Skip to content
Back to announcement

AnnualReport2025-SUPR-att2.pdf

Other Text extracted SUPR

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 205

Page 1
                                 STRENGTH BUILT

                                   OWEER
                                       R G
                                         GRRO
                                            OWWT
                                               THH
                          TO
                          T     MP
                            O EEM POW




PT Solusi Tunas Pratama Tbk

2025 Laporan Keberlanjutan
             Tahunan
     Sustainability
     Annual ReportReport
Page 2
Disclaimer

Laporan Keberlanjutan ini dapat dibaca secara bersamaan dengan Laporan Tahunan untuk
memberikan pemahaman yang lebih menyeluruh mengenai komitmen dan pelaksanaan
program keberlanjutan. Dalam Laporan ini, setiap penyebutan “Perseroan” atau
“Perusahaan” merujuk pada PT Solusi Tunas Pratama Tbk.

This Sustainability Report may be read together with the Annual Report to provide a
more comprehensive understanding of the Company’s sustainability commitments and
program implementation. In this Report, any reference to the “Company” refers to PT Solusi
Tunas Pratama Tbk.
Page 3
     STRENGTH BUILT

     TO EMPOWER GROWTH



Pada tahun 2025, STP terus memperkuat perannya sebagai mitra terpercaya dalam mendukung
pengembangan infrastruktur digital Indonesia, dengan memastikan bahwa setiap langkah pertumbuhan
dijalankan secara tangguh, bertanggung jawab, dan inklusif. Melalui operasi yang disiplin, investasi yang
strategis, serta kolaborasi yang erat dengan berbagai pemangku kepentingan, Perseroan mampu menjaga
stabilitas kinerja sekaligus menciptakan nilai jangka panjang di seluruh portofolio menaranya.

Tema “Strength Built to Empower Growth” mencerminkan kemampuan STP dalam membangun fondasi
usaha yang kokoh melalui disiplin operasional, tata kelola yang baik, dan inovasi yang bertanggung jawab.
Kekuatan tersebut menjadi landasan bagi Perseroan untuk mendorong pertumbuhan yang berkelanjutan,
sekaligus memastikan bahwa setiap pencapaian usaha memberikan manfaat yang lebih luas bagi
masyarakat, lingkungan, dan perkembangan lanskap digital Indonesia.

Berlandaskan komitmen terhadap keberlanjutan, STP mengintegrasikan kepedulian terhadap lingkungan,
pemberdayaan sosial, dan tata kelola yang transparan ke dalam setiap tahapan kegiatan usaha. Melalui
inisiatif seperti pemanfaatan energi terbarukan, peningkatan efisiensi operasional, dan program
pemberdayaan masyarakat, Perseroan terus menyelaraskan pertumbuhan dengan tanggung jawab, serta
menegaskan bahwa kemajuan yang sesungguhnya tidak hanya diukur dari ekspansi jaringan, tetapi juga
dari kontribusinya bagi manusia, lingkungan, dan masa depan konektivitas Indonesia yang inklusif dan
berkelanjutan.

In 2025, STP continued to strengthen its role as a trusted partner in advancing Indonesia’s digital infrastructure,
ensuring that every step of growth was carried out in a resilient, responsible, and inclusive manner. Through
disciplined operations, strategic investments, and close collaboration with various stakeholders, the
Company was able to maintain performance stability while creating long-term value across its tower portfolio.

The theme “Strength Built to Empower Growth” reflects STP’s ability to build a strong business foundation
through operational discipline, sound governance, and responsible innovation. This strength serves as the
basis for the Company to drive sustainable growth, while ensuring that each business achievement delivers
broader benefits to society, the environment, and the development of Indonesia’s digital landscape.

Guided by its commitment to sustainability, STP integrates environmental stewardship, social empowerment,
and transparent governance into every stage of its business activities. Through initiatives such as renewable
energy utilization, operational efficiency improvement, and community empowerment programs, the
Company continues to align growth with responsibility, reaffirming that true progress is measured not only
by network expansion, but also by its contribution to people, the environment, and Indonesia’s inclusive and
sustainable connected future.




                                                 PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report   1
Page 4
        DAFTAR ISI
        TABLE OF CONTENTS

                                                                               Visi dan Misi Keberlanjutan
                                                                                                                         38
                                                                               Sustainability Vision And Mission
                                                                               PROFIL PERUSAHAAN
    Cerita Sampul                                                              COMPANY PROFILE
                                                                1
    Cover Story
                                                                               Identitas Perusahaan
    Daftar Isi                                                                                                           44
                                                                2              Corporate Identity
    Table of Contents
                                                                               Riwayat Singkat Perusahaan
                                                                                                                         46
                                                                               Company in Brief
    KILAS KINERJA KEBERLANJUTAN                                                Kegiatan Usaha
    SUSTAINABILITY PERFORMANCE                                                                                           48
                                                                               Line of Business
    HIGHLIGHTS
                                                                               Layanan Kami
    Kinerja Ekonomi                                                                                                      48
                                                                8              Our Services
    Economic Performance
                                                                               Skala Usaha
    Kinerja Lingkungan                                                                                                   49
                                                                9              Business Scale
    Environmental Performance
                                                                               Wilayah Operasional
    Kinerja Sosial                                                                                                       50
                                                               10              Operational Areas
    Social Performance
                                                                               Struktur Organisasi
    Kinerja Tata Kelola                                                                                                  52
                                                                11             Organization Structure
    Governance Performance
                                                                               Demografi Karyawan
    Penghargaan dan Sertifikasi                                                                                          54
                                                                11             Employees Demography
    Awards and Certification
                                                                               Komposisi Pemegang Saham Perusahaan
                                                                                                                         57
                                                                               Shareholders Composition
    PENJELASAN DIREKSI                                                         Struktur Pemegang Saham
    DIRECTORS REPORT                                                                                                     58
                                                                               Shareholders Structure
    Laporan Direksi                                                            Informasi Entitas Anak
                                                               15                                                        60
    Directors Report                                                           Information on Subsidiaries
    Surat Pernyataan Anggota Dewan Komisaris                                   Keanggotaan Asosiasi
    dan Anggota Direksi Tentang Tanggung                                                                                 63
                                                                               Association Memberships
    Jawab atas Laporan Keberlanjutan Tahun
    Buku 2025
                                                               20
    Statement Letter of the Members of the                                     TATA KELOLA KEBERLANJUTAN
    Board of Commissioners and the Members                                     SUSTAINABILITY GOVERNANCE
    of the Directors Regarding Responsibility for                              Komitmen Menerapkan Tata Kelola
    the Sustainability Report for Fiscal Year 2025                             Berkelanjutan
                                                                                                                         66
                                                                               Commitment Toward Sustainability
                                                                               Governance Practices
    PENDAHULUAN
    PREFACE                                                                    Struktur dan Komposisi Tata Kelola
                                                                               Keberlanjutan
    Tentang Laporan                                                                                                      68
                                                               24              Sustainability Governance Structure and
    About the Report
                                                                               Composition
    Kebijakan dan Strategi Keberlanjutan
                                                               37              Pendidikan dan/atau Peningkatan
    Sustainability Policies and Strategies
                                                                               Kompetensi Keberlanjutan
    Visi dan Misi Perseroan                                                                                              84
                                                               37              Education and/or Competence
    Company Vision and Mission                                                 Enhancement on Sustainability




2 PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 5
Manajemen Risiko                                            Tanggung Jawab Produk dan Jasa
                                              85                                                                        176
Risk Management                                             Product and Service Responsibility
Penilaian Risiko Atas Penerapan
Keberlanjutan
                                              87            DAFTAR INDEKS POJK 51/2017-SEOJK 16/2021
Risk Assessment of Sustainability                                                                                       181
Implementation                                              POJK 51/2017-SEOJK 16/2021 INDEX

Hubungan dengan Pemangku Kepentingan
                                              91
Stakeholders Engagement                                     DAFTAR INDEKS IDXNET FORM E020
                                                                                                                        184
Tantangan Terhadap Penerapan                                IDXNET INDEX LIST FORM E020
Keberlanjutan                                 94            REFERENSI SILANG GRI STANDARDS
Challenges in Sustainability Practices                                                                                  187
                                                            CROSS-REFERENCE OF GRI STANDARDS
Tata Kelola Teknologi Informasi
                                              96
Information Technology Governance
                                                            KESESUAIAN PENERAPAN TATA KELOLA
                                                            PERUSAHAAN TERHADAP ASEAN
KINERJA KEBERLANJUTAN                                       CORPORATE GOVERNANCE SCORECARD
SUSTAINABILITY PERFORMANCE                                  CONFORMITY OF THE IMPLEMENTATION                            197
                                                            OF CORPORATE GOVERNANCE TOWARDS
Menumbuhkan Karakter Hijau Perseroan
                                              104           THE ASEAN CORPORATE GOVERNANCE
Nurture The Company’s Green Spectrum
                                                            SCORECARD
Kinerja dan Kontribusi Ekonomi Perseroan
The Company’s Economic Performance and        107
Contribution                                                LEMBAR UMPAN BALIK
                                                                                                                        201
                                                            FEEDBACK FORM
Kinerja Lingkungan
                                              118
Environmental Performance
Kinerja Sosial
                                              139
Social Performance
Mengedepankan Keselamatan dan
Kesehatan Kerja Perseroan                     155
Prioritizing Occupational Health and Safety
Kontribusi Perseroan Bagi Sosial
Kemasyarakatan                                170
Contribution to Social Development




                                               PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report   3
Page 6
 KINERJA EKONOMI
 Economic Performance




                      Pendapatan
                      Revenues

                        Rp
                                       1,91                          triliun
                                                                     trillion

                        Total Pendapatan naik sebesar 5,13% menjadi Rp1,91 triliun di tahun 2025.
                        Total Revenues increased by 5.13% to Rp1.91 trillion in 2025.




                      Laba
                      Tahun Berjalan
                      Profit for the Year


                      Rp
                                     1,32                                 triliun
                                                                          trillion

                         Laba Tahun Berjalan naik sebesar 35,94% menjadi Rp1,32 milliar di tahun 2025.
                         Profit for the Year increased by 35.94% to Rp1.32 billion in 2025.




                      Jumlah Menara
                      Number of Towers




                      7.809                                                unit



4 PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 7
                                 Kinerja Lingkungan
                                               Environment Performance




Penggunaan Energi

                                       283,82
Terbarukan dari
SITE Tower
Use of Renewable Energy
                                       GJ melalui panel surya
from Tower Site
                                       (through solar panels)




KINERJA SOSIAL
SOCIAL PERFORMANCE

                             38,78% Female
                                                           Perempuan




                             57                      orang
                                                     person
Jumlah Karyawan

                             61,22%
Number of Employees                                        Laki-laki




147
                                                           Male

              orang
              person         90                      orang
                                                     person

                       PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report   5
Page 8
      Kilas Kinerja Keberlanjutan
      Sustainability Performance Highlights




6 PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 9
01
KILAS KINERJA
KEBERLANJUTAN
SUSTAINABILITY PERFORMANCE HIGHLIGHTS
[SEOJK B.1, B.2, B.3]




Bagi STP, keberlanjutan bukan sekadar tujuan, melainkan fondasi dalam
setiap langkah bisnis. Perseroan berkomitmen untuk menyeimbangkan
pertumbuhan dengan tanggung jawab terhadap lingkungan,
pemberdayaan sosial, dan kepercayaan pemangku kepentingan, guna
memastikan setiap kemajuan hari ini menjadi warisan nilai bagi masa
depan.

For STP, sustainability is not merely a goal, it is the foundation of every step we take.
The Company is committed to balancing growth with environmental responsibility,
social empowerment, and stakeholder trust, ensuring that every progress made
today creates lasting value for the future.




                                    PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report   7
Page 10
      Kilas Kinerja Keberlanjutan
      Sustainability Performance Highlights




 RINGKASAN KINERJA KEBERLANJUTAN
 Performance Highlights


 KINERJA EKONOMI
 Economic Performance


  Jumlah Menara                                                             Laba Tahun Berjalan
  Number of Towers                                                          Profit for the Year

  2025                   7.809 unit                                         2025             1.324,5 Miliar | Billion

  2024                   6.831 unit                                         2024             974,3 Miliar | Billion

  2023                   6.851 unit                                         2023             1.128,3 Miliar | Billion



  Pendapatan                                                                Jumlah Tenaga Kerja Lokal
  Revenue                                                                   Number of Local Manpower

  2025                       1.910,7 Miliar | Billion                       2025             147 Orang | Person

  2024                       1.817,4 Miliar | Billion                       2024             172 Orang | Person

  2023                       1.892,1 Miliar | Billion                       2023             190 Orang | Person




8 PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 11
                                                                                                                 Ringkasan Kinerja Keberlanjutan
                                                                                                                         Performance Highlights




KINERJA LINGKUNGAN
Environmental Performance


                                                                                       Satuan
                                                                                                                  2023                2024                2025
                                                                                        Unit

 Jumlah Penggunaan Air | Total Water Consumption

 PDAM*                                                                                   m3                             1.679               2.197              2.734

 Jumlah Penggunaan Energi | Total Energy Consumption

 Penggunaan Energi Tak Terbarukan
                                                                                     Gigajoule                      3.225,78           3.685,78              4.908,7
 Use of Non-Renewable Energy

 Total Penggunaan Bahan Bakar Fossil
                                                                                     Gigajoule                      1.457,82             1.559,18             357,70
 Total Fossil Fuel Consumption

                                                                                        Liter                         31.658              28.423            2.918,78
      BBM untuk Mobil Operasional (Pertalite)
      Fuel for Operational Vehicles (Pertalite)
                                                                                     Gigajoule                      1.082,71              972,07               96,35

                                                                                        Liter                         10.968                17.167          7.298,28
      Solar untuk Generator di Sites Menara
      Solar for Generator at Tower Sites
                                                                                     Gigajoule                         375,11              587,11             261,35

                                                                                        MWh                         491.099              590.719             1.264,17
 Listrik dari PLN*
 Electricity from PLN
                                                                                     Gigajoule                       1.767,96             2.126,6               4.551

 Intensitas Energi Tak Terbarukan                                              Gigajoule/Rp Miliar
                                                                                                                         1,70                2,03                2,57
 Non-Renewable Energy Intensity                                                Gigajoule/Rp Billion

 Emisi dari Aktivitas Bisnis Perseroan**
                                                                                    Ton CO2eq                          614,19              579,11            1.134,69
 Emissions from the Company’s Business Activities

 Intensitas Emisi **                                                          Ton CO2eq/JRp Miliar
                                                                                                                         0,33                0,32                0,59
 Emissions Intensity                                                          Ton CO2eq/Rp Billion

 Jumlah Penggunaan Energi Terbarukan | Total Renewable Energy Use

 Penggunaan Energi Terbarukan
                                                                                     Gigajoule                        289,89             254,02               283,82
 Use of Renewable Energy

                                                                                        MWh                            80,52               70,56               78,84
      Panel Surya di Site Menara
      Solar Panels at the Tower Site
                                                                                     Gigajoule                        289,89             254,02               283,82

 Intensitas Energi Terbarukan                                                    Gigajoule/Miliar
                                                                                                                         0,15                0,14                0,15
 Renewable Energy Intensity                                                      Gigajoule/Billion

*Menggunakan data konsolidasian Grup (Data listrik PLN tahun 2025 Hanya termasuk penggunaan listrik di office building) | Using Group consolidated data (PLN electricity
data for 2025 Include electricity usage at office building only)
**Scope 1 + Scope 2




                                                                         PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report                 9
Page 12
       Kilas Kinerja Keberlanjutan
       Sustainability Performance Highlights




  Ringkasan Kinerja Keberlanjutan
  Performance Highlights




  KINERJA SOSIAL
  Social Performance


                                                                          Satuan
                                                                                                   2023                    2024                   2025
                                                                           Unit

    Jumlah Karyawan                                                       Orang
                                                                                                            190                      172                    147
    Number of Employees                                                   Person

    Perempuan                                                             Orang
                                                                                                             64                      60                      57
    Female                                                                Person

    Laki-laki                                                             Orang
                                                                                                             126                     112                     90
    Male                                                                  Person

    Jumlah Perempuan sebagai Anggota Dewan
    Komisaris, Direksi, dan Komite
                                                                          Orang
    Number of Females as Members of the Board                                                                   1                      2                       1
                                                                          Person
    of Commissioners, Board of Directors, and
    Committees

    Jumlah Masyarakat Lokal yang Menduduki Posisi
    General Manager ke Atas                                               Orang
                                                                                                               6                       8                       8
    Number of Local People Occupying General                              Person
    Manager Positions and Above

    Jumlah Pelatihan                                                     Pelatihan
                                                                                                             46                      83                       81
    Number of Trainings                                                   Training

    Jumlah Karyawan yang Mendapat Pelatihan*                              Orang
                                                                                                             95                     108                     127
    Number of Employees Receiving Training                                Person

    Biaya Pelatihan                                                      Rp-Juta
                                                                                                        180,98                  405,87                  360,32
    Training Fees                                                       Rp-Million

    Jumlah Total Jam Pelatihan                                             Jam
                                                                                                          1.934                   2.271                  2.207
    Total Number of Training Hours                                         Hour

    Jumlah Rata-rata Jam Pelatihan Setiap Pekerja*                     Jam/orang
                                                                                                           10,14                  13,20                   15,01
    Average Number of Training Hours Per Worker                       Hour/person

    Tingkat Turnover Karyawan
                                                                             %                              3.0                     3,0                     0,7
    Employee Turnover Rate

    Penyaluran Dana CSR                                                  Rp-Juta
                                                                                                        306,75                 202,05                    329,15
    CSR Distribution Fund                                               Rp-Million

    Jumlah Kecelakaan Kerja                                                 Kali
                                                                                                               0                       0                      0
    Number of Work Accidents                                               Time

    Kematian Akibat Kerja                                                   Kali
                                                                                                               0                       0                      0
    Passing Away due to Work                                               Time

  * Pernyataan kembali karena perhitungan pada tahun 2025 menggunakan jumlah karyawan yang mengikuti pelatihan dan telah diselaraskan untuk tahun 2024 dan 2023
  dari metode sebelumnya yang berbasis partisipasi karyawan per pelatihan | The Restatement due to the 2025 calculation method is based on the number of employees
  attending training and has been aligned for 2024 and 2023 from the previous employee participation per training approach.




10 PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 13
                                                                                       Ringkasan Kinerja Keberlanjutan
                                                                                               Performance Highlights




KINERJA TATA KELOLA
Governance Performance


                                                                                           Satuan
                                                                                                                      2025
                                                                                            Unit
Jumlah Pengaduan                                                                            Kasus
                                                                                                                        0
Total Complaints                                                                            Cases
Jumlah Pengaduan yang ditindaklanjuti                                                       Kasus
                                                                                                                        0
Number of Complaints followed up                                                            Cases
Jumlah Pengaduan yang tidak memenuhi syarat pengaduan                                       Kasus
                                                                                                                        0
Number of Complaints that do not meet the requirements of complaints                        Cases
Jumlah Pengaduan yang memenuhi syarat pengaduan                                             Kasus
                                                                                                                        0
Number of Complaints that meet the complaint requirements                                   Cases
Jumlah Pengaduan yang dikategorikan sebagai pelanggaran                                     Kasus
                                                                                                                        0
Number of Complaints categorized as violations                                              Cases
Jumlah Pengaduan yang dikategorikan sebagai bukan pelanggaran                               Kasus
                                                                                                                        0
Number of Complaints categorized as non-violations                                          Cases




                                  Penghargaan Dan Sertifikasi
                                                                                  Awards and Certification
Penghargaan 2025
2025 Awards
Nama Penghargaan                50 Perusahaan Publik dengan Kapitalisasi Besar
Name of Awards                  50 Big Capitalization Public Companies Award

Pemberi Penghargaan
                                Indonesian Institute for Corporate Director
Awarded by

Sertifikasi
Certifications
                          Nama Sertifikat                                        Diterbitkan Oleh               Masa Berlaku
                         Name of Certificate                                         Issued By                  Validity Period

ISO/IEC 27001:2022 Sistem Manajemen Keamanan Informasi                   British Standards Institution           5 Maret 2029
ISO/IEC 27001:2022 Information Security Management System                (BSI) by Royal Charter                  March 5, 2029

ISO 9001:2015 Sistem Manajemen Mutu                                      British Standards Institution          24 Maret 2027
ISO 9001:2015 Quality Management System                                  (BSI) by Royal Charter                 March 24, 2027

ISO 45001:2018 Sistem Manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja
(Sebelumnya ISO 18001:2007 Sistem Manajemen Kesehatan dan
Keselamatan Kerja)                                                       British Standards Institution          24 Maret 2027
ISO 45001:2018 Occupational Health and Safety Management                 (BSI) by Royal Charter                 March 24, 2027
System (Previously ISO 18001:2007 Occupational Health and Safety
Management System)

ISO 14001:2015 Sistem Manajemen Lingkungan                               British Standards Institution          24 Maret 2027
ISO 14001:2015 Environmental Management System                           (BSI) by Royal Charter                 March 24, 2027

ISO 55001:2014 Sistem Manajemen Aset                                     British Standards Institution           10 April 2027
ISO 55001:2014 Asset Management System                                   (BSI) by Royal Charter                  April 10, 2027

ISO 37001:2016 Sistem Manajemen Anti Penyuapan                           British Standards Institution           13 April 2028
ISO 37001:2016 Anti-Bribery Management System                            (BSI) by Royal Charter                  April 13, 2028



                                                      PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report   11
Page 14
       Penjelasan Direksi
       Directors Report




12 PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 15
02
PENJELASAN DIREKSI
DIRECTORS REPORT




Perjalanan keberlanjutan STP tumbuh dari komitmen, kolaborasi,
dan konsistensi dalam bertindak. Melalui program yang terarah,
peningkatan kapasitas internal, serta pemantauan berkelanjutan, STP
terus menguatkan penerapan prinsip ESG di setiap lini operasional,
membangun fondasi perusahaan yang tangguh dan bertanggung jawab
bagi masa depan.

STP’s sustainability journey is built on commitment, collaboration, and consistency
in action. Through focused programs, internal capacity building, and continuous
monitoring, STP strengthens the integration of ESG principles across all operations,
laying the foundation for a resilient and responsible organization for the future.




                                  PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report   13
Page 16
       Penjelasan Direksi
       Directors Report




                                                                                Juliawati
                                                                                Gunawan Halim
                                                                                Direktur Utama | President Director




14 PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 17
                                                                          LAPORAN DIREKSI
                                                                                                Directors Report
                                                                                                                      [OJK D.1]




        STP senantiasa memperkuat penerapan prinsip ESG sebagai elemen utama
        dalam strategi pertumbuhan berkelanjutan, melalui inovasi infrastruktur hijau,
        pemberdayaan sosial yang inklusif, serta tata kelola yang transparan dan
        bertanggung jawab. Dengan pendekatan yang adaptif dan kolaboratif, Perseroan
        berkomitmen menciptakan nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku
        kepentingan serta memberikan kontribusi nyata terhadap masa depan yang
        berkelanjutan.

        STP consistently reinforces the integration of ESG principles as a core element of its sustainable
        growth strategy through green infrastructure innovation, inclusive social empowerment, and
        transparent, accountable governance. With an adaptive and collaborative approach, the Company is
        committed to creating long-term value for all stakeholders and making a tangible contribution to
        a sustainable future.




Para Pemangku Kepentingan yang terhormat,                       Dear Distinguished Shareholders and Stakeholders,

Dengan mengusung tema “Strength Built to Empower                Carrying the theme “Strength Built to Empower
Growth”, PT Solusi Tunas Pratama Tbk (“STP” atau                Growth”, PT Solusi Tunas Pratama Tbk (“STP” or “the
“Perseroan”) menegaskan komitmennya dalam                       Company”) reaffirms its commitment to strengthening
memperkuat penerapan prinsip keberlanjutan di                   the implementation of sustainability principles across
seluruh aspek operasional. Sepanjang tahun 2025,                all aspects of its operations. Throughout 2025, the
Perseroan terus berupaya meningkatkan kesadaran                 Company continues to enhance awareness and
terhadap penerapan Environmental, Social, and                   application of Environmental, Social, and Governance
Governance (ESG) sebagai landasan utama dalam                   (ESG) practices as a foundation for creating long-
menciptakan nilai jangka panjang serta mendorong                term value and supporting responsible transformation
transformasi industri infrastruktur digital yang beretika       within the digital infrastructure industry.
dan bertanggung jawab.

Sebagai bagian dari Grup SMN, Perseroan secara                  As part of the SMN Group, the Company consistently
konsisten mengintegrasikan prinsip keberlanjutan                integrates sustainability principles into its strategies
ke dalam strategi dan kegiatan operasionalnya,                  and operations, encompassing energy efficiency,
meliputi efisiensi energi, optimalisasi sumber                  resource optimization, service innovation, and
daya, inovasi layanan, serta peningkatan praktik                governance enhancement. Amid the challenges and
tata kelola. Di tengah tantangan dan dinamika                   dynamics of the telecommunications industry, the
industri telekomunikasi, Perseroan memandang                    Company views sustainability not merely as regulatory
keberlanjutan bukan hanya sebagai kewajiban                     compliance but as an opportunity to drive progress
kepatuhan, melainkan sebagai peluang untuk                      and promote responsible business practices.
mendorong kemajuan dan memperkuat praktik bisnis                With a vision to become a leading sustainability-
yang berkelanjutan. Dengan visi menjadi penyedia                oriented provider of telecommunications and digital
infrastruktur telekomunikasi dan digital terkemuka              infrastructure, the Company remains committed to


                                                    PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report   15
Page 18
       Penjelasan Direksi
       Directors Report




  Laporan Direksi
  Directors Report



  yang berorientasi pada keberlanjutan, Perseroan                           making a positive contribution to the environment,
  berkomitmen untuk terus memberikan dampak positif                         society, and all stakeholders.
  bagi lingkungan, masyarakat, dan seluruh pemangku
  kepentingan.

  KEBIJAKAN DAN STRATEGI KEBERLANJUTAN:                                     SUSTAINABILITY POLICY AND STRATEGY:
  MERESPONS TANTANGAN DAN PELUANG DI TAHUN                                  ADDRESSING CHALLENGES AND OPPORTUNITIES
  2025                                                                      IN 2025

  Sepanjang tahun 2025, Perseroan terus memperkuat                          Throughout 2025, the Company reinforced
  kebijakan dan strategi keberlanjutan dengan                               its sustainability policy and strategy through a
  pendekatan yang disiplin dan terukur. Di tengah                           disciplined and structured approach. Amid industry
  dinamika industri dan meningkatnya tekanan dari                           shifts and external challenges such as rising land costs
  faktor eksternal seperti kenaikan biaya lahan dan                         and operator consolidation, the Company remained
  konsolidasi operator, Perseroan tetap fokus pada                          focused on operational efficiency, adoption of green
  efisiensi operasional, inovasi teknologi ramah                            technologies, and the strengthening of responsible
  lingkungan, serta penguatan tata kelola yang                              governance. This direction aligns with SMN Group’s
  bertanggung jawab. Langkah ini sejalan dengan arah                        broader commitment to building resilient and
  Grup SMN dalam membangun pertumbuhan yang                                 sustainable growth across all subsidiaries.
  tangguh dan berkelanjutan di seluruh entitasnya.

  Kerangka keberlanjutan Grup yang berlandaskan                             The Company’s sustainability framework, anchored
  tiga pilar: Sustainable Value Chain, Ethical                              in three pillars: Sustainable Value Chain, Ethical
  Organization, dan Social Investment, menjadi                              Organization, and Social Investment, serves as the
  panduan utama dalam pelaksanaan kebijakan ESG.                            foundation for ESG implementation. Through these
  Melalui pilar ini, STP mendorong efisiensi energi di                      pillars, the Company promotes energy efficiency
  lokasi menara, memperkuat transparansi tata kelola                        at tower sites, enhances governance transparency
  melalui Komite Keberlanjutan, dan meningkatkan                            through the Sustainability Committee, and fosters
  hubungan dengan masyarakat melalui pendekatan                             stronger community engagement with open and
  komunikasi yang lebih terbuka dan kolaboratif.                            collaborative communication.

  Pada tahun 2025, fokus diarahkan pada penerapan                           In 2025, the Company’s priorities included expanding
  teknologi hemat energi, optimalisasi rantai pasok,                        energy-saving technologies, optimizing its supply
  serta pengelolaan risiko sosial dan lingkungan yang                       chain, and proactively managing social and
  lebih proaktif. Perseroan juga menegaskan kembali                         environmental risks. STP also reaffirmed its dedication
  komitmennya terhadap kesejahteraan karyawan dan                           to employee welfare and community empowerment
  pemberdayaan masyarakat sekitar sebagai bagian                            as integral components of its social responsibility. By
  dari tanggung jawab sosialnya. Dengan integrasi ESG                       embedding ESG considerations into every decision-
  yang semakin kuat dalam setiap proses pengambilan                         making process, the Company ensures that business
  keputusan,      Perseroan    memastikan      bahwa                        growth remains aligned with sustainable values.
  pertumbuhan bisnis senantiasa sejalan dengan nilai
  keberlanjutan.

  Melalui kebijakan dan strategi keberlanjutan yang                         Through consistent and pragmatic sustainability
  konsisten, Perseroan optimis dapat mempertahankan                         policies and strategies, the Company remains
  profitabilitas tinggi sambil memperluas dampak                            confident in sustaining high profitability while
  positif bagi pemangku kepentingan dan lingkungan.                         amplifying its positive impact on stakeholders and
  Pendekatan ini mencerminkan keyakinan bahwa                               the environment. This approach reflects the belief
  kekuatan sejati Perseroan terletak pada tanggung                          that the Company’s true strength lies in responsibility
  jawab dan kolaborasi untuk membangun masa depan                           and collaboration toward a sustainable future.
  yang berkelanjutan.

  PENCAPAIAN KINERJA KEBERLANJUTAN DI TAHUN                                 SUSTAINABILITY PERFORMANCE ACHIEVEMENTS IN
  2025                                                                      2025

  Sepanjang tahun 2025, Perseroan terus memperkuat                          Throughout 2025, the Company continued
  komitmennya dalam mengintegrasikan prinsip                                to strengthen its commitment to embedding
  keberlanjutan ke dalam setiap aspek bisnis dan                            sustainability principles into all aspects of its
  operasional. Berlandaskan tiga pilar utama,                               operations and business activities. Anchored on


16 PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 19
                                                                                                       Laporan Direksi
                                                                                                       Directors Report



Perseroan mencatat kemajuan berarti di bidang              three main pillars, the Company achieved solid
ekonomi, lingkungan, dan sosial. Di tengah dinamika        progress across economic, environmental, and
industri telekomunikasi serta konsolidasi operator,        social aspects. Amid industry consolidation and
Perseroan mampu mempertahankan profitabilitas              evolving market dynamics, the Company maintained
yang kuat dengan EBITDA margin 94%, sambil terus           strong profitability with an EBITDA margin 94%, while
memperkuat tata kelola, efisiensi operasional, dan         enhancing governance, operational efficiency, and
tanggung jawab sosial.                                     social responsibility.

Dari sisi ekonomi, Perseroan berfokus pada                 Economically, the Company focused on asset
optimalisasi aset dan pengembangan build-to-               optimization and selective build-to-suit expansion,
suit yang selektif, didukung disiplin keuangan             supported by disciplined financial management
serta pengelolaan kas yang prudent. Hingga akhir           and prudent cash control. By the end of 2025, STP
2025, jumlah menara yang dikelola mencapai 7.809           managed 7,809 tower sites. This approach reflects
unit. Pendekatan ini mencerminkan efisiensi dan            operational resilience and sustainability, while
keberlanjutan operasional, sekaligus memperkuat            strengthening strategic collaboration within the SMN
kolaborasi strategis dalam ekosistem Grup SMN              Group to expand Indonesia’s digital connectivity
untuk memperluas konektivitas digital nasional.            ecosystem.

Dalam aspek lingkungan, Perseroan melanjutkan              On the environmental aspect, the Company advanced
inisiatif efisiensi energi dan penggunaan teknologi        energy efficiency and adopted green technologies
ramah lingkungan di lokasi menara, termasuk                at tower sites, including alternative power solutions
penerapan solusi daya alternatif untuk mengurangi          to lower emissions and reduce dependence on
emisi dan ketergantungan pada bahan bakar fosil.           fossil fuels. These initiatives align with SMN Group’s
Langkah ini selaras dengan agenda Grup SMN dalam           commitment to clean energy transition and improved
mendukung transisi energi bersih dan pengelolaan           emission management.
emisi yang lebih efektif.

Pada aspek sosial, Perseroan meningkatkan                  Socially, the Company enhanced employee
kompetensi dan kesadaran ESG melalui pelatihan             capability and ESG awareness through targeted
karyawan yang lebih terarah serta mencatatkan              training programs and maintained a zero accident rate
zero accident rate sepanjang tahun, mencerminkan           throughout the year, demonstrating the effectiveness
efektivitas kebijakan kesehatan keselamatan kerja          of its occupational health and safety policies.
yang diterapkan. Selain itu, STP terus memperkuat          The Company also fostered stronger community
hubungan dengan masyarakat sekitar melalui                 engagement through transparent communication
komunikasi terbuka dalam proses pembangunan                in tower development and sustained community
menara dan program pemberdayaan sosial yang                empowerment initiatives.
berkelanjutan.

Dalam aspek tata kelola, pembentukan Unit                  In governance, the establishment of Sustainability
Keberlanjutan menjadi langkah strategis untuk              Unit served as a key milestone to ensure structured
memastikan pengawasan dan implementasi ESG                 oversight and effective implementation of ESG
yang lebih terstruktur. Melalui unit ini, Perseroan        principles. Through this unit, STP enhanced
meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan              transparency, accountability, and cross-functional
koordinasi lintas fungsi dalam menjalankan                 coordination     in   executing     its  sustainability
kebijakan keberlanjutan. Perseroan juga berhasil           agenda. The Company also maintained its ISO
mempertahankan      sertifikasi  ISO      9001:2015        9001:2015 (Quality Management), ISO 14001:2015
(Manajemen Mutu), ISO 14001:2015 (Lingkungan),             (Environmental), ISO 45001:2018 (OHS), ISO
ISO 45001:2018 (K3), ISO 55001:2014 (Manajemen             55001:2014 (Asset Management), ISO 27001:2022
Aset), ISO 27001:2022 (Keamanan Informasi),                (Information Security), and 37001:2016 (Anti-
dan 37001:2016 (Anti Penyuapan) sebagai bukti              Bribery) certifications, affirming its commitment to
komitmen terhadap standar internasional.                   international standards.

Dengan fondasi yang kokoh, Perseroan optimis               With a solid foundation in place, the Company
dapat terus menciptakan nilai ekonomi, sosial, dan         is confident in continuing to generate balanced
lingkungan secara seimbang. Melalui pengelolaan            economic, social, and environmental value. Through
bisnis yang bertanggung jawab, inovasi ramah               responsible business management, environmentally
lingkungan, dan tata kelola yang kuat, Perseroan           conscious innovation, and strong governance, the
berkomitmen untuk menjadi mitra andalan dalam              Company remains a reliable partner in supporting
mendukung transformasi digital Indonesia yang              Indonesia’s sustainable digital transformation.
berkelanjutan.

                                               PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report   17
Page 20
       Penjelasan Direksi
       Directors Report




  Laporan Direksi
  Directors Report




  Pernyataan Direktur Utama mengenai Strategi                               President Director’s Statement on Sustainability
  Keberlanjutan [GRI 2-22]                                                  Strategy [GRI 2-22]
  Sebagai bagian dari komitmen kami terhadap                                As part of our commitment to sustainable
  pembangunan berkelanjutan, Direksi meyakini                               development, the Board of Directors believes that
  bahwa keberlanjutan merupakan fondasi utama bagi                          sustainability forms the foundation of the Company’s
  pertumbuhan jangka panjang Perseroan. Melalui                             long-term growth. Through a sustainability strategy
  strategi keberlanjutan yang selaras dengan Tujuan                         aligned with the Sustainable Development Goals
  Pembangunan Berkelanjutan (TPB), Perseroan                                (SDGs), the Company focuses on developing
  berfokus      pada    pengembangan          infrastruktur                 inclusive, energy-efficient, and environmentally
  telekomunikasi yang inklusif, efisien energi, serta                       responsible telecommunications infrastructure.
  ramah lingkungan. Upaya ini tidak hanya mendukung                         These efforts not only support Indonesia’s digital
  transformasi digital nasional, tetapi juga berkontribusi                  transformation but also contribute to improving the
  terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat dan                        quality of life and preserving the environment for
  pelestarian lingkungan bagi generasi mendatang.                           future generations.

  STRATEGI PENCAPAIAN TARGET KE DEPAN:                                      FORWARD-LOOKING STRATEGY: STRENGTHENING
  MEMPERKUAT PILAR ESG DAN MEMANFAATKAN                                     ESG PILLARS AND SEIZING OPPORTUNITIES
  PELUANG

  Perseroan      berkomitmen      untuk    melanjutkan                      The Company remains committed to advancing its
  strategi keberlanjutan dengan menekankan disiplin                         sustainability strategy by reinforcing operational
  operasional, tata kelola yang kuat, serta penerapan                       discipline, governance excellence, and wider
  teknologi hijau yang lebih luas. Sejalan dengan arah                      adoption of green technologies. In alignment with
  strategis Grup SMN, Perseroan akan memperdalam                            the SMN Group’s strategic direction, the Company
  integrasi prinsip ESG ke dalam setiap proses bisnis                       will further embed ESG principles into all business
  guna memastikan pertumbuhan yang tangguh,                                 processes to ensure resilient, responsible, and
  bertanggung jawab, dan berkelanjutan.                                     sustainable growth.

  Fokus utama Perseroan mencakup peningkatan                                The Company’s priorities include improving energy
  efisiensi energi di seluruh jaringan menara, perluasan                    efficiency across its tower network, expanding
  inisiatif sosial yang mendukung pemberdayaan                              social empowerment initiatives, and strengthening
  masyarakat, serta penguatan tata kelola keberlanjutan                     sustainability governance to meet evolving
  untuk menjawab ekspektasi pemangku kepentingan                            stakeholder expectations and global ESG standards.
  dan regulasi ESG global yang terus berkembang.

  Dalam    aspek    lingkungan,     Perseroan   akan                        On the environmental aspect, the Company will
  memperluas penerapan solusi energi rendah karbon                          expand the implementation of low-carbon and
  dan sistem tenaga alternatif di lebih banyak lokasi                       alternative energy systems at more tower sites,
  menara, mendukung transisi energi bersih yang                             supporting SMN Group’s clean energy transition
  menjadi prioritas Grup SMN. Perseroan juga akan                           agenda. The Company will also enhance data-driven
  meningkatkan sistem pemantauan emisi berbasis                             emission monitoring and conduct regular internal
  data serta memperkuat audit energi internal untuk                         energy audits to maintain long-term operational
  memastikan efisiensi yang berkelanjutan.                                  efficiency.

  Pada bidang sosial, Perseroan berkomitmen                                 Socially, the Company will broaden its community
  memperluas dampak positif melalui program                                 empowerment and digital literacy programs,
  pemberdayaan masyarakat dan literasi digital di                           particularly in underserved regions, to promote
  wilayah yang masih minim akses jaringan. Perseroan                        inclusive connectivity. The Company will also
  juga akan memperkuat pengembangan karyawan                                strengthen employee development through ongoing
  dengan pelatihan berkelanjutan dan peningkatan                            training and ESG awareness programs across all
  kesadaran ESG di seluruh jenjang organisasi,                              levels, ensuring that every STP employee contributes
  memastikan seluruh insan STP berperan aktif dalam                         to sustainable practices.
  implementasi keberlanjutan.

  Dari sisi tata kelola, Unit Keberlanjutan akan berperan                   In governance, the Sustainability Unit will take on
  lebih strategis dalam memastikan pengawasan dan                           a more strategic role in ensuring comprehensive
  pelaporan ESG berjalan terintegrasi di seluruh lini                       oversight and reporting of ESG initiatives across all
  bisnis. Melalui tata kelola yang transparan, akuntabel,                   operations. Through transparent, accountable, and


18 PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 21
                                                                                                         Laporan Direksi
                                                                                                         Directors Report




dan berorientasi risiko, Perseroan memastikan setiap         risk-based governance, the Company ensures that
keputusan bisnis mendukung nilai keberlanjutan dan           every business decision supports sustainable value
keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi serta                creation and balance between economic growth,
tanggung jawab sosial dan lingkungan.                        social responsibility, and environmental stewardship.

Dengan strategi yang selaras dengan arah Grup                With strategies aligned with Group priorities and
dan berlandaskan disiplin keberlanjutan, Perseroan           grounded in sustainability discipline, the Company
optimis dapat mempertahankan profitabilitas                  is confident in maintaining strong profitability
tinggi sekaligus memperkuat kontribusinya dalam              while deepening its contribution to an inclusive,
menciptakan ekosistem digital yang inklusif, ramah           environmentally responsible, and sustainable digital
lingkungan, dan berkelanjutan bagi Indonesia.                ecosystem for Indonesia.

APRESIASI                                                    APPRECIATION

Atas nama Direksi, kami menyampaikan apresiasi yang          On behalf of the Directors, we sincerely express our
setulusnya kepada seluruh pemangku kepentingan               appreciation to all stakeholders for their continuous
yang telah mendukung upaya keberlanjutan Perseroan           support of the Company’s sustainability journey
sepanjang tahun 2025. Di tengah dinamika industri            throughout 2025. Amid industry dynamics and
dan tantangan eksternal, keberhasilan Perseroan              external challenges, the Company’s success in
dalam menjaga kinerja positif dan memperkuat tata            maintaining strong performance and reinforcing
kelola keberlanjutan merupakan hasil dari kerja sama,        sustainability governance reflects the collaboration,
disiplin, dan dedikasi seluruh manajemen, karyawan,          discipline, and dedication of management,
serta mitra strategis. Dukungan pemegang saham               employees, and strategic partners. The ongoing
dan regulator juga menjadi faktor penting dalam              trust and support from shareholders and regulators
memastikan keberlanjutan Perseroan tetap berjalan            have also been instrumental in ensuring that STP’s
konsisten dan terarah.                                       sustainability efforts remain consistent and focused.

Kami juga berterima kasih kepada pelanggan dan               We also extend our gratitude to customers and
masyarakat atas kepercayaan yang terus diberikan             communities for their confidence in the Company as
dalam menyediakan layanan infrastruktur digital yang         a reliable, efficient, and environmentally responsible
handai, efisien, dan ramah lingkungan. Komitmen              digital infrastructure provider. This trust serves as a
ini menjadi dasar bagi STP untuk terus berinovasi,           foundation for STP to continue innovating, fostering
memperluas kolaborasi, dan memperkuat kontribusi             collaboration, and strengthening its positive impact
positif terhadap lingkungan, sosial, dan tata kelola.        across environmental, social, and governance
Ke depan, Perseroan akan terus melangkah dengan              aspects. Moving forward, the Company will continue
disiplin dan tanggung jawab, mendukung visi Grup             to act with discipline and accountability, supporting
SMN untuk membangun ekosistem digital yang                   SMN Group’s vision of building an inclusive and
inklusif dan berkelanjutan di Indonesia.                     sustainable digital ecosystem for Indonesia.




                                      Jakarta, 21 April 2026 | April 21, 2026

                                              Atas Nama Direksi
                                           On Behalf of the Directors




                                           Juliawati Gunawan Halim
                                                Direktur Utama
                                               President Director




                                                 PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report   19
Page 22
        Penjelasan Direksi
        Directors Report




   SURAT PERNYATAAN
   ANGGOTA DEWAN KOMISARIS DAN ANGGOTA DIREKSI
   TENTANG TANGGUNG JAWAB ATAS
   LAPORAN KEBERLANJUTAN TAHUN BUKU 2025
   PT SOLUSI TUNAS PRATAMA TBK
   [ACGS B.1.6]




   Kami yang bertanda tangan di bawah ini menyatakan bahwa semua informasi material dalam Laporan
   Keberlanjutan PT Solusi Tunas Pratama Tbk Tahun Buku 2025 telah dimuat secara lengkap dan bertanggung jawab
   penuh atas kebenaran isi Laporan Keberlanjutan Perusahaan.

   Demikian pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya




                                                           Jakarta, 21 April 2026



                                                           Dewan Komisaris
                                                        Board of Commissioners




                                                          Kusmayanto Kadiman
                                            Komisaris Utama (Komisaris Independen)
                                      President Commissioner (Independent Commissioner)




                             Harry Mozarta Zen                                      Eko Santoso Hadiprodjo
                          Komisaris Independen                                            Komisaris
                       Independent Commissioner                                         Commissioner




20 PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 23
                                              STATEMENT LETTER OF
                  THE MEMBERS OF THE BOARD OF COMMISSIONERS AND
                THE MEMBERS OF THE BOARD OF DIRECTORS REGARDING
                      RESPONSIBILITY FOR THE SUSTAINABILITY REPORT
                                            FOR FISCAL YEAR 2025 OF
                                      PT SOLUSI TUNAS PRATAMA TBK
                                                                                                            [ACGS B.1.6]


We, the undersigned, hereby declare that all material information in the 2025 Sustainability Report of
PT Solusi Tunas Pratama Tbk has been fully disclosed and we assume full responsibility for the accuracy of the
contents of the Company’s Sustainability Report.

This statement is made truthfully.




                                            Jakarta, April 21, 2026
                                                   Direksi
                                             Board of Directors




                                          Juliawati Gunawan Halim
                                               Direktur Utama
                                              President Director




        Hartono Tanuwidjaja                     Wong Tjin Tak                                        Wellington
               Direktur                             Direktur                                          Direktur
               Director                             Director                                          Director




                                                PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report   21
Page 24
         Pendahuluan
         Preface




22 PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 25
03
PENDAHULUAN
PREFACE




Laporan Keberlanjutan ini menegaskan komitmen STP untuk
menjalankan bisnis dengan integritas, etika, dan tanggung jawab yang
tinggi. Melalui laporan ini, Perseroan menampilkan langkah nyata dalam
menghormati hak asasi manusia, mengembangkan potensi sumber
daya manusia, serta menciptakan nilai berkelanjutan bagi seluruh
pemangku kepentingan.

This Sustainability Report reaffirms STP’s commitment to conducting business with
integrity, ethics, and a deep sense of responsibility. Through this report, the Company
showcases its concrete actions in respecting human rights, enhancing human
capital, and creating sustainable value for all stakeholders.




                                   PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report   23
Page 26
         Pendahuluan
         Preface




   TENTANG LAPORAN
   About The Report




   Laporan Keberlanjutan PT Solusi Tunas Pratama                            The Sustainability Report of PT Solusi Tunas Pratama
   Tbk (“STP” atau “Perseroan”) tahun buku 2025                             Tbk (“STP” or “the Company”) for the 2025 fiscal year
   (selanjutnya disebut sebagai “Laporan”) disusun                          (hereinafter referred to as the “Report”) is prepared to
   untuk memberikan gambaran menyeluruh mengenai                            provide a comprehensive overview of the Company’s
   penerapan praktik bisnis yang berfokus pada                              implementation of sustainability-focused and
   keberlanjutan dan tanggung jawab sosial. Laporan                         socially responsible business practices. This report
   ini memaparkan berbagai strategi yang dijalankan                         outlines the strategies undertaken by STP to ensure
   Perseroan dalam mengelola operasi secara etis serta                      ethical operations and concrete actions supporting
   langkah konkret dalam mendukung pencapaian                               the achievement of sustainable development goals.
   tujuan pembangunan berkelanjutan. Melalui laporan                        Through this report, STP highlights key initiatives and
   ini, STP menyajikan secara ringkas inisiatif dan hasil                   achievements that reflect its strong commitment
   yang mencerminkan komitmen Perseroan terhadap                            to sustainability principles. Furthermore, the
   prinsip keberlanjutan. Selain itu, laporan ini juga                      report serves as documentation of the Company’s
   menjadi sarana untuk mendokumentasikan kontribusi                        contribution to improving social and economic well-
   STP dalam meningkatkan kesejahteraan sosial dan                          being within and beyond its operational areas across
   ekonomi masyarakat, baik di sekitar area operasional                     Indonesia. The various Social and Environmental
   maupun di wilayah lain di Indonesia. Beragam                             Responsibility (“TJSL”) programs implemented by STP
   program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan                             stand as tangible proof of its dedication to community
   (“TJSL”) yang dijalankan menjadi bukti komitmen STP                      welfare and sustainable development.
   dalam mendorong kesejahteraan masyarakat serta
   pembangunan berkelanjutan.




24 PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 27
                                                                                                            Tentang Laporan
                                                                                                            About The Report




Pedoman yang Digunakan [ACGS B.1.3]                              Guidelines [ACGS B.1.3]
Penyusunan Laporan ini mengacu pada (i) Peraturan                The preparation of this Report refers to (i) Financial
Otoritas Jasa Keuangan (“OJK”) No. 51/POJK.03/2017               Services Authority (“OJK”) Regulation No. 51/
tentang Penerapan Keuangan Berkelanjutan bagi                    POJK.03/2017 on the Implementation of Sustainable
Lembaga Jasa Keuangan, Emiten, dan Perusahaan                    Finance for Financial Institutions, Issuers, and Public
Publik (“POJK 51/2017”); (ii) Surat Edaran OJK No.               Companies (“POJK 51/2017”); (ii) OJK Circular Letter
16/SEOJK.04/2021 tentang Bentuk dan Isi Laporan                  No. 16/SEOJK.04/2021 on the Form and Content
Tahunan Emiten atau Perusahaan Publik (“SEOJK                    of Annual Reports of Issuers or Public Companies
16/2021”); serta (iii) Global Reporting Initiative (“GRI”)       (“SEOJK 16/2021”); and (iii) the 2021 edition of the
Standards edisi 2021 dengan tingkat kesesuaian “with             Global Reporting Initiative (“GRI”) Standards, with
reference to”. Untuk informasi lebih lanjut, matriks             the “with reference to” option. For further details, a
yang menunjukkan keterkaitan antara isi laporan ini              matrix aligning the contents of this Report with SEOJK
dengan indikator SEOJK 16/2021 dan GRI Standards                 16/2021 indicators and the GRI Standards can be
dapat dilihat pada halaman 181-200.                              found on page 181-200.

Periode Pelaporan [GRI 2-2, 2-3] [ACGS B.4.7]                    Reporting Period [GRI 2-2, 2-3] [ACGS B.4.7]
Laporan ini memuat kinerja keberlanjutan STP untuk               This report covers STP’s sustainability performance
periode 1 Januari 2025 hingga 31 Desember 2025.                  for the period of January 1, 2025, to December 31,
Sebagai laporan keberlanjutan keempat, dokumen                   2025. As the Company’s fourth sustainability report, it
ini merupakan kelanjutan dari publikasi tahunan yang             continues the annual publication that began in 2021.
telah dimulai sejak tahun 2021. Periode pelaporan                The reporting period follows the same fiscal year as
pada Laporan Keberlanjutan ini selaras dengan tahun              the Company’s consolidated financial statements,
buku laporan keuangan konsolidasian Perseroan,                   from January 1 to December 31, 2025, ensuring
yaitu 1 Januari hingga 31 Desember 2025, sehingga                consistency across both reports.
tidak terdapat perbedaan dalam periode pelaporan
keduanya.

Laporan Keberlanjutan 2025 ini diterbitkan pada                  The 2025 Sustainability Report was published in April
21 April 2026 setelah memperoleh persetujuan dari                21, 2026 after obtaining approval from the Board
Direksi dan Dewan Komisaris. Laporan tersebut                    of Directors and the Board of Commissioners. It is
dipublikasikan secara terpisah dari laporan tahunan,             issued separately from the annual report but remains
namun tetap menjadi bagian yang saling melengkapi.               an integral and complementary document. The annual
Laporan Tahunan dapat diakses melalui situs resmi                report can be accessed through STP’s official website
STP pada tautan berikut: https://www.stptower.com.               at the following link: https://www.stptower.com.

Ruang Lingkup dan Batasan Laporan [GRI 2-2]                      Report Scope and Boundaries [GRI 2-2]
Laporan ini mencakup seluruh kegiatan operasional                This report covers the Company’s operational
Perseroan yang berlangsung di kantor pusat, cabang,              activities at its head office, branches, representative
kantor perwakilan, serta lokasi operasional Perseroan            offices, and the Company’s operational sites across
di berbagai wilayah Indonesia. STP merupakan                     Indonesia. STP is part of the SMN Group, which is
bagian dari Grup SMN yang dikendalikan secara                    indirectly controlled by PT Sarana Menara Nusantara
tidak langsung oleh PT Sarana Menara Nusantara                   Tbk (“SMN”). Accordingly, any reference to the “SMN
Tbk (“SMN”). Dengan demikian, setiap penyebutan                  Group” or “the Group” in this report refers to SMN and
“Grup SMN” atau “Grup” dalam laporan ini mengacu                 its material subsidiaries.
pada SMN beserta entitas anaknya.




                                                     PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report   25
Page 28
         Pendahuluan
         Preface




   Tentang Laporan
   About The Report




   Perubahan Signifikan pada Laporan dan Penyajian                          Significant Changes and Restatements [SEOJK G.1] [GRI
   Ulang [SEOJK G.1] [GRI 2-4]                                              2-4]
   Seluruh data yang disajikan dalam Laporan ini                            All data presented in this report represent the latest
   merupakan data terbaru. Terdapat beberapa data                           available information. Certain data in the previous
   pada laporan tahun sebelumnya yang disajikan                             year’s report have been restated to improve the
   ulang untuk meningkatkan akurasi dan konsistensi                         accuracy and consistency of the methodology.
   metodologi. Informasi yang mengalami penyajian                           Information that has been restated has been adjusted
   ulang telah disesuaikan pada bagian terkait dalam                        in the relevant sections of this report.
   Laporan ini.

   Penjaminan Kredibilitas Laporan [SEOJK G.1] [GRI 2-5]                    Ensuring Report Credibility [SEOJK G.1] [GRI 2-5]
   Seluruh data dan informasi terkait kinerja                               All sustainability performance data and information
   keberlanjutan dalam laporan ini telah melalui proses                     contained in this report have been internally validated
   validasi internal serta memperoleh persetujuan dari                      and approved by the Directors and the Board
   Direksi dan Dewan Komisaris sebelum diterbitkan,                         of Commissioners prior to publication to ensure
   guna memastikan ketepatan dan keandalannya.                              accuracy and reliability.

   Sampai dengan tahun pelaporan 2025, Perseroan                            As of the 2025 reporting year, the Company has not yet
   belum melakukan penjaminan eksternal (external                           undertaken external assurance for this Sustainability
   assurance) atas Laporan Keberlanjutan ini. Keputusan                     Report. This decision was made considering that
   tersebut diambil dengan mempertimbangkan bahwa                           the internal verification process conducted by the
   proses verifikasi internal yang dilakukan oleh unit                      relevant units is sufficient to ensure the reliability and
   terkait telah mampu memastikan keandalan dan                             accuracy of the data presented.
   ketepatan data yang disajikan.

   Perseroan senantiasa mengevaluasi kebutuhan                              The Company continues to evaluate the need for
   untuk melakukan penjaminan eksternal di masa                             external assurance in future reporting periods as
   mendatang sebagai bagian dari upaya peningkatan                          part of its ongoing efforts to enhance transparency
   transparansi dan kredibilitas laporan. Pembahasan                        and report credibility. Discussions on the potential
   terkait potensi penjaminan eksternal dilakukan                           for external assurance are held within management
   melalui forum manajemen dan dilaporkan kepada                            forums and reported to the Directors for further
   Direksi untuk mendapatkan arahan lebih lanjut.                           guidance.

   Proses Penentuan Isi Laporan                                             Content Determination Process
   Penetapan isi laporan dilakukan melalui tahapan                          The determination of report content follows several
   yang disesuaikan dengan standar GRI, meliputi                            steps aligned with the GRI Standards, including
   pemahaman terhadap konteks organisasi, identifikasi                      understanding the organizational context, identifying
   dampak aktual dan potensial yang relevan bagi                            the Company’s actual and potential impacts,
   Perseroan, penilaian tingkat signifikansi dari setiap                    assessing the significance of those impacts, and
   dampak, serta penentuan prioritas topik material                         prioritizing material topics to be reported. Overall, the
   yang akan dilaporkan. Secara keseluruhan, proses                         process of defining the sustainability report content
   penentuan isi laporan keberlanjutan digambarkan                          is illustrated as follows: [GRI 3-1][ACGS B.1.1]
   sebagai berikut:[GRI 3-1][ACGS B.1.1]




26 PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 29
                                                                                                           Tentang Laporan
                                                                                                           About The Report




                                                                                                           Tim akan
                                                                                    2                      mengidentifikasi
                            1
   Tim Keberlanjutan
membuat ikhtisar awal                                                                   Mengidentifikasi   dampak yang
 mengenai Perseroan.            Memahami                                                dampak aktual      ditimbulkan Perseroan,
                                konteks                                                 dan potensial      baik dampak positif
      The Sustainability        organisasi                                              Identify actual
                                                                                                           maupun negatif.
       Team creates an          Understand the                                          and potential
 initial overview of the        organizational                                          impacts            The team will identify
                                context                                                                    the impact caused by
             Company.
                                                                                                           the Company, both
                                                                                                           positive and negative
                                                                                                           impacts.


 Tim membuat prioritas
topik material dari yang                                                                 Penilaian
                                Memprioritaskan                                          signifikansi      Tim menilai signifikansi
paling signifikan hingga        topik Material                                           dampak            dampak menggunakan
        tidak signifikan.       Prioritize the                                           Impact
                                Material topic                                                             analisis kuantifikasi dan
                                                                                         significance
   The team prioritizes
                            3                                                            assessment        kualitatif.
   material topics from
                                                                                                           The team assessed
    most significant to
                                                                                                           the significance of
          insignificant.
                                                                                                           the impact using
                                                                                    4                      quantification and
                                                                                                           qualitative analysis.




Memahami Konteks Organisasi                                   Understanding the Organizational Context
Perseroan     berkomitmen         untuk     menjaga           The Company is firmly committed to maintaining
keseimbangan kinerja di bidang ekonomi, sosial, dan           balanced performance across economic, social, and
lingkungan dengan tetap memperhatikan kebutuhan               environmental aspects while addressing the needs
serta harapan para pemangku kepentingan. Dalam                and expectations of its stakeholders. To support this
mendukung komitmen tersebut, Perseroan menyusun               commitment, the Company provides an overview
gambaran menyeluruh mengenai kegiatan usaha,                  of its business activities, sustainability context, and
konteks keberlanjutan, serta interaksi dengan pihak-          interactions with key parties that serve an essential
pihak yang berperan penting dalam keberlangsungan             role in sustaining its operations.
operasional.

Pemangku kepentingan diartikan sebagai individu               Stakeholders are defined as individuals or groups
maupun kelompok yang memiliki perhatian                       who have an interest and influence in the Company’s
dan kepentingan terhadap keberlanjutan serta                  sustainability and overall success. The Company
kesuksesan Perseroan. Perseroan secara aktif                  actively identifies stakeholders across all operational
mengidentifikasi para pemangku kepentingan di                 areas, understands their expectations, and ensures
seluruh area operasional, memahami ekspektasi                 the establishment of effective and mutually beneficial
mereka, dan memastikan terjalinnya hubungan yang              relationships. Further details on stakeholder
efektif dan saling menguntungkan. Uraian lebih lanjut         engagement management are presented in the
mengenai pengelolaan hubungan dengan pemangku                 Sustainability Governance chapter of this report.
kepentingan dapat ditemukan pada Bab Tata Kelola
Keberlanjutan dalam laporan ini.

Mengidentifikasi Dampak Aktual dan Potensial                  Identifying Actual and Potential Impacts
Dalam menentukan topik material, Perseroan                    In determining material topics, the Company focuses
berfokus pada identifikasi dampak aktual maupun               on identifying both actual and potential impacts
potensial yang muncul dari kegiatan operasionalnya,           arising from its operations across economic,
baik pada aspek ekonomi, lingkungan, sosial, maupun           environmental, social, and human rights aspects
hak asasi manusia di seluruh rantai bisnis. Proses ini        throughout its business value chain. This process
menjadi dasar bagi Perseroan dalam merumuskan                 serves as a key foundation for developing relevant
strategi keberlanjutan yang tepat dan berdampak               and effective sustainability strategies.
nyata.




                                                  PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report       27
Page 30
         Pendahuluan
         Preface




   Tentang Laporan
   About The Report




   Sebagai bagian dari proses tersebut, Perseroan                           As part of this effort, the Company conducts
   melakukan diskusi terarah melalui mekanisme Focus                        structured discussions through Focus Group
   Group Discussion untuk mengumpulkan berbagai                             Discussions to gather insights from multiple sources.
   informasi dari beragam sumber. Informasi diperoleh                       These sources include grievance reports, risk analysis
   dari laporan pengaduan, analisis risiko dalam sistem                     from the Company’s risk management system,
   manajemen risiko, survei pemangku kepentingan,                           stakeholder surveys, and media monitoring such
   serta pemantauan media seperti surat kabar, televisi,                    as newspapers, television, websites, and other
   situs web, dan kanal informasi lainnya. Perseroan                        information channels. The Company also considers
   juga    mempertimbangkan        perkembangan      isu                    developments in sustainability issues within similar
   keberlanjutan di sektor sejenis melalui analisis                         sectors through external analysis, including the
   eksternal, termasuk metodologi yang digunakan                            methodologies used by several ESG rating agencies.
   oleh beberapa lembaga ESG rating. Seluruh data                           The collected information is then processed and
   yang terkumpul kemudian diolah dan dianalisis                            analyzed during FGDs to ensure data accuracy and
   secara mendalam dalam sesi FGD guna memastikan                           reliability.
   ketepatan dan relevansi hasilnya.

   Selain itu, Perseroan juga melaksanakan proses                           Furthermore, the Company carries out assessment
   penilaian untuk mengidentifikasi potensi maupun                          processes to identify actual and potential negative
   dampak negatif aktual yang dapat timbul dari                             impacts that may increase from its operations and
   kegiatan operasional dan hubungan bisnisnya.                             business relationships. Meanwhile, positive impacts,
   Sementara itu, dampak positif, termasuk kontribusi                       including the Company’s contribution to achieving
   Perseroan terhadap pencapaian SDGs, dinilai melalui                      SDGs, are evaluated through strategic initiatives
   berbagai inisiatif strategis yang memberikan manfaat                     designed to create benefits for both society and the
   bagi masyarakat dan lingkungan.                                          environment

   Menilai Signifikasi Dampak                                               Assessing the Significance of Impacts
   Perseroan melakukan penilaian secara sistematis                          The Company systematically evaluates the
   terhadap tingkat signifikansi dari setiap dampak yang                    significance level of each identified impact
   telah diidentifikasi untuk menetapkan prioritas utama                    to determine key priorities in its sustainability
   dalam strategi keberlanjutan. Proses ini dilakukan                       strategy. This assessment is carried out through a
   melalui pendekatan komprehensif yang mencakup                            comprehensive approach combining both qualitative
   analisis kualitatif dan kuantitatif.                                     and quantitative analyses.

   Pada tahap kualitatif, Perseroan mengutamakan                            In the qualitative phase, the Company prioritizes
   pengumpulan masukan dari para pemangku                                   collecting input from stakeholders through a
   kepentingan melalui proses survei pemangku                               stakeholder survey process to understand their
   kepentingan guna memahami pandangan, saran, dan                          views, suggestions, and opinions regarding the
   pendapat mereka terkait dampak yang dianggap                             impacts considered most significant. The results of
   paling signifikan. Hasil survei tersebut memberikan                      the survey provide additional insights into how an
   wawasan tambahan mengenai bagaimana suatu                                impact may affect various stakeholder groups and
   dampak dapat memengaruhi berbagai kelompok                               help the Company gain a broader perspective in the
   pemangku kepentingan serta membantu Perseroan                            assessment process.
   memperoleh perspektif yang lebih luas dalam proses
   penilaian.

   Sementara itu, analisis kuantitatif dilakukan dengan                     Meanwhile, the quantitative analysis applies a
   menerapkan skala penilaian yang terstruktur                              structured scoring system using weights or numerical
   menggunakan bobot atau nilai numerik berdasarkan                         scales to measure impact based on its level of
   tingkat kepentingannya. Skala tersebut berkisar dari                     importance. The scale ranges from 1 (very important)
   1 (sangat penting) hingga 5 (tidak penting), sehingga                    to 5 (not important), allowing for a more objective and
   memungkinkan evaluasi yang lebih objektif dan                            measurable evaluation of each impact.
   terukur terhadap setiap dampak.




28 PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 31
                                                                                                         Tentang Laporan
                                                                                                         About The Report




Memprioritaskan Dampak Paling Signifikan untuk                Prioritizing the Most Significant Impacts for
Pelaporan                                                     Reporting
Setelah menetapkan skala penilaian atas setiap                After establishing the assessment scale for each
dampak yang teridentifikasi, selanjutnya Perseroan            identified impact, the Company then determine
menentukan topik material yang paling relevan                 the most relevant material topics to be disclosed in
untuk diungkapkan dalam laporan keberlanjutan                 this sustainability report. This process ensures that
ini. Proses ini memastikan bahwa topik yang dipilih           the selected topics reflect strategic importance
mencerminkan kepentingan strategis baik bagi                  for both the Company and its stakeholders. Once
Perseroan maupun pemangku kepentingan. Setelah                material topics are defined, the Company conducts
topik material ditetapkan, Perseroan melakukan                a materiality test and data validation to confirm
uji materialitas dan validasi data guna memastikan            that each selected topic has a solid and relevant
bahwa setiap topik yang dilaporkan memiliki dasar             foundation. This stage also includes setting threshold
yang kuat dan relevan. Tahapan ini juga mencakup              limits to identify priority impacts that will be the focus
penetapan ambang batas yang digunakan untuk                   of reporting.
mengidentifikasi dampak prioritas yang menjadi
fokus pelaporan.

Proses ini melibatkan partisipasi aktif dari seluruh          The process involves active participation across all
tingkatan organisasi, mulai dari Unit Keberlanjutan           organizational levels, from the Sustainability Unit
hingga Direksi. Unit Keberlanjutan melakukan                  to the Directors. The Sustainability Unit conducts a
kajian menyeluruh terhadap konteks organisasi dan             comprehensive review of the organizational context
menyusun daftar topik material berdasarkan hasil              and prepares a list of material topics based on
analisis serta diskusi dengan pemangku kepentingan.           analysis results and stakeholder discussions. The list
Daftar tersebut kemudian diajukan kepada Direksi              is then submitted to the Directors for final approval,
untuk mendapatkan persetujuan akhir, dengan                   with oversight and acknowledgment from the Board
pengawasan dan pengetahuan dari Dewan Komisaris.              of Commissioners. This involvement ensures that the
Keterlibatan ini memastikan proses penentuan                  material topic determination process is accurate,
topik material dilakukan secara akurat, menyeluruh,           comprehensive, transparent, and aligned with sound
transparan, dan sesuai dengan prinsip tata kelola             governance principles. [ACGS B.1.6] [GRI 2-14]
yang baik. [ACGS B.1.6] [GRI 2-14]

Proses Penentuan Topik Material [GRI 3-1]                     Process to Determine Material Topics [GRI 3-1]
Penentuan topik material dilakukan bersama dengan             Determination of material topics is carried out
SMN melalui proses yang terstruktur dan diselaraskan          together with SMN through a structured process and
dengan Standar GRI 2021. Proses ini mencakup                  is aligned with the 2021 GRI Standards. It includes
tahapan untuk memahami konteks organisasi dan                 steps to understand the organizational context and
mengidentifikasi dampak aktual maupun potensial,              identify actual and potential impacts, both positive
baik positif maupun negatif, yang timbul dari kegiatan        and negative, arising from the Company’s operations
operasional Perseroan di seluruh rantai nilai, termasuk       and value chain, including impacts on human rights,
dampak terhadap hak asasi manusia, lingkungan, dan            the environment, and socio-economic aspects of
aspek sosial ekonomi masyarakat.                              local communities.

Setiap dampak yang teridentifikasi kemudian                   Each identified impact is then assessed based on its
dinilai berdasarkan tingkat signifikansi terhadap             significance to the Company’s business sustainability
keberlanjutan bisnis Perseroan serta tingkat                  and the level of stakeholder concern. The assessment
kepentingan pemangku kepentingan. Hasil penilaian             results are used to determine the priority material
tersebut digunakan untuk menentukan prioritas topik           topics considered most relevant and significant for
material yang dianggap paling relevan dan signifikan          disclosure in the Sustainability Report.
untuk diungkapkan dalam laporan keberlanjutan.

Dalam proses ini, Perseroan melibatkan berbagai               Throughout this process, the Company engages
pemangku kepentingan internal dan eksternal,                  various internal and external stakeholders, including
termasuk perwakilan Direksi dan manajemen,                    representatives of the Directors and management,



                                                  PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report   29
Page 32
         Pendahuluan
         Preface




   Tentang Laporan
   About The Report




   karyawan, mitra kerja, pelanggan, regulator, serta                        employees, business partners, customers, regulators,
   komunitas sekitar. Pandangan dan masukan dari                             and local communities. Feedback from these
   para pemangku kepentingan serta referensi dari ahli                       stakeholders, together with input from sustainability
   keberlanjutan dan praktik terbaik industri menjadi                        experts and industry best practices, forms the basis
   pertimbangan penting dalam menyusun daftar akhir                          for the final list of the Company’s material topics.
   topik material Perseroan.

   Proses penetapan topik material dilaksanakan                              The process of determining material topics was
   secara terkoordinasi dan bertahap, di mana Unit                           carried out in a coordinated and phased manner, in
   Keberlanjutan mengajukan hasil identifikasi topik                         which the Sustainability Unit proposed the results
   material kemudian disampaikan kepada Direksi untuk                        of the identification of material topics and then
   memperoleh persetujuan akhir atas topik material                          submitted them to the Board of Directors to obtain
   yang ditentukan dan menjadi prioritas Perseroan.                          final approval of the material topics determined and
                                                                             prioritized by the Company.

   Secara keseluruhan, tahapan proses penetapan isi                          An overview of the overall process for defining the
   topik material adalah sebagai berikut:                                    topic material are as follows:


                                               Proses untuk Menentukan Topik Material
                                                   Material Topics Setting Process


            Mengidentifikasi dan menilai dampak secara berkesinambungan                  Menentukan topik material untuk pelaporan
                 Continuous identification and assessment of impacts                        Setting material topics for reporting

                                 Melibatkan berbagai pemangku kepentingan dan          Menguji topik material
                                               pakar yang relevan                        dengan pakar dan
                                   Engaging stakeholders and relevant experts           pengguna informasi
                                                                                       Testing material topics
                                                                                       with experts and users



                 1                         2                          3                          4                        5
                                                                                          Mengidentifikasi          Topik material
            Memahami                Mengidentifikasi          Menilai Signifikansi        Dampak Paling             Material Topics
         Konteks Organisasi        Dampak Aktual dan               Dampak                 Signifikan untuk
           Understanding              Potensial                   Assess the                 Pelaporan
         the Organizational         Identify Actual and         Significance of          Prioritize the most
              Context                Potential Impacts              Impact               Significant Impact
                                                                                            for Reporting




          Menggunakan             Mempertimbangkan                                     Menguji topik material
       Standar Sektor untuk      topik dan dampak yang                                 terhadap topik dalam
        memahami konteks          dideskripsikan dalam                                    Standar Sektor
             sektor                  Standar Sektor                                    Testing material topics
      Apply Sector Standard        Consider topics and                                   to Sector Standard
        to understand its         impacts in the Sector
             contexts                  Standard




   Daftar Topik Material [GRI 3-2]                                          List of Material Topics [GRI 3-2]
   Daftar topik material Perseroan pada tahun 2025                          The Company’s 2025 list of material topics includes
   mencakup topik-topik yang dinilai memiliki dampak                        those considered to have the most significant
   paling signifikan terhadap keberlanjutan ekonomi,                        economic, environmental, and social impacts.
   lingkungan, dan sosial.




30 PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 33
                                                                                                                                                                  Tentang Laporan
                                                                                                                                                                  About The Report




Berdasarkan proses penilaian, daftar topik material                                                     Based on the assessment process, the SMN Group’s
Grup SMN tahun 2025 menunjukkan sejumlah                                                                list of material topics for 2025 shows several
penyesuaian dibandingkan tahun sebelumnya.                                                              adjustments compared to the previous year. These
Penyesuaian      ini   mencerminkan       dinamika                                                      adjustments reflect the dynamics of business
pertumbuhan usaha, peningkatan skala dan                                                                growth, the increasing scale and complexity of
kompleksitas     operasional,  serta    perubahan                                                       operations, as well as changes in stakeholder
ekspektasi pemangku kepentingan terhadap kinerja                                                        expectations regarding the Group’s sustainability
keberlanjutan Grup.                                                                                     performance.

Pada tahun 2025, peta materialitas Grup SMN                                                             In 2025, SMN Group’s materiality map reflected
mengalami beberapa penyesuaian dibandingkan                                                             several adjustments compared to the previous year.
dengan tahun sebelumnya. Walaupun jumlah topik                                                          Although the number of material topics remained
material yang ditetapkan tetap sama, yaitu 9 topik                                                      unchanged at 9 topics in both 2024 and 2025,
pada tahun 2024 dan 2025, terdapat perubahan                                                            one material topic was revised, with employment
pada salah satu topik material, di mana topik                                                           replacing supplier social assessment. This change
kepegawaian      menggantikan      topik      penilaian                                                 reflects the Group’s business development, the
sosial pemasok. Perubahan ini mencerminkan                                                              increasing scale and complexity of its operations,
perkembangan kegiatan usaha Grup, meningkatnya                                                          as well as changes in the scope and expectations of
skala dan kompleksitas operasional, serta perubahan                                                     stakeholders regarding the Group’s sustainability
cakupan dan ekspektasi pemangku kepentingan                                                             performance. [GRI 3-2]
terhadap kinerja keberlanjutan Grup. [GRI 3-2]

Evaluasi dilakukan setiap tahun untuk meninjau                                                          The Company reviews the material topics annually to
kembali relevansi dan prioritas topik material sesuai                                                   ensure their continued relevance and prioritization
perkembangan industri dan dinamika pemangku                                                             in line with industry developments and stakeholder
kepentingan.                                                                                            dynamics.




                                                                                     Materiality Map

                                  5


                                 4,5                                                                                                                 Kinerja Ekonomi


                                       High
                                  4                                                                  Anti Korupsi
                                                                                                                                    Dampak Ekonomi     Energi
                                                                 Pajak                                                              Tidak Langsung
                                                                                                                                                 Kepegawaian
                                                                                                                                 Emisi Material
                                 3,5                                                                                                                         K3
                                                                                                             Praktik Pengadaan                             Pelatihan dan
                                                                                                                                       Masyarakat Lokal    Pendidikan
                                                                                     Hak-hak
                                  3                                                  Masyarakat         Kesehatan dan
                                                         Penilaian Lingkungan                                                    Keberadaan   Pasar
            Impact Materiality




                                                                                     adat               Keselamatan Pelanggan
                                                                Pemasok kerja
                                                                                           Kerja paksa
                                                                                                                     Pekerja
                                                             Keanekaragaman Hayati          atau Wajib
                                 2,5   Mid                                                        Kerja
                                                                                                                     Anak          Non Diskriminasi
                                                    Kebijakan Publik
                                                                                                       Privasi       Limbah
                                                    Perilaku Anti Persaingan       Penilaian Sosial    Pelanggan
                                  2                                                Pemasok
                                                                                                                          Keanekaragaman dan
                                                           Perilaku Anti Persaingan                                       Kesempatan Kerja

                                 1,5                                                          Praktik Keamanan

                                                                                                               Kebebasan Berserikat dan
                                       Low                                          Air dan Efluen             Perundingan Kolektif
                                   1


                                 0,5

                                                                Low                                          Mid                                High
                                  0
                                   0,0        0,5         1,0            1,5       2,0      2,5      3,0                   3,5            4,0        4,5          5,0
                                                                                    Stakeholder Importance




                                                                                      PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report             31
Page 34
          Pendahuluan
          Preface




   Tentang Laporan
   About The Report




   Daftar Topik Material*
   List of Material Topics
   [ACGS B.1.1] [GRI 3-2]

                                                                                                                        Kontribusi terhadap
                                                                                                                       Tujuan Pembangunan
           Topik Material
                                Batasan Dampak                         Pengelolaan Topik Material                      Keberlanjutan (TPB)
              Material
    No.                         yang Ditimbulkan                      Management of Material Topics                         Contrbution
              Topics
                               Impacts Boundaries                              [GRI 3-3]                                   to Sustainable
                                                                                                                        Development Goals
                                                                                                                               (SDGs)

    Aspek Ekonomi | Economic Aspect

     1.    Kinerja          1. Membuka lapangan          1. Pembayaran pajak.
           Ekonomi             pekerjaan                 2. Peningkatan kesejahteraan karyawan Perseroan
                            2. Meningkatkan                 melalui pemberian gaji dan fasilitas lainnya.
                               perekonomian,
                               baik perekonomian
                               nasional maupun lokal

           Economic         1. Job opportunities         1. Tax payment.
           Performance      2. Improve the economy,      2. Improving the wellbeing of the Company’s employees
                               both national and local      through provision of salaries and other facilities.
                               economies

     2.    Dampak           1. Pengembangan              1. Meningkatkan jangkauan, ruang lingkup dan kualitas
           Ekonomi Tidak       teknologi dan                produk dan jasa yang ditawarkan oleh Perseroan.
           Langsung            infrastruktur digital     2. Pemberian kesempatan kerja bagi masyarakat
                            2. Peningkatan                  Indonesia (khususnya komunitas lokal di wilayah
                               perekonomian lokal           kegiatan operasional Perseroan).
                            3. Peningkatan taraf         3. Membuat program-program tanggung jawab sosial
                               hidup masyarakat             dan lingkungan (TJSL) yang didasarkan pada 4 pilar
                               sekitar wilayah              utama: Pendidikan, Kesehatan, Konservasi Alam,
                               operasional                  Donasi dan Penanggulangan Bencana Alam. TJSL
                            4. Transfer knowledge           Perseroan juga difokuskan untuk memberdayakan
                                                            ekonomi lokal yang dapat memberikan dampak bagi
                                                            peningkatan perekonomian masyarakat lokal.
                                                         4. Memberikan bantuan kepada warga sekitar wilayah
                                                            operasional Perseroan, seperti perbaikan infrastruktur
                                                            dan saluran air, kegiatan lingkungan, fasilitas internet
                                                            gratis dan fasilitas umum lainnya.
                                                         5. Mengutamakan pemasok lokal.
                                                         6. Menyediakan infrastruktur telekomunikasi di wilayah-
                                                            wilayah non 3T (Terdepan, Terluar, Tertinggal).

           Indirect         1. Development of            1. Increase the range, scope and quality of products and
           Economic            digital technology and       services offered by the Group (tower and non-tower
           Impact              infrastructure               business of the Group).
                            2. Boosting the local        2. Provide employment opportunities for Indonesians
                               economy                      (especially local communities in the Group’s
                            3. Improve the standard         operational areas).
                               of living of the          3. Creating social and environmental responsibility
                               community around the         programs (“TJSL”) based on 4 main pillars: Education,
                               operational area             Health, Nature Conservation, Donation and Natural
                            4. Transfer knowledge           Disaster Management. TJSL Group is also focused on
                                                            empowering the local economy that may impact on
                                                            improving the economy of local communities.
                                                         4. Provide assistance to communities around the
                                                            Company’s operational areas, such as infrastructure
                                                            and water channel improvements, environmental
                                                            activities, free internet facilities and other public
                                                            facilities.
                                                         5. Prioritizing local suppliers.
                                                         6. Provide telecommunications infrastructure in non-3T
                                                            (Frontier, Outermost, Disadvantaged) areas.




32 PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 35
                                                                                                                      Tentang Laporan
                                                                                                                      About The Report




                                                                                                                       Kontribusi terhadap
                                                                                                                      Tujuan Pembangunan
      Topik Material
                          Batasan Dampak                         Pengelolaan Topik Material                           Keberlanjutan (TPB)
         Material
No.                       yang Ditimbulkan                      Management of Material Topics                              Contrbution
         Topics
                         Impacts Boundaries                              [GRI 3-3]                                        to Sustainable
                                                                                                                       Development Goals
                                                                                                                              (SDGs)

Aspek Lingkungan | Environmental Aspect

 1.   Energi           1. Mengurangi              1. Membuat kebijakan dan meningkatkan kesadaran
                          penggunaan energi          karyawan terkait penghematan energi di operasional
                       2. Meningkatkan               Perseroan.
                          pengetahuan             2. Kebijakan Work From Home untuk karyawan.
                          karyawan mengenai       3. Penggunaan panel surya di beberapa sites tower
                          pentingnya                 Perseroan baik sebagai sumber energi utama maupun
                          menghemat energi           sebagai sumber energi pengisian baterai lithium yang
                       3. Mengontrol biaya           merupakan cadangan daya di sites tower Perseroan.
                          operasional             4. Pengendalian konsumsi energi di salah satu gedung
                                                     operasional melalui optimalisasi penggunaan AC tipe
                                                     VRV yang dikelola internal Perseroan.

      Energy           1. Reduce energy           1. Create policies and raise employee awareness on
                          consumption                energy saving in Group operations.
                       2. Increase employee       2. Work From Home policy for employees.
                          knowledge on the        3. The use of solar panels at several Company tower sites,
                          importance of saving       both as the main source of energy and as a source of
                          energi                     energy for charging lithium batteries, which serve as
                       3. Control operating          backup power at the Company’s tower sites.
                          costs                   4. Control of energy consumption in one of the
                                                     operational buildings through the optimization of the
                                                     use of VRV-type air conditioning managed internally
                                                     by the Company.

 2.   Material         1. Mengurangi              1. Pengembangan desain tower dengan penggunaan
                          penggunaan material        material yang lebih sedikit dan lebih efisien.
                       2. Mengurangi limbah       2. Mengurangi penggunaan kertas di lingkungan
                          yang dihasilkan, baik      operasional Perseroan dengan (i) inisiatif digitalisasi;
                          dari menara yang           dan (ii) memanfaatkan kertas yang sudah digunakan.
                          dibongkar/dismantle,    3. Membuat kebijakan dan meningkatkan kesadaran
                          maupun dari peralatan      karyawan terkait pengurangan limbah di lingkungan
                          lainnya yang tidak         operasional, seperti penggunaan tumbler air minum.
                          digunakan               4. Pengelolaan limbah dengan (i) memanfaatkan dan/
                                                     atau menggunakan kembali limbah yang ada; dan
                                                     (ii) memberikan limbah yang tidak dapat digunakan
                                                     kembali kepada badan pengelola limbah yang
                                                     tersertifikasi.

      Material         1. Reduce material use     1. Development of tower design with less material use
                       2. Reduce waste               and more efficient.
                          generated, both         2. Reduce paper consumption in the Group’s operational
                          from dismantled            environment by(i) digitization initiatives; and (ii) utilizing
                          towers and from other      paper already in use.
                          equipment not in use    3. Create policies and increase employee awareness
                                                     related to waste reduction in the operational
                                                     environment, such as the use of drinking water
                                                     tumblers.
                                                  4. Waste management by (i) utilizing and/or reusing
                                                     existing waste; and (ii) provide non-reusable waste to
                                                     a certified waste management agency.




                                                         PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report      33
Page 36
          Pendahuluan
          Preface



   Tentang Laporan
   About The Report




                                                                                                                         Kontribusi terhadap
                                                                                                                        Tujuan Pembangunan
           Topik Material
                                Batasan Dampak                         Pengelolaan Topik Material                       Keberlanjutan (TPB)
              Material
    No.                         yang Ditimbulkan                      Management of Material Topics                          Contrbution
              Topics
                               Impacts Boundaries                              [GRI 3-3]                                    to Sustainable
                                                                                                                         Development Goals
                                                                                                                                (SDGs)

     3.    Emisi            1. Mengurangi emisi dan      1. Penggunaan baterai lithium untuk menggantikan
                               pemanasan global             diesel generator yang digunakan sebagai cadangan
                            2. Pengembangan                 daya di sites Perseroan.
                               teknologi digital         2. Melakukan upgrade pada shelter air conditioners di
                                                            sites menara dengan teknologi yang lebih rendah
                                                            penggunaan listrik.
                                                         3. Inisiatif digitalisasi untuk mengurangi mobilisasi
                                                            karyawan .
                                                         4. Kebijakan Work From Home untuk karyawan.

           Emission         1. Reducing emissions        1. Use of lithium batteries to replace diesel generators
                               and global warming           used as backup power at the Company’s sites .
                            2. Digital technology        2. Upgrading the air conditioners in tower sites with lower
                               development                  electricity consumption technology.
                                                         3. Digitalization initiatives to reduce employee
                                                            mobilization.
                                                         4. Work From Home policy for employees.

    Aspek Sosial | Social Aspect

     1.    Kesehatan        1. Memberikan rasa           1. Melakukan identifikasi bahaya, penilaian risiko,
           dan                 aman pada karyawan           dan menentukan pengendalian sesuai dengan
           Keselamatan      2. Meningkatkan kinerja         HIRADC(Hazard Identification, Risk Assessment, and
           Kerja (“K3”)        karyawan                     Determining Control).
                            3. Mengurangi                2. Mengidentifikasi regulasi yang berkaitan dengan K3.
                               kecelakaan kerja          3. Menyelenggarakan pelatihan K3.
                                                         4. Melaksanakan inspeksi HSE (Health, Safety, and
                                                            Environemnt) secara random di kantor dan site.
                                                         5. Mengadakan latihan dan simulasi kondisi darurat di
                                                            kantor dan site.
                                                         6. Melakukan audit ISO 45001 – Manajemen Kesehatan
                                                            dan Keselamatan Kerja.
                                                         7. Menyampaikan informasi melalui email terkait
                                                            kesehatan dan keselamatan kerja kepada vendor dan
                                                            karyawan.
                                                         8. Meningkatkan awareness mengenai Kesehatan dan
                                                            Keselamatan Kerja (K3) melalui K3 Booklet, Tent Card,
                                                            QHSE email blast, program interaktif K3 (kuis dan
                                                            desktop screensaver K3) dan hal lainnya.

           Occupational     1. Provide a sense of        1. Conduct hazard identification, risk assessment, and
           Health and          security to employees        determine control in accordance with HIRADC (Hazard
           Safety           2. Improve employee             Identification, Risk Assessment, and Determining
                               performance                  Control).
                            3. Reduce workplace          2. Identify regulations related to OHS.
                               accidents                 3. Organizing OHS training.
                                                         4. Carry out random HSE (Health, Safety, and
                                                            Environment) inspections in office and sites.
                                                         5. Conduct drills and simulated emergencies in office
                                                            and sites..
                                                         6. Conduct an audit of ISO 45001 – Occupational Health
                                                            and Safety Management.
                                                         7. Convey information via email related to occupational
                                                            health and safety to vendors and employees.
                                                         8. Increasing awareness of Occupational Health and
                                                            Safety (K3) through K3 Booklets, Tent Cards, QHSE
                                                            email blasts, interactive K3 programs (K3 quizzes and
                                                            desktop screensavers) and other things.

     2.    Pendidikan       1. Meningkatkan kinerja      1. Menyelenggarakan kegiatan pelatihan yang diadakan
           dan Pelatihan       karyawan                     secara rutin untuk meningkatkan soft skill dan hard skill
                            2. Memotivasi karyawan          karyawan.
                            3. Transfer knowledge        2. Mengadakan kegiatan-kegiatan internal untuk
                                                            meningkatkan       employee     engagement          dan
                                                            memotivasi karyawan, seperti mengadakan kegiatan
                                                            mingguan, tahunan dan insidentil di hari perayaan atau
                                                            hari istimewa tertentu.



34 PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 37
                                                                                                                                               Tentang Laporan
                                                                                                                                               About The Report




                                                                                                                                                 Kontribusi terhadap
                                                                                                                                                Tujuan Pembangunan
         Topik Material
                                    Batasan Dampak                                   Pengelolaan Topik Material                                 Keberlanjutan (TPB)
            Material
 No.                                yang Ditimbulkan                                Management of Material Topics                                    Contrbution
            Topics
                                   Impacts Boundaries                                        [GRI 3-3]                                              to Sustainable
                                                                                                                                                 Development Goals
                                                                                                                                                        (SDGs)

         Education and         1. Improve employee                 1.   Organizing regular training activities to improve
         Training                 performance                           employees’ soft skills and hard skills.
                               2. Motivate employees               2.   Conduct internal activities to increase employee
                               3. Transfer knowledge                    engagement and motivate employees, such as
                                                                        holding weekly, annual and incidental activities on
                                                                        certain celebrations or special days.

  3.     Kepegawaian           1. Penciptaan lapangan              1. Penyediaan kesempatan kerja yang sama bagi
                                  kerja                               karyawan tetap, kontrak, dan tenaga outsourcing di
                               2. Peningkatan                         lingkungan Perseroan dan entitas anak.
                                  kesejahteraan,                   2. Peningkatan     kesejahteraan    karyawan    melalui
                                  stabilitas pendapatan,              remunerasi, manfaat kerja, jaminan sosial, serta
                                  dan pengembangan                    program pengembangan kompetensi dan karier.
                                  kompetensi karyawan              3. Penerapan praktik ketenagakerjaan yang adil, aman,
                               3. Dampak                              inklusif, dan bebas diskriminasi dalam seluruh siklus
                                  terhadap praktik                    hubungan kerja.
                                  ketenagakerjaan
                                  yang adil, inklusif, dan
                                  setara

         Employment            1. Job creation                     1. Provision of equal employment opportunities for
                               2. Improvement of                      permanent employees, contract employees, and
                                  employee welfare,                   outsourced personnel within the Company and its
                                  income stability,                   subsidiaries.
                                  and competency                   2. Improvement of employee welfare through
                                  development                         remuneration, employment benefits, social security,
                               3. Impact on fair,                     as well as competency and career development
                                  inclusive, and                      programs.
                                  equal employment                 3. Implementation of fair, safe, inclusive, and non-
                                  practices                           discriminatory employment practices throughout the
                                                                      entire employment cycle.

  4.     Komunitas             1. Meningkatkan                     1. Membuat program-program TJSL yang didasarkan
         Lokal                    perekonomian lokal                  pada 4 pilar utama: Pendidikan, Kesehatan, Konservasi
                               2. Meningkatkan taraf                  Alam, Donasi dan Penanggulangan Bencana Alam.
                                  hidup masyarakat                    TJSL Grup juga difokuskan untuk memberdayakan
                                  sekitar wilayah                     ekonomi lokal yang dapat memberikan dampak bagi
                                  operasional                         peningkatan perekonomian masyarakat lokal.
                               3. Transfer knowledge               2. Memberikan bantuan kepada warga sekitar wilayah
                                                                      operasional Perseroan, seperti perbaikan infrastruktur
                                                                      dan saluran air, kegiatan lingkungan, fasilitas internet
                                                                      gratis dan fasilitas umum lainnya.
                                                                   3. Menyediakan infrastruktur telekomunikasi di wilayah-
                                                                      wilayah non 3T (Terdepan, Terluar, Tertinggal).

         Local                  1. Boosting the local              1. Creating social and environmental responsibility
         Community                 economy                            programs (“TJSL”) based on 4 main pillars: Education,
                                2. Improve the standard               Health, Nature Conservation, Donation and Natural
                                   of living of the                   Disaster Management. TJSL Group is also focused on
                                   community around                   empowering the local economy that may impact on
                                   the operational area               improving the economy of local communities.
                                3. Transfer knowledge              2. Provide assistance to communities around the
                                                                      Company’s operational areas, such as infrastructure
                                                                      and waterway improvements, environmental activities,
                                                                      free internet facilities and other public facilities.
                                                                   3. Provide telecommunications infrastructure in non-3T
                                                                      (Frontier, Outermost, Disadvantaged) areas.

*) Daftar topik material di atas mencakup Grup SMN dan diurutkanberdasarkan tingkat prioritasnya dari topik material prioritas tinggi sampai rendah pada masing-masing
aspek. | The list of material topics above covers the SMN Group and is arranged based on the level of priority, from high-priority to low-priority material topics within each
aspect.




                                                                            PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report                   35
Page 38
          Pendahuluan
          Preface




   Tentang Laporan
   About The Report




   Pendekatan Pengelolaan Topik Material [GRI 3-3]                         Management of Material Topics [GRI 3-3]
   Perseroan mengelola setiap topik material melalui                       The Company manages each material topic through
   pendekatan terpadu yang mencakup identifikasi,                          an integrated approach that covers the identification,
   mitigasi, pemantauan, serta evaluasi dampak aktual                      mitigation, monitoring, and evaluation of actual
   dan potensial, baik positif maupun negatif, terhadap                    and potential impacts, both positive and negative,
   aspek ekonomi, lingkungan, dan sosial, termasuk                         on economic, environmental, and social aspects,
   dampak terhadap hak asasi manusia. Analisis ini                         including human-rights impacts. This analysis
   mencakup seluruh aktivitas operasional Perseroan                        encompasses all operational activities and business
   serta hubungan bisnis di sepanjang rantai nilai.                        relationships across the value chain.

   Apabila ditemukan potensi dampak negatif,                               Where negative impacts are identified, the Company
   Perseroan menerapkan langkah-langkah pencegahan                         implements preventive and mitigating measures
   dan mitigasi melalui kebijakan keberlanjutan, audit                     through sustainability policies, compliance audits,
   kepatuhan, dan keterlibatan dengan mitra usaha.                         and engagement with business partners. For
   Untuk dampak aktual, Perseroan melakukan tindakan                       actual impacts, corrective actions and, where
   korektif dan, bila relevan, bekerja sama dengan pihak                   relevant, remediation processes are undertaken in
   terkait dalam proses pemulihan (remediasi).                             collaboration with related parties.

   Efektivitas pengelolaan diukur secara berkala melalui                   The effectiveness of these actions is regularly
   indikator kinerja utama (KPI), target tahunan, serta                    monitored through key performance indicators (KPIs),
   evaluasi internal yang disampaikan kepada Direksi.                      annual targets, and internal evaluations reported to the
   Hasil pemantauan digunakan untuk meningkatkan                           Directors. The monitoring results are used to enhance
   kebijakan    dan     prosedur    operasional   serta                    policies, operational procedures, and organizational
   memperkuat pembelajaran organisasi.                                     learning.

   Dalam pelaksanaannya, Perseroan melibatkan                              In managing these topics, the Company engages
   pemangku kepentingan internal dan eksternal,                            internal and external stakeholders, including directly
   termasuk kelompok masyarakat yang terdampak                             affected communities. STP ensures that engagement
   langsung. STP berupaya memastikan pelibatan yang                        is inclusive and gender-equitable, providing a safe
   inklusif dan setara gender, dengan memberikan                           space for the participation of vulnerable groups.
   ruang partisipasi yang aman bagi kelompok rentan.                       During 2025, the Company’s operations did not
   Sepanjang tahun 2025, kegiatan operasional                              involve any involuntary resettlement; however, should
   Perseroan tidak menimbulkan relokasi masyarakat                         such circumstances increase, STP is committed to
   (involuntary resettlement); namun jika kondisi tersebut                 providing fair compensation and restoring the living
   terjadi, Perseroan berkomitmen untuk memberikan                         standards of affected communities in accordance
   kompensasi yang adil dan pemulihan standar hidup                        with prevailing laws and human-rights principles.
   masyarakat terdampak sesuai ketentuan perundang-
   undangan dan prinsip HAM.

   Tanggapan dan Umpan Balik Laporan Tahun                                 Feedback and Responses to the Previous Year’s
   Sebelumnya [SEOJK G.3]                                                  Report [SEOJK G.3]
   Perseroan mendorong partisipasi aktif para                              The Company encourages active participation from
   pemangku kepentingan untuk memberikan masukan                           stakeholders by providing input and feedback on
   dan tanggapan mengenai isi laporan ini. Panduan                         the content of this report. Guidelines for submitting
   penyampaian umpan balik dapat ditemukan pada                            feedback are available in the Feedback Form section
   bagian Lembar Umpan Balik di halaman 201. Untuk                         on page 201 For further information or inquiries
   pertanyaan lebih lanjut atau informasi tambahan                         regarding this report, stakeholders may contact the
   terkait laporan ini, pemangku kepentingan dapat                         Company at the following address: [GRI 2-3]
   menghubungi Perseroan melalui alamat berikut: [GRI
   2-3]




                        Menara BCA, 55th Floor                   Jl. M.H. Thamrin No. 1, Jakarta 10310
                                                                 Telp : +62 21 57940688 : Fax : +62 21 57950077
                                                                 Email : corporate.secretary@stptower.com




36 PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 39
 KEBIJAKAN DAN STRATEGI KEBERLANJUTAN
                               Sustainability Policies and Strategies
                                                                  [SEOJK A.1] [GRI 2-22, 2-23]

VISI DAN MISI PERSEROAN
Company Vision and Mission
[SEOJK C.1]




                                                       Visi Vision
                                                       Menciptakan nilai
                                                       dan membuat
                                                       perbedaan.
                                                       To create value and make a
                                                       difference.




        Misi Mision            Mempertahankan
                               pertumbuhan yang
                               menguntungkan melalui
                               inovasi, kualitas dan
                               komitmen.
                               To sustain profitable growth through
                               innovation, quality, and commitment.




                             PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report   37
Page 40
         Pendahuluan
         Preface




   Kebijakan Dan Strategi Keberlanjutan
   Sustainability Policies and Strategies




   VISI DAN MISI KEBERLANJUTAN
   Sustainability Vision and Mission
   [SEOJK C.1]




         VISI KEBERLANJUTAN
         Sustainability Vision
         Menjadi Penyedia Multi Layanan Telekomunikasi dan Infrastruktur yang
         Terkemuka, dengan Fokus kepada Inovasi dan Berkelanjutan.
         To Become Indonesia’s Leading Telecommunications Multi-Services and
         Infrastructure Provider with Focus on Innovation and Sustainability.




         MISI KEBERLANJUTAN
         Sustainability Mission
         Berkolaborasi dengan para pemangku kepentingan untuk memberikan
         nilai tambah layanan yang unggul selaras dengan tujuan pembangunan
         berkelanjutan.
         To collaborate with our stakeholders to provide excellent value-added
         services in line with sustainable development goals.


   KERANGKA KEBERLANJUTAN                                                  SUSTAINABILITY FRAMEWORK

   Kerangka Keberlanjutan, atau sustainability blueprint,                  The Sustainability Framework, or sustainability
   disusun untuk mencakup elemen-elemen penting                            blueprint, is designed to encompass key elements
   yang selaras dengan prioritas keberlanjutan Perseroan                   aligned with the Company’s and SMN Group’s
   dan Grup SMN. Dalam penerapannya, Perseroan                             sustainability priorities. In this context, the Company
   menetapkan tiga pilar utama sebagai landasan                            establishes three main pillars as the strategic
   strategis keberlanjutan:                                                foundation for its sustainability initiatives:

   1. Sustainable Value Chain                                              1. Sustainable Value Chain
      Pilar ini berfokus pada pengelolaan rantai nilai                        This pillar focuses on managing STP’s business
      bisnis STP secara berkelanjutan, mulai dari                             value chain sustainably, from planning and
      tahap perencanaan, pembangunan, hingga                                  construction to infrastructure maintenance. It
      pemeliharaan      infrastruktur.  Fokus    utama                        includes implementing environmental initiatives,
      mencakup penerapan inisiatif lingkungan, kerja                          partnering with socially responsible suppliers, and
      sama dengan pemasok yang memiliki tanggung                              delivering the best service to customers.
      jawab sosial, serta penyediaan layanan berkualitas
      bagi pelanggan.



38 PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 41
                                                                             Kebijakan Dan Strategi Keberlanjutan
                                                                              Sustainability Policies and Strategies




2. Ethical Organization                                        2. Ethical Organization
   Pilar ini menegaskan pentingnya penerapan                      This pillar highlights the integration of sustainability
   prinsip-prinsip keberlanjutan dalam setiap aspek               principles into all operational processes and the
   operasional dan budaya kerja di STP. Hal ini meliputi          Company’s work culture. It covers the adoption
   praktik ketenagakerjaan yang adil dan setara,                  of fair labor practices and the implementation of
   serta penerapan tata kelola yang transparan, etis,             transparent, ethical, and accountable governance.
   dan bertanggung jawab.

3. Social Investment                                           3. Social Investment
   Melalui pilar ini, STP berkomitmen untuk                       Through this pillar, STP is committed to contributing
   berkontribusi dalam pemberdayaan masyarakat                    to community empowerment through initiatives
   melalui berbagai inisiatif sosial yang mendukung               that promote social welfare. These efforts aim to
   peningkatan kesejahteraan. Upaya ini diarahkan                 create long-term positive impacts that align with
   untuk menciptakan dampak positif berkelanjutan                 the Company’s business sustainability.
   yang sejalan dengan keberlangsungan bisnis STP.

Ketiga pilar tersebut menjadi dasar bagi Perseroan             These three pillars serve as the foundation for the
dalam menjalankan strategi keberlanjutan yang                  Company’s integrated sustainability strategy,
terpadu, memastikan setiap langkah bisnis                      ensuring that every business action creates added
memberikan nilai tambah tidak hanya bagi perusahaan,           value not only for the Company but also for society
tetapi juga bagi masyarakat dan lingkungan.                    and the environment.

KEBIJAKAN KEBERLANJUTAN                                        SUSTAINABILITY POLICY

Komitmen Grup terhadap penerapan kerangka                      The Group’s commitment to implementing its
keberlanjutan diwujudkan melalui pelaksanaan                   sustainability framework is realized through the
Kebijakan Keberlanjutan, yang secara rinci mencakup            application of the Sustainability Policy, which outlines
hal-hal sebagai berikut:                                       the following key aspects:

1. Perseroan      menyelaraskan         tujuan   dan           1.   The Company effectively and efficiently aligns
   keberlanjutan bisnis dengan aspek lingkungan                     business sustainability and objectives with
   dan sosial secara efektif dan efisien.                           environmental and social aspects.
2. Perseroan melakukan kegiatan usaha secara                   2.   The Company conducts business activities with
   berintegritas dan beretika.                                      integrity and ethics.
3. Perseroan      menghargai        konsumen     dan           3.   The Company values customers and provides the
   memberikan layanan yang terbaik bagi konsumen                    best services for customers.
4. Perseroan menghormati hak asasi manusia dalam               4.   The Company respects human rights in carrying
   menjalankan kegiatan usaha.                                      out business activities.
5. Perseroan memperhatikan keselamatan dan                     5.   The Company takes into account the
   kesehatan kerja (K3).                                            occupational safety and health (OHS).
6. Perseroan melakukan pengembangan sumber                     6.   The Company conducts human resources
   daya manusia.                                                    development.
7. Perseroan memperhatikan lingkungan hidup.                   7.   The Company takes into account the environment.
8. Perseroan     menjalin    hubungan       baik dan           8.   The Company maintains good relations and
   memberikan manfaat (value) bagi para pemangku                    deliver value to stakeholders.
   kepentingan.

Komitmen Kebijakan untuk Perilaku Bisnis yang                  Policy Commitments for Responsible Business
Bertanggung Jawab [GRI 2-23]                                   Conduct [GRI 2-23]
Perseroan memiliki sejumlah kebijakan yang menjadi             The Company has established a set of policies
landasan dalam penerapan perilaku bisnis yang                  that serve as the foundation for implementing
bertanggung jawab, meliputi Pedoman Perilaku,                  responsible business conduct, including its Code of
Kebijakan Keberlanjutan, dan Kebijakan terkait                 Conduct, Sustainability Policy, and Policy related to
Hak Asasi Manusia. Kebijakan-kebijakan tersebut                Human Rights. These policies are guided by national



                                                   PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report   39
Page 42
         Pendahuluan
         Preface




   Kebijakan Dan Strategi Keberlanjutan
   Sustainability Policies and Strategies




   berpedoman pada kerangka nasional yang diatur                            frameworks such as Presidential Regulation No. 60
   dalam Peraturan Presiden No. 60 Tahun 2023                               of 2023 on the National Strategy for Business and
   tentang Strategi Nasional Bisnis dan Hak Asasi                           Human Rights, OJK Regulation No. 51/POJK.03/2017
   Manusia, Peraturan OJK No. 51/POJK.03/2017                               on Sustainable Finance, and Law No. 32 of 2009
   tentang Keuangan Berkelanjutan, serta Undang-                            on Environmental Protection and Management.
   undang No. 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan                            Together, these regulations encompass the principles
   dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. Ketiga                                 of precaution, respect for human rights, and the
   regulasi tersebut mencakup prinsip kehati-hatian,                        implementation of due diligence on social, economic,
   penghormatan terhadap hak asasi manusia, serta                           and environmental impacts.
   penerapan uji tuntas (due diligence) atas dampak
   sosial, ekonomi, dan lingkungan.

   Seluruh kebijakan ini telah disetujui dan disahkan                       All of these policies have been approved and ratified
   oleh Direksi dan Dewan Komisaris sebagai otoritas                        by the Directors and the Board of Commissioners as
   tertinggi di Perseroan, guna memastikan penerapan                        the highest governing authorities of the Company
   prinsip tata kelola dan keberlanjutan yang konsisten di                  to ensure the consistent application of governance
   seluruh lini kegiatan usaha.                                             and sustainability principles across all business
                                                                            operations.

   Kebijakan dan komitmen ini berlaku bagi seluruh                          These commitments apply to all of the Company’s
   kegiatan usaha Perseroan serta hubungan bisnis                           operations and extend to its business partners
   dengan mitra kerja dan pemasok. Komunikasi dan                           and suppliers. Communication and dissemination
   sosialisasi dilakukan melalui program pelatihan                          are carried out through internal training programs,
   internal, pakta integritas, dan penyediaan dokumen                       integrity pledges, and publication of the policies on
   kebijakan di portal internal serta situs resmi STP                       STP’s internal portal and official website https://www.
   https://www.stptower.com.                                                stptower.com.

   Penerapan Komitmen Kebijakan di Seluruh                                  Embedding Policy Commitments Across Operations
   Operasional [GRI 2-24]                                                   [GRI 2-24]
   Untuk memastikan penerapan kebijakan secara                              To ensure consistent implementation, the Company
   konsisten, Perseroan mengintegrasikan komitmen                           integrates its commitments to responsible business
   terhadap perilaku bisnis yang bertanggung jawab ke                       conduct into its strategies, policies, and operational
   dalam strategi, kebijakan, dan prosedur operasional                      procedures across all organizational levels.
   di seluruh tingkatan organisasi. Tanggung jawab                          Responsibility for implementation is coordinated by
   pelaksanaan kebijakan ini berada di bawah koordinasi                     the Directors and the Sustainability Unit, supported
   Direksi dan Unit Keberlanjutan, dengan dukungan                          by all relevant work units.
   seluruh unit kerja terkait.

   Komitmen tersebut juga diterapkan dalam hubungan                         These commitments are also applied in business
   bisnis melalui perjanjian kerja sama dengan mitra                        relationships through cooperation agreements with
   dan pemasok yang mewajibkan kepatuhan terhadap                           partners and suppliers requiring compliance with
   Pedoman Perilaku Perseroan. Selain itu, Perseroan                        the Company’s Code of Conduct. In addition, the
   secara berkala menyelenggarakan pelatihan dan                            Company regularly conducts training and awareness
   sosialisasi kepada karyawan dan mitra kerja untuk                        programs for employees and business partners to
   memperkuat pemahaman atas prinsip etika, hak asasi                       strengthen understanding of ethics, human rights, and
   manusia, dan keberlanjutan dalam setiap aktivitas                        sustainability principles across its business activities.
   bisnis.

   Sebagai bagian dari pengawasan implementasi                              As part of overseeing the implementation of such
   kebijakan tersebut, Perseroan bersama SMN Grup                           policies, the Company, together with SMN Group
   juga melaksanakan audit berkala atas standar etika                       also conducts periodic audits of ethical and
   dan kepatuhan. Audit ini dilakukan oleh fungsi Internal                  compliance standards. These audits are carried out
   Audit secara independen dengan pendekatan                                independently by the Internal Audit function using
   berbasis risiko pada fungsi-fungsi utama untuk                           a risk-based approach on key functions to ensure



40 PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 43
                                                                           Kebijakan Dan Strategi Keberlanjutan
                                                                            Sustainability Policies and Strategies




memastikan kepatuhan terhadap standar etika,                 compliance with ethical standards, anti-bribery
kebijakan anti-penyuapan, serta prinsip tata                 policies, and good governance principles across all
kelola yang baik di seluruh aktivitas bisnis. Hasil          business activities. The audit results are followed up
audit ditindaklanjuti melalui perbaikan prosedur,            through improvements in procedures, strengthening
penguatan pengendalian internal, serta pemantauan            of internal controls, as well as monitoring of
implementasi oleh Direksi dan unit terkait guna              implementation by the Board of Directors and related
memperkuat budaya integritas secara berkelanjutan.           units in order to continuously reinforce a culture of
                                                             integrity.
STRATEGI KEBERLANJUTAN
                                                             SUSTAINABILITY STRATEGY
Dalam rangka menerapkan Kerangka dan Kebijakan
Keberlanjutan, Grup telah merumuskan strategi                To implement the Sustainability Framework and
keberlanjutan yang dirancang untuk dijalankan secara         Policy, the Group has formulated a sustainability
konsisten dan berkelanjutan. Strategi ini disusun            strategy designed to be applied consistently and
dengan mempertimbangkan berbagai isu material                continuously. This strategy takes into account key
yang relevan bagi para pemangku kepentingan.                 material topics that are relevant to stakeholders. The
Strategi keberlanjutan yang diterapkan mencakup              implemented sustainability strategies include the
hal-hal berikut:                                             following:

1.   Melakukan      edukasi       internal   mengenai        1.   Conducting internal education about the
     keberlanjutan Perseroan, dimulai dari Dewan                  Company’s sustainability, starting from the
     Komisaris, Direksi, Manajer, hingga karyawan.                Board of Commissioners, Directors, Managers, to
                                                                  employees.
2.   Grup terus memperkuat pemahaman dan                     2.   The Group continues to strengthen employees’
     kapabilitas karyawan terhadap aspek ESG                      understanding and capabilities in ESG aspects
     melalui program ESG PROFound yang telah                      through the ESG PROFound program, which
     terintegrasi ke dalam budaya korporasi.                      has been integrated into the corporate culture.
     Program ini dikembangkan secara berkelanjutan                This program is continuously developed through
     dengan      pendekatan    yang    menekankan                 an approach that emphasizes tangible impact
     dampak nyata dan partisipasi aktif, antara lain              and active participation, among others through
     melalui ESG Pro-Insight, ESG Pro-Impact, dan                 ESG Pro-Insight, ESG Pro-Impact, and Pro
     Pro Sustain Hub.                                             Sustain Hub.
3.   Menyusun rencana tindak lanjut berdasarkan              3.   Developing an action plan based on aspects
     aspek dalam Kerangka Keberlanjutan oleh                      within the Sustainability Framework by various
     berbagai fungsi dan unit yang ada di dalam                   functions and units within the organization.
     organisasi.
4.   Membentuk Unit Keberlanjutan yang akan                  4.   Establishing Sustainability Unit that will
     mengkoordinir       implementasi     Kerangka                coordinate      the   implementation   of  the
     Keberlanjutan, dan bertanggung jawab langsung                Sustainability Framework, and be directly
     kepada Direktur Utama dan Dewan Komisaris.                   responsible to the CEO and Board of
                                                                  Commissioners.
5.   Melakukan monitoring dan evaluasi, baik oleh            5.   Conducting monitoring and evaluation, both
     pihak internal (internal audit ISO) maupun                   by internal (ISO internal audit) and external
     eksternal   untuk     mengukur      keberhasilan             parties to measure the success of sustainability
     penerapan keberlanjutan.                                     implementation.
6.   Melakukan inisiatif-inisiatif lain yang dapat           6.   Undertaking other initiatives that can improve
     meningkatkan kinerja keberlanjutan.                          sustainability performance.

Melalui penerapan strategi tersebut, Perseroan               Through the implementation of these strategies,
berupaya memastikan bahwa prinsip keberlanjutan              the Company strives to ensure that sustainability
terintegrasi dalam setiap aspek operasional,                 principles are embedded in every aspect of its
sehingga seluruh aktivitas bisnis dapat memberikan           operations, enabling all business activities to
dampak positif yang berkelanjutan bagi perusahaan,           create lasting positive impacts for the Company,
pemangku kepentingan, dan lingkungan.                        stakeholders, and the environment.



                                                 PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report   41
Page 44
        Profil Perusahaan
        Company Profile




42 PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 45
04
PROFIL PERUSAHAAN
COMPANY PROFILE




STP berkomitmen untuk menghadirkan konektivitas yang andal dan
berkelanjutan bagi seluruh masyarakat. Melalui jaringan infrastruktur
modern yang tersebar di berbagai wilayah, STP terus memperkuat
perannya dalam mendukung transformasi digital dan memenuhi
kebutuhan konektivitas masa depan.

STP is committed to delivering reliable and sustainable connectivity for all. Through
its extensive modern infrastructure network across the nation, STP continues to
strengthen its role in supporting digital transformation and meeting the connectivity
needs of the future.




                                  PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report   43
Page 46
        Profil Perusahaan
        Company Profile




   Identitas Perusahaan
   Corporate Identity
   [GRI 2-1]




                                                                     Informasi Perubahan Nama
       Nama Perusahaan
                                                                     Change of Name
       Company Name
                                                                     Tidak Ada
       PT SOLUSI TUNAS PRATAMA TBK
                                                                     None



                    Bidang Usaha | Type of Business

       Perseroan bergerak di bidang usaha penyediaan layanan infrastruktur penunjang telekomunikasi independen
       yang antara lain meliputi penyediaan, pengelolaan dan penyewaan site telekomunikasi, baik secara langsung
       maupun melalui anak perusahaan.

       The Company is an independent telecommunication infrastructure provider, which among others provides,
       manages and leases telecommunication sites, either directly or through subsidiaries.



                            Tanggal Pendirian      27 September 2006
                            Establishment Date     September 27, 2006




                       Dasar Hukum Pendirian
                       Legal Basis of Establishment


       Perseroan didirikan berdasarkan Akta Notaris Ridjqi Nurdiani, S.H. No. 5 tanggal 25 Juli 2006. Akta pendirian
       ini telah disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia melalui Surat Keputusan No.
       W8-00259 HT.01.01-TH.2006 tanggal 27 September 2006 serta diumumkan dalam Berita Negara Republik
       Indonesia No. 73 tanggal 11 September 2007, Tambahan No. 9241/2007. Anggaran dasar Perseroan telah
       mengalami beberapa kali perubahan, terakhir dengan Akta Notaris Christina Dwi Utami, S.H., M.Hum., M.Kn.
       No. 10 tanggal 1 Maret 2022 mengenai perubahan maksud dan tujuan Perusahaan. Perubahan tersebut telah
       disetujui oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dalam Surat Keputusan No. AHU-
       0017268.AH.01.02.TAHUN 2022 tanggal 10 Maret 2022.

       The Company was established based on Notarial Deed No. 5 of Ridjqi Nurdiani, S.H. dated July 25, 2006. The
       deed of establishment was approved by the Minister of Law and Human Rights of the Republic of Indonesia
       in its Decision Letter No. W8-00259 HT.01.01-TH.2006 dated September 27, 2006 and was published in the
       State Gazette of the Republic of Indonesia No. 73 dated September 11, 2007, Supplement No. 9241/2007. The
       Company’s articles of association has been amended several times, the latest of which is covered by Notarial
       Deed No. 10 of Christina Dwi Utami, SH., M.Hum., M.Kn. dated March 1, 2022 concerning the changes of the
       Company’s purposes and objectives. This amendment has been approved by the Minister of Law and Human
       Rights of the Republic of Indonesia through its Decision letter No. AHU-0017268.AH.01.02.TAHUN 2022 dated
       March 10, 2022.




44 PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 47
                                                                                           Identitas Perusahaan
                                                                                              Corporate Identity




   Kepemilikan Saham | Shares Ownership


PT Profesional                                PT Iforte Solusi Infotek                          Masyarakat
Telekomunikasi Indonesia                                                                        Public

97,33%                                         2,58%                                            0,09%

   Susunan Permodalan | Capital Structure

                 Modal                       Nominal Saham                             Jumlah (Rp)
                 Capital                  Share Nominal @Rp100                          Total (Rp)
    Modal Dasar
                                                   2.000.000.000                     200.000.000.000
    Authorized Capital
    Modal Ditempatkan dan Disetor
                                                      1.137.579.698                     113.757.969.800
    Issued and Paid up Capital



   Tanggal Pencatatan Saham di Bursa                     11 Oktober 2011
   Stock Listing Date                                    October 11, 2011


   Tempat Pencatatan Saham                                                 Kode Saham
   Stock Listing                                                           Stock Symbol
   Bursa Efek Indonesia
   Indonesia Stock Exchange
                                                                           SUPR


   Alamat Perseroan | Company Address

   Kantor Pusat | Head Office                         Kantor Cabang | Branch Office
   Jl. Tanjung Karang Nomor 11, Kudus, Indonesia      Menara BCA, 49th Floor
   Telp : +62 291 431905 | Fax : +62 291 431718       Jl. M.H. Thamrin No. 1 Jakarta 10310
                                                      Telp : +62 21 23585555 | Fax : +62 21 23586446

   Kontak Alamat | Contact Address
   Sekretaris Perusahaan
   Corporate Secretary         : corporate.secretary@stptower.com
   Pemasaran | Marketing       : marketing@stptower.com
   Alamat Situs Web | Website : www.stptower.com




                                          PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report   45
Page 48
        Profil Perusahaan
        Company Profile




   RIWAYAT SINGKAT PERUSAHAAN
   Company In Brief




   PT Solusi Tunas Pratama Tbk (“STP” atau “Perseroan”)                     PT Solusi Tunas Pratama Tbk (“STP” or “the Company”)
   didirikan pada tahun 2006 sebagai bagian dari upaya                      was established in 2006 as part of efforts to support
   untuk mendukung infrastruktur telekomunikasi                             Indonesia’s rapidly growing telecommunications
   nasional yang terus berkembang. Berdasarkan Akta                         infrastructure. Based on Deed of Establishment
   Pendirian No. 5 tertanggal 25 Juli 2006 yang dibuat                      No. 5 dated July 25, 2006, drawn up before Ridjqi
   di hadapan Ridjqi Nurdiani, S.H., Notaris di Bekasi,                     Nurdiani, S.H., Notary in Bekasi, and ratified through
   serta disahkan melalui Surat Keputusan Kementerian                       the Decree of the Ministry of Law and Human Rights of
   Hukum dan HAM Republik Indonesia No. W8-00259                            the Republic of Indonesia No. W8-00259 HT.01.01-
   HT.01.01-TH.2006 tanggal 27 September 2006,                              TH.2006 dated September 27, 2006, the Company
   Perseroan telah membangun reputasi sebagai                               has built a reputation as one of Indonesia’s trusted
   salah satu perusahaan penyedia infrastruktur                             telecommunications infrastructure providers. The
   telekomunikasi terpercaya di Indonesia. Legalitas                        Company’s legal status is also recorded in the
   pendirian Perseroan juga tercatat dalam Tanda Daftar                     Company Registration Certificate No. 090515156159
   Perusahaan No. 090515156159 di Kantor Pendaftaran                        at the Central Jakarta Company Registration Office
   Perusahaan Kota Jakarta Pusat pada 16 Mei 2007,                          on May 16, 2007, and announced in the State Gazette
   serta diumumkan dalam Berita Negara Republik                             of the Republic of Indonesia No. 73 dated September
   Indonesia No. 73 tanggal 11 September 2007.                              11, 2007.

   Sebagai       perusahaan      penyedia       menara                      As      an     independent       telecommunications
   telekomunikasi independen, Perseroan berkomitmen                         tower provider, the Company is committed to
   untuk menyediakan layanan penyewaan menara                               delivering tower leasing services that support
   guna mendukung operator telekomunikasi dalam                             telecommunication operators in the installation of
   pemasangan antena serta perangkat pendukung                              antennas and related equipment, known as base
   lainnya yang dikenal sebagai base transceiver station                    transceiver stations (BTS). Through a long-term lease
   (BTS). Melalui model bisnis sewa jangka panjang                          business model, typically spanning around 10 years,
   dengan durasi rata-rata sekitar 10 tahun, Perseroan                      the Company has contributed to strengthening
   turut berperan dalam memperkuat infrastruktur dan                        Indonesia’s telecommunications infrastructure and
   ekosistem telekomunikasi nasional.                                       ecosystem.

   Hingga saat ini, Perseroan telah tumbuh menjadi salah                    To date, the Company has grown into one of the
   satu penyedia menara telekomunikasi terbesar di                          largest telecommunications tower providers in
   Indonesia berdasarkan jumlah kepemilikan menara.                         Indonesia based on the number of towers owned.
   Jaringan infrastruktur Perseroan telah menjangkau 37                     The Company’s infrastructure network spans all
   provinsi di Indonesia, dengan konsentrasi terbesar                       37 provinces across the country, with the highest
   (80%) berada di Pulau Jawa dan Sumatera, dua wilayah                     concentration (80%) located in Java and Sumatra,
   dengan tingkat urbanisasi dan kegiatan ekonomi                           two regions with the highest levels of urbanization and
   tertinggi di Tanah Air.                                                  economic activity in Indonesia.



                                                         Beroperasi di kurang lebih              Memiliki | Owned
                   Tanggal Pendirian
                                                         Operates across

                                                                                                 7.809
                   Establishment Date
                                                         approximately                                             menara


                                                         37
                                                                                                                   towers


                   27 2006
                                                                    provinsi


                                                                                                 13.636
                            September                               provinces


                                                         80%          Jawa (Java)
                                                                      & Sumatera                     penyewa | tenants




46 PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 49
                                                                                     Riwayat Singkat Perusahaan
                                                                                                Company in Brief




Pada akhir tahun 2025, Perseroan memiliki total            By the end of 2025, the Company owned a total of
7.809 menara telekomunikasi yang mendukung                 7,809 telecommunications towers supporting 13,636
13.636 penyewaan, dengan rasio penyewaan menara            leases, with a tower tenancy ratio of 1.75x.
mencapai 1,75x.

Dengan menerapkan strategi yang inovatif dan               Through innovative and sustainability-oriented
berkelanjutan, Perseroan tetap berkomitmen untuk           strategies, the Company remains committed to
berperan aktif dalam mendorong transformasi digital        serving an active role in driving digital transformation
serta memperluas akses konektivitas yang merata di         and expanding equitable connectivity across
seluruh wilayah Indonesia.                                 Indonesia.

Perubahan yang Bersifat Signifikan [SEOJK C.6]             Significant Changes [SEOJK C.6]
Selama tahun 2025, tidak terdapat perubahan yang           Throughout 2025, there were no significant changes
bersifat signifikan dalam kegiatan usaha maupun            in the Company’s business activities or organizational
struktur organisasi Perseroan.                             structure.




                                               PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report   47
Page 50
        Profil Perusahaan
        Company Profile




   KEGIATAN USAHA
   Line of Business
   [SEOJK C.4] [GRI 2-6]




   Sesuai dengan Pasal 3 Anggaran Dasar Perseroan,                          In accordance with article 3 of the Company’s
   ruang lingkup aktivitasnya adalah berusaha dalam                         Articles of Association, the scope of its business
   bidang konstruksi sentral telekomunikasi, real                           activities involves in central telecommunication
   estat yang dimiliki sendiri atau disewa dan aktivitas                    construction, self-owned or leased real estate and
   perusahaan holding. Perseroan mulai beroperasi                           holding company activities. The Company started its
   secara komersial pada bulan Maret 2008.                                  commercial operations in March 2008.

   Kegiatan usaha utama Perseroan yaitu pengelolaan                         The principal business activities of the Company, are
   dan penyewaan bangunan Menara Base Transceiver                           the management and leasing of Base Transceiver
   Station (BTS) atau menara telekomunikasi serta                           Station (BTS) towers or telecommunications towers
   sarana telekomunikasi lainnya. Dalam menjalankan                         and other telecommunications facilities. As such,
   kegiatan usaha tersebut, Perseroan melaksanakan                          the Company carries out the management and
   pengelolaan dan penyewaan menara dan sarana                              leasing of towers and supporting infrastructure,
   penunjang atau menara telekomunikasi serta sarana                        as well as telecommunications towers and other
   telekomunikasi lainnya secara langsung maupun                            telecommunications facilities, either directly or
   melalui entitas anak.                                                    through subsidiaries.




           Layanan
          Kami
          Our Service




                                                         Pengelolaan, dan Penyewaan bangunan Menara Base
                                                         Transceiver Station (BTS) atau menara telekomunikasi serta
                                                         sarana telekomunikasi lainnya.
                                                         Management, and Leasing of Base Transceiver Station
                                                         (BTS) towers or telecommunications towers and other
                                                         telecommunications facilities.




48 PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 51
SKALA USAHA
Business Scale
[SEOJK C.3]




                                                                         Periode Pelaporan
                 Uraian       Satuan                                      Reporting Period
               Description     Unit
                                                       2023                     2024                     2025

Total Karyawan                Orang
                                                                  190                      172                      147
Total Employees               Person

Total Pendapatan             Rp Miliar
                                                               1.892,1                  1.817,4                  1.910,7
Total Revenues               Rp Billion

Total Laba Usaha             Rp Miliar
                                                              1.324,6                  1.256,4                   1.352,9
Total Operating Profit       Rp Billion

Laba Tahun Berjalan          Rp Miliar
                                                              1.128,34                   974,3                  1.324,5
Profit for the Year          Rp Billion

Total Aset                   Rp Miliar
                                                              9.885,5                  9.802,3                  10.156,3
Total Assets                 Rp Billion

Total Liabilitas             Rp Miliar
                                                              4.173,9                  3.105,5                  2.134,3
Total Liabilities            Rp Billion

Total Ekuitas                Rp Miliar
                                                               5.711,6                 6.696,8                  8.022,0
Total Equity                 Rp Billion

Jumlah Menara
                               Unit                             6.851                    6.831                    7.809
Number of Towers

Penyewaan Site Menara        Penyewa
                                                               12.954                   13.378                   13.636
Tower Site Leases             Tenant

Rasio Penyewaan Menara         Kali
                                                                  1,89                    1,96                      1,75
Tower Lease Ratio             Times




                                          PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report   49
Page 52
        Profil Perusahaan
        Company Profile




   WILAYAH OPERASIONAL
   Operational Areas
   [SEOJK C.3]




        Wilayah operasional Perseroan secara geografis tergambarkan melalui portofolio menara yang dimiliki
        oleh STP dan entitas anak. Hingga akhir tahun 2025, Perseroan mengelola sebanyak 7.809 menara yang
        tersebar di berbagai lokasi strategis dengan tingkat kepadatan penduduk tinggi di seluruh wilayah
        Indonesia.

        The Company’s operational areas are geographically represented through the tower portfolio owned by
        the STP and its subsidiaries. By the end of 2025, the Company managed a total of 7, 809 towers located in
        strategic areas with high population density across various regions of Indonesia.




           Aceh
           189



                                                                                                                                                               Kalimantan Utara
                                                                                                                                                               North Kalimantan

                                 Sumatera Utara
                                                         Kepulauan Riau
                                                         Riau Islands
                                                                                                                                                               6
                                 North Sumatra

                                 496                     59


                                                  Riau                                                                    Kalimantan Barat                         Kalimantan Tim
                                                  215                                                                     West Kalimantan                          East Kalimantan

                                                                                                                          176                                      160
                                   Sumatera Barat
                                   West Sumatra                              Kepulauan Bangka Belitung                                       Kalimantan Tengah
                                                                                Bangka Belitung Islands                                      Central Kalimantan
                                   110                       Jambi                                69                                         84
                                                             143
                                                                     Sumatera Selatan
                                                                     South Sumatra                                                                        Kalimantan Selatan
                                                                                                                                                          South Kalimantan
                                                  Bengkulu
                                                                     332                                                                                   141
                                                  47
                                                                                            DKI Jakarta

                                                                          Lampung           594           Jawa Tengah
                                                                          261                             Central Java

                                                                                                          703
                                                                                                                                                                   Nusa Tenggara
                                                                                                                                                        Bali       West Nusa Teng
                                                                                 Banten      Jawa Barat
                                                                                 730         West Java
                                                                                                                             Jawa Timur
                                                                                                                                                        150 252
                                                                                             1.369                           East Java
                                                                                                          DI Yogyakarta      824
                                                                                                                 125




50 PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 53
                                                                                                                   Grand Total

                                                                                                                   7.809                     Menara
                                                                                                                                             Tower




                                                   Sulawesi Utara
                                                   North Sulawesi
                                    Gorontalo       24
                                     6                              Maluku Utara
                                                                    North Maluku
                                                                    41
mur                                                                                             Papua Barat Daya
 n                                                                                              Southwest Papua
                       Sulawesi Tengah
                       Central Sulawesi                                                         29
                       21

                                                                    Maluku

                                    Sulawesi Tenggara
                                                                    46                                                                      41
                                                                                                                                            Papua
          Sulawesi Barat            Southeast Sulawesi
                                                                                             57
          West Sulawesi
                                    67                                                Papua Barat
          5                                                                           West Papua                            8
                                                                                                                            Papua Tengah
                                                                                                                            Central Papua

              Sulawesi Selatan
              South Sulawesi

              167
a Barat               Nusa Tenggara Timur
 ggara                East Nusa Tenggara                                                                                                         5
                      57                                                                                                                     Papua Selatan
                                                                                                                                             South Papua




                                                                              PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report   51
Page 54
        Profil Perusahaan
        Company Profile




   Struktur Organisasi
   Organizational Structure


   Per 31 Desember 2025
   as of December 31, 2025




                                                                                                                    DIREKSI | BOARD OF DIRECTOR
                                                                                                              Direktur Utama | President Director :
                                                                                                              Juliawati Gunawan Halim
                                                                                                              Direktur | Director : Hartono Tanuwidjaja*
                                                                                                              Direktur | Director : Wong Tjin Tak
                                                                                                              Direktur | Director : Wellington




                                                         Audit Internal
                                                         Internal Audit
                                                      Deden Eka Kurnia




              Legal and Group                                                                                                                 Property
                                                      Project & Operation                            Commercial                              Management
              General Counsel




                                                                                                Sales, Partnership &                         Property Site
             Legal Operations                             Engineering                                  Lasing                                  Renewal




                                                          Operation &                                                                        Property Site
              Legal Corporate                                                                    Regulatory Affairs
                                                          Maintenance                                                                        Management




                                                                                                                                           Property Customer
                                                       SItac & CME BTS
                                                                                                                                               Relations




                                                           Colocation                                                                       Legal Property




   Catatan | Note:
   *menjabat juga sebagai Sekretaris Perusahaan sampai dengan 8 Januari 2026 | *also served as Corporate Secretary until January 8, 2026
   **menjabat sebagai Sekretaris Perusahaan sejak 8 Januari 2026 | **has served as Corporate Secretary since January 8, 2026




52 PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 55
                       Sekretaris Perusahaan
                        Corporate Secretary
                           Ardan Rasyid
                          Wiradhatama**




     Finance &          Enterprise Support                   Information
    Accounting            Management                        & Technology



  Accounting, Ext.
   Reporting, Int.      AP & Procurement                    IT Application
 Control, BA & CAD



 Financial Analyst &     Group Corporate                      IT SAP &
      Control           Services & Branding                 Data Platform




      Treasury                  Tax                       IT Infrastructure &
                                                                Network




Commercial Support                                           IT Support &
                                                              Automation




                                                              IT Security




                                       PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report   53
Page 56
        Profil Perusahaan
        Company Profile




   Demografi Karyawan
   Employees Demography
   [SEOJK C.3] [GRI 2-7, 2-8]



   Per 31 Desember 2025, Perseroan bersama entitas                                             As of December 31, 2025, the Company and its
   anak memiliki sebanyak 138 karyawan tetap dan 9                                             subsidiaries employed 138 permanent employees
   karyawan kontrak. Rincian demografi karyawan disa-                                          and 9 contract employees. The demographic
   jikan sebagai berikut:                                                                      breakdown of employees is presented as follows:



   Komposisi Karyawan Berdasarkan Wilayah Operasional dan Jenis Kelamin
   Employee Composition Based on Operational Area and Gender
                                                            2023                                            2024                                           2025
        Wilayah Operasional
         Operational Area                Laki-laki       Perempuan         Jumlah         Laki-laki     Perempuan         Jumlah            Laki-laki    Perempuan        Jumlah
                                           Male            Female           Total           Male          Female           Total              Male         Female          Total

    Kantor Pusat – Kudus
                                                     0              0                0             0                0              0                 0             0               0
    Head Office – Kudus

    Kantor Cabang – Menara
    BCA, Menara Pertiwi dan
    Kantor Representatif
                                                126                 64          190               112              60            172                90             57         147
    Branch Offices – Menara
    BCA, Menara Pertiwi and
    Representative Offices

    Jumlah | Total                              126                64           190               112              60            172                90             57         147



   Komposisi Karyawan Berdasarkan Status Kepegawaian dan Jenis Kelamin
   Employee Composition Based on Employment Status and Gender
   [IDXNET FORM E020 S-04]

                                                            2023                                            2024                                           2025
        Status Kepegawaian
         Employment Status               Laki-laki       Perempuan         Jumlah         Laki-laki     Perempuan        Jumlah             Laki-laki    Perempuan        Jumlah
                                           Male            Female           Total           Male          Female          Total               Male         Female          Total

    Permanen
                                                 111               57           168            100                 57            157                84            54          138
    Permanent

    Kontrak
                                                 15                 7            22               12                3             15                 6             3               9
    Contract

    Jumlah | Total                             126                 64           190               112              60            172              90              57          147



   Komposisi Karyawan Berdasarkan Jabatan dan Jenis Kelamin
   Employee Composition Based on Position and Gender
   [IDXNET FORM E020 S-01]

                                              2023                                                  2024                                                  2025
      Level Jabatan
      Position Level                                               Jumlah                                               Jumlah                                             Jumlah
                            L/M      %       P/F           %              L/M             %        P/F       %                 L/M              %        P/F       %
                                                                    Total                                                Total                                              Total

    Chief & VP
                              3     1,58%       0        0,00%            3     2         1,16%         0   0,00%           2          2        1,36%      0     0,00%             2
    (Executive Level)

    General Manager
                              3     1,58%       0        0,00%            3     3         1,74%         3    1,74%          6          3       2,04%       3     2,04%             6
    (Senior Level)

    Senior Manager &
    Manager (Middle          18    9,47%        11        5,79%          29     17       9,88%          8   4,65%          25          16     10,88%       7      4,76%        23
    Level)

    Non-Manager
                            102   53,68%       53        27,89%          155   90        52,33%       49    28,49%         139     69         46,94%      47     31,97%       116
    (Entry Level)

    Jumlah | Total          126   66,32%       64        33,68%          190   112       65,12%       60 34,88%            172     90         61,22%      57     38,78%       147
   Catatan | Notes : L/M (Laki-laki/Male), P/F (Perempuan/Female)




54 PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 57
                                                                                                                       Demografi Karyawan
                                                                                                                     Employees Demography




Komposisi Karyawan Berdasarkan Usia dan Jenis Kelamin
Employee Composition Based on Age and Gender
[IDXNET FORM E020 S-02]

                                               2023                                       2024                                          2025
           Usia
           Age               Laki-laki       Perempuan         Jumlah       Laki-laki   Perempuan      Jumlah       Laki-laki       Perempuan       Jumlah
                               Male            Female           Total         Male        Female        Total         Male            Female         Total

18-25 tahun | years old              2                 1                3           0             1             1             0                0             0

26-35 tahun | years old             22                28           50              18            21         39                13               18        31

36-45 tahun | years old             62                28           90              52            31         83             42                  31        73

46-55 tahun | years old             36                 7            43             38             6         44             33                  8         41

>55 tahun | years old                4                0                 4           4             1             5             2                0             2

Jumlah | Total                     126                64           190            112            60         172           90                   57       147


Komposisi Karyawan Berdasarkan Usia, Jabatan, dan Jenis Kelamin
Employee Composition by Age, Position, and Gender
[IDXNET FORM E020 S-02]

                                                                                          2024

      Level Jabatan               Executive Level                       Senior Level                  Middle Level                       Entry Level
      Position Level
                             Laki-laki        Perempuan         Laki-laki       Perempuan      Laki-laki    Perempuan              Laki-laki   Perempuan
                               Male             Female            Male            Female         Male         Female                 Male        Female

 18 - 25 tahun | years old           0                     0                0             0            0                 0                0                  1

 26 - 35 tahun | years old           0                     0                0             0            0                 0                18             21

36 - 45 tahun | years old                1                 0                0             2             8                6               43             23

46 - 55 tahun | years old                1                 0                2             0             9                2               26              4

>55 tahun | years old                0                     0                1              1           0                 0                3              0

Jumlah | Total                           2                 0                3             3            17                8               90             49



                                                                                          2025

      Level Jabatan               Executive Level                       Senior Level                  Middle Level                       Entry Level
      Position Level
                             Laki-laki        Perempuan         Laki-laki       Perempuan      Laki-laki    Perempuan              Laki-laki   Perempuan
                               Male             Female            Male            Female         Male         Female                 Male        Female

 18 - 25 tahun | years old           0                     0                0             0            0                 0                0              0

26 - 35 tahun | years old            0                     0                0             0            0                 0                13             18

36 - 45 tahun | years old                1                 0                1             2             5                6               35             23

46 - 55 tahun | years old                1                 0                2              1           11                 1               19             6

>55 tahun | years old                0                     0                0             0            0                 0                2              0

Jumlah | Total                           2                 0                3             3            16                7               69             47




                                                                   PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report                55
Page 58
        Profil Perusahaan
        Company Profile




   Demografi Karyawan
   Employees Demography




   Komposisi Karyawan Berdasarkan Pendidikan dan
   Jenis Kelamin
   Employee Composition Based on Education and
   Gender
                                                     2023                                     2024                                        2025
             Pendidikan
             Education             Laki-laki      Perempuan        Jumlah       Laki-laki   Perempuan         Jumlah        Laki-laki   Perempuan       Jumlah
                                     Male           Female          Total         Male        Female           Total          Male        Female         Total

   S2 / Master                               4                 6         10             4                6            10            3              4             7

   S1 / Bachelor                           95                 57        152            86              53         139              83              53       136

   SLTA Sederajat
                                           22                  1        23             17                1            18            4              0             4
   High School Equivalent

   SMP Sederajat
                                             5                0             5           5                0            5             0              0             0
   Junior High School Equivalent

   Jumlah | Total                        126                  64        190           112              60         172             90               57       147




   Komposisi Karyawan Berdasarkan Wilayah dan
   Status Kepegawaian
   Employee Composition by Region and Employment
   Status
                                                  2023                                       2024                                        2025
      Wilayah Operasional
       Operational Area        Permanen          Kontrak       Jumlah       Permanen        Kontrak          Jumlah        Permanen     Kontrak         Jumlah
                               Permanent         Contract       Total       Permanent       Contract          Total        Permanent    Contract         Total

   Kantor Pusat – Kudus
                                        0                0              0              0             0                0             0            0               0
   Head Office – Kudus

   Kantor Cabang – Menara
   BCA, Menara Pertiwi dan
   Kantor Representatif
   Branch Offices – Menara
                                       168               22          190             160            12            172             138              9        147
   BCA, Menara Pertiwi and
   Representative Offices

   Jumlah | Total                      168               22          190             160            12            172             138              9        147




56 PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 59
KOMPOSISI PEMEGANG SAHAM PERUSAHAAN
                                                                                            Shareholders Composition
                                                                                                                                       [SEOJK C.3]




Pemegang Saham yang Memiliki 5% atau Lebih Saham per 1 Januari dan 31 Desember 2025
Shareholder Holding 5% or More of the Outstanding Shares as of January 1, 2025, and December 31, 2025
                                                               1 Januari 2025 | January 1, 2025             31 Desember 2025 | December 31, 2025
                 Pemegang Saham
                   Shareholders                            Jumlah Saham                                      Jumlah Saham
                                                                                          (%)                                                (%)
                                                            Total Shares                                      Total Shares

PT Profesional Telekomunikasi Indonesia                        1.137.099.654                    99,96%            1.107.187.889                    97,33%

PT Iforte Solusi Infotek                                                     -                        -              29.411.765                    2,58%

Masyarakat (<5%)
                                                                    480.044                     0,04%                  980.044                     0,09%
Public (<5%)

Jumlah | Total                                                 1.137.579.698                 100,00%             1.137.579.698                100,00%

*Berdasarkan Daftar Pemegang Saham Perseroan per 31 Desember 2024. | Based on the Company’s Shareholders Register as of December 31, 2024.




                                                                   PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report           57
Page 60
        Profil Perusahaan
        Company Profile




   Struktur Pemegang Saham
   Shareholders Structure
   per 31 Desember 2025 | as of December 31, 2025



           SWH                      RSH                    TND                VAR

               272.593                272.593                272.593           272.593
               saham | shares         saham | shares         saham | shares    saham | shares
               (25%)                  (25%)                  (25%)             (25%)




                                              CGS

                                                   8.625.528
                                                   saham | shares
                                                   (49%)




                                                                                        SAI

                                                                                            26.764.246.165
                                                                                            saham | shares
                                                                                            (45,29%)




                                                                                                                    SMN

                                                                                    58.322.620.186
                                                                                           saham | shares
                                                                                       (99,999999998%)

                                                                                                                 Protelindo
                                                                                                                                      (97,33%)




         SINGKATAN | ABBREVIATIONS :


         SWH                : Stefanus Wijaya Hartono                          MKH        : Marco Krisna Hartono
         RSH                : Roberto Setiabudi Hartono                        CGS        : PT Caturguwiratna Sumapala
         TND                : Damayanti Hartono                                TMG        : PT Tricipta Mandhala Gumilang
         VAR                : Vanessa Ratnasari Hartono                        SMN        : PT Sarana Menara Nusantara Tbk.
         VRH                : Victor Rahmat Hartono                            FAS        : Ferdinandus Aming Santoso
         MBH                : Martin Basuki Hartono                            Protelindo : PT Profesional Telekomunikasi Indonesia
         AWH                : Armand Wahyudi Hartono                           SAI        : PT Sapta Adhikari Investama
         AKH                : Alicia Katrina Hartono                           SIP        : PT Sarana Inti Persada
         JCH                : Jacqueline Chiara Hartono                        GIK        : PT Global Indonesia Komunikatama
                                                                               STP        : PT Solusi Tunas Pratama Tbk




58 PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 61
          VRH                   MBH                     AWH                   AKH                      JCH                      MKH

                                                                                                                                     33.417
               378.293                378.292               278.041                   33.417                 33.417                  saham | shares
               saham | shares         saham | shares        saham | shares            saham | shares         saham | shares
                                                                                                                                     (2.945%)
               (33.333%)              (33.333%)             (24.500%)                 (2.945%)               (2.945%)




                                                               TMG

                                                                     8.977.592
                                                                     saham | shares
                                                                     (51%)




Publik | Public                                        Treasury Shares                                                        DIA

        19.654.646.275                                           886.521.354                                                    11.792.689.937
        saham | shares                                           saham | shares                                                 saham | shares
        (33,26%)                                                 (1,50%)                                                        (19,95%)




                                1
                   FAS          saham | shares                                         Publik | Public
                                (0,000000002%)


                                                                                                   (2,67%)



                                                                                                             (0,000005%)



                                                                                        (99,99995%)
                                                            STP                                                               GIK




                                                              SIP            (99,87%)




                                                           PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report             59
Page 62
        Profil Perusahaan
        Company Profile




   INFORMASI ENTITAS ANAK
   Information On Subsidiaries
   [GRI 2-2]




   PEMILIKAN LANGSUNG | DIRECT OWNERSHIP



         PT SARANA INTI PERSADA (“SIP”)

         Kantor Pusat | Head Office:
         Jl. Tanjung Karang No. 11, Jati Kulon, Jati, Kudus,
         Jawa Tengah, 59347




   Jenis Usaha                                                              Nature of Business
   »» Konstruksi Sentral Telekomunikasi                                     »» Central Telecommunication Construction
   »» Instalasi Telekomunikasi                                              »» Telecommunication Installation
   »» Perdagangan Besar Peralatan Telekomunikasi                            »» Wholesale of Telecommunication Equipment
   »» Perdagangan Besar Berbagai Macam Barang                               »» Trading of a Great Variety of Goods
   »» Real Estat yang Dimiliki Sendiri atau Disewa                          »» Owned or Rental Real Estate
   »» Aktivitas Perusahaan Holding                                          »» Holding Company Activities
   »» Aktivitas Telekomunikasi dengan Kabel                                 »» Telecommunication with Cable Activities
   »» Aktivitas Konsultasi Manajemen Lainnya                                »» Other Management Consultation Activities

   Persentase Kepemilikan                                                   Percentage of Ownership
   PT Solusi Tunas Pratama Tbk (“STP”) – 99,87%                             PT Solusi Tunas Pratama Tbk (“STP”) – 99.87%
   PT Bit Teknologi Nusantara (“BIT”) – 0,13%                               PT Bit Teknologi Nusantara (“BIT”) – 0.13%

   Status Operasi                                                           Operational Status
   Dimulainya kegiatan komersial pada 6 Januari 2005                        Start of commercial operations on January 6, 2005

   Jumlah Aset Sebelum Eliminasi (dalam jutaan Rupiah)                      Total Assets Before Eliminations (in million Rupiah)
   per 31 Desember 2025                                                     as of December 31, 2025
   122.958                                                                  122,958

   Profil SIP                                                               SIP’s Profile
   SIP adalah suatu perseroan terbatas didirikan di                         SIP is a limited liability company established in
   Indonesia berdasarkan Akta Pendirian No. 16 tanggal                      Indonesia based on Deed of Establishment No. 16
   12 Oktober 2004 dibuat di hadapan Leontine                               dated October 12, 2004 drawn up in the presence
   Anggasurya S.H., Notaris di Bandung. Akta Pendirian                      of Leontine Anggasurya S.H., Notary in Bandung.
   ini disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi                            SIP’s Deed of Establishment was approved by the
   Manusia dalam Surat Keputusan No. C-00383.                               Minister of Law and Human Rights through Letter No.
   HT.01.01.TH.2005 tanggal 6 Januari 2005 dan                              C-00383.HT.01.01.TH.2005 dated January 6, 2005
   diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia                         and was published in State Gazette of the Republic
   No. 74 tanggal 16 September 2005 Tambahan                                of Indonesia No. 74 dated September 16, 2005,
   No.9851. Anggaran Dasar SIP sebagaimana dimuat                           Supplement No. 9851.SIP’s Articles of Association
   dalam akta pendirian tersebut di atas telah mengalami                    as contained in the above-mentioned deed of
   beberapa kali perubahan, terakhir dengan Akta                            incorporation have been amended several times,
   Pernyataan Keputusan Pemegang Saham No. 35,                              the latest amendment of which was stated in the
   tanggal 25 Maret 2022, dibuat di hadapan Rini Yulianti,                  Deed of Statement of Shareholders’ Resolution No.
   SH, Notaris di Jakarta Timur, mengenai perubahan                         35 dated March 25, 2022, drawn up in the presence


60 PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 63
                                                                                                   Informasi Entitas Anak
                                                                                              Information On Subsidiaries




domisili SIP. Perubahan Anggaran Dasar tersebut                   of Rini Yulianti, SH, Notary in East Jakarta, regarding
telah mendapat persetujuan dari Menteri Hukum dan                 the change domicile of SIP. This amendment of the
Hak Asasi Manusia berdasarkan Surat Persetujuan                   Articles of Association was notified to the Minister of
No. AHU-0021679.AH.01.02.TAHUN 2022 tanggal 25                    Law and Human Rights under Letter of Notification
Maret 2022.                                                       Acknowledgement No. AHU-0021679.AH.01.02.
                                                                  TAHUN 2022 dated March 25, 2022.

Pengurus Perusahaan                                               Management of the Company
Komisaris: Juliawati Gunawan Halim                                Commissioner: Juliawati Gunawan Halim
Direktur: Wong Tjin Tak                                           Director: Wong Tjin Tak




     PT GLOBAL INDONESIA KOMUNIKATAMA (“GIK”)

     Kantor Pusat | Head Office:
     Jl. Tanjung Karang No. 11, Jati Kulon, Jati, Kudus,
     Jawa Tengah, 59347




Jenis Usaha                                                       Nature of Business
»» Perdagangan Besar Peralatan Telekomunikasi                     »» Wholesale of Telecommunication Equipment
»» Aktivitas Konsultasi Manajemen Lainnya                         »» Other Management Consultation Activities

Persentase Kepemilikan                                            Percentage of Ownership
STP – 99,99%                                                      STP – 99.99%
PT Profesional Telekomunikasi Indonesia – 0,01%                   PT Profesional Telekomunikasi Indonesia – 0.01%

Status Operasi                                                    Operational Status
Dimulainya kegiatan komersial pada 25 Februari 2010               Start of commercial operations on February 25, 2010

Jumlah Aset Sebelum Eliminasi (dalam jutaan Rupiah)               Total Assets Before Eliminations (in million Rupiah)
per 31 Desember 2025                                              as of December 31, 2025
87.102                                                            87,102

Profil GIK                                                        GIK’s Profile
GIK adalah suatu perseroan terbatas didirikan di                  GIK is a limited liability company established in
Indonesia berdasarkan Akta Pendirian No. 39 tanggal               Indonesia based on Deed of Establishment No. 39
21 Januari 2010 dibuat di hadapan Netty Maria Machdar,            dated Januari 21, 2010 drawn up in the presence
S.H., Notaris di Jakarta. Akta Pendirian ini disahkan oleh        of Netty Maria Machdar, S.H., Notary in Jakarta.
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia dalam Surat                   GIK’s Deed of Establishment was approved by the
Keputusan No. AHU-10428.AH.01.01 Tahun 2010                       Minister of Justice through Letter No. AHU-10428.
pada tanggal 25 Februari 2010. Anggaran Dasar GIK                 AH.01.01 Tahun 2010 dated February 25, 2010.
sebagaimana dimuat dalam akta pendirian tersebut                  The Articles of Association of GIK, as contained in
di atas telah mengalami beberapa kali perubahan,                  the aforementioned deed of establishment, have
terakhir dengan Akta Pernyataan Keputusan                         undergone several changes, the last of which was with



                                                      PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report   61
Page 64
        Profil Perusahaan
        Company Profile




   Informasi Entitas Anak
   Information On Subsidiaries




   Pemegang Saham di Luar Rapat Umum Pemegang                               the Deed of Declaration of Shareholders’ Resolution
   Saham No. 02, tanggal 6 Desember 2023, dibuat di                         Outside the General Meeting of Shareholders No.
   hadapan Caesaria Dhamayanti, S.H., M.Kn., Notaris                        02, dated December 6, 2023, made before Caesaria
   di Kabupaten Tangerang, mengenai persetujuan                             Dhamayanti, S.H., M.Kn., a notary in Tangerang
   peningkatan modal dasar dan modal ditempatkan                            Regency, concerning the approval of the increase
   dan disetor GIK. Perubahan Anggaran Dasar tersebut                       in GIK’s authorized capital and issued and paid-up
   telah mendapat persetujuan dari Menteri Hukum dan                        capital. This amendment to the Articles of Association
   Hak Asasi Manusia berdasarkan Surat Persetujuan                          has been approved by the Minister of Law and Human
   No.AHU-0076900.AH.01.02 TAHUN 2023 tanggal                               Rights based on the Approval Letter No. AHU-
   8 Desember 2023.                                                         0076900.AH.01.02 YEAR 2023, dated December 8,
                                                                            2023.

   Pengurus Perusahaan                                                      Management of the Company
   Komisaris : Popo Jatmiko                                                 Commissioner: Popo Jatmiko
   Presiden Direktur : Sandra Tantani                                       President Director: Sandra Tantani
   Direktur : Monalisa Irvianti Irawan                                      Director: Monalisa Irvianti Irawan




62 PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 65
                                              KEANGGOTAAN ASOSIASI
                                                                     Association Memberships
                                                                                         [SEOJK C.5] [GRI 2-28]




                       Organisasi                                       Penjelasan
No.
                      Organisation                                      Description

                                                     Asosiasi yang mewadahi perusahaan yang
      Asosiasi Pengembang Infrastruktur Menara       bergerak      dalam    bidang   pengembang
      Telekomunikasi                                 infrastruktur dan menara telekomunikasi.
1.
      Telecommunication Tower Infrastructure         An association for companies engaged in
      Developers Association                         the development of telecommunications
                                                     infrastructure and towers.

                                                     Asosiasi yang mewadahi para profesional dan
      Indonesia Corporate Secretary Association
                                                     praktisi sekretaris perusahaan di Indonesia.
      (ICSA)
2.                                                   An    association     for   professionals    and
      Indonesia Corporate Secretary Association
                                                     practitioners in the corporate secretary field in
      (ICSA)
                                                     Indonesia.

                                                     Asosiasi yang mewadahi para pelaku dan
                                                     pemangku kepentingan di bidang telematika di
      Masyarakat Telematika Indonesia
3.                                                   Indonesia.
      Indonesian Telematics Society
                                                     An association for stakeholders and industry
                                                     players in the telematics sector in Indonesia.




                                            PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report   63
Page 66
         Tata Kelola Keberlanjutan
         Sustainability Governance




64 PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 67
05
TATA KELOLA
KEBERLANJUTAN
SUSTAINABILITY GOVERNANCE




STP berkomitmen untuk menerapkan prinsip Tata Kelola Perusahaan
yang Baik secara konsisten di setiap lini bisnis dan proses pengambilan
keputusan. Melalui tata kelola yang transparan, akuntabel, dan
berintegritas, STP memastikan keberlanjutan dan kepercayaan yang
menjadi dasar pertumbuhan jangka panjang.

STP is committed to consistently applying Good Corporate Governance principles
across all business lines and decision-making processes. Through transparent,
accountable, and integrity-driven governance, STP ensures sustainability and trust
as the foundation for long-term growth.




                                 PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report   65
Page 68
         Tata Kelola Keberlanjutan
         Sustainability Governance




   KOMITMEN MENERAPKAN TATA KELOLA
   BERKELANJUTAN
   Commitment Toward Sustainability Governance Practices




          Penerapan tata kelola berkelanjutan di STP berpedoman pada regulasi
          yang berlaku dan praktik terbaik, termasuk ASEAN Corporate Governance
          Scorecard, untuk menciptakan nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku
          kepentingan. Dengan sistem tata kelola yang kuat, STP tidak hanya
          meningkatkan efektivitas dan kinerja, tetapi juga memperkuat kontribusinya
          terhadap keberlanjutan ekonomi, sosial, dan lingkungan.

          STP’s sustainability governance is guided by applicable regulations and best practices, including
          the ASEAN Corporate Governance Scorecard, to create long-term value for all stakeholders.
          With a robust governance framework, STP not only enhances effectiveness and performance
          but also strengthens its contribution to economic, social, and environmental sustainability.




   Perseroan berkomitmen untuk menerapkan prinsip-                          The Company is committed to implementing the
   prinsip utama Tata Kelola Perusahaan yang Baik                           core principles of Good Corporate Governance
   (GCG), yaitu transparansi, akuntabilitas, tanggung                       (GCG), transparency, accountability, responsibility,
   jawab, independensi, dan keadilan, dalam seluruh                         independence, and fairness, in all operational
   kegiatan operasional dan proses pengambilan                              activities and decision-making processes. This
   keputusan. Penerapan prinsip tersebut tidak hanya                        commitment not only ensures compliance with
   dimaksudkan untuk memastikan kepatuhan terhadap                          prevailing regulations but also integrates sustainability
   ketentuan yang berlaku, tetapi juga untuk menjamin                       aspects, economic, environmental, and social,
   bahwa aspek keberlanjutan, meliputi dimensi                              into every corporate policy and business strategy.
   ekonomi, lingkungan, dan sosial, terintegrasi dalam                      Through consistent governance implementation,
   setiap kebijakan dan strategi bisnis Perseroan.                          the Company strives to create long-term value for all
   Dengan penerapan tata kelola yang konsisten,                             stakeholders.
   Perseroan berupaya menciptakan nilai jangka
   panjang bagi seluruh pemangku kepentingan.

   Dalam memperkuat tata kelola yang berkelanjutan,                         In strengthening sustainable governance, the
   Perseroan berpedoman pada visi dan misi perusahaan                       Company is guided by its vision and mission, as well as
   serta mengikuti berbagai regulasi dan standar tata                       by various governance regulations and internationally
   kelola internasional, termasuk ASEAN Corporate                           recognized standards, including the ASEAN Corporate



66 PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 69
                                                  Komitmen Menerapkan Tata Kelola Berkelanjutan
                                             Commitment Toward Sustainability Governance Practices




Governance Scorecard (ACGS). Implementasi GCG             Governance Scorecard (ACGS). The implementation
berkelanjutan bertujuan untuk:                            of sustainable GCG practices aims to:
a. Meningkatkan        pertumbuhan   usaha     dan        a. To enhance business growth and create optimal
   menciptakan imbal hasil yang optimal bagi                  returns for the Company and the surrounding
   Perseroan dan masyarakat sekitar.                          community.
b. Membangun dan menjaga hubungan harmonis                b. To build and maintain harmonious relationships
   antara pemegang saham, Dewan Komisaris,                    among shareholders, the Board of Commissioners,
   Direksi, dan pemangku kepentingan lainnya.                 the Board of Directors, and other stakeholders.
c. Memperkuat sistem pengendalian internal                c. To strengthen the internal control system and
   serta mendukung pengembangan bisnis yang                   support sustainable business development.
   berkelanjutan.
d. Mengelola sumber daya secara efisien untuk             d. To manage resources efficiently to ensure
   menjamin keberlangsungan operasional.                     operational continuity.
e. Memperkuat transparansi dan akuntabilitas dalam        e. To strengthen transparency and accountability in
   setiap proses pengambilan keputusan.                      every decision-making process.
f. Mendorong budaya kerja yang profesional,               f. To foster a professional, innovative, and integrity-
   inovatif, dan berintegritas.                              driven work culture.
g. Meningkatkan kesejahteraan seluruh insan STP           g. To improve the welfare of all STP people and
   dan memberikan manfaat luas bagi pemangku                 provide broad benefits to stakeholders.
   kepentingan.

Dengan penerapan tata kelola yang kuat dan                Through the implementation of strong and sustainable
berkelanjutan, Perseroan berupaya menciptakan             governance, the Company seeks to create a more
fondasi bisnis yang lebih tangguh, inovatif, dan          resilient, innovative, and responsible business
bertanggung jawab, sehingga mampu menghadapi              foundation, enabling it to better face future business
tantangan bisnis di masa depan dengan lebih baik.         challenges.




                                              PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report   67
Page 70
         Tata Kelola Keberlanjutan
         Sustainability Governance




   STRUKTUR DAN KOMPOSISI TATA KELOLA
   KEBERLANJUTAN
   Sustainability Governance Structure and Composition
   [SEOJK E.1] [IDXNET FORM E020 G-01]




                                                                                         RUPS
                                                                                         AGMS




                                           Direksi                                                                  Dewan Komisaris
                                            BOD                                                                         BOC




                                                             Internal Audit
                                                                                                                     Komite Nominasi   Komite Whistle
       Hubungan            Sekretaris                       dan Manajemen
                                                                                       Unit Kerja    Komite Audit    dan Remunerasi    Blower System
        Investor          Perusahaan      Human                  Risiko
                                                                                        Lainnya         Audit        Nomination and    Whistle Blower
        Investor          Corporate      Resources           Audit Internal
                                                                                      Other Units    Committee         Remunation         System
        Relation           Secretary                            and Risk
                                                                                                                       Committee        Committee
                                                             Management


                                           Unit Keberlanjutan | Sustainability Unit




   Perseroan menerapkan struktur tata kelola yang terdiri                             The Company implements a governance structure
   dari tiga organ utama, yaitu Rapat Umum Pemegang                                   consisting of three main organs: the General Meeting
   Saham (RUPS), Dewan Komisaris, dan Direksi. RUPS                                   of Shareholders (GMS), the Board of Commissioners,
   berperan sebagai pemegang otoritas tertinggi dalam                                 and the Directors. The GMS serves as the highest
   pengambilan keputusan yang tidak dapat dialihkan                                   decision-making authority with powers that cannot
   kepada Dewan Komisaris maupun Direksi. Direksi                                     be delegated to the Board of Commissioners or the
   bertanggung jawab atas pengelolaan kegiatan usaha                                  Directors. The Directors is responsible for managing
   Perseroan, sementara Dewan Komisaris menjalankan                                   the Company’s operations, while the Board of
   fungsi pengawasan terhadap kebijakan serta kinerja                                 Commissioners oversees policies and management
   manajemen untuk memastikan penerapan prinsip-                                      performance to ensure compliance with good
   prinsip tata kelola yang baik.                                                     governance principles.

   Sebagai bagian dari tata kelola keberlanjutan, Dewan                               As part of sustainability governance, the Board
   Komisaris dan Direksi memiliki tanggung jawab                                      of Commissioners and the Directors share
   dalam mengidentifikasi, mengelola, dan mengawasi                                   responsibility for identifying, managing, and
   dampak, risiko, serta peluang bisnis terkait aspek                                 overseeing the Company’s economic, social, and
   ekonomi, sosial, dan lingkungan. Tanggung jawab                                    environmental impacts, risks, and opportunities.
   tersebut dilaksanakan sesuai dengan Anggaran                                       These responsibilities are carried out in accordance
   Dasar Perseroan, ketentuan perundang-undangan                                      with the Company’s Articles of Association, prevailing
   yang berlaku, serta kebijakan internal dan Pedoman                                 regulations, internal policies, and the established
   Perilaku. Pendekatan ini memastikan bahwa kegiatan                                 Code of Conduct. This approach ensures that the
   usaha Perseroan tidak hanya berfokus pada                                          Company’s operations focus not only on profitability
   profitabilitas, tetapi juga pada keberlanjutan jangka                              but also on long-term sustainability.
   panjang.




68 PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 71
                                                          Struktur dan Komposisi Tata Kelola Keberlanjutan
                                                       Sustainability Governance Structure and Composition




Untuk mendukung efektivitas penerapan tata kelola              To ensure the effectiveness of sustainability
keberlanjutan, Direksi dan Dewan Komisaris dibantu             governance, the Directors and the Board of
oleh berbagai unit kerja, termasuk Unit Keberlanjutan          Commissioners are supported by several working
yang berperan penting dalam merancang serta                    units, including the Sustainability Unit, which serves
mengimplementasikan kebijakan dan inisiatif                    a strategic role in formulating and implementing
keberlanjutan. Kolaborasi antara seluruh organ tata            sustainability policies and initiatives. Collaboration
kelola ini memungkinkan Perseroan untuk terus                  among all governance organs enables the Company
meningkatkan kinerja keberlanjutan, memitigasi                 to enhance sustainability performance, mitigate risks,
risiko, dan menciptakan nilai bagi para pemangku               and create value for stakeholders through responsible
kepentingan melalui praktik bisnis yang bertanggung            business practices.
jawab.

Pelaksanaan Tata Kelola Keberlanjutan [GRI 2-9]                Implementation of Sustainability Governance
                                                               [GRI 2-9]
Struktur tata kelola keberlanjutan Perseroan dirancang         The Company’s sustainability governance framework
untuk memastikan integrasi prinsip ESG dalam                   is designed to ensure the integration of ESG principles
setiap proses pengambilan keputusan. Berdasarkan               into every decision-making process. Based on
struktur organisasi, Unit Keberlanjutan berada di              the organizational structure, the Sustainability Unit
bawah koordinasi Direksi dan berperan strategis                operates under the coordination of the Directors and
dalam mengoordinasikan pelaksanaan inisiatif                   serves a strategic role in coordinating sustainability
keberlanjutan di seluruh lini bisnis. Unit ini berfungsi       initiatives across all business lines. This unit serves
sebagai penggerak utama dalam penyusunan                       as the main driver in developing policies, collecting
kebijakan, pengumpulan data, pemantauan kinerja,               data, monitoring performance, and preparing
serta pelaporan keberlanjutan yang sesuai dengan               sustainability reports in line with GRI Standards and
standar GRI dan ketentuan OJK.                                 OJK requirements.

Unit Keberlanjutan bekerja sama dengan berbagai                The Sustainability Unit collaborates closely with
fungsi lain, seperti Manajemen Risiko dan Audit                other key functions such as Risk Management
Internal, Sumber Daya Manusia, Sekretaris Perusahaan,          and Internal Audit, Human Resources, Corporate
dan Hubungan Investor, untuk memastikan                        Secretary, and Investor Relations to ensure the
penerapan kebijakan keberlanjutan berjalan efektif             effective implementation of sustainability policies
dan selaras dengan strategi bisnis Perseroan.                  that align with the Company’s overall business
Setiap hasil evaluasi dan rekomendasi dari Unit                strategy. The results and recommendations of the
Keberlanjutan dilaporkan secara berkala kepada                 Sustainability Unit’s evaluations are reported regularly
Direksi dan disampaikan kepada Dewan Komisaris                 to the Directors and submitted to the Board of
melalui komite-komite di bawahnya untuk proses                 Commissioners through through its committees for
pengawasan lebih lanjut.                                       further supervision.

Dengan struktur tata kelola ini, Perseroan                     Through this governance structure, the Company
memastikan     adanya     koordinasi   yang   kuat             ensures strong coordination between management
antara fungsi manajerial dan pengawasan dalam                  and oversight functions in managing its economic,
pengelolaan dampak ekonomi, sosial, dan                        social, and environmental impacts. The synergy
lingkungan. Sinergi antar organ tata kelola juga               between governance organs also enhances
memperkuat      akuntabilitas  serta    mendorong              accountability and supports the continuous
peningkatan kinerja keberlanjutan Perseroan secara             improvement of the Company’s sustainability
berkelanjutan.                                                 performance.




                                                   PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report   69
Page 72
         Tata Kelola Keberlanjutan
         Sustainability Governance




   Struktur dan Komposisi Tata Kelola Keberlanjutan
   Sustainability Governance Structure and Composition




   Peran dan Tanggung Jawab Organ Tata Kelola dalam                         Role and Responsibilities of the Governance Bodies
   Keberlanjutan [GRI 2-10, 2-11, 2-11, 2-12, 2-13, 2-14]                   in Sustainability [GRI 2-10, 2-11, 2-11, 2-12, 2-13, 2-14]
   • Proses Nominasi dan Seleksi                                            • Nomination and Selection Process
      Proses nominasi dan seleksi anggota Dewan                                 The nomination and selection of members of
      Komisaris dan Direksi dilakukan melalui Rapat                             the Board of Commissioners and the Directors
      Umum Pemegang Saham (RUPS) dengan                                         are carried out through the General Meeting
      memperhatikan ketentuan dalam Anggaran                                    of Shareholders (GMS) in accordance with the
      Dasar Perseroan serta peraturan OJK yang                                  Company’s Articles of Association and applicable
      berlaku. Kriteria nominasi mencakup integritas,                           OJK regulations. Nomination criteria include
      kompetensi, pengalaman profesional, dan rekam                             integrity, competence, professional experience,
      jejak yang relevan dengan industri telekomunikasi                         and a proven track record relevant to the
      dan keberlanjutan. Dalam proses ini, Perseroan                            telecommunications and sustainability sectors.
      mempertimbangkan keberagaman latar belakang,                              The process takes into account diversity of
      keseimbangan gender, independensi, serta                                  background, gender balance, independence, and
      masukan dari pemegang saham dan pemangku                                  input from shareholders and key stakeholders.
      kepentingan utama. [IDXNET FORM E020 G-06]                                [IDXNET FORM E020 G-06]


   •   Peran dalam Pengawasan Dampak dan Strategi                           •   Oversight of Sustainability Impacts and Strategy
       Keberlanjutan
       Dewan Komisaris berperan dalam memberikan                                The Board of Commissioners provides strategic
       arahan strategis dan mengawasi pelaksanaan                               guidance and oversees the implementation
       kebijakan keberlanjutan oleh Direksi. Direksi                            of sustainability policies by the Directors.
       bertanggung jawab dalam pengembangan,                                    The Directors is responsible for developing,
       pengesahan, dan pembaruan visi, misi, nilai-nilai,                       approving, and updating the Company’s vision,
       serta strategi keberlanjutan Perseroan. Proses                           mission, values, and sustainability strategy. The
       identifikasi dan pengelolaan dampak ekonomi,                             identification and management of economic,
       sosial, dan lingkungan dilakukan secara berkala                          social, and environmental impacts are conducted
       melalui Unit Keberlanjutan, dengan hasil evaluasi                        regularly through the Sustainability Unit, with
       disampaikan kepada Dewan Komisaris melalui                               results reported to the Board of Commissioners
       komite-komite di bawahnya. Dewan Komisaris                               through its committees. The Board also considers
       juga mempertimbangkan masukan dari pemangku                              stakeholder input in evaluating the effectiveness
       kepentingan dalam proses evaluasi efektivitas                            of sustainability policies, which is reviewed at least
       kebijakan keberlanjutan yang dilakukan sekurang-                         annually.
       kurangnya sekali dalam setahun.

   •   Delegasi Tanggung Jawab                                              •   Delegation of Responsibility
       Tanggung      jawab     pengelolaan     dampak                           Responsibility for managing sustainability impacts
       keberlanjutan    didelegasikan   oleh    Direksi                         is delegated by the Directors to the Sustainability
       kepada Unit Keberlanjutan dan unit kerja terkait,                        Unit and relevant work units, each tasked with
       yang masing-masing memiliki peran dalam                                  data collection, program execution, and ESG
       pengumpulan data, pelaksanaan program,                                   performance reporting. The Sustainability
       dan pelaporan kinerja ESG. Unit Keberlanjutan                            Unit submits quarterly progress reports to the
       menyampaikan      laporan    kemajuan    secara                          Directors, which are periodically reviewed by the
       triwulanan kepada Direksi dan secara berkala                             Board of Commissioners through its committees.
       dilaporkan kepada Dewan Komisaris melalui
       komite-komite di bawahnya.

   •   Peran dalam Pelaporan Keberlanjutan                                  •   Role in Sustainability Reporting
       Dewan Komisaris dan Direksi secara kolektif                              The Board of Commissioners and the Directors
       meninjau dan menyetujui Laporan Keberlanjutan                            collectively review and approve the Sustainability
       setiap tahun, termasuk topik material yang                               Report each year, including its material topics. This
       diungkapkan di dalamnya. Proses peninjauan                               review process ensures that the report is accurate,
       dilakukan    untuk     memastikan   keakuratan,                          transparent, and aligned with the Company’s
       transparansi, dan kesesuaian laporan dengan                              sustainability strategy.
       strategi keberlanjutan Perseroan.


70 PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 73
                                                        Struktur dan Komposisi Tata Kelola Keberlanjutan
                                                     Sustainability Governance Structure and Composition




Berikut penjelasan mengenai Struktur Tata Kelola             Below is an overview of the Sustainability Governance
Keberlanjutan di Perseroan:                                  Structure at the Company:

RAPAT UMUM PEMEGANG SAHAM [IDXNET FORM E020                  GENERAL MEETING OF SHAREHOLDERS [IDXNET FORM
G-08]                                                        E020 G-08]


Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) merupakan                   The General Meeting of Shareholders (GMS) serves
organ tertinggi dalam struktur tata kelola Perseroan         as the highest decision-making body within the
yang berperan sebagai forum pengambilan                      Company’s governance structure, functioning as a
keputusan utama bagi para pemegang saham                     forum where shareholders determine the Company’s
dalam menentukan arah strategis perusahaan.                  strategic direction. Through the GMS, shareholders
Melalui RUPS, para pemegang saham memiliki hak               are granted the right to express opinions and approve
untuk menyampaikan pendapat serta memberikan                 key decisions related to the Company’s business and
persetujuan atas keputusan penting yang berkaitan            operational policies. The GMS serves an essential
dengan kebijakan bisnis dan operasional Perseroan.           role in ensuring that every strategic decision remains
Peran RUPS menjadi landasan penting untuk                    aligned with shareholder interests and the principles
memastikan setiap keputusan strategis tetap sejalan          of good corporate governance.
dengan kepentingan pemegang saham dan prinsip-
prinsip tata kelola perusahaan yang baik.

Sesuai dengan Anggaran Dasar Perseroan, RUPS                 In accordance with the Company’s Articles of
terdiri atas Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan               Association, the GMS consists of the Annual General
(RUPST) dan Rapat Umum Pemegang Saham Luar                   Meeting of Shareholders (AGMS) and the Extraordinary
Biasa (RUPSLB). RUPST diselenggarakan setiap                 General Meeting of Shareholders (EGMS). The
tahun untuk membahas dan memutuskan agenda                   AGMS is held annually to deliberate and decide on
utama, seperti pengesahan laporan tahunan dan                key matters such as the approval of the annual and
laporan keuangan, penetapan penggunaan laba,                 financial reports, profit allocation, appointment or
pengangkatan atau perubahan anggota Direksi dan              changes in the composition of the Directors and
Dewan Komisaris, serta penunjukan kantor akuntan             Board of Commissioners, and the appointment of a
publik. Sementara itu, RUPSLB dapat diadakan                 public accounting firm. Meanwhile, the EGMS may be
sewaktu-waktu apabila diperlukan oleh Direksi,               convened at any time as required by the Directors,
Dewan Komisaris, atau pemegang saham, sesuai                 the Board of Commissioners, or shareholders in
dengan ketentuan yang berlaku. Melalui mekanisme             accordance with applicable regulations. Through this
ini, Perseroan memastikan setiap keputusan bisnis            mechanism, the Company ensures that all business
diambil secara transparan, akuntabel, dan berorientasi       decisions are made in a transparent, accountable
pada kepentingan seluruh pemangku kepentingan.               manner, and in alignment with the interests of all
                                                             stakeholders.

DEWAN KOMISARIS [IDXNET FORM E020 G-03]                      BOARD OF COMMISSIONERS [IDXNET FORM E020 G-03]

Dewan Komisaris berperan sebagai organ pengawas              The Board of Commissioners serves as a supervisory
yang bertanggung jawab untuk memastikan Direksi              body responsible for ensuring that the Directors
menjalankan pengelolaan Perseroan sesuai dengan              carries out its duties in accordance with the
strategi bisnis, ketentuan peraturan yang berlaku,           Company’s business strategy, applicable regulations,
serta prinsip-prinsip GCG. Dalam melaksanakan                and the GCG principles. In performing its role, the
fungsinya, Dewan Komisaris tidak hanya melakukan             Board of Commissioners not only oversees the
pengawasan terhadap kebijakan dan keputusan                  policies and strategic decisions made by the Directors
strategis Direksi, tetapi juga memberikan arahan             but also provides direction and recommendations to
serta rekomendasi guna mendukung tercapainya                 support the achievement of the Company’s long-
tujuan jangka panjang Perseroan. Pengawasan yang             term objectives. The supervision encompasses
dilakukan mencakup aspek operasional, keuangan,              operational, financial, sustainability, and compliance
keberlanjutan, dan kepatuhan terhadap regulasi,              aspects, ensuring that the Company operates in an
sehingga memastikan Perseroan beroperasi secara              ethical, transparent, and responsible manner.
etis, transparan, dan bertanggung jawab.



                                                 PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report   71
Page 74
         Tata Kelola Keberlanjutan
         Sustainability Governance




   Struktur dan Komposisi Tata Kelola Keberlanjutan
   Sustainability Governance Structure and Composition




   Berdasarkan Undang-undang Nomor 40 Tahun 2007                            In accordance with Law No. 40 of 2007 concerning
   tentang Perseroan Terbatas, Dewan Komisaris memiliki                     Limited Liability Companies, the Board of
   kewenangan untuk meminta informasi dari Direksi                          Commissioners has the authority to request relevant
   yang diperlukan dalam menilai efektivitas penerapan                      information from the Directors to evaluate the
   kebijakan perusahaan. Selain itu, Dewan Komisaris                        effectiveness of policy implementation. Furthermore,
   juga bekerja sama dengan komite pendukung seperti                        the Board of Commissioners collaborates with
   Komite Audit serta Komite Nominasi dan Remunerasi                        supporting committees such as the Audit Committee
   guna memastikan penerapan tata kelola yang                               and the Nomination and Remuneration Committee
   menyeluruh. Melalui mekanisme pengawasan yang                            to ensure comprehensive governance practices.
   efektif, Dewan Komisaris memainkan peran penting                         Through effective oversight mechanisms, the Board
   dalam menjaga keseimbangan kepentingan antara                            of Commissioners serves a vital role in maintaining
   pemegang saham, manajemen, dan pemangku                                  a balance of interests among shareholders,
   kepentingan lainnya demi menjamin keberlanjutan                          management, and other stakeholders to ensure the
   dan pertumbuhan Perseroan.                                               Company’s business sustainability and growth.

   Susunan dan Komposisi Dewan Komisaris [IDXNET                            Board of Commissioners Composition [IDXNET FORM
   FORM E020 G-01]                                                          E020 G-01]
   Berdasarkan keputusan RUPST tanggal 23 April 2025,                       Based on the resolution of the AGMS held on April
   berikut susunan Dewan Komisaris Perseroan per 31                         23, 2025, the composition of the Company’s Board
   Desember 2025:                                                           of Commissioners as of December 31, 2025, is as
                                                                            follows:


            Nama                        Jabatan                                     Dasar Pengangkatan                   Periode
            Name                        Position                                     Appointment Basis                    Period

                                                             Dasar Pengangkatan Pertama kali: RUPS Luar Biasa 16
                               Komisaris Utama (Komisaris
                                                             November 2021
                               Independen)
    Kusmayanto Kadiman                                       Dasar Pengangkatan Terakhir: RUPS Tahunan 5 Mei 2023       2023-2026
                               President Commissioner
                                                             First Appointment: Extraordinary GMS November 16, 2021
                               (Independent Commissioner)
                                                             Last Appointment: Annual GMS May 5, 2023

                                                             Dasar Pengangkatan Pertama kali: RUPS Tahunan 22 Juli
                                                             2020
                               Komisaris Independen
    Harry Morzata Zen                                        Dasar Pengangkatan Terakhir: RUPS Tahunan 5 Mei 2023       2023-2026
                               Independent Commissioner
                                                             First Appointment: Annual GMS July 22, 2020
                                                             Last Appointment: Annual GMS May 5, 2023

                                                             Dasar Pengangkatan Pertama kali: RUPS Luar Biasa 1 Maret
                                                             2022
    Eko Santoso                Komisaris
                                                             Dasar Pengangkatan Terakhir: RUPS Tahunan 5 Mei 2023       2023-2026
    Hadiprojo                  Commissioner
                                                             First Appointment: Extraordinary GMS March 1, 2022
                                                             Last Appointment: Annual GMS May 5, 2023



   Masa Jabatan Dewan Komisaris                                             Board of Commissioners Term of Office
   Sesuai dengan Anggaran Dasar Perseroan, setiap                           In accordance with the Company’s Articles
   anggota Dewan Komisaris memiliki masa jabatan                            of Association, each member of the Board of
   selama paling lama 3 (tiga) tahun atau hingga                            Commissioners serves a term of up to 3 (three) years
   penutupan RUPS yang mengakhiri masa jabatannya.                          or until the closing of the GMS that concludes the
   Namun demikian, RUPS memiliki kewenangan untuk                           term of office. However, the GMS reserves the right to
   memberhentikan anggota Dewan Komisaris sewaktu-                          dismiss any member of the Board of Commissioners
   waktu sebelum masa jabatannya berakhir, apabila                          before the end of their term if deemed necessary for
   dianggap perlu demi kepentingan Perseroan.                               the interest of the Company.

   Independensi Dewan Komisaris                                             Board of Commissioners Independence
   Dalam melaksanakan peran dan tanggung jawabnya,                          In carrying out its duties and responsibilities, the
   Dewan Komisaris senantiasa menjaga independensi                          Board of Commissioners consistently upholds



72 PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 75
                                                        Struktur dan Komposisi Tata Kelola Keberlanjutan
                                                     Sustainability Governance Structure and Composition




dan bertindak secara objektif sesuai dengan                  independence and acts objectively in compliance
peraturan perundang-undangan dan kebijakan                   with prevailing laws and the Company’s internal
internal Perseroan. Prinsip independensi diterapkan          policies. The principle of independence is maintained
secara konsisten dalam setiap proses pengambilan             in all decision-making processes to ensure that every
keputusan untuk memastikan bahwa seluruh                     policy implemented aligns with the best interests
kebijakan    yang    dijalankan   selaras   dengan           of the Company and remains free from external
kepentingan terbaik Perseroan tanpa dipengaruhi              influence.
oleh pihak mana pun.

Rangkap Jabatan Dewan Komisaris                              Board of Commissioners Concurrent Positions
Anggota Dewan Komisaris dapat merangkap jabatan              Members of the Board of Commissioners may
sebagai:                                                     concurrently hold positions as:
a. Anggota Direksi paling banyak pada 2 (dua) Emiten         a. A member of the Directors in no more than 2 (two)
   atau Perusahaan Publik yang lain;                            other publicly listed companies or issuers;
b. Anggota Dewan Komisaris, paling banyak pada               b. A member of the Board of Commissioners in no
   2 (dua) Emiten atau Perusahaan Publik lainnya;               more than 2 (two) other publicly listed companies
   dan                                                          or issuers; and
c. Anggota komite, paling banyak pada 5 (lima)               c. A member of committees in no more than 5
   komite dimana yang bersangkutan juga menjabat                (five) committees where the individual also
   sebagai anggota Direksi atau Dewan Komisaris.                serves as a member of the Directors or Board of
                                                                Commissioners.


                                                        Jabatan Pada Perusahaan/Institusi Lain
                                                        Position in Other Companies/Institutions
        Dewan Komisaris
                                  Sebagai Dewan Komisaris             Sebagai Direksi                   Jabatan Lain
     Board of Commissioners
                                          As BOC                         As BOD                        Other Positions

                                   Ya | Yes     Tidak | No        Ya | Yes       Tidak | No        Ya | Yes        Tidak | No

Kusmayanto Kadiman                    √             -                -               √                 -               √

Harry Morzata Zen                     -             √                -               √                 -               √

Eko Santoso Hadiprojo                 -             √                √                -                -               √


DIREKSI                                                      BOARD OF DIRECTORS

Direksi merupakan organ utama Perseroan yang                 The Board of Directors is the primary governing body
memiliki tanggung jawab penuh atas pengelolaan               of the Company, fully responsible for managing its
kegiatan usaha serta memastikan penerapan                    business activities and ensuring the implementation
prinsip GCG di seluruh tingkatan organisasi. Dengan          of GCG principles at all organizational levels. With
kewenangan yang dimiliki, Direksi bertindak untuk            the authority vested in it, the Board of Directors acts
dan atas nama Perseroan dalam segala urusan                  for and on behalf of the Company in all operational
operasional, baik di dalam maupun di luar pengadilan,        matters, both in and out of court, as stipulated in
sebagaimana diatur dalam Anggaran Dasar Perseroan.           the Company’s Articles of Association. In carrying
Dalam menjalankan perannya, Direksi senantiasa               out its duties, the Directors consistently upholds
menjunjung tinggi profesionalisme, transparansi, dan         professionalism, transparency, and accountability
akuntabilitas untuk mencapai pertumbuhan bisnis              to achieve sustainable business growth and create
yang berkelanjutan serta menciptakan nilai tambah            added value for all stakeholders.
bagi seluruh pemangku kepentingan.

Setiap anggota Direksi memiliki tanggung jawab               Each member of the Board of Directors has specific
sesuai dengan bidangnya masing-masing, namun                 duties and responsibilities according to their
secara kolektif tetap memikul tanggung jawab                 respective areas, yet all members share collective
bersama atas setiap keputusan yang diambil.                  responsibility for decisions made. Despite the
Meskipun   terdapat   pembagian     tugas  dan               division of duties and authorities, all members of the



                                                 PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report   73
Page 76
         Tata Kelola Keberlanjutan
         Sustainability Governance




  Struktur dan Komposisi Tata Kelola Keberlanjutan
  Sustainability Governance Structure and Composition




  kewenangan, seluruh anggota Direksi, termasuk                             Board, including the President Director, hold equal
  Direktur Utama, memiliki kedudukan yang setara                            standing within the organizational structure. This
  dalam struktur organisasi. Hal ini mencerminkan                           reflects a collaborative leadership system in which
  kepemimpinan    yang    kolaboratif,  di   mana                           decisions are made strategically, taking into account
  pengambilan keputusan dilakukan secara strategis                          various aspects that support the Company’s long-
  dengan mempertimbangkan berbagai aspek yang                               term sustainability.
  mendukung keberlanjutan usaha Perseroan.

  Susunan dan Komposisi Direksi [IDXNET FORM E020 G-01]                     Board of Directors Composition [IDXNET FORM E020
                                                                            G-01]
  RUPS memiliki kewenangan untuk menetapkan jumlah                          The GMS has the authority to determine the
  dan komposisi Direksi dengan memperhatikan visi                           composition and number of the Board of Directors,
  dan misi Perseroan. Pada tahun 2025, tidak terdapat                       with due consideration of the Company’s vision and
  perubahan dalam susunan Direksi berdasarkan                               mission. In 2025, no changes occurred to the Board
  keputusan RUPST tanggal 23 April 2025. Sehingga                           of Directors composition based on the resolution
  komposisi Direksi Perseroan per 31 Desember 2025                          of the AGMS held on April 23, 2025. As such, the
  adalah sebagai berikut:                                                   composition of the Company’s Directors as of
                                                                            December 31, 2025, is as follows:


             Nama                    Jabatan                                 Dasar Pengangkatan                            Periode
             Name                    Position                                Basis of Appointment                           Period

                                                      Dasar Pengangkatan Pertama kali: RUPS Luar Biasa 16 November 2021
    Juliawati                    Direktur Utama       Dasar Pengangkatan Terakhir: RUPS Tahunan 5 Mei 2023
                                                                                                                          2023-2026
    Gunawan Halim                President Director   Basis of First Appointment: Extraordinary GMS November 16, 2021
                                                      Basis of Last Appointment: Annual GMS May 5, 2023

                                                      Dasar Pengangkatan Pertama kali: RUPS Luar Biasa 16 November 2021
                                 Direktur             Dasar Pengangkatan Terakhir: RUPS Tahunan 5 Mei 2023
    Hartono Tanuwidjaja                                                                                                   2023-2026
                                 Director             Basis of First Appointment: Extraordinary GMS November 16, 2021
                                                      Basis of Last Appointment: Annual GMS May 5, 2023

                                                      Dasar Pengangkatan Pertama kali: RUPS Luar Biasa 16 November 2021
                                 Direktur             Dasar Pengangkatan Terakhir: RUPS Tahunan 5 Mei 2023
    Wong Tjin Tak                                                                                                         2023-2026
                                 Director             Basis of First Appointment: Extraordinary GMS November 16, 2021
                                                      Basis of Last Appointment: Annual GMS May 5, 2023

                                                      Dasar Pengangkatan Pertama kali: RUPS Luar Biasa 1 Maret 2022
                                 Direktur             Dasar Pengangkatan Terakhir: RUPS Tahunan 5 Mei 2023
    Wellington                                                                                                            2023-2026
                                 Director             Basis of First Appointment: Extraordinary GMS March 1, 2022
                                                      Basis of Last Appointment: Annual GMS May 5, 2023



  Masa Jabatan Direksi                                                      Board of Directors Term of Office
  Masa jabatan anggota Direksi dimulai sejak tanggal                        The term of office of each member of the Board of
  efektif pengangkatannya oleh RUPS dan berlangsung                         Directors commences on the effective date of their
  sesuai dengan ketentuan yang tercantum dalam                              appointment by the GMS and continues in accordance
  Anggaran Dasar Perseroan. Setiap anggota Direksi                          with the provisions stated in the Company’s Articles
  menjabat hingga penutupan RUPST kelima setelah                            of Association. Each member serves until the closing
  tanggal pengangkatannya, kecuali jika RUPS                                of the fifth AGMS following their appointment, unless
  menetapkan pemberhentian sebelum masa jabatan                             the GMS decides to terminate the appointment
  berakhir. Ketentuan ini memberikan ruang bagi                             earlier. This mechanism provides shareholders with
  pemegang saham untuk melakukan evaluasi kinerja                           the flexibility to periodically assess the Board’s
  Direksi secara berkala serta memastikan efektivitas                       performance and ensure effective leadership in
  kepemimpinan dalam pelaksanaan strategi bisnis                            executing the Company’s business strategies.
  Perseroan.




74 PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 77
                                                        Struktur dan Komposisi Tata Kelola Keberlanjutan
                                                     Sustainability Governance Structure and Composition




Independensi Direksi                                         Board of Directors Independence
Seluruh anggota Direksi melaksanakan tugas dan               All members of the Board of Directors perform their
tanggung jawabnya secara independen serta                    duties and responsibilities independently and are free
bebas dari konflik kepentingan dengan pihak mana             from any conflicts of interest. There are no financial or
pun. Tidak terdapat hubungan keuangan maupun                 familial relationships up to the second degree, either
hubungan keluarga sampai derajat kedua, baik                 horizontally or vertically, including relationships by
secara horizontal maupun vertikal, termasuk dengan           marriage such as in-laws or siblings-in-law, between
mertua, menantu, atau ipar, antara sesama anggota            members of the Board of Directors, the Board of
Direksi, anggota Dewan Komisaris, pemegang saham             Commissioners, the controlling shareholders, or
utama, ataupun entitas di dalam Grup Perseroan.              entities within the Company’s Group. By upholding
Dengan menjunjung tinggi prinsip independensi,               the principle of independence, the Board of Directors
Direksi memastikan bahwa setiap keputusan yang               ensures that all decisions are made solely in the best
diambil didasarkan sepenuhnya pada kepentingan               interests of the Company and its stakeholders, in
terbaik bagi Perseroan dan seluruh pemangku                  line with the values of integrity and professionalism
kepentingan, sejalan dengan nilai-nilai integritas dan       upheld by the Company.
profesionalisme yang diterapkan Perseroan.

Rangkap Jabatan Direksi                                      Board of Directors Concurrent Positions
Anggota Direksi dapat merangkap jabatan sebagai:             Members of the Board of Directors may concurrently
                                                             hold positions as:
a. Anggota Direksi paling banyak pada 1 (satu) Emiten        a. A member of the Board of Directors in no more
   atau Perusahaan Publik yang lain;                            than 1 (one) other publicly listed company or issuer;
b. Anggota Dewan Komisaris, paling banyak pada               b. A member of the Board of Commissioners in no
   3 (tiga) Emiten atau Perusahaan Publik lainnya;              more than 3 (three) other publicly listed companies
   dan                                                          or issuers; and
c. Anggota komite, paling banyak pada 5 (lima)               c. A member of committees in no more than 5
   komite dimana yang bersangkutan juga menjabat                (five) committees where the individual also
   sebagai anggota Direksi atau Dewan Komisaris.                serves as a member of the Directors or Board of
                                                                Commissioners.


                                                         Jabatan Pada Perusahaan/Institusi Lain
                                                         Position in Other Companies/Institutions
                 Direksi
                                  Sebagai Dewan Komisaris            Sebagai Direksi                    Jabatan Lain
                Directors
                                          As BOC                        As BOD                         Other Positions

                                    Ya | Yes    Tidak | No       Ya | Yes        Tidak | No        Ya | Yes       Tidak | No

Juliawati Gunawan Halim                -            √               √                -                √                -

Hartono Tanuwidjaja                    -            √               √                -                -                √

Wong Tjin Tak                          -            √                -               √                √                -

Wellington                             -            √                -               √                -                √



KOMPOSISI DIREKSI DAN DEWAN KOMISARIS                        COMPOSITION OF THE BOARD OF DIRECTORS AND
BERDASARKAN GENDER                                           BOARD OF COMMISSIONERS BY GENDER

Berikut adalah komposisi Direksi dan Dewan Komisaris         The composition of the Company’s Board of Directors
Perseroan pada tahun 2025 berdasarkan gender:                and Board of Commissioners in 2025 based on
                                                             gender is as follows:




                                                 PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report   75
Page 78
         Tata Kelola Keberlanjutan
         Sustainability Governance




  Struktur dan Komposisi Tata Kelola Keberlanjutan
  Sustainability Governance Structure and Composition




                                                          2023                               2024                            2025
                    Uraian
                  Description                 Laki-laki       Perempuan          Laki-laki       Perempuan       Laki-laki       Perempuan
                                                Male            Female             Male            Female          Male            Female

    Dewan Komisaris
                                                          3              –                   3           –                   3           –
    Board of Commissioners

    Direksi
                                                          3               1                  3               1               3               1
    Directors



  PROSEDUR NOMINASI DIREKSI DAN DEWAN                                         NOMINATION PROCEDURE FOR THE BOARD OF
  KOMISARIS [GRI 2-10] [IDXNET FORM E020 G-06]                                DIRECTORS AND COMMISSIONERS [GRI 2-10] [IDXNET
                                                                              FORM E020 G-06]


  Proses nominasi bagi anggota Direksi dan Dewan                              The nomination process for members of the Board of
  Komisaris dilaksanakan dengan mengacu pada                                  Directors and the Board of Commissioners is carried
  ketentuan yang berlaku serta memperhatikan                                  out in accordance with prevailing regulations and
  prinsip-prinsip GCG. Kriteria dan mekanisme seleksi                         guided by the principles of GCG. The criteria and
  anggota Direksi dan Dewan Komisaris diuraikan                               selection mechanisms for both Boards are detailed
  secara lengkap dalam Bab Tata Kelola pada Laporan                           in the Corporate Governance section of the Annual
  Tahunan, yang meskipun diterbitkan secara terpisah,                         Report, which, although published separately,
  tetap menjadi bagian integral dari laporan ini.                             forms an integral part of this report. The report can
  Laporan tersebut dapat diakses melalui situs resmi                          be accessed through STP’s official website at the
  STP pada tautan berikut: https://www.stptower.com.                          following link: https://www.stptower.com.

  PROFIL DIREKSI DAN DEWAN KOMISARIS [GRI 2-11]                               PROFILES OF THE BOARD OF DIRECTORS AND
                                                                              BOARD OF COMMISSIONERS [GRI 2-11]

  Informasi lengkap mengenai profil anggota Direksi                           Comprehensive information regarding the profiles
  dan Dewan Komisaris, termasuk pengalaman,                                   of the members of the Board of Directors and the
  kompetensi, serta latar belakang profesional mereka,                        Board of Commissioners, including their experience,
  disajikan dalam Bab Profil Perusahaan pada Laporan                          competencies, and professional backgrounds,
  Tahunan. Dokumen tersebut diterbitkan secara                                is presented in the Company Profile section of
  terpisah namun tetap menjadi bagian yang tidak                              the Annual Report. This document, while issued
  terpisahkan dari laporan ini. Laporan tersebut dapat                        separately, remains an inseparable part of this report.
  diakses melalui situs resmi STP pada tautan berikut:                        It can be accessed through STP’s official website at
  https://www.stptower.com.                                                   the following link: https://www.stptower.com.

  PERAN DAN TANGGUNG JAWAB DIREKSI DAN                                        ROLES AND RESPONSIBILITIES OF THE BOARD OF
  DEWAN KOMISARIS [GRI 2-12] [ACGS B.3.1]                                     DIRECTORS AND COMMISSIONERS [GRI 2-12] [ACGS
                                                                              B.3.1]


  Penjelasan mengenai peran dan tanggung jawab                                The roles and responsibilities of the Board of Directors
  Direksi serta Dewan Komisaris dalam mengelola dan                           and the Board of Commissioners in managing and
  mengawasi jalannya kegiatan Perseroan dijabarkan                            supervising the Company’s operations are explained
  dalam Bab Tata Kelola Perusahaan pada Laporan                               in the Corporate Governance section of the Annual
  Tahunan. Bagian tersebut memberikan pemahaman                               Report. This section provides a comprehensive
  menyeluruh mengenai struktur kepemimpinan STP                               overview of STP’s leadership structure and the
  dan bagaimana setiap organ perusahaan menjalankan                           functions of each corporate organ in supporting
  tugasnya untuk mendukung pertumbuhan yang                                   sustainable growth. The report can be accessed
  berkelanjutan. Laporan dapat diakses melalui situs                          through STP’s official website at the following link:
  resmi STP di tautan berikut: https://www.stptower.                          https://www.stptower.com.
  com.




76 PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 79
                                                         Struktur dan Komposisi Tata Kelola Keberlanjutan
                                                      Sustainability Governance Structure and Composition




PENDELEGASIAN WEWENANG DAN TANGGUNG                           DELEGATION OF AUTHORITY AND RESPONSIBILITY
JAWAB [GRI 2-13]                                              [GRI 2-13]


Perseroan      berkomitmen       untuk     menjaga            The Company is committed to maintaining a balance
keseimbangan antara aspek ekonomi, sosial, dan                among economic, social, and environmental aspects
lingkungan dalam pelaksanaan kegiatan usahanya.               in its business operations. The Board of Directors
Direksi secara kolektif bertanggung jawab terhadap            collectively holds responsibility for achieving
pencapaian kinerja di ketiga aspek tersebut melalui           performance in all three dimensions through a
pembagian tugas yang jelas, namun tetap dalam                 clear division of duties while maintaining shared
kerangka tanggung jawab bersama.                              accountability.

Informasi lebih lanjut mengenai mekanisme                     Further details on the delegation of authority
pendelegasian wewenang antara Direksi dan                     between the Board of Directors and the Board of
Dewan Komisaris dijelaskan dalam Bab Tata Kelola              Commissioners are presented in the Corporate
Perusahaan pada Laporan Tahunan, yang walaupun                Governance section of the Annual Report, which,
diterbitkan terpisah, merupakan bagian yang utuh              though published separately, remains an integral part
dari laporan ini. Laporan tersebut dapat diakses              of this report. The report can be accessed through
melalui situs resmi STP di tautan berikut: https://www.       STP’s official website at the following link: https://
stptower.com.                                                 www.stptower.com.

PENGELOLAAN BENTURAN KEPENTINGAN [GRI 2-15]                   MANAGEMENT OF CONFLICTS OF INTEREST [GRI
[IDXNET FORM E020 G-01, G-09]                                 2-15] [IDXNET FORM E020 G-01, G-09]


Dalam menjalankan kegiatan operasionalnya,                    In carrying out its operations, the Company interacts
Perseroan berinteraksi dengan berbagai pihak,                 with various internal and external parties, which
baik internal maupun eksternal, yang berpotensi               may lead to potential conflicts of interest. As such,
menimbulkan benturan kepentingan. Untuk itu,                  the Company enforces a conflict-of-interest
Perseroan menerapkan kebijakan pengelolaan                    management policy that is transparent and compliant
benturan kepentingan secara transparan dan sesuai             with applicable regulations, including POJK No. 42/
dengan ketentuan yang berlaku, termasuk POJK No.              POJK.04/2020 on Affiliated Transactions and Certain
42/POJK.04/2020 tentang Transaksi Afiliasi dan                Conflicts of Interest, as well as the Company’s Articles
Benturan Kepentingan Tertentu, serta Anggaran Dasar           of Association.
Perseroan.

Perseroan memastikan bahwa kebijakan benturan                 The Company ensures that conflict-of-interest
kepentingan diterapkan secara konsisten untuk                 policies are implemented consistently to maintain
menjaga independensi, objektivitas, dan integritas            independence, objectivity, and integrity in all
dalam setiap proses pengambilan keputusan.                    decision-making processes.

Untuk mencegah dan mengelola potensi benturan                 To prevent and manage potential conflicts of interest,
kepentingan, Perseroan menerapkan mekanisme                   the Company implements disclosure and mitigation
pengungkapan dan penanganan yang diatur dalam                 mechanisms as outlined in its Code of Conduct and
Pedoman Perilaku serta Pakta Integritas yang                  Integrity Pact, which must be signed by all members of
wajib ditandatangani oleh seluruh anggota Dewan               the Board of Commissioners, the Board of Directors,
Komisaris, Direksi, dan karyawan. Setiap individu             and employees. Any individual with a potential conflict
yang memiliki potensi benturan kepentingan wajib              of interest is required to disclose the matter to the
melakukan pengungkapan kepada Sekretaris                      Corporate Secretary or Audit Committee and abstain
Perusahaan atau Komite Audit dan tidak terlibat dalam         from participating in related decision-making.
proses pengambilan keputusan terkait.

Sebagai bagian dari transparansi, Perseroan                   As part of its transparency commitment, the
mengungkapkan informasi mengenai pemegang                     Company discloses information on controlling
saham pengendali, transaksi pihak berelasi, serta             shareholders, related-party transactions, and cross-



                                                  PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report   77
Page 80
         Tata Kelola Keberlanjutan
         Sustainability Governance




   Struktur dan Komposisi Tata Kelola Keberlanjutan
   Sustainability Governance Structure and Composition




   struktur kepemilikan silang melalui Laporan Tahunan                      shareholding structures through its Annual Report
   dan Laporan Keuangan Konsolidasian. Hingga akhir                         and Consolidated Financial Statements. As of the end
   tahun 2025, tidak terdapat rangkap jabatan lintas                        of 2025, there were no cross-board memberships
   dewan maupun kepemilikan silang antara Perseroan                         or cross-shareholding relationships between the
   dan pemangku kepentingan lainnya.                                        Company and other stakeholders.

   Sepanjang tahun 2025, tidak terdapat insiden                             Throughout 2025, there were no incidents of conflicts
   benturan kepentingan yang melibatkan anggota                             of interest involving members of the Board of
   Direksi maupun Dewan Komisaris Perseroan.                                Directors or the Board of Commissioners.

   RAPAT DIREKSI DAN DEWAN KOMISARIS [GRI 2-16]                             MEETINGS OF THE BOARD OF DIRECTORS AND
                                                                            BOARD OF COMMISSIONERS [GRI 2-16]

   Dewan Komisaris dan Direksi secara rutin mengadakan                      The Board of Commissioners and the Board of
   rapat, baik secara terpisah maupun dalam bentuk                          Directors hold regular meetings, both separately and
   rapat gabungan, untuk membahas berbagai isu                              jointly, to discuss various strategic matters, including
   strategis, termasuk topik-topik yang berkaitan                           sustainability-related issues. The Sustainability Unit
   dengan keberlanjutan. Dalam rapat tersebut, Unit                         also participates in these discussions to ensure
   Keberlanjutan turut berpartisipasi untuk memastikan                      that sustainability aspects are integrated into the
   bahwa aspek keberlanjutan menjadi bagian yang                            Company’s decision-making and operational
   terintegrasi dalam proses pengambilan keputusan                          processes. In addition, communication is carried
   dan kegiatan operasional Perseroan. Selain itu,                          out through multiple channels to ensure effective
   komunikasi juga dilakukan melalui berbagai saluran                       coordination in addressing sustainability challenges.
   untuk memastikan koordinasi yang efektif dalam
   menghadapi tantangan keberlanjutan.

   Agenda utama dalam setiap rapat meliputi evaluasi                        Each meeting typically includes key agenda items
   terhadap dampak keberlanjutan dari kegiatan                              such as evaluating the sustainability impacts
   operasional, pembahasan inisiatif strategis, serta                       of business operations, discussing strategic
   tindak lanjut atas masukan dan umpan balik dari para                     initiatives, and following up on feedback received
   pemangku kepentingan. Rapat juga menjadi wadah                           from stakeholders. These meetings also serve as a
   untuk membahas penanganan pengaduan atau                                 forum to address complaints or grievances related
   keluhan yang terkait dengan praktik bisnis Perseroan,                    to the Company’s business practices, enabling
   sehingga tindakan perbaikan dapat segera dilakukan                       prompt corrective actions to maintain sustainability
   guna memastikan keberlanjutan usaha serta                                performance and compliance with applicable
   kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku.                               regulations.

   Selama tahun 2025, setiap isu atau perhatian kritis                      During 2025, any critical concerns with potential
   yang berpotensi memengaruhi kelangsungan usaha,                          impact on the Company’s business continuity,
   reputasi, atau kepatuhan Perseroan disampaikan                           reputation, or compliance were communicated to the
   kepada Direksi dan Dewan Komisaris melalui                               Directors and the Board of Commissioners through
   Unit Keberlanjutan, Komite Audit, atau Sekretaris                        the Sustainability Unit, Audit Committee, or Corporate
   Perusahaan untuk dibahas dalam rapat berkala.                            Secretary for discussion in regular meetings. This
   Mekanisme ini memastikan bahwa setiap isu strategis                      mechanism ensures that material issues and strategic
   dan risiko material dapat ditangani secara tepat waktu                   risks are addressed in a timely and transparent
   dan transparan.                                                          manner.

   Sepanjang periode pelaporan 2025, terdapat 22                            Throughout the 2025 reporting period, there were 22
   peristiwa yang dikategorikan menjadi perhatian kritis                    events categorized as critical concerns submitted
   (critical concerns) yang disampaikan kepada Dewan                        to the Board of Commissioners and the Board
   Komisaris maupun Direksi terkait aspek ekonomi,                          of Directors in relation to economic, social, and
   sosial, maupun lingkungan. Rincian kekhawatiran kritis                   environmental aspects. The details of the critical
   adalah sebagai berikut:                                                  concerns are as follows:



78 PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 81
                                                            Struktur dan Komposisi Tata Kelola Keberlanjutan
                                                         Sustainability Governance Structure and Composition




• Tower Emergency: 3 kasus.                                      •   Tower Emergency: 3 cases.
• Force Majeure: terdiri atas kejadian banjir (16                •   Force Majeure: consisting of flood incidents (16
    kasus), kebakaran (1 kasus), dan gempa bumi (2                   cases), fire (1 case), and earthquake (2 cases).
    kasus).
•   Fatality Case (K3): 0 kasus yang mengakibatkan               •   Fatality Case (OHS): 0 cases resulting in death or
    korban meninggal dunia atau jatuh.                               falls.



G-02 Total Kehadiran Direksi dan Komisaris ke Rapat Dewan
G-02 Total Attendance of the Directors and Commissioners at the Board’s Meeting
                                                                                     2025

                    Uraian                                                                  Rata-Rata Persentase Kehadiran
                                                 Jumlah Rapat Dewan Komisaris dan
                  Description                                                                 BOD/BOC Dalam Rapat BOC
                                                                Direksi
                                                                                          Average Percentage of Attendance of
                                                  Total Meeting of the BOC and BOD
                                                                                           the BOD/BOC in the BOC Meeting

Jumlah kehadiran Direksi ke rapat gabungan
Dewan Komisaris-Direksi
                                                                                     6                                        100
Total attendance of Directors at the joint
meeting of BOC-BOD

Jumlah kehadiran Komisaris ke rapat gabungan
Dewan Komisaris-Direksi
                                                                                     6                                        100
Total attendance of Commissioners at the joint
meeting of BOC-BOD




Informasi terkait rapat Dewan Komisaris dan Direksi              Information regarding the meetings of the Board
dapat dilihat dalam Bab Tata Kelola Perusahaan pada              of Commissioners and the Board of Directors is
Laporan Tahunan, yang diterbitkan secara terpisah                presented in the Corporate Governance section of
namun tetap menjadi bagian yang tidak terpisahkan                the Annual Report, which is published separately but
dari laporan ini. Dokumen tersebut dapat diakses                 forms an integral part of this report. The document
melalui situs resmi STP pada tautan berikut: https://            can be accessed through STP’s official website at the
www.stptower.com.                                                following link: https://www.stptower.com.



PENILAIAN KINERJA [GRI 2-18] [IDXNET FORM E020 G-04]             PERFORMANCE ASSESSMENT [GRI 2-18] [IDXNET FORM
                                                                 E020 G-04]


Penilaian terhadap kinerja Dewan Komisaris dan                   The performance assessment of the Board of
Direksi dilakukan berdasarkan parameter yang telah               Commissioners and Directors is conducted based on
ditetapkan sesuai dengan prinsip-prinsip GCG.                    parameters established in line with GCG principles.

Penilaian terhadap kinerja Dewan Komisaris dan                   The performance assessment of the Board of
Direksi dilakukan setiap tahun oleh pemegang saham               Commissioners and Directors is conducted annually
melalui RUPS, dengan dukungan Komite Remunerasi                  by the shareholders through the GMS, with the support
dan Nominasi untuk memastikan objektivitas dan                   of the Remuneration and Nomination Committee
independensi proses penilaian. Penilaian tersebut                to ensure the objectivity and independence of the
mencakup aspek pengawasan atas pengelolaan                       process. The assessment includes oversight of the
dampak ekonomi, sosial, dan lingkungan yang                      Company’s management of economic, social, and
dijalankan Perseroan.                                            environmental impacts.

Hasil penilaian digunakan sebagai dasar untuk                    The assessment results serve as a basis for
peningkatan efektivitas tata kelola, penguatan                   improving governance effectiveness, strengthening
kompetensi, serta penyempurnaan kebijakan dan                    competencies, and refining organizational policies



                                                     PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report   79
Page 82
         Tata Kelola Keberlanjutan
         Sustainability Governance




   Struktur dan Komposisi Tata Kelola Keberlanjutan
   Sustainability Governance Structure and Composition




   praktik organisasi di tahun berikutnya. Sepanjang                        and practices in the following year. In 2025, the
   tahun 2025, hasil penilaian tidak mengakibatkan                          assessment did not result in any changes to the
   perubahan komposisi Dewan, namun mendorong                               composition of the Boards but led to an enhancement
   peningkatan program pengembangan kompetensi                              of sustainability competency development programs
   keberlanjutan bagi anggota Dewan.                                        for Board members.

   Informasi lebih rinci mengenai mekanisme serta hasil                     Further details on the mechanisms and results of
   penilaian kinerja Dewan Komisaris dan Direksi tersedia                   the performance assessment of both Boards are
   di Bab Tata Kelola Perusahaan pada Laporan Tahunan,                      presented in the Corporate Governance section of the
   yang meskipun diterbitkan secara terpisah, tetap                         Annual Report, which, although published separately,
   merupakan bagian integral dari laporan ini. Laporan                      remains an inseparable part of this report. The report
   tersebut dapat diakses melalui situs resmi STP di                        can be accessed through STP’s official website at the
   tautan berikut: https://www.stptower.com.                                following link: https://www.stptower.com.

   KEBIJAKAN, MEKANISME PENETAPAN REMUNERASI,                               REMUNERATION POLICY, DETERMINATION
   DAN RASIO KOMPENSASI TOTAL TAHUNAN [GRI 2-19,                            MECHANISM, AND ANNUAL TOTAL COMPENSATION
   2-20, 2-21] [ACSG (B).B.1.6]                                             RATIO [GRI 2-19, 2-20, 2-21] [ACSG (B).B.1.6]

   Kebijakan dan Mekanisme Penetapan Remunerasi                             Remuneration Policy and Determination Mechanism
   Perseroan telah menetapkan kebijakan serta                               The Company has established policies and
   prosedur penentuan remunerasi bagi Dewan                                 procedures for determining the remuneration of the
   Komisaris dan Direksi dengan memperhatikan faktor                        Board of Commissioners and Directors, taking into
   kinerja, tingkat tanggung jawab, serta praktik yang                      account performance, responsibilities, and industry
   berlaku di industri sejenis.                                             benchmarks.

   Kebijakan remunerasi bagi Dewan Komisaris, Direksi,                      The remuneration policy for the Board of
   dan eksekutif senior mencakup komponen tetap (gaji                       Commissioners, the Board of Directors, and senior
   pokok) dan komponen variabel yang dikaitkan dengan                       executives includes fixed components (base salary)
   pencapaian kinerja, termasuk indikator keuangan.                         and variable components linked to performance
   Perseroan tidak menerapkan kebijakan mekanisme                           achievement, including financial indicators. The
   claw-back, namun menyediakan manfaat pensiun                             Company does not implement a claw-back
   sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang                          mechanism policy, but provides pension benefits in
   berlaku.                                                                 accordance with the prevailing laws and regulations.

   Proses penetapan remunerasi diawasi oleh Komite                          The remuneration determination process is overseen
   Nominasi dan Remunerasi yang bersifat independen                         by the Nomination and Remuneration Committee,
   dan mempertimbangkan masukan dari pemegang                               which operates independently and takes into account
   saham melalui RUPS. Tidak terdapat keterlibatan                          shareholder input through the GMS. No external
   konsultan eksternal dalam penentuan remunerasi                           remuneration consultants were engaged during
   selama tahun 2025.                                                       2025.

   Informasi lebih lanjut mengenai kebijakan dan                            Further details regarding the remuneration policy
   mekanisme penetapan remunerasi dapat dilihat pada                        and determination mechanism are presented in the
   Bab Tata Kelola Perusahaan di Laporan Tahunan, yang                      Corporate Governance section of the Annual Report,
   meskipun diterbitkan secara terpisah, tetap menjadi                      which, although published separately, forms an
   bagian yang tidak terpisahkan dari laporan ini. Laporan                  integral part of this report. The report can be accessed
   tersebut dapat diakses melalui situs resmi STP pada                      through STP’s official website at the following link:
   tautan berikut: https://www.stptower.com.                                https://www.stptower.com.

   Rasio Kompensasi Total Tahunan                                           Annual Total Compensation Ratio
   Dalam menetapkan kebijakan remunerasi bagi                               In determining its employee remuneration policy, the
   karyawan, Perseroan memastikan bahwa besaran                             Company ensures that the level of compensation
   kompensasi yang diberikan sesuai dengan standar                          provided aligns with industry standards and



80 PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 83
                                                           Struktur dan Komposisi Tata Kelola Keberlanjutan
                                                        Sustainability Governance Structure and Composition




industri dan mampu mendukung kesejahteraan                      adequately supports employee welfare. The
karyawan. Selain itu, Perseroan berpedoman                      Company also adheres to applicable labor
pada peraturan ketenagakerjaan yang berlaku di                  regulations in Indonesia and maintains a balance
Indonesia serta memperhatikan keseimbangan                      between the highest compensation and the average
antara kompensasi tertinggi dan rata-rata remunerasi            employee remuneration to ensure transparency and
karyawan lainnya untuk menjaga transparansi dan                 accountability in human resource management.
akuntabilitas dalam pengelolaan sumber daya
manusia.

UNIT KEBERLANJUTAN [ACGS (B).B.1.4]                             SUSTAINABILITY UNIT [ACGS (B).B.1.4]

Sesuai dengan ketentuan dalam POJK No. 35/                      Pursuant to the provisions of POJK No. 35/
POJK.04/2014 tentang Sekretaris Perusahaan bagi                 POJK.04/2014 concerning Corporate Secretaries
Emiten atau Perusahaan Publik (“POJK 35/2014”),                 for Issuers or Public Companies (“POJK 35/2014”),
Perseroan telah menunjuk Sekretaris Perusahaan                  the Company has appointed a Corporate Secretary
yang bertanggung jawab atas sejumlah fungsi                     responsible for various key functions, including
utama, termasuk memastikan kepatuhan terhadap                   ensuring compliance with applicable regulations. In
seluruh peraturan yang berlaku. Selain itu, Sekretaris          addition, the Corporate Secretary serves an important
Perusahaan juga berperan dalam mendukung Direksi                role in supporting the Directors in implementing
dalam penerapan prinsip keberlanjutan melalui                   sustainability principles through coordination across
koordinasi lintas unit kerja agar kebijakan dan inisiatif       work units to ensure that sustainability policies and
keberlanjutan selaras dengan visi dan misi Perseroan.           initiatives align with the Company’s vision and mission.

Dalam      melaksanakan        tugasnya,      Sekretaris        In carrying out its duties, the Corporate Secretary
Perusahaan bekerja sama dengan unit-unit terkait                collaborates with relevant units to monitor, evaluate,
untuk memantau, mengevaluasi, dan melaporkan                    and report on various sustainability programs, including
berbagai program keberlanjutan, termasuk kinerja                performance tracking and the implementation of the
dan pelaksanaan strategi keberlanjutan Perseroan.               Company’s sustainability strategies. The Corporate
Sekretaris Perusahaan juga bertanggung jawab                    Secretary is also responsible for promoting and
untuk menyosialisasikan dan menginternalisasikan                internalizing sustainability principles throughout
prinsip-prinsip keberlanjutan di seluruh jenjang                all organizational levels. This function is carried out
organisasi. Peran ini dijalankan secara sinergis dengan         synergistically with the Sustainability Unit and other
Unit Keberlanjutan dan fungsi terkait lainnya, guna             related functions to ensure that sustainability aspects
memastikan bahwa aspek keberlanjutan terintegrasi               are fully integrated into the Company’s operations.
secara menyeluruh ke dalam kegiatan operasional
Perseroan.

PEDOMAN PERILAKU [GRI 2-25, 2-26, 2-27] [IDXNET FORM            CODE OF CONDUCT [GRI 2-25, 2-26, 2-27] [IDXNET FORM
E020 G-07]                                                      E020 G-07]


Sebagai wujud komitmen terhadap penerapan etika                 As part of its commitment to upholding business ethics
bisnis dan tata kelola yang baik, Perseroan telah               and good corporate governance, the Company has
menetapkan Pedoman Perilaku (Code of Conduct/                   established a Code of Conduct (CoC) that serves as a
CoC) yang menjadi panduan bagi seluruh jajaran                  guideline for all levels of management and employees
manajemen dan karyawan dalam menjalankan                        in carrying out business activities. This Code outlines
kegiatan usaha. Pedoman ini mengatur standar                    the behavioral standards to be applied in professional
perilaku yang harus diterapkan dalam setiap interaksi           interactions and decision-making processes and
profesional dan proses pengambilan keputusan,                   acts as a reference to ensure compliance with both
serta menjadi acuan untuk memastikan kepatuhan                  internal and external regulations.
terhadap peraturan internal maupun eksternal yang
berlaku.




                                                    PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report   81
Page 84
           Tata Kelola Keberlanjutan
           Sustainability Governance




   Struktur dan Komposisi Tata Kelola Keberlanjutan
   Sustainability Governance Structure and Composition




   Penerapan Pedoman Perilaku merupakan tanggung                            The implementation of the Code of Conduct is the
   jawab seluruh insan Perseroan. Dewan Komisaris                           responsibility of all employees within the Company.
   dan Direksi berperan penting dalam memastikan                            The Board of Commissioners and the Directors serve
   penerapan kode etik di seluruh lingkungan kerja,                         a key role in ensuring the effective enforcement of
   dengan dukungan unit-unit terkait yang melakukan                         ethical standards across the organization, supported
   pengawasan serta memastikan kepatuhan terhadap                           by relevant units tasked with monitoring and
   standar perilaku yang telah ditetapkan.                                  maintaining adherence to the established conduct
                                                                            principles.

   Proses Pemulihan Dampak Negatif dan Mekanisme                            Processes for Remediation and Mechanisms for
   Pencarian Nasihat                                                        Seeking Advice
   Perseroan    berkomitmen     untuk     memberikan                        The Company is committed to providing remediation
   pemulihan atas dampak negatif yang diidentifikasi                        for any negative impacts identified as resulting from
   berasal dari kegiatan operasionalnya maupun                              its operations or those involving its business partners.
   yang melibatkan mitra usaha. Pemulihan dilakukan                         Remediation is carried out through corrective actions,
   melalui tindakan korektif, perbaikan kebijakan,                          policy improvements, and direct engagement with
   dan penyelesaian langsung dengan pihak yang                              affected parties, guided by the principles of fairness
   terdampak, dengan prinsip keadilan dan transparansi.                     and transparency.

   Dalam menangani keluhan dan pelanggaran,                                 To address grievances and violations, the Company
   Perseroan mengoperasikan Sistem Pelaporan                                operates a Whistleblowing System accessible to
   Pelanggaran yang dapat diakses oleh karyawan,                            employees, business partners, and the public. All
   mitra kerja, maupun masyarakat. Setiap laporan yang                      reports are verified by the Corporate Secretary
   diterima diverifikasi oleh Sekretaris Perusahaan dan                     and the Audit Committee and followed up with
   Komite Audit, serta ditindaklanjuti dengan langkah                       investigations and corrective recommendations.
   penyelidikan dan rekomendasi perbaikan.

   Perseroan juga secara berkala meninjau efektivitas                       The Company regularly reviews the effectiveness
   mekanisme ini melalui evaluasi internal dan umpan                        of this mechanism through internal evaluations
   balik dari pemangku kepentingan untuk memastikan                         and stakeholder feedback to ensure timely and
   respons yang cepat dan penanganan yang tepat.                            appropriate responses. In addition, employees may
   Selain itu, karyawan dapat meminta nasihat terkait                       seek advice on implementing ethical, sustainability, or
   penerapan kebijakan etika, keberlanjutan, dan                            governance policies through the Corporate Secretary
   tata kelola melalui Sekretaris Perusahaan atau Unit                      or the Sustainability Unit without fear of retaliation.
   Keberlanjutan tanpa rasa takut terhadap pembalasan.

   Kepatuhan terhadap Peraturan dan Regulasi [GRI                           Compliance with Laws and Regulations [GRI 2-27]
   2-27]
   Perseroan senantiasa memastikan seluruh aktivitas                        The Company ensures that all operational activities
   operasional dijalankan sesuai dengan peraturan                           are carried out in full compliance with prevailing
   perundang-undangan yang berlaku di Indonesia,                            laws and regulations in Indonesia, including those
   termasuk ketentuan OJK serta regulasi di bidang                          issued by the OJK as well as environmental, labor, and
   lingkungan, ketenagakerjaan, dan tata kelola                             corporate-governance regulations. Based on internal
   perusahaan. Berdasarkan hasil pemantauan dan                             monitoring and evaluation throughout 2025, there
   evaluasi internal sepanjang tahun 2025, tidak terdapat                   were no significant instances of non-compliance,
   insiden ketidakpatuhan yang signifikan, baik yang                        either resulting in financial penalties or non-monetary
   mengakibatkan denda finansial maupun sanksi non-                         sanctions.
   moneter.

   Perseroan mendefinisikan ketidakpatuhan signifikan                       The Company defines a significant instance of non-
   sebagai setiap pelanggaran terhadap ketentuan                            compliance as any violation of legal provisions
   hukum yang berpotensi menimbulkan dampak                                 that could materially affect its financial condition,
   material terhadap kondisi keuangan, reputasi,                            reputation, or business continuity. To maintain



82 PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 85
                                                        Struktur dan Komposisi Tata Kelola Keberlanjutan
                                                     Sustainability Governance Structure and Composition




atau keberlangsungan usaha. Untuk memastikan                 ongoing compliance, regular monitoring is conducted
kepatuhan berkelanjutan, proses pemantauan                   by the Internal Audit Unit and the Compliance Unit,
dilakukan secara berkala oleh Unit Audit Internal dan        with findings reported directly to the Directors and
Unit Kepatuhan, dengan hasil pelaporan langsung              the Board of Commissioners.
kepada Direksi dan Dewan Komisaris.

Jumlah Pengaduan Pelanggaran                                 Number of Reported Violations
Selama tahun 2025, Perseroan tidak menerima                  Throughout 2025, the Company did not receive
laporan    terkait   dugaan     pelanggaran      yang        any reports of alleged violations submitted through
disampaikan melalui sistem Whistle Blowing maupun            the Whistleblowing System and other reporting
saluran pelaporan lainnya. Laporan yang dimaksud             channels. Such reports covered suspected breaches
mencakup dugaan pelanggaran terhadap peraturan               of prevailing laws and/or the Company’s internal
perundang-undangan yang berlaku dan/atau                     regulations, including the Code of Conduct. For
ketentuan internal Perseroan, termasuk Pedoman               verified cases, the Company took disciplinary actions
Perilaku. Untuk setiap laporan yang terbukti benar,          in accordance with prevailing policies, such as written
Perseroan telah mengambil tindakan disipliner sesuai         warnings, compensation for losses, or termination
dengan kebijakan yang berlaku, seperti pemberian             of employment or cooperation. The Company also
surat peringatan, penggantian kerugian, hingga               remains committed to protecting whistleblowers
pemutusan hubungan kerja atau kerja sama. Selain             from any form of threat, intimidation, or retaliatory
itu, Perseroan menjamin perlindungan bagi pelapor            action resulting from the submission of such reports.
dari segala bentuk ancaman, intimidasi, atau tindakan
balasan yang timbul akibat penyampaian laporan
tersebut.




                                                 PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report   83
Page 86
         Tata Kelola Keberlanjutan
         Sustainability Governance




   PENDIDIKAN DAN/ATAU PENINGKATAN
   KOMPETENSI KEBERLANJUTAN
   Education and/or Competence Enhancement on Sustainability
   [SEOJK E.2] [GRI 2-17] [IDXNET FORM E020 G-05]




   Informasi terkait pelatihan dan pengembangan                             Information regarding training and competency
   kompetensi bagi Dewan Komisaris dan Direksi dapat                        development for the Board of Commissioners and
   ditemukan dalam Bab Tata Kelola Perusahaan pada                          Directors is presented in the Corporate Governance
   Laporan Tahunan, yang diterbitkan secara terpisah                        section of the Annual Report, which is published
   namun tetap menjadi bagian yang tidak terpisahkan                        separately but remains an integral part of this report.
   dari laporan ini.

   Selain   itu, Perseroan    secara   berkelanjutan                        In addition, the Company continuously conducts
   menyelenggarakan program pelatihan, edukasi,                             training programs, educational sessions, and
   dan sesi berbagi pengetahuan bagi karyawan untuk                         knowledge-sharing initiatives for employees to
   meningkatkan pemahaman dan kompetensi mereka                             enhance their understanding and competence in
   dalam aspek keberlanjutan.                                               sustainability aspects.

   Sebagai bagian dari penguatan kapasitas tata kelola                      As part of strengthening sustainability governance
   keberlanjutan, Perseroan secara berkelanjutan                            capacity, the Company continuously provides
   memberikan pembekalan dan pelatihan kepada                               briefings and training for members of the Board
   anggota Dewan Komisaris dan Direksi mengenai                             of Commissioners and Directors on the latest
   perkembangan terkini dalam bidang keberlanjutan,                         developments in sustainability, ESG governance,
   tata kelola ESG, serta manajemen risiko terkait.                         and related risk management. These initiatives
   Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan                                aim to enhance the collective understanding and
   pemahaman kolektif dan kemampuan pengambilan                             decision-making capability of the governance body
   keputusan yang selaras dengan prinsip pembangunan                        in alignment with sustainable development principles.
   berkelanjutan.

   Informasi lebih lanjut mengenai pelatihan karyawan                       Further details on employee training are available in
   dapat dilihat dalam Laporan Tahunan Perseroan yang                       the Company’s Annual Report, which can be accessed
   dapat diakses melalui situs resmi STP pada tautan                        through STP’s official website at the following link:
   berikut: https://www.stptower.com.                                       https://www.stptower.com.




84 PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 87
                                                                MANAJEMEN RISIKO
                                                                                          Risk Management
                                                                                                             [SEOJK C.5]




Perseroan secara konsisten berkomitmen dalam                The Company remains firmly committed to
menerapkan Manajemen Risiko sebagai bagian                  implementing Risk Management as an essential part
penting untuk mendukung pencapaian visi dan misi            of achieving the Company’s vision and mission. This
Perseroan. Kebijakan ini dirancang untuk memperkuat         policy is designed to strengthen good corporate
penerapan tata kelola perusahaan yang baik serta            governance practices and ensure the creation of
memastikan terciptanya nilai berkelanjutan bagi             sustainable value for all stakeholders.
seluruh pemangku kepentingan.

Pelaksanaan manajemen risiko di Perseroan                   The implementation of risk management at the
berlandaskan pada Kebijakan Manajemen Risiko yang           Company is based on the Risk Management Policy,
bertujuan untuk memastikan bahwa setiap tingkatan           which aims to ensure that all management levels take
manajemen mempertimbangkan faktor risiko dalam              risk factors into account in every business process
setiap proses bisnis dan pengambilan keputusan.             and decision-making activity.

Melalui pendekatan tersebut, Perseroan berupaya             Through this approach, the Company seeks to minimize
meminimalkan potensi dampak negatif dari berbagai           potential negative impacts arising from various risks
risiko yang mungkin terjadi, baik yang berkaitan            related to economic, social, environmental, and
dengan aspek ekonomi, sosial, lingkungan, maupun            governance aspects. Risk management functions not
tata kelola. Manajemen risiko tidak hanya berfungsi         only as a mitigation mechanism but also as a strategic
sebagai langkah mitigasi, tetapi juga sebagai alat          tool to create long-term value and enhance the
strategis untuk menciptakan nilai jangka panjang dan        Company’s resilience.
memperkuat ketahanan Perseroan.

SISTEM INFORMASI MANAJEMEN RISIKO                           RISK MANAGEMENT INFORMATION SYSTEM

Perseroan memiliki Kebijakan Manajemen Risiko No.           The Company has implemented Risk Management
PRO-RM-POL-001 yang efektif pada 10 Juli 2023.              Policy No. PRO-RM-POL-001, effective on July 10,
Tujuan Kebijakan Manajemen Risiko Perseroan adalah:         2023. The following are objectives of the Company’s
                                                            Risk Management Policy:

1. Menggabungkan pendekatan yang konsisten                  1. Integrating a consistent risk management
   untuk manajemen risiko ke dalam budaya dan                  approach into the Company’s culture and strategic
   proses perencanaan strategis organisasi yang                planning processes to support decision-making
   mendukung pengambilan keputusan dan alokasi                 and resource allocation at both operational and
   sumber daya di tingkat operasional dan strategis.           strategic levels.
2. Menerapkan pendekatan yang konsisten terhadap            2. Implementing a standardized risk management
   manajemen risiko untuk mendukung tanggung                   approach to uphold corporate governance
   jawab tata Kelola organisasi untuk inovasi dan              responsibilities in fostering innovation, responsible
   pengambilan risiko yang bertanggung jawab,                  risk-taking, policy development, programs, and
   pengembangan kebijakan, program, dan tujuan.                objectives. In all cases, appropriate measures will
   Dalam semua kasus, langkah-langkah yang tepat               be taken to mitigate adverse impacts of risks and
   akan dilakukan untuk mengatasi dampak yang                  maximize the benefits of opportunities.
   tidak menguntungkan dari risiko dan manfaat yang
   menguntungkan dari peluang.




                                                PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report   85
Page 88
         Tata Kelola Keberlanjutan
         Sustainability Governance




   Manajemen Risiko
   Risk Management




   3. Mengelola pendekatan yang transparan terhadap                         3. Managing a transparent risk approach through
      risiko melalui komunikasi dan pemantauan yang                            open and meaningful communication and
      terbuka dan bermakna terhadap semua risiko                               monitoring of all key risks, ensuring a balance
      utama yang menyeimbangkan biaya pengelolaan                              between risk management costs and anticipated
      risiko dengan manfaat yang diantisipasi.                                 benefits.

   Ruang lingkup Kebijakan Manajemen Risiko Perseroan                       The scope of the Company’s Risk Management
   mencakup seluruh aspek kegiatan usaha, mulai dari                        Policy covers all aspects of its operations, including
   tahap perencanaan, operasional, proses bisnis,                           planning, business processes, operations, policies,
   kebijakan, dan prosedur, hingga peran setiap individu                    procedures, and the roles of individuals within the
   di dalam organisasi.                                                     organization.

   Dalam penerapan manajemen risikonya, Perseroan                           In managing risks, the Company refers to the ISO
   berpedoman pada standar ISO 31000:2018 sebagai                           31000:2018 standard as its primary guideline. This
   acuan utama. Standar ini terdiri dari tiga elemen utama,                 standard consists of three key elements: principles,
   yaitu prinsip (principles), kerangka kerja (framework),                  framework, and process. The principles serve as
   dan proses (process). Prinsip manajemen risiko                           the foundation or philosophy of risk management,
   menjadi landasan atau filosofi dalam pengelolaan                         while the framework provides a systematic structure
   risiko, sementara kerangka kerja menyediakan struktur                    for effective implementation throughout the
   yang sistematis untuk penerapannya secara efektif                        organization. The process, on the other hand, outlines
   di seluruh organisasi. Proses mencakup tahapan                           a series of interconnected steps for identifying,
   yang saling berkaitan dalam mengidentifikasi,                            assessing, and managing risks continuously.
   mengevaluasi, serta mengendalikan risiko secara
   berkelanjutan.

   Informasi lebih lanjut mengenai profil risiko utama                      Further information regarding the Company’s key risk
   serta langkah-langkah mitigasinya dapat dilihat dalam                    profile and corresponding mitigation measures can
   Bab Tata Kelola Perusahaan pada Laporan Tahunan,                         be found in the Corporate Governance section of the
   yang diterbitkan secara terpisah namun tetap menjadi                     Annual Report, which, although published separately,
   bagian yang tidak terpisahkan dari laporan ini. Laporan                  remains an integral part of this report. The report can
   tersebut dapat diakses melalui situs resmi STP pada                      be accessed through STP’s official website at the
   tautan berikut: https://www.stptower.com.                                following link: https://www.stptower.com.




86 PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 89
                      PENILAIAN RISIKO ATAS PENERAPAN
                                        KEBERLANJUTAN
                                 Risk Assessment of Sustainability Implementation
                                                                                 [SEOJK E.3] [ACGS (B) B.1.1, (B) B.1.5]



Perseroan telah melaksanakan evaluasi terhadap                      The Company has conducted an assessment of
penerapan aspek keberlanjutan dalam pengelolaan                     sustainability implementation within its operational,
risiko operasional, keuangan, dan ESG. Hasil penilaian              financial, and ESG-related risk management
risiko terkait aspek keberlanjutan disajikan sebagai                practices. The following outlines the Company’s risk
berikut:                                                            evaluation related to sustainability aspects:




    Risiko ESG                            Penjelasan                                                  Mitigasi
     ESG Risk                             Description                                                Mitigation

Risiko Lingkungan    Tantangan terkait isu perubahan iklim dan isu            a. Emisi dan Penggunaan Energi:
Environmental Risk   lingkungan lainnya, termasuk:                               • Memperkuat inisiatif penggunaan produk yang
[ACGS B.1.2]         a. Emisi dan Penggunaan Energi                                lebih ramah lingkungan, seperti mengubah
                         Penggunaan energi berbasis fosil di lingkungan            diesel generator menjadi baterai lithium, serta
                         operasional Perseroan, termasuk di sites, dapat           penggunaan energi terbarukan melalui panel
                         meningkatkan jejak karbon Perseroan yang                  surya
                         berdampak pada perubahan iklim.                         • Mengurangi mobilisasi karyawan dan mitra
                     b. Penggunaan Material dan Pengelolaan Limbah                 kerja di area sites melalui inisiatif digital, seperti
                         Material seperti baja dan kabel serat optik               penggunaan gembok pagar smart lock
                         untuk keperluan sites dan penggunaan kertas             • Meningkatkan kesadaran karyawan terkait emisi
                         di operasional Perseroan berkontribusi pada               dan energi
                         eksploitasi sumber daya alam. Limbah dari hasil      b. Pengunaan Material dan Pengelolaan Limbah:
                         dismantle atau aktivitas lainnya juga mampu             • Melakukan riset untuk menciptakan design
                         mencemarkan lingkungan.                                   menara yang lebih compact                     dengan
                                                                                   penggunaan material yang lebih sedikit
                     Challenges related to climate change and other              • Menerapkan praktik pembuangan limbah yang
                     environmental issues, including:                              bertanggung jawab
                     a. Emissions and Energy Consumption                         • Memperkuat ekonomi sirkular: Menelaah
                        The use of fossil-based energy in the Company’s            peluang untuk memperbarui dan menggunakan
                        operational environment, including at sites,               kembali peralatan dan bahan untuk mengurangi
                        can increase the Company’s carbon footprint,               timbulan limbah
                        impacting climate change.                                • Meningkatkan kesadaran karyawan terkait
                     b. Material Consumption and Waste Management                  penggunaan material pengelolaan limbah
                        Materials such as steel and fiber optic cables for
                        site operations, as well as paper consumption         a. Carbon Emission and Energy Consumption:
                        in the Company’s operations, contribute to the           • Strengthening initiatives for using more
                        exploitation of natural resources. Waste from               environmentally friendly products, such as
                        dismantling activities or other operations also has         converting diesel generators to lithium batteries
                        the potential to pollute the environment.                   and utilizing renewable energy through solar
                                                                                    panels.
                                                                                 • Reducing employee and business partner
                                                                                    mobilization in site areas through digital
                                                                                    initiatives, such as the use of smart lock gate
                                                                                    padlocks.
                                                                                 • Increasing employee awareness regarding
                                                                                    emissions and energy.
                                                                              b. Material Consumption and Waste Management:
                                                                                 • Conducting research to create a more
                                                                                    compact tower design with reduced material
                                                                                    consumption.
                                                                                 • Implementing responsible waste disposal
                                                                                    practices
                                                                                 • Promoting a circular economy: Explore
                                                                                    opportunities to refurbish and reuse equipment
                                                                                    and materials to reduce waste generation
                                                                                 • Increasing awareness of employees on material
                                                                                    consumption and waste management




                                                        PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report      87
Page 90
         Tata Kelola Keberlanjutan
         Sustainability Governance




   Penilaian Risiko atas Penerapan Keberlanjutan
   Risk Assessment of Sustainability Implementation




         Risiko ESG                               Penjelasan                                                  Mitigasi
          ESG Risk                                Description                                                Mitigation

    Risiko Sosial             Tantangan dari berbagai stakeholders yang memiliki      a. Masyarakat:
    Social Risk               peran dalam aspek sosial, terutama:                        • Menyediakan platform bagi masyarakat
                              a. Masyarakat di sekitar wilayah sites menara                 untuk menyampaikan keluhan dan secara
                                 Perseroan, yang diakibatkan oleh proses                    aktif mendengarkan dan mengatasi keluhan
                                 pembangunan dan pemeliharaan di sites yang                 yang disampaikan masyarakat, baik terkait
                                 dapat menyebabkan gangguan, kebisingan atau                infrastruktur maupun terkait keluhan lainnya.
                                 gangguan aktivitas masyarakat lainnya.                  • Memberikan          bantuan      pengembangan
                              b. Masalah risiko sosial mitra kerja yang berkaitan           infrastruktur dan fasilitas lainnya kepada
                                 dengan hak asasi manusia, termasuk hak-hak                 masyarakat sekitar, termasuk perbaikan jalan
                                 buruh, keragaman dan inklusi, dan upah yang adil.          dan fasilitas publik.
                              c. Karyawan dalam hal pengembangan karir dan            b. Mitra kerja:
                                 kesejahteraan.                                          Praktik ketenagakerjaan yang etis: Mematuhi
                                                                                         standar       ketenagakerjaan       yang        adil,
                              Challenges from various stakeholders who serve a role      mempromosikan keragaman dan inklusi, dan
                              in social aspects, especially:                             memastikan upah dan kondisi kerja yang adil untuk
                              a. Communities around the Company’s tower site             semua mitra kerja, diantaranya dengan mewajibkan
                                  areas, impacted by construction and maintenance        penandatanganan pakta integritas.
                                  processes that may cause disturbances, noise, or    c. Karyawan:
                                  other disruptions to community activities.             Menjalankan      program    untuk    kesejahteraan
                              b. Social risk issues related to business partners,        karyawan      dan     tunjangan-tunjangan      yang
                                  including human rights concerns such as labor          meningkatkan          kesejahteraan       karyawan
                                  rights, diversity and inclusion, and fair wages.       serta program pelatihan yang relevan untuk
                              c. Employees in terms of career development and            meningkatkan peluang karir.
                                  well-being.
                                                                                      a. Community:
                                                                                         • Providing a platform for the community to
                                                                                            submit complaints and actively listening to
                                                                                            and addressing the concerns raised, whether
                                                                                            related to infrastructure or other issues.
                                                                                         • Providing        support      for     infrastructure
                                                                                            development and other facilities for surrounding
                                                                                            communities, including road repairs and
                                                                                            improvements to public facilities.
                                                                                      b. Business Partners:
                                                                                         Ethical labor practices: Complying with fair labor
                                                                                         standards, promoting diversity and inclusion, and
                                                                                         ensuring fair wages and working conditions for all
                                                                                         business partners, including the requirement to
                                                                                         sign an integrity pact.
                                                                                      c. Employees:
                                                                                         Implementing programs for employee welfare and
                                                                                         benefits that improve employee welfare as well
                                                                                         as relevant training programs to enhance career
                                                                                         opportunities.




88 PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 91
                                                                     Penilaian Risiko atas Penerapan Keberlanjutan
                                                                  Risk Assessment of Sustainability Implementation




    Risiko ESG                            Penjelasan                                                 Mitigasi
     ESG Risk                             Description                                               Mitigation

Risiko Tata Kelola   Mempertahankan standar etika yang tinggi dalam           a. Praktik Bisnis yang Etis:
Governance Risk      semua transaksi bisnis, termasuk transparansi,              • Menetapkan pedoman etika yang jelas bagi
                     akuntabilitas, dan langkah-langkah anti-korupsi, yang          karyawan dan manajemen yang dituangkan
                     dapat menimbulkan risiko tata kelola.                          dalam Pedoman Perilaku dan memastikan
                                                                                    terintegrasi ke dalam budaya perusahaan.
                     Kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan             • Menerapkan            kebijakan     anti-korupsi,
                     yang berkaitan dengan Perseroan, antara lain                   menyusun rencana pelatihan dan sosialisasi
                     seperti peraturan pasar modal sangat penting untuk             kepada karyawan tentang perilaku etis, dan
                     menghindari risiko hukum dan peraturan yang dapat              mempertahankan pendekatan toleransi nol
                     membahayakan reputasi dan stabilitas keuangan                  terhadap korupsi.
                     Perseroan.                                                  • Membuat mekanisme bagi karyawan dan
                                                                                    pemangku kepentingan untuk melaporkan
                     Maintaining high ethical standards in all business             perilaku tidak etis secara rahasia (Whistle
                     dealings, including transparency, accountability,              Blower), dan melindungi pelapor dari
                     and anti-corruption measures, which may evoke                  pembalasan.
                     governance risks.                                        b. Kepatuhan terhadap Peraturan:
                                                                                 • Up-to-date dengan perubahan peraturan yang
                     Compliance with laws and regulations, such as                  berlaku bagi Perseroan.
                     capital market regulations is essential to avoid legal      • Secara teratur menilai kepatuhan terhadap
                     and regulatory risks that can harm the Company’s               hukum dan peraturan yang relevan, termasuk
                     reputation and financial stability.                            mengambil       tindakan     preventif   apabila
                                                                                    diperlukan.
                                                                                 • Membangun komunikasi dengan regulator
                                                                                    untuk mendapatkan panduan, mengatasi
                                                                                    masalah, dan tetap mematuhi peraturan yang
                                                                                    berkembang.

                                                                              a. Ethical Business Practices:
                                                                                 • Established clear ethical guidelines for
                                                                                    employees and management through Code of
                                                                                    Conduct and ensure they are integrated into the
                                                                                    Company’s culture.
                                                                                 • Implemented anti-corruption policy, arrange
                                                                                    trainings and socializations to employees on
                                                                                    ethical conduct, and maintain a zero-tolerance
                                                                                    approach to corruption.
                                                                                 • Created mechanisms for employees and
                                                                                    stakeholders to report unethical behaviour
                                                                                    confidentially (Whistle Blower), and protect
                                                                                    whistleblowers from retaliation.
                                                                              b. Regulatory Compliance:
                                                                                 • Keep up-to-date with changes in regulations
                                                                                    related to the Company.
                                                                                 • Regularly assess compliance with relevant laws
                                                                                    and regulations, taking preventive actions when
                                                                                    necessary.
                                                                                 • Establish communication with regulators to
                                                                                    seek guidance, address concerns, and stay in
                                                                                    compliance with evolving regulations.




                                                        PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report   89
Page 92
         Tata Kelola Keberlanjutan
         Sustainability Governance




   Penilaian Risiko atas Penerapan Keberlanjutan
   Risk Assessment of Sustainability Implementation




   PERAN DEWAN KOMISARIS DAN DIREKSI ATAS                                   BOARD OF COMMISSIONERS AND DIRECTORS ROLE
   EFEKTIVITAS SISTEM MANAJEMEN RISIKO                                      IN RISK MANAGEMENT SYSTEM EFFECTIVENESS

   Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan memiliki                           The Board of Commissioners and Directors of the
   tanggung jawab untuk memastikan penerapan                                Company are responsible for ensuring that the risk
   sistem manajemen risiko berjalan efektif di seluruh                      management system is effectively implemented
   tingkatan organisasi. Komitmen ini diwujudkan                            across all levels of the organization. This commitment
   melalui penerapan kebijakan manajemen risiko                             is realized through the adoption of a risk management
   yang melibatkan partisipasi aktif dari seluruh level                     policy that engages all management levels, from top
   manajemen, mulai dari pimpinan puncak hingga unit                        executives to operational units.
   operasional.

   Dewan Komisaris dan Direksi berperan aktif dalam                         The Board of Commissioners and Directors serve
   melakukan pengawasan dan evaluasi melalui rapat-                         an active role in oversight and evaluation through
   rapat yang secara khusus membahas pengelolaan                            meetings that address risk management issues, as
   risiko, serta melalui pengesahan Kebijakan Manajemen                     well as by approving the Risk Management Policy
   Risiko yang menjadi pedoman dalam pelaksanaan                            as a guiding framework for risk control across the
   sistem tersebut di Perseroan.                                            Company.

   Evaluasi atas penerapan manajemen risiko dilakukan                       Risk management evaluations are carried out
   secara berkala, mencakup berbagai tingkatan                              periodically and cover all organizational levels,
   organisasi, mulai dari fungsi operasional, satuan kerja,                 from operational functions and work units to
   hingga manajemen puncak. Pembahasan terkait                              senior management. Discussions related to risk
   pengelolaan risiko juga menjadi agenda rutin dalam                       management are also a key agenda in Directors’
   rapat Direksi untuk memastikan seluruh potensi risiko                    meetings to ensure that potential risks are properly
   dapat diidentifikasi, dimitigasi, dan dikelola dengan                    identified, mitigated, and managed effectively.
   optimal.

   Sepanjang tahun 2025, Dewan Komisaris dan Direksi                        Throughout 2025, the Company’s Board of
   Perseroan terus memperkuat penerapan sistem                              Commissioners and Directors continued to
   manajemen risiko untuk memastikan efektivitasnya di                      reinforce the effectiveness of the Company’s risk
   seluruh lapisan organisasi. Upaya ini dilakukan sejalan                  management system across all organizational
   dengan kebijakan Grup SMN yang menekankan                                levels. This effort aligns with SMN Group’s integrated
   pentingnya tata kelola risiko yang terintegrasi,                         governance framework, emphasizing comprehensive
   mencakup aspek keuangan, operasional, dan                                risk management that encompasses financial,
   keberlanjutan.                                                           operational, and sustainability aspects.




90 PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 93
                               HUBUNGAN DENGAN PEMANGKU
                                             KEPENTINGAN
                                                                      Stakeholders Engagement
                                                  [SEOJK E.4] [GRI 2-29] [ACGS B.2.1, B.2.2, (B) B.1.3]



Perseroan mendefinisikan pemangku kepentingan              The Company defines stakeholders as individuals or
sebagai individu atau kelompok yang, baik                  groups who, directly or indirectly, have an interest in
secara langsung maupun tidak langsung, memiliki            the Company’s operations and can influence or be
kepentingan     terhadap    kegiatan   operasional         affected by its business sustainability, both now and
Perseroan dan dapat memengaruhi maupun                     in the future.
terdampak oleh keberlanjutan bisnis Perseroan, baik
pada saat ini maupun di masa mendatang.

Kelompok pemangku kepentingan Perseroan                    The Company’s stakeholder groups include
mencakup Pemegang Saham dan Investor, Regulator            Shareholders and Investors, Regulators and
dan Pemerintah, Karyawan, Komunitas, Mitra Kerja,          Government, Employees, Communities, Business
Pelanggan/Klien, serta Media.                              Partners, Customers/Clients, and the Media.

Identifikasi terhadap pemangku kepentingan                 Stakeholder identification is carried out through an
dilakukan melalui analisis tingkat pengaruh dan            analysis of the level of influence and interest each
kepentingan      mereka      terhadap   operasional        group has on the Company’s operations and business
dan keberlanjutan usaha Perseroan. Proses ini              sustainability. This process takes into account the
mempertimbangkan peran, dampak, dan intensitas             role, impact, and intensity of interaction of each group
interaksi dari masing-masing kelompok terhadap             in supporting the Company’s strategic goals.
keberhasilan strategi bisnis Perseroan.

Tujuan utama pelibatan pemangku kepentingan                The primary objective of stakeholder engagement is
adalah untuk membangun hubungan yang positif,              to foster constructive relationships, obtain relevant
memperoleh masukan yang relevan terhadap                   input for strategic decision-making, and ensure
pengambilan keputusan strategis, serta memastikan          that stakeholder expectations are reflected in the
bahwa ekspektasi mereka diakomodasi dalam praktik          Company’s sustainability practices.
keberlanjutan Perseroan.

Untuk memastikan keterlibatan yang efektif,                To ensure tangible engagement, the Company
Perseroan menerapkan prinsip transparansi dan              upholds principles of transparency and two-way
komunikasi dua arah melalui berbagai mekanisme,            communication through various mechanisms such as
seperti forum dialog, survei kepuasan, rapat               dialogue forums, satisfaction surveys, coordination
koordinasi, serta kanal pengaduan dan saran yang           meetings, and complaint and feedback channels that
ditinjau secara berkala.                                   are periodically reviewed.

Perseroan secara aktif menjaga hubungan yang               The Company actively maintains open and
terbuka dan konstruktif dengan para pemangku               constructive relationships with stakeholders through
kepentingan melalui komunikasi dan koordinasi              regular communication and coordination, both
rutin, baik secara langsung maupun melalui berbagai        directly and through other engagement methods.
metode lainnya.

Pada tahun 2025, Perseroan terus memperkuat                In 2025, the Company continued to strengthen
strategi pelibatan pemangku kepentingan sebagai            its stakeholder engagement strategy as a key
bagian penting dari implementasi prinsip ESG               component of implementing ESG principles across
di seluruh lini bisnis. Pemangku kepentingan               all business operations. Stakeholders are defined
diidentifikasi sebagai individu atau kelompok yang         as individuals or groups who have an interest in
memiliki kepentingan terhadap kegiatan operasional         the Company’s activities and may influence or be
Perseroan serta berpotensi memengaruhi atau                affected by its business sustainability, as outlined in
terdampak oleh keberlanjutan usaha Perseroan,              the following table:
sebagaimana dijelaskan dalam tabel berikut:



                                               PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report   91
Page 94
         Tata Kelola Keberlanjutan
         Sustainability Governance




   Hubungan dengan Pemangku Kepentingan
   Stakeholders Engagement




       Pemangku            Dasar Penentuan
                                                         Metode Pelibatan                              Frekuensi Pelibatan
      Kepentingan              Basis of
                                                       Engagement Methods                           Frequency of Engagement
      Stakeholders          Determination

    Pemegang               Tanggung jawab     1. Rapat Umum Pemegang Saham                1.
    Saham dan              Pengaruh              (RUPS)                                        a. RUPS Tahunan dilaksanakan satu kali
    Investor               Responsibility     2. Penyampaian informasi dan laporan                setiap tahun
    Shareholders and       Influence             keuangan                                      b. RUPS Luar Biasa diselenggarakan
    Investors                                 3. Informasi Kinerja Tahunan                        sesuai kebutuhan.
                                              4. Presss release dan Keterbukaan           2.
                                                 Informasi serta sarana komunikasi             a.Laporan triwulan - Informasi Kinerja
                                                 lainnya (Email, media sosial)                   Tahunan
                                              5. Investor Gathering                          b. Laporan keuangan konsolidasian
                                              6. Investor Meetings                               beserta laporan auditor independen.
                                                                                                 Diterbitkan satu kali pada setiap tahun
                                              1. General Meeting of Shareholders                 buku.
                                                 (GMS)                                    3. Satu kali dalam setiap tahun
                                              2. Submission of information and            4. Dilakukan berkala sesuai kebutuhan
                                                 financial statements                     5. Dilakukan berkala sesuai kebutuhan
                                              3. Annual Performance Information           6. Dilakukan sesuai kebutuhan
                                              4. Press releases and information
                                                 transparency as well as other            1.
                                                 communications facilities (Email,             a. The Annual GMS is held once every
                                                 social media)                                    year
                                              5. Investor Gathering                            b. The Extraordinary GMS is held as
                                              6. Investor Meetings                                needed.
                                                                                          2.
                                                                                               a.Quarterly report - Annual Performance
                                                                                                 Information
                                                                                             b. Performance Information
                                                                                             c. Consolidated financial statements
                                                                                                 with independent auditors’ reports.
                                                                                                 Published once in each financial year.
                                                                                          3. Once in each year
                                                                                          4. Carried out periodically as needed
                                                                                          5. Carried out periodically as needed
                                                                                          6. Carried out as needed

    Regulator dan          Tanggung jawab     1. Kepatuhan      regulasi termasuk         1. Perizinan Menara dilakukan sesuai
    Pemerintah             Pengaruh              perizinan Menara                            kebutuhan
    Regulators and         Responsibility     2. Penerapan tata Kelola perusahaan         2. Dilakukan berkala sesuai kebutuhan
    Governments            Influence             yang baik (GCG).                         3. Dilakukan berkala sesuai kebutuhan
                                              3. Pemenuhan tanggung jawab sosial          4. Dilakukan berkala sesuai kebutuhan
                                                 dan lingkungan (TJSL)
                                              4. Komunikasi melalui keikutsertaan         1.   Tower licensing is done as needed
                                                 dalam asosiasi                           2.   Carried out periodically as needed
                                                                                          3.   Carried out periodically as needed
                                              1. Regulatory compliance including          4.   Carried out periodically as needed
                                                 Tower licensing
                                              2. Implementation of good corporate
                                                 governance (GCG).
                                              3. Fulfillment      of     social     and
                                                 environmental responsibility (CSR)
                                              4. Communication                  through
                                                 participation in associations

    Karyawan               Tanggung jawab     1. Penyusunan Peraturan Perusahaan          1.   Dilakukan berkala sesuai kebutuhan
                                              2. Town Hall Meeting                        2.   Dilakukan 1-2 kali dalam setiap tahun
                                              3. Media Sosial dan sarana komunikasi       3.   Dilakukan berkala sesuai kebutuhan
                                                 internal lainnya                         4.   Dilakukan 1-2 kali dalam setiap tahun
                                              4. Penyusunan KPI dan Annual Review         5.   Dilakukan berkala sesuai kebutuhan
                                                 Performance                              6.   Dilakukan berkala sesuai kebutuhan
                                              5. Whistleblowing system                         melalui Grup
                                              6. Pro Sustain Hub




92 PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 95
                                                                         Hubungan dengan Pemangku Kepentingan
                                                                                      Stakeholders Engagement




   Pemangku         Dasar Penentuan
                                                  Metode Pelibatan                             Frekuensi Pelibatan
  Kepentingan           Basis of
                                                Engagement Methods                          Frequency of Engagement
  Stakeholders       Determination

Employee            Responsibility    1. Drafting Company Regulations             1.   Carried out periodically as needed
                                      2. Town Hall Meeting                        2.   Carried out 1-2 times in each year
                                      3. Social Media and other internal          3.   Carried out periodically as needed
                                         communication facilities                 4.   Carried out 1-2 times in each year
                                      4. KPI developent and Annual Review         5.   Carried out periodically as needed
                                         Performance                              6.   Conducted periodically as needed
                                      5. Whistleblowing system                         through the Group
                                      6. Pro Sustain Hub

Komunitas           Pengaruh          1.   Persetujuan warga dalam radius         1.    Sesuai kebutuhan, dilaksanakan setiap
Community           Influence              ketinggian Menara yang akan                  pembangunan menara.
                                           dibangun sesuai regulasi yang          2.    Dilaksanakan sesuai kebutuhan.
                                           berlaku.
                                      2.   Pemenuhan tanggung jawab sosial        1.   As needed, carried out for every tower
                                           dan lingkungan (TJSL)                       construction.
                                                                                  2.   Implemented as needed.
                                      1.   Approval of residents within the
                                           height radius of the Tower to be
                                           built in accordance with applicable
                                           regulations.
                                      2.   Fulfillment    of    social      and
                                           environmental responsibility (CSR)

Mitra Kerja         Ketergantungan    1.   Kontrak Kerja                          1.   Kontrak Kerja dilakukan sesuai kebutuhan.
Partners            Dependency        2.   Penilaian Kinerja dan Vendor Awards    2.   Penilaian kinerja mitra kerja yang
                                                                                       dilakukan dua kali dalam setiap tahun, dan
                                      1.   Employment Contract                         memberikan apresiasi bagi vendor yang
                                      2.   Vendor Performance      Assessment          memiliki kinerja yang sangat baik
                                           and Awards
                                                                                  1.   Work Contract is carried out as needed.
                                                                                  2.   Performance Assessment of partners
                                                                                       carried out twice a year, and provide
                                                                                       appreciation for vendors with excellent
                                                                                       performance

Pelanggan/ Klien    Pengaruh          Timbal balik dalam lingkaran revenue        Selama periode pelaporan berkala, STP telah
Customer / Client   Ketergantungan    Penyampaian pengaduan oleh pelanggan        menyampaikan      Laporan     perkembangan
                    Influence         Reciprocity in revenue                      target pekerjaan dan kegiatan.
                    Dependency        Customer complaint channel                  Insidentil sesuai dengan pengaduan yang
                                                                                  disampaikan oleh pelanggan
                                                                                  During the periodic reporting period, STP has
                                                                                  submitted progress reports on work targets
                                                                                  and activities.
                                                                                  Incidental according to complaints submitted
                                                                                  by customers

Media               Pengaruh          1. Paparan Publik                           1.   Minimal 1 kali per tahun
Media               Influence         2. Presss release dan Keterbukaan           2.   Insidentil
                                         Informasi serta sarana komunikasi
                                         lainnya (Email, media sosial)            1.   Minimum once a year
                                                                                  2.   Incidental
                                      1.   Public Expose
                                      2.   Press releases and information
                                           transparency as well as other
                                           communications facilities (Email,
                                           social media)




                                                       PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report   93
Page 96
         Tata Kelola Keberlanjutan
         Sustainability Governance




   TANTANGAN TERHADAP PENERAPAN
   KEBERLANJUTAN
   Challenges In Sustainability Practices
   [SEOJK E.5]



   Sepanjang tahun 2025, Perseroan dalam upayanya                           Throughout 2025, as the Company continued
   mengintegrasikan prinsip keberlanjutan ke seluruh                        integrating sustainability principles across all
   proses bisnis dan operasional, Perseroan menghadapi                      business and operational processes, the Company
   sejumlah tantangan yang perlu dikelola secara                            encountered several challenges that required
   strategis. Perseroan telah mengidentifikasi tantangan                    strategic management. The Company has identified
   utama      tersebut,   menyusun      langkah-langkah                     these key challenges, formulated appropriate
   mitigasi yang tepat, serta memetakan peluang yang                        mitigation measures, and mapped out opportunities
   dapat dimanfaatkan untuk memperkuat kinerja                              that can be leveraged to further enhance its
   keberlanjutan, sebagaimana dijabarkan berikut:                           sustainability performance, as outlined below:


                   Tantangan                     Strategi dalam Mengatasi Tantangan                              Peluang
                   Challenges                    Strategy to Overcome the Challenges                            Opportunity

    Pemahaman karyawan yang masih            1) Melakukan capacity building kepada              a) Pengukuran atas kinerja keberlanjutan
    perlu   ditingkatkan     mengenai           karyawan, seperti:                                 Perseroan dapat dilakukan lebih efisien
    penerapan keberlanjutan.                    • Menyediakan pelatihan dan pendidikan             dan akurat; dan
                                                    mengenai      aspek      keberlanjutan,     b) Meningkatkan engagement karyawan
    Employee understanding that still               termasuk ESG; dan                              sebagai salah satu stakeholder Perseroan,
    needs to be improved regarding              • Melakukan focus group discussion                 terutama dalam memberikan wadah untuk
    sustainability implementation.                  dengan     divisi-divisi  di   internal        menyampaikan pertanyaan dan gagasan
                                                    Perseroan       mengenai       laporan         terkait aspek keberlanjutan.
                                                    keberlanjutan dan aspek-aspeknya;
                                             2) Meningkatkan       kesadaran     karyawan       a) Measurement       of    the      Company’s
                                                mengenai prinsip keberlanjutan yang                sustainability performance can be done
                                                dilakukan dengan cara-cara seperti:                more efficiently and accurately; and
                                                • Penyampaian informasi melalui email;          b) Increase employee engagement as one of
                                                    dan                                            the Company’s stakeholders, especially in
                                                • Mengangkat topik terkait aspek                   providing a forum to convey questions and
                                                    keberlanjutan ke dalam kegiatan-               ideas related to sustainability aspects.
                                                    kegiatan Perseroan, baik pada
                                                    kegiatan yang bersifat formal maupun
                                                    informal

                                             1) Perform capacity building to employees,
                                                such as:
                                                • Provide training and education on
                                                   sustainability aspects, including ESG;
                                                   and
                                                • Conduct focus group discussions with
                                                   divisions within the Group regarding
                                                   sustainability    reports    and     their
                                                   aspects;
                                             2) Increase     employee       awareness      of
                                                sustainability principles in ways such as:
                                                • Submission of information by email;
                                                   and
                                                • Raising topics related to sustainability
                                                   aspects into the Company’s activities,
                                                   both in formal and informal activities




94 PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 97
                                                                         Tantangan Terhadap Penerapan Keberlanjutan
                                                                                 Challenges In Sustainability Practices




             Tantangan                       Strategi dalam Mengatasi Tantangan                              Peluang
             Challenges                      Strategy to Overcome the Challenges                            Opportunity

Penerapan peraturan dan indikator         1) Melakukan      benchmarking      terhadap     1) Penerapan     perencanaan bisnis Grup
keberlanjutan di Indonesia terkait SPK       standar internasional (IFRS S1 & S2) serta       yang     lebih   berkelanjutan   dengan
1 dan 2.                                     turut aktif berpartisipasi dalam setiap          memperhatikan setiap aspek tata kelola,
                                             diskusi rancangan pembaruan peraturan            strategi, manajemen risiko, serta metrik
Implementation      of   sustainability      terkait penerapan SPK 1 & 2 yang dilakukan       dan target; dan
regulations and indicators in Indonesia      oleh regulator; dan                           2) Pengungkapan laporan keberlanjutan
related to SPK 1 and 2.                   2) Melakukan capacity building kepada               dengan kualitas pengungkapan yang lebih
                                             karyawan termasuk berkonsultasi dengan           baik serta memenuhi ekspektasi seluruh
                                             pihak eksternal apabila diperlukan.              pemangku kepentingan.

                                          1) Conducting       benchmarking      against    1) Implementation    of more sustainable
                                             international standards (IFRS S1 & S2) and       Group business planning by taking into
                                             actively participating in every discussion       account every aspect of governance,
                                             on proposed regulatory updates related           strategy, risk management, as well as
                                             to the implementation of SPK 1 & 2               metrics and targets; and
                                             conducted by the regulator; and               2) Disclosure of sustainability reporting with
                                          2) Conducting      capacity    building    for      better disclosure quality and in line with
                                             employees, including consulting with             the expectations of all stakeholders.
                                             external parties when necessary.

Tantangan dalam mendapatkan data-         Pembentukan unit Keberlanjutan, yang salah       Menciptakan inovasi dan inisiatif pengelolaan
data terkait kinerja keberlanjutan dan    satu fungsi utamanya adalah pengumpulan,         data dan informasi mengenai kinerja
ESG Perseroan, terutama data-data         pengelolaan dan analisa atas data dan            keberlanjutan dan ESG Perseroan.
emisi atau energi yang proses dan         informasi terkait kinerja keberlanjutan dan
pengadaannya dijalankan oleh pihak        ESG Perseroan.                                   Creating innovations and initiatives for
ketiga.                                                                                    managing data and information on the
                                          Establishment of a Sustainability unit, one      Group’s sustainability and ESG performance.
Challenges in obtaining data related to   of whose main functions is the collection,
the Company’s sustainability and ESG      management and analysis of data and
performance, especially emission or       information related to the Group’s
energy data whose processes and           sustainability and ESG performance.
procurement are carried out by third
parties.




                                                            PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report   95
Page 98
         Tata Kelola Keberlanjutan
         Sustainability Governance




   TATA KELOLA TEKNOLOGI INFORMASI
   Information Technology Governance




                STP menerapkan tata kelola informasi yang dirancang untuk
                memastikan seluruh data dan sistem informasi dikelola dengan aman,
                terstruktur, serta sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Kebijakan ini
                bertujuan menjaga kerahasiaan, integritas, dan ketersediaan informasi
                guna mendukung kelancaran operasional dan pengambilan keputusan
                yang tepat.

                STP implements an information governance framework designed to ensure that all data
                and information systems are managed securely, systematically, and in accordance with
                applicable regulations. This policy upholds the confidentiality, integrity, and availability of
                information to support seamless operations and accurate decision-making.




96 PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 99
                                                                                  Tata Kelola Teknologi Informasi
                                                                             Information Technology Governance




Tata kelola Teknologi Informasi (“TI”) di Perseroan          The Company’s Information Technology (“IT”)
dirancang untuk memastikan bahwa pengelolaan                 governance is designed to ensure that the
sistem TI selaras dengan strategi dan tujuan bisnis          management of IT systems aligns with its overall
perusahaan. Penerapan tata kelola TI di Perseroan            business strategy and objectives. The implementation
berfungsi sebagai pedoman utama dalam memenuhi               of IT governance at the Company serves as a key
ketentuan dan regulasi yang berlaku, sekaligus               guideline in complying with applicable regulations
mendukung pencapaian rencana bisnis secara efektif           while supporting the effective and efficient
dan efisien.                                                 achievement of business plans.

Perseroan telah menetapkan kebijakan Teknologi               The Company has established an Information
Informasi (“Kebijakan TI”) yang bertujuan untuk              Technology policy (“IT Policy”) aimed at enhancing
meningkatkan efisiensi proses bisnis dan memberikan          business process efficiency and delivering optimal
layanan optimal kepada pelanggan. Selain itu,                service to customers. This policy also ensures the
kebijakan ini juga menjamin ketersediaan data yang           availability of accurate and reliable data to support
akurat dan andal guna mendukung pengambilan                  informed and timely managerial decision-making.
keputusan manajerial yang tepat berdasarkan
informasi yang relevan.

Secara garis besar, Kebijakan TI mencakup hal-hal            In general, the IT Policy covers the following aspects:
sebagai berikut:
1. Penerapan keamanan TI secara umum untuk                   1. Implementation of IT security in general to protect
   melindungi data rahasia Perseroan, aplikasi bisnis,          the Company’s confidential data, business
   dan infrastruktur TI lainnya dari ancaman keamanan           applications, and other IT infrastructure from
   siber.                                                       cybersecurity threats.
2. Penyediaan komunikasi rutin untuk menciptakan             2. Provision of regular communication to create
   kesadaran bagi pengguna TI mengenai pentingnya               awareness for IT users regarding the importance of
   keamanan TI bagi operasi bisnis Perseroan, serta             IT security to the Company’s business operations,
   berupaya meningkatkan peran dan kontribusi                   as well as seeking to increase the role and
   pengguna dalam melindungi Perseroan dari                     contribution of users in protecting the Company
   ancaman keamanan siber.                                      from cybersecurity threats.
3. Tanggung jawab pengguna untuk melindungi                  3. The responsibility of users to protect the
   data rahasia Perseroan dengan melakukan                      Company’s confidential data by carrying out work
   aktivitas kerja secara bertanggung jawab, antara             activities responsibly, among others by following
   lain dengan mengikuti pedoman keamanan TI,                   IT security guidelines, maintaining the security of
   menjaga dan menjaga keamanan data rahasia                    the Company’s confidential data, and protecting
   Perseroan, melindungi perangkat yang mereka                  the devices they use in their daily work, etc.
   gunakan dalam pekerjaan sehari-hari, dll.
4. Prosedur dan pengelolaan penyimpanan data.                4. Data storage procedures and management.
5. Klasifikasi data dan penjelasannya, antara lain           5. Data classification and explanation, including
   mengenai data pribadi, data yang sangat rahasia              personal data, highly confidential data and non-
   dan data non-rahasia. Ketentuan mengenai                     confidential data Provisions regarding the storage
   penyimpanan data pribadi dan data yang sangat                of personal data and highly confidential data that
   rahasia yang harus disimpan dengan kerahasiaan               must be kept in the strictest confidence, where
   yang paling ketat, dimana akses terhadap data                access to such data will be granted on an as-
   tersebut akan diberikan berdasarkan kebutuhan                needed basis and maintained in the Company’s
   dan dipelihara dalam sistem pengontrol domain                domain controller system. New or modified
   Perseroan. Persyaratan akses baru atau modifikasi            access requirements can be made by submitting
   dapat      dilakukan      dengan      menyampaikan           a request to the IT administrator through the
   permohonan kepada administrator TI melalui                   approval of the respective division heads.
   persetujuan kepala divisi masing-masing.
6. Penjelasan mengenai kemampuan untuk lebih                 6. A description of the ability to further secure the
   mengamankan infrastruktur Perseroan, aplikasi                Company’s infrastructure, business applications
   bisnis dan data serta perangkat pengguna akhir               and end-user data and devices from potential



                                                 PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report   97
Page 100
         Tata Kelola Keberlanjutan
         Sustainability Governance




   Tata Kelola Teknologi Informasi
   Information Technology Governance




      dari potensi ancaman keamanan siber, termasuk                             cybersecurity    threats,   including     malware,
      malware, virus, dan pelaku ancaman lainnya.                               viruses and other threat actors. This includes the
      Hal yang diterapkan mencakup penerapan                                    implementation and investment in firewalls, VPNs,
      dan investasi pada firewall, VPN, anti virus,                             anti-virus, web-filter technology, email security
      teknologi web-filter, email security serta Security                       and a Security Operations Center (SOC) for cyber
      Operations Center (SOC) untuk pemantauan                                  threat monitoring.
      ancaman siber.
   7. Ketentuan mengenai aplikasi bisnis dan                                7. Provision of business applications and the
      Infrastruktur TI Perseroan yang dilengkapi dengan                        Company’s IT Infrastructure with password-
      akses yang dilindungi kata sandi, dan jejak audit                        protected access, and an audit trail of such
      dari akses tersebut.                                                     access.

   Prosedur Eskalasi Atas Insiden TI                                        IT Incident Escalation Procedure
   Departemen      Teknologi      Informasi    (TI)   telah                 The Information Technology (IT) Department
   menetapkan prosedur serta mekanisme tata kelola                          has established procedures and governance
   keamanan informasi, termasuk langkah-langkah                             mechanisms for information security, including
   eskalasi yang harus dilakukan apabila terjadi insiden                    escalation processes to be followed in the event of a
   atau kejahatan siber. Prosedur tersebut meliputi:                        cyber incident or breach. The procedures include:
   1. Untuk tindakan preventive IT Security memiliki                        1. As a preventive measure, IT Security utilizes tools
      tools yang terdiri dari endpoint protection, email                         such as endpoint protection, email protection,
      protection, web filtering protection, etc. dan                             and web filtering protection. If an alert is triggered,
      apabila ada alert maka team IT Helpdesk akan                               the IT Helpdesk team will conduct an assessment
      melakukan pengecekan terhadap endpoint yang                                of the endpoint causing the alert.
      menjadi penyebab alert tersebut.
   2. Insiden keamanan harus segera dilaporkan ke                           2. Security incidents must be immediately reported
      bagian IT melalui tiket JIRA atau melalui email ke IT                    to the IT department via a JIRA ticket or email to the
      Helpdesk.                                                                IT Helpdesk.
   3. IT Helpdesk akan meneruskan masalah ke tim IT                         3. The IT Helpdesk will escalate the issue to the IT
      Security dan IT Infrastruktur untuk segera dilakukan                     Security and IT Infrastructure team for immediate
      investigasi                                                              investigation.
   4. Jika insiden dianggap sebagai insiden keamanan                        4. If the incident is classified as a security incident,
      maka akan dilakukan eskalasi ke Head of IT                               it will be escalated to the Head of IT, who will then
      untuk selanjutnya dieskalasi ke Direktur Business                        escalate it to the Director of Business Support.
      Support.
   5. Departemen TI akan bekerja sama dengan vendor                         5. The IT Department will collaborate with vendors,
      termasuk tim Security Operations Center dan                              including the Security Operations Center team and
      pihak-pihak terkait yang berhubungan dengan                              relevant parties managing affected applications or
      aplikasi atau peralatan infrastruktur yang terkena                       infrastructure equipment, to mitigate the incident.
      dampak, untuk dilakukan mitigasi terhadap insiden
      tersebut.
   6. Dalam waktu 4 jam sejak eskalasi pertama,                             6. Within four hours of the initial escalation, the
      Chief of IT akan bertanggung jawab untuk                                 Chief of IT will be responsible for coordinating a
      mengkoordinasikan prosedur solusi untuk                                  resolution procedure to address the situation.
      memperbaiki situasi
   7. Chief of IT akan memberikan update status                             7. The Chief of IT will provide regular status updates
      kepada Direktur Business Support secara berkala                          to the Director of Business Support if further
      jika diperlukan eskalasi atau tindakan lebih lanjut                      escalation or actions are required, depending on
      tergantung dari tingkat dan dampak dari insiden                          the severity and impact of the incident.
      tersebut.




98 PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 101
                                                                                     Tata Kelola Teknologi Informasi
                                                                                Information Technology Governance




Inisiatif Program Teknologi Informasi Berkelanjutan             Sustainable Information Technology Program
                                                                Initiatives
Sebagai bagian dari upaya penerapan prinsip                     As part of its commitment to integrating sustainability
keberlanjutan dalam seluruh kegiatan operasional,               principles into all operational activities, particularly
khususnya dalam bidang teknologi informasi,                     in information technology, the Company has
Perseroan telah melaksanakan sejumlah inisiatif dan             implemented several initiatives and programs,
program, antara lain:                                           including:




                         a. Meluncurkan “IT Hotline” yang merupakan monthly newsletter TI yang bertujuan
                            untuk mengedukasi seluruh karyawan antara lain seputar cyber security, IT Security
                            Awareness dan Technology Update;
                            Launched “IT Hotline” which is an IT monthly newsletter that aims to educate all Group
                            employees about, among others, cyber security, IT Security Awareness and Technology
                            Update;

                         b. Melakukan inisiatif untuk mengenkripsi data pribadi mitra kerja/suppliers dalam
                            database untuk meningkatkan proteksi data kepada mitra kerja;
                            Take initiatives to encrypt personal data of partners/suppliers in the database to
                            improve data protection to partners;

                         c. Melakukan konsolidasi server, storage dan network serta server virtualisasi yang
                            berkontribusi pada efisiensi penggunaan energi. Perseroan juga melakukan
                            peremajaan server dan perangkat secara berkala termasuk penggunaan teknologi
                            baru yang cenderung mengonsumsi energi yang lebih sedikit; dan
                            Consolidate servers, storage and network as well as virtualization servers that contribute
                            to efficient energy consumption. The Company also periodically refurbishes servers
                            and devices including the use of new technologies that tend to consume less energy;
                            and

                         d. Menggalakkan inisiatif-inisiatif digital sesuai kebutuhan Perseroan untuk
                            meningkatkan efisiensi.
                            Promote digital initiatives according to the Company’s needs to improve efficiency.




Inisiatif Aplikasi Digital                                      Digital Application Initiatives
Dalam rangka meningkatkan efektivitas, efisiensi,               To enhance the effectiveness, efficiency, and
dan optimalisasi proses bisnis, sekaligus mendorong             optimization of business processes while promoting
inovasi produk serta layanan bagi pelanggan,                    innovation in products and services for customers,
Perseroan telah mengembangkan berbagai aplikasi                 the Company has developed a variety of applications
yang mendukung pencatatan transaksi, pelaporan,                 that support transaction recording, reporting,
serta integrasi data baik secara internal maupun                and both internal and external data integration. In
eksternal. Selain itu, Perseroan juga menerapkan                addition, automation-based applications have been
aplikasi berbasis otomasi untuk mempercepat dan                 implemented to accelerate and simplify business
mempermudah proses bisnis.                                      processes.

Sepanjang tahun 2025, fokus utama pengembangan                  Throughout 2025, the Group’s main focus in
aplikasi di Grup mencakup inisiatif sebagai berikut:            application development included the following
                                                                initiatives:



                                                    PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report   99
Page 102
          Tata Kelola Keberlanjutan
          Sustainability Governance




    Tata Kelola Teknologi Informasi
    Information Technology Governance




    a.   Transformasi data platform yang memungkinkan                        a.      The transformation of the data platform, enabling
         pengguna membuat laporan dan analisa data                                   users to independently and automatically
         yang menyeluruh secara mandiri dan terotomasi.                              generate comprehensive reports and data
         Pengembangan        data    platform   ini   juga                           analyses. The development of this data platform
         memberikan kemampuan pada management                                        also provides management with the capability
         untuk memantau perkembangan dan operasional                                 to monitor the Company’s overall progress and
         perusahaan secara menyeluruh.                                               operations.
    b.   Perusahaan secara selektif mengeksplorasi dan                       b.      The Company selectively explored and
         mengimplementasikan teknologi Kecerdasan                                    implemented Artificial Intelligence (AI) technology
         Buatan (AI) pada fungsi-fungsi operasional yang                             in operational functions with high strategic
         memiliki dampak strategis tinggi. Pendekatan ini                            impact. This approach focused on identifying
         difokuskan pada identifikasi use case yang dapat                            use cases that could generate significant added
         memberikan nilai tambah signifikan, seperti                                 value, such as business process automation.
         otomatisasi proses bisnis.
    c.   Peningkatan tata kelola akses, infrastructure                       c.      Enhancements to access governance, IT
         architecture TI dan edukasi untuk perbaikan                                 infrastructure architecture, and education to
         kapabilitas IT security yang berkesinambungan.                              continuously improve IT security capabilities.
         Inisiatif ini mencakup, implementasi Privilleged                            These initiatives included the implementation
         Access Management (PAM), peningkatan                                        of Privileged Access Management (PAM),
         segmentasi jaringan IT, peningkatan resiliensi                              enhanced IT network segmentation, improved
         data dengan implementasi immutable storage                                  data resilience through the implementation
         untuk data backup, serta aktivitas lain yang                                of immutable storage for backup data, as well
         bertujuan untuk lebih meningkatkan awareness                                as other activities aimed at further increasing
         karyawan terhadap IT security melalui training,                             employee awareness of IT security through
         simulasi phishing, serta pengayaan materi pada IT                           training, phishing simulations, and enrichment of
         Hotline.                                                                    materials on the IT Hotline.




100 PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 103
                                 Tata Kelola Teknologi Informasi
                            Information Technology Governance




PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report   101
Page 104
          Tata Kelola Keberlanjutan
          Sustainability Governance




102 PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 105
06
KINERJA KEBERLANJUTAN
SUSTAINABILITY PERFORMANCE




STP terus memperkuat kinerja keberlanjutannya melalui penerapan
praktik bisnis yang bertanggung jawab di seluruh aspek ekonomi,
sosial, lingkungan, dan tata kelola. Komitmen ini menjadi landasan bagi
Perseroan dalam menciptakan nilai jangka panjang serta memberikan
manfaat berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan.
STP continues to enhance its sustainability performance by implementing responsible
business practices across economic, social, environmental, and governance
aspects. This commitment serves as the foundation for creating long-term value and
delivering continuous benefits to all stakeholders.




                                  PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report   103
Page 106
          Tata Kelola Keberlanjutan
          Sustainability Governance




    MENUMBUHKAN KARAKTER HIJAU
    PERSEROAN
    Nurture the Company’s Green Spectrum
    [SEOJK F.1] [GRI 2-24]




               STP berkomitmen menanamkan budaya hijau dengan mengintegrasikan
               prinsip keberlanjutan ke dalam nilai dan aktivitas kerja sehari-hari,
               membangun kesadaran serta tanggung jawab lingkungan di setiap insan
               Perseroan.

               STP is committed to cultivating a green culture by embedding sustainability principles into
               its daily values and work practices, fostering environmental awareness and responsibility
               among all employees.




104 PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 107
                                                                      Menumbuhkan Karakter Hijau Perseroan
                                                                      Nurture the Company’s Green Spectrum




Perseroan menjadikan keberlanjutan sebagai                  The Company continues to strengthen its position
salah satu pilar utama dalam pelaksanaan kegiatan           as a company that places sustainability at the core
bisnisnya. Pemahaman akan pentingnya prinsip                of its operations and work culture. Awareness
keberlanjutan tidak hanya diwujudkan dalam                  of sustainability principles has evolved beyond
kebijakan strategis, tetapi juga diintegrasikan ke          management responsibility and has become a shared
dalam budaya kerja Perseroan. Melalui berbagai              commitment across all levels of the organization.
inisiatif, Perseroan secara aktif menumbuhkan               Through various internal programs and policies, the
kesadaran dan meningkatkan pemahaman karyawan               Company consistently promotes the integration of
serta manajemen mengenai pentingnya praktik                 sustainability values in every business process and
keberlanjutan dalam aktivitas sehari-hari.                  operational activity.

Pendekatan Perseroan dalam membangun budaya                 The Company efforts to reinforce the sustainability
keberlanjutan dimulai sejak awal keterlibatan               culture were focused on embedding ESG principles
karyawan di perusahaan. Nilai-nilai keberlanjutan           into employee behavior and work practices.
diperkenalkan sejak proses rekrutmen dan terus              Sustainability values were introduced from the
diperkuat melalui program edukasi, pelatihan, serta         recruitment stage and further reinforced through
kebijakan yang mendorong penerapan praktik bisnis           thematic training, knowledge-sharing sessions, and
yang bertanggung jawab.                                     policies promoting responsible business practices.

Pada tahun 2025, Perseroan melaksanakan berbagai            Throughout the year, the Company implemented
langkah strategis untuk memperkuat budaya                   several strategic initiatives to strengthen its
keberlanjutan melalui dua pendekatan utama:                 sustainability culture through two main approaches:

1. Penguatan Internal                                       1. Internal Strengthening
   • Awareness & Campaigns: Mengadakan                         • Awareness & Campaigns: Organizing various
      berbagai acara internal dan eksternal secara                internal and external events on a regular basis,
      berkala, seperti diskusi panel, konferensi,                 such as panel discussions, conferences, and
      dan lokakarya, yang dirancang untuk                         workshops, designed to raise awareness
      meningkatkan kesadaran serta menyebarkan                    and disseminate knowledge on ESG topics
      pengetahuan mengenai topik ESG di seluruh                   throughout the organization. In addition,
      organisasi. Selain itu, inisiatif dan kampanye              awareness initiatives and campaigns are also
      kesadaran juga dilakukan melalui buletin                    carried out through email newsletters and
      email dan platform lainnya, memastikan                      other platforms, ensuring that sustainability
      pesan keberlanjutan tersampaikan kepada                     messages are communicated to internal
      pemangku kepentingan internal maupun mitra                  stakeholders as well as external partners,
      eksternal, termasuk vendor.                                 including vendors.
   • Pelatihan dan Pengembangan Kompetensi:                    • Training and Competency Development: STP
      STP     menyediakan       berbagai     program              provides various training and educational
      pelatihan dan edukasi bagi karyawan guna                    programs for employees to enhance their
      meningkatkan pemahaman mereka terhadap                      understanding of sustainability principles. A
      prinsip keberlanjutan. Daftar lengkap program               complete list of training programs is presented
      pelatihan dapat ditemukan pada halaman 146.                 on page 146. [ACGS B.2.1]
       [ACGS B.2.1]
   •   Implementasi     Integrated     Management               •    Implementation of the Integrated Management
       System (IMS): STP memperkuat komitmennya                      System (IMS): STP reinforces its commitment
       terhadap keberlanjutan melalui kebijakan IMS,                 to sustainability through IMS policies,
       yang mencakup aspek Kualitas, Kesehatan dan                   encompassing Quality, Occupational Health
       Keselamatan Kerja, Lingkungan, Keamanan                       and Safety, Environment, Information Security,
       Informasi, serta Manajemen Aset. Kebijakan                    and Asset Management. These policies ensure
       ini memastikan bahwa seluruh operasional                      that all STP operations align with stakeholder
       STP sejalan dengan ekspektasi pemangku                        expectations and applicable sustainability
       kepentingan dan standar keberlanjutan yang                    standards.
       berlaku.



                                                PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report   105
Page 108
          Tata Kelola Keberlanjutan
          Sustainability Governance




    Menumbuhkan Karakter Hijau Perseroan
    Nurture the Company’s Green Spectrum




    2. Kolaborasi Eksternal dan Kepatuhan                                    2. External Collaboration and Operational
       Operasional                                                              Compliance
       • Pengingat Kepatuhan bagi Mitra Kerja: STP                              • Compliance Reminders for Business Partners:
          secara berkala mengirimkan pengingat melalui                             STP regularly sends email reminders to business
          email kepada mitra kerja terkait implementasi                            partners regarding the implementation of
          aspek      Kesehatan,       Keselamatan,       dan                       Health, Safety, and Environmental (HSE)
          Lingkungan (HSE) di lokasi operasional.                                  aspects at operational sites.
       • Inspeksi Lapangan: Untuk memastikan standar                            • Field    Inspections:     To   ensure    proper
          HSE diterapkan dengan baik, STP melakukan                                implementation of HSE standards, STP
          inspeksi acak di lokasi kerja guna menilai tingkat                       conducts random site inspections to assess
          kepatuhan dan efektivitas implementasi                                   compliance levels and the effectiveness of
          kebijakan keberlanjutan.                                                 sustainability policy implementation.
       • Audit Internal ISO: STP menjalankan audit                              • Internal ISO Audits: STP conducts internal ISO
          internal ISO di berbagai lokasi operasional                              audits across various operational locations
          untuk mengevaluasi kesesuaian prosedur dan                               to evaluate adherence to established HSE
          standar HSE yang diterapkan.                                             procedures and standards.

    Melalui strategi ini, Perseroan berkomitmen untuk                        Through this strategy, the Company remains
    menumbuhkan budaya keberlanjutan yang kokoh,                             committed to fostering a strong sustainability culture,
    tidak hanya di lingkungan internal perusahaan, tetapi                    not only within the organization but also through
    juga melalui kolaborasi dengan mitra bisnis dan para                     collaboration with business partners and other
    pemangku kepentingan lainnya.                                            stakeholders.




106 PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 109
                      KINERJA DAN KONTRIBUSI EKONOMI
                                          PERSEROAN
                 The Company’s Economic Performance And Contribution



Perseroan menjalankan kegiatan usaha utama                  The Company’s core business involves the
di bidang pengelolaan dan penyewaan Menara                  management and leasing of Base Transceiver Station
Base Transceiver Station (BTS) serta infrastruktur          (BTS) towers and other telecommunications facilities
telekomunikasi lainnya sebagaimana tercantum                as stipulated in Article 3 of the Company’s Articles of
dalam Pasal 3 Anggaran Dasar Perseroan. Dalam               Association. In its operations, the Company manages
operasionalnya,    Perseroan   mengelola      dan           and leases telecommunications infrastructure, either
menyewakan infrastruktur telekomunikasi, baik               directly or through its subsidiaries, to support the
secara langsung maupun melalui entitas anak,                broader national telecommunications ecosystem.
untuk mendukung pengembangan ekosistem
telekomunikasi nasional.

Sebagai perusahaan yang bergerak di sektor                  As a company engaged in the telecommunications
telekomunikasi dan infrastruktur digital, Perseroan         and infrastructure development sector, the
memiliki hubungan erat dengan berbagai pemangku             Company maintains close collaboration with various
kepentingan dalam rantai bisnisnya, termasuk                stakeholders within its business value chain, including
pemasok, mitra usaha, pelanggan, serta pihak lain           suppliers, business partners, customers, and other
yang berkontribusi terhadap kelancaran operasional          supporting parties. The Company ensures that all
dan pertumbuhan bisnis Perseroan. STP senantiasa            parties within its business ecosystem benefit in a fair,
memastikan bahwa setiap pihak dalam ekosistem               balanced, and sustainable manner.
bisnisnya memperoleh manfaat yang adil, berimbang,
dan berkelanjutan.

DISTRIBUSI EKONOMI LANGSUNG [GRI 201-1]                     DIRECT ECONOMIC DISTRIBUTION [GRI 201-1]

Melalui   kegiatan   operasionalnya,     Perseroan          Through its operational activities, the Company
menciptakan serta menyalurkan nilai ekonomi secara          generates and distributes direct economic value
langsung kepada berbagai pemangku kepentingan               to various stakeholders as a form of contribution to
sebagai bentuk kontribusi terhadap pembangunan              national economic development. The data presented
ekonomi nasional. Data pada bagian ini diambil dari         in this section is derived from the Company’s audited
laporan keuangan konsolidasian Perseroan yang telah         consolidated financial statements.
diaudit.

Pada tahun 2025, nilai ekonomi langsung yang                In 2025, the direct economic value generated primarily
dihasilkan terutama berasal dari pendapatan usaha           came from revenue derived from telecommunication
atas penyewaan menara telekomunikasi dan layanan            tower leasing and other supporting services, with
pendukung lainnya, dengan total pendapatan                  total revenue amounting to Rp1,910,682 million, an
mencapai Rp1.910.682 juta, mengalami peningkatan            increase of 5.13% compared to Rp1,817,387 million
sebesar 5,13% dibandingkan tahun 2024 yang                  recorded in 2024.
tercatat sebesar Rp1.817.387 juta.

Nilai ekonomi yang didistribusikan meliputi:                The distributed economic value including:
• Biaya operasional, termasuk pengadaan barang              • Operational expenditures, including procurement
    dan jasa serta pemeliharaan infrastruktur;                 of goods and services as well as infrastructure
                                                               maintenance;
•   Gaji dan tunjangan bagi karyawan; dan                   • Salaries, benefits, and compensation for
                                                               employees;
•   Pembayaran pajak      serta   retribusi   kepada        • Tax and levy payments to the government; and
    pemerintah; dan




                                                PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report   107
Page 110
         Kinerja Keberlanjutan
         Sustainability Performance




    Kinerja dan Kontribusi Ekonomi Perseroan
    The Company’s Economic Performance And Contribution




    Selisih antara nilai ekonomi yang dihasilkan dan                         The difference between the generated and
    yang didistribusikan mencerminkan nilai ekonomi                          distributed economic value represents retained
    yang ditahan, yang digunakan kembali untuk                               earnings, which are reinvested to support network
    mendukung ekspansi bisnis, investasi infrastruktur,                      expansion, infrastructure enhancement, technology
    pengembangan teknologi, serta pelaksanaan                                innovation, and the Company’s broader sustainability
    program keberlanjutan jangka panjang.                                    initiatives.

    Berikut ini adalah tabel nilai ekonomi langsung                          The following is a table of direct economic value
    yang dihasilkan dan didistribusikan oleh Perseroan                       generated and distributed by the Company
    sepanjang tahun 2025:                                                    throughout 2025:

    Distribusi Ekonomi Langsung
    Direct Economic Distribution
    [GRI 201-1]

                             Kinerja Ekonomi (Rp-Juta)
                                                                                     2023             2024            2025
                          Economic Performance (Rp-Million)

     Perolehan Nilai Ekonomi Langsung | Direct Economic Value Acquisition

     Pendapatan
                                                                                       1.892.085        1.817.387       1.910.682
     Revenues

     Penghasilan Bunga
                                                                                             269               661            447
     Interest Income

     Jumlah Perolehan Nilai Ekonomi
                                                                                      1.892.354        1.818.048        1.911.129
     Total Economic Value Acquisition

     Pendistribusian Nilai Ekonomi Langsung | Direct Economic Value Distribution

     Biaya Operasional
                                                                                            6.716        164.836           63.251
     Operating Costs

     Biaya Karyawan
                                                                                         64.903           60.231          43.019
     Employee Expenses

     Pembayaran Pajak
                                                                                         19.063              12.711     -104.279
     Tax Payment

     Jumlah Nilai Ekonomi yang Didistribusikan
                                                                                         85.038          72.942              1.991
     Total Economic Value Distributed

     Nilai Ekonomi yang Ditahan
                                                                                       1.807.316       1.745.106        1.909.138
     Retained Economic Value



    PERBANDINGAN TARGET DAN KINERJA                                          COMPARISON OF TARGET AND PERFORMANCE

    Kinerja ekonomi Perseroan dapat dilihat melalui                          The Company’s economic performance can be seen
    perbandingan antara target dan hasil pencapaian                          through the comparison between the set targets and
    yang disajikan pada tabel berikut:                                       actual results presented in the following table:




108 PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 111
                                                                   Kinerja dan Kontribusi Ekonomi Perseroan
                                                       The Company’s Economic Performance And Contribution




Perbandingan Target dan Kinerja Produksi Portofolio, Target Pembiayaan atau Investasi, Pendapatan Laba Rugi
Comparison of Portfolio Production Target and Performance, Financing or Investment Target, Profit and Loss
Income
[SEOJK F.2]

                                                2023                              2024                             2025
       Uraian           Satuan
     Description         Unit                         Realisasi                         Realisasi                        Realisasi
                                      Target                            Target                           Target
                                                     Realization                       Realization                      Realization

 Pendapatan          Rp-Triliun
                                               1,9             1,9               1,8            1,8               1,8             1,9
 Revenues            Rp-Trillion

                     Rp-Triliun
 EBITDA                                        1,7             1,9               1,7             1,7              1,7             1,8
                     Rp-Trillion



Dari tabel tersebut terlihat bahwa realisasi pendapatan              From the table above, it can be observed that the
dan EBITDA Perseroan telah sejalan dengan target                     Company’s revenue and EBITDA performance were in
yang ditetapkan sebelumnya.                                          line with the established targets.

Perseroan tetap berkomitmen untuk memperkuat                         The Company remains committed to supporting
kinerja ekonomi yang berkelanjutan melalui investasi                 sustainable     economic      performance     through
pada solusi energi ramah lingkungan. Hingga 31                       investments in environmentally friendly energy
Desember 2025, Perseroan telah menerapkan                            solutions. As of December 31, 2025, the Company
penggunaan panel surya sebagai sumber energi                         has implemented the use of solar panels as the main
utama sekaligus pengisi daya untuk baterai lithium                   energy source and charger for lithium batteries
yang berfungsi sebagai cadangan energi di beberapa                   that function as energy reserves in several tower
lokasi menara yang belum terjangkau listrik PLN.                     locations that are not yet covered by PLN electricity.

Saat ini, Perseroan telah mengoperasikan sebanyak 21                 Currently, the Company operates 21 solar panel units
unit panel surya dan 153 unit baterai lithium di berbagai            and 153 lithium battery units across various tower
lokasi menara. [SEOJK F.3]                                           locations. [SEOJK F.3]

DAMPAK EKONOMI TIDAK LANGSUNG                                        INDIRECT ECONOMIC IMPACTS

Selain memberikan manfaat ekonomi secara                             In addition to providing direct economic benefits
langsung kepada para pemangku kepentingan,                           to stakeholders, the Company’s operations also
kegiatan operasional Perseroan juga berkontribusi                    contribute to community economic growth and the
terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat dan                          strengthening of local economies. These indirect
penguatan perekonomian lokal. Dampak ekonomi                         economic impacts are reflected through various
tidak langsung ini tercermin melalui berbagai inisiatif              initiatives that promote social and economic
yang mendukung keberlanjutan sosial dan ekonomi                      sustainability within the Company’s operational areas,
di wilayah operasional Perseroan, antara lain sebagai                as follows:
berikut:

Pemberdayaan Tenaga Kerja Lokal [GRI 202-2]                          Empowerment of Local Workforce [GRI 202-2]
Perseroan      berkomitmen       untuk  mendukung                    The Company is committed to supporting the
pengembangan tenaga kerja lokal dengan                               development of the local workforce by providing
memberikan kesempatan kerja bagi masyarakat                          employment opportunities to communities in
di wilayah operasional Perseroan, sejalan dengan                     its operational areas, in line with the Company’s
kebutuhan kompetensi dan kebijakan rekrutmen yang                    competency requirements and recruitment policies.
berlaku. Inisiatif ini bertujuan untuk meningkatkan                  This initiative aims to enhance community welfare
kesejahteraan masyarakat serta menciptakan                           while creating positive and sustainable socio-
dampak sosial ekonomi yang positif dan berkelanjutan                 economic impacts in the surrounding regions.
di lingkungan sekitar.




                                                       PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report   109
Page 112
        Kinerja Keberlanjutan
        Sustainability Performance




   Kinerja dan Kontribusi Ekonomi Perseroan
   The Company’s Economic Performance And Contribution




   Hingga akhir tahun 2025, seluruh tenaga kerja                             As of the end of 2025, all the Company’s employees
   Perseroan (100%) merupakan tenaga kerja lokal,                            (100%) were hired from local communities, with
   dengan 5,4% di antaranya menduduki posisi                                 5.4% occupying Senior Management positions at
   Manajemen Senior setingkat General Manager                                the General Manager level and above. The data were
   ke atas. Data dihitung berdasarkan jumlah karyawan                        calculated based on full-time employee records
   tetap (full-time employees) di seluruh lokasi                             across the Company’s main operational locations.
   operasional utama Perseroan.

   Dalam konteks pelaporan ini:                                              For this disclosure:
   • “Manajemen Senior” didefinisikan sebagai                                • “Senior Management” refers to employees at
      karyawan dengan jabatan setingkat General                                 the General Manager level and above who hold
      Manager ke atas yang memiliki tanggung jawab                              strategic decision-making and operational
      strategis dalam pengambilan keputusan dan                                 management responsibilities;
      pengelolaan operasional;
   • “Lokal” merujuk pada individu tenaga kerja                              •   “Local” refers to Indonesian citizens and/or
      berkewarganegaraan Indonesia dan/atau yang                                 residing in or originating from the province where
      berdomisili atau berasal dari provinsi tempat                              the Company operates; and
      Perseroan beroperasi; dan
   • “Lokasi operasi signifikan” mencakup wilayah                            •   “Significant locations of operation” refer to
      dengan aktivitas operasional dan jumlah tenaga                             areas with the largest operational activities
      kerja terbesar, yaitu Pulau Jawa dan Sumatra.                              and workforce concentration, namely Java and
                                                                                 Sumatra Islands.

   Komitmen Perseroan terhadap tenaga kerja lokal                            The Company’s commitment to local workforce
   tidak hanya berfokus pada perekrutan, tetapi juga                         empowerment extends beyond recruitment by
   pada peningkatan kapasitas dan kompetensi                                 emphasizing continuous capacity building, career
   melalui program pelatihan, pengembangan karier,                           development,    and     employee     empowerment
   serta pemberdayaan karyawan untuk mendukung                               programs that support the Company’s long-term
   keberlanjutan bisnis jangka panjang. Berikut adalah                       sustainable growth. The following table presents the
   data karyawan Perseroan selama tiga tahun terakhir:                       Company’s employee data over the past three years:

   Penggunaan Tenaga Kerja Lokal
   Local Manpower Recruitment
                                        Kinerja Ekonomi Lokal
                                                                                                    2023        2024        2025
                                     Local Economic Performance

     Jumlah Karyawan
                                                                                                        190         172         147
     Number of Employees

     Jumlah Karyawan Lokal
                                                                                                        190         172         147
     Number of Local Employees

     Jumlah Karyawan Lokal yang Menduduki Posisi General Manager Ke atas (Manajemen Senior)
     Number of Local Employees Occupying General Manager Positions and above (Senior                       6           10          8
     Management)


   Pengadaan Berkelanjutan [ACGS B.4.2]                                      Sustainable Procurement [ACGS B.4.2]
   Mitra kerja dan pemasok memiliki peran penting                            Business partners and suppliers serve a crucial role in
   dalam mendukung rantai pasok Perseroan melalui                            supporting the Company’s supply chain by providing
   penyediaan barang dan/atau jasa yang dibutuhkan.                          essential goods and/or services. In managing its
   Dalam pengelolaannya, Perseroan menerapkan                                supply chain, the Company applies a structured
   proses seleksi pemasok yang terstruktur, mencakup                         supplier selection process covering various aspects,
   berbagai aspek seperti penyediaan material                                including construction materials, manpower for tower
   konstruksi, tenaga kerja untuk pembangunan menara,                        development, and maintenance service providers.
   serta mitra yang bertanggung jawab terhadap
   kegiatan pemeliharaan di lapangan.



110 PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 113
                                                            Kinerja dan Kontribusi Ekonomi Perseroan
                                                The Company’s Economic Performance And Contribution




Perseroan berkomitmen untuk menerapkan prinsip               The Company is committed to implement sustainable
pengadaan berkelanjutan dengan menjunjung tinggi             procurement principles by ensuring transparency,
transparansi, profesionalisme, dan akuntabilitas di          professionalism, and accountability at every stage
setiap tahap proses. Untuk mendukung hal tersebut,           of the process. To support this, STP established
Perseroan memiliki Panduan Proses Operasional                the Procurement Operational Process and Vendor
Pengadaan dan Manajemen Vendor yang secara                   Management Guidelines, which comprehensively
rinci mengatur prosedur seleksi pemasok, metode              outline supplier selection procedures, procurement
pengadaan, efisiensi biaya (procurement saving),             methods, cost efficiency (procurement saving), and
serta parameter evaluasi kinerja pemasok. [GRI 3-3]          supplier performance evaluation parameters. [GRI 3-3]

Sebagai bagian dari proses seleksi awal, calon               As part of the initial selection process, potential
pemasok diwajibkan untuk menyampaikan informasi              suppliers are required to provide information on:
mengenai:
1. Profil perusahaan dan ruang lingkup pekerjaan;            1. Company profile and scope of work;
2. Kondisi keuangan dan kapasitas finansial;                 2. Financial condition and capacity;
3. Kepemilikan peralatan kerja yang mendukung                3. Ownership of operational equipment;
   operasional;
4. Pengalaman dalam proyek sejenis;                          4. Relevant project experience;
5. Kemampuan dan kapasitas operasional;                      5. Operational capabilities and resources;
6. Kompetensi teknis; serta                                  6. Technical competencies; and
7. Sumber daya manusia, termasuk tenaga ahli yang            7. Human resources, including available experts.
   dimiliki.

Setelah ditetapkan sebagai pemasok, mereka                   Once appointed, suppliers are required to sign
diwajibkan menandatangani Surat Pernyataan                   a Statement of Compliance and Integrity as a
Kepatuhan dan Integritas sebagai bentuk komitmen             commitment to conducting operations aligned with
untuk menjalankan kegiatan operasional sesuai                sustainability principles, which include the following
dengan prinsip keberlanjutan, yang mencakup aspek-           aspects:
aspek berikut:
1. Kepatuhan terhadap etika bisnis, termasuk                 1. Compliance with business ethics, including
   kebijakan anti-korupsi, anti pencucian uang, serta           anti-corruption, anti-money laundering, and
   pencegahan suap dan gratifikasi;                             prevention of bribery and gratuities;
2. Pengelolaan keselamatan dan kesehatan kerja;              2. Occupational health and safety management;
3. Pengembangan kapasitas dan kompetensi                     3. Workforce capacity building and competency
   tenaga kerja;                                                development;
4. Pemenuhan hak-hak pekerja, termasuk larangan              4. Fulfillment of labor rights, including the prohibition
   diskriminasi dan eksploitasi tenaga kerja anak;              of discrimination and child labor exploitation; and
   serta
5. Komitmen terhadap perlindungan lingkungan dan             5. Commitment to environmental protection and
   mitigasi perubahan iklim. [ACGS B.4.2, B.4.3]                climate change mitigation. [ACGS B.4.2, B.4.3]

Perseroan berkomitmen untuk memberikan dampak                The Company is committed to generating positive
positif terhadap perekonomian lokal melalui praktik          impacts on local economies through sustainable
pengadaan yang berkelanjutan dan inklusif, dengan            and inclusive procurement practices, prioritizing the
memprioritaskan penggunaan pemasok lokal                     engagement of local and domestic suppliers within
dan domestik dalam rantai pasoknya. Pada tahun               its supply chain. In 2025, approximately 98.8% of SMN
2025, sekitar 98,8% dari total anggaran pengadaan            Group’s total procurement budget was allocated to
Grup SMN dialokasikan kepada pemasok lokal                   local suppliers across its significant operational areas,
di wilayah operasi signifikan, khususnya di Pulau            particularly in Java and Sumatra Islands. This approach
Jawa dan Sumatera. Kebijakan ini tidak hanya                 not only supports regional economic growth but also
mendukung pertumbuhan ekonomi daerah, tetapi                 strengthens national industrial capacity and fosters
juga memperkuat kapasitas industri nasional serta            local job creation around the Company’s operational
mendorong terciptanya lapangan kerja di sekitar              areas. [GRI 204-1]
wilayah operasional Perseroan. [GRI 204-1]



                                                 PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report   111
Page 114
        Kinerja Keberlanjutan
        Sustainability Performance




   Kinerja dan Kontribusi Ekonomi Perseroan
   The Company’s Economic Performance And Contribution




   Kegiatan Usaha, Rantai Nilai, dan Hubungan Bisnis                         Business Activities, Value Chain, and Business
   [GRI 2-6]                                                                 Relationships [GRI 2-6]
   Sebagai bagian dari rantai nilai keberlanjutan,                           As part of its sustainable value chain, the Company
   Perseroan tidak hanya berfokus pada pengelolaan                           not only focuses on managing its supply chain but
   rantai pasok, tetapi juga memastikan hubungan bisnis                      also ensures responsible business relationships
   yang bertanggung jawab dengan seluruh pemangku                            with all stakeholders throughout its operational
   kepentingan di sepanjang siklus operasionalnya.                           cycle. The Company’s business activities include
   Kegiatan usaha Perseroan mencakup pembangunan,                            the construction, operation, and maintenance of
   pengoperasian, dan pemeliharaan infrastruktur                             telecommunication infrastructure used by mobile
   telekomunikasi yang digunakan oleh operator seluler                       network operators and digital service providers across
   dan penyedia layanan digital di seluruh Indonesia.                        Indonesia. Through these services, the Company
   Melalui layanan ini, Perseroan berperan sebagai mitra                     acts as a strategic partner in expanding national
   strategis dalam memperluas konektivitas nasional                          connectivity and supporting digital transformation
   dan mendukung transformasi digital di berbagai                            across various sectors.
   sektor.

   Rantai pasok Perseroan mencakup berbagai penyedia                         The Company’s supply chain comprises a range
   barang dan jasa, antara lain kontraktor pembangunan                       of goods and service providers, including tower
   menara, pemasok material konstruksi, penyedia                             construction contractors, suppliers of construction
   sistem tenaga dan perangkat teknologi, serta mitra                        materials, power system and technology equipment
   pemeliharaan di lapangan. Mayoritas mitra pemasok                         providers, as well as field maintenance partners.
   berasal dari dalam negeri dan dipilih berdasarkan                         Most of these suppliers are domestic and selected
   kriteria keberlanjutan yang mencakup kepatuhan                            based on sustainability criteria covering regulatory
   terhadap hukum dan regulasi, standar keselamatan                          compliance, occupational health and safety
   kerja, tanggung jawab sosial, serta pengelolaan                           standards, social responsibility, and environmental
   dampak lingkungan. Di sisi hilir, hubungan bisnis                         management practices. Downstream, the Company’s
   Perseroan melibatkan operator telekomunikasi                              business relationships involve telecommunication
   dan penyedia layanan data yang menggunakan                                operators and data service providers that utilize the
   infrastruktur Perseroan untuk memberikan layanan                          Company’s infrastructure to deliver connectivity
   konektivitas kepada masyarakat dan pelanggan                              services to communities and corporate customers.
   korporat.

   Selain dengan pelanggan dan pemasok, Perseroan                            In addition to customers and suppliers, the Company
   juga menjalin hubungan bisnis dengan entitas lain,                        maintains business relationships with other entities
   termasuk lembaga pemerintah, komunitas lokal,                             such as government institutions, local communities,
   dan perusahaan afiliasi dalam Grup SMN, guna                              and affiliated companies within the SMN Group to
   memastikan operasional yang berkelanjutan serta                           ensure sustainable operations and compliance with
   pemenuhan kewajiban hukum dan sosial. Pada tahun                          legal and social responsibilities. In 2025, there were
   2025, tidak terdapat perubahan signifikan dalam                           no significant changes in the Company’s business
   kegiatan usaha, rantai nilai, maupun hubungan bisnis                      activities, value chain, or business relationships
   Perseroan dibandingkan tahun sebelumnya. Setiap                           compared to the previous year. Any adjustments
   penyesuaian yang dilakukan bersifat operasional                           made were operational in nature and aimed at
   dan ditujukan untuk meningkatkan efisiensi, kualitas                      enhancing efficiency, service quality, and customer
   layanan, dan kepuasan pelanggan.                                          satisfaction.

   Penilaian Pemasok                                                         Supplier Evaluation
   Dalam memastikan kualitas produk dan layanan                              To ensure the quality of products and services
   yang diterima, Perseroan secara rutin melaksanakan                        received, the Company routinely conducts
   evaluasi terhadap mitra kerja yang aktif selama                           evaluations of active business partners within a
   periode tertentu. Proses evaluasi ini bertujuan untuk                     specific period. This evaluation process aims to ensure
   memastikan bahwa pemasok menjalankan tugasnya                             that suppliers perform their duties in accordance with
   sesuai dengan Key Performance Indicators (KPI) serta                      the established Key Performance Indicators (KPI) and
   Service Level Agreement (SLA) yang telah ditetapkan.                      Service Level Agreement (SLA).



112 PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 115
                                                           Kinerja dan Kontribusi Ekonomi Perseroan
                                               The Company’s Economic Performance And Contribution




Penilaian terhadap pemasok dilakukan berdasarkan            Supplier assessments are carried out based on
beberapa parameter utama, antara lain:                      several key parameters, including:
1. Ketepatan waktu dalam penyelesaian pekerjaan             1. Timeliness in completing work or delivering goods,
   atau pengiriman barang,
2. Kualitas produk dan layanan yang diberikan,              2. Quality of products and services provided,
3. Kepatuhan administratif terhadap regulasi dan            3. Administrative compliance with applicable
   kebijakan yang berlaku,                                     regulations and policies,
4. Pengelolaan      anggaran   untuk    memastikan          4. Budget management to ensure cost efficiency,
   efektivitas biaya, serta                                    and
5. Dukungan terhadap operasional Perseroan melalui          5. Support for the Company’s operations through
   koordinasi dan komunikasi yang optimal.                     effective coordination and communication.

Sebagai bagian dari upaya meningkatkan keterlibatan         As part of its efforts to enhance supplier engagement,
pemasok, Perseroan tidak hanya melakukan evaluasi,          the Company not only conducts evaluations but
tetapi juga memberikan apresiasi dalam bentuk               also provides recognition in the form of awards,
penghargaan, program peningkatan kinerja, serta             performance improvement programs, and sanctions
sanksi bagi pemasok yang tidak memenuhi standar             for suppliers who fail to meet the established
yang telah ditetapkan. Dengan pendekatan ini,               standards. Through this approach, the Company
Perseroan berupaya membangun kemitraan yang                 strives to build stronger and more sustainable
lebih kuat dan berkelanjutan dengan para pemasok            partnerships with suppliers to support overall
guna mendukung keberlanjutan bisnis secara                  business sustainability.
keseluruhan.

Pembangunan Infrastruktur dan Fasilitas Lainnya             Infrastructure Development and Other Facilities
Sebagai bagian dari komitmen keberlanjutan,                 As part of its sustainability commitment, the Company
Perseroan      berkontribusi    dalam     mendukung         contributes to regional economic growth through
pembangunan ekonomi daerah melalui investasi                infrastructure and supporting facility investments
infrastruktur dan fasilitas pendukung yang dilakukan        implemented across its operational areas, both within
di berbagai wilayah operasional, baik di Jabodetabek        and outside the Greater Jakarta (Jabodetabek) region.
maupun luar Jabodetabek. Seluruh kegiatan ini               These initiatives are conducted on a commercial
dilaksanakan secara komersial namun memberikan              basis while providing significant social and economic
manfaat sosial dan ekonomi yang signifikan bagi             benefits for local communities, including improved
masyarakat, seperti peningkatan konektivitas,               connectivity, mobility, and public safety.
mobilitas, dan keamanan lingkungan.

Perseroan juga mengidentifikasi dan mengelola               The Company also identifies and manages potential
potensi dampak negatif, seperti gangguan                    negative impacts, such as temporary environmental
lingkungan sementara atau perubahan sosial di               disturbance or social changes around project areas,
sekitar lokasi proyek, dengan memastikan seluruh            by ensuring full compliance with legal requirements
kegiatan mematuhi ketentuan hukum dan melibatkan            and engaging local community participation.
partisipasi masyarakat lokal.

Rincian program pembangunan infrastruktur dan               Details of the infrastructure and facility development
fasilitas yang telah dilaksanakan pada tahun 2025           programs implemented in 2025, along with their
beserta dampak dan nilai investasinya dapat dilihat         impacts and investment values, are presented in the
pada tabel berikut: [GRI 203-1]                             following table: [GRI 203-1]




                                                PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report   113
Page 116
           Kinerja Keberlanjutan
           Sustainability Performance




   Kinerja dan Kontribusi Ekonomi Perseroan
   The Company’s Economic Performance And Contribution




                                                            Analisa Dampak                    Manfaat Bagi Perseroan                  Nilai Investasi
                 Program                Wilayah Kerja        Operasional                          dan Masyarakat                         (Rp-Juta)
     No.
                 Programs               Working Areas      Operational Impact                 Benefits for the Company              Investment Value
                                                               Analysis                           and Community                        (Rp-Million)

      1.      Perbaikan jalan      Jabodetabek dan luar   Kerusakan jalan yang        Perseroan:
                                   Jabodetabek            diakibatkan oleh            Aktivitas pasokan barang menjadi aman
              Road repair                                 aktivitas keluar masuk      dan lancar tanpa kendala berarti.
                                   Jabodetabek and        barang ke lokasi site
                                   outside Jabodetabek    menara.                     Masyarakat:
                                                                                      Mobilitas masyarakat, baik mobilitas
                                                          Road damage                 ekonomi dan sosial menjadi meningkat.
                                                          caused by activities
                                                                                                                                           10
                                                          in and out of goods         Company:
                                                          to the tower site           Goods supply activities become
                                                          location.                   safe and efficient without significant
                                                                                      obstacles.

                                                                                      Community:
                                                                                      Community mobility, both economic
                                                                                      and social mobility is increasing.

      2.      Penerangan           Luar Jabodetabek       Area sekitar site           Perseroan:
              jalan                                       minim penerangan            Para pekerja atau mitra kerja
                                   Outside                yang mengakibatkan          mendapatkan pencahayaan yang cukup
              Road lighting        Jabodetabek            penglihatan atau            ketika harus bekerja di malam hari (jika
                                                          pencahayaan di              terjadi trouble site malam).
                                                          malam hari menjadi
                                                          terganggu.                  Masyarakat:
                                                                                      Mobilitas masyarakat menjadi aman
                                                          The area around the         dengan adanya penerangan yang cukup
                                                          site is poorly lit which    (mengurangi tindakan kriminal di malam
                                                                                                                                           8
                                                          disturbs the vision or      hari).
                                                          lighting at nigh.
                                                                                      Company:
                                                                                      Workers or partners receive sufficient
                                                                                      lighting when required to work at night
                                                                                      (in case of night-time site troubles).

                                                                                      Community:
                                                                                      Community mobility becomes safer
                                                                                      with adequate lighting (reducing
                                                                                      criminal acts at night).

      3.      Saluran air          Luar Jabodetabek       Saluran air di              Perseroan:
                                                          sekitar site yang           Lokasi site terhindar dari banjir jika
              Aqueducts            Outside                tersumbat dan dapat         terjadi hujan deras.
                                   Jabodetabek            mengakibatkan banjir
                                                          di area sekitar site bila   Masyarakat:
                                                          terjadi hujan deras.        Tingkat kesehatan masyarakat
                                                                                      meningkat dengan adanya saluran
                                                          Drainage channels           air yang lancar dan juga terhindar dari
                                                          around the site are         bencana banjir jika terjadi hujan deras.
                                                          clogged and can                                                                  4
                                                          cause flooding in the       The Company:
                                                          surrounding area if         The site location is protected from
                                                          there is heavy rain.        flooding in the event of heavy rain.

                                                                                      Community:
                                                                                      The community’s health level improves
                                                                                      with the presence of proper water
                                                                                      channels and is also protected from
                                                                                      flood disasters in the event of heavy rain.




114 PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 117
                                                                      Kinerja dan Kontribusi Ekonomi Perseroan
                                                          The Company’s Economic Performance And Contribution




                                                   Analisa Dampak                Manfaat Bagi Perseroan                  Nilai Investasi
         Program             Wilayah Kerja          Operasional                      dan Masyarakat                         (Rp-Juta)
No.
         Programs            Working Areas        Operational Impact             Benefits for the Company              Investment Value
                                                      Analysis                       and Community                        (Rp-Million)

4.    Pos Kamling         Luar Jabodetabek       Adanya keresahan         Perseroan:
                                                 peningkatan              Para pekerja atau mitra kerja merasa
      Security Post       Outside                kriminalitas atas        lebih aman, apabila ketika harus bekerja
                          Jabodetabek            keberadaan menara        di malam hari (jika terjadi trouble site
                                                 di sekitar lingkungan    malam).
                                                 masyarakat.
                                                                          Masyarakat:
                                                 The presence             Masyarakat merasa lebih aman dengan
                                                 of the tower in          adanya Pos Kamling tersebut.
                                                 the community                                                                8,5
                                                 environment leads to     Company:
                                                 concerns about an        Workers or partners feel safer,
                                                 increase in criminal     especially when required to work at
                                                 activities.              night (in case of site issues).

                                                                          Community:
                                                                          The community feels safer with the
                                                                          presence of the neighborhood security
                                                                          post.

5.    Kegiatan            Jabodetabek dan luar   Adanya keinginan dari    Perseroan:
      Lingkungan          Jabodetabek            masyarakat sekitar       Lingkungan di sekitar area sites lebih
      Masyarakat                                 untuk melakukan          bersih dan hijau serta sebagai salah satu
      Sekitar             Jabodetabek and        kegiatan lingkungan      kewajiban Perseroan dalam menjaga
                          outside Jabodetabek    di sekitar area sites.   lingkungan.
      Environmental
      Activities of the                          The surrounding          Masyarakat:
      Surrounding                                community has            Masyarakat merasa lebih nyaman
      Community                                  expressed interest       dengan keadaan lingkungan yang baik.
                                                 in engaging in                                                              10,3
                                                 environmental            Company:
                                                 activities around the    The environment around the site areas
                                                 site areas.              becomes cleaner and greener, fulfilling
                                                                          one of the Company’s obligations to
                                                                          protect the environment.

                                                                          Community:
                                                                          The community feels more comfortable
                                                                          in a better environmental condition.

6.    Fasilitas           Jabodetabek dan luar   Kurangnya                Perseroan:
      Umum Lainnya        Jabodetabek            aksesibilitas dan        Penguatan hubungan dengan
      (Pembangunan                               keterjangkauan           masyarakat sekitar.
      Tempat              Jabodetabek and        masyarakat atas
      Ibadah, Sarana      outside Jabodetabek    fasilitas penting        Masyarakat:
      Olahraga,                                  yang mampu               Meningkatkan aksesibilitas masyarakat
      Renovasi Balai                             meningkatkan             terhadap fasilitas-fasilitas umum
      Desa, dan lain-                            kesejahteraan            tersebut.
      lain)                                      masyarakat sehari-
                                                 hari.                    Company:
                                                                                                                             27,3
      Other Public                                                        Strengthening relationships with the
      Facilities                                 Lack of accessibility    surrounding community.
      (Construction                              and affordability
      of Places                                  for the community        Community:
      of Worship,                                regarding essential      Enhancing community access to those
      Sports                                     facilities that can      public facilities.
      Facilities,                                improve daily
      Village Hall                               community welfare.
      Renovation,
      etc.)




                                                           PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report   115
Page 118
           Kinerja Keberlanjutan
           Sustainability Performance




   Kinerja dan Kontribusi Ekonomi Perseroan
   The Company’s Economic Performance And Contribution




                                                           Analisa Dampak                 Manfaat Bagi Perseroan                 Nilai Investasi
                 Program                Wilayah Kerja       Operasional                       dan Masyarakat                        (Rp-Juta)
    No.
                 Programs               Working Areas     Operational Impact              Benefits for the Company             Investment Value
                                                              Analysis                        and Community                       (Rp-Million)

      7.      ProtelindoSky        Jabodetabek dan di    Menyediakan akses         Perusahaan: Menjalin hubungan baik
                                   luar Jabodetabek      internet gratis           dengan masyarakat dan perusahaan
                                                         kepada masyarakat         yang diakui dengan baik oleh
                                   Jabodetabek and       untuk memenuhi            masyarakat. Memperluas Jaringan
                                   outside Jabodetabek   kebutuhan, aktivitas      Infrastruktur dan Bisnis Perusahaan.
                                                         & komunikasi digital.     Komunitas: Komunitas memiliki akses
                                                                                   internet yang andal untuk mendukung
                                                         Providing free            komunikasi dan kebutuhan digital
                                                         internet access           sehari-hari.
                                                                                                                                   1.227,61
                                                         to community
                                                         to fulfill digital        Company: Establish good relationship
                                                         needs, activities &       with community and company being
                                                         communication.            well recognized by community.
                                                                                   Expanding Company Network
                                                                                   Infrastructure and Business.
                                                                                   Community: Community have reliable
                                                                                   internet access to support daily digital
                                                                                   communications & needs.

     8.       CCTV                 Diluar Jabodetabek    Menyediakan CCTV          Perusahaan: Menjalin hubungan baik
                                                         di area publik dalam      dengan pemerintah daerah sekaligus
                                   Outside               rangka dukungan           diakui dengan baik oleh masyarakat.
                                   Jabodetabek           kepada pemerintah         Pemerintah Daerah: Akselerasi dalam
                                                         daerah.                   rangka menuju kota cerdas..
                                                                                                                                      77
                                                         Provision of CCTV         Company: Strengthening collaboration
                                                         in public areas           with local governments while enhancing
                                                         to support local          the Company’s positive recognition
                                                         government                among the community.
                                                         initiatives.              Local Goverment: Accelerating the
                                                                                   implementation of smart city initiatives.

    Total                                                                                                                          1.372,71



   ProtelindoSky [ACGS B.4.4]                                                    ProtelindoSky [ACGS B.4.4]
   Sebagai bagian dari Grup SMN, STP mendukung                                   As part of the SMN Group, STP supports the
   pelaksanaan program ProtelindoSky sebagai salah                               implementation of the ProtelindoSky program as one
   satu inisiatif yang mencerminkan komitmen Grup                                of the initiatives that reflects the Group’s commitment
   dalam mendorong inklusi digital dan memperluas                                to promoting digital inclusion and expanding internet
   akses internet bagi masyarakat di sekitar lokasi                              access for communities around telecommunication
   menara telekomunikasi. Program yang pertama kali                              tower sites. First introduced in 2024, the program
   diperkenalkan pada tahun 2024 ini terus dilanjutkan                           continued in 2025 as part of an ongoing effort to
   pada tahun 2025 sebagai bagian dari upaya                                     deliver relevant social benefits to communities
   berkelanjutan untuk memberikan manfaat sosial yang                            surrounding operational areas.
   relevan bagi komunitas di sekitar wilayah operasional.

   Pada tahun 2025, pelaksanaan ProtelindoSky tidak                              In 2025, the implementation of ProtelindoSky
   hanya diarahkan pada perluasan cakupan layanan,                               was not only directed toward expanding service
   tetapi juga pada peningkatan kualitas konektivitas dan                        coverage, but also toward improving connectivity
   keandalan jaringan di area yang telah terlayani. Melalui                      quality and network reliability in areas already served.
   pemutakhiran sistem infrastruktur dan penyesuaian                             Through infrastructure system upgrades and network
   teknologi jaringan, baik melalui fiber optik maupun                           technology adjustments, both through fiber optic and
   solusi wireless, masyarakat di wilayah tersebut dapat                         wireless solutions, communities in these areas were
   menikmati akses internet gratis dengan kecepatan                              able to enjoy free internet access at speeds of up to
   hingga 10 Mbps secara lebih stabil dan berkelanjutan.                         10 Mbps in a more stable and sustainable manner.



116 PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 119
                                                                                     Kinerja dan Kontribusi Ekonomi Perseroan
                                                                         The Company’s Economic Performance And Contribution




Selain itu, peningkatan layanan juga dilakukan melalui                                   In addition, service improvements were also carried
penguatan sistem layanan pelanggan ProtelindoSky,                                        out through the strengthening of the ProtelindoSky
termasuk pengembangan fitur hotline yang aktif                                           customer service system, including the enhancement
menangani permintaan bantuan dan pengaduan                                               of the hotline feature that actively handled requests
dari masyarakat. Sepanjang tahun 2025, hotline                                           for assistance and public complaints. Throughout
menerima 455 laporan dari masyarakat dan seluruh                                         2025, the hotline received 455 reports from the
pengaduan tersebut telah ditangani sepenuhnya                                            public, and all of these complaints were fully
hingga akhir tahun. Melalui dukungannya terhadap                                         addressed by year-end. Through its support for this
program ini, STP turut berkontribusi dalam menjaga                                       program, STP also contributed to maintaining service
kualitas layanan serta memperkuat hubungan yang                                          quality and strengthening positive relationships with
baik dengan masyarakat di sekitar area operasional.                                      communities around its operational areas.

Berikut disajikan rincian pelaksanaan dan capaian                                        The following presents details of the implementation
program ProtelindoSky sepanjang tahun yang                                               and achievements of the ProtelindoSky program
dilakukan oleh Perseroan:                                                                throughout the year carried out by the Company:




                                                                                   2024*                                                 2025**

                         Wilayah Kerja                           Nilai Investasi         Penerima Manfaat              Nilai Investasi         Penerima Manfaat
  No.                                                               (Rp Juta)                (Rumah)                      (Rp Juta)                (Rumah)
                         Working Areas
                                                               Investment Value            Beneficiaries             Investment Value            Beneficiaries
                                                                  (Rp Million)                (Home)                    (Rp Million)                (Home)

   1.     Sumatera Utara | North Sumatera                                     66,36                          38                      90,18                           71

   2.     Banten                                                                    -                          -                   505,56                          155

   3.     Jawa Barat | West Java                                                    -                          -                    281,92                         120

   4.     DKI Jakarta                                                               -                          -                    139,51                          78

   5.     Jawa Tengah | Central Java                                                -                          -                   120,33                           55

   6.     Jawa Timur | East Java                                                    -                          -                      90,11                         54

 Jumlah | Total                                                                66,36                         38                   1.227,61                        533

*Terdapat perubahan data, karena data yang ditampilkan di Laporan Keberlanjutan Tahun Buku 2024 merupakan estimasi | *There has been a change in data, as the figures
presented in Sustainability Report for Fiscal Year 2024 were estimates.
**Data yang disajikan merupakan estimasi dan nilai akhir akan diungkapkan pada tahun buku selanjutnya | **The data presented are estimates, and the final figures will be
disclosed in the subsequent financial year
.




                                                                          PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report                    117
Page 120
        Kinerja Keberlanjutan
        Sustainability Performance




   KINERJA LINGKUNGAN
   Environmental Performance

   KONTRIBUSI PERSEROAN TERHADAP LINGKUNGAN
   THE COMPANY’S CONTRIBUTION TOWARD ENVIRONMENT




              STP berkomitmen untuk menjaga kelestarian lingkungan dengan
              menjalankan operasional bisnis yang sejalan dengan prinsip keberlanjutan.
              Komitmen ini diwujudkan melalui penerapan kebijakan lingkungan yang
              terintegrasi dalam Integrated Management System, guna memastikan
              setiap aktivitas operasional berlangsung secara bertanggung jawab dan
              meminimalkan dampak negatif terhadap lingkungan.

              STP is committed to environmental preservation by conducting its business operations
              in alignment with sustainability principles. This commitment is realized through the
              implementation of environmental policies integrated into the Company’s Integrated
              Management System, ensuring that all operations are carried out responsibly while
              minimizing negative environmental impacts.




   Pada tahun 2025, Perseroan terus menegaskan                               In 2025, the Company continued to reinforce its
   komitmennya dalam menjaga keseimbangan                                    commitment to maintaining environmental balance
   lingkungan di tengah pertumbuhan industri yang                            amid a rapidly evolving industrial landscape.
   dinamis. Perseroan senantiasa berupaya mengurangi                         The Company remains dedicated to reducing
   dampak lingkungan dari kegiatan operasionalnya                            environmental impacts from its operations and
   serta melindungi ekosistem yang berperan penting                          protecting ecosystems that are vital to sustaining life
   dalam mendukung keberlanjutan kehidupan dan                               and long-term business continuity. This environmental
   bisnis. Kesadaran akan pentingnya pelestarian                             awareness has become an integral part of the
   lingkungan ini menjadi bagian integral dari strategi                      Company’s long-term strategy to create lasting value
   jangka panjang Perseroan dalam menciptakan nilai                          for all stakeholders.
   berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan.

   Sebagai lanjutan dari implementasi kebijakan                              As part of the ongoing implementation of its
   lingkungan yang menjadi bagian dari Integrated                            environmental policy within the Integrated
   Management System (IMS), STP terus memperkuat                             Management System (IMS), STP continues to
   penerapan sistem yang mencakup Quality, Health                            strengthen the application of systems covering



118 PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 121
                                                                                                   Kinerja Lingkungan
                                                                                           Environmental Performance




& Safety, Environmental, Information Security,                 Quality, Health & Safety, Environmental, Information
Asset Management, dan Anti-Bribery Management                  Security, Asset Management, and Anti-Bribery
Systems. Kebijakan yang telah diberlakukan sejak               Management Systems. The policy, which has been
2024 ini menjadi pedoman utama bagi seluruh                    in effect since 2024, serves as a key guideline
lini organisasi dalam memastikan pelaksanaan                   for ensuring that all organizational operations
operasional yang bertanggung jawab, transparan,                are conducted responsibly, transparently, and in
dan selaras dengan prinsip keberlanjutan. Ruang                alignment with sustainability principles. The policy
lingkup kebijakan mencakup:                                    encompasses the following areas:

1. Memperkuat posisi sebagai mitra terpercaya                  1. To strengthen the position as a trusted partner
   dalam      penyediaan      infrastruktur  digital              in the provision of digital telecommunications
   telekomunikasi.                                                infrastructure.
2. Memastikan kepatuhan terhadap peraturan,                    2. To ensure compliance with regulations, IMS
   standar IMS, dan prinsip anti-penyuapan melalui                standards, and anti-bribery principles through
   peningkatan kesadaran karyawan serta kolaborasi                enhanced employee awareness as well as
   dengan vendor dan mitra bisnis.                                collaboration with vendors and business partners.
3. Mendorong praktik berkelanjutan, seperti                    3. To promote sustainable practices, such as
   penyediaan kondisi kerja yang aman, pengurangan                providing safe working conditions, reducing
   risiko kesehatan dan keselamatan, pencegahan                   health and safety risks, preventing pollution, and
   polusi, serta pengelolaan aset informasi secara                managing information assets effectively.
   efektif.
4. Melibatkan pekerja dan pemangku kepentingan                 4. To engage workers and stakeholders in evaluating
   dalam evaluasi kinerja sistem untuk mencapai                   system performance in order to achieve
   tujuan keberlanjutan.                                          sustainability objectives.

Sepanjang tahun 2025, Perseroan terus memperkuat               Throughout 2025, the Company continued to
komitmennya dalam menjalankan bisnis yang                      strengthen its commitment to conducting business
beretika, inklusif, dan berkelanjutan. Melalui kebijakan       ethically, inclusively, and sustainably. Through
ini, Perseroan berperan aktif dalam menjaga                    this policy, the Company serves an active role in
keseimbangan lingkungan, memperkuat keamanan                   maintaining environmental balance, enhancing
informasi, serta membangun dan mempertahankan                  information security, and building stakeholder trust.
kepercayaan pemangku kepentingan.

Dalam penerapannya, Perseroan memastikan                       In implementation, the Company ensures that
bahwa seluruh kegiatan operasional tetap selaras               all operational activities remain aligned with
dengan prinsip keberlanjutan. Perseroan mengelola              sustainability principles. The Company manages
dampak lingkungan melalui pendekatan strategis                 environmental impacts through strategic approaches,
yang mencakup analisis risiko, pemantauan terhadap             including risk analysis, ongoing regulatory monitoring,
regulasi terbaru, pengukuran kinerja lingkungan,               environmental performance measurement, and
serta pelaksanaan audit dan inspeksi berkelanjutan             continuous audits and inspections to ensure
untuk menjaga kepatuhan dan efektivitas program                compliance and program effectiveness.
lingkungan.

•   Analisis Aspek dan Dampak Lingkungan                       •   Environmental Aspects and Impact Analysis
    Perseroan secara rutin melakukan analisis terhadap             The Company regularly analyzes operational
    kegiatan operasional di lokasi site maupun kantor              activities at site and office locations to identify
    untuk mengidentifikasi potensi aspek dan dampak                potential environmental aspects and impacts.
    lingkungan. Evaluasi ini mencakup frekuensi dan                This evaluation includes assessing the frequency
    tingkat intensitas dampak untuk menilai potensi                and intensity of potential impacts to determine
    risiko yang mungkin terjadi. Berdasarkan hasil                 the level of risk. Based on the 2025 Environmental
    Analisis Aspek dan Dampak Lingkungan tahun                     Aspect and Impact Analysis, identified risks
    2025, seluruh risiko yang teridentifikasi berada               were categorized as low, classified as Trivial and
    pada kategori rendah, yaitu Trivial dan Acceptable.            Acceptable.



                                                   PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report   119
Page 122
         Kinerja Keberlanjutan
         Sustainability Performance




    Kinerja Lingkungan
    Environmental Performance



    •   Pemantauan Regulasi Lingkungan                                       •   Environmental Regulatory Monitoring
        STP secara berkala melakukan identifikasi dan                            STP periodically identifies and reviews applicable
        peninjauan terhadap peraturan lingkungan yang                            environmental regulations to ensure compliance
        berlaku untuk memastikan kepatuhan terhadap                              with relevant requirements. This evaluation is
        seluruh ketentuan yang relevan. Evaluasi ini                             conducted annually to ensure that all operational
        dilakukan setiap tahun agar seluruh kegiatan                             activities meet current environmental standards
        operasional tetap sesuai dengan standar dan                              and regulations. [GRI 2-27]
        regulasi lingkungan yang berlaku. [GRI 2-27]

    •   Pengukuran Parameter Lingkungan                                      •   Environmental Parameter Measurements
        Untuk menjaga kualitas lingkungan kerja dan                              As part of environmental performance monitoring,
        operasional, Perseroan melakukan beberapa                                STP measures key parameters such as:
        pengukuran utama, antara lain:
        »» Pengukuran       suhu,     kelembapan,     dan                        »» Temperature, humidity, and lighting in office
            pencahayaan di area kantor guna menjaga                                  areas to maintain comfort and energy
            kenyamanan serta efisiensi energi.                                       efficiency;
        »» Pengukuran tingkat kebisingan di area site                            »» Noise levels at tower sites with high noise
            yang berpotensi menimbulkan suara tinggi.                                potential;
        »» Pengukuran limbah domestik di kantor                                  »» Domestic waste volumes at office locations,
            dilakukan melalui pihak ketiga dengan evaluasi                           measured and reviewed by a third-party
            tahunan.                                                                 provider.
         Seluruh pengukuran tersebut dilakukan oleh                               All measurements are conducted by independent
         lembaga     independen       untuk   memastikan                          institutions to ensure objective and accurate
         hasil yang akurat dan sesuai dengan standar                              results.
         lingkungan yang berlaku.

    •   Inspeksi dan Latihan Kesiapsiagaan                                   •   Inspections and Emergency Preparedness Drills
        »» Inspeksi Kesehatan, Keselamatan Kerja, dan                            »» Occupational        Health,       Safety,      and
           Lingkungan (K3L) dilakukan secara acak di                                Environmental      (HSE)      inspections       are
           area site sebagai bagian dari pemantauan                                 conducted randomly at site areas to monitor
           penerapan kebijakan K3 oleh vendor.                                      vendor compliance with HSE policies.
        »» Latihan kesiapsiagaan darurat diselenggarakan                         »» Emergency preparedness drills are held to
           untuk menilai kemampuan tanggap darurat                                  evaluate partner responsiveness, including
           mitra kerja, termasuk pelatihan penanganan                               training on handling oil or fuel spills from diesel
           tumpahan oli atau bahan bakar pada diesel                                generators.
           generator.

    •   Audit ISO 14001                                                      •   ISO 14001 Audits
        Sebagai bagian dari penerapan sistem manajemen                           As part of its environmental management system,
        lingkungan, STP melaksanakan audit ISO 14001                             STP conducts both internal and external ISO 14001
        baik internal maupun eksternal.                                          audits.
        »» Audit internal dilakukan oleh auditor lintas                          »» Internal audits are performed by cross-
            departemen melalui metode cross-function                                functional internal auditors.
            audit.
        »» Audit eksternal dilaksanakan oleh lembaga                             »» External audits are conducted by independent
            sertifikasi independen sebagai bagian dari                              certification bodies for new certifications and
            proses sertifikasi baru maupun resertifikasi.                           recertifications.

    Sepanjang tahun 2025, Perseroan terus memperkuat                         Throughout 2025, the Company continued to
    komitmennya dalam mengurangi dampak lingkungan                           strengthen its commitment to reducing environmental
    melalui berbagai inisiatif keberlanjutan, di antaranya:                  impact through various sustainability initiatives,
                                                                             including:




120 PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 123
                                                                                                Kinerja Lingkungan
                                                                                        Environmental Performance



1. Digitalisasi operasional melalui pengembangan            1. Digitalizing operations through the development
   aplikasi digital untuk meningkatkan efisiensi               of digital applications to improve business process
   proses bisnis, mengurangi waktu kerja, kebutuhan            efficiency, reduce operational time, workforce,
   tenaga, mobilisasi, serta penggunaan kertas, yang           mobility, and paper consumption, thereby
   secara tidak langsung berkontribusi terhadap                contributing to carbon emission reduction.
   penurunan emisi karbon.                                  2. Converting diesel generators into lithium batteries
2. Konversi penggunaan diesel generator menjadi                as a more environmentally friendly backup power
   baterai lithium sebagai sumber daya cadangan                source at the Company’s sites.
   yang lebih ramah lingkungan di lokasi site
   Perseroan.
3. Pemanfaatan panel surya di sejumlah menara               3. Utilizing solar panels at certain tower locations as
   sebagai sumber energi utama sekaligus untuk                 a primary energy source and for charging lithium
   pengisian daya baterai lithium.                             batteries.
4. Pengelolaan limbah secara berkelanjutan,                 4. Implementing sustainable waste management
   mencakup:                                                   practices, including:
   »» Pemanfaatan kembali komponen menara yang                 »» Reusing dismantled tower components as
      telah dibongkar sebagai suku cadang (tower                   spare parts (tower recycle).
      recycle).
   »» Penggunaan kertas daur ulang dan tumbler                 »» Using recycled paper and tumblers to reduce
      untuk mengurangi limbah plastik.                            plastic waste.
5. Pengembangan desain menara yang lebih efisien            5. Developing more efficient tower designs
   dengan struktur yang lebih ringkas, material                with compact structures, reduced material
   lebih sedikit, serta penggunaan hamparan kerikil            consumption, and the use of gravel surfaces to
   (gravel) guna meningkatkan daya serap air.                  improve water absorption.
6. Pengelolaan limbah B3 bekerja sama dengan                6. Managing hazardous waste (B3) in collaboration
   vendor resmi yang memiliki izin dari Kementerian            with licensed vendors authorized by the Ministry
   Lingkungan       Hidup       untuk   memastikan             of Environment to ensure proper disposal in
   pembuangan limbah berbahaya sesuai dengan                   compliance with regulations.
   peraturan yang berlaku.

Melalui inisiatif tersebut, Perseroan menegaskan            Through these initiatives, the Company reaffirms
komitmennya untuk menjalankan operasional yang              its   commitment     to    operating responsibly
ramah lingkungan dan berkontribusi terhadap                 and contributing to long-term environmental
keberlanjutan jangka panjang.                               sustainability.

KINERJA                                                     PERFORMANCE

Biaya Lingkungan Hidup [SEOJK F.4]                          Environmental Costs [SEOJK F.4]
Selama tahun 2025, Perseroan melanjutkan                    Throughout 2025, the Company continued its
komitmennya terhadap pelestarian lingkungan                 commitment to environmental preservation by
dengan mengalokasikan dana sebesar Rp329,15                 allocating Rp329.15 million for a mangrove ecosystem
juta untuk program rehabilitasi ekosistem mangrove          rehabilitation program in Lantebung, Makassar,
di Lantebung, Makassar, yang mencakup area                  covering an area of 3 hectares. This initiative is part
seluas 3 hektar. Program ini menjadi bagian dari            of STP’s sustainability agenda to maintain coastal
inisiatif keberlanjutan Perseroan dalam menjaga             ecosystem balance while enhancing community
keseimbangan ekosistem pesisir dan meningkatkan             participation.
peran masyarakat lokal.

Tujuan utama dari program ini adalah:                       The main objectives of this program are to:
1. Melestarikan ekosistem mangrove sebagai                  1. Conserve mangrove ecosystems as vital habitats
    habitat penting bagi berbagai spesies serta                for diverse species and as natural carbon sinks
    sebagai penyerap karbon alami yang berperan                that help mitigate climate change. Mangroves also
    dalam mitigasi perubahan iklim. Mangrove juga              function as natural filtration systems that support
    berfungsi sebagai sistem penyaring alami yang              water quality preservation.
    membantu menjaga kualitas air.


                                                PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report   121
Page 124
         Kinerja Keberlanjutan
         Sustainability Performance




    Kinerja Lingkungan
    Environmental Performance




    2. Memberdayakan masyarakat pesisir melalui                              2. Empower coastal communities through the
       pengembangan ekowisata mangrove yang                                     development of sustainable mangrove-based
       berkelanjutan untuk meningkatkan kesejahteraan                           ecotourism to improve local economic welfare,
       ekonomi, khususnya bagi nelayan di sekitar                               particularly among fishermen in the surrounding
       wilayah tersebut.                                                        area.

    Penggunaan Material Ramah Lingkungan [SEOJK F.5]                         Use of Environmentally Friendly Materials [SEOJK F.5]
    Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang                               As a company engaged in the construction and
    pembangunan         dan    pengelolaan     menara                        management of telecommunications towers, in 2025,
    telekomunikasi, pada tahun 2025, Perseroan terus                         the Company continued to strengthen its commitment
    memperkuat komitmennya dalam penggunaan                                  to using environmentally friendly materials as part
    material ramah lingkungan sebagai bagian dari                            of its efforts to minimize environmental impacts
    upaya mengurangi dampak lingkungan dari                                  from operations. In constructing and managing
    kegiatan operasional. Dalam pembangunan dan                              telecommunications towers, the Company continues
    pengelolaan menara telekomunikasi, Perseroan tetap                       to use steel as its main material, alongside supporting
    menggunakan logam baja sebagai material utama,                           materials such as cables, antennas, foundation
    disertai pemanfaatan material pendukung seperti                          components, electronic equipment, and paper for
    kabel, antena, bahan fondasi, perangkat elektronik,                      administrative purposes.
    serta kertas untuk kebutuhan administrasi.

    Perseroan berupaya meningkatkan efisiensi sumber                         The Company strives to improve resource efficiency
    daya dengan memanfaatkan kembali material dari                           by reusing materials from dismantled towers and
    menara yang telah dibongkar dan menggunakan                              utilizing recyclable steel. This approach is consistently
    baja yang dapat didaur ulang. Langkah ini diterapkan                     applied across the procurement and use of other
    secara konsisten pada berbagai proses pengadaan                          supporting materials.
    material pendukung lainnya.

    Selain itu, untuk mengurangi penggunaan kertas,                          In addition, to reduce paper consumption,
    Perseroan terus memperluas transformasi digital                          the Company continues to advance its digital
    di seluruh lini bisnis dan operasional melalui                           transformation across all business and operational
    pengembangan       aplikasi  berbasis   teknologi,                       lines through the development of technology-based
    sebagaimana dijelaskan pada halaman 99.                                  applications, as detailed on page 99.




122 PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 125
                                                                                                           Kinerja Lingkungan
                                                                                                   Environmental Performance




                                                                 Pengelolaan Limbah STP
                                                                 Waste Management STP




                Area Kantor
                Office Area



                                                                         Bisnis
            Pengelolaan oleh                                            Business
          building management
          Managed by building
              management


                                                                      Pembangunan
                                                                       Developmen



          Ya
          Yes
                                                                                                    Sisa Material
                                                                                                  Residual Materials




     Dapat digunakan            Material hasil Dismantle              Pemeliharaan                                          Ya
         ulang?                  DIsmantle product                    Maintenance                                           Yes
        Reusable
       Reusable?                       material


                                                                                                                       Dapat digunakan
                                                                                                                           ulang?
         Tidak                                                                                                           Reusable?
          No                                                           Dismanttle




                                                                                                                           Tidak
                                                                                                                            No



                                                                                           Dikelola oleh pihak
                                                                                              ketiga resmi
                                                                                           Managed by official
                                                                                               thrid party




Pengelolaan Limbah [SEOJK F.13, F.14]                                  Waste Management [SEOJK F.13, F.14]
Perseroan terus memperkuat pengelolaan limbah                          The Company continued to strengthen responsible
secara bertanggung jawab dengan menerapkan                             waste management by applying principles of
prinsip    pencegahan,       pengurangan,     serta                    prevention, reduction, reuse, and recycling. Most
pemanfaatan kembali dan daur ulang material.                           waste generated from operational activities
Sebagian besar limbah yang dihasilkan dari kegiatan                    originates from indirect sources and is managed in
operasional berasal dari sumber tidak langsung, dan                    accordance with sustainability principles.
seluruh pengelolaannya dilakukan sesuai dengan
prinsip keberlanjutan.




                                                           PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report   123
Page 126
         Kinerja Keberlanjutan
         Sustainability Performance




    Kinerja Lingkungan
    Environmental Performance




    Pengelolaan Sampah Domestik                                              Domestic Waste Management
    Limbah domestik dari aktivitas perkantoran seperti                       Domestic waste generated from office activities,
    kertas, sisa makanan, dan sampah lainnya dikelola                        such as paper, food scraps, and other waste types,
    melalui kerja sama dengan pengelola gedung untuk                         is managed through collaboration with building
    memastikan pengolahan yang efisien dan terintegrasi.                     management to ensure integrated and efficient
                                                                             waste handling.

    Untuk menekan penggunaan kertas, Perseroan                               To reduce paper consumption, the Company
    terus memperluas digitalisasi dalam proses bisnis                        continues to expand digitalization across business
    dan administrasi. Karyawan juga dihimbau untuk                           and administrative processes. Employees are also
    menggunakan kembali kertas bekas untuk kebutuhan                         encouraged to reuse paper for internal documents to
    internal guna menekan konsumsi kertas baru.                              minimize new paper consumption.

    Dalam upaya pengurangan plastik sekali pakai,                            As part of its initiative to reduce single-use plastic,
    Perseroan memperluas kebijakan ramah lingkungan                          the Company expanded its environmentally friendly
    dengan mengganti air minum dalam kemasan plastik                         policy by replacing bottled drinking water with
    menjadi alternatif yang lebih berkelanjutan serta                        sustainable alternatives and requiring all employees
    mewajibkan setiap karyawan membawa tumbler                               to bring their own tumblers.
    pribadi.

    Selain itu, Perseroan juga menyediakan peralatan                         In addition, the Company provides reusable dining
    makan dan minum yang dapat digunakan kembali                             utensils in office pantries to minimize disposable food
    di pantry sebagai langkah nyata dalam menekan                            packaging waste. For internal events and souvenirs,
    limbah kemasan makanan sekali pakai. Untuk                               the Company consistently prioritizes the use of
    kegiatan internal dan pemberian suvenir, STP terus                       eco-friendly materials as part of its commitment to
    mengutamakan penggunaan bahan yang ramah                                 sustainable business practices.
    lingkungan sebagai bagian dari komitmen terhadap
    praktik bisnis berkelanjutan.

    Pengelolaan Limbah Non-B3 dan B3 IDXNET FORM E020                        Non-B3 and B3 Management IDXNET FORM E020 E-05
    E-05 [GRI 306-4, 306-5]                                                  [GRI 306-4, 306-5]
    Perseroan terus melanjutkan pengelolaan limbah                           The Company continued its commitment to
    Non-B3 dan B3 secara bertanggung jawab di seluruh                        responsible management of Non-Hazardous and
    lokasi operasional, mencakup tahapan konstruksi,                         Hazardous Waste (B3) across all operational stages,
    operasional, pemeliharaan, hingga penonaktifan site.                     including construction, operations, maintenance, and
    Pengelolaan dilakukan melalui kerja sama dengan                          site decommissioning. Waste handling is carried out
    pihak ketiga yang memiliki izin resmi dan kompetensi                     in collaboration with authorized third-party service
    di bidang pengelolaan limbah.                                            providers licensed in waste management.

    Limbah Non-B3 yang dihasilkan meliputi berbagai                          The non-hazardous waste generated includes various
    peralatan pendukung operasional seperti antena,                          operational support equipment such as antennas,
    modem, power supply, router serta komponen                               modems, power supplies, routers, and other
    lainnya, yang masih dapat digunakan kembali atau                         components, which can still be reused or recycled.
    didaur ulang. Sementara itu, limbah B3 mencakup                          Meanwhile, hazardous waste includes electronic
    limbah elektronik, baterai sisa, serta sisa potongan                     waste, used batteries, and leftover cable cuttings,
    kabel yang seluruhnya ditangani sesuai dengan                            all of which are handled in accordance with the
    klasifikasi yang diatur dalam peraturan pemerintah.                      classifications stipulated in government regulations.

    Dalam pelaksanaannya, Perseroan menerapkan                               The Company applies the reduce, reuse, recycle (3R)
    prinsip reduce, reuse, recycle (3R) untuk                                principle to maximize the reuse of usable materials,
    mengoptimalkan pemanfaatan kembali material yang                         thereby minimizing resource waste. All hazardous
    masih layak digunakan, sehingga dapat mengurangi                         waste management is handled by certified and
    pemborosan sumber daya. Seluruh proses                                   licensed vendors authorized by the Ministry of



124 PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 127
                                                                                                  Kinerja Lingkungan
                                                                                          Environmental Performance




pengelolaan limbah B3 dilakukan oleh penyedia                 Environment. This initiative demonstrates STP’s
jasa tersertifikasi dan berizin resmi dari Kementerian        continued commitment to implementing sustainable
Lingkungan Hidup. Langkah ini menjadi bagian dari             and compliant waste management practices.
upaya STP dalam memperkuat penerapan praktik
pengelolaan limbah yang berkelanjutan dan sesuai
dengan ketentuan yang berlaku.

Sepanjang tahun 2025, limbah yang tidak dapat                 Throughout 2025, residual waste that cannot be
dimanfaatkan kembali diarahkan untuk pembuangan               reused is directed to final disposal through landfill
akhir melalui fasilitas landfill yang dikelola oleh           facilities managed by certified waste management
penyedia jasa pengelolaan limbah tersertifikasi.              service providers. Waste calculation is based on
Penghitungan limbah didasarkan pada manifes                   waste manifests issued by officially licensed waste
limbah yang diterbitkan oleh badan pengelola limbah           management entities. Total waste generated
resmi yang memiliki izin. Total limbah yang dihasilkan        reached 49 tons (based on SMN Group consolidated
mencapai 49 ton (menggunakan data konsolidasi                 data), all of which were hazardous waste. Through
Grup SMN), yang seluruhnya merupakan limbah B3.               waste management carried out by licensed third
Dengan pengelolaan yang dilakukan oleh pihak ketiga           parties, the Company ensures that all waste streams
berizin, Perseroan memastikan seluruh aliran limbah           are handled in accordance with the prevailing
ditangani sesuai regulasi yang berlaku.                       regulations.

Tumpahan yang Terjadi [SEOJK F.15]                            Spills [SEOJK F.15]
Selama tahun 2025, STP tidak mencatat adanya                  During 2025, the Company recorded no spill incidents
kejadian tumpahan yang berdampak signifikan                   with significant environmental impact, whether related
terhadap lingkungan, baik yang berkaitan dengan               to solid or liquid waste from operational activities.
limbah padat maupun cair dari aktivitas operasional.          This result reflects the Company’s consistent
Hasil ini mencerminkan efektivitas penerapan sistem           implementation of an effective environmental
manajemen lingkungan yang dijalankan secara                   management system across all operational areas.
konsisten di seluruh area operasional.

Penggunaan Energi [SEOJK F.6] [GRI 302-1, 302-3, 302-4]       Energy Consumption [SEOJK F.6] [GRI 302-1, 302-3, 302-4]
Perseroan terus menempatkan efisiensi energi                  The Company continued to prioritize energy efficiency
sebagai salah satu fokus utama dalam mendukung                as a key element of its sustainable operations.
operasional yang berkelanjutan. Meskipun tingkat              Although the Company’s energy consumption
konsumsi energi Perseroan tergolong rendah                    remains relatively low compared to other industries,
dibandingkan sektor industri lain, upaya penghematan          energy conservation efforts are maintained to support
energi   tetap    dilakukan      untuk      mendukung         emission reduction and environmental sustainability.
pengurangan emisi dan keberlanjutan lingkungan.

Kebutuhan energi Perseroan dipenuhi dari pasokan              The Company’s energy needs are supplied primarily
listrik PLN untuk kegiatan di kantor pusat dan kantor         through PLN electricity for head office and branch
cabang. Di sisi lain, bahan bakar solar digunakan untuk       activities. Diesel fuel is used for diesel generators
diesel generator dalam kondisi tertentu, sementara            under specific circumstances, while operational
kendaraan operasional menggunakan bahan bakar                 vehicles utilize pertalite fuel. To improve efficiency, the
pertalite. Untuk meningkatkan efisiensi, Perseroan            Company implements various initiatives, including the
menerapkan sejumlah langkah, termasuk penggunaan              use of LED lighting, inverter-based air conditioning
lampu LED, sistem pendingin udara berteknologi                systems, turning off unused electronic devices, and
inverter, mematikan perangkat elektronik saat tidak           expanding the use of solar panels across several
digunakan, serta memperluas pemanfaatan panel                 tower locations.
surya di beberapa lokasi menara.

Konversi energi dilakukan menggunakan faktor 1                Energy conversion was carried out using the factor
kWh = 3,6 MJ sesuai pedoman Kementerian Energi                1 kWh = 3.6 MJ, in line with the Ministry of Energy




                                                  PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report   125
Page 128
         Kinerja Keberlanjutan
         Sustainability Performance




    Kinerja Lingkungan
    Environmental Performance




    dan Sumber Daya Mineral (KESDM) dan IPCC 2006                            and Mineral Resources (ESDM) and the IPCC 2006
    Guidelines. Melalui pemanfaatan energi terbarukan                        Guidelines. Through the use of renewable energy
    dan program efisiensi, Perseroan berupaya                                and efficiency initiatives, the Company continues to
    menurunkan intensitas energi dan mendukung transisi                      reduce its energy intensity and support the transition
    menuju operasi rendah karbon.                                            toward low-carbon operations.

    Sebagai bagian dari komitmen berkelanjutan dalam                         As part of its ongoing commitment to reducing
    mengurangi ketergantungan terhadap energi fosil,                         reliance on fossil fuels, the Company continued to
    Perseroan terus melanjutkan berbagai inisiatif                           implement a range of energy efficiency initiatives in
    efisiensi energi berikut: [SEOJK F.7, F.12] [GRI 302-4, 305-             2025, including: [SEOJK F.7, F.12] [GRI 302-4, 305-5] [IDXNET
    5] [IDXNET FORM E020 E-06, E-07]                                         FORM E020 E-06, E-07]


    •   Optimalisasi penggunaan platform rapat daring                        •   Optimizing the use of online meeting platforms
        dan sistem digital untuk mendukung kegiatan                              and digital systems to support more efficient
        operasional secara lebih efisien;                                        operational activities;
    •   Konversi sumber energi cadangan di lokasi site                       •   Converting backup energy sources at site
        dari diesel generator menjadi baterai lithium yang                       locations from diesel generators to more
        lebih ramah lingkungan;                                                  environmentally friendly lithium batteries;
    •   Peningkatan efektivitas preventive maintenance                       •   Enhancing preventive maintenance programs to
        untuk menekan kemungkinan terjadinya gangguan                            minimize recurring technical disruptions; and
        teknis berulang; dan
    •   Penerapan sistem Smartlock pada gembok pagar                         •   Implementing Smartlock systems on site gate
        site untuk mengurangi kebutuhan mobilisasi                               locks to reduce technician mobilization during
        teknisi dalam pendampingan pelanggan.                                    customer assistance.

    Melalui serangkaian inisiatif tersebut, Perseroan terus                  Through these initiatives, the Company continues
    memperkuat komitmennya terhadap efisiensi energi,                        to strengthen its commitment to energy efficiency,
    pengurangan emisi, serta pelaksanaan operasional                         emission reduction, and environmentally responsible
    yang lebih berkelanjutan dan bertanggung jawab                           operations.
    terhadap lingkungan.




126 PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 129
                                                                                                                             Kinerja Lingkungan
                                                                                                                     Environmental Performance




Berikut tabel penggunaan energi, intensitas, serta                                   The following table outlines the Company’s energy
program efisiensi energi yang dilaksanakan Perseroan                                 consumption, intensity, and energy efficiency
sepanjang tahun 2025:                                                                programs carried out throughout 2025:



Jumlah Penggunaan dan Penjualan Energi berdasarkan Sumber
Total Energy Consumption and Sales by Source
[IDXNET FORM E-02 E-03]

                                                              Jenis Energi                                  2023                2024                 2025
         Aktivitas                         Sumber          (Terbarukan atau
      Konsumsi Energi                       Energi         Tidak Terbarukan)            Satuan          Konsumsi            Konsumsi             Konsumsi
          Energy                           Energy            Type of Energy              Unit            Energi              Energi               Energi
    Consumption Activities                 Source            (Renewable or                               Energy              Energy               Energy
                                                            Non-Renewable)                             Consumption         Consumption          Consumption

Konsumsi energi di gedung                                                                kWh                  491.099              590.179            1.264.168
dan bangunan kantor,
termasuk kantor pusat,
kantor cabang dan kantor
                                        Listrik PLN
representatif*                                             Tidak Terbarukan
                                        PLN
Energy consumption in                                      Non-renewable              Gigajoule                1.767,96             2.126,6                4.551
                                        Electricity
buildings and office buildings,
including head offices, branch
offices and representative
offices

Konsumsi energi dari mobil              Bahan Bakar                                      Liter                  31.658              28.423                 2.919
operasional                             Minyak             Tidak Terbarukan
Energy consumption of                   pertalite          Non-renewable              Gigajoule               1.082,71              972,07                96,35
operational cars                        Pertalite Fuel

Konsumsi energi dari diesel                                                              Liter                  10.968                17.166              7.298
generator sebagai cadangan
                                        Bahan Bakar
daya di sites                                              Tidak Terbarukan
                                        Minyak Solar
Energy consumption from                                    Non-renewable              Gigajoule                  375,11               587,11             261,35
                                        Diesel
diesel generators as backup
power at sites

Jumlah Konsumsi Energi
                                                                                      Gigajoule              3.515,67            3.939,80              4.908,7
Total Energi Consumption

Jumlah Pendapatan                                                                     Rp-Miliar
                                                                                                               1.892,1             1.817,38             1.910,7
Total Revenues                                                                        Rp-Billion

                                                                                     GJ/Rp-Juta
Intensitas Energi
                                                                                       GJ/Rp-                      1,86                 2,17                2,57
Energi Intensity
                                                                                       Million
Keterangan: | Note:
Untuk data konsumsi energi di gedung dan bangunan kantor, termasuk kantor pusat, kantor cabang dan kantor representative masih menggunakan data konsolidasian
Grup SMN (Hanya termasuk penggunaan listrik pada office building) | For energy consumption data in buildings and office buildings, including head offices, branch
offices and representative offices, we still use SMN Group consolidated data (Include electricity usage at office building only).
Intensitas dihitung dengan membagi Total konsumsi energi dengan jumlah pendapatan | The intensity is calculated by dividing the total energy consumption by the
total revenue.
* Menggunakan data konsolidasian Grup | Using the Group’s consolidated data




Konsumsi Energi di Lingkungan Operasional                                            Energy Consumption Within the Organization [GRI
[GRI 302-1]                                                                          302-1]
Tabel di atas menggambarkan konsumsi energi                                          The table above illustrates the Company’s energy
Perseroan pada tahun 2023–2025, yang mencakup                                        consumption in 2023–2025, which includes the use of
penggunaan bahan bakar non-terbarukan, yaitu                                         non-renewable fuels, namely diesel fuel and pertalite,
penggunaan bahan bakar solar dan pertalite, serta                                    as well as electricity consumption from PLN.
penggunaan listrik PLN.




                                                                      PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report                127
Page 130
         Kinerja Keberlanjutan
         Sustainability Performance




    Kinerja Lingkungan
    Environmental Performance




    Perseroan tidak menggunakan maupun menjual                                  The Company does not use or sell energy in the form of
    energi dalam bentuk pemanasan, pendinginan,                                 heating, cooling, or steam; as such, these categories
    maupun uap, sehingga kategori tersebut tidak relevan                        are not applicable to the Company’s business
    dengan sifat kegiatan usaha Perseroan. Perhitungan                          operations. Total energy consumption includes only
    total konsumsi energi hanya mencakup entitas yang                           entities owned or controlled by the Company and is
    dimiliki atau dikendalikan langsung oleh Perseroan                          calculated while avoiding double-counting between
    dan dilakukan dengan menghindari perhitungan                                fuel and self-generated electricity.
    ganda antara bahan bakar dan listrik yang dihasilkan
    sendiri.

    Konsumsi Energi di Luar Lingkungan Operasional                              Energy Consumption Outside the Organization [GRI
    [GRI 302-2]                                                                 302-2]
    Selain konsumsi energi yang berasal dari                                    In addition to direct energy consumption within its
    kegiatan operasional langsung, Perseroan juga                               operations, the Company also accounts for energy
    memperhitungkan konsumsi energi yang terjadi di                             use outside the organization, particularly across
    luar organisasi, khususnya yang terkait dengan rantai                       its value chain. This indirect energy includes PLN
    nilai (value chain). Energi tidak langsung ini meliputi                     electricity used by contractors and suppliers during
    penggunaan listrik PLN oleh mitra kerja dan pemasok                         tower construction and maintenance processes, as
    selama proses konstruksi dan pemeliharaan menara,                           well as renewable energy from solar panels installed
    serta dan energi terbarukan dari panel surya yang                           at several tower locations.
    terpasang di beberapa lokasi menara.

    Berdasarkan hasil estimasi internal, total konsumsi                         Based on internal estimation results, total energy
    energi di luar organisasi pada tahun 2025 mencapai                          consumption outside the organization in 2025
    13.284,82 GJ, yang seluruhnya berasal dari energi                           reached 13,284.82 GJ, all of which originated from
    non-terbarukan dan terbarukan yang digunakan                                non-renewable and renewable energy used by third
    oleh pihak ketiga dalam mendukung kegiatan                                  parties in supporting the Company’s operational
    operasional Perseroan. Nilai energi ini dihitung                            activities. This energy value was calculated using
    dengan menggunakan panduan Kementerian Energi                               the guidelines of the Ministry of Energy and Mineral
    dan Sumber Daya Mineral (ESDM) serta IPCC 2006                              Resources (ESDM) and the 2006 IPCC Guidelines.
    Guidelines.

    Berikut adalah rincian konsumsi energi Perseroan di                         The following are details of the Company’s energy
    luar organisasi:                                                            consumption outside the organization:


                                                              Jenis Energi                         2023           2024           2025
       Aktivitas Konsumsi                                  (Terbarukan atau
              Energi                    Sumber Energi      Tidak Terbarukan)      Satuan         Konsumsi       Konsumsi       Konsumsi
      Energy Consumption                Energy Source        Type of Energy        Unit           Energi         Energi         Energi
            Activities                                       (Renewable or                        Energy         Energy         Energy
                                                            Non-Renewable)                      Consumption    Consumption    Consumption

     Konsumsi energi oleh
     operator menara                                                               MWh              6.720,84       6.195,77       3.611,42
                                      Listrik PLN          Tidak Terbarukan
     Energy consumption by
                                      PLN Electricity      Non-renewable
     tower operators                                                             Gigajoule         24.195 GJ        22.304          13.001

     Konsumsi energi dari
                                      Listrik dari Panel                           MWh                80,52          70,56          78,84
     panel surya di sites
                                      surya                Terbarukan
     Energy consumption
                                      Electricity from     Renewable
     from solar panel at                                                         Gigajoule           289,89         254,02         283,82
                                      Solar Panel
     network sites

     Intensitas Energi                                                         GJ/ Rp-Miliar
     Energy Intensity                                                          Pendapatan
                                                                                                       12,79          12,27             6,95
                                                                               GJ/ Rp-Billion
                                                                                 Revenue




128 PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 131
                                                                                                           Kinerja Lingkungan
                                                                                                   Environmental Performance




Intensitas Energi [GRI 302-3]                                          Energy Intensity [GRI 302-3]
Perseroan mengukur intensitas energi sebagai                           The Company measures energy intensity as an
indikator efisiensi penggunaan energi di seluruh                       indicator of energy efficiency across all operations.
kegiatan operasional. Pada tahun 2025, rasio                           In 2025, the Company’s energy intensity ratio
intensitas energi Perseroan tercatat sebesar 2,57 GJ                   was recorded at 2.57 GJ per Rp-Billion, obtained
per Rp-Miliar, yang diperoleh dari pembagian antara                    from dividing the Company’s total internal energy
total konsumsi energi internal Perseroan dengan                        consumption by the Company’s total revenue.
jumlah pendapatan Perseroan.

Jenis energi yang termasuk dalam perhitungan                           The energy types included comprise non-renewable
mencakup bahan bakar non-terbarukan (solar dan                         fuels (diesel and portable fuel) and electricity from
portable fuel) serta energi listrik, baik dari jaringan                both grid and solar panel sources. This ratio covers
maupun panel surya. Rasio ini hanya mencakup                           only energy consumption within the organization and
konsumsi energi di dalam organisasi dan tidak                          excludes energy consumed outside the organization.
termasuk konsumsi energi di luar organisasi.

Perhitungan intensitas energi dilakukan dengan                         The energy intensity calculation refers to the
mengacu pada metodologi dan faktor konversi yang                       methodology and conversion factors described in
dijelaskan dalam pengungkapan GRI 302-1.                               the GRI 302-1 disclosure.




                                                    Intensitas Energi | Energy Intensity
                                                                                         2,57
                                                                       2,17
                                                    1,86


                                Intensitas Energi
                                Energy Intensity
                                (GJ/Rp-Juta
                                GJ Rp-Million)

                                                    2023              2024               2025




                                                           PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report   129
Page 132
         Kinerja Keberlanjutan
         Sustainability Performance




    Kinerja Lingkungan
    Environmental Performance




                                                                                          CO2
                                                    CO2
                                                                                Scope 1
                                                                      Scope 3   Direct                       CO2
                                                                                                 Scope 3
                                                       Scope 2       inDirect                   inDirect
                                                      inDirect

                                      CO2

                                                                                                                      CO2
                                                                                  Diesel    Leased
                                                       Electricity              generator   Assets
                                                        for own                  in sites
                                                          use




                                                     Employee                   Company                    Business travel
                                                    commuting                   Vehicles




    Emisi [GRI 305-1, 305-2, 305-3]                                                 Emissions [GRI 305-1, 305-2, 305-3]

    Inventarisasi emisi Gas Rumah Kaca (“GRK”) Grup                                 The Group’s Greenhouse Gas (“GHG”) emissions
    disusun dengan mengacu pada standar dan                                         inventory is prepared with reference to recognized
    metodologi internasional yang diakui, termasuk                                  international standards and methodologies, including
    Greenhouse Gas Protocol (“GHG Protocol”) serta ISO                              the Greenhouse Gas Protocol (“GHG Protocol”) and
    14064-1:2018.                                                                   ISO 14064-1:2018.

    Pendekatan ini memastikan konsistensi, transparansi,                            This approach ensures consistency, transparency,
    dan akurasi dalam penghitungan emisi di seluruh lini                            and accuracy in emissions calculation across the
    bisnis Grup, meliputi kegiatan operasional utama                                Group’s business lines, covering key operational
    seperti menara telekomunikasi, jaringan serat optik,                            activities such as telecommunications towers, fiber
    serta inisiatif energi terbarukan.                                              optic networks, and renewable energy initiatives.

    Inventarisasi ini memberikan gambaran menyeluruh                                The inventory provides a comprehensive overview of
    atas sumber dan besaran emisi karbon yang timbul                                the sources and volume of carbon emissions arising
    dari aktivitas operasional Grup, dengan klasifikasi                             from the Group’s operational activities, classified
    berdasarkan ruang lingkup berikut:                                              according to the following scopes:



       Metodologi ISO 14064-1:2018          Metodologi Protokol GHG                                          Sumber Emisi
      ISO 14064-1:2018 Methodology          GHG Protocol Methodology                                        Emission Source

     C1. Emisi dan penghilangan             Cakupan 1: emisi langsung           •    Konsumsi bahan bakar pada generator diesel sebagai daya
     GRK                 langsung           Scope 1: direct emissions                cadangan yang terletak di lokasi menara
     C1. Direct GHG emissions and                                                    Fuel consumption at diesel generators as back-up power
     removals                                                                        located at tower sites
                                                                                •    Pengoperasian kendaraan milik yang digunakan dalam
                                                                                     kegiatan Grup.
                                                                                     Operation of owned-vehicles used in the Group’s activities.

     C2. Emisi GRK tidak langsung dari      Cakupan 2: emisi tidak              •    Penggunaan listrik di gedung perkantoran, termasuk kantor
     energi impor (pasar)                   langsung dari listrik                    pusat Grup, kantor cabang, dan kantor perwakilan.
     C2. Indirect GHG emissions from        Scope 2: indirect emissions              Electricity consumption in office buildings, including the
     imported energy (market)               from electricity                         Group’s head office, branch offices, and representative
                                                                                     offices.




130 PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 133
                                                                                                     Kinerja Lingkungan
                                                                                             Environmental Performance




  Metodologi ISO 14064-1:2018       Metodologi Protokol GHG                              Sumber Emisi
 ISO 14064-1:2018 Methodology       GHG Protocol Methodology                            Emission Source

C3. Emisi GRK tidak langsung dari   Cakupan 3: emisi tidak     •    Karyawan yang berpergian ke kantor
transportasi                        langsung lainnya                Employee commuting to the office
C3. Indirect GHG emissions from     Scope 3: other indirect    •    Perjalanan bisnis
transportation                      emissions                         Business travel
                                                               •    Konsumsi listrik dari aset menara grup yang disewakan kepada
C4. Emisi GRK tidak langsung                                        operator/pelanggan.
dari produk yang digunakan oleh                                     Electricity consumption from the group’s tower assets leased
organisasi                                                          to operators/customers.
C4. Indirect GHG emissions from
products used by the organisation

C5. Emisi GRK tidak langsung
yang terkait dengan penggunaan
produk dari organisasi
C5. Indirect GHG emissions
associated with the use of
products from the organisations



Pendekatan perhitungan emisi Grup menggunakan                      The Group’s emission calculation approach adopts
batas kontrol operasional (operational control                     an operational control boundary, ensuring alignment
boundary) untuk memastikan keselarasan dengan                      with internationally recognized Greenhouse Gas
kerangka pelaporan Gas Rumah Kaca yang diakui                      reporting frameworks. Emissions are calculated by
secara internasional. Perhitungan emisi dilakukan                  multiplying activity data with emission factors derived
dengan mengalikan data aktivitas dengan faktor                     from reliable and authoritative sources such as the
emisi yang bersumber dari lembaga resmi dan                        Intergovernmental Panel on Climate Change (“IPCC”),
tepercaya, antara lain Intergovernmental Panel on                  GHG Protocol, the Directorate General of Electricity,
Climate Change (“IPCC”), GHG Protocol, Direktorat                  the Ministry of Energy and Mineral Resources
Jenderal Ketenagalistrikan, Kementerian Energi dan                 (“ESDM”), UK Department for Environment, Food and
Sumber Daya Mineral (“ESDM”), UK Department for                    Rural Affairs (“DEFRA”), and other relevant references.
Environment, Food and Rural Affairs (“DEFRA”), serta
sumber relevan lainnya.

Grup berkomitmen untuk menjaga akurasi,                            The Group is committed to maintaining accuracy,
konsistensi, dan transparansi dalam pelaporan emisi                consistency, and transparency in emissions reporting
sebagai bagian dari upaya mendukung pengambilan                    as part of its efforts to support sustainability-based
keputusan berbasis keberlanjutan. Komitmen                         decision-making. This commitment is reflected in this
tersebut tercermin pada Laporan ini          dimana                Report, in which the Company expanded the scope of
Perseroan memperluas cakupan perhitungan emisi                     carbon emissions calculations by conducting detailed
karbon dengan melakukan penghitungan terperinci                    assessments of all major operational activities across
untuk seluruh aktivitas operasional utama Grup SMN.                the SMN Group.

Untuk emisi Cakupan 1, Perseroan menerapkan                        For Scope 1 emissions, the Company applies the
metodologi Tier-1 IPCC dengan menggunakan data                     Tier 1 IPCC methodology by using actual energy
konsumsi energi aktual yang dikalikan dengan faktor                consumption data multiplied by default emission
emisi default sesuai dengan standar IPCC 2019                      factors in accordance with the IPCC 2019 Refinement
Refinement to the 2006 Guidelines dan/atau GHG                     to the 2006 Guidelines and/or the GHG Protocol
Protocol Maret 2024.                                               (March 2024).




                                                     PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report   131
Page 134
         Kinerja Keberlanjutan
         Sustainability Performance




    Kinerja Lingkungan
    Environmental Performance




    Formula yang digunakan untuk menghitung emisi                               The formula used to calculate Scope 1 emissions is as
    Cakupan 1 adalah sebagai berikut:                                           follows:




                                                        Estimasi Hasil Pembakaran Bahan Bakar
                                                          Estimated Fuel Combustion Results


                    Emisi GRK
                    GHG Emission       [     Kg
                                           Thn | Yr   [   =     Konsumsi Energi
                                                              Energy Consumption    [ [ TJ
                                                                                       Thn
                                                                                                      Faktor Emisi
                                                                                                   X Emission Factor
                                                                                                                         [ [
                                                                                                                          Kg
                                                                                                                          TJ




    Untuk emisi Cakupan 2, perhitungan dilakukan                                For Scope 2 emissions, the calculation is based on the
    berdasarkan metodologi tahun 2019 yang diterbitkan                          2019 methodology issued by the ESDM.
    oleh ESDM.

    Pendekatan ini digunakan untuk menghitung emisi                             This approach is applied to quantify indirect emissions
    tidak langsung yang berasal dari konsumsi listrik di                        resulting from electricity consumption across the
    seluruh kegiatan operasional Grup, termasuk fasilitas                       Group’s operational activities, including tower sites
    menara dan kantor operasional.                                              and operational offices.

    Rumus yang digunakan untuk menghitung emisi                                 The formula used for calculating Scope 2 emissions is
    Cakupan 2 adalah sebagai berikut:                                           as follows:




                                                          Estimasi Hasil Penggunaan Listrik
                                                      Estimated Electricity Consumption Results


                  Emisi GRK      Kg
                                      [ [
                  GHG Emission Thn | Yr
                                               =          Konsumsi Listrik
                                                      Electricity Consumption   [     TJ
                                                                                    Thn | Yr   [   X
                                                                                                        Faktor Emisi
                                                                                                       Emission Factor   [ [
                                                                                                                         KgCO2
                                                                                                                          kWh




    Untuk emisi Cakupan 3, kategori aset yang                                   For Scope 3 emissions, the distance-based method
    disewakan, perjalanan dinas, dan perjalanan karyawan                        from the GHG Protocol is applied. This approach
    (commuting), perhitungan yang dilakukan disesuaikan                         refers to the DEFRA 2025 (UK Department for
    dengan ketersediaan data Perseroan mengacu pada                             Environment, Food and Rural Affairs) emission factors
    GHG Protocol dengan menggunakan pendekatan                                  to calculate emissions generated from employee
    faktor emisi DEFRA 2025 dan ketentuan yang berlaku                          commuting and business travel using various modes
    di Indonesia dan internasional.                                             of transportation.

    Perhitungan emisi dari perjalanan dinas dengan                              The calculation of emissions from business travel and
    Perhitungan emisi dari perjalanan karyawan                                  employee commuting also used the DEFRA 2025
    (commuting) juga menggunakan faktor emisi DEFRA                             emission factors, taking into account the average
    2025, dengan mempertimbangkan jarak tempuh                                  travel distance and the modes of transportation used,
    rata-rata dan mode transportasi yang digunakan,                             including private vehicles and public transportation
    termasuk kendaraan pribadi dan transportasi umum                            used by employees:
    yang digunakan karyawan:




132 PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 135
                                                                                                      Kinerja Lingkungan
                                                                                              Environmental Performance




                       [ [ [ [ [[
          Emisi dari
                                                 Kendaraan (km)           Faktor emisi         Kg Co2e/ kendaraan
          perjalanan       Jarak yang
                                                 atau penumpang           khusus               (km) atau kg Co2e/
          udara            ditempuh menurut
                     =∑    jenis kendaraan       (km) vehiche km or     x kendaraan            penumpang (km)
          Emission                               passenger km             vehicle specific     kg Co2e/ vehicle
                           Distance travelled
          from air                               vehicle-km or            emission factor      km or kg Co2e/
                           by vehicle type
          travel                                 passenger-km                                  passenger km




Perhitungan emisi dari perjalanan karyawan                        Emissions from employee commuting are also
(commuting) juga menggunakan faktor emisi DEFRA                   calculated using DEFRA 2025 emission factors,
2025, dengan mempertimbangkan jarak tempuh                        taking into account the average travel distance and
rata-rata dan mode transportasi yang digunakan,                   the mode of transportation used, including private
termasuk kendaraan pribadi, dan transportasi umum:                vehicles and public transport:




                                                   Metode Berbasis Jarak
                                                   Distance-based Method


                Emisi GRK
                GHG Emission    [               [ [
                                  Thn Kg Co2e = ∑
                                                       Jarak
                                                       Distance   [ [ ThnKm x
                                                                                 Faktor Emisi
                                                                                 Emission Factor   [  KmKg Co2e
                                                                                                                 [
Emisi Gas Rumah Kaca [SEOJK F.11, F12] [GRI 305-1, 305-2,         Greenhouse Gas Emissions [SEOJK F.11, F12] [GRI 305-1,
305-3, 305-4, 305-5] [IDXNET FORM E020 E-01]                      305-2, 305-3, 305-4, 305-5] [IDXNET FORM E020 E-01]
Pada tahun 2025, total emisi Gas Rumah Kaca (GRK)                 In 2025, the Company’s total Greenhouse Gas (GHG)
Perseroan yang dihasilkan dari kegiatan operasional               emissions from operational activities amounted to
mencapai 5.355,33 ton CO₂e, terdiri dari:                         5,355.33 tons of CO₂e, consisting of:
• Emisi Langsung (Cakupan 1): berasal dari                        • Direct emissions (Scope 1): from non-renewable
   konsumsi bahan bakar non-terbarukan (solar dan                     fuel consumption (diesel and portable fuel) used
   portable fuel) pada genset di site dan kendaraan                   in generators and operational vehicles;
   operasional;
• Emisi Tidak Langsung dari Energi (Cakupan 2):                   •    Energy indirect emissions (Scope 2): from
   berasal dari konsumsi listrik di kantor pusat, kantor               electricity consumption at the head office,
   representatif, dan site menara; serta                               representative offices, and tower sites; and
• Emisi Tidak Langsung Lainnya (Cakupan 3):                       •    Other Indirect Emissions (Scope 3): including
   mencakup aktivitas perjalanan dinas, aktivitas                      business travel activities, employee commuting
   karyawan yang bepergian ke kantor, dan konsumsi                     activities, and electricity consumption from tower
   listrik dari aset menara.                                           assets.

Perhitungan berbasis pendekatan operational control               The calculation is based on the operational control
dan menggunakan faktor emisi dari Kementerian                     approach and uses emission factors from the Ministry
Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) dan IPCC                    of Environment and Forestry (MoEF) and the 2006
2006 Guidelines, dengan satuan konversi ke CO₂e.                  IPCC Guidelines, with conversion into CO₂e units.

Perseroan tidak menghasilkan emisi biogenik CO₂                   The Company does not produce biogenic CO₂
dan tidak melakukan perdagangan karbon. Data emisi                emissions and does not participate in carbon
dihitung berdasarkan pengukuran konsumsi energi                   trading. Emission data were based on actual energy
aktual, tanpa memasukkan pengurangan akibat                       consumption measurements, excluding reductions
berkurangnya aktivitas operasional.                               from lower operational capacity.



                                                      PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report   133
Page 136
         Kinerja Keberlanjutan
         Sustainability Performance




    Kinerja Lingkungan
    Environmental Performance




    Intensitas emisi GRK Perseroan pada tahun 2025,                                         The Company’s GHG emission intensity in 2025
    dihitung dari total emisi Cakupan 1 dan Cakupan                                         was calculated from the combined total of Scope
    2 dibandingkan dengan jumlah menara yang                                                1 and Scope 2 emissions divided by the number
    dioperasikan. Rasio ini mencerminkan efektivitas                                        of operational towers. This ratio reflects the
    upaya efisiensi energi dan pengendalian emisi karbon                                    effectiveness of STP’s energy efficiency and carbon
    yang diterapkan Perseroan.                                                              management efforts.

    Rincian emisi yang dihasilkan Perseroan pada tahun                                      Details of the Company’s emissions in 2025 can be
    2025 dapat dilihat pada tabel berikut: [SEOJK F.11] [GRI                                seen in the following table: [SEOJK F.11] [GRI 305-1, 305-2,
    305-1, 305-2, 305-4, 305-6, 305-7] [IDXNET FORM E020 E-01]                              305-4, 305-6, 305-7] [IDXNET FORM E020 E-01]



                             Uraian
                                                                              Unit                        2023                     2024                     2025
                           Description

     Cakupan 1

     Diesel – Generator di site menara
                                                                          Ton Co2eq                               29,21                   44,15                        19,48
     Diesel – Generator at tower site

     Pertalite – Mobil Operasional
                                                                          Ton Co2eq                              74,94                    66,95                        6,68
     Pertalite – Operational Car

     Jumlah Emisi Cakupan 1
                                                                          Ton Co2eq                             104,15                      111,1                  26,16
     Total Emission Scope 1

     Intensitas Emisi Cakupan 1                                    Ton Co2eq/Rp-Miliar
                                                                                                                  0,06                     0,06                        0,01
     Emission Intensity Scope 1                                    Ton Co2eq/Rp-Billion

     Cakupan 2

     Listrik PLN – Kantor*
                                                                          Ton Co2eq                            510,04                    468,01                 1.108,53
     PLN Electricity – Offices

     Jumlah Emisi Cakupan 2
                                                                          Ton Co2eq                            510,04                   468,01                 1.108,53
     Total Emission Scope 2

     Intensitas Emisi Cakupan 2                                    Ton Co2eq/Rp-Miliar
                                                                                                                  0,27                     0,26                        0,58
     Emission Intensity Scope 2                                    Ton Co2eq/Rp-Billion

     Total Emisi GRK (Cakupan 1 dan 2)
                                                                          Ton Co2eq                             614,19                    579,11                1.134,69
     Total GHG Emission (Scope 1 and 2)

     Pendapatan                                                            Rp Miliar
                                                                                                                1.892,1                1.817,38                   1.910,7
     Revenues                                                              Rp Billion

     Cakupan 3

     Business Travel (Air Transportation)                                 Ton Co2eq                               17,51                   53.20                  777,98*

     Employee Commuting                                                   Ton Co2eq                              24,68                    70,96                260,00*

     Konsumsi listrik di aset menara Grup yang
     Disewakan kepada Operator/ Pelanggan
                                                                          Ton Co2eq                           5.922,71                4.952,03                  3.182,66
     Electricity Consumption at Tower Assets
     Leased to Operators/Customers

     Total Emisi Cakupan 3
                                                                          Ton Co2eq                         5.964,90                  5.076,19                4.220,64
     Total Emission Scope 3

     Intensitas Emisi Cakupan 3                                   Ton Co2eq/Rp-Miliar
                                                                                                                   3,15                    2,79                         2,21
     Emission Intensity Scope 2                                    Ton Co2eq/Rp-Billion

     Total Emisi Cakupan 1, 2, & 3
                                                                          Ton Co2eq                         6.579,09                 5.655,29                 5.355,33
     Total Emission Scope 1, 2, & 3

     Intensitas Emisi Cakupan 1, 2, & 3                           Ton Co2eq/Rp-Miliar
                                                                                                                  3,48                      3,11                       2,80
     Emission Intensity Scope 1, 2, & 3                            Ton Co2eq/Rp-Billion
    *Menggunakan data konsolidasian Grup (Hanya termasuk penggunaan listrik di office building) | Using Group consolidated data (Include electricity usage at office
    building only)




134 PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 137
                                                                                                    Kinerja Lingkungan
                                                                                            Environmental Performance




Pada tahun 2025, total emisi Cakupan 1 dan Cakupan 2           In 2025, the Company’s total Scope 1 and Scope 2
yang dihasilkan Perseroan adalah 1.134,69 ton CO₂eq.           emissions will be 1,134.69 tons CO₂eq. This increase is
Kenaikan ini disebabkan eh perluasan bisnis dan pen-           due to business expansion and increased operational
ingkatan kebutuhan operasional di berbagai wilayah.            needs in various regions.

Perseroan terus memperkuat langkah mitigasi                    The Company continues to strengthen its emission
emisi melalui optimalisasi penggunaan diesel                   mitigation efforts through the optimization of fuel-
generator yang lebih hemat bahan bakar, perluasan              efficient diesel generators, expansion of renewable
pemanfaatan energi terbarukan, serta peningkatan               energy utilization, and improvement of electrical
efisiensi listrik pada sistem operasional. Intensitas          efficiency in operational systems. The intensity of
emisi untuk Cakupan 1 dan 2 tetap terjaga pada                 Scope 1 and Scope 2 emissions remained low (0.01
tingkat rendah (0,01 dan 0,58 ton CO₂eq/Rp-miliar),            and 0.58 tons CO₂eq/Rp-billion), highlighting the
menunjukkan keberhasilan Perseroan dalam menjaga               Company’s ongoing effort to balance business
keseimbangan antara pertumbuhan bisnis dan                     growth with environmental stewardship.
tanggung jawab lingkungan.

Sebagai wujud komitmen terhadap keberlanjutan,                 As part of its long-term sustainability commitment,
Perseroan akan terus melakukan pemantauan,                     the Company will continue to monitor, evaluate, and
evaluasi, dan optimalisasi terhadap berbagai program           enhance its energy efficiency programs and adoption
efisiensi energi dan penggunaan sumber daya yang               of greener resources. These initiatives are expected
lebih hijau. Langkah ini Perseroan dapat semakin               to reinforce the Company’s contribution to national
memperkuat kontribusi STP dalam mendukung                      carbon reduction efforts.
pengurangan emisi karbon nasional.

Penjelasan  lebih   lanjut    mengenai   inisiatif             Further details regarding emission control initiatives is
pengendalian emisi dapat ditemukan pada sub                    presented in the Energy Consumption subsection on
bagian Penggunaan Energi di halaman 127.                       page 127.




                                                   Intensitas Energi | Energy Intensity
                                                          [IDXNET FORM E020 E-02]

                                                                                     0,59
                                                                 0,32
                                                 0,33
                            Intensitas Emisi
                            Intensitas Emisi
                            Cakupan 1 & 2
                            Emission Intensity
                            Emission Intensity
                            Scope 1 & 2
                                                 2023             2024              2025




                                                   PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report   135
Page 138
         Kinerja Keberlanjutan
         Sustainability Performance




    Kinerja Lingkungan
    Environmental Performance




    Pemakaian Air [GRI 303-5] [IDXNET FORM E020 E-04]                        Water Consumption [GRI 303-5] [IDXNET FORM E020 E-04]
    Perseroan tetap memperoleh pasokan air dari PDAM                         The Company continued to source its water supply
    untuk mendukung aktivitas operasional kantor                             from the local water utility (PDAM) to support daily
    sehari-hari. Penggunaan air dilakukan dengan                             office operations. Water consumption is managed
    memperhatikan prinsip efisiensi dan tanggung jawab                       responsibly and efficiently to ensure the long-term
    agar ketersediaan sumber daya air tetap terjaga                          availability of this essential resource.
    secara berkelanjutan.

    Sebagai wujud komitmen terhadap pelestarian                              As part of its ongoing commitment to water
    sumber daya air, Perseroan terus memperkuat inisiatif                    conservation, the Company continues to enhance
    penghematan air melalui peningkatan kesadaran                            water-saving initiatives by increasing awareness
    karyawan dan mitra kerja mengenai pentingnya                             among employees and business partners regarding
    penggunaan air secara bijak. Program edukasi dan                         responsible water use. Regular education and
    sosialisasi rutin dijalankan untuk memastikan perilaku                   communication programs are carried out to ensure
    hemat air menjadi bagian dari budaya kerja di seluruh                    that water efficiency becomes an integral part of the
    lini organisasi. [SEOJK F.8]                                             Company’s work culture. [SEOJK F.8]

    Selain itu, Perseroan juga melanjutkan pengembangan                      In addition, the Company continues to develop
    desain menara yang lebih ramah lingkungan dengan                         environmentally friendly tower designs that
    mempertimbangkan efisiensi lahan dan kemampuan                           emphasize both land efficiency and water absorption
    daya serap air. Penerapan lapisan gravel di sekitar                      capacity. The use of gravel layers around tower areas is
    menara terus dioptimalkan untuk mendukung infiltrasi                     further optimized to support groundwater infiltration
    air ke tanah, sekaligus menjaga keseimbangan                             and help maintain local water ecosystem balance.
    ekosistem air tanah di area sekitar operasional.
    terhadap keseimbangan ekosistem air tanah.

    Berdasarkan hasil pemetaan wilayah operasional,                          Based on spatial mapping of operational areas, the
    Perseroan memastikan bahwa seluruh lokasi                                Company confirms that all operational sites are not
    operasional tidak berada di wilayah dengan tingkat                       located in water-stressed areas. Furthermore, there
    risiko kelangkaan air (water stress). Selain itu, tidak                  were no significant changes in water storage that had
    terdapat perubahan signifikan dalam penyimpanan                          a material environmental impact.
    air (water storage) yang berdampak material terhadap
    lingkungan.

    Data konsumsi air dihimpun dari catatan meter air                        Water consumption data were obtained from meter
    dan tagihan PDAM, kemudian dikonversi ke satuan                          readings and PDAM billing records, converted to
    megaliter (1 ML = 1.000 m³). Apabila data meter                          megaliters (1 ML = 1,000 m³). Where meter data
    tidak tersedia, dilakukan estimasi konsumsi rata-                        were unavailable, average monthly estimates were
    rata bulanan berdasarkan pola penggunaan historis.                       calculated based on historical consumption patterns.
    Pendekatan ini memastikan akurasi data dan                               This approach ensures data accuracy while supporting
    mendukung upaya efisiensi serta konservasi air secara                    ongoing water efficiency and conservation efforts.
    berkelanjutan.

    Berikut tabel pemakaian air yang dilakukan Perseroan                     The following table presents the Company’s water
    di tahun 2025:                                                           consumption data for 2025:




136 PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 139
                                                                                                                        Kinerja Lingkungan
                                                                                                                Environmental Performance




Pemakaian Air
Water Consumption
[IDXNET FORM E020 E-04]

            Sumber Air
                                                          2023                                 2024                                2025
          Water Resources

 Air PDAM*
                                                                      1.679 m3                            2.197 m3                           2.734 m3
 Water PDAM*
* Data yang disajikan merupakan data konsolidasi Grup SMN | * The presented
data is the consolidated data of the SMN Group



Pengelolaan Air Limbah                                                              Wastewater Management
Perseroan terus memastikan bahwa seluruh air limbah                                 The Company continued to ensure that all wastewater
yang dihasilkan dari kegiatan operasional dikelola                                  generated from operational activities is managed
secara bertanggung jawab sesuai dengan standar                                      responsibly in accordance with applicable
lingkungan yang berlaku. Air limbah yang dihasilkan,                                environmental standards. Most of the wastewater
terutama dari aktivitas domestik seperti mandi,                                     produced, primarily from domestic activities such
cuci, dan kakus (MCK), dipastikan melalui proses                                    as bathing, washing, and sanitation, undergoes
pengolahan sebelum dialirkan ke lingkungan.                                         proper treatment before being discharged into the
                                                                                    environment.

Untuk mendukung efektivitas pengelolaan, Perseroan                                  To maintain effective wastewater management, the
memanfaatkan fasilitas instalasi pengolahan air limbah                              Company utilizes wastewater treatment plant (WWTP)
(IPAL) yang tersedia di gedung tempat operasional                                   facilities available within its operational buildings. The
berlangsung. Seluruh proses pengelolaan air limbah                                  management process is carried out by third-party
dilakukan oleh pihak ketiga, yaitu pengelola gedung,                                building operators in compliance with government
yang beroperasi sesuai dengan peraturan pemerintah                                  regulations on wastewater handling.
mengenai pengelolaan limbah cair.

Dengan penerapan ini, Perseroan memastikan bahwa                                    Through these measures, the Company ensures that
pengelolaan air limbah berjalan optimal dan tidak                                   wastewater management remains effective and does
menimbulkan dampak negatif terhadap ekosistem                                       not cause any negative impact on the ecosystem or
maupun kualitas sumber daya air di sekitar area                                     the quality of surrounding water resources.
operasional.

Keanekaragaman Hayati [SEOJK F.9, F.10]                                             Biodiversity [SEOJK F.9, F.10]
Perseroan tidak memiliki kantor operasional, baik                                   The Company does not have operational offices,
pusat maupun cabang, yang berlokasi di kawasan                                      either at the head office or branch level, located
lindung atau area konservasi keanekaragaman hayati.                                 within protected areas or biodiversity conservation
Namun, beberapa menara milik Perseroan berada                                       zones. However, several of the Company’s towers
di zona enclave, yaitu wilayah yang secara faktual                                  are situated in enclave zones, areas that are already
telah dihuni dan dikelola oleh masyarakat setempat.                                 inhabited and managed by local communities. As
Oleh karena itu, keberadaan menara tersebut tidak                                   such, the presence of these towers does not have
menimbulkan dampak langsung terhadap ekosistem                                      a direct impact on surrounding ecosystems or
atau habitat keanekaragaman hayati di sekitarnya.                                   biodiversity habitats.

Dalam proses penentuan lokasi pembangunan                                           When determining tower construction sites,
menara, Perseroan selalu mempertimbangkan                                           the    Company      consistently  considers     both
kebutuhan telekomunikasi dengan memperhatikan                                       telecommunication       needs     and      potential
potensi dampak lingkungan. Perseroan juga                                           environmental impacts. The Company also
memastikan kepatuhan terhadap peraturan yang                                        ensures compliance with applicable regulations,
berlaku, termasuk Surat Edaran Dirjen Penataan Ruang                                including Circular Letter No. 06/SE/Dr/2011 issued
Kementerian Pekerjaan Umum No. 06/SE/Dr/2011                                        by the Directorate General of Spatial Planning,
yang mengatur kriteria lokasi menara telekomunikasi.                                Ministry of Public Works, which outlines criteria for
Pendekatan      ini   memastikan       pembangunan                                  telecommunication tower locations. This approach



                                                                        PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report   137
Page 140
         Kinerja Keberlanjutan
         Sustainability Performance




    infrastruktur tetap sejalan dengan rencana tata ruang                    ensures that infrastructure development aligns with
    wilayah.                                                                 established spatial planning functions.

    Hingga akhir tahun 2025, Perseroan tidak memiliki                        As of the end of 2025, the Company does not own
    menara yang berlokasi di kawasan lindung atau                            or operate any towers located in protected areas
    area dengan perlindungan keanekaragaman hayati.                          or regions with designated biodiversity protection.
    Hal ini menunjukkan komitmen Perseroan dalam                             This reflects the Company’s commitment to
    menjalankan operasional yang bertanggung jawab                           environmentally   responsible    operations     and
    terhadap lingkungan dan menjaga keseimbangan                             maintaining ecosystem balance within its operational
    ekosistem di sekitar area operasional.                                   areas.

    Pengaduan Terkait Lingkungan Hidup [SEOJK F.16]                          Environmental Complaints [SEOJK F.16]
    Perseroan     memastikan     transparansi       dan                      The Company continued to uphold transparency and
    akuntabilitas dalam pengelolaan isu lingkungan                           accountability in managing environmental issues by
    dengan menyediakan berbagai saluran komunikasi                           providing multiple communication channels for the
    bagi masyarakat. Saluran tersebut, seperti e-mail                        public. These include email and call center services
    dan layanan call center, dapat digunakan untuk                           through which stakeholders can submit suggestions,
    menyampaikan saran, masukan, atau keluhan terkait                        feedback, or complaints, as detailed in the Complaint
    lingkungan hidup, sebagaimana dijelaskan dalam                           Mechanism section on page 173.
    Mekanisme Pengaduan pada halaman 173.

    Selama tahun 2025, Perseroan tidak menerima denda                        Throughout 2025, the Company did not receive
    maupun sanksi non-moneter yang berkaitan dengan                          any fines or non-monetary sanctions related to
    pelanggaran peraturan lingkungan. Selain itu, tidak                      environmental regulation violations. Furthermore,
    terdapat pengaduan lingkungan yang memerlukan                            there were no environmental complaints that required
    penyelesaian melalui mekanisme sengketa atau                             resolution through dispute mechanisms or legal
    proses hukum. [GRI 2-27]                                                 proceedings. [GRI 2-27]




138 PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 141
KINERJA SOSIAL
Social Performance

MENGELOLA SUMBER DAYA MANUSIA SEBAGAI INVESTASI BERKELANJUTAN
MANAGING HUMAN RESOURCES AS SUSTAINABLE INVESTMENTS
[ACGS B.6.1]




     Perseroan menetapkan kebijakan pengelolaan Sumber Daya Manusia dengan
     mengedepankan prinsip kesetaraan dan kesempatan yang adil bagi setiap
     individu. Dalam proses rekrutmen, Perseroan memastikan bahwa semua
     kandidat, tanpa memandang jenis kelamin, ras, warna kulit, agama, pandangan
     politik, kebangsaan, latar belakang sosial, kondisi fisik, status pernikahan, atau
     kehamilan, memiliki peluang yang sama untuk bergabung dan berkembang di
     lingkungan kerja yang inklusif.

     The Company establishes its human resource management policy based on the principles of
     equality and fair opportunities for all individuals. In the recruitment process, the Company ensures
     that all candidates, regardless of gender, race, skin color, religion, political views, nationality,
     social background, physical condition, marital status, or pregnancy, have equal opportunities to
     join and grow within an inclusive work environment.




                                                 PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report   139
Page 142
         Kinerja Keberlanjutan
         Sustainability Performance




    Kinerja Sosial
    Social Performance




    Bagi Perseroan, Sumber Daya Manusia (SDM) bukan                          For the Company, Human Resources (HR) are not
    hanya aset penting, tetapi juga investasi strategis                      merely an asset but also a strategic investment
    yang menentukan keberlanjutan bisnis di masa                             essential    for    ensuring    long-term  business
    depan. Oleh karena itu, Perseroan berkomitmen                            sustainability. As such, the Company focuses on
    untuk mengelola SDM secara efektif dalam                                 effective HR management to develop quality talents
    rangka membangun talenta berkualitas yang                                that can drive sustainable performance growth.
    mampu mendorong pertumbuhan kinerja secara
    berkelanjutan.

    Sebagai wujud komitmen terhadap terciptanya                              As part of its commitment to fostering an inclusive
    lingkungan kerja yang inklusif, Perseroan menerapkan                     work environment, the Company implements HR
    kebijakan SDM yang berpedoman pada prinsip                               policies based on the principles of equality and equal
    kesetaraan dan kesempatan yang sama. Setiap                              opportunity. Every individual, regardless of gender,
    individu, tanpa membedakan gender, ras, warna                            race, skin color, religion, political belief, nationality,
    kulit, agama, pandangan politik, kebangsaan, latar                       social background, physical condition, marital
    belakang sosial, kondisi fisik, status pernikahan, atau                  status, or pregnancy, has equal rights in recruitment,
    kehamilan, memiliki hak yang sama dalam proses                           career development, compensation, and benefits.
    rekrutmen, pengembangan karier, serta penerimaan                         Through this approach, the Company ensures that all
    remunerasi dan manfaat lainnya. Melalui pendekatan                       employees can contribute optimally to achieving the
    ini, Perseroan memastikan seluruh karyawan dapat                         Company’s vision and mission. [SEOJK F.18] [IDXNET FORM
    memberikan kontribusi terbaik bagi pencapaian visi                       E020 S-07, S-08, S-09]
    dan misi perusahaan. [SEOJK F.18] [IDXNET FORM E020 S-07,
    S-08, S-09]


    Dasar Hukum                                                              Legal Basis
    Pengelolaan     SDM     Perseroan       dilaksanakan                     The Company’s HR management is carried out in
    berdasarkan peraturan dan ketentuan perundang-                           accordance with prevailing laws and regulations,
    undangan yang berlaku, antara lain sebagai berikut:                      including but not limited to:
    • Undang-undang No. 13 Tahun 2003 tentang                                • Law No. 13 of 2003 on Manpower and its updated
       Ketenagakerjaan       beserta       aturan-aturan                         implementing regulations;
       turunannya yang diperbarui;
    • Undang-undang No. 11 Tahun 2020 tentang Cipta                          •   Law No. 11 of 2020 on Job Creation;
       Kerja;
    • Undang-undang No. 1 Tahun 1970 tentang                                 •   Law No. 1 of 1970 on Occupational Safety;
       Keselamatan Kerja;
    • Undang-undang No. 23 tahun 1992 tentang                                •   Law No. 23 of 1992 on Health and its implementing
       Kesehatan beserta turunannya.                                             regulations.

    Pengelolaan Karyawan                                                     Employee Management
    Perseroan menerapkan sistem pengelolaan karyawan                         The Company applies a comprehensive employee
    secara menyeluruh, mencakup seluruh tahapan mulai                        management system that covers all stages from
    dari proses rekrutmen hingga masa pensiun. Dalam                         recruitment to retirement. In implementing its
    pelaksanaan kebijakan ketenagakerjaan, Perseroan                         employment policies, the Company adheres to
    berpedoman pada regulasi ketenagakerjaan yang                            applicable labor regulations in Indonesia and
    berlaku di Indonesia serta memastikan kepatuhan                          ensures compliance with provisions stated in the
    terhadap ketentuan dalam Peraturan Perusahaan.                           Company’s Regulations. This approach aims to create
    Pendekatan ini bertujuan menciptakan lingkungan                          a fair, professional, and sustainable work environment
    kerja yang adil, profesional, dan berkelanjutan, di                      where every employee can grow and contribute
    mana setiap karyawan memiliki kesempatan untuk                           optimally to the Company’s success. [GRI 3-3]
    berkembang dan berkontribusi optimal terhadap
    pertumbuhan Perseroan. [GRI 3-3]




140 PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 143
                                                                                                          Kinerja Sosial
                                                                                                    Social Performance




Profil Tenaga Kerja dan Pekerja Non-Karyawan [GRI            Employee and Non-Employee Workforce Profile [GRI
2-7, GRI 2-8]                                                2-7, GRI 2-8]
Pada akhir tahun 2025, jumlah karyawan STP tercatat          At the end of 2025, STP employed a total of 147
sebanyak 147 orang, terdiri dari 90 karyawan laki-           employees, consisting of 90 male and 57 female
laki dan 57 karyawan perempuan yang tersebar di              employees distributed across the Company’s
berbagai wilayah operasional Perseroan. Komposisi            operational areas. The workforce composition is
tenaga kerja Perseroan didominasi oleh karyawan              dominated by employees based at the head office
yang bekerja di kantor pusat Jakarta dan area                in Jakarta and major operational areas in Java and
operasional utama di Pulau Jawa dan Sumatra.                 Sumatra. The Company’s employees are permanent
Karyawan Perseroan berstatus karyawan tetap dan              and contract. The Company does not employ
karyawan kontrak. Perseroan tidak mempekerjakan              temporary, part-time, or non-guaranteed-hours
tenaga kerja kontrak jangka pendek, paruh waktu,             workers.
maupun pekerja dengan jam kerja tidak tetap.

Data ketenagakerjaan disusun berdasarkan jumlah              Employee workforce data are compiled based on the
individu (headcount) per akhir periode pelaporan,            number of individuals (headcount) as of the end of
dan diverifikasi oleh Divisi SDM untuk menjamin              the reporting period and verified by the HR Division
keakuratan. Selama tahun 2025, tidak terdapat                to ensure accuracy. During 2025, there were no
fluktuasi   signifikan  dalam   jumlah    karyawan           significant fluctuations in the number of employees
dibandingkan      tahun  sebelumnya.     Perubahan           compared to the previous year. Any changes
yang terjadi bersifat normal dan berkaitan dengan            were normal and related to project needs, routine
kebutuhan proyek, pemeliharaan rutin, serta efisiensi        maintenance schedules, and operational efficiency
operasional.                                                 adjustments.

KINERJA                                                      PERFORMANCE

Proses Rekrutmen                                             Recruitment Process
Perseroan      melaksanakan   proses    rekrutmen            The Company carries out recruitment based on the
berdasarkan prinsip transparansi dan keadilan,               principles of transparency and fairness, ensuring
memastikan        setiap  kandidat   memperoleh              equal opportunities for all candidates in accordance
kesempatan yang sama sesuai dengan kualifikasi               with the required qualifications. The selection process
yang dibutuhkan. Seleksi dilakukan secara objektif           is conducted objectively and free from discrimination
tanpa diskriminasi dengan tujuan mendapatkan                 to acquire the best talent capable of contributing to
talenta terbaik yang mampu memberikan nilai tambah           the Company’s growth.
bagi Perseroan.

Rekrutmen dilakukan secara selektif untuk                    Recruitment is carried out selectively to identify
menemukan individu dengan kompetensi dan potensi             potential candidates suited to the needs of each
yang sesuai dengan kebutuhan masing-masing divisi.           division. In general, the recruitment stages include:
Secara umum, tahapan rekrutmen mencakup:
1. Pendaftaran Kandidat                                      1. Candidate Application
   Calon karyawan dapat mengakses informasi                     Prospective employees can access job
   lowongan kerja dan mengirimkan lamaran melalui               information and submit applications through the
   platform mitra rekrutmen Perseroan.                          Company’s recruitment partner platform.

2. Evaluasi Kompetensi                                       2. Competency Evaluation
   Seleksi    kompetensi      dilaksanakan  melalui             Competency selection is conducted through a
   serangkaian wawancara oleh tim rekrutmen                     series of interviews by the recruitment team and
   dan unit kerja terkait, termasuk user atau hiring            relevant units, including the user or hiring manager.
   manager. Untuk posisi manajerial ke atas,                    For managerial-level positions and above, the
   Perseroan menggunakan alat asesmen khusus                    Company uses specialized assessment tools
   yang dikembangkan bersama konsultan eksternal.               developed with external consultants.




                                                 PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report   141
Page 144
          Kinerja Keberlanjutan
          Sustainability Performance




    Kinerja Sosial
    Social Performance




    3. Verifikasi Latar Belakang                                                            3. Background Verification
       Untuk kandidat profesional yang berpotensi                                              For professional candidates considered for
       menempati posisi tertentu, dilakukan pemeriksaan                                        specific positions, a background check is
       latar belakang guna menilai rekam jejak dan etos                                        conducted to review previous performance
       kerja sebelumnya.                                                                       records and work ethics.

    4. Pemeriksaan Kesehatan                                                                4. Health Examination
       Sebagai tahapan akhir, calon karyawan menjalani                                         As the final step, candidates undergo a medical
       pemeriksaan kesehatan melalui mitra layanan                                             examination through the Company’s designated
       medis untuk memastikan kelayakan fisik sesuai                                           medical partners to ensure they meet the required
       standar kerja Perseroan.                                                                health standards.

    Pada tahun 2025, Perseroan tidak melakukan proses                                       In 2025, the Company did not conduct any new
    rekrutmen baru. Informasi terkait perekrutan karyawan                                   recruitment    activities.  Information     regarding
    selama tahun 2025 disajikan sebagai berikut: [GRI 401-                                  recruitment for the year 2025 is presented below: [GRI
    1] [IDXNET FORM E020 S-03]                                                              401-1] [IDXNET FORM E020 S-03]


                                                                      2023                             2024                           2025

                                                              Karyawan Masuk                      Karyawan Masuk                 Karyawan Masuk
                   Kepegawaian                              Recruited Employees                 Recruited Employees            Recruited Employees
                   Employment                           Permanen             Kontrak         Permanen         Kontrak        Permanen         Kontrak
                                                        Permanent            Contract        Permanent        Contract       Permanent        Contract

                                                       L/M        P/F      L/M       P/F     L/M    P/F      L/M    P/F      L/M   P/F       L/M    P/F

     Karyawan Berdasarkan Usia | Employees by Age

     18-25 tahun | years old                                0         0       0         0       0        0     0         0     0         0     0         0

     26-35 tahun | years old                                0         0          1      0       0        0     0         0     0         0     0         0

     36-45 tahun | years old                                0         0       0         0       0        0     0         0     0         0     0         0

     46-55 tahun | years old                                0         0       0         0       0        0     0         0     0         0     0         0

     >55 tahun | years old                                  0         0       0         0       0        0     0         0     0         0     0         0

     Jumlah | Total                                         0          0         1      0       0        0      0        0     0         0      0        0

     Tingkat Perekrutan Karyawan (%)
                                                          0%        0% 100%           0%       0%     0%      0%      0%      0%    0%        0%     0%
     Employee Recruitment Rate (%)

     Karyawan Berdasarkan Wilayah Operasional | Employees by Operational Area

     Kantor Pusat – Kudus
                                                            0          0       0        0       0        0      0        0     0         0      0        0
     Head Office - Kudus

     Kantor Cabang – Menara BCA,
     Menara Pertiwi dan Kantor
     Representatif
                                                            0          0         1      0       0        0      0        0     0         0      0        0
     Branch Offices – Menara BCA,
     Menara Pertiwi and Representative
     Office

     Jumlah | Total                                         0          0         1      0       0        0      0        0     0         0      0        0

     Tingkat Perekrutan Karyawan (%)
                                                          0%        0% 100%           0%       0%     0%      0%      0%      0%    0%        0%     0%
     Employee Recruitment Rate (%)
    Keterangan | Note: L/M : Laki-laki / Male - P/F : Perempuan / Female



    Sementara itu, data terkait karyawan yang mengakhiri                                    Meanwhile, data on employee resignations and the
    masa kerjanya serta tingkat perputaran (turnover rate)                                  employee turnover rate can be seen in the table
    karyawan dapat dilihat pada tabel berikut: [IDXNET                                      below: [IDXNET FORM E020 S-03]
    FORM E020 S-03]




142 PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 145
                                                                                                                                                      Kinerja Sosial
                                                                                                                                                Social Performance




                                                                2023                                      2024                                            2025

                                                        Karyawan Keluar                            Karyawan Keluar                                Karyawan Keluar
              Kepegawaian                             Resigned Employees                         Resigned Employees                             Resigned Employees
              Employment                         Permanen                    Kontrak           Permanen            Kontrak                    Permanen                Kontrak
                                                 Permanent                   Contract          Permanent           Contract                   Permanent               Contract

                                                 L/M        P/F         L/M         P/F       L/M       P/F       L/M           P/F       L/M         P/F        L/M            P/F

 Karyawan Berdasarkan Usia | Employees by Age

 18-25 tahun | years old                               0        0              1          1         0         0     0             0             0         0               0        0

 26-35 tahun | years old                               2        0              0          2         0         0         1         0             2         0               0        0

 36-45 tahun | years old                               2          3            1          0         5         0     0                 1        10           2             0        0

 46-55 tahun | years old                               2        0              1          0         1         0     0             0             7         0               0        0

 >55 tahun | years old                                 2        0              1          0         0         0     0             0             0         0               3        0

 Jumlah | Total                                        8          3            4          3         6         0         1             1         19          2             3        0

 Karyawan Berdasarkan Wilayah Operasional | Employees by Operational Area

 Kantor Pusat – Kudus
                                                       0        0              0          0         0         0     0             0             0         0               0        0
 Head Office - Kudus

 Kantor Cabang – Menara BCA,
 Menara Pertiwi dan Kantor
 Representatif
                                                       8          3            4          3         6         0         1             1         19          2             3        0
 Branch Offices – Menara BCA,
 Menara Pertiwi and Representative
 Office

 Jumlah | Total                                        8          3            4          3         6         0         1             1         19          2             3        0

 Tingkat Perekrutan Karyawan (%)
 Employee Recruitment Rate (%)                  44.4%      16.7%        22.2%      16.7%      75,0%      0% 12,5% 12,5% 79,2%                        8,3% 12,5%                0,0%

Keterangan | Note: L/M : Laki-laki / Male - P/F : Perempuan / Female



Turnover Karyawan
Employee Turnover
[IDXNET FORM E020 S-03]

                                                                               2023                               2024                                      2025
                         Uraian
                       Description                                                        Jumlah                                Jumlah                                        Jumlah
                                                                  L/M           P/F                     L/M       P/F                           L/M             P/F
                                                                                           Total                                 Total                                         Total

 Jumlah Karyawan Masuk
                                                                         1            0         1             0         0                 0           0               0           0
 Total New Recruited Employees

 Karyawan Keluar | Resigned Employees

 Atas Permintaan Sendiri
                                                                        4             1         5             5         0                 5           1               0               1
 Own Request

 Diberhentikan oleh Perusahaan
                                                                        2             2         4             1         0                 1          20               2          22
 Terminated by the Company

 Pensiun
                                                                         1            0         1             0         0                 0           0               0           0
 Pension

 Habis Kontrak
                                                                        5             3         8             1             1             2           1               0               1
 Contract Expiration

 Lain-lain
                                                                        0             0         2             0         0                 0           0               0           0
 Others

 Jumlah | Total                                                         12            6        18             7             1             8          22               2          24

 Tingkat Turnover Karyawan (%)
                                                                       2.4         0.6        3.0        3.0            0             3.0       0,7%            0,0%           0,7%
 Employee Turnover Rate (%)
Keterangan | Note: L/M : Laki-laki / Male - P/F : Perempuan / Female




                                                                               PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report                             143
Page 146
         Kinerja Keberlanjutan
         Sustainability Performance




    Kinerja Sosial
    Social Performance




    Berdasarkan tabel di atas, tidak terdapat karyawan                       Based on the table above, there were no new
    baru yang direkrut selama tahun 2025. Sementara                          employees recruited in 2025. Meanwhile, the number
    itu, jumlah karyawan yang keluar tercatat sebanyak                       of employees who left the Company totaled 24, with
    24 orang, sebagian besar karena mengundurkan                             the majority resigning voluntarily. Accordingly, the
    diri atas keinginan sendiri. Dengan demikian, tingkat                    employee turnover rate in 2025 reached 0.7%.
    perputaran (turnover) karyawan pada tahun 2025
    mencapai 0,7%.

    Keanekaragaman Karyawan                                                  Employee Diversity
    Dalam pengelolaan Sumber Daya Manusia, Perseroan                         In managing its Human Resources, the Company
    berkomitmen untuk menciptakan lingkungan kerja                           is committed to fostering an inclusive work
    yang inklusif dan mendorong keberagaman di                               environment that embraces diversity across all levels
    seluruh lini organisasi. Data mengenai keberagaman                       of the organization. The following table presents the
    karyawan di Perseroan disajikan dalam tabel berikut:                     Company’s employee diversity data: [GRI 3-3, 405-1]
    [GRI 3-3, 405-1]


    Keanekaragaman Karyawan
    Employee Diversity
                                   Proporsi
                                                                              2023               2024                2025
                                 Proportional

     A. Dewan Komisaris dan Direksi | Board of Commissioners and Directors

     Berdasarkan Usia | By Age

     18-25 tahun | years old                                                  0       0%         0        0%         0        0%

     26-35 tahun | years old                                                  0       0%         0        0%         0        0%

     36-45 tahun | years old                                                  0       0%          1       1%         0        0%

     46-55 tahun | years old                                                  5      71%         5       72%         5       71%

     >55 tahun | years old                                                    2      29%          1      14%         2       29%

     Berdasarkan Gender | By Gender

     Laki-laki | Male                                                         6      14,%        6       14%         6       14%

     Perempuan | Female                                                       1      86%          1      86%          1      86%

     B. Karyawan Grup | Group Employees

     Berdasarkan Usia | By Age

     18-25 tahun | years old                                                  3       2%          1       1%         0        0%

     26-35 tahun | years old                                                50       26%        39       23%         31      21%

     36-45 tahun | years old                                                90       47%        83       48%         73     50%

     46-55 tahun | years old                                                43       23%        44       25%         41      28%

     >55 tahun | years old                                                    4       2%         5        3%         2        1%

     Berdasarkan Gender | By Gender

     Laki-laki | Male                                                       126      66%        112      59%        90       61%

     Perempuan | Female                                                     64       34%        60       36%        57       39%




144 PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 147
                                                                                                          Kinerja Sosial
                                                                                                    Social Performance




Pengembangan Kompetensi Karyawan [ACGS B.6.2]                Employee Competency Development [ACGS B.6.2]
[GRI 404-1] [IDXNET FORM E020 S-05]                          [GRI 404-1] [IDXNET FORM E020 S-05]
Keberlanjutan bisnis Perseroan sangat ditentukan oleh        The Company’s business sustainability largely
kualitas dan kapabilitas SDM. Karyawan memiliki peran        depends on the quality and capability of its HR.
strategis dalam menjaga kelancaran operasional serta         Employees serve a strategic role in maintaining
mendorong peningkatan kinerja Perseroan. Dalam               operational stability and driving the Company’s
menghadapi perubahan dan tantangan bisnis yang               performance improvement. In facing the ever-
dinamis, kemampuan beradaptasi menjadi faktor                evolving business landscape, adaptability becomes
penting. Oleh karena itu, Perseroan berkomitmen              a key factor. As such, the Company emphasizes
untuk mengembangkan kompetensi karyawan                      comprehensive employee development to ensure
secara menyeluruh agar mampu menyesuaikan diri               adaptability to change and to support sustainable
dengan perubahan serta mendukung pertumbuhan                 growth.
berkelanjutan.

Untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran, HR              To enhance learning effectiveness, HR Learning
Learning & Development memanfaatkan Learning                 & Development utilizes the MyLearning Learning
Management System (LMS) MyLearning, yang                     Management System (LMS), which provides flexible
memberikan fleksibilitas akses pelatihan kapan pun           access to training anytime and anywhere. As part of
dan di mana pun. Seiring dengan upaya optimalisasi           efforts to optimize the learning process, the Company
proses     pembelajaran,   Perusahaan       kemudian         subsequently transitioned to the LinkedIn Learning
melakukan transisi ke platform LinkedIn Learning.            platform. This platform not only broadens participant
Platform ini tidak hanya memperluas jangkauan                reach, but also optimizes the training process through
peserta, tetapi juga mengoptimalkan proses pelatihan         automation systems and artificial intelligence,
melalui sistem otomatisasi dan artificial intelligence       thereby supporting operational efficiency in HR
sehingga mendukung efisiensi operasional dalam               development. The training topics delivered through
pengembangan SDM. Topik pelatihan yang                       this platform focus on leadership, managerial,
difokuskan melalui platform ini meliputi keterampilan        behavioral, and technical skills that support the
kepemimpinan, manajerial, perilaku, serta teknis yang        Company’s performance.
mendukung kinerja Perusahaan.

Rincian mengenai nama, kategori, dan jumlah peserta          Details on program names, categories, and the
pelatihan dapat dilihat pada Bab Sumber Daya                 number of participants can be found in the Human
Manusia di Laporan Tahunan, yang diterbitkan secara          Resources section of the Annual Report, which is
terpisah namun menjadi bagian tidak terpisahkan dari         published separately but forms an integral part of this
laporan ini. [SEOJK F.22]                                    Report. [SEOJK F.22]

Sepanjang       tahun   2025,     Perseroan      telah       Throughout 2025, the Company conducted 81 formal
menyelenggarakan 81 program pelatihan dan kursus             training programs and courses with a total of 127
formal dengan total 127 peserta (atau setara dengan          participants (or equivalent to 86% of total employees).
86% dari total karyawan). Informasi lebih lanjut             Further information regarding the categories and
mengenai kategori serta jumlah peserta pelatihan             number of participants can be found in the Human
dapat ditemukan dalam Bab SDM di Laporan Tahunan             Resources section of the Annual Report, published
yang diterbitkan terpisah, namun tetap menjadi               separately but considered part of this Report. The
satu kesatuan dengan laporan ini. Laporan tersebut           report can be accessed via the Company’s official
dapat diakses melalui situs resmi Perseroan di tautan        website at the following link: https://www.stptower.
berikut: https://www.stptower.com.                           com.




                                                 PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report   145
Page 148
          Kinerja Keberlanjutan
          Sustainability Performance




    Kinerja Sosial
    Social Performance




    Berikut merupakan rincian jumlah jam pelatihan                                           The details of employee training hours during 2025
    karyawan selama tahun 2025:                                                              are presented below:


                                                                                                           2025

                                                                                                                                     Rata-rata Jam Pelatihan
                                                             Jumlah Pekerja yang
                    Uraian                                                                                Jam Pelatihan                 Setiap Pekerja**
                                                            Memperoleh Pelatihan
                  Description                                                                             Training Hours          Average Training Hours of Each
                                                     Total Employees Receiving Training
                                                                                                                                            Employee

                                                   L/M         P/F             Jumlah | Total

     Keseluruhan | Overall                           80           47                         127               2.207                                         15,01

     Berdasarkan Jenis Pelatihan | By Type of Training ***

     ESG*                                              5           0                           5                  40

     HSE                                               8           2                          10                   72                                          N/A

     Lain-lain | Others                              80          48                         128               2.095

     Berdasarkan Usia | By Age

     <20 tahun | years old                             0           0                           0                    0                                        0,00

     20-30 tahun | years old                           4           3                           7                 104                                          0,71

     31-40 tahun | years old                         25           25                         50                   757                                         5,15

     41-50 tahun | years old                         43           16                         59                 1.190                                         8,10

     >50 tahun | years old                             8           3                           11                 156                                         1,06

     Berdasarkan Level Jabatan | By Position Level

     Direktur & Chief |Director & Chief                 1          0                            1                   3                                        0,02

     VP                                                2           0                           2                   32                                         0,22

     GM                                                5           3                           8                  148                                          1,01

     Manager                                          17           7                         24                  589                                          4,01

     Asst. Manager                                     8           3                           11                 149                                          1,01

     SPV                                              31          14                         45                   774                                         5,27

     Staff                                            16         20                          36                   512                                         3,48
     *Termasuk cybersecurity, anti bribery, dll | * Including cybersecurity, anti-bribery, etc.
     Keterangan | Note: L/M : Laki-laki / Male - P/F : Perempuan / Female
     **Perhitungan berdasarkan total jam pelatihan dibagi dengan total jumlah karyawan pada akhir periode tahun. | **Calculation based on total training hours divided by the
     total number of employees at the end of the year period.
     ***Perhitungan berdasarkan jenis pelatihan; karyawan dapat dihitung lebih dari sekali. | ****Calculations are based on training type; employees may be counted more
     than once.


    STP secara konsisten memantau efektivitas program                                        STP consistently monitors the effectiveness of
    pelatihan melalui pencatatan jumlah peserta dan                                          its training programs by recording the number of
    total jam pelatihan yang dilaksanakan setiap tahun.                                      participants and total training hours conducted each
    Rata-rata jam pelatihan dihitung berdasarkan total                                       year. The average training hours are calculated based
    jam pelatihan yang diikuti karyawan selama periode                                       on the total training hours attended by employees
    pelaporan, dibagi dengan jumlah total karyawan                                           during the reporting period, divided by the total
    pada akhir periode. Perhitungan ini mencakup seluruh                                     number of employees at the end of the period. This
    karyawan, baik yang mengikuti pelatihan maupun                                           calculation includes all employees, whether they
    yang tidak, sehingga mencerminkan rata-rata aktual                                       participated in training or not, thereby reflecting the
    di seluruh organisasi.                                                                   actual average across the entire organization.

    Pada tahun 2025, seluruh karyawan STP mendapatkan                                        In 2025, all STP employees were provided equal
    kesempatan yang setara untuk mengikuti berbagai                                          opportunities to participate in various training
    program pelatihan sesuai kebutuhan posisi dan                                            programs tailored to their roles and competency
    kompetensi masing-masing.                                                                needs.


146 PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 149
                                                                                                          Kinerja Sosial
                                                                                                    Social Performance




Program Purnabakti Karyawan [GRI 404-2]                       Employee Retirement Program [GRI 404-2]
Selain memberikan pelatihan untuk meningkatkan                In addition to providing training to enhance employee
kompetensi selama masa kerja, Perseroan juga                  competencies during their tenure, the Company also
melaksanakan program persiapan purnabakti                     conducts a pre-retirement program for employees
bagi karyawan yang mendekati masa pensiun.                    approaching retirement. This program is designed
Program ini bertujuan untuk membekali karyawan                to equip them with the knowledge and skills needed
dengan pengetahuan dan keterampilan yang dapat                to maintain their well-being and productivity after
mendukung kesejahteraan serta produktivitas                   retirement.
mereka setelah memasuki masa purnabakti.

Fokus utama program ini meliputi pengelolaan                  The main focus areas of the program include managing
perubahan psikologis menjelang pensiun, penerapan             psychological changes before retirement, adopting
pola hidup sehat dalam berbagai aspek, serta                  a healthy lifestyle, as well as entrepreneurship and
pelatihan kewirausahaan dan pengelolaan keuangan              financial management training to help employees
yang bertujuan membantu karyawan beradaptasi                  adapt to their new phase of life.
dengan fase kehidupan baru.

Sebagai bagian dari upaya berkelanjutan untuk                 As part of its continuous commitment to enhancing
meningkatkan kompetensi dan daya saing tenaga                 employee capabilities and competitiveness, the
kerja, Perseroan juga melaksanakan berbagai                   Company also implements various upskilling and
program peningkatan keterampilan (upskilling) dan             career development programs for active employees.
pengembangan karier bagi seluruh karyawan aktif.              These include technical, managerial, and leadership
Program ini mencakup pelatihan teknis, manajerial,            training tailored to the specific needs of each division.
dan kepemimpinan yang disesuaikan dengan                      Beyond improving performance, these initiatives also
kebutuhan masing-masing divisi. Selain mendukung              equip employees to adapt to future career transitions
peningkatan kinerja, inisiatif ini juga membantu              or new opportunities.
karyawan    mempersiapkan        diri  menghadapi
perubahan peran atau peluang karier baru di masa
depan.

Dengan      demikian,       program      peningkatan          In this way, the skill enhancement programs
keterampilan ini berjalan beriringan dengan program           complement the retirement transition initiatives,
transisi purnabakti, yang bertujuan memastikan                ensuring ongoing employability and well-being both
keberlanjutan karier dan kesejahteraan karyawan, baik         during and after employment. The following are
selama masa kerja maupun setelah pensiun. Berikut             the training and educational activities provided to
merupakan rangkaian pelatihan dan pendidikan yang             employees who are about to enter retirement:
diberikan kepada karyawan yang akan memasuki
masa purnabakti:


       Subjek               Tanggal             Pembicara                                      Topik
       Subject               Date                Speaker                                       Topic

Investasi           4 Juni 2025                                      Muda Cuan, Masa Depan Aman
                                          Ligwina Hananto
Investment          June 4, 2025                                     Young Profit, Secure Future

Kesehatan           11 Juni 2025          dr. Dion Haryadi, PN1,
                                                                     Strong Today, Steady Tomorrow
Health              June 11, 2025         CHC, AIFO-K

Finansial           3 September 2025                                 Smart In, Wise Out: Persiapan Finansial Pensiun
                                          Vita Sabrina
Financial           September 3, 2025                                Smart In, Wise Out: Financial Preparation for Retirement




                                                 PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report   147
Page 150
         Kinerja Keberlanjutan
         Sustainability Performance




    Kinerja Sosial
    Social Performance




    Biaya Pengembangan Kompetensi                                            Competency Development Costs
    Setiap tahun, Perseroan menetapkan anggaran untuk                        Each year, the Company allocates a training and
    pelatihan dan pengembangan karyawan berdasarkan                          development budget based on needs and the
    kebutuhan serta kondisi keuangan yang ada. Pada                          Company’s financial condition. In 2025, the total
    tahun 2025, total biaya yang dialokasikan untuk                          expenditure for employee training and development
    kegiatan pelatihan dan pengembangan mencapai                             programs amounted to Rp360.32 million.
    Rp360,32 juta.

    Perseroan      terus      berkomitmen       untuk                        The Company remains committed to developing
    mengembangkan kompetensi dan kapabilitas                                 employee competencies and capabilities through
    karyawan melalui program pelatihan yang relevan                          relevant and targeted training programs, in order to
    dan terarah, guna mendukung kinerja individu serta                       support individual performance as well as sustainable
    pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.                                   business growth.


               Uraian                         Satuan
                                                                       2023                     2024                    2025
             Description                       Unit

     Biaya Pelatihan                  Rp-Juta
                                                                                180,98                 405,87                  360,32
     Training Costs                   Rp-Million


    Kepuasan Karyawan [GRI 404-3]                                            Employee Satisfaction [GRI 404-3]
    Sebagai bagian dari upaya Perseroan dalam                                As part of the Company’s efforts to evaluate
    mengevaluasi efektivitas dan pengalaman karyawan                         the effectiveness of its initiatives and employee
    terhadap berbagai inisiatif yang telah dilakukan,                        experience, the Company conducted an Employee
    Perseroan menyelenggarakan Survei Kepuasan                               Satisfaction Survey through the Group. This survey also
    Pegawai melalui Grup. Survei ini juga selaras dengan                     aligned with the Company’s participation in the 2025
    partisipasi pada HR Asia Award di tahun 2025. Survei                     HR Asia Award. The survey was designed to assess
    ini dirancang untuk menilai pengalaman karyawan                          employee experience comprehensively through three
    secara komprehensif melalui tiga dimensi utama,                          main dimensions, namely CORE, SELF, and GROUP,
    yaitu CORE, SELF, dan GROUP, yang merefleksikan                          which reflect the level of employee engagement with
    tingkat    engangement      karyawanan      terhadap                     the Company. The assessment covered aspects of
    perseroan. Penilaian mencakup aspek kepemimpinan                         leadership and work culture, employee well-being
    dan budaya kerja, kesejahteraan dan motivasi                             and motivation, as well as the level of collaboration
    karyawan, serta tingkat kolaborasi dan efektivitas tim                   and team effectiveness in supporting the Company’s
    dalam mendukung kinerja Perseroan.                                       performance.

    Hasil survei tahun 2025 menunjukkan tingkat                              The results of the 2025 survey showed an employee
    kepuasan karyawan sebesar 4,2 dari skala 1–5, yang                       satisfaction level of 4.2 on a scale of 1 to 5, reflecting
    mencerminkan persepsi positif terhadap berbagai                          a positive perception of the various work programs,
    program kerja, inisiatif, dan lingkungan kerja yang                      initiatives, and work environment provided by the
    disediakan oleh Perseroan. Selain itu, Survei Kepuasan                   Company. In addition, the Training Satisfaction Survey
    Pelatihan menunjukkan nilai yang jauh lebih tinggi                       showed a significantly higher score than the market
    dibandingkan market average dengan skor 3,55 dari                        average, at 3.55 on a scale of 1 to 4. These survey
    skala 1–4. Hasil survei ini menjadi salah satu indikator                 results serve as one of management’s indicators in
    bagi manajemen dalam menilai kualitas inisiatif yang                     assessing the quality of the initiatives that have been
    telah dilakukan, serta sebagai dasar untuk melakukan                     carried out, as well as a basis for making continuous
    perbaikan berkelanjutan terhadap program-program                         improvements to employee-oriented programs.
    kerja yang berorientasi kepada karyawan.

    Penilaian Karyawan [GRI 404-3]                                           Employee Performance Assessment [GRI 404-3]
    Selain melaksanakan program pelatihan dan                                In addition to conducting training and development
    pengembangan, Perseroan juga secara rutin                                programs, the Company regularly performs annual
    melakukan evaluasi kinerja karyawan setiap tahun                         employee performance evaluations to assess
    untuk menilai tingkat pencapaian selama periode                          individual achievements during the reporting



148 PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 151
                                                                                                          Kinerja Sosial
                                                                                                    Social Performance




berjalan. Proses penilaian ini dilaksanakan oleh             period. The evaluation process is carried out by each
masing-masing atasan dengan dukungan unit kerja              supervisor, supported by the HR department, and is
SDM, berdasarkan tiga prinsip utama berikut:                 guided by three key principles:

1. Penetapan Target Individu: Setiap karyawan                1. Setting Individual Targets: Each employee is
   diberikan sasaran kerja yang sejalan dengan tujuan           assigned work targets aligned with the Company’s
   strategis Perseroan, disesuaikan dengan peran                strategic objectives, tailored to their specific
   dan tanggung jawabnya masing-masing.                         duties and responsibilities.

2. Target yang Terukur: Target yang ditetapkan harus         2. Measurable Objectives: Targets must have clear,
   memiliki indikator yang jelas, spesifik, dan dapat           specific, and measurable parameters within a
   diukur dalam periode waktu tertentu. Penetapan               defined time frame. These targets are established
   target dilakukan melalui diskusi antara karyawan             through discussions between employees and
   dan atasan, kemudian disetujui oleh Kepala Unit              their supervisors and are subsequently approved
   Kerja.                                                       by the Head of the relevant unit.

3. Evaluasi Kinerja Secara Berkala: Penilaian kinerja        3. Periodic Performance Evaluation: Employee
   dilakukan secara formal minimal satu kali setiap             performance is formally reviewed at least once
   tahun. Selain itu, evaluasi informal juga dilakukan          a year. In addition, informal evaluations are
   secara berkala melalui komunikasi langsung                   conducted regularly through discussions between
   antara atasan dan karyawan untuk memastikan                  supervisors and employees to ensure alignment
   keselarasan dengan dinamika bisnis yang                      with the Company’s evolving business direction.
   berkembang.

Hasil dari penilaian kinerja menjadi dasar dalam             The results of performance evaluations serve as
pengambilan keputusan terkait pengembangan                   the basis for decisions regarding employee career
karier, termasuk pelatihan, promosi jabatan, dan             development, including training, promotions, and
program pembinaan. Perseroan menerapkan sistem               coaching programs. The Company applies a Key
penilaian berbasis Key Performance Indicator (KPI)           Performance Indicator (KPI)-based assessment
guna menjamin proses evaluasi yang objektif, terukur,        system to ensure an objective, measurable, and
dan transparan.                                              transparent evaluation process.

Selama tahun 2025, STP melaksanakan penilaian                In 2025, STP conducted an annual performance
kinerja tahunan bagi seluruh karyawan sebagai dasar          evaluation for all employees as a basis for assessing
untuk mengevaluasi pencapaian target, kompetensi             target achievement, individual competencies,
individu,   serta   perencanaan     pengembangan             and career development planning. The results of
karier. Hasil dari proses ini menjadi acuan dalam            this evaluation serve as a foundation for decisions
pengambilan keputusan terkait promosi, pelatihan,            regarding promotion, training, and remuneration
dan penyesuaian remunerasi.                                  adjustments.

Rincian karyawan yang telah mengikuti proses                 The details of employees who have undergone the
penilaian adalah sebagai berikut:                            assessment process are as follows:
• Laki-laki: 77 (62,10%)                                     • Male: 77 (62.10%)
• Perempuan: 47 (37,90%)                                     • Female: 47 (37.90%)

Proses penilaian dilakukan secara digital dan                The evaluation was conducted through a standardized
terstandar     untuk   memastikan        objektivitas,       digital system to ensure objectivity, transparency, and
transparansi, dan konsistensi di seluruh unit kerja.         consistency across all departments. The following
Tabel berikut menyajikan hasil pelaksanaan penilaian         table presents the 2025 employee performance
kinerja karyawan pada tahun pelaporan. Rincian hasil         evaluation data. The detailed results of the employee
penilaian karyawan dapat dilihat dalam tabel berikut:        assessment are presented in the following table:




                                                 PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report   149
Page 152
          Kinerja Keberlanjutan
          Sustainability Performance




    Kinerja Sosial
    Social Performance




    Tabel Penilaian Karyawan
    Employee Assessments
                                                             2023                                                                      2024

                       Jumlah Karyawan yang                Hasil Penilaian dan Relevansi               Jumlah Karyawan yang             Hasil Penilaian dan Relevansi
                       Mendapatkan Penilaian                  Pengembangan Karier                      Mendapatkan Penilaian               Pengembangan Karier
        Level
                       Number of Employees               Assessment Results and Relevance              Number of Employees            Assessment Results and Relevance
       Pegawai
                             Assessed                         of Career Development                          Assessed                      of Career Development
      Employee
        Level                                                              Mutasi/                                                                  Mutasi/
                                             Jumlah       Promosi          Rotasi        Demosi                              Jumlah    Promosi      Rotasi    Demosi
                        L/M       P/F                                                                  L/M     P/F
                                              Total      Promotion        Mutation/     Demotion                              Total   Promotion    Mutation/ Demotion
                                                                          Rotation                                                                 Rotation

     Manager               24           11         35               2             N/A            N/A      14      10             24            0         N/A      N/A

     Asisten
                           10           3          13               2             N/A            N/A      10         4           14            7         N/A      N/A
     Manager

     Supervisor            32           9          41               5             N/A            N/A      33         9           42            8         N/A      N/A

     Staff                 40          39          79               3             N/A            N/A      36     36              72            0         N/A      N/A

     Non-Staff             23           0          23               0             N/A            N/A      20         0          20             0         N/A      N/A




                                                                                                        2025

                                        Jumlah Karyawan yang Mendapatkan Penilaian                         Hasil Penilaian dan Relevansi Pengembangan Karier
                                               Number of Employees Assessed                             Assessment Results and Relevance of Career Development
          Level Pegawai
          Employee Level
                                                                                        Jumlah            Promosi                 Mutasi/ Rotasi            Demosi
                                             L/M                    P/F
                                                                                         Total           Promotion               Mutation/ Rotation        Demotion


     Manager                                             9                   4                    13                     2                         N/A             N/A

     Asisten Manager                                    11                   4                    15                     3                         N/A             N/A

     Supervisor                                         33                   14                   47                     9                         N/A             N/A

     Staff                                              24                  25                    49                     1                         N/A             N/A

     Non-Staff                                          0                    0                     0                     0                         N/A             N/A
    Keterangan | Note: L/M : Laki-laki / Male - P/F : Perempuan / Female



    Remunerasi dan Kesejahteraan Karyawan [SEOJK F.20]                                           Employee Remuneration and Welfare [SEOJK F.20] [GRI
    [GRI 401-2] [ACGS B.6.3]                                                                     401-2] [ACGS B.6.3]
    Perseroan menerapkan sistem remunerasi yang                                                  The Company applies a competitive remuneration
    kompetitif dan disesuaikan dengan ketentuan upah                                             system that aligns with the minimum wage standards
    minimum di setiap wilayah operasional, sesuai dengan                                         in each operational area, in compliance with
    regulasi yang berlaku. Perseroan berkomitmen untuk                                           prevailing regulations. The Company is committed to
    menjamin kesetaraan dalam pemberian remunerasi                                               ensuring equality in remuneration by implementing
    dengan menerapkan prinsip gender pay gap nol                                                 a zero-percent gender pay gap policy, meaning
    persen, yang berarti kompensasi antara karyawan                                              compensation between male and female employees
    pria dan wanita setara untuk jabatan yang sama (equal                                        is equal for the same position (equal pay for equal
    pay for equal work).                                                                         work).

    Untuk memastikan keadilan dalam struktur                                                     To ensure fairness in the salary structure, the Company
    penggajian, Perseroan secara tahunan melakukan                                               annually adjusts remuneration based on performance
    penyesuaian remunerasi berdasarkan hasil evaluasi                                            evaluation results, inflation, and business growth. The
    kinerja, inflasi, dan pertumbuhan bisnis. Tingkat gaji                                       lowest salary provided to the Company’s employees
    terendah yang diberikan kepada karyawan Perseroan                                            is above the minimum wage stipulated by the regional
    berada di atas upah minimum yang ditetapkan oleh                                             government.
    pemerintah daerah.

150 PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 153
                                                                                                             Kinerja Sosial
                                                                                                       Social Performance




Selain gaji pokok, Perseroan juga memberikan                    In addition to basic salary, the Company provides
berbagai tunjangan dan fasilitas tambahan yang                  various allowances and additional benefits tailored
disesuaikan dengan posisi dan jenjang jabatan                   to the employee’s position and level. This welfare
karyawan. Seluruh kebijakan kesejahteraan ini berlaku           policy applies equally and without discrimination to all
secara adil tanpa diskriminasi, baik bagi karyawan              employees, including both permanent and part-time
tetap maupun karyawan paruh waktu.                              staff.

Berikut merupakan perbedaan fasilitas yang diterima             The following table outlines the differences in
oleh karyawan tetap dan tidak tetap:                            benefits provided to permanent and non-permanent
                                                                employees:


                      Jenis Remunerasi/Fasilitas                    Karyawan Tetap                  Karyawan Tidak Tetap
                      Remuneration Type/Facility                 Permanent Employees              Non-Permanent Employees

 Gaji Pokok | Basic Salary                                                  √                                   √

 Tunjangan | Allowances

 Tunjangan Kesehatan | Health Benefits                                      √                                   √

 Tunjangan Kehamilan | Maternity Benefits                                   √                                   √

 Tunjangan lainnya | Other Benefits                                         √                                   √

 Fasilitas | Facilities

 Seragam | Uniform                                                          √                                   √

 Asuransi Ketenagakerjaan | Employment Insurance                            √                                   √

 Asuransi Jiwa | Life insurance                                             √                                   √

 Cuti | Leave

 Cuti Tahunan | Annual Leave                                                √                                   √

 Cuti Melahirkan | Maternity Leave                                          √                                   √

 Lain-lain | Others

 Opsi Kepemilikan Saham | Stock Ownership Options                           √                                   X


Tabel di atas menunjukkan manfaat yang diberikan                The table above shows the benefits provided
kepada seluruh karyawan, baik karyawan tetap                    to all employees, both full-time employees and
(full-time) maupun karyawan tidak tetap (kontrak).              non-permanent (contract) employees. These
Manfaat tersebut meliputi asuransi kesehatan dan                benefits include health and life insurance, old-age
jiwa, jaminan hari tua, cuti tahunan, cuti melahirkan,          security, annual leave, maternity leave, and career
serta program pengembangan karier. Selain                       development programs. In addition, the Company
itu, Perseroan juga memberikan perlindungan                     also provides work accident protection through BPJS
kecelakaan kerja melalui BPJS Ketenagakerjaan.                  Ketenagakerjaan. This policy reflects the Company’s
Kebijakan ini mencerminkan komitmen Perseroan                   commitment to the principles of equal opportunity
terhadap prinsip kesetaraan kesempatan dan                      and welfare without discrimination.
kesejahteraan tanpa diskriminasi.

Seluruh kebijakan kesejahteraan ini diterapkan secara           All welfare policies are applied consistently across the
konsisten di lokasi operasional utama Perseroan,                Company’s main operational areas, Java and Sumatra,
yaitu Pulau Jawa dan Sumatra, yang merupakan                    where most employees are based. In addition,
wilayah dengan jumlah karyawan terbesar. Selain itu,            the Company provides employees with leave
Perseroan memberikan hak cuti kepada karyawan,                  entitlements, including annual leave, maternity leave,
yang meliputi cuti tahunan, cuti melahirkan, serta              and other forms of rest in accordance with applicable
waktu istirahat lainnya sesuai dengan ketentuan                 labor regulations.[ACGS B.6.1, B.6.3]
peraturan ketenagakerjaan yang berlaku. [ACGS B.6.1,
B.6.3]




                                                    PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report   151
Page 154
         Kinerja Keberlanjutan
         Sustainability Performance




    Kinerja Sosial
    Social Performance




    Cuti Orang Tua [GRI 401-3]                                               Parental Leave [GRI 401-3]
    STP memberikan hak cuti orang tua kepada seluruh                         STP grants parental leave rights to all employees
    karyawan tanpa membedakan gender maupun status                           regardless of gender or employment status, in
    kepegawaian, sesuai dengan ketentuan peraturan                           accordance with applicable labor regulations. This
    perundang-undangan yang berlaku. Kebijakan ini                           policy covers maternity leave for female employees
    mencakup cuti melahirkan bagi karyawan perempuan                         and paternity leave for male employees, reflecting
    dan cuti ayah bagi karyawan laki-laki, sebagai                           the Company’s commitment to supporting work-life
    bagian dari komitmen Perseroan untuk mendukung                           balance and employee well-being.
    keseimbangan antara kehidupan profesional dan
    pribadi setiap karyawan.

    Perseroan secara konsisten melakukan pemantauan                          The Company regularly monitors and records the
    dan pencatatan terhadap pelaksanaan cuti orang                           implementation of parental leave, including the
    tua, termasuk jumlah karyawan yang berhak, yang                          number of employees entitled to leave, those who
    mengambil cuti, yang kembali bekerja setelah cuti,                       take it, those who return to work afterward, and those
    serta yang tetap bekerja minimal 12 bulan setelah                        who remain employed for at least 12 months following
    kembali. Pemantauan ini dilakukan untuk menilai                          their return. This monitoring helps evaluate the
    efektivitas kebijakan dukungan keluarga, kesetaraan                      effectiveness of STP’s family support initiatives, equal
    kesempatan kerja, dan keberlanjutan tenaga kerja di                      opportunity practices, and long-term workforce
    seluruh unit operasional STP.                                            retention across all operational units.

    Rincian kinerja terkait pelaksanaan hak cuti orang                       Details of the Company’s parental leave
    tua selama periode pelaporan disajikan dalam tabel                       implementation during the reporting period are
    berikut:                                                                 presented in the following table:


                                                                          2024                                       2025
                          Indikator
                          Indicator                     Laki-laki       Perempuan     Jumlah       Laki-laki       Perempuan     Jumlah
                                                          Male            Female       Total         Male            Female       Total

     Karyawan yang berhak atas cuti orang tua
                                                               102               40        142            84                40        124
     Employees entitled to parental leave

     Karyawan yang mengambil cuti orang tua
                                                                    5             3            8               1             4            5
     Employees who took parental leave

     Karyawan yang kembali bekerja setelah cuti
     orang tua
                                                                    5             3            8               1             4            5
     Employees who returned to work after
     parental leave

     Karyawan yang masih bekerja 12 bulan setelah
     kembali dari cuti orang tua
                                                                    3             3            6               0             4            4
     Employees still employed 12 months after
     returning from parental leave

     Tingkat kembali bekerja (%)
                                                         100,00%         100,00%      100,00%      100,00%          100,00%      100,00%
     Return-to-work rate (%)

     Tingkat retensi setelah 12 bulan (%)
                                                          60,00%         100,00%       75,00%         0,00%         100,00%      80,00%
     Retention rate after 12 months (%)


    Dukungan Kualitas Kesehatan Karyawan [GRI 403-6]                         Employee Health Quality Support [GRI 403-6]
    STP berkomitmen menciptakan lingkungan kerja                             STP is committed to creating a safe, healthy, and
    yang aman, sehat, dan produktif dengan mendukung                         productive workplace that supports the overall well-
    kesejahteraan karyawan secara menyeluruh, baik dari                      being of its employees, both physically and mentally.
    sisi fisik maupun mental. Komitmen ini diwujudkan                        This commitment is realized through accessible health
    melalui penyediaan akses terhadap layanan                                services, preventive and promotional programs,
    kesehatan, program pencegahan dan promosi                                and comprehensive wellness facilities available to all
    kesehatan, serta fasilitas kesejahteraan yang dapat                      employees.
    dimanfaatkan oleh seluruh karyawan tanpa terkecuali.


152 PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 155
                                                                                                          Kinerja Sosial
                                                                                                    Social Performance




Sebagai bagian dari perlindungan kesehatan dasar,            As part of basic health protection, all STP employees
seluruh karyawan STP terdaftar dalam BPJS Kesehatan          are enrolled in the BPJS Health program in accordance
sesuai dengan peraturan yang berlaku. Selain itu,            with applicable regulations. The Company also
Perseroan juga menyediakan asuransi kesehatan                provides supplementary health insurance covering
tambahan yang mencakup layanan rawat inap,                   inpatient care, general and specialist consultations,
konsultasi dokter umum dan spesialis, pemeriksaan            dental services, eyewear purchases, and maternity
gigi, pembelian kacamata, serta fasilitas kesehatan          and childbirth care.
bagi ibu hamil dan persalinan.

Untuk mendorong gaya hidup sehat, STP secara aktif           To promote a healthy lifestyle, STP regularly organizes
mengadakan kegiatan promotif dan edukatif seperti            health awareness and wellness activities, including
seminar kesehatan, pemeriksaan kesehatan rutin,              medical check-ups, health seminars, as well as
serta kegiatan olahraga internal, seperti yoga, lari         internal sports activities such as yoga, group running,
bersama, bulu tangkis, mini soccer, pound fit, dan           badminton, mini soccer, pound fit, and basketball.
basket.

Guna     menjaga     keseimbangan        mental    dan       To support mental well-being, STP offers access
emosional, STP menyediakan layanan konseling                 to professional counseling services through an
profesional melalui platform bantuan karyawan                employee assistance platform that allows confidential
yang memungkinkan sesi konsultasi pribadi dengan             consultations with licensed psychologists. In
psikolog berlisensi. Selain itu, seminar dan pelatihan       addition, regular seminars and workshops on stress
mengenai manajemen stres serta keseimbangan                  management and work-life balance are conducted.
kerja dan kehidupan pribadi juga dilaksanakan secara
berkala.

Melalui berbagai inisiatif tersebut, STP memastikan          Through these initiatives, STP ensures that every
setiap karyawan dapat bekerja dalam kondisi terbaik          employee can perform optimally while maintaining
dan menikmati kualitas hidup yang lebih baik, sejalan        a good quality of life, reinforcing the Company’s
dengan prinsip kesejahteraan dan keberlanjutan               commitment to employee well-being and sustainable
Perseroan.                                                   growth.

Pekerja Anak dan Pekerja Paksa [SEOJK F.19] [IDXNET          Child Labor and Forced Labor [SEOJK F.19] [IDXNET FORM
FORM E020 S-10] [GRI 408-1, 409-1]                           E020 S-10] [GRI 408-1, 409-1]
STP berkomitmen untuk menerapkan praktik                     STP is committed to implementing labor practices
ketenagakerjaan yang menjunjung tinggi hukum,                that uphold legal, ethical, and human rights standards
etika, dan prinsip hak asasi manusia di seluruh              across all operational activities and its supply chain.
kegiatan operasional maupun rantai pasok. Perseroan          The Company strictly prohibits the use of child
secara tegas melarang penggunaan pekerja anak dan            labor and any form of forced labor, in accordance
segala bentuk kerja paksa, sesuai dengan ketentuan           with applicable regulations and international labor
peraturan perundang-undangan serta standar                   principles.
ketenagakerjaan internasional.

Kebijakan ini tertuang dalam Peraturan Perusahaan            This policy is reflected in the Company Regulations and
dan Kode Etik Pemasok, yang mewajibkan seluruh               Supplier Code of Conduct, which require all partners
mitra kerja dan pemasok untuk mematuhi prinsip               and suppliers to comply with fair labor standards and
ketenagakerjaan yang adil dan menghormati hak-               respect workers’ rights. STP’s recruitment process
hak pekerja. Proses rekrutmen STP dilakukan dengan           ensures that all employees meet the minimum legal
memastikan setiap calon karyawan memenuhi usia               working age and operate in safe, decent, and fairly
kerja minimum, serta bekerja dalam lingkungan yang           compensated working conditions.
aman, layak, dan sesuai dengan ketentuan upah dan
jam kerja yang berlaku.




                                                 PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report   153
Page 156
         Kinerja Keberlanjutan
         Sustainability Performance




    Kinerja Sosial
    Social Performance




    Sepanjang tahun 2025, hasil penilaian risiko dan                         Throughout 2025, risk assessments and compliance
    evaluasi kepatuhan menunjukkan tidak terdapat                            evaluations confirmed that there were no operations
    kegiatan operasional maupun pemasok yang memiliki                        or suppliers identified with significant risk of child labor
    potensi signifikan terhadap praktik pekerja anak                         or forced labor practices. As a preventive measure,
    atau kerja paksa. Sebagai langkah pencegahan,                            STP regularly conducts supplier periodic compliance
    STP secara rutin melaksanakan penilaian kepatuhan                        reviews, as well as providing a Whistleblowing System
    berkala, serta menyediakan saluran pelaporan (WBS)                       (WBS) for employees and partners to safely report any
    bagi karyawan dan mitra usaha untuk melaporkan                           suspected violations.
    dugaan pelanggaran secara aman dan rahasia.

    Melalui langkah ini, STP memastikan bahwa seluruh                        Through this approach, STP ensures that all its
    kegiatan usaha dan rantai pasoknya bebas dari                            operations and supply chain activities remain free
    praktik ketenagakerjaan yang melanggar hukum dan                         from unlawful and unethical labor practices. [SEOJK
    hak asasi manusia. [SEOJK F.19] [GRI 3-3]                                F.19] [GRI 3-3]


    Hubungan Industrial [GRI 2-30]                                           Industrial Relations [GRI 2-30]
    Perseroan    berkomitmen        untuk   membangun                        The Company is committed to fostering harmonious
    hubungan industrial yang harmonis melalui komunikasi                     industrial relations based on open and constructive
    yang terbuka dan konstruktif. Perseroan menyediakan                      communication. The Company provides various
    berbagai saluran komunikasi internal, termasuk                           internal communication channels, including through
    melalui sistem HRD, guna memastikan terjalinnya                          the HRD system, to ensure effective interaction
    interaksi yang efektif antara manajemen dan                              between management and employees. The Company
    karyawan. Perseroan menjamin kebebasan berserikat                        also guarantees the right to freedom of association
    bagi seluruh karyawan sesuai dengan peraturan                            for all employees in accordance with prevailing
    perundang-undangan yang berlaku sebagai bentuk                           laws and regulations, as part of its commitment to
    penghormatan terhadap hak-hak tenaga kerja.                              protecting workers’ rights.

    Hingga akhir tahun 2025, Perseroan belum memiliki                        As of the end of 2025, the Company does not have a
    Perjanjian Kerja Bersama (PKB) yang berlaku.                             Collective Labor Agreement (CLA) in place. All terms
    Seluruh ketentuan mengenai hubungan kerja, hak                           of employment, employee rights and obligations, and
    dan kewajiban, serta kondisi kerja karyawan diatur                       working conditions are governed by the Company
    melalui Peraturan Perusahaan yang telah disahkan                         Regulations, which have been ratified by the relevant
    oleh instansi ketenagakerjaan berwenang. Peraturan                       labor authorities. These regulations serve as the
    Perusahaan tersebut menjadi acuan utama dalam                            main reference for ensuring fair, transparent, and
    menetapkan standar ketenagakerjaan yang adil,                            legally compliant employment standards across the
    transparan, dan sesuai dengan peraturan perundang-                       Company.
    undangan yang berlaku.




154 PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 157
MENGEDEPANKAN KESELAMATAN DAN
KESEHATAN KERJA PERSEROAN
Prioritizing Occupational Health and Safety




    Perseroan berkomitmen untuk menjalankan kebijakan Keselamatan dan
    Kesehatan Kerja secara konsisten guna memastikan terciptanya lingkungan
    kerja yang aman, sehat, dan produktif bagi seluruh karyawan serta pemangku
    kepentingan. Melalui penerapan standar keselamatan, penyediaan sarana
    kesehatan, dan pelatihan berkala, Perseroan terus meningkatkan kesadaran
    serta kesiapan dalam mencegah dan menangani potensi risiko kerja.

    The Company is committed to consistently implementing Occupational Health and Safety policies
    to ensure a safe, healthy, and productive work environment for all employees and stakeholders.
    Through the application of safety standards, the provision of health facilities, and regular
    training, the Company continues to enhance awareness and preparedness in preventing and
    managing potential workplace risks.




Perseroan menempatkan budaya K3 sebagai                      The Company places an OHS culture as one of the top
salah satu prioritas utama dalam seluruh aktivitas           priorities across all operational activities. To ensure
operasional. Untuk memastikan penerapan standar              the effective implementation of occupational safety
keselamatan dan kesehatan kerja berjalan secara              and health standards, the Company integrates OHS
optimal, Perseroan mengintegrasikan aspek K3 ke              aspects into all business processes through the
dalam seluruh proses bisnis melalui koordinasi fungsi        coordination of the QHSE (Quality, Health, Safety, and
QHSE (Quality, Health, Safety, and Environment) serta        Environment) function and the active participation of
partisipasi aktif dari setiap unit kerja. [GRI 403-1]        each work unit.[GRI 403-1]

Sebagai bagian dari penguatan sistem pengelolaan             As part of strengthening its OHS management system,
K3, STP telah menerapkan berbagai kebijakan dan              STP has implemented various policies and standards,
standar, termasuk OHSAS 18001 yang kemudian                  including OHSAS 18001, which was subsequently
dikembangkan menjadi ISO 45001 sebagai bentuk                developed into ISO 45001 in line with global best
penyesuaian terhadap praktik terbaik global.                 practices. This commitment is further reinforced
Komitmen tersebut juga diperkuat melalui penerapan           through the adoption of other certifications, namely



                                                 PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report   155
Page 158
         Kinerja Keberlanjutan
         Sustainability Performance




    Mengedepankan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Perseroan
    Prioritizing Occupational Health and Safety




    sertifikasi lain, yaitu ISO 9001, ISO 14001, ISO 37001,                  ISO 9001, ISO 14001, ISO 37001, ISO 27001, and
    ISO 27001, dan ISO 55001, yang mencerminkan                              ISO 55001, reflecting an integrated and sustainable
    pendekatan pengelolaan risiko yang terintegrasi dan                      approach to risk management.
    berkelanjutan.

    Seluruh kebijakan terkait dituangkan dalam Kebijakan                     All related policies are set out in the QHSE Policy,
    QHSE yang merupakan bagian dari Kebijakan IMS                            which forms part of the IMS Policy and has been
    dan telah disahkan oleh Direksi. Dengan landasan                         approved by the Board of Directors. On that basis, the
    tersebut, Grup SMN memastikan kesinambungan                              SMN Group ensures the continuous implementation
    penerapan standar keselamatan dan kesehatan kerja                        of high occupational safety and health standards
    yang tinggi di seluruh lingkungan kerjanya.                              across its work environment.

    Sebagai wujud komitmen dalam menciptakan                                 As part of its commitment to maintaining a safe and
    lingkungan kerja yang aman dan layak bagi seluruh                        proper work environment for all stakeholders, the
    pemangku kepentingan, Perseroan juga menerapkan                          Company enforces various risk mitigation policies.
    berbagai kebijakan untuk memitigasi risiko kerja.                        [SEOJK F.21]
    [SEOJK F.21]


    Berikut adalah beberapa langkah yang diterapkan                          The following initiatives have been implemented to
    untuk meminimalkan potensi risiko kerja:                                 minimize potential workplace risks:

    1. Identifikasi     Hazard     Identification,   Risk                    1. Hazard Identification, Risk Assessment, and
       Assessment,       and    Determining      Control/                       Determining Control (HIRADC) [GRI 403-2]
       HIRADC (Potensi bahaya, Risiko dan Penentuan
       Pengendalian) [GRI 403-2]
       Perseroan secara rutin melaksanakan proses                                The Company regularly carries out Hazard
       Identifikasi Bahaya, Penilaian Risiko, dan                                Identification, Risk Assessment, and Control
       Pengendalian (HIRADC) di seluruh divisi,                                  (HIRADC) across all divisions, covering both
       mencakup area operasional di lapangan maupun                              field operations and office environments. This
       lingkungan perkantoran. Kegiatan ini bertujuan                            process aims to identify potential hazards arising
       untuk mengenali potensi bahaya yang timbul dari                           from routine and non-routine activities, including
       aktivitas rutin dan non-rutin, seperti bahaya fisik,                      physical, chemical, biological, ergonomic, and
       kimia, biologi, ergonomi, dan psikososial yang                            psychosocial risks that could affect employee
       dapat memengaruhi keselamatan dan kesehatan                               health and safety.
       pekerja.

        Setiap potensi bahaya yang teridentifikasi                               Each identified hazard is evaluated based on
        dianalisis berdasarkan dua faktor utama, yaitu                           two key parameters, likelihood of occurrence
        kemungkinan terjadinya dan tingkat keparahan                             and severity of impact, which determine the
        dampaknya, sehingga diperoleh kategori risiko                            level of risk and priority for control actions. For
        yang menjadi dasar dalam penentuan prioritas                             risks categorized as moderate to unacceptable,
        pengendalian. Untuk risiko dengan tingkat sedang                         STP applies control measures according to the
        hingga tinggi (moderate to unacceptable), STP                            hierarchy of risk control, namely:
        menerapkan langkah pengendalian sesuai hierarki
        pengendalian risiko, meliputi:
        a) Eliminasi sumber bahaya;                                              a) Elimination of hazards;
        b) Substitusi metode, bahan,                                             b) Substitution of methods, materials, or
           atau peralatan kerja;                                                    equipment;
        c) Pengendalian teknis;                                                  c) Engineering controls;
        d) Pengendalian administratif; dan                                       d) Administrative controls; and
        e) Penggunaan alat pelindung diri (APD).                                 e) Use of personal protective equipment (PPE).




156 PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 159
                                                  Mengedepankan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Perseroan
                                                                  Prioritizing Occupational Health and Safety




   Proses HIRADC dilaksanakan oleh personel K3                         The HIRADC process is carried out by certified and
   yang kompeten dan bersertifikasi, kemudian                          competent OHS personnel, verified by the OHS Team
   diverifikasi oleh Tim K3 di setiap area operasional                 in each operational area to ensure the accuracy and
   untuk memastikan keakuratan dan efektivitas                         effectiveness of the assessment. The results are used
   hasil penilaian. Hasil analisis ini menjadi dasar bagi              to develop corrective and preventive actions, update
   penyusunan tindakan korektif dan pencegahan,                        safe work procedures (SOPs), and continuously
   pembaruan prosedur kerja aman (SOP), serta                          improve the Company’s Occupational Health and
   peningkatan berkelanjutan terhadap Sistem                           Safety Management System (SMK3).
   Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja
   (SMK3) Perseroan.

   Berikut hasil identifikasi K3 yang telah dilakukan                  The following are OHS identification                       results
   Perseroan di tahun 2025:                                            conducted by the Company in 2025:


          Jenis Aktivitas           Lokasi                   Potensi Bahaya                                   Mitigasi
          Activity Types           Location                 Potential Hazards                                Mitigation

    Bekerja di Ketinggian Tower   Site           Terjatuh dari ketinggian                   Penggunaan Alat Pelindung Diri, Sertifikat
    Working at Tower Height                      Falling from a height                      bekerja di ketinggian, Regulasi K3,
                                                                                            Pelatihan K3, Permit Letter di Site
                                                                                            Use of Personal Protective Equipment,
                                                                                            Certificate of working at height, OHS
                                                                                            Regulation, OHS Training, Permit Letter on
                                                                                            Site

    Bekerja di on the ground      Site           Tertimpa material, terpeleset              Penggunaan Alat Pelindung Diri, Regulasi
    Working on the ground                        Crushed material, slipped                  K3, Pelatihan K3, Permit Letter di Site
                                                                                            Use of Personal Protective Equipment,
                                                                                            OHS Regulations, OHS Training, Permit
                                                                                            Letter on Site

    Bekerja di office             Office         Terlalu lama duduk sehingga kejang         Penggunaan kursi ergonomi, peregangan
    Working in office                            pada otot dan sendi punggung               otot
                                                 Sitting for too long can lead to muscle    Use of ergonomic chairs, stretching
                                                 and joint stiffness in the back            muscles

    Penggunaan Genset             Site           Kebisingan                                 Penggunaan Ear Muff, rambu K3,
    Use of Genset                                Noises                                     Pengukuran Kebisingan
                                                                                            Use of Ear-Muffs, OHS Signs, Noise
                                                                                            Measurement

    Perubahan Cuaca               Site, Office   Kondisi berbahaya bagi karyawan dan        Sosialisasi Prosedur Keadaan Darurat,
    Weather Change                               aset terkait perubahan cuaca atau          Penggunaan Alat Pelindung Diri,
                                                 cuaca ekstrim (tower roboh, hujan          Penerapan QHSE Stop Work Order Policy,
                                                 badai, dehidrasi, dll)                     Socialization of Emergency Response
                                                 Hazardous conditions for employees         Procedures, Use of Personal Protective
                                                 and assets related to weather changes      Equipment, QHSE Stop Work Order Policy
                                                 or extreme weather (collapsed towers,
                                                 stormy rain, dehydration, etc.)


2. Identifikasi Regulasi terkait dengan K3                             2. Identification of Regulations Related to OHS
   Perseroan secara rutin melakukan identifikasi dan                        The Company regularly identifies and reviews
   peninjauan terhadap peraturan-peraturan yang                             regulations related to OHS to ensure compliance
   berkaitan dengan K3 untuk memastikan kepatuhan                           with applicable standards. The results of these
   terhadap standar yang berlaku. Selain itu, hasil                         evaluations are also used to align internal policies
   evaluasi tersebut menjadi dasar bagi Perseroan                           with the latest regulatory developments. [GRI 2-27]
   dalam menyesuaikan kebijakan internal agar selalu
   sejalan dengan perkembangan regulasi terbaru.
   [GRI 2-27]




                                                           PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report   157
Page 160
         Kinerja Keberlanjutan
         Sustainability Performance




    Mengedepankan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Perseroan
    Prioritizing Occupational Health and Safety




    3. Pelatihan terkait K3 [GRI 403-5] [ACGS B.6.1]                         3. OHS Training [GRI 403-5] [ACGS B.6.1]
       Dalam rangka meningkatkan pengetahuan dan                                To enhance employees’ understanding and
       kesadaran karyawan mengenai aspek Keselamatan                            awareness of Occupational Health and Safety
       dan Kesehatan Kerja, Perseroan menyelenggarakan                          aspects, the Company organizes various training
       berbagai program pelatihan yang mencakup                                 programs covering workplace safety procedures,
       prosedur keselamatan kerja, upaya mitigasi risiko,                       risk mitigation measures, and emergency
       serta langkah-langkah penanganan keadaan                                 response actions. These programs aim to ensure
       darurat. Pelatihan ini bertujuan untuk menciptakan                       the creation of a safe, healthy, and productive
       lingkungan kerja yang aman, sehat, dan produktif                         work environment, as outlined below:
       sebagaimana tercantum berikut:


              Nama Pelatihan                                 Materi                               Tanggal           Penyelenggara
              Name of Training                               Material                              Date               Organizer

                                      Melakukan investigasi suatu kejadian dengan tepat     17 Juni 2025
         Inicident Investigation                                                                                 PT Allsys Solutions
                                      Conducting incident investigations properly           June 17, 2025

                                      Pelatihan keadaan darurat                             8 Agustus 2025
         Tenant Warden Training                                                                                  Menara BCA
                                      Emergency response training                           August 8, 2025

                                      Penggunaan APAR dan Hydrant                           15 Agustus 2025
         Fire Ground Training                                                                                    Menara BCA
                                      Use of fire extinguishers (APAR) and hydrants         August 15, 2025

                                                                                            10 Oktober 2025
         E-learning K3 Umum           First Aid                                                                  Internal
                                                                                            October 10, 2025


        Perseroan menyelenggarakan program pelatihan                             The Company conducts OHS training programs
        K3 yang terdiri dari pelatihan dasar dan pelatihan                       consisting of general and specialized training
        khusus, disesuaikan dengan tingkat risiko di                             tailored to the risk level of each operational unit.
        masing-masing unit operasional. Pelatihan                                General training is provided to all employees
        dasar diberikan kepada seluruh karyawan                                  through Safety Induction sessions and the
        melalui kegiatan Safety Induction dan sosialisasi                        dissemination of OHS policies to enhance
        kebijakan K3 untuk menumbuhkan kesadaran akan                            awareness of workplace safety and health.
        pentingnya keselamatan dan kesehatan di tempat
        kerja.

        Pelatihan khusus ditujukan bagi pekerjaan                                Specialized training focuses on high-risk
        dengan risiko tinggi, seperti bekerja di ketinggian,                     activities such as working at heights, use of
        penggunaan alat pelindung diri (APD), pemadaman                          personal protective equipment (PPE), fire safety,
        kebakaran, tanggap darurat, serta keselamatan                            emergency response, and electrical and network
        listrik dan instalasi jaringan. Pelatihan ini wajib                      installation safety. These sessions are mandatory
        diikuti oleh personel teknis, staf lapangan, dan                         for technical personnel, field staff, and external
        mitra kerja yang terlibat langsung dalam aktivitas                       partners involved in STP’s operations.
        operasional.

        Seluruh sesi pelatihan dipandu oleh instruktur                           All training programs are delivered by certified
        bersertifikat, dengan evaluasi terhadap tingkat                          instructors, and participants’ understanding is
        pemahaman        peserta   untuk     memastikan                          evaluated to ensure continuous improvement
        peningkatan kompetensi serta penerapan praktik                           in competency and consistent implementation
        kerja aman secara konsisten di seluruh area kerja                        of safe work practices across all the Company
        Perseroan.                                                               workplaces.

    4. Reminder dan Awareness K3 kepada Vendor                               4. OHS Reminders and Awareness for Vendors
       Sebagai bagian dari penerapan standar                                    As part of enforcing workplace safety standards,
       keselamatan di lingkungan kerja, Perseroan                               the Company regularly provides reminders and
       secara rutin memberikan sosialisasi dan pengingat                        awareness sessions to vendors regarding OHS



158 PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 161
                                         Mengedepankan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Perseroan
                                                         Prioritizing Occupational Health and Safety




   kepada vendor mengenai prinsip-prinsip K3.                    principles. This initiative ensures that all partners
   Upaya ini bertujuan untuk memastikan bahwa                    have an adequate understanding of safety
   setiap mitra kerja memahami dan mematuhi                      procedures before conducting operations in the
   prosedur keselamatan sebelum melaksanakan                     field.
   kegiatan operasional di lapangan.

5. Inspeksi HSE secara Random di Site                        5. Random HSE Inspections at Sites
   Untuk memastikan kepatuhan mitra bisnis                      To ensure that business partners and vendors
   dan vendor terhadap standar K3, Perseroan                    comply with OHS standards, the Company
   secara berkala melaksanakan inspeksi acak di                 periodically conducts random inspections
   berbagai lokasi kerja. Sebagai bagian dari proses            at operational sites. As part of contractor
   pengelolaan keselamatan kontraktor, Perseroan                management, the Company implements the
   menerapkan Contractor Safety Management                      Contractor Safety Management System (CSMS)
   System (CSMS) dalam seleksi mitra kerja. Calon               during vendor selection. Prospective vendors
   vendor diwajibkan untuk menyerahkan dokumen                  are required to submit CSMS documentation in
   CSMS yang sesuai dengan standar serta                        accordance with standards and complete an
   mengisi kuesioner evaluasi. Tim QHSE kemudian                evaluation questionnaire. The QHSE team reviews
   melakukan peninjauan dan penilaian sebelum                   and assesses the submissions before providing
   hasilnya disampaikan kepada manajemen vendor                 recommendations to vendor management for
   untuk proses persetujuan.                                    approval.

   Perseroan juga mewajibkan seluruh pekerja di                  The Company also requires all personnel within
   area operasional untuk menggunakan APD sesuai                 operational areas to wear PPE in accordance
   dengan ketentuan yang berlaku. Pelanggaran                    with established safety guidelines. Contractors
   terhadap kebijakan ini akan dikenakan sanksi,                 who fail to comply are subject to sanctions,
   termasuk penghentian pekerjaan. Selain itu, setiap            including project termination. Furthermore, any
   individu yang mengetahui adanya pelanggaran                   individual who becomes aware of OHS regulation
   terhadap regulasi K3 wajib segera melaporkan                  violations is required to immediately report them
   kepada tim yang berwenang. Sebagai langkah                    to the authorized team. As a mitigation measure,
   mitigasi, tindakan korektif harus segera diambil              corrective actions must be taken promptly to
   untuk mencegah risiko lebih besar, termasuk                   prevent greater risks, including work suspension
   penghentian aktivitas hingga perbaikan dilakukan.             until improvements are made.

6. Latihan Darurat di Site                                   6. Emergency Drills at Sites
   Untuk meningkatkan kesiapsiagaan terhadap                    To strengthen preparedness for emergencies
   kondisi darurat seperti kebakaran atau kecelakaan            such as fires or workplace accidents, the
   kerja, Perseroan secara rutin mengadakan simulasi            Company regularly conducts emergency drills
   tanggap darurat di lokasi kerja. Kegiatan ini                at operational sites. These simulations aim to
   bertujuan untuk menilai efektivitas respons serta            assess response effectiveness and ensure that all
   memastikan seluruh pihak memahami prosedur                   personnel are familiar with evacuation procedures
   evakuasi dan langkah penanganan keadaan                      and emergency handling protocols.
   darurat.

7. Latihan Darurat di Office                                 7. Emergency Drill at the Office
   Selain di proyek, latihan tanggap darurat juga               In addition to project sites, emergency
   dilakukan di lingkungan kantor untuk memastikan              response drills were also conducted in the office
   seluruh karyawan memiliki pemahaman dan                      environment to ensure that all employees have
   kesiapan menghadapi potensi insiden, seperti                 the understanding and readiness to respond
   kebakaran atau keadaan darurat lainnya. Melalui              to potential incidents, such as fires or other
   kegiatan ini, Perseroan memastikan bahwa                     emergency situations. Through this activity, the
   prosedur evakuasi, penggunaan alat pemadam                   Company ensures that evacuation procedures,
   kebakaran, dan komunikasi darurat dapat berjalan             the use of fire extinguishers, and emergency
   dengan efektif dan efisien ketika dibutuhkan.                communication can be carried out effectively and
                                                                efficiently when needed.


                                                 PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report   159
Page 162
         Kinerja Keberlanjutan
         Sustainability Performance




    Mengedepankan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Perseroan
    Prioritizing Occupational Health and Safety




    8. Audit ISO 45001 secara Internal dan Eksternal                         8. Internal and External ISO 45001 Audits
       Sebagai bagian dari evaluasi atas efektivitas                            To evaluate the effectiveness of its OHS
       sistem manajemen K3, Perseroan melaksanakan                              management system, the Company conducts
       audit ISO 45001 baik secara internal maupun                              both internal and external ISO 45001 audits.
       eksternal. Audit internal dilakukan minimal satu                         Internal audits are conducted at least once a
       kali setiap tahun oleh auditor lintas departemen                         year by cross-departmental auditors to assess
       untuk menilai kepatuhan, efektivitas, dan peluang                        compliance, effectiveness, and opportunities for
       perbaikan sistem. Sementara itu, audit eksternal                         system improvement. Meanwhile, external audits
       dilakukan oleh lembaga sertifikasi independen                            are conducted by independent certification
       guna memvalidasi kesesuaian implementasi                                 bodies to validate the conformity of the
       sistem manajemen K3 dengan standar ISO 45001                             implementation of the OHS management system
       internasional dan memastikan bahwa Perseroan                             with the international ISO 45001 standard and
       selalu memenuhi persyaratan sertifikasi global.                          to ensure that the Company consistently meets
                                                                                global certification requirements.

    9. Pengukuran       Suhu,     Temperatur,     Udara,                     9. Measurement of Temperature, Air Quality, Noise,
       Kebisingan Dan Pencahayaan                                               and Lighting
       Perseroan secara rutin melakukan pengukuran                              The     Company        routinely   measures      key
       terhadap faktor lingkungan kerja, seperti suhu,                          environmental factors such as temperature,
       kelembapan udara, pencahayaan, dan tingkat                               humidity, lighting, and noise levels. These
       kebisingan. Pengukuran ini dilaksanakan oleh pihak                       measurements are conducted by an independent
       ketiga secara independen untuk menjamin hasil                            third party to ensure objective and accurate results.
       yang objektif dan akurat. Kegiatan ini dilakukan                         The assessments are performed at least once a
       minimal satu kali setiap tahun untuk memastikan                          year to maintain a safe, healthy, and comfortable
       kondisi kerja tetap aman, sehat, dan nyaman bagi                         working environment for all employees.
       seluruh karyawan.

    10. Safety Patrol di Office                                              10. Safety Patrol at the Office
        Sebagai bagian dari pengawasan aspek keamanan                            As part of overseeing the safety aspects
        yang diterapkan di area kerja kantor, Perseroan                          implemented in the office work area, the
        melakukan patroli keamanan secara reguler. Jika                          Company conducts regular safety patrols. If any
        ditemukan hal-hal yang perlu dilakukan perbaikan                         matters requiring improvement are identified,
        maka akan dilakukan koordinasi dengan pihak                              coordination will be carried out with the related
        terkait untuk tindakan perbaikannya.                                     parties for corrective action.

    11. On Site Report Checking (OSR)                                        11. On Site Report Checking (OSR)
        Perseroan melakukan pengecekan kesesuaian                                The Company conducts checks on the conformity
        implementasi aspek HSE melalui OSR report                                of HSE aspect implementation through OSR
        yang dikirimkan oleh Project / vendor project.                           reports submitted by the project/vendor project.
        Hal ini sebagai bagian dari penilaian vendor                             This serves as part of the vendor performance
        performance.                                                             assessment.

    12. Pengecekan Electric Field                                            12. Electric Field Inspection
        Perseroan berkomitmen penuh untuk menjamin                               The Company is fully committed to ensuring
        bahwa seluruh infrastruktur menara telekomunikasi                        that all telecommunication tower infrastructure
        beroperasi dalam batas aman bagi masyarakat                              operates within safe limits for the community and
        dan lingkungan. Uji Spektrum Frekuensi Radio                             the environment. Radio Frequency Spectrum
        dan Monitoring di lokasi menara dengan                                   Testing and monitoring at tower sites using a
        menggunakan metode sampling dilakukan secara                             sampling method are conducted periodically.
        berkala. Seluruh pengukuran teknis dilakukan                             All technical measurements are carried out to
        untuk memastikan bahwa paparan medan                                     ensure that electromagnetic field (EMF) exposure
        elektromagnetik (EMF) berada di bawah ambang                             remains below the established threshold limits.
        batas yang ditetapkan. Perseroan menegaskan                              The Company affirms its compliance with the



160 PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 163
                                            Mengedepankan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Perseroan
                                                            Prioritizing Occupational Health and Safety




   kepatuhan terhadap Standar Teknis ICNIRP                        ICNIRP 2020 Technical Standards (International
   2020 (International Commission on Non-Ionizing                  Commission      on     Non-Ionizing   Radiation
   Radiation Protection) serta Peraturan Menteri                   Protection) and Minister of Communication and
   Komunikasi dan Informatika No. 2 Tahun 2008.                    Informatics Regulation No. 2 of 2008.

SISTEM MANAJEMEN K3 [GRI 403-1, 403-8]                         OHS MANAGEMENT SYSTEM [GRI 403-1, 403-8]

Perseroan telah menerapkan Sistem Manajemen                    The Company has implemented an Occupational
Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) yang                    Health and Safety Management System (OHSMS)
terintegrasi dalam kebijakan keberlanjutan Perseroan           integrated into the Company’s sustainability policy
dan selaras dengan standar internasional ISO                   and aligned with the ISO 45001:2018 international
45001:2018. Sistem ini dirancang untuk memastikan              standard. This system ensures that all operational
bahwa setiap aktivitas operasional dijalankan                  activities are conducted in compliance with safety
dengan memperhatikan aspek keselamatan kerja,                  regulations and best practices, including Law No.
kesehatan karyawan, dan kepatuhan terhadap                     1 of 1970 on Occupational Safety and Government
peraturan perundang-undangan di Indonesia,                     Regulation No. 50 of 2012 on the implementation of
termasuk Undang-undang No. 1 Tahun 1970 tentang                SMK3.
Keselamatan Kerja serta Peraturan Pemerintah No. 50
Tahun 2012 tentang penerapan SMK3.

Sebagai bentuk komitmen terhadap penerapan                     To promote continuous improvement, the Company
K3 secara berkelanjutan, Perseroan mengadopsi                  applies the Plan–Do–Check–Action (PDCA) approach
pendekatan       Plan–Do–Check–Action      (PDCA)              across all business processes, ensuring that OHS
dalam seluruh proses kerja. Melalui pendekatan ini,            policies and procedures are regularly reviewed
kebijakan dan prosedur K3 ditinjau secara berkala              to prevent workplace incidents, control risks, and
untuk memastikan efektivitasnya dalam mencegah                 maintain the health and safety of all the Company
kecelakaan kerja, mengendalikan risiko, serta                  personnel.
menjaga kesehatan dan keselamatan seluruh pekerja
di lingkungan Perseroan.

Penerapan SMK3 Perseroan mencakup 100% dari                    The OHS Management System covers 100% of all
seluruh karyawan Perseroan, baik tetap maupun                  the Company’s employees, both permanent and
kontrak, serta seluruh pekerja non-karyawan seperti            contractual, as well as all non-employee workers,
kontraktor dan vendor yang bekerja di bawah kendali            including contractors and vendors whose activities
operasional Perseroan. Dengan demikian, setiap                 are under the Company’s operational control. This
individu yang terlibat dalam kegiatan bisnis Perseroan         ensures that every individual working within the
terintegrasi dalam sistem pengelolaan K3 yang sama.            Company’s operations is governed by the same OHS
                                                               standards and procedures.

Untuk menjamin kesesuaian penerapan di seluruh                 To ensure compliance and system integrity across all
wilayah operasional, audit internal dan eksternal              operational areas, annual internal and external audits
dilakukan secara rutin setiap tahun oleh auditor               are conducted by certified auditors. The system
bersertifikasi. Sistem ini juga telah memperoleh               has also been certified to ISO 45001:2018 by an
sertifikasi ISO 45001:2018 dari lembaga independen,            independent accredited body, covering all business
yang mencakup seluruh unit bisnis dan area                     units and operational sites without exception.
operasional tanpa pengecualian.

Selain itu, Perseroan menyediakan berbagai fasilitas           In addition, the Company provides a range of OHS
pendukung keselamatan dan kesehatan kerja,                     facilities, including fire detection and suppression
seperti sistem deteksi kebakaran, alat pemadam api             systems, hydrants, first-aid kits, designated
ringan, hydrant, kotak P3K, area evakuasi, dan sistem          evacuation areas, and 24-hour security systems.
keamanan 24 jam. Fasilitas-fasilitas ini berfungsi untuk       These facilities are designed to anticipate potential
mengantisipasi keadaan darurat serta memastikan



                                                   PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report   161
Page 164
         Kinerja Keberlanjutan
         Sustainability Performance




    Mengedepankan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Perseroan
    Prioritizing Occupational Health and Safety




    keselamatan seluruh pekerja, mitra kerja, dan aset                       emergencies and safeguard the health and safety of
    Perseroan.                                                               all employees, partners, and company assets.

    Layanan Kesehatan Kerja [GRI 403-3]                                      Occupational Health Services [GRI 403-3]
    Perseroan       menempatkan         kesehatan     dan                    The Company places employee health and well-
    kesejahteraan karyawan sebagai salah satu pilar utama                    being as a key priority in creating a safe, healthy, and
    dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman,                            productive work environment. To support this, the
    sehat, dan produktif. Untuk mendukung hal tersebut,                      Company provides occupational health services
    Perseroan menyediakan layanan kesehatan kerja                            designed to prevent health risks arising from work
    yang berfokus pada pencegahan risiko kesehatan                           activities and environmental conditions.
    akibat aktivitas dan kondisi lingkungan kerja.

    Sebagai langkah antisipatif terhadap keadaan                             As part of emergency preparedness, first aid kits
    darurat, kotak P3K (Pertolongan Pertama Pada                             (P3K) are available at all offices and operational sites.
    Kecelakaan) telah disediakan di seluruh kantor                           Information regarding health services, emergency
    dan area operasional. Informasi mengenai layanan                         procedures, and medical contacts is regularly
    kesehatan, prosedur darurat, serta kontak petugas                        communicated to employees through internal emails,
    medis disosialisasikan secara rutin melalui email                        notice boards, and other internal communication
    internal, papan pengumuman, dan kanal komunikasi                         channels.
    perusahaan agar mudah diakses oleh seluruh
    karyawan.

    Dalam aspek pencegahan, Perseroan secara                                 Preventive measures are also emphasized through
    konsisten menjaga kebersihan lingkungan kerja                            workplace hygiene maintenance, health awareness
    dan meningkatkan kesadaran pekerja terhadap                              campaigns, and educational materials to promote
    pentingnya gaya hidup sehat melalui kampanye                             healthy lifestyle practices among employees.
    kesehatan, sosialisasi rutin, dan materi edukatif yang
    dipasang di area kerja.

    Untuk memastikan seluruh karyawan tetap dalam                            To ensure all personnel remain fit to work, the
    kondisi fit to work, Perseroan juga melaksanakan                         Company conducts periodic medical check-ups as
    pemeriksaan kesehatan berkala (Medical Check-Up)                         part of its occupational health monitoring program.
    sebagai bagian dari program pemantauan kesehatan                         These activities are supervised by licensed medical
    kerja. Seluruh kegiatan ini dilaksanakan dengan                          professionals and accredited healthcare providers,
    dukungan tenaga medis dan penyedia layanan                               with periodic evaluations to maintain service quality
    kesehatan berizin, serta dievaluasi secara berkala                       and effectiveness.
    guna menjamin mutu dan efektivitas layanan.

    Untuk menjaga kualitas layanan, Perseroan bekerja                        To maintain service quality, the Company collaborates
    sama dengan tenaga medis bersertifikasi serta mitra                      with certified medical personnel as well as clinic
    klinik dan rumah sakit yang memiliki izin resmi. Evaluasi                and hospital partners that hold official licenses.
    efektivitas layanan dilakukan secara berkala melalui                     The effectiveness of these services is evaluated
    survei kepuasan karyawan, audit internal K3, dan                         periodically through employee satisfaction surveys,
    pemantauan oleh tim QHSE.                                                internal OHS audits, and monitoring by the QHSE
                                                                             team.

    Akses terhadap layanan kesehatan difasilitasi dengan                     Access to healthcare services is facilitated by
    menyediakan layanan gratis di lokasi kerja tertentu,                     providing free services at certain work locations,
    rujukan ke fasilitas kesehatan eksternal, serta                          referrals to external healthcare facilities, and the
    penyampaian informasi yang konsisten melalui kanal                       consistent dissemination of information through
    komunikasi internal.                                                     internal communication channels.




162 PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 165
                                          Mengedepankan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Perseroan
                                                          Prioritizing Occupational Health and Safety




Melalui upaya ini, Perseroan memastikan setiap               Through these efforts, the Company ensures
karyawan memperoleh akses yang setara terhadap               equal access to health services for all employees
fasilitas kesehatan dan memperkuat komitmen                  and reinforces its commitment to continuous
Perseroan dalam penerapan praktik K3 yang                    improvement in OHS practices.
berkelanjutan.

Pelaporan Kondisi Tidak Aman [GRI 403-2]                     Reporting Unsafe Conditions [GRI 403-2]
Perseroan menempatkan keselamatan kerja sebagai              The Company places workplace safety as a top
prioritas utama dengan menekankan pentingnya                 priority by emphasizing the importance of
identifikasi dan pelaporan terhadap kondisi tidak aman       identifying and reporting unsafe conditions in
di lingkungan kerja. Sebagai langkah pencegahan              the work environment. To prevent accidents and
kecelakaan dan perlindungan bagi karyawan maupun             ensure the protection of employees and business
mitra kerja, Perseroan menerapkan kebijakan Stop             partners, the Company enforces a Stop Work Order
Work Order yang berlaku bagi seluruh individu                policy applicable to all individuals working within its
yang beraktivitas di area operasional Perseroan.             operational areas.

Kebijakan ini memberikan kewenangan kepada                   This policy grants every employee and business
setiap karyawan dan mitra kerja untuk segera                 partner the authority to immediately stop work
menghentikan aktivitas kerja apabila menemukan               upon identifying any hazardous situation or non-
situasi berisiko atau ketidaksesuaian, termasuk              compliance, including improper use of PPE, without
penggunaan APD yang tidak sesuai, tanpa harus                requiring prior approval from supervisors. Reports can
menunggu persetujuan dari atasan langsung.                   be submitted through designated communication
Pelaporan    dapat   dilakukan  melalui  saluran             channels, such as a dedicated OHS email or the
komunikasi yang telah disediakan, seperti email              Whistleblower system, which allows for anonymous
khusus untuk aspek K3 atau melalui sistem                    reporting to protect the confidentiality of the reporter.
Whistleblower yang memungkinkan pelaporan
anonim untuk menjaga kerahasiaan identitas
pelapor.

Setiap laporan yang diterima akan dianalisis secara          All submitted reports are thoroughly reviewed
menyeluruh dan digunakan sebagai dasar penerapan             and analyzed to determine appropriate corrective
tindakan korektif bagi karyawan maupun mitra kerja           actions for both employees and business partners.
terkait. Selain itu, peringatan akan diberikan kepada        Furthermore, warnings are issued to individuals who
individu yang mengetahui adanya kondisi berbahaya            are aware of unsafe conditions or PPE violations but
atau pelanggaran terhadap ketentuan APD namun                fail to take necessary action in accordance with the
tidak mengambil tindakan sesuai kebijakan                    Company’s policy.
Perseroan.

Investigasi Insiden [GRI 403-2]                              Incident Investigation [GRI 403-2]
Apabila terjadi insiden di area kerja, baik di kantor        In the event of an incident occurring at either office
maupun di site, Perseroan memiliki Prosedur                  premises or operational sites, the Company has
Investigasi Insiden yang menjadi panduan dalam               established an Incident Investigation Procedure as a
proses penyelidikan untuk memastikan penanganan              guideline to ensure that investigations are conducted
dilakukan secara cepat, tepat, dan sesuai dengan             promptly, accurately, and in accordance with
standar keselamatan kerja yang berlaku, sebagai              applicable safety standards, as follows:
berikut:




                                                 PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report   163
Page 166
         Kinerja Keberlanjutan
         Sustainability Performance




    Mengedepankan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Perseroan
    Prioritizing Occupational Health and Safety




              1                                                                                                                                                          3
                   Pekerja/Karyawan melaporkan                                       Pembentukan tim
                                                                                   investigasi yang terdiri                              Investigasi dilakukan dari
                  insiden yang terjadi melalui
                                                                                 dari beberapa divisi di                                berbagai sudut pandang baik
                 sistem Helpdesk atau sistem
                                                                                Perusahaan dan vendor                                 teknis, prosedur, pekerja, sistem
                 HR Perusahaan
                                                                                                                                     manajemen dan faktor-faktor yang
               Workers/Employees report                                                                                             mempengaruhi terjadinya Insiden*
                                                                            An investigation team is
              Incidents through the
                                                                            formed consisting of various
             Company’s Helpdesk system or                                                                                      Investigation is conducted from
                                                                            divisions in the Company and
             HR system                                                                                                       multiple perspectives including technical

                                                                      2
                                                                            vendors
                                                                                                                            procedural, worker, management system,
                                                                                                                           and factors influencing the incident*




                                                                          4
                         Hasil investigasi dilaporkan ke
                         Direksi untuk di review, di analisa
                                                                                            BOD memberikan rekomendasi
                                                                                            untuk pengangkatan investigasi
                                                                                                                                                                         6
                         dan dievaluasi kembali                                            atau sistem manajemen K3 yang                          Divisi terkait
                                                                                           sudah ada                                             menindaklanjuti
                         Investigation results are reported                                                                                     rekomendasi yang
                         to the Directors for review,                                    The Directors for improvements                        diberikan
                         analysis and re-evaluation                                      to the investigation or the
                                                                                        existing OHS management                              The relevant division follows up

                                                                                5       system                                              on the recommendations given




                                      Seluruh upaya ini membuahkan hasil yang baik, di mana Perseroan memperoleh zero
                                      accident di tahun 2025.
                                      As result these implementations, the Company achieved zero accidents in 2025.

          * Dalam hal terdapat korban akibat insiden yang terjadi, Perseroan perlu memastikan bahwa korban ditangani dengan baik.
            In cases where there are victims due to the incident, the Company must ensure that the victims are properly handled




    Tingkat Kecelakaan dan Penyakit Kerja [GRI 403-9,                                                    Accident and Occupational Disease Rate [GRI 403-9,
    403-10] [IDXNET FORM E020 S-06, S-11]                                                                403-10] [IDXNET FORM E020 S-06, S-11]
    Sepanjang tahun 2025, STP tidak mencatat                                                             Throughout 2025, STP recorded no fatalities or
    adanya kasus fatalitas maupun cedera berat                                                           major injuries with significant consequences among
    yang menimbulkan konsekuensi tinggi, baik pada                                                       employees or contractors under the Company’s
    karyawan maupun kontraktor yang berada di bawah                                                      operational control. All work activities were carried out
    pengawasan operasional Perseroan. Seluruh aktivitas                                                  under close supervision and in compliance with the
    kerja dilaksanakan dengan pengawasan ketat dan                                                       OHS system aligned with ISO 45001:2018 standards.
    penerapan sistem K3 yang sesuai dengan standar ISO
    45001:2018.

    Perhitungan tingkat insiden dilakukan berdasarkan                                                    Incident rates were calculated per 1,000,000
    1.000.000 jam kerja, mencakup seluruh pekerja di                                                     working hours, covering all workers at the head office,
    kantor pusat, kantor cabang, serta lokasi menara.                                                    branch offices, and tower sites. No worker groups
    Tidak ada kelompok pekerja yang dikecualikan                                                         were excluded from this reporting scope. Based on
    dari cakupan pelaporan ini. Berdasarkan hasil                                                        HIRADC assessments, the most common potential
    analisis HIRADC, potensi cedera yang paling sering                                                   injuries identified included falls from height, minor
    diidentifikasi meliputi risiko jatuh dari ketinggian, luka                                           injuries from work tools, and electrical exposure.
    ringan akibat alat kerja, serta paparan listrik. Untuk                                               To minimize these risks, STP regularly conducts site
    meminimalkan potensi tersebut, STP secara rutin                                                      inspections, safety training sessions, and strict
    melakukan inspeksi lapangan, pelatihan keselamatan                                                   monitoring of personal protective equipment usage.
    kerja, dan pengawasan penggunaan alat pelindung
    diri.




164 PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 167
                                                  Mengedepankan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Perseroan
                                                                  Prioritizing Occupational Health and Safety




                                                                     During the reporting period, there were no recorded
Selama periode pelaporan, tidak ditemukan kasus                      cases of occupational diseases. The Company
penyakit akibat kerja yang tercatat. Perseroan                       continues to monitor employee health through
terus memantau kondisi kesehatan pekerja melalui                     regular medical check-ups and disease prevention
pemeriksaan kesehatan berkala dan kampanye                           programs focused on posture-related conditions,
pencegahan penyakit yang berkaitan dengan postur                     stress management, and workplace environmental
kerja, stres, serta paparan lingkungan kerja. Seluruh                exposure. All data were collected from HSE reports
data diperoleh dari laporan HSE serta hasil audit                    and internal audit results.
internal yang dilakukan secara rutin.

Tingkat Kecelakaan dan Penyakit Kerja
Work-Related Injury and Illness Rates
[GRI 403-9, 403-10] [IDXNET FORM E020 S-06, S-11]

                        Uraian                                       Satuan
                                                                                                2023          2024           2025
                      Description                                     Unit

 Kematian
                                                       Angka | Number                                  0              0             0
 Fatalities

 Karyawan | Employees                                  Angka | Number                                  0              0             0

 Kontraktor | Contractors                              Angka | Number                                  0              0             0

 Tingkat Kecelakaan Fatal                              Jumlah per 100 juta jam
                                                                                                       0              0             0
 Fatal Accident Rate                                   Number per 100 million hours

                                                       Jumlah per 100 juta jam
 Karyawan | Employees                                                                                  0              0             0
                                                       Number per 100 million hours

                                                       Jumlah per 100 juta jam
 Kontraktor | Contractors                                                                              0              0             0
                                                       Number per 100 million hours

 Kasus Cedera Waktu yang Hilang (LTIC)
                                                       Angka | Number                                  0              0             0
 Lost Time Injury Case (LTIC)

 Karyawan | Employees                                  Angka | Number                                  0              0             0

 Kontraktor | Contractors                              Angka | Number                                  0              0             0

 Frekuensi Kasus Cedera Waktu yang Hilang (LTIC-F)     Jumlah per 100 juta jam
                                                                                                       0              0             0
 Lost Time Injury Case Frequency (LTIC-F)              Number per 100 million hours

                                                       Jumlah per 100 juta jam
 Karyawan | Employees                                                                                  0              0             0
                                                       Number per 100 million hours

                                                       Jumlah per 100 juta jam
 Kontraktor | Contractors                                                                              0              0             0
                                                       Number per 100 million hours

 Kasus Hari Kerja Terbatas (RWDC)
                                                       Angka | Number                                  0              0             0
 Restricted Work Day Case (RWDC)

 Karyawan | Employees                                  Angka | Number                                  0              0             0

 Kontraktor | Contractors                              Angka | Number                                  0              0             0

 Kasus Perawatan Medis (MTC)
                                                       Angka | Number                                  0              0             0
 Medical Treatment Case (MTC)

 Karyawan | Employees                                  Angka | Number                                  0              0             0

 Kontraktor | Contractors                              Angka | Number                                  0              0             0

 Kasus Pertolongan Pertama (FAC)
                                                       Angka | Number                                  0              0             0
 First Aid Case (FAC)

  Karyawan | Employees                                 Angka | Number                                  0              0             0

  Kontraktor | Contractors                             Angka | Number                                  0              0             0

 Total Jam Kerja Aman | Total Safe Work Hours *        Juta jam kerja | Million work hours          0,38          0,34           0,29




                                                        PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report   165
Page 168
         Kinerja Keberlanjutan
         Sustainability Performance




    Mengedepankan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Perseroan
    Prioritizing Occupational Health and Safety




                              Uraian                                    Satuan
                                                                                              2023         2024         2025
                            Description                                  Unit

     Total frekuensi penyakit akibat kerja yang dapat
     dicatat (TROIF) (khusus karyawan)                       Jumlah per juta jam
                                                                                                     0.0          0.0          0.0
     Total recordable occupational illness frequency         Number per million hours
     (TROIF) (employees only)

     Total frekuensi penyakit akibat kerja yang dapat        Jumlah per juta jam
     dicatat (TROIF) (kontraktor)                            Number per million hours
                                                                                                     0.0          0.0          0.0
     Total recordable occupational illness frequency
     (TROIF) (contractors)



    MENINGKATKAN BUDAYA KESADARAN K3                                         STRENGTHENING THE OHS AWARENESS CULTURE

    Dalam upaya memperkuat budaya K3, Perseroan                              To strengthen its OHS culture, the Company regularly
    secara rutin menyampaikan pengingat serta informasi                      distributes reminders and key information related to
    penting terkait K3 kepada karyawan dan mitra kerja                       OHS to employees and business partners through
    melalui email blast serta berbagai kanal komunikasi                      email blasts and other internal communication
    internal lainnya. Informasi yang disampaikan                             channels. The materials cover a wide range of
    mencakup beragam topik, antara lain Kebijakan                            topics, including the IMS Policy, Working at Height
    IMS, persyaratan Sertifikasi Kerja di Ketinggian,                        Certification requirements, HSE documentation
    kelengkapan dokumen HSE di lokasi kerja, prosedur                        completeness at worksites, work stoppage
    penghentian kerja oleh HSE, standar papan tanda                          procedures by HSE officers, safety signage
    keselamatan, tata letak area kerja yang aman, hingga                     standards, safe work area layout illustrations, and
    panduan penggunaan APD.                                                  guidelines for the proper use of PPE.

    Selain itu, Perseroan juga menyelenggarakan                              In addition, the Company organizes various internal
    berbagai forum internal sebagai sarana edukasi dan                       forums as educational platforms to enhance
    peningkatan kesadaran seluruh karyawan terhadap                          employee awareness and understanding of OHS
    penerapan aspek K3. Komunikasi ini diperkuat                             principles. These communication efforts are further
    melalui kegiatan inspeksi lapangan secara berkala                        strengthened through regular field inspections, which
    yang bertujuan untuk mengidentifikasi potensi risiko                     enable the identification of potential risks and the
    serta menetapkan langkah-langkah perbaikan guna                          implementation of corrective measures to create a
    menciptakan lingkungan kerja yang aman dan bebas                         safer and accident-free work environment.
    kecelakaan.

    Partisipasi dan Konsultasi Pekerja dalam Sistem K3                       Worker Participation and Consultation in the OHS
    [GRI 403-4]                                                              System [GRI 403-4]
    STP memastikan keterlibatan aktif seluruh karyawan                       STP ensures the active participation of all employees
    dalam pengembangan, penerapan, dan evaluasi                              in developing, implementing, and evaluating its
    SMK3 melalui mekanisme komunikasi dua arah                               OHSMS through a two-way consultation mechanism
    antara manajemen, Tim K3, dan perwakilan karyawan.                       between management, the OHS Team, and employee
    Forum ini digunakan untuk membahas hasil audit,                          representatives. This forum discusses audit results,
    tindak lanjut rekomendasi, serta usulan peningkatan                      follow-up actions, and proposals for improving safe
    prosedur kerja aman di setiap unit operasional.                          work procedures in each operational unit.

    Perseroan memiliki Komite K3 Bersama yang                                The Company has established a Joint OHS Committee,
    terdiri dari perwakilan manajemen dan pekerja dari                       consisting of representatives from management
    berbagai divisi. Komite ini berperan dalam meninjau                      and employees across divisions. This committee
    hasil investigasi insiden, mengidentifikasi potensi                      is responsible for reviewing incident investigation
    bahaya baru, serta memberikan rekomendasi                                results, identifying new potential hazards, and
    perbaikan kepada manajemen. Rapat Komite                                 providing recommendations for corrective actions
    K3 dilaksanakan secara berkala setiap triwulan,                          to management. Meetings are held quarterly, and
    dan hasil pembahasannya menjadi dasar dalam


166 PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 169
                                         Mengedepankan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Perseroan
                                                         Prioritizing Occupational Health and Safety




penyempurnaan kebijakan dan program K3 di seluruh            the outcomes serve as the basis for updating OHS
area operasional.                                            policies and programs across all operational areas.

Melalui forum ini, baik karyawan tetap maupun                Through this forum, both permanent and contract
kontrak memiliki kesempatan yang sama untuk                  employees have equal opportunities to express
menyampaikan masukan atau perhatian terkait                  input or concerns related to occupational health and
keselamatan dan kesehatan kerja. Pendekatan                  safety. This participatory approach ensures that all
partisipatif ini memastikan bahwa setiap kebijakan           OHS initiatives implemented by STP reflect actual
dan inisiatif K3 yang dijalankan STP selaras dengan          field conditions and employee needs.
kondisi aktual di lapangan dan kebutuhan pekerja.

Pencegahan dan Mitigasi Dampak K3 dalam                      Prevention and Mitigation of OHS Impacts in
Hubungan Bisnis [GRI 403-7]                                  Business Relationships [GRI 403-7]
Sebagai bagian dari tanggung jawabnya untuk                  As part of its responsibility to uphold safety across its
memastikan      keselamatan   di   seluruh rantai            business operations, STP implements an integrated
operasional, STP menerapkan pendekatan terpadu               approach to prevent and mitigate OHS risks involving
dalam mencegah dan memitigasi potensi risiko K3              contractors, suppliers, and business partners. All third
yang terkait dengan kontraktor, pemasok, maupun              parties engaged in construction, maintenance, and
mitra kerja. Perseroan mewajibkan setiap pihak               tower inspection activities are required to comply
ketiga yang terlibat dalam kegiatan pembangunan,             with safety standards consistent with the Company’s
pemeliharaan, dan inspeksi menara untuk mematuhi             OHS Policy and IMS.
standar keselamatan yang sejalan dengan Kebijakan
K3 dan IMS STP.

Sebelum kegiatan operasional dimulai, seluruh                Prior to commencing operations, all contractors must
kontraktor wajib mengikuti HSE Induction, yang               attend HSE Induction sessions covering PPE usage,
mencakup pelatihan penggunaan APD, prosedur                  emergency response procedures, and applicable
tanggap darurat, serta standar keselamatan yang              safety standards. In addition, STP jointly conducts
berlaku. Selain itu, STP bersama kontraktor melakukan        HIRADC assessments with contractors to identify
penilaian HIRADC guna mengidentifikasi potensi               potential hazards and work-related risks during
bahaya dan risiko yang mungkin timbul selama                 project implementation.
pelaksanaan pekerjaan.

Pemantauan terhadap kinerja keselamatan mitra                The Company regularly monitors partner safety
dilakukan secara berkala melalui audit K3, inspeksi          performance through OHS audits, site inspections,
lapangan, dan evaluasi kepatuhan vendor. Bagi                and vendor compliance evaluations. For non-
mitra yang tidak memenuhi standar, Perseroan                 compliance or severe violations, corrective actions
menerapkan tindakan korektif hingga sanksi sesuai            or sanctions are applied accordingly. This approach
tingkat pelanggaran. Dengan pendekatan ini, STP              ensures that all external business activities adhere to
memastikan bahwa seluruh kegiatan eksternal                  occupational safety principles and do not pose risks
dilaksanakan   dengan     memperhatikan      prinsip         to workers or the surrounding environment.
keselamatan kerja dan tidak menimbulkan risiko bagi
pekerja maupun lingkungan sekitar.

TARGET K3                                                    OHS TARGET

Sebagai    bagian   dari    komitmen     Perseroan           As part of its commitment to workplace safety, the
terhadap penerapan keselamatan kerja, Perseroan              Company aims to continuously improve its OHS
menetapkan target peningkatan kinerja K3 dengan              performance by maintaining its achievement of Zero
menjaga capaian Zero Fatality Accident Case secara           Fatality Accident Case.
konsisten.




                                                 PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report   167
Page 170
         Kinerja Keberlanjutan
         Sustainability Performance




    Mengedepankan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Perseroan
    Prioritizing Occupational Health and Safety




    Tingkat Kecelakaan Kerja [GRI 403-9]                                     Workplace Accident Rate [GRI 403-9]
    Melalui penerapan berbagai langkah preventif                             Through the implementation of preventive measures
    sepanjang     tahun   2025,     Perseroan berhasil                       throughout 2025, the Company successfully
    mempertahankan catatan nihil kecelakaan kerja, baik                      recorded zero work-related accidents, both within
    di lingkungan kantor maupun di area operasional,                         office premises and at operational sites, for all
    untuk seluruh karyawan dan mitra kerja.                                  employees and business partners.

    DEPARTEMEN HSE                                                           HSE DEPARTMENT

    Sebagai bagian dari komitmen Perseroan dalam                             As part of the Company’s commitment to
    menerapkan kebijakan QHSE secara menyeluruh,                             implementing its QHSE policies comprehensively,
    Perseroan telah membentuk Departemen HSE yang                            the Company has established the HSE Department
    berperan penting dalam memastikan pelaksanaan                            to ensure effective implementation and monitoring
    dan pengawasan sistem manajemen K3, kualitas,                            of OHS, quality, and environmental management
    serta lingkungan di seluruh unit bisnis. Departemen                      systems across all business units. Operating under
    ini berada di bawah koordinasi Divisi Internal Audit                     the Internal Audit & QHSE Division, this department
    & QHSE dan bertanggung jawab untuk menjamin                              is responsible for maintaining compliance with
    kepatuhan terhadap seluruh standar dan regulasi                          applicable standards and regulations.
    yang berlaku.

    Ruang lingkup tanggung jawab Departemen HSE                              The responsibilities of the HSE Department include:
    mencakup hal-hal berikut:
    1. Memastikan penerapan dan pemeliharaan                                 1. Ensuring the implementation and maintenance
       Integrated Management System (IMS) sesuai                                of the Integrated Management System (IMS) in
       dengan persyaratan ISO;                                                  accordance with ISO requirements;
    2. Menyiapkan laporan kinerja IMS sebagai bahan                          2. Preparing IMS performance reports to support
       evaluasi dan dasar pengambilan keputusan oleh                            management evaluation and decision-making;
       manajemen;
    3. Membentuk serta membina tim auditor internal                          3. Establishing and developing an internal audit team
       untuk sistem manajemen terintegrasi;                                     for the Integrated Management System;
    4. Memberikan panduan dan arahan kepada divisi                           4. Providing guidance and direction to related
       terkait dalam mencapai serta meningkatkan                                divisions to achieve and improve IMS performance
       pencapaian target IMS;                                                   targets;
    5. Meninjau dokumen yang diajukan untuk                                  5. Reviewing documents submitted for management
       persetujuan manajemen dan memberikan                                     approval and providing recommendations for
       rekomendasi perbaikan bila diperlukan;                                   improvement;
    6. Mengawasi pelaksanaan sistem IMS serta                                6. Monitoring the implementation of the IMS and
       menyusun rekomendasi dan langkah mitigasi                                developing recommendations and mitigation
       terhadap potensi penyimpangan, termasuk                                  actions for any nonconformities, including
       program perbaikan berkelanjutan; dan                                     continuous improvement programs; and
    7. Memberikan masukan terkait penilaian risiko IMS                       7. Providing input on IMS risk assessments and
       serta menyiapkan laporan yang diperlukan.                                preparing necessary reports.

    Perseroan juga memahami pentingnya partisipasi                           The Company also recognizes the importance of
    aktif karyawan dalam penerapan aspek K3. Untuk itu,                      active employee involvement in managing OHS
    Perseroan membentuk Panitia Pembina Keselamatan                          aspects. As such, the Company has established the
    dan Kesehatan Kerja (P2K3) yang terdiri dari perwakilan                  Occupational Health and Safety Committee (P2K3),
    karyawan di lokasi operasional serta perwakilan                          comprising representatives from both operational
    manajemen.                                                               employees and management.

    P2K3 berperan sebagai jembatan komunikasi antara                         P2K3 serves as a communication bridge between
    karyawan dan manajemen serta menjadi wujud nyata                         employees and management, representing the
    komitmen Perseroan dalam membangun dialog yang                           Company’s commitment to fostering constructive



168 PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 171
                                         Mengedepankan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Perseroan
                                                         Prioritizing Occupational Health and Safety




konstruktif untuk menciptakan tempat kerja yang              dialogue in building a safer and more productive
aman dan produktif. Dalam menjalankan tugasnya,              workplace. In carrying out its duties, P2K3 holds the
P2K3 memiliki tanggung jawab utama sebagai berikut:          following key responsibilities:

•   Mengawasi penerapan sistem K3 di seluruh area            •   Monitoring the implementation of OHS systems in
    kerja;                                                       the workplace;
•   Memberikan     dukungan,     bimbingan,    dan           •   Providing support, guidance, and supervision on
    pengawasan terhadap kepatuhan penerapan                      OHS compliance;
    aspek K3;
•   Menjalankan perannya sesuai regulasi, termasuk           •   Performing its functions in accordance with
    Undang-undang No. 1 Tahun 1970 tentang                       applicable regulations, including Law No. 1 of 1970
    Keselamatan Kerja serta standar ISO 45001:2018               on Occupational Safety and ISO 45001:2018 and
    dan ISO 14001:2015; dan                                      ISO 14001:2015 standards; and
•   Membantu      penyusunan       laporan    yang           •   Assisting in the preparation of reports required to
    wajib    disampaikan    kepada     Kementerian               be submitted to the Ministry of Manpower.
    Ketenagakerjaan.

Melalui sinergi antara Departemen HSE dan P2K3               Through the synergy between the HSE Department
di Grup SMN, Perseroan berkomitmen untuk                     and P2K3 within the SMN Group, the Company
memastikan penerapan standar K3 secara optimal               strives to ensure the consistent implementation of
di seluruh lingkungan kerja guna mendukung                   OHS standards across all operations, supporting
keberlanjutan operasional yang aman, patuh regulasi,         safe, compliant, and sustainable business practices.
dan berkelanjutan.




                                           President Director & Group CEO




                                                   Chief IA & QHSE




                                                  Head of QHSE &
                                                  Risk Management




      ISO QHSE Document                                              ISO QHSE Support                   Risk Management
                                  Asst. QHSE Manager
           Controller                                                      Staff                           Coordinator




                                                 PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report   169
Page 172
         Kinerja Keberlanjutan
         Sustainability Performance




    KONTRIBUSI PERSEROAN BAGI SOSIAL
    KEMASYARAKATAN
    Contribution t o Social Development
    [IDXNET FORM E020 S-12]




               Perseroan berkomitmen untuk memberikan kontribusi nyata bagi
               pembangunan sosial melalui program Tanggung Jawab Sosial dan
               Lingkungan yang berkelanjutan. Melalui inisiatif yang terarah, Perseroan
               berupaya mendorong kemandirian dan kesejahteraan masyarakat, serta
               memperkuat dampak positif terhadap pertumbuhan sosial dan ekonomi di
               berbagai wilayah operasionalnya.

               The Company is dedicated to making a tangible contribution to social development through
               sustainable Corporate Social and Environmental Responsibility programs. Through targeted
               initiatives, the Company seeks to promote community self-reliance and well-being while
               enhancing its positive impact on social and economic growth across its operational areas.




170 PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 173
                                                         Kontribusi Perseroan Bagi Sosial Kemasyarakatan
                                                                       Contribution t o Social Development




Perseroan memahami bahwa operasional perusahaan              The Company recognizes that its operations are not
tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi,           solely aimed at driving economic growth but also
tetapi juga berperan dalam menciptakan manfaat               serve a vital role in creating sustainable value for
berkelanjutan bagi masyarakat sekitar. Dengan                surrounding communities. Through initiatives that
kontribusi yang dapat meningkatkan kesejahteraan             enhance social well-being, the Company remains
sosial, Perseroan berkomitmen untuk mendukung                committed to supporting community development
pengembangan        komunitas     dan  mendorong             and promoting both local and national economic
pertumbuhan ekonomi lokal maupun nasional.                   growth.

Sebagai salah satu penyedia infrastruktur digital            As one of the largest providers of digital
telekomunikasi terbesar di Indonesia, Perseroan              telecommunications infrastructure in Indonesia,
terus berupaya memberikan dampak positif melalui             the Company continuously strives to generate
berbagai program tanggung jawab sosial yang                  positive impact through various corporate social and
sejalan dengan tujuan pembangunan berkelanjutan.             environmental responsibility programs that align with
Kebijakan program TJSL Perseroan mengacu pada                SDGs. The implementation of the Company’s CSR
peraturan perundang-undangan berikut:                        programs is guided by the following regulations:

•   Undang-undang No. 40 Tahun 2007 tentang                  •   Law No. 40 of 2007 concerning Limited Liability
    Perseroan Terbatas.                                          Companies.
•   Peraturan Pemerintah No. 47 Tahun 2012 tentang           •   Government Regulation No. 47 of 2012
    Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perseroan               concerning Corporate Social and Environmental
    Terbatas.                                                    Responsibility.
•   Peraturan Presiden Republik Indonesia No. 59             •   Presidential Regulation No. 59 of 2017 concerning
    Tahun 2017 tentang Pelaksanaan Pencapaian                    the Implementation of Sustainable Development
    Tujuan Pembangunan Berkelanjutan.                            Goals.

Dampak Operasi Terhadap Masyarakat Sekitar                   Impact of Operations on Surrounding Communities
[SEOJK F.23] [GRI 203-2, 413-1] [ACGS B.4.4]                 [SEOJK F.23] [GRI 203-2, 413-1] [ACGS B.4.4]
Sebagai perusahaan yang bergerak dalam                       As a company engaged in the construction and
pembangunan         dan   pengoperasian       menara         operation of telecommunications towers and
telekomunikasi serta pemasangan jaringan kabel               fiber optic network installations, the Company
fiber optik, Perseroan beroperasi di berbagai wilayah        operates in areas that are closely connected to local
yang berdekatan dan terhubung langsung dengan                communities. The telecommunications infrastructure
masyarakat setempat. Keberadaan infrastruktur                developed by the Company not only strengthens
telekomunikasi yang dibangun Perseroan tidak                 national connectivity but also generates significant
hanya mendukung konektivitas nasional, tetapi                indirect economic impacts, such as local job
juga memberikan dampak ekonomi tidak langsung                creation, increased community economic activity,
yang signifikan, seperti penciptaan lapangan kerja           and new business opportunities for suppliers near its
lokal, peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat,             operational areas.
serta peluang usaha bagi pemasok di sekitar wilayah
operasional.

Sejak tahun 2022, Perseroan aktif berkolaborasi              Since 2022, the Company has actively collaborated
dengan mitra operator untuk mendukung inisiatif              with network operators to support the Government’s
Pemerintah dalam memperluas akses jaringan                   initiatives to expand telecommunication access,
telekomunikasi, khususnya di daerah tertinggal.              particularly in underdeveloped regions. As part of
Sebagai bagian dari inisiatif ini, Perseroan telah           this initiative, the Company has constructed towers
membangun menara di berbagai wilayah terpencil,              across remote regions, including Papua, Kalimantan,
termasuk Papua, Kalimantan, dan Maluku, guna                 and Maluku, to promote equitable digital access
mendorong pemerataan akses digital di seluruh                throughout Indonesia.
Indonesia.




                                                 PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report   171
Page 174
        Kinerja Keberlanjutan
        Sustainability Performance




    Kontribusi Perseroan Bagi Sosial Kemasyarakatan
    Contribution t o Social Development




    Upaya tersebut memberikan kontribusi positif                             These efforts have contributed positively to local
    terhadap   pertumbuhan    ekonomi   lokal dan                            economic growth and improved community digital
    peningkatan literasi digital masyarakat, serta                           literacy, as well as Indonesia’s National Digital
    mendukung agenda transformasi digital nasional                           Transformation Agenda.
    yang dicanangkan oleh Pemerintah.

    Dalam menjalankan operasionalnya, Perseroan juga                         In conducting its operations, the Company also
    mengelola potensi dampak negatif, seperti gangguan                       manages potential negative impacts, such as
    lingkungan sementara selama proses pembangunan,                          temporary environmental disturbances during
    melalui penerapan kebijakan keberlanjutan dan                            construction, by applying sustainability policies and
    standar operasional yang sesuai dengan ketentuan                         operating standards in compliance with applicable
    hukum yang berlaku. Sepanjang tahun 2025, tidak                          regulations. Throughout 2025, there were no
    terdapat laporan pelanggaran terhadap hak-hak                            reported violations of community rights arising from
    masyarakat akibat kegiatan operasional Perseroan.                        the Company’s operational activities. [GRI 2-27]
    [GRI 2-27]


    Sebagai     bagian     dari   komitmen     terhadap                      As part of its commitment to social sustainability,
    keberlanjutan sosial, Perseroan telah 100%                               the Company has implemented local community
    mengimplementasikan mekanisme keterlibatan                               engagement mechanisms in 100% of its operational
    masyarakat lokal di wilayah operasional. Keterlibatan                    areas. This engagement is carried out primarily through
    ini terutama melalui pelibatan dalam proses                              involvement in the permitting and consultation
    perizinan dan konsultasi pada tahap awal di setiap                       processes at the initial stage of each planned
    lokasi   perencanaan       pembangunan.      Adapun                      development site. The dialogues are conducted
    dialog yang di lakukan dengan tokoh masyarakat,                          with community leaders, local governments, and
    pemerintah daerah, dan kelompok rentan untuk                             vulnerable groups to ensure that their needs and
    memastikan bahwa kebutuhan serta aspirasi mereka                         aspirations are taken into account.
    diperhitungkan.

    Meskipun kontribusi Perseroan terhadap peningkatan                       Although the Company’s contribution to improving
    akses telekomunikasi membawa dampak positif bagi                         telecommunications access brings positive impacts
    masyarakat, Perseroan juga mengakui adanya potensi                       to society, the Company also recognizes the potential
    dampak negatif yang signifikan pada komunitas lokal,                     for significant negative impacts on local communities,
    khususnya di wilayah pembangunan baru seperti                            particularly in new development areas such as Papua,
    Papua, Kalimantan, dan Maluku. Dampak tersebut                           Kalimantan, and Maluku. These impacts may include
    dapat meliputi gangguan sementara selama proses                          temporary disruptions during the construction of
    konstruksi menara dan jaringan kabel (misalnya                           towers and cable networks, such as noise, material
    kebisingan, lalu lintas material, dan pembatasan                         traffic, and restricted land access, potential social
    akses lahan), potensi resistensi sosial dari masyarakat                  resistance from surrounding communities toward
    sekitar terhadap keberadaan infrastruktur baru, serta                    the presence of new infrastructure, as well as local
    risiko lingkungan lokal akibat perubahan tata guna                       environmental risks arising from changes in land use.
    lahan.

    Perseroan melakukan pendekatan partisipatif                              The Company applies a participatory approach
    melalui konsultasi dengan pemerintah daerah,                             through consultations with local governments,
    tokoh masyarakat, dan kelompok rentan sebelum                            community leaders, and vulnerable groups before
    pembangunan dimulai sebagai mitigasi dampak                              development begins as a mitigation measure for the
    yang timbul. Selain itu, mekanisme pengaduan                             impacts that may arise. In addition, a transparent
    yang transparan dan sistematis memastikan bahwa                          and systematic grievance mechanism ensures that
    keluhan dari masyarakat dapat segera diidentifikasi                      complaints from the community can be promptly
    dan ditindaklanjuti, sehingga risiko dampak negatif                      identified and followed up, thereby minimizing the risk
    dapat diminimalkan.                                                      of negative impacts.




172 PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 175
                                                                   Kontribusi Perseroan Bagi Sosial Kemasyarakatan
                                                                                 Contribution t o Social Development




Selain itu, Perseroan menyediakan mekanisme                            In addition, the Company maintains a formal grievance
pengaduan formal yang dapat diakses masyarakat                         mechanism that allows nearby communities to report
sekitar untuk menyampaikan keluhan terkait kegiatan                    concerns related to the Company’s activities. All
operasional, yang dikelola secara transparan dan                       reports are handled transparently and followed up by
ditindaklanjuti oleh unit terkait.                                     the responsible unit.


                                        Mekanisme Pengaduan | Complaint Mechanism
                                     [SEOJK F.24] [GRI 2-25] [ACGS B.4.1, B.5.1, B.7.1, B.7.2]


                                                                                                Investigasi dan penyelesain oleh
   Saran, masukan, pengaduan/        Helpdesk membuat
                                                                                                divisi Operations & Maintenance
   keluhan melalui beberapa media,   trouble ticket dan            Technical
                                                                                                melalui mitra kerja
   antara lain:                      mengidentifikasi              issue-related
                                                                                                Investigation and resolution
   Suggestion, inputs, complaints/   tipe pengaduan
                                                                                                by Operations & Maintenance
   claims through several media,     serta PIC yang




                                                                                                                                    Completed
                                                                                                division through partner
   among others:                     relevan




                                                                                                                                    Selesai
                                     Helpdesk creates
   helpdesk@protelindo.net
                                     trouble ticket and
   callcenter@tower.core                                           Isu lainnya (termasuk        Investigasi dan penyelesain
                                     identifies relevant
   whistle.blower@protelindo.co.id                                 terkait pengaduan            oleh divisi Poperty, berkordinasi
                                     procurement types
                                                                   warga)                       dengan divisi lainnya.
                                     and PICs
   toll Free Number 0800-1-009900                                  Other issues (including      Investigation and settlement
   SMS/WhatsApp 0817-4922-964                                      residents’ complaints)       by the Property division, in
                                                                                                coordination with other division




Dalam menjalankan kegiatan operasionalnya,                             In carrying out its business operations, the Company
Perseroan tidak hanya berorientasi pada efisiensi                      not only focuses on efficiency and service excellence
dan keunggulan layanan, tetapi juga menempatkan                        but also prioritizes transparency and maintaining
transparansi serta hubungan yang harmonis dengan                       harmonious relationships with the community and
masyarakat dan pelanggan sebagai prioritas.                            customers. One of the tangible manifestations of this
Salah satu bentuk nyata dari komitmen tersebut                         commitment is the implementation of a responsive
adalah penerapan mekanisme pengaduan yang                              and easily accessible grievance mechanism for all
responsif dan mudah diakses oleh seluruh pemangku                      stakeholders. This mechanism serves as a channel
kepentingan. Mekanisme ini berfungsi sebagai sarana                    to receive feedback, suggestions, and complaints
untuk menerima saran, masukan, maupun keluhan                          related to the Company’s operations, ensuring
terkait aktivitas operasional Perseroan, agar setiap isu               that every issue can be addressed promptly and
yang muncul dapat ditindaklanjuti secara cepat dan                     appropriately.
tepat.

Sepanjang tahun 2025, Perseroan mencatat total                         Throughout 2025, the Company recorded a total of
sebanyak 31.849 tiket pengaduan, dengan 29.148                         31,849 grievance tickets, of which 29,148 were related
tiket di antaranya berkaitan dengan isu teknis,                        to technical issues, while the remainder covered
sementara sisanya mencakup berbagai permasalahan                       other matters, including complaints from nearby
lain, termasuk keluhan dari masyarakat di sekitar                      communities. This reflects the Company’s ongoing
area operasional. Data ini menunjukkan komitmen                        efforts to ensure effective two-way communication,
Perseroan dalam menjaga komunikasi dua arah                            enhance service quality, and strengthen stakeholder
yang efektif sebagai bagian dari upaya peningkatan                     trust.
kualitas layanan dan penguatan kepercayaan para
pemangku kepentingan.




                                                           PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report       173
Page 176
        Kinerja Keberlanjutan
        Sustainability Performance




   Kontribusi Perseroan Bagi Sosial Kemasyarakatan
   Contribution t o Social Development




   Berikut tabel jumlah pengaduan yang diterima:                             The following table presents the number of complaints
                                                                             received:


             Status Laporan                               2023                           2024                               2025
              Report Status                       Total          (%)           Total                   (%)          Total            (%)

     Selesai | Resolved                              46.766      99,994%             43.740             99,92%         31.799         99,84%

     Dalam Proses | In Process                            3      0,006%                 36              0,08%               50            0,16%

     Jumlah | Total                                  46.769      100,00%             43.776        100,00%             31.849             100%


   Pengaduan Masyarakat                                                      Community Complaints
   Dari total tiket pengaduan yang telah dijelaskan                          From the total number of grievance tickets reported
   sebelumnya, tercatat sebanyak 2.701 pengaduan                             earlier, there were 2,701 complaints related to non-
   yang berkaitan dengan isu non-teknis.                                     technical issues.

   Berikut ini merupakan rincian pengaduan non-teknis                        The following table provides details of non-technical
   yang diterima Perseroan selama dua tahun terakhir,                        complaints received by the Company over the past
   termasuk laporan yang disampaikan oleh masyarakat                         two years, including those submitted by communities
   di sekitar area operasional:                                              surrounding the Company’s operational areas:


                                     Perihal | Subject                                2023                   2024                  2025

     Pembaruan | Renewal

     Total Tiket yang Ditangani | Total Tickets Handled                                       1,045                  194                    105

     Total Tiket Ditutup/Selesai | Total Tickets Closed/Completed                             1,000                   181                    98

     % Selesai | Completed                                                                     96%               93,30%               93,33%

     Masyarakat | Community

     Total Tiket yang Ditangani | Total Tickets Handled                                        298                  1.324                    741

     Total Tiket Ditutup/Selesai | Total Tickets Closed/Completed                              294                  1.305                   731

     % Selesai | Completed                                                                     99%               98,56%               98,65%

     Lain-Lain | Others

     Total Tiket yang Ditangani | Total Tickets Handled                                        1,811                1,681                  1.855

     Total Tiket Ditutup/Selesai | Total Tickets Closed/Completed                             1,782                 1.632                  1.833

     % Selesai | Completed                                                                     98%               97,09%               98,81%




174 PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 177
                                                    Kontribusi Perseroan Bagi Sosial Kemasyarakatan
                                                                  Contribution t o Social Development




KSA Pemerhati Mangrove Lantebung [GRI 413-1] [IDXNET FORM E020 S-12]

Sebagai bagian dari komitmen STP terhadap pelestarian lingkungan dan keberlanjutan
ekosistem pesisir, Perseroan melaksanakan program rehabilitasi mangrove melalui kerja sama
dengan KSA Pemerhati Mangrove dalam skema kemitraan CSR yang didukung pendanaan
berdasarkan perjanjian kerja sama tertanggal May 7, 2024. Program ini dimulai dengan kegiatan
penanaman pada tahun 2024 dan dilanjutkan dengan pemeliharaan secara terstruktur
hingga tahun 2026. Dalam pelaksanaannya, total realisasi dana yang disalurkan mencapai
Rp329.154.250.

Kegiatan rehabilitasi mangrove tersebut dilaksanakan pada area seluas kurang lebih 3 hektare,
yang mencakup wilayah DAS Marusu sekitar 2,5 hektare dan Kawasan Wisata Mangrove
Lantebung seluas 0,5 hektare. Program ini meliputi penanaman sebanyak 7.161 bibit mangrove
(Rhizophora sp.) yang disertai periode pemeliharaan selama tiga tahun, yaitu 2024 hingga
2026, guna mendukung tingkat keberhasilan pertumbuhan tanaman dan memberikan manfaat
ekologis dalam jangka panjang.

Program ini secara langsung melibatkan dan memberikan manfaat kepada sekitar 100 orang,
yang terdiri atas masyarakat pesisir, anggota KSA Pemerhati Mangrove, serta pemangku
kepentingan lokal yang turut berpartisipasi aktif dalam pelaksanaan dan pemeliharaan
kegiatan. Melalui inisiatif ini, STP berkontribusi dalam menjaga keseimbangan ekosistem pesisir,
meningkatkan kualitas lingkungan, serta memperkuat kesadaran masyarakat akan pentingnya
konservasi mangrove secara berkelanjutan.


As part of STP’s commitment to environmental preservation and the sustainability of coastal
ecosystems, the Company implemented a mangrove rehabilitation program in collaboration
with KSA Pemerhati Mangrove under a CSR partnership scheme supported by funding, based
on a cooperation agreement dated May 7, 2024. The program began with planting activities in
2024 and has been followed by structured maintenance through 2026. In its implementation,
the total realized funds disbursed amounted to Rp329,154,250.

The mangrove rehabilitation activities were carried out over an area of approximately 3
hectares, covering around 2.5 hectares in the Marusu watershed area and 0.5 hectares in
the Lantebung Mangrove Tourism Area. The program included the planting of 7,161 mangrove
seedlings (Rhizophora sp.), supported by a three-year maintenance period from 2024 to 2026
to help ensure a successful growth rate and deliver long-term ecological benefits.

This program directly involved and benefited around 100 people, including coastal communities,
members of KSA Pemerhati Mangrove, and local stakeholders who actively participated in
the implementation and maintenance of the activities. Through this initiative, STP contributed
to maintaining the balance of coastal ecosystems, improving environmental quality, and
strengthening public awareness of the importance of sustainable mangrove conservation.




                                            PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report   175
Page 178
        Kinerja Keberlanjutan
        Sustainability Performance




   TANGGUNG JAWAB PRODUK DAN JASA
   Product and Service Responsibility
   [GRI 416-1, 416-2]




              Perseroan berkomitmen untuk menjamin bahwa setiap produk dan layanan
              yang disediakan memenuhi standar kualitas tertinggi serta memperhatikan
              aspek keamanan bagi pelanggan. Komitmen ini diwujudkan melalui
              penerapan sistem manajemen mutu yang konsisten dan proses evaluasi
              berkelanjutan untuk meminimalkan risiko serta meningkatkan kepuasan
              pelanggan.

              The Company is committed to ensuring that every product and service delivered adheres
              to the highest quality standards while prioritizing customer safety. This commitment is
              implemented through a consistent quality management system and ongoing evaluation
              processes to minimize risks and enhance customer satisfaction.




   PRODUK BERKUALITAS DAN KEPUASAN                                           QUALITY PRODUCTS AND CUSTOMER
   PELANGGAN                                                                 SATISFACTION

   Perseroan menempatkan pelanggan sebagai                                   The Company views customers as key stakeholders
   pemangku kepentingan utama yang berperan                                  who serve an essential role in ensuring business
   penting dalam menjaga keberlanjutan bisnis. Dengan                        sustainability. In line with this understanding, the
   pemahaman tersebut, Perseroan berkomitmen                                 Company is committed to providing products and
   untuk menyediakan produk dan layanan yang tidak                           services that not only meet customer needs but also
   hanya memenuhi kebutuhan pelanggan, tetapi juga                           ensure safety and comfort in their use.
   menjamin aspek keamanan dan kenyamanan dalam
   penggunaannya.

   Perseroan mewujudkan komitmen tersebut melalui                            The Company realizes this commitment through
   penyediaan informasi produk yang jelas dan                                the provision of clear and transparent product
   transparan, baik melalui situs web resmi maupun                           information, both through its official website and
   berbagai kegiatan komunikasi dan promosi terpadu.                         various integrated communication and promotional
   Pendekatan ini memastikan bahwa pelanggan                                 activities. This approach ensures that customers
   memperoleh pemahaman menyeluruh terhadap                                  obtain a comprehensive understanding of the
   spesifikasi dan keunggulan produk yang ditawarkan.                        specifications and advantages of the products
                                                                             offered.



176 PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 179
                                                                               Tanggung Jawab Produk dan Jasa
                                                                              Product a nd Service Responsibility




Dalam menjaga kualitas, Perseroan menerapkan                In maintaining quality, the Company implements an
sistem manajemen mutu terintegrasi untuk                    integrated quality management system to ensure that
memastikan seluruh proses dan layanan memenuhi              all processes and services comply with the applicable
ketentuan regulasi yang berlaku. Sistem ini juga            regulatory provisions. This system also functions as a
berfungsi sebagai mekanisme pencegahan untuk                preventive mechanism to identify potential risks and
mengidentifikasi potensi risiko dan memastikan              ensure the sustainability of quality standards in the
keberlanjutan standar kualitas di masa mendatang.           future. The implementation of this system reflects
Penerapan sistem ini mencerminkan dedikasi                  the Company’s dedication to meeting customer
Perseroan dalam memenuhi harapan pelanggan                  expectations and building mutually beneficial
serta membangun hubungan bisnis yang saling                 business relationships. [SEOJK F.17]
menguntungkan. [SEOJK F.17]

Selain   itu,  Perseroan     secara    berkelanjutan        Furthermore, the Company continuously enhances
meningkatkan kualitas layanan dengan memantau               service quality by managing its operational
kinerja operasionalnya melalui indikator SLA                performance through the SLA Compliance Rate. This
Compliance Rate. Indikator ini menjadi acuan                indicator serves as a benchmark to ensure that all
dalam memastikan setiap keluhan pelanggan                   customer complaints are addressed effectively and
ditangani secara efektif sesuai standar layanan yang        in accordance with service standards. In addition,
berlaku. Perseroan juga terus menjaga transparansi          the Company strives to maintain transparency
informasi produk dan layanan melalui berbagai kanal         regarding its products and services through
komunikasi, termasuk situs web resmi serta kegiatan         multiple communication channels, including the
promosi dan pemasaran yang terintegrasi.                    official website as well as integrated marketing and
                                                            promotional activities.

INOVASI PRODUK [SEOJK F.26]                                 PRODUCT INNOVATION [SEOJK F.26]

Perseroan senantiasa berupaya mengembangkan                 The Company continuously pursues innovation to
inovasi untuk meningkatkan kualitas, efisiensi              enhance quality, operational efficiency, and business
operasional, serta keberlanjutan bisnis. Salah satu         sustainability. One of the main initiatives undertaken
fokus utama dalam upaya ini adalah pemanfaatan              is the utilization of digital technology, including
teknologi digital, termasuk pengembangan aplikasi           applications designed to improve work efficiency
yang mendukung peningkatan efektivitas kerja                and service optimization. In addition, the Company
dan optimalisasi layanan. Selain itu, Perseroan juga        introduces innovations in tower and rooftop structure
berinovasi dalam desain menara dan struktur atap            designs through more efficient approaches that
dengan pendekatan yang lebih efisien, sehingga              reduce material consumption without compromising
penggunaan material dapat dikurangi tanpa                   quality or structural durability.
mengurangi kualitas maupun ketahanan struktur.

Inovasi yang dilakukan tidak hanya ditujukan untuk          These innovations not only support efficiency and
mendukung efisiensi dan keberlanjutan, tetapi               sustainability but also aim to meet customer needs
juga untuk memenuhi kebutuhan pelanggan serta               and adapt to the dynamic developments within
menyesuaikan dengan perkembangan industri                   the industry. Through this approach, the Company
yang dinamis. Melalui langkah ini, Perseroan                strengthens its competitiveness while contributing
memperkuat daya saingnya sekaligus berkontribusi            to environmental preservation by optimizing resource
terhadap pengurangan dampak lingkungan melalui              utilization. The Company’s commitment to innovation
penggunaan sumber daya yang lebih optimal.                  is further reinforced through continuous research and
Komitmen terhadap inovasi terus dipertahankan               development to deliver more advanced, efficient,
melalui   kegiatan     riset  dan   pengembangan            and environmentally friendly solutions.
berkelanjutan untuk menghadirkan solusi yang lebih
modern, efisien, dan ramah lingkungan.




                                                PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report   177
Page 180
         Kinerja Keberlanjutan
         Sustainability Performance




    Tanggung Jawab Produk dan Jasa
    Product a nd Service Responsibility




    KEAMANAN PRODUK [SEOJK F.27] [GRI 416-1, 416-2]                          PRODUCT SAFETY [SEOJK F.27] [GRI 416-1, 416-2]

    Dalam menjamin keamanan produk, Perseroan                                To ensure product safety, the Company assigns
    menugaskan Divisi Engineering untuk bertanggung                          the Engineering Division to oversee the design and
    jawab atas proses perancangan serta perhitungan                          structural calculations of towers, covering both
    struktur menara, baik untuk pembangunan baru                             new constructions and additional load installations
    maupun penambahan beban (colocation/change                               (colocation/change request). All processes are
    request). Seluruh kegiatan tersebut dilaksanakan                         carried out in accordance with international
    sesuai dengan standar keselamatan internasional,                         safety standards, including technical codes
    termasuk pengkodean teknis yang dapat diakses                            accessible    through    https://tiaonline.org/. By
    melalui https://tiaonline.org/. Melalui penerapan                        applying these globally recognized standards, the
    standar global ini, Perseroan memastikan bahwa                           Company guarantees that each product meets the
    setiap produk yang dihasilkan memenuhi kriteria                          highest quality benchmarks and stringent safety
    kualitas tinggi dan standar keselamatan yang ketat.                      requirements.

    Sebelum menara diimplementasikan, Perseroan                              Prior to implementation, the Company conducts a
    melaksanakan serangkaian uji kelayakan dan evaluasi                      series of testing and evaluation procedures to ensure
    untuk menjamin tingkat keamanannya. Pengujian ini                        product safety. These assessments encompass
    mencakup aspek keselamatan bagi pelanggan yang                           safety aspects for both customers utilizing the
    menggunakan infrastruktur serta bagi masyarakat                          infrastructure and the surrounding communities near
    yang berada di sekitar lokasi menara. Dengan                             tower sites. Through rigorous and comprehensive
    prosedur yang komprehensif dan disiplin, Perseroan                       procedures, the Company ensures that every
    memastikan setiap menara yang dibangun tidak                             constructed tower not only complies with technical
    hanya memenuhi persyaratan teknis tetapi juga                            specifications but also provides optimal safety
    memberikan perlindungan dan keamanan maksimal                            assurance for all affected parties.
    bagi seluruh pihak yang terlibat.

    Sebagai penyedia infrastruktur telekomunikasi,                           As a telecommunications infrastructure provider,
    Perseroan secara rutin melakukan penilaian terhadap                      the Company regularly conducts assessments of
    aspek kesehatan dan keselamatan dari setiap kategori                     health and safety aspects across all major service
    layanan utama, termasuk menara telekomunikasi                            categories, including telecommunication towers
    dan jaringan kabel fiber optik. Seluruh hasil penilaian                  and fiber optic network installations. The results
    digunakan untuk peningkatan efektivitas desain,                          of these assessments are used to enhance design
    proses pemeliharaan, serta mitigasi risiko yang dapat                    effectiveness, maintenance processes, and risk
    berdampak pada keselamatan publik dan mitra kerja.                       mitigation measures affecting public and partner
    Pada tahun 2025, 100% kategori layanan utama                             safety. In 2025, 100% of the Company’s key service
    Perseroan telah melalui proses penilaian tersebut.                       categories were assessed for health and safety
                                                                             impacts.

    Sepanjang tahun pelaporan, tidak terdapat insiden                        During the reporting year, no incidents of non-
    ketidakpatuhan terhadap peraturan atau kode etik                         compliance with regulations or voluntary codes
    sukarela yang berkaitan dengan kesehatan dan                             related to product and service health and safety were
    keselamatan produk maupun layanan. Perseroan juga                        recorded. The Company also did not incur any fines,
    tidak menerima denda, peringatan, maupun sanksi                          warnings, or other sanctions in this regard.
    lainnya terkait aspek tersebut.

    DAMPAK PRODUK/JASA                                                       PRODUCT/SERVICE IMPACT

    Perseroan senantiasa memberikan informasi yang                           The Company consistently provides comprehensive
    lengkap dan transparan kepada pelanggan agar                             and transparent product information to ensure
    mereka memperoleh pemahaman menyeluruh                                   customers have a full understanding of the benefits,
    mengenai manfaat, keunggulan, serta nilai tambah                         advantages, and added value of its products and
    dari produk dan layanan yang ditawarkan. Informasi                       services. The information provided includes the
    yang disampaikan mencakup hal-hal berikut:                               following:


178 PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 181
                                                                               Tanggung Jawab Produk dan Jasa
                                                                              Product a nd Service Responsibility




1. Portofolio Produk: Penjelasan mengenai berbagai          1. Product Portfolio: Details of the Company’s
   layanan yang disediakan oleh Perseroan, baik                service offerings, covering both tower and non-
   pada segmen menara maupun non-menara.                       tower segments.
2. Lokasi Strategis: Penyediaan data terkait lokasi         2. Strategic Locations: Data on tower locations that
   menara yang memiliki nilai strategis tinggi dan             hold strategic value and can support customers’
   dapat mendukung kegiatan bisnis pelanggan.                  business activities.
3. Keamanan      terhadap     Gangguan:    Jaminan          3. Security Against Disruptions: Assurance of
   perlindungan bagi peralatan atau aset pelanggan             protection for customer equipment or assets
   yang ditempatkan di lokasi menara, termasuk                 placed at tower sites, including mitigation
   langkah mitigasi terhadap potensi gangguan                  measures against potential external risks such as
   eksternal seperti pencurian atau intervensi                 theft or public interference.
   masyarakat.
4. Jaminan Keselamatan Produk: Kepastian bahwa              4. Product Safety Assurance: Confirmation that all
   seluruh menara yang disewakan memenuhi                      leased towers meet safety standards and comply
   standar keamanan serta memperhatikan aspek                  with Occupational Health and Safety (OHS)
   Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di area                requirements within operational areas.
   operasional.
5. Dampak Finansial bagi Pelanggan: Penyajian               5. Financial Impact for Customers: Presentation
   estimasi potensi peningkatan pendapatan yang                of estimated potential revenue increases that
   dapat diperoleh pelanggan melalui pemanfaatan               customers may gain through tower leasing or
   layanan penyewaan menara atau ruang yang                    space utilization offered by the Company.
   disediakan Perseroan.
6. Dampak Sosial dan Ekonomi bagi Lingkungan                6. Social and Economic Impact for Surrounding
   Sekitar: Perseroan berbagi informasi mengenai               Communities Social and Economic Impacts on the
   dampak ekonomi yang akan terjadi di sekitar                 Surrounding Environment: The Company shares
   menara jika pelanggan menyewa menara,                       information regarding the economic impacts that
   misalnya dampak terhadap UMKM jika dilakukan                may occur around the tower if customers lease the
   pembangunan menara di sekitar pasar tradisional             tower, for example the impact on MSMEs if tower
   dan perumahan, peningkatan akses komunikasi                 construction is carried out near traditional markets
   bagi komunitas dan masyarakat sekitar dan lain              and residential areas, increased communication
   sebagainya.                                                 access for surrounding communities and society,
                                                               and others.
7. Menara Ramah Lingkungan:                                 7. Environmentally Friendly Towers:
   • Penyediaan informasi mengenai menara                      • Information on towers constructed using
     dengan desain berkelanjutan yang disesuaikan                  sustainable design principles that align with
     dengan kawasan wisata atau cagar budaya.                      cultural heritage or tourism zones.
   • Pemanfaatan energi terbarukan seperti panel               • Use of renewable energy sources such as solar
     surya dan baterai lithium, khususnya di wilayah               panels and lithium batteries, particularly in
     dengan akses listrik terbatas.                                areas with limited electricity access.

Sepanjang tahun 2025, Perseroan tidak mencatat              Throughout 2025, the Company recorded no material
adanya insiden material terkait ketidakpatuhan              incidents of non-compliance related to product
dalam penyampaian informasi maupun pelabelan                information disclosure or labeling. [SEOJK F.28]
produk dan layanan. [SEOJK F.28]




                                                PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report   179
Page 182
         Kinerja Keberlanjutan
         Sustainability Performance




    Tanggung Jawab Produk dan Jasa
    Product a nd Service Responsibility




    PRODUK YANG DITARIK KEMBALI                                              PRODUCT RECALLS

    Sepanjang tahun 2025, Perseroan tidak mencatat                           Throughout 2025, the Company did not record any
    adanya    penarikan     kembali        produk, yang                      product recalls, indicating that all products and
    menunjukkan bahwa seluruh produk dan layanan                             services delivered have met the applicable quality
    yang diberikan telah memenuhi standar kualitas dan                       standards and regulatory requirements. Through the
    ketentuan yang berlaku. Melalui penerapan sistem                         implementation of a stringent quality management
    manajemen mutu yang ketat serta pelaksanaan                              system and regular performance evaluations, the
    evaluasi berkala, Perseroan memastikan setiap                            Company ensures that all operational activities
    kegiatan operasional berjalan sesuai dengan regulasi                     comply with established regulations and safety
    dan standar keselamatan yang telah ditetapkan.                           standards. As such, no product recall information is
    Dengan demikian, tidak terdapat informasi mengenai                       disclosed in this Sustainability Report. [SEOJK F.29]
    penarikan produk yang perlu dilaporkan dalam
    Laporan Keberlanjutan ini. [SEOJK F.29]

    KEPUASAN PELANGGAN                                                       CUSTOMER SATISFACTION

    Perseroan menempatkan kepuasan pelanggan                                 The Company places customer satisfaction as a top
    sebagai salah satu prioritas utama dalam                                 priority in the delivery of its products and services.
    penyediaan produk dan layanan. Sebagai bagian                            As part of its continuous improvement commitment,
    dari komitmen peningkatan layanan, pelanggan                             customers are encouraged to submit feedback,
    dapat menyampaikan masukan, keluhan, atau                                complaints, or reports regarding products and
    pengaduan terkait produk maupun layanan melalui                          services through the available communication
    kanal komunikasi yang telah disediakan, termasuk                         channels, including those related to technical issues.
    pengaduan teknis. Untuk memastikan setiap laporan                        To ensure a prompt and effective response, the
    tertangani secara cepat dan efisien, Perseroan                           Company closely monitors all submitted complaints
    melakukan pemantauan intensif terhadap seluruh                           and measures response performance using the
    pengaduan dan mengukurnya menggunakan SLA                                SLA Compliance Rate, which reflects the timeliness
    Compliance Rate, yang mencerminkan tingkat                               of issue resolution in accordance with the service
    ketepatan waktu penanganan sesuai dengan                                 agreement commitments.
    perjanjian layanan yang berlaku.




             Di tahun 2025, tingkat kepuasan pelanggan terhadap produk dan layanan Perseroan mencapai
             96,96% dari nilai maksimal 100%. Hasil ini mencerminkan upaya berkelanjutan Perseroan dalam
             meningkatkan kualitas layanan serta memastikan bahwav kebutuhan pelanggan terpenuhi secara
             optimal. [SEOJK F.30]

             In 2025, the customer satisfaction level for the Company’s products and services reached
             96.96% out of a maximum score of 100%. This result reflects the Company’s continuous efforts
             to enhance service quality and ensure that customer needs are met optimally. [SEOJK F.30]




180 PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 183
 Daftar Indeks POJK 51/2017-SEOJK 16/2021
                                                            POJK 51/2017-SEOJK 16/2021 Index
                                                                                                                     [SEOJK G.5]

No. Indeks                                         Nama Indeks                                                     Halaman
 Index No.                                         Index Name                                                       Page

STRATEGI KEBERLANJUTAN
SUSTAINABILITY STRATEGY

             Penjelasan Strategi Keberlanjutan
    A.1                                                                                                                37
             Explanation Sustainability Strategy

IKHTISAR KINERJA KEBERLANJUTAN
SUSTAINABILITY PERFORMANCE HIGHLIGHTS

             Ikhtisar Kinerja Ekonomi
    B.1                                                                                                                 8
             Economic Performance Highlights

             Ikhtisar Kinerja Lingkungan Hidup
   B.2                                                                                                                  9
             Environmental Performance Highlihts

             Ikhtisar Kinerja Sosial
   B.3                                                                                                                 10
             Social Performance Highlights

PROFIL PERSEROAN
COMPANY PROFILE

             Visi, Misi, dan Nilai Keberlanjutan
    C.1                                                                                                                37
             Vision, Mission, and Value of Sustainability

             Alamat Perseroan
   C.2                                                                                                                 45
             Company’s Address

             Skala Perseroan
   C.3                                                                                                                 49
             Scale Enterprises

             Produk, Layanan, dan Kegiatan Usaha yang Dijalankan
   C.4                                                                                                                 48
             Products, Services and Business Activities

             Keanggotaan Pada Asosiasi
   C.5                                                                                                                 63
             Member of Association

             Perubahan Organisasi Bersifat Signifikan
   C.6                                                                                                                 47
             Change of Significant Organization

LAPORAN DIREKSI
DIRECTORS STATEMENT

             Laporan Direksi
    D.1                                                                                                                15
             Directors Statement

TATA KELOLA KEBERLANJUTAN
SUSTAINABILITY GOVERNANCE

             Penanggungjawab Penerapan Keuangan berkelanjutan
    E.1                                                                                                                68
             Management of Sustainable Finance Implementation

             Pengembangan Kompetensi Terkait Keuangan berkelanjutan
   E.2                                                                                                                 84
             Competency Development Related Sustainable Finance

             Penilaian Risiko Atas Penerapan Keuangan berkelanjutan
   E.3                                                                                                                 87
             Risk Assessment for Sustainable Finance Implementation

             Hubungan Dengan Pemangku Kepentingan
   E.4                                                                                                                 91
             Stakeholder Engagement

             Permasalahan Terhadap Penerapan Keuangan berkelanjutan
   E.5                                                                                                                 94
             Challenges of Sustainable Financial Implementation




                                                      PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report   181
Page 184
         Kinerja Keberlanjutan
         Sustainability Performance




    Daftar Indeks POJK 51/2017-SEOJK 16/2021
    POJK 51/2017-SEOJK 16/2021 Index




      No. Indeks                                              Nama Indeks                                    Halaman
       Index No.                                              Index Name                                      Page

     KINERJA KEBERLANJUTAN
     SUSTAINABILITY PERFORMANCE

                       Kegiatan Membangun Budaya Keberlanjutan
           F.1                                                                                                 104
                       Building a Culture of Sustainability

     KINERJA EKONOMI
     ECONOMIC PERFORMANCE

                       Perbandingan Target dan Kinerja Produksi, Portofolio, Target Pembiayaan, atau
                       Investasi, Pendapatan dan Laba Rugi
          F.2                                                                                                  109
                       Comparison of performance targets and production, portfolios, financial targets, or
                       investment, revenue and profit and loss

                       Perbandingan Target dan Kinerja Portofolio, Target Pembiayaan, atau Investasi Pada
                       Instrumen Keuangan atau Proyek yang Sejalan.
          F.3          Comparison of Performance Targets and Production, Portfolios, Financial Targets,        109
                       or Investment on Financial Instruments or Projects in Line with Sustainable Finance
                       Implementation.

     KINERJA LINGKUNGAN
     ENVIRONMENTAL PERFORMANCE

                       Umum
                       General

                       Biaya Lingkungan Hidup
          F.4                                                                                                  121
                       Environmental Costs

                       Aspek Material
                       Material Aspects

                       Penggunaan Material yang Ramah Lingkungan
          F.5                                                                                                  122
                       The Use of Environmentally Friendly Materials

                       Aspek Energi
                       Energy Aspects

                       Jumlah dan Intensitas Energi yang Digunakan
          F.6                                                                                                  125
                       The Number and The Intensity of Energy Use

                       Upaya dan Pencapaian Efisiensi Energi dan Penggunaan Energi Terbarukan
           F.7         The Efforts and Achievements Made Energy Efficiency Including The Use of Renewable      126
                       Energy Sources

                       Aspek Air
                       Water Aspects

                       Penggunaan Air
          F.8                                                                                                  136
                       Water Consumption

                       Aspek Keanekaragaman Hayati
                       Biodiversity Aspects

                       Dampak Dari Wilayah Operasional yang Dekat atau Berada Di Daerah Konservasi atau
          F.9          Memiliki Keanekaragaman Hayati                                                          137
                       The Impact of Operational Areas Near or In The Area of Conservation or Biodiversity

                       Usaha Konservasi Keanekaragaman Hayati
          F.10                                                                                                 137
                       Biodiversity Conservation Efforts

                       Aspek Emisi
                       Emission Aspects

                       Jumlah dan Intensitas Emisi yang Dihasilkan Berdasarkan Jenisnya
          F.11                                                                                                 133
                       The Number and Intensity of Emissions Produced by Type




182 PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 185
                                                                    Daftar Indeks POJK 51/2017-SEOJK 16/2021
                                                                              POJK 51/2017-SEOJK 16/2021 Index




No. Indeks                                      Nama Indeks                                                      Halaman
 Index No.                                      Index Name                                                        Page

             Upaya dan Pencapaian Pengurangan Emisi yang Dilakukan
   F.12                                                                                                              126
             The Efforts and Achievement of Emission Reductions Undertaken

             Aspek Limbah dan Efluen
             Aspect of Waste and Effluents

             Jumlah Limbah dan Efluen yang Dihasilkan Berdasarkan Jenis
   F.13                                                                                                              123
             The Amount of Waste and Effluent Generated by Type

             Mekanisme Pengelolaan Limbah dan Efluen
   F.14                                                                                                              123
             Waste and Effluent Management Mechanism

             Tumpahan yang Terjadi (Jika Ada)
   F.15                                                                                                              125
             Spill That Occurred (If Any)

             Aspek Pengaduan Terkait Lingkungan Hidup
                                                                          150
             Aspect of Environmental Complaints

             Jumlah dan Materi Pengaduan Lingkungan Hidup yang Diterima dan Diselesaikan
   F.16                                                                                                              138
             The Number and Material Environmental Complaints Received and Resolved.

KINERJA SOSIAL
SOCIAL PERFORMANCE

             Komitmen LJK, Emiten, atau Perseroan Publik Untuk Memberikan Layanan Atas Produk
             dan/ atau Jasa yang Setara Kepada Konsumen
   F.17                                                                                                              177
             The Company’s Commitment to Deliver Products and/or Services Equivalent to The
             Consumer

             Aspek Ketenagakerjaan
             Employment Aspects

             Kesetaraan Kesempatan Bekerja
   F.18                                                                                                             140
             Equality of Employment Opportunities

             Tenaga Kerja Anak dan Tenaga Kerja Paksa
   F.19                                                                                                              154
             Child Labor and Forced Labor

             Upah Minimum Regional
   F.20                                                                                                             150
             The Minimum Wage

             Lingkungan Bekerja yang Layak dan Aman
   F.21                                                                                                              156
             Environmental Work Decent and Safe

             Pelatihan dan Pengembangan Kemampuan Pegawai
   F.22                                                                                                              145
             Training and Competency Development for Employees

             Aspek Masyarakat
             Community Aspects

             Dampak Operasi Terhadap Masyarakat Sekitar
   F.23                                                                                                              171
             Operational Impacts to Local Communities

             Pengaduan Masyarakat
   F.24                                                                                                              173
             Public Complaints

             Kegiatan Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL)
   F.25                                                                                                            114-116
             Environmental Social Responsibility Activity

             Tanggung Jawab Pengembangan Produk/Jasa Berkelanjutan:
             Responsibility on The Development of Sustainable Finance Products and/or Services:

             Inovasi dan Pengembangan Produk/Jasa Keuangan berkelanjutan
   F.26                                                                                                              177
             Innovation and Development of Sustainable Finance Products and/or Services

             Produk/Jasa yang Sudah Dievaluasi Keamanannya Bagi Pelanggan
   F.27                                                                                                              178
             Customer Safety




                                                    PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report   183
Page 186
         Kinerja Keberlanjutan
         Sustainability Performance




    Daftar Indeks POJK 51/2017-SEOJK 16/2021
    POJK 51/2017-SEOJK 16/2021 Index




      No. Indeks                                              Nama Indeks                               Halaman
       Index No.                                              Index Name                                 Page

                       Dampak Produk/Jasa
          F.28                                                                                            179
                       Impact of Products/Services

                       Jumlah Produk yang Ditarik Kembali
          F.29                                                                                            180
                       The Number of Products Recalled

                       Survei Kepuasan Pelanggan Terhadap Produk dan/atau Jasa Keuangan Berkelanjutan
          F.30                                                                                            180
                       Survey of Customer Satisfaction

     LAIN-LAIN
     OTHERS

                       Verifikasi Tertulis Dari Pihak Independen (Jika Ada)
          G.1                                                                                             26
                       Written Verification from Independent Parties (If Any)

                       Lembar Umpan Balik
          G.2                                                                                             201
                       Feedback Sheet

                       Tanggapan Terhadap Umpan Balik Laporan Keberlanjutan Tahun Sebelumnya
          G.3                                                                                             201
                       Response to Previous Year’s Report Feedback

                       Daftar Pengungkapan Sesuai POJK 51/2017
          G.5                                                                                             181
                       POJK 51/2017 Index




184 PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 187
                         DAFTAR INDEKS IDXNET FORM E020
                                                                         IDXNET Index List form E020


No. Indeks                                        Nama Indeks                                                     Halaman
 Index No.                                        Index Name                                                       Page

KINERJA LINGKUNGAN
ENVIRONMENTAL PERFORMANCE

             Laporan Emisi Gas Rumah Kaca
   E-01                                                                                                               133
             Greenhouse Gas Emissions Report

             Intensitas Emisi Gas Rumah Kaca
  E-02                                                                                                                135
             Greenhouse Gas Emissions Intensity

             Konsumsi Energi Listrik
  E-03                                                                                                                127
             Electricity Energy Consumption

             Konsumsi Air
  E-04                                                                                                                136
             Water Consumption

             Limbah yang Dihasilkan
  E-05                                                                                                                125
             Waste Generated

             Komitmen Perseroan untuk Mencapai Target Net Zero Emission
  E-06                                                                                                                126
             Company Commitment to Achieving the Net Zero Emission Target

             Komitmen Perseroan untuk Mengurangi Emisi Gas Rumah Kaca
  E-07                                                                                                                126
             Company Commitment to Reducing Greenhouse Gas Emissions

KINERJA SOSIAL
SOCIAL PERFORMANCE

             Kesetaraan Gender
   S-01                                                                                                               54
             Gender Equality

             Pegawai Berdasarkan Gender dan Kelompok Umur
  S-02                                                                                                                55
             Employees by Gender and Age Group

             Tingkat Pergantian Pegawai
  S-03                                                                                                                142
             Employee Turnover Rate

             Jumlah Pegawai Sementara
  S-04                                                                                                                54
             Number of Temporary Employees

             Pelatihan dan Pengembangan Pegawai
  S-05                                                                                                                145
             Employee Training and Development

             Jumlah Kecelakaan Kerja
  S-06                                                                                                                164
             Number of Workplace Accidents

             Kejadian Pelanggaran Hak Asasi Manusia
  S-07                                                                                                               140
             Incidents of Human Rights Violations

             Kebijakan Pelecehan Seksual dan/atau Non-diskriminasi
  S-08                                                                                                               140
             Policy on Sexual Harassment and/or Non-Discrimination

             Kebijakan Mengenai Hak Asasi Manusia
  S-09                                                                                                               140
             Policy on Human Rights

             Kebijakan Pekerja Anak dan/atau Pekerja Paksa
  S-10                                                                                                                153
             Policy on Child Labor and/or Forced Labor

             Kebijakan Mengenai Kesehatan dan Keselamatan Kerja serta Lingkungan Kerja yang
             Aman dan Layak Diberikan kepada Seluruh Karyawan
   S-11                                                                                                            164, 165
             Policy on Occupational Health and Safety and a Safe and Decent Working Environment
             Provided to All Employees

             Corporate Social Responsibility (CSR)
   S-12                                                                                                            170, 175
             Corporate Social Responsibility (CSR)




                                                     PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report   185
Page 188
         Kinerja Keberlanjutan
         Sustainability Performance




    Daftar Indeks POJK 51/2017-SEOJK 16/2021
    POJK 51/2017-SEOJK 16/2021 Index




      No. Indeks                                               Nama Indeks                              Halaman
       Index No.                                               Index Name                                Page

     KINERJA TATA KELOLA
     GOVERNANCE PERFORMANCE

                       Keberagaman Manajemen dan Independensi
         G-01                                                                                             68
                       Management Diversity and Independence

                       Total Kehadiran Direksi dan Komisaris ke Rapat Dewan
         G-02          Total Attendance of the Board of Directors and Board of Commissioners at Board     79
                       Meetings

                       Kebijakan Pemisahan Chairman of the Board dan CEO
         G-03                                                                                              71
                       Policy on the Separation of the Chairman of the Board and CEO

                       Kebijakan Penilaian Dewan Direksi dan Komisaris
         G-04                                                                                             79
                       Board of Directors and Board of Commissioners Assessment Policy

                       Kebijakan Pelatihan Dewan Direksi dan Komisaris
         G-05                                                                                             84
                       Board of Directors and Board of Commissioners Training Policy

                       Kriteria Khusus Pemilihan Dewan
         G-06                                                                                            70, 76
                       Specific Criteria for Board Selection

                       Kode Etik dan/atau Anti-Korupsi
         G-07                                                                                             81
                       Code of Ethics and/or Anti-Corruption

                       Kebijakan Perlakuan Adil terhadap Pemegang Saham
         G-08                                                                                              71
                       Fair Treatment of Shareholders Policy

                       Pencegahan Konflik Kepentingan
         G-09                                                                                             77
                       Conflict of Interest Prevention




186 PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 189
                              Referensi Silang GRI Standards
                                                             Cross-Reference of GRI Standards



       Pernyataan penggunaan      PT Solusi Tunas Pratama Tbk melaporkan informasi dalam Indeks Isi GRI ini untuk
       Statement of Use           periode 1 Januari 2025 sampai dengan 31 Desember 2025 mengacu dengan
                                  Standar GRI.
                                  PT Solusi Tunas Pratama Tbk has reported the information cited in this GRI content
                                  index for the period January 1, 2025, to December 31 2025, in reference with the
                                  GRI Standards.

       GRI 1 yang Digunakan       GRI 1 Foundation 2021
       GRI 1 Used




                                                                                                  Tidak Dinyatakan
                                 DISCLOSURE
                                                                                                      Omission

                                                                     Halaman         Persyaratan
 GRI – Standard                                                                         Tidak
                   No. Indeks                 Judul                   Page                                Alasan        Penjelasan
                                                                                     Dinyatakan
                    Index No.                 Titles                                                      Reason        Explanation
                                                                                    Requirement(s)
                                                                                       Omitted

                                                   DISCLOSURE UMUM
                                                  GENERAL DISCLOSURE

                   Organisasi dan Praktik Pelaporan
                   Organization and Reporting Practices

                                Informasi mengenai organisasi
                      2-1                                                44
                                Organizational details

                                Entitas organisasi yang
                                termasuk dalam laporan
                                keberlanjutan
                      2-2                                                60
                                Entities included in the
                                organization’s sustainability
                                reporting

                                Periode pelaporan, frekuensi,
GRI 2:                          dan titik kontak
                      2-3                                                36
Pengungkapan                    Reporting period, frequency
Umum 2021                       and contact point

                                Penyajian kembali informasi
GRI 2: General        2-4                                                26
                                Restatements of information
Disclosures 2021
                                Assurance oleh pihak
                      2-5       eksternal                                26
                                External assurance

                   Aktivitas dan Karyawan
                   Activities and Employees

                                Aktivitas, rantai nilai, dan
                                hubungan bisnis lainnya
                      2-6                                                48
                                Activities, value chain and
                                other business relationships

                                Karyawan
                      2-7                                              54, 141
                                Employees

                                Pekerja yang bukan
                                merupakan karyawan
                      2-8                                              54, 141
                                Workers who are not
                                employees



                                                       PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report   187
Page 190
         Kinerja Keberlanjutan
         Sustainability Performance




    Referensi Silang GRI Standards
    Cross-Reference of GRI Standards




                                                                                                      Tidak Dinyatakan
                                              DISCLOSURE
                                                                                                          Omission

                                                                               Halaman     Persyaratan
      GRI – Standard                                                                          Tidak
                              No. Indeks                  Judul                 Page                        Alasan       Penjelasan
                                                                                           Dinyatakan
                               Index No.                  Titles                                            Reason       Explanation
                                                                                          Requirement(s)
                                                                                             Omitted

                              Tata Kelola Keberlanjutan
                              Sustainable Governance

                                             Struktur dan komposisi tata
                                             kelola
                                      2-9                                            69
                                             Governance structure and
                                             composition

                                             Nominasi dan seleksi badan
                                             tata kelola tertinggi
                                  2-10                                           70, 76
                                             Nomination and selection of
                                             the highest governance body

                                             Ketua badan tata kelola
                                             tertinggi
                                      2-11                                       70, 76
                                             Chair of the highest
                                             governance body

                                             Peran badan tata kelola
                                             tertinggi dalam mengawasi
                                             pengelolaan dampak
                                      2-12   Role of the highest                 70, 76
                                             governance body in
                                             overseeing the management
                                             of impacts

                                             Pendelegasian wewenang
                                             untuk tanggung jawab
                                      2-13   mengelola dampak                    70, 77
                                             Delegation of responsibility
                                             for managing impacts

                                             Peran badan tata kelola
                                             tertinggi dalam pelaporan
                                             keberlanjutan
                                      2-14                                       29, 70
                                             Role of the highest
                                             governance body in
                                             sustainability reporting

                                             Konflik kepentingan
                                      2-15                                           77
                                             Conflicts of interest

                                             Mengomunikasikan hal-hal
                                             kritis
                                      2-16                                           78
                                             Communication of critical
                                             concerns

                                             Pengetahuan kolektif badan
                                             tata kelola tertinggi
                                      2-17                                           84
                                             Collective knowledge of the
                                             highest governance body

                                             Mengevaluasi kinerja badan
                                             tata kelola tertinggi
                                      2-18   Evaluation of the performance           79
                                             of the highest governance
                                             body




188 PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 191
                                                                                    Referensi Silang GRI Standards
                                                                                 Cross-Reference of GRI Standards




                                                                                              Tidak Dinyatakan
                               DISCLOSURE
                                                                                                  Omission

                                                                 Halaman         Persyaratan
GRI – Standard                                                                      Tidak
                 No. Indeks               Judul                   Page                                Alasan        Penjelasan
                                                                                 Dinyatakan
                  Index No.               Titles                                                      Reason        Explanation
                                                                                Requirement(s)
                                                                                   Omitted

                              Kebijakan remunerasi
                    2-19                                             80
                              Remuneration policies

                              Proses untuk menentukan
                              remunerasi
                   2-20                                              80
                              Process to determine
                              remuneration

                              Rasio kompensasi total
                              tahunan
                    2-21                                             80
                              Annual total compensation
                              ratio

                 Strategi Kebijakan dan Pelaksanaan
                 Policy Strategies and Implementations

                              Pernyataan mengenai strategi
                              pembangunan berkelanjutan
                    2-22                                           18, 37
                              Statement on sustainable
                              development strategy

                              Komitmen kebijakan
                    2-23                                           37, 39
                              Policy commitments

                              Menanamkan komitmen
                              kebijakan dalam organisasi
                    2-24                                        40, 104, 171
                              Embedding policy
                              commitments

                              Proses remediasi dampak
                              negatif
                    2-25                                           81, 173
                              Processes to remediate
                              negative impacts

                              Mekanisme untuk saran dan
                              masalah etika
                    2-26                                             81
                              Mechanisms for seeking
                              advice and raising concerns

                              Kepatuhan hukum dan
                                                                81, 82, 120,
                              peraturan
                    2-27                                         138, 157,
                              Compliance with laws and
                                                                     172
                              regulations

                              Keanggotaan asosiasi
                   2-28                                              63
                              Membership associations

                 Keterlibatan Pemangku Kepentingan
                 Stakeholders Engagement

                              Pendekatan Pelibatan
                              Pemangku Kepentingan
                    2-29                                             91
                              Approach to stakeholder
                              engagement

                              Kesepakatan perundingan
                              kolektif
                   2-30                                              154
                              Collective bargaining
                              agreements




                                                   PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report   189
Page 192
         Kinerja Keberlanjutan
         Sustainability Performance




    Referensi Silang GRI Standards
    Cross-Reference of GRI Standards


                                                                                                        Tidak Dinyatakan
                                             DISCLOSURE
                                                                                                            Omission

                                                                               Halaman       Persyaratan
       GRI – Standard                                                                           Tidak
                              No. Indeks                 Judul                  Page                          Alasan       Penjelasan
                                                                                             Dinyatakan
                               Index No.                 Titles                                               Reason       Explanation
                                                                                            Requirement(s)
                                                                                               Omitted

                                            Proses penentuan topik
     GRI 3: Topik                           material
     Material 2021                    3-1                                        26, 29
                                            Process to determine material
                                            topics!
     GRI 3: Material
     Topics 2021                            Daftar topik material
                                      3-2                                      30, 31, 32
                                            List of material topics

                                                         DISCLOSURE TOPIK SPESIFIK
                                                       DISCLOSURE OF SPECIFIC TOPICS

     DAMPAK EKONOMI
     ECONOMIC IMPACTS

     Kinerja Ekonomi
     Economic Performance

     GRI 3:
     Pendekatan
     Manajemen 2021                         Manajemen topik material          32-35, 36,
                                      3-3   Management of material             111, 140,
     GRI 3:                                 topics                             144, 154
     Management
     Approach 2021

     GRI 201: Kinerja
     Ekonomi 2016
                                            Nilai ekonomi langsung yang
                                            dihasilkan dan didistribusikan
     GRI 201:                     201-1                                        107, 108,
                                            Direct economic value
     Economic
                                            generated and distributed
     Performance
     2016

     Keberadaan Pasar
     Market Presence

     GRI 3:
     Pendekatan
     Manajemen 2021                         Manajemen topik material          32-35, 36,
                                      3-3   Management of material             111, 140,
     GRI 3:                                 topics                             144, 154
     Management
     Approach 2021

     GRI 202:                               Proporsi Manajemen Senior
     Keberadaan                             yang dipekerjakan dari
     Pasar 2016                             masyarakat lokal
                                 202-2                                               109
                                            Proportion of senior
     GRI 202: Market                        management hired from the
     Presence 2016                          local community

     Dampak Ekonomi Tidak Langsung yang Signifikan
     Indirect Economic Impacts

     GRI 3:
     Pendekatan
     Manajemen 2021                         Manajemen topik material          32-35, 36,
                                      3-3   Management of material             111, 140,
     GRI 3:                                 topics                             144, 154
     Management
     Approach 2021




190 PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 193
                                                                                       Referensi Silang GRI Standards
                                                                                    Cross-Reference of GRI Standards


                                                                                                 Tidak Dinyatakan
                                  DISCLOSURE
                                                                                                     Omission

                                                                    Halaman         Persyaratan
 GRI – Standard                                                                        Tidak
                    No. Indeks               Judul                   Page                                Alasan        Penjelasan
                                                                                    Dinyatakan
                     Index No.               Titles                                                      Reason        Explanation
                                                                                   Requirement(s)
                                                                                      Omitted

                                 Investasi infrastruktur dan
GRI 203: Dampak                  dukungan layanan
Ekonomi Tidak         203-1                                             113
                                 Infrastructure Investments
Langsung 2016                    and services supported

GRI 203: Indirect                Dampak ekonomi tidak
Economic Impact                  langsung yang signifikan
                     203-2                                              171
2016                             Significant indercet economic
                                 impacts

Praktik Pengadaan
Procurement Practices

GRI 3:
Pendekatan
Manajemen 2021                   Manajemen topik material
                        3-3      Management of material
GRI 3:                           topics
Management
Approach 2021

GRI 204: Praktik
Pengadaan                        Proporsi pengeluaran untuk
                                 pemasok lokal
                      204-1                                             111
GRI 204:                         Proportion of spending on
Procurement                      local suppliers
Practices

DAMPAK LINGKUNGAN
ENVIRONMENTAL IMPACTS

GRI 3:
Pendekatan
Manajemen 2021                   Manajemen topik material
                        3-3      Management of material
GRI 3:                           topics
Management
Approach 2021

                                 Konsumsi energi dalam
                                 organisasi                          125, 127,
                      302-1
                                 Energy consumption within             129
                                 the organization

GRI 302: Energi                  Konsumsi energi di luar
2016                             organisasi
                     302-2                                              128
                                 Energy consumption outside
GRI 302: Energy                  of the organization
2016                             Intensitas energi
                     302-3                                           125, 129
                                 Energy Intensity

                                 Pengurangan konsumsi energi
                     302-4       Reduction of energy                 125, 126
                                 consumption




                                                      PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report   191
Page 194
         Kinerja Keberlanjutan
         Sustainability Performance




    Referensi Silang GRI Standards
    Cross-Reference of GRI Standards



                                                                                                       Tidak Dinyatakan
                                             DISCLOSURE
                                                                                                           Omission

                                                                               Halaman      Persyaratan
      GRI – Standard                                                                           Tidak
                              No. Indeks                Judul                   Page                         Alasan       Penjelasan
                                                                                            Dinyatakan
                               Index No.                Titles                                               Reason       Explanation
                                                                                           Requirement(s)
                                                                                              Omitted

     Emisi
     Emissions

     GRI 3:
     Pendekatan
     Manajemen 2021                         Manajemen topik material
                                      3-3   Management of material                   130
     GRI 3:                                 topics
     Management
     Approach 2021

                                            Emisi gas rumah kaca (CO2)
                                            (Cakupan 1) Langsung
                                  305-1                                         130, 133
                                            Direct (Scope 1) GHG
                                            emissions

                                            Emisi energi GRK (Cakupan 2)
                                            tidak langsung
                                 305-2                                          130, 133
     GRI 305: Emisi                         Energy indirect (Scope 2)
     2016                                   GHG Emissions

                                            Emisi GRK (Cakupan 3) tidak
     GRI 305:
                                            langsung lainnya
     Emissions 2016              305-3                                          130, 133
                                            Other indirect (Scope 3) GHG
                                            Emissions

                                            Intensitas Emisi GRK
                                 305-4                                               133
                                            GHG Emissions intensity

                                            Pengurangan emisi GRK
                                 305-5                                          126, 133
                                            Reduction of GHG emissions

     DAMPAK SOSIAL
     SOCIAL IMPACT

     Kepegawaian
     Employment

     GRI 3:
     Pendekatan
     Manajemen 2021                         Manajemen topik material
                                      3-3   Management of material
     GRI 3:                                 topics
     Management
     Approach 2021

                                            Perekrutan karyawan baru dan
                                            pergantian karyawan
                                  401-1                                              142
                                            New employee hires and
                                            employee turnover

                                            Tunjangan yang diberikan
     GRI 401:
                                            kepada karyawan purnawaktu
     Kepegawaian
                                            yang tidak diberikan kepada
     2016
                                            karyawan sementara atau
                                  401-2     paruh waktu                              150
     GRI 401:
                                            Benfits provided to full-time
     Employment 2016
                                            employees that are not
                                            provided to temporary or
                                            part-time employees

                                            Cuti Melahirkan
                                  401-3                                              151
                                            Parental leave



192 PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 195
                                                                                        Referensi Silang GRI Standards
                                                                                     Cross-Reference of GRI Standards



                                                                                                  Tidak Dinyatakan
                                  DISCLOSURE
                                                                                                      Omission

                                                                     Halaman         Persyaratan
 GRI – Standard                                                                         Tidak
                    No. Indeks                Judul                   Page                                Alasan        Penjelasan
                                                                                     Dinyatakan
                     Index No.                Titles                                                      Reason        Explanation
                                                                                    Requirement(s)
                                                                                       Omitted

Kesehatan dan Keselamatan Kerja
Occupational Health and Safety

GRI 3:
Pendekatan
Manajemen 2021                   Manajemen topik material
                       3-3       Management of material
GRI 3:                           topics
Management
Approach 2021

                                 Sistem manajemen
                                 keselamatan dan kesehatan
                      403-1      kerja                                 155, 161
                                 Occupational health and
                                 safety management system

                                 Identifikasi bahaya, penilaian
                                 risiko, dan investigasi insiden
                     403-2       Hazard identification, risk          156, 163
                                 assessment, and incident
                                 investigation

                                 Layanan Kesehatan Kerja
                     403-3                                               162
                                 Occupational health services

                                 Partisipasi, konsultasi, dan
                                 komunikasi pekerja tentang
GRI 403:                         keselamatan dan kesehatan
Kesehatan dan                    kerja
Keselamatan          403-4       Worker participation,                   166
Kerja 2018                       consultation, and
                                 communication on
GRI 403:                         occupational health and
Occupational                     safety
Health and Safety
2018                             Pelatihan bagi pekerja
                                 mengenai keselamatan dan
                                 kesehatan kerja
                     403-5                                               158
                                 Worker training on
                                 occupational health and
                                 safety

                                 Peningkatan kualitas
                     403-6       kesehatan pekerja                       152
                                 Promotion of worker health

                                 Pencegahan dan mitigasi
                                 dampak dari keselamatan dan
                                 kesehatan kerja yang secara
                                 langsung terkait hubungan
                     403-7       bisnis                                  167
                                 Prevention and mitigation
                                 of occupational health and
                                 safety impacts directly linked
                                 by business relationships




                                                       PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report   193
Page 196
         Kinerja Keberlanjutan
         Sustainability Performance




    Referensi Silang GRI Standards
    Cross-Reference of GRI Standards




                                                                                                       Tidak Dinyatakan
                                             DISCLOSURE
                                                                                                           Omission

                                                                               Halaman      Persyaratan
      GRI – Standard                                                                           Tidak
                              No. Indeks                 Judul                  Page                         Alasan       Penjelasan
                                                                                            Dinyatakan
                               Index No.                 Titles                                              Reason       Explanation
                                                                                           Requirement(s)
                                                                                              Omitted

                                            Pekerja yang tercakup
                                            dalam sistem manajemen
                                            keselamatan dan kesehatan
                                 403-8      kerja                                    161
                                            Workers covered by an
                                            occupational health and
                                            safety management system

                                            Kecelakaan kerja                   164, 165,
                                 403-9
                                            Work-related injuries                168

                                            Penyakit akibat kerja
                                 403-10                                         164, 165
                                            Work- related ill health

     Pelatihan dan Pendidikan
     Training and Education

     GRI 3:
     Pendekatan
     Manajemen 2021                         Manajemen topik material
                                      3-3   Management of material
     GRI 3:                                 topics
     Management
     Approach 2021

                                            Rata-rata jam pelatihan per
                                            tahun per karyawan
                                  404-1                                              145
                                            Average hours of training per
                                            year per employee

                                            Program untuk meningkatkan
                                            keterampilan karyawan dan
     GRI 404:
                                            program bantuan peralihan
     Pelatihan dan               404-2                                               147
                                            Programs for upgrading
     Pendidikan 2016
                                            employee skills and transition
                                            assistance
     GRI 404: Training
     and Education                          Persentase karyawan
     2016                                   yang menerima tinjauan
                                            rutin terhadap kinerja dan
                                            pengembangan karier
                                 404-3                                               148
                                            Percentage of employees
                                            receiving regular performance
                                            and career development
                                            reviews

     Keanekaragaman dan Kesempatan Setara
     Diversity and Equal Opportunity

     GRI 3:
     Pendekatan
     Manajemen 2021                         Manajemen topik material
                                      3-3   Management of material
     GRI 3:                                 topics
     Management
     Approach 2021




194 PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 197
                                                                                         Referensi Silang GRI Standards
                                                                                      Cross-Reference of GRI Standards




                                                                                                   Tidak Dinyatakan
                                   DISCLOSURE
                                                                                                       Omission

                                                                      Halaman         Persyaratan
 GRI – Standard                                                                          Tidak
                     No. Indeks                Judul                   Page                                Alasan        Penjelasan
                                                                                      Dinyatakan
                      Index No.                Titles                                                      Reason        Explanation
                                                                                     Requirement(s)
                                                                                        Omitted

GRI 405:
Keanekaragaman
dan Kesempatan                    Keanekaragaman badan tata
Setara                            kelola dan karyawan
                       405-1                                              144
                                  Diversity of governance
GRI 405: Diversity                bodies and employees
and Equal
Opportunity 2016

Pekerja Anak
Child Labor

GRI 3:
Pendekatan
Manajemen 2021                    Manajemen topik material
                        3-3       Management of material                  153
GRI 3:                            topics
Management
Approach 2021

                                  Operasi dan pemasok yang
GRI 408: Pekerja
                                  berisiko signifikan terhadap
Anak 2016
                                  insiden pekerja anak
                       408-1                                              153
                                  Operations and suppliers at
GRI 408: Child
                                  significant risk for incidents of
Labor - 2016
                                  child labor

Kerja Paksa atau Wajib Kerja
Forced or Compulsory Labor

GRI 3:
Pendekatan
Manajemen 2021                    Manajemen topik material
                        3-3       Management of material
GRI 3:                            topics
Management
Approach 2021

GRI 409: Kerja                    Operasi dan pemasok yang
Paksa atau Wajib                  berisiko signifikan terhadap
Kerja                             insiden kerja paksa atau wajib
                       409-1      kerja                                   153
GRI 409: Forced                   Operations and suppliers at
or Compulsory                     significant risk for incidents of
Labor                             forced or compulsory labor

Masyarakat Lokal
Local Communities

GRI 3:
Pendekatan
Manajemen 2021                    Manajemen topik material
                        3-3       Management of material                  175
GRI 3:                            topics
Management
Approach 2021




                                                        PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report   195
Page 198
         Kinerja Keberlanjutan
         Sustainability Performance




    Referensi Silang GRI Standards
    Cross-Reference of GRI Standards




                                                                                                       Tidak Dinyatakan
                                             DISCLOSURE
                                                                                                           Omission

                                                                               Halaman      Persyaratan
      GRI – Standard                                                                           Tidak
                              No. Indeks                Judul                   Page                         Alasan       Penjelasan
                                                                                            Dinyatakan
                               Index No.                Titles                                               Reason       Explanation
                                                                                           Requirement(s)
                                                                                              Omitted

                                            Operasi dengan keterlibatan
                                            masyarakat lokal, penilaian
     GRI 413:
                                            dampak, dan program
     Masyarakat Lokal
                                            pengembangan
                                  413-1                                              175
                                            Operations with local
     GRI 413: Local
                                            community engagement,
     Communities
                                            impact assessments and
                                            development programs

     Kesehatan dan Keselamatan Pelanggan
     Customer Health and Safety

     GRI 3:
     Pendekatan
     Manajemen 2021                         Manajemen topik material
                                      3-3   Management of material              176, 178
     GRI 3:                                 topics
     Management
     Approach 2021

                                            Penilaian dampak kesehatan
                                            dan keselamatan dari
                                            berbagai kategori produk dan
                                  416-1     jasa                                176, 178
     GRI 416:                               Assessment of the health and
     Kesehatan dan                          safety impacts of products
     Keselamatan                            and service category
     Pelanggan
                                            Insiden ketidakpatuhan
     GRI 416:                               sehubungan dengan dampak
     Customer Health                        kesehatan dan keselamatan
     and Safety 2016                        dari produk dan jasa
                                  416-2                                         176, 178
                                            Incidents of non-compliance
                                            concerning the health and
                                            safety impacts of products
                                            and services




196 PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 199
     Kesesuaian Penerapan Tata Kelola
Perusahaan Terhadap ASEAN Corporate
                Governance Scorecard
        Conformity of the Implementation of Corporate Governance
             Towards the ASEAN Corporate Governance Scorecard



                                          Prinsip dan Rekomendasi                                               Penyajian
Level
                                      Principles and Recommendations                                           Presentation

        Keberlanjutan dan Ketahanan
 B.
        Sustainability and Resilience

        Pengungkapan terkait keberlanjutan harus konsisten, dapat dibandingkan, dan andal,
        serta mencakup informasi material baik retrospektif maupun prospektif yang dianggap
        penting oleh investor dalam pengambilan keputusan investasi atau pemungutan suara
 B.1    Sustainability-related disclosure should be consistent, comparable and reliable, and include
        retrospective and forward-looking material information that a reasonable investor would
        consider important in making an investment or voting decision

        Informasi material terkait keberlanjutan harus ditentukan secara spesifik
        Material Sustainability-related information should be specified

        Apakah Perseroan mengidentifikasi/melaporkan topik ESG yang material bagi strategi
B.1.1   organisasi?                                                                                                26, 32
        Does the company identify/report ESG topics that are material to the organization’s strategy?

        Apakah Perseroan mengidentifikasi perubahan iklim sebagai isu yang relevan?
B.1.2                                                                                                                87
        Does the company identify climate change as an issue?

        Apakah Perseroan mengadopsi kerangka atau standar pelaporan keberlanjutan yang diakui
        secara internasional (seperti GRI, Integrated Reporting, SASB, IFRS Sustainability Disclosure
B.1.3   Standards)?                                                                                                  25
        Does the company adopt an internationally recognized reporting framework or standard for
        sustainability (i.e. GRI, Integrated Reporting, SASB, IFRS Sustainability Disclosure Standards)?

        Jika Perseroan secara publik menetapkan tujuan atau target terkait keberlanjutan, kerangka
        pengungkapan harus memastikan bahwa metrik yang andal dilaporkan secara berkala dalam
        bentuk yang mudah diakses
        If a company publicly sets a sustainability-related goal or target, the disclosure framework
        should provide that reliable metrics are regularly disclosed in an easily accessible form

        Apakah Perseroan mengungkapkan target keberlanjutan dalam bentuk kuantitatif?
B.1.4                                                                                                                 -
        Does the company disclose quantitative sustainability target?

        Apakah Perseroan mengungkapkan kemajuan kinerja terkait keberlanjutan dibandingkan
        dengan target yang telah ditetapkan sebelumnya?
B.1.5                                                                                                                 -
        Does the company disclose sustainability-related performance progress in relation to its
        previously set targets?

        Apakah Perseroan mengonfirmasi bahwa Laporan Keberlanjutan/Pelaporan Keberlanjutan
        telah ditinjau dan/atau disetujui oleh Dewan atau Komite Dewan?
B.1.6                                                                                                            20-21, 29
        Does the company confirm that its Sustainability Report / Reporting is reviewed and /or
        approved by the Board or Board Committee?

        Kerangka tata kelola Perseroan harus memungkinkan dialog antara Perseroan, pemegang
        saham, dan pemangku kepentingan untuk bertukar pandangan mengenai isu keberlanjutan
B.2
        Corporate governance frameworks should allow for dialogue between a company, its
        shareholders and stakeholders to exchange views on sustainability matters

        Apakah Perseroan melibatkan pemangku kepentingan internal untuk bertukar pandangan
        dan mengumpulkan masukan terkait isu keberlanjutan yang material bagi bisnis Perseroan?
B.2.1                                                                                                              91, 105
        Does the company engage internal stakeholders to exchange views and gather feedback on
        sustainability matters that are material to the business of the company?




                                                  PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report   197
Page 200
         Kinerja Keberlanjutan
         Sustainability Performance




   Kesesuaian Penerapan Tata Kelola Perusahaan Terhadap
   ASEAN Corporate Governance Scorecard
   Conformity of the Implementation of Corporate Governance Towards the
   ASEAN Corporate Governance Scorecard


                                                        Prinsip dan Rekomendasi                                            Penyajian
        Level
                                                    Principles and Recommendations                                        Presentation

                     Apakah Perseroan melibatkan pemangku kepentingan eksternal untuk bertukar pandangan
                     dan mengumpulkan masukan terkait isu keberlanjutan yang material bagi bisnis Perseroan?
        B.2.2                                                                                                                  91
                     Does the company engage external stakeholders to exchange views and gather feedback on
                     sustainability matters that are material to the business of the company?

                     Kerangka tata kelola Perseroan harus memastikan bahwa dewan secara memadai
                     mempertimbangkan risiko dan peluang keberlanjutan yang material dalam menjalankan
                     fungsi utamanya, termasuk dalam meninjau, memantau, dan membimbing praktik tata
                     kelola, pengungkapan, strategi, manajemen risiko, serta sistem pengendalian internal,
                     termasuk yang terkait dengan risiko fisik dan transisi akibat perubahan iklim
         B.3
                     The corporate governance framework should ensure that boards adequately consider
                     material sustainability risks and opportunities when fulfilling their key functions in reviewing,
                     monitoring and guiding governance practices, disclosure, strategy, risk management and
                     internal control systems, including with respect to climate-related physical and transition
                     risks

                     Dewan harus menilai apakah struktur permodalan Perseroan sejalan dengan tujuan strategis
                     dan tingkat toleransi risikonya untuk memastikan ketahanan terhadap berbagai skenario.
                     Boards should assess whether the company’s capital structure is compatible with its strategic
                     goals and its associated risk appetite to ensure it is resilient to different scenarios

                     Apakah Perseroan mengungkapkan bahwa dewan meninjau secara tahunan bahwa struktur
                     modal dan utang Perseroan sejalan dengan tujuan strategis dan tingkat toleransi risikonya?
         B.3.1       Does the company disclose that the board reviews on an annual basis that the company’s                    76
                     capital and debt structure is compatible with its strategic goals and its associated risk
                     appetite?

                     Kerangka tata kelola Perseroan harus mengakui hak-hak pemangku kepentingan yang
                     ditetapkan oleh hukum atau melalui perjanjian bersama serta mendorong kerja sama
                     aktif antara Perseroan dan pemangku kepentingan dalam menciptakan kesejahteraan,
                     lapangan kerja, dan keberlanjutan Perseroan yang sehat secara finansial
         B.4         The corporate governance framework should recognise the rights of stakeholders
                     established by law or through mutual agreements and encourage active co-operation
                     between corporations and stakeholders in creating wealth, jobs, and the sustainability of
                     financially sound enterprises

                     Apakah Perseroan mengungkapkan kebijakan dan praktik yang mencakup:
                     Does the company disclose a policy and practices that address:

                     Keberadaan dan cakupan upaya Perseroan dalam menjaga kesejahteraan pelanggan?
         B.4.1                                                                                                                 173
                     The existence and scope of the company’s efforts to address customers’ welfare?

                     Prosedur seleksi pemasok/kontraktor?
        B.4.2                                                                                                                110,111
                     Supplier/contractor selection procedures?

                     Upaya Perseroan untuk memastikan bahwa rantai nilainya ramah lingkungan atau sejalan
                     dengan prinsip pembangunan berkelanjutan?
        B.4.3                                                                                                                  111
                     The company’s efforts to ensure that its value chain is environmentally friendly or is consistent
                     with promoting sustainable development?

                     Upaya Perseroan dalam berinteraksi dengan komunitas di wilayah operasionalnya?
        B.4.4                                                                                                                116, 171
                     The company’s efforts to interact with the communities in which they operate?

                                                                                                                           Merujuk ke
                                                                                                                            Laporan
                     Program dan prosedur anti-korupsi Perseroan?
        B.4.5                                                                                                            Tahunan 2025
                     The company’s anti-corruption programmes and procedures?
                                                                                                                         Refer to Annual
                                                                                                                          Report 2025

                                                                                                                           Merujuk ke
                                                                                                                            Laporan
                     Bagaimana hak-hak kreditur dilindungi?                                                              Tahunan 2025
        B.4.6
                     How creditors’ rights are safeguarded?                                                              Refer to Annual
                                                                                                                          Report 2025




198 PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 201
                                           Kesesuaian Penerapan Tata Kelola Perusahaan Terhadap
                                                        ASEAN Corporate Governance Scorecard
                            Conformity of the Implementation of Corporate Governance Towards the
                                                         ASEAN Corporate Governance Scorecard


                                         Prinsip dan Rekomendasi                                               Penyajian
Level
                                     Principles and Recommendations                                           Presentation

        Apakah Perseroan memiliki laporan atau bagian terpisah yang membahas upaya terkait isu
        lingkungan, ekonomi, dan sosial?
B.4.7                                                                                                               25
        Does the company have a separate report/section that discusses its efforts on environment/
        economy and social issues?

        Dalam hal kepentingan pemangku kepentingan dilindungi oleh hukum, pemangku
        kepentingan harus memiliki kesempatan untuk memperoleh pemulihan yang efektif atas
B.5     pelanggaran hak mereka
        Where stakeholder interests are protected by law, stakeholders should have the opportunity
        to obtain effective redress for violation of their rights

        Apakah Perseroan menyediakan detail kontak melalui situs web Perseroan atau Laporan
        Tahunan yang dapat digunakan oleh pemangku kepentingan (misalnya pelanggan, pemasok,
        masyarakat umum, dll.) untuk menyampaikan kekhawatiran dan/atau keluhan terkait
B.5.1   kemungkinan pelanggaran hak mereka?                                                                         173
        Does the company provide contact details via the company’s website or Annual Report which
        stakeholders (e.g. customers, suppliers, general public etc.) can use to voice their concerns
        and/or complaints for possible violation of their rights?

        Mekanisme partisipasi karyawan harus diperbolehkan untuk berkembang
B.6
        Mechanisms for employee participation should be permitted to develop

        Apakah Perseroan secara eksplisit mengungkapkan kebijakan dan praktik terkait kesehatan,
        keselamatan, dan kesejahteraan karyawan?
B.6.1                                                                                                        139, 151, 157, 249
        Does the company explicitly disclose the policies and practices on health, safety and welfare
        for its employees?

        Apakah Perseroan secara eksplisit mengungkapkan kebijakan dan praktik terkait program
        pelatihan dan pengembangan bagi karyawan?
B.6.2                                                                                                               231
        Does the company explicitly disclose the policies and practices on training and development
        programmes for its employees?

        Apakah Perseroan memiliki kebijakan penghargaan/kompensasi yang mempertimbangkan
        kinerja Perseroan di luar ukuran keuangan jangka pendek?
B.6.3                                                                                                            150, 151
        Does the company have a reward/compensation policy that accounts for the performance of
        the company beyond short-term financial measures?

        Pemangku kepentingan, termasuk karyawan individu dan perwakilan mereka, harus dapat
        secara bebas mengkomunikasikan kekhawatiran mereka tentang praktik ilegal atau tidak
        etis kepada dewan, dan hak mereka tidak boleh dikompromikan karena melakukannya
B.7
        Stakeholders including individual employee and their representative bodies, should be able
        to freely communicate their concerns about illegal or unethical practices to the board and
        their rights should not be compromised for doing this

        Apakah Perseroan memiliki kebijakan whistleblowing yang mencakup prosedur pengaduan
        oleh karyawan dan pemangku kepentingan lainnya terkait dugaan perilaku ilegal dan tidak
        etis serta menyediakan detail kontak melalui situs web Perseroan atau Laporan Tahunan?
B.7.1                                                                                                             173, 177
        Does the company have a whistle blowing policy which includes procedures for complaints
        by employees and other stakeholders concerning alleged illegal and unethical behaviour and
        provide contact details via the company’s website or annual report?

        Apakah Perseroan memiliki kebijakan atau prosedur untuk melindungi karyawan/individu
        yang mengungkap dugaan perilaku ilegal/tidak etis dari tindakan balasan atau pembalasan?
B.7.2                                                                                                             173, 177
        Does the company have a policy or procedures to protect an employee/person who reveals
        alleged illegal/unethical behaviour from retaliation?




                                                 PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report   199
Page 202
          Kinerja Keberlanjutan
          Sustainability Performance




    Kesesuaian Penerapan Tata Kelola Perusahaan Terhadap
    ASEAN Corporate Governance Scorecard
    Conformity of the Implementation of Corporate Governance Towards the
    ASEAN Corporate Governance Scorecard


                                                         Prinsip dan Rekomendasi                                           Penyajian
         Level
                                                     Principles and Recommendations                                       Presentation

                                                             LEVEL 2 BONUS ITEMS
                                                             LEVEL 2 BONUS ITEMS

                       Keberlanjutan dan Ketahanan
         (B).B.
                       Sustainability and Resilience

        (B).B.1

                       Apakah Perseroan mengungkapkan bagaimana Perseroan mengelola risiko dan peluang
        (B).B.1.1      terkait perubahan iklim?                                                                               87
                       Does the company disclose how it manages climate-related risks and opportunities?

                       Apakah Perseroan mengungkapkan bahwa Laporan Keberlanjutan atau Pelaporan
                       Keberlanjutannya telah mendapat penjaminan eksternal?
        (B).B.1.2                                                                                                              -
                       Does the company disclose that its Sustainability Report/ Sustainability Reporting is externally
                       assured?

                       Apakah Perseroan mengungkapkan saluran keterlibatan dengan kelompok pemangku
                       kepentingan dan bagaimana Perseroan merespons kekhawatiran pemangku kepentingan
        (B).B.1.3      terkait ESG?                                                                                            91
                       Does the company disclose the engagement channel with stakeholder groups and how the
                       company responds to stakeholders’ ESG concerns?

                      Apakah Perseroan memiliki unit, divisi, atau komite yang secara khusus bertanggung jawab
                      dalam mengelola isu keberlanjutan?
        (B).B.1.4                                                                                                              81
                      Does the company have a unit / division / committee who is specifically responsible to
                      manage the sustainability matters?

                      Apakah Perseroan mengungkapkan pengawasan direksi/dewan komisaris terhadap risiko
                      dan peluang yang terkait dengan keberlanjutan?
        (B).B.1.5                                                                                                             87
                      Does the company disclose board of directors/commissioners’ oversight of sustainability-
                      related risks and opportunities?

                      Apakah Perseroan mengungkapkan keterkaitan antara remunerasi direksi eksekutif dan
                      manajemen senior dengan kinerja keberlanjutan pada tahun sebelumnya?
        (B).B.1.6                                                                                                             80
                      Does the company disclose the linkage between executive directors and senior management
                      remuneration and sustainability performance for the previous year?

                      Apakah Sistem Whistle Blowing Perseroan dikelola oleh pihak atau institusi independen?
        (B).B.1.7                                                                                                             177
                      Is the company’s Whistle Blowing System managed by independent parties / institutions?




200 PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 203
                                                     Lembar Umpan Balik
                                                                                         Feedback Form
                                                                                                        [SEOJK G.2]




Dalam penyusunan Laporan ini, Perseroan juga mempertimbangkan hasil umpan balik yang
diterima dari para pemangku kepentingan sepanjang tahun 2024. Tujuan utama langkah ini
adalah untuk terus meningkatkan mutu serta relevansi informasi yang disajikan dalam Laporan
Keberlanjutan Perseroan dari waktu ke waktu. [SEOJK G.3]

Sebagai wujud komitmen terhadap pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan, Perseroan
senantiasa mendorong partisipasi aktif dari para pemangku kepentingan dengan memberikan
masukan atas penyajian Laporan ini. Umpan balik dapat disampaikan dengan mengisi dan
mengirimkan lembar tanggapan melalui QR Code yang tersedia pada halaman ini.




In preparing this Report, the Company has also taken into account the feedback received from
stakeholders throughout 2024. The main objective of this approach is to continuously enhance
the quality and relevance of the information presented in the Company’s Sustainability Report
over time. [SEOJK G.3]

In line with the Company’s commitment to the Sustainable Development Goals, stakeholders
are encouraged to actively participate by providing feedback on the presentation of this
Report. Feedback can be submitted by completing and sending the response form through
the QR Code provided on this page.




                                           PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report   201
Page 204

          
Page 205
PT Solusi Tunas Pratama Tbk


Head Office                                Operational Office
Jl. Tanjung Karang No. 11                  Menara BCA, Lantai 49
Jati Kulon, Jati, Kudus                    Jl. M.H. Thamrin No. 1
Jawa Tengah, 59347                         Jakarta 10310, Indonesia
Phone : +62 291 431905                     Phone :		 +62 21 2358 5555
e-mail : marketing@stptower.com            e-mail : marketing@stptower.com
        corporate.secretary@stptower.com           corporate.secretary@stptower.com

File

File Open PDF
Source IDX
Size14.32 MB
Published21 Apr 2026
Pages205
Characters871,636
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 51 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org Solusi Tunas Pratama Tbk p.1 ×367
linked person Juliawati Gunawan Halim · Komisaris p.16 ×9
linked person Kusmayanto Kadiman p.22 ×3
linked person Harry Mozarta Zen p.22
linked person Eko Santoso Hadiprodjo · Komisaris p.22 ×3
linked person Hartono Tanuwidjaja · Director p.23 ×4
linked person Wong Tjin Tak · Director p.23 ×8
linked org PT Sarana Menara Nusantara p.27 ×6
linked org PT Iforte Solusi Infotek p.47 ×3
linked person Ferdinandus Aming Santoso p.60
linked person Armand Wahyudi Hartono p.60
linked org Sapta Adhikari p.60
linked org PT Bit Teknologi Nusantara p.62 ×3
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.27
possible org Negara Republik Indonesia p.46 ×2
possible org Bursa Efek Indonesia p.47
possible person Wellington · Director p.54
unresolved person Keanggotaan Asosiasi · Komisaris p.4
unresolved org SMN Tbk p.27
unresolved person H. Thamrin p.38 ×2
unresolved person Akta Notaris Ridjqi Nurdiani · Notaris p.46 ×3
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia p.46 ×2
unresolved person Akta Notaris Christina Dwi Utami p.46 ×2
unresolved org Minister of Law and Human Rights p.46 ×3
unresolved org Indonesia Stock Exchange p.47
unresolved person Nurdiani p.48
unresolved org Ministry of Law and Human Rights p.48
unresolved org PT Caturguwiratna Sumapala TND p.60
unresolved org PT Tricipta Mandhala Gumilang VAR p.60
unresolved org PT Profesional Telekomunikasi Indonesia AWH p.60
unresolved org PT Sapta Adhikari Investama AKH p.60
unresolved org PT Sarana Inti Persada JCH p.60
unresolved org PT SARANA INTI PERSADA p.62
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi p.62
unresolved person Rini Yulianti p.63
unresolved org Menteri p.63 ×2
unresolved org Minister of No. AHU- p.63
unresolved person Netty Maria Machdar p.63
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia p.63
unresolved org Minister of Justice p.63
unresolved person Caesaria Dhamayanti · Notaris p.64
unresolved person Dhamayanti p.64
unresolved org Minister of Law and Human p.64
unresolved person Popo Jatmiko · Komisaris p.64 ×2
unresolved person Sandra Tantani · Presiden Direktur p.64 ×4
unresolved person Monalisa Irvianti Irawan · Direktur p.64 ×2
unresolved person Independensi · Komisaris p.74
unresolved person Rangkap · Komisaris p.75
unresolved person Juliawati · Direktur Utama p.76
unresolved org Departemen TI p.100

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 2

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result