Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 205
Page 1
STRENGTH BUILT
OWEER
R G
GRRO
OWWT
THH
TO
T MP
O EEM POW
PT Solusi Tunas Pratama Tbk
2025 Laporan Keberlanjutan
Tahunan
Sustainability
Annual ReportReport
Page 2
Disclaimer Laporan Keberlanjutan ini dapat dibaca secara bersamaan dengan Laporan Tahunan untuk memberikan pemahaman yang lebih menyeluruh mengenai komitmen dan pelaksanaan program keberlanjutan. Dalam Laporan ini, setiap penyebutan “Perseroan” atau “Perusahaan” merujuk pada PT Solusi Tunas Pratama Tbk. This Sustainability Report may be read together with the Annual Report to provide a more comprehensive understanding of the Company’s sustainability commitments and program implementation. In this Report, any reference to the “Company” refers to PT Solusi Tunas Pratama Tbk.
Page 3
STRENGTH BUILT
TO EMPOWER GROWTH
Pada tahun 2025, STP terus memperkuat perannya sebagai mitra terpercaya dalam mendukung
pengembangan infrastruktur digital Indonesia, dengan memastikan bahwa setiap langkah pertumbuhan
dijalankan secara tangguh, bertanggung jawab, dan inklusif. Melalui operasi yang disiplin, investasi yang
strategis, serta kolaborasi yang erat dengan berbagai pemangku kepentingan, Perseroan mampu menjaga
stabilitas kinerja sekaligus menciptakan nilai jangka panjang di seluruh portofolio menaranya.
Tema “Strength Built to Empower Growth” mencerminkan kemampuan STP dalam membangun fondasi
usaha yang kokoh melalui disiplin operasional, tata kelola yang baik, dan inovasi yang bertanggung jawab.
Kekuatan tersebut menjadi landasan bagi Perseroan untuk mendorong pertumbuhan yang berkelanjutan,
sekaligus memastikan bahwa setiap pencapaian usaha memberikan manfaat yang lebih luas bagi
masyarakat, lingkungan, dan perkembangan lanskap digital Indonesia.
Berlandaskan komitmen terhadap keberlanjutan, STP mengintegrasikan kepedulian terhadap lingkungan,
pemberdayaan sosial, dan tata kelola yang transparan ke dalam setiap tahapan kegiatan usaha. Melalui
inisiatif seperti pemanfaatan energi terbarukan, peningkatan efisiensi operasional, dan program
pemberdayaan masyarakat, Perseroan terus menyelaraskan pertumbuhan dengan tanggung jawab, serta
menegaskan bahwa kemajuan yang sesungguhnya tidak hanya diukur dari ekspansi jaringan, tetapi juga
dari kontribusinya bagi manusia, lingkungan, dan masa depan konektivitas Indonesia yang inklusif dan
berkelanjutan.
In 2025, STP continued to strengthen its role as a trusted partner in advancing Indonesia’s digital infrastructure,
ensuring that every step of growth was carried out in a resilient, responsible, and inclusive manner. Through
disciplined operations, strategic investments, and close collaboration with various stakeholders, the
Company was able to maintain performance stability while creating long-term value across its tower portfolio.
The theme “Strength Built to Empower Growth” reflects STP’s ability to build a strong business foundation
through operational discipline, sound governance, and responsible innovation. This strength serves as the
basis for the Company to drive sustainable growth, while ensuring that each business achievement delivers
broader benefits to society, the environment, and the development of Indonesia’s digital landscape.
Guided by its commitment to sustainability, STP integrates environmental stewardship, social empowerment,
and transparent governance into every stage of its business activities. Through initiatives such as renewable
energy utilization, operational efficiency improvement, and community empowerment programs, the
Company continues to align growth with responsibility, reaffirming that true progress is measured not only
by network expansion, but also by its contribution to people, the environment, and Indonesia’s inclusive and
sustainable connected future.
PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 1
Page 4
DAFTAR ISI
TABLE OF CONTENTS
Visi dan Misi Keberlanjutan
38
Sustainability Vision And Mission
PROFIL PERUSAHAAN
Cerita Sampul COMPANY PROFILE
1
Cover Story
Identitas Perusahaan
Daftar Isi 44
2 Corporate Identity
Table of Contents
Riwayat Singkat Perusahaan
46
Company in Brief
KILAS KINERJA KEBERLANJUTAN Kegiatan Usaha
SUSTAINABILITY PERFORMANCE 48
Line of Business
HIGHLIGHTS
Layanan Kami
Kinerja Ekonomi 48
8 Our Services
Economic Performance
Skala Usaha
Kinerja Lingkungan 49
9 Business Scale
Environmental Performance
Wilayah Operasional
Kinerja Sosial 50
10 Operational Areas
Social Performance
Struktur Organisasi
Kinerja Tata Kelola 52
11 Organization Structure
Governance Performance
Demografi Karyawan
Penghargaan dan Sertifikasi 54
11 Employees Demography
Awards and Certification
Komposisi Pemegang Saham Perusahaan
57
Shareholders Composition
PENJELASAN DIREKSI Struktur Pemegang Saham
DIRECTORS REPORT 58
Shareholders Structure
Laporan Direksi Informasi Entitas Anak
15 60
Directors Report Information on Subsidiaries
Surat Pernyataan Anggota Dewan Komisaris Keanggotaan Asosiasi
dan Anggota Direksi Tentang Tanggung 63
Association Memberships
Jawab atas Laporan Keberlanjutan Tahun
Buku 2025
20
Statement Letter of the Members of the TATA KELOLA KEBERLANJUTAN
Board of Commissioners and the Members SUSTAINABILITY GOVERNANCE
of the Directors Regarding Responsibility for Komitmen Menerapkan Tata Kelola
the Sustainability Report for Fiscal Year 2025 Berkelanjutan
66
Commitment Toward Sustainability
Governance Practices
PENDAHULUAN
PREFACE Struktur dan Komposisi Tata Kelola
Keberlanjutan
Tentang Laporan 68
24 Sustainability Governance Structure and
About the Report
Composition
Kebijakan dan Strategi Keberlanjutan
37 Pendidikan dan/atau Peningkatan
Sustainability Policies and Strategies
Kompetensi Keberlanjutan
Visi dan Misi Perseroan 84
37 Education and/or Competence
Company Vision and Mission Enhancement on Sustainability
2 PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 5
Manajemen Risiko Tanggung Jawab Produk dan Jasa
85 176
Risk Management Product and Service Responsibility
Penilaian Risiko Atas Penerapan
Keberlanjutan
87 DAFTAR INDEKS POJK 51/2017-SEOJK 16/2021
Risk Assessment of Sustainability 181
Implementation POJK 51/2017-SEOJK 16/2021 INDEX
Hubungan dengan Pemangku Kepentingan
91
Stakeholders Engagement DAFTAR INDEKS IDXNET FORM E020
184
Tantangan Terhadap Penerapan IDXNET INDEX LIST FORM E020
Keberlanjutan 94 REFERENSI SILANG GRI STANDARDS
Challenges in Sustainability Practices 187
CROSS-REFERENCE OF GRI STANDARDS
Tata Kelola Teknologi Informasi
96
Information Technology Governance
KESESUAIAN PENERAPAN TATA KELOLA
PERUSAHAAN TERHADAP ASEAN
KINERJA KEBERLANJUTAN CORPORATE GOVERNANCE SCORECARD
SUSTAINABILITY PERFORMANCE CONFORMITY OF THE IMPLEMENTATION 197
OF CORPORATE GOVERNANCE TOWARDS
Menumbuhkan Karakter Hijau Perseroan
104 THE ASEAN CORPORATE GOVERNANCE
Nurture The Company’s Green Spectrum
SCORECARD
Kinerja dan Kontribusi Ekonomi Perseroan
The Company’s Economic Performance and 107
Contribution LEMBAR UMPAN BALIK
201
FEEDBACK FORM
Kinerja Lingkungan
118
Environmental Performance
Kinerja Sosial
139
Social Performance
Mengedepankan Keselamatan dan
Kesehatan Kerja Perseroan 155
Prioritizing Occupational Health and Safety
Kontribusi Perseroan Bagi Sosial
Kemasyarakatan 170
Contribution to Social Development
PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 3
Page 6
KINERJA EKONOMI
Economic Performance
Pendapatan
Revenues
Rp
1,91 triliun
trillion
Total Pendapatan naik sebesar 5,13% menjadi Rp1,91 triliun di tahun 2025.
Total Revenues increased by 5.13% to Rp1.91 trillion in 2025.
Laba
Tahun Berjalan
Profit for the Year
Rp
1,32 triliun
trillion
Laba Tahun Berjalan naik sebesar 35,94% menjadi Rp1,32 milliar di tahun 2025.
Profit for the Year increased by 35.94% to Rp1.32 billion in 2025.
Jumlah Menara
Number of Towers
7.809 unit
4 PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 7
Kinerja Lingkungan
Environment Performance
Penggunaan Energi
283,82
Terbarukan dari
SITE Tower
Use of Renewable Energy
GJ melalui panel surya
from Tower Site
(through solar panels)
KINERJA SOSIAL
SOCIAL PERFORMANCE
38,78% Female
Perempuan
57 orang
person
Jumlah Karyawan
61,22%
Number of Employees Laki-laki
147
Male
orang
person 90 orang
person
PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 5
Page 8
Kilas Kinerja Keberlanjutan
Sustainability Performance Highlights
6 PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 9
01
KILAS KINERJA
KEBERLANJUTAN
SUSTAINABILITY PERFORMANCE HIGHLIGHTS
[SEOJK B.1, B.2, B.3]
Bagi STP, keberlanjutan bukan sekadar tujuan, melainkan fondasi dalam
setiap langkah bisnis. Perseroan berkomitmen untuk menyeimbangkan
pertumbuhan dengan tanggung jawab terhadap lingkungan,
pemberdayaan sosial, dan kepercayaan pemangku kepentingan, guna
memastikan setiap kemajuan hari ini menjadi warisan nilai bagi masa
depan.
For STP, sustainability is not merely a goal, it is the foundation of every step we take.
The Company is committed to balancing growth with environmental responsibility,
social empowerment, and stakeholder trust, ensuring that every progress made
today creates lasting value for the future.
PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 7
Page 10
Kilas Kinerja Keberlanjutan
Sustainability Performance Highlights
RINGKASAN KINERJA KEBERLANJUTAN
Performance Highlights
KINERJA EKONOMI
Economic Performance
Jumlah Menara Laba Tahun Berjalan
Number of Towers Profit for the Year
2025 7.809 unit 2025 1.324,5 Miliar | Billion
2024 6.831 unit 2024 974,3 Miliar | Billion
2023 6.851 unit 2023 1.128,3 Miliar | Billion
Pendapatan Jumlah Tenaga Kerja Lokal
Revenue Number of Local Manpower
2025 1.910,7 Miliar | Billion 2025 147 Orang | Person
2024 1.817,4 Miliar | Billion 2024 172 Orang | Person
2023 1.892,1 Miliar | Billion 2023 190 Orang | Person
8 PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 11
Ringkasan Kinerja Keberlanjutan
Performance Highlights
KINERJA LINGKUNGAN
Environmental Performance
Satuan
2023 2024 2025
Unit
Jumlah Penggunaan Air | Total Water Consumption
PDAM* m3 1.679 2.197 2.734
Jumlah Penggunaan Energi | Total Energy Consumption
Penggunaan Energi Tak Terbarukan
Gigajoule 3.225,78 3.685,78 4.908,7
Use of Non-Renewable Energy
Total Penggunaan Bahan Bakar Fossil
Gigajoule 1.457,82 1.559,18 357,70
Total Fossil Fuel Consumption
Liter 31.658 28.423 2.918,78
BBM untuk Mobil Operasional (Pertalite)
Fuel for Operational Vehicles (Pertalite)
Gigajoule 1.082,71 972,07 96,35
Liter 10.968 17.167 7.298,28
Solar untuk Generator di Sites Menara
Solar for Generator at Tower Sites
Gigajoule 375,11 587,11 261,35
MWh 491.099 590.719 1.264,17
Listrik dari PLN*
Electricity from PLN
Gigajoule 1.767,96 2.126,6 4.551
Intensitas Energi Tak Terbarukan Gigajoule/Rp Miliar
1,70 2,03 2,57
Non-Renewable Energy Intensity Gigajoule/Rp Billion
Emisi dari Aktivitas Bisnis Perseroan**
Ton CO2eq 614,19 579,11 1.134,69
Emissions from the Company’s Business Activities
Intensitas Emisi ** Ton CO2eq/JRp Miliar
0,33 0,32 0,59
Emissions Intensity Ton CO2eq/Rp Billion
Jumlah Penggunaan Energi Terbarukan | Total Renewable Energy Use
Penggunaan Energi Terbarukan
Gigajoule 289,89 254,02 283,82
Use of Renewable Energy
MWh 80,52 70,56 78,84
Panel Surya di Site Menara
Solar Panels at the Tower Site
Gigajoule 289,89 254,02 283,82
Intensitas Energi Terbarukan Gigajoule/Miliar
0,15 0,14 0,15
Renewable Energy Intensity Gigajoule/Billion
*Menggunakan data konsolidasian Grup (Data listrik PLN tahun 2025 Hanya termasuk penggunaan listrik di office building) | Using Group consolidated data (PLN electricity
data for 2025 Include electricity usage at office building only)
**Scope 1 + Scope 2
PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 9
Page 12
Kilas Kinerja Keberlanjutan
Sustainability Performance Highlights
Ringkasan Kinerja Keberlanjutan
Performance Highlights
KINERJA SOSIAL
Social Performance
Satuan
2023 2024 2025
Unit
Jumlah Karyawan Orang
190 172 147
Number of Employees Person
Perempuan Orang
64 60 57
Female Person
Laki-laki Orang
126 112 90
Male Person
Jumlah Perempuan sebagai Anggota Dewan
Komisaris, Direksi, dan Komite
Orang
Number of Females as Members of the Board 1 2 1
Person
of Commissioners, Board of Directors, and
Committees
Jumlah Masyarakat Lokal yang Menduduki Posisi
General Manager ke Atas Orang
6 8 8
Number of Local People Occupying General Person
Manager Positions and Above
Jumlah Pelatihan Pelatihan
46 83 81
Number of Trainings Training
Jumlah Karyawan yang Mendapat Pelatihan* Orang
95 108 127
Number of Employees Receiving Training Person
Biaya Pelatihan Rp-Juta
180,98 405,87 360,32
Training Fees Rp-Million
Jumlah Total Jam Pelatihan Jam
1.934 2.271 2.207
Total Number of Training Hours Hour
Jumlah Rata-rata Jam Pelatihan Setiap Pekerja* Jam/orang
10,14 13,20 15,01
Average Number of Training Hours Per Worker Hour/person
Tingkat Turnover Karyawan
% 3.0 3,0 0,7
Employee Turnover Rate
Penyaluran Dana CSR Rp-Juta
306,75 202,05 329,15
CSR Distribution Fund Rp-Million
Jumlah Kecelakaan Kerja Kali
0 0 0
Number of Work Accidents Time
Kematian Akibat Kerja Kali
0 0 0
Passing Away due to Work Time
* Pernyataan kembali karena perhitungan pada tahun 2025 menggunakan jumlah karyawan yang mengikuti pelatihan dan telah diselaraskan untuk tahun 2024 dan 2023
dari metode sebelumnya yang berbasis partisipasi karyawan per pelatihan | The Restatement due to the 2025 calculation method is based on the number of employees
attending training and has been aligned for 2024 and 2023 from the previous employee participation per training approach.
10 PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 13
Ringkasan Kinerja Keberlanjutan
Performance Highlights
KINERJA TATA KELOLA
Governance Performance
Satuan
2025
Unit
Jumlah Pengaduan Kasus
0
Total Complaints Cases
Jumlah Pengaduan yang ditindaklanjuti Kasus
0
Number of Complaints followed up Cases
Jumlah Pengaduan yang tidak memenuhi syarat pengaduan Kasus
0
Number of Complaints that do not meet the requirements of complaints Cases
Jumlah Pengaduan yang memenuhi syarat pengaduan Kasus
0
Number of Complaints that meet the complaint requirements Cases
Jumlah Pengaduan yang dikategorikan sebagai pelanggaran Kasus
0
Number of Complaints categorized as violations Cases
Jumlah Pengaduan yang dikategorikan sebagai bukan pelanggaran Kasus
0
Number of Complaints categorized as non-violations Cases
Penghargaan Dan Sertifikasi
Awards and Certification
Penghargaan 2025
2025 Awards
Nama Penghargaan 50 Perusahaan Publik dengan Kapitalisasi Besar
Name of Awards 50 Big Capitalization Public Companies Award
Pemberi Penghargaan
Indonesian Institute for Corporate Director
Awarded by
Sertifikasi
Certifications
Nama Sertifikat Diterbitkan Oleh Masa Berlaku
Name of Certificate Issued By Validity Period
ISO/IEC 27001:2022 Sistem Manajemen Keamanan Informasi British Standards Institution 5 Maret 2029
ISO/IEC 27001:2022 Information Security Management System (BSI) by Royal Charter March 5, 2029
ISO 9001:2015 Sistem Manajemen Mutu British Standards Institution 24 Maret 2027
ISO 9001:2015 Quality Management System (BSI) by Royal Charter March 24, 2027
ISO 45001:2018 Sistem Manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja
(Sebelumnya ISO 18001:2007 Sistem Manajemen Kesehatan dan
Keselamatan Kerja) British Standards Institution 24 Maret 2027
ISO 45001:2018 Occupational Health and Safety Management (BSI) by Royal Charter March 24, 2027
System (Previously ISO 18001:2007 Occupational Health and Safety
Management System)
ISO 14001:2015 Sistem Manajemen Lingkungan British Standards Institution 24 Maret 2027
ISO 14001:2015 Environmental Management System (BSI) by Royal Charter March 24, 2027
ISO 55001:2014 Sistem Manajemen Aset British Standards Institution 10 April 2027
ISO 55001:2014 Asset Management System (BSI) by Royal Charter April 10, 2027
ISO 37001:2016 Sistem Manajemen Anti Penyuapan British Standards Institution 13 April 2028
ISO 37001:2016 Anti-Bribery Management System (BSI) by Royal Charter April 13, 2028
PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 11
Page 14
Penjelasan Direksi
Directors Report
12 PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 15
02
PENJELASAN DIREKSI
DIRECTORS REPORT
Perjalanan keberlanjutan STP tumbuh dari komitmen, kolaborasi,
dan konsistensi dalam bertindak. Melalui program yang terarah,
peningkatan kapasitas internal, serta pemantauan berkelanjutan, STP
terus menguatkan penerapan prinsip ESG di setiap lini operasional,
membangun fondasi perusahaan yang tangguh dan bertanggung jawab
bagi masa depan.
STP’s sustainability journey is built on commitment, collaboration, and consistency
in action. Through focused programs, internal capacity building, and continuous
monitoring, STP strengthens the integration of ESG principles across all operations,
laying the foundation for a resilient and responsible organization for the future.
PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 13
Page 16
Penjelasan Direksi
Directors Report
Juliawati
Gunawan Halim
Direktur Utama | President Director
14 PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 17
LAPORAN DIREKSI
Directors Report
[OJK D.1]
STP senantiasa memperkuat penerapan prinsip ESG sebagai elemen utama
dalam strategi pertumbuhan berkelanjutan, melalui inovasi infrastruktur hijau,
pemberdayaan sosial yang inklusif, serta tata kelola yang transparan dan
bertanggung jawab. Dengan pendekatan yang adaptif dan kolaboratif, Perseroan
berkomitmen menciptakan nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku
kepentingan serta memberikan kontribusi nyata terhadap masa depan yang
berkelanjutan.
STP consistently reinforces the integration of ESG principles as a core element of its sustainable
growth strategy through green infrastructure innovation, inclusive social empowerment, and
transparent, accountable governance. With an adaptive and collaborative approach, the Company is
committed to creating long-term value for all stakeholders and making a tangible contribution to
a sustainable future.
Para Pemangku Kepentingan yang terhormat, Dear Distinguished Shareholders and Stakeholders,
Dengan mengusung tema “Strength Built to Empower Carrying the theme “Strength Built to Empower
Growth”, PT Solusi Tunas Pratama Tbk (“STP” atau Growth”, PT Solusi Tunas Pratama Tbk (“STP” or “the
“Perseroan”) menegaskan komitmennya dalam Company”) reaffirms its commitment to strengthening
memperkuat penerapan prinsip keberlanjutan di the implementation of sustainability principles across
seluruh aspek operasional. Sepanjang tahun 2025, all aspects of its operations. Throughout 2025, the
Perseroan terus berupaya meningkatkan kesadaran Company continues to enhance awareness and
terhadap penerapan Environmental, Social, and application of Environmental, Social, and Governance
Governance (ESG) sebagai landasan utama dalam (ESG) practices as a foundation for creating long-
menciptakan nilai jangka panjang serta mendorong term value and supporting responsible transformation
transformasi industri infrastruktur digital yang beretika within the digital infrastructure industry.
dan bertanggung jawab.
Sebagai bagian dari Grup SMN, Perseroan secara As part of the SMN Group, the Company consistently
konsisten mengintegrasikan prinsip keberlanjutan integrates sustainability principles into its strategies
ke dalam strategi dan kegiatan operasionalnya, and operations, encompassing energy efficiency,
meliputi efisiensi energi, optimalisasi sumber resource optimization, service innovation, and
daya, inovasi layanan, serta peningkatan praktik governance enhancement. Amid the challenges and
tata kelola. Di tengah tantangan dan dinamika dynamics of the telecommunications industry, the
industri telekomunikasi, Perseroan memandang Company views sustainability not merely as regulatory
keberlanjutan bukan hanya sebagai kewajiban compliance but as an opportunity to drive progress
kepatuhan, melainkan sebagai peluang untuk and promote responsible business practices.
mendorong kemajuan dan memperkuat praktik bisnis With a vision to become a leading sustainability-
yang berkelanjutan. Dengan visi menjadi penyedia oriented provider of telecommunications and digital
infrastruktur telekomunikasi dan digital terkemuka infrastructure, the Company remains committed to
PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 15
Page 18
Penjelasan Direksi
Directors Report
Laporan Direksi
Directors Report
yang berorientasi pada keberlanjutan, Perseroan making a positive contribution to the environment,
berkomitmen untuk terus memberikan dampak positif society, and all stakeholders.
bagi lingkungan, masyarakat, dan seluruh pemangku
kepentingan.
KEBIJAKAN DAN STRATEGI KEBERLANJUTAN: SUSTAINABILITY POLICY AND STRATEGY:
MERESPONS TANTANGAN DAN PELUANG DI TAHUN ADDRESSING CHALLENGES AND OPPORTUNITIES
2025 IN 2025
Sepanjang tahun 2025, Perseroan terus memperkuat Throughout 2025, the Company reinforced
kebijakan dan strategi keberlanjutan dengan its sustainability policy and strategy through a
pendekatan yang disiplin dan terukur. Di tengah disciplined and structured approach. Amid industry
dinamika industri dan meningkatnya tekanan dari shifts and external challenges such as rising land costs
faktor eksternal seperti kenaikan biaya lahan dan and operator consolidation, the Company remained
konsolidasi operator, Perseroan tetap fokus pada focused on operational efficiency, adoption of green
efisiensi operasional, inovasi teknologi ramah technologies, and the strengthening of responsible
lingkungan, serta penguatan tata kelola yang governance. This direction aligns with SMN Group’s
bertanggung jawab. Langkah ini sejalan dengan arah broader commitment to building resilient and
Grup SMN dalam membangun pertumbuhan yang sustainable growth across all subsidiaries.
tangguh dan berkelanjutan di seluruh entitasnya.
Kerangka keberlanjutan Grup yang berlandaskan The Company’s sustainability framework, anchored
tiga pilar: Sustainable Value Chain, Ethical in three pillars: Sustainable Value Chain, Ethical
Organization, dan Social Investment, menjadi Organization, and Social Investment, serves as the
panduan utama dalam pelaksanaan kebijakan ESG. foundation for ESG implementation. Through these
Melalui pilar ini, STP mendorong efisiensi energi di pillars, the Company promotes energy efficiency
lokasi menara, memperkuat transparansi tata kelola at tower sites, enhances governance transparency
melalui Komite Keberlanjutan, dan meningkatkan through the Sustainability Committee, and fosters
hubungan dengan masyarakat melalui pendekatan stronger community engagement with open and
komunikasi yang lebih terbuka dan kolaboratif. collaborative communication.
Pada tahun 2025, fokus diarahkan pada penerapan In 2025, the Company’s priorities included expanding
teknologi hemat energi, optimalisasi rantai pasok, energy-saving technologies, optimizing its supply
serta pengelolaan risiko sosial dan lingkungan yang chain, and proactively managing social and
lebih proaktif. Perseroan juga menegaskan kembali environmental risks. STP also reaffirmed its dedication
komitmennya terhadap kesejahteraan karyawan dan to employee welfare and community empowerment
pemberdayaan masyarakat sekitar sebagai bagian as integral components of its social responsibility. By
dari tanggung jawab sosialnya. Dengan integrasi ESG embedding ESG considerations into every decision-
yang semakin kuat dalam setiap proses pengambilan making process, the Company ensures that business
keputusan, Perseroan memastikan bahwa growth remains aligned with sustainable values.
pertumbuhan bisnis senantiasa sejalan dengan nilai
keberlanjutan.
Melalui kebijakan dan strategi keberlanjutan yang Through consistent and pragmatic sustainability
konsisten, Perseroan optimis dapat mempertahankan policies and strategies, the Company remains
profitabilitas tinggi sambil memperluas dampak confident in sustaining high profitability while
positif bagi pemangku kepentingan dan lingkungan. amplifying its positive impact on stakeholders and
Pendekatan ini mencerminkan keyakinan bahwa the environment. This approach reflects the belief
kekuatan sejati Perseroan terletak pada tanggung that the Company’s true strength lies in responsibility
jawab dan kolaborasi untuk membangun masa depan and collaboration toward a sustainable future.
yang berkelanjutan.
PENCAPAIAN KINERJA KEBERLANJUTAN DI TAHUN SUSTAINABILITY PERFORMANCE ACHIEVEMENTS IN
2025 2025
Sepanjang tahun 2025, Perseroan terus memperkuat Throughout 2025, the Company continued
komitmennya dalam mengintegrasikan prinsip to strengthen its commitment to embedding
keberlanjutan ke dalam setiap aspek bisnis dan sustainability principles into all aspects of its
operasional. Berlandaskan tiga pilar utama, operations and business activities. Anchored on
16 PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 19
Laporan Direksi
Directors Report
Perseroan mencatat kemajuan berarti di bidang three main pillars, the Company achieved solid
ekonomi, lingkungan, dan sosial. Di tengah dinamika progress across economic, environmental, and
industri telekomunikasi serta konsolidasi operator, social aspects. Amid industry consolidation and
Perseroan mampu mempertahankan profitabilitas evolving market dynamics, the Company maintained
yang kuat dengan EBITDA margin 94%, sambil terus strong profitability with an EBITDA margin 94%, while
memperkuat tata kelola, efisiensi operasional, dan enhancing governance, operational efficiency, and
tanggung jawab sosial. social responsibility.
Dari sisi ekonomi, Perseroan berfokus pada Economically, the Company focused on asset
optimalisasi aset dan pengembangan build-to- optimization and selective build-to-suit expansion,
suit yang selektif, didukung disiplin keuangan supported by disciplined financial management
serta pengelolaan kas yang prudent. Hingga akhir and prudent cash control. By the end of 2025, STP
2025, jumlah menara yang dikelola mencapai 7.809 managed 7,809 tower sites. This approach reflects
unit. Pendekatan ini mencerminkan efisiensi dan operational resilience and sustainability, while
keberlanjutan operasional, sekaligus memperkuat strengthening strategic collaboration within the SMN
kolaborasi strategis dalam ekosistem Grup SMN Group to expand Indonesia’s digital connectivity
untuk memperluas konektivitas digital nasional. ecosystem.
Dalam aspek lingkungan, Perseroan melanjutkan On the environmental aspect, the Company advanced
inisiatif efisiensi energi dan penggunaan teknologi energy efficiency and adopted green technologies
ramah lingkungan di lokasi menara, termasuk at tower sites, including alternative power solutions
penerapan solusi daya alternatif untuk mengurangi to lower emissions and reduce dependence on
emisi dan ketergantungan pada bahan bakar fosil. fossil fuels. These initiatives align with SMN Group’s
Langkah ini selaras dengan agenda Grup SMN dalam commitment to clean energy transition and improved
mendukung transisi energi bersih dan pengelolaan emission management.
emisi yang lebih efektif.
Pada aspek sosial, Perseroan meningkatkan Socially, the Company enhanced employee
kompetensi dan kesadaran ESG melalui pelatihan capability and ESG awareness through targeted
karyawan yang lebih terarah serta mencatatkan training programs and maintained a zero accident rate
zero accident rate sepanjang tahun, mencerminkan throughout the year, demonstrating the effectiveness
efektivitas kebijakan kesehatan keselamatan kerja of its occupational health and safety policies.
yang diterapkan. Selain itu, STP terus memperkuat The Company also fostered stronger community
hubungan dengan masyarakat sekitar melalui engagement through transparent communication
komunikasi terbuka dalam proses pembangunan in tower development and sustained community
menara dan program pemberdayaan sosial yang empowerment initiatives.
berkelanjutan.
Dalam aspek tata kelola, pembentukan Unit In governance, the establishment of Sustainability
Keberlanjutan menjadi langkah strategis untuk Unit served as a key milestone to ensure structured
memastikan pengawasan dan implementasi ESG oversight and effective implementation of ESG
yang lebih terstruktur. Melalui unit ini, Perseroan principles. Through this unit, STP enhanced
meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan transparency, accountability, and cross-functional
koordinasi lintas fungsi dalam menjalankan coordination in executing its sustainability
kebijakan keberlanjutan. Perseroan juga berhasil agenda. The Company also maintained its ISO
mempertahankan sertifikasi ISO 9001:2015 9001:2015 (Quality Management), ISO 14001:2015
(Manajemen Mutu), ISO 14001:2015 (Lingkungan), (Environmental), ISO 45001:2018 (OHS), ISO
ISO 45001:2018 (K3), ISO 55001:2014 (Manajemen 55001:2014 (Asset Management), ISO 27001:2022
Aset), ISO 27001:2022 (Keamanan Informasi), (Information Security), and 37001:2016 (Anti-
dan 37001:2016 (Anti Penyuapan) sebagai bukti Bribery) certifications, affirming its commitment to
komitmen terhadap standar internasional. international standards.
Dengan fondasi yang kokoh, Perseroan optimis With a solid foundation in place, the Company
dapat terus menciptakan nilai ekonomi, sosial, dan is confident in continuing to generate balanced
lingkungan secara seimbang. Melalui pengelolaan economic, social, and environmental value. Through
bisnis yang bertanggung jawab, inovasi ramah responsible business management, environmentally
lingkungan, dan tata kelola yang kuat, Perseroan conscious innovation, and strong governance, the
berkomitmen untuk menjadi mitra andalan dalam Company remains a reliable partner in supporting
mendukung transformasi digital Indonesia yang Indonesia’s sustainable digital transformation.
berkelanjutan.
PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 17
Page 20
Penjelasan Direksi
Directors Report
Laporan Direksi
Directors Report
Pernyataan Direktur Utama mengenai Strategi President Director’s Statement on Sustainability
Keberlanjutan [GRI 2-22] Strategy [GRI 2-22]
Sebagai bagian dari komitmen kami terhadap As part of our commitment to sustainable
pembangunan berkelanjutan, Direksi meyakini development, the Board of Directors believes that
bahwa keberlanjutan merupakan fondasi utama bagi sustainability forms the foundation of the Company’s
pertumbuhan jangka panjang Perseroan. Melalui long-term growth. Through a sustainability strategy
strategi keberlanjutan yang selaras dengan Tujuan aligned with the Sustainable Development Goals
Pembangunan Berkelanjutan (TPB), Perseroan (SDGs), the Company focuses on developing
berfokus pada pengembangan infrastruktur inclusive, energy-efficient, and environmentally
telekomunikasi yang inklusif, efisien energi, serta responsible telecommunications infrastructure.
ramah lingkungan. Upaya ini tidak hanya mendukung These efforts not only support Indonesia’s digital
transformasi digital nasional, tetapi juga berkontribusi transformation but also contribute to improving the
terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat dan quality of life and preserving the environment for
pelestarian lingkungan bagi generasi mendatang. future generations.
STRATEGI PENCAPAIAN TARGET KE DEPAN: FORWARD-LOOKING STRATEGY: STRENGTHENING
MEMPERKUAT PILAR ESG DAN MEMANFAATKAN ESG PILLARS AND SEIZING OPPORTUNITIES
PELUANG
Perseroan berkomitmen untuk melanjutkan The Company remains committed to advancing its
strategi keberlanjutan dengan menekankan disiplin sustainability strategy by reinforcing operational
operasional, tata kelola yang kuat, serta penerapan discipline, governance excellence, and wider
teknologi hijau yang lebih luas. Sejalan dengan arah adoption of green technologies. In alignment with
strategis Grup SMN, Perseroan akan memperdalam the SMN Group’s strategic direction, the Company
integrasi prinsip ESG ke dalam setiap proses bisnis will further embed ESG principles into all business
guna memastikan pertumbuhan yang tangguh, processes to ensure resilient, responsible, and
bertanggung jawab, dan berkelanjutan. sustainable growth.
Fokus utama Perseroan mencakup peningkatan The Company’s priorities include improving energy
efisiensi energi di seluruh jaringan menara, perluasan efficiency across its tower network, expanding
inisiatif sosial yang mendukung pemberdayaan social empowerment initiatives, and strengthening
masyarakat, serta penguatan tata kelola keberlanjutan sustainability governance to meet evolving
untuk menjawab ekspektasi pemangku kepentingan stakeholder expectations and global ESG standards.
dan regulasi ESG global yang terus berkembang.
Dalam aspek lingkungan, Perseroan akan On the environmental aspect, the Company will
memperluas penerapan solusi energi rendah karbon expand the implementation of low-carbon and
dan sistem tenaga alternatif di lebih banyak lokasi alternative energy systems at more tower sites,
menara, mendukung transisi energi bersih yang supporting SMN Group’s clean energy transition
menjadi prioritas Grup SMN. Perseroan juga akan agenda. The Company will also enhance data-driven
meningkatkan sistem pemantauan emisi berbasis emission monitoring and conduct regular internal
data serta memperkuat audit energi internal untuk energy audits to maintain long-term operational
memastikan efisiensi yang berkelanjutan. efficiency.
Pada bidang sosial, Perseroan berkomitmen Socially, the Company will broaden its community
memperluas dampak positif melalui program empowerment and digital literacy programs,
pemberdayaan masyarakat dan literasi digital di particularly in underserved regions, to promote
wilayah yang masih minim akses jaringan. Perseroan inclusive connectivity. The Company will also
juga akan memperkuat pengembangan karyawan strengthen employee development through ongoing
dengan pelatihan berkelanjutan dan peningkatan training and ESG awareness programs across all
kesadaran ESG di seluruh jenjang organisasi, levels, ensuring that every STP employee contributes
memastikan seluruh insan STP berperan aktif dalam to sustainable practices.
implementasi keberlanjutan.
Dari sisi tata kelola, Unit Keberlanjutan akan berperan In governance, the Sustainability Unit will take on
lebih strategis dalam memastikan pengawasan dan a more strategic role in ensuring comprehensive
pelaporan ESG berjalan terintegrasi di seluruh lini oversight and reporting of ESG initiatives across all
bisnis. Melalui tata kelola yang transparan, akuntabel, operations. Through transparent, accountable, and
18 PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 21
Laporan Direksi
Directors Report
dan berorientasi risiko, Perseroan memastikan setiap risk-based governance, the Company ensures that
keputusan bisnis mendukung nilai keberlanjutan dan every business decision supports sustainable value
keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi serta creation and balance between economic growth,
tanggung jawab sosial dan lingkungan. social responsibility, and environmental stewardship.
Dengan strategi yang selaras dengan arah Grup With strategies aligned with Group priorities and
dan berlandaskan disiplin keberlanjutan, Perseroan grounded in sustainability discipline, the Company
optimis dapat mempertahankan profitabilitas is confident in maintaining strong profitability
tinggi sekaligus memperkuat kontribusinya dalam while deepening its contribution to an inclusive,
menciptakan ekosistem digital yang inklusif, ramah environmentally responsible, and sustainable digital
lingkungan, dan berkelanjutan bagi Indonesia. ecosystem for Indonesia.
APRESIASI APPRECIATION
Atas nama Direksi, kami menyampaikan apresiasi yang On behalf of the Directors, we sincerely express our
setulusnya kepada seluruh pemangku kepentingan appreciation to all stakeholders for their continuous
yang telah mendukung upaya keberlanjutan Perseroan support of the Company’s sustainability journey
sepanjang tahun 2025. Di tengah dinamika industri throughout 2025. Amid industry dynamics and
dan tantangan eksternal, keberhasilan Perseroan external challenges, the Company’s success in
dalam menjaga kinerja positif dan memperkuat tata maintaining strong performance and reinforcing
kelola keberlanjutan merupakan hasil dari kerja sama, sustainability governance reflects the collaboration,
disiplin, dan dedikasi seluruh manajemen, karyawan, discipline, and dedication of management,
serta mitra strategis. Dukungan pemegang saham employees, and strategic partners. The ongoing
dan regulator juga menjadi faktor penting dalam trust and support from shareholders and regulators
memastikan keberlanjutan Perseroan tetap berjalan have also been instrumental in ensuring that STP’s
konsisten dan terarah. sustainability efforts remain consistent and focused.
Kami juga berterima kasih kepada pelanggan dan We also extend our gratitude to customers and
masyarakat atas kepercayaan yang terus diberikan communities for their confidence in the Company as
dalam menyediakan layanan infrastruktur digital yang a reliable, efficient, and environmentally responsible
handai, efisien, dan ramah lingkungan. Komitmen digital infrastructure provider. This trust serves as a
ini menjadi dasar bagi STP untuk terus berinovasi, foundation for STP to continue innovating, fostering
memperluas kolaborasi, dan memperkuat kontribusi collaboration, and strengthening its positive impact
positif terhadap lingkungan, sosial, dan tata kelola. across environmental, social, and governance
Ke depan, Perseroan akan terus melangkah dengan aspects. Moving forward, the Company will continue
disiplin dan tanggung jawab, mendukung visi Grup to act with discipline and accountability, supporting
SMN untuk membangun ekosistem digital yang SMN Group’s vision of building an inclusive and
inklusif dan berkelanjutan di Indonesia. sustainable digital ecosystem for Indonesia.
Jakarta, 21 April 2026 | April 21, 2026
Atas Nama Direksi
On Behalf of the Directors
Juliawati Gunawan Halim
Direktur Utama
President Director
PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 19
Page 22
Penjelasan Direksi
Directors Report
SURAT PERNYATAAN
ANGGOTA DEWAN KOMISARIS DAN ANGGOTA DIREKSI
TENTANG TANGGUNG JAWAB ATAS
LAPORAN KEBERLANJUTAN TAHUN BUKU 2025
PT SOLUSI TUNAS PRATAMA TBK
[ACGS B.1.6]
Kami yang bertanda tangan di bawah ini menyatakan bahwa semua informasi material dalam Laporan
Keberlanjutan PT Solusi Tunas Pratama Tbk Tahun Buku 2025 telah dimuat secara lengkap dan bertanggung jawab
penuh atas kebenaran isi Laporan Keberlanjutan Perusahaan.
Demikian pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya
Jakarta, 21 April 2026
Dewan Komisaris
Board of Commissioners
Kusmayanto Kadiman
Komisaris Utama (Komisaris Independen)
President Commissioner (Independent Commissioner)
Harry Mozarta Zen Eko Santoso Hadiprodjo
Komisaris Independen Komisaris
Independent Commissioner Commissioner
20 PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 23
STATEMENT LETTER OF
THE MEMBERS OF THE BOARD OF COMMISSIONERS AND
THE MEMBERS OF THE BOARD OF DIRECTORS REGARDING
RESPONSIBILITY FOR THE SUSTAINABILITY REPORT
FOR FISCAL YEAR 2025 OF
PT SOLUSI TUNAS PRATAMA TBK
[ACGS B.1.6]
We, the undersigned, hereby declare that all material information in the 2025 Sustainability Report of
PT Solusi Tunas Pratama Tbk has been fully disclosed and we assume full responsibility for the accuracy of the
contents of the Company’s Sustainability Report.
This statement is made truthfully.
Jakarta, April 21, 2026
Direksi
Board of Directors
Juliawati Gunawan Halim
Direktur Utama
President Director
Hartono Tanuwidjaja Wong Tjin Tak Wellington
Direktur Direktur Direktur
Director Director Director
PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 21
Page 24
Pendahuluan
Preface
22 PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 25
03
PENDAHULUAN
PREFACE
Laporan Keberlanjutan ini menegaskan komitmen STP untuk
menjalankan bisnis dengan integritas, etika, dan tanggung jawab yang
tinggi. Melalui laporan ini, Perseroan menampilkan langkah nyata dalam
menghormati hak asasi manusia, mengembangkan potensi sumber
daya manusia, serta menciptakan nilai berkelanjutan bagi seluruh
pemangku kepentingan.
This Sustainability Report reaffirms STP’s commitment to conducting business with
integrity, ethics, and a deep sense of responsibility. Through this report, the Company
showcases its concrete actions in respecting human rights, enhancing human
capital, and creating sustainable value for all stakeholders.
PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 23
Page 26
Pendahuluan
Preface
TENTANG LAPORAN
About The Report
Laporan Keberlanjutan PT Solusi Tunas Pratama The Sustainability Report of PT Solusi Tunas Pratama
Tbk (“STP” atau “Perseroan”) tahun buku 2025 Tbk (“STP” or “the Company”) for the 2025 fiscal year
(selanjutnya disebut sebagai “Laporan”) disusun (hereinafter referred to as the “Report”) is prepared to
untuk memberikan gambaran menyeluruh mengenai provide a comprehensive overview of the Company’s
penerapan praktik bisnis yang berfokus pada implementation of sustainability-focused and
keberlanjutan dan tanggung jawab sosial. Laporan socially responsible business practices. This report
ini memaparkan berbagai strategi yang dijalankan outlines the strategies undertaken by STP to ensure
Perseroan dalam mengelola operasi secara etis serta ethical operations and concrete actions supporting
langkah konkret dalam mendukung pencapaian the achievement of sustainable development goals.
tujuan pembangunan berkelanjutan. Melalui laporan Through this report, STP highlights key initiatives and
ini, STP menyajikan secara ringkas inisiatif dan hasil achievements that reflect its strong commitment
yang mencerminkan komitmen Perseroan terhadap to sustainability principles. Furthermore, the
prinsip keberlanjutan. Selain itu, laporan ini juga report serves as documentation of the Company’s
menjadi sarana untuk mendokumentasikan kontribusi contribution to improving social and economic well-
STP dalam meningkatkan kesejahteraan sosial dan being within and beyond its operational areas across
ekonomi masyarakat, baik di sekitar area operasional Indonesia. The various Social and Environmental
maupun di wilayah lain di Indonesia. Beragam Responsibility (“TJSL”) programs implemented by STP
program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan stand as tangible proof of its dedication to community
(“TJSL”) yang dijalankan menjadi bukti komitmen STP welfare and sustainable development.
dalam mendorong kesejahteraan masyarakat serta
pembangunan berkelanjutan.
24 PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 27
Tentang Laporan
About The Report
Pedoman yang Digunakan [ACGS B.1.3] Guidelines [ACGS B.1.3]
Penyusunan Laporan ini mengacu pada (i) Peraturan The preparation of this Report refers to (i) Financial
Otoritas Jasa Keuangan (“OJK”) No. 51/POJK.03/2017 Services Authority (“OJK”) Regulation No. 51/
tentang Penerapan Keuangan Berkelanjutan bagi POJK.03/2017 on the Implementation of Sustainable
Lembaga Jasa Keuangan, Emiten, dan Perusahaan Finance for Financial Institutions, Issuers, and Public
Publik (“POJK 51/2017”); (ii) Surat Edaran OJK No. Companies (“POJK 51/2017”); (ii) OJK Circular Letter
16/SEOJK.04/2021 tentang Bentuk dan Isi Laporan No. 16/SEOJK.04/2021 on the Form and Content
Tahunan Emiten atau Perusahaan Publik (“SEOJK of Annual Reports of Issuers or Public Companies
16/2021”); serta (iii) Global Reporting Initiative (“GRI”) (“SEOJK 16/2021”); and (iii) the 2021 edition of the
Standards edisi 2021 dengan tingkat kesesuaian “with Global Reporting Initiative (“GRI”) Standards, with
reference to”. Untuk informasi lebih lanjut, matriks the “with reference to” option. For further details, a
yang menunjukkan keterkaitan antara isi laporan ini matrix aligning the contents of this Report with SEOJK
dengan indikator SEOJK 16/2021 dan GRI Standards 16/2021 indicators and the GRI Standards can be
dapat dilihat pada halaman 181-200. found on page 181-200.
Periode Pelaporan [GRI 2-2, 2-3] [ACGS B.4.7] Reporting Period [GRI 2-2, 2-3] [ACGS B.4.7]
Laporan ini memuat kinerja keberlanjutan STP untuk This report covers STP’s sustainability performance
periode 1 Januari 2025 hingga 31 Desember 2025. for the period of January 1, 2025, to December 31,
Sebagai laporan keberlanjutan keempat, dokumen 2025. As the Company’s fourth sustainability report, it
ini merupakan kelanjutan dari publikasi tahunan yang continues the annual publication that began in 2021.
telah dimulai sejak tahun 2021. Periode pelaporan The reporting period follows the same fiscal year as
pada Laporan Keberlanjutan ini selaras dengan tahun the Company’s consolidated financial statements,
buku laporan keuangan konsolidasian Perseroan, from January 1 to December 31, 2025, ensuring
yaitu 1 Januari hingga 31 Desember 2025, sehingga consistency across both reports.
tidak terdapat perbedaan dalam periode pelaporan
keduanya.
Laporan Keberlanjutan 2025 ini diterbitkan pada The 2025 Sustainability Report was published in April
21 April 2026 setelah memperoleh persetujuan dari 21, 2026 after obtaining approval from the Board
Direksi dan Dewan Komisaris. Laporan tersebut of Directors and the Board of Commissioners. It is
dipublikasikan secara terpisah dari laporan tahunan, issued separately from the annual report but remains
namun tetap menjadi bagian yang saling melengkapi. an integral and complementary document. The annual
Laporan Tahunan dapat diakses melalui situs resmi report can be accessed through STP’s official website
STP pada tautan berikut: https://www.stptower.com. at the following link: https://www.stptower.com.
Ruang Lingkup dan Batasan Laporan [GRI 2-2] Report Scope and Boundaries [GRI 2-2]
Laporan ini mencakup seluruh kegiatan operasional This report covers the Company’s operational
Perseroan yang berlangsung di kantor pusat, cabang, activities at its head office, branches, representative
kantor perwakilan, serta lokasi operasional Perseroan offices, and the Company’s operational sites across
di berbagai wilayah Indonesia. STP merupakan Indonesia. STP is part of the SMN Group, which is
bagian dari Grup SMN yang dikendalikan secara indirectly controlled by PT Sarana Menara Nusantara
tidak langsung oleh PT Sarana Menara Nusantara Tbk (“SMN”). Accordingly, any reference to the “SMN
Tbk (“SMN”). Dengan demikian, setiap penyebutan Group” or “the Group” in this report refers to SMN and
“Grup SMN” atau “Grup” dalam laporan ini mengacu its material subsidiaries.
pada SMN beserta entitas anaknya.
PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 25
Page 28
Pendahuluan
Preface
Tentang Laporan
About The Report
Perubahan Signifikan pada Laporan dan Penyajian Significant Changes and Restatements [SEOJK G.1] [GRI
Ulang [SEOJK G.1] [GRI 2-4] 2-4]
Seluruh data yang disajikan dalam Laporan ini All data presented in this report represent the latest
merupakan data terbaru. Terdapat beberapa data available information. Certain data in the previous
pada laporan tahun sebelumnya yang disajikan year’s report have been restated to improve the
ulang untuk meningkatkan akurasi dan konsistensi accuracy and consistency of the methodology.
metodologi. Informasi yang mengalami penyajian Information that has been restated has been adjusted
ulang telah disesuaikan pada bagian terkait dalam in the relevant sections of this report.
Laporan ini.
Penjaminan Kredibilitas Laporan [SEOJK G.1] [GRI 2-5] Ensuring Report Credibility [SEOJK G.1] [GRI 2-5]
Seluruh data dan informasi terkait kinerja All sustainability performance data and information
keberlanjutan dalam laporan ini telah melalui proses contained in this report have been internally validated
validasi internal serta memperoleh persetujuan dari and approved by the Directors and the Board
Direksi dan Dewan Komisaris sebelum diterbitkan, of Commissioners prior to publication to ensure
guna memastikan ketepatan dan keandalannya. accuracy and reliability.
Sampai dengan tahun pelaporan 2025, Perseroan As of the 2025 reporting year, the Company has not yet
belum melakukan penjaminan eksternal (external undertaken external assurance for this Sustainability
assurance) atas Laporan Keberlanjutan ini. Keputusan Report. This decision was made considering that
tersebut diambil dengan mempertimbangkan bahwa the internal verification process conducted by the
proses verifikasi internal yang dilakukan oleh unit relevant units is sufficient to ensure the reliability and
terkait telah mampu memastikan keandalan dan accuracy of the data presented.
ketepatan data yang disajikan.
Perseroan senantiasa mengevaluasi kebutuhan The Company continues to evaluate the need for
untuk melakukan penjaminan eksternal di masa external assurance in future reporting periods as
mendatang sebagai bagian dari upaya peningkatan part of its ongoing efforts to enhance transparency
transparansi dan kredibilitas laporan. Pembahasan and report credibility. Discussions on the potential
terkait potensi penjaminan eksternal dilakukan for external assurance are held within management
melalui forum manajemen dan dilaporkan kepada forums and reported to the Directors for further
Direksi untuk mendapatkan arahan lebih lanjut. guidance.
Proses Penentuan Isi Laporan Content Determination Process
Penetapan isi laporan dilakukan melalui tahapan The determination of report content follows several
yang disesuaikan dengan standar GRI, meliputi steps aligned with the GRI Standards, including
pemahaman terhadap konteks organisasi, identifikasi understanding the organizational context, identifying
dampak aktual dan potensial yang relevan bagi the Company’s actual and potential impacts,
Perseroan, penilaian tingkat signifikansi dari setiap assessing the significance of those impacts, and
dampak, serta penentuan prioritas topik material prioritizing material topics to be reported. Overall, the
yang akan dilaporkan. Secara keseluruhan, proses process of defining the sustainability report content
penentuan isi laporan keberlanjutan digambarkan is illustrated as follows: [GRI 3-1][ACGS B.1.1]
sebagai berikut:[GRI 3-1][ACGS B.1.1]
26 PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 29
Tentang Laporan
About The Report
Tim akan
2 mengidentifikasi
1
Tim Keberlanjutan
membuat ikhtisar awal Mengidentifikasi dampak yang
mengenai Perseroan. Memahami dampak aktual ditimbulkan Perseroan,
konteks dan potensial baik dampak positif
The Sustainability organisasi Identify actual
maupun negatif.
Team creates an Understand the and potential
initial overview of the organizational impacts The team will identify
context the impact caused by
Company.
the Company, both
positive and negative
impacts.
Tim membuat prioritas
topik material dari yang Penilaian
Memprioritaskan signifikansi Tim menilai signifikansi
paling signifikan hingga topik Material dampak dampak menggunakan
tidak signifikan. Prioritize the Impact
Material topic analisis kuantifikasi dan
significance
The team prioritizes
3 assessment kualitatif.
material topics from
The team assessed
most significant to
the significance of
insignificant.
the impact using
4 quantification and
qualitative analysis.
Memahami Konteks Organisasi Understanding the Organizational Context
Perseroan berkomitmen untuk menjaga The Company is firmly committed to maintaining
keseimbangan kinerja di bidang ekonomi, sosial, dan balanced performance across economic, social, and
lingkungan dengan tetap memperhatikan kebutuhan environmental aspects while addressing the needs
serta harapan para pemangku kepentingan. Dalam and expectations of its stakeholders. To support this
mendukung komitmen tersebut, Perseroan menyusun commitment, the Company provides an overview
gambaran menyeluruh mengenai kegiatan usaha, of its business activities, sustainability context, and
konteks keberlanjutan, serta interaksi dengan pihak- interactions with key parties that serve an essential
pihak yang berperan penting dalam keberlangsungan role in sustaining its operations.
operasional.
Pemangku kepentingan diartikan sebagai individu Stakeholders are defined as individuals or groups
maupun kelompok yang memiliki perhatian who have an interest and influence in the Company’s
dan kepentingan terhadap keberlanjutan serta sustainability and overall success. The Company
kesuksesan Perseroan. Perseroan secara aktif actively identifies stakeholders across all operational
mengidentifikasi para pemangku kepentingan di areas, understands their expectations, and ensures
seluruh area operasional, memahami ekspektasi the establishment of effective and mutually beneficial
mereka, dan memastikan terjalinnya hubungan yang relationships. Further details on stakeholder
efektif dan saling menguntungkan. Uraian lebih lanjut engagement management are presented in the
mengenai pengelolaan hubungan dengan pemangku Sustainability Governance chapter of this report.
kepentingan dapat ditemukan pada Bab Tata Kelola
Keberlanjutan dalam laporan ini.
Mengidentifikasi Dampak Aktual dan Potensial Identifying Actual and Potential Impacts
Dalam menentukan topik material, Perseroan In determining material topics, the Company focuses
berfokus pada identifikasi dampak aktual maupun on identifying both actual and potential impacts
potensial yang muncul dari kegiatan operasionalnya, arising from its operations across economic,
baik pada aspek ekonomi, lingkungan, sosial, maupun environmental, social, and human rights aspects
hak asasi manusia di seluruh rantai bisnis. Proses ini throughout its business value chain. This process
menjadi dasar bagi Perseroan dalam merumuskan serves as a key foundation for developing relevant
strategi keberlanjutan yang tepat dan berdampak and effective sustainability strategies.
nyata.
PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 27
Page 30
Pendahuluan
Preface
Tentang Laporan
About The Report
Sebagai bagian dari proses tersebut, Perseroan As part of this effort, the Company conducts
melakukan diskusi terarah melalui mekanisme Focus structured discussions through Focus Group
Group Discussion untuk mengumpulkan berbagai Discussions to gather insights from multiple sources.
informasi dari beragam sumber. Informasi diperoleh These sources include grievance reports, risk analysis
dari laporan pengaduan, analisis risiko dalam sistem from the Company’s risk management system,
manajemen risiko, survei pemangku kepentingan, stakeholder surveys, and media monitoring such
serta pemantauan media seperti surat kabar, televisi, as newspapers, television, websites, and other
situs web, dan kanal informasi lainnya. Perseroan information channels. The Company also considers
juga mempertimbangkan perkembangan isu developments in sustainability issues within similar
keberlanjutan di sektor sejenis melalui analisis sectors through external analysis, including the
eksternal, termasuk metodologi yang digunakan methodologies used by several ESG rating agencies.
oleh beberapa lembaga ESG rating. Seluruh data The collected information is then processed and
yang terkumpul kemudian diolah dan dianalisis analyzed during FGDs to ensure data accuracy and
secara mendalam dalam sesi FGD guna memastikan reliability.
ketepatan dan relevansi hasilnya.
Selain itu, Perseroan juga melaksanakan proses Furthermore, the Company carries out assessment
penilaian untuk mengidentifikasi potensi maupun processes to identify actual and potential negative
dampak negatif aktual yang dapat timbul dari impacts that may increase from its operations and
kegiatan operasional dan hubungan bisnisnya. business relationships. Meanwhile, positive impacts,
Sementara itu, dampak positif, termasuk kontribusi including the Company’s contribution to achieving
Perseroan terhadap pencapaian SDGs, dinilai melalui SDGs, are evaluated through strategic initiatives
berbagai inisiatif strategis yang memberikan manfaat designed to create benefits for both society and the
bagi masyarakat dan lingkungan. environment
Menilai Signifikasi Dampak Assessing the Significance of Impacts
Perseroan melakukan penilaian secara sistematis The Company systematically evaluates the
terhadap tingkat signifikansi dari setiap dampak yang significance level of each identified impact
telah diidentifikasi untuk menetapkan prioritas utama to determine key priorities in its sustainability
dalam strategi keberlanjutan. Proses ini dilakukan strategy. This assessment is carried out through a
melalui pendekatan komprehensif yang mencakup comprehensive approach combining both qualitative
analisis kualitatif dan kuantitatif. and quantitative analyses.
Pada tahap kualitatif, Perseroan mengutamakan In the qualitative phase, the Company prioritizes
pengumpulan masukan dari para pemangku collecting input from stakeholders through a
kepentingan melalui proses survei pemangku stakeholder survey process to understand their
kepentingan guna memahami pandangan, saran, dan views, suggestions, and opinions regarding the
pendapat mereka terkait dampak yang dianggap impacts considered most significant. The results of
paling signifikan. Hasil survei tersebut memberikan the survey provide additional insights into how an
wawasan tambahan mengenai bagaimana suatu impact may affect various stakeholder groups and
dampak dapat memengaruhi berbagai kelompok help the Company gain a broader perspective in the
pemangku kepentingan serta membantu Perseroan assessment process.
memperoleh perspektif yang lebih luas dalam proses
penilaian.
Sementara itu, analisis kuantitatif dilakukan dengan Meanwhile, the quantitative analysis applies a
menerapkan skala penilaian yang terstruktur structured scoring system using weights or numerical
menggunakan bobot atau nilai numerik berdasarkan scales to measure impact based on its level of
tingkat kepentingannya. Skala tersebut berkisar dari importance. The scale ranges from 1 (very important)
1 (sangat penting) hingga 5 (tidak penting), sehingga to 5 (not important), allowing for a more objective and
memungkinkan evaluasi yang lebih objektif dan measurable evaluation of each impact.
terukur terhadap setiap dampak.
28 PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 31
Tentang Laporan
About The Report
Memprioritaskan Dampak Paling Signifikan untuk Prioritizing the Most Significant Impacts for
Pelaporan Reporting
Setelah menetapkan skala penilaian atas setiap After establishing the assessment scale for each
dampak yang teridentifikasi, selanjutnya Perseroan identified impact, the Company then determine
menentukan topik material yang paling relevan the most relevant material topics to be disclosed in
untuk diungkapkan dalam laporan keberlanjutan this sustainability report. This process ensures that
ini. Proses ini memastikan bahwa topik yang dipilih the selected topics reflect strategic importance
mencerminkan kepentingan strategis baik bagi for both the Company and its stakeholders. Once
Perseroan maupun pemangku kepentingan. Setelah material topics are defined, the Company conducts
topik material ditetapkan, Perseroan melakukan a materiality test and data validation to confirm
uji materialitas dan validasi data guna memastikan that each selected topic has a solid and relevant
bahwa setiap topik yang dilaporkan memiliki dasar foundation. This stage also includes setting threshold
yang kuat dan relevan. Tahapan ini juga mencakup limits to identify priority impacts that will be the focus
penetapan ambang batas yang digunakan untuk of reporting.
mengidentifikasi dampak prioritas yang menjadi
fokus pelaporan.
Proses ini melibatkan partisipasi aktif dari seluruh The process involves active participation across all
tingkatan organisasi, mulai dari Unit Keberlanjutan organizational levels, from the Sustainability Unit
hingga Direksi. Unit Keberlanjutan melakukan to the Directors. The Sustainability Unit conducts a
kajian menyeluruh terhadap konteks organisasi dan comprehensive review of the organizational context
menyusun daftar topik material berdasarkan hasil and prepares a list of material topics based on
analisis serta diskusi dengan pemangku kepentingan. analysis results and stakeholder discussions. The list
Daftar tersebut kemudian diajukan kepada Direksi is then submitted to the Directors for final approval,
untuk mendapatkan persetujuan akhir, dengan with oversight and acknowledgment from the Board
pengawasan dan pengetahuan dari Dewan Komisaris. of Commissioners. This involvement ensures that the
Keterlibatan ini memastikan proses penentuan material topic determination process is accurate,
topik material dilakukan secara akurat, menyeluruh, comprehensive, transparent, and aligned with sound
transparan, dan sesuai dengan prinsip tata kelola governance principles. [ACGS B.1.6] [GRI 2-14]
yang baik. [ACGS B.1.6] [GRI 2-14]
Proses Penentuan Topik Material [GRI 3-1] Process to Determine Material Topics [GRI 3-1]
Penentuan topik material dilakukan bersama dengan Determination of material topics is carried out
SMN melalui proses yang terstruktur dan diselaraskan together with SMN through a structured process and
dengan Standar GRI 2021. Proses ini mencakup is aligned with the 2021 GRI Standards. It includes
tahapan untuk memahami konteks organisasi dan steps to understand the organizational context and
mengidentifikasi dampak aktual maupun potensial, identify actual and potential impacts, both positive
baik positif maupun negatif, yang timbul dari kegiatan and negative, arising from the Company’s operations
operasional Perseroan di seluruh rantai nilai, termasuk and value chain, including impacts on human rights,
dampak terhadap hak asasi manusia, lingkungan, dan the environment, and socio-economic aspects of
aspek sosial ekonomi masyarakat. local communities.
Setiap dampak yang teridentifikasi kemudian Each identified impact is then assessed based on its
dinilai berdasarkan tingkat signifikansi terhadap significance to the Company’s business sustainability
keberlanjutan bisnis Perseroan serta tingkat and the level of stakeholder concern. The assessment
kepentingan pemangku kepentingan. Hasil penilaian results are used to determine the priority material
tersebut digunakan untuk menentukan prioritas topik topics considered most relevant and significant for
material yang dianggap paling relevan dan signifikan disclosure in the Sustainability Report.
untuk diungkapkan dalam laporan keberlanjutan.
Dalam proses ini, Perseroan melibatkan berbagai Throughout this process, the Company engages
pemangku kepentingan internal dan eksternal, various internal and external stakeholders, including
termasuk perwakilan Direksi dan manajemen, representatives of the Directors and management,
PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 29
Page 32
Pendahuluan
Preface
Tentang Laporan
About The Report
karyawan, mitra kerja, pelanggan, regulator, serta employees, business partners, customers, regulators,
komunitas sekitar. Pandangan dan masukan dari and local communities. Feedback from these
para pemangku kepentingan serta referensi dari ahli stakeholders, together with input from sustainability
keberlanjutan dan praktik terbaik industri menjadi experts and industry best practices, forms the basis
pertimbangan penting dalam menyusun daftar akhir for the final list of the Company’s material topics.
topik material Perseroan.
Proses penetapan topik material dilaksanakan The process of determining material topics was
secara terkoordinasi dan bertahap, di mana Unit carried out in a coordinated and phased manner, in
Keberlanjutan mengajukan hasil identifikasi topik which the Sustainability Unit proposed the results
material kemudian disampaikan kepada Direksi untuk of the identification of material topics and then
memperoleh persetujuan akhir atas topik material submitted them to the Board of Directors to obtain
yang ditentukan dan menjadi prioritas Perseroan. final approval of the material topics determined and
prioritized by the Company.
Secara keseluruhan, tahapan proses penetapan isi An overview of the overall process for defining the
topik material adalah sebagai berikut: topic material are as follows:
Proses untuk Menentukan Topik Material
Material Topics Setting Process
Mengidentifikasi dan menilai dampak secara berkesinambungan Menentukan topik material untuk pelaporan
Continuous identification and assessment of impacts Setting material topics for reporting
Melibatkan berbagai pemangku kepentingan dan Menguji topik material
pakar yang relevan dengan pakar dan
Engaging stakeholders and relevant experts pengguna informasi
Testing material topics
with experts and users
1 2 3 4 5
Mengidentifikasi Topik material
Memahami Mengidentifikasi Menilai Signifikansi Dampak Paling Material Topics
Konteks Organisasi Dampak Aktual dan Dampak Signifikan untuk
Understanding Potensial Assess the Pelaporan
the Organizational Identify Actual and Significance of Prioritize the most
Context Potential Impacts Impact Significant Impact
for Reporting
Menggunakan Mempertimbangkan Menguji topik material
Standar Sektor untuk topik dan dampak yang terhadap topik dalam
memahami konteks dideskripsikan dalam Standar Sektor
sektor Standar Sektor Testing material topics
Apply Sector Standard Consider topics and to Sector Standard
to understand its impacts in the Sector
contexts Standard
Daftar Topik Material [GRI 3-2] List of Material Topics [GRI 3-2]
Daftar topik material Perseroan pada tahun 2025 The Company’s 2025 list of material topics includes
mencakup topik-topik yang dinilai memiliki dampak those considered to have the most significant
paling signifikan terhadap keberlanjutan ekonomi, economic, environmental, and social impacts.
lingkungan, dan sosial.
30 PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 33
Tentang Laporan
About The Report
Berdasarkan proses penilaian, daftar topik material Based on the assessment process, the SMN Group’s
Grup SMN tahun 2025 menunjukkan sejumlah list of material topics for 2025 shows several
penyesuaian dibandingkan tahun sebelumnya. adjustments compared to the previous year. These
Penyesuaian ini mencerminkan dinamika adjustments reflect the dynamics of business
pertumbuhan usaha, peningkatan skala dan growth, the increasing scale and complexity of
kompleksitas operasional, serta perubahan operations, as well as changes in stakeholder
ekspektasi pemangku kepentingan terhadap kinerja expectations regarding the Group’s sustainability
keberlanjutan Grup. performance.
Pada tahun 2025, peta materialitas Grup SMN In 2025, SMN Group’s materiality map reflected
mengalami beberapa penyesuaian dibandingkan several adjustments compared to the previous year.
dengan tahun sebelumnya. Walaupun jumlah topik Although the number of material topics remained
material yang ditetapkan tetap sama, yaitu 9 topik unchanged at 9 topics in both 2024 and 2025,
pada tahun 2024 dan 2025, terdapat perubahan one material topic was revised, with employment
pada salah satu topik material, di mana topik replacing supplier social assessment. This change
kepegawaian menggantikan topik penilaian reflects the Group’s business development, the
sosial pemasok. Perubahan ini mencerminkan increasing scale and complexity of its operations,
perkembangan kegiatan usaha Grup, meningkatnya as well as changes in the scope and expectations of
skala dan kompleksitas operasional, serta perubahan stakeholders regarding the Group’s sustainability
cakupan dan ekspektasi pemangku kepentingan performance. [GRI 3-2]
terhadap kinerja keberlanjutan Grup. [GRI 3-2]
Evaluasi dilakukan setiap tahun untuk meninjau The Company reviews the material topics annually to
kembali relevansi dan prioritas topik material sesuai ensure their continued relevance and prioritization
perkembangan industri dan dinamika pemangku in line with industry developments and stakeholder
kepentingan. dynamics.
Materiality Map
5
4,5 Kinerja Ekonomi
High
4 Anti Korupsi
Dampak Ekonomi Energi
Pajak Tidak Langsung
Kepegawaian
Emisi Material
3,5 K3
Praktik Pengadaan Pelatihan dan
Masyarakat Lokal Pendidikan
Hak-hak
3 Masyarakat Kesehatan dan
Penilaian Lingkungan Keberadaan Pasar
Impact Materiality
adat Keselamatan Pelanggan
Pemasok kerja
Kerja paksa
Pekerja
Keanekaragaman Hayati atau Wajib
2,5 Mid Kerja
Anak Non Diskriminasi
Kebijakan Publik
Privasi Limbah
Perilaku Anti Persaingan Penilaian Sosial Pelanggan
2 Pemasok
Keanekaragaman dan
Perilaku Anti Persaingan Kesempatan Kerja
1,5 Praktik Keamanan
Kebebasan Berserikat dan
Low Air dan Efluen Perundingan Kolektif
1
0,5
Low Mid High
0
0,0 0,5 1,0 1,5 2,0 2,5 3,0 3,5 4,0 4,5 5,0
Stakeholder Importance
PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 31
Page 34
Pendahuluan
Preface
Tentang Laporan
About The Report
Daftar Topik Material*
List of Material Topics
[ACGS B.1.1] [GRI 3-2]
Kontribusi terhadap
Tujuan Pembangunan
Topik Material
Batasan Dampak Pengelolaan Topik Material Keberlanjutan (TPB)
Material
No. yang Ditimbulkan Management of Material Topics Contrbution
Topics
Impacts Boundaries [GRI 3-3] to Sustainable
Development Goals
(SDGs)
Aspek Ekonomi | Economic Aspect
1. Kinerja 1. Membuka lapangan 1. Pembayaran pajak.
Ekonomi pekerjaan 2. Peningkatan kesejahteraan karyawan Perseroan
2. Meningkatkan melalui pemberian gaji dan fasilitas lainnya.
perekonomian,
baik perekonomian
nasional maupun lokal
Economic 1. Job opportunities 1. Tax payment.
Performance 2. Improve the economy, 2. Improving the wellbeing of the Company’s employees
both national and local through provision of salaries and other facilities.
economies
2. Dampak 1. Pengembangan 1. Meningkatkan jangkauan, ruang lingkup dan kualitas
Ekonomi Tidak teknologi dan produk dan jasa yang ditawarkan oleh Perseroan.
Langsung infrastruktur digital 2. Pemberian kesempatan kerja bagi masyarakat
2. Peningkatan Indonesia (khususnya komunitas lokal di wilayah
perekonomian lokal kegiatan operasional Perseroan).
3. Peningkatan taraf 3. Membuat program-program tanggung jawab sosial
hidup masyarakat dan lingkungan (TJSL) yang didasarkan pada 4 pilar
sekitar wilayah utama: Pendidikan, Kesehatan, Konservasi Alam,
operasional Donasi dan Penanggulangan Bencana Alam. TJSL
4. Transfer knowledge Perseroan juga difokuskan untuk memberdayakan
ekonomi lokal yang dapat memberikan dampak bagi
peningkatan perekonomian masyarakat lokal.
4. Memberikan bantuan kepada warga sekitar wilayah
operasional Perseroan, seperti perbaikan infrastruktur
dan saluran air, kegiatan lingkungan, fasilitas internet
gratis dan fasilitas umum lainnya.
5. Mengutamakan pemasok lokal.
6. Menyediakan infrastruktur telekomunikasi di wilayah-
wilayah non 3T (Terdepan, Terluar, Tertinggal).
Indirect 1. Development of 1. Increase the range, scope and quality of products and
Economic digital technology and services offered by the Group (tower and non-tower
Impact infrastructure business of the Group).
2. Boosting the local 2. Provide employment opportunities for Indonesians
economy (especially local communities in the Group’s
3. Improve the standard operational areas).
of living of the 3. Creating social and environmental responsibility
community around the programs (“TJSL”) based on 4 main pillars: Education,
operational area Health, Nature Conservation, Donation and Natural
4. Transfer knowledge Disaster Management. TJSL Group is also focused on
empowering the local economy that may impact on
improving the economy of local communities.
4. Provide assistance to communities around the
Company’s operational areas, such as infrastructure
and water channel improvements, environmental
activities, free internet facilities and other public
facilities.
5. Prioritizing local suppliers.
6. Provide telecommunications infrastructure in non-3T
(Frontier, Outermost, Disadvantaged) areas.
32 PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 35
Tentang Laporan
About The Report
Kontribusi terhadap
Tujuan Pembangunan
Topik Material
Batasan Dampak Pengelolaan Topik Material Keberlanjutan (TPB)
Material
No. yang Ditimbulkan Management of Material Topics Contrbution
Topics
Impacts Boundaries [GRI 3-3] to Sustainable
Development Goals
(SDGs)
Aspek Lingkungan | Environmental Aspect
1. Energi 1. Mengurangi 1. Membuat kebijakan dan meningkatkan kesadaran
penggunaan energi karyawan terkait penghematan energi di operasional
2. Meningkatkan Perseroan.
pengetahuan 2. Kebijakan Work From Home untuk karyawan.
karyawan mengenai 3. Penggunaan panel surya di beberapa sites tower
pentingnya Perseroan baik sebagai sumber energi utama maupun
menghemat energi sebagai sumber energi pengisian baterai lithium yang
3. Mengontrol biaya merupakan cadangan daya di sites tower Perseroan.
operasional 4. Pengendalian konsumsi energi di salah satu gedung
operasional melalui optimalisasi penggunaan AC tipe
VRV yang dikelola internal Perseroan.
Energy 1. Reduce energy 1. Create policies and raise employee awareness on
consumption energy saving in Group operations.
2. Increase employee 2. Work From Home policy for employees.
knowledge on the 3. The use of solar panels at several Company tower sites,
importance of saving both as the main source of energy and as a source of
energi energy for charging lithium batteries, which serve as
3. Control operating backup power at the Company’s tower sites.
costs 4. Control of energy consumption in one of the
operational buildings through the optimization of the
use of VRV-type air conditioning managed internally
by the Company.
2. Material 1. Mengurangi 1. Pengembangan desain tower dengan penggunaan
penggunaan material material yang lebih sedikit dan lebih efisien.
2. Mengurangi limbah 2. Mengurangi penggunaan kertas di lingkungan
yang dihasilkan, baik operasional Perseroan dengan (i) inisiatif digitalisasi;
dari menara yang dan (ii) memanfaatkan kertas yang sudah digunakan.
dibongkar/dismantle, 3. Membuat kebijakan dan meningkatkan kesadaran
maupun dari peralatan karyawan terkait pengurangan limbah di lingkungan
lainnya yang tidak operasional, seperti penggunaan tumbler air minum.
digunakan 4. Pengelolaan limbah dengan (i) memanfaatkan dan/
atau menggunakan kembali limbah yang ada; dan
(ii) memberikan limbah yang tidak dapat digunakan
kembali kepada badan pengelola limbah yang
tersertifikasi.
Material 1. Reduce material use 1. Development of tower design with less material use
2. Reduce waste and more efficient.
generated, both 2. Reduce paper consumption in the Group’s operational
from dismantled environment by(i) digitization initiatives; and (ii) utilizing
towers and from other paper already in use.
equipment not in use 3. Create policies and increase employee awareness
related to waste reduction in the operational
environment, such as the use of drinking water
tumblers.
4. Waste management by (i) utilizing and/or reusing
existing waste; and (ii) provide non-reusable waste to
a certified waste management agency.
PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 33
Page 36
Pendahuluan
Preface
Tentang Laporan
About The Report
Kontribusi terhadap
Tujuan Pembangunan
Topik Material
Batasan Dampak Pengelolaan Topik Material Keberlanjutan (TPB)
Material
No. yang Ditimbulkan Management of Material Topics Contrbution
Topics
Impacts Boundaries [GRI 3-3] to Sustainable
Development Goals
(SDGs)
3. Emisi 1. Mengurangi emisi dan 1. Penggunaan baterai lithium untuk menggantikan
pemanasan global diesel generator yang digunakan sebagai cadangan
2. Pengembangan daya di sites Perseroan.
teknologi digital 2. Melakukan upgrade pada shelter air conditioners di
sites menara dengan teknologi yang lebih rendah
penggunaan listrik.
3. Inisiatif digitalisasi untuk mengurangi mobilisasi
karyawan .
4. Kebijakan Work From Home untuk karyawan.
Emission 1. Reducing emissions 1. Use of lithium batteries to replace diesel generators
and global warming used as backup power at the Company’s sites .
2. Digital technology 2. Upgrading the air conditioners in tower sites with lower
development electricity consumption technology.
3. Digitalization initiatives to reduce employee
mobilization.
4. Work From Home policy for employees.
Aspek Sosial | Social Aspect
1. Kesehatan 1. Memberikan rasa 1. Melakukan identifikasi bahaya, penilaian risiko,
dan aman pada karyawan dan menentukan pengendalian sesuai dengan
Keselamatan 2. Meningkatkan kinerja HIRADC(Hazard Identification, Risk Assessment, and
Kerja (“K3”) karyawan Determining Control).
3. Mengurangi 2. Mengidentifikasi regulasi yang berkaitan dengan K3.
kecelakaan kerja 3. Menyelenggarakan pelatihan K3.
4. Melaksanakan inspeksi HSE (Health, Safety, and
Environemnt) secara random di kantor dan site.
5. Mengadakan latihan dan simulasi kondisi darurat di
kantor dan site.
6. Melakukan audit ISO 45001 – Manajemen Kesehatan
dan Keselamatan Kerja.
7. Menyampaikan informasi melalui email terkait
kesehatan dan keselamatan kerja kepada vendor dan
karyawan.
8. Meningkatkan awareness mengenai Kesehatan dan
Keselamatan Kerja (K3) melalui K3 Booklet, Tent Card,
QHSE email blast, program interaktif K3 (kuis dan
desktop screensaver K3) dan hal lainnya.
Occupational 1. Provide a sense of 1. Conduct hazard identification, risk assessment, and
Health and security to employees determine control in accordance with HIRADC (Hazard
Safety 2. Improve employee Identification, Risk Assessment, and Determining
performance Control).
3. Reduce workplace 2. Identify regulations related to OHS.
accidents 3. Organizing OHS training.
4. Carry out random HSE (Health, Safety, and
Environment) inspections in office and sites.
5. Conduct drills and simulated emergencies in office
and sites..
6. Conduct an audit of ISO 45001 – Occupational Health
and Safety Management.
7. Convey information via email related to occupational
health and safety to vendors and employees.
8. Increasing awareness of Occupational Health and
Safety (K3) through K3 Booklets, Tent Cards, QHSE
email blasts, interactive K3 programs (K3 quizzes and
desktop screensavers) and other things.
2. Pendidikan 1. Meningkatkan kinerja 1. Menyelenggarakan kegiatan pelatihan yang diadakan
dan Pelatihan karyawan secara rutin untuk meningkatkan soft skill dan hard skill
2. Memotivasi karyawan karyawan.
3. Transfer knowledge 2. Mengadakan kegiatan-kegiatan internal untuk
meningkatkan employee engagement dan
memotivasi karyawan, seperti mengadakan kegiatan
mingguan, tahunan dan insidentil di hari perayaan atau
hari istimewa tertentu.
34 PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 37
Tentang Laporan
About The Report
Kontribusi terhadap
Tujuan Pembangunan
Topik Material
Batasan Dampak Pengelolaan Topik Material Keberlanjutan (TPB)
Material
No. yang Ditimbulkan Management of Material Topics Contrbution
Topics
Impacts Boundaries [GRI 3-3] to Sustainable
Development Goals
(SDGs)
Education and 1. Improve employee 1. Organizing regular training activities to improve
Training performance employees’ soft skills and hard skills.
2. Motivate employees 2. Conduct internal activities to increase employee
3. Transfer knowledge engagement and motivate employees, such as
holding weekly, annual and incidental activities on
certain celebrations or special days.
3. Kepegawaian 1. Penciptaan lapangan 1. Penyediaan kesempatan kerja yang sama bagi
kerja karyawan tetap, kontrak, dan tenaga outsourcing di
2. Peningkatan lingkungan Perseroan dan entitas anak.
kesejahteraan, 2. Peningkatan kesejahteraan karyawan melalui
stabilitas pendapatan, remunerasi, manfaat kerja, jaminan sosial, serta
dan pengembangan program pengembangan kompetensi dan karier.
kompetensi karyawan 3. Penerapan praktik ketenagakerjaan yang adil, aman,
3. Dampak inklusif, dan bebas diskriminasi dalam seluruh siklus
terhadap praktik hubungan kerja.
ketenagakerjaan
yang adil, inklusif, dan
setara
Employment 1. Job creation 1. Provision of equal employment opportunities for
2. Improvement of permanent employees, contract employees, and
employee welfare, outsourced personnel within the Company and its
income stability, subsidiaries.
and competency 2. Improvement of employee welfare through
development remuneration, employment benefits, social security,
3. Impact on fair, as well as competency and career development
inclusive, and programs.
equal employment 3. Implementation of fair, safe, inclusive, and non-
practices discriminatory employment practices throughout the
entire employment cycle.
4. Komunitas 1. Meningkatkan 1. Membuat program-program TJSL yang didasarkan
Lokal perekonomian lokal pada 4 pilar utama: Pendidikan, Kesehatan, Konservasi
2. Meningkatkan taraf Alam, Donasi dan Penanggulangan Bencana Alam.
hidup masyarakat TJSL Grup juga difokuskan untuk memberdayakan
sekitar wilayah ekonomi lokal yang dapat memberikan dampak bagi
operasional peningkatan perekonomian masyarakat lokal.
3. Transfer knowledge 2. Memberikan bantuan kepada warga sekitar wilayah
operasional Perseroan, seperti perbaikan infrastruktur
dan saluran air, kegiatan lingkungan, fasilitas internet
gratis dan fasilitas umum lainnya.
3. Menyediakan infrastruktur telekomunikasi di wilayah-
wilayah non 3T (Terdepan, Terluar, Tertinggal).
Local 1. Boosting the local 1. Creating social and environmental responsibility
Community economy programs (“TJSL”) based on 4 main pillars: Education,
2. Improve the standard Health, Nature Conservation, Donation and Natural
of living of the Disaster Management. TJSL Group is also focused on
community around empowering the local economy that may impact on
the operational area improving the economy of local communities.
3. Transfer knowledge 2. Provide assistance to communities around the
Company’s operational areas, such as infrastructure
and waterway improvements, environmental activities,
free internet facilities and other public facilities.
3. Provide telecommunications infrastructure in non-3T
(Frontier, Outermost, Disadvantaged) areas.
*) Daftar topik material di atas mencakup Grup SMN dan diurutkanberdasarkan tingkat prioritasnya dari topik material prioritas tinggi sampai rendah pada masing-masing
aspek. | The list of material topics above covers the SMN Group and is arranged based on the level of priority, from high-priority to low-priority material topics within each
aspect.
PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 35
Page 38
Pendahuluan
Preface
Tentang Laporan
About The Report
Pendekatan Pengelolaan Topik Material [GRI 3-3] Management of Material Topics [GRI 3-3]
Perseroan mengelola setiap topik material melalui The Company manages each material topic through
pendekatan terpadu yang mencakup identifikasi, an integrated approach that covers the identification,
mitigasi, pemantauan, serta evaluasi dampak aktual mitigation, monitoring, and evaluation of actual
dan potensial, baik positif maupun negatif, terhadap and potential impacts, both positive and negative,
aspek ekonomi, lingkungan, dan sosial, termasuk on economic, environmental, and social aspects,
dampak terhadap hak asasi manusia. Analisis ini including human-rights impacts. This analysis
mencakup seluruh aktivitas operasional Perseroan encompasses all operational activities and business
serta hubungan bisnis di sepanjang rantai nilai. relationships across the value chain.
Apabila ditemukan potensi dampak negatif, Where negative impacts are identified, the Company
Perseroan menerapkan langkah-langkah pencegahan implements preventive and mitigating measures
dan mitigasi melalui kebijakan keberlanjutan, audit through sustainability policies, compliance audits,
kepatuhan, dan keterlibatan dengan mitra usaha. and engagement with business partners. For
Untuk dampak aktual, Perseroan melakukan tindakan actual impacts, corrective actions and, where
korektif dan, bila relevan, bekerja sama dengan pihak relevant, remediation processes are undertaken in
terkait dalam proses pemulihan (remediasi). collaboration with related parties.
Efektivitas pengelolaan diukur secara berkala melalui The effectiveness of these actions is regularly
indikator kinerja utama (KPI), target tahunan, serta monitored through key performance indicators (KPIs),
evaluasi internal yang disampaikan kepada Direksi. annual targets, and internal evaluations reported to the
Hasil pemantauan digunakan untuk meningkatkan Directors. The monitoring results are used to enhance
kebijakan dan prosedur operasional serta policies, operational procedures, and organizational
memperkuat pembelajaran organisasi. learning.
Dalam pelaksanaannya, Perseroan melibatkan In managing these topics, the Company engages
pemangku kepentingan internal dan eksternal, internal and external stakeholders, including directly
termasuk kelompok masyarakat yang terdampak affected communities. STP ensures that engagement
langsung. STP berupaya memastikan pelibatan yang is inclusive and gender-equitable, providing a safe
inklusif dan setara gender, dengan memberikan space for the participation of vulnerable groups.
ruang partisipasi yang aman bagi kelompok rentan. During 2025, the Company’s operations did not
Sepanjang tahun 2025, kegiatan operasional involve any involuntary resettlement; however, should
Perseroan tidak menimbulkan relokasi masyarakat such circumstances increase, STP is committed to
(involuntary resettlement); namun jika kondisi tersebut providing fair compensation and restoring the living
terjadi, Perseroan berkomitmen untuk memberikan standards of affected communities in accordance
kompensasi yang adil dan pemulihan standar hidup with prevailing laws and human-rights principles.
masyarakat terdampak sesuai ketentuan perundang-
undangan dan prinsip HAM.
Tanggapan dan Umpan Balik Laporan Tahun Feedback and Responses to the Previous Year’s
Sebelumnya [SEOJK G.3] Report [SEOJK G.3]
Perseroan mendorong partisipasi aktif para The Company encourages active participation from
pemangku kepentingan untuk memberikan masukan stakeholders by providing input and feedback on
dan tanggapan mengenai isi laporan ini. Panduan the content of this report. Guidelines for submitting
penyampaian umpan balik dapat ditemukan pada feedback are available in the Feedback Form section
bagian Lembar Umpan Balik di halaman 201. Untuk on page 201 For further information or inquiries
pertanyaan lebih lanjut atau informasi tambahan regarding this report, stakeholders may contact the
terkait laporan ini, pemangku kepentingan dapat Company at the following address: [GRI 2-3]
menghubungi Perseroan melalui alamat berikut: [GRI
2-3]
Menara BCA, 55th Floor Jl. M.H. Thamrin No. 1, Jakarta 10310
Telp : +62 21 57940688 : Fax : +62 21 57950077
Email : corporate.secretary@stptower.com
36 PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 39
KEBIJAKAN DAN STRATEGI KEBERLANJUTAN
Sustainability Policies and Strategies
[SEOJK A.1] [GRI 2-22, 2-23]
VISI DAN MISI PERSEROAN
Company Vision and Mission
[SEOJK C.1]
Visi Vision
Menciptakan nilai
dan membuat
perbedaan.
To create value and make a
difference.
Misi Mision Mempertahankan
pertumbuhan yang
menguntungkan melalui
inovasi, kualitas dan
komitmen.
To sustain profitable growth through
innovation, quality, and commitment.
PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 37
Page 40
Pendahuluan
Preface
Kebijakan Dan Strategi Keberlanjutan
Sustainability Policies and Strategies
VISI DAN MISI KEBERLANJUTAN
Sustainability Vision and Mission
[SEOJK C.1]
VISI KEBERLANJUTAN
Sustainability Vision
Menjadi Penyedia Multi Layanan Telekomunikasi dan Infrastruktur yang
Terkemuka, dengan Fokus kepada Inovasi dan Berkelanjutan.
To Become Indonesia’s Leading Telecommunications Multi-Services and
Infrastructure Provider with Focus on Innovation and Sustainability.
MISI KEBERLANJUTAN
Sustainability Mission
Berkolaborasi dengan para pemangku kepentingan untuk memberikan
nilai tambah layanan yang unggul selaras dengan tujuan pembangunan
berkelanjutan.
To collaborate with our stakeholders to provide excellent value-added
services in line with sustainable development goals.
KERANGKA KEBERLANJUTAN SUSTAINABILITY FRAMEWORK
Kerangka Keberlanjutan, atau sustainability blueprint, The Sustainability Framework, or sustainability
disusun untuk mencakup elemen-elemen penting blueprint, is designed to encompass key elements
yang selaras dengan prioritas keberlanjutan Perseroan aligned with the Company’s and SMN Group’s
dan Grup SMN. Dalam penerapannya, Perseroan sustainability priorities. In this context, the Company
menetapkan tiga pilar utama sebagai landasan establishes three main pillars as the strategic
strategis keberlanjutan: foundation for its sustainability initiatives:
1. Sustainable Value Chain 1. Sustainable Value Chain
Pilar ini berfokus pada pengelolaan rantai nilai This pillar focuses on managing STP’s business
bisnis STP secara berkelanjutan, mulai dari value chain sustainably, from planning and
tahap perencanaan, pembangunan, hingga construction to infrastructure maintenance. It
pemeliharaan infrastruktur. Fokus utama includes implementing environmental initiatives,
mencakup penerapan inisiatif lingkungan, kerja partnering with socially responsible suppliers, and
sama dengan pemasok yang memiliki tanggung delivering the best service to customers.
jawab sosial, serta penyediaan layanan berkualitas
bagi pelanggan.
38 PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 41
Kebijakan Dan Strategi Keberlanjutan
Sustainability Policies and Strategies
2. Ethical Organization 2. Ethical Organization
Pilar ini menegaskan pentingnya penerapan This pillar highlights the integration of sustainability
prinsip-prinsip keberlanjutan dalam setiap aspek principles into all operational processes and the
operasional dan budaya kerja di STP. Hal ini meliputi Company’s work culture. It covers the adoption
praktik ketenagakerjaan yang adil dan setara, of fair labor practices and the implementation of
serta penerapan tata kelola yang transparan, etis, transparent, ethical, and accountable governance.
dan bertanggung jawab.
3. Social Investment 3. Social Investment
Melalui pilar ini, STP berkomitmen untuk Through this pillar, STP is committed to contributing
berkontribusi dalam pemberdayaan masyarakat to community empowerment through initiatives
melalui berbagai inisiatif sosial yang mendukung that promote social welfare. These efforts aim to
peningkatan kesejahteraan. Upaya ini diarahkan create long-term positive impacts that align with
untuk menciptakan dampak positif berkelanjutan the Company’s business sustainability.
yang sejalan dengan keberlangsungan bisnis STP.
Ketiga pilar tersebut menjadi dasar bagi Perseroan These three pillars serve as the foundation for the
dalam menjalankan strategi keberlanjutan yang Company’s integrated sustainability strategy,
terpadu, memastikan setiap langkah bisnis ensuring that every business action creates added
memberikan nilai tambah tidak hanya bagi perusahaan, value not only for the Company but also for society
tetapi juga bagi masyarakat dan lingkungan. and the environment.
KEBIJAKAN KEBERLANJUTAN SUSTAINABILITY POLICY
Komitmen Grup terhadap penerapan kerangka The Group’s commitment to implementing its
keberlanjutan diwujudkan melalui pelaksanaan sustainability framework is realized through the
Kebijakan Keberlanjutan, yang secara rinci mencakup application of the Sustainability Policy, which outlines
hal-hal sebagai berikut: the following key aspects:
1. Perseroan menyelaraskan tujuan dan 1. The Company effectively and efficiently aligns
keberlanjutan bisnis dengan aspek lingkungan business sustainability and objectives with
dan sosial secara efektif dan efisien. environmental and social aspects.
2. Perseroan melakukan kegiatan usaha secara 2. The Company conducts business activities with
berintegritas dan beretika. integrity and ethics.
3. Perseroan menghargai konsumen dan 3. The Company values customers and provides the
memberikan layanan yang terbaik bagi konsumen best services for customers.
4. Perseroan menghormati hak asasi manusia dalam 4. The Company respects human rights in carrying
menjalankan kegiatan usaha. out business activities.
5. Perseroan memperhatikan keselamatan dan 5. The Company takes into account the
kesehatan kerja (K3). occupational safety and health (OHS).
6. Perseroan melakukan pengembangan sumber 6. The Company conducts human resources
daya manusia. development.
7. Perseroan memperhatikan lingkungan hidup. 7. The Company takes into account the environment.
8. Perseroan menjalin hubungan baik dan 8. The Company maintains good relations and
memberikan manfaat (value) bagi para pemangku deliver value to stakeholders.
kepentingan.
Komitmen Kebijakan untuk Perilaku Bisnis yang Policy Commitments for Responsible Business
Bertanggung Jawab [GRI 2-23] Conduct [GRI 2-23]
Perseroan memiliki sejumlah kebijakan yang menjadi The Company has established a set of policies
landasan dalam penerapan perilaku bisnis yang that serve as the foundation for implementing
bertanggung jawab, meliputi Pedoman Perilaku, responsible business conduct, including its Code of
Kebijakan Keberlanjutan, dan Kebijakan terkait Conduct, Sustainability Policy, and Policy related to
Hak Asasi Manusia. Kebijakan-kebijakan tersebut Human Rights. These policies are guided by national
PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 39
Page 42
Pendahuluan
Preface
Kebijakan Dan Strategi Keberlanjutan
Sustainability Policies and Strategies
berpedoman pada kerangka nasional yang diatur frameworks such as Presidential Regulation No. 60
dalam Peraturan Presiden No. 60 Tahun 2023 of 2023 on the National Strategy for Business and
tentang Strategi Nasional Bisnis dan Hak Asasi Human Rights, OJK Regulation No. 51/POJK.03/2017
Manusia, Peraturan OJK No. 51/POJK.03/2017 on Sustainable Finance, and Law No. 32 of 2009
tentang Keuangan Berkelanjutan, serta Undang- on Environmental Protection and Management.
undang No. 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan Together, these regulations encompass the principles
dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. Ketiga of precaution, respect for human rights, and the
regulasi tersebut mencakup prinsip kehati-hatian, implementation of due diligence on social, economic,
penghormatan terhadap hak asasi manusia, serta and environmental impacts.
penerapan uji tuntas (due diligence) atas dampak
sosial, ekonomi, dan lingkungan.
Seluruh kebijakan ini telah disetujui dan disahkan All of these policies have been approved and ratified
oleh Direksi dan Dewan Komisaris sebagai otoritas by the Directors and the Board of Commissioners as
tertinggi di Perseroan, guna memastikan penerapan the highest governing authorities of the Company
prinsip tata kelola dan keberlanjutan yang konsisten di to ensure the consistent application of governance
seluruh lini kegiatan usaha. and sustainability principles across all business
operations.
Kebijakan dan komitmen ini berlaku bagi seluruh These commitments apply to all of the Company’s
kegiatan usaha Perseroan serta hubungan bisnis operations and extend to its business partners
dengan mitra kerja dan pemasok. Komunikasi dan and suppliers. Communication and dissemination
sosialisasi dilakukan melalui program pelatihan are carried out through internal training programs,
internal, pakta integritas, dan penyediaan dokumen integrity pledges, and publication of the policies on
kebijakan di portal internal serta situs resmi STP STP’s internal portal and official website https://www.
https://www.stptower.com. stptower.com.
Penerapan Komitmen Kebijakan di Seluruh Embedding Policy Commitments Across Operations
Operasional [GRI 2-24] [GRI 2-24]
Untuk memastikan penerapan kebijakan secara To ensure consistent implementation, the Company
konsisten, Perseroan mengintegrasikan komitmen integrates its commitments to responsible business
terhadap perilaku bisnis yang bertanggung jawab ke conduct into its strategies, policies, and operational
dalam strategi, kebijakan, dan prosedur operasional procedures across all organizational levels.
di seluruh tingkatan organisasi. Tanggung jawab Responsibility for implementation is coordinated by
pelaksanaan kebijakan ini berada di bawah koordinasi the Directors and the Sustainability Unit, supported
Direksi dan Unit Keberlanjutan, dengan dukungan by all relevant work units.
seluruh unit kerja terkait.
Komitmen tersebut juga diterapkan dalam hubungan These commitments are also applied in business
bisnis melalui perjanjian kerja sama dengan mitra relationships through cooperation agreements with
dan pemasok yang mewajibkan kepatuhan terhadap partners and suppliers requiring compliance with
Pedoman Perilaku Perseroan. Selain itu, Perseroan the Company’s Code of Conduct. In addition, the
secara berkala menyelenggarakan pelatihan dan Company regularly conducts training and awareness
sosialisasi kepada karyawan dan mitra kerja untuk programs for employees and business partners to
memperkuat pemahaman atas prinsip etika, hak asasi strengthen understanding of ethics, human rights, and
manusia, dan keberlanjutan dalam setiap aktivitas sustainability principles across its business activities.
bisnis.
Sebagai bagian dari pengawasan implementasi As part of overseeing the implementation of such
kebijakan tersebut, Perseroan bersama SMN Grup policies, the Company, together with SMN Group
juga melaksanakan audit berkala atas standar etika also conducts periodic audits of ethical and
dan kepatuhan. Audit ini dilakukan oleh fungsi Internal compliance standards. These audits are carried out
Audit secara independen dengan pendekatan independently by the Internal Audit function using
berbasis risiko pada fungsi-fungsi utama untuk a risk-based approach on key functions to ensure
40 PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 43
Kebijakan Dan Strategi Keberlanjutan
Sustainability Policies and Strategies
memastikan kepatuhan terhadap standar etika, compliance with ethical standards, anti-bribery
kebijakan anti-penyuapan, serta prinsip tata policies, and good governance principles across all
kelola yang baik di seluruh aktivitas bisnis. Hasil business activities. The audit results are followed up
audit ditindaklanjuti melalui perbaikan prosedur, through improvements in procedures, strengthening
penguatan pengendalian internal, serta pemantauan of internal controls, as well as monitoring of
implementasi oleh Direksi dan unit terkait guna implementation by the Board of Directors and related
memperkuat budaya integritas secara berkelanjutan. units in order to continuously reinforce a culture of
integrity.
STRATEGI KEBERLANJUTAN
SUSTAINABILITY STRATEGY
Dalam rangka menerapkan Kerangka dan Kebijakan
Keberlanjutan, Grup telah merumuskan strategi To implement the Sustainability Framework and
keberlanjutan yang dirancang untuk dijalankan secara Policy, the Group has formulated a sustainability
konsisten dan berkelanjutan. Strategi ini disusun strategy designed to be applied consistently and
dengan mempertimbangkan berbagai isu material continuously. This strategy takes into account key
yang relevan bagi para pemangku kepentingan. material topics that are relevant to stakeholders. The
Strategi keberlanjutan yang diterapkan mencakup implemented sustainability strategies include the
hal-hal berikut: following:
1. Melakukan edukasi internal mengenai 1. Conducting internal education about the
keberlanjutan Perseroan, dimulai dari Dewan Company’s sustainability, starting from the
Komisaris, Direksi, Manajer, hingga karyawan. Board of Commissioners, Directors, Managers, to
employees.
2. Grup terus memperkuat pemahaman dan 2. The Group continues to strengthen employees’
kapabilitas karyawan terhadap aspek ESG understanding and capabilities in ESG aspects
melalui program ESG PROFound yang telah through the ESG PROFound program, which
terintegrasi ke dalam budaya korporasi. has been integrated into the corporate culture.
Program ini dikembangkan secara berkelanjutan This program is continuously developed through
dengan pendekatan yang menekankan an approach that emphasizes tangible impact
dampak nyata dan partisipasi aktif, antara lain and active participation, among others through
melalui ESG Pro-Insight, ESG Pro-Impact, dan ESG Pro-Insight, ESG Pro-Impact, and Pro
Pro Sustain Hub. Sustain Hub.
3. Menyusun rencana tindak lanjut berdasarkan 3. Developing an action plan based on aspects
aspek dalam Kerangka Keberlanjutan oleh within the Sustainability Framework by various
berbagai fungsi dan unit yang ada di dalam functions and units within the organization.
organisasi.
4. Membentuk Unit Keberlanjutan yang akan 4. Establishing Sustainability Unit that will
mengkoordinir implementasi Kerangka coordinate the implementation of the
Keberlanjutan, dan bertanggung jawab langsung Sustainability Framework, and be directly
kepada Direktur Utama dan Dewan Komisaris. responsible to the CEO and Board of
Commissioners.
5. Melakukan monitoring dan evaluasi, baik oleh 5. Conducting monitoring and evaluation, both
pihak internal (internal audit ISO) maupun by internal (ISO internal audit) and external
eksternal untuk mengukur keberhasilan parties to measure the success of sustainability
penerapan keberlanjutan. implementation.
6. Melakukan inisiatif-inisiatif lain yang dapat 6. Undertaking other initiatives that can improve
meningkatkan kinerja keberlanjutan. sustainability performance.
Melalui penerapan strategi tersebut, Perseroan Through the implementation of these strategies,
berupaya memastikan bahwa prinsip keberlanjutan the Company strives to ensure that sustainability
terintegrasi dalam setiap aspek operasional, principles are embedded in every aspect of its
sehingga seluruh aktivitas bisnis dapat memberikan operations, enabling all business activities to
dampak positif yang berkelanjutan bagi perusahaan, create lasting positive impacts for the Company,
pemangku kepentingan, dan lingkungan. stakeholders, and the environment.
PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 41
Page 44
Profil Perusahaan
Company Profile
42 PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 45
04
PROFIL PERUSAHAAN
COMPANY PROFILE
STP berkomitmen untuk menghadirkan konektivitas yang andal dan
berkelanjutan bagi seluruh masyarakat. Melalui jaringan infrastruktur
modern yang tersebar di berbagai wilayah, STP terus memperkuat
perannya dalam mendukung transformasi digital dan memenuhi
kebutuhan konektivitas masa depan.
STP is committed to delivering reliable and sustainable connectivity for all. Through
its extensive modern infrastructure network across the nation, STP continues to
strengthen its role in supporting digital transformation and meeting the connectivity
needs of the future.
PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 43
Page 46
Profil Perusahaan
Company Profile
Identitas Perusahaan
Corporate Identity
[GRI 2-1]
Informasi Perubahan Nama
Nama Perusahaan
Change of Name
Company Name
Tidak Ada
PT SOLUSI TUNAS PRATAMA TBK
None
Bidang Usaha | Type of Business
Perseroan bergerak di bidang usaha penyediaan layanan infrastruktur penunjang telekomunikasi independen
yang antara lain meliputi penyediaan, pengelolaan dan penyewaan site telekomunikasi, baik secara langsung
maupun melalui anak perusahaan.
The Company is an independent telecommunication infrastructure provider, which among others provides,
manages and leases telecommunication sites, either directly or through subsidiaries.
Tanggal Pendirian 27 September 2006
Establishment Date September 27, 2006
Dasar Hukum Pendirian
Legal Basis of Establishment
Perseroan didirikan berdasarkan Akta Notaris Ridjqi Nurdiani, S.H. No. 5 tanggal 25 Juli 2006. Akta pendirian
ini telah disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia melalui Surat Keputusan No.
W8-00259 HT.01.01-TH.2006 tanggal 27 September 2006 serta diumumkan dalam Berita Negara Republik
Indonesia No. 73 tanggal 11 September 2007, Tambahan No. 9241/2007. Anggaran dasar Perseroan telah
mengalami beberapa kali perubahan, terakhir dengan Akta Notaris Christina Dwi Utami, S.H., M.Hum., M.Kn.
No. 10 tanggal 1 Maret 2022 mengenai perubahan maksud dan tujuan Perusahaan. Perubahan tersebut telah
disetujui oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dalam Surat Keputusan No. AHU-
0017268.AH.01.02.TAHUN 2022 tanggal 10 Maret 2022.
The Company was established based on Notarial Deed No. 5 of Ridjqi Nurdiani, S.H. dated July 25, 2006. The
deed of establishment was approved by the Minister of Law and Human Rights of the Republic of Indonesia
in its Decision Letter No. W8-00259 HT.01.01-TH.2006 dated September 27, 2006 and was published in the
State Gazette of the Republic of Indonesia No. 73 dated September 11, 2007, Supplement No. 9241/2007. The
Company’s articles of association has been amended several times, the latest of which is covered by Notarial
Deed No. 10 of Christina Dwi Utami, SH., M.Hum., M.Kn. dated March 1, 2022 concerning the changes of the
Company’s purposes and objectives. This amendment has been approved by the Minister of Law and Human
Rights of the Republic of Indonesia through its Decision letter No. AHU-0017268.AH.01.02.TAHUN 2022 dated
March 10, 2022.
44 PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 47
Identitas Perusahaan
Corporate Identity
Kepemilikan Saham | Shares Ownership
PT Profesional PT Iforte Solusi Infotek Masyarakat
Telekomunikasi Indonesia Public
97,33% 2,58% 0,09%
Susunan Permodalan | Capital Structure
Modal Nominal Saham Jumlah (Rp)
Capital Share Nominal @Rp100 Total (Rp)
Modal Dasar
2.000.000.000 200.000.000.000
Authorized Capital
Modal Ditempatkan dan Disetor
1.137.579.698 113.757.969.800
Issued and Paid up Capital
Tanggal Pencatatan Saham di Bursa 11 Oktober 2011
Stock Listing Date October 11, 2011
Tempat Pencatatan Saham Kode Saham
Stock Listing Stock Symbol
Bursa Efek Indonesia
Indonesia Stock Exchange
SUPR
Alamat Perseroan | Company Address
Kantor Pusat | Head Office Kantor Cabang | Branch Office
Jl. Tanjung Karang Nomor 11, Kudus, Indonesia Menara BCA, 49th Floor
Telp : +62 291 431905 | Fax : +62 291 431718 Jl. M.H. Thamrin No. 1 Jakarta 10310
Telp : +62 21 23585555 | Fax : +62 21 23586446
Kontak Alamat | Contact Address
Sekretaris Perusahaan
Corporate Secretary : corporate.secretary@stptower.com
Pemasaran | Marketing : marketing@stptower.com
Alamat Situs Web | Website : www.stptower.com
PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 45
Page 48
Profil Perusahaan
Company Profile
RIWAYAT SINGKAT PERUSAHAAN
Company In Brief
PT Solusi Tunas Pratama Tbk (“STP” atau “Perseroan”) PT Solusi Tunas Pratama Tbk (“STP” or “the Company”)
didirikan pada tahun 2006 sebagai bagian dari upaya was established in 2006 as part of efforts to support
untuk mendukung infrastruktur telekomunikasi Indonesia’s rapidly growing telecommunications
nasional yang terus berkembang. Berdasarkan Akta infrastructure. Based on Deed of Establishment
Pendirian No. 5 tertanggal 25 Juli 2006 yang dibuat No. 5 dated July 25, 2006, drawn up before Ridjqi
di hadapan Ridjqi Nurdiani, S.H., Notaris di Bekasi, Nurdiani, S.H., Notary in Bekasi, and ratified through
serta disahkan melalui Surat Keputusan Kementerian the Decree of the Ministry of Law and Human Rights of
Hukum dan HAM Republik Indonesia No. W8-00259 the Republic of Indonesia No. W8-00259 HT.01.01-
HT.01.01-TH.2006 tanggal 27 September 2006, TH.2006 dated September 27, 2006, the Company
Perseroan telah membangun reputasi sebagai has built a reputation as one of Indonesia’s trusted
salah satu perusahaan penyedia infrastruktur telecommunications infrastructure providers. The
telekomunikasi terpercaya di Indonesia. Legalitas Company’s legal status is also recorded in the
pendirian Perseroan juga tercatat dalam Tanda Daftar Company Registration Certificate No. 090515156159
Perusahaan No. 090515156159 di Kantor Pendaftaran at the Central Jakarta Company Registration Office
Perusahaan Kota Jakarta Pusat pada 16 Mei 2007, on May 16, 2007, and announced in the State Gazette
serta diumumkan dalam Berita Negara Republik of the Republic of Indonesia No. 73 dated September
Indonesia No. 73 tanggal 11 September 2007. 11, 2007.
Sebagai perusahaan penyedia menara As an independent telecommunications
telekomunikasi independen, Perseroan berkomitmen tower provider, the Company is committed to
untuk menyediakan layanan penyewaan menara delivering tower leasing services that support
guna mendukung operator telekomunikasi dalam telecommunication operators in the installation of
pemasangan antena serta perangkat pendukung antennas and related equipment, known as base
lainnya yang dikenal sebagai base transceiver station transceiver stations (BTS). Through a long-term lease
(BTS). Melalui model bisnis sewa jangka panjang business model, typically spanning around 10 years,
dengan durasi rata-rata sekitar 10 tahun, Perseroan the Company has contributed to strengthening
turut berperan dalam memperkuat infrastruktur dan Indonesia’s telecommunications infrastructure and
ekosistem telekomunikasi nasional. ecosystem.
Hingga saat ini, Perseroan telah tumbuh menjadi salah To date, the Company has grown into one of the
satu penyedia menara telekomunikasi terbesar di largest telecommunications tower providers in
Indonesia berdasarkan jumlah kepemilikan menara. Indonesia based on the number of towers owned.
Jaringan infrastruktur Perseroan telah menjangkau 37 The Company’s infrastructure network spans all
provinsi di Indonesia, dengan konsentrasi terbesar 37 provinces across the country, with the highest
(80%) berada di Pulau Jawa dan Sumatera, dua wilayah concentration (80%) located in Java and Sumatra,
dengan tingkat urbanisasi dan kegiatan ekonomi two regions with the highest levels of urbanization and
tertinggi di Tanah Air. economic activity in Indonesia.
Beroperasi di kurang lebih Memiliki | Owned
Tanggal Pendirian
Operates across
7.809
Establishment Date
approximately menara
37
towers
27 2006
provinsi
13.636
September provinces
80% Jawa (Java)
& Sumatera penyewa | tenants
46 PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 49
Riwayat Singkat Perusahaan
Company in Brief
Pada akhir tahun 2025, Perseroan memiliki total By the end of 2025, the Company owned a total of
7.809 menara telekomunikasi yang mendukung 7,809 telecommunications towers supporting 13,636
13.636 penyewaan, dengan rasio penyewaan menara leases, with a tower tenancy ratio of 1.75x.
mencapai 1,75x.
Dengan menerapkan strategi yang inovatif dan Through innovative and sustainability-oriented
berkelanjutan, Perseroan tetap berkomitmen untuk strategies, the Company remains committed to
berperan aktif dalam mendorong transformasi digital serving an active role in driving digital transformation
serta memperluas akses konektivitas yang merata di and expanding equitable connectivity across
seluruh wilayah Indonesia. Indonesia.
Perubahan yang Bersifat Signifikan [SEOJK C.6] Significant Changes [SEOJK C.6]
Selama tahun 2025, tidak terdapat perubahan yang Throughout 2025, there were no significant changes
bersifat signifikan dalam kegiatan usaha maupun in the Company’s business activities or organizational
struktur organisasi Perseroan. structure.
PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 47
Page 50
Profil Perusahaan
Company Profile
KEGIATAN USAHA
Line of Business
[SEOJK C.4] [GRI 2-6]
Sesuai dengan Pasal 3 Anggaran Dasar Perseroan, In accordance with article 3 of the Company’s
ruang lingkup aktivitasnya adalah berusaha dalam Articles of Association, the scope of its business
bidang konstruksi sentral telekomunikasi, real activities involves in central telecommunication
estat yang dimiliki sendiri atau disewa dan aktivitas construction, self-owned or leased real estate and
perusahaan holding. Perseroan mulai beroperasi holding company activities. The Company started its
secara komersial pada bulan Maret 2008. commercial operations in March 2008.
Kegiatan usaha utama Perseroan yaitu pengelolaan The principal business activities of the Company, are
dan penyewaan bangunan Menara Base Transceiver the management and leasing of Base Transceiver
Station (BTS) atau menara telekomunikasi serta Station (BTS) towers or telecommunications towers
sarana telekomunikasi lainnya. Dalam menjalankan and other telecommunications facilities. As such,
kegiatan usaha tersebut, Perseroan melaksanakan the Company carries out the management and
pengelolaan dan penyewaan menara dan sarana leasing of towers and supporting infrastructure,
penunjang atau menara telekomunikasi serta sarana as well as telecommunications towers and other
telekomunikasi lainnya secara langsung maupun telecommunications facilities, either directly or
melalui entitas anak. through subsidiaries.
Layanan
Kami
Our Service
Pengelolaan, dan Penyewaan bangunan Menara Base
Transceiver Station (BTS) atau menara telekomunikasi serta
sarana telekomunikasi lainnya.
Management, and Leasing of Base Transceiver Station
(BTS) towers or telecommunications towers and other
telecommunications facilities.
48 PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 51
SKALA USAHA
Business Scale
[SEOJK C.3]
Periode Pelaporan
Uraian Satuan Reporting Period
Description Unit
2023 2024 2025
Total Karyawan Orang
190 172 147
Total Employees Person
Total Pendapatan Rp Miliar
1.892,1 1.817,4 1.910,7
Total Revenues Rp Billion
Total Laba Usaha Rp Miliar
1.324,6 1.256,4 1.352,9
Total Operating Profit Rp Billion
Laba Tahun Berjalan Rp Miliar
1.128,34 974,3 1.324,5
Profit for the Year Rp Billion
Total Aset Rp Miliar
9.885,5 9.802,3 10.156,3
Total Assets Rp Billion
Total Liabilitas Rp Miliar
4.173,9 3.105,5 2.134,3
Total Liabilities Rp Billion
Total Ekuitas Rp Miliar
5.711,6 6.696,8 8.022,0
Total Equity Rp Billion
Jumlah Menara
Unit 6.851 6.831 7.809
Number of Towers
Penyewaan Site Menara Penyewa
12.954 13.378 13.636
Tower Site Leases Tenant
Rasio Penyewaan Menara Kali
1,89 1,96 1,75
Tower Lease Ratio Times
PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 49
Page 52
Profil Perusahaan
Company Profile
WILAYAH OPERASIONAL
Operational Areas
[SEOJK C.3]
Wilayah operasional Perseroan secara geografis tergambarkan melalui portofolio menara yang dimiliki
oleh STP dan entitas anak. Hingga akhir tahun 2025, Perseroan mengelola sebanyak 7.809 menara yang
tersebar di berbagai lokasi strategis dengan tingkat kepadatan penduduk tinggi di seluruh wilayah
Indonesia.
The Company’s operational areas are geographically represented through the tower portfolio owned by
the STP and its subsidiaries. By the end of 2025, the Company managed a total of 7, 809 towers located in
strategic areas with high population density across various regions of Indonesia.
Aceh
189
Kalimantan Utara
North Kalimantan
Sumatera Utara
Kepulauan Riau
Riau Islands
6
North Sumatra
496 59
Riau Kalimantan Barat Kalimantan Tim
215 West Kalimantan East Kalimantan
176 160
Sumatera Barat
West Sumatra Kepulauan Bangka Belitung Kalimantan Tengah
Bangka Belitung Islands Central Kalimantan
110 Jambi 69 84
143
Sumatera Selatan
South Sumatra Kalimantan Selatan
South Kalimantan
Bengkulu
332 141
47
DKI Jakarta
Lampung 594 Jawa Tengah
261 Central Java
703
Nusa Tenggara
Bali West Nusa Teng
Banten Jawa Barat
730 West Java
Jawa Timur
150 252
1.369 East Java
DI Yogyakarta 824
125
50 PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 53
Grand Total
7.809 Menara
Tower
Sulawesi Utara
North Sulawesi
Gorontalo 24
6 Maluku Utara
North Maluku
41
mur Papua Barat Daya
n Southwest Papua
Sulawesi Tengah
Central Sulawesi 29
21
Maluku
Sulawesi Tenggara
46 41
Papua
Sulawesi Barat Southeast Sulawesi
57
West Sulawesi
67 Papua Barat
5 West Papua 8
Papua Tengah
Central Papua
Sulawesi Selatan
South Sulawesi
167
a Barat Nusa Tenggara Timur
ggara East Nusa Tenggara 5
57 Papua Selatan
South Papua
PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 51
Page 54
Profil Perusahaan
Company Profile
Struktur Organisasi
Organizational Structure
Per 31 Desember 2025
as of December 31, 2025
DIREKSI | BOARD OF DIRECTOR
Direktur Utama | President Director :
Juliawati Gunawan Halim
Direktur | Director : Hartono Tanuwidjaja*
Direktur | Director : Wong Tjin Tak
Direktur | Director : Wellington
Audit Internal
Internal Audit
Deden Eka Kurnia
Legal and Group Property
Project & Operation Commercial Management
General Counsel
Sales, Partnership & Property Site
Legal Operations Engineering Lasing Renewal
Operation & Property Site
Legal Corporate Regulatory Affairs
Maintenance Management
Property Customer
SItac & CME BTS
Relations
Colocation Legal Property
Catatan | Note:
*menjabat juga sebagai Sekretaris Perusahaan sampai dengan 8 Januari 2026 | *also served as Corporate Secretary until January 8, 2026
**menjabat sebagai Sekretaris Perusahaan sejak 8 Januari 2026 | **has served as Corporate Secretary since January 8, 2026
52 PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 55
Sekretaris Perusahaan
Corporate Secretary
Ardan Rasyid
Wiradhatama**
Finance & Enterprise Support Information
Accounting Management & Technology
Accounting, Ext.
Reporting, Int. AP & Procurement IT Application
Control, BA & CAD
Financial Analyst & Group Corporate IT SAP &
Control Services & Branding Data Platform
Treasury Tax IT Infrastructure &
Network
Commercial Support IT Support &
Automation
IT Security
PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 53
Page 56
Profil Perusahaan
Company Profile
Demografi Karyawan
Employees Demography
[SEOJK C.3] [GRI 2-7, 2-8]
Per 31 Desember 2025, Perseroan bersama entitas As of December 31, 2025, the Company and its
anak memiliki sebanyak 138 karyawan tetap dan 9 subsidiaries employed 138 permanent employees
karyawan kontrak. Rincian demografi karyawan disa- and 9 contract employees. The demographic
jikan sebagai berikut: breakdown of employees is presented as follows:
Komposisi Karyawan Berdasarkan Wilayah Operasional dan Jenis Kelamin
Employee Composition Based on Operational Area and Gender
2023 2024 2025
Wilayah Operasional
Operational Area Laki-laki Perempuan Jumlah Laki-laki Perempuan Jumlah Laki-laki Perempuan Jumlah
Male Female Total Male Female Total Male Female Total
Kantor Pusat – Kudus
0 0 0 0 0 0 0 0 0
Head Office – Kudus
Kantor Cabang – Menara
BCA, Menara Pertiwi dan
Kantor Representatif
126 64 190 112 60 172 90 57 147
Branch Offices – Menara
BCA, Menara Pertiwi and
Representative Offices
Jumlah | Total 126 64 190 112 60 172 90 57 147
Komposisi Karyawan Berdasarkan Status Kepegawaian dan Jenis Kelamin
Employee Composition Based on Employment Status and Gender
[IDXNET FORM E020 S-04]
2023 2024 2025
Status Kepegawaian
Employment Status Laki-laki Perempuan Jumlah Laki-laki Perempuan Jumlah Laki-laki Perempuan Jumlah
Male Female Total Male Female Total Male Female Total
Permanen
111 57 168 100 57 157 84 54 138
Permanent
Kontrak
15 7 22 12 3 15 6 3 9
Contract
Jumlah | Total 126 64 190 112 60 172 90 57 147
Komposisi Karyawan Berdasarkan Jabatan dan Jenis Kelamin
Employee Composition Based on Position and Gender
[IDXNET FORM E020 S-01]
2023 2024 2025
Level Jabatan
Position Level Jumlah Jumlah Jumlah
L/M % P/F % L/M % P/F % L/M % P/F %
Total Total Total
Chief & VP
3 1,58% 0 0,00% 3 2 1,16% 0 0,00% 2 2 1,36% 0 0,00% 2
(Executive Level)
General Manager
3 1,58% 0 0,00% 3 3 1,74% 3 1,74% 6 3 2,04% 3 2,04% 6
(Senior Level)
Senior Manager &
Manager (Middle 18 9,47% 11 5,79% 29 17 9,88% 8 4,65% 25 16 10,88% 7 4,76% 23
Level)
Non-Manager
102 53,68% 53 27,89% 155 90 52,33% 49 28,49% 139 69 46,94% 47 31,97% 116
(Entry Level)
Jumlah | Total 126 66,32% 64 33,68% 190 112 65,12% 60 34,88% 172 90 61,22% 57 38,78% 147
Catatan | Notes : L/M (Laki-laki/Male), P/F (Perempuan/Female)
54 PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 57
Demografi Karyawan
Employees Demography
Komposisi Karyawan Berdasarkan Usia dan Jenis Kelamin
Employee Composition Based on Age and Gender
[IDXNET FORM E020 S-02]
2023 2024 2025
Usia
Age Laki-laki Perempuan Jumlah Laki-laki Perempuan Jumlah Laki-laki Perempuan Jumlah
Male Female Total Male Female Total Male Female Total
18-25 tahun | years old 2 1 3 0 1 1 0 0 0
26-35 tahun | years old 22 28 50 18 21 39 13 18 31
36-45 tahun | years old 62 28 90 52 31 83 42 31 73
46-55 tahun | years old 36 7 43 38 6 44 33 8 41
>55 tahun | years old 4 0 4 4 1 5 2 0 2
Jumlah | Total 126 64 190 112 60 172 90 57 147
Komposisi Karyawan Berdasarkan Usia, Jabatan, dan Jenis Kelamin
Employee Composition by Age, Position, and Gender
[IDXNET FORM E020 S-02]
2024
Level Jabatan Executive Level Senior Level Middle Level Entry Level
Position Level
Laki-laki Perempuan Laki-laki Perempuan Laki-laki Perempuan Laki-laki Perempuan
Male Female Male Female Male Female Male Female
18 - 25 tahun | years old 0 0 0 0 0 0 0 1
26 - 35 tahun | years old 0 0 0 0 0 0 18 21
36 - 45 tahun | years old 1 0 0 2 8 6 43 23
46 - 55 tahun | years old 1 0 2 0 9 2 26 4
>55 tahun | years old 0 0 1 1 0 0 3 0
Jumlah | Total 2 0 3 3 17 8 90 49
2025
Level Jabatan Executive Level Senior Level Middle Level Entry Level
Position Level
Laki-laki Perempuan Laki-laki Perempuan Laki-laki Perempuan Laki-laki Perempuan
Male Female Male Female Male Female Male Female
18 - 25 tahun | years old 0 0 0 0 0 0 0 0
26 - 35 tahun | years old 0 0 0 0 0 0 13 18
36 - 45 tahun | years old 1 0 1 2 5 6 35 23
46 - 55 tahun | years old 1 0 2 1 11 1 19 6
>55 tahun | years old 0 0 0 0 0 0 2 0
Jumlah | Total 2 0 3 3 16 7 69 47
PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 55
Page 58
Profil Perusahaan
Company Profile
Demografi Karyawan
Employees Demography
Komposisi Karyawan Berdasarkan Pendidikan dan
Jenis Kelamin
Employee Composition Based on Education and
Gender
2023 2024 2025
Pendidikan
Education Laki-laki Perempuan Jumlah Laki-laki Perempuan Jumlah Laki-laki Perempuan Jumlah
Male Female Total Male Female Total Male Female Total
S2 / Master 4 6 10 4 6 10 3 4 7
S1 / Bachelor 95 57 152 86 53 139 83 53 136
SLTA Sederajat
22 1 23 17 1 18 4 0 4
High School Equivalent
SMP Sederajat
5 0 5 5 0 5 0 0 0
Junior High School Equivalent
Jumlah | Total 126 64 190 112 60 172 90 57 147
Komposisi Karyawan Berdasarkan Wilayah dan
Status Kepegawaian
Employee Composition by Region and Employment
Status
2023 2024 2025
Wilayah Operasional
Operational Area Permanen Kontrak Jumlah Permanen Kontrak Jumlah Permanen Kontrak Jumlah
Permanent Contract Total Permanent Contract Total Permanent Contract Total
Kantor Pusat – Kudus
0 0 0 0 0 0 0 0 0
Head Office – Kudus
Kantor Cabang – Menara
BCA, Menara Pertiwi dan
Kantor Representatif
Branch Offices – Menara
168 22 190 160 12 172 138 9 147
BCA, Menara Pertiwi and
Representative Offices
Jumlah | Total 168 22 190 160 12 172 138 9 147
56 PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 59
KOMPOSISI PEMEGANG SAHAM PERUSAHAAN
Shareholders Composition
[SEOJK C.3]
Pemegang Saham yang Memiliki 5% atau Lebih Saham per 1 Januari dan 31 Desember 2025
Shareholder Holding 5% or More of the Outstanding Shares as of January 1, 2025, and December 31, 2025
1 Januari 2025 | January 1, 2025 31 Desember 2025 | December 31, 2025
Pemegang Saham
Shareholders Jumlah Saham Jumlah Saham
(%) (%)
Total Shares Total Shares
PT Profesional Telekomunikasi Indonesia 1.137.099.654 99,96% 1.107.187.889 97,33%
PT Iforte Solusi Infotek - - 29.411.765 2,58%
Masyarakat (<5%)
480.044 0,04% 980.044 0,09%
Public (<5%)
Jumlah | Total 1.137.579.698 100,00% 1.137.579.698 100,00%
*Berdasarkan Daftar Pemegang Saham Perseroan per 31 Desember 2024. | Based on the Company’s Shareholders Register as of December 31, 2024.
PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 57
Page 60
Profil Perusahaan
Company Profile
Struktur Pemegang Saham
Shareholders Structure
per 31 Desember 2025 | as of December 31, 2025
SWH RSH TND VAR
272.593 272.593 272.593 272.593
saham | shares saham | shares saham | shares saham | shares
(25%) (25%) (25%) (25%)
CGS
8.625.528
saham | shares
(49%)
SAI
26.764.246.165
saham | shares
(45,29%)
SMN
58.322.620.186
saham | shares
(99,999999998%)
Protelindo
(97,33%)
SINGKATAN | ABBREVIATIONS :
SWH : Stefanus Wijaya Hartono MKH : Marco Krisna Hartono
RSH : Roberto Setiabudi Hartono CGS : PT Caturguwiratna Sumapala
TND : Damayanti Hartono TMG : PT Tricipta Mandhala Gumilang
VAR : Vanessa Ratnasari Hartono SMN : PT Sarana Menara Nusantara Tbk.
VRH : Victor Rahmat Hartono FAS : Ferdinandus Aming Santoso
MBH : Martin Basuki Hartono Protelindo : PT Profesional Telekomunikasi Indonesia
AWH : Armand Wahyudi Hartono SAI : PT Sapta Adhikari Investama
AKH : Alicia Katrina Hartono SIP : PT Sarana Inti Persada
JCH : Jacqueline Chiara Hartono GIK : PT Global Indonesia Komunikatama
STP : PT Solusi Tunas Pratama Tbk
58 PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 61
VRH MBH AWH AKH JCH MKH
33.417
378.293 378.292 278.041 33.417 33.417 saham | shares
saham | shares saham | shares saham | shares saham | shares saham | shares
(2.945%)
(33.333%) (33.333%) (24.500%) (2.945%) (2.945%)
TMG
8.977.592
saham | shares
(51%)
Publik | Public Treasury Shares DIA
19.654.646.275 886.521.354 11.792.689.937
saham | shares saham | shares saham | shares
(33,26%) (1,50%) (19,95%)
1
FAS saham | shares Publik | Public
(0,000000002%)
(2,67%)
(0,000005%)
(99,99995%)
STP GIK
SIP (99,87%)
PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 59
Page 62
Profil Perusahaan
Company Profile
INFORMASI ENTITAS ANAK
Information On Subsidiaries
[GRI 2-2]
PEMILIKAN LANGSUNG | DIRECT OWNERSHIP
PT SARANA INTI PERSADA (“SIP”)
Kantor Pusat | Head Office:
Jl. Tanjung Karang No. 11, Jati Kulon, Jati, Kudus,
Jawa Tengah, 59347
Jenis Usaha Nature of Business
»» Konstruksi Sentral Telekomunikasi »» Central Telecommunication Construction
»» Instalasi Telekomunikasi »» Telecommunication Installation
»» Perdagangan Besar Peralatan Telekomunikasi »» Wholesale of Telecommunication Equipment
»» Perdagangan Besar Berbagai Macam Barang »» Trading of a Great Variety of Goods
»» Real Estat yang Dimiliki Sendiri atau Disewa »» Owned or Rental Real Estate
»» Aktivitas Perusahaan Holding »» Holding Company Activities
»» Aktivitas Telekomunikasi dengan Kabel »» Telecommunication with Cable Activities
»» Aktivitas Konsultasi Manajemen Lainnya »» Other Management Consultation Activities
Persentase Kepemilikan Percentage of Ownership
PT Solusi Tunas Pratama Tbk (“STP”) – 99,87% PT Solusi Tunas Pratama Tbk (“STP”) – 99.87%
PT Bit Teknologi Nusantara (“BIT”) – 0,13% PT Bit Teknologi Nusantara (“BIT”) – 0.13%
Status Operasi Operational Status
Dimulainya kegiatan komersial pada 6 Januari 2005 Start of commercial operations on January 6, 2005
Jumlah Aset Sebelum Eliminasi (dalam jutaan Rupiah) Total Assets Before Eliminations (in million Rupiah)
per 31 Desember 2025 as of December 31, 2025
122.958 122,958
Profil SIP SIP’s Profile
SIP adalah suatu perseroan terbatas didirikan di SIP is a limited liability company established in
Indonesia berdasarkan Akta Pendirian No. 16 tanggal Indonesia based on Deed of Establishment No. 16
12 Oktober 2004 dibuat di hadapan Leontine dated October 12, 2004 drawn up in the presence
Anggasurya S.H., Notaris di Bandung. Akta Pendirian of Leontine Anggasurya S.H., Notary in Bandung.
ini disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi SIP’s Deed of Establishment was approved by the
Manusia dalam Surat Keputusan No. C-00383. Minister of Law and Human Rights through Letter No.
HT.01.01.TH.2005 tanggal 6 Januari 2005 dan C-00383.HT.01.01.TH.2005 dated January 6, 2005
diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia and was published in State Gazette of the Republic
No. 74 tanggal 16 September 2005 Tambahan of Indonesia No. 74 dated September 16, 2005,
No.9851. Anggaran Dasar SIP sebagaimana dimuat Supplement No. 9851.SIP’s Articles of Association
dalam akta pendirian tersebut di atas telah mengalami as contained in the above-mentioned deed of
beberapa kali perubahan, terakhir dengan Akta incorporation have been amended several times,
Pernyataan Keputusan Pemegang Saham No. 35, the latest amendment of which was stated in the
tanggal 25 Maret 2022, dibuat di hadapan Rini Yulianti, Deed of Statement of Shareholders’ Resolution No.
SH, Notaris di Jakarta Timur, mengenai perubahan 35 dated March 25, 2022, drawn up in the presence
60 PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 63
Informasi Entitas Anak
Information On Subsidiaries
domisili SIP. Perubahan Anggaran Dasar tersebut of Rini Yulianti, SH, Notary in East Jakarta, regarding
telah mendapat persetujuan dari Menteri Hukum dan the change domicile of SIP. This amendment of the
Hak Asasi Manusia berdasarkan Surat Persetujuan Articles of Association was notified to the Minister of
No. AHU-0021679.AH.01.02.TAHUN 2022 tanggal 25 Law and Human Rights under Letter of Notification
Maret 2022. Acknowledgement No. AHU-0021679.AH.01.02.
TAHUN 2022 dated March 25, 2022.
Pengurus Perusahaan Management of the Company
Komisaris: Juliawati Gunawan Halim Commissioner: Juliawati Gunawan Halim
Direktur: Wong Tjin Tak Director: Wong Tjin Tak
PT GLOBAL INDONESIA KOMUNIKATAMA (“GIK”)
Kantor Pusat | Head Office:
Jl. Tanjung Karang No. 11, Jati Kulon, Jati, Kudus,
Jawa Tengah, 59347
Jenis Usaha Nature of Business
»» Perdagangan Besar Peralatan Telekomunikasi »» Wholesale of Telecommunication Equipment
»» Aktivitas Konsultasi Manajemen Lainnya »» Other Management Consultation Activities
Persentase Kepemilikan Percentage of Ownership
STP – 99,99% STP – 99.99%
PT Profesional Telekomunikasi Indonesia – 0,01% PT Profesional Telekomunikasi Indonesia – 0.01%
Status Operasi Operational Status
Dimulainya kegiatan komersial pada 25 Februari 2010 Start of commercial operations on February 25, 2010
Jumlah Aset Sebelum Eliminasi (dalam jutaan Rupiah) Total Assets Before Eliminations (in million Rupiah)
per 31 Desember 2025 as of December 31, 2025
87.102 87,102
Profil GIK GIK’s Profile
GIK adalah suatu perseroan terbatas didirikan di GIK is a limited liability company established in
Indonesia berdasarkan Akta Pendirian No. 39 tanggal Indonesia based on Deed of Establishment No. 39
21 Januari 2010 dibuat di hadapan Netty Maria Machdar, dated Januari 21, 2010 drawn up in the presence
S.H., Notaris di Jakarta. Akta Pendirian ini disahkan oleh of Netty Maria Machdar, S.H., Notary in Jakarta.
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia dalam Surat GIK’s Deed of Establishment was approved by the
Keputusan No. AHU-10428.AH.01.01 Tahun 2010 Minister of Justice through Letter No. AHU-10428.
pada tanggal 25 Februari 2010. Anggaran Dasar GIK AH.01.01 Tahun 2010 dated February 25, 2010.
sebagaimana dimuat dalam akta pendirian tersebut The Articles of Association of GIK, as contained in
di atas telah mengalami beberapa kali perubahan, the aforementioned deed of establishment, have
terakhir dengan Akta Pernyataan Keputusan undergone several changes, the last of which was with
PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 61
Page 64
Profil Perusahaan
Company Profile
Informasi Entitas Anak
Information On Subsidiaries
Pemegang Saham di Luar Rapat Umum Pemegang the Deed of Declaration of Shareholders’ Resolution
Saham No. 02, tanggal 6 Desember 2023, dibuat di Outside the General Meeting of Shareholders No.
hadapan Caesaria Dhamayanti, S.H., M.Kn., Notaris 02, dated December 6, 2023, made before Caesaria
di Kabupaten Tangerang, mengenai persetujuan Dhamayanti, S.H., M.Kn., a notary in Tangerang
peningkatan modal dasar dan modal ditempatkan Regency, concerning the approval of the increase
dan disetor GIK. Perubahan Anggaran Dasar tersebut in GIK’s authorized capital and issued and paid-up
telah mendapat persetujuan dari Menteri Hukum dan capital. This amendment to the Articles of Association
Hak Asasi Manusia berdasarkan Surat Persetujuan has been approved by the Minister of Law and Human
No.AHU-0076900.AH.01.02 TAHUN 2023 tanggal Rights based on the Approval Letter No. AHU-
8 Desember 2023. 0076900.AH.01.02 YEAR 2023, dated December 8,
2023.
Pengurus Perusahaan Management of the Company
Komisaris : Popo Jatmiko Commissioner: Popo Jatmiko
Presiden Direktur : Sandra Tantani President Director: Sandra Tantani
Direktur : Monalisa Irvianti Irawan Director: Monalisa Irvianti Irawan
62 PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 65
KEANGGOTAAN ASOSIASI
Association Memberships
[SEOJK C.5] [GRI 2-28]
Organisasi Penjelasan
No.
Organisation Description
Asosiasi yang mewadahi perusahaan yang
Asosiasi Pengembang Infrastruktur Menara bergerak dalam bidang pengembang
Telekomunikasi infrastruktur dan menara telekomunikasi.
1.
Telecommunication Tower Infrastructure An association for companies engaged in
Developers Association the development of telecommunications
infrastructure and towers.
Asosiasi yang mewadahi para profesional dan
Indonesia Corporate Secretary Association
praktisi sekretaris perusahaan di Indonesia.
(ICSA)
2. An association for professionals and
Indonesia Corporate Secretary Association
practitioners in the corporate secretary field in
(ICSA)
Indonesia.
Asosiasi yang mewadahi para pelaku dan
pemangku kepentingan di bidang telematika di
Masyarakat Telematika Indonesia
3. Indonesia.
Indonesian Telematics Society
An association for stakeholders and industry
players in the telematics sector in Indonesia.
PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 63
Page 66
Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainability Governance
64 PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 67
05
TATA KELOLA
KEBERLANJUTAN
SUSTAINABILITY GOVERNANCE
STP berkomitmen untuk menerapkan prinsip Tata Kelola Perusahaan
yang Baik secara konsisten di setiap lini bisnis dan proses pengambilan
keputusan. Melalui tata kelola yang transparan, akuntabel, dan
berintegritas, STP memastikan keberlanjutan dan kepercayaan yang
menjadi dasar pertumbuhan jangka panjang.
STP is committed to consistently applying Good Corporate Governance principles
across all business lines and decision-making processes. Through transparent,
accountable, and integrity-driven governance, STP ensures sustainability and trust
as the foundation for long-term growth.
PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 65
Page 68
Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainability Governance
KOMITMEN MENERAPKAN TATA KELOLA
BERKELANJUTAN
Commitment Toward Sustainability Governance Practices
Penerapan tata kelola berkelanjutan di STP berpedoman pada regulasi
yang berlaku dan praktik terbaik, termasuk ASEAN Corporate Governance
Scorecard, untuk menciptakan nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku
kepentingan. Dengan sistem tata kelola yang kuat, STP tidak hanya
meningkatkan efektivitas dan kinerja, tetapi juga memperkuat kontribusinya
terhadap keberlanjutan ekonomi, sosial, dan lingkungan.
STP’s sustainability governance is guided by applicable regulations and best practices, including
the ASEAN Corporate Governance Scorecard, to create long-term value for all stakeholders.
With a robust governance framework, STP not only enhances effectiveness and performance
but also strengthens its contribution to economic, social, and environmental sustainability.
Perseroan berkomitmen untuk menerapkan prinsip- The Company is committed to implementing the
prinsip utama Tata Kelola Perusahaan yang Baik core principles of Good Corporate Governance
(GCG), yaitu transparansi, akuntabilitas, tanggung (GCG), transparency, accountability, responsibility,
jawab, independensi, dan keadilan, dalam seluruh independence, and fairness, in all operational
kegiatan operasional dan proses pengambilan activities and decision-making processes. This
keputusan. Penerapan prinsip tersebut tidak hanya commitment not only ensures compliance with
dimaksudkan untuk memastikan kepatuhan terhadap prevailing regulations but also integrates sustainability
ketentuan yang berlaku, tetapi juga untuk menjamin aspects, economic, environmental, and social,
bahwa aspek keberlanjutan, meliputi dimensi into every corporate policy and business strategy.
ekonomi, lingkungan, dan sosial, terintegrasi dalam Through consistent governance implementation,
setiap kebijakan dan strategi bisnis Perseroan. the Company strives to create long-term value for all
Dengan penerapan tata kelola yang konsisten, stakeholders.
Perseroan berupaya menciptakan nilai jangka
panjang bagi seluruh pemangku kepentingan.
Dalam memperkuat tata kelola yang berkelanjutan, In strengthening sustainable governance, the
Perseroan berpedoman pada visi dan misi perusahaan Company is guided by its vision and mission, as well as
serta mengikuti berbagai regulasi dan standar tata by various governance regulations and internationally
kelola internasional, termasuk ASEAN Corporate recognized standards, including the ASEAN Corporate
66 PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 69
Komitmen Menerapkan Tata Kelola Berkelanjutan
Commitment Toward Sustainability Governance Practices
Governance Scorecard (ACGS). Implementasi GCG Governance Scorecard (ACGS). The implementation
berkelanjutan bertujuan untuk: of sustainable GCG practices aims to:
a. Meningkatkan pertumbuhan usaha dan a. To enhance business growth and create optimal
menciptakan imbal hasil yang optimal bagi returns for the Company and the surrounding
Perseroan dan masyarakat sekitar. community.
b. Membangun dan menjaga hubungan harmonis b. To build and maintain harmonious relationships
antara pemegang saham, Dewan Komisaris, among shareholders, the Board of Commissioners,
Direksi, dan pemangku kepentingan lainnya. the Board of Directors, and other stakeholders.
c. Memperkuat sistem pengendalian internal c. To strengthen the internal control system and
serta mendukung pengembangan bisnis yang support sustainable business development.
berkelanjutan.
d. Mengelola sumber daya secara efisien untuk d. To manage resources efficiently to ensure
menjamin keberlangsungan operasional. operational continuity.
e. Memperkuat transparansi dan akuntabilitas dalam e. To strengthen transparency and accountability in
setiap proses pengambilan keputusan. every decision-making process.
f. Mendorong budaya kerja yang profesional, f. To foster a professional, innovative, and integrity-
inovatif, dan berintegritas. driven work culture.
g. Meningkatkan kesejahteraan seluruh insan STP g. To improve the welfare of all STP people and
dan memberikan manfaat luas bagi pemangku provide broad benefits to stakeholders.
kepentingan.
Dengan penerapan tata kelola yang kuat dan Through the implementation of strong and sustainable
berkelanjutan, Perseroan berupaya menciptakan governance, the Company seeks to create a more
fondasi bisnis yang lebih tangguh, inovatif, dan resilient, innovative, and responsible business
bertanggung jawab, sehingga mampu menghadapi foundation, enabling it to better face future business
tantangan bisnis di masa depan dengan lebih baik. challenges.
PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 67
Page 70
Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainability Governance
STRUKTUR DAN KOMPOSISI TATA KELOLA
KEBERLANJUTAN
Sustainability Governance Structure and Composition
[SEOJK E.1] [IDXNET FORM E020 G-01]
RUPS
AGMS
Direksi Dewan Komisaris
BOD BOC
Internal Audit
Komite Nominasi Komite Whistle
Hubungan Sekretaris dan Manajemen
Unit Kerja Komite Audit dan Remunerasi Blower System
Investor Perusahaan Human Risiko
Lainnya Audit Nomination and Whistle Blower
Investor Corporate Resources Audit Internal
Other Units Committee Remunation System
Relation Secretary and Risk
Committee Committee
Management
Unit Keberlanjutan | Sustainability Unit
Perseroan menerapkan struktur tata kelola yang terdiri The Company implements a governance structure
dari tiga organ utama, yaitu Rapat Umum Pemegang consisting of three main organs: the General Meeting
Saham (RUPS), Dewan Komisaris, dan Direksi. RUPS of Shareholders (GMS), the Board of Commissioners,
berperan sebagai pemegang otoritas tertinggi dalam and the Directors. The GMS serves as the highest
pengambilan keputusan yang tidak dapat dialihkan decision-making authority with powers that cannot
kepada Dewan Komisaris maupun Direksi. Direksi be delegated to the Board of Commissioners or the
bertanggung jawab atas pengelolaan kegiatan usaha Directors. The Directors is responsible for managing
Perseroan, sementara Dewan Komisaris menjalankan the Company’s operations, while the Board of
fungsi pengawasan terhadap kebijakan serta kinerja Commissioners oversees policies and management
manajemen untuk memastikan penerapan prinsip- performance to ensure compliance with good
prinsip tata kelola yang baik. governance principles.
Sebagai bagian dari tata kelola keberlanjutan, Dewan As part of sustainability governance, the Board
Komisaris dan Direksi memiliki tanggung jawab of Commissioners and the Directors share
dalam mengidentifikasi, mengelola, dan mengawasi responsibility for identifying, managing, and
dampak, risiko, serta peluang bisnis terkait aspek overseeing the Company’s economic, social, and
ekonomi, sosial, dan lingkungan. Tanggung jawab environmental impacts, risks, and opportunities.
tersebut dilaksanakan sesuai dengan Anggaran These responsibilities are carried out in accordance
Dasar Perseroan, ketentuan perundang-undangan with the Company’s Articles of Association, prevailing
yang berlaku, serta kebijakan internal dan Pedoman regulations, internal policies, and the established
Perilaku. Pendekatan ini memastikan bahwa kegiatan Code of Conduct. This approach ensures that the
usaha Perseroan tidak hanya berfokus pada Company’s operations focus not only on profitability
profitabilitas, tetapi juga pada keberlanjutan jangka but also on long-term sustainability.
panjang.
68 PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 71
Struktur dan Komposisi Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainability Governance Structure and Composition
Untuk mendukung efektivitas penerapan tata kelola To ensure the effectiveness of sustainability
keberlanjutan, Direksi dan Dewan Komisaris dibantu governance, the Directors and the Board of
oleh berbagai unit kerja, termasuk Unit Keberlanjutan Commissioners are supported by several working
yang berperan penting dalam merancang serta units, including the Sustainability Unit, which serves
mengimplementasikan kebijakan dan inisiatif a strategic role in formulating and implementing
keberlanjutan. Kolaborasi antara seluruh organ tata sustainability policies and initiatives. Collaboration
kelola ini memungkinkan Perseroan untuk terus among all governance organs enables the Company
meningkatkan kinerja keberlanjutan, memitigasi to enhance sustainability performance, mitigate risks,
risiko, dan menciptakan nilai bagi para pemangku and create value for stakeholders through responsible
kepentingan melalui praktik bisnis yang bertanggung business practices.
jawab.
Pelaksanaan Tata Kelola Keberlanjutan [GRI 2-9] Implementation of Sustainability Governance
[GRI 2-9]
Struktur tata kelola keberlanjutan Perseroan dirancang The Company’s sustainability governance framework
untuk memastikan integrasi prinsip ESG dalam is designed to ensure the integration of ESG principles
setiap proses pengambilan keputusan. Berdasarkan into every decision-making process. Based on
struktur organisasi, Unit Keberlanjutan berada di the organizational structure, the Sustainability Unit
bawah koordinasi Direksi dan berperan strategis operates under the coordination of the Directors and
dalam mengoordinasikan pelaksanaan inisiatif serves a strategic role in coordinating sustainability
keberlanjutan di seluruh lini bisnis. Unit ini berfungsi initiatives across all business lines. This unit serves
sebagai penggerak utama dalam penyusunan as the main driver in developing policies, collecting
kebijakan, pengumpulan data, pemantauan kinerja, data, monitoring performance, and preparing
serta pelaporan keberlanjutan yang sesuai dengan sustainability reports in line with GRI Standards and
standar GRI dan ketentuan OJK. OJK requirements.
Unit Keberlanjutan bekerja sama dengan berbagai The Sustainability Unit collaborates closely with
fungsi lain, seperti Manajemen Risiko dan Audit other key functions such as Risk Management
Internal, Sumber Daya Manusia, Sekretaris Perusahaan, and Internal Audit, Human Resources, Corporate
dan Hubungan Investor, untuk memastikan Secretary, and Investor Relations to ensure the
penerapan kebijakan keberlanjutan berjalan efektif effective implementation of sustainability policies
dan selaras dengan strategi bisnis Perseroan. that align with the Company’s overall business
Setiap hasil evaluasi dan rekomendasi dari Unit strategy. The results and recommendations of the
Keberlanjutan dilaporkan secara berkala kepada Sustainability Unit’s evaluations are reported regularly
Direksi dan disampaikan kepada Dewan Komisaris to the Directors and submitted to the Board of
melalui komite-komite di bawahnya untuk proses Commissioners through through its committees for
pengawasan lebih lanjut. further supervision.
Dengan struktur tata kelola ini, Perseroan Through this governance structure, the Company
memastikan adanya koordinasi yang kuat ensures strong coordination between management
antara fungsi manajerial dan pengawasan dalam and oversight functions in managing its economic,
pengelolaan dampak ekonomi, sosial, dan social, and environmental impacts. The synergy
lingkungan. Sinergi antar organ tata kelola juga between governance organs also enhances
memperkuat akuntabilitas serta mendorong accountability and supports the continuous
peningkatan kinerja keberlanjutan Perseroan secara improvement of the Company’s sustainability
berkelanjutan. performance.
PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 69
Page 72
Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainability Governance
Struktur dan Komposisi Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainability Governance Structure and Composition
Peran dan Tanggung Jawab Organ Tata Kelola dalam Role and Responsibilities of the Governance Bodies
Keberlanjutan [GRI 2-10, 2-11, 2-11, 2-12, 2-13, 2-14] in Sustainability [GRI 2-10, 2-11, 2-11, 2-12, 2-13, 2-14]
• Proses Nominasi dan Seleksi • Nomination and Selection Process
Proses nominasi dan seleksi anggota Dewan The nomination and selection of members of
Komisaris dan Direksi dilakukan melalui Rapat the Board of Commissioners and the Directors
Umum Pemegang Saham (RUPS) dengan are carried out through the General Meeting
memperhatikan ketentuan dalam Anggaran of Shareholders (GMS) in accordance with the
Dasar Perseroan serta peraturan OJK yang Company’s Articles of Association and applicable
berlaku. Kriteria nominasi mencakup integritas, OJK regulations. Nomination criteria include
kompetensi, pengalaman profesional, dan rekam integrity, competence, professional experience,
jejak yang relevan dengan industri telekomunikasi and a proven track record relevant to the
dan keberlanjutan. Dalam proses ini, Perseroan telecommunications and sustainability sectors.
mempertimbangkan keberagaman latar belakang, The process takes into account diversity of
keseimbangan gender, independensi, serta background, gender balance, independence, and
masukan dari pemegang saham dan pemangku input from shareholders and key stakeholders.
kepentingan utama. [IDXNET FORM E020 G-06] [IDXNET FORM E020 G-06]
• Peran dalam Pengawasan Dampak dan Strategi • Oversight of Sustainability Impacts and Strategy
Keberlanjutan
Dewan Komisaris berperan dalam memberikan The Board of Commissioners provides strategic
arahan strategis dan mengawasi pelaksanaan guidance and oversees the implementation
kebijakan keberlanjutan oleh Direksi. Direksi of sustainability policies by the Directors.
bertanggung jawab dalam pengembangan, The Directors is responsible for developing,
pengesahan, dan pembaruan visi, misi, nilai-nilai, approving, and updating the Company’s vision,
serta strategi keberlanjutan Perseroan. Proses mission, values, and sustainability strategy. The
identifikasi dan pengelolaan dampak ekonomi, identification and management of economic,
sosial, dan lingkungan dilakukan secara berkala social, and environmental impacts are conducted
melalui Unit Keberlanjutan, dengan hasil evaluasi regularly through the Sustainability Unit, with
disampaikan kepada Dewan Komisaris melalui results reported to the Board of Commissioners
komite-komite di bawahnya. Dewan Komisaris through its committees. The Board also considers
juga mempertimbangkan masukan dari pemangku stakeholder input in evaluating the effectiveness
kepentingan dalam proses evaluasi efektivitas of sustainability policies, which is reviewed at least
kebijakan keberlanjutan yang dilakukan sekurang- annually.
kurangnya sekali dalam setahun.
• Delegasi Tanggung Jawab • Delegation of Responsibility
Tanggung jawab pengelolaan dampak Responsibility for managing sustainability impacts
keberlanjutan didelegasikan oleh Direksi is delegated by the Directors to the Sustainability
kepada Unit Keberlanjutan dan unit kerja terkait, Unit and relevant work units, each tasked with
yang masing-masing memiliki peran dalam data collection, program execution, and ESG
pengumpulan data, pelaksanaan program, performance reporting. The Sustainability
dan pelaporan kinerja ESG. Unit Keberlanjutan Unit submits quarterly progress reports to the
menyampaikan laporan kemajuan secara Directors, which are periodically reviewed by the
triwulanan kepada Direksi dan secara berkala Board of Commissioners through its committees.
dilaporkan kepada Dewan Komisaris melalui
komite-komite di bawahnya.
• Peran dalam Pelaporan Keberlanjutan • Role in Sustainability Reporting
Dewan Komisaris dan Direksi secara kolektif The Board of Commissioners and the Directors
meninjau dan menyetujui Laporan Keberlanjutan collectively review and approve the Sustainability
setiap tahun, termasuk topik material yang Report each year, including its material topics. This
diungkapkan di dalamnya. Proses peninjauan review process ensures that the report is accurate,
dilakukan untuk memastikan keakuratan, transparent, and aligned with the Company’s
transparansi, dan kesesuaian laporan dengan sustainability strategy.
strategi keberlanjutan Perseroan.
70 PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 73
Struktur dan Komposisi Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainability Governance Structure and Composition
Berikut penjelasan mengenai Struktur Tata Kelola Below is an overview of the Sustainability Governance
Keberlanjutan di Perseroan: Structure at the Company:
RAPAT UMUM PEMEGANG SAHAM [IDXNET FORM E020 GENERAL MEETING OF SHAREHOLDERS [IDXNET FORM
G-08] E020 G-08]
Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) merupakan The General Meeting of Shareholders (GMS) serves
organ tertinggi dalam struktur tata kelola Perseroan as the highest decision-making body within the
yang berperan sebagai forum pengambilan Company’s governance structure, functioning as a
keputusan utama bagi para pemegang saham forum where shareholders determine the Company’s
dalam menentukan arah strategis perusahaan. strategic direction. Through the GMS, shareholders
Melalui RUPS, para pemegang saham memiliki hak are granted the right to express opinions and approve
untuk menyampaikan pendapat serta memberikan key decisions related to the Company’s business and
persetujuan atas keputusan penting yang berkaitan operational policies. The GMS serves an essential
dengan kebijakan bisnis dan operasional Perseroan. role in ensuring that every strategic decision remains
Peran RUPS menjadi landasan penting untuk aligned with shareholder interests and the principles
memastikan setiap keputusan strategis tetap sejalan of good corporate governance.
dengan kepentingan pemegang saham dan prinsip-
prinsip tata kelola perusahaan yang baik.
Sesuai dengan Anggaran Dasar Perseroan, RUPS In accordance with the Company’s Articles of
terdiri atas Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Association, the GMS consists of the Annual General
(RUPST) dan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Meeting of Shareholders (AGMS) and the Extraordinary
Biasa (RUPSLB). RUPST diselenggarakan setiap General Meeting of Shareholders (EGMS). The
tahun untuk membahas dan memutuskan agenda AGMS is held annually to deliberate and decide on
utama, seperti pengesahan laporan tahunan dan key matters such as the approval of the annual and
laporan keuangan, penetapan penggunaan laba, financial reports, profit allocation, appointment or
pengangkatan atau perubahan anggota Direksi dan changes in the composition of the Directors and
Dewan Komisaris, serta penunjukan kantor akuntan Board of Commissioners, and the appointment of a
publik. Sementara itu, RUPSLB dapat diadakan public accounting firm. Meanwhile, the EGMS may be
sewaktu-waktu apabila diperlukan oleh Direksi, convened at any time as required by the Directors,
Dewan Komisaris, atau pemegang saham, sesuai the Board of Commissioners, or shareholders in
dengan ketentuan yang berlaku. Melalui mekanisme accordance with applicable regulations. Through this
ini, Perseroan memastikan setiap keputusan bisnis mechanism, the Company ensures that all business
diambil secara transparan, akuntabel, dan berorientasi decisions are made in a transparent, accountable
pada kepentingan seluruh pemangku kepentingan. manner, and in alignment with the interests of all
stakeholders.
DEWAN KOMISARIS [IDXNET FORM E020 G-03] BOARD OF COMMISSIONERS [IDXNET FORM E020 G-03]
Dewan Komisaris berperan sebagai organ pengawas The Board of Commissioners serves as a supervisory
yang bertanggung jawab untuk memastikan Direksi body responsible for ensuring that the Directors
menjalankan pengelolaan Perseroan sesuai dengan carries out its duties in accordance with the
strategi bisnis, ketentuan peraturan yang berlaku, Company’s business strategy, applicable regulations,
serta prinsip-prinsip GCG. Dalam melaksanakan and the GCG principles. In performing its role, the
fungsinya, Dewan Komisaris tidak hanya melakukan Board of Commissioners not only oversees the
pengawasan terhadap kebijakan dan keputusan policies and strategic decisions made by the Directors
strategis Direksi, tetapi juga memberikan arahan but also provides direction and recommendations to
serta rekomendasi guna mendukung tercapainya support the achievement of the Company’s long-
tujuan jangka panjang Perseroan. Pengawasan yang term objectives. The supervision encompasses
dilakukan mencakup aspek operasional, keuangan, operational, financial, sustainability, and compliance
keberlanjutan, dan kepatuhan terhadap regulasi, aspects, ensuring that the Company operates in an
sehingga memastikan Perseroan beroperasi secara ethical, transparent, and responsible manner.
etis, transparan, dan bertanggung jawab.
PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 71
Page 74
Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainability Governance
Struktur dan Komposisi Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainability Governance Structure and Composition
Berdasarkan Undang-undang Nomor 40 Tahun 2007 In accordance with Law No. 40 of 2007 concerning
tentang Perseroan Terbatas, Dewan Komisaris memiliki Limited Liability Companies, the Board of
kewenangan untuk meminta informasi dari Direksi Commissioners has the authority to request relevant
yang diperlukan dalam menilai efektivitas penerapan information from the Directors to evaluate the
kebijakan perusahaan. Selain itu, Dewan Komisaris effectiveness of policy implementation. Furthermore,
juga bekerja sama dengan komite pendukung seperti the Board of Commissioners collaborates with
Komite Audit serta Komite Nominasi dan Remunerasi supporting committees such as the Audit Committee
guna memastikan penerapan tata kelola yang and the Nomination and Remuneration Committee
menyeluruh. Melalui mekanisme pengawasan yang to ensure comprehensive governance practices.
efektif, Dewan Komisaris memainkan peran penting Through effective oversight mechanisms, the Board
dalam menjaga keseimbangan kepentingan antara of Commissioners serves a vital role in maintaining
pemegang saham, manajemen, dan pemangku a balance of interests among shareholders,
kepentingan lainnya demi menjamin keberlanjutan management, and other stakeholders to ensure the
dan pertumbuhan Perseroan. Company’s business sustainability and growth.
Susunan dan Komposisi Dewan Komisaris [IDXNET Board of Commissioners Composition [IDXNET FORM
FORM E020 G-01] E020 G-01]
Berdasarkan keputusan RUPST tanggal 23 April 2025, Based on the resolution of the AGMS held on April
berikut susunan Dewan Komisaris Perseroan per 31 23, 2025, the composition of the Company’s Board
Desember 2025: of Commissioners as of December 31, 2025, is as
follows:
Nama Jabatan Dasar Pengangkatan Periode
Name Position Appointment Basis Period
Dasar Pengangkatan Pertama kali: RUPS Luar Biasa 16
Komisaris Utama (Komisaris
November 2021
Independen)
Kusmayanto Kadiman Dasar Pengangkatan Terakhir: RUPS Tahunan 5 Mei 2023 2023-2026
President Commissioner
First Appointment: Extraordinary GMS November 16, 2021
(Independent Commissioner)
Last Appointment: Annual GMS May 5, 2023
Dasar Pengangkatan Pertama kali: RUPS Tahunan 22 Juli
2020
Komisaris Independen
Harry Morzata Zen Dasar Pengangkatan Terakhir: RUPS Tahunan 5 Mei 2023 2023-2026
Independent Commissioner
First Appointment: Annual GMS July 22, 2020
Last Appointment: Annual GMS May 5, 2023
Dasar Pengangkatan Pertama kali: RUPS Luar Biasa 1 Maret
2022
Eko Santoso Komisaris
Dasar Pengangkatan Terakhir: RUPS Tahunan 5 Mei 2023 2023-2026
Hadiprojo Commissioner
First Appointment: Extraordinary GMS March 1, 2022
Last Appointment: Annual GMS May 5, 2023
Masa Jabatan Dewan Komisaris Board of Commissioners Term of Office
Sesuai dengan Anggaran Dasar Perseroan, setiap In accordance with the Company’s Articles
anggota Dewan Komisaris memiliki masa jabatan of Association, each member of the Board of
selama paling lama 3 (tiga) tahun atau hingga Commissioners serves a term of up to 3 (three) years
penutupan RUPS yang mengakhiri masa jabatannya. or until the closing of the GMS that concludes the
Namun demikian, RUPS memiliki kewenangan untuk term of office. However, the GMS reserves the right to
memberhentikan anggota Dewan Komisaris sewaktu- dismiss any member of the Board of Commissioners
waktu sebelum masa jabatannya berakhir, apabila before the end of their term if deemed necessary for
dianggap perlu demi kepentingan Perseroan. the interest of the Company.
Independensi Dewan Komisaris Board of Commissioners Independence
Dalam melaksanakan peran dan tanggung jawabnya, In carrying out its duties and responsibilities, the
Dewan Komisaris senantiasa menjaga independensi Board of Commissioners consistently upholds
72 PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 75
Struktur dan Komposisi Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainability Governance Structure and Composition
dan bertindak secara objektif sesuai dengan independence and acts objectively in compliance
peraturan perundang-undangan dan kebijakan with prevailing laws and the Company’s internal
internal Perseroan. Prinsip independensi diterapkan policies. The principle of independence is maintained
secara konsisten dalam setiap proses pengambilan in all decision-making processes to ensure that every
keputusan untuk memastikan bahwa seluruh policy implemented aligns with the best interests
kebijakan yang dijalankan selaras dengan of the Company and remains free from external
kepentingan terbaik Perseroan tanpa dipengaruhi influence.
oleh pihak mana pun.
Rangkap Jabatan Dewan Komisaris Board of Commissioners Concurrent Positions
Anggota Dewan Komisaris dapat merangkap jabatan Members of the Board of Commissioners may
sebagai: concurrently hold positions as:
a. Anggota Direksi paling banyak pada 2 (dua) Emiten a. A member of the Directors in no more than 2 (two)
atau Perusahaan Publik yang lain; other publicly listed companies or issuers;
b. Anggota Dewan Komisaris, paling banyak pada b. A member of the Board of Commissioners in no
2 (dua) Emiten atau Perusahaan Publik lainnya; more than 2 (two) other publicly listed companies
dan or issuers; and
c. Anggota komite, paling banyak pada 5 (lima) c. A member of committees in no more than 5
komite dimana yang bersangkutan juga menjabat (five) committees where the individual also
sebagai anggota Direksi atau Dewan Komisaris. serves as a member of the Directors or Board of
Commissioners.
Jabatan Pada Perusahaan/Institusi Lain
Position in Other Companies/Institutions
Dewan Komisaris
Sebagai Dewan Komisaris Sebagai Direksi Jabatan Lain
Board of Commissioners
As BOC As BOD Other Positions
Ya | Yes Tidak | No Ya | Yes Tidak | No Ya | Yes Tidak | No
Kusmayanto Kadiman √ - - √ - √
Harry Morzata Zen - √ - √ - √
Eko Santoso Hadiprojo - √ √ - - √
DIREKSI BOARD OF DIRECTORS
Direksi merupakan organ utama Perseroan yang The Board of Directors is the primary governing body
memiliki tanggung jawab penuh atas pengelolaan of the Company, fully responsible for managing its
kegiatan usaha serta memastikan penerapan business activities and ensuring the implementation
prinsip GCG di seluruh tingkatan organisasi. Dengan of GCG principles at all organizational levels. With
kewenangan yang dimiliki, Direksi bertindak untuk the authority vested in it, the Board of Directors acts
dan atas nama Perseroan dalam segala urusan for and on behalf of the Company in all operational
operasional, baik di dalam maupun di luar pengadilan, matters, both in and out of court, as stipulated in
sebagaimana diatur dalam Anggaran Dasar Perseroan. the Company’s Articles of Association. In carrying
Dalam menjalankan perannya, Direksi senantiasa out its duties, the Directors consistently upholds
menjunjung tinggi profesionalisme, transparansi, dan professionalism, transparency, and accountability
akuntabilitas untuk mencapai pertumbuhan bisnis to achieve sustainable business growth and create
yang berkelanjutan serta menciptakan nilai tambah added value for all stakeholders.
bagi seluruh pemangku kepentingan.
Setiap anggota Direksi memiliki tanggung jawab Each member of the Board of Directors has specific
sesuai dengan bidangnya masing-masing, namun duties and responsibilities according to their
secara kolektif tetap memikul tanggung jawab respective areas, yet all members share collective
bersama atas setiap keputusan yang diambil. responsibility for decisions made. Despite the
Meskipun terdapat pembagian tugas dan division of duties and authorities, all members of the
PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 73
Page 76
Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainability Governance
Struktur dan Komposisi Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainability Governance Structure and Composition
kewenangan, seluruh anggota Direksi, termasuk Board, including the President Director, hold equal
Direktur Utama, memiliki kedudukan yang setara standing within the organizational structure. This
dalam struktur organisasi. Hal ini mencerminkan reflects a collaborative leadership system in which
kepemimpinan yang kolaboratif, di mana decisions are made strategically, taking into account
pengambilan keputusan dilakukan secara strategis various aspects that support the Company’s long-
dengan mempertimbangkan berbagai aspek yang term sustainability.
mendukung keberlanjutan usaha Perseroan.
Susunan dan Komposisi Direksi [IDXNET FORM E020 G-01] Board of Directors Composition [IDXNET FORM E020
G-01]
RUPS memiliki kewenangan untuk menetapkan jumlah The GMS has the authority to determine the
dan komposisi Direksi dengan memperhatikan visi composition and number of the Board of Directors,
dan misi Perseroan. Pada tahun 2025, tidak terdapat with due consideration of the Company’s vision and
perubahan dalam susunan Direksi berdasarkan mission. In 2025, no changes occurred to the Board
keputusan RUPST tanggal 23 April 2025. Sehingga of Directors composition based on the resolution
komposisi Direksi Perseroan per 31 Desember 2025 of the AGMS held on April 23, 2025. As such, the
adalah sebagai berikut: composition of the Company’s Directors as of
December 31, 2025, is as follows:
Nama Jabatan Dasar Pengangkatan Periode
Name Position Basis of Appointment Period
Dasar Pengangkatan Pertama kali: RUPS Luar Biasa 16 November 2021
Juliawati Direktur Utama Dasar Pengangkatan Terakhir: RUPS Tahunan 5 Mei 2023
2023-2026
Gunawan Halim President Director Basis of First Appointment: Extraordinary GMS November 16, 2021
Basis of Last Appointment: Annual GMS May 5, 2023
Dasar Pengangkatan Pertama kali: RUPS Luar Biasa 16 November 2021
Direktur Dasar Pengangkatan Terakhir: RUPS Tahunan 5 Mei 2023
Hartono Tanuwidjaja 2023-2026
Director Basis of First Appointment: Extraordinary GMS November 16, 2021
Basis of Last Appointment: Annual GMS May 5, 2023
Dasar Pengangkatan Pertama kali: RUPS Luar Biasa 16 November 2021
Direktur Dasar Pengangkatan Terakhir: RUPS Tahunan 5 Mei 2023
Wong Tjin Tak 2023-2026
Director Basis of First Appointment: Extraordinary GMS November 16, 2021
Basis of Last Appointment: Annual GMS May 5, 2023
Dasar Pengangkatan Pertama kali: RUPS Luar Biasa 1 Maret 2022
Direktur Dasar Pengangkatan Terakhir: RUPS Tahunan 5 Mei 2023
Wellington 2023-2026
Director Basis of First Appointment: Extraordinary GMS March 1, 2022
Basis of Last Appointment: Annual GMS May 5, 2023
Masa Jabatan Direksi Board of Directors Term of Office
Masa jabatan anggota Direksi dimulai sejak tanggal The term of office of each member of the Board of
efektif pengangkatannya oleh RUPS dan berlangsung Directors commences on the effective date of their
sesuai dengan ketentuan yang tercantum dalam appointment by the GMS and continues in accordance
Anggaran Dasar Perseroan. Setiap anggota Direksi with the provisions stated in the Company’s Articles
menjabat hingga penutupan RUPST kelima setelah of Association. Each member serves until the closing
tanggal pengangkatannya, kecuali jika RUPS of the fifth AGMS following their appointment, unless
menetapkan pemberhentian sebelum masa jabatan the GMS decides to terminate the appointment
berakhir. Ketentuan ini memberikan ruang bagi earlier. This mechanism provides shareholders with
pemegang saham untuk melakukan evaluasi kinerja the flexibility to periodically assess the Board’s
Direksi secara berkala serta memastikan efektivitas performance and ensure effective leadership in
kepemimpinan dalam pelaksanaan strategi bisnis executing the Company’s business strategies.
Perseroan.
74 PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 77
Struktur dan Komposisi Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainability Governance Structure and Composition
Independensi Direksi Board of Directors Independence
Seluruh anggota Direksi melaksanakan tugas dan All members of the Board of Directors perform their
tanggung jawabnya secara independen serta duties and responsibilities independently and are free
bebas dari konflik kepentingan dengan pihak mana from any conflicts of interest. There are no financial or
pun. Tidak terdapat hubungan keuangan maupun familial relationships up to the second degree, either
hubungan keluarga sampai derajat kedua, baik horizontally or vertically, including relationships by
secara horizontal maupun vertikal, termasuk dengan marriage such as in-laws or siblings-in-law, between
mertua, menantu, atau ipar, antara sesama anggota members of the Board of Directors, the Board of
Direksi, anggota Dewan Komisaris, pemegang saham Commissioners, the controlling shareholders, or
utama, ataupun entitas di dalam Grup Perseroan. entities within the Company’s Group. By upholding
Dengan menjunjung tinggi prinsip independensi, the principle of independence, the Board of Directors
Direksi memastikan bahwa setiap keputusan yang ensures that all decisions are made solely in the best
diambil didasarkan sepenuhnya pada kepentingan interests of the Company and its stakeholders, in
terbaik bagi Perseroan dan seluruh pemangku line with the values of integrity and professionalism
kepentingan, sejalan dengan nilai-nilai integritas dan upheld by the Company.
profesionalisme yang diterapkan Perseroan.
Rangkap Jabatan Direksi Board of Directors Concurrent Positions
Anggota Direksi dapat merangkap jabatan sebagai: Members of the Board of Directors may concurrently
hold positions as:
a. Anggota Direksi paling banyak pada 1 (satu) Emiten a. A member of the Board of Directors in no more
atau Perusahaan Publik yang lain; than 1 (one) other publicly listed company or issuer;
b. Anggota Dewan Komisaris, paling banyak pada b. A member of the Board of Commissioners in no
3 (tiga) Emiten atau Perusahaan Publik lainnya; more than 3 (three) other publicly listed companies
dan or issuers; and
c. Anggota komite, paling banyak pada 5 (lima) c. A member of committees in no more than 5
komite dimana yang bersangkutan juga menjabat (five) committees where the individual also
sebagai anggota Direksi atau Dewan Komisaris. serves as a member of the Directors or Board of
Commissioners.
Jabatan Pada Perusahaan/Institusi Lain
Position in Other Companies/Institutions
Direksi
Sebagai Dewan Komisaris Sebagai Direksi Jabatan Lain
Directors
As BOC As BOD Other Positions
Ya | Yes Tidak | No Ya | Yes Tidak | No Ya | Yes Tidak | No
Juliawati Gunawan Halim - √ √ - √ -
Hartono Tanuwidjaja - √ √ - - √
Wong Tjin Tak - √ - √ √ -
Wellington - √ - √ - √
KOMPOSISI DIREKSI DAN DEWAN KOMISARIS COMPOSITION OF THE BOARD OF DIRECTORS AND
BERDASARKAN GENDER BOARD OF COMMISSIONERS BY GENDER
Berikut adalah komposisi Direksi dan Dewan Komisaris The composition of the Company’s Board of Directors
Perseroan pada tahun 2025 berdasarkan gender: and Board of Commissioners in 2025 based on
gender is as follows:
PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 75
Page 78
Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainability Governance
Struktur dan Komposisi Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainability Governance Structure and Composition
2023 2024 2025
Uraian
Description Laki-laki Perempuan Laki-laki Perempuan Laki-laki Perempuan
Male Female Male Female Male Female
Dewan Komisaris
3 – 3 – 3 –
Board of Commissioners
Direksi
3 1 3 1 3 1
Directors
PROSEDUR NOMINASI DIREKSI DAN DEWAN NOMINATION PROCEDURE FOR THE BOARD OF
KOMISARIS [GRI 2-10] [IDXNET FORM E020 G-06] DIRECTORS AND COMMISSIONERS [GRI 2-10] [IDXNET
FORM E020 G-06]
Proses nominasi bagi anggota Direksi dan Dewan The nomination process for members of the Board of
Komisaris dilaksanakan dengan mengacu pada Directors and the Board of Commissioners is carried
ketentuan yang berlaku serta memperhatikan out in accordance with prevailing regulations and
prinsip-prinsip GCG. Kriteria dan mekanisme seleksi guided by the principles of GCG. The criteria and
anggota Direksi dan Dewan Komisaris diuraikan selection mechanisms for both Boards are detailed
secara lengkap dalam Bab Tata Kelola pada Laporan in the Corporate Governance section of the Annual
Tahunan, yang meskipun diterbitkan secara terpisah, Report, which, although published separately,
tetap menjadi bagian integral dari laporan ini. forms an integral part of this report. The report can
Laporan tersebut dapat diakses melalui situs resmi be accessed through STP’s official website at the
STP pada tautan berikut: https://www.stptower.com. following link: https://www.stptower.com.
PROFIL DIREKSI DAN DEWAN KOMISARIS [GRI 2-11] PROFILES OF THE BOARD OF DIRECTORS AND
BOARD OF COMMISSIONERS [GRI 2-11]
Informasi lengkap mengenai profil anggota Direksi Comprehensive information regarding the profiles
dan Dewan Komisaris, termasuk pengalaman, of the members of the Board of Directors and the
kompetensi, serta latar belakang profesional mereka, Board of Commissioners, including their experience,
disajikan dalam Bab Profil Perusahaan pada Laporan competencies, and professional backgrounds,
Tahunan. Dokumen tersebut diterbitkan secara is presented in the Company Profile section of
terpisah namun tetap menjadi bagian yang tidak the Annual Report. This document, while issued
terpisahkan dari laporan ini. Laporan tersebut dapat separately, remains an inseparable part of this report.
diakses melalui situs resmi STP pada tautan berikut: It can be accessed through STP’s official website at
https://www.stptower.com. the following link: https://www.stptower.com.
PERAN DAN TANGGUNG JAWAB DIREKSI DAN ROLES AND RESPONSIBILITIES OF THE BOARD OF
DEWAN KOMISARIS [GRI 2-12] [ACGS B.3.1] DIRECTORS AND COMMISSIONERS [GRI 2-12] [ACGS
B.3.1]
Penjelasan mengenai peran dan tanggung jawab The roles and responsibilities of the Board of Directors
Direksi serta Dewan Komisaris dalam mengelola dan and the Board of Commissioners in managing and
mengawasi jalannya kegiatan Perseroan dijabarkan supervising the Company’s operations are explained
dalam Bab Tata Kelola Perusahaan pada Laporan in the Corporate Governance section of the Annual
Tahunan. Bagian tersebut memberikan pemahaman Report. This section provides a comprehensive
menyeluruh mengenai struktur kepemimpinan STP overview of STP’s leadership structure and the
dan bagaimana setiap organ perusahaan menjalankan functions of each corporate organ in supporting
tugasnya untuk mendukung pertumbuhan yang sustainable growth. The report can be accessed
berkelanjutan. Laporan dapat diakses melalui situs through STP’s official website at the following link:
resmi STP di tautan berikut: https://www.stptower. https://www.stptower.com.
com.
76 PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 79
Struktur dan Komposisi Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainability Governance Structure and Composition
PENDELEGASIAN WEWENANG DAN TANGGUNG DELEGATION OF AUTHORITY AND RESPONSIBILITY
JAWAB [GRI 2-13] [GRI 2-13]
Perseroan berkomitmen untuk menjaga The Company is committed to maintaining a balance
keseimbangan antara aspek ekonomi, sosial, dan among economic, social, and environmental aspects
lingkungan dalam pelaksanaan kegiatan usahanya. in its business operations. The Board of Directors
Direksi secara kolektif bertanggung jawab terhadap collectively holds responsibility for achieving
pencapaian kinerja di ketiga aspek tersebut melalui performance in all three dimensions through a
pembagian tugas yang jelas, namun tetap dalam clear division of duties while maintaining shared
kerangka tanggung jawab bersama. accountability.
Informasi lebih lanjut mengenai mekanisme Further details on the delegation of authority
pendelegasian wewenang antara Direksi dan between the Board of Directors and the Board of
Dewan Komisaris dijelaskan dalam Bab Tata Kelola Commissioners are presented in the Corporate
Perusahaan pada Laporan Tahunan, yang walaupun Governance section of the Annual Report, which,
diterbitkan terpisah, merupakan bagian yang utuh though published separately, remains an integral part
dari laporan ini. Laporan tersebut dapat diakses of this report. The report can be accessed through
melalui situs resmi STP di tautan berikut: https://www. STP’s official website at the following link: https://
stptower.com. www.stptower.com.
PENGELOLAAN BENTURAN KEPENTINGAN [GRI 2-15] MANAGEMENT OF CONFLICTS OF INTEREST [GRI
[IDXNET FORM E020 G-01, G-09] 2-15] [IDXNET FORM E020 G-01, G-09]
Dalam menjalankan kegiatan operasionalnya, In carrying out its operations, the Company interacts
Perseroan berinteraksi dengan berbagai pihak, with various internal and external parties, which
baik internal maupun eksternal, yang berpotensi may lead to potential conflicts of interest. As such,
menimbulkan benturan kepentingan. Untuk itu, the Company enforces a conflict-of-interest
Perseroan menerapkan kebijakan pengelolaan management policy that is transparent and compliant
benturan kepentingan secara transparan dan sesuai with applicable regulations, including POJK No. 42/
dengan ketentuan yang berlaku, termasuk POJK No. POJK.04/2020 on Affiliated Transactions and Certain
42/POJK.04/2020 tentang Transaksi Afiliasi dan Conflicts of Interest, as well as the Company’s Articles
Benturan Kepentingan Tertentu, serta Anggaran Dasar of Association.
Perseroan.
Perseroan memastikan bahwa kebijakan benturan The Company ensures that conflict-of-interest
kepentingan diterapkan secara konsisten untuk policies are implemented consistently to maintain
menjaga independensi, objektivitas, dan integritas independence, objectivity, and integrity in all
dalam setiap proses pengambilan keputusan. decision-making processes.
Untuk mencegah dan mengelola potensi benturan To prevent and manage potential conflicts of interest,
kepentingan, Perseroan menerapkan mekanisme the Company implements disclosure and mitigation
pengungkapan dan penanganan yang diatur dalam mechanisms as outlined in its Code of Conduct and
Pedoman Perilaku serta Pakta Integritas yang Integrity Pact, which must be signed by all members of
wajib ditandatangani oleh seluruh anggota Dewan the Board of Commissioners, the Board of Directors,
Komisaris, Direksi, dan karyawan. Setiap individu and employees. Any individual with a potential conflict
yang memiliki potensi benturan kepentingan wajib of interest is required to disclose the matter to the
melakukan pengungkapan kepada Sekretaris Corporate Secretary or Audit Committee and abstain
Perusahaan atau Komite Audit dan tidak terlibat dalam from participating in related decision-making.
proses pengambilan keputusan terkait.
Sebagai bagian dari transparansi, Perseroan As part of its transparency commitment, the
mengungkapkan informasi mengenai pemegang Company discloses information on controlling
saham pengendali, transaksi pihak berelasi, serta shareholders, related-party transactions, and cross-
PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 77
Page 80
Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainability Governance
Struktur dan Komposisi Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainability Governance Structure and Composition
struktur kepemilikan silang melalui Laporan Tahunan shareholding structures through its Annual Report
dan Laporan Keuangan Konsolidasian. Hingga akhir and Consolidated Financial Statements. As of the end
tahun 2025, tidak terdapat rangkap jabatan lintas of 2025, there were no cross-board memberships
dewan maupun kepemilikan silang antara Perseroan or cross-shareholding relationships between the
dan pemangku kepentingan lainnya. Company and other stakeholders.
Sepanjang tahun 2025, tidak terdapat insiden Throughout 2025, there were no incidents of conflicts
benturan kepentingan yang melibatkan anggota of interest involving members of the Board of
Direksi maupun Dewan Komisaris Perseroan. Directors or the Board of Commissioners.
RAPAT DIREKSI DAN DEWAN KOMISARIS [GRI 2-16] MEETINGS OF THE BOARD OF DIRECTORS AND
BOARD OF COMMISSIONERS [GRI 2-16]
Dewan Komisaris dan Direksi secara rutin mengadakan The Board of Commissioners and the Board of
rapat, baik secara terpisah maupun dalam bentuk Directors hold regular meetings, both separately and
rapat gabungan, untuk membahas berbagai isu jointly, to discuss various strategic matters, including
strategis, termasuk topik-topik yang berkaitan sustainability-related issues. The Sustainability Unit
dengan keberlanjutan. Dalam rapat tersebut, Unit also participates in these discussions to ensure
Keberlanjutan turut berpartisipasi untuk memastikan that sustainability aspects are integrated into the
bahwa aspek keberlanjutan menjadi bagian yang Company’s decision-making and operational
terintegrasi dalam proses pengambilan keputusan processes. In addition, communication is carried
dan kegiatan operasional Perseroan. Selain itu, out through multiple channels to ensure effective
komunikasi juga dilakukan melalui berbagai saluran coordination in addressing sustainability challenges.
untuk memastikan koordinasi yang efektif dalam
menghadapi tantangan keberlanjutan.
Agenda utama dalam setiap rapat meliputi evaluasi Each meeting typically includes key agenda items
terhadap dampak keberlanjutan dari kegiatan such as evaluating the sustainability impacts
operasional, pembahasan inisiatif strategis, serta of business operations, discussing strategic
tindak lanjut atas masukan dan umpan balik dari para initiatives, and following up on feedback received
pemangku kepentingan. Rapat juga menjadi wadah from stakeholders. These meetings also serve as a
untuk membahas penanganan pengaduan atau forum to address complaints or grievances related
keluhan yang terkait dengan praktik bisnis Perseroan, to the Company’s business practices, enabling
sehingga tindakan perbaikan dapat segera dilakukan prompt corrective actions to maintain sustainability
guna memastikan keberlanjutan usaha serta performance and compliance with applicable
kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku. regulations.
Selama tahun 2025, setiap isu atau perhatian kritis During 2025, any critical concerns with potential
yang berpotensi memengaruhi kelangsungan usaha, impact on the Company’s business continuity,
reputasi, atau kepatuhan Perseroan disampaikan reputation, or compliance were communicated to the
kepada Direksi dan Dewan Komisaris melalui Directors and the Board of Commissioners through
Unit Keberlanjutan, Komite Audit, atau Sekretaris the Sustainability Unit, Audit Committee, or Corporate
Perusahaan untuk dibahas dalam rapat berkala. Secretary for discussion in regular meetings. This
Mekanisme ini memastikan bahwa setiap isu strategis mechanism ensures that material issues and strategic
dan risiko material dapat ditangani secara tepat waktu risks are addressed in a timely and transparent
dan transparan. manner.
Sepanjang periode pelaporan 2025, terdapat 22 Throughout the 2025 reporting period, there were 22
peristiwa yang dikategorikan menjadi perhatian kritis events categorized as critical concerns submitted
(critical concerns) yang disampaikan kepada Dewan to the Board of Commissioners and the Board
Komisaris maupun Direksi terkait aspek ekonomi, of Directors in relation to economic, social, and
sosial, maupun lingkungan. Rincian kekhawatiran kritis environmental aspects. The details of the critical
adalah sebagai berikut: concerns are as follows:
78 PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 81
Struktur dan Komposisi Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainability Governance Structure and Composition
• Tower Emergency: 3 kasus. • Tower Emergency: 3 cases.
• Force Majeure: terdiri atas kejadian banjir (16 • Force Majeure: consisting of flood incidents (16
kasus), kebakaran (1 kasus), dan gempa bumi (2 cases), fire (1 case), and earthquake (2 cases).
kasus).
• Fatality Case (K3): 0 kasus yang mengakibatkan • Fatality Case (OHS): 0 cases resulting in death or
korban meninggal dunia atau jatuh. falls.
G-02 Total Kehadiran Direksi dan Komisaris ke Rapat Dewan
G-02 Total Attendance of the Directors and Commissioners at the Board’s Meeting
2025
Uraian Rata-Rata Persentase Kehadiran
Jumlah Rapat Dewan Komisaris dan
Description BOD/BOC Dalam Rapat BOC
Direksi
Average Percentage of Attendance of
Total Meeting of the BOC and BOD
the BOD/BOC in the BOC Meeting
Jumlah kehadiran Direksi ke rapat gabungan
Dewan Komisaris-Direksi
6 100
Total attendance of Directors at the joint
meeting of BOC-BOD
Jumlah kehadiran Komisaris ke rapat gabungan
Dewan Komisaris-Direksi
6 100
Total attendance of Commissioners at the joint
meeting of BOC-BOD
Informasi terkait rapat Dewan Komisaris dan Direksi Information regarding the meetings of the Board
dapat dilihat dalam Bab Tata Kelola Perusahaan pada of Commissioners and the Board of Directors is
Laporan Tahunan, yang diterbitkan secara terpisah presented in the Corporate Governance section of
namun tetap menjadi bagian yang tidak terpisahkan the Annual Report, which is published separately but
dari laporan ini. Dokumen tersebut dapat diakses forms an integral part of this report. The document
melalui situs resmi STP pada tautan berikut: https:// can be accessed through STP’s official website at the
www.stptower.com. following link: https://www.stptower.com.
PENILAIAN KINERJA [GRI 2-18] [IDXNET FORM E020 G-04] PERFORMANCE ASSESSMENT [GRI 2-18] [IDXNET FORM
E020 G-04]
Penilaian terhadap kinerja Dewan Komisaris dan The performance assessment of the Board of
Direksi dilakukan berdasarkan parameter yang telah Commissioners and Directors is conducted based on
ditetapkan sesuai dengan prinsip-prinsip GCG. parameters established in line with GCG principles.
Penilaian terhadap kinerja Dewan Komisaris dan The performance assessment of the Board of
Direksi dilakukan setiap tahun oleh pemegang saham Commissioners and Directors is conducted annually
melalui RUPS, dengan dukungan Komite Remunerasi by the shareholders through the GMS, with the support
dan Nominasi untuk memastikan objektivitas dan of the Remuneration and Nomination Committee
independensi proses penilaian. Penilaian tersebut to ensure the objectivity and independence of the
mencakup aspek pengawasan atas pengelolaan process. The assessment includes oversight of the
dampak ekonomi, sosial, dan lingkungan yang Company’s management of economic, social, and
dijalankan Perseroan. environmental impacts.
Hasil penilaian digunakan sebagai dasar untuk The assessment results serve as a basis for
peningkatan efektivitas tata kelola, penguatan improving governance effectiveness, strengthening
kompetensi, serta penyempurnaan kebijakan dan competencies, and refining organizational policies
PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 79
Page 82
Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainability Governance
Struktur dan Komposisi Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainability Governance Structure and Composition
praktik organisasi di tahun berikutnya. Sepanjang and practices in the following year. In 2025, the
tahun 2025, hasil penilaian tidak mengakibatkan assessment did not result in any changes to the
perubahan komposisi Dewan, namun mendorong composition of the Boards but led to an enhancement
peningkatan program pengembangan kompetensi of sustainability competency development programs
keberlanjutan bagi anggota Dewan. for Board members.
Informasi lebih rinci mengenai mekanisme serta hasil Further details on the mechanisms and results of
penilaian kinerja Dewan Komisaris dan Direksi tersedia the performance assessment of both Boards are
di Bab Tata Kelola Perusahaan pada Laporan Tahunan, presented in the Corporate Governance section of the
yang meskipun diterbitkan secara terpisah, tetap Annual Report, which, although published separately,
merupakan bagian integral dari laporan ini. Laporan remains an inseparable part of this report. The report
tersebut dapat diakses melalui situs resmi STP di can be accessed through STP’s official website at the
tautan berikut: https://www.stptower.com. following link: https://www.stptower.com.
KEBIJAKAN, MEKANISME PENETAPAN REMUNERASI, REMUNERATION POLICY, DETERMINATION
DAN RASIO KOMPENSASI TOTAL TAHUNAN [GRI 2-19, MECHANISM, AND ANNUAL TOTAL COMPENSATION
2-20, 2-21] [ACSG (B).B.1.6] RATIO [GRI 2-19, 2-20, 2-21] [ACSG (B).B.1.6]
Kebijakan dan Mekanisme Penetapan Remunerasi Remuneration Policy and Determination Mechanism
Perseroan telah menetapkan kebijakan serta The Company has established policies and
prosedur penentuan remunerasi bagi Dewan procedures for determining the remuneration of the
Komisaris dan Direksi dengan memperhatikan faktor Board of Commissioners and Directors, taking into
kinerja, tingkat tanggung jawab, serta praktik yang account performance, responsibilities, and industry
berlaku di industri sejenis. benchmarks.
Kebijakan remunerasi bagi Dewan Komisaris, Direksi, The remuneration policy for the Board of
dan eksekutif senior mencakup komponen tetap (gaji Commissioners, the Board of Directors, and senior
pokok) dan komponen variabel yang dikaitkan dengan executives includes fixed components (base salary)
pencapaian kinerja, termasuk indikator keuangan. and variable components linked to performance
Perseroan tidak menerapkan kebijakan mekanisme achievement, including financial indicators. The
claw-back, namun menyediakan manfaat pensiun Company does not implement a claw-back
sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang mechanism policy, but provides pension benefits in
berlaku. accordance with the prevailing laws and regulations.
Proses penetapan remunerasi diawasi oleh Komite The remuneration determination process is overseen
Nominasi dan Remunerasi yang bersifat independen by the Nomination and Remuneration Committee,
dan mempertimbangkan masukan dari pemegang which operates independently and takes into account
saham melalui RUPS. Tidak terdapat keterlibatan shareholder input through the GMS. No external
konsultan eksternal dalam penentuan remunerasi remuneration consultants were engaged during
selama tahun 2025. 2025.
Informasi lebih lanjut mengenai kebijakan dan Further details regarding the remuneration policy
mekanisme penetapan remunerasi dapat dilihat pada and determination mechanism are presented in the
Bab Tata Kelola Perusahaan di Laporan Tahunan, yang Corporate Governance section of the Annual Report,
meskipun diterbitkan secara terpisah, tetap menjadi which, although published separately, forms an
bagian yang tidak terpisahkan dari laporan ini. Laporan integral part of this report. The report can be accessed
tersebut dapat diakses melalui situs resmi STP pada through STP’s official website at the following link:
tautan berikut: https://www.stptower.com. https://www.stptower.com.
Rasio Kompensasi Total Tahunan Annual Total Compensation Ratio
Dalam menetapkan kebijakan remunerasi bagi In determining its employee remuneration policy, the
karyawan, Perseroan memastikan bahwa besaran Company ensures that the level of compensation
kompensasi yang diberikan sesuai dengan standar provided aligns with industry standards and
80 PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 83
Struktur dan Komposisi Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainability Governance Structure and Composition
industri dan mampu mendukung kesejahteraan adequately supports employee welfare. The
karyawan. Selain itu, Perseroan berpedoman Company also adheres to applicable labor
pada peraturan ketenagakerjaan yang berlaku di regulations in Indonesia and maintains a balance
Indonesia serta memperhatikan keseimbangan between the highest compensation and the average
antara kompensasi tertinggi dan rata-rata remunerasi employee remuneration to ensure transparency and
karyawan lainnya untuk menjaga transparansi dan accountability in human resource management.
akuntabilitas dalam pengelolaan sumber daya
manusia.
UNIT KEBERLANJUTAN [ACGS (B).B.1.4] SUSTAINABILITY UNIT [ACGS (B).B.1.4]
Sesuai dengan ketentuan dalam POJK No. 35/ Pursuant to the provisions of POJK No. 35/
POJK.04/2014 tentang Sekretaris Perusahaan bagi POJK.04/2014 concerning Corporate Secretaries
Emiten atau Perusahaan Publik (“POJK 35/2014”), for Issuers or Public Companies (“POJK 35/2014”),
Perseroan telah menunjuk Sekretaris Perusahaan the Company has appointed a Corporate Secretary
yang bertanggung jawab atas sejumlah fungsi responsible for various key functions, including
utama, termasuk memastikan kepatuhan terhadap ensuring compliance with applicable regulations. In
seluruh peraturan yang berlaku. Selain itu, Sekretaris addition, the Corporate Secretary serves an important
Perusahaan juga berperan dalam mendukung Direksi role in supporting the Directors in implementing
dalam penerapan prinsip keberlanjutan melalui sustainability principles through coordination across
koordinasi lintas unit kerja agar kebijakan dan inisiatif work units to ensure that sustainability policies and
keberlanjutan selaras dengan visi dan misi Perseroan. initiatives align with the Company’s vision and mission.
Dalam melaksanakan tugasnya, Sekretaris In carrying out its duties, the Corporate Secretary
Perusahaan bekerja sama dengan unit-unit terkait collaborates with relevant units to monitor, evaluate,
untuk memantau, mengevaluasi, dan melaporkan and report on various sustainability programs, including
berbagai program keberlanjutan, termasuk kinerja performance tracking and the implementation of the
dan pelaksanaan strategi keberlanjutan Perseroan. Company’s sustainability strategies. The Corporate
Sekretaris Perusahaan juga bertanggung jawab Secretary is also responsible for promoting and
untuk menyosialisasikan dan menginternalisasikan internalizing sustainability principles throughout
prinsip-prinsip keberlanjutan di seluruh jenjang all organizational levels. This function is carried out
organisasi. Peran ini dijalankan secara sinergis dengan synergistically with the Sustainability Unit and other
Unit Keberlanjutan dan fungsi terkait lainnya, guna related functions to ensure that sustainability aspects
memastikan bahwa aspek keberlanjutan terintegrasi are fully integrated into the Company’s operations.
secara menyeluruh ke dalam kegiatan operasional
Perseroan.
PEDOMAN PERILAKU [GRI 2-25, 2-26, 2-27] [IDXNET FORM CODE OF CONDUCT [GRI 2-25, 2-26, 2-27] [IDXNET FORM
E020 G-07] E020 G-07]
Sebagai wujud komitmen terhadap penerapan etika As part of its commitment to upholding business ethics
bisnis dan tata kelola yang baik, Perseroan telah and good corporate governance, the Company has
menetapkan Pedoman Perilaku (Code of Conduct/ established a Code of Conduct (CoC) that serves as a
CoC) yang menjadi panduan bagi seluruh jajaran guideline for all levels of management and employees
manajemen dan karyawan dalam menjalankan in carrying out business activities. This Code outlines
kegiatan usaha. Pedoman ini mengatur standar the behavioral standards to be applied in professional
perilaku yang harus diterapkan dalam setiap interaksi interactions and decision-making processes and
profesional dan proses pengambilan keputusan, acts as a reference to ensure compliance with both
serta menjadi acuan untuk memastikan kepatuhan internal and external regulations.
terhadap peraturan internal maupun eksternal yang
berlaku.
PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 81
Page 84
Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainability Governance
Struktur dan Komposisi Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainability Governance Structure and Composition
Penerapan Pedoman Perilaku merupakan tanggung The implementation of the Code of Conduct is the
jawab seluruh insan Perseroan. Dewan Komisaris responsibility of all employees within the Company.
dan Direksi berperan penting dalam memastikan The Board of Commissioners and the Directors serve
penerapan kode etik di seluruh lingkungan kerja, a key role in ensuring the effective enforcement of
dengan dukungan unit-unit terkait yang melakukan ethical standards across the organization, supported
pengawasan serta memastikan kepatuhan terhadap by relevant units tasked with monitoring and
standar perilaku yang telah ditetapkan. maintaining adherence to the established conduct
principles.
Proses Pemulihan Dampak Negatif dan Mekanisme Processes for Remediation and Mechanisms for
Pencarian Nasihat Seeking Advice
Perseroan berkomitmen untuk memberikan The Company is committed to providing remediation
pemulihan atas dampak negatif yang diidentifikasi for any negative impacts identified as resulting from
berasal dari kegiatan operasionalnya maupun its operations or those involving its business partners.
yang melibatkan mitra usaha. Pemulihan dilakukan Remediation is carried out through corrective actions,
melalui tindakan korektif, perbaikan kebijakan, policy improvements, and direct engagement with
dan penyelesaian langsung dengan pihak yang affected parties, guided by the principles of fairness
terdampak, dengan prinsip keadilan dan transparansi. and transparency.
Dalam menangani keluhan dan pelanggaran, To address grievances and violations, the Company
Perseroan mengoperasikan Sistem Pelaporan operates a Whistleblowing System accessible to
Pelanggaran yang dapat diakses oleh karyawan, employees, business partners, and the public. All
mitra kerja, maupun masyarakat. Setiap laporan yang reports are verified by the Corporate Secretary
diterima diverifikasi oleh Sekretaris Perusahaan dan and the Audit Committee and followed up with
Komite Audit, serta ditindaklanjuti dengan langkah investigations and corrective recommendations.
penyelidikan dan rekomendasi perbaikan.
Perseroan juga secara berkala meninjau efektivitas The Company regularly reviews the effectiveness
mekanisme ini melalui evaluasi internal dan umpan of this mechanism through internal evaluations
balik dari pemangku kepentingan untuk memastikan and stakeholder feedback to ensure timely and
respons yang cepat dan penanganan yang tepat. appropriate responses. In addition, employees may
Selain itu, karyawan dapat meminta nasihat terkait seek advice on implementing ethical, sustainability, or
penerapan kebijakan etika, keberlanjutan, dan governance policies through the Corporate Secretary
tata kelola melalui Sekretaris Perusahaan atau Unit or the Sustainability Unit without fear of retaliation.
Keberlanjutan tanpa rasa takut terhadap pembalasan.
Kepatuhan terhadap Peraturan dan Regulasi [GRI Compliance with Laws and Regulations [GRI 2-27]
2-27]
Perseroan senantiasa memastikan seluruh aktivitas The Company ensures that all operational activities
operasional dijalankan sesuai dengan peraturan are carried out in full compliance with prevailing
perundang-undangan yang berlaku di Indonesia, laws and regulations in Indonesia, including those
termasuk ketentuan OJK serta regulasi di bidang issued by the OJK as well as environmental, labor, and
lingkungan, ketenagakerjaan, dan tata kelola corporate-governance regulations. Based on internal
perusahaan. Berdasarkan hasil pemantauan dan monitoring and evaluation throughout 2025, there
evaluasi internal sepanjang tahun 2025, tidak terdapat were no significant instances of non-compliance,
insiden ketidakpatuhan yang signifikan, baik yang either resulting in financial penalties or non-monetary
mengakibatkan denda finansial maupun sanksi non- sanctions.
moneter.
Perseroan mendefinisikan ketidakpatuhan signifikan The Company defines a significant instance of non-
sebagai setiap pelanggaran terhadap ketentuan compliance as any violation of legal provisions
hukum yang berpotensi menimbulkan dampak that could materially affect its financial condition,
material terhadap kondisi keuangan, reputasi, reputation, or business continuity. To maintain
82 PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 85
Struktur dan Komposisi Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainability Governance Structure and Composition
atau keberlangsungan usaha. Untuk memastikan ongoing compliance, regular monitoring is conducted
kepatuhan berkelanjutan, proses pemantauan by the Internal Audit Unit and the Compliance Unit,
dilakukan secara berkala oleh Unit Audit Internal dan with findings reported directly to the Directors and
Unit Kepatuhan, dengan hasil pelaporan langsung the Board of Commissioners.
kepada Direksi dan Dewan Komisaris.
Jumlah Pengaduan Pelanggaran Number of Reported Violations
Selama tahun 2025, Perseroan tidak menerima Throughout 2025, the Company did not receive
laporan terkait dugaan pelanggaran yang any reports of alleged violations submitted through
disampaikan melalui sistem Whistle Blowing maupun the Whistleblowing System and other reporting
saluran pelaporan lainnya. Laporan yang dimaksud channels. Such reports covered suspected breaches
mencakup dugaan pelanggaran terhadap peraturan of prevailing laws and/or the Company’s internal
perundang-undangan yang berlaku dan/atau regulations, including the Code of Conduct. For
ketentuan internal Perseroan, termasuk Pedoman verified cases, the Company took disciplinary actions
Perilaku. Untuk setiap laporan yang terbukti benar, in accordance with prevailing policies, such as written
Perseroan telah mengambil tindakan disipliner sesuai warnings, compensation for losses, or termination
dengan kebijakan yang berlaku, seperti pemberian of employment or cooperation. The Company also
surat peringatan, penggantian kerugian, hingga remains committed to protecting whistleblowers
pemutusan hubungan kerja atau kerja sama. Selain from any form of threat, intimidation, or retaliatory
itu, Perseroan menjamin perlindungan bagi pelapor action resulting from the submission of such reports.
dari segala bentuk ancaman, intimidasi, atau tindakan
balasan yang timbul akibat penyampaian laporan
tersebut.
PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 83
Page 86
Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainability Governance
PENDIDIKAN DAN/ATAU PENINGKATAN
KOMPETENSI KEBERLANJUTAN
Education and/or Competence Enhancement on Sustainability
[SEOJK E.2] [GRI 2-17] [IDXNET FORM E020 G-05]
Informasi terkait pelatihan dan pengembangan Information regarding training and competency
kompetensi bagi Dewan Komisaris dan Direksi dapat development for the Board of Commissioners and
ditemukan dalam Bab Tata Kelola Perusahaan pada Directors is presented in the Corporate Governance
Laporan Tahunan, yang diterbitkan secara terpisah section of the Annual Report, which is published
namun tetap menjadi bagian yang tidak terpisahkan separately but remains an integral part of this report.
dari laporan ini.
Selain itu, Perseroan secara berkelanjutan In addition, the Company continuously conducts
menyelenggarakan program pelatihan, edukasi, training programs, educational sessions, and
dan sesi berbagi pengetahuan bagi karyawan untuk knowledge-sharing initiatives for employees to
meningkatkan pemahaman dan kompetensi mereka enhance their understanding and competence in
dalam aspek keberlanjutan. sustainability aspects.
Sebagai bagian dari penguatan kapasitas tata kelola As part of strengthening sustainability governance
keberlanjutan, Perseroan secara berkelanjutan capacity, the Company continuously provides
memberikan pembekalan dan pelatihan kepada briefings and training for members of the Board
anggota Dewan Komisaris dan Direksi mengenai of Commissioners and Directors on the latest
perkembangan terkini dalam bidang keberlanjutan, developments in sustainability, ESG governance,
tata kelola ESG, serta manajemen risiko terkait. and related risk management. These initiatives
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan aim to enhance the collective understanding and
pemahaman kolektif dan kemampuan pengambilan decision-making capability of the governance body
keputusan yang selaras dengan prinsip pembangunan in alignment with sustainable development principles.
berkelanjutan.
Informasi lebih lanjut mengenai pelatihan karyawan Further details on employee training are available in
dapat dilihat dalam Laporan Tahunan Perseroan yang the Company’s Annual Report, which can be accessed
dapat diakses melalui situs resmi STP pada tautan through STP’s official website at the following link:
berikut: https://www.stptower.com. https://www.stptower.com.
84 PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 87
MANAJEMEN RISIKO
Risk Management
[SEOJK C.5]
Perseroan secara konsisten berkomitmen dalam The Company remains firmly committed to
menerapkan Manajemen Risiko sebagai bagian implementing Risk Management as an essential part
penting untuk mendukung pencapaian visi dan misi of achieving the Company’s vision and mission. This
Perseroan. Kebijakan ini dirancang untuk memperkuat policy is designed to strengthen good corporate
penerapan tata kelola perusahaan yang baik serta governance practices and ensure the creation of
memastikan terciptanya nilai berkelanjutan bagi sustainable value for all stakeholders.
seluruh pemangku kepentingan.
Pelaksanaan manajemen risiko di Perseroan The implementation of risk management at the
berlandaskan pada Kebijakan Manajemen Risiko yang Company is based on the Risk Management Policy,
bertujuan untuk memastikan bahwa setiap tingkatan which aims to ensure that all management levels take
manajemen mempertimbangkan faktor risiko dalam risk factors into account in every business process
setiap proses bisnis dan pengambilan keputusan. and decision-making activity.
Melalui pendekatan tersebut, Perseroan berupaya Through this approach, the Company seeks to minimize
meminimalkan potensi dampak negatif dari berbagai potential negative impacts arising from various risks
risiko yang mungkin terjadi, baik yang berkaitan related to economic, social, environmental, and
dengan aspek ekonomi, sosial, lingkungan, maupun governance aspects. Risk management functions not
tata kelola. Manajemen risiko tidak hanya berfungsi only as a mitigation mechanism but also as a strategic
sebagai langkah mitigasi, tetapi juga sebagai alat tool to create long-term value and enhance the
strategis untuk menciptakan nilai jangka panjang dan Company’s resilience.
memperkuat ketahanan Perseroan.
SISTEM INFORMASI MANAJEMEN RISIKO RISK MANAGEMENT INFORMATION SYSTEM
Perseroan memiliki Kebijakan Manajemen Risiko No. The Company has implemented Risk Management
PRO-RM-POL-001 yang efektif pada 10 Juli 2023. Policy No. PRO-RM-POL-001, effective on July 10,
Tujuan Kebijakan Manajemen Risiko Perseroan adalah: 2023. The following are objectives of the Company’s
Risk Management Policy:
1. Menggabungkan pendekatan yang konsisten 1. Integrating a consistent risk management
untuk manajemen risiko ke dalam budaya dan approach into the Company’s culture and strategic
proses perencanaan strategis organisasi yang planning processes to support decision-making
mendukung pengambilan keputusan dan alokasi and resource allocation at both operational and
sumber daya di tingkat operasional dan strategis. strategic levels.
2. Menerapkan pendekatan yang konsisten terhadap 2. Implementing a standardized risk management
manajemen risiko untuk mendukung tanggung approach to uphold corporate governance
jawab tata Kelola organisasi untuk inovasi dan responsibilities in fostering innovation, responsible
pengambilan risiko yang bertanggung jawab, risk-taking, policy development, programs, and
pengembangan kebijakan, program, dan tujuan. objectives. In all cases, appropriate measures will
Dalam semua kasus, langkah-langkah yang tepat be taken to mitigate adverse impacts of risks and
akan dilakukan untuk mengatasi dampak yang maximize the benefits of opportunities.
tidak menguntungkan dari risiko dan manfaat yang
menguntungkan dari peluang.
PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 85
Page 88
Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainability Governance
Manajemen Risiko
Risk Management
3. Mengelola pendekatan yang transparan terhadap 3. Managing a transparent risk approach through
risiko melalui komunikasi dan pemantauan yang open and meaningful communication and
terbuka dan bermakna terhadap semua risiko monitoring of all key risks, ensuring a balance
utama yang menyeimbangkan biaya pengelolaan between risk management costs and anticipated
risiko dengan manfaat yang diantisipasi. benefits.
Ruang lingkup Kebijakan Manajemen Risiko Perseroan The scope of the Company’s Risk Management
mencakup seluruh aspek kegiatan usaha, mulai dari Policy covers all aspects of its operations, including
tahap perencanaan, operasional, proses bisnis, planning, business processes, operations, policies,
kebijakan, dan prosedur, hingga peran setiap individu procedures, and the roles of individuals within the
di dalam organisasi. organization.
Dalam penerapan manajemen risikonya, Perseroan In managing risks, the Company refers to the ISO
berpedoman pada standar ISO 31000:2018 sebagai 31000:2018 standard as its primary guideline. This
acuan utama. Standar ini terdiri dari tiga elemen utama, standard consists of three key elements: principles,
yaitu prinsip (principles), kerangka kerja (framework), framework, and process. The principles serve as
dan proses (process). Prinsip manajemen risiko the foundation or philosophy of risk management,
menjadi landasan atau filosofi dalam pengelolaan while the framework provides a systematic structure
risiko, sementara kerangka kerja menyediakan struktur for effective implementation throughout the
yang sistematis untuk penerapannya secara efektif organization. The process, on the other hand, outlines
di seluruh organisasi. Proses mencakup tahapan a series of interconnected steps for identifying,
yang saling berkaitan dalam mengidentifikasi, assessing, and managing risks continuously.
mengevaluasi, serta mengendalikan risiko secara
berkelanjutan.
Informasi lebih lanjut mengenai profil risiko utama Further information regarding the Company’s key risk
serta langkah-langkah mitigasinya dapat dilihat dalam profile and corresponding mitigation measures can
Bab Tata Kelola Perusahaan pada Laporan Tahunan, be found in the Corporate Governance section of the
yang diterbitkan secara terpisah namun tetap menjadi Annual Report, which, although published separately,
bagian yang tidak terpisahkan dari laporan ini. Laporan remains an integral part of this report. The report can
tersebut dapat diakses melalui situs resmi STP pada be accessed through STP’s official website at the
tautan berikut: https://www.stptower.com. following link: https://www.stptower.com.
86 PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 89
PENILAIAN RISIKO ATAS PENERAPAN
KEBERLANJUTAN
Risk Assessment of Sustainability Implementation
[SEOJK E.3] [ACGS (B) B.1.1, (B) B.1.5]
Perseroan telah melaksanakan evaluasi terhadap The Company has conducted an assessment of
penerapan aspek keberlanjutan dalam pengelolaan sustainability implementation within its operational,
risiko operasional, keuangan, dan ESG. Hasil penilaian financial, and ESG-related risk management
risiko terkait aspek keberlanjutan disajikan sebagai practices. The following outlines the Company’s risk
berikut: evaluation related to sustainability aspects:
Risiko ESG Penjelasan Mitigasi
ESG Risk Description Mitigation
Risiko Lingkungan Tantangan terkait isu perubahan iklim dan isu a. Emisi dan Penggunaan Energi:
Environmental Risk lingkungan lainnya, termasuk: • Memperkuat inisiatif penggunaan produk yang
[ACGS B.1.2] a. Emisi dan Penggunaan Energi lebih ramah lingkungan, seperti mengubah
Penggunaan energi berbasis fosil di lingkungan diesel generator menjadi baterai lithium, serta
operasional Perseroan, termasuk di sites, dapat penggunaan energi terbarukan melalui panel
meningkatkan jejak karbon Perseroan yang surya
berdampak pada perubahan iklim. • Mengurangi mobilisasi karyawan dan mitra
b. Penggunaan Material dan Pengelolaan Limbah kerja di area sites melalui inisiatif digital, seperti
Material seperti baja dan kabel serat optik penggunaan gembok pagar smart lock
untuk keperluan sites dan penggunaan kertas • Meningkatkan kesadaran karyawan terkait emisi
di operasional Perseroan berkontribusi pada dan energi
eksploitasi sumber daya alam. Limbah dari hasil b. Pengunaan Material dan Pengelolaan Limbah:
dismantle atau aktivitas lainnya juga mampu • Melakukan riset untuk menciptakan design
mencemarkan lingkungan. menara yang lebih compact dengan
penggunaan material yang lebih sedikit
Challenges related to climate change and other • Menerapkan praktik pembuangan limbah yang
environmental issues, including: bertanggung jawab
a. Emissions and Energy Consumption • Memperkuat ekonomi sirkular: Menelaah
The use of fossil-based energy in the Company’s peluang untuk memperbarui dan menggunakan
operational environment, including at sites, kembali peralatan dan bahan untuk mengurangi
can increase the Company’s carbon footprint, timbulan limbah
impacting climate change. • Meningkatkan kesadaran karyawan terkait
b. Material Consumption and Waste Management penggunaan material pengelolaan limbah
Materials such as steel and fiber optic cables for
site operations, as well as paper consumption a. Carbon Emission and Energy Consumption:
in the Company’s operations, contribute to the • Strengthening initiatives for using more
exploitation of natural resources. Waste from environmentally friendly products, such as
dismantling activities or other operations also has converting diesel generators to lithium batteries
the potential to pollute the environment. and utilizing renewable energy through solar
panels.
• Reducing employee and business partner
mobilization in site areas through digital
initiatives, such as the use of smart lock gate
padlocks.
• Increasing employee awareness regarding
emissions and energy.
b. Material Consumption and Waste Management:
• Conducting research to create a more
compact tower design with reduced material
consumption.
• Implementing responsible waste disposal
practices
• Promoting a circular economy: Explore
opportunities to refurbish and reuse equipment
and materials to reduce waste generation
• Increasing awareness of employees on material
consumption and waste management
PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 87
Page 90
Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainability Governance
Penilaian Risiko atas Penerapan Keberlanjutan
Risk Assessment of Sustainability Implementation
Risiko ESG Penjelasan Mitigasi
ESG Risk Description Mitigation
Risiko Sosial Tantangan dari berbagai stakeholders yang memiliki a. Masyarakat:
Social Risk peran dalam aspek sosial, terutama: • Menyediakan platform bagi masyarakat
a. Masyarakat di sekitar wilayah sites menara untuk menyampaikan keluhan dan secara
Perseroan, yang diakibatkan oleh proses aktif mendengarkan dan mengatasi keluhan
pembangunan dan pemeliharaan di sites yang yang disampaikan masyarakat, baik terkait
dapat menyebabkan gangguan, kebisingan atau infrastruktur maupun terkait keluhan lainnya.
gangguan aktivitas masyarakat lainnya. • Memberikan bantuan pengembangan
b. Masalah risiko sosial mitra kerja yang berkaitan infrastruktur dan fasilitas lainnya kepada
dengan hak asasi manusia, termasuk hak-hak masyarakat sekitar, termasuk perbaikan jalan
buruh, keragaman dan inklusi, dan upah yang adil. dan fasilitas publik.
c. Karyawan dalam hal pengembangan karir dan b. Mitra kerja:
kesejahteraan. Praktik ketenagakerjaan yang etis: Mematuhi
standar ketenagakerjaan yang adil,
Challenges from various stakeholders who serve a role mempromosikan keragaman dan inklusi, dan
in social aspects, especially: memastikan upah dan kondisi kerja yang adil untuk
a. Communities around the Company’s tower site semua mitra kerja, diantaranya dengan mewajibkan
areas, impacted by construction and maintenance penandatanganan pakta integritas.
processes that may cause disturbances, noise, or c. Karyawan:
other disruptions to community activities. Menjalankan program untuk kesejahteraan
b. Social risk issues related to business partners, karyawan dan tunjangan-tunjangan yang
including human rights concerns such as labor meningkatkan kesejahteraan karyawan
rights, diversity and inclusion, and fair wages. serta program pelatihan yang relevan untuk
c. Employees in terms of career development and meningkatkan peluang karir.
well-being.
a. Community:
• Providing a platform for the community to
submit complaints and actively listening to
and addressing the concerns raised, whether
related to infrastructure or other issues.
• Providing support for infrastructure
development and other facilities for surrounding
communities, including road repairs and
improvements to public facilities.
b. Business Partners:
Ethical labor practices: Complying with fair labor
standards, promoting diversity and inclusion, and
ensuring fair wages and working conditions for all
business partners, including the requirement to
sign an integrity pact.
c. Employees:
Implementing programs for employee welfare and
benefits that improve employee welfare as well
as relevant training programs to enhance career
opportunities.
88 PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 91
Penilaian Risiko atas Penerapan Keberlanjutan
Risk Assessment of Sustainability Implementation
Risiko ESG Penjelasan Mitigasi
ESG Risk Description Mitigation
Risiko Tata Kelola Mempertahankan standar etika yang tinggi dalam a. Praktik Bisnis yang Etis:
Governance Risk semua transaksi bisnis, termasuk transparansi, • Menetapkan pedoman etika yang jelas bagi
akuntabilitas, dan langkah-langkah anti-korupsi, yang karyawan dan manajemen yang dituangkan
dapat menimbulkan risiko tata kelola. dalam Pedoman Perilaku dan memastikan
terintegrasi ke dalam budaya perusahaan.
Kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan • Menerapkan kebijakan anti-korupsi,
yang berkaitan dengan Perseroan, antara lain menyusun rencana pelatihan dan sosialisasi
seperti peraturan pasar modal sangat penting untuk kepada karyawan tentang perilaku etis, dan
menghindari risiko hukum dan peraturan yang dapat mempertahankan pendekatan toleransi nol
membahayakan reputasi dan stabilitas keuangan terhadap korupsi.
Perseroan. • Membuat mekanisme bagi karyawan dan
pemangku kepentingan untuk melaporkan
Maintaining high ethical standards in all business perilaku tidak etis secara rahasia (Whistle
dealings, including transparency, accountability, Blower), dan melindungi pelapor dari
and anti-corruption measures, which may evoke pembalasan.
governance risks. b. Kepatuhan terhadap Peraturan:
• Up-to-date dengan perubahan peraturan yang
Compliance with laws and regulations, such as berlaku bagi Perseroan.
capital market regulations is essential to avoid legal • Secara teratur menilai kepatuhan terhadap
and regulatory risks that can harm the Company’s hukum dan peraturan yang relevan, termasuk
reputation and financial stability. mengambil tindakan preventif apabila
diperlukan.
• Membangun komunikasi dengan regulator
untuk mendapatkan panduan, mengatasi
masalah, dan tetap mematuhi peraturan yang
berkembang.
a. Ethical Business Practices:
• Established clear ethical guidelines for
employees and management through Code of
Conduct and ensure they are integrated into the
Company’s culture.
• Implemented anti-corruption policy, arrange
trainings and socializations to employees on
ethical conduct, and maintain a zero-tolerance
approach to corruption.
• Created mechanisms for employees and
stakeholders to report unethical behaviour
confidentially (Whistle Blower), and protect
whistleblowers from retaliation.
b. Regulatory Compliance:
• Keep up-to-date with changes in regulations
related to the Company.
• Regularly assess compliance with relevant laws
and regulations, taking preventive actions when
necessary.
• Establish communication with regulators to
seek guidance, address concerns, and stay in
compliance with evolving regulations.
PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 89
Page 92
Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainability Governance
Penilaian Risiko atas Penerapan Keberlanjutan
Risk Assessment of Sustainability Implementation
PERAN DEWAN KOMISARIS DAN DIREKSI ATAS BOARD OF COMMISSIONERS AND DIRECTORS ROLE
EFEKTIVITAS SISTEM MANAJEMEN RISIKO IN RISK MANAGEMENT SYSTEM EFFECTIVENESS
Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan memiliki The Board of Commissioners and Directors of the
tanggung jawab untuk memastikan penerapan Company are responsible for ensuring that the risk
sistem manajemen risiko berjalan efektif di seluruh management system is effectively implemented
tingkatan organisasi. Komitmen ini diwujudkan across all levels of the organization. This commitment
melalui penerapan kebijakan manajemen risiko is realized through the adoption of a risk management
yang melibatkan partisipasi aktif dari seluruh level policy that engages all management levels, from top
manajemen, mulai dari pimpinan puncak hingga unit executives to operational units.
operasional.
Dewan Komisaris dan Direksi berperan aktif dalam The Board of Commissioners and Directors serve
melakukan pengawasan dan evaluasi melalui rapat- an active role in oversight and evaluation through
rapat yang secara khusus membahas pengelolaan meetings that address risk management issues, as
risiko, serta melalui pengesahan Kebijakan Manajemen well as by approving the Risk Management Policy
Risiko yang menjadi pedoman dalam pelaksanaan as a guiding framework for risk control across the
sistem tersebut di Perseroan. Company.
Evaluasi atas penerapan manajemen risiko dilakukan Risk management evaluations are carried out
secara berkala, mencakup berbagai tingkatan periodically and cover all organizational levels,
organisasi, mulai dari fungsi operasional, satuan kerja, from operational functions and work units to
hingga manajemen puncak. Pembahasan terkait senior management. Discussions related to risk
pengelolaan risiko juga menjadi agenda rutin dalam management are also a key agenda in Directors’
rapat Direksi untuk memastikan seluruh potensi risiko meetings to ensure that potential risks are properly
dapat diidentifikasi, dimitigasi, dan dikelola dengan identified, mitigated, and managed effectively.
optimal.
Sepanjang tahun 2025, Dewan Komisaris dan Direksi Throughout 2025, the Company’s Board of
Perseroan terus memperkuat penerapan sistem Commissioners and Directors continued to
manajemen risiko untuk memastikan efektivitasnya di reinforce the effectiveness of the Company’s risk
seluruh lapisan organisasi. Upaya ini dilakukan sejalan management system across all organizational
dengan kebijakan Grup SMN yang menekankan levels. This effort aligns with SMN Group’s integrated
pentingnya tata kelola risiko yang terintegrasi, governance framework, emphasizing comprehensive
mencakup aspek keuangan, operasional, dan risk management that encompasses financial,
keberlanjutan. operational, and sustainability aspects.
90 PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 93
HUBUNGAN DENGAN PEMANGKU
KEPENTINGAN
Stakeholders Engagement
[SEOJK E.4] [GRI 2-29] [ACGS B.2.1, B.2.2, (B) B.1.3]
Perseroan mendefinisikan pemangku kepentingan The Company defines stakeholders as individuals or
sebagai individu atau kelompok yang, baik groups who, directly or indirectly, have an interest in
secara langsung maupun tidak langsung, memiliki the Company’s operations and can influence or be
kepentingan terhadap kegiatan operasional affected by its business sustainability, both now and
Perseroan dan dapat memengaruhi maupun in the future.
terdampak oleh keberlanjutan bisnis Perseroan, baik
pada saat ini maupun di masa mendatang.
Kelompok pemangku kepentingan Perseroan The Company’s stakeholder groups include
mencakup Pemegang Saham dan Investor, Regulator Shareholders and Investors, Regulators and
dan Pemerintah, Karyawan, Komunitas, Mitra Kerja, Government, Employees, Communities, Business
Pelanggan/Klien, serta Media. Partners, Customers/Clients, and the Media.
Identifikasi terhadap pemangku kepentingan Stakeholder identification is carried out through an
dilakukan melalui analisis tingkat pengaruh dan analysis of the level of influence and interest each
kepentingan mereka terhadap operasional group has on the Company’s operations and business
dan keberlanjutan usaha Perseroan. Proses ini sustainability. This process takes into account the
mempertimbangkan peran, dampak, dan intensitas role, impact, and intensity of interaction of each group
interaksi dari masing-masing kelompok terhadap in supporting the Company’s strategic goals.
keberhasilan strategi bisnis Perseroan.
Tujuan utama pelibatan pemangku kepentingan The primary objective of stakeholder engagement is
adalah untuk membangun hubungan yang positif, to foster constructive relationships, obtain relevant
memperoleh masukan yang relevan terhadap input for strategic decision-making, and ensure
pengambilan keputusan strategis, serta memastikan that stakeholder expectations are reflected in the
bahwa ekspektasi mereka diakomodasi dalam praktik Company’s sustainability practices.
keberlanjutan Perseroan.
Untuk memastikan keterlibatan yang efektif, To ensure tangible engagement, the Company
Perseroan menerapkan prinsip transparansi dan upholds principles of transparency and two-way
komunikasi dua arah melalui berbagai mekanisme, communication through various mechanisms such as
seperti forum dialog, survei kepuasan, rapat dialogue forums, satisfaction surveys, coordination
koordinasi, serta kanal pengaduan dan saran yang meetings, and complaint and feedback channels that
ditinjau secara berkala. are periodically reviewed.
Perseroan secara aktif menjaga hubungan yang The Company actively maintains open and
terbuka dan konstruktif dengan para pemangku constructive relationships with stakeholders through
kepentingan melalui komunikasi dan koordinasi regular communication and coordination, both
rutin, baik secara langsung maupun melalui berbagai directly and through other engagement methods.
metode lainnya.
Pada tahun 2025, Perseroan terus memperkuat In 2025, the Company continued to strengthen
strategi pelibatan pemangku kepentingan sebagai its stakeholder engagement strategy as a key
bagian penting dari implementasi prinsip ESG component of implementing ESG principles across
di seluruh lini bisnis. Pemangku kepentingan all business operations. Stakeholders are defined
diidentifikasi sebagai individu atau kelompok yang as individuals or groups who have an interest in
memiliki kepentingan terhadap kegiatan operasional the Company’s activities and may influence or be
Perseroan serta berpotensi memengaruhi atau affected by its business sustainability, as outlined in
terdampak oleh keberlanjutan usaha Perseroan, the following table:
sebagaimana dijelaskan dalam tabel berikut:
PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 91
Page 94
Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainability Governance
Hubungan dengan Pemangku Kepentingan
Stakeholders Engagement
Pemangku Dasar Penentuan
Metode Pelibatan Frekuensi Pelibatan
Kepentingan Basis of
Engagement Methods Frequency of Engagement
Stakeholders Determination
Pemegang Tanggung jawab 1. Rapat Umum Pemegang Saham 1.
Saham dan Pengaruh (RUPS) a. RUPS Tahunan dilaksanakan satu kali
Investor Responsibility 2. Penyampaian informasi dan laporan setiap tahun
Shareholders and Influence keuangan b. RUPS Luar Biasa diselenggarakan
Investors 3. Informasi Kinerja Tahunan sesuai kebutuhan.
4. Presss release dan Keterbukaan 2.
Informasi serta sarana komunikasi a.Laporan triwulan - Informasi Kinerja
lainnya (Email, media sosial) Tahunan
5. Investor Gathering b. Laporan keuangan konsolidasian
6. Investor Meetings beserta laporan auditor independen.
Diterbitkan satu kali pada setiap tahun
1. General Meeting of Shareholders buku.
(GMS) 3. Satu kali dalam setiap tahun
2. Submission of information and 4. Dilakukan berkala sesuai kebutuhan
financial statements 5. Dilakukan berkala sesuai kebutuhan
3. Annual Performance Information 6. Dilakukan sesuai kebutuhan
4. Press releases and information
transparency as well as other 1.
communications facilities (Email, a. The Annual GMS is held once every
social media) year
5. Investor Gathering b. The Extraordinary GMS is held as
6. Investor Meetings needed.
2.
a.Quarterly report - Annual Performance
Information
b. Performance Information
c. Consolidated financial statements
with independent auditors’ reports.
Published once in each financial year.
3. Once in each year
4. Carried out periodically as needed
5. Carried out periodically as needed
6. Carried out as needed
Regulator dan Tanggung jawab 1. Kepatuhan regulasi termasuk 1. Perizinan Menara dilakukan sesuai
Pemerintah Pengaruh perizinan Menara kebutuhan
Regulators and Responsibility 2. Penerapan tata Kelola perusahaan 2. Dilakukan berkala sesuai kebutuhan
Governments Influence yang baik (GCG). 3. Dilakukan berkala sesuai kebutuhan
3. Pemenuhan tanggung jawab sosial 4. Dilakukan berkala sesuai kebutuhan
dan lingkungan (TJSL)
4. Komunikasi melalui keikutsertaan 1. Tower licensing is done as needed
dalam asosiasi 2. Carried out periodically as needed
3. Carried out periodically as needed
1. Regulatory compliance including 4. Carried out periodically as needed
Tower licensing
2. Implementation of good corporate
governance (GCG).
3. Fulfillment of social and
environmental responsibility (CSR)
4. Communication through
participation in associations
Karyawan Tanggung jawab 1. Penyusunan Peraturan Perusahaan 1. Dilakukan berkala sesuai kebutuhan
2. Town Hall Meeting 2. Dilakukan 1-2 kali dalam setiap tahun
3. Media Sosial dan sarana komunikasi 3. Dilakukan berkala sesuai kebutuhan
internal lainnya 4. Dilakukan 1-2 kali dalam setiap tahun
4. Penyusunan KPI dan Annual Review 5. Dilakukan berkala sesuai kebutuhan
Performance 6. Dilakukan berkala sesuai kebutuhan
5. Whistleblowing system melalui Grup
6. Pro Sustain Hub
92 PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 95
Hubungan dengan Pemangku Kepentingan
Stakeholders Engagement
Pemangku Dasar Penentuan
Metode Pelibatan Frekuensi Pelibatan
Kepentingan Basis of
Engagement Methods Frequency of Engagement
Stakeholders Determination
Employee Responsibility 1. Drafting Company Regulations 1. Carried out periodically as needed
2. Town Hall Meeting 2. Carried out 1-2 times in each year
3. Social Media and other internal 3. Carried out periodically as needed
communication facilities 4. Carried out 1-2 times in each year
4. KPI developent and Annual Review 5. Carried out periodically as needed
Performance 6. Conducted periodically as needed
5. Whistleblowing system through the Group
6. Pro Sustain Hub
Komunitas Pengaruh 1. Persetujuan warga dalam radius 1. Sesuai kebutuhan, dilaksanakan setiap
Community Influence ketinggian Menara yang akan pembangunan menara.
dibangun sesuai regulasi yang 2. Dilaksanakan sesuai kebutuhan.
berlaku.
2. Pemenuhan tanggung jawab sosial 1. As needed, carried out for every tower
dan lingkungan (TJSL) construction.
2. Implemented as needed.
1. Approval of residents within the
height radius of the Tower to be
built in accordance with applicable
regulations.
2. Fulfillment of social and
environmental responsibility (CSR)
Mitra Kerja Ketergantungan 1. Kontrak Kerja 1. Kontrak Kerja dilakukan sesuai kebutuhan.
Partners Dependency 2. Penilaian Kinerja dan Vendor Awards 2. Penilaian kinerja mitra kerja yang
dilakukan dua kali dalam setiap tahun, dan
1. Employment Contract memberikan apresiasi bagi vendor yang
2. Vendor Performance Assessment memiliki kinerja yang sangat baik
and Awards
1. Work Contract is carried out as needed.
2. Performance Assessment of partners
carried out twice a year, and provide
appreciation for vendors with excellent
performance
Pelanggan/ Klien Pengaruh Timbal balik dalam lingkaran revenue Selama periode pelaporan berkala, STP telah
Customer / Client Ketergantungan Penyampaian pengaduan oleh pelanggan menyampaikan Laporan perkembangan
Influence Reciprocity in revenue target pekerjaan dan kegiatan.
Dependency Customer complaint channel Insidentil sesuai dengan pengaduan yang
disampaikan oleh pelanggan
During the periodic reporting period, STP has
submitted progress reports on work targets
and activities.
Incidental according to complaints submitted
by customers
Media Pengaruh 1. Paparan Publik 1. Minimal 1 kali per tahun
Media Influence 2. Presss release dan Keterbukaan 2. Insidentil
Informasi serta sarana komunikasi
lainnya (Email, media sosial) 1. Minimum once a year
2. Incidental
1. Public Expose
2. Press releases and information
transparency as well as other
communications facilities (Email,
social media)
PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 93
Page 96
Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainability Governance
TANTANGAN TERHADAP PENERAPAN
KEBERLANJUTAN
Challenges In Sustainability Practices
[SEOJK E.5]
Sepanjang tahun 2025, Perseroan dalam upayanya Throughout 2025, as the Company continued
mengintegrasikan prinsip keberlanjutan ke seluruh integrating sustainability principles across all
proses bisnis dan operasional, Perseroan menghadapi business and operational processes, the Company
sejumlah tantangan yang perlu dikelola secara encountered several challenges that required
strategis. Perseroan telah mengidentifikasi tantangan strategic management. The Company has identified
utama tersebut, menyusun langkah-langkah these key challenges, formulated appropriate
mitigasi yang tepat, serta memetakan peluang yang mitigation measures, and mapped out opportunities
dapat dimanfaatkan untuk memperkuat kinerja that can be leveraged to further enhance its
keberlanjutan, sebagaimana dijabarkan berikut: sustainability performance, as outlined below:
Tantangan Strategi dalam Mengatasi Tantangan Peluang
Challenges Strategy to Overcome the Challenges Opportunity
Pemahaman karyawan yang masih 1) Melakukan capacity building kepada a) Pengukuran atas kinerja keberlanjutan
perlu ditingkatkan mengenai karyawan, seperti: Perseroan dapat dilakukan lebih efisien
penerapan keberlanjutan. • Menyediakan pelatihan dan pendidikan dan akurat; dan
mengenai aspek keberlanjutan, b) Meningkatkan engagement karyawan
Employee understanding that still termasuk ESG; dan sebagai salah satu stakeholder Perseroan,
needs to be improved regarding • Melakukan focus group discussion terutama dalam memberikan wadah untuk
sustainability implementation. dengan divisi-divisi di internal menyampaikan pertanyaan dan gagasan
Perseroan mengenai laporan terkait aspek keberlanjutan.
keberlanjutan dan aspek-aspeknya;
2) Meningkatkan kesadaran karyawan a) Measurement of the Company’s
mengenai prinsip keberlanjutan yang sustainability performance can be done
dilakukan dengan cara-cara seperti: more efficiently and accurately; and
• Penyampaian informasi melalui email; b) Increase employee engagement as one of
dan the Company’s stakeholders, especially in
• Mengangkat topik terkait aspek providing a forum to convey questions and
keberlanjutan ke dalam kegiatan- ideas related to sustainability aspects.
kegiatan Perseroan, baik pada
kegiatan yang bersifat formal maupun
informal
1) Perform capacity building to employees,
such as:
• Provide training and education on
sustainability aspects, including ESG;
and
• Conduct focus group discussions with
divisions within the Group regarding
sustainability reports and their
aspects;
2) Increase employee awareness of
sustainability principles in ways such as:
• Submission of information by email;
and
• Raising topics related to sustainability
aspects into the Company’s activities,
both in formal and informal activities
94 PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 97
Tantangan Terhadap Penerapan Keberlanjutan
Challenges In Sustainability Practices
Tantangan Strategi dalam Mengatasi Tantangan Peluang
Challenges Strategy to Overcome the Challenges Opportunity
Penerapan peraturan dan indikator 1) Melakukan benchmarking terhadap 1) Penerapan perencanaan bisnis Grup
keberlanjutan di Indonesia terkait SPK standar internasional (IFRS S1 & S2) serta yang lebih berkelanjutan dengan
1 dan 2. turut aktif berpartisipasi dalam setiap memperhatikan setiap aspek tata kelola,
diskusi rancangan pembaruan peraturan strategi, manajemen risiko, serta metrik
Implementation of sustainability terkait penerapan SPK 1 & 2 yang dilakukan dan target; dan
regulations and indicators in Indonesia oleh regulator; dan 2) Pengungkapan laporan keberlanjutan
related to SPK 1 and 2. 2) Melakukan capacity building kepada dengan kualitas pengungkapan yang lebih
karyawan termasuk berkonsultasi dengan baik serta memenuhi ekspektasi seluruh
pihak eksternal apabila diperlukan. pemangku kepentingan.
1) Conducting benchmarking against 1) Implementation of more sustainable
international standards (IFRS S1 & S2) and Group business planning by taking into
actively participating in every discussion account every aspect of governance,
on proposed regulatory updates related strategy, risk management, as well as
to the implementation of SPK 1 & 2 metrics and targets; and
conducted by the regulator; and 2) Disclosure of sustainability reporting with
2) Conducting capacity building for better disclosure quality and in line with
employees, including consulting with the expectations of all stakeholders.
external parties when necessary.
Tantangan dalam mendapatkan data- Pembentukan unit Keberlanjutan, yang salah Menciptakan inovasi dan inisiatif pengelolaan
data terkait kinerja keberlanjutan dan satu fungsi utamanya adalah pengumpulan, data dan informasi mengenai kinerja
ESG Perseroan, terutama data-data pengelolaan dan analisa atas data dan keberlanjutan dan ESG Perseroan.
emisi atau energi yang proses dan informasi terkait kinerja keberlanjutan dan
pengadaannya dijalankan oleh pihak ESG Perseroan. Creating innovations and initiatives for
ketiga. managing data and information on the
Establishment of a Sustainability unit, one Group’s sustainability and ESG performance.
Challenges in obtaining data related to of whose main functions is the collection,
the Company’s sustainability and ESG management and analysis of data and
performance, especially emission or information related to the Group’s
energy data whose processes and sustainability and ESG performance.
procurement are carried out by third
parties.
PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 95
Page 98
Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainability Governance
TATA KELOLA TEKNOLOGI INFORMASI
Information Technology Governance
STP menerapkan tata kelola informasi yang dirancang untuk
memastikan seluruh data dan sistem informasi dikelola dengan aman,
terstruktur, serta sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Kebijakan ini
bertujuan menjaga kerahasiaan, integritas, dan ketersediaan informasi
guna mendukung kelancaran operasional dan pengambilan keputusan
yang tepat.
STP implements an information governance framework designed to ensure that all data
and information systems are managed securely, systematically, and in accordance with
applicable regulations. This policy upholds the confidentiality, integrity, and availability of
information to support seamless operations and accurate decision-making.
96 PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 99
Tata Kelola Teknologi Informasi
Information Technology Governance
Tata kelola Teknologi Informasi (“TI”) di Perseroan The Company’s Information Technology (“IT”)
dirancang untuk memastikan bahwa pengelolaan governance is designed to ensure that the
sistem TI selaras dengan strategi dan tujuan bisnis management of IT systems aligns with its overall
perusahaan. Penerapan tata kelola TI di Perseroan business strategy and objectives. The implementation
berfungsi sebagai pedoman utama dalam memenuhi of IT governance at the Company serves as a key
ketentuan dan regulasi yang berlaku, sekaligus guideline in complying with applicable regulations
mendukung pencapaian rencana bisnis secara efektif while supporting the effective and efficient
dan efisien. achievement of business plans.
Perseroan telah menetapkan kebijakan Teknologi The Company has established an Information
Informasi (“Kebijakan TI”) yang bertujuan untuk Technology policy (“IT Policy”) aimed at enhancing
meningkatkan efisiensi proses bisnis dan memberikan business process efficiency and delivering optimal
layanan optimal kepada pelanggan. Selain itu, service to customers. This policy also ensures the
kebijakan ini juga menjamin ketersediaan data yang availability of accurate and reliable data to support
akurat dan andal guna mendukung pengambilan informed and timely managerial decision-making.
keputusan manajerial yang tepat berdasarkan
informasi yang relevan.
Secara garis besar, Kebijakan TI mencakup hal-hal In general, the IT Policy covers the following aspects:
sebagai berikut:
1. Penerapan keamanan TI secara umum untuk 1. Implementation of IT security in general to protect
melindungi data rahasia Perseroan, aplikasi bisnis, the Company’s confidential data, business
dan infrastruktur TI lainnya dari ancaman keamanan applications, and other IT infrastructure from
siber. cybersecurity threats.
2. Penyediaan komunikasi rutin untuk menciptakan 2. Provision of regular communication to create
kesadaran bagi pengguna TI mengenai pentingnya awareness for IT users regarding the importance of
keamanan TI bagi operasi bisnis Perseroan, serta IT security to the Company’s business operations,
berupaya meningkatkan peran dan kontribusi as well as seeking to increase the role and
pengguna dalam melindungi Perseroan dari contribution of users in protecting the Company
ancaman keamanan siber. from cybersecurity threats.
3. Tanggung jawab pengguna untuk melindungi 3. The responsibility of users to protect the
data rahasia Perseroan dengan melakukan Company’s confidential data by carrying out work
aktivitas kerja secara bertanggung jawab, antara activities responsibly, among others by following
lain dengan mengikuti pedoman keamanan TI, IT security guidelines, maintaining the security of
menjaga dan menjaga keamanan data rahasia the Company’s confidential data, and protecting
Perseroan, melindungi perangkat yang mereka the devices they use in their daily work, etc.
gunakan dalam pekerjaan sehari-hari, dll.
4. Prosedur dan pengelolaan penyimpanan data. 4. Data storage procedures and management.
5. Klasifikasi data dan penjelasannya, antara lain 5. Data classification and explanation, including
mengenai data pribadi, data yang sangat rahasia personal data, highly confidential data and non-
dan data non-rahasia. Ketentuan mengenai confidential data Provisions regarding the storage
penyimpanan data pribadi dan data yang sangat of personal data and highly confidential data that
rahasia yang harus disimpan dengan kerahasiaan must be kept in the strictest confidence, where
yang paling ketat, dimana akses terhadap data access to such data will be granted on an as-
tersebut akan diberikan berdasarkan kebutuhan needed basis and maintained in the Company’s
dan dipelihara dalam sistem pengontrol domain domain controller system. New or modified
Perseroan. Persyaratan akses baru atau modifikasi access requirements can be made by submitting
dapat dilakukan dengan menyampaikan a request to the IT administrator through the
permohonan kepada administrator TI melalui approval of the respective division heads.
persetujuan kepala divisi masing-masing.
6. Penjelasan mengenai kemampuan untuk lebih 6. A description of the ability to further secure the
mengamankan infrastruktur Perseroan, aplikasi Company’s infrastructure, business applications
bisnis dan data serta perangkat pengguna akhir and end-user data and devices from potential
PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 97
Page 100
Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainability Governance
Tata Kelola Teknologi Informasi
Information Technology Governance
dari potensi ancaman keamanan siber, termasuk cybersecurity threats, including malware,
malware, virus, dan pelaku ancaman lainnya. viruses and other threat actors. This includes the
Hal yang diterapkan mencakup penerapan implementation and investment in firewalls, VPNs,
dan investasi pada firewall, VPN, anti virus, anti-virus, web-filter technology, email security
teknologi web-filter, email security serta Security and a Security Operations Center (SOC) for cyber
Operations Center (SOC) untuk pemantauan threat monitoring.
ancaman siber.
7. Ketentuan mengenai aplikasi bisnis dan 7. Provision of business applications and the
Infrastruktur TI Perseroan yang dilengkapi dengan Company’s IT Infrastructure with password-
akses yang dilindungi kata sandi, dan jejak audit protected access, and an audit trail of such
dari akses tersebut. access.
Prosedur Eskalasi Atas Insiden TI IT Incident Escalation Procedure
Departemen Teknologi Informasi (TI) telah The Information Technology (IT) Department
menetapkan prosedur serta mekanisme tata kelola has established procedures and governance
keamanan informasi, termasuk langkah-langkah mechanisms for information security, including
eskalasi yang harus dilakukan apabila terjadi insiden escalation processes to be followed in the event of a
atau kejahatan siber. Prosedur tersebut meliputi: cyber incident or breach. The procedures include:
1. Untuk tindakan preventive IT Security memiliki 1. As a preventive measure, IT Security utilizes tools
tools yang terdiri dari endpoint protection, email such as endpoint protection, email protection,
protection, web filtering protection, etc. dan and web filtering protection. If an alert is triggered,
apabila ada alert maka team IT Helpdesk akan the IT Helpdesk team will conduct an assessment
melakukan pengecekan terhadap endpoint yang of the endpoint causing the alert.
menjadi penyebab alert tersebut.
2. Insiden keamanan harus segera dilaporkan ke 2. Security incidents must be immediately reported
bagian IT melalui tiket JIRA atau melalui email ke IT to the IT department via a JIRA ticket or email to the
Helpdesk. IT Helpdesk.
3. IT Helpdesk akan meneruskan masalah ke tim IT 3. The IT Helpdesk will escalate the issue to the IT
Security dan IT Infrastruktur untuk segera dilakukan Security and IT Infrastructure team for immediate
investigasi investigation.
4. Jika insiden dianggap sebagai insiden keamanan 4. If the incident is classified as a security incident,
maka akan dilakukan eskalasi ke Head of IT it will be escalated to the Head of IT, who will then
untuk selanjutnya dieskalasi ke Direktur Business escalate it to the Director of Business Support.
Support.
5. Departemen TI akan bekerja sama dengan vendor 5. The IT Department will collaborate with vendors,
termasuk tim Security Operations Center dan including the Security Operations Center team and
pihak-pihak terkait yang berhubungan dengan relevant parties managing affected applications or
aplikasi atau peralatan infrastruktur yang terkena infrastructure equipment, to mitigate the incident.
dampak, untuk dilakukan mitigasi terhadap insiden
tersebut.
6. Dalam waktu 4 jam sejak eskalasi pertama, 6. Within four hours of the initial escalation, the
Chief of IT akan bertanggung jawab untuk Chief of IT will be responsible for coordinating a
mengkoordinasikan prosedur solusi untuk resolution procedure to address the situation.
memperbaiki situasi
7. Chief of IT akan memberikan update status 7. The Chief of IT will provide regular status updates
kepada Direktur Business Support secara berkala to the Director of Business Support if further
jika diperlukan eskalasi atau tindakan lebih lanjut escalation or actions are required, depending on
tergantung dari tingkat dan dampak dari insiden the severity and impact of the incident.
tersebut.
98 PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 101
Tata Kelola Teknologi Informasi
Information Technology Governance
Inisiatif Program Teknologi Informasi Berkelanjutan Sustainable Information Technology Program
Initiatives
Sebagai bagian dari upaya penerapan prinsip As part of its commitment to integrating sustainability
keberlanjutan dalam seluruh kegiatan operasional, principles into all operational activities, particularly
khususnya dalam bidang teknologi informasi, in information technology, the Company has
Perseroan telah melaksanakan sejumlah inisiatif dan implemented several initiatives and programs,
program, antara lain: including:
a. Meluncurkan “IT Hotline” yang merupakan monthly newsletter TI yang bertujuan
untuk mengedukasi seluruh karyawan antara lain seputar cyber security, IT Security
Awareness dan Technology Update;
Launched “IT Hotline” which is an IT monthly newsletter that aims to educate all Group
employees about, among others, cyber security, IT Security Awareness and Technology
Update;
b. Melakukan inisiatif untuk mengenkripsi data pribadi mitra kerja/suppliers dalam
database untuk meningkatkan proteksi data kepada mitra kerja;
Take initiatives to encrypt personal data of partners/suppliers in the database to
improve data protection to partners;
c. Melakukan konsolidasi server, storage dan network serta server virtualisasi yang
berkontribusi pada efisiensi penggunaan energi. Perseroan juga melakukan
peremajaan server dan perangkat secara berkala termasuk penggunaan teknologi
baru yang cenderung mengonsumsi energi yang lebih sedikit; dan
Consolidate servers, storage and network as well as virtualization servers that contribute
to efficient energy consumption. The Company also periodically refurbishes servers
and devices including the use of new technologies that tend to consume less energy;
and
d. Menggalakkan inisiatif-inisiatif digital sesuai kebutuhan Perseroan untuk
meningkatkan efisiensi.
Promote digital initiatives according to the Company’s needs to improve efficiency.
Inisiatif Aplikasi Digital Digital Application Initiatives
Dalam rangka meningkatkan efektivitas, efisiensi, To enhance the effectiveness, efficiency, and
dan optimalisasi proses bisnis, sekaligus mendorong optimization of business processes while promoting
inovasi produk serta layanan bagi pelanggan, innovation in products and services for customers,
Perseroan telah mengembangkan berbagai aplikasi the Company has developed a variety of applications
yang mendukung pencatatan transaksi, pelaporan, that support transaction recording, reporting,
serta integrasi data baik secara internal maupun and both internal and external data integration. In
eksternal. Selain itu, Perseroan juga menerapkan addition, automation-based applications have been
aplikasi berbasis otomasi untuk mempercepat dan implemented to accelerate and simplify business
mempermudah proses bisnis. processes.
Sepanjang tahun 2025, fokus utama pengembangan Throughout 2025, the Group’s main focus in
aplikasi di Grup mencakup inisiatif sebagai berikut: application development included the following
initiatives:
PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 99
Page 102
Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainability Governance
Tata Kelola Teknologi Informasi
Information Technology Governance
a. Transformasi data platform yang memungkinkan a. The transformation of the data platform, enabling
pengguna membuat laporan dan analisa data users to independently and automatically
yang menyeluruh secara mandiri dan terotomasi. generate comprehensive reports and data
Pengembangan data platform ini juga analyses. The development of this data platform
memberikan kemampuan pada management also provides management with the capability
untuk memantau perkembangan dan operasional to monitor the Company’s overall progress and
perusahaan secara menyeluruh. operations.
b. Perusahaan secara selektif mengeksplorasi dan b. The Company selectively explored and
mengimplementasikan teknologi Kecerdasan implemented Artificial Intelligence (AI) technology
Buatan (AI) pada fungsi-fungsi operasional yang in operational functions with high strategic
memiliki dampak strategis tinggi. Pendekatan ini impact. This approach focused on identifying
difokuskan pada identifikasi use case yang dapat use cases that could generate significant added
memberikan nilai tambah signifikan, seperti value, such as business process automation.
otomatisasi proses bisnis.
c. Peningkatan tata kelola akses, infrastructure c. Enhancements to access governance, IT
architecture TI dan edukasi untuk perbaikan infrastructure architecture, and education to
kapabilitas IT security yang berkesinambungan. continuously improve IT security capabilities.
Inisiatif ini mencakup, implementasi Privilleged These initiatives included the implementation
Access Management (PAM), peningkatan of Privileged Access Management (PAM),
segmentasi jaringan IT, peningkatan resiliensi enhanced IT network segmentation, improved
data dengan implementasi immutable storage data resilience through the implementation
untuk data backup, serta aktivitas lain yang of immutable storage for backup data, as well
bertujuan untuk lebih meningkatkan awareness as other activities aimed at further increasing
karyawan terhadap IT security melalui training, employee awareness of IT security through
simulasi phishing, serta pengayaan materi pada IT training, phishing simulations, and enrichment of
Hotline. materials on the IT Hotline.
100 PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 103
Tata Kelola Teknologi Informasi
Information Technology Governance
PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 101
Page 104
Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainability Governance
102 PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 105
06
KINERJA KEBERLANJUTAN
SUSTAINABILITY PERFORMANCE
STP terus memperkuat kinerja keberlanjutannya melalui penerapan
praktik bisnis yang bertanggung jawab di seluruh aspek ekonomi,
sosial, lingkungan, dan tata kelola. Komitmen ini menjadi landasan bagi
Perseroan dalam menciptakan nilai jangka panjang serta memberikan
manfaat berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan.
STP continues to enhance its sustainability performance by implementing responsible
business practices across economic, social, environmental, and governance
aspects. This commitment serves as the foundation for creating long-term value and
delivering continuous benefits to all stakeholders.
PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 103
Page 106
Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainability Governance
MENUMBUHKAN KARAKTER HIJAU
PERSEROAN
Nurture the Company’s Green Spectrum
[SEOJK F.1] [GRI 2-24]
STP berkomitmen menanamkan budaya hijau dengan mengintegrasikan
prinsip keberlanjutan ke dalam nilai dan aktivitas kerja sehari-hari,
membangun kesadaran serta tanggung jawab lingkungan di setiap insan
Perseroan.
STP is committed to cultivating a green culture by embedding sustainability principles into
its daily values and work practices, fostering environmental awareness and responsibility
among all employees.
104 PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 107
Menumbuhkan Karakter Hijau Perseroan
Nurture the Company’s Green Spectrum
Perseroan menjadikan keberlanjutan sebagai The Company continues to strengthen its position
salah satu pilar utama dalam pelaksanaan kegiatan as a company that places sustainability at the core
bisnisnya. Pemahaman akan pentingnya prinsip of its operations and work culture. Awareness
keberlanjutan tidak hanya diwujudkan dalam of sustainability principles has evolved beyond
kebijakan strategis, tetapi juga diintegrasikan ke management responsibility and has become a shared
dalam budaya kerja Perseroan. Melalui berbagai commitment across all levels of the organization.
inisiatif, Perseroan secara aktif menumbuhkan Through various internal programs and policies, the
kesadaran dan meningkatkan pemahaman karyawan Company consistently promotes the integration of
serta manajemen mengenai pentingnya praktik sustainability values in every business process and
keberlanjutan dalam aktivitas sehari-hari. operational activity.
Pendekatan Perseroan dalam membangun budaya The Company efforts to reinforce the sustainability
keberlanjutan dimulai sejak awal keterlibatan culture were focused on embedding ESG principles
karyawan di perusahaan. Nilai-nilai keberlanjutan into employee behavior and work practices.
diperkenalkan sejak proses rekrutmen dan terus Sustainability values were introduced from the
diperkuat melalui program edukasi, pelatihan, serta recruitment stage and further reinforced through
kebijakan yang mendorong penerapan praktik bisnis thematic training, knowledge-sharing sessions, and
yang bertanggung jawab. policies promoting responsible business practices.
Pada tahun 2025, Perseroan melaksanakan berbagai Throughout the year, the Company implemented
langkah strategis untuk memperkuat budaya several strategic initiatives to strengthen its
keberlanjutan melalui dua pendekatan utama: sustainability culture through two main approaches:
1. Penguatan Internal 1. Internal Strengthening
• Awareness & Campaigns: Mengadakan • Awareness & Campaigns: Organizing various
berbagai acara internal dan eksternal secara internal and external events on a regular basis,
berkala, seperti diskusi panel, konferensi, such as panel discussions, conferences, and
dan lokakarya, yang dirancang untuk workshops, designed to raise awareness
meningkatkan kesadaran serta menyebarkan and disseminate knowledge on ESG topics
pengetahuan mengenai topik ESG di seluruh throughout the organization. In addition,
organisasi. Selain itu, inisiatif dan kampanye awareness initiatives and campaigns are also
kesadaran juga dilakukan melalui buletin carried out through email newsletters and
email dan platform lainnya, memastikan other platforms, ensuring that sustainability
pesan keberlanjutan tersampaikan kepada messages are communicated to internal
pemangku kepentingan internal maupun mitra stakeholders as well as external partners,
eksternal, termasuk vendor. including vendors.
• Pelatihan dan Pengembangan Kompetensi: • Training and Competency Development: STP
STP menyediakan berbagai program provides various training and educational
pelatihan dan edukasi bagi karyawan guna programs for employees to enhance their
meningkatkan pemahaman mereka terhadap understanding of sustainability principles. A
prinsip keberlanjutan. Daftar lengkap program complete list of training programs is presented
pelatihan dapat ditemukan pada halaman 146. on page 146. [ACGS B.2.1]
[ACGS B.2.1]
• Implementasi Integrated Management • Implementation of the Integrated Management
System (IMS): STP memperkuat komitmennya System (IMS): STP reinforces its commitment
terhadap keberlanjutan melalui kebijakan IMS, to sustainability through IMS policies,
yang mencakup aspek Kualitas, Kesehatan dan encompassing Quality, Occupational Health
Keselamatan Kerja, Lingkungan, Keamanan and Safety, Environment, Information Security,
Informasi, serta Manajemen Aset. Kebijakan and Asset Management. These policies ensure
ini memastikan bahwa seluruh operasional that all STP operations align with stakeholder
STP sejalan dengan ekspektasi pemangku expectations and applicable sustainability
kepentingan dan standar keberlanjutan yang standards.
berlaku.
PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 105
Page 108
Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainability Governance
Menumbuhkan Karakter Hijau Perseroan
Nurture the Company’s Green Spectrum
2. Kolaborasi Eksternal dan Kepatuhan 2. External Collaboration and Operational
Operasional Compliance
• Pengingat Kepatuhan bagi Mitra Kerja: STP • Compliance Reminders for Business Partners:
secara berkala mengirimkan pengingat melalui STP regularly sends email reminders to business
email kepada mitra kerja terkait implementasi partners regarding the implementation of
aspek Kesehatan, Keselamatan, dan Health, Safety, and Environmental (HSE)
Lingkungan (HSE) di lokasi operasional. aspects at operational sites.
• Inspeksi Lapangan: Untuk memastikan standar • Field Inspections: To ensure proper
HSE diterapkan dengan baik, STP melakukan implementation of HSE standards, STP
inspeksi acak di lokasi kerja guna menilai tingkat conducts random site inspections to assess
kepatuhan dan efektivitas implementasi compliance levels and the effectiveness of
kebijakan keberlanjutan. sustainability policy implementation.
• Audit Internal ISO: STP menjalankan audit • Internal ISO Audits: STP conducts internal ISO
internal ISO di berbagai lokasi operasional audits across various operational locations
untuk mengevaluasi kesesuaian prosedur dan to evaluate adherence to established HSE
standar HSE yang diterapkan. procedures and standards.
Melalui strategi ini, Perseroan berkomitmen untuk Through this strategy, the Company remains
menumbuhkan budaya keberlanjutan yang kokoh, committed to fostering a strong sustainability culture,
tidak hanya di lingkungan internal perusahaan, tetapi not only within the organization but also through
juga melalui kolaborasi dengan mitra bisnis dan para collaboration with business partners and other
pemangku kepentingan lainnya. stakeholders.
106 PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 109
KINERJA DAN KONTRIBUSI EKONOMI
PERSEROAN
The Company’s Economic Performance And Contribution
Perseroan menjalankan kegiatan usaha utama The Company’s core business involves the
di bidang pengelolaan dan penyewaan Menara management and leasing of Base Transceiver Station
Base Transceiver Station (BTS) serta infrastruktur (BTS) towers and other telecommunications facilities
telekomunikasi lainnya sebagaimana tercantum as stipulated in Article 3 of the Company’s Articles of
dalam Pasal 3 Anggaran Dasar Perseroan. Dalam Association. In its operations, the Company manages
operasionalnya, Perseroan mengelola dan and leases telecommunications infrastructure, either
menyewakan infrastruktur telekomunikasi, baik directly or through its subsidiaries, to support the
secara langsung maupun melalui entitas anak, broader national telecommunications ecosystem.
untuk mendukung pengembangan ekosistem
telekomunikasi nasional.
Sebagai perusahaan yang bergerak di sektor As a company engaged in the telecommunications
telekomunikasi dan infrastruktur digital, Perseroan and infrastructure development sector, the
memiliki hubungan erat dengan berbagai pemangku Company maintains close collaboration with various
kepentingan dalam rantai bisnisnya, termasuk stakeholders within its business value chain, including
pemasok, mitra usaha, pelanggan, serta pihak lain suppliers, business partners, customers, and other
yang berkontribusi terhadap kelancaran operasional supporting parties. The Company ensures that all
dan pertumbuhan bisnis Perseroan. STP senantiasa parties within its business ecosystem benefit in a fair,
memastikan bahwa setiap pihak dalam ekosistem balanced, and sustainable manner.
bisnisnya memperoleh manfaat yang adil, berimbang,
dan berkelanjutan.
DISTRIBUSI EKONOMI LANGSUNG [GRI 201-1] DIRECT ECONOMIC DISTRIBUTION [GRI 201-1]
Melalui kegiatan operasionalnya, Perseroan Through its operational activities, the Company
menciptakan serta menyalurkan nilai ekonomi secara generates and distributes direct economic value
langsung kepada berbagai pemangku kepentingan to various stakeholders as a form of contribution to
sebagai bentuk kontribusi terhadap pembangunan national economic development. The data presented
ekonomi nasional. Data pada bagian ini diambil dari in this section is derived from the Company’s audited
laporan keuangan konsolidasian Perseroan yang telah consolidated financial statements.
diaudit.
Pada tahun 2025, nilai ekonomi langsung yang In 2025, the direct economic value generated primarily
dihasilkan terutama berasal dari pendapatan usaha came from revenue derived from telecommunication
atas penyewaan menara telekomunikasi dan layanan tower leasing and other supporting services, with
pendukung lainnya, dengan total pendapatan total revenue amounting to Rp1,910,682 million, an
mencapai Rp1.910.682 juta, mengalami peningkatan increase of 5.13% compared to Rp1,817,387 million
sebesar 5,13% dibandingkan tahun 2024 yang recorded in 2024.
tercatat sebesar Rp1.817.387 juta.
Nilai ekonomi yang didistribusikan meliputi: The distributed economic value including:
• Biaya operasional, termasuk pengadaan barang • Operational expenditures, including procurement
dan jasa serta pemeliharaan infrastruktur; of goods and services as well as infrastructure
maintenance;
• Gaji dan tunjangan bagi karyawan; dan • Salaries, benefits, and compensation for
employees;
• Pembayaran pajak serta retribusi kepada • Tax and levy payments to the government; and
pemerintah; dan
PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 107
Page 110
Kinerja Keberlanjutan
Sustainability Performance
Kinerja dan Kontribusi Ekonomi Perseroan
The Company’s Economic Performance And Contribution
Selisih antara nilai ekonomi yang dihasilkan dan The difference between the generated and
yang didistribusikan mencerminkan nilai ekonomi distributed economic value represents retained
yang ditahan, yang digunakan kembali untuk earnings, which are reinvested to support network
mendukung ekspansi bisnis, investasi infrastruktur, expansion, infrastructure enhancement, technology
pengembangan teknologi, serta pelaksanaan innovation, and the Company’s broader sustainability
program keberlanjutan jangka panjang. initiatives.
Berikut ini adalah tabel nilai ekonomi langsung The following is a table of direct economic value
yang dihasilkan dan didistribusikan oleh Perseroan generated and distributed by the Company
sepanjang tahun 2025: throughout 2025:
Distribusi Ekonomi Langsung
Direct Economic Distribution
[GRI 201-1]
Kinerja Ekonomi (Rp-Juta)
2023 2024 2025
Economic Performance (Rp-Million)
Perolehan Nilai Ekonomi Langsung | Direct Economic Value Acquisition
Pendapatan
1.892.085 1.817.387 1.910.682
Revenues
Penghasilan Bunga
269 661 447
Interest Income
Jumlah Perolehan Nilai Ekonomi
1.892.354 1.818.048 1.911.129
Total Economic Value Acquisition
Pendistribusian Nilai Ekonomi Langsung | Direct Economic Value Distribution
Biaya Operasional
6.716 164.836 63.251
Operating Costs
Biaya Karyawan
64.903 60.231 43.019
Employee Expenses
Pembayaran Pajak
19.063 12.711 -104.279
Tax Payment
Jumlah Nilai Ekonomi yang Didistribusikan
85.038 72.942 1.991
Total Economic Value Distributed
Nilai Ekonomi yang Ditahan
1.807.316 1.745.106 1.909.138
Retained Economic Value
PERBANDINGAN TARGET DAN KINERJA COMPARISON OF TARGET AND PERFORMANCE
Kinerja ekonomi Perseroan dapat dilihat melalui The Company’s economic performance can be seen
perbandingan antara target dan hasil pencapaian through the comparison between the set targets and
yang disajikan pada tabel berikut: actual results presented in the following table:
108 PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 111
Kinerja dan Kontribusi Ekonomi Perseroan
The Company’s Economic Performance And Contribution
Perbandingan Target dan Kinerja Produksi Portofolio, Target Pembiayaan atau Investasi, Pendapatan Laba Rugi
Comparison of Portfolio Production Target and Performance, Financing or Investment Target, Profit and Loss
Income
[SEOJK F.2]
2023 2024 2025
Uraian Satuan
Description Unit Realisasi Realisasi Realisasi
Target Target Target
Realization Realization Realization
Pendapatan Rp-Triliun
1,9 1,9 1,8 1,8 1,8 1,9
Revenues Rp-Trillion
Rp-Triliun
EBITDA 1,7 1,9 1,7 1,7 1,7 1,8
Rp-Trillion
Dari tabel tersebut terlihat bahwa realisasi pendapatan From the table above, it can be observed that the
dan EBITDA Perseroan telah sejalan dengan target Company’s revenue and EBITDA performance were in
yang ditetapkan sebelumnya. line with the established targets.
Perseroan tetap berkomitmen untuk memperkuat The Company remains committed to supporting
kinerja ekonomi yang berkelanjutan melalui investasi sustainable economic performance through
pada solusi energi ramah lingkungan. Hingga 31 investments in environmentally friendly energy
Desember 2025, Perseroan telah menerapkan solutions. As of December 31, 2025, the Company
penggunaan panel surya sebagai sumber energi has implemented the use of solar panels as the main
utama sekaligus pengisi daya untuk baterai lithium energy source and charger for lithium batteries
yang berfungsi sebagai cadangan energi di beberapa that function as energy reserves in several tower
lokasi menara yang belum terjangkau listrik PLN. locations that are not yet covered by PLN electricity.
Saat ini, Perseroan telah mengoperasikan sebanyak 21 Currently, the Company operates 21 solar panel units
unit panel surya dan 153 unit baterai lithium di berbagai and 153 lithium battery units across various tower
lokasi menara. [SEOJK F.3] locations. [SEOJK F.3]
DAMPAK EKONOMI TIDAK LANGSUNG INDIRECT ECONOMIC IMPACTS
Selain memberikan manfaat ekonomi secara In addition to providing direct economic benefits
langsung kepada para pemangku kepentingan, to stakeholders, the Company’s operations also
kegiatan operasional Perseroan juga berkontribusi contribute to community economic growth and the
terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat dan strengthening of local economies. These indirect
penguatan perekonomian lokal. Dampak ekonomi economic impacts are reflected through various
tidak langsung ini tercermin melalui berbagai inisiatif initiatives that promote social and economic
yang mendukung keberlanjutan sosial dan ekonomi sustainability within the Company’s operational areas,
di wilayah operasional Perseroan, antara lain sebagai as follows:
berikut:
Pemberdayaan Tenaga Kerja Lokal [GRI 202-2] Empowerment of Local Workforce [GRI 202-2]
Perseroan berkomitmen untuk mendukung The Company is committed to supporting the
pengembangan tenaga kerja lokal dengan development of the local workforce by providing
memberikan kesempatan kerja bagi masyarakat employment opportunities to communities in
di wilayah operasional Perseroan, sejalan dengan its operational areas, in line with the Company’s
kebutuhan kompetensi dan kebijakan rekrutmen yang competency requirements and recruitment policies.
berlaku. Inisiatif ini bertujuan untuk meningkatkan This initiative aims to enhance community welfare
kesejahteraan masyarakat serta menciptakan while creating positive and sustainable socio-
dampak sosial ekonomi yang positif dan berkelanjutan economic impacts in the surrounding regions.
di lingkungan sekitar.
PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 109
Page 112
Kinerja Keberlanjutan
Sustainability Performance
Kinerja dan Kontribusi Ekonomi Perseroan
The Company’s Economic Performance And Contribution
Hingga akhir tahun 2025, seluruh tenaga kerja As of the end of 2025, all the Company’s employees
Perseroan (100%) merupakan tenaga kerja lokal, (100%) were hired from local communities, with
dengan 5,4% di antaranya menduduki posisi 5.4% occupying Senior Management positions at
Manajemen Senior setingkat General Manager the General Manager level and above. The data were
ke atas. Data dihitung berdasarkan jumlah karyawan calculated based on full-time employee records
tetap (full-time employees) di seluruh lokasi across the Company’s main operational locations.
operasional utama Perseroan.
Dalam konteks pelaporan ini: For this disclosure:
• “Manajemen Senior” didefinisikan sebagai • “Senior Management” refers to employees at
karyawan dengan jabatan setingkat General the General Manager level and above who hold
Manager ke atas yang memiliki tanggung jawab strategic decision-making and operational
strategis dalam pengambilan keputusan dan management responsibilities;
pengelolaan operasional;
• “Lokal” merujuk pada individu tenaga kerja • “Local” refers to Indonesian citizens and/or
berkewarganegaraan Indonesia dan/atau yang residing in or originating from the province where
berdomisili atau berasal dari provinsi tempat the Company operates; and
Perseroan beroperasi; dan
• “Lokasi operasi signifikan” mencakup wilayah • “Significant locations of operation” refer to
dengan aktivitas operasional dan jumlah tenaga areas with the largest operational activities
kerja terbesar, yaitu Pulau Jawa dan Sumatra. and workforce concentration, namely Java and
Sumatra Islands.
Komitmen Perseroan terhadap tenaga kerja lokal The Company’s commitment to local workforce
tidak hanya berfokus pada perekrutan, tetapi juga empowerment extends beyond recruitment by
pada peningkatan kapasitas dan kompetensi emphasizing continuous capacity building, career
melalui program pelatihan, pengembangan karier, development, and employee empowerment
serta pemberdayaan karyawan untuk mendukung programs that support the Company’s long-term
keberlanjutan bisnis jangka panjang. Berikut adalah sustainable growth. The following table presents the
data karyawan Perseroan selama tiga tahun terakhir: Company’s employee data over the past three years:
Penggunaan Tenaga Kerja Lokal
Local Manpower Recruitment
Kinerja Ekonomi Lokal
2023 2024 2025
Local Economic Performance
Jumlah Karyawan
190 172 147
Number of Employees
Jumlah Karyawan Lokal
190 172 147
Number of Local Employees
Jumlah Karyawan Lokal yang Menduduki Posisi General Manager Ke atas (Manajemen Senior)
Number of Local Employees Occupying General Manager Positions and above (Senior 6 10 8
Management)
Pengadaan Berkelanjutan [ACGS B.4.2] Sustainable Procurement [ACGS B.4.2]
Mitra kerja dan pemasok memiliki peran penting Business partners and suppliers serve a crucial role in
dalam mendukung rantai pasok Perseroan melalui supporting the Company’s supply chain by providing
penyediaan barang dan/atau jasa yang dibutuhkan. essential goods and/or services. In managing its
Dalam pengelolaannya, Perseroan menerapkan supply chain, the Company applies a structured
proses seleksi pemasok yang terstruktur, mencakup supplier selection process covering various aspects,
berbagai aspek seperti penyediaan material including construction materials, manpower for tower
konstruksi, tenaga kerja untuk pembangunan menara, development, and maintenance service providers.
serta mitra yang bertanggung jawab terhadap
kegiatan pemeliharaan di lapangan.
110 PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 113
Kinerja dan Kontribusi Ekonomi Perseroan
The Company’s Economic Performance And Contribution
Perseroan berkomitmen untuk menerapkan prinsip The Company is committed to implement sustainable
pengadaan berkelanjutan dengan menjunjung tinggi procurement principles by ensuring transparency,
transparansi, profesionalisme, dan akuntabilitas di professionalism, and accountability at every stage
setiap tahap proses. Untuk mendukung hal tersebut, of the process. To support this, STP established
Perseroan memiliki Panduan Proses Operasional the Procurement Operational Process and Vendor
Pengadaan dan Manajemen Vendor yang secara Management Guidelines, which comprehensively
rinci mengatur prosedur seleksi pemasok, metode outline supplier selection procedures, procurement
pengadaan, efisiensi biaya (procurement saving), methods, cost efficiency (procurement saving), and
serta parameter evaluasi kinerja pemasok. [GRI 3-3] supplier performance evaluation parameters. [GRI 3-3]
Sebagai bagian dari proses seleksi awal, calon As part of the initial selection process, potential
pemasok diwajibkan untuk menyampaikan informasi suppliers are required to provide information on:
mengenai:
1. Profil perusahaan dan ruang lingkup pekerjaan; 1. Company profile and scope of work;
2. Kondisi keuangan dan kapasitas finansial; 2. Financial condition and capacity;
3. Kepemilikan peralatan kerja yang mendukung 3. Ownership of operational equipment;
operasional;
4. Pengalaman dalam proyek sejenis; 4. Relevant project experience;
5. Kemampuan dan kapasitas operasional; 5. Operational capabilities and resources;
6. Kompetensi teknis; serta 6. Technical competencies; and
7. Sumber daya manusia, termasuk tenaga ahli yang 7. Human resources, including available experts.
dimiliki.
Setelah ditetapkan sebagai pemasok, mereka Once appointed, suppliers are required to sign
diwajibkan menandatangani Surat Pernyataan a Statement of Compliance and Integrity as a
Kepatuhan dan Integritas sebagai bentuk komitmen commitment to conducting operations aligned with
untuk menjalankan kegiatan operasional sesuai sustainability principles, which include the following
dengan prinsip keberlanjutan, yang mencakup aspek- aspects:
aspek berikut:
1. Kepatuhan terhadap etika bisnis, termasuk 1. Compliance with business ethics, including
kebijakan anti-korupsi, anti pencucian uang, serta anti-corruption, anti-money laundering, and
pencegahan suap dan gratifikasi; prevention of bribery and gratuities;
2. Pengelolaan keselamatan dan kesehatan kerja; 2. Occupational health and safety management;
3. Pengembangan kapasitas dan kompetensi 3. Workforce capacity building and competency
tenaga kerja; development;
4. Pemenuhan hak-hak pekerja, termasuk larangan 4. Fulfillment of labor rights, including the prohibition
diskriminasi dan eksploitasi tenaga kerja anak; of discrimination and child labor exploitation; and
serta
5. Komitmen terhadap perlindungan lingkungan dan 5. Commitment to environmental protection and
mitigasi perubahan iklim. [ACGS B.4.2, B.4.3] climate change mitigation. [ACGS B.4.2, B.4.3]
Perseroan berkomitmen untuk memberikan dampak The Company is committed to generating positive
positif terhadap perekonomian lokal melalui praktik impacts on local economies through sustainable
pengadaan yang berkelanjutan dan inklusif, dengan and inclusive procurement practices, prioritizing the
memprioritaskan penggunaan pemasok lokal engagement of local and domestic suppliers within
dan domestik dalam rantai pasoknya. Pada tahun its supply chain. In 2025, approximately 98.8% of SMN
2025, sekitar 98,8% dari total anggaran pengadaan Group’s total procurement budget was allocated to
Grup SMN dialokasikan kepada pemasok lokal local suppliers across its significant operational areas,
di wilayah operasi signifikan, khususnya di Pulau particularly in Java and Sumatra Islands. This approach
Jawa dan Sumatera. Kebijakan ini tidak hanya not only supports regional economic growth but also
mendukung pertumbuhan ekonomi daerah, tetapi strengthens national industrial capacity and fosters
juga memperkuat kapasitas industri nasional serta local job creation around the Company’s operational
mendorong terciptanya lapangan kerja di sekitar areas. [GRI 204-1]
wilayah operasional Perseroan. [GRI 204-1]
PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 111
Page 114
Kinerja Keberlanjutan
Sustainability Performance
Kinerja dan Kontribusi Ekonomi Perseroan
The Company’s Economic Performance And Contribution
Kegiatan Usaha, Rantai Nilai, dan Hubungan Bisnis Business Activities, Value Chain, and Business
[GRI 2-6] Relationships [GRI 2-6]
Sebagai bagian dari rantai nilai keberlanjutan, As part of its sustainable value chain, the Company
Perseroan tidak hanya berfokus pada pengelolaan not only focuses on managing its supply chain but
rantai pasok, tetapi juga memastikan hubungan bisnis also ensures responsible business relationships
yang bertanggung jawab dengan seluruh pemangku with all stakeholders throughout its operational
kepentingan di sepanjang siklus operasionalnya. cycle. The Company’s business activities include
Kegiatan usaha Perseroan mencakup pembangunan, the construction, operation, and maintenance of
pengoperasian, dan pemeliharaan infrastruktur telecommunication infrastructure used by mobile
telekomunikasi yang digunakan oleh operator seluler network operators and digital service providers across
dan penyedia layanan digital di seluruh Indonesia. Indonesia. Through these services, the Company
Melalui layanan ini, Perseroan berperan sebagai mitra acts as a strategic partner in expanding national
strategis dalam memperluas konektivitas nasional connectivity and supporting digital transformation
dan mendukung transformasi digital di berbagai across various sectors.
sektor.
Rantai pasok Perseroan mencakup berbagai penyedia The Company’s supply chain comprises a range
barang dan jasa, antara lain kontraktor pembangunan of goods and service providers, including tower
menara, pemasok material konstruksi, penyedia construction contractors, suppliers of construction
sistem tenaga dan perangkat teknologi, serta mitra materials, power system and technology equipment
pemeliharaan di lapangan. Mayoritas mitra pemasok providers, as well as field maintenance partners.
berasal dari dalam negeri dan dipilih berdasarkan Most of these suppliers are domestic and selected
kriteria keberlanjutan yang mencakup kepatuhan based on sustainability criteria covering regulatory
terhadap hukum dan regulasi, standar keselamatan compliance, occupational health and safety
kerja, tanggung jawab sosial, serta pengelolaan standards, social responsibility, and environmental
dampak lingkungan. Di sisi hilir, hubungan bisnis management practices. Downstream, the Company’s
Perseroan melibatkan operator telekomunikasi business relationships involve telecommunication
dan penyedia layanan data yang menggunakan operators and data service providers that utilize the
infrastruktur Perseroan untuk memberikan layanan Company’s infrastructure to deliver connectivity
konektivitas kepada masyarakat dan pelanggan services to communities and corporate customers.
korporat.
Selain dengan pelanggan dan pemasok, Perseroan In addition to customers and suppliers, the Company
juga menjalin hubungan bisnis dengan entitas lain, maintains business relationships with other entities
termasuk lembaga pemerintah, komunitas lokal, such as government institutions, local communities,
dan perusahaan afiliasi dalam Grup SMN, guna and affiliated companies within the SMN Group to
memastikan operasional yang berkelanjutan serta ensure sustainable operations and compliance with
pemenuhan kewajiban hukum dan sosial. Pada tahun legal and social responsibilities. In 2025, there were
2025, tidak terdapat perubahan signifikan dalam no significant changes in the Company’s business
kegiatan usaha, rantai nilai, maupun hubungan bisnis activities, value chain, or business relationships
Perseroan dibandingkan tahun sebelumnya. Setiap compared to the previous year. Any adjustments
penyesuaian yang dilakukan bersifat operasional made were operational in nature and aimed at
dan ditujukan untuk meningkatkan efisiensi, kualitas enhancing efficiency, service quality, and customer
layanan, dan kepuasan pelanggan. satisfaction.
Penilaian Pemasok Supplier Evaluation
Dalam memastikan kualitas produk dan layanan To ensure the quality of products and services
yang diterima, Perseroan secara rutin melaksanakan received, the Company routinely conducts
evaluasi terhadap mitra kerja yang aktif selama evaluations of active business partners within a
periode tertentu. Proses evaluasi ini bertujuan untuk specific period. This evaluation process aims to ensure
memastikan bahwa pemasok menjalankan tugasnya that suppliers perform their duties in accordance with
sesuai dengan Key Performance Indicators (KPI) serta the established Key Performance Indicators (KPI) and
Service Level Agreement (SLA) yang telah ditetapkan. Service Level Agreement (SLA).
112 PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 115
Kinerja dan Kontribusi Ekonomi Perseroan
The Company’s Economic Performance And Contribution
Penilaian terhadap pemasok dilakukan berdasarkan Supplier assessments are carried out based on
beberapa parameter utama, antara lain: several key parameters, including:
1. Ketepatan waktu dalam penyelesaian pekerjaan 1. Timeliness in completing work or delivering goods,
atau pengiriman barang,
2. Kualitas produk dan layanan yang diberikan, 2. Quality of products and services provided,
3. Kepatuhan administratif terhadap regulasi dan 3. Administrative compliance with applicable
kebijakan yang berlaku, regulations and policies,
4. Pengelolaan anggaran untuk memastikan 4. Budget management to ensure cost efficiency,
efektivitas biaya, serta and
5. Dukungan terhadap operasional Perseroan melalui 5. Support for the Company’s operations through
koordinasi dan komunikasi yang optimal. effective coordination and communication.
Sebagai bagian dari upaya meningkatkan keterlibatan As part of its efforts to enhance supplier engagement,
pemasok, Perseroan tidak hanya melakukan evaluasi, the Company not only conducts evaluations but
tetapi juga memberikan apresiasi dalam bentuk also provides recognition in the form of awards,
penghargaan, program peningkatan kinerja, serta performance improvement programs, and sanctions
sanksi bagi pemasok yang tidak memenuhi standar for suppliers who fail to meet the established
yang telah ditetapkan. Dengan pendekatan ini, standards. Through this approach, the Company
Perseroan berupaya membangun kemitraan yang strives to build stronger and more sustainable
lebih kuat dan berkelanjutan dengan para pemasok partnerships with suppliers to support overall
guna mendukung keberlanjutan bisnis secara business sustainability.
keseluruhan.
Pembangunan Infrastruktur dan Fasilitas Lainnya Infrastructure Development and Other Facilities
Sebagai bagian dari komitmen keberlanjutan, As part of its sustainability commitment, the Company
Perseroan berkontribusi dalam mendukung contributes to regional economic growth through
pembangunan ekonomi daerah melalui investasi infrastructure and supporting facility investments
infrastruktur dan fasilitas pendukung yang dilakukan implemented across its operational areas, both within
di berbagai wilayah operasional, baik di Jabodetabek and outside the Greater Jakarta (Jabodetabek) region.
maupun luar Jabodetabek. Seluruh kegiatan ini These initiatives are conducted on a commercial
dilaksanakan secara komersial namun memberikan basis while providing significant social and economic
manfaat sosial dan ekonomi yang signifikan bagi benefits for local communities, including improved
masyarakat, seperti peningkatan konektivitas, connectivity, mobility, and public safety.
mobilitas, dan keamanan lingkungan.
Perseroan juga mengidentifikasi dan mengelola The Company also identifies and manages potential
potensi dampak negatif, seperti gangguan negative impacts, such as temporary environmental
lingkungan sementara atau perubahan sosial di disturbance or social changes around project areas,
sekitar lokasi proyek, dengan memastikan seluruh by ensuring full compliance with legal requirements
kegiatan mematuhi ketentuan hukum dan melibatkan and engaging local community participation.
partisipasi masyarakat lokal.
Rincian program pembangunan infrastruktur dan Details of the infrastructure and facility development
fasilitas yang telah dilaksanakan pada tahun 2025 programs implemented in 2025, along with their
beserta dampak dan nilai investasinya dapat dilihat impacts and investment values, are presented in the
pada tabel berikut: [GRI 203-1] following table: [GRI 203-1]
PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 113
Page 116
Kinerja Keberlanjutan
Sustainability Performance
Kinerja dan Kontribusi Ekonomi Perseroan
The Company’s Economic Performance And Contribution
Analisa Dampak Manfaat Bagi Perseroan Nilai Investasi
Program Wilayah Kerja Operasional dan Masyarakat (Rp-Juta)
No.
Programs Working Areas Operational Impact Benefits for the Company Investment Value
Analysis and Community (Rp-Million)
1. Perbaikan jalan Jabodetabek dan luar Kerusakan jalan yang Perseroan:
Jabodetabek diakibatkan oleh Aktivitas pasokan barang menjadi aman
Road repair aktivitas keluar masuk dan lancar tanpa kendala berarti.
Jabodetabek and barang ke lokasi site
outside Jabodetabek menara. Masyarakat:
Mobilitas masyarakat, baik mobilitas
Road damage ekonomi dan sosial menjadi meningkat.
caused by activities
10
in and out of goods Company:
to the tower site Goods supply activities become
location. safe and efficient without significant
obstacles.
Community:
Community mobility, both economic
and social mobility is increasing.
2. Penerangan Luar Jabodetabek Area sekitar site Perseroan:
jalan minim penerangan Para pekerja atau mitra kerja
Outside yang mengakibatkan mendapatkan pencahayaan yang cukup
Road lighting Jabodetabek penglihatan atau ketika harus bekerja di malam hari (jika
pencahayaan di terjadi trouble site malam).
malam hari menjadi
terganggu. Masyarakat:
Mobilitas masyarakat menjadi aman
The area around the dengan adanya penerangan yang cukup
site is poorly lit which (mengurangi tindakan kriminal di malam
8
disturbs the vision or hari).
lighting at nigh.
Company:
Workers or partners receive sufficient
lighting when required to work at night
(in case of night-time site troubles).
Community:
Community mobility becomes safer
with adequate lighting (reducing
criminal acts at night).
3. Saluran air Luar Jabodetabek Saluran air di Perseroan:
sekitar site yang Lokasi site terhindar dari banjir jika
Aqueducts Outside tersumbat dan dapat terjadi hujan deras.
Jabodetabek mengakibatkan banjir
di area sekitar site bila Masyarakat:
terjadi hujan deras. Tingkat kesehatan masyarakat
meningkat dengan adanya saluran
Drainage channels air yang lancar dan juga terhindar dari
around the site are bencana banjir jika terjadi hujan deras.
clogged and can 4
cause flooding in the The Company:
surrounding area if The site location is protected from
there is heavy rain. flooding in the event of heavy rain.
Community:
The community’s health level improves
with the presence of proper water
channels and is also protected from
flood disasters in the event of heavy rain.
114 PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 117
Kinerja dan Kontribusi Ekonomi Perseroan
The Company’s Economic Performance And Contribution
Analisa Dampak Manfaat Bagi Perseroan Nilai Investasi
Program Wilayah Kerja Operasional dan Masyarakat (Rp-Juta)
No.
Programs Working Areas Operational Impact Benefits for the Company Investment Value
Analysis and Community (Rp-Million)
4. Pos Kamling Luar Jabodetabek Adanya keresahan Perseroan:
peningkatan Para pekerja atau mitra kerja merasa
Security Post Outside kriminalitas atas lebih aman, apabila ketika harus bekerja
Jabodetabek keberadaan menara di malam hari (jika terjadi trouble site
di sekitar lingkungan malam).
masyarakat.
Masyarakat:
The presence Masyarakat merasa lebih aman dengan
of the tower in adanya Pos Kamling tersebut.
the community 8,5
environment leads to Company:
concerns about an Workers or partners feel safer,
increase in criminal especially when required to work at
activities. night (in case of site issues).
Community:
The community feels safer with the
presence of the neighborhood security
post.
5. Kegiatan Jabodetabek dan luar Adanya keinginan dari Perseroan:
Lingkungan Jabodetabek masyarakat sekitar Lingkungan di sekitar area sites lebih
Masyarakat untuk melakukan bersih dan hijau serta sebagai salah satu
Sekitar Jabodetabek and kegiatan lingkungan kewajiban Perseroan dalam menjaga
outside Jabodetabek di sekitar area sites. lingkungan.
Environmental
Activities of the The surrounding Masyarakat:
Surrounding community has Masyarakat merasa lebih nyaman
Community expressed interest dengan keadaan lingkungan yang baik.
in engaging in 10,3
environmental Company:
activities around the The environment around the site areas
site areas. becomes cleaner and greener, fulfilling
one of the Company’s obligations to
protect the environment.
Community:
The community feels more comfortable
in a better environmental condition.
6. Fasilitas Jabodetabek dan luar Kurangnya Perseroan:
Umum Lainnya Jabodetabek aksesibilitas dan Penguatan hubungan dengan
(Pembangunan keterjangkauan masyarakat sekitar.
Tempat Jabodetabek and masyarakat atas
Ibadah, Sarana outside Jabodetabek fasilitas penting Masyarakat:
Olahraga, yang mampu Meningkatkan aksesibilitas masyarakat
Renovasi Balai meningkatkan terhadap fasilitas-fasilitas umum
Desa, dan lain- kesejahteraan tersebut.
lain) masyarakat sehari-
hari. Company:
27,3
Other Public Strengthening relationships with the
Facilities Lack of accessibility surrounding community.
(Construction and affordability
of Places for the community Community:
of Worship, regarding essential Enhancing community access to those
Sports facilities that can public facilities.
Facilities, improve daily
Village Hall community welfare.
Renovation,
etc.)
PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 115
Page 118
Kinerja Keberlanjutan
Sustainability Performance
Kinerja dan Kontribusi Ekonomi Perseroan
The Company’s Economic Performance And Contribution
Analisa Dampak Manfaat Bagi Perseroan Nilai Investasi
Program Wilayah Kerja Operasional dan Masyarakat (Rp-Juta)
No.
Programs Working Areas Operational Impact Benefits for the Company Investment Value
Analysis and Community (Rp-Million)
7. ProtelindoSky Jabodetabek dan di Menyediakan akses Perusahaan: Menjalin hubungan baik
luar Jabodetabek internet gratis dengan masyarakat dan perusahaan
kepada masyarakat yang diakui dengan baik oleh
Jabodetabek and untuk memenuhi masyarakat. Memperluas Jaringan
outside Jabodetabek kebutuhan, aktivitas Infrastruktur dan Bisnis Perusahaan.
& komunikasi digital. Komunitas: Komunitas memiliki akses
internet yang andal untuk mendukung
Providing free komunikasi dan kebutuhan digital
internet access sehari-hari.
1.227,61
to community
to fulfill digital Company: Establish good relationship
needs, activities & with community and company being
communication. well recognized by community.
Expanding Company Network
Infrastructure and Business.
Community: Community have reliable
internet access to support daily digital
communications & needs.
8. CCTV Diluar Jabodetabek Menyediakan CCTV Perusahaan: Menjalin hubungan baik
di area publik dalam dengan pemerintah daerah sekaligus
Outside rangka dukungan diakui dengan baik oleh masyarakat.
Jabodetabek kepada pemerintah Pemerintah Daerah: Akselerasi dalam
daerah. rangka menuju kota cerdas..
77
Provision of CCTV Company: Strengthening collaboration
in public areas with local governments while enhancing
to support local the Company’s positive recognition
government among the community.
initiatives. Local Goverment: Accelerating the
implementation of smart city initiatives.
Total 1.372,71
ProtelindoSky [ACGS B.4.4] ProtelindoSky [ACGS B.4.4]
Sebagai bagian dari Grup SMN, STP mendukung As part of the SMN Group, STP supports the
pelaksanaan program ProtelindoSky sebagai salah implementation of the ProtelindoSky program as one
satu inisiatif yang mencerminkan komitmen Grup of the initiatives that reflects the Group’s commitment
dalam mendorong inklusi digital dan memperluas to promoting digital inclusion and expanding internet
akses internet bagi masyarakat di sekitar lokasi access for communities around telecommunication
menara telekomunikasi. Program yang pertama kali tower sites. First introduced in 2024, the program
diperkenalkan pada tahun 2024 ini terus dilanjutkan continued in 2025 as part of an ongoing effort to
pada tahun 2025 sebagai bagian dari upaya deliver relevant social benefits to communities
berkelanjutan untuk memberikan manfaat sosial yang surrounding operational areas.
relevan bagi komunitas di sekitar wilayah operasional.
Pada tahun 2025, pelaksanaan ProtelindoSky tidak In 2025, the implementation of ProtelindoSky
hanya diarahkan pada perluasan cakupan layanan, was not only directed toward expanding service
tetapi juga pada peningkatan kualitas konektivitas dan coverage, but also toward improving connectivity
keandalan jaringan di area yang telah terlayani. Melalui quality and network reliability in areas already served.
pemutakhiran sistem infrastruktur dan penyesuaian Through infrastructure system upgrades and network
teknologi jaringan, baik melalui fiber optik maupun technology adjustments, both through fiber optic and
solusi wireless, masyarakat di wilayah tersebut dapat wireless solutions, communities in these areas were
menikmati akses internet gratis dengan kecepatan able to enjoy free internet access at speeds of up to
hingga 10 Mbps secara lebih stabil dan berkelanjutan. 10 Mbps in a more stable and sustainable manner.
116 PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 119
Kinerja dan Kontribusi Ekonomi Perseroan
The Company’s Economic Performance And Contribution
Selain itu, peningkatan layanan juga dilakukan melalui In addition, service improvements were also carried
penguatan sistem layanan pelanggan ProtelindoSky, out through the strengthening of the ProtelindoSky
termasuk pengembangan fitur hotline yang aktif customer service system, including the enhancement
menangani permintaan bantuan dan pengaduan of the hotline feature that actively handled requests
dari masyarakat. Sepanjang tahun 2025, hotline for assistance and public complaints. Throughout
menerima 455 laporan dari masyarakat dan seluruh 2025, the hotline received 455 reports from the
pengaduan tersebut telah ditangani sepenuhnya public, and all of these complaints were fully
hingga akhir tahun. Melalui dukungannya terhadap addressed by year-end. Through its support for this
program ini, STP turut berkontribusi dalam menjaga program, STP also contributed to maintaining service
kualitas layanan serta memperkuat hubungan yang quality and strengthening positive relationships with
baik dengan masyarakat di sekitar area operasional. communities around its operational areas.
Berikut disajikan rincian pelaksanaan dan capaian The following presents details of the implementation
program ProtelindoSky sepanjang tahun yang and achievements of the ProtelindoSky program
dilakukan oleh Perseroan: throughout the year carried out by the Company:
2024* 2025**
Wilayah Kerja Nilai Investasi Penerima Manfaat Nilai Investasi Penerima Manfaat
No. (Rp Juta) (Rumah) (Rp Juta) (Rumah)
Working Areas
Investment Value Beneficiaries Investment Value Beneficiaries
(Rp Million) (Home) (Rp Million) (Home)
1. Sumatera Utara | North Sumatera 66,36 38 90,18 71
2. Banten - - 505,56 155
3. Jawa Barat | West Java - - 281,92 120
4. DKI Jakarta - - 139,51 78
5. Jawa Tengah | Central Java - - 120,33 55
6. Jawa Timur | East Java - - 90,11 54
Jumlah | Total 66,36 38 1.227,61 533
*Terdapat perubahan data, karena data yang ditampilkan di Laporan Keberlanjutan Tahun Buku 2024 merupakan estimasi | *There has been a change in data, as the figures
presented in Sustainability Report for Fiscal Year 2024 were estimates.
**Data yang disajikan merupakan estimasi dan nilai akhir akan diungkapkan pada tahun buku selanjutnya | **The data presented are estimates, and the final figures will be
disclosed in the subsequent financial year
.
PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 117
Page 120
Kinerja Keberlanjutan
Sustainability Performance
KINERJA LINGKUNGAN
Environmental Performance
KONTRIBUSI PERSEROAN TERHADAP LINGKUNGAN
THE COMPANY’S CONTRIBUTION TOWARD ENVIRONMENT
STP berkomitmen untuk menjaga kelestarian lingkungan dengan
menjalankan operasional bisnis yang sejalan dengan prinsip keberlanjutan.
Komitmen ini diwujudkan melalui penerapan kebijakan lingkungan yang
terintegrasi dalam Integrated Management System, guna memastikan
setiap aktivitas operasional berlangsung secara bertanggung jawab dan
meminimalkan dampak negatif terhadap lingkungan.
STP is committed to environmental preservation by conducting its business operations
in alignment with sustainability principles. This commitment is realized through the
implementation of environmental policies integrated into the Company’s Integrated
Management System, ensuring that all operations are carried out responsibly while
minimizing negative environmental impacts.
Pada tahun 2025, Perseroan terus menegaskan In 2025, the Company continued to reinforce its
komitmennya dalam menjaga keseimbangan commitment to maintaining environmental balance
lingkungan di tengah pertumbuhan industri yang amid a rapidly evolving industrial landscape.
dinamis. Perseroan senantiasa berupaya mengurangi The Company remains dedicated to reducing
dampak lingkungan dari kegiatan operasionalnya environmental impacts from its operations and
serta melindungi ekosistem yang berperan penting protecting ecosystems that are vital to sustaining life
dalam mendukung keberlanjutan kehidupan dan and long-term business continuity. This environmental
bisnis. Kesadaran akan pentingnya pelestarian awareness has become an integral part of the
lingkungan ini menjadi bagian integral dari strategi Company’s long-term strategy to create lasting value
jangka panjang Perseroan dalam menciptakan nilai for all stakeholders.
berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan.
Sebagai lanjutan dari implementasi kebijakan As part of the ongoing implementation of its
lingkungan yang menjadi bagian dari Integrated environmental policy within the Integrated
Management System (IMS), STP terus memperkuat Management System (IMS), STP continues to
penerapan sistem yang mencakup Quality, Health strengthen the application of systems covering
118 PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 121
Kinerja Lingkungan
Environmental Performance
& Safety, Environmental, Information Security, Quality, Health & Safety, Environmental, Information
Asset Management, dan Anti-Bribery Management Security, Asset Management, and Anti-Bribery
Systems. Kebijakan yang telah diberlakukan sejak Management Systems. The policy, which has been
2024 ini menjadi pedoman utama bagi seluruh in effect since 2024, serves as a key guideline
lini organisasi dalam memastikan pelaksanaan for ensuring that all organizational operations
operasional yang bertanggung jawab, transparan, are conducted responsibly, transparently, and in
dan selaras dengan prinsip keberlanjutan. Ruang alignment with sustainability principles. The policy
lingkup kebijakan mencakup: encompasses the following areas:
1. Memperkuat posisi sebagai mitra terpercaya 1. To strengthen the position as a trusted partner
dalam penyediaan infrastruktur digital in the provision of digital telecommunications
telekomunikasi. infrastructure.
2. Memastikan kepatuhan terhadap peraturan, 2. To ensure compliance with regulations, IMS
standar IMS, dan prinsip anti-penyuapan melalui standards, and anti-bribery principles through
peningkatan kesadaran karyawan serta kolaborasi enhanced employee awareness as well as
dengan vendor dan mitra bisnis. collaboration with vendors and business partners.
3. Mendorong praktik berkelanjutan, seperti 3. To promote sustainable practices, such as
penyediaan kondisi kerja yang aman, pengurangan providing safe working conditions, reducing
risiko kesehatan dan keselamatan, pencegahan health and safety risks, preventing pollution, and
polusi, serta pengelolaan aset informasi secara managing information assets effectively.
efektif.
4. Melibatkan pekerja dan pemangku kepentingan 4. To engage workers and stakeholders in evaluating
dalam evaluasi kinerja sistem untuk mencapai system performance in order to achieve
tujuan keberlanjutan. sustainability objectives.
Sepanjang tahun 2025, Perseroan terus memperkuat Throughout 2025, the Company continued to
komitmennya dalam menjalankan bisnis yang strengthen its commitment to conducting business
beretika, inklusif, dan berkelanjutan. Melalui kebijakan ethically, inclusively, and sustainably. Through
ini, Perseroan berperan aktif dalam menjaga this policy, the Company serves an active role in
keseimbangan lingkungan, memperkuat keamanan maintaining environmental balance, enhancing
informasi, serta membangun dan mempertahankan information security, and building stakeholder trust.
kepercayaan pemangku kepentingan.
Dalam penerapannya, Perseroan memastikan In implementation, the Company ensures that
bahwa seluruh kegiatan operasional tetap selaras all operational activities remain aligned with
dengan prinsip keberlanjutan. Perseroan mengelola sustainability principles. The Company manages
dampak lingkungan melalui pendekatan strategis environmental impacts through strategic approaches,
yang mencakup analisis risiko, pemantauan terhadap including risk analysis, ongoing regulatory monitoring,
regulasi terbaru, pengukuran kinerja lingkungan, environmental performance measurement, and
serta pelaksanaan audit dan inspeksi berkelanjutan continuous audits and inspections to ensure
untuk menjaga kepatuhan dan efektivitas program compliance and program effectiveness.
lingkungan.
• Analisis Aspek dan Dampak Lingkungan • Environmental Aspects and Impact Analysis
Perseroan secara rutin melakukan analisis terhadap The Company regularly analyzes operational
kegiatan operasional di lokasi site maupun kantor activities at site and office locations to identify
untuk mengidentifikasi potensi aspek dan dampak potential environmental aspects and impacts.
lingkungan. Evaluasi ini mencakup frekuensi dan This evaluation includes assessing the frequency
tingkat intensitas dampak untuk menilai potensi and intensity of potential impacts to determine
risiko yang mungkin terjadi. Berdasarkan hasil the level of risk. Based on the 2025 Environmental
Analisis Aspek dan Dampak Lingkungan tahun Aspect and Impact Analysis, identified risks
2025, seluruh risiko yang teridentifikasi berada were categorized as low, classified as Trivial and
pada kategori rendah, yaitu Trivial dan Acceptable. Acceptable.
PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 119
Page 122
Kinerja Keberlanjutan
Sustainability Performance
Kinerja Lingkungan
Environmental Performance
• Pemantauan Regulasi Lingkungan • Environmental Regulatory Monitoring
STP secara berkala melakukan identifikasi dan STP periodically identifies and reviews applicable
peninjauan terhadap peraturan lingkungan yang environmental regulations to ensure compliance
berlaku untuk memastikan kepatuhan terhadap with relevant requirements. This evaluation is
seluruh ketentuan yang relevan. Evaluasi ini conducted annually to ensure that all operational
dilakukan setiap tahun agar seluruh kegiatan activities meet current environmental standards
operasional tetap sesuai dengan standar dan and regulations. [GRI 2-27]
regulasi lingkungan yang berlaku. [GRI 2-27]
• Pengukuran Parameter Lingkungan • Environmental Parameter Measurements
Untuk menjaga kualitas lingkungan kerja dan As part of environmental performance monitoring,
operasional, Perseroan melakukan beberapa STP measures key parameters such as:
pengukuran utama, antara lain:
»» Pengukuran suhu, kelembapan, dan »» Temperature, humidity, and lighting in office
pencahayaan di area kantor guna menjaga areas to maintain comfort and energy
kenyamanan serta efisiensi energi. efficiency;
»» Pengukuran tingkat kebisingan di area site »» Noise levels at tower sites with high noise
yang berpotensi menimbulkan suara tinggi. potential;
»» Pengukuran limbah domestik di kantor »» Domestic waste volumes at office locations,
dilakukan melalui pihak ketiga dengan evaluasi measured and reviewed by a third-party
tahunan. provider.
Seluruh pengukuran tersebut dilakukan oleh All measurements are conducted by independent
lembaga independen untuk memastikan institutions to ensure objective and accurate
hasil yang akurat dan sesuai dengan standar results.
lingkungan yang berlaku.
• Inspeksi dan Latihan Kesiapsiagaan • Inspections and Emergency Preparedness Drills
»» Inspeksi Kesehatan, Keselamatan Kerja, dan »» Occupational Health, Safety, and
Lingkungan (K3L) dilakukan secara acak di Environmental (HSE) inspections are
area site sebagai bagian dari pemantauan conducted randomly at site areas to monitor
penerapan kebijakan K3 oleh vendor. vendor compliance with HSE policies.
»» Latihan kesiapsiagaan darurat diselenggarakan »» Emergency preparedness drills are held to
untuk menilai kemampuan tanggap darurat evaluate partner responsiveness, including
mitra kerja, termasuk pelatihan penanganan training on handling oil or fuel spills from diesel
tumpahan oli atau bahan bakar pada diesel generators.
generator.
• Audit ISO 14001 • ISO 14001 Audits
Sebagai bagian dari penerapan sistem manajemen As part of its environmental management system,
lingkungan, STP melaksanakan audit ISO 14001 STP conducts both internal and external ISO 14001
baik internal maupun eksternal. audits.
»» Audit internal dilakukan oleh auditor lintas »» Internal audits are performed by cross-
departemen melalui metode cross-function functional internal auditors.
audit.
»» Audit eksternal dilaksanakan oleh lembaga »» External audits are conducted by independent
sertifikasi independen sebagai bagian dari certification bodies for new certifications and
proses sertifikasi baru maupun resertifikasi. recertifications.
Sepanjang tahun 2025, Perseroan terus memperkuat Throughout 2025, the Company continued to
komitmennya dalam mengurangi dampak lingkungan strengthen its commitment to reducing environmental
melalui berbagai inisiatif keberlanjutan, di antaranya: impact through various sustainability initiatives,
including:
120 PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 123
Kinerja Lingkungan
Environmental Performance
1. Digitalisasi operasional melalui pengembangan 1. Digitalizing operations through the development
aplikasi digital untuk meningkatkan efisiensi of digital applications to improve business process
proses bisnis, mengurangi waktu kerja, kebutuhan efficiency, reduce operational time, workforce,
tenaga, mobilisasi, serta penggunaan kertas, yang mobility, and paper consumption, thereby
secara tidak langsung berkontribusi terhadap contributing to carbon emission reduction.
penurunan emisi karbon. 2. Converting diesel generators into lithium batteries
2. Konversi penggunaan diesel generator menjadi as a more environmentally friendly backup power
baterai lithium sebagai sumber daya cadangan source at the Company’s sites.
yang lebih ramah lingkungan di lokasi site
Perseroan.
3. Pemanfaatan panel surya di sejumlah menara 3. Utilizing solar panels at certain tower locations as
sebagai sumber energi utama sekaligus untuk a primary energy source and for charging lithium
pengisian daya baterai lithium. batteries.
4. Pengelolaan limbah secara berkelanjutan, 4. Implementing sustainable waste management
mencakup: practices, including:
»» Pemanfaatan kembali komponen menara yang »» Reusing dismantled tower components as
telah dibongkar sebagai suku cadang (tower spare parts (tower recycle).
recycle).
»» Penggunaan kertas daur ulang dan tumbler »» Using recycled paper and tumblers to reduce
untuk mengurangi limbah plastik. plastic waste.
5. Pengembangan desain menara yang lebih efisien 5. Developing more efficient tower designs
dengan struktur yang lebih ringkas, material with compact structures, reduced material
lebih sedikit, serta penggunaan hamparan kerikil consumption, and the use of gravel surfaces to
(gravel) guna meningkatkan daya serap air. improve water absorption.
6. Pengelolaan limbah B3 bekerja sama dengan 6. Managing hazardous waste (B3) in collaboration
vendor resmi yang memiliki izin dari Kementerian with licensed vendors authorized by the Ministry
Lingkungan Hidup untuk memastikan of Environment to ensure proper disposal in
pembuangan limbah berbahaya sesuai dengan compliance with regulations.
peraturan yang berlaku.
Melalui inisiatif tersebut, Perseroan menegaskan Through these initiatives, the Company reaffirms
komitmennya untuk menjalankan operasional yang its commitment to operating responsibly
ramah lingkungan dan berkontribusi terhadap and contributing to long-term environmental
keberlanjutan jangka panjang. sustainability.
KINERJA PERFORMANCE
Biaya Lingkungan Hidup [SEOJK F.4] Environmental Costs [SEOJK F.4]
Selama tahun 2025, Perseroan melanjutkan Throughout 2025, the Company continued its
komitmennya terhadap pelestarian lingkungan commitment to environmental preservation by
dengan mengalokasikan dana sebesar Rp329,15 allocating Rp329.15 million for a mangrove ecosystem
juta untuk program rehabilitasi ekosistem mangrove rehabilitation program in Lantebung, Makassar,
di Lantebung, Makassar, yang mencakup area covering an area of 3 hectares. This initiative is part
seluas 3 hektar. Program ini menjadi bagian dari of STP’s sustainability agenda to maintain coastal
inisiatif keberlanjutan Perseroan dalam menjaga ecosystem balance while enhancing community
keseimbangan ekosistem pesisir dan meningkatkan participation.
peran masyarakat lokal.
Tujuan utama dari program ini adalah: The main objectives of this program are to:
1. Melestarikan ekosistem mangrove sebagai 1. Conserve mangrove ecosystems as vital habitats
habitat penting bagi berbagai spesies serta for diverse species and as natural carbon sinks
sebagai penyerap karbon alami yang berperan that help mitigate climate change. Mangroves also
dalam mitigasi perubahan iklim. Mangrove juga function as natural filtration systems that support
berfungsi sebagai sistem penyaring alami yang water quality preservation.
membantu menjaga kualitas air.
PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 121
Page 124
Kinerja Keberlanjutan
Sustainability Performance
Kinerja Lingkungan
Environmental Performance
2. Memberdayakan masyarakat pesisir melalui 2. Empower coastal communities through the
pengembangan ekowisata mangrove yang development of sustainable mangrove-based
berkelanjutan untuk meningkatkan kesejahteraan ecotourism to improve local economic welfare,
ekonomi, khususnya bagi nelayan di sekitar particularly among fishermen in the surrounding
wilayah tersebut. area.
Penggunaan Material Ramah Lingkungan [SEOJK F.5] Use of Environmentally Friendly Materials [SEOJK F.5]
Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang As a company engaged in the construction and
pembangunan dan pengelolaan menara management of telecommunications towers, in 2025,
telekomunikasi, pada tahun 2025, Perseroan terus the Company continued to strengthen its commitment
memperkuat komitmennya dalam penggunaan to using environmentally friendly materials as part
material ramah lingkungan sebagai bagian dari of its efforts to minimize environmental impacts
upaya mengurangi dampak lingkungan dari from operations. In constructing and managing
kegiatan operasional. Dalam pembangunan dan telecommunications towers, the Company continues
pengelolaan menara telekomunikasi, Perseroan tetap to use steel as its main material, alongside supporting
menggunakan logam baja sebagai material utama, materials such as cables, antennas, foundation
disertai pemanfaatan material pendukung seperti components, electronic equipment, and paper for
kabel, antena, bahan fondasi, perangkat elektronik, administrative purposes.
serta kertas untuk kebutuhan administrasi.
Perseroan berupaya meningkatkan efisiensi sumber The Company strives to improve resource efficiency
daya dengan memanfaatkan kembali material dari by reusing materials from dismantled towers and
menara yang telah dibongkar dan menggunakan utilizing recyclable steel. This approach is consistently
baja yang dapat didaur ulang. Langkah ini diterapkan applied across the procurement and use of other
secara konsisten pada berbagai proses pengadaan supporting materials.
material pendukung lainnya.
Selain itu, untuk mengurangi penggunaan kertas, In addition, to reduce paper consumption,
Perseroan terus memperluas transformasi digital the Company continues to advance its digital
di seluruh lini bisnis dan operasional melalui transformation across all business and operational
pengembangan aplikasi berbasis teknologi, lines through the development of technology-based
sebagaimana dijelaskan pada halaman 99. applications, as detailed on page 99.
122 PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 125
Kinerja Lingkungan
Environmental Performance
Pengelolaan Limbah STP
Waste Management STP
Area Kantor
Office Area
Bisnis
Pengelolaan oleh Business
building management
Managed by building
management
Pembangunan
Developmen
Ya
Yes
Sisa Material
Residual Materials
Dapat digunakan Material hasil Dismantle Pemeliharaan Ya
ulang? DIsmantle product Maintenance Yes
Reusable
Reusable? material
Dapat digunakan
ulang?
Tidak Reusable?
No Dismanttle
Tidak
No
Dikelola oleh pihak
ketiga resmi
Managed by official
thrid party
Pengelolaan Limbah [SEOJK F.13, F.14] Waste Management [SEOJK F.13, F.14]
Perseroan terus memperkuat pengelolaan limbah The Company continued to strengthen responsible
secara bertanggung jawab dengan menerapkan waste management by applying principles of
prinsip pencegahan, pengurangan, serta prevention, reduction, reuse, and recycling. Most
pemanfaatan kembali dan daur ulang material. waste generated from operational activities
Sebagian besar limbah yang dihasilkan dari kegiatan originates from indirect sources and is managed in
operasional berasal dari sumber tidak langsung, dan accordance with sustainability principles.
seluruh pengelolaannya dilakukan sesuai dengan
prinsip keberlanjutan.
PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 123
Page 126
Kinerja Keberlanjutan
Sustainability Performance
Kinerja Lingkungan
Environmental Performance
Pengelolaan Sampah Domestik Domestic Waste Management
Limbah domestik dari aktivitas perkantoran seperti Domestic waste generated from office activities,
kertas, sisa makanan, dan sampah lainnya dikelola such as paper, food scraps, and other waste types,
melalui kerja sama dengan pengelola gedung untuk is managed through collaboration with building
memastikan pengolahan yang efisien dan terintegrasi. management to ensure integrated and efficient
waste handling.
Untuk menekan penggunaan kertas, Perseroan To reduce paper consumption, the Company
terus memperluas digitalisasi dalam proses bisnis continues to expand digitalization across business
dan administrasi. Karyawan juga dihimbau untuk and administrative processes. Employees are also
menggunakan kembali kertas bekas untuk kebutuhan encouraged to reuse paper for internal documents to
internal guna menekan konsumsi kertas baru. minimize new paper consumption.
Dalam upaya pengurangan plastik sekali pakai, As part of its initiative to reduce single-use plastic,
Perseroan memperluas kebijakan ramah lingkungan the Company expanded its environmentally friendly
dengan mengganti air minum dalam kemasan plastik policy by replacing bottled drinking water with
menjadi alternatif yang lebih berkelanjutan serta sustainable alternatives and requiring all employees
mewajibkan setiap karyawan membawa tumbler to bring their own tumblers.
pribadi.
Selain itu, Perseroan juga menyediakan peralatan In addition, the Company provides reusable dining
makan dan minum yang dapat digunakan kembali utensils in office pantries to minimize disposable food
di pantry sebagai langkah nyata dalam menekan packaging waste. For internal events and souvenirs,
limbah kemasan makanan sekali pakai. Untuk the Company consistently prioritizes the use of
kegiatan internal dan pemberian suvenir, STP terus eco-friendly materials as part of its commitment to
mengutamakan penggunaan bahan yang ramah sustainable business practices.
lingkungan sebagai bagian dari komitmen terhadap
praktik bisnis berkelanjutan.
Pengelolaan Limbah Non-B3 dan B3 IDXNET FORM E020 Non-B3 and B3 Management IDXNET FORM E020 E-05
E-05 [GRI 306-4, 306-5] [GRI 306-4, 306-5]
Perseroan terus melanjutkan pengelolaan limbah The Company continued its commitment to
Non-B3 dan B3 secara bertanggung jawab di seluruh responsible management of Non-Hazardous and
lokasi operasional, mencakup tahapan konstruksi, Hazardous Waste (B3) across all operational stages,
operasional, pemeliharaan, hingga penonaktifan site. including construction, operations, maintenance, and
Pengelolaan dilakukan melalui kerja sama dengan site decommissioning. Waste handling is carried out
pihak ketiga yang memiliki izin resmi dan kompetensi in collaboration with authorized third-party service
di bidang pengelolaan limbah. providers licensed in waste management.
Limbah Non-B3 yang dihasilkan meliputi berbagai The non-hazardous waste generated includes various
peralatan pendukung operasional seperti antena, operational support equipment such as antennas,
modem, power supply, router serta komponen modems, power supplies, routers, and other
lainnya, yang masih dapat digunakan kembali atau components, which can still be reused or recycled.
didaur ulang. Sementara itu, limbah B3 mencakup Meanwhile, hazardous waste includes electronic
limbah elektronik, baterai sisa, serta sisa potongan waste, used batteries, and leftover cable cuttings,
kabel yang seluruhnya ditangani sesuai dengan all of which are handled in accordance with the
klasifikasi yang diatur dalam peraturan pemerintah. classifications stipulated in government regulations.
Dalam pelaksanaannya, Perseroan menerapkan The Company applies the reduce, reuse, recycle (3R)
prinsip reduce, reuse, recycle (3R) untuk principle to maximize the reuse of usable materials,
mengoptimalkan pemanfaatan kembali material yang thereby minimizing resource waste. All hazardous
masih layak digunakan, sehingga dapat mengurangi waste management is handled by certified and
pemborosan sumber daya. Seluruh proses licensed vendors authorized by the Ministry of
124 PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 127
Kinerja Lingkungan
Environmental Performance
pengelolaan limbah B3 dilakukan oleh penyedia Environment. This initiative demonstrates STP’s
jasa tersertifikasi dan berizin resmi dari Kementerian continued commitment to implementing sustainable
Lingkungan Hidup. Langkah ini menjadi bagian dari and compliant waste management practices.
upaya STP dalam memperkuat penerapan praktik
pengelolaan limbah yang berkelanjutan dan sesuai
dengan ketentuan yang berlaku.
Sepanjang tahun 2025, limbah yang tidak dapat Throughout 2025, residual waste that cannot be
dimanfaatkan kembali diarahkan untuk pembuangan reused is directed to final disposal through landfill
akhir melalui fasilitas landfill yang dikelola oleh facilities managed by certified waste management
penyedia jasa pengelolaan limbah tersertifikasi. service providers. Waste calculation is based on
Penghitungan limbah didasarkan pada manifes waste manifests issued by officially licensed waste
limbah yang diterbitkan oleh badan pengelola limbah management entities. Total waste generated
resmi yang memiliki izin. Total limbah yang dihasilkan reached 49 tons (based on SMN Group consolidated
mencapai 49 ton (menggunakan data konsolidasi data), all of which were hazardous waste. Through
Grup SMN), yang seluruhnya merupakan limbah B3. waste management carried out by licensed third
Dengan pengelolaan yang dilakukan oleh pihak ketiga parties, the Company ensures that all waste streams
berizin, Perseroan memastikan seluruh aliran limbah are handled in accordance with the prevailing
ditangani sesuai regulasi yang berlaku. regulations.
Tumpahan yang Terjadi [SEOJK F.15] Spills [SEOJK F.15]
Selama tahun 2025, STP tidak mencatat adanya During 2025, the Company recorded no spill incidents
kejadian tumpahan yang berdampak signifikan with significant environmental impact, whether related
terhadap lingkungan, baik yang berkaitan dengan to solid or liquid waste from operational activities.
limbah padat maupun cair dari aktivitas operasional. This result reflects the Company’s consistent
Hasil ini mencerminkan efektivitas penerapan sistem implementation of an effective environmental
manajemen lingkungan yang dijalankan secara management system across all operational areas.
konsisten di seluruh area operasional.
Penggunaan Energi [SEOJK F.6] [GRI 302-1, 302-3, 302-4] Energy Consumption [SEOJK F.6] [GRI 302-1, 302-3, 302-4]
Perseroan terus menempatkan efisiensi energi The Company continued to prioritize energy efficiency
sebagai salah satu fokus utama dalam mendukung as a key element of its sustainable operations.
operasional yang berkelanjutan. Meskipun tingkat Although the Company’s energy consumption
konsumsi energi Perseroan tergolong rendah remains relatively low compared to other industries,
dibandingkan sektor industri lain, upaya penghematan energy conservation efforts are maintained to support
energi tetap dilakukan untuk mendukung emission reduction and environmental sustainability.
pengurangan emisi dan keberlanjutan lingkungan.
Kebutuhan energi Perseroan dipenuhi dari pasokan The Company’s energy needs are supplied primarily
listrik PLN untuk kegiatan di kantor pusat dan kantor through PLN electricity for head office and branch
cabang. Di sisi lain, bahan bakar solar digunakan untuk activities. Diesel fuel is used for diesel generators
diesel generator dalam kondisi tertentu, sementara under specific circumstances, while operational
kendaraan operasional menggunakan bahan bakar vehicles utilize pertalite fuel. To improve efficiency, the
pertalite. Untuk meningkatkan efisiensi, Perseroan Company implements various initiatives, including the
menerapkan sejumlah langkah, termasuk penggunaan use of LED lighting, inverter-based air conditioning
lampu LED, sistem pendingin udara berteknologi systems, turning off unused electronic devices, and
inverter, mematikan perangkat elektronik saat tidak expanding the use of solar panels across several
digunakan, serta memperluas pemanfaatan panel tower locations.
surya di beberapa lokasi menara.
Konversi energi dilakukan menggunakan faktor 1 Energy conversion was carried out using the factor
kWh = 3,6 MJ sesuai pedoman Kementerian Energi 1 kWh = 3.6 MJ, in line with the Ministry of Energy
PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 125
Page 128
Kinerja Keberlanjutan
Sustainability Performance
Kinerja Lingkungan
Environmental Performance
dan Sumber Daya Mineral (KESDM) dan IPCC 2006 and Mineral Resources (ESDM) and the IPCC 2006
Guidelines. Melalui pemanfaatan energi terbarukan Guidelines. Through the use of renewable energy
dan program efisiensi, Perseroan berupaya and efficiency initiatives, the Company continues to
menurunkan intensitas energi dan mendukung transisi reduce its energy intensity and support the transition
menuju operasi rendah karbon. toward low-carbon operations.
Sebagai bagian dari komitmen berkelanjutan dalam As part of its ongoing commitment to reducing
mengurangi ketergantungan terhadap energi fosil, reliance on fossil fuels, the Company continued to
Perseroan terus melanjutkan berbagai inisiatif implement a range of energy efficiency initiatives in
efisiensi energi berikut: [SEOJK F.7, F.12] [GRI 302-4, 305- 2025, including: [SEOJK F.7, F.12] [GRI 302-4, 305-5] [IDXNET
5] [IDXNET FORM E020 E-06, E-07] FORM E020 E-06, E-07]
• Optimalisasi penggunaan platform rapat daring • Optimizing the use of online meeting platforms
dan sistem digital untuk mendukung kegiatan and digital systems to support more efficient
operasional secara lebih efisien; operational activities;
• Konversi sumber energi cadangan di lokasi site • Converting backup energy sources at site
dari diesel generator menjadi baterai lithium yang locations from diesel generators to more
lebih ramah lingkungan; environmentally friendly lithium batteries;
• Peningkatan efektivitas preventive maintenance • Enhancing preventive maintenance programs to
untuk menekan kemungkinan terjadinya gangguan minimize recurring technical disruptions; and
teknis berulang; dan
• Penerapan sistem Smartlock pada gembok pagar • Implementing Smartlock systems on site gate
site untuk mengurangi kebutuhan mobilisasi locks to reduce technician mobilization during
teknisi dalam pendampingan pelanggan. customer assistance.
Melalui serangkaian inisiatif tersebut, Perseroan terus Through these initiatives, the Company continues
memperkuat komitmennya terhadap efisiensi energi, to strengthen its commitment to energy efficiency,
pengurangan emisi, serta pelaksanaan operasional emission reduction, and environmentally responsible
yang lebih berkelanjutan dan bertanggung jawab operations.
terhadap lingkungan.
126 PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 129
Kinerja Lingkungan
Environmental Performance
Berikut tabel penggunaan energi, intensitas, serta The following table outlines the Company’s energy
program efisiensi energi yang dilaksanakan Perseroan consumption, intensity, and energy efficiency
sepanjang tahun 2025: programs carried out throughout 2025:
Jumlah Penggunaan dan Penjualan Energi berdasarkan Sumber
Total Energy Consumption and Sales by Source
[IDXNET FORM E-02 E-03]
Jenis Energi 2023 2024 2025
Aktivitas Sumber (Terbarukan atau
Konsumsi Energi Energi Tidak Terbarukan) Satuan Konsumsi Konsumsi Konsumsi
Energy Energy Type of Energy Unit Energi Energi Energi
Consumption Activities Source (Renewable or Energy Energy Energy
Non-Renewable) Consumption Consumption Consumption
Konsumsi energi di gedung kWh 491.099 590.179 1.264.168
dan bangunan kantor,
termasuk kantor pusat,
kantor cabang dan kantor
Listrik PLN
representatif* Tidak Terbarukan
PLN
Energy consumption in Non-renewable Gigajoule 1.767,96 2.126,6 4.551
Electricity
buildings and office buildings,
including head offices, branch
offices and representative
offices
Konsumsi energi dari mobil Bahan Bakar Liter 31.658 28.423 2.919
operasional Minyak Tidak Terbarukan
Energy consumption of pertalite Non-renewable Gigajoule 1.082,71 972,07 96,35
operational cars Pertalite Fuel
Konsumsi energi dari diesel Liter 10.968 17.166 7.298
generator sebagai cadangan
Bahan Bakar
daya di sites Tidak Terbarukan
Minyak Solar
Energy consumption from Non-renewable Gigajoule 375,11 587,11 261,35
Diesel
diesel generators as backup
power at sites
Jumlah Konsumsi Energi
Gigajoule 3.515,67 3.939,80 4.908,7
Total Energi Consumption
Jumlah Pendapatan Rp-Miliar
1.892,1 1.817,38 1.910,7
Total Revenues Rp-Billion
GJ/Rp-Juta
Intensitas Energi
GJ/Rp- 1,86 2,17 2,57
Energi Intensity
Million
Keterangan: | Note:
Untuk data konsumsi energi di gedung dan bangunan kantor, termasuk kantor pusat, kantor cabang dan kantor representative masih menggunakan data konsolidasian
Grup SMN (Hanya termasuk penggunaan listrik pada office building) | For energy consumption data in buildings and office buildings, including head offices, branch
offices and representative offices, we still use SMN Group consolidated data (Include electricity usage at office building only).
Intensitas dihitung dengan membagi Total konsumsi energi dengan jumlah pendapatan | The intensity is calculated by dividing the total energy consumption by the
total revenue.
* Menggunakan data konsolidasian Grup | Using the Group’s consolidated data
Konsumsi Energi di Lingkungan Operasional Energy Consumption Within the Organization [GRI
[GRI 302-1] 302-1]
Tabel di atas menggambarkan konsumsi energi The table above illustrates the Company’s energy
Perseroan pada tahun 2023–2025, yang mencakup consumption in 2023–2025, which includes the use of
penggunaan bahan bakar non-terbarukan, yaitu non-renewable fuels, namely diesel fuel and pertalite,
penggunaan bahan bakar solar dan pertalite, serta as well as electricity consumption from PLN.
penggunaan listrik PLN.
PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 127
Page 130
Kinerja Keberlanjutan
Sustainability Performance
Kinerja Lingkungan
Environmental Performance
Perseroan tidak menggunakan maupun menjual The Company does not use or sell energy in the form of
energi dalam bentuk pemanasan, pendinginan, heating, cooling, or steam; as such, these categories
maupun uap, sehingga kategori tersebut tidak relevan are not applicable to the Company’s business
dengan sifat kegiatan usaha Perseroan. Perhitungan operations. Total energy consumption includes only
total konsumsi energi hanya mencakup entitas yang entities owned or controlled by the Company and is
dimiliki atau dikendalikan langsung oleh Perseroan calculated while avoiding double-counting between
dan dilakukan dengan menghindari perhitungan fuel and self-generated electricity.
ganda antara bahan bakar dan listrik yang dihasilkan
sendiri.
Konsumsi Energi di Luar Lingkungan Operasional Energy Consumption Outside the Organization [GRI
[GRI 302-2] 302-2]
Selain konsumsi energi yang berasal dari In addition to direct energy consumption within its
kegiatan operasional langsung, Perseroan juga operations, the Company also accounts for energy
memperhitungkan konsumsi energi yang terjadi di use outside the organization, particularly across
luar organisasi, khususnya yang terkait dengan rantai its value chain. This indirect energy includes PLN
nilai (value chain). Energi tidak langsung ini meliputi electricity used by contractors and suppliers during
penggunaan listrik PLN oleh mitra kerja dan pemasok tower construction and maintenance processes, as
selama proses konstruksi dan pemeliharaan menara, well as renewable energy from solar panels installed
serta dan energi terbarukan dari panel surya yang at several tower locations.
terpasang di beberapa lokasi menara.
Berdasarkan hasil estimasi internal, total konsumsi Based on internal estimation results, total energy
energi di luar organisasi pada tahun 2025 mencapai consumption outside the organization in 2025
13.284,82 GJ, yang seluruhnya berasal dari energi reached 13,284.82 GJ, all of which originated from
non-terbarukan dan terbarukan yang digunakan non-renewable and renewable energy used by third
oleh pihak ketiga dalam mendukung kegiatan parties in supporting the Company’s operational
operasional Perseroan. Nilai energi ini dihitung activities. This energy value was calculated using
dengan menggunakan panduan Kementerian Energi the guidelines of the Ministry of Energy and Mineral
dan Sumber Daya Mineral (ESDM) serta IPCC 2006 Resources (ESDM) and the 2006 IPCC Guidelines.
Guidelines.
Berikut adalah rincian konsumsi energi Perseroan di The following are details of the Company’s energy
luar organisasi: consumption outside the organization:
Jenis Energi 2023 2024 2025
Aktivitas Konsumsi (Terbarukan atau
Energi Sumber Energi Tidak Terbarukan) Satuan Konsumsi Konsumsi Konsumsi
Energy Consumption Energy Source Type of Energy Unit Energi Energi Energi
Activities (Renewable or Energy Energy Energy
Non-Renewable) Consumption Consumption Consumption
Konsumsi energi oleh
operator menara MWh 6.720,84 6.195,77 3.611,42
Listrik PLN Tidak Terbarukan
Energy consumption by
PLN Electricity Non-renewable
tower operators Gigajoule 24.195 GJ 22.304 13.001
Konsumsi energi dari
Listrik dari Panel MWh 80,52 70,56 78,84
panel surya di sites
surya Terbarukan
Energy consumption
Electricity from Renewable
from solar panel at Gigajoule 289,89 254,02 283,82
Solar Panel
network sites
Intensitas Energi GJ/ Rp-Miliar
Energy Intensity Pendapatan
12,79 12,27 6,95
GJ/ Rp-Billion
Revenue
128 PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 131
Kinerja Lingkungan
Environmental Performance
Intensitas Energi [GRI 302-3] Energy Intensity [GRI 302-3]
Perseroan mengukur intensitas energi sebagai The Company measures energy intensity as an
indikator efisiensi penggunaan energi di seluruh indicator of energy efficiency across all operations.
kegiatan operasional. Pada tahun 2025, rasio In 2025, the Company’s energy intensity ratio
intensitas energi Perseroan tercatat sebesar 2,57 GJ was recorded at 2.57 GJ per Rp-Billion, obtained
per Rp-Miliar, yang diperoleh dari pembagian antara from dividing the Company’s total internal energy
total konsumsi energi internal Perseroan dengan consumption by the Company’s total revenue.
jumlah pendapatan Perseroan.
Jenis energi yang termasuk dalam perhitungan The energy types included comprise non-renewable
mencakup bahan bakar non-terbarukan (solar dan fuels (diesel and portable fuel) and electricity from
portable fuel) serta energi listrik, baik dari jaringan both grid and solar panel sources. This ratio covers
maupun panel surya. Rasio ini hanya mencakup only energy consumption within the organization and
konsumsi energi di dalam organisasi dan tidak excludes energy consumed outside the organization.
termasuk konsumsi energi di luar organisasi.
Perhitungan intensitas energi dilakukan dengan The energy intensity calculation refers to the
mengacu pada metodologi dan faktor konversi yang methodology and conversion factors described in
dijelaskan dalam pengungkapan GRI 302-1. the GRI 302-1 disclosure.
Intensitas Energi | Energy Intensity
2,57
2,17
1,86
Intensitas Energi
Energy Intensity
(GJ/Rp-Juta
GJ Rp-Million)
2023 2024 2025
PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 129
Page 132
Kinerja Keberlanjutan
Sustainability Performance
Kinerja Lingkungan
Environmental Performance
CO2
CO2
Scope 1
Scope 3 Direct CO2
Scope 3
Scope 2 inDirect inDirect
inDirect
CO2
CO2
Diesel Leased
Electricity generator Assets
for own in sites
use
Employee Company Business travel
commuting Vehicles
Emisi [GRI 305-1, 305-2, 305-3] Emissions [GRI 305-1, 305-2, 305-3]
Inventarisasi emisi Gas Rumah Kaca (“GRK”) Grup The Group’s Greenhouse Gas (“GHG”) emissions
disusun dengan mengacu pada standar dan inventory is prepared with reference to recognized
metodologi internasional yang diakui, termasuk international standards and methodologies, including
Greenhouse Gas Protocol (“GHG Protocol”) serta ISO the Greenhouse Gas Protocol (“GHG Protocol”) and
14064-1:2018. ISO 14064-1:2018.
Pendekatan ini memastikan konsistensi, transparansi, This approach ensures consistency, transparency,
dan akurasi dalam penghitungan emisi di seluruh lini and accuracy in emissions calculation across the
bisnis Grup, meliputi kegiatan operasional utama Group’s business lines, covering key operational
seperti menara telekomunikasi, jaringan serat optik, activities such as telecommunications towers, fiber
serta inisiatif energi terbarukan. optic networks, and renewable energy initiatives.
Inventarisasi ini memberikan gambaran menyeluruh The inventory provides a comprehensive overview of
atas sumber dan besaran emisi karbon yang timbul the sources and volume of carbon emissions arising
dari aktivitas operasional Grup, dengan klasifikasi from the Group’s operational activities, classified
berdasarkan ruang lingkup berikut: according to the following scopes:
Metodologi ISO 14064-1:2018 Metodologi Protokol GHG Sumber Emisi
ISO 14064-1:2018 Methodology GHG Protocol Methodology Emission Source
C1. Emisi dan penghilangan Cakupan 1: emisi langsung • Konsumsi bahan bakar pada generator diesel sebagai daya
GRK langsung Scope 1: direct emissions cadangan yang terletak di lokasi menara
C1. Direct GHG emissions and Fuel consumption at diesel generators as back-up power
removals located at tower sites
• Pengoperasian kendaraan milik yang digunakan dalam
kegiatan Grup.
Operation of owned-vehicles used in the Group’s activities.
C2. Emisi GRK tidak langsung dari Cakupan 2: emisi tidak • Penggunaan listrik di gedung perkantoran, termasuk kantor
energi impor (pasar) langsung dari listrik pusat Grup, kantor cabang, dan kantor perwakilan.
C2. Indirect GHG emissions from Scope 2: indirect emissions Electricity consumption in office buildings, including the
imported energy (market) from electricity Group’s head office, branch offices, and representative
offices.
130 PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 133
Kinerja Lingkungan
Environmental Performance
Metodologi ISO 14064-1:2018 Metodologi Protokol GHG Sumber Emisi
ISO 14064-1:2018 Methodology GHG Protocol Methodology Emission Source
C3. Emisi GRK tidak langsung dari Cakupan 3: emisi tidak • Karyawan yang berpergian ke kantor
transportasi langsung lainnya Employee commuting to the office
C3. Indirect GHG emissions from Scope 3: other indirect • Perjalanan bisnis
transportation emissions Business travel
• Konsumsi listrik dari aset menara grup yang disewakan kepada
C4. Emisi GRK tidak langsung operator/pelanggan.
dari produk yang digunakan oleh Electricity consumption from the group’s tower assets leased
organisasi to operators/customers.
C4. Indirect GHG emissions from
products used by the organisation
C5. Emisi GRK tidak langsung
yang terkait dengan penggunaan
produk dari organisasi
C5. Indirect GHG emissions
associated with the use of
products from the organisations
Pendekatan perhitungan emisi Grup menggunakan The Group’s emission calculation approach adopts
batas kontrol operasional (operational control an operational control boundary, ensuring alignment
boundary) untuk memastikan keselarasan dengan with internationally recognized Greenhouse Gas
kerangka pelaporan Gas Rumah Kaca yang diakui reporting frameworks. Emissions are calculated by
secara internasional. Perhitungan emisi dilakukan multiplying activity data with emission factors derived
dengan mengalikan data aktivitas dengan faktor from reliable and authoritative sources such as the
emisi yang bersumber dari lembaga resmi dan Intergovernmental Panel on Climate Change (“IPCC”),
tepercaya, antara lain Intergovernmental Panel on GHG Protocol, the Directorate General of Electricity,
Climate Change (“IPCC”), GHG Protocol, Direktorat the Ministry of Energy and Mineral Resources
Jenderal Ketenagalistrikan, Kementerian Energi dan (“ESDM”), UK Department for Environment, Food and
Sumber Daya Mineral (“ESDM”), UK Department for Rural Affairs (“DEFRA”), and other relevant references.
Environment, Food and Rural Affairs (“DEFRA”), serta
sumber relevan lainnya.
Grup berkomitmen untuk menjaga akurasi, The Group is committed to maintaining accuracy,
konsistensi, dan transparansi dalam pelaporan emisi consistency, and transparency in emissions reporting
sebagai bagian dari upaya mendukung pengambilan as part of its efforts to support sustainability-based
keputusan berbasis keberlanjutan. Komitmen decision-making. This commitment is reflected in this
tersebut tercermin pada Laporan ini dimana Report, in which the Company expanded the scope of
Perseroan memperluas cakupan perhitungan emisi carbon emissions calculations by conducting detailed
karbon dengan melakukan penghitungan terperinci assessments of all major operational activities across
untuk seluruh aktivitas operasional utama Grup SMN. the SMN Group.
Untuk emisi Cakupan 1, Perseroan menerapkan For Scope 1 emissions, the Company applies the
metodologi Tier-1 IPCC dengan menggunakan data Tier 1 IPCC methodology by using actual energy
konsumsi energi aktual yang dikalikan dengan faktor consumption data multiplied by default emission
emisi default sesuai dengan standar IPCC 2019 factors in accordance with the IPCC 2019 Refinement
Refinement to the 2006 Guidelines dan/atau GHG to the 2006 Guidelines and/or the GHG Protocol
Protocol Maret 2024. (March 2024).
PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 131
Page 134
Kinerja Keberlanjutan
Sustainability Performance
Kinerja Lingkungan
Environmental Performance
Formula yang digunakan untuk menghitung emisi The formula used to calculate Scope 1 emissions is as
Cakupan 1 adalah sebagai berikut: follows:
Estimasi Hasil Pembakaran Bahan Bakar
Estimated Fuel Combustion Results
Emisi GRK
GHG Emission [ Kg
Thn | Yr [ = Konsumsi Energi
Energy Consumption [ [ TJ
Thn
Faktor Emisi
X Emission Factor
[ [
Kg
TJ
Untuk emisi Cakupan 2, perhitungan dilakukan For Scope 2 emissions, the calculation is based on the
berdasarkan metodologi tahun 2019 yang diterbitkan 2019 methodology issued by the ESDM.
oleh ESDM.
Pendekatan ini digunakan untuk menghitung emisi This approach is applied to quantify indirect emissions
tidak langsung yang berasal dari konsumsi listrik di resulting from electricity consumption across the
seluruh kegiatan operasional Grup, termasuk fasilitas Group’s operational activities, including tower sites
menara dan kantor operasional. and operational offices.
Rumus yang digunakan untuk menghitung emisi The formula used for calculating Scope 2 emissions is
Cakupan 2 adalah sebagai berikut: as follows:
Estimasi Hasil Penggunaan Listrik
Estimated Electricity Consumption Results
Emisi GRK Kg
[ [
GHG Emission Thn | Yr
= Konsumsi Listrik
Electricity Consumption [ TJ
Thn | Yr [ X
Faktor Emisi
Emission Factor [ [
KgCO2
kWh
Untuk emisi Cakupan 3, kategori aset yang For Scope 3 emissions, the distance-based method
disewakan, perjalanan dinas, dan perjalanan karyawan from the GHG Protocol is applied. This approach
(commuting), perhitungan yang dilakukan disesuaikan refers to the DEFRA 2025 (UK Department for
dengan ketersediaan data Perseroan mengacu pada Environment, Food and Rural Affairs) emission factors
GHG Protocol dengan menggunakan pendekatan to calculate emissions generated from employee
faktor emisi DEFRA 2025 dan ketentuan yang berlaku commuting and business travel using various modes
di Indonesia dan internasional. of transportation.
Perhitungan emisi dari perjalanan dinas dengan The calculation of emissions from business travel and
Perhitungan emisi dari perjalanan karyawan employee commuting also used the DEFRA 2025
(commuting) juga menggunakan faktor emisi DEFRA emission factors, taking into account the average
2025, dengan mempertimbangkan jarak tempuh travel distance and the modes of transportation used,
rata-rata dan mode transportasi yang digunakan, including private vehicles and public transportation
termasuk kendaraan pribadi dan transportasi umum used by employees:
yang digunakan karyawan:
132 PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 135
Kinerja Lingkungan
Environmental Performance
[ [ [ [ [[
Emisi dari
Kendaraan (km) Faktor emisi Kg Co2e/ kendaraan
perjalanan Jarak yang
atau penumpang khusus (km) atau kg Co2e/
udara ditempuh menurut
=∑ jenis kendaraan (km) vehiche km or x kendaraan penumpang (km)
Emission passenger km vehicle specific kg Co2e/ vehicle
Distance travelled
from air vehicle-km or emission factor km or kg Co2e/
by vehicle type
travel passenger-km passenger km
Perhitungan emisi dari perjalanan karyawan Emissions from employee commuting are also
(commuting) juga menggunakan faktor emisi DEFRA calculated using DEFRA 2025 emission factors,
2025, dengan mempertimbangkan jarak tempuh taking into account the average travel distance and
rata-rata dan mode transportasi yang digunakan, the mode of transportation used, including private
termasuk kendaraan pribadi, dan transportasi umum: vehicles and public transport:
Metode Berbasis Jarak
Distance-based Method
Emisi GRK
GHG Emission [ [ [
Thn Kg Co2e = ∑
Jarak
Distance [ [ ThnKm x
Faktor Emisi
Emission Factor [ KmKg Co2e
[
Emisi Gas Rumah Kaca [SEOJK F.11, F12] [GRI 305-1, 305-2, Greenhouse Gas Emissions [SEOJK F.11, F12] [GRI 305-1,
305-3, 305-4, 305-5] [IDXNET FORM E020 E-01] 305-2, 305-3, 305-4, 305-5] [IDXNET FORM E020 E-01]
Pada tahun 2025, total emisi Gas Rumah Kaca (GRK) In 2025, the Company’s total Greenhouse Gas (GHG)
Perseroan yang dihasilkan dari kegiatan operasional emissions from operational activities amounted to
mencapai 5.355,33 ton CO₂e, terdiri dari: 5,355.33 tons of CO₂e, consisting of:
• Emisi Langsung (Cakupan 1): berasal dari • Direct emissions (Scope 1): from non-renewable
konsumsi bahan bakar non-terbarukan (solar dan fuel consumption (diesel and portable fuel) used
portable fuel) pada genset di site dan kendaraan in generators and operational vehicles;
operasional;
• Emisi Tidak Langsung dari Energi (Cakupan 2): • Energy indirect emissions (Scope 2): from
berasal dari konsumsi listrik di kantor pusat, kantor electricity consumption at the head office,
representatif, dan site menara; serta representative offices, and tower sites; and
• Emisi Tidak Langsung Lainnya (Cakupan 3): • Other Indirect Emissions (Scope 3): including
mencakup aktivitas perjalanan dinas, aktivitas business travel activities, employee commuting
karyawan yang bepergian ke kantor, dan konsumsi activities, and electricity consumption from tower
listrik dari aset menara. assets.
Perhitungan berbasis pendekatan operational control The calculation is based on the operational control
dan menggunakan faktor emisi dari Kementerian approach and uses emission factors from the Ministry
Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) dan IPCC of Environment and Forestry (MoEF) and the 2006
2006 Guidelines, dengan satuan konversi ke CO₂e. IPCC Guidelines, with conversion into CO₂e units.
Perseroan tidak menghasilkan emisi biogenik CO₂ The Company does not produce biogenic CO₂
dan tidak melakukan perdagangan karbon. Data emisi emissions and does not participate in carbon
dihitung berdasarkan pengukuran konsumsi energi trading. Emission data were based on actual energy
aktual, tanpa memasukkan pengurangan akibat consumption measurements, excluding reductions
berkurangnya aktivitas operasional. from lower operational capacity.
PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 133
Page 136
Kinerja Keberlanjutan
Sustainability Performance
Kinerja Lingkungan
Environmental Performance
Intensitas emisi GRK Perseroan pada tahun 2025, The Company’s GHG emission intensity in 2025
dihitung dari total emisi Cakupan 1 dan Cakupan was calculated from the combined total of Scope
2 dibandingkan dengan jumlah menara yang 1 and Scope 2 emissions divided by the number
dioperasikan. Rasio ini mencerminkan efektivitas of operational towers. This ratio reflects the
upaya efisiensi energi dan pengendalian emisi karbon effectiveness of STP’s energy efficiency and carbon
yang diterapkan Perseroan. management efforts.
Rincian emisi yang dihasilkan Perseroan pada tahun Details of the Company’s emissions in 2025 can be
2025 dapat dilihat pada tabel berikut: [SEOJK F.11] [GRI seen in the following table: [SEOJK F.11] [GRI 305-1, 305-2,
305-1, 305-2, 305-4, 305-6, 305-7] [IDXNET FORM E020 E-01] 305-4, 305-6, 305-7] [IDXNET FORM E020 E-01]
Uraian
Unit 2023 2024 2025
Description
Cakupan 1
Diesel – Generator di site menara
Ton Co2eq 29,21 44,15 19,48
Diesel – Generator at tower site
Pertalite – Mobil Operasional
Ton Co2eq 74,94 66,95 6,68
Pertalite – Operational Car
Jumlah Emisi Cakupan 1
Ton Co2eq 104,15 111,1 26,16
Total Emission Scope 1
Intensitas Emisi Cakupan 1 Ton Co2eq/Rp-Miliar
0,06 0,06 0,01
Emission Intensity Scope 1 Ton Co2eq/Rp-Billion
Cakupan 2
Listrik PLN – Kantor*
Ton Co2eq 510,04 468,01 1.108,53
PLN Electricity – Offices
Jumlah Emisi Cakupan 2
Ton Co2eq 510,04 468,01 1.108,53
Total Emission Scope 2
Intensitas Emisi Cakupan 2 Ton Co2eq/Rp-Miliar
0,27 0,26 0,58
Emission Intensity Scope 2 Ton Co2eq/Rp-Billion
Total Emisi GRK (Cakupan 1 dan 2)
Ton Co2eq 614,19 579,11 1.134,69
Total GHG Emission (Scope 1 and 2)
Pendapatan Rp Miliar
1.892,1 1.817,38 1.910,7
Revenues Rp Billion
Cakupan 3
Business Travel (Air Transportation) Ton Co2eq 17,51 53.20 777,98*
Employee Commuting Ton Co2eq 24,68 70,96 260,00*
Konsumsi listrik di aset menara Grup yang
Disewakan kepada Operator/ Pelanggan
Ton Co2eq 5.922,71 4.952,03 3.182,66
Electricity Consumption at Tower Assets
Leased to Operators/Customers
Total Emisi Cakupan 3
Ton Co2eq 5.964,90 5.076,19 4.220,64
Total Emission Scope 3
Intensitas Emisi Cakupan 3 Ton Co2eq/Rp-Miliar
3,15 2,79 2,21
Emission Intensity Scope 2 Ton Co2eq/Rp-Billion
Total Emisi Cakupan 1, 2, & 3
Ton Co2eq 6.579,09 5.655,29 5.355,33
Total Emission Scope 1, 2, & 3
Intensitas Emisi Cakupan 1, 2, & 3 Ton Co2eq/Rp-Miliar
3,48 3,11 2,80
Emission Intensity Scope 1, 2, & 3 Ton Co2eq/Rp-Billion
*Menggunakan data konsolidasian Grup (Hanya termasuk penggunaan listrik di office building) | Using Group consolidated data (Include electricity usage at office
building only)
134 PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 137
Kinerja Lingkungan
Environmental Performance
Pada tahun 2025, total emisi Cakupan 1 dan Cakupan 2 In 2025, the Company’s total Scope 1 and Scope 2
yang dihasilkan Perseroan adalah 1.134,69 ton CO₂eq. emissions will be 1,134.69 tons CO₂eq. This increase is
Kenaikan ini disebabkan eh perluasan bisnis dan pen- due to business expansion and increased operational
ingkatan kebutuhan operasional di berbagai wilayah. needs in various regions.
Perseroan terus memperkuat langkah mitigasi The Company continues to strengthen its emission
emisi melalui optimalisasi penggunaan diesel mitigation efforts through the optimization of fuel-
generator yang lebih hemat bahan bakar, perluasan efficient diesel generators, expansion of renewable
pemanfaatan energi terbarukan, serta peningkatan energy utilization, and improvement of electrical
efisiensi listrik pada sistem operasional. Intensitas efficiency in operational systems. The intensity of
emisi untuk Cakupan 1 dan 2 tetap terjaga pada Scope 1 and Scope 2 emissions remained low (0.01
tingkat rendah (0,01 dan 0,58 ton CO₂eq/Rp-miliar), and 0.58 tons CO₂eq/Rp-billion), highlighting the
menunjukkan keberhasilan Perseroan dalam menjaga Company’s ongoing effort to balance business
keseimbangan antara pertumbuhan bisnis dan growth with environmental stewardship.
tanggung jawab lingkungan.
Sebagai wujud komitmen terhadap keberlanjutan, As part of its long-term sustainability commitment,
Perseroan akan terus melakukan pemantauan, the Company will continue to monitor, evaluate, and
evaluasi, dan optimalisasi terhadap berbagai program enhance its energy efficiency programs and adoption
efisiensi energi dan penggunaan sumber daya yang of greener resources. These initiatives are expected
lebih hijau. Langkah ini Perseroan dapat semakin to reinforce the Company’s contribution to national
memperkuat kontribusi STP dalam mendukung carbon reduction efforts.
pengurangan emisi karbon nasional.
Penjelasan lebih lanjut mengenai inisiatif Further details regarding emission control initiatives is
pengendalian emisi dapat ditemukan pada sub presented in the Energy Consumption subsection on
bagian Penggunaan Energi di halaman 127. page 127.
Intensitas Energi | Energy Intensity
[IDXNET FORM E020 E-02]
0,59
0,32
0,33
Intensitas Emisi
Intensitas Emisi
Cakupan 1 & 2
Emission Intensity
Emission Intensity
Scope 1 & 2
2023 2024 2025
PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 135
Page 138
Kinerja Keberlanjutan
Sustainability Performance
Kinerja Lingkungan
Environmental Performance
Pemakaian Air [GRI 303-5] [IDXNET FORM E020 E-04] Water Consumption [GRI 303-5] [IDXNET FORM E020 E-04]
Perseroan tetap memperoleh pasokan air dari PDAM The Company continued to source its water supply
untuk mendukung aktivitas operasional kantor from the local water utility (PDAM) to support daily
sehari-hari. Penggunaan air dilakukan dengan office operations. Water consumption is managed
memperhatikan prinsip efisiensi dan tanggung jawab responsibly and efficiently to ensure the long-term
agar ketersediaan sumber daya air tetap terjaga availability of this essential resource.
secara berkelanjutan.
Sebagai wujud komitmen terhadap pelestarian As part of its ongoing commitment to water
sumber daya air, Perseroan terus memperkuat inisiatif conservation, the Company continues to enhance
penghematan air melalui peningkatan kesadaran water-saving initiatives by increasing awareness
karyawan dan mitra kerja mengenai pentingnya among employees and business partners regarding
penggunaan air secara bijak. Program edukasi dan responsible water use. Regular education and
sosialisasi rutin dijalankan untuk memastikan perilaku communication programs are carried out to ensure
hemat air menjadi bagian dari budaya kerja di seluruh that water efficiency becomes an integral part of the
lini organisasi. [SEOJK F.8] Company’s work culture. [SEOJK F.8]
Selain itu, Perseroan juga melanjutkan pengembangan In addition, the Company continues to develop
desain menara yang lebih ramah lingkungan dengan environmentally friendly tower designs that
mempertimbangkan efisiensi lahan dan kemampuan emphasize both land efficiency and water absorption
daya serap air. Penerapan lapisan gravel di sekitar capacity. The use of gravel layers around tower areas is
menara terus dioptimalkan untuk mendukung infiltrasi further optimized to support groundwater infiltration
air ke tanah, sekaligus menjaga keseimbangan and help maintain local water ecosystem balance.
ekosistem air tanah di area sekitar operasional.
terhadap keseimbangan ekosistem air tanah.
Berdasarkan hasil pemetaan wilayah operasional, Based on spatial mapping of operational areas, the
Perseroan memastikan bahwa seluruh lokasi Company confirms that all operational sites are not
operasional tidak berada di wilayah dengan tingkat located in water-stressed areas. Furthermore, there
risiko kelangkaan air (water stress). Selain itu, tidak were no significant changes in water storage that had
terdapat perubahan signifikan dalam penyimpanan a material environmental impact.
air (water storage) yang berdampak material terhadap
lingkungan.
Data konsumsi air dihimpun dari catatan meter air Water consumption data were obtained from meter
dan tagihan PDAM, kemudian dikonversi ke satuan readings and PDAM billing records, converted to
megaliter (1 ML = 1.000 m³). Apabila data meter megaliters (1 ML = 1,000 m³). Where meter data
tidak tersedia, dilakukan estimasi konsumsi rata- were unavailable, average monthly estimates were
rata bulanan berdasarkan pola penggunaan historis. calculated based on historical consumption patterns.
Pendekatan ini memastikan akurasi data dan This approach ensures data accuracy while supporting
mendukung upaya efisiensi serta konservasi air secara ongoing water efficiency and conservation efforts.
berkelanjutan.
Berikut tabel pemakaian air yang dilakukan Perseroan The following table presents the Company’s water
di tahun 2025: consumption data for 2025:
136 PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 139
Kinerja Lingkungan
Environmental Performance
Pemakaian Air
Water Consumption
[IDXNET FORM E020 E-04]
Sumber Air
2023 2024 2025
Water Resources
Air PDAM*
1.679 m3 2.197 m3 2.734 m3
Water PDAM*
* Data yang disajikan merupakan data konsolidasi Grup SMN | * The presented
data is the consolidated data of the SMN Group
Pengelolaan Air Limbah Wastewater Management
Perseroan terus memastikan bahwa seluruh air limbah The Company continued to ensure that all wastewater
yang dihasilkan dari kegiatan operasional dikelola generated from operational activities is managed
secara bertanggung jawab sesuai dengan standar responsibly in accordance with applicable
lingkungan yang berlaku. Air limbah yang dihasilkan, environmental standards. Most of the wastewater
terutama dari aktivitas domestik seperti mandi, produced, primarily from domestic activities such
cuci, dan kakus (MCK), dipastikan melalui proses as bathing, washing, and sanitation, undergoes
pengolahan sebelum dialirkan ke lingkungan. proper treatment before being discharged into the
environment.
Untuk mendukung efektivitas pengelolaan, Perseroan To maintain effective wastewater management, the
memanfaatkan fasilitas instalasi pengolahan air limbah Company utilizes wastewater treatment plant (WWTP)
(IPAL) yang tersedia di gedung tempat operasional facilities available within its operational buildings. The
berlangsung. Seluruh proses pengelolaan air limbah management process is carried out by third-party
dilakukan oleh pihak ketiga, yaitu pengelola gedung, building operators in compliance with government
yang beroperasi sesuai dengan peraturan pemerintah regulations on wastewater handling.
mengenai pengelolaan limbah cair.
Dengan penerapan ini, Perseroan memastikan bahwa Through these measures, the Company ensures that
pengelolaan air limbah berjalan optimal dan tidak wastewater management remains effective and does
menimbulkan dampak negatif terhadap ekosistem not cause any negative impact on the ecosystem or
maupun kualitas sumber daya air di sekitar area the quality of surrounding water resources.
operasional.
Keanekaragaman Hayati [SEOJK F.9, F.10] Biodiversity [SEOJK F.9, F.10]
Perseroan tidak memiliki kantor operasional, baik The Company does not have operational offices,
pusat maupun cabang, yang berlokasi di kawasan either at the head office or branch level, located
lindung atau area konservasi keanekaragaman hayati. within protected areas or biodiversity conservation
Namun, beberapa menara milik Perseroan berada zones. However, several of the Company’s towers
di zona enclave, yaitu wilayah yang secara faktual are situated in enclave zones, areas that are already
telah dihuni dan dikelola oleh masyarakat setempat. inhabited and managed by local communities. As
Oleh karena itu, keberadaan menara tersebut tidak such, the presence of these towers does not have
menimbulkan dampak langsung terhadap ekosistem a direct impact on surrounding ecosystems or
atau habitat keanekaragaman hayati di sekitarnya. biodiversity habitats.
Dalam proses penentuan lokasi pembangunan When determining tower construction sites,
menara, Perseroan selalu mempertimbangkan the Company consistently considers both
kebutuhan telekomunikasi dengan memperhatikan telecommunication needs and potential
potensi dampak lingkungan. Perseroan juga environmental impacts. The Company also
memastikan kepatuhan terhadap peraturan yang ensures compliance with applicable regulations,
berlaku, termasuk Surat Edaran Dirjen Penataan Ruang including Circular Letter No. 06/SE/Dr/2011 issued
Kementerian Pekerjaan Umum No. 06/SE/Dr/2011 by the Directorate General of Spatial Planning,
yang mengatur kriteria lokasi menara telekomunikasi. Ministry of Public Works, which outlines criteria for
Pendekatan ini memastikan pembangunan telecommunication tower locations. This approach
PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 137
Page 140
Kinerja Keberlanjutan
Sustainability Performance
infrastruktur tetap sejalan dengan rencana tata ruang ensures that infrastructure development aligns with
wilayah. established spatial planning functions.
Hingga akhir tahun 2025, Perseroan tidak memiliki As of the end of 2025, the Company does not own
menara yang berlokasi di kawasan lindung atau or operate any towers located in protected areas
area dengan perlindungan keanekaragaman hayati. or regions with designated biodiversity protection.
Hal ini menunjukkan komitmen Perseroan dalam This reflects the Company’s commitment to
menjalankan operasional yang bertanggung jawab environmentally responsible operations and
terhadap lingkungan dan menjaga keseimbangan maintaining ecosystem balance within its operational
ekosistem di sekitar area operasional. areas.
Pengaduan Terkait Lingkungan Hidup [SEOJK F.16] Environmental Complaints [SEOJK F.16]
Perseroan memastikan transparansi dan The Company continued to uphold transparency and
akuntabilitas dalam pengelolaan isu lingkungan accountability in managing environmental issues by
dengan menyediakan berbagai saluran komunikasi providing multiple communication channels for the
bagi masyarakat. Saluran tersebut, seperti e-mail public. These include email and call center services
dan layanan call center, dapat digunakan untuk through which stakeholders can submit suggestions,
menyampaikan saran, masukan, atau keluhan terkait feedback, or complaints, as detailed in the Complaint
lingkungan hidup, sebagaimana dijelaskan dalam Mechanism section on page 173.
Mekanisme Pengaduan pada halaman 173.
Selama tahun 2025, Perseroan tidak menerima denda Throughout 2025, the Company did not receive
maupun sanksi non-moneter yang berkaitan dengan any fines or non-monetary sanctions related to
pelanggaran peraturan lingkungan. Selain itu, tidak environmental regulation violations. Furthermore,
terdapat pengaduan lingkungan yang memerlukan there were no environmental complaints that required
penyelesaian melalui mekanisme sengketa atau resolution through dispute mechanisms or legal
proses hukum. [GRI 2-27] proceedings. [GRI 2-27]
138 PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 141
KINERJA SOSIAL
Social Performance
MENGELOLA SUMBER DAYA MANUSIA SEBAGAI INVESTASI BERKELANJUTAN
MANAGING HUMAN RESOURCES AS SUSTAINABLE INVESTMENTS
[ACGS B.6.1]
Perseroan menetapkan kebijakan pengelolaan Sumber Daya Manusia dengan
mengedepankan prinsip kesetaraan dan kesempatan yang adil bagi setiap
individu. Dalam proses rekrutmen, Perseroan memastikan bahwa semua
kandidat, tanpa memandang jenis kelamin, ras, warna kulit, agama, pandangan
politik, kebangsaan, latar belakang sosial, kondisi fisik, status pernikahan, atau
kehamilan, memiliki peluang yang sama untuk bergabung dan berkembang di
lingkungan kerja yang inklusif.
The Company establishes its human resource management policy based on the principles of
equality and fair opportunities for all individuals. In the recruitment process, the Company ensures
that all candidates, regardless of gender, race, skin color, religion, political views, nationality,
social background, physical condition, marital status, or pregnancy, have equal opportunities to
join and grow within an inclusive work environment.
PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 139
Page 142
Kinerja Keberlanjutan
Sustainability Performance
Kinerja Sosial
Social Performance
Bagi Perseroan, Sumber Daya Manusia (SDM) bukan For the Company, Human Resources (HR) are not
hanya aset penting, tetapi juga investasi strategis merely an asset but also a strategic investment
yang menentukan keberlanjutan bisnis di masa essential for ensuring long-term business
depan. Oleh karena itu, Perseroan berkomitmen sustainability. As such, the Company focuses on
untuk mengelola SDM secara efektif dalam effective HR management to develop quality talents
rangka membangun talenta berkualitas yang that can drive sustainable performance growth.
mampu mendorong pertumbuhan kinerja secara
berkelanjutan.
Sebagai wujud komitmen terhadap terciptanya As part of its commitment to fostering an inclusive
lingkungan kerja yang inklusif, Perseroan menerapkan work environment, the Company implements HR
kebijakan SDM yang berpedoman pada prinsip policies based on the principles of equality and equal
kesetaraan dan kesempatan yang sama. Setiap opportunity. Every individual, regardless of gender,
individu, tanpa membedakan gender, ras, warna race, skin color, religion, political belief, nationality,
kulit, agama, pandangan politik, kebangsaan, latar social background, physical condition, marital
belakang sosial, kondisi fisik, status pernikahan, atau status, or pregnancy, has equal rights in recruitment,
kehamilan, memiliki hak yang sama dalam proses career development, compensation, and benefits.
rekrutmen, pengembangan karier, serta penerimaan Through this approach, the Company ensures that all
remunerasi dan manfaat lainnya. Melalui pendekatan employees can contribute optimally to achieving the
ini, Perseroan memastikan seluruh karyawan dapat Company’s vision and mission. [SEOJK F.18] [IDXNET FORM
memberikan kontribusi terbaik bagi pencapaian visi E020 S-07, S-08, S-09]
dan misi perusahaan. [SEOJK F.18] [IDXNET FORM E020 S-07,
S-08, S-09]
Dasar Hukum Legal Basis
Pengelolaan SDM Perseroan dilaksanakan The Company’s HR management is carried out in
berdasarkan peraturan dan ketentuan perundang- accordance with prevailing laws and regulations,
undangan yang berlaku, antara lain sebagai berikut: including but not limited to:
• Undang-undang No. 13 Tahun 2003 tentang • Law No. 13 of 2003 on Manpower and its updated
Ketenagakerjaan beserta aturan-aturan implementing regulations;
turunannya yang diperbarui;
• Undang-undang No. 11 Tahun 2020 tentang Cipta • Law No. 11 of 2020 on Job Creation;
Kerja;
• Undang-undang No. 1 Tahun 1970 tentang • Law No. 1 of 1970 on Occupational Safety;
Keselamatan Kerja;
• Undang-undang No. 23 tahun 1992 tentang • Law No. 23 of 1992 on Health and its implementing
Kesehatan beserta turunannya. regulations.
Pengelolaan Karyawan Employee Management
Perseroan menerapkan sistem pengelolaan karyawan The Company applies a comprehensive employee
secara menyeluruh, mencakup seluruh tahapan mulai management system that covers all stages from
dari proses rekrutmen hingga masa pensiun. Dalam recruitment to retirement. In implementing its
pelaksanaan kebijakan ketenagakerjaan, Perseroan employment policies, the Company adheres to
berpedoman pada regulasi ketenagakerjaan yang applicable labor regulations in Indonesia and
berlaku di Indonesia serta memastikan kepatuhan ensures compliance with provisions stated in the
terhadap ketentuan dalam Peraturan Perusahaan. Company’s Regulations. This approach aims to create
Pendekatan ini bertujuan menciptakan lingkungan a fair, professional, and sustainable work environment
kerja yang adil, profesional, dan berkelanjutan, di where every employee can grow and contribute
mana setiap karyawan memiliki kesempatan untuk optimally to the Company’s success. [GRI 3-3]
berkembang dan berkontribusi optimal terhadap
pertumbuhan Perseroan. [GRI 3-3]
140 PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 143
Kinerja Sosial
Social Performance
Profil Tenaga Kerja dan Pekerja Non-Karyawan [GRI Employee and Non-Employee Workforce Profile [GRI
2-7, GRI 2-8] 2-7, GRI 2-8]
Pada akhir tahun 2025, jumlah karyawan STP tercatat At the end of 2025, STP employed a total of 147
sebanyak 147 orang, terdiri dari 90 karyawan laki- employees, consisting of 90 male and 57 female
laki dan 57 karyawan perempuan yang tersebar di employees distributed across the Company’s
berbagai wilayah operasional Perseroan. Komposisi operational areas. The workforce composition is
tenaga kerja Perseroan didominasi oleh karyawan dominated by employees based at the head office
yang bekerja di kantor pusat Jakarta dan area in Jakarta and major operational areas in Java and
operasional utama di Pulau Jawa dan Sumatra. Sumatra. The Company’s employees are permanent
Karyawan Perseroan berstatus karyawan tetap dan and contract. The Company does not employ
karyawan kontrak. Perseroan tidak mempekerjakan temporary, part-time, or non-guaranteed-hours
tenaga kerja kontrak jangka pendek, paruh waktu, workers.
maupun pekerja dengan jam kerja tidak tetap.
Data ketenagakerjaan disusun berdasarkan jumlah Employee workforce data are compiled based on the
individu (headcount) per akhir periode pelaporan, number of individuals (headcount) as of the end of
dan diverifikasi oleh Divisi SDM untuk menjamin the reporting period and verified by the HR Division
keakuratan. Selama tahun 2025, tidak terdapat to ensure accuracy. During 2025, there were no
fluktuasi signifikan dalam jumlah karyawan significant fluctuations in the number of employees
dibandingkan tahun sebelumnya. Perubahan compared to the previous year. Any changes
yang terjadi bersifat normal dan berkaitan dengan were normal and related to project needs, routine
kebutuhan proyek, pemeliharaan rutin, serta efisiensi maintenance schedules, and operational efficiency
operasional. adjustments.
KINERJA PERFORMANCE
Proses Rekrutmen Recruitment Process
Perseroan melaksanakan proses rekrutmen The Company carries out recruitment based on the
berdasarkan prinsip transparansi dan keadilan, principles of transparency and fairness, ensuring
memastikan setiap kandidat memperoleh equal opportunities for all candidates in accordance
kesempatan yang sama sesuai dengan kualifikasi with the required qualifications. The selection process
yang dibutuhkan. Seleksi dilakukan secara objektif is conducted objectively and free from discrimination
tanpa diskriminasi dengan tujuan mendapatkan to acquire the best talent capable of contributing to
talenta terbaik yang mampu memberikan nilai tambah the Company’s growth.
bagi Perseroan.
Rekrutmen dilakukan secara selektif untuk Recruitment is carried out selectively to identify
menemukan individu dengan kompetensi dan potensi potential candidates suited to the needs of each
yang sesuai dengan kebutuhan masing-masing divisi. division. In general, the recruitment stages include:
Secara umum, tahapan rekrutmen mencakup:
1. Pendaftaran Kandidat 1. Candidate Application
Calon karyawan dapat mengakses informasi Prospective employees can access job
lowongan kerja dan mengirimkan lamaran melalui information and submit applications through the
platform mitra rekrutmen Perseroan. Company’s recruitment partner platform.
2. Evaluasi Kompetensi 2. Competency Evaluation
Seleksi kompetensi dilaksanakan melalui Competency selection is conducted through a
serangkaian wawancara oleh tim rekrutmen series of interviews by the recruitment team and
dan unit kerja terkait, termasuk user atau hiring relevant units, including the user or hiring manager.
manager. Untuk posisi manajerial ke atas, For managerial-level positions and above, the
Perseroan menggunakan alat asesmen khusus Company uses specialized assessment tools
yang dikembangkan bersama konsultan eksternal. developed with external consultants.
PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 141
Page 144
Kinerja Keberlanjutan
Sustainability Performance
Kinerja Sosial
Social Performance
3. Verifikasi Latar Belakang 3. Background Verification
Untuk kandidat profesional yang berpotensi For professional candidates considered for
menempati posisi tertentu, dilakukan pemeriksaan specific positions, a background check is
latar belakang guna menilai rekam jejak dan etos conducted to review previous performance
kerja sebelumnya. records and work ethics.
4. Pemeriksaan Kesehatan 4. Health Examination
Sebagai tahapan akhir, calon karyawan menjalani As the final step, candidates undergo a medical
pemeriksaan kesehatan melalui mitra layanan examination through the Company’s designated
medis untuk memastikan kelayakan fisik sesuai medical partners to ensure they meet the required
standar kerja Perseroan. health standards.
Pada tahun 2025, Perseroan tidak melakukan proses In 2025, the Company did not conduct any new
rekrutmen baru. Informasi terkait perekrutan karyawan recruitment activities. Information regarding
selama tahun 2025 disajikan sebagai berikut: [GRI 401- recruitment for the year 2025 is presented below: [GRI
1] [IDXNET FORM E020 S-03] 401-1] [IDXNET FORM E020 S-03]
2023 2024 2025
Karyawan Masuk Karyawan Masuk Karyawan Masuk
Kepegawaian Recruited Employees Recruited Employees Recruited Employees
Employment Permanen Kontrak Permanen Kontrak Permanen Kontrak
Permanent Contract Permanent Contract Permanent Contract
L/M P/F L/M P/F L/M P/F L/M P/F L/M P/F L/M P/F
Karyawan Berdasarkan Usia | Employees by Age
18-25 tahun | years old 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
26-35 tahun | years old 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0
36-45 tahun | years old 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
46-55 tahun | years old 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
>55 tahun | years old 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
Jumlah | Total 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0
Tingkat Perekrutan Karyawan (%)
0% 0% 100% 0% 0% 0% 0% 0% 0% 0% 0% 0%
Employee Recruitment Rate (%)
Karyawan Berdasarkan Wilayah Operasional | Employees by Operational Area
Kantor Pusat – Kudus
0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
Head Office - Kudus
Kantor Cabang – Menara BCA,
Menara Pertiwi dan Kantor
Representatif
0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0
Branch Offices – Menara BCA,
Menara Pertiwi and Representative
Office
Jumlah | Total 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0
Tingkat Perekrutan Karyawan (%)
0% 0% 100% 0% 0% 0% 0% 0% 0% 0% 0% 0%
Employee Recruitment Rate (%)
Keterangan | Note: L/M : Laki-laki / Male - P/F : Perempuan / Female
Sementara itu, data terkait karyawan yang mengakhiri Meanwhile, data on employee resignations and the
masa kerjanya serta tingkat perputaran (turnover rate) employee turnover rate can be seen in the table
karyawan dapat dilihat pada tabel berikut: [IDXNET below: [IDXNET FORM E020 S-03]
FORM E020 S-03]
142 PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 145
Kinerja Sosial
Social Performance
2023 2024 2025
Karyawan Keluar Karyawan Keluar Karyawan Keluar
Kepegawaian Resigned Employees Resigned Employees Resigned Employees
Employment Permanen Kontrak Permanen Kontrak Permanen Kontrak
Permanent Contract Permanent Contract Permanent Contract
L/M P/F L/M P/F L/M P/F L/M P/F L/M P/F L/M P/F
Karyawan Berdasarkan Usia | Employees by Age
18-25 tahun | years old 0 0 1 1 0 0 0 0 0 0 0 0
26-35 tahun | years old 2 0 0 2 0 0 1 0 2 0 0 0
36-45 tahun | years old 2 3 1 0 5 0 0 1 10 2 0 0
46-55 tahun | years old 2 0 1 0 1 0 0 0 7 0 0 0
>55 tahun | years old 2 0 1 0 0 0 0 0 0 0 3 0
Jumlah | Total 8 3 4 3 6 0 1 1 19 2 3 0
Karyawan Berdasarkan Wilayah Operasional | Employees by Operational Area
Kantor Pusat – Kudus
0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
Head Office - Kudus
Kantor Cabang – Menara BCA,
Menara Pertiwi dan Kantor
Representatif
8 3 4 3 6 0 1 1 19 2 3 0
Branch Offices – Menara BCA,
Menara Pertiwi and Representative
Office
Jumlah | Total 8 3 4 3 6 0 1 1 19 2 3 0
Tingkat Perekrutan Karyawan (%)
Employee Recruitment Rate (%) 44.4% 16.7% 22.2% 16.7% 75,0% 0% 12,5% 12,5% 79,2% 8,3% 12,5% 0,0%
Keterangan | Note: L/M : Laki-laki / Male - P/F : Perempuan / Female
Turnover Karyawan
Employee Turnover
[IDXNET FORM E020 S-03]
2023 2024 2025
Uraian
Description Jumlah Jumlah Jumlah
L/M P/F L/M P/F L/M P/F
Total Total Total
Jumlah Karyawan Masuk
1 0 1 0 0 0 0 0 0
Total New Recruited Employees
Karyawan Keluar | Resigned Employees
Atas Permintaan Sendiri
4 1 5 5 0 5 1 0 1
Own Request
Diberhentikan oleh Perusahaan
2 2 4 1 0 1 20 2 22
Terminated by the Company
Pensiun
1 0 1 0 0 0 0 0 0
Pension
Habis Kontrak
5 3 8 1 1 2 1 0 1
Contract Expiration
Lain-lain
0 0 2 0 0 0 0 0 0
Others
Jumlah | Total 12 6 18 7 1 8 22 2 24
Tingkat Turnover Karyawan (%)
2.4 0.6 3.0 3.0 0 3.0 0,7% 0,0% 0,7%
Employee Turnover Rate (%)
Keterangan | Note: L/M : Laki-laki / Male - P/F : Perempuan / Female
PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 143
Page 146
Kinerja Keberlanjutan
Sustainability Performance
Kinerja Sosial
Social Performance
Berdasarkan tabel di atas, tidak terdapat karyawan Based on the table above, there were no new
baru yang direkrut selama tahun 2025. Sementara employees recruited in 2025. Meanwhile, the number
itu, jumlah karyawan yang keluar tercatat sebanyak of employees who left the Company totaled 24, with
24 orang, sebagian besar karena mengundurkan the majority resigning voluntarily. Accordingly, the
diri atas keinginan sendiri. Dengan demikian, tingkat employee turnover rate in 2025 reached 0.7%.
perputaran (turnover) karyawan pada tahun 2025
mencapai 0,7%.
Keanekaragaman Karyawan Employee Diversity
Dalam pengelolaan Sumber Daya Manusia, Perseroan In managing its Human Resources, the Company
berkomitmen untuk menciptakan lingkungan kerja is committed to fostering an inclusive work
yang inklusif dan mendorong keberagaman di environment that embraces diversity across all levels
seluruh lini organisasi. Data mengenai keberagaman of the organization. The following table presents the
karyawan di Perseroan disajikan dalam tabel berikut: Company’s employee diversity data: [GRI 3-3, 405-1]
[GRI 3-3, 405-1]
Keanekaragaman Karyawan
Employee Diversity
Proporsi
2023 2024 2025
Proportional
A. Dewan Komisaris dan Direksi | Board of Commissioners and Directors
Berdasarkan Usia | By Age
18-25 tahun | years old 0 0% 0 0% 0 0%
26-35 tahun | years old 0 0% 0 0% 0 0%
36-45 tahun | years old 0 0% 1 1% 0 0%
46-55 tahun | years old 5 71% 5 72% 5 71%
>55 tahun | years old 2 29% 1 14% 2 29%
Berdasarkan Gender | By Gender
Laki-laki | Male 6 14,% 6 14% 6 14%
Perempuan | Female 1 86% 1 86% 1 86%
B. Karyawan Grup | Group Employees
Berdasarkan Usia | By Age
18-25 tahun | years old 3 2% 1 1% 0 0%
26-35 tahun | years old 50 26% 39 23% 31 21%
36-45 tahun | years old 90 47% 83 48% 73 50%
46-55 tahun | years old 43 23% 44 25% 41 28%
>55 tahun | years old 4 2% 5 3% 2 1%
Berdasarkan Gender | By Gender
Laki-laki | Male 126 66% 112 59% 90 61%
Perempuan | Female 64 34% 60 36% 57 39%
144 PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 147
Kinerja Sosial
Social Performance
Pengembangan Kompetensi Karyawan [ACGS B.6.2] Employee Competency Development [ACGS B.6.2]
[GRI 404-1] [IDXNET FORM E020 S-05] [GRI 404-1] [IDXNET FORM E020 S-05]
Keberlanjutan bisnis Perseroan sangat ditentukan oleh The Company’s business sustainability largely
kualitas dan kapabilitas SDM. Karyawan memiliki peran depends on the quality and capability of its HR.
strategis dalam menjaga kelancaran operasional serta Employees serve a strategic role in maintaining
mendorong peningkatan kinerja Perseroan. Dalam operational stability and driving the Company’s
menghadapi perubahan dan tantangan bisnis yang performance improvement. In facing the ever-
dinamis, kemampuan beradaptasi menjadi faktor evolving business landscape, adaptability becomes
penting. Oleh karena itu, Perseroan berkomitmen a key factor. As such, the Company emphasizes
untuk mengembangkan kompetensi karyawan comprehensive employee development to ensure
secara menyeluruh agar mampu menyesuaikan diri adaptability to change and to support sustainable
dengan perubahan serta mendukung pertumbuhan growth.
berkelanjutan.
Untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran, HR To enhance learning effectiveness, HR Learning
Learning & Development memanfaatkan Learning & Development utilizes the MyLearning Learning
Management System (LMS) MyLearning, yang Management System (LMS), which provides flexible
memberikan fleksibilitas akses pelatihan kapan pun access to training anytime and anywhere. As part of
dan di mana pun. Seiring dengan upaya optimalisasi efforts to optimize the learning process, the Company
proses pembelajaran, Perusahaan kemudian subsequently transitioned to the LinkedIn Learning
melakukan transisi ke platform LinkedIn Learning. platform. This platform not only broadens participant
Platform ini tidak hanya memperluas jangkauan reach, but also optimizes the training process through
peserta, tetapi juga mengoptimalkan proses pelatihan automation systems and artificial intelligence,
melalui sistem otomatisasi dan artificial intelligence thereby supporting operational efficiency in HR
sehingga mendukung efisiensi operasional dalam development. The training topics delivered through
pengembangan SDM. Topik pelatihan yang this platform focus on leadership, managerial,
difokuskan melalui platform ini meliputi keterampilan behavioral, and technical skills that support the
kepemimpinan, manajerial, perilaku, serta teknis yang Company’s performance.
mendukung kinerja Perusahaan.
Rincian mengenai nama, kategori, dan jumlah peserta Details on program names, categories, and the
pelatihan dapat dilihat pada Bab Sumber Daya number of participants can be found in the Human
Manusia di Laporan Tahunan, yang diterbitkan secara Resources section of the Annual Report, which is
terpisah namun menjadi bagian tidak terpisahkan dari published separately but forms an integral part of this
laporan ini. [SEOJK F.22] Report. [SEOJK F.22]
Sepanjang tahun 2025, Perseroan telah Throughout 2025, the Company conducted 81 formal
menyelenggarakan 81 program pelatihan dan kursus training programs and courses with a total of 127
formal dengan total 127 peserta (atau setara dengan participants (or equivalent to 86% of total employees).
86% dari total karyawan). Informasi lebih lanjut Further information regarding the categories and
mengenai kategori serta jumlah peserta pelatihan number of participants can be found in the Human
dapat ditemukan dalam Bab SDM di Laporan Tahunan Resources section of the Annual Report, published
yang diterbitkan terpisah, namun tetap menjadi separately but considered part of this Report. The
satu kesatuan dengan laporan ini. Laporan tersebut report can be accessed via the Company’s official
dapat diakses melalui situs resmi Perseroan di tautan website at the following link: https://www.stptower.
berikut: https://www.stptower.com. com.
PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 145
Page 148
Kinerja Keberlanjutan
Sustainability Performance
Kinerja Sosial
Social Performance
Berikut merupakan rincian jumlah jam pelatihan The details of employee training hours during 2025
karyawan selama tahun 2025: are presented below:
2025
Rata-rata Jam Pelatihan
Jumlah Pekerja yang
Uraian Jam Pelatihan Setiap Pekerja**
Memperoleh Pelatihan
Description Training Hours Average Training Hours of Each
Total Employees Receiving Training
Employee
L/M P/F Jumlah | Total
Keseluruhan | Overall 80 47 127 2.207 15,01
Berdasarkan Jenis Pelatihan | By Type of Training ***
ESG* 5 0 5 40
HSE 8 2 10 72 N/A
Lain-lain | Others 80 48 128 2.095
Berdasarkan Usia | By Age
<20 tahun | years old 0 0 0 0 0,00
20-30 tahun | years old 4 3 7 104 0,71
31-40 tahun | years old 25 25 50 757 5,15
41-50 tahun | years old 43 16 59 1.190 8,10
>50 tahun | years old 8 3 11 156 1,06
Berdasarkan Level Jabatan | By Position Level
Direktur & Chief |Director & Chief 1 0 1 3 0,02
VP 2 0 2 32 0,22
GM 5 3 8 148 1,01
Manager 17 7 24 589 4,01
Asst. Manager 8 3 11 149 1,01
SPV 31 14 45 774 5,27
Staff 16 20 36 512 3,48
*Termasuk cybersecurity, anti bribery, dll | * Including cybersecurity, anti-bribery, etc.
Keterangan | Note: L/M : Laki-laki / Male - P/F : Perempuan / Female
**Perhitungan berdasarkan total jam pelatihan dibagi dengan total jumlah karyawan pada akhir periode tahun. | **Calculation based on total training hours divided by the
total number of employees at the end of the year period.
***Perhitungan berdasarkan jenis pelatihan; karyawan dapat dihitung lebih dari sekali. | ****Calculations are based on training type; employees may be counted more
than once.
STP secara konsisten memantau efektivitas program STP consistently monitors the effectiveness of
pelatihan melalui pencatatan jumlah peserta dan its training programs by recording the number of
total jam pelatihan yang dilaksanakan setiap tahun. participants and total training hours conducted each
Rata-rata jam pelatihan dihitung berdasarkan total year. The average training hours are calculated based
jam pelatihan yang diikuti karyawan selama periode on the total training hours attended by employees
pelaporan, dibagi dengan jumlah total karyawan during the reporting period, divided by the total
pada akhir periode. Perhitungan ini mencakup seluruh number of employees at the end of the period. This
karyawan, baik yang mengikuti pelatihan maupun calculation includes all employees, whether they
yang tidak, sehingga mencerminkan rata-rata aktual participated in training or not, thereby reflecting the
di seluruh organisasi. actual average across the entire organization.
Pada tahun 2025, seluruh karyawan STP mendapatkan In 2025, all STP employees were provided equal
kesempatan yang setara untuk mengikuti berbagai opportunities to participate in various training
program pelatihan sesuai kebutuhan posisi dan programs tailored to their roles and competency
kompetensi masing-masing. needs.
146 PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 149
Kinerja Sosial
Social Performance
Program Purnabakti Karyawan [GRI 404-2] Employee Retirement Program [GRI 404-2]
Selain memberikan pelatihan untuk meningkatkan In addition to providing training to enhance employee
kompetensi selama masa kerja, Perseroan juga competencies during their tenure, the Company also
melaksanakan program persiapan purnabakti conducts a pre-retirement program for employees
bagi karyawan yang mendekati masa pensiun. approaching retirement. This program is designed
Program ini bertujuan untuk membekali karyawan to equip them with the knowledge and skills needed
dengan pengetahuan dan keterampilan yang dapat to maintain their well-being and productivity after
mendukung kesejahteraan serta produktivitas retirement.
mereka setelah memasuki masa purnabakti.
Fokus utama program ini meliputi pengelolaan The main focus areas of the program include managing
perubahan psikologis menjelang pensiun, penerapan psychological changes before retirement, adopting
pola hidup sehat dalam berbagai aspek, serta a healthy lifestyle, as well as entrepreneurship and
pelatihan kewirausahaan dan pengelolaan keuangan financial management training to help employees
yang bertujuan membantu karyawan beradaptasi adapt to their new phase of life.
dengan fase kehidupan baru.
Sebagai bagian dari upaya berkelanjutan untuk As part of its continuous commitment to enhancing
meningkatkan kompetensi dan daya saing tenaga employee capabilities and competitiveness, the
kerja, Perseroan juga melaksanakan berbagai Company also implements various upskilling and
program peningkatan keterampilan (upskilling) dan career development programs for active employees.
pengembangan karier bagi seluruh karyawan aktif. These include technical, managerial, and leadership
Program ini mencakup pelatihan teknis, manajerial, training tailored to the specific needs of each division.
dan kepemimpinan yang disesuaikan dengan Beyond improving performance, these initiatives also
kebutuhan masing-masing divisi. Selain mendukung equip employees to adapt to future career transitions
peningkatan kinerja, inisiatif ini juga membantu or new opportunities.
karyawan mempersiapkan diri menghadapi
perubahan peran atau peluang karier baru di masa
depan.
Dengan demikian, program peningkatan In this way, the skill enhancement programs
keterampilan ini berjalan beriringan dengan program complement the retirement transition initiatives,
transisi purnabakti, yang bertujuan memastikan ensuring ongoing employability and well-being both
keberlanjutan karier dan kesejahteraan karyawan, baik during and after employment. The following are
selama masa kerja maupun setelah pensiun. Berikut the training and educational activities provided to
merupakan rangkaian pelatihan dan pendidikan yang employees who are about to enter retirement:
diberikan kepada karyawan yang akan memasuki
masa purnabakti:
Subjek Tanggal Pembicara Topik
Subject Date Speaker Topic
Investasi 4 Juni 2025 Muda Cuan, Masa Depan Aman
Ligwina Hananto
Investment June 4, 2025 Young Profit, Secure Future
Kesehatan 11 Juni 2025 dr. Dion Haryadi, PN1,
Strong Today, Steady Tomorrow
Health June 11, 2025 CHC, AIFO-K
Finansial 3 September 2025 Smart In, Wise Out: Persiapan Finansial Pensiun
Vita Sabrina
Financial September 3, 2025 Smart In, Wise Out: Financial Preparation for Retirement
PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 147
Page 150
Kinerja Keberlanjutan
Sustainability Performance
Kinerja Sosial
Social Performance
Biaya Pengembangan Kompetensi Competency Development Costs
Setiap tahun, Perseroan menetapkan anggaran untuk Each year, the Company allocates a training and
pelatihan dan pengembangan karyawan berdasarkan development budget based on needs and the
kebutuhan serta kondisi keuangan yang ada. Pada Company’s financial condition. In 2025, the total
tahun 2025, total biaya yang dialokasikan untuk expenditure for employee training and development
kegiatan pelatihan dan pengembangan mencapai programs amounted to Rp360.32 million.
Rp360,32 juta.
Perseroan terus berkomitmen untuk The Company remains committed to developing
mengembangkan kompetensi dan kapabilitas employee competencies and capabilities through
karyawan melalui program pelatihan yang relevan relevant and targeted training programs, in order to
dan terarah, guna mendukung kinerja individu serta support individual performance as well as sustainable
pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan. business growth.
Uraian Satuan
2023 2024 2025
Description Unit
Biaya Pelatihan Rp-Juta
180,98 405,87 360,32
Training Costs Rp-Million
Kepuasan Karyawan [GRI 404-3] Employee Satisfaction [GRI 404-3]
Sebagai bagian dari upaya Perseroan dalam As part of the Company’s efforts to evaluate
mengevaluasi efektivitas dan pengalaman karyawan the effectiveness of its initiatives and employee
terhadap berbagai inisiatif yang telah dilakukan, experience, the Company conducted an Employee
Perseroan menyelenggarakan Survei Kepuasan Satisfaction Survey through the Group. This survey also
Pegawai melalui Grup. Survei ini juga selaras dengan aligned with the Company’s participation in the 2025
partisipasi pada HR Asia Award di tahun 2025. Survei HR Asia Award. The survey was designed to assess
ini dirancang untuk menilai pengalaman karyawan employee experience comprehensively through three
secara komprehensif melalui tiga dimensi utama, main dimensions, namely CORE, SELF, and GROUP,
yaitu CORE, SELF, dan GROUP, yang merefleksikan which reflect the level of employee engagement with
tingkat engangement karyawanan terhadap the Company. The assessment covered aspects of
perseroan. Penilaian mencakup aspek kepemimpinan leadership and work culture, employee well-being
dan budaya kerja, kesejahteraan dan motivasi and motivation, as well as the level of collaboration
karyawan, serta tingkat kolaborasi dan efektivitas tim and team effectiveness in supporting the Company’s
dalam mendukung kinerja Perseroan. performance.
Hasil survei tahun 2025 menunjukkan tingkat The results of the 2025 survey showed an employee
kepuasan karyawan sebesar 4,2 dari skala 1–5, yang satisfaction level of 4.2 on a scale of 1 to 5, reflecting
mencerminkan persepsi positif terhadap berbagai a positive perception of the various work programs,
program kerja, inisiatif, dan lingkungan kerja yang initiatives, and work environment provided by the
disediakan oleh Perseroan. Selain itu, Survei Kepuasan Company. In addition, the Training Satisfaction Survey
Pelatihan menunjukkan nilai yang jauh lebih tinggi showed a significantly higher score than the market
dibandingkan market average dengan skor 3,55 dari average, at 3.55 on a scale of 1 to 4. These survey
skala 1–4. Hasil survei ini menjadi salah satu indikator results serve as one of management’s indicators in
bagi manajemen dalam menilai kualitas inisiatif yang assessing the quality of the initiatives that have been
telah dilakukan, serta sebagai dasar untuk melakukan carried out, as well as a basis for making continuous
perbaikan berkelanjutan terhadap program-program improvements to employee-oriented programs.
kerja yang berorientasi kepada karyawan.
Penilaian Karyawan [GRI 404-3] Employee Performance Assessment [GRI 404-3]
Selain melaksanakan program pelatihan dan In addition to conducting training and development
pengembangan, Perseroan juga secara rutin programs, the Company regularly performs annual
melakukan evaluasi kinerja karyawan setiap tahun employee performance evaluations to assess
untuk menilai tingkat pencapaian selama periode individual achievements during the reporting
148 PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 151
Kinerja Sosial
Social Performance
berjalan. Proses penilaian ini dilaksanakan oleh period. The evaluation process is carried out by each
masing-masing atasan dengan dukungan unit kerja supervisor, supported by the HR department, and is
SDM, berdasarkan tiga prinsip utama berikut: guided by three key principles:
1. Penetapan Target Individu: Setiap karyawan 1. Setting Individual Targets: Each employee is
diberikan sasaran kerja yang sejalan dengan tujuan assigned work targets aligned with the Company’s
strategis Perseroan, disesuaikan dengan peran strategic objectives, tailored to their specific
dan tanggung jawabnya masing-masing. duties and responsibilities.
2. Target yang Terukur: Target yang ditetapkan harus 2. Measurable Objectives: Targets must have clear,
memiliki indikator yang jelas, spesifik, dan dapat specific, and measurable parameters within a
diukur dalam periode waktu tertentu. Penetapan defined time frame. These targets are established
target dilakukan melalui diskusi antara karyawan through discussions between employees and
dan atasan, kemudian disetujui oleh Kepala Unit their supervisors and are subsequently approved
Kerja. by the Head of the relevant unit.
3. Evaluasi Kinerja Secara Berkala: Penilaian kinerja 3. Periodic Performance Evaluation: Employee
dilakukan secara formal minimal satu kali setiap performance is formally reviewed at least once
tahun. Selain itu, evaluasi informal juga dilakukan a year. In addition, informal evaluations are
secara berkala melalui komunikasi langsung conducted regularly through discussions between
antara atasan dan karyawan untuk memastikan supervisors and employees to ensure alignment
keselarasan dengan dinamika bisnis yang with the Company’s evolving business direction.
berkembang.
Hasil dari penilaian kinerja menjadi dasar dalam The results of performance evaluations serve as
pengambilan keputusan terkait pengembangan the basis for decisions regarding employee career
karier, termasuk pelatihan, promosi jabatan, dan development, including training, promotions, and
program pembinaan. Perseroan menerapkan sistem coaching programs. The Company applies a Key
penilaian berbasis Key Performance Indicator (KPI) Performance Indicator (KPI)-based assessment
guna menjamin proses evaluasi yang objektif, terukur, system to ensure an objective, measurable, and
dan transparan. transparent evaluation process.
Selama tahun 2025, STP melaksanakan penilaian In 2025, STP conducted an annual performance
kinerja tahunan bagi seluruh karyawan sebagai dasar evaluation for all employees as a basis for assessing
untuk mengevaluasi pencapaian target, kompetensi target achievement, individual competencies,
individu, serta perencanaan pengembangan and career development planning. The results of
karier. Hasil dari proses ini menjadi acuan dalam this evaluation serve as a foundation for decisions
pengambilan keputusan terkait promosi, pelatihan, regarding promotion, training, and remuneration
dan penyesuaian remunerasi. adjustments.
Rincian karyawan yang telah mengikuti proses The details of employees who have undergone the
penilaian adalah sebagai berikut: assessment process are as follows:
• Laki-laki: 77 (62,10%) • Male: 77 (62.10%)
• Perempuan: 47 (37,90%) • Female: 47 (37.90%)
Proses penilaian dilakukan secara digital dan The evaluation was conducted through a standardized
terstandar untuk memastikan objektivitas, digital system to ensure objectivity, transparency, and
transparansi, dan konsistensi di seluruh unit kerja. consistency across all departments. The following
Tabel berikut menyajikan hasil pelaksanaan penilaian table presents the 2025 employee performance
kinerja karyawan pada tahun pelaporan. Rincian hasil evaluation data. The detailed results of the employee
penilaian karyawan dapat dilihat dalam tabel berikut: assessment are presented in the following table:
PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 149
Page 152
Kinerja Keberlanjutan
Sustainability Performance
Kinerja Sosial
Social Performance
Tabel Penilaian Karyawan
Employee Assessments
2023 2024
Jumlah Karyawan yang Hasil Penilaian dan Relevansi Jumlah Karyawan yang Hasil Penilaian dan Relevansi
Mendapatkan Penilaian Pengembangan Karier Mendapatkan Penilaian Pengembangan Karier
Level
Number of Employees Assessment Results and Relevance Number of Employees Assessment Results and Relevance
Pegawai
Assessed of Career Development Assessed of Career Development
Employee
Level Mutasi/ Mutasi/
Jumlah Promosi Rotasi Demosi Jumlah Promosi Rotasi Demosi
L/M P/F L/M P/F
Total Promotion Mutation/ Demotion Total Promotion Mutation/ Demotion
Rotation Rotation
Manager 24 11 35 2 N/A N/A 14 10 24 0 N/A N/A
Asisten
10 3 13 2 N/A N/A 10 4 14 7 N/A N/A
Manager
Supervisor 32 9 41 5 N/A N/A 33 9 42 8 N/A N/A
Staff 40 39 79 3 N/A N/A 36 36 72 0 N/A N/A
Non-Staff 23 0 23 0 N/A N/A 20 0 20 0 N/A N/A
2025
Jumlah Karyawan yang Mendapatkan Penilaian Hasil Penilaian dan Relevansi Pengembangan Karier
Number of Employees Assessed Assessment Results and Relevance of Career Development
Level Pegawai
Employee Level
Jumlah Promosi Mutasi/ Rotasi Demosi
L/M P/F
Total Promotion Mutation/ Rotation Demotion
Manager 9 4 13 2 N/A N/A
Asisten Manager 11 4 15 3 N/A N/A
Supervisor 33 14 47 9 N/A N/A
Staff 24 25 49 1 N/A N/A
Non-Staff 0 0 0 0 N/A N/A
Keterangan | Note: L/M : Laki-laki / Male - P/F : Perempuan / Female
Remunerasi dan Kesejahteraan Karyawan [SEOJK F.20] Employee Remuneration and Welfare [SEOJK F.20] [GRI
[GRI 401-2] [ACGS B.6.3] 401-2] [ACGS B.6.3]
Perseroan menerapkan sistem remunerasi yang The Company applies a competitive remuneration
kompetitif dan disesuaikan dengan ketentuan upah system that aligns with the minimum wage standards
minimum di setiap wilayah operasional, sesuai dengan in each operational area, in compliance with
regulasi yang berlaku. Perseroan berkomitmen untuk prevailing regulations. The Company is committed to
menjamin kesetaraan dalam pemberian remunerasi ensuring equality in remuneration by implementing
dengan menerapkan prinsip gender pay gap nol a zero-percent gender pay gap policy, meaning
persen, yang berarti kompensasi antara karyawan compensation between male and female employees
pria dan wanita setara untuk jabatan yang sama (equal is equal for the same position (equal pay for equal
pay for equal work). work).
Untuk memastikan keadilan dalam struktur To ensure fairness in the salary structure, the Company
penggajian, Perseroan secara tahunan melakukan annually adjusts remuneration based on performance
penyesuaian remunerasi berdasarkan hasil evaluasi evaluation results, inflation, and business growth. The
kinerja, inflasi, dan pertumbuhan bisnis. Tingkat gaji lowest salary provided to the Company’s employees
terendah yang diberikan kepada karyawan Perseroan is above the minimum wage stipulated by the regional
berada di atas upah minimum yang ditetapkan oleh government.
pemerintah daerah.
150 PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 153
Kinerja Sosial
Social Performance
Selain gaji pokok, Perseroan juga memberikan In addition to basic salary, the Company provides
berbagai tunjangan dan fasilitas tambahan yang various allowances and additional benefits tailored
disesuaikan dengan posisi dan jenjang jabatan to the employee’s position and level. This welfare
karyawan. Seluruh kebijakan kesejahteraan ini berlaku policy applies equally and without discrimination to all
secara adil tanpa diskriminasi, baik bagi karyawan employees, including both permanent and part-time
tetap maupun karyawan paruh waktu. staff.
Berikut merupakan perbedaan fasilitas yang diterima The following table outlines the differences in
oleh karyawan tetap dan tidak tetap: benefits provided to permanent and non-permanent
employees:
Jenis Remunerasi/Fasilitas Karyawan Tetap Karyawan Tidak Tetap
Remuneration Type/Facility Permanent Employees Non-Permanent Employees
Gaji Pokok | Basic Salary √ √
Tunjangan | Allowances
Tunjangan Kesehatan | Health Benefits √ √
Tunjangan Kehamilan | Maternity Benefits √ √
Tunjangan lainnya | Other Benefits √ √
Fasilitas | Facilities
Seragam | Uniform √ √
Asuransi Ketenagakerjaan | Employment Insurance √ √
Asuransi Jiwa | Life insurance √ √
Cuti | Leave
Cuti Tahunan | Annual Leave √ √
Cuti Melahirkan | Maternity Leave √ √
Lain-lain | Others
Opsi Kepemilikan Saham | Stock Ownership Options √ X
Tabel di atas menunjukkan manfaat yang diberikan The table above shows the benefits provided
kepada seluruh karyawan, baik karyawan tetap to all employees, both full-time employees and
(full-time) maupun karyawan tidak tetap (kontrak). non-permanent (contract) employees. These
Manfaat tersebut meliputi asuransi kesehatan dan benefits include health and life insurance, old-age
jiwa, jaminan hari tua, cuti tahunan, cuti melahirkan, security, annual leave, maternity leave, and career
serta program pengembangan karier. Selain development programs. In addition, the Company
itu, Perseroan juga memberikan perlindungan also provides work accident protection through BPJS
kecelakaan kerja melalui BPJS Ketenagakerjaan. Ketenagakerjaan. This policy reflects the Company’s
Kebijakan ini mencerminkan komitmen Perseroan commitment to the principles of equal opportunity
terhadap prinsip kesetaraan kesempatan dan and welfare without discrimination.
kesejahteraan tanpa diskriminasi.
Seluruh kebijakan kesejahteraan ini diterapkan secara All welfare policies are applied consistently across the
konsisten di lokasi operasional utama Perseroan, Company’s main operational areas, Java and Sumatra,
yaitu Pulau Jawa dan Sumatra, yang merupakan where most employees are based. In addition,
wilayah dengan jumlah karyawan terbesar. Selain itu, the Company provides employees with leave
Perseroan memberikan hak cuti kepada karyawan, entitlements, including annual leave, maternity leave,
yang meliputi cuti tahunan, cuti melahirkan, serta and other forms of rest in accordance with applicable
waktu istirahat lainnya sesuai dengan ketentuan labor regulations.[ACGS B.6.1, B.6.3]
peraturan ketenagakerjaan yang berlaku. [ACGS B.6.1,
B.6.3]
PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 151
Page 154
Kinerja Keberlanjutan
Sustainability Performance
Kinerja Sosial
Social Performance
Cuti Orang Tua [GRI 401-3] Parental Leave [GRI 401-3]
STP memberikan hak cuti orang tua kepada seluruh STP grants parental leave rights to all employees
karyawan tanpa membedakan gender maupun status regardless of gender or employment status, in
kepegawaian, sesuai dengan ketentuan peraturan accordance with applicable labor regulations. This
perundang-undangan yang berlaku. Kebijakan ini policy covers maternity leave for female employees
mencakup cuti melahirkan bagi karyawan perempuan and paternity leave for male employees, reflecting
dan cuti ayah bagi karyawan laki-laki, sebagai the Company’s commitment to supporting work-life
bagian dari komitmen Perseroan untuk mendukung balance and employee well-being.
keseimbangan antara kehidupan profesional dan
pribadi setiap karyawan.
Perseroan secara konsisten melakukan pemantauan The Company regularly monitors and records the
dan pencatatan terhadap pelaksanaan cuti orang implementation of parental leave, including the
tua, termasuk jumlah karyawan yang berhak, yang number of employees entitled to leave, those who
mengambil cuti, yang kembali bekerja setelah cuti, take it, those who return to work afterward, and those
serta yang tetap bekerja minimal 12 bulan setelah who remain employed for at least 12 months following
kembali. Pemantauan ini dilakukan untuk menilai their return. This monitoring helps evaluate the
efektivitas kebijakan dukungan keluarga, kesetaraan effectiveness of STP’s family support initiatives, equal
kesempatan kerja, dan keberlanjutan tenaga kerja di opportunity practices, and long-term workforce
seluruh unit operasional STP. retention across all operational units.
Rincian kinerja terkait pelaksanaan hak cuti orang Details of the Company’s parental leave
tua selama periode pelaporan disajikan dalam tabel implementation during the reporting period are
berikut: presented in the following table:
2024 2025
Indikator
Indicator Laki-laki Perempuan Jumlah Laki-laki Perempuan Jumlah
Male Female Total Male Female Total
Karyawan yang berhak atas cuti orang tua
102 40 142 84 40 124
Employees entitled to parental leave
Karyawan yang mengambil cuti orang tua
5 3 8 1 4 5
Employees who took parental leave
Karyawan yang kembali bekerja setelah cuti
orang tua
5 3 8 1 4 5
Employees who returned to work after
parental leave
Karyawan yang masih bekerja 12 bulan setelah
kembali dari cuti orang tua
3 3 6 0 4 4
Employees still employed 12 months after
returning from parental leave
Tingkat kembali bekerja (%)
100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00%
Return-to-work rate (%)
Tingkat retensi setelah 12 bulan (%)
60,00% 100,00% 75,00% 0,00% 100,00% 80,00%
Retention rate after 12 months (%)
Dukungan Kualitas Kesehatan Karyawan [GRI 403-6] Employee Health Quality Support [GRI 403-6]
STP berkomitmen menciptakan lingkungan kerja STP is committed to creating a safe, healthy, and
yang aman, sehat, dan produktif dengan mendukung productive workplace that supports the overall well-
kesejahteraan karyawan secara menyeluruh, baik dari being of its employees, both physically and mentally.
sisi fisik maupun mental. Komitmen ini diwujudkan This commitment is realized through accessible health
melalui penyediaan akses terhadap layanan services, preventive and promotional programs,
kesehatan, program pencegahan dan promosi and comprehensive wellness facilities available to all
kesehatan, serta fasilitas kesejahteraan yang dapat employees.
dimanfaatkan oleh seluruh karyawan tanpa terkecuali.
152 PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 155
Kinerja Sosial
Social Performance
Sebagai bagian dari perlindungan kesehatan dasar, As part of basic health protection, all STP employees
seluruh karyawan STP terdaftar dalam BPJS Kesehatan are enrolled in the BPJS Health program in accordance
sesuai dengan peraturan yang berlaku. Selain itu, with applicable regulations. The Company also
Perseroan juga menyediakan asuransi kesehatan provides supplementary health insurance covering
tambahan yang mencakup layanan rawat inap, inpatient care, general and specialist consultations,
konsultasi dokter umum dan spesialis, pemeriksaan dental services, eyewear purchases, and maternity
gigi, pembelian kacamata, serta fasilitas kesehatan and childbirth care.
bagi ibu hamil dan persalinan.
Untuk mendorong gaya hidup sehat, STP secara aktif To promote a healthy lifestyle, STP regularly organizes
mengadakan kegiatan promotif dan edukatif seperti health awareness and wellness activities, including
seminar kesehatan, pemeriksaan kesehatan rutin, medical check-ups, health seminars, as well as
serta kegiatan olahraga internal, seperti yoga, lari internal sports activities such as yoga, group running,
bersama, bulu tangkis, mini soccer, pound fit, dan badminton, mini soccer, pound fit, and basketball.
basket.
Guna menjaga keseimbangan mental dan To support mental well-being, STP offers access
emosional, STP menyediakan layanan konseling to professional counseling services through an
profesional melalui platform bantuan karyawan employee assistance platform that allows confidential
yang memungkinkan sesi konsultasi pribadi dengan consultations with licensed psychologists. In
psikolog berlisensi. Selain itu, seminar dan pelatihan addition, regular seminars and workshops on stress
mengenai manajemen stres serta keseimbangan management and work-life balance are conducted.
kerja dan kehidupan pribadi juga dilaksanakan secara
berkala.
Melalui berbagai inisiatif tersebut, STP memastikan Through these initiatives, STP ensures that every
setiap karyawan dapat bekerja dalam kondisi terbaik employee can perform optimally while maintaining
dan menikmati kualitas hidup yang lebih baik, sejalan a good quality of life, reinforcing the Company’s
dengan prinsip kesejahteraan dan keberlanjutan commitment to employee well-being and sustainable
Perseroan. growth.
Pekerja Anak dan Pekerja Paksa [SEOJK F.19] [IDXNET Child Labor and Forced Labor [SEOJK F.19] [IDXNET FORM
FORM E020 S-10] [GRI 408-1, 409-1] E020 S-10] [GRI 408-1, 409-1]
STP berkomitmen untuk menerapkan praktik STP is committed to implementing labor practices
ketenagakerjaan yang menjunjung tinggi hukum, that uphold legal, ethical, and human rights standards
etika, dan prinsip hak asasi manusia di seluruh across all operational activities and its supply chain.
kegiatan operasional maupun rantai pasok. Perseroan The Company strictly prohibits the use of child
secara tegas melarang penggunaan pekerja anak dan labor and any form of forced labor, in accordance
segala bentuk kerja paksa, sesuai dengan ketentuan with applicable regulations and international labor
peraturan perundang-undangan serta standar principles.
ketenagakerjaan internasional.
Kebijakan ini tertuang dalam Peraturan Perusahaan This policy is reflected in the Company Regulations and
dan Kode Etik Pemasok, yang mewajibkan seluruh Supplier Code of Conduct, which require all partners
mitra kerja dan pemasok untuk mematuhi prinsip and suppliers to comply with fair labor standards and
ketenagakerjaan yang adil dan menghormati hak- respect workers’ rights. STP’s recruitment process
hak pekerja. Proses rekrutmen STP dilakukan dengan ensures that all employees meet the minimum legal
memastikan setiap calon karyawan memenuhi usia working age and operate in safe, decent, and fairly
kerja minimum, serta bekerja dalam lingkungan yang compensated working conditions.
aman, layak, dan sesuai dengan ketentuan upah dan
jam kerja yang berlaku.
PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 153
Page 156
Kinerja Keberlanjutan
Sustainability Performance
Kinerja Sosial
Social Performance
Sepanjang tahun 2025, hasil penilaian risiko dan Throughout 2025, risk assessments and compliance
evaluasi kepatuhan menunjukkan tidak terdapat evaluations confirmed that there were no operations
kegiatan operasional maupun pemasok yang memiliki or suppliers identified with significant risk of child labor
potensi signifikan terhadap praktik pekerja anak or forced labor practices. As a preventive measure,
atau kerja paksa. Sebagai langkah pencegahan, STP regularly conducts supplier periodic compliance
STP secara rutin melaksanakan penilaian kepatuhan reviews, as well as providing a Whistleblowing System
berkala, serta menyediakan saluran pelaporan (WBS) (WBS) for employees and partners to safely report any
bagi karyawan dan mitra usaha untuk melaporkan suspected violations.
dugaan pelanggaran secara aman dan rahasia.
Melalui langkah ini, STP memastikan bahwa seluruh Through this approach, STP ensures that all its
kegiatan usaha dan rantai pasoknya bebas dari operations and supply chain activities remain free
praktik ketenagakerjaan yang melanggar hukum dan from unlawful and unethical labor practices. [SEOJK
hak asasi manusia. [SEOJK F.19] [GRI 3-3] F.19] [GRI 3-3]
Hubungan Industrial [GRI 2-30] Industrial Relations [GRI 2-30]
Perseroan berkomitmen untuk membangun The Company is committed to fostering harmonious
hubungan industrial yang harmonis melalui komunikasi industrial relations based on open and constructive
yang terbuka dan konstruktif. Perseroan menyediakan communication. The Company provides various
berbagai saluran komunikasi internal, termasuk internal communication channels, including through
melalui sistem HRD, guna memastikan terjalinnya the HRD system, to ensure effective interaction
interaksi yang efektif antara manajemen dan between management and employees. The Company
karyawan. Perseroan menjamin kebebasan berserikat also guarantees the right to freedom of association
bagi seluruh karyawan sesuai dengan peraturan for all employees in accordance with prevailing
perundang-undangan yang berlaku sebagai bentuk laws and regulations, as part of its commitment to
penghormatan terhadap hak-hak tenaga kerja. protecting workers’ rights.
Hingga akhir tahun 2025, Perseroan belum memiliki As of the end of 2025, the Company does not have a
Perjanjian Kerja Bersama (PKB) yang berlaku. Collective Labor Agreement (CLA) in place. All terms
Seluruh ketentuan mengenai hubungan kerja, hak of employment, employee rights and obligations, and
dan kewajiban, serta kondisi kerja karyawan diatur working conditions are governed by the Company
melalui Peraturan Perusahaan yang telah disahkan Regulations, which have been ratified by the relevant
oleh instansi ketenagakerjaan berwenang. Peraturan labor authorities. These regulations serve as the
Perusahaan tersebut menjadi acuan utama dalam main reference for ensuring fair, transparent, and
menetapkan standar ketenagakerjaan yang adil, legally compliant employment standards across the
transparan, dan sesuai dengan peraturan perundang- Company.
undangan yang berlaku.
154 PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 157
MENGEDEPANKAN KESELAMATAN DAN
KESEHATAN KERJA PERSEROAN
Prioritizing Occupational Health and Safety
Perseroan berkomitmen untuk menjalankan kebijakan Keselamatan dan
Kesehatan Kerja secara konsisten guna memastikan terciptanya lingkungan
kerja yang aman, sehat, dan produktif bagi seluruh karyawan serta pemangku
kepentingan. Melalui penerapan standar keselamatan, penyediaan sarana
kesehatan, dan pelatihan berkala, Perseroan terus meningkatkan kesadaran
serta kesiapan dalam mencegah dan menangani potensi risiko kerja.
The Company is committed to consistently implementing Occupational Health and Safety policies
to ensure a safe, healthy, and productive work environment for all employees and stakeholders.
Through the application of safety standards, the provision of health facilities, and regular
training, the Company continues to enhance awareness and preparedness in preventing and
managing potential workplace risks.
Perseroan menempatkan budaya K3 sebagai The Company places an OHS culture as one of the top
salah satu prioritas utama dalam seluruh aktivitas priorities across all operational activities. To ensure
operasional. Untuk memastikan penerapan standar the effective implementation of occupational safety
keselamatan dan kesehatan kerja berjalan secara and health standards, the Company integrates OHS
optimal, Perseroan mengintegrasikan aspek K3 ke aspects into all business processes through the
dalam seluruh proses bisnis melalui koordinasi fungsi coordination of the QHSE (Quality, Health, Safety, and
QHSE (Quality, Health, Safety, and Environment) serta Environment) function and the active participation of
partisipasi aktif dari setiap unit kerja. [GRI 403-1] each work unit.[GRI 403-1]
Sebagai bagian dari penguatan sistem pengelolaan As part of strengthening its OHS management system,
K3, STP telah menerapkan berbagai kebijakan dan STP has implemented various policies and standards,
standar, termasuk OHSAS 18001 yang kemudian including OHSAS 18001, which was subsequently
dikembangkan menjadi ISO 45001 sebagai bentuk developed into ISO 45001 in line with global best
penyesuaian terhadap praktik terbaik global. practices. This commitment is further reinforced
Komitmen tersebut juga diperkuat melalui penerapan through the adoption of other certifications, namely
PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 155
Page 158
Kinerja Keberlanjutan
Sustainability Performance
Mengedepankan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Perseroan
Prioritizing Occupational Health and Safety
sertifikasi lain, yaitu ISO 9001, ISO 14001, ISO 37001, ISO 9001, ISO 14001, ISO 37001, ISO 27001, and
ISO 27001, dan ISO 55001, yang mencerminkan ISO 55001, reflecting an integrated and sustainable
pendekatan pengelolaan risiko yang terintegrasi dan approach to risk management.
berkelanjutan.
Seluruh kebijakan terkait dituangkan dalam Kebijakan All related policies are set out in the QHSE Policy,
QHSE yang merupakan bagian dari Kebijakan IMS which forms part of the IMS Policy and has been
dan telah disahkan oleh Direksi. Dengan landasan approved by the Board of Directors. On that basis, the
tersebut, Grup SMN memastikan kesinambungan SMN Group ensures the continuous implementation
penerapan standar keselamatan dan kesehatan kerja of high occupational safety and health standards
yang tinggi di seluruh lingkungan kerjanya. across its work environment.
Sebagai wujud komitmen dalam menciptakan As part of its commitment to maintaining a safe and
lingkungan kerja yang aman dan layak bagi seluruh proper work environment for all stakeholders, the
pemangku kepentingan, Perseroan juga menerapkan Company enforces various risk mitigation policies.
berbagai kebijakan untuk memitigasi risiko kerja. [SEOJK F.21]
[SEOJK F.21]
Berikut adalah beberapa langkah yang diterapkan The following initiatives have been implemented to
untuk meminimalkan potensi risiko kerja: minimize potential workplace risks:
1. Identifikasi Hazard Identification, Risk 1. Hazard Identification, Risk Assessment, and
Assessment, and Determining Control/ Determining Control (HIRADC) [GRI 403-2]
HIRADC (Potensi bahaya, Risiko dan Penentuan
Pengendalian) [GRI 403-2]
Perseroan secara rutin melaksanakan proses The Company regularly carries out Hazard
Identifikasi Bahaya, Penilaian Risiko, dan Identification, Risk Assessment, and Control
Pengendalian (HIRADC) di seluruh divisi, (HIRADC) across all divisions, covering both
mencakup area operasional di lapangan maupun field operations and office environments. This
lingkungan perkantoran. Kegiatan ini bertujuan process aims to identify potential hazards arising
untuk mengenali potensi bahaya yang timbul dari from routine and non-routine activities, including
aktivitas rutin dan non-rutin, seperti bahaya fisik, physical, chemical, biological, ergonomic, and
kimia, biologi, ergonomi, dan psikososial yang psychosocial risks that could affect employee
dapat memengaruhi keselamatan dan kesehatan health and safety.
pekerja.
Setiap potensi bahaya yang teridentifikasi Each identified hazard is evaluated based on
dianalisis berdasarkan dua faktor utama, yaitu two key parameters, likelihood of occurrence
kemungkinan terjadinya dan tingkat keparahan and severity of impact, which determine the
dampaknya, sehingga diperoleh kategori risiko level of risk and priority for control actions. For
yang menjadi dasar dalam penentuan prioritas risks categorized as moderate to unacceptable,
pengendalian. Untuk risiko dengan tingkat sedang STP applies control measures according to the
hingga tinggi (moderate to unacceptable), STP hierarchy of risk control, namely:
menerapkan langkah pengendalian sesuai hierarki
pengendalian risiko, meliputi:
a) Eliminasi sumber bahaya; a) Elimination of hazards;
b) Substitusi metode, bahan, b) Substitution of methods, materials, or
atau peralatan kerja; equipment;
c) Pengendalian teknis; c) Engineering controls;
d) Pengendalian administratif; dan d) Administrative controls; and
e) Penggunaan alat pelindung diri (APD). e) Use of personal protective equipment (PPE).
156 PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 159
Mengedepankan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Perseroan
Prioritizing Occupational Health and Safety
Proses HIRADC dilaksanakan oleh personel K3 The HIRADC process is carried out by certified and
yang kompeten dan bersertifikasi, kemudian competent OHS personnel, verified by the OHS Team
diverifikasi oleh Tim K3 di setiap area operasional in each operational area to ensure the accuracy and
untuk memastikan keakuratan dan efektivitas effectiveness of the assessment. The results are used
hasil penilaian. Hasil analisis ini menjadi dasar bagi to develop corrective and preventive actions, update
penyusunan tindakan korektif dan pencegahan, safe work procedures (SOPs), and continuously
pembaruan prosedur kerja aman (SOP), serta improve the Company’s Occupational Health and
peningkatan berkelanjutan terhadap Sistem Safety Management System (SMK3).
Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja
(SMK3) Perseroan.
Berikut hasil identifikasi K3 yang telah dilakukan The following are OHS identification results
Perseroan di tahun 2025: conducted by the Company in 2025:
Jenis Aktivitas Lokasi Potensi Bahaya Mitigasi
Activity Types Location Potential Hazards Mitigation
Bekerja di Ketinggian Tower Site Terjatuh dari ketinggian Penggunaan Alat Pelindung Diri, Sertifikat
Working at Tower Height Falling from a height bekerja di ketinggian, Regulasi K3,
Pelatihan K3, Permit Letter di Site
Use of Personal Protective Equipment,
Certificate of working at height, OHS
Regulation, OHS Training, Permit Letter on
Site
Bekerja di on the ground Site Tertimpa material, terpeleset Penggunaan Alat Pelindung Diri, Regulasi
Working on the ground Crushed material, slipped K3, Pelatihan K3, Permit Letter di Site
Use of Personal Protective Equipment,
OHS Regulations, OHS Training, Permit
Letter on Site
Bekerja di office Office Terlalu lama duduk sehingga kejang Penggunaan kursi ergonomi, peregangan
Working in office pada otot dan sendi punggung otot
Sitting for too long can lead to muscle Use of ergonomic chairs, stretching
and joint stiffness in the back muscles
Penggunaan Genset Site Kebisingan Penggunaan Ear Muff, rambu K3,
Use of Genset Noises Pengukuran Kebisingan
Use of Ear-Muffs, OHS Signs, Noise
Measurement
Perubahan Cuaca Site, Office Kondisi berbahaya bagi karyawan dan Sosialisasi Prosedur Keadaan Darurat,
Weather Change aset terkait perubahan cuaca atau Penggunaan Alat Pelindung Diri,
cuaca ekstrim (tower roboh, hujan Penerapan QHSE Stop Work Order Policy,
badai, dehidrasi, dll) Socialization of Emergency Response
Hazardous conditions for employees Procedures, Use of Personal Protective
and assets related to weather changes Equipment, QHSE Stop Work Order Policy
or extreme weather (collapsed towers,
stormy rain, dehydration, etc.)
2. Identifikasi Regulasi terkait dengan K3 2. Identification of Regulations Related to OHS
Perseroan secara rutin melakukan identifikasi dan The Company regularly identifies and reviews
peninjauan terhadap peraturan-peraturan yang regulations related to OHS to ensure compliance
berkaitan dengan K3 untuk memastikan kepatuhan with applicable standards. The results of these
terhadap standar yang berlaku. Selain itu, hasil evaluations are also used to align internal policies
evaluasi tersebut menjadi dasar bagi Perseroan with the latest regulatory developments. [GRI 2-27]
dalam menyesuaikan kebijakan internal agar selalu
sejalan dengan perkembangan regulasi terbaru.
[GRI 2-27]
PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 157
Page 160
Kinerja Keberlanjutan
Sustainability Performance
Mengedepankan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Perseroan
Prioritizing Occupational Health and Safety
3. Pelatihan terkait K3 [GRI 403-5] [ACGS B.6.1] 3. OHS Training [GRI 403-5] [ACGS B.6.1]
Dalam rangka meningkatkan pengetahuan dan To enhance employees’ understanding and
kesadaran karyawan mengenai aspek Keselamatan awareness of Occupational Health and Safety
dan Kesehatan Kerja, Perseroan menyelenggarakan aspects, the Company organizes various training
berbagai program pelatihan yang mencakup programs covering workplace safety procedures,
prosedur keselamatan kerja, upaya mitigasi risiko, risk mitigation measures, and emergency
serta langkah-langkah penanganan keadaan response actions. These programs aim to ensure
darurat. Pelatihan ini bertujuan untuk menciptakan the creation of a safe, healthy, and productive
lingkungan kerja yang aman, sehat, dan produktif work environment, as outlined below:
sebagaimana tercantum berikut:
Nama Pelatihan Materi Tanggal Penyelenggara
Name of Training Material Date Organizer
Melakukan investigasi suatu kejadian dengan tepat 17 Juni 2025
Inicident Investigation PT Allsys Solutions
Conducting incident investigations properly June 17, 2025
Pelatihan keadaan darurat 8 Agustus 2025
Tenant Warden Training Menara BCA
Emergency response training August 8, 2025
Penggunaan APAR dan Hydrant 15 Agustus 2025
Fire Ground Training Menara BCA
Use of fire extinguishers (APAR) and hydrants August 15, 2025
10 Oktober 2025
E-learning K3 Umum First Aid Internal
October 10, 2025
Perseroan menyelenggarakan program pelatihan The Company conducts OHS training programs
K3 yang terdiri dari pelatihan dasar dan pelatihan consisting of general and specialized training
khusus, disesuaikan dengan tingkat risiko di tailored to the risk level of each operational unit.
masing-masing unit operasional. Pelatihan General training is provided to all employees
dasar diberikan kepada seluruh karyawan through Safety Induction sessions and the
melalui kegiatan Safety Induction dan sosialisasi dissemination of OHS policies to enhance
kebijakan K3 untuk menumbuhkan kesadaran akan awareness of workplace safety and health.
pentingnya keselamatan dan kesehatan di tempat
kerja.
Pelatihan khusus ditujukan bagi pekerjaan Specialized training focuses on high-risk
dengan risiko tinggi, seperti bekerja di ketinggian, activities such as working at heights, use of
penggunaan alat pelindung diri (APD), pemadaman personal protective equipment (PPE), fire safety,
kebakaran, tanggap darurat, serta keselamatan emergency response, and electrical and network
listrik dan instalasi jaringan. Pelatihan ini wajib installation safety. These sessions are mandatory
diikuti oleh personel teknis, staf lapangan, dan for technical personnel, field staff, and external
mitra kerja yang terlibat langsung dalam aktivitas partners involved in STP’s operations.
operasional.
Seluruh sesi pelatihan dipandu oleh instruktur All training programs are delivered by certified
bersertifikat, dengan evaluasi terhadap tingkat instructors, and participants’ understanding is
pemahaman peserta untuk memastikan evaluated to ensure continuous improvement
peningkatan kompetensi serta penerapan praktik in competency and consistent implementation
kerja aman secara konsisten di seluruh area kerja of safe work practices across all the Company
Perseroan. workplaces.
4. Reminder dan Awareness K3 kepada Vendor 4. OHS Reminders and Awareness for Vendors
Sebagai bagian dari penerapan standar As part of enforcing workplace safety standards,
keselamatan di lingkungan kerja, Perseroan the Company regularly provides reminders and
secara rutin memberikan sosialisasi dan pengingat awareness sessions to vendors regarding OHS
158 PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 161
Mengedepankan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Perseroan
Prioritizing Occupational Health and Safety
kepada vendor mengenai prinsip-prinsip K3. principles. This initiative ensures that all partners
Upaya ini bertujuan untuk memastikan bahwa have an adequate understanding of safety
setiap mitra kerja memahami dan mematuhi procedures before conducting operations in the
prosedur keselamatan sebelum melaksanakan field.
kegiatan operasional di lapangan.
5. Inspeksi HSE secara Random di Site 5. Random HSE Inspections at Sites
Untuk memastikan kepatuhan mitra bisnis To ensure that business partners and vendors
dan vendor terhadap standar K3, Perseroan comply with OHS standards, the Company
secara berkala melaksanakan inspeksi acak di periodically conducts random inspections
berbagai lokasi kerja. Sebagai bagian dari proses at operational sites. As part of contractor
pengelolaan keselamatan kontraktor, Perseroan management, the Company implements the
menerapkan Contractor Safety Management Contractor Safety Management System (CSMS)
System (CSMS) dalam seleksi mitra kerja. Calon during vendor selection. Prospective vendors
vendor diwajibkan untuk menyerahkan dokumen are required to submit CSMS documentation in
CSMS yang sesuai dengan standar serta accordance with standards and complete an
mengisi kuesioner evaluasi. Tim QHSE kemudian evaluation questionnaire. The QHSE team reviews
melakukan peninjauan dan penilaian sebelum and assesses the submissions before providing
hasilnya disampaikan kepada manajemen vendor recommendations to vendor management for
untuk proses persetujuan. approval.
Perseroan juga mewajibkan seluruh pekerja di The Company also requires all personnel within
area operasional untuk menggunakan APD sesuai operational areas to wear PPE in accordance
dengan ketentuan yang berlaku. Pelanggaran with established safety guidelines. Contractors
terhadap kebijakan ini akan dikenakan sanksi, who fail to comply are subject to sanctions,
termasuk penghentian pekerjaan. Selain itu, setiap including project termination. Furthermore, any
individu yang mengetahui adanya pelanggaran individual who becomes aware of OHS regulation
terhadap regulasi K3 wajib segera melaporkan violations is required to immediately report them
kepada tim yang berwenang. Sebagai langkah to the authorized team. As a mitigation measure,
mitigasi, tindakan korektif harus segera diambil corrective actions must be taken promptly to
untuk mencegah risiko lebih besar, termasuk prevent greater risks, including work suspension
penghentian aktivitas hingga perbaikan dilakukan. until improvements are made.
6. Latihan Darurat di Site 6. Emergency Drills at Sites
Untuk meningkatkan kesiapsiagaan terhadap To strengthen preparedness for emergencies
kondisi darurat seperti kebakaran atau kecelakaan such as fires or workplace accidents, the
kerja, Perseroan secara rutin mengadakan simulasi Company regularly conducts emergency drills
tanggap darurat di lokasi kerja. Kegiatan ini at operational sites. These simulations aim to
bertujuan untuk menilai efektivitas respons serta assess response effectiveness and ensure that all
memastikan seluruh pihak memahami prosedur personnel are familiar with evacuation procedures
evakuasi dan langkah penanganan keadaan and emergency handling protocols.
darurat.
7. Latihan Darurat di Office 7. Emergency Drill at the Office
Selain di proyek, latihan tanggap darurat juga In addition to project sites, emergency
dilakukan di lingkungan kantor untuk memastikan response drills were also conducted in the office
seluruh karyawan memiliki pemahaman dan environment to ensure that all employees have
kesiapan menghadapi potensi insiden, seperti the understanding and readiness to respond
kebakaran atau keadaan darurat lainnya. Melalui to potential incidents, such as fires or other
kegiatan ini, Perseroan memastikan bahwa emergency situations. Through this activity, the
prosedur evakuasi, penggunaan alat pemadam Company ensures that evacuation procedures,
kebakaran, dan komunikasi darurat dapat berjalan the use of fire extinguishers, and emergency
dengan efektif dan efisien ketika dibutuhkan. communication can be carried out effectively and
efficiently when needed.
PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 159
Page 162
Kinerja Keberlanjutan
Sustainability Performance
Mengedepankan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Perseroan
Prioritizing Occupational Health and Safety
8. Audit ISO 45001 secara Internal dan Eksternal 8. Internal and External ISO 45001 Audits
Sebagai bagian dari evaluasi atas efektivitas To evaluate the effectiveness of its OHS
sistem manajemen K3, Perseroan melaksanakan management system, the Company conducts
audit ISO 45001 baik secara internal maupun both internal and external ISO 45001 audits.
eksternal. Audit internal dilakukan minimal satu Internal audits are conducted at least once a
kali setiap tahun oleh auditor lintas departemen year by cross-departmental auditors to assess
untuk menilai kepatuhan, efektivitas, dan peluang compliance, effectiveness, and opportunities for
perbaikan sistem. Sementara itu, audit eksternal system improvement. Meanwhile, external audits
dilakukan oleh lembaga sertifikasi independen are conducted by independent certification
guna memvalidasi kesesuaian implementasi bodies to validate the conformity of the
sistem manajemen K3 dengan standar ISO 45001 implementation of the OHS management system
internasional dan memastikan bahwa Perseroan with the international ISO 45001 standard and
selalu memenuhi persyaratan sertifikasi global. to ensure that the Company consistently meets
global certification requirements.
9. Pengukuran Suhu, Temperatur, Udara, 9. Measurement of Temperature, Air Quality, Noise,
Kebisingan Dan Pencahayaan and Lighting
Perseroan secara rutin melakukan pengukuran The Company routinely measures key
terhadap faktor lingkungan kerja, seperti suhu, environmental factors such as temperature,
kelembapan udara, pencahayaan, dan tingkat humidity, lighting, and noise levels. These
kebisingan. Pengukuran ini dilaksanakan oleh pihak measurements are conducted by an independent
ketiga secara independen untuk menjamin hasil third party to ensure objective and accurate results.
yang objektif dan akurat. Kegiatan ini dilakukan The assessments are performed at least once a
minimal satu kali setiap tahun untuk memastikan year to maintain a safe, healthy, and comfortable
kondisi kerja tetap aman, sehat, dan nyaman bagi working environment for all employees.
seluruh karyawan.
10. Safety Patrol di Office 10. Safety Patrol at the Office
Sebagai bagian dari pengawasan aspek keamanan As part of overseeing the safety aspects
yang diterapkan di area kerja kantor, Perseroan implemented in the office work area, the
melakukan patroli keamanan secara reguler. Jika Company conducts regular safety patrols. If any
ditemukan hal-hal yang perlu dilakukan perbaikan matters requiring improvement are identified,
maka akan dilakukan koordinasi dengan pihak coordination will be carried out with the related
terkait untuk tindakan perbaikannya. parties for corrective action.
11. On Site Report Checking (OSR) 11. On Site Report Checking (OSR)
Perseroan melakukan pengecekan kesesuaian The Company conducts checks on the conformity
implementasi aspek HSE melalui OSR report of HSE aspect implementation through OSR
yang dikirimkan oleh Project / vendor project. reports submitted by the project/vendor project.
Hal ini sebagai bagian dari penilaian vendor This serves as part of the vendor performance
performance. assessment.
12. Pengecekan Electric Field 12. Electric Field Inspection
Perseroan berkomitmen penuh untuk menjamin The Company is fully committed to ensuring
bahwa seluruh infrastruktur menara telekomunikasi that all telecommunication tower infrastructure
beroperasi dalam batas aman bagi masyarakat operates within safe limits for the community and
dan lingkungan. Uji Spektrum Frekuensi Radio the environment. Radio Frequency Spectrum
dan Monitoring di lokasi menara dengan Testing and monitoring at tower sites using a
menggunakan metode sampling dilakukan secara sampling method are conducted periodically.
berkala. Seluruh pengukuran teknis dilakukan All technical measurements are carried out to
untuk memastikan bahwa paparan medan ensure that electromagnetic field (EMF) exposure
elektromagnetik (EMF) berada di bawah ambang remains below the established threshold limits.
batas yang ditetapkan. Perseroan menegaskan The Company affirms its compliance with the
160 PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 163
Mengedepankan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Perseroan
Prioritizing Occupational Health and Safety
kepatuhan terhadap Standar Teknis ICNIRP ICNIRP 2020 Technical Standards (International
2020 (International Commission on Non-Ionizing Commission on Non-Ionizing Radiation
Radiation Protection) serta Peraturan Menteri Protection) and Minister of Communication and
Komunikasi dan Informatika No. 2 Tahun 2008. Informatics Regulation No. 2 of 2008.
SISTEM MANAJEMEN K3 [GRI 403-1, 403-8] OHS MANAGEMENT SYSTEM [GRI 403-1, 403-8]
Perseroan telah menerapkan Sistem Manajemen The Company has implemented an Occupational
Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) yang Health and Safety Management System (OHSMS)
terintegrasi dalam kebijakan keberlanjutan Perseroan integrated into the Company’s sustainability policy
dan selaras dengan standar internasional ISO and aligned with the ISO 45001:2018 international
45001:2018. Sistem ini dirancang untuk memastikan standard. This system ensures that all operational
bahwa setiap aktivitas operasional dijalankan activities are conducted in compliance with safety
dengan memperhatikan aspek keselamatan kerja, regulations and best practices, including Law No.
kesehatan karyawan, dan kepatuhan terhadap 1 of 1970 on Occupational Safety and Government
peraturan perundang-undangan di Indonesia, Regulation No. 50 of 2012 on the implementation of
termasuk Undang-undang No. 1 Tahun 1970 tentang SMK3.
Keselamatan Kerja serta Peraturan Pemerintah No. 50
Tahun 2012 tentang penerapan SMK3.
Sebagai bentuk komitmen terhadap penerapan To promote continuous improvement, the Company
K3 secara berkelanjutan, Perseroan mengadopsi applies the Plan–Do–Check–Action (PDCA) approach
pendekatan Plan–Do–Check–Action (PDCA) across all business processes, ensuring that OHS
dalam seluruh proses kerja. Melalui pendekatan ini, policies and procedures are regularly reviewed
kebijakan dan prosedur K3 ditinjau secara berkala to prevent workplace incidents, control risks, and
untuk memastikan efektivitasnya dalam mencegah maintain the health and safety of all the Company
kecelakaan kerja, mengendalikan risiko, serta personnel.
menjaga kesehatan dan keselamatan seluruh pekerja
di lingkungan Perseroan.
Penerapan SMK3 Perseroan mencakup 100% dari The OHS Management System covers 100% of all
seluruh karyawan Perseroan, baik tetap maupun the Company’s employees, both permanent and
kontrak, serta seluruh pekerja non-karyawan seperti contractual, as well as all non-employee workers,
kontraktor dan vendor yang bekerja di bawah kendali including contractors and vendors whose activities
operasional Perseroan. Dengan demikian, setiap are under the Company’s operational control. This
individu yang terlibat dalam kegiatan bisnis Perseroan ensures that every individual working within the
terintegrasi dalam sistem pengelolaan K3 yang sama. Company’s operations is governed by the same OHS
standards and procedures.
Untuk menjamin kesesuaian penerapan di seluruh To ensure compliance and system integrity across all
wilayah operasional, audit internal dan eksternal operational areas, annual internal and external audits
dilakukan secara rutin setiap tahun oleh auditor are conducted by certified auditors. The system
bersertifikasi. Sistem ini juga telah memperoleh has also been certified to ISO 45001:2018 by an
sertifikasi ISO 45001:2018 dari lembaga independen, independent accredited body, covering all business
yang mencakup seluruh unit bisnis dan area units and operational sites without exception.
operasional tanpa pengecualian.
Selain itu, Perseroan menyediakan berbagai fasilitas In addition, the Company provides a range of OHS
pendukung keselamatan dan kesehatan kerja, facilities, including fire detection and suppression
seperti sistem deteksi kebakaran, alat pemadam api systems, hydrants, first-aid kits, designated
ringan, hydrant, kotak P3K, area evakuasi, dan sistem evacuation areas, and 24-hour security systems.
keamanan 24 jam. Fasilitas-fasilitas ini berfungsi untuk These facilities are designed to anticipate potential
mengantisipasi keadaan darurat serta memastikan
PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 161
Page 164
Kinerja Keberlanjutan
Sustainability Performance
Mengedepankan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Perseroan
Prioritizing Occupational Health and Safety
keselamatan seluruh pekerja, mitra kerja, dan aset emergencies and safeguard the health and safety of
Perseroan. all employees, partners, and company assets.
Layanan Kesehatan Kerja [GRI 403-3] Occupational Health Services [GRI 403-3]
Perseroan menempatkan kesehatan dan The Company places employee health and well-
kesejahteraan karyawan sebagai salah satu pilar utama being as a key priority in creating a safe, healthy, and
dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman, productive work environment. To support this, the
sehat, dan produktif. Untuk mendukung hal tersebut, Company provides occupational health services
Perseroan menyediakan layanan kesehatan kerja designed to prevent health risks arising from work
yang berfokus pada pencegahan risiko kesehatan activities and environmental conditions.
akibat aktivitas dan kondisi lingkungan kerja.
Sebagai langkah antisipatif terhadap keadaan As part of emergency preparedness, first aid kits
darurat, kotak P3K (Pertolongan Pertama Pada (P3K) are available at all offices and operational sites.
Kecelakaan) telah disediakan di seluruh kantor Information regarding health services, emergency
dan area operasional. Informasi mengenai layanan procedures, and medical contacts is regularly
kesehatan, prosedur darurat, serta kontak petugas communicated to employees through internal emails,
medis disosialisasikan secara rutin melalui email notice boards, and other internal communication
internal, papan pengumuman, dan kanal komunikasi channels.
perusahaan agar mudah diakses oleh seluruh
karyawan.
Dalam aspek pencegahan, Perseroan secara Preventive measures are also emphasized through
konsisten menjaga kebersihan lingkungan kerja workplace hygiene maintenance, health awareness
dan meningkatkan kesadaran pekerja terhadap campaigns, and educational materials to promote
pentingnya gaya hidup sehat melalui kampanye healthy lifestyle practices among employees.
kesehatan, sosialisasi rutin, dan materi edukatif yang
dipasang di area kerja.
Untuk memastikan seluruh karyawan tetap dalam To ensure all personnel remain fit to work, the
kondisi fit to work, Perseroan juga melaksanakan Company conducts periodic medical check-ups as
pemeriksaan kesehatan berkala (Medical Check-Up) part of its occupational health monitoring program.
sebagai bagian dari program pemantauan kesehatan These activities are supervised by licensed medical
kerja. Seluruh kegiatan ini dilaksanakan dengan professionals and accredited healthcare providers,
dukungan tenaga medis dan penyedia layanan with periodic evaluations to maintain service quality
kesehatan berizin, serta dievaluasi secara berkala and effectiveness.
guna menjamin mutu dan efektivitas layanan.
Untuk menjaga kualitas layanan, Perseroan bekerja To maintain service quality, the Company collaborates
sama dengan tenaga medis bersertifikasi serta mitra with certified medical personnel as well as clinic
klinik dan rumah sakit yang memiliki izin resmi. Evaluasi and hospital partners that hold official licenses.
efektivitas layanan dilakukan secara berkala melalui The effectiveness of these services is evaluated
survei kepuasan karyawan, audit internal K3, dan periodically through employee satisfaction surveys,
pemantauan oleh tim QHSE. internal OHS audits, and monitoring by the QHSE
team.
Akses terhadap layanan kesehatan difasilitasi dengan Access to healthcare services is facilitated by
menyediakan layanan gratis di lokasi kerja tertentu, providing free services at certain work locations,
rujukan ke fasilitas kesehatan eksternal, serta referrals to external healthcare facilities, and the
penyampaian informasi yang konsisten melalui kanal consistent dissemination of information through
komunikasi internal. internal communication channels.
162 PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 165
Mengedepankan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Perseroan
Prioritizing Occupational Health and Safety
Melalui upaya ini, Perseroan memastikan setiap Through these efforts, the Company ensures
karyawan memperoleh akses yang setara terhadap equal access to health services for all employees
fasilitas kesehatan dan memperkuat komitmen and reinforces its commitment to continuous
Perseroan dalam penerapan praktik K3 yang improvement in OHS practices.
berkelanjutan.
Pelaporan Kondisi Tidak Aman [GRI 403-2] Reporting Unsafe Conditions [GRI 403-2]
Perseroan menempatkan keselamatan kerja sebagai The Company places workplace safety as a top
prioritas utama dengan menekankan pentingnya priority by emphasizing the importance of
identifikasi dan pelaporan terhadap kondisi tidak aman identifying and reporting unsafe conditions in
di lingkungan kerja. Sebagai langkah pencegahan the work environment. To prevent accidents and
kecelakaan dan perlindungan bagi karyawan maupun ensure the protection of employees and business
mitra kerja, Perseroan menerapkan kebijakan Stop partners, the Company enforces a Stop Work Order
Work Order yang berlaku bagi seluruh individu policy applicable to all individuals working within its
yang beraktivitas di area operasional Perseroan. operational areas.
Kebijakan ini memberikan kewenangan kepada This policy grants every employee and business
setiap karyawan dan mitra kerja untuk segera partner the authority to immediately stop work
menghentikan aktivitas kerja apabila menemukan upon identifying any hazardous situation or non-
situasi berisiko atau ketidaksesuaian, termasuk compliance, including improper use of PPE, without
penggunaan APD yang tidak sesuai, tanpa harus requiring prior approval from supervisors. Reports can
menunggu persetujuan dari atasan langsung. be submitted through designated communication
Pelaporan dapat dilakukan melalui saluran channels, such as a dedicated OHS email or the
komunikasi yang telah disediakan, seperti email Whistleblower system, which allows for anonymous
khusus untuk aspek K3 atau melalui sistem reporting to protect the confidentiality of the reporter.
Whistleblower yang memungkinkan pelaporan
anonim untuk menjaga kerahasiaan identitas
pelapor.
Setiap laporan yang diterima akan dianalisis secara All submitted reports are thoroughly reviewed
menyeluruh dan digunakan sebagai dasar penerapan and analyzed to determine appropriate corrective
tindakan korektif bagi karyawan maupun mitra kerja actions for both employees and business partners.
terkait. Selain itu, peringatan akan diberikan kepada Furthermore, warnings are issued to individuals who
individu yang mengetahui adanya kondisi berbahaya are aware of unsafe conditions or PPE violations but
atau pelanggaran terhadap ketentuan APD namun fail to take necessary action in accordance with the
tidak mengambil tindakan sesuai kebijakan Company’s policy.
Perseroan.
Investigasi Insiden [GRI 403-2] Incident Investigation [GRI 403-2]
Apabila terjadi insiden di area kerja, baik di kantor In the event of an incident occurring at either office
maupun di site, Perseroan memiliki Prosedur premises or operational sites, the Company has
Investigasi Insiden yang menjadi panduan dalam established an Incident Investigation Procedure as a
proses penyelidikan untuk memastikan penanganan guideline to ensure that investigations are conducted
dilakukan secara cepat, tepat, dan sesuai dengan promptly, accurately, and in accordance with
standar keselamatan kerja yang berlaku, sebagai applicable safety standards, as follows:
berikut:
PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 163
Page 166
Kinerja Keberlanjutan
Sustainability Performance
Mengedepankan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Perseroan
Prioritizing Occupational Health and Safety
1 3
Pekerja/Karyawan melaporkan Pembentukan tim
investigasi yang terdiri Investigasi dilakukan dari
insiden yang terjadi melalui
dari beberapa divisi di berbagai sudut pandang baik
sistem Helpdesk atau sistem
Perusahaan dan vendor teknis, prosedur, pekerja, sistem
HR Perusahaan
manajemen dan faktor-faktor yang
Workers/Employees report mempengaruhi terjadinya Insiden*
An investigation team is
Incidents through the
formed consisting of various
Company’s Helpdesk system or Investigation is conducted from
divisions in the Company and
HR system multiple perspectives including technical
2
vendors
procedural, worker, management system,
and factors influencing the incident*
4
Hasil investigasi dilaporkan ke
Direksi untuk di review, di analisa
BOD memberikan rekomendasi
untuk pengangkatan investigasi
6
dan dievaluasi kembali atau sistem manajemen K3 yang Divisi terkait
sudah ada menindaklanjuti
Investigation results are reported rekomendasi yang
to the Directors for review, The Directors for improvements diberikan
analysis and re-evaluation to the investigation or the
existing OHS management The relevant division follows up
5 system on the recommendations given
Seluruh upaya ini membuahkan hasil yang baik, di mana Perseroan memperoleh zero
accident di tahun 2025.
As result these implementations, the Company achieved zero accidents in 2025.
* Dalam hal terdapat korban akibat insiden yang terjadi, Perseroan perlu memastikan bahwa korban ditangani dengan baik.
In cases where there are victims due to the incident, the Company must ensure that the victims are properly handled
Tingkat Kecelakaan dan Penyakit Kerja [GRI 403-9, Accident and Occupational Disease Rate [GRI 403-9,
403-10] [IDXNET FORM E020 S-06, S-11] 403-10] [IDXNET FORM E020 S-06, S-11]
Sepanjang tahun 2025, STP tidak mencatat Throughout 2025, STP recorded no fatalities or
adanya kasus fatalitas maupun cedera berat major injuries with significant consequences among
yang menimbulkan konsekuensi tinggi, baik pada employees or contractors under the Company’s
karyawan maupun kontraktor yang berada di bawah operational control. All work activities were carried out
pengawasan operasional Perseroan. Seluruh aktivitas under close supervision and in compliance with the
kerja dilaksanakan dengan pengawasan ketat dan OHS system aligned with ISO 45001:2018 standards.
penerapan sistem K3 yang sesuai dengan standar ISO
45001:2018.
Perhitungan tingkat insiden dilakukan berdasarkan Incident rates were calculated per 1,000,000
1.000.000 jam kerja, mencakup seluruh pekerja di working hours, covering all workers at the head office,
kantor pusat, kantor cabang, serta lokasi menara. branch offices, and tower sites. No worker groups
Tidak ada kelompok pekerja yang dikecualikan were excluded from this reporting scope. Based on
dari cakupan pelaporan ini. Berdasarkan hasil HIRADC assessments, the most common potential
analisis HIRADC, potensi cedera yang paling sering injuries identified included falls from height, minor
diidentifikasi meliputi risiko jatuh dari ketinggian, luka injuries from work tools, and electrical exposure.
ringan akibat alat kerja, serta paparan listrik. Untuk To minimize these risks, STP regularly conducts site
meminimalkan potensi tersebut, STP secara rutin inspections, safety training sessions, and strict
melakukan inspeksi lapangan, pelatihan keselamatan monitoring of personal protective equipment usage.
kerja, dan pengawasan penggunaan alat pelindung
diri.
164 PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 167
Mengedepankan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Perseroan
Prioritizing Occupational Health and Safety
During the reporting period, there were no recorded
Selama periode pelaporan, tidak ditemukan kasus cases of occupational diseases. The Company
penyakit akibat kerja yang tercatat. Perseroan continues to monitor employee health through
terus memantau kondisi kesehatan pekerja melalui regular medical check-ups and disease prevention
pemeriksaan kesehatan berkala dan kampanye programs focused on posture-related conditions,
pencegahan penyakit yang berkaitan dengan postur stress management, and workplace environmental
kerja, stres, serta paparan lingkungan kerja. Seluruh exposure. All data were collected from HSE reports
data diperoleh dari laporan HSE serta hasil audit and internal audit results.
internal yang dilakukan secara rutin.
Tingkat Kecelakaan dan Penyakit Kerja
Work-Related Injury and Illness Rates
[GRI 403-9, 403-10] [IDXNET FORM E020 S-06, S-11]
Uraian Satuan
2023 2024 2025
Description Unit
Kematian
Angka | Number 0 0 0
Fatalities
Karyawan | Employees Angka | Number 0 0 0
Kontraktor | Contractors Angka | Number 0 0 0
Tingkat Kecelakaan Fatal Jumlah per 100 juta jam
0 0 0
Fatal Accident Rate Number per 100 million hours
Jumlah per 100 juta jam
Karyawan | Employees 0 0 0
Number per 100 million hours
Jumlah per 100 juta jam
Kontraktor | Contractors 0 0 0
Number per 100 million hours
Kasus Cedera Waktu yang Hilang (LTIC)
Angka | Number 0 0 0
Lost Time Injury Case (LTIC)
Karyawan | Employees Angka | Number 0 0 0
Kontraktor | Contractors Angka | Number 0 0 0
Frekuensi Kasus Cedera Waktu yang Hilang (LTIC-F) Jumlah per 100 juta jam
0 0 0
Lost Time Injury Case Frequency (LTIC-F) Number per 100 million hours
Jumlah per 100 juta jam
Karyawan | Employees 0 0 0
Number per 100 million hours
Jumlah per 100 juta jam
Kontraktor | Contractors 0 0 0
Number per 100 million hours
Kasus Hari Kerja Terbatas (RWDC)
Angka | Number 0 0 0
Restricted Work Day Case (RWDC)
Karyawan | Employees Angka | Number 0 0 0
Kontraktor | Contractors Angka | Number 0 0 0
Kasus Perawatan Medis (MTC)
Angka | Number 0 0 0
Medical Treatment Case (MTC)
Karyawan | Employees Angka | Number 0 0 0
Kontraktor | Contractors Angka | Number 0 0 0
Kasus Pertolongan Pertama (FAC)
Angka | Number 0 0 0
First Aid Case (FAC)
Karyawan | Employees Angka | Number 0 0 0
Kontraktor | Contractors Angka | Number 0 0 0
Total Jam Kerja Aman | Total Safe Work Hours * Juta jam kerja | Million work hours 0,38 0,34 0,29
PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 165
Page 168
Kinerja Keberlanjutan
Sustainability Performance
Mengedepankan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Perseroan
Prioritizing Occupational Health and Safety
Uraian Satuan
2023 2024 2025
Description Unit
Total frekuensi penyakit akibat kerja yang dapat
dicatat (TROIF) (khusus karyawan) Jumlah per juta jam
0.0 0.0 0.0
Total recordable occupational illness frequency Number per million hours
(TROIF) (employees only)
Total frekuensi penyakit akibat kerja yang dapat Jumlah per juta jam
dicatat (TROIF) (kontraktor) Number per million hours
0.0 0.0 0.0
Total recordable occupational illness frequency
(TROIF) (contractors)
MENINGKATKAN BUDAYA KESADARAN K3 STRENGTHENING THE OHS AWARENESS CULTURE
Dalam upaya memperkuat budaya K3, Perseroan To strengthen its OHS culture, the Company regularly
secara rutin menyampaikan pengingat serta informasi distributes reminders and key information related to
penting terkait K3 kepada karyawan dan mitra kerja OHS to employees and business partners through
melalui email blast serta berbagai kanal komunikasi email blasts and other internal communication
internal lainnya. Informasi yang disampaikan channels. The materials cover a wide range of
mencakup beragam topik, antara lain Kebijakan topics, including the IMS Policy, Working at Height
IMS, persyaratan Sertifikasi Kerja di Ketinggian, Certification requirements, HSE documentation
kelengkapan dokumen HSE di lokasi kerja, prosedur completeness at worksites, work stoppage
penghentian kerja oleh HSE, standar papan tanda procedures by HSE officers, safety signage
keselamatan, tata letak area kerja yang aman, hingga standards, safe work area layout illustrations, and
panduan penggunaan APD. guidelines for the proper use of PPE.
Selain itu, Perseroan juga menyelenggarakan In addition, the Company organizes various internal
berbagai forum internal sebagai sarana edukasi dan forums as educational platforms to enhance
peningkatan kesadaran seluruh karyawan terhadap employee awareness and understanding of OHS
penerapan aspek K3. Komunikasi ini diperkuat principles. These communication efforts are further
melalui kegiatan inspeksi lapangan secara berkala strengthened through regular field inspections, which
yang bertujuan untuk mengidentifikasi potensi risiko enable the identification of potential risks and the
serta menetapkan langkah-langkah perbaikan guna implementation of corrective measures to create a
menciptakan lingkungan kerja yang aman dan bebas safer and accident-free work environment.
kecelakaan.
Partisipasi dan Konsultasi Pekerja dalam Sistem K3 Worker Participation and Consultation in the OHS
[GRI 403-4] System [GRI 403-4]
STP memastikan keterlibatan aktif seluruh karyawan STP ensures the active participation of all employees
dalam pengembangan, penerapan, dan evaluasi in developing, implementing, and evaluating its
SMK3 melalui mekanisme komunikasi dua arah OHSMS through a two-way consultation mechanism
antara manajemen, Tim K3, dan perwakilan karyawan. between management, the OHS Team, and employee
Forum ini digunakan untuk membahas hasil audit, representatives. This forum discusses audit results,
tindak lanjut rekomendasi, serta usulan peningkatan follow-up actions, and proposals for improving safe
prosedur kerja aman di setiap unit operasional. work procedures in each operational unit.
Perseroan memiliki Komite K3 Bersama yang The Company has established a Joint OHS Committee,
terdiri dari perwakilan manajemen dan pekerja dari consisting of representatives from management
berbagai divisi. Komite ini berperan dalam meninjau and employees across divisions. This committee
hasil investigasi insiden, mengidentifikasi potensi is responsible for reviewing incident investigation
bahaya baru, serta memberikan rekomendasi results, identifying new potential hazards, and
perbaikan kepada manajemen. Rapat Komite providing recommendations for corrective actions
K3 dilaksanakan secara berkala setiap triwulan, to management. Meetings are held quarterly, and
dan hasil pembahasannya menjadi dasar dalam
166 PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 169
Mengedepankan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Perseroan
Prioritizing Occupational Health and Safety
penyempurnaan kebijakan dan program K3 di seluruh the outcomes serve as the basis for updating OHS
area operasional. policies and programs across all operational areas.
Melalui forum ini, baik karyawan tetap maupun Through this forum, both permanent and contract
kontrak memiliki kesempatan yang sama untuk employees have equal opportunities to express
menyampaikan masukan atau perhatian terkait input or concerns related to occupational health and
keselamatan dan kesehatan kerja. Pendekatan safety. This participatory approach ensures that all
partisipatif ini memastikan bahwa setiap kebijakan OHS initiatives implemented by STP reflect actual
dan inisiatif K3 yang dijalankan STP selaras dengan field conditions and employee needs.
kondisi aktual di lapangan dan kebutuhan pekerja.
Pencegahan dan Mitigasi Dampak K3 dalam Prevention and Mitigation of OHS Impacts in
Hubungan Bisnis [GRI 403-7] Business Relationships [GRI 403-7]
Sebagai bagian dari tanggung jawabnya untuk As part of its responsibility to uphold safety across its
memastikan keselamatan di seluruh rantai business operations, STP implements an integrated
operasional, STP menerapkan pendekatan terpadu approach to prevent and mitigate OHS risks involving
dalam mencegah dan memitigasi potensi risiko K3 contractors, suppliers, and business partners. All third
yang terkait dengan kontraktor, pemasok, maupun parties engaged in construction, maintenance, and
mitra kerja. Perseroan mewajibkan setiap pihak tower inspection activities are required to comply
ketiga yang terlibat dalam kegiatan pembangunan, with safety standards consistent with the Company’s
pemeliharaan, dan inspeksi menara untuk mematuhi OHS Policy and IMS.
standar keselamatan yang sejalan dengan Kebijakan
K3 dan IMS STP.
Sebelum kegiatan operasional dimulai, seluruh Prior to commencing operations, all contractors must
kontraktor wajib mengikuti HSE Induction, yang attend HSE Induction sessions covering PPE usage,
mencakup pelatihan penggunaan APD, prosedur emergency response procedures, and applicable
tanggap darurat, serta standar keselamatan yang safety standards. In addition, STP jointly conducts
berlaku. Selain itu, STP bersama kontraktor melakukan HIRADC assessments with contractors to identify
penilaian HIRADC guna mengidentifikasi potensi potential hazards and work-related risks during
bahaya dan risiko yang mungkin timbul selama project implementation.
pelaksanaan pekerjaan.
Pemantauan terhadap kinerja keselamatan mitra The Company regularly monitors partner safety
dilakukan secara berkala melalui audit K3, inspeksi performance through OHS audits, site inspections,
lapangan, dan evaluasi kepatuhan vendor. Bagi and vendor compliance evaluations. For non-
mitra yang tidak memenuhi standar, Perseroan compliance or severe violations, corrective actions
menerapkan tindakan korektif hingga sanksi sesuai or sanctions are applied accordingly. This approach
tingkat pelanggaran. Dengan pendekatan ini, STP ensures that all external business activities adhere to
memastikan bahwa seluruh kegiatan eksternal occupational safety principles and do not pose risks
dilaksanakan dengan memperhatikan prinsip to workers or the surrounding environment.
keselamatan kerja dan tidak menimbulkan risiko bagi
pekerja maupun lingkungan sekitar.
TARGET K3 OHS TARGET
Sebagai bagian dari komitmen Perseroan As part of its commitment to workplace safety, the
terhadap penerapan keselamatan kerja, Perseroan Company aims to continuously improve its OHS
menetapkan target peningkatan kinerja K3 dengan performance by maintaining its achievement of Zero
menjaga capaian Zero Fatality Accident Case secara Fatality Accident Case.
konsisten.
PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 167
Page 170
Kinerja Keberlanjutan
Sustainability Performance
Mengedepankan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Perseroan
Prioritizing Occupational Health and Safety
Tingkat Kecelakaan Kerja [GRI 403-9] Workplace Accident Rate [GRI 403-9]
Melalui penerapan berbagai langkah preventif Through the implementation of preventive measures
sepanjang tahun 2025, Perseroan berhasil throughout 2025, the Company successfully
mempertahankan catatan nihil kecelakaan kerja, baik recorded zero work-related accidents, both within
di lingkungan kantor maupun di area operasional, office premises and at operational sites, for all
untuk seluruh karyawan dan mitra kerja. employees and business partners.
DEPARTEMEN HSE HSE DEPARTMENT
Sebagai bagian dari komitmen Perseroan dalam As part of the Company’s commitment to
menerapkan kebijakan QHSE secara menyeluruh, implementing its QHSE policies comprehensively,
Perseroan telah membentuk Departemen HSE yang the Company has established the HSE Department
berperan penting dalam memastikan pelaksanaan to ensure effective implementation and monitoring
dan pengawasan sistem manajemen K3, kualitas, of OHS, quality, and environmental management
serta lingkungan di seluruh unit bisnis. Departemen systems across all business units. Operating under
ini berada di bawah koordinasi Divisi Internal Audit the Internal Audit & QHSE Division, this department
& QHSE dan bertanggung jawab untuk menjamin is responsible for maintaining compliance with
kepatuhan terhadap seluruh standar dan regulasi applicable standards and regulations.
yang berlaku.
Ruang lingkup tanggung jawab Departemen HSE The responsibilities of the HSE Department include:
mencakup hal-hal berikut:
1. Memastikan penerapan dan pemeliharaan 1. Ensuring the implementation and maintenance
Integrated Management System (IMS) sesuai of the Integrated Management System (IMS) in
dengan persyaratan ISO; accordance with ISO requirements;
2. Menyiapkan laporan kinerja IMS sebagai bahan 2. Preparing IMS performance reports to support
evaluasi dan dasar pengambilan keputusan oleh management evaluation and decision-making;
manajemen;
3. Membentuk serta membina tim auditor internal 3. Establishing and developing an internal audit team
untuk sistem manajemen terintegrasi; for the Integrated Management System;
4. Memberikan panduan dan arahan kepada divisi 4. Providing guidance and direction to related
terkait dalam mencapai serta meningkatkan divisions to achieve and improve IMS performance
pencapaian target IMS; targets;
5. Meninjau dokumen yang diajukan untuk 5. Reviewing documents submitted for management
persetujuan manajemen dan memberikan approval and providing recommendations for
rekomendasi perbaikan bila diperlukan; improvement;
6. Mengawasi pelaksanaan sistem IMS serta 6. Monitoring the implementation of the IMS and
menyusun rekomendasi dan langkah mitigasi developing recommendations and mitigation
terhadap potensi penyimpangan, termasuk actions for any nonconformities, including
program perbaikan berkelanjutan; dan continuous improvement programs; and
7. Memberikan masukan terkait penilaian risiko IMS 7. Providing input on IMS risk assessments and
serta menyiapkan laporan yang diperlukan. preparing necessary reports.
Perseroan juga memahami pentingnya partisipasi The Company also recognizes the importance of
aktif karyawan dalam penerapan aspek K3. Untuk itu, active employee involvement in managing OHS
Perseroan membentuk Panitia Pembina Keselamatan aspects. As such, the Company has established the
dan Kesehatan Kerja (P2K3) yang terdiri dari perwakilan Occupational Health and Safety Committee (P2K3),
karyawan di lokasi operasional serta perwakilan comprising representatives from both operational
manajemen. employees and management.
P2K3 berperan sebagai jembatan komunikasi antara P2K3 serves as a communication bridge between
karyawan dan manajemen serta menjadi wujud nyata employees and management, representing the
komitmen Perseroan dalam membangun dialog yang Company’s commitment to fostering constructive
168 PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 171
Mengedepankan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Perseroan
Prioritizing Occupational Health and Safety
konstruktif untuk menciptakan tempat kerja yang dialogue in building a safer and more productive
aman dan produktif. Dalam menjalankan tugasnya, workplace. In carrying out its duties, P2K3 holds the
P2K3 memiliki tanggung jawab utama sebagai berikut: following key responsibilities:
• Mengawasi penerapan sistem K3 di seluruh area • Monitoring the implementation of OHS systems in
kerja; the workplace;
• Memberikan dukungan, bimbingan, dan • Providing support, guidance, and supervision on
pengawasan terhadap kepatuhan penerapan OHS compliance;
aspek K3;
• Menjalankan perannya sesuai regulasi, termasuk • Performing its functions in accordance with
Undang-undang No. 1 Tahun 1970 tentang applicable regulations, including Law No. 1 of 1970
Keselamatan Kerja serta standar ISO 45001:2018 on Occupational Safety and ISO 45001:2018 and
dan ISO 14001:2015; dan ISO 14001:2015 standards; and
• Membantu penyusunan laporan yang • Assisting in the preparation of reports required to
wajib disampaikan kepada Kementerian be submitted to the Ministry of Manpower.
Ketenagakerjaan.
Melalui sinergi antara Departemen HSE dan P2K3 Through the synergy between the HSE Department
di Grup SMN, Perseroan berkomitmen untuk and P2K3 within the SMN Group, the Company
memastikan penerapan standar K3 secara optimal strives to ensure the consistent implementation of
di seluruh lingkungan kerja guna mendukung OHS standards across all operations, supporting
keberlanjutan operasional yang aman, patuh regulasi, safe, compliant, and sustainable business practices.
dan berkelanjutan.
President Director & Group CEO
Chief IA & QHSE
Head of QHSE &
Risk Management
ISO QHSE Document ISO QHSE Support Risk Management
Asst. QHSE Manager
Controller Staff Coordinator
PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 169
Page 172
Kinerja Keberlanjutan
Sustainability Performance
KONTRIBUSI PERSEROAN BAGI SOSIAL
KEMASYARAKATAN
Contribution t o Social Development
[IDXNET FORM E020 S-12]
Perseroan berkomitmen untuk memberikan kontribusi nyata bagi
pembangunan sosial melalui program Tanggung Jawab Sosial dan
Lingkungan yang berkelanjutan. Melalui inisiatif yang terarah, Perseroan
berupaya mendorong kemandirian dan kesejahteraan masyarakat, serta
memperkuat dampak positif terhadap pertumbuhan sosial dan ekonomi di
berbagai wilayah operasionalnya.
The Company is dedicated to making a tangible contribution to social development through
sustainable Corporate Social and Environmental Responsibility programs. Through targeted
initiatives, the Company seeks to promote community self-reliance and well-being while
enhancing its positive impact on social and economic growth across its operational areas.
170 PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 173
Kontribusi Perseroan Bagi Sosial Kemasyarakatan
Contribution t o Social Development
Perseroan memahami bahwa operasional perusahaan The Company recognizes that its operations are not
tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi, solely aimed at driving economic growth but also
tetapi juga berperan dalam menciptakan manfaat serve a vital role in creating sustainable value for
berkelanjutan bagi masyarakat sekitar. Dengan surrounding communities. Through initiatives that
kontribusi yang dapat meningkatkan kesejahteraan enhance social well-being, the Company remains
sosial, Perseroan berkomitmen untuk mendukung committed to supporting community development
pengembangan komunitas dan mendorong and promoting both local and national economic
pertumbuhan ekonomi lokal maupun nasional. growth.
Sebagai salah satu penyedia infrastruktur digital As one of the largest providers of digital
telekomunikasi terbesar di Indonesia, Perseroan telecommunications infrastructure in Indonesia,
terus berupaya memberikan dampak positif melalui the Company continuously strives to generate
berbagai program tanggung jawab sosial yang positive impact through various corporate social and
sejalan dengan tujuan pembangunan berkelanjutan. environmental responsibility programs that align with
Kebijakan program TJSL Perseroan mengacu pada SDGs. The implementation of the Company’s CSR
peraturan perundang-undangan berikut: programs is guided by the following regulations:
• Undang-undang No. 40 Tahun 2007 tentang • Law No. 40 of 2007 concerning Limited Liability
Perseroan Terbatas. Companies.
• Peraturan Pemerintah No. 47 Tahun 2012 tentang • Government Regulation No. 47 of 2012
Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perseroan concerning Corporate Social and Environmental
Terbatas. Responsibility.
• Peraturan Presiden Republik Indonesia No. 59 • Presidential Regulation No. 59 of 2017 concerning
Tahun 2017 tentang Pelaksanaan Pencapaian the Implementation of Sustainable Development
Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Goals.
Dampak Operasi Terhadap Masyarakat Sekitar Impact of Operations on Surrounding Communities
[SEOJK F.23] [GRI 203-2, 413-1] [ACGS B.4.4] [SEOJK F.23] [GRI 203-2, 413-1] [ACGS B.4.4]
Sebagai perusahaan yang bergerak dalam As a company engaged in the construction and
pembangunan dan pengoperasian menara operation of telecommunications towers and
telekomunikasi serta pemasangan jaringan kabel fiber optic network installations, the Company
fiber optik, Perseroan beroperasi di berbagai wilayah operates in areas that are closely connected to local
yang berdekatan dan terhubung langsung dengan communities. The telecommunications infrastructure
masyarakat setempat. Keberadaan infrastruktur developed by the Company not only strengthens
telekomunikasi yang dibangun Perseroan tidak national connectivity but also generates significant
hanya mendukung konektivitas nasional, tetapi indirect economic impacts, such as local job
juga memberikan dampak ekonomi tidak langsung creation, increased community economic activity,
yang signifikan, seperti penciptaan lapangan kerja and new business opportunities for suppliers near its
lokal, peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat, operational areas.
serta peluang usaha bagi pemasok di sekitar wilayah
operasional.
Sejak tahun 2022, Perseroan aktif berkolaborasi Since 2022, the Company has actively collaborated
dengan mitra operator untuk mendukung inisiatif with network operators to support the Government’s
Pemerintah dalam memperluas akses jaringan initiatives to expand telecommunication access,
telekomunikasi, khususnya di daerah tertinggal. particularly in underdeveloped regions. As part of
Sebagai bagian dari inisiatif ini, Perseroan telah this initiative, the Company has constructed towers
membangun menara di berbagai wilayah terpencil, across remote regions, including Papua, Kalimantan,
termasuk Papua, Kalimantan, dan Maluku, guna and Maluku, to promote equitable digital access
mendorong pemerataan akses digital di seluruh throughout Indonesia.
Indonesia.
PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 171
Page 174
Kinerja Keberlanjutan
Sustainability Performance
Kontribusi Perseroan Bagi Sosial Kemasyarakatan
Contribution t o Social Development
Upaya tersebut memberikan kontribusi positif These efforts have contributed positively to local
terhadap pertumbuhan ekonomi lokal dan economic growth and improved community digital
peningkatan literasi digital masyarakat, serta literacy, as well as Indonesia’s National Digital
mendukung agenda transformasi digital nasional Transformation Agenda.
yang dicanangkan oleh Pemerintah.
Dalam menjalankan operasionalnya, Perseroan juga In conducting its operations, the Company also
mengelola potensi dampak negatif, seperti gangguan manages potential negative impacts, such as
lingkungan sementara selama proses pembangunan, temporary environmental disturbances during
melalui penerapan kebijakan keberlanjutan dan construction, by applying sustainability policies and
standar operasional yang sesuai dengan ketentuan operating standards in compliance with applicable
hukum yang berlaku. Sepanjang tahun 2025, tidak regulations. Throughout 2025, there were no
terdapat laporan pelanggaran terhadap hak-hak reported violations of community rights arising from
masyarakat akibat kegiatan operasional Perseroan. the Company’s operational activities. [GRI 2-27]
[GRI 2-27]
Sebagai bagian dari komitmen terhadap As part of its commitment to social sustainability,
keberlanjutan sosial, Perseroan telah 100% the Company has implemented local community
mengimplementasikan mekanisme keterlibatan engagement mechanisms in 100% of its operational
masyarakat lokal di wilayah operasional. Keterlibatan areas. This engagement is carried out primarily through
ini terutama melalui pelibatan dalam proses involvement in the permitting and consultation
perizinan dan konsultasi pada tahap awal di setiap processes at the initial stage of each planned
lokasi perencanaan pembangunan. Adapun development site. The dialogues are conducted
dialog yang di lakukan dengan tokoh masyarakat, with community leaders, local governments, and
pemerintah daerah, dan kelompok rentan untuk vulnerable groups to ensure that their needs and
memastikan bahwa kebutuhan serta aspirasi mereka aspirations are taken into account.
diperhitungkan.
Meskipun kontribusi Perseroan terhadap peningkatan Although the Company’s contribution to improving
akses telekomunikasi membawa dampak positif bagi telecommunications access brings positive impacts
masyarakat, Perseroan juga mengakui adanya potensi to society, the Company also recognizes the potential
dampak negatif yang signifikan pada komunitas lokal, for significant negative impacts on local communities,
khususnya di wilayah pembangunan baru seperti particularly in new development areas such as Papua,
Papua, Kalimantan, dan Maluku. Dampak tersebut Kalimantan, and Maluku. These impacts may include
dapat meliputi gangguan sementara selama proses temporary disruptions during the construction of
konstruksi menara dan jaringan kabel (misalnya towers and cable networks, such as noise, material
kebisingan, lalu lintas material, dan pembatasan traffic, and restricted land access, potential social
akses lahan), potensi resistensi sosial dari masyarakat resistance from surrounding communities toward
sekitar terhadap keberadaan infrastruktur baru, serta the presence of new infrastructure, as well as local
risiko lingkungan lokal akibat perubahan tata guna environmental risks arising from changes in land use.
lahan.
Perseroan melakukan pendekatan partisipatif The Company applies a participatory approach
melalui konsultasi dengan pemerintah daerah, through consultations with local governments,
tokoh masyarakat, dan kelompok rentan sebelum community leaders, and vulnerable groups before
pembangunan dimulai sebagai mitigasi dampak development begins as a mitigation measure for the
yang timbul. Selain itu, mekanisme pengaduan impacts that may arise. In addition, a transparent
yang transparan dan sistematis memastikan bahwa and systematic grievance mechanism ensures that
keluhan dari masyarakat dapat segera diidentifikasi complaints from the community can be promptly
dan ditindaklanjuti, sehingga risiko dampak negatif identified and followed up, thereby minimizing the risk
dapat diminimalkan. of negative impacts.
172 PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 175
Kontribusi Perseroan Bagi Sosial Kemasyarakatan
Contribution t o Social Development
Selain itu, Perseroan menyediakan mekanisme In addition, the Company maintains a formal grievance
pengaduan formal yang dapat diakses masyarakat mechanism that allows nearby communities to report
sekitar untuk menyampaikan keluhan terkait kegiatan concerns related to the Company’s activities. All
operasional, yang dikelola secara transparan dan reports are handled transparently and followed up by
ditindaklanjuti oleh unit terkait. the responsible unit.
Mekanisme Pengaduan | Complaint Mechanism
[SEOJK F.24] [GRI 2-25] [ACGS B.4.1, B.5.1, B.7.1, B.7.2]
Investigasi dan penyelesain oleh
Saran, masukan, pengaduan/ Helpdesk membuat
divisi Operations & Maintenance
keluhan melalui beberapa media, trouble ticket dan Technical
melalui mitra kerja
antara lain: mengidentifikasi issue-related
Investigation and resolution
Suggestion, inputs, complaints/ tipe pengaduan
by Operations & Maintenance
claims through several media, serta PIC yang
Completed
division through partner
among others: relevan
Selesai
Helpdesk creates
helpdesk@protelindo.net
trouble ticket and
callcenter@tower.core Isu lainnya (termasuk Investigasi dan penyelesain
identifies relevant
whistle.blower@protelindo.co.id terkait pengaduan oleh divisi Poperty, berkordinasi
procurement types
warga) dengan divisi lainnya.
and PICs
toll Free Number 0800-1-009900 Other issues (including Investigation and settlement
SMS/WhatsApp 0817-4922-964 residents’ complaints) by the Property division, in
coordination with other division
Dalam menjalankan kegiatan operasionalnya, In carrying out its business operations, the Company
Perseroan tidak hanya berorientasi pada efisiensi not only focuses on efficiency and service excellence
dan keunggulan layanan, tetapi juga menempatkan but also prioritizes transparency and maintaining
transparansi serta hubungan yang harmonis dengan harmonious relationships with the community and
masyarakat dan pelanggan sebagai prioritas. customers. One of the tangible manifestations of this
Salah satu bentuk nyata dari komitmen tersebut commitment is the implementation of a responsive
adalah penerapan mekanisme pengaduan yang and easily accessible grievance mechanism for all
responsif dan mudah diakses oleh seluruh pemangku stakeholders. This mechanism serves as a channel
kepentingan. Mekanisme ini berfungsi sebagai sarana to receive feedback, suggestions, and complaints
untuk menerima saran, masukan, maupun keluhan related to the Company’s operations, ensuring
terkait aktivitas operasional Perseroan, agar setiap isu that every issue can be addressed promptly and
yang muncul dapat ditindaklanjuti secara cepat dan appropriately.
tepat.
Sepanjang tahun 2025, Perseroan mencatat total Throughout 2025, the Company recorded a total of
sebanyak 31.849 tiket pengaduan, dengan 29.148 31,849 grievance tickets, of which 29,148 were related
tiket di antaranya berkaitan dengan isu teknis, to technical issues, while the remainder covered
sementara sisanya mencakup berbagai permasalahan other matters, including complaints from nearby
lain, termasuk keluhan dari masyarakat di sekitar communities. This reflects the Company’s ongoing
area operasional. Data ini menunjukkan komitmen efforts to ensure effective two-way communication,
Perseroan dalam menjaga komunikasi dua arah enhance service quality, and strengthen stakeholder
yang efektif sebagai bagian dari upaya peningkatan trust.
kualitas layanan dan penguatan kepercayaan para
pemangku kepentingan.
PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 173
Page 176
Kinerja Keberlanjutan
Sustainability Performance
Kontribusi Perseroan Bagi Sosial Kemasyarakatan
Contribution t o Social Development
Berikut tabel jumlah pengaduan yang diterima: The following table presents the number of complaints
received:
Status Laporan 2023 2024 2025
Report Status Total (%) Total (%) Total (%)
Selesai | Resolved 46.766 99,994% 43.740 99,92% 31.799 99,84%
Dalam Proses | In Process 3 0,006% 36 0,08% 50 0,16%
Jumlah | Total 46.769 100,00% 43.776 100,00% 31.849 100%
Pengaduan Masyarakat Community Complaints
Dari total tiket pengaduan yang telah dijelaskan From the total number of grievance tickets reported
sebelumnya, tercatat sebanyak 2.701 pengaduan earlier, there were 2,701 complaints related to non-
yang berkaitan dengan isu non-teknis. technical issues.
Berikut ini merupakan rincian pengaduan non-teknis The following table provides details of non-technical
yang diterima Perseroan selama dua tahun terakhir, complaints received by the Company over the past
termasuk laporan yang disampaikan oleh masyarakat two years, including those submitted by communities
di sekitar area operasional: surrounding the Company’s operational areas:
Perihal | Subject 2023 2024 2025
Pembaruan | Renewal
Total Tiket yang Ditangani | Total Tickets Handled 1,045 194 105
Total Tiket Ditutup/Selesai | Total Tickets Closed/Completed 1,000 181 98
% Selesai | Completed 96% 93,30% 93,33%
Masyarakat | Community
Total Tiket yang Ditangani | Total Tickets Handled 298 1.324 741
Total Tiket Ditutup/Selesai | Total Tickets Closed/Completed 294 1.305 731
% Selesai | Completed 99% 98,56% 98,65%
Lain-Lain | Others
Total Tiket yang Ditangani | Total Tickets Handled 1,811 1,681 1.855
Total Tiket Ditutup/Selesai | Total Tickets Closed/Completed 1,782 1.632 1.833
% Selesai | Completed 98% 97,09% 98,81%
174 PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 177
Kontribusi Perseroan Bagi Sosial Kemasyarakatan
Contribution t o Social Development
KSA Pemerhati Mangrove Lantebung [GRI 413-1] [IDXNET FORM E020 S-12]
Sebagai bagian dari komitmen STP terhadap pelestarian lingkungan dan keberlanjutan
ekosistem pesisir, Perseroan melaksanakan program rehabilitasi mangrove melalui kerja sama
dengan KSA Pemerhati Mangrove dalam skema kemitraan CSR yang didukung pendanaan
berdasarkan perjanjian kerja sama tertanggal May 7, 2024. Program ini dimulai dengan kegiatan
penanaman pada tahun 2024 dan dilanjutkan dengan pemeliharaan secara terstruktur
hingga tahun 2026. Dalam pelaksanaannya, total realisasi dana yang disalurkan mencapai
Rp329.154.250.
Kegiatan rehabilitasi mangrove tersebut dilaksanakan pada area seluas kurang lebih 3 hektare,
yang mencakup wilayah DAS Marusu sekitar 2,5 hektare dan Kawasan Wisata Mangrove
Lantebung seluas 0,5 hektare. Program ini meliputi penanaman sebanyak 7.161 bibit mangrove
(Rhizophora sp.) yang disertai periode pemeliharaan selama tiga tahun, yaitu 2024 hingga
2026, guna mendukung tingkat keberhasilan pertumbuhan tanaman dan memberikan manfaat
ekologis dalam jangka panjang.
Program ini secara langsung melibatkan dan memberikan manfaat kepada sekitar 100 orang,
yang terdiri atas masyarakat pesisir, anggota KSA Pemerhati Mangrove, serta pemangku
kepentingan lokal yang turut berpartisipasi aktif dalam pelaksanaan dan pemeliharaan
kegiatan. Melalui inisiatif ini, STP berkontribusi dalam menjaga keseimbangan ekosistem pesisir,
meningkatkan kualitas lingkungan, serta memperkuat kesadaran masyarakat akan pentingnya
konservasi mangrove secara berkelanjutan.
As part of STP’s commitment to environmental preservation and the sustainability of coastal
ecosystems, the Company implemented a mangrove rehabilitation program in collaboration
with KSA Pemerhati Mangrove under a CSR partnership scheme supported by funding, based
on a cooperation agreement dated May 7, 2024. The program began with planting activities in
2024 and has been followed by structured maintenance through 2026. In its implementation,
the total realized funds disbursed amounted to Rp329,154,250.
The mangrove rehabilitation activities were carried out over an area of approximately 3
hectares, covering around 2.5 hectares in the Marusu watershed area and 0.5 hectares in
the Lantebung Mangrove Tourism Area. The program included the planting of 7,161 mangrove
seedlings (Rhizophora sp.), supported by a three-year maintenance period from 2024 to 2026
to help ensure a successful growth rate and deliver long-term ecological benefits.
This program directly involved and benefited around 100 people, including coastal communities,
members of KSA Pemerhati Mangrove, and local stakeholders who actively participated in
the implementation and maintenance of the activities. Through this initiative, STP contributed
to maintaining the balance of coastal ecosystems, improving environmental quality, and
strengthening public awareness of the importance of sustainable mangrove conservation.
PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 175
Page 178
Kinerja Keberlanjutan
Sustainability Performance
TANGGUNG JAWAB PRODUK DAN JASA
Product and Service Responsibility
[GRI 416-1, 416-2]
Perseroan berkomitmen untuk menjamin bahwa setiap produk dan layanan
yang disediakan memenuhi standar kualitas tertinggi serta memperhatikan
aspek keamanan bagi pelanggan. Komitmen ini diwujudkan melalui
penerapan sistem manajemen mutu yang konsisten dan proses evaluasi
berkelanjutan untuk meminimalkan risiko serta meningkatkan kepuasan
pelanggan.
The Company is committed to ensuring that every product and service delivered adheres
to the highest quality standards while prioritizing customer safety. This commitment is
implemented through a consistent quality management system and ongoing evaluation
processes to minimize risks and enhance customer satisfaction.
PRODUK BERKUALITAS DAN KEPUASAN QUALITY PRODUCTS AND CUSTOMER
PELANGGAN SATISFACTION
Perseroan menempatkan pelanggan sebagai The Company views customers as key stakeholders
pemangku kepentingan utama yang berperan who serve an essential role in ensuring business
penting dalam menjaga keberlanjutan bisnis. Dengan sustainability. In line with this understanding, the
pemahaman tersebut, Perseroan berkomitmen Company is committed to providing products and
untuk menyediakan produk dan layanan yang tidak services that not only meet customer needs but also
hanya memenuhi kebutuhan pelanggan, tetapi juga ensure safety and comfort in their use.
menjamin aspek keamanan dan kenyamanan dalam
penggunaannya.
Perseroan mewujudkan komitmen tersebut melalui The Company realizes this commitment through
penyediaan informasi produk yang jelas dan the provision of clear and transparent product
transparan, baik melalui situs web resmi maupun information, both through its official website and
berbagai kegiatan komunikasi dan promosi terpadu. various integrated communication and promotional
Pendekatan ini memastikan bahwa pelanggan activities. This approach ensures that customers
memperoleh pemahaman menyeluruh terhadap obtain a comprehensive understanding of the
spesifikasi dan keunggulan produk yang ditawarkan. specifications and advantages of the products
offered.
176 PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 179
Tanggung Jawab Produk dan Jasa
Product a nd Service Responsibility
Dalam menjaga kualitas, Perseroan menerapkan In maintaining quality, the Company implements an
sistem manajemen mutu terintegrasi untuk integrated quality management system to ensure that
memastikan seluruh proses dan layanan memenuhi all processes and services comply with the applicable
ketentuan regulasi yang berlaku. Sistem ini juga regulatory provisions. This system also functions as a
berfungsi sebagai mekanisme pencegahan untuk preventive mechanism to identify potential risks and
mengidentifikasi potensi risiko dan memastikan ensure the sustainability of quality standards in the
keberlanjutan standar kualitas di masa mendatang. future. The implementation of this system reflects
Penerapan sistem ini mencerminkan dedikasi the Company’s dedication to meeting customer
Perseroan dalam memenuhi harapan pelanggan expectations and building mutually beneficial
serta membangun hubungan bisnis yang saling business relationships. [SEOJK F.17]
menguntungkan. [SEOJK F.17]
Selain itu, Perseroan secara berkelanjutan Furthermore, the Company continuously enhances
meningkatkan kualitas layanan dengan memantau service quality by managing its operational
kinerja operasionalnya melalui indikator SLA performance through the SLA Compliance Rate. This
Compliance Rate. Indikator ini menjadi acuan indicator serves as a benchmark to ensure that all
dalam memastikan setiap keluhan pelanggan customer complaints are addressed effectively and
ditangani secara efektif sesuai standar layanan yang in accordance with service standards. In addition,
berlaku. Perseroan juga terus menjaga transparansi the Company strives to maintain transparency
informasi produk dan layanan melalui berbagai kanal regarding its products and services through
komunikasi, termasuk situs web resmi serta kegiatan multiple communication channels, including the
promosi dan pemasaran yang terintegrasi. official website as well as integrated marketing and
promotional activities.
INOVASI PRODUK [SEOJK F.26] PRODUCT INNOVATION [SEOJK F.26]
Perseroan senantiasa berupaya mengembangkan The Company continuously pursues innovation to
inovasi untuk meningkatkan kualitas, efisiensi enhance quality, operational efficiency, and business
operasional, serta keberlanjutan bisnis. Salah satu sustainability. One of the main initiatives undertaken
fokus utama dalam upaya ini adalah pemanfaatan is the utilization of digital technology, including
teknologi digital, termasuk pengembangan aplikasi applications designed to improve work efficiency
yang mendukung peningkatan efektivitas kerja and service optimization. In addition, the Company
dan optimalisasi layanan. Selain itu, Perseroan juga introduces innovations in tower and rooftop structure
berinovasi dalam desain menara dan struktur atap designs through more efficient approaches that
dengan pendekatan yang lebih efisien, sehingga reduce material consumption without compromising
penggunaan material dapat dikurangi tanpa quality or structural durability.
mengurangi kualitas maupun ketahanan struktur.
Inovasi yang dilakukan tidak hanya ditujukan untuk These innovations not only support efficiency and
mendukung efisiensi dan keberlanjutan, tetapi sustainability but also aim to meet customer needs
juga untuk memenuhi kebutuhan pelanggan serta and adapt to the dynamic developments within
menyesuaikan dengan perkembangan industri the industry. Through this approach, the Company
yang dinamis. Melalui langkah ini, Perseroan strengthens its competitiveness while contributing
memperkuat daya saingnya sekaligus berkontribusi to environmental preservation by optimizing resource
terhadap pengurangan dampak lingkungan melalui utilization. The Company’s commitment to innovation
penggunaan sumber daya yang lebih optimal. is further reinforced through continuous research and
Komitmen terhadap inovasi terus dipertahankan development to deliver more advanced, efficient,
melalui kegiatan riset dan pengembangan and environmentally friendly solutions.
berkelanjutan untuk menghadirkan solusi yang lebih
modern, efisien, dan ramah lingkungan.
PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 177
Page 180
Kinerja Keberlanjutan
Sustainability Performance
Tanggung Jawab Produk dan Jasa
Product a nd Service Responsibility
KEAMANAN PRODUK [SEOJK F.27] [GRI 416-1, 416-2] PRODUCT SAFETY [SEOJK F.27] [GRI 416-1, 416-2]
Dalam menjamin keamanan produk, Perseroan To ensure product safety, the Company assigns
menugaskan Divisi Engineering untuk bertanggung the Engineering Division to oversee the design and
jawab atas proses perancangan serta perhitungan structural calculations of towers, covering both
struktur menara, baik untuk pembangunan baru new constructions and additional load installations
maupun penambahan beban (colocation/change (colocation/change request). All processes are
request). Seluruh kegiatan tersebut dilaksanakan carried out in accordance with international
sesuai dengan standar keselamatan internasional, safety standards, including technical codes
termasuk pengkodean teknis yang dapat diakses accessible through https://tiaonline.org/. By
melalui https://tiaonline.org/. Melalui penerapan applying these globally recognized standards, the
standar global ini, Perseroan memastikan bahwa Company guarantees that each product meets the
setiap produk yang dihasilkan memenuhi kriteria highest quality benchmarks and stringent safety
kualitas tinggi dan standar keselamatan yang ketat. requirements.
Sebelum menara diimplementasikan, Perseroan Prior to implementation, the Company conducts a
melaksanakan serangkaian uji kelayakan dan evaluasi series of testing and evaluation procedures to ensure
untuk menjamin tingkat keamanannya. Pengujian ini product safety. These assessments encompass
mencakup aspek keselamatan bagi pelanggan yang safety aspects for both customers utilizing the
menggunakan infrastruktur serta bagi masyarakat infrastructure and the surrounding communities near
yang berada di sekitar lokasi menara. Dengan tower sites. Through rigorous and comprehensive
prosedur yang komprehensif dan disiplin, Perseroan procedures, the Company ensures that every
memastikan setiap menara yang dibangun tidak constructed tower not only complies with technical
hanya memenuhi persyaratan teknis tetapi juga specifications but also provides optimal safety
memberikan perlindungan dan keamanan maksimal assurance for all affected parties.
bagi seluruh pihak yang terlibat.
Sebagai penyedia infrastruktur telekomunikasi, As a telecommunications infrastructure provider,
Perseroan secara rutin melakukan penilaian terhadap the Company regularly conducts assessments of
aspek kesehatan dan keselamatan dari setiap kategori health and safety aspects across all major service
layanan utama, termasuk menara telekomunikasi categories, including telecommunication towers
dan jaringan kabel fiber optik. Seluruh hasil penilaian and fiber optic network installations. The results
digunakan untuk peningkatan efektivitas desain, of these assessments are used to enhance design
proses pemeliharaan, serta mitigasi risiko yang dapat effectiveness, maintenance processes, and risk
berdampak pada keselamatan publik dan mitra kerja. mitigation measures affecting public and partner
Pada tahun 2025, 100% kategori layanan utama safety. In 2025, 100% of the Company’s key service
Perseroan telah melalui proses penilaian tersebut. categories were assessed for health and safety
impacts.
Sepanjang tahun pelaporan, tidak terdapat insiden During the reporting year, no incidents of non-
ketidakpatuhan terhadap peraturan atau kode etik compliance with regulations or voluntary codes
sukarela yang berkaitan dengan kesehatan dan related to product and service health and safety were
keselamatan produk maupun layanan. Perseroan juga recorded. The Company also did not incur any fines,
tidak menerima denda, peringatan, maupun sanksi warnings, or other sanctions in this regard.
lainnya terkait aspek tersebut.
DAMPAK PRODUK/JASA PRODUCT/SERVICE IMPACT
Perseroan senantiasa memberikan informasi yang The Company consistently provides comprehensive
lengkap dan transparan kepada pelanggan agar and transparent product information to ensure
mereka memperoleh pemahaman menyeluruh customers have a full understanding of the benefits,
mengenai manfaat, keunggulan, serta nilai tambah advantages, and added value of its products and
dari produk dan layanan yang ditawarkan. Informasi services. The information provided includes the
yang disampaikan mencakup hal-hal berikut: following:
178 PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 181
Tanggung Jawab Produk dan Jasa
Product a nd Service Responsibility
1. Portofolio Produk: Penjelasan mengenai berbagai 1. Product Portfolio: Details of the Company’s
layanan yang disediakan oleh Perseroan, baik service offerings, covering both tower and non-
pada segmen menara maupun non-menara. tower segments.
2. Lokasi Strategis: Penyediaan data terkait lokasi 2. Strategic Locations: Data on tower locations that
menara yang memiliki nilai strategis tinggi dan hold strategic value and can support customers’
dapat mendukung kegiatan bisnis pelanggan. business activities.
3. Keamanan terhadap Gangguan: Jaminan 3. Security Against Disruptions: Assurance of
perlindungan bagi peralatan atau aset pelanggan protection for customer equipment or assets
yang ditempatkan di lokasi menara, termasuk placed at tower sites, including mitigation
langkah mitigasi terhadap potensi gangguan measures against potential external risks such as
eksternal seperti pencurian atau intervensi theft or public interference.
masyarakat.
4. Jaminan Keselamatan Produk: Kepastian bahwa 4. Product Safety Assurance: Confirmation that all
seluruh menara yang disewakan memenuhi leased towers meet safety standards and comply
standar keamanan serta memperhatikan aspek with Occupational Health and Safety (OHS)
Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di area requirements within operational areas.
operasional.
5. Dampak Finansial bagi Pelanggan: Penyajian 5. Financial Impact for Customers: Presentation
estimasi potensi peningkatan pendapatan yang of estimated potential revenue increases that
dapat diperoleh pelanggan melalui pemanfaatan customers may gain through tower leasing or
layanan penyewaan menara atau ruang yang space utilization offered by the Company.
disediakan Perseroan.
6. Dampak Sosial dan Ekonomi bagi Lingkungan 6. Social and Economic Impact for Surrounding
Sekitar: Perseroan berbagi informasi mengenai Communities Social and Economic Impacts on the
dampak ekonomi yang akan terjadi di sekitar Surrounding Environment: The Company shares
menara jika pelanggan menyewa menara, information regarding the economic impacts that
misalnya dampak terhadap UMKM jika dilakukan may occur around the tower if customers lease the
pembangunan menara di sekitar pasar tradisional tower, for example the impact on MSMEs if tower
dan perumahan, peningkatan akses komunikasi construction is carried out near traditional markets
bagi komunitas dan masyarakat sekitar dan lain and residential areas, increased communication
sebagainya. access for surrounding communities and society,
and others.
7. Menara Ramah Lingkungan: 7. Environmentally Friendly Towers:
• Penyediaan informasi mengenai menara • Information on towers constructed using
dengan desain berkelanjutan yang disesuaikan sustainable design principles that align with
dengan kawasan wisata atau cagar budaya. cultural heritage or tourism zones.
• Pemanfaatan energi terbarukan seperti panel • Use of renewable energy sources such as solar
surya dan baterai lithium, khususnya di wilayah panels and lithium batteries, particularly in
dengan akses listrik terbatas. areas with limited electricity access.
Sepanjang tahun 2025, Perseroan tidak mencatat Throughout 2025, the Company recorded no material
adanya insiden material terkait ketidakpatuhan incidents of non-compliance related to product
dalam penyampaian informasi maupun pelabelan information disclosure or labeling. [SEOJK F.28]
produk dan layanan. [SEOJK F.28]
PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 179
Page 182
Kinerja Keberlanjutan
Sustainability Performance
Tanggung Jawab Produk dan Jasa
Product a nd Service Responsibility
PRODUK YANG DITARIK KEMBALI PRODUCT RECALLS
Sepanjang tahun 2025, Perseroan tidak mencatat Throughout 2025, the Company did not record any
adanya penarikan kembali produk, yang product recalls, indicating that all products and
menunjukkan bahwa seluruh produk dan layanan services delivered have met the applicable quality
yang diberikan telah memenuhi standar kualitas dan standards and regulatory requirements. Through the
ketentuan yang berlaku. Melalui penerapan sistem implementation of a stringent quality management
manajemen mutu yang ketat serta pelaksanaan system and regular performance evaluations, the
evaluasi berkala, Perseroan memastikan setiap Company ensures that all operational activities
kegiatan operasional berjalan sesuai dengan regulasi comply with established regulations and safety
dan standar keselamatan yang telah ditetapkan. standards. As such, no product recall information is
Dengan demikian, tidak terdapat informasi mengenai disclosed in this Sustainability Report. [SEOJK F.29]
penarikan produk yang perlu dilaporkan dalam
Laporan Keberlanjutan ini. [SEOJK F.29]
KEPUASAN PELANGGAN CUSTOMER SATISFACTION
Perseroan menempatkan kepuasan pelanggan The Company places customer satisfaction as a top
sebagai salah satu prioritas utama dalam priority in the delivery of its products and services.
penyediaan produk dan layanan. Sebagai bagian As part of its continuous improvement commitment,
dari komitmen peningkatan layanan, pelanggan customers are encouraged to submit feedback,
dapat menyampaikan masukan, keluhan, atau complaints, or reports regarding products and
pengaduan terkait produk maupun layanan melalui services through the available communication
kanal komunikasi yang telah disediakan, termasuk channels, including those related to technical issues.
pengaduan teknis. Untuk memastikan setiap laporan To ensure a prompt and effective response, the
tertangani secara cepat dan efisien, Perseroan Company closely monitors all submitted complaints
melakukan pemantauan intensif terhadap seluruh and measures response performance using the
pengaduan dan mengukurnya menggunakan SLA SLA Compliance Rate, which reflects the timeliness
Compliance Rate, yang mencerminkan tingkat of issue resolution in accordance with the service
ketepatan waktu penanganan sesuai dengan agreement commitments.
perjanjian layanan yang berlaku.
Di tahun 2025, tingkat kepuasan pelanggan terhadap produk dan layanan Perseroan mencapai
96,96% dari nilai maksimal 100%. Hasil ini mencerminkan upaya berkelanjutan Perseroan dalam
meningkatkan kualitas layanan serta memastikan bahwav kebutuhan pelanggan terpenuhi secara
optimal. [SEOJK F.30]
In 2025, the customer satisfaction level for the Company’s products and services reached
96.96% out of a maximum score of 100%. This result reflects the Company’s continuous efforts
to enhance service quality and ensure that customer needs are met optimally. [SEOJK F.30]
180 PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 183
Daftar Indeks POJK 51/2017-SEOJK 16/2021
POJK 51/2017-SEOJK 16/2021 Index
[SEOJK G.5]
No. Indeks Nama Indeks Halaman
Index No. Index Name Page
STRATEGI KEBERLANJUTAN
SUSTAINABILITY STRATEGY
Penjelasan Strategi Keberlanjutan
A.1 37
Explanation Sustainability Strategy
IKHTISAR KINERJA KEBERLANJUTAN
SUSTAINABILITY PERFORMANCE HIGHLIGHTS
Ikhtisar Kinerja Ekonomi
B.1 8
Economic Performance Highlights
Ikhtisar Kinerja Lingkungan Hidup
B.2 9
Environmental Performance Highlihts
Ikhtisar Kinerja Sosial
B.3 10
Social Performance Highlights
PROFIL PERSEROAN
COMPANY PROFILE
Visi, Misi, dan Nilai Keberlanjutan
C.1 37
Vision, Mission, and Value of Sustainability
Alamat Perseroan
C.2 45
Company’s Address
Skala Perseroan
C.3 49
Scale Enterprises
Produk, Layanan, dan Kegiatan Usaha yang Dijalankan
C.4 48
Products, Services and Business Activities
Keanggotaan Pada Asosiasi
C.5 63
Member of Association
Perubahan Organisasi Bersifat Signifikan
C.6 47
Change of Significant Organization
LAPORAN DIREKSI
DIRECTORS STATEMENT
Laporan Direksi
D.1 15
Directors Statement
TATA KELOLA KEBERLANJUTAN
SUSTAINABILITY GOVERNANCE
Penanggungjawab Penerapan Keuangan berkelanjutan
E.1 68
Management of Sustainable Finance Implementation
Pengembangan Kompetensi Terkait Keuangan berkelanjutan
E.2 84
Competency Development Related Sustainable Finance
Penilaian Risiko Atas Penerapan Keuangan berkelanjutan
E.3 87
Risk Assessment for Sustainable Finance Implementation
Hubungan Dengan Pemangku Kepentingan
E.4 91
Stakeholder Engagement
Permasalahan Terhadap Penerapan Keuangan berkelanjutan
E.5 94
Challenges of Sustainable Financial Implementation
PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 181
Page 184
Kinerja Keberlanjutan
Sustainability Performance
Daftar Indeks POJK 51/2017-SEOJK 16/2021
POJK 51/2017-SEOJK 16/2021 Index
No. Indeks Nama Indeks Halaman
Index No. Index Name Page
KINERJA KEBERLANJUTAN
SUSTAINABILITY PERFORMANCE
Kegiatan Membangun Budaya Keberlanjutan
F.1 104
Building a Culture of Sustainability
KINERJA EKONOMI
ECONOMIC PERFORMANCE
Perbandingan Target dan Kinerja Produksi, Portofolio, Target Pembiayaan, atau
Investasi, Pendapatan dan Laba Rugi
F.2 109
Comparison of performance targets and production, portfolios, financial targets, or
investment, revenue and profit and loss
Perbandingan Target dan Kinerja Portofolio, Target Pembiayaan, atau Investasi Pada
Instrumen Keuangan atau Proyek yang Sejalan.
F.3 Comparison of Performance Targets and Production, Portfolios, Financial Targets, 109
or Investment on Financial Instruments or Projects in Line with Sustainable Finance
Implementation.
KINERJA LINGKUNGAN
ENVIRONMENTAL PERFORMANCE
Umum
General
Biaya Lingkungan Hidup
F.4 121
Environmental Costs
Aspek Material
Material Aspects
Penggunaan Material yang Ramah Lingkungan
F.5 122
The Use of Environmentally Friendly Materials
Aspek Energi
Energy Aspects
Jumlah dan Intensitas Energi yang Digunakan
F.6 125
The Number and The Intensity of Energy Use
Upaya dan Pencapaian Efisiensi Energi dan Penggunaan Energi Terbarukan
F.7 The Efforts and Achievements Made Energy Efficiency Including The Use of Renewable 126
Energy Sources
Aspek Air
Water Aspects
Penggunaan Air
F.8 136
Water Consumption
Aspek Keanekaragaman Hayati
Biodiversity Aspects
Dampak Dari Wilayah Operasional yang Dekat atau Berada Di Daerah Konservasi atau
F.9 Memiliki Keanekaragaman Hayati 137
The Impact of Operational Areas Near or In The Area of Conservation or Biodiversity
Usaha Konservasi Keanekaragaman Hayati
F.10 137
Biodiversity Conservation Efforts
Aspek Emisi
Emission Aspects
Jumlah dan Intensitas Emisi yang Dihasilkan Berdasarkan Jenisnya
F.11 133
The Number and Intensity of Emissions Produced by Type
182 PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 185
Daftar Indeks POJK 51/2017-SEOJK 16/2021
POJK 51/2017-SEOJK 16/2021 Index
No. Indeks Nama Indeks Halaman
Index No. Index Name Page
Upaya dan Pencapaian Pengurangan Emisi yang Dilakukan
F.12 126
The Efforts and Achievement of Emission Reductions Undertaken
Aspek Limbah dan Efluen
Aspect of Waste and Effluents
Jumlah Limbah dan Efluen yang Dihasilkan Berdasarkan Jenis
F.13 123
The Amount of Waste and Effluent Generated by Type
Mekanisme Pengelolaan Limbah dan Efluen
F.14 123
Waste and Effluent Management Mechanism
Tumpahan yang Terjadi (Jika Ada)
F.15 125
Spill That Occurred (If Any)
Aspek Pengaduan Terkait Lingkungan Hidup
150
Aspect of Environmental Complaints
Jumlah dan Materi Pengaduan Lingkungan Hidup yang Diterima dan Diselesaikan
F.16 138
The Number and Material Environmental Complaints Received and Resolved.
KINERJA SOSIAL
SOCIAL PERFORMANCE
Komitmen LJK, Emiten, atau Perseroan Publik Untuk Memberikan Layanan Atas Produk
dan/ atau Jasa yang Setara Kepada Konsumen
F.17 177
The Company’s Commitment to Deliver Products and/or Services Equivalent to The
Consumer
Aspek Ketenagakerjaan
Employment Aspects
Kesetaraan Kesempatan Bekerja
F.18 140
Equality of Employment Opportunities
Tenaga Kerja Anak dan Tenaga Kerja Paksa
F.19 154
Child Labor and Forced Labor
Upah Minimum Regional
F.20 150
The Minimum Wage
Lingkungan Bekerja yang Layak dan Aman
F.21 156
Environmental Work Decent and Safe
Pelatihan dan Pengembangan Kemampuan Pegawai
F.22 145
Training and Competency Development for Employees
Aspek Masyarakat
Community Aspects
Dampak Operasi Terhadap Masyarakat Sekitar
F.23 171
Operational Impacts to Local Communities
Pengaduan Masyarakat
F.24 173
Public Complaints
Kegiatan Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL)
F.25 114-116
Environmental Social Responsibility Activity
Tanggung Jawab Pengembangan Produk/Jasa Berkelanjutan:
Responsibility on The Development of Sustainable Finance Products and/or Services:
Inovasi dan Pengembangan Produk/Jasa Keuangan berkelanjutan
F.26 177
Innovation and Development of Sustainable Finance Products and/or Services
Produk/Jasa yang Sudah Dievaluasi Keamanannya Bagi Pelanggan
F.27 178
Customer Safety
PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 183
Page 186
Kinerja Keberlanjutan
Sustainability Performance
Daftar Indeks POJK 51/2017-SEOJK 16/2021
POJK 51/2017-SEOJK 16/2021 Index
No. Indeks Nama Indeks Halaman
Index No. Index Name Page
Dampak Produk/Jasa
F.28 179
Impact of Products/Services
Jumlah Produk yang Ditarik Kembali
F.29 180
The Number of Products Recalled
Survei Kepuasan Pelanggan Terhadap Produk dan/atau Jasa Keuangan Berkelanjutan
F.30 180
Survey of Customer Satisfaction
LAIN-LAIN
OTHERS
Verifikasi Tertulis Dari Pihak Independen (Jika Ada)
G.1 26
Written Verification from Independent Parties (If Any)
Lembar Umpan Balik
G.2 201
Feedback Sheet
Tanggapan Terhadap Umpan Balik Laporan Keberlanjutan Tahun Sebelumnya
G.3 201
Response to Previous Year’s Report Feedback
Daftar Pengungkapan Sesuai POJK 51/2017
G.5 181
POJK 51/2017 Index
184 PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 187
DAFTAR INDEKS IDXNET FORM E020
IDXNET Index List form E020
No. Indeks Nama Indeks Halaman
Index No. Index Name Page
KINERJA LINGKUNGAN
ENVIRONMENTAL PERFORMANCE
Laporan Emisi Gas Rumah Kaca
E-01 133
Greenhouse Gas Emissions Report
Intensitas Emisi Gas Rumah Kaca
E-02 135
Greenhouse Gas Emissions Intensity
Konsumsi Energi Listrik
E-03 127
Electricity Energy Consumption
Konsumsi Air
E-04 136
Water Consumption
Limbah yang Dihasilkan
E-05 125
Waste Generated
Komitmen Perseroan untuk Mencapai Target Net Zero Emission
E-06 126
Company Commitment to Achieving the Net Zero Emission Target
Komitmen Perseroan untuk Mengurangi Emisi Gas Rumah Kaca
E-07 126
Company Commitment to Reducing Greenhouse Gas Emissions
KINERJA SOSIAL
SOCIAL PERFORMANCE
Kesetaraan Gender
S-01 54
Gender Equality
Pegawai Berdasarkan Gender dan Kelompok Umur
S-02 55
Employees by Gender and Age Group
Tingkat Pergantian Pegawai
S-03 142
Employee Turnover Rate
Jumlah Pegawai Sementara
S-04 54
Number of Temporary Employees
Pelatihan dan Pengembangan Pegawai
S-05 145
Employee Training and Development
Jumlah Kecelakaan Kerja
S-06 164
Number of Workplace Accidents
Kejadian Pelanggaran Hak Asasi Manusia
S-07 140
Incidents of Human Rights Violations
Kebijakan Pelecehan Seksual dan/atau Non-diskriminasi
S-08 140
Policy on Sexual Harassment and/or Non-Discrimination
Kebijakan Mengenai Hak Asasi Manusia
S-09 140
Policy on Human Rights
Kebijakan Pekerja Anak dan/atau Pekerja Paksa
S-10 153
Policy on Child Labor and/or Forced Labor
Kebijakan Mengenai Kesehatan dan Keselamatan Kerja serta Lingkungan Kerja yang
Aman dan Layak Diberikan kepada Seluruh Karyawan
S-11 164, 165
Policy on Occupational Health and Safety and a Safe and Decent Working Environment
Provided to All Employees
Corporate Social Responsibility (CSR)
S-12 170, 175
Corporate Social Responsibility (CSR)
PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 185
Page 188
Kinerja Keberlanjutan
Sustainability Performance
Daftar Indeks POJK 51/2017-SEOJK 16/2021
POJK 51/2017-SEOJK 16/2021 Index
No. Indeks Nama Indeks Halaman
Index No. Index Name Page
KINERJA TATA KELOLA
GOVERNANCE PERFORMANCE
Keberagaman Manajemen dan Independensi
G-01 68
Management Diversity and Independence
Total Kehadiran Direksi dan Komisaris ke Rapat Dewan
G-02 Total Attendance of the Board of Directors and Board of Commissioners at Board 79
Meetings
Kebijakan Pemisahan Chairman of the Board dan CEO
G-03 71
Policy on the Separation of the Chairman of the Board and CEO
Kebijakan Penilaian Dewan Direksi dan Komisaris
G-04 79
Board of Directors and Board of Commissioners Assessment Policy
Kebijakan Pelatihan Dewan Direksi dan Komisaris
G-05 84
Board of Directors and Board of Commissioners Training Policy
Kriteria Khusus Pemilihan Dewan
G-06 70, 76
Specific Criteria for Board Selection
Kode Etik dan/atau Anti-Korupsi
G-07 81
Code of Ethics and/or Anti-Corruption
Kebijakan Perlakuan Adil terhadap Pemegang Saham
G-08 71
Fair Treatment of Shareholders Policy
Pencegahan Konflik Kepentingan
G-09 77
Conflict of Interest Prevention
186 PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 189
Referensi Silang GRI Standards
Cross-Reference of GRI Standards
Pernyataan penggunaan PT Solusi Tunas Pratama Tbk melaporkan informasi dalam Indeks Isi GRI ini untuk
Statement of Use periode 1 Januari 2025 sampai dengan 31 Desember 2025 mengacu dengan
Standar GRI.
PT Solusi Tunas Pratama Tbk has reported the information cited in this GRI content
index for the period January 1, 2025, to December 31 2025, in reference with the
GRI Standards.
GRI 1 yang Digunakan GRI 1 Foundation 2021
GRI 1 Used
Tidak Dinyatakan
DISCLOSURE
Omission
Halaman Persyaratan
GRI – Standard Tidak
No. Indeks Judul Page Alasan Penjelasan
Dinyatakan
Index No. Titles Reason Explanation
Requirement(s)
Omitted
DISCLOSURE UMUM
GENERAL DISCLOSURE
Organisasi dan Praktik Pelaporan
Organization and Reporting Practices
Informasi mengenai organisasi
2-1 44
Organizational details
Entitas organisasi yang
termasuk dalam laporan
keberlanjutan
2-2 60
Entities included in the
organization’s sustainability
reporting
Periode pelaporan, frekuensi,
GRI 2: dan titik kontak
2-3 36
Pengungkapan Reporting period, frequency
Umum 2021 and contact point
Penyajian kembali informasi
GRI 2: General 2-4 26
Restatements of information
Disclosures 2021
Assurance oleh pihak
2-5 eksternal 26
External assurance
Aktivitas dan Karyawan
Activities and Employees
Aktivitas, rantai nilai, dan
hubungan bisnis lainnya
2-6 48
Activities, value chain and
other business relationships
Karyawan
2-7 54, 141
Employees
Pekerja yang bukan
merupakan karyawan
2-8 54, 141
Workers who are not
employees
PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 187
Page 190
Kinerja Keberlanjutan
Sustainability Performance
Referensi Silang GRI Standards
Cross-Reference of GRI Standards
Tidak Dinyatakan
DISCLOSURE
Omission
Halaman Persyaratan
GRI – Standard Tidak
No. Indeks Judul Page Alasan Penjelasan
Dinyatakan
Index No. Titles Reason Explanation
Requirement(s)
Omitted
Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainable Governance
Struktur dan komposisi tata
kelola
2-9 69
Governance structure and
composition
Nominasi dan seleksi badan
tata kelola tertinggi
2-10 70, 76
Nomination and selection of
the highest governance body
Ketua badan tata kelola
tertinggi
2-11 70, 76
Chair of the highest
governance body
Peran badan tata kelola
tertinggi dalam mengawasi
pengelolaan dampak
2-12 Role of the highest 70, 76
governance body in
overseeing the management
of impacts
Pendelegasian wewenang
untuk tanggung jawab
2-13 mengelola dampak 70, 77
Delegation of responsibility
for managing impacts
Peran badan tata kelola
tertinggi dalam pelaporan
keberlanjutan
2-14 29, 70
Role of the highest
governance body in
sustainability reporting
Konflik kepentingan
2-15 77
Conflicts of interest
Mengomunikasikan hal-hal
kritis
2-16 78
Communication of critical
concerns
Pengetahuan kolektif badan
tata kelola tertinggi
2-17 84
Collective knowledge of the
highest governance body
Mengevaluasi kinerja badan
tata kelola tertinggi
2-18 Evaluation of the performance 79
of the highest governance
body
188 PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 191
Referensi Silang GRI Standards
Cross-Reference of GRI Standards
Tidak Dinyatakan
DISCLOSURE
Omission
Halaman Persyaratan
GRI – Standard Tidak
No. Indeks Judul Page Alasan Penjelasan
Dinyatakan
Index No. Titles Reason Explanation
Requirement(s)
Omitted
Kebijakan remunerasi
2-19 80
Remuneration policies
Proses untuk menentukan
remunerasi
2-20 80
Process to determine
remuneration
Rasio kompensasi total
tahunan
2-21 80
Annual total compensation
ratio
Strategi Kebijakan dan Pelaksanaan
Policy Strategies and Implementations
Pernyataan mengenai strategi
pembangunan berkelanjutan
2-22 18, 37
Statement on sustainable
development strategy
Komitmen kebijakan
2-23 37, 39
Policy commitments
Menanamkan komitmen
kebijakan dalam organisasi
2-24 40, 104, 171
Embedding policy
commitments
Proses remediasi dampak
negatif
2-25 81, 173
Processes to remediate
negative impacts
Mekanisme untuk saran dan
masalah etika
2-26 81
Mechanisms for seeking
advice and raising concerns
Kepatuhan hukum dan
81, 82, 120,
peraturan
2-27 138, 157,
Compliance with laws and
172
regulations
Keanggotaan asosiasi
2-28 63
Membership associations
Keterlibatan Pemangku Kepentingan
Stakeholders Engagement
Pendekatan Pelibatan
Pemangku Kepentingan
2-29 91
Approach to stakeholder
engagement
Kesepakatan perundingan
kolektif
2-30 154
Collective bargaining
agreements
PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 189
Page 192
Kinerja Keberlanjutan
Sustainability Performance
Referensi Silang GRI Standards
Cross-Reference of GRI Standards
Tidak Dinyatakan
DISCLOSURE
Omission
Halaman Persyaratan
GRI – Standard Tidak
No. Indeks Judul Page Alasan Penjelasan
Dinyatakan
Index No. Titles Reason Explanation
Requirement(s)
Omitted
Proses penentuan topik
GRI 3: Topik material
Material 2021 3-1 26, 29
Process to determine material
topics!
GRI 3: Material
Topics 2021 Daftar topik material
3-2 30, 31, 32
List of material topics
DISCLOSURE TOPIK SPESIFIK
DISCLOSURE OF SPECIFIC TOPICS
DAMPAK EKONOMI
ECONOMIC IMPACTS
Kinerja Ekonomi
Economic Performance
GRI 3:
Pendekatan
Manajemen 2021 Manajemen topik material 32-35, 36,
3-3 Management of material 111, 140,
GRI 3: topics 144, 154
Management
Approach 2021
GRI 201: Kinerja
Ekonomi 2016
Nilai ekonomi langsung yang
dihasilkan dan didistribusikan
GRI 201: 201-1 107, 108,
Direct economic value
Economic
generated and distributed
Performance
2016
Keberadaan Pasar
Market Presence
GRI 3:
Pendekatan
Manajemen 2021 Manajemen topik material 32-35, 36,
3-3 Management of material 111, 140,
GRI 3: topics 144, 154
Management
Approach 2021
GRI 202: Proporsi Manajemen Senior
Keberadaan yang dipekerjakan dari
Pasar 2016 masyarakat lokal
202-2 109
Proportion of senior
GRI 202: Market management hired from the
Presence 2016 local community
Dampak Ekonomi Tidak Langsung yang Signifikan
Indirect Economic Impacts
GRI 3:
Pendekatan
Manajemen 2021 Manajemen topik material 32-35, 36,
3-3 Management of material 111, 140,
GRI 3: topics 144, 154
Management
Approach 2021
190 PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 193
Referensi Silang GRI Standards
Cross-Reference of GRI Standards
Tidak Dinyatakan
DISCLOSURE
Omission
Halaman Persyaratan
GRI – Standard Tidak
No. Indeks Judul Page Alasan Penjelasan
Dinyatakan
Index No. Titles Reason Explanation
Requirement(s)
Omitted
Investasi infrastruktur dan
GRI 203: Dampak dukungan layanan
Ekonomi Tidak 203-1 113
Infrastructure Investments
Langsung 2016 and services supported
GRI 203: Indirect Dampak ekonomi tidak
Economic Impact langsung yang signifikan
203-2 171
2016 Significant indercet economic
impacts
Praktik Pengadaan
Procurement Practices
GRI 3:
Pendekatan
Manajemen 2021 Manajemen topik material
3-3 Management of material
GRI 3: topics
Management
Approach 2021
GRI 204: Praktik
Pengadaan Proporsi pengeluaran untuk
pemasok lokal
204-1 111
GRI 204: Proportion of spending on
Procurement local suppliers
Practices
DAMPAK LINGKUNGAN
ENVIRONMENTAL IMPACTS
GRI 3:
Pendekatan
Manajemen 2021 Manajemen topik material
3-3 Management of material
GRI 3: topics
Management
Approach 2021
Konsumsi energi dalam
organisasi 125, 127,
302-1
Energy consumption within 129
the organization
GRI 302: Energi Konsumsi energi di luar
2016 organisasi
302-2 128
Energy consumption outside
GRI 302: Energy of the organization
2016 Intensitas energi
302-3 125, 129
Energy Intensity
Pengurangan konsumsi energi
302-4 Reduction of energy 125, 126
consumption
PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 191
Page 194
Kinerja Keberlanjutan
Sustainability Performance
Referensi Silang GRI Standards
Cross-Reference of GRI Standards
Tidak Dinyatakan
DISCLOSURE
Omission
Halaman Persyaratan
GRI – Standard Tidak
No. Indeks Judul Page Alasan Penjelasan
Dinyatakan
Index No. Titles Reason Explanation
Requirement(s)
Omitted
Emisi
Emissions
GRI 3:
Pendekatan
Manajemen 2021 Manajemen topik material
3-3 Management of material 130
GRI 3: topics
Management
Approach 2021
Emisi gas rumah kaca (CO2)
(Cakupan 1) Langsung
305-1 130, 133
Direct (Scope 1) GHG
emissions
Emisi energi GRK (Cakupan 2)
tidak langsung
305-2 130, 133
GRI 305: Emisi Energy indirect (Scope 2)
2016 GHG Emissions
Emisi GRK (Cakupan 3) tidak
GRI 305:
langsung lainnya
Emissions 2016 305-3 130, 133
Other indirect (Scope 3) GHG
Emissions
Intensitas Emisi GRK
305-4 133
GHG Emissions intensity
Pengurangan emisi GRK
305-5 126, 133
Reduction of GHG emissions
DAMPAK SOSIAL
SOCIAL IMPACT
Kepegawaian
Employment
GRI 3:
Pendekatan
Manajemen 2021 Manajemen topik material
3-3 Management of material
GRI 3: topics
Management
Approach 2021
Perekrutan karyawan baru dan
pergantian karyawan
401-1 142
New employee hires and
employee turnover
Tunjangan yang diberikan
GRI 401:
kepada karyawan purnawaktu
Kepegawaian
yang tidak diberikan kepada
2016
karyawan sementara atau
401-2 paruh waktu 150
GRI 401:
Benfits provided to full-time
Employment 2016
employees that are not
provided to temporary or
part-time employees
Cuti Melahirkan
401-3 151
Parental leave
192 PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 195
Referensi Silang GRI Standards
Cross-Reference of GRI Standards
Tidak Dinyatakan
DISCLOSURE
Omission
Halaman Persyaratan
GRI – Standard Tidak
No. Indeks Judul Page Alasan Penjelasan
Dinyatakan
Index No. Titles Reason Explanation
Requirement(s)
Omitted
Kesehatan dan Keselamatan Kerja
Occupational Health and Safety
GRI 3:
Pendekatan
Manajemen 2021 Manajemen topik material
3-3 Management of material
GRI 3: topics
Management
Approach 2021
Sistem manajemen
keselamatan dan kesehatan
403-1 kerja 155, 161
Occupational health and
safety management system
Identifikasi bahaya, penilaian
risiko, dan investigasi insiden
403-2 Hazard identification, risk 156, 163
assessment, and incident
investigation
Layanan Kesehatan Kerja
403-3 162
Occupational health services
Partisipasi, konsultasi, dan
komunikasi pekerja tentang
GRI 403: keselamatan dan kesehatan
Kesehatan dan kerja
Keselamatan 403-4 Worker participation, 166
Kerja 2018 consultation, and
communication on
GRI 403: occupational health and
Occupational safety
Health and Safety
2018 Pelatihan bagi pekerja
mengenai keselamatan dan
kesehatan kerja
403-5 158
Worker training on
occupational health and
safety
Peningkatan kualitas
403-6 kesehatan pekerja 152
Promotion of worker health
Pencegahan dan mitigasi
dampak dari keselamatan dan
kesehatan kerja yang secara
langsung terkait hubungan
403-7 bisnis 167
Prevention and mitigation
of occupational health and
safety impacts directly linked
by business relationships
PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 193
Page 196
Kinerja Keberlanjutan
Sustainability Performance
Referensi Silang GRI Standards
Cross-Reference of GRI Standards
Tidak Dinyatakan
DISCLOSURE
Omission
Halaman Persyaratan
GRI – Standard Tidak
No. Indeks Judul Page Alasan Penjelasan
Dinyatakan
Index No. Titles Reason Explanation
Requirement(s)
Omitted
Pekerja yang tercakup
dalam sistem manajemen
keselamatan dan kesehatan
403-8 kerja 161
Workers covered by an
occupational health and
safety management system
Kecelakaan kerja 164, 165,
403-9
Work-related injuries 168
Penyakit akibat kerja
403-10 164, 165
Work- related ill health
Pelatihan dan Pendidikan
Training and Education
GRI 3:
Pendekatan
Manajemen 2021 Manajemen topik material
3-3 Management of material
GRI 3: topics
Management
Approach 2021
Rata-rata jam pelatihan per
tahun per karyawan
404-1 145
Average hours of training per
year per employee
Program untuk meningkatkan
keterampilan karyawan dan
GRI 404:
program bantuan peralihan
Pelatihan dan 404-2 147
Programs for upgrading
Pendidikan 2016
employee skills and transition
assistance
GRI 404: Training
and Education Persentase karyawan
2016 yang menerima tinjauan
rutin terhadap kinerja dan
pengembangan karier
404-3 148
Percentage of employees
receiving regular performance
and career development
reviews
Keanekaragaman dan Kesempatan Setara
Diversity and Equal Opportunity
GRI 3:
Pendekatan
Manajemen 2021 Manajemen topik material
3-3 Management of material
GRI 3: topics
Management
Approach 2021
194 PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 197
Referensi Silang GRI Standards
Cross-Reference of GRI Standards
Tidak Dinyatakan
DISCLOSURE
Omission
Halaman Persyaratan
GRI – Standard Tidak
No. Indeks Judul Page Alasan Penjelasan
Dinyatakan
Index No. Titles Reason Explanation
Requirement(s)
Omitted
GRI 405:
Keanekaragaman
dan Kesempatan Keanekaragaman badan tata
Setara kelola dan karyawan
405-1 144
Diversity of governance
GRI 405: Diversity bodies and employees
and Equal
Opportunity 2016
Pekerja Anak
Child Labor
GRI 3:
Pendekatan
Manajemen 2021 Manajemen topik material
3-3 Management of material 153
GRI 3: topics
Management
Approach 2021
Operasi dan pemasok yang
GRI 408: Pekerja
berisiko signifikan terhadap
Anak 2016
insiden pekerja anak
408-1 153
Operations and suppliers at
GRI 408: Child
significant risk for incidents of
Labor - 2016
child labor
Kerja Paksa atau Wajib Kerja
Forced or Compulsory Labor
GRI 3:
Pendekatan
Manajemen 2021 Manajemen topik material
3-3 Management of material
GRI 3: topics
Management
Approach 2021
GRI 409: Kerja Operasi dan pemasok yang
Paksa atau Wajib berisiko signifikan terhadap
Kerja insiden kerja paksa atau wajib
409-1 kerja 153
GRI 409: Forced Operations and suppliers at
or Compulsory significant risk for incidents of
Labor forced or compulsory labor
Masyarakat Lokal
Local Communities
GRI 3:
Pendekatan
Manajemen 2021 Manajemen topik material
3-3 Management of material 175
GRI 3: topics
Management
Approach 2021
PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 195
Page 198
Kinerja Keberlanjutan
Sustainability Performance
Referensi Silang GRI Standards
Cross-Reference of GRI Standards
Tidak Dinyatakan
DISCLOSURE
Omission
Halaman Persyaratan
GRI – Standard Tidak
No. Indeks Judul Page Alasan Penjelasan
Dinyatakan
Index No. Titles Reason Explanation
Requirement(s)
Omitted
Operasi dengan keterlibatan
masyarakat lokal, penilaian
GRI 413:
dampak, dan program
Masyarakat Lokal
pengembangan
413-1 175
Operations with local
GRI 413: Local
community engagement,
Communities
impact assessments and
development programs
Kesehatan dan Keselamatan Pelanggan
Customer Health and Safety
GRI 3:
Pendekatan
Manajemen 2021 Manajemen topik material
3-3 Management of material 176, 178
GRI 3: topics
Management
Approach 2021
Penilaian dampak kesehatan
dan keselamatan dari
berbagai kategori produk dan
416-1 jasa 176, 178
GRI 416: Assessment of the health and
Kesehatan dan safety impacts of products
Keselamatan and service category
Pelanggan
Insiden ketidakpatuhan
GRI 416: sehubungan dengan dampak
Customer Health kesehatan dan keselamatan
and Safety 2016 dari produk dan jasa
416-2 176, 178
Incidents of non-compliance
concerning the health and
safety impacts of products
and services
196 PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 199
Kesesuaian Penerapan Tata Kelola
Perusahaan Terhadap ASEAN Corporate
Governance Scorecard
Conformity of the Implementation of Corporate Governance
Towards the ASEAN Corporate Governance Scorecard
Prinsip dan Rekomendasi Penyajian
Level
Principles and Recommendations Presentation
Keberlanjutan dan Ketahanan
B.
Sustainability and Resilience
Pengungkapan terkait keberlanjutan harus konsisten, dapat dibandingkan, dan andal,
serta mencakup informasi material baik retrospektif maupun prospektif yang dianggap
penting oleh investor dalam pengambilan keputusan investasi atau pemungutan suara
B.1 Sustainability-related disclosure should be consistent, comparable and reliable, and include
retrospective and forward-looking material information that a reasonable investor would
consider important in making an investment or voting decision
Informasi material terkait keberlanjutan harus ditentukan secara spesifik
Material Sustainability-related information should be specified
Apakah Perseroan mengidentifikasi/melaporkan topik ESG yang material bagi strategi
B.1.1 organisasi? 26, 32
Does the company identify/report ESG topics that are material to the organization’s strategy?
Apakah Perseroan mengidentifikasi perubahan iklim sebagai isu yang relevan?
B.1.2 87
Does the company identify climate change as an issue?
Apakah Perseroan mengadopsi kerangka atau standar pelaporan keberlanjutan yang diakui
secara internasional (seperti GRI, Integrated Reporting, SASB, IFRS Sustainability Disclosure
B.1.3 Standards)? 25
Does the company adopt an internationally recognized reporting framework or standard for
sustainability (i.e. GRI, Integrated Reporting, SASB, IFRS Sustainability Disclosure Standards)?
Jika Perseroan secara publik menetapkan tujuan atau target terkait keberlanjutan, kerangka
pengungkapan harus memastikan bahwa metrik yang andal dilaporkan secara berkala dalam
bentuk yang mudah diakses
If a company publicly sets a sustainability-related goal or target, the disclosure framework
should provide that reliable metrics are regularly disclosed in an easily accessible form
Apakah Perseroan mengungkapkan target keberlanjutan dalam bentuk kuantitatif?
B.1.4 -
Does the company disclose quantitative sustainability target?
Apakah Perseroan mengungkapkan kemajuan kinerja terkait keberlanjutan dibandingkan
dengan target yang telah ditetapkan sebelumnya?
B.1.5 -
Does the company disclose sustainability-related performance progress in relation to its
previously set targets?
Apakah Perseroan mengonfirmasi bahwa Laporan Keberlanjutan/Pelaporan Keberlanjutan
telah ditinjau dan/atau disetujui oleh Dewan atau Komite Dewan?
B.1.6 20-21, 29
Does the company confirm that its Sustainability Report / Reporting is reviewed and /or
approved by the Board or Board Committee?
Kerangka tata kelola Perseroan harus memungkinkan dialog antara Perseroan, pemegang
saham, dan pemangku kepentingan untuk bertukar pandangan mengenai isu keberlanjutan
B.2
Corporate governance frameworks should allow for dialogue between a company, its
shareholders and stakeholders to exchange views on sustainability matters
Apakah Perseroan melibatkan pemangku kepentingan internal untuk bertukar pandangan
dan mengumpulkan masukan terkait isu keberlanjutan yang material bagi bisnis Perseroan?
B.2.1 91, 105
Does the company engage internal stakeholders to exchange views and gather feedback on
sustainability matters that are material to the business of the company?
PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 197
Page 200
Kinerja Keberlanjutan
Sustainability Performance
Kesesuaian Penerapan Tata Kelola Perusahaan Terhadap
ASEAN Corporate Governance Scorecard
Conformity of the Implementation of Corporate Governance Towards the
ASEAN Corporate Governance Scorecard
Prinsip dan Rekomendasi Penyajian
Level
Principles and Recommendations Presentation
Apakah Perseroan melibatkan pemangku kepentingan eksternal untuk bertukar pandangan
dan mengumpulkan masukan terkait isu keberlanjutan yang material bagi bisnis Perseroan?
B.2.2 91
Does the company engage external stakeholders to exchange views and gather feedback on
sustainability matters that are material to the business of the company?
Kerangka tata kelola Perseroan harus memastikan bahwa dewan secara memadai
mempertimbangkan risiko dan peluang keberlanjutan yang material dalam menjalankan
fungsi utamanya, termasuk dalam meninjau, memantau, dan membimbing praktik tata
kelola, pengungkapan, strategi, manajemen risiko, serta sistem pengendalian internal,
termasuk yang terkait dengan risiko fisik dan transisi akibat perubahan iklim
B.3
The corporate governance framework should ensure that boards adequately consider
material sustainability risks and opportunities when fulfilling their key functions in reviewing,
monitoring and guiding governance practices, disclosure, strategy, risk management and
internal control systems, including with respect to climate-related physical and transition
risks
Dewan harus menilai apakah struktur permodalan Perseroan sejalan dengan tujuan strategis
dan tingkat toleransi risikonya untuk memastikan ketahanan terhadap berbagai skenario.
Boards should assess whether the company’s capital structure is compatible with its strategic
goals and its associated risk appetite to ensure it is resilient to different scenarios
Apakah Perseroan mengungkapkan bahwa dewan meninjau secara tahunan bahwa struktur
modal dan utang Perseroan sejalan dengan tujuan strategis dan tingkat toleransi risikonya?
B.3.1 Does the company disclose that the board reviews on an annual basis that the company’s 76
capital and debt structure is compatible with its strategic goals and its associated risk
appetite?
Kerangka tata kelola Perseroan harus mengakui hak-hak pemangku kepentingan yang
ditetapkan oleh hukum atau melalui perjanjian bersama serta mendorong kerja sama
aktif antara Perseroan dan pemangku kepentingan dalam menciptakan kesejahteraan,
lapangan kerja, dan keberlanjutan Perseroan yang sehat secara finansial
B.4 The corporate governance framework should recognise the rights of stakeholders
established by law or through mutual agreements and encourage active co-operation
between corporations and stakeholders in creating wealth, jobs, and the sustainability of
financially sound enterprises
Apakah Perseroan mengungkapkan kebijakan dan praktik yang mencakup:
Does the company disclose a policy and practices that address:
Keberadaan dan cakupan upaya Perseroan dalam menjaga kesejahteraan pelanggan?
B.4.1 173
The existence and scope of the company’s efforts to address customers’ welfare?
Prosedur seleksi pemasok/kontraktor?
B.4.2 110,111
Supplier/contractor selection procedures?
Upaya Perseroan untuk memastikan bahwa rantai nilainya ramah lingkungan atau sejalan
dengan prinsip pembangunan berkelanjutan?
B.4.3 111
The company’s efforts to ensure that its value chain is environmentally friendly or is consistent
with promoting sustainable development?
Upaya Perseroan dalam berinteraksi dengan komunitas di wilayah operasionalnya?
B.4.4 116, 171
The company’s efforts to interact with the communities in which they operate?
Merujuk ke
Laporan
Program dan prosedur anti-korupsi Perseroan?
B.4.5 Tahunan 2025
The company’s anti-corruption programmes and procedures?
Refer to Annual
Report 2025
Merujuk ke
Laporan
Bagaimana hak-hak kreditur dilindungi? Tahunan 2025
B.4.6
How creditors’ rights are safeguarded? Refer to Annual
Report 2025
198 PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 201
Kesesuaian Penerapan Tata Kelola Perusahaan Terhadap
ASEAN Corporate Governance Scorecard
Conformity of the Implementation of Corporate Governance Towards the
ASEAN Corporate Governance Scorecard
Prinsip dan Rekomendasi Penyajian
Level
Principles and Recommendations Presentation
Apakah Perseroan memiliki laporan atau bagian terpisah yang membahas upaya terkait isu
lingkungan, ekonomi, dan sosial?
B.4.7 25
Does the company have a separate report/section that discusses its efforts on environment/
economy and social issues?
Dalam hal kepentingan pemangku kepentingan dilindungi oleh hukum, pemangku
kepentingan harus memiliki kesempatan untuk memperoleh pemulihan yang efektif atas
B.5 pelanggaran hak mereka
Where stakeholder interests are protected by law, stakeholders should have the opportunity
to obtain effective redress for violation of their rights
Apakah Perseroan menyediakan detail kontak melalui situs web Perseroan atau Laporan
Tahunan yang dapat digunakan oleh pemangku kepentingan (misalnya pelanggan, pemasok,
masyarakat umum, dll.) untuk menyampaikan kekhawatiran dan/atau keluhan terkait
B.5.1 kemungkinan pelanggaran hak mereka? 173
Does the company provide contact details via the company’s website or Annual Report which
stakeholders (e.g. customers, suppliers, general public etc.) can use to voice their concerns
and/or complaints for possible violation of their rights?
Mekanisme partisipasi karyawan harus diperbolehkan untuk berkembang
B.6
Mechanisms for employee participation should be permitted to develop
Apakah Perseroan secara eksplisit mengungkapkan kebijakan dan praktik terkait kesehatan,
keselamatan, dan kesejahteraan karyawan?
B.6.1 139, 151, 157, 249
Does the company explicitly disclose the policies and practices on health, safety and welfare
for its employees?
Apakah Perseroan secara eksplisit mengungkapkan kebijakan dan praktik terkait program
pelatihan dan pengembangan bagi karyawan?
B.6.2 231
Does the company explicitly disclose the policies and practices on training and development
programmes for its employees?
Apakah Perseroan memiliki kebijakan penghargaan/kompensasi yang mempertimbangkan
kinerja Perseroan di luar ukuran keuangan jangka pendek?
B.6.3 150, 151
Does the company have a reward/compensation policy that accounts for the performance of
the company beyond short-term financial measures?
Pemangku kepentingan, termasuk karyawan individu dan perwakilan mereka, harus dapat
secara bebas mengkomunikasikan kekhawatiran mereka tentang praktik ilegal atau tidak
etis kepada dewan, dan hak mereka tidak boleh dikompromikan karena melakukannya
B.7
Stakeholders including individual employee and their representative bodies, should be able
to freely communicate their concerns about illegal or unethical practices to the board and
their rights should not be compromised for doing this
Apakah Perseroan memiliki kebijakan whistleblowing yang mencakup prosedur pengaduan
oleh karyawan dan pemangku kepentingan lainnya terkait dugaan perilaku ilegal dan tidak
etis serta menyediakan detail kontak melalui situs web Perseroan atau Laporan Tahunan?
B.7.1 173, 177
Does the company have a whistle blowing policy which includes procedures for complaints
by employees and other stakeholders concerning alleged illegal and unethical behaviour and
provide contact details via the company’s website or annual report?
Apakah Perseroan memiliki kebijakan atau prosedur untuk melindungi karyawan/individu
yang mengungkap dugaan perilaku ilegal/tidak etis dari tindakan balasan atau pembalasan?
B.7.2 173, 177
Does the company have a policy or procedures to protect an employee/person who reveals
alleged illegal/unethical behaviour from retaliation?
PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 199
Page 202
Kinerja Keberlanjutan
Sustainability Performance
Kesesuaian Penerapan Tata Kelola Perusahaan Terhadap
ASEAN Corporate Governance Scorecard
Conformity of the Implementation of Corporate Governance Towards the
ASEAN Corporate Governance Scorecard
Prinsip dan Rekomendasi Penyajian
Level
Principles and Recommendations Presentation
LEVEL 2 BONUS ITEMS
LEVEL 2 BONUS ITEMS
Keberlanjutan dan Ketahanan
(B).B.
Sustainability and Resilience
(B).B.1
Apakah Perseroan mengungkapkan bagaimana Perseroan mengelola risiko dan peluang
(B).B.1.1 terkait perubahan iklim? 87
Does the company disclose how it manages climate-related risks and opportunities?
Apakah Perseroan mengungkapkan bahwa Laporan Keberlanjutan atau Pelaporan
Keberlanjutannya telah mendapat penjaminan eksternal?
(B).B.1.2 -
Does the company disclose that its Sustainability Report/ Sustainability Reporting is externally
assured?
Apakah Perseroan mengungkapkan saluran keterlibatan dengan kelompok pemangku
kepentingan dan bagaimana Perseroan merespons kekhawatiran pemangku kepentingan
(B).B.1.3 terkait ESG? 91
Does the company disclose the engagement channel with stakeholder groups and how the
company responds to stakeholders’ ESG concerns?
Apakah Perseroan memiliki unit, divisi, atau komite yang secara khusus bertanggung jawab
dalam mengelola isu keberlanjutan?
(B).B.1.4 81
Does the company have a unit / division / committee who is specifically responsible to
manage the sustainability matters?
Apakah Perseroan mengungkapkan pengawasan direksi/dewan komisaris terhadap risiko
dan peluang yang terkait dengan keberlanjutan?
(B).B.1.5 87
Does the company disclose board of directors/commissioners’ oversight of sustainability-
related risks and opportunities?
Apakah Perseroan mengungkapkan keterkaitan antara remunerasi direksi eksekutif dan
manajemen senior dengan kinerja keberlanjutan pada tahun sebelumnya?
(B).B.1.6 80
Does the company disclose the linkage between executive directors and senior management
remuneration and sustainability performance for the previous year?
Apakah Sistem Whistle Blowing Perseroan dikelola oleh pihak atau institusi independen?
(B).B.1.7 177
Is the company’s Whistle Blowing System managed by independent parties / institutions?
200 PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 203
Lembar Umpan Balik
Feedback Form
[SEOJK G.2]
Dalam penyusunan Laporan ini, Perseroan juga mempertimbangkan hasil umpan balik yang
diterima dari para pemangku kepentingan sepanjang tahun 2024. Tujuan utama langkah ini
adalah untuk terus meningkatkan mutu serta relevansi informasi yang disajikan dalam Laporan
Keberlanjutan Perseroan dari waktu ke waktu. [SEOJK G.3]
Sebagai wujud komitmen terhadap pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan, Perseroan
senantiasa mendorong partisipasi aktif dari para pemangku kepentingan dengan memberikan
masukan atas penyajian Laporan ini. Umpan balik dapat disampaikan dengan mengisi dan
mengirimkan lembar tanggapan melalui QR Code yang tersedia pada halaman ini.
In preparing this Report, the Company has also taken into account the feedback received from
stakeholders throughout 2024. The main objective of this approach is to continuously enhance
the quality and relevance of the information presented in the Company’s Sustainability Report
over time. [SEOJK G.3]
In line with the Company’s commitment to the Sustainable Development Goals, stakeholders
are encouraged to actively participate by providing feedback on the presentation of this
Report. Feedback can be submitted by completing and sending the response form through
the QR Code provided on this page.
PT Solusi Tunas Pratama Tbk | Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 201
Page 204
Page 205
PT Solusi Tunas Pratama Tbk
Head Office Operational Office
Jl. Tanjung Karang No. 11 Menara BCA, Lantai 49
Jati Kulon, Jati, Kudus Jl. M.H. Thamrin No. 1
Jawa Tengah, 59347 Jakarta 10310, Indonesia
Phone : +62 291 431905 Phone : +62 21 2358 5555
e-mail : marketing@stptower.com e-mail : marketing@stptower.com
corporate.secretary@stptower.com corporate.secretary@stptower.com
Names mentioned 51 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
person
Keanggotaan Asosiasi
· Komisaris
p.4
unresolved
org
SMN Tbk
p.27
unresolved
person
H. Thamrin
p.38 ×2
unresolved
person
Akta Notaris Ridjqi Nurdiani
· Notaris
p.46 ×3
unresolved
org
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
p.46 ×2
unresolved
person
Akta Notaris Christina Dwi Utami
p.46 ×2
unresolved
org
Minister of Law and Human Rights
p.46 ×3
unresolved
org
Indonesia Stock Exchange
p.47
unresolved
person
Nurdiani
p.48
unresolved
org
Ministry of Law and Human Rights
p.48
unresolved
org
PT Caturguwiratna Sumapala TND
p.60
unresolved
org
PT Tricipta Mandhala Gumilang VAR
p.60
unresolved
org
PT Profesional Telekomunikasi Indonesia AWH
p.60
unresolved
org
PT Sapta Adhikari Investama AKH
p.60
unresolved
org
PT Sarana Inti Persada JCH
p.60
unresolved
org
PT SARANA INTI PERSADA
p.62
unresolved
org
Menteri Hukum dan Hak Asasi
p.62
unresolved
person
Rini Yulianti
p.63
unresolved
org
Menteri
p.63 ×2
unresolved
org
Minister of No. AHU-
p.63
unresolved
person
Netty Maria Machdar
p.63
unresolved
org
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia
p.63
unresolved
org
Minister of Justice
p.63
unresolved
person
Caesaria Dhamayanti
· Notaris
p.64
unresolved
person
Dhamayanti
p.64
unresolved
org
Minister of Law and Human
p.64
unresolved
person
Popo Jatmiko
· Komisaris
p.64 ×2
unresolved
person
Sandra Tantani
· Presiden Direktur
p.64 ×4
unresolved
person
Monalisa Irvianti Irawan
· Direktur
p.64 ×2
unresolved
person
Independensi
· Komisaris
p.74
unresolved
person
Rangkap
· Komisaris
p.75
unresolved
person
Juliawati
· Direktur Utama
p.76
unresolved
org
Departemen TI
p.100
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.