)                  Acquisition of fixed assets
 Pembelian aset takberwujud                 14                        --       (8,660,134,144)             Acquisition of intangible assets
Kas bersih (digunakan untuk)                                                                                            Net cash (used in)
  diperoleh dari aktivitas investasi                 (4,575,755,749,540)      231,541,704,778          provided from investing activities




Catatan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari                          The accompanying notes form integral part of these
laporan keuangan secara keseluruhan                                                                  financial statements taken as a whole
Final Draft                                                                                                     Paraf:
                                                                    6
Page 579
PT ALLO BANK INDONESIA TBK                                                                PT ALLO BANK INDONESIA TBK
LAPORAN ARUS KAS (Lanjutan)                                                  STATEMENTS OF CASH FLOWS (Continued)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir                                                                         For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024                                                         December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)                          (In full of Rupiah, unless otherwise stated)


                                          Catatan/
                                           Notes           2025                2024

ARUS KAS DARI                                                                                                      CASH FLOWS FROM
 AKTIVITAS PENDANAAN                                                                                          FINANCING ACTIVITIES
  Pembayaran dividen                                  (233,382,954,186)                   --                       Dividend payment
  Akuisisi saham tresuri                    24        (118,547,848,414)                   --                Treasury stock acquisition
  Pembayaran liabilitas sewa                13         (13,583,350,717)     (13,983,764,315)                Payment of lease liabilities
Kas bersih digunakan untuk                                                                                              Net cash used in
 aktivitas pendanaan                                  (365,514,153,317)     (13,983,764,315)                        financing activities
(PENURUNAN) KENAIKAN BERSIH                                                                                DECREASE (INCREASE) IN
  KAS DAN SETARA KAS                                 (1,854,970,044,123)   1,089,284,995,863          CASH AND CASH EQUIVALENTS
KAS DAN SETARA KAS                                                                                  CASH AND CASH EQUIVALENTS AT
 AWAL TAHUN                                           2,942,660,372,791    1,853,375,376,928              BEGINNING OF THE YEAR

KAS DAN SETARA KAS                                                                                  CASH AND CASH EQUIVALENTS AT
 AKHIR TAHUN                                          1,087,690,328,668    2,942,660,372,791                    END OF THE YEAR


                                                                                                               Cash and cash equivalents
Kas dan setara kas terdiri dari:                                                                                             consist of:
Kas                                          4            2,571,705,700       1,955,245,700                                         Cash
                                                                                                                   Current accounts with
Giro pada Bank Indonesia                     5          471,749,063,588     234,891,975,965                            Bank Indonesia
                                                                                                                   Current accounts with
Giro pada bank lain                          6          163,369,559,380      55,886,046,531                                other banks
Penempatan pada Bank                                                                                               Placements with Bank
 Indonesia dan                                                                                                           Indonesia and
 bank lain                                   7          450,000,000,000    2,649,927,104,595                               other banks
                                                                                                                    Total cash and cash
  Jumlah kas dan setara kas                           1,087,690,328,668    2,942,660,372,791                               equivalents


Lihat Catatan 45 atas laporan keuangan untuk pengungkapan                   See Note 45 to the financial statements for the supplemental
informasi tambahan arus kas.                                                                       disclosures of cash flows information.




Catatan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari                        The accompanying notes form integral part of these
laporan keuangan secara keseluruhan                                                                financial statements taken as a whole
Final Draft                                                                                                  Paraf:
                                                                    7
Page 580
PT ALLO BANK INDONESIA TBK                                                  PT ALLO BANK INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                    NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir                                                           For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024                                           December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)            (In full of Rupiah, unless otherwise stated)


1.   Umum                                                 1.   General

1.a. Pendirian dan Informasi Umum Bank                    1.a. Establishment and General Information of
                                                               the Bank
     PT Allo Bank Indonesia Tbk (“Bank”) didirikan             PT Allo Bank Indonesia Tbk (“Bank”) was
     di negara Republik Indonesia dengan nama                  established in Republic of Indonesia under the
     PT Bank Harda Internasional berdasarkan                   business name of PT Bank Harda
     Akta Notaris No. 242 tanggal 21 Oktober 1992              Internasional based on Notarial Deed No. 242
     dari Ny. Poerbaningsih Adi Warsito, S.H.,                 dated October 21, 1992 from Mrs.
     notaris, di Jakarta. Akta pendirian tersebut              Poerbaningsih Adi Warsito, S.H., notary, in
     telah mendapat pengesahan dari Kementerian                Jakarta. The Deed of establishment was
     Kehakiman Republik Indonesia dengan Surat                 approved by the Ministry of Justice of the
     Keputusan     No.     C2-895.HT.01.01.TH.93               Republic of Indonesia in its Decree No. C2-
     tanggal 10 Februari 1993 serta diumumkan                  895.HT.01.01.TH.93 dated February 10, 1993
     dalam Lembaran Berita Negara No. 25 tanggal               and published in State Gazette No. 25 dated
     27 Maret 1993, Tambahan No. 1316.                         March 27, 1993, Supplement No. 1316.

     Sesuai dengan Pasal 3 Anggaran Dasar Bank,                In accordance with Article 3 of the Bank’s
     tujuan Bank adalah melakukan usaha                        Articles of Association, the purpose of the
     perbankan dengan melaksanakan kegiatan                    Bank is to conduct banking business by
     usaha antara lain menghimpun dana dari                    conducting business activities such as
     masyarakat, memberikan kredit, menerbitkan                collecting funds from public, providing loans,
     surat pengakuan utang, melakukan kegiatan                 issuing letters of credit, conducting custody
     penitipan untuk kepentingan pihak lain                    activities for the benefit of other parties based
     berdasarkan suatu kontrak dan membeli                     on a contract, and buying through the auction
     melalui pelelangan agunan maupun sebagian                 of collateral as well as part in the event that the
     dalam hal debitur tidak memenuhi liabilitasnya            debtor does not fulfill its obligations to the
     kepada Bank.                                              Bank.

     Bank memperoleh izin usaha sebagai                        The Bank obtained a license as a Commercial
     Bank Umum dari Kementerian Keuangan                       Bank from the Ministry of Finance of the
     Republik  Indonesia   dengan   keputusan                  Republic of Indonesia with the decision
     No. 455/KMK.017/1994 tanggal 8 September                  No. 455/KMK.017/1994 dated September 8,
     1994.                                                     1994.

     Berdasarkan Akta Notaris No. 1 tanggal                    Based on Notarial Deed No. 1 dated
     2 Juni 2021 tentang perubahan anggaran                    June 2, 2021 regarding the Decision of the
     dasar PT Bank Harda Internasional Tbk yang                Meeting Resolution on Amendment of Article of
     dibuat di hadapan notaris Dharma Akhyuzi,                 Association of PT Bank Harda Internasional
     S.H., para pemegang saham menyetujui                      Tbk, which was made before Dharma Akhyuzi,
     perubahan nama Bank dari sebelumnya                       SH., the Bank’s shareholders agreed to change
     bernama PT Bank Harda Internasional Tbk                   the Bank’s name from PT Bank Harda
     menjadi PT Allo Bank Indonesia Tbk dan juga               Internasional Tbk to become PT Allo Bank
     menyetujui perubahan anggaran dasar Bank                  Indonesia Tbk and also approved the
     untuk disesuaikan dengan peraturan Otoritas               amendment of Bank’s Article Association to be
     Jasa Keuangan No. KEP-48/PB.1/2021                        adjusted with the Financial Services Authority
     tentang Rencana dan Penyelenggaraan Rapat                 Regulation No. KEP-48/PB.1/2021 regarding
     Umum      Pemegang     Saham    Perusahaan                Plan and Implementation General Meeting of
     Terbuka. Perubahan ini telah disetujui oleh               Shareholders of Public Company. These
     Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia                       changes have been approved by the Minister of
     Republik Indonesia melalui surat keputusan                Laws and Human Rights of the Republic of
     No. AHU-0031692.AH.01.02. Tahun 2021                      Indonesia     through   letter   No.     AHU-
     tanggal 2 Juni 2021.                                      0031692.AH.01.02.     Tahun     2021     dated
                                                               June 2, 2021.

     Anggaran Dasar Bank telah mengalami                       The Bank’s Articles of Association have been
     beberapa kali perubahan. Perubahan terakhir               amended several times. The latest amendment
     berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan                     is based on the Deed of the Meeting Decision

                                                      8
Page 581
PT ALLO BANK INDONESIA TBK                                             PT ALLO BANK INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                               NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan)                                                                                   (Continued)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir                                                      For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024                                      December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)       (In full of Rupiah, unless otherwise stated)


     Rapat No. 5 tanggal 15 Oktober 2021 yang             Statement No. 5 dated October 15, 2021 of
     dibuat dihadapan notaris Dharma Akhyuzi,             Dharma Akhyuzi, S.H. notary in Jakarta,
     S.H.    notaris     di  Jakarta,   menyetujui        approved the increase in the Bank’s Authorized
     peningkatan Modal Dasar Bank dari semula             Capital from 16,000,000,000 shares with a
     sebanyak 16.000.000.000 lembar saham                 nominal value of Rp1,600,000,000,000 to
     dengan        nilai      nominal      sebesar        40,000,000,000 shares with a nominal value of
     Rp1.600.000.000.000       menjadi   sebanyak         Rp4,000,000,000,000. The amendment has
     40.000.000.000 lembar saham dengan nilai             been received and recorded by the Ministry of
     nominal     sebesar      Rp4.000.000.000.000.        Law and Human Rights of the Republic
     Perubahan tersebut telah diterima dan dicatat        Indonesia     in    its     Decision    Letter
     oleh Kementerian Hukum dan Hak Asasi                 No. AHU-0057224.AH.01.02. Tahun 2021
     Manusia Republik Indonesia masing-masing             dated October 15, 2021.
     melalui   Surat      Keputusan    No.   AHU-
     0057224.AH.01.02. Tahun 2021 tanggal
     15 Oktober 2021.

     Berdasarkan Akta Perubahan Modal Disetor             Based on the Notarial Deed of Amendment to
     No. 7 tanggal 27 Januari 2022 yang dibuat            Paid-in Capital No. 7 dated January 27, 2022 of
     dihadapan notaris Dharma Akhyuzi, S.H.               Dharma Akhyuzi, S.H. notary in Jakarta, the
     notaris di Jakarta, menyetujui modal disetor         Bank’s paid-in and issued capital is
     dan ditempatkan Bank menjadi sebanyak                21,730,256,442 shares with a nominal value of
     21.730.256.442 lembar saham dengan nilai             Rp2,173,025,644,200. The amendment has
     nominal Rp2.173.025.644.200. Perubahan               been received and recorded by the Ministry of
     tersebut telah diterima dan dicatat oleh             Law and Human Rights of the Republic
     Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia              Indonesia      in     its    Decision    Letter
     Republik Indonesia masing-masing melalui             No.AHU-AH.01.03-0073375                   dated
     Surat Keputusan No. AHU-AH.01.03-0073375             February 22, 2022.
     tanggal 22 Februari 2022.

     Pada tanggal 10 September 2021, Bank                 On September 10, 2021, the Bank received a
     menerima surat persetujuan Penyelenggaraan           letter of approval for Implementation of Digital
     Layanan Produk Digital oleh Bank Umum dari           Product Services by Commercial Banks from
     Otoritas Jasa Keuangan No. S-159/PB.333/             the Financial Services Authority by letter
     2021.                                                No. S-159/PB.333/2021.

     Pada tanggal 26 April 2022, Bank menerima            On April 26, 2022, the Bank received a letter of
     surat persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan        approval from the Financial Services Authority
     terkait rencana penutupan Kantor Cabang              regarding the plan to close the Bank’s
     Bank di Surabaya, Bandung, Solo, Pontianak,          Branches Offices in Surabaya, Bandung, Solo,
     Tangerang dan Pekan Baru dengan Surat                Pontianak, Tangerang and Pekan Baru by
     No. S-118/PB.12/2022 tanggal 2 Juni 2022.            Letter No. S-118/PB.12/2022 dated June 2,
                                                          2022.

     Pada tanggal 10 Mei 2022, Bank menerima              On May 10, 2022, the Bank received a letter of
     surat persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan        approval from the Financial Services Authority
     terkait rencana penutupan 6 Kantor Cabang            regarding the plan to close 6 Sub-Branch
     Pembantu dan 2 Kantor Kas di Jakarta dengan          Offices and 2 Cash Offices in Jakarta by Letter
     Surat     No.    S-58/PB.333/2022      tanggal       No. S-58/PB.333/2022 dated June 1, 2022.
     1 Juni 2022.

     Kantor Pusat Bank berlokasi di Menara Bank           Bank's Head Office is located at Menara Bank
     Mega Lantai 5-6 Jalan Kapten P. Tendean              Mega 5-6th floor Jalan Kapten P. Tendean
     No. 12-14A Jakarta Selatan 12790. Bank saat          No. 12-14A Jakarta Selatan 12790. The Bank
     ini mempunyai 2 Kantor Cabang di Jakarta.            currently has 2 Branch Offices in Jakarta.

     PT Mega Corpora adalah entitas induk dari            PT Mega Corpora is the parent entity of the
     Bank. Entitas induk terakhir Bank adalah             Bank. The ultimate holding entity of the Bank is
     PT CT Corpora.                                       PT CT Corpora.

                                                      9
Page 582
PT ALLO BANK INDONESIA TBK                                                    PT ALLO BANK INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                      NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan)                                                                                          (Continued)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir                                                             For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024                                             December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)              (In full of Rupiah, unless otherwise stated)


 1.b. Penawaran Umum Saham Bank                             1.b. Public Offering of the Bank’s Shares
      Pada tanggal 31 Juli 2015, Bank memperoleh                 On July 31, 2015, the Bank obtained the
      Surat Pernyataan Efektif dari Dewan                        Effective Statement Letter from Board of
      Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK)                    Commissioners of Financial Services Authority
      dengan suratnya No. S-346/D.04/2015 untuk                  (OJK) through its Letter No. S-346/D.04/2015
      melakukan penawaran umum saham perdana                     for the Bank’s initial public offering of
      sejumlah 800.000.000 lembar saham biasa                    800,000,000 common shares to the public with
      atas nama dan dengan nilai nominal Rp100                   a par value of Rp100 per share at an offering
      setiap lembar saham yang ditawarkan kepada                 price of Rp125 per share. Included in the
      masyarakat dengan harga penawaran Rp125                    number of initial public shares offered to the
      setiap saham. Termasuk didalam jumlah                      public are shares that have been allocated in
      saham umum perdana kepada masyarakat                       connection with Employee Stock Allocation
      adalah saham yang telah dialokasikan                       Program (ESA) of 1,270,000 shares based on
      sehubungan dengan Program Alokasi Saham                    the Director Decision Letter No. 024/SK-
      Karyawan sejumlah 1.270.000 lembar saham                   DIR/V/2015.
      berdasarkan     Surat   Keputusan   Direksi
      No. 024/SK-DIR/V/2015.

     Pada tanggal 12 Agustus 2015, seluruh saham                 These shares were listed on the Indonesian
     tersebut telah dicatat di Bursa Efek Indonesia.             Stock Exchange on August 12, 2015.

     Pada tanggal 14 Juli 2017, Bank memperoleh                  On July 14, 2017, the Bank obtained the
     Surat Pernyataan Efektif dari Dewan                         Effective Statement Letter from Board of
     Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK)                     Commissioners of Financial Services Authority
     dengan suratnya No. S-03820/BEI.PP3/07-                     (OJK) through its Letter No. S-03820/
     2017 untuk melakukan peningkatan modal                      BEI.PP3/07-2017 for non-right issue of
     tanpa melalui mekanisme Hak Memesan Efek                    365,000,000 common shares with a par value
     Terlebih Dahulu sejumlah 365.000.000 lembar                 of Rp100 per share at an offering price of
     saham biasa atas nama dan dengan nilai                      Rp100 per share.
     nominal Rp100 setiap lembar saham yang
     ditawarkan dengan harga penawaran Rp100
     setiap saham.

     Pada tanggal 22 Juni 2018, Bank memperoleh                  On June 22, 2018, the Bank obtained the
     Surat Pernyataan Efektif dari Dewan                         Effective Statement Letter from Board of
     Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK)                     Commissioners of Financial Services Authority
     dengan suratnya No. S-03564/BEI.PP3/06-                     (OJK) through its Letter No. S-03564/
     2018 untuk melakukan Hak Memesan Efek                       BEI.PP3/06-2018 for the Bank’s right issue
     Terlebih Dahulu sejumlah 169.431.795 lembar                 offering of 169,431,795 common shares to the
     saham biasa atas nama dan dengan nilai                      public with a par value of Rp100 per share at
     nominal Rp100 setiap lembar saham yang                      an offering price of Rp200 per share.
     ditawarkan kepada masyarakat dengan harga
     penawaran Rp200 setiap saham.

     Pada tanggal 30 Juni 2021, Bank memperoleh                  On June 30, 2021, the Bank obtained the
     Surat Pernyataan Efektif dari Dewan                         Effective Statement Letter from Board of
     Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK)                     Commissioners of Financial Services Authority
     dengan suratnya No. S-104/D.04/2021 untuk                   (OJK) through its Letter No. S-104/D.04/2021
     melakukan Hak Memesan Efek Terlebih                         for the Bank’s right issue offering of
     Dahulu sejumlah 7.498.501.776 lembar saham                  7,498,501,776 common shares to the public
     biasa atas nama dan dengan nilai nominal                    with a par value of Rp100 per share at an
     Rp100 setiap lembar saham yang ditawarkan                   offering price of Rp100 per share.
     kepada masyarakat dengan harga penawaran
     Rp100 setiap saham.




                                                       10
Page 583
PT ALLO BANK INDONESIA TBK                                                                 PT ALLO BANK INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                   NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan)                                                                                                       (Continued)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir                                                                          For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024                                                          December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)                           (In full of Rupiah, unless otherwise stated)


     Pada tanggal 30 Desember 2021, Bank                                  On December 30, 2021, the Bank obtained the
     memperoleh Surat Pernyataan Efektif dari                             Effective Statement Letter from Board of
     Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan                              Commissioners of Financial Services Authority
     (OJK) dengan suratnya No. S-245/D.04/2021                            (OJK) through its Letter No. S-245/D.04/2021
     untuk melakukan Hak Memesan Efek Terlebih                            for the Bank’s right issue offering of
     Dahulu sejumlah 10.047.322.871 lembar                                10,047,322,871 common shares to the public
     saham biasa atas nama dan dengan nilai                               with a par value of Rp100 per share at an
     nominal Rp100 setiap lembar saham yang                               offering price of Rp478 per share.
     ditawarkan kepada masyarakat dengan harga
     penawaran Rp478 setiap saham.
 1.c. Pembelian Kembali Saham                                        1.c. Repurchase of Shares
      Hingga tanggal 31 Desember 2025 Bank telah                          As of December 31, 2025, the Bank has
      melakukan pembelian kembali saham sebanyak                          repurchased 90,390,800 shares with a total
      90.390.800 lembar saham dengan harga                                acquisition cost of Rp121,441,674,905.
      perolehan sebesar Rp121.441.674.905.
     Bank hingga tahun yang berakhir pada tanggal                         As of December 31, 2025, the Bank has not
     31 Desember 2025 belum melepaskan kembali                            reissued the treasury shares; therefore, no
     saham treasuri sehingga tidak terdapat selisih                       difference between the acquisition cost and the
     harga perolehan dan harga pelepasan saham                            reissuance price of treasury shares has arisen
     treasuri (Catatan 24).                                               (Note 24).
 1.d. Dewan Komisaris, Direksi, Komite Audit,                        1.d. Board of Commissioners, Directors, Audit
      Komite      Pemantau   Risiko,    Komite                            Committee, Risk Monitoring Committee,
      Remunerasi dan Nominasi, Divisi Audit                               Remuneration and Nomination Committee,
      Internal dan Karyawan                                               Internal Audit Division and Employees
      Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024,                             As at December 31, 2025 and 2024, the Board
      anggota Dewan Komisaris, Direksi, Komite                            of Commissioners, Directors, Audit Committee,
      Audit, Komite Pemantau Risiko, Komite                               Risk Monitoring Committee, Remuneration and
      Remunerasi dan Nominasi adalah sebagai                              Nomination Committee are as follows:
      berikut:
                                             2025
                                               `                                2024
                                                                                  `
     Dewan Komisaris:                                                                                     Board of Commissioners:
     Komisaris Utama Independen              Aviliani                        Aviliani            Independent President Commissioner
     Komisaris Independen                  Rosmaya                         Rosmaya                        Independent Commissioner
     Komisaris                            Ali Gunawan                     Ali Gunawan                                  Commissioner

     Dewan Direksi:                                                                                              Board of Directors:
     Direktur Utama                   Ari Yanuanto Asah *)               Indra Utoyo**)                            President Director
     Direktur                                  --                      Ari Yanuanto Asah                                     Director
     Direktur                                  --                      Arief Tendeas***)                                     Director
     Direktur                         Ganda Raharja Rusli             Ganda Raharja Rusli                                    Director
     Direktur                           Sajal Bhatnagar                 Sajal Bhatnagar                                      Director

     Komite Audit:                                                                                                 Audit Committee:
     Ketua                                  Aviliani                        Aviliani                                         Head

     Anggota                        Siswandi Pujo Sasongko          Siswandi Pujo Sasongko                                   Member
     Anggota                              Lista Ima                       Lista Ima                                          Member

     Komite Pemantau Risiko:                                                                             Risk Monitoring Committee:
     Ketua                                 Rosmaya                         Rosmaya                                           Head

     Anggota                        Siswandi Pujo Sasongko          Siswandi Pujo Sasongko                                   Member
     Anggota                              Lista Ima                       Lista Ima                                          Member

     Komite Remunerasi                                                                                Remuneration and Nomination
     dan Nominasi:                                                                                                     Committee:
     Ketua                                   Aviliani                        Aviliani                                       Head
     Anggota                              Ali Gunawan                     Ali Gunawan                                     Member

     Anggota                        Netty Delima Simanjuntak        Netty Delima Simanjuntak                                 Member

      *)   Ari Yanuanto Asah diangkat sebagi Plt, Direktur                 *)    Ari Yanuanto Asah was appointed as Acting,
           Utama utama pada tanggal 11 Juli 2025 berdsarkan                      President Director on July 11, 2025, based on Decree
           Surat Keputusan Nomor SK:041/DIRAB/25.                                No. SK:041/DIRAB/25.

                                                               11
Page 584
PT ALLO BANK INDONESIA TBK                                                              PT ALLO BANK INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan)                                                                                                    (Continued)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir                                                                       For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024                                                       December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)                        (In full of Rupiah, unless otherwise stated)


      **) Indra Utoyo telah mengundurkan diri sebagai Direktur             **) Indra Utoyo has resigned as President Director, which
           Utama dimana hal tersebut telah disetujui dalam                     was approved at the Extraordinary General Meeting
           Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa yang                           of Shareholders held on October 9, 2025.
           diselenggarakan pada 9 Oktober 2025.
      ***) Arief Tendeas telah mengundurkan diri sebagai                   ***) Arief Tendeas has resigned as Director, which was
           Direktur dimana hal tersebut telah disetujui dalam                   approved at the Annual General Meeting of
           Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan yang                               Shareholders held on April 10, 2025.
           diselenggarakan pada 10 April 2025.

     Kepala Divisi Audit Internal Bank pada tanggal                        The Bank’s Internal Audit Division Head as of
     31 Desember 2025 dan 2024 adalah Plt.                                 December 31, 2025 and 2024 is acting
     Willyardo Halim Partahi Napitupulu dan Dani                           Willyardo Halim Partahi Napitupulu and Dani
     Bayu Angkat.                                                          Bayu Angkat.
     Sekretaris    Perusahaan  Bank     pada                               The Bank’s Corporate Secretary as at
     31 Desember 2025 dan 2024 adalah Stacey                               December 31, 2025 and 2024 is Stacey Aryadi
     Aryadi Suryoputro.                                                    Suryoputro.
     Personil manajemen kunci mencakup anggota                             Key management personnel includes members
     Dewan Komisaris dan Direksi, serta pejabat                            of the Board of Commissioners and Board of
     eksekutif yaitu pejabat yang bertanggung                              Directors, and executive officers who have
     jawab langsung kepada Direksi atau                                    direct responsibility to the Board of Directors or
     mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap                           have significant influences over policies and/or
     kebijakan dan/atau aktivitas operasional Bank.                        operational activities of the Bank.
     Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024                                As at December 31, 2025 and 2024, the Bank
     Bank memiliki masing-masing 548 dan 481                               has 548 and 481 employees (unaudited),
     karyawan (tidak diaudit).                                             respectively.

2.   Ikhtisar Kebijakan Akuntansi Material                            2.   Summary of Material Accounting Policies
     Kebijakan akuntansi utama yang diterapkan                             The principal accounting policies adopted in
     dalam penyusunan laporan keuangan Bank                                preparing the financial statements of the Bank
     adalah seperti dijabarkan di bawah ini:                               are set out below:
     Pernyataan Kepatuhan                                                  Statement of Compliance
     Laporan keuangan telah disusun dan disajikan                          The financial statements have been prepared
     sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan                              and presented in accordance with Indonesian
     Indonesia     (“SAK”),     yang    mencakup                           Financial Accounting Standards (“SAK”), which
     Pernyataan dan interpretasi yang diterbitkan                          comprise the Statements and Interpretations
     oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan                                 issued by the Financial Accounting Standards
     Ikatan Akuntan Indonesia (“DSAK”), serta                              Board of the Indonesian Institute of
     peraturan Pasar Modal yang berlaku antara                             Accountants (“DSAK”), as well as the
     lain Peraturan Otoritas Jasa Keuangan/Badan                           applicable Capital Market regulations, including
     Pengawas Pasar Modal dan Lembaga                                      Financial Services Authority/Capital Market and
     Keuangan (OJK/Bapepam-LK) No. VIII.G.7                                Financial Institution Supervisory Agency
     tentang     pedoman      penyajian   laporan                          (OJK/Bapepam-LK) Regulation No. VIII.G.7
     keuangan, keputusan Ketua Bapepam-LK                                  regarding guidelines for the presentation of
     No. KEP-347/BL/2012 tentang penyajian dan                             financial statements, and the Decree of the
     pengungkapan laporan keuangan emiten atau                             Chairman       of  Bapepam-LK       No.    KEP-
     perusahaan      public,    sepanjang    tidak                         347/BL/2012 concerning the presentation and
     bertentangan dengan suatu PSAK atau ISAK.                             disclosure of financial statements of issuers or
                                                                           public companies, insofar as they do not
                                                                           conflict with any PSAK or ISAK.
2.a. Dasar Penyusunan Laporan Keuangan                                2.a. Basis for       Preparation of Financial
                                                                           Statements
     Laporan keuangan disusun berdasarkan biaya                            The financial statements have been prepared
     perolehan, kecuali untuk aset keuangan yang                           under the historical cost convention, as
     diukur pada nilai wajar melalui penghasilan                           modified by financial assets at fair value

                                                                 12
Page 585
PT ALLO BANK INDONESIA TBK                                                PT ALLO BANK INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                  NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan)                                                                                      (Continued)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir                                                         For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024                                         December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)          (In full of Rupiah, unless otherwise stated)


     komprehensif lain dan seluruh instrumen aset            through other comprehensive income and
     keuangan yang diukur berdasarkan nilai wajar            financial assets and land and buildings
     dan aset tanah dan gedung yang diukur pada              measured at fair value. The financial
     nilai wajar. Laporan keuangan disusun                   statements have been prepared using the
     menggunakan basis akrual, kecuali untuk                 accrual basis except for the statement of cash
     laporan arus kas.                                       flow.
     Bank telah menyusun laporan keuangan                    The Bank has prepared the financial statement
     dengan dasar bahwa Bank akan terus                      on the basis that it will continue to operate as a
     mempertahankan kelangsungan usaha.                      going concern.
     Laporan     arus     kas  disusun     dengan            The statement of cash flows is prepared based
     menggunakan metode langsung dengan                      on the direct method by classifying cash flows
     mengelompokkan arus kas dalam aktivitas                 on the basis of operating, investing, and
     operasi, investasi dan pendanaan. Untuk                 financing activities. For purposes of the
     tujuan laporan arus kas, kas dan setara kas             statement of cash flows, cash and cash
     mencakup giro pada bank lain, giro pada Bank            equivalent consist of cash, current accounts
     Indonesia, penempatan pada Bank Indonesia               with other banks, current accounts with Bank
     dan pada bank lain dengan jangka waktu                  Indonesia, placement with Bank Indonesia and
     kurang dari 3 bulan.                                    other banks with a period of less than
                                                             3 months.
     Pos-pos dalam Penghasilan Komprehensif                  The items under Other Comprehensive Income
     Lainnya disajikan terpisah antara akun-akun             (OCI) are presented separately between items
     yang akan direklasifikasikan ke laba rugi dan           to be reclassified to profit or loss and those
     akun-akun yang tidak akan direklasifikasikan            items not to be reclassified to profit or loss.
     ke laba rugi.
     Dalam penyusunan laporan keuangan sesuai               The preparation of financial statements in
     dengan Standar Akuntansi Keuangan di                   conformity with Financial Accounting Standards
     Indonesia, dibutuhkan estimasi dan asumsi              in Indonesia requires the use of estimates and
     yang mempengaruhi:                                     assumptions that affect:
     • Nilai aset dan liabilitas dilaporkan, dan          • • The reported amounts of assets and
         pengungkapan atas aset dan liabilitas                   liabilities and disclosure of contingent
         kontinjensi   pada    tanggal    laporan                assets and liabilities at the date of the
         keuangan,                                               financial statements,
     • Jumlah pendapatan dan beban selama                   • The reported amounts of revenues and
         periode pelaporan.                                      expenses during the reporting period.
     Walaupun estimasi ini dibuat berdasarkan                Although these estimates are based on
     pengetahuan terbaik manajemen atas kejadian             management’s best knowledge of current
     dan tindakan saat ini, hasil yang timbul                events and activities, actual results may differ
     mungkin berbeda dengan jumlah yang                      from those estimates.
     diestimasi semula.
     Estimasi-estimasi dan asumsi-asumsi yang                Estimates and underlying assumptions are
     digunakan ditelaah secara berkesinambungan.             reviewed on an ongoing basis. Revisions to
     Revisi atas estimasi akuntansi diakui pada              accounting estimates are recognized in the
     periode dimana estimasi tersebut direvisi dan           period in which the estimate is revised and in
     periode yang akan datang yang dipengaruhi               any future periods affected.
     oleh revisi estimasi tersebut.
     Secara khusus, informasi mengenai hal-hal               In particular, information about significant areas
     penting yang terkait dengan ketidakpastian              of estimation uncertainty and critical judgments
     estimasi dan pertimbangan-pertimbangan                  in applying accounting policies that have
     penting dalam penerapan kebijakan akuntansi             significant effect on the amount recognized in
     yang memiliki dampak yang signifikan                    the financial statements are described in
     terhadap jumlah yang diakui dalam laporan               Note 3.
     keuangan dijelaskan di Catatan 3.

                                                     13
Page 586
PT ALLO BANK INDONESIA TBK                                                    PT ALLO BANK INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                      NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan)                                                                                          (Continued)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir                                                             For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024                                             December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)              (In full of Rupiah, unless otherwise stated)


     Mata uang penyajian yang digunakan pada                     The presentation currency used in the financial
     laporan keuangan adalah Rupiah, yang                        statements is Indonesian Rupiah, which is the
     merupakan mata uang fungsional Bank.                        functional currency of the Bank.
     Standar Baru dan Amendemen atas                             New Accounting Standard and Amendment
     Standar yang Berlaku Efektif pada Tahun                     to Standards which have been Effective in
     Berjalan                                                    the Current Year
     Standar baru dan amendemen atas standar                     New Standard and amendment to standards
     yang berlaku efektif untuk periode yang dimulai             which effective for periods beginning on or
     pada atau setelah 1 Januari 2025, dengan                    after January 1, 2025, with early adoption is
     penerapan dini diperkenankan yaitu:                         permitted are as follows:
     • PSAK 117: Kontrak Asuransi;                               • PSAK 117: Insurance Contract;
     • Amendemen PSAK 117: Kontrak Asuransi                      • Amendments          PSAK   117:   Insurance
         tentang Penerapan Awal PSAK 117 dan                         Contract regarding Initial Application of
         PSAK 109 – Informasi Komparatif;                            PSAK 117 and PSAK 109 – Comparative
                                                                     Information;
     •   Amendemen     PSAK     221: Pengaruh                    • Amendments          PSAK    221:    Foreign
         Perubahan Kurs Valuta Asing tentang                         Exchange Rate regarding Lack of
         Kekurangan Ketertukaran;                                    Exchangeability;
    Beberapa PSAK juga diamendemen yang                      •   Several PSAKs were also amended which
    merupakan amendemen konsekuensial karena                     were consequential amendments due to the
    berlakunya PSAK 117: Kontrak Asuransi, yaitu:                enactment of PSAK 117: Insurance Contracts,
    • PSAK 103: Kombinasi Bisnis                                 as follows:
    • PSAK 105: Aset Tidak Lancar yang                           • PSAK 103: Business Combinations
         Dikuasai untuk Dijual dan Operasi yang                  • PSAK 105: Non-Current Assets Held for
         Dihentikan                                                  Sale and Discontinued Operations
    • PSAK107:          Instrumen    Keuangan:                   • PSAK          107:   Financial    Instruments:
         Pengungkapan                                                Disclosures
    • PSAK109: Instrumen Keuangan                                • PSAK 109: Financial Instruments
    • PSAK 115: Pendapatan dari Kontrak                          • PSAK 115: Income from Contracts with
         dengan Pelanggan                                            Customers
    • PSAK 201: Penyajian Laporan Keuangan                       • PSAK 201: Presentation of Financial
                                                                     Statements
     •   PSAK 207: Laporan Arus Kas                              • PSAK 207: Statement of Cash Flows
     •   PSAK 216: Aset Tetap                                    • PSAK 216: Fixed Assets
     •   PSAK 219: Imbalan Kerja                                 • PSAK 219: Employee Benefits
     •   PSAK 228: Investasi pada Entitas Asosiasi               • PSAK 228: Investment in Associated
         dan Ventura Bersama                                         Entities and Joint Ventures
     •   PSAK 232: Instrumen Keuangan Penyajian                  • PSAK          232:    Financial    Instruments
                                                                     Presentation.
     •   PSAK 236: Penurunan Nilai Aset                          • PSAK 236 Impairment of Asset
     •   PSAK 237: Provisi, Liabilitas Kontijensi                • PSAK          237:   Provisions,    Contingent
         dan Aset Kontijensi                                         Liabilities and Contingent Assets
     •   PSAK 238: Aset Takberwujud                              • PSAK 238: Intangible Assets
     •   PSAK 240: Properti Investasi                            • PSAK 240: Investment Property
     Implementasi amendemen standar tersebut                     The implementation of the above amendment
     tidak memiliki dampak yang material terhadap                to standards had no material on the amounts
     jumlah yang dilaporkan di periode berjalan                  reported for the current period or prior financial
     atau tahun sebelumnya.                                      year.
2.b. Transaksi dengan Pihak Berelasi                        2.b. Transactions with Related Parties
     Dalam     menjalankan   usahanya,    Bank                   In the normal course of its business, the Bank
     melakukan transaksi dengan pihak-pihak                      enters into transactions with related parties
     berelasi seperti yang didefinisikan dalam                   which are defined under PSAK 224 regarding
     PSAK 224 tentang “Pengungkapan Pihak-                       “Related Party Disclosures”.
     pihak Berelasi”.

                                                       14
Page 587
PT ALLO BANK INDONESIA TBK                                                  PT ALLO BANK INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                    NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan)                                                                                        (Continued)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir                                                           For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024                                           December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)            (In full of Rupiah, unless otherwise stated)


     Pihak berelasi adalah orang atau entitas yang              A related party is a person or entity that is
     terkait dengan Bank:                                       related to the Bank:
     a. Orang atau anggota keluarga terdekat                    a. A person or a close member of the
         mempunyai relasi dengan entitas pelapor                    person’s family is related to the Bank if that
         jika orang tersebut:                                       person:
          i.   Memiliki       pengendalian    atau           iv.     i.   Has control or joint control over the
               pengendalian bersama atas Bank;                            Bank;
          ii. Memiliki pengaruh signifikan atas                      ii. Has significant influence over the
               Bank; atau                                                 Bank; or
          iii. Personil manajemen kunci Bank atau                    iii. Is a member of the key management
               entitas induk Bank.                                        personnel of the Bank or of a parent
                                                                          of the Bank.
     b. Suatu entitas berelasi dengan Bank jika                 b. An entity is related to the Bank if any of the
        memenuhi salah satu hal berikut:                            following conditions applies:
        i.    Entitas dan entitas pelapor adalah                     i.   The entity and the reporting entity are
              anggota dari kelompok usaha yang                            members of the same group (which
              sama (artinya entitas induk, entitas                        means that each parent, subsidiary,
              anak, dan sesama entitas anak saling                        and fellow subsidiaries are related to
              berelasi     dengan      entitas   anak                     each others);
              lainnya);
        ii. Satu entitas adalah entitas asosiasi                   ii.    One entity is an associate or joint
              atau ventura bersama dari entitas lain                      venture of the other entity (or an
              (atau      entitas    asosiasi     atau                     associate or joint venture of a
              ventura bersama yang merupakan                              member of a group of which the other
              anggota suatu kelompok usaha,                               entity is a member);
              dimana entitas lain tersebut adalah
              anggotanya);
        iii. Kedua entitas tersebut adalah                         iii.   Both entities are joint ventures of the
              ventura bersama dari pihak ketiga                           same third party;
              yang sama;
        iv. Satu entitas adalah ventura bersama                    iv.    One entity is a joint venture of a third
              dari entitas ketiga dan entitas yang                        entity and the other entity is an
              lain adalah entitas asosiasi dari                           associate of the third entity;
              entitas ketiga;
        v. Entitas        tersebut    adalah    suatu              v.     The entity is a post-employment
              program imbalan pascakerja untuk                            benefit plan for the benefit of
              imbalan kerja dari salah satu entitas                       employees of either the reporting
              pelapor atau entitas yang terkait                           entity, or an entity related to the
              dengan entitas pelapor. Jika entitas                        reporting entity. If the reporting entity
              pelapor      adalah     entitas    yang                     in itself such a plan, the sponsoring
              menyelenggarakan program tersebut,                          employers are also related to the
              maka entitas sponsor juga berelasi                          reporting entity;
              dengan entitas pelapor;
        vi. Entitas yang dikendalikan atau                         vi.   The entity is controlled or jointly
              dikendalikan bersama oleh orang                            controlled by a person identified in
              yang diidentifikasi dalam huruf (a);                       (a);
        vii. Orang yang diidentifikasi dalam huruf                 vii. A person identified in (a) (i) has
              (a) (i) memiliki pengaruh signifikan                       significant influence over the entity or
              atas entitas atau merupakan personil                       is a member of the key management
              manajemen kunci entitas (atau                              personnel of the entity (or a parent of
              entitas induk dari entitas); atau                          the entity); or
        viii. Entitas atau anggota dari kelompok di                viii. The entity or any members of a group
              mana entitas merupakan bagian dari                         of which it is a part, provides key
              kelompok tersebut, menyediakan jasa                        management personnel service to the
              personil manajemen kunci kepada                            reporting entity or to the parent of the
              entitas pelapor atau kepada entitas                        reporting entity.
              induk dari entitas pelapor.

                                                        15
Page 588
PT ALLO BANK INDONESIA TBK                                                                                          PT ALLO BANK INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                                            NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan)                                                                                                                                (Continued)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir                                                                                                   For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024                                                                                   December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)                                                    (In full of Rupiah, unless otherwise stated)


     Transaksi dengan pihak berelasi dilakukan                                                       Transactions with related parties are made on
     berdasarkan persyaratan yang disetujui oleh                                                     terms agreed by both parties, where such
     kedua belah pihak, dimana persyaratan                                                           requirements may not be the same as other
     tersebut mungkin tidak sama dengan transaksi                                                    transactions undertaken with third parties.
     lain yang dilakukan dengan pihak-pihak yang                                                     Material transactions and balances with
     tidak berelasi. Seluruh transaksi dan saldo                                                     related parties are disclosed in the notes to the
     yang material dengan pihak-pihak berelasi                                                       financial statements and the relevant details
     diungkapkan dalam catatan atas laporan                                                          have been presented in Note 37 of the
     keuangan yang relevan dan rinciannya telah                                                      financial statements.
     disajikan dalam Catatan 37 atas laporan
     keuangan.

2.c. Aset dan Liabilitas Keuangan                                                          2.c. Financial Assets and Liabilities
     Aset keuangan dan liabilitas keuangan Bank                                                 The Bank’s financial assets and liabilities
     terdiri atas:                                                                              mainly consist of:

                                                                                                               Golongan
                               Kategori yang berdasarkan PSAK 109/                                      (ditentukan oleh Bank)/                        Subgolongan/
                                   Category based on PSAK 109                                                    Class                                  Subclasses
                                                                                                     (as determined by the Bank)

                                                                                                 Kas/Cash
                                                                                                 Giro pada Bank Indonesia/Current accounts with Bank Indonesia
                                                                                                 Giro pada bank lain/Current accounts with other banks
                                                                                                 Penempatan pada Bank Indonesia dan bank lain/Placements with Bank
                                                                                                 Indonesia and other banks


                                        Aset keuangan pada biaya perolehan diamortisasi/         Efek-efek yang dibeli dengan janji dijual kembali/Securities purchased under
                                        Financial assets at amortized cost                       resale agreement

     Aset keuangan/                                                                              Kredit yang diberikan/Loans
     Financial assets
                                                                                                 Pendapatan bunga yang masih akan diterima/Interest Receivables


                                                                                                 Aset lain-lain/Other Assets              Uang jaminan/Security deposits

                                                                                                                                          Obligasi Pemerintah/ Government Bonds
                                        Aset keuangan pada nilai wajar melalui penghasilan
                                        komprehensif lain/                                                                                Sekuritas Rupiah Bank Indonesia/
                                                                                                 Efek-efek/Marketable securities
                                        Financial assets at fair value through other                                                      Bank Indonesia Rupiah Securities
                                        comprehensive income
                                                                                                                                          Sukuk Pemerintah/Government Sukuk
                                                                                                 Simpanan nasabah/Deposits from customers
                                                                                                 Simpanan dari bank lain/Deposits from other banks

                                        Liabilitas keuangan yang diukur dengan biaya             Efek-efek yang dijual dengan janji dibeli kembali/Securities sold under
     Liabilitas keuangan/                                                                        repurchased agreement
                                        perolehan diamortisasi/
     Financial liabilities
                                        Financial liabilities at amortized cost
                                                                                                 Bunga yang masih harus dibayar/Accrued interests
                                                                                                                                          Beban yang masih harus dibayar/
                                                                                                 Liabilitas lain-lain/Other liabilities
                                                                                                                                          Accrual expenses
     Rekening Administratif/
                                        Fasilitas kredit kepada nasabah yang belum digunakan/Unused loans facilities to debtors
     Off Balance Sheet


    (i)     Klasifikasi                                                                              (i) Classification
            Bank        mengklasifikasikan         aset                                                  The Bank classifies its financial assets
            keuangannya       berdasarkan      kategori                                                  according to the following categories at
            sebagai berikut pada saat pengakuan                                                          initial recognition:
            awal:
            •    Aset keuangan yang diukur pada nilai                                        •               •        Financial assets measured at fair
                 wajar melalui laba rugi;                                                                             value through profit or loss;
            •    Aset keuangan yang diukur pada nilai                                                        •        Financial assets measured at fair
                 wajar       melalui      penghasilan                                                                 value through other comprehensive
                 komprehensif lain;                                                                                   income;
            •    Aset keuangan yang diukur pada                                                              •        Financial   assets      measured at
                 biaya perolehan diamortisasi.                                                                        amortized cost.



                                                                                    16
Page 589
PT ALLO BANK INDONESIA TBK                                                PT ALLO BANK INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                  NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan)                                                                                      (Continued)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir                                                         For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024                                         December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)          (In full of Rupiah, unless otherwise stated)


         Bank melakukan pengujian karakteristik                 The Bank assess the contractual cash flow
         arus kas kontraktual dari aset keuangan                characteristics of financial assets to
         yang     dikelola     untuk    mengetahui              determine      the     characteristics    of
         karakteristik arus kas kontraktual berasal             contractual cash flows only from the
         hanya dari pembayaran pokok dan bunga                  payment of principal and interest from the
         dari jumlah pokok terutang (Solely                     outstanding principal (Solely Payment of
         Payment of Principal and Interest atau                 Principal and Interest or Pass SPPI) that is
         Pass SPPI) yang konsisten dengan                       consistent with basic lending agreement.
         pengaturan      pinjaman    dasar   (Basic
         Lending Agreement).
         Dalam   melakukan       penilaian,   Bank              In making the assessment, the Bank
         mempertimbangkan:                                      considers:
         •   Imbalan untuk nilai waktu dari uang;               •   The time value of money element of
                                                                    interest;
         •    Leverage;                                         •   Leverage;
         •    Variabilitas pada waktu dan jumlah                •   Variability in timing or amount of cash
              arus kas;                                             flows;
         •    Instrumen     yang  terkait  secara               •   Contractually linked instruments;
              kontraktual;
         •    Pembayaran dipercepat; dan                        •    Early repayment; and
         •    Ketentuan kontrak tidak sah dan de                •    Non-genuine    features      and    de
              minimis.                                               minimis.
         Aset keuangan diukur pada biaya                        Financial assets are measured at
         perolehan diamortisasi jika memenuhi                   amortized cost if they meet the following
         kondisi sebagai berikut:                               conditions:
         •    Aset keuangan dikelola dalam model           •    •   Financial assets are managed in a
              bisnis yang bertujuan untuk memiliki                  business model that aims to have
              aset    keuangan     dalam    rangka                  financial assets in order to collect
              mendapatkan arus kas kontraktual;                     contractual cash flow; and
              dan
         •    Persyaratan kontraktual dari aset                 •    The contractual terms of the financial
              keuangan tersebut memberikan hak                       asset provide rights on a certain date
              pada tanggal tertentu atas arus kas                    for cash flow obtained solely from
              yang     diperoleh     semata    dari                  payment of principal and interest
              pembayaran pokok dan bunga (SPPI)                      (SPPI) on the principal amount
              dari jumlah pokok terutang.                            outstanding.
         Aset keuangan diukur pada nilai wajar                  Financial assets are measured at fair
         melalui penghasilan komprehensif lain                  value through other comprehensive
         (FVTOCI) jika memenuhi kondisi sebagai                 income (FVTOCI) if they meet the
         berikut:                                               following conditions:
         •    Aset keuangan dikelola dalam model           •    •    Financial assets are managed in a
              bisnis   yang     bertujuan   untuk                    business model that aims to collect
              mendapatkan arus kas kontraktual                       contractual cash flow and sell
              dan menjual aset keuangan; dan                         financial assets; and
         •    Persyaratan kontraktual dari aset                 •    The contractual requirements of the
              keuangan tersebut memenuhi kriteria                    financial assets meet the SPPI
              SPPI.                                                  criteria.
         Pada saat pengakuan awal, Bank dapat                   At initial recognition, the Bank may make
         membuat pilihan yang tidak dapat                       an irrevocable choice to present equity
         dibatalkan untuk menyajikan instrumen                  instruments that are not held for trading at
         ekuitas yang bukan dimiliki untuk                      fair value through other comprehensive
         diperdagangkan pada nilai wajar melalui                income.
         penghasilan komprehensif lain.

                                                      17
Page 590
PT ALLO BANK INDONESIA TBK                                                  PT ALLO BANK INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                    NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan)                                                                                        (Continued)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir                                                           For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024                                           December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)            (In full of Rupiah, unless otherwise stated)


         Aset keuangan lainnya yang tidak                         Other financial assets that do not meet the
         memenuhi           persyaratan         untuk             requirements to be classified as financial
         diklasifikasikan sebagai aset keuangan                   assets measured at amortized cost or fair
         diukur pada biaya perolehan diamortisasi                 value through other comprehensive
         atau nilai wajar melalui penghasilan                     income, are classified as measured at fair
         komprehensif lain, diklasifikasikan sebagai              value through profit or loss.
         diukur pada nilai wajar melalui laba rugi.

         Saat pengakuan awal, Bank dapat                          At initial recognition, the Bank can make an
         membuat penetapan yang tidak dapat                       irrevocable determination to measure
         dibatalkan untuk mengukur aset yang                      assets that meet the requirements to be
         memenuhi persyaratan untuk diukur pada                   measured at amortized cost or fair value
         biaya perolehan diamortisasi atau nilai                  through other comprehensive income at
         wajar melalui penghasilan komprehensif                   fair value through profit or loss, if the
         lain pada nilai wajar melalui laba rugi,                 determination eliminates or significantly
         apabila penetapan tersebut mengeliminasi                 reduces the measurement or recognition
         atau    secara   signifikan  mengurangi                  inconsistencies (sometimes referred to as
         inkonsistensi pengukuran atau pengakuan                  "accounting mismatch").
         (kadang disebut sebagai ”accounting
         mismatch”).

         Penilaian model bisnis                                   Evaluation of business models
         Model bisnis ditentukan pada level yang                  The business model is determined at a
         mencerminkan bagaimana kelompok aset                     level that reflects how Bank’s financial
         keuangan dikelola bersama-sama untuk                     assets are managed together to achieve
         mencapai tujuan bisnis tertentu.                         certain business objectives.

         Penilaian model bisnis dilakukan dengan                  The evaluation of the business model is
         mempertimbangkan, tetapi tidak terbatas                  carried out by considering, but not limited
         pada, hal-hal berikut:                                   to, the following:
         •    Bagaimana kinerja dari model bisnis            •    •      How the performance of the
              dan aset keuangan yang dimiliki                           business model and financial assets
              dalam model bisnis dievaluasi dan                         held in the business model are
              dilaporkan        kepada      personil                    evaluated and reported to the Bank's
              manajemen kunci Bank;                                     key management personnel;
         •    Apakah risiko yang memengaruhi                      •     What risks affect the performance of
              kinerja dari model bisnis (termasuk                       the    business     model   (including
              aset keuangan yang dimiliki dalam                         financial assets held in the business
              model     bisnis)    dan    khususnya                     model) and specifically how the
              bagaimana cara aset keuangan                              financial assets are managed; and
              tersebut dikelola; dan
         •    Bagaimana         penilaian    kinerja              •    How to evaluate the performance of
              pengelola aset keuangan (sebagai                         managers of financial assets (for
              contoh, apakah penilaian kinerja                         example,     whether     performance
              berdasarkan nilai wajar dari aset                        appraisals are based on the fair value
              yang dikelola atau arus kas                              of the assets being managed or the
              kontraktual yang diperoleh).                             contractual cash flows obtained).

         Aset keuangan yang dimiliki untuk                        Financial assets held for trading or
         diperdagangkan    atau     dikelola    dan               managed     and    which    performance
         penilaian kinerjanya berdasarkan nilai                   appraisals based on fair value are
         wajar diukur pada nilai wajar melalui laba               measured at fair value through profit or
         rugi.                                                    loss.




                                                        18
Page 591
PT ALLO BANK INDONESIA TBK                                                      PT ALLO BANK INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                        NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan)                                                                                            (Continued)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir                                                               For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024                                               December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)                (In full of Rupiah, unless otherwise stated)


         Derivatif   juga   dikategorikan   dalam                     Derivatives are also categorized under this
         kelompok ini, kecuali derivatif yang                         classification, unless they are designated
         ditetapkan sebagai instrumen lindung nilai                   as effective hedging instruments.
         efektif.
         Penilaian      mengenai       arus     kas                   Evaluation of contractual cash flows
         kontraktual yang diperoleh semata dari                       obtained solely from payment of
         pembayaran pokok dan bunga                                   principal and interest
         Untuk tujuan penilaian ini, pokok                            For the purpose of this valuation, principal
         didefinisikan sebagai nilai wajar dari aset                  is defined as the fair value of financial
         keuangan pada saat pengakuan awal.                           assets at initial recognition. Interest is
         Bunga didefinisikan sebagai imbalan untuk                    defined as compensation for the time value
         nilai waktu atas uang dan risiko kredit                      of money and credit risk in relation to the
         terkait jumlah pokok terutang pada periode                   principal amount owed over a certain
         waktu tertentu dan juga risiko dan biaya                     period of time and also the risk and
         peminjaman standar, dan juga marjin laba.                    standard borrowing costs, as well as profit
                                                                      margins.
         Penilaian mengenai arus kas kontraktual                      An assessment of contractual cash flows
         yang diperoleh semata dari pembayaran                        obtained solely from principal and interest
         pokok dan bunga dilakukan dengan                             payments is made by considering
         mempertimbangkan                persyaratan                  contractual terms, including whether
         kontraktual,    termasuk     apakah    aset                  financial assets contain contractual terms
         keuangan       mengandung       persyaratan                  that can change the timing or amount of
         kontraktual yang dapat mengubah waktu                        contractual cash flows. In assessing, the
         atau jumlah arus kas kontraktual. Dalam                      Bank considers:
         melakukan            penilaian,       Bank
         mempertimbangkan:
         •    Peristiwa kontinjensi yang akan                    •    •    Contingency events that will change
              mengubah waktu atau jumlah arus                              the timing or amount of contractual
              kas kontraktual;                                             cash flow;
         •    Fitur leverage;                                         •    Leverage feature;
         •    Persyaratan pembayaran di muka                          •    Terms of advance payment and
              dan perpanjangan kontraktual;                                contractual extension;
         •    Persyaratan mengenai klaim yang                         •    Requirements      regarding   limited
              terbatas atas arus kas yang berasal                          claims for cash flows from specific
              dari aset spesifik; dan                                      assets; and
         •    Fitur yang dapat mengubah nilai                         •    Features that can change the time
              waktu dari elemen uang.                                      value of the money element.
         Liabilitas keuangan diklasifikasikan ke                      Financial liabilities are classified into the
         dalam kategori sebagai berikut pada saat                     following categories at initial recognition:
         pengakuan awal:
         •    Liabilitas keuangan yang diukur pada           •        •   Financial liabilities at fair value through
              nilai wajar melalui laba rugi, yang                         profit or loss, which comprise two (2)
              terdiri dari dua (2) subklasifikasi,                        sub-classifications:        (i)    financial
              yaitu: (i) liabilitas keuangan yang                         liabilities designated at fair value
              ditetapkan untuk diukur pada nilai                          through profit or loss upon initial
              wajar melalui laba rugi pada saat                           recognition, and (ii) financial liabilities
              pengakuan awal, dan (ii) liabilitas                         classified as held for trading.
              keuangan       yang    diklasifikasikan
              sebagai diperdagangkan.                                 •   Other      financial   liabilities,  which
         •    Liabilitas keuangan lainnya, yaitu                          represent financial liabilities that are
              liabilitas   keuangan    yang     tidak                     neither classified as held for trading
              diklasifikasi sebagai diperdagangkan                        nor designated at fair value through
              dan tidak ditetapkan untuk diukur                           profit or loss upon initial recognition.
              pada nilai wajar melalui laba rugi
              pada saat pengakuan awal.

                                                        19
Page 592
PT ALLO BANK INDONESIA TBK                                                    PT ALLO BANK INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                      NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan)                                                                                          (Continued)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir                                                             For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024                                             December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)              (In full of Rupiah, unless otherwise stated)


    (ii) Pengakuan                                               (ii) Recognition
         Bank pada awalnya mengakui kredit yang                       The Bank initially recognizes loans and
         diberikan serta simpanan pada tanggal                        deposits on the date of origination. Regular
         perolehan. Pembelian dan penjualan aset                      way purchases and sales of financial
         keuangan yang lazim (reguler) diakui pada                    assets are recognized on the trade date at
         tanggal perdagangan dimana Bank                              which the Bank commits to purchase or sell
         memiliki komitmen untuk membeli atau                         the asset. All other financial assets and
         menjual aset tersebut. Semua aset dan                        liabilities are initially recognized on the
         liabilitas keuangan lainnya pada awalnya                     trade date at which the Bank becomes a
         diakui pada tanggal perdagangan dimana                       party to the contractual provisions of the
         Bank menjadi suatu pihak dalam                               instruments.
         ketentuan kontraktual instrumen tersebut.

         Pada saat pengakuan awal, aset atau                         A financial asset or liability is initially
         liabilitas keuangan diukur pada nilai wajar                 measured at fair value plus (for an item not
         ditambah (untuk item yang tidak diukur                      valued at fair value through profit and loss
         pada nilai wajar melalui laba rugi setelah                  at initial recognition) transaction costs
         pengakuan awal) biaya transaksi yang                        subsequently measured at fair value that
         dapat diatribusikan secara langsung atas                    are directly attributable to the acquisition of
         perolehan aset keuangan atau penerbitan                     financial assets or issuance of financial
         liabilitas keuangan. Pengukuran aset dan                    liabilities. The subsequent measurement of
         liabilitas keuangan setelah pengakuan                       assets and liabilities depends on their
         awal tergantung pada klasifikasi aset dan                   classifications.
         liabilitas keuangan tersebut.

         Biaya transaksi hanya meliputi biaya-                       Transaction costs include only those costs
         biaya yang dapat diatribusikan secara                       that are directly attributable to the
         langsung untuk perolehan suatu aset                         acquisition of a financial asset or issue of a
         keuangan atau penerbitan suatu liabilitas                   financial liability and are incremental costs
         keuangan     dan     merupakan     biaya                    that would not have been incurred if the
         tambahan yang tidak akan terjadi apabila                    instrument had not been acquired or
         instrumen keuangan tersebut tidak                           issued. In the case of financial assets,
         diperoleh atau diterbitkan. Untuk aset                      transaction costs are added to the amount
         keuangan, biaya transaksi ditambahkan                       recognized initially, while for financial
         pada jumlah yang diakui pada awal                           liabilities, transaction costs are deducted
         pengakuan     aset,   sedangkan    untuk                    from the amount of debt recognized
         liabilitas keuangan, biaya transaksi                        initially.
         dikurangkan dari jumlah utang yang diakui
         pada awal pengakuan liabilitas.

         Biaya transaksi tersebut diamortisasi                       Such transaction costs are amortized over
         selama umur instrumen berdasarkan                           the terms of the instruments based on the
         metode suku bunga efektif dan dicatat                       effective interest method and are recorded
         sebagai bagian dari pendapatan bunga                        as part of interest income for transaction
         untuk biaya transaksi sehubungan dengan                     costs related to financial assets or interest
         aset keuangan atau sebagai bagian dari                      expense for transaction costs related to
         beban bunga untuk biaya transaksi                           financial liabilities.
         sehubungan dengan liabilitas keuangan.

          Liabilitas keuangan pada awalnya diukur                    Financial liabilities are initially measured at:
          pada:
         (i) Liabilitas keuangan yang diukur pada                   (i) Financial liabilities at fair value through
              nilai wajar melalui laba rugi                             profit or loss
              Kategori       ini       terdiri       dari               This category consists of two sub
              dua         subkategori:         liabilitas               categories: financial liabilities classified
              keuangan diklasifikasikan sebagai                         as trading and financial liabilities which
              diperdagangkan         dan       liabilitas               at initial recognition were designated at

                                                            20
Page 593
PT ALLO BANK INDONESIA TBK                                               PT ALLO BANK INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan)                                                                                     (Continued)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir                                                        For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024                                        December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)         (In full of Rupiah, unless otherwise stated)


             keuangan yang pada saat pengakuan                     fair value through profit or loss.
             awal telah ditetapkan diukur pada nilai
             wajar melalui laba rugi.

         (ii) Liabilitas keuangan yang diukur                  (ii) Financial liabilities at amortized cost,
              dengan biaya perolehan diamortisasi,                  except:
              kecuali:
              a. Liabilitas keuangan yang diukur                   a. Financial liabilities at fair value
                  pada nilai wajar melalui laba rugi.                 through profit or loss.
              b. Liabilitas      keuangan        yang              b. Financial liabilities that arise when
                  timbul ketika pengalihan aset                       a transfer of a financial asset does
                  keuangan tidak memenuhi syarat                      not qualify for derecognition or
                  penghentian      pengakuan      atau                when the continuing involvement
                  ketika pendekatan keterlibatan                      approach is applied.
                  berkelanjutan diterapkan.
              c. Kontrak jaminan keuangan.                         c. Financial guarantee contracts.
              d. Komitmen dengan suku bunga di                     d. Commitment to provide loans at
                  bawah pasar.                                        below market interest rates.

             Imbalan kontinjensi yang diakui oleh                  Contingent consideration recognized
             pihak pengakuisisi dalam kombinasi                    by the acquirer in the business
             bisnis.                                               combination.

         (iii) Pengukuran setelah pengakuan awal               (iii) Subsequent Measurement
               Setelah pengakuan awal, Bank                          After initial recognition, the Bank
               mengukur aset keuangan, sesuai                        measures financial assets, according
               dengan klasifikasi aset keuangan                      to the classification of financial assets
               pada:                                                 at:
               a. Biaya perolehan diamortisasi.                      a. Amortized cost.
               b. Nilai wajar melalui penghasilan                    b. Fair      value     through      other
                   komprehensif lain.                                     comprehensive income.
               c. Nilai wajar melalui laba rugi.                     c. Fair value through profit or loss.

         a. Aset     keuangan      pada      biaya             a. Financial assets at amortized cost
            perolehan diamortisasi
            Aset keuangan pada biaya perolehan                     Financial assets at amortized cost are
            diamortisasi      diukur       dengan                  measured by adding up the financial
            menjumlahkan aset keuangan yang                        assets measured at initial recognition
            diukur saat pengakuan awal dikurangi                   minus principal payments, added or
            pembayaran pokok, ditambah atau                        reduced by cumulative amortization
            dikurangi dengan amortisasi kumulatif                  using the effective interest method
            menggunakan metode bunga efektif                       calculated from the difference between
            yang dihitung dari selisih antara nilai                the initial value and the maturity value
            awal dan nilai jatuh temponya dan                      and adjusted for the allowance for
            disesuaikan    dengan       penyisihan                 losses.
            kerugiannya.

            Keuntungan atau kerugian akibat                        Gains or losses due to fluctuations in
            fluktuasi nilai wajar tidak diakui untuk               fair value are not recognized for the
            aset keuangan pada biaya perolehan                     financial assets at amortized cost.
            diamortisasi.

            Pendapatan         bunga        dihitung               Interest income is calculated using the
            menggunakan metode bunga efektif                       effective interest method by applying
            yaitu dengan menerapkan suku bunga                     an effective interest rate to the gross
            efektif atas jumlah tercatat bruto aset                carrying amount of financial assets,
            keuangan, kecuali untuk:                               except for:

                                                         21
Page 594
PT ALLO BANK INDONESIA TBK                                               PT ALLO BANK INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan)                                                                                     (Continued)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir                                                        For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024                                        December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)         (In full of Rupiah, unless otherwise stated)


            • Aset keuangan yang dibeli atau                       • Financial assets purchased or
              yang berasal dari aset keuangan                        originating from financial assets
              memburuk. Untuk aset keuangan                          deteriorate. For these financial
              tersebut, Bank menerapkan suku                         assets, the Bank applies an effective
              bunga efektif yang disesuaikan                         interest rate adjusted by credit for
              dengan kredit atas biaya perolehan                     the amortized cost of the financial
              diamortisasi aset keuangan sejak                       assets from initial recognition.
              pengakuan awal.
            • Aset keuangan yang tidak dibeli                      • Financial assets that are not
              atau yang berasal dari aset                            purchased or that originate from
              keuangan      memburuk         tetapi                  financial assets deteriorate but
              selanjutnya menjadi aset keuangan                      subsequently      become      financial
              memburuk. Untuk aset keuangan                          assets     deteriorate.   For    these
              tersebut, Bank menerapkan suku                         financial assets, the Bank applies an
              bunga efektif atas biaya perolehan                     effective interest rate on the
              diamortisasi aset keuangan di                          amortized cost of the financial assets
              periode pelaporan selanjutnya.                         in the next reporting period.

            Bank dalam suatu periode pelaporan                     The Bank in a reporting period
            menghitung pendapatan bunga dengan                     calculates interest income by applying
            menerapkan metode bunga efektif atas                   the effective interest method on the
            biaya perolehan diamortisasi aset                      acquisition cost of amortized financial
            keuangan, pada periode pelaporan                       assets, in the next reporting period,
            selanjutnya, menghitung pendapatan                     calculating interest income by applying
            bunga dengan menerapkan suku                           an effective interest rate on the gross
            bunga efektif atas jumlah tercatat bruto               carrying amount if the credit risk of the
            jika risiko kredit instrumen keuangan                  financial instrument improves so that
            tersebut membaik sehingga aset                         the financial assets no longer
            keuangan      tidak    lagi  mengalami                 experience Impairment of credit value
            penurunan nilai kredit dan perbaikan                   and improvement can be objectively
            tersebut secara objektif dapat dikaitkan               related to an event that occurs after the
            dengan suatu peristiwa yang terjadi                    requirements listed in the second point
            setelah persyaratan yang tercantum                     of the above paragraph are applied (for
            dalam poin kedua pada paragraf di                      example, an improvement in the
            atas diterapkan (misalnya, perbaikan                   borrower's credit rating).
            peringkat kredit peminjam).

         b. Aset keuangan pada nilai wajar                     b. Financial assets at fair value
            melalui penghasilan komprehensif                      through       other      comprehensive
            lain                                                  income
            Keuntungan atau kerugian aset                         Gains or losses of financial assets
            keuangan yang diukur pada nilai wajar                 measured at fair value through other
            melalui penghasilan komprehensif lain                 comprehensive income are recognized
            diakui         dalam           penghasilan            in other comprehensive income until
            komprehensif      lain    sampai     aset             the financial assets are derecognized
            keuangan dihentikan pengakuannya                      or reclassified, except:
            atau direklasifikasi, kecuali:
            • Bunga yang dihitung menggunakan                      • Interest  calculated   using    the
                metode bunga efektif diakui dalam                    effective  interest   method      is
                laba rugi, jumlah yang diakui dalam                  recognized in profit or loss, the
                laba rugi sama dengan jumlah yang                    amount recognized in profit or loss
                akan diakui dalam laba rugi jika aset                is equal to the amount to be
                keuangan diukur pada biaya                           recognized in profit or loss if the
                perolehan diamortisasi;                              financial asset is measured at
                                                                     amortized cost;



                                                         22
Page 595
PT ALLO BANK INDONESIA TBK                                            PT ALLO BANK INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                              NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan)                                                                                  (Continued)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir                                                     For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024                                     December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)      (In full of Rupiah, unless otherwise stated)


            • Keuntungan        atau kerugian                   • Impairment gains or losses; or
              penurunan nilai; atau
            • Keuntungan atau kerugian selisih                  • Foreign Exchange gains or losses.
              kurs.
            Ketika aset keuangan dihentikan                     When       a     financial   asset is
            pengakuannya,     keuntungan      atau              derecognized, the cumulative gain or
            kerugian kumulatif yang telah diakui                loss previously recognized in other
            sebelumnya     dalam       penghasilan              comprehensive income is reclassified
            komprehensif lain direklasifikasi dari              from equity to profit or loss as a
            ekuitas  ke    laba     rugi  sebagai               reclassification adjustment.
            penyesuaian reklasifikasi.
            Khusus     untuk    aset     keuangan               Specifically for financial assets in the
            berbentuk instrumen ekuitas, jumlah                 form of equity instruments, the
            yang disajikan pada penghasilan                     amounts       presented      in    other
            komprehensif lainnya tidak selanjutnya              comprehensive       income     are   not
            dialihkan ke laba rugi. Akan tetapi,                subsequently transferred to profit or
            Bank dapat mengalihkan keuntungan                   loss. However, the Bank can transfer
            atau kerugian kumulatif pada ekuitas.               cumulative gains or losses on equity.
            Sesuai dengan paragraf sebelumnya,                  In accordance with the previous
            jika aset keuangan diukur pada nilai                paragraph, if a financial asset is
            wajar       melalui       penghasilan               measured at fair value through other
            komprehensif lain, jumlah yang diakui               comprehensive income, the amount
            dalam laba rugi sama dengan jumlah                  recognized in profit or loss is the same
            yang akan diakui dalam laba rugi jika               as the amount to be recognized in
            aset keuangan diukur pada biaya                     profit or loss if the financial asset is
            perolehan diamortisasi.                             measured at amortized cost.
         c. Aset keuangan pada nilai wajar                  c. Financial assets at fair value
            melalui laba rugi                                  through profit or loss
            Aset dinilai pada nilai wajar. Seluruh             Assets are valued at fair value. All
            keuntungan dan kerugian yang timbul                gains and losses arising from changes
            akibat perubahan nilai wajar diakui                in fair value are recognized in profit or
            pada laporan laba rugi, kecuali                    loss, except for hedging instruments
            instrumen lindung nilai yang ditetapkan            that are designated in certain hedging
            ke dalam hubungan lindung nilai                    relationships.
            tertentu.
            Bank      menerapkan      persyaratan              The Bank applies an impairment
            penurunan nilai untuk aset keuangan                requirement    for   financial assets
            yang diukur pada biaya perolehan                   measured at amortized cost and
            diamortisasi dan aset keuangan dalam               financial assets in the form of debt
            bentuk instrumen utang yang diukur                 instruments that are measured at fair
            pada nilai wajar melalui penghasilan               value through other comprehensive
            komprehensif lain.                                 income.
            Investasi dalam instrumen ekuitas yang             Investment in equity instruments that do
            tidak memiliki harga kuotasian di pasar            not have a quoted market price in an
            aktif dan nilai wajarnya tidak dapat               active market and whose fair value
            diukur secara andal diukur pada biaya              cannot be reliably measured are
            perolehan.                                         measured at cost.
            Setelah   pengakuan       awal,   Bank             After initial recognition, the Bank
            mengukur liabilitas keuangan, sesuai               measures financial liabilities, according
            dengan klasifikasi aset keuangan pada:             to the classification of financial assets
                                                               at:


                                                      23
Page 596
PT ALLO BANK INDONESIA TBK                                                PT ALLO BANK INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                  NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan)                                                                                      (Continued)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir                                                         For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024                                         December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)          (In full of Rupiah, unless otherwise stated)


            a. Biaya perolehan diamortisasi; atau                  a. Amortized cost; or
            b. Nilai wajar melalui laba rugi.                      b. Fair value through profit or loss.

            Untuk liabilitas keuangan yang diukur                  For financial liabilities measured at profit
            pada laba rugi, keuntungan dan                         or loss, gains and losses are recognized
            kerugian diakui pada laba rugi.                        in profit or loss. There are exceptions in
            Terdapat pengecualian pada kasus                       the    case      of     financial liabilities
            liabilitas keuangan ditetapkan sebagai                 designated as FVTPL where changes in
            FVTPL dimana perubahan risiko kredit                   credit liability risks are recognized in
            liabilitas diakui pada penghasilan                     other comprehensive income with other
            komprehensif lain dengan keuntungan                    gains and losses recognized in profit or
            dan kerugian lainnya diakui pada laba                  loss.
            rugi.

            Setelah pengakuan awal, liabilitas                     After      initial recognition,   financial
            keuangan yang diukur pada FVTPL                        liabilities at FVTPL are measured at its
            diukur pada nilai wajarnya. Keuntungan                 fair value. Gains or losses arising from a
            atau kerugian yang timbul dari                         change in the fair value are recognized
            perubahan nilai wajar diakui dalam laba                in profit or loss.
            rugi.

    (iii) Penghentian pengakuan                              (iii) Derecognition
          Bank menghentikan pengakuan aset                         The Bank derecognizes a financial asset
          keuangan pada saat hak kontraktual atas                  when the contractual rights to the cash
          arus kas yang berasal dari aset keuangan                 flows from the financial asset expire, or
          tersebut kedaluwarsa, atau pada saat                     when the Bank transfers the rights to
          Bank mentransfer seluruh hak untuk                       receive the contractual cash flows on the
          menerima arus kas kontraktual dari aset                  financial asset in a transaction in which
          keuangan dalam transaksi dimana Bank                     substantially all the risks and rewards of
          secara substansial telah mentransfer                     ownership of the financial asset are
          seluruh     risiko   dan   manfaat     atas              transferred. Any interest in transferred
          kepemilikan       aset   keuangan     yang               financial assets that is created or retained
          ditransfer. Setiap hak atau liabilitas atas              by the Bank is recognized as a separate
          aset keuangan yang ditransfer yang timbul                asset or liability.
          atau yang masih dimiliki oleh Bank diakui
          sebagai aset atau liabilitas secara
          terpisah.

         Bank menghentikan pengakuan liabilitas                  The Bank derecognizes a financial liability
         keuangan pada saat liabilitas yang                      when its contractual obligations are
         ditetapkan dalam kontrak dilepaskan atau                discharged or cancelled or expired.
         dibatalkan atau kedaluwarsa.

         Dalam transaksi dimana Bank secara                      In transactions in which the Bank neither
         substansial tidak memiliki atau tidak                   retains nor transfers substantially all the
         mentransfer seluruh risiko dan manfaat                  risks and rewards of ownership of a
         atas kepemilikan aset keuangan, Bank                    financial asset, the Bank derecognizes the
         menghentikan pengakuan aset tersebut                    asset if it does not retain control over the
         jika Bank tidak lagi memiliki pengendalian              asset. The rights and obligations retained
         atas aset tersebut. Hak dan kewajiban                   in the transfer are recognized separately
         yang timbul atau yang masih dimiliki                    as assets and liabilities as appropriate. In
         dalam transfer tersebut diakui secara                   transfers in which control over the asset is
         terpisah sebagai aset atau liabilitas.                  retained, the Bank continues to recognize
         Dalam transfer dimana pengendalian atas                 the asset to the extent of its continuing
         aset masih dimiliki, Bank tetap mengakui                involvement, determined by the extent to
         aset yang ditransfer tersebut sebesar                   which it is exposed to changes in the value
         keterlibatan berkelanjutan, dimana tingkat              of the transferred asset.

                                                        24
Page 597
PT ALLO BANK INDONESIA TBK                                                PT ALLO BANK INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                  NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan)                                                                                      (Continued)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir                                                         For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024                                         December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)          (In full of Rupiah, unless otherwise stated)


         keberlanjutan Bank dalam aset yang
         ditransfer adalah sebesar perubahan nilai
         aset yang ditransfer.

         Bank menghapusbukukan saldo kredit dan                  The Bank writes off credit balances and
         efek utang untuk tujuan investasi, dan                  debt securities for investment purposes,
         cadangan kerugian penurunan nilai terkait,              and any related allowance for impairment
         pada saat Bank menentukan bahwa kredit                  losses, when the Bank determines that the
         atau efek-efek tersebut tidak dapat ditagih.            loan or security is uncollectible. This
         Keputusan         ini    diambil    setelah             determination is reached after considering
         mempertimbangkan informasi seperti telah                information such as the occurrence of
         terjadinya perubahan signifikan pada                    significant changes in the borrowers/
         posisi keuangan debitur/penerbit sehingga               issuers financial position such that the
         debitur/penerbit tidak lagi dapat melunasi              borrower/issuer can no longer pay the
         liabilitasnya, atau hasil penjualan agunan              obligation, or that proceeds from collateral
         tidak akan cukup untuk melunasi seluruh                 will not be sufficient to pay back the entire
         eksposur kredit yang diberikan.                         exposure.

    (iv) Saling hapus                                        (iv) Offsetting
         Aset keuangan dan liabilitas keuangan                    Financial assets and financial liabilities are
         saling hapus dan nilai netonya dilaporkan                offset and the net amount is reported in
         di laporan posisi keuangan jika, dan hanya               the statement of financial position if, and
         jika, saat ini terdapat hak yang                         only if, there is currently an enforceable
         berkekuatan hukum untuk saling hapus                     legal rights to offset the recognized
         jumlah keduanya dan terdapat intensi                     amounts and there is an intention to settle
         untuk diselesaikan secara neto, atau untuk               on a net basis, or to realize the assets and
         merealisasikan aset dan menyelesaikan                    settle the liabilities simultaneously.
         liabilitas secara bersamaan.

         Hak yang berkekuatan hukum berarti:                     Enforceable right means:
         a. Tidak terdapat kontinjensi di masa                   a. There are no contingencies in the
            yang akan datang, dan                                   future, and
         b. Hak yang berkekuatan hukum pada                      b. Enforceable right to the following
            kondisi-kondisi berikut ini:                            conditions;
            i. Kegiatan bisnis normal;                              i. Deploying normal activities;
            ii. Kondisi kegagalan usaha; dan                        ii. Conditions of business failures; and
            iii. Kondisi gagal bayar atau bangkrut.                 iii. Conditions of default or bankruptcy.

         Pendapatan dan beban disajikan dalam                    Income and expenses are presented on a
         jumlah bersih hanya jika diperkenankan                  net basis only when permitted by
         oleh standar akuntansi.                                 accounting standards.

    (v) Pengukuran biaya diamortisasi                        (v) Amortized cost measurement
        Biaya perolehan diamortisasi dari aset                   The amortized cost of a financial asset or
        atau liabilitas keuangan adalah jumlah                   liability is the amount at which the financial
        aset atau liabilitas keuangan yang diukur                asset or liability is measured at initial
        pada saat pengakuan awal dikurangi                       recognition, minus principal repayments,
        pembayaran pokok, ditambah atau                          plus or minus the cumulative amortization
        dikurangi dengan amortisasi kumulatif                    using the effective interest method of any
        dengan menggunakan metode suku                           difference between the initial amount
        bunga efektif yang dihitung dari selisih                 recognized and the maturity amount, less
        antara nilai awal dan nilai jatuh temponya,              allowance for impairment losses.
        dan    dikurangi      cadangan      kerugian
        penurunan nilai.




                                                        25
Page 598
PT ALLO BANK INDONESIA TBK                                                  PT ALLO BANK INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                    NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan)                                                                                        (Continued)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir                                                           For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024                                           December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)            (In full of Rupiah, unless otherwise stated)


    (vi) Pengukuran nilai wajar                                (vi) Fair value measurement
         Nilai wajar adalah harga yang akan                         Fair value is the price that would be
         diterima untuk menjual suatu aset atau                     received to sell an asset or paid to transfer
         harga    yang      akan     dibayar  untuk                 a liability in an orderly transaction between
         mengalihkan      suatu    liabilitas dalam                 market participants at the measurement
         transaksi teratur antara pelaku pasar pada                 date.
         tanggal pengukuran.

         Pengukuran nilai wajar mengasumsikan                      The fair value measurement is based on
         bahwa transaksi untuk menjual aset atau                   the presumption that the transaction to sell
         mengalihkan liabilitas terjadi:                           the asset or transfer the liability takes
                                                                   place either:
          •   Di pasar utama untuk aset dan                        • In the primary market for the asset and
              liabilitas tersebut; atau                                liability; or
          •   Jika tidak terdapat pasar utama,                     • In the absence of a primary market, in
              dipasar yang paling menguntungkan                        the most advantageous market for the
              untuk aset atau liabilitas tersebut.                     asset or liability.

         Nilai wajar suatu aset atau liabilitas diukur             The fair value of an asset or a liability is
         menggunakan       asumsi      yang      akan              measured using the assumptions that
         digunakan      pelaku      pasar       ketika             market participants would use when
         menentukan harga aset dan liabilitas                      pricing the asset or liability, assuming that
         tersebut dengan asumsi bahwa pelaku                       market participants act in their economic
         pasar bertindak dalam kepentingan                         best interest.
         ekonomik terbaiknya.

         Pengukuran nilai wajar aset non-                          A fair value measurement of a non-
         keuangan memperhitungkan kemampuan                        financial asset takes into account a market
         pelaku pasar untuk menghasilkan manfaat                   participant's ability to generate economic
         ekonomik dengan menggunakan aset                          benefits by using the asset in its highest
         dalam     penggunaan      tertinggi  dan                  and best use or by selling it to another
         terbaiknya atau dengan menjualnya                         market participant that would use the
         kepada pelaku pasar lain yang akan                        asset in its highest and best use.
         menggunakan aset tersebut dalam
         penggunaan tertinggi dan terbaiknya.

         Bank menggunakan teknik penilaian yang                    The Bank uses valuation techniques that
         sesuai dalam keadaan dan dimana data                      are appropriate in the circumstances and
         yang memadai tersedia untuk mengukur                      for which sufficient data are available to
         nilai wajar, memaksimalkan penggunaan                     measure fair value, maximizing the use of
         input yang dapat diobservasi yang relevan                 relevant observable inputs and minimizing
         dan meminimalkan penggunaan input                         the use of unobservable inputs.
         yang tidak dapat diobservasi.

         Semua aset dan liabilitas dimana nilai                    All assets and liabilities for which fair value
         wajar diukur atau diungkapkan dalam                       is measured or disclosed in the financial
         laporan keuangan dapat dikategorikan                      statements are categorized within the fair
         pada level hierarki nilai wajar, berdasarkan              value hierarchy, described as follows,
         tingkatan input terendah yang signifikan                  based on the lowest level input that is
         atas pengukuran nilai wajar secara                        significant to the fair value measurement
         keseluruhan:                                              as a whole:
          • Level 1:                                               • Level 1:
              harga kuotasian (tanpa penyesuaian)                       quoted (unadjusted) market prices in
              di pasar aktif untuk aset atau liabilitas                 active markets for identical assets or
              yang identik;                                             liabilities;



                                                          26
Page 599
PT ALLO BANK INDONESIA TBK                                                 PT ALLO BANK INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                   NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan)                                                                                       (Continued)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir                                                          For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024                                          December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)           (In full of Rupiah, unless otherwise stated)


          •   Level 2:                                           •   Level 2:
              input selain harga kuotasian yang                      inputs other than quoted prices
              termasuk dalam Level 1 yang dapat                      included within Level 1 that are
              diobservasi untuk aset dan liabilitas                  observable for the asset or liability
              baik secara langsung (misalnya,                        either directly (example, price) or
              harga) atau secara tidak langsung;                     indirectly;
          •   Level 3:                                           •   Level 3:
              input untuk aset dan liabilitas yang                   inputs for the asset and liability that
              bukan berdasarkan data pasar yang                      are not based on observable market
              dapat diobservasi (input yang tidak                    data (unobservable inputs).
              dapat diobservasi).

         Untuk aset dan liabilitas yang diakui pada               For assets and liabilities that are
         laporan keuangan secara berulang, Bank                   recognized in the financial statements on a
         menentukan apakah terjadi transfer antara                recurring basis, the Bank determines
         level di dalam hierarki dengan cara                      whether transfers have occurred between
         mengevaluasi kategori (berdasarkan input                 levels in the hierarchy by re-assessing
         level terendah yang signifikan dalam                     categorization (based on the lowest level
         pengukuran nilai wajar) setiap akhir                     input that is significant to the fair value
         periode pelaporan.                                       measurement as a whole) at the end of
                                                                  each reporting period.

    (vii) Reklasifikasi Instrumen Keuangan                    (vii) Reclassification of Financial Instruments
          Bank mereklasifikasi aset keuangan jika                   The Bank reclassifies financial assets if
          dan hanya jika, model bisnis untuk                        and only if, the business model for
          pengelolaan aset keuangan berubah.                        managing financial assets changes.

         Reklasifikasi aset keuangan dari klasifikasi             Reclassifications of financial assets from
         biaya perolehan yang diamortisasi ke                     amortized cost classifications to fair value
         klasifikasi nilai wajar melalui laba rugi                through profit or loss are recorded at fair
         dicatat sebesar nilai wajarnya. Selisih                  value. The difference between the
         antara nilai tercatat dengan nilai wajar                 recorded value and fair value is
         diakui sebagai keuntungan atau kerugian                  recognized in profit or loss on the
         pada laba rugi.                                          statement of profit or loss and other
                                                                  comprehensive income.

         Reklasifikasi aset keuangan dari klasifikasi             Reclassifications of financial assets from
         biaya perolehan yang diamortisasi ke                     amortized cost classifications to fair value
         klasifikasi nilai wajar melalui penghasilan              classifications       through          other
         komprehensif lain dicatat sebesar nilai                  comprehensive are recorded at their fair
         wajarnya.                                                values.

         Reklasifikasi aset keuangan dari klasifikasi             Reclassification of financial assets from
         nilai    wajar       melalui      penghasilan            fair value classification through other
         komprehensif lain ke klasifikasi nilai wajar             comprehensive income to fair value
         melalui laba rugi dicatat pada nilai wajar.              classification through profit or loss is
         Keuntungan atau kerugian yang belum                      recorded at fair value. Unrealized gains or
         direalisasi direklasifikasi ke laba rugi.                losses are reclassified to profit or loss.

         Reklasifikasi aset keuangan dari klasifikasi             Reclassification of financial assets from
         nilai     wajar     melalui   penghasilan                fair value classifications through other
         komprehensif lain ke klasifikasi biaya                   comprehensive income to the amortized
         perolehan yang diamortisasi dicatat pada                 cost classification is recorded at carrying
         nilai tercatat. Keuntungan atau kerugian                 value. Unrealized gains or losses are
         yang belum direalisasi dihapus dari                      removed from equity and adjusted against
         ekuitas dan disesuaikan terhadap nilai                   the fair value.
         wajar.

                                                         27
Page 600
PT ALLO BANK INDONESIA TBK                                                     PT ALLO BANK INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                       NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan)                                                                                           (Continued)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir                                                              For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024                                              December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)               (In full of Rupiah, unless otherwise stated)


         Reklasifikasi aset keuangan dari klasifikasi                 Reclassifications of financial assets from
         nilai wajar melalui laba rugi ke klasifikasi                 fair value classification through profit or
         nilai    wajar      melalui    penghasilan                   loss to fair value classification through
         komprehensif lain dicatat pada nilai wajar.                  other comprehensive income are recorded
                                                                      at fair value.

         Reklasifikasi aset keuangan dari klasifikasi                 Reclassification of financial assets from
         nilai wajar melalui laba rugi ke klasifikasi                 fair value classification through profit or
         biaya perolehan yang diamortisasi dicatat                    loss to amortized cost classification is
         pada nilai wajar.                                            recorded at fair value.

2.d. Kas                                                     2.d. Cash
     Kas meliputi kas kecil dan kas besar.                        Cash includes petty cash and cash.

2.e. Giro pada Bank Indonesia dan bank lain                  2.e. Current accounts with Bank Indonesia and
                                                                  other banks
    Giro pada Bank Indonesia dan bank lain                        The current accounts with Bank Indonesia and
    diklasifikasikan sebagai biaya perolehan yang                 other banks are classified as amortized cost
    diamortisasi dan dinyatakan sebesar biaya                     and stated at amortized cost using the effective
    perolehan diamortisasi menggunakan metode                     interest rate (EIR) method as disclosed in
    suku bunga efektif (EIR) sebagaimana                          Note 2c.
    diungkapkan dalam Catatan 2c.

2.f. Penempatan pada Bank Indonesia dan bank                 2.f. Placements with Bank Indonesia and other
     lain                                                         banks
     Penempatan pada Bank Indonesia dan bank                      Placements with Bank Indonesia and other
     lain merupakan penempatan call money,                        banks consist of call money, Bank Indonesia
     Fasilitas Simpanan Bank Indonesia dan                        Deposit Facilities and time deposits.
     deposito berjangka.

    Penempatan pada Bank Indonesia dinyatakan                    Placements with Bank Indonesia are stated at
    sebesar saldo penempatan dikurangi dengan                    the outstanding balances less unearned
    pendapatan bunga yang ditangguhkan.                          interest income.

    Penempatan pada Bank Indonesia dan bank                      The placements with Bank Indonesia and other
    lain diklasifikasikan sebagai biaya perolehan                banks are classified as amortized cost which
    diamortisasi yang dinyatakan sebesar biaya                   are stated at amortized cost using the effective
    perolehan diamortisasi menggunakan metode                    interest rate (EIR) method.
    suku bunga efektif (EIR).

2.g. Efek-efek                                               2.g. Securities
     Efek-efek terdiri dari Obligasi Pemerintah                   Securities consist of Government Bonds,
     Indonesia, Sukuk Pemerintah Indonesia, dan                   Government Sukuk, and Bank Indonesia
     Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (“SRBI”).                    Rupiah Securities (“SRBI”).

    Pada saat pengakuan awal, efek-efek dicatat                  At initial recognition, marketable securities are
    sesuai dengan kategorinya yaitu aset                         recorded according to their category, i.e.,
    keuangan      diklasifikasikan  pada      biaya              amortized cost, fair value through other
    perolehan diamortisasi, nilai wajar melalui                  comprehensive income, or at fair value through
    penghasilan komprehensif lain, atau nilai wajar              profit or loss.
    melalui laba rugi.

    Pengukuran       efek-efek   didasarkan     atas             The measurement of securities are based on
    klasifikasinya sebagai berikut:                              the classification of the securities as follows:

    Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar                   Financial assets measured at fair          value
    melalui penghasilan komprehensif lain.                       through other comprehensive income.

                                                        28
Page 601
PT ALLO BANK INDONESIA TBK                                                   PT ALLO BANK INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                     NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan)                                                                                         (Continued)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir                                                            For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024                                            December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)             (In full of Rupiah, unless otherwise stated)


    Efek-efek yang diklasifikasikan sebagai dinilai             Marketable securities which are classified
    pada    nilai   wajar    melalui  penghasilan               under fair value through other comprehensive
    komprehensif lain dinyatakan pada nilai wajar.              income investments are stated at fair value.
    Pendapatan bunga diakui dalam laba rugi                     Interest income is recognized in the profit or
    menggunakan metode suku bunga efektif.                      loss using the effective interest method.
    Laba atau rugi selisih kurs atas surat-surat                Foreign exchange gains or losses on securities
    berharga diakui pada laba rugi.                             are recognized in the profit or loss.

     Perubahan nilai wajar lainnya diakui langsung              Other fair value changes are recognized
     dalam ekuitas sampai surat-surat berharga                  directly in equity until the securities are sold or
     dijual atau mengalami penurunan nilai, dimana              impaired, whereby the cumulative gains and
     akumulasi keuntungan dan kerugian yang                     losses previously recognized in the equity are
     sebelumnya diakui dalam ekuitas diakui dalam               recognized in the profit or loss.
     laba rugi.

2.h. Efek-efek yang dibeli dengan janji dijual              2.h. Securities      purchased      under   resell
     kembali dan Efek-efek yang dijual dengan                    agreements and Securities sold under
     janji dibeli kembali                                        repurchased agreements
     Efek-efek yang dibeli dengan janji dijual                   Securities purchased under resell agreements
     kembali      diklasifikasikan sebagai biaya                 are classified as amortized cost.
     perolehan yang diamortisasi.

    Efek-efek yang dibeli dengan janji dijual                   Securities purchased under resell agreements
    kembali disajikan sebagai aset dalam laporan                are presented as assets in the statement of
    posisi keuangan sebesar jumlah penjualan                    financial position, at the resale price net of
    kembali dikurangi dengan pendapatan bunga                   unamortized interest income and allowance for
    yang belum diamortisasi dan cadangan                        impairment losses.
    kerugian penurunan nilai.

    Selisih antara harga beli dan harga jual kembali            The difference between the purchase price and
    diperlakukan sebagai pendapatan bunga yang                  the resale price is treated as unearned interest
    ditangguhkan, dan diakui sebagai pendapatan                 income, and recognized as income over the
    selama periode sejak efek-efek tersebut dibeli              period starting from when those securities are
    hingga dijual menggunakan suku bunga efektif.               purchased until they are sold using effective
                                                                interest rate method.

    Efek-efek yang dijual dengan janji dibeli                   Securities sold under repurchased agreements
    kembali diklasifikasikan sebagai liabilitas                 are classified as financial liabilities measured at
    keuangan yang diukur dengan biaya perolehan                 amortized cost.
    diamortisasi.

    Efek-efek yang dijual dengan janji dibeli                   Securities sold under repurchased agreements
    kembali yang dimiliki terdiri dari Obligasi                 consists of Government Bonds.
    Pemerintah.

    Efek-efek yang dijual dengan janji dibeli                   Securities sold under repurchased agreements
    kembali disajikan sebagai liabilitas dalam                  are presented as liabilities in the statement of
    laporan posisi keuangan sebesar harga                       financial position at the agreed repurchase
    pembelian kembali yang disepakati dikurangi                 price less unamortized unpaid interest. The
    dengan bunga dibayar di muka yang belum                     difference between the agreed selling price and
    diamortisasi. Selisih antara harga jual dan                 repurchase price is treated as interest expense
    harga    beli   kembali     yang   disepakati               payable and recognized as interest expense
    diperlakukan sebagai beban bunga dibayar di                 over the period from the time the securities are
    muka dan diakui sebagai beban bunga selama                  sold until they are repurchased using the
    jangka waktu sejak efek-efek tersebut dijual                effective interest rate method.
    hingga dibeli kembali dengan menggunakan
    metode suku bunga efektif.


                                                       29
Page 602
PT ALLO BANK INDONESIA TBK                                                     PT ALLO BANK INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                       NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan)                                                                                           (Continued)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir                                                              For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024                                              December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)               (In full of Rupiah, unless otherwise stated)


    Efek-efek yang dijual dengan janji untuk dibeli              Securities sold under repurchased agreements
    kembali diklasifikasikan sebagai liabilitas                  are classified as financial liabilities at amortized
    keuangan yang diukur dengan biaya perolehan                  cost.
    diamortisasi.

2.i. Provisi dan kontinjensi                                 2.i. Provisions and contingencies
     Provisi diakui jika Bank memiliki kewajiban kini             Provisions are recognized when the Bank has a
     (baik bersifat hukum maupun bersifat                         present obligation (legal or constructive) where,
     konstruktif) yang akibat peristiwa masa lalu,                as a result of a past event, it is probable that an
     besar       kemungkinannya         penyelesaian              outflow of resources embodying economic
     kewajiban tersebut mengakibatkan arus keluar                 benefits will be required to settle the obligation
     sumber daya yang mengandung manfaat                          and a reliable estimate can be made of the
     ekonomi dan estimasi yang andal mengenai                     amount of the obligation.
     jumlah kewajiban tersebut dapat dibuat.

    Provisi ditelaah pada setiap tanggal pelaporan               Provisions are reviewed at each reporting date
    dan disesuaikan untuk mencerminkan estimasi                  and adjusted to reflect the current best
    terbaik yang paling kini. Jika kemungkinan                   estimate. If it is no longer probable that an
    besar tidak terjadi arus keluar sumber daya                  outflow of resources embodying economic
    yang mengandung manfaat ekonomi untuk                        benefits will be required to settle the obligation,
    menyelesaikan liabilitas tersebut, maka provisi              the provision is reversed.
    dibatalkan.

    Aset dan kewajiban kontinjensi tidak diakui                  Contingent assets and liabilities are not
    dalam laporan keuangan. Liabilitas kontinjensi               recognized in the financial statements.
    diungkapkan dalam laporan keuangan, kecuali                  Contingent liabilities are disclosed in the
    kemungkinan arus keluar sumber daya yang                     financial statements, unless the possibility of an
    mewujudkan manfaat ekonomi bersifat kecil.                   outflow of resources embodying economic
    Aset kontinjensi diungkapkan dalam laporan                   benefits is remote. Contingent assets are
    keuangan di mana kemungkinan besar terjadi                   disclosed in the financial statements where
    arus masuk manfaat ekonomi.                                  inflow of economic benefits is probable.

2.j. Kredit yang diberikan                                   2.j. Loans
     Kredit yang diberikan pada awalnya diukur                    Loans are initially measured at fair value
     pada nilai wajar ditambah biaya transaksi yang               plus incremental transaction costs which
     dapat diatribusikan secara langsung dan                      can be directly attributable and are additional
     merupakan biaya tambahan untuk memperoleh                    costs to obtain those financial assets,
     aset     keuangan    tersebut,  dan    setelah               and subsequently measured at their amortized
     pengakuan awal diukur pada biaya perolehan                   cost using the effective interest method.
     diamortisasi dengan menggunakan metode                       Allowance for impairment losses is assessed
     suku bunga efektif. Cadangan kerugian atas                   if there is an indication of impairment using
     penurunan nilai dilakukan bila terdapat bukti                the impairment methodology as disclosed in
     objektif penurunan nilai dengan menggunakan                  Note 2k.
     metodologi penurunan nilai sebagaimana
     diungkapkan dalam Catatan 2k.

    Kredit yang diberikan dihapusbukukan ketika                  Loans are written-off when there are no realistic
    tidak terdapat prospek yang realistis mengenai               prospects of collection or when the Banks
    pengembalian pinjaman atau hubungan normal                   normal relationship with the collateralized
    antara Bank dan debitur dengan jaminan telah                 borrowers has ceased to exist. When loans are
    berakhir. Pinjaman yang tidak dapat dilunasi,                deemed uncollectible, they are written-off
    dihapusbukukan dengan mendebit cadangan                      against the related allowance for impairment
    kerugian penurunan nilai. Pelunasan kemudian                 losses. Subsequent recoveries of loans written-
    atas pinjaman yang telah dihapusbukukan                      off are credited to the allowance for impairment
    sebelumnya, dikreditkan ke cadangan kerugian                 losses from loans in the statement of financial
    penurunan nilai pinjaman di laporan posisi                   position.
    keuangan.

                                                        30
Page 603
PT ALLO BANK INDONESIA TBK                                                    PT ALLO BANK INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                      NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan)                                                                                          (Continued)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir                                                             For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024                                             December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)              (In full of Rupiah, unless otherwise stated)


    Restrukturisasi kredit                                       Loan restructuring
    Restrukturisasi kredit meliputi modifikasi                   Loan restructuring may involve a modification of
    persyaratan kredit, konversi kredit menjadi                  the terms of the loans, conversion of loans into
    saham atau instrumen keuangan lainnya                        equity or other financial instruments and/or a
    dan/atau kombinasi dari keduanya.                            combination of both.

    Kerugian yang timbul dari restrukturisasi kredit             Losses on loan restructuring in respect of
    yang berkaitan dengan modifikasi persyaratan                 modification of the terms of the loans are
    kredit diakui bila nilai tunai penerimaan kas                recognized only if the cash value of total future
    masa depan yang telah ditentukan dalam                       cash receipt specified in the new terms of the
    persyaratan kredit yang baru, termasuk                       loan, including both receipt designated as
    penerimaan yang diperuntukan sebagai bunga                   interest and those designated as loan principal,
    maupun pokok, adalah lebih kecil dari nilai                  are less than the recorded amounts of loans
    kredit yang diberikan yang tercatat sebelum                  before restructuring.
    restrukturisasi.

    Untuk restrukturisasi kredit bermasalah dengan               For non-performing restructured loan which
    cara konversi kredit yang diberikan menjadi                  involves a conversion of loan into equity or
    saham atau instrumen keuangan lainnya,                       other financial instrument, a loss on loan
    kerugian dari restrukturisasi kredit diakui hanya            restructuring is recognized only if the fair value
    apabila nilai wajar penyertaan saham atau                    of the equity investment or other financial
    instrumen keuangan yang diterima dikurangi                   instrument received, reduced by estimated
    estimasi biaya untuk menjualnya, adalah                      costs to sell the equity or other financial
    kurang dari nilai tercatat kredit yang diberikan.            instrument, is less than the carrying value of the
                                                                 loan.

2.k. Penurunan nilai aset keuangan dan non-                  2.k. Impairment of financial and non-financial
     keuangan                                                     assets

    i. Penurunan nilai aset keuangan                             i. Impairment of financial assets
       Bank mengakui penyisihan kerugian kredit                     The Bank recognizes the allowance for
       ekspektasian pada instrumen keuangan                         expected credit losses on the financial
       yang tidak diukur pada nilai wajar melalui                   instrument that are not measured at fair
       laba rugi.                                                   value through profit or loss.

       Tidak ada penyisihan kerugian kredit                        There is no allowance for expected credit
       ekspektasian pada investasi instrumen                       losses on investment in equity instruments.
       ekuitas.

       Bank    mengukur    cadangan     kerugian                   The Bank measures the allowance for
       sejumlah kerugian ekspektasian sepanjang                    losses for the lifetime of an expected credit
       umurnya, kecuali untuk hal berikut, diukur                  losses, expected credit losses, except for
       sejumlah kerugian kredit ekspetaksian                       the following, which are measured
       12 bulan:                                                   according to 12 months expected credit
                                                                   losses:
        •   Instrumen utang yang memiliki risiko                     • Debt instruments that have low credit
            kredit rendah pada tanggal pelaporan;                       risk at the reporting date; and
            dan
        •   Instrumen keuangan lainnya yang                          •   Other financial instruments for which
            risiko kreditnya tidak meningkat secara                      credit risk has not increased
            signifikan sejak pengakuan awal.                             significantly since initial recognition.

       Bank     menganggap      instrumen  utang                   The Bank considers debt instruments to
       memiliki risiko kredit yang rendah ketika                   have low credit risk when the credit risk
       peringkat risiko kreditnya setara dengan                    rating is at par with the globally understood
       definisi investment grade yang dipahami                     definition of investment grade.
       secara global.

                                                        31
Page 604
PT ALLO BANK INDONESIA TBK                                              PT ALLO BANK INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan)                                                                                    (Continued)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir                                                       For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024                                       December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)        (In full of Rupiah, unless otherwise stated)


       Pengukuran            Kerugian         Kredit         Measurement of Expected Credit Losses
       Ekspektasian
       Kerugian Kredit Ekspektasian (KKE) adalah             Expected Credit Loss (ECL) is an estimate
       estimasi    probabilitas   tertimbang     dari        of the weighted probability of a credit loss
       kerugian kredit yang diukur sebagai berikut:          measured as follows:
        • Aset keuangan yang tidak memburuk                   • Financial assets that do not deteriorate
            pada tanggal pelaporan, kerugian                       at the reporting date, the expected
            kredit ekspektasian diukur sebesar                     credit loss is measured at the
            selisih antara nilai kini dari seluruh                 difference between the present value
            kekurangan kas (yaitu selisih antara                   of all cash shortages (i.e. the
            arus kas yang terutang kepada Bank                     difference between the cash flows
            sesuai dengan kontrak dan arus kas                     owed to the Bank in accordance with
            yang diperkirakan akan diterima oleh                   the contract and the cash flows
            Bank);                                                 expected to be received by the Bank);
        • Aset keuangan yang memburuk pada                    • Financial assets that deteriorate at the
            tanggal pelaporan, kerugian kredit                     reporting date, the expected credit loss
            ekspektasian diukur sebesar selisih                    is measured at the difference between
            antara jumlah tercatat bruto dan nilai                 the gross carrying amount and the
            kini arus kas masa depan yang                          present value of estimated future cash
            diestimasi;                                            flows;
        • Komitmen pinjaman yang belum ditarik,               • For undisbursed loan commitments,
            kerugian kredit ekspektasian diukur                    expected credit losses are measured
            sebesar selisih antara nilai kini jumlah               at the difference between the present
            arus kas jika komitmen ditarik dan arus                value of the amount of cash flow if the
            kas yang diperkirakan akan diterima                    commitments is withdrawn and the
            oleh Bank;                                             cash flow expected to be received by
                                                                   the Bank;
        •   Kontrak jaminan keuangan, kerugian                • For financial guarantee contracts,
            kredit ekspektasian diukur sebesar                     expected credit losses are measured
            selisih antara pembayaran yang                         at the difference between the
            diperkirakan      untuk      mengganti                 estimated payments to replace the
            pemegang atas kerugian kredit yang                     holder for the credit losses incurred
            terjadi    dikurangi    jumlah   yang                  less the amount estimated to be
            diperkirakan dapat dipulihkan.                         recoverable.
       Bank mengklasifikasikan kredit yang                   The Bank classified the loans into 3 stages
       diberikan menjadi 3 tahap/stage sesuai                in accordance with its significant increase in
       dengan peningkatan risiko kredit secara               credit risk since their initial recognition.
       signifikan sejak pengakuan awalnya.
       Kerugian Kredit Ekspektasian 12 Bulan                 12 Months Expected Credit Losses
       (Stage 1)                                             (Stage 1)
       KKE diakui pada saat pengakuan awal                   ECL are recognized at the time of initial
       instrumen           keuangan          dan             recognition of a financial instrument and
       merepresentasikan       kekurangan    kas             represent the lifetime cash shortfalls arising
       sepanjang umur aset yang timbul dari                  from possible default events up to 12
       kemungkinan gagal bayar di masa yang                  months into the future from the reporting
       akan datang dalam kurun waktu 12 bulan                date. ECL continues to be determined on
       sejak tanggal pelaporan. KKE terus                    this basis until there is either a significant
       ditentukan oleh dasar ini sampai timbul               increase in the credit risk of an instrument
       peningkatan risiko kredit yang signifikan             or the instrument becomes credit-impaired.
       pada instrumen tersebut atau instrumen                If an instrument is no longer considered to
       tersebut telah mengalami penurunan nilai              exhibit a significant increase in credit risk,
       kredit. Jika suatu instrumen tidak lagi               ECL will revert to being determined on a 12
       dianggap menunjukkan peningkatan risiko               months basis.
       kredit yang signifikan, maka KKE dihitung
       kembali berdasarkan basis 12 bulan.

                                                        32
Page 605
PT ALLO BANK INDONESIA TBK                                             PT ALLO BANK INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                               NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan)                                                                                   (Continued)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir                                                      For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024                                      December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)       (In full of Rupiah, unless otherwise stated)


       Peningkatan        Risiko     Kredit   yang          Significant Increase in Credit Risk
       Signifikan (Stage 2)                                 (Stage 2)
       Jika aset keuangan mengalami peningkatan             If a financial asset experiences a significant
       risiko kredit yang signifikan (“SICR”) sejak         increase in credit risk (“SICR”) since initial
       pengakuan        awal,     kerugian    kredit        recognition, an expected credit loss
       ekspektasian diakui atas kejadian gagal              provision is recognized for default events
       bayar yang mungkin terjadi sepanjang umur            that may occur over the lifetime of the asset.
       aset. Peningkatan signifikan dalam risiko            Significant increase in credit risk is
       kredit dinilai dengan membandingkan risiko           assessed by comparing the risk of default of
       gagal bayar atas eksposur pada tanggal               an exposure at the reporting date to the risk
       pelaporan dengan risiko gagal bayar saat             of default at origination (after taking into
       pengakuan awal (setelah memperhitungkan              account the passage of time). Significant
       perjalanan waktu dari akun tersebut).                does not mean statistically significant nor is
       Signifikan tidak berarti signifikan secara           it assessed in the context of changes in
       statistik, juga tidak dinilai dalam konteks          ECL. Whether a change in the risk of default
       perubahan dalam KKE. Perubahan atas                  is significant or not is assessed using a
       risiko gagal bayar dinilai signifikan atau           number of quantitative and qualitative
       tidak, dinilai menggunakan sejumlah faktor           factors, the weight of which depends on the
       kuantitatif dan kualitatif, yang bobotnya            type of product and counterparty. Financial
       bergantung pada tipe produk dan pihak                assets that are 30 days or more past due
       lawan. Aset keuangan dengan tunggakan                and not credit-impaired will always be
       30 hari atau lebih dan tidak mengalami               considered to have experienced a
       penurunan nilai akan selalu dianggap telah           significant increase in credit risk.
       mengalami peningkatan risiko kredit yang
       signifikan.
       Eksposur yang Mengalami Penurunan                    Credit Impaired or Defaulted Exposures
       Nilai Kredit atau Gagal Bayar (Stage 3)              (Stage 3)
       Aset hanya akan dianggap mengalami                   An asset is only considered credit impaired
       penurunan nilai dan kerugian kredit                  and lifetime expected credit losses
       ekspektasian sepanjang umurnya diakui,               recognized, if there is observed objective
       jika terdapat bukti objektif penurunan nilai         evidence of impairment. These factors are
       yang dapat diobservasi. Faktor-faktor yang           similar to the indicators of objective
       diobservasi ini serupa dengan indikator              evidence of impairment under PSAK 409,
       bukti objektif penurunan nilai pada PSAK             which includes, amongst other factors,
       409, termasuk antara lain aset gagal bayar           assets in default or experiencing significant
       atau mengalami kesulitan keuangan yang               financial   difficulty,  or     experiencing
       signifikan, atau mengalami forbearance atas          forbearance on impaired credit.
       kredit yang mengalami penurunan nilai.
       Aset keuangan yang mengalami penurunan               Financial assets that are credit impaired or
       nilai kredit atau gagal bayar merupakan              in default represent those that are at least
       aset yang setidaknya telah memiliki                  90 days past due in respect of principal
       tunggakan lebih dari 90 hari atas pokok              and/or interest. Financial assets are also
       dan/atau bunga. Aset keuangan juga                   considered to be credit impaired where the
       dianggap mengalami penurunan nilai kredit            debtors are unlikely to pay on the
       dimana debitur kemungkinan besar tidak               occurrence of one or more observable
       akan membayar dengan terjadinya satu                 events that have a detrimental impact on
       atau lebih kejadian yang teramati yang               the estimated future cash flows of the
       memiliki dampak menurunkan jumlah                    financial asset. Loss provisions against
       estimasi arus kas masa depan dari aset               credit impaired financial assets are
       keuangan tersebut. Cadangan kerugian                 determined based on an assessment of the
       penurunan nilai terhadap aset keuangan               recoverable cash flows under a range of
       yang mengalami penurunan nilai ditentukan            scenarios, including the realization of any
       berdasarkan penilaian terhadap arus kas              collateral held where appropriate.
       yang     dapat    dipulihkan   berdasarkan
       sejumlah skenario, termasuk realisasi
       jaminan yang dimiliki jika memungkinkan.

                                                       33
Page 606
PT ALLO BANK INDONESIA TBK                                                 PT ALLO BANK INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                   NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan)                                                                                       (Continued)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir                                                          For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024                                          December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)           (In full of Rupiah, unless otherwise stated)


       Aset Keuangan yang Direstrukturisasi                     Restructured Financial Assets
       Jika      ketentuan        aset      keuangan            If the terms of the financial assets are
       dinegosiasikan ulang atau dimodifikasi atau              renegotiated or modified or the existing
       aset keuangan yang ada diganti dengan                    financial assets are replaced with new ones
       yang baru karena kesulitan keuangan                      due to the borrower’s financial difficulties,
       peminjam, maka dilakukan penilaian                       an assessment is made whether recognition
       apakah aset keuangan yang ada harus                      of existing financial assets must be
       dihentikan pengakuannya dan kerugian                     derecognized and expected credit losses
       kredit ekspektasian diukur sebagai berikut:              measured as follows:
        • Jika            restrukturisasi        tidak           •    If the restructuring does not result in
            mengakibatkan                 penghentian                 the termination of recognition of
            pengakuan aset yang ada, maka arus                        existing assets, then the estimated
            kas yang diperkirakan yang timbul dari                    cash flows arising from the modified
            aset keuangan yang dimodifikasi                           financial assets are included in the
            dimasukkan         dalam      perhitungan                 calculation of cash shortages of
            kekurangan kas dari aset yang ada;                        existing assets;
        • Jika restrukturisasi akan menghasilkan                 •    If the restructuring will result in a
            penghentian pengakuan aset yang                           derecognition of the existing assets,
            ada, maka nilai wajar aset baru                           the fair value of the new asset is
            diperlakukan sebagai arus kas akhir                       treated as the final cash flow of the
            dari aset keuangan yang ada pada                          existing financial assets at the time of
            saat    penghentian       pengakuannya.                   derecognition. This amount is included
            Jumlah      ini     dimasukkan      dalam                 in the calculation of cash shortages
            perhitungan kekurangan kas dari aset                      from existing financial assets which
            keuangan         yang       ada      yang                 are discounted from the date of
            didiskontokan dari tanggal penghentian                    derecognition to the reporting date
            pengakuan ke tanggal pelaporan                            using the initial effective interest rate
            menggunakan suku bunga efektif awal                       of the existing financial assets.
            dari aset keuangan yang ada.
       Bukti bahwa aset keuangan mengalami                      Evidence that financial assets become
       penurunan nilai kredit (memburuk) termasuk               credit impaired (deteriorated) including
       data yang dapat diobservasi mengenai                     observable data regarding the following
       peristiwa berikut ini:                                   events:
        • Kesulitan keuangan signifikan yang                  • • Significant        financial   difficulties
            dialami penerbit atau pihak peminjam;                    experienced by the issuer or the
                                                                     borrower;
        •   Pelanggaran kontrak, seperti peristiwa               • Breach of contract, such as a default or
            gagal bayar atau peristiwa tunggakan;                    arrears;
        •   Pihak pemberi pinjaman, untuk alasan                 • The lender, for economic or contractual
            ekonomik atau kontraktual sehubungan                     reasons in relation to the financial
            dengan kesulitan keuangan yang                           difficulties  experienced    by      the
            dialami     pihak   peminjam,     telah                  borrower, has given concessions to the
            memberikan konsesi pada pihak                            borrower which is not possible if the
            peminjam       yang   tidak    mungkin                   borrower does not experience such
            diberikan jika pihak peminjam tidak                      difficulties;
            mengalami kesulitan tersebut;
        •   Terjadi kemungkinan bahwa pihak                      •   It is probable that the borrower will
            peminjam akan dinyatakan pailit atau                     enter bankruptcy or the other financial
            melakukan reorganisasi keuangan                          reorganization; or
            lainnya; atau
        •   Hilangnya pasar aktif dari aset                      •   Loss of an active market for financial
            keuangan akibat kesulitan keuangan;                      assets due to financial difficulties;
        •   Pembelian atau penerbitan aset                       •   Purchase or issuance of financial asset
            keuangan dengan diskon sangat besar                      at significant discount which reflect the
            yang mencerminkan kerugian kredit                        credit loss that occurs.
            yang terjadi.

                                                         34
Page 607
PT ALLO BANK INDONESIA TBK                                                   PT ALLO BANK INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                     NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan)                                                                                         (Continued)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir                                                            For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024                                            December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)             (In full of Rupiah, unless otherwise stated)


       Aset Keuangan yang Dibeli atau yang                        Purchased or originated credit-impaired
       berasal dari aset keuangan yang                            financial assets – POCI
       mengalami penurunan nilai
       Aset keuangan dikategorikan sebagai POCI                   Financial assets are categorized as POCI if
       apabila terdapat bukti objektif penurunan                  there is objective evidence of impairment at
       nilai pada saat pengakuan awal. Pada saat                  initial recognition. At initial recognition, no
       pengakuan awal, tidak ada penyisihan                       allowance for credit losses is recognized
       kerugian kredit yang diakui karena harga                   because the purchase price or value has
       pembelian atau nilainya telah termasuk                     included lifetime estimated credit losses.
       estimasi    kerugian     kredit  sepanjang                 Furthermore, changes in lifetime credit
       umurnya. Selanjutnya, perubahan kerugian                   losses, whether positive or negative, are
       kredit sepanjang umurnya, apakah positif                   recognized in the statement of profit or loss
       atau negatif, diakui dalam laporan laba rugi               as part of the allowance for impairment
       sebagai bagian dari cadangan kerugian                      losses.
       penurunan nilai.

       Penyajian Penyisihan Kerugian Kredit                       Presentation of Allowance for Expected
       Ekspektasian Dalam Laporan Posisi                          Credit Losses in Statements of Financial
       Keuangan                                                   Position
       Penyisihan kerugian kredit ekspektasian                    Allowance for expected credit losses is
       disajikan dalam laporan posisi keuangan                    presented in the statement of financial
       sebagai berikut:                                           positions as follows:
        • Aset keuangan yang diukur pada biaya                  • • Financial        assets    measured     at
            perolehan diamortisasi, penyisihan                         amortized cost, allowance for expected
            kerugian kredit ekspektasian disajikan                     credit losses is presented as a
            sebagai pengurang dari jumlah tercatat                     deduction from the gross carrying
            bruto aset;                                                amount of the asset;
        • Komitmen pinjaman dan kontrak                            • Loan commitments and financial
            jaminan       keuangan,      penyisihan                    guarantee contracts, allowance for
            kerugian kredit ekspektasian disajikan                     expected credit losses is presented as
            sebagai provisi;                                           a provision;
        • Instrumen utang yang diukur pada nilai                   • Debt instruments measured at fair
            wajar        melalui        penghasilan                    value through other comprehensive
            komprehensif lain, penyisihan kerugian                     income, allowance for expected credit
            kredit ekspektasian tidak diakui dalam                     losses are not recognized in the
            laporan posisi keuangan karena jumlah                      statement of financial position because
            tercatat dari aset-aset ini adalah nilai                   the carrying amounts of these assets
            wajarnya. Namun demikian, penyisihan                       are at their fair values. However,
            kerugian       kredit      ekspektasian                    allowance for expected credit losses is
            diungkapkan      dan    diakui   dalam                     disclosed and recognized in other
            penghasilan komprehensif lain.                             comprehensive income.

       Perhitungan penurunan nilai secara                         Individual impairment calculation
       individual
       Bank menetapkan pinjaman yang diberikan                    The Bank determines that loans should be
       yang harus dievaluasi penurunan nilainya                   evaluated for impairment through individual
       secara individual, jika memenuhi salah satu                evaluation, if one of the following criterias
       kriteria di bawah:                                         are met:
        • Kredit yang diberikan yang secara                     • • Loans         which      individually have
             individual memiliki nilai signifikan; atau                significant value; or
        • Kredit         yang       diberikan       yang           • Restructured loans which individually
             direstrukturisasi yang secara individual                  have significant value.
             memiliki nilai signifikan.




                                                           35
Page 608
PT ALLO BANK INDONESIA TBK                                             PT ALLO BANK INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                               NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan)                                                                                   (Continued)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir                                                      For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024                                      December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)       (In full of Rupiah, unless otherwise stated)


       Bank menetapkan kredit yang diberikan                The Bank determines that loans should be
       yang harus dievaluasi penurunan nilainya             evaluated for impairment through individual
       secara individual jika kredit yang diberikan         evaluation if loans are classified as Stage 3
       diklasifikasikan sebagai Stage 3 dan                 and considered individually significant. The
       dianggap signifikan secara individual. Bank          Bank assesses ECL by estimating the
       menghitung KKE dengan mengestimasi                   expected future cash flow from the loans.
       arus kas ekspektasian dari kredit yang
       diberikan.
       Perhitungan penurunan nilai secara                   Collective impairment calculation
       kolektif
       Bank menetapkan kredit yang diberikan                The Bank determines that loans should be
       yang harus dievaluasi penurunan nilainya             evaluated for impairment through individual
       secara individual jika pinjaman yang                 evaluation if loans are classified as Stage 1,
       diberikan diklasifikasikan sebagai Stage 1,          Stage 2 and Stage 3 which are not
       Stage 2 dan Stage 3 yang tidak dianggap              considered collectively significant. The Bank
       signifikan secara kolektif. Bank menghitung          assesses ECL using collective approach
       KKE menggunakan pendekatan kolektif                  with the risk parameter modelling that
       dengan model parameter risiko yang                   incorporates a number of key parameters,
       menggunakan beberapa parameter utama,                including the Probability of Default (“PD”),
       antara lain Probability of Default (“PD”),           Loss Given Default (“LGD”), Exposure at
       Loss Given Default (“LGD”), Exposure at              Default (“EAD”), and discount rate after
       Default (“EAD”), dan tingkat diskonto                taking into consideration forward-looking
       setelah      memperhitungkan       informasi         information,     including    macroeconomic
       perkiraan masa depan, termasuk faktor                factors.
       makroekonomi.
       Bank menggunakan model yang kompleks                 The Bank primarily uses sophisticated
       yang menggunakan matriks PD, LGD dan                 models that utilise the PD, LGD and EAD
       EAD.                                                 metrics.
       a. Probability of Default (”PD”)                     a. Probability of Default (“PD”)
          Probabilitas yang timbul di suatu waktu              The probability at a point in time that a
          dimana debitur mengalami gagal bayar,                counterparty will default, calibrated over
          dikalibrasikan sampai dengan periode                 up to 12 months from the reporting date
          12 bulan dari tanggal laporan (Stage 1)              (Stage 1) or over the lifetime of the
          atau sepanjang umur (Stage 2 dan 3)                  product (Stage 2 and 3) and
          dan digabungkan pada dampak asumsi                   incorporated to the impact of forward-
          ekonomi masa depan yang memiliki                     looking economic assumptions that
          risiko kredit. PD diestimasikan pada                 have an effect on credit risk. PD is
          point in time di mana hal ini berfluktuasi           estimated at a point in time that means
          sejalan dengan siklus ekonomi.                       it will fluctuate in line with the economic
                                                               cycle.
       b. Loss Given Default (”LGD”)                        b. Loss Given Default (“LGD”)
          Kerugian yang diperkirakan akan timbul               The loss that is expected to arise on
          dari debitur yang mengalami gagal bayar              default, incorporating the impact of
          dengan menggabungkan dampak dari                     relevant forward looking economic
          asumsi ekonomi masa depan yang                       assumptions (if any), which represents
          relevan (jika ada) di mana hal ini                   the difference between the contractual
          mewakili perbedaan antara arus kas                   cash flows due and those that the Bank
          kontraktual yang akan jatuh tempo                    expects to receive. The Bank estimates
          dengan arus kas yang diharapkan untuk                LGD based on the historical recovery
          diterima. Bank mengestimasikan LGD                   rates and considers the recovery of any
          berdasarkan data historis dari tingkat               collateral that is integral to the financial
          pemulihan      dan    memperhitungkan                assets, taking into account forward
          pemulihan yang berasal dari jaminan                  looking economic assumptions if
          terhadap aset keuangan, dengan                       relevant.
          mempertimbangkan asumsi ekonomi di
          masa depan jika relevan.

                                                       36
Page 609
PT ALLO BANK INDONESIA TBK                                               PT ALLO BANK INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan)                                                                                     (Continued)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir                                                        For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024                                        December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)         (In full of Rupiah, unless otherwise stated)


       c. Exposure at Default (”EAD”)                          c. Exposure at Default (“EAD”)
          Perkiraan nilai eksposur neraca pada                    The expected balance sheet exposure
          saat      gagal       bayar        dengan               at the time of default, taking into
          mempertimbangkan bahwa perubahan                        account that expected change in
          ekspektasi yang diharapkan selama                       exposure over the lifetime of the
          masa eksposur. Hal ini menggabungkan                    exposure. This incorporates the impact
          dampak     penarikan     fasilitas   yang               of drawdowns of committed facilities,
          committed, pembayaran pokok dan                         repayments of principal and interest,
          bunga, amortisasi dan pembayaran                        amortization and early payments,
          dipercepat, bersama dengan dampak                       together with the impact of forward-
          asumsi ekonomi masa depan jika                          looking economic assumptions if
          relevan.                                                relevant.

       Dalam     menentukan      kerugian   kredit            To determine the expected credit loss,
       ekspektasian komponen-komponen ini akan                these components are multiplied together
       diperhitungkan secara bersama-sama dan                 and discounted to the balance sheet date
       didiskontokan ke tanggal laporan keuangan              using the effective interest rate as the
       menggunakan diskonto berdasarkan suku                  discount rate.
       bunga efektif.

       Penerimaan kembali atas aset keuangan                  Recoveries of written-off financial assets
       yang telah dihapusbukukan
       Ketika kredit yang diberikan tidak tertagih,           When a loan is uncollectible, it is written-off
       kredit yang diberikan tersebut dihapusbuku             against the related allowance for impairment
       dengan menjurnal balik cadangan kerugian               loss. Such loans are written off after all the
       penurunan nilai. Kredit yang diberikan                 necessary      procedures     have        been
       tersebut dihapusbuku setelah semua                     completed and the amount of the loss has
       prosedur yang diperlukan telah dilakukan               been determined.
       dan jumlah kerugian telah ditentukan.

       Penerimaan kembali atas aset keuangan                  The recoveries of written-off financial assets
       yang telah dihapusbukukan pada tahun                   in the current year are credited by adjusting
       berjalan dikreditkan dengan menyesuaikan               the allowance for impairment losses
       akun cadangan kerugian penurunan nilai.                accounts. Recoveries of written-off financial
       Penerimaan kembali atas aset keuangan                  assets from previous years are recorded as
       yang telah dihapusbukukan pada tahun                   operational income other than interest
       sebelumnya dicatat sebagai pendapatan                  income.
       operasional selain pendapatan bunga.

    ii. Penurunan nilai aset non-keuangan                   ii. Impairment of non-financial assets
        Nilai tercatat dari aset yang bukan aset                The carrying amounts of the Bank’s non-
        keuangan Bank, kecuali aset pajak                       financial assets, other than deferred tax
        tangguhan,      ditelaah  setiap     tanggal            assets, are reviewed at each reporting date
        pelaporan untuk menentukan apakah                       to determine whether there is any indication
        terdapat indikasi penurunan nilai. Jika                 of impairment. If any such indication exists
        indikasi tersebut ada, maka nilai yang dapat            then the asset’s recoverable amount will be
        dipulihkan dari aset tersebut akan                      estimated.
        diestimasi.

       Nilai yang dapat diperoleh kembali dari                The recoverable amount of an asset or a
       suatu aset atau unit penghasil kas adalah              cash-generating unit is the higher of its
       sebesar jumlah yang lebih tinggi antara nilai          value in use and its fair value less costs to
       pakainya dan nilai wajar aset atau unit                sell. In assessing value in use, the
       penghasil kas dikurangi biaya untuk                    estimated future cash flows are discounted
       menjual. Dalam menilai nilai pakai, estimasi           to their present value using a pre-tax
       arus kas masa depan didiskontokan ke nilai             discount rate that reflects current market
       sekarang dengan menggunakan tingkat                    assessments of the present value of money

                                                       37
Page 610
PT ALLO BANK INDONESIA TBK                                                    PT ALLO BANK INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                      NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan)                                                                                          (Continued)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir                                                             For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024                                             December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)              (In full of Rupiah, unless otherwise stated)


       diskonto      sebelum      pajak     yang                   and the risks specific to the asset.
       mencerminkan penilaian pasar saat ini
       terhadap nilai kas kini dan risiko spesifik
       terhadap aset tersebut.

       Cadangan penurunan nilai diakui pada                        Allowance for impairment loss recognized in
       tahun sebelumnya dinilai pada setiap                        prior year is assessed at each reporting
       tanggal pelaporan untuk melihat adanya                      date for any indications that the loss has
       indikasi bahwa kerugian telah menurun atau                  decreased or no longer exists. An
       tidak ada lagi. Kerugian penurunan nilai                    impairment loss is reversed if there has
       dijurnal balik jika terdapat perubahan                      been a change in the estimates used to
       estimasi     yang     digunakan      dalam                  determine the recoverable amount.
       menentukan nilai yang dapat dipulihkan.

       Cadangan kerugian penurunan nilai dijurnal                  Allowance for impairment losses is reversed
       balik hanya hingga nilai tercatat aset tidak                only to the extent that the asset’s carrying
       melebihi nilai tercatat yang telah ditentukan,              amount does not exceed the carrying
       dikurangi      dengan      depresiasi     atau              amount that would have been determined,
       amortisasi, jika cadangan penurunan nilai                   net of depreciation or amortization, if no
       tidak pernah diakui.                                        impairment loss had been recognized.

       Bank      tidak   diwajibkan    lagi  untuk                 The Bank is not required to provide an
       membentuk cadangan kerugian penurunan                       allowance for impairment losses for non-
       nilai untuk aset non produktif, namun Bank                  productive assets, but the Bank should still
       tetap harus menghitung cadangan kerugian                    calculate the impairment losses in
       penurunan nilai mengacu pada standar                        accordance with the applicable accounting
       akuntansi yang berlaku.                                     standards.

2.l. Aset tetap, aset hak-guna dan liabilitas                2.l. Fixed assets, right-of-use assets and lease
     sewa                                                         liabilities

    Aset Tetap                                                   Fixed assets
    Aset tetap, kecuali tanah dan bangunan,                      Fixed assets, except land and buildings, are
    dinyatakan sebesar biaya perolehan dikurangi                 stated at cost less accumulated depreciation
    akumulasi penyusutan dan rugi penurunan                      and impairment losses. If the recognition
    nilai. Biaya perolehan termasuk biaya                        criteria are met, the acquisition cost will include
    penggantian bagian aset tetap saat biaya                     the cost of replacing part of the fixed assets
    tersebut terjadi, jika memenuhi kriteria                     when that cost is incurred. Acquisition costs of
    pengakuan. Biaya perolehan aset tetap diakui                 fixed assets is recognized as asset if, and only
    sebagai aset jika dan hanya jika besar                       if it is probable that future economic benefits
    kemungkinan manfaat ekonomis di masa                         associated with the item will flow to the entity
    depan berkenaan dengan aset tersebut                         and the cost of the item can be measured
    mengalir ke entitas dan biaya perolehan aset                 reliably.
    dapat diukur secara andal.

    Beban      pemeliharaan     dan    perbaikan                 The cost of maintenance and repairs are
    dibebankan pada laba rugi pada saat                          charged to profit or loss as incurred. Other
    terjadinya. Biaya-biaya lain yang terjadi                    costs incurred subsequently to add to, replace
    selanjutnya yang timbul untuk menambah,                      part of or service an item of asset is recorded
    mengganti atau memperbaiki aset dicatat                      as acquisition of asset if, and only if it is
    sebagai biaya perolehan aset jika dan hanya                  probable that future economic benefits
    jika besar kemungkinan manfaat ekonomis di                   associated with the item will flow to the entity
    masa depan berkenaan dengan aset tersebut                    and the cost of the item can be measured
    mengalir ke entitas dan biaya perolehan aset                 reliably.
    dapat diukur secara andal.



                                                        38
Page 611
PT ALLO BANK INDONESIA TBK                                                    PT ALLO BANK INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                      NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan)                                                                                          (Continued)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir                                                             For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024                                             December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)              (In full of Rupiah, unless otherwise stated)


    Aset tetap, kecuali tanah, disusutkan dengan                 Depreciation of fixed assets, except for land, is
    menggunakan metode garis lurus (straight-line                computed using the straight-line method for
    method) untuk seluruh aset tetap selama umur                 fixed assets over the estimated useful life of the
    manfaat aset tetap yang diestimasi sebagai                   assets, as follows:
    berikut:

                                                  Tahun/Years

     Renovasi bangunan atau instalasi                     1-10                   Building renovations or installations
     Kendaraan                                              5                                                Vehicles
     Peralatan kantor                                     1-10                                     Office equipment

    Masa manfaat ekonomis, nilai residu dan                      The estimated useful life, residual values and
    metode penyusutan direviu setiap akhir periode               depreciation method are reviewed at each
    dan pengaruh dari setiap perubahan estimasi                  period end and the effect of any changes in
    tersebut berlaku prospektif.                                 estimating for on a prospective basis.

    Bank menetapkan nilai residu nihil untuk                     Bank has determined residual value to be nil for
    perhitungan penyusutan semua aset tetap.                     the calculation of depreciation for all fixed
                                                                 assets.

    Biaya pengurusan legal hak atas tanah dalam                  The legal cost of land rights in the form of
    bentuk Hak Guna Bangunan (HGB) yang                          Building Usage Rights (HGB) incurred when the
    dikeluarkan ketika tanah diperoleh pertama kali              land was acquired initially are recognized as
    diakui sebagai bagian dari biaya perolehan                   part of the cost of the land under “Fixed Assets”
    tanah pada akun “Aset Tetap” dan tidak                       account and not amortized.
    diamortisasi.

    Biaya    pengurusan     perpanjangan     atau                The legal cost incurred to extend or renew the
    pembaruan legal hak atas tanah diakui sebagai                land rights are recorded as intangible assets
    aset takberwujud dan diamortisasi sepanjang                  and amortized over the shorter of the rights’
    umur hukum hak atau umur ekonomis tanah,                     legal life or land’s economic life.
    mana yang lebih pendek.
    Jumlah tercatat aset tetap dihentikan                        An item of fixed assets is derecognized upon
    pengakuannya pada saat dilepaskan atau saat                  disposal or when no future economic benefits
    tidak ada manfaat ekonomis masa depan yang                   are expected from its use or disposal. Any gain
    diharapkan       dari     penggunaan      atau               or loss arising on derecognition of the asset
    pelepasannya. Laba atau rugi yang timbul dari                (calculated as the difference between the net
    penghentian pengakuan aset (dihitung sebagai                 disposal proceeds and the carrying amount of
    perbedaan antara jumlah neto hasil pelepasan                 the asset) is included in the profit or loss in the
    dan nilai tercatat dari aset) dimasukkan dalam               year the asset is derecognized.
    laba rugi pada tahun aset tersebut dihentikan
    pengakuannya.
    Aset hak-guna dan liabilitas sewa                            Right-of-use assets and lease liabilities
    Pada tanggal permulaan kontrak, Bank menilai                 At the inception of a contract, the Bank
    apakah kontrak merupakan atau mengandung                     assesses whether the contract is or contains a
    sewa. Suatu kontrak merupakan atau                           lease. A contract is or contains a lease if the
    mengandung sewa jika kontrak tersebut                        contract carries the right to control the use of an
    memberikan    hak    untuk    mengendalikan                  identified assets for a period of time in
    penggunaan aset identifikasian selama suatu                  exchange for consideration. The Bank can
    jangka waktu untuk dipertukarkan dengan                      choose not to recognise the right-of-use asset
    imbalan. Bank dapat memilih untuk tidak                      and lease liabilities for:
    mengakui aset hak-guna dan liabilitas sewa
    untuk:


                                                      39
Page 612
PT ALLO BANK INDONESIA TBK                                                   PT ALLO BANK INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                     NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan)                                                                                         (Continued)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir                                                            For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024                                            December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)             (In full of Rupiah, unless otherwise stated)


    •    Sewa dengan jangka waktu kurang atau               • •    Leases with a term of less or equal to
         sama dengan 12 bulan dan tidak terdapat                   12 months and there is no call option;
         opsi beli;
    •    Sewa atas aset dengan nilai rendah.                  •    Leases of low value assets.
    Untuk menilai apakah kontrak memberikan hak               To assess whether a contract carries the right
    untuk mengendalikan penggunaan aset                       to control the use of an identified asset, the
    identifikasian, Bank harus menilai apakah:                Bank shall assess whether:
    • Bank memiliki hak untuk mengoperasikan                  •• The Bank has the right to operate the
        aset; dan                                                 assets; and
    • Bank telah mendesain aset dengan cara                   • The Bank has designed the assets in a
        menetapkan sebelumnya bagaimana dan                       way that predetermine how and for what
        untuk tujuan apa aset akan digunakan                      purpose it will be used.
        selama periode penggunaan.
    Bank mengakui liabilitas sewa sebesar jumlah              The Bank recognized lease liabilities at the
    pembayaran sewa yang masih harus dibayar                  amount of lease payments accrued to the end
    hingga akhir masa sewa yang didiskontokan                 of the lease term which discounted using the
    dengan menggunakan suku bunga pinjaman                    incremental borrowing rate. While, the right-of-
    inkremental.   Sedangkan     aset-hak   guna              use assets includes the amount of lease
    mencakup jumlah liabilitas sewa yang diakui,              liabilities recognized, initial direct costs paid,
    biaya langsung awal yang dibayarkan, biaya                restoration costs and lease payments on or
    pemulihan dan pembayaran sewa yang                        before the start date of the lease, less lease
    dilakukan pada atau sebelum tanggal mulai                 incentives      received.      Right-of-use   are
    sewa, dikurangi insentif sewa yang diterima.              depreciated using the straight-line method over
    Aset hak-guna disusutkan dengan metode                    the shorter period between the lease term and
    garis lurus selama jangka waktu yang lebih                the estimated useful life of the asset.
    pendek antara masa sewa dengan estimasi
    masa manfaat aset.

    Jika kepemilikan aset sewa dialihkan ke Bank              If the ownership of lease asset is transferred to
    pada akhir masa sewa atau pembayaran sewa                 the Bank at the end of the lease term or the
    mencerminkan pelaksanaan opsi pembelian,                  lease payments reflect the exercise of the
    penyusutan dihitung menggunakan estimasi                  purchase option, depreciation is calculated
    masa manfaat ekonomis aset. Aset hak-guna                 using the estimated useful life of the assets.
    diuji penurunan nilainya sesuai dengan                    Right-of-use assets are tested for impairment in
    PSAK 236 tentang “Penurunan Nilai Aset”.                  accordance with PSAK 236 regarding
                                                              “Impairment of Assets”.

    Pada tanggal dimulainya sewa, Bank mengakui               On the initial lease date, the Bank recognized
    liabilitas sewa yang diukur pada nilai kini dari          lease liabilities which measured at the present
    pembayaran sewa masa depan yang akan                      value of future lease payments that will be paid
    dibayarkan selama masa sewa. Pembayaran                   over the lease term. Lease payments include
    sewa termasuk pembayaran tetap (termasuk                  fixed payments (including substantially fixed
    pembayaran tetap secara substansi), dikurangi             payments), less lease incentive receivables,
    piutang insentif sewa, pembayaran sewa                    variable lease payments that depends on index
    variabel yang bergantung pada indeks atau                 or interest rate, and the expected amount to be
    suku bunga, dan jumlah yang diharapkan akan               paid in a residual value guarantee. Lease
    dibayar      dalam    jaminan   nilai    residu.          payments also include the reasonable exercise
    Pembayaran sewa juga termasuk harga                       price for the purchase option if it is determined
    eksekusi opsi pembelian yang wajar jika                   to be made by the Bank and the payment of a
    dipastikan akan dilakukan oleh Bank dan                   penalty to terminate the lease, if the lease term
    pembayaran penalti untuk mengakhiri sewa,                 reflects the Bank exercising the lease
    jika jangka waktu sewa mencerminkan Bank                  termination option. Variable lease payments
    mengeksekusi       opsi   penghentian     sewa.           that are not depends on an index or interest
    Pembayaran sewa variabel yang tidak                       rate are recognized as an expense in the
    bergantung pada indeks atau suku bunga                    period in which the event or condition that

                                                       40
Page 613
PT ALLO BANK INDONESIA TBK                                                     PT ALLO BANK INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                       NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan)                                                                                           (Continued)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir                                                              For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024                                              December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)               (In full of Rupiah, unless otherwise stated)


    diakui sebagai beban pada periode di mana                     triggers the payment occurs.
    peristiwa  atau     kondisi yang   memicu
    pembayaran terjadi.

    Dalam menghitung nilai kini dari pembayaran                   In calculating the present value of lease
    sewa, Bank menggunakan suku bunga                             payments, the Bank uses the lessee
    pinjaman inkremental penyewa pada tanggal                     incremental borrowing rate at the inception date
    dimulainya sewa karena suku bunga implisit                    of the lease since the interest rate implicit in the
    dalam sewa tidak dapat ditentukan. Setelah                    lease cannot be determined. After the inception
    tanggal dimulainya sewa, jumlah liabilitas sewa               date of the lease, the amount of the lease
    ditingkatkan untuk mencerminkan pertambahan                   liability is increased to reflect the interest
    bunga dan dikurangi pembayaran sewa yang                      increase and less lease payments made.
    dilakukan. Selain itu, jumlah tercatat liabilitas             Furthermore, the lease liabilities carrying
    sewa diukur kembali jika terdapat modifikasi,                 amount      is   remeasured      if   there      are
    perubahan jangka waktu sewa, perubahan                        modifications, changes in term of the lease,
    pembayaran sewa, atau perubahan dalam                         lease payments, or the valuation of the option
    penilaian opsi untuk membeli aset pendasar.                   to purchase the underlying asset.

    Sewa jangka pendek (dengan jangka waktu                       Short-term leases (with term of less or equal to
    kurang atau sama dengan 12 bulan) dan sewa                    12 months) and leases of low-value assets, and
    aset bernilai rendah, serta elemen-elemen                     elements of those leases, partially or entirely
    sewa tersebut, sebagian atau seluruhnya tidak                 not applying the recognition principles
    menerapkan prinsip-prinsip pengakuan yang                     stipulated by PSAK 116 will be treated the
    ditentukan oleh PSAK 116 akan diperlakukan                    same as operating leases in PSAK 30. The
    sama dengan sewa operasi pada PSAK 30.                        Bank will recognize these lease payments on a
    Bank akan mengakui pembayaran dengan                          straight-line basis during the lease period on
    dasar garis lurus selama masa sewa dalam                      the statement of the profit or loss and other
    laporan    laba   rugi    dan    penghasilan                  comprehensive income. This expense is
    komprehensif lain. Beban ini dicatat pada                     recorded under general and administrative
    beban umum dan administrasi dalam laba rugi.                  expenses in profit or loss.

    Penerapan pencatatan PSAK 116 berlaku                         The recording implementation of PSAK 116 is
    untuk seluruh sewa (kecuali sebagaimana yang                  applied for all leases (except as stated earlier),
    disebutkan sebelumnya), yaitu sebagai berikut:                as follows:
    a. Menyajikan aset hak-guna sebagai bagian                    a. Presents right-of-use assets as part of fixed
         dari aset tetap dan liabilitas sewa disajikan                assets and lease liabilities presented as
         sebagai bagian dari liabilitas lain-lain                     part of other liabilities in the statement of
         dalam laporan posisi keuangan, yang                          financial position which measured at the
         diukur pada nilai kini dari pembayaran                       present value of the future lease payments;
         sewa masa depan;
    b. Mencatat penyusutan aset hak-guna dan                      b. Records depreciation of right-of-use assets
         bunga atas liabilitas sewa dalam laba rugi;                 and interest on lease liabilities in the profit
         dan                                                         or loss; and
    c. Memisahkan jumlah total pembayaran ke                      c. Separates the total amount of cash paid
         bagian pokok (disajikan dalam kegiatan                      within operating activities) in the statement
         pendanaan) dan bunga (disajikan dalam                       of cash flows.
         kegiatan operasional) dalam laporan arus
         kas.

2.m. Aset takberwujud                                         2.m. Intangible assets
     Aset takberwujud terdiri dari perangkat lunak                Intangible assets consist of software acquired
     yang dibeli Bank.                                            by the Bank.

    Perangkat lunak yang dibeli oleh Bank dicatat                 Software acquired by the Bank is stated at cost
    sebesar biaya perolehan dikurangi akumulasi                   less    accumulated       amortization     and
    amortisasi dan akumulasi kerugian penurunan                   accumulated impairment losses.
    nilai.

                                                         41
Page 614
PT ALLO BANK INDONESIA TBK                                                      PT ALLO BANK INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                        NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan)                                                                                            (Continued)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir                                                               For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024                                               December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)                (In full of Rupiah, unless otherwise stated)


    Pengeluaran selanjutnya untuk perangkat                       Subsequent expenditure on software is
    lunak   akan    dikapitalisasi   hanya jika                   capitalized only when it increases the future
    pengeluaran tersebut menambah manfaat                         economic benefits embodied in the specific
    ekonomis aset yang bersangkutan di masa                       asset to which it relates. All other expenditures
    mendatang. Semua pengeluaran lainnya                          are expensed as incurred.
    dibebankan pada saat terjadinya.

    Aset takberwujud dihentikan pengakuannya                      An intangible asset is derecognized on disposal
    jika dilepas atau ketika tidak terdapat lagi                  or when there is no future economic benefits
    manfaat     ekonomi   masa    depan    yang                   are expected from its use or disposal.
    diperkirakan    dari    penggunaan     atau
    pelepasannya.

    Amortisasi diakui dalam laba rugi dengan                      Amortization is recognized in profit or loss on a
    menggunakan metode garis lurus sepanjang                      straight-line method over the estimated useful
    masa manfaat dari perangkat lunak tersebut,                   life of the software, from the date it is available
    dari tanggal perangkat lunak tersebut tersedia                for use. The estimated useful life of software is
    untuk dipakai. Estimasi masa manfaat dari                     five until ten years.
    perangkat lunak adalah lima hingga sepuluh
    tahun.

    Metode amortisasi, estimasi masa manfaat dan                  Amortization method, the estimate of useful life
    nilai residual ditelaah pada setiap akhir tahun               and residual values are reviewed at each
    pelaporan dan disesuaikan jika dianggap tepat.                financial year-end and adjusted if appropriate.

2.n. Biaya dibayar di muka                                    2.n. Prepaid expenses
     Biaya dibayar di muka diamortisasi selama                     Prepaid expenses are amortized over their
     masa manfaat masing-masing biaya dengan                       beneficial periods using the straight-line
     menggunakan metode garis lurus.                               method.

2.o. Aset lain-lain                                           2.o. Other assets
     Terdiri dari aset yang tidak material yang tidak              Represent immaterial assets that cannot be
     dapat digolongkan dalam pos-pos sebelumnya.                   classified under the above accounts. Other
     Aset lain-lain dinyatakan sebesar nilai tercatat,             assets are stated at carrying amount, which is
     yaitu harga perolehan setelah dikurangi                       cost less accumulated amortization, allowance
     dengan akumulasi amortisasi, penurunan nilai                  for impairment losses or possible losses.
     atau cadangan kerugian.

2.p. Liabilitas segera                                        2.p. Obligations due immediately
     Liabilitas segera merupakan liabilitas Bank                   Obligations due immediately represent the
     kepada pihak lain yang sifatnya wajib segera                  Bank’s liabilities to beneficiaries that are
     dibayarkan sesuai dengan perintah pemberi                     payable immediately in accordance with the
     amanat atau perjanjian yang ditetapkan                        demand from the beneficiaries or as agreed
     sebelumnya. Liabilitas segera dinyatakan                      upon by the Bank’s and the beneficiaries.
     sebesar nilai liabilitas Bank kepada pemberi                  Obligations due immediately are stated at
     amanat.                                                       outstanding payables to the beneficiaries.

2.q. Simpanan dari nasabah dan simpanan dari                  2.q. Deposits from customer and deposits from
     bank                                                          other banks
     Simpanan dari nasabah dan simpanan dari                       Deposits from customers and deposits from
     bank lain pada awalnya diukur pada nilai wajar                other banks are initially measured at fair value
     ditambah biaya transaksi yang dapat                           plus directly attributable transaction costs and
     diatribusikan secara langsung dan setelah                     subsequently measured at their amortized cost
     pengakuan awal diukur pada biaya perolehan                    using the effective interest method.
     diamortisasi dengan menggunakan metode
     suku bunga efektif.


                                                         42
Page 615
PT ALLO BANK INDONESIA TBK                                                      PT ALLO BANK INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                        NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan)                                                                                            (Continued)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir                                                               For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024                                               December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)                (In full of Rupiah, unless otherwise stated)


2.r. Pendapatan dan beban bunga                               2.r. Interest income and expense
     Pendapatan dan beban bunga diakui dalam                       Interest income and expenses are recognized
     laba rugi dengan menggunakan metode suku                      in the profit or loss using the effective interest
     bunga efektif. Suku bunga efektif adalah suku                 rate method. The effective interest rate is the
     bunga yang secara tepat mendiskontokan                        rate that exactly discounts the estimated future
     estimasi pembayaran dan penerimaan kas di                     cash payments and receipts through the
     masa datang selama perkiraan umur dari aset                   expected life of the financial asset or financial
     keuangan atau liabilitas keuangan (atau, jika                 liability (or, where appropriate, a shorter period)
     lebih tepat, digunakan periode yang lebih                     to the carrying amount of the financial asset or
     singkat) untuk memperoleh nilai tercatat dari                 financial liability. When calculating the effective
     aset keuangan atau liabilitas keuangan. Pada                  interest rate, the Bank estimates future cash
     saat menghitung suku bunga efektif, Bank                      flows considering all contractual terms of the
     mengestimasi arus kas di masa datang dengan                   financial instrument but not future credit losses.
     mempertimbangkan        seluruh   persyaratan
     kontraktual    dalam    instrumen   keuangan
     tersebut, tetapi tidak mempertimbangkan
     kerugian kredit di masa mendatang.

    Perhitungan suku bunga efektif mencakup                       The calculation of the effective interest rate
    biaya transaksi (Catatan 2c) dan seluruh                      includes transaction costs (Note 2c) and all
    imbalan/provisi    dan   bentuk    lain   yang                fees and points paid or received that are an
    dibayarkan atau diterima yang merupakan                       integral part of the effective interest rate.
    bagian tak terpisahkan dari suku bunga efektif.

    Pendapatan dan beban bunga yang disajikan                     Interest income and expenses presented in the
    di dalam laba rugi meliputi:                                  profit or loss include:
    a. Pendapatan dan beban bunga atas aset                       a. Interest income and expense on financial
         keuangan yang diukur pada nilai wajar                        assets measured at fair value through
         melalui penghasilan komprehensif lain                        other comprehensive income as well as
         serta aset keuangan dan liabilitas                           financial assets and financial liabilities
         keuangan yang dicatat berdasarkan biaya                      recorded at amortized cost are recognized
         perolehan diamortisasi, diakui pada laba                     in the profit or loss using the effective
         rugi dengan menggunakan metode suku                          interest method.
         bunga efektif.
         Jumlah tercatat bruto aset keuangan                          The gross carrying amount of a financial
         adalah biaya perolehan diamortisasi aset                     asset is the amortized cost of a financial
         keuangan sebelum disesuaikan dengan                          asset before adjusting for allowance for
         cadangan penurunan nilai.                                    impairment.
         Dalam menghitung pendapatan dan beban                        In calculating interest income and
         bunga, tingkat bunga efektif diterapkan                      expenses, the effective interest rate is
         pada jumlah tercatat bruto aset (ketika                      applied to the gross carrying amount of an
         aset tersebut bukan aset keuangan                            asset (when the asset is not a deteriorated
         memburuk) atau terhadap biaya perolehan                      financial asset) or to the amortized cost of a
         diamortisasi dari liabilitas.                                liability.
         Untuk aset keuangan yang memburuk                            For financial assets that deteriorated after
         setelah pengakuan awal, pendapatan                           initial recognition, interest income is
         bunga dihitung dengan menerapkan                             calculated by applying an effective interest
         tingkat bunga efektif terhadap biaya                         rate to the amortized cost of the financial
         perolehan diamortisasi dari aset keuangan                    assets. If the asset no longer deteriorates,
         tersebut. Jika aset tersebut tidak lagi                      the calculation of interest income will be
         memburuk, maka perhitungan pendapatan                        calculated by applying an effective interest
         bunga akan dihitung dengan menerapkan                        rate to the gross carrying amount of the
         tingkat bunga efektif terhadap nilai tercatat                financial asset.
         bruto dari aset keuangan tersebut.


                                                         43
Page 616
PT ALLO BANK INDONESIA TBK                                                    PT ALLO BANK INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                      NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan)                                                                                          (Continued)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir                                                             For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024                                             December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)              (In full of Rupiah, unless otherwise stated)


         Untuk aset keuangan yang telah                             For financial assets that have deteriorated
         memburuk pada saat pengakuan awal,                         at initial recognition, interest income is
         pendapatan bunga dihitung dengan                           calculated by applying the effective interest
         menerapkan      tingkat   bunga     efektif                rate to the amortized cost of the financial
         terhadap biaya perolehan diamortisasi dari                 assets. If the asset no longer deteriorates,
         aset keuangan tersebut. Jika aset tersebut                 the calculation of interest income will still be
         tidak lagi memburuk, maka perhitungan                      calculated by applying the effective interest
         pendapatan bunga akan tetap dihitung                       rate to the amortized cost of the financial
         dengan menerapkan tingkat bunga efektif                    asset.
         terhadap biaya perolehan diamortisasi dari
         aset keuangan tersebut.
    b.   Keuntungan dan kerugian yang timbul dari               b. Gains and losses arising from changes in
         perubahan nilai wajar atas aset keuangan                  the fair value of fair value through other
         yang diklasifikasikan dalam kelompok nilai                comprehensive income financial assets
         wajar melalui penghasilan komprehensif                    other than foreign exchange gains or
         lain diakui secara langsung dalam laporan                 losses on debt instrument are recognized
         laba rugi komprehensif (merupakan bagian                  directly in other comprehensive income (as
         dari ekuitas) sampai aset keuangan                        part of equity), until the financial asset is
         tersebut dihentikan pengakuannya atau                     derecognized or impaired, except gain or
         adanya       penurunan     nilai,  kecuali                loss arising from changes in exchanges
         keuntungan      atau    kerugian    akibat                rate for debt instrument.
         perubahan nilai tukar untuk instrumen
         utang.
2.s. Provisi dan komisi                                     2.s. Fees and commissions
     Pendapatan dan beban provisi dan komisi yang                Fees and commission income and expenses
     signifikan dan merupakan bagian tak                         that are significant and integral to the effective
     terpisahkan dari suku bunga efektif atas aset               interest rate on financial assets or financial
     keuangan atau liabilitas keuangan dimasukkan                liabilities are included in the measurement of
     ke dalam perhitungan suku bunga efektif.                    the effective interest rate.

    Pendapatan provisi dan komisi lainnya                       Other fees and commission income, including
    termasuk provisi yang terkait dengan kegiatan               credit related fees, export-import related fees,
    perkreditan, kegiatan ekspor-impor, provisi                 syndication lead arranger fees, and provision
    sebagai pengatur sindikasi dan provisi atas                 for services are recognized when the related
    jasa diakui pada saat jasa tersebut dilakukan.              services are performed.

    Beban provisi dan komisi lainnya sehubungan                 Other fees and commission expense related
    dengan transaksi antar bank diakui sebagai                  mainly to inter-bank transaction fees which are
    beban pada saat jasa tersebut diterima.                     expensed as the service are received.

    Apabila pinjaman diselesaikan sebelum jatuh                 The outstanding balances of unamortized fees
    tempo, maka saldo pendapatan provisi dan                    and commissions on loans terminated or settled
    komisi yang belum diamortisasi diakui pada                  prior to maturity are recognized as income upon
    saat pinjaman diselesaikan.                                 settlement.

2.t. Liabilitas imbalan pasca-kerja                         2.t. Post-employment benefits liability
     Imbalan pasca-kerja dicadangkan dan diakui                  The post-employment benefits are accrued and
     sebagai biaya ketika jasa telah diberikan oleh              recognized as expenses when services have
     pegawai yang menjadi peserta program                        been rendered by qualified employees. The
     pensiun Bank. Imbalan kerja ditentukan                      benefits are determined based on the Bank’s
     berdasarkan peraturan Bank dan persyaratan                  regulations and the minimum requirements of
     minimum Undang-undang No. 11/2020 tentang                   Law No.11/2020 on Job Creation (the “Job
     Cipta Kerja (“Undang-Undang Cipta Kerja”)                   Creation Law”) as amended by Perpu
     sebagaimana telah diamendemen dengan                        No.2/2022 and Law No.6/2023 or the Bank’s
     Perpu No.2/2022 dan UU No.6/2023 atau                       Collective Labour Agreement (the “CLA”) or


                                                       44
Page 617
PT ALLO BANK INDONESIA TBK                                                   PT ALLO BANK INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                     NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan)                                                                                         (Continued)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir                                                            For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024                                            December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)             (In full of Rupiah, unless otherwise stated)


    Perjanjian Kerja Bersama (“PKB”) atau                     Company Regulation (“CR”), whichever is
    Peraturan Perusahaan (“PP”), mana yang lebih              higher. Since the Job Creation Law or Labour
    tinggi. Karena UU Cipta Kerja atau UU                     Law or the CLA or the CR sets the formula for
    Ketenagakerjaan   atau    PKB    atau     PP              determining the minimum amount of benefits, in
    menentukan rumus tertentu untuk menghitung                substance pension plans under the Job
    jumlah minimal imbalan pensiun, pada                      Creation Law or Labour Law or the CLA or the
    dasarnya, program pensiun berdasarkan UU                  CR represent defined benefit plans.
    Cipta Kerja atau UU Ketenagakerjaan atau
    PKB atau PP adalah program imbalan pasti.

    Liabilitas imbalan pasca-kerja dihitung sebesar           Post-employment benefits liability is calculated
    nilai kini dari estimasi jumlah liabilitas imbalan        at present value of estimated future benefits
    pasca-kerja di masa depan yang timbul dari                that the employees have earned in return for
    jasa yang telah diberikan oleh karyawan pada              their services in the current and past periods,
    masa kini dan masa lalu, dikurangi dengan nilai           deducted by plan assets, if any. Calculation is
    wajar aset program, jika ada. Perhitungan                 performed by an independent actuary using the
    dilakukan oleh aktuaris independen dengan                 projected-unit credit method.
    metode projected-unit credit.

    Nilai kini liabilitas imbalan pasti ditentukan            The present value of the defined benefit
    dengan mendiskontokan estimasi arus kas                   obligation is determined by discounting the
    keluar masa depan dengan menggunakan                      estimated future cash outflows using interest
    tingkat bunga obligasi pemerintah berkualitas             rates of high quality government bonds that are
    tinggi dalam mata uang yang sama dengan                   denominated in the currency in which the
    mata uang imbalan yang akan dibayarkan dan                benefits will be paid and have terms to maturity
    waktu jatuh tempo yang kurang lebih sama                  approximately the same as the terms of the
    dengan waktu jatuh tempo imbalan yang                     related pension liability.
    bersangkutan.

    Seluruh biaya jasa lalu diakui pada saat yang             All past service costs are recognized at the
    lebih dulu antara ketika amendemen/                       earlier of the occurrence of amendment/
    kurtailmen     terjadi  atau    ketika    biaya           curtailment and the recognition of related
    restrukturisasi atau pemutusan hubungan kerja             restructuring or termination costs. As a result,
    diakui. Sebagai akibatnya, biaya jasa lalu yang           unvested past service costs can no longer be
    belum vested tidak lagi dapat ditangguhkan                deferred and recognized over the future vesting
    dan diakui selama periode vesting masa                    period.
    depan.

    Bunga neto atas imbalan pasti neto merupakan              Net interest of the net defined benefit liabilities
    komponen pendapatan bunga dari aset                       is the interest income component of plan
    program, biaya bunga atas liabilitas imbalan              assets, interest expense of defined benefit
    pasti dan bunga atas dampak batas atas dari               obligation and interest of the effect of asset
    aset.                                                     ceiling.

    Pengukuran kembali liabilitas imbalan pasti               Remeasurement of the net defined benefit
    neto terdiri atas:                                        obligation consists of:
     • Keuntungan dan kerugian aktuarial;                     • Actuarial gains and losses;
     • Imbal hasil atas aset program, tidak                   • Return on plan assets, excluding amount
         termasuk jumlah yang dimasukan dalam                     included in net interest of the net defined
         bunga neto atas liabilitas imbalan pasti                 benefit obligation;
         neto;
     • Setiap perubahan dampak batas atas aset,               •    Any changes in effect of the asset ceiling,
         tidak termasuk jumlah yang dimasukkan                     excluding amount included in net interest
         dalam bunga neto atas liabilitas imbalan                  of the net defined benefit obligation.
         pasti neto.



                                                         45
Page 618
PT ALLO BANK INDONESIA TBK                                                     PT ALLO BANK INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                       NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan)                                                                                           (Continued)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir                                                              For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024                                              December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)               (In full of Rupiah, unless otherwise stated)


    Imbalan jangka panjang lainnya                               Other long-term benefits
    Imbalan jangka panjang lainnya seperti cuti                  Other long-term employee benefits such as
    berimbalan jangka panjang, imbalan cacat                     long service leave, permanent disability
    permanen, dan penghargaan jubilee dihitung                   benefits, and jubilee awards are calculated
    dengan menggunakan metode projected unit                     using the projected unit credit method and
    credit dan didiskontokan ke nilai kini.                      discounted to present value. Actuarial gains
    Keuntungan dan kerugian aktuarial yang timbul                and losses arising from experience adjustment
    dari penyesuaian dan perubahan dalam                         and charge in actuarial assumption are
    asumsi-asumsi aktuarial diakui dalam laba rugi.              recognised to profit or loss.

    Pesangon pemutusan hubungan kerja                            Termination benefits
    Pesangon pemutusan hubungan kerja terutang                   Termination benefits are payable whenever an
    ketika karyawan dihentikan kontrak kerjanya                  employee’s employment is terminated before
    sebelum usia pensiun normal. Bank mengakui                   the normal retirement date. The Bank
    pesangon pemutusan hubungan kerja ketika                     recognizes termination benefits when it is
    menunjukkan komitmennya untuk memutuskan                     demonstrably committed to terminate the
    hubungan kerja dengan karyawan berdasarkan                   employment of current employees according to
    suatu rencana formal terperinci yang kecil                   a detailed formal plan with low possibility of
    kemungkinannya untuk dibatalkan. Pesangon                    withdrawal. Benefits which will be paid more
    yang akan dibayarkan dalam waktu lebih dari                  than 12 months after the statement of financial
    12 bulan setelah tanggal laporan posisi                      position’s date are discounted to reflect its
    keuangan didiskontokan untuk mencerminkan                    present value.
    nilai kini.

2.u. Perpajakan                                              2.u. Taxation
     Beban pajak adalah jumlah gabungan pajak                     Tax expense is the aggregate amount included
     kini dan pajak tangguhan yang diperhitungkan                 in the determination of profit or loss for the year
     dalam menentukan laba rugi pada suatu tahun.                 in respect of current tax and deferred tax.
     Pajak kini dan pajak tangguhan diakui dalam                  Current tax and deferred tax is recognized in
     laba rugi, kecuali pajak penghasilan yang                    profit or loss, except for income tax arising from
     timbul dari transaksi atau peristiwa yang diakui             transactions or events that are recognized in
     dalam penghasilan komprehensif lain atau                     other comprehensive income or directly in
     secara langsung di ekuitas. Dalam hal ini,                   equity. In this case, the tax is recognized in
     pajak tersebut masing-masing diakui dalam                    other comprehensive income or equity,
     penghasilan komprehensif lain atau ekuitas.                  respectively.

    Jumlah pajak kini untuk tahun berjalan dan                   Current tax for current and prior years shall, to
    tahun sebelumnya yang belum dibayar diakui                   the extent unpaid, be recognized as a liability. If
    sebagai liabilitas. Jika jumlah pajak yang telah             the amount already paid in respect of current
    dibayar untuk tahun berjalan dan periode-                    and prior years exceeds the amount due for
    periode sebelumnya melebihi jumlah pajak                     those years, the excess shall be recognized as
    yang terutang untuk tahun tersebut, maka                     an asset.
    kelebihannya diakui sebagai aset.

    Liabilitas (aset) pajak kini untuk tahun berjalan            Current tax liabilities (assets) for the current
    dan tahun sebelumnya diukur sebesar jumlah                   and prior years shall be measured at the
    yang diperkirakan akan dibayar kepada                        amount expected to be paid to (recovered from)
    (direstitusi dari) otoritas perpajakan, yang                 the taxation authorities, using the tax rates (and
    dihitung menggunakan tarif pajak (dan undang-                tax laws) that have been enacted or
    undang pajak) yang telah berlaku atau secara                 substantively enacted by the end of the
    substantif telah berlaku pada akhir tahun                    reporting year.
    pelaporan.

    Manfaat terkait dengan rugi pajak yang dapat                 Tax benefits relating to tax loss that can be
    ditarik untuk memulihkan pajak kini dari tahun               carried back to recover current tax of a previous
    sebelumnya diakui sebagai aset. Aset pajak                   year is recognized as an asset. Deferred tax
    tangguhan diakui untuk akumulasi rugi pajak                  asset is recognized for the carry forward of

                                                        46
Page 619
PT ALLO BANK INDONESIA TBK                                               PT ALLO BANK INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan)                                                                                     (Continued)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir                                                        For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024                                        December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)         (In full of Rupiah, unless otherwise stated)


    belum dikompensasi dan kredit pajak belum               unused tax losses and unused tax credit to the
    dimanfaatkan sepanjang kemungkinan besar                extent that it is probable that future taxable
    laba kena pajak masa depan akan tersedia                profit will be available against which the unused
    untuk dimanfaatkan dengan rugi pajak belum              tax losses and unused tax credits can be
    dikompensasi dan kredit pajak belum                     utilized.
    dimanfaatkan.
    Seluruh perbedaan temporer kena pajak diakui            Deferred tax liability shall be recognized for all
    sebagai liabilitas pajak tangguhan, kecuali             taxable temporary differences, except to the
    perbedaan temporer kena pajak yang berasal              extent that the deferred tax liability arises from:
    dari:
    a. Pengakuan awal goodwill;                             a. The initial recognition of goodwill;
    b. Pengakuan awal aset atau liabilitas dari             b. The initial recognition of an asset or liability
          transaksi yang bukan kombinasi bisnis dan            in a transaction which is not a business
          pada saat transaksi tidak mempengaruhi               combination and at the time of the
          laba akuntansi atau laba kena pajak (rugi            transaction, affects neither accounting profit
          pajak); dan pada saat transaksi tidak                nor taxable profit (tax los); and at the time
          menimbulkan perbedaan temporer kena                  of the transaction, it does not result in a
          pajak dan perbedaan temporer dapat                   taxable temporary difference and a
          dikurangkan dalam jumlah yang sama.                  deductible temporary difference in the
                                                               same amount.
    Aset pajak tangguhan diakui untuk seluruh               A deferred tax asset shall be recognized for all
    perbedaan temporer dapat dikurangkan                    deductible temporary differences to the extent
    sepanjang kemungkinan besar laba kena pajak             that it is probable that taxable profit will be
    akan tersedia sehingga perbedaan temporer               available against which the deductible
    dapat dimanfaatkan untuk mengurangi laba                temporary difference can be utilized, unless the
    dimaksud, kecuali jika aset pajak tangguhan             deferred tax asset arises from the initial
    timbul dari pengakuan awal aset atau                    recognition of an asset or liability in a
    pengakuan awal liabilitas dalam transaksi               transaction:
    yang:
    a. Bukan kombinasi bisnis;                              a. That is not a business combination;
    b. Pada saat transaksi tidak memengaruhi                b. At the time of the transaction affects neither
        laba akuntansi atau laba kena pajak (rugi              accounting profit nor taxable profit (tax
        pajak); dan                                            loss); and
    c. Pada saat transaksi, tidak menimbulkan               c. At the time of the transaction, do not give
        perbedaan temporer kena pajak dan                      rise to taxable temporary differences and
        perbedaan temporer dapat dikurangkan                   temporary differences can be offset in the
        dalam jumlah yang sama.                                same amount.
    Aset pajak tangguhan diakui untuk seluruh               A deferred tax asset shall be recognized for all
    perbedaan temporer dapat dikurangkan                    deductible temporary differences to the extent
    sepanjang kemungkinan besar laba kena pajak             that it is probable that taxable profit will be
    akan tersedia sehingga perbedaan temporer               available against which the deductible
    dapat dimanfaatkan untuk mengurangi laba                temporary difference can be utilized, unless the
    dimaksud, kecuali jika aset pajak tangguhan             deferred tax asset arises from the initial
    timbul dari pengakuan awal aset atau                    recognition of an asset or liability in a
    pengakuan awal liabilitas dalam transaksi yang          transaction that is not a business combination
    bukan kombinasi bisnis dan pada saat                    and at the time of the transaction affects neither
    transaksi tidak memengaruhi laba akuntansi              accounting profit nor taxable profit (tax loss).
    atau laba kena pajak (rugi pajak).
    Aset dan liabilitas pajak tangguhan diukur              Deferred tax assets and liabilities are measured
    dengan menggunakan tarif pajak yang                     at the tax rates that are expected to apply to
    diharapkan berlaku ketika aset dipulihkan atau          the period when the asset is realized or the
    liabilitas diselesaikan, berdasarkan tarif pajak        liability is settled, based on tax rates (and tax
    (dan peraturan pajak) yang telah berlaku atau           laws) that have been enacted or substantively
    secara substantif telah berlaku pada akhir              enacted by the end of the reporting period.
    periode pelaporan.

                                                       47
Page 620
PT ALLO BANK INDONESIA TBK                                                      PT ALLO BANK INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                        NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan)                                                                                            (Continued)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir                                                               For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024                                               December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)                (In full of Rupiah, unless otherwise stated)


    Pengukuran aset dan liabilitas pajak tangguhan                 The measurement of deferred tax liabilities and
    mencerminkan konsekuensi pajak yang sesuai                     deferred tax assets shall reflect the tax
    dengan cara Bank memperkirakan, pada akhir                     consequences that would follow from the
    periode pelaporan, untuk memulihkan atau                       manner in which the Bank expects, at the end
    menyelesaikan jumlah tercatat aset dan                         of the reporting period, to recover or settle the
    liabilitasnya.                                                 carrying amount of its assets and liabilities.

    Jumlah tercatat aset pajak tangguhan ditelaah                  The carrying amount of a deferred tax asset
    ulang pada akhir periode pelaporan. Bank                       reviewed at the end of each reporting period.
    mengurangi jumlah tercatat aset pajak                          The Bank shall reduce the carrying amount of a
    tangguhan jika kemungkinan besar laba kena                     deferred tax asset to the extent that it is no
    pajak tidak lagi tersedia dalam jumlah yang                    longer probable that sufficient taxable profit will
    memadai untuk mengompensasikan sebagian                        be available to allow the benefit of part or all of
    atau seluruh aset pajak tangguhan tersebut.                    that deferred tax asset to be utilized. Any such
    Setiap    pengurangan     tersebut dilakukan                   reduction shall be reversed to the extent that it
    pembalikan atas aset pajak tangguhan hingga                    becomes probable that sufficient taxable profit
    kemungkinan besar laba kena pajak yang                         will be available.
    tersedia jumlahnya memadai.

    Bank melakukan saling hapus aset pajak                         The Bank offsets deferred tax assets and
    tangguhan dan liabilitas pajak tangguhan jika                  deferred tax liabilities if, and only if:
    dan hanya jika:
    a. Bank memiliki hak yang dapat dipaksakan                     a. The Bank has a legally enforceable right to
        secara hukum untuk melakukan saling                           set off current tax assets against current
        hapus aset pajak kini terhadap liabilitas                     tax liabilities; and
        pajak kini; dan
    b. Aset pajak tangguhan dan liabilitas pajak                   b. The deferred tax assets and the deferred
        tangguhan       terkait   dengan     pajak                    tax liabilities relate to income taxes levied
        penghasilan yang dikenakan oleh otoritas                      by the same taxation authority on either:
        perpajakan yang sama atas:
        i. Entitas kena pajak yang sama; atau                           i.    The same taxable entity; or
        ii. Entitas kena pajak yang berbeda                             ii.   Different     taxable   entities   which
            yang bermaksud untuk memulihkan                                   intend either to settle current
            aset dan liabilitas pajak kini dengan                             tax liabilities and assets on a net
            dasar neto, atau merealisasikan aset                              basis, or to realize the assets and
            dan menyelesaikan liabilitas secara                               settle the liabilities simultaneously,
            bersamaan, pada setiap periode                                    in each future period in which
            masa depan dimana jumlah signifikan                               significant amounts of           deferred
            atas aset atau liabilitas pajak                                   tax liabilities or assets are expected
            tangguhan        diperkirakan    untuk                            to be settled or recovered.
            diselesaikan atau dipulihkan.

    Bank melakukan saling hapus atas aset pajak                   The Bank offsets current tax assets and current
    kini dan liabilitas pajak kini jika dan hanya jika,           tax liabilities if, and only if, the Bank:
    Bank:
    a. Memiliki hak yang dapat dipaksakan                          a. Has legally enforceable right to set off the
         secara hukum untuk melakukan saling                          recognized amounts; and
         hapus atas jumlah yang diakui; dan
    b. Bermaksud untuk menyelesaikan dengan                        b. Intends either to settle on a net basis, or to
         dasar neto atau merealisasikan aset                          realize the assets and settle liabilities
         dan menyelesaikan liabilitas secara                          simultaneously.
         bersamaan.

2.v. Laba per saham dasar                                      2.v. Basic earnings per share
     Laba per saham dasar dihitung dengan                           Basic earnings per share is computed by
     membagi laba tahun berjalan dengan rata-rata                   dividing income for the year with the weighted
     tertimbang jumlah saham biasa yang                             average number of outstanding common

                                                          48
Page 621
PT ALLO BANK INDONESIA TBK                                                     PT ALLO BANK INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                       NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan)                                                                                           (Continued)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir                                                              For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024                                              December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)               (In full of Rupiah, unless otherwise stated)


    ditempatkan dan disetor penuh selama tahun                   shares issued and are fully paid-up during the
    yang bersangkutan, setelah memperhitungkan                   year, after considering the effect of stock
    pembagian dividen saham dan saham bonus                      dividends and bonus shares distribution that
    yang diterapkan secara retrospektif.                         applied retrospectively.

    Bank tidak memiliki efek berpotensi saham                    The Bank has no outstanding dilutive potential
    biasa yang bersifat dilutif pada tanggal                     ordinary shares as at December 31, 2025 and
    31 Desember 2025 dan 2024, dan oleh                          2024 and accordingly, no diluted earnings per
    karenanya, laba per saham dilusian tidak                     share is calculated and presented in the
    dihitung dan disajikan pada laporan laba rugi                statements of profit or loss and other
    dan penghasilan komprehensif lain.                           comprehensive income.

2.w. Program loyalitas pelanggan                             2.w. Customer loyalty program
     Program loyalitas pelanggan digunakan Bank                   Customer loyalty programs are used by banks
     untuk memberikan insentif kepada pelanggan                   to provide incentives to customers to purchase
     untuk membeli barang atau jasa tertentu. Jika                certain goods or services. If the customer
     pelanggan membeli barang atau jasa, maka                     purchases goods or services, the Bank will
     Bank akan memberikan poin penghargaan                        award points to the customer (often referred to
     kepada pelanggan (seringkali disebut sebagai                 as "points"). Customers can exchange these
     “poin”). Pelanggan dapat menukar poin                        award points for goods or services for free or at
     penghargaan tersebut dengan barang atau                      discounted rates. This interpretation applies to
     jasa secara gratis atau dengan potongan                      customer loyalty reward points that:
     harga. Interpretasi ini berlaku untuk poin
     penghargaan loyalitas pelanggan yang:
     a. Diberikan oleh Bank kepada pelanggannya                  a. Provided by the Bank to its customers as
        sebagai bagian dari transaksi penjualan                     part of a sales transaction i.e. sale of
        yaitu penjualan barang, pemberian jasa,                     goods, provision of services, or use of
        atau penggunaan aset entitas-entitas                        assets of certain entities by customers; and
        tertentu oleh pelanggan; dan
     b. Bergantung pada pemenuhan terhadap                       b. Subject to compliance with any further
        setiap kondisi lebih lanjut yang disyaratkan,               conditions required, the customer may
        pelanggan dapat menukar barang atau jasa                    exchange goods or services for free or at
        secara gratis atau dengan potongan harga                    discounted rates in the future.
        di masa depan.
2.x. Sewa                                                    2.x. Lease
     Bank sebagai lessor                                          Bank as lessor
     Dalam sewa menyewa operasi, Bank sebagai                     Under an operating lease, the Bank as a lessor
     lessor mengakui aset untuk sewa operasi di                   presents assets subject to operating leases in
     laporan posisi keuangan sesuai sifat aset                    its statements of financial position according to
     tersebut. Bank mencatat aset tersebut sebagai                the nature of the asset. The Bank recorded
     aset sewa operasi yang disusutkan dengan                     those assets as assets under operating leases
     menggunakan metode garis lurus selama umur                   which is depreciated using straight-line method
     manfaat aset tersebut. Biaya langsung awal                   over the estimated useful lives of the assets.
     sehubungan proses negosiasi sewa operasi                     Initial direct costs incurred in negotiating an
     ditambahkan ke jumlah tercatat dari aset                     operating lease are added to the carrying
     sewaan dan diakui sebagai beban selama                       amount of the leased asset and recognized
     masa sewa dengan dasar yang sama dengan                      over the lease term on the same basis as rental
     pendapatan sewa. Rental kontinjen, apabila                   income. Contingent rents, if any, are
     ada, diakui sebagai pendapatan pada tahun-                   recognized as revenue in the years in which
     tahun terjadinya.                                            they are earned.
    Bank sebagai lessee                                          Bank as lessee
    Kebijakan akuntansi sehubungan dengan                        The accounting policy related to the adoption of
    penerapan PSAK 116 dimana Bank adalah                        PSAK 116 where Bank is the lessee has been
    sebagai lessee diungkapkan pada Catatan 2l                   disclosed in Note 2l to the financial statements.
    atas laporan keuangan.

                                                        49
Page 622
PT ALLO BANK INDONESIA TBK                                                      PT ALLO BANK INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                        NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan)                                                                                            (Continued)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir                                                               For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024                                               December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)                (In full of Rupiah, unless otherwise stated)


2.y. Beban emisi saham                                        2.y. Shares issuance costs
     Sesuai dengan Peraturan No. VIII.G.7 lampiran                 Based on the regulation No. VIII.G.7, appendix
     Surat    Keputusan    Bapepam        No. Kep-                 of Bapepam Decision Letter No. Kep-
     06/PM/2000 tanggal 13 Maret 2000 mengenai                     06/PM/2000 dated March 13, 2000 regarding
     “Pedoman Penyajian Laporan Keuangan”                          “Guidance      for    Financial    Statements
     biaya-biaya    emisi    efek     yang     terjadi             Presentation”, costs related to the public
     sehubungan dengan penawaran saham                             offering of shares (including pre- emptive
     kepada masyarakat (termasuk penerbitan hak                    rights issue) are deducted from the proceeds
     memesan efek terlebih dahulu) dikurangkan                     and presented as a deduction from the
     langsung dari hasil emisi dan disajikan sebagai               “Additional Paid-in-Capital-Net account, under
     pengurang pada akun “Tambahan Modal                           Equity section in the statements of financial
     Disetor-Neto”, sebagai bagian dari Ekuitas                    position.
     pada laporan posisi keuangan.

2.z. Modal saham diperoleh kembali                            2.z. Treasury stock
     Saham treasuri merupakan modal saham yang                     Treasury shares represent the Bank’s share
     diperoleh dan dimiliki kembali dari yang                      capital that has been reacquired after being
     sebelumnya telah diterbitkan Bank. Saham                      previously issued. Treasury shares are
     treasuri disajikan sebesar nilai yang dibayar,                presented at the amount paid, including any
     termasuk biaya tambahan yang secara                           directly attributable incremental costs (net of
     langsung dapat diatribusikan (dikurangi pajak                 income tax), and are recognized as a deduction
     penghasilan) dan sebagai pengurang dari                       from equity until the shares are cancelled or
     ekuitas sampai saham tersebut dibatalkan atau                 reissued. When such shares are subsequently
     diterbitkan kembali. Ketika saham tersebut                    reissued, the proceeds received, net of any
     selanjutnya dijual kembali, maka nilai yang                   directly attributable incremental transaction
     diterima, dikurangi biaya tambahan transaksi                  costs and related income tax effects, are
     yang terkait dan dampak pajak penghasilan                     recognized in equity.
     yang terkait disajikan di ekuitas.

2.aa.Peristiwa setelah periode pelaporan                      2.aa.Events after the reporting period
     Peristiwa setelah periode pelaporan yang                     Events after the reporting period that provide
     memberikan informasi tambahan tentang posisi                 additional information about the Bank’s position
     Bank pada periode pelaporan (menyesuaikan                    at the reporting period (adjusting events) are
     peristiwa) tercermin dalam laporan keuangan.                 reflected in the financial statements.

    Peristiwa setelah periode pelaporan yang tidak                Events after the reporting period that are not
    menyesuaikan peristiwa, jika ada, diungkapkan                 adjusting events, if any, are disclosed when
    ketika material terhadap laporan keuangan.                    material to the financial statements.

2.ab.Kombinasi bisnis Entitas Sepengendali                    2.ab.Business combination of Entities Under
                                                                   Common Control
    Akuisisi entitas anak yang memenuhi kriteria                   Acquisition of a subsidiary that represents a
    sebagai transaksi restrukturisasi entitas                      restructuring transaction of entities under
    sepengendali dicatat berdasarkan PSAK 338,                     common control are accounted for in
    “Akuntansi         Restrukturisasi       Entitas               accordance with PSAK 338, “Accounting for
    Sepengendali”. Berdasarkan standar ini,                        Restructuring of Entities Under Common
    akuisisi entitas anak dicatat berdasarkan                      Control”. Based on this standard, acquisition of
    penyatuan kepemilikan (pooling of interest)                    a subsidiary is accounted for based on the
    dimana aset dan liabilitas entitas anak dicatat                pooling of interest, wherein assets and
    sesuai dengan nilai bukunya. Selisih antara                    liabilities of a subsidiary are recorded at their
    harga penyerahan dan bagian Grup atas nilai                    book values. The difference between the
    buku entitas anak, jika ada, dicatat sebagai                   transfer price and the Group’s interest in a
    “Selisih Nilai Transaksi Restrukturisasi Entitas               subsidiary’s book values, if any, is recorded as
    Sepengendali” dan disajikan sebagai bagian                     “Difference in Value Arising from Restructuring
    dari ekuitas sebagai tambahan modal disetor.                   Transactions of Entities under Common
                                                                   Control” and presented as part of equity as
                                                                   additional paid-in capital.

                                                         50
Page 623
PT ALLO BANK INDONESIA TBK                                                   PT ALLO BANK INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                     NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan)                                                                                         (Continued)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir                                                            For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024                                            December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)             (In full of Rupiah, unless otherwise stated)


2.ac.Transaksi dan Saldo dalam Mata Uang                   2.ac.Transactions and Balances in Foreign
     Asing                                                      Currencies
     Transaksi dalam mata uang asing dicatat                   Transactions in foreign currencies are recorded
     dalam rupiah berdasarkan kurs yang berlaku                in Rupiah based on the rates prevailing at the
     pada saat transaksi dilakukan pada tanggal                transaction dates. On the reporting date,
     pelaporan aset dan liabilitas moneter dalam               monetary assets and liabilities denominated in
     mata uang asing dijabarkan ke dalam rupiah                foreign currencies are converted into Rupiah
     berdasarkan kurs Tengah Reuters pukul                     based on the Reuters’ middle rate at
     16:00 WIB. Laba atau rugi selisih kurs yang               16.00 Western Indonesian Time. Exchange
     terjadi dikreditkan atau dibebankan pada laba             gains or losses from foreign exchange
     rugi tahun yang bersangkutan.                             transactions are credited or charged to the
                                                               current year profit or loss.

     Kurs mata uang asing utama yang digunakan                  The major exchange rates used to translate
     untuk menjabarkan mata uang asing ke dalam                 foreign currencies into Rupiah were as follows
     Rupiah adalah sebagai berikut (nilai penuh):               (full amount):

                                            2025                    2024


     Dolar Amerika Serikat                      16,675                  16,095             United States Dollar
     Dolar Singapura                            12,965                      --                Singapore Dollar


3.   Pertimbangan Akuntansi Yang Penting Dan               3.   Critical Accounting Judgments And Key
     Sumber Utama Ketidakpastian Estimasi                       Sources Of Estimation Uncertainty

     Dalam proses penerapan kebijakan akuntansi                 In the process of applying the Bank’s
     Bank,    manajemen       telah    melakukan                accounting     policies,  management     has
     pertimbangan profesional dan estimasi dalam                exercised    professional   judgments   and
     menentukan jumlah yang diakui dalam laporan                estimates in determining the amounts
     keuangan. Beberapa pertimbangan profesional                recognized in the financial statements. The
     dan estimasi yang signifikan adalah sebagai                several significant uses of the professional
     berikut:                                                   judgments and estimates are as follows:

     a.   Sumber     utama   atas    ketidakpastian             a. Key sources of estimation uncertainty
          estimasi

          Cadangan kerugian penurunan nilai atas                   Allowances for impairment losses on
          aset keuangan                                            financial assets
          Saat mengukur ECL, Bank menggunakan                      When measuring ECL the Bank uses
          informasi masa depan yang wajar dan                      reasonable and supportable forward-looking
          dapat didukung, yang didasarkan pada                     information, which is based on assumptions
          asumsi untuk pergerakan masa depan dari                  for the future movement of different
          berbagai   pendorong    ekonomi    dan                   economic drivers and how these drivers will
          bagaimana penggerak ini akan saling                      affect each other.
          memengaruhi.

          Loss given default adalah estimasi                       Loss given default is an estimate of the loss
          kerugian yang timbul karena gagal bayar.                 arising on default. It is based on the
          Perhitungan didasarkan pada perbedaan                    difference between the contractual cash
          antara arus kas kontraktual terutang dan                 flows due and those that the lender would
          yang diharapkan akan diterima, dengan                    expect to receive, taking into account cash
          mempertimbangkan arus kas dari agunan                    flows from collateral and integral credit
          dan peningkatan kredit integral.                         enhancements.



                                                      51
Page 624
PT ALLO BANK INDONESIA TBK                                            PT ALLO BANK INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                              NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan)                                                                                  (Continued)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir                                                     For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024                                     December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)      (In full of Rupiah, unless otherwise stated)


         Probability of default merupakan input             Probability of default constitutes a key input
         utama dalam mengukur ECL. Probability              in measuring ECL. Probability of default is
         of default adalah perkiraan kemungkinan            an estimate of the likelihood of default over
         gagal bayar selama jangka waktu tertentu,          a given time horizon, the calculation of
         yang penghitungannya mencakup data                 which includes historical data, assumptions
         historis, asumsi, dan ekspektasi kondisi           and expectations of future conditions.
         masa depan.

         Evaluasi atas kerugian penurunan nilai             Financial assets accounted for at amortized
         aset keuangan yang dicatat pada biaya              cost are evaluated for impairment on the
         perolehan diamortisasi dijelaskan di               basis described in Note 2k.
         Catatan 2k.

         Kondisi     spesifik   counterparty   yang         In the calculation of allowance for
         mengalami       penurunan    nilai   dalam         impairment losses of financial assets, the
         pembentukan cadangan kerugian atas                 specific condition of impaired counterparty
         aset keuangan dievaluasi secara individu           is individually evaluated based on
         berdasarkan estimasi terbaik manajemen             management's best estimate of the present
         atas nilai kini arus kas yang diharapkan           value of the expected cash flows to be
         akan diterima, baik dari waktu dan jumlah.         received, including both timing and amount.
         Dalam mengestimasi arus kas tersebut,              In    estimating     these      cash    flows,
         manajemen        membuat     pertimbangan          management makes judgements about the
         tentang situasi keuangan counterparty dan          counterparty's financial situation and the net
         nilai realisasi bersih dari setiap agunan,         realizable value of any underlying collateral,
         serta probabilitas rata-rata tertimbang            including weighted average probability of
         kerugian kredit. Setiap aset yang                  credit losses. Each impaired asset is
         mengalami penurunan nilai dinilai sesuai           assessed on its merits, and the workout
         dengan manfaat yang ada, dan strategi              strategy and estimated cash flows
         penyelesaian serta estimasi arus kas yang          considered recoverable.
         diperkirakan dapat diterima.

         Evaluasi cadangan kerugian penurunan               Collectively-assessed        allowance      for
         nilai secara kolektif meliputi kerugian            impairment losses cover credit losses
         kredit yang melekat pada portofolio aset           inherent in portfolios of financial assets with
         keuangan dengan karakteristik ekonomi              similar economic characteristics but the
         yang sama, tetapi penurunan nilai secara           individual impaired items cannot yet be
         individu belum dapat diidentifikasi. Dalam         identified. In assessing the need for
         menentukan        perlunya     membentuk           collectively    assessed      allowance     for
         cadangan kerugian penurunan nilai kredit           impairment losses, management considers
         secara          kolektif,      manajemen           factors such as credit quality, portfolio size,
         mempertimbangkan faktor-faktor seperti             credit concentrations, and economic factors.
         kualitas kredit, besarnya portofolio,              In order to estimate the required allowance,
         konsentrasi kredit, dan faktor-faktor              assumptions are made to define the way
         ekonomi. Dalam mengestimasi cadangan               inherent losses are modeled and to
         yang diperlukan, asumsi-asumsi dibuat              determine the required input parameters,
         untuk menentukan          model kerugian           based on historical experience, current
         bawaan dan untuk menentukan parameter              economic conditions, and forecast on future
         input yang diperlukan, berdasarkan                 economic conditions.
         pengalaman historis, kondisi ekonomi saat
         ini, dan perkiraan kondisi ekonomi di masa
         depan.
         Ketepatan dari cadangan ini bergantung             The accuracy of the allowances depends on
         pada seberapa tepat estimasi arus kas              how well these estimates of future cash
         masa depan untuk menentukan cadangan               flows for specific counterparty allowances
         individual serta asumsi model dan                  and the model assumptions and parameters
         parameter   yang    digunakan    dalam             used in determining collective allowances.
         menentukan cadangan kolektif.

                                                      52
Page 625
PT ALLO BANK INDONESIA TBK                                               PT ALLO BANK INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan)                                                                                     (Continued)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir                                                        For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024                                        December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)         (In full of Rupiah, unless otherwise stated)


         Estimasi Masa Sewa                                    Estimation of Lease Term
         Dalam mengestimasi masa sewa dari                     When estimating the lease term of the
         masing-masing         perjanjian      sewa,           respective lease arrangement, management
         manajemen mempertimbangkan seluruh                    considers all facts and circumstances that
         fakta dan keadaan yang memberikan                     create an economic incentive to exercise an
         insentif ekonomik untuk mengeksekusi                  extension option, or not to exercise a
         opsi perpanjangan, atau untuk tidak                   termination option, including any expected
         mengeksekusi opsi penghentian, termasuk               changes in facts and circumstances from
         perubahan fakta atau keadaan yang                     the commencement date until the exercise
         diekspektasi dari tanggal permulaan                   date of the option. Extension options (or
         hingga tanggal eksekusi opsi. Opsi                    periods after termination options) are only
         perpanjangan (atau periode setelah opsi               included in the lease term if the lease is
         penghentian) hanya diperhitungkan dalam               reasonably certain to be extended (or not
         masa sewa jika sewa cukup pasti akan                  terminated).
         diperpanjang (atau tidak dihentikan).

         Penentuan nilai wajar                                 Determining fair values
         Dalam menentukan nilai wajar atas aset                In determining the fair value for financial
         keuangan dan liabilitas keuangan dimana               assets and liabilities for which there is no
         tidak terdapat harga pasar yang dapat                 observable market price, Bank should use
         diobservasi, Bank harus menggunakan                   the valuation techniques as described in
         teknik penilaian seperti dijelaskan pada              Note 2c. For financial instruments that are
         Catatan 2c. Untuk instrumen keuangan                  infrequently traded and have little price
         yang jarang diperdagangkan dan tidak                  transparency, fair value is less objective,
         memiliki harga yang transparan, nilai                 and requires varying degrees of judgment
         wajarnya menjadi kurang objektif dan                  depending on liquidity, concentration,
         karenanya,        membutuhkan         tingkat         uncertainty of market factors, pricing
         pertimbangan yang beragam, tergantung                 assumptions and other risks affecting the
         pada likuiditas, konsentrasi, ketidakpastian          specific instrument.
         faktor pasar, asumsi penentuan harga,
         dan risiko lainnya yang memengaruhi
         instrumen tertentu.

         Aset pajak tangguhan                                  Deferred tax assets
         Aset pajak tangguhan diakui atas jumlah               Deferred tax assets are recognized for the
         pajak        penghasilan     terpulihkan              future recoverable taxable income arising
         (recoverable) pada periode mendatang                  from temporary difference.
         sebagai akibat perbedaan temporer yang
         boleh dikurangkan.

         Pertimbangan manajemen diperlukan                     Management judgment is required to
         untuk menentukan jumlah aset pajak                    determine the amount of deferred tax assets
         tangguhan yang dapat diakui, sesuai                   that can be recognized, based upon the
         dengan waktu yang tepat dan tingkat laba              likely timing and level of future taxable
         fiskal di masa mendatang sejalan dengan               profits together with future strategic
         strategi rencana perpajakan ke depan                  planning (Note 2u).
         (Catatan 2u).

         Penyusutan Aset Tetap                                 Depreciation of Fixed Assets
         Manajemen mengestimasi masa manfaat                   Management properly estimates the useful
         ekonomis aset tetap Bank antara 1 sampai              lives of the Bank’s fixed assets to be within
         dengan 20 tahun. Ini merupakan masa                   1 to 20 years. These are common life
         manfaat ekonomis yang secara umum                     expectancies applied in the banking
         diharapkan dalam industri perbankan.                  industries. Changes in the expected level
         Perubahan    tingkat    pemakaian    dan              of usage and technological development
         perkembangan         teknologi     dapat              could impact the economic useful lives
         mepengaruhi masa manfaat ekonomis dan                 and the residual values of these assets,

                                                         53
Page 626
PT ALLO BANK INDONESIA TBK                                                     PT ALLO BANK INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                       NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan)                                                                                           (Continued)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir                                                              For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024                                              December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)               (In full of Rupiah, unless otherwise stated)


         nilai sisa aset, dan karenanya beban                         and therefore future depreciation charges
         penyusutan masa depan mungkin direvisi.                      could be revised. Further details are
         Penjelasan lebih rinci diungkapkan dalam                     disclosed in Notes 2l and 13.
         Catatan 2l dan 13.
         Imbalan kerja                                                Employee benefits
         Penentuan liabilitas imbalan kerja Bank                      The determination of the Bank’s employee
         bergantung pada pemilihan asumsi yang                        benefits liability is dependent on its
         digunakan oleh aktuaris independen dan                       selection of certain assumptions used by
         manajemen Bank dalam menghitung                              the independent actuaries and the Bank’s
         jumlah-jumlah tersebut. Asumsi tersebut                      management in calculating such amounts.
         termasuk antara lain, tingkat diskonto,                      Those assumptions include among others,
         tingkat kenaikan gaji tahunan, tingkat                       discount rates, future annual salary
         pengunduran diri karyawan tahunan,                           increase, annual employee turn-over rate,
         tingkat kecacatan, umur pensiun, dan                         disability rate, retirement age, and
         tingkat kematian (Catatan 22).                               mortality rate (Note 22).
         Pajak penghasilan                                            Income tax
         Bank mengakui liabilitas atas pajak                          The Bank recognizes liabilities for
         penghasilan badan berdasarkan estimasi                       corporate income tax based on estimation
         apakah akan terdapat tambahan pajak                          of whether additional corporate income tax
         penghasilan badan.                                           will be due.
     b. Pertimbangan akuntansi yang penting                    c. b. Critical accounting judgments in applying
        dalam menerapkan kebijakan akuntansi                         the Bank’s accounting policies
        Bank
        Pertimbangan akuntansi yang penting                           Critical accounting judgments made in
        dalam menerapkan kebijakan akuntansi                          applying the Bank’s accounting policies
        Bank meliputi:                                                include:
         Penilaian instrumen keuangan                                 Valuation of financial instruments
         Bank menggunakan hierarki berikut untuk                      The Bank adopts the following hierarchy
         menentukan dan mengungkapkan nilai                           for determining and disclosing the fair
         wajar     dari      instrumen     keuangan                   value of financial instruments (Note 42):
         (Catatan 42):
          • Level 1:                                                • •    Level 1:
              harga kuotasian (tanpa penyesuaian)                          quoted (unadjusted) market prices in
              di pasar aktif untuk aset atau liabilitas                    active market for identical assets or
              yang identik;                                                liabilities;
          • Level 2:                                                   •   Level 2:
              input selain harga kuotasian yang                            inputs other than quoted prices
              termasuk dalam Level 1 yang dapat                            included within Level 1 that are
              diobservasi untuk aset dan liabilitas                        observable for the asset or liability
              baik secara langsung (misalnya                               either directly (for example, price) or
              harga) atau secara tidak langsung;                           indirectly;
          • Level 3:                                                   •   Level 3:
              input untuk aset dan liabilitas yang                         inputs for the asset and liability that
              bukan berdasarkan data pasar yang                            are not based on observable market
              dapat diobservasi (input yang tidak                          data (unobservable inputs).
              dapat diobservasi).
         Kebijakan   akuntansi Bank   untuk                           The Bank’s accounting policy on fair value
         pengukuran nilai wajar dibahas di                            measurements is discussed in Note 2c.
         Catatan 2c.
         Nilai wajar dari aset keuangan dan                           Fair values of financial assets and
         liabilitas keuangan yang diperdagangkan                      financial liabilities that are traded in active
         di pasar aktif didasarkan pada kuotasi                       markets are based on quoted market
         harga pasar atau kuotasi dari harga                          prices or dealer price quotations. For all


                                                          54
Page 627
PT ALLO BANK INDONESIA TBK                                               PT ALLO BANK INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan)                                                                                     (Continued)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir                                                        For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024                                        December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)         (In full of Rupiah, unless otherwise stated)


         dealer. Untuk seluruh instrumen keuangan              other financial instruments, the Bank
         lainnya, Bank menentukan nilai wajar                  determines fair values using valuation
         dengan menggunakan teknik penilaian.                  techniques.

         Teknik penilaian termasuk model nilai                 Valuation techniques include net present
         sekarang      dan     arus    kas      yang           value and discounted cash flow models,
         didiskontokan, dan perbandingan dengan                and comparison to similar instruments for
         instrumen yang sejenis dimana terdapat                which market observable prices exist.
         harga pasar yang dapat diobservasi.                   Assumptions and inputs used in valuation
         Asumsi dan input yang digunakan dalam                 techniques       include     risk-free and
         teknik penilaian termasuk suku bunga                  benchmark interest rates, credit spreads,
         bebas risiko (risk-free) dan suku bunga               and other variable used in estimating
         acuan, credit spread, dan variabel lainnya            discount rates, bond prices, foreign
         yang digunakan dalam mengestimasi                     currency exchange rates, and price
         tingkat diskonto, harga obligasi, kurs mata           volatilities and correlations.
         uang asing, serta tingkat kerentanan dan
         korelasi harga yang diharapkan.

         Tujuan dari teknik penilaian adalah                   The objective of valuation techniques is to
         penentuan nilai wajar yang mencerminkan               arrive at a fair value determination that
         harga dari instrumen keuangan pada                    reflects the price of the financial
         tanggal pelaporan yang akan ditentukan                instrument at the reporting date that would
         oleh para partisipan di pasar dalam suatu             have been determined by market
         transaksi yang wajar.                                 participants acting at arm’s length.

         Penilaian model bisnis                                Business model assessment
         Klasifikasi dan pengukuran aset keuangan              Classification and measurement of
         bergantung pada hasil ‘semata dari                    financial assets depends on the results of
         pembayaran pokok dan bunga’ (”SPPI”)                  the SPPI (see financial assets sections of
         (lihat bagian aset keuangan pada                      Note 3) and the business model test. The
         Catatan 3) dan uji model bisnis. Bank                 Bank determines the business model at a
         menentukan model bisnis pada tingkat                  level that reflects how group of financial
         yang mencerminkan bagaimana kelompok                  assets are managed together to achieve a
         aset keuangan dikelola bersama untuk                  particular    business     objective.   This
         mencapai tujuan bisnis tertentu. Penilaian            assessment includes judgement reflecting
         ini      mencakup        penilaian      yang          all relevant evidence including how the
         mencerminkan semua bukti yang relevan                 performance of the assets is evaluated
         termasuk      bagaimana       kinerja    aset         and their performance measured, the risks
         dievaluasi dan kinerjanya diukur, risiko              that affect the performance of the assets
         yang memengaruhi kinerja aset dan                     and how these are managed and how the
         bagaimana hal ini dikelola dan bagaimana              managers of the assets are compensated.
         manajer aset diberi kompensasi. Bank                  The Bank monitors financial assets
         memantau aset keuangan yang diukur                    measured at amortized cost or fair value
         pada biaya perolehan diamortisasi atau                through other comprehensive income that
         nilai     wajar      melalui     penghasilan          are derecognized prior to their maturity to
         komprehensif       lain   yang     dihentikan         understand the reason for their disposal
         pengakuannya sebelum jatuh tempo untuk                and whether the reasons are consistent
         memahami alasan pelepasannya dan                      with the objective of the business for which
         apakah alasan tersebut konsisten dengan               the asset was held. Monitoring is part of
         tujuan bisnis di mana aset tersebut                   the Bank’s continuous assessment of
         dimiliki. Pemantauan adalah bagian dari               whether the business model for which the
         penilaian berkelanjutan Bank atas apakah              remaining financial assets are held
         model bisnis di mana aset keuangan yang               continues to be appropriate and if it is not
         tersisa dimiliki tetap sesuai dan jika tidak          appropriate whether there has been a
         sesuai apakah telah terjadi perubahan                 change in business model and so a
         dalam model bisnis dan dengan demikian                prospective change to the classification of
         terdapat perubahan prospektif terhadap                those assets. No such changes were

                                                         55
Page 628
PT ALLO BANK INDONESIA TBK                                                 PT ALLO BANK INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                   NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan)                                                                                       (Continued)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir                                                          For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024                                          December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)           (In full of Rupiah, unless otherwise stated)


         klasifikasi aset keuangan tersebut. Tidak                required during the periods presented.
         ada perubahan yang diperlukan selama
         periode yang disajikan.
         Peningkatan risiko kredit yang signifikan                Significant increase in credit risk
         Sebagaimana           dijelaskan       dalam             As explained in Note 3, expected
         Catatan 3, kerugian kredit ekspektasian                  credit losses are measured as an
         diukur sebagai cadangan yang setara                      allowance equal to 12 months ECL
         dengan ECL 12 bulan untuk aset stage 1,                  for stage 1 assets, or lifetime ECL
         atau ECL sepanjang umur untuk aset                       for stage 2 or stage 3 assets. An asset
         stage 2 atau stage 3. Suatu aset bergerak                moves to stage 2 when its credit risk
         ke stage 2 ketika risiko kreditnya telah                 has increased significantly since initial
         meningkat     secara       signifikan   sejak            recognition. PSAK 409 does not
         pengakuan awal. PSAK 409 tidak                           define what constitutes a significant
         menjelaskan       apa     yang     merupakan             increase in credit risk. In assessing
         peningkatan risiko kredit yang signifikan.               whether the credit risk of an asset
         Dalam menilai apakah risiko kredit suatu                 has significantly increased, the Bank
         aset telah meningkat secara signifikan,                  takes into account qualitative and
         Bank mempertimbangkan informasi masa                     quantitative reasonable and supportable
         depan yang wajar dan dapat didukung                      forward-looking information.
         secara kualitatif dan kuantitatif.
         Klasifikasi aset dan liabilitas keuangan                 Financial asset and liability classification
         Kebijakan akuntansi Bank menetapkan                      The Bank’s accounting policies determine
         klasifikasi atas aset dan liabilitas tertentu            the classifications of certain assets and
         sebagai aset dan liabilitas keuangan                     liabilities as financial assets and liabilities
         dengan mempertimbangkan definisi yang                    by considering the definition set forth in
         ditetapkan PSAK 409.                                     PSAK 409.
         Penurunan nilai aset non-keuangan                        Impairment of non-financial assets
         Bank mengevaluasi penurunan nilai aset                   The Bank assesses impairment of assets
         apabila terdapat kejadian atau perubahan                 whenever      events    or    changes    in
         keadaan yang mengindikasikan bahwa                       circumstances that would indicates that
         nilai tercatat aset tidak dapat dipulihkan               the carrying amount of an asset may not
         kembali. Faktor-faktor penting yang dapat                be recoverable. The factors that the Bank
         menyebabkan penelaahan penurunan nilai                   considers important which could trigger an
         adalah sebagai berikut:                                  impairment review include the following:
         a) Performa yang tidak tercapai secara                    a) Significant underperformance relative
             signifikan terhadap ekspektasi historis                  to expected historical or projected
             atau proyeksi hasil operasi di masa                      future operating results;
             yang akan datang;
         b) Perubahan yang signifikan dalam cara                   b) Significant changes in the manner of
             penggunaan aset atau strategi bisnis                     use of the acquired assets or the
             secara keseluruhan; dan                                  strategy for overall business; and
         c) Industri atau tren ekonomi yang secara                 c) Significant negative industry or
             signifikan bernilai negatif.                             economic trends.
     Bank mengakui kerugian penurunan nilai                   The Bank recognizes an impairment loss
     apabila nilai tercatat aset melebihi nilai yang          whenever the carrying amount of an asset
     dapat dipulihkan. Jumlah terpulihkan adalah              exceeds its recoverable amount. The
     nilai yang lebih tinggi antara nilai wajar               recoverable amount is the higher of an asset’s
     dikurangi biaya untuk menjual dengan nilai               (or cash-generating unit’s) fair value less costs
     pakai aset (atau unit penghasil kas). Jumlah             to sell and its value in use. Recoverable
     terpulihkan diestimasi untuk aset individual             amounts are estimated for individual assets or,
     atau, jika tidak memungkinkan, untuk unit                if it is not possible, for the cash-generating unit
     penghasil kas yang mana aset tersebut                    to which the asset belongs.
     merupakan bagian daripada unit tersebut.



                                                         56
Page 629
PT ALLO BANK INDONESIA TBK                                                                                             PT ALLO BANK INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                                               NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan)                                                                                                                                   (Continued)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir                                                                                                      For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024                                                                                      December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)                                                       (In full of Rupiah, unless otherwise stated)


4.   Kas                                                                                      4.        Cash
                                                                             2025                             2024
     Rupiah                                                                                                                                                                          Rupiah
     Khasanah                                                             2.571.705.700                      1.955.245.700                                                        Vault room
     Jumlah                                                               2.571.705.700                      1.955.245.700                                                              Total


     Kas dalam penyimpanan        diasuransikan                                                         Cash in vault are insured for all risks of
     terhadap semua risiko kehilangan dan/atau                                                          physical loss and/or damage with PT Asuransi
     kerusakan kepada PT Asuransi Umum Mega                                                             Umum Mega with sum insured amounting to
     dengan    jumlah  pertanggungan    sebesar                                                         Rp3,000,000,000 for the years ended
     Rp3.000.000.000 pada tanggal 31 Desember                                                           December 31, 2025 and 2024, respectively.
     2025 dan 2024.
     Manajemen Bank berpendapat bahwa nilai                                                             The management of the Bank believes that the
     pertanggungan tersebut cukup untuk menutupi                                                        insurance coverage is adequate to cover
     kemungkinan kerugian dari risiko tersebut.                                                         possible losses arising from such risks.


5.   Giro pada Bank Indonesia                                                                 5.        Current Accounts with Bank Indonesia
                                                                   2025                                              2024
                                                Mata uang asing /       Ekuivalen Rupiah /           Mata uang asing /         Ekuivalen Rupiah /
                                                Foreign currency       Equivalent in Rupiah          Foreign currency         Equivalent in Rupiah

     Rupiah                                                                   411.715.728.588                                        234.891.975.965                                     Rupiah
     Dolar Amerika Serikat                                 3.600.200           60.033.335.000                            --                        --                        United States Dollar
     Jumlah                                                3.600.200          471.749.063.588                            --          234.891.975.965                                       Total


     Giro Wajb Minimum (GWM) Bank sesuai                                                                Minimum Statutory Reserves (GWM) Bank in
     dengan Peraturan Bank Indonesia dan                                                                accordance with Bank Indonesia (BI)
     Peraturan Anggota Dewan Gubernur (PADG)                                                            Regulation Regulation of Members of The
     diungkapkan pada Catatan 46a.                                                                      Board of Governors (PADG) are disclosed in
                                                                                                        Note 46a.


6.   Giro pada Bank Lain                                                                      6.        Current Accounts with Other Banks

     a. Berdasarkan mata uang                                                                           a. By currency
                                                                            2025                                              2024
                                                        Mata uang asing /      Ekuivalen Rupiah /       Mata uang asing /           Ekuivalen Rupiah /
                                                        Foreign currency      Equivalent in Rupiah      Foreign currency           Equivalent in Rupiah

            Rupiah                                                                                                                                                                          Rupiah
            Pihak berelasi (Catatan 37)                                              37,855,809,750                                      46,729,528,498                   Related parties (Note 37)
            Cadangan kerugian                                                                                                                                                        Allowance for
              penurunan nilai                                                          (37,855,810)                                        (46,729,528)                        Impairment losses
            Jumlah giro pada bank lain kepada                                                                                                                     Total current accounts with other
              pihak berelasi - neto                                                  37,817,953,940                                      46,682,798,970             banks to related parties - net

            Pihak ketiga                                                                                                                                                             Third parties
              PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                                          13,508,033,041                                         191,304,735           PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
              Standard Chartered Bank                                                 2,844,225,403                                         124,482,338               Standard Chartered Bank
              PT Bank Central Asia Tbk                                                2,643,455,551                                       8,840,730,960               PT Bank Central Asia Tbk
            Jumlah                                                                   18,995,713,995                                       9,156,518,033                                       Total

            Mata uang asing                                                                                                                                                     Foreign currency
            Pihak ketiga                                                                                                                                                             Third parties
              PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk,                                                                                                     PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
               New York                                       6,251,804.80          104,249,679,624                           --                        --                           New York
              DBS Bank Ltd Singapore                            174,959.97            2,268,356,011                           --                        --              DBS Bank Ltd Singapore
            Jumlah                                            6,426,764.77          106,518,035,635                           --                        --                                   Total

            Cadangan kerugian                                                                                                                                                       Allowance for
             penurunan nilai                                                          (125,513,750)                                         (9,156,518)                       Impairment losses
            Jumlah giro pada bank lain kepada                                                                                                                     Total current accounts with other
              pihak ketiga - neto                                                   125,388,235,880                                       9,147,361,515                banks to third parties - net
            Jumlah - neto                                                           163,206,189,820                                      55,830,160,485                                Total - net




                                                                                         57
Page 630
PT ALLO BANK INDONESIA TBK                                                                   PT ALLO BANK INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                     NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan)                                                                                                         (Continued)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir                                                                            For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024                                                            December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)                             (In full of Rupiah, unless otherwise stated)


     b. Berdasarkan kolektibilitas                                           b. By collectability
        Kolektibilitas giro pada bank lain sesuai                               Collectibility current accounts with other
        Peraturan OJK diungkapkan pada Catatan                                  banks in accordance with Financial Service
        46b.                                                                    Authority Rule are disclosed In Note 46b.

     c.   Nilai tercatat bruto                                               c.    Gross carrying amount
          Perubahan nilai tercatat bruto adalah                                    The movements in the gross carrying
          sebagai berikut:                                                         amount are as follows:

                                                           31 Desember/ December 31, 2025
                                         Tahap 1/           Tahap 2/            Tahap 3/           Jumlah/
                                         Stage 1             Stage 2            Stage 3             Total

          Nilai tercatat bruto awal      55.886.046.531                 --                  --     55.886.046.531     Initial gross carrying amount
          Aset baru                     106.518.035.635                 --                  --    106.518.035.635               New assets originated
          Pengukuran kembali                965.477.214                 --                  --        965.477.214                    Remeasurement
          Nilai tercatat bruto akhir    163.369.559.380                 --                  --    163.369.559.380    Ending gross carrying amount

                                                           31 Desember/ December 31, 2024
                                         Tahap 1/           Tahap 2/            Tahap 3/           Jumlah/
                                         Stage 1             Stage 2            Stage 3             Total

          Nilai tercatat bruto awal      216.113.532.903                --                  --     216.113.532.903    Initial gross carrying amount
          Aset baru                          315.787.073                --                  --         315.787.073              New assets originated
          Pengukuran kembali           (160.543.273.445)                --                  --   (160.543.273.445)                   Remeasurement
          Nilai tercatat bruto akhir      55.886.046.531                --                  --      55.886.046.531   Ending gross carrying amount


     d. Cadangan kerugian penurunan nilai                                    d. Allowance for impairment losses
        Perubahan cadangan kerugian penurunan                                   The movement of the allowance for
        nilai atas giro pada bank lain dihitung                                 impairment losses of current account with
        dengan menggunakan KKE 12 bulan,                                        other banks computed based on 12 months
        adalah sebagai berikut:                                                 ECL, is as follows:

                                                           31 Desember/ December 31, 2025
                                         Tahap 1/           Tahap 2/            Tahap 3/           Jumlah/                            -965477213
                                         Stage 1             Stage 2            Stage 3             Total

          Saldo awal                       (55.886.045)                --                   --       (55.886.045)                   Initial balance
          Aset baru                       (106.518.036)                --                   --      (106.518.036)             New assets originated
          Pengukuran kembali                  (965.478)                --                   --          (965.478)                 Remeasurement
          Saldo akhir                     (163.369.559)                --                   --      (163.369.559)                 Ending balance


                                                           31 Desember/ December 31, 2024
                                         Tahap 1/           Tahap 2/            Tahap 3/           Jumlah/
                                         Stage 1             Stage 2            Stage 3             Total

          Saldo awal                      (216.113.532)                --                   --      (216.113.532)                   Initial balance
          Aset baru                           (315.787)                --                   --          (315.787)             New assets originated
          Pengukuran kembali                160.543.274                --                   --        160.543.274                 Remeasurement
          Saldo akhir                      (55.886.045)                --                   --       (55.886.045)                 Ending balance


          Manajemen      berpendapat     bahwa                                     The management believes that the
          cadangan kerugian penurunan nilai giro                                   allowance for impairment losses on current
          pada   bank     lain  pada    tanggal                                    account with other banks as at December
          31 Desember 2025 dan 2024 telah                                          31, 2025 and 2024 is adequate.
          memadai.




                                                                 58
Page 631
PT ALLO BANK INDONESIA TBK                                                              PT ALLO BANK INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan)                                                                                                    (Continued)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir                                                                       For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024                                                       December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)                        (In full of Rupiah, unless otherwise stated)


     e. Tingkat suku bunga rata-rata                                  e. Average interest rate
        Tingkat suku bunga rata-rata giro pada                           The average interest rates of current
        bank lain adalah sebagai berikut:                                account with other banks are as follows:
                                                      2025                    2024

          Rupiah                                    0 - 2.50%               0 - 3.50%                                          Rupiah
          Dolar Amerika Serikat                     0 - 1.00 %                   --                                United States Dollar
          Dolar Singapura                           0 - 1.00 %                   --                                   Singapore Dollar

     f.   Pada tanggal 31 Desember 2025 dan                           f.       As at December 31, 2025 and 2024, there
          2024, tidak terdapat giro pada bank lain                             are no current account with other banks
          yang dijaminkan.                                                     which are pledged as collateral.

7.   Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank                     7.   Placements with Bank Indonesia and Other
     Lain                                                             Banks

     a. Berdasarkan pihak, mata uang, dan jenis                       a. By counterparties, currency, and type
                                                  2025                          2024


          Rupiah                                                                                                        Rupiah
          Pihak berelasi (Catatan 37)                                                                 Related parties (Note 37)
          Penempatan pada bank lain                                                               Placements with other banks
            Call money                          450.000.000.000        2.150.000.000.000                          Call money

          Pihak ketiga                                                                                           Third parties
          Penempatan pada Bank Indonesia                                                       Placements with Bank Indonesia
            Bank Indonesia - Deposit Facility
             setelah dikurangi diskonto                                                        Bank Indonesia - Deposit Facility
             belum diamortisasi                                  --         499.927.104.595       net of unamortized discount
          Jumlah                                450.000.000.000        2.649.927.104.595                                       Total


     b. Berdasarkan kolektibilitas                                    b. By collectability
        Kolektibilitas penempatan pada bank                              Collectibility current accounts with other
        Indonesia dan bank lain sesuai Peraturan                         banks in accordance with Financial Service
        OJK diungkapkan pada Catatan 46c.                                Authority Rule are disclosed In Note 46c.
     c.   Berdasarkan jangka waktu                                    c.      By on time period
          Jumlah tercatat penempatan pada Bank                                Placements with Bank Indonesia and other
          Indonesia dan bank lain berdasarkan                                 banks based on time period as of December
          jangka waktu pada tanggal 31 Desember                               31, 2025 and 2024 are as follows:
          2025 dan 2024 adalah sebagai berikut:

                                                  2025                          2024

          Rupiah                                                                                                           Rupiah
           Sampai dengan 1 bulan                450.000.000.000            2.649.927.104.595                      Up to 1 month
          Jumlah                                450.000.000.000            2.649.927.104.595                                   Total


     d. Berdasarkan sisa umur jatuh tempo                             d. By remaining period of maturity
        Jumlah tercatat penempatan pada Bank                             Placements with Bank Indonesia and other
        Indonesia dan bank lain berdasarkan sisa                         banks based on the remaining period of
        umur jatuh tempo berikut:                                        maturity are as follows:
                                                  2025                          2024

          Rupiah                                                                                                           Rupiah
           Sampai dengan 1 bulan                450.000.000.000            2.649.927.104.595                      Up to 1 month
          Jumlah                                450.000.000.000            2.649.927.104.595                                   Total




                                                          59
Page 632
PT ALLO BANK INDONESIA TBK                                                                                   PT ALLO BANK INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                                     NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan)                                                                                                                         (Continued)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir                                                                                            For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024                                                                            December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)                                             (In full of Rupiah, unless otherwise stated)


     e. Nilai tercatat bruto adalah sebagai berikut:                                        e. Gross carrying amount are as follows:
                                                                          31 Desember/ December 31, 2025
                                                   Tahap 1/                Tahap 2/            Tahap 3/               Jumlah/
                                                   Stage 1                  Stage 2            Stage 3                 Total
          Nilai tercatat bruto awal              2.649.927.104.595                    --                     --     2.649.927.104.595        Initial gross carrying amount
          Aset baru                                450.000.000.000                    --                     --       450.000.000.000                  New assets originated
          Pengukuran kembali                   (2.649.927.104.595)                                                (2.649.927.104.595)                       Remeasurement
          Nilai tercatat bruto akhir               450.000.000.000                    --                     --       450.000.000.000       Ending gross carrying amount

                                                                          31 Desember/ December 31, 2024
                                                   Tahap 1/                Tahap 2/            Tahap 3/               Jumlah/
                                                   Stage 1                  Stage 2            Stage 3                 Total
          Nilai tercatat bruto awal             1.399.970.850.337                     --                     --    1.399.970.850.337         Initial gross carrying amount
          Aset baru                                             --                    --                     --                    --                  New assets originated
          Pengukuran kembali                    1.249.956.254.258                                                  1.249.956.254.258                        Remeasurement
          Nilai tercatat bruto akhir            2.649.927.104.595                     --                     --    2.649.927.104.595        Ending gross carrying amount


     f.    Cadangan kerugian penurunan nilai                                                f.     Allowance for impairment losses
           Manajemen Bank berpendapat bahwa                                                        The Bank’s management believed that
           cadangan kerugian penurunan nilai pada                                                  allowance for impairment losses as at
           tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 tidak                                                 December 31, 2025 and 2024 are not
           diperlukan.                                                                             required.
     g. Tingkat suku bunga rata-rata                                                        g. Average interest rate
        Tingkat suku bunga rata-rata penempatan                                                The average interest rates of placements
        pada Bank Indonesia dan bank lain adalah                                               with Bank Indonesia and other banks are as
        sebagai berikut:                                                                       follows:
                                                                          2025                       2024

             Rupiah                                                      4.00%                      6.10%                                                         Rupiah

     h. Pada tanggal 31 Desember 2025 dan                                                   h. As at December 31, 2025 and 2024, there
        2024 tidak terdapat penempatan pada                                                    are no placements with Bank Indonesia
        Bank Indonesia dan bank lain yang                                                      and other banks which are pledged as
        dijaminkan.                                                                            collateral.

8.   Efek-Efek                                                                        8.     Marketable Securities
     a. Berdasarkan jenis dan mata uang                                                     a. By type and currency
                                                                         2025                         2024


             Pihak berelasi (catatan 37)                                                                                                  Related parties (note 37)
             Nilai wajar melalui penghasilan                                                                                                Fair value through other
               komprehensif lain                                                                                                           comprehensive income
             Rupiah                                                                                                                                          Rupiah
               MTN Subordinasi                                         48.424.950.000                                --                          MTN Subordinasi
             Pihak Ketiga                                                                                                                             Third parties
             Nilai wajar melalui penghasilan                                                                                               Fair value through other
               komprehensif lain                                                                                                          comprehensive income
             Rupiah                                                                                                                                         Rupiah
               Obligasi Pemerintah Indonesia                         5.765.267.011.630           1.082.887.000.000                 Indonesian Government Bonds
               Sekuritas Rupiah Bank Indonesia                       1.711.678.894.122           1.774.777.782.213               Bank Indonesia Rupiah Securities
               Keuntungan yang belum


     b. Berdasarkan penerbit                                                                b. By issuer
                                                                         2025                        2024

             Pihak ketiga                                                                                                                                Third parties
               Pemerintah                                            7.490.839.246.170           2.847.269.591.360                                      Government
               Korporasi                                                48.424.950.000                           --                                       Corporate
             Jumlah                                                  7.539.264.196.170           2.847.269.591.360                                                  Total




                                                                                 60
Page 633
PT ALLO BANK INDONESIA TBK                                                                           PT ALLO BANK INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                             NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan)                                                                                                                 (Continued)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir                                                                                    For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024                                                                    December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)                                     (In full of Rupiah, unless otherwise stated)


     c.   Berdasarkan sisa umur jatuh tempo                                         c.      By remaining maturity

                                                                2025                         2024

          Kurang dari 3 bulan                            1,725,572,234,540                               --                         Less than 3 months
          3 - 12 bulan                                                   --              1,764,382,591,360                                3 - 12 months
          1 - 5 tahun                                      274,807,050,000                               --                                 1 - 5 yearss
          Lebih dari 5 tahun                             5,538,884,911,630               1,082,887,000,000                           More than 5 years
          Jumlah                                         7,539,264,196,170               2,847,269,591,360                                         Total


     d. Berdasarkan kolektibilitas                                                  d. By collectability
        Berdasarkan hasil penelaahan dan                                               Based on the Bank’s management review
        evaluasi manajemen Bank, seluruh efek-                                         and evaluation, all securities in accordance
        efek sesuai Peraturan OJK diungkapkan                                          with    Financial     Services      Authority
        pada Catatan 46d.                                                              Regulation are disclosed in Note 46d.

     e. Jangka waktu dan tingkat suku bunga rata-                                   e. Maturity period and average interest rates
        rata efek-efek adalah sebagai berikut:                                         of securities are as follows:

                                                                2025                         2024

          Jangka waktu                                                                                                                 Maturity Period
            Obligasi pemerintah                         1 - 10 tahun/years          1 - 11 tahun/years                            Government bonds
            Obligasi korporasi                             5 tahun/years                     --                                     Corporate bonds
          Tingkat bunga                                                                                                           Average interest rate
            rata-rata pertahun                                                                                                           per annum
            Obligasi pemerintah                                 6.75%                        6.75%                                Government bonds
            Obligasi korporasi                                  8.50%                          --                                   Corporate bonds


     f.   Nilai tercatat bruto adalah sebagai berikut:                              f.      Gross carrying amount are as follows:
                                                                  31 Desember/ December 31, 2025
                                             Tahap 1/              Tahap 2/           Tahap 3/                Jumlah/
                                             Stage 1                Stage 2            Stage 3                 Total
          Nilai tercatat bruto awal       2,847,269,591,360                    --                   --    2,847,269,591,360      Initial gross carrying amount
          Aset baru                       7,539,264,196,170                    --                   --    7,539,264,196,170                New assets originated
          Aset dihentikan pengakuannya                                                                                                      Assets derecognized
           atau dilunasi (kecuali                                                                                                                   or repaid
           hapus buku)                   (2,847,269,591,360)                   --                   --   (2,847,269,591,360)                (exclude write off)
          Pengukuran kembali                               --                  --                   --                     --                   Remeasurement
          Nilai tercatat bruto akhir       7,539,264,196,170                   --                   --     7,539,264,196,170    Ending gross carrying amount


                                                                 31 Desember/ December 31, 2024
                                             Tahap 1/             Tahap 2/           Tahap 3/                Jumlah/
                                             Stage 1               Stage 2            Stage 3                 Total
          Nilai tercatat bruto awal       3,182,839,180,000                   --                    --    3,182,839,180,000      Initial gross carrying amount
          Aset baru                       2,447,421,591,360                   --                    --    2,447,421,591,360                New assets originated
          Aset dihentikan pengakuannya                                                                                                      Assets derecognized
           atau dilunasi (kecuali                                                                                                                   or repaid
           hapus buku)                   (2,778,039,180,000)                  --                    --   (2,778,039,180,000)                (exclude write off)
          Pengukuran kembali                  (4,952,000,000)                 --                    --        (4,952,000,000)                   Remeasurement
          Nilai tercatat bruto akhir       2,847,269,591,360                  --                    --     2,847,269,591,360    Ending gross carrying amount



          Pada tanggal 31 Desember 2025 dan                                                 As at December 31, 2025 and 2024, there
          2024 tidak terdapat efek-efek yang                                                are no impairment losses in securities.
          mengalami penurunan nilai.

          Manajemen Bank berpendapat bahwa                                                  The Bank’s management believes that
          cadangan kerugian penurunan nilai untuk                                           allowance for impairment losses as at
          31 Desember 2025 dan 2024 tidak                                                   December 31, 2025 and 2024 are not
          diperlukan.                                                                       required.

     g. Pada tanggal 31 Desember 2025 dan                                           g. As at December 31, 2025 and 2024, there
        2024,    tidak terdapat efek-efek yang                                         were no securities which were pledged as
        dijaminkan.                                                                    collateral.


                                                                        61
Page 634
PT ALLO BANK INDONESIA TBK                                                                                               PT ALLO BANK INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                                                 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan)                                                                                                                                     (Continued)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir                                                                                                        For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024                                                                                        December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)                                                         (In full of Rupiah, unless otherwise stated)


     h. Perubahan keuntungan yang belum                                                                 h. Unrealized gain from changes in fair values
        direalisasi     atas    efek-efek     yang                                                         through other comprehensive income in
        diklasifikasikan sebagai nilai wajar melalui                                                       securities are as follows:
        pendapatan komprehensif lain adalah
        sebagai berikut:
                                                                                2025                               2024

              Saldo awal                                                 (10,395,190,853)                       76,114,624,789                                   Beginning balance
              Keuntungan yang direalisasi ke laba rugi                                                                                              Realized gains to profit or loss
               atas penjualan efek-efek                                                                                                        from sale of marketable securities
               selama tahun berjalan                                   (103,583,282,087)                      (69,095,190,316)                                    during the year
              Penambahan laba yang belum                                                                                                                     Increase in unrealized
               direalisasi selama tahun berjalan                         131,655,835,023                      (38,882,852,832)                               gain during the year
              Pajak penghasilan terkait                                   (3,943,854,337)                       21,468,227,506                                  Related income tax
              Penyisihan cadangan kerugian                                                                                                               Provision of allowance for
               penurunan nilai (Catatan 31)                                     159,832,672                                      --                 impairment losses (Note 31)
              Saldo akhir                                                  13,893,340,418                     (10,395,190,853)                                           Ending balance


     i.      Pada tanggal 31 Desember 2025, terdapat                                                    i.      As at December 31, 2025, there are
             efek-efek yang dijual dengan janji dibeli                                                          securities  which   are    sold  under
             kembali (Catatan 17).                                                                              repurchased agreement (Note 17).


9.   Efek-Efek yang Dibeli dengan Janji Dijual                                                9.        Securities                Purchased                      Under             Resell
     Kembali                                                                                            Agreement
                                                                                                                    2025
                                                                                                                                          Nilai          Pendapatan bunga
                                                                                                                                       penjualan            yang belum
                                                               Nilai nominal/            Tanggal                   Tanggal              kembali/           diamortisasi/       Nilai tercatat/
     Nasabah/                              Jenis efek-efek/       Nominal                dimulai/               jatuh tempo/             Resale            Unamortised           Carrying
     Counterparty                         Type of securities      amount               Starting date            Maturity date           amount                interest             value

     Pihak ketiga / Third party
                                        Obligasi Pemerintah/                          31 Desember /             5 Januari /
     PT Bank Raya Indonesia Tbk                                  50,000,000,000                                                       289,095,044,629           146,061,303     288,948,983,326
                                        Government Bonds                            December 31, 2025         January 5, 2026

                                                                   50,000,000,000                                                      289,095,044,629           146,061,303      288,948,983,326


                                                                                                                    2024
                                                                                                                                         Nilai           Pendapatan bunga
                                                                                                                                      penjualan             yang belum
                                                               Nilai nominal/            Tanggal                   Tanggal             kembali/            diamortisasi/       Nilai tercatat/
     Nasabah/                             Jenis efek-efek/        Nominal                dimulai/               jatuh tempo/            Resale             Unamortised           Carrying
     Counterparty                        Type of securities       amount               Starting date            Maturity date          amount                 interest             value

     Pihak berelasi / Related parties
                                        Obligasi Pemerintah/                          31 Desember /            31 Desember /
     PT Bank Mega Tbk                                          250,000,000,000                                                        236,314,975,873           80,713,373     236,234,262,500
                                        Government Bonds                            December, 31 2024        December, 31 2024

     Pihak ketiga / Third party
                                        Obligasi Pemerintah/                          31 Desember /            31 Desember /
     PT Bank Raya Indonesia Tbk                                  50,000,000,000                                                        52,440,758,640           17,911,140       52,422,847,500
                                        Government Bonds                            December, 31 2024        December, 31 2024

                                                                 300,000,000,000                                                       288,755,734,513            98,624,513     288,657,110,000




     Efek-efek yang dibeli dengan janji dijual                                                          Securities purchased under agreements to
     kembali digolongkan lancar.                                                                        resell are classified as current.

     Kolektibilitas efek-efek yang dibeli dengan janji                                                  Collectibility securities purchased under
     dijual kembali sesuai Peraturan Otoritas Jasa                                                      agreements to resell in accordance with
     Keuangan diungkapkan pada Catatan 46e.                                                             Financial Services Authority Regulation are
                                                                                                        disclosed in Note 46e.

     Tingkat suku bunga rata-rata tertimbang                                                            The weighted average of interest rate per
     setahun untuk efek-efek yang dibeli dengan                                                         annum for securities purchased under resell
     janji dijual kembali untuk tahun berakhir pada                                                     agreement     for    the     year   ended
     31 Desember 2025 dan 2024 masing – masing                                                          December 31, 2025 and 2024 respectively is
     sebesar 4,25% dan 6,25 %.                                                                          4.25% and 6.25% .


                                                                                        62
Page 635
PT ALLO BANK INDONESIA TBK                                                    PT ALLO BANK INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                      NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan)                                                                                          (Continued)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir                                                             For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024                                             December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)              (In full of Rupiah, unless otherwise stated)


    Informasi mengenai jatuh tempo diungkapkan                  Information in respect of maturities are
    pada Catatan 41. Informasi mengenai                         disclosed in Note 41. Information with regards
    klasifikasi dan nilai wajar diungkapkan pada                to the classification and fair value are disclosed
    Catatan 42.                                                 in Note 42.


10. Kredit yang Diberikan                                    10. Loans

     a. Berdasarkan jenis kredit dan hubungan                   a. By type of loans and by relationship

                           Jenis                2025                 2024                      Type

         Rupiah                                                                                                Rupiah
         Pihak berelasi                                                                                Related parties
           Modal Kerja                       302,526,000,000                    --                    Working capital
           Investasi                         196,750,000,000      591,330,000,000                         Investment
           Konsumsi                               93,762,656          113,894,975                          Consumer
         Jumlah                              499,369,762,656      591,443,894,975                                Total
         Cadangan kerugian                                                                              Allowance for
          penurunan nilai                       (523,957,159)      (3,325,942,895)                impairment losses
         Jumlah kredit yang diberikan                                                                       Total loans
           kepada pihak berelasi - neto                                                        to related parties - net
           (Catatan 37)                      498,845,805,497      588,117,952,080                           (Note 37)
         Pihak ketiga                                                                                   Third parties
           Modal kerja                     1,796,345,972,070     1,014,884,097,910                    Working capital
           Investasi                       4,688,223,192,706     4,508,303,637,143                       Investment
           Konsumsi                        2,156,792,033,592     1,363,402,902,086                        Consumer
         Jumlah                            8,641,361,198,368     6,886,590,637,139                               Total
         Cadangan kerugian                                                                               Allowance for
           penurunan nilai                  (157,203,984,583)    (101,157,646,346)                Impairment losses
         Jumlah kredit yang diberikan                                                                    Total loans to
           kepada pihak ketiga - neto      8,484,157,213,785     6,785,432,990,793                 third parties - net
         Jumlah - neto                     8,983,003,019,282     7,373,550,942,873                          Total - net


         Tingkat suku bunga rata-rata per tahun                     The average interest rates per annum are
         adalah sebagai berikut:                                    as follows:

                                                 2025                 2024

         Modal Kerja                             7.25%               11.28%                             Working Capital
         Investasi                               9.50%               11.00%                                 Investment
         Konsumsi                               45.30%               51.35%                                  Consumer




                                                        63
Page 636
PT ALLO BANK INDONESIA TBK                                                                PT ALLO BANK INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                  NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan)                                                                                                      (Continued)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir                                                                         For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024                                                         December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)                          (In full of Rupiah, unless otherwise stated)


     b. Berdasarkan sektor ekonomi                                        b. By type of economic sector

                            Jenis                        2025                     2024                      Type

          Rupiah                                                                                                             Rupiah
          Pihak berelasi                                                                                            Related parties
            Perantara Keuangan                        302,526,000,000                        --             Financial intermediaries
            Real estate , usaha persewaan dan                                                      Real estate, leasing services and
             jasa perusahaan                          196,750,000,000          391,580,000,000               servicing company
            Perdagangan Besar dan eceran                            --         199,750,000,000                  Wholesale and retail
            Rumah tangga                                   93,762,656              113,894,975                         Households
          Jumlah                                      499,369,762,656          591,443,894,975                                  Total
          Cadangan kerugian                                                                                          Allowances for
            penurunan nilai                              (523,957,159)          (3,325,942,895)                impairment losses
          Jumlah kredit yang diberikan                                                                               Total loans to
            kepada pihak berelasi - neto                                                                      related parties - net
            (Catatan 37)                              498,845,805,497          588,117,952,080                           (Note 37)
          Pihak ketiga                                                                                                 Third parties
            Industri pengolahan                      1,889,019,064,789     1,448,750,650,366                        Manufacturing
            Real estate , usaha persewaan                                                            Real estate, leasing services
              dan jasa perusahaan                    1,752,043,119,437     3,195,810,548,333             and servicing company
            Pertambangan dan penggalian              1,093,873,598,221       291,420,098,221               Mining and excavation
            Rumah tangga                               904,835,683,444     1,363,562,035,506                           Households
            Pertanian, perburuan                                                                                       Agriculture,
              dan kehutanan                           418,355,701,427          328,218,365,385              hunting and forestry
            Perdagangan Besar dan eceran              269,918,107,828                        --              Wholesale and retail
            Perantara keuangan                        156,523,889,630          114,724,964,490            Financial intermediaries
            Transportasi, Pergudangan                                                                Transportation, warehousing
              dan komunikasi                                         --        116,796,237,596              and communication
            Lain-lain                                2,156,792,033,592          27,307,737,242                              Others
          Jumlah                                     8,641,361,198,368     6,886,590,637,139                                    Total
          Cadangan kerugian                                                                                          Allowances for
           penurunan nilai                           (157,203,984,583)     (101,157,646,346)                    impairment losses
          Jumlah kredit yang diberikan                                                                              Total loans to
            kepada pihak ketiga - neto               8,484,157,213,785     6,785,432,990,793                     third parties - net
          Jumlah - neto                              8,983,003,019,282     7,373,550,942,873                              Total - net


     c.   Berdasarkan jangka waktu                                        c.     By loan period
          Klasifikasi   kredit  yang     diberikan                               Loans classification by loan agreements
          berdasarkan perjanjian kredit dan sisa                                 and the remaining maturity are as follows:
          umur jatuh tempo adalah sebagai berikut:

          Berdasarkan         jangka       waktu   perjanjian                    By term of loan agreements
          kredit

                                                          2025                     2024


          Sampai dengan 1 tahun                      3,011,310,836,295           900,159,133,420                        Until 1 year
          Lebih dari 1 - 2 tahun                        66,614,583,336         1,363,424,264,702                    Over 1 - 2 years
          Lebih dari 2 - 5 tahun                     1,288,228,599,636           563,358,726,329                    Over 2 - 5 years
          Lebih dari 5 tahun                         4,774,576,941,757         4,651,092,407,663                      Over 5 years
          Jumlah                                     9,140,730,961,024         7,478,034,532,114                                 Total
          Cadangan kerugian penurunan
            nilai                                     (157,727,941,742)        (104,483,589,241)    Allowance for impairment losses
          Jumlah kredit yang diberikan - neto        8,983,003,019,282         7,373,550,942,873                   Total loans - net




                                                                 64
Page 637
PT ALLO BANK INDONESIA TBK                                                           PT ALLO BANK INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                             NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan)                                                                                                 (Continued)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir                                                                    For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024                                                    December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)                     (In full of Rupiah, unless otherwise stated)


          Berdasarkan sisa umur jatuh tempo                                By remaining maturity

                                                    2025                     2024


          Sampai dengan 1 tahun                 3,525,182,689,137        2,260,841,541,773                        Until 1 year
          Lebih dari 1 - 2 tahun                1,548,818,435,014          937,198,500,487                    Over 1 - 2 years
          Lebih dari 2 - 5 tahun                  702,886,416,260        3,255,823,851,893                    Over 2 - 5 years
          Lebih dari 5 tahun                    3,363,843,420,613        1,024,170,637,961                      Over 5 years
          Jumlah                                9,140,730,961,024        7,478,034,532,114                               Total
          Cadangan kerugian penurunan
            nilai                               (157,727,941,742)        (104,483,589,241)     Allowance for impairment losses
          Jumlah kredit yang diberikan - neto   8,983,003,019,282        7,373,550,942,873                   Total loans - net


     d. Pinjaman sindikasi                                          d. Syndicated loans
        Pinjaman sindikasi merupakan pinjaman                          Syndicated loans represent loans provided
        yang     diberikan      kepada    debitur                      to   debtors   based     on    syndication
        berdasarkan     perjanjian    pembiayaan                       agreements with other banks.
        bersama dengan bank-bank lain.

          Keikutsertaan bank dalam pinjaman                                Bank’s    participation   in syndicated
          sindikasi dengan bank-bank lain adalah                           loans with other banks amounted
          sebesar     Rp2.663.501.164.106    dan                           to       Rp2,663,501,164,106        and
          Rp1.132.485.516.070     pada    tanggal                          Rp1,132,485,516,070 as of December 31,
          31 Desember 2025 dan 2024.                                       2025 and 2024, respectively.

          Keikutsertaan bank dalam pinjaman                                Bank’s participation in syndicated loans, in
          sindikasi, dimana bank bertindak sebagai                         which bank acts as the syndication
          anggota sindikasi adalah sebagai berikut:                        member, is as follows:

                                                    2025                     2024
          % Partisipasi                         0.91%-45.95%             0.80% - 22.29%                        % Participation


     e. Berdasarkan        kolektibilitas    sesuai                 e. By Financial Services Authority Regulation
        Peraturan OJK                                                  collectibility
        Kolektabilitas kredit yang diberikan sesuai                    Collectibility loans in accordance with the
        dengan peraturan OJK diungkapkan pada                          Financial Services Authority Regulation are
        Catatan 46f.                                                   disclosed in Note 46f.

     f.   Kredit bermasalah dan cadangan kerugian                   f.     Non-performing loans and allowance for
          penurunan nilai menurut sektor ekonomi                           impairment losses by economic sector
          Rasio kredit bermasalah sesuai dengan                            The non-performing loans ratio in
          peraturan    OJK    diungkapkan     pada                         accordance with the OJK regulation are
          Catatan 46f.                                                     disclosed in Note 46f.

     g. Kredit yang direstrukturisasi                               g. Restructured loans
        Tidak ada kredit yang direstrukturisasi oleh                   There were no restructured loans by the
        Bank pada tahun 31 Desember 2025 dan                           Bank in the year December 31, 2025 and
        2024.                                                          2024.

     h. Perubahan nilai bruto dan cadangan                          h. Movement of gross carrying amount and
        kerugian penurunan nilai                                       allowance for impairment losses
        Perubahan nilai tercatat bruto adalah                          Movements in the gross carrying amount
        sebagai berikut:                                               are as follows:




                                                           65
Page 638
PT ALLO BANK INDONESIA TBK                                                                                PT ALLO BANK INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                                  NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan)                                                                                                                      (Continued)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir                                                                                         For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024                                                                         December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)                                          (In full of Rupiah, unless otherwise stated)


                                                                    31 Desember/ December 31 , 2025
                                              Tahap 1/               Tahap 2/           Tahap 3/                      Jumlah/
                                              Stage 1                 Stage 2           Stage 3                        Total
        Nilai tercatat bruto awal         7,364,365,627,090          52,764,443,271           60,904,461,753       7,478,034,532,114           Initial gross carrying amount
        Aset baru                         4,765,852,684,168          52,723,717,153           61,239,077,776       4,879,815,479,097                     New assets originated
        Aset dihentikan pengakuannya                                                                                                                      Assets derecognized
          atau dilunasi (kecuali                                                                                                                                    or repaid
          hapus buku)                    (1,501,445,123,614)          (1,518,643,062)           (444,544,806)     (1,503,408,311,482)                      (exclude write off)
        Transfer ke Tahap 1                (146,944,393,173)          58,724,222,695           88,220,170,478                       --                      Transfer to Stage 1
        Transfer ke Tahap 2                        9,226,473             (60,280,799)              51,054,326                       --                      Transfer to Stage 2
        Transfer ke Tahap 3                (213,697,558,245)       (101,932,897,796)          315,630,456,041                       --                      Transfer to Stage 3
        Pengukuran kembali               (1,388,369,547,092)          50,749,181,376               (9,655,539)    (1,337,630,021,255)                         Remeasurement
        Penghapusbukuan                                    --                      --       (376,080,717,450)       (376,080,717,450)                                  Write off
        Nilai tercatat bruto akhir         8,879,770,915,607         111,449,742,838          149,510,302,579       9,140,730,961,024         Ending gross carrying amount


                                                                    31 Desember/ December 31 , 2024
                                              Tahap 1/               Tahap 2/           Tahap 3/                      Jumlah/
                                              Stage 1                 Stage 2           Stage 3                        Total
        Nilai tercatat bruto awal         7,364,698,588,520          15,008,862,131            6,000,416,632       7,385,707,867,283           Initial gross carrying amount
        Aset baru                         2,545,178,643,829          30,833,445,599           24,644,828,488       2,600,656,917,916                     New assets originated
        Aset dihentikan pengakuannya                                                                                                                      Assets derecognized
          atau dilunasi (kecuali                                                                                                                                    or repaid
          hapus buku)                    (1,145,084,234,247)              (6,000,000)             (20,000,000)    (1,145,110,234,247)                      (exclude write off)
        Transfer ke Tahap 1                  (58,156,257,866)         21,907,231,996           36,249,025,870                       --                      Transfer to Stage 1
        Transfer ke Tahap 2                        55,321,279            (65,928,674)               10,607,395                      --                      Transfer to Stage 2
        Transfer ke Tahap 3                  (51,911,450,603)       (14,248,695,484)           66,160,146,087                       --                      Transfer to Stage 3
        Pengukuran kembali               (1,290,414,983,822)           (664,472,297)            (224,814,577)     (1,291,304,270,696)                         Remeasurement
        Penghapusbukuan                                     --                     --        (71,915,748,142)         (71,915,748,142)                                 Write off
        Nilai tercatat bruto akhir         7,364,365,627,090          52,764,443,271           60,904,461,753       7,478,034,532,114         Ending gross carrying amount



         Perubahan cadangan kerugian penurunan                                                   The movements in the allowance for
         nilai adalah sebagai berikut:                                                           impairment losses are as follows:
                                                                                    2025
                                                                  Kerugian kredit          Kerugian kredit
                                                                    ekspektasi               ekspektasi
                                                                     sepanjang               sepanjang
                                         Kerugian kredit          umurnya-kredit           umurnya-kredit
                                          Ekspektasi 12          tidak memburuk/             memburuk/
                                         Bulan/12 monts          Lifetime ECL no            Lifetime ECL
                                              ECL                 credit impaired          credit impaired         Jumlah/Total

        Saldo awal                          58,977,782,100          14,471,918,996            31,033,888,145         104,483,589,241                         Beginning balance
        Transfer ke kerugian kredit
          ekspektasi 12 bulan                  (26,496,072)             22,407,912                 4,088,160                        --              Transfer to 12 months ECL
        Transfer ke kerugian kredit
          ekspektasi sepanjang
          umurnya - kredit tidak                                                                                                                        Transfer to lifetime ECL
          memburuk                             519,894,611            (519,894,611)                          --                     --                     no credit impaired
        Transfer ke kerugian kredit
          ekspektasi sepanjang
          umurnya - kredit                                                                                                                              Transfer to lifetime ECL
          memburuk                           1,545,851,625              47,030,765            (1,592,882,390)                       --                      no credit impaired
        Perubahan cadangan kerugian                                                                                                      Additional of allowance for impairment
          penurunan nilai (Catatan 31)     (28,127,392,351)         16,565,005,303           440,887,456,999         429,325,069,951                         losses (Note 31)
        Penerimaan kembali kredit                                                                                                                      Recoveries of previously
          yang telah dihapusbukukan                        --                       --                       --                     --                            write-off loans
        Penghapusan selama
          tahun berjalan                                   --                       --     (376,080,717,450)       (376,080,717,450)                   Write-off during the year
        Saldo akhir                         32,889,639,913          30,586,468,365            94,251,833,464         157,727,941,742                           Ending balance



                                                                                    2024
                                                                  Kerugian kredit          Kerugian kredit
                                                                    ekspektasi               ekspektasi
                                                                     sepanjang               sepanjang
                                         Kerugian kredit          umurnya-kredit           umurnya-kredit
                                          Ekspektasi 12          tidak memburuk/             memburuk/
                                         Bulan/12 monts          Lifetime ECL no            Lifetime ECL
                                              ECL                 credit impaired          credit impaired         Jumlah/Total

        Saldo awal                          55,923,684,496            3,944,166,598            2,330,276,885          62,198,127,979                         Beginning balance
        Transfer ke kerugian kredit
          ekspektasi 12 bulan              (25,084,665,212)           6,018,730,585           19,065,934,627                        --              Transfer to 12 months ECL
        Transfer ke kerugian kredit
          ekspektasi sepanjang
          umurnya - kredit tidak                                                                                                                        Transfer to lifetime ECL
          memburuk                               3,042,541              (7,293,985)                4,251,444                        --                     no credit impaired
        Transfer ke kerugian kredit
          ekspektasi sepanjang
          umurnya - kredit                                                                                                                              Transfer to lifetime ECL
          memburuk                                 442,920                          --              (442,920)                       --                      no credit impaired
        Penambahan cadangan kerugian                                                                                                     Additional of allowance for impairment
          penurunan nilai (Catatan 31)      28,135,277,355            4,516,315,798           81,549,616,251         114,201,209,404                         losses (Note 31)
        Penerimaan kembali kredit                                                                                                                      Recoveries of previously
          yang telah dihapusbukukan                        --                       --                       --                     --                            write-off loans
        Penghapusan selama
          tahun berjalan                                   --                       --       (71,915,748,142)        (71,915,748,142)                  Write-off during the year
        Saldo akhir                         58,977,782,100          14,471,918,996            31,033,888,145         104,483,589,241                           Ending balance




                                                                           66
Page 639
PT ALLO BANK INDONESIA TBK                                                          PT ALLO BANK INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                            NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan)                                                                                                (Continued)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir                                                                   For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024                                                   December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)                    (In full of Rupiah, unless otherwise stated)


         Manajemen berpendapat bahwa jumlah                                The management believes that the
         cadangan kerugian penurunan nilai atas                            allowance for impairment losses on loans
         kredit yang diberikan telah memadai.                              were adequate.


11. Pendapatan        Bunga         yang   Masih     akan          11. Interest Receivables
    Diterima

    Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024,                            As at December 31, 2025 and 2024, the details
    rincian pendapatan bunga yang masih akan                           of interest receivables are as follows:
    diterima adalah sebagai berikut:
                                                    2025                  2024

     Pihak berelasi (Catatan 37)                                                                  Related parties (Note 37)
       Kredit yang diberikan                         512,374,121          3,381,535,875                             Loans
       Efek-efek                                     414,375,000                      --            Marketable securities
       Penempatan pada bank lain                      50,000,350            366,319,444        Placement with other banks
                                                     976,749,471          3,747,855,319
     Pihak ketiga                                                                                             Third parties
       Kredit yang diberikan                    57,591,778,705           23,829,509,406                            Loans
       Efek-efek                               105,694,913,563           25,697,616,851              Marketable securities
       Penempatan pada Bank Indonesia                        --              72,895,406    Placements with Bank Indonesia
                                               163,286,692,268           49,600,021,663
     Jumlah                                    164,263,441,739           53,347,876,982                               Total




12. Biaya Dibayar Di Muka                                          12. Prepaid Expenses

                                                    2025                   2024

     Pemeliharaan perangkat lunak                  46,059,353,670        18,178,520,206              Software maintenance
     Iklan dan promosi                              5,982,099,459         8,966,671,475          Advertising and promotions
     Verfikasi data nasabah                         2,166,250,000                     --          Customer data verification
     Iuran keanggotaan                                306,763,640         1,039,695,682                     Membership fee
     Asuransi                                          15,305,186            11,859,186                           Insurance
     Lainnya                                          260,305,194                     --                             Others
     Jumlah                                        54,790,077,149        28,196,746,549                                Total


    Pemeliharaan perangkat lunak                                       Software maintenance
    Pemeliharaan perangkat lunak merupakan                             Software maintenance represents advance
    pembayaran di muka atas lisensi dan kontrak                        payments for licenses and information system
    jasa pemeliharaan sistem informasi.                                maintenance service contracts.

    Iklan dan promosi                                                  Advertising and promotions
    Iklan dan promosi merupakan uang muka                              Advertising and promotions represent advances
    kepada pihak ketiga untuk kegiatan pemasaran                       to third parties for marketing activities to be
    yang akan direalisasikan pada periode                              realized in the subsequent period.
    berikutnya.

    Verifikasi data nasabah                                            Customer data verification
    Verifikasi data nasabah mencakup saldo kuota                       Customer data verification includes prepaid
    prabayar kepada pihak ketiga penyedia                              quota balances to third-party providers of
    layanan verifikasi identitas dan data.                             identity and data verification services.

    Iuran keanggotaan                                                  Membership fee
    Iuran keanggotaan merupakan pembayaran di                          Membership fees represent advance payments
    muka untuk keanggotaan asosiasi industri dan                       for memberships in industry and professional
    profesional.                                                       associations.

                                                             67
Page 640
PT ALLO BANK INDONESIA TBK                                                                             PT ALLO BANK INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                               NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan)                                                                                                                   (Continued)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir                                                                                      For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024                                                                      December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)                                       (In full of Rupiah, unless otherwise stated)


    Asuransi                                                                         Insurance
    Asuransi merupakan premi asuransi yang                                           Insurance represents insurance premiums not
    belum jatuh tempo atas polis asuransi                                            yet due for the Company’s insurance policies.
    perusahaan.

13. Aset Tetap dan Aset Hak Guna                                             13. Fixed Assets and Right-Of-Use-Assets
                                                                            2025
                                1 Januari/                                                                            31 Desember/
                                January 1,         Penambahan/         Pelepasan/              Reklasifikasi/         December 31,
                                   2025             Additions          Disposals              Reclasifications            2025

     Kepemilikan langsung                                                                                                                          Direct ownership
     Model biaya:                                                                                                                                       At cost model:
      Renovasi bangunan                                                                                                                        Building renovations
        atau instalasi           65,379,580,845          78,126,462           (9,648,120)                        --     65,448,059,187             or installations
      Kendaraan                   2,333,826,000          19,798,000                    --                        --      2,353,624,000                      Vehicles
      Peralatan kantor          259,388,484,395       4,160,273,327                    --                        --    263,548,757,722            Office equipment
      Aset dalam penyelesaian                 --                  --                   --                        --                  --    Asset under construction
     Jumlah harga perolehan     327,101,891,240       4,258,197,789           (9,648,120)                        --    331,350,440,909                      Total cost
     Aset hak guna               58,120,410,677       5,517,573,426                    --                        --     63,637,984,103          Right-of-use of assets
     Jumlah                     385,222,301,917       9,775,771,215           (9,648,120)                        --    394,988,425,012                           Total

     Akumulasi penyusutan                                                                                                                 Accumulated depreciation
     Model biaya:                                                                                                                                      At cost model:
      Renovasi bangunan                                                                                                                       Building renovations
        atau instalasi           14,152,928,808       8,944,380,702             (178,810)                        --     23,097,130,700            or installations
      Kendaraan                     950,036,683         462,364,134                    --                        --      1,412,400,817                     Vehicles
      Peralatan kantor           62,087,455,430      38,077,901,479                    --                        --    100,165,356,909           Office equipment
                                 77,190,420,921      47,484,646,315             (178,810)                        --    124,674,888,426
     Aset hak guna               35,492,794,975      13,752,225,535                    --                        --     49,245,020,510          Right-of-use of assets
     Jumlah akumulasi                                                                                                                              Total accumulated
       penyusutan               112,683,215,896      61,236,871,850             (178,810)                        --    173,919,908,936                 depreciation
     Jumlah tercatat - neto     272,539,086,021                                                                        221,068,516,076          Net carrying amount



                                                                            2024
                                1 Januari/                                                                            31 Desember/
                                January 1,         Penambahan/         Pelepasan/              Reklasifikasi/         December 31,
                                   2024             Additions          Disposals              Reclasifications            2024

     Kepemilikan langsung                                                                                                                          Direct ownership
     Model biaya:                                                                                                                                       At cost model:
      Renovasi bangunan                                                                                                                        Building renovations
        atau instalasi           24,142,555,581         540,537,514                    --         40,696,487,750        65,379,580,845             or installations
      Kendaraan                   2,316,215,000        17,611,000                      --                      --        2,333,826,000                      Vehicles
      Peralatan kantor          116,900,948,085     110,526,580,255                    --         31,960,956,055       259,388,484,395            Office equipment
      Aset dalam penyelesaian    72,657,443,805                   --                   --       (72,657,443,805)                     --    Asset under construction
     Jumlah harga perolehan     216,017,162,471     111,084,728,769                    --                        --    327,101,891,240                      Total cost
     Aset hak guna               51,584,036,714       7,350,323,001         (813,949,038)                        --     58,120,410,677          Right-of-use of assets
     Jumlah                     267,601,199,185     118,435,051,770         (813,949,038)                        --    385,222,301,917                           Total

     Akumulasi penyusutan                                                                                                                 Accumulated depreciation
     Model biaya:                                                                                                                                      At cost model:
      Renovasi bangunan                                                                                                                       Building renovations
        atau instalasi            6,672,446,633       7,480,482,175                    --                        --     14,152,928,808            or installations
      Kendaraan                     488,400,083         461,636,600                    --                        --        950,036,683                     Vehicles
      Peralatan kantor           34,701,238,341      27,386,217,089                    --                        --     62,087,455,430           Office equipment
                                 41,862,085,057      35,328,335,864                    --                        --     77,190,420,921
     Aset hak guna               23,214,801,158      12,549,310,163         (271,316,346)                        --     35,492,794,975          Right-of-use of assets
     Jumlah akumulasi                                                                                                                              Total accumulated
       penyusutan                65,076,886,215      47,877,646,027         (271,316,346)                        --    112,683,215,896                 depreciation
     Jumlah tercatat - neto     202,524,312,970                                                                        272,539,086,021          Net carrying amount



    Aset tetap                                                                      Fixed assets
    Beban penyusutan aset tetap yang dibebankan                                     Depreciation expense of fixed assets charged
    pada beban umum dan administrasi untuk                                          to general and administrative expenses for the
    tahun-tahun yang berakhir pada tanggal                                          years ended December 31, 2025 and 2024 are
    31 Desember 2025 dan 2024 adalah masing-                                        Rp47,484,646,315 and Rp35,328,335,864,
    masing sebesar Rp47.484.646.315 dan                                             respectively (Note 32a).
    Rp35.328.335.864 (Catatan 32a).

    Aset tetap kecuali tanah, diasuransikan                                         Fixed assets except for land, are covered by
    terhadap kebakaran dan risiko kerugian lainnya                                  insurance against losses by fire and other risks
    kepada PT Asuransi Umum Mega, pihak                                             PT Asuransi Umum Mega, a related party, with
    berelasi, dengan jumlah pertanggungan                                           sum insured amounting to Rp197,951,883,486
    masing-masing sebesar Rp197.951.883.486                                         and       Rp153,285,546,256          as       at

                                                                       68
Page 641
PT ALLO BANK INDONESIA TBK                                                                          PT ALLO BANK INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                            NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan)                                                                                                                (Continued)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir                                                                                   For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024                                                                   December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)                                    (In full of Rupiah, unless otherwise stated)


    dan    Rp153.285.546.256      pada tanggal                                    December 31, 2025 anda 2024, respectively.
    31 Desember 2025 dan 2024. Manajemen                                          Management believes that the insurance
    berpendapat bahwa nilai pertanggungan                                         coverage is adequate to cover possible losses.
    tersebut telah memadai untuk menutup
    kemungkinan terjadi kerugian.

    Manajemen berpendapat bahwa tidak terdapat                                    Management believes that there is no
    perbedaan yang signifikan antara nilai wajar                                  significant difference between the fair value
    dan nilai tercatat aset selain tanah dan                                      and carrying value of assets other than land
    bangunan jika diukur menggunakan nilai wajar.                                 and buildings if have been measured at fair
                                                                                  value basis.

    Berdasarkan penelaahan aset tetap secara                                      By individual review of fixed assets at the end
    individual pada akhir tahun, manajemen Bank                                   of the year, the Bank’s management believes
    berpendapat bahwa tidak ada indikasi                                          there is no indication for impairment in the
    penurunan nilai aset tetap yang dimiliki oleh                                 value of Bank’s fixed assets.
    Bank.

    Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024,                                       As at December 31, 2025 and 2024, the gross
    jumlah tercatat bruto dari setiap aset tetap                                  amount of fixed assets which have been fully
    yang telah disusutkan penuh dan masih                                         depreciated and are still used amounted to
    digunakan adalah masing-masing sebesar                                        Rp7,352,633,076     and     Rp5,645,247,749,
    Rp7.352.633.076 dan Rp5.645.247.749.                                          respectively.

     Aset hak-guna                                                                 Right-of-use assets
     Aset hak-guna per 31 Desember 2025 dan                                        Right-of-use assets as of December 31, 2025
     2024 adalah sebagai berikut:                                                  and 2024 are as follows:
                                                                         2025
                               Saldo awal/       Penambahan/        Pengurangan/           Reklasifikasi/          Saldo akhir/
                            Beginning balance      Addition         Deductions            Reclassification        Ending balance

     Biaya perolehan                                                                                                                           Acquisition cost
      Bangunan                  58,120,410,677      5,517,573,426                   --                       --      63,637,984,103                 Buildings
                                58,120,410,677      5,517,573,426                   --                       --      63,637,984,103

     Akumulasi penyusutan                                                                                                             Accumulated depreciation
      Bangunan                  35,492,794,975     13,752,225,535                   --                       --      49,245,020,510                 Buildings
                                35,492,794,975     13,752,225,535                   --                       --      49,245,020,510
     Nilai buku-neto            22,627,615,702                                                                       14,392,963,593             Net book value



                                                                         2024
                               Saldo awal/       Penambahan/        Pengurangan/           Reklasifikasi/          Saldo akhir/
                            Beginning balance      Addition         Deductions            Reclassification        Ending balance

     Biaya perolehan                                                                                                                           Acquisition cost
      Bangunan                  51,584,036,714      7,350,323,001        (813,949,038)                       --      58,120,410,677                 Buildings
                                51,584,036,714      7,350,323,001        (813,949,038)                       --      58,120,410,677

     Akumulasi penyusutan                                                                                                             Accumulated depreciation
      Bangunan                  23,214,801,158     12,549,310,163        (271,316,346)                       --      35,492,794,975                 Buildings
                                23,214,801,158     12,549,310,163        (271,316,346)                       --      35,492,794,975
     Nilai buku-neto            28,369,235,556                                                                       22,627,615,702             Net book value




     Beban penyusutan aset hak-guna untuk                                          Depreciation expense of right-of-use assets for
     periode  yang    berakhir   pada tanggal                                      the period ended December 31, 2025 and 2024
     31 Desember 2025 dan 2024 masing-masing                                       amounted      to   Rp13,752,225,535        and
     sebesar       Rp13.752.225.535      dan                                       Rp12,549,310,163 respectively (Note 32a).
     Rp12.549.310.163 (Catatan 32a).

     Berikut ini ringkasan komponen liabilitas sewa                                The following summarize the component of
     yang disajikan pada laporan laba rugi dan                                     lease liabilities presented in statement of profit
     laporan arus kas:                                                             or loss and statement of cash flows:




                                                                    69
Page 642
PT ALLO BANK INDONESIA TBK                                                                                     PT ALLO BANK INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                                       NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan)                                                                                                                           (Continued)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir                                                                                              For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024                                                                              December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)                                               (In full of Rupiah, unless otherwise stated)


                                                                    2025                             2024

     Jumlah diakui di laba rugi                                                                                                         Amounts recognized in profit loss
     Beban bunga atas liabilitas sewa (Catatan 32)               2,002,461,734                  1,457,410,688                  Interest expense on lease liabilities (Note 32)
     Beban penyusutan aset hak guna (Catatan 32)                13,752,225,535                 12,549,310,163                  Depreciation of right of used assets (Note 32)
     Beban terkait liabilitas sewa dengan                                                                                                  Expenses relating to short-term or
      nilai rendah atau jangka pendek (Catatan 32)                2,616,635,471                     1,208,829,806                       low value lease liabilities (Note 32)

     Jumlah diakui dalam laporan arus kas                                                                                                Amounts recognized in cash flows
     Jumlah kas keluar untuk                                                                                                                              Total cash outflow
       pembayaran liabilitas sewa                              (13,583,350,717)               (13,983,764,315)                              for payment of leases liabilities


     Rekonsiliasi liabilitas sewa adalah sebagai                                              The reconciliation of lease liabilities are as
     berikut:                                                                                 follows:

                                                                   2025                              2024

     Saldo awal                                                19,920,194,310                  25,638,857,628                                                  Beginning balance
     Arus kas                                                 (13,583,350,717)                (13,983,764,315)                                                        Cash Flow
     Perubahan non kas                                                                                                                                      Non-cash movement
       Beban bunga (Catatan 32)                                  2,002,461,734                      1,457,410,688                                     Interest expense (Note 32)
       Penambahan                                                5,517,573,426                      7,350,323,001                                                     Additions
       Pelepasan                                                             --                      (542,632,692)                                                   Disposals
     Saldo akhir (Catatan 23)                                  13,856,878,753                   19,920,194,310                                        Ending balance (Note 23)




14. Aset Takberwujud                                                                14. Intangible Assets

                                                                                    2025
                                       1 Januari/                                                                                31 Desember/
                                       January 1,         Penambahan/          Pengurangan/             Reklasifikasi/           December 31,
                                          2025             Additions            Disposals             Reclassifications              2025

     Harga perolehan                                                                                                                                                               At cost
      Perangkat lunak                    98,978,248,701                   --                   --                         --         98,978,248,701                            Software
     Jumlah harga perolehan              98,978,248,701                   --                   --                         --         98,978,248,701                             Total cost
     Akumulasi amortisasi                                                                                                                                       Accumulated amortization
       Perangkat lunak                   47,096,471,040      16,914,710,131                    --                         --         64,011,181,171                          Software
     Nilai tercatat - neto               51,881,777,661                                        --                                    34,967,067,530                   Net carrying value


                                                                                    2024
                                       1 Januari/                                                                                31 Desember/
                                       January 1,         Penambahan/          Pengurangan/             Reklasifikasi/           December 31,
                                          2024             Additions            Disposals             Reclassifications              2024

     Harga perolehan                                                                                                                                                              At cost
      Perangkat lunak                    80,279,624,033       8,660,134,144                    --          10,038,490,524           98,978,248,701                            Software
      Aset dalam penyelesaian            10,038,490,524                   --                   --         (10,038,490,524)                       --            Asset under construction
     Jumlah harga perolehan              90,318,114,557       8,660,134,144                    --                         --        98,978,248,701                             Total cost
     Akumulasi amortisasi                                                                                                                                       Accumulated amortization
       Perangkat lunak                   30,338,354,327      16,758,116,713                    --                         --        47,096,471,040                           Software
     Nilai tercatat - neto               59,979,760,230                                        --                                   51,881,777,661                    Net carrying value



    Beban amortisasi yang dibebankan dalam                                                    Amortization expense charged to general and
    beban umum dan administrasi untuk tahun-                                                  administrative expenses for the years ended
    tahun yang berakhir 31 Desember 2025 dan                                                  December 31, 2025 and 2024 amounted to
    2024     adalah   masing-masing   sebesar                                                 Rp16,914,710,131 and Rp16,758,116,713
    Rp16.914.710.131 dan Rp16.758.116.713                                                     respectively (Note 32a).
    (Catatan 32a).

    Manajemen berpendapat bahwa tidak terdapat                                                Management believes that                                     there is               no
    penurunan nilai atas aset takberwujud pada                                                impairment   in   intangible                                   assets               as
    tanggal 31 Desember 2025 dan 2024.                                                        December 31, 2025 and 2024.




                                                                               70
Page 643
PT ALLO BANK INDONESIA TBK                                                                                         PT ALLO BANK INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                                           NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan)                                                                                                                               (Continued)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir                                                                                                  For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024                                                                                  December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)                                                   (In full of Rupiah, unless otherwise stated)


15. Aset Lain-Lain                                                                            15. Other Assets

                                                                         2025                           2024


     Tagihan transaksi delivery channel                               89,472,749,484                  89,154,863,966                 Claim for transaction delivery channel
     Setoran jaminan                                                   2,702,942,028                   2,701,148,126                                      Security deposits
     Persediaan buku, barang cetakan                                                                                                          Inventories of books, printed
      dan materai                                                        1,273,813,242                 1,266,269,922                            materials and stamp duty
     Uang muka                                                                       --               32,074,929,684                                     Advance payment
     Jumlah                                                           93,449,504,754                125,197,211,698                                                        Total


    Tagihan transaksi delivery channel                                                              Claim for transaction delivery channel
    Tagihan transaksi delivery channel merupakan                                                    Delivery channel transaction receivables
    penempatan       dana     untuk    penyelesaian                                                 represent fund placements for the settlement of
    transaksi QRIS yang dikelola oleh PT Rintis                                                     QRIS transactions managed by PT Rintis
    Sejahtera, serta tagihan kepada pihak ketiga                                                    Sejahtera, as well as receivables from third
    terkait transaksi melalui switching dan jaringan                                                parties related to transactions conducted
    ATM.                                                                                            through switching and ATM networks.

    Setoran Jaminan                                                                                 Security Deposits
    Setoran jaminan terdiri atas deposit ATM                                                        Security deposits consist of deposits in ATM
    ALTO, ATM PRIMA, deposit jaringan telepon                                                       ALTO, ATM PRIMA, line telephone deposits
    dan deposit sewa.                                                                               and rent deposits.

    Uang Muka                                                                                        Advance Payment
    Uang muka merupakan uang muka atas                                                              Advance payment represents an advance for
    kerjasama infrastruktur teknologi produk dan                                                    technology infrastructure collaborations for
    layanan digital.                                                                                digital products and services.


16. Liabilitas Segera                                                                         16.   Obligations Due Immediately

    Liabilitas segera terutama terdiri dari transaksi                                               Obligations due immediately mainly consist of
    kliring atau transfer nasabah yang belum                                                        clearing transactions or unsettled customers’
    diselesaikan.                                                                                   money transfer.


17. Efek-Efek yang Dijual dengan Janji Dibeli                                                 17. Securities                Sold             Under            Repurchased
    Kembali                                                                                       Agreement

                                                                                             2025
                                                                                                                           Liabilitas         Beban bunga
                                                                                                                          pembelian            yang belum
                                                     Nilai nominal/            Tanggal                 Tanggal              kembali/          diamortisasi/       Nilai tercatat/
              Nasabah/        Jenis efek-efek/          Nominal                dimulai/             jatuh tempo/         Repurchased          Unamortised           Carrying
            Counterparties   Type of securities         amount               Starting date          Maturity date          liabilities           interest             value

     Pihak ketiga/
       Third parties
     Bank Indonesia           Obligasi Pemerintah/                               29 Desember /             5 Januari /
                               Government Bonds        250,000,000,000       December 29, 2025        January 5, 2026      272,354,603,531        146,630,589       272,207,972,942
     PT BPD Jawa Timur Tbk    Obligasi Pemerintah/
                               Government Bonds        500,000,000,000           30 Desember /             5 Januari /     482,104,895,616        256,917,078       481,847,978,538
                                                                             December 30, 2025        January 5, 2026
                                                       750,000,000,000                                                     754,459,499,147          403,547,667     754,055,951,480




                                                                                      71
Page 644
PT ALLO BANK INDONESIA TBK                                                                                                         PT ALLO BANK INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                                                           NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan)                                                                                                                                               (Continued)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir                                                                                                                  For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024                                                                                                  December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)                                                                   (In full of Rupiah, unless otherwise stated)


                                                                                                         2024
                                                                                                                                                Liabilitas                  Beban bunga
                                                                                                                                               pembelian                     yang belum
                                                               Nilai nominal/              Tanggal                     Tanggal                   kembali/                   diamortisasi/           Nilai tercatat/
              Nasabah/                Jenis efek-efek/            Nominal                  dimulai/                 jatuh tempo/              Repurchased                   Unamortised               Carrying
            Counterparties           Type of securities           amount                 Starting date              Maturity date               liabilities                    interest                 value

     Pihak ketiga/
       Third parties
     Bank Indonesia                   Obligasi Pemerintah/                                   30 Desember /                6 Januari /
                                       Government Bonds           300,000,000,000        December 30, 2024            January 6, 2025           286,273,121,719                   248,630,469         286,521,752,188
                                                                  300,000,000,000                                                               286,273,121,719                   248,630,469         286,521,752,188




    Tingkat suku bunga rata-rata tertimbang                                                                        The weighted average of interest rate per
    setahun untuk efek-efek yang dijual dengan                                                                     annum for securities sold under repurchased
    janji dibeli kembali untuk tahun berakhir pada                                                                 agreement for the year ended December 31,
    31 Desember 2025 dan 2024 yang masing –                                                                        2025 and 2024 was repectively 4,75% and
    masing adalah 4.75% dan 6.25%.                                                                                 6,25%.

    Informasi mengenai jatuh tempo diungkapkan                                                                     Information in respect of maturities are
    pada Catatan 41. Informasi mengenai                                                                            disclosed in Note 41. Information with regards
    klasifikasi dan nilai wajar diungkapkan pada                                                                   to the classification and fair value are disclosed
    Catatan 42.                                                                                                    in Note 42.


18. Simpanan Nasabah                                                                                      18.       Deposits from Customers

    Simpanan nasabah berdasarkan jenis dan                                                                         Deposits from customers by type and currency
    mata uang terdiri dari:                                                                                        consists of:

                                                                          2025                                                      2024
                                                      Mata uang asing            Ekuivalen Rupiah /             Mata uang asing           Ekuivalen Rupiah /
                                                      Foreign currency          Equivalent in Rupiah            Foreign currency         Equivalent in Rupiah
     Rupiah                                                                                                                                                                                                 Rupiah
      Giro                                                                --          461,952,275,968                               --           85,335,979,606                                  Current accounts
      Tabungan                                                            --          915,093,360,834                               --          693,272,051,910                                   Saving deposits
      Deposito berjangka                                                  --        7,351,268,704,177                               --        5,316,510,005,517                                    Time deposits

     Mata uang asing                                                                                                                                                                             Foreign currency
     Dolar Amerika Serikat                                                                                                                                                                      United States Dollar
      Giro                                                      4,715,805             78,636,056,379                                --                            --                             Current accounts
      Tabungan                                                  1,389,186             23,164,677,050                                --                            --                             Saving accounts
      Deposito berjangka                                       41,311,786            688,874,035,719                                --                            --                                Time deposits
     Jumlah                                                    47,416,777           9,518,989,110,127                               --        6,095,118,037,033                                                   Total


    a.       Giro terdiri dari:                                                                                   a. Current accounts consists of:
                                                                                 2025                                                    2024
                                                             Mata uang asing         Ekuivalen Rupiah /            Mata uang asing           Ekuivalen Rupiah /
              Rupiah                                         Foreign currency       Equivalent in Rupiah           Foreign currency         Equivalent in Rupiah                                              Rupiah
              Pihak berelasi (Catatan 37)                                        --       15,874,994,821                                 --       27,723,748,849                            Related parties (Note 37)
              Pihak ketiga                                                       --      446,077,281,147                                 --       57,612,230,757                                         Third parties

              Mata uang asing                                                                                                                                                                      Foreign currency
              Pihak ketiga                                            4,715,805            78,636,056,379                                --                            --                               Third parties
              Jumlah                                                  4,715,805          540,588,332,347                                 --        85,335,979,606                                                     Total


             Tingkatan suku bunga rata-rata per tahun:                                                                    The average interest rates per annum:

                                                                                        2025                                 2024
             Tingkat suku bunga                                                                                                                                                       The average interest
               rata-rata per tahun                                                                                                                                                      rates per annum
             Rupiah                                                                   2.95%                                 2.41%                                                                          Rupiah
             Dolar Amerika Serikat                                                    1.00%                                 0.00%                                                       United States Dollar


             Tidak terdapat giro yang diblokir dan                                                                        There are no current accounts restricted
             dijadikan jaminan kredit atau fasilitas                                                                      and pledged as loan collateral or other
             perbankan    lainnya    pada   tanggal                                                                       banking facility as at December 31, 2025
             31 Desember 2025 dan 2024.                                                                                   and 2024.

                                                                                                  72
Page 645
PT ALLO BANK INDONESIA TBK                                                                              PT ALLO BANK INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                                NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan)                                                                                                                    (Continued)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir                                                                                       For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024                                                                       December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)                                        (In full of Rupiah, unless otherwise stated)


          Giro dalam mata uang asing berupa Dolar                                             Current accounts in foreign currency in the
          Amerika Serikat.                                                                    form of United states dollars.

     b. Tabungan terdiri dari:                                                          b. Saving deposits consists of:

                                                           2025                                            2024
                                        Mata uang asing          Ekuivalen Rupiah /     Mata uang asing          Ekuivalen Rupiah /
                                        Foreign currency        Equivalent in Rupiah    Foreign currency        Equivalent in Rupiah
          Pihak berelasi (Catatan 37)                                                                                                        Related parties (Note 37)
            Tabungan Allo Prime                            --                      --                      --                      --              Allo Prime Saving
            Tabungan Allo Grow                             --                      --                      --                      --              Allo Grow Saving
            Tabungan Lainnya                               --              3,797,944                       --                      --                   Other Saving
          Total pihak berelasi                             --              3,797,944                       --                      --            Total related parties

          Pihak ketiga                                                                                                                                   Third parties
          Rupiah                                                                                                                                               Rupiah
            Tabungan Allo Prime                            --       647,371,420,404                        --       524,958,912,418                Allo Prime Saving
            Tabungan Allo Grow                             --       267,239,306,724                        --       168,175,112,581                     Super Saving
            Tabungan Lainnya                               --           478,835,762                        --           138,026,911                     Other Saving
          Mata uang asing                                                                                                                           Foreign currency
           Tabungan Valas                       1,389,186             23,164,677,050                                               --       Foreign currency savings
          Total pihak ketiga                    1,389,186           938,254,239,940                        --       693,272,051,910            Total foreign currency
          Jumlah tabungan                       1,389,186           938,258,037,884                        --       693,272,051,910             Total saving deposits



          Tingkatan suku bunga rata-rata per tahun:                                           The average interest rates per annum:

                                                                  2025                          2024
          Tingkat suku bunga                                                                                                             The average interest
            rata-rata per tahun                                                                                                            rates per annum
          Rupiah                                                 3.00%                         4.17%                                                   Rupiah
          Dolar Amerika Serikat                                  0.50%                         0.00%                                      United States Dollar


          Tidak terdapat tabungan yang diblokir dan                                           There are no saving accounts restricted and
          dijadikan jaminan kredit atau fasilitas                                             pledged as loan collateral or other banking
          perbankan     lainnya    pada     tanggal                                           facility as at December 31, 2025 and 2024.
          31 Desember 2025 dan 2024.

          Tabungan dalam mata uang asing berupa                                              Saving accounts in foreign currency in the
          Dolar Amerika Serikat.                                                             form of United states dollars.

     c.   Deposito berjangka terdiri dari:                                              c.    Time deposits consists of:

                                                           2025                                            2024
                                        Mata uang asing          Ekuivalen Rupiah /     Mata uang asing          Ekuivalen Rupiah /
                                        Foreign currency        Equivalent in Rupiah    Foreign currency        Equivalent in Rupiah
          Rupiah                                                                                                                                                Rupiah
          Pihak berelasi (Catatan 37)                      --        705,168,270,168                       --        187,478,189,054          Related parties (Note 37)
          Pihak ketiga                                     --      6,646,100,434,009                       --      5,129,031,816,463                       Third parties
          Mata uang asing                                                                                                                            Foreign currency
          Pihak ketiga                         41,311,786            688,874,035,719                       --                      --                     Third parties
          Jumlah                               41,311,786          8,040,142,739,896                       --      5,316,510,005,517                             Total



          Tingkatan suku bunga rata-rata per tahun:                                           The average interest rates per annum:
                                                                    2025                         2024
          Tingkat suku bunga                                                                                                            The average interest rates
            rata-rata per tahun                                                                                                                      per annum
          Rupiah                                                   5.00%                        6.54%                                                      Rupiah
          Dolar Amerika Serikat                                    4.32%                        0.00%                                          United States Dollar




                                                                           73
Page 646
PT ALLO BANK INDONESIA TBK                                                   PT ALLO BANK INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                     NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan)                                                                                         (Continued)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir                                                            For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024                                            December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)             (In full of Rupiah, unless otherwise stated)


         Rincian deposito berjangka berdasarkan                     The details of time deposits as at December
         jatuh tempo pada tanggal 31 Desember                       31, 2025 and 2024 by maturity are as
         2025 dan 2024 adalah sebagai berikut:                      follows:

         Deposito Berjangka dalam mata uang                         Time deposits in foreign currency in the
         asing berupa Dolar Amerika Serikat.                        form of United states dollars.

         Berdasarkan jangka waktu kontrak                           By terms of the contract
                                                 2025                2024

         Pihak berelasi                                                                            Related parties
           < 1 bulan                          103,665,000,000      42,200,000,000                      < 1 month
           1 bulan                             85,807,440,290     145,278,189,054                        1 month
           3 bulan                            508,979,395,830                   --                      3 months
           6 bulan                              3,333,964,027                   --                      6 months
           Lebih dari 6 bulan                   3,382,470,021                   --                 Over 6 months
         Jumlah pihak berelasi                705,168,270,168     187,478,189,054               Total related parties

         Pihak ketiga                                                                                Third parties
           < 1 bulan                        2,246,705,000,000    1,963,897,500,811                     < 1 month
           1 bulan                          3,494,047,691,112    1,778,967,560,310                       1 month
           3 bulan                            809,307,827,593    1,186,581,658,883                      3 months
           6 bulan                            535,931,506,508      121,986,301,364                      6 months
           Lebih dari 6 bulan                 248,982,444,515       77,598,795,095                 Over 6 months
         Jumlah pihak ketiga                7,334,974,469,728    5,129,031,816,463                Total third parties
         Jumlah                             8,040,142,739,896    5,316,510,005,517                             Total


         Berdasarkan sisa umur jatuh tempo                          By remaining period until maturity
                                                 2025                 2024

         Pihak berelasi                                                                             Related parties
           Sampai dengan 1 bulan              697,295,663,659      187,478,189,054                   Until 1 month
           Lebih dari 1 - 3 bulan               2,384,824,358                    --              Over 1 - 3 months
           Lebih dari 3 - 6 bulan               3,437,944,356                    --              Over 3 - 6 months
           Lebih dari 6 - 12 bulan              1,916,845,022                    --             Over 6 - 12 months
           Lebih dari 12 bulan                    132,992,773                    --               Over 12 months
         Jumlah pihak berelasi                705,168,270,168      187,478,189,054               Total related parties

         Pihak ketiga                                                                                  Third parties
           Sampai dengan 1 bulan             6,298,311,038,397   3,839,113,489,433                   Until 1 month
           Lebih dari 1 - 3 bulan              705,346,964,478   1,135,673,551,452               Over 1 - 3 months
           Lebih dari 3 - 6 bulan              188,429,640,059      78,445,970,636               Over 3 - 6 months
           Lebih dari 6 - 12 bulan             138,120,774,015      73,118,562,404              Over 6 - 12 months
           Lebih dari 12 bulan                   4,766,052,779       2,680,242,538                Over 12 months
         Jumlah pihak ketiga                 7,334,974,469,728   5,129,031,816,463                  Total third parties
         Jumlah                              8,040,142,739,896   5,316,510,005,517                               Total


         Terdapat deposito berjangka yang diblokir                  There are time deposits restricted and
         dan dijadikan jaminan kredit atau fasilitas                pledged as loan collateral or other banking
         perbankan     lainnya    pada     tanggal                  facility as at December 31, 2025 and there
         31 Desember 2025 dan tidak terdapat                        are no time deposits restricted and pledged
         deposito berjangka yang diblokir dan                       as loan collateral or other banking
         dijadikan jaminan kredit atau fasilitas                    December 31, 2024.
         perbankan     lainnya    pada     tanggal
         31 Desember 2024.




                                                        74
Page 647
PT ALLO BANK INDONESIA TBK                                                                PT ALLO BANK INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                  NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan)                                                                                                      (Continued)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir                                                                         For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024                                                         December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)                          (In full of Rupiah, unless otherwise stated)


19. Simpanan dari Bank Lain                                           19. Deposits from Other Banks
    Rincian simpanan          dari     bank   lain    adalah              The details of desposits from other banks are
    sebagai berikut:                                                      as follows:
                                                       2025                     2024
     Rupiah                                                                                                               Rupiah
     Pihak berelasi (Catatan 37)                                                                       Related parties (Note 37)
        Giro                                               9,639,737              11,172,132                Current accounts
     Jumlah pihak berelasi                                 9,639,737              11,172,132                 Total related parties
     Pihak ketiga                                                                                                   Third parties
        Giro                                              37,247,081           5,213,293,307                 Current accounts
        Call money                                   300,000,000,000                       --                     Call money
     Jumlah pihak ketiga                             300,037,247,081           5,213,293,307                    Total third parties
     Jumlah                                          300,046,886,818           5,224,465,439                                 Total

    Call money berdasarkan jangka waktu terdiri                           Call money based on period consists of:
    dari:
                                                       2025                     2024
     Call money                                                                                                       Call money
      1 bulan                                        300,000,000,000                       --                          1 month
     Jumlah                                          300,000,000,000                       --                               Total

    Tingkat suku bunga rata-rata per tahun:                               The average interest rates per annum:
                                                       2025                     2024

     Giro                                              2.00%                   4.50%                            Current accounts
     Call money                                        4.00%                   0.00%                                 Call money

    Tidak ada simpanan dari bank lain yang                                There are no deposits from other banks
    diblokir dan/atau dijadikan jaminan kredit atau                       restricted and/or pledged as loan collateral or
    transaksi/fasilitas perbankan lainnya pada                            other banking facility as at December 31, 2025
    tanggal 31 Desember 2025 dan 2024.                                    and 2024.

20. Perpajakan                                                        20. Taxation

    a.   Utang pajak                                                      a.    Taxes payables
                                                          2025                  2024


          Pajak penghasilan                                                                                        Income taxes
           Pasal 4 (2)                                   6.510.892.940          5.078.566.480                      Article 4 (2)
           Pasal 21                                      3.588.421.475          3.910.697.782                        Article 21
           Pasal 23                                        719.970.904            597.468.333                        Article 23
           Pasal 29                                     29.865.538.182         32.067.418.659                        Article 29
          PPN                                              354.274.134          4.760.624.221                                VAT
          Jumlah                                        41.039.097.635         46.414.775.475                              Total


    b.   Beban pajak                                                      b.    Tax expenses

                                                          2025                   2024

          Pajak kini                                                                                                  Current tax
            Tahun ini                                 (166.626.336.962)    (136.765.889.127)                      Current year
            Penyesuaian periode lalu                    (1.133.233.128)                   --             Adjustment prior period
          Jumlah pajak kini                           (167.759.570.090)    (136.765.889.127)                     Total current tax
          Pajak tangguhan                                5.002.717.334          4.922.220.041                        Deferred tax
          Jumlah                                      (162.756.852.756)    (131.843.669.086)                                Total



                                                                 75
Page 648
PT ALLO BANK INDONESIA TBK                                                       PT ALLO BANK INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                         NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan)                                                                                             (Continued)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir                                                                For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024                                                December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)                 (In full of Rupiah, unless otherwise stated)


         Rekonsiliasi antara laba sebelum pajak                         The reconciliation of income before income
         penghasilan menurut laba rugi dengan                           tax in accordance to the profit or loss with
         laba fiskal untuk tahun yang berakhir                          the estimated taxable income for the years
         31 Desember 2025 dan 2024 adalah                               ended December 31, 2025 and 2024 are as
         sebagai berikut:                                               follows:

                                                      2025               2024


         Laba akuntansi sebelum                                                                      Accounting Income before
           beban pajak - Bank                     737.018.415.831     598.949.408.100                     tax income - Bank
         Beda waktu :                                                                                       Timing differences :
          Pemulihan cadangan
            kerugian penurunan                                                                       Reversal for impairment
            nilai aset produktif                    2.616.930.467      15.725.079.594            losses on earning assets
          Imbalan pasca-kerja                       5.981.705.412       6.535.718.793              Post-employment benefits
          Penyusutan aset tetap dan                                                         Depreciation of fixed assets and
            amortisasi aset takberwujud              4.698.861.582          89.972.537    amortization of intangible assets
          Penyusutan aset hak guna                   8.234.652.109       5.741.619.855   Depreciation on right of used assets
          Liabilitas sewa                          (6.063.315.555)     (5.718.663.318)                        Lease liabilities
         Jumlah beda waktu                         15.468.834.015      22.373.727.461                   Total timing differences
         Beda tetap :                                                                                  Permanent differences :
          Sumbangan                                   257.000.000          71.000.000                            Donations
          Lain-lain                                 4.648.190.890         268.996.835                                 Others
         Jumlah beda tetap                          4.905.190.890         339.996.835              Total permanent differences
         Penghasilan kena pajak                   757.392.440.736     621.663.132.396                           Taxable income
                                                                                                      Fiscal income (loss) after
         Laba (rugi) fiskal setelah kompensasi    757.392.440.736     621.663.132.396                           compensation
         Beban pajak penghasilan badan            166.626.336.962     136.765.889.127           Corporate income tax expense
         Dikurangi :                                                                                                     Less :
         Pajak dibayar muka PPh pasal 25         (136.760.798.780)   (104.698.470.468)                   Prepaid tax article 25
         Utang pajak penghasilan
          badan                                    29.865.538.182      32.067.418.659          Corporate income tax payable


         Rekonsiliasi antara beban pajak dengan                         Reconciliation between tax expense with
         laba sebelum pajak dengan tarif pajak                          income before income tax using enacted
         yang berlaku adalah sebagai berikut:                           tax rate are as follows:

                                                     2025                2024

         Laba sebelum pajak
           penghasilan                            737.018.415.831     598.949.408.100                Income before income tax

         Pajak penghasilan pada
          tarif pajak yang berlaku               (162.144.051.483)   (131.768.869.782)          Income tax at enacted tax rate
         Pengaruh pajak atas penghasilan
          yang tidak dapat diperhitungkan                                                                       Tax affects on
          menurut fiskal                             (612.801.273)        (74.799.304)                   non-taxable income
         Beban pajak                             (162.756.852.756)   (131.843.669.086)                            Tax expense


         Pada tahun 2025 dan 2024 penyusunan                            In 2025 and 2024, the Annual Corporate
         Surat Pemberitahuan Pajak Tahunan                              Income Tax Returns were prepared based
         didasarkan pada Penghasilan Kena Pajak.                        on taxable income in accordance with
                                                                        prevailing tax regulations.




                                                             76
Page 649
PT ALLO BANK INDONESIA TBK                                           PT ALLO BANK INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                             NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan)                                                                                 (Continued)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir                                                    For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024                                    December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)     (In full of Rupiah, unless otherwise stated)


         Pemeriksaan Pajak                                  Tax Assessment
         Berdasarkan Berita Acara Pelaksanaan              Based on the Minutes of Meeting regarding
         Permintaan    Penjelasan   atas   Data            the Request for Explanation of Data and/or
         dan/atau Keterangan kepada Wajib Pajak            Information       to     the     Taxpayer
         No.      BA-119/P2DK/KPP.061707/2025              No. BA-119/P2DK/KPP.061707/2025 dated
         tanggal 10 September 2025, Bank                   10 September 2025, the Bank committed to
         berkomitmen melakukan pembayaran                  settle outstanding principal tax payable
         pokok pajak terutang atas PPh Pasal 4             consisting of Article 4(2) Income Tax for
         ayat (2) tahun 2022 dan PPN Dalam                 fiscal year 2022 and Domestic VAT for fiscal
         Negeri tahun 2022 dan 2023 sebesar                years 2022 and 2023 amounting to
         Rp189.428.568 serta PPh Pasal 29 tahun            Rp189,428,568, as well as Article 29
         2022 dan 2023 sebesar Rp1.080.506.400.            Income Tax for fiscal years 2022 and 2023
         Pada tanggal 25 September 2025, Bank              amounting to Rp1,080,506,400. On 25
         telah melakukan pembayaran atas pajak             September 2025, the Bank settled the
         terutang tersebut dan mencatatnya                 outstanding taxes and recorded them as tax
         sebagai beban pajak pada beban umum               expenses under general and administrative
         dan administrasi serta beban pajak                expenses and income tax expense.
         penghasilan.

         Berdasarkan Berita Acara Pelaksanaan              Based on the Minutes of Meeting regarding
         Permintaan    Penjelasan   atas    Data           the Request for Explanation of Data and/or
         dan/atau Keterangan kepada Wajib Pajak            Information        to     the     Taxpayer
         No.      BA-120/P2DK/KPP.061707/2025              No. BA-120/P2DK/KPP.061707/2025 dated
         tanggal 10 September 2025, Bank                   10 September 2025, the Bank committed to
         berkomitmen melakukan pembayaran                  settle outstanding principal tax payable
         pokok pajak terutang atas PPN Dalam               consisting of Domestic VAT for fiscal years
         Negeri tahun 2022 dan 2023 sebesar                2022       and      2023    amounting    to
         Rp306.245.210 serta PPh Pasal 29 tahun            Rp306,245,210 and Article 29 Income Tax
         2022 dan 2023 sebesar Rp52.726.728.               for fiscal years 2022 and 2023 amounting to
         Pada tanggal 25 Oktober 2025, Bank telah          Rp52,726,728. On 25 October 2025, the
         melakukan pembayaran atas pajak                   Bank settled the outstanding taxes and
         terutang tersebut dan mencatatnya                 recorded them as tax expenses under
         sebagai beban pajak pada beban umum               general and administrative expenses and
         dan administrasi serta beban pajak                income tax expense.
         penghasilan.

         Pada tanggal 10 Oktober 2025, Bank                On 10 October 2025, the Bank received a
         menerima Surat Tagihan Pajak (STP) atas           Tax Collection Letter (STP) relating to
         PPh Pasal 29 tahun 2022 dan 2023, PPN             Article 29 Income Tax for fiscal years 2022
         tahun 2022 dan 2023, serta PPh Pasal 4            and 2023, Domestic VAT for fiscal years
         ayat (2) tahun 2022 dengan total sebesar          2022 and 2023, and Article 4(2) Income Tax
         Rp384.220.932. Bank telah melakukan               for fiscal year 2022 amounting to
         pembayaran atas STP tersebut pada                 Rp384,220,932. The Bank settled the STP
         tanggal 23 Oktober 2025 dan mencatatnya           on 23 October 2025 and recorded it as tax
         sebagai beban pajak pada beban umum               expense under general and administrative
         dan administrasi.                                 expenses.

         Pada tanggal 18 November 2025, Bank               On 18 November 2025, the Bank received a
         menerima Surat Tagihan Pajak (STP) atas           Tax Collection Letter (STP) relating to
         PPN tahun 2022 dan 2023 sebesar                   Domestic VAT for fiscal years 2022 and
         Rp688.987.083. Bank telah melakukan               2023 amounting to Rp688,987,083. The
         pembayaran atas STP tersebut pada                 Bank settled the STP on 8 December 2025
         tanggal   8   Desember     2025    dan            and recorded it as tax expense under
         mencatatnya sebagai beban pajak pada              general and administrative expenses.
         beban umum dan administrasi.



                                                    77
Page 650
PT ALLO BANK INDONESIA TBK                                                                                             PT ALLO BANK INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                                               NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan)                                                                                                                                   (Continued)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir                                                                                                      For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024                                                                                      December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)                                                       (In full of Rupiah, unless otherwise stated)


    c.   Aset pajak tangguhan (Liabilitas pajak                                                        c.        Deferred               tax      assets           (Deferred               tax
         tangguhan)                                                                                              liabilities)
                                                                                                2025
                                                                                              Dikreditkan
                                                                                             (dibebankan)              Dikreditkan
                                                                                             pada laporan             (dibebankan)
                                                                                               laba rugi/            ke penghasilan
                                                                                                Credited              komprehensif
                                           Saldo awal/              Penyesuaian                (charged)              lain/Credited           Saldo akhir/
                                           Beginning           saldo awal/ Beginning        to the income          (charged) to other          Ending
                                            balance             balance adjustment             statement                 income                balance

         Penyusutan aset tetap,                                                                                                                                     Depreciation of fixed assets,
           amortisasi aset                                                                                                                                           amortization of intangible
           takberwujud dan surplus                                                                                                                                         assets and surplus
           revaluasi aset tetap              (3.792.059.792)           1.599.573.850            1.033.749.548                           --     (1.158.736.394)      revaluation of fixed assets
         Perubahan nilai wajar efek-efek
           melalui penghasilan                                                                                                                                    Changes on fair value through
           komprehensif lain                              --                      --                        --          (3.943.854.337)        (3.943.854.337)    other comprehensive income
         Penyisihan kerugian                                                                                                                                            Allowance for impairment
           penurunan nilai                                                                                                                                                   losses on earning
           aset produktif - kredit              513.941.350                       --             575.724.703                            --       1.089.666.053                   assets - loans
         Liabilitas imbalan                                                                                                                                            Post-employment benefits
           pasca-kerja                         4.642.692.756                      --            1.315.975.191              963.907.943           6.922.575.890                        obligation
         Aset hak guna                       (4.978.075.454)                      --            1.811.623.464                        --        (3.166.451.990)                Right of use assets
         Liabilitas sewa                       4.382.442.748                      --          (1.333.929.422)                        --          3.048.513.326                   Lease liabilities
         Jumlah                                 768.941.608            1.599.573.850            3.403.143.484           (2.979.946.394)          2.791.712.548                              Total

                                                                                                2024
                                                                                          Dikreditkan
                                                                                         (dibebankan)                  Dikreditkan
                                                                                         pada laporan                 (dibebankan)
                                                                                           laba rugi/                ke penghasilan
                                                                                            Credited                  komprehensif
                                           Saldo awal/              Penyesuaian            (charged)                  lain/Credited           Saldo akhir/
                                           Beginning           saldo awal/ Beginning    to the income              (charged) to other          Ending
                                            balance             balance adjustment         statement                     income                balance

         Penyusutan aset tetap,                                                                                                                                     Depreciation of fixed assets,
           amortisasi aset                                                                                                                                           amortization of intangible
           takberwujud dan surplus                                                                                                                                         assets and surplus
           revaluasi aset tetap             (3.811.853.750)                       --              19.793.958                            --     (3.792.059.792)      revaluation of fixed assets
         Perubahan nilai wajar efek-efek
           melalui penghasilan                                                                                                                                    Changes on fair value through
           komprehensif lain               (21.468.227.506)                       --                        --          21.468.227.506                       --   other comprehensive income
         Penyisihan kerugian                                                                                                                                            Allowance for impairment
           penurunan nilai                                                                                                                                                   losses on earning
           aset produktif - kredit          (2.945.576.161)                       --           3.459.517.511                            --         513.941.350                   assets - loans
         Liabilitas imbalan                                                                                                                                            Post-employment benefits
           pasca-kerja                        3.223.081.107                       --            1.437.858.134             (18.246.485)           4.642.692.756                        obligation
         Aset hak guna                      (6.241.231.822)                       --            1.263.156.368                       --         (4.978.075.454)                Right of use assets
         Liabilitas sewa                      5.640.548.678                       --
                                                                                  --          (1.258.105.930)                       --           4.382.442.748                   Lease liabilities
         Jumlah                            (25.603.259.454)                       --           4.922.220.041            21.449.981.021             768.941.608                              Total




         Manajemen Bank berpendapat bahwa                                                                        The Bank’s management believes that the
         seluruh aset pajak tangguhan dapat                                                                      total deferred tax assets are recoverable in
         dipulihkan di tahun-tahun mendatang.                                                                    the future years.

21. Bunga yang Masih Harus Dibayar                                                           21. Accrued Interests

    Akun ini merupakan bunga yang masih harus                                                      This account represents accrued interests of
    dibayar atas simpanan nasabah dan bank lain.                                                   deposits from customers and other banks.

22. Liabilitas Imbalan Pasca-Kerja                                                           22. Post-Employment Benefits Liabilities

    Sesuai dengan Undang-undang Republik                                                               In accordance with the law of the Republic of
    Indonesia No. 11/2020 tentang Cipta Kerja,                                                         Indonesia No. 11/2020 on job creation, banks
    Bank wajib memberikan imbalan pasca-kerja                                                          are obliged to provide post-employment
    kepada karyawannya pada saat pemutusan                                                             benefits to their employees upon termination or
    hubungan kerja atau pada saat karyawan                                                             when the employee completes his / her period
    menyelesaikan masa kerjanya. Imbalan pasca                                                         of employment. This post-employment benefit
    kerja ini diberikan berdasarkan masa kerja dan                                                     is provided based on the employee's length of
    kompensasi karyawan pada saat pemutusan                                                            Service and compensation upon termination or
    hubungan kerja atau selesainya masa kerja.                                                         completion of the employment period. This
    Imbalan pasca-kerja ini merupakan program                                                          post-employment benefit is a defined benefit
    imbalan pasti Liabilitas imbalan pasti atas                                                        plan defined benefit liability for post-
    imbalan pasca-kerja (post-employment benefit)                                                      employment benefits is calculated using the
    tersebut dihitung dengan menggunakan                                                               “Projected Unit Credit " method.
    metode “Projected Unit Credit”.

                                                                                       78
Page 651
PT ALLO BANK INDONESIA TBK                                                      PT ALLO BANK INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                        NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan)                                                                                            (Continued)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir                                                               For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024                                               December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)                (In full of Rupiah, unless otherwise stated)


    Jumlah karyawan yang berhak atas imbalan                      The numbers of eligible employees for post-
    pasti pasca-kerja tersebut masing-masing                      employment benefit are 394 and 345
    sebanyak 394 dan 345 karyawan (tidak diaudit)                 employees as at December 31, 2025 and 2024
    pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024.                       (unaudited), respectively.

    Untuk tahun-tahun yang berakhir pada                          For the years ended on December 31, 2025
    31 Desember 2025 dan 2024, liabilitas imbalan                 and 2024, post-employment benefits liabilities
    pasca-kerja didasarkan pada laporan penilaian                 based on the actuarial valuation report
    aktuaria yang diperoleh dari Kantor Konsultan                 obtained from Kantor Konsultan Aktuaria V.
    Aktuaria V. Agus Basuki, aktuaris independen,                 Agus Basuki, an independent actuary, with the
    dengan laporan aktuaria masing-masing                         actuarial report dated January 19, 2026 and
    tertanggal 19 Januari 2026 dan 20 Januari                     January 20, 2025, respectively.
    2025.

    Beban liabilitas imbalan pasca-kerja yang                     Post-employment benefit expenses recognized
    diakui dalam laba rugi adalah sebagai berikut                 in the profit or loss are (Note 32b):
    (Catatan 32b):

                                                 2025                2024


     Biaya jasa kini                            6.488.943.755        6.419.855.419                    Current service cost
     Biaya bunga                                1.228.468.574
                                                            --         968.268.749
                                                                                 --                          Interest cost
     Jumlah (Catatan 32b)                       7.717.412.329        7.388.124.168                       Total (Note 32b)


    Rekonsiliasi perubahan liabilitas selama tahun                The movements of estimated post-employment
    berjalan yang diakui di laporan posisi keuangan               benefits liability in the statements of financial
    adalah sebagai berikut:                                       position are as follows:

                                                  2025                2024


     Liabilitas pada awal tahun                 21.103.148.891      14.650.368.668            Liability at beginning of year
     Penambahan tahun berjalan (Catatan 32b)      7.717.412.329      7.388.124.168     Addition during the year (Note 32b)
     Pembayaran selama tahun berjalan           (1.735.706.917)      (852.405.375)               Payment during the year
     Jumlah yang diakui di penghasilan                                                  Total amount recognized in other
       komprehensif lain                         4.381.399.739
                                                             --        (82.938.570)
                                                                                 --              comprehensive income
     Liabilitas pada akhir tahun                31.466.254.042      21.103.148.891                Liability at end of year


    Mutasi nilai kini liabilitas adalah sebagai                   The movement in present value of obligations
    berikut:                                                      are as follows:

                                                 2025                2024
                                                                                                 Beginning present value
     Saldo awal nilai kini liabilitas          21.103.148.891       14.650.368.668                            of obligation
     Biaya jasa kini                             6.488.943.755       6.419.855.419                    Current service cost
     Biaya bunga                                 1.228.468.574         968.268.749                            Interest cost
     Pembayaran selama tahun berjalan          (1.735.706.917)       (852.405.375)              Payments during the year
     Kerugian aktuarial                                                                                  Acturarial losses
        yang timbul dari:                                                                                   arising from:
       - asumsi keuangan                        4.381.399.739         (82.938.570)               - financial assumption
     Jumlah                                    31.466.254.042       21.103.148.891                                    Total


    Program ini memberikan eksposur risiko                        The program provides actuarial risk exposure
    aktuarial terhadap Bank seperti risiko suku                   to the Bank such as interest rate risk and salary
    bunga dan gaji.                                               risk.




                                                          79
Page 652
PT ALLO BANK INDONESIA TBK                                                              PT ALLO BANK INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan)                                                                                                    (Continued)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir                                                                       For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024                                                       December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)                        (In full of Rupiah, unless otherwise stated)


    Mutasi keuntungan (kerugian) aktuarial yang                           The movements in the balance of actuarial gain
    diakui sebagai penghasilan komprehensif lain,                         (loss) charged to other comprehensive income,
    bruto pajak tangguhan:                                                gross of deferred tax:

                                                        2025                   2024


     Saldo awal                                      (3.701.030.148)        (3.765.722.233)                          Beginning balance
     Kerugian aktuaria yang diakui                                                                                        Actual lossess
      sebagai penghasilan                                                                                            charged to other
      komprehensif lain                              (4.381.399.739)             82.938.570                    comprehensive income
     Pajak penghasilan terkait                           963.907.943           (18.246.485)                 Items that will be reclasified
     Saldo akhir                                     (7.118.521.944)        (3.701.030.148)                            Ending balance


    Risiko Suku Bunga                                                     Interest Rate Risk
    Nilai kini liabilitas imbalan pasti dihitung                          The present value of the defined benefits
    dengan    menggunakan       tingkat diskonto                          obligation is calculated using a discount rate
    ditentukan dengan mengacu pada tingkat                                determined by reference to market yields of
    pengembalian pasar atas obligasi pemerintah.                          government bonds. Generally, a decrease in
    Umumnya, penurunan suku bunga dari obligasi                           the interest rate of a government bonds will
    pemerintah akan meningkatkan liabilitas                               increase the program obligation.
    program.
    Risiko Tingkat Kenaikan Gaji                                          Salary Rate Risk
    Nilai kini liabilitas imbalan pasti dihitung                          The present value of the defined benefits are
    dengan estimasi tingkat kenaikan gaji, semakin                        calculated using the estimated of salary growth
    tinggi tingkat kenaikan gaji akan menyebabkan                         rate, higher salary growth rate will lead to
    semakin besarnya liabilitas.                                          higher obligation.
     Tingkat diskonto                         :            6.49% tahun 2025/in year 2025            :                      Discount rate
                                                           7.09% tahun 2024/in year 2024
     Tingkat kenaikan gaji                    :           10.00% tahun 2025/in year 2025            :              Salary increment rate
                                                          10.00% tahun 2024/in year 2024
     Tingkat kemungkinan cacat                :            5.00% tahun 2025/in year 2025            :                      Disability rate
                                                           5.00% tahun 2024/in year 2024
     Tingkat kematian                         :     TMI-IV-2019 dengan perbaikan, periode 2025/     :                      Mortality rate
                                                             with recovery, in period 2025
                                                    TMI-IV-2019 dengan perbaikan, periode 2024/
                                                             with recovery, in period 2024
     Tingkat pengunduran diri                 :             10.00% 20-29 tahun/years old            :                   Resignation rate
                                                             8.00% 30-39 tahun/years old
                                                             5.00% 40-44 tahun/years old
                                                             4.00% 45-49 tahun/years old
                                                             1.00% 50-54 tahun/years old
     Usia pensiun normal                      :                    55 tahun/years old               :             Normal retirement age


    Asumsi utama yang digunakan dalam                                     The actuarial valuation as at December 31,
    menentukan penilaian aktuaria pada tanggal 31                         2025 were carried out using the following key
    Desember 2025 adalah sebagai berikut:                                 assumptions:

                                                                       Nilai Kini Kewajiban
                                                                          Imbalan Pasti/
                                                  Tingkat Diskonto/     Present value of
                                                    Discount Rate      Benefits Obligation

     Analisis Sensitivitas Tingkat Diskonto                                                        Sensitivity Analysis of Discount Rate
      Kenaikan suku bunga 1%                           6.49%                 (2,235,864,875)         Increase of 1% the discount rate
      Penurunan suku bunga 1%                          6.49%                   2,994,324,831        Decrease of 1% the discount rate

     Analisis Sensitivitas Kenaikan Gaji                                                          Sensitivity Analysis of Salary Increase
      Kenaikan suku bunga 1%                           10.00%                  2,824,926,787         Increase of 1% the discount rate
      Penurunan suku bunga 1%                          10.00%                (2,169,627,275)        Decrease of 1% the discount rate



                                                                 80
Page 653
PT ALLO BANK INDONESIA TBK                                                                     PT ALLO BANK INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                       NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan)                                                                                                           (Continued)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir                                                                              For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024                                                              December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)                               (In full of Rupiah, unless otherwise stated)


    Asumsi aktuarial yang signifikan untuk                                       Significant actuarial assumptions for the
    penentuan liabilitas imbalan pasti adalah                                    determination of the defined obligation are
    tingkat diskonto dan kenaikan gaji yang                                      discount rate and expected salary increase.
    diharapkan. Sensitivitas analisis diatas ini                                 The sensitivity analysis below has been
    ditentukan    berdasarkan     masing-masing                                  determined based on reasonably possible
    perubahan asumsi yang mungkin terjadi pada                                   changes of the respective assumptions
    akhir periode pelaporan, dengan semua                                        occurring at the end, and other variable
    asumsi variabel lain konstan.                                                assumption are constant.

    Analisis sensitivitas yang disajikan di atas                                 The sensitivity analysis presented above may
    mungkin tidak mewakili perubahan yang                                        not be representative of the actual change in
    sebenarnya dalam liabilitas imbalan pasti                                    the defined benefit obligation as it is unlikely
    mengingat bahwa perubahan asumsi terjadinya                                  that the change inassumptions would occur in
    tidak terisolasi satu sama lain karena beberapa                              isolation of one another assume of the
    asumsi tersebut mungkin berkorelasi.                                         assumptions may be correlated.

    Selanjutnya, dalam menyajikan               analisis                         Furthermore, in presenting the above sensitivity
    sensitivitas diatas, nilai kini liabilitas imbalan                           analysis, the present value of the defined
    pasti dihitung dengan menggunakan metode                                     benefits obligation has been calculated using
    projected unit credit pada akhir periode                                     the projected unit credit method at the end of
    pelaporan, yang sama dengan yang diterapkan                                  the reporting period, which is the same as that
    dalam menghitung liabilitas manfaat pasti yang                               applied in liability recognized in the statements
    diakui dalam laporan posisi keuangan.                                        of financial position.

    Rata-rata durasi liabilitas imbalan pasti adalah                             The weighted average duration of the defined
    masing-masing 9,80 dan 10,02 tahun pada                                      benefit obligation are 9.80 and 10.02 year as at
    tanggal 31 Desember 2025 dan 2024.                                           December 31, 2025 and 2024, each.

    Perkiraan analisis jatuh tempo atas imbalan                                  Expected maturity analysis of undiscounted
    pensiun tidak terdiskonto per 31 Desember                                    pension benefits as at December 31, 2025 and
    2025 dan 2024 adalah sebagai berikut:                                        2024 is presented below:
                                                                        2025
                          Sampai dengan                                                    Lebih dari
                             1 tahun/          2-5 tahun/          6-10 tahun/           10 tahun/More                  Jumlah/
                           Until 1 year        2-5 years           6-10 years            than 10 years                   Total

     Imbalan pensiun                      -      10,598,080,944      38,563,859,295          1,178,516,324,240        1,227,678,264,479    Pension benefits

                                                                        2024
                          Sampai dengan                                                    Lebih dari
                             1 tahun/          2-5 tahun/          6-10 tahun/           10 tahun/More                  Jumlah/
                           Until 1 year        2-5 years           6-10 years            than 10 years                   Total

     Imbalan pensiun           2,866,592,434      7,117,242,984      26,906,923,330          1,006,049,770,199        1,042,940,528,947    Pension benefits




23. Liabilitas Lain-Lain                                                23. Other Liabilities

                                                            2025                      2024


     Liabilitas Sewa (Catatan 13)                      13.856.878.753              19.920.194.310                           Lease liabilities (Note 13)
     Verifikasi identitas nasabah                       9.456.055.747               9.551.197.300                        Customer identity verification
     Cadangan Kerugian Penurunan Nilai                                                                              Allowance for Impairment Losses
        Transaksi Rekening Administratif                7.784.773.968                           --               on Off-Balance Sheet Transactions
     Utang perolehan saham treasury                     2.893.826.491                           --                 Treasury stock acquisition payable
     Outsource                                          2.360.939.008               2.277.740.724                                            Outsource
     Utang perolehan aset tetap                                     --             11.158.781.964                   Fixed Asset Acquisition Payables
     Teknologi informasi                                            --              2.901.467.541                             Information Technology
     Promosi                                                        --              1.628.293.841                                            Promotion
     Lain - lain                                        1.909.798.949               1.722.679.966                                               Others
     Jumlah                                            38.262.272.916              49.160.355.646                                                 Total


                                                                   81
Page 654
PT ALLO BANK INDONESIA TBK                                                          PT ALLO BANK INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                            NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan)                                                                                                (Continued)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir                                                                   For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024                                                   December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)                    (In full of Rupiah, unless otherwise stated)


24. Modal Saham                                                 24. Share Capital

    Komposisi pemegang saham Bank dan                               The composition of the Bank’s shareholders
    masing-masing kepemilikan pada tanggal-                         and their respective share holdings as at
    tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 adalah                        December 31, 2025 and 2024 are as follows:
    sebagai berikut:
                                                              2025
                                      Jumlah lembar        Persentase          Jumlah nilai
                                         saham/           kepemilikan/           saham/
                                        Number of        Percentage of        Total amount
                                         shares            ownership            of shares

     PT Mega Corpora                    13.228.508.531            60,88%      1.322.850.853.100                  PT Mega Corpora
     PT Bukalapak Tbk                    2.497.816.903            11,49%        249.781.690.300                 PT Bukalapak Tbk
     Abadi Investment Pte. Ltd.          1.521.117.930             7,00%        152.111.793.000        Abadi Investment Pte. Ltd.
     PT Indolife Investama Perkasa       1.303.815.386             6,00%        130.381.538.600    PT Indolife Investama Perkasa
     Ali Gunawan (Komisaris)                10.238.900             0,05%          1.023.890.000     Ali Gunawan (Commissioner)
     Ganda Raharja Rusli (Direktur)             85.784             0,00%              8.578.400    Ganda Raharja Rusli (Director)
     Masyarakat (kepemilikan                                                                                     Public (ownership
       dibawah 5%)                       3.078.282.208            14,17%        307.828.220.800                       below 5%)
                                        21.639.865.642            99,58%      2.163.986.564.200
     Saham Treasury (catatan 1.c)           90.390.800             0,42%          9.039.080.000         Treasury stock (Notes 1.c)
     Jumlah                             21.730.256.442              100%      2.173.025.644.200                             Total


                                                              2024
                                      Jumlah lembar        Persentase          Jumlah nilai
                                         saham/           kepemilikan/           saham/
                                        Number of        Percentage of        Total amount
                                         shares            ownership            of shares

     PT Mega Corpora                    13.228.508.531            60,88%       1.322.850.853.100                  PT Mega Corpora
     PT Bukalapak Tbk                    2.497.816.903            11,49%         249.781.690.300                 PT Bukalapak Tbk
     Abadi Investment Pte. Ltd.          1.521.117.930             7,00%         152.111.793.000         Abadi Investment Pte. Ltd.
     PT Indolife Investama Perkasa       1.303.815.386             6,00%         130.381.538.600    PT Indolife Investama Perkasa
     Ali Gunawan (Komisaris)                10.067.300             0,05%           1.006.730.000      Ali Gunawan (Commissioner)
     Indra Utoyo (Direktur Utama)              500.000             0,00%              50.000.000   Indra Utoyo (President Director)
     Ganda Raharja Rusli (Direktur)             62.884             0,00%               6.288.400    Ganda Raharja Rusli (Director)
     Masyarakat (kepemilikan                                                                                      Public (ownership
       dibawah 5%)                       3.168.367.508            14,58%         316.836.750.800                       below 5%)
     Jumlah                             21.730.256.442              100%       2.173.025.644.200                              Total


    Penggunaan laba bersih                                          Use of net profit
    Berdasarkan Akta Rapat Umum Pemegang                            In accordance with Deed of the Annual General
    Saham Tahunan PT Allo Bank Indonesia Tbk                        Meeting of Shareholders PT Allo Bank
    No. 2 Tanggal 10 April 2025, dibuat dihadapan                   Indonesia Tbk No. 2 dated April 10,2025, made
    Dharma Akhyuzi, S.H., Notaris di Jakarta,                       in the presence of Dharma Akhyuzi, S.H., the
    bahwa dari laba bersih Bank pada tahun buku                     Notary in Jakarta that from the Bank’s net profit
    2024 sebesar Rp467.105.739.014 akan                             for     the    financial    year    2024      of
    dibukukan sebesar 99,99% sebagai laba                           Rp467,105,739,014, 99.99% of the net profit
    ditahan 2024, sebesar Rp2.784.828 atau                          will be booked as retained earnings for the
    0,01% akan dialokasikan sebagai Cadangan                        fiscal year 2024, Rp2,784,828 or 0.01% of the
    Wajib dalam rangka memenuhi Pasal 70                            net profit will be allocated as Mandatory
    Undang-undang Perseroan Terbatas.                               Reserves in order to comply with Article 70 of
                                                                    the Limited Liability Company Law.
    Berdasarkan Akta Rapat Umum Pemegang                            In accordance with Deed of the Annual General
    Saham Tahunan PT Allo Bank Indonesia Tbk                        Meeting of Shareholders PT Allo Bank
    No. 4 tanggal 31 Mei 2024, dibuat dihadapan                     Indonesia Tbk No. 4 dated May 31, 2024,
    Dharma Akhyuzi, S.H., Notaris di Jakarta,                       made in the presence of Dharma Akhyuzi,
    bahwa dari laba bersih Bank pada tahun buku                     S.H., the Notary in Jakarta that from the Bank’s
    2023 sebesar Rp444.566.134.304 akan                             net profit for the financial year 2023 of

                                                           82
Page 655
PT ALLO BANK INDONESIA TBK                                              PT ALLO BANK INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan)                                                                                    (Continued)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir                                                       For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024                                       December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)        (In full of Rupiah, unless otherwise stated)


    dibukukan sebesar 99,99% sebagai laba                  Rp444,566,134,304, 99.99% of the net profit
    ditahan, sebesar Rp6.134.304 atau 0,01%                will be booked as retained earnings for the
    akan dialokasikan sebagai Cadangan Wajib               fiscal year 2023, Rp6,134,304 or 0.01% of the
    dalam rangka memenuhi Pasal 70 Undang-                 net profit will be allocated as Mandatory
    undang Perseroan Terbatas.                             Reserves in order to comply with Article 70 of
                                                           the Limited Liability Company Law.
    Pembelian kembali saham                                Share buyback
    Bank melakukan pembelian kembali saham                 The Bank conducted a share buyback of
    yang telah dikeluarkan dan tercatat di PT Bursa        shares that have been issued and listed on the
    Efek Indonesia (“Bursa Efek”). Bank melakukan          Indonesia Stock Exchange (“IDX”). The Bank
    pembelian kembali saham dalam upaya untuk              carried out the share buyback in an effort to
    memiliki fleksibilitas yang memungkinkan Bank          have flexibility that enables the Bank to
    menjaga stabilitas harga saham Bank agar               maintain share price stability so that it better
    lebih mencerminkan kinerja Bank. Selain itu,           reflects the Bank’s performance. In addition,
    langkah ini diambil sebagai upaya untuk                this step was taken as an effort to maintain
    menjaga keharmonisan antara kondisi pasar              harmony between market conditions and the
    dan fundamental Bank serta menjaga                     Bank’s fundamentals and to maintain the
    kepercayaan para pemangku kepentingan                  confidence of stakeholders in supporting the
    dalam usaha Bank mendukung pertumbuhan                 Bank’s sustainable growth. This became one of
    yang berkelanjutan. Hal ini menjadi salah satu         the considerations for the Bank in carrying out
    pertimbangan bagi Bank untuk melakukan                 the share buyback process.
    proses pembelian kembali saham (buy back).
    Dalam hal pembelian kembali saham, Bank                In conducting the share buyback, the Bank
    mengacu pada Peraturan Otoritas Jasa                   refers to Financial Services Authority (“OJK”)
    Keuangan (“OJK”) No. 29 Tahun 2023 tentang             Regulation No. 29 of 2023 concerning Share
    Pembelian Kembali Saham yang Dikeluarkan               Buybacks Issued by Public Companies (“POJK
    oleh Perusahaan Terbuka (“POJK 29/2023”),              29/2023”), OJK Regulation No. 13 of 2023
    Peraturan OJK No. 13 Tahun 2023 tentang                concerning Policies in Maintaining Performance
    Kebijakan dalam Menjaga Kinerja dan                    and Capital Market Stability under Conditions
    Stabilitas Pasar Modal pada Kondisi Pasar              of Significant Market Fluctuations (“POJK
    yang Berfluktuasi secara Signifikan (“POJK             13/2023”), as well as OJK Letter No. S-
    13/2023”) serta Surat OJK No. S-17/D.4/2025            17/D.4/2025 dated March 18, 2025 regarding
    tanggal 18 Maret 2025 perihal Kebijakan                the Policy on the Implementation of Share
    Pelaksanaan Pembelian Kembali Saham yang               Buybacks Issued by Public Companies under
    Dikeluarkan oleh Perusahaan Terbuka dalam              Conditions of Significant Market Fluctuations,
    Kondisi Pasar yang Berfluktuasi Secara                 with due regard to the prevailing laws and
    Signifikan, dengan memperhatikan ketentuan             regulations.
    perundang-undangan yang berlaku.
    Pembelian kembali saham Bank dilakukan                 The Bank’s share buyback was carried out in
    secara    bertahap   berdasarkan     Laporan           stages based on the Information Disclosure
    Keterbukaan Informasi No. 022/BBHI/IV/2025             Report No. 022/BBHI/IV/2025 dated April 30,
    tanggal 30 April 2025 untuk periode 3 (tiga)           2025 for a period of 3 (three) months starting
    bulan terhitung sejak tanggal 30 April 2025            from April 30, 2025 until July 29, 2025. The
    sampai dengan 29 Juli 2025. Jumlah dana                amount of funds to be used to carry out the
    yang akan digunakan untuk melakukan                    Company’s share buyback is up to
    pembelian kembali saham Perseroan sebanyak             Rp200,000,000,000. As of July 29, 2025,
    - banyaknya sebesar Rp200.000.000.000.                 a total of 29,817,700 shares have been
    Hingga 29 Juli 2025 telah diperoleh sebanyak           acquired with an acquisition value of
    29.817.700 lembar saham dengan nilai                   Rp31,189,547,173.
    perolehan Rp31.189.547.173.
    Kemudian, pembelian kembali saham Bank                 Then, the Bank’s share buyback was extended
    diperpanjang  periode    3   (tiga)   bulan            for a period of 3 (three) months based on the
    berdasarkan Laporan Keterbukaan Informasi              Information      Disclosure    Report     No.
    No. 053/BBHI/VII/2025 tanggal 29 Juli 2025             053/BBHI/VII/2025 dated July 29, 2025,

                                                      83
Page 656
PT ALLO BANK INDONESIA TBK                                             PT ALLO BANK INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                               NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan)                                                                                   (Continued)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir                                                      For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024                                      December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)       (In full of Rupiah, unless otherwise stated)


    terhitung sejak tanggal 30 Juli 2025 sampai           starting    from     July  30,    2025     until
    dengan 29 Oktober 2025. Untuk periode                 October 29, 2025. During this period, a total of
    tersebut telah diperoleh sebanyak 33.016.600          33,016,600 shares were acquired with an
    lembar saham dengan nilai perolehan                   acquisition value of Rp49,435,072,838.
    Rp49.435.072.838.
    Kemudian, pembelian kembali saham Bank                Then, the Bank’s share buyback was extended
    diperpanjang     periode   3    (tiga)   bulan        for a period of 3 (three) months based on the
    berdasarkan Laporan Keterbukaan Informasi             Information          Disclosure         Report
    No.131/BBHI/X/2025 tanggal 29 Oktober 2025            No. 131/BBHI/X/2025 dated October 29, 2025,
    terhitung sejak tanggal 30 Oktober 2025               starting from October 30, 2025 until
    sampai dengan 29 Januari 2026, hingga                 January 29, 2026. As of December 31, 2025,
    31 Desember 2025 untuk periode tersebut               a total of 27,556,500 shares had been acquired
    telah diperoleh sebanyak 27.556.500 lembar            with an acquisition value of Rp40,817,054,894.
    saham        dengan       nilai      perolehan        Included in this amount were 2,020,000 shares
    Rp40.817.054.894. Termasuk dalam jumlah               with     a     total   acquisition  cost    of
    tersebut sebesar 2.020.000 lembar saham               Rp2,893,826,491, which remained payable
    dengan nilai perolehan Rp2.893.826.491 masih          (Notes 23 and 47).
    terutang (Catatan 23 dan 47).
    Pelaksanaan transaksi pembelian kembali               The share buyback transactions were carried
    saham Bank dilaksanakan melalui Bursa Efek            out through the Indonesia Stock Exchange.
    Indonesia.
    Sampai dengan 31 Desember 2025, Bank telah            As of December 31, 2025, the Bank had
    membeli kembali 90.390.800 lembar saham               repurchased 90,390,800 shares with a total
    dengan      total  nilai perolehan sebesar            acquisition cost of Rp121,441,674,905, which
    Rp121.441.674.905 yang dicatat sebagai                were recorded as treasury shares and
    saham treasuri yang merupakan pengurang               presented as a deduction of equity. (note 47)
    ekuitas. (catatan 47).
    Bank hingga tahun yang berakhir pada tanggal          As of the year ended December 31, 2025, the
    31 Desember 2025 belum melepaskan kembali             Bank had not reissued the treasury shares;
    saham treasuri sehingga tidak terdapat selisih        therefore, there was no difference between the
    harga perolehan dan harga pelepasan saham             acquisition cost and the reissuance price of the
    treasuri.                                             treasury shares.
    Pengambilalihan saham                                 Share acquisition
    Pada tanggal 29 Januari 2021, melalui Rapat           On January 29, 2021, through the Bank's
    Umum Luar Biasa Bank, pemegang saham                  Extraordinary      General      Meeting,     the
    Bank menyetujui rencana Pengambilalihan               shareholders of the Bank approved the
    beserta rancangan Pengambilalihan dan                 Acquisition plan along with the Acquisition plan
    konsep akta Pengambilalihan sesuai dengan             and the draft Acquisition deed in accordance
    Peraturan OJK (“POJK”) No. 41/POJK.03/2019            with     OJK     Regulation     (“POJK”)     No.
    yang berlaku efektif setelah diperolehnya             41/POJK.03/2019 which will become effective
    persetujuan dari OJK.                                 after obtaining approval from the OJK.
    Pada tanggal 10 Maret 2021, melalui Surat             On March 10, 2021, through Letter No. KEP-
    No. KEP-40/D.03/2020 OJK menyetujui                   40/ D.03/2020 OJK approved the Takeover of
    Pengambilalihan 73,71% saham Bank milik               73.71% of the Bank's shares of the HPP by
    HPP oleh Mega Corpora. Selanjutnya,                   Mega Corpora. Furthermore, based on No. 9
    berdasarkan akta Notaris Dharma Akhyuzi,              dated March 15, 2021 of Dharma Akhyuzi,
    S.H., No. 9 tanggal 15 Maret 2021, telah              S.H., notary, have been change in
    dilakukan perubahan susunan pemegang                  shareholders Bank composition was notification
    saham Bank yang telah diberitahukan kepada            to the Ministry of Law and Human Rights of the
    Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia               Republic Indonesia in its Decision Letter
    Republik Indonesia dengan surat penerimaan            No.        AHU-AH.01.03-0164106         dated
    pemberitahuan No. AHU-AH.01.03-0164106                March 15, 2021.
    tanggal 15 Maret 2021.

                                                     84
Page 657
PT ALLO BANK INDONESIA TBK                                                    PT ALLO BANK INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                      NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan)                                                                                          (Continued)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir                                                             For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024                                             December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)              (In full of Rupiah, unless otherwise stated)


    Berdasarkan Surat OJK No. S-104/D.04/2021                   Based on OJK’s Letter No. S-104/D.04/2021
    tanggal 30 Juni 2021, OJK memberitahukan                    dated June 30, 2021, OJK notify the Bank that
    kepada Bank bahwa Pernyataan Pendaftaran                    the Right Issue Registration Statement
    PMHMETD sebesar 7.498.501.776 lembar                        concerning the increase of share capital
    saham telah dinyatakan efektif. Selanjutnya,                amounting to 7,498,501,776 shares has been
    Bank telah melaksanakan dan menyelesaikan                   declared effective. On July 26, 2021, the Bank
    proses PMHMETD tersebut pada tanggal                        has executed and accomplished the Right
    26 Juli 2021.                                               Issue process.
    Berdasarkan Akta Notaris Dharma Akhyuzi,                    Based on Notarial Deed No. 5 of Dharma
    S.H., No. 5 tanggal 15 Oktober 2021,                        Akhyuzi, S.H., dated October 15, 2021, the
    pemegang saham Bank menyetujui perubahan                    shareholders of the Bank approved the
    anggaran dasar dengan peningkatan modal                     amendment to the articles of association with
    dasar      menjadi      Rp4.000.000.000.000.                an increase in authorized capital to
    Perubahan tersebut telah disetujui oleh Menteri             Rp4,000,000,000,000. The amendment has
    Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik                        been approved by the Minister of Laws and
    Indonesia     melalui    Surat       Keputusan              Human Rights of the Republic of Indonesia in
    No. AHU-0057224.AH.01.02. Tahun 2021                        its Decision Letter No.AHU-0057224.AH.01.
    tanggal 15 Oktober 2021.                                    02. Year 2021 dated October 15, 2021.
    Penambahan modal                                            Capital injection
    Berdasarkan Surat OJK No. S-245/D.04/2021                   Based on OJK’s Letter No. S-245/D.04/2021
    tanggal    30     Desember      2021,    OJK                dated December 30, 2021, OJK notify the Bank
    memberitahukan       kepada   Bank     bahwa                that the Right Issue Registration Statement
    Pernyataan Pendaftaran PMHMETD sebesar                      concerning the increase of share capital
    10.047.322.871      lembar    saham     telah               amounting to 10,047,322,871 shares has been
    dinyatakan efektif. Selanjutnya, Bank telah                 declared effective. On January 26, 2022, the
    melaksanakan dan menyelesaikan proses                       Bank has executed and accomplished the
    PMHMETD         tersebut    pada      tanggal               Right Issue process.
    26 Januari 2022.

25. Penggunaan Laba Neto dan Cadangan                       25. Appropriation of Net Income and General
    Umum                                                        Reserve

    Dalam Rapat Umum Pemegang Saham                             In the Bank’s Annual General Meeting of
    Tahunan Bank yang diselenggarakan pada                      Shareholders held on April 10, 2025, which was
    tanggal 10 April 2025, yang diaktakan dengan                notarized under Notarial Deed No. 02 by
    Akta Notaris Dharma Akhyuzi, S.H., No. 02,                  Dharma Akhyuzi, S.H., the shareholders agreed
    para    pemegang     saham     setuju   untuk               to declare cash dividends amounting to
    menetapkan pembagian dividen tunai sebesar                  Rp233,382,954,186 and also set the general
    Rp233.382.954.186 dan juga menetapkan                       reserves amounting to Rp2,784,828 to comply
    dana cadangan umum sebesar Rp2.784.828                      with Article 70 of Limited Liability Company
    untuk memenuhi ketentuan Pasal 70 Undang-                   Law.
    Undang Perseroan Terbatas.
26. Pendapatan Bunga                                        26. Interest Income

                                              2025                  2024


     Kredit yang diberikan                1,442,905,624,942     1,156,120,368,016                               Loans
     Efek-efek                              349,255,850,415       293,355,920,920                Marketable securities
     Penempatan pada Bank Indonesia          21,476,040,200        16,670,320,690     Placements with Bank Indonesia
     Penempatan pada bank lain               33,799,466,275        20,006,063,905        Placements with other banks
     Efek-efek yang dibeli dengan janji                                                    Securities purchased under
       dijual kembali                       16,647,842,935           778,330,524                    resell agreement
     Jumlah                               1,864,084,824,767     1,486,931,004,055                               Total




                                                       85
Page 658
PT ALLO BANK INDONESIA TBK                                                  PT ALLO BANK INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                    NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan)                                                                                        (Continued)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir                                                           For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024                                           December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)            (In full of Rupiah, unless otherwise stated)


    Jumlah pendapatan bunga dari pihak berelasi                The amount of interest income from related
    pada tahun yang berakhir 31 Desember 2025                  parties for the years ended December 31, 2025
    dan     2024,    masing-masing     sebesar                 and 2024 amounted to Rp22,199,314,087 and
    Rp22.199.314.087 dan Rp42.284.748.291                      Rp42,284,748,291, respectively (Note 37).
    (Catatan 37).


27. Beban Bunga                                            27. Interest Expenses

                                             2025                 2024


     Simpanan dari nasabah                                                                 Deposits from customers
       Deposito berjangka                  362,757,562,575      267,926,666,926                      Time deposits
       Tabungan                             25,562,856,003       22,635,081,541                   Saving deposits
       Giro                                  4,363,220,555        2,652,766,962                 Current accounts
     Premi penjaminan simpanan                                                         Deposits guarantee premium
       (Catatan 39)                         11,585,324,492        9,418,100,724                          (Note 39)
     Simpanan dari bank lain                 8,833,952,075        7,761,405,556           Deposits from other banks
     Efek-efek yang dijual dengan janji                                                       Securities sold under
       dibeli kembali                       10,164,090,745       59,035,366,412         repurchased agreement
     Jumlah                                423,267,006,445      369,429,388,121                                Total


    Jumlah beban bunga dari pihak berelasi untuk               The amount of interest expenses from related
    tahun yang berakhir 31 Desember 2025 dan                   parties for the years ended December 31, 2025
    2024          masing-masing         sebesar                and 2024 are Rp50,356,113,846 and
    Rp50.356.113.846 dan Rp122.641.557.383                     Rp122,641,557,383, respectively (Note 37).
    (Catatan 37).


28. Provisi dan Komisi                                     28. Fees and Commissions

                                             2025                 2024


     Komisi dari kredit                     59,494,533,923       19,461,707,224             Commissions from loan
     Jumlah                                 59,494,533,923       19,461,707,224                               Total




29. Pendapatan Administrasi dan Denda                      29. Administration and Penalties Income

                                             2025                 2024


     Pendapatan administrasi               295,779,360,808      151,520,467,447                  Administration fee
     Pendapatan penalti dan denda           41,968,363,429       29,552,997,469              Penalty and charge fee
     Pendapatan transaksi nasabah           12,840,287,958        7,637,320,334    Income from customer transaction
     Jumlah                                350,588,012,195 \    188,710,785,250                               Total



30. Keuntungan Penjualan Efek-Efek                         30. Gain on Sales of Marketable Securities

                                             2025                 2024


     Keuntungan Penjualan Obligasi        103,583,282,087        69,095,190,316             Gain on Sales of Bonds
     Jumlah                               103,583,282,087        69,095,190,316                               Total




                                                      86
Page 659
PT ALLO BANK INDONESIA TBK                                                                  PT ALLO BANK INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                    NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan)                                                                                                        (Continued)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir                                                                           For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024                                                           December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)                            (In full of Rupiah, unless otherwise stated)


31. Penyisihan Cadangan Kerugian Penurunan                               31. Provision Of Allowance For Impairment
    Nilai Aset Keuangan dan Aset Non -                                       Losses On Financial Assets and Non -
    Keuangan                                                                 Financial Assets

    Rincian  penyisihan     cadangan   kerugian                             Details of provision of allowance for impairment
    penurunan nilai aset keuangan dan aset non-                             losses on financial assets and non-financial
    keuangan adalah sebagai berikut:                                        assets are as follows:

                                                          2025                   2024
     Penyisihan cadangan kerugian penurunan                                                         Provision of allowance for impairment
       nilai atas kredit (Catatan 10)                 429.325.069.951       114.201.209.404                   losses on loans (Note 10)
     Penyisihan cadangan kerugian penurunan                                                                     Provision of allowance for
       nilai atas transaksi rekening administratif      7.784.773.968                       --           Off-balance sheet transactions
     Penyisihan cadangan kerugian penurunan                                                                     Provision of allowance for
       nilai atas efek-efek (Catatan 8)                   159.832.672                       --            marketable securities (Note 8)
     (Pemulihan) penyisihan cadangan kerugian                                                       (Recovery) provision of allowance for
       penurunan nilai atas giro pada bank lain           107.483.514            (160.227.487)        current accounts with other banks
     Jumlah                                            437.377.160.105       114.040.981.917                                        Total




32. Beban Operasional Lainnya                                            32. Other Operating Expenses

    Akun ini terdiri dari:                                                  This account consists of:

                                                        2025                      2024


     Umum dan administrasi                           605,142,157,030         562,001,126,941               General and administrative
     Tenaga kerja                                    202,976,873,824         172,022,912,061                              Personnel
     Jumlah                                          808,119,030,854
                                                                   --        734,024,039,002
                                                                                           --                                Total


    a.    Umum dan administrasi                                             a.     General and administrative

                                                           2025                      2024

           Iklan dan promosi                            154.588.396.927          166.057.031.576          Advertising and promotions
           Jasa pihak ketiga                             81.856.122.346           42.651.055.044                 Third parties services
           Outsource                                     80.253.101.865           58.976.433.804                             Outsource
           Verifikasi identitas nasabah                  73.944.537.786           86.380.044.637         Customer identity verification
           Teknologi informasi                           69.567.742.952           83.020.401.242               Information technology
           Penyusutan aset tetap                                                                          Depreciation of fixed assets
             (Catatan 13)                                47.484.646.315            35.328.335.864                   assets (Note 13)
           Telekomunikasi                                23.195.457.791            16.262.916.711                  Telecommunication
           Amortisasi aset takberwujud                                                                       Amortization of intangible
             (Catatan 14)                                16.914.710.131            16.758.116.713                   assets (Note 14)
           Penyusutan aset hak-guna sewa                                                                 Depreciation on right of used
             (Catatan 13)                                13.752.225.535            12.549.310.163                   assets (Note 13)
           Bank Koresponden                               8.259.189.737             3.222.155.326                Corespondence bank
           Pungutan oleh Otoritas Jasa                                                                 Levies by the Financial Service
             Keuangan                                      6.876.731.311            6.498.860.746                           Authority
           Beban Pajak                                     5.443.421.940              872.722.673                      Taxes Expense
           Pendidikan dan pelatihan                        5.269.471.513            4.040.354.489             Education and trainings
           Perlengkapan kantor                             4.626.209.248            3.718.782.330                       Office supplies
           Telepon, listrik dan air                        3.453.204.348            2.784.583.575     Telephone, electricity and water
           Sewa (Catatan 13)                               2.616.635.471            1.208.829.806                       Rent (Note 13)
           Beban bunga sewa (Catatan 13)                   2.002.461.734            1.457.410.688    Lease interest expense (Note 13)
           Perjalanan dinas                                1.291.157.757            1.386.143.373                     Business travels
           Asuransi                                        1.275.784.864           16.528.294.353                            Insurance
           Pemeliharaan dan perbaikan                        550.515.710            1.439.588.868            Repair and maintenance
           Transportasi                                      390.290.395              418.869.147                       Transportation
           Sumbangan                                         280.925.000              193.850.000                             Donations
           Lain-lain                                       1.249.216.354              247.035.813                                Others
           Jumlah                                       605.142.157.030          562.001.126.941                                    Total




                                                                  87
Page 660
PT ALLO BANK INDONESIA TBK                                                           PT ALLO BANK INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                             NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan)                                                                                                 (Continued)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir                                                                    For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024                                                    December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)                     (In full of Rupiah, unless otherwise stated)


    b.    Tenaga kerja                                               b.     Personnel

                                                    2025                      2024

          Gaji dan tunjangan                     158.917.365.894           140.203.887.995                     Wages and salaries
          Tunjangan ketenagakerjaan               14.669.190.011             6.508.814.263               Social security allowance
          Beban imbalan kerja (Catatan 22)         7.717.412.329             7.388.124.168     Employee benefit expense (Note 22)
          Tunjangan hari raya                      8.590.722.935             7.277.228.771                     Religious allowance
          Tunjangan uang makan/transportasi        5.994.747.624             5.289.571.434   Employee meal/transportation allowance
          Tunjangan premi asuransi
            kecelakaan                              4.200.730.305            3.506.537.458                     Insurance allowance
          Lainnya                                   2.886.704.726            1.848.747.972                                   Others
          Jumlah                                 202.976.873.824           172.022.912.061                                   Total




33. Lain-Lain - Neto                                             33. Others - Net

                                                 2025                      2024
     Penerimaan kembali atas kredit
       yang dihapusbukukan dan                                                                       Receipt from written-off loans
       agunan yang diambil alih                24.017.266.949             14.951.864.588               and foreclosed collateral
     Lain-lain                                  4.937.385.775             37.166.771.266                                    Others
     Jumlah                                    28.954.652.724             52.118.635.854                                     Total



34. Pendapatan (Beban) Non Operasional - Neto                    34. Non Operating Income (Expenses) - Net

                                                 2025                      2024
     Lainnya - neto                              (875.999.262)              126.494.441                                Others - net
     Jumlah                                      (875.999.262)              126.494.441                                      Total




35. Laba Per Saham Dasar                                         35. Basic Earnings Per Share

                                                2025                       2024


    Rata-rata tertimbang jumlah saham                                                                  Weighted average number
      biasa yang beredar dalam tahun                                                                ordinary shares outstanding
      berjalan                                 21.703.311.507         21.730.256.442                             during the year
    Laba bersih                               574.261.563.075        467.105.739.014                                  Net income
    Laba bersih per saham                                                                                         Basic earnings
     dasar                                              26,46                     21,50                              per share




                                                           88
Page 661
PT ALLO BANK INDONESIA TBK                                                   PT ALLO BANK INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                     NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan)                                                                                         (Continued)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir                                                            For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024                                            December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)             (In full of Rupiah, unless otherwise stated)


36. Tambahan Modal Disetor                                36. Additional Paid-in Capital

    Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024,                   As at December 31, 2025 and 2024, additional
    akun tambahan modal disetor terdiri dari:                 paid-up capital consists of:

                                                 2025 dan 2024/
                                                 2025 and 2024


     Tambahan modal disetor                                                              Additional paid-up capital
     Penawaran Umum Perdana
      Tahun 2015                                     20.000.000.000                 Initial Public Offering Year 2015
     Penawaran Umum Terbatas I
      Tahun 2018                                     16.943.179.500              Limited Public Offering I Year 2018
     Penawaran Umum Terbatas III
      Tahun 2022                                  3.797.888.052.789             Limited Public Offering III Year 2022
                                                                                    Transfer of revaluation surplus of
     Transfer surplus revaluasi aset                                                      fixed assets to additional
       tetap ke tambahan modal disetor               22.575.371.620                                  paid-in capital
                                                                                 Difference in transaction value from
     Selisih nilai transaksi kombinasi                                           business combinations of entities
      bisnis entitas sepengendali                    21.605.074.300                          under common control
     Beban emisi efek ekuitas                                                                 Stock issuance costs
     Penawaran Umum Perdana
      Tahun 2015                                     (3.769.769.602)                Initial Public Offering Year 2015
     Penambahan modal tanpa                                                                           Capital Increase
      Hak Memesan Efek Terlebih                                                        Without Pre-emptive Rights
      Dahulu Tahun 2017                               (324.275.000)                                       Year 2017
     Penawaran Umum Terbatas I
      Tahun 2018                                     (2.556.985.000)             Limited Public Offering I Year 2018
     Penawaran Umum Terbatas II
      Tahun 2021                                     (1.403.425.085)            Limited Public Offering II Year 2021
     Penawaran Umum Terbatas III
      Tahun 2022                                     (2.224.000.000)            Limited Public Offering III Year 2022
     Jumlah                                       3.868.733.223.522                                             Total


37. Transaksi dengan Pihak Berelasi                       37. Transactions with Related Parties

    Sifat hubungan berelasi                                   Nature of relationship
    Dalam kegiatan normal usahanya, Bank juga                 In the normal activities of business, the Bank
    mengadakan     transaksi-transaksi tertentu               also entered into certain transactions with
    dengan pihak yang berelasi.                               related parties.

    Transaksi dengan pihak berelasi dilakukan                 Transactions with related parties are made
    berdasarkan persyaratan yang disetujui oleh               based on terms agreed by the parties, which
    kedua belah pihak, yang mungkin tidak sama                may not be the same as those of the
    dengan transaksi lain yang dilakukan dengan               transaction between unrelated parties.
    pihak yang tidak berelasi.




                                                    89
Page 662
PT ALLO BANK INDONESIA TBK                                                       PT ALLO BANK INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                         NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan)                                                                                             (Continued)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir                                                                For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024                                                December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)                 (In full of Rupiah, unless otherwise stated)


    Rincian sifat hubungan dan jenis transaksi                     The details of the relationship and type of
    yang signifikan dengan pihak berelasi pada                     significant transactions with related parties as
    tanggal 31 Desember 2025 adalah sebagai                        at December 31, 2025 are as follows:
    berikut:

                Pihak Berelasi/           Sifat Hubungan Berelasi/                      Transaksi / Transactions
               Related Parties             The Nature of Relation
     PT Mega Corpora                 Pemegang saham/Shareholder            Dana setoran modal/Paid-up capital
                                                                           Simpanan/Deposits
                                                                           Beban bunga/Interest expense


     PT Bukalapak.com Tbk            Pemegang saham/Shareholder            Dana setoran modal/Paid-up capital
                                                                           Simpanan/Deposits
                                                                           Beban bunga/Interest expense

     PT Bank Mega Tbk                Dimiliki oleh pemegang saham akhir    Kustodian/Custody
                                     yang sama/Owned by the same           Giro pada bank lain/Current account with other bank
                                     ultimate shareholder                  Simpanan/Deposits
                                                                           Beban bunga/Interest expense

     PT Bank Mega Syariah            Dimiliki oleh pemegang saham akhir    Giro pada bank lain/Current account with other bank
                                     yang sama/Owned by the same
                                     ultimate shareholder

     PT PFI Mega Life Insurance      Dimiliki oleh pemegang saham akhir    Simpanan/Deposits
                                     yang sama/Owned by the same           Beban bunga/Interest expense
                                     ultimate shareholder

     PT Allo Fresh Indonesia         Dimiliki oleh pemegang saham akhir    Simpanan/Deposits
                                     yang sama/Owned by the same           Beban bunga/Interest expense
                                     ultimate shareholder

     PT Asuransi Umum Mega           Dimiliki oleh pemegang saham akhir    Asuransi/Insurance
                                     yang sama/Owned by the same           Simpanan/Deposits
                                     ultimate shareholder                  Beban bunga/Interest expense

     PT CT Corpora                   Dimiliki oleh pemegang saham akhir    Simpanan/Deposits
                                     yang sama/Owned by the same           Beban bunga/Interest expense
                                     ultimate shareholder

     PT Trans Corpora                Dimiliki oleh pemegang saham akhir    Simpanan/Deposits
                                     yang sama/Owned by the same           Beban bunga/Interest expense
                                     ultimate shareholder

     PT Trans Retail Indonesia       Dimiliki oleh pemegang saham akhir    Simpanan/Deposits
                                     yang sama/Owned by the same           Beban bunga/Interest expense
                                     ultimate shareholder




                                                         90
Page 663
PT ALLO BANK INDONESIA TBK                                                             PT ALLO BANK INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                               NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan)                                                                                                   (Continued)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir                                                                      For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024                                                      December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)                       (In full of Rupiah, unless otherwise stated)


                Pihak Berelasi/                   Sifat Hubungan Berelasi/                    Transaksi / Transactions
                Related Parties                     The Nature of Relation
     PT Trans Media Corpora                Dimiliki oleh pemegang saham akhir    Simpanan/Deposits
                                           yang sama/Owned by the same           Beban bunga/Interest expense
                                           ultimate shareholder

     PT Duta Visual Nusantara Tivi Tujuh   Dimiliki oleh pemegang saham akhir    Simpanan/Deposits
                                           yang sama/Owned by the same           Beban bunga/Interest expense
                                           ultimate shareholder

     PT Mega Capital Sekuritas             Dimiliki oleh pemegang saham akhir    Simpanan/Deposits
                                           yang sama/Owned by the same           Beban bunga/Interest expense
                                           ultimate shareholder

     PT Trans Kalla Makassar               Dimiliki oleh pemegang saham akhir    Simpanan/Deposits
                                           yang sama/Owned by the same           Beban bunga/Interest expense
                                           ultimate shareholder

     PT Mega Central Finance               Dimiliki oleh pemegang saham akhir    Simpanan/Deposits
                                           yang sama/Owned by the same           Beban bunga/Interest expense
                                           ultimate shareholder

     PT Mega Auto Finance                  Dimiliki oleh pemegang saham akhir    Simpanan/Deposits
                                           yang sama/Owned by the same           Beban bunga/Interest expense
                                           ultimate shareholder

     PT Mega Finance                       Dimiliki oleh pemegang saham akhir    Simpanan/Deposits
                                           yang sama/Owned by the same           Beban bunga/Interest expense
                                           ultimate shareholder

     PT Trans Fashion Indonesia            Dimiliki oleh pemegang saham akhir    Simpanan/Deposits
                                           yang sama/Owned by the same           Beban bunga/Interest expense
                                           ultimate shareholder

     PT Metropolitan Retailmart            Dimiliki oleh pemegang saham akhir    Simpanan/Deposits
                                           yang sama/Owned by the same           Beban bunga/Interest expense
                                           ultimate shareholder

     Yayasan CT Arsa                       Dimiliki oleh pemegang saham akhir    Simpanan/Deposits
                                           yang sama/Owned by the same           Beban bunga/Interest expense
                                           ultimate shareholder

     PT Alfa Retailindo                    Dimiliki oleh pemegang saham akhir    Simpanan/Deposits
                                           yang sama/Owned by the same           Beban bunga/Interest expense
                                           ultimate shareholder

     PT Parabandung Propertindo            Dimiliki oleh pemegang saham akhir    Simpanan/Deposits
                                           yang sama/Owned by the same           Beban bunga/Interest expense
                                           ultimate shareholder

     PT Trans Fashion                      Dimiliki oleh pemegang saham akhir    Kredit yang diberikan/Loans
                                           yang sama/Owned by the same           Simpanan/Deposits
                                           ultimate shareholder                  Beban bunga/Interest expense

     PT Multi Citra Abadi                  Dimiliki oleh pemegang saham akhir    Simpanan/Deposits
                                           yang sama/Owned by the same           Beban bunga/Interest expense
                                           ultimate shareholder

     PT Indonusa Telemedia                 Dimiliki oleh pemegang saham akhir    Simpanan/Deposits
                                           yang sama/Owned by the same           Beban bunga/Interest expense
                                           ultimate shareholder

     PT Taman Hiburan Bali                 Dimiliki oleh pemegang saham akhir    Simpanan/Deposits
                                           yang sama/Owned by the same           Beban bunga/Interest expense
                                           ultimate shareholder




                                                               91
Page 664
PT ALLO BANK INDONESIA TBK                                                                PT ALLO BANK INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                  NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan)                                                                                                      (Continued)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir                                                                         For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024                                                         December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)                          (In full of Rupiah, unless otherwise stated)


                Pihak Berelasi/                       Sifat Hubungan Berelasi/                   Transaksi / Transactions
               Related Parties                         The Nature of Relation
     PT Taman Hiburan Cibubur                 Dimiliki oleh pemegang saham akhir    Simpanan/Deposits
                                              yang sama/Owned by the same           Beban bunga/Interest expense
                                              ultimate shareholder

     PT Televisi Transformasi Indonesia       Dimiliki oleh pemegang saham akhir    Simpanan/Deposits
                                              yang sama/Owned by the same           Beban bunga/Interest expense
                                              ultimate shareholder

     PT Trans Berita Bisnis                   Dimiliki oleh pemegang saham akhir    Simpanan/Deposits
                                              yang sama/Owned by the same           Beban bunga/Interest expense
                                              ultimate shareholder

     PT Trans Digital Media                   Dimiliki oleh pemegang saham akhir    Simpanan/Deposits
                                              yang sama/Owned by the same           Beban bunga/Interest expense
                                              ultimate shareholder

     PT Trans Media Sosial                    Dimiliki oleh pemegang saham akhir    Simpanan/Deposits
                                              yang sama/Owned by the same           Beban bunga/Interest expense
                                              ultimate shareholder

     PT Trans News Corpora                    Dimiliki oleh pemegang saham akhir    Simpanan/Deposits
                                              yang sama/Owned by the same           Beban bunga/Interest expense
                                              ultimate shareholder

     PT Mega Asset Management                 Dimiliki oleh pemegang saham akhir    Simpanan/Deposits
                                              yang sama/Owned by the same           Beban bunga/Interest expense
                                              ultimate shareholder

     PT Bali Properti Developer               Dimiliki oleh pemegang saham akhir    Simpanan/Deposits
                                              yang sama/Owned by the same           Beban bunga/Interest expense
                                              ultimate shareholder

     PT Anta Express Tour & Travel Services   Dimiliki oleh pemegang saham akhir    Simpanan/Deposits
                                              yang sama/Owned by the same           Beban bunga/Interest expense
                                              ultimate shareholder

     PT Vaya Micetama Servindo                Dimiliki oleh pemegang saham akhir    Simpanan/Deposits
                                              yang sama/Owned by the same           Beban bunga/Interest expense
                                              ultimate shareholder

     PT Trans Cibubur Property                Dimiliki oleh pemegang saham akhir    Simpanan/Deposits
                                              yang sama/Owned by the same           Beban bunga/Interest expense
                                              ultimate shareholder

     PT Para Bali Propertindo                 Dimiliki oleh pemegang saham akhir    Simpanan/Deposits
                                              yang sama/Owned by the same           Beban bunga/Interest expense
                                              ultimate shareholder

     PT Trans Burger                          Dimiliki oleh pemegang saham akhir    Simpanan/Deposits
                                              yang sama/Owned by the same           Beban bunga/Interest expense
                                              ultimate shareholder

     PT Trans Studio                          Dimiliki oleh pemegang saham akhir    Simpanan/Deposits
                                              yang sama/Owned by the same           Beban bunga/Interest expense
                                              ultimate shareholder

     PT Trans Property                        Dimiliki oleh pemegang saham akhir    Simpanan/Deposits
                                              yang sama/Owned by the same           Beban bunga/Interest expense
                                              ultimate shareholder

     PT Trans Properti Indonesia              Dimiliki oleh pemegang saham akhir    Simpanan/Deposits
                                              yang sama/Owned by the same           Beban bunga/Interest expense
                                              ultimate shareholder




                                                                  92
Page 665
PT ALLO BANK INDONESIA TBK                                                                     PT ALLO BANK INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                       NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan)                                                                                                           (Continued)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir                                                                              For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024                                                              December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)                               (In full of Rupiah, unless otherwise stated)


                 Pihak Berelasi/                       Sifat Hubungan Berelasi/                        Transaksi / Transactions
                Related Parties                         The Nature of Relation
     PT Trans Properti Manajemen               Dimiliki oleh pemegang saham akhir         Simpanan/Deposits
                                               yang sama/Owned by the same                Beban bunga/Interest expense
                                               ultimate shareholder

     Perhimpunan Pemilik Penghuni              Dimiliki oleh pemegang saham akhir         Simpanan/Deposits
     Rumah Susun Sementara Kawasan             yang sama/Owned by the same                Beban bunga/Interest expense
     Trans Park Juanda                         ultimate shareholder

     Perhimpunan Pemilik Penghuni              Dimiliki oleh pemegang saham akhir         Simpanan/Deposits
     Rumah Susun Sementara Kawasan             yang sama/Owned by the same                Beban bunga/Interest expense
     Trans Park Cibubur                        ultimate shareholder

     Perhimpunan Pemilik Penghuni              Dimiliki oleh pemegang saham akhir         Simpanan/Deposits
     Rumah Susun Sementara Kawasan             yang sama/Owned by the same                Beban bunga/Interest expense
     Trans Park Bintaro                        ultimate shareholder

     Perseorangan/Individual                   Komisaris/Commissioner                     Kredit yang diberikan/Loans
                                               Direksi/Director                           Simpanan/Deposits
                                               Pejabat Eksekutif/Executive Staff          Pendapatan bunga/Interest income
                                                                                          Beban bunga/Interest expense


    Transaksi pihak berelasi                                                  Transactions with related parties

    a.    Kegiatan usaha Bank                                                  a. Bank business activities

                                                             2025                      2024


          Aset                                                                                                                        Assets
          Giro pada bank lain (Catatan 6)                                                           Current account with other banks (Note 6)
           PT Bank Mega Tbk                                33,779,608,056            42,666,773,814                     PT Bank Mega Tbk
           PT Bank Mega Syariah                             4,076,201,694             4,062,754,684                 PT Bank Mega Syariah
                                                           37,855,809,750            46,729,528,498
          Cadangan kerugian                                                                                                     Allowance for
           penurunan nilai                                    (37,855,810)              (46,729,528)                      impairment losses
          Jumlah giro pada bank lain                       37,817,953,940            46,682,798,970     Total current account with other banks

          Penempatan pada bank lain (Catatan 7)                                                         Placements with other banks (Note 7)
           PT Bank Mega Tbk                               450,000,000,000          1,750,000,000,000                   PT Bank Mega Tbk
           PT Bank Mega Syariah                                         --           400,000,000,000               PT Bank Mega Syariah
          Jumlah penempatan pada bank lain                450,000,000,000          2,150,000,000,000        Total placements with other banks

          Efek-Efek (Catatan 8)                                                                                Marketable Securities (Note 8)
            PT Bank Mega Tbk                               48,424,950,000                         --                   PT Bank Mega Tbk

          Kredit yang diberikan (Catatan 10)                                                                                 Loans (Note 10)
            PT Trans Property                             300,000,000,000                         --                    PT Trans Property
            PT Trans Fashion                              196,750,000,000           199,750,000,000                      PT Trans Fashion
            Koperasi Konsumen Transmedia                    2,526,000,000                         --       Koperasi Konsumen Transmedia
            Lain-lain di bawah Rp1 miliar                      93,762,656               113,894,975              Others - below Rp1 billion
            PT Trans Kalla Makassar                                     --          391,580,000,000              PT Trans Kalla Makassar
                                                          499,369,762,656           591,443,894,975
          Cadangan kerugian                                                                                                     Allowance for
           penurunan nilai                                   (523,957,159)           (3,325,942,895)                      impairment losses
          Jumlah kredit yang diberikan                    498,845,805,497           588,117,952,080                                Total loans

          Pendapatan bunga yang masih
           akan diterima (Catatan 11)                         976,749,471             3,747,855,319             Interest receivables (Note 11)
          Jumlah aset yang terkait
            dengan pihak berelasi                         987,640,508,908          2,788,548,606,369          Total assets with related parties

          Persentase dari jumlah aset                                5.35%                    19.94%                Percentage of total assets



                                                                    93
Page 666
PT ALLO BANK INDONESIA TBK                                                                         PT ALLO BANK INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                           NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan)                                                                                                               (Continued)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir                                                                                  For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024                                                                  December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)                                   (In full of Rupiah, unless otherwise stated)


                                                               2025                     2024


         Liabilitas                                                                                                                        Liabilities
         Simpanan nasabah (Catatan 18)                                                                             Deposits from customers (Note 18)
           Giro                                              15.874.994.821          27.723.748.849                                 Current account
           Tabungan                                               3.797.944                       --                                 Saving deposit
           Deposito                                         705.168.270.168         187.478.189.054                                    Time deposit
         Simpanan dari bank lain (Catatan 19)                     9.639.737              11.172.132               Deposits from other banks (Note 19)
         Jumlah liabilitas yang terkait dengan
           pihak berelasi                                   721.056.702.670         215.213.110.035                  Total liabilities with related parties

         Persentase dari jumlah liabilitas                            6,58%                    3,20%                       Percentage of total liabilities
                                                                                                                                                      hvy

         Pendapatan bunga (Catatan 26)                       22.199.314.087            42.284.748.291                         Interest income (Note 26)

         Persentase dari jumlah pendapatan
          bunga                                                       1,19%                    2,84%                Percentage of total interest income

         Beban bunga (Catatan 27)                            50.356.113.846         122.641.557.383                         Interest expenses (Note 27)

         Persentase dari jumlah beban bunga                           11,90%                   33,20%             Percentage of total interest expenses

         Beban operasional lainnya (Catatan 32)                                                                    Other operating expenses (Note 32)
          Penyusutan aset hak-guna sewa                      13.752.225.535            12.549.310.163              Depreciation of right-of-use assets
          Asuransi                                                                                                                           Insurance
            PT Asuransi Umum Mega                             5.028.799.305            19.637.760.932                    PT Asuransi Umum Mega
         Jumlah beban operasional lainnya                                                                                         Total other operating
           yang terkait dengan pihak berelasi                18.781.024.840            33.526.386.351                    expenses with related parties
         Persentase dari jumlah beban                                                                               Percentage of total other operating
          operasional lainnya                                         2,32%                    4,57%                                       expenses


         Rincian gaji dan tunjangan yang diberikan                                         Details of salary and benefits given to
         kepada Dewan Komisaris, Dewan Direksi,                                            Board of Commissioners, Board of
         Komite Audit dan Komite Pemantau Risiko                                           Directors,    Audit  Committee,    Risk
         dan Komite Remunerasi dan Nominasi                                                Monitoring Committee and Remuneration
         Bank adalah sebagai berikut:                                                      and Nomination Committee of the Bank
                                                                                           are as follows:

                                                                                2025
                                                    Gaji/                  Tunjangan/                   Jumlah/
                                                   Salary                   Benefits                     Total

         Dewan Komisaris                           4.980.000.000                 971.096.236             5.951.096.236        Board of Commissioners
         Dewan Direksi                            10.793.333.333               2.393.668.105            13.187.001.438              Board of Directors
         Komite Audit, Komite                                                                                                   Audit Committee, Risk
          Pemantau Risiko dan                                                                                                  Monitoring Committee
          Komite Remunerasi                                                                                                      and Remuneration
          dan Nominasi                             1.550.184.000                376.054.160              1.926.238.160               and Nomination
         Jumlah                                   17.323.517.333               3.740.818.501            21.064.335.834                              Total


                                                                               2024
                                                    Gaji/                 Tunjangan/                    Jumlah/
                                                   Salary                  Benefits                      Total

         Dewan Komisaris                           4.860.000.000                 934.372.971             5.794.372.971       Board of Commissioners
         Dewan Direksi                            13.960.000.000               3.076.459.473            17.036.459.473             Board of Directors
         Komite Audit, Komite                                                                                                  Audit Committee, Risk
          Pemantau Risiko dan                                                                                                 Monitoring Committee
          Komite Remunerasi                                                                                                     and Remuneration
          dan Nominasi                             1.635.600.000                351.817.433              1.987.417.433              and Nomination
         Jumlah                                   20.455.600.000               4.362.649.877            24.818.249.877                              Total




                                                                        94
Page 667
PT ALLO BANK INDONESIA TBK                                            PT ALLO BANK INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                              NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan)                                                                                  (Continued)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir                                                     For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024                                     December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)      (In full of Rupiah, unless otherwise stated)


         Jumlah pesangon pengakhiran masa kerja             The total severance payments upon
         kepada    manajemen     kunci    pada              termination of employment to key
         31 Desember 2025 dan 2024 masing-                  management personnel as of December
         masing sebesar Rp1.231.635.000 dan                 31, 2025 and 2024 amounted to
         Rp821.327.249.948.                                 Rp1,231,635,000 and Rp821,327,249,948,
                                                            respectively.
         Berdasarkan Perjanjian No. 021/PKS/AB-             Based on Agreement No. 021/PKS/AB-
         BM/IX/2021 tanggal 20 September 2021               BM/IX/2021 dated September 20, 2021,
         antara PT Bank Mega Tbk dan Bank                   between PT Bank Mega Tbk and the Bank
         terkait   penyediaan     Jasa   Teknologi          for the provision of Data Center and/or
         Informasi Data Center dan/atau Data                Data    Recovery     Center   Information
         Recovery Center, perjanjian tersebut               Technology Services, the agreement was
         berlaku selama 3 (tiga) tahun terhitung            valid for a period of three (3) years
         sejak 23 September 2021 sampai dengan              commencing on September 23, 2021 until
         22      September    2024.    Selanjutnya,         September 22, 2024. The agreement was
         perjanjian tersebut telah diperpanjang             subsequently     extended    based      on
         berdasarkan          Addendum          No.         Addendum        No.     018/PKS/IX/2024,
         018/PKS/IX/2024 sehingga masa berlaku              extending the term for an additional three
         diperpanjang untuk 3 (tiga) tahun                  (3) years from September 23, 2024 until
         berikutnya, terhitung sejak 23 September           September 22, 2027.
         2024 sampai dengan 22 September 2027.
         Berdasarkan        Perjanjian     No.              Based        on      agreement         No.
         016/PKS/X/2024 pada tanggal 9 Oktober              016/PRFS/X/2024 dated October 9, 2024,
         2024 antara Bank Mega Tbk dengan Bank              between Bank Mega Tbk and the Bank for
         untuk menyewa ruangan di Gedung Bank               rent space in Bank Mega Card Center
         Mega Card Center. Perjanjian ini                   Building. This agreement lasts for 4 years,
         berlangsung selama 4 tahun, terhitung              starting on October 9, 2024 until
         mulai tanggal 9 Oktober 2024 sampai                October 8, 2028.
         dengan 8 Oktober 2028.
         Berdasarkan        Perjanjian      No.             Based on agreement No. 029/PRFS/2021
         029/PRFS/2021        pada     tanggal              dated October 26, 2021, between Bank
         26 Oktober 2021 antara Bank Mega Tbk               Mega Tbk and the Bank for rent space in
         dengan Bank untuk menyewa ruangan di               Menara Bank Mega Building. This
         Gedung Menara Bank Mega. Perjanjian ini            agreement lasts for 5 years, starting on
         berlangsung selama 5 tahun, terhitung              November 1, 2021 until October 30, 2026.
         mulai tanggal 1 November 2021 sampai
         dengan 30 Oktober 2026.
         Berdasarkan         Perjanjian         No.         Based on agreement No. 001/PKS/AUM-
         001/PKS/AUM-MKT_BG-BHI/V/2021 pada                 MKT_BG-BHI/V/2021 dated May 6, 2021,
         tanggal    6     Mei      2021      antara         between PT Asuransi Umum Mega and
         PT Asuransi Umum Mega dengan Bank                  the Bank for procurement of insurance
         untuk pengadaan jasa asuransi bagi                 services for credit collateral. This
         agunan kredit. Perjanjian ini berlangsung          agreement lasts for 2 years, starting on
         selama 2 tahun, terhitung mulai tanggal            May 6, 2021 until May 6, 2023 and is
         6 Mei 2021 sampai dengan 6 Mei 2023                automatically renewed.
         dan diperpanjang otomatis.
         Berdasarkan          Perjanjian      No.           Based on agreement No. 001/PRFS/2022
         001/PRFS/2022           pada     tanggal           dated January 3, 2022, between PT Bank
         3 Januari 2022 antara PT Bank Mega Tbk             Mega Tbk and the Bank to rent the
         dengan Bank untuk menyewa lantai                   Mezanine floor in Menara Bank Mega
         Mezanine di Gedung Menara Bank Mega.               Building. This agreement lasts for
         Perjanjian   ini    berlangsung  selama            5 years, starting on Januari 3, 2022 until
         5    tahun,   terhitung    mulai tanggal           January 2, 2027.
         3    Januari    2022     sampai  dengan
         2 Januari 2027.

                                                      95
Page 668
PT ALLO BANK INDONESIA TBK                                                      PT ALLO BANK INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                        NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan)                                                                                            (Continued)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir                                                               For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024                                               December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)                (In full of Rupiah, unless otherwise stated)


          Berdasarkan          Perjanjian        No.                    Based on Agreement No. 004/PRFS/2022
          004/PRFS/2022 tanggal 15 Maret 2022                           dated March 15, 2022 between PT Bank
          antara PT Bank Mega Tbk dan Bank                              Mega Tbk and the Bank for the lease of
          terkait sewa ruangan di lantai dasar                          office space on the ground floor of Menara
          Gedung Menara Bank Mega, perjanjian                           Bank Mega Building, the agreement was
          tersebut berlaku selama 3 (tiga) tahun                        valid for a period of three (3) years
          terhitung sejak 15 Maret 2022 sampai                          commencing on March 15, 2022 until
          dengan 14 Maret 2025. Selanjutnya,                            March 14, 2025. The agreement was
          perjanjian tersebut telah diperpanjang                        subsequently      extended    based      on
          berdasarkan         Addendum           No.                    Addendum No. 011/ADD/III/2025 for an
          011/ADD/III/2025 untuk jangka waktu                           additional    three    (3)   years    from
          3 (tiga) tahun berikutnya, terhitung sejak                    March 15, 2025 until March 14, 2028.
          15     Maret   2025     sampai     dengan
          14 Maret 2028.

          Berdasarkan         perjanjian      No.                       Based on agreement No. 008/PRFS/2025
          008/PRFS/2025         pada      tanggal                       dated March 21, 2025, between PT Bank
          21 Maret 2025 antara PT Bank Mega Tbk                         Mega Tbk and the Bank to archive space
          dengan Bank untuk menyewa ruangan                             at Bank Mega’s archive warehouse in Setu
          arsip di gudang arsip Bank Mega di Setu                       Cipayung. This agreement lasts for
          Cipayung. Perjanjian ini berlangsung                          5 years, starting on April 1, 2025 until
          selama 5 tahun, terhitung mulai tanggal                       March 31, 2030.
          1     April   2025     sampai   dengan
          31 Maret 2030.


38. Komitmen Dan Kontinjensi                                   38. Commitments And Contingencies

    Akun-akun di bawah ini dicatat didalam laporan                The accounts below are recorded in the
    posisi keuangan ekstra-komtabel (off-balance                  statements of financial position of extra-
    sheet):                                                       comptable (off-balance sheet):

                                              2025                    2024

     Komitmen                                                                                            Commitments
     Liabilitas komitmen                                                                           Commitments liabilities
       Fasilitas kredit kepada nasabah
         yang belum digunakan            (6.653.705.301.710)     (2.337.457.472.020)    Unused loan facilities to debtors

     Kontinjensi                                                                                         Contingencies
     Tagihan kontinjensi                                                                       Contingencies receivables
      Pendapatan bunga dalam
        penyelesaian                         88.189.894.174          14.302.018.515        Past due interest receivables

     Kredit hapus buku                      455.668.045.515          99.493.427.700                       Written-off loans
     Jumlah komitmen dan                                                                        Total commitments and
      kontinjensi - neto                 (6.109.847.362.021)     (2.223.662.025.805)              contingencies - net


    Bank memiliki saldo transaksi komitmen dan                    The Bank has commitments and contingencies
    kontinjensi dengan pihak berelasi atas fasilitas              transaction with related parties for unused loan
    kredit kepada nasabah yang belum digunakan                    facilities amounting to Rp1,039,037,344 and
    sebesar          Rp1.039.037.344            dan               Rp1,235,449,292 as at December 31, 2025
    Rp1.235.449.292 pada tanggal 31 Desember                      and 2024, respectively.
    2025 dan 2024.




                                                        96
Page 669
PT ALLO BANK INDONESIA TBK                                                PT ALLO BANK INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                  NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan)                                                                                      (Continued)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir                                                         For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024                                         December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)          (In full of Rupiah, unless otherwise stated)


39. Jaminan Pemerintah Terhadap Kewajiban                 39. Government Guarantee On Obligations Of
    Pembayaran Bank Umum                                      Commercial Banks

    Berdasarkan Undang-Undang No. 24 tentang                 Based on Law No. 24 concerning the Indonesia
    Lembaga Penjaminan Simpanan (LPS) tanggal                Deposit Insurance Corporation (LPS) dated
    22 September 2004, efektif sejak tanggal                 September 22, 2004, effective September 22,
    22 September 2005, sebagaimana diubah                    2005, as amended by Law No. 7 of 2009 dated
    dengan Undang-Undang No. 7 Tahun 2009                    January 13, 2009 concerning the Stipulation of
    tanggal 13 Januari 2009 tentang Penetapan                Government Regulation in Lieu of Law No. 3 of
    Peraturan Pemerintah sebagai mana diubah                 2008 as Law, and further amended by Law No.
    dengan Undang-Undang No. 4 Tahun 2023                    4 of 2023 concerning the Development and
    tentang pengembangan dan Penguatan Sektor                Strengthening of the Financial Sector dated
    keuangan tanggal 12 Januari 2023, LPS                    January 12, 2023, LPS guarantees certain
    dibentuk untuk menjamin liabilitas tertentu              liabilities of commercial banks under the
    bank-bank umum berdasarkan program                       applicable guarantee program, the amount of
    penjaminan yang berlaku, yang besaran nilai              which may be adjusted if specific criteria are
    jaminannya dapat berubah jika memenuhi                   met.
    kriteria tertentu yang berlaku.

    Berdasarkan Peraturan Pemerintah Republik                In accordance with Indonesia Government
    Indonesia No. 66 Tahun 2008 tanggal                      Regulation No. 66 Year 2008 dated October
    13 Oktober 2008, yang menyatakan bahwa                   13, 2008, starting October 13, 2008 the
    sejak tanggal 13 Oktober 2008 besaran nilai              “Indonesia Deposit Insurance Agency (LPS)”
    simpanan yang dijamin Lembaga Penjamin                   will guarantee bank deposits of each customers
    Simpanan (LPS) untuk setiap nasabah pada                 in one bank for maximum of Rp100,000,000,
    satu    bank    yang    semula   maksimal                previously, then was changed to maximum of
    Rp100.000.000 diubah menjadi maksimal                    Rp2,000,000,000.
    Rp2.000.000.000.

    Berdasarkan    Surat   Edaran    No.PENG-                Based on Circular Letter No. PENG-
    3/DSPS/2025 tentang Penetapan Tingkat                    3/DSPS/2025 on Determination Interest Rate
    Bunga Penjaminan Untuk Simpanan di Bank                  Guarantee for Deposits at Commercial Banks
    Umum tanggal 27 Mei 2025, tingkat bunga                  dated May 27, 2025, the interest rate
    penjaminan periode 1 Juni 2025 sampai                    guarantee period June 1, 2025 up to
    dengan 30 September 2025 untuk simpanan di               September 30, 2025 for deposits in commercial
    bank umum adalah 4,00% untuk mata uang                   banks is 4.00% for Rupiah and 2.25% for
    Rupiah dan 2,25% untuk mata uang asing.                  foreign currency.

    Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024,                  As at December 31, 2025 and 2024, the Bank
    Bank adalah peserta dari program penjaminan              is a participant of the program.
    tersebut.

    Beban premi penjaminan Pemerintah yang                   The Government guarantee premium paid as at
    dibayar selama pada tanggal 31 Desember                  December 31, 2025 and 2024 amounting to
    2025 dan 2024 masing-masing sebesar                      Rp11,585,324,492      and Rp9,418,100,724,
    Rp11.585.324.492   dan   Rp9.418.100.724                 respectively (Note 27).
    (Catatan 27).




                                                    97
Page 670
PT ALLO BANK INDONESIA TBK                                                                          PT ALLO BANK INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                            NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan)                                                                                                                (Continued)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir                                                                                   For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024                                                                   December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)                                    (In full of Rupiah, unless otherwise stated)


40. Informasi Segmen Usaha                                                      40. Operating Segment Information

    Berikut ini adalah informasi segmen Bank                                        Information regarding the operating segments
    berdasarkan segmen operasi:                                                     of the Bank are as follows:
                                                             31 Desember/December 31, 2025
                                       Korporasi/              Ritel/             Tresuri/                 Jumlah/
                                       Corporate              Retail             Treasury                   Total


     Pendapatan Bunga Bersih          341.337.983.201      696.426.190.685         403.053.644.436      1.440.817.818.322                     Net Interest Income
     Pendapatan Operasional Lainnya    64.901.408.827      374.088.096.816         103.583.282.087        542.572.787.730                Other Operating Income
     Penyisihan Cadangan Kerugian                                                                                                      Provision on Allowance for
      Penurunan Nilai                   28.995.282.200     (466.266.356.744)           (106.085.561)     (437.377.160.105)                  Impairment Losses
     Beban Tenaga Kerja                 (4.222.807.056)                    --      (198.754.066.768)     (202.976.873.824)                   Personnel Expenses
     Beban Umum dan Administrasi       (16.095.572.204)    (466.995.166.240)       (122.051.418.586)     (605.142.157.030)   General and Administrarive Expenses
     Laba Operasional                  414.916.294.968       137.252.764.517         185.725.355.608       737.894.415.093                  Operational Income
     Pendapatan Non Operasional           (371.993.201)        (504.006.061)                       --        (875.999.262)                 Non Operating Income
     Laba Sebelum Pajak Penghasilan     414.544.301.767     136.748.758.456         185.725.355.608        737.018.415.831           Income Before Income Tax
     Beban Pajak Penghasilan          (162.756.852.756)
                                                      --                  --                      --
                                                                                                  --     (162.756.852.756)                Income Tax Expenses
     Laba Bersih                        251.787.449.011     136.748.758.456         185.725.355.608       574.261.563.075                            Net Income


                                        Korporasi/             Ritel/                 Tresuri/              Jumlah/
                                        Corporate              Retail                Treasury                Total


     Pendapatan Bunga Bersih           571.283.791.597      289.857.041.221         256.360.783.116     1.117.501.615.934                     Net Interest Income
     Pendapatan Operasional Lainnya     25.080.265.979      235.210.862.349          69.095.190.316       329.386.318.644                Other Operating Income
     Penyisihan Cadangan Kerugian                                                                                                      Provision on Allowance for
      Penurunan Nilai                    9.600.037.090     (123.801.246.494)           160.227.487       (114.040.981.917)                  Impairment Losses
     Beban Tenaga Kerja                (55.440.768.450)    (116.582.143.611)                      --     (172.022.912.061)                   Personnel Expenses
     Beban Umum dan Administrasi       (67.233.177.602)    (494.767.949.339)                      --     (562.001.126.941)   General and Administrarive Expenses
     Laba Operasional                  483.290.148.614     (210.083.435.874)        325.616.200.919        598.822.913.659                  Operational Income
     Pendapatan Non Operasional            387.133.765         (260.639.324)                      --          126.494.441                  Non Operating Income
     Laba Sebelum Pajak Penghasilan     483.677.282.379    (210.344.075.198)        325.616.200.919        598.949.408.100           Income Before Income Tax
     Beban Pajak Penghasilan          (131.843.669.087)
                                                      --                  --                      --
                                                                                                  --     (131.843.669.086)                Income Tax Expenses
     Laba Bersih                        351.833.613.292    (210.344.075.198)        325.616.200.919       467.105.739.014                            Net Income




41. Manajemen Risiko                                                            41. Risk Management

    Kerangka Manajemen Risiko                                                       Risk Management Framework
    Bank menerapkan manajemen risiko terpadu                                        The      Bank      applies     integrated    and
    dan     komprehensif     sehingga  mampu                                        comprehensive risk management that is
    mendukung pencapaian target kinerja dan                                         capable to support the achievement of
    menjaga     kelangsungan    usaha. Strategi                                     performance targets and maintain business
    manajemen risiko yang proaktif akan                                             continuity. Proactive risk management strategy
    meningkatkan efektivitas penggunaan modal                                       will improve effectiveness of capital utilization
    dan tingkat pengembangan modal (Return on                                       and the level of capital development (Return on
    Equity) sehingga dapat memberikan nilai                                         Equity) thus it can provide value added to the
    tambah bagi pemegang saham.                                                     shareholders.

    Bank telah memperhatikan cakupan penilaian                                      The Bank has focused on the assessment
    penerapan manajemen risiko melalui profil                                       coverage      of   the    management       risk
    risiko Bank baik penilaian inherent risk maupun                                 implementation through the Bank’s profile risk
    penilaian kualitas penerapan manajemen risiko                                   either assessment of inherent risk or
    serta menyesuaikan setiap indikator penilaian                                   assessment of quality management risk
    sesuai dengan peraturan yang baru dengan                                        implementation and adjust each assesments
    menggunakan konsep Risk Based Bank Rating                                       indicators to the new regulations by using the
    (RBBR).                                                                         Risk Based Bank Rating (RBBR concept).

    Berdasarkan self-assessment yang dilakukan                                      Based on the self-assessment conducted by
    Bank selama periode 31 Desember 2025,                                           the Bank during the period of December 31,
    secara keseluruhan, tingkat profil risiko yang                                  2025 overally, the Bank’s risk profile composite
    dihadapi Bank adalah pada peringkat komposit                                    rating is 2 (two). Various attempts to maintain
    2     (dua).   Berbagai      upaya        untuk                                 the ratings on a composite rating 2 (two) are
    mempertahankan penilaian pada peringkat                                         carried out continuously, especially the
    komposit 2 (dua) terus dilakukan terutama                                       improvement and evaluation of the four major
    perbaikan dan evaluasi pada empat kategori                                      risks faced by the Bank, in addition to other

                                                                        98
Page 671
PT ALLO BANK INDONESIA TBK                                                   PT ALLO BANK INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                     NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan)                                                                                         (Continued)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir                                                            For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024                                            December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)             (In full of Rupiah, unless otherwise stated)


    risiko utama yang dihadapi Bank, disamping                 risks. The four key risks faced by the Bank are
    risiko lainnya. Keempat risiko utama yang                  credit risk, market risk, liquidity risk, and
    dihadapi Bank adalah risiko kredit, risiko pasar,          operational risk. By involving all elements in the
    risiko likuiditas, dan risiko operasional. Dengan          Bank which is the Board of Commissioners and
    melibatkan semua unsur dalam Bank dimana                   the Board of Directors that have the role to
    Dewan Komisaris dan Direksi mempunyai                      ensure the implementation of risk management
    tugas memastikan penerapan manajemen                       has been adequate in accordance with
    risiko telah memadai sesuai kompleksitas dan               complexity and the Bank’s risk profile and
    profil risiko Bank serta memahami dengan baik              understand well the types and level of inherent
    jenis dan tingkat risiko yang melekat pada                 risk on the Bank’s business activities.
    kegiatan bisnis Bank.
    Mekanisme pengelolaan risiko secara day to                 Day to day risk management mechanism is
    day dengan berdasarkan prinsip kehati-hatian               based on conservatism principle that has been
    telah dituangkan dalam beberapa kebijakan                  contained in several policies and procedures,
    dan prosedur, yang merupakan aturan acuan                  which is as a reference regulation in
    dalam implementasi manajemen risiko pada                   implementation of risk management in all the
    seluruh kegiatan bisnis Bank yang meliputi                 Bank’s business activities including policy,
    kebijakan, strategi, organisasi, sistem informasi          strategy, organization, information system of
    manajemen       risiko,   pengawasan        risiko,        risk management, risk monitoring, product
    pengelolaan produk, aktivitas baru, dan                    management, new activity, and Business
    Business Continuity Plan (BCP).                            Continuity Plan (BCP).
    Untuk      menjamin      tercapainya    praktik            In order to ensure the achievement of the best
    manajemen risiko terbaik pada Bank, kontribusi             risk management practices in the Bank, the
    dari Komite Pemantau Risiko dan Komite Audit               contribution of the Risk Monitoring Committee
    dinilai    memadai       dalam      mendukung              and Audit Committee is considered adequate to
    pelaksanaan tugas Dewan Komisaris. Komite                  support the duty of the Board of
    Pemantau Risiko memiliki tanggung jawab                    Commissioners.        The     Risk   Monitoring
    dalam pemantauan dan evaluasi pelaksanaan                  Committee has responsibility in monitoring and
    manajemen risiko di Bank, sedangkan Komite                 evaluation      the      implementation    risk
    Audit bertanggung jawab dalam pemantauan                   management in the Bank, while the Audit
    dan evaluasi pelaksanaan audit, pengendalian               Committee has responsibility in monitoring and
    proses internal dan pelaporan keuangan.                    evaluation the audit implementation, internal
                                                               control and financial reporting.
    Kedua komite pendukung Dewan Komisaris                     Both committees that support the Board of
    tersebut    berperan     sebagai     organ                 Commissioners act as complementary parts to
    komplementer bagi satu sama lain dalam hal                 one another in terms of conducting surveillance
    melakukan pengawasan pada Bank, tetapi                     for the Bank, but both of them have
    keduanya memiliki tanggung jawab di ranah                  responsibilities in different realms.
    yang berbeda.
    Manajemen Risiko Aset dan Liabilitas                       Risk Management Asset and Liabilities
    Manajemen Aset/Liabilitas adalah serangkaian               Management Assets/Liabilities is a set of
    tindakan dan prosedur yang dirancang untuk                 actions and procedures designed to control
    mengontrol      posisi    keuangan,      dalam             financial position, to support and assist the
    mendukung dan membantu pelaksanaan tugas                   implementation of director’s duty in maintaining
    direksi dalam memelihara struktur neraca yang              the structure of strong balance sheet, the Bank
    kuat, Bank telah membentuk Asset and Liability             has established the Asset and Liability
    Committee (ALCO) yang diketuai oleh Direktur               Committee (ALCO) which is chaired by
    Utama dan wakil ketua Direktur Bisnis dengan               President Director and vice chairment by
    anggota lainnya terdiri dari Direktur Keuangan             Director of Business, with other members
    dan Operasi, Direktur Risiko, Kepatuhan,                   consisting Finance and Operations Director,
    Human Capital dan Hukum, Kepala Keuangan                   Risk, Compliance, Human Capital and Legal
    dan Akunting, Kepala Pendanaan, Kepala                     Director, Finance and Accounting Head,
    Kredit, Kepada Risiko Kredit dan Kepala Divisi             Funding Head, Credit Head, Credit Risk Head
    Treasury sebagai sekretaris.                               and Head Treasury Division as secretary.

                                                          99
Page 672
PT ALLO BANK INDONESIA TBK                                                      PT ALLO BANK INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                        NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan)                                                                                            (Continued)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir                                                               For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024                                               December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)                (In full of Rupiah, unless otherwise stated)


    ALCO bertanggung jawab untuk mengevaluasi,                    ALCO is responsible for evaluating, proposing,
    mengusulkan, dan menetapkan strategi                          and establishing the strategy of the Bank’s
    pendanaan dan investasi Bank. Ruang lingkup                   funding and investment. The scope of ALCO is
    ALCO adalah mengelola risiko likuiditas, risiko               to manage liquidity risk, interest rate risk and
    tingkat suku bunga, dan risiko nilai tukar valuta             foreign exchange risk; minimize funding costs
    asing; meminimalkan biaya pendanaan serta                     and maintain liquidity at the same time; and
    mempertahankan likuiditas pada saat yang                      optimize the acquisition of the Bank’s interest
    bersamaan; dan mengoptimalkan perolehan                       income by allocating funds in productive assets
    pendapatan        bunga      Bank        dengan               carefully.
    mengalokasikan dana pada aset produktif
    secara hati-hati.
    Proses pengelolaan aset dan liabilitas Bank                   The process of managing the Bank’s assets
    dimulai dengan pengkajian parameter ekonomi                   and liabilities starts with an assessment of
    yang mempengaruhi Bank, yang umumnya                          economic parameters affecting the Bank, which
    terdiri dari tingkat inflasi, likuiditas pasar, yield         generally consist of inflation rate, market
    curve, nilai tukar valuta asing terhadap rupiah,              liquidity, yield curve, the exchange rate of
    dan faktor makro ekonomi lainnya. Kajian                      foreign currency, and other macro economic
    tersebut oleh Satuan Kerja Manajemen Risiko                   factors. The review by the Risk Management
    dilaporkan kepada Asset and Liability                         Unit reported to the Asset and Liability
    Committee (ALCO). ALCO kemudian akan                          Committee (ALCO). Then ALCO will define the
    menentukan strategi bisnis dalam penetapan                    business strategy in the setting of interest rates
    tingkat     bunga      simpanan         dan    kredit         on deposits and loans based on the conditions,
    berdasarkan        kondisi,       kebijakan      dan          policies and funding allocation, evaluation of
    pengalokasian dana, evaluasi kewajiban-                       the Bank obligations, and monitoring of the
    kewajiban Bank, dan pemantauan laba Bank                      Bank’s earnings that have been achieved as
    yang telah dicapai serta memonitor posisi                     well as monitoring its liquidity position.
    likuiditas.
    Risiko Kredit                                                 Credit Risk
    Risiko Kredit adalah risiko yang timbul sebagai               Credit Risk is risk which arises as a result of
    akibat kegagalan counterparty memenuhi                        counterparty failure fulfilling the obligation. The
    liabilitasnya. Bank melakukan pengelolaan                     Bank manages credit risk by developing
    risiko kredit dengan menyusun strategi dan                    strategies and frameworks as well as running
    kerangka kerja serta menjalankan upaya                        the risk mitigation efforts on the business
    mitigasi risiko atas aspek bisnis perkreditan                 aspects of micro lending, retail, commercial, or
    mikro, retail, komersial, maupun konsumsi,                    consumption, inter-bank placements, and
    penempatan antar-bank, serta pembelian surat                  purchases of securities.
    berharga.
    Untuk menjaga agar kualitas kredit Bank tetap                 In order to keep the credit quality of the Bank
    terjaga dengan baik, maka pemantauan                          maintained properly, then the monitoring of the
    terhadap kualitas kredit terus dilakukan secara               credit quality continues to be done on a regular
    rutin, baik per kategori kredit (Retail, Komersial,           basis, either by loan category (Retail,
    dan Konsumsi) maupun portofolio kredit secara                 Commercial, and Consumption) as well as
    keseluruhan. Sistem pengukuran profil risiko                  overall loan portfolio. Debtor risk profile
    debitur, prosedur, sistem manajemen risiko,                   measurement        system,    procedures,   risk
    sistem database, dan organisasi perkreditan                   management systems, database systems, and
    terus disempurnakan dengan penekanan                          credit organizations continue to be refined with
    kepada penerapan prinsip “empat mata” (four                   an emphasis on the application of the “four
    eyes principle) dimana keputusan kredit diambil               eyes” principle (four eyes principle) where
    berdasarkan pertimbangan dari dua sisi, yaitu                 credit decisions are taken based on the
    sisi pengembangan bisnis dan sisi analisis                    consideration of the two sides, namely the
    risiko kredit.                                                development of the business side and the
                                                                  credit risk analysis side.
    Bank juga membentuk Komite Kredit untuk                       The Bank also formes a Credit Committee to
    membantu Direksi mengevaluasi dan/atau                        help the Board of Director evaluate and/or
    memberikan keputusan kredit sesuai batas                      provide credit Decisions in accordance with the

                                                            100
Page 673
PT ALLO BANK INDONESIA TBK                                                PT ALLO BANK INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                  NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan)                                                                                      (Continued)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir                                                         For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024                                         December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)          (In full of Rupiah, unless otherwise stated)


    wewenangnya melalui Rapat Komite Kredit                 limits of its authority through the Credit
    atau Surat Edaran Direksi. Fungsi pokok                 Committee Meeting or Directors Circular Letter.
    Komite Kredit adalah:                                   The major functions of Credit Committee are:
    1. Memastikan bahwa seluruh aspek telah                 1. To ensure that all aspects have been
       memenuhi prinsip pemberian kredit yang                   fulfilling the principle of sound lending in
       sehat sesuai dengan Pedoman Kebijakan                    accordance with the Bank's Credit Policy
       Perkreditan Bank;                                        Guidance;
    2. Memastikan bahwa kredit yang diberikan               2. To ensure that the loans do not violate the
       tidak melanggar prinsip kehati-hatian;                   principle of prudence;
    3. Meyakini bahwa kredit yang akan diberikan            3. To convince that the loan will be given can
       dapat dilunasi pada saat jatuh tempo                     be repaid at maturity based on an analysis
       berdasarkan analisis terhadap permohonan                 of the application filed by the prospective
       yang diajukan oleh calon debitur;                        debtor;
    4. Memberikan persetujuan atau penolakan                4. To provide approval or rejection on credit
       atas        permohonan     kredit    setelah             application     after    obtaining  sufficient
       memperoleh informasi yang cukup dari                     information from proposer; and
       pengusul; dan
    5. Memberikan persyaratan tertentu (jika                5. To provide certain requirements (if deemed
       dipandang perlu) sebagai salah satu bentuk              necessary) as one form of credit risk
       mitigasi risiko kredit yang mungkin akan                mitigation that might arise.
       timbul.

    Bank telah mengembangkan pengelolaan risiko             The Bank has developed credit risk
    kredit, dengan melakukan analisis stress                management by conducting regular stress
    testing secara berkala terhadap portofolio              testing analysis of the loan portfolio as well as
    kredit serta melakukan monitoring terhadap              the monitoring of the results of the stress
    hasil stress testing tersebut. Stress testing           testing. Stress testing is beneficial for the Bank
    bermanfaat bagi Bank sebagai alat untuk                 as a tool for estimating the impact of risk on the
    memperkirakan besarnya dampak risiko pada               “stressful condition” so that the Bank can make
    “stressful condition” sehingga Bank dapat               appropriate strategies to mitigate these risks as
    membuat      strategi   yang   sesuai   untuk           part of the implementation of the “contingency
    memitigasi risiko tersebut sebagai bagian dari          plan”.
    pelaksanaan “contingency plan”.

    Dalam melakukan pengelolaan risiko kredit               In conducting credit risk management, the
    Bank sangat memperhatikan hal-hal yang                  Bank is very concerned of several things
    meliputi sumber daya manusia yang sadar                 including human resource who is aware of the
    risiko, proses persetujuan kredit yang                  risks, transparent and gradual credit approval
    transparan dan berjenjang oleh Komite Kredit,           process by Credit Committee, procedures,
    tata cara, kriteria dan alat ukur risiko yang           criteria and a distinctive risk measuring tool,
    jelas, administrasi dan dokumentasi yang                administration and complete documentation
    lengkap serta pengawasan kredit secara                  and continuously credit monitoring of loans
    berkesinambungan terhadap kualitas kredit               quality, monitoring of debtors and taking
    yang diberikan, pengawasan atas debitur dan             actions needed to avoid the credit quality
    mengambil tindakan yang diperlukan agar                 become non-performing loans (NPL), do
    kualitas kreditnya tidak menjadi non-performing         intensive billing to non-performing debtors,
    loans (NPL), melakukan penagihan secara                 reviewing and evaluating indicator of risk and
    intensif    terhadap     debitur   bermasalah,          compliance       aspects       for   evaluating
    melakukan kaji ulang dan mengevaluasi                   implementation of four eyes principles, intensify
    indikator aspek risiko dan kepatuhan untuk              meeting of credit committee decision for giving
    mengevaluasi penerapan four eyes principles,            credit with large credit limit, and consistently
    mengintensifkan rapat komite pemutus kredit             monitor credit in order to expand healthy and
    untuk pemberian kredit dengan plafon besar,             quality credit.
    dan secara konsisten memantau kredit dalam
    rangka ekspansi kredit yang sehat dan
    berkualitas.


                                                      101
Page 674
PT ALLO BANK INDONESIA TBK                                                       PT ALLO BANK INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                         NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan)                                                                                             (Continued)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir                                                                For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024                                                December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)                 (In full of Rupiah, unless otherwise stated)


     Selama tahun 2025 dan 2024, tidak terdapat                    During 2025 and 2024, there are no loans
     pemberian kredit pihak ketiga tidak terkait                   granted to third parties that exceed the Legal
     yang melampaui Batas Maksimum Pemberian                       Lending Limit (LLL) required by Financial
     Kredit (BMPK) yang ditetapkan oleh Otoritas                   Services Authority.
     Jasa Keuangan.

     Untuk      tahun-tahun     yang       berakhir                For the years ended December 31, 2025 and
     31 Desember 2025 dan 2024, profil risiko                      2024, rating of the loan risk profile is 2 (two),
     kredit Bank berada pada peringkat 2 (dua).                    respectively.

    a.   Eksposur maksimum terhadap risiko                         a. Maximum exposure to credit risk
         kredit
         Dalam aset keuangan yang diakui di                             The financial assets that are recognized in
         laporan posisi keuangan, eksposur                              the statement of financial position, the
         maksimum terhadap risiko kredit sama                           maximum exposure to credit risk is equal
         dengan nilai tercatatnya. Untuk bank                           to its carrying value. For bank guarantees
         garansi     yang    diterbitkan,    eksposur                   issued, the maximum exposure to credit
         maksimum terhadap risiko kredit adalah                         risk is a value that must be paid by the
         nilai yang harus dibayarkan oleh Bank jika                     Bank if the liabilities for bank guarantees
         kewajiban atas bank garansi yang                               issued occur or be realized. For credit
         diterbitkan terjadi atau terealisasi. Untuk                    commitments, the maximum exposure to
         komitmen kredit, eksposur maksimum atas                        credit risk is equal to total amount of the
         risiko kredit adalah sebesar jumlah                            undrawn commited credit granted to
         fasilitas yang belum ditarik dari nilai penuh                  customers.
         fasilitas kredit yang telah disepakati
         (committed) kepada nasabah.

         Tabel berikut menyajikan eksposur                              The following table presents the Bank's
         maksimum risiko kredit Bank atas                               maximum exposure to credit risk on
         instrumen keuangan pada laporan posisi                         financial instruments in the statement of
         keuangan       (on-balance    sheet)     dan                   financial position (on-balance sheet) and
         rekening administratif (off-balance sheet),                    administrative      accounts    (off-balance
         tanpa memperhitungkan agunan yang                              sheet), without taking into account
         dimiliki atau perlindungan kredit lainnya.                     collateral or other credit enchancement.
                                                   2025                  2024

         Laporan Posisi Keuangan                                                            Statement of Financial Position
         Giro pada Bank Indonesia               471.749.063.588       234.891.975.965   Current accounts with Bank Indonesia
         Giro pada bank lain                    161.807.809.247        55.886.046.531      Current accounts with other banks
         Penempatan pada Bank Indonesia                                                      Placements with Bank Indonesia
           dan bank lain                         450.000.000.000    2.649.927.104.595                       and other banks
         Efek-efek                             7.539.264.196.170    2.847.269.591.360                   Marketable securities
         Efek-efek yang dibeli dengan                                                             Securities purchased under
           janji dijual kembali                  288.948.983.326      288.657.110.000                      resell agreement
         Kredit yang diberikan                 9.140.730.961.024    7.478.034.532.114                                  Loans
         Pendapatan bunga yang masih
           akan diterima                        164.263.441.739        53.347.876.982                    Interest receivables
         Aset lain-lain                          92.175.691.512        91.856.012.092                           Other assets
         Jumlah                               18.308.940.146.606   13.733.211.449.245                                  Total

         Rekening Administratif                                                                    Administrative Accounts
         Fasilitas kredit kepada nasabah                                                               Unused loan facilities
          yang belum digunakan (Catatan 38)    6.653.705.301.710    2.337.457.472.020                 to debtors (Note 38)
         Jumlah                                6.653.705.301.710    2.337.457.472.020                                  Total



     b. Analisis konsentrasi risiko kredit                         b. Analysis of credit risk concentration
        Bank mendorong adanya diversifikasi dari                      The Bank encourages the diversification of
        portofolio kreditnya pada berbagai wilayah                    its loan portfolio in various geographic
        geografis, industri, dan produk kredit                        regions, industries, and credit products in
        sebagai upaya untuk meminimalkan risiko                       an effort to minimize credit risk.
        kredit.

                                                          102
Page 675
PT ALLO BANK INDONESIA TBK                                                              PT ALLO BANK INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan)                                                                                                    (Continued)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir                                                                       For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024                                                       December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)                        (In full of Rupiah, unless otherwise stated)


         Tabel di bawah ini adalah konsentrasi                                  The following table is the Bank’s loan
         kredit yang diberikan Bank yang                                        concentration which describes loan based
         menggambarkan      pemberian    kredit                                 on economic sector and the intended use
         berdasarkan sektor ekonomi dan tujuan                                  of credit.
         penggunaan kredit.

         Konsentrasi kredit yang diberikan Bank                                 The Bank’s loan concentration based on
         berdasarkan sektor ekonomi adalah                                      economic sector are as follows:
         sebagai berikut:
                                                     2025                                 2024
                                          Rp                %                   Rp               %

         Sektor Ekonomi:                                                                                              Economic Sectors:
         Perdagangan Besar                                                                                                Wholesale and
            eceran                    269.918.107.828            2,95       199.750.000.000            2,67                      retail
         Real estate, usaha
           persewaan dan                                                                                      Real estate leasing services
           jasa perusahaan           1.948.793.119.437          21,32     3.587.390.548.333           47,97      and servicing company
         Industri pengolahan         1.889.019.064.789          20,67     1.448.750.650.366           19,37       Manufacturing electricity
         Pertambangan dan                                                                                                       Mining and
           penggalian                1.093.873.598.221          11,97       291.420.098.221            3,90                   excavation
         Rumah tangga                 904.835.683.444            9,90     1.363.675.930.481           18,24                    Households
         Perantara keuangan            459.049.889.630           5,02       114.724.964.490            1,53       Financial intermediaries
         Pertanian, perburuan                                                                                         Agriculture, hunting
           dan kehutanan              418.355.701.427            4,58       328.218.365.385            4,39                  and forestry
         Pengangkutan, pergudangan                                                                            Transportation,warehousing
           dan komunikasi                           --               --     116.796.237.596            1,56         and communication

         Lain-lain                   2.156.885.796.248          23,60     1.363.675.930.481            0,37                         Others
         Jumlah                      9.140.730.961.024             100    8.814.402.725.353             100                          Total



         Konsentrasi kredit yang diberikan Bank                                 The Bank’s loans concentration by types
         berdasarkan jenis penggunaan kredit                                    of the use of loan are as follows:
         adalah sebagai berikut:
                                                    2025                                 2024
                                          Rp                %                  Rp                %

         Jenis penggunaan                                                                                                  Types of use
           Investasi                 4.884.973.192.706          53,00     5.099.633.637.143           68,00                Investment
           Modal Kerja               2.098.871.972.070          23,00     1.014.884.097.910           14,00            Working Capital
           Konsumsi                  2.156.885.796.248          24,00     1.363.516.797.061           18,00                 Consumer
         Jumlah                      9.140.730.961.024          100,00    7.478.034.532.114          100,00                         Total



     c. Analisis risiko kredit                                            c. Credit risk analysis

         Aset     Keuangan      yang    Mengalami                               Financial Assets which Individually
         Penurunan Nilai Secara Individual                                      Impaired
         Aset     keuangan      yang    mengalami                               Financial     assets      which     impaired
         penurunan nilai secara individual adalah                               individually are financial assets that are
         aset keuangan yang signifikan secara                                   individually significant and have objective
         individual dan telah terdapat bukti objektif                           evidence that an impairment individual has
         bahwa penurunan nilai individual telah                                 occurred after the initial recognition of the
         terjadi setelah pengakuan awal aset                                    asset.
         keuangan tersebut.

         Sesuai kebijakan internal Bank, kredit                                 Corresponding to the Bank’s internal
         yang ditentukan sebagai signifikan secara                              policies, a loan is defined as individually
         individual adalah kredit yang diberikan                                significant is a loan given to debtors in
         kepada debitur-debitur segmen komersial.                               commercial segment.




                                                            103
Page 676
PT ALLO BANK INDONESIA TBK                                               PT ALLO BANK INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan)                                                                                     (Continued)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir                                                        For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024                                        December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)         (In full of Rupiah, unless otherwise stated)


         Aset Keuangan yang Tidak Signifikan                    Financial Assets that is not Significant
         Secara Individual dan Penurunan Nilainya               Individually is Assessed for Collective
         Dinilai Secara Kolektif                                Impairment
         Aset keuangan yang nilainya tidak                      Financial assets which is not individually
         signifikan secara individual adalah kredit             significant are loans and receivables given
         dan piutang yang diberikan oleh Bank                   by the Banks to debtors in retail segments,
         kepada debitur-debitur segmen ritel yaitu              namely debtors Micro and Small
         debitur kredit Usaha Mikro dan Kecil                   Enterprises (SME), consumer financing
         (UMK), kredit pembiayaan konsumen                      loans (including credit co-financing) and
         (termasuk kredit pembiayaan bersama),                  housing loans.
         dan kredit kepemilikan dan perbaikan
         rumah.

         Bank menentukan penurunan nilai aset                   The Bank determines the impairment of
         keuangan yang tidak signifikan secara                  financial assets that are not significant
         individual dan secara kolektif, dengan                 individually and collectively, by classifying
         mengelompokkan aset keuangan tersebut                  the financial assets based on similar credit
         berdasarkan karakteristik risiko yang                  risk characteristics.
         serupa.

         Nilai tercatat aset keuangan yang                      The carrying values of financial assets that
         tidak signifikan secara individual dan                 are not significant individually and
         penurunan nilainya dinilai secara kolektif             collectively impaired that has been
         yang telah jatuh tempo lebih dari                      overdue for more than 90 (ninety) days
         90 (sembilan puluh) hari pada tanggal                  as at December 31, 2025 and 2024
         31 Desember 2025 dan 2024 masing-                      are         Rp149,510,302,580           and
         masing sebesar Rp149.510.302.580 dan                   Rp60,904,461,753, respectively.
         Rp60.904.461.753.

         Aset Keuangan yang Lewat Jatuh Tempo                   Financial Assets That are Past Due But
         Tetapi Tidak Mengalami Penurunan Nilai                 Not Impaired
         Termasuk dalam aset keuangan yang                      Included in the financial assets that have
         jatuh tempo dan tidak mengalami                        past due and not impaired are financial
         penurunan nilai adalah aset keuangan                   assets that are not impaired on an
         yang tidak mengalami penurunan nilai                   individual    basis   and    have     been
         secara individual dan telah dikelompokkan              categorized based on similar credit risk
         berdasarkan karakteristik risiko yang                  characteristics, to assess impairment for
         serupa, untuk menilai penurunan nilainya               losses collectively that have been
         secara kolektif atas kerugian yang telah               incurred. As at December 31, 2025 and
         terjadi. Pada 31 Desember 2025 dan 2024                2024 are nil, each.
         masing-masing sebesar nihil.

     d. Agunan                                              d. Collateral
        Tidak ada aset keuangan dan non-                       There are no financial and non-financial
        keuangan yang diperoleh Bank melalui                   assets obtained by the Bank through the
        pengambilalihan kepemilikan agunan yang                acquisition of ownership of collateral which
        merupakan     jaminan    terhadap   aset               is insurance against financial assets held.
        keuangan yang dimiliki.




                                                      104
Page 677
PT ALLO BANK INDONESIA TBK                                                   PT ALLO BANK INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                     NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan)                                                                                         (Continued)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir                                                            For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024                                            December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)             (In full of Rupiah, unless otherwise stated)


     e. Efek-efek untuk tujuan investasi                        e. Marketable securities for investment
                                                                   purposes
         Informasi tentang kualitas kredit dari                    Information about the credit quality of the
         eksposur maksimum risiko kredit aset                      maximum exposure to credit risk of
         keuangan untuk tujuan investasi adalah                    financial assets for investment purposes
         sebagai berikut:                                          are as follows:

                                                2025                 2024

         Surat berharga Pemerintah                                                            Government securities
          Investment grade                  5.761.842.061.630    1.082.220.087.084               Investment grade
         Surat berharga korporasi                                                               Corporate securities
          Investment grade                    48.424.950.000                    --               Investment grade
         Nilai wajar                        5.810.267.011.630    1.082.220.087.084                       Fair value


     Risiko Pasar                                               Market Risk
     Risiko pasar (market risk) merupakan risiko                Market risk is the risk arising from movement in
     yang timbul karena adanya pergerakan                       market variables (adverse movement) of the
     variabel pasar (adverse movement) dari                     portfolio held by the Bank, which adverse the
     portofolio yang dimiliki oleh Bank, yang                   Bank.
     merugikan Bank.

     a. Risiko tingkat suku bunga                               a. Interest rate risk
        Komponen utama kewajiban Bank yang                         The main components of the Bank's
        sensitif terhadap pergerakan tingkat suku                  liabilities  which   are    sensitive   to
        bunga      adalah    simpanan      nasabah,                movements in interest rates are deposit
        sedangkan aset Bank yang sensitif adalah                   from customers, while the Bank’s sensitive
        obligasi pemerintah, efek-efek untuk                       assets are government bonds, securities
        tujuan investasi, dan kredit yang diberikan.               for investment purposes, and loans.

         ALCO      secara   berkala  memantau                       ALCO regularly monitors the market
         perkembangan pasar dan menyesuaikan                        developments and adjusts the interest
         tingkat suku bunga simpanan dan kredit                     rates on provided deposits and loans.
         yang diberikan.

         Bank melakukan pengukuran IRRBB                            The Bank performs IRRBB (Interest Rate
         (Interest Rate Risk in the Banking Book)                   Risk in the Banking Book) measurements
         untuk mengetahui dampak perubahan                          to determine the impact of changes in
         suku bunga terhadap EVE (Economic                          interest rate on EVE (Economic Value of
         Value of Equity) dan NII (Net Interest                     Equity) and NII (Net Interest Income) by
         Income) dengan menghitung gap antara                       calculating the gap between RSA (Rate
         RSA (Rate Sensitive Asset) dan RSL                         Sensitive Assets) and RSL (Rate Sensitive
         (Rate Sensitive Liabilities).                              Liabilities).

         Banking book adalah semua aset                             Banking book is that all financial
         keuangan/posisi lainnya yang tidak                         assets/other positions that are not
         termasuk dalam trading book. Untuk                         included in trading book. For the
         pengukuran risiko suku bunga pada                          measurement of interest rate risk in the
         trading book, Bank menggunakan metode                      trading book, the Bank uses the standard
         standar Bank Indonesia untuk perhitungan                   method for the calculation of Bank
         pelaporan KPMM Bank.                                       Indonesia reporting CAR of the Bank.

         Bank menentukan tingkat suku bunga                         The Bank determines interest rates on
         simpanan nasabah berdasarkan kondisi                       deposits from customers based on market
         pasar dan persaingan dengan memantau                       conditions and competition by monitoring
         pergerakan tingkat suku bunga acuan dan                    the movement of the reference rate and
         suku bunga yang ditawarkan oleh bank                       interest rates offered by competing banks.

                                                       105
Page 678
PT ALLO BANK INDONESIA TBK                                                                                               PT ALLO BANK INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                                                 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan)                                                                                                                                     (Continued)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir                                                                                                        For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024                                                                                        December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)                                                         (In full of Rupiah, unless otherwise stated)


         pesaing. Tingkat suku bunga simpanan                                                                     Interest rates on deposits generally vary
         pada umumnya bervariasi tergantung                                                                       depending on the duration and amount of
         pada jangka waktu dan besarnya                                                                           savings. The interest rates on current and
         simpanan. Tingkat suku bunga giro dan                                                                    savings accounts are floating and
         tabungan bersifat mengambang dan                                                                         reviewed periodically in accordance with
         ditinjau secara berkala sesuai dengan                                                                    market conditions, while the time deposit
         kondisi pasar, sedangkan tingkat suku                                                                    interest rate is fixed, according to the time
         bunga deposito berjangka bersifat tetap,                                                                 period. Credit interest rate is determined
         sesuai dengan jangka waktunya. Tingkat                                                                   by adding a certain margin above the
         suku bunga kredit ditetapkan dengan                                                                      Bank's funding costs (including the
         menambahkan marjin tertentu atas biaya                                                                   financing costs GWM).
         pendanaan     Bank    (termasuk   biaya
         pendanaan GWM).

         Risiko tingkat suku bunga arus kas adalah                                                                Interest rate risk of cash flow is the risk
         risiko dimana arus kas masa depan dari                                                                   that the future cash flows of a financial
         suatu instrumen keuangan berfluktuasi                                                                    instrument fluctuate because of changes
         karena perubahan suku bunga pasar.                                                                       in market interest rates. Fair value interest
         Risiko nilai wajar suku bunga adalah risiko                                                              rate risk is the risk that the fair value of a
         dimana nilai wajar dari suatu instrumen                                                                  financial instrument fluctuated because of
         keuangan berfluktuasi karena perubahan                                                                   changes in market interest rates. The
         suku bunga pasar. Bank memiliki                                                                          Bank has exposure to fluctuations in
         eksposur terhadap fluktuasi tingkat suku                                                                 market interest rates, either over fair value
         bunga pasar yang berlaku, baik atas risiko                                                               or cash flow risk.
         nilai wajar maupun arus kas.

         Tabel berikut merangkum aset dan                                                                         The following table summarizes the Bank's
         liabilitas keuangan Bank (tidak untuk                                                                    assets and financial liabilities (that are not
         tujuan diperdagangkan) pada nilai tercatat,                                                              for trading purposes) in carrying amount,
         yang dikelompokkan menurut mana yang                                                                     classified according to which is the earlier
         lebih awal antara tanggal repricing atau                                                                 of the date of repricing or contractual
         tanggal jatuh tempo kontraktual.                                                                         maturity date.
                                                                                                   2025
                                           Suku Bunga Mengambang/
                                             Floating Interest Rate                              Suku Bunga Tetap/Fixed Interest Rate
                                                                                                                                                             Tidak dikenakan bunga/
                                                                                                             > 3 bulan -
                                                                                                               1 tahun/                                       Non-interest bearing
                                       < 3 bulan/             > 3 bulan/            < 3 bulan/               > 3 month -                > 1 tahun/
                                      < 3 months             > 3 months            < 3 months                   1 year                   > 1 year
         ASET KEUANGAN                                                                                                                                                                     FINANCIAL ASSETS
                                                                                                                                                                                            Current account with
         Giro pada Bank Indonesia                    --                      --                    --                        --                         --          471.749.063.588           Bank Indonesia
                                                                                                                                                                                            Current account with
         Giro pada bank lain           161.807.809.247                       --                    --                        --                         --                       --               other banks
         Penempatan pada                                                                                                                                                                        Placements with
           Bank Indonesia                                                                                                                                                                     Bank Indonesia
           dan bank lain                             --                      --      450.000.000.000                         --                         --                       --           and other banks
         Efek-efek                                   --                      --    1.725.572.234.540                         --         5.017.396.961.630                        --        Marketable securities
         Kredit yang diberikan         938.336.841.746       6.045.571.564.107       953.287.380.432         1.203.535.174.739                          --                       --                       Loans
         Jumlah aset keuangan         1.100.144.650.993      6.045.571.564.107     3.128.859.614.972         1.203.535.174.739          5.017.396.961.630           471.749.063.588         Total financial assets

         LIABILITAS KEUANGAN                                                                                                                                                            FINANCIAL LIABILITIES
         Simpanan nasabah             1.478.846.370.231                      --    7.703.338.490.892          331.905.203.452               4.899.045.552                        --     Deposits from customers
         Simpanan dari bank lain             46.886.818                      --      300.000.000.000                        --                          --                       --    Deposits from other banks
         Jumlah liabilitas keuangan   1.478.893.257.049                      --    8.003.338.490.892          331.905.203.452               4.899.045.552                        --       Total financial liabilities
         Gap repricing suku bunga     (378.748.606.056)      6.045.571.564.107    (4.874.478.875.920)         871.629.971.287           5.012.497.916.078           471.749.063.588   Interest rate repricing gap




                                                                                      106
Page 679
PT ALLO BANK INDONESIA TBK                                                                                                 PT ALLO BANK INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                                                   NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan)                                                                                                                                       (Continued)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir                                                                                                          For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024                                                                                          December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)                                                           (In full of Rupiah, unless otherwise stated)


                                                                                                     2024
                                           Suku Bunga Mengambang/
                                             Floating Interest Rate                                Suku Bunga Tetap/Fixed Interest Rate

                                                                                                                                                               Tidak dikenakan bunga/
                                                                                                               > 3 bulan -
                                                                                                                                                                Non-interest bearing
                                                                                                                 1 tahun/
                                       < 3 bulan/             > 3 bulan/              < 3 bulan/               > 3 month -                > 1 tahun/
                                      < 3 months             > 3 months              < 3 months                   1 year                   > 1 year
         ASET KEUANGAN                                                                                                                                                                       FINANCIAL ASSETS
                                                                                                                                                                                              Current account with
         Giro pada Bank Indonesia      234.891.975.965                       --                      --                       --                          --                       --           Bank Indonesia
                                                                                                                                                                                              Current account with
         Giro pada bank lain             55.886.046.531                      --                      --                       --                          --                       --               other banks
         Penempatan pada                                                                                                                                                                          Placements with
           Bank Indonesia                                                                                                                                                                       Bank Indonesia
           dan bank lain                             --                      --      2.649.927.104.595                        --                          --                       --           and other banks
         Efek-efek                                   --                      --                      --                       --          2.847.269.591.360                        --        Marketable securities
         Kredit yang diberikan         340.891.668.107       5.890.747.808.889         104.679.923.418          347.999.942.189             793.715.189.511                        --                       Loans
         Jumlah aset keuangan          631.669.690.603       5.890.747.808.889       2.754.607.028.013          347.999.942.189           3.640.984.780.871                        --         Total financial assets

         LIABILITAS KEUANGAN                                                                                                                                                              FINANCIAL LIABILITIES
         Simpanan nasabah              778.608.031.516                       --      5.162.265.229.939          151.564.533.040               2.680.242.538                        --     Deposits from customers
         Simpanan dari bank lain         5.224.465.439                       --                     52                        --                          --                       --    Deposits from other banks
         Jumlah liabilitas keuangan    783.832.496.955                       --      5.162.265.229.991          151.564.533.040               2.680.242.538                        --       Total financial liabilities
         Gap repricing suku bunga     (152.162.806.352)      5.890.747.808.889      (2.407.658.201.978)         196.435.409.149           3.638.304.538.333                        --   Interest rate repricing gap



     b. Analisis sensitivitas                                                                               b. Sensitivity analysis
        Berdasarkan laporan repricing gap, Bank                                                                Based on repricing gap report, the Bank
        melakukan analisis sensitivitas terhadap                                                               conducts a sensitivity analysis to each
        setiap perubahan (naik atau turun) suku                                                                interest rate change (increase or
        bunga secara paralel sebesar 4% (empat                                                                 decrease) in parallel of 4% (four percent),
        persen), dengan asumsi:                                                                                with the following assumptions:
        • Perubahan suku bunga komponen                                                                        • The changes in interest rates on asset
            aset sama besar dengan perubahan                                                                       components equal to the liability
            suku bunga komponen liabilitas; dan                                                                    component changes in interest rates;
                                                                                                                   and
         •      Perubahan yang sama besar untuk                                                                • The simillar changes for each length of
                setiap jangka waktu pada yield curve                                                               time on the yield curve (parallel yield
                (parallel yield curve movement).                                                                   curve movement).

         Analisis sensitivitas ini dilakukan secara                                                                 This sensitivity analysis was carried out on
         berkala setiap bulan untuk kepentingan                                                                     a regular basis every month for the benefit
         ALCO.      Tabel    berikut    menunjukkan                                                                 of ALCO. The following table shows the
         sensitivitas atas kemungkinan perubahan                                                                    sensitivity to the possibility of changes in
         tingkat suku bunga pasar, dengan variabel                                                                  market interest rates, with other variables
         lain dianggap tetap, terhadap pendapatan                                                                   held constant, to the net interest income:
         bunga neto:

                                                                                  2025                                2024


         Penurunan pendapatan bunga neto                                                                                                                       Decrease on net interest income
          karena kenaikan suku bunga 4%                                                                                                                            due to parallel increase 4%
          secara paralel                                                   (52.977.174.215)                     (17.607.385.638)                                                of interest rate
         Kenaikan pendapatan bunga neto                                                                                                                         Increase on net interest income
          karena penurunan suku bunga 4%                                                                                                                          due to parallel decrease 4%
          secara paralel                                                     52.977.174.215                       17.607.385.638                                                of interest rate


         Bank melakukan pengukuran risiko suku                                                                      The Bank measures interest rate risk by
         bunga dengan menggunakan metodologi                                                                        using method that can identify interest rate
         yang dapat mengidentifikasi risiko suku                                                                    risk from portfolio of asset and liabilities
         bunga dari portofolio aset dan liabilitas                                                                  that sensitive to the change of interest
         yang sensitif terhadap perubahan suku                                                                      rate.
         bunga.



                                                                                         107
Page 680
PT ALLO BANK INDONESIA TBK                                                          PT ALLO BANK INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                            NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan)                                                                                                (Continued)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir                                                                   For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024                                                   December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)                    (In full of Rupiah, unless otherwise stated)


         Pemantauan atas eksposur Bank terhadap                             Monitoring of the Bank’s exposure to
         risiko pasar dilakukan oleh Asset and                              market risk is performed by Asset and
         Liability Committee (ALCO) dengan                                  Liability Committee (ALCO) by controlling
         melakukan pengendalian (Asset and                                  (Asset and Liability Management (ALMA)
         Liability  Management      (ALMA)  atas                            the market risk exposure in a parameter
         eksposur risiko pasar dalam parameter                              that can be accepted as well as
         yang dapat diterima serta memaksimalkan                            maximizing rate of return of the risk.
         tingkat pengembalian atas risiko.
         Untuk tahun yang berakhir 31 Desember                              For the year’s ended December 31, 2025
         2025 dan 2024 profil risiko pasar Bank                             and 2024 rating of the Bank’s market risk
         berada pada peringkat 2 (dua).                                     profile is 2 (two).
     c. Excess modal Bank                                             c. The Bank’s excess capital
        Perhitungan excess modal Bank dilakukan                          The calculation of the Bank’s excess
        dengan menghitung modal bank secara                              capital is conducted by calculating the
        total dan menguranginya dengan 9,90%                             Bank’s total capital and reduce with 9,90%
        dari total ATMR (Kredit + Pasar +                                of the total risk weighted assets (RWA)
        Operasional). Excess modal ini yang                              (Credit + Market + Operational). This
        kemudian dibagi terhadap masing-masing                           excess capital is then divided by the
        risiko pasar nilai tukar dan suku bunga                          respective     market      exchange     risk
        untuk melihat berapa besar kemampuan                             and interest rate risk to measure
        coverage modal Bank (diluar regulatory                           the     Bank’s       capital-coverage-ability
        requirement) apabila terjadi kerugian                            (exclude regulatory requirement) in the
        sebesar risiko yang telah dihitung.                              event of loss of the amount to the risk that
                                                                         has been calculated
         Tabel dibawah ini menunjukkan excess                               The table below shows the Bank's excess
         modal Bank (tidak diaudit)                                         capital (unaudited).

                                       Jumlah Modal/       9,90%*Total ATMR /   Excess Modal/
                                        Total Capital       9,90%*Total RWA     Excess Capital

         2025 - Desember               7,479,453,000,000    1,011,210,513,000   6,468,242,487,000            2025 - December
         2024 - Desember               7,188,188,000,000      861,768,542,250   6,326,419,457,750            2024 - December

     Risiko Likuiditas                                                Liquidity Risk
     Risiko likuiditas muncul sebagai akibat dari                     Liquidity risk arises as a result of the structural
     mismatch struktur aset dan liabilitas Bank.                      mismatch of assets and liabilities of the Bank.
     Bank mengelola risiko likuiditas untuk                           The Bank manages liquidity risk to ensure the
     memastikan kemampuan dalam memenuhi                              ability to meet obligations to customers or
     liabilitas kepada nasabah atau pihak lawan                       counterparty when due by keeping and
     yang jatuh tempo dengan menjaga dan                              maintaining the amount of liquid assets
     mempertahankan jumlah aset likuid yang                           sufficient to pay the deposits from customers, to
     cukup untuk membayar simpanan para                               provide funds for lending, to supply of liquidity
     nasabah, penyediaan dana dalam rangka                            for operations, and to keep the amount of
     pemberian kredit, pemenuhan kebutuhan                            assets that matured in each period can cover
     likuiditas operasional, dan menjaga agar                         the amount of matured liabilities.
     jumlah aset yang jatuh tempo pada setiap
     periode dapat menutupi jumlah liabilitas yang
     jatuh tempo.

     Pengelolaan likuiditas Bank dilakukan dengan                     The Bank's liquidity management is conducted
     mengalokasikan penempatan dana pada                              by allocating the placement of funds in the
     Cadangan      Utama     (Primary    Reserve),                    Primary Reserve, Secondary Reserve, and
     Cadangan Sekunder (Secondary Reserve),                           Tertiary Reserve in accordance with the
     dan Cadangan Tertier (Tertiary Reserve)                          specified criteria and limits. The function of the
     sesuai dengan kriteria dan limit yang                            overall management of liquidity is conducted by

                                                           108
Page 681
PT ALLO BANK INDONESIA TBK                                                                                        PT ALLO BANK INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                                          NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan)                                                                                                                              (Continued)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir                                                                                                 For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024                                                                                 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)                                                  (In full of Rupiah, unless otherwise stated)


     ditetapkan. Fungsi pengelolaan kebutuhan                                                    ALCO and operationally by the Treasury
     likuiditas secara keseluruhan dilakukan oleh                                                Division.
     ALCO dan secara operasional oleh Divisi
     Treasuri.

     Bank melakukan pengukuran risiko likuiditas                                                 The Bank measures liquidity risk using
     dengan menggunakan perkiraan arus kas,                                                      estimated cash flows, maturity profile, and
     maturity profile, dan rasio likuiditas.                                                     liquidity risk.

     Dalam pengukuran tersebut juga dilakukan                                                    The measurements also perform stress testing
     stress testing untuk rangka mengetahui tingkat                                              in order to determine the level of Bank's ability
     kemampuan Bank dalam menghadapi tekanan                                                     in facing liquidity pressures in unusual market
     likuiditas pada kondisi pasar yang tidak                                                    conditions.
     normal.

     Untuk mengantisipasi meningkatnya risiko                                                    To anticipate the increasing liquidity risk, the
     likuiditas, upaya pengelolaan secondary                                                     Bank's secondary reserve management is
     reserve Bank dilaksanakan dengan lebih hati-                                                undertaken more carefully in line with the Loan
     hati sejalan dengan kondisi Loan to Funding                                                 to Funding Ratio (LFR) so that the overall
     Ratio (LFR) sehingga kondisi likuiditas secara                                              liquidity conditions can be maintained and
     keseluruhan dapat      tetap terjaga       dan                                              controlled.
     terkendali.

     Untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2025                                                  For the year ended December 31, 2025 and
     dan 2024, profil risiko likuiditas Bank berada                                              2024, rating of the Bank’s liquidity risk profile 2
     pada peringkat 2 (dua).                                                                     (two).

     Tabel berikut menyajikan arus kas kontraktual                                               The following table presents the cash flows
     yang tidak didiskontokan dari liabilitas                                                    from the contractual undiscounted financial
     keuangan dan rekening administratif Bank                                                    liabilities and the Bank’s administrative
     berdasarkan periode tersisa sampai dengan                                                   accounts based on the period remaining until
     tanggal jatuh tempo kontraktual.                                                            the contractual maturity date.
                                                                                          2025
                                                                                                             > 3 bulan -
                                                                Sampai dengan                                 1 tahun/
                                           Nilai tercatat/         1 bulan/           > 1 - 3 bulan/        > 3 months -        > 1 - 5 tahun/
                                          Carrying amount        Until 1 month       > 1 - 3 months            1 year           > 1 - 5 years

     Liabilitas Keuangan                                                                                                                                   Financial Liabilities
     Simpanan nasabah                       9.518.989.110.127   8.474.453.072.287     707.731.788.836        331.905.203.452       4.899.045.552        Deposits from customer
     Simpanan bank lain                       300.046.886.818     300.046.886.818                   --                     --                  --     Deposits from other banks
     Efek-efek yang dijual dengan janji                                                                                                                    Securities sold under
       dibeli kembali                         754.055.951.480    754.055.951.480                       --                  --                    --   repurchased agreement
     Bunga yang masih harus dibayar            39.875.423.504     39.875.423.504                       --                  --                    --           Accrued interests
     Liabilitas lain-lain                      19.111.644.252     19.111.644.252                       --                  --                    --               Other liabilities
     Jumlah                                10.632.079.016.181   9.587.542.978.341     707.731.788.836        331.905.203.452       4.899.045.552                             Total


     Rekening Administratif                                                                                                                           Administrative Accounts
     Fasilitas nasabah yang belum
       digunakan                            3.361.505.240.280    767.183.258.337                       --   1.244.629.771.237   1.349.692.210.706               Unused facilities
     Jumlah                                 3.361.505.240.280    767.183.258.337                       --   1.244.629.771.237   1.349.692.210.706                            Total




                                                                                    109
Page 682
PT ALLO BANK INDONESIA TBK                                                                                                         PT ALLO BANK INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                                                           NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan)                                                                                                                                               (Continued)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir                                                                                                                  For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024                                                                                                  December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)                                                                   (In full of Rupiah, unless otherwise stated)


                                                                                                         2024
                                                                                                                                 > 3 bulan -
                                                                            Sampai dengan                                         1 tahun/
                                                 Nilai tercatat/               1 bulan/                > 1 - 3 bulan/           > 3 months -                  > 1 - 5 tahun/
                                                Carrying amount              Until 1 month            > 1 - 3 months               1 year                     > 1 - 5 years

     Liabilitas Keuangan                                                                                                                                                                   Financial Liabilities
     Simpanan nasabah                              6.095.118.037.033         4.805.199.710.003        1.135.673.551.452             151.564.533.040              2.680.242.538          Deposits from customer
     Simpanan bank lain                                5.224.465.439             5.224.465.439                        --                          --                         --       Deposits from other banks
     Efek-efek yang dijual dengan janji                                                                                                                                                    Securities sold under
       dibeli kembali                                286.521.752.188          286.521.752.188                           --                          --                         --     repurchased agreement
     Bunga yang masih harus dibayar                   15.674.141.519           15.674.141.519                           --                          --                         --             Accrued interests
     Liabilitas lain-lain                             37.886.478.380           37.886.478.380                           --                          --                         --                 Other liabilities
     Jumlah                                        6.440.424.874.559         5.150.506.547.529        1.135.673.551.452             151.564.533.040              2.680.242.538                                Total


     Rekening Administratif                                                                                                                                                          Administrative Accounts
     Fasilitas nasabah yang belum
       digunakan                                   2.337.457.472.020         1.498.387.478.307                          --          152.115.983.932           686.954.009.781                    Unused facilities
     Jumlah                                        2.337.457.472.020         1.498.387.478.307                          --          152.115.983.932           686.954.009.781                                 Total




     Tabel analisis likuiditas (sisa jangka waktu                                                                 Table of liquidity analysis remaining (maturity
     jatuh tempo) dari aset dan liabilitas Bank pada                                                              time) as at December 31, 2025 and 2024:
     tanggal 31 Desember 2025 dan 2024:

                                                                                                       2025
                                                                                                                     Jatuh tempo/Maturity
                                                                                        Sampai
                                                                                        dengan
                                               Saldo/           Lain-lain/              1 tahun/                1 - 2 tahun/             2 - 5 tahun/             > 5 tahun/
                                              Amount             Others                Until 1 year             1 - 2 years              2 - 5 years              > 5 years

     ASET KEUANGAN                                                                                                                                                                             FINANCIAL ASSETS
     Kas                                       2.571.705.700                    --         2.571.705.700                       --                        --                    --                               Cash
                                                                                                                                                                                                Current account with
     Giro pada Bank Indonesia               471.749.063.588                     --       471.749.063.588                       --                        --                    --                  Bank Indonesia
     Giro pada bank lain                    163.206.189.820                     --       163.206.189.820                       --                        --                    --   Current account with other banks
     Penempatan pada Bank Indonesia                                                                                                                                                           Placements with Bank
       dan bank lain                         450.000.000.000                    --       450.000.000.000                       --                      --                      --       Indonesia and other banks
     Efek-efek                             7.539.264.196.170                    --     1.725.572.234.540                       --        274.807.050.000       5.538.884.911.630               Marketable securities
     Efek-efek yang dibeli dengan janji                                                                                                                                                  Securities purchased under
       dijual kembali                        288.657.110.000                    --       288.657.110.000                      --                       --                      --                 resell agreement
     Kredit yang diberikan                 9.140.730.961.024                    --     3.011.310.836.295         66.614.583.336        1.288.228.599.636       4.774.576.941.757                               Loans
     Pendapatan bunga yang
       masih akan diterima                  164.263.441.739    164.263.441.739                          --                     --                        --                    --                Interest receivables
     Aset lain-lain                          92.175.691.512     92.175.691.512                          --                     --                        --                    --                       Other assets
     Jumlah aset                          18.312.618.359.553   256.439.133.251         6.113.067.139.943         66.614.583.336        1.563.035.649.636      10.313.461.853.387                        Total assets



     LIABILITAS KEUANGAN                                                                                                                                                                   FINANCIAL LIABILITIES
     Liabilitas segera                       237.400.187.955                    --       237.400.187.955                      --                         --                    --       Obligations due Immediately
     Giro                                    540.588.332.347                    --       540.588.332.347                      --                         --                    --                  Current accounts
     Tabungan                                938.258.037.884                    --       938.258.037.884                      --                         --                    --                   Saving deposits
     Deposito berjangka                    8.040.142.739.896                    --     8.035.243.694.344          4.899.045.552                          --                    --                     Time deposits
     Simpanan dari bank lain                 300.046.886.818                    --       300.046.886.818                      --                         --                    --        Deposits from other banks
     Efek-efek yang dijual dengan                                                                                                                                                              Securities sold under
       janji dibeli kembali                 754.055.951.480                     --       754.055.951.480                       --                        --                    --         repurchased agreement
     Bunga yang masih harus dibayar          39.875.423.504                     --        39.875.423.504                       --                        --                    --                  Accrued interests
     Liabilitas lain-lain                    19.111.644.252        19.111.644.252                      --                      --                        --                    --                    Other liabilities
     Jumlah liabilitas                    10.869.479.204.136       19.111.644.252     10.845.468.514.332          4.899.045.552                          --                    --                    Total liabilities
     Jumlah aset (liabilitas)                                                                                                                                                                 Total financial assets
       keuangan - neto                     7.443.139.155.417   237.327.488.999        (4.732.401.374.389)        61.715.537.784        1.563.035.649.636      10.313.461.853.387                 (liabilities) - net




                                                                                                 110
Page 683
PT ALLO BANK INDONESIA TBK                                                                                             PT ALLO BANK INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                                               NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan)                                                                                                                                   (Continued)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir                                                                                                      For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024                                                                                      December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)                                                       (In full of Rupiah, unless otherwise stated)


                                                                                             2024
                                                                                                         Jatuh tempo/Maturity
                                                                               Sampai
                                                                               dengan
                                           Saldo/          Lain-lain/          1 tahun/             1 - 2 tahun/         2 - 5 tahun/          > 5 tahun/
                                          Amount            Others            Until 1 year          1 - 2 years          2 - 5 years           > 5 years

     ASET KEUANGAN                                                                                                                                                           FINANCIAL ASSETS
     Kas                                   1.955.245.700                 --      1.955.245.700                     --                   --                   --                               Cash
                                                                                                                                                                              Current account with
     Giro pada Bank Indonesia           234.891.975.965                  --    234.891.975.965                     --                   --                   --                  Bank Indonesia
     Giro pada bank lain                 55.830.160.485                  --     55.830.160.485                     --                   --                   --   Current account with other banks
     Penempatan pada Bank Indonesia                                                                                                                                         Placements with Bank
       dan bank lain                   2.649.927.104.595                 --   2.649.927.104.595                    --                   --                   --       Indonesia and other banks
     Efek-efek                         2.847.269.591.360                 --   1.764.382.591.360                    --                   --   1.082.887.000.000               Marketable securities
     Efek-efek yang dijual dengan                                                                                                                                             Securities sold under
       janji dibeli kembali              288.657.110.000                 --     288.657.110.000                   --                    --                   --          repurchased agreement
     Kredit yang diberikan             7.478.034.532.114                 --   2.260.841.541.773     937.198.500.487     3.255.823.851.893    1.024.170.637.961                               Loans
     Pendapatan bunga yang
       masih akan diterima               53.347.876.982     53.347.876.982                   --                    --                   --                   --                Interest receivables
     Aset lain-lain                      91.856.012.092     91.856.012.092                   --                    --                   --                   --                       Other assets
     Jumlah aset                      13.701.769.609.293   145.203.889.074    7.256.485.729.878     937.198.500.487     3.255.823.851.893    2.107.057.637.961                        Total assets



     LIABILITAS KEUANGAN                                                                                                                                                 FINANCIAL LIABILITIES
     Liabilitas segera                   199.060.602.051                 --     199.060.602.051                   --                    --                   --       Obligations due Immediately
     Giro                                 85.335.979.606                 --      85.335.979.606                   --                    --                   --                  Current accounts
     Tabungan                            693.272.051.910                 --     693.272.051.910                   --                    --                   --                   Saving deposits
     Deposito berjangka                5.316.510.005.517                 --   5.313.829.762.979       2.680.242.538                     --                   --                     Time deposits
     Simpanan dari bank lain               5.224.465.439                 --       5.224.465.439                   --                    --                   --        Deposits from other banks
     Efek-efek yang dijual dengan                                                                                                                                            Securities sold under
       janji dibeli kembali             286.521.752.188                  --    286.521.752.188                     --                   --                   --         repurchased agreement
     Bunga yang masih harus dibayar      15.674.141.519                  --     15.674.141.519                     --                   --                   --                  Accrued interests
     Liabilitas lain-lain                37.886.478.380     37.886.478.380                   --                    --                   --                   --                    Other liabilities
     Jumlah liabilitas                 6.639.485.476.610    37.886.478.380    6.598.918.755.692       2.680.242.538                     --                   --                    Total liabilities
     Jumlah aset (liabilitas)                                                                                                                                               Total financial assets
       keuangan - neto                 7.062.284.132.683   107.317.410.694     657.566.974.186      934.518.257.949     3.255.823.851.893    2.107.057.637.961                 (liabilities) - net




     Risiko Operasional                                                                               Operational Risk
     Risiko operasional adalah risiko yang                                                            Operational risk is the risk which is caused by
     disebabkan adanya ketidakcukupan dan/atau                                                        insufficiency and/or disfunction of internal
     tidak berfungsinya proses internal (kebijakan,                                                   process (policy, system and procedure), system
     sistem dan prosedur), kesalahan sistem,                                                          error, human error, or external problem, which
     kesalahan manusia, atau adanya problem                                                           influences the Bank’s operation. To minimize
     eksternal yang mempengaruhi operasional                                                          operational risks in each functional activity, the
     Bank. Untuk meminimalisasi risiko operasional                                                    Bank formulates policies and procedures and
     pada setiap aktivitas fungsional, maka Bank                                                      limits that are designated for intensive
     menyusun kebijakan dan prosedur serta                                                            monitoring of operational losses risk in all
     penetapan limit yang ditujukan untuk                                                             aspects of the Bank’s operations.
     memantau secara intensif kerugian risiko
     operasional pada seluruh aspek operasional
     Bank.

     Untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2025                                                       For the year ended December 31, 2025 and
     dan 2024, profil risiko operasional Bank                                                         2024, rating of the Bank’s operational risk
     masing-masing berada pada peringkat 2 (dua).                                                     profile is 2 (two), respectively.

     Penerapan Risk and Control Self Assessment                                                       Risk and Control Self Assessment (RCSA)
     (RCSA) pada seluruh satuan kerja di Bank                                                         implementation on all working unit in the Bank
     ditujukan untuk membantu satuan kerja                                                            is intended to help the working unit as a first
     sebagai langkah pertahanan awal (first line of                                                   line of defense in identifying and measuring
     defense)      dalam    mengidentifikasi    dan                                                   operational risk independently on functional
     mengukur       secara   independent      risiko                                                  activities,  monitoring     and     determining
     operasional pada aktivitas fungsionalnya,                                                        improvement steps or future action.
     melakukan      pemantauan    dan     penetuan
     langkah-langkah perbaikan atau rencana
     tindak lanjut kedepan.




                                                                                       111
Page 684
PT ALLO BANK INDONESIA TBK                                                   PT ALLO BANK INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                     NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan)                                                                                         (Continued)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir                                                            For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024                                            December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)             (In full of Rupiah, unless otherwise stated)


     Satuan Kerja Manajemen Risiko (SKMR)                       Risk Management Unit (SKMR) as second line
     sebagai second line of defense bertanggung                 of defense responsible on improving and
     jawab dalam melakukan pengembangan dan                     implementing policies/procedures, supervision,
     pengimplementasian           kebijakan/prosedur,           assessment, and monitoring risk management
     pengawasan, pengkajian, dan melakukan                      process as guidance in implementation risk
     pemantauan proses manajemen risiko sebagai                 management and support operational units in
     pedoman dalam penerapan manajemen risiko                   improving the consideration and compliance to
     dengan mendukung satuan kerja operasional                  management risk principle. It is also conducted
     dalam mengembangkan kepedulian dan                         by utilizing the assessment result of the Internal
     kepatuhan         terhadap         prinsip-prinsip         Audit      unit   (SKAI)      on  the     process
     manajemen risiko. Hal itu dilakukan pula                   implementation consistency and the adequacy
     dengan     memanfaatkan        hasil    penilaian          of internal control on risk implementation.
     terhadap konsistensi pelaksanaan proses dan
     kecukupan pengendalian internal dalam
     penerapan risiko yang dilakukan oleh Satuan
     Kerja Audit Internal (SKAI).

     Risiko Lainnya                                             Other Risks
     1. Risiko kepatuhan merupakan risiko yang                  1. Compliance risk is a risk that arises
         disebabkan akibat Bank tidak mematuhi                     because the Bank does not comply with
         ketentuan perundang-undangan yang                         legislation implementation. The Bank
         berlaku. Bank mengelola risiko kepatuhan                  manages compliance risk by performing a
         dengan melakukan penelaahan secara                        comprehensive          review    to     ensure
         komprehensif        untuk        memastikan               comformity with standard operating policy
         kesesuaian kebijakan standar operasi dan                  and procedure and development of new
         prosedur serta pengembangan produk                        product       with      external    regulation.
         baru dengan peraturan eksternal. Satuan                   Compliance        unit     has   implemented
         kerja kepatuhan telah melaksanakan                        assessment,        in    order   to    prevent
         pengkajian dalam rangka mencegah                          irregularities to the applicable legislation
         penyimpangan        terhadap       peraturan              and the other regulation, including:
         perundangan-undangan dan ketentuan
         lain yang berlaku meliputi tindakan:
         • Mewujudkan terlaksananya budaya                          •   Realizing the implementation           of
              kepatuhan pada semua tingkatan                            compliance culture in all organization
              organisasi dan kegiatan usaha Bank;                       and business level in the Bank;
         • Mengelola risiko kepatuhan yang                          •   Managing compliance risks that faced
              dihadapi    oleh      Bank,    tindakan                   by      the Bank, compliance risk
              mengelola        risiko      kepatuhan                    management actions implemented by
              dilaksanakan dengan mengacu pada                          referring to Bank Indonesia’s regulation
              ketentuan Bank Indonesia mengenai                         regarding     risk   management       for
              manajemen risiko bagi bank umum;                          commercial banks;
         • Memastikan kepatuhan Bank terhadap                       •   Ensuring the Bank's compliance with
              komitmen yang dibuat oleh Bank                            the commitments made by the Bank to
              kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK)                       the Financial Services Authority (OJK)
              dan atau otoritas pengawas lain yang                      and/or other supervisory authority.
              berwenang.

         Untuk    tahun-tahun yang     berakhir                     For the years ended December 31, 2025
         31 Desember 2025 dan 2024, profil risiko                   and 2024, rating of the Bank’s compliance
         kepatuhan Bank berada pada peringkat                       risk profile are 2 (two).
         2 (dua).




                                                          112
Page 685
PT ALLO BANK INDONESIA TBK                                                PT ALLO BANK INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                  NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan)                                                                                      (Continued)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir                                                         For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024                                         December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)          (In full of Rupiah, unless otherwise stated)


     2. Risiko hukum adalah risiko yang                      2. Legal risk is a risk which is caused by the
        disebabkan oleh adanya kelemahan aspek                  weakness of juridical aspect, such as
        yuridis, yang antara lain berupa tuntutan               lawsuits, lack of supporting legislation or
        hukum, ketiadaan peraturan perundang-                   the     weakness     in   engagement     as
        undangan      yang     mendukung     atau               unfulfillment of legitimate contract terms
        kelemahan      perikatan   seperti  tidak               and imperfect binding collateral.
        terpenuhinya syarat sah kontrak dan
        pengikatan agunan yang tidak sempurna.

         Bank mengelola risiko hukum dengan                      The Bank manages legal risk by ensuring
         memastikan      seluruh    aktivitas    dan             all activities and relationship of business
         hubungan kegiatan usaha Bank dengan                     activities of the Bank with third parties
         pihak ketiga didasarkan pada aturan dan                 based on the regulation and requirements
         persyaratan yang dapat melindungi                       that can protect the Bank in terms of the
         kepentingan Bank dari segi hukum melalui:               law through:
         • Peninjauan secara berkala dengan                      • Periodic reviews to ensure that all
             memastikan seluruh aktivitas dan                         activities and relationship of business
             hubungan kegiatan usaha Bank                             activities of the Bank with third parties
             dengan pihak ketiga didasarkan pada                      based on the rules and requirements
             aturan dan persyaratan yang dapat                        that can protect the interests of the
             melindungi kepentingan Bank dari segi                    Bank in terms of the law;
             hukum;
         • Pengembangan budaya kepatuhan                         •   Development of compliance culture
             dan kepedulian terhadap risiko hukum                    and awareness to legal risks to all
             kepada seluruh pegawai pada setiap                      employees at every level of the
             jenjang        organisasi        secara                 organization sustainably.
             berkelanjutan.

         Untuk    tahun-tahun    yang     berakhir               For the years ended December 31, 2025
         31 Desember 2025 dan 2024, profil hukum                 and 2024, rating of the Bank’s legal risk
         Bank berada pada peringkat 2 (dua).                     profile is 2 (two).

     3. Risiko reputasi adalah risiko yang antara            3. Reputation risk is a risk that caused by
        lain disebabkan oleh adanya publikasi                   negative publicity related to the business
        negatif yang terkait dengan kegiatan                    activities of the Bank or negative
        usaha Bank atau persepsi negatif terhadap               perceptions to the Bank. Reputation risk
        Bank. Identifikasi risiko reputasi dilakukan            identification performed on the factor of
        pada faktor-faktor risiko yang melekat                  inherent risk in the functional activities that
        pada aktivitas fungsional yang mencakup                 include        transparency       (disclosure
        keterbukaan (disclosure requirement),                   requirement), customer complaints to the
        keluhan nasabah terhadap pelayanan                      Bank’s services, behavior of the Bank's
        Bank, perilaku karyawan Bank dalam                      employees in serving customers and
        melayani nasabah dan sistem komunikasi                  communication systems of the Bank and
        Bank serta seluruh aktivitas perbankan.                 the whole banking system.

         Untuk    tahun-tahun  yang    berakhir                  For the years ended December 31, 2025
         31 Desember 2025 dan 2024, profil risiko                and 2024, rating of the Bank’s reputation
         reputasi Bank berada pada peringkat 2                   risk profile is 2 (two).
         (dua).




                                                       113
Page 686
PT ALLO BANK INDONESIA TBK                                                                                                                PT ALLO BANK INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                                                                  NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan)                                                                                                                                                      (Continued)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir                                                                                                                         For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024                                                                                                         December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)                                                                          (In full of Rupiah, unless otherwise stated)


     4. Risiko strategis adalah risiko antara lain                                                                        4. Strategic risk is the risk caused by the
        disebabkan adanya penetapan dan                                                                                      establishment and implementation from
        pelaksanaan strategi Bank yang tidak                                                                                 inaccurate Bank's strategy, business plan
        tepat, pengambilan keputusan rencana                                                                                 decision-making that is not fixed or lack of
        bisnis yang tidak tetap atau kurang                                                                                  the Bank’s responsiveness to external
        responsifnya Bank terhadap perubahan                                                                                 changes. Management of strategic risk
        eksternal. Pengelolaan risiko strategis                                                                              through the consideration and decision-
        melalui    proses    pertimbangan      dan                                                                           making process of each policy collectively
        pengambilan keputusan setiap kebijakan                                                                               and comprehensively by the Board of
        secara kolektif dan komprehensif oleh                                                                                Directors and Committees that have been
        Direksi dan Komite-komite yang telah                                                                                 set up and monitoring the realization of
        dibentuk    serta   memantau      realisasi                                                                          strategic plan by comparing the target to be
        rencana strategis dengan membandingkan                                                                               achieved and ensure that the risk that
        target yang akan dicapai dan memastikan                                                                              retrieved is still within tolerance limit.
        bahwa risiko yang akan diambil masih
        dalam batas toleransi.

             Untuk     tahun-tahun yang    berakhir                                                                               For the years ended December 31, 2025
             31 Desember 2025 dan 2024, profil risiko                                                                             and 2024, rating of the Bank’s strategic
             strategis Bank berada pada peringkat                                                                                 risk profile is 2 (two).
             2 (dua).


42. Aset Dan Liabilitas Keuangan                                                                                   42. Financial Assets And Liabilities
                                                                                                               2025
                                                                                           Aset keuangan
                                                                                           pada nilai wajar
                                                                                                melalui
                                                                                             penghasilan
                                           Aset keuangan                                    komprehensif
                                          pada nilai wajar         Aset keuangan                  lain/                 Liabilitas
                                               melalui                pada biaya              Financial                 keuangan
                                           laba atau rugi/            perolehan                  assets               diamortisasi/        Jumlah nilai
                                          Financial assets           diamortisasi/           at fair value              Financial            tercatat/          Jumlah nilai
                                            at fair value             Financial             through other               liabilities            Total              wajar/
                                              through                   assets             comprehensive              at amortized          carrying             Total fair
                                            profit or loss        at amortized cost             income                     cost              amount               value

     Aset                                                                                                                                                                                                 Assets
     Kas                                                     --          2.571.705.700                        --                      --        2.571.705.700        2.571.705.700                          Cash
                                                                                                                                                                                             Current account with
     Giro pada Bank Indonesia                                --        471.749.063.588                        --                      --     471.749.063.588      471.749.063.588                Bank Indonesia
                                                                                                                                                                                             Current account with
     Giro pada bank lain                                     --        163.369.559.380                        --                      --     163.369.559.380      163.369.559.380                   other banks
     Penempatan pada                                                                                                                                                                             Placements with
      Bank Indonesia                                                                                                                                                                             Bank Indonesia
      dan Bank lain                                          --        450.000.000.000                        --                      --     450.000.000.000      450.000.000.000               and other banks
     Efek-efek:                                                                                                                                                                            Marketable securities:
      Nilai wajar melalui penghasilan                                                                                                                                                  Fair value through other
        komprehensif lain                                    --                       --    7.539.264.196.170                         --    7.539.264.196.170    7.539.264.196.170    comprehensive income
     Efek-efek yang dibeli dengan janji                                                                                                                                              Securities purchased under
      dijual kembali                                         --        288.948.983.326                        --                      --      288.948.983.326      288.948.983.326          agreement to resell
     Kredit yang diberikan                                   --      9.140.730.961.024                        --                      --    9.140.730.961.024    9.140.730.961.024                         Loans
     Pendapatan bunga yang
      masih akan diterima                                    --        164.263.441.739                        --                      --     164.263.441.739      164.263.441.739            Interest receivables
     Aset lain-lain                                          --         92.175.691.512                        --                      --      92.175.691.512       92.175.691.512                   Other assets
     Jumlah aset keuangan                                    --     10.773.809.406.269      7.539.264.196.170                         --   18.313.073.602.439   18.313.073.602.439        Total financial assets

     Liabilitas                                                                                                                                                                                        Liabilities
     Liabilitas segera                                       --                       --                      --        237.400.187.955      237.400.187.955      237.400.187.955    Obligations due immediately
     Simpanan nasabah:                                                                                                                                                                 Deposits from customers:
       Giro                                                  --                       --                      --         540.588.332.347      540.588.332.347      540.588.332.347             Current accounts
       Tabungan                                              --                       --                      --         938.261.835.828      938.261.835.828      938.261.835.828             Savings deposits
       Deposito                                              --                       --                      --       8.040.142.739.896    8.040.142.739.896    8.040.142.739.896                Time deposits
     Simpanan dari bank lain                                 --                       --                      --         300.046.886.818      300.046.886.818      300.046.886.818     Deposits from other bank
     Efek-efek yang dijual dengan                                                                                                                                                           Securities sold under
       janji dibeli kembali                                  --                       --      754.055.951.480                         --     754.055.951.480      754.055.951.480      repurchased agreement
     Bunga yang masih harus
       dibayar                                               --                       --                      --         39.875.423.504       39.875.423.504       39.875.423.504               Accrued interests
     Liabilitas lain-lain                                    --                       --                      --         19.111.644.252       19.111.644.252       19.111.644.252                 Other liabilities
     Jumlah liabilitas keuangan                              --                       --      754.055.951.480         10.115.427.050.600   10.869.483.002.080   10.869.483.002.080     Total financial liabilities




                                                                                                      114
Page 687
PT ALLO BANK INDONESIA TBK                                                                                                               PT ALLO BANK INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                                                                 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan)                                                                                                                                                     (Continued)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir                                                                                                                        For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024                                                                                                        December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)                                                                         (In full of Rupiah, unless otherwise stated)

                                                                                                               2024
                                                                                           Aset keuangan
                                                                                           pada nilai wajar
                                                                                                melalui
                                                                                             penghasilan
                                           Aset keuangan                                    komprehensif
                                          pada nilai wajar         Aset keuangan                  lain/                 Liabilitas
                                               melalui               pada biaya               Financial                 keuangan
                                           laba atau rugi/           perolehan                   assets               diamortisasi/        Jumlah nilai
                                          Financial assets          diamortisasi/            at fair value              Financial            tercatat/          Jumlah nilai
                                            at fair value            Financial              through other               liabilities            Total              wajar/
                                              through                  assets              comprehensive              at amortized          carrying             Total fair
                                            profit or loss        at amortized cost             income                     cost              amount               value

     Aset                                                                                                                                                                                                 Assets
     Kas                                                     --          1.955.245.700                        --                      --        1.955.245.700        1.955.245.700                          Cash
                                                                                                                                                                                             Current account with
     Giro pada Bank Indonesia                                --        234.891.975.965                        --                      --     234.891.975.965      234.891.975.965                Bank Indonesia
                                                                                                                                                                                             Current account with
     Giro pada bank lain                                     --         55.886.046.531                        --                      --      55.886.046.531       55.886.046.531                   other banks
     Penempatan pada                                                                                                                                                                             Placements with
      Bank Indonesia                                                                                                                                                                             Bank Indonesia
      dan Bank lain                                          --      2.649.927.104.595                        --                      --    2.649.927.104.595    2.649.927.104.595              and other banks
     Efek-efek:                                                                                                                                                                            Marketable securities:
      Nilai wajar melalui penghasilan                                                                                                                                                  Fair value through other
        komprehensif lain                                    --                       --    2.847.269.591.360                         --    2.847.269.591.360    2.847.269.591.360    comprehensive income
     Efek-efek yang dibeli dengan janji                                                                                                                                              Securities purchased under
      dijual kembali                                         --        288.657.110.000                        --                      --      288.657.110.000      288.657.110.000          agreement to resell
     Kredit yang diberikan                                   --      7.478.034.532.114                        --                      --    7.478.034.532.114    7.478.034.532.114                         Loans
     Pendapatan bunga yang
      masih akan diterima                                    --         53.347.876.982                        --                      --      53.347.876.982       53.347.876.982            Interest receivables
     Aset lain-lain                                          --         91.856.012.092                        --                      --      91.856.012.092       91.856.012.092                   Other assets
     Jumlah aset keuangan                                    --     10.854.555.903.979      2.847.269.591.360                         --   13.701.825.495.339   13.701.825.495.339        Total financial assets

     Liabilitas                                                                                                                                                                                        Liabilities
     Liabilitas segera                                       --                       --                      --        199.060.602.051      199.060.602.051      199.060.602.051    Obligations due immediately
     Simpanan nasabah:                                                                                                                                                                 Deposits from customers:
       Giro                                                  --                       --                      --         85.335.979.606        85.335.979.606       85.335.979.606             Current accounts
       Tabungan                                              --                       --                      --        693.272.051.910       693.272.051.910      693.272.051.910             Savings deposits
       Deposito                                              --                       --                      --      5.316.510.005.517     5.316.510.005.517    5.316.510.005.517                Time deposits
     Simpanan dari bank lain                                 --                       --                      --          5.224.465.439         5.224.465.439        5.224.465.439     Deposits from other bank
     Efek-efek yang dijual dengan                                                                                                                                                           Securities sold under
       janji dibeli kembali                                  --                       --      286.521.752.188                         --     286.521.752.188      286.521.752.188      repurchased agreement
     Bunga yang masih harus
       dibayar                                               --                       --                      --         15.674.141.519       15.674.141.519       15.674.141.519               Accrued interests
     Liabilitas lain-lain                                    --                       --                      --         37.886.478.380       37.886.478.380       37.886.478.380                 Other liabilities
     Jumlah liabilitas keuangan                              --                       --      286.521.752.188         6.352.963.724.422     6.639.485.476.610    6.639.485.476.610     Total financial liabilities



     Nilai wajar aset keuangan dan liabilitas                                                                            The fair values of the above financial assets
     keuangan di atas diukur dengan dasar sebagai                                                                        and liabilities are determined based on the
     berikut:                                                                                                            following:
     Aset keuangan                                                                                                       Financial assets
     Nilai wajar aset keuangan lancar (umumnya                                                                           The fair values of financial assets that are
     kurang dari satu tahun) seperti giro pada Bank                                                                      short-term in nature (generally less than one
     Indonesia dan bank lain, penempatan pada                                                                            year) such as current accounts with Bank
     Bank Indonesia dan bank lain, pendapatan                                                                            Indonesia and other banks, placements with
     bunga yang masih akan diterima dan aset lain-                                                                       Bank Indonesia and other banks, interest
     lain adalah sebesar nilai tercatat karena nilai                                                                     receivables and other assets represent their
     tercatat tersebut telah mendekati estimasi nilai                                                                    carrying amounts as these approximates their
     wajarnya.                                                                                                           estimated fair values.
     Estimasi nilai wajar kredit yang diberikan                                                                          The estimated fair value of loans (normally
     (umumnya kredit dengan bunga mengambang)                                                                            floating interest bearing loans) represents the
     merupakan nilai kini dari estimasi arus kas                                                                         present value amount of estimated future cash
     masa depan yang diharapkan akan diterima                                                                            flows expected to be received discounted at
     yang didiskontokan pada suku bunga pasar.                                                                           current market rates.
     Nilai wajar untuk surat berharga hingga jatuh                                                                       The fair values of marketable securities are
     tempo ditetapkan berdasarkan harga pasar                                                                            based on the market prices or broker/dealer
     atau harga kuotasi perantara (broker)/                                                                              price quotations. When this information is not
     pedagang efek (dealer). Jika informasi ini tidak                                                                    available, the fair value is estimated using
     tersedia, nilai wajar diestimasi dengan                                                                             quoted market prices for securities with similar
     menggunakan harga pasar kuotasi efek yang                                                                           credit, maturity and yield characteristics.
     memiliki karakteristik kredit, jatuh tempo dan
     yield yang serupa.
     Liabilitas keuangan                                                                                                 Financial liabilities
     Nilai wajar liabilitas keuangan lancar (biasanya                                                                    The fair values of financial liabilities that are
     kurang dari satu tahun) seperti efek-efek yang                                                                      short-term in nature (generally less than one
     dijual dengan janji dibeli kembali, simpanan                                                                        year) such as securities sold under
     nasabah dan bank lain, bunga yang masih                                                                             repurchased      agreement,    deposits      from

                                                                                                       115
Page 688
PT ALLO BANK INDONESIA TBK                                                                           PT ALLO BANK INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                             NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan)                                                                                                                 (Continued)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir                                                                                    For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024                                                                    December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)                                     (In full of Rupiah, unless otherwise stated)


     harus dibayar dan liabilitas lain-lain adalah                                   customers and other banks, accrued interests
     sebesar nilai tercatat karena nilai tercatat                                    and other liabilities represent their carrying
     tersebut telah mendekati estimasi nilai                                         amounts as these approximates their estimated
     wajarnya.                                                                       fair values.
     Estimasi nilai wajar simpanan tanpa jatuh                                       The estimated fair value of deposits with no
     tempo adalah sebesar jumlah terutang ketika                                     stated maturity is equal to the amount owed
     utang tersebut harus segera dibayar pada saat                                   when the debt must be paid at the time billed.
     ditagih.
     Hierarki nilai wajar                                                            Fair value hierarchy
     PSAK        113,     Pengukuran    nilai     wajar                              PSAK 113, Fair Value Measurements requires
     mensyaratkan            pengungkapan          atas                              disclosure of fair value measurements by level
     pengukuran nilai wajar dengan tingkat hierarki                                  with the following fair value measurement
     nilai wajar sebagai berikut:                                                    hierarchy:
     • Harga kuotasian (tidak disesuaikan) dalam                                     • Quoted prices (unadjusted) in active
           pasar aktif untuk aset atau liabilitas yang                                    markets for identical assets or liabilities
           identik (tingkat 1);                                                           (level 1);
     • Input selain harga kuotasian yang                                             • Inputs other than quoted prices included
           termasuk dalam tingkat 1 yang dapat                                            within level 1 that are observable for the
           diobservasi untuk aset atau liabilitas, baik                                   asset or liability, either directly (as prices)
           secara langsung (misalnya harga) atau                                          or indirectly (as derived from prices)
           secara tidak langsung (misalnya derivasi                                       (level 2); and
           dari harga) (tingkat 2); dan
     • Input untuk aset atau liabilitas yang bukan                                    •     Inputs for the asset or liability that are not
           berdasarkan data pasar yang dapat                                                based on observable market data
           diobservasi (input yang tidak dapat                                              (unobservable inputs) (level 3).
           diobservasi) (tingkat 3).
     Tabel di bawah ini menyajikan instrumen                                         The tables below set out the fair value of
     keuangan yang diakui pada nilai wajar yang                                      financial instruments grouped according to the
     dikelompokkan berdasarkan hierarki nilai                                        fair value hierarcy.
     wajar.
                                                                          2025
                                    Jumlah tercatat/
                                     Total carrying          Level 1/               Level 2/             Jumlah/
                                        amount               Level 1                Level 2               Total



     Aset                                                                                                                                        Assets
     Kas                                 2.571.705.700                   --          2.571.705.700         2.571.705.700                           Cash
     Giro pada                                                                                                                   Current accounts with
       Bank Indonesia                 471.749.063.588                    --       471.749.063.588       471.749.063.588               Bank Indonesia
                                                                                                                                 Current accounts with
     Giro pada bank lain              163.369.559.380                    --       163.369.559.380       163.369.559.380                   other banks
     Penempatan pada                                                                                                                   Placements with
       Bank Indonesia                                                                                                                 Bank Indonesia
       dan bank lain                  450.000.000.000                    --       450.000.000.000       450.000.000.000              and other banks
     Efek-efek:                                                                                                                  Marketable securities:
       Nilai wajar                                                                                                                       Amortized cost
         melalui penghasilan                                                                                                 Fair value through other
         komprehensif lain           7.539.264.196.170    7.539.264.196.170                      --    7.539.264.196.170      comprehensive income
     Efek-efek yang dibeli dengan                                                                                                 Securities purchased
       janji dijual kembali            288.948.983.326     288.948.983.326                       --      288.948.983.326    under agreement to resell
     Kredit yang diberikan           9.140.730.961.024                   --      9.140.730.961.024     9.140.730.961.024                          Loans
     Pendapatan bunga yang
       masih akan diterima            164.263.441.739                    --       164.263.441.739       164.263.441.739             Interest receivables
     Aset lain-lain                    92.175.691.512                    --        92.175.691.512        92.175.691.512                    Other assets
     Jumlah aset keuangan           18.313.073.602.439    7.828.213.179.496   10.484.860.422.943      18.313.073.602.439         Total financial assets


     Liabilitas                                                                                                                               Liabilities
     Liabilitas segera                               --                  --                      --                    --   Obligations due immediately
     Simpanan nasabah                8.641.361.198.368                   --      8.641.361.198.368     8.641.361.198.368       Deposits from customers
     Simpanan dari bank lain                         --                  --                      --                    --    Deposits from other banks
     Efek-efek yang dijual dengan                                                                                                  Securities sold under
       janji dibeli kembali           163.286.692.268                    --       163.286.692.268       163.286.692.268      repurchased agreement
     Bunga yang masih harus
       dibayar                          39.875.423.504                   --         39.875.423.504        39.875.423.504               Accrued interests
     Liabilitas lain-lain               19.111.644.252                   --         19.111.644.252        19.111.644.252                 Other liabilities
     Jumlah liabilitas
       keuangan                      8.863.634.958.392                   --      8.863.634.958.392     8.863.634.958.392      Total financial liabilities




                                                                        116
Page 689
PT ALLO BANK INDONESIA TBK                                                                          PT ALLO BANK INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                            NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan)                                                                                                                (Continued)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir                                                                                   For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024                                                                   December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)                                    (In full of Rupiah, unless otherwise stated)


                                                                         2024
                                    Jumlah tercatat/
                                     Total carrying         Level 1/               Level 2/             Jumlah/
                                        amount              Level 1                Level 2               Total



     Aset                                                                                                                                      Assets
     Kas                                 1.955.245.700                  --          1.955.245.700         1.955.245.700                          Cash
     Giro pada                                                                                                                 Current accounts with
       Bank Indonesia                 234.891.975.965                   --       234.891.975.965       234.891.975.965              Bank Indonesia
                                                                                                                               Current accounts with
     Giro pada bank lain               55.886.046.531                   --         55.886.046.531       55.886.046.531                  other banks
     Penempatan pada                                                                                                                 Placements with
       Bank Indonesia                                                                                                               Bank Indonesia
       dan bank lain                 2.649.927.104.595                  --      2.649.927.104.595     2.649.927.104.595            and other banks
     Efek-efek:                                                                                                                Marketable securities:
       Nilai wajar                                                                                                                     Amortized cost
         melalui penghasilan                                                                                               Fair value through other
         komprehensif lain           2.847.269.591.360   2.847.269.591.360                      --    2.847.269.591.360     comprehensive income
     Efek-efek yang dibeli dengan                                                                                               Securities purchased
       janji dijual kembali            288.657.110.000    288.657.110.000                       --      288.657.110.000   under agreement to resell
     Kredit yang diberikan           7.478.034.532.114                  --      7.478.034.532.114     7.478.034.532.114                         Loans
     Pendapatan bunga yang
       masih akan diterima             53.347.876.982                   --         53.347.876.982       53.347.876.982            Interest receivables
     Aset lain-lain                    91.856.012.092                   --         91.856.012.092       91.856.012.092                   Other assets
     Jumlah aset keuangan           13.701.825.495.339   3.135.926.701.360   10.565.898.793.979      13.701.825.495.339        Total financial assets


     Liabilitas                                                                                                                             Liabilities
     Liabilitas segera                 199.060.602.051                  --        199.060.602.051       199.060.602.051   Obligations due immediately
     Simpanan nasabah                6.095.118.037.033                  --      6.095.118.037.033     6.095.118.037.033      Deposits from customers
     Simpanan dari bank lain             5.224.465.439                  --          5.224.465.439         5.224.465.439    Deposits from other banks
     Efek-efek yang dijual dengan                                                                                                Securities sold under
       janji dibeli kembali           286.521.752.188                   --       286.521.752.188       286.521.752.188     repurchased agreement
     Bunga yang masih harus
       dibayar                         15.674.141.519                   --         15.674.141.519       15.674.141.519               Accrued interests
     Liabilitas lain-lain              37.886.478.380                   --         37.886.478.380       37.886.478.380                 Other liabilities
     Jumlah liabilitas
       keuangan                      6.639.485.476.610                  --      6.639.485.476.610     6.639.485.476.610     Total financial liabilities




     Tidak terdapat pengalihan antara tingkat 1 dan                                 There are no transfers between levels 1 and 2
     2 selama tahun berjalan.                                                       during the year.

     Nilai wajar untuk instrumen keuangan yang                                      The fair value of financial instruments traded in
     diperdagangkan di pasar aktif ditentukan                                       active markets is based on quoted market
     berdasarkan kuotasi nilai pasar pada tanggal                                   prices at the reporting date.
     pelaporan.

     Nilai wajar instrumen keuangan yang tidak                                      The fair value of financial instruments that are
     diperdagangkan di pasar aktif ditentukan                                       not traded in an active market is determined
     dengan     menggunakan      teknik   penilaian                                 using specific valuation techniques. These
     tertentu. Teknik tersebut menggunakan data                                     valuation techniques use the observable market
     pasar yang dapat diobservasi sepanjang                                         data where it is available and rely as little as
     tersedia dan seminimal mungkin mengacu                                         possible on estimates. If all significant inputs of
     pada estimasi. Apabila seluruh input signifikan                                fair value are observable, these financial
     atas nilai wajar dapat diobservasi, instrumen                                  instruments are included in level 2.
     keuangan ini termasuk dalam tingkat 2.

     Teknik penilaian tertentu digunakan untuk                                      Specific valuation techniques used to determine
     menentukan      nilai  instrumen    keuangan                                   the financial instruments value include of:
     mencakup:
     • Penggunaan kuotasi harga pasar atau                                           •     The use of quoted market prices or dealer
        diler untuk instrumen sejenis; dan                                                 quotes for similar instruments; and
     • Teknik lain, seperti analisis arus kas                                        •     Other techniques, such as discounted
        diskonto, digunakan untuk menentukan                                               cash       flows analysis, are used to
        nilai wajar instrumen keuangan lainnya.                                            determine fair value for the remaining
                                                                                           financial instruments.




                                                                       117
Page 690
PT ALLO BANK INDONESIA TBK                                                     PT ALLO BANK INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                       NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan)                                                                                           (Continued)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir                                                              For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024                                              December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)               (In full of Rupiah, unless otherwise stated)


43. Manajemen Modal dan Rasio Liabilitas                     43. Capital   Management      and     Minimum
    Penyediaan Modal Minimum (CAR)                               Required Capital Adequacy Ratio (CAR)

    Dalam pengelolaan modal, Bank diwajibkan                     In capital management, the Bank is required to
    untuk menjaga dan menguatkan posisi modal                    maintain and strengthen the capital position
    yang mendukung pertumbuhan bisnis serta                      that supports business growth and maintains
    menjaga kepercayaan investor, deposan,                       the confidence of investors, depositors,
    pelanggan, dan pasar sebagaimana tercermin                   customers and the market as reflected in the
    dari implementasi POJK No.11/POJK.03/2016                    implementation of POJK No.11/POJK/03/2016
    tentang    Kewajiban      Penyediaan    Modal                regarding     Minimum    Capital    Adequacy
    Minimum untuk Bank Umum sebagaimana                          Requirement for Commercial Banks as latest
    diubah terakhir kali melalui POJK No. 27 tahun               amended with POJK No. 27 year 2022 is
    2022 diungkapkan pada Catatan 46g.                           disclosed in Note 46g.


44. Analisis Kualitas Kredit                                 44. Credit Quality Analysis

    Pengukuran Kerugian Kredit Ekspektasian                      Measurement of Expected Credit Losses

    Peningkatan Risiko Kredit secara Signifikan                  Significant Increase in Credit Risk
    Ketika menentukan apakah risiko gagal bayar                  When determining whether the risk of default
    pada instrumen keuangan telah meningkat                      on financial instruments has increased
    secara signifikan sejak pengakuan awal, Bank                 significantly since initial recognition, the Bank
    mempertimbangkan informasi yang wajar dan                    considers reasonable and supported relevant
    terdukung, serta relevan yang tersedia tanpa                 information that is available without excessive
    biaya atau upaya yang berlebihan. Hal tersebut               costs or efforts. This includes quantitative and
    mencakup informasi dan analisa kuantitatif dan               qualitative information and analysis, based on
    kualitatif, berdasarkan pada pengalaman                      historical experience and credit expert
    historis dan penilaian pakar kredit dan                      assessments and including forward-looking
    termasuk perkiraan masa depan.                               estimates.

    Tujuan dari penilaian ini adalah untuk                       The purpose of this assessment is to identify
    mengidentifikasi apakah peningkatan risiko                   whether a significant increase in credit risk of
    kredit secara signifikan atas eksposur telah                 exposure has occurred by comparing:
    terjadi dengan membandingkan:
     • Probability of default (PD) atas umur tersisa             • Probability of default (PD) for the remaining
        pada tanggal pelaporan; dengan                             age at the reporting date; with
     • Probability of default (PD) atas umur tersisa             • Probability of default (PD) for the estimated
        yang di estimasi pada saat pengakuan awal                  remaining age at initial recognition of the
        eksposur (jika relevan, disesuaikan dengan                 exposure (if relevant, adjusted for change in
        perubahan ekspektasi pembayaran di                         expectations of prepayment).
        muka).

    Bank menggunakan kriteria berikut dalam                      Bank use these criteria for determining whether
    menentukan apakah peningkatan risiko kredit                  there has been a significant increase in credit:
    secara signifikan atas eksposur telah terjadi:
    • Pengujian         kuantitatif    berdasarkan               • Quantitative test based on movement in
       perubahan probability of default (PD);                      probability of default (PD);
    • Indikator kualitatif;                                      • Qualitative indicators;
    • Tertunggak lebih dari 30 hari.                             • A backstop of 30 days past due.

    Credit Risk Grades                                           Credit Risk Grades
    Bank mengalokasikan setiap eksposur ke                       The bank allocated each exposure to credit risk
    credit risk grades berdasarkan variasi data                  grades based on a variety of data that is
    yang ditentukan untuk memprediksi risiko gagal               determined to predict the risk of default and
    bayar dan menerapkan pengalaman atas                         apply credit experience judgement. Credit risk

                                                       118
Page 691
PT ALLO BANK INDONESIA TBK                                                  PT ALLO BANK INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                    NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan)                                                                                        (Continued)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir                                                           For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024                                           December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)            (In full of Rupiah, unless otherwise stated)


    kredit.   Credit    risk   grades   ditetapkan            grades are determined using qualitative and
    menggunakan faktor kualitatif dan kuantitatif             quantitative factors that can indicate the risk of
    yang dapat mengindikasikan risiko gagal bayar.            default. These factors vary depending on the
    Faktor-faktor ini bervariasi tergantung pada              nature of the exposure and the type of
    sifat eksposur dan jenis peminjam.                        borrower.

    Credit risk grades ditetapkan dan dikalibrasi             Credit risk grades are determined and
    sedemikian rupa sehingga risiko terjadinya                calibrated in such a way that the risk of default
    gagal bayar meningkat secara eksponensial                 is increasing exponentially as credit risk rating
    seiring dengan penurunan rating risiko kredit,            decreases, for example, the difference between
    sebagai contoh, selisih antara credit risk rating         credit risk rating grades 1 and 2 is smaller than
    grades 1 dan 2 lebih kecil dari pada selisih              the difference between credit risk rating grades
    antara credit risk rating grades 2 dan 3.                 2 and 3.

    Setiap eksposur dialokasikan ke credit risk               Each exposure is allocated to credit risk grades
    grades pada pengakuan awal berdasarkan                    at initial recognition based on available
    informasi yang tersedia tentang peminjam.                 information about the borrower. This exposure
    Eksposur ini dipantau secara berkelanjutan,               is monitored on an ongoing basis, and can
    dan       dapat       mengakibatkan     eksposur          result in the exposure being transferred to
    dipindahkan ke credit risk grades yang                    different credit risk grades. Monitoring usually
    berbeda. Pemantauan biasanya menggunakan                  uses the following data: financial statements,
    data berikut: laporan keuangan, penggunaan                use of credit facilities, estimates of economic
    fasilitas kredit, estimasi kondisi ekonomi.               conditions.

    Penentuan Struktur Probability of Default                 Determination of the Probability of Default
                                                              Structure
    Credit risk grades adalah input utama dalam               Credit risk grades are the main input in
    penentuan struktur PD term structure atas                 determining the PD term structure of the
    eksposur. Bank mengumpulkan informasi                     exposure. The Bank collects performance and
    kinerja dan gagal bayar tentang eksposur risiko           default information about credit risk exposures,
    kredit yang dianalisa berdasarkan jenis produk            which are analyzed by product and borrower
    dan peminjam serta penilaian risiko kredit.               type as well as credit risk assessment. For
    Untuk beberapa portofolio terutama produk                 some portfolios especially treasury products,
    treasury, informasi yang dibeli dari penilai              information purchased from external credit
    kredit eksternal juga digunakan.                          assessors is also used.

    Bank menggunakan model statistik untuk                    The Bank uses a statistical model to analyze
    menganalisa data yang dikumpulkan dan                     the collected data and produce an estimate of
    menghasilkan perkiraan probability of default             the probability of default (PD) for the remaining
    (PD) atas umur tersisa dan bagaimana hal ini              life and how this is expected to change as a
    diperkirakan akan berubah sebagai akibat dari             result of the passage of time.
    berlalunya waktu.

    Analisa ini mencakup identifikasi dan kalibrasi           This analysis includes the identification and
    hubungan antara perubahan tingkat gagal                   calibration of the relationship between changes
    bayar dan perubahan dalam faktor-faktor                   in default rates and changes in key
    makro ekonomi utama pada risiko gagal bayar.              macroeconomic factors on the risk of default.
    Untuk sebagian besar eksposur, indikator                  For most exposures, the main macroeconomic
    makro ekonomi utama meliputi: pertumbuhan                 indicators include: GDP growth, benchmark
    PDB, suku bunga acuan, dan tingkat                        interest rates, and the unemployment rate.
    pengangguran.

    Penentuan Terjadinya Peningkatan Risiko                   Determination of Significant Increase in
    Kredit secara Signifikan                                  Credit Risk
    Bank mempergunakan sejumlah kriteria untuk                Bank uses several criteria for determining that
    menentukan telah terjadi peningkatan risiko               credit risk has increased significantly.
    kredit secara signifikan.

                                                        119
Page 692
PT ALLO BANK INDONESIA TBK                                                  PT ALLO BANK INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                    NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan)                                                                                        (Continued)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir                                                           For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024                                           December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)            (In full of Rupiah, unless otherwise stated)


    Kriteria tersebut ditetapkan menggunakan                  The criteria are determined using qualitative
    faktor kuantitatif dan kualitatif termasuk                and quantitative factors including determination
    penentuan berdasarkan status hari tunggakan               based on arrear day status that can indicate
    yang dapat mengindikasikan telah terjadi                  significant increase in credit risk since initial
    peningkatan risiko kredit yang signifikan                 recognition.
    terhadap saat awal diberikan.

    Bank dimungkinkan menggunakan penilaian                   The Bank can also use the judgment of credit
    dari analis kredit dan pengalaman historis yang           analysts and, if possible, relevant historical
    relevan, dalam menentukan bahwa eksposur                  experience, in determining that the exposure
    mungkin saja telah mengalami peningkatan                  may have experienced a significant increase in
    risiko kredit yang signifikan berdasarkan                 credit risk based on certain qualitative
    indikator kualitatif tertentu yang dianggap dapat         indicators that are considered to indicate this
    mengindikasikan         hal    tersebut   dimana          and their effects may not be fully reflected in
    pengaruhnya mungkin belum sepenuhnya                      quantitative analysis in a comprehensive
    tercermin pada saat dilakukan analisis                    manner on a timely manner.
    kuantitatif.

    Bank menentukan bahwa peningkatan resiko                  The Bank determines that a significant increase
    kredit secara signifikan belum terjadi apabila            in credit risk has not occurred if it is still less
    masih kurang dari 30 hari tunggakan. Hari                 than 30 days in arrears. Arrear days are
    tunggakan ditentukan dengan menghitung                    determined by counting the number of days
    jumlah hari sejak tanggal jatuh tempo awal                from the initial due date where full payment has
    dimana pembayaran penuh belum diterima.                   not been received.

    Bank memantau efektifitas kriteria yang                   The Bank monitors the effectiveness of the
    digunakan dalam mengidentifikasi peningkatan              criteria used in identifying significant increases
    risiko kredit yang signifikan dengan cara reviu           in credit risk by periodic review.
    berkala.

    Modifikasi Aset Keuangan                                  Modification of Financial Assets
    Ketentuan     kontraktual     pinjaman      dapat         Loan contractual terms can be modified for a
    dimodifikasi untuk beberapa alasan, termasuk              number of reasons, including changes in
    perubahan kondisi pasar, retensi pelanggan                market conditions, customer retention and
    dan faktor-faktor lain yang tidak terkait dengan          other factors not related to the current credit
    penurunan kredit saat ini. Pinjaman yang                  decline. Loans with modified contractual terms
    ketentuan kontraktualnya dimodifikasi dapat               can cause the initial loan to be derecognized
    menyebabkan pinjaman awal dihentikan                      and recognized the modified loan as a new
    pengakuannya dan pinjaman hasil modifikasi                loan at fair value.
    diakui sebagai pinjaman baru pada nilai wajar.

    Ketika    ketentuan     kontraktual  pinjaman             When the contractual terms of the loan are
    dimodifikasi     dan    tidak   mengakibatkan             modified and do not result in termination of
    penghentian pengakuan, penentuan terjadinya               recognition, determining the occurrence of a
    peningkatan risiko kredit secara signifikan               significant increase in credit risk is done by
    dilakukan dengan cara membandingkan:                      comparing:
    • Sisa PD sepanjang umur pada tanggal                     • PD remainder life at reporting date based
        pelaporan berdasarkan ketentuan yang                     on modified provision; with
        dimodifikasi; dengan
    • Sisa PD sepanjang umur yang diestimasi                  • Residual PD throughout the estimated age
        berdasarkan data pada saat pengakuan                    based on data at initial recognition and
        awal dan ketentuan kontraktual awal.                    initial contractual provisions.

    Definisi Gagal Bayar (Default)                            Definition of Failed Payment (Default)
    Bank menganggap aset keuangan dalam                       The Bank considers financial assets as default
    keadaan default/gagal bayar ketika:                       when:


                                                        120
Page 693
PT ALLO BANK INDONESIA TBK                                                             PT ALLO BANK INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                               NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan)                                                                                                   (Continued)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir                                                                      For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024                                                      December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)                       (In full of Rupiah, unless otherwise stated)


     • Debitur telah melewati jatuh tempo lebih                         • The debtors have past due more than 90
       dari 90 hari atas kewajiban kredit material                        days for any material credit obligations to
       apapun kepada Bank.                                                the Bank.

    Dalam menilai apakah debitur dalam keadaan                          In assessing whether a debtor is in default, the
    default/gagal bayar, Bank mempertimbangkan                          Bank considers the following indicators
    indikator berikut
     • Kualitatif seperti pelanggaran persyaratan                       • Qualitative such as violations of the terms of
        penjanjian (covenants);                                           the agreement (covenants);
     • Kuantitatif seperti status tunggakan; dan                        • Quantitative such as arrears status; and
     • Berdasarkan data yang dikembangkan                               • Based on data developed internally and
        secara internal dan diperoleh dari sumber                         obtained from external sources.
        eksternal.

    Input, Asumsi, dan Teknik yang digunakan                            Inputs, Assumptions, and Techniques used
    dalam mengestimasi penurunan nilai                                  in estimating impairment

    Penggunaan informasi perkiraan masa                                 Use of forward-looking information
    depan (forward-looking)
    Bank menggunakan informasi forward-looking                          The Bank uses forward-looking information in
    dalam menilai apakah telah terjadinya                               assessing whether there has been a significant
    peningkatan risiko kredit secara signifikan dan                     increase in credit risk and measurement of
    pengukuran kerugian kredit ekspektasian.                            expected credit losses. Based on advice from
    Berdasarkan saran dari Komite Manajemen                             the Risk Management Committee and
    Risiko dan pertimbangan berbagai informasi                          consideration of various actual information and
    aktual dan       perkiraan     eksternal,   Bank                    external forecast, the Bank formulated a base
    merumuskan pandangan dasar (base case)                              case for the movement of relevant economic
    tentang pergerakan variabel ekonomi yang                            variables in future as well as forecasts of other
    relevan dimasa depan serta perkiraan skenario                       possible scenarios. This process involves
    lain yang mungkin terjadi. Proses ini meliputi                      developing two or more additional economic
    pengembangan dua atau lebih skenario                                scenarios and considering the relative
    ekonomi tambahan dan mempertimbangkan                               probabilities of the possible outputs. External
    probabilitas relatif dari keluaran (output) yang                    information includes economic data and
    mungkin. Informasi eksternal mencakup data                          estimateds published by, such as government
    ekonomi dan perkiraan yang diterbitkan oleh,                        agencies and selected private sector analysts.
    seperti badan pemerintah dan analis sektor
    swasta.

    Pandangan dasar (base case) mencerminkan                            The base case reflects the output with the
    keluaran dengan probabilitas yang paling                            highest probability. Another scenario, reflects
    tinggi. Skenario yang lain, mencerminkan                            more optimistic outputs and more pessimistic
    keluaran yang lebih optimis dan keluaran yang                       outputs.
    lebih pesimis.

    Skenario  ekonomi       yang     dirumuskan                         The economic scenario is formulated using the
    menggunakan kisaran indikator utama berikut:                        following range of key indicators:

                                                            2025                                         2024

     Tingkat pengangguran/Unemployment   Kisaran antara 4.50% hingga 5.50%/Range     Kisaran antara 4.50% hingga 5.50%/Range
                                         between 4.50% and 5.50%                     between 4.50% and 5.50%
     Suku bunga/Interest rates           Kisaran 5.75% hingga 6.25%/Range            Kisaran 5.75% hingga 6.25%/Range
                                         between 5.75% and 6.25%                     between 5.75% and 6.25%
     Inflasi/Inflation rate              Kisaran antara 1.50%% hingga 3.50%/Range    Kisaran antara 1.50%% hingga 3.50%/Range
                                         between 1.50% and 3.50%                     between 1.50% and 3.50%
     Brent Oil Price                     Kisaran antara USD70 hingga USD95/          Kisaran antara USD70 hingga USD95/
                                         Range between USD70 and USD95               Range between USD70 and USD95




                                                             121
Page 694
PT ALLO BANK INDONESIA TBK                                                     PT ALLO BANK INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                       NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan)                                                                                           (Continued)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir                                                              For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024                                              December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)               (In full of Rupiah, unless otherwise stated)


    Input utama dalam pengukuran kerugian kredit                 The main inputs in measuring expected credit
    ekspektasian adalah variabel berikut                         loss are the following variables
     • Probability of default (PD);                               • Probability of default (PD);
     • Loss of given default (LGD);                               • Loss of given default (LGD);
     • Exposure at default (EAD).                                 • Exposure at default (EAD).

    Parameter ini umumnya berasal dari model                     These parameters generally come from
    statistik yang dikembangkan secara internal                  statistical models that are developed internally
    dan data historis lainnya. Parameter ini                     and other historical data. This parameter is
    disesuaikan untuk mencerminkan informasi                     adjusted to reflect forward-looking information.
    forward-looking.

    Estimasi PD adalah estimasi pada tanggal                     PD estimation is an estimate on a certain date,
    tertentu, yang dihitung berdasarkan model                    which is calculated based on a statistical
    peringkat statistik, dan dinilai menggunakan                 ranking model, and is assessed using a rating
    rating yang disesuaikan dengan berbagai                      that is adjusted to various categories of debtors
    kategori dari debitur dan eksposur. Model                    and exposures. This statistical model is based
    statistik ini didasarkan pada data yang disusun              on data compiled internally consisting of
    secara internal yang terdiri dari faktor kuantitatif         quantitative and qualitative factors.
    dan kualitatif.

    LGD adalah besarnya kerugian jika terjadi                    LGD is the amount of loss if there is a default.
    gagal bayar. Parameter LGD diestimasi secara                 LGD parameters are historically estimated
    historis berdasarkan tingkat pemulihan atas                  based on the level of recovery of claims against
    klaim terhadap debitur yang gagal bayar.                     debtors who default. The LGD model considers
    Model LGD mempertimbangkan jaminan dan                       collateral and the cost of recovering any
    biaya pemulihan setiap jaminan yang                          collateral that is an integral part of a financial
    merupakan bagian integral dari aset keuangan.                asset.

    EAD merepresentasikan estimasi eksposur jika                 EAD represents the estimated exposure in
    terjadi gagal bayar. EAD suatu aset keuangan                 case of default. EAD of a financial asset is the
    adalah jumlah tercatat bruto. Untuk komitmen                 gross carrying amount. For loan commitments
    pinjaman dan jaminan keuangan, EAD                           and financial guarantees, EAD includes the
    mencakup jumlah yang telah ditarik, serta                    amount that has been withdrawn, as well as
    jumlah potensial di masa depan yang akan                     potential future amounts to be withdrawn,
    ditarik,   yang      diestimasi   berdasarkan                which are estimated based on historical
    pengamatan       historis     dan    perkiraan               observations and forward- looking estimates.
    berwawasan ke depan (forward-looking).

    Ketika pemodelan parameter dilakukan secara                  When parameter modeling is done collectively,
    kolektif, instrumen keuangan dikelompokkan                   financial instruments are Banked according to
    berdasarkan kesamaan karakteristik risiko                    the similarity of risk characteristics which
    yang meliputi:                                               include
    • Jenis instrumen;                                            • Type of instrument;
    • Peringkat risiko kredit;                                    • Credit risk rating;
    • Jenis agunan;                                               • Type of collateral;
    • Tanggal pengakuan awal;                                     • Date of initial recognition;
    • Sisa waktu jatuh tempo.                                     • Remaining due date.

     a. Analisis risiko kredit berdasarkan internal              a. Credit risk analysis based on internal rating
        rating grades diungkapkan pada Catatan                      grades is disclosed in Note 46h.
        46h.
        Cadangan kerugian kredit untuk aset                           Allowance for credit losses for financial
        keuangan yang diklasifikasikan pada nilai                     assets classified as fair value through
        wajar melalui penghasilan komprehensif                        other comprehensive income is not
        lain tidak diakui pada laporan posisi                         recognized in the statement of financial

                                                           122
Page 695
PT ALLO BANK INDONESIA TBK                                                                       PT ALLO BANK INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                         NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan)                                                                                                             (Continued)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir                                                                                For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024                                                                December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)                                 (In full of Rupiah, unless otherwise stated)


         keuangan karena nilai tercatat aset                                            position because the carrying value of the
         keuangan tersebut adalah nilai wajar.                                          financial assets is fair value.

     b. Analisis     risiko     kredit            berdasarkan                       b. Credit risk analysis based on probability of
        probability of default:                                                        default:
                                                                                             2025
                                                                  Kerugian                                    Kerugian
                                                                   Kredit               Kerugian             Kredit atas
                                                                 Sepanjang                Kredit           Aset Keuangan
                                                                  Umurnya              Sepanjang             yang dibeli
                                                                    Tidak               Umurnya             atau Berasal
                                                                 Mengalami             Mengalami              dari Aset
                                            Kerugian             Penurunan             Penurunan             Keuangan
                                              Kredit                Nilai/                 Nilai/            Memburuk/
                                          Ekspektasian            Lifetime               Lifetime           Purchases or
                                           12 bulan/12            ECL not              ECL-Credit         Credit Impaired
                                          Months ECL           Credit-Impaired          Impaired          Financial Assets        Jumlah/Total

          Kredit yang diberikan yang
            diukur pada biaya perolehan
            yang diamortisasi/Loans at
            measured amortized cost
          0,93% - 6,71%                   8.879.770.915.607                    --                    --                      --     8.879.770.915.607
          14,10% - 42,03%                                 --     111.449.742.838                     --                      --       111.449.742.838
          38,71% - 60,95%                                 --                   --      149.510.302.579                       --       149.510.302.579
          58,19% - 88,13%                                 --                   --                    --                      --                     --
          100,00%                                         --                   --                    --                      --                     --

                                          8.879.770.915.607      111.449.742.838       149.510.302.579                       --     9.140.730.961.024
          Cadangan kerugian kredit/
           Loss allowance                   (32.889.639.913)     (30.586.468.365)      (94.251.833.464)                      --     (157.727.941.742)
          Jumlah/Total                    8.846.881.275.694       80.863.274.473        55.258.469.115                       --     8.983.003.019.282


                                                                                             2024
                                                                  Kerugian                                    Kerugian
                                                                   Kredit               Kerugian             Kredit atas
                                                                 Sepanjang                Kredit           Aset Keuangan
                                                                  Umurnya              Sepanjang             yang dibeli
                                                                    Tidak               Umurnya             atau Berasal
                                                                 Mengalami             Mengalami              dari Aset
                                            Kerugian             Penurunan             Penurunan             Keuangan
                                              Kredit                Nilai/                 Nilai/            Memburuk/
                                          Ekspektasian            Lifetime               Lifetime           Purchases or
                                           12 bulan/12            ECL not              ECL-Credit         Credit Impaired
                                          Months ECL           Credit-Impaired          Impaired          Financial Assets        Jumlah/Total

          Kredit yang diberikan yang
            diukur pada biaya perolehan
            yang diamortisasi/Loans at
            measured amortized cost
          0,93% - 6,71%                   7.364.365.627.090                    --                    --                      --     7.364.365.627.090
          14,10% - 42,03%                                 --      52.764.443.271                     --                      --        52.764.443.271
          38,71% - 60,95%                                 --                   --       60.904.461.753                       --        60.904.461.753
          58,19% - 88,13%                                 --                   --                    --                      --                     --
          100,00%                                         --                   --                    --                      --                     --

                                          7.364.365.627.090       52.764.443.271        60.904.461.753                       --     7.478.034.532.114
          Cadangan kerugian kredit/
           Loss allowance                   (58.977.782.100)     (14.471.918.996)      (31.033.888.145)                      --     (104.483.589.241)
          Jumlah/Total                    7.305.387.844.990       38.292.524.275        29.870.573.608                       --     7.373.550.942.873




     c. Analisis risiko kredit berdasarkan external                                 c. Credit risk analysis based on external
        rating grades diungkapkan pada Catatan                                         rating grades is disclosed in Note 46h.
        46h.

    Analisa    Sensitivitas     Kerugian    Kredit                                  Sensitivity Analysis of Expected Credit
    Ekspektasian Terhadap Kondisi Ekonomi                                           Loss for Future Economic Conditions
    Masa Depan
    Asumsi ekonomi yang disajikan berikut ini                                       The economic assumptions presented below
    disusun secara internal untuk keperluan                                         are prepared internally for the purpose of
    perhitungan kerugian kredit ekspektasian.                                       calculating expected credit losses.




                                                                     123
Page 696
PT ALLO BANK INDONESIA TBK                                                             PT ALLO BANK INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                               NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan)                                                                                                   (Continued)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir                                                                      For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024                                                      December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)                       (In full of Rupiah, unless otherwise stated)


                                                 2024                2025              2026               2027               2028
     Skenario Moderat/Moderate Scenario
     Interbank                                       6,00%             5,75%              5,25%              4,75%               4,25%
     Brent                                               85                85                 85                 85                  80
     Inflasi/Inflation                               3,00%             2,50%              2,25%              2,25%               2,25%
     Tingkat pengangguran/Unemployment               5,00%             5,00%              5,00%              5,00%               5,00%
     Skenario Optimis/Upside Scenario
     Interbank                                       5,75%             5,50%              5,00%              4,50%               4,00%
     Brent                                               80                75                 75                 75                  75
     Inflasi/Inflation                               2,00%             2,00%              1,75%              1,75%               1,75%
     Tingkat pengangguran/Unemployment               4,50%             4,50%              4,50%              4,50%               4,50%
     Skenario Pesimis/Downside Scenario
     Interbank                                       6,25%             6,00%              5,50%              5,00%               4,50%
     Brent                                               90                90                 90                 90                  90
     Inflasi/Inflation                               4,00%             3,75%              3,50%              3,50%               3,50%
     Tingkat pengangguran/Unemployment               5,50%             5,50%              5,50%              5,50%               5,50%



45. Informasi Tambahan Arus Kas                                    45. Additional Information of Cash Flow

    a. Rekonsiliasi liabilitas    yang     timbul     dari            a. Liabilities reconciliation              that   arise     from
       aktivitas pendanaan:                                              financing activities:
                                                                        Perubahan
                                 31 Des/                                 non kas/               31 Des/
                                 Dec 31,            Arus Kas/           Non cash                Dec 31,
                                  2024              Cash Flow            changes                 2025

        Liabilitas sewa      (19.920.194.310)       13.583.350.717      (7.520.035.160)       (13.856.878.753)          Lease liabilities
        Jumlah               (19.920.194.310)       13.583.350.717      (7.520.035.160)       (13.856.878.753)                    Total


                                                                        Perubahan
                                 31 Des/                                 non kas/               31 Des/
                                 Dec 31,            Arus Kas/           Non cash                Dec 31,
                                  2023              Cash Flow            changes                 2024

        Liabilitas sewa      (25.638.857.628)       13.983.764.315      (8.265.100.997)       (19.920.194.310)          Lease liabilities
        Jumlah               (25.638.857.628)       13.983.764.315      (8.265.100.997)       (19.920.194.310)                    Total


    b. Transaksi non-kas                                              b. Non-cash transaction

                                                2025                            2024
        Utang perolehan                                                                                       Treasury stock
         saham treasury                         2.893.826.491                                 --         acquisition payable
        Penambahan aset tetap                                                                      Unpaid addition of property,
         yang belum dibayar                                     --           11.158.781.964            plant and equipment
        Jumlah                                  2.893.826.491                11.158.781.964                                     Total

46. Informasi     Tambahan    yang  Tidak                          46. Additional Information That Is Not Required
    Dipersyaratkan Oleh Standar Akuntansi                              by Indonesian Accounting Standards
    Indonesia (Tidak Diaudit)                                          (Unaudited)

    Informasi tambahan berikut yang disajikan                          The following additional information presented
    dibawah ini merupakan informasi yang                               below is information required by applicable
    disyaratkan oleh regulasi yang berlaku dan                         regulations and is not information required by
    bukan/tidak    merupakan   informasi  yang                         Indonesian Accounting Standards:
    dipersyaratkan   oleh   Standar   Akuntansi
    Indonesia:


                                                             124
Page 697
PT ALLO BANK INDONESIA TBK                                                PT ALLO BANK INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                  NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan)                                                                                      (Continued)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir                                                         For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024                                         December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)          (In full of Rupiah, unless otherwise stated)


     a. Giro pada Bank Indonesia                             a. Current Account with Bank Indonesia
        Bank dipersyaratkan untuk memiliki Giro                 The Bank is required to maintain minimum
        Wajib Minimum (GWM) dalam mata uang                     statutory reserves (GWM) in Rupiah for
        Rupiah dalam kegiatannya sebagai bank                   conventional banking        activities and
        umum dan GWM dalam mata uang asing                      statutory reserves in foreign currencies for
        dalam kegiatannya melakukan transaksi                   foreign exchange transactions.
        mata uang asing.

         GWM primer adalah simpanan minimum                      Primary minimum statutory reserve is a
         yang wajib dipenuhi oleh Bank dalam                     minimum reserve         that  should be
         bentuk saldo rekening giro pada Bank                    maintained by the Bank in current
         Indonesia.       Penyangga       Likuiditas             accounts       with    Bank      Indonesia.
         Makroprudensial (dahulu GWM sekunder)                   Macroprudential Liquidity Buffer (formerly
         adalah cadangan minimum yang wajib                      secondary minimum statutory reserve)
         dipelihara oleh Bank berupa Sertifikat                  which is the minimum reserves that should
         Bank Indonesia (SBI), Surat Utang Negara                be maintained by the Bank, comprised of
         (SUN), dan Surat Berharga Syariah                       Certificates of Bank Indonesia (SBI),
         Negara (SBSN). GWM Rasio Intermediasi                   Government Debenture Debt (SUN), and
         Makroprudensial (RIM) (dahulu GWM                       Sharia Government Securities (SBSN).
         LFR)      adalah   tambahan     simpanan                The minimum statutory reserve on
         minimum yang wajib dipenuhi oleh Bank                   Macroprudential     Intermediation    Ratio
         dalam bentuk saldo rekening giro pada                   (RIM) (formerly minimum statutory reserve
         Bank Indonesia, jika RIM Bank di bawah                  on LFR) is the additional reserve that
         minimum RIM target Bank Indonesia                       should be maintained by the Bank in the
         (84%) atau jika di atas maksimum RIM                    form of current accounts with Bank
         target Bank Indonesia (94%) dan                         Indonesia, if the Bank’s RIM is below the
         Kewajiban Penyediaan Modal Minimum                      minimum of RIM targeted by Bank
         (KPMM) Bank lebih kecil dari KPMM                       Indonesia (84%) or if the Bank’s RIMis
         Insentif Bank Indonesia sebesar 14%.                    above the maximum of RIM targeted by
                                                                 Bank Indonesia (94%) and the Capital
                                                                 Adequacy Ratio (CAR) is below Bank
                                                                 Indonesia requirement of 14%.

         Pada tanggal 31 Desember 2025 dan                       As of December 31, 2025 and 2024, the
         2024, Giro Wajib Minimum (GWM) Bank                     Bank's Statutory Reserves (GWM) have
         telah sesuai dengan Peraturan Bank                      complied with Bank Indonesia Regulation
         Indonesia (PBI) No. 20/3/PBI/2018 tanggal               (PBI) No. 20/3/PBI/2018 dated March 29,
         29 Maret 2018 tentang Giro Wajib                        2018 concerning Statutory Reserves for
         Minimum Bank Umum Dalam Rupiah dan                      Commercial Banks in Rupiah and Foreign
         Valuta   Asing     Bagi   Bank     Umum                 Exchange for Banks Conventional General
         Konvensional sebagaimana telah diubah                   as    amended       through    PBI   No.
         dengan PBI No. 22/3/PBI/2020 tanggal                    22/3/PBI/2020 dated March 24, 2020; PBI
         24 Maret 2020; PBI No. 22/10/PBI/2020                   No. 22/10/PBI/2020 dated July 28, 2020;
         tanggal   28    Juli 2020;     PBI    No.               PBI No. 23/16/PBI/2021 dated December
         23/16/PBI/2021 tanggal 21 Desember                      21, 2021; and latest amendment through
         2021; dan terakhir kali melalui PBI                     PBI      No.      24/4/PBI/2022    dated
         No.         24/4/PBI/2022         tanggal               March 01, 2022 which explained by
         01 Maret 2022 yang dijelaskan melalui                   Regulation of the Members of the Board of
         Peraturan Anggota Dewan Gubernur                        Governors (PADG) No. 20/10/PADG/2018
         (PADG) No. 20/10/PADG/2018 tanggal                      dated May 31, 2018 concerning Statutory
         31 Mei 2018 tentang Giro Wajib Minimum                  Reserves for Conventional Commercial
         Bank Umum Konvensional, Bank Umum                       Banks, Sharia Commercial Banks and
         Syariah dan Unit         Usaha    Syariah               Sharia Business Units as amended
         sebagaimana telah diubah beberapa kali                  through PADG No. 21/14/PADG/2019
         dengan PADG No. 21/14/PADG/2019                         dated        June         26,      2019;
         tanggal 26 Juni 2019; PADG No.                          PADG No. 21/27/PADG/2019 dated
         21/27/PADG/2019 tanggal 26 Desember                     December        26,      2019;     PADG

                                                       125
Page 698
PT ALLO BANK INDONESIA TBK                                                        PT ALLO BANK INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                          NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan)                                                                                              (Continued)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir                                                                 For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024                                                 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)                  (In full of Rupiah, unless otherwise stated)


         2019; PADG No. 22/2/PADG/2020 tanggal                          No. 22/2/PADG/2020 dated March 10,
         10      Maret     2020;      PADG       No.                    2020; PADG No. 22/10/PADG/2020 dated
         22/10/PADG/2020 tanggal 29 April 2020;                         April    29,     2020;   PADG     No.
         PADG No. 22/19/PADG/2020 tanggal                               22/19/PADG/2020 dated July 29, 2020;
         29 Juli 2020; PADG No. 23/27/PADG/2021                         PADG No. 23/27/PADG/2021 dated
         tanggal 21 Desember 2021; PADG No.                             December     21,   2021;  PADG    No.
         24/3/PADG/2022 tanggal 01 Maret 2022;                          24/3/PADG/2022 dated March 01, 2022;
         PADG No. 24/8/PADG/2022 tanggal 30                             PADG No. 24/8/PADG/2022 dated June
         Juni 2022; PADG Nomor 2 tahun 2023                             30, 2022; PADG No.2 year 2023 dated
         tertanggal 1 April 2023; PADG Nomor 12                         April 1, 2023; PADG No.12 year 2023
         tahun 2023 tertanggal 1 Oktober 2023;                          dated October 1, 2023; PADG No.8 year
         PADG Nomor 8 tahun 2025 tertanggal 1                           2025 dated April 1, 2025; and latest
         April 2025; dan terakhir kali melalui PADG                     amendment through PADG No.31 year
         Nomor 31 tahun 2025 tertanggal 23                              2025 dated December 23, 2025.
         Desember 2025.

                                                   2025                            2024
                                      Pemenuhan/                         Pemenuhan/
                                        Reserve            Minimum         Reserve        Minimum

        Rupiah                                                                                                           Rupiah
         GWM primer                      6,35%                 6,30%        7,78%          7,70%                Primary GWM
         GWM harian                      0,00%                 0,00%        0,00%          0,00%                   Daily GWM
         GWM rata-rata                   6,35%                 6,30%        7,78%          7,70%                Average GWM
         GWM sekunder/                                                                                      Secondary GWM/
         Penyangga Likuiditas                                                                                 Macroprudential
           Makroprudensial (PLM)         83,04%                5,00%       83,79%          5,00%      Liquidity Buffer (PLM)
        Mata Uang Asing                                                                                       Foreign currency
         GWM primer                      4,82%                 4,00%         0%             0%                  Primary GWM
         GWM harian                      2,00%                 2,00%         0%             0%                     Daily GWM
         GWM rata-rata                   2,82%                 2,00%         0%             0%                  Average GWM


         *) Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 Bank                  *) As of December 31, 2025 and 2024 the Bank
            mendapatkan insentif dari Bank Indonesia masing-                received an incentive from Bank Indonesia of
            masing sebesar 2,70% dan 1,30% sehingga                         2.70% and 1.30%, so that the minimum GWM
            minimum pemenuhan GWM masing-masing                             fulfillment is 6.30% and 7.70%, respectively.
            sebesar 6,30% dan 7,70%

         Pada tanggal 31 Desember 2025 dan                              As of December 31, 2025 and 2024, the
         2024, Bank juga harus memenuhi PBI                             Bank       must     also     comply     with
         No.20/4/PBI/2018 tanggal 29 Maret 2018                         PBI No.20/4/PBI/2018 dated March 29,
         tentang         Rasio         Intermediasi                     2018       concerning        Macroprudential
         Makroprudensial       dan      Penyangga                       Intermediation Ratios and Macroprudential
         Likuiditas Makroprudensial bagi Bank                           Liquidity    Buffers     for    Conventional
         Umum      Konvensional,    Bank     Umum                       Commercial Banks, Sharia Commercial
         Syariah, dan Unit Konvensional, Bank                           Banks, and Conventional Units, Sharia
         Umum Syariah dan Unit Usaha Syariah                            Commercial Banks and Sharia Business
         sebagaimana telah diubah dengan PBI                            Units     as    amended       through    PBI
         No.21/12/PBI/2019 tanggal 26 November                          No.21/12/PBI/2019 dated November 26,
         2019; PBI No.22/17/PBI/2020 tanggal                            2019; PBI No.22/17/PBI/2020 dated
         01 Oktober 2020; dan terakhir kali melalui                     October 01, 2020; and latest amendment
         PBI       No.23/17/PBI/2021        tanggal                     through PBI No. 23/17/PBI/2021 dated
         22 Desember 2021 yang dijelaskan                               December 22, 2021 which explained by
         melalui    Peraturan   Anggota      Dewan                      the Regulation of Members of the Board of
         Gubernur No.21/22/PADG/2019 tanggal                            Governors No.21/22/PADG/2019 dated
         28 November 2019 yang telah diubah                             November 28, 2019 which has been
         dengan     PADG      No.22/30/PADG/2020                        amended             through           PADG
         tanggal 05 Oktober 2020; PADG                                  No.22/30/PADG/2020 dated October 05,
         No.23/7/PADG/2021 tanggal 28 April                             2020; No.23/7/PADG/2021 dated April 28,
         2021;     PADG       No.24/14/PADG/2022                        2021; PADG No.24/14/PADG/2022 dated
         tanggal 1 November 2022; PADG Nomor                            November 1, 2022; PADG No.10 year


                                                               126
Page 699
PT ALLO BANK INDONESIA TBK                                               PT ALLO BANK INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan)                                                                                     (Continued)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir                                                        For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024                                        December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)         (In full of Rupiah, unless otherwise stated)


         10        tahun        2023       tanggal             2023 dated September 14, 2023; PADG
         14 September 2023; PADG Nomor 18                      No.18 year 2023 dated December 1, 2023;
         tahun 2023 tanggal 1 Desember 2023; dan               and latest amendment through PADG
         terakhir kali diubah dengan PADG Nomor                No.23 year 2025 dated October 20, 2025.
         23 tahun 2025 tanggal 20 Oktober 2025.

         Pada tanggal 31 Desember 2025 dan                     As at December 31, 2025 and 2024, the
         2024, Bank telah memenuhi ketentuan                   Bank has complied with Minimum
         Bank Indonesia yang berlaku tentang Giro              Statutory  Reserve   Requirement   of
         Wajib Minimum Bank Umum.                              Commercial Banks.

         Pengungkapan lebih lanjut giro pada bank              The further disclosures on current
         lain diungkapkan pada Catatan 5.                      accounts with other banks are presented in
                                                               Note 5.

     b. Giro pada Bank Lain                                 b. Current Account with Other Banks
        Seluruh giro pada bank lain pada tanggal               All current accounts with other banks as of
        31      Desember      2025  dan    2024                31 December 2025 and 2024 are classified
        diklasifikasikan lancar.                               as current.

         Pengungkapan lebih lanjut giro pada bank              The further disclosures on current
         lain diungkapkan pada Catatan 6.                      accounts with other banks are presented in
                                                               Note 6.

     c. Penempatan pada Bank Indonesia dan                  c. Placements with Bank Indonesia and
        Bank Lain                                              Other banks
        Seluruh penempatan pada bank lain dan                  All placements with other banks and Bank
        Bank        Indonesia      pada    tanggal             Indonesia as of 31 December 2025 and
        31      Desember      2025     dan   2024              2024 are classified as current.
        diklasifikasikan sebagai lancar.

         Pengungkapan lebih lanjut penempatan                  The further disclosures on placements with
         pada Bank Indonesia dan bank lain                     Bank Indonesia and other banks are
         diungkapkan pada Catatan 7.                           presented in Note 7

     d. Efek-efek                                           d. Marketable securities
        Seluruh       efek-efek     pada   tanggal             All securities as of 31 December 2025 and
        31      Desember       2025    dan   2024              2024 are classified as current.
        diklasifikasikan lancar.

         Pengungkapan lebih lanjut        efek-efek            The further disclosures on securities are
         diungkapkan pada Catatan 8.                           presented in Note 8.

     e. Efek-efek yang dibeli dengan janji dijual           e. Securities purchased under resell
        kembali                                                agreement
        Seluruh efek-efek yang dibeli dengan janji             All securities purchased under resell
        dijual kembali pada tanggal 31 Desember                agreement as of 31 December 2025 and
        2025 dan 2024 diklasifikasikan lancar.                 2024 are classified as current.

         Pengungkapan lebih lanjut efek-efek yang              The further disclosures on securities
         dibeli dengan janji dijual kembali                    purchased under resell agreement are
         diungkapkan pada Catatan 9.                           presented in Note 9.




                                                      127
Page 700
PT ALLO BANK INDONESIA TBK                                                                          PT ALLO BANK INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                            NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan)                                                                                                                (Continued)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir                                                                                   For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024                                                                   December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)                                    (In full of Rupiah, unless otherwise stated)


     f.   Kredit yang diberikan                                                     f.     Loans
          Berdasarkan     kolektibilitas                   sesuai                          By Financial Service Authority Rule
          Peraturan OJK                                                                    collectability
                                                   31 Desember 2025/                      31 Desember 2024/
                                                   December 31,2025                       December 31,2024


                                                                  Cadangan                               Cadangan
                                                                   kerugian                               kerugian
                                                               penurunan nilai/                       penurunan nilai/
                                                                Allowance for                          Allowance for
                                                Pokok/           impairment           Pokok/            impairment
                                               Principle            losses           Principle             losses


          Lancar                         8,058,607,424,799     (26,285,723,100)   5,333,343,975,087    (37,800,735,379)                       Current
          Dalam perhatian khusus           932,613,233,645     (37,190,385,178)   2,083,786,095,275    (35,648,965,717)               Special Mention
          Kurang lancar                     51,801,696,755     (20,381,816,360)      20,085,178,907     (8,050,139,720)                 Substandard
          Diragukan                         88,150,684,534     (64,312,095,813)      29,765,578,144    (11,930,043,724)                      Doubtful
          Macet                              9,557,921,291      (9,557,921,291)      11,053,704,701    (11,053,704,701)                         Loss
          Jumlah                         9,140,730,961,024    (157,727,941,742)   7,478,034,532,114   (104,483,589,241)                         Total



          Pada tanggal 31 Desember 2025 dan                                                As at December 31, 2025 and 2024, the
          2024 rasio Non-Performing Loans (NPL)                                            ratios of gross and net Non-Performing
          bruto dan neto masing-masing sebesar                                             Loans (NPL) are 1.64% and 0.60% and
          1,64% dan 0,60% dan 0,60% dan 0,40,%.                                            0.60% dan 0.40%, respectively.

          Pengungkapan lebih lanjut pada kredit                                            The further disclosures on loans are
          yang    diberikan diungkapkan  pada                                              presented in Note 10.
          Catatan 10.

          Pinjaman bermasalah dan cadangan                                                 Non-performing loans and allowance
          kerugian penurunan nilai berdasarkan                                             for impairment losses by economic
          sektor ekonomi                                                                   sector
                                           31 Desember 2025/                                      31 Desember 2024/
                                           December 31,2025                                       December 31,2024


                                                                Cadangan                                              Cadangan
                                                                 kerugian                                              kerugian
                                                             penurunan nilai/                                      penurunan nilai/
                                                              Allowance for                                         Allowance for
                                    Pokok/                     impairment                     Pokok/                 impairment
                                   Principle                      losses                     Principle                  losses


          Rumah tangga             149.510.302.580               94.251.833.464              60.904.461.753          31.033.888.145     Households
          Jumlah                   149.510.302.580               94.251.833.464              60.904.461.753          31.033.888.145          Total



          Tidak ada kredit yang direstrukturisasi oleh                                     There were no restructured loans by the
          Bank pada tahun 2025 dan 2024.                                                   Bank in the year 2025 and 2024.

          Pada tanggal 31 Desember 2025 dan                                                As of December 31, 2025 and 2024, there
          2024, tidak terdapat pelanggaran maupun                                          were no any breach nor violation of Legal
          pelampauan Batas Maksimum Pemberian                                              Lending Limit (LLL) to related parties and
          Kredit (BMPK) kepada pihak berelasi dan                                          third parties as required by The Financial
          pihak ketiga sesuai dengan peraturan                                             Services Authority regulations.
          yang ditetapkan Otoritas Jasa Keuangan.




                                                                       128
Page 701
PT ALLO BANK INDONESIA TBK                                                 PT ALLO BANK INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                   NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan)                                                                                       (Continued)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir                                                          For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024                                          December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)           (In full of Rupiah, unless otherwise stated)


     g. Manajemen Modal dan Rasio Liabilitas                  g. Capital Management and Minimum
        Penyediaan Modal Minimum (CAR)                           Required Capital Adequacy Ratio (CAR)
        Dalam pengelolaan permodalan, Bank                       In managing its capital, the Bank
        mempertimbangkan faktor-faktor seperti:                  considers factors such as: an optimal
        pengembalian modal yang optimal pada                     providing capital rate of return to
        pemegang          saham,       menjaga                   shareholders, and maintaining a balance
        keseimbangan antara keuntungan yang                      between high return gearing ratio and
        lebih tinggi dengan gearing ratio serta                  safety provided by a sound capital
        keamanan yang diberikan oleh posisi                      position.
        modal yang sehat.

         Pengungkapan lebih  lanjut  terkait                     The further disclosures regarding capital
         manajemen modal diungkapkan pada                        management are presented in Note 43.
         Catatan 43.

         Sejak tanggal 26 September 2016, Bank                   Since September 26, 2016, the Bank has
         menghitung          kebutuhan       modal               calculated its capital requirements in
         berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa                     accordance with Financial Services
         Keuangan (POJK) No. 34/POJK.03/2016                     Authority      (POJK)      Regulation    No.
         diubah terakhir kali melalui POJK                       34/POJK.03/2016,         as      subsequently
         No. 27 tahun 2022 dimana modal yang                     amended by POJK No. 27 of 2022,
         diwajibkan regulator dianalisis dalam dua               whereby the required regulatory capital is
         tier sebagai berikut:                                   classified into two tiers as follows:

         • Modal inti (tier 1), yang terdiri dari                 • Core capital (tier 1), which consists of
           modal inti utama dan modal inti                          core and additional core capital (AT-1).
           tambahan (AT-1). Modal inti utama                        Core capital includes issued and fully
           terdiri dari modal diterbitkan dan                       paid-up capital and disclosed reserves.
           disetor penuh dan cadangan tambahan                      Disclosed reserves consist of the
           modal. Cadangan tambahan modal                           addition factors such as additional
           terdiri dari faktor penambah yang terdiri                paid- in capital, general reserve, capital
           dari agio saham biasa, cadangan                          advance, prior year profits, profit for the
           umum, dana setoran modal, laba                           year and other comprehensive income
           tahun-tahun lalu, laba tahun berjalan,                   deriving from gain from financial
           serta      penghasilan        komprehensif               statement translation, potential gain
           lainnya berupa selisih lebih penjabaran                  from the changes in fair value of
           laporan keuangan, potensi keuntungan                     financial assets classified as available-
           yang berasal dari peningkatan nilai                      for-sale and surplus from revaluation of
           wajar aset keuangan dalam kelompok                       premises and equipment. Disclosed
           tersedia untuk dijual dan saldo surplus                  reserves also consist of deduction
           revaluasi      aset    tetap.   Cadangan                 factors such as losses from financial
           tambahan modal juga terdiri dari faktor                  statement translation, potential losses
           pengurang yang terdiri dari selisih                      from the changes in fair value of
           kurang penjabaran laporan keuangan,                      financial assets classified as available-
           potensi kerugian yang berasal dari                       for-sale, shortfall between allowance
           penurunan nilai wajar aset keuangan                      for losses on productive assets (PPA)
           dalam kelompok tersedia untuk dijual,                    and allowance for impairment losses
           selisih kurang antara Penyisihan                         on productive assets (CKPN), and
           Penghapusan Aset (PPA) atas aset                         shortfall between amount adjusted to
           produktif dan Cadangan Kerugian                          the valuation result of financial
           Penurunan Nilai (CKPN) atas aset                         instruments in Trading Book and
           produktif, serta selisih kurang antara                   amount adjusted based on the financial
           jumlah penyesuaian terhadap valuasi                      accounting standards.
           dari instrumen keuangan dalam
           Trading Book dan jumlah penyesuaian
           berdasarkan         standar      akuntansi
           keuangan.

                                                        129
Page 702
PT ALLO BANK INDONESIA TBK                                             PT ALLO BANK INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                               NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan)                                                                                   (Continued)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir                                                      For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024                                      December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)       (In full of Rupiah, unless otherwise stated)


         Modal inti utama harus diperhitungkan               Core capital must be calculated with
         dengan faktor pengurang berupa: aset                deduction factors: deferred tax assets,
         pajak    tangguhan,    goodwill,     aset           goodwill, other intangible assets, losses
         takberwujud lainnya, kerugian atas                  from remeasurement of defined benefit
         pengukuran kembali program pensiun                  pension program, asset securitization
         manfaat pasti, eksposur sekuritisasi aset           exposures and investment in shares.
         dan penyertaan modal.

         Modal inti tambahan dapat berbentuk                 Additional core capital includes among
         antara lain: saham preferen, surat                  others: non-cumulative preference shares,
         berharga subordinasi dan pinjaman                   subordinated securities and subordinated
         subordinasi, dimana ketiganya bersifat              debts net of buyback portion.
         non-kumulatif setelah dikurangi pembelian
         kembali.
         • Modal pelengkap (tier 2) antara lain               • Supplementary capital (tier 2) includes
            meliputi surat berharga subordinasi                 subordinated      securities        and
            dan    pinjaman subordinasi serta                   subordinated debts and general
            cadangan umum (PPA) atas aset                       allowance for uncollectible account on
            produktif sesuai ketentuan OJK.                     productive assets according to OJK
                                                                regulation.

         Bank tidak mempunyai modal inti                     The Bank does not have any additional
         tambahan    yang    memenuhi      kriteria          core capital which meets the criteria under
         peraturan Bank Indonesia yang berlaku.              prevailing Bank Indonesia regulation.

         Penyediaan modal minimum sebagaimana                Minimum capital requirements are as
         dimaksud ditetapkan sebagai berikut:                follows:
         • 8% dari ATMR untuk bank dengan                    • 8% of RWA for bank with risk rating 1.
            profil risiko peringkat 1.
         • 9% sampai dengan kurang dari 10%                   • 9% up to less than 10% of RWA for
            dari ATMR untuk bank dengan profil                  bank with risk rating 2.
            risiko peringkat 2.
         • 10% sampai dengan kurang dari 11%                  • 10% up to less than 11% of RWA for
            dari ATMR untuk bank dengan profil                  bank with risk rating 3.
            risiko peringkat 3.
         • 11% sampai dengan 14% dari ATMR                    • 11% up to 14% of RWA for bank with
            untuk bank dengan profil risiko                     risk rating 4.
            peringkat 4.

         Rasio Kewajiban Penyediaan Modal                    The calculation of Capital Adequacy Ratio
         Minimum (KPMM) Bank pada tanggal                    (CAR) as at December 31, 2025 and 2024
         31 Desember 2025 dan 2024 dihitung                  by the Regulation of Bank Indonesia are
         berdasarkan Peraturan Bank Indonesia                as follows (in million Rupiah):
         adalah sebagai berikut (dalam jutaan
         Rupiah):




                                                      130
Page 703
PT ALLO BANK INDONESIA TBK                                                                       PT ALLO BANK INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                         NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan)                                                                                                             (Continued)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir                                                                                For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024                                                                December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)                                 (In full of Rupiah, unless otherwise stated)


                                                                2025                     2024


         Modal inti (Tier 1)                                      7,392,067                 7,112,795                        Core capital (Tier 1)
         Modal pelengkap (Tier 2)                                    84,769                    75,393                Supplementary capital (Tier 2)
         Total modal inti dan pelengkap                           7,476,836                 7,188,188        Total core and supplementary capital
         Total Aset Tertimbang
          Menurut Risiko                                                                                          Total Risk Weight Assets (RWA)
         Tanpa memperhitungkan
          risiko pasar                                            9,503,829                  8,256,451                           Excluding market risk
         Dengan memperhitungkan
          risiko pasar                                            9,566,000                  8,256,451                        Including market risk
         Dengan memperhitungkan risiko                                                                                 Including credit, market and
          kredit, pasar dan operasional                          10,112,105                  8,704,733                           operational risks
         Rasio Kewajiban Penyediaan
          Modal Minimum (KPMM)                                                                                      Capital Adequacy Ratio (CAR)
         Rasio CET 1                                                   73.58%                   81.71%                               Ratio CET 1
         Rasio Tier 1                                                  73.10%                   81.71%                               Ratio Tier 1
         Rasio Tier 2                                                   0.84%                    0.87%                               Ratio Tier 2
         Rasio total                                                   73.94%                   82.58%                                Ratio total

         Rasio Kewajiban Penyediaan
          Modal Minimum yang Diwajibkan                        9.00% - 9.90%           9.00% - 9.90%             Minimum Capital Adequacy Ratio


     h. Analisis Kualitas Kredit                                                    h. Credit Quality Analysis
        Analisis risiko kredit                   berdasarkan                           Credit risk analysis based on internal
        internal rating grades:                                                        rating grades:

                                                                                            2025
                                                                  Kerugian                                   Kerugian
                                                                   Kredit              Kerugian             Kredit atas
                                                                 Sepanjang               Kredit           Aset Keuangan
                                                                  Umurnya             Sepanjang             yang dibeli
                                                                    Tidak              Umurnya             atau Berasal
                                                                 Mengalami            Mengalami              dari Aset
                                            Kerugian             Penurunan            Penurunan             Keuangan
                                              Kredit                Nilai/                Nilai/            Memburuk/
                                          Ekspektasian            Lifetime              Lifetime           Purchases or
                                           12 bulan/12            ECL not             ECL-Credit         Credit Impaired
                                          Months ECL           Credit-Impaired         Impaired          Financial Assets            Jumlah/Total

        Kredit yang diberikan yang
          diukur pada biaya perolehan
          yang diamortisasi/Loans at
          measured amortized cost
        Bucket 1                          8.822.041.006.761                    --                   --                      --         8.822.041.006.761
        Bucket 2                             57.729.908.846                    --                   --                      --            57.729.908.846
        Bucket 3                                          --      56.420.454.549                    --                      --            56.420.454.549
        Bucket 4                                          --      55.029.288.289                    --                      --            55.029.288.289
        Bucket 5                                          --                   --     149.510.302.579                       --           149.510.302.579
                                          8.879.770.915.607      111.449.742.838      149.510.302.579                       --         9.140.730.961.024
        Cadangan kerugian kredit/
         Loss allowance                     (32.889.639.913)     (30.586.468.365)     (94.251.833.464)                      --          (157.727.941.742)
        Jumlah/Total                      8.846.881.275.694       80.863.274.473       55.258.469.115                       --         8.983.003.019.282




                                                                       131
Page 704
PT ALLO BANK INDONESIA TBK                                                                        PT ALLO BANK INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                          NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan)                                                                                                              (Continued)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir                                                                                 For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024                                                                 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)                                  (In full of Rupiah, unless otherwise stated)


                                                                                             2024
                                                                     Kerugian                                 Kerugian
                                                                      Kredit            Kerugian             Kredit atas
                                                                    Sepanjang             Kredit           Aset Keuangan
                                                                     Umurnya           Sepanjang             yang dibeli
                                                                       Tidak            Umurnya             atau Berasal
                                                                    Mengalami          Mengalami              dari Aset
                                              Kerugian              Penurunan          Penurunan             Keuangan
                                                Kredit                 Nilai/              Nilai/            Memburuk/
                                            Ekspektasian             Lifetime            Lifetime           Purchases or
                                             12 bulan/12             ECL not           ECL-Credit         Credit Impaired
                                            Months ECL            Credit-Impaired       Impaired          Financial Assets        Jumlah/Total

        Kredit yang diberikan yang
          diukur pada biaya perolehan
          yang diamortisasi/Loans at
          measured amortized cost
        Bucket 1                             7.324.840.834.721                    --                 --                      --     7.324.840.834.721
        Bucket 2                                39.524.792.369                    --                 --                      --        39.524.792.369
        Bucket 3                                             --      29.488.954.559                  --                      --        29.488.954.559
        Bucket 4                                             --      23.275.488.712                  --                      --        23.275.488.712
        Bucket 5                                             --                   --    60.904.461.753                       --        60.904.461.753
                                             7.364.365.627.090       52.764.443.271     60.904.461.753                       --     7.478.034.532.114
        Cadangan kerugian kredit/
         Loss allowance                     (58.977.782.100,00)     (14.471.918.996)   (31.033.888.145)                      --     (104.483.589.241)
        Jumlah/Total                         7.305.387.844.990       38.292.524.275     29.870.573.608                       --     7.373.550.942.873



         Analisis risiko kredit                     berdasarkan                          Credit risk analysis based on external
         external rating grades:                                                         rating grades:
                                                                                             2025
                                                                     Kerugian                                 Kerugian
                                                                      Kredit            Kerugian             Kredit atas
                                                                    Sepanjang             Kredit           Aset Keuangan
                                                                     Umurnya           Sepanjang             yang dibeli
                                                                       Tidak            Umurnya             atau Berasal
                                                                    Mengalami          Mengalami              dari Aset
                                              Kerugian              Penurunan          Penurunan             Keuangan
                                                Kredit                 Nilai/              Nilai/            Memburuk/
                                            Ekspektasian             Lifetime            Lifetime           Purchases or
                                             12 bulan/12             ECL not           ECL-Credit         Credit Impaired
                                            Months ECL            Credit-Impaired       Impaired          Financial Assets        Jumlah/Total

        Kredit yang diberikan yang
          diukur pada biaya perolehan
          yang diamortisasi/Loans at
          measured amortized cost
        Kolektibilitas 1/Collectibility 1    8.822.041.006.761                    --                                         --     8.822.041.006.761
        Kolektibilitas 2/Collectibility 2       57.729.908.846      111.449.742.838                                          --       169.179.651.684
        Kolektibilitas 3/Collectibility 3                    --                   --    51.801.696.755                       --        51.801.696.755
        Kolektibilitas 4/Collectibility 4                    --                   --    88.150.684.534                       --        88.150.684.534
        Kolektibilitas 5/Collectibility 5                    --                   --     9.557.921.290                       --         9.557.921.290

                                             8.879.770.915.607      111.449.742.838    149.510.302.579                       --     9.140.730.961.024
        Cadangan kerugian kredit/
         Loss allowance                       (32.889.639.913)      (30.586.468.365)   (94.251.833.464)                      --     (157.727.941.742)

        Jumlah/Total                         8.846.881.275.694       80.863.274.473     55.258.469.115                       --     8.983.003.019.282




                                                                         132
Page 705
PT ALLO BANK INDONESIA TBK                                                                                                        PT ALLO BANK INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                                                          NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan)                                                                                                                                              (Continued)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir                                                                                                                 For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024                                                                                                 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)                                                                  (In full of Rupiah, unless otherwise stated)


                                                                                                                               2024
                                                                                            Kerugian                                                   Kerugian
                                                                                             Kredit                     Kerugian                      Kredit atas
                                                                                           Sepanjang                      Kredit                    Aset Keuangan
                                                                                            Umurnya                    Sepanjang                      yang dibeli
                                                                                              Tidak                     Umurnya                      atau Berasal
                                                                                           Mengalami                   Mengalami                       dari Aset
                                                             Kerugian                      Penurunan                   Penurunan                      Keuangan
                                                               Kredit                         Nilai/                       Nilai/                     Memburuk/
                                                           Ekspektasian                     Lifetime                     Lifetime                    Purchases or
                                                            12 bulan/12                     ECL not                    ECL-Credit                  Credit Impaired
                                                           Months ECL                    Credit-Impaired                Impaired                   Financial Assets                 Jumlah/Total

          Kredit yang diberikan yang
            diukur pada biaya perolehan
            yang diamortisasi/Loans at
            measured amortized cost
          Kolektibilitas 1/Collectibility 1                 5.333.343.975.086                            --                           --                                      --       5.333.343.975.086
          Kolektibilitas 2/Collectibility 2                 2.031.021.652.004               52.764.443.271                            --                                      --       2.083.786.095.275
          Kolektibilitas 3/Collectibility 3                                 --                           --              20.085.178.908                                       --          20.085.178.908
          Kolektibilitas 4/Collectibility 4                                 --                           --              29.765.578.144                                       --          29.765.578.144
          Kolektibilitas 5/Collectibility 5                                 --                           --              11.053.704.701                                       --          11.053.704.701

                                                            7.364.365.627.090               52.764.443.271               60.904.461.753                                       --       7.478.034.532.114
          Cadangan kerugian kredit/
           Loss allowance                                     (58.977.782.100)             (14.471.918.996)            (31.033.888.145)                                       --        (104.483.589.241)

          Jumlah/Total                                      7.305.387.844.990               38.292.524.275               29.870.573.608                                       --       7.373.550.942.873



     i.    Aset dan Liabilitas Moneter dalam Mata                                                                 i.      Assets and Liabilities Denominated in
           Uang Asing                                                                                                     Foreign Currency
           Posisi Devisa Netto (“PDN”) Bank adalah                                                                       The Bank’s Net Open Position (“NOP”) was
           sebagai berikut:                                                                                              as Follows:
                                                         31 Desember 2025/ December 31, 2025                               31 Desember 2024/ December 31, 2024

                                                                                                                                        Selisih neto
                                            PDN untuk laporan                                                 PDN untuk laporan                               PDN untuk laporan
                                                                  Selisih neto tagihan                                                  tagihan dan
                                             posisi keuangan                                                   posisi keuangan                                 posisi keuangan
                                                                     dan liabilitas di                                                   liabilitas di
                                             (selisih neto aset                                                (selisih neto aset                              (selisih neto aset
                                                                        rekening            PDN secara                                     rekening
                                               dan liabilitas)                                                   dan liabilitas)                                 dan liabilitas)
                                                                      administratif      keseluruhan (nilai                             administratif
                                            NOP for statement                                                 NOP for statement                               NOP for statement
                                                                     Net difference           absolut)                                 Net difference
                                                of financial                                                      of financial                                    of financial
                                                                  between receivables       Overall NOP                                    between
                                                  position                                                          position                                        position
                                                                    and liabilities in   (absolute amount)                            receivables and
                                              (net difference                                                   (net difference                                 (net difference
                                                                     administrative                                                     liabilities in
                                              between assets                                                    between assets                                  between assets
                                                                       accounts                                                        administrative
                                               and liabilities)                                                  and liabilities)                                and liabilities)
                                                                                                                                          accounts

            USD                              1.415.433.249.110     (1.384.025.000.000)       31.408.249.110                    --                        --                    --                          USD
            SGD                                  2.268.364.759                      --        2.268.364.759                    --                        --                    --                          SGD
            Jumlah                                                                           33.676.613.869                                                                    --                          Total

            Jumlah Modal                                                                  7.427.414.000.000                                                                    --                  Total Capital
            Presentase PDN terhadap modal                                                            0,45%                                                                     --   Precentage of NOP to Capital



           Berdasarkan peraturan BI mengenai PDN                                                                            In accordance with BI regulation
           sebagaimana      telah  direvisi  melalui                                                                        concerning NOP as amended by BI
           Peraturan BI No. 6/20/PBI/2004 pada                                                                              Regulation No.6/20/PBI/2004 on July 15,
           tanggal 15 Juli 2004, yang terakhir                                                                              2004 and as further amended by BI
           diperbarui     dengan    Peraturan    BI                                                                         Regulation No.12/10/PBI/2010 dated July
           No. 12/10/PBI/2010 tanggal 1 Juli 2010,                                                                          1, 2010, the maximum NOP of banks
           PDN bank setinggi-tingginya adalah 20%                                                                           should be at the most 20% of capital. NOP
           dari modal. PDN merupakan jumlah                                                                                 represents an absolute amount arising
           absolut dari selisih antara aset dan                                                                             from the differences between the assets
           liabilitas dalam mata uang asing, baik                                                                           and liabilities in foreign currencies in the
           yang terdapat di laporan posisi keuangan                                                                         statements of financial position and
           maupun rekening administratif. PDN Bank                                                                          administrative accounts. The NOP of the
           pada tanggal 31 Desember 2025 telah                                                                              Bank as of December 31, 2025 is in
           memenuhi ketentuan BI.                                                                                           compliance with BI regulations.




                                                                                                 133
Page 706
PT ALLO BANK INDONESIA TBK                                                   PT ALLO BANK INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                     NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan)                                                                                         (Continued)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir                                                            For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024                                            December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)             (In full of Rupiah, unless otherwise stated)


47. Peristiwa     Penting      Setelah     Periode          47. Significant   Events    After   The    Reporting
    Pelaporan                                                   Period

    Pembelian kembali saham sebesar 2.020.000                   The repurchase of 2,020,000 shares with a total
    lembar saham dengan nilai perolehan                         acquisition cost of Rp2,893,826,491, which
    Rp2.893.826.491 yang masih terutang per                     remained payable as of 31 December 2025,
    31 Desember 2025 telah diselesaikan di                      was settled in January 2026 (Note 24).
    Januari 2026. (Catatan 24).

    Bank melakukan pembelian kembali saham                      The Bank conducted a share buyback for a
    Bank periode 3 (tiga) bulan berdasarkan                     period of 3 (three) months based on Information
    Laporan          Keterbukaan       Informasi                Disclosure Report No.131/BBHI/X/2025 dated
    No.131/BBHI/X/2025 tanggal 29 Oktober 2025                  October 29, 2025 until January 29, 2026,
    terhitung sejak tanggal 30 Oktober 2025                     effective from October 30, 2025. For the period
    sampai dengan 29 Januari 2026. Untuk periode                from January 1, 2026 to January 29, 2026, the
    1      Januari    2026     sampai    dengan                 Bank repurchased 12,362,300 shares with a
    29 Januari 2026 Bank melakukan pembelian                    total acquisition value of IDR 17,908,691,148.
    kembali saham sebanyak 12.362.300 lembar
    saham         dengan      nilai   perolehan
    Rp17.908.691.148.

    Berdasarkan Laporan Keterbukaan Informasi                   The share buyback period was subsequently
    No. 021/BBHI/I/2026 tanggal 29 Januari 2026                 extended for another 3 (three) months based on
    Pembelian kembali saham Bank diperpanjang                   Information         Disclosure           Report
    periode 3 (tiga) bulan terhitung sejak tanggal              No.021/BBHI/I/2026 dated January 29, 2026,
    30     Januari     2026     sampai     dengan               effective from January 30, 2026 until April 29,
    29 April 2026, hingga 19 Februari 2026 untuk                2026. As of February 19, 2026, during this
    periode tersebut telah diperoleh sebanyak                   extended period, the Bank had acquired
    3.963.000 lembar saham dengan nilai                         3,963,000 shares with a total acquisition value
    perolehan Rp5.625.102.813.                                  of Rp5,625,102,813.

    Pelaksanaan transaksi pembelian kembali                     The implementation of the Bank’s share
    saham Bank dilaksanakan melalui Bursa Efek                  buyback transactions was carried out through
    Indonesia.                                                  the Bursa Efek Indonesia.

    Sampai dengan 19 Februari 2026, Bank telah                  As of February 19, 2026, the Bank had
    membeli kembali 106.716.100 lembar saham                    repurchased a total of 106,716,100 shares with
    dengan   total  nilai perolehan   sebesar                   an     aggregate     acquisition   value    of
    Rp144.975.468.867 yang dicatat sebagai                      Rp144,975,468,867, which are recorded as
    saham treasuri yang merupakan pengurang                     treasury shares and presented as a deduction
    ekuitas.                                                    from equity.

    Sampai dengan tanggal penyelesaian laporan                  As of the date of the finalization of the financial
    keuangan, Bank belum melepaskan kembali                     statements, the Bank had not reissued any
    saham treasuri sehingga tidak terdapat selisih              treasury shares; therefore, there was no
    harga perolehan dan harga pelepasan saham                   difference between the acquisition cost and the
    treasuri.                                                   reissuance price of treasury shares.


48. Standar Baru dan Amendemen atas Standar                 48. Standard and Amendment to Standards
    yang Telah Disahkan Namun Belum Berlaku                     which has been Issued but Not Yet Effective
    Efektif

    Amendemen, revisi dan penyesuaian tahunan                   Amendments,        revised      and       annual
    atas standar yang berlaku efektif untuk periode             improvements to standards which are effective
    yang dimulai pada atau setelah 1 Januari 2026,              for periods beginning on or after January 1,
    dengan penerapan dini diperkenankan yaitu:                  2026, with early adoption are as follows:

                                                      134
Page 707
PT ALLO BANK INDONESIA TBK                                                   PT ALLO BANK INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                     NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
(Lanjutan)                                                                                         (Continued)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir                                                            For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024                                            December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)             (In full of Rupiah, unless otherwise stated)


    •    Amendemen PSAK 109: Instrumen                          • Amendments PSAK 109 and PSAK 107
         Keuangan dan PSAK 107: Instrumen                         regarding Classification and Measurement
         Keuangan:      Pengungkapan        tentang               of Financial Instruments;
         Klasifikasi dan Pengukuran Instrumen
         Keuangan;
    •    Penyesuaian Tahunan PSAK 107, PSAK                     • Annual Improvements on PSAK 107, PSAK
         109, PSAK 110, dan PSAK 207; dan                         109, PSAK 110, dan PSAK 207; and
    •    Revisi PSAK 338: Kombinasi Bisnis                      • Revised PSAK 338: Business Combination
         Entitas Sepengendali terkait ruang lingkup               of Entity Under Common Control regarding
         dan     penerapan   metode      penyatuan                the scope and application of the method of
         kepemilikan.                                             pooling of interest.

    Standar baru, revisi dan amandemen serta                    New, revised and amendment of standards
    interpretasi atas standar yang berlaku efektif              and interpretation of standard which are
    untuk periode yang dimulai pada atau setelah                effective for periods beginning on or after
    1 Januari 2027, dengan penerapan dini                       January 1, 2027, with early adoption permitted,
    diperkenankan yaitu:                                        are as follows:
     • PSAK 118: Penyajian dan Pengungkapan                     • PSAK 118: Presentation and Disclosure in
         dalam Laporan Keuangan;                                    Financial Statements;
     • PSAK        119:    Entitas    Anak   tanpa              • PSAK 119: Subsidiaries without Public
         Akuntabilitas Publik: Pengungkapan;                        Accountability: Disclosures;
     • Amandemen PSAK 119: Entitas Anak                         • Amendment PSAK 119: Subsidiaries
         tanpa          Akuntabilitas      Publik:                  without Public Accountability: Disclosures;
         Pengungkapan;
     • Revisi PSAK 401: Penyajian dan                           • Revised PSAK 401: Presentation and
         Pengungkapan dalam Laporan Keuangan                      Disclosure in Sharia Financial Statements;
         Syariah;
     • ISAK 403: Komponen Laporan Keuangan                      • ISAK 403: Components of Financial
         Entitas Syariah Yang Menerapkan SAK                      Reports of Sharia Entities That Apply
         Indonesia Untuk Entitas Privat dan SAK                   Indonesian SAK for Private Entities and
         Indonesia Untuk Entitas Mikro, Kecil, dan                Indonesian SAK for Micro, Small, and
         Menengah;                                                Medium Entities;
     • PSAK 413: Penurunan Nilai; dan                           • PSAK 413: Impairment; and
     • PSAK 414: Penurunan Nilai Aset                           • PSAK 414: Impairment of Sharia Financial
         Keuangan Syariah bagi Entitas yang                       Assets for Entities Implementing Indonesian
         Menerapkan SAK Indonesia untuk Entitas                   SAK for Private Entities (SAK EP).
         Privat (SAK EP).

    Hingga tanggal laporan keuangan ini                         Until the date of the financial statements is
    diotorisasi, Perusahaan masih melakukan                     authorized, the Group is still evaluating the
    evaluasi atas dampak potensial dari penerapan               potential impact of the adoption of new
    standar baru, amandemen standar dan                         standards, amendments to standards and
    interpretasi standar tersebut.                              interpretations of these standards.


49. Penyelesaian Laporan Keuangan                           49. Completion of Financial Statement

    Manajemen Bank bertanggung jawab atas                       The management of the Bank is responsible for
    penyusunan dan penyajian kewajaran laporan                  the preparation and fair presentation of these
    keuangan ini sesuai dengan Standar Akuntansi                financial statements in accordance with
    Keuangan di Indonesia, yang diselesaikan dan                Indonesian Financial Accounting Standards,
    disetujui untuk diterbitkan oleh Direksi pada               which were completed and authorized
    tanggal 23 Februari 2026.                                   by the Board of Directors for issue on
                                                                February 23, 2026.




                                                      135
Page 708

          
Page 709

          
Page 710
Membuka Jalan Semua Kemudahan
    dalam Satu Genggaman
                 Opening Path to A Simple Life at
                        Your Fingertips
   Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan 2025 Annual Report & Sustainability Report




               PT Allo Bank Indonesia Tbk

                   Menara Bank Mega Lt. 5 dan 6
                  Jl. Kapten P. Tendean No. 12-14A,
                            Jakarta 12790
                   Telp. 62-21 5098 1399 (Hunting)
                         AlloCare 080 4110 4110

                        www.allobank.com

File

File Open PDF
Source IDX
Size23.57 MB
Published22 Apr 2026
Pages710
Characters3,837,453
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 168 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org Allo Bank Indonesia Tbk · Nama Perusahaan p.3 ×541
linked org Abadi Investment Pte. Ltd. p.21
linked org PT Indolife Investama Perkasa p.21 ×4
linked — Ooredoo Hutchison p.27 ×4
linked person Arief Tendeas · Direktur p.27 ×11
linked org Bank Mega Tbk p.31 ×44
linked person Ali Gunawan · Komisaris p.42 ×14
linked person Ari Yanuanto Asah · Direktur p.45 ×21
linked person Ganda Raharja Rusli · Direktur p.63 ×9
linked person Sajal Bhatnagar · Direktur p.63 ×11
linked org Abadi Investments Pte. Ltd. p.69
linked org PT Aplikanusa Lintasarta p.84 ×7
linked org Bank Mandiri (Persero) Tbk p.84 ×5
linked org Asuransi Umum Mega p.87 ×2
linked org Bank Permata Tbk p.90 ×17
linked org PT Bank DBS Indonesia p.94 ×3
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.3 ×19
possible org PT Mega Corpora p.21 ×45
possible org PT Bukalapak. p.21 ×3
possible org Bursa Efek Indonesia p.21 ×6
possible person Aviliani · Komisaris Utama p.42 ×8
possible person Rosmaya · Komisaris Independen p.42 ×9
possible person Indra Utoyo p.56 ×7
possible org Negara Republik Indonesia p.70 ×3
possible — Rusli · Director p.83 ×2
possible org Bank Tbk p.90 ×2
possible org Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk p.94 ×8
possible person Chairul Tanjung p.118 ×8
unresolved org Bank Indonesia p.3 ×239
unresolved org Financial Services Authority p.3 ×16
unresolved org Grup CT Corp p.4 ×2
unresolved org CT Corp p.4 ×5
unresolved org Business Projections Allo Bank Indonesia Tbk p.8
unresolved org Bank Milestones p.8 ×2
unresolved org Bank GCG Information p.9
unresolved person Organ Pendukung · Komisaris p.9
unresolved person Guidelines · Komisaris p.9
unresolved — Equal Treatment for All Shareholders p.9
unresolved org Provision of Large Funds p.9
unresolved org Bank Bonds p.9
unresolved person Anti-Corruption Policy · Commissioner p.9
unresolved org Bank Indonesia Giro p.17
unresolved org Allo Bank Tbk p.21 ×7
unresolved org Indonesia Tbk p.21 ×4
unresolved org PT Mega p.21 ×2
unresolved org PT Indolife Investama Perkasa Investment Pte. Ltd. p.21
unresolved org Indonesia Stock Exchange p.21 ×6
unresolved org Bank Hangout p.26 ×5
unresolved org Bank Pelita Gerakan Acara Meet p.26
unresolved org Bank WONWOO p.26
unresolved org Bank Pelita Ramadan Sharing p.26
unresolved org Bank Pelita p.26 ×6
unresolved org Yayasan Pondok Pesantren Mahabbatul Yatim p.26
unresolved org Bank Brand Ambassadors p.26 ×2
unresolved org Bank Brand Ambassadors WONWOO p.26
unresolved org Bank Gandeng Visa p.27
unresolved org Bank Issues Virtual Debit Card Allo Visa p.27
unresolved org Bank Gelar RUPST p.27
unresolved org Bank Holds Annual GMS p.27
unresolved org Bank Rayakan Third Anniversary Allo Bank Celebrates Its p.28
unresolved org Bank Festival Allo Bank Festival p.28
unresolved org Bank Festival p.28 ×5
unresolved org Bank Wins p.29
unresolved org Bank KBMI II p.29
unresolved org Bank Receives The Best Bank KBMI II p.29
unresolved org Bank Kategori KBMI II p.29
unresolved org Bank Takes Part p.30
unresolved org Virtual Debit Card. Indonesia Deposit Insurance Corporation p.30
unresolved org Bank Pimpin Pinjaman Sindikasi p.31
unresolved org Bank Leads Syndicated Loan p.31
unresolved org PT SKPlasma Core Indonesia p.31 ×2
unresolved org Bank Lanjutkan Kerjasama p.31
unresolved org Yayasan CT Arsa p.31 ×4
unresolved org Bank Indonesia's p.36 ×6
unresolved person Annual GMS · Commissioner p.42 ×9
unresolved org Bank Governance Implementation Allo Bank p.54
unresolved person Dharma Akhyuzi S.H. · Notaris p.56 ×9
unresolved — Asah · Director p.56 ×2
unresolved person Ganda · Direktur p.56 ×3
unresolved person Sajal · Direktur p.56 ×3
unresolved — Bhatnagar · Director p.56
unresolved org Bank Organizational Structure p.56
unresolved org Bank Human Resource Development Hingga p.60
unresolved person Plt. · Direktur Utama p.61 ×5
unresolved org Bank Company Nickname Bidang p.68
unresolved org PT Bank Arta Griya Name Changes p.68
unresolved org PT Bank Harda Griya p.68 ×9
unresolved org Bank Harda Internasional Tbk p.68 ×40
unresolved person Poerbaningsih Adi Legal Basis p.68
unresolved org Menteri Keuangan Republik Indonesia p.68
unresolved person Poerbaningsih Adi Warsito. Notarial Deed p.68 ×2
unresolved org Minister of Finance p.68
unresolved org PT Bank Arta Griya p.70 ×6
unresolved org Minister of Justice p.70 ×2
unresolved org Menteri Kehakiman Republik Indonesia p.70 ×2
unresolved org PT Bank Arta p.70
unresolved org South Jakarta District Court p.70
unresolved org PT Bank Harda Internasional Poerbaningsih Adi Warsito p.70
unresolved person Ekadewi p.70
unresolved person Wiryomartani p.71
unresolved person West Jakarta. The S.H. p.71
unresolved org Minister of Law and Human Rights p.71 ×3
unresolved org PT Mega Corpora. Setelah p.71 ×2
unresolved org PT Mega Corpora. After p.71 ×2
unresolved org Bank Bank Harda Internasional Tbk p.71 ×2
unresolved org Harda Internasional Tbk p.71
unresolved org Minister of Law and Human Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia p.72
unresolved org PT Bank Arta Griya. Mengikuti p.73
unresolved org PT Bank Harda Griya The Bank p.74
unresolved org Bank Harda Changed p.74
unresolved org Bank Harda p.74 ×2
unresolved org PT Allo p.74 ×5
unresolved org Allo 2023 Bank Indonesia p.74
unresolved org Asian Banker Internasional Tbk p.74
unresolved org PT Pemeringkat Efek p.74 ×2
unresolved org Bank Fest p.74
unresolved org Bank Grand Launching p.74 ×2
unresolved org Bank Hangout Bersama Commenced p.75
unresolved org PT Bank Harda International p.75
unresolved person Akhyuzi p.76
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi p.76
unresolved person Arief p.83
unresolved — Pejabat Eksekutif · Komisaris Independen p.84 ×2
unresolved — Executive · Independent Commissioner p.84 ×2
unresolved org PT Dyandra p.85 ×2
unresolved org Bank BRI Tbk p.85 ×4
unresolved — PUREK II · Ketua p.85
unresolved — Proper Sdri. Rosmaya · Komisaris Independen p.86
unresolved org Bank Indonesia International Payment System Resource Person p.86
unresolved — Kepatutan Sdr. Ali · Anggota p.87
unresolved person Ali p.87 ×2
unresolved org PT CT Corpora p.87 ×4
unresolved org Kantor Akuntan Publik Prasetio p.87
unresolved org Permata Tbk p.90
unresolved org Bank ANZ Indonesia p.91 ×2
unresolved org Bank Sahabat Sampoerna p.91 ×2
unresolved org Communications Pvt. Ltd. p.93 ×2
unresolved org PT Bank Barclays Indonesia p.94 ×2
unresolved org Shenzhen Qianhai WeBank Co., Ltd p.96 ×2
unresolved org Ping An Puhui Investment Consulting Co., Ltd p.96
unresolved org Taiping E-commerce Co., Ltd p.96 ×2
unresolved org Pan Asia Technical Automotive Co., Ltd p.96
unresolved org Center Co., Ltd p.96
unresolved person Enimarya Agoes Suwarko · Notaris p.118
unresolved person Suwarko p.118
unresolved org Menteri Kehakiman p.118
unresolved org Ministry of Justice p.118
unresolved person Dedy Syamri · Notaris p.118
unresolved org Ministry of Law and Human Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum Kementerian p.118
unresolved org PT Mega Corpora Main Business Activities p.118
unresolved org Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum p.120
unresolved org Directorate General of General Legal Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia p.120
unresolved org Ministry of Law and Human Rights p.120
unresolved person Piagam · Komisaris p.128
unresolved org Refreshment Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang · Komisaris Utama p.129 ×4
unresolved org Risk Management Certification Briefing · Commissioner p.129 ×2
unresolved org Bank Indonesia BI FGD p.129
unresolved org Bank Autonomous Decision Making p.130
unresolved — Siswandi Pujo · Anggota Komite p.130
unresolved — Sasongko · Audit p.130
unresolved — Lista Irna · Anggota Komite p.130
unresolved — Netty Delima · Human Capital p.130
unresolved org PT Trans Fashion p.172
unresolved org PT Metropolitan p.172
unresolved org PT Alfa Retailindo p.172
unresolved org PT Para Bandung p.172
unresolved person Perseorangan · Komisaris p.172
unresolved org Bank Non-Devisa p.188

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 2

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result